Griffith's Experiment: The Existence of a Transforming Agent
HbbHTRoPsso • 2021-03-09
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Halo assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh pada video kali ini Mari kita belajar yg apa dan bagaimana percobaan griffith dilakukan percobaan griffiths merupakan percobaan penting yang memberikan wawasan terkait keberadaan agen pentransformasian transformasi sendiri artinya perubahan dan agen pentransformasian yang dimaksudkan di dalam percobaan griffith adalah keberadaan agen yang dapat mengubah sifat makhluk hidup oke sekarang Mari kita belajar yg Bagaimana proses saat tahu prosedur dari percobaan griffith griffith sendiri memiliki nama lengkap Frederick griffith dan pada tahun 1928 dia melakukan penelitian yang melibatkan bakteri streptococus pneumoniae atau dikenal juga sebagai nemu kukus Hai sama seperti makhluk hidup lainnya nih muchus memiliki variabilitas variabilitas adalah keberagaman sifat misalkan saja kalau manusia rasnya berbeda-beda kemudian ada yang kulitnya putih kulitnya berwarna kemudian ada yang rambutnya keriting rambutnya lurus itu namanya variabilitas keberagaman sifat di dalam satu spesies begitu juga kalau kita melihat ke lalat khususnya lalat buah ada yang matanya merah matanya putih kemudian ada yang sayapnya melekuk ada yang sayapnya Mini dan sebagainya Hai dan pada percobaan yang dilakukan griffith griffith melibatkan streptococus pneumoniae yang memiliki keberagaman sifat yang ditunjukkan pada fenotipenya fenotipe sendiri adalah sifat yang nampak sifat yang disebabkan oleh keberagaman genotipe Nah ada dua fenotipe yang dijadikan fokus di dalam penelitian Frederick griffith yang pertama adalah kapsulnya belum Hai dan yang kedua adalah tipe kapsulnya apa bedanya yang pertama adalah keberadaan kapsul Hai kapsul sendiri itu kan tersusun atas Kompleks polisakarida Nah ada fenotipe dari ini mocus yang memiliki kapsul ada juga Nemo kukus yang tidak memiliki Kapsul Kapsul itu lapisannya lapisan polisakarida yang melindungi sel bakteri nah yang dilibatkan di dalam percobaannya crivit itu ada kelompok yang tidak berkapsul ada kelompok yang mampu mengasilkan kapsul di permukaan selnya kemudian fenotipe kedua adalah tipe kapsul tim kapsul disini adalah tipe polisakarida Kompleks polisakarida yang menyusun Kapsul Kapsul bakteri tadi ya Jadinya pada bakteri yang berkapsul itu polisakarida Nya macam-macam sehingga tipe bakterinya juga macam-macam Hai nah ketika kita mengkultur share toko senyum Onyx 3 medium agar darah jadinya mengandung darah ya makan nanti nih muchus berkapsul itu akan memperlihatkan morfologi dengan koloni yang ukurannya lebih besar namun halus Jadinya kalau kita melakukan pengkulturan bakteri ini di medium agar darah new focus yang berkapsul itu akan membentuk ukuran koloni yang besar dan halus permukaannya nah halus ini kan bahasa Inggrisnya smooth sehingga Hai new focus berkapsul ini dikenal juga sebagai ini muchus tipe S singkatan dari smooth halus nah pada nih muchus yang berkapsul dia bersifat virulen alias patogen alias menyebabkan penyakit ya penyakit pneumonia Nah kenapa Karena pada bakteri yang berkapsul dia dapat melindungi diri dari sel darah putih dan kita kalau mempelajari sel darah putih itu salah satu komponen yang melindungi tubuh kita dari penyakit dan shlok fredo fokus Newmont ini merupakan salah satu agen penyakit penyebab penyakit Hai yang disini dikatakan yang tipe sini virulen sehingga karena keberadaan kapsul tersebut maka bakteri ini akan dapat bertahan ketika diserang oleh sel darah putih Karena bertahan dari serangan sel darah putih akhirnya keberadaan demo kokus berkapsul ini dapat menyebabkan penyakit pada makhluk yang diinfeksinya siapa yang diinfeksi yaitu mamalia bisa manusia bisa tikus gitu ya namun pada nih mau kukus tidak berkapsul ketika dia dikultur di medium agar darah maka koloni yang terbentuk ukurannya lebih kecil dan permukaannya tidak merata kasar dan kasar itu bahasa Inggrisnya adalah Raft Hai sehingga koloni tidak berkapsul ini disimbolkan sebagai type-r dari kataraft yang disingkat menjadi er berbeda dengan Nemo kukus berkapsul Nemo kukus tidak berkapsul ini bersifat avirulen artinya tidak menyebabkan penyakit Kenapa karena dia rentan terhadap serangan sel darah putih ketika masuk ke dalam tubuh mamalia maka dia akan mati karena terserang oleh sel darah putih berbeda dengan demo kukus berkapsul tadi Hai kemudian fenotip lain yang diamati oleh griffith adalah tipe kapsulnya seperti yang saya katakan tadi tipe kasur kapsul itu tidak sarkan oleh Kompleks polisakarida yang menyusun kapsul tersebut sehingga nih mau ke situ dapat dikelompokkan ada yang tipe satu kalau polisakarida nya tersusun oleh zat tertentu bisa juga tiba2 kalau kompres polisakarida nya berbeda dari Tipe satu bisa juga tipe 3 dan seterusnya tergantung Bagaimana komposisi dari polisakarida penyusun kapsul yang ada di permukaan demo custer Sebut dan tipe-tipe ini dapat didefinisi dari antibodi yang dihasilkan oleh tubuh ini ada ketika ada benda asing atau agen penyakit masuk ke dalam tubuh maka agen tersebut kita kenal sebagai anti get Hai nanti Gan ini akan memicu proses pembentukan antibodi di dalam tubuh hewan atau manusia yang terinfeksi tadi sehingga Tipe 1 tiba2 tipe 3 ini dapat kita identifikasi dari antibodi yang dihasilkan oleh tubuh Kenapa karena setiap tipe Ini menghasilkan antibodi yang berbeda sehingga kalau antibodinya yang muncul adalah a maka ini tipe satu kalau antibodinya yang muncul misalkan b maka dia dikatakan sebagai ini muchus type Hai Nadia sekarang kita pelajari Bagaimana percobaan dan hasil dari percobaan kredit Hai Nah di sini bisa kita lihat ini adalah gambaran dari ini muchus disini dikatakan infokusnya berkapsul di Andi dan dia termasuk tipe 3S jadinya dia kapsulnya tipe 3 ya kemudian dia dikatakan es karena semut-semut itu artinya dia berkapsul dan ingat karena dia berkapsul maka dia virulen dapat menyebabkan penyakit kemudian bakteri oenococcus berkapsul 3S ini diinjeksikan disuntikkan kepada tikus hidup Hai akibatnya apa karena tikus hidup ini disuntikkan nih muchus berkapsul maka tentunya tikus tersebut mati karena pneumonia dan ketika darahnya si tikus mati ini dicek dapat diketahui bahwa darah tersebut mengandung Hai ini bakteri 3S yang masih hidup begitu ya jadinya ada tikus hidup diinjeksikan oleh pneumonia 3S maka tikus itu mati dan tubuhnya mengandung pneumonia dengan tipe 3S tersebut kemudian percobaan kedua tetap gizi menggunakan tipe 3S Hai jadinya dia semut dia dia dapat menyebabkan kematian dapat menyebabkan menemani a Namun kita lihat di sini keterangannya adalah hit kill artinya bakteri ini dimatikan dengan suhu panas sehingga crivit itu mengumpulkan tipe 3S kemudian dia panas si dia bersuhu tinggi sehingga bakteri tersebut mati setelah bakteri tersebut diberi suhu tinggi tadi kemudian disuntikkan kedalam titik us yang masih hidup akibatnya apa tikusnya tetap hidup Kenapa karena bakterinya sudah Hai kemudian percobaan selanjutnya adalah dia menggunakan tipe Nemo kukus yang lainnya yaitu dua er er itu Raffi artinya koloninya kasar permukaannya Kenapa karena dia tidak berkapsul karena tidak berkapsul dari sifatnya avirulen tidak menyebabkan penyakit sehingga ketika new focus 2R disuntikkan kedalam tikus hidup akibatnya adalah tikusnya tetap hidup sedangkan didalam tubuh tikus ini sudah tidak ditemukan bakteri 2R Tadi kenapa karena bakteri dua Airnya sudah kalah dengan sel darah putih milik tikus ini sama seperti percobaan dua ini ketika makhluk apa ini tikusnya di Tag Hai tubuh tikus ini juga tidak mengandung bakteri 3S Kenapa karena bakteri tiga esnya sudah mati dulu sebelum disuntikkan kalau yang di percobaan Tiga sebelum disuntikkan bakterinya masih hidup setelah disuntikkan bakterinya mati karena terkena sel darah putih terkena imun dari tikus ini akibatnya tikusnya masih hidup dia tetap sehat namun bakterinya yang menghilang kemudian percobaan terakhir percobaan keempat nah pada percobaan keempat si griffith menggunakan dua tipe bakteri yaitu 3S mulus ya jadinya dia virulen dan 2R Craft dia kasarnya dia avirulen tidak menyebabkan penyakit namun bedanya pada tipe 3S nya dia diberi suhu tinggi terlebih dahulu 33 esnya mati di sisi lain dua airnya tetap hidup tidak diberi suhu tinggi Hai jadinya dicampur ya jadinya griffith itu menggunakan dua tipe yaitu 3S yang sudah diberi suhu tinggi sehingga mati dicampur dan dengan 2R yang masih hidup 2R sendiri kita ketahui tidak menyebabkan penyakit setelah dicampur kan kemudian disuntikkan kedalam tikus hidup menariknya Tikusnya mati Hai Tikusnya mati ibadah hal yang hidup adalah 2R yang 3S yang menyebabkan penyakit tadi sudah dibunuh dengan suhu tinggi namun tikusnya tetap mati dan ketika dicek di dalam tubuh tikus mati tadi ternyata griffith menemukan keberadaan 3S Oh ya kita lihat ya dia menemukan 3S Badal tiga esnya sudah dimatikan Badal sebetulnya yang hidup adalah 2R namun yang ditemukan 3S karena ada tiga es maka Tikusnya mati dari sini griffith menyimpulkan ada suatu agen yang menyebabkan tipe2 er ini berubah menjadi 3S jadinya ketika bakteri 3S bakteri yang virulen dimatikan filenya rusak namun di dalam sel tersebut ada agen pentransformasian yang akan keluar setelah selnya rusak dan agen transformasi ini akan masuk ke dalam tipe 2R yang mengakibatkan 2R ini berubah menjadi 3S inilah kesimpulan yang diambil oleh griffith setelah melakukan percobaan Ini adanya agen transformasi adanya agen yang menyebabkan perubahan sifat yang keluar Hai dari bakteri 3S yang mati kemudian masuk kedalam dua er sehingga sifat2 air berubah menjadi 3S yang awalnya dia tipe2 merubah menjadi tipe 3 yang awalnya di ar-raf avirulen berubah menjadi es much virulen akibatnya Tikusnya mati inilah percobaan yang dilakukan griffith yang membuktikan keberadaan agen pentransformasian di dalam tubuh makhluk hidup namun di dalam penelitiannya tersebut si griffith belum tahu apa agen transformasi tersebut Ini siapa sih agen pentransformasian ini nah jawaban itu dapat kita peroleh ketika kita mempelajari percobaan selanjutnya di video selanjutnya demikian penjelasan saya terkait percobaan griffith terima kasih atas perhatiannya dan mohon maaf bila ada kesalahan Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh
Resume
Categories