Berikut adalah rangkuman komprehensif dan terstruktur dari konten video yang Anda berikan:
Perbandingan Fitur "Deep Research": Scite vs ChatGPT vs Gemini untuk Analisis Tren Literatur
Inti Sari (Executive Summary)
Video ini membandingkan kemampuan fitur riset mendalam pada tiga alat berbasis AI, yaitu Scite (Sespace), ChatGPT, dan Gemini, dalam menyusun dokumen analisis tren literatur. Ketiga alat tersebut diuji menggunakan akun berbayar (Pro) untuk menganalisis topik "Project based learning on thinking skill" dengan instruksi yang kompleks. Hasil perbandingan menunjukkan bahwa meskipun ketiganya mampu memberikan analisis yang komprehensif, Scite unggul dalam hal kecepatan dan format referensi, sementara ChatGPT dan Gemini menawarkan pendekatan visual dan struktur yang berbeda.
Poin-Poin Kunci (Key Takeaways)
- Tujuan Utama: Membuat dokumen Trend Analysis (draf artikel non-penelitian untuk jurnal bereputasi) menggunakan topik spesifik pendidikan.
- Instruksi Kompleks: Ketiga AI diminta untuk membuat kurva tren, membagi analisis menjadi empat fase, mengidentifikasi tema yang naik dan turun, serta menemukan makalah utama.
- Performa Kecepatan: Scite adalah alat tercepat dalam menyelesaikan tugas, sedangkan ChatGPT membutuhkan waktu paling lama.
- Format Output: Scite dan Gemini menyajikan data dalam bentuk tabel yang rapi, sedangkan ChatGPT menyajikannya dalam format paragraf tanpa tabel.
- Kemudahan Referensi: Scite menyediakan format sitasi "Nama & Tahun" yang paling mudah dibaca, berbeda dengan ChatGPT dan Gemini yang memerlukan klik tambahan untuk melihat detail sumber.
Rincian Materi (Detailed Breakdown)
1. Latar Belakang dan Persiapan
Video ini merupakan lanjutan dari kanal Ensiklopedia Ahmad Fauzi. Pada video sebelumnya, pembicara telah membandingkan fitur "EA agent" dan mendemonstrasikan fitur "Deep Review" di Scite. Kali ini, fokusnya adalah perbandingan langsung antara fitur "Deep Review" (Scite) dengan fitur "Deep Research" (ChatGPT dan Gemini).
- Topik Uji: "Project based learning on thinking skill".
- Jenis Akun: Ketiga platform menggunakan akun berbayar (Pro) untuk memastikan keadilan dan akses penuh, meskipun fitur deep research di ChatGPT dan Gemini juga dapat diakses di versi gratis.
- Pengaturan Bahasa: Bahasa Inggris dipilih untuk proses analisis demi hasil yang lebih luas.
2. Metodologi dan Instruksi Prompt
Prompt yang digunakan dirancang untuk menghasilkan dokumen analisis tren yang mendalam dengan empat instruksi spesifik:
1. Membuat kurva tren publikasi.
2. Membagi analisis tren menjadi empat fase.
3. Mengidentifikasi 10 tema yang sedang rising (naik) dan 10 tema yang declining (turun).
4. Mengidentifikasi 10 makalah utama untuk setiap fase.
Selain itu, parameter tambahan diatur melalui pertanyaan lanjutan (follow-up questions), yaitu mencakup semua aspek, semua jenjang pendidikan, tanpa batasan wilayah tertentu, dan membandingkannya dengan metode lain.
3. Eksekusi dan Hasil per Platform
A. Scite (Sespace/Siz)
* Akses: Melalui menu "Literature Review" -> pilih "Deep Review".
* Proses: Memindai 1750 makalah dan menemukan 613 makalah relevan. Laporan akhir dibuat berdasarkan 50 makalah yang paling relevan.
* Output:
* Struktur lengkap mencakup Pendahuluan, Tujuan, Metodologi, dan Tabel.
* Menyajikan tabel tren publikasi, evolusi tematik, dan fase adopsi.
* Format referensi sangat mudah dibaca (menggunakan gaya "Name & Year").
B. ChatGPT
* Akses: Mengaktifkan fitur "Deep Research" (ikon plus) dan menggunakan mode "Thinking" untuk detail yang lebih tinggi.
* Proses: Membutuhkan waktu pemrosesan yang paling lama dibandingkan yang lain.
* Output:
* Struktur mencakup Judul, Pendahuluan, Referensi, Tren Publikasi (dalam bentuk paragraf, bukan tabel), Fase, Subtopik Naik/Turun, dan Makalah Kunci.
* Referensi dapat diklik (mengarah ke DOI/halaman artikel), tetapi formatnya menampilkan nama database/penerbit, bukan format sitasi standar.
* Tidak menyertakan tabel visual dalam hasilnya.
C. Gemini
* Akses: Mengaktifkan fitur "Deep Research". Menampilkan fitur "research plan" yang harus dikonfirmasi pengguna sebelum memulai riset.
* Output:
* Struktur mencakup Ringkasan Eksekutif, Kurva Kutipan, Fase, dan Tabel (Status, Tema, Deskripsi).
* Referensi tidak langsung terlihat dalam teks; pengguna harus menekan tombol untuk diarahkan ke halaman artikel aslinya.
* Menyajikan data dalam bentuk tabel yang informatif.
4. Perbandingan Akhir dan Kelebihan
- Kecepatan: Scite adalah yang tercepat, diikuti oleh Gemini, dan ChatGPT di posisi terakhir.
- Tampilan Data: Scite dan Gemini unggul karena menyediakan tabel yang memudahkan skimming, sedangkan ChatGPT hanya menggunakan teks paragraf.
- Keterbacaan Referensi: Scite paling unggul dengan format sitasi yang langsung terbaca jelas di dalam dokumen.
- Kesimpulan Pembicara: Meskipun ChatGPT dan Gemini memberikan hasil yang komprehensif dan baik, pembicara lebih memilih Scite secara keseluruhan karena kombinasi kecepatan, tampilan visual, dan kemudahan membaca referensi yang ditawarkannya.
Kesimpulan & Pesan Penutup
Secara keseluruhan, ketiga alat AI (Scite, ChatGPT, dan Gemini) terbukti mampu melakukan riset mendalam (deep research) dan menyusun analisis tren dengan baik sesuai instruksi yang diberikan. Namun, untuk kebutuhan efisiensi dan kemudahan penyusunan dokumen akademis, Scite menjadi pilihan utama dalam perbandingan ini. Pembicara mengakhiri video dengan meminta saran topik dari penonton untuk video selanjutnya dan menyampaikan salam penutup.