KLHS Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) oleh Dr. Asep Sofyan | Webinar PSLH-ITB
U7mu5VEYvOY • 2020-09-21
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Ayo kita akan membahas pertama tentang
tatacara penyelenggaraan klhs dan isu
pembangunan berkelanjutan jadi kalau
kita lihat disini ini adalah 11 langkah
klhs yang merupakan ringkasan dari
materi pelatihan kita selama lima hari
jadi selama lima hari kita akan
mempelajari 11 langkah ini Nah untuk
yang pertama eh kita melihat ada
beberapa bagian ya dari klhs Mungkin
saya akan sebutkan ada beberapa bagian
yang pertama adalah bagian in
lebih ya Nah ini saya Tandai bagian atas
bagian input kedua ini juga bagian
input-input dari masyarakat ya kemudian
ini input dari kyb nanti akan kita
jelaskan.apa.itu KRT kemudian di sini
ada bagian Analisis Pengaruh kemudian di
sini ada bagian analisis Namu Akan
Kemudian di sini ada finalisasi nah
kira-kira seperti itu kita boleh dari
bagian yang pertama yaitu eh tahap
identifikasi isu PB isu PB yang
strategis dan isu PB prioritas nah tahap
pertama ini kita mulai dengan Apa tujuan
dari klhs ya Jadi klhs ini
Khan untuk memastikan bahwa perencanaan
pembangunan dilaksanakan secara
berkelanjutan nah Apa itu perencanaan
pembangunan nah disini perencanaan
pembangunan bisa berbentuk rencana tata
ruang wilayah bisa berbentuk rencana
detail tata ruang bisa berbentuk rencana
zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau
kecil bisa berbentuk rencana pembangunan
jangka panjang atau jangka menengah dan
lainnya nah sini ada krp terdiri dari
kebijakan rencana dan program demikian
juga masyarakat bisa mengusulkan sebuah
Rp bisanya waktu klhs di Gunung kendang
itu kan usulan dari masyarakat ya di
sana tidak berbentuk sebuah rencana
ataupun program tetapi disana ada
keluhan masyarakat dan kemudian diajukan
menjadi
bisa juga kita sebut sebagai krp
masyarakat nah eh yang diwajibkan dalam
PP 46 2016 bahwa setiap rencana tata
ruang maupun rencana pembangunan ya erp
rpjmd itu harus melalui klhs Nah mungkin
pertanyaannya Mengapa harus melalui klhs
Nah karena ingin artinya pembangunan
Indonesia Ingin Lebih berkelanjutan nah
sehingga klhs ini bisa bersifat sebagai
Expose ya Expose itu ada temannya satu
lagi ex-ante Ya Nah jadi kalau ex-ante
itu artinya dilakukan
Hai sebelum air b kalau Expose dilakukan
setelah KRT contoh kwini bersifat
eksanti ketika mengerjakan rpjpd dan
rpjmd Nah kenapa Karena di rpjpd dan
rpjmd ini klhs sebagai dasar dari rpjpd
dan rpjmd Nah karena sebagai dasar maka
klhs ini yg buat dulu lebih awal baru
kemudian disusul dengan dokumen rpjp dan
RPJM Desa sedangkan Expose itu dilakukan
setelah ya jadi setelah ada Tata
ruangnya baru klhs dibuat sebagai second
opinion ya pendapat kedua terhadap
nah ARB tersebut nah eh sebagai Expose
ini umumnya untuk rencana tata ruang
jadi rtrw rdtr RZ itu Expose ya
sedangkan yang ex-ante adalah rpjmd Nah
untuk yang Expose maupun ex Ante ini
sebetulnya bisa berjalan beriringan Jadi
bersamaan begitu ya antara klhs dengan
krp namun tetap mana yang lebih dulu itu
harus terlihat ya contoh misalnya
walaupun berbarengan untuk klhs rpjmd
Maka klhs nya harus sedikit lebih dulu
dari klhs rpjmd demikian juga untuk
Expose klhs rtrw Maka klhs rtrw nya
harus
akhir-akhir dari rt-rw Kenapa demikian
karena kalau ex-ante dia harus
memberikan dasar bagi rpjmd sehingga
harus lebih dulu sedangkan Expose dia
ada fase atau tahap dia akan
mengevaluasi air pink jadi kayaknya
harus sudah jadi dulu ya baru Ayah esnya
bisa selesai Nah itu barangkali
perbedaan antara Expose dengan x Abdul
Nah sekarang kita kembali ke gambar ini
jadi krp nya ini bisa berbentuk rencana
tata ruang rencana pembangunan maupun
krp dari masyarakat nah kemudian tahap
pertama ini kita lihat pendapat
masyarakat
nya dengan konsultasi publik yang
pertama ada identifikasi isu PB kemudian
nanti difilter ditapis mana yang paling
strategis mana yang paling prioritas
kemudian tahap berikutnya yaitu tahap 4
kita melihat knp ini kan sangat banyak
ya jadi contoh dalam sebuah rtrw mungkin
ada 200 KRT tentu tidak semuanya Eh
berdampak lingkungan ya nah jadi nanti
ada sebuah metode Bagaimana krp ini kita
filter ya kita pilih mana yang berdampak
lingkungan mana yang tidak nah contohnya
Disini di dapat masyarakat desanya
disebuah kota kita tanyakan apa keluhan
yang dirasakan
dengan oleh otak tersebut saja Nah
bisanya aneh keluhannya banjir ya Nah
banjir begitu dan tentu banyak yang
lainnya selain banjir nah tapi kita
ambil contoh saja banjir nah kemudian
disini Rp yang kira-kira berdampak
lingkungan ada pembangunan jalan ya Ada
pembangunan Jalan Lingkar yang cukup
panjang nah kemudian kita tanya Apakah
pembangunan Jalan Lingkar itu akan
memperbarui banjir nah kira-kira begitu
Jadi tahap 5 ini atau Analisis Pengaruh
pada dasarnya adalah sebuah pertanyaan
Apakah krp ini akan memperbarui isu PB
prioritas itu ya atau Bahasa
sederhananya apakah program-program
yang sedang kita evaluasi ini
memperbudak permasalahan yang ada di
daerah kalau mau perburuk berarti dia
harus kita detil kan harus kita kaji
lebih dalam harus kita lanjut Apakah Ji
lebih detil lebih lebih rinci di dalam
tahap 6 jadi eh tahap 5 ini fungsinya
sebagai filter juga ya sebagai filter
dari sekian banyak krp yang berdampak
lingkungan ini mana yang memperbudak
permasalahan kalau memperberat
permasalahan Teguh harus kita cegah dan
harus kita analisis maka krp yang
memperbodoh isu pembangunan
berkelanjutan di daerah itu harus kita
analisis lebih detil di dalam analisisna
muatan itu
akhirnya nah kemudian setelah dianalisis
Dina muatan tentu kita jadi tahu
seberapa besar masalah itu atau seberapa
besar krp itu akan berdampak terhadap
masalah yang sudah ada nanti setelah
dianalisis tentunya kita akan dapat
Suatu kondisi yang lebih detil yang
lebih rinci tentang permasalahan
tersebut dan tim klhs harus membuat
rumusan alternatif dan rekomendasi
setelah ada rekomendasi maka kita
melakukan self assessment ya atau
penjaminan kualitas jadi penjaminan
kualitas itu pada dasarnya adalah tim
klhs mengevaluasi dokumennya secara
mandiri berupa menjawab
pertanyaan-pertanyaan Apakah sudah
dilakukan identifikasi subscribe gitu
Jadi kita melise lagi apakah
langkah-langkah ini sudah dilakukan atau
belum ya nah jadi kita melakukan self
assessment dan disini jangan lupa ada
pendokumentasian misalnya foto-foto
waktu melakukan konsultasi publik begitu
ya kemudian berita acara yang dibuat
oleh kelompok kerja atau Pokja klhs dan
seterusnya dan nanti dilakukan validasi
berdasarkan hasil simulasi kami validasi
ini akan ringan kalau penjaminan
kualitas ini sudah sudah dilakukan
dengan dengan baik tetapi kalau misalnya
penjaminan kualitas tidak kita lakukan
secara serius nah sebetulnya nanti
Khan ditemui oleh validator sehingga
evaluasinya lebih sulit karena ada batas
waktu ya validasi itu ada batas waktu
nah sedangkan penjaminan kualitas kan
masih internal jadi kita bisa perbaiki
sehingga tahapan penjaminan kualitas ini
menjadi sangat penting di dalam LKS A
itu kira-kira 11 langkah ya 11 langkah
dari klhs dan disini jangan lupa ada
konsultasi publik minimal dua kali boleh
lebih bisa kita lakukan di tahap 1 yang
itu yang paling penting dan tahap 7 itu
minimal minimal dua kali konsultasi
publik yaitu pada tahap satu dan tahap
oke nah kemudian
Ken ke kita masuk ke slide berikutnya ya
Nah ini tadi sudah saya jelaskan apa itu
klhs ekspos dan x18plus gaib untuk baca
karena slide kita sangat banyak Nah di
dalam plss ini kita harus membuat Pokja
ya Tim penyusun Kelompok kerja klhs
kemudian juga disini di lampiran permen
lhk 69 2017 di lampiran 3 ada penjelasan
tentang Pokja silakan Bapak Ibu Dibaca
juga siapa saja yang harus diundang di
dalam konsultasi publik ya kemudian
ketika kita membuat klhs kita harus
membuat
ngan kerangka acuan kerja nah ini yang
disebut dengan identifikasi isu PB jadi
ada pertemuan konsultasi publik
masyarakat kita tanya apa keluhan ya
keluhan jadi kita hanya mencari yang
negatif saja apa keluhan yang dirasakan
di daerah itu ya Nah di dalam Ami
mengumpulkan isu PB ini tentu kita
usahakan sedesa besarnya atau
seluas-luasnya masyarakat bisa diundang
di dalam konsultasi publik nah kemudian
kita bisa pakai alat bantu menggunakan
stikynot siap untuk membantu semakin
banyak isu yang bisa dijaring oleh tim
klhs Karena ke
Misalnya menggunakan lisan siapa yang
akan menyampaikan pendapat itu waktunya
tidak akan cukup dengan Sekian banyak
orang jadi bagusnya diberi kertas begitu
kemudian Mengapa diberi warna yang
berbeda-beda ya nanti Misalnya warna
merah untuk isu ekonomi kuning isu
sosial hijau isu lingkungan kemudian
biru isu tata kelola begitu ya jadi eh
nanti dikelompokkan setiap isu itu untuk
menjadi longlist longlist itu artinya
seluruh pendapat dari anggota konsultasi
publik nah sedangkan short list ini pada
dasarnya adalah mengelompokkan isu-isu
yang sama misalnya ada isu sampah tidak
diangkut TPS kurang
yang Abang lehan sampah belum baik
sampah di pasar belum terangkut misalnya
begitu Joe banyak sekali pendapat yang
mirip itu kita kelompokkan menjadi
shortlist yaitu isu pengelolaan sampah
bisa jadi Anggaplah dari longlist bisa
jadi 100 isu setelah di short list bisa
jadi hanya 20 misalnya nah dari Pupuh
nanti setelah dibuat servicenya dibuat
berita acara seperti ini jangan lupa
bahwa klhs tidak hanya mementingkan
hasil tapi juga mementingkan proses ya
jadi berita acara ini harus selalu
dibuat dan dilampirkan nanti di dalam
laporan klhs Nah itu tadi tahap 1 yaitu
tahap identifikasi subscribe ya nah
Kang kita masuk ke tahap dua dari sekian
banyak short list yang sudah kita
kumpulkan itu mana yang paling strategis
Nah untuk menentukan pemakaian paling
strategis atau tidak Kita lihat atau
kita ukur menggunakan enam kriteria Jadi
yang pertama Karakteristik wilayah nanti
ada pertanyaan kalau misalnya banjir
misalnya ya ada yang mengusulkan banjir
apakah banjir itu memang selalu terjadi
di wilayah itu kalau selalu terjadinya
berarti dia karakteristik wilayahnya
memang sering banjir ya tapi kalau tidak
terlalu sering Mungkin kita bisa aduk
katakan bahwa bukan merupakan
karakteristik wilayah kemudian apakah
banjir itu menjadi isu yang penting ya
saat ini tentu pendapat dari masyarakat
yang akan menentukan dan juga dari
anggota Pokja ya yang mengisi form ini
nanti Bapak Ibu siang hari akan
praktikum untuk mengisi form ini
sehingga ada pengalaman yang untuk
mengerjakan klhs jadi tingkat pentingnya
potensi dampak tentu sangat tergantung
kepada dampak di istrinya itu seberapa
besar nanti bisa katakan bahwa itu
penting atau tidak Apakah itu sangat
terkait yang nomor tiga Nah kalau isu
banjir tentu sangat terkait dengan isu
yang lain banjir terkait dengan sampah
banjir terkait dengan alih fungsi lahan
ya tapi ada juga isu yang mungkin
berdiri sendiri yang tidak saling
terkait kemudian juga antara materi
muatan qa Rp
Hai apakah saling terkait atau tidak
jadi tentu kalau pembangunan jalan
dengan alih fungsi lahan dengan banjir
itu tentu akan sangat terkait ya
Misalnya isu banjir dengan jalan-jalan
juga ini merupakan rangkaian KRD yang
mungkin berkaitan dengan krp lainnya ada
juga yang dia sebetulnya hanya
bersinggungan dengan satu KLB saja ya
tidak merupakan sebuah keterkaitan Nah
kalau terkait kita anggap itu sebagai
strategis yang kelima adalah muatan
rpplh rencana perlindungan dan
pengelolaan lingkungan hidup jika di
daerah itu telah memiliki Dokumen rpph
itu harus kita baca harus kita lihat
karena rpplh itu pada dasarnya adalah
alokasi sumber daya alam yang ada di
daerah itu selama tiga puluh tahun jadi
aku
Khan akan diapakan lahan perkebunan akan
diapakan lahan perkotaan akan diapakan
selama tiga puluh tahun kedepan Nah itu
kita baca ya kemudian kalau ya kalau
misalnya RPP hanya belum ada ya kita
bisa skip ya berlima nah nomer 6
keterkaitan dengan hierarki di atasnya
ya Jadi kalau krp nya berupa rtrw
Kabupaten tentu di atasnya ada rtrw
provinsi dan rtrw nasional jadi bentuk
beberapa daerah banyak program yang
sebetulnya program nasional dan atau
program provinsi jadi misalnya ada jalan
tol yang dikelola oleh nasional maka
kita harus pertimbangkan itu bukan hanya
dari sisi air pillow kamu ya tetapi juga
TWRP yang diatas
cce dari enam ini kita bisa gunakan
menggunakan checklist ia atau tidak
sehingga nanti kita bisa Tentukan
kira-kira Berapa jumlah checklist ya
dari kriteria ini nah mengenai penentuan
Apakah dua sudah dianggap strategis
misalnya ya Atau harus tiga atau harus 4
nah ini silakan nanti tiap Pokja untuk
berdiskusi ya kira-kira berapa kriteria
sehingga kita ketegori kan strategis
atau tidak sebagai pegangan biasanya 50%
plus satu ya Jadi kalau misalnya 40 itu
checklist ya Itu sudah pasti strategis
nah Tetapi beberapa waktu
cerah bisa menentukan sendiri ya Bisa
menentukan sendiri untuk beberapa kasus
[Musik]
menggunakan enam kriteria ini cukup
sulit ya Nah kalau cukup sulit kita bisa
menggunakan kriteria yang lain yaitu
lintas sektor lintas wilayah lintas
pemangku kepentingan dan lintas waktu
ada juga klhs yang menggabungkan ya Jadi
ini bukan atau tetapi dan ya nah jadi
selain enam isu yang diatas juga empat
isu yang di bawah nah jadi ada beberapa
pilihan ya tetapi yang paling umum
adalah menggunakan enam kriteria yang
sudah kita Jelaskan barusan
Hai kemudian kita akan lanjut ke area
ini contohnya ya Jadi Bapak Ibu nanti
bisa praktek di seksi setelah ini nah eh
isu PD prioritas pada dasarnya adalah
mengurutkannya dari yang sudah strategis
Jadi kalau strategis ini memotong ya
atau memilih mana yang paling strategis
karena kalau isu pb-nya terlalu banyak
nanti tidak fokus ya biasanya dipilih
sekitar 7 yaitu biasa ya tidak berarti
harus bisa 10 bisa 11 bisa dibawa 10 ya
jadi antara tujuh dengan 10 begitu
tergantung dari eh urgency isu tersebut
tentunya dari hasil pstg nah tentu
Anggaplah bisanya ada 10 isu PB
strategis
Hai dari 10 itu mana yang paling
prioritas Nah untuk prioritas nanti kita
gunakan metode ceklis lagi ya di sini
ada 10 kriteria untuk menentukan apakah
yang atau yang mana yang strategis nah
di dalam checklist ini kan isinya adalah
satu dan nol Ya kalau di dalam excel Nah
kadang-kadang mungkin ada dua isu PB
strategis yang nilainya sama nah
sehingga untuk menghindari itu kita
gunakan skor 1-0 jadi lima sangat setuju
ya 473 cukup setuju kemudian dua tidak
setuju satu sangat tidak setuju misalnya
ya kita bisa gunakan 1-5 sehingga antara
nomor satu dengan dua itu bisa jadi ada
selisih sehingga kita mudah untuk
buat ranking jadi untuk 10 langkah ini
kita Buat checklist ya dari angka satu
sampai lima misalnya Apakah isu PB
strategis misalnya tadi banjir ya apakah
dia berhubungan atau berdampak dengan
kapasitas daya dukung dan daya tampung
ya kemudian perkiraan dampak dan risiko
lingkungan hidup kinerja layanan dan
jasa ekosistem jadi kita tanya dari
nomor 1 sampai 10 nah ini untuk
menghitung PBB strategis kemudian nah
ini tadi ya 1-5 skornya nah sehingga
kalau 1-5 hasilnya itu
Hai ada 3538 contoh disini nah ini
hasilnya akan ada selisih yang sehingga
kita mudah
KSO PT pratesis kebencanaan ini nilainya
38 sehingga urutan prioritas
nah itu kira-kira nah sekarang udah Rika
Rp ya tahap nomor 4 PRP ini sangat
banyak jadi nanti krp kita buat listnya
misalnya ada jalan ada jembatan ada
Pelabuhan ya kalau di rtrw Neng nanti
kita lihat apakah jalan ini berdampak
Hai terhadap perubahan iklim Nah jadi
disini kita isi dengan plus minus 10
Kalau plus artinya berpengaruh positif
negatif artinya berpengaruh negatif nol
artinya tidak berpengaruh ya namun
disini tidak boleh dijumlahkan ya karena
kalau plus plus minus minus jadi nol Nah
jadi kita cukup melihat yang negatifnya
sejak kalau misalnya negatifnya lebih
dari dua ya ada negatif negatif negatif
itu berarti dia sudah berdampak ya Nah
tetapi ada beberapa Pokja yang memilih
negatifnya hanya
Hai asal dia berdampak negatif satu
langsung dianggap berdampak terhadap
lingkungan Ya silahkan saja itu
keputusan pop Jaya tetapi pada umumnya
dia kalau negatifnya ada tiga sini kan
dari ada 7 ya Nah kalau tiga negatifnya
Ada tiga itu dianggap dia berdampak
net
Hai ini juga metodenya checklist ya
nanti untuk memilih mana yang kira-kira
berdampak negatif dan berdampak positif
nanti kita bisa bagi kalau di rtrw
rencana struktur ruang nya Apa saja
rencana pola ruang nya apa saja Kemudian
nanti kita bisa beri plus dan minus ini
pun nanti akan ada praktikumnya ya siang
jadi Bapak Ibu bisa lebih memperdalam
lagi untuk
[Musik]
Hai tahap keempat ini nah tahap kelima
pada dasarnya tadi kita Jejer Pan antara
di sini ada krp tentu krp yang sudah
hasil pemilihan ya krp yang sudah kita
filter yang sudah kita tapis di tahap 4
Jadi bukan semua krp hanya KRT yang
sudah lolos di tahap 4 yaitu KMP yang
berdampak negatif terhadap lingkungan
nah kemudian di sini ada isu PB
prioritas yaitu hasil tadi tiga tahapan
mulai dari isu PB kemudian isu PB
strategi subscribe prioritas De nanti
kita bertanya apakah krp satu ya Bisanya
pembangunan jalan memperbaruhi banjir
bisanya ya atau tidak kemudian
bakal pembangunan jalan memperboros alih
fungsi lahan ya atau tidak Dan
Seterusnya ya kemudian nanti kita juga
bisa membuat kesepakatan dengan Pokja
berapa checklist yang diperlukan
sehingga dia harus dianalisis lebih
kecil di kajian muatan
Hai nah kemudian setelah kita peroleh ya
Nah krp ini kita masuk ke
Hai Na muatan
Hai Na muatan itu ada di sini dikatakan
di dalam pasal 13 pp46 2016 analisis
klhs paling sedikit Jadi sebetulnya
kalau sebuah daerah memerlukan kajian
yang lain gitu dipersilahkan Tapi
minimal atau paling sedikit ada enam
muatan yang pertama adalah kapasitas
daya dukung dan daya tampung kedua
perkiraan dampak dan risiko lingkungan
hidup ketiga kinerja layanan atau jasa
ekosistem keempat efisiensi pemanfaatan
seperti alam kelima tingkat kerentanan
dan kapasitas adaptasi terhadap
perubahan iklim yang keenam tingkat
ketahanan dan potensi keanekaragaman
hayati Nah coba sekarang kita lihat ya
Hai met ini ada gambar dari klh kaya
yang menjelaskan tentang
[Musik]
Hai hubungan antara tahapan-tahapan itu
ya Nah mungkin saya akan Coba jelaskan
yang Coba dibuat oleh pslh ITB
[Musik]
Hai jadi kalau kita lihat disini sebuah
wilayah ya sebuah wilayah yang kita yang
kita analisis itu pasti terdiri dari
beberapa ekosistem jadi kalau kita lihat
gambar Sydney Eh ada ekosistem sungai ya
kan sesuai ada ekosistem perkotaan
ekosistem pantai ekosistem laut begitu
ya nah jadi pada dasarnya bahwa
lagi2 mulai dari gambar yang paling
bawah di sini
Hai bahwa semua daerah itu memiliki
Hai keanekaragaman hayati ekosistem ya
memang keanekaragaman hayati ini ada
tiga ada ekosistem spesies dan game kita
karena didalam sebuah wilayah yang luas
maka kita hitung sebagai keanekaragaman
hayati ekosistem jadi daerah yang kita
analisis pasti memiliki berbagai
ekosistem nah setiap ekosistem itu
memiliki fungsi ya Nah fungsi penyediaan
fungsi pengaturan fungsi budaya fungsi
pendukung yang kita sebut sebagai jasa
ekosistem ya ini kita tidak menghitung
supply-demand disini kita hanya
menghitung fungsi ya atau supply saja
ketika kita sudah bandingkan dengan
Hai kebutuhan manusia maka kita sebut
sebagai daya dukung dan daya tampung ya
jadi perbedaan antara jasa ekosistem
dengan daya dukung dan Dante dapat daya
tampung jasa Ekosistem adalah fungsi
daya dukung dan daya tampung adalah
kapasitas ya atau kita sebut dengan
supply-demand nah kemudian efisiensi
sumber daya alam adalah pemanfaatan jadi
contohnya misalnya seperti ini di sebuah
daerah memiliki sebuah hutan tentu hutan
itu bisa menyediakan kayu ya mengatur
iklim kemudian juga bisa untuk tempat
rekreasi dan juga zat hara nah artinya
hutan itu memiliki banyak sekali jasa
ekosistem kemudian hutan itu mau
akan oleh manusia ya mau dimanfaatkan
oleh manusia misalnya ndak 50% dari
hutan itu akan ditebang ya untuk
kebutuhan kayu nah sebelum ditebang kita
hitung dulu daya dukungnya karena kalau
50% ditebang mungkin terlalu banyak ya
nah kemudian kita hitung daya dukungnya
ternyata yang bisa ditebang itu hanya
10% supaya hutan itu bisa tumbuh kembali
setahun kemudian kita sebut sebagai
berkelanjutan nah kemudian di efisiensi
sdanya ternyata 50% Nah kita katakan
kalau daya dukungnya hanya 10% tapi
ditebangnya 10%
Hai ini bisa tidak efisiennya secara
lingkungan nanti akan terjadi
deforestasi akibatnya ada banjir ada
longsor ya untuk yang kita sebut sebagai
risiko lingkungan nah Tetapi kalau
misalnya daya dukungnya hanya 10%
dimanfaatkan 10% nah ini akan
menimbulkan pembangunan yang
berkelanjutan sehingga disini bisa
mendukung tpb atau esdijis ya kita sebut
ini adalah siklus positif yang sebelah
kiri ya jadi siklus positif adalah
pembangunan terjadi secara berkelanjutan
Nah jadi disini kita Memahami sebuah
lingkaran kapan dia akan menimbulkan
risiko lingkungan kapan dia akan
meningkatkan xdidj
next next Laudya menimbulkan resiko
lingkungan kita sebut sebagai
pembangunan yang terjadi secara tidak
berkelanjutan Nah apalagi sekarang ada
perubahan iklim ya jadi risiko
lingkungan yang ada akan henti per De
raadt dengan adanya perubahan iklim
sehingga bahaya perubahan iklim ini bisa
meningkatkan risiko lingkungan nanti
risiko lingkungan dan risiko perubahan
iklim ini akan mengurangi keanekaragaman
hayati ya jadi si dampak negatif ini
yang siklus yang kanan ya Nah tentu ini
akan bisa mengurangi keanekaragaman
hayati kalau karena keragaman hayatinya
berkurang tentu jasa ekosistemnya
berkurang daya dukung daya tampungnya
makin berkurang kemudian ya akan
mengurangi
defisiensi itu kira-kira eh siklus
pembangunan berkelanjutan dan
pembangunan tidak berkelanjutan yang
kita kaitkan dengan enam muatan klhs
sehingga di dalam klhs contoh misalnya
ada sebuah pembangunan jalan yang nanti
akan melintasi ada sawah hutan bisanya
ya Nah nanti kita lihat Apakah
pembangunan jalan itu bisa kita buat
efisien ya nah bagaimana dengan
dampak-dampak yang terjadi Jadi klhs
pada dasarnya adalah ikut memikirkan
keberlanjutan dari pembangunan di sebuah
wilayah yang jadi nanti kita coba
analisis setiap
kira Bagaimana supaya dia bisa
berkelanjutan Mungkin ada yang dengan
rekomendasi klhs itu bisa diselamatkan
sehingga bisa berkelanjutan tapi ada
juga yang mungkin dampaknya terlalu
besar artinya lebih baik ditunda ya si
pembangunan itu ditunda atau digeser
atau diubah Nah jadi nanti dari hasil 6
muatan ini kita bisa menghasilkan
alternatif alternatif terhadap tiap krp
Nah sekarang bagaimana kita melakukan
kajian klhs itu bisa dengan menggunakan
Kya sistem dinamis multikriteria
analisis telp evaluasi ekonomi dan
proyeksi berbasis skenario ini adalah
metode guys yang akan kita pelajari
dengan sangat
yo yo di dalam pelatihan kita ya Jadi
nanti pada dasarnya jiashini adalah kita
akan mengoverlay berbagai kondisi mulai
dari krp kemudian daerah rawan bencana
misalnya yang rawan banjir ataupun
daerah hutan nanti sehingga kita bisa
lihat analisis dampak dari setiap krp
itu berdasarkan overlay peta kemudian
sistem dinamis sebetulnya lebih cocok
untuk klhs rpjmd ya karena didalam
kailash rpjmd kita dipaksa untuk membuat
sebuah perencanaan selama lima tahun
kedepan dari berbagai parameter nah
sebetulnya sistem dinamis Ini bisa juga
dipakai untuk KSR trw Apa itu sistem
dinamis sistem dinamis pada dasarnya
adalah
cara membuat korelasi antar setiap
faktor pembangunan jadi nanti kita coba
akan simulasikan ya simulasikan berbagai
aspek pembangunan misalnya mulai dari
ekonomi sosial lingkungan kemudian juga
aspek-aspek lain dia di dalam sebuah
kausal Loop diagram sehingga nanti kita
bisa simulasikan tapi penjelasan tentang
sistem dinamis akan kita bahas di sesi
khusus ya multikriteria analisis pada
dasarnya adalah menetapkan
kriteria-kriteria tertentu untuk sebuah
keputusan sebetulnya kita setiap
menggunakan kriteria dari sejak awal ya
Mulai dari penentuan isu PB strategis
kita sudah pakai kriteria kemudian
prioritas juga
Ya sudah pakai kriteria Jadi sebetulnya
kriteria ini sudah kita pakai yah dengan
kriteria tertentu Kita menentukan
keputusan tertentu akhirnya kita memilih
mana yang strategis sebagai prioritas
berdasarkan kriteria-kriteria tertentu
kritiknya ini bisa kita kembangkan
berusia untuk analisis ke analisis klhs
Nganjuk selanjutnya sedangkan metode
adalah suatu metode untuk memperoleh
kesepakatan atau konsensus jadi misalnya
ada sebuah masalah yang sangat sulit ini
ada sebuah pembangunan jalan yang
melintasi daerah pertanian padahal
pertanian ini sangat syukur Apakah kita
akan mengorbankan daerah pertanian ini
sehingga ketahanan pangan kita terganggu
atau kita putuskan jalan ini melintasi
daerah pertanian untuk meningkatkan
di daerah tersebut Nah kalau
permasalahan ini dianggap sangat sulit
kita bisa memberikan kuesioner pada
beberapa ahli nanti Kuta ahli akan
mengisi pendapat mereka dan bedanya
metode Delphi dengan diskusi Biasa eh
para ahli ini tidak dipertemukan dalam
sebuah forum ya jadi dihubungi melalui
terpisah dan tidak saling bertemu antara
satu ahli dengan ahli lainnya Mengapa
dibuat terpisah seperti itu supaya tidak
ada saling mempengaruhi Emang kalau
misalnya ada sebuah diskusi mungkin ada
seorang ahli yang sangat dominan
sehingga nanti pendapatnya menjadi
pendapat bersama begitu nah ini
menghindari adanya pendapat dominan
sehingga tidak di pertemukan di tanya
satu persatu diharapkan pendapatnya
menjadi lebih beragam itu kira-kira
Hai perbedaan antara metode Chelsea
dengan metode yang lainnya ya kemudian
valuasi ekonomi pada dasarnya adalah
implementasi dari tahap yang ini ya
mungkin saya jelaskan nanti efisiensi
SDA jadi di dalam efisiensi SDA ini ada
yang disebut dengan valuasi lingkungan
evaluasi lingkungannya eh jadi ketika
kita menentukan suatu daerah itu eh
efisien di dalam menjalankan pembangunan
kita bisa menggunakan valuasi ekonomi
evaluasi ekonomi bedanya dengan analisis
ekonomi lainnya kalau analisis ekonomi
lainnya hanya fokus kepada disebut
dengan Directions value ya thericis
value itu adalah nilai-nilai
wushu khususnya untuk yang bisa bernilai
pasar ya misalnya untuk melihat
Efisiensi sebuah hutan itu adalah hasil
penjualan kayu untuk melihat efisiensi
perkebunan adalah hasil penjualan produk
atau bangunan nah itu yang biasa
dilakukan di dalam analisis ekonomi nah
tetapi untuk analisis valuasi lingkungan
tidak hanya yang bersifat market ya atau
bersifat bisa dijual di pasar di sana
juga kita harus menghitung manfaat
lainnya misalnya untuk rekreasi ya untuk
budaya Kemudian untuk pengendalian
banjir
ngapa untuk cadangan karbon ya nah jadi
semua dihitung misalnya untuk
pengendalian banjir dirupiahkan dia
kalau dia terjadi banjir berapa
kerugiannya ingat ketika dia menjaga
banjir berarti berapa rupiah yang bisa
dipetik dihemat ya itu masuk ke dalam
manfaat kemudian juga cadangan karbon
dan seterusnya ketika kita menggunakan
valuasi lingkungan di sana kita
menghitung manfaat dari jasa ekosistem
Jadi bukan hanya yang laku di pasar tapi
juga semua jasa ekosistem itu kita nilai
rupiahnya itu kira-kira pendekatan
evaluasi lingkungannya nah sedangkan
model proyeksi berbasis skenario ini
sebetulnya sudah banyak
Ya sudah umum kita pakai ya terutama
nanti di dalam klhs rpjmd kita memang
harus membuat proyeksi sampai 2030 ya
jadi ketika esdijis itu akan dicapai
kita akan membuat skenario skenario itu
kira-kira enam muatan Nah untuk eh apa
saja alternatif yang perlu kita buat ini
ada di dalam pasal 26 permen lhk No 69
jadi kita lihat lagi 11 langkah setelah
selangkah 1 identifikasi isu PB langkah2
disurvei strategis langkah 3 isu PB
prioritas langkah 4 analisis krp
kemudian langkah kelima uji silang
langkah keenam analisis muatan klhs
diharapkan kita sudah memiliki gambaran
tentang
masalahan yang ada nasi hingga kita di
langkah ke tujuh adalah membuat
alternatif klhs dalam membuat alternatif
PKS di sini ada abcdefgh saya mulai dari
yang gih yang gini artinya yang paling
ringan klhs ya karena ternyata
permasalahannya tidak terlalu berat
dampaknya tidak terlalu besar maka
rekomendasi klhs berupa pemberian arahan
pemberian arahan nih atau rambu-rambu
mitigasi ya nah jadi kate
Hai cukup memberikan arahan dan
rambu-rambu mitigasi atau arahan dan
rambu-rambu untuk mempertahankan atau
meningkatkan fungsi ekosistem jadi ini
dua ini kira-kira untuk kasus-kasus yang
ringan bagaimana untuk kasus-kasus yang
sedang bisa jadi harus ditunda ya atau
urutannya diubah prioritasnya dirubah ya
atau prosesnya dirubah metodenya dirubah
contoh misalnya asalnya akan membuat apa
membangun Kawasan Industri logam dasar
misalnya itu ternyata pencemaran di
sungai di sekitar daerah itu
Hai sudah sangat berat apalagi kalau
nanti ada pengolahan kimia dasar logam
dasar itu limbahnya akan sangat banyak
maka kita bisa lihat apa bisa jadi
ditunda dulu sampai kondisi
lingkungannya bagus atau bisa juga harus
ada metode dan proses Ipal yang sangat
bagus atau bisa jadi prioritasnya diubah
ya jadi banyak sekali usulan-usulan kita
yang bisa kita sampaikan tergantung
kepada nah atau misalnya kita bisa
usulkan disini mengubah segalanya ya
asalnya misalnya 100 sektor menjadi
misalnya lu
tuh hektare gitu ya atau lokasinya bisa
di geser ya Nah atau misalnya tujuannya
dirubah ya jangan Kawasan Industri logam
Dasar atau kimia dasar tapi kawasan
industri jasa hitungan tujuan targetnya
diubah karena supaya pencemarannya tidak
terlalu besar jadi tergantung kepada
permasalahannya kalau hanya ringan kita
bisa berikan rambu-rambu kalau sedang
tidak bisa ubah prosesnya tapi kalau
misalnya berat kita bisa pindahkan
lokasinya atau ukurannya diperkecil atau
strateginya dirubah ya target dan
tujuannya juga dirubah itu tergantung
kepada permasalahannya
di kita bisa gunakan ada tujuh
alternatif yang bisa kita sampaikan di
LKS nah tentu disini untuk
menyempurnakan alternatif ini kita pakai
kriteria kita pilih manfaat yang lebih
besar risiko yang lebih kecil kepastian
untuk keselamatan dan kesejahteraan dan
juga integrasi dampak dan risiko yang
lebih efektifnya itu adalah para 7 dan 8
ya untuk alternatif trembucker
rekomendasi dan rekomendasi kemudian
yang ke-9 penjaminan kualitas pada
dasarnya adalah self-assessment tim klhs
mengevaluasi kembali hasil akhirnya
kemudian yang ke-10 adalah penduduk
mental
Dian jangan lupa kita harus kumpulkan
semua berita acara foto-foto ya untuk
dokumentasi dan terakhir adalah validasi
validasi ini dilakukan oleh lembaga di
atasnya misalnya untuk klhs rtrw
kabupaten kota itu dikerjakan oleh
provinsi ya Nah untuk level provinsi
validasinya dikerjakan oleh nasional itu
adalah site yang pertama kita sudah
selesaikan sekitar satu G silahkan kalau
ada pertanyaan lebih sini ya yang Pak
Asep ya siapa yang akan aset ada
pertanyaan Pak untuk yang satu jam Ririn
silakan saya izin Share screen ya pak ya
Oh ya Baik Pak eh ada pertanyaan dari
sebentar Baik Pak yang pertama saya akan
bacakan terlebih dahulu dari Pak Diki
Pak jadi eh artinya isu PB PB strategis
akan memiliki jumlah yang sama dengan
prioritas ya Pak ini saya langsung jawab
saja ya Jadi pada dasarnya tujuan dari
prioritas itu mengurutkan tetapi bisa
juga ketika setelah diprioritaskan Pokja
menentukan dari 10 prioritas dari 1-10
Pokja menentukan kita pilih 7 saja itu
khan ya jadi tujuan asalnya prioritas
itu hanya mengurutkan Tetapi kalau Pokja
dengan satu dan lain hal ingin
mengurangi lagi itu dipersilakan jadi
kekuatan terbesar di dalam klhs ini
adalah rapat Pokja ya Nah tentu banyak
alasan kenapa Eh isu pb-nya ingin diuji
fokuskan ya jadi lebih lebih fokus
kepada beberapa isu tertentu ya itu
dipersilahkan jadi isu PB prioritas bisa
= TB strategis juga bisa lebih sedikit
ya gloritas Nah kalau aturan dasarnya
prioritas hanya mengurutkan saja Tetapi
kalau misalnya Pokja
inginkan prioritas ini memfilter kembali
itu dipersilahkan tentunya difilter
dipilih prioritas satu artinya yang
paling tinggi ya nanti beberapa
prioritas yang di bawah silahkan kalau
mau di drop ini balik lagi kepada
keputusan e-pokja kemudian saya baca
saja langsung ya Mbak Ririn ya ya dan
Tia dan semuanya mantap Nuri tas ya Nah
yang wajib dilakukan oleh konsultasi
publik yang wajib ya yang wajib itu ada
dua pertama adalah ketika pengumpulan
isu TB atau longlist Nah itu longlist
wajib oleh konsultasi publik Nah yang
kedua ketika
Ia menyampaikan hasil analisis 6 muatan
yaitu berupa rekomendasi rekomendasi
alternatif rekomendasi itu wajib nah
Tetapi kalau misalnya klhs ini memiliki
waktu yang cukup banyak kemudian
memiliki sumber daya yang cukup banyak
konsultasi publik ini bisa diperbanyak
juga ya Nah di sini ada dua opsi bisa
jadi untuk isu PB strategis dan teoritas
tanpa melalui konsultasi publik atau
bisa juga menggunakan konsultasi publik
jadi opsional nah Tetapi kalau longlist
atau ISP itu wajib ya menggunakan
konsultasi publik tetapi untuk PB
strategis
prioritas opsional Nah kalau misalnya
tidak memungkinkan dilakukan menggunakan
konsultasi publik berarti hingga rapat
Pokja nah single pop dianya ini memang
harus aktif ya harus bisa mendukung
pengambilan keputusan di dalam lhs
kemudian Apakah ada al-quran angka
negatif nah memang di dalam maka LKS itu
yang paling menentukan adalah rapat
Pokja ya Mengapa tidak bisa dipastikan
angka Karena tiap daerah bisa jadi
berbeda-beda contoh ya di sebuah daerah
Metropolitan itu air penyokan sangat
banyak bisa sampai 200/300 krp nanti
kalau misalnya tidak terlalu ketat di
dalam filtering ya jadi difilter
itu longgar maka kita harus menganalisis
bisa sampai 200 KFC mungkin masalah
waktu ya masalah waktu itu menjadi
sangat panjang dan Jadi kurang fokus
sehingga untuk PRP yang demikian banyak
sebaiknya lebih ketat ya filtering nya
itu bisa jadi tidak angka negatif sesuai
dengan arahan dari regulasi tiga angka
negatif tetapi bisa jadi ada sebuah
daerah yang air penyok sedikit saja
hanya ada 10 misalnya TWRP nah di sana
bisa saja anggota Pokja memilih ya
negatifnya satu saja artinya tidak akan
banyak krp yang didrop Ya karena memang
airnya juga tidak terlalu banyak
sehingga klhs bisa menghandle semua
Nah jadi disini perlu ada kebijaksanaan
dari objek tujuan klhs tetap ingin
menghasilkan studi yang terbaik studi
yang maksimal nah tetapi klhs juga
dibatasi waktu ya kayak harus dibatasi
waktu si sehingga pokoknya harus memilih
dengan waktu yang ada kira-kira seperti
apa jalan yang terbaik jadi acuannya
tetap ada ya tiga negatif tetapi bisa
juga ada keputusan lain kalau Pokja
membuat atau memiliki pemikiran yang
berbeda itu berkali dari Mbak
hafizatunnisa Ayah mungkin bisa pindah
ke slide berikutnya pak mohon izin bisa
Pak tanya Pak
Hai Mbak Sundari Iya pertanyaan yang
sebelumnya atau Iya terkait jawaban
Bapak tadi tentang isu PB dan
penilaiannya nah ini untuk klhs rtrw
atau kwalian dengan kkmjm Depag memang
dasarnya kita
Hai isu strategis itu kita nilai juga
kan kalau klhs rpjmd kan sifatnya tadi X
ini ya Pak sampekan jadi bukan ekspos
begitu atau kaya yang kita bahas tadi
biarkan yang rtrw ya Iya baik-baik
karena untuk rpjmd itu akan kita bahas
besok ya baik soalnya tadi di awal kan
dijelaskan ada rtrw ada ini jadi ya ya
Pak baik-baik berarti memang dari isu
strategis sampai pada penilaian krp itu
memang khusus untuk klhs rtrw ya ya hari
ini husus untuk rtrw nanti besok kita
bahas untuk rpjmd ya Terima kasih Bu
Sundari atas konfirmasinya Kemudian dari
Mbak Lisa Pratiwi ada
nyaan Ya tentu Tiap orang
sendiri-sendiri ya sendiri-sendiri dulu
kemudian digabung kemudian disimpulkan
sehingga menjadi kesepakatan pop jadi
sehingga nanti skornya mungkin tidak
boleh latihan kalau ada 20 anggota Pokja
nanti dirata-ratakan begitu kemudian ya
disimpulkan dan dibuat kesepakatan ya
jadi betul nah bisa jadi pertama kita
bagikan lembar itu ke yang anggota Pokja
anggota Pokja mengisi kemudian nanti
dikumpulkan dikumpulkan kemudian
dirata-ratakan gitu dirata-ratakan
kemudian ditampilkan eh Inilah hasil
pendapat Pokja nanti ada pembahasan
Oh ya tentu disini tetap kita
mengedepankan musyawarah mufakat ya di
dalam keputusan Pokja Oke nanti akan ada
ini lagi ya Eh pembahasan pertanyaan
kita akan lanjut dulu ke slide yang
kedua slide kedua adalah Apa perbedaan
antara klhs rtrw dan rdtrk Iya nah ini
juga penting gimana Apakah sudah
terlihat sudah Pak Asep ya tidak Hah
Sebetulnya saya tadi mau tanya saya tadi
Apakah no
sih saya sebelumnya ini enggak kelihatan
enggak yang saya buat garis-garis gitu
ya kan Pak ini kelihatan ya sekarang
juga oke bagus Nah bagaimana
Hai jadi tadi kita sudah bahas 11
langkah ya di dalam klhs Nah sekarang
kita ingin mengeksplorasi tentang krp ya
Jadi kita akan eksplorasi ke Rp itu apa
sih ya Nah Rp itu apa kira-kira seperti
itu kita akan eksplorasi nah ternyata
krp itu sangat banyak ya Jadi kalau kita
lihat ada krp nasional krp provinsi krp
kabupaten ada kota ya kemudian juga ada
yang di laut ada yang di darat kemudian
juga ada rencana tata ruang Pulau radka
tegis nasional Nah jadi knp ini sangat
Hai nah Apa yang harus kita pahami
sebagai tim klhs terhadap krp ini yang
pertama kita harus menyadari bahwa tiap
krp memiliki fungsi sendiri-sendiri ya
yang kedua selain fungsi juga memiliki
skala yang berbeda fungsi yang berbeda
Skala yang berbeda ya skala analisis
biasanya menggunakan skala peta dan juga
memiliki karakteristik yang berbeda jadi
ketika kita ini kita belum bicara rpjmd
ya rpjmd kita bahas besok jadi kah kita
menganalisis klhs rtrw kita harus pahami
HRP nya itu apa itu ya Nah jadi HRP
nih khususnya tata ruang di
undang-undang 26 2007 ya tentang tata
ruang di sana sudah ditetapkan bahwa Rp
ini bisa berbentuk KMP nasional provinsi
kabupaten dan kota kemudian ada yang
disebut dengan rencana umum bisa juga
disebut dengan rencana Rich ada yang
berbentuk perkotaan ya artinya berada di
perkotaan Ada yang nih pedesaan Nah jadi
setiap krp ini berbeda itu intinya jadi
tim klhs harus menyadari krp nya ini
seperti apa Ya karakteristiknya seperti
apa sehingga nanti di dalam tim klhs
diusahakan ada satu tenaga
kali yang memahami tentang KRT misalnya
dari Planologi ya lo dari atau ruang
yang memahami tentang tata ruang saya
lihat peserta banyak yang background nya
dari Planologi ya berarti dah pas ya
Bapak Ibu yang dari Planologi tinggal
mendalami aspek lingkungannya Karena
untuk aspek air BBnya sudah paham Babel
apa bagi Bapak Ibu yang bukan berasal
dari Planologi tentu perlu melengkapi
pemahaman tentang tata ruang ya Atau
bisa juga merekrut tenaga ahli dari tata
ruang sehingga nyambung begitu ya antara
klhs yang kita buat dengan subjek yang
kita analisis nah Disini
udah digambarkan hubungan antara tiap
tata ruang jadi tata ruang itu saling
terhubung baik itu yang nasional
provinsi kota Kabupaten baik yang
bersifat detil maupun yang umum sehingga
lagi klhs rtrw Kabupaten seharusnya
membaca juga rtrw provinsi ya Jadi
sebetulnya Kabupaten ini di konteks
provinsi dia ini sebagai apa gitu ya
jadi karena ada sebuah kabupaten yang
diposisikan sebagai daerah konservasi
begitu ya ada yang diungsikan sebagai
daerah penyangga atau daerah utama kita
jadi perlu tahu gambaran besar daerah
itu dengan membaca tata ruang di
ia jadi kalau kita bicara rtr di level
Kecamatan kita lihat di level Kabupaten
kotanya itu kira-kira seperti apa sih
fungsi Kecamatan itu demikian juga kalau
kita rtrw kabupaten kita lihat di rtrw
provinsi nya Kabupaten itu di posisi apa
kemudian juga dari sisi petak Ya ini
yang sering jadi masalah di dalam tata
ruang skala analisis dibedakan
berdasarkan peta jadi nanti akan ada
kuliah khusus tentang peta ya tetapi
saya akan menjelaskan secara garis besar
misalnya ada sebuah kotak ya satu
sentimeter * 1
m ya nyanyi contoh misalnya gitu di
ditekan kalau peta itu adalah peta rdtr
ya atau level Kecamatan berarti satu cm
di peta ini sama dengan 5000 cm di
kenyataan Jadi kalau 5000 cm Ini artinya
50meter ya Nah ya anggap saja ada sebuah
lapangan sepak bola eh 50kali 50 M maka
akan terlihat sebagai sebuah kotak satu
kali satu senti nah tetapi Ketika kita
bicara di rtrw Kabupaten dengan skala 1
banding Rp50.000 berarti satu senti =
Rp50.000 sentia-me intrusa
Hai atuh sama dengan 500 m nah Berarti
lapangan bola tadi yang 50 m kali
50meter itu hanya sebuah titik saja gitu
nah jadi dengan skala analisis yang
berbeda maka orientasi ataupun targetnya
menjadi berbeda di dalam rtrw kabupaten
kita tidak bisa bicara sebuah blog
lapangan sepakbola itu ya karena dia
hanya sebagai sebuah titik hanya sebagai
sebuah tipe-x Dita rtrw kita tidak bisa
bicara banyak berarti kita bisa bicara
dengan kawasan yang lebih luas tetapi
dengan di rdtr kita bisa melihat
[Musik]
ngan sepakbola itu menjadi sebuah
kawasan yang bisa kita analisis Nah jadi
disini ini yang sering menjadi masalah
ketika kita mengusulkan suatu sistem
lingkungan ya karena didalam sistem
lingkungan kita tidak mengenal skala
contoh misalnya ketika kita membicarakan
pengelolaan sampah di level provinsi
maka yang kita katakan adalah mengelola
sampah di level provinsi dimulai dari
pengumpulan di rumah tangga misalnya ya
yaitu adanya pemilahan pemilahan
kemudian ada pengumpulan ya kemudian ke
TPS dari TPS ke TPA Nah itu
nah menurut rtrw Kabupaten atau apalagi
rtrw provinsi untuk menggambarkan sebuah
TPS itu kan tidak sesuai dengan skala
petanya nah tetapi dari sisi lingkungan
TPS itu sangat penting karena kalau
tidak ada TPS maka pengelolaan
lingkungan itu menjadi terputus nah ini
yang sering tidak ketemu antara klhs
dengan krp tata ruang di dalam
pendekatan lingkungan itu semuanya harus
terhubung mulai dari sumber kemudian PT
ya atau transport dan akhirnya
pengolahan akhir ini yang harus dicari
titik temunya Bagaimana antara skala
peta yang berbeda dengan analisis
lingkungan yang memang
bedakan berdasarkan skala artinya
walaupun dia di level provinsi masalah
pemilahan masalah pengumpulan masalah
pewadahan itu tetap pentingnya Walaupun
dia di skala provinsi tetapi dengan
adanya kesepahaman antara tim klhs yang
memahami bahwa di rtrw Kabupaten itu
hanya arahan pengembangan usahanya di
rdtr baru dia ada persyaratan teknis
gitu nah bisa dicari titik temu itu
kira-kira eh manfaat dari kita memahami
air b ya Jadi bahwa krp ini dia dibatasi
oleh skala peta sehingga ketika petaknya
dia tidak bisa
mengadopsi maka dianggap itu menjadi
tanggungjawab level yang lebih detil
Jadi silakan nanti di dalam
diskusi-diskusi akan ketemu ya kira-kira
Bagaimana jalan keluarnya bisa saja di
dalam peta memang tidak dituliskan
tetapi di dalam analisis akhirnya dibuat
yang detil yang bisa menunjang ke dalam
air p itu sendiri ya kemudian hal lain
yang harus kita lihat bahwa isi dari
rtrw nasional provinsi kabupaten kota
itu berbeda ya Jadi nanti silakan lebay
Bu pelajari khususnya yang bukan berasal
dari Planologi Apa beda antara substansi
ya rtrw nasional provinsi kabupaten kota
juga rdtr kemudian disana juga ada yang
disebut dengan rencana struktur ruang
rencana pola ruang nah menurut bahasa
yang mudah segala sesuatu yang berbentuk
area itu kita sebut pola ruang di area
misalnya pola ruang pemukiman pola ruang
[Musik]
misalnya perkebunan gitu ya pola ruang
nih tapi kalau struktur ruang itu
berbentuk garis ya Bisanya jaringan
Jalan jaringan drainase jaringan
telekomunikasi itu disebutnya struktur
ruang jadi Apakah dia berbentuk area
atau berbentuk garis nanti kita bisa
sesuaikan di dalam analisis klhs jadi
klhs perlu memahami apa isi dari krp
Bagaimana struktur
laporan di dalam krp nah kemudian kita
yang menganalisis kita yang menyesuaikan
dengan bahasa-bahasa di air b kemudian
juga untuk rdtr ya Nah rdtr ini pada
dasarnya adalah menjalankan amanat dari
rtrw kabupaten atau atau kota jadi dalam
sebuah kabupaten atau kota seringkali
ada rencana ya Misalnya sebuah kota
ingin mengembangkan asalnya di bagian
barat ya kemudian bagian timur ingin
dikembangkan nah ketika akan
mengembangkan daerah Timur ini tentu
harus diamankan investasi yang ada di
daerah Timur harus ada kepastian wilayah
ya Mana bagian yang boleh
sebagian yang tidak maka rtrw kabupaten
atau rtrw kota mengamanatkan ada
beberapa daerah yang harus dibuat rdtr
ibuan rdtr pada dasarnya adalah dibuat
alokasi ruang yang lebih jelas sehingga
investor akan merasa aman dan nyaman
beraktivitas di sana karena ada
kepastian hukum Ya emang nanti dari rdtr
akan jadi rtbl dan perizinan Ya gimana
daerah yang diijinkan untuk dibangun
mana daerah yang tidak boleh dibangun
itu menjadi lebih jelas dibandingkan
kalau di rtrw ya karena rtrw itu tadi
kita sudah bahas masalah skala tidak
bisa mengatur wilayah yang kecil ya
Misalnya satu hektar dua hektar itu
sulit ya diatur di rtrw kabupaten
ataupun pakan sehingga harus ditempelkan
di dalam rdtr nanti ketika sudah di
detil kan rdtr nya akan jelas disana
pertama adalah tujuan ya nah ini Jadi
yang pertama adalah tujuan sebetulnya
rdtr nya ini tujuannya apa-apa sebagai
perencanaan kota yang baru ya atau
sebagai daerah Suburban ya sebagai
pendukung penyangga atau sebagai daerah
komersil daerah industri Nah itu akan
bisa kita lihat dari tujuan si rdtr itu
kemudian rdtr biasanya dibagi menjadi
bwp atau banyak wilayah perencanaan yang
ada beberapa BW bisa2 bisa tiga yang
bergantung kepada rencana
Hai di RCTI tuh sama seperti rtrw rdtr
juga nanti ada struktur ruang dan pola
ruang jika ada setiap sub dp-nya ini
atau gimana Ya kemudian juga ada
ketentuan pemanfaatan ruang dan
peraturan zonasi ratu-ratu zonasi ada
yang kita kenal dengan ITB ya itbx itu
hidupnya diizinkan atau terbatas atau
dilarang ya jadi di dalam rdtr ini tentu
ada aturan-aturan yang lebih detil yang
lebih rinci dari sebuah alokasi ruang
nah kemudian kalau kita lihat Apa peran
klhs di dalam rtrw kabupaten dan Apa
peran KLX di
rdtr eh sebuah wilayah biasanya bisa
satu Kecamatan Atau Dua Kecamatan
digabung menjadi satu er drakor124
Angeles disini lebih kepada arahan ya
Jadi kalau kita lihat bedanya antara
rtrw Kabupaten dengan rdtr ini lebih
kepada arahannya jadi kepada lebih
kepada arahan nah Tetapi kalau rdtr
lebih kepada ketentuan sehingga disini
mksd juga berbeda kalau rtrw Kabupaten
karena berbentuk arahan jadi lebih
kepada strategis Tapi kalau RTV media
sudah sangat detil berarti lebih kepada
pendekatan dapat jadi klhs nya lebih
kepada pendekatan dampak kalau untuk
level yang lebih
luas lebih ada strategis Nah kalau lebih
kepada dapat Berarti ada yang disebut
dengan KSA AMDAL Nah jadi bagi Bapak Ibu
yang sudah terbiasa mengerjakan AMDAL
tentu tidak tidak akan asing ya dengan
hal ini tapi bagi Bapak Ibu yang belum
terbiasa dengan Amdal silahkan
dipelajari Jadi kalau Bapak Ibu ingin
mengerjakan klhs rdtr maka bentuk klhs
nya menjadi KSA AMDAL ya Apa itu klhs
terasam dah gitu Diatur di dalam permen
lhk No 24 tahun 2018 nanti silahkan di
cek ya regulasinya permen lhk 24 tahun
2018 ini
tentang klhs rasa AMDAL Nah kalau
misalnya Bapak Ibu sudah mengerjakan LKS
rdtr rasa AMDAL ini makan nanti bisa
diajukan sebagai pengecualian AMDAL itu
kira-kira beda antara LKS rtrw kabupaten
kota Provinsi dan nasional dengan https
kemudian kita akan lanjut ke slide
berikutnya nah ini adalah struktur di
rtrw dan rdtrk Jadi Bapak Ibu bisa
pelajari Mungkin banyak hal-hal baru ya
terutama bagi yang bukan dari
perencanaan wilayah dan kota Nah sebagai
tim klhs tentu kita harus harus siap
belajar ya harus belajar apa itu
struktur ruang Apa itu pola ruang
Iya sehingga nanti bisa nyambung dengan
tim tata ruang Nah tadi kita sudah bahas
bahwa didalam penyusunan tata ruang ini
ada proses teknis ada proses
partisipatif dan juga proses legislasi
ini adalah struktur dari permen teh dari
undang-undang 26 tahun 2007 tentang
penataan ruang jadi lebay bisa lihat dan
bisa pelajari lebih detil nah di dalam
penyusunan tata ruang menggunakan
overlay peta = klhs sehingga sebetulnya
data-data klhs dengan rdtr ini harusnya
data-data yang sama sehingga tidak ada
perbedaan Pak ya Nah kemudian ini ada
penjelasan tentang bagaimana sebuah tata
ruang itu dibuat
mulai dari analisis kebijakan kondisi
internal ya analisis daya tampung Nah
jadi kalau kita lihat proses pembuatan
rtrw atau pembuatan tata ruang dengan
klhs itu banyak kesamaan nah sehingga
kita bisa saling sharing data sharing
pengalaman juga sering metodologi
Bagaimana sih tim tata ruang misalnya
menghitung daya dukung dan daya tampung
uh kalau tata ruang begini metodenya
saya menggunakan SKL ya Permen PU 20
tahun 2007 atau yang terbaru menggunakan
analisis DPK dari Kementerian ATR
bisanya Oh kalau dari klhs kami
menggunakan ermen lupa ya nanti bisa
saling diskusi ya isu saling diskusi
Hai akibatnya e-mails nya itu menjadi
sangat powerfull ya sangat membantu
penyusunan tata ruang artinya bisa
kira-kira begini oke deh kata tim terong
untuk analisis lingkungannya kami
serahkan kepada klhs sehingga nanti kita
bisa buat tata ruang yang lebih
berkelanjutan nah itu yang diharapkan
jadi antara klhs dengan tata ruang bisa
saling bekerjasama Sinergi sehingga
diperoleh produk tata ruang yang lebih
berkualitas kemudian ini juga ada tahap
ya tahap penyusunan tata ruang di sini
yang eh warna coklat ini tahap
penyusunan tata ruang yang kanan ada
tahap penyusunan klhs nah sebetulnya ini
bisa ada interaksi yang antara tim
Kayla es dengan tim tata ruang kemudian
di sini ada yang tadi saya Sebutkan ya
bisa pendekatan tampak bisa pendekatan
strategis artinya kalau untuk rptl kita
sebaiknya sudah masuk ke dalam
pendekatan dampak ya bukan pendapat
legislatif kalau untuk rtrw Kabupaten
ataupun provinsi ya kalau provinsi
pendekatan strategis ya kalau Kabupaten
sebagian strategi sebagian dampak kalau
rdtr full pendekatan dampak ya Jadi ada
perbedaan dekatan kemudian disini tadi
ya sudah kita bahas untuk strategis dan
dampak memiliki tingkat kedetailan yang
berbeda Nah kalau kita
sehat di sini ada tahapan klhs yang
diatas adalah tahapan klhs ya murni
dilakukan oleh tim klhs tapi ketika
sudah masuk tahap kelima ya tahap 4 dan
5 ini sudah bersinggungan dengan tim
tata ruang sehingga nanti bisa dilakukan
diskusi ya antara tingkah lhs dengan tim
tata ruang sehingga hasilnya nanti lebih
efektif kemudian di sini kita lihat
sering muncul pertanyaan dari tim tata
ruang ketika mereka melihat hasil Ting
klhs mereka Suka bertanya ini metode Apa
yang dilakukan gitu ya bagaimana
menghitung daya dukung daya tampung
kemudian Apa kriteria
q&a sebaiknya antara tingkat lhs dengan
tim tata ruang saling memahami Ia baik
metode kriteria kemudian asumsi-asumsi
itu silahkan sharing ya Nah sehingga
muncul kesepahaman demikian juga tetap
ruangnya jenisnya apa Apakah kota ya Nah
contoh misalnya di sini ada ada kota apa
tadi saya atau campuran nah ini juga
memili
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:09:26 UTC
Categories
Manage