How to Write Journal Articles with 249 AI Features - Equipped with Citations from 250 Million Int...
DPxRqTfeAtI • 2025-05-17
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Beberapa waktu yang lalu, salah satu platform AI dari Indonesia sudah mengudara. Platform ini merupakan website yang menyediakan 249 fitur AI untuk membantu berbagai tugas penulisan. Fitur-fitur penulisan tersebut antara lain fitur untuk membantu kita membuat skripsi, menyusun esai, menganalisis resource gap, menyusun proposal penelitian, membuat literatur review hingga membuat disertasi dan berbagai fitur-fitur luar biasa lainnya. Berdasarkan keterangan yang ada di website bahwasanya platform ini mendukung akses ke lebih dari 250 juta jurnal valid di seluruh dunia dari Q4 hingga Q1. Sehingga ketika kita menulis ataupun membuat dokumen dari website ini, kita dapat menghasilkan karya yang didukung oleh berbagai sitasi dari jurnal-jurnal tersebut. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Berjumpa lagi dengan saya di channel YouTube saya, Ensiklopedia Ahmad Fauzi, channel yang membahas berbagai AI yang insyaallah bermanfaat untuk bidang penelitian, pendidikan, ataupun bidang-bidang yang lain. Di video kali ini mari kita bahas salah satu platform EE dari Indonesia yang bernama Aimace. Dengan menggunakan IMAS, kita bisa menggunakan berbagai fitur yang insyaallah bermanfaat baik untuk perancangan penelitian, penyusunan proposal, hingga pelaporan hasil penelitian baik berupa skripsi, tesis, disertasi ataupun artikel jurnal ilmiah. Untuk mengakses website ini, kita cukup menuliskan aimasi.com di browser kita masing-masing. Nah, seperti ini ya tautannya. Ketika kita sudah mengakses website ini dengan link tersebut, maka tampilan depan dari website ini seperti ini. Untuk menggunakan IMAC, maka kita perlu membuat akun terlebih dahulu. Cara membuat akunnya mudah ya. Di bagian kanan atas ini ada login dan coba gratis. Bisa kita pilih salah satu. Misalkan kita klik login. Setelah kita klik tombol ini, maka kita akan diarahkan ke halaman formulir seperti ini. Kita bisa menulis ya nanti email dan password kita. Atau langsung saja kalau kita memang belum punya akun, kita bisa sign up menggunakan akun Google. Kita tinggal kita klik logo Google ini. Setelah kita klik, maka akan ada tampilan pilihan email yang akan kita daftarkan. Misalkan saya mendaftarkan alamat email saya ini tinggal diklik saja sehingga nanti akan muncul tampilan lanjutan seperti ini. Bila ada tampilan seperti ini, kita tinggal klik lanjutkan atau continue kalau settingan bahasa di browser Anda berbahasa Inggris. Nah, setelah kita klik continue, maka kita sekarang sudah memiliki akun di Aimace secara gratis ya. Ini jadinya buat akunnya gratis. Tenang saja ya. Dan di sini seperti yang saya katakan tadi, ada banyak sekali fitur yang bisa kita gunakan. Di website-nya tertulis sejumlah 249. Ya, kalau kita bingung mau nyari mana fitur yang kita butuhkan saat ini, maka kita bisa scroll ke atas lagi. Kemudian di sini ada kategori. Kalau kita klik kategori, nah di sini sudah dikelompokkan menjadi beberapa kategori. Ada kesehatan, dokumen hukum, kemudian di sini ada evaluasi pembelajaran, ada personal writing, ada jurnalisme kreatif, karya sastra, media sosial, feature artikel, blog post, dan sebagainya. Misalkan di video kali ini kita ingin membuat artikel jurnal, maka kita bisa pilih karya publikasi. Nah, setelah kita pilih salah satu kategori, maka di sini hanya akan memunculkan fitur-fitur berdasarkan kategori tersebut. Di sini ada membuat jurnal penelitian. Kemudian di sini juga ada membuat proseding. Setelah itu kita tinggal pilih saja mana fitur yang akan kita manfaatkan. Misalkan kita ingin membuat artikel jurnal, maka kita pilih membuat jurnal penelitian. Tinggal diklik kiri saja, maka kita akan diarahkan ke tampilan seperti ini. Nah, di sini kita tinggal isikan judul, kemudian jumlah referensi, kualitas referensi yang ingin disitasi, dan beberapa kolom informasi yang perlu kita lengkapi. Misalkan ya di title ya, kita ingin meneliti atau membuat artikel tentang pengaruh media sosial terhadap kesehatan mental remaja. Misalkan seperti ini. Kemudian jumlah referensinya tinggal kita klik saja. Misalnya kita menggunakan 30 referensi. Lalu di sini ada kualitas referensi atau quartile. Kalau kita klik di sini ada pilihan semua jurnal hanya Q1 sampai Q2 sampai Q3 ataupun sampai Q4. Misalkan saya pilih Q1 hingga Q3. Kemudian deep searching ini akan mengoptimalkan ya mengoptimalkan hasil pencarian referensinya maka kita pilih yang yes saja. Kemudian urutkan berdasar. Ini maksudnya apa? ini maksudnya referensi yang nanti diambil itu didasarkan pada urutan relevansi tahun atau jumlah sitasi. Nah, kalau kita mensitasi kan tentunya referensinya yang paling relevan dengan apa yang kita tulis di dalam karya kita. Maka kita bisa pilih relevansi. Kemudian di sini ada PDF open. Kita bisa pilih semua atau hanya referensi-referensi yang ada PDF-nya ya. Kita pilih semua saja ya. Di sini juga ada bahasa ya. kita bisa membuat dalam bahasa Indonesia ataupun bahasa Inggris. Bahkan di sini ada format sitasi yang bisa kita gunakan. Ada APA, ada ILE, ada Fover, ada Chicago dan beberapa format sitasi yang lain. Kemudian ini contohnya ya, format sitasi dalam teks kita bisa menggunakan numbering, bisa menggunakan narratif atau bisa menggunakan yang paling umum ya. Ada nama, kemudian tahun. Yang ini dikasih tanda kurung ya. Kemudian daftar referensi Anda. Misalkan kita sudah punya artikel-artikel yang ingin kita sitasi dan harus disitasi di karya yang kita buat, maka nanti kita masukkan daftar referensi tersebut. Kemudian tampilkan visual ini. Kalau ingin ada gambarnya yes. Kalau tidak ada gambarnya kita pilih no. Lalu di sini kreativitas dari minimal sampai tanpa batas kita pilih yang memadai saja. Kemudian kita klik generate. Nah, sehingga nanti Aimase ini akan membuatkan dokumen artikel jurnal penelitian berdasarkan topik yang tadi sudah kita tuliskan. Tapi lagi-lagi ya, tidak bosan-bosannya saya mengingatkan AI itu hanya membantu kita ya. AI jangan kemudian menggantikan tugas kita 100%. anggap saja Aimase ini memberikan saran rekomendasi ini loh kalau membuat artikel dengan judul seperti ini dengan referensi-referensi dari Q1 sampai Q3 maka salah satu alternatifnya bentuknya seperti ini. Nah, nanti alternatif yang diberikan oleh AIMAS tersebut bisa kita kembangkan, kita parafrase, kita finalisasi, dan tent tentunya juga tetap kita validasi sitasi-sitasi yang dia munculkan sehingga sekali lagi kita tetap memposisikan E sebagai teman kita, bukan pengganti kita. Nah, ini membutuhkan waktu beberapa detik ya atau mungkin juga beberapa menit karena membuatnya juga tidak sembarangan ya. dia nanti buat abstrak dulu. Dia coba mensimulasikan data penelitian yang ada hasil analisisnya. Kemudian nanti dia buat pendahuluan. Dia cari referensi-referensi yang tadi saya pilih 30 referensi dari Q1 sampai Q3. Kemudian dia olah, kemudian dia hasilkan akhirnya narasi yang dapat menyerupai draf artikel jurnal yang siap submit. Tapi lagi-lagi tadi saya katakan dia hanya memberikan insight. nanti kita kembangkan, kita validasi, dan kita sempurnakan dengan menggunakan bahasa kita. Oke, nanti teman-teman ya bisa mencoba melihatnya, mendapatkan hasilnya seperti apa. Nah, ini akan saya tampilkan contoh-contoh hasilnya. ini misalkan ya saya membuat draft artikel jurnal dengan bantuan AIMC dengan cara yang tadi langkah-langkahnya sama tetapi judulnya berbeda, topiknya berbeda. Kalau ini project based learning pada keterampilan berpikir kritis siswa SMA. Nah, di sini ada abstraknya lengkap. Ini abstraknya ada bagian latar belakang, tujuan penelitian, hasilnya hingga ditutup dengan kesimpulan. Lalu ini kata kuncinya juga sudah dipilihkan ya. Bagus-bagus ini kata kuncinya. Kemudian bahkan ditambahkan implikasi penelitian. Nah, ini penting ya. Implikasi itu sangat menjual sangat menjual artikel kita agar lebih mudah diterima oleh editor yang mengelola jurnal tersebut. Kemudian di sini ya ada prom gambar. Kalau kita ingin membuat gambar, nah ini diberikan contoh promnya. Ini pendahuluannya. Pendahuluannya dia bagi biar menjadi lebih detail ya. ada latar belakang masalahnya, kemudian ada tujuan penelitiannya, ada pertanyaan penelitiannya, ada kerangka teoritis, bahkan sampai signifikansi penelitian. Kemudian di sini ada literatur review, karena sebagian jurnal kan meminta ada subab literatur review atau tinjauan pustaka. Meskipun sebagian artikel di jurnal-jurnal lain setelah intro atau pendahuluan langsung ke metode ya. Sehingga ini tinggal kita sesuaikan saja dengan guideline ataupun template dari jurnal target kita. Nah, ini misalkan ada literatur review atau tinjauan pustaka. Di sini ada definisi project base, ada teori berpikir kritis, ada penelitian-penelitian sebelumnya, ada pengetahuan terkini, ada celah penelitian. Jadinya ini dari state of the art, resource gap hingga novelty ini sudah dimunculkan ya di sini tinggal kita olah saja nanti. Bahkan di sini ada kerangka konseptualnya, pengembangan hipotesisnya, hubungan variabelnya sangat lengkap ya. Kemudian kita coba lihat ini metodenya sudah dia buatkan. Lagi-lagi dia mensimulasikan ya. Jadinya ini nanti tinggal kita sesuaikan saja jumlah siswanya, datanya, hasil analisis sesuai dengan penelitian kita. Dan tentunya sekali lagi jangan langsung di-copy ya. Kalau kita langsung meng-copy hasil AI itu selain tidak etis, melanggar sikap ilmiah, tidak sejalan dengan integritas akademik juga membahayakan untuk karir kita ke depan. Sehingga nanti kelola kembali apa yang disarankan oleh Aimase ini. Kan ini mempercepat kita mendapatkan ide atau alternatif ya. Biasanya kita kan buntu. Waduh saya ingin nulis artikel kayak ini nanti strukturnya seperti apa di metode saya harus menuliskan apa saja. Nah, ini AIMAS langsung membuatkan seperti ini. Tinggal kita sempurnakan. Kemudian ini ada populasi sampel, instrumen, prosedur, metode analisis data hingga validitas dan reliabilitas. Kemudian juga ada prosedur penelitian serta pertimbangan etika. Wah, lengkap sekali ya. Dan ini semua ada referensinya loh ya, referensi-referensi yang dia sitasi. Dan ini nanti semua juga bisa diakses ya. Jadinya enggak kayak fitur Ee lain yang terkadang dia memberikan fake references ya atau hallucinated references. Jadinya ada sitasi, ada referensi, tapi ternyata referensinya ketika dicek di Google Scholar atau di internet ternyata referensinya enggak ada. Nah, sedangkan kalau AIMC ini nanti bisa dicek semua artikel yang mereka sitasi. Ah, ini ya ada implikasi, ada arah penelitian selanjutnya. Oh, lengkap sekali ini. Ini hasil ya hasilnya. Kemudian pembahasannya juga sudah dia buat. Kemudian ini kesimpulannya ada ringkasan temuan, ada rekomendasi, ada saran. Nah, kemudian, nah ini referensinya ya. Referensinya ini dilengkapi URL dan DOI. Bahkan ada keterangan kuartelnya, ada keterangan jumlah sitasi yang mensitasi referensi yang sudah kita rujuk. Nah, ini tinggal kita klik aja open link in tab. Maka kita diarahkan ke halaman atau website yang memuat artikel tersebut. Nah, ini ya. Kalau kita klik doi-nya, maka kita akan diarahkan ke jurnal aslinya. Kemudian misalkan yang ini ya, yang sinse song ini ya. Kalau kita klik semantic color maka tampilannya seperti tadi ya. Kita ke semantic scaler dulu atau langsung kalau kita klik doe-nya maka kita langsung diarahkan ke website tempat artikel tersebut dimuat. Ini yang referensi pertama tadi, ini referensi kedua sehingga semua bisa dilacak ini. Kemudian kita cek yang referensi ketiga ini dari Q3 ya. Jadinya ini menjadi semacam bagian yang meyakinkan kita bahwasanya referensi-referensi yang dihasilasi itu berkualitas karena dia kasih kuartelnya juga di sini. Nah, ini ya ini artikel referensi ketiga. Kemudian tapi tetap ya tetap harus kita cek akurasinya, validasinya karena lagi-lagi EE kita posisikan sebagai mesin dan kita sebagai ilmuwan punya sikap ilmiah yaitu tidak mudah percaya pada apapun itu sebelum kita cek. Meskipun AIMASCI tentunya sudah dikembangkan untuk memberikan informasi dan sitasi seakurat mungkin dan seterusnya. Nah, ini nanti bisa kita save biptex ya. Nanti kalau kita save biptex, maka referensi-referensi tersebut akan tersave ke dalam komputer kita atau laptop kita dan nanti bisa kita upload atau kita unggah ke main mindelay. Jadinya tidak satu persatu kita masukkan. Tinggal kita klik add references kemudian import library kemudian klik biptext kemudian kita cari biptex yang tadi kemudian open. Nah, sehingga nanti dia upload biptex-nya dan referensi-referensi di dalam biptex tersebut akan masuk ke sini. Nah, cepat seperti itu ya. Tidak harus satu persatu. Nah, selain membuat artikel jurnal ya di sini dia juga bisa membuatkan research trend analisis. Misalkan kita ingin penelitian di bidang tertentu, di topik tertentu. Nah, nanti tinggal dipilih aja dicari di sini ya, di research trend analisis. Misalkan saya klik go to app di sini ya. Kemudian nanti tinggal dicari aja fitur resarch trend analysis. Nah, ini res trend analisis. Kalau diklik, maka nanti sama seperti membuat artikel jurnal tadi, ada beberapa kolom yang perlu kita isi dan ini sudah ada contohnya. Kalau kita bingung tinggal kita modifikasi saja contoh-contohnya ini. Nah, ini ada jumlah referensi dan sebagainya. Nah, hasilnya seperti ini ya. Saya ingin melihat tren analisis untuk penelitian media sosial dan dampaknya terhadap kesehatan mental. Di sini dikasih pendahuluan singkat terkait topik tersebut. Kemudian tujuan analisis trennya. Nah, kemudian ini analisis trennya peningkatan penggunaan media sosial, kesehatan mental sebagai isu global. Kemudian ini tren penelitiannya, evolusi metodologinya seperti apa, domain eh sori tema-tema dominan ya, topik-topik yang mendominasi di tema tersebut seperti apa, kemudian prediksi penelitian selanjutnya di era mendatang seperti apa. Kemudian dia beri kesimpulan dan ini referensi referensinya juga muncul. Nah, nanti kita juga bisa scroll lagi ke bawah. Ternyata masih ada nih bagian dua, evolusi penelitian. Oh, tadi masih bagian satu ya ternyata ya. Nah, di bagian dua ini lebih detail lagi perkembangan metodologinya seperti ini. Ini ya tahun 2015 penelitiannya seperti ini. 2018 sampai 2020 seperti ini. Kemudian ini perubahan fokus penelitian ya. Pertama fokusnya seperti ini, kemudian fokusnya berubah seperti ini. Kemudian analisis statistiknya seperti apa, prediksi masa depan. Nah, yang nanti bisa kita jadikan dasar kita membuat penelitian selanjutnya bisa menggunakan bagian ini, ya. Nah, ini referensi-referensinya ya. Kemudian masih ada lagi, uh, detail sekali bagian tiga, tema dominan. Nah, sekarang dibahas tema dominannya ya, tema utama penelitian dan seterusnya. Selain itu kita juga bisa membat dokumen state of the art. Misalkan saya ingin buat state of the art penelitian kurkumin dalam pengobatan kanker payudara. Lagi-lagi ada latar belakang singkatnya, ada tujuan state of the-nya. Kemudian di sini teknologi formulasi kurkumin, kebaruan penelitian terkait mekanisme molekuler, kemudian research gap-nya atau celahnya, kesimpulannya. Kemudian ini ada tabel yang meringkas seperti ini ya. Kemudian kalau kita scroll ke bawah, nah ini ya ada teknologi mutahir hingga saat ini seperti apa perkembangannya seperti apa metodologi terkinya seperti apa analisis kebaruan dan celah penelitian dari topik tersebut. Kemudian ini lagi-lagi ada tabel seperti ini ya. Ini lengkap ini ya. Kemudian ini kebaruan yang dicapai teman inovatifnya apa saja kontribusi utamanya apa saja sangat membantu kita untuk mencari ide penelitian selanjutnya. Di sini saya juga bisa membuat generate research gap analisis ya. Membuat research gap untuk topik meningkatkan kompetensi siswa melalui pembelajaran berbasis proyek. Sama ini hasilnya lengkap semua ya. Dia melakukan analisis resarch gap. Kemudian ini juga ya novelty penelitian juga bisa dan masih banyak fitur lain yang bisa kita manfaatkan di AIMC yang membantu kita melakukan berbagai kegiatan perancangan penelitian hingga pelaporan penelitian. Nah, ini ya bisa kita gunakan dicoba gratis ataupun juga berlangganan dan biaya berlangganannya cukup murah ya. Cara berangganannya di sini ada personal ya atau saya kembali ke yang sini. Nah, ya di sini ada personal kemudian di sini ada billing. Tinggal kita klik saja billing-nya. Kemudian di sini ada upgrade plan ya. Kalau trial ya atau yang gratisan ini kredit per bulannya Rp3.000 ya. Kalau kita ingin upgrade, maka ada tiga pilihan ya. Yang pertama ini silver ya, hanya Rp20.000 per bulan ya. Kita ditambah kredit per bulannya Rp100.000. Kemudian bronze itu hanya Rp32.000 per bulan ya. Jadinya kredit per bulannya sampai Rp400.000 ya. Kemudian gold ini hanya Rp80.000 RIB biayanya per bulan dan kita dapat kredit hingga R1 juta. Nah, kalau di tootal per tahun hanya 980.000 tidak sampai R1 juta ya. Nah, itu ya bagaimana caranya kita nanti memilih plan atau rencana berlangganan yang ingin kita pilih. Misalkan saya pilih yang bronze. Di sini dikatakan yang unggulan itu yang bronze ya. Maka nanti di sini tinggal dimasukkan aja pilih metode pembayaran, pilih yang mana ya. Kemudian atau mungkin bank transfer tinggal kita klik saja maka nanti akan muncul tampilan transfernya harus ke mana. Kemudian nanti kita setelah itu konfirmasi ke nomor WhatsApp ini. Oke, demikian penjelasan saya terkait Aimase, salah satu AI dari Indonesia yang fiturnya sangat lengkap ya, sangat luar biasa dan insyaallah Sabtu depan akan kita bahas e lain yang juga luar biasa. Terima kasih. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Yeah.
Resume
Categories