Transcript
tMMkf6z2SNE • AI-powered Scoping Review: Automated Review, Data Extraction, and Bibliometrics of Hundreds of Ar...
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/EnsiklopediaAhmadFauzi/.shards/text-0001.zst#text/0375_tMMkf6z2SNE.txt
Kind: captions Language: id Scooping Review menjadi salah satu tipe literatur review yang sangat berpotensi diterima di jurnal-jurnal terindek Scopus. Ada berbagai contoh paper scooping review yang dapat dengan mudah kita temukan di database Scopus. Scooping Review sendiri merupakan tipe literatur review yang bertujuan untuk memetakan cakupan, karakteristik, hingga memetakan sejauh mana suatu topik telah diteliti. Oleh karena itu, biasanya ketika kita membuat scoping review, kita perlu mengidentifikasi ruang lingkup dan metode yang digunakan dari penelitian-penelitian yang sudah ada. Selain itu, kita juga perlu menemukan kesenjangan dari penelitian-penelitian tersebut sehingga bisa menjadi dasar kita memberikan saran untuk arah penelitian selanjutnya. Di video kali ini, mari kita bahas bagaimana caranya memanfaatkan AI untuk membantu kita menyelesaikan scooping review. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Berjumpa lagi dengan saya di channel YouTube saya, Ensiklopedia Ahmad Fauzi, channel yang membahas berbagai AI yang bermanfaat untuk bidang penelitian, pendidikan, ataupun bidang-bidang yang lain. Di video kali ini, seperti yang saya singgung di awal tadi, kita akan belajar memanfaatkan AI untuk membantu kita melakukan scooping review. Dan ee yang akan saya bahas di video kali ini adalah answer this. Untuk melakukan scooping review, langkah pertama yang harus kita lakukan adalah mencari artikel-artikel yang akan kita review. Untuk mencari artikel-artikel yang akan kita review, kita bisa mengakses database artikel tersebut secara langsung. Misalkan kita akses Scopus atau kalau kita tidak bisa mengakses Scopus, kita bisa memanfaatkan fitur yang ada di answer this untuk mencari artikel-artikel tersebut. Sehingga answer this ini tidak hanya mampu membantu kita me-review artikel, tetapi answer this juga bisa membantu kita mencari artikel-artikel yang akan kita review. Sekarang kita coba alternatif pertama dahulu. Untuk alternatif pertama kita anggap kita bisa mengakses Scopus atau database yang lain. Ketika kita mengakses Scopus.com maka tampilan depannya seperti ini. Bila kampus kita berlangganan atau kita punya akun premium-nya. Nah, setelah kita mengakses scopus.com kemudian kita diarahkan ke halaman ini, kita bisa langsung mencari artikel dengan topik atau keyword tertentu. Misalkan saya ingin melakukan scoping review terkait pengaruh augmented reality terhadap thinking skill dari siswa. Nah, ini sederhana saja ya. Sebetulnya kita bisa mengoptimalkan source query, tetapi untuk kali ini kita gunakan search query yang sederhana. seperti ini saja. Kemudian kita klik tanda search atau tombol search sehingga Scopus akan mencarikan artikel-artikel yang mengandung dua kata kunci ini. Kemudian di sini bisa kita atur ya tahunnya, subjek areanya dan sebagainya. Misalkan saya pilih dokumen type-nya hanya artikel, publication stage-nya hanya final, kemudian source step-nya hanya dari jurnal, bahasanya hanya dari bahasa Inggris, kemudian open access-nya hanyalah all open access. sehingga nanti saya bisa download. Karena kalau bukan open access, PDF-nya berbayar. Kalau di sini saya batasi hanya open access, maka kita bisa download PDF-nya secara gratis. Nah, ini sudah dapat banyak ya. Nanti ketika kita ingin me-review, kita cukup me-review yang artikel penelitian saja. Jangan me-review yang sistematic review atau jenis review yang lain. Maka di sini nanti kita pilih ya artikel-artikel yang hanya artikel penelitian. Misalkan ini fenomenological study, kemudian ini, kemudian ini. Sedangkan yang a systematic review ini, a systematic review yang ini juga ini dibuang, tidak kita download. Eah nanti kita tinggal centang-centang saja ya mana yang perlu di-download. Kemudian kita klik tombol download. Kemudian nanti di sini kita klik download sehingga artikel-artikel tersebut akan tersimpan di dalam komputer kita. Nah, ini contohnya sudah saya kumpulkan sekitar 20 sekian artikel yang membahas augmented reality on thinking skill. Nah, kemudian setelah kita mendapatkan artikel-artikel tersebut, kita bisa kembali ke answer this. Lalu kita bisa membuat kamar khusus atau library terkait paper-paper yang sudah kita kumpulkan tadi. Caranya bagaimana? Di sisi kiri di sini ada menu library. Ini kita klik. Kemudian setelah kita klik menu library, kita akan diarahkan ke halaman seperti ini. Bisa jadi teman-teman atau Bapak Ibu tidak ada folder-folder seperti ini karena belum pernah menggunakan library. Kalau saya sudah sering membuat folder sehingga di sini banyak foldernya. Nah, sekarang kita ingin buat folder baru yang berisikan artikel-artikel dari Scopus yang membahas augmented reality on thinking skill. Maka kita klik tanda plus di sisi project ini. Ini ada projects. Kemudian di sini ada tombol plus. Ini kita klik. Kemudian di sini kita sampaikan title atau judul dari project. Bisa kita tulis dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris. Misalkan augmented reality on thinking skills. Ya, kemudian domainnya bisa kita pilih. Di sini ada berbagai pilihan tetapi kalau tidak ada domain yang sesuai maka kita bisa klik ini yang lain ya. Other kemudian kita tulis misalkan education. Setelah itu kita klik create. Dengan cara seperti itu sekarang kita memiliki folder baru yang berjudul AR on Thinking Skill. Namun folder tersebut masih kosong. Nah, sekarang kita bisa masukkan paper-paper yang sudah kita download tadi. Caranya bagaimana? Di sini ada drag and drop PDF or click to browse your files. Ini kita klik kiri sehingga akan terbuka Windows Explorer kita. Sekarang tinggal kita cari saja folder tempat kita menyimpan paper-paper yang sudah kita kumpulkan dari Scopus tadi. Nah, ini ya ada 20 sekian ini. Kemudian saya klik open. Nah, setelah itu kita akan diarahkan seperti ini. Kita harus menunggu proses uploading paper-nya karena ada puluhan. Kita tunggu terlebih dahulu selama beberapa detik ke depan. Nah, setelah kita tunggu beberapa detik, seluruh paper yang tadi sudah kita dapatkan sekarang sudah terupload ke folder yang ada di answer this ini. Nah, kemudian kalau kita sudah membuat library berisikan paper ini, kita bisa membuat scoping review-nya. Caranya bagaimana? Kita ke new query di sini. Kemudian di sini kita tuliskan, kita bisa tulis sederhana, write a scooping review on topik apa, ya? Buatlah scooping review tentang topik apa. Tetapi semakin detail promnya semakin bagus. Misalkan kita membuat seperti ini, create a scoping review that maps the various res scop scoops, research variables, research subject, research method, dan seterusnya. Jadinya di sini saya minta dia membuat scoping review yang memetakan scop atau ruang link scop penelitian, variabel penelitian, subjek penelitian, metode penelitian, keterbatasan penelitian dari topik augmented reality terhadap thinking skill. Selain itu, identifikasi research gap-nya yang nanti dijadikan dasar untuk memberikan future research recommendation. Nah, meskipun kita tidak sedetail ini, answer this biasanya pintar ya. Kita cuma minta dia write a scoping review atau create a scoping review. Dia paham, oh scooping review itu fungsinya memetakan scop ya, memetakan ruang lingkup, metode dan sebagainya dan memberikan future research direction ya. Nah, tetapi kita ingin lebih detail lagi, maka kita bisa buat prom yang lebih detail seperti ini. Kemudian di sini type-nya bisa kita pilih full review. Nah, ini sources-nya macam-macam. Kita bisa upload PDF. Misalkan kita sudah punya PDF, tetapi tidak kita masukkan ke library. Kita bisa upload PDF. Kita bisa klik paper. Nah, ketika kita klik paper, kita tidak perlu mencari paper dari database seperti yang kita lakukan tadi. Dia yang mencarikan paper-nya. Kemudian kita bisa klik internet, maka dia akan cari melalui internet atau menggunakan library. Nah, untuk alternatif yang pertama ini kita menggunakan library terlebih dahulu. Maka kita hilangkan paper-nya. Kemudian kita klik library-nya. Lalu kita pilih nama library tadi. Nah, yang ini AR on thinking skills. Kemudian kita tutup. Nah, sehingga di sini sources-nya muncul angka 1. Kemudian modenya kita pilih pro biar lebih bagus. Lalu pastikan type-nya tidak berubah. Nah, ini kan berubah. Kita klik lagi menjadi full review. Nah, setelah itu kita klik tanda loop ini. Nah, kemudian kita akan diarahkan ke halaman ini untuk menunggu proses si answer list membuat scooping review berdasarkan topik tersebut hanya dengan menggunakan paper-paper dari Scopus yang sudah kita masukkan di library. Sambil menunggu kita akan coba menggunakan alternatif yang kedua. Nah, di alternatif yang kedua ini ceritanya kita tidak bisa mengakses database dari jurnal-jurnal ilmiah semacam tadi, maka kita memanfaatkan fitur yang dia miliki. Nah, untuk melakukannya ini lebih mudah ya. Kita tinggal paste atau paste atau salin prom tadi atau seperti yang tadi saya katakan buat prom sederhana pun juga bisa. SCing review on itu juga bisa ya atau lengkap seperti ini. Kemudian tipenya. Nah, tipenya ini bisa kita ubah menjadi full review lagi. Nah, sources-nya ini kita ubah. Ini kita klik. Nah, ini kita pastikan papers ya. Kemudian modenya pro. Lalu di sini kita klik more filters. Di more filters kita coba lihat di sini. Di sini ada research paper ya. dan ada bisa choose databasis. Nah, ini ya ada semantic color, ada open Alex, ada PUPM, ada arsif. Nah, ini bisa kita pilih semua ya. Kemudian di sini ada web search ya. Ini bisa kita on-kan, bisa kita off-kan. Kalau kita on-kan nanti dia akan cari ya berbagai sumber lain, bukan dari database tetapi dari web. Nah, ini kita off-kan saja gak masalah. Kemudian kalau kita ingin mencari dari sumber lain misalkan paten dan sebagainya silakan. Lalu ini ada jurnal quality-nya. Kita hanya ingin Q1 kah, Q2 kah, Q3 kah, Q4 kah atau semuanya. Publication date-nya juga bisa kita atur dari tahun sekian sampai sekian. paper-paper yang dipublikasikan di periode tahun berapa yang ingin kita review itu bisa kita atur di fitur ini. Nah, setelah kita proses seperti ini ya, kita tentukan kita menggunakan reset paper dari database ini. Tahunnya kita bebaskan biar semuanya terreview, jurnal quality-nya kita bebaskan. Kemudian kita klik submit search. Nah, sehingga dia juga akan memproses. Kita lihat yang tadi. Nah, ini sudah selesai. Ini alternatif pertama ya, kita menggunakan paper-paper dari Scopus yang sudah kita miliki. Ini bisa saya perbesar. Ah, ini hasilnya ada intro, ada latar belakangnya terkait pemanfaatan AR untuk di dalam bidang education atau pendidikan. Kemudian ini rasionalnya ya, mm rasionalisasi terkait thinking skill ya melalui AR. Kemudian ini tujuan ya dari scooping review ini dia buatkan ya mengidentifikasi scop kemudian menganalisis variabel sesuai prom yang kita masukkan tadi ya bahkan sampai memberikan rekomendasi penelitian selanjutnya. Nah ini ya ini ruang lingkupnya. Ruang lingkupnya ada beberapa dan ini referensinya paper-paper ini dari mana ya? dari library tadi. Jadinya dia pelajari paper-paper di library tersebut. Kemudian dia buat subab-subab hasil review ini ya. Res scope-nya. Kemudian ini ada beberapa ya ruang lingkupnya. Ini resourch variabelnya ya. Ini independent variabelnya. Ini ada beragam, dependent variabelnya beragam, mediating sama moderating variabelnya ada beragam. Kemudian resarch subject-nya ya di sini ada beberapa macam reset subject, sampelnya, tekniknya juga demografinya dia sampaikan, research method yang digunakan ada yang eksperimental sama kuasi eksperimental design ya. Kemudian instrumen pengumpulan datanya, teknik analisisnya dan sebagainya, bahkan keyfinding-nya. Nah, kemudian resarch limitation-nya juga dia identifikasi. Lalu di sini juga mengidentifikasi research gap, lalu future research recommendation. Nah, lalu conclusion, lalu ini daftar referensinya. Nah, ketika kita klik sitasi-sitasinya tadi, maka nanti kita juga langsung diarahkan ke sitasi yang bersangkutan. Misalkan ini saya klik. Nah, ini langsung di sisi kanan miliknya Raisa Octaviani. Kemudian saya klik yang lain misalkan ini George Evans. Nah, ini langsung ke George Evans ya. Dan di sini bisa langsung kita akses juga PDF-PDF-nya semuanya PDF-nya karena diambil dari library kita tadi. Sekarang kita lihat yang ini. Oh, ini masih berproses ya. Maka kita kembali lagi ke sini. Nah, akan lebih bagus kalau scooping review nanti itu dilengkapi juga dengan tabel ekstraksi ya. Jadinya kita buat tabel yang memetakan dan mengekstrak seluruh informasi-informasi penting tadi menjadi suatu tabel yang ringkas. Nah, answer disembantu membuatkan itu. Bagaimana caranya? Kita klik lagi ke library. Kemudian kita pilih project kita tadi yaitu AR on thinking skill. Kemudian kita klik tabel view. Nah, sehingga sekarang berbentuk tabel. Lalu kita bisa buat kolom-kolom tambahan ya. Misalkan ya tadi awalnya kita ingin lihat scop-nya maka di sini kita tulis ya di sisi sini ya kanan ini kita tulis research scop. Nah, kemudian enter. Ah, maka dia akan buatkan kolom resarch scope atau ruang lingkup penelitian. Lalu dia ekstraksi ini otomatis puluhan paper yang sudah kita kumpulkan tadi. Sambil menunggu kita bisa nambahkan yang lain. Nah, ini sudah muncul ya risop-nya ini resoper yang ini ini ya. Sekarang kita buat yang lain ya. Misalkan kita geser dahulu ya kita buat research variable misalkan sehingga nanti dia akan identifikasi variabel-variabel dari setiap penelitian. Kemudian misalkan kita tambahkan lagi research context atau location ya, context atau location lah. Location kemudian add. Kemudian tambahkan lagi ya misalkan apalagi Bapak Ibu ya misalkan research method. Nah, kemudian add lagi dan seterusnya kita bisa tambahkan berbagai kolom ya. Nah, ini sudah diekstrak ya lokasinya ini di Thailand, ini di Thailand juga, ini di Thailand juga ya. Kemudian ini tidak disampaikan lokasinya di mana ya dan sebagainya ya. Kemudian kita tambah lagi misalkan nah ini res-nya ya ini menggunakan mix method ya. Karena bisa jadi paper review yang tadi sudah dibuatkan tidak sedetail ini. Tidak semua paper disebutkan. Tetapi kalau kita lampirkan tabel ini, wah ini lengkap ini ya. Ini lengkap seluruh paper diekstraksi. Ya. Kemudian kita tambah lagi misalkan yang terakhir key finding ya, temuan utama. Nah, kita juga bisa tambahkan yang lain ya, resarch cap, metodologi dan sebagainya. Selain kita bisa mengisi secara bebas seperti tadi, di sisi sini juga dikasih beberapa rekomendasi ya. Ini practical implication, future work, limitation. Nah, ini bisa juga langsung kita pilih. Nah, ini keyfinding-nya juga sudah. Nah, selain itu akan lebih menarik lagi kalau artikel scoping review kita tambahkan bibliometric analisis. Nah, answer di sini bisa melakukan beberapa bukan seluruh ya beberapa analisis bibliometrik dari paper-paper ini ya. Selain nanti kita bisa tambahkan dari force viewer, kita juga bisa tambahkan dari si answer this ini ya. Misalkan di paper ini itu dia selain scoping review dia juga tambahkan berbagai analisis bibliometrik. Nah, semacam ini. Nah, ini pakai f viewer. Nah, kita juga bisa menggunakan answer this. Caranya gimana? Nah, ini harus kita keluarkan dahulu ya. Kita klik di tempat lain dahulu. Lalu kita pilih lagi paper eh project kita sehingga muncul tampilan seperti ini lagi. Kemudian kita klik all. Kemudian setelah kita klik all, lalu nanti kita klik bibliometric analisis. Itu ya caranya ya. Oke, kita klik bibliometric analisis. Maka nanti dia proses ini ya, dia proses paper-paper tersebut, dia analisis bibliometriknya. Nah, ini ya muncul berbagai data hasil analisis bibliometrik. Ini kan menarik ini kalau kita tambahkan ya, kita tambahkan di paper scoping review kita beragam analisis bibliometrik ini. Nah, kemudian kita coba cek tadi. Nah, ini ya alternatif kedua ketika kita tidak bisa menggunakan database Scopus ya. Bapak, Ibu juga boleh ya menggunakan database yang lain. Misalkan dari Sinta, dari Garuda, dari DOAJ, dari Web of Science ya atau langsung dari answer disk tadi. Nah, ini sudah dibuatkan ya. Nah, ini sudah dibuatkan research scope-nya, educational level-nya ya. Jadi ini populasi-populasi yang dilibatkan di berbagai penelitian ini. Akademik disiplinnya, thinking skill yang diukur, research variabelnya dia petakan juga, research subject-nya juga, research method juga sudah dia apa petakan. Ini limitasi dari berbagai paper tersebut, research gap-nya, future research recommendation-nya ya. Dan sama meskipun kita tidak menggunakan library di sini ada sitasi-sitasi yang sitasi ini juga bisa kita cek ya misalkan ya misalkan saya klik yang ini. Reza Arifka. Nah maka ada di sisi sini diarahkan langsung ini Tasya Salsabila. Ah ini langsung diarahkan ke sini ya. Kemudian di sini dari mana lagi ya? Nah ini ee tabu kita klik di sini. Nah langsung di sini itu ya. Oke itu ya. Bagaimana caranya kita memanfaatkan dan mengoptimalkan answer this untuk membantu kita menyiapkan scoping review. Catatan saya ini jangan langsung nanti di-copy hasilnya ya, hasil draft yang dia buat. Tetap AI sebagai asisten hanya memberikan insight kita sebagai pemeran utamanya sehingga perlu kita kelola, kita parafrase, kita beri sentuhan gaya penulisan kita sehingga nanti draft scoping review-nya menjadi lebih utentik, tidak langsung di-copy dari AI. Terima kasih. beberapa hari lagi kita akan bahas ee-e lain yang terbaru juga, yang bagus juga, yang insyaallah bermanfaat untuk kita. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.