File TXT tidak ditemukan.
Merumuskan Judul Artike Jurnal SCOPUS atau SINTA
5yLlcJboyh4 • 2020-12-20
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh berjumpa lagi dengan saya di
channel YouTube saya
enensiklopedia Ahmad Fauzi channel yang
menjelaskan berbagai hal yang berkaitan
dengan publikasi penelitian analisis
data dan berbagai pengetahuan lain yang
mungkin dapat meningkatkan pengetahuan
ataupun keterampilan kalian video ini
merupakan video kedua dari serangkaian
video yang membahas Bagaimana caranya
menyusun dan menyiapkan naskah ilmiah
yang baik sehingga naskah ilmiah
tersebut dapat dipublikasikan di jurnal
terakreditasi Sinta ataupun
jurnal-jurnal terindeks scopus di video
Sebelumnya kita telah mempelajari format
umum dari artikel jurnal ada yang
formatnya aimrat ada yang formatnya air
Dam dan ada juga yang formatnya aimrat C
sedangkan di video kali ini kita akan
fokuskan Bagaimana caranya merumuskan
judul naskah artikel jurnal yang menarik
dan
berkualitas pada umumnya judul naskah
terdiri atas tiga komponen utama yaitu
subjek yang kita teliti permasalahan
yang kita angkat dan solusi yang kita
tawarkan misalkan saja kita melakukan
penelitian pendidikan dan judul
penelitiannya adalah pengaruh
pembelajaran berbasil berbasis masalah
terhadap keterampilan berpikir kritis
siswa SMA siswa SMA di sini adalah
subjek penelitian kita keterampilan
berpikir kritis adalah permasalahan yang
kita angkat sedangkan solusinya adalah
penerapan pembelajaran berbasis masalah
ingat ya tiga komponen ini umum
ditemukan di judul namun tidak selalu
pada setiap judul Kita menemukan tiga
komponen ini sehingga saya katakan
umumnya judul terdiri atas tiga komponen
tersebut kemudian judul yang kita
rumuskan tentunya harus mewakili
substansi atau isi dari naskah yang kita
susun atau judul tersebut akurat
memprediksi konten artikel yang kita
publikasikan Oleh karena itu Ketika ada
seorang pembaca membaca judul artikel
kita pembaca tersebut sudah mampu
memprediksi isi dari artikel yang kita
publikasikan tersebut jangan sampai
mislading jangan sampai judul yang kita
Tuliskan kurang sejalan dengan isi dari
artikel yang kita publikasikan
tadi sehingga di sini saya katakan judul
harus dapat mewakili substansi dari
naskah
kita
kemudian judulnya juga harus menarik dan
tentunya dapat memikat
pembaca kalau kita ingin mempublikasikan
naskah ilmiah tentunya pembaca pertama
dari naskah ilmiah kita adalah editor
Dari jurnal kita harus menyusun judul
yang menarik sehingga editor jurnal
tersebut tertarik untuk membaca
keseluruhan naskah kita bila di awal
sudah tidak tertarik dengan judulnya
maka bisa saja editornya tidak
melanjutkan mengevaluasi naskah kita
sehingga naskah kita akhirnya ditolak
untuk dipublikasikan di jurnal tersebut
dan ketika jurnal tersebut menerima
naskah kita tentunya judul merupakan
komponen pertama yang dibaca oleh para
pembaca ketika pembaca tertarik dengan
judul kemungkinan besar dia akan
melanjutkan membaca artikel kita hingga
ke bagian selanjutnya namun kalau
judulnya sudah tidak tertarik bisa saja
artikel tersebut tidak dilirik oleh para
pembaca bahkan tidak akan diunduh atau
di-download ke kompu atau HP
masing-masing sehingga judul di sini
memiliki semacam peranan utama baik
untuk meningkatkan peluang naskah kita
diterima di jurnal yang kita inginkan
dan juga Untuk menarik para pembaca
sehingga semakin banyak pembaca yang
membaca artikel kita dan semakin banyak
pembaca yang dapat memanfaatkan
informasi yang kita laporkan di artikel
kita
tadi kemudian judul itu tidak selalu
kalimat berita nanti ada berbagai macam
berbagai bentuk judul akan kita pelajari
di beberapa menit
kemudian dan ketika kita menyusun judul
hindari beberapa hal berikut ini yang
pertama adalah subjek atau deskriptor
yang kita Jelaskan di judul terlalu
spesifik atau sebaliknya terlalu luas
kalau terlalu spesifik Maka nanti
pembacanya juga akan semakin terb
dan kebanyakan editor atau pengelola
jurnal tidak suka naskah yang isinya
terlalu
terbatas begitu juga kalau terlalu luas
kalau terlalu luas bisa saja judul Kita
tidak terlalu mewakili isi dari artikel
yang kita tulis sehingga nanti
memunculkan misleading tadi karena
terlalu luas Nanti terlalu banyak
pembaca yang ternyata kecewa dikira
artikel yang mereka baca sesuai dengan
bidang mereka Sesuai dengan permasalahan
yang ingin mereka pelajari ternyata
setelah dibaca isinya ternyata tidak
terlalu membahas judul yang kita angkat
tadi jadinya jangan terlalu spesifik
juga jangan terlalu luas selain itu juga
jangan terlalu panjang judul yang baik
itu biasanya terdiri atas 10 hingga 15
kata bahkan ada beberapa jurnal yang
membatasi kata-kata di dalam judul
naskah itu maksimal 12 ada yang 14 atau
mungkin ada juga yang
16 kalau di atas 15 itu judul sudah
dikatakan kurang baik apalagi kalau di
atas 20 misalkan kita memiliki judul
seperti ini pengaruh model pembelajaran
berbasis masalah terhadap hasil belajar
IPA biologi siswa kelas 10b SMA N1
tumpang kabupaten Malang pada materi
sistem pencernaan ini merupakan contoh
judul yang kurang baik kenapa kurang
baik yang pertama adalah judul ini
kata-katanya terlalu banyak terlalu
panjang ini sudah lebih dari 12 atau 14
kata ini dan yang kedua ini terlalu
spesifik di sini kita menyampaikan
subjeknya terlalu detail siswa kelas 10b
SMAN 1 tumpang kabupaten
Malang bahkan kita sampaikan juga
materinya yaitu sistem
pencernaan sebaiknya kalau kita membuat
judul naskah yang ingin kita terbitkan
di jurnal tertentu
jangan terlalu spesifik seperti ini
sampaikan saja pengaruh model
pembelajaran berbasis masalah terhadap
hasil belajar IPA Biologi SMA siswa SMA
udah sampai situ aja jangan sampai kelas
SMA kabupatennya kita sampaikan dan
materinya kita
sampaikan Kenapa karena kita tadi
mencoba menghindari deskriptor yang
terlalu
spesifik kemudian jangan juga kita
menggunakan singkatan atau akronim yang
tidak jelas atau tidak umum Misalkan
seperti ini implementasi model PBL dan
TPS terhadap KM dan KBK
siswa di sini kalau kita menggunakan PBL
dan TPS masih tidak masalah kenapa
karena PBL dan TPS ini merupakan akronim
atau singkatan yang sudah umum dikenal
oleh para peneliti dan pemerhati di
dunia
pendidikan Kalau di luar pendidikan
mungkin masih tidak paham apa itu PBL
Apa itu TPS namun Karena penelitian kita
berkaitan dengan pendidikan maka pembaca
dari artikel kita adalah orang-orang di
dunia pendidikan kita menggunakan
singkatan yang sudah umum di dunia
pendidikan Tidak masalah tetapi yang
menjadi masalah di judul ini adalah kita
menuliskan KM dan KBK ini singkatan yang
tidak umum misalkan kita ingin menulis
keterampilan metakognitif dan
keterampilan berpikir kritis kemudian
kita singkat sebagai KM dan KBK nah
singkatan ini tidak umum berbeda dengan
PBL dan TPS yang sudah merupakan nama
umum begitu ya dan KM dan KBK ini bisa
ambigu bisa saja orang lain mengira
kmkbk ini memiliki kepanjangan selain
keterampilan metakognitif bisa saja
dikira terhadap kilometer begitu ya
berbeda dengan PBL dan TPS yang
merupakan singkatan resmi dari
model-model pembelajaran PBL Itu problem
bas learning yang di bahasa
indonesiaakan menjadi pembelajaran
berbasis masalah dan TPS s itu think
perare begitu sedangkan keterampilan
metakognitif itu tidak ada resminya
harus disingkat sebagai KM keterampilan
berpikir kritis pun juga tidak resmi
tidak memiliki singkatan resmi menjadi
KBK Selain itu ketika kita membat judul
juga jangan menggunakan pilihan kata
yang tidak
umum ya misalkan kita menggunakan kata
yang sulit dipahami termasuk bagi
orang-orang yang ada di bidang tersebut
kita meneliti di bidang kesehatan kita
tapi menggunakan istilah yang sangat
tidak familiar tentunya itu nanti akan
menyebabkan judul kita semakin tidak
menarik sehingga pembacanya pun juga
semakin menurun karena mereka tidak
paham dengan judulnya Ya ngapain mereka
men-download naskah kita namun kalau
istilah tersebut sudah umum di dunia
yang kita teliti tadi tidak masalah
misalkan PR preeklamsia atau eklamsia
itu
mungkin pilihan kata yang mungkin banyak
orang tidak paham tetapi di dunia
kesehatan istilah tersebut sudah umum
begitu ya ini empat hal yang harus kita
hindari ketika kita menyusun judul untuk
naskah ilmiah yang ingin kita terbitkan
di
jurnal Nah sekarang kita coba lihat
alternatif-alternatif format dari judul
artikel jurnal nah yang pertama ini ini
merupakan judul yang paling umum berupa
kalimat berita yang ber berisikan topik
secara umum yang juga mengandung tiga
komponen utama tadi yaitu subjek
penelitian permasalahan dan solusi
contohnya misalkan seperti ini
pembiasaan penerapan model problem bas
learning dan dampaknya terhadap
penguasaan konsep biologi siswa SMA
problem bas learningnya merupakan solusi
dampaknya terhadap penguasaan konsep
biologi siswa ini berangkat dari
permasalahan yaitu rendahnya an konsep
kemudian subjek penelitiannya adalah
siswa
SMA kemudian kita bisa juga menyusun
judul yang tersusun atas topik umum
kemudian diikuti oleh subtopik yang
spesifik nah antara topik umum ke
subtopik yang spesifik ini bisa
dihubungkan dengan titik dua kemudian
tanda penghubung tanda koma ataupun
tidak diberi tanda baca tertentu
Contohnya seperti apa Misalkan seperti
ini topik umumnya adalah kualitas organ
setelah paparan covid-19 sedangkan
subtopik spesifik yang kita teliti di
penelitian tersebut adalah kondisi
paru-paru pasien sehingga judulnya bisa
seperti ini kualitas organ setelah
paparan
covid-19.2 kondisi paru-paru Nah ya
jadinya dari topik umumnya yaitu
kualitas organ topik khususnya adalah
kondisi paru-paru di contoh ini dipisah
ahkan oleh titik dua ingat ya tidak
selalu titik dua bisa juga tanda
penghubung atau tanda baca
lainnya kemudian format lain adalah
judul kita menyampaikan temuan
penelitian kita jadinya langsung kita
Munculkan hasil penelitian kita itu apa
Misalkan seperti ini nanopartikel perak
mampu meningkatkan efikasi obat penekan
kerusakan otak nah ini merupakan temuan
penelitian yang kita jadikan judul
temuan penelitian kita ternyata setelah
melakukan penelitian
nanopartikel perak itu bisa meningkatkan
efikasi obat itu temuan kita hasil
penelitian kita dari hasil tersebut kita
susun menjadi judul tidak masalah dan
ini biasanya digunakan di artikelartikel
yang dipublikasikan di jurnal-jurnal
kesehatan ataupun biologi murni ataupun
fisika juga
kemudian bisa juga judul judul Kita
menginformasikan metode ataupun desain
penelitian yang kita pilih atau kita
gunakan di dalam penelitian kita
Misalkan seperti ini profil pengetahuan
sikap dan kebiasaan mahasiswa terkait
covid-19 titik2 studi Cross seekional
nah studi crossekional ini merupakan
desain penelitian kita atau mungkin
judul lain kekerabatan tarsius di daerah
Sulawesi titik2 analisis rapd nah
analisis rapd ini merupakan metode yang
kita angkat begitu ya jadinya metode
bisa kita jadikan bagian dari
judul format lain adalah menggunakan
permainan kata jadya kita menggunakan
kata-kata yang menjadi daya tarik
misalkan kata-kata terkenal yang kita
plesetkan atau kata-kata terkenal yang
langsung kita gunakan di judul Kita
Misalkan seperti ini I Believe I Can Fly
titik du penggunaan drosopila sebagai
model organisme dalam penelitian
neuropsikofarmakologi
drusopila itu lalat ya Nah di sini
menggunakan I Believe I Can Fly ini
merupakan salah satu potongan lirik dari
judul yang sangat terkenal di
tahun-tahun dekade-dekade sebelum
2020 atau mungkin ada juga judul yang
plesetan
Ada Judul dari band Nirvana
itu Smell Like tetin spirit di di
dibelokkan menjadi smile like clean
Spirit Nah itu jadinya menggunakan
pilihan kata menggunakan permainan kata
namun menjadi pelesetan tidak masalah
itu sebagai daya tarik kemudian judul
juga bisa menggunakan kalimat tanya
jadinya tidak selalu kalimat berita
Misalkan seperti ini keterampilan
metakognitif siswa dilihat dari cara
menjawab soal-soal biologi titik du
Apakah sudah bagus Nah ini menggunakan
kalimat tanya kemudian kita juga bisa
menggunakan kalimat seru kalimat seru
itu tidak selalu berarti kalimat
perintah ya kalimat yang menggambarkan
kekaguman atau perasaan kita itu
biasanya juga dalam kalimat seru
misalkan seperti ini jumlah bakteri di
berbagai jenis lalat titik du drosopila
paling sedikit tanda seru ini juga tidak
masalah dan tadi ketika kita
mencontohkan judul I Believe I Can Fly
ini juga ada tanda serunya begitu
jadinya penggunaan tanda tanya tanda
seru tanda hubung titik dua itu tidak
masalah Nah sekarang bagaimana caranya
kita menyusun judul ini urutan yang
biasa saya gunakan atau biasa digunakan
oleh peneliti lainnya sebelum kita
membuat judul mungkin kita dapat
menggunakan panduan beberapa pertanyaan
pembantu pertanyaan pembantu itu seperti
misalkan Apa tujuan naskah yang kita
tulis Kenapa Karena judul Kita harus
berkaitan dengan tujuan dari naskah yang
kita tulis tadi
kemudian Apa pertanyaan utama yang ingin
dijawab oleh naskah kita nah judul itu
harus bisa menjawab pertanyaan ini juga
kemudian apa atau siapa yang kita teliti
alias subjek penelitian kita itu siapa
atau apa yang kita teliti objek kita
yang kita teliti itu apa kemudian metode
apa yang kita gunakan dalam penelitian
kita kenapa karena metode bisa kita
angkat juga menjadi judul penelitian
kita kemudian apa temuan yang kita
peroleh karena seperti yang saya
jelaskan tadi temuan juga bisa kita
gunakan sebagai kalimat judul penelitian
kita ini beberapa pertanyaan pembantu
yang bisa kita gunakan sebelum kita
menentukan judul artikel kita kemudian
sebelum kita mendapatkan judul yang
final kita bisa Tuliskan topik dari
penelitian kita atau topik dari naskah
kita topik umumnya saja draftnya
terlebih dahulu tidak perlu final
kita Tuliskan awal judulnya tidak
terlalu sempurna tidak masalah kemudian
kita lanjutkan mengerjakan bagian naskah
yang lain nah kemudian kita menyusun
naskah nah di tengah-tengah menyusun
naskah Kita tentukan kata kunci dari
naskah kita itu apa kemudian kata kunci
tersebut kita Identifikasi dan menjadi
pertimbangan kita untuk merevisi draf
naskah mohon maaf draf judul dari naskah
kita tadi ya jya kata-kata kunci
kata-kata yang mewakili naskah kita kita
identifikasi kemudian kita jadikan dasar
untuk merevisi judul yang tadi masih
berupa draft Bagaimana caranya
mengidentifikasi kata kunci penelitian
akan kita bahas di video
selanjutnya kemudian mengevaluasi judul
lagi ya jadinya di awal tadi kita hanya
membuat draft judul Kita kemudian lanjut
menyusun naskah di bagian lain kita
susun abstrak kita susun pendahuluan
kemudian nanti kita lihat judul Kita
lagi sudah bagus atau tidak jadinya
meskipun belum final tidak masalah kita
ubah lagi menjadi lebih bagus nanti kita
sampai kesimpulan kita kita lihat lagi
judulnya bisa kita revisi lagi
begitu kemudian yang terakhir setelah
judul sudah selesai naskah sudah siap
untuk
dipublikasikan nanti kita perlu membaca
ketentuan dari jurnal yang kita pilih
Kenapa karena biasanya jurnal itu
menentukan judul maksim beberapa kalimat
Nah misalkan judul Kita terlalu panjang
maka kita harus memotong judul tersebut
ketika memotong makna dari judul tidak
boleh berubah Oleh karena itu kita harus
menggunakan pilihan kata lain istilahnya
itu rewarding kita pilih kata-kata lain
setelah kita memotong kalimat judul tadi
begitu ya ini urutan cara menyusun atau
menentukan judul Oleh karena itu
biasanya diengalam saya judul yang saya
buat di naskah artikel saya itu biasanya
yang paling akhir jadi setelah saya
membuat naskah full 100% barulah
judulnya muncul dengan baik begitu namun
sebelum saya membuat naskah saya tulis
temanya terlebih dahulu saya tulis
secara umum terlebih dahulu begitu Itu
tips bagaimana caranya kita menyusun
judul urutannya seperti ini Demikian
penjelasan saya di video kali ini
berkaitan dengan bagaimana cara
merumuskan judul naskah yang baik dan
berkualitas sehingga dapat dilirik oleh
editor jurnal Sinta ataupun scopus di
video selanjutnya akan kita bahas
Bagaimana caranya menyusun abstrak dan
kata kunci terima kasih assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:10:51 UTC
Categories
Manage