Berikut adalah rangkuman komprehensif dan terstruktur dari konten video yang Anda berikan:
Cara Akurat Menentukan Quartile Jurnal Scopus: Mengapa Harus Cek Langsung di Scopus.com, Bukan SJR?
Inti Sari (Executive Summary)
Video ini membahas pentingnya memverifikasi peringkat quartile jurnal internasional secara langsung melalui situs resmi Scopus.com, ketimbang mengandalkan pihak ketiga seperti Scimago Journal Rank (SJR). Pembahasan menyoroti perbedaan mendasar dalam metode penilaian, keterlambatan pembaruan data pada SJR, serta studi kasus nyata yang menunjukkan disparitas hasil quartile antara kedua platform tersebut. Penjelasan ini sangat krusial bagi peneliti untuk memastikan akreditasi jurnal yang akurat sesuai standar terbaru, termasuk relevansinya dengan database SINTA di Indonesia.
Poin-Poin Kunci (Key Takeaways)
- Akurasi Data: Mengecek quartile langsung di Scopus.com jauh lebih akurat dibandingkan menggunakan SJR (Scimago) karena data Scopus adalah sumber utama.
- Perbedaan Algoritma: SJR menggunakan indikator skor SJR sendiri, sedangkan Scopus menggunakan perhitungan CiteScore.
- Keterlambatan Update: SJR seringkali tertinggal dalam memperbarui data karena harus mengambil (scraping) data dari Scopus terlebih dahulu.
- Multi-Kategori: Sebuah jurnal dapat memiliki lebih dari satu quartile tergantung pada kategori subjeknya (misalnya kategori Education vs Applied Mathematics).
- Konversi Persentil: Quartile ditentukan berdasarkan persentil: Q1 (75–99), Q2 (50–74), Q3 (25–49), dan Q4 (0–24).
- Relevansi SINTA: SINTA di Indonesia mengacu pada data Scopus, sehingga hasil pencarian di Scopus.com akan selaras dengan akreditasi nasional.
Rincian Materi (Detailed Breakdown)
1. Keterbatasan Metode Lama (SJR/Scimago)
Banyak peneliti masih menggunakan cara lama dengan mengakses situs www.scimagojr.com untuk mengecek quartile. Padahal, metode ini dianggap kurang komprehensif saat ini.
* Contoh Kasus: Pengecekan jurnal Eurasia Journal of Mathematics, Science and Technology Education (EJMSTE) di SJR menunjukkan hasil Q2 untuk kategori Education dan Q3 untuk Applied Mathematics.
* SJR biasanya hanya menampilkan quartile tertinggi (dalam kasus ini Q2) sebagai representasi umum, yang bisa menyesatkan jika jurnal tersebut sebenarnya memiliki peringkat lebih baik di sumber aslinya.
2. Alasan Beralih ke Scopus.com
Ada dua alasan utama mengapa Scopus.com lebih direkomendasikan daripada SJR:
1. Metode Perhitungan Berbeda: SJR menggunakan skor SJR, sedangkan Scopus menggunakan CiteScore. Perbedaan rumus ini menghasilkan peringkat yang berbeda.
2. Lag Waktu Update: SJR adalah laboratorium akademis di Spanyol yang mengambil data dari Scopus. Proses ini menyebabkan keterlambatan pembaruan data dibandingkan jika dicek langsung di sumbernya (Scopus).
3. Langkah-Langkah Pengecekan Langsung di Scopus
Berikut adalah cara mengecek quartile yang benar melalui www.scopus.com:
1. Buka situs Scopus dan klik menu "Sources".
2. Masukkan nama jurnal pada kolom pencarian (Source title), contohnya: "EJMSTE".
3. Klik "Search".
4. Hasil pencarian akan menampilkan jurnal yang dimaksud. Untuk memverifikasi quartile, gunakan fitur filter di sisi kiri layar.
5. Coba centang "Quartile 2" lalu Apply. Jika jurnal hilang dari hasil, berarti jurnal tersebut bukan Q2.
6. Centang "Quartile 1" lalu Apply. Jika jurnal muncul, berarti jurnal tersebut terindeks Q1 di Scopus.
* Hasil: EJMSTE terbukti berada di peringkat Q1 saat dicek langsung di Scopus, berbeda dengan hasil Q2 di SJR.
4. Memahami Persentil dan Kategori Subjek
Dalam sistem Scopus, quartile ditentukan oleh distribusi persentil:
* Q1: Persentil 75–99
* Q2: Persentil 50–74
* Q3: Persentil 25–49
* Q4: Persentil 0–24
Untuk melihat detail kategori, klik nama jurnal (view details for this source).
* Studi Kasus EJMSTE:
* Kategori Education: Persentil 84 (Masuk Q1).
* Kategori Applied Mathematics: Persentil 75 (Batas bawah Q1).
* Kesimpulannya, EJMSTE adalah Q1 di kedua kategori tersebut.
5. Validasi Melalui SINTA dan Jurnal Lokal
Penting untuk diketahui bahwa sistem SINTA di Indonesia memperbarui data dokumen bersumber dari Scopus, bukan dari SJR.
* Contoh: Jurnal Jurnal Pendidikan IPA Indonesia.
* Di SJR/Scimago: Terlihat Q2.
* Di Scopus.com: Persentil 79 (Q1).
* Karena SINTA mengikuti data Scopus, jurnal ini diakui sebagai Q1 oleh SINTA. Hal ini membuktikan bahwa pengecekan manual di Scopus.com adalah sumber kebenaran yang paling valid.
Kesimpulan & Pesan Penutup
Untuk menentukan quartile jurnal Scopus secara akurat, peneliti harus memeriksanya langsung melalui situs resmi Scopus.com berdasarkan CiteScore, dan tidak lagi mengandalkan SJR/Scimago yang memiliki potensi perbedaan data dan keterlambatan update. Metode ini memastikan bahwa peneliti mendapatkan informasi peringkat yang sesuai dengan standar internasional maupun akreditasi nasional (SINTA).
Pada video berikutnya, pembicara berjanji akan membahas tips cara mencari jurnal yang sesuai dengan spesialisasi atau keahlian penelitian, di luar penerbit besar seperti Elsevier atau Taylor & Francis.