Transcript
Nzcb5JtPIhA • Aplikasi Hardy-Weinberg untuk Menghitung Frekuensi Alel dan Genotipe
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/EnsiklopediaAhmadFauzi/.shards/text-0001.zst#text/0117_Nzcb5JtPIhA.txt
Kind: captions
Language: id
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh di beberapa video Sebelumnya
kita telah mempelajari bagaimana caranya
menghitung frekuensi genotipe dan
frekuensi alel berdasarkan data jumlah
individu per genotipe yang
ada Namun ternyata ketika kita memiliki
data frekuensi alel atau data frekuensi
genotipe kita bisa
mengestimasi frekuensi dari alel yang
atau frekuensi dari genotipe yang
lain nah cara mengestimasi frekuensi
alel lain berdasarkan data frekuensi
alel yang ada atau cara mengestimasi
frekuensi genotip berdasarkan data
frekuensi alel itu dapat diketahui bila
kita menggunakan model atau prinsip yang
dikembangkan oleh Hardy wbg Hardy dan
wbg sendiri merupakan ahli matematika
dan ahli fisika ya Yang penasaran Apakah
frekuensi alel ini memiliki kekuatan
estimasi memiliki kekuatan untuk
memprediksi frekuensi Al lainnya atau
frekuensi genotipe
oke sekarang langsung saja kita
Contohkan misalkan kita mengamati suatu
populasi dan pengamatan kita kita
fokuskan pada satu gen saja yang kita
simbolkan sebagai gen A dan gen a ini
ternyata memiliki dua macam alel ya
yaitu alel a kapital dan a kecil
kemudian kita hitung frekuensi dari
kemunculan alel a kapital dan a kecil
kemudian frekuensi dari alel a kapital
itu kita simbolkan dengan huruf P
sedangkan frekuensi kemunculan alel a
kecil kita simbolkan dengan huruf q
jadinya munculnya alel a kapital di
populasi tersebut sebesar P sedangkan
frekuens kemunculan alel a kecil di
populasi tersebut adalah sebesar
Q nah sekarang misalkan kita lanjutkan
kita sudah memiliki data frekuensi ini
kemudian sekarang coba kita bayangkan
bila terjadi perkawinan di dalam
populasi tersebut perkawinan tentunya
melibatkan sperma dan sel telur kita
belajar dari kasus homo eh kita belajar
dari kasus di diploid ya organisme
diploid organisme diploid itu selalu
terdiri atas dua set kromosom set
kromosom pertama dari sperma yaitu dari
induk jantan dan set kromosom Kedua
berasal dari sel telur yaitu gamet
betina gamet induk betinanya
Oke kembali lagi ke sini jadinya ada
sperma ada sel telur kemudian kita buat
tabel bantu semacam ini kemudian
karena gen a memiliki dua macam alel
maka tentunya gamet yang dihasilkan dari
sperma juga ada dua macam yaitu gamet
yang membawa a kapital dan gamet yang
membawa a kecil sperma yang membawa a
kapital dan ada sperma yang membawa a
kecil begitu juga Gambit dari betina
atau sel telur sel telur ada yang
membawa alel a kapital dan sel telur
juga ada yang membawa alel a kecil dan
ketika terjadi perkawinan yang
dilanjutkan fertilis
maka ketika sperma yang membawa akapital
bertemu dengan sel telur yang membawa
akapital akan menghasilkan individu baru
bergenotipe aapital
aapital dan
ketika sperma yang membawa a kapital
membuahi sel telur yang membawa alel a
kecil akan membentuk zigot yaitu
individu baru dengan genotipe akapital a
kecil begitu juga ketika sperma yang
membawa a kecil membuahi sel telur yang
membawa a kapital akan menghasilkan
individu bergenotipe a kital a kecil dan
yang terakhir ketika sperma dan sel
telur sama-sama membawa alela kecil akan
menghasilkan genotipe a kecil a kecil
ketika sperma tersebut
memfertilisasi sel telur tadi dan
sekarang Coba kita kombinasikan dengan
frekuensi dari kapital dan a kecil yang
sudah kita simbolkan sebagai P dan Q
jadinya kita tulis seperti
ini Nah kalau dari sini maka nanti kita
bisa
mengetahui perkawinan atau fertilisasi
Antara sperma a kapital dengan sel telur
a kapital ini frekuensi kemunculan a
kapital P frekuensi kemunculan a kapital
di sini juga p maka frekuensi genotipe a
kapital a kapital adalah p^
p * p kemudian yang
ini PQ Kenapa karena frekuensi dari alel
a adalah P sedangkan frekuensi dari alel
a kecil adalah Q sehingga kemunculan
genotipe a kapal a kecil adalah p * q
demikian pula di sini A kapal a kecil a
kapital itu frekuensinya P dan a kecil
frekuensinya Q maka genotipe a Kal a
kecil frekuensinya adalah p * q yaitu PQ
dan yang terakhir genotipe a kecil a
kecil itu tersusun atas alel a kecil dan
alel a kecil yang sama-sama memiliki
frekuensi sebesar Q dan Q sehingga
frekuensi genotipe a Keil a kecil adalah
sebesar q^ Q * Q begitu ya Nah dari sini
kita bisa membuat tabel macam genotipe
beserta frekuensinya
ya kita tulis genotipenya dulu dan
frekuensinya genotipenya ada dua tiga
macam ya A kapital a kapital a kapital a
kecil kemudian a kecil a kecil
didasarkan pada perhitungan ini maka
frekuensi a kapital a kapital adalah
sebesar p^ kemudian a kital a kecil
adalah
2pq sedangkan genotipe a kecil a kecil
frekuensinya adalah q^ Kenapa ini kok
2pq karena kalau
didasarkan pada ini perhitungan ini tadi
PQ ini muncul dua kali loh kok muncul
dua kali karena genotipe a kital a kecil
muncul dua kali dia muncul ketika sperma
a kapital membuahi sel telur a kecil
maupun ketika sperma a kecil membuahi
sel telur a kapital muncul dua kali
jadinya pq-nya pun juga muncul dua kali
sehingga di sini kita Tuliskan
genotipe a kital a kecil memiliki
frekuensi 2 PQ nah didasarkan pada
frekuensi ini maka kita bisa menuliskan
persamaan seperti ini p^ + 2pq + q^ ini
merupakan frekuensi keseluruhan dari
genotipe dan kalau kita belajar teorema
binomial ya di pelajaran matematika SMA
p^ + 2pq + q^ itu sama dengan p + q
kemudian
dikuadratkan ya jadinya inilah merupakan
model Hardy wnpek model
ini munculnya itu
berdasarkan tabel dan perhitungan
ini dan karena ini frekuensi maka total
keseluruhan alel maupun keseluruhan
genotipenya adalah sama dengan
1 dengan menggunakan model ini nanti
kita bisa mengestimasi frekuensi alel
maupun frekuensi genotip dari suatu
populasi oke langsung kita aplikasikan
saja pada contoh kasus misalkan seperti
ini pada suatu populasi ditemukan dua
macam alel untuk suatu gen yang mengatur
kerja metabolisme tertentu frekuensi
alel C kapital adalah 0,7 sedangkan
frekuensi alel C kecil adalah 0,3
Sekarang mari kita tentukan frekuensi
genotipe berdasarkan gen tersebut
Oke kita tuliskan dulu frekuensi
alelnya frekuensi alel c kital adalah
0,7 kemudian frekuensi alel tersebut
kita simbolkan sebagai p p =
0,7 kemudian frekuensi alel C kecil itu
adalah 0,3 dan kita simbolkan sebagai Q
sehingga Q = 0,3
kemudian kita Tuliskan frekuensi
genotipenya nah genotipe itu kan disusun
atas
alel-alel bisa C homozigot bisa C besar
c kecil atau heterozigot ataupun C kecil
c kecil yaitu C kecil homozigot
Oke kita Tuliskan seperti ini nah ini
tiga kemungkinan genotipe yang
dihasilkan berdasarkan keberadaan alel C
kapital dan alel C kecil sama seperti
tadi ya di di slide sebelumnya Ketika
kita memiliki gen a gen a terdiri atas
alel a besar a kecil maka genotipe yang
muncul ada tiga macam begitu juga kalau
alelnya hanyalah CQ kital dan C kecil
akan muncul tiga macam genotipe seperti
ini Nah sekarang Mari kita hitung
frekuensi genotipe masing-masing c k c k
itu sama dengan
p^ sedangkan C kapital C kecil itu
2pq Sedangkan C kecil c kecil adalah q^
loh Ini dari mana Dari tadi yang sudah
kita Jelaskan di awal ya dari saya
lihatkan lagi Nah dari
sini p^ 2pq q^
oke kita kembali ke contoh kasus ini
tadi Nah ini p^ 2pq q^ nah berapa
jadinya frekuensinya tinggal kita
masukkan saja angkanya p^ P itu 0,7 0,7
dikuadratkan 2pq P itu 0,7 Q itu 0,3 q^
Q itu 0,3 jya 0,3 dikuadratkan 0,7²
adalah
0,49 2 * 0,7 * 0,3 itu 0,42 ini kita
hitung dulu ya 0,7 * 0,3-nya dahulu
yaitu 0,21 baru dikali 2 sehingga
ditemukan angka
0,42 q^ itu 0,3^ sehingga
0,09 Nah inilah merupakan frekuensi
genotipe dari masing-masing genotipe
yang ada
Oke kalau kita jumlahkan 0,7 tamb 0,3
itu ama 1 begitu pula 0,49 + 0,42 +
0,09 =
1 sehingga dari sini bisa kita lihat p^
+ 2P p q + q^ itu sama 1 demikian pula p
+ q juga sama dengan 1 ini sebagai dasar
kita
untuk memecahkan contoh kasus yang lebih
rumit lagi ini masih contoh kasus dasar
sekarang kita lanjutkan contoh kasus
yang
lainnya misalkan seperti ini suatu
populasi terdiri atas 8 orang normal dan
20 orang albino albino ditentukan oleh
alel reses a kecil pada keadaan
homozigot sedangkan fenotipe normal
ditentukan oleh alel dominan a tentukan
frekuensi alel dan frekuensi genotipenya
nah ini berbeda dengan aplikasi satu
tadi ya kalau aplikasi satu tadi kita
sudah memiliki data frekuensi alel Nah
kalau pada contoh yang kedua ini kita
tidak memiliki data frekuensi alel kita
hanya memiliki data frekuensi genotipe
yaitu genotipe normal dan genotipe
albino
normalnya sebesar 80 orang sedangkan
albino sebesar 20
orang sehingga totalnya adalah 100
individu kemudian kita Tuliskan di sini
dikatakan fenotipe Normal itu ditentu
orang normal maksudnya individu Normal
itu ditentukan oleh dominan a sehingga
kalau genotipenya mengandung alel a
kapital dia pasti normal sehingga kalau
genotipenya a kapital a kapital Dia
normal begitu juga ketika heterozigot a
kapital a kecil a kapital dominan
sehingga dia juga tetap normal albino
hanya akan muncul ketika dia homozigot a
kecil a kecil jadinya tidak ada a
kapital Nah kalau pada contoh kasus
seperti ini apa yang pertama kali harus
kita
lakukan kembali lagi kita harus
menghitung frekuensi alelnya terlebih
dahulu Kalau di contoh yang pertama tadi
kan frekuensi i alelnya sudah disebutkan
sudah diinformasikan di contoh soal
kalau di sini frekuensi alel tidak
disebutkan di contoh soal maka harus
kita hitung terlebih dahulu nah
frekuensi alel mana yang harus kita
hitung terlebih dahulu yaitu frekuensi
alel yang alel tersebut bersifat
resesif ya ingat ya harus yang bersifat
resesif jangan yang dominan Nah di sini
yang resesif adalah a kecil dan ketika a
kecil berpasangan dengan a kecil
muncullah
albino sehingga kita dapat menentukan
frekuensi a kecil alela kecil
berdasarkan frekuensi Orang yang albino
Bagaimana ya kita lihat
caranya kita Tuliskan seperti ini dahulu
biar memudahkan kita genotipe AA itu
frekuensinya p^ A Bes a kecil itu 2pq
kemudian a kecil a kecil itu q^ sekarang
kita hitung frekuensi alelnya ya kita
ingin mengetahui frekuensi alel dari Q
namun kita masih memiliki data q^ ya q^
itu kan
frekuensi ini genotipe q^ itu sama
dengan 0,2
0,2 ini dari mana dari pembagian 20/ 100
kita ingin tahu frekuensi individual
albino di dalam populasi tersebut
frekuensi itu kan peluang banyaknya
kemunculan dari total kemunculan nah
banyaknya kemunculan 20 total yang
diamati 100 jadinya 20 / 100 yaitu 0,2
inilah frekuensi albino dan albino itu Q
kuadrat genotipenya Nah kita ingin tahu
frekuensi
alelq maka kita akarkan 0,2 ini
kuadratnya kita hilangi kemudian angka
0,2 kita akarkan sehingga kita bulatkan
frekuensi alelq adalah sebesar
0,45 alel Q sudah kita ketahui
frekuensinya sekarang kita dapat
mengetahui frekuensi alel P dengan
menggunakan persamaan ini P + Q = 1
ingat ya karena total jumlah alel itu
pasti total frekuensi seluruh alel itu
pasti sama dengan 1 kemudian p sendiri
itu kita ketahui dengan cara
mengurangkan angka 1 di-ur Q q-nya tadi
sudah kita dapatkan 0,45 sehingga
frekuensi alel P adalah sebesar
0,55 sehingga frekuensi
alel ini apa a kecil adalah sebesar 0,45
sedangkan frekuensi alel aapital adalah
sebesar
0,55 sekarang kita hitung frek ensi
genotipenya a kapal a kapital itu p^
sehingga 0,55 dikuadratkan yaitu sebesar
0,30 kemudian genotipe yang lain yaitu a
k a kecil yaitu 2pq sehingga 2 * 0, 0,55
* 0,45 = 0,50 kemudian genotipe a Keil a
kecil alias albino ya ini yaitu q^
0,45 dikuadratkan yaitu sebesar
0,20 nah ini cara menghitung frekuensi
genotipenya
Oke sekarang kita lihat contoh kasus
yang
terakhir dalam suatu populasi masyarakat
terdapat individu perasa kertas PTC
sebesar 64% dan individu bukan perasa
PTC atau non PTC ya Sebesar
36%. berapa frekuensi gen perasa t
kapital dan gen bukan perasa t kecil
serta berapa rasio gen tipenya contoh
ini seperti contoh yang kedua namun di
sini dituliskan bukan jumlah individu
tetapi
frekuensinya atau persentasenya jadinya
bukan total individu ya tetapi
persentase 64% dan
36%. kemudian di sini karena gen perasa
itu dikodekan oleh t kapital dan bukan
perasa itu t kecil maka yang dominan
adalah yang gen perasa
di sini juga
dikatakan munculnya individu bukan
perasa PTC ketika membentuk individu
homozigot resesif t kecil t kecil t
kecil t kecilnya sendiri sebesar 36%
Sedangkan 64% ini merupakan individu
yang perasa PTC dia genotipenya bisa dua
kemungkinan bisa t kapital t kapital
bisa t kapal t kecil oke langsung kita
coba pecahkan contoh ini yang normal
frekuensinya 64%. sedangkan yang albino
eh mohon maaf bukan albino ya yang bukan
perasa PTC adalah
36%. T Kal t kapital normal t Kal t
kecil tetap normal karena masih ada alel
t dominan yang mengkodekan gen
perasa sifat perasa kemudian t kecil t
kecil itu akan menyebabkan individu
tersebut tidak bisa merasakan PTC atau
kita anggap non
PTC Nah kita sudah memperoleh data
frekuensi dan data macam
genotipe apa yang kita lakukan sama
langkah selanjutnya adalah kita harus
menentukan frekuensi alel yang alel itu
bersifat
homozikot ya kita Tuliskan ini terlebih
dahulu biar mudah kemudian kita hitung
frekuensi alelnya nah yang homozigot
resesif itu kan yang bukan perasa t
kecil nah t kecil
ini ketika dia membentuk genotipe
menjadi t kecil t kecil yang
frekuensinya adalah sebesar
q² nah q^ sendiri sebesar ini
36% 36% itu kan sama dengan 0,36 36 /
100 Itu kan
0,36 ya
jadinya frekuensi genotipe Q kecil Q
kecil itu adalah
0,36 sehingga kalau kita mencari
frekuensi alelq Ya sudah kuadratnya kita
hilangkan dan 0,36 kita akarkan sehingga
alel Q itu frekuensinya
0,6 frekuensi alel Q sudah kita temukan
sehingga kita dapat mencari frekuensi
alel p p + q = 1 p itu = 1 - Q sehingga
karena q-nya 0,6 maka 1 - 0,6 =
0,4 Q sebesar 0,6 p sebesar 0,4 dengan
demikian frekuensi alel t sebesar 0,6
dan frekuensi alel t kapital adalah
sebesar
0,4 nah genotipenya sama seperti tadi
caranya t k t Kal itu kan p^ jadinya
tadi sudah kita peroleh P itu sebesar
0,4 dikuadratkan yaitu 0,16 t k t kecil
itu 2pq 2 * 0,4 * 0 6 0,6 ini merupakan
Q yang kita peroleh tadi sehingga 0,48
frekuensi genotipenya kemudian t kecil t
kecil atau non PTC ya itu q^ 0,6^ adalah
0,36 sehingga frekuensi genotipe dari
ketiga macam genotipe ini adalah 0,16
0,48 dan
0,36 Oke demikian cara kita menggunakan
hard untuk memecahkan contoh kasus
ketika kita hanya memperoleh sebagian
data saja Terima kasih atas perhatiannya
Mohon maaf bila ada kesalahan pada video
selanjutnya kita coba ulas Bagaimana
caranya menggunakan aplikasi Hardy wbug
ketika genotipenya tidak hanya tiga
misalkan ketika kita memecahkan contoh
kasus dengan melibatkan golongan darah
sistem
Abu Ya itu kan genotipenya tidak hanya
tiga nanti kita lihat di video
selanjutnya oke saya akhiri video kali
ini asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh