Transcript
qx3UrlOY2pE • Aplikasi Hardy-Weinberg untuk Golongan Darah ABO (Frekuensi Genotipe dan Frekuensi Alel)
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/EnsiklopediaAhmadFauzi/.shards/text-0001.zst#text/0116_qx3UrlOY2pE.txt
Kind: captions
Language: id
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh di video Sebelumnya kita
telah mempelajari bagaimana caranya
memanfaatkan prinsip Hardy wnbg untuk
menghitung frekuensi alel dan frekuensi
genotipe pada contoh kasus yang hanya
melibatkan tiga macam genotipe pada
video kali ini Mari kita pelajari
Bagaimana caranya menggunakan prinsip
Hardy wenbg untuk menghitung frekuensi
alel dan frekuensi genotipe kepada
golongan darah sistem ABO yang mana pada
golongan darah sistem ABO ini
genotipenya tidak hanya tiga macam tapi
lebih dari tiga macam kalau kita belajar
golongan darah sistem ABO maka golongan
darah sistem ABO itu
di kode atau diatur oleh gen di lokus I
dan gen diokus ini memiliki tiga macam
alel yaitu alel ia IB dan io io ini
biasanya juga disebut sebagai iol ya io
bersifat resesif sedangkan ia dominan IB
juga dominan sehingga ketika ia bertemu
dengan io yang menang adalah ia IB
ketemu io yang menang adalah IB dan
ketika ia dan IB sama-sama bertemu maka
keduanya akan muncul tidak ada yang
resesif sehingga kita kenal sebagai
istilah k dominan
Oke kita Tuliskan di sini Misalkan ya
golongan darah golongan darah sistem ABO
sehingga ada golongan darah A B AB dan o
orang dengan golongan darah A itu
genotipenya ada dua kemungkinan yaitu ia
ia dan ia io begitu juga orang golongan
darah B genotipenya juga ada dua macam
bisa ib ib bisa juga IB io sedangkan
orang golongan darah AB itu genotipenya
ia dan IB dan orang bergolongan darah O
itu muncul ketika genotipenya io io
ingat ya io itu resesif sehingga ketika
bertemu ia maupun IB io kalah sehingga
yang dimunculkan adalah sifat yang
diatur oleh alel ia ataupun IB contohnya
ini sehingga sifat O itu baru muncul
ketika io berpasangan dengan io juga
di sini bisa kita lihat genotipenya ada
bermacam-macam tidak hanya tiga macam
saja seperti di video sebelumnya hanya a
besar a besar a besar a kecil dan a
kecil a kecil
Oke sekarang kita Tuliskan macam alelnya
ada Ia ada IB ada io kemudian frekuensi
alelnya bisa kita simbolkan sebagai P Q
dan R sehingga kemunculan ia kita
simbolkan sebagai p kemunculan IB kita
simbolkan sebagai Q kemunculan i o
sebagai
r dan seperti di video sebelumnya
penjumlahan frekuensi P Q dan R itu
sebesar
1 dan ketika
kita bentuk seperti ini ya P + Q + R
kemudian dikuadratkan hasilnya juga sama
dengan 1 dan kalau kita belajar teorema
binomial ketika p P + Q + R dikuadratkan
maka akan menghasilkan persamaan seperti
ini p^ + 2pq + 2pr + q^ + 2qr + r^ = 1
ini berasal dari sini ya P + Q + R yang
dikuadratkan menghasilkan seperti ini
coba dibuka kalau lupa kenapa kok bisa
muncul seperti ini di pelajaran
matematika khususnya di teorema
binomial Oke kalau kita kembalikan ke
genotipenya kuadrat itu mewakili
frekuensi ia ia 2pq itu ia IB 2pr itu ia
io q^ itu ib ib 2qr itu IB io kemudian
r^ itu io io yang juga nanti totalnya
sama dengan 1 ini sebetulnya tidak ada
dua ya
oke sekarang langsung saja kita lihat
contohnya misalkan ada kasus seperti ini
dari 10.000 penduduk diperiksa golongan
darahnya didapat 2.000 orang golongan
darah A
2.800 golongan darah B 800 orang
golongan darah AB dan 3.600 orang
golongan darah O Tentukan frekuensi
seluruh alel jumlah individu golongan
darah A homozigot dan golongan darah B
heterozigot Nah untuk memecah kan
permasalahan ini kita harus ingat ketika
frekuensi setiap alel dijumlahkan itu
sama dengan 1 sehingga B + q + r itu
sama
1 kemudian kita hitung terlebih dahulu
frekuensi alelnya sama dengan video
sebelumnya kita hitung frekuensi alel
yang alel itu bersifat resesif dan
setelah kita pelajari tadi pada sistem
golongan darah AB yang bersifat resesif
adalah io dan io itu kita simbolkan
frekuensinya sebagai r^ Oh mohon maaf io
itu kan alel maka frekuensinya adalah
R sedangkan ioioo itu
r^ ioioo itu kalau nanti menjadi fenotip
fenotipenya adalah golongan darah O
orang bergolongan darah O adalah sebesar
3.600 nah sehingga
frekuensi golongan darah O adalah 3.600
dibagi total keseluruhan individu yang
diamati yaitu 2.800 + 2.800 +
3.600 yaitu sebesar plus 800 yaitu
sebesar
10.000 sehingga frekuensi orang golongan
darah O atau r^ itu sama 3.600 /
10.000 yaitu
0,36 sehingga R itu sama dengan ak 0,36
yaitu sebesar 0,6 Nah 0,6 inilah
merupakan frekuensi dari alel
iu Nah setelah frekuensi alel io
ditemukan Apa selanjutnya yang perlu
kita cari kita mencari frekuensi
alel ia atau IB Terserah Bisa ia
terlebih dahulu bisa IB terlebih dahulu
namun untuk melakukan perhitungan
tersebut kita ingat terlebih dahulu ada
persamaan ini p^ + 2pq + 2pr + q^ + 2qr
+ r^ =
1 nah ini genotipenya ia ia ia IB i a i
o ib ib ini sebenarnya tidak ada dua ya
IB io kemudian io io kemudian sama 1
misalkan kita ingin
mencari ensi alel ia terlebih dahulu
Namun kita akan kesulitan kalau langsung
mencari frekuensi alel ia berdasarkan
soal
ini kenapa Karena orang bergolongan
darah A itu tidak hanya yang genotipenya
ia ia namun dia yang genotipenya ia io
itu dia juga bergolongan darah A maka
keberadaan frekuensi alel R ini juga
kita butuhkan untuk menghitung frekuensi
alel yang P
oke sekarang Coba kita Sederhanakan
karena kita ingin mencari golongan darah
A maka kita keluarkan yang dia
mengkodekan golongan darah A yaitu ia ia
dan ia iu kemudian karena tadi se yang
saya katakan kita ingin mengetahui
frekuensi ia kita membutuhkan data io
maka io-nya juga kita
keluarkan ia ia i io io io ini kalau
kita jadikan frekuensi ia ia itu kan p^
ia io itu 2 PR sedangkan ioio adalah r^
nah sebetulnya persamaan ini kita tidak
hasing kita ingat di video sebelumnya A
+ b^ itu kan a² + 2ab + b^ Nah sekarang
a-nya kita anggap P b-nya kita anggap R
sehingga p^ + 2P R + r^ itu juga = P +
r² nah sehingga sekarang kita Tuliskan
di sini p +
r^ p + r^ kalau berdasarkan rumus di
sini ini kan mewakili orang bergolongan
darah A dan juga orang bergolongan darah
O ingat ya karena di sini p^ itu ia ia
2pr R itu ia i o ini golongan darah A
r²adrat itu ioioo orang bergolongan
darah O sehingga P + r^ itu adalah
jumlah orang bergolongan darah A dengan
orang bergolongan darah O yang kemudian
dibagi keseluruhan yaitu
10.000 sehingga 2.800 + 3.600 itu
sebesar 6.400 kemudian dibagi 10.000
yaitu sebesar
0,64 sehingga p + r tanpa kuadrat itu
sama dengan √
0,64 yaitu sebesar
0,8 sehingga alel P plus alel R itu
sebesar
0,8 kalau kita ingin tahu alel p-nya
maka tinggal kita kurangkan saja r-nya
kan sudah kita ketahui tadi 0,6 p + r =
0,8 sehingga P = 0,8 -
0,6 yaitu sebesar
0,2 dari sini Kita sudah
memperoleh frekuensi io yaitu R sebesar
0,6 dan frekuensi ia yaitu P sebesar
0,2 sekarang kita bisa mencari alel IB
yaitu Q p + q + r = 1
0,2 + Q + 0,6 = 1 sehingga Q = 1 - 0,2 +
0,6 yaitu 1 - 0,8 sebesar
0,2 sehingga frekuensi Ia adalah sebesar
0,2 frekuensi alel IB adalah 0,2 dan
frekuensi alel io adalah
0,6 sehingga frekuensi seluruh alel
sudah kita ketahui Sekarang kita cari
jumlah individu golongan darah A
homozigot A homozigot itu kan ia ia
kalau ia io itu kan heterozigot kalau
homozigot alelnya harus sama ia ia itu
kan p^ sehing hingga 0,2 kita kuadratkan
kita temukan 0,04 inilah frekuensi A
homozigot karena kita sudah mengetahui
frekuensi A homozigot Kita juga bisa
mengetahui jumlah individu yang golongan
darah
A caranya bagaimana kita kalikan
frekuensi dengan jumlah total individu
sehingga individu A homozigot adalah
0,04 dikali total individunya yaitu
10.000 sehingga yang bergolongan darah A
homozigot adalah 400 orang kalau yang
keseluruhan golongan darah A itu 2.800
nah 2800 ini baik yang homozigot maupun
heterozigot homozigot itu ia ia
heterozigot itu ia iu sekarang kita
hitung yang golongan darah B heterozigot
B heterozigot itu kan alelnya IB iu maka
rumusnya adalah 2qr 2 * 0,2 * 0,6 yaitu
sebesar 0,2 4 ini frekuensi B
heterozigot untuk mengetahui individu B
heterozigot sebesar berapa ya sudah
frekuensi ini kita kalikan total
individu 0,24 * 10.000 yaitu
2.400 di sini 2.800 golongan darah B ini
merupakan gabungan antara individu B
heterozigot dengan individu B homozigot
Kalau B homozigot ibb Kalau B
heterozigot i B iu ingat ya baik
golongan darah A maupun B itu
genotipenya ada dua macam bisa dalam
keadaan homozigot maupun
heterozigot Oke demikian penjelasan saya
terkait Bagaimana caranya kita
menggunakan prinsip Hardy wnberg untuk
menghitung frekuensi alel maupun
frekuensi genotipe ketika genotipenya
lebih dari 3 Misalkan pada golongan
darah sistem ABO terima kasih atas
perhatiannya mohon maaf bila ada
kesalahan asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh