Create Books in a Flash!!! This Indonesian AI Can Automatically Create Books, Covers, and Chapter...
7Mqun6Q3Ebk • 2025-07-12
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Platform EA dari Indonesia ini bisa membuatkan buku secepat kilat. Tidak hanya membuatkan isi buku, AI ini juga mampu membuatkan sampul atau cover dari buku tersebut hingga gambar-gambar visual yang mewakili isi bab-bab yang ada di dalam buku yang telah dia buat. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Berjumpa lagi dengan saya di channel YouTube saya, Ensiklopedia Ahmad Fauzi, channel yang membahas berbagai AI yang insyaallah bermanfaat untuk bidang penelitian, pendidikan, ataupun bidang-bidang yang lain. Di video kali ini, mari kita bahas EE dari Indonesia yang menurut saya termasuk salah satu EE terbaik dari Indonesia. Kenapa? Karena selain fiturnya banyak, fiturnya juga bagus-bagus dan sering bertambah seiring berjalannya waktu. Salah satu fitur yang baru ditambahkan di EE ini adalah fitur membuat buku. Langsung saja kita praktikkan bagaimana caranya membuat buku secepat kilat dengan menggunakan AI ini. AI yang saya maksud adalah aimaze.com. aimase.com merupakan EAI yang dikembangkan dari Indonesia dan tadi saya katakan fiturnya banyak sekali dari menulis buku, menyusun skripsi, menyusun jurnal pembelajaran PPG hingga membantu membuatkan proposal, skripsi, tesis, disertasi, dan berbagai fitur luar biasa lainnya. Kalau di tootal bisa ratusan ya fitur yang ada di AIMAS ini. Nah, kemudian di video ini kita fokus pembahasannya pada buku meskipun nanti mungkin kita juga akan bahas satu dua fitur lain selain membuat buku. Nah, karena banyak ya kita bisa search di sini misalkan ya kita ingin buat buku, kita bisa tulis saja di sini. Kemudian setelah kita tulis buku di sini, kemudian kita enter. Nah, di sini setidaknya ada empat menu, empat fitur yang dapat membantu kita menyusun draft buku dari menu menulis buku, membuat e-book, menulis buku ajar, dan membuat buku teks. tentunya dari keempat menu buku ini nanti yang dihasilkan bukunya berbeda-beda antara menulis buku biasa, ebook, buku ajar hingga membuat buku teks. Sekarang kita coba yang menulis buku dahulu. Ketika kita klik menulis buku, maka kita nanti akan diarahkan ke halaman seperti ini. Nah, di halaman seperti ini nanti kita tuliskan informasi atau keterangan yang berkaitan dengan buku yang ingin kita susun. Yang pertama kita tulis judul bukunya. Misalkan ya, kita ingin menulis buku tentang ilmu lingkungan atau biologi molekuler atau prinsip-prinsip genetika atau ekonomi manajemen dan sebagainya. Silakan ditulis bidang ataupun ilmu ataupun juga judul buku yang ingin dikembangkan. Kemudian nama penulisnya misalkan Ahmad Fauzi bisa ditulis tanpa gelar ataupun dengan gelar. Lalu bidang studinya di sini kalau kita isi ini akan juga disesuaikan dengan isi buku yang akan disusun. Misalkan bidang studinya biologi atau mungkin difokuskan ke lingkungan atau Bapak Ibu dari politik, sosial dan sebagainya silakan diisi bidang studinya sesuai dengan bidang studi Bapak Ibu masing-masing. Lalu di sini bahasa kita ingin nulis buku dalam bahasa apa? bisa bahasa Indonesia, bisa bahasa Inggris dan sebagainya. Ini banyak sekali ini pilihan bahasanya. Bahkan ada bahasa Arab ya, kemudian ada juga bahasa wah macam-macam ini ya. Rusia pun juga ada. Oke, kita coba yang bahasa Indonesia dulu. Kemudian pembacanya, targetnya itu siapa? Misal kita ingin menulis buku ilmu lingkungan untuk mahasiswa, maka kita bisa pilih mahasiswa S1, S2, atau S3. atau Bapak Ibu ingin menulis buku untuk umum untuk publik, maka bisa ditulis atau dipilih yang umum. Atau kalau kita sedang menyusun buku untuk peserta didik di sekolah, maka kita bisa pilih SD, SMP, atau SMA. Nah, misalkan ilmu lingkungan merupakan salah satu perkuliahan atau topik pembelajaran di S1, maka saya pilih target pendidikan eh sori target pembaca di buku ini adalah mahasiswa S1. Kemudian jumlah babnya di sini bisa kita atur juga. Kita ingin membuat buku sebanyak berapa bab sih? Bisa 2 bab hingga 10 bab. Misalkan di praktik kali ini saya memilih 6 bab saja. Kemudian jumlah referensinya. Nah, ini bisa 10, 20 ataupun kalau ingin lebih banyak lagi kita bisa pilih menu fitur buku yang lain tadi. Tadi kan ada beberapa fitur buku ya. Nah, misalkan di sini saya pilih 20, nanti selanjutnya kita buat e-book. Nah, kita tambahkan nanti jumlah referensinya. Kemudian kualitas referensi atau kuartilnya bisa semua, bisa hanya Q1, bisa Q2, bisa sampai Q3 ataupun bisa Q1 hingga Q4. Misalkan sekarang saya pilih semua dahulu. Kemudian deep sourcing ini bisa kita klik yes bila kita ingin mendapatkan pencarian referensi yang lebih akurat meskipun nanti waktunya sedikit lebih lama. Kemudian urutan berdasarkan kita tetap menggunakan relevansi sehingga nanti referensi yang muncul itu diurutkan berdasarkan relevansinya berdasarkan isi buku yang sedang disusun. Kemudian format citasinya bisa kita pilih APA atau kita pilih yang lain misalkan IE, Chicago, Harvad dan sebagainya. Kemudian format citasi dalam teks. Nah, kita bisa menggunakan seperti ini ya atau ingin diubah juga silakan. Kemudian buat cover buku. Misalkan, "Oh, saya tidak hanya ingin membuat isi buku, tetapi minta tolong dibuatkan cover bukunya seperti apa, maka kita klik yes. Lalu saya juga ingin di setiap bab ada visual gambarnya, maka di sini juga saya klik yes. Kemudian kreativitasnya bisa akademis, profesional, formal, sederhana dan sebagainya. Karena saya ingin membuat buku dengan target pembaca adalah mahasiswa, maka kreativitasnya bisa saya pilih akademik. Nah, setelah semua settingan ini sudah kita atur, kemudian tinggal kita klik generate. Ketika kita klik generate, kita harus menunggu beberapa menit agar Ee ini memproses membuatkan buku kita. Setelah kita tunggu beberapa menit, akhirnya buku tersebut sudah dibuat. Bisa kita lihat di sini dia membuatkan covernya dan covernya sesuai dengan buku yang kita tulis. Karena saya menulis judulnya pendidikan lingkungan, maka cover ini bernuansa lingkungan. Ada gambar bumi, ada tumbuhan, ada matahari, awan, dan sebagainya. Kemudian kalau kita scroll ke bawah di sini sudah dibuatkan daftar isinya. Ada bab satu, kemudian subab di bab 1, subs subab di subbab yang pertama sehingga bagus ini ya, detail ya. Bab satunya pengantar, kemudian ada pengertian, ada sejarah. Bab duanya konsep dasar, ada pengertian, ada hubungan. Bab tiganya seperti ini, ada subbab dan sub-subbabnya. Bab 4 juga ada, bab 5 juga ada. Hingga bab 6. Karena tadi ketika kita mengatur, kita memilih buku dengan terdiri dari enam bab. Kemudian kalau kita scroll ke bawah lagi, ini isi dari setiap bab ya. ini bab satu. Kemudian ini narasinya ya. Kemudian ini sitasinya kemudian ini gambar yang dapat kita cantumkan di dalam bab tersebut. Kemudian kalau kita scroll ke bawah lagi, nah ini masuk sub bab kedua. Kemudian di sini ada gambarnya lagi yang dapat mewakili narasi atau kalimat yang sedang dibahas di bagian ini. Kemudian kalau kita scroll lagi ke bawah. Nah, ini masuk ke bab du. Di bab du sama ya, ada subabnya, ada sub-subabnya, dan ada gambar-gambar yang dapat mewakili isi dari subab atau bab tersebut. Kemudian scroll lagi ke bawah dan seterusnya ada gambarnya lagi. Ini masih bab dua ya, karena kita buat buku kan tentunya isinya lebih panjang dan lebih banyak. Tetapi tetap ya kita posisikan AI sebagai asisten bukan menggantikan kerja kita 100%. tentunya apa yang dituliskan oleh aimasi.com ini jangan kemudian kita copy paste tetap seperti biasanya kita melakukan pengecekan akurasi, validasi sitasi, kemudian parafrase, dan finalisasi dengan mengambil gaya bahasa atau gaya penulisan kita. Kita juga perlu juga mengubah alur dan sebagainya. Kita posisikan EE itu membantu menyiapkan draf. Kemudian draf tersebut kita kembangkan berdasarkan keinginan dan cara penulisan kita. Karena tetap kita harus menjaga sikap ilmiah dan integritas akademik. Namun setidaknya dengan bantuan AIMAS ini kita bisa langsung membuat buku ya. Biasanya kan membuat buku itu yang paling berat adalah mengawali karena kita susah mencari ide, susah mengembangkan kerangka, susah membuat draft awal. Nah, dengan tidak sampai 1 jam ya, tidak sampai 15 menit bahkan kita sudah dibuatkan draf seperti ini yang nanti bisa kita kembangkan. Nah, ini sangat membantu. Nah, ini kita scroll lagi ke bawah. Wah, ini lengkap sekali ya. Sampai ini bab 5 ada gambar ini juga ya. sesuai dengan isi dari kalimat atau bahasan yang dibahas di bab ini. Scroll lagi. Kemudian di bagian paling bawah nanti kita akan disuguhkan dengan referensi. Nah, ini referensinya banyak ya. Bahkan dilengkapi juga dengan nama author, URL, bahkan DOI-nya. Misalkan kita klik doi-nya, maka nanti kita diarahkan ke website tempat artikel tersebut dimuat. Sama kalau kita klik URL-nya, nanti kita akan diarahkan ke halaman semantic color yang memunculkan artikel yang disitasi tersebut. Sehingga ini referensi-referensinya bisa dilacak ya. Ini salah satu kelebihan IMAS dibandingkan beberapa EE lain yang buatan Indonesia. Kalau aimase ini referensinya lebih kita percaya tidak halusinasi meskipun tetap nanti harus kita cek validasi serta akurasinya sesuaikah dengan kalimat yang dimunculkan di dalam buku yang dibuat. Nah, ini nanti bisa langsung kita download semua lalu kita masukkan ke mendelay. Caranya gimana? Kita scroll saja ke bawah terus. Nah, di sini ada save bipte tagteag. Ini tinggal kita klik saja. Nah, setelah itu ini sudah ter-download BPT-nya. Setelah ter-download wiptex-nya, kita bisa buka mendeleay kita ini paling atas gam ya. Nah, sekarang kita klik add references kemudian import library kemudian kita pilih biptex kemudian kita pilih yang ini yang terbaru ya jam 5.14. Oke, betul. Kemudian kita klik open. Maka nanti referensi-referensi tersebut akan dimasukkan. Nah, ini ya yang gam sudah terjun ke bawah ya. Sedangkan yang di atas ini adalah referensi-referensi yang disitasi di dalam draf buku yang tadi sudah dibuatkan oleh Aimasi. Nah, sekarang kita coba gunakan fitur yang lain. Nah, untuk membuat buku dengan fitur yang lain, kita bisa ke arah atas lagi. Kemudian bisa kita klik di sini open side bar. Kemudian kita bisa klik agentic aa atau agentic AI. Ketika klik di sini, kita bisa menggunakan fitur buku yang lain. Misalkan ya, saya tulis di sini buku kemudian enter. Nah, di sini sekarang kita coba yang membuat ebook ya. Kita klik di sini. Kemudian seperti biasanya ya, kita tulis judul e-book-nya. Misalkan kita menggunakan contoh aja internet of things. Nah, ketika kita memilih ebook, kita bisa membuat kerangka bab dan subabnya. Sehingga Bapak Ibu ingin, "Oh, saya ingin 10 bab. Setiap bab ada subab ini, ini, ini." Silakan ditulis. Sehingga kerangka outline bab dan subabnya dari kita, tidak dia. Sehingga nanti hasilnya sesuai dengan apa yang kita inginkan. Nah, ini misalkan kita buat empat bab dan setiap bab ada subab-subabnya. Kemudian jumlah referensinya. Nah, di sini misalkan kita ingin bukunya mencitasi 50 referensi, maka kita pilih di sini. Kemudian kualitas referensinya, oh saya hanya ingin yang kuartil tinggi. Maka Q1 sampai Q4, bukan semua jurnal. Kemudian deep sourcing-nya seperti biasanya kita klik yes biar lebih akurat. Urutkan berdasarkan tetap berdasarkan relevansi. Kemudian bahasanya tetap bahasa Indonesia. Format sitasinya tetap APA. Kemudian format sitasinya tetap seperti ini. Misalkan kita punya daftar referensi yang perlu disitasi di dalam buku tersebut, kita bisa tuliskan di sini. Kemudian tampilkan visual bisa no, bisa yes. Nah, kemudian lagi-lagi kreativitas ya bisa kita ubah menjadi akademis karena kita ceritanya ingin membuat buku Internet of Things yang dapat digunakan untuk pembelajaran atau tambahan referensi dalam perkuliahan. Bapak, Ibu juga boleh ya bisa menggunakan yang lain misalkan profesional, formal, kemudian mungkin seimbang, inovatif dan sebagainya. Kemudian kita klik lagi generate. Setelah kita tunggu selama beberapa menit, akhirnya ebook yang tadi sudah kita tulis judul dan kerangka bab subabnya telah dihasilkan. Di sini bisa kita lihat ya, ini judul e-book-nya Internet of Things. Kemudian ini daftar isinya disesuaikan dengan outline bab dan subab yang tadi sudah kita tulis. Kemudian ini bab dan subab yang telah dikembangkan berdasarkan outline tersebut ya. Kemudian di sini juga ada sitasinya ya. Kemudian ini lagi ada sitasinya, ini juga ada sitasinya. Dan lagi-lagi ya tetap tugas kita sebagai manusia bukan kemudian kehadiran EM menggantikan kita 100% tetap hasil dari AIMAS ini menjadi draf yang nanti perlu kita kembangkan, validasi, revisi, parafrase, dan sebagainya. Jangan sampai kemudian karya kita dibuatkan 100% oleh AI. Nah, ini kita scroll sampai bab 4 di sini ada ya, termasuk subab-subab yang tadi sudah kita tulis. Lalu ini sumber referensinya tadi kita minta 50 ya. Maka ini referensinya banyak sekali ya. Kita scroll sampai bawah dan sampai sini ya. Kemudian sama seperti tadi kita bisa save BP tex sehingga puluhan referensi yang sudah dikutip di dalam buku tersebut sekarang sudah terdownload di sini. Dan lagi-lagi kita bisa buka mendeley kalau kita ingin memasukkan referensi-referensi tersebut ke dalam mendeley kita. Caranya sama, kita klik add references kemudian import library lagi. Kita pilih bipteag lagi kemudian kita pilih references yang paling baru tadi. Kemudian klik open. Di sini paling atas Georgeus. Maka nanti setelah berhasil dimasukkan, Georgeus akan terjun ke bawah sana. Dan di sini muncullah referensi-referensi baru yang tadi sudah disitasi di dalam buku yang telah kita buat dalam format e-book tadi. Nah, sekarang kita coba salah satu fitur lain selain buku ya. Kalau fitur-fitur lainnya juga sudah saya pernah bahas ya di beberapa pekan lalu karena fiturnya luar biasa banyak ini Aimas dan bagus-bagus. Oke. Nah, sekarang kita kembali ke sini. Kemudian kita ke aentic AI lagi. Misalkan kita ingin membuat proposal ya, kita ingin membuat proposal maka kita bisa cari ya bisa proposal skripsi, tesis, disertasi atau proposal penelitian secara umum. Misalkan di sini ya, karena terlalu banyak ya kita kan bingung kan nyari kan kita bisa tulis di sini. Bahkan di sini ada kategori-kategori yang sudah dikelompokkan. ada kesehatan, ada dokumen kebijakan, ada personal writing, karya sastra, blog post, kemudian ada fitur artikel, analisis data, instrumen penelitian. Wah, kalau ingin menyiapkan instrumen penelitian di sini juga ada dokumentasi penelitian, tinjauan literatur, karya publikasi, sosial media, dan seterusnya. Kategorinya banyak sekali karena fiturnya ada 280 Bapak Ibu ya. Kemudian misalkan ya kita tadi ingin membuat proposal, maka tinggal kita pilih aja ini ya proposal disertasi. Kemudian setelah kita klik proposal disertasi di sini langsung kita tulis apa yang kita inginkan. Misalkan di sini kita judul proposalnya optimasi konsumsi energi pada proses additive manufacturing. Kemudian bidang studinya misalkan administrasi bisnis atau kita pilih bidang studi sesuai dengan bidang kita. Wah, ini lengkap. Ini banyak sekali ya. Bahkan ada ilmu fikih juga tadi ya. Kemudian jenis penelitiannya misalkan oh biar keren mix method misalkan jumlah referensinya langsung diperbanyak saja. Karena disertasi maka referensinya harus yang QQ-an maka kita pilih Q1 sampai Q4. Kemudian deep sourcing-nya kita tetap pilih yes biar lebih akurat. Urutkan berdasarkannya tetap relevansi. target populasi atau subjek penelitiannya ini bisa kita sesuaikan dengan subjek penelitian yang akan kita libatkan di penelitian kita. Lokasi penelitiannya juga bisa kita ubah sesuai dengan lokasi penelitian kita. Estimasi durasi penelitian juga bisa kita sesuaikan. Kemudian bahasanya tetap bahasa Indonesia. Format sitasinya tetap apa bisa dipilih yang lain. Kemudian format sitasi dalam teks ya bisa tetap menggunakan seperti ini atau numbering ya. Karena kita maka kita tetap menggunakan yang ini. Kemudian kalau kita punya daftar referensi lain yang ingin dimasukkan, silakan dimasukkan di sini. Kemudian jenis kontribusi penelitian bisa kita sesuaikan, bisa teori, bisa praktis atau keduanya ataupun metodologis. Kemudian potensi publikasi. Wah, karena disertasi itu kan kita inginnya luarannya bisa publish di jurnal, maka kita pilih yang high saja atau tinggi. Pendekatan interdisipliner. Kalau menurut kita proposal disertasi ini berharap bisa multidisiplin, maka kita klik yes. Tampilan visual bisa yes, bisa no. Misalkan sekarang kita pilih yang no. Kemudian kreativitas karena proposal disertasi ya, kita pilih yang akademik. Kemudian kita klik generate. Kemudian kita tunggu beberapa saat agar AI masih membantu menyusunkan draf awal dari proposal disertasi kita. Setelah kita tunggu selama beberapa saat, akhirnya proposal disertase tersebut telah dibuatkan oleh AIMAS. Di sini bisa kita lihat ya, ada informasi umum penelitiannya, bidang studinya administrasi bisnis dan sebagainya seperti dengan settingan yang tadi sudah kita tentukan. Kemudian di sini ada daftar isinya, ada abstrak, bab satunya terkait pendahuluan, bab duanya tinjauan pustaka, babnya tujuan, bab 4 metodologi, kemudian bab 5 rencana desain. Nah, ini nanti bisa juga kita sesuaikan dengan template atau panduan penyusunan disertasi di kampus kita masing-masing. Kemudian di sini ada abstrak, ya. Lalu setelah abstrak di sini ada bab 1. Kemudian ada sitasi-sitasi yang mendukung yang tadi sudah kita atur ya. Kita minta 50 sitasi dan dari yang jurnal Kikian tadi Q1 hingga Q4. Sehingga di sini muncul berbagai sitasi dari Jiang Cho, ada Hurge dan sebagainya. Kita scroll ke bawah. Di sini ada justifikasi dan signifikansi. Ada kerangka interdisiplinernya. Kemudian ada tinjauan pustaka sudah dibagi menjadi beberapa subab yang sesuai dengan judul yang tadi kita tuliskan. Wah, ini lengkap sekali nih ya. Lagi-lagi ya. Tetapi tetap ini jangan kemudian langsung kita copy ke isi proposal disertasi kita. Tetap tadi saya katakan ada tugas-tugas manusia yang tidak boleh tergantikan oleh AI karena kita posisikan AI hanya sebagai asisten bukan pengganti kita. Kita scroll ke bawah. Ini lengkap sekali Bapak Ibu. Luar biasa nih. Misal kita buntu ingin buat disertasi kayak apa proposalnya, tinggal kita masukkan saja topik serta target maupun hal-hal lain yang berkaitan dengan disertasi yang ingin kita rancang ke dalam IMAS. Nah, kemudian kalau scroll lagi ke bawah. Nah, ini list referensinya dan tadi banyak ya puluhan ya seperti yang kita atur di settingan tadi ya. Ini ada yang dari Springer ya, kemudian MDPI ya. Kemudian di sini ada dari mana lagi ini ya? Macam-macam ya. Nah, karena Springer MDP itu kan kita tahu ya publisher-publisher besar itu ya. Nah, ini kita scroll lagi Tan T online ini juga besar ini dari Taylor Francis ya. Nah, dan seterusnya ini MDBL lagi. Lagi-lagi nanti kita juga bisa langsung save to bip text ya sehingga nanti semua referensi ini bisa kita masukkan ke Mindle. Nah, itu luar biasanya AIMAS. Lalu mungkin ada yang bertanya, "Pak, bagaimana caranya berlangganan?" Caranya cukup mudah ya. Di sini ada workspace, ini bisa kita klik. Kemudian di sini ada billing. Ketika kita klik biling, maka nanti kita akan diarahkan ke halaman seperti ini, ya. Kalau saya di sini paketnya bronze, ya. Kalau Bapak, Ibu ingin berlangganan, di sini ada upgrade plan. Ketika kita klik upgrade plan, di sini ada pilihan paketan berbulan atau tahunan. Kalau bulanan itu bayarnya per bulan dan harganya sebetulnya murah ya. Basic itu kreditnya Rp50.000 cuma Rp100.000. Yang premium kreditnya Rp150.000 kita cuma bayar Rp200.000 per bulan. Tetapi kalau kita menggunakan tahunan lebih murah lagi. Yang tahunan ini per bulan cuma Rp20.000. Sedangkan yang bronze ini yang saya pakai ini hanya Rp32.000. Sudah bisa memakai berbagai fitur tadi. Kemudian kalau gold hanya Rp57.000 per bulan. Sehingga ini total biaya per tahunnya ini cuma Rp250.000 ya per tahun sangat murah sekali dibandingkan kebanyakan E yang lain. Oke, demikian penjelasan saya terkait bagaimana caranya kita memanfaatkan AIMAS untuk membantu kita membuat draf buku hingga menyusun proposal disertasi. Insyaallah di pekan-pekan selanjutnya kita akan bahas EA-E lain yang juga bermanfaat untuk bidang penelitian, pendidikan, ataupun bidang-bidang yang lain. Terima kasih. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Yeah.
Resume
Categories