Transcript
qsJdCZXc5k0 • Regulasi Ekspresi Gen pada Eukariotik
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/EnsiklopediaAhmadFauzi/.shards/text-0001.zst#text/0194_qsJdCZXc5k0.txt
Kind: captions Language: id Halo assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh di beberapa video Sebelumnya kita telah mempelajari peristiwa regulasi ekspresi gen pada prokariot atau bakteri dan pada video kali ini Mari kita pelajari Bagaimana peristiwa regulasi ekspresi gen terjadi pada sel sel eukariot salah satu contoh eukariot yang paling mudah ditemukan adalah kita sendiri yaitu manusia kita Manusia merupakan makhluk multiseluler yang tersusun atas berbagai macam organ dan setiap organ tersusun atas berbagai macam sel kita dapat melihat ya di tubuh kita kita memiliki sel darah merah yang fungsinya membawa oksigen dengan bentuk cekungan seperti ini kemudian otot-otot kita terdiri atas sel-sel otot yang bentuknya juga unik dan mampu melakukan kontraksi dan relaksasi Hai di syaraf kita-kita juga tersusun atas berbagai sel-sel saraf yang bentuknya pun juga unik dan memiliki fungsi yang khas yaitu mampu menghantarkan rangsang bila kita melihat di tulang juga tersusun atas sel yang berbeda kemudian kita bisa melihat di kulit juga ada sel-sel khusus juga yang menjadi pertanyaan adalah tubuh kita tersusun atas banyak sel bentuknya beraneka ragam fungsinya juga berbeda-beda apakah sel sel yang bentuk dan fungsinya berbeda-beda ini memiliki susunan gen yang sama karena yang kita ketahui bentuk sel fungsi sel itu diatur oleh gen kalau bentuk dan fungsinya berbeda Apakah gen-gen penyusunnya juga berbeda jawabannya ternyata adalah semua sel didalam tubuh kita itu gen-gennya sama Kenapa karena meskipun tubuh kita terdiri atas jutaan sel yang berbeda dan memiliki fungsi dan bentuk yang berbeda sebetulnya sel-sel itu berasal dari satu sel yang sama yaitu Zigot Zigot membelah kemudian berdiferensiasi menjadi berbagai macam sel Nah karena asalnya sama dari satu Sel zigot yang sama maka gen-gen penyusun seluruh sel didalam tubuh itu juga sama namun terjadi mekanisme regulasi ekspresi gen sehingga beberapa sel mengaktifkan gen tertentu beberapa sel yang lain mengaktifkan gen yang lain beberapa sel menonaktifkan gen-gen tertentu dan beberapa sel yang lain menonaktifkan gen-gen yang lain sehingga meskipun gen-gennya sama namun yang diekspresikan berbeda karena yang ditranskripsi dan ditranslasikan berbeda maka bentuk setiap sel tersebut bisa berbeda begitu juga fungsinya hai lalu ketika kita mempelajari ekspresi gen pada eukariot kita ketahui ekspresi gen badai eukariot itu berbeda dengan prokariot kalau pada prokariot inti sel tidak dibungkus oleh membran sehingga transkripsi dan translasi terjadi di tempat yang sama Selain itu tidak ada modifikasi pasca transkripsi pada prokaryotik sedangkan kalau badai eukariot kita ingat ada tahapan modifikasi setelah transkripsi kita lihat dari gambar sini DNA itu kebanyakan di inti sel kemudian ditranskripsi menjadi RNA lalu diproses menjadi MrNa yang matang disini terjadi spying penambahan polya dan cap metil guanosin setelah itu akan ditransport ke sitoplasma dan disini sitoplasma Hai erena ini akan bertemu dengan ribosom dan terjadilah translasi nah mekanisme regulasi ekspresi gen pada eukariot itu dapat terjadi di berbagai level baik di level transkripsi di level setelah transkripsi di level saat translasi translasi ataupun bahkan setelah translasi KYT nah sama seperti pada prokariot ternyata ekspresi gen pada eukariot itu juga bisa dipengaruhi oleh kondisi luar kita telah belajar ya misalkan di bakteri ketika ada laktosa maka operon lac pada genom ecoli itu bisa diinduksi nah ternyata mekanisme semacam ini juga dapat ditemukan di organisme eukariot misalkan kita ambil contoh drosophila melanogaster atau lalat buah nah lalat buah itu memiliki berbagai gen gen yang diekspresikan hanya ketika udara panas atau kondisi itu memiliki temperatur yang tinggi salah satu gen yang diekspresikan ketika temperatur lingkungan terlalu tinggi adalah gen hsp70 ketika temperatur lingkungannya normal gen ini tidak diekspresikan artinya kondisi lingkungan dapat menginduksi transkripsi dari gen-gen hsp70 bagaimana mekanismenya Hai ternyata gen hsp70 ini diatur oleh ini hsse heat shock respon elemen nah Ken ini akan ditranskripsikan bila daerah haz qxeddie ketempelan hscf hits others caption faktor jadinya harus ada fast faktor transkripsi yang menempel di hsse barulah hsp70 ini dapat diekspresikan dapat ditranskripsi hingga ditranslasikan artinya polimerase tidak akan bekerja tidak akan menempel di promotor hsp70 sebelum hscf menempel diese menariknya ketika temperatur lingkungan itu normal hscf ini inaktif Hai nah ketika temperaturnya meningkat dan dikatakan ini berbahaya bagi sel-sel maka STF itu aktif dia mengalami aktivasi sehingga STF ini aktif dan kemudian menempel diese ketika stft tempelan hese maka promotor dapat ketempelan polimerase dan polimerase akan mentranskripsikan hsp70 ketika temperatur kembali normal atau tidak terjadi peningkatan suhu yang terlalu ekstrim hsf selalu in aktif Nah selain dipengaruhi oleh kondisi lingkungan ekspresi gen pada sel-sel eukariotik juga dipengaruhi oleh faktor biologis contoh faktor biologis yang mudah ditemukan di peristiwa mekanisme regulasi ekspresi gen adalah hormon yang Hai nah ini ya kalau kita belajar anatomi fisiologi manusia atau hewan misalkan kita dapat mengelompokkan hormon itu menjadi dua macam yaitu hormon steroid dan hormon peptida Hai karena ukuran dan komponen penyusunnya berbeda maka kinerja dan mekanisme hormon ini mempengaruhi sel targetnya juga berbeda pertama-tama Mari kita lihat Bagaimana mekanisme hormon steroid mempengaruhi atau mengontrol sel targetnya nah ini yang sebelah kiri ya mekanisme Bagaimana hormon steroid mencapai sel targetnya dan mengontrol regulasi ekspresi gen pada sel target tersebut hormon steroid itu tersusun atas tiroid dan steroid itu turunan dari repeat dan kita ketahui Sel kita tersusun atas membran sel yang tersusun atas fosfolipid jadinya steroid ini dapat larut ke dalam lipid artinya steroid bisa melewati membran sel Selain itu karena ukurannya kecil dia juga mudah melewati membran sel Hai nah ketika hormon steroid mencapai sel-sel targetnya dia akan melewati membran sel target tersebut kemudian setelah mencapai sitoplasma hormon steroid akan menempel di protein reseptornya nah ketika protein reseptor membentuk kompleks dengan hormon steroid tersebut Kompleks ini akan masuk ke dalam inti sel melalui membran inti Hai nah di dalam inti sel ini Kompleks hormon steroid dengan reseptornya akan menempel di DNA ini ya gambarnya ya Nah ketika DNA ketempelan Kompleks ini maka akan menginduksi DNA ini untuk ditranskripsikan sehingga nanti hasil transkripsi nya dibawa ke sitoplasma dan ditranslasikan berbeda dengan hormon steroid hormon peptida itu ukurannya lebih besar dan dia tidak larut kedalam lemah sehingga hormon peptida tidak dapat masuk kedalam sitoplasma berbeda dengan hormon steroid ini nah ketika hormon peptida Wow mencapai sel targetnya dia akan menempel di reseptor nya reseptornya bukan di dalam sitoplasma tapi reseptornya itu menempel di membran Oh ya jadinya dia lintas membran ya reseptornya Ini nah ketika membran mohon maaf ketika protein reseptor ini ketempelan hormon peptida maka di bagian bawah reseptor ini proteinnya mengalami aktivasi namun ketika dia tidak ketempel noormanto tidak dia inaktif Oh ya jadinya ketika dia ketimbang atau tidak dia menjadi aktif Nah ketika protein ini menjadi aktif dia akan menginduksi molekul sinyal untuk bekerja dan masuk ke dalam inti sel ketika molekul sinyal mencapai inti sel dia akan mengaktifkan faktor transkripsi menginduksi faktor transkripsi untuk menempel di DNA ketika DNA ketempelan faktor transkripsi maka promotor dapat ketempelan polimerase artinya DNA dapat ditranskripsikan menjadi Erna dan erena akan ditransport ke sitoplasma dan bertemu ribosom untuk ditranslasikan ini perbedaan antara hormon steroid dan hormon peptida Hai Nah kalau kita mengingat lagi di mekanisme ekspresi gen pada eukariot kita mengetahui setelah transkripsi itu ada peristiwa modifikasi pasca transkripsi ya salah satu modifikasi pasca transkripsi adalah spying flashing adalah pembuangan intron dan penggabungan Exxon nah ternyata Hai ada beberapa gen yang mampu menghasilkan beraneka ragam polipeptida jadinya satu gen bisa menghasilkan polipeptida yang variasi Loh kok bisa ternyata splicing itu bisa saja tidak hanya satu alternatif kalau gen itu terdiri atas banyak intron dan banyak Exxon bisa saja spreinya berbagai alternatif kadang dia membuang beberapa Epson kadang seluruh Exxon dipertahankan kadang 12 Exo dipertahankan lainnya dibuang sehingga karena pembuangan exonya berbeda-beda maka satu gen bisa menghasilkan berbagai macam polipeptida misalkan saja yang paling mudah adalah Gen troponin T di otot nah Gen troponin T di otot itu meskipun gamenya satu semacam ini dia bisa menghasilkan 64 macam MrNa yang berbeda artinya dia bisa ketika ditransaksikan akan menghasilkan 64 macam polipeptida yang hai kenapa karena ternyata ketika splicing pembuangan Exxon ini bisa beraneka ragam artinya selain intron yang dibuang Exxon sebagian juga dibuang misalkan saja di sini ya Epson 1-3 nya dipertahankan kemudian 9-15 di sini ya 9-15 Ini juga dipertahankan dan ekson nomor 18 ini juga dipertahankan Hai nah sedangkan Exo nomor Hai Nah ini bisa beberapa MrNa mempertahankan sebagian misalkan mempertahankan nomor 4 mempertahankan nomor 5 mempertahankan nomor 6 artinya nanti MrNa nya mengandung XL yang berbeda-beda sehingga polipeptida yang dihasilkan pun juga berbeda-beda contoh lain adalah gen kalsitonin Ken kalsitonin ini juga mengandung lebih dari satu Exxon dan setelah ditranskripsikan akan terjadi modifikasi paste transkripsi bisa saja Exxon yang dipertahankan adalah Exxon Hai Bisa juga Exxon yang dipertahankan adalah Exxon 1235 disini nomor 5 dibuang di sini Exo nomor 4 dibuat hasilnya kalsitonin yang dihasilkan pun juga berbeda dibandingkan Hai Nah inilah Bagaimana contoh lain dari mekanisme regulasi ekspresi gen pada eukariot dengan cara mengatur satu Gan bisa menghasilkan berbagai macam polipeptida dengan cara mengatur bagaimana spying terjadi Hai selain itu selain peristiwa spying dimodifikasi pasca transkripsi kita juga mengingat kebanyakan MrNa akan ketempelan polya di ujung tiganya ternyata penambahan polya ini juga akan menentukan kestabilan MrNa tersebut ketika dikirim ke sitoplasma ingat ya ketika DNA ditranskripsi kan akan menghasilkan Erna Erna itu dimodifikasi salah satu modifikasinya adalah penambahan polya di ujung tiga setelah itu MrNa itu dikirim ke sitoplasma untuk ditransaksikan nah ketika MrNa tersebut umurnya panjang alias tidak rusak rusak alias tidak didegradasi disitu plasma maka MrNa ini bisa ditranslasikan berkali-kali Hai jadinya semakin stabil MrNa semakin banyak peristiwa translasi terjadi pada molekul MrNa tersebut Namun kalau MrNa itu mudah rusak atau cepat didegradasi di sitoplasma maka protein atau polipeptida yang dihasilkan dari peristiwa translasi dari MrNa itu juga sedikit nah Hai gen-gen yang menghasilkan MrNa yang tidak ketempelan polya itu biasanya menghasilkan protein yang proteinnya tidak boleh dalam jumlah terlalu banyak ketika proteinnya dalam jumlah terlalu banyak maka MrNa nya harus segera didegradasi Napoli ini kalau tidak hadir di MrNa tersebut dia mudah didegradasi sedangkan MrNa yang tanpa polya lebih mudah didegradasi lebih cepat rusak di dalam sitoplasma Selain itu ada juga MrNa yang di sebelum polya mengandung auah ini ya Nah MrNa MrNa yang di bagian sebelum poli hanya mengandung AOA ini ternyata juga mudah didegradasi ada percobaan ya MrNa yang memiliki polya kemudian disisipi Au ah dia menjadi lebih tidak stabil alias lebih cepat didegradasi ini contoh lain bagaimana Swag ulasi ekspresi gen dilakukan di eukariot akhirnya tetap diekspresikan tetapi jumlah translasinya laju translasinya tidak terlalu tinggi jadinya ditekan tetap terjadi transaksi namun ditekan Oke demikian penjelasan saya terkait overview atau gambaran umum regulasi ekspresi gen di eukariot di video selanjutnya Mari kita pelajari kehadiran enhancer faktor transkripsi dan er naik dalam medley mekanisme regulasi ekspresi gen pada eukariot terima kasih assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh