Transcript
Bp2MDgxkcnM • Cara Menghitung Uji ANAVA Dua Jalur secara Manual
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/EnsiklopediaAhmadFauzi/.shards/text-0001.zst#text/0122_Bp2MDgxkcnM.txt
Kind: captions
Language: id
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh berjumpa lagi dengan saya di
channel YouTube saya
ensiklopedia Ahmad Fauzi channel yang
menjelaskan berbagai hal yang berkaitan
dengan analisis data penelitian
penulisan dan berbagai pengetahuan lain
yang mungkin dapat meningkatkan
pengetahuan ataupun keterampilan kalian
di beberapa video Sebelumnya kita telah
mempelajari bagaimana caranya melakukan
perhitungan manual ketika kita ingin
menganalisis data kita menggunakan uji
anafa satu jalur dan di beberapa video
yang lain kita juga telah mempelajari
bagaimana caranya melakukan uji lanjut
secara manual juga ketika hasil uji
anafa menyatakan ada perbedaan
signifikan dan di video kali ini Mari
kita pelajari Bagaimana caranya
melakukan perhitungan manual ketika kita
ingin menganalisis data kita menggunakan
uji anaava 2 jalur ingat ya kita akan
membahas caranya melakukan perhitungan
manual bagi kalian yang ingin melakukan
analisis anava dua jalur menggunakan
SPSS silakan pilih tutorial SPSS di
salah satu playlist di channel ini
karena di playlist tutorial SPSS
tersebut ada video yang secara khusus
membahas tahapan mengoperasikan SPSS
untuk melakukan analisis anava 2 jalur
Oke sebelum kita berlatih caranya
melakukan perhitungan manual untuk
anaava 2 jalur sebaiknya kita memahami
terlebih dahulu konsep dasar dari anaava
2 jalur kita bahas sedikit saja agar
kita nanti paham kapan kita harus
menggunakan analisis ini dan kapan kita
tidak boleh menggunakan analisis ini
uji anava dua jalur dikenal juga sebagai
tue Anova ini bahasa Inggrisnya ya Dua
jalur itu tue sedangkan anava itu bahasa
Inggrisnya Anova analisis of varian
sedangkan anaava analisis varians
kemudian analisis ini kita lakukan bila
data kita itu terdiri atas dua variabel
bebas dan satu Variabel terikat jadinya
berbeda dengan anafa satu jalur bila di
anfa satu jalur variabel bebasnya hanya
satu kemudian asumsi yang harus dipenuhi
ketika data kita ingin dianalisis
menggunakan dua anafa dua jalur adalah
yang pertama variabel trikat kita berupa
skala internal mohon maaf interval atau
rasio ya jadinya variabelnya ktinu
misalkan tinggi badan hasil belajar
kemudian IQ itu variabel-variabel ktinu
kemudian variabel bebasnya ada dua dan
berupa data kategoris jadinya bukan
ktinue ya dan variabel bebas ini membagi
data kita menjadi beberapa kelompok yang
tidak saling berkait an jadinya berbeda
dengan uji t berpasangan kalau di Uji T
berpasangan kita membandingkan dua
kelompok yang kelompoknya saling
berkaitan kemudian asumsi selanjutnya
adalah independensi observasi artinya
pengambilan data dari satu kelompok
tidak mempengaruhi pengambilan data di
kelompok lain atau data satu individu
tidak mempengaruhi data individu lainnya
jadinya pengambilan datanya bebas satu
sama lainnya kemudian tidak ada
outliayer yang signifikan permasalahan
terkait outliayer pernah kita singgung
di video yang membahas distribusi data
kemudian setiap kelompok memiliki data
yang terdistribusi normal di sini adalah
kelompok kombinasi ya ingat karena anava
du jalur itu ada dua variabel bebas
misalkan variabel bebas pertama adalah
tingkat akademik akademik tinggi dan
akademik rendah variabel bebas kedua
adalah jenis kelamin laki-laki dan
perempuan
sehingga kelompok kombinasinya adalah
laki-laki akademik tinggi laki-laki
akademik rendah kemudian perempuan
akademik tinggi dan perempuan akademik
rendah ada empat kelompok kombinasi nah
keempat kelompok ini harus kita analisis
Apakah datanya terdistribusi Normal atau
tidak kemudian keempat kelompok data
tersebut juga harus memiliki varians
yang homogen nah ini merupakan
asumsi-asumsi yang harus kita penuhi
ketika kita akan melakukan analisis
anava 2 jalur namun pada video kali ini
kita hanya memfokuskan bahasan kita
terkait Bagaimana caranya perhitungan
pada anafa 2 jalurnya bukan mengecek
asumsinya pengecekan asumsi khususnya
normalitas dan homogenitas akan kita
bahas di video selanjutnya
oke ini merupakan tabel rangkuman anava
dua jalur bila kita lihat di sini ya
Secara umum sebetulnya tabel ini hampir
sama dengan tabel rangkuman anava satu
jalur di headernya ya di kepala tabelnya
komponennya sama ada sumber keragaman
kemudian ada jumlah kuadrat ada derajat
bebas ada kuadrat Tengah kemudian ada f
hitung juga ada f tabel kemudian
barisnya ada baris perlakuan kemudian
galat dan total yang membedakan antara
dua jalur dengan satu jalur adalah di
ini nah di dua jalur ada baris untuk
perlakuan variabel bebas pertama atau
faktor a kemudian variabel bebas kedua
faktor B dan yang ketiga adalah
interaksi antara variabel bebas A dan B
di sini kita Tuliskan interaksi AB kalau
pada anafas 1 jalur di sini hanya ada
baris perlakuan saja perlakuan galat
lalu total kalau dua jalur seperti ini
ada faktor a faktor B dan interaksi
kedua faktor
tersebut kemudian di sini sudah saya
Tuliskan rumus-rumus yang kita butuhkan
untuk mengisi sel-sel di dalam tabel ini
kalau ingin menghitung jka rumusnya
seperti ini menghitung jk total rumusnya
seperti ini menghitung DB interaksi
rumusnya seperti ini kemudian menghitung
KT dari B rumusnya seperti ini mencari F
Hitung dari interaksi seperti ini nanti
akan kita bahas dan kita Contohkan satu
peratu
oke langsung saja kita Contohkan
misalkan kita melakukan penelitian di
bidang biologi penelitian kita
melibatkan dua variabel bebas yaitu
variabel bebas yang pertama adalah
perbedaan zat kemudian variabel bebas
kedua adalah konsentrasi zat dan
variabel triket kita adalah tinggi
kecambah nah jadinya misalkan kita
melakukan penelitian pengaruh macam zat
dan konsentrasi zat terhadap tinggi
kecambah nah ini tingginya diukur dalam
senti dan setiap perlakuan dilakukan
tiga kali ulangan konsentrasinya ada 0
PPM 10 PPM dan 20 PPM sedangkan zat yang
digunakan ada empat macam yaitu nitrogen
kemudian fosfat kemudian kalium dan yang
terakhir Zink atau
seng sekarang Apa yang harus kita
lakukan yang pertama yang perlu kita
lakukan adalah kita membuat rangkuman
tabel seperti ini nah tabel ini
merupakan tabel yang berisikan
penjumlahan setiap
perlakuan ya di sini Misalkan ada
konsentrasi 0 PPM zatnya n ada 5 5 ini
dari mana dari sini 2 + 1 + 2 jadinya
perlakuan n 0 PPM ulangan 1 itu
ditambahkan dengan ulangan 2 ditambahkan
dengan ulangan 3 has nya 5 begitu juga
misalkan yang ini ZN 20 PPM ini ada 24
24 ini dari mana Dari penjumlahan ketiga
ulangan di perlakuan ZN 20 PPM ini ZN
kemudian 20 PPM yang paling pojok 9 + 7
+ 8 sehingga hasilnya adalah
24 setelah kita jumlahkan tiap Ulangan
dari setiap perlakuan kemudian kita
tambahkan satu baris dan satu kolom baru
di sini Sigma a jadinya kita simbolkan
variabel bebas pertama adalah a variabel
bebas kedua atau konsentrasi adalah B di
baris paling akhir kita tambahkan Sigma
a di sini kita
jumlahkan per kolom jadinya Sigma a
pertama ini merupakan miliknya n 5 + 9 +
13 = 27 Sigma a yang kedua miliknya P 5
+ 12 + 15 = 32 kemudian 6 + 10 + 18 = 34
8 + 18 + 24 = 50 kemudian di kolom
paling kanan ada Sigma B nah ini
menjumlahkan per baris 5 + 5 + 6 + 8 24
9 + 12 + 10 + 18 49 13 + 15 + 18 + 24 =
70 nah angka-angka di Sigma A dan Sigma
B ini nanti kita gunakan ketika kita
akan mencari jka dan
jkb namun ketika kita mencari JK total
kita tetap menggunakan angka-angka ini
jadinya rumus JK total yang kita gunakan
di two way Anova anava 2 jalur ini sama
dengan anava 1 jalur nanti ini kita
tambahkan ya 2² + 1² + 1^ dan seterusnya
Oke lanjut
ya Ini tadi saya katakan tabel rangkuman
2W Anova atau Anova 2 jalur yang perlu
kita lakukan setelah kita menyusun tabel
rangkuman Yang ini tadi adalah kita
menghitung jk-nya jadinya kita fokuskan
pada kolom JK ini nanti kita akan
mencari JK total terlebih dahulu
kemudian jka jkb JK interaksi kemudian
yang terakhir JK galet
oke sekarang langsung coba kita lakukan
perhitungan dengan bantuan tabel
rangkuman yang telah kita buat
sebelumnya n yang pertama Seperti yang
saya sampaikan tadi kita menghitung jk
totalnya terlebih dahulu rumusnya sama
dengan JK di anva 1 jalur yaitu Sigma x²
- Sigma x diku di/
n Nah di sini ada Sigma x^ kita
menggunakan data-data awal tadi yang
tadi sudah saya Sebutkan di awal ya
jadinya data-data tunggal itu kita
kuadratkan saya kembalikan Nah di sini
ini dikuadratkan lalu ditambahkan 2² +
1^ 1^ + 2^ hingga +
8² sehingga seperti ini 2² + 1² plus dan
seterusnya hingga + 8² kemudian
dikurangi FK Sigma X dikuadratkan dibagi
n itu kan
FK cara mencarinya adalah menjumlahkan
data-data Tandi juga tapi tidak
dikuadratkan terlebih dahulu 2 + 1 plus
seterusnya hingga +8 kemudian setelah
ditotal baru dikuadratkan kemudian
dibagi jumlah data jumlah Datanya ada 36
karena tadi ada variabel bebasnya ada 4
ya variabel bebas pertama variabel bebas
kedua ada 3 dan ulangan setiap perlakuan
ada 3 4 * 3 * 3 adalah 36 jadya total
seluruh data ada
36 kemudian dilanjutkan 2 kuadat itu 4 1
Kuad itu 1 8 ku itu 64 2 + 1+ seterusnya
+ 8 = 143 3 kemudian dibagi 36
143² itu
20.449 Sedangkan 4+ 1+ seterusnya + 64 =
20.449 / 36 adalah sebesar
568,03 sehingga 719 -
568,03 adalah sebesar
150,97 inilah JK total yang kita cari
setelah mencari JK total kita cari jka
nah ini rumusnya sudah saya cantumkan ya
di tabel rangkuman tadi rumusnya adalah
Sigma a² Dib KB * R kemudian dikuri FK
juga sigma a² ini kita ambil dari sini
baris terakhir dari tabel bantu yang
baru kita buat sampai sini saja ya kalau
ini kan kolomnya Sigma B
nah kemudian KB ini merupakan jumlah B
jumlah variabel bebas B jumlah Perlakuan
di variabel bebas B kemudian R itu
ulangan repeated ya R itu ulangan
kemudian ini sama dengan
atas sehingga Sigma a² itu ini
dikuadratkan 27² + 32² + 34² +
50² dibagi KB R KB jumlah Perlakuan di
variabel bebas B yaitu ini ada tiga
perlakuan 3 level 0 10 dan 20 sehingga
kb-nya ama 3 dikali ulangannya
ulangannya tadi ada 3 kemudian dikurangi
2 + 1 + 8 dikuadratkan dibagi 36 sama
seperti atas ini 27 ku itu 729 32 ku itu
1024 34 ku itu 1100 56 dan 50² itu
2.500 3 * 3 itu 9 kemudian ini totalnya
adalah
5.409 / 9 - 20.449
/
36 ini hasil pembagiannya adalah 601
sedangkan
20.449 / 36 =
568,03 lihat ya sama ya ini 5 68,03
karena sama-sama rumusnya dikurang FK
yang beda hanyalah ini 601 601 -
568,03 adalah
32,97 ini
jka setelah kita memperoleh jka kita
cari jkb rumusnya adalah Sigma b^ / ka *
r kemudian sama dikur FK sigma b^ ini
kita ambil dari sini baris pertama
hingga baris ketiga baris keempat tidak
ya karena ini penjumlahannya
jadinya Sigma b^ itu 24^ + 49^ +
70² ini kuadratnya hilang ya sebelumnya
ada kuadratnya kemudian dibagi ka jumlah
Perlakuan di variabel bebas a ini ada
perlakuan NPK dan ZN sehingga ka-nya 4
dikali r r itu ulangan ulangannya tadi 3
24 ku itu 576 49 ku itu 2401 dan 70 k
itu adalah
4.900 4 * 3
12 totalnya ini adalah
7877 bila dibagi 12 adalah sebesar
656,42 fk-nya tetap ya
568,03 hasil pengurangan ini adalah
sebesar
88,39 inilah
jkb-nya setelah jkb ditemukan kita cari
JK interaksi atau jka AB rumusnya adalah
ini Sigma ab^ / R - fk-nya kemudian
dikurangi hasil penjumlahan jka dengan
jkb jka-nya itu
32,97 jkb-nya
88,39 Sedangkan sigma ab^ ini
adalah data-data ini kita kuadratkan
kemudian dijumlahkan jadinya Sigma ab^
itu 5 + 5² + 6² + 8² + 9² hingga + 50 k
eh mohon maaf hingga 24 k ini baris
terakhir kan penjumlahan ya
jadinya 4 4 * 3 12 sel ini yang kita
kuadratkan lalu kita
jumlahkan kemudian dibagi r r adalah
ulangan 5 k itu 25 5^ 25 24^ itu 576
hasil penjumlahan ini adalah 2093 ya
dibagi 3 =
697,67 ini fk-nya sama seperti tadi
yaitu
568,03 697,67
- 568,03 adalah
129,64 sehingga penjumlahan antara jka
dan jkb 32,97 +
88,39 adalah sebesar
121,36 sehingga jkab-nya adalah
129,6 4 -
121,36 yaitu sebesar
8,28 terakhir kita cari JK galatnya nah
JK galat itu JK total dikurangi
keseluruhan JK yang lain yaitu jka jkb
dan jkab JK tetal sudah kita peroleh
150,97 jka
32,97 jkb
88,39 dan jkab
8,28 jka jkb dan jkab kalau dijumlahkan
sebesar
129,64 hasil pengurangan antara 15509
150,97
-
129,64 adalah sebesar
21,33 inilah yang merupakan JK galat
sehingga sampai sini kita telah
memperoleh keseluruhan JK yang kita
butuhkan
kemudian JK sudah kita dapatkan semua
sekarang kita lanjut menghitung
db-nya sama kita nanti mencari DB total
dahulu kemudian DBA dbb DB interaksi
lalu DB galat ini rumus-rumusnya yang
akan kita
gunakan kita tetap menggunakan bantuan
tabel rangkuman Ini ya Bukan angkanya
yang kita lihat tapi nanti adalah jumlah
setiap variabel bebasnya setiap
Perlakuan di variabel bebas Oke kita
cari DB total dahulu rumus DP total itu
tetap sama ya yaitu jumlah keseluruhan
data dikurangi 1 jumlah keseluruhan data
ada 36 karena variabel bebas ada empat
perlakuan variabel bebas B ada 3
perlakuan dan setiap perlakuan ada tiga
ulangan 4 * 3 * 3 adalah 36 dikurangi 1
sehingga DB totalnya 35
Setelah itu kita cari DBA nah DBA itu
rumusnya adalah Jumlah Perlakuan di
variabel bebas A - 1 kita lihat di sini
jumlah Perlakuan di variabel bebas a itu
ada 4 yaitu n p k dan ZN sehingga 4 - 1
= 3 ini
dp-nya sedangkan dpb adalah Jumlah
kelompok atau Perlakuan di variabel
bebas b - 1 kita lihat di sini variabel
bebas B ada 3 0 10 dan 20 PPM sehingga 3
- 1 = 2 ini
dpb-nya kemudian kita cari DB
interaksinya dbab yang rumusnya adalah
Perkalian antara DBA dengan dbb DBA 3
dbb ada 2 3 * 2 = 6 dan terakhir kita
cari DB galatnya rumus DB galat sama
seperti JK galat tadi ya jadinya DB
total dikurangi penjumlahan DBA dbb dan
dbab DB totalnya kita peroleh tadi 35
dba-nya 3 dbb-nya 2 dan dbab-nya 6 6 + 2
+ 3 itu 11 sehingga 35 - 11 = 24 inilah
DB
galatnya sampai sini kita telah
menyelesaikan data-data yang perlu
dimasukkan di kolom
DP Oleh karena itu sekarang kita lanjut
mencari dan mengisi kolom KT atau
kuadrat Tengah namun untuk mempermudah
kita mengisi kolom KT kita masukkan
terlebih dahulu hasil perhitungan JK dan
DB yang telah kita lakukan tadi
oke di Sumber keragaman ya variabel
bebas a adalah Z kita tulis langsung
saja Z tidak usah ditulis variabel bebas
a lagi variabel bebas kedua adalah
kentrasi kemudian interaksi kita bisa
tulis interaksi Z bintang konsentrasi
atau tanpa ditulis interaksi juga tidak
apa-apa kemudian galat lalu total JK
total T sudah kita cari
150,97 kemudian tadi kita cari jka
miliknya zat
32,97 jkb miliknya konsentrasi
88,39 JK AB atau jk-nya interaksi adalah
8,28 sedangkan JK galat adalah
21,33 DB juga begitu tadi yang pertama
kita cari adalah DB total dan ditemukan
35 DBA atau db-nya Z 3 dbb atau miliknya
konsentrasi adalah 2 DB interaksi adalah
6 dan DB galat adalah
24 Nah di sini Kita sudah mengisi dua
kolom ini sehingga akan memudahkan kita
mengisi kolom KT
oke sekarang kita isi KTA terlebih
dahulu KT miliknya Z rumusnya adalah jka
Dik eh dibagi DBA jka bisa kita lihat di
kolom sini
32,97 db-nya A atau db-nya Z 3
32,97 / 3 adalah
10,99 sehingga langsung kita isi saja di
sini jadinya Mudah saja ya kita cari KT
sama seperti anfa 1 jalur kemarin kita
bagi CK dengan DB begitu juga JK
konsentrasi eh mohon maaf KT konsentrasi
atau KTB rumusnya adalah jkb dibagi dbb
jkb-nya adalah
88,39 bisa kita lihat di sini dibagi
db-nya yaitu 2 sebesar
44,19 sehingga langsung kita isi saja di
sini
44,19 kemudian KT AB atau KT interaksi
sama caranya jkab dibagi dbab jika
ab-nya 8,28 dibagi dbab 6 yaitu sebesar
1,38 langsung saja kita isi di sini
1,38 dan terakhir kita cari KT galat
yang sama caranya adalah JK galat dibagi
DB galat JK galatnya
21,33 DB galatnya 24 sehingga hasil
pembagiannya
0,89 kita tidak mencari KT
total Nah kita sudah mencari KT sekarang
lanjut ke langkah selanjutnya kita
mencari F
hitung untuk mempermudah kita siapkan
tabel ini juga kt-nya sudah terisi
sehingga Sekarang kita cari f hitungnya
f hitung A itu rumusnya adalah KT milih
A dibagi KT galat jadinya KT milik zat
dibagi KT galat F hitung a-nya sehingga
sebesar
12,36 yaitu pembagian antara ktz atau
KTA 10,99 /
0,89 langsung kita masukkan di sini
kemudian F hitung milik B caranya juga
sama KTB dibagi KT galat lagi ktb-nya
adalah
44,19 dibagi KT galat
0,89 sebesar 4
49,72 langsung kita isi ke kolom ini ke
sel ini dan yang terakhir F hitung untuk
interaksi caranya sama kita bagi ktab
dengan KT galat ktab-nya 1,38 KT
galatnya
0,89 sehingga dihasilkan 1,55
Oke F hitung sudah diperoleh yang
terakhir adalah kita cari F
tabel untuk mencari F tabel caranya
mudah ya Nah kita sudah tahu ya cara
membaca F tabel ketika kita belajar uji
anaava 1 jalur caranya kalau di
pembacaan F tabel itu ada dua DB ya DB
pembilang dan penyebut Nah kalau di sini
pembilangnya untuk F tabel zat atau F
tabel untuk variabel bebas a adalah 3
kemudian penyebutnya 24 jadinya DB
pertama 3 DB kedu
24 jadinya sama kayak rumus f hitung
rumus f hitung kan KTA dibagi ktg kalau
F tabel DBA a dengan DB
Gat sehingga kalau nanti dicek di F
tabel ditemukan angka
3,01 begitu juga untuk F tabel yang b f
tabel konsentrasi kita melihatnya DB
miliknya dia yaitu 2 itu sebagai DB
pertama sedangkan DB kedua adalah db-nya
galat
224 sehingga F tabelnya 3,40
dan F tabel yang
ketiga sama kita cari berdasarkan db-nya
dia DB interaksi dengan DB galat db1 6
db2 24 sehingga ketika kita cek di F
tabel ditemukan angka
2,51 Nah di sini Kita sudah memasukkan
semua angka yang perlu dicantumkan di
rangkuman anava 2 jalur tinggal diambil
kesimpulannya cara pengambilan
kesimpulannya sama ya ketika F hitungnya
lebih besar dari f tabel h0-nya ditolak
sehingga ada perbedaan signifikan namun
cara pembacaan yang tepat adalah kita
membaca interaksinya terlebih
dahulu Nah interaksinya di sini F
hitungnya kurang dari f tabel 1,55 ini
kan lebih kecil dari
2,51 sehingga dapat kita simpulkan tidak
ada interaksi signifikan antara zat
dengan konsentrasi
bila F hitungnya lebih besar dari f
tabel maka pembacaan kesimpulannya ada
interaksi signifikan antara zat dengan
konsentrasi begitu ya itu cara
pembacaan
interaksi nah
ketika interaksinya tidak berbeda
signifikan atau tidak ada pengaruh
signifikan kita lanjutkan membaca F
hitung faktor utama a dengan faktor
utama B variabel bebas pertama dan
variabel bebas DU sama ya kita lihat F
hitung dan F tabelnya kalau F hitungnya
lebih besar ada perbedaan signifikan
atau ada pengaruh signifikan Kalau lebih
kecil tidak ada pengaruh atau perbedaan
signifikan kita lihat yang pertama dulu
yang zat f hitungnya 12,36 f tabelnya
3,01 sehingga dapat kita simpulkan ada
perbedaan signifikan tinggi kecambah
pada perlakuan zat yang berbeda atau
secara sederhananya dapat kita simpulkan
ada pengaruh macam zat terhadap tinggi
tanaman begitu juga untuk variabel bebas
kedua F hitungnya
49,72 lebih besar dari f tabel yang
hanya 3,40 sehingga dapat disimpulkan
ada perbedaan signifikan tinggi kecambah
pada perlakuan konsentrasi yang berbeda
alias ada pengaruh signifikan level
konsentrasi terhadap tinggi
perkecambahan
Oke demikian penjelasan saya terkait
Bagaimana caranya melakukan perhitungan
manual anafa 2 jalur Seperti yang saya
singgung di awal di beberapa video
selanjutnya kita akan bahas caranya
melakukan perhitungan manual pada uji
normalitas homogenitas dan uji asumsi
lainnya terima kasih atas perhatiannya
Mohon maaf bila ada kesalahan
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh