Resume
_phPcF6Fu84 • Organizing References to be Included in the Literature Review Table
Updated: 2026-02-12 02:11:07 UTC

Berikut adalah rangkuman komprehensif dan terstruktur berdasarkan transkrip video yang Anda berikan.


Strategi Efektif Mengelola Referensi & Membuat Tabel Review Literatur dengan Mendeley

Inti Sari (Executive Summary)

Video ini menjelaskan langkah-langkah praktis dalam mengorganisir referensi ilmiah yang telah dikumpulkan ke dalam sebuah tabel literature review (kajian pustaka) untuk mempermudah penyusunan bab pendahuluan. Pembahasan mencakup teknik pembuatan tabel di Microsoft Word, pengelompokan folder di Mendeley sesuai kerangka penelitian, serta tips teknis mengimpor file referensi dengan koneksi internet untuk memastikan akurasi data bibliografi.

Poin-Poin Kunci (Key Takeaways)

  • Pengelompokan Tematik: Referensi harus disimpan dalam folder-folder khusus yang dibuat berdasarkan kerangka pendahuluan (misalnya: keterampilan berpikir kritis, model pembelajaran, dll).
  • Format Tabel: Tabel kajian pustaka disarankan memiliki 4 kolom utama: Jenis Penelitian, Negara (Kota), Informasi Inti, dan Kutipan/Sumber.
  • Sinkronisasi Mendeley: Struktur folder di Mendeley harus disesuaikan dengan folder di komputer (Windows) untuk memudahkan manajemen referensi.
  • Pentingnya Internet: Koneksi internet wajib aktif saat mengimpor file ke Mendeley agar metadata (judul, penulis, tahun) terbaca secara otomatis dan akurat.
  • Validasi Data: Meskipun sudah terimpor otomatis, pengguna tetap perlu memeriksa ulang detail referensi, terutama jenis referensi dan kapitalisasi judul.

Rincian Materi (Detailed Breakdown)

1. Persiapan Dokumen dan Tabel Review Literatur

Bagian ini menjelaskan langkah awal memindahkan referensi yang sudah dikumpulkan ke dalam dokumen kerja.

  • Pengelompokan Referensi: Referensi yang telah dikumpulkan (puluhan jurnal) dikelompokkan ke dalam 4 folder berdasarkan kerangka pendahuluan, contohnya folder "Keterampilan Berpikir Kritis".
  • Pembuatan File Word:
    • Buka Microsoft Word dan buat dokumen baru.
    • Simpan dokumen di dalam folder referensi yang spesifik (misalnya Folder 1).
    • Beri nama file yang relevan, seperti "Kajian-kajian Keterampilan Berpikir Kritis".
    • Atur format font standar (Times New Roman) dengan spasi 1.15.
  • Struktur Tabel:
    • Buat tabel dengan 4 kolom, yaitu:
      1. Jenis Penelitian
      2. Negara (Kota)
      3. Informasi (isi atau inti pembahasan)
      4. Kutipan/Sumber
    • Sediakan banyak baris (puluhan) di dalam tabel untuk mengakomodasi seluruh referensi yang ada.

2. Organisasi Referensi di Mendeley

Setelah dokumen tabel siap, langkah selanjutnya adalah mengatur referensi di dalam software manajemen referensi, Mendeley.

  • Pembuatan Folder Utama: Buat folder utama di Mendeley dengan nama judul penelitian (contoh: "Pengaruh PBL terhadap KPK").
  • Pembuatan Sub-folder: Di dalam folder utama, buat 4 sub-folder yang namanya sama persis dengan folder di Windows (misalnya: KBK, Pembelajaran untuk KPK, Pengaruh PBL terhadap KPK, Pengaruh TPS terhadap keterampilan berpikir).
  • Tujuan: Mendeley tidak hanya digunakan untuk sitasi, tetapi juga membantu memahami dan mengelola isi dari referensi tersebut.

3. Teknik Impor File dan Koneksi Internet

Bagian ini menekankan aspek teknis saat memasukkan file PDF ke dalam Mendeley untuk menghindari kesalahan data.

  • Wajib Menggunakan Internet: Pastikan laptop terhubung ke internet saat menambahkan file ke Mendeley.
    • Alasan: Koneksi internet memungkinkan Mendeley melakukan look up atau pencarian metadata secara otomatis.
    • Jika Offline: Metadata yang muncul biasanya berantakan atau tidak lengkap, sehingga Anda harus memperbaikinya secara manual yang memakan waktu dua kali lipat.
  • Kualitas Metadata:
    • Jurnal atau penerbit yang baik biasanya memiliki metadata yang rapi.
    • Namun, Anda tetap harus melakukan pengecekan ulang.
  • Kesalahan Umum yang Perlu Diperhatikan:
    • Judul dan Nama Penulis: Kesalahan ini paling sering terjadi jika impor dilakukan tanpa internet. Dengan internet, biasanya data ini sudah benar.
    • Jenis Referensi: Seringkali terjadi kesalahan klasifikasi, misalnya artikel jurnal salah terdeteksi sebagai conference proceeding (prosiding). Ini perlu dikoreksi manual.
    • Kapitalisasi Judul: Periksa apakah huruf besar dan kecil pada judul sudah sesuai dengan kaidah penulisan yang benar.

4. Langkah Selanjutnya: Membaca dan Mengisi Tabel

Setelah referensi terorganisir dan metadata valid, proses berikutnya adalah ekstraksi informasi.

  • Membaca Abstrak dan Isi: Baca file-file yang sudah terimpor untuk mengambil informasi penting.
  • Mengisi Tabel: Masukkan data yang didapat (jenis penelitian, lokasi, dan inti informasi) ke dalam tabel Word yang telah disiapkan sebelumnya.
  • Tips Efisiensi: Karena jumlah referensi sangat banyak (puluhan), video berikutnya akan memberikan tips mengenai teknik membaca cepat (fast reading) untuk menemukan informasi penting secara efisien.

Kesimpulan & Pesan Penutup

Mengelola referensi dengan rapi menggunakan tabel kajian pustaka dan Mendeley adalah langkah krusial untuk memudahkan penulisan bab pendahuluan. Kunci utama dalam proses ini adalah konsistensi dalam pengelompokan folder dan kewajiban menggunakan koneksi internet saat mengimpor file untuk menjaga akurasi data. Pada video selanjutnya, pemirsa akan diajarkan teknik membaca cepat untuk memproses banyak referensi dalam waktu singkat.

Prev Next