Transcript
yJB9p4j5hm0 • Webinar 91 Strategi Penguatan Aksi Lokal Pengendalian Perubahan Iklim
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/EcoEduid/.shards/text-0001.zst#text/0125_yJB9p4j5hm0.txt
Kind: captions Language: id Pan dokumen klhs penyusunan dokumen rpph pemodelan kualitas air sungai pemodelan dispersi udara pemodelan air tanah life cycle assessment perhitungan emisi gas rumah kaca pengelolaan banjir dan sedimentasi Sungai perancangan dan pemilihan insenerator sampah dan limbah B3 pemantauan kualitas udara dan air menggunakan sensor pelatihan sistem informasi geografis dan pelatihan sensingni Pan kami sudah lebih dari 2.500 orang yang berasal dari seluruh Indonesia pelayanan kami terbuka untuk perusahaan pemerintahan perorangan ataupun pemerhati lingkungan ekoedu selalu berusaha menyajikan pelatihan yang berkualitas dengan menghadirkan pengajar yang [Musik] berpengalaman memberikan pengalaman langsung dengan praktikum dan e-learning yang dapat diakses di mana pun [Musik] jadi awalnya saya mengikuti pelatihan Mang dari grup-grup di alumni yaak perah ikut pelatihan ini cerita mereka itu sungguh bisa dianggap menarik ya karena mereka pengetahuan mereka tentang yang peng mereka ketahui itu meningkat gitu ya kemudian sksk yang dihasilkan dari pelan ituaa dilihat begitu ya terasa gitu manfaatnya di kami terutama untuk e Para konsultan yang memerlukan tenaga-tenaga ahli sehingga saya memilih ekoedu dan sempat mengikuti pelatihannya juga dan itu terbukti benar nah saya lihat Instagram itu ada ya ya yang menarahkan pelatihan nah di situ juga saya baca-baca terlebih dahulu ya terkait tentang informasi yang diiatkan olehu nah Menurut saya itu menjadi hal yang membuat tertarik UNT patihan jadi saya sering lihat di Instagram gitu bimana menyampaikan informasinya itu bagus karenatip selalu terini terus mengikuti zaman dan juga pelatihnya atau mentornya itu bagusbagus dan terbaiklah di [Musik] bidangnya I yang pertamaang katkan dan maksimalkan skill-skill yang saya harapkan begitu ya tertama dalam penyusunan dokumendal kinerja saya jadi bisa lebih produktif lebih efektif juga e punya update Gitu ya update-update persoalan-persoalan dalam penan terkini dari ahlinya langsung di lapangan begitu yang pengalamannya Tidak diragukan menurut saya pelatihan yang disediakan ini sangat bermanfaat sekali dan mudah untuk aksesnya jadi ada teknologi terbaru yang saya dapat di earning ya itu luar biasa pelajarannya juga mudah sekali untuk dipahami Alhamdulillah bisa mengikuti dan juga menambah ilmu pengetahuan yang banyak [Musik] banget e eLearning ini memang memang sangat diperlukan sekali ya terutama untuk kita yang dengan keterbatasan pengetahuan kemudian juga waktu mungkin E itu memberikan kita kesempatan untuk kembali meng kembali mendengarkan paparan-paparan yang mungkin kurang jelas kemudian juga kita bisa mengulang sesering mungkin yang kita inginkan kita juga bisa review kembali sehingga belajar kita bisa lebih efektif dan efisien itu membantu sekali ketika pada saat penyampaian materi ada yang ketinggalan gitu ya jadi E saya bisa lihat materi itu Diat sangat membantu Mbak Jadi saya eh ambil materi terus lihat video yang bisa diakses kapan aja dan di manana [Musik] aja 4 juta dengan informasi yang kami peroleh itu jauh dari katas padan sebenarnya jadi apa namanya ya Kalau saya bilang terlalu murah itu sebnya jadi sepadanlah ini menurut sepadan Bu karena memang pelatihannya ini pun sangat membantu ya dalam menyelesaikan satu pekerjaan yang ada di sekitar lingkungan saya sendiri gitu nah saya kira sepat sesuailah dengan apa yang didapatkan [Musik] ekpp efektif tepat dan profesional hemat cermat dan Hebat Keren profesional dan juga kekinian [Musik] Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi bapak dan ibu Selamat datang kembali di webinar dari ekoedu yang mengangkat tema strategi penguatan aksi lokal pengendalian perubahan iklim bersama saya Budi yang akan menemani Bapak dan Ibu sampai selesai nanti Sebelum kita mulai webinar pagi ini alangkah baiknya kita berdoa menurut agama dan kepercayaan masing-masing berdoa dipersilakan berdoa dicukupkan selanjutnya Mari kita menyanyikan lagu Indonesia Raya terlebih dahulu bagi Bapak dan Ibu Dimohon untuk duduk tegap [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] baik sekarang sudah 206 hadirin yang ada di zoom mungkin supaya kita lebih akrab saya akan sapa salah satu dari peserta yang ada di zoom Mungkin saya akan sapa pakek Dar Perda tirtaag Selamat pagi pak Mungkin boleh Dim dulu Pak Selamat pagi pak ya Salam sehat selalu untuk semua Pakam kabarnya Pak hari ini Alhamdulillah saat ini diberikan kesehatan Eh dan alhamdulillah mudah-mudahan sebuah pagi yang cerah ya Pak yang penuh berkah Amin baik boleh tahu bisa share Pak Mengapa mengikuti webinar dari ekedu baik eh terima kasih atas pertanyaannya dan alhamdulillah ketika ikut webinar mungkin yang pertama ee sebagai menambah wawasan dan Memang sebagai ilmu pengetahuan eh yang pertama informasi dari eh mungkin sebuah grup yang sudah selalu ikut dan ke depan kalau memang kami Sebuah bidang untuk ee rundda eh ada manfaat yang harus diberikan dan mungkin aplikasinya bisa dilaksanakan dan eh kebetulan dengan Eko idu ini saya kalaupun ada selalu ikut gitu Pak siap Oke jadi sudah sering ya pakut E webinar dari ekoidu dan tentunya sudah mengetahui ya Pak ekoidu itu apa begik Iya siap Baik terima kasih terima kasih Pak Eko atas sama-sama baik baik baik ee mungkin di sini ada beberapa bapak dan ibu Yang penasaran apa sih ekoedu karena mungkin baru pertama kali mendengar atau mengikuti webinar dari ekoedu ya jadi ekoedu atau PT ekoedu Indonesia merupakan pusat pelatihan bersertifikat yang berfokus pada pelatihan lingkungan hidup pelatihan ini diselenggarakan untuk meningkatkan kinerja dan kualitas sumber daya manusia baik secara individu maupun instansi pelayanan kami terbuka untuk perusahaan pemerintah perorangan pemerhati lingkungan dan pihak lain yang ingin meningkatkan kompetensi lingkungan pelatihan kami diselenggarakan secara online maupun offline untuk pelatihan yang kami selenggarakan ada penyusunan dokumen seperti klhs e dasar AMDAL persetujuan teknis 5b3 emisi udara dan a limbah kemudian ada pemodelan seperti pemodelan dispersi udara pemodelan kualitas air sungai dasar untuk lingkungan KW dan wasp eh serta perhitungan emisi grk dan penilaian life cycle assessment kemudian berikut adalah tiga pelatihan yang akan kami selenggarakan dalam waktu dekat ini yakni pertama ada pelatihan sistem informasi geografis untuk analisis lingkungan yang akan diselenggarakan pada hari Senin tanggal 28 Oktober hingga 1 November 2 24 jadi sekitar 4 hari lagi ya Bapak dan Ibu Jika Bapak dan Ibu berminat bisa langsung mendaftar kemudian di minggu depannya lagi ada pelatihan penunjang Dokumen Amdal dan slo persetujuan teknis untuk emisi udara yang akan diselenggarakan pada tanggal 4 hingga 8 November 2024 lalu terakhir yaitu pelatihan life cycle assessment atau lca yang akan diselenggarakan pada tanggal 11 hingga 15 November 2024 Kemudian kami juga akan menyelenggarakan pelatihan yang akan dimulai hari Senin besok yaitu tanggal 28 Oktober dan juga dilaksanakan selama hampir sebulan yaitu sampai 26 November 2024 yakni pelatihan penyusun AMDAL yang terakreditasi Pusdiklat SDM lhk bagi Bapak dan Ibu yang berminat mengikuti pelatihan penyusun AMDAL syarat utamanya yakni Bapak dan Ibu harus lulus pelatihan dasar AMDAL yang telah terakreditasi ee Pusdiklat SDM lhk bagi Bapak dan Ibu yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut bapak dan ibu dapat menghubungi WhatsApp admin kami yakni di sini ada admin Riris dan adminisa kemudian bapak dan ibu dapat mengunjungi sosial media kami yakni ada Instagram youtube channel Facebook Twitter atau X dan website utama kami yakni di www.ekoedu.co.id bagi Bapak dan Ibu yang sudah memutuskan untuk mengikuti pelatihan apa dari kami Bapak dan Ibu dapat mendaftar melalui link pendaftaran.ekoedu.co.id oleh karena bapak dan ibu kami tunggu di pelatihan salam Lestari Baik bapak dan ibu kita kembali lagi ke tema webinar Kamis ini yang mengangkat tema strategi penguatan aksi lokal pengendalian perubahan iklim yang akan dibawakan ole Ibut selaku pemerhati lingkungan ik di ee pendengaran kita dan beritanya sudah banyak kita dengar di mana di seluruh media oleh karena itu banyak sekali aksi untuk melakukan pengendaliannya salah satunya aksi lokal tentu kita Penasaran ya Bagaimana aksi lokal ini ya sebelum webinar dimulai Saya mungkin akan sapa terlebih dahulu kepada pemateri kita Ibu Selamat pagi Selamat pagi bapak dan ibu Selamat pagi Pak Budi ya betul Bu Pak Budi Bagimana kabarnya Bu hari ini Alhamdulillah sehat semua ya Bapak Ibu Alhamdulillah sudah siap bu untuk menyampaikan materi webinar e Insyaallah iya oke baik kalau begitu untuk ruangan Zoom dan waktunya saya persilakan kepada ibuday oke saya izin Share screen ya Bapak dan Ibu Ya baik eh Bapak dan Ibu sudah kelihatan belum ya Pak Pak Budi sudah terlihat bu tapi ini sudah full screen bu sudah full screen ya Oke I eh Bismillahirrahmanirrahim jadi sesuai dengan yang disampaikan oleh Pak Budi sebagai moderator kita pada pagi ini eh Izinkan saya berbagi informasi dan juga mungkin berdiskusi dengan bapak dan ibu ee peserta webinar hari ini eh terkait dengan topik Bagaimana kita bisa mengembangkan strategi penguatan aksi lokal pengendalian perubahan iklim karena seperti yang tadi Pak Budi sampaikan eh perubahan iklim ini sudah sangat sering dibicarakan mungkin ya Bapak dan Ibu dan juga sudah cukup e dengan bapak dan ibu tapi pada saat kita ee mencoba untuk menapakkan aksi-aksi yang EE merupakan kesepakatan global ke dalam ke tingkat ee lokal ke tingkat ee tapak itu tentu perlu strategi-strategi yang yang EE bisa kita ee coba terapkan secara ee bertahap Jadi Bapak dan Ibu ee ini sebagai pengantar bahwa eh dari badan PBB itu sudah meng-highlight Bahwa saat ini dunia dihadapkan pada tiga krisis ee yang EE harus dihadapi oleh kita semua eh untuk ee krisis di bumi ini yaitu terkait dengan perubahan iklim kemudian ada ee pencemaran atau polusi dan juga ee biodiversity loss atau kehilangan keanekaragaman hayati jadi ini merupakan ee merupakan tiga hal yang EE menjadi satu krisis yang harus disikapi sebagai tantangan dan di di Ee kita bersama-sama untuk mencari solusi yang terbaik nah khusus untuk kegiatan Pada hari ini saya akan ee secara garis besar yang akan dibahas itu itu adalah fokus kepada yang terkait dengan perubahan iklim meskipun pada saat kita bicara perubahan iklim itu tentu tidak terlepas dengan ee dua isu utama lainnya yaitu Kehilangan keenekaragaman hayati dan juga ee pencemaran karena ini merupakan satu isu yang saling kait-mengkait ee perubahan iklim dapat menyebabkan juga kehilangan eh biodiversity dan kemudian pencemaran itu juga bisa ee mempengaruhi kondisi atmosfer kita khususnya untuk ee pencemaran yang EE dihasilkan dari diemisikan dari berbagai kegiatan baik domestik maupun industri nah ee Bapak dan Ibu ini yang perlu kita garis bawahi juga bahwa ee Berdasarkan pengamatan kondisi ee atmosfer bumi kita dan juga berdasarkan ee berbagai indikator e indikator iklim ternyata saat ini ditemukan bahwa eh perubahan iklim ini masih terus terjadi dengan laju yang lebih cepat dari yang diperkirakan semula karena ee sejak perubahan iklim ini mengemuka isunya itu kemudian secara intensif para ilmuwan itu melakukan pencatatan-pencatatan tentang kondisi atmosfer bumi kita termasuk beberapa ee beberapa indikator kuncinya nah bapak dan ibu saya ingin memperlihatkan eh fakta yang dihadapi yang ada saat ini terkait dengan eh perubahan iklim ini di mana Pada saat kita bicara tentang perubahan iklim tentu ini tidak terlepas dengan kondisi atmosfer kita di mana Eh terjadi akumulasi yang disebut dengan gas rumah kaca yang kemudian dikonversikan menjadi CO2 eh meskipun sumber dari emisi gas rumah kaca ini bukan hanya CO2 tetapi eh untuk jenis-jenis emisi yang lain itu dihitung sebagai ee ke dalam satuan CO2 nah ini bapak dan ibu kita lihat bahwa dari tahun 19 160 sampai dengan saat ini dari ee Noa Noa itu adalah ee lembaga yang melakukan observasi kondisi atmosferik bumi itu menyatakan bahwa kenaikan dari eh CO2 yang mengakibatkan terperangkapnya panas di atmosfer bumi kita ini itu dari tahun ke tahun semakin meningkat nah ini eh data yang saya ambil yang saya lihat terakhir ini ee terjadi peningkatan yang cukup signifikan Jadi kalau 10 tahun yang lalu di tahun 2014 ee konsentrasi CO2 di atmosfer eh bumi kita ini pada level 395 PPM nah Minggu kemarin ee itu tercatat 422 PPM sementara 1 tahun yang lalu itu masih di angka 418 ee ee PPM ini dari website-nya yang mengobservasi ataupun menganalisa data-data kondisi ee CO2 di bumi dan ya Ini juga ee sudah tercatat bahwa konsentrasi rata-rata Global CO2 di atmosfer yang menyebabkan bumi kita semakin panas itu meningkat dari 49% meningkat 49% dari 277 PPM menjadi di tahun 2020 itu 414 PPM dan kalau kita eh part pmilon ya ppm dan kalau kita lihat di tahun ini itu sudah naik lagi menjadi 422 berarti ee persentasenya juga naik nah ini merupakan hasil kajian eh Yang dilaporkan Eh pada laporan Global e cararbon budget di tahun 2021 jadi ini e merupakan satu yang harus kita ee menjadi landasan dari aksi-aksi lokal yang Ee Kita akan kembangkan atau kita akan lakukan karena bumi bumi kita ini pada saat ini pun masih dalam kondisi ee krisis tadi jadi belum aman belum aman terhadap keberlangsungan kehidupan di Bumi nah ee Bapak dan Ibu ee tentu Bapak dan Ibu juga sudah beberapa kali mungkin sudah sebelumnya juga mendapatkan materi bahwa CO2 akumulasi CO2 di atmosfer itu menyebabkan kenaikan suhu bumi dan ini pada saat kita sandingkan antara kondisi ee kenaikan ee konsentrasi CO2 di atmosfer ternyata ini ee sejalan dengan kenaikan temperatur ee hasil pengampatan EE temperatur bumi jadi di sini disebutkan bahwa ee pada bulan Agustus 2024 jadi 2 bulan yang lalu ee terjadi kenaikan suhu bumi itu sudah naik sekitar 1,56 1,56 derajat Celcius ini adalah rata-rata suhu global bumi ee yang diobservasi nah ini ee dari mana dihitungnya itu dihitungnya itu pada peroda masa preindustri tahun 1880 sampai 1920 nah kemudian juga eh data hasil pencatatan observasi itu juga menyebutkan bahwa di bulan Agustus 2024 merupakan bulan terhangat sejak Agustus 18 80 dan kenaikannya itu sudah mencapai 1,4,4 1,44 derajat Celcius jadi ini tentu ee meyakinkan kepada kita bahwa ada hal-hal yang kemudian mendasari Kenapa perubahan iklim itu ditetapkan sebagai salah satu krisis eh yang mengancam kehidupan di ee planet bumi ini nah bapak dan ibu ee hal ini sudah menjadi perhatian ee di tingkat intern nasional di mana badan ee badan PBB itu menyebutkan bahwa ee perubahan iklim ini ee bukan merupakan sumber dari eh penyakit tetapi mempunyai multiplier effect atau efek yang eh berganda dan eh merupakan faktor yang menyebabkan adanya ketidakstabilan konflik dan terorism jadi ini adalah sudah diingatkan oleh eh Sekjen eh PBB ee pada tahun 2021 jadi 3 tahun atau hampir 4 tahun yang lalu nah kemudian yang apa yang harus kemudian kita juga catat dan kita garis bawahi bahwa ee sekarang tadi sudah disebutkan bahwa kondisi bumi kita ini sudah terjadi kenaikan 1,56 derajat Celcius pada saat ini Nah kalau tidak ada upaya yang cukup dari kita semua untuk menahan laju kenaikan suhu bumi maka ee bukan tidak mungkin kurban ikim ini dapat mengakibatkan temperatur Global meningkat lebih dari 3 derajat Celcius nah pada saat tersebut tentu saat sekarang saja di mana kenaikannya itu ee mencapai 1,5 itu sudah berbagai dampak yang kita kita rasakan ee termasuk juga di mana badai dan kejadian bencana itu semakin ee sering terjadi dan mengancam tentunya ketersediaan ee kebutuhan dasar dari manusia ee seperti pangan dan air yang kemudian juga ini akan memicu terjadinya konflik Jadi jika tidak ada ee upaya yang memadai dari kita semua maka akan terjadi kerugian yang lebih besar di masa mendatang nanti akan ee saya perlihatkan data-data yang e mendukung dari eh statement-statement ataupun pernyataan-pernyataan para ilmuwan dan termasuk juga eh eh dari eh secara global Nah kemudian eh kerugiannya itu seperti apa salah satunya itu adalah mengancam menjadi Ancaman bagi keberlanjutan Kemajuan pembangunan yang telah dicapai pada tahun-tahun sebelumnya jadi pada saat kemudian Indonesia sudah termasuk juga negara-negara lain sudah melakukan berbagai eh upaya untuk meningkatkan kesejahteraan dan pembangunan di negara masing-masing tapi pada saat kemudian ada kejadian bencana terkait eh perubahan iklim ini seperti misalnya tadi kekurang an pangan kekurangan air kemudian juga ada ee badai atau angin topan beliung yang semakin sering tentu ini akan menghancurkan investasi pembangunan yang sudah diilaksanakan oleh eh negaranegara dan ini terutama untuk negara-negara ee berkembang yang mempunyai keterbatasan-keterbatasan itu akan ee dampaknya itu akan lebih parah dibandingkan mungkin negara-negara yang sudah lebih siap dalam menghadapi berbagai ancaman ini ee kemudian ee satu hal lagi yang juga ee perlu Kita waspadai bahwa perubahan iklim ini yang merupakan ee salah satu isu global yang eh lintas batas sifatnya itu apabila tidak ditangani secara ee secara baik itu akan bisa juga menyebabkan terjadinya migrasi secara masif jadi perpindahan dari ee daerah-daerah yang semula aman tapi kemudian ada kerugi iiankererugian ataupun ada kejadian-kejadian bencana terkait iklim ini tentu akan berpindah kepada daerah-daerah ataupun ee negara-negara lain yang lebih aman sehingga ini tentu akan menimbulkan juga permasalahan permasalahan baru ee baik di negara yang ditinggalkan ataupun di daerah yang ditinggalkan maupun di negara yang menerima dari e migrasi ini Jadi ini yang EE perlu juga kita eh waspadai bahwa perubahan iklim ini ternyata dan nya sedemikian besar nah bapak dan ibu ee tadi sudah disebutkan bahwa eh perubahan iklim ini memicu terjadinya bencana-bencana terkait dengan eh eh cuaca ekstrem eh dan ini adalah data yang dikeluarkan oleh BNPB untuk di bulan Oktober eh tahun ini itu kalau kita lihat komposisinya Eh sebagian besar bencana yang terjadi di Indonesia itu adalah terkait dengan dengan ee cuaca ekstrem yang EE seperti misalnya ada banjir kemudian juga kebakaran hutan lahan kemudian ada ee apa cuaca ekstrem khususnya misalnya hujan yang EE sedemikian deras atau kemudian juga adanya ee bahaya longsor ee sementara mungkin di ee di ee daerah-daerah lain yang kekurangan air itu terjadi kekeringan ini termasuk juga gelombang ee gelombang pasang ee dan abrasi ini adalah merupakan mendominasi dari berbagai bencana yang terjadi di Indonesia nah ee yang juga eh perlu diwaspadai oleh kita bersama bahwa salah satu dampak perubahan iklim yang perlu diantisipasi adalah perubahan frekuensi dan intensitas dari bencana hidrometeorologi ini jadi memang eh pola bencana sendiri itu sudah ada perubahan trennya dari yang eh 20 tahun yang lalu dibandingkan dengan yang sekarang ternyata kejadian-kejadian bencana terkait hidrometeorologi yang tadi sudah disampaikan jadi di luar bencana alam seperti gempa bumi dan eh erupsi gunung api itu ternyata sudah mendominasi dari kejadian-kejadian bencana dan mengakibatkan kerugian ee baik kerugian materi maupun juga kehilangan jiwa Nah Bapak dan Ibu ini ada salah satu yang contoh yang eh salah satu contoh yang saya saya ambil di mana ee e pada saat saya tinggal di daerah Tangerang Selatan di Tangerang Selatan itu sampai hari ini belum saya masih nunggu-nunggu hujan dan ee apa cuacanya suhunya itu gerah hedang kalau kata orang ee Sunda gitu nah sementara di di daerah di daerah saya itu masih Hujannya belum datang tetapi di di Bekasi di tanggal 21 Oktober 2024 jadi beberapa yang lalu itu terjadi angin puting beliung ee akibat yang dibarengi dengan hujan ekstrem dan akibatnya apa ee ini ee atap dari stadiun stadion yang sedang diperbaiki oleh eh salah satu instansi yang berwenang itu kemudian rusak ini adalah salah satu yang e mengkonfirmasi bahwa tadi pada saat terjadi angin puting beliung ataupun cuaca ekstrem yang yang tidak kita prediksi kapan bisa datangnya n itu akan ada kerusakan-kerusakan terhadap investasi yang sudah kita tanamkan di berbagai ee sektor kehidupan termasuk juga ee kemudian di sini ada kemungkinan untuk ini investasi yang sudah ditanamkan itu hilang begitu saja karena adanya dari ee kerusakan yang diakibatkan oleh cuaca ekstrm tadi ini sebagai salah satu contoh dan kalau bapak dan ibu ee coba untuk mengumpulkan informasi terkait dengan kejadian kejadian yang tadi saya sampaikan ini adalah kejadian hidrometeorologi terkait dengan cuaca ekstrem ee dan EE perubahan iklim ini tentu akan sangat banyak yang mengkonfirmasi bahwa memang kerugian ee akibat ee peningkatan frekuensi dan intensitas bencana hidrometodologi itu sudah bukan ee hal yang EE bisa kita sikapi dengan Ee tidak melakukan apa-apa tetapi kita harus melakukan sesuatu yang memang perlu untuk untuk ee mengamankan ee kegiatan pembangunan maupun mengamankan ee kekayaan ee yang dimiliki oleh Indonesia baik secara negara maupun secara ee ee secara kelompok masyarakat maupun individu ee Bapak dan Ibu ee dari berbagai ee hasil pengamatan dan juga peringatan-peringatan yang sudah disampaikan oleh para ahli kemudian ee e perlu mungkin saya menyampaikan sepintas kesepakatan apa sebetulnya yang ada di tingkat internasional yang kemudian menjadi landasan bagi kita semua bahwa eh perubahan iklim itu selain menjadi perhatian dari eh seluruh masyarakat dunia tetapi juga sudah ada kesepakatan-kesepakatan di tingkat Global yang harus ditindaklanjuti dengan aksi-aksi nyata di tingkat lokal nah eh sebagai seb sebagai eh landasan yang kemudian perlu kita eh Catat itu adalah eh Pada momen penyelenggaraan konferensi para pihak eh unfc di tahun 2015 yaitu di ee kop ke-21 di mana pada tahun tersebut disepakati bahwa mobilisasi aksi iklim yang lebih kuat dan ambisius itu mendesak untuk dilakukan agar agar tujuan Paris agreement dapat tercapai jadi pada kod ke-21 ini di diadopsi yang namanya Paris agreement di mana tujuan utamanya adalah untuk menahan peningkatan suhu rata-rata Global di bawah 2 derajat Celcius di atas eh rata-rata tingkat prainustri dan sedapat mungkin itu jangan sampai 2 derajat Celcius tetapi 1,5 derajat Celcius nah ini adalah target-target yang Yang perlu kita dorong ee untuk terus tercapai nah bapak dan ibu kalau ee tadi Mungkin mencatat bahwa berapa sih sekarang suhu rata-rata di bumi itu ternyata sudah Ee lebih dari 1,5 derajat Celcius 1,56 jadi artinya ee bahwa dan target ini di di diupayakan untuk dapat direalisasikan dengan target tahun 2030 jadi dari kalau dari sekarang itu tinggal ee sekitar 5 tahun 6 tahun Karena sekarang kita sudah mendekati tahun 2025 jadi ini adalah kerja keras yang harus kita lakukan secara bersama-sama Nah siapa yang harus melakukan aksi aksi ini harus dilakukan oleh pemerintah Pemerintah Daerah dunia usaha investor dan juga seluruh pihak termasuk eh eh komunitas lokal jadi nanti ee saya akan sampai kepada ee apa sebetulnya yang mendasari bahwa ini perlu dilakukan oleh juga eh komunitas ataupun eh para pemangku kepentingan di tingkat lokal nah bapak dan ibu menyadari bahwa Indonesia pun merupakan salah satu negara yang rentas ee terhadap perubahan iklim ini maka ee pemerintah Indonesia dalam hal ini ibu menteri ee Lingkungan Hidup dan Kehutanan di tahun 2016 pada saat itu eh mewakili pemerintah Indonesia menandatangani perjanjian Paris tentang perubahan iklim pada eh kegiatan eh High Level Signature ceremony jadi pada upacara untuk yang sifatnya ini adalah High Level tingkat tinggi ee di PBB di ee New York di kantor PBB New York jadi ini merupakan satu satu hal yang EE kemudian juga eh artinya Indonesia itu bukan bukan bukan Eh Boleh Ikut atau tidak ikut tetapi ini sudah merupakan komitmen di mana kita harus bersama-sama menangani eh permasalahan yang sudah menjadi e ee krisis krisis secara global Nah Bapak dan Ibu eh dalam eh kesepakatan-kesepakatan yang ditetapkan dalam eh pertemuan para pihak atau yang dikenal dengan conference of the parties tersebut ini disepakati dan juga di eh ditetapkan keputusan-keputusan yang kemudian mendorong berbagai pihak termasuk negara yang menandatangani dan seluruh eh parti-parti di negara tersebut seluruh pihak di negara tersebut yang kemudian mewujud ee perlu untuk untuk bersama-sama e melakukan aksi-aksi yang dapat mendukung tercapainya tujuan dari Paris agriiman ini nah bapak dan ibu salah satu yang juga sudah ditetapkan dalam eh dalam pertemuan yang menetapkan kesepakatan Paris tersebut terdapat keputusan-keputusan terkait menggaris bawahi Bahwa perlu adanya peran serta yang disebut dengan nonpy stakeholder siapa saja nonpy stakeholder nonpy stakeholder ini termasuk dari eh masyarakat kemudian eh dunia usaha institusi keuangan kemudian juga pemerintah daerah di sini eh disebut Cities and other National authorities Nah apa yang diharapkan dari nonparty stakeholder ini yang diharapkan itu adalah meningkatkan eh upaya dan dukungan aksinya untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan membangun ketahanan terhadap perubahan ee dengan mengurangi kerentanannya nah ini adalah merupakan ee yang diputuskan ataupun ditetapkan di tahun 2015 Apakah berhenti setelah itu ternyata kemudian keputusan-keputusan ini dilanjutkan dengan menekankan pentingnya dari ee peran serta komunitas lokal dan juga masyarakat secara umum Termasuk ee generasi muda dan anak-anak dalam merespon terhadap perubahan iklim ini yang kemudian menjadi salah satu juga keputusan yang ditetapkan di ee kop ke-26 Jadi kalau tadi di Paris itu kop 21 nah di kop 26 pada tahun 2021 itu juga eh dihighlight di garis bawahi tentang e pentingnya peran dari komunitas lokal nah eh bapak dan ibu dalam eh pertemuan kop 26 yang diselenggarakan di Glasgow ini juga ada yang namanya eh Glasgow climate P itu jadi merupakan salah satu fakta dari perubahan iklim ini di mana di sini direkognisi peran penting dari nonpy stakeholder yang tadi disebutkan termasuk tadi ada masyarakat ada eh masyarakat e lokal kemudian juga eh anak-anak dan generasi muda eh serta kemudian juga ada Pan penting dari pemerintah daerah dan holder yang lain termasuk tadi ada private sektor kemudian ada lembaga keuangan dan juga dari pihak-pihak yang memang harus eh dapat bergerak untuk melakukan penyelamatan bumi ini ee nah kemudian Bapak dan Ibu lebih jauh lagi di Tahun 2022 di kop 27 ini kembali digaris bawahi jadi e pada beberapa eh pertemuan para pihak yang dimulai dari tahun 2015 sampai sekarang peran penting dari eh masyarakat ataupun aksi-aksi lokal itu selalu muncul dalam kesepakatan-kesepakatan para pihak jadi ini memberikan makna bahwa memang kesepakatan global itu adalah kesepakatan yang dilakukan di tingkat Internasional tetapi tidak hanya berhenti pada saat kesepakatan itu diabdopsi harus ada aksi nyata di tingkat tapak yang kemudian perlu kita kembangkan kita kolaborasikan sama-sama eh jadi bapak dan ibu I ini ee saya menggaris bawahi bahwa aksi lokal ini perlu dibangun dan terus diperkuat mengingat perubahan iklim itu mempunyai dampak yang signifikan pada seluruh tingkat jadi tidak hanya regional tapi lokal seperti tadi contohnya eh angin puting beliung di eh Kabupaten Bekasi yang baru terjadi Minggu lalu dan kalau kita lihat catatan dari rekaman eh data rekaman eh sejarah dari yang dicatat oleh BNPB ternyata memang eh kejadian-kejadian bencana terkait iklim ini semakin terus bertambah baik frekuensi dan intensitasnya nah bapak dan ibu k yang mendasari Kenapa aksi lokal ini diperlukan tentu perubahan iklim itu sudah kita pahami bahwa ini adalah masalah Global pada saat emisi gas rumah kaca di terlepas ke atmosfer itu kemudian tidak akan bisa dikotak-kotakkan ini adalah CO2 dari Indonesia atau CO2 dari ee eh Amerika atau dari Eropa ataupun dari di negara-negara yang lain itu semua akan terakumulasi di dalam sistem ee atmosfer bumi kita jadi ini e oleh karena itulah ee perubahan iklim yang kemudian diakibatkan dengan akumulasi gas rumah kaca ini bersifat lintas batas jadi tidak tidak bisa dibatasi oleh eh satu wilayah saja jadi oh ini adalah eh CO2 atau pemanasan yang terjadi 1,eng derajat 1,5 derajat Celcius itu adalah memang berasal dari dari satu negara tetapi ini adalah merupakan ee akumulasi dari seluruh kegiatan yang ada di bumi ini sehingga terjadi eh akumulasi CO2 dan yang memanaskan bumi kita yang memerangkap panas sinar matahari dan menyebabkan kenaikan suhu bumi di ee di di sekitar kita Kemudian Bapak dan Ibu eh seperti tadi juga sudah disampaikan bahwa perjanjian Paris yang merupakan kesepakatan global itu tidak akan punyai makna apa-apa apabila tidak ada implementasinya di tingkat nasional daerah maupun lokal sehingga kemudian pelibatan para pemaku kepentingan termasuk di sini komunitas lokal itu akan membangun rasa kepemilikan terhadap program Jadi kalau program yang dibangun bersama-sama dan disepakati bersama-sama itu secara berjenjang kita bangun itu tentu akan memberikan eh satu keterlibatan dari seluruh pihak yang memang perlu untuk melakukan aksi-aksi tersebut karena kalau kita lihat sumber emisi gas rumah kacanya itu sendiri itu merupakan ee hasil dari kegiatan yang dilakukan oleh EE seluruh ee masyarakat baik masyarakat di tingkat lokal di tingkat nasional maupun masyarakat secara global Karena pada saat kita bicara sumber emisi gas rumah kacanya itu ada di sekitar kita Dan kita pun turut menyumbangkan ee terjadinya penambahan gas rumah kaca di atmosfer nah ee Bapak dan Ibu Selain itu tentu dengan melakukan aksi lokal yang terus dibangun dan diperkuat itu akan ee akan kita dapat mengoptimalisasi sumber daya lokal untuk solusi yang lebih efisien dan berkelanjutan Jadi kalau tentu yang memahami apa permasalahan yang di ada di tingkat lokal dan apa yang paling pas untuk ee solusi yang bisa di ee dilaksanakan di daerah tersebut itu adalah dari eh para pemangku kepentingan di tingkat lokal jadi antara kegiatan-kegiatan yang dilakukan di perkotaan atau di perdesaan itu tentu tidak harus seragam jadi pengendalian perubahan iklim ini akan sangat bergantung kepada kondisi wilayahnya prioritas daerahnya apa kemudian Sumber daya apa yang bisa dioptimalkan untuk kemudian Ee kita semua melakukan aksi-aksi nyata di tingkat lapangan nah kemudian dengan adanya aksi lokal ini tentu ee diharapkan dapat memicu inovasi berbagai aktor kunci untuk penguatan aksi yang tepat sasaran di tingkat tapak kemudian juga mendorong perubahan pola pikir dan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan dan e ramah iklim Nah Bapak dan Ibu Eh pada intinya strategi yang perlu dibangun karena tadi kita sudah lihat bahwa nonpy stakeholder itu perlu bekerja bersama-sama dengan eh party stakeholder dalam ini negara yang diwakili oleh pemerintah masing-masing negara itu untuk melakukan kolaborasi multipihak di seluruh tingkat dalam upaya pengendilan perubahan dikim jadi ini ee menerapkan ataupun eh pendekatan dari kolaborasi model pentahelix eh yang perlu dilaksanakan eh komunikasi yang baik dan komunikasi yang erat dan juga kolaborasi yang berjalan secara harmonis itu antara pemerintah kemudian juga antar dengan komunitas dengan akademisi dengan dunia usaha dengan media masassa ee yang ikut menyebarlaskan ee berita-berita mengenai pentingnya perubahan iklim pengendalian dampaknya maupun aksi-aksi yang dapat dilakukan itu menjadi satu yang perlu kita terus bangun dan kembangkan nah eh di sini saya menampilkan eh beberapa best practice ataupun beberapa eh good practice yang sudah dikembangkan di tingkat ee nasional daerah maupun ee beberap berapa yang kemudian bisa kita lakukan bersama-sama untuk memperkuat aksi lokal ini dari sisi kebijakan kemudian landasan peraturan dan juga program Nasional Indonesia sudah mempunyai ee kebijakan dan peraturan serta juga program yang cukup komprehensif jadi eh saya ini akan Sebutkan beberapa yang nanti mungkin Bapak dan Ibu bisa lebih kembangkan untuk melihat dari masing-masing kebijakan peraturan yang perlu kita kita ee rujuk perlu kita pelajari lebih lanjut itu yang yang mana yang kemudian akan bisa memperkuat aksi-aksi lokal yang EE dapat menahan laju kenaikan suhu bumi ini dan juga dapat membangun ketahanan iklim ee dalam menghadapi eh dampak perubahan iklim yang eh tadi sifatnya itu ee juga sudah semakin perlu Kita waspadai jadi sebagai ee landasan pertama itu adalah undang-undang ee nomor 16 tahun 2016 di mana melalui undang-undang ini ee ditetapkan bahwa Indonesia ikut meratifikasi kesepakatan Paris ee yang menjadi landasan bahwa Indonesia itu harus juga melakukan upaya-upaya untuk menurunkan emisi gas rumah kaca dan juga membangun ketahanan iklim Nah sebagai tindak lanjut dari pengesahan undang-undang jadi ini sifatnya sudah Ee wajib ya Bapak dan Ibu karena ini undang-undang Nah setelah ditetap ya undang-undang ratifikasi kesepakatan Paris tadi di tahun 2016 pemerintah Indonesia sudah mengeluarkan dan sudah eh menyusun dan menyerahkan komitmen eh yang disebut dengan eh nationally determin contribution jadi kontribusi yang ditetapkan secara nasional Untuk apa untuk menurunkan emisi gas rumah kaca dan membangun ketahanan iklim tadi jadi sampai saat ini sudah ada eh tiga dokumen yang diserahkan di ubmit eh sebagai bentuk komitmen tertulis dari pemerintah Indonesia kepada eh dunia internasional terkait dengan implementasi eh implementasi dari eh Paris agreement tersebut yaitu ada yang pertama itu dikeluarkan first NC itu ditetapkan di tahun eh 2016 kemudian sudah diupdate di tahun 2021 dan yang terakhir itu di Tahun 2022 itu sudah juga sampaikan eh yang disebut dengan NDC yang diperkuat atau enhance NDC jadi ini adalah TK dokumen yang sudah di eh disubmit oleh Indonesia secara formal kepada sekretariat unfc dan eh sebagai informasi juga bapak dan ibu eh Indonesia saat ini di mana Di Tahun 2022 sudah keluar enhance NC Nah sekarang ini Indonesia sedang menyiapkan eh Yang eh namanya karena tadi kita bicaranya itu adalah first NC jadi NDC pertama nah yang sekarang sedang disiapkan itu adalah NDC kedua atau second NC nah mudah-mudahan dalam waktu dekat ini juga ee bisa dengan dalam kabinet ee kabinet merah putih di bawah kepemimpinan bapak presiden ee yang EE saat ini sudah sah itu kemudian akan kelihatan bagian mana yang kemudian akan diperkuat dalam ee NDC untuk ee periode kedua tersebut nah ini jadi masih dalam tahap eh menunggu persetujuan ataupun eh approval dari bapak presiden nah bapak dan ibu selain yang tadi Eh kalau tadi kita bicara tentang first NC itu adalah eh untuk rentang waktu sampai tahun 2030 dan second NC itu nanti akan diperpanjang sampai tahun eh komitmen untuk sampai tahun 2035 eh Indonesia juga sudah menyusun yang namanya Indonesia long term strategy for low carbon and climate resilient di tahun 2050 jadi eh visi jangka panjang dari Indonesia itu sudah sudah di sudah di e keluarkan juga sudah ditetapkan dan di sini kemudian menggaris bawahi juga bahwa eh untuk mengimplementasikan yang namanya low carbon and climate resilient strategy Ini Membutuhkan juga keterlibatan dari berbagai sebagai pihak termasuk lokal komunitas jadi ini Bapak dan Ibu yang kemudian ee dari sisi kebijakan dan peraturan ini sudah Ee sangat e kuat untuk Bagaimana aksial-aksi lokal ini kita terus bangun dan kita terus laksanakan berkolaborasi dengan berbagai pihak nah bapak dan ibu pada tahun 2021 itu juga sudah keluar eh sudah ditetapkan Peraturan Presiden nomor 98 tahun 2021 tentang penyelenggaraan nilai ekonomi karbon untuk pencapaian target NDC tadi jadi target eh kontribusi yang ditetapkan secara nasional dan pengendalian emisi gas rumakaca dalam pembangunan nasional dalam Perpres ini disebutkan bahwa Siapa saja yang harus melaksanakan mengimplementasikan dari eh peraturan-peraturan ataupun ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam peraturan presiden tersebut ada tiga pasal paling tidak yang menyebutkan bahwa eh di pasal 28 pemerintah daerah daerah provinsi dan kabupaten kota kemudian juga pelaku usaha dan atau masyarakat itu berperan dalam pengurangan emisi grk kemudian pelaku usaha dan masyarakat berperan serta dalam peningkatan ketahanan iklim kemudian ee di sini juga disebutkan dalam pasal 46 bahwa penyelenggaraan Eh nilai ekonomi karbon tadi dilaksanakan oleh Kementerian lembaga kemudian juga ada pemerintah daerah pelaku usaha dan masyarakat jadi artinya bapak dan ibu eh apa yang kemudian disepakati di tingkat eh internasional ditetapkan sebagai keputusan global itu sudah ditindaklanjuti oleh pemerintah eh nasional dalam dengan mengeluarkan eh serangkaian kebijakan dan juga landasan-landasan peraturan nah bapak dan ibu eh selain Peraturan Presiden peraturan-peraturan yang tadi sudah disebutkan yaitu peraturan presiden tahun 98 tahun 2021 ini juga sudah dikeluarkan kalau kita lihat dari ee berbagai berbagai ee peraturan yang dikeluarkan itu ada yang disebut dengan eh Peraturan Presiden nomor 11 eh 11 Tahun 2022 di mana Peraturan Presiden ini ee memuat tentang pelaksanaan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan dan kalau kita lihat tujuan pembangunan berkelanjutan di sini salah satunya itu adalah gol 13 itu terkait dengan ee perubahan iklim jadi artinya ee ini merupakan juga salah satu ee yang harus diperhatikan dan perlu kita tindaklanjuti dengan aksi-aksi sampai ke tingkat lokal nah bapak dan ibu ee selain dari yang sudah dikeluarkan oleh EE di tingkat ee nasional terkait dengan pembangunan berkelanjutan ee sudah juga ada kebijakan dari Kementerian desa untuk kemudian membuat ataupun mendukung dari tuunjuan pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional ini dengan mengeluarkan yang namanya sdgis Desa selain itu juga pemerintahan Indonesia sudah mempunyai kebijakan pembangunan berketahanan iklim jadi ini merupakan serangkaian dari kebijakan dan peraturan yang dikeluarkan di tingkat nasional termasuk juga berbagai program yang dikembangkan untuk mendukung aksi-aksi di tingkat lokal sebagai salah satu contohnya Ini adalah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan itu sejak tahun 2000 12 itu sudah mengembangkan yang namanya program Kampung iklim dan EE program Kampung iklim ini di tahun 20120 ee 4 ini sudah kemudian ee juga di bertransformasi menjadi program komunitas untuk iklim jadi ini sudah ada rekonseptualisasi dan ini ee sudah ada landasan ee peraturannya yaitu keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang ee di keluarkan di tahun 2024 ee bulan Oktober ini Jadi ini adalah ee berbagai ee berbagai peraturan atau kebijakan yang dikembangkan di tingkat nasional ee kalau tadi kita bicara salah satu contoh programnya itu adalah program Eh proklim nah ini kemudian juga kita lihat ternyata di berbagai Kementerian lembaga pun ada kegiatan-kegiatan yang bisa ee diarahkan bisa di dioptimalisasikan untuk mendukung ee pengendalian perubahan iklim ini sebagai contoh ini ee di Badan Nasional penanggulangan bencana itu sudah mengembangkan yang namanya desa kelurahan tangguh bencana di mana Kalau kita lihat tadi bencana yang EE dimaksud di sini adalah tentunya terkait juga termasuk juga dengan bencana hidrometeorologi yang eh Menurut data BNPB itu mendominasi dari kejadian bencana yang terkait e saat ini jadi BNPB itu sudah mempun e punya program yang namanya Desa tangkap rcana demikian pun ee di contoh lain yang sudah dikembangkan di Kementerian ee saat ini adalah eh kolaborasi aksi Desa berketahanan iklim yang di sudah diillaunching sudah diluncurkan oleh Kementerian Desa eh Desa pdtt pada saat tersebut yaitu di Bali pada bulan September jadi bulan lalu eh Kementerian Desa itu sudah menyampaikan komitmen juga untuk Bagaimana memperkuat aksi Desa berketahan iklim ini tentu dikaitkan juga dengan ee komitmen dari Kementerian Desa itu dalam mengimplementasikan sdgis desa dan eh berbagai peraturan eh pendukung untuk kegiatan eh terkait dengan aksi Desa berketahanan iklim ini juga sudah ditetapkan dan terus akan diperkuat oleh Kementerian Desa dalam mendukung upaya aksi pengendalan perubahan iklim seperti yang di eh launching bulan lalu terkait dengan ee aksi Desa berketahanan iklim Nah Bapak dan Ibu kalau tadi kita lihat beberapa peraturan yang sudah dikeluarkan di tingkat nasional demikian pula dengan daerah yang sudah mencoba menyusun dan Menindaklanjuti untuk eh peraturan-peraturan di tingkat daerah ini saya mengambil contoh ee dalam artian ini bukan hanya sebatas ini peraturannya tetapi Bapak dan Ibu eh karena ini Kebetulan pesertanya dari seluruh Indonesia ya Pak Budi ya Jadi mungkin e bapak dan ibu di tingkat ee di masing-masing daerah ee itu bisa kemudian juga mencoba mencari informasi di wilayahnya di daerahnya sudah ada peraturan pemerintah daerah dalam hal ini provinsi ataupun kabupaten kota apa yang kemudian mendukung upaya pengendalian perubahan iklim eh dalam rangka pemenuhan target Indonesia sebagai negara pihak dari eh Paris agreement tersebut karena ee peraturan-peraturan ini sangat diperlukan tentunya dalam arti menjadi payung bagi aksi-aksi lokal yang dilakukan oleh berbagai pihak di tingkat tapak Nah sebagai contoh di sini eh saya ambil contoh e Gubernur Kalimantan Timur itu sudah mengeluarkan peraturan daerah provinsi Kaltim tentang adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di tahun 2019 kemudian gubernur Sumatera Selatan itu juga sudah menyusun eh rencana aksi daerah penurunan emisi gas rumah kaca untuk ee untuk ee kabupaten kota di provinsi Sumatera Selatan demikian juga dengan eh Gubernur Jawa Tengah itu sudah mengeluarkan peraturan Gubernur jadi bentuk peraturannya itu dan eh spesifik spesifik muatannya itu tentu sangat tergantung kepada kesiapan dan juga ee prioritas yang ada di daerah masing-masing jadi ini merupakan Sal salah satu yang EE tadi disebutkan juga bahwa inovasi itu bukan hanya inovasi di di dalam hal aksi tetapi inovasi juga dalam hal kebijakan dan eh penyusunan penyiapan peraturan-peraturan di tingkat eh daerah yang dapat memayungi aksi-aksi di tingkat lokal nah yang Gubernur Jawa Tengah ini Eh sudah menyusun Peraturan Gubernur untuk untuk program Kampung iklim Jawa Tengah dan dikeluarkan di tahun 2019 jadi nanti ee ee bapak dan ibu ibu tentu bisa mulai juga mencari tahu kira-kira di daerahnya sudah ada peraturan-peraturan apa yang dapat menjadi yang harus ee dirujuk dalam rangka memperkuat aksi lokal pengendalian perubahan ikl Nah Bapak dan Ibu kalau tadi kita lihat beberapa contoh ee peraturan di tingkat daerah dalam hal ini provinsi tetapi kabupaten kota juga sudah cukup banyak yang mengeluarkan peraturan-peraturan jadi nanti bapak dan ibu ee setelah mungkin nanti melihat Apakah di tingkat provinsi ada peraturannya itu kemudian juga melihat di tingkat kabupaten kota peraturan-peraturan apa yang sudah ada dan perlu ditindaklanjuti dengan aksi lokal itu Eh bisa diperkaya dengan e kajian-kajian dari bapak dan ibu nah di tingkat Desa ini beberapa contoh yang saya saya ambil itu ternyata juga jadi e sudah melakukan eh pan-penyusunan peraturan untuk memperkuat aksi di tingkat tapak jadi sebagai contoh itu di Kabupaten Bone itu ada Keputusan Kepala Desa eh poleonro tentang pembentukan Pokja proklim dosen jadi karena tadi perubahan iklim ini sangat multisektor Jadi bukan hanya salah satu sektor yang terdampak ataupun yang perlu melaksanakan aksi Eh tapi bersifat lintas sektor Oleh karena itu penting dan sangat bermanfaat jika di tingkat Desa pun dapat dibentuk ee Kelompok kerja-kelompok kerja yang akan menangani berbagai isu terkait dengan ee perubahan iklim ini baik dari sisi penurunan emisi gas rumah kacanya maupun dalam dari sisi untuk membangun ketahanan iklim nah pendekatan ataupun yang di ee pendekatan ataupun pola yang dikembangkan di desa poleonro ini adalah dengan membentuk Pokja di mana pokjanya sendiri beranggotakan dari ee berbagai kelompok-kelompok masyarakat dan juga perangkat desa yang mempunyai kepentingan yang harus dilibatkan untuk tadi membangun eh rasa kepemilikan terhadap program yang akan dilaksanakan di tingkat eh tapak demikian juga eh dengan Eh ini setelah eh Desa Polewali ini di tingkat Desa itu membuat eh pokjanya kemudian juga diikuti dengan pembaruan-pembaruan ee kemud an juga dengan eh penguatan dari kelompok kerja tadi dengan membentuk seksi-seksi terkait dengan aksi di tingkat tapak jadi ini merupakan salah satu contoh bapak dan ibu dan EE Bapak dan Ibu karena ini juga yang hadir tentu ee bervariasi dari berbagai pihak ini merupakan eh salah satu yang perlu kita kembangkan bersama-sama dengan ee pihak-pihak yang memang dapat memperkuat aksi lokal jadi tadi dari secara nasional kita perlu cermati peraturan tingkat nasional kemudian di tingkat kabupaten kota dan di tingkat ee daerah di tingkat provinsi itu apa saja yang sudah ada dan itu perlu menjadi rujukan dan EE kemudian inilah yang dituangkan dengan peraturan-peraturan di tingkat Desa maupun Kelurahan yang dapat memayungi aksi-aksi ee di tingkat lokal Nah Bapak dan Ibu yang EE perlu juga kemudian kita kita eh menjadikan strategi dari penguatan aksi tentu pada saat kita bicara tentang aksi lokal eh Kita harus melakukan paling tidak tiga kegiatan yang menjadi komponen utama untuk mengendalian peruban iklim yaitu kegiatan adaptasi adaptasi ini adalah bagaimana kita melakukan eh penyesuaian terhadap perubahan-perubahan yang sudah terjadi pada saat kemudian ada potensi ataupun risiko ancaman B an iklim itu bagaimana kemudian aksi lokal diarahkan untuk melakukan pengendalian kekeringan banjir dan longsor dengan adanya ketidakpastian terhadap ee Cuaca dan e cuaca ekstrm tadi kemudian juga bagaimana untuk meningkatkan ketahanan pangan Karena pada saat kemudian ee terjadi ketidakpastian ee Kapan musim penghujan datang kapan musim kering tiba nah ini kemudian harus juga dilakukan upaya-upaya untuk Bagaimana bisa meningkatkan ketahanan pangan dengan berbagai inovasi Teknologi yang dikembangkan yang EE sudah diperkenalkan ee oleh berbagai ee badan ee riset ataupun e Kementerian lembaga juga pengendalian penyakit terkait iklim karena salah satu yang menjadi ancaman dari perubahan iklim itu adalah semakin mewabahnya penyakit terkait iklim Seperti contohnya ee malaria DBD kemudian juga penyakit-penyakit eh infeksi pernapasan itu juga bisa pada saat kemudian contohnya terjadi kebakaran hutan lahan itu tentu akan ee akan ada ancaman terhadap eh infeksi saluran pernafasan atau misalnya pada saat kemudian terjadi banjir ataupun terjadi kekeringan itu tentu terkait dengan eh sanitasi yang kemudian akan juga menimbulkan ee ataupun memicu terjadinya wabah penyakit seperti misalnya diare ataupun penyakit-penyakit yang terkait dengan sanitasi lingkungan jadi ini adalah yang harus dikembangkan untuk pengayaan aksi nya dalam hal mitigasi tentu kita harus melihat mengelola Bagaimana kegiatan-kegiatan yang menghasilkan emisi ikut berkontribusi menghasilkan emisi gas rumah kaca itu bisa di ee diturunkan ataupun tetap dilaksanakan tetapi dengan cara-cara dengan teknologi-teknologi dan pendekatan e pendekatan yang lebih rendah emisi gas rumah kaca yang lebih ee ramah terhadap iklim jadi di sini ee beberapa yang perlu di dilakukan itu adalah bagaimana mengelola sampah limbah padat dan cair dengan meminimalkan ee timbulnya emisi gas rumah kaca dalam hal ini khususnya gas metal kemudian bagaimana energi yang saat ini masih terfokus masih banyak menggunakan energi ee pembangkit dari energi fosil yang ikut berkontribusi memanaskan suhu bumi kita itu beralih menjadi energi baru terbarukan dan juga ada upaya ya untuk melakukan Penghematan energi agar ee dapat berkontribusi untuk menurunkan emisi gas rumah kaca kemudian juga ee dalam sektor pertanian itu juga perlu diperkenalkan budiaya pertanian rendah emisi gas rumah kaca sebagai contoh yang mudah itu adalah bagaimana Pada saat ee setelah panen itu tidak dilakukan Ee tidak di menjadi kebiasaan praktik untuk membakar ee membakar dari sisa padi-padi hasil panen itu tidak dibakar eeitu saja karena itu akan ikut berkontribusi untuk menambah emisi gas rumah kaca atau misalnya Bagaimana pertanian ini yang semula menggunakan pupuk kimia itu beralih menjadi pupuk ee lebih mengintensifkan Penggunaan pupuk organik nah ini tentu eh perlu ada eh keterkaitan juga antara satu kegiatan dan kegiatan lain sebagai contoh misalnya dalam kita melakukan pengelolaan sampah di mana sampah organik itu dipisahkan dari sampah anorganik dan sampah organik itu kemudian dijadikan pupuk ini Kemudian dari hasil pengelolaan sampah dan pemilihan Spa ini bisa dimanfaatkan untuk ee mengurangi emisi gas ruma kaca dengan beralih dari Emis ee dari pupuk kimia menjadi pupuk organik ini sebagai salah contoh ee adanya keterkaitan antara satu kegiatan dengan kegiatan lain ee dan kemudian juga yang perlu dari sisi mitigasi itu adalah bagaimana meningkatkan atau mempertahankan tutupan vegetasi Karena pada saat kemudian kita kehilangan pohon-pohon kehilangan e tanaman-tanaman berbatang keras yang dapat menyerap emisi gas rumah kaca ee atau bahkan pada saat kemudian terjadi kebakaran hutan dan lahan ini tentu akan berkontribusi Terhadap Peningkatan emisi gas rumah kaca di atmos jadi ini adalah kegiatan-kegiatan baik kegiatan-kegiatan yang perlu Ee kita laksanakan di tingkat lokal untuk Bagaimana ee pengendalian perubahan iklim ini dan ini kalau kita lihat merupakan satu aksi yang memang ada di sekitar kita dan kita sebagai masyarakat ataupun sebagai kelompok masyarakat bisa ikut berkontribusi untuk melakukan aksi nyata pengendalan perubahan Ikbin Nah bukan hanya adaptasi dan mitigasi tetapi juga perlunya ada penguatan kelembagaan dan dukungan keberlanjutan ee di mana dalam hal dukung kelembagaan dan dukungan keberlanjutan ini tentu ada hal-hal yang EE perlu kita terus perkuat agar aksi-aksi baik yang EE perlu dikembangkan terkait dengan adaptasi dan mitigasi itu bisa terjaga keberlanjutannya dan juga ee bisa dikembangkan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan dari e masing-masing daerah nah ee bapak dan ibu dalam ee saya secara spesifik ini ingin juga menggaris bawahi pentingnya kelembagaan lokal ini karena pada saat kita bicara kelembagaan ee lokal atau kelembagaan masyarakat yang menjadi eh aktor utama dalam eh pelaksanaan aksi di tingkat lokal itu menjadi landasan bagi kehidupan sosial yang lebih teratur inklusif dan berkelanjutan jadi pada saat akan berbeda pada saat kemudian kegiatan ini dilaksanakan secara individu per individu tapi pada saat kemudian ini sudah dimasukkan menjadi bagian dari kegiatan yang dilakukan secara terlembaga tentu hasilnya itu juga akan menjadi lebih eh mempunyai makna yang lebih besar dan kelembagaan ini diperlukan untuk mengatur menjaga dan mengarahkan dinamika kehidupan sosial ekonomi politik dan budaya satu komunitas eh manfaat dari adanya e kelembagaan ini Tentunya untuk mengatur interaksi sosial jadi kalau tidak ada lembaga tentu tidak ada aturan-aturan yang mengatur dari rumah itu ke rumah yang lain atau dari individu a individu B itu bisa berjalan sendiri-sendiri dan itu tidak Ee tidak tercapai kegiatan yang eh bisa dipaduadankan kemudian juga memfasilitasi partisipasi publik jadi kenada saat kita sudah ada lembaga sudah ada wadah khusus tentu eh masyarakat yang ingin berbuat sesuatu dan ingin berkontribusi e terhadap eh satu kegiatan yang terkait dengan pengendalan perubahan ikpin itu bisa mendekat atau bisa kemudian juga juga bergabung dengan ee adanya lembaga-lembaga yang sudah disahkan secara formal kemudian juga pengelolaan sumber daya nah pengelolan sumber daya ini karena ee dalam dalam banyak hal terdapat kelompok-kelompok masyarakat yang sudah berkembang untuk mengelola sumber daya yang ada di lokasi tersebut sebagai contoh misalnya pada saat satu daerah atau satu lokasi mempunyai ee sumber daya terkait dengan sumber daya alam yang yang berpotensi untuk ee menjadikan daerah tersebut ee menjadi daerah wisata dengan kekayaan alamnya itu pada saat kemudian sudah ada kelompok atau sudah ada kelembagaan yang terbentuk itu akan ee ikut berkontribusi menjaga keberlanjutan dari sumber daya alam yang ada baik itu yang eh sifatnya eh satu pada satu hamparan Desa ataupun lintas desa jadi misalnya ee pengelolaan sumber daya alam terka it dengan Eh misalnya wisata alam atau terkait dengan eh pemanfaatan dari berbagai potensi alam yang ada di lokasi tersebut ini merupakan salah satu yang kemudian juga bisa terus diperkuat penyelesaian konflik Karena pada saat sudah ada kelembagaan tentu eh Apabila ada eh konflik di antara masyarakat individu itu bisa diselesaikan melalui kelembagaan ini kemudian juga mendukung pembangunan dan pemberdayaan mempertahankan nilai-nilai budaya serta stabilitas dan keberlanjutan sosial ee Bapak dan Ibu ee dalam hal kelembagaan ini ee ini merupakan salah satu faktor kunci dalam membangun solusi lokal yang konkret dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan pengintegrasian pengetahuan lokal partisipasi komunitas dan aksi kolektif termasuk di sini Bagaimana kemudian lembaga Ini bisa memberikan pemahaman-pemahaman bahwa ada ancaman-ancaman dari perubahan iklim ini dan ada hal-hal yang perlu dan bisa dilakukan oleh EE individu untuk kita berkontribusi untuk tidak menambah kenaikan suhu bumi ee secara global kemudian juga bagaimana kebijakan-kebijakan yang sudah ditetapkan baik secara nasional daerah maupun di tingkat desa kelurahan itu itu bisa dipastikan implementasinya karena eh sudah ada yang eh satu organisasi yang kemudian Menindaklanjuti peraturan-peraturan yang sudah ditetapkan sudah menjadi komitmen di berbagai tingkatan kemudian juga pengelolaan sumber daya alam misalnya pengelolaan hutan pengelolaan air pengelolaan lahan nah ini ee sudah banyak sudah sudah semakin banyak kelembagaan-kelembagaan yang kemudian juga melakukan ee Bagaimana mengelola hutan secara Lestari atau bagaimana mengelola hutan secara berkelanjutan yang tentunya ini juga akan berkontribusi terhadap ee Memberikan manfaat terhadap pengendahan perubahan iklim atau bagaimana kemudian ee melakukan pengelolaan air sehingga air ini ee bisa terjaga lebih terjaga ketersediaannya untuk kebutuhan ee masa masa sekarang dan juga masa depan pada saat kita ee perlu menyiapkan ini sebagai modal untuk anak cuju kita dan bagaimana juga pengelolaan lahan yang EE baik dan benar dengan tidak ee menambah emisi gas rumah kaca dan yang juga eh menjadi penting itu adalah Bagaimana masyarakat dapat beradaptasi dapat melakukan adaptasi Eh pada saat tadi resisiko-resiko dari dampak perubahan iklim ini bisa terjadi apakah itu kekeringan banjir longsor ee ataupun misalnya gagal panen atau eh terjadi kenaikan eh wabah penyakit terkait iklim itu tentu masyarakat harus didorong untuk melakukan aksi-aksi yang bisa berkontribusi terhadap ee permasalahan-permasalahan yang timbul dengan ee adanya perubahan iklim ini selain itu juga eh tentu dengan adanya kelembagaan Yang eh Yang eh baik yang Solid ini e dapat kemudian dilakukan promosi teknologi rendah emisi gas rumah kaca pengelolaan sampah dan daur ulang ini juga merupakan ee membutuhkan kelembagaan di ee Karena pada saat kita bicara tentang sampah itu tentu tidak hanya bisa dibatasi oleh EE di tingkat ee rumah tetapi juga harus ada satu pengelolaan yang terintegrasi baik itu di tingkat ee RT di tingkat RW kemudian di tingkat desa kelurahan dan sampai secara berjenjang ini e akan menghasilkan pengelolaan yang terpadu kemudian juga mendorong praktik pertanian berkelanjutan jadi tadi pada saat kita e melihat bahwa kegiatan pertanian ini juga merupakan salah satu sumber yang menghasilkan ee emisi gas rumah kaca tentu ini perlu didorong untuk ee melakukan praktik pertanian berkelanjutan ee kolaborasi dengan pemaku kepentingan ini tentu ee sangat diperlukan adanya kelembagaan Karena pada saat eh berbagai pihak eh yang akan membantu ataupun akan mendukung ee kegiatan pengendalian perubahan iklim di tingkat tapak itu tentu membutuhkan satu kelembagaan yang bisa memastikan bahwa kolaborasi ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang maksimal kemudian juga ee kelembagaan ini tentu diperlukan sebagai untuk melaksanakan kebijakan regulasi ee di tingkat tapak Jadi kalau tadi sudah ada e peraturan di tingkat desa Kabupaten Kota ataupun provinsi ataupun di tingkat nasional ini kan memerlukan eh satu tokoh tokoh penggerak yang bisa mengimplementasikan dari berbagai peraturan yang sudah dikeluarkan oleh oleh EE EE pemerintah secara berjenjang nah bapak dan ibu ee dalam kelembagaan yang ya ini salah satu yang perlu juga sebagai strategi itu adalah menyiapkan kelembagaan yang efektif jadi kelembagaan yang efektif itu tentu mempunyai visi misi dan tujuan lembaga yang jelas jadi ee visi jangka panjangnya apa terkait dengan ee tentu ini disesuaikan dengan ee kondisi dan EE prioritas dari ee wilayah setempat atau ee aksi-aksi yang ingin dikembangkan di tingkat lokal kemudian juga eh perlu disiapkan struktur organisasi yang jelas jadi ada pembagian tugas adanya local Champion atau kepemimpinan yang kuat ini tentu sangat berpengaruh juga terhadap keberhasilan dari dan keberhasilan dan keberlanjutan aksi lokal itu dan yang juga menjadi penting itu adalah regenerasi kepemimpinan karena eh merupakan satu yang juga teramati di lapangan pada saat kemudian eh penggerak-penggerak ataupun praktisi-prak is yang menjadi motor kegiatan aksi di tingkat ee di tingkat lokal ini masih ee bertumpu kepada eh kalangan-kalangan yang senior kepada eh yang sudah mungkin pada beberapa tahun mendatang harus sudah memasuki juga masa istirahat masa pensiun maka perlu adanya satu kegiatan yang kemudian ee memastikan bahwa regenerasi kepemimpinan ini nya ee dapat berjalan dengan baik jadi Ee tidak ada ee tidak ada potensi untuk kemudian kegiatan yang sudah dirintis dengan baik itu berhenti karena tidak adanya kepemimpinan yang dapat melanjutkan ee aksi-aksi yang sudah dibangun atau dimulai kemudian juga perlu ee sumber daya yang memadai sumber daya sumber daya ini tentu termasuk dengan manusia sumber daya manusia dan juga sumber daya keuangan yang stabil jadi ini merupakan hal-hal yang penting yang perlu disiapkan pada saat kita eh ingin mengembangkan eh aksi-aksi lokal di tingkat tapak nah bapakbapak dan ibu salah satu yang kemudian teridentifikasi menjadi tantangan untuk menjaga keberlanjutan aksi di tingkat tapak itu adalah ini sebagai eh salah satu dari dari beberapa yang ditemukan di lapangan itu misalnya keterbatas sumber daya kemudian kurangnya kapasitas organisasi ketergantungan pada tokoh kunci jadi misalnya ee kegiatan ini memang diatasnakan kelompok tetapi yang aktif itu hanya tokoh kunci yang terdiri dari beberapa orang saja nah ini tentu akan juga ee akan menjadi tantangan tersendiri untuk keberlanjutan dari kegiatan e aksi di tingkat lokal itu partisipasi dan komitmen anggota nah ini perlu dibangun sejak awal bahwa kegiatan ini bukan hanya kegiatan yang individual tetapi memerlukan komitmen dari seluruh anggota yang sudah Ee terdaftar atau sudah menjadi bagian dari kelompok yang dipersiapkan untuk melaksanakan aksi-aksi tersebut kemudian juga ada tantangan sosial dan budaya jadi misalnya kalau tantangan sosial itu misalnya ada eh belum adanya kesetaraan eh gender jadi belum ada pengliibatan yang EE setara antara ee bapak-bapak ibu-ibu ataupun antara eh perempuan dan laki-laki untuk melaksanakan aksi-aksi ini kemudian adanya perubahan prioritas atau fokus pada lokasi itu pengaruh politik jadi misalnya ada pergantian dari kepala desa atau pergantian Lurah yang eh di mana mungkin akan berbeda Lurah ataupun kepala desa yang menjadi eh pemimpin di tingkat tapak itu mempunyai visi atau mempunyai prioritas yang berbeda itu tentu akan menjadi acaman terhadap keblanjutan ataupun tidak hanya nya di tingkat ee desa kelurahan tetapi juga bisa ee secara berjenjang di ee di level kabupaten kota maupun di secara nasional tantangan infrastruktur dan teknologi ini juga menjadi satu tantangan karena bagaimana kita memahami apa yang disebut dengan infrastruktur yang adaptif terhadap perubahan iklim dan juga dengan teknologi yang rendah emisi gas rumah kaca nah yang menjadi satu hal yang juga perlu di perlu di ee antisipasi itu adalah ee pada saat kemudian dan kegiatan aksi di tingkat lokal ini tergantung kepada pendanaan eksternal itu merupakan satu yang bisa mengancam keberlanjutan Karena pada saat kemudian eh pendanaan ataupun dukungan eksternal itu selesai atau habis itu maka eh kalau tidak disiapkan dan diantisipasi sejak awal maka ini dapat mengancam juga keberlanjutan dari aksi yang sudah dilaksanakan di tingkat tapak kemudian kangnya kolaborasi dengan pemangu kepentingan jadi asik bekerja sendiri tetapi e tidak membangun kolaborasi dan EE dengan jejaring kerja dengan berbagai pihak yang sebetulnya bisa dimanfaatkan untuk eh membangun kekuatan ataupun membangun memperkaya aksi-aksi di tingkat lokal ini Tentu juga akan menjadi e tantangan tersendiri kemudian eh resistensi terhadap perubahan lingkungan SEC dari eksternal jadi ini adalah beberapa tantangan yang EE teramati pada saat kita melaksanakan aksi di tingkat apa nah bagaimana strateginya karena tadi tidak kita sudah e lihat identifikasi ada tantangan-tantangan tentu kita perlu berstrategi untuk mengatasi tantangan itu Jadi pertama itu adalah membangun kapasitas internal jadi pastikan bahwa di internal sendiri itu e secara bertahap itu dilakukan e penguatan pemahaman dan penguatan kemampuan dari ee seluruh pihak yang terlibat baik itu melalui kegiatan pelatihan kemudian juga peningkatan kerat eh keterampilan dalam manajemennya manajemen aksi tentunya di sini dan juga manajemen kelembagaan serta pengembangan kepemimpinan yang berkelanjutan jadi ee jangan berhenti pada saat tokoh itu selesai masa tugasnya atau satu tokoh eh keberadaannya di lokasi tersebut kemudian harus Pindah ke lokasi lain tapi ini harus dipastikan diantisipasi bahwa eh ada kepemimpinan yang berkelanjutan kemudian juga diversif asi sumber pendanaan jadi ee di sini perlu tentu melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak tersebut termasuk Bagaimana memobilisasi sumber-sumber pendanaan yang mungkin bisa dimanfaatkan untuk memperkaya atau memperkuat aksi di tingkat tapak jadi mencari pendanaan yang lebih luas termasuk usaha sosial ataupun kontribusi dari anggota komunitas Jadi biasanya kan suka ada eh iuran dari anggota komunitas tapi itu tentu ee tidak hanya dibatasi pada iuran anggota tetapi juga ee Bagaimana kemudian ada kegiatan-kegiatan yang bisa menghasilkan eh menghasilkan dana untuk melakukan aksi-aksi di tingkat tapak termasuk juga bagaimana ee pada saat kemudian ada potensi berkolaborasi dengan ee berbagai pihak yang mempunyai program untuk melaksanakan aksi di lokasi ee masing-masing kemudian juga meningkatkan partisipasi anggota itu menjadi jadi penting karena jangan sampai kemudian ada yang merasa bahwa Ee tidak diajak ee kemudian Ee tidak tidak diajak jadi tidak enggan ataupun merasa sungkan untuk ikut Jadi ini ee memang perlu ada satu yang eh secara telaten itu mengajak memastikan bahwa seluruh anggota masyarakat ataupun seluruh warga itu mempunyai rasa kepemilikan terhadap program-program yang dijalankan di tingkat apa dan tadi ee terkait dengan ee regenerasi itu juga menjadi satu hal penting tentu regenerasi ini bukan hanya dalam hal pemimpinnya saja tetapi juga anggotanya karena ee beberapa yang eh teramati itu pada saat kemudian eh pemimpin yang sekarang itu sudah terlalu senior itu kemudian sementara yang muda-muda itu berkegiatan eh untuk membangun eh ketahanan ekonomi dari keluarganya itu kemudian ee jumlah anggotanya itu akan berkurang ee berjalan dengan berjalannya waktu jadi ini merupakan satu salah satu yang perlu diantisipasi untuk menjaga aksi-aksi lokal ini bisa berkelanjutan ee bapak dan ibu dalam hal kelembagaan yang efektif itu tentu diperlukan beberapa ee beberapa hal yang EE perlu disiapkan yaitu misalnya salah ee perencanaan ee dan strategi yang matang jadi mau Mau ke mana Mau melakukan apa kemudian sumber dayanya Dari mana sumber dananya dari mana sdm-nya siapa yang akan melakukan itu perlu direncanakan dengan secara matang dan strategis kemudian juga perlu disiapkan kebijakannya seperti Apa kebijakan tentunya kebijakan-kebijakan yang sifatnya itu adalah berkelanjutan jadi pada saat kemungkin mungkin di tingkat ee Desa itu bisa atau di tingkat Lurah itu ada dikeluarkan kebijakan untuk ee ada anyya pokja-pokja pengendalian perubahan iklim itu tentu akan sangat Memberikan manfaat atau misalnya ada e peraturan di tingkat desa yang ataupun Kelurahan yang menyebutkan bahwa Eh pada saat ada satu pohon ditebang itu harus diganti dengan 10 pohon yang lain bibit pohon Nah itu merupakan satu kebijakan yang eh bisa dirumuskan di tingkat lokal eh kolaborasi dengan pemerintah ee termasuk di sini organisasi nonpemerintah atau LSM sektor swasta dan sebagainya jadi ini perlu memperluas jaringan kerja dan hubungan dengan pihak eksternal jadi ya tadi pada saat kita bersosialisasi ber ee membangun jejaring dengan berbagai pihak itu akan memperat manfaat dengan melihat potensi-potensi yang bisa dimanfaatkan untuk memperkaya aksi di tingkat lokal pengelolaan informasi dan komunikasi itu menjadi sangat penting juga bapak dan ibu karena eh yang yang sekarang sudah dilakukan itu tentunya harus terekam dengan baik jadi pada saat kemudian ee ada regenerasi atau ada kerasi kaderisasi terhadap penerus itu sudah mempunyai data dan informasi yang cukup termasuk juga di sini penyebarlasan hal-hal baik yang sudah dilakukan di tingkat lokal untuk kemudian bisa menjadi inspirasi bagi sumber e bagi daerah lain ataupun bisa menjadi ee dokumentasi dari rekam jejak kegiatan baik yang sudah dilakukan di ee satu lokasi sistem monitoring dan evaluasi ini menjadi penting juga karena dengan adanya monitoring dan evaluasi kita bisa melihat Apakah perencanaan dan strategi yang di ee ditetapkan di tahap awal itu sudah sesuai atau ada hal-hal yang perlu dikoreksi eh komitmen itu merupakan juga eh yang perlu disiapkan untuk eh efektivitas suatu kelembagaan dan juga ee tentunya ada kemampuan untuk Bagaimana lembaga tersebut bisa beradaptasi dengan perubahan lungan eksternal seperti misalnya katakan Eh ada perubahan kebijakan di tingkat ee kabupaten kota atau ada ee ee perubahan kebijakan di tingkat daerah ini kemudian ee perlu disikapi dengan menyesuaikan adaptasi-adaptasi tentu dengan tidak menghilangkan atau tidak menghentikan kegiatan baik yang sudah berjalan tetapi Kita sesuaikan dengan perubahan-perubahan eksternal yang sudah Ee yang ada di sekitar kita nah bapak dan ibu ini ee salah satu contoh ee eh dalam hal pendokumentasian itu eh dalam pelaksanaan proklim yang satu menjadikan modal itu adalah bagaimana kegiatan-kegiatan ataupun Eh identifikasi dari ancaman dampak perubahan iklim yang ada di lokasi setempat dan kemudian juga bagaimana sumber sumber emisi yang sudah teridentifikasi itu dan program-program apa yang sudah dan akan dilakukan itu dituangkan dengan ada dalam eh dokumen disebutkan disebut dengan profil jadi profil ini menjadi sangat penting untuk bapak dan ibu melaksanakan tadi perencanaan eh yang efektif kemudian juga pada saat kemudian akan melakukan e monitoring dan evaluasi terhadap mengevaluasi apa-apa saja yang sudah bisa dilaksanakan sudah berhasil dilaksanakan dan Apa langkah yang perlu dikoreksi ini tentu perlu eh satu dokumentasi yang memuat seluruh informasi yang sudah bapak ibu ee laksanakan dan akan dilaksanakan dan EE langkah-langkah yang ingin dilaksanakan untuk mengkoreksi kegiatan-kegiatan yang belum berjalan nah eh hal penting Bapak dan Ibu yang eh perlu dilakukan itu juga adalah terkait dengan kampanye penerapan pola hidup ramah iklim nah ini ada informasi e yang saya ambil dari eh apa eh unep eh dari badan dari PBB bahwa ternyata untuk setiap ee makanan yang kita makan itu sudah ada eh kajian tentang berapa emisi gas rumah kacau dari setiap kilogram pemakanan yang eh kita konsumsi sebagai contoh ternyata dari grafik ini Eh pada saat kita makan mengkonsumsi daging itu emisinya merupakan paling besar dibandingkan dengan pada saat kita mengkonsumsi makanan yang ee ee non hewani jadi di sini misalnya katakan untuk yang eh daging kita lihat beef itu atau daging sapi itu paling tinggi eh Kemudian yang kedua juga ternyata kambing itu juga cukup tinggi dibandingkan dengan misalnya dari kacang-kacangan itu emisi gas rumah kacanya itu paling rendah ini sebagai salah contoh yang memberikan gambaran kepada kita bahwa ee pemilihan dan konsumisi bahan makanan itu juga bisa membuat Ee kita menjadi ee lebih ramah terhadap iklim jadi ee Oleh karena itu hal ini perlu dikampanyekan disosialisasikan dan diberikan ee pemahaman kepada berbagai pihak untuk kemudian berbagai pihak itu ee mau dan mampu memilih aksiaksi yang dapat dilakukan baik secara individu maupun secara komunitas nah ee salah satu contoh yang yang lain yang bisa dilakukan jadi tadi kita memilih dan mengkonsumsi bahan makanan yang lebih climate friendly dengan tadi tentu ee mfer merujuk kepada eh berbagai kajian-kajian yang sudah dikeluarkan oleh berbagai pihak eh satu hal yang juga termasuk penerapan pola hidup ramah iklim itu adalah mengambil makanan secukupnya agar meminimalkan timbulan sampah makanan nah ini sering sekali saya ee mengamati karena saya pengamat pengamat juga di di pengamat lingkung sebagai pengamat lingkungan Saya seringkiali mengamati pada saat kita datang ke satu resepsi ee misalnya pernikahan ataupun resepsi ulang tahun itu ada kecenderungan karena merasa bahwa makanan itu eh gratis gitu free itu kemudian mengambil makanan itu berlebih secara berlebih padahal belum tentu makanan yang diambil itu cocok dengan seleranya atau ee belum tentu makanan itu ee bisa bisa kita habiskan nah Oleh karena itu e ini merupakan satu hal yang juga perlu kita terapkan kita eh sampaikan kepada paling tidak anggota keluarga terdekat kita bahwa ambil makanan secukupnya dan habiskan Karena pada saat tidak habis ini akan akan menambah timbulan sampah makanan eh dan manfaat yang bisa kita dapat juga itu adalah kita bisa menghemat belanja karena kita memasak tentunya sesuai dengan yang Ee kita butuhkan jadi tidak berlebih kemudian juga dapat mengurangi emisi gas rumah kaca karena tadi sampah itu menghasilkan gas metan pada saat terjadi pembusukan ee sehingga kemudian ini juga Dengan berkurangnya sampah makanan itu akan mengurangi eh potensi untuk menambah emisi gas rumah kaca juga menjaga kecukupan ketersediaan sumber daya sumber daya karena kita secara bijak e menggunakan ataupun memanfaatkan bahan-bahan itu dengan eh pola-pola yang rendah eh emisi gas rumah kaca dan juga ramah lingkungan eh kemudian tentunya yang bisa dilakukan itu juga adalah berkreasi membuat resep sustainable food sustainable food itu tentu eh dengan memanfaatkan bahan-bahan makanan yang eh lebih rendah emisi gas rumah kaca Nah ada salah satu eh yang juga menjadi contoh baik Misalnya e ternyata jamur itu kalau dimasak dengan resep yang EE yang pas gitu itu tidak kalah enaknya dengan pada saat kita ee makan dengan menggunakan bahan bahan dari daging-dagingan jadi ini bagaimana kemudian ada upaya-upaya untuk kita terus berkreasi membuat resep yang tadi menggunakan bahan-bahan yang lebih eh rendah emisi gas rumah kacanya dan yang eh juga perlu dikampanyekan itu adalah eh menggunakan kantong belanja reusable jadi yang dapat didur ulang karena pada saat kita eh dengan gampang gampangnya memanfaatkan atau menggunakan ee sampah plastik itu pada saat ee plastik ini diproduksi digunakan dan dimusnahkan itu berkontribusi terhadap terjadinya perubahan iklim plastik ini Bapak dan Ibu tentunya sudah juga ketahui bahwa ini eh bahan-bahanbahan dasarnya itu ee juga menggunakan dari ee menggunakan eh sumber daya alam yang eh tidak terbarui atau dari oil dan gas jadi ini Bapak dan Ibu yang tentunya memberikan memerlukan satu pemahaman untuk bagaimana kita berkontribusi dari hal-hal kecil yang bisa kita lakukan dan kita nanti bisa lakukan bersama-sama dengan Ee tidak hanya kita secara individu tetapi juga kita dalam dalam eh lingkup keluarga kemudian juga dalam lingkup e masyarakat eh kemudian eh kampanye ini juga misalnya penerapan pola hidup ee ramah iklim seperti di sini misalnya ee gerakan hemat air kemudian penggunaan energi baru terbarukan kemudian juga tidak hanya penggunaan energi baru terbarukan dalam ini misalnya ee ada eh apa eh sumber pembangkit bertenaga angin Bayu bertenaga Bayu eh sumber pembangkit dari tenaga matahari atau juga bisa dari tenaga air atau misalnya dari tenaga e gelombang laut ini tentu ee bisa merupakan opsi-opsi untuk bagaimana kita ikut berkontribusi untuk ee menerapkan pola hidup Ren ramah iklim jadi ee menggantikan dari penggunaan energi fosil yang merupakan salah satu sumber eh utama eh untuk eh kontribusi terhadap terjadinya pemanasan global kegiatan hemat energi ini juga perlu di terus dikampanyekan dengan kita mengajak eh hemat energi hemat listrik Karena pada saat kita semakin kita boros menggunakan energi yang EE sumber pembangkitnya itu adalah masih energi fosil tentu akan semakin banyak energi fosil yang EE dibakar dan melepaskan emisi gas rumah kaca nah kemudian ee kegiatan tanam menanam kemudian pemanenan Air ini juga merupakan satu hal yang perlu terus dikampanyekan untuk bagaimana kita melakukan e dapat berkontribusi untuk melaksanakan aksi-aksi di tingkat lokal nah eh bapak dan ibu dalam hal penguatan ASI lokal tentu ada eh peluang untuk bagaimana kita bersinergi dan berkolaborasi karena asli lokal ini eh tentunya tidak eh hanya dilakukan oleh salah satu sektor saja tetapi kita harus membangun kolaborasi harus membangun jejaring kerja dengan berbagai sektor yang menghasilkan gas rumah kaca maupun yang EE akan terdampak dengan adanya perubahan iklim ini sebagai contoh contoh misalnya untuk program nasional Kementerian lembaga itu di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sekarang sudah berpisah eh sudah dipisah pada kabinet ee pada kabinet merah putih ini jadi ee ada penyediaan bantuan bibit bibit pohon dan bibit buah e bibit pohon dan bibit buah gratis jadi tentu ini ee Bapak dan Ibu perlu mencari informasi bisa menghubungi lokasi lokasi persamaaian di mana yang bisa mendapatkan bibit gratis ini atau misalnya k katakan ee seringkiali juga dari ee ada program-program dari perusahaan yang kemudian membuat kegiatan ee gerakan nanam pohon itu juga bisa kemudian dimanfaatkan ee sebagai salah satu ee potensi untuk penguatan aksi di tingkat lokal kemudian juga ada ee dukungan dalam hal pengelolaan sampah pengendalian kebakaran hutan halahan dan juga per perhutanan sosial untuk menjaga ee keberlanjutan dari hutan ee kementian Kemudian dari Kementerian Desa itu juga ee sudah mengarah dan sudah terus akan terus memperkuat ee pemanfaatan dana desa untuk membangun desa eh tanggap perubahan iklim tadi atau Desa berketahanan iklim eh termasuk di sini juga ada eh program-program dari pemerintah daerah misalnya dengan memanfaatkan dana Kelurahan kemudian juga di kelembaga di instansi di tingkat daerah itu juga punya program-program yang dapat memperkaya aksi-aksi di tingkat lokal baik itu dari misalnya dari dinas lingkungan hidup dari pertanian dari ee Dinas PU pekerjaan umum dari pemberdayayaan masyarakat desa Dinas Kesehatan ini adalah eh opd-opd yang mempunyai tugas dan fungsi eh yang sangat dekat dengan kegiatan-kegiatan eh aksi lokal pengendalan perubahan dirip kemudian juga ada program-program misalnya pemanfaatan lahaneng pekarangan pengelalan suampah percontohan biogas ini merupakan salah satu potensi yang bisa Terus digali untuk Bagaimana memperkaya aksi di tingkat lokal kemudian juga dalam hal perguruan tinggi akademisi akademisi sekarang juga semakin ee banyak kegiatan-kegiatan yang bisa dikolaborasikan dengan pengayaan aksi di tingkat lokal misalnya kegiatan KKN mahasiswa atau misalnya juga program dunia usaha ee Ini berbagai ee berbagai kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh EE dunia usaha oleh EE perusahaan-perusahaan untuk kemudian bisa juga bisa mendukung ee aksi lokal ini kemudian program Mitra pembangunan ini kita di Indonesia sudah ada yang namanya badan E bpdlh ini badan eh pengelola dana lingkungan hidup kemudian juga ada bantuan-bantuan dari eh organisasi PBB misalnya dengan UNDP unep dan lain-lain juga ada program slsm dan lembaga nonpemerintah jadi untuk setiap peluang dan Sinergi kolaborasi ini tentu kita perlu mengenali peluang dan tata cara persyaratan hak dan kewaj iban Apa yang perlu kita siapkan untuk kita dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan seluruh potensi-potensi untuk penguatan aksi di tingkat tapak tadi Nah Bapak dan Ibu eh yang menjadi penting juga untuk penguatan AKS eh strategi dalam penguatan aksi lokal itu adanya pencatatan dan rekognisi aksi Karena pada saat tadi kita sudah membuat katakan profil dari e aksi di tingkat apaak kemudian ini sudah ter entasi ee dengan dengan dengan baik di tingkat ee di tingkat desa atau kelurahan ataupun di di ee lokasi-lokasi setempat ini tentu perlu mendapatkan rekognisi atau pengakuan dari eh pemerintah ataupun dari eh pihak-pihak yang melakukan dukungan atau pembinaan Oleh karena itu sangat penting untuk kemudian aksi-aksi baik yang ada di tingkat tapak itu dicatatkan eh untuk mendapatkan rekognisi di berbagai aksi di sini saya menyampaikan bahwa ee Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan itu sudah mengembangkan yang namanya sistem registri nasional perubahan iklim apa yang dicatatkan yang dicatatkan di sini adalah aksi-aksi adaptasi aksi mitigasi kemudian juga aksi gabungan antara adaptasi mitigasi Jadi kalau di tingkat Apa karena kita perlu melakukan aksi ee kedua-duanya tentu ini eh Bapak dan Ibu bisa mencatatkan dalam skema aksi eh join adaptasi mitigasi dan juga ee terkait dengan sumber daya Apa yang EE dicatatkan untuk pelaksanaan aksi ini ini adalah yang termuat di dalam sistem registri sehingga kemudian dengan dicatatkan pada Eh pada dicatatkan secara formal dicatatkan secara resmi ini kemudian ada rekognisi dari berbagai pihak dan sebagai yang sudah dilakukan oleh klhk itu adalah memberikan penghargaan Prim Siapa yang diberikan penghargaan itu yang diber yang diberi penghargaan itu adalah pelaksana dari aksinya kemudian diberikan apresiasi kepada pemerintah daerah sebagai pembinanya dan juga diberikan apresiasi kepada pendukung eh termasuk di sini yang disebut pendukung ini adalah dunia usaha kemudian bisa dari akademisi eh perguruan tinggi ataupun dari kegiatan-kegiatan LSM jadi ini perlunya adanya satu pencatatan apabila sudah dilaksanakan aksi ee lokal itu perlu kemudian adanya pencatatan yang baik dan eh platform yang sudah disediakan oleh pemerintah salah satunya adalah tadi sistem registri nasional perubahan iklim Nah Bapak dan Ibu Eh ini dalam hal rekognisi tadi Eh apresiasi itu diberikan penghargaan itu diberikan kepada eh pelaksana pelaksana itu adalah lokasiokasi yang melaksanakan aksinya eh secara kelompok kemudian juga kepada pendukungnya yaitu perusahaan-perusahaan ataupun Akademi ee dari perguruan tinggi ataupun lsn ee kemudian kepada juga pemerintah daerah ee Bapak dan Ibu satu hal yang mungkin ini hampir habis waktunya ya Pak Budi eh satu hal yang juga ingin saya sampaikan di sini bahwa eh lokasi-lokasi yang sudah melaksanakan aksi lokal pengendalaan perubahan iklim itu sangat mungkin untuk menjadi e laboratorium lapangan ee yang dapat memperlihatkan aksi-aksi nyata apa yang bisa dan perlu dilakukan di tingkat tapak jadi sebagai contoh di sini saya mengambil ee mengambil satu contoh di DKI Jakarta itu sudah membantuk forum sahabat proklim DKI di mana anggota-anggotanya itu adalah eh komunitas-komunitas di tingkat RW yang sudah mempunyai kegiatan baik untuk ee mendukung pelaksanaan dari pengendalan perubahan iklim di tingkat tapak melalui proklim dan EE kegiatan-kegiatannya itu eh kemudian dikomunikasikan disebarluaskan ee dan juga di ee tukar ditukar antara e ditukar bertukar informasi antara satu lokasi dengan lokasi lain dan eh tentunya pada saat ini menjadi satu laborat lapangan pihak-pihak yang mungkin belum berkesempatan untuk melaksanakan aksi secara komprehensif itu dapat belajar kepada lokasi-lokasi yang sudah mengembangkan aksi-aksi nyata ini yang yang atas ini adalah kegiatan pemanfaatan lahan pekarangan di ee di salah satu lokasi di Sunter kemudian yang bahwa ini adalah salah satu kegiatan e yang dilaksanakan di ee Wonosobo desa blederan di mana ee Desa ini kemudian juga menjadi eh sudah sering menerima kunjungan dari ee para mahasiswa ee untuk belajar bagaimana aksi-aksi nyata yang dapat memberikan manfaat terhadap pengundaan perubahan iklim ini ee terus dibangun dan diperkuat dan dilaksanakan dengan ee berbagai pihak Jadi Bapak dan Ibu ee itu yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini lebih kurangnya Mungkin kita bisa nanti e masuk pada saat eh diskusi jadi yang ingin saya sampaikan sebagai penutup itu adalah saatnya beraksi nyata Untuk Bumi Kita yang satu dengan melaksanakan aksi lokal pengendala beruban Itim saya kembalikan kepada eh moderator Pak Budi Terima kasih wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh baik tadi kita telah dengar bersama-sama terkait pemaparan aksi lokal untuk perubahan iklim jadi kita tahu bahwa perubahan iklim ini eh memang merupakan masalah Global tapi kita bisa memulai eh melakukan aksi ee pengendaliannya dari lokal tadi seperti kita tahu bahwa ee dari tingkat tingkat kota maupun kabupaten itu sudah mulai ada peraturan terkait mitigasi perubahan iklim dan juga ee sampai kepada masyarakat juga yang sudah melakukan berbagai program eh dalam perubahan iklimnya ya mungkin ee baik ya Terima kasih Bu Tri Widayati atas penyampaian materinya Eh sekarang kita masuk ke sesi tanya jawab namun ee saya akan Tampilkan dulu tanya jawab yang ada di slidu atau di layar baik untuk pertanyaan pertama yakni dari Pak Amin robiarto ee Bagaimana cara perhitungan besaran perubahan iklim terhadap komponen komponen pembangunan yang ada di sdg dan juga e dengan perhitungan lowbon Ya silakan budayti untuk menjawab langsung dijawab ya Pak Eh betul Bu Langsung saja dijawab eh jadi begini Bapak dan Ibu eh perhitungan besaran perubahan iklim terhadap komponen pembangunan yang ada di SD ini ee sudah ada indikator-indikator yang dikembangkan dalam hal ini oleh sekretariat sdgis deba Penas jadi berdasarkan indikator-indikator itulah kemudian diukur ee berapa sebetulnya ee capaian ee terhadap eh kontribusi untuk tentunya khususnya Kalau yang di SD itu adalah untuk yang eh gol 13 jadi yang eh climate change action jadi ini eh perhitungannya itu sudah ada indikatornya dan ini nanti mungkin ee bisa Ee kita ee kita lihat kita cermati lebih lanjut termasuk juga untuk ee perhitungan ee rendah karbonnya danah perhitungan rendah karbonnya itu tentu akan ee dihitung berapa ee penurunan emisi gas rumah kaca dari setiap sektor yang berkontribusi untuk ee tercapainya emisi ee penurunan emisi gas rumah kaca yang menjadi komitmen dari pemerintah Indonesia itu sudah ada hitung-hitungannya dan ini ditentukan berdasarkan ee sektornya jadi berapa misalnya kalau dari sektor ee kehutanan itu bagaimana eh apa kegiatan-kegiatan yang bisa menjaga atau merehabilitasi e tutupan lahan ee merehabilitasi lahan untuk menjaga tutupan Lahat itu tidak semakin berkurang itu akan mempunyai dampak terhadap e emisi ee penurunan emisi gas rumah kaca demikian juga dengan sektor energi yang merupakan ee salah satu tget juga untuk ee tercapainya eh target penurunan emisi gas rumah kaca ini ditingkat secara nasional Bapak dan Ibu jadi mungkin itu Eh pak pak Budi jadi ini sudah ada indikator-indikator dan perhitungannya itu mungkin tidak tidak bisa kita bahas di sini karena memerlukan waktu yang EE cukup panjang juga dengan eh Keterbatasan waktu ini secara umum bahwa besaran-besaran ini merujuk kepada kriteria indikator dan metodologi yang eh sudah ditetapkan di eh secara dengan merujuk tentunya kepada eh eh kepada metodologi yang diterapkan secara internasional demikian Pak G Oke baik kita lanjut ke pertanyaan berikutnya Bagaimana pandangan dan tanggapan ibu tentang Trees and land absorb almost no CO2 l dan solusi sederhana untuk individu eh baik ini mungkin saya pertama ingin memberikan memberikan komentar terhadap pernyataan ini siapa yang mengeluarkan jadi Apakah eh pernyataan Tris and land absorb almost no CO2 Last year itu eh yang menyatakan siapa Karena pada saat kita berbicara tentang capaian-capaian eh yang diperoleh eh terhadap pemenuhan eh penurunan emisi gas rumah kaca termasuk di sini tentunya pada saat kita bicara eh pohon dan lahan itu adalah dari klhk sudah dilaporkan adanya penurunan emisi yang cukup signifikan dari eh dari sektor eh volu jadi hutan dan lahan dan juga untuk penggunaan lahan itu sudah ada e progres yang yang eh signifikan jadi ini Eh saya perlu kemudian juga eh mengkonfirmasi pernyataan ini dikeluarkan oleh siapa dan tentunya kita harus juga melihat secara berimbang terhadap capaian-capaian juga yang sudah dilaporkan secara resmi dikeluarkan secara resmi oleh eh Kementerian lembaga yang bertanggung jawab untuk bidang ini itu E itu yang untuk e terkait dengan pernyataan ini kemudian juga solusi sederhana untuk individu nah solusi sederhana untuk individu itu adalah ee ini Tentunya terkait bukan hanya pohon ya Bapak dan Ibu kalau pohon itu tentu yang yang yang sederhana itu adalah bagaimana kita berkontribusi ikut juga menambah eh tanaman berbatang keras yang ada di halaman kita atau misalnya tanaman ee di halaman kita itu ee tidak memungkinkan lahannya untuk mempunyai pohon-pohon berbatang keras paling tidak mungkin bisa juga dikembangkan eh tanaman-tanaman dalam pot karena Sekarang kan sudah ada juga teknologi teknologi yang EE bisa menanam ee pohon itu di ee di dalam pot yaitu tabu lampot atau kemudian juga kita ikut berkontribusi ke dalam ataupun ikut beraktivitas dalam kegiatan-kegiatan gerakan menanam pohon yang dilakukan secara kelompok ini tentu merupakan salah satu solusi untuk yang kegiatan tanam- menanam nah yang untuk kegiatan lain yang sederhana dan EE praktis itu tadi sudah saya sampaikan juga dalam pemaparan untuk bagaimana kita memilih bahan makanan yang rendah emisi gas rumah kaca jadi artinya mengurangi misalnya mengurangi mengkonsumsi daging sapi karena ternyata daging sapi itu emisi gas rumah kacanya yang paling besar tentu tidak berarti kita tidak tidak harus kita tidak makan sama sekali tapi misalnya yang sekarang ee mengkonsumsi daging sapi setiap hari itu paling tidak sekarang cukup ee seminggu sekali atau 2 minggu sekali atau Sebulan sekali ee tentunya ini merupakan salah satu eh solusi sederhana atau bagaimana tadi kita tidak mengambil makanan secara berlebih karena kita tahu bahwa pada saat terjadi eh sampah makanan itu akan menambah emisi gas rumah kaca dengan e pada saat sampah tersebut eak terjadi proses pembusukan yang mengeluarkan gas metan jadi ini adalah solusi sederhana yang bisa kita mulai dari diri kita sendiri eh atau tadi misalnya gerakan hemat listrik gerakan lampu pada saat tidak digunakan itu merupakan solusi sederhana jadi ee seperti itu mungkin Kak Budi oke baik kita lanjut ke pertanyaan berikutnya Bagaimana dengan program pengendalian perubahan iklim di wilayah Riau yang terkenal dengan lahan gambut eh Baik bapak dan ibu untuk di di wilayah Riau itu merupakan salah satu juga provinsi yang EE saat ini sudah mempunyai kebijakan-kebijakan terkait dengan ee Bagaimana mengurangi emisi gas rumah kaca dengan mengelola eh lahan gambut secara baik dan benar jadi ee sudah ada juga karena bapak dan ibu juga mungkin sudah pernah mendengar bahwa kita sudah punya juga badan khusus di ee kabinet sebelumnya yang menangani untuk eh gambut ini rehabil rehabilitasi lahan gambut di mana program-programnya itu juga merupakan program-program yang EE dilaksanakan di wilayah di tingkat tapak sampai ke tingkat tapak termasuk Bagaimana misalnya menyiapkan ee apa menyiap teknologi-teknologi untuk kemudian eh pembasahan gambut sehingga tidak terjadi ee kebakaran eh lahan gambut itu merupakan salah satu ee kegiatan yang dilaksanakan secara secara ee komprehensif untuk di wilayah Riau jadi ee tentunya ini bukan hanya wilayah Riau tetapi juga wilayah-wilayah lain yang mempunyai lahan gambut jadi misalnya sudah banyak sudah sudah dikembangkan program-program yang terkait dengan penurunan upaya penurunan emisi gas rumah kac dari lahan termasuk juga di Riau jadi itu e oke kemudian pertanyaan berikutnya pencemar di udara memberikan pengaruh terhadap perubahan iklim Mengapa yang dipakai Dasar atau indikator pencemaran hanya CO2 saja Iya jadi e betul sekali bapak dan ibu bahwa eh sebetulnya yang yang disebut dengan gas rumah kaca itu bukan hanya CO2 eh dan eh seperti tadi sudah saya sampaikan salah satu contohnya misalnya eh metan atau eh ch4 kemudian juga ada eh gas nox di mana ee Ini juga memberikan kontribusi terhadap eh apa pemanasan global tetapi yang menjadi satu untuk ee untuk menghitung atau untuk melihat eh melihat dari kontribusi emisi gas rumah karca itu memang untuk memudahkannya dihitung dengan merujuk kepada ee nilai potensi emisi grk eh yang di di di ee dihitung dengan atau di di eh ditetapkan dengan menggunakan satuan CO2 Tapi berarti bukan CO2 karena yang eh metan kemudian yang eh gas-gas rupah kaca yang lain itu kita e juga akan konversikan kepada CO2 dengan menghitung berapa potensi eh global warming potensial dari masing-masing eh gas tersebut jadi eh dan untuk mudahnya karena CO2 ini Eh nilai glob global warming potensialnya satu jadi nanti tinggal eh jenis gas rumah kaca yang lain itu di dikonversi kepada CO2 oleh karena itu maka eh Memang menyebutkannya itu bukan CO2 tetapi ekivalen CO2 ekivalen CO2 itu artinya yang gas lain itu bukan tidak menimbulkan eh tidak menimbulkan pemanasan global tetapi dihitung ekiv dengan gas CO2 yang eh nilai gwp-nya itu adalah S jadi seperti itu k e Pak Budi baik e pertanyaan berikutnya Apakah kandungan CO2 mencapai 422 PPM termasuk gawat darurat atau masih biasa Apakah ada batas aman kandungan CO2 di atmos I baik Eh pada saat kita carara co eh kandungan CO2 tentu yang kita sebut dengan Apakah ini gawat atau tidak itu tentu kita lihat korelasinya dengan eh dampak yang ditimbulkan yaitu pemanasan global karena eh CO2 ini ekivalen CO2 tentunya Bapak dan Ibu jadi bukan hanya CO2 tetapi gas rumah kaca secara keseluruhan itu kemudian akan mengakibatkan terperangkapnya panas dari Sinar Mata hari yang kemudian kita lihat ee dampaknya itu adalah pemanasan peningkatan suhu permukaan bumi yang kalau kita lihat tadi angkanya itu sudah mencapai 1,5 derajat Celcius berarti ini merupakan salah satu kondisi yang eh yang kemudian disebut sebagai krisis iklim karena sebetulnya yang kita harapkan itu yang kita perlu upayakan menurut perjanjian Paris itu kan ditahan di angka 1,5 derajat Celcius sementara kita lihat dampak yang kita rasa ee rasakan sekarang itu pemanasannya sudah mencapai 1,56 di tahun ini dan ini ee mungkin juga masih terus akan terjadi dengan kemudian CO2 ini belum berhasil kita kurangi jadi Oleh karena itu ee sekarang terus dikampanyekan bahwa eh perubahan iklim ini sudah merupakan salah satu krisis yang perlu kita ee hadapi perlu kita tanggapi perlu kita respon dengan aksi-aksi nyata kalau pada saat kita bicara krisis tentu ini sudah pada ee kondisi yang yang bukan aman bukan biasa-biasa saja tetapi krisis adalah suatu hal yang urgen yang mendesak untuk kita lakukan aksi nyatanya jadi begitu baik lalu Pertanyaan selanjutnya Bagaimana keseriusan pemerintah dalam menanggapi isu perubahan iklim terutama masalah kebijakan ee tentang alih fungsi hutan Iya baik eh kita lihat tadi Bapak dan Ibu berbagai peraturan berbagai kebijakan itu sudah Diel ditetapkan oleh pemerintah dan juga komitmen-komitmen yang sudah disampaikan kepada eh dunia internasional tentu ini merefleksikan bahwa pemerintah itu mempunyai keseriusan dalam menanggapi isu perban iklim jadi sudah banyak peraturan-peraturan yang dikeluarkan bukan hanya dari salah satu sektor saja tetapi juga dari berbagai eh Kementerian lembaga yang memang punya peran dan eh punya tugas dan fungsi yang terkait dengan pengendalian perubahan iklim jadi seperti tadi sampaikan ada Peraturan Presiden eh 98 tahun 2001 kemudian ada eh peraturan tentang eh sdgis yang di dalamnya itu adalah juga terkait dengan gol 13 itu perubahan ee kendalian eh aksi iklim climate action kemudian juga ada peraturan yang dikeluarkan oleh Kementerian Desa oleh BNPB ini merefleksikan bahwa memang eh pemerintah itu dan juga sudah dikeluarkan eh target Dokumen untuk target pengurangan langkah-langkah pengurangan emisi yang dikontribusikan secara nasional untuk tahun 2030 untuk 2050 yang kemudian akan juga Diteruskan dengan eh pendetailan 2035 dan berbagai dokumen-dokumen perencanaan yang sudah memasukkan dan sudah Ee menggaris bawahi bahwa aksi pengendalan perubahan iklim merupakan hal urgen yang mendesak yang perlu kita lakukan bersama-sama nah namun tentunya eh keseriusan pemerintah itu yang dituangkan dalam berbagai peraturan dan kebijakan itu tidak akan bisa terlaksana kalau para pemaku kepentingan tidak melaksanakan keseriusan yang sama gitu jadi Oleh karena itu penting untuk di sini eh kita kita bersama-sama berkolaborasi eh tidak hanya menanyakan kepada eh apa keseriusan pemerintah tapi bagaimana keseriusan kita sebagai individu Bagaimana keseriusan kita sebagai eh yang disebut dengan eh nonpy stakeholder baik itu pemerintah daerah Kemudian baik itu perusahaan baik itu eh LSM baik itu akademisi karena pengendalan perubahan itu adalah merupakan kerja sama-sama Kerja bareng dari para pemang kepentingan bukan hanya pemerintah Jadi kalau misalnya pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan yang demikian bagus demikian ideal tapi tidak diimplementasikan eh secara sungguh-sungguh oleh berbagai pihak yang eh perlu melakukan aksi tentu itu menjadi hanya kebijakan di atas kertas eh dan untuk eh khususnya tentang alis hutan itu dari eh Kementerian lingkungan Lingkungan Hidup dan Kehutanan itu sudah mempunyai kebijakan tersendiri untuk eh yang namanya kebijakan voluning untuk Bagaimana eh kontribusi dari sektor hutan dan lahan ini eh akan mendukung dari pencapaian target penurunan emisi gas rumah kaca jadi itu e Pak Budi saya kembalikan Oke pertanyaan berikutnya yakni program prlim dikatakan memiliki target 20.000 Desa apakah itu sudah tercapai dan di mana saja sebaran lokasinya saat ini Iya Jadi untuk ee target 20.000 lokasi proklim jadi Eh ini Jadi buka E saya koreksi ini e 20.000 lokasi proklim karena lokasi proklim itu eh saat ini di di ruang lingkupnya itu adalah desa kelurahan bisa juga Desa Dusun atau RW atau eh bisa juga sekarang ditambah dengan komunitas ee komunitas yang memang sudah melaksanakan aksi ee baik untuk mendukung adaptasi ee mitigasi perubahan iklim memang kalau kita dibatasi pada pada pada batasan eh prokim dengan definisi yang lama yaitu berbatas wilayah administrasi itu ee belum mencapai 20.000 nah namun dengan adanya ee transformasi jadi masih sekitar ee sedikit di atas 50% untuk yang berbatas wilayah administrasi namun untuk yang komunitas ini sedang ee kemudian juga di terus dilanjutkan pendataan aksi-aksinya karena ternyata komunitas-komunitas ini juga mempunyai kontribusi yang cukup signifikan untuk mengendali perubahan iklim seperti misalnya sekolah Adipura sekolah Adipura ini kalau bapak dan ibu ee pernah mengunjungi sekolah-sekolah yang EE sudah di disebut sebagai ee sekolah Adipura itu aksi-aksi nyata di dalamnya itu adalah terkait juga dengan upaya pengendalan perubahan iklim nah Hal inilah yang kemudian mendasari bahwa ternyata aksi pengenalan perubahan iklim itu tidak hanya yang berbatas wilayah administrasi tetapi juga bisa ee bisa aksi-aksi yang dilakukan oleh komunitas yang mempunyai wilayah kerja sebagai sebagai contoh misalnya Eh tadi untuk eh seokolah hadipura atau misalnya untuk kegiatan eh komunitas eh komunitas pengelola Das atau komunitas yang mengelola hutan ini kan tidak bekerja di batas wilayah administrasi mungkin juga malah eh lintas wilayah administrasi dan selama ini belum ter eh teridentifikasi atau belum terhitung kontribusinya ke pengendalan perubahan iklim eh karena memang eh pencatatan yang ada pada pada periode sebelumnya itu masih terbatas pada yang tadi desa kelurahan atau susun RW sehingga dengan sekarang bertransformasi dari program Kampung iklim menjadi program komunitas iklim diharapkan ee lokasi-lokasi proklim ini akan bisa eh terkejar karena pada pada pada nyatanya pada faktanya itu e masih sudah banyak komunitas-komunitas juga yang bisa melakukan dapat berkontribusi ke pengenalan perban iklim tapi belum tercatat jadi itu Eh pak Budi baik kita lanjut ke pertanyaan terakhir yaitu terkait perubahan iklim yang dampaknya multisektor di antaranya adalah sektor kesehatan sejauh ini bagaimana pelibatan sektor terkait tersebut khususnya dalam kesehatan ya baik ee sektor Kesehatan merupakan salah satu yang juga menjadi eh sektor yang EE sudah mengembangkan kebijakan untuk pengendalan perubahan iklim di sektor kesehatan untuk di tingkat ee e jadi sudah banyak kegiatan-kegiatan program-program yang dikembangkan eh untuk di Kementerian Kesehatan untuk mendukung aksi pengendalian perubahan iklim ini termasuk juga eh dari kesehatan ini sudah mengembangkan namanya desa desa Desi desa sehat iklim jadi ini Eh sudah ada keterlibatan juga sudah ada menyusun eh apa eh menyusun untuk Bagaimana sektor kesehatan ini perlu beradaptasi terhadap perubahan iklim strateginya jadi sudah banyak kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh sektor kesehatan dan ini merupakan satu kolaborasi di antara ee Kementerian lembaga yang menjadi penanggung jawab dari sektor-sektor yang EE merupakan satu kesatuan dari pemerintah Indonesia dalam melakukan upaya pengendalian perubahan iklim jadi Sudah ada kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan ee di sektor kesehatan demikian Pak Budi oke Oke Baik terima kasih banyak Bu Eh Tri Widayati atas Jawaban dari pertanyaan di slidu mungkin untuk pertanyaan yang langsung di zoom karena mohon maaf Keterbatasan waktu jadi saya hanya memberikan kesempatan kepada satu orang silakan mungkin Bapak dan Ibu yang ingin bertanya langsung rest hand Ya silakan ya Bapak dan Ibu mungkin barangkali yang untung bisa dapat kesempatan untuk bertanya karena mohon maaf hanya satu orang silakan mungkin langsung rest hand saja ya mungkin Ditunggu sampai pukul 12.00 ya kalau tidak ada ee pertanyaan mungkin dicukupkan saja untuk webinar kali ini kalau tidak ada yang Res ada yang minta as to unmute siapa ya Oh iya i sudah ada Bu Oh enggak ada ya oke iya oke ya kita tunggu sampai jam 12.00 sekarang masih pukul 11.59 sudah ini berarti sudah mudah-mudahan enggak tambah bingung ya Pak Budi semoga bu semoga yang sudah disampaikan sudah Ee dipahami juga oleh para hadirin yang ada di zoom maupun yang di YouTube live oh ada youtube-nya juga ya Pak betul Bu Oh oke ya Jadi tadi pertanyaannya di slidu itu pertanyaan yang dari baik hadirin yang di zoom maupun hadirin yang di YouTube juga Bu ya mungkin sudah tercover semua yang ada di slidu sehingga tidak ada lagi mungkin yang bertanya ya Ya sudah pukul 12.00 tidak ada yang Res hand mungkin dicukupkan saja untuk Bu Tri Widayati sebelum ee diakhiri Apakah ada closing statement eh closing statement-nya singkat saya saya saya saya Eh saya sampaikan bahwa memang eh kita sudah merasakan bahwa perubahan iklim ini merupakan satu eh tantangan yang perlu kita sikapi secara bersama-sama dengan merapatkan barisan dengan bergandingan tangan untuk kita bisa mengamankan ee bumi kita ini bukan hanya untuk kepentingan saat ini tetapi juga untuk ee kepentingan generasi yang akan datang karena pada saat Ee kita eh mewariskan sesuatu itu adalah tentunya kita mewariskan bumi yang aman untuk e aman dan nyaman untuk dihuni ee oleh anak cucu kita jadi itu eh closing statement cling statementnya adalah saatnya kita beraksi nyata itu mungkin pak terima kasih terima kasih Widayati saatnya kita melakukan aksi nyata untuk eh keberlanjutan lingkungan dan eh untuk generasi berikutnya baik sebelum Bu Tri meninggalkan ruangan kita akan dokumentasi terlebih dahulu namun mohon maaf karena ada 24 slide jadi tidak bisa semua eh di dokumentasikan eh saya akan dokumentasikan di slide awal saja Bapak dan Ibu silakan untuk menyalakan kamera barangkali nanti ada di slide awal saya akan mulai hitung mundur dari angka 5 5 4 3 2 s baik sudah terdokumentasi bapak dan ibu untuk Bu Tri Widayati Terima kasih banyak atas penyampaian materinya sampai bertemu lagi di acara selanjutnya ya jika ing meninggal ruangan dipersilakan Bu asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih Bapak dan Ibu ada Mbak Femi nih Mbak Fi apa kabar Eh ada Mas Dimas juga apa kabar Apa kabar bapak dan ibu ini beberapa rekan-rekan saya juga ini nih ada Ada Pak Aris Terima kasih Bapak dan Ibu sampai Salam sehat dan sukses selalu Selamat siang Salam sehat dalam sukses selalu juga Bu ya terima kasih terima kasih baik Bapak dan Ibu berakhir sudah untuk webinar ee Kamis ini ee saya ingatkan kembali bapak dan ibu untuk mengisi link presensi kehadiran untuk mengisi presensi kehadiran sebagai syarat untuk mendapatkan e-sertifikat webinar dan saya ingatkan juga kepada bapak dan ibu ketika mengisi presensi kehadiran bapak dan ibu dimohon untuk mengecek kembali isiannya karena itu nanti akan mempengaruhi nama serta pengiriman eertifikatnya Baik bapak dan ibu Mungkin itu saja dari saya kurang lebihnya Mohon dimaafkan wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat siang dan selamat melanjutkan aktivitas lainnya for