Transcript
BeUsDxuPX5w • Gluconeogenesis (Synthesis or Formation of Glucose)
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/EnsiklopediaAhmadFauzi/.shards/text-0001.zst#text/0129_BeUsDxuPX5w.txt
Kind: captions
Language: id
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh di beberapa video Sebelumnya
kita telah mempelajari berbagai
peristiwa yang berlangsung ketika
metabolisme karbohidrat dilakukan di
dalam sel Salah satu peristiwa di dalam
metabolisme karbohidrat tersebut adalah
peristiwa glikolisis pada peristiwa
glikolisis molekul glukosa dipecah
menjadi dua molekul pirufat Namun
ternyata Sel kita juga dapat mengubah
pirufat menjadi glukosa nah peristiwa
produksi Glukosa yang berasal dari
pirufat ini kita kenal sebagai
glukoneogenesis dan pirufat ini dapat
saja berasal dari makromolekul lain Oleh
karena itu ketika kita memakan makanan
yang mengandung karbohidrat kemudian
mengandung makromolekul lain karbohidrat
dapat dipecah menjadi glukosa kemudian
dipecah menjadi pirufat namun pirufat
ini tidak hanya dihasilkan oleh
karbohidrat pirufat juga bisa dihasilkan
oleh molekul lain nah molekul lain dapat
menghasilkan pirufat dan pirufat ini
dapat diubah menjadi glukosa sehingga
Glukosa yang dibutuhkan oleh sel tidak
selalu berasal dari
karbohidrat Glukosa yang dibutuhkan oleh
sel bisa saja berasal dari makromolekul
lain yang kita
makan Nah peristiwa perubahan pirufat
menjadi glukosa ini dinamakan sebagai
peristiwa
glukoneogenesis Mari kita lihat terlebih
dahulu peristiwa glikolisis yang pernah
kita Jelaskan di beberapa video
sebelumnya peristiwa glikolisis
merupakan peristiwa yang melibatkan 10
tahapan dan setiap tahapan ini
melibatkan satu enzim dan bila kita
lihat dan kita
identifikasi ternyata dari ke10 tahapan
ini ini tujuh tahapan bersifat
reversibel sehingga peristiwanya bisa
dilakukan dua arah misalkan saja
peristiwa kedua atau tahapan kedua
glukosa 6 fosfat dapat diubah menjadi
fruktosa 6 fosfat namun Enzim yang
terlibat di tahapan kedua ini dapat saja
mengubah fruktosa 6 fosfat menjadi
glukosa 6 fosfat demikian juga di
tahapan keenam gceral deehit 3 fosfat
dapat diubah menjadi 1,3
bifosfogliserat dan Enzim yang terlibat
di tahapan keenam ini bisa saja mengubah
1,3 bifosfogliserat menjadi gliseral
dehid 3 fosfat lagi namun bila kita
perhatikan lagi ada tiga tahapan yang
peristiwanya tidak
reversibel sehingga panahnya hanya satu
arah yaitu peristiwa di Tahapan pertama
kemudian tahapan ketiga dan yang
terakhir tahapan ke-10 Artinya peristiwa
di Tahapan pertama ketiga dan ke-10 ini
hanya terjadi dalam satu arah misalkan
saja peristiwa di tahapan 1 Glukosa yang
diubah menjadi glukosa 6 fosfat oleh
enzim yang terlibat di tahapan 1u ini
yaitu heksokinase ya tidak dapat
mengubah kembali glukosa en fosfat
menjadi glukosa demikian pula di tahapan
ketiga fruktosa 6 fosfat dapat berubah
menjadi fruktosa 1,6 bifosfat oleh enzim
yang terlibat di tahapan ketiga ini
namun enzim tersebut tidak dapat
mengembalikan fruktosa 1,6 bifosfat
menjadi fruktosa 6 fosfat demikian pula
di tahapan ke-10 fosfoenol pirufat atau
kita kenal juga sebagai Pep ya dapat
diubah menjadi pirufat oleh enzim yang
terlibat di tahapan ke-10 namun enzim
tersebut tidak dapat mengembalikan
pirufat menjadi pep
kalau kita belajar
glukoniogenesis tahapannya hampir sama
dengan glikolisis namun
dibalik nah
peristiwa-peristiwa yang terjadi di
tahapan-tahapan yang bersifat reversibel
ini enzim-enzim yang dilibatkan di
tahapan reversibel ini pada peristiwa
glikolisis akan juga terlibat di
peristiwa
glukoneogenesis namun tahapan-tahapan
yang irreversibel tahapan-tahapan Bing
satu arah ini akan melibatkan enzim lain
pada peristiwa
glukoneogenesis jadinya peristiwa
glikolisis dan glukoniogenesis itu
hampir sama hanya dibalik
saja kalau glikolisis ya tahapan 1 2 3 4
5 hingga 10 Kalau
glikoneogenesis tahapan ke-10 9 8 dan
seterusnya arahnya seperti itu namun di
tiga tahapan utama yang tidak reversibel
enzim yang dibutuhkan berbeda Nah
misalkan ya di tahapan ke-10 pada
peristiwa
glikonogenesis akan melibatkan dua
tahapan yang melibatkan dua enzim yang
berbeda nah pada glukoneogenesis pirufat
awalnya diubah menjadi oksalo asata
terlebih dahulu oleh enzim pirufat
karboksilase ya ada karboksilas jya ada
penambahan
CO2 kemudian oksaloasetat akan diubah
menjadi Pep fosfoenol pirufat dengan
bantuan enzim fosfoenol pirufat
karbokinase Nah setelah menghasilkan Pep
maka dia akan lanjut berubah menjadi
fosfogliserat dengan bantuan enzim yang
sama di peristiwa glikolisis kemudian
dia akan berubah menjadi fosfogiliserat
dengan bantuan enzim yang sama pada
peristiwa glikolisis juga kemudian
diubah lagi menjadi bifosfogliserat
enzimnya sama dengan glikolisis kemudian
diubah lagi menjadi glceral deh 3 fosfat
dengan enzim yang sama kemudian dia akan
diubah lagi
menjadi dihdroksi aseton fosfat kemudian
diubah menjadi gliseral dh3 fosfat ini
sebetulnya peristiwa isomerase ya
isomerasi peristiwa isomerasi gliseral
D3 fosfat dan dihidrosi aseton fosfat
ini isomer
sehingga struktur kimianya berbeda namun
rumus kimianya sama kemudian dia akan
lanjut berubah menjadi fruktosa 1,6
bifosfat dengan enzim yang sama dengan
peristiwa glikolisis namun fruktosa 16 B
fosfat menjadi fruktosa 6 b fosfat
fruktosa 6 fosfat membutuhkan enzim yang
berbeda Enzim yang terlibat pada
peristiwa pengubahan fruktosa 1,6
bifosfat menjadi fruktosa 6 fosfat pada
peristiwa
glukoniogenesis adalah enzim frukosa 16
bifosfatase nah enzim ini tidak kita
temukan pada peristiwa
glikolisis setelah berubah menjadi
fruktosa 6 fosfat maka dia akan diubah
lagi menjadi glukosa 6 fosfat dengan
enzim yang sama pada peristiwa
glikolisis namun glukosa 6 fosfat tidak
dapat diubah menjadi glukosa dengan
enzim yang sama pada peristiwa
glikolisis
glukosa 6 fosfat berubah menjadi glukosa
pada peristiwa glukoniogenesis
membutuhkan enzim glukosa 6 fosfatase
kalau diglikolisis kan membutuhkan
heksokinase nah pada glukoniogenesis
membutuhkan glukosa 6 fosfat Tase
sehingga dari gambaran ini dapat kita
simpulkan ya sebetulnya peristiwa
glikolisis dan glukoniogenesis itu
hampir sama namun arahnya saja yang
dibalik selain itu ada tiga tahapan
utama yang berbeda nah tiga tahapan
utama yang berbeda adalah tiga tahapan
pada peristiwa glikolisis yang sifatnya
irreversibel sehingga bila kita rangkum
bagian peristiwa glikolisis dan
glukoniogenesis adalah seperti
ini kalau glukolisis eh mohon maaf
glikolisis itu peristiwanya disimbolkan
dengan tanda panah warna merah muda dan
arahnya ke bawah glukosa akan diubah
menjadi
pirufat sedangkan peristiwa
glukoniogenesis ini
disimbolkan diwakilkan dengan tanda
panah warna biru dan arahnya dari bawah
ke atas pirfat diubah menjadi glukosa
bila kita lihat di sini ya secara jelas
dapat terlihat bahwa ada tiga titik yang
berbeda antara glikolisis dan
glukoneogenesis yaitu Tahapan pertama di
glikolisis tahapan ketiga dan tahapan
ke-10 ingat Pada tahapan ke-10 dari
glikolisis merupakan Tahapan pertama
dari
glukoniogenesis namun di sini melibatkan
dua enzim pada
glukoniogenesis kemudian di tahapan
ketiga pun Enzim yang terlibat juga
berbeda
kalau di tahapan ke-10 ya pada
glikolisis Enzim yang terlibat adalah
virufatkinase sedangkan pada
glukoniogenesis ada dua enzim yang
dilibatkan yaitu pirufat karboksilase
dan Pep
karboksinase demikian pula Pada tahapan
ketiga dari
glikolisis tahapan ketiga dari
glikolisis membutuhkan
fosfofruktogenase sedangkan pada
glukoneogenesis enzim yang dilibatkan
adalah fruktosa 1
enifosfatase dan Tahapan pertama dari
glikolisis membutuhkan heksokinase
sedangkan tahapan terakhir dari
glikoneogenesis glukoneogenesis adalah
glukosa 6 fosfatase ingat ya Tahapan
pertama dari glikolisis merupakan
tahapan terakhir dari
glukoniogenesis begitu pula tahapan
terakhir dari glikolisis merupakan
Tahapan pertama dari
glukoniogenesis demikian penjelasan saya
berkaitan dengan peristiwa
glukoneogenesis terima kasih atas
perhatiannya Mohon maaf bila ada
kesalahan asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh