Webinar 106 Infrastruktur Berkelanjutan Dalam Era Kontemporer
oYxWehgJ5Js • 2025-03-13
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
pengajar yang
berpengalaman memberikan pengalaman
langsung dengan
praktikum dan eLearning yang dapat
diakses di
Manun jadi awalnya saya mengikuti
pelahanang dari grup-grup di alumni
ini cerita mereka itu sungguh bisa
dianggap menarik ya karena mereka
pengetahuan mereka tentang yang pengin
mereka ketahui itu meningkat gitu ya
kemudian skill-skill yang dihasilkan
dari hasil pelatihan itu juga cukup bisa
dilihat begitu ya terasa Git manfaatnya
di kami terutama untuk e Para konsultan
yang memerlukan tenaga-tenaga ahli
sehingga saya memilih
ekoedu dan sempat mengikuti pelatihannya
juga dan itu terbukti benar nah saya
lihat Instagram itu ada ya Yang ak
menarahkan pelatihan Nah di situ juga
saya bacabaca terlebih dahulu ya terkait
tentang informasi yang DII oleh nah
Menurut saya itu menjadi hal yang
membuat tertarik unuk pelatihan gitu
Jadi saya sering lihat di Instagram gitu
Bagaimana
idu menyampaikan
informasinya itu bagus karena
peltian-pnya selalu tergini terus
mengikuti zaman dan juga pelatihnya atau
mentornya itu bagus-bagus dan terbaiklah
di
[Musik]
bidangnya Iya eh yang pertama memang
Tentu saja Ini meningkatkan dan
maksimalkan skill-skill yang saya
harapkan begitu ya terutama dalam
penyimpunan dokumen andal kinerja saya
jadi bisa lebih produktif lebih efektif
juga e punya update Gitu ya
update-update persoalan-persoalan am
terpini dari ahlinya langsung di
lapangan begitu yang pengalamannya tidak
dirilakukan menurut saya pelatihan yang
disediakan u ini sangat bermanfaat
sekali dan mudah untuk aksesnya jadi ada
teknologi terbaru yang saya dapat di
eLearning ya itu luar biasa pelajarannya
juga mudah sekali untuk dipahami
Alhamdulillah bisa mengikuti dan juga
menambah ilmu pengetahuan yang banyak
banget
[Musik]
eLearning ini memang di memang sangat
diperlukan sekali ya terutama untuk kita
yang dengan keterbatasan pengetahuan
kemudian juga waktu mungkin E itu
memberikan kita kesempatan untuk kembali
mengingat kali mendengarkan
paparan-paparan yang mungkin kurang
jelas kemudian juga kita bisa
mengulang mungkin yang kita in kita juga
bisaingga belajara eek dan efisien
eLearning itu membantu sekali ketika
pada saat penyampaian materi ada yang
ketinggalan gitu ya jadi eh saya bisa
lihat materi itu
Diat sangat membantu Mbak Jadi saya eh
ambil materi terus lihat video yang bisa
diakses kapan aja dan di mana
[Musik]
aja 4 juta dengan informasi yang kami
peroleh itu jauh dari katas padan
sebenarnya jadi apa namanya ya Kalau
saya bilang terlalu murah itu seb jadi
sepadanah jadi menurut sepadan Bu karena
memang patihannya ini pun sangat
membantu ya dalam menyelesaikan satu
pekerjaan yang ada di sekitar lingkungan
saya sendiri gitu nah saya kira sepatkan
sesuailah dengan apa yang didapatkan
[Musik]
ekppp efektif tepat dan
profesionalan cermat dan Hebat Keren
profesional dan juga
[Tepuk tangan]
[Musik]
keir pengembangan sumber daya manusia
adalah bagian dari proses dan tujuan
pembangunan
Indonesia upaya membangun sumber daya
manusia yang berkualitas salah satunya
dapat dilakukan melalui pelatihan
ekoedu hadir sebagai platform pelatihan
lingkungan hidup yang bertujuan untuk
meningkatkan kinerja dan kualitas sumber
daya
[Musik]
manusia saat ini kami memiliki 15 paket
pelatihan yaitu persetujuan teknis air
limbah persetujuan teknis emisi udara
persetujuan teknis limbah B3 penyusunan
dokumen klhs penyusunan dokumen rpph
pemodelan kualitas air sungai pemodelan
dispersi udara pemodelan air tanah life
cycle assessment perhitungan emisi gas
rumah kaca pengelolaan banjir dan
sedimentasi Sungai perancangan dan
pemilihan insenerator sampah dan limbah
B3 pemantauan kualitas udara dan air
menggunakan sensor pelatihan sistem
informasi geografis dan pelatihan remote
sensing
alumni pelatihan kami sudah lebih dari
2.500 orang yang berasal dari seluruh
Indonesia pelayanan kami terbuka untuk
perusahaan pemerintahan perorangan
ataupun pemerhati lingkungan ekoedu
selalu berusaha menyajikan pelatihan
yang berkualitas dengan menghadirkan
pengajar yang
[Musik]
berpengalaman memberikan pengalaman
langsung dengan
praktikum dan e-learning yang dapat
diakses di manaun
jadi awalnya saya mengikuti pelatihan
eked ini memang dari grup-grup di alumni
ya mbak ya pernah ikut pelatihan ini
cerita mereka itu sungguh bisa dianggap
menarik ya karena mereka pengetahuan
mereka tentang yang pengin mereka
ketahui itu meningkat gitu ya kemudian
skill-skill yang dihasilkan dari hasil
pelatihan itu juga cukup bisa dilihat
begitu ya terasa manfaatnya di kami
terutama untuk Para konsultan yang
memerukan tenaga-tenaga
ah sehingga saya memilih
edu dan sempat mengikuti pelatihannya
juga dan itu terbukti
benar saya lihat Instagram itu
adaan pelatihan nah di situ juga saya
bbaca terlebih dahulu ya terkait tentang
informasi Yangi ole nah Menurut saya itu
menjadi hal yang membuat tertarik untuk
itu pelatihan gitu Jadi saya sering
lihat di Instagram gitu Bagaimana
idu menyampaikan informasinya
ekedu itu bagus karena
pelatihan-pelatihannya itu selalu
tergini terus mengikuti zaman dan juga
pelatihnya atau mainornya itu
bagus-bagus dan terbaiklah di
[Musik]
bidangnya iya ee yang pertama memang
tentu saja in meningkatkan dan
memsimalkan skill-skill yang saya
harapkan begitu ya tertama dalam
penyusunan dokumen
Al saya jadi bisa lebih produktif lebih
efektif juga e punya update Gitu ya
update-update persoalan-persoalan dalam
Pan terkini dari ahlinya langsung di
lapangan begitu yang pengalamannya Tidak
diragukan menurut saya pelatihan yang
disediakan ini sangat bermanfaat sekali
dan mudah untuk aksesnya jadi ada tek
terbaru yang saya dapat diarning ya itu
luar biasa pelajar juga mudah sekali
untuk dipahami Alhamdulillah bisa
mengikuti dan juga menambah ilmu
pengetahuan yang banyak
[Musik]
banget earning iniang memang sangat
diperlukan sekali ya terutama untuk kita
yang keterbatasan pengetahuan kemudian
juga waktu mungk E itu memberikan kita
kesempatan untuk kembali mengingat
kembali mendengarkan paparan-paparan
yang mungkin kurang jelas kemudian juga
kita bisa mengulang sesering mungkin
yang kita inginkan kita juga bisa re
kembali sehingga belajar kita bisa lebih
efektif dan
efisiarning itu membantu sekali ketika
pada saat penyampaian materi ada yang
ketinggalan gitu ya jadi saya bisa lihat
materi itu
di sangat membantu Mbak Jadi saya eh
ambil materi terus lihat video yang bisa
diakses kapan aja dan gimana
[Musik]
aja 4 juta dengan informasi yang kami
peroleh itu jauh dari kataaspadan
sebenarnya jadi apa namanya ya Kalau
saya bilang terlalu murah itu sebnya
jadi sepadanlah jadi menurut saya
sepadan Bu karena memang pelatihannya
ini pun sangat membantu ya dalam
menyelesaikan satu pekerjaan yang ada di
sekitar lingkungan saya sendiri gitu nah
saya kira seempatkan sesuailah dengan
apa yang didapatkan
[Musik]
ekppp efektif tepat dan profesional
hemat cermat dan Hebat Keren profesional
dan juga keedirnya
[Musik]
ya asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Selamat siang Bapak Ibu dan
rekan-rekan sekalian Selamat datang
kembali di webinar ekoedu
ke-106 saya ucapkan terima kasih kepada
bapak ibu semua yang sudah selalu setia
untuk mengikuti acara webinar ini baik
untuk hari ini webinar edu akan
mengangkat tema infrastruktur
berkelanjutan dalam era kontemporer
perkenalkan saya Dini yang akan bertugas
sebagai moderator pada hari ini Baik
Bapak Ibu semuanya sebelum memulai
webinar pada siang ini alangkah baiknya
kita berdoa bersama-sama sesuai dengan
agama dan kepercayaan masing-masing
berdoa dipersilakan
Berdoa
selesai untuk acara selanjutnya Mari
kita menyanyikan lagu Indonesia Raya
secara bersama-sama diharapkan kepada
Bapak dan Ibu semuanya untuk duduk tegak
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
baik Bapak Ibu semuanya Eh Izinkan saya
mempromosikan tiga pelatihan dalam waktu
dekat ini yang akan diselenggarakan oleh
kami yakni yang pertama yaitu pelatihan
penunjang Dokumen Amdal dan slo
persetujuan teknik untuk emisi udara
yang akan dilaksanakan pada tanggal 17
hingga 1 Maret
2025 kemudian dilanjutkan dengan
pelatihan penyusunan laporan pemantauan
lingkungan RKL
RPL yang akan dilaksanakan pada tanggal
17 hingga 19 Maret
2025 lalu yang pelatihan ketiga yaitu
pelatihan perhitungan emisi gas rumah
kaca dan Perdagangan karbon yang akan
dilaksanakan pada tanggal 14 hingga 18
April
2025 jika bapak dan ibu melakukan
pembayaran pada Hin sat pelatihan bapak
ibu akan mendapatkan diskon 10% dari
biaya
investasi untuk informasi lebih lanjut
dapatghubung menghubungi admin kami
Riris Danis Bapak Ibu juga bisa
mengunjungi sosial media kami yakni ada
Instagram youtube channel
Facebook dan juga website resmi yaitu
ekoedu.co.id dan juga bapak ibu yang
tertarik langsung untuk mendaftar
silakan diakses ke laman
pendaftaran.ekedu.co.id Selain itu kami
juga terdapat inhouse training yang
dapat dilakukan secara offline sesuai
dengan permintaan dari instansi
perusahaan Bapak dan Ibu
semuanya jadi kami tunggu Bapak dan Ibu
semuanya di
pelatihan selanjutnya kita akan langsung
masuk pada kegiatan utama kita di mana
webinar kali ini kita akan berdiskusi
mengenai infrastruktur berkelanjutan
dalam era
kontemporer kami telah menghadirkan
narasumber yang sangat kompeten di
bidangnya untuk memberikan materi dan
wawasan yang
bermanfaat Baik perkenankan saya
memperkenalkan narasumber kita hari ini
bapakma Jaya ST m.sc Dea Ipu beliau
merupakan ketua umum I TPI atau ikatan
ahli teknik penyehatan dan lingkungan
Indonesia
eh baik selamat siang kepada Pak
Endra Selamat siang Mbak Dini Apakah
suara saya terdengar jelas Mbak Iya
terdengar jelas
pakendra bagaimana Bagaimana pak
kabarnya pada siang hari ini
Alhamdulillah baik Semoga semua sehat
semua Asalamualaikum warahmatullah
wabarakatuh Ya Waalaikumsalam
Warahmatullahi Wabarakatuh e baik mohon
izin pakendra Sebelum saya eh memulai
pada kegiatan utamanya Izinkan saya
menyampaikan beberapa teknis terlebih
dahulu yang pertama untuk pemaparan
dilaksanakan selama 1,eng jam kemudian
dilanjutkan dengan sesi tanya jawab
dengan menggunakan aplikasi slidu dan
dilanjutkan juga dengan tanya jawab
secara langsung baik untuk
mengefektifkan waktu saya serahkan
ruangan Zoom ini kepada pakra dan kepada
Bapak Ibu semuanya Selamat mengikuti
acara webinar pada hari
ini Baik terima kasih Ibu
moderator dan tentunya para peserta
webinar
eh siang hari ini yang berjudul
infrastruktur berkelanjutan dalam era
kontemporer yang kalau tadi saya lihat
disebutnya sebagai para sahabat
lingkungan begitu ya untuk pelatihan
lingkungan yang memang sudah dilakukan
dengan sangat baik e dalam beberapa
waktu terakhir jadi ee pertama-tama
tentunya kami mengucapkan ee Selamat
pagi dan juga Salam sehat dan sejahtera
untuk kita semua semoga kita semua ee
berada dalam lindungan Allah subhanahu
wa taala dan dalam ee masa bulan
Ramadan eh memasuki hari ke-13 sekarang
kita betul bisa menggunakan waktu dan
tentunya ini sebuah kegiatan yang sangat
produktif kami ee mengucapkan terima
kasih kepada ekoedu bahwa ikatan ahli
teknik penyehatan dan lingkungan
Indonesia diberi kesempatan untuk
Sharing begitu ya ee ee dengan materi
yang barangkali ee lebih menekankan pada
nanti P aspek ee infrastruktur
berkelanjutan tapi ini bukan ee sangat
teknis Ya karena kami ee apa namanya
memahami bahwa pesertanya juga cukup
beragam jadi ini merangsang pemikiran
ini kontribusi kami untuk kembali
mengajak kita semua memikirkan Bagaimana
ee infrastruktur berkelanjutan di
Indonesia ini sekarang
jadi eh kita akan eh segera memulai
dengan beberapa slide Nanti sebelum
nanti di akhir kita akan diskusikan
tentunya kami eh juga sangat terbuka
dengan berbagai Masukan ya dan juga eh
nanti ada hal-hal yang lebih detail bisa
kita diskusikan di
akhir baik Bapak Ibu para sahabat
lingkungan yang saya hormati kita mulai
dengan slide pertama jadi kita e
bahwa infrastruktur atau pembangunan
berkelanjutan ini kita sudah kenal cukup
lama ya kita kenal bahwa pembangunan
berkelanjutan itu secara ringkas
memenuhi generasi saat ini tapi juga
tidak membahayakan generasi berikutnya
jadi tujuan utamanya adalah quality of
life bagi seluruh umat manusia begitu ya
secara
berkelanjutan jadi kita kenal ya sampai
tahun 9 itu triple bottom l nah ini yang
bahwa kalau kita berbicara mengenai eh
pembangunan berkelanjutan selalu ada
aspek lingkungan aspek sosial dan aspek
ekonomi Saya kira ini kita semua sudah
tahu tapi dalam 10 tahun belakangan Saya
kira eh triple bottom line ini sudah
berkembang menjadi
kuadrupel bottom line ya jadiadrup
bottom line ini karena aspek tata kelola
nah ini yang sangat penting karena saat
tata kelola ini menentukan sebetulnya
nanti Apakah sebuah infrastruktur itu
akan ee berkelanjutan atau tidak J kita
eh bisa melihat dalam banyak hal ee
pembangunan infrastruktur berjalan
tetapi juga kita mengalami kesulitan
dalam pengoperasian dan
pemeliharaannya sehingga eh dia
berkurang dari masa layannya nah ini
yang EE tentunya menjadi satu tantangan
bagi kita bagaimana aspek tata kelola
atau governance ini bisa kita ee jadikan
satu titik eh perhatian Sentral yang eh
apa menjamin bahwa infrastruktur bisa
berfungsi beroperasi dengan memberikan
manfaat yang optimal pada masa layan
bahkan eh apa melebihi masa layanannya
Nah jadi sustainability ini kita kenal
ini sebnya bukan hanya eh buzw ya Jadi
yang selalu jargon ataupun selalu kita
ulang-ulang tapi
eh itu tidak cukup yang kita perlukan
bahwa ini adalah menjadi bagian dari
semua kegiatan kita jadi nafas kita ya
dan juga setiap kita melangkah
referensinya adalah sustainability ini
jadi dia bukan sekedar bzw tapi juga way
of
life kemudian kita melihat di ee slide
berikutnya bahwa pembangunan
berkelanjutan yang akan saya angkat hari
ini adalah temanya lebih banyak tentang
air Nah jadi beberapa waktu yang lalu
Indonesia menjadi tuan rumah dari e
world water forum ke-10 dan eh saya
secara pribadi mendapat kesempatan yang
eh banyak sekali sebuah privil bagi kami
untuk mengikuti prosesnya dari awal dari
tahun
2019 dan mengikuti dari dekat berbagai
isu tentang air jadi hari ini sesuai
dengan kapasitas kami juga sebagai ketua
umum ikatan ahli teknik penyehatan dan
lingkungan yang mengurusi ee bidang E
keairan ini menjadi sangat relevan dan
EE tentunya ee dalam banyak hal ini juga
punya eh kesamaan begitu ya dengan eh
beberapa infrastruktur lainnya apakai
itu Jalan Jembatan ya kemudian juga
ee infrastruktur ee irigasi kemudian
telekomunikasi bahkan eh infrastruktur
eh Perumahan ya Saya kira ini juga Eh
ada kaitannya tapi kami akan fokus pada
isu air karena air ini universal good ya
kemudian dia tidak dimiliki oleh
siapapun tapi menjadi ee apa Eh punya
bersama ya punya semua begitu Jadi
konsepnya adalah kita bagaimana
pembangunan berkelanjutan ini di bidang
air itu saving dan sparing
water the
effal Bapak Ibu memang eh
sesudah Indonesia 75 tahun merdeka
Ternyata kita juga belum mampu ya untuk
melepaskan dari tekanan masalah air jadi
basic ini benar-benar masih menjadi
basic Jadi kita ini yang menjadi
tantangan bagi kita semua dan sainging
ini sebetulnya konsepnya adalah kita
menyimpan tapi juga berbagi kita bukan
hanya menggunakan kita sendiri tapi juga
berbagi dengan sesama kita dan sesama
ini Tentunya bukan
hanya manusah kita jug berbagi dengan
hewan berbagi dengan ekosistem ya Saya
kira ini yang menjadi ee apa namanya
Fokus dari keberlanjutan ee sektor air
Oke ini beberapa foto yang memang Ee
Kita kumpulkan ya dari
eh eh apa namanya kompetisi foto pada
saat world water forum ke-10 itu
menggambarkan bagaimana
ee interaksi air dengan manusia dengan
lingkungan ee alam dan lingkungan buatan
Saya kira ini menjadi komponen yang
sangat sangat
penting kemudian di slide berikutnya
kita melihat bahwa kalau kita berbicara
isu air pada saat ini sebetulnya kita
tidak bisa melepaskan diri dari ee
berbagai isu lain ya Jadi kita selalu
dihadapkan pada dua kutub yang saling
berseberangan bahkan kita ee melihat di
Palestina ya air menjadi isu Bagaimana
antara perang dan EE posisi Damai itu ee
sangat ditentukan atau air sangat
menentukan men jadiadi instrumen ataupun
menjadi ee alat perang ee yang EE sangat
ampuh ya di berbagai negara ini juga air
menjadi isu Sentral Apakah itu di Eropa
di Afrika di Asia ya ini menjadi satu
instrumen yang bisa memicu perang
kemudian juga Air ini juga selalu
dikaitkan dengan persoalan ekonomi ya
kudian di dunia juga kita melihat bahwa
air itu sangat penting atau sangat
eh dengan persoalan kemiskinan dan juga
kesejahteraan kemudian
antara kaya dan
miskin oleh karenanya di dalam eh
pidatonya beberapa Wak yang lalu
presiden
WC itu menkan bahwa Prioritas
pembangunan struktur berkelanjutan
khususnya di bidang air itu mau tidak
mau harus menyentuh empat empat ee area
ini yaan iklim demografi kemudian
pertumbuhan
perkotaanan bagaimana air juga bisa
memberikan jaminan kesehatan pangan
ekosistem ya kemudian juga bagaimana air
juga berkaitan dengan para
stakeholdersnya terutama yang eh di sini
penting itu kita mendengar suara-suara
dari ee generasi muda kemudian ee ibuibu
ya kemudian juga komunitas lokal Nah
semuanya itu diarahkan untuk
mengakselerasi tujuan sdg keen tentang
air Nah ini Bapak Ibu para sahabat
lingkungan bahwa ee sdg ke6 Ini kan ee
pada saat ini tentang air itu
ee sebetulnya sudah kita tahu cukup lama
Jadi pertama kali World forum tahun 97
di marakes
itu kemudian
sampai for ke10 di Bali tahun
2024 nah ini kita masih dihadapkan pada
isu yang sama jadi water crisisah
sekarang sudah
menjadinya itu selalu
kitausit perubahan iklim dan juga
Eh
kebencanaan jadi perubahan iklim ini
sekarang sudah bergeser lagi ya kalau
kita melihat beberapa literatur terakhir
bukan hanya tentang
eh climate change tapi sudah berubah
juga menjadi climate Crisis jadi semua
sudah menjadi eh sebuah krisis yang
tentunya ini menjadi eh eh apa namanya
catatan bahwa sejak 97 sampai 2024 itu
persoalan masih ada yang kita Cry out ya
kita eh speak out loud itu ya itu adalah
mengenai krisis air dan sampai sekarang
pun ternyata itu belum bisa kita
tuntaskan jadi kita akan fokus di situ
Di sdg keen ya tentang e air dan
sanitasi yang tentunya ini menjadi
bidang sekali
lagi dari eh kami yang sehari-hari
memang eh berada di
eh lkungan eh profesi teknik penyiatan
dan lingkungan lanjut nah ini Jadi
infrastruktur berkelanjutan sebetulnya
kalau kita berbicara e berkelanjutan ini
tujuannya adalah kesejahteraan jadi Apun
yang kita lakukan adalah
kesejahteraan jadi kita belum bisa
berbicara
eh infrastruktur memberikan eh
infrastruktur memberikan kesejahteraan
itu kalau kita tidak bisa
dia Jadi kita juga demikian kita tidak
bisa pastikan bahwa infrastruktur akan
berkelanjutan kalau dia tidak memberikan
kesejahteraan jadi infrastruktur tidak
berdiri sendiri J mulai dari tantangan
tadi ya perubahan iklim nah yang kita
harus fokuskan yang di tengah itu
disebut kesejahteraan itu kesejahtera
untuk air bersih
dananitasi kemud UN
danc ya terutama ini Adah eh pendidikan
kesehatan kemudian sosial ya bagaimana
air menjadi perkat kehidupan sosial kita
dan juga
ekosistemah Jadi sebetulnya kita
berbicara infrastruktur berkelanjutan
itu muaranya adalah kesejahteraan jadi
ini tema kesejahteraan ini yang kita
pilih
ya WF kemar semua akan bermuara keuarena
ir akan memberikan
ee jaminan untuk mencapai kesejahteraan
itu apakah di bidang kesehatan
pendidikan kudian penciptaan lapangan
kerja kemudian juga ee pertumbuhan
ekonomi perkat sosial dan tentunya untuk
natural Capital kita jadi ini yang
memang eh menjadi eh kcern utama dari
para pihak di dalam eh penyelenggaraan
kemarin world water forum
lanjut nah kemudian kita melihat Eh ini
ada buku yang menarik ya Bapak Ibu juga
bisa nanti mengakses eh di akhir eh
acara ya saya akan berikan linknya nanti
mengenai buku yang diterbitkan pada saat
forum kemarin water for share Prosperity
jadi air untuk kesejahteraan bersama ini
diterbitkan pemerintah RI bersama World
Bank dan di sini eh
baru ya bukunya tahun 2024 ini memuat
tantangan dan risiko air ya yang
memberikan ancaman pembangunan
berkelanjutan dan pertumbuhan ekonomi
Jadi kalau risiko ini dan tantangan ini
tidak bisa kita jawab maka pertumbuhan
ekonomi itu tidak pernah kita akan capai
dan kesejahteraan pada akhirnya juga
tidak akan pernah kita capai memang dia
adalah prasyarat utama dari pencapaian e
pertumbuhan ekonomi dan juga untuk
kesejahteraan masyarakat di kemakmuran
bersama dan itu kita memastikan juga
keberlanjutan ini sebagai contoh saja di
dalam buku ya ini kita melihat dari
total 8 miliar penduduk ee dunia
sekarang itu 2,2 miliar orang itu masih
tanpa akses air minum aman 3,5 miliar
orang itu tanpa akses sanitasi aman 1,7
miliar orang tanpa layanan dasar air
pada Fasilitas Kesehatan nah ini yang Ee
kita bisa ketahui ya dari kemarin eh
covid ya masa pandemi itu bagaimana
pentingnya air kita sudah sangat paham
dan itu sudah tidak terbantahkan lagi
dan itu apakah di rumah-rumah kita di
fasilitas kesehatan kita dan juga
dicatat pada tahun 2019 saja misalkan di
seluruh dunia ee angka Child mortality
eh rate kita itu karena eh air ya
kondisi air dan sanitasi yang buruk
itunya cukup besar antara 1,4 sampai 4,2
juta kematian anak eh karena memang di
situ kondisi air dan
sanitasi jadi ini gambaran di dunia di
era kontemporer tentunya ini menjadi
sebuah e PR besar bagi kita semua nah
ini kemudian kalau kita Matadi sudah
hubungannya sudah sangat jelas ya bahwa
kita
berbicaraab itu tuuannya ad
untuk Sekarang kita akan masuk kepada
Apa tantangan dan kondisi yang kita
hadapi di Indonesia ya yang pertama
tentunya kita melihat bahwa kita ini
dihadapkan pada satu
kondi kita punya 280 juta tahun 70 tahun
70 artinya itu ee 50-an tahun yang lalu
ya masih 17% puduk kita tinggal di kota
k dia naik menjadi 22% tahun 80 naik
lagi menjadi 31% tahun 90 kemudian naik
lagi menjadi 44% di tahun 2 2000 ya
kemudian di tahun 2020 itu sudah menjadi
ee
kira-kira di angka
57% jadi eh sebetulnya eh turning
pointnya adalah di tahun 2010 ini sangat
bersejarah Karena untuk pertama kalinya
masyarakat Indonesia itu lebih banyak
tinggal di kota daripada di desa itu
tahun 2010 dari e catatan BPS nah
kemudian ini Angka ini akan terus
bertumbuh sampai
2045 di mana
70% minimal7 7% ya kalau ramalan Bapenas
itu 67% sampai 70% ini akan tinggal di
kota nah kota-kota kita ini Tentunya
kota yang haus air semua ya tidak sama
kondisinya nanti kita akan lihat
kemudian di slide berikutnya kita akan e
melihat juga bahwa Upaya mewujudkan
kesejahteraan ini dihadapkan pada
tantangan Tri Crisis jadi kisis pangan
energi dan
airbut dengan view ya food energy and
waste jadi kita eh sampai Eh sekarang
masih Eh Apa untuk memenuhi cadangan
beras kita kita masih impor ya Kemudian
untuk energi juga kita masih
mengandalkan energi fosil walaupun
jumlahnya turun tapi kita harus mulai
berpikir tentang bagaimana memanfaatkan
eh apa namanya dengan eh human Genius
kita dengan energi surya dengan angin
dengan hdropow ya kemudian dengan panas
bumiergi misalkan dari singkong dan juga
termasuk dari laut nah ini yang e memang
eh Kita juga harus pikirkan energi
kebarukan ke depan itu memang harus kita
optimalkan yang bersumber dari e air ya
atau sumbera air kita Apakah itu di laut
di Bendungan di sungai dan sebagain
kemudian krisis air yang berikutnya
eh berikutnya kita hadapi krisis Air ini
sebelumnya ee sebelumnya ini bahwa untuk
eh target ke6 SD kita ini
sebetulnya posisinya off track ya kita
di luar trajektory yang sudah di disusun
oleh UN Oleh karena itu dalam beberapa
tahun terakhir kita sudah kenali
masalahnya itu hanya tiga to Dirty Too
Little dan too much jadi to dirty to
little to Mat jadi
ee terlalu sedikit di musim kemarau
terlalu banyak di musim hujan ya
kemudian juga terlalu kotor eh
badan-badan air kita jadi ini yang kita
e hadapi triple Crisis ini di eh
Indonesia Saya kira eh menjadi sebuah
tantangan kalau kita ingin mengarah pada
satu ee apa eh tujuan sustainability
yaitu ee eh
kesejahteraan ya Jadi ini eh sekali lagi
Indonesia offack di dalam rencana
pencapaian target sdg 2030 dan ini bukan
hanya Indonesia ini banyak negara di
dunia oleh karenanya isu air ini secara
sistematis itu sekarang sudah mulai
banyak dibahas ya termasuk menjadi
agenda UN yang sebelumnya tidak ada itu
un water conference itu Tahun 2022
pertama dan kemudian dikaitkan kan
selalu dengan perubahan iklim jadi
perubahan iklim ini kan sudah lebih
terstruktur pembahasannya jadi untuk
mengatasi krisis pangan energi dan air
ini sudah masuk ke dalam agenda climate
change kalau sekarang Nah lanjut yang
kita lihat jadi ee mewujudkan
kesejahteraan itu juga kita ee
dihadapkan pada
ee selain bertambahnya populasi tapi
juga sebaran air yang kita miliki ini
tidak merata Nah itu kita lihat dua bu
ya di situ yang warna biru dan warna
kuning itu neraca air yang kita miliki
di pulau Sumatera sedikit lebih besar
dari pertumbuhan populasi kalau
degradasi lingkungan tidak bisa kita
kendalikan dan pertumbuhan penduduk
tidak bisa kita kendalikan maka bulatan
biru itu akan lebih kec dari
bulatan ya jadi
Sumatra sudah akan dilewati itu yang EE
birunya artinya Airnya sudah
menjadifisit dari kebutuhan ee
konsumsinya ya kemudian di Kalimantan
masih cukup besar artinya sumber daya
air masih mampu menopang pertumbuhan ee
populasi dan pertumbuhan ekonomi di situ
Lausi sudah imbang ini juga eh angkanya
Sudah sama besarnya ya
artinya bulatannya itu sudah sama besar
artinya dalam waktu dekat jumlah airnya
ini sudah akan lebih sedikit dari kanan
penduduk dan juga pertumbuhan
ekonomi di Maluku juga demikian kecuali
di Papua yang angkannya sudah
lebihya masih aman di Papua ya dari
neraca air dan juga kebuhan dan
kebutuhan ekosistem masih bisa kita
penuhiapi di Jawa dan Bali ini angkanya
sudah rate ya artinya di Jawa itu
ketersediaan air dan
EE tumbuhan penduduknya ini sudah tidak
imbang jadi kita perlu strategi yang
tidak biasa out of the box
unconventional
eh measures ya unconventional eh water
surfice delivery jadi di Jawa dan di
Bali ini sudah shortage air ya jadi dari
neraca airnya pada kondisi ekstrem itu
mengalami defisit oleh karenanya nanti
kita akan lihat bagaimana
tampungan-tampungan air itu kita
butuhkan lanjut nah kemudian upaya kita
mewujudkan kesejahteraan tadi saya
katakan selain populasi perubahan iklim
kita juga dihadapkan pada tantangan
kebencanaan ini datanya BNPB ya jadi
data BNPB itu
83% dari bencana kita itu berkaitan
dengan
hidrometeorologi jadi tentang air Apakah
itu kekeringan banjir longsor itu
berkaitan dengan air ya jadi memang Air
ini selain menjadi sumber kehidupan tapi
juga kalau kita tidak
bisa apa namanya mengelola dengan baik
dia akan menjadi sumber bencana bagi
kita melihat di Bekasi bahkan di
baru-baru ini ya di Cisarua itu sudah e
luar biasa banjirnya karena memang kita
lalai di dalam
meng nah ini angkanya sudah sangat jelas
sudah sangat obvious ya jadi Kenapa ee
bencana ini dikaitkan dengan ee
kesejahteraan jadi upaya kita mencapai
kesejahteraan itu tidak akan pernah
terpenuhi kalau manajemen rcana kita
ee tidak ee apa
memadai karena kita harus memulai semua
lagi dari nol kita sudah akumulasi ee
apa aset kita
ee kita akumulasi eh ekonomi kita begitu
ya tapi karena banjir karena eh apa
namanya karena longsor karena berbagai
bencana itu kita harus mulai dari nol
lagi Makanya kesejahteraan itu tidak
bisa tercapai tanpa kita memikirkan
sustainability jadi sustainability eh
itu sangat dipengaruhi bagaimana kita
juga bisa merespon atau menjawab
tantangan kebencanaan ini dengan sangat
baik ya jadi eh apa namanya eh yang yang
memang eh di Indonesia ini kalau di
dikatakan oleh para pakar di dunia ini
bukan hanya soal satu bencana tapi
multiple disaster jadi kita seperti mall
ya bencana itu semua ada di eh Super
Mall Ya sudah semua jenis bencana itu
ada di Indonesia kita menjadi top three
dari negara yang paling rentan ataupunb
terhadap bencana air
83%
dalamnya ya kemudian kalau kita lihat
juga
eh bahwa sebetulnya infrastruktur ini eh
walaupun tadi tantangannya sangat berat
tapi sebetulnya pertumbuhan ekonomi kita
itu juga sangat ditentukan oleh
pembangunan jadi kontribusi
e pembangunan infrastruktur untuk
pertumbuhan ekonomi itu rata-rata 10%
perahun nah kita bisa melihat angka
pertumbuhan ekonomi 10 tahun terakhir
ini kan Hampir eh apa stab ya di angka
5% kecuali di masa covid itu kita sempat
minus ya dan e ada satu lagi di tahun
2021 itu di bawah 5% yang merah itu di
bawah 5% Artinya kita cukup stab eh
pertumbuhan ekonomi dan ini ditunjang
ole pembangunan infrastruktur yang
menyerap tenaga ja kemudian berikan eh
income ya yang tadi kita diskusikan di
awal e lebih dari 1 juta penduduk yang
bekerja di sektor konstruksi nah ini
Tentunya Eh kalau kita sekarang ber eh
keinginan ya negara kita berkeinginan
atau pemerintah berkeinginan untuk
mencapai angka pertumbuhan 8% itu juga
harus ditopang oleh pembangunan
infrastruktur yang memadai di samping
tentunya dari ee investasi dari ekspor
kemudian juga dari ee konsumsi
masyarakat dan tentunya dengan
infrastruktur ini kita mampu menaikkan
ee daya saing e Indonesia nanti kita
lihat datanya kemudian juga menarik
investasi sektor swasta untuk masuk
ciptakan lapangan kerja baru yang tadi
ya dan juga tentunya ee pembangunan
infrastruktur itu selain eh Bendungan
irigasi itu untuk manusia semua ya
hampir semua itu kita eh
ehnya adalah untuk manusia jadi
eh
kesejahteraan sosial ekonomi manusia
tetapi juga tentunya untuk kesejahteraan
lingkungan kjahteraan lingkungan
ini juga kita sudah dengar dari bapak
presiden kita beberapa waktu terakhir
yang menginginkan tangg pantai ya
tanggul pantai dan tanggul laut di
pesisir Pulau Jawa bagian utara J ini
juga upaya kita untuk memulihkan kondisi
ekosistem yang sudah mengalami tantangan
perubahan iklim misalkan karena kenaikan
muka air laut Kian di slide berikutnya
kita melihat juga bahwa infrastruktur
ini memberikan kontribusi yang tidak
sedikit untuk daya saing kita daya saing
kita ini kan naik ya dari ee tahun 2017
misalkan itu ranking 47 sekarang sudah
kita mampu berada di ranking 27 Itu
untuk keseluruhan ee apa namanya agregat
dari ee daya saing kita di ee apa di
dunia
tapi dari sisi infrastruktur kita masih
cukup rendah ya artinya baru di ranking
52 dari ee sekitar 150-an negara yang
disurvei dan EE tentunya ini PR kita
masih banyak jadi infrastruktur masih di
ranking 52 walaupun yang lainnya sudah
cukup baik tapi infrastruktur sendiri
masih cukup Tertinggal kalau kita lihat
desain Global Indonesia ini masih ada
negara Singapura dan Thailand yang
dekat-dekat kita itu eh Vietnam Malaysia
Filipina Ya itu sudah mengikuti terus J
kalau kita tidak membangun infrastruktur
baru atau bisa mengelola infrastruktur
dengan baik maka kita akan mengalami
degradasi lagi dalam hal indeks daya
saing kita kemudian kalau
ee apa namanya kalau kita lihat di slide
berikut ini khusus tentang air ya Ini
juga angka apa slideenya menarik di
slide berikut B kita melihat Bagaimana
eh tentang eh studi tentang air minum
itu dilakukan untuk
50 S kota-kota utama di dunia nya Nah
ini yang menyelenggarakan di economis
grp ya itu menggunakan 47
indikator ya kualitatif dan kuantitatif
itu Eh kita melihat groupingnya dari
indikatornya itu dari sisi
reliabilityibility dan suabil Nah kita
melihat bahwa Jakarta satu-satunya kota
Indonesia yang dimasukkan dalam survei
dari 51 kota utama dunia itu
ternyata King overallnya keseluruhannya
itu ada di nomor
49 nilainya
34,7 ya itu dari totalnya kan 100
nilainya ya Nah ini Jakarta itu
34,7 ranking 49 itu hanya ada di atas
kota Dones dan kota Lahor Pakistan tapi
kita kalau e melihat angka tersebut kita
sangat terkejut karena kita juga di
bawah Adis Ababa eopia
42 kemudian mombasa di Kenya itu di
ranking 46 Jangan tanya Hanoi ya Vietnam
itu lebih tinggi lagi di ranking 24
kota-kota utama di dunia misalkan di
Amerika itu sudah di atas 90 nilainya eh
kota-kota Eropa juga begitu Lisbon Sofia
ya kemudian Copenhagen itu sudah eh apa
di atas
-an semua jadi kita sangat Tertinggal
ini di e bidang air minum ya Saya kira
ini memberikan satu ee cambuk bagi kita
kalau kita itu sudah di bawah Etiopia di
bawah Kenya Vietnam maka kita perlu
memikirkan ulang Bagaimana cara kita
untuk membangun dan memelihara eh
infrastruktur air kita terutama air
minum ya DII jadi rankingnya dari
reliability ranking 49 akesibility
ranking 50 dari 51 jadi Betapa sulitnya
kita memperoleh akses ke air ya dan juga
di sustainabilitynya agak lumayan ini ya
35 Artinya kita masih mampu merawat eh
dan memelihara infrastruktur yang sudah
kita bangun walaupun nanti kita akan
lihat eh kumitannya seperti apa Nah
kemudian dari situ kita melihat bahwa
pemerintah bersama dengan berbagai
stakeholders kan tidak tinggal diam
bahwa suabity kesjahteraan itu juga
harus diikuti tadi dengan bagaimana kita
membangun infrastruktur berbagai
infrastruktur ini sudah kita bangun
termasuk misalkan untuk mitigasi bencana
ya tadi ya Ee banjir ini di kabupaten
Bandung ya misalkan kita sudah sistem
sungainya sudah kita eh perbaiki di
Citarum hulu tapi di Citarum Hilir
bahkan di anak-anak sungai Citarum
seperti kemarin di Bekasi itu kan dari
kali Cikas dan kali Bekasi
itu memang luar biasa karena tekanan
populasi jadi ini eh pembangunan ini
mengurangi ya artinya mengurangi risiko
kita kebencanaan tapi sekaligus
meningkatkan
eh apa suainability level kita J kita
berupaya supaya kota-kota kita ini
sebagai Sal Capital kita tentunya dan eh
apa eh untuk pertumbuhan ekonomi kita
bisa suain tidak selalu mulai dari nol
kita tidak selalu ee apa
ee dihancurkan aset yang sudah terbentuk
yang sudah terkapitalisasi Ee di level
masyarakat terutama di masyarakat yang
berpenghasilan EE menengah ke bawah
kemudian di slide berikutnya kita juga
melihat bahwa pemerintah mulai membangun
Bendungan nah ini tampungan-tampungan
seperti yang tadi saya katakan bahwa di
Pulau Bali Jawa dan juga
mendekati waktu dekat ya Sumatera itu
sudah shortage airnya jadi kita harus
membuat tampungan-tampungan seperti ini
jadi Bendungan ini sudah dibangun ee
dari tahun 2015 sampai 2024 oleh
pemerintah sebanyak 61 53 Bendungan ini
sudah tuntas ya artinya
ee Ini satu hal yang perlu kita
apresiasi dari ee pemerintah yang sudah
memberikan perhatihan serius terhadap ee
e apa namanya sektor sumber daya air
tapi kalau kita bandingkan dengan Cina
kita bandingkan dengan Korea kita
bandingkan dengan berbagai negara di
Eropa di e Afrika eh maaf di Amerika
Selatan ini jumlah ini kelihatan banyak
ya tapi sebetulnya ini sangat sedikit di
Cina itu punya hampir 90.000an Bendungan
ya di Korea 7.000an di Indonesia ini
baru 300 Bendungan kita artinya
tampungan air kita itu baru 300 kalau
kita ditambah-tambah dengan danau dan
Embung dan sebagainya itu jumlahnya
mungkin baru
5.000-an ya Artinya kita ini masih
ee sangat sedikit gitu ya Ee di dalam
menyediakan infrastruktur tampungan air
jadi kita eh Bapak Ibu para sahabat
lingkungan
ee sangat penting untuk membangun
Bendungan ini dalam berbagai perspektif
ya Apakah itu untuk pangan Apakah itu
untuk
Energi apakah itu untuk air baku ya
untuk air ya dan juga termasuk untuk
pengendalian banjir jadi ini yang eh
sangat penting kalau kita ingin
Sejahtera ke depan ya kita harus bangun
banyakungan sehingga krisis air di musim
marau bisa kita atasi ya eh apa namanya
eh Little di musim kemarau kita bisa
atasi kemudian eh di
ee di masa
ee musim basah kita bisa kurangi
risikonya Kemudian Bapak Ibu para
sahabat lingkungan di slide berikutnya
kita juga melihat bahwa untuk sektor air
minum juga cukup banyak yang sudah kita
bisa eh apa namanya kita bisa
eh capai ya Nah kemudian eh apa namanya
kemudian kita lihat di sini bahwa dari
10 tahun terakhir kita
bisa menyediakan tambahan 16 sampai 20
juta jiwa layanan air minum Ini
potensinya tapi ini belum semuanya bisa
tersambung sampai rumah-rumah kita ya
jadi
from ya jadi di sini yang masih PR kita
untuk menambah sambungan rumahnya dan
ini berhasil meningkatkan angka air
minum layak kita belum aman ya air minum
layak kita
dari%3% kita membangun Bendungan
kemudian diikuti dengan sistem
penyediaan air minum itu menambah 23% ee
selama 10 tahun berarti setiap tahun itu
hanya nambah 2% layanan Kita Sementara
penduduk kita juga kira-kira nambahnya
segitu pertumbuhan penduduknya ya jadi
Artinya kita membangun infrastruktur
tapi penduduk juga meningkat terus nah
kalau pertumbuhan pembangunan
infrastruktur ini lebih sedikit dari
angka pertumbuhan prodenduduk berarti
kita akan semakin besar gapnya ataupun
eh apa namanya
eh selisih antara install capacity
dengan yang
dibuhkan Apalagi kita berbicara tentang
bagaimana kondisi PDAM kita ini dari
tata kelola Yang tadi kita sebutadup eh
apa namanya bottom line di depan bahwa
tata kelola kita dari
394 PDM kita kita harus akui bahwa yang
sehat Itu hanya
258 yang kurang sehat
96 yang sakit 40 sakit ini ee artinya
tidak mampu memenuhi kebutuhan
operasional ya artinya untuk memenuhi ee
kebutuhan untuk om-nya saja tidak cukup
tapi kalau yang sehat ini sudah bisa dia
memenuhi kebutuhan operasional harian
bulanan tahunan tapi tentunya sama
dengan eh kasus e di banyak negara bahwa
PDM tersebut kesulitan di dalam
mengembangkan jaringan ya dan juga
mengatasi penuaan ataupun yang kita
sebut dengan aging
infrastructur aging infrastructur ini
juga menarik karena ini
eh Banyak kota-kota kita ya terutama di
kota di Jawa itu yang dibangun oleh
Belanda sudah ratusan tahun dan Ya
paling tidak di awal 19
eh 20 ya di abad abad 20 di awal-awal
abad 20 Nah itu banyak yang sudah
dibangun oleh Belanda kita bisa lihat
dari reservoarnya kita bisa lihat dari
pipanya nah ini sekarang sudah mengalami
aging nah ini belum pernah kita ganti
makanya non revenue water kita ataupun
unacounted for water kita kebocoran air
di sistem perpipaan kita sangat tinggi
masih di atas 30% nah ini menjadi
tantangan untuk tata kelola tadi ya kita
membangun banyak tetapi kita juga harus
mengganti merepair ya
merenew mengembalikan pada kondisi yang
baik
sehingga level of service kita tidak
menurunah jadi seperti itu yang kita
bisa lihat bahwa dari 394 PDM hampir 400
itu hanya 20 jadi hanya eh apa namanya
kecil sekali jumlah p yang ya artinya
financially viable dan juga bankable
untuk
kpbu jadi hanya 20 yang yang betetul
sehat dan itu punya
eh potensi untuk dikerja samakan eh
dengan swasta ya kemudian yang tadi saya
katakan bahwa ciri PDM kita ini casus ya
jadi disebutnya itu casus jadi tidak ada
kompetisi tapi dia tidak bisa memenuhi
harapan masyarakat waupun venunya besar
tapi tetap tidak mampu untuk
mengembangkan jaringan atau meningkatkan
tingkat layanan dan juga kualitas
layanan bagi para pengguna atau ee apa
masyarakat Ya itu ee untuk air minum nah
air limbah kita melihat bahwa dalam 10
tahun terakhir itu layanannya ee apa
bertambah ya untuk 13,7 juta ini potensi
juga artinya yang sudah terpasang
itu tentunya eh kapasitasnya bisa
menjangkau tambahan 13,7 juta KK nah ini
yang terutama yang kita Eh lihat itu di
kota-kota besar ya itu sekarang sudah
ada spalde ini ya sistem pengololan air
limbah domestik
terpadudt nah ini misalkan di Makassar
di Palembang di Pekanbaru di Bali
kemudian di Jakarta ini sudah ada semua
Nah kita juga harus menyentuh secondary
Cities kita misalkan Jambi ya kemudian
juga e palangk Raya misalkan sepertiin
juga harus kita layani dengan spal DT
ini karena kalau tidak sungai-sungai
kita pasti akan terceat dan sekali lagi
di sini fungsi air limbah itu untuk
natural Capital juga jadi bukan hanya
untuk human capital kita ingat selalu ya
kepadaadruple bottom line tadi di depan
bahwa human capital dan Natural Capital
kita harus kita secure terutama
bagaimana kita menurunkan angka chart
mortality rate tadi kita eh singgung di
depan dan tantangan pengelolaan ini
governance-nya quadruple bottom line
kita adalah bagaimana kita Mengubah
sistem onsite ke offsite Jadi sekarang
ini masih ada kalau tadi akses sanitasi
layak itu masih 82% di tahun
2024 masih 18% masyarakat kita itu yang
mohon maaf yang masih bab-nya itu di
tempat-tempat terbuka di sungai-sungai
di saluran-saluran di badan-badan air
yang memang itu seharusnya tidak boleh
ee dicemari langsung ee dari pembuangan
air limpah domestik kita nah ini jadi
memang tantangan terbesarnya adalah
mengurangi angka tadi bab itu ya babs
Dan juga bagaimana transisi onside ke
offside ini jadi septik tank itu kita
buat ya jadi ee cubluknya itu bukan
cubluk yang sederhana lagi begitu Itu
kan cubluk itu
sudahatrin ya atau leher angsa itu sudah
kita tahu dari zaman Rawi ya sampai
sekarang kita masih gunakan Bah masih
ada yang
BS apa namanya di berbagai tempat Nah
kalau tadi air minum itu cinya adalah
cas untuk Air limb ini cinya adalah
casend
pengembang jaringannya srsrnya juga
pasti sangat rendah karena revenya
rendah walaupun tidak ada tidak ada
kompetisinya dan juga artinya pemerintah
bisa menguasai secara total market di
bidang ini tapi ternyata itu tidak terb
jadi ini adalah tantangan untuk kita ke
depan dan yang paling penting bahwa
pengelolaan air limbah ini harus
di harus dikaitkan dengan pengelolaan
air minum setiap PDAM sekarang harus
mulai memikirkan Bagaimana pengelolaan
air libah tidak tidak berdiri sendiri
karena makin berat nah ini makanya nanti
di dalam eh struktur pentarifan air itu
harus masuk ke dalam struktur air
Min baik Bapak Ibu yang kami hormati dan
juga para sahabat lingkungan kita masuk
ke bagian ketiga yaitu upaya dan tindak
lanjut ke depan untuk infrastruktur
berkelanjutan tadi T sudah ada melalui
pembangunan berbagai infrastruktur tapi
sebetulnya kita lihat dari sisi
kebijakan ya dari sisi kebijakan
pemerintah dari sisi kebijakan
pemerintah ini pak presiden Prabowo dan
Pak ibran itu sudah menetapkan astaacita
ya astaacita ini kan untuk mewujudkan
kesejahteraan melalui swasapangan energi
dan air Nah Asta cita yang kedua itu
sudah sangat jelas mendorong kemandirian
bangsa melalui Swasembada pangan energi
dan air ya di samping yang lain tentunya
ini menjadi PR bagi kita bagaimana eh
visi presiden atau cita-cita presiden
keedel ini betul-betul bisa di di eh apa
di direalisasikan dengan berbagai
program
KKR kemudian di slide berikut nya bahwa
kita juga sudah punya eh set of
regulations ya artinya eh dasar-dasar
kebijakan utama kita
ee dasar-dasar kebijakan utama kita
misalkan kita sudah punya undang-undang
16 ya tentangan Paris agreement
undang-undang Tang
rpjpn dan undang-undang Cipta kerja
kudian juga dengan berbagai turunan
kebijakan ini
ee yang memang sudah Ee disusun oleh
pemerintah eh pusat dan juga diturunkan
ke pemerintah daerah nah pesan saya
adalah bahwa sebetulnya urusan Air ini
sekali lagi ini bukan urusan
eh apa hanya teknis saja tapi dikatakan
oleh pak presiden world water Council
water is Politics Jadi bagaimana
menempatkan air pada strata kebijakan
tertinggi dan menjadi atensi dari para
Decision makers ini pr-nya itu ini Nah
kita tahu bahwa dalam eh beberapa waktu
terakhir itu sudah sudah dilantik ya Eh
para kepala daerah baruala daerah baru
ini harus punya eh apa namanya sense of
Crisis sense of water Crisis tanpa itu
maka masalah Air ini akan ditinggalkan
lagi padahal kita harus kaitkan selalu
kalau kita berbicara mengenai tadi Eh di
depan ya kita berbicara mengenai bahwa
building Blocks dari kesejahteraan ini
kan adalah pendidikan dan kesehatan
Tanpa Air pendidikan dan kesehatan itu
juga di sekolah-sekolah kita di madrasah
kita di Puskesmas kita ya di rumah sakit
maka itu akan terganggu layanannya jadi
water is Politics bagaimana kita
mengajak para anggota DPRD anggota DPR
ya yang kita lakukan pada saat saat
kemarin di world water forum itu ada
satu eh apa namanya
eh ada satu eh grup yang memang dihadiri
oleh
eh parlementarian para anggota dewan nah
ini dibahas ya di dalam WWF kemarin
bahwa
infrastruktur berkelanjutan untuk
Prosperity itu itu menjadi tema Sentral
ya menjadi tema sentral dan ini di
dibahas oleh eh 160 negara kemarin eh
kemudian juga 7.000 Youth participants
ya apa peserta di bawah 35 tahun
kemudian juga Global audience-nya ini
mencapai 20.000 orang nah ini
bersama-sama memikirkan tentang air Nah
tentunya ini menjadi satu kemenangan
diplomatik Ya bagi Indonesia di slide
berikutnya bahwa kita bisa melahirkan
eh apa namanya ministerial Declaration
nah ini ministerial
Declaration yang memang ini dilakukan eh
lewat satu proses yang legitimate ya di
Unesco kemudian dalam berbagai pertemuan
internasional Jadi bagaimana menarik
atensi tadi ya menarik atensi dari para
pengambil keputusan untuk berbicara
tentang air dan kemudian juga untuk
menempatkan air pada strata kebijakan
tertinggi jadi kita tentunya di sini
juga melahirkan
beberapa hasil ya yang membanggakan di
situ ada World Lake Day itu sudah
ditetapkan menjadi eh resolusi eh PBB di
bulan Desember lalu dan kita akan bentuk
center of Excellence on water and
climate resilience Yang tadi kita
melihat 83% dari jumlah bencana kita itu
eh berkaitan dengan
hidrolimatologi eh hidrometeologi ya
tentunya ini menjadi penting kita punya
center of Excellence samping tentunya
ekedu ini menjadi satu media untuk
pembelajaran yang sangat bagus ya untuk
kita semua sharing kemudian juga kita
mulai berpikir bagaimana memiliki
integrated water resource management
untuk pulau-pulau kecil kita hampir
pulau-pulau kecil di Indonesia banyak
sekali di Maluku Maluku Utara di e
Sulawesi Tenggara itu kesulitan ya untuk
mendapatkan akses ke air bersih Nah
tentunya ini menjadi satu ee hasil yang
bagus ya dari WWF untuk bisa ee menaruh
ee isu mengenai pulau-pulau kecil ini
jadi perhatian dunia dan kalau kita
tidak ee lakukan tentunya ini menjadi
ancaman untuk ee keberlanjutan ee di
pulau-pulau kecil tersebut dan yang
terakhir itu world water Warriors action
guide ya tentunya ini juga kami ee
Sangat terbuka ya kami menjadi anggota
di kesekretariatan
eh world water forum ini juga mengajak
para sahabat lingkungan para eh apa
namanya peserta webinar hari ini untuk
urun rembuk menyusun world water
Warriors action guide kita ini memang ah
bukan lagi sekedar stakeholders tapi
kita Itu diminta untuk menjadi warriors
untuk mengatasi krisis tadi jadi krisis
air itu memang harus dilakukan oleh para
pejuang air kira-kira begitu ya Nah ini
pemerintah RI bersama WWC World counil
itu sudah menyusun Action gu-nya Nah ini
bisa dilihat di website eh world water
forum
org bisa diakses bisa diberikan
masukan-masukan karena ini dalam tahap
penyelesaian Dan ini menjadi living
documen yang men yang terus akan
diupdate dari waktu ke waktu nah ini eh
water Warriors guide ini adalah tools ya
untuk mempercepat eh kita untuk mencapai
target-target eh sdg yang keen air tadi
jadi sekali lagi fokusnya pada
sustainable water
governance pembiayaan dan juga pada
teknologi nah tiga area ini yang menjadi
konsen eh pemerintah Indonesia Sekali
lagi tata kelola kemudian pembiayaan ya
penyediaan uangnya dan juga tentunya
Inovasi dan water tenology jadi saving
and sparing water ini menjadi eh apa
namanya bagaimana kita dalam satuan
wilayah dalam satuan waktu bisa saving
water juga sparing kita menyimpan tapi
kita juga berbagi kemudian mekanisme
pembiayaan yang inovatif ya misalkan ini
F financial aid ya mekanisme eh
pembiayaan yang terdesentralisasi
artinya dilakukan oleh daerah itu
sendiri ya kemudian inovasi teknologi
Saya kira ini juga sangat penting itu
yang kita perlukan sekarang adalah
unconvenional ya
tenologi mix ya antara human and
artificial
intelligence natural intelligence jadi
saya kira di sini memang eh kita
eh inovasi teknologi ini juga menjadi
perhatian saya kira dari Eh ekoedu ini
ya dari ee pusat ee pelatihan
ekoedu yang tentunya ini menjadi ee
sangat penting dan e tentunya bisa
memberikan kontribusi yang luar
biasa dan yang terakhir adalah
pemberdayaan masyarakat komunitas lokal
dan generasi muda ini untuk advokasi
align dan accelerate jadi untuk kita
bisa menggunakan berbagai teknik
marketing sosialisasi ya ya untuk
advokasi Kian juga menyatukan tujuan
bersama jadi common goals common
platform ya kemudian kita mengakselerasi
target-target sdg itu bisa dicapai di
tahun 2030 nah ini Tentunya PR kita
untuk bisa mengakselerasi akses air
minum layak dan aman kalau yang layak
tadi sudah
92% tapi yang amannya yang pipa
perpipaan itu masih 21%
Nah kalau di bidang sanitasi bahkan jauh
ya kalau akses e sanitasi layaknya sudah
83% tapi akses sanitasi amannya itu
masih di bawah 6% Jadi yang tadi
transisi
dari onside ke offside Bapak Ibu para
sahabat lingkungan slide berikutnya Saya
ingin memperlihatkan bahwa eh
infrastruktur berkelanjutan itu juga
merupakan sebuah siklus nah ini ya Jadi
kalau kita melihat
ee infrastruktur berkelanjutan itu harus
kita lihat sebagai sebuah siklus yang
utuh dari awal dari survei investigasi
design dan Land acquisition kemudian eh
sampai konstruksi dan Operation and
maintenance dan juga kalau kita lihat
infrastructure sustainability rating
hampir semua berbicara mengenai siklus
ini beda-beda sedikit tapi hampir semua
berbicara mengenai siklus pembangunan
infrastruktur jadi kita tidak hanya
pintar membangun tapi yang paling berat
adalah memelihara dan mengoperasikannya
dengan baik sehingga masa layannya itu
bisa panjang ya Saya kira untuk Ee Jalan
itu bisa ratusan tahun untuk air minum
itu bisa 3050 tahun ya seperti itu untuk
sampah itu bisa lebih sedikit yaah ini
yang yang tentunya infrastruktur
berkelanjutan kalau kita lihat sekarang
ya misalkan tentang eh sampah pemerintah
kan baru saja m-launching eh kebijakan
untuk menutup eh TPA yang menggunakan
Open damping Nah ini kan eh sesudah 75
tahun merdeka kita ternyata masih
gunakan teknik open damping jadi hanya
dibuang begitu saja di TPA tanpa
pengolahan lebih lanjut ini yang
tentunya menjadi PR bagi kita kita ingin
berbicararastukur berkelanjutan siklus
ini harus kita ikuti semua ee
rating-rating yang disusun oleh berbagai
lembaga di dunia yang sebelah kanan itu
sustainable infrastructure itu
eh menggunakan pendekatan
iniikus ini ya jadi lengkap kemudian di
slide
berikutnya kita juga perlu melihat bahwa
eh infrastruktur berkelanjutan ini perlu
dilakukan secara terpadu secara terpadu
jadi dari sumber ke tab ya from
S jadi dari bendungan-bendungan yang
tadi sudah kita bangun kita
transmisikan kemudian
kita apa namanya bawa
[Musik]
ke kemudian kita bawa Kenya at consumnya
di area kita
olah itu
ke treat ataupun ke safe disposal dan eh
recycle unit kita termasuk 
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:09:20 UTC
Categories
Manage