Understanding the Role and Types of Enzyme Inhibitors
os0N5R7Y_nM • 2020-12-16
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh di video Sebelumnya kita
telah mempelajari kofaktor substansi
yang berperan dalam proses katalisis
sehingga enzim-enzim yang awalnya
inaktif dapat menjadi aktif Nah sekarang
di video kali ini Mari kita bahas
substansi yang kerjanya layaknya
berkebalikan dengan kofaktor yaitu
inhibitor inhibitor merupakan kelompok
senyawa atau kelompok substansi yang
berperan menghambat kinerja dari
enzim inhibitor sendiri dapat kita bagi
menjadi dua kelompok utama yaitu
inhibitor reversibel dan
irreversibel dinamakan reversibel karena
inhibitor ini bekerjanya dapat lepas
dapat menempel jadinya dia tidak selalu
menempel tapi bisa lepas bisa menempel
jadinya dua arah sedangkan inhibitor
irreversibel adalah inhibitor yang
setelah menempel dia tidak akan lepas
lagi seperti yang saya katakan tadi
fungsi utama dari inhibitor adalah
menghambat kerja enzim meskipun
peranannya menghambat kerja enzim
peranan yang layaknya sebagai peranan
negatif namun secara alami inhibitor itu
ada di berbagai sel di dalam tubuh kita
dan tubuh makhluk hidup lainnya Kenapa
karena inhibitor itu berperan agar
berbagai enzim bekerjanya tidak
berlebihan Oleh karena itu tubuh kita
diciptakan oleh Tuhan agar mampu
menjalankan fungsinya dengan optimal
tidak berlebihan dan juga tidak
kekurangan agar tidak berlebihan maka
diciptakanlah inhibitor sehingga
reaksinya tidak terlalu
banyak sehingga tidak terjadi penumpukan
produk atau isan
substrat Sekarang mari kita bahas
inhibitor yang reversibel terlebih
dahulu inhibitor reversibel sendiri
dapat kita bagi lagi menjadi tiga yang
pertama adalah inhibitor
kompetitif yang kedua adalah inhibitor
tidak kompetitif atau unkompetitif dan
yang terakhir adalah inhibitor non
kompetitif kelompok-kelompok inhibitor
yang reversibel seperti yang saya
katakan jadi salah satu karakteristik
utamanya adalah dia dapat terlepas dapat
menempel dapat terlepas dan dapat
menempel lagi lepas menempel lepas
menempel ke mana Jawabannya adalah lepas
menempel lepas menempel ke
enzim prinsipnya adalah ketika inhibitor
tersebut menempel ke enzim maka enzim
tersebut menjadi inaktif atau kerjanya
menurun ketika inhibitor tersebut lepas
dari enzim maka kerjanya menjadi
seperti sebelumnya menjadi optimal lagi
Sekarang mari kita lihat yang inhibitor
kompetitif terlebih dahulu ini merupakan
skema dari kerja inhibitor
kompetitif saya ubah kursor saya
terlebih
dahulu ya misalkan ini enzimnya kita
simbolkan dengan bentuk kotak kemudian
Sisi aktifnya segitiga seperti ini
secara alami enzim ini akan dapat
ditempeli oleh substrat sehingga nanti
reaksi kimia selanjutnya dapat berjalan
sehingga substrat akan diubah menjadi
produk namun
adakanya Sisi aktif ini tidak ditempeli
oleh substrat namun ditempeli oleh
inhibitor akibatnya apa akibatnya
substrat tidak bisa menempel ke enzim
ini sehingga reaksi tidak dapat terjadi
sehingga enzim ini tidak ber tidak dapat
menjalankan peranannya sebagai biok
ator dan bisa kita
lihat baik inhibitor maupun substrat
memiliki bagian yang sama sehingga
karena bagiannya yang sama ini maka
mereka dapat menempel pada sisi aktif
dari enzim tersebut di sini dikatakan
kompetitif Kenapa karena bersaing
Siapakah yang dapat memenangkan Sisi
aktif substratkah atau inhibitor kalau
yang menang substrat maka Terjadi reaksi
namun kalau yang menang inhib initor
substrat tidak bisa menempel dan enzim
tidak dapat
bekerja karena dia reversibel maka
inhibitor ini juga bisa lepas kemudian
nanti substratnya bisa menempel begitu
juga nanti setelah lepas dia bisa
menempel lagi kenapa karena dia
reversibel ini merupakan skema dari
proses inhibisi proses penghambatan oleh
inhibitor
kompetitif dan di sini dikatakan sebagai
classical competitive inhibition Kenapa
karena ini proses yang klasik pada
mulanya pada awalnya peneliti mengira
seluruh inhibitor kompetitif itu
kerjanya mekanismenya seperti ini namun
setelah diteliti lebih lanjut ada proses
inhibisi atau penghambatan kompetitif
yang
nonklasik bentuknya berbeda ini kita
lihat ini enzimnya bentuknya seperti ini
kemudian Sisi aktifnya adalah yang
segitiga seper seperti ini sama ya
kemudian selain Sisi aktif dia memiliki
daerah bentuk kotak yang dapat ditempeli
oleh
inhibitor nah ketika enzim ini tidak
ditempeli oleh inhibitor maka substrat
dapat menempel di sisi aktif ketika
substrat menempel di sisi aktif kita
lihat daerah tempat menempelnya
inhibitor yang awalnya kotak berubah
menjadi bentuk hampir segitiga seperti
ini jadinya ketika substrat menempel
inhibitor tidak bisa menempel karena
bentuk tempat inhibitor menempel berubah
begitu juga
sebaliknya ketika enzim ini ditempeli
terlebih dahulu oleh inhibitor maka Sisi
aktif dari enzim yang merupakan tempat
menempelnya substrat juga mengalami
perubahan yang awalnya segitiga lebar
menjadi segitiga yang lebih sempit
sehingga substrat tidak bisa
menempel nah baik skema ini maupun skema
ini sama-sama inhibitor kompetitif
kenapa Karena di sini Terjadi kompetisi
manakah yang menempel terlebih dahulu
substrat dahulu atau inhibitor dahulu
yang efeknya sama kalau substrat yang
menempel terlebih dahulu inhibitor tidak
bisa menempel begitu juga sebaliknya
kalau inhibitor menempel terlebih dahulu
substratnya tidak bisa menempel pada
mekanisme
klasik baik substrat maupun inhibitor
tempat menempel nya sama namun pada
nonklasik inhibitor dan substrat tempat
menempelnya berbeda namun menempelnya
inhibitor dapat mengubah Sisi aktif dari
enzim atau sebaliknya ketika substratnya
menempel di sisi aktif tempat
menempelnya inhibitor berubah jadinya
sama-sama terjadi kompetisi antara
substrat dan
inhibitor kemudian inhibitor selanjutnya
adalah inhibitor
unkompetitif bisa kita lihat skemanya
seperti ini ini merupakan skema enzimnya
Bentuknya sama seperti tadi kemudian di
sini ada dua daerah yang segitiga ini
merupakan Sisi aktif yang merupakan
tempat dari enzim kemudian yang bentuk
seperti ini merupakan nanti tempattempat
menempelnya inhibitor bisa kita lihat
awalnya enzimnya ini tidak ditempeli
oleh
siapapun kemudian nanti dia akan i oleh
substrat di sisi aktifnya dan menariknya
ketika substrat tersebut menempel di
sisi aktif letak dari tempat menempelnya
inhibitor berubah menjadi kotak sehingga
inhibitor bisa
menempel sehingga di sini dapat kita
ketahui pada mulanya ketika enzimnya
belum ditempeli oleh substrat enzim ini
pun tidak bisa ditempeli oleh inhibitor
Kenapa inhibitornya bentuknya kotak
karena bentuknya ak dia tidak bisa
menempel di sini dan menariknya ketika
dia ditempeli oleh substrat letak
penempelan inhibitornya berubah menjadi
kotak sehingga inhibitornya dapat
menempel Apa akibatnya bila inhibitornya
menempel reaksi tidak dapat terjadi
enzim tidak bisa melakukan fungsinya
sebagai
katalisator karena ditempeli oleh
inhibitor sehingga perbedaan antara
inhibitor kompetitif dan kompetitif pada
kompetitif terjadi kompetisi antara
inhibitor dengan substrat Manakah yang
lebih dulu dia yang akan
memenangkan yang lebih dahulu menempel
dia akan mencegah penempelan yang
lainnya namun pada unkompetitif
inhibitor bukan menempel pada enzim
tetapi menempel pada kompleks enzim
substrat jadinya substratnya menempel
dahulu baru inhibitornya dan dampaknya
adalah Kompleks substrat enzim ini tidak
bisa menjalankan reaksi kimia sehingga
enzimnya tidak dapat melakukan proses
katalisis sehingga dinamakan tadi
unkompetitif tidak ada kompetisi Manakah
yang lebih
dulu selanjutnya adalah inhibitor non
kompetitif bisa kita lihat di sini ini
gambar skema enzimnya kemudian ada dua
bagian di sini Sisi aktif sedangkan di
sini merupakan bagian tempat menempelnya
inhibitor Nah di sini
menarik Kita lihat ke arah sini Dahulu
ketika enzimnya seperti ini dia akan
mampu ditempeli oleh substrat ketika
tidak ditempeli oleh inhibitor dia akan
lanjut menjalankan proses katalisis
jadinya kita kembali ke unkompetitif ini
ya kalau ankompetitif ini enzim kemudian
ditempeli oleh substrat nanti dia bisa
menjal jalankan proses katalisis namun
kalau ditempeli oleh inhibitor dia tidak
menjalankan proses katalisis kalau pada
non komompetitif kita lihat lagi enzim
ketika ditempeli substrat dia bisa
lanjut ke proses katalisis namun dia
sama dengan
unkompetitif ketika enzim ini sudah
ditempeli substrat dia juga bisa
ditempeli oleh inhibitor akibatnya apa
ketika inhibitor menempel maka terjadi
perubahan di daerah Sisi aktif akibatnya
proses katalisis tidak
terjadi kalau pada sini ketika tidak
ditempeli inhibitor dia bisa katalisis
ketika ditempeli inhibitor proses
katalisis
digagalkan jadinya pada skema seperti
ini sama dengan
unkompetitif namun dia dikatakan non
kompetitif karena selain Dia menempel
ketika substratnya sudah menempel
inhibitor ini juga dapat menempel meski
substratnya belum menemp
P nah ini ya kita lihat ini enzim enzim
ini dapat saja langsung ditempeli
inhibitor tanpa terlebih dahulu enzim
tersebut ditempeli oleh
substrat jadi dapat kita simpulkan pada
inhibitor
nonkpetitif ada dua cara inhibitor
tersebut menempel menempel setelah enzim
tersebut ditempeli oleh substrat seperti
ini ataupun menempel sebelum enzim
tersebut ditempeli oleh
substrat itu perbedaannya antara
nonkompetitif dengan
unkompetitif jadinya pada nonkompetitif
ada dua cara efeknya sama baik
kompetitif unkompetitif dan
nonkompetitif ketika enzim ditempeli
oleh inhibitor proses katalisis tidak
dapat
terjadi kemudian inhibitor irreversibel
seperti yang saya katakan irreversibel
jadi nya Setelah dia menempel dia tidak
bisa lepas lagi pada umumnya inhibitor
ireversibel itu ketika menempel dia akan
mengalami atau menstimulasi kejadian
alkilasi atau
asilasi ya proses penambahan gugus alkil
atau proses penambahan gugus Asil ke
mana Ke side chain ke sisi aktif dari ee
ee ke sisi samping dari ee asam amino
dari sisi aktif enzimnya seperti yang
kita bahas ya enzim itu punya Sisi aktif
enzim itu protein protein itu tersusun
atas rantai polipeptida yang berasal
dari asam
amino nah asam amino itu punya se Chin
punya rantai samping nah ketika rantai
sampingnya mengalami alkilasi atau
asilasi Maka nanti terjadi penghambatan
Sisi aktifnya tidak akan dapat bekerja
ya Nah contoh dari inhibitor
irreversibel adalah gas saraf
organofosfor nah ini gas saraf
organofosfor ini merupakan inhibitor
yang dapat menyerang asetyl kolin
esterase tanpa R ya belakangnya asetyl
cololin esterase Ini kelebihan kelebihan
R enzim ini berperan dalam memecah
asetilkolin asetilkolin itu
neurotransmitter nanti akan kalian
temukan istilah asetilkolin di Fisiologi
hewan manusia ya itu neurotransmitter
yang berperan menghantarkan impuls
aseykolin itu diciptakan untuk
menghantarkan impuls dari satu sel saraf
ke saraf lainnya atau dari satu sel
saraf ke otot sehingga ototnya dapat
bergerak sesuai keinginan dari otak atau
sumsum tulang
belakang namun
ketika keracunan gas saraf
organofosfor maka asetylkolin est ini
mengalami inaktif Kenapa karena gas
saraf organo fosfor ini merupakan
inhibitor irreversibel sehingga enzim
ini tidak dapat bekerja sehingga
asetilkolin tidak dapat dipecah sehingga
terjadi gangguan saraf Salah satu
dampaknya adalah terjadi paralisis
ketika otot tidak dapat digerakkan
sesuai keinginan
Oke demikian penjelasan saya terkait
inhibitor pada enzim di video yang
lainnya Mari kita bahas berbagai
metabolisme yang dapat terjadi di dalam
sel tubuh manusia dan makhluk hidum
lainnya terima kasih atas perhatiannya
Mohon maaf bila ada kesalahan
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:10:56 UTC
Categories
Manage