Webinar 78 Potensi Teknologi Penginderaan Jauh dalam Mengestimasi Karbon Padang Lamun Indonesia
E1rbzxZ-HLY • 2024-07-17
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
memberikan pengalaman langsung dengan
praktikum dan eLearning yang dapat
diakses di
Manun jadi awalnya saya mengikuti
pelatihan
ini memang dari grup-grup di alumni ya
Mak ya perah ikut patihan ini cerita
mereka itu sungguh bisa Diang menarik ya
karena mereka pengetahuan mereka tentang
yang pengin mereka ketahui itu meningkat
gitu ya kemudian skill-skill yang
dihasilkan dari hasil pelatihan itu juga
cukup bisa dilihat begitu ya terasa gitu
manfaatnya di kami terutama untuk eh
Para konsultan yang memunukan
tenenangka-tenangka ah sehingga saya
memilih ekoedu dan sempat mengikuti
pelatihannya juga dan itu terbukti benar
gitu nah saya lihat Instagram itu ada
edu ya yang akan masyarakat pelatihan
nah di situ juga saya baca-baca terlebih
dahulu ya terkait tentang informasi yang
disediakkan olehu nah Menurut saya itu
menjadi hal yang membuat tertarik untuk
pelatihan Git jadi saya sering lihat di
Instagram gitu Bagaimana ekedu
menyampaikan informasinya ekoedu itu
bagus karena phatian-pti selalu tergini
terus mengikuti zaman dan juga
pelatihnya atau marnya itu bagusbagus
bagus dan terbaiklah di
[Musik]
bidangnya I eh yang pertama memang Tentu
saja Ini meningkatkan danemsimalkan
skill-skill yang saya harapkan begitu ya
tertama dalam penyimpinan
dokumendaler saya jadi bisa lebih
produktif lebih efektif juga e punya
update Gitu ya update-update
persoalan-persoalan dalam penyan terkini
dari ahlinya langsung di lapangan gitu
yang pengalamannya Tidak diragukan
menurut saya pelatihan yang disediakan F
ini sangat bermanfaat sekali dan mudah
untuk aktifnya jadi ada teknologi
terbaru yang saya dapat yaitu di
eLearning ya itu luar biasa pelajar ini
juga mudah sekali untuk dipahami
Alhamdulillah bisa mengikuti dan juga
menambah ilmu pengetahuan yang banyak
[Musik]
banget
ehning ini memang di memang sangat
diperlukan sekali ya terutama untuk kita
yang dengan keterbatasan pengetahuan
kemudian juga waktu mungkin eh itu
memberikan kita kesempatan untuk kembali
mengingat kembali mendengarkan
paparan-paparan yang mungkin kurang
jelas kemudian juga kita bisa mengulang
sesering mungkin yang kita inginkan kita
juga bisa revw kembali sehingga belajar
kita bisa lebih efektif dan
efisienarning itu membantu sekali Ketika
pak pada saat penyampaian materi ada
yang ketinggalan gitu ya jadi saya bisa
lihat materi itu
di sangat membantu Mbak Jadi saya e
ambil materi terus lihat video yang bisa
diakses kapan aja dan di mana
[Musik]
aja 4 juta dengan informasi yang kami
peroleh itu jauh dari kataspadan
sebenarnya jadi apa namanya ya Kalau
saya bilang terlalu murah itu
jadi sepadanah ini menurut sepadan Bu
karena memang pelatihannya ini pun
sangat membantu ya dalam menyelesaikan
satu pekerjaan yang ada di sekitar
lingkungan saya sendiri gitu Saya kira
seempat sesuailah dengan apa yang
didapatkan
[Musik]
ekpp efektif tepat dan profesional
[Musik]
dan Hebat Keren profesional dan juga
keinian
[Musik]
Bismillahirrahmanirrahim baik
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Selamat pagi Bapak Ibu semua
selamat datang kembali di webinar kedu
ke-78 Bersama saya Muhammad Agung tra
Gustiana selaku moderator bapak ibu
semua hingga siang hari nanti baik Bapak
Ibu sebelum kita memulai kegiatan kita
pada hari ini marilah kita berdoa
menurut kepercayaan masing-masing Berdoa
dimulai selanjutnya kita akan
bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia
Raya
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
Baik terima kasih kepada bapak ibu semua
yang sudah bersama-sama menyanyikan lagu
Indonesia Raya seperti biasa Bapak Ibu
di sini sudah hadir
2304 peserta di ruangan Zoom kita dan
mungkin akan bertambah dan Saya sebagai
moderator ingin menyapa S sampai du
orang bapak ibu yang hadir dalam ruangan
Zoom ini agar mungkin kita lebih Ril
Bapak Ibu Ya baik saya izin menyapa
kepada
bapakahin dari DH Kota Bekasi Selamat
pagi menuju siang
pakhat
Halo saya sudah
mengirimkan akses untuk unmute pak
zahrudin
Apakah sepertinya suaranya tidak
terdengar ya Pak
zahrudin baik mungkin pakudin saya tidak
bisa mendengar jadi saya izin untuk
geser kepada peserta yang lain kita
geser kepada bapak
Indar Selamat pagi
pakar Selamat pagi
Bagaimana kabarnya Pak domisili di mana
Pak eh baik-baik saja saya ada di Tambun
Bekasi di Tambun Bekasi ya Pak
kondisinya bagaimana Pak dingin Pak di
Bandung soalnya sedang
dingin-dingin Iya Memang agak sedikit
memang iklim ya ini agak sedikit dingin
memang
terasatanda k kesatan ya
ya Ini webinar pertama kali atau sudah
berkali-kali Pak
kebetulan pertama kali karena teman saya
Pak ini men di grup kami jadi kami
tertarik sekali untuk
mengiku Pak Baik
Pak semoga webinar kali ini bisa
memberikan banyak ins Ya Pak terima
kasih bak terim terim kasih Pak sudah
bersedia untuk saya beri pertanyaan kita
lanjut ke peserta selanjutnya DII mungk
tadi lakiaki Sekarang kita ke ibu-ibu
DII tapium hadir dan belum ada yang
menyal Kama Jadi mohon maaf kepada para
ibu-ibu saya izin dilewati terlebih
dahulu mungkin saya lanjut ke bapak
sysul bapak sysul Selamat pagi Pak
samamsul terkaget-kaget Pak Apa kabarnya
Pak saya sudah mengirimkan izin untuk
unmute kepada Pak Syamsu Apakah dapat
diterima Selamat pagi Asalamualaikum
semuanya bapak ibu semua peserta
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh Pak Apa kabarnya Pak
domisili di mana Pak
Pak Alhamdulillah keadaan baik domisili
Aceh di Aceh Utara di Aceh Utara ya pak
ya dari ujung-ujung Pak Samsu I apa pak
yang membuat tertarik untuk mengikuti
webinar kali ini
pak
ee semuanya tertarik Pak semuanya
menarik untuk diikuti iya ya khusus hari
ini kan materi penginderraan jauh ya
mungkin selain baru yang menambah
wawasan memperdalam bagi yang sudah bagi
kami baru
[Musik]
pertamaudah
haruh iniik terima kasih
kepada jug kadang mod kesepak dis
siapa kami ekoedu Bapak Ibu mungkin ada
yang sudah bosan atau ada yang baru tahu
siapa itu ekoedu perkenalkan bapak ibu
kami PT ekoedu Indonesia merupakan pusat
pelatihan bersertifikat yang berfokus
pada pelatihan lingkungan hidup
pelatihan-pelatihan yang kami
selenggarakan di sini bertujuan untuk
meningkatkan kinerja dan juga kualitas
sumber daya manusia baik secara individu
maupun instansi pelayanan kami di sini
terbuka baik untuk perusahaan pemerintah
perorangan pemerhati lingkungan dan
pihak-pihak yang memang ingin
meningkatkan kompetensinya di bidang
lingkungan kami menghadirkan pelatihan
secara online dan juga offline untuk
memenuhi segala kebutuhan Bapak Ibu di
setiap
kondisi kami ekoedu menerapkan pelatihan
berbasis SP pertama silabus komprehensif
kamighadirkan materi-materi yang
menyeluruh mudah dipahami dan juga
terupdate secara regulasi dan kami juga
menghadirkan pengajar-pengajar yang
berkualitas di manengaj mengajar yang
telah bekerja sama dengan ekedu berasal
dari berbagai bidang ahli dan juga dari
instansi yang beragam Bapak Ibu dan juga
kami menghadirkan latihan-latihan
praktis dengan adanya eLearning edu kami
memberikan peserta kesempatan untuk
mengulang materi dan juga memberikan
akses selama hidupnya untuk
mengulangulang materi di
lms.id berikutal beber pengajar yang
telah kerja sama di ekoedu Bapak
Ibu dan berikut adalah beberapa
pelatihan kurang lebih sekarang di ekidu
ada lebih dari 15 paket pelatihan mulai
dari dokumen klhs life cycle assessment
hingga pengelolaan banjir dan
sedementasi sungai dan juga pemodelan
Bapak
Ibu dan juga Saya sebagai moderator izin
menginformasikan terkait tiga pelatihan
terdekat kami yang pertama adalah
pelatihan permodelan kualitas air sungai
w2k dan wasp yang akan kami
selenggarakan minggu depan Bapak Ibu
dari tanggal 22 hingga 26 Juli 2024
dilanjutkan dengan pelatihan life cycle
assessment yang akan diadakan pada
tanggal 29 Juli hingga 2 Agustus dan
juga pelatihan dasar-dasar amda di mana
Kami ekoedu sudah bekerja sama dengan
pusdkat klhk di mana bapak ibu hanya
perlu membayar r.500.000 saja untuk
mengikuti pelatihan dasar-dasar amda dan
juga untuk dua pelatihan sebelumnya les
ke asesmen dan juga permodalan kualitas
air sungai Bapak Ibu hanya perlu
membayar rp3.600.000 saja Bapak
Ibu dan untuk informasi lebih lanjut
silakan Bapak Ibu untuk mengkontak admin
rilis dan admin Nisa juga dapat
mengakses website official kami di
www.ekedu.id dan bagi Bapak Ibu yang
langsung tertarik untuk mendaftar
silakan mengakses pendaftaran ekedu.id
dan juga sebagai informasi tambahan kami
ekoedu tidak hanya menghadirkan
pelatihan-pelatihan reguler namun juga
kami dapat menghadirkan
pelatihan-pelatihan inhouse sesuai
dengan kebutuhan instansi dan perusahaan
bapak
ibuah baik Bapak Ibu kita langsung masuk
ke topik utama kita terkait webinar
potensi teknologi pengenderaan jauh
dalam mengestimasi karbon padang lamun
Indonesia Nah Indonesia dengan Panjang
garis pantai kurang lebih 99 KM dengan
luasan padang lamun
290.000 hetar menjadikan sebuah potensi
yang besar bagi Indonesia terutama dalam
pengembangan karbon dan sekarang karbon
sudah menjadi sebuah komoditas yang
dapat diperjual belikan untuk
meningkatkan potensi ekonomi Indonesia
juga bapak ibu dan juga di sini ada
penginderaan jauh sebuah ilmu yang dapat
memudahkan kita untuk melihat rupa bumi
tanpa harus menyentuhnya ataua harus
turun ke laanganah di kita
eh dihadirkan pemateri terhormat kita
bapak Muhammad Hafiz SSI m.sc beliau
merupakan peneliti dari Brin badan riset
dan inovasi Nasional Indonesia yang
telah menerima undangan kami dari ekoedo
untuk menjadi pemateri webinar kali ini
selamat mungkin kalau di sana sudah
siang ya Pak Hafiz Selamat siang Pak
hafizang Mas Agung Terima kasih Mas apa
kabar Pak semoga sehat selaluh
dingin P jaket tebal Pak
derajat jam
Masih dingin ya Pak Baik Pak tanpa
berlama-lama apakah sudah siap pak untuk
memberikan Banyak fakta menarik kepada
para peserta di webinar kali ini Pak
siap siap Mas baik jikalau begitu Bapak
Ibu saya serahkan kendali ruangan Zoom
kepada Pak Hafiz dan kepada bapak ibu
Selamat mengikuti
webinar Mohon ditunggu
Mas Baik
Pak share
share
baik apakah sudah terlihat terlihat
jelas
Pakis Baik terima kasih sebelumnya
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh ee terima kasih kepada
ekuedu yang sudah memfasilitasi apaa
istilahnya
ee Saya sudah lama ee terpikir
ingin menyalurkan ya Berbagi karena kok
kayaknya baca-baca terus kok kayaknya ee
nyoba-nyobain terus gitu Ya tapi kan
memang butuh disalurkan biar masuklah
ilmu baru lagi seperti itu Nah terima
kasih ibu yang sudah memfasilitasi ee
media sharing ini sehingga saya bisa
berbagi Dan harapannya ee bisa
mendapatkan feedback dari bapak ibu Eh
sekalian di sini baik eh perkenalkan
sebelumnya ini sudah disampaikan oleh
Mas Agung saya eh Hafiz Nama lengkapnya
Muhammad Hafiz
eh status saya saat ini status saya saat
ini saya adalah pegawai Brin kemudian
Saat ini saya sedang tugas belajar untuk
melanjutkan S3 yang mana sekarang Saya
ee berdomisili di Australia eh kebetulan
memang riset S3 saya terkait
eh mendevelop eh model untuk
estimasi karbon
ee pada skala nasional harapannya begitu
J cukup ambisius tapi enggak tahu nanti
jadinya gimana semoga e
terjadi
kemudian ya itu perkenalan dari
saya ini
next Mas Agung ini untuk tanya jawab e
bagaimana nanti apakah langsung dicut
sayanya atau diping kemudian Berapa lama
saya dikasih waktu untuk
presentasiik
menginasukaktu i 1 jam Pak nanti set
kita ada sesi tanya jawab langsung dan
juga sesi tanya jawab dari slaido Pak
mungkin seperti itu Pak Baik baik Baik
terima kasih Mas Agung eh kemudian
sebelum sebelum memulai saya discllaimer
eh terlebih dahulu bahwa eh saya
berangkat dari
eh riset jadi peneliti statusnya adalah
peneliti jadi sehingga sehingga memang
eh kurang lihai dalam membawakan materi
karena tidak banyak pengalaman terkait
mengajar kemudian apabila nanti ada
pertanyaan atau ada yang ee belum
dimengerti terkait penjelasan saya bisa
ditanyakan eh setelahnya atau mungkin
kalau untuk apa R hand juga
dipersilakan seperti itu eh kemudian
Eh sebagian besar yang saya sampaikan
ini terkait masalah updateupdate r dan
memang eh saya menyad Dar ada peluangnya
bagi Indonesia untuk menghitung namun
kan yang menjadi catatan
ee Bagaimana akurasinya kemudian
Bagaimana caranya terus ee apakah
mungkin itu dikerjakan dan lain
sebagainya yang mana itu yang akan saya
sharing Dan harapannya kita bisa
berdiskusi bersama dengan Bapak Ibu
sekalian nah termasuk di sini tentang
terkait penginderan jauh Asep resen Wah
sudah ada yang resen ini Mas gimana ini
saya jawab mungkin silakan Pak Asep waek
di sini ada yang mau ditanyakan terlebih
dahulu kepada Pak Hafiz Pak Asep WA atau
ada
request
terpenah sepertinya sedang tidak hadir
ini Pak Pak Baik silakan dilanjut Pak
Nah ini materinya itu terkait eh saya
mengangkat eh judul mengenai potensi
teknologi penginderan jauh dalam
estimasi karbon padang lamun jadi
background saya sebelumnya itu eh juga
remote sensing s1-nya di remote sensing
kemudian s2-nya juga eh masih menerapkan
remote sensing namun terkait masalah eh
apa ya evaluasi evaluasi MP kemudian
menggunakan teknologi remote sensing
s3-nya juga remote sensing eh kemudian
lebih spesifik pada membuat model
biofisik untuk sigas seperti
itu kemudian berikut outline-nya
waktunya 1 jam Oke berikut outline-nya
eh saya membaginya menjadi tiga Bapak
Ibu sekalian
ee agar lebih apa ya lebih spesifik
pembahasan kita dan pertanyaannya
nantinya jadi ada tig ini adalah pertama
remote sensing itu apa dia bekerjanya
Seperti apa Jadi ada inbrief jadi ada
remote sensing aplikasinya Untuk sigras
itu bagaimana
kemudian
Eh kenapa sigras gitu ya Apa pentingnya
sigras gitu ya kemudian yang sekarang
kan lagi Semakin Semakin apa ya semakin
ramai Bahasan tentang sigra sebagai
blukarbon ekosistem selain selain mroove
gitu nah kemudian tantangannya Bagaimana
Nah di sini ada poin terakhir ini nih
yang akan menjadi eh bahan diskusi kita
saya bilang saya bingung
mengistilahkannya E kemarin terus saya
mikir mungkin
ee solusi yang potensi solusinya Seperti
apa begitu Jadi ada beberapa yang akan
saya jabarkan nanti di ee poin
ketiga Nah kita mulai dari yang pertama
remote sensing
eh secara sederhananya itu remote
sensing itu
Eh mungkin kalau apabila orang eh
membayangkan remote sensing ya paling
mudahnya itu ada satelit yang merekam
gitu ya namun secara definisi adalah
remote sensing itu teknologi untuk
mendapatkan informasi yang ada di
permukaan bumi karena objek objek eh
interestnya itu adalah fenomena di muka
bumi tanpa dia kontak langsung jadi kita
mau dapat informasi tapi kita enggak
perlu ke sana gitu enggak perlu ke sana
Nah kalau kalau
kita menyederhanakan eh definisinya ya
jadi teknologi ee sebuah teknologi untuk
mendapatkan informasi tanpa kontak
langsung ee dengan objek kalau tanpa
kotak langsung berarti ada perantaranya
dong gitu ya Nah
meeting Berarti ada perantaranya nih Nah
perantaranya inilah yang si satelit tadi
Nah satelit itu bagaimana dia
mendapatkan informasi dia mendapatkan
informasi dengan cara dia merekam
merekam dari eh energi yang dipantulkan
oleh permukaan bumi Nah dari mana energi
yang dipantulkan itu kalau di kalau kita
menyebut dipantulkan berarti eh ada yang
datang kemudian ada yang pergi ada yang
mantul gitu datang kemudian dia mantul
nah energi yang datang ini dari mana ada
yang dari matahari Kemudian ada yang e
dari satelitnya memberikan energi
sendiri kepada objek kemudian objek
merespon dipantulkan
Nah jadi ada ada peran peran ee si
satelitnya lah di sini
ee yang merekam e respon ee dari setiap
objek respon energi pada objek di
permukaan bumi nah ilustrasinya seperti
di gambar jadi di gambar ini ada
platform platformnya itu ada satelit
kemudian ada juga dengan pesawat yang
membawa sensor nah kemudian sumber
energinya itu
eh paling umum paling umum paling umum
karena fokus saya lebih ke
sensing system pasif jadi dia dibagi dua
ada aktif Ada pasif kalau aktif
eh si platform si sensor ini eh platform
ini dia akan memberikan energi kemudian
diterima sama sensornya pada satu e
instrumen yang sama gitu ya Nah kalau
yang pasif dia energinya dari matahari
memanfaatkan energi dari matahari
Kemudian matahari Energi
elektromagnetiknya mengenai objek
kemudian ee objek akan merespon kemudian
yang terpantulkan itu yang direkam oleh
EE sensor satelitnya nah ilustrasi yang
cukup jelas di sini kalau kita lihat itu
apa ee ukuran dari panahnya nah ukuran
panah ini analoginya adalah berapa
besaran energinya jadi eh panahnya besar
berarti energi yang datang besar Nah
kalau kita lihat saat dia eh apa ya dia
travel atau transfer gitu ya Dia
berjalan dari matahari Kemudian dia akan
ee mengenai permukaan air Kemudian
Kemudian dia akan ee penetrasi ke dalam
air semakin dalam perairannya maka
energi akan semakin banyak berkurang
sampai dia mengenai objek objek akan
merespon ada yang diserap kemudian ada
yang dihambur-hamburkan gitu ya kemudian
ada yang dipantulkan Nah kalau dia
diserap Berartikan energi yang tadi
datang akan berkurang ee kemudian yang
terpantulkan tentu akan lebih kecil lagi
nah dia akan melewati kolom air lagi nih
dia melewati kolom air lagi kemudian dia
akan merespon lagi jadi energinya akan
berkurang lagi jadi kalau kita lihat
tanda panahnya di sini ukuran panahnya
jadi dari dia besar sampai dia mengenai
objek kemudian dia kemudian keluar nah
apabila perakirannya keruh berarti akan
lebih banyak energi yang terhamburkan
gitu ya skater nah sampai dia balik lagi
ke kembali ke ee satelit jadi dia akan
mengenai satelit satelit akan menerima
itu dan energinya lebih kecil dari
energi yang datang
Nah sehingga teknologi ini
ee jadi tidak hanya tidak hanya kita
ee bentuknya adalah bentuknya yang kita
lihat itu adalah gambar gambar citra
satelit tapi gambar itu dihasilkan dari
nilai-nilai energi yang kemudian di apa
ya diberikan diberikan warna RGB red gre
seperti itulah sehingga kita bisa
melihat warna di situ yang mana warna
itu representasi dari besarnya energi
yang direkam oleh sensor tadi Nah kurang
lebihnya seperti itu kemudian
eh poin pentingnya nah poin pentingnya
itu adalah
eh teknologi pengin ranjau ini ada empat
nih yang membedakannya EE rekan-rekan
sekalian jadi kalau kita misalnya
ditanya ditanya citranya apa gitu Oh
citranya mungkin yang lenset atau
mungkin yang familiar ada yang pernah
dengar yang lain Sentinel gitu ya Nah
itu dibedakan berdasarkan resolusi
spasial spektral radiometrik temporal
nah yang spasial Ini ukuran dari
pikselnya ada yang 30 ada yang 10 ada
yang 5 ada yang 2,4 seperti itu kemudian
ada resolusi spektralnya Ini yang mana
itu
Eh kemampuan sistemnya membedakan
informasi berdasarkan pantulan kemudian
ada resolusi radiometriknya itu
ee kemudian ada resolusi
temporalnya spektral ini spektral ini
adalah Jumlah Band Ya kalau saya enggak
salah jumlah band jumlah band kemudian
Eh radiometrik ini adalah ee tingkat
kecerahannya ada berapa bit ya ada yang
8 bit semakin tinggi bitnya berarti
semakin ee apa ya banyak informasi yang
bisa dibedakan nah kurang lebihnya
seperti itu
kemudian Nah sekarang kita masuk
spesifik ke sigras sigras
eh Bagaimana kenampakan sigras dari
satelit dari dari berbagai macam e citra
satelit Nah di sini ada dibagi nih jadi
masing-masing Citra Ini dia punya
perbedaan karakteristik tadi perbedaan
resolusi spasial spektral radiometrik
temporal
Nah kalau kita lihat di sini ada yang
resolusinya Drone resolusi 4 Cen
kemudian workview resolusi 50 Cent
kemudian ada panromatik ada yang
multispektral 2 M Planet 3 m Sentinel 10
m lenset eh 30 M Nah dari sini kita bisa
lihat bahwa
eh
semakin pemilihan Jadi kita mesti mesti
harus e memahami tujuan pemetaan kita
apa tingkat kedetailan kita seperti apa
baru kita bisa menentukan Apa yang akan
kita gunakan untuk pemetaan gitu ya atau
untuk mengekstrak informasi berbasis
teknologi penginaran jauh karena semakin
e kasar resolusinya maka semakin eh
sedikit informasi yang bisa
diidentifikasi
nah tampilannya seperti ini tampilan
tampilan dari citra satelit dari
berbagai dari tampilan objek dari
berbagai eh citra satelit nah Citra
satelitnya ada berm macam-macam yang
dibedakan berdasarkan ee
karakteristiknya tadi yang mana setiap
karakteristik itu ada kelebihan ada
kekurangan mungkin ee I benar eh Citra
yang resolusinya tinggi kita akan bisa
dapat informasi yang e Lebih Detail tapi
eh dalam pekerjaan untuk area yang
sangat luas gitu Katakanlah misalnya sat
indonesiaitu tentu kita akan butuh eh
data yang sangat besar Citra yang
jumlahnya sangat banyak sekali gitu ya
kemudian belum lagi apabila kita butuh
analisis analisis time series gitu ya
Nah
sehingga sehingga
eh kita mesti tahu tujuan pemetaannya
apa kemudian e area pemetannya seluas
apa tingkat kedalaman informasinya mau
seperti apa baru kita bisa dapat
gambaran Citra apa yang ideal kita
butuhkan kan dengan segala
ee batasannya atau limitasinya gitu
ya
Nah
kemudian resolusi dan interpretasi jadi
kalau kita lihat di sini ada ee citranya
ada tiga nih yang umum ada quickb ada
let ada modis gitu Ini nama-nama
nama-nama satelit ni ya nama-nama
satelitnya masing-masing ini dia punya
ukuran piksel yang berbeda-beda nah
memang yang lebih yang lebih detail dia
punya kita bisa mengekstrak informasi
yang lebih eh Lebih banyak lebih lebih
detail juga lebih rinci gitu ya namun
area area cakupannya itu sempit jadi dia
areanya lebih sempit nah sementara kalau
misalnya kita punya ide gitu Oh saya mau
memetakan misalnya satu Indonesia gitu
ya Satu Indonesia sekali jepret gitu ya
mungkin hanya butuh beberapa scene dari
e citrodis gitu ya Karena dia satu
liputannya itu luas tapi resolusinya 250
m ukuran pikselnya jadi
ee ukuran piksel itu dalam area 250* 250
kita hanya punya informasi satu nilai
energi yang merupakan akumulasi dari
objek-objek yang ada di dalamnya gitu ya
Ee dalam dia merespon dari ee sinar
matahari ini kemudian dia merespon
terakumulasi menjadi satu kumpulan
energi nah itu yang direkam oleh sensor
nah artinya eh
akan cukup sulit memang sulit untuk
mendapatkan informasi eh variasi sigras
dalam ukuran 250* 250 ya
Nah namun ini saya melihat ini kan ee
dulu mungkin menjadi tantangan jadi
enggak nebutnya masalah dulu dia menjadi
tantangan karena terkait berapa data
yang dibutuhkan kemudian Berapa lama
proses yang akan ee
berjalan gitu dalam prosesingnya berapa
lama dan bagaimana infrastrukturnya
kalau dulu waktu saya kuliah dulu kan Eh
ini Eh sangat bergantung pada kemampuan
PC dalam memproses data kecepatan dia
memproses data Nah sekarang nih nanti
kita bahas bahwa sudah ada eh teknologi
cloud computing gitu ya jadi semua data
itu semuanya ada di Cloud kita tinggal
kasih perintah saja gitu kita bisa
menganalisis time series bahkan setiap
Citra nya lewat merekam area yang sama
kita bisa proses dia
nah tapi konsekuensi antara ee perbedaan
resolusi terhadap kedalaman ee informasi
itu seperti ini kurang
lebih kemudian nah bagaimana objek itu
terlihat Bagaimana objek itu dilihat
dari Citra dan dilihat dari e di
lapangan karena di sini fokus kita Sig
gras jadi di sini ada sigras kerapatan
rendah sigras kerapatan tinggi sigras
kerapatan sedang Katakanlah seperti itu
kalau kita lihat dari Citra warnanya
berbeda-beda ronanya berbeda ronanya
berbeda Rona warna kemudian
ee tujuannya tujuannya memanfaatkan
citra satelit itu kalau untuk sigras ee
salah satunya untuk mendapatkan luasan
ini luasan ini nah luasan yang ada di
gambar di bawah ini ada yang hijau-hijau
ini semakin hijau dia semakin padat ee
persentase tutupannya nah tujuannya
tujuannya memanfaatkan citra adalah
untuk mengekstrak informasi tanpa kontak
langsung jadi tanpa harus datang ke
setiap jengkal dari e si grasnya
tersebut jadi bayangkan kalau misalnya
tanpa teknologi ini kan tentu kita harus
narik-narik meteran gitu atau mungkin
sekarang sudah ada Drone sudah ada Drone
eh Drone ya bisa dikatakan dia teknologi
pengineran jauh tapi melihat sensornya
juga
ya ya nanti kita bahas lebih dalam
terkait jadi kita fokus ke teknologi
satelit dulu
nah tujuan digunakan ee satelit ini
kurang lebihnya salah satunya untuk
mendapatkan informasi seperti di gambar
kememudian e di sini ada sedikit
gambaran gambaran bagaimana e teknologi
ini bekerja metodenya seperti apa
sih karena si sensor itu dia adanya di
orbit kemudian objek adanya di bawah
kemudian ada berbagai layer yang harus
dilewati oleh energi pada saat energi di
apa dikirim oleh matahari Kemudian dia
melewati kolom atmosfer G kemudian dia
melewati permukaan dia harus menembus
air dia akan melewati kedalaman perairan
dia mengenai objek dan dia balik lagi
lewat lagi ke kolom atmosfer seperti itu
Nah sehingga eh dalam pelajarannya si
teknologi ini ada berbagai macam ee
koreksi-koreksi yang berkembang ada
berbagai macam metode-metode klasifikasi
yang berkembang Tujuannya adalah untuk
menghasilkan informasi seakurat mungkin
dan se
eh detail Mungkin nah tujuannya seperti
itu makanya terus Semakin banyak
metode-metode berkembang kemudian ada
berbagai macam koreksi itu dan sekarang
sudah ada eh cloud computing itu yang
kita tidak
hanya menggunakan satu perekaman Citra
kemudian diterapkan pada satu
menggunakan satu metode spesifik tapi
kita bisa menggunakan ee berbagai macam
ee Citra dengan perekaman berbagai apa
beberapa tahun gitu atau beberapa
tanggal beberapa tanggal untuk
menghasilkan informasi yang lebih dalam
lagi misalnya terkait pola perubahan dan
lain sebagainya
Nah jadi apa yang dilakukan pada citra
satelit Nah di sini ada gambaran
gambaran sederhananya Citra direkam
karena fokusnya ini adalah objek di
dasar perairan dangkal jadi jadi kita
enggak bisa jadi Citra itu dia punya
keterbatasan punya keterbatasan dia
tidak bisa sampai terakhiran dalam Nah
karena yang dihantarkan itu adalah
energi energin akan merespon pada setiap
pada setiap Kol atmosf Kol air gitu ya
Nah dia akan merespon Eh pada
kolom-kolom itu artinya energinya akan
ber kururang nah saat dia penetrasi ke
dalam air semakin dalam airnya energinya
akan terus berkurang sampai energi itu
habis gitu nah habis artinya tidak ada
energi yang e akan diterima oleh sensor
tidak ada energi yang dipantukan tidak
ada yang diterima oleh sensor nah eh
habisnya di kedalaman berapa berdasarkan
referensi-referensi itu biasanya dia di
kedalaman 20-an itu sudah habis jadi
Energi dari matahari kedalaman 20 itu
relatif tidak ada lagi yang dipantulkan
Nah kalau misalnya ada teman-teman di
sini yang rekan-rekan di sini yang
penyelam gitu ya Kenapa saat nyelam
mretnya harus pakai filter merah gitu ya
karena merahnya habis duluan merahnya
habis duluan jadi energi itu kan dia
terbagi-bagi ee energi matahari itu
terbagi-bagi dia panjang gelombangnya
ada biru hijau merah mungkin pernah
dengar yang seperti itu nah kemudian dia
semakin
ee panjang jadi mulai dari biru hijau
merah infrared inframerah inframerah
dekat Tengah jauh seperti itu ya Nah dia
habis duluan tuh mulai dari yang EE
nilainya itu yang besar-besar itu dari
infr merah itu sudah hilang duluan merah
hilang duluan nah biru yang paling ee
besar energinya sehingga dia yang paling
terakhir habis
ee saat menembus air saat dia masuk ke
dalamnya nah sehingga orang-orang m tret
itu dia pakai filter merah karena
merahnya sudah enggak ada lagi jadi
sisanya biru nah kurang lebih seperti
itu kemudian satelit Dia merekam ee
satelit akan memberikan kita Gambaran
seperti eh yang Sisi sebelah kiri ini
kemudian ada perlu dilakukan koreksi
gitu ya perlu dilakukan koreksi berbagai
macam koreksi kemudian perlu kita
lakukan masking kemudian sampai nanti
hasil akhirnya itu adalah ee mana
poligon-poligon ee menghasilkan
objek-objek are area terhadap objek yang
kita butuhkan nah ini tergantung yang ma
kita petakan apa gitu yang mau kita
ekstrak informasinya apa apakah luasan
luasannya apa saja Apakah luasan pumuk
karang sigras sen gitu ataukah makroarga
dan lain sebagainya nah hasil airnya
seperti ini hasil akhir produknya
seperti ini tapi hasil akhirnya hasil
akhirnya belum sampai di sini tidak
tidak selesai di sini artinya dia baru
produk produk dari pemrosesan Nah dari
sini baru kita akan e menganalisa Ee
Kita lihat distribusinya Seperti apa
kita lihat luasannya Seperti apa
kemudian kita lihat hubungannya dengan
kelas lainnya seperti apa Nah ee begitu
cara kita memanfaatkan data
spasial kemudian
eh kaitannya dengan sigras dan karbon
apa gitu ya Nah nanti mungkin e setelah
ini nanti ada paparan ee akan akan ada
penjelasan mengenai lalu nya di mana nih
Nah dari satelit tadi satuene tadi
dengan berbagai macam metode-metode tadi
dan semuanya itu tidak wajib jadi
sifatnya opsional met-etode sifatnya
opional kalauitranya sudah bagus kita
tidaku Melak korek nah terkait
dengan yang kita butuhkan dari memproses
citraa pengan jauh kita
butuhan nah kitaan semak makakin akurat
dari eh poligon-poligon sigras yang
dipetakan melalui satelit tadi maka akan
semakin ee bagus atau presisi dalam
mengestimasi eh nilai karbon estimasi
karbon stok di area satu area
Nah jadi ada beberapa pendekatan dalam
yang saya tangkap ada beberapa
pendekatan dalam mengestimasi ee nilai
karbon Nah dari peta ini kita yang kita
butuhkan minimum adalah luas gras
caranya gimana cara ya ee yang tadi
sudah disampaikan itu citranya kita
ambil lalu kita download kemudian kita
proses-proses ini citranya sampai kita
menghasilkan poligon-poligon dan kita
ambil aja nih kita comot aja poligon
dari sigras kita hitung berapa Eh
luasannya kemudian
[Musik]
Eh tadi gambaran Bagaimana eh kita
memanfaatkan Citra pengilaran jauh untuk
mengekstrak informasi khususnya habitat
bentik yang ada di habitat bentik itu
adalah objek-objek yang ada di bawah
perairan perairannya perairan dangkal
tidak bisa perairan dalam karena ada
keterbatasan dari teknologinya sendiri
nah objek diprerendangkan lebih spesifik
lagi kita fokus pada sigras gitu pada
bahasan ini
Nah kenapa sigras nah sigras sigras
hubungannya dengan karbon gitu jadi
peran remote sensing peran remote
sensing ini yang saya tangkap yang saya
baca-baca di sini dia memang ada
dimension dimension disebut beberapa
kali
ee yang mana dia bisa memberikan
kontribusi kontribusi ee terhadap ee
carbon inventory terhadap carbon
inventory
Eh sigras carbon inventory Nah di sini
eh saya Tandai jadi remot sing appro ini
dia dibutuhkan untuk eh menghasilkan
informasi area ex minimum dia bisa
menghasilkan informasi itu dan memang
itu sudah terjawab nah eh eh teknologi
jauh bisa menghasilkan informasi
memberikan informasi luasan menghitung
menghitung berapa area dari gras nah
namun lanjutannya adalah bagaimana
dengan spasio temporalnya Bagaimana
dengan apabila kita bisa melakukannya
secara time series setiap tahun atau
setiap musim maka kita bisa melihat
trennya Kemudian dari tren ini kita bisa
melihat e bagaimana hubungannya
menghitung e cadangan karbonnya
menghitung kbonage simpanan karbongh
karbon kemudian kita bisa melihat tren
nah Remon sensing ada dimension ada
disebutkan eh terkait Eh punya peran
dalam
eh menghitung e karbon sigras kbon
inventory nah namun ada beberapa gap
yang eh sementara ini saya identifikasi
gitu ya susahnya Sig gras itu
tantangannya bukan tantangannya adalah
sigas ini dia dinamis jadi dia dinamis
dia berubahnya ee mengikuti musim
kemudian karena dia objeknya di bawah
perairan sehingga kondisi perairan yang
lebih dinamis lagi sangat mempengaruhi
dalam mengekstrak informasi dari satelit
artinya gini kalau misalnya perairannya
keru Nah itu memang tidak bisa ditawar
sigrasnya atau turbit turbit itu tidak
bisa ditawar sigrasnya itu tidak bisa
diekstra karena memang tidak
kelihatan Jadi sederhananya kalau
misalnya rekan-rekan sekalian bermain ke
pantai gitu terus jalan jalan jalan ke
pantai gitu nah kemudian sampai kakinya
terendam air gitu nah Selama masih bisa
melihat kakinya di bawah air Nah remote
sensing juga masih bisa melihat
objek-objek yang di bawah air tersebut
kalau tidak bisa G berarti remote
sensing juga enggak bisa melihat
objek-objek yang ada di bawah
perairan
tersebut nah kemudian
eh F data terkait sigras itu ee masih
terbatas gitu ya terbatas dalam
ee dalam jumlah besar ya dalam jumlah
besar jadi terkait masalah field data
yang sifatnya time series itu Belum
sepertinya belum tersedia secara
nasional mungkin yang lokal-lokal itu
sudah yang ada melakukan monitoring gitu
ya ada yang melakukan monitoring tapi
eh Kita lihat nanti bagaimana nanti akan
saya Tampilkan Bagaimana sebbaran
kondisi feld data kita di
Indonesia kemudian ya limitation budget
memang kalau ditanya survei tentu
kaitannya dengan ada ggak anggarannya
untuk melakukan surve dan pengukuran
gitu ya
kemudianibility tidak semua area dari
e di Indonesia yang bisa kita datangi
dan kita ukur gitu ya karena Indonesia
luas negara maritim jadi memang
ada datanya itu
eh Alasannya itu
memang cukup menantang ya cukup
menantang Kalau dibilang sulit cukup
jadi negatif ini cukup menantang nah
kemudian dari segi sigrasnya sendiri
gitu E sistem klasifikasi kita
sepertinya belum ada yang spesifik untuk
atau belum ada distandarkan gitu ya jadi
sigras ini seperti apa Apakah mau
dibagiras kerapatan tinggi sedang rendah
atauras campuranras homogen Nah itu
belum ada
yang kaitannya dengan
eh karbon karena karbon ini berbeda
spesiesnya berbeda kandungan karbonnya
kemudian berbeda usia berbeda
usiaasnya meskipun spesis sama kandungan
karbon juga akan berbeda kemudian di
sini ada community level saya mention di
sini e terkait Sig yang
monospesisas yang mix kemudian
persentasenya berapa Nah masing-masing
komposisi itu masing-masing komposisi
itu dia memiliki kandungan karbon yang
berbeda nah komposisinya itu batasannya
apa batasannya itu adalah piksel Jadi
kalau misalnya kita menggunakan e
satelit yang resolusinya lebih detail
gitu ya resolusinya lebih
detail kemudian dia mungkin lebih
spesifik memberikan informasi ee terkait
ee kandungan karbon ee yang ada di dalam
satu piksel tersebut apalagi kalau
objeknya itu homogen misalnya dia
tertutup sigra 100% kemudian kita bisa
bisa ee menghitung berapa jadinya total
nilai karbon Nah kalau misalnya
ceritanya nih dalam ambil contoh
misalnya 2,5 * 2,5 piksel gitu isinya
itu tidak hanya sigras satu spesies tapi
ada tiga spesies Misalnya tiga spesies
atasnya n halus bawahnya spesiesnya
Mungkin simodosea gitu ya kemudian eh
sifatnya peci jadi masih ada
pasir-pasirnya nah di situ agak sulit di
situ tantangannya diu tantangan Nah itu
yang nanti akan kita dalami kemudian
kalau kita mau berbicara tentang ntion
Nation W of Sig map gitu nah Berarti
memang ada kebutuhan akan big data ini
nah bagaimana
kita menhandle masalah ini ya kemudian
terkait sigras karbon estimasi sigras
karbon setelah ini ada ada akan saya
jelaskan pendekatannya Seperti apa Nah
kurang lebihnya begitu Nah di sini ada
sedikit gambaran Bagaimana perkembangan
remote sensing untuk estimasi karbon
Eh ini saya coba kumpulkan di Indonesia
seperti apa di Global Seperti apa karena
biar kita ada gambaran mengenai eh
satelitnya apa sih yang paling umum
digunakan satelit yang paling umum
digunakan memang let dan Sentinel ya let
dan Sentinel karena dia free akes gu
karena kita bisa download secara gratis
mungkin alasan utamanya itu
kemudian Eh ada lagi yang lebih detail
lagi lebih detail itu kan planet ya Ada
planet planet Scope ada di sini namun
sampai saat ini eh kita bisa menggunakan
m-download data itu tapi melalui
jalur kerja sama saya saya sudah dua
kali Eh apa ya apply dengan mengatas
Nakan riset tapi belum belum dijawab
sama Planet Nah kemudian yang paling
umum digunakan itu lenset Sentinel
lenset punya resolusi 30 Sentinel punya
resolusi 10 Nah nanti kita lihat
Bagaimana kedetailan informasinya di
sini kalau kita lihat ee akurasinya dua
satelit ini bisa mencapai akurasi di
atas 80 gitu ya Nah kemudian
Eh bagaimana metodenya nah metode di
sini ini mohon maaf ini kekecilan
sepertinya ada Processing plus plus
transformation jadi memang tetap
dibutuhkan e e pemrosesan citranya itu
dari 47 publikasi ini mereka melakukan
mereka melakukan e image Processing keki
koreksi gitu ya kemudian menerapkan
transformasi yang umum digunakan untuk
memanfaatkan citra satelit memanfaatkan
citra satelit untuk estimasi nilai
karbon nah kemudian
eh yang menarik itu
Eh saya melihat bagaimana metode yang
umum digunakan jadi ada supervise
empirical model machine learning n nah
ini machine learningnya harusnya masuk
random forest nah random forest lah yang
paling eh Umum saat ini digunakan Jadi
kalau yang apa sudah familiar itu lebih
akan semakin baik untuk terus didalami
kalau yang belum familiar
eh sepertinya arah ke depannya random
Force dan machine learning ini bukan
sepertinya memang arahnya seperti itu ya
arahnya pemanfaatan machine learning
karena data ini sudah eh lebih mudah
diakses data satelitting jug data
lapangannya Nah jadi gapnya Adah data
lapangan
ini kemudian jumlah kelas nah jumlah
kelas di sini ee dari 47 publikasi ini
mereka memetakkan mereka menggunakan
satelit itu untuk memetakkan sigras itu
hingga ee berapa Kelas gu sebagian besar
ya tiga kelas di sini memang ada yang en
kelas tapi konsekuensinya ee penurunan
akutasi kemudian ini adalah ini sedikit
gambaran jadi awal-awal ini masih
gambaran awal-awal masih gambaran jadi
kita dengarin sambil menikmati snacknya
menikmati
kopinya nah ini bagaimana tren riset Sig
gras secara global secara global intinya
yang warna hijau ini
sigras semakin dari tahun ke tahun dari
tahun ke tahun ini per 2 tahun itu riset
terkait sigras itu terus meningkat riset
luas eh riset terkait sigras terus
meningkat yang artinya konsern bagi saya
itu adalah datanya harusnya semakin
banyak nih
Tinggal bagaimana kita bisa memikirkan
untuk e membuat sistem Open share data
gitu Yang
Eh bisa
mengoptimalkan mengoptimalkan dari data
ini untuk tujuan misalnya untuk tujuan
pemetaan skala nasional bahkan di sini
untuk tujuan global Nah sekarang kita
lihat di Indonesia di Indonesia itu
adalah ee jumlah kajian ini secara
secara umum jadi secara umum jadi tidak
hanya sigra saja tapi ada di sini ee
mmal W nah Indonesia itu ada di eh 11
sampai 50 nah ini hanya sekedar gambaran
saja Kemudian bagaimana kita
membandingkan riset sigras di negara
kita dibandingkan dengan di
negara-negara lain gitu ya
Eh nah sudah sejauh mana
gitu teknologi remote sensing ini dikaji
untuk mengekstrak informasi dari sigras
nah ini Kebetulan di uq di queensland di
University of queensland itu sudah eh
mengembangkan malah mereka sudah lama
mengembangkan menyediakan toolkit ini
terkait eh mengekstrak informasi sigras
dan apa saja yang bisa diekstrak jadi
adaen absen ee ada atau tidaknya sigras
cover bisa dikerjakan oleh bisastrak
dariing biom tipe strurnya yang spesies
besar apa spesies kecil seperti
itu di sini saya ada ng linknya jadi
tujuan dari toit ini ini dia memberikan
mempermudah tujuannya saya tanya tu bu
jadi untuk mempermudah maner atau pengol
kawasanabila ingin ee memonitor gitu
atau melakukan Project di ee perairannya
area perairan jadi apabila dia mau
mengekstrak informasi present absent
kalau dari tokit ini tinggal kita klik
kita klik present absent eh ininya
gambarnya nanti akan keluar ee butuh
Citra Seperti apa minimum kemudian ee
pengambilan data lapangan metodenya
Seperti apa nah dia memberikan
memberikan kemudahan memberikan gambaran
eh seperti itu kemudian diikuti dengan
ada dokumen-dokumen misalnya ee list
metodenya bisa dibaca di sini kemudian
caranya bisa dibaca di sini namun
toolkit ini untuk mempermudah Postal
manager dalam merencanakan kegiatan di e
daerahnya
masing-masing Nah di sini sebelum kita
masuk ke topik du ada
pertanyaan silakan Bapak Ibu rekan-rekan
sekalian yang soalnya agak bingung Saya
tidak tidak begitu terbiasa ngobrol
sendiri in Mas enggak kedengaran
ya silakan
menggunakan kepada Bapak Ibu apakah Nah
di sini ada dari ibu Bapak
Endang silakanendang untuk menyampaikan
pertanyaan kepada Pak Baik terima kasih
maaf saya enggak buka ini ya mas mas
Hafid
dan gini Mas ini kadang-kadang yang
namanya sigres itu kan memang ada
jenisnya berbeda ya nah eh salah satu
yang membedakan adalah kemampuan mereka
untuk menyimpan karbon Nah kira-kira
bisa enggak dengan menggunakan citra
satelit ini kita bisa menentukan
berdasarkanbedanya jenis yang ada dari
sigres tersebut Apakah ada filter lain
yang harus kita gunakan untuk bisa
mengukur berapa sih karbon serapan dari
ekosistem sigres itu Makasih
Mas Baik terima kasih langsung saya
jawab ee
entar Bu terima kasih atas pertanyaan
terus saya mikir Nah ya ya jadi saya
berpikir saya harus ditanyain gitu ya
untuk ee menentrigger biar mikir jadi
jawabannya adalah jawabannya adalah
jenis
ini kalau menurut saya selama dia
homogen selama dia homogen itu kita bisa
eh selama dia homogen itu bisa dipetakan
melalui remote sensing homogen itu
artinya seperti ini Anggaplah kita
menggunakan ee Citra dengan resolusi eh
berapa ya 2,eng 3 m planet S pikselnya
itu S pikselnya itu kurnya 3* 3 M 3* 3
me dia hanya memberikan kita nilai
energi nilai energi hanya memberikan
kita satu nilai energi dengan nilai
tertentu yang merupakan nilai dari
pantulan hanya memberikan kita sebuah
bukan satu sebuah nilai e dalam ukuran
3* 3 gitu kan dalam ukuran 3* 3 nah
selama objeknya di dalam batasan itu
homogen atau dia satu spesies gitu satu
spesies nah eh
ekspektasi saya bayangan saya kita bisa
memetakan menyebut area itu sebagai
spesies tertentu misalnya spesis eh apa
ya simodosea simodosea serulata semuanya
simodosea serulata gitu cuma yang
membedakan sebelahnya itu adalah mungkin
persentase kerapatannya gu tapi enggak
ada enggak ada yang halusnya Nah berarti
kita bisa membedakan itu tapi kebanyakan
yang sebatas yang saya tahu Bapak Ibu
sekalian kebanyakan Indonesia ini
Kompleks jadi tidak hanya mangrnya Tapi
juga
sigrasnya dia tumbuhnya tuh barengan
gitu ya jadi ada adaalusnya nanti di
bawahnya tu e yang spesies daun-daun
pendek tapi dia engak sendiri dia sama
teman-temannya gitu J adaa kemudian
kemudian nanti ada talasianya juga gitu
ya Nah seperti itu jadi kalau batasannya
itu satu ukuran piksel tapi di dalam
piksel itu ada tiga spesies dengan
kerapatan yang berbeda-beda gitu
sementara
ee mereka merespon energi itu mereka
merespon energi yang datang itu ee
memberikanat sebuah sebuah nilai
akumulasi dari energi jadi sulit untuk
eh memetakkan spesis pada kondisi
lapangan yang seperti itu
Nah Kebetulan saya di sini sempat sekali
diajak survei kemudian saya cerita sama
yang buat itu turkit tadi itu di sini
terus mereka juga surprise juga
mengetahui bahwa Indonesia itu Kompleks
gitu kan Indonesia Kompleks karena di
sini tumbuhnya itu mereka ada layer
layer jadi layer pertama itu yang tumbuh
tu
eh tasia gitu layar kedua nanti apagi
seragam semuanya ketiga nanti halopa
yang
kecil-kecil jadi mereka di sini dalam
toolkitnya itu mereka sudah mengklaim
kita bisa membedakan spesies dari sigras
gitu kalau dari toolkitnya tadi kami
bisa membedakan spesies Iya karena di
sini spesiesnya tumbuhnya eh homogen
homogen terus sifatnya tuh layer-layer
gitu Jadi layernya si apa yang daunnya
besar kemudian nanti yang daun-daun
kecil gitu dia ada layer sendiri dan itu
relatif homogen Nah mungkin sementara
begitu jawabnya eh Ibu Endang jadi
selama selama kalau memang kita
menemukan area yang relatif homogen
spesisnya sama dalam satu
piksel mungkin kita masih bisa
membedakan dan pada area pemetaan itu
relatifesiesnya itu seragam mungkin
masih bisa kita membedakan e memetakkan
spesiesnya dengan membedakan
kerapatannya
Jadi intinya mah kalau misalnya kita
sudah punya data gitu kemudian kita bisa
untuk bisa menjelaskan berapa karbon
ee serapannya jadi kita harus verifikasi
aja ya di lapangan ya Heeh nanti saya
tambah di sini Heeh penjelasan apa Data
yang dibutuhkan untuk estimasi karbon
oke Thank you mas makasih Mas sama Pak
saya lanjut nah ini adalah sigras
10arbon ekosistem dan tantangannya
apa Nah ini ada
gambarannya ada gambarannya jadi kita
lihat dulu sama-sama Kita lihat
sama-sama terus dinikmati kopinya atau
sambil ngemil
snacknya spesisnya itu ada lebih dari
satu saya tidak bilang saya enggak
berani tadi jawab Berapa totalnya karena
enggak hafal lebih dari satu nah
dibedakan berdasarkan morfologinya
morfologi itu ada ukuran daun kemudian
ada bentuk rimpang akar dan lain
sebagainya jadi saya discllaimer juga
disclimer dulu di sini sebelum bahas
yang beginian Saya begroundnya dari S1
sampai S3 ini sensing terus untuk riset
untuk studi S3 ini nyemplunglah ke
ekologi mencari pembimbing e dosennya
yang ekologi Nah dari sini Saya baru
mulai belajar-belajar gitu ya
memperdalam masalah ekologi jadi tidak
tahu tidak mendalami denganang juga
untuk saat ini jadi dalam masih dalam
masa proses belajar
Nah spesiesnya lebih dari
satu dibedakan berdasarkan morfologinya
kalau kita kaitkan dengan karbonnya
semakin besar morfologinya itu semakin
semakin besar ukuran daunnya kita ambil
daun dulu Berarti semakin besar e
simpanan karbonnya karbonnya dari mana
karbon yang diserap oleh eh apa oleh si
gras ini Untuk dia tumbuh untuk dia
tumbuh artinya semakin besar dia tumbuh
semakin besar dia telah menyerap CO2 ini
yang dipakai untuk pertumbuhan nah
kurang lebihnya gitu nah menariknya si
gras ini yang saya baca juga ini
menariknya si gras adalah
[Musik]
Eh luasannya mungkin tidak besar eh
tidak tidak sebesar e Mang atau bahkan
tidak sebesar hutan tropis ya tidak
sebesaran tropis namun yang dihlight di
situ adalah kemampuan dia bisa menyimpan
karbon dalam jangka waktu yang panjang
nah karena mungkin beberapa individu
sigras itu mungkin tiga tapi akarnya
bisa ke mana-mana nah dia tumbuhnya
tidak hanya e daunnya tapi juga akarnya
di bawah di bawah permukaan tanah itu
akarnya itu eh ukurannya besar-besar
bukan ukuran sebarannya jauh gitu dia
dia tumbuh tumbuh an seperti itu Nah
sehingga dia menjadi fokuslah ee saat
ini karena dia mampu mempunyai kemampuan
untuk menyimpan karbon dalam jangka
waktu lama kemudian ee dalam bentuk akar
dalam bentuk sesahnya dan dimakan
hewan-hewan gitu ya jadi dia agen agen
dari blukarbon
Nah kalau dari gambar ini kita lihat
yang di bawah ini semakin kecil oh ini
aja semakin besar ukurannya morfologinya
maka biomasnya semakin besar juga ya
samaalah kayak manusia jug gu
ya kemudian di sini ada beberapa
beberapa yang di apa ya yang disimpulkan
di sini terkait masalah S dormansi jadi
ada yang sifatnya itu Dorman jadi itu
spes-pesis kecil ini Dorman artinya dia
tidur-tiduran dulu nanti sampai musimnya
cocok baru dia tumbuh bukan berarti dia
enggak ada gitu ya mungkin dia lagi
terkubur Dorman Terus mungkin pas lewat
tahunya cuma pasir gitu ya tapi nanti di
musim yang cocok dia akan tumbuh toh
jadi hijau jadi Sig grasnya tumbuh nah
ee ada spesies yang seperti itu kemudian
ada yang persisten Eh ada yang
opportunistic colonizing Nah kita
highlight yang ini kita highlight
terkait masalah Biomas semakin besar
sigrasnya semakin besar biomasnya
kemudian kita highlight spesies yang
tergolong persistate artinya sepanjang
tahun dia ada ada yang oportunistik
kemudian ada yang colonizing oportunisti
colonizing ini yang
kalau kita lihat di sini dia eh terkait
masalah dormans Seed ini jadi dia eh
bisa menghilang menghilang e bukan dia
tidak tidak tumbuh tapi dia Dorman dulu
nih Istirahat di bawah permukaan e tanah
nanti dia sampai musimnya tepat dia baru
tumbuh tahu-tahu Nanti satelitnya lewat
kemudian satelitnya lewat setiap 7 hari
kemudian menangkap ini ada satelit Eh
ini ada satelit ini adaas gitu ya terus
kan yang jadi kacaunya adal adalah oh
telah terjadi Oh enggak
ee contohnya itu contoh contoh
masalahnya itu bisa seperti ini Misalnya
sigras ini dia Dorman sebelumnya
sebelumnya satelit merekam ada sigras di
sana satelit ini kan dia lewatnya kan
secara berkala ada yang 14 Hari ada yang
berapa hari gitu mungkin tahun
sebelumnya saat kita ee mapping Terus
yang terekam ee kondisi lapangan itu
saat segrasnya lagi tumbuh tapi itu
sigr-sras spesies yang e dia itu bisa
Dorman nah kemudian Eh lagi tumbuh
kemudian tahun depan kita lakukan
monitoring pemetaan lagi tapi pada saat
kondisi sigrasnya sedang tidak ada
sedang normal lalu kita klaim telah
terjadi penurunan luasan sigras gitu ya
kan jadi akan jadi masalahnya di situ
sementara mungkin karena musimnya aja
yang berbeda gitu pada saat kita
melakukan pemetan ulang nah jadi ini
kenapa perlu Ee kita apa ya kita
perhatikan perlu Kenapa kita tahu
terkait masalah ekologi si sigras ini
nah citra citra satelit itu sampai
sekarang sampai satelit itu punya
keterbatasan terkait masalah masalah e
pemetaan e bukan pemetaan estimasi
Biomas maupun karbon hanya pada ee objek
yang terlihat nah objek yang terlihat di
sini adalah daun di sini adalah daun nah
artinya yang di bawah tanah kedalamannya
kemudian teksturnya itu enggak bisa kita
gak bisa melihat itu nah artinya kalau
daun dia bisa mungkin dia akan
menggunakan pendekatan-pendekatan salah
satunya tadi dengan luas berapa total
luas area dikali dengan hasil
pengambilan sampel di lapangan Gitu ya
untuk
sekian area
persangannya berarti untukki hear
tinggal dikali nah Citra Hanya bisa
melihat permukaan saja hanya bisa
melihat
permukaan sayangnya sayangnya nah ini
paper selanjutnya publikasi selanjutnya
sayangnya Yang permukaan itu nilainya
persentasenya hanya
04% karbon dari total Dia secara
keseluruhan total komponen dia secara
keseluruhan karena terbagi
menjadiow kemudianen nahing besar ini
dieden jadi ini
saya ya pr-nya masih PR di sini ya masih
PR kalaupun mau menghitung si karbon
sedimen dari Citra yang saya tahu sampai
sejauh ini mungkin tidak bisa secara
langsung memang harus melewati
prooki-proksi seperti itulah tapi untuk
riset saya sekarang hanya fokus pada
yang above ground Biomas meskipun hanya
memberikan kontribusi 0,4% walaupun Bisa
menghitung misal Bisa menghitung 1
Indonesia gitu ya itu hanya 0,4% Arnya
nya lebih banyak lagi adanya di bawah
gitu ada
98,2 itu ada di soil
nah How
to gitu ya jadiukurnya gimana nihukurnya
gimana nah saya coba bukan saya coba
Saya ketemunya ada dua pendekatannya
ketemunya ada dua pendekatan yang
pertama menggunakan Total luas
menggunakan Total luas di sini
ada ada menggunakan totalas Sin
dimension di dalam FC 2013 dibagi
menjadi beberapa Tir Ti Tir S Tir 2 Tir
semakin detail eh semakin kalau kita mau
menggunakan Ti 3 informasi yang
dibutuhkan lebih spesifik nah
perbedaannya seperti itu paling umum itu
ti S Ti s itu paling gampang hitungnya
kita hanya mengkalikan dia sudah
menyediakan eh nilai karbon stok setiap
hektar dalam satuan Meg megagam
ee dari setiap
ekosiste
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:09:02 UTC
Categories
Manage