Academic AI: A New AI from Indonesia - Can Write Journal Articles & Connect to Millions of Refere...
q5ksJS6NRiU • 2025-08-16
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Berjumpa lagi dengan saya
di channel YouTube saya, Ensiklopedia
Ahmad Fauzi, channel yang membahas
berbagai AI yang bermanfaat untuk bidang
penelitian, pendidikan, ataupun
bidang-bidang yang lain.
Di video kali ini, mari kita bahas
platform dari Indonesia yang bernama
Akademic AI. Untuk mengakses Academic
AI, kita bisa menggunakan link
academic.Ii.
Dan ini merupakan tampilan depan dari
Academic AI. Untuk menggunakannya, kita
sebaiknya login terlebih dahulu. Namun
kalau kita belum login, nanti kita perlu
membuat akun terlebih dahulu. Untuk
login ataupun untuk membuat akun, kita
bisa menekan tombol login yang ada di
pojok kanan atas ini. Ketika kita klik
login, maka tampilannya seperti ini.
Bagi teman-teman yang belum memiliki
akun atau belum registrasi ke academic
AI, maka nanti tinggal diklik daftar di
sini. Ketika kita klik daftar di sini,
kita nanti bisa login menggunakan akun
Google kita. Namun setelah kita sudah
punya akun atau pernah registrasi ke
academic AI, maka kita cukup langsung
login yang di bagian atas ini. Kita
langsung memilih alamat email atau akun
Google yang sudah kita daftarkan
sebelumnya. Lalu kita klik alamat email
tersebut sehingga kita akan diarahkan ke
halaman depan dari akun kita.
Ini merupakan tampilan depan dari
akademic AI. Setelah kita login
menggunakan akun kita di sini bisa kita
lihat ada dua fitur utama yang
disediakan oleh platform ini. Yang
pertama adalah fitur yang mampu membuat
berbagai jenis karya tulis menggunakan
delapan langkah sistematis. Sedangkan
fitur kedua adalah asisten riset yang
mampu membantu kita melakukan berbagai
hal. Salah satunya adalah
mengidentifikasi
gap atau celah penelitian di topik atau
area tertentu. Sekarang mari kita coba
terlebih dahulu. Fitur pertama yaitu
menghasilkan berbagai karya tulis dengan
nanti juga memunculkan
referensi-referensi ilmiah yang dapat
kita cek akurasinya.
Oke, untuk menghasilkan karya tulis
langkah pertama adalah kita atur
konfigurasinya terlebih dahulu. Di sini
kita tentukan jenis karya tulis yang
ingin kita hasilkan. Misalkan kita ingin
membuat artikel jurnal, maka kita pilih
saja pilihan ini. Setelah itu, di sini
ada mesin AI. Dia menyediakan tiga model
premium yang bisa kita pilih. Misalkan
kita gunakan yang model premium one
terlebih dahulu.
Ketika kita sudah mengganti konfigurasi
di sini, maka kita perlu klik perbarui
konfigurasi
sehingga sekarang konfigurasinya
tersimpan, yaitu untuk membuat artikel
jurnal dengan menggunakan model premium
one. Langkah kedua, kita masukkan topik
yang kita inginkan. Misalkan saya ingin
meneliti pengaruh pembelajaran
STEM terhadap keterampilan berpikir
siswa.
Kemudian di sini kita bisa masukkan
jumlah referensi yang ingin dia carikan.
Ketika kita menulis topik dalam bahasa
Indonesia biasanya referensi yang dia
berikan juga berbahasa Indonesia. Namun
kalau kita nanti menuliskan topik dalam
bahasa Inggris biasanya nanti dia akan
mencari referensi dalam bahasa Inggris.
Oke, untuk kali ini kita coba pilih 10
referensi saja terlebih dahulu. Kemudian
kita klik cari.
Setelah kita klik tombol cari, maka
Akademic AI akan memberikan beberapa
referensi yang berkaitan dengan topik
yang sudah kita masukkan di sini. Nah,
ini sudah muncul ya beberapa di sini
nanti bisa kita pilih
referensi-referensi yang ingin kita
gunakan dan ini alhamdulillahnya bisa
terlacak ya karena di sini ada judulnya,
ada penulisnya, ada tahunnya, bahkan ada
DOI-nya ya. Kemudian ada kutipannya yang
sudah tercatat ya. di sini maksudnya
adalah 84 paper lain telah mengutip
paper ini. Kemudian ini abstraknya,
kemudian ini referensi kedua dan
sebagainya. Ini nanti bisa kita baca
berdasarkan
informasi yang di sini sesuai dengan
keinginan kita atau tidak. Nah,
misalkan, oh ini sesuai, ini juga
sesuai, ini juga sesuai, ini juga
sesuai. Semuanya bisa kita centang atau
hanya sebagian saja kita centang. Nah,
ini sudah saya centang semua. Maka kita
ke atas. Nah, di sini ada tombol jadikan
terpilih. Ini diklik saja. Setelah kita
klik tombol jadikan terpilih, maka
referensi-referensi yang tadi sudah kita
pilih akan masuk di sini. Referensi
terpilih.
Kemudian setelah referensi-referensi
terpilih tersebut masuk ke dalam kotak
ini, kita bisa klik lanjutkan ke
generate ID. Sehingga tadi itu di
langkah pertama sampai ketiga kita hanya
menuliskan topik umum dan mencari
referensi yang cocok dengan topik
tersebut. Nah, sekarang kita fokuskan
ide judulnya. Nah, ini adalah langkah
keempat. Di sini ada topik utama. Nah,
topik utama ini bisa kita masukkan apa
sih yang ingin kita teliti lebih
spesifik lagi bisa kita ceritakan di
sini. Tetapi kalau kita masih belum
terlalu spesifik mengetahui atau
mendapatkan topik yang kita inginkan,
maka kita bisa menulis berdasarkan ide
yang tadi sudah kita tulis di langkah
sebelumnya. Misalkan pengaruh
internet
terhadap perilaku
konsumtif
remaja atau bisa kita spesifikkan
misalkan internetnya diubah menjadi
media sosial ya. Nah, kemudian di sini
misalkan ekonomi ya, bidangnya ini bisa
kita sesuaikan dengan jurusan kita atau
disesuaikan dengan bidang dari topik
yang tadi sudah kita tulis. Kemudian di
sini kita bisa pilih berapa judul yang
ingin kita dapatkan ya, berapa
rekomendasi judul yang ingin kita
peroleh dari akademik AI. Misalkan kita
pilih lima judul saja. Kemudian kita
ingin menelitinya menggunakan pendekatan
apa? kuali, kuanti atau yang lain.
Misalkan kita menggunakan kualitatif
misalkan ya. Kemudian batasan atau
fokusnya misalkan ingin kita berikan ya,
misalkan hanya dari Indonesia silakan
seperti ini. Tetapi kalau kita tidak
ingin memberikan batasan dihapus saja
juga tidak masalah. Setelah kita atur
seperti ini, kemudian kita klik tombol
generate ide judul sehingga nanti dia
akan memberikan lima judul yang
berkaitan dengan topik utama yang tadi
sudah kita masukkan. Nah, ini sudah ya
ada lima judul tinggal kita pilih saja.
Ah, ini bagus-bagus ini. Jerat
bagus ya. Studi etnografi perilaku
konsumtif remaja di era internet. FOMO
dan belanja impulsif. Narasi remaja
tentang konsumsi online di media sosial.
Influencer marketing dan identitas diri.
Analisis fenomenologi pengaruh internet
pada gaya hidup konsumtif remaja. Dari
keinginan menjadi kebutuhan konstruksi
sosial perilaku konsumtif remaja dalam
ekosistem digital. Dan yang terakhir
keterhubungan digital dan tekanan teman
sebaya. Studi kasus perilaku konsumtif
remaja di komunitas online. Wah,
bagus-bagus semua ini judulnya. Dan tadi
karena saya menuliskan pendekatan atau
metodenya kualitatif, maka ini
desain-desainnya kualitatif semua.
Etnografi, kemudian tadi di sini ada
fenomenologi, ada case study. Yang ini
semuanya merupakan studi kualitatif. Dan
ketika kita klik tanda panah ini, nah di
sini dia memberikan alasan ya kenapa
judul ini dimunculkan. Nah, ini
alasannya ini karena menarik dan
sebagainya. Oke, misalkan saya pilih aja
yang pertama ini aja ya. Meskipun
bagus-bagus saya pilih yang nomor satu
saja. Caranya bagaimana? Kita klik ini
tombol gunakan. Setelah kita klik tombol
gunakan maka akan masuk judulnya ke sini
ya. Kemudian kita pastikan jenis karya
tulisnya tetap sesuai yaitu artikel
jurnal. Kemudian di sini ya kita ingin
membuat kerangka dari artikel tersebut.
Kerangka dari karya tersebut. Kita bisa
tentukan kerangkanya. kerangkanya hanya
dasar, sedang atau sangat rinci. Mungkin
saya pilih yang dasar saja ya, biar
nanti tidak terlalu detail kerangkanya.
Kemudian di sini ada catatan ya, agar
lebih bagus kita sampaikan kerangkanya
seperti apa. Misalkan ya buat kerangka
yang sesuai
dengan standar
artikel jurnal
yang memunculkan
research gap
dan kebaruan dari penelitian ini. Nah,
misalkan seperti itu. Semakin detail
nanti akan semakin bagus. Kemudian kita
klik generate kerangka sehingga nanti
akan buatkan kerangka berdasarkan judul,
jenis karya tulis, kemudian tingkat
kedilan, serta instruksi tambahan yang
kita berikan. Nah, setelah itu bisa kita
lihat hasilnya. Kita scroll ke bawah
sini. Nah, di sini sudah dia buatkan.
Karena tadi saya menginginkan ada
highlight kebaruan penelitian, maka di
sini dimasukkan seperti ini. Nah, di
sini juga ada literatur review. Karena
beberapa artikel itu kan ada subab
literatur review. Misalkan kita enggak
mau ada bagian literatur review atau
tinjauan pustaka, maka nanti di sini pun
bisa kita tulis tanpa membuat subab atau
bab-bab literatur review dari
pendahuluan langsung metode misalkan
seperti itu ya. bebas bisa kita masukkan
seperti itu. Kemudian di sini kita bisa
mengatur alokasi jumlah kata dari setiap
bagian tersebut. Di sini bisa kita
tentukan jumlah total kata dari karya
tersebut. Kemudian kita tentukan jumlah
kata dari setiap bagian. Kita bisa
menentukannya secara manual ataupun
otomatis. Nah, ini otomatis. Nah, kita
ubah saja secara manual ya. Di sini
7.000 kata. Nah, kemudian sebaiknya yang
paling panjang itu pendahuluan ya. Maka
di sini saya tulis ya pendahuluannya
atau kita tulis ee enggak apa-apa ya
kisarannya saja ya. Pokoknya yang
penting itu pendahuluan itu panjang,
pembahasan lebih panjang lagi. Misalkan
pembahasannya 1.500
kemudian kesimpulan dan saran itu
sedikit saja ya 150.
Kemudian metode misalkan 400. Kemudian
tinjauan pustaka ya boleh panjang boleh
tidak misalkan ya 600 lah ya. Kemudian
di sini daftar pustaka ini bebas
lampiran jika ada ya misalkan
lampirannya nol saja ya enggak masalah
ya misalkan nol ya atau kemudian kalau
kita bingung ya kita bisa tadi ubah
menjadi otomatis tapi kalau otomatis
kadang persentasenya kurang. sesuai
keinginan kita. Setelah kita atur
seperti ini, kita klik simpan alokasi
sehingga dihasilkan persentase ataupun
sebaran alokasi kata. Nah, seperti yang
sudah kita atur tadi ini ya. Ini
hasilnya ya di sini bab 1, bab 2. Oh,
karena tadi saya isi nol maka
lampirannya menjadi random seperti ini
ya. Jadi sisanya berapa dimasukkan sini.
Wah, kalau kita menemui kejadian seperti
ini, maka kita ubah saja ya. Kita ubah
di sini kita custom lagi. Di sini kita
tulis saja ya 100 ya. Nah, kemudian kita
simpan alokasi sehingga nanti
disesuaikan lagi. Ah, ini ya sudah
disesuaikan.
Kemudian setelah itu kita lanjut ke
pengaturan dokumen. Nah, di pengaturan
dokumen ini ada pengaturan dokumen dan
AI. Di sini sudah ada topik kita.
Kemudian jumlah katanya, kemudian
bahasanya bisa kita pilih Indonesia
ataupun Inggris. Kemudian target pembaca
ini bisa kita tulis bisa tidak ya. Gaya
penulisan ya bisa kita tulis ya misalkan
akademis dan ilmiah ataupun gaya yang
lain atau tidak usah kita isi. Nah,
kemudian catatan yang ingin kita
masukkan misalkan ya misalkan tujuan
kita menulis ini atau gambaran secara
umum dari penelitian tersebut silakan
ditulis. Kalau tidak ada ya tidak
apa-apa. Lalu di sini ada izinkan E
menambahkan referensi tambahan yang
relevan. Nah, misalkan kita ingin
seperti itu maka kita bisa onkan ini.
Setelah itu kita klik lanjutkan ke
generate bab. Nah, kemudian di sini ada
generate per bab ya. Pertama pendahuluan
ya. Jumlah katanya kita pastikan kalau
kita merasa oh ternyata tadi terlalu
sedikit atau terlalu banyak ini masih
bisa diatur ya. Kemudian catatan atau
instruksi khususnya bisa kita masukkan
keinginan kita pendahuluannya seperti
apa, memunculkan sesuatu seperti apa,
silakan dimasukkan di sini. Kalau tidak
ada ya gak usah langsung kita klik
generate bab 1. Kemudian setelah itu
kita tunggu beberapa saat lalu nanti
kita lanjut ke bab-bab selanjutnya.
Bab 1 sudah. Kemudian kita scroll lagi
ke bawah. Kita pastikan jumlah katanya.
Kita tambahkan catatan khusus kalau kita
butuhkan. Kemudian kita klik generate
bab 2.
Setelah itu kita masuk ke bab 3 ya. Bab
3 metode penelitian. Sebetulnya menulis
artikel itu kan setelah kita melakukan
penelitian dan metodenya sudah ada
secara ringkas atau secara umum. Nah,
gambaran metode secara umum itu bisa
kita masukkan di sini sehingga nanti
metode yang dihasilkan sesuai dengan
penelitian yang telah kita lakukan. Nah,
karena di sini kebetulan saya belum
melakukan penelitian yang baru ya, maka
metodenya saya kosongi sehingga nanti
dia akan membuatkan secara random ya
metodenya sesuai dengan tadi pendekatan
penelitian yang saya pilih ya, jenis
penelitian yang saya pilih dan topik
yang sudah saya tuliskan. Tetapi
lagi-lagi bagi teman-teman yang
penelitiannya sudah dilakukan, silakan
metodenya diceritakan di sini sehingga
nanti menghasilkan bab 3 yang sesuai
dengan gambaran penelitian yang telah
dilakukan. Begitu juga nanti di bab 4 ya
bisa kita ceritakan informasi umum dari
data yang kita peroleh sehingga bab 4
atau hasil itu nanti sesuai dengan
temuan penelitian yang kita dapatkan
dari penelitian kita.
Nah, ini bab 4 ya bisa diisi disampaikan
di sini ya terkait hasil kita. Nah,
karena saya belum melakukan penelitian
yang baru, ya sudah ini langsung saja
saya generate ya, sehingga nanti dia
menghasilkan bab 4 sesuai dengan
keinginan dia tanpa informasi tambahan
dari saya.
Setelah semua bab digenerate dan juga
daftar pustaka digenerate, maka kita
klik tombol ini, lihat hasil dan
unduhan.
Dan inilah merupakan hasil karya
berdasarkan pengaturan kita dari delapan
langkah yang telah kita lakukan tadi.
Ini ada judulnya, ada pendahuluannya ya,
dan ada sitasi-sitasinya di sini.
Kemudian ada rumusan masalah, tujuan
penelitian, dan seterusnya sampai nanti
kesimpulan. Meskipun dia sudah buatkan
karya selengkap ini bukan berarti ini
nanti langsung kita copy ya. Kita tetap
ya memegang sikap ilmiah dan integritas
akademik. kita posisikan EI hanya
sebagai asisten memberikan saran,
memberikan gambaran umum. Ini dia
memberikan contoh dari topik penelitian
semacam itu, metode penelitian semacam
ini, maka kalau kita membuat karya tulis
berupa artikel jurnal, maka gambaran
cara kita menuliskannya adalah seperti
ini. Nah, ini tetap ya karena dia
asisten ya, jangan kemudian kita
posisikan dia menggantikan kita. ini
nanti kita baca, kita cermati, kalau
sesuai bisa kita kembangkan dan
sebagainya. Sekali lagi tetap jaga sikap
ilmiah, jaga integritas akademik,
posisikan ee jelas hanya sebagai
asisten, bukan menggantikan diri kita.
Hal tersebut selalu sering saya
sampaikan ya, baik di berbagai video
saya ataupun di berbagai workshop,
bootcamp, kemudian webinar yang saya isi
baik di kegiatan daring ataupun luring.
Penting etika itu dijaga di era EE saat
ini. Kemudian ini bisa kita download ya
di sini unduh bisa dalam bentuk doc atau
word. Nah, ini sudah ter-download.
Ataupun nanti kita bisa memilih file
yang lain, teks ataupun McDon ataupun
HTML. Nah, kemudian kalau sudah selesai
maka kita bisa buat dokumen baru atau
menggunakan atau mencoba fitur yang
lain. Misalkan ini assistant reset.
Fitur yang kedua. Ketika kita klik
assistant resetah maka di sini ada
berbagai menu lain yang bisa kita
gunakan ya, menu asisten yang bisa kita
manfaatkan ya. Misalkan saya pilih gap
analisis agar nanti dia mencoba
menganalisis gap ya. Dan di sini ada
berbagai gap yang bisa dianalisis dari
teoretical gap, methodological gap,
empirical gap, hingga praktical gap. Di
sini bisa kita tulis saja ya topik
penelitian kita. Misalkan
pengaruh biar berkaitan seperti tadi
media sosial sekarang sosial terhadap
Nah, sekarang kita ubah kesehatan mental
ya, kesehatan mental remaja. Nah, ini
topiknya ke psikologi jadinya. Nah,
studi yang sudah ada ini bisa kita
masukkan ya. Misalkan kita sudah
mengetahui gambaran studi-studi
sebelumnya, maka kita bisa masukkan di
sini semakin detail semakin bagus. Nah,
ini contohnya ya studi-studinya. Nah,
kemudian bahasa output-nya bisa bahasa
Indonesia, bahasa Inggris dan
sebagainya. Kemudian kita klik analyze
gap.
Nah, ini sudah dia buatkan ya. Sekali
lagi agar gap-nya lebih bagus sebetulnya
di sini harus kita isi dengan optimal
ya. Kita kumpulkan berbagai studi
terdahulu ya. Kemudian kita copy nanti
gambaran ringkasnya dari berbagai studi
yang ada tersebut. Nah, ini hasilnya ada
theoretical gap ya. Kemudian wah ini
secara lengkap ya dia sampaikan ya.
Kemudian
nah ini framework barunya ya. Ini saran
metodologinya
kemudian ini yang metodological gap ya.
Justifikasinya seperti ini. Prioritasnya
sih tinggi saran metodologinya
desain penelitiannya. Oh, lengkap sekali
ini ya. Nah, ini bisa kita jadikan dasar
untuk brainstorming ide dan mencari
topik penelitian yang memiliki kebaruan.
Ah, ini yang empirical gap ya. Kemudian
ada juga yang practical gap ya. Tidak
hanya membantu kita membuat gap ya,
masih ada berbagai fitur lain yang nanti
bisa Anda coba dan Anda eksplorasi.
Demikian penjelasan saya terkait
Academic AI, platform dari Indonesia
yang fiturnya sangat menarik ya. Ada dua
fitur utama yang sudah saya praktikkan
di video kali ini. Insyaallah di
beberapa hari atau beberapa pekan
selanjutnya kita akan bahas berbagai
AI-EAI lain yang juga bermanfaat untuk
bidang penelitian dan publikasi ilmiah.
Terima kasih. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh. Yeah.
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:10:52 UTC
Categories
Manage