File TXT tidak ditemukan.
Webinar 41 Dampak El Nino untuk Pembangunan - EcoEdu.id
CYmPTeDiJ2I • 2023-09-14
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
pengembangan sumber daya manusia adalah
bagian dari proses dan tujuan dalam
pembangunan indonesia
upaya membangun sumber daya manusia yang
berkualitas salah satunya dapat
dilakukan melalui pelatihan
Eco edu hadir sebagai platform pelatihan
lingkungan hidup yang bertujuan untuk
meningkatkan kinerja dan kualitas sumber
daya manusia
saat ini kami memiliki 15 paket
pelatihan yaitu persetujuan teknis air
limbah persetujuan teknis emisi udara
persetujuan teknis limbah B3 penyusunan
dokumen klhs penyusunan dokumen rpplh
pemodelan kualitas air sungai pemodelan
dispersi udara pemodelan air tanah life
cycle assesment perhitungan emisi gas
rumah kaca pengelolaan banjir dan
sedimentasi Sungai perancangan dan
pemilihan instalator sampah dan limbah
B3 pemantauan kualitas udara dan air
menggunakan sensor latihan sistem
informasi geografis dan pelatihan remote
alumni pelatihan kami sudah lebih dari
2500 orang yang berasal
di seluruh Indonesia pelayanan kami
terbuka untuk perusahaan pemerintahan
perorangan ataupun pemerhati lingkungan
Eko Edo selalu berusaha menyajikan
pelatihan yang berkualitas dengan
menghadirkan pengajar yang berpengalaman
[Musik]
memberikan pengalaman langsung dengan
praktikum
[Musik]
dan e-learning yang dapat diakses di
manapun
[Musik]
jadi awalnya saya mengikuti pelatihan
ekologi memang dari grup-grup di alumni
yang baik setelah itu pelatihan ini
cerita mereka itu sungguh bisa dianggap
menarik ya karena mereka mengetahui
mereka tentang yang pengen mereka
ketahui itu meningkat gitu ya kemudian
skill-skill yang dihasilkan dari hasil
pelatihan itu juga cukup bisa dilihat
begitu ya terasa manfaatnya Di Kamu
kalau untuk Para konsultan yang memenuhi
sehingga saya memilih Eko
dan sempat mengikuti pelatihnya juga dan
itu terbukti benar
Instagram itu ada yang jual itu ya
masyarakat pelatihan dan duduknya juga
saya baca terlebih dahulu ya terkait
tentang informasi yang ditulis oleh baju
nah Menurut saya itu menjadi hal yang
membuat tertarik menjadi ketagihan di
situ jadi saya sering lihat di Instagram
gitu
menyampaikan informasinya
bagus karena ada 45 itu selalu terkini
terus mengikuti zaman dan juga
pelatihnya akan melengkapinya itu bagus
dan
terbaiklah kehidupannya
yang pertama memang Tentu saja Ini
meningkatkan dan maksimalkan skill-skill
yang kayak harapkan begitu ya namun
dalam penyusunan dokumen audisial
kinerja saya jadi bisa lebih produktif
lebih efektif juga punya update Gitu ya
update update persoalan-persoalan online
dari ahlinya langsung di lapangan begitu
yang pengalamannya tidak dilakukan
menurut saya pelatihan ini sangat
bermanfaat sekali dan mudah untuk
aktifnya jadi ada teknologi terbaru yang
saya dapat
[Musik]
luar biasa
mempelajarannya juga mudah sekali untuk
dipahami Alhamdulillah bisa mengikuti
dan juga menambah ilmu pengetahuan ya
banyak banget
e-learning ini memang di memang sangat
diperlukan hanya terutama untuk kita
yang dengan keterbatasan pengetahuan
kemudian juga waktu mungkin itu
memberikan kita kesempatan untuk kembali
mengingat kembali mendengarkan papan
paparan yang mungkin kurang jelas
kemudian juga kita bisa mengulang itu
sering mungkin ya Kita juga bisa review
kembali sehingga belajar kita bisa lebih
efektif dan efisien itu membantu sekali
ketika pada saat materi ada yang
ketinggalan video ini saya bisa lihat
sangat membantu Mbak jadi ambil materi
terus lihat video yang bisa diakses sama
aja dan gimana
[Musik]
4 juta dengan informasi yang kami
peroleh itu jauh dari kata standar
sebelumnya jadi apa namanya ya Kalau
saya bilang terlalu murah itu itu jadi
[Musik]
pun sangat membantu ya dalam
menyelesaikan pekerjaan yang ada di
sekitar lingkungan saya sendiri
[Musik]
e-ktp
efektif tepat dan profesional
dan Hebat Keren profesional dan juga
kekinian
[Musik]
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Selamat pagi Bapak Ibu
Selamat datang di webinar ke-41 dari
ekoedu.id pada kesempatan ini materi
yang akan dibahas dalam webinar ini
adalah dampak El Nino untuk pembangunan
dimana di webinar sebelumnya dibahas
fenomena El Nino secara umum baik
sebelumnya perkenalkan saya Budi yang
akan menemani Bapak Ibu sampai pukul 12
siang nanti Waktu Indonesia Barat baik
sebelum memulai webinar kita pagi ini
alangkah baiknya kita berdoa terlebih
dahulu menurut agama dan kepercayaan
masing-masing berdoa di persilahkan
baik berdoa dicukupkan selanjutnya kita
akan menyanyikan lagu Indonesia Raya
terlebih dahulu bapak ibu hadirin
Dimohon untuk berhikmat
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
baik selanjutnya saya akan sapa terlebih
dahulu bapak ibu hadirin di sini
kebetulan di sini yang sudah hadir ada
sekitar 272 orang Mungkin saya akan
menyapa terlebih dahulu Bapak Ibu yang
ada di sini kebetulan sudah ada beberapa
yang on camp Saya ingin menyapa terlebih
dahulu ibu
Selamat pagi Bu Kinasih
baik mungkin sepertinya sedang melakukan
aktivitas Lain Oh ya sudah ada silahkan
Bukit nasi Selamat pagi Mungkin nasi
Selamat pagi
masih banyak atas
kesempatannya pada pagi hari ini di sini
sudah siang Mas Jam 11 ya Oh iya karena
waktu Indonesia
baik saya beralih ke Ibu Rahayu Selamat
pagi Bu Rahayu
mungkin bisa dianut
Selamat pagi Bu Rahayu
Nah sepertinya sedang melakukan
aktivitas lainnya mungkin Disini saya
akan sapa buru Cahya ya
dari Sulawesi Selatan ya Selamat pagi Bu
Cahya
Selamat pagi Pak Selamat pagi Bagaimana
Bu kabarnya hari ini Alhamdulillah baik
pak ya kalau boleh tahu motivasi Ibu
mengikuti webinar dari eko Edo ini apa
Bu
saya banyak pengalaman Pak selama ikut
webinar bertambah banyak pengetahuan
juga sih Pak Kebetulan juga apa yang
sekarang menjadi saya juga itu terkait
juga sih kemarin dengan lingkungan dan
sekarang pun juga masih bersentuhan
dalam lingkungan
hampir hampir ya mendekatilah
dia baik bu ya semoga dengan mengikuti
webinar kali ini bisa menambah wawasan
ya Bu ya
terima kasih pak Sebelumnya
terima kasih juga sudah mengikuti
webinar dari Eko itu kemudian
baik kemudian terakhir saya akan menyapa
di sini ada Pak Edi Pak Edi Selamat pagi
Pak Edi
Selamat pagi pak Budi Bagaimana kabarnya
Pak Edi hari ini
Alhamdulillah sehat semua Kalau boleh
tahu dari mana Pak Edi
Ya gimana Mas dari asalnya dari mana Pak
Saya tinggal di Bogor sih perbatasan
Oh Ya baik Kalau saya lihat dari
instansinya dari Kementerian lingkungan
hidup ya pak ya dari background
Kalau boleh tahu motivasi bapak untuk
mengikuti webinar kali ini apa pak ya
bisa mendapatkan berbagai
apa namanya perkembangan ilmu segala
macam karena kaitannya kami dengan
kerusakan lahan Jadi mungkin ada
beberapa yang bisa diintegrasikan atau
menjadi masukan karena ada beberapa yang
memang harus ada pengembangan begitu Mas
Budi Iya baik Pak Edi kalau begitu
Semoga dengan mengikuti webinar ini
semakin menambah wawasan ya Pak terutama
terkait nanti penerapannya di lapangan
Terima kasih Pak Edi telah sama-sama
seminar dan perkenalannya Ya baik
mungkin selanjutnya saya kita akan
membacakan terlebih dahulu profil Eko
mungkin Bapak Ibu yang belum pernah
mengikuti webinar dari Eko itu penasaran
sih Apa itu Eko edu
Ya baik jadi PT Eco edu Indonesia
merupakan pusat pelatihan bersertifikat
yang berfokus pada pelatihan lingkungan
hidup kemudian pelatihan ini
diselenggarakan untuk meningkatkan
kinerja dan kualitas sumber daya manusia
baik secara individu maupun instansi
pelayanan kami terbuka untuk perusahaan
pemerintah perorangan pemerhati
lingkungan dan pihak yang ingin
meningkatkan kompetensi lingkungan
latihan kami diselenggarakan secara
online maupun offline
kemudian metode pelatihan kami berbasis
SPL yaitu silabus yang komprehensif atau
menyeluruh kemudian pengajar yang
berkualitas menghadirkan pengajar yang
ahli dan berpengalaman dan latihan
praktis mengutamakan pembelajaran dengan
praktik melalui studi kasus
kemudian berikut adalah pengajar di
pelatihan Eco edu dimana sebagian besar
pengajar kami yaitu dari Institut
Teknologi Bandung
untuk pelatihan yang diselenggarakan
oleh Eco edu yakni terdiri dari
penyusunan dokumen seperti dokumen klhs
dokumen rpplh dan dasar-dasar AMDAL
kemudian terkait pemodelan seperti
pemodelan dispersi udara pemodelan
kualitas air sungai pemodelan air tanah
dan
pemodelan pengelolaan banjir dan
sedimentasi Sungai kemudian juga ada Sig
lanjutan ada Sig dasar dan ada juga
insinerator dan
pemantauan kualitas udara dan air dan
pelatihan lainnya
kemudian di sini ada tiga pelatihan
terdekat yaitu pertama ada pelatihan
penunjang Dokumen Amdal dan slo
persetujuan teknis untuk emisi udara
yang akan dilaksanakan
mulai Senin besok yaitu tanggal 18
September hingga tanggal 22 September
kemudian 2 minggu dari sekarang itu ada
pelatihan live cycle assessment yaitu
pada tanggal 25 hingga 29 September 2023
dan kemudian ada pelatihan sistem
informasi geografis yang akan
dilaksanakan pada tanggal 2 hingga 6
Oktober 2023
kemudian pelatihan lainnya yaitu ada
pelatihan sistem dinamic untuk kajian
lingkungan yang akan dilaksanakan pada
tanggal 9 sampai 13 Oktober 2023 dan
pelatihan dasar AMDAL yang akan
dilaksanakan pada tanggal 13 hingga 21
November
2023 untuk pelatihan dasar AMDAL
memiliki kuota terbatas 30 orang bagi
Bapak Ibu yang ingin mengikuti pelatihan
dasar AMDAL Dimohon untuk segera
melakukan pendaftaran
yang berikut Jika Bapak Ibu ingin
mengetahui info lebih lanjut dapat
menghubungi kami melalui WhatsApp admin
yaitu ada dua WhatsApp yaitu WhatsApp
admin Riris dan WhatsApp adminissa
dengan nomor yang tertera Kemudian kami
juga ada sosial medianya yaitu Instagram
YouTube Facebook Twitter dan website
utama kami yaitu Eco edu.id serta bagi
Bapak Ibu yang ingin mendaftar pelatihan
kami dapat melakukan pendaftaran di
pendaftaran.ekoedu.id
Oleh karena itu kami tunggu Bapak dan
Ibu di pelatihan dan tumbuh bersama kami
salam Lestari
baik kita kembali lagi ya ke pembahasan
materi jadi jadi kita akan memasuki sesi
pemaparan materi di mana pada webinar
kali ini akan mengangkat materi terkait
dampak El Nino untuk pembangunan jadi
saat ini tentu Bapak Ibu sudah
mengetahui ya bagaimana fenomena El Nino
tersebut dan dampaknya seperti
kekeringan kemudian kesulitan air bersih
kemudian juga berdampak juga kepada
pertanian bahkan sampai ke kualitas
udara yang dapat mengganggu kesehatan
manusia dan lebih jauh lagi ternyata
dapat berdampak juga kepada Pembangunan
seperti apa dampak linu untuk
pembangunan kita akan membahasnya dalam
webinar ini Kebetulan
kebetulan di tengah-tengah kita sudah
ada pemateri yaitu bapak Doktor Eng Asep
Sofyan STMT Mungkin saya akan sapa
terlebih dahulu pak Asep Selamat pagi
Pak Asep Selamat pagi Mas Budi dan juga
bapak ibu semua Bagaimana suara saya
terdengar Mas Budi terdengar jelas Pak
Baik bagaimana kabarnya Pak hari ini
Alhamdulillah kabar baik ya baik kalau
begitu sudah siapa untuk menyampaikan
materi untuk webinar kali ini
mohon izin Bapak Ibu untuk
ya saya untuk
menyampaikan
paparan pada pagi hari ini
untuk file paparan nanti akan
disampaikan oleh panitia kepada bapak
ibu
bismillahirrahmanirrahim assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh Bapak Ibu
yang saya hormati
selamat berjumpa kembali di dalam
webinar Eko edu yang rutin dilaksanakan
setiap hari Kamis Jam 10 sampai jam 12
.00 pada kali ini kita akan mengangkat
topik dampak El Nino untuk pembangunan
beberapa minggu yang lalu
Pak Tri Wahyu juga sudah
menyampaikan ya tentang fenomena El Nino
karena topik ini masih dianggap
hangat untuk dibicarakan maka pada
minggu kali ini kita angkat kembali
dengan
topik yang lebih mengarah kepada
Bagaimana
antisipasi kita terhadap El Nino
walaupun topiknya mengarah kepada
Bagaimana cara kita mengantisipasi El
Nino tapi tidak ada salahnya jika kita
kembali mengulang ya
Apa itu El Nino Bagaimana mekanismenya
supaya bagi Bapak Ibu yang belum sempat
mengikuti webinar dari Pak Tri
juga mendapatkan pemahaman yang sama
pada gambar ini kita melihat
ada peta Indonesia ya Ini adalah
Indonesia di sini
nah
samudra yang dekat dengan Indonesia di
sebelah timur Indonesia ini adalah
samudra Pasifik ya Samudra Pasifik
kemudian di sini ada Benua Amerika dan
di sini adalah Amerika Selatan
Nah kita akan mempelajari sirkulasi
angin global
jadi akibat adanya rotasi bumi kemudian
juga ada perbedaan
sinar matahari jatuh ke bumi ya kita
tahu rotasi bumi
menyebabkan adanya musim panas musim
dingin dan adanya musim panas dan musim
dingin di belahan bumi utara dan di bumi
selatan menyebabkan sistem tekanan yang
berbeda baik itu tekanan tinggi maupun
tekanan rendah
kita tahu dengan adanya
temperatur ya mungkin mohon maaf kalau
saya menjelaskannya terlalu sederhana
mungkin ada Bapak Ibu yang bukan berasal
dari latar belakang teknis ya di sini
saya akan menjelaskannya dengan
ilustrasi kalau Bapak Ibu menjemur balon
di tengah lapangan maka balon itu dia
akan membesar
artinya apa
tekanan udara di dalam balon ini
meningkat akibat adanya
panas ya dari matahari Nah demikian juga
bumi kita ya bumi kita akan mengalami
perubahan tekanan
ketika dia
terkena oleh sinar radiasi matahari
karena sinar radiasi matahari ini tidak
rata ya contoh ketika musim panas
sekarang bumi bagian utara yang terkenal
radiasi maksimal
ya sekarang bulan September memang sudah
mulai masuk
mau masuk ke musim dingin ya sekarang
musim mau masuk musim gugur di belahan
bumi utara
tapi ketika bulan Juli kemarin
intensitas matahari sangat maksimum di
bumi utara nah
ketika bumi
condong ya ke
arah bumi utara artinya sinar matahari
ini condong ke bumi utara maka
sebaliknya bumi selatan ini tidak akan
terkena matahari maksimal
Nah di sini kita melihat ada perbedaan
wilayah
yang terkena radiasi sinar matahari
maksimum
dan ada wilayah yang terkena sinar
radiasi minim kita tahu tadi dengan
contoh ilustrasi balon ya bahwa
intensitas Radiasi matahari yang tinggi
ini tentu akan menyebabkan perbedaan
tekanan
dengan wilayah yang tidak terkena
intensitas matahari tinggi
nah itu kira-kira yang menyebabkan ada
tekanan tinggi ada tekanan rendah dan
kita tahu angin itu definisinya
bertiup dari tekanan tinggi ke tekanan
rendah
inilah yang
ada di gambar ini ya jadi di sini ada
[Musik]
pergerakan angin
dari timur Indonesia ke arah barat
Indonesia
dan kemudian
di atas Indonesia akan terjadi
pembentukan awan dan inilah yang
menyebabkan Indonesia memiliki curah
hujan yang sangat tinggi
ini adalah kondisi Netral
Mungkin ada yang bertanya lebih lanjut
Mengapa terjadi sirkulasi seperti ini
Nah tadi sudah disebabkan apa sudah
dijelaskan penyebabnya karena ada
perbedaan
[Musik]
Radiasi matahari terhadap bumi ya ada
yang terkena maksimum ada terkena
minimum
selain itu juga karena adanya rotasi
bumi
kondisi fisik bumi yang seperti itu
telah menyebabkan sirkulasi angin global
nah
sirkulasi angin Global ini terjadi
secara terus-menerus
kita juga mengenal adanya sirkulasi
Walker yang ditemukan oleh Walker
tadi kita sudah pelajari angin dari
timur ini akan bergerak ke barat ya dari
Amerika Selatan akan bergerak ke
Indonesia
ke arah barat
kemudian juga akan ada pola hujan ya
akibat dari sirkulasi ini maka Indonesia
menjadi
wilayah yang memiliki curah hujan yang
tinggi
Jadi
kalau ditanya Mengapa Indonesia memiliki
curah hujan yang tinggi karena
diantaranya ada sirkulasi Global yang
membawa uap air
itu dari
Barat dari Timur ya dari kalau kita
bicara Pacific dari timur
ke wilayah kita ke Indonesia ke bagian
barat
Nah jadi kita sudah tahu apa yang
terjadi ya
artinya ini adalah fenomena
yang natural yang alami
nah tapi ada satu kondisi
ketika pemanasannya ini tidak biasa ya
di sini ada satu wilayah yang dianggap
terjadi kondisi ekstrim kemudian wilayah
ini menjadikan atau dijadikan oleh para
ahli sebagai Stasiun pengamatan
suhu laut ya nah jadi ada fenomena
ketika suhu laut di Pasifik ini menjadi
lebih tinggi dari rata-rata
dan juga ada kondisi dia lebih dingin
dari rata-rata jadi kita punya data
sekian puluh tahun kita tahu nilai
rata-ratanya berapa Nah ada yang di atas
rata-rata ada yang di bawah rata-rata
yang di atas rata-rata kita sebut
sebagai El Nino
kemudian yang di bawah rata-rata kita
sebut sebagai La Nina
Mengapa terjadi
ya Nah di sini kita tahu bahwa
kondisi netral itu
akan terjadi sirkulasi seperti ini ya
tadi kita sudah pelajari
mungkin saya balik lagi ya ke gambar
tadi
Nah jadi kondisi Netral ini
kita akan mengalami
curah hujan yang normal ya
di Indonesia
nah
tapi ketika dia
La Nina El Nino Ya kering
ini yang biasanya bertiup dari
timur ke barat
ini menjadi melemah
jadi selama kondisi pra El Nino angin
pasat ini melemah
atau bahkan bisa berbalik arah ya
jadi dia tidak sampai ke Indonesia
anginnya itu berhenti di tengah-tengah
Pasifik
nah artinya apa kalau kita balik lagi
tadi ya ke gambar yang di sini
artinya kondisi ini tidak akan terjadi
ya
adanya
bahasa metrologinya konvergensi ya
adanya pertemuan
angin yang menyebabkan terbentuknya awan
ketika periode El Nino itu tidak akan
terjadi atau lebih lemah ya lebih
sedikit
karena
angin pasat yang dari timur ke barat ini
semakin lemah
ketika dia semakin lemah
maka
awan ini akan terbentuk di tengah
Pasifik
jadi dia tidak sampai ke Indonesia dia
di tengah Pasifik sudah terbentuk awan
dan terjadi hujan lebat di tengah
Pasifik
sedangkan di Indonesia kita tidak
kebagian hujan
jadi sudah terlanjur hujan itu turunnya
di Pasifik
kita kehabisan uap air
sehingga ciri dari El Nino itu adalah
curah hujan yang lebih sedikit
di Indonesia
Bagaimana dengan La Nina ini
kebalikannya ya jadi Anginnya sangat
kuat dan curah hujan di kita
menjadi lebih tinggi dari rata-rata
karena kita Sedang membahas El Nino kita
fokus ya kepada El Nino
nah
jadi tadi sudah kita bahas bahwa El Nino
ini adalah bagian dari sirkulasi
Global ya atau enso
dan dia terjadi sejak ribuan tahun yang
lalu
jadi sirkulasi ini tadi sudah kita
jelaskan mengapa terjadi sirkulasi ini
karena tadi ada perbedaan
intensitas matahari di bumi utara bumi
selatan maka terjadi sirkulasi global
ada pengaruh rotasi bumi terjadilah
sirkulasi ini
nasirkulasi
enso sangat kompleks karena dia berada
di samudra yang sangat luas sehingga
terjadi hubungan antara sirkulasi angin
dan juga suhu permukaan laut ini saling
berinteraksi yang membentuk suatu
siklus yang kita sebut sebagai enso
nah enso ini terdiri dari dua kondisi
ekstrem ya tadi kita sudah bahas ada El
Nino ada La Nina El Nino ini kering
untuk Indonesia
Bagaimana kita tahu bahwa dia ini kering
atau basah kita lihat dari pengamatan
temperatur laut ya Jadi kalau dia ini
nilai nol ini adalah nilai rata-rata ya
kalau dia lebih dari rata-rata
dia lebih hangat
berarti terjadi El Nino
kalau dia lebih rendah dari rata-rata
berarti terjadi La Nina dan kita lihat
di sini
ada siklus
yang terus-menerus ya kalau kita lihat
begini siklusnya
siklus ini terjadi ya dari tahun ke
tahun biasanya
El Nino ketemu El Nino ini bisa setelah
2 tahun
atau setelah 7 tahun ya antara 2 sampai
7 tahun
nah ketika ada periode yang kita sebut
sebagai El Nino
itu harus
Artinya kita sebut El Nino kalau dia
berlangsung selama 3 bulan
Jadi kalau terjadi kondisi
temperatur laut
di Pasifik Tengah tadi ya yang kita
mungkin mundur sedikit biar bapak ibu
lebih kebayang nah ini
jadi di sini dipasang Stasiun pengamatan
ya
beberapa titik
dan itu diukur nah ketika dia di atas
rata-rata
jadi kita sudah tahu penyebab Apa
akibatnya ya kalau dia di atas rata-rata
maka di sana akan terjadi
penguapan di tengah
Samudra Pasifik
sehingga anginnya menjadi lemah tidak
sampai ke Indonesia ya
akhirnya
curah hujan tinggi itu terjadi di
Pasifik
Indonesia
kehabisan uap air ya mungkin saya pakai
bahasa-bahasa yang mudah dipahami
mudah-mudahan jadi
kira-kira begitu nah
yang warna merah ini adalah kejadian
El Nino di Indonesia
kita ingat ya
Mungkin ada satu saya lompat sedikit
yakin mohon maaf nih Saya lompat sedikit
nah ini
kalau tadi gambarnya ini adalah
angkanya ya
Nah kita ingat di tahun 2015
itu kita sebut juga very strong El Nino
ya
nah ini fse very strong El Nino pada
saat itu kita mengalami kebakaran hutan
yang sangat besar pada tahun 2015
karena dia
lebih dari
1,5 ya
di sini bahkan tercatat sampai 2,6
rekor Ya El Nino
Nah untuk sekarang
20223 ini masuknya ke dalam quick dan
moderat ya
karena moderat itu dia di atas satu di
sini ada
[Musik]
kalau
a ini artinya Agustus September Oktober
ya September Oktober November jadi
rata-rata 3 bulan
Nah di sini tercatat
angkanya
quick sampai moderat ya
nah
jadi kita balik lagi tadi ke
gambar ini ya nah
kalau kita lihat di sini
Apa yang akan terjadi di Indonesia
berikutnya karena ini kan baru
2023 ya Nah 2004 ini apakah akan Extreme
seperti
2015 atau dia hanya
lemah ya Nah kita akan ingin tahu
kecenderungan El Nino 2024
mekanisme
tadi sudah kita bahas ya bahwa ketika
kondisi El Nino
awalan ini akan terbentuk di tengah
Pasifik sehingga dia turun hujan juga di
sana
tidak nyampai ke Indonesia ya
kalau kondisi normal ya apalagi La Nina
ini awannya
berada di atas Indonesia
ini tadi sudah kita bahas Nah sekarang
kita ingin tahu
El Nino kita ini yang saat ini
dikategorikan lemah sampai moderat itu
akan seperti apa dari beberapa lembaga
riset kita lihat di sini ya
ini adalah
Juli Juli Agustus September Agustus
September Oktober ya Jadi kita ada di
sini sekarang
nah ini diperkirakan Puncak
puncaknya di November Desember Januari
puncak dari
El Nino itu
ada di November Desember Januari dan dia
akan turun
ya
di tahun 2014
Maaf 2024
ini perkiraan ya di sini juga
September naik Ya kemungkinan dia
juga akan
mengalami Pelemahan Ya turun di tahun
kemudian ini juga
saya peroleh dari BMKG ya website BMKG
yang menghitung angka saat ini
di 1,63 ya Ini bulan September ini di
angka 1,63
jadi kita tahu tadi Kalau
apa di atas angka satu ini udah masuk ke
moderat ya
jadi kita
[Musik]
El Nino kita di 2023 Ini masuknya ke
moderat
kemudian
[Musik]
kalau kita lihat di sini ya Ini juga
dari BMKG saya ambil referensinya
BMKG mengatakan bahwa
kemungkinan
akan melemah ya akan melemah
di sini banyak prediksi yang berbeda ya
kalau kita lihat ya memang prediksi
tergantung kepada asumsi metode itu bisa
berbeda-beda Tetapi kalau kita lihat
rata-ratanya
hampir semuanya mengatakan akan ada
Pelemahan ya Kelemahan El Nino di 2024
kemudian
Bagaimana setelah 2024
ya
Nah kita lihat
kejadian tahun 2019 ya mungkin kita
ingat kembali
bahwa di tahun
2019 kita juga sempat mengalami
El Nino
lemah ya ini kan lemah nih di bawah satu
ya lemah
tapi setelah itu diiringi dengan
La Nina yang Ya walaupun dia kategorinya
lemah
tapi periodenya cukup panjang
dan disini kita melihat ya kalau kita
lihat lagi ke belakang di tahun 2020 ini
terjadi
1064 kejadian banjir
jadi saya ulangi
kita sudah melihat bahwa
El Nino yang sedang kita hadapi ini
adalah El Nino lemah sampai moderat
ya
dan
ada kemungkinan ya Nah ini kan namanya
teori probabilitas
Ada kemungkinan
kalau
dia El Nino nya lemah atau moderat ini
akan diiringi dengan
La Nina yang cukup ekstrim ya Nah ini
kita lihat
kejadian-kejadian sebelumnya
di dalam ilmu prediksi yang paling
penting adalah
antisipasi kita ya
kemungkinan-kemungkinan yang terburuk
yang bisa terjadi Jadi bukan masalah
prediksinya itu benar atau salah tapi
yang paling penting adalah kita bisa
melihat bisa membaca ada beberapa
kemungkinan dan kemungkinan itu
dimasukkan ke dalam rencana pembangunan
kita
salah satu kemungkinan
artinya kalau kemungkinan terbaik
setelah
El Nino
lemah moderat kemudian lemah lagi ya
Netral begitu ya
netral dalam waktu lama tentu itu yang
kita inginkan tapi kita juga harus
antisipasi kalau terjadi La Nina yang
ekstrim
nah ketika terjadi
kalau kita berkaca ke tadi di tahun 2019
dan 2020
jadi setelah 2019 kita mengalami La Nina
lemah ini kita mengalami
apa El Nino Ya El Nino lemah kita
mengalami
La Nina yang lemah sampai moderat tapi
jangka waktunya
cukup lama
baik kita akan lanjutkan ya
nah ini kira-kira
angka-angka yang bisa kita lihat selain
grafik yang tadi mungkin agak sulit
membacanya tapi dari
angka-angka ini kita lihat
bahwa tadi ya
di tahun
[Musik]
kita tadi evaluasi di tahun 2019
ada
El Nino yang lemah
diiringi oleh
La Nina yang cukup panjang ya
sampai
2 tahun kalau kita lihat
Nah kita tidak tahu ya ini seperti apa
walaupun ada
kajian-kajian tentang prediksi
ya tapi kita lihat polanya seperti itu
artinya ada pengulangan antara
La Nina El Nino balik lagi ke La Nina
balik lagi ke El Nino diiringi oleh
massa Netral ya Di tengah-tengahnya
kemudian
ini mungkin gambar yang lebih
[Musik]
jelas ya
Bagaimana kita bisa melihat
pergeseran ya
dari El Nino
lagi nah
Sudah Selayaknya kita sebagai masyarakat
Indonesia yang berada di dalam sirkulasi
ini
mulai familiar dengan hal ini jadi kalau
kita selama ini kan familiar sekarang
mulai musim penghujan nanti musim
kemarau nanti musim penghujan lagi itu
sudah biasa kita sudah tahu nah Selain
itu mungkin kita harus masyarakat kan ya
kita sedang mengalami
La Nina moderat
El Nino Ya El Nino moderat nah bahasa
pelnino moderat El Nino kuat itu
mudah-mudahan semakin jadi literasi
iklim ya di Indonesia jadi dalam
rapat-rapat di
pemda pemda
di perusahaan-perusahaan ya bahkan
mungkin rapat RT begitu
ya
karena dengan adanya
pengetahuan kita tentang El Nino ini
maka sebuah RT bisa mengantisipasi
ya mengantisipasi
tentang musim kemarau yang lebih ekstrim
jadi sebagai bapak ibu
[Musik]
sebagai tugas kita
untuk menjelaskan ini
mudah-mudahan di sekolah juga jadi
kurikulum ya
sehingga masyarakat kita ini semakin
banyak yang paham tentang hal ini
Apa gunanya kita memahami enso Ya El
Nino dan La Nina ini ya tentunya untuk
mengantisipasi jadi kita tahu tahun
depan ini 2024 Seperti apa Nanti ketika
kita sudah sampai 2024 akan seperti apa
Nah itu sudah menjadi
literasi iklim itu harapannya ya
untuk materi-materi
apa ilmiah sekarang sudah banyak ya di
internet kita bisa eksplorasi
tadi kita sudah bahas Bagaimana di tahun
2024 sekarang posisinya ada di moderat
ya di sini
dan Kemungkinan dia akan turun tadi
sudah kita bahas ya akan turun menjadi
lemah
Nah kita mengalami El Nino moderat di
Indonesia tahun 2023 ini
BMKG telah membuat suatu prediksi dampak
ya kita bisa lihat di website BMKG
ini untuk curah hujan bulanan ya di
bulan September 2023 dan di sini ada
daerah-daerah yang curah hujannya
dianggap rendah
di bawah 100 mm per bulan
ada yang menengah ada yang tinggi ya
mungkin Bapak Ibu bisa melihat daerahnya
termasuk yang warnanya apa
kalau kita lihat di sini
Sumatera bagian Timur ya sampai Nusa
Tenggara
dan sebagian
sulawesi dan
Kalimantan ini akan mengalami curah
hujan yang rendah di bulan September
2023 ini
kemudian kita lihat di tahun
2023 bulan depan
ya
karena tadi kita lihat kecenderungan
El Nino nya akan melemah
di bulan November ini kita akan
mengalami curah hujan yang membaik ya
di Pulau Jawa yang tadinya sangat gelap
mungkin saya balik lagi kondisi kita
sekarang di bulan September ini ya kita
di sini
gelap sekali curah hujannya sangat
rendah akibat tekanan dari El Nino
moderat
Nah nanti berangsur-angsur
ini akan semakin baik ya di sini bulan
November curah hujan di pulau Jawa
sudah semakin membaik
kemudian nah tapi kalau kita lihat di
sini
curah hujan di Papua ya yang di bulan
September ini
cenderung menengah sampai tinggi
ini di bulan Oktober sampai November ini
malah jadi
turun ya curah hujannya jadi turun
kemudian kita lihat di sini di Sumatera
bagian barat dan juga Kalimantan ya
bagian utara ini akan mengalami curah
hujan yang
tinggi Nah tadi yang saya sampaikan
antisipasi
antisipasi kita ini jangan terlalu
pendek
kita jangan mengantisipasi hanya bulan
ini sampai bulan depan
kita harus perpanjang sampai ya kalau
bisa setahun ke depan
Bagaimana kondisi curah hujan di daerah
kita tentu kalau kondisinya dari
Katakanlah ya September sekarang ini
kondisinya sangat ekstrim kering kita
memiliki curah hujan yang rendah
misalnya ya contoh di pulau Jawa
kemudian nanti bergerak membaik ini
tentu kabar baik begitu tapi bagaimana
dengan kondisi yang akan mengalami
curah hujan sangat tinggi misalnya di
sini di Aceh ya
dan sebagian Sumatera Utara tentu ini
harus antisipasi dari sekarang untuk
menghadapi bulan November 2023
kemudian kalau kita lihat lagi
pada bulan Desember 2023 dan Januari
2024 kondisi kita
normal ya
tapi ada kemungkinan di sini Terjadi
curah hujan tinggi terutama di Sumatera
eh maaf Kalimantan ya
ini tentu harus diantisipasi
dan kalau kita lihat di sini
Papua dan
Sulawesi bagian timur ini cenderung
kering
ya karena ada sirkulasi angin lokal yang
mempengaruhi
demikian juga untuk Februari
dan Maret ya Februari dan Maret ini
kondisinya kita akan mengalami curah
hujan ya menengah sampai tinggi
kecuali di
Indonesia yang
bagian utara ya ini kita lihat Indonesia
bagian utara ini memiliki
pola yang berbeda dengan Indonesia di
bagian Selatan
Oke ini adalah akhir dari prediksi BMKG
sampai bulan Maret 2024 Jadi Bapak Ibu
silakan sering-sering ya mengunjungi
website BMKG untuk melihat
prediksi di tahun atau di bulan-bulan
berikutnya
Nah jadi selain
El Nino yang sekarang sedang kita hadapi
kita juga
melihat ya
dengan melemahnya El Nino artinya Ada
kemungkinan
setelah Netral kita akan mengalami La
Nina
jadi tetap
di dalam antisipasi iklim
karena curah hujan tinggi juga tidak
bagus ya terlalu tinggi curah hujan
terlalu rendah juga tidak bagus jadi
kejadian ekstrim itu memang
bisa merugikan kita sehingga kita
mengantisipasi terhadap kondisi ekstrim
seperti itu
kita balik lagi ke topik kita sekarang
ya tentang El Nino walaupun tadi kita
sudah
menjelajah waktu sampai pertengahan 2024
Nah kita lihat lagi kondisi sekarang ya
di bulan September
kita sudah mulai mendengar laporan
Bagaimana ada kekeringan
[Musik]
nah
karena kejadian yang Nino ini adalah
kejadian yang akan terus berulang
Jadi bukan tiba-tiba muncul ya tadi kita
sudah pelajari bahwa ini adalah siklus
yang terjadi sejak ribuan tahun yang
lalu
akibat bumi yang memang seperti itu ya
tadi sudah kita Jelaskan berkali-kali
bahwa ini adalah kondisi alamiah
Nah sudah saatnya
di dalam perencanaan pertanian kita itu
bukan hanya
memperhitungkan musim hujan dan
musim kemarau
ya
di dalam bidang pertanian Sudah saatnya
kita mulai melihat kondisi ekstrem
ya jadi
prediksi-prediksi seperti ini mungkin
saya ulang ya
baik yang disampaikan oleh BMKG
maupun yang disampaikan oleh
lembaga-lembaga lain
ini ada di internet
ya Jadi kita
harus menambah literasi iklim kita bukan
hanya musim kemarau Musim hujan
tapi kita lihat ya
di website yang menyediakan informasi
tentang Enzo
kita masukkan itu ke dalam rencana
pembangunan kita
ya
sehingga
skenario kita ya di dalam mengatasi
dampak
variabilitas iklim Jadi kalau
enso itu kita masuknya ke variabilitas
Iklim Bukan perubahan iklim ya jadi
variabilitas iklim untuk mengatasi
variabilitas iklim ini
Sudah saatnya ya kita mulai memikirkan
misalnya teknik irigasi hemat air
ya kemudian ada konservasi tanah
contohnya asuransi pertanian
produk-produk ini perlu kita mulai
kembangkan kalau belum ya kalau sudah
tentu sudah bagus bisa kita tingkatkan
tapi kalau belum kita harus mulai
mulai melakukan praktek pertanian yang
ramah iklim
jadi kita sudah
mempertimbangkan tadi ya berbagai aspek
variabilitas iklim yang memang akan
terus terjadi berulang-ulang
demikian juga ya untuk sumber daya air
kita
kalau di level riset
teknologi irigasi tetes Misalnya ini
sudah banyak tapi bagaimana dengan
praktek di masyarakat
Apakah sudah
terbiasa ya masyarakat menggunakan
teknologi ini
jadi untuk antisipasi ke depan
ya
yang pertama tadi
variabilitas iklim harus masuk ke dalam
perencanaan pembangunan Apakah itu rpjmd
RT RW
ya
kalau dia bentuknya
rpplh yang 20 tahun tentu bukan hanya
variabilitas iklim tapi juga
rpph itu spektrumnya 30 tahun jadi aspek
perubahan iklim ini harus masuk juga
rpjp ya rencana pembangunan jangka
panjang
20 tahun bisanya 2025-2045
itu
variabilitas iklim harus masuk karena
spektrum
waktunya 20 tahun 20 tahun bisa terjadi
4 kali siklus
jadi bahkan mungkin bisa lebih kalau
kita lihat tadi
[Musik]
papa ya saya putar-putar lagi
nah ke sini kalau misalnya dia
spektrumnya 20 tahun
Anggaplah dari
nol ya sampai 20 Misalnya ini
nah
di rentang waktu ini saya hanya 20 tahun
kita mengalami
satu ya kalau kita Anggaplah
begini
kita mengalami
1 2 3 4 5 6 7 8
8 kondisi ekstrim misalnya ya
Apakah
8 kondisi ekstrim selama 20 tahun
kedepan ini sudah masuk dalam
perencanaan pembangunan
Nah kalau misalnya belum
berarti kita akan selalu heboh ya
setiap El Nino dianggap baru
gimana ya saya tidak menampung air gitu
ya
kan kejadiannya begitu
semuanya
heboh ya
seolah-olah baru tahu bahwa
akan ada El Nino
kesalahan ini tidak boleh terjadi lagi
jadi di level yang paling tinggi
misalnya di dalam rpjmd Ya rencana
pembangunan jangka menengah daerah
ataupun RT RW rencana tata ruang wilayah
di daerah itu
kita harus sudah memasukkan
prediksi variabilitas iklim seperti enso
untuk Sumatera memang ada di polmod ya
mungkin silahkan nanti dieksplorasi
bagaimana pengaruh
iodi dipol mod dari India ke pulau
Sumatera
itu nanti silahkan dimasukkan tapi untuk
sebagian Indonesia
Pulau Sumatera bagian barat tadi ya
pulau Jawa dan sebagian besar Indonesia
sangat terpengaruh oleh
supaya kita tidak terkaget-kaget
artinya
kalau bapak ibu rapat di Pemda itu sudah
biasa Sebentar lagi kita akan menghadapi
musim hujan
antisipasi banjir itu sudah biasa kita
sudah Nah tapi banjir kita akan
mengalami musim hujan apakah ekstrim
misalnya
atau moderat nah ini harus meningkat ya
literasi iklim kita harus meningkat
supaya kita bisa melakukan
tindakan pencegahan ekstrim juga
nah ini mudah-mudahan Ya baik itu di
lingkungan akademisi
pemerintah ataupun perusahaan ya di
swasta itu sudah mulai
memasukkan literasi iklim ke dalam
perencanaan pembangunan di masing-masing
tempat
kemudian kalau kita lihat
misalnya untuk kesehatan ya kesehatan
ini
saya peroleh dari klhk
untuk isu ini ada beberapa daerah yang
13 September 2023 ini dikategorikan
tidak sehat ya Misalnya di Palembang
[Musik]
Pontianak
kalau Palembang dan Pontianak
mungkin ya terjadi
kebakaran lahan misalnya mungkin ya ini
mungkin harus
didalami lebih lanjut tapi kalau kita
lihat
Ada kemungkinan di Palembang
dan Pontianak ini ada pengaruh dari
kebakaran hutan dan lahan mungkin ya
silakan nanti dilihat nah sedangkan
kalau di perkotaan padat bisa di
Tangerang ini sudah pernah kita bahas
dalam webinar sebelumnya ya tentang
pencemaran udara
jadi kalau kita lihat trennya memang
ketika
El Nino ini
partikulat ini jadi tidak ke bilas ya
tidak ada hujan tidak ada yang membilas
jadi kondisinya terakumulasi
tinggi di atmosfer tentu di sini
kita perlu antisipasi Jadi kalau
misalnya
contoh ya ternyata tahun depan itu
setelah diprediksi ada El Nino kuat maka
kesehatan ini harus lebih antisipasi
jadi sektor kesehatan itu terbagi dua
ada penanggulangan ada pencegahan kalau
penanggulangan sudah sakit harus diobati
memperbanyak rumah sakit dan seterusnya
tapi sektor kesehatan juga memiliki
fungsi pencegahan ya membersihkan
memberikan early warning system kepada
masyarakat
ini sebentar lagi akan
El Nino kuat misalnya
Apa yang harus dilakukan
ya nah jadi literasi kesehatan kita juga
harus meningkat dari Oh sebentar lagi
musim kemarau sebentar lagi musim hujan
kan biasanya seperti itu sekarang kita
ubah
sebentar lagi musim hujan Nah hujannya
apa lemah moderat atau kuat tentu efek
kesehatannya berbeda
kemudian kita lihat di ekonomi ya Nah
tentu di sini
kita memerlukan diversifikasi ekonomi
ya
kalau kita misalnya provinsi kita atau
kabupaten kita terlalu tergantung
kepada sektor-sektor yang rentan seperti
pertanian dan Perikanan
tentunya ini kita harus lebih
memperhatikan ya kelangsungan ekonomi di
daerah kita
karena
pertanian dan Perikanan ini sangat
tergantung kepada iklim
pertama tentu kita harus
melakukan early warning system ya yang
lebih baik supaya
warga lebih antisipasi tapi di samping
itu juga kita perlu memikirkan
diversifikasi ekonomi Ketika saat-saat
itu terjadi
Nah sebagai contoh di sini
ada satu penelitian yang mengatakan
kalau yang hitam ini kira-kira yang
netral ya artinya pada kondisi-kondisi
Netral
biasanya
masyarakat itu menangkap ikan akan
tinggi ya di akhir tahun dan di awal
tahun
tapi ada kondisi-kondisi ketika dia
strong La Nina ini di akhir tahun Malah
rendah
ya demikian juga moderat La Nina ini
juga rendah ya
kemudian
strong El Nino ini di tahun 2016 juga
rendah
nah tentu dengan pendapatan perikanan
tangkap yang rendah ini ini akan
berdampak kepada
sektor ekonomi
tentunya sektor perikanan juga perlu
meningkatkan literasi iklim dan juga
kalau bisa sampai
sampai semua nelayan tahu ya
karena percuma juga kalau
dinas perikanannya sudah tahu tapi
masyarakatnya tidak tahu
tentu ini menjadi PR kita bersama
Bagaimana media massa kita ya sekarang
kan media massa kita begitu dikuasai
oleh sosial media
kita sudah jarang menggunakan
surat kabar yang print ya kita lebih
banyak membaca secara digital secara
elektronik
juga sosial media
seperti Instagram Facebook
Tik Tok
artinya media komunikasi yang harus
disampaikan
baik oleh pemerintah daerah
maupun oleh kampus misalnya ingin
berpartisipasi di situ itu harus
menggunakan media mainstream saat ini
agar lebih mudah menjangkau masyarakat
tentu Media apa yang paling digunakan
oleh nelayan
harus kita ketahui
dan
informasi ini tentu harus dipahami ya
bukan sekedar disampaikan
[Musik]
jadi ini adalah PR kita bersama
Bagaimana
informasi-informasi terkait iklim ini
dipahami dan bisa dieksekusi di lapangan
oleh seluruh masyarakat
kemudian ini tadi ya untuk
mengkroscek tadi tahun-tahun ini adalah
strong La Nina dan seterusnya
jadi terhadap perikanan ini tadi kita
lihat sangat signifikan ya
adanya El Nino La Nina ini bisa mengubah
jumlah ikan yang berhasil ditangkap
tentunya di sini Real Time
kemudian juga
stok ikan
ya
ini tentunya sangat membantu
informasi-informasi ini untuk nelayan
kemudian kalau kita
agak melenceng sedikit ya
kalau kita agak melenceng sedikit dari
topik El Nino kita fokus di sektor
perikanan
sektor perikanan ini sangat strategis
karena kita sangat prihatin dengan
stunting di Indonesia yang ternyata
sangat tinggi
kita mungkin merasa kita baik-baik saja
Kemudian
semua juga bisa mendapatkan makanan
dengan mudah tapi kalau kita lihat data
ya kondisi stunting ini masih tinggi
angkanya
ya Kalau tidak salah sekitar 30% mungkin
nanti bisa dicek lagi
dan itu bertahun-tahun turunnya sedikit
Memang sekarang ada program pengentasan
stunting yang sangat
intensif
Padahal kita punya perairan yang sangat
luas dengan ikan yang sangat banyak
tentunya di sini
ketika kita peduli iklim di sektor
perikanan memaksimalkan pendapatan
kita ya dari mengkonsumsi ikan
ini bisa berdampak positif langsung
terhadap mengurangi stunting
nah ini Tentunya
dampak ikutan ya yang harus kita
perhitungkan dari iklim ini bisa
mempengaruhi
sektor perikanan juga bisa mempengaruhi
kesehatan
kemudian
[Tepuk tangan]
banyak tenaga ahli yang mengaitkan enso
dengan perubahan iklim
walaupun masih belum ada
keputusan yang tegas ya semuanya masih
kemungkinan kemungkinan ya karena
datanya kita
sangat terbatas ya
artinya dari tahun
1880 sampai sekarang kita punya data
iklim tapi bagaimana dengan sebelum itu
misalnya
pada tahun
sebelum
1880 itu seperti apa Karena enso ini dia
sudah berlangsung ribuan tahun yang lalu
bagaimana pengaruhnya Apakah dipengaruhi
oleh perubahan iklim atau tidak ya ini
masih menjadi perdebatan di kalangan
tenaga ahli
tapi kita melihat ada kecenderungan ya
bahwa
perubahan iklim ini
mungkin mempengaruhi intensitas
frekuensi dan dampak dari enso
misalnya
handsome jadi lebih sering
kalau asalnya periodenya setiap 7 tahun
ini bisa jadi tiap 6 tahun bisa jadi
tiap Nah itu terlihat dari data-data
bagaimana intensitas frekuensi dan
dampak enso ini berubah ya
nah walaupun tadi kita tidak tahu ini
perubahannya apakah karena perubahan
iklim atau bukan tapi yang namanya
prediksi tadi sekali lagi saya sampaikan
bukan masalah benar atau tidaknya tapi
apakah kita siap
menghadapi itu
ya yang paling penting kita siap
Apakah kita siap kalau ternyata benar ya
perubahan iklim yang sedang kita alami
ini mengubah pola enso
Ketika itu terjadi maka
kekeringan yang lebih parah itu mungkin
akan terjadi ya
termasuk juga curah hujan tinggi juga
mungkin akan
lebih tinggi lagi
nah ini Tentunya menjadi PR para ahli ya
di Indonesia untuk terus meneliti
Bagaimana pengaruh perubahan iklim
terhadap enso
tetapi kita melihat satu benang merah di
sini bahwa Apakah itu variabilitas iklim
seperti enso ataupun perubahan iklim
itu adalah hal yang harus kita
antisipasi
jadi
apapun prediksi ya
yang akan terjadi di kemudian hari
yang penting kita siap
agar kita siap tentunya tiap daerah
Bapak Ibu di sini saya lihat banyak yang
dari Pemda ya Ada yang dari kampus ada
yang dari instansi pemerintah baik pusat
maupun daerah juga ada perorangan yang
mewakili mungkin warga ya
tentu kita ingin kedepannya kita
memiliki program ketahanan iklim
di setiap level
di Indonesia
artinya program ketahanan iklim itu yang
pertama adalah kita memahami
tentang fenomena iklim ini
Yang kedua kita mendiskusikannya setiap
hari di komunitas kita
karena kalau kita tidak paham bagaimana
kita membuat program ketahanan iklim
ya
jadi diskusi-diskusi tentang
variabilitas iklim jadi definisi
variabilitas iklim itu kalau rentang
fluktuasinya di bawah atau sekitar 10
tahun
tapi kalau dia 30 tahun itu bisa kita
kategorikan perubahan iklim tapi kalau
masih di Kisaran 10 tahun itu kita
sebutnya variabilitas iklim karena dia
akan terus
bersiklus tidak membentuk satu pola yang
misalnya kecenderungannya meningkat
Nah kalau kita lihat fenomenanya dalam
data 30 tahun saya 30 tahun dari
1960 sampai
1990 dibandingkan dengan rata-rata data
ke tahun
2020 misalnya dua data ini dibandingkan
dan ternyata ada kenaikan yang
signifikan
maka kita bisa kategorikan sudah terjadi
perubahan iklim
jadi Apakah
variabilitas iklim maupun perubahan
iklim ini harus menjadi literasi
nasional
di semua level
mulai dari pemerintahan pusat daerah
perusahaan
sampai kepada
obrolan Bapak Ibu di RT bisa nggak kita
seperti itu itu syarat utama syarat awal
ada kepedulian dari kita untuk
membicarakan iklim Karena itu adalah hal
yang kita hadapi sehari-hari
nah
untuk program yang lebih serius tentu ya
kita bisa mengembangkan beberapa program
dimulai dari penilaian kerentanan
peningkatan infrastruktur
restorasi ekosistem
Pendidikan dan Pelatihan pengembangan
kebijakan penelitian inovasi kerjasama
internasional
kita mulai dengan
program penilaian rencana
program penilaian kerentanan ini kita
awali dengan identifikasi aset dan
sumber daya
jadi
mungkin nanti detailnya Bapak Ibu bisa
baca ya di dalam slide
kita punya aset baik itu Pemda maupun
swasta
ya Misalnya kita punya lahan pertanian
kita punya
lokasi pariwisata
ya kita punya
perkotaan
sampai kita punya
jembatan ya Nah ini memiliki
istilahnya jangka waktu perencanaan yang
berbeda-beda
kalau kita merencanakan
pertanian siklus tahunan tentu ya kita
rencanakan dalam waktu setahun
tapi kalau misalnya kita membicarakan
tentang infrastruktur yang rata-rata 40
tahun
ini udah berbeda lagi
Jadi kalau sekarang 2023 ditambah 40
tahun umur infrastruktur itu maka faktor
iklim ini harus masuk
apalagi kalau kita mendesain sebuah
jembatan dengan
masa pakai 90 tahun
ya
tentu ini
berbeda nah
kita awali setiap
organisasi baik pemerintah daerah
maupun
perusahaan untuk mulai melihat aset yang
dimiliki
baik itu aset yang sudah ada maupun aset
yang akan direncanakan
ya ini adalah langkah pertama
identifikasi aset dan sumber daya
Kemudian yang kedua
analisis ancaman
ya
kita tahu tiap daerah di setiap provinsi
di Indonesia mengalami perbedaan
respon Ya terhadap El Nino tadi sudah
kita bahas di awal pulau Jawa itu sangat
terpengaruh dengan El Nino tapi
di
Irian bagian barat tadi ya September ini
cenderung hujan menengah
tidak terlalu terpengaruh oleh
El Nino karena ada siklus lokal yang
lebih kuat di sana
Artinya kita memiliki karakteristik
sendiri-sendiri
Sudah saatnya tiap provinsi memiliki
analisis ancaman
ya walaupun secara umum
ancaman secara nasional
sudah didefinisikan oleh pemerintah
pusat tapi bagaimana dengan daerah
di sini tiap daerah perlu bekerja sama
dengan universitas di daerah
masing-masing untuk mengembangkan
metode
don't scaling ya don't scaling ini
adalah dari skala global ke nasional
dari nasional ke segala daerah jadi
skalanya diturunkan menjadi lebih detil
ini adalah PR kita yang berikutnya
ya kita perlu melihat
analisis ancaman
kemudian yang berikutnya evaluasi
kerentanan
kita sudah tahu ancamannya seperti apa
ya jadi
risiko itu adalah
ya tadi bahaya ini kan ancaman bahayanya
kita sudah tahu
Bagaimana dengan kerentanannya
daerah kita daerah mana yang akan
terpapar daerah mana yang sensitif dan
bagaimana kapasitas adaptasi kita
tentunya kalau tingkat ancamannya ini
tinggi
kerentanannya juga tinggi artinya daerah
kita termasuk daerah yang rentan ini
pasti resikonya tinggi
jadi Langkah ketiga setelah kita
mengidentifikasi ancaman tadi ya sampai
kita dapat
membuat level bahaya untuk setiap
bahaya mulai dari banjir
ya
kekeringan gagal panen gagal tanam tadi
perikanan dan seterusnya kita sudah
sudah hitung itu
tinggal
kerentanan kita ya daerah kita juga
memiliki kerentanan yang berbeda-beda
suatu daerah dengan lahan pertanian
irigasi teknis kita katakan Dia tidak
begitu sensitif
dibandingkan dengan daerah yang dia
tidak memiliki irigasi teknis Dia sangat
tergantung kepada tanda hujan
kita sudah bisa bedakan mana daerah yang
sensitif dan yang tidak
jadi kita identifikasi daerah mana yang
paling sensitif
daerah mana yang terkena paparan
maksimum ya dan juga kapasitas adaptasi
kapasitas adaptasi ini salah satunya
tadi adalah pengetahuan masyarakat
tadi kita sudah bicara berkali-kali
tentang komunikasi komunikasi ya antara
pemilik informasi baik itu pemerintah
daerah maupun perusahaan kepada
stakeholder terkait supaya semuanya tahu
bukan hanya kalangan tertentu saja yang
mengetahui tentang bahaya perubahan
iklim dan juga variabilitas iklim ini
jadi di sini
kalau kita analisis secara serius ya
mungkin ada
organisasi-organisasi tertentu yang
menganggap ini ini serius begitu karena
dia punya aset ya kita balik lagi tadi
kita punya aset yang harus dilindungi Ya
misalnya dia ada di rentang pelayanan 80
tahun 70 tahun 60 tahun Nah maka lebih
baik investasi
prediksi dari sekarang daripada nanti
kita
terkena dampak
jadi di sini bagi organisasi yang
menganggap ini adalah masalah serius
tentu akan mengembangkan lebih lanjut
mengembangkan model dinamika pesisir
model hidrologi model kesehatan
masyarakat model pertanian model
infrastruktur nah
Karena tanpa model kita tidak bisa
menghitung prediksi
kita bicara di rentang waktu
10 tahun sampai 100 tahun ke depan untuk
melindungi aset dan sumber daya yang
kita miliki
maka kita memberanikan menginvestasikan
untuk membuat model-model prediksi ini
daripada nanti kita tidak bisa
mengantisipasi
dan di sini kita
lanjutkan ya
ke integrasi data
jadi
model itu mungkin sudah kita bangun ya
divisi atau Departemen Pertanian sudah
membuat model pertanian
divisi sumber daya air sudah membuat
model hidrologi
tapi kalau tidak terintegrasi
tidak bisa optimal makanya
seluruh data-data itu harus kita gabung
kalau kita lihat di dalam
ya kajian-kajian RT RW maupun rpjmd yang
membuat perencanaan
itu seringkali
kita tidak menemukan data yang sudah
terintegrasi kebanyakan data masih
terpisah-pisah
tentu ini bukan kondisi yang ideal ya
jika kita ingin membuat program
ketahanan iklim
data ini harus diintegrasikan itu
merupakan syarat ya syarat kalau kita
ingin mendapatkan hasil yang maksimal
dan yang berikutnya adalah komunikasi
hasil untuk mengembangkan strategi
adaptasi
kalau tadi
Bapak Ibu perhatikan saya selalu
menyampaikan ya Mulai dari dampak
pertanian tadi dampak perikanan tadi
komunikasi hasil ini harus menjadi
KPI performance indikator jadi indikator
utama
jadi kalau kita membuat perencanaan
pembangunan kan ada output ada output
itu adalah produk yang kita hasilkan
outcome itu manfaat yang dirasakan oleh
masyarakat nah tidak
maksimal kalau kita hanya menghasilkan
output
tapi outcomenya kurang Nah justru harus
sebaliknya outcome ini harus yang lebih
banyak
ya
sehingga dampaknya langsung dirasakan
oleh masyarakat
untuk membentuk outcome ini tentu
komunikasi nomor 1 Bagaimana
mengkomunikasikan
dan tadi saya juga sudah singgung Ya
sudah saatnya
di kalau kita perhatikan rencana
pembangunan jangka panjang Indonesia
2025-2045 Ya dokumentasinya sudah
disebarkan ke publik Beberapa bulan yang
lalu kita lihat bahwa salah satu program
prioritas nasional adalah
transformasi digital
jadi ada
yang kita lihat ada peningkatan
resiliensi terhadap iklim dan bencana
dan juga ada
transformasi digital artinya
Baik bapak ibu sebagai
pemerintah daerah maupun perusahaan
untuk bisa menjangkau maksimum
terhadap stakeholder
komunikasi ini harus diubah ke
transformasi digital
jadi harus sudah mulai kita pikirkan
bagaimana
stakeholder mendapatkan informasi Real
Time ya pada saat itu juga ketika kita
sampaikan baik menggunakan
sosial media maupun menggunakan
infrastruktur media yang lainnya nah
tentu ini adalah strategi yang bukan
strategi ke depan ini strategi saat ini
Karena sekarang kita sudah masuk di
dunia digital artinya kalau tanpa ada
transformasi digital maka komunikasi
hasil ini menjadi tidak efektif
apa yang ingin kita capai ya
ingin kita capai dari
program ketahanan iklim yang pertama
adalah peningkatan kapasitas adaptasi
kita tahu Adaptasi adalah
Bagaimana mengubah diri kita lebih siap
ya terhadap dampak perubahan iklim
dan juga pengurangan
bisa asalnya sensitif jadi tidak
sensitif mengurangi paparan atau
meningkatkan kapasitas adaptasi
kemudian pembangunan infrastruktur yang
tahan iklim Jadi selain aset yang sudah
kita identifikasi
juga ketika membangun infrastruktur Itu
sudah pasti tahan iklim
meningkatkan kesadaran masyarakat
menerapkan kebijakan yang mendukung
adaptasi
alokasi sumber daya yang efisien
pencapaian target emisi keterlibatan
aktif pemangku kepentingan
pertumbuhan ekonomi lokal yang
berkelanjutan serta pemeliharaan dan
peningkatan ekosistem
sebagai benteng alami jadi kita juga
harus melakukan
konservasi lingkungan ya
sebagai benteng alami
misalnya mangrove
mangrove itu dia banyak sekali fungsinya
selain untuk menghasilkan oksigen
menangkap karbon juga dia sebagai
pelindung alami
jadi kalau kita perhatikan
banyak sekali yang bisa kita lakukan ya
Saya ulang sedikit sebelum ditutup
kita p
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:09:15 UTC
Categories
Manage