Kind: captions Language: id salah satunya dapat dilakukan melalui pelatihan ekoedu hadir sebagai platform pelatihan lingkungan hidup yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan kualitas sumber daya manusia [Musik] saat ini kami memiliki 15 paket pelatihan yaitu persetujuan teknis air limbah persetujuan teknis emisi udara persetujuan teknis limbah B3 penyusunan dokumen klhs penyusunan dokumen rpplh pemodelan kualitas air sungai pemodelan dispersi udara pemodelan air tanah life cycle assesment perhitungan emisi gas rumah kaca pengelolaan banjir dan sedimentasi Sungai perancangan dan pemilihan insenator sampah dan limbah B3 pemantauan kualitas udara dan air menggunakan sensor pelatihan sistem informasi geografis dan pelatihan remote alumni pelatihan kami sudah lebih dari 2500 orang yang berasal dari seluruh Indonesia layanan kami terbuka untuk perusahaan pemerintahan perorangan ataupun pemerhati lingkungan Eko Edo selalu berusaha menyajikan pelatihan yang berkualitas dengan menghadirkan pengajar yang berpengalaman memberikan pengalaman langsung dengan praktikum dan e-learning yang dapat diakses di manapun [Musik] jadi awalnya saya mengikuti pelatihan Eko Id ini memang dari grup-grup di alumni yang bayarnya setelah itu pelatihan ini cerita mereka itu sungguh bisa dianggap menarik ya karena mereka mengetahui mereka tentang yang pengen mereka ketahui itu meningkat gitu ya kemudian skill-skill yang dihasilkan dari hasil pelatihan itu juga cukup bisa dilihat begitu ya terasa gitu manfaatnya di kami terutama untuk para konsumen sehingga sempat mengikuti pelatihannya juga dan itu terbukti benar saya lihat Instagram itu ada dua itu ya masyarakat pelatihan terlebih dahulu [Musik] nah Menurut saya itu menjadi hal yang membuat tertarik untuk pelatihan saya sering lihat di Instagram gitu Bagaimana sih selalu terkini terus mengikuti zaman dan juga pelatihnya atau mengantarnya itu bagus-bagus dan terbaiklah kehidupannya [Musik] yang pertama memang Tentu saja Ini meningkatkan dan maksimalkan skill-skill yang kayak harapkan begitu namun dalam penyusunan dokumen Anda terus saya jadi bisa lebih efektif juga punya update update persoalan-persoalan dalam kebiasaan Anda terkini dari ahlinya langsung di lapangan begitu yang pengalamannya tidak dilakukan menurut saya pelatihan yang disediakan bermanfaat sekali dan mudah untuk aktifnya jadi ada teknologi terbaru yang dapat [Musik] mempereratnya juga mudah sekali untuk dipahami Alhamdulillah bisa mengikuti dan juga menambah ilmu pengetahuan yang banyak banget [Musik] e-learning ini memang di memang sangat diperlukan sekali ya terutama untuk pihak yang dengan keterbatasan pengetahuan kemudian juga waktu itu memberikan kita kesempatan untuk kembali mengingat kembali mendengarkan hafalan yang mungkin kurang jelas kemudian juga kita bisa mengulang sesering mungkin yang kita inginkan kita juga bisa Redmi kembali sehingga belajar kita bisa lebih efektif dan efisien itu membantu sekali ketika pada saat penyampaian materi ada yang ketinggalan gitu Jadi saya bisa lihat materi itu bisa sangat membantu Mbak jadi saya ambil materi terus lihat video yang bisa diakses kapan aja dan gimana [Musik] 4 juta dengan informasi yang kami peroleh itu jauh dari sebelumnya jadi apa namanya ya Kalau saya bilang terlalu murah itu jadi [Musik] pun sangat membantu ya dalam menyelesaikan satu pekerjaan yang ada di lingkungan saya sendiri [Musik] e-ktp efektif tepat dan profesional dan Hebat Keren profesional dan juga kedinginan [Musik] Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat datang Bapak Ibu semua di webinar ke-32 yang diselenggarakan oleh Indonesia hari ini kita akan membahas mengenai optimalisasi rencana perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang akan kita bahas dari pukul 10 hingga pukul 12 siang nanti sebelumnya Perkenalkan nama saya Silvi saya yang akan menemani bapak ibu semua di webinar pada hari ini kita akan buka webinar ini dengan membaca doa menurut agama dan kepercayaannya masing-masing Berdoa dimulai Ya berdoa di cukupkan kita juga akan buka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama-sama [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] saya ucapkan terima kasih banyak kepada 200 peserta yang sudah bergabung di zoom meeting pada hari ini mungkin saya akan sahabat terlebih dahulu ini Bapak Ibu yang sudah on kirim Saya ingin tahu nih Bapak dan Ibu berasal dari provinsi mana atau kota mana Dan juga mungkin boleh nanti disebutkan alasan kenapa mengikuti webinar pada hari ini Oke di sini sudah ada Ibu Monalisa buku Monalisa pagi buat Mbak Iya Bagaimana Bu kabarnya baik sehat baik sehat dari provinsi mana atau dari kota manamu Saya dari provinsi Riau Bapak dalil bank provinsi yang Oke Baik Ibu boleh Ibu diceritakan mungkin hari ini mungkin Apakah pembahasannya memang berhubungan dengan yang sedang ibu kerjakan Kebetulan saya banyak menulis terkait dengan air kualitas air jadi saya butuh informasi terbaru tentang perairan sungai nah kemudian saya juga perlu tahu tentang apa daya beban pencemar mungkin cara lain menghitungnya selama ini kita akan tahu daya tampung beban Summer itu dihitung dari daya tampung baku mutu dikurangi daya tampung terukur Nah ada informasi katanya Ada cara lain Saya lagi nunggu nih terkait dengan bapak Profesor ya yang suka tiap kali ini kan hanya satu orang gitu dalam beberapa pertanyaan saya kan saya menanyakan apakah ada cara lain selain menghitung itu memang ada sih yang raja Masa Tapi itu agak rumit gitu menurut saya Karena saya biasanya suka berhitung dengan angka-angka gitu Mbak Jadi kalau memungkinkan yang seperti itu bisa dibantu kami ini Oke baik mungkin nanti kamu juga buka sesi tanya jawab ya mungkin nanti bisa ditanyakan secara langsung ataupun nanti ada di selain hidup Oke terima kasih bu semoga sehat selalu ya Bu Amin semoga Oke selanjutnya ini Selatan Selamat pagi Pak Halo selamat pagi pak ya selamat pagi sudah terima kasih Saya dari Provinsi Sulawesi Tenggara tepatnya di Kabupaten konares Selatan saya tertarik untuk mengikuti webinar hari ini dengan topik optimalisasi RPP lah ya karena ini merupakan tupoksi saya di dinas lingkungan hidup saya tahun ini sementara menyusun rpplk Jadi pingin lebih apa bagaimana sih proses apa namanya itu urutan-urutan untuk menyusun sebuah rpph Jadi mungkin kegiatan hari ini merupakan sangat berarti bagi saya ya mudah-mudahan saya bisa mendapatkan masukan-masukan sehingga apa sangat membantu di dalam pelaksanaan tugas saya nantinya demikian Terima kasih pak Mungkin nanti boleh ya Pak sama nanti kami ada sesi tanya jawab mungkin selanjutnya ada Ibu yusnani Selamat pagi ibu Selamat pagi Bu atau mungkin di sini ada apa aja Selamat pagi Pak Oke atau kita beralih ke bapak Firdaus mungkin Selamat pagi Pak ya Selamat pagi Bu Bagaimana pak kabarnya dari provinsi ataupun dari kota mana Pak Ya baik terima kasih Bu saya Perkenalkan diri saya Firdaus Habibie saya berasal dari dinas lingkungan hidup Kabupaten Morowali Provinsi Sulawesi Tengah oke Ya mungkin Boleh Pak ini diceritakan juga Pak Kenapa Bapak ingin mengikuti webinar di pagi hari ini mungkin Pak Ya baik jadi memang untuk kegiatan dokumen penyusunan-dokumen rpplh ini kan merupakan satu dokumen perencanaan untuk pembangunan Kabupaten maupun provinsi kedepan sehingga ini kami sendiri dari dinas lingkungan hidup sangat penting untuk mempelajari ini ketika misalnya sudah ada dokumennya itu kita bisa lakukan evaluasi sendiri atau mungkin bisa melakukan apa perubahan-perubahan dokumen karena di tempat kami sendiri itu terkait masalah investasi itu sangat sangat tinggi sehingga mungkin perubahan-perubahan dokumen kedepannya itu bisa kita lakukan untuk khusus Kabupaten Morowali Saya kira itu Bu terima kasih Oke baik ya terima kasih banyak ya Pak sudah menyempatkan untuk hadir di webinar pada pagi hari ini Oke Mungkin saya juga sebelum mulai materi nanti saya akan sedikit memperkenalkannya mengenai bapak dan ibu semua masih baru mendengar Oke Mungkin saya akan memperkenalkan sedikit mengenai pusat pelatihan bersertifikat yang berfokus pada pelatihan lingkungan hidup pelatihan kami ini diselenggarakan bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan kualitas sumber daya manusia baik secara individu maupun instansi lalu pelayanan kami juga terbuka untuk perusahaan pemerintah perorangan pemerhati lingkungan dan pihak lain yang ingin meningkatkan kompetensinya di bidang lingkungan pelatihan kami juga ini diselenggarakan secara online maupun offline nah lalu pelatihan kami juga ini berbasis SPL yang pertama yaitu silabus yang komprehensif lalu pengajian yang berkualitas dan juga kami selalu mengedepankan latihan praktis mengutamakan pembelajaran dengan praktik melalui studi kasus dan juga akses e-learning yang mana Dengan e-learning ini bapak ibu semua peserta pelatihan kami itu dapat mengakses materi dan mengulang materi dimanapun Nah berikut beberapa pengajaran yang ada di Eco edu ada dari mayoritas merupakan dosen-dosen dari ITB dari berbagai keilmuan ada dari teknik lingkungan matematika rekayasa kehutanan lalu juga ada teknik kimia Lalu ada teknik geodesi dan geomatika dan masih banyak lagi pengajar-pengajar yang ada di berikut juga ada 15 paket pelatihan yang kami selenggarakan mulai dari penyusunan dokumen salah satunya ada penyusunan dokumen yang akan menjadi pembahasan pada hari ini lalu juga ada asesment lalu juga ada mengenai persetujuan teknis lalu pemodelan perhitungan grk ada juga Sig lalu pemantauan kualitas udara dan air menggunakan sensor perancangan dan pengelolaan banjir dan sedimentasi sungai juga Nah berikut saya informasikan mengenai beberapa pelatihan terdekat yang akan kami selenggarakan Jadi bagi bapak ibu semua yang berminat mungkin bisa langsung untuk melakukan pendaftaran di pendaftaran dot Eko pendaftaran.e.co.id Nah untuk yang terdekat ini ada setelah Idul Adha ya bapak ibu semua ada pelatihan penunjang dokumen teknis untuk emisi udara lalu di berbarengan dengan pelatihan pengelolaan banjir dan sedimentasi Sungai menggunakan hackers lalu selanjutnya ada pelatihan perhitungan emisi gas rumah kaca dan untuk ketiga pelatihan ini masih ada diskon bapak ibu semua jadi Silahkan untuk segera mendaftar sebelum diskonnya habis lalu juga kami menyelenggarakan pelatihan pemantauan kualitas udara dan air menggunakan teknologi sensor dan analizer Lalu ada juga pelatihan perancangan dan pemilihan instalator dalam pengelolaan sampah dan limbah B3 dan ini selanjutnya ada pelatihan penyusunan dokumen rpplh menggunakan metode gips dan sistem dinamic ini bagi bapak ibu semua yang ingin mempelajari lebih lanjut mengenai penyusunan dokumen rpplh setelah mengikuti webinar ini silahkan langsung Segera mendaftar karena diskon ini memiliki batas waktu.id [Musik] oke baiklah jika bapak ibu semua ada yang masih ingin ditanyakan mengenai pelatihan yang akan kami selenggarakan boleh untuk mengunjungi sosial media kami maupun melalui WhatsApp di sini ada dua admin kami ada adminris dan adminissa silahkan untuk bagi yang masih bertanya-tanya ataupun Ingin mendaftar silahkan untuk menghubungi semua sudah memutuskan ingin apa saja boleh langsung mengisi pendaftaran di pendaftaran oke nah itu saja mungkin perkenalan sedikit perkenalan mengenai pelatihan karena pelatihan kami ini diselenggarakan 5 hari jadi mungkin akan lebih leluasa untuk bapak ibu semua bisa bertanya dan mencoba juga bagaimana terkait penyusunan dokumennya dan di pelatihan kami juga ini bapak ibu semua tidak terbatas bertanya hanya saat pelatihan saja tapi Bapak Ibu bisa bertanya setelah pelatihan Jika ada hal-hal yang ingin didiskusikan terkait pelatihan ataupun yang Bapak kerjakan boleh tetap menghubungi kami setelah pelatihan Jadi berkepanjangannya Bapak Ibu semuanya diskusinya untuk bagi alumni pelatihan kami saja mungkin kita kembali lagi ke topik webinar kita pada hari ini mengenai optimalisasi rencana perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup atau rpplh Ya setahu bahwa Lingkungan Hidup itu harus kita jaga karena itu sangat penting untuk keberlangsungan hidup kita salah satunya ini kita lindungi dengan rencana perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup nah Bagaimana sih cara mengoptimalisasi dari rplh ini agar tidak hanya sebatas dokumen saja Oke kita akan membahas hari ini mengenai topik tersebut dengan bapak dokter Sofyan STMT yang merupakan dosen teknik lingkungan Selamat pagi Pak Asep Selamat pagi Mbak Silvi dan juga bapak ibu semua yang hadir pada acara webinar pagi hari ini bagaimana Pak sehat hari ini Alhamdulillah sehat alhamdulillah yang ingin bertanya kami akan kirimkan link selanjutnya di kolom baik bismillahirrahmanirrahim assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Bapak Ibu yang saya hormati kembali kita membahas salah satu topik lingkungan yang sangat penting pada pagi hari ini yaitu tentang rpplh saya akan mulai dengan regulasi rpplh jadi regulasi rpplh ini ada di undang-undang 32 tahun 2009 ya kemudian ada di undang-undang 11 2020 kita kerja dan juga undang-undang Nomor 6 Tahun jadi undang-undang tentang lingkungan hidup itu ada di undang-undang 32 Tahun 2009 Kemudian pada tahun 2020 undang-undang 329 ini menjadi salah satu undang-undang yang terkena omnibus law ya Sehingga lahirlah undang-undang nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta kerja nah Apa itu omnibus slow ya omnibu slow adalah menggabungkan beberapa undang-undang menjadi satu ya secara bersamaan sehingga undang-undang 32 2009 ini ada di dalam undang-undang 11 tahun 2020 apa yang terjadi dengan undang-undang 32 Tahun 2009 undang-undang 32 Tahun 2009 ada yang dihapus pasalnya ada yang diubah dan ada juga yang tetap Nah karena ada pasal-pasal di undang-undang 32 Tahun 2009 yang tetap tidak dihapus atau diubah melalui omnibus Law undang-undang 11 tahun 2020 maka undang-undang 32 yang tidak dihapus dan tidak diubah itu tetap berlaku jadi kita bisa menyebutkan undang-undang tahun 2009 Joe undang-undang 11 tahun 2020 ya kemudian ada perkembangan baru ya yaitu putusan Mahkamah Konstitusi nomor 91 tahun 2020 yang menginginkan undang-undang Cipta kerja ini diperbaiki paling lambat tahun 2022 ya karena diberi waktu dari tahun 2020 ini selama 2 tahun kemudian di bulan Desember 2022 keluarlah undang-undang nomor 6 tahun 2003 tentang penetapan Perpu Nomor 2 Tahun 2022 menjadi undang-undang jadi setelah adanya keberatan dari Beberapa elemen masyarakat tentang undang-undang Cipta kerja masyarakat melayangkan ke mahkamah konstitusi dan Mahkamah Konstitusi memerintahkan agar ada perbaikan selama 2 tahun dikeluarkanlah Perpu Nomor 2 dan kemudian keluarlah undang-undang Nomor 6 Tahun 2023 jadi kita bisa katakan bahwa undang-undang Nomor 6 Tahun 2023 ini menjadi pengganti undang-undang cinta kerja kemudian kita coba lihat dari mulai undang-undang 32 2009 ya definisi rpplh itu ada di pasal 1 ayat 4 di undang-undang cipta kerja undang-undang 11 2020 pasal 1 ini diubah namun kalimat definisi rpplh ini tetap jadi tetap isinya sama dengan undang-undang 32 2009 ya tidak diubah ada di ayat 4 demikian juga di undang-undang nomor 6 dan 2023 isinya Sama persis dengan undang-undang 11 2020 jadi di dalam undang-undang 623 ini tidak semua undang-undang 11 2020 ini diubah jadi hanya sebagian saja yang menjadi perhatian Mahkamah Konstitusi kebanyakan itu isinya sama ya atau tetap termasuk untuk rpplh ini di undang-undang 6 2023 ini tidak diubah ya tidak diubah sama dengan undang-undang 11 2020 kemudian undang-undang 32 2009 pasal 9 dan 10 tentang Ketentuan rpplh di dalam undang-undang Cipta kerja maupun undang-undang 6 2023 itu tetap bunyinya tidak diubah ya artinya pasal 9 dan 10 ini masih berlaku demikian juga pasal 12 ini juga tetap artinya masih berlaku kemudian pasal 63 di undang-undang 32 2009 ini diubah di undang-undang 11 2020 dan juga di undang-undang 6 2023 namun perihal rpplh isi kalimat ini tetap Nah jadi di sini kita ada pasal 9 10 dan 12 yang isinya tetap sama dengan undang-undang 32 kemudian ada pasal 1 dan pasal 63 yang pasalnya diubah tetapi perubahannya bukan tentang rpplh artinya rpplh tetap isinya sama dengan undang-undang 32 2009 kemudian selain undang-undang rpplh juga diatur di dalam surat edaran Menteri Lingkungan Hidup nomor 5 tahun 2016 tentang pedoman penyusunan rpplh Jadi Bapak Ibu yang berkesempatan hadir pada saat ini silahkan untuk mendownload surat edaran nomor 5 tahun 2016 nanti tinggal masuk ke Google cari surat edaran nomor 5 tahun 2016 nanti akan muncul file yang bisa di download kemudian kita akan bahas kembali ya tentang ini tentang apa saja regulasi rpplh di dalam undang-undang yang masih berlaku yang pertama definisi rpplh definisi yang ada di undang-undang 32 ini masih dipertahankan di undang-undang Nomor 6 Tahun 2023 jadi rpplh adalah perencanaan tertulis yang memuat potensi masalah lingkungan hidup serta upaya perlindungan dan pengelolaannya dalam kurun waktu tertentu kemudian Pasal 10 ayat 4 Tahun 2009 kita tahu ya bahwa pasal 10 ini adalah pasal yang tidak diubah oleh undang-undang Cipta kerja maupun undang-undang Nomor 6 Tahun 2023 jadi Isinya tetap rpplh memuat rencana tentang pemanfaatan pencadangan pemeliharaan perlindungan pengendalian dan adaptasi serta mitigasi perubahan iklim demikian juga di pasal 12 rpplh menjadi dasar penyusunan rpjmd dan rpjpd pemanfaatan sumber daya alam dilakukan berdasarkan rpplh dalam hal rpplh belum disusun pemanfaatan berdasarkan daya dukung daya tampung kemudian di pasal 14 ini juga termasuk pasal yang tidak diubah jadi pasal di 32 itu mulai diubah di pasal 20 ya jadi pasal 1 definisi diubah kemudian pasal 20 sehingga pasal 2 sampai pasal 19 itu tidak termasuk yang diubah oleh omnibus slow di pasal 14 di sini ada instrumen pencegahan dan kalau kita lihat kita ambil slide dari klhk yang menjelaskan tentang posisi dan peran rpph terhadap instrumen pencegahan lainnya di sini kita lihat rpplh ini sangat strategis karena rpplh ini merupakan Masukan ya jadi sumber informasi untuk penyusunan klhs untuk penyusunan AMDAL untuk pembuatan kebijakan rencana dan program jadi posisi rpplh ini sangat strategis sangat penting Kemudian dari sisi input ya Nah inputnya di sini ada Eco region inventarisasi LH dan sistem informasi sistem informasi yang kita miliki Saya mengutip dari slidenya klhk ya tentang rpplh tadi juga sudah kita bahas di sini bahwa rpplh provinsi dan atau Kabupaten kota merupakan bagian dari kerangka perencanaan pembangunan provinsi jadi rpph ini tidak terpisahkan tidak berdiri sendiri tapi merupakan bagian dari kerangka pembangunan nasional dan juga daerah muatan rpplh harus sebagai ya sebagai pelindung penjaga dari lingkungan dan juga menjadi dasar dan dimuat Jadi bagi rpjpn rpjmn rpjmd yang belum mengacu memuat rpplh itu adalah salah karena rpplh ini ada di dalam undang-undang jadi posisinya sangat kuat tadi disebutkan bagi yang belum menyusun rpplh maka harus berdasarkan analisis daya dukung dan daya tampung yang dalam hal ini dikerjakan oleh klhs sehingga klhs juga memiliki posisi yang kuat di dalam perencanaan pembangunan nasional dan juga daerah rpplh provinsi merupakan acuan bagi rpplh kabupaten kota kemudian juga di sini harmonisasi pembangunan dengan daya dukung daya tampung ini menjadi mutlak kemudian juga kelestarian ekosistem keberlangsungan kehidupan tata kelola pemerintahan perubahan iklim ini harus masuk di dalam rpjmd rpjpd karena itu merupakan amanat rpplh Nah itu adalah tentang regulasi regulasi yang bisa Bapak Ibu lihat di undang-undang 32 2009 undang-undang 6 2023 dan juga tadi surat edaran ya Nomor 5 tahun 2016 Sekarang kita akan masuk ke dalam konsep dan metodologi rpplh jadi di dalam konsep rpplh ya kita sudah tahu tadi gambaran besarnya bahwa rpplh ini harus menjadi perangkat yang bisa menjaga melindungi lingkungan nah tentu harus ada persiapan ya Nah di sini ada persiapan berupa tim inventarisasi LH kemudian juga data dan informasi data dan informasi ini menjadi sangat penting karena kalau data dan informasinya salah bisa jadi rpplh nya juga salah sehingga identifikasi data dan informasi ini harus dipersiapkan termasuk metodologi rencana kerja dan juga penyiapan kunjungan lapangan Setelah itu dilakukan pengumpulan data dan informasi pengumpulan data dan informasi ini Baik data sekunder maupun data primer basisnya harus menggunakan peta Eco region dan valuasi ekonomi lingkungan hidup nanti kita akan bahas lebih jauh tentang valuasi ekonomi lingkungan hidup kemudian kita lakukan analisis spasial jadi setelah datanya terkumpul kita lakukan analisis spasial dan juga DPS Kita tentukan daya dukung daya tampung lingkungan hidup untuk air pangan laut dan juga yang lainnya baru kita rumuskan muatan rpplh arah kebijakan strategi implementasi mulai dari rencana pemanfaatan pemeliharaan pengendalian dan juga perubahan iklim nanti kita lakukan Run Perda rpplh untuk menyusun Rancangan peraturan daerah nah di dalam pelaksanaannya kita harus melibatkan pihak terkait baik instansi perguruan tinggi lembaga maupun masyarakat karena ini merupakan rencana bersama antara pemerintah dan masyarakat hal yang paling penting di dalam rpplh adalah data Nah kita sudah tahu bahwa data di kita ini seringkali tidak konsisten ya antar satu instansi dan instansi lain misalnya dinas a dengan dinas B angkanya berbeda nah ini harus disinkronkan dulu angka mana yang akan diambil ya kemudian juga kita harus cek yang pertama potensi dan ketersediaan ya kita punya apa saja sumber daya alam yang ada di daerah kita jadi kalau rpplh provinsi levelnya provinsi rpph kabupaten kota levelnya kabupaten kota misalnya rpplh provinsi di provinsi kita kita memiliki sumber daya alam hayati apa saja non hayati apa saja baik yang terbarukan maupun yang tidak terbarukan potensi dan ketersediaannya apa saja ya jangan sampai misalnya luas hutan kita tidak tahu data yang pasti tentu ini menjadi lemah di dalam kita membuat rpplh karena datanya tidak pasti antar dinas ada yang bilang 1 juta hektar yang satu 1,2 juta hektar ini ada selisih Ya tentu ini harus disinkronkan dulu kemudian bentuk kerusakan bentuk kerusakan ini juga harus dipetakan di dalam analisis spasial jenis yang dimanfaatkan bentuk penguasaan pengetahuan pengelolaan dan konflik serta penyebab konflik pengelolaan di dalam data-data daerah bentuk penguasaan ini seringkali tidak dimunculkan oleh instansi terkait nah ini akan menimbulkan pertanyaan mengapa bentuk penguasaan Ya baik itu izin tambang izin perkebunan ataupun izin usaha yang lainnya Mengapa ini tidak menjadi dokumen publik di dalam rpplh ini Harus ditampilkan ya sebagai dokumen input sebagai data masukan kemudian nanti ya kalau di tingkat Kementerian tentu di sini ada menteri LH kalau di tingkat provinsi tentu di sini adalah instansi yang terkait jadi di dalam inventaris inventarisasi Lingkungan Hidup ini tidak bisa beda-beda antara Nasional Pulau provinsi dan juga kabupaten kota ini harus terintegrasi di dalam data juga harus berbasis spasial di dalam spasial ini kita sudah banyak mengalami kemajuan dengan adanya one map polisi ya kebijakan satu peta di sana ada pengawasan dari dig di dalam mengawasi peta supaya sama tinggal nanti bagaimana ketersediaan data di tiap daerah Nah jadi ini adalah langkah yang paling penting di dalam menghasilkan rpplh yang bagus jadi datanya Ini harus ada contoh data yang harus ada adalah status dan kondisi ekosistem yang cemas kinerja jasa lingkungan hidup D3 tlh ancaman ruang penghidupan masyarakat ancaman terhadap kawasan tertentu risiko kesehatan emisi grk ini harus ada datanya dalam bentuk spasial kemudian nanti data-data ini dianalisis menggunakan batas administrasi dan juga batas fungsional Mengapa diperlukan batas fungsional karena kadang-kadang dampak lingkungan ini tidak mengenal batas administrasi kerusakan lingkungan di daerah hulu misalnya kabupaten yang terletak di Hulu itu menyebabkan banjir di daerah Hilir yang merupakan kabupaten yang berbeda demikian juga terjadi kebakaran hutan di salah satu kabupaten menyebabkan pencemaran udara di kabupaten lain yang tidak memiliki kebakaran hutan jadi baik itu berbasis Das maupun wilayah udara ini harus dipertimbangkan di dalam rpplh karena rpplh ini bersifat dinamis dan juga bersifat komprehensif artinya lintas batas ya kalau kita melakukan analisis rpplh ini sangat spesifik hanya kabupaten kita saja tentu ini tidak relevan dengan tujuan dari rpplh untuk melindungi wilayah kita baik yang terjadi di lingkungan kita ataupun dari wilayah lain dan juga dari wilayah kita ke wilayah lain Nah jadi di sini kita harus melihat suatu batas ekologis atau fungsional yang tepat untuk studi rpplh kita sehingga kita bisa mendapatkan hasil rpph yang maksimal apa yang optimal kemudian juga di dalam melihat rpplh karena berbasis spasial Artinya kita melihat sebagai wilayah kita lihat sebagai suatu wilayah di sini rpplh kalau kita lihat ya rpplh kalau kita lihat di sini menjadi satu dokumen tertulis perencanaan terhadap potensi jadi kita lihat potensinya kemudian permasalahan tentu potensi harus terukur kita ukur pakai daya dukung daya tampung kemudian permasalahan kita lihat baku mutu kerusakan dan pencemaran ya dan juga upaya-upaya ke depan ya upaya ke depan tentu di sini ada rencana tata ruang rencana pembangunan yang merupakan upaya daerah itu untuk mencapai kehidupan yang maju sejahtera adil dan makmur jadi di sini rpplh melihat tiga hal ini secara terintegrasi mulai dari potensi masalah dan rencana dilihat ya dari sisi perspektif waktu rencana ini 20 tahun ya tapi rpph itu lebih panjang 30 tahun 30 tahun ke depan kita lihat tentunya kita harus lihat kalau bapak ibu menyusun rpph di tahun 2023 ini artinya kita harus lihat bagaimana potensi dalam bentuk daya dukung dan daya tampung di tahun 2023 ini Jadi bukan melihat daya dukung 20 tahun yang lalu atau 30 tahun yang lalu karena mungkin sudah berubah jadi data yang [Musik] dalam hal ini data yang update itu menjadi sangat penting karena kita ingin memotret potensi sekarang dan juga kerusakan sekarang kita lihat dan juga rencana jadi ketiga hal ini kita lihat dalam konteks spasial tahapan pembuatan rpplh ada di dalam surat edaran nomor 5 tahun 2016 ya dimulai dengan inventarisasi lingkungan hidup pengolahan data dan informasi analisis data dan informasi untuk menyepakati isu pokok penentuan target rpplh 30 tahun dan penyusunan muatan untuk 30 tahun jadi di sini langkah pertama tentunya Sumber data ya slhd 5 tahun terakhir profil daerah-daerah dalam angka 5 tahun terakhir iklh 3 tahun terakhir peta indikasi daya dukung daya tampung data dan informasi kehutanan tingkat provinsi kabupaten kota ini di buat dalam tahap inventarisasi lingkungan hidup tentunya harus memiliki data-data spasial seperti yang tadi kita sebutkan kemudian kita olah kita kelompokkan data-data itu menjadi 3 pertama adalah potensi ya dan kondisi lingkungan hidup yang kedua adalah upaya pengelolaan lingkungan hidup yang ketiga adalah kejadian bencana pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup yang terjadi di wilayah tersebut sehingga nanti dari sana kita buat sebuah daftar isu strategis berupa tabulasi atau Tabel data potensi dan kondisi indikasi daya dukung daya tampung dibandingkan dengan keberlangsungan fungsi lingkungan jadi kalau kita bandingkan dengan analisis SWOT ya kalau kita bandingkan dengan analisis SWOT strength weakness opportunity dan treat Strange kira-kira potensi ya potensi dan kondisi lingkungan hidup kemudian witness ini adalah bencana pencemaran dan kerusakan kemudian opportunity ini adalah upaya dan trik itu adalah ancaman dari luar misalnya perubahan iklim jadi kerangka di dalam pengolahan data ini mirip dengan analisis SWOT tetapi kita tuangkan dalam bentuk tabel jadi ada tabel potensi ada tabel upaya ada tabel kerusakan dan pencemaran nah tentu di dalam analisis SWOT ya kita bisa tahu bahwa untuk mencapai pembangunan yang maksimum kita harus memaksimalkan strength kekuatan dan opportunity dan mengurangi weakness serta thread atau ancaman jadi di dalam SWOT SWOT kita harus maksimalkan strength dan opportunity dan kurangi witness serta treat jadi di sini string adalah potensi kita harus maksimalkan potensi tapi di sini ada bencana pencemaran dan kerusakan ini yang harus ya sebagai witness ini harus kita turunkan kemudian tentunya di sini ada opportunity ya peluang pemanfaatan dari potensi yang ada di kita dan juga ada ancaman yang harus Kita waspadai Nah jadi dengan kerangka SWOT itu kita sepakat mana yang paling pokok ya Nah untuk mengetahui yang mana paling kokoh kita bisa menggunakan DPR jadi DPS CR ini merupakan alat yang kita gunakan untuk melihat mana yang paling prioritas nanti kita akan bahas ya tentang DPR tetapi kita sudah tahu instrumen dan kerangka berpikirnya pertama adalah SWOT kedua adalah DPR sehingga kita memiliki target rpplh 30 tahun target-target ini harus menggunakan yang kuantitatif ya yang terukur misalnya dengan iklh diusahakan terukur baru dari sana kita turunkan lagi di dalam muatan rpph untuk 30 tahun berupa arahan kebijakan strategi implementasi dan indikasi program jadi tentunya setelah kita analisis potensi upaya dan masalah Kita harus melakukan optimalisasi berupa optimalisasi pemanfaatan atau pencadangan juga pemeliharaan pengendalian dan adaptasi dan mitigasi terhadap perubahan iklim jadi kita membuat rencana 30 tahun ke depan ya yang berdasarkan analisis mulai dari analisis data analisis SWOT analisis DPR nanti setelah selesai kita Tuliskan dokumennya diverifikasi ditetapkan dan juga dilakukan monitoring pelaporan dan review kemudian ini sama dengan yang tadi cuman bentuknya agak beda ya di sini bentuknya ke bawah gini ini bentuknya ke kanan tapi isinya sama isinya sama ya dari kiri sampai ke kanan nah di sini yang perlu menjadi perhatian bahwa rpplh harus memperhatikan karakter dan fungsi ekologis jadi di dalam merencanakan pembangunan ini harus melihat karakter dan fungsi ekologis misalnya daerah yang memiliki keterbatasan air jangan merencanakan kegiatan-kegiatan yang menghabiskan air daerah yang daerah banjir rawan banjir harus menyesuaikan program pembangunannya yang sesuai dengan karakter dan fungsi ekologis termasuk kalau daerah kita daerah gambut jangan dipaksakan kegiatan-kegiatan di tanah mineral dilaksanakan di daerah gambut nanti akan terjadi kegagalan di dalam pembangunan sehingga analisis karakter dan fungsi ekologis ini harus menjadi dasar di dalam penyusunan rpplh juga sebaran penduduk potensi SDA aspirasi masyarakat dan juga perubahan iklim nanti rpplh akan kita susun secara hits atau hits holistik integratif tematik dan spasial kemudian penulisan dokumen rpplh ini ada isi dari pendahuluan kondisi permasalahan arahan nanti silakan Bapak Ibu lihat ya lebih detil tentang penulisan dokumen nah ini adalah dpsr yang tadi kita bahas ya jadi DPS Ir ini sebagai alat untuk menyepakati isu pokok karena isu ini kan banyak sekali di sini ini kita sudah Buat tabel Isinya banyak sekali Nah sekarang mana yang menjadi isu pokok Nah kita coba susun menggunakan DPS ya jadi DPS Ir ini terdiri dari ya mungkin saya gambarnya ini saja driver pressure dps-nya impact r nya respon jadi kalau kita lihat di sini di dalam surat edaran ya silakan Nanti dibaca oleh Bapak Ibu driver ini merupakan hal yang mendorong terjadinya perubahan lingkungan misalnya pertumbuhan penduduk pembangunan infrastruktur ya Nah jadi di dalam merencanakan 30 tahun ke depan kita harus merencanakan memprediksi pertumbuhan penduduk sampai 30 tahun yang akan datang karena ini merupakan driver dan juga sebarannya Misalnya ini ada sebuah daerah kemudian pertumbuhan penduduk terbesar di utara di selatan ini tidak terlalu ya berarti yang akan menjadi isu pokok adalah daerah Utara Tadi saya sudah sampaikan bahwa DPS Ir ini menjadi penentu isu pokok karena isu itu kan sangat banyak yang mana yang isu prioritas yang mana yang menjadi isu pokok nah isu pokok kita lihat dari dpsir mulai dari driver atau pendorong jadi pertumbuhan penduduk ini kita proyeksikan selama 30 tahun dari sekarang ya dan sebarannya di mana Jadi kalau misalnya kabupaten apa rpplh kabupaten berarti Kecamatan mana yang akan tumbuh paling banyak kalau misalnya provinsi kabupaten atau kota mana yang pertumbuhannya paling tinggi misalnya ini provinsi ini akan terlihat pertumbuhan penduduk dari tiap kabupaten kota ada yang pertumbuhannya sangat tinggi misalnya ini ya ada yang pertumbuhannya sangat rendah Nah jadi kita bisa melihat bagaimana dinamika antar daerah selama 30 tahun termasuk di situ ya pembangunan infrastruktur karena pembangunan infrastruktur ini menjadi penentu arah pembangunan ketika infrastrukturnya disediakan pembangunan akan lebih baik akan lebih meningkat akan lebih lancar juga ketika kita menetapkan satu industri kawasan industri di sebuah daerah itu juga menjadi faktor pendorong dan juga permintaan komoditas tertentu misalnya provinsi kita merupakan daerah perkebunan dari 10 komoditas dan kita prediksi 30 tahun yang akan datang salah satu komoditas ini akan naik terus permintaannya maka kita harus antisipasi daerah tersebut karena daerah tersebut adalah penghasil komoditas yang akan naik terus termasuk juga komoditas yang suatu saat akan turun nah tentu driver ini akan menyebabkan pressure ya tekanan jadi pertumbuhan penduduk di suatu daerah ini akan terjadi pemekaran perkotaan Jadi kalau misalnya satu provinsi memiliki 5 Kabupaten di satu kabupaten pertumbuhan penduduknya sangat tinggi Maka Kabupaten itu akan berubah menjadi kota nah pemekaran perkotaan ini bisa terjadi teratur atau tidak teratur ya yang kita sebut dengan Scroll ya pengembangan perkotaan yang tidak teratur dan ini akan menimbulkan masalah sehingga nanti ini harus kita antisipasi kita berikan rekomendasi rpplh daerah tersebut agar penyusunan RT RW nya lebih intensif dibandingkan dengan darah yang lain kalau perlu seluruh kecamatan yang ada di daerah itu harus memiliki rdtr rencana detail tata ruang karena satu daerah yang tidak begitu cepat perkembangannya tidak perlu diatur tetapi daerah yang sangat cepat perkembangannya harus ada rdtr prioritas karena kalau tidak diatur yang namanya masyarakat pelaku usaha kan tidak melihat kota sebagai sebuah pandangan dari atas helikopter kalau kita sebagai perencana melihatnya dari atas kita lihat daerah secara keseluruhan daerah mana yang akan maju dan daerah mana yang akan menjadi korban dari kemajuan itu itu penyusun rpplh melihatnya dari atas tapi pelaku usaha masyarakat kan tidak melihatnya seperti itu yang jelas saya beli lahan di situ saya ubah dari sawah menjadi perumahan tidak melihatnya seperti para perencana Nah makanya di sini dokumen rencananya harus sangat detail dimulai dari RT RW sampai rtr jadi para pelaku usaha para masyarakat itu diatur di dalam rdtn itulah fungsi dari rdtr membantu masyarakat untuk memilih lokasi ya dan bidang usaha kemudian juga akan terjadi konversi dan pembukaan lahan nah ini harus diatur di dalam rpplh jangan sampai masalahnya sudah terjadi sudah ada izin usaha baru kemudian kita baru berteriak seharusnya daerah itu tidak boleh dibuka untuk pertambangan seharusnya daerah itu tidak boleh diizinkan untuk perkebunan Sudah Terlambat artinya perencanaan tidak bisa mengantisipasi yang baik adalah rpplh sudah bisa mengantisipasi dan memberikan arahan agar nanti RT RW dan rpjmd mengikuti arahan itu itu urutannya rpplh Baru RT RW rpjmd nah ini merupakan fungsi peran strategis rpplh yang saat ini belum kita laksanakan dari prediksi 30 tahun ke depan juga tekanan-tekanan apa yang akan muncul 30 tahun ke depan di setiap lokus daerah di wilayah kita tentunya di sini akan menimbulkan dampak nya ini berupa status kalau di sungai ada yang disebut indeks kualitas air kalau sekarang indeks kualitas airnya tercemar ringan 30 tahun lagi apakah akan menjadi tercemar berat ini adalah tugas rpplh untuk membuat prediksi ya tugas rpplh untuk membuat prediksi bahwa kalau ini dibiarkan tidak diatur maka akan mengubah sungai yang sekarang tercemar ringan menjadi tercemar berat dalam 30 tahun yang akan datang juga akan terjadi perluasan wilayah banjir akan meningkatkan perluasan daerah kekeringan laju sedimentasi dan seterusnya jadi dalam 30 tahun ke depan sebetulnya bisa diprediksi berdasarkan skenario skenario dalam rpplh jadi skenario biasanya ada tiga skenario kita tidak melakukan apapun atau bisnis es visual kemudian skenario moderat Artinya kita melakukan upaya tapi kemungkinan banyak hambatan tidak berhasil moderat saja dan ada skenario ambisius skenario optimis contoh misalnya skenario optimis atau ambisius Bagaimana sungai ini dalam 30 tahun kedepan tetap tercemar kalau bisa menjadi tidak tercemar nah ini ambisius sekali bagaimana mempertahankan bahkan memperbaiki sungai dan skenario ambisius itulah yang harus dijadikan pedoman karena tidak ada gunanya kita merencanakan kalau bisnis essesual ini harus memberikan arahan skenario ambisius demikian juga di dalam dampak ya Jadi kalau status ini lebih kepada angka-angka kuantitatif kalau dampak ini lebih kepada Bagaimana pengaruh status tersebut terhadap produksi pangan keselamatan masyarakat kesehatan masyarakat pertumbuhan ekonomi jadi dampak ini adalah kalau sungai ini jadi berubah tercemar berat tentu di sana akan banyak korban daerah pertanian yang akan rusak produksi pangan turun karena sungai ini menjadi sumber irigasi contohnya jadi kita kaitkan dengan berbagai sektor ekonomi dan sosial yang akan terkena dampak respon ini adalah tindakan-tindakan kita untuk mengatasi semua itu jadi respon ini dia harus bisa mengatasi ya kalau misalnya menurut rpplh ini daerah Utara ini terlalu berat bebannya maka responnya adalah bagaimana daerah Utara ini dikurangi bebannya pertumbuhan ekonominya dipindah ke selatan jadi seimbang Utara Selatan contoh ya terhadap pressure bagaimana sungai supaya tidak cepat berubah menjadi tercemar berat apa yang harus diupayakan ya statusnya Bagaimana supaya dia terus membaik dan juga dampaknya Bagaimana supaya dia bisa diatasi ya jadi dpsr ini kita lakukan di dalam pembuatan rpplh sehingga dari sana kita tahu mana yang menjadi driver kita tidak mulai dari dampak karena kalau mulai dari dampak itu namanya strategi pemadam kebakaran kita mengatasi dari dampak yang terlihat di dalam rpph kita tidak menggunakan strategi pemadam kebakaran di rpplh kita melakukan strategi pencegahan dengan mengenali driver dan driver ini yang harus kita kendalikan dari sekarang jangan sampai 30 tahun lagi itu terjadi jadi rpplh ini bukan perencanaan jangka pendek rpplh adalah perencanaan jangka panjang yang mengharuskan kita mengetahui driver ya penyebab segala masalah itu akan terjadi nanti akan kita Urutkan dari driver ke pressure ke state ke Impact ya dan ini akan menimbulkan respon kita juga akan memberikan rekomendasi klhs rekomendasi rpplh jadi respon ini nanti bentuknya muatan rpplh jadi kalau kita lihat ya muatan rpplh itu adalah respon ya pada dasarnya adalah respon target juga merupakan konsekuensi dari respon dari DPS kemudian di sini kita sudah tahu DPR nah dari DPS Ir ini kita buat target ya target selama 30 tahun Biasanya kita bagi menjadi 5 tahun jadi 30 tahun itu kita bagi menjadi 6 ya 1 2 3 4 5 6 6 * 5 tahun kita Tuliskan demikian juga dengan arahan baik itu kebijakan strategi indikasi program dan perangkat daerah yang bertanggung jawab jadi setelah kita analisis dpsis itu kita detailkan di dalam kebijakan strategi indikasi dan penanggung jawab dan di sana kita juga Jelaskan ya Mulai dari rencana pemanfaatan dan pencadangan kemudian rencana pemeliharaan dan perlindungan jadi dibedakan ya antara rencana pemanfaatan rencana pemeliharaan dan juga rencana pengendalian karena di sini kalau rencana pemanfaatan pencadangan ini lebih kepada potensi pemeliharaan perlindungan lebih kepada upaya dan pengendalian lebih kepada tadi Masalah Jadi bagaimana mengatasi masalah karena di sini berbeda karakter kalau suatu masalah tentu rencananya di sini harus rencana taktis yang langsung bisa diaplikasikan jadi ada perbedaan karakter dari rencana sehingga kita Kita bedakan antara pencadangan tadi ya pemeliharaan dan pengendalian kemudian arahan tadi kan target ya target rencana dan kemudian arahan nanti Bapak Ibu bisa baca Lebih Detail ya mengenai arahan ada semuanya di dalam surat edaran nomor 5 tahun 2016 Nah sekarang kita masuk ke topik utama webinar kita tentang optimalisasi rpplh kita lihat di media massa bahwa pada tanggal 31 Mei 2023 klhk Tengah menyusun dokumen rpplh nasional 2025 ya dan di sini Kementerian lingkungan hidup menekankan ada agenda strategis lingkungan hidup seperti sdgs Paris agreement visi Indonesia 2045 dan net Zero emission kemudian juga mengingatkan tentang tantangan ya tantangan Indonesia ke depan ada triple planningtrick Crisis Global RIS megatren 2045 sdgs dan fuka volatility uncertainty complexity ambiguity juga peningkatan Kebutuhan sumber daya alam persaingan memperebutkan sumber daya alam ke depan dan juga perubahan gaya hidup jadi Oke ini juga ada informasi tambahan d3tlh mengacu ke udara atmosfer lahan air laut dan keanekaragaman hayati indeks pembangunan manusia serta berbagai target-target lainnya jadi yang disebut dengan optimalisasi rpplh adalah prosedur atau tata cara penyusunan rpplh yang sudah kita bahas tadi kita masukkan juga isu-isu terkini ya karena kita 30 tahun dalam 30 tahun setiap provinsi setiap kabupaten kota itu harus mempertimbangkan 2045 sdgs dan vokal juga target pemulaan pemulihan ekonomi daerah ya kalau ini nasional tentu di daerah juga sama mengalami dampak covid ya pencapaian target sdgs Indonesia 2030 global biodiversive terlepas dari middle income Trap dan juga Indonesia emas 2045 walaupun ini adalah target-target nasional tetapi tentunya target ini merupakan gabungan dari target-target daerah karena National itu ya daerah nasional merupakan gabungan dari berbagai daerah yang ada di Indonesia artinya optimalisasi rpplh jadi kalau bapak ibu membuat rpplh saat ini tidak bisa hanya menggunakan pendekatan klasik tidak bisa hanya menggunakan pendekatan yang [Musik] biasa saja kita harus memasukkan isu-isu ini ke dalam rpplh agar rpph ini optimal karena kalau misalnya rpplh ininya tidak mutakhir tidak update dengan isu-isu terkini maka tidak akan optimal rpph yang kita buat jadi akan kadaluarsa tidak akan up to date dengan masalah yang sekarang sedang kita hadapi kita akan bahas satu-satu ya Tapi cepat saja karena waktunya juga sudah mau habis yang pertama adalah triple planetary Crisis krisis iklim nah saat ini tidak semua daerah sudah memiliki studi perubahan iklim di daerahnya tentu ini menjadi kelemahan bagi daerah tersebut juga keanekaragaman hayati biodiversitas sedikit sekali data-data tentang keanekaragaman hayati yang ada di daerah tentunya ini juga menjadi kelemahan bagi daerah tersebut di dalam mengatasi kerugian biodiversitas juga untuk polusi sedikit sekali data-data Polusi yang dimiliki oleh daerah ya Ini juga merupakan kelemahan yang harus kita atasi kemudian Global Mega trend bagi daerah-daerah yang sudah maju tentunya akan lebih merasakan Global megatren ini kemudian juga vokal volatility uncertainty complexity dan ambiguity fuka muncul dalam teori kepemimpinan Warren bennis dan bernanus pada tahun 87 sampai sekarang ini jadi [Musik] menjadi bahan pelatihan untuk pelatihan kepemimpinan dan perencanaan strategis termasuk rpplh rpplh tadi kita sudah bahas RPP Lan merupakan perencanaan yang sangat strategis jadi di dalam rpplh yang nanti akan kita susun kita harus mempertimbangkan volatilitas yaitu perubahan cepat dalam industri atau pasar perubahan teknologi kejutan ekonomi peristiwa politik ya Bapak Ibu tahu peristiwa politik yang akan terjadi di Indonesia tahun 2024 yaitu pemilihan presiden yang tentunya ini harus diantisipasi oleh rpph yang akan kita susun dalam bentuk Siapa pemimpin daerah yang akan memimpin itu harus berwawasan lingkungan karena rpplh ini bisa menjadi bahan bagi masyarakat untuk menentukan kriteria pemimpin nah masalahnya dokumen-dokumen lingkungan yang sudah kita hasilkan ini hanya dimengerti oleh sebagian kecil masyarakat Sebagian besar masyarakat tidak memahami apa yang sudah dirumuskan oleh kita akhirnya masyarakat salah memilih pemimpin ini kesalahan Karena kita juga tidak bisa melakukan edukasi yang baik pada masyarakat sehingga masyarakat salah memilih pemimpin misalnya ya di sebuah daerah jadi dengan edukasi pemimpin yang berwawasan lingkungan berpihak pada lingkungan tentunya ini akan memberikan peran yang baik untuk rpplh jadi dimulai dari rpph yang bagus Nah nanti disosialisasikan di dalam kriteria pemimpin yang akan datang juga dari ketidakpastian kita tahu bahwa perencanaan pembangunan sekarang menjadi lebih sulit karena adanya ketidakpastian tentang masa depan perubahan politik ekonomi sosial menghadapi masa depan kompleksitas dan ketidakjelasan ini harus menjadi dasar pertimbangan RPP lah Jangan menganggap rpph ini akan akan statis tapi ada volatilitas ketidakpastian kompleksitas dan ketidakjelasan kemudian juga isu perubahan iklim net Zero emission harus dipahami oleh rpplh tahun 2060 kita atau Indonesia sudah berkomitmen untuk kalau sekarang emisi Indonesia ini akan terus naik ya nanti akan datar di tahun 2060 jadi jumlah yang kita keluarkan itu harus sama dengan jumlah yang diserap saat ini secara global ini naik terus ya demikian juga di Indonesia bagaimana kita mengatasi itu nanti di tahun 2060 Bagaimana 2060 kita bisa mencapai kemudian mungkin ini saya tidak bahas ya nanti eee silakan kalau ada yang mau tanya net sing follow juga masuk di dalam pertimbangan rpplh nasional yaitu Bagaimana mempersiapkan sektor kehutanan sebagai penyerap Jadi kalau sekarang sektor kehutanan masih menghasilkan emisi ini nanti di tahun 2030 ini mulai menyerap tidak ada emisi itu adalah semangat dari net sing volume 2030 karena kita ingin menghadapi net Zero emission artinya harus ada ya harus ada yang menyerap karena emisi kan pasti kita akan terus mengeluarkan walaupun dikurangi tapi masih ada yang dikeluarkan nah supaya dia kecepatannya tidak naik terus tapi dia nol ya jadi kecepatannya ini sampai 0 di sini maka sektor kehutanan menjadi sangat penting dia harus bisa menyerap kemudian sumber daya alam berkelanjutan banyak daerah yang menganggap daerahnya surplus secara ekonomi secara PDRB karena daerah menghasilkan tapi daerah itu tidak menghitung dampak ekonomi dari kerusakan lingkungan di dalam penyusunan rpph ke depan seharusnya kita menghitung total ekonomi value jadi kerusakan lingkungan ya ini juga harus masuk kerusakan lingkungan pencemaran lingkungan itu harus dimasukkan sebagai biaya negatif bisa jadi setelah kita masukkan biaya negatif ternyata daerah kita ini minus negatif artinya uang yang kita hasilkan sebenarnya kalau kita hitung kerusakan lingkungan yang terjadi itu sebetulnya tidak ada apa-apanya ya jumlah hasil uang dari tambang yang kita hasilkan kalau uang itu kita bayarkan untuk memperbaiki lingkungan karena kan untuk memperbaiki lingkungan itu perlu biaya ya reklamasi misalnya di dalam kita kenal konservasi lingkungan ya kita kenal perbaikan lingkungan itu semuanya memerlukan biaya Nah kalau biaya itu kita hitung di dalam rpph bisa jadi apa yang kita hasilkan itu tidak sebanding misalnya kita menghasilkan pendapatan 10 triliun ternyata setelah kita hitung kerusakannya 100 triliun berarti kan 10 triliun ini tidak ada artinya dibandingkan kerusakan yang kita hasilkan kerusakan ini tidak pernah dihitung di dalam rpplh kita harus hitung ke depan ya di dalam alokasi sumber daya alam berkelanjutan ini mungkin nanti saya jelaskan kalau ada yang bertanya ini adalah pendekatan-pendekatan tentang daya dukung jasa ekosistem yang mungkin sudah banyak dijelaskan di dalam forum-forum lain ya saya akan skip saja nah juga ada isu sdgs ini bagaimana perhatian kita yang terlalu besar terhadap ekonomi ini menjadi seimbang ekonomi sosial dan lingkungan ya Jadi sdgs ini menjadi input tentang sdgs sudah banyak dibahas sdgs ini saling berkaitan ya kita bisa lihat keterkaitan antara indikator sdgs kemudian juga kita bisa menggunakan seluruh isu itu jadi kalau kita bahas kita sudah tahu rpplh bagaimana cara menyusunnya dan bagaimana mengoptimalkan rpplh supaya tidak ketinggalan zaman Jadi rpph kita ini jangan sampai udah dibuat terus tidak ada gunanya maka harus kita optimalkan tadi ya dengan isu SD dengan berbagai isu yang sudah kita bahas tadi itu kan terlalu banyak terlalu rumit terlalu kompleks kita bisa menggunakan sistem dinamic ya jadi sistem dinamik ini menjadi alat bantu kita untuk merangkai berbagai isu itu nah tentang sistem dinamik ini juga pernah saya sampaikan dalam satu Dinar mungkin saya tidak akan terlalu panjang karena saya ingin lebih banyak diskusi ya Bapak Ibu kita masih ada waktu setengah jam yang jelas sistem dinamic ini alat bantu yang sangat efektif ya di dalam kita merangkai isu-isu di dalam rpplh ini saya ambil contoh ya [Musik] bagaimana kita merangkai seluruh isu itu di dalam sebuah rpplh yang memasukkan sdgs dan di sana juga tergantung kita bisa memasukkan net Zero emission 2060 Kita juga bisa memasukkan triple planning Crisis dan seterusnya ini juga pembahasan yang cukup panjang ya tetapi mungkin saya untuk sesi ini lebih kepada gambaran secara umum ya bagaimana mengoptimalkan rpplh dengan isu-isu terkini dan juga bagaimana merangkai isu itu dalam konteks sistem dinamik dan kalau sudah dibuat sistem dinamic seperti ini sebetulnya kita bisa melihat permasalahan itu bukan hanya di permukaan kita bisa melihat struktur ya itulah manfaat dari sistem dinamik karena kita akan melihat perilaku sistem dari sistem dinamik itu contoh misalnya Mungkin ini yang basicnya saya skip aja ya mungkin langsung kepada limit to grow jadi melalui sistem dinamik nanti kita bisa lihat Kenapa pertumbuhan ekonomi di daerah kita ini tidak naik-naik dia akan berhenti di sini ya ini kenapa kita bisa lihat dari sistem dinamik kemudian juga [Musik] masalah pencemaran ini sudah kita selesaikan Muncul lagi Muncul lagi Muncul lagi Jadi Masalah ini tidak selesai-selesai ini kenapa saya masalah kemiskinan masalah pencemaran kerusakan ini juga bisa kita lihat menggunakan sistem dinamik ya kemudian juga shifting the burden artinya ada satu penyelesaian masalah yang kemudian muncul masalah lain nah ini juga bisa kita bahas menggunakan sistem dinamik dan juga tadi ya pertumbuhan kita ini tidak bisa naik bahkan terus turun ini kenapa kita bisa lihat menggunakan sistem dinamik Nah jadi ini adalah manfaat-manfaat dari sistem dinamik Saya tidak akan bahas terlalu detail mungkin nanti di kesempatan lain kalau bapak ibu ada yang tertarik untuk membahas ini lebih dalam lagi [Tepuk tangan] sebagai kesimpulan rpph saat ini tidak bisa kita kerjakan hanya menggunakan pendekatan klasik berdasarkan surat edaran nomor 5 tahun 2016 tapi juga perlu dioptimalkan dengan isu-isu terkini dan kita juga bisa menggunakan sistem dinamic dan ekonomi lingkungan ya tadi yang menghitung kerusakan lingkungan dibuat jadi rupiah masuk ke dalam analisis rpph sehingga kita menghasilkan rpplh yang lebih optimal Bapak Ibu yang saya hormati Mungkin banyak selain saya yang tidak sempat dijelaskan silahkan ditanyakan kalau memang dianggap perlu untuk dibahas kita akan bahas kembali di kesempatan yang akan datang kurang lebihnya mohon maaf bilahi topik wal hidayah Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih Pak atas paparannya yang selanjutnya kita akan ke sesi tanya jawab dan kita akan bagi dua untuk Sisi yang pertama itu nanti akan menampilkan pertanyaan-pertanyaan yang sudah masuk di setelah itu dan selanjutnya nanti mungkin akan tanya jawab secara langsung dengan Bapak Ibu saya kembali akan memperkenalkan ini pelatihan yang diselenggarakan di Eco Edo yaitu penyusunan dokumen mplh ini akan diperkenalkan oleh Mas Budi Halo selamat siang Mas Budi selamat siang boleh diperkenalkan nih Mas mengenai pelatihan rpplh di Mungkin saya akan ya perlu untuk istrinya jadi setelah mengikuti webinar tentang rpplh optimasi penasaran kan Bagaimana lebih detailnya atau Rencana perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di sini saya akan mencoba memperkenalkan pelatihan terlebih dahulu seperti apa sampai dengan 8 September 2020 namun ada diskon 10% sampai 28 Agustus sehingga Bapak Ibu yang ingin mengikuti pelatihan dan pembayaran dengan konfirmasi secara umum mendapatkan diskon 10% sampai tahun 2018 Agustus pelatihannya yaitu ada Bapak Doktor Endang Hermawan Doktor Firman Hadi ssimt beliau dari dosen teknik yaitu [Musik] inventarisasi lingkungan hidup kemudian metodologi pengolahan data dan informasi spasial kemudian lingkungan hidup kualitas air dan udara kemudian analisis kemudian Apa saja sih keuntungan pelatihan di Eko itu yaitu bapak dan ibu dapat bertanya langsung kepada para narasumber atau materi ketika pelatihan jadi jawabannya ingin ditanyakan bisa langsung berkomunikasi dengan pemateri Kemudian Bapak dan Ibu mendapatkan akses e-learning untuk mengakses materi-materi dan rekaman ketika pelatihan jadi bapak dan ibu yang sudah melakukan pembayaran ketika pendaftaran dan password untuk menganalisis [Musik] ke WhatsApp dan keahlian dalam SDM Terima kasih untuk informasi lebih lanjut baik itu saja dari saya saya kembalikan ke moderator Mbak Silvi Oke baik ya terima kasih banyak Mas Budi atas penjelasannya kita tadi mengenai Apa saja sih yang nanti akan diajarkan jika bapak ibu semua mengikuti pelatihan penyusunan dokumen nanti Apakah dijelaskan dari awal sekali Mas Budi misalnya Bapak Ibu semua di sini ada yang belum berpengalaman misalnya mengikuti pelatihan tapi misalnya di bulan yang lebih dekat misalnya Apakah bisa untuk kolektif pelatihannya diadakan sebelum bulan September atau bisa menanyakan melalui WhatsApp Group sahabat ekologi begitu oke iya sebetulnya Eko Edo ini juga menyelenggarakan in host training Jadi bagi Bapak Ibu misalnya yang ingin mengikuti pelatihan yang ataupun misalnya sesuai dengan tema pembahasan yang dibutuhkan oleh bapak ibu semua bisa untuk menghubungi kami nanti kami akan jadwalkan sesuai dengan kebutuhan bapak ibu semua jadi meskipun tadi rpplh diadakan di bulan September Namun kami juga membuka kesempatan bagi Bapak Ibu yang ingin mengikuti pelatihan di bulan-bulan terdekat semua jadi Silahkan mungkin tanya-tanya terlebih dahulu untuk pelatihan yang ingin Bapak Ibu ikuti melalui admin kami ada admin Riris dan administrasi pertama Bagaimana rpplh akan beradaptasi dengan perubahan lingkungan yang terjadi di masa depan seperti perubahan iklim atau perubahan tata guna lahan nah jadi rpplh itu tidak boleh kita susun secara statis rpplh memang seharusnya menjadi arahan pihak lain baik itu penyusun RT RW penyusun rpjmd pejabat daerah yang baru terpilih itu harus baca Ya pplh makanya rpplh nya ini harus dinamis bisa beradaptasi terhadap perkembangan 30 tahun jadi kalau pertanyaannya Bagaimana cara rpplh supaya bisa beradaptasi kan begitu kita gunakan metode yang terbaik yang pertama adalah sistem dinamik makanya tadi Mas Budi menjelaskan di dalam pelatihan rpph Eko edu kita mengajarkan sistem dinamik karena dalam sistem dinamik kita bisa merencanakan pertumbuhan penduduk 30 tahun kedepan kerusakan lingkungan 30 tahun kedepan perubahan konversi lahan 30 tahun kedepan itu bisa menggunakan sistem dinamic Jadi bagaimana rpph ini supaya bisa beradaptasi ya kita pakai metode yang tepat yang pertama adalah sistem dinamik yang kedua adalah spasial dinamic jadi beda kalau sistem dinamik tidak berbasis spasial kalau spasial dinamik menggunakan berbasis spasial jadi tadi di dalam agenda pelatihan rpplh Eko itu juga akan diajarkan spasial dinamik dengan metode ini ini adalah metode terbaik yang ada saat ini kita akan bisa memperkirakan kondisi daerah 30 tahun yang akan datang kemudian pertanyaan kedua untuk kebijakan Berapa persentase daya dukung daya tampung luas area untuk pembangunan strategis nasional pada wilayah perlindungan lingkungan hidup nah ini pertanyaannya sangat spesifik ya jadi tidak bisa saya jawab secara langsung Karena tiap daerah beda-beda ada pembangunan strategis nasional di tiap daerah dan itu angkanya berbeda-beda jadi Silahkan dibaca di regulasi strategis nasional masing-masing daerah kemudian ada pertanyaan berikutnya Apakah ada korelasi dddtlh sangat berkorelasi karena rpplh itu kan rencana jadi misalnya kalau di dalam kehidupan sehari-hari Bapak Ibu punya lahan satu hektar Tetangga Bapak Ibu memiliki lahan 1000 hektar kita punya lahan 1 hektar tetangga memiliki 1000 hektar kira-kira perencanaan kita dengan perencanaan tetangga kita beda nggak ya pasti beda karena daya dukung lahan kita hanya satu hektar tetangga 1000 hektar kita mungkin hanya bisa satu komoditas perkebunan saja tetangga yang memiliki 1000 hektar dia bisa memiliki banyak sekali pilihan Nah demikian juga di dalam rpplh rpplh daerah a yang memiliki banyak sekali daya dukung alam itu tentu kalau dia banyak daya dukung alamnya pilihannya semakin banyak jadi sangat kuat ya korelasi karena daya dukung daya tampung ini merupakan potensi jadi kalau kita lihat di dalam skema ya yang tadi Saya tunjukkan Mungkin saya akan ulangi [Musik] di dalam skema apa daya dukung daya tampung terhadap daya dukung daya tampung ini ya Oke sebentar saya slidenya yang daya dukung daya tampung saya lebih pelan-pelan ya tadi kelewat di DDT ya jadi daerah kita ini kan pasti punya keanekaragaman hayati dalam bentuk ekosistem ekosistem sungai ekosistem hutan ekosistem perkebunan Nah itu semua adalah potensi dan kita bisa hitung jasa ekosistem yang dihasilkan misalnya dia sungai ada jasa ekosistem penyediaan ikan pengaturan banjir budaya untuk transportasi dan pendukung untuk self purification ya mengurangi limbah demikian juga kalau kita memiliki hutan kita bisa hitung penyediaan kayu pengaturan oksigen budaya untuk kultural ya kemudian pendukung untuk zat hara Itu semua adalah potensi yang kita miliki nah daya dukung dan daya tampung ini adalah kering capacity jadi karya yang capacity ini adalah keanekaragaman hayati dan jasa ekosistem yang kita miliki yang kemudian penduduk naik memakai daya dukung daya tampung itu kalau penduduknya tidak terkendali maka nanti akan ada karier capacity yang turun kalau karya yang capacity turun maka penduduk juga bisa turun ya dari sisi produktivitas Nah kita harus melihat berapa pertumbuhan supaya nanti kita bisa menghitung berapa penurunan dan ini bisa kita hitung menggunakan sistem dinamik ya nanti dalam sistem dinami kita bisa membuat simulasi kering capacity ini jadi daya dukung dan daya tampung ini adalah Supply suplai dari jasa ekosistem dikurangi Diman dari penduduk kalau daya dukung daya tampung ini di daerah kita misalnya sudah terlampaui pemakaian air lebih banyak daripada jumlah air yang ada sehingga banyak daerah yang kekeringan berarti sudah saatnya kita melakukan efisiensi sumber daya alam ya berupa upaya-upaya dan ini merupakan upaya-upaya rpplh juga sehingga mencegah terjadi kondisi tidak efisien kalau di daerah kita sudah ada resiko lingkungan ketimpangan ekonomi ketimpangan sosial ini pasti sudah tidak efisien makanya kita harus usahakan efisien sehingga bisa meningkatkan sdgs kita kita sebut sebagai siklus pembangunan yang positif atau siklus pembangunan yang berkelanjutan karena kita melakukan rpplh yang baik tapi kalau misalnya rpplh nya gagal maka ini akan terjadi tidak efisien akan terjadi resiko lingkungan yang makin besar Apalagi ditambah dengan risiko perubahan iklim nanti bisa merusak mengurangi menghancurkan keanekaragaman hayati yang ada di kita ya Jadi tidak ada gunanya kalau kita punya lahan luas tapi isinya padang pasir tidak ada keanekaragaman hayati di sana ya tidak ada gunanya kita memiliki lahan yang luas tapi isinya rusak tentunya kita menginginkan keanekaragaman hayati yang baik di lahan yang kita miliki jadi kita ingin dia akan siklusnya positif ini yang harus diperjuangkan oleh rpplh dan rpplh ini harus berdasarkan daya dukung dan daya tampung sebagai input jadi kembali lagi tadi ke pertanyaan Apa hubungan daya dukung daya tampung terhadap rpplh sangat berhubungan karena daya dukung dan daya tampung ini sebagai data input data masukan di dalam menyusun efisiensi sumber daya alam di dalam menyusun muatan rpplh rekomendasi dan arahan jadi rekomendasi dan arahan ini merupakan satu hasil analisis berkelanjutan dari faktor-faktor ini dan juga menganalisis jangan sampai terjadi kerusakan dan juga risiko perubahan iklim kemudian ada pertanyaan lanjutan mungkin Mbak Silvi tolong ditayangkan lagi kita masih ada 10 menit ya kemudian misalnya terjadi perubahan signifikan terhadap kebijakan pembangunan Apakah dokumen rpplh dapat direvisi nah rpplh memang dibuat 30 tahun Tapi sebaiknya direvisi tiap 5 tahun direvisi bukan dibelokkan ya Karena sekarang ada kecenderungan RT RW RPG apa rpjmd maupun rdtr ada satu kawasan yang merupakan kawasan konversi konservasi karena kebutuhan investasi maka diubah aturannya asalnya hutan lindung menjadi hutan produksi Nah ini kan memfasilitasi kerusakan ini yang harus kita hindari Bagaimana rpph ini walaupun tiap 5 tahun di update itu tetap mempertahankan sebagai save ya itu adalah prinsip yang harus kita pegang di dalam melaksanakan rpplh kemudian di sini ada permen pupr ya saya pikir ini di luar konteks ya [Musik] jadi saya tidak akan jawab pertanyaan ini karena tidak sesuai dengan topik yang sedang kita bahas Mungkin saya akan menjelaskan satu yang ini ya yang apa terkait tadi dengan pertanyaan dari daya dukung daya tampung kita masih ada waktu sekitar 5 menit kalau ada yang raisen silahkan ya Oke saya akan Share screen lagi tadi yang bagaimana kita memahami hubungan antara keanekaragaman hayati jasa ekosistem daya dukung daya tampung dan efisiensi SDA nah di dalam penyusunan rpplh kita mengumpulkan informasi data-data ya Mulai dari data-data potensi kemudian juga data-data kondisi ya data-data itu tentunya perlu kita pilah-pilah tadi ya jadi kita bisa melakukan analisis rpplh ini berdasarkan ekosistemnya yang tadi sudah dijelaskan ya di dalam slide klhk bahwa kita menggunakan pendekatan wilayah atau landscape atau bentang alam atau Eco racing jadi ekosistem yang ada di wilayah kita kita tinjau berdasarkan keanekaragaman hayati yang ada di sana jadi masih banyak kita memahami keanekaragaman hayati sebagai sesuatu yang harus dilindungi saja Misalnya gajah Sumatera orangutan itu adalah keanekaragaman hayati sebetulnya keanekaragaman hayati ini adalah semua makhluk hidup yang ada di kita yang bisa mendukung di dalam kehidupan manusia dan juga alam jadi kita harus memahami keanekaragaman hayati sebagai sesuatu hal yang lebih luas contoh misalnya ketika ada kumbang atau ada kupu-kupu atau ada lebah yang hilang maka perkebunan ini bisa turun produktivitasnya karena pembuahan sektor perkebunan sektor pertanian itu mendapatkan kontribusi dari adanya lebah tersebut di dalam Polinasi nah jadi keanekaragaman hayati ini harus kita pahami secara luas ketika kita merusak keseimbangan alam kita juga yang akan dirugikan Jadi bagaimana kita menganalisis ekoregion ya ekorigin di sana bagaimana suatu bentang alam dipahami dari sisi geologi dipahami dari sisi tutupan lahan dan juga penggunaan lahan dan ditambah keanekaragaman hayati yang ada di sana sehingga kita memiliki pemahaman yang lengkap wilayah gambut ini harus memiliki keanekaragaman hayati abcd wilayah mangrove di daerah saya harus memiliki keanekaragaman hayati abcd daerah perkebunan harus memiliki abcd misalnya tadi Polinasi penyerbukan ini sering tidak masuk ke dalam analisis kita tetapi alam itu merupakan satu sistem ya ketika salah satu subsistemnya hilang maka jasa ekosistemnya akan terganggu Nah jadi di dalam analisis rpplh pemahaman hubungan antara keanekaragaman hayati di suatu ekosistem dengan jasa ekosistem yang ada ini harus dilakukan sebelum nanti dikaitkan dengan pemanfaatan daya dukung dan daya tampung tadi kita sudah bahas bahwa daya dukung daya tampung ini merupakan hasil neraca suplai kalau suplai jasa ekosistem lebih besar dari pemakaian maka daya dukungnya surplus kalau jasa ekosistemnya lebih kecil dari pemakaian maka defisit daya dukung daya tampungnya sudah terlampaui berarti warming di dalam rpplh Nah sekarang dalam prakteknya ini jarang dipakai karena kita lebih fokus kepada pertumbuhan ekonomi ada suatu daerah yang tidak ada air tapi karena di sana pertumbuhan penduduknya sangat tinggi dipaksakan untuk menampung perumahan baru diizinkan terus perubahan baru bahkan dibangun suatu daerah industri nah ini tentu perencanaan yang salah tidak berdasarkan kepada daya dukung wilayah kita sangat panjang dan sangat banyak topik-topik tentang rpplh ini ya tapi karena waktu mungkin kita sudahi dulu sekali lagi saya ucapkan mohon maaf jika ada kata-kata yang salah Terima kasih atas perhatian Bapak Ibu Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh untuk webinar pada hari ini kita cukupkan namun mengakhiri Mungkin saya akan lakukan sesi dokumentasi terlebih dahulu bagi bapak ibu semua Mungkin bisa mengaktifkan kameranya silahkan untuk Oke saya akan dokumentasikannya Sekali lagi saya ucapkan terima kasih banyak tadi ada 600 peserta baik di zoom meeting maupun di YouTube streaming ya mungkin sampai jumpa lagi bapak ibu semua di webinar yang selanjutnya Terima kasih atas waktunya atas materi yang telah disampaikan ya [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tertawa] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Oke sip Bang [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tertawa] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik]