Webinar 106 Infrastruktur Berkelanjutan Dalam Era Kontemporer
oYxWehgJ5Js • 2025-03-13
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id pengajar yang berpengalaman memberikan pengalaman langsung dengan praktikum dan eLearning yang dapat diakses di Manun jadi awalnya saya mengikuti pelahanang dari grup-grup di alumni ini cerita mereka itu sungguh bisa dianggap menarik ya karena mereka pengetahuan mereka tentang yang pengin mereka ketahui itu meningkat gitu ya kemudian skill-skill yang dihasilkan dari hasil pelatihan itu juga cukup bisa dilihat begitu ya terasa Git manfaatnya di kami terutama untuk e Para konsultan yang memerlukan tenaga-tenaga ahli sehingga saya memilih ekoedu dan sempat mengikuti pelatihannya juga dan itu terbukti benar nah saya lihat Instagram itu ada ya Yang ak menarahkan pelatihan Nah di situ juga saya bacabaca terlebih dahulu ya terkait tentang informasi yang DII oleh nah Menurut saya itu menjadi hal yang membuat tertarik unuk pelatihan gitu Jadi saya sering lihat di Instagram gitu Bagaimana idu menyampaikan informasinya itu bagus karena peltian-pnya selalu tergini terus mengikuti zaman dan juga pelatihnya atau mentornya itu bagus-bagus dan terbaiklah di [Musik] bidangnya Iya eh yang pertama memang Tentu saja Ini meningkatkan dan maksimalkan skill-skill yang saya harapkan begitu ya terutama dalam penyimpunan dokumen andal kinerja saya jadi bisa lebih produktif lebih efektif juga e punya update Gitu ya update-update persoalan-persoalan am terpini dari ahlinya langsung di lapangan begitu yang pengalamannya tidak dirilakukan menurut saya pelatihan yang disediakan u ini sangat bermanfaat sekali dan mudah untuk aksesnya jadi ada teknologi terbaru yang saya dapat di eLearning ya itu luar biasa pelajarannya juga mudah sekali untuk dipahami Alhamdulillah bisa mengikuti dan juga menambah ilmu pengetahuan yang banyak banget [Musik] eLearning ini memang di memang sangat diperlukan sekali ya terutama untuk kita yang dengan keterbatasan pengetahuan kemudian juga waktu mungkin E itu memberikan kita kesempatan untuk kembali mengingat kali mendengarkan paparan-paparan yang mungkin kurang jelas kemudian juga kita bisa mengulang mungkin yang kita in kita juga bisaingga belajara eek dan efisien eLearning itu membantu sekali ketika pada saat penyampaian materi ada yang ketinggalan gitu ya jadi eh saya bisa lihat materi itu Diat sangat membantu Mbak Jadi saya eh ambil materi terus lihat video yang bisa diakses kapan aja dan di mana [Musik] aja 4 juta dengan informasi yang kami peroleh itu jauh dari katas padan sebenarnya jadi apa namanya ya Kalau saya bilang terlalu murah itu seb jadi sepadanah jadi menurut sepadan Bu karena memang patihannya ini pun sangat membantu ya dalam menyelesaikan satu pekerjaan yang ada di sekitar lingkungan saya sendiri gitu nah saya kira sepatkan sesuailah dengan apa yang didapatkan [Musik] ekppp efektif tepat dan profesionalan cermat dan Hebat Keren profesional dan juga [Tepuk tangan] [Musik] keir pengembangan sumber daya manusia adalah bagian dari proses dan tujuan pembangunan Indonesia upaya membangun sumber daya manusia yang berkualitas salah satunya dapat dilakukan melalui pelatihan ekoedu hadir sebagai platform pelatihan lingkungan hidup yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan kualitas sumber daya [Musik] manusia saat ini kami memiliki 15 paket pelatihan yaitu persetujuan teknis air limbah persetujuan teknis emisi udara persetujuan teknis limbah B3 penyusunan dokumen klhs penyusunan dokumen rpph pemodelan kualitas air sungai pemodelan dispersi udara pemodelan air tanah life cycle assessment perhitungan emisi gas rumah kaca pengelolaan banjir dan sedimentasi Sungai perancangan dan pemilihan insenerator sampah dan limbah B3 pemantauan kualitas udara dan air menggunakan sensor pelatihan sistem informasi geografis dan pelatihan remote sensing alumni pelatihan kami sudah lebih dari 2.500 orang yang berasal dari seluruh Indonesia pelayanan kami terbuka untuk perusahaan pemerintahan perorangan ataupun pemerhati lingkungan ekoedu selalu berusaha menyajikan pelatihan yang berkualitas dengan menghadirkan pengajar yang [Musik] berpengalaman memberikan pengalaman langsung dengan praktikum dan e-learning yang dapat diakses di manaun jadi awalnya saya mengikuti pelatihan eked ini memang dari grup-grup di alumni ya mbak ya pernah ikut pelatihan ini cerita mereka itu sungguh bisa dianggap menarik ya karena mereka pengetahuan mereka tentang yang pengin mereka ketahui itu meningkat gitu ya kemudian skill-skill yang dihasilkan dari hasil pelatihan itu juga cukup bisa dilihat begitu ya terasa manfaatnya di kami terutama untuk Para konsultan yang memerukan tenaga-tenaga ah sehingga saya memilih edu dan sempat mengikuti pelatihannya juga dan itu terbukti benar saya lihat Instagram itu adaan pelatihan nah di situ juga saya bbaca terlebih dahulu ya terkait tentang informasi Yangi ole nah Menurut saya itu menjadi hal yang membuat tertarik untuk itu pelatihan gitu Jadi saya sering lihat di Instagram gitu Bagaimana idu menyampaikan informasinya ekedu itu bagus karena pelatihan-pelatihannya itu selalu tergini terus mengikuti zaman dan juga pelatihnya atau mainornya itu bagus-bagus dan terbaiklah di [Musik] bidangnya iya ee yang pertama memang tentu saja in meningkatkan dan memsimalkan skill-skill yang saya harapkan begitu ya tertama dalam penyusunan dokumen Al saya jadi bisa lebih produktif lebih efektif juga e punya update Gitu ya update-update persoalan-persoalan dalam Pan terkini dari ahlinya langsung di lapangan begitu yang pengalamannya Tidak diragukan menurut saya pelatihan yang disediakan ini sangat bermanfaat sekali dan mudah untuk aksesnya jadi ada tek terbaru yang saya dapat diarning ya itu luar biasa pelajar juga mudah sekali untuk dipahami Alhamdulillah bisa mengikuti dan juga menambah ilmu pengetahuan yang banyak [Musik] banget earning iniang memang sangat diperlukan sekali ya terutama untuk kita yang keterbatasan pengetahuan kemudian juga waktu mungk E itu memberikan kita kesempatan untuk kembali mengingat kembali mendengarkan paparan-paparan yang mungkin kurang jelas kemudian juga kita bisa mengulang sesering mungkin yang kita inginkan kita juga bisa re kembali sehingga belajar kita bisa lebih efektif dan efisiarning itu membantu sekali ketika pada saat penyampaian materi ada yang ketinggalan gitu ya jadi saya bisa lihat materi itu di sangat membantu Mbak Jadi saya eh ambil materi terus lihat video yang bisa diakses kapan aja dan gimana [Musik] aja 4 juta dengan informasi yang kami peroleh itu jauh dari kataaspadan sebenarnya jadi apa namanya ya Kalau saya bilang terlalu murah itu sebnya jadi sepadanlah jadi menurut saya sepadan Bu karena memang pelatihannya ini pun sangat membantu ya dalam menyelesaikan satu pekerjaan yang ada di sekitar lingkungan saya sendiri gitu nah saya kira seempatkan sesuailah dengan apa yang didapatkan [Musik] ekppp efektif tepat dan profesional hemat cermat dan Hebat Keren profesional dan juga keedirnya [Musik] ya asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat siang Bapak Ibu dan rekan-rekan sekalian Selamat datang kembali di webinar ekoedu ke-106 saya ucapkan terima kasih kepada bapak ibu semua yang sudah selalu setia untuk mengikuti acara webinar ini baik untuk hari ini webinar edu akan mengangkat tema infrastruktur berkelanjutan dalam era kontemporer perkenalkan saya Dini yang akan bertugas sebagai moderator pada hari ini Baik Bapak Ibu semuanya sebelum memulai webinar pada siang ini alangkah baiknya kita berdoa bersama-sama sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing berdoa dipersilakan Berdoa selesai untuk acara selanjutnya Mari kita menyanyikan lagu Indonesia Raya secara bersama-sama diharapkan kepada Bapak dan Ibu semuanya untuk duduk tegak [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] baik Bapak Ibu semuanya Eh Izinkan saya mempromosikan tiga pelatihan dalam waktu dekat ini yang akan diselenggarakan oleh kami yakni yang pertama yaitu pelatihan penunjang Dokumen Amdal dan slo persetujuan teknik untuk emisi udara yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 hingga 1 Maret 2025 kemudian dilanjutkan dengan pelatihan penyusunan laporan pemantauan lingkungan RKL RPL yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 hingga 19 Maret 2025 lalu yang pelatihan ketiga yaitu pelatihan perhitungan emisi gas rumah kaca dan Perdagangan karbon yang akan dilaksanakan pada tanggal 14 hingga 18 April 2025 jika bapak dan ibu melakukan pembayaran pada Hin sat pelatihan bapak ibu akan mendapatkan diskon 10% dari biaya investasi untuk informasi lebih lanjut dapatghubung menghubungi admin kami Riris Danis Bapak Ibu juga bisa mengunjungi sosial media kami yakni ada Instagram youtube channel Facebook dan juga website resmi yaitu ekoedu.co.id dan juga bapak ibu yang tertarik langsung untuk mendaftar silakan diakses ke laman pendaftaran.ekedu.co.id Selain itu kami juga terdapat inhouse training yang dapat dilakukan secara offline sesuai dengan permintaan dari instansi perusahaan Bapak dan Ibu semuanya jadi kami tunggu Bapak dan Ibu semuanya di pelatihan selanjutnya kita akan langsung masuk pada kegiatan utama kita di mana webinar kali ini kita akan berdiskusi mengenai infrastruktur berkelanjutan dalam era kontemporer kami telah menghadirkan narasumber yang sangat kompeten di bidangnya untuk memberikan materi dan wawasan yang bermanfaat Baik perkenankan saya memperkenalkan narasumber kita hari ini bapakma Jaya ST m.sc Dea Ipu beliau merupakan ketua umum I TPI atau ikatan ahli teknik penyehatan dan lingkungan Indonesia eh baik selamat siang kepada Pak Endra Selamat siang Mbak Dini Apakah suara saya terdengar jelas Mbak Iya terdengar jelas pakendra bagaimana Bagaimana pak kabarnya pada siang hari ini Alhamdulillah baik Semoga semua sehat semua Asalamualaikum warahmatullah wabarakatuh Ya Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh e baik mohon izin pakendra Sebelum saya eh memulai pada kegiatan utamanya Izinkan saya menyampaikan beberapa teknis terlebih dahulu yang pertama untuk pemaparan dilaksanakan selama 1,eng jam kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dengan menggunakan aplikasi slidu dan dilanjutkan juga dengan tanya jawab secara langsung baik untuk mengefektifkan waktu saya serahkan ruangan Zoom ini kepada pakra dan kepada Bapak Ibu semuanya Selamat mengikuti acara webinar pada hari ini Baik terima kasih Ibu moderator dan tentunya para peserta webinar eh siang hari ini yang berjudul infrastruktur berkelanjutan dalam era kontemporer yang kalau tadi saya lihat disebutnya sebagai para sahabat lingkungan begitu ya untuk pelatihan lingkungan yang memang sudah dilakukan dengan sangat baik e dalam beberapa waktu terakhir jadi ee pertama-tama tentunya kami mengucapkan ee Selamat pagi dan juga Salam sehat dan sejahtera untuk kita semua semoga kita semua ee berada dalam lindungan Allah subhanahu wa taala dan dalam ee masa bulan Ramadan eh memasuki hari ke-13 sekarang kita betul bisa menggunakan waktu dan tentunya ini sebuah kegiatan yang sangat produktif kami ee mengucapkan terima kasih kepada ekoedu bahwa ikatan ahli teknik penyehatan dan lingkungan Indonesia diberi kesempatan untuk Sharing begitu ya ee ee dengan materi yang barangkali ee lebih menekankan pada nanti P aspek ee infrastruktur berkelanjutan tapi ini bukan ee sangat teknis Ya karena kami ee apa namanya memahami bahwa pesertanya juga cukup beragam jadi ini merangsang pemikiran ini kontribusi kami untuk kembali mengajak kita semua memikirkan Bagaimana ee infrastruktur berkelanjutan di Indonesia ini sekarang jadi eh kita akan eh segera memulai dengan beberapa slide Nanti sebelum nanti di akhir kita akan diskusikan tentunya kami eh juga sangat terbuka dengan berbagai Masukan ya dan juga eh nanti ada hal-hal yang lebih detail bisa kita diskusikan di akhir baik Bapak Ibu para sahabat lingkungan yang saya hormati kita mulai dengan slide pertama jadi kita e bahwa infrastruktur atau pembangunan berkelanjutan ini kita sudah kenal cukup lama ya kita kenal bahwa pembangunan berkelanjutan itu secara ringkas memenuhi generasi saat ini tapi juga tidak membahayakan generasi berikutnya jadi tujuan utamanya adalah quality of life bagi seluruh umat manusia begitu ya secara berkelanjutan jadi kita kenal ya sampai tahun 9 itu triple bottom l nah ini yang bahwa kalau kita berbicara mengenai eh pembangunan berkelanjutan selalu ada aspek lingkungan aspek sosial dan aspek ekonomi Saya kira ini kita semua sudah tahu tapi dalam 10 tahun belakangan Saya kira eh triple bottom line ini sudah berkembang menjadi kuadrupel bottom line ya jadiadrup bottom line ini karena aspek tata kelola nah ini yang sangat penting karena saat tata kelola ini menentukan sebetulnya nanti Apakah sebuah infrastruktur itu akan ee berkelanjutan atau tidak J kita eh bisa melihat dalam banyak hal ee pembangunan infrastruktur berjalan tetapi juga kita mengalami kesulitan dalam pengoperasian dan pemeliharaannya sehingga eh dia berkurang dari masa layannya nah ini yang EE tentunya menjadi satu tantangan bagi kita bagaimana aspek tata kelola atau governance ini bisa kita ee jadikan satu titik eh perhatian Sentral yang eh apa menjamin bahwa infrastruktur bisa berfungsi beroperasi dengan memberikan manfaat yang optimal pada masa layan bahkan eh apa melebihi masa layanannya Nah jadi sustainability ini kita kenal ini sebnya bukan hanya eh buzw ya Jadi yang selalu jargon ataupun selalu kita ulang-ulang tapi eh itu tidak cukup yang kita perlukan bahwa ini adalah menjadi bagian dari semua kegiatan kita jadi nafas kita ya dan juga setiap kita melangkah referensinya adalah sustainability ini jadi dia bukan sekedar bzw tapi juga way of life kemudian kita melihat di ee slide berikutnya bahwa pembangunan berkelanjutan yang akan saya angkat hari ini adalah temanya lebih banyak tentang air Nah jadi beberapa waktu yang lalu Indonesia menjadi tuan rumah dari e world water forum ke-10 dan eh saya secara pribadi mendapat kesempatan yang eh banyak sekali sebuah privil bagi kami untuk mengikuti prosesnya dari awal dari tahun 2019 dan mengikuti dari dekat berbagai isu tentang air jadi hari ini sesuai dengan kapasitas kami juga sebagai ketua umum ikatan ahli teknik penyehatan dan lingkungan yang mengurusi ee bidang E keairan ini menjadi sangat relevan dan EE tentunya ee dalam banyak hal ini juga punya eh kesamaan begitu ya dengan eh beberapa infrastruktur lainnya apakai itu Jalan Jembatan ya kemudian juga ee infrastruktur ee irigasi kemudian telekomunikasi bahkan eh infrastruktur eh Perumahan ya Saya kira ini juga Eh ada kaitannya tapi kami akan fokus pada isu air karena air ini universal good ya kemudian dia tidak dimiliki oleh siapapun tapi menjadi ee apa Eh punya bersama ya punya semua begitu Jadi konsepnya adalah kita bagaimana pembangunan berkelanjutan ini di bidang air itu saving dan sparing water the effal Bapak Ibu memang eh sesudah Indonesia 75 tahun merdeka Ternyata kita juga belum mampu ya untuk melepaskan dari tekanan masalah air jadi basic ini benar-benar masih menjadi basic Jadi kita ini yang menjadi tantangan bagi kita semua dan sainging ini sebetulnya konsepnya adalah kita menyimpan tapi juga berbagi kita bukan hanya menggunakan kita sendiri tapi juga berbagi dengan sesama kita dan sesama ini Tentunya bukan hanya manusah kita jug berbagi dengan hewan berbagi dengan ekosistem ya Saya kira ini yang menjadi ee apa namanya Fokus dari keberlanjutan ee sektor air Oke ini beberapa foto yang memang Ee Kita kumpulkan ya dari eh eh apa namanya kompetisi foto pada saat world water forum ke-10 itu menggambarkan bagaimana ee interaksi air dengan manusia dengan lingkungan ee alam dan lingkungan buatan Saya kira ini menjadi komponen yang sangat sangat penting kemudian di slide berikutnya kita melihat bahwa kalau kita berbicara isu air pada saat ini sebetulnya kita tidak bisa melepaskan diri dari ee berbagai isu lain ya Jadi kita selalu dihadapkan pada dua kutub yang saling berseberangan bahkan kita ee melihat di Palestina ya air menjadi isu Bagaimana antara perang dan EE posisi Damai itu ee sangat ditentukan atau air sangat menentukan men jadiadi instrumen ataupun menjadi ee alat perang ee yang EE sangat ampuh ya di berbagai negara ini juga air menjadi isu Sentral Apakah itu di Eropa di Afrika di Asia ya ini menjadi satu instrumen yang bisa memicu perang kemudian juga Air ini juga selalu dikaitkan dengan persoalan ekonomi ya kudian di dunia juga kita melihat bahwa air itu sangat penting atau sangat eh dengan persoalan kemiskinan dan juga kesejahteraan kemudian antara kaya dan miskin oleh karenanya di dalam eh pidatonya beberapa Wak yang lalu presiden WC itu menkan bahwa Prioritas pembangunan struktur berkelanjutan khususnya di bidang air itu mau tidak mau harus menyentuh empat empat ee area ini yaan iklim demografi kemudian pertumbuhan perkotaanan bagaimana air juga bisa memberikan jaminan kesehatan pangan ekosistem ya kemudian juga bagaimana air juga berkaitan dengan para stakeholdersnya terutama yang eh di sini penting itu kita mendengar suara-suara dari ee generasi muda kemudian ee ibuibu ya kemudian juga komunitas lokal Nah semuanya itu diarahkan untuk mengakselerasi tujuan sdg keen tentang air Nah ini Bapak Ibu para sahabat lingkungan bahwa ee sdg ke6 Ini kan ee pada saat ini tentang air itu ee sebetulnya sudah kita tahu cukup lama Jadi pertama kali World forum tahun 97 di marakes itu kemudian sampai for ke10 di Bali tahun 2024 nah ini kita masih dihadapkan pada isu yang sama jadi water crisisah sekarang sudah menjadinya itu selalu kitausit perubahan iklim dan juga Eh kebencanaan jadi perubahan iklim ini sekarang sudah bergeser lagi ya kalau kita melihat beberapa literatur terakhir bukan hanya tentang eh climate change tapi sudah berubah juga menjadi climate Crisis jadi semua sudah menjadi eh sebuah krisis yang tentunya ini menjadi eh eh apa namanya catatan bahwa sejak 97 sampai 2024 itu persoalan masih ada yang kita Cry out ya kita eh speak out loud itu ya itu adalah mengenai krisis air dan sampai sekarang pun ternyata itu belum bisa kita tuntaskan jadi kita akan fokus di situ Di sdg keen ya tentang e air dan sanitasi yang tentunya ini menjadi bidang sekali lagi dari eh kami yang sehari-hari memang eh berada di eh lkungan eh profesi teknik penyiatan dan lingkungan lanjut nah ini Jadi infrastruktur berkelanjutan sebetulnya kalau kita berbicara e berkelanjutan ini tujuannya adalah kesejahteraan jadi Apun yang kita lakukan adalah kesejahteraan jadi kita belum bisa berbicara eh infrastruktur memberikan eh infrastruktur memberikan kesejahteraan itu kalau kita tidak bisa dia Jadi kita juga demikian kita tidak bisa pastikan bahwa infrastruktur akan berkelanjutan kalau dia tidak memberikan kesejahteraan jadi infrastruktur tidak berdiri sendiri J mulai dari tantangan tadi ya perubahan iklim nah yang kita harus fokuskan yang di tengah itu disebut kesejahteraan itu kesejahtera untuk air bersih dananitasi kemud UN danc ya terutama ini Adah eh pendidikan kesehatan kemudian sosial ya bagaimana air menjadi perkat kehidupan sosial kita dan juga ekosistemah Jadi sebetulnya kita berbicara infrastruktur berkelanjutan itu muaranya adalah kesejahteraan jadi ini tema kesejahteraan ini yang kita pilih ya WF kemar semua akan bermuara keuarena ir akan memberikan ee jaminan untuk mencapai kesejahteraan itu apakah di bidang kesehatan pendidikan kudian penciptaan lapangan kerja kemudian juga ee pertumbuhan ekonomi perkat sosial dan tentunya untuk natural Capital kita jadi ini yang memang eh menjadi eh kcern utama dari para pihak di dalam eh penyelenggaraan kemarin world water forum lanjut nah kemudian kita melihat Eh ini ada buku yang menarik ya Bapak Ibu juga bisa nanti mengakses eh di akhir eh acara ya saya akan berikan linknya nanti mengenai buku yang diterbitkan pada saat forum kemarin water for share Prosperity jadi air untuk kesejahteraan bersama ini diterbitkan pemerintah RI bersama World Bank dan di sini eh baru ya bukunya tahun 2024 ini memuat tantangan dan risiko air ya yang memberikan ancaman pembangunan berkelanjutan dan pertumbuhan ekonomi Jadi kalau risiko ini dan tantangan ini tidak bisa kita jawab maka pertumbuhan ekonomi itu tidak pernah kita akan capai dan kesejahteraan pada akhirnya juga tidak akan pernah kita capai memang dia adalah prasyarat utama dari pencapaian e pertumbuhan ekonomi dan juga untuk kesejahteraan masyarakat di kemakmuran bersama dan itu kita memastikan juga keberlanjutan ini sebagai contoh saja di dalam buku ya ini kita melihat dari total 8 miliar penduduk ee dunia sekarang itu 2,2 miliar orang itu masih tanpa akses air minum aman 3,5 miliar orang itu tanpa akses sanitasi aman 1,7 miliar orang tanpa layanan dasar air pada Fasilitas Kesehatan nah ini yang Ee kita bisa ketahui ya dari kemarin eh covid ya masa pandemi itu bagaimana pentingnya air kita sudah sangat paham dan itu sudah tidak terbantahkan lagi dan itu apakah di rumah-rumah kita di fasilitas kesehatan kita dan juga dicatat pada tahun 2019 saja misalkan di seluruh dunia ee angka Child mortality eh rate kita itu karena eh air ya kondisi air dan sanitasi yang buruk itunya cukup besar antara 1,4 sampai 4,2 juta kematian anak eh karena memang di situ kondisi air dan sanitasi jadi ini gambaran di dunia di era kontemporer tentunya ini menjadi sebuah e PR besar bagi kita semua nah ini kemudian kalau kita Matadi sudah hubungannya sudah sangat jelas ya bahwa kita berbicaraab itu tuuannya ad untuk Sekarang kita akan masuk kepada Apa tantangan dan kondisi yang kita hadapi di Indonesia ya yang pertama tentunya kita melihat bahwa kita ini dihadapkan pada satu kondi kita punya 280 juta tahun 70 tahun 70 artinya itu ee 50-an tahun yang lalu ya masih 17% puduk kita tinggal di kota k dia naik menjadi 22% tahun 80 naik lagi menjadi 31% tahun 90 kemudian naik lagi menjadi 44% di tahun 2 2000 ya kemudian di tahun 2020 itu sudah menjadi ee kira-kira di angka 57% jadi eh sebetulnya eh turning pointnya adalah di tahun 2010 ini sangat bersejarah Karena untuk pertama kalinya masyarakat Indonesia itu lebih banyak tinggal di kota daripada di desa itu tahun 2010 dari e catatan BPS nah kemudian ini Angka ini akan terus bertumbuh sampai 2045 di mana 70% minimal7 7% ya kalau ramalan Bapenas itu 67% sampai 70% ini akan tinggal di kota nah kota-kota kita ini Tentunya kota yang haus air semua ya tidak sama kondisinya nanti kita akan lihat kemudian di slide berikutnya kita akan e melihat juga bahwa Upaya mewujudkan kesejahteraan ini dihadapkan pada tantangan Tri Crisis jadi kisis pangan energi dan airbut dengan view ya food energy and waste jadi kita eh sampai Eh sekarang masih Eh Apa untuk memenuhi cadangan beras kita kita masih impor ya Kemudian untuk energi juga kita masih mengandalkan energi fosil walaupun jumlahnya turun tapi kita harus mulai berpikir tentang bagaimana memanfaatkan eh apa namanya dengan eh human Genius kita dengan energi surya dengan angin dengan hdropow ya kemudian dengan panas bumiergi misalkan dari singkong dan juga termasuk dari laut nah ini yang e memang eh Kita juga harus pikirkan energi kebarukan ke depan itu memang harus kita optimalkan yang bersumber dari e air ya atau sumbera air kita Apakah itu di laut di Bendungan di sungai dan sebagain kemudian krisis air yang berikutnya eh berikutnya kita hadapi krisis Air ini sebelumnya ee sebelumnya ini bahwa untuk eh target ke6 SD kita ini sebetulnya posisinya off track ya kita di luar trajektory yang sudah di disusun oleh UN Oleh karena itu dalam beberapa tahun terakhir kita sudah kenali masalahnya itu hanya tiga to Dirty Too Little dan too much jadi to dirty to little to Mat jadi ee terlalu sedikit di musim kemarau terlalu banyak di musim hujan ya kemudian juga terlalu kotor eh badan-badan air kita jadi ini yang kita e hadapi triple Crisis ini di eh Indonesia Saya kira eh menjadi sebuah tantangan kalau kita ingin mengarah pada satu ee apa eh tujuan sustainability yaitu ee eh kesejahteraan ya Jadi ini eh sekali lagi Indonesia offack di dalam rencana pencapaian target sdg 2030 dan ini bukan hanya Indonesia ini banyak negara di dunia oleh karenanya isu air ini secara sistematis itu sekarang sudah mulai banyak dibahas ya termasuk menjadi agenda UN yang sebelumnya tidak ada itu un water conference itu Tahun 2022 pertama dan kemudian dikaitkan kan selalu dengan perubahan iklim jadi perubahan iklim ini kan sudah lebih terstruktur pembahasannya jadi untuk mengatasi krisis pangan energi dan air ini sudah masuk ke dalam agenda climate change kalau sekarang Nah lanjut yang kita lihat jadi ee mewujudkan kesejahteraan itu juga kita ee dihadapkan pada ee selain bertambahnya populasi tapi juga sebaran air yang kita miliki ini tidak merata Nah itu kita lihat dua bu ya di situ yang warna biru dan warna kuning itu neraca air yang kita miliki di pulau Sumatera sedikit lebih besar dari pertumbuhan populasi kalau degradasi lingkungan tidak bisa kita kendalikan dan pertumbuhan penduduk tidak bisa kita kendalikan maka bulatan biru itu akan lebih kec dari bulatan ya jadi Sumatra sudah akan dilewati itu yang EE birunya artinya Airnya sudah menjadifisit dari kebutuhan ee konsumsinya ya kemudian di Kalimantan masih cukup besar artinya sumber daya air masih mampu menopang pertumbuhan ee populasi dan pertumbuhan ekonomi di situ Lausi sudah imbang ini juga eh angkanya Sudah sama besarnya ya artinya bulatannya itu sudah sama besar artinya dalam waktu dekat jumlah airnya ini sudah akan lebih sedikit dari kanan penduduk dan juga pertumbuhan ekonomi di Maluku juga demikian kecuali di Papua yang angkannya sudah lebihya masih aman di Papua ya dari neraca air dan juga kebuhan dan kebutuhan ekosistem masih bisa kita penuhiapi di Jawa dan Bali ini angkanya sudah rate ya artinya di Jawa itu ketersediaan air dan EE tumbuhan penduduknya ini sudah tidak imbang jadi kita perlu strategi yang tidak biasa out of the box unconventional eh measures ya unconventional eh water surfice delivery jadi di Jawa dan di Bali ini sudah shortage air ya jadi dari neraca airnya pada kondisi ekstrem itu mengalami defisit oleh karenanya nanti kita akan lihat bagaimana tampungan-tampungan air itu kita butuhkan lanjut nah kemudian upaya kita mewujudkan kesejahteraan tadi saya katakan selain populasi perubahan iklim kita juga dihadapkan pada tantangan kebencanaan ini datanya BNPB ya jadi data BNPB itu 83% dari bencana kita itu berkaitan dengan hidrometeorologi jadi tentang air Apakah itu kekeringan banjir longsor itu berkaitan dengan air ya jadi memang Air ini selain menjadi sumber kehidupan tapi juga kalau kita tidak bisa apa namanya mengelola dengan baik dia akan menjadi sumber bencana bagi kita melihat di Bekasi bahkan di baru-baru ini ya di Cisarua itu sudah e luar biasa banjirnya karena memang kita lalai di dalam meng nah ini angkanya sudah sangat jelas sudah sangat obvious ya jadi Kenapa ee bencana ini dikaitkan dengan ee kesejahteraan jadi upaya kita mencapai kesejahteraan itu tidak akan pernah terpenuhi kalau manajemen rcana kita ee tidak ee apa memadai karena kita harus memulai semua lagi dari nol kita sudah akumulasi ee apa aset kita ee kita akumulasi eh ekonomi kita begitu ya tapi karena banjir karena eh apa namanya karena longsor karena berbagai bencana itu kita harus mulai dari nol lagi Makanya kesejahteraan itu tidak bisa tercapai tanpa kita memikirkan sustainability jadi sustainability eh itu sangat dipengaruhi bagaimana kita juga bisa merespon atau menjawab tantangan kebencanaan ini dengan sangat baik ya jadi eh apa namanya eh yang yang memang eh di Indonesia ini kalau di dikatakan oleh para pakar di dunia ini bukan hanya soal satu bencana tapi multiple disaster jadi kita seperti mall ya bencana itu semua ada di eh Super Mall Ya sudah semua jenis bencana itu ada di Indonesia kita menjadi top three dari negara yang paling rentan ataupunb terhadap bencana air 83% dalamnya ya kemudian kalau kita lihat juga eh bahwa sebetulnya infrastruktur ini eh walaupun tadi tantangannya sangat berat tapi sebetulnya pertumbuhan ekonomi kita itu juga sangat ditentukan oleh pembangunan jadi kontribusi e pembangunan infrastruktur untuk pertumbuhan ekonomi itu rata-rata 10% perahun nah kita bisa melihat angka pertumbuhan ekonomi 10 tahun terakhir ini kan Hampir eh apa stab ya di angka 5% kecuali di masa covid itu kita sempat minus ya dan e ada satu lagi di tahun 2021 itu di bawah 5% yang merah itu di bawah 5% Artinya kita cukup stab eh pertumbuhan ekonomi dan ini ditunjang ole pembangunan infrastruktur yang menyerap tenaga ja kemudian berikan eh income ya yang tadi kita diskusikan di awal e lebih dari 1 juta penduduk yang bekerja di sektor konstruksi nah ini Tentunya Eh kalau kita sekarang ber eh keinginan ya negara kita berkeinginan atau pemerintah berkeinginan untuk mencapai angka pertumbuhan 8% itu juga harus ditopang oleh pembangunan infrastruktur yang memadai di samping tentunya dari ee investasi dari ekspor kemudian juga dari ee konsumsi masyarakat dan tentunya dengan infrastruktur ini kita mampu menaikkan ee daya saing e Indonesia nanti kita lihat datanya kemudian juga menarik investasi sektor swasta untuk masuk ciptakan lapangan kerja baru yang tadi ya dan juga tentunya ee pembangunan infrastruktur itu selain eh Bendungan irigasi itu untuk manusia semua ya hampir semua itu kita eh ehnya adalah untuk manusia jadi eh kesejahteraan sosial ekonomi manusia tetapi juga tentunya untuk kesejahteraan lingkungan kjahteraan lingkungan ini juga kita sudah dengar dari bapak presiden kita beberapa waktu terakhir yang menginginkan tangg pantai ya tanggul pantai dan tanggul laut di pesisir Pulau Jawa bagian utara J ini juga upaya kita untuk memulihkan kondisi ekosistem yang sudah mengalami tantangan perubahan iklim misalkan karena kenaikan muka air laut Kian di slide berikutnya kita melihat juga bahwa infrastruktur ini memberikan kontribusi yang tidak sedikit untuk daya saing kita daya saing kita ini kan naik ya dari ee tahun 2017 misalkan itu ranking 47 sekarang sudah kita mampu berada di ranking 27 Itu untuk keseluruhan ee apa namanya agregat dari ee daya saing kita di ee apa di dunia tapi dari sisi infrastruktur kita masih cukup rendah ya artinya baru di ranking 52 dari ee sekitar 150-an negara yang disurvei dan EE tentunya ini PR kita masih banyak jadi infrastruktur masih di ranking 52 walaupun yang lainnya sudah cukup baik tapi infrastruktur sendiri masih cukup Tertinggal kalau kita lihat desain Global Indonesia ini masih ada negara Singapura dan Thailand yang dekat-dekat kita itu eh Vietnam Malaysia Filipina Ya itu sudah mengikuti terus J kalau kita tidak membangun infrastruktur baru atau bisa mengelola infrastruktur dengan baik maka kita akan mengalami degradasi lagi dalam hal indeks daya saing kita kemudian kalau ee apa namanya kalau kita lihat di slide berikut ini khusus tentang air ya Ini juga angka apa slideenya menarik di slide berikut B kita melihat Bagaimana eh tentang eh studi tentang air minum itu dilakukan untuk 50 S kota-kota utama di dunia nya Nah ini yang menyelenggarakan di economis grp ya itu menggunakan 47 indikator ya kualitatif dan kuantitatif itu Eh kita melihat groupingnya dari indikatornya itu dari sisi reliabilityibility dan suabil Nah kita melihat bahwa Jakarta satu-satunya kota Indonesia yang dimasukkan dalam survei dari 51 kota utama dunia itu ternyata King overallnya keseluruhannya itu ada di nomor 49 nilainya 34,7 ya itu dari totalnya kan 100 nilainya ya Nah ini Jakarta itu 34,7 ranking 49 itu hanya ada di atas kota Dones dan kota Lahor Pakistan tapi kita kalau e melihat angka tersebut kita sangat terkejut karena kita juga di bawah Adis Ababa eopia 42 kemudian mombasa di Kenya itu di ranking 46 Jangan tanya Hanoi ya Vietnam itu lebih tinggi lagi di ranking 24 kota-kota utama di dunia misalkan di Amerika itu sudah di atas 90 nilainya eh kota-kota Eropa juga begitu Lisbon Sofia ya kemudian Copenhagen itu sudah eh apa di atas -an semua jadi kita sangat Tertinggal ini di e bidang air minum ya Saya kira ini memberikan satu ee cambuk bagi kita kalau kita itu sudah di bawah Etiopia di bawah Kenya Vietnam maka kita perlu memikirkan ulang Bagaimana cara kita untuk membangun dan memelihara eh infrastruktur air kita terutama air minum ya DII jadi rankingnya dari reliability ranking 49 akesibility ranking 50 dari 51 jadi Betapa sulitnya kita memperoleh akses ke air ya dan juga di sustainabilitynya agak lumayan ini ya 35 Artinya kita masih mampu merawat eh dan memelihara infrastruktur yang sudah kita bangun walaupun nanti kita akan lihat eh kumitannya seperti apa Nah kemudian dari situ kita melihat bahwa pemerintah bersama dengan berbagai stakeholders kan tidak tinggal diam bahwa suabity kesjahteraan itu juga harus diikuti tadi dengan bagaimana kita membangun infrastruktur berbagai infrastruktur ini sudah kita bangun termasuk misalkan untuk mitigasi bencana ya tadi ya Ee banjir ini di kabupaten Bandung ya misalkan kita sudah sistem sungainya sudah kita eh perbaiki di Citarum hulu tapi di Citarum Hilir bahkan di anak-anak sungai Citarum seperti kemarin di Bekasi itu kan dari kali Cikas dan kali Bekasi itu memang luar biasa karena tekanan populasi jadi ini eh pembangunan ini mengurangi ya artinya mengurangi risiko kita kebencanaan tapi sekaligus meningkatkan eh apa suainability level kita J kita berupaya supaya kota-kota kita ini sebagai Sal Capital kita tentunya dan eh apa eh untuk pertumbuhan ekonomi kita bisa suain tidak selalu mulai dari nol kita tidak selalu ee apa ee dihancurkan aset yang sudah terbentuk yang sudah terkapitalisasi Ee di level masyarakat terutama di masyarakat yang berpenghasilan EE menengah ke bawah kemudian di slide berikutnya kita juga melihat bahwa pemerintah mulai membangun Bendungan nah ini tampungan-tampungan seperti yang tadi saya katakan bahwa di Pulau Bali Jawa dan juga mendekati waktu dekat ya Sumatera itu sudah shortage airnya jadi kita harus membuat tampungan-tampungan seperti ini jadi Bendungan ini sudah dibangun ee dari tahun 2015 sampai 2024 oleh pemerintah sebanyak 61 53 Bendungan ini sudah tuntas ya artinya ee Ini satu hal yang perlu kita apresiasi dari ee pemerintah yang sudah memberikan perhatihan serius terhadap ee e apa namanya sektor sumber daya air tapi kalau kita bandingkan dengan Cina kita bandingkan dengan Korea kita bandingkan dengan berbagai negara di Eropa di e Afrika eh maaf di Amerika Selatan ini jumlah ini kelihatan banyak ya tapi sebetulnya ini sangat sedikit di Cina itu punya hampir 90.000an Bendungan ya di Korea 7.000an di Indonesia ini baru 300 Bendungan kita artinya tampungan air kita itu baru 300 kalau kita ditambah-tambah dengan danau dan Embung dan sebagainya itu jumlahnya mungkin baru 5.000-an ya Artinya kita ini masih ee sangat sedikit gitu ya Ee di dalam menyediakan infrastruktur tampungan air jadi kita eh Bapak Ibu para sahabat lingkungan ee sangat penting untuk membangun Bendungan ini dalam berbagai perspektif ya Apakah itu untuk pangan Apakah itu untuk Energi apakah itu untuk air baku ya untuk air ya dan juga termasuk untuk pengendalian banjir jadi ini yang eh sangat penting kalau kita ingin Sejahtera ke depan ya kita harus bangun banyakungan sehingga krisis air di musim marau bisa kita atasi ya eh apa namanya eh Little di musim kemarau kita bisa atasi kemudian eh di ee di masa ee musim basah kita bisa kurangi risikonya Kemudian Bapak Ibu para sahabat lingkungan di slide berikutnya kita juga melihat bahwa untuk sektor air minum juga cukup banyak yang sudah kita bisa eh apa namanya kita bisa eh capai ya Nah kemudian eh apa namanya kemudian kita lihat di sini bahwa dari 10 tahun terakhir kita bisa menyediakan tambahan 16 sampai 20 juta jiwa layanan air minum Ini potensinya tapi ini belum semuanya bisa tersambung sampai rumah-rumah kita ya jadi from ya jadi di sini yang masih PR kita untuk menambah sambungan rumahnya dan ini berhasil meningkatkan angka air minum layak kita belum aman ya air minum layak kita dari%3% kita membangun Bendungan kemudian diikuti dengan sistem penyediaan air minum itu menambah 23% ee selama 10 tahun berarti setiap tahun itu hanya nambah 2% layanan Kita Sementara penduduk kita juga kira-kira nambahnya segitu pertumbuhan penduduknya ya jadi Artinya kita membangun infrastruktur tapi penduduk juga meningkat terus nah kalau pertumbuhan pembangunan infrastruktur ini lebih sedikit dari angka pertumbuhan prodenduduk berarti kita akan semakin besar gapnya ataupun eh apa namanya eh selisih antara install capacity dengan yang dibuhkan Apalagi kita berbicara tentang bagaimana kondisi PDAM kita ini dari tata kelola Yang tadi kita sebutadup eh apa namanya bottom line di depan bahwa tata kelola kita dari 394 PDM kita kita harus akui bahwa yang sehat Itu hanya 258 yang kurang sehat 96 yang sakit 40 sakit ini ee artinya tidak mampu memenuhi kebutuhan operasional ya artinya untuk memenuhi ee kebutuhan untuk om-nya saja tidak cukup tapi kalau yang sehat ini sudah bisa dia memenuhi kebutuhan operasional harian bulanan tahunan tapi tentunya sama dengan eh kasus e di banyak negara bahwa PDM tersebut kesulitan di dalam mengembangkan jaringan ya dan juga mengatasi penuaan ataupun yang kita sebut dengan aging infrastructur aging infrastructur ini juga menarik karena ini eh Banyak kota-kota kita ya terutama di kota di Jawa itu yang dibangun oleh Belanda sudah ratusan tahun dan Ya paling tidak di awal 19 eh 20 ya di abad abad 20 di awal-awal abad 20 Nah itu banyak yang sudah dibangun oleh Belanda kita bisa lihat dari reservoarnya kita bisa lihat dari pipanya nah ini sekarang sudah mengalami aging nah ini belum pernah kita ganti makanya non revenue water kita ataupun unacounted for water kita kebocoran air di sistem perpipaan kita sangat tinggi masih di atas 30% nah ini menjadi tantangan untuk tata kelola tadi ya kita membangun banyak tetapi kita juga harus mengganti merepair ya merenew mengembalikan pada kondisi yang baik sehingga level of service kita tidak menurunah jadi seperti itu yang kita bisa lihat bahwa dari 394 PDM hampir 400 itu hanya 20 jadi hanya eh apa namanya kecil sekali jumlah p yang ya artinya financially viable dan juga bankable untuk kpbu jadi hanya 20 yang yang betetul sehat dan itu punya eh potensi untuk dikerja samakan eh dengan swasta ya kemudian yang tadi saya katakan bahwa ciri PDM kita ini casus ya jadi disebutnya itu casus jadi tidak ada kompetisi tapi dia tidak bisa memenuhi harapan masyarakat waupun venunya besar tapi tetap tidak mampu untuk mengembangkan jaringan atau meningkatkan tingkat layanan dan juga kualitas layanan bagi para pengguna atau ee apa masyarakat Ya itu ee untuk air minum nah air limbah kita melihat bahwa dalam 10 tahun terakhir itu layanannya ee apa bertambah ya untuk 13,7 juta ini potensi juga artinya yang sudah terpasang itu tentunya eh kapasitasnya bisa menjangkau tambahan 13,7 juta KK nah ini yang terutama yang kita Eh lihat itu di kota-kota besar ya itu sekarang sudah ada spalde ini ya sistem pengololan air limbah domestik terpadudt nah ini misalkan di Makassar di Palembang di Pekanbaru di Bali kemudian di Jakarta ini sudah ada semua Nah kita juga harus menyentuh secondary Cities kita misalkan Jambi ya kemudian juga e palangk Raya misalkan sepertiin juga harus kita layani dengan spal DT ini karena kalau tidak sungai-sungai kita pasti akan terceat dan sekali lagi di sini fungsi air limbah itu untuk natural Capital juga jadi bukan hanya untuk human capital kita ingat selalu ya kepadaadruple bottom line tadi di depan bahwa human capital dan Natural Capital kita harus kita secure terutama bagaimana kita menurunkan angka chart mortality rate tadi kita eh singgung di depan dan tantangan pengelolaan ini governance-nya quadruple bottom line kita adalah bagaimana kita Mengubah sistem onsite ke offsite Jadi sekarang ini masih ada kalau tadi akses sanitasi layak itu masih 82% di tahun 2024 masih 18% masyarakat kita itu yang mohon maaf yang masih bab-nya itu di tempat-tempat terbuka di sungai-sungai di saluran-saluran di badan-badan air yang memang itu seharusnya tidak boleh ee dicemari langsung ee dari pembuangan air limpah domestik kita nah ini jadi memang tantangan terbesarnya adalah mengurangi angka tadi bab itu ya babs Dan juga bagaimana transisi onside ke offside ini jadi septik tank itu kita buat ya jadi ee cubluknya itu bukan cubluk yang sederhana lagi begitu Itu kan cubluk itu sudahatrin ya atau leher angsa itu sudah kita tahu dari zaman Rawi ya sampai sekarang kita masih gunakan Bah masih ada yang BS apa namanya di berbagai tempat Nah kalau tadi air minum itu cinya adalah cas untuk Air limb ini cinya adalah casend pengembang jaringannya srsrnya juga pasti sangat rendah karena revenya rendah walaupun tidak ada tidak ada kompetisinya dan juga artinya pemerintah bisa menguasai secara total market di bidang ini tapi ternyata itu tidak terb jadi ini adalah tantangan untuk kita ke depan dan yang paling penting bahwa pengelolaan air limbah ini harus di harus dikaitkan dengan pengelolaan air minum setiap PDAM sekarang harus mulai memikirkan Bagaimana pengelolaan air libah tidak tidak berdiri sendiri karena makin berat nah ini makanya nanti di dalam eh struktur pentarifan air itu harus masuk ke dalam struktur air Min baik Bapak Ibu yang kami hormati dan juga para sahabat lingkungan kita masuk ke bagian ketiga yaitu upaya dan tindak lanjut ke depan untuk infrastruktur berkelanjutan tadi T sudah ada melalui pembangunan berbagai infrastruktur tapi sebetulnya kita lihat dari sisi kebijakan ya dari sisi kebijakan pemerintah dari sisi kebijakan pemerintah ini pak presiden Prabowo dan Pak ibran itu sudah menetapkan astaacita ya astaacita ini kan untuk mewujudkan kesejahteraan melalui swasapangan energi dan air Nah Asta cita yang kedua itu sudah sangat jelas mendorong kemandirian bangsa melalui Swasembada pangan energi dan air ya di samping yang lain tentunya ini menjadi PR bagi kita bagaimana eh visi presiden atau cita-cita presiden keedel ini betul-betul bisa di di eh apa di direalisasikan dengan berbagai program KKR kemudian di slide berikut nya bahwa kita juga sudah punya eh set of regulations ya artinya eh dasar-dasar kebijakan utama kita ee dasar-dasar kebijakan utama kita misalkan kita sudah punya undang-undang 16 ya tentangan Paris agreement undang-undang Tang rpjpn dan undang-undang Cipta kerja kudian juga dengan berbagai turunan kebijakan ini ee yang memang sudah Ee disusun oleh pemerintah eh pusat dan juga diturunkan ke pemerintah daerah nah pesan saya adalah bahwa sebetulnya urusan Air ini sekali lagi ini bukan urusan eh apa hanya teknis saja tapi dikatakan oleh pak presiden world water Council water is Politics Jadi bagaimana menempatkan air pada strata kebijakan tertinggi dan menjadi atensi dari para Decision makers ini pr-nya itu ini Nah kita tahu bahwa dalam eh beberapa waktu terakhir itu sudah sudah dilantik ya Eh para kepala daerah baruala daerah baru ini harus punya eh apa namanya sense of Crisis sense of water Crisis tanpa itu maka masalah Air ini akan ditinggalkan lagi padahal kita harus kaitkan selalu kalau kita berbicara mengenai tadi Eh di depan ya kita berbicara mengenai bahwa building Blocks dari kesejahteraan ini kan adalah pendidikan dan kesehatan Tanpa Air pendidikan dan kesehatan itu juga di sekolah-sekolah kita di madrasah kita di Puskesmas kita ya di rumah sakit maka itu akan terganggu layanannya jadi water is Politics bagaimana kita mengajak para anggota DPRD anggota DPR ya yang kita lakukan pada saat saat kemarin di world water forum itu ada satu eh apa namanya eh ada satu eh grup yang memang dihadiri oleh eh parlementarian para anggota dewan nah ini dibahas ya di dalam WWF kemarin bahwa infrastruktur berkelanjutan untuk Prosperity itu itu menjadi tema Sentral ya menjadi tema sentral dan ini di dibahas oleh eh 160 negara kemarin eh kemudian juga 7.000 Youth participants ya apa peserta di bawah 35 tahun kemudian juga Global audience-nya ini mencapai 20.000 orang nah ini bersama-sama memikirkan tentang air Nah tentunya ini menjadi satu kemenangan diplomatik Ya bagi Indonesia di slide berikutnya bahwa kita bisa melahirkan eh apa namanya ministerial Declaration nah ini ministerial Declaration yang memang ini dilakukan eh lewat satu proses yang legitimate ya di Unesco kemudian dalam berbagai pertemuan internasional Jadi bagaimana menarik atensi tadi ya menarik atensi dari para pengambil keputusan untuk berbicara tentang air dan kemudian juga untuk menempatkan air pada strata kebijakan tertinggi jadi kita tentunya di sini juga melahirkan beberapa hasil ya yang membanggakan di situ ada World Lake Day itu sudah ditetapkan menjadi eh resolusi eh PBB di bulan Desember lalu dan kita akan bentuk center of Excellence on water and climate resilience Yang tadi kita melihat 83% dari jumlah bencana kita itu eh berkaitan dengan hidrolimatologi eh hidrometeologi ya tentunya ini menjadi penting kita punya center of Excellence samping tentunya ekedu ini menjadi satu media untuk pembelajaran yang sangat bagus ya untuk kita semua sharing kemudian juga kita mulai berpikir bagaimana memiliki integrated water resource management untuk pulau-pulau kecil kita hampir pulau-pulau kecil di Indonesia banyak sekali di Maluku Maluku Utara di e Sulawesi Tenggara itu kesulitan ya untuk mendapatkan akses ke air bersih Nah tentunya ini menjadi satu ee hasil yang bagus ya dari WWF untuk bisa ee menaruh ee isu mengenai pulau-pulau kecil ini jadi perhatian dunia dan kalau kita tidak ee lakukan tentunya ini menjadi ancaman untuk ee keberlanjutan ee di pulau-pulau kecil tersebut dan yang terakhir itu world water Warriors action guide ya tentunya ini juga kami ee Sangat terbuka ya kami menjadi anggota di kesekretariatan eh world water forum ini juga mengajak para sahabat lingkungan para eh apa namanya peserta webinar hari ini untuk urun rembuk menyusun world water Warriors action guide kita ini memang ah bukan lagi sekedar stakeholders tapi kita Itu diminta untuk menjadi warriors untuk mengatasi krisis tadi jadi krisis air itu memang harus dilakukan oleh para pejuang air kira-kira begitu ya Nah ini pemerintah RI bersama WWC World counil itu sudah menyusun Action gu-nya Nah ini bisa dilihat di website eh world water forum org bisa diakses bisa diberikan masukan-masukan karena ini dalam tahap penyelesaian Dan ini menjadi living documen yang men yang terus akan diupdate dari waktu ke waktu nah ini eh water Warriors guide ini adalah tools ya untuk mempercepat eh kita untuk mencapai target-target eh sdg yang keen air tadi jadi sekali lagi fokusnya pada sustainable water governance pembiayaan dan juga pada teknologi nah tiga area ini yang menjadi konsen eh pemerintah Indonesia Sekali lagi tata kelola kemudian pembiayaan ya penyediaan uangnya dan juga tentunya Inovasi dan water tenology jadi saving and sparing water ini menjadi eh apa namanya bagaimana kita dalam satuan wilayah dalam satuan waktu bisa saving water juga sparing kita menyimpan tapi kita juga berbagi kemudian mekanisme pembiayaan yang inovatif ya misalkan ini F financial aid ya mekanisme eh pembiayaan yang terdesentralisasi artinya dilakukan oleh daerah itu sendiri ya kemudian inovasi teknologi Saya kira ini juga sangat penting itu yang kita perlukan sekarang adalah unconvenional ya tenologi mix ya antara human and artificial intelligence natural intelligence jadi saya kira di sini memang eh kita eh inovasi teknologi ini juga menjadi perhatian saya kira dari Eh ekoedu ini ya dari ee pusat ee pelatihan ekoedu yang tentunya ini menjadi ee sangat penting dan e tentunya bisa memberikan kontribusi yang luar biasa dan yang terakhir adalah pemberdayaan masyarakat komunitas lokal dan generasi muda ini untuk advokasi align dan accelerate jadi untuk kita bisa menggunakan berbagai teknik marketing sosialisasi ya ya untuk advokasi Kian juga menyatukan tujuan bersama jadi common goals common platform ya kemudian kita mengakselerasi target-target sdg itu bisa dicapai di tahun 2030 nah ini Tentunya PR kita untuk bisa mengakselerasi akses air minum layak dan aman kalau yang layak tadi sudah 92% tapi yang amannya yang pipa perpipaan itu masih 21% Nah kalau di bidang sanitasi bahkan jauh ya kalau akses e sanitasi layaknya sudah 83% tapi akses sanitasi amannya itu masih di bawah 6% Jadi yang tadi transisi dari onside ke offside Bapak Ibu para sahabat lingkungan slide berikutnya Saya ingin memperlihatkan bahwa eh infrastruktur berkelanjutan itu juga merupakan sebuah siklus nah ini ya Jadi kalau kita melihat ee infrastruktur berkelanjutan itu harus kita lihat sebagai sebuah siklus yang utuh dari awal dari survei investigasi design dan Land acquisition kemudian eh sampai konstruksi dan Operation and maintenance dan juga kalau kita lihat infrastructure sustainability rating hampir semua berbicara mengenai siklus ini beda-beda sedikit tapi hampir semua berbicara mengenai siklus pembangunan infrastruktur jadi kita tidak hanya pintar membangun tapi yang paling berat adalah memelihara dan mengoperasikannya dengan baik sehingga masa layannya itu bisa panjang ya Saya kira untuk Ee Jalan itu bisa ratusan tahun untuk air minum itu bisa 3050 tahun ya seperti itu untuk sampah itu bisa lebih sedikit yaah ini yang yang tentunya infrastruktur berkelanjutan kalau kita lihat sekarang ya misalkan tentang eh sampah pemerintah kan baru saja m-launching eh kebijakan untuk menutup eh TPA yang menggunakan Open damping Nah ini kan eh sesudah 75 tahun merdeka kita ternyata masih gunakan teknik open damping jadi hanya dibuang begitu saja di TPA tanpa pengolahan lebih lanjut ini yang tentunya menjadi PR bagi kita kita ingin berbicararastukur berkelanjutan siklus ini harus kita ikuti semua ee rating-rating yang disusun oleh berbagai lembaga di dunia yang sebelah kanan itu sustainable infrastructure itu eh menggunakan pendekatan iniikus ini ya jadi lengkap kemudian di slide berikutnya kita juga perlu melihat bahwa eh infrastruktur berkelanjutan ini perlu dilakukan secara terpadu secara terpadu jadi dari sumber ke tab ya from S jadi dari bendungan-bendungan yang tadi sudah kita bangun kita transmisikan kemudian kita apa namanya bawa [Musik] ke kemudian kita bawa Kenya at consumnya di area kita olah itu ke treat ataupun ke safe disposal dan eh recycle unit kita termasuk
Resume
Categories