Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id seperti itu mungkin di sini Saya ingin menyapa terlebih dahulu bagi Bapak dan Ibu yang sudah hadir bergabung bersama webinar kita pagi hari ini mungkin saya ingin menyapa terlebih dahulu di sini ada Pak Aryadi dari dlh Palangkaraya mungkin Bapak bisa memperkenalkan diri Pak dari sebagai apa kemudian berkenalan dengan semuanya Baik terima kasih assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua mohon izin moderator dan panitia perkenalkan saya materi dari dinas lingkungan hidup Kota Palangkaraya kebetulan sekarang menjabat di kepala UPTD Laboratorium Lingkungan daerah Kota Palangkaraya salam kenal salam sehat dan semangat untuk semua Terima kasih assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam Terima kasih banyak Pak Salam kenal kemudian di sini Saya ingin menyapa juga ada mungkin di sini ada Pak Agus Norman Selamat pagi Pak boleh diambil Pak mungkin bisa berkenalan dulu bagus ini kira-kira dari mana bisa di Android dulu Pak Mohon maaf suaranya tidak terdengar diklik lagi mungkin pak mikrofonnya Assalamualaikum Warahmatullahi Salam kenal untuk teman-teman yang ada di Kepulauan Riau semuanya Terima kasih Pak Agus sudah bergabung di kegiatan kita hari ini Oke di sini saya juga ingin menyapa di sini juga ada Bapak dan Ibu semuanya yang dari polkes Bayah kemudian ada yang dari Singkep kemudian Kupang ini Selamat datang kepada teman-teman dari Kupang ini tempo hari baru juga berjumpa di teman-teman Kupang di pelatihan kemudian ada Bu mursidah Selamat pagi ibu oke mungkin di sini kita akan eee karena peserta juga sudah mencapai 500 orang yang bergabung di webinar kita hari ini Terima kasih banyak saya ucapkan kepada Bapak dan Ibu semuanya yang sudah bergabung pada webinar kita hari ini untuk topik yang akan kita bawakan hari ini kita akan membahas terkait dengan pengelolaan pencemaran udara di sini nanti kita akan dibahas tuntas oleh terkait dengan bagaimana upaya-upaya untuk pengelolaan pencemaran udara ini khususnya untuk di Indonesia seperti itu di sini mungkin sudah bergabung materi pertama kita Pak Asep Sofyan Apakah suara saya terdengar Pak ya terdengar oke selamat pagi Pak semoga dalam keadaan sehat dan bisa menyampaikan materinya yang sangat menarik ini kepada peserta semuanya ini tuh kebetulan topik hari ini juga banyak yang request dan banyak yang penasaran juga sangat mengapresiasi untuk pengangkatan judul mengenai pengelolaan pencemaran udara ini baik mungkin dari Pak Asep apakah sudah siap untuk Ya sudah siap oke sudah siap makanan itu saya persilahkan kepada Pak Asep untuk memaparkan materinya Selamat mengikuti webinar Bapak dan Ibu terkait dengan nanti daftar hadir akan dikirimkan di akhir sesi webinar Kemudian untuk nanti materi yang dipaparkan nanti akan di share di website kami seperti itu Selamat mengikuti webinar maupun dari ibu saya persilahkan kepada Pak Asep waktu dan tempat saya persilahkan Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih kepada Eko Edo yang sudah memfasilitasi webinar kali ini selamat berjumpa kembali Bapak Ibu dari seluruh Indonesia yang saat ini telah bergabung di dalam kegiatan webinar kita pada pagi hari ini judul Kita adalah tentang pengelolaan pencemaran udara mohon izin saya untuk memulai paparan ini masih belum bisa ya [Musik] baik di sini Saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih ya kepada bapak ibu yang sudah hadir pada hari ini saya lihat ada 580 dan terus bertambah ya ini mudah-mudahan semakin banyak pengetahuan tentang pencemaran udara yang bisa kita peroleh saya mohon izin untuk share screen [Musik] baik sudah terlihat Pak Udah ini sudah full screen Ya sudah ya kita akan mulai dari definisi dulu ya ada di pp22 2021 secara definisi kita tidak boleh melupakan regulasi yang ada ya di sini ada definisi tentang pencemaran udara mutu udara rppm u ya mungkin ini istilah baru yang muncul di pp22 jadi Silahkan Bapak Ibu dilihat ada juga wppmu ya wilayah perlindungan dan pengelolaan Bentuk udara nah kemudian pertanyaan pertama di dalam pengelolaan pencemaran udara adalah bagaimana langkah-langkah kita mengelola pencemaran udara di perkotaan Mengapa kita sebut perkotaan karena biasanya untuk pedesaan apalagi wilayah hutan itu isu pencemaran udaranya kecil ya Nah kecuali kalau ada kebakaran hutan itu menjadi isu yang besar tapi kalau di perkotaan pencemaran udara ini selalu ada ya jika bapak ibu berada di sebuah perkotaan yang di sana ada kegiatan transportasi kegiatan industri maka kita bisa menggunakan diagram ini jadi di sini ada tujuh komponen pengelolaan pencemaran udara yang pertama adalah menetapkan hukum dan peraturan perundangan Jadi Bapak Ibu silakan download ya regulasi regulasi tentang pencemaran udara nah kemudian dari regulasi itu apakah sudah dianggap cukup atau belum Nah kalau belum berarti Pemerintah Daerah itu boleh membuat peraturan turunan baik itu menggunakan Perda atau Pergub ya kalau untuk provinsi perbup Bupati verbal itu diperbolehkan dengan syarat aturan di daerah harus lebih ketat dari aturan di pusat atau di nasional Kemudian yang kedua setelah regulasi aman gitu ya kita coba lihat sumber pencemar udara nah tentu tiap daerah beda-beda ya kita tahu bahwa sumber pencemar udara ini [Musik] ada yang [Musik] bergerak ada yang tidak bergerak Saya tidak bahas di sini karena saya anggap Bapak Ibu sudah tahu ya mengenai sumber pencemar udara yang bergerak misalnya transportasi darat laut udara itu dianggap bergerak yang tidak bergerak ada sumber point source sumber point source itu sumber titik ada sumber garis kalau ada yang belum jelas tentang sumber pencemaran udara silahkan nanti tulis di kolom chat ya kalau mau kita diskusikan lebih jauh tentang sumber pencemaran udara Tapi saya di sini tidak terlalu bahas karena saya anggap Bapak Ibu sudah tahu kemudian Langkah ketiga adalah kita melakukan inventarisasi ya inventarisasi emisi yang Oke kita bahas sedikit tentang inventarisasi emisi inventarisasi emisi adalah pendataan emisi yang ada di kita sebaiknya tiap tahun ya kita lakukan inventarisasi emisi supaya bisa memantau Apakah emisi dari kendaraan bermotor ini naik Apakah emisi dari industri yang ada di wilayah kita ini Naik ya juga dari rumah tangga kita buat inventarisasi emisi idealnya adalah tiap tahun tapi kalau anggarannya tidak cukup bisa kita lakukan tiap 2 tahun atau tiap 3 tahun ya Jadi ini kita lihat tergantung anggaran di daerah nah kemudian pemantauan Nah kalau inventarisasi emisi Bisa tiap 2-3 tahun tapi kalau pemantauan ini harus setiap tahun ada ya Jadi kita lakukan pemantauan di daerah kita nah pemantauan ini sudah dilakukan oleh klhk juga sudah dilakukan oleh dinas-dinas lingkungan hidup dan sudah dipublikasikan ke masyarakat nanti saya akan Ceritakan sedikit tentang monitoring mengenai metode monitoring juga saya tidak bahas terlalu mendalam pada hari ini tapi kalau ada pertanyaan silahkan ya kemudian setelah kita lakukan inventarisasi dan monitoring kita lakukan pemodelan nah pemodelan ini relatif baru di Indonesia jadi saya akan bahas agak mendalam ya mengenai pemodelan ini sekarang pertanyaannya Mengapa kita melakukan pemodelan Apakah inventarisasi dan monitoring ini tidak cukup nah jawabannya cukup tapi bagaimana dengan prediksi ya bagaimana pemodelan untuk tahun depan bagaimana pemodelan untuk 10 tahun lagi Bagaimana prediksi pencemar udara kalau akan dibangun sebuah Kompleks industri yang baru Bagaimana kalau akan ada perusahaan besar ya Misalnya industri semen yang akan dibangun itu kira-kira seperti apa Nah jadi untuk kepentingan prediksi kita memerlukan pemodelan demikian juga untuk daerah-daerah yang belum terjangkau oleh monitoring kita bisa lakukan pemodelan jadi pemodelan ini berfungsi dua ya ada pemodelan untuk prediksi dan ada pemodelan untuk melihat daerah yang belum [Musik] monitoring jadi dalam hal ini pemodelan tidak bisa menggantikan monitoring pemodelan hanya melengkapi data-data monitoring misalnya Bapak Ibu memiliki 10 Kecamatan tapi yang dimonitoring baru 5 berarti setengahnya ini kan belum dimonitoring Nah kita bisa lakukan pemodelan untuk melihat sebaran pencemaran udara di seluruh kecamatan yang ada di kita Nah jadi di sini pemodelan ada dua fungsi yang pertama tadi untuk memprediksi kegiatan yang belum ada atau ingin memprediksi pencemaran udara di kota kita 10 tahun yang akan datang misalnya ya untuk memprediksi masa yang akan datang atau juga untuk melengkapi data-data monitoring kalau sudah ada data inventarisasi emisi monitoring pemodelan maka analisis data ini akan lebih lebih lengkap ya Nah analisis data ini Tujuannya adalah untuk menilai dampak dan risiko pencemaran udara sehingga kita tahu daerah mana yang beresiko tinggi daerah mana yang beresiko rendah Jadi contoh tadi satu kota terdiri dari 10 Kecamatan mungkin hanya ada dua Kecamatan yang berisiko sangat tinggi kemudian ada dua Kecamatan lain yang beresiko tinggi dan sisanya beresiko sedang dan rendah Nah jadi ujung ya atau akhir dari analisis pengelolaan pencemaran udara adalah analisis risiko Jika Bapak Ibu di dinas lingkungan hidup belum melakukan analisis risiko berarti tugas kita belum selesai jadi tugas kita sebagai pengelola pencemaran udara di daerah maupun pengelola pencemaran udara di perusahaan kalau bapak ibu yang hadir adalah dari perusahaan ya ujung dari analisis pencemaran udara adalah analisis risiko jadi kita harus bisa menghitung dengan kualitas udara seperti ini resiko apa yang akan diterima oleh manusia yang ada di sana ya memang dampak pencemaran udara ini bukan hanya manusia ada hewan ada tumbuhan ada material Ya seperti gedung-gedung tapi yang terutama adalah manusia jadi ujung dari analisis-analisis ini harus berakhir berupa analisis risiko kita akan lanjutkan dari analisis risiko ini kita bisa menetapkan perencanaan strategi dan pengendalian Nah di sini yang terakhir jadi kadang-kadang kita dari monitoring langsung ke perencanaan strategi nah ini kurang kurang lengkap ya harus ada analisis risiko dulu sehingga nanti strateginya ini tepat sasaran ya kalau misalnya kita ingin menurunkan salah satu parameter misalnya partikula kota tempat kita tinggal menurunkan partikulat ini tentu tidak mudah karena pertama kita harus tahu dulu sumber partikulat itu dari mana hasil inventarisasi Bagaimana hasil monitoring Bagaimana Nah kalau nanti ada pemodelan dan analisis risiko kita jadi tahu selain sumber juga pathway itu perjalanan dari partikulat karena kita sudah modelkan Nah jadi kita tahu bahwa sumber partikulat terbesar di mana Berasal dari apa dan kira-kira dia akan menuju ke mana karena bisa jadi ya Misalnya ini ada satu daerah ya misalnya begini ini ada satu daerah Daerah padatnya itu di sini ini daerah padat ya tapi kebetulan anginnya ini berhembus ke sini ya angin dominan maka profil dari pencemaran udaranya itu Mungkin dia seperti ini ya nah jadi profilnya ini justru dia bahkan ada daerah yang perkotaan padat ini dia tidak tidak tinggi konsentrasi pencemar udaranya karena angin dominannya ke arah sana justru di sini daerah yang cenderung pedesaan misalnya rata-rata pencemar udara yang tinggi nah ini adalah manfaat dari pemodelan ya jadi pemodelan ini kita akan melihat pengaruh dari udara dari angin ya dari angin terhadap di terhadap konsentrasi udara dari sumber jadi kita bisa mengetahui di mana konsentrasi pencemar tertinggi setelah dihitung peran angin tentu di dalam pemodelan bukan hanya angin ya yang berperan di sana ada elevasi ketinggian ada tekanan udara temperatur dan seterusnya tapi dengan adanya data pemodelan ini kemudian nanti kita analisis ya menggunakan analisis risiko maka perencanaan strategi yang kita buat ini akan bagus akan tepat sasaran kemudian di sini ada isconned ya klhk ini berbentuk Jadi Bapak Ibu dari HP silakan Bapak Ibu klik [Musik] atau cari isput klhk nanti Bapak Ibu bisa melihat kualitas udara di kota masing-masing ya jadi kalau pakai Android nanti bisa dicari aplikasi kemudian kita akan mencari tahu bagaimana cara menentukan baku mutu kualitas udara ya Jadi bagi Bapak Ibu yang sudah lama bergerak di pencemaran udara pasti tahu bahwa dulu baku mutu ambient itu diatur di PP 41 1999 4199 dan kemudian direvisi dalam PP 21 2021 lampiran 6 Nah jadi di sana ada nilai baku mutu nah pertanyaannya adalah bagaimana negara-negara di dunia menentukan baku mutu baku mutu diserahkan kepada WHO dan Who melakukan berbagai kajian toksikologi dan epidemiologi nah ini contoh saja ya bukan berarti hanya ini yang digunakan Who untuk membuat baku mutu kajiannya banyak sekali ini saya masukkan contoh satu saja Nah di sini Who memiliki data dari penelitian penelitian para ahli kalau misalnya PM dua setengah mikrogram per meter kubik ya ini kalau ditarik garis ke sana ini kira-kira ada satu persen ya Ini kalau ini kan dua ini Empat jadi kira-kira kalau ini kita tarik ya sebetulnya satu lebih ya mungkin 1,5 1,5 jadi kita lihat ini adalah ini aturan Who ya kita lihat PM dua setengah jadi menurut WHO PM dua setengah ini harusnya 10 ya 10 kalau dia 10 dikatakan di sini ini adalah level konsentrasi yang terendah ketika ditemukan kasus cardio full Moner dan kanker paru-paru dengan tingkat kepercayaan riset lebih dari 95% konsentrasi level ini bisa menangani dampak kesehatan paparan PM 2 setengah dalam jangka panjang jadi di angka pm2 setengah 10 mikrogram per meter kubik sebetulnya ada kasus kardio ini lebih ke jantung dan kanker paru-paru jadi dengan angka 10 ini sebetulnya sudah menyebabkan kasus jantung dan paru-paru tapi manusia bisa menanganinya dalam [Musik] jangka panjang jadi Walaupun dia memiliki gangguan jantung dan paru-paru Tapi dia bisa bertahan hidup dengan tingkat kematian ya tadi kita hitung kalau angka 10 ini ada di Kisaran 1.5% meninggal dari populasi Ya tapi ini dianggap Oke oleh Who karena kalau di bawah 10 lagi nanti manusia tidak bisa mengeluarkan emisi sama sekali ya jadi ditetapkan 10 nah tapi Who ini tahu mungkin negara-negara misalnya negara-negara di Timur Tengah yang selalu ada badai pasir mungkin agak sulit ya untuk menerapkan angka 10 atau misalnya negara yang contoh Cina tahun 2000 ya Sebelum tahun 80 sampai tahun 2000 itu kan Cina memang belum menerapkan regulasi yang ketat terhadap PLTU batubara dan kita sering dengar di media Cina pada saat itu memiliki kualitas udara yang sangat kotor ya kalau sekarang sudah berubah karena regulasinya sudah makin baik di China tapi kita ingat di tahun 2000 berita Media mengatakan industri Cina masih industri kotor sehingga kualitas udara juga sangat buruk nah mungkin untuk Cina dari yang kotor kemudian langsung jadi kualitas udara ideal menurut WHO ini akan Sangat memberatkan untuk Cina ya jadi Who menerapkan ada intern target 3 interem target 2 dan intern target 1 Apa maksud dari intern target 1 artinya tahap 1 semua negara agar menerapkan baku mutu di tahap 1 diangkat 35 ya Nah kalau kita lihat 35 di sini 35 ini ada sekitar empat persen lebih populasi akan meninggal ya itu berdasarkan tabel ini jadi ya tapi bagaimana lagi di sini kan ada kompromi antara ekonomi dan kesehatan ya jadi Who menerapkan Who menerapkan [Musik] 35 ini menjadi interim 1 nanti suatu negara jangan interim satu terus dia harus bergerak ke intern 2 Yaitu 25 mikrogram per meter kubik dan lanjut ke interim 3 baru kemudian suatu saat dia harus mencapai kondisi ideal menurut WHO jadi begitu cara Who menetapkan baku mutu ambient dari berbagai riset jadi risetnya banyak sekali ya Nah dirangkum oleh Who seperti ini dan di sini ada angkanya juga ya Jadi kalau dia kalau ini tadi bisa Di bisa di cover ya Ini kira-kira 15% naik risikonya dari dari yang tidak ya dari yang angka 10 ini naik 15% kalau ini naik 6% ya Ini naik 6% dari it1 dari sini ya dari it1 jadi dia ada penurunan ada penurunan 6% 6% Nah jadi kalau intern 1 dia 15% lebih tinggi risikonya interim target 2 dia 6 persen dari interim 1 interim 3 6% dari interim 2 kemudian kita lihat banyak penelitian lain yang mengatakan dampak udara ini terhadap kesehatan Saya tidak akan terlalu panjang di sini ya Bapak Ibu sudah banyak yang tahu kecuali ada pertanyaan Nah tadi tentang PN dua setengah saya pikir Cukup jelas ya bagaimana pm2 setengah data-data penelitian diterjemahkan oleh Who jadi intermed 123 dan juga Who yang ideal dengan cara yang sama juga ya PM 10 dari referensi Saya juga tidak akan terlalu panjang lebar di sini hanya ingin menggambarkan semua parameter itu diturunkan dari kajian-kajian kesehatan ya ada PM 10 ada Ozon ya ada timbal ada bensin ya kemudian ada so2 no2 ya nah jadi semuanya ini menggunakan analisis risiko ya kesehatan dan kemudian nanti diturunkan menjadi regulasi WHO Nah ada co juga nah itu kira-kira Who dan kalau kita lihat baku mutu Malaysia di sini dia mencantumkan interim ya ini kalau kita lihat Kenapa saya Tuliskan di sini karena di baku mutu Malaysia itu dia mencantumkan interim target 1 di tahun 2015 interim target 2 di tahun 2018 dan standar di tahun 2020 yaitu interine sudah sangat mengikuti WHO karena angka-angka diinterin 1 2 3 untuk setiap parameter ini diikuti oleh Malaysia nah Indonesia tidak mengikuti 100% ya jadi kalau kita lihat Indonesia langsung saja menyampaikan angka ini ada di pp22 2021 tanpa menyebutkan ada interim target ya tanpa menyebutkan interim target nanti bagi Bapak Ibu yang tertarik untuk mendalami lebih lanjut pp22 2021 ini sudah masuk ke interim target yang berapa contoh misalnya tadi PM 2,5 ya ini kalau kita lihat balik lagi ya Mohon maaf Bapak Ibu ini saya balik lagi tadi PM dua setengah ini rata-rata tahunan 15 ya Ini nah ini Indonesia sudah menetapkan di angka 15 tadi kita lihat 15 nah ini PM dua setengah di angka 15 berarti Indonesia ini ada yang interim 2 ada yang interim 3 ini di PM dua setengah kita lihat tadi proscek PM intern 3 ya interim 3 tapi yang lain tidak semuanya karena saya sudah analisis ada yang PM ada yang interim 2 dan intern 3 kalau yang pp4199 yang dulu itu kebanyakan interim satu ya kalau kita kelompokkan walaupun tidak sejelas Malaysia ya kalau Malaysia kan dia mencantumkan kalau Indonesia memang tidak mencantumkan tapi kalau kita bandingkan PP 4199 itu kebanyakan interim 1 regulasi yang baru PP 22 2021 itu antara interim 2 dan 3 ya Jadi tidak semuanya 3 ada yang masih 2 ada yang diantara dua dan tiga Nah memang Indonesia tidak mengikuti langsung tapi memodifikasi sesuai dengan kondisi Indonesia Nah namun dari sini bapak ibu bisa tahu bagaimana cara menentukan baku mutu ambience suatu negara jadi mengacu kepada Who kemudian nanti dimodifikasi disesuaikan dengan kondisi negara masing-masing nah kemudian kalau kita lihat negara lain ya nih Singapura itu mencantumkan di sini kata kita lihat ada Who final [Musik] di sini Singapura mencantumkan secara jelas antara interim atau Who final kalau sudah dicantumkan welvinal berarti kondisi ideal yang sudah ditetapkan oleh Who Ya nah tapi ini dia masih interim target walaupun tidak disebutkan interim target 1 2 atau 3 ya kalau kita lihat ini Who interim target untuk PM dua setengah dia katakan 15 15 kita tahu ya sama dengan Indonesia berarti dia interim target 3 jadi kemungkinan karena Singapura sudah banyak yang final ini final final kita lihat finalnya banyak ya karena sudah banyak yang final kemungkinan yang belum interim Ini interim 3 ini dugaan saya saya belum cek satu-satu nanti Bapak Ibu bisa cek satu-satu tapi tadi kita sudah cek untuk PM dua setengah ini interior 3 jadi Singapore ini sudah banyak yang final artinya dia ketat ya ya contoh misalnya untuk [Musik] ini ya pm2 setengah yang tahunan kita tadi ingat angkanya yang paling bawah kan 10 yang Who di atasnya 15 nah ini final untuk 24 jam ya untuk tahunan ini kan annual annual 24 jam di angka 25 Nah kalau kita lihat Indonesia di 24 jam PM dua setengah ini masih di angka 55 ya Nah ini masih di angka 55 mungkin kita cek Penasaran ya PM dua setengah 55 itu ada di ini ya kalau kita lihat ini Kan dia Malaysia dia mengacu ke interim report Nah kalau kita lihat pm2 setengah untuk 24 jam itu interim 2 nya di 50 interim satunya di 75 nah Indonesia di sini 55 berarti dia ada diantara interim 1 dan interim 2 ya jadi seperti Singapura Malaysia itu langsung saja mengutip Who nah Indonesia ada modifikasi ya kalau kita lihat di sini untuk pm2 setengah dia 55 dia ada diantara 75 dan 50 jadi di bawah interim satu sedikit Oh sorry di atas interim 2 sedikit ya karena dia di angka 55 tidak tidak interim 2 Nah jadi kalau kita lihat Anggaplah ini interim 2 dari satu parameter PM dua setengah itu 24 jamnya masih interim 2 1 tahunnya itu interim 3 ya jadi kita simpulkan bahwa pp22 2021 tidak mengacu pada satu interim tertentu beda dengan Malaysia ya tapi modifikasi disesuaikan dengan kondisi Indonesia kalau lihat kita lihat Singapura tadi dia banyak yang sudah Who final Nah di sini ada Filipina ya Filipina mungkin Bapak Ibu yang tertarik bisa menganalisis untuk Filipina ini untuk Jepang ya saya tidak bahas satu-satu tapi kira-kira kita bisa memahami posisi Indonesia dibandingkan dengan WHO nah ini tahun 2014 jadi kita masih pakai PP 4199 ya Nah kalau kita lihat di sini Indonesia masih relatif tinggi ini bukan yang sekarang ya sebagai catatan karena ini referensi tahun 2014 artinya pp21 belum keluar kita hanya ingin melihat kondisi sebelum regulasi yang baru ini ada di angka 150 memang kita untuk Cina itu dibagi 3 grade ya Cina itu untuk pemukiman grade 1 untuk non pemukiman tapi bukan industri itu Grid 2 untuk industri itu greaty motto di tiga tempat yang berbeda kalau untuk pemukiman dia ada di angka 50 ya kemudian kalau kita lihat ini 365 kita masih tinggi ya hampir sama dengan Bangladesh ini kita lihat regulasi yang dulu Nah bisa dibandingkan [Musik] ini regulasi yang baru yang sekarang Jadi kalau regulasi yang sekarang kita lihat kita untuk so2 ini masih lebih ketat Dari Malaysia ya tapi masih lebih longgar dari Jepang dan Amerika Kemudian untuk so2 1 tahun ya kita bisa dilihat ya oleh Bapak Ibu tidak mungkin saya baca satu-satu ya jadi PP 22 2021 ini lompatan yang sangat besar dibandingkan PP 4199 kalau kita lihat tadi sepintas untuk Detailnya nanti Bapak Ibu bisa lihat lebih mendalam ya di PP 4199 itu banyaknya interim satu nah di PP 22 2021 itu ada diantara interim 2 dan 3 jadi suatu lompatan yang yang besar ya PP 22 2021 nah walaupun belum seperti Singapura ya Singapura dia sudah banyak yang Who final Saya tidak bahas satu-satu ya Nah di PP 22 2021 ini ada konsep yang baru wppmu yaitu wilayah perlindungan dan pengelolaan mutu udara ada di pasal 1 kemudian di pasal 174 PP 2021 di pasal 175 nya ada wppnu nasional provinsi lintas provinsi Kabupaten lintas kabupaten kota Nah ini jadi saya mungkin tidak cerita semua aspek pencemaran udara Saya hanya cerita yang mungkin relatif baru ya Bapak Ibu ya nah jadi wpp ilmu ini membagi wilayah Jadi kalau di negara lain kalau kita lihat ini mirip di Cina ya di Cina ini sudah dibagi termasuk di India India ini ada India satu India dua India tiga sebetulnya ya Nah ini yang yang terekam di sini ada Cina 1 2 dan 3 jadi dibagi-bagi Nah kalau kita lihat untuk pemukiman ini sangat ketat ya di Cina dibandingkan dengan yang industri misalnya 250 nah ini memang wppnu masih di apa ya masih dibahas di klhk tapi konsepnya kalau kita lihat ada kelas 3 yang peruntukan industri itu nilainya sama dengan pp21 2021 ya jadi baku mutu yang berlaku nasional ini berlaku untuk wppnu kelas 2 eh kelas 3 ya untuk industri tapi nanti untuk yang kelas 2 pemukiman itu akan lebih ketat sedikit ya dari wppnu kelas 3 jadi bukan berarti regulasi baku mutu nasional ini akan diterapkan di kelas 1 nanti kelas 2 dan kelas 3 nya lebih longgar bukan begitu konsepnya jadi web PPmu kelas 3 ini akan sama dengan [Musik] baku mutu yang saat ini berlaku dan kalau ditetapkan sebagai kelas 2 dan kelas 1 itu pasti akan lebih ketat daripada kelas 3 ya jadi kelas 2 lebih ketat dari kelas 3 kelas 1 lebih ketat dari kelas 2 nah ini sedang dibahas ya di PLH hanya konsepnya kira-kira seperti itu nanti yang kelas 1 ini disebut pristin artinya dia memang yang dilindungi ya sebagai pencadangan udara bersih jangan sampai satu kota ini tidak ada satu wilayah yang bersih ya untuk keseimbangan nah ini contohnya ya kawasan 1 2 dan 3 ini sudah ada peruntukannya tata cara perhitungannya juga ada di PP 22 pasal 175 nah selain wppnu ada juga rppm u ya rppmu Jadi kalau kita lihat di sini wppmu ini nanti ditetapkan berdasarkan perhitungan emisi konsentrasi tata ruang bentang alam iklim dan meteorologi ya nah jadi kalau kita lihat wppmu ini mencakup penilaian kualitas udara stakeholder ya termasuk pemantauan inventarisasi emisi modeling karena ini harus dikaji ya dalam sebuah wallpaper [Musik] bisa menjadikannya sebagai tahap analisis begitu ya tahap analisis Nah nanti ada tahap aksi aksi atau rppm ini mulai dari analisis gap dan masalah strategi intervensi aksi dan evaluasi kalau kita kaitkan dengan gambar kita tadi yang pertama yang di atas ada tujuh langkah maka langkah pertama sampai langkah yang keenam itu analisis ya dan nanti yang terakhir adalah strategi aksi ya nah rencana aksi ini diistilahkan dengan rppm U dan analisisnya ini bisa kita akan kita sebut sebagai analisis dan analisis ini tadi ujungnya adalah analisis risiko ya kita sudah bahas tadi ini ini bukan dari klhk ya gambar ini Jadi ini konsep saya sendiri mohon jadi disclaimer ini karena rppm-mu dan wppmu dari klh belum ada versi final jadi ini baru mungkin saya harusnya saya tulis takutnya ini dianggap sebagai produk klhk bukan ya ini ide saya aja gitu ya korelasi antara wppmu dan rppmu nah di dalam ini juga sama ini juga konsep ya ya kita bahas ini sebagai diskusi jadi rppm ini lahir setelah kita menganalisis yang sekian banyak tadi ya Mulai dari inventarisasi emisi monitoring modeling akhirnya mengkerut menjadi suatu analisis risiko nah analisis risiko ini kita bisa lakukan jangka panjang dan jangka pendek jangka panjang tentunya dilakukan oleh pemerintah tapi jangka pendek di sini pemerintah bisa mengajak partisipasi masyarakat ya contoh jangka pendek misalnya penjadwalan ulang aktivitas contoh di beberapa kotak itu sudah membagi berangkat sekolah jam berapa berangkat kerja jam berapa ya berangkat sekolah jam 7 berangkat kerja jam 8 untuk mengurangi kemacetan dan juga emisi yang terlalu tinggi jadi dibagi begitu ya atau pengurangan emisi secara cepat Nah untuk jangka panjang tentu ini bisa melalui RT RW ya dan juga program-program jangka panjang lainnya Nah ini mungkin masih konsep ya Bapak Ibu jangan dianggap ini produk klhk ini baru konsep dari saya sendiri bahwa untuk pengendalian jangka panjang ini kalau bapak ibu agak pusing dengan kata-kata wppmu ini dicoret aja ini maksudnya analisis ya jadi ketika ini Analisis rppmu adalah aksi Mungkin gitu ya jadi Kita kan sudah dapat analisis risiko ya mana yang risiko tinggi daerah mana misalnya Kecamatan mana atau RW mana Yang jadi target Kemudian dari model juga sudah ketahuan ya ada daerah-daerah yang sebetulnya dia sumber emisinya kecil tapi karena anginnya bergerak ke sana dia jadi memiliki kualitas udara yang buruk dan perlu dilakukan cost benefit analysis ya karena dana pemerintah kan terbatas kita tidak bisa menangani seluruh masalah dalam satu tahun anggaran kita tentu harus melakukan cost benefit analisis dan juga perhitungan daya dukung daya tampung udara untuk pengendalian ya Nah bisa saja tadi ya komunikasi yang cepat dan penegakan tindakan yang cepat untuk jangka pendek kalau ya ini mungkin terlalu panjang ya mungkin saya skip saja nanti Bapak Ibu bisa baca Bagaimana mengendalikan ya di sini ada analisis biaya Jadi ini biaya pengendalian ya ini ada biaya kerusakan jadi semakin pencemaran udara ini semakin tinggi maka biaya kerusakan ini semakin tinggi ya nah jadi sebetulnya untuk daerah yang pencemaran udaranya masih rendah kalau ada biaya pengendalian itu harga pengurang misalnya 1 juta apa Satu Juta Rupiah per satu mikrogram per meter kubik PM dua setengah Jadi kalau konsentrasinya dia masih kecil sebetulnya jadi tidak efektif ya kalau dia melakukan kontrol atau pengendalian ya tapi kalau dia di pencemaran yang udah ada tinggi Maka pengendalian ini menjadi efektif demikian juga untuk damage cost nah namun kalau pengendalian ini kan harus dilakukan ya harus dilakukan sehingga kurva biaya efektifnya itu ada di sini ya ini agak panjang sebetulnya cerita tentang ini tapi saya sampaikan idenya aja dulu ya tentang penentuan biaya pengendalian pencemaran di sebuah wilayah kita bisa menggunakan metode linier ya untuk perhitungan tapi saya tidak akan bahas terlalu detil karena waktunya di sini sudah jam 11 saya lihat ya oke inventarisasi emisi ini harus ada ya harus kita buat ini beberapa kajian yang pernah saya lakukan dengan teman-teman satu grup ya ada kita bisa plot di dalam sebuah ini dengan Pak Didin apa studi barang Ait Thailand dan juga Pak Didin ya dari Tenas mengenai crop residu kita petakan di Indonesia ya dan wilayah Asia Tenggara begitu nah saya memang tidak cerita Bagaimana tata cara perhitungan emisi ya karena itu juga sangat banyak silahkan bagian mau bertanya Silahkan di kolom chat Tapi saya lebih kepada contoh-contoh studi yang sudah saya lakukan ya tentang [Musik] inventarisasi emisi ya Nah kalau kita lihat kalau skalanya satu Indonesia tentu ketelitiannya menjadi rendah ya karena dia begitu luas wilayah yang kita cover tapi kalau misalnya satu kotak mungkin wilayahnya sempit tapi detail kira-kira begitu ya jadi kalau kita lihat ini satu Indonesia akurasinya agak sulit kalau mau tinggi ya Jadi kalau akurasinya ingin tinggi itu sulit untuk wilayah yang sedemikian luas ini untuk berbagai parameter termasuk grk kemudian juga pendeta tiap Pulau ya Jadi kalau ini kan satu Indonesia ini tiap pulau dengan result apa resolusi yang lebih lebih detail ya kemudian Nah untuk perkotaan juga saya pikir Bapak Ibu banyak yang dari kabupaten kota untuk melakukan inventarisasi emisi kabupaten kota itu kita harus mengumpulkan data kepadatan penduduk dulu ya Kawasan Industri ada di mana jalan ya komersil ini nanti kita masukkan dalam sebuah inventarisasi emisi Nah kalau kita lihat tadi modelling ini juga diperkenalkan ya di dalam pengelolaan pencemaran udara Nah kalau dia kegiatan-kegiatan yang lokal misalnya sumber titik untuk AMDAL atau vertex kita bisa pakai dispersi Gauss Ya seperti ini mungkin saya tidak akan terlalu detail di sini air mode ini bisa kita pakai untuk kasus lokal nah seperti ini ya Nah model ini banyak sekali ada juga tadi yang gausian ini part model jenisnya adalah Puff Jadi kalau gaussian dia lurus begitu kalau Puff dia mengikuti arah angin dan secara perhitungan kita sebut sebagai lagranjian ya Jadi ini disebutlah granjian jadilah granjian itu adalah model yang dia bergerak berdasarkan suatu pola atau arah tertentu Kalau gaussian mungkin saya mundur sedikit ya untuk membandingkan dengan gaussian Nah kalau gaussian ini dia lurus saja lurus begitu tidak tidak belok-belok ya Nah tidak belok-belok tergantung kepada angin angin utama itu dia lurus begitu ya lurus nah ini ada model yang berbeda Jadi kalau perlu model ini gaussian tadi lurus gitu nah dia mengikuti arah angin pada jam tertentu Jadi kalau untuk gaussian dia hanya satu angka angin kalau Pap model dia banyak angka angin di waktu-waktu tertentu Jadi nanti dia misalnya di T0 di sini ya T1 Misalnya ini T2 jadi dia mengikuti Kecepatan angin di waktu yang berbeda nah nanti kalau anginnya dia relatif lurus ya hasilnya hampir sama nanti dengan gaussian ya ini contoh yang Walaupun dia pakai lagaan model tapi dia lurus tapi kalau dia anginnya contoh ini di dalam ruangan ya kalau anginnya dia belok-belok ya dia hasilnya juga belok-belok ini juga termasuk yang belok-belok ya kalau gak usia dia akan lurus terus Nah jadi model modeling udara ini banyak sekali ini contoh sedikit dari usbbe ya tapi di luar Ini juga masih banyak jadi bisa ratusan bahkan ribuan model tergantung dengan peruntukannya Nah kalau untuk perkotaan memang cocoknya Yulian karena kalau granjian itu tadi untuk suatu proyek tertentu Ya misalnya untuk anda Nah jadi kalau ulerian ini Mungkin saya akan gambarnya saja jadi dia seluruh kotak Ini diisi ya seluruh kotak Ini diisi kalaulah granjian kan dia hanya beberapa Nah jadi dia kalau ini satu wilayah satu wilayahnya Ini diisi menggunakan Grid 3 dimensi xyz model dispersi wilayah yang luas ya Jadi bukan lokal kalau tadi lokal dari satu pabrik kita bisa pakai gauscian atau pakai Pap model gak usah Biasanya air mode Fap model biasanya kalpaf nama modelnya nah tapi kalau untuk satu wilayah kota itu biasanya kita pakai dealerian modelnya jenisnya banyak bisa simak MX ya urf cam model jenis Modelnya banyak apa kalau model Satu Bumi juga biasanya pakai gallerian karena seluruh muka bumi kan ingin di modelkan tidak mungkin pakai gaussian atau part model ya pasti pakai nah ini Hasil studi saya dengan Pak Didin ya untuk model level nasional nah ini tuh tidak gerak ya Coba kalau saya share screen nya modelnya beda ini saya coba share screen nya seperti ini ya Nah ini apakah dia gerak atau tidak kita lihat ya ini tidak gerak ini harusnya dia gerak ya harusnya gerak nah ini gerak ya Nah terlihat gerak Gimana Mbak Muti kelihatan nggak gerak-gerak ya oke nah ini ketika di screen di nah ini adalah contoh Hilir kalau bagian laut itu Dia warnanya ungu ya karena dia konsentrasinya rendah ya dia konsentrasinya rendah Jadi kelebihan dari yellerian kita bisa memodelkan seluruh wilayah bisa satu kota satu kabupaten satu provinsi atau kalau dalam kasus ini satu pulau satu pulau kita coba modelkan menggunakan gelar yang model nah cara membuat model seperti ini yang pertama tentu harus ada inventarisasi emisi seluruh pulau kemudian nanti kita masukkan data meteorologi juga ya Nah kalau kita lihat di sini ada jam [Musik] jamnya ada di sini ya nah jadi kalau kita lihat jam ini menunjukkan di Running pada jam berapa nah ini juga harusnya gerak-gerak kita coba lagi ya saya screen mohon maaf nih bapak ibu jadi tidak nyaman Nah ya ini memang kadang-kadang dia gerak atau tidak Tapi ini harusnya dia bergerak ya provinsi ini untuk level satu kotak ya Nah ini satu kota dan karena dia 3 dimensi berarti kita bisa Tampilkan dari tampak atas dan dari tampak samping nanti ini dia akan bergerak-gerak sesuai dengan jam wah ini udah terima kasih udah selesai Oke Bapak Ibu ini sengaja saya kebut agar banyak pertanyaan ya [Musik] saya kembalikan ke Mbak Muti Baik terima kasih Pak orang mungkin ingin menanyakan pertanyaan silahkan mungkin Ibu musik Iya Pak ada pertanyaan Pak aminoto mungkin untuk Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh yang menjadi persoalan adalah kecenderungan daripada Pejabat itu tidak pernah memperdulikan tentang pencemaran udara itu di tiap daerah nya itu masih bersih-bersih aja gitu indikatornya sehingga pengalaman saya di dinas belum Harus satu kali dulu itu ada pengukuran gitu tentang [Musik] suaranya tidak terdengar Pak suaranya tidak terdengar mohon maaf bisa dinyalakan micnya saya ya Apa mungkin bisa diulang pertanyaannya silakan Saya ingin tanya Pak Asep kan masih sebagai tenaga ahli di klhk gitu sehingga bisa nggak mendorong kepada klhk agar ada surat edaran kepada Gubernur Bupati untuk kita bicara apa yang kita bicarakan itu didengar oleh ia mempengaruhi tentang alat ukur pencemaran udara yang banyak di perbandingan Pak Asep itu kan hanya Jakarta atau barangkali juga Jawa Barat atau Tangerang gitu tetapi tidak ada darah yang lain itu masih tidak pemerintah daerahnya itu belum peduli dengan pencemaran udara itu saya kira itu aja Assalamualaikum warahmatullahi ya memang ada kewajiban ya dari pemerintah daerah untuk memantau Jadi kalau belum ya barangkali Bapak Ibu bisa mengusulkan ke daerah masing-masing untuk melakukan pengukuran artinya kalau aturan dari pusat itu kan berlaku untuk seluruh daerah namun Apakah daerah mengukur atau tidak nah ini yang perlu kita tanyakan kepada daerah Mengapa tidak melakukan pengukuran Jadi mungkin seperti itu pak kalau surat edaran saya yakin sudah apa di dalam banyak peraturan itu kan selalu ada sosialisasi ya jadi barangkali kita bisa langsung tanya ke daerahnya kalau belum melakukan pemantauan Mengapa begitu ya kendala apa yang dihadapi jadi Setahu saya begitu Pak jadi daerah ini sudah tahu saya lihat banyak dari dlh mungkin dari daerah bisa menyampaikan kendala-kendala di lapangan ya untuk pemantauan yang jelas kalau dari sisi sop semua Pemda ini sudah mengetahui bahwa setiap daerah ini harus melakukan pemantauan itu Barangkali Pak aminoto ya jawaban dari saya Terima kasih Pak minoto atas kepedulian Bapak ya kepada daerah bapak kita akan masuk ke pertanyaan Nah mana ini mana dulu oke Ini ya pak Muhammad Ilham parameter apa saja yang diukur ke dalam mengukur kenaikan emisi ini masih gerak-gerak oke parameter apa saja yang diukur [Musik] dalam mengukur kenaikan emisi pada kendaraan bermotor Nah jadi ada yang disebut baku mutu ambeien tadi sudah kita bahas panjang lebar Ada yang disebut baku mutu emisi emisi ini tergantung kepada kegiatannya karena baku mutu emisi adalah Jumlah maksimum yang boleh dikeluarkan suatu kegiatan misalnya ada kendaraan bermotor itu ada di dalam permen lhk nomor 20 tahun 2017 ya tentang baku mutu emisi kendaraan Silahkan Bapak Ibu cek ya Jadi menurut baku mutu emisi ada parameter mulai dari partikel ya so2 no2co lengkapnya silahkan dilihat di permen lhk20 2017 nah bagaimana kalau mengukur kenaikan kenaikan emisi Nah ini mungkin maksud pertanyaannya kalau dia bukan [Musik] emisinya tapi ambiennya begitu ya nah jadi kita bisa melakukan dua cara bisa melakukan pengukuran bisa juga melakukan perhitungan kalau melakukan perhitungan yaitu melakukan inventarisasi emisi nanti kita bandingkan dari tahun ke tahun dia jumlah emisi dari kendaraan bermotor ini naik atau tidak itulah gunanya inventarisasi emisi Nah kalau dari pemantauan Kita juga bisa bandingkan ya pemantauan dari tahun ke tahun di lokasi yang sama dengan tingkat kesibukan yang sama misalnya di hari kerja dan kondisi Metrologi yang sama jangan sampai yang tahun lalu pas musim kemarau yang sekarang pas musim hujan tentu hasilnya yang sekarang akan lebih rendah itu tidak bisa kita bandingkan jadi kalau mau pakai pemantauan harus dalam kondisi yang sama ya kemudian ini dari Mbak Nadia kebijakan Apa yang perlu dikencangkan di Indonesia tertarik dengan net Zero emission Nah jadi netzero emission ini untuk Indonesia itu ada di tahun 2060 ya yang 2025 ini saya tidak tahu program apa ya tapi net Zero emission itu adalah mungkin ini emisi ya atau net Zero emission itu gas rumah kaca biasanya saya akan cerita yang saya tahu aja jadi yang saya tahu net Zero emission ini adalah program pengurangan gas rumah kaca hasil dari kesepakatan Paris atau paris agreement tahun 2015 di kesepakatan Paris 2015 dikatakan bahwa negara-negara di dunia akan mencapai night Zero emission dari sejak tahun 2040 sampai 2060 jadi ada yang 2040 sudah mencanangkan net Zero inition ada yang 2050 ada yang 2060 ada 2045 juga pokoknya di rentang itu ya Nah Indonesia mencanangkan di rentang apa di rentang 2050 sampai 2060 nah Apa itu night Zero mission jadi netzero emission itu bukan artinya tidak ada emisi sama sekali net Zero emission itu artinya jumlah yang kita keluarkan dengan jumlah yang diserap itu sama sehingga kecepatannya 0 mungkin saya supaya lebih jelas saya Gambarkan saja ya karena ini kalau tidak digambar kadang-kadang tidak jelas kalau kita lihat kondisi sekarang ini kan tahun ya Misalnya 2060 Anggaplah 2060 ini [Musik] anggap 1990 aja ya begitu ya ini jumlah dari emisi grk nah dari tahun 90 sampai 2060 anggap ini 2022 ya ini diprediksikan dia akan terus naik Zero emission menginginkan di tahun 2050 itu dia tidak tidak naik tapi dia landai Kalau turun ya bagus tapi minimal dia landai dia tidak akan naik dia tidak akan naik terus seperti ini nah artinya pastikan di rentang artinya kalau [Musik] anggap ini ya di ini 2050 kalau dunia itu targetnya 2050 beberapa negara ada yang beda contoh Cina itu 2060 ya Indonesia ada di rentang 2050 sampai 2060 nah artinya ini kan akumulasi grk yang sudah ada ya dan kalau kita melakukan aktivitas yang sama ya Artinya kita mengeluarkan emisi sejumlah ini tapi dia tidak makin naik artinya emisi masih bisa kita keluarkan hanya jumlahnya harus sama harus tidak artinya net itu kan akumulasi ya nah jadi secara akumulasi kalau akumulasi ini kan daerah di bawah kurva jadi netnya itu Zero akumulasinya Zero artinya Dia garis lurus seperti ini tidak ada kenaikan Nah itu net Zero emission pertanyaannya adalah bagaimana untuk mencapai net Zero emission Ya tentu menggunakan skema tadi yang di awal ya Yang pertama adalah hukum dan peraturan perundangan itu kita sudah ada ya kalau dalam gas rumah kaca itu ada PP apa permen lhk 7273 ya Banyak sekali regulasi yang sudah dikeluarkan yang kedua adalah identifikasi sumber jadi kalau kita bicara di lokal misalnya di kota bapak ibu Apakah regulasi yang dari nasional ini sudah cukup atau harus ada Perda tambahan pertanyaan kedua Apakah sumber emisi di tempat kita ini sudah diidentifikasi atau belum pertanyaan ketiga Apakah kita sudah melakukan inventarisasi emisi Apakah kita sudah melakukan monitoring secara teratur kemudian Apakah kita sudah melakukan pemodelan Apakah kita sudah melakukan analisis risiko dan Apakah kita sudah membuat perancangan kebijakan yang berdasarkan 6 langkah yang di atas jadi kebijakan Apa yang perlu dilakukan di Indonesia melakukan enam langkah itu plus langkah yang ketujuh karena kita tidak bisa melakukan ya ini contoh ya Contohkan kebijakan itu ada yang berurutan seperti itu ada yang tiba-tiba saja membuat kebijakan contohnya adalah membuat kebijakan uji emisi ya Nah uji emisi dilakukan di satu tempat tapi setelah uji emisi itu tidak bisa dikatakan emisi kota kita turun dari misalnya 30 sampel yang diambil ya apalagi kalau pengujiannya dilakukan misalnya di kantor tertentu Ya itu kan tidak menggambarkan populasi seluruh kota Nah uji emisi itu bagus tapi dia sebagai pelengkap dari langkah 1 sampai 7 untuk menguji ya Nah bukan sebagai satu-satunya kebijakan Nah itu kira-kira nah ini dari Anonymous Bagaimana metode melakukan pemodelan ini biasanya AMDAL atau vertex ya kalau sumber pencemarnya belum ada kita pakai airmon air mode air mode menggunakan gaussian itu yang paling mudah dan paling banyak digunakan dan klhk membolehkan Karena itu adalah air mode itu adalah model yang diakui oleh klhk kemudian bagi Bapak Ibu yang tertarik buat mengikuti pelatihan air mode silakan dilihat di website Eco edu.id Saya kira di ekoid itu ada ya latihan tentang air mode kalpaf dan high speed ini ada pertanyaan dari ibu aflah tantangan terbesar dari pencemaran udara perspektif masyarakat tentang lingkungan yang buruk Bagaimana strategi mengedukasi Mengubah kebiasaan masyarakat nah memang saya setuju ya Jadi untuk kota sebesar Jakarta kota semegah kota Bapak Ibu sampah itu masih berserakan jadi jangankan untuk pencemaran udara untuk sampah saja masih belum menerapkan kebiasaan itu nah saya sudah melakukan riset ya tentang Mengubah kebiasaan masyarakat ini jadi ada tiga kesimpulan yang pertama melakukan pendidikan yang benar bukan hanya melakukan pendidikan jadi melakukan pendidikan yang benar bagaimana cara melakukan pendidikan yang benar ini sudah dibahas di webinar sebelumnya menggunakan pendekatan sistem thinking mungkin Mbak Muti bisa di-share ya tadi saya lihat Mbak bunti sudah share materi webinar itu semuanya ada di sana mungkin yang sistem thinking ya yang khusus sistem thinking itu bisa di share juga di sana Saya bahas selama 3 jam bagaimana pendidikan yang benar yang akan menyebabkan orang itu berubah jadi pertama pendidikan yang kedua ya tentunya aturan aturan harus ditegakkan dan yang ketiga adalah kerjasama antar kelompok masyarakat jadi ada gerakan-gerakan masyarakat tiga hal ini kalau digabung ini bisa mengubah kebiasaan masyarakat Di Sini dari Mas Albab ya Atau Pak Albab daily monitoring pengukuran udara yang efektif di industri Migas monitoring ini kan banyak jenisnya ya ada yang menggunakan manual aktif tentu kalau daily ini repot ya manual aktif ini dilakukan secara manual kalau daily manual terlalu repot kita pakai metode yang kedua yaitu otomatis ya otomatis menggunakan sensor jadi kita pasang sensor nanti sensor itu akan mengirimkan data tiap hari bahkan tiap detik ya kita bisa setting mau tiap detik tiap 20 detik tiap 1 menit tiap 5 menit itu bisa di-setting tergantung dari kapasitas memori tempat menyimpan Ya tentu kalau tiap detik nanti kapasitas memorinya harus besar biasanya standarnya tiap 5 menit nah 5 menit itu masih normal nanti menggunakan GP apa GSM ya HP GSM dikirim ke kantor kita data monitoring udara nah saat ini sudah banyak produk-produk monitoring otomatis misalnya yang saya tahu ya Bapak Ibu bisa cari saja [Musik] otomatis continuous monitoring sistem itu banyak sekali merk ya Ada Purple R ada air visual ada banyak sekali merek-merek dengan berbagai harga ya Nah kita bisa pasang di tempat kita itu yang paling efektif nah Muhammad Ilham belum terlalu paham tentang interim nah jadi interim itu kan dalam bahasa Inggrisnya interim dalam bahasa Indonesianya kan antara jadi ada tujuan akhir ada tujuan antara ada tujuan antara satu antara dua antara tiga dan akhir Nah bagi negara-negara yang belum bisa mencapai tujuan akhir standar Who boleh melakukan tujuan antara dalam bahasa Inggrisnya interim jadi tujuan antara satu atau IT 1 interim target 1 tujuan antara dua Nah kalau kita lihat untuk negara Indonesia ini ada di interim 2 dan 3 ya ada diantara interim 2 dan 3 jadi kalau Singapura ya banyak yang sudah Who final Malaysia mirip-mirip kita ya Malaysia Thailand kita bisa lihat di tabel perbandingan tadi mudah-mudahan bisa dipahami tentu tiap negara diperbolehkan untuk menentukan baku mutu sesuai dengan kondisi di negara tersebut ya jadi tidak harus semuanya mengikuti Who karena ada pertimbangan-pertimbangan terutama ekonomi ya nanti biayanya Jadi terlalu mahal kalau kita setting di Who semua jadi bertahap tentunya di suatu waktu Indonesia juga harus bisa membuat yang sesuai dengan standar WHO dari Maaf salah ya Pak Dwi anak Riau Terima kasih Pak wiyana atas pertanyaannya Apa hubungan pencemaran udara grk dan pemanasan global saya jawab dulu pemanasan global dengan grk itu sudah jelas ya bahwa gara-gara ada emisi grk ini maka terjadi pemanasan global Apa hubungannya antara pencemaran udara emisi grk dan pemanasan global secara parameter ada dua parameter pencemaran udara yang bisa atau bersifat sama dengan emisi grk yaitu parameter Ozon dan Black carbon karena Ozon dan Black carbon ini sebagai short lift climate forcer ya SLC yaitu dia bisa berdampak terhadap iklim Ozon dan Black carbon tapi dampaknya rendah sehingga tidak masuk ke dalam dampak utama kalau dampak utama di dalam emisi grk kan dimulai dari CO2 ya C2 ch4 n2o kalau di runut ke bawah itu nanti kita ketemu ada Ozon dan Black carbon nah ini kita sebut sebagai kobenefit kalau kita menurunkan emisi udara itu sama juga kita menurunkan emisi gas rumah kaca tapi harus diingat bahwa pencemaran udara dengan grk ini beda ya contoh misalnya di kita ada Co di grk ada CO2 walaupun Cuman beda angka 2 tapi itu sama sekali berbeda senyawa ya jadi co itu mempengaruhi kesehatan jadi beda pencemaran udara dengan grk kalau mempengaruhi kesehatan manusia dikategorikan sebagai pencemaran udara kalau dikategorikan sebagai meningkatkan pemanasan global sebagai gas rumah kaca contoh misalnya CO2 CO2 sebagai gas rumah kaca tapi dia tidak berbahaya untuk manusia sehingga CO2 tidak masuk ke dalam pencemaran udara kecuali tadi ada dua Ozon dan Black carbon yang memang juga mempengaruhi kepada pemanasan global aksi mitigasi dan adaptasi sederhana yang dilakukan oleh masyarakat Bapak Ibu silahkan lihat program Kampung iklim ya proklim jadi browsing saja proklim itu isinya kumpulan aksi mitigasi adaptasi sederhana yang dilakukan oleh masyarakat jadi program ini dari tahun ya sudah cukup lama ya program Ini udah hampir 10 tahun jadi jawaban singkat aksi mitigasi adaptasi sederhana yang dilakukan oleh masyarakat masyarakat itu didorong untuk ikut program itu dia akan melakukan aksi mitigasi dan juga adaptasi di sektor mulai dari transportasi energi industri termasuk juga pertanian kehutanan itu seluruh seluruhnya ada di dalam program problem kemudian Pak ya Ini dari Anonymous Bagaimana cara membuat inventarisasi emisi untuk skala satu perusahaan ya inventarisasi emisi untuk satu perusahaan yang sudah diatur itu gas rumah kaca Ya baik itu menggunakan iso maupun menggunakan regulasi regulasi lain Nah kita bisa menggunakan metode inventarisasi gas rumah kaca ini untuk menghitung inventarisasi udara jadi metodenya bisa kita pakai di dalam inventarisasi grk di sana ada yang disebut Scope 12 dan 3 ya Scope 1 yang dihasilkan langsung oleh [Musik] perusahaan yang dua karena pembelian yang ketiga karena pihak ketiga itu bisa juga kita pakai di dalam pencemaran udara bedanya parameternya beda nah Artinya kita bisa pakai ya metode perhitungan grk untuk inventarisasi emisi udara di perusahaan dari Mbak Vista Sandra Pihak mana yang berwenang untuk menetapkan kelas wppmu yang berwenang adalah pemerintah ya Jadi kalau sudah keluar nanti akan ada kelas wppmu tiap wilayah Nah karena sekarang belum keluar aturan wppnu jadi kita lakukan berdasarkan definisi bahwa web PPmu kelas 1 yang dipersyaratan di dalam vertex emisi adalah hutan lindung ya hutan lindung kawasan lindung berbagai jenis hutan dan produksi Nah itu kelas 1 ada di slide saya yang tadi sudah disampaikan nah Penanganan dan pengelolaan partikulat dan gas di sini ada spesifik ya partikulat dan gas jadi partikulat dan gas ini harus Kita bedakan misalnya dari industri dari industri ini kalau bisa partikulatnya dulu menggunakan siklon ya siklon untuk partikel yang besar nanti dari siklon misalnya masuk ke Back Home oke nah dari siklon masuk ke back host ya nanti kalau masih ada zat kimia kita bisa menggunakan scrubber misalnya ya white scrubber untuk kimia atau menggunakan karbon aktif atau menggunakan berbagai pengolahan untuk mengurangi Gas Gas kimia ya so2 atau no2 Nah jadi pengolahannya
Resume
Categories