Resume
z0PCNa9_X7M • Which AI Agent is Most Accurate for Systematic Literature Reviews? SciSpace, ChatGPT, or Manus?
Updated: 2026-02-12 02:11:14 UTC

Berikut adalah rangkuman komprehensif dan terstruktur dari konten video berdasarkan transkrip yang Anda berikan.


Perbandingan AI Agent untuk Systematic Literature Review: Sizace vs CGBT vs Manus

Inti Sari (Executive Summary)

Video ini menyajikan komparasi langsung antara tiga platform AI berbasis agen—Sizace, CGBT (ChatGPT), dan Manus—dalam melakukan Systematic Literature Review (SLR) menggunakan satu prompt. Ahmad Fauzi menguji ketiganya untuk menentukan platform mana yang paling lengkap, akurat, andal, dan efisien dalam memproses topik mengenai senyawa alam Indonesia, mulai dari perumusan masalah hingga penyusunan draf naskah ilmiah.

Poin-Poin Kunci (Key Takeaways)

  • Metode Pengujian: Ketiga AI diuji menggunakan prompt identik untuk bertindak sebagai co-scientist dalam menyusun SLR, mulai dari pencarian hingga penulisan draf.
  • Sizace (Scite): Menawarkan interaktivitas tinggi dengan pertanyaan balik (feedback) untuk memverifikasi parameter penelitian, serta menghasilkan output paling mendalam, lengkap dengan file PDF dan visualisasi mekanisme jaringan.
  • CGBT (ChatGPT): Bekerja dengan kecepatan paling tinggi tanpa memerlukan pertanyaan balik, menghasilkan struktur PRISMA dan draf naskah yang baik, namun kurang mendalam pada aspek visualisasi data spesifik.
  • Manus: Memiliki fitur "Manus Computer" yang memungkinkan AI bekerja secara otonom dan terlihat menelusuri web (seperti ScienceDirect) secara real-time, namun prosesnya lebih lambat.
  • Etika & Disclaimer: AI berfungsi sebagai asisten, bukan pengganti peneliti. Hasil draf yang dihasilkan tidak boleh disalin mentah karena risiko plagiarisme dan harus direvisi.

Rincian Materi (Detailed Breakdown)

1. Pendahuluan dan Tujuan Pengujian

Video yang dibawakan oleh Ensiklopedia Ahmad Fauzi ini bertujuan untuk membandingkan kemampuan tiga AI Agent (Sizace, CGBT, dan Manus) dalam melakukan SLR. Topik yang diangkat adalah "Senyawa Alam dari Indonesia" (Natural Compounds from Indonesia). Host menekankan bahwa pengujian ini dilakukan untuk melihat mana yang paling lengkap, akurat, dan andal hanya dengan menggunakan satu prompt tunggal. AI diposisikan sebagai asisten atau co-scientist, bukan pengganti utama peneliti.

2. Proses Eksekusi pada Masing-masing Platform

Ketiga platform dijalankan dengan prompt yang sama: meminta AI untuk merumuskan pertanyaan penelitian menggunakan kerangka PICO, menentukan kriteria inklusi/eksklusi, mencari literatur, dan menulis naskah SLR.

  • Sizace:
    • Mengaktifkan fitur Deep Search.
    • AI melakukan verifikasi dengan mengajukan pertanyaan balik (feedback questions) kepada pengguna, seperti memastikan kerangka PICO, kriteria inklusi/eksklusi, batasan waktu, hasil spesifik, dan kolaborasi internasional.
    • Setelah pengguna menjawab parameter tersebut, AI mencari di database (PUAm, Google Scorer) dan menampilkan monitor aktivitas (view life activity).
  • CGBT (ChatGPT):
    • Menggunakan mode Agent.
    • Proses berjalan sangat cepat.
    • Tidak ada pertanyaan balik; AI langsung memproses prompt dan menghasilkan pertanyaan penelitian, query, hasil pencarian, dan screening.
  • Manus:
    • Menggunakan mode Agent.
    • Memiliki fitur unik berupa monitor "Manus Computer" yang menampilkan AI bekerja secara otonom (membuka situs seperti ScienceDirect dan jurnal ilmiah).
    • Proses pengerjaan memakan waktu lebih lama dibandingkan dua platform lainnya.

3. Analisis Hasil: ChatGPT (CGBT)

  • Kerangka & Pencarian: Menggunakan kerangka PICO. Menghasilkan diagram alur PRISMA: 118 artikel awal -> 84 setelah hapus duplikat -> 58 setelah screening judul/abstrak -> 26 setelah evaluasi full text -> 14 artikel final (12 kualitatif, 0 kuantitatif).
  • Ekstraksi Data: Tabel ekstraksi disajikan dengan baik, mencakup tahun, senyawa netral, tanaman, model/metode, performa (anti-aging), temuan kunci, dan sumber jurnal.
  • Visualisasi: Menyediakan pemetaan senyawa alam dan nilai spirit senyawa yang dapat diunduh.
  • Bibliometrik: Menampilkan jumlah publikasi per tahun dan distribusi studi.
  • Keterbatasan: Tidak membuat Forest Plot karena tidak ada ukuran efek (effect size).
  • Draf Naskah: Menghasilkan draf lengkap (abstrak, metode, hasil, diskusi, keterbatasan, riset masa depan, referensi). Host mengingatkan untuk tidak menyalin langsung demi etika akademik.

4. Analisis Hasil: Sizace (Scite)

  • Kedalaman Proses: Prosesnya lebih kompleks daripada ChatGPT.
  • Keterbatasan Output: Hanya menampilkan 3 senyawa alam teratas karena prompt tidak menentukan jumlah minimum kertas.
  • Tabel Ekstraksi: Sangat lengkap, mencakup judul, senyawa, klasifikasi, lokasi, metode, desain studi, model sistem, hingga aspek anti-aging.
  • Analisis Lanjutan: Menyajikan jaringan mekanisme (mechanism network) dan grafik visualisasi yang canggih.
  • PRISMA: Diagram alur PRISMA yang dihasilkan terlihat lebih baik secara visual dibandingkan ChatGPT.
  • Output File: Hasil dapat diunduh dalam bentuk file ZIP yang berisi hasil pencarian, gambar, dan satu file PDF utama.
  • Kualitas PDF: PDF berisi pendahuluan (dengan sitasi), metode, hasil, diskusi, dan kesimpulan yang sangat detail.

5. Analisis Hasil: Manus

  • Proses & PRISMA: Prosesnya kompleks mirip Sizace. Diagram PRISMA menggunakan alur satu arah (Host lebih menyukai visualisasi PRISMA milik Sizace).
  • Data Bibliometrik: Menampilkan jumlah publikasi per tahun.
  • Hasil Topik: Jumlah hasil senyawa alam lebih sedikit dibandingkan contoh sebelumnya, kemungkinan karena topik "senyawa alam Indonesia" yang spesifik memiliki ketersediaan kertas terbatas.
  • Draf Naskah: Platform ini juga menghasilkan draf naskah sebagai bagian dari output akhirnya.

6. Informasi Tambahan dan Penawaran Webinar

Di dalam video, host mengumumkan akan adanya webinar atau workshop online pada tanggal 17 Oktober. Webinar ini akan membahas penggunaan AI standar (bukan E-agent) untuk SLR dengan biaya pendaftaran Rp99.000. Link pendaftaran tersedia di deskripsi video.


Kesimpulan & Pesan Penutup

Ketiga platform AI—Sizace, CGBT, dan Manus—menunjukkan kemampuan yang mumpuni sebagai asisten dalam melakukan Systematic Literature Review. Sizace unggul dalam kedalaman analisis, interaktivitas melalui pertanyaan balik, dan kualitas output PDF yang lengkap. CGBT (ChatGPT) menjadi pilihan terbaik untuk kecepatan dan efisiensi bagi mereka yang membutuhkan kerangka awal dengan cepat. Sementara itu, Manus menawarkan pengalaman unik dengan simulasi komputer otonom yang bekerja layaknya peneliti manusia

Prev Next