File TXT tidak ditemukan.
Transcript
u6An2PfqN4U • Webinar 114 Identifikasi Peran Metoda Analisis LCA dalam Penyusunan KLHS
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/EcoEduid/.shards/text-0001.zst#text/0148_u6An2PfqN4U.txt
Kind: captions
Language: id
Alumni pelatihan kami sudah lebih dari
2.500 orang yang berasal dari seluruh
Indonesia. Pelayanan kami terbuka untuk
perusahaan, pemerintahan, perorangan,
ataupun pemerhati lingkungan. Ekoed Edu
selalu berusaha menyajikan pelatihan
yang berkualitas dengan menghadirkan
pengajar yang berpengalaman.
[Musik]
memberikan pengalaman langsung dengan
praktikum dan e-learning yang dapat
diakses di manapun.
Jadi awalnya saya mengikuti pelatihan
Eco Edio ini memang dari grup-grup di
alumni ya, Mbak ya, yang pernah ikut
pelatihan ini. Cerita mereka itu sungguh
bisa dianggap menarik ya, karena mereka
pengetahuan mereka tentang yang pengin
mereka ketahui itu meningkat gitu ya.
Kemudian skill-skill yang dihasilkan
dari hasil pelatihan itu juga cukup bisa
dilihat begitu ya. terasa gitu
manfaatnya di kami terutama untuk ee
para konsult hutan yang memerlukan
tenaga-tenaga ahli sehingga saya memilih
Eco Edu dan sempat mengikuti
pelatihannya juga dan itu terbukti benar
gitu. Nah, saya lihat Instagram itu ada
Eko Edu ya yang akan menyelenggarakan
pelatihan. Nah, di sini juga saya baca
terlebih dahulu ya terkait tentang
informasi yang disediakan oleh Ibu. Nah,
menurut saya itu menjadi hal yang
membuat tertarik untuk ikut pelatihan di
situ. Jadi, saya sering lihat di
Instagram gitu bagaimana Idu
menyampaikan informasinya. Eko
Edu
karena itu selalu tergini terus
mengikuti zaman dan juga pelatihnya
agama yang batunya itu bagus-bagus dan
terbaiklah kejutannya.
[Musik]
Iya. Ee yang pertama memang tentu saja
ini meningkatkan dan maksimalkan
skill-skill yang saya harapkan begitu
ya. Terutama dalam penyusunan dokumen
ABDA eve saya jadi bisa lebih produktif,
lebih efektif juga eh punya update gitu
ya, update-update persoalan-persoalan
dalam jasan AMDA terkini dari ahlinya
langsing di lapangan begitu yang
pengalamannya tidak diragukan. Menurut
saya pelatihan yang disediakan EID ini
sangat bermanfaat sekali dan mudah untuk
aksesnya gitu. Jadi ada teknologi
terbaru yang saya dapat itu di
e-learning ya. Itu luar biasa ee
pembelajarannya juga mudah sekali untuk
dipahami. Alhamdulillah bisa mengikuti
dan juga menambah ilmu pengetahuan yang
banyak banget.
eh e-learning ini memang di memang
sangat diperlukan sekali ya, terutama
untuk kita yang dengan keterbatasan
pengetahuan kemudian juga waktu mungkin
ee itu memberikan kita kesempatan untuk
kembali mengingat, kembali mendengarkan
paparan-paparan yang mungkin kurang
jelas. Kemudian juga kita bisa mengulang
sesering mungkin yang kita inginkan.
kita juga bisa review kembali sehingga
belajar kita bisa lebih efektif dan
efisien. Learning itu membantu sekali
ketika pada saat penyampaian materi ada
yang ketinggalan gitu ya. Jadi ee saya
bisa lihat materi itu di alat
sangat membantu Mbak jadi saya ee ambil
materi terus lihat video yang bisa
diakses kapan aja dan di mana aja.
4 juta dengan informasi yang kami
peroleh itu jauh dari kas padan
sebenarnya. Jadi apa namanya ya kalau
saya bilang terlalu murah itu jadi
sepadanlah. Jadi menurut saya sepadan Bu
karena memang e pelatihannya itu pun
sangat membantu ya dalam menyelesaikan
satu pekerjaan yang ada di sekitar
lingkungan saya sendiri gitu. Saya kira
sepat sesuailah dengan apa yang kita
[Musik]
dapatkan.
EKP efektif, tepat, dan profesional.
Hemat, cermat, dan hebat. Keren,
profesional dan juga ke sini.
[Musik]
Baik Bapak Ibu peserta webinar.
Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Waalaikumsalam war. Selamat pagi Bapak
dan Ibu peserta webinar. Selamat datang
kembali di webinar Ekoedu yang ke-114.
Terima kasih atas ee kepercayaan kepada
Bapak Ibu peserta webinar yang terus
setia ee mendengarkan webinar dari
Ekoedu. Perkenalkan saya Wajid yang akan
menjadi moderator untuk di webinar kali
ini. Sebelum memulai webinar, alangkah
baiknya kita berdoa terlebih dahulu
menurut agama dan kepercayaan
masing-masing. Berdoa dipersilakan.
Berdoa cukupkan. Acara selanjutnya kita
akan menyanyikan lagu Indonesia Raya
secara bersama-sama. Kepada Bapak dan
Ibu silakan duduk dengan tegal.
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
Baik, terima kasih Bapak dan Ibu. Untuk
selanjutnya saya izin ee memperkenalkan
atau memberitahukan tiga pelatihan
terdekat yang akan dilaksanakan oleh
Ekoedu Indonesia. Yang pertama di waktu
minggu depan tanggal 10 hingga 16 Juni,
Ekoedu akan menyelenggarakan pelatihan
persetujuan teknis untuk emisi udara.
Dan untuk pelatihan ini ee Bapak Ibu
cukup membayar 3,6 juta sebelum tanggal
10 Juni 2025. Di minggu yang sama itu
akan berlangsung pelatihan dan
sertifikasi operasional pengelolaan
limbah bahan berbahaya dan beracun atau
OPB3 yang sertifikatnya akan dikeluarkan
oleh BNSP.
Untuk pelatihan ini akan berlangsung
dari tanggal 10 hingga 13 Juni 2025 yang
ee Bapak Ibu cukup
membayar seharga 6,5 juta. Dan di minggu
berikutnya ada pelatihan dan sertifikasi
penanggung jawab operasional instalasi
pengendalian pencemaran
udara atau POPU yang akan
diselenggarakan pada tanggal 16 hingga
20 Juni
2025 dengan biaya Rp6,5 juta. Dan sama
untuk pelatihan ini sertifikatnya akan
dikeluarkan oleh BNSP.
Baik, mungkin Bapak Ibu juga sudah
mengetahui bahwa di hari ini bertepatan
dengan hari lingkungan hidup sedunia dan
dalam rangka itu Ekoed Edu akan
memberikan diskon tambahan kepada Bapak
dan Ibu yang ingin mengikuti pelatihan
di Ekoedu yaitu sebesar
Rp300.000 selama periode 5 Juni hingga 7
Juni 2025. Untuk mendapatkan diskon
tambahan ini, silakan hubungi admin
segera karena ee diskon ini terbatas
bagi Bapak Ibu
peserta. Baik, mungkin untuk ee info
lebih lanjut silakan Bapak dan Ibu
menghubungi adminis dan adminisa. Lalu
ee terus pantengin Ecoedu di Instagram
ecoedu.id.
Lalu ada Facebook, Twitter, dan jika
Bapak dan Ibu ingin melihat website
kami, informasi yang ada di website,
silakan ee hubungi di
ekoedu.co.id. Dan bilamana Bapak dan Ibu
ingin segera mendaftar, silakan untuk
mengakses pendaftaran dateu.co.id.
Dan ee untuk itu kami tunggu Bapak Ibu
di pelatihan
Ekoedu. Baik, kembali lagi ke tema untuk
acara webinar di hari ini yaitu membahas
mengenai identifikasi peran metode
analisis siklus siklus hidup produk atau
LCA dalam penyusunan kajian lingkungan
hidup strategis yang akan disampaikan
oleh Bapak Imron.
Bapak Imron ini merupakan pengawas
radiasi ahli madia di Badan Pengawas
Tenaga Nuklir atau Bapeten. Dan
kebetulan Pak Imron sudah hadir di
ruangan Zoom ini. Selamat pagi Pak
Imron. Semoga sehat selalu. Selamat
pagi, Pak. Pak Wid. Asalamualaikum juga.
Baik. Bagaimana Pak kabarnya untuk di
hari ini, Pak? Alhamdulillah baik, Pak.
Alhamdulillah baik. Mungkin agar tidak
memperlama waktu untuk ruangan Zoom saya
serahkan kepada Pak Imron dan kepada
Bapak dan Ibu selamat mendengarkan
webinar di hari ini. Silakan Pak berikan
slide-nya ya, Pak
ya.
Apa sudah ada?
Masih loading, Pak.
Sudah. Nah, sudah ada, Pak.
Oke.
Oke, Bapak Ibu, asalamualaikum
warahmatullahi
wabarakatuh. Ee
perkenalkan ee saya Imron. Bapak Ibu,
saya kebetulan ni diminta oleh Pak H
atau Pak sekarang Pak juga untuk
menyampaikan ee topik ya tentang
kaitannya dengan KLS di mana sebenarnya
saya ee saat ini bekerja di badan
pengawas tenaga Nuklir ya kan Bapak Ibu
sekalian ee mana tugas salah satu tugas
ee Badan Pengawasan Agukir itu mengawasi
dan nukiran ya terutama dalam hal
perizinan, peraturan dan
inspeksi. Dalam kaitannya dengan ini
kami ee di ee diminta untuk
menyampaikan topik ya identifikasi peran
metode analisis siklus hidup produk LCA
dalam menyusun kaji lingikan hidup
strategis. Bapak, Ibu sekalian ini topik
ini pernah saya tulis di proseding SKM
2023 saya sendiri penulis pertama.
Kemudian yang kedua Pak Adaludin dan
juga Pak Rif Harab.
Bapak, Ibu sekalian. Mungkin ini sekedar
share dari kami karena kami background
kami adalah ilmu nuklir ya, mengenai
kelambutan nuklir. Nah, ini ee kita akan
share eh bagaimana peran metode analisis
siklus hidup produk LCA dalam susunan
KLAS. Paketen dalam hal ini eh
ditugaskan ya mengenai Perpres 60 tahun
2019 itu menyusun KLS. nanti akan kami
sampaikan di akhir ee slide para paparan
ini ee bagaimana ee kaitannya dengan LCA
dan ee tugas dari ee program nuklir itu
gitu ya.
Oke, kita mulai ee langsung aja Bapak
Ibu sekalian ee ini ee beberapa hal yang
akan saya sampaikan dalam ee topik kali
ini yaitu mengenai eh pengenalan konsep
life cycle, asesmen LCA dan
keterkaitannya. Kemudian gimana tinjauan
regulasi dan ruang metodologis LCA dan
KLS indikator parameter input dan sumber
LCA keunggulan dan keterbatasan LCA itu
sendiri kemudian studi kasus dan praktik
baik dalam PLTN. ini kebetulan kam saya
sendiri ee ee dalam pengawasan PLTN dan
ditugaskan oleh Presiden untuk menyusun
KLS itu ya kan dalam program ini ee saat
ini RU PKL rencana apa ee pembangunan
PLTN itu sudah terbit ya tahun tanggal
26 kemarin sehingga nanti akan saya
sampaikan ee
Roman dan gimana tantangan impasi LCA di
Indonesia ya kan saya akan sampaikan di
akhir ee
paparan ee ini konsep
pertama. Oke, di mana Bapak Ibu kita
mulai dari pengenalan life cycle
assessment LCA. Nah, Indonesia itu ee
Bapak, Ibu sekalian ee memiliki target
ya menurunkan kas emisi rumah kaca ya.
Seperti ee NCE ini di ee kita ketahui
bahwa ee dengan data LC kita untuk
menghitung emisi eh karbon ya. Target
ini sesuai dengan eh Paris agreement ya.
sehingga ee tahun 60 harapannya itu
sudah eh nol zero emission. Kita eh
harapannya itu sampai ke eh optimis ya
untuk mencapai itu. Kemudian life cycle
itu merupakan kompilasi evaluation input
output eh dan potensi enment impak pada
sistem eh melalui
ehnya itu Bapak Ibu sekalian. Kemudian
untuk ee menyusun ee life cycle analis
assesment ini itu diperlukan standar
yang terkait dengan ee adalah SNI ISO
ISO
14.000 kemudian SNI ISO
1402 ini eh isu yang dua isu pertama itu
isu bagaimana e metode untuk ee menyusun
ee membuat ee LCA. Kemudian untuk SNI
ISO 142 itu pelabilan ya ketentuan SN
itu dan produk declaration juga untuk
semacam deklaration produk yang ini eh
untuk indust terutama di Eropa sudah
banyak
menerapkan dan Permen LHK
eh itu sudah nomor 1 tahun 200 tentang
program pendindan pemberingkatan kinerja
hidup itu sudah memasukkan ee bagian dan
sebagai bagian dar proper program
peringkat urusan eh dan dalam pengeluan
lingkungan. Bapak, Ibu sekalian ini
dan ini kalau inform itu akan ee
diterapkan sebagai eh barir ya. Itu
trade bar itu
eh nanti akan dibahas tentang eh barang
eh trade barir karena eh LCA itu eh
fokusnya ee analisis produk eh analisis
sampelu dalam suatu produk. Jadi ini di
Eropa akan menjadi suatu topik untuk
pembatasan perdagangan dan sebagainya.
jika ee produk itu dibelum menggunakan
ee prinsip-prinsip ee keramah lingkungan
mungkin akan ee menjadi hambatan dalam
suatu perdagangan itu.
ini Paris agreement-nya Bapak Ibu bahwa
ee ee kita sudah menandatangani ya untuk
parlemen untuk dengan eh bagaimana nasal
ee kontribusi harus mengurangi aspek
mitigasi dan adaptasi di mana untuk
menahan ee kenaikan rata-rata kurang
dari 2 derajat Celcius dan ee
melanjutkan upaya menaikan kenaikan suhu
ke 1,5 derajat. Ini usaha dari ee tujuan
dari Paris
Agri ini secara penilaian ee siklus
hidup KCA berawal dari '90-an. Kita akan
mer-review sebelumnya background dari
LCA sebelum kita bicara dengan KLAS
Bapak Ibu. Jadi memang ee LCA itu ee
diawali dengan kekhawatiran terdampak
lingkungan muncul terutama diasil
lingkungan dan keterpasan sumber daya.
Ini kebetulan yang mulai itu PT
perusahaan artinya suatu industri yang
menghasilkan suatu produk ya kan dia
fokus menganalisis energi dan penggunaan
sumber daya dalam pengusan produk. di
tahun
99 itu kalau saya mulai diaktif secara
luas dengan setup mengusulkannya dan ISO
mengintegrasi ke dalam standar manajemen
lingkungan ISO
14000 ya dan perkembangan ee lain ee
untuk khususnya untuk SIMA Pro ini
pengembangan untuk
ee pro data apa ee software-nya ya model
mudalnya sebagai industri ini Bapak Ibu
mungkin sudah familiar dan saat ini LCA
menjadi adah penting untuk menilai
mengurangi dampak dengan suatu produk.
Jadi ini industri jadi beda dengan
pendekatan KLS itu KLS itu untuk tata
ruang dan ee penyediaan ee pembangunan
ya itu sedangkan ini adalah produk untuk
mendesai produk yang lebih sama
ringkungan.
Bapak, Ibu, ini keterkaitan LCA dan
KLAS. Ee kita ketahui bersama
bahwa objek pengundalan KL lingkungan LC
adalah produk komoditas, sedangkan objek
pengundan lingkungan KLS adalah tata
ruang dalam suatu rencana kebijakan
program. Ya kan? Metode LCA dapat
digunakan dalam manus lingkungan suatu
komedis jika ee ee pembangunan atau
berinflasi pada suatu ee wilayah tata
ruang jika suatu komoditas itu akan
dibangun ya atau ber di satu tata ruang.
Metode CLR dapat digunakan dalam
analisis dampak ee dalam analisis
terutama dari KLS itu daya tampung
lingkungannya Bapak Ibu serta perkiraan
dampak terutama dalam hal dampak dan
risikonya ya di mana muatan KLS itu
terdiri dari kapasitas daya dukung dan
daya tampung lingkungan hidup untuk
pembangunan, kemudian perkiraan mengenai
dampak dan risiko lingkungan hidup
kan untuk yang ee empat yang lainnya itu
kinerja layanan dasar sistem ya kan.
Kemudian efisiensi penguatan dasar daya
alam tingkat kerentanan kapasitas
adaptasi terhadap perubahan lingkungan
ter perubahan iklim dan tingkat
kerentahanan dan potensi ee keanegar
keman hayati daya tampung dalam KLS
kajian merujuk kemampuan lingkungan
untuk menyerap ya zat energi dan
komponen lain dari suatu kegiatan
menghasilkan yang masuk di dalamnya.
Daya tampung ini sangat penting
perencanaan dalam perencanaan
pembangunan karena memastikan bahwa
kegiatan bangunan tidak melebihi
kapasitas lingkungan yang ee menampung
dampaknya. Nah, ini dari ini ada yang
berhubungan dan tampung zat radioaktif
energi yang dihasilkan suatu produk yang
akan di ee investasikan atau di ya
pabrik misalkan akan di ee investasikan
atau ditang dalam suatu wilayah gitu ya.
Jadi ee daya tambung ee nanti akan ada
batasan-batasan batasan baku mutu dan
sebagainya itu ee harus kurang dari itu
ya kan.
Dan ini ketika KLS diselenggarakan ya
kan itu ee sebisa mungkin kalau ee sudah
terjah informasi apa produk yang akan ee
diinvestasikan atau perusahaannya itu ee
ee LCA atau sebagainya itu sudah masuk
ya. e sudah ee kita dapat informasi ini
untuk menganalisis lebih lanjut mengenai
ee dampak dari ee daya tampung dari
lingkungan itu dan ee bagaimana efeknya
produk tersebut atau proses selama
proses pembuatannya itu ee dapat ee
ee kur apa tidak mencapai daya tampung
ee dari suatu ekosistem atau wilayah
tersebut ya. ini ee clue yang saya
sampaikan di paper ee ee Pak saya di
tahun 2013.
[Musik]
ini penggunaan LCA Bapak Ibu itu ee kita
ketahui bahwa ini untuk perusahaan ya,
perusahaan untuk penggunaan LCA itu
mulai dari ee penggunaan penilaian
dampak lingkungan, kemudian
identifikasi perusahaan ee perbaikan,
kemudian pengambilan keputusan
berkelanjutan, pengembangan produk,
perencanaan strategis, maupun kebijakan
pemerintah, komunikasi dan
transparansi melalui deklarasi
lingkungan PID INF ini EPD deklarasi
produk lingkungan bahwa ini ee ramah
lingkungan kemudian inovasi produk
perbandingan kemudian perbandingan
produk penerapan dalam industri ee
manufaktur energi konstruksi pertanian
ya peningkatan efisiensi pengembangan
kebijakan peningkatan kinerja
lingkungan, kepatuhan terhadap regulasi
kita proper propernya
itu ee perlu membajuk untuk melakukan
LCA sebagai bagian pekerjaan kita sudah
ada regulasi
itu. Oke, lanjut tinjauan regulasi ya
Bapak Ibu. Kita coba memantau ee apa ee
bagaimana ee ee kaitannya secara
regulasi maupun metodologi apakah bisa
match gitu ya untuk KLC itu dipasangkan
dengan di KLF.
Oke, dasar hukum LCA kita mengacu pada
tadi saya sebutkan pasal ee 63 LO
Undang-Undang 32 Perlindungan ee
Pengeluan Hidup ya, di mana ee sudah
dirubah tahun
2020 tentang Cipta Kerja ya. Menteri di
ini menteri bertugas untuk melakukan
pembinaan dan pengawasan, ketaatan,
penanggung jawab ee atau kegiatan
percuan lingkungan. Jadi ini memang
masih dalam tahap ee pembinaan saya saya
menangkapnya di dari ee undang-undang
ini sehingga ee kemudian dari ee ini
kewenangan dari KLH untuk membina dan
mengawasi karena mungkin ada beberapa eh
instansi yang terkait dengan eh produk
insur industri ya. Di sini KLK untuk
membina pengawasan untuk penanggung
jawab ee lingkungan dan peraturan
undang-undangan. Undang peraturan LK
nomor 1 tahun untuk memasukkan LCS
bagian proper ini eh program penilaian
peringkat kinerja perusahaan ini jelas
suatu perusahaan dalam pengelolaan. Jadi
mungkin ee KTKLS kan sebelum masuk ya
kalau ini sudah ya ee KLH masuk ketika
sudah sudah berdiri gitu sebagai proper
ee program kerja
perusahaan dengan arahnya pembinaan dan
pengawasan.
Oke. Dasar hukum LCA dan KLS itu ee
semuanya sama gitu.
Undang-undang ini KLS-nya ya tentang
Pemda undta Kerja 46 eh tahun KLAS PP
211aka ini yang baru ya 13 tahun 2004
tentang KLS Kendre 7 tahun 2018 KLS
RPJMD MENATR 11 tahun 2022 tentang TRW
Per nomor 5 tahun 2002 TK LS
RTRW ini tinjau regulasi LCA adalah
suatu bentuk bentuk metode ee sedang
KLAS adalah bentuk laporan legal. Nah,
ini untuk validasi dan otorisasi sesuai
dengan 32 ee Undang-Undang 32 tahun
2009. Jadi fungsi DKLS kan ini laporan
ketika ee dan objek yang subjek yang
mengerjakan itu berbeda itu kalau kayak
SMU subjeknya
eh pemerintah government sedangkan saya
yang menjalankan adalah perusahaan ya
kan dan ini ee objek ee dan
lingkungannya jelas beda. produkca.
Sedangkan ee KLS nanti tata ruang ya
lokasi wilayah untuk persusyaratan
perizinan berusaha. Jadi sebelum ee
sebelum ee pelaku saham ee ee masuk ee
perizinan si pemerintah ee dalam apakah
itu pemerintah pusat atau ee ee daerah
itu menyediakan ruang untuk ee pelaku
usaha berusaha.
LCM masih sukarela, sedangkan KS masih
bersifat wajib untuk menyed ruang. Ya,
sukarela tadi saya sebut pembinaan yang
di e dan ini sukarela artinya tidak
negara tidak ee menjadi persyaratan ya
persyaratan dalam perdagangan,
persyaratan untuk ee investasi gitu. itu
sekarang jadi masih bisnis to bisnis
hampir ee yang penerapan LCA itu ee
susah tahui itu ee perdagangan ee
misalkan mensyaratkan ee dia produk yang
ee seram lingkungan atau ee ada
deklarasi itu antara perdag e bisnis to
bisnis ya bukan ada beberapa yang sudah
mewajibkan di Eropa mungkin itu mana
mereka
lebih negara-negara yang menerapkan ee
ee lebih maju dalam hal ee baik ee
investasi dalam hal modal maupun dalam
hal teknologi dan sebagainya sehingga
mampu menerapkan ee standar-standar yang
ada dalam penyusunan
CA ELS dapat diteramkan wajib namur
green trade barer Indonesia belum karena
ini akan menyangkut ee industri yang ada
di Indonesia
ya belum syaratkan ee barang yang masuk
harus ee trade ini apa ee harus
mempunyai spek yang ee spek ee ramah
lingkungan.
Metode penyusunan KLS setelah waktu
tersantun KLK nomor e 14 tahun 2024
belum secara mandatori jadi masih umum
dia masih spasial Bapak Ibu mungkin
Bapak Ibu ahli ee dan analisisnya
menunjak dalam ee rekomendasi wilayah
mana yang ee ee sebagai tata ruang ya
untuk ee dijadikan suatu tempat
investasi.
Nomor 5 penyusunan KLAS di melibatkan
partisipasi masyarakat ya Bapak Ibu.
Sedangkan LCA
sertifikat itu diguna publik untuk
menggunakan produk tersebut. Jadi ini
KLS untuk aplikasi dalam bentuan tata
ruang dengan deklarasi ini dapat
digunakan publik untuk menggunakan
produk tersebut ya. Jadi masing-masing
ee sesuai dengan porsi masing-masing ya.
untuk Permen Laka nomor 1 2001 sudah
masukkan NCA sebagai bagian proper ya
kan ini kewajiban memang tapi perusahaan
itu tentu sudah berdiri gitu bukan suatu
persyaratan
perusahaan lanjut ini KLAS Bapak Ibu
sudah ee familiar dengan Permen KL
Undang-Undang 3 2019 yaitu instrumen ee
pencegahan pencemaran atau lingkungan
hidup dia ada beberapa yang wajib ee KS
seperti RTW, kemudian RPJMN dan Rp KRP
yang proposing mendampak lingkungan dan
ini PLTN ya satu nanti kita jelaskan itu
yang
terakhir. Ee oke mekanismenya salah
satunya di pibatan masyarakat.
Nah, ini metode ruang metode LCA dalam
KHS itu metode LC empat tahap ya kan itu
eh defisi tujuan menentukan tujuan
analisis LCA batasan lingkupan yang
diisi termasuk produk proses layanan
yang diolasi serta dampak lingkungan
yang ditimbangkan yang jelas ini produk
ya kan atau layanan
objeknya kemudian analisis inventaris
ini gimana proses ini sesuai dengan
standar yang tadi saya sampaikan
kumpulkan dan mengidentifikasikan data
tentang semua masukan keluaran relevan
dari siklus hidup produk proses layanan
termasuk bahan baku energi ini yang saya
hitemin itu konsen tampung dari ya akan
menyebabkan ee batasan baku mukt ya itu
emisi dan limbahnya emisi ee terutama ee
limbah kalau itu nanti radioaktif maupun
ee panas panas dari air dari ee air
pembuangan
pendingin. Kemudian penilaian dampak ya
kan memperkirakan dampak lingkungan dari
interpretasi siklus hidup dengan
menggunakan model dampak lingkungan yang
sesuai seperti metode impak assesment ya
kan. Kemudian interpretasi ini ee
menganalisis ee hasil penilaian
dampakasi dampak lingkungan yang
signifikan dan memberikan rekomendasi
untuk pengurangan dampak. Ini ee metode
dari
LCA tinjuan penggunaan metode LCR dalam
PLS ya
kan mengumpulkanasi data tentang semua
masukan dan keluaran Bapak Ibu ee yang
relevan dari siklus hidup produk atau
layanan termasuk bahan baku, energi,
emisi, dan limbah. Penilaian dampak KLS
akan difokuskan pada emisi. Nah, ini ee
ini ketika dimasukkan KLAS ya. Jadi tadi
yang ini batasan ini kita akan fokus di
emisi dan limbah karena ini tampung dan
ee di mana ee apa analisis lengkung ee
dari emisi dan limbahnya itu.
Kemudian untuk pilihan damp difokus pada
emisi limbah suan dengan metode
diarahkan memberikan dampak lingkungan
dari inventar hidup ya kan dengan metode
model dampak lingkungan seperti metode
impak interpretasi laporan LCS produk
komoditas pada tahap operasi ini dan
penimbahan akan dituangkan dalam laporan
ee analisis daya tampung lingkungan
lingkungan hidup serta perkiraan dampang
lingkungan ee risiko dari KWS tersebut
beserta rekomendasi untuk pengurangan
dampak analisis dampak lingkungan hidup
itu seperti apa serta perkenalan dampak
ee dan
risiko. Oke,
lanjut. Ini kita ketahui bahwa untuk
metode dampak KLH itu di dalam LCA ya
itu paparan analisis dampak ee
lingkungan mengasukkan su peta risiko
yang spasial ini yang di yang di KLS ak
bersama ya wilayah. Sedangkan untuk NLCA
itu produk komunitas lebih fokus pada
analisis dampak produk yang bersi
lingkungan. Ee akan menarik sekali kalau
misalkan produk itu ee dalam suatu
wilayah ee produk itu hanya satu
misalkan PLTN kan ee saya nanti akan
disampaikan. Jadi ee antara LCA juga
satu produk, kemudian KLCnya juga
wilayah satu produk sehingga akan ee
bisa untuk digunakan untuk ee untuk
analisis dampak lingkungan dengan nanti
pembandingan input-input diperbandingkan
kalau input LCL seperti apa ee dengan
satu titik nanti kan peta titik ee
wilayah namanya batas kondernya ya itu
mulai dari pengoperasian itu ee dengan
berbagai macam jenis reaktor atau jenis
ee jenis produk yang berbeda dengan yang
berbeda itu akan analisis mana yang
terbaik dari ee dari suatu wilayah yang
cocok untuk produk apa gitu ya.
itu ini sistem ini yang kira-kira
bayangan ketika kita menggunakan LCA
dalam ee dalam proses ee eh konsep
spesial ini.
Jadi akan sangat menarik ee dari segi
produknya, kemudian dari segi daya
dukung lingkungannya. Ini adalah peta
daya dukung
lingkungan. Oke, saya lanjut. Indikator
parameter itu sumber daya saja ya.
Indikator LCA, indikator digunakan untuk
mengukur dampak lingkungan. Kemudian
indikator dalam LCA adalah ukuran
digunakan untuk menilai dampak
lingkungan suatu produk. Contoh
indikator ee lingkungan itu pemanasan
global dari parameter penipisan ya kan
ozon aerifikasi dan penggunaan air. Ini
parameter-parameter yang ee di dalam LCA
di mana digambarkan ee nantinya akan
menghasilkan suatu nilai
ee nilai berapa ee emisi yang akan
dihasilkan.
Parameter input LCA Bapak Ibu kita ket
bersama ini adalah data kuantitatif yang
diperlukan menghitung indikator LCA
contohnya untuk menghitung indikator
penangan global parameter input yang
dibutuhkan misnya konsumsi
energi emisi rumah kaca dan faktor emisi
yang berbagai bahan data ini digunakan
untuk mengkonversi data inventory
menjadi indikator dampak
lingkungan lanjut
sumber data LCA ya Bapak Ibu. Ini ini
sumber data LCA adalah tempat di mana
parameter input diperoleh. Data input
dapat diperoleh dari berbagai sumber ya
kan. Data primer data yang dikumpulkan
langsung perusahaan ini ee prospek untuk
mengembang produk data penggunaan energi
konsumsi bahan baku dan sebagainya data
limbahnya. Kemudian data sekunder data
yang diperoleh dari basis data LCA.
sumber lain seperti basis data eh life
cycle inventory. Inventory itu semacam
database dari ee dari ee dari suatu ee
stand apa biasanya ada alat perhitungan
ya untuk ee
software-nya. Kemudian data pemasuk data
dari pemasuk bahan baku seperti
informasi tentang proses produksi
transportasi dan emisian terkait dengan
bahan baku tersebut.
data proses data tentang proses produksi
ini proses manufakturnya atau ee yang
bagaimana menghasilkannya ya pengunan
energi datu dan limbah dihasilkan dan
data perusahaan data yang dikumpulkan
dari perusahaan terkait dengan produk
proses analisis dan data ini adalah data
yang akan digunakan Bapak Ibu untuk
ketika menguraikan alasan suatu produk
dalam KLS itu ee baik atau tidak ya kan
akan berpotensi akan melebihi batu muku
ee lingkungan atau batu muku radioaktif
yang PLTN. Data-data ini bisa nantikan
diceritakan dalam
[Musik]
analisis ini sumber data LCA Bapak Ibu.
LCI dengan mengukur semua bahan daya
digunakan dan emisi yang dilupakan
selama proses hidup termasuk bahan baku
energi air LC itu ee menyediakan data
yang diperlukan untuk menilai dampak
lingkungan dari suatu produk dan proses
dengan mengukur pertukaran lingkungan LC
membantu para pemangkungan membuat
keputusan yang tepat tentang desain
produk, proses manufaktur, dan praktik
pengelolaan
limbah, unggulan dan keterbatasan. LCA
Bapak Ibu kita ketahui bahwa LCA
mempertimbangkan semua siklus hidup
mulai dari ee ekstrak ee ekstraksi ya
terus bahan baku hingga pembuatan akhir
sehingga memberikan gambaran ee lengkap
tentang dampak lingkungan. LCM membantu
mengikasi hotpot atau area yang memiliki
dampak lingkungan signifikan sehingga
memungkinkan pada fokus perbaikan yang
paling efektif ya kan. ini hotpot ini
yang ee garis bawah nanti akan suatu
karena dia berupa kuantitatif akan ee
bisa menjadi suatu titik untuk eh pusat
analisis ya atau
hotspot berguna nanti di e di KS Elsa
mendorong perusahaan untuk meningkatkan
efisien sumber daya mengurangi limbah
membuat keputusan yang lebih berlanjutan
LCA juga dapat menjadi dasar inovasi
produk proses yang lebih ramah
lingkungan dan membantu proses mengikasi
peluang untuk mengurangi dampak
Mas
LCA memungkinkan perusahaan untuk
mengkomunikasikan informasi lingkungan
kepada publik secara transparan dan
sehingga dapat mengambil kepusan yang
lebih
baik. Namun LCA juga keterbatasan Bapak
Ibu kita mungkin Bapak Ibu yang sudah
mengenal LS ada proses kompleks memakul
waktu terutama dalam proses produk yang
rumit ya kan.
Eh kemudian keterbatasan data yang
akurat ini yang kita negara embarking
ya, negara berkembang ini ee dan lengkap
sering untuk menjadi tantangan terutama
beban baku proses yang tidak dengan
baik. Penilaian dampak lingkungan dalam
di LCA seringkiali melibatkan tidak
pastian ya kan karena variasi dalam data
masukan ya kan metode perhitungan dan
prediksi dampak di masa depan ini kita
bersama ini studi ee kasus dalam praktik
PLTN Bapak Ibu akan saya sampaikan ee
sebagai ee saya sebagai ee pengawas
radiasi beli atau sebagai stafet
Saat ini KJENCA PLTN telah ada di dunia
ya kan. Namun Indonesia belum miliki
PLTN Bapak Ibu ee e dan bukan negara
vendor pembuat PLT agennya masih
terbatas. Artinya mungkin Bapak Ibu
pernah ee sudah mahasiswa atau apa
mungkin beberapa mungkin sudah mencoba
cuman saya belum melihat ada paper yang
terbit ya sehingga saya bilang masih
terbatas. Ee kami coba ee saya juga
berapa tahun mencoba untuk mencari
source data untuk ini juga belum ketemu
ya.
Dan contoh pembangkit listrik nuklir
PLTN yang menggunakan analisis hidup LCA
adalah PT contohnya ini yang di Swedia
for untuk berlokasi di pantai Osmar ya.
Swedia memiliki yang vol AP ini di Eropa
sudah
dibuat gitu dan perusahaanforator Ponb
sudah mendapat sertifikat ED eD ya kan
dari UN. Ya, ini ee
sebagai ee pengakuan bahwa mereka sudah
mengen ini
sebagai ee deklarasi ke masyarakat bahwa
eh produk ini sudah ramah lingkungan.
produk kategori EPD mengaj ini WNPC code
yang tadi produk terkait eh khususnya
untuk R juta itu e energy itu sudah
masuk ini saat ini. Oh, maaf ini
samaanya. Ini ada beberapa referensi
yang saya dapatkan untuk penggunaan LS
dalam PLS di luar negeri. Memang
Indonesia belum belum artinya memang
tidak mensyaratkan PLCA ya. Tapi ee
di kalaupun boleh mungkin bisa aja asal
ee punya res sendiri untuk e tim
validasi dari
KS ini Elenor dari Prancis ya itu jadi
adapting LC framework to environmental
assessment training 2013 Bapak Ibu bisa
download juga kemudian anis
Asal from case study on municipal energy
Sweden. Ini Sweden dianggap eh untuk PLT
itu sudah sudah ada report bahwa dia
mereka
sudah mengaksesnya itu Patrick Vida
leage L use Indicator for life cycle
assessment analysis KSP CRC technical
report ya.
Terakhir dari UNU itu dari Taiwan
analisis strategi informes Taiwan energi
policy cycle. Jadi ada potensial
dibilang integration with life cycle
assessment ya kan. ee sudah beberapa
sudah mencoba membuat kajian atau
paper ini sekitar rentang yang
dihasilkan Bapak Ibu kita untuk PLTN
dibandingkan ee energi lain kita ee
untuk PLTN itu tentu
ee lebih sangat kecil ya lebih sekitar
ee umpama dengan
ee membangkit PLTN yang ee ee sekitar 6
600 itu kecil ya. itu
ee bahwa ini bukti bahwa perhitungan CA
itu sudah diterapkan ya untuk
masing-masing ee pembangkit ya
kan jp ini nuklir yang tadi. Kemudian
LCA dalam PLTN Bapak Ibu batasan saya eh
dari paper saya3 itu menyampaikan bahwa
batasan lingkup dari front end untuk ini
terlalu luas ya jika diterapkan dalam
KN.
Jadi batasan kajian akan lebih sebi jika
menghitung ee emisi pembangkitan sampai
hanya sampai pemimpin serah saja dan
asumsi ee bahan bakar nukris semuanya
diimpor ekspor ya kan karena regulasi
seperti itu dan bahan bakar bekas akan
diekspor ee kembali ke negara asal
sehingga ee akan mengurangi dari nilai
ee nilai ee nilai dari akan risiko
limbah
LCA dapat diterapkan dalam penyusunan K.
Namun titik berat analisisan hanya
berfokus pada seberapa besar konversi
emisi karbon saat pembakit energi
sedangkan untuk menulis dampak roding
keluar itu belum belum tidak tidak bisa
jelaskan secara rsi ya kita hanya ee
jadi tadi parameter Raja itu bisa
dijelaskan ee dalam hal dalam uraian
dari kas ya. Tapi untuk yang berhubungan
dengan bagaimana lepasan dalam lepasan
rada-rada keluar gitu ya, itu kan perlu
spasial itu makanya dalam hal ini ee
spasial analisis yang dapkan di slide
sebelumnya itu mutlak harus ada gu untuk
ee untuk analisis sistem maupun analisis
ee ee analisis dari temperatur atau efek
dari panas pendingin.
air pendingin yang dihasilkan dari
Pelten itu sehingga tidak merusak
ekosistem yang ada.
Oke, ini batasan boundary yang saya baca
dari itu mulai dari n dari mulai ee awal
ya sampai
akhir itu ini poin-poin ee wilayah KCLCA
mulai dari eh mining, konversi,
enreement, power
plan, rame, storage repository dan ini
satu sistem break US West ini
menghasilkan listrik ini. Ketahui bahwa
untuk kelestrik ini ketika proses ee ini
memerlukan ini juga ada perhitungan
RCM ee ini baik yang indirek ini kalau
untuk PLTN yang saya usulkan di ee paper
saya itu ini dari ee hanya yang terletak
di fasilitas itu di tapak itu atau di
itu mulai ee yaitu di power plan karena
enrement itu biasanya ee produk eh fuel
itu dalam bentuk komoditas. Jadi, dia
juga punya CA sendiri. Jadi, punya
analisis ee ini yang di sini. Ee jadi eh
kita eh batasi hanya
operasi onside processing sampai interm
storage untuk geolog kita
eh tidak hanya tiga item ini yang ee
khusus
untuk ee analisis yang akan diterapkan
di KLS gitu ya. itu dari pendapat
saya. Nah, ini LCA dapat diterapkan ee
dalam ee pembangunan P. Namun LC tidak
membuat analisis redakt lingkungan e dan
masyarakat secara jadi fungsi hanya
pelengkap dalam analisis KS. Jadi
spasial enggak mungkin digantikan itu
ini. Tapi dalam analisis-analisis yang
lebih detail kita perlu
untuk menggambar produk yang akan
diterapkan di
suatu produk atau komoditas yang akan
diterapkan suatu tata ruang wilayah itu.
Karena kebetulan PLT itu jelas produknya
satu gitu. Nanti akan dibahas tantangan
itu kalau produknya kita tata ruang
wilayah kita belum tahu produk yang akan
diterapkan di situ seperti apa gitu ya.
Ini untuk peraturan yang berlaku dalam
penyusunan masih membuka ruang las tanpa
menggunakan metode baku eh kajian
integasi dengan fasil eh
landscape penyusunan e dokumen LCA untuk
PLTN yang perubahan komersial. ee iniov
artinya sudah terpakai di sudah ada
buktinya. Jadi bukan hanya diangan-angan
di perhitungan kajian itu ya Bapak Ibu,
tapi sudah menjadi komersil atau
industrial grade. Jadi eh industri
nuclear grade ya. Jadi ini eh LCA-nya
pun yang tadi sampaikan di awal yang
data-data LC itu LCLC yang proven gitu.
Jadi bukan lagi ee ee sampai sekarang
belum lihat yang ada tapi masih bentuk
eh approxim e mendekati nilai tapi itu
ketidakpastiannya sangat besar untuk
yang belum proven gitu ya.
mengundang teknik. Sedangkan tahap
pengembangan perlu dikaji lebih jauh
mengenai kompleks dari kompleks dari
perkiraan awal. Nah, ini karena
nilai susah untuk ee didapatkan kualitas
untuk data FA karena ee limbahnya kan
belum apa bahan baku F-nya juga belum
ada masih diangan-angan. Beda kalau yang
PT ini sudah e udah udah ready atau
sudah open jelas ini dari negara ini
dari mereka bisa menghitung bisa sudah
bisa data-data yang lengkap untuk input
LCA itu.
ee waktu dari kejian ini ini Bapak Ibu
ini sekedar saya menyampaikan untuk PLTN
itu penyelenggaraan tata ruang itu
memerlukan KLS ya kan ee dan ini Bapak
Ibu bisa di ee lihat di OSS sistem kita
ya di mana untuk tata ruang ee isim PLTN
itu mulai dari tata ruang kemudian izin
ee perjuan lingkungan ini dasar
perjuan-peruan yang ee yang lazim ada di
negara kita, Bapak, Ibu. Tata ruang ini
yang kritikal karena menyangkut ee untuk
yang topik-topik yang menyangkut risiko
tinggi itu menerukan KLS. Dan untuk yang
pemda-pemda juga KLS itu jadi wajib
untuk ee ee penetapan tata
ruang untuk lingkungan ee ujian
lingkungan melk ini AMD lingkungan ya
Bapak Ibu mungkin sekarang ee kalau
untuk pelaku usaha sudah mulai ini. Tapi
untuk yang peluka usaha sebelum masuk ke
sini negara lah yang ini
menyelenggarakan supaya ada tata ruang
yang tersedia bagi pelaku usaha untuk
masuk sehingga mengikuti perjan-peranan
yang ada di sini. ini mulai di RPT
Kementerian ee ee dan
sampai ee ke Paketen untuk ee proses
perizinan selanjutnya konstruksi
koperasi dan ee MOMing koperasi sampai
dekom ini ee ee sebagai gambaran KILS
itu ee diperlukan saat dan sekarang ya
ini acara ini Slide selanjutnya ini
Paken eh menyusun KLSPN itu KLS PLTN eh
bertanggung jawab eh Ben menyusun KSPT
Perpres nomor 60 tahun 2019 tentang
kebijakan strategis dan nasional
keselamatan dan radiasi KL ini
divalidasi oleh KLK ya kan kayak Bupaten
ini bukan ee merupakan pengawas ya namun
Bupetin juga pembina KPLI yang tadi
disampaikan itu sehingga ee ee mungkin
ee tapi amanah ini diterapkan eh Perpres
ya. Dan ini ee untuk lanjutan tentang
KRP-nya.
Nah, ini KRP ee integrasi program ini
dan ee P-nya ada program KRP kebijakan
bencana dan program ini ee SDM Bu ini
kebudian
amanah ee amanah yang tahun tanggal 16
kemarin tentang RUPTL itu sudah
ditetapkan bahwa PLTN ee sudah akan ada
di tahun ee 34 32 maaf tapi eptak sampai
itu 250 me itu di Kalim di
ee Sumatera diang termasuk ee tolak
britung ya itu karena sudah menyatu
grade-nya dan kemudian ee di Kalimantan
250 M gitu itu dari FM ini sebagai
amanah programnya sudah ada artinya agro
untuk waktu penyiapan dan sebagainya
sudah mulai dan kami fakultas sudah
menyiapkan koordinasi dengan lingungan
ee ee dan persiapan untuk menyemban KLS
untuk ini RUPT itu penyediaan PLTN 250
MEW di Kalimantan dan 250 di Sumatera ya
ini amanat dari
SDM. Untuk program nuklir sendiri itu
SDM Bu, Pak itu memang kalau lazimnya di
sini
tu pemilik dari program itu yang
menyelenggarakan KS. Namun di IA ini
SACA eh proses integrasi itu dari NJT 13
tahun 2017 itu ini sesuai dengan dokumen
yang ada di panduan IA pedoman IA itu
ada
du pemilik KRP dan S itu atau
eh
asesmen ee pemilik-pemilik dari KLS S
itu KLS itu berbeda gitu ya. Ini dan ini
eh SDM di mana mulai dari proses
screening apakah perlu eh KLS atau
enggak. Kemudian di program juga mereka
melakukan ee identifikasi dari tujuan,
objektif dan sebagainya itu saling
berkurang. Kemudian adanya si KLS ini
untuk menyampaikan ke masyarakat ya kan.
Jadi antara interaksi ini sudah
dijelaskan di itu e program pemilik
program kemudian KS kemudian program
engagement ya kan ini eh saling
berkaitan saling berkoordinasi satu sama
lain mulai dari screening scoping
asesmen menghindari atau meminimasi dari
mitigasi ini ya asesmen dari KLS
screening juga kita harus nanti akan ada
WBD untuk ee semuanya scoping ee Ca
kemudian si report ini sudah mulai
membuat reportnya si programnya sudah
mulai membuat keputusan program dan
review ya kan decision making profile eh
di titik mana yang akan dibuat eh P
tersebut sampai implementasi dan program
ini eh ini Nepio Bapak Ibu yang kita eh
program persiapan dari PTN ee ini sudah
eh di ee sesuai dengan panduan dari IAP
gu ya. Dan ini ee lazim di sesuai dengan
kaidah-kaidah yang ada di e dan maupun
regulasi kita ya kan walaupun ee kita
sudah mengamanahkan wajib untuk ya
kan. Oke,
lanjut. Nah, ini ee bagaimana saya di
sistematika KLS ini sistematik yang di
panduan IAIA Bapak Ibu. mana-mana nanti
akan di akan disesuaikan dengan regulasi
kita formatnya itu di mana ada enam
aspek itu diuraikan itu. Nah, ini
beberapa hal eh mulai dari nonekno
semary ya kan ini ya dari eh sem eh
rangkuman dari isu-isu yang akan
disampaikan dalam
KLAS eh mapping energi policy ini dari
introduction background-nya ya atau
pendahuluan non program itu apa aja
isinya nih di KLS juga harus ada KRP-nya
informasi KRP-nya dari e objektif
ada tujuan dari program PLTN, kontribusi
dari pembangunan berkelanjutan,
konsiderasi
dari apa? Jadi konsiderasi dari eh dalam
power itu apa side dan teknologi. Ini
yang eh sangat sangat penting. Kemudian
pendekatan KLAS enment dari baseline-nya
data-data awal dari informmentnya. Ini
nomor lima ya. ini seperti daya dukung
lingkungannya kita nanti diuraikan di
sini.
Kemudian
ee ee scope ee informal assessment
scope. Nah, ini yang merah ini nanti
akan di diuraikan dalam eh LCA-nya
Bapak, Ibu. Impctal assessment assessing
mulai dari mind setting technology
technology considerationnya ini ini
menyangkut eh PTN jenis apa yang akan di
yang batasan-batasannya hanya menyakukan
lingkupnya batasan-batasan apa yang akan
disampaikan di KLRS power eh masalah
power plan construction itu akan
menyebabkan itu akan lebih detail di
bisa dinikan di dengan menggunakan power
ALCA berapa ee mana yang ee jenis jenis
ten apa yang lebih kecil menghasilkan ee
emisi karbon ya. Kemudian nukl juga
gitu. ini ee diinformasikan untuk
terutama dalam cycle
ehnya manajemen strategi seperti apa.
ini karena sangat penting eh untuk eh
analisis physical protection, security,
emergency, preferance, respon dan eh
infrastructure requement yang diperlukan
dalam SA itu. Kemudian publik tentu ada
publik eh masyarakat itu jelas
monitoring dan ini sudahudah jadi udah
sudah ada KS-nya kita monitor evaluasi
dan corulation recommendasi itu masuk di
bahan terakhir dan penjaminan mutu ya
dalam KS itu ini ee sekedar sharing
Bapak Ibu. ini ini gimana mitigasi
tidakud ee kasas rumah kaca ya itu PLT
itu mengurangan ditargetkan 2 pet untuk
ukuran ini itu sekitar 16 M eh CO2 per
tahun ini PTU PLTU tapi ini juga untuk
merubah menjadi nol itu ya perlu
tantangan ya terutama ee pengambil
pijakan karena ee itu ada hidup terlalu
banyak kemampuan finansial dari negara
berkembang.
Oke, itu ini. Nah, ini impentasi
kira-kira masalahnya apa ya? Saat ini
itu belum ada peraturan mewajibkan
penggunaan analisis Bapak Ibu ya. ini
ini penggunaan aja ini tantangan
tersendiri karena hanya ee karena kan
nanti divalidasi validasinya ee
validatornya kan belum tentu ee mau
mengharap kita cap-capai validatornya ah
enggak perlu ini kan ee ini karena
proses proses ini proses legal atau
semacam tujuan dari ee validator KLHK ya
jadi belum
wajibkan tapi belum dicoba itu untuk ee
memasukkan ini dalam penyusunan rencana
kebijakansi ini ee pemerintah seringkali
belum ada informasi jenis produk ya kan
komoditas apa yang diterapkan
diinvestasikan dan kita kan hanya
membuka lahan ya lahan untuk investasi
ee tapi kita enggak tahu mau ee jenis
produk apa yang akan ditanam modal di
situ ya kan sehingga penggunaan sensor
langsung diterapkan pada penyusunan tata
ruang ya ini masalahnya
masalah-masalahnya nah Nah, itu kita
tapi untuk
kajian-kajian ee kita perlu menyiapkan
juga bagaimana menghadapi ini itu eh
jika terutama jika memang internasion
secara internasional melakukan great
tradeir ini harapan ini kan perdagangan
perdagangan dan jika regulasi setuju ini
jika lagi ee tapi kita saya itu menyakut
kendi perdagangan ee negara besar pun
semua Amerika mulai menarik diri itu Pak
Presiden Trump ini tentu akan ee ee
tergantung dari kepentingan
masing-masing negara tersebut. Ee ini
maka perlu usaha saya mengelompokkan HCO
tiap komoditi untuk setiap nomor KBLI
untuk isi berusaha di mana penyediaan
tata ruang disedikan melalui mekanisme
validasi KS sehingga untuk setiap tata
ruang untuk perizinan perusaha telah
terinasi jenis komuniti LCA-nya. ini itu
membantu untuk menerangkan bahwa
dampaknya apa sih kalau investasi
misalkan
ee orang mau investasi ee misalkan
elektronik gitu kan ya itu dampak
lingkungannya apa aja itu di ee ee
pemerintah dalam ini misal pemda atau
apa sudah siap gitu untuk ee
komoditi-komodi apa yang ee perlu
diantumkan LCA-nya. itu sehingga ketika
pabrik bertanya kita bisa
menjelaskan ini belum ini tantangan
selanjutnya itu belum tersedia database
input DTS secara nasional mungkin ini
saya saya sampai s belum mudah mungkin
Bapak Ibu lebih familiar dengan ini
kalau masih dari luar ya karena kita
memang negara berkembang, negara maju
sudah melang lebih lebih lanjut gu ya
itu ini masih kemudian masih terbatasi
infrak khusus data seluruh data dan SDM.
Nah, SDM-nya juga dalam analisis LCA
maupun KLAS ini perlu yang salah
satunya itu untuk meningkatkan
pros itu perlu diak tersedia karena akan
sangat susah kalau tersedia untuk
mengerti dari ee ee ee isu-isu
lingkungan ya. Gitu aja Bapak Ibu
sekalian. saya sudah berapa minggu yang
lalu menyampaikan untuk ee materi ini
saya minta maaf sebelumnya Bapak Ibu
mungkin itu belum ee keterbatasan dari
ini. Ee tapi saya akan coba semampu saya
ilmu saya ilmu nuklir. saya teknik
fisika ITB background kemudian lanjut
ilmu rekayas ITB juga di
mesin tahun 2010 saya lulus 2 itu aja
saya kembalikan ke Pak Wajid ya Pak
Wajid untuk sesi selanjutnya diskusi itu
makasih saya stop share ya Bapak Ibu
baik terima kasih Pak Imron atas
penyampaian materinya. Mungkin ee kita
akan masuk dulu ke sesi tanya jawab
melalui Slidu. Saya akan tampilkan ee
pertanyaan-pertanyaan yang sudah
dikirimkan oleh peserta di Slidu. Iya.
Ee mungkin ee kepada Pak Imron
dipersilakan, Pak, untuk menjawab satu
persatu dari bagian atas, Pak. Oh,
sebentar.
Apakah suatu perusahaan mereka dapat
meningkatkan tingkat propernya? Nah, ini
apakah bila suatu perusahaan ee menarik
dapat meningkatkan tingkat propernya?
Ya, ini terkait dengan ee saya pahami di
Permen lingkungan tadi ya, Bapak, Ibu.
Tentu ini ee jadi ee tingkat ee
propernya itu jelas akan meningkat ya
untuk kalau menurut saya itu ya. dengan
ee LCA. Artinya produk-produk tersebut
ee dapat dijelaskan secara kuantitatif
maupun ee itu ramah lingkungan mulai
dari awal sampai akhir kan dan ini ada
ee permennya jelas. Jadi ini pembinaan
di KLK mungkin teman-teman yang dari K
mungkin akan ee sudah familiar ee dengan
ini gitu. Saya kira itu jelas itu akan
meningkatkan tingkat.
Kemudian yang kedua, apakah LCA
berbeda berbeda atau sama dengan audit
lingkungan ya kan atau apakah ada
hubungannya antara LCA dan audit
lingungan terhadap suatu kegiatan yang
wajib handdal ya kan ini agak
LCA audit lingkungan itu saya dalam
kajian pemahaman saya itu saya itu
melekat di produk Bapak Ibu mungkin
audit lingkungan lebih spektrumnya lebih
besar namun beberapa berapa tadi akan
jadi persyaratan ya
untuk tadi apa produk yang la produk
karena ee produk lama lingkungan jadi
untuk pelabilan dan sebagainya. Jadi ada
irisan tentunya untuk baik antara LCA
maupun lingkungan ya kan itu saya yang
jawaban dari saya karena saya juga ee
masih belajar bahwa tapi yang jelas ee
yang dari saya pahami seperti itu. Jadi
apakah ee terdapat suatu kegiatan wajib
AMDAL? Ya, tentang hubungannya. Kalau
bilang hubungan pasti ada antara MCA dan
aing satu kewajiban dan karena tadi
AMDAL juga spasial Bapak Ibu hampir
mirip dengan KL tapi kayak yang buat
pemerintah ya kan. Kalau AMDAL jelas
yang membuat itu ee pelaku usaha ya kan.
Dan tadi dan saya tuh bergunanya kalau
untuk analisan untuk lebih
eh untuk menganalisis yang lebih detail
ya untuk suatu jadi bagian suatu
analisis sedangkan AMDAL sebagainya itu
kan bagian dari legal atau ee audit
lingkungan juga bagian dari legal.
Latihnya ee persyaratan persyaratan
untuk pelaku usaha, untuk berusaha itu
ya Bapak, Ibu. Jadi ada irisannya tetap
walaupun masing-masing fokusnya kan
LCnya produk ya kan. Kalau ini ee
biasanya dalam ee rencana pemendalan
lingkungan dan sebagainya itu yang
tercangkup di isi lingkungan.
Dasarnya itu
ini bisa ada irisan tetapi suatu hal
yang berbeda tapi bisa saling
berpengaruh menurut saya itu yang kedua
apakah LC dapat digunakan untuk LCP ee
yang terdapat dalam ISO
ee ee dan apa perbedaan dari keduanya ya
kan ISO ini tentang I lingkungan memang
ee LCS sendiri suatu program tersendiri
dan LC mungkin LCP eh Leycle Product ya
Lycle Product
ee produk ya LC ee
tentu ee produk mempunyai
ee mempunyai life cycle-nya dan eh LCA
itu analisis dari setiap eh life cycle
itu gitu. Un sangat berhubungan ya,
apakah digunakan, dapat digunakan dan
apa perhitungan kedua-duanya ya
istilahnya ini ee pengin produk misal
analisisnya kan ee setahu saya itu Pak
mungkin tidak sama mengoreksi apabila
belum ada peraturan yang berlaku apakah
memungkinkan penggunaan ela dapat terima
dan mudah mengaturkan nah ini tadi
volunteri sifatnya Pak volunteri itu ee
sukarela dari atau mungkin mungkin
perusahaan yang ee produk yang ee
pembeli bayar itu menginginkan itu harus
ada LCA-nya. Jadi ya wajib ini bisnis to
bisnis ya kan mewajibkan belum sampai
tapi tapi lewat program proper akan
meningkat gitu wajib ada gitu tujuannya
untuk ot produk menjadi ramal
lingkungan itu ee jawaban dari saya.
Kemudian sebenarnya dari Mbak Alvi nih,
Mbak Alvi yang tadi anis ya ini dari
Mbak Alvi sebenarnya apa yang terjadi
pertimbangan atau pembatan sehingga ayat
saya belum diwajibkan padahal saya
mendukung kecepatan turun eeus nah ini
Pak wajib wajib dalam hal trade ee trade
ee itu hambatan dagang itu akan ee
menyebabkan ini Bu ee menyebabkan dan ee
efek yang lain terutama dalam ee
ee dalam hal ee penyediaan ee apa ya
flow atau keuangan dan sebagainya itu ee
investasi perkembangan dari negara itu
ya kan tentu sangat sangat ini sangat ee
hambatan-ambatan itu ee kalau bisa ee
kita terapkan tapi ee kitanya siap dulu
gitu. Jangan sampai kitanya enggak siap,
kita akan terband sehingga kita enggak
bisa. Tapi itu tergantung dari decision
decision dari kebijakan pemerintah ya
kan. Ee yang benar ya saya dapat
mendukung ee suatu karena ini
hubungannya ke produk gitu. Itu aja yang
saya sampaikan. Kalau diwajibkan memang
ya akan pengaruhnya terhadap produk itu
dan ee harus harus negara lain juga
harus sama gitu. Di sini diwajibkan di
sana enggak kan meningkatkan biaya biaya
investasi itu halhal yang saling
berkaitan. Makanya kalau memberlakukan
suatu wajibnya itu semuanya semuanya
sama itu e perjanjian-perjanjian
internasional ya kan itu lazim ya
seperti nuklir itu ada ya itu semuanya
akan diterapkan sama persyaratannya
harus e ketat dan sebagainya.
Nah, itu pilihan Bapak, Ibu ee untuk
karena pembatasan akan menghambat
ee kemampuan ee industri industri
ya itu masih diperikan oleh pemanggok
penting terutama kementerian industri
maupun ee lingkungan
itu ee
pahami sudah apa Pak Wahfid mungkin saya
sama Pak ini ada Pak Subang diional
Baik, mungkin ee silakan untuk Pak
Sugeng menyampaikan pertanyaan secara
langsung, Pak.
[Musik]
Oke, terima kasih. Bisa didengar? Oh,
didengar, Pak. Sudah jelas. Makasih,
Pak. Pak, jadi tadi mengenai apa?
analisis dengan metode LCA, kemudian
satu dengan kajian KLHs. Ya, memang
metode LCA tadi sudah diutarakan memang
kesulitannya adalah ee pengumpulan data
baik itu data primer maupun data
sekunder ya, Pak ya. Iya, betul, Pak.
Nah, ini karena menyangkut mungkin
pembiayaan mungkin bagi
perusahaan-perusahaan juga menyangkut
apa dana investasi.
Nah, sekarang ee kalau misalnya data LCA
itu untuk misalnya untuk tadi ya LCA
untuk KLHS PLTN ya, Pak. KLHS PLTN
karena kami mengenal KLHs untuk RTRW, I
ada KLHs untuk apa? RPJP, ada KLHS untuk
RPJM.
Nah, ini kelihatannya rata-rata semuanya
belum belum menggunakan metode LCA ya,
Pak ya. Jadi sekarang kalau kita
menggunakan e misalnya disuruh mengkaji
apa ee KLS PLTN itu kira-kira lembaga
atau konsultan apa yang bisa masuk ke
situ? Apakah semacam pusat studi
lingkungan hidup perguruan tinggi atau
akademisi itu
bisa melaksanakan kajian KLHS PLTN atau
hanya itu dilakukan oleh ee Bapeten. Oh.
Nah, ini ini ini ya itu kira-kira ya
kira-kira apakah ee karena kalau itu
dilakukan BAPTEN sendiri mungkin tidak
ada cross check dengan mungkin anu ya
kalangan yang di luar yang kaitannya
dengan ee nuklir gitu. Kemudian yang
kedua, mengapa sih ee PLTN itu
direncanakan di Kalimantan sama di
Sumatera mungkin di Bangka Belitung itu
Pak? Apakah terkait dengan apa bahan
baku yang terkait dengan uranium. Ee
kemudian kalau terkait dengan uranium
itu kan mestinya tadi pada site yang
awal itu kan salah satu kegiatan atau
proses pendirian PLTN adalah penyediaan
bahan baku uranium ya atau torium ya Pak
ya.
uranium lah. Ini kelihatannya mestinya
harus ada kajian apa ee analisis dengan
metode LCA tadi ya. Itu akan sangat
bagus sekali karena akan mendapatkan
nilai-nilai kuantitatif sehingga ee
kelayaan bahan baku itu memenuhi ee baku
mutu atau tidak. Itu untuk PLTn. Karena
di Indonesia itu apakah bahan baku
uranium itu tersedia cukup banyak? Kalau
enggak kan mestinya ini harus impor dari
luar ya, Pak.
Kemudian yang ketiga, kalau tadi
keterbatasan dengan metode LCA tadi
kalau misalnya saja ada kajian
ee KLAS untuk RTRW ya itu kan
kadang-kadang kalau ada laporan-laporan
dari metode LCA tadi yang dikirimkan ke
Dinas atau Kementerian Lingkungan Hidup
atau mungkin juga kalau perlu ke BPPEDA
masing-masing provinsi atau kabupaten,
Pak. karena kita belum pernah
mendapatkan apa ya hasil dari analisis
LCA ini yang terkait dengan kegiatan apa
produk atau proses tadi itu kan
menyangkup scop wilayah tertentu itu ee
bisa kita masukkan dalam kajian KLHS-nya
itu Pak. Nah, ini ini yang kita
kadang-kadang kalau di kabupaten belum
ada ya ini ya yang istilahnya yang
kaitannya dengan KLHS RTRW atau KLHS apa
RPJP atau RPJM. Nah, ini ini yang
menjadi kendala kita sehingga kita itu
ee ada kendala untuk mendapatkan
data-data yang mungkin lebih kuantitatif
untuk kegiatan-kegiatan yang sifatnya
produk maupun proses gitu, Pak.
Nah, kemudian yang ee keempat,
seandainya terjadi perbedaan atau ee
atau perbedaan yang signifikan ya antara
kajian kajian metode LCA dengan kajian
KLHS itu solusi untuk mengatasinya
gimana? Apakah sementara ini kita pakai
KL KLHs dulu atau mungkin nanti dengan
catatan ee hasil analisis LTA-nya kita
masukkan? Terima kasih, Pak. Saya kira
itu dulu, Pak. Makasih,
ya. Saya coba, Paskum. Terima kasih atas
pertanyaan. Saya coba satu persatu
terkait program nuklir yang sekarang.
Terusang Pak Peten eh dan sesuai dengan
guiden IAIA panduan itu eh sebaiknya itu
menggunakan PSO superganation dan kita
sudah berpengalaman ketika
mengevaluasi sebelum-selumnya ya. dari
tahun sebelumnya itu kita selalu
menggunakan
super ya. Karena untuk lingkungan
sendiri saya tadi saya sendiri ini eh
background kami itu kan ilmu nuklir ya
itu untuk jadi untuk yang ruangan
lingkungan akan tetap pasti ee akan di
ee serahkan untuk ee lembaga lan juga ee
organisasi supporting ya. Apakah itu
universitas nanti akan ee kemudian
swasta juga banyak ya untukan lu ee
untuk support
dari sekitar itu. Ee
kemudian untuk Kalimantan Babel. Nah,
ini itu sebenar bahwa ee sebelumnya kan
ada aktivitas untuk surveil tapak ya.
Untuk yang dari Pak Brin mungkin Bapak
Ibu sudah mendengarkan dari informasi
dari media maupun dari ee kita
tersendiri ya itu bahwa ee ada
28 calon tampak ya salah satunya itu
Bangka Belitung dan alasannya yang lebih
ke detail karena memang ee salah satunya
tuh dia dari hal penapisan penolakan
tapak ya itu untuk yang gempa dan
sebagainya tuh daerah situ tuh sudah
relatif aman maka dari ituung kemudian
mungkin kebut kebutuhan dari ee deman
untuk dan bakapkan sudah ee sudah
tersambung kami di mantan tentu deman
untuk listrik, untuk smelter dan
sebagainya itu memang memerlukan gitu
ya. Jadi ee karena apa gunanya ee
pembangkit tapi nanti ee penggunaannya
harus jelas. gitu. Itu juga satu
alasannya untuk RPTL itu salah satu yang
saya ketahui tapi jelas ini wewenangnya
di RPTL ya atau PSDM yang
menentukan yang ngawasin ngikutin aja
untuk ngw ee mengikutin dari RPT ini kan
ee emang untuk yang KLS yang di PMP
penda belum ada atau kerw memang masih
terbatas data-datanya Bapak Ibu Sugeng
itu untuk ee LCA sendiri memang belum
belum ada karena belum ada mandatori.
Jadi dan yang paling menentukan itu
ketika lahan kan ee lahan kan itu belum
tahu ini lahan buat apa gitu kan. pabrik
apa? Misalnya kalau jelas sih pabrik ee
misal pabrik elektronik, pabrik
pembuatan tekstil itu kan jelas karena
ketika menentukan perencanaan awal masih
kan menyediakan tempat ya ee perusahaan
apa ee belum tahu ya. Tapi ini semoga ee
jika memang sudah ee ada pemahaman
tentang ini ee saya dan validatornya
juga harus ee ee menyarankan atau shoot
shoot ya istilahnya kalau di itu
sebaiknya ada LCA kalau belum wajibkan
ada ada ee supaya lebih detail atau
sebagainya itu alasan yang ee belum
diwajibkan juga itu hanya ya istilahnya
pembinaan itu. Terus yang terakhir
mengenai
ee haji. Kalau jika terjadi perbedaan
ya, Bapak, Ibu. Karena saya yang dari
saya sampaikan di ee hasil ee paper saya
itu bahwa ee kaji saya itu sifatnya
komplemen dan melengkapi Bu. Jadi KLHS
ee tetap ee spasial Bapak, Ibu. Spasial.
Jadi KLS itu berarti ee ee fokusnya ke
produk apa yang akan
diinvestasikan atau di situ ya kan ee
itu jadi ee hampir ee dia sifatnya
enggak saling bertentangan ya satu
produk apa yang disampaikan. Jadi ya
tentu ee pendapat saya seperti itu. Jadi
ee hanya komplemen ya mengikutin aja
mengikutin dari KS yang sifatnya e
spasial tadi. Pasukan mungkin saya
menjawab seperti itu pasukan pengalaman
eh saya eh sebelum belajar gitu.
Makasih, Pak.
Oke, sementara itu, Pak. Nggih, saya
kembalikan, Pak, ya. Monggo, Pak. Ee
wajib.
Baik. Dari Pak Sugeng apakah sudah
cukup, Pak Sugeng? Sudah. Sudah, Pak.
Sudah, ya.
Baik, mungkin ee dipersilakan kepada
Bapak Ibu peserta lain yang ingin
bertanya secara langsung dengan Pak
Imron untuk ee menggunakan fitur esense
dipersilakan karena kita masih punya
banyak waktu untuk
berdiskusi. Jadi dipersilakan Bapak Ibu
jika ingin bertanya secara
langsung untuk menekan tombol rais hand.
Baik. Apakah ada Bapak dan Ibu yang
ingin ditanyakan secara
langsung? Oh, Pak. Baik, mungkin Bapak,
Bapak atau Ibu Nata dipersilakan.
Oke. Ee terima kasih. Mohon maaf, Pak.
Pak Imron, saya enggak bisa ngidupin
kamera. Tidak apa-apa, Pak. Silakan.
Tadi disampaikan ee LCA masih memiliki
keterbatasan dalam analisa
dampak radioaktiflah, misalkan gitu ya,
Pak ya. Iya. Nah. Nah, ada enggak metode
atau pendekatan pelengkap dari
BapPETEN dalam ee
apa
untuk apa tuh untuk memastikan bahwa
penilaian dampak lingkungan yang
komprehensif tadi, Pak. Misalkan kita
ada yang apa keterbatasan tadi, ada
enggak pendekatan yang
apa yang dilakukan oleh BAPPETEN. Nah,
seperti itu, Pak. Oke. Itu sih, Pak.
Iya, terima kasih. Makasih, Pak Natan.
kita tentu dalam
eh terutama dalam review assessment ya
kan itu ngacu ke guidance ya terutama
dalam ini kaitannya dengan ya tapak dan
ini untuk juga
itu ee terutama beberapa enam ada tujuh
aspek ya memberi gempaan sampai itu ee
masih sifatnya spasial ya kan spasial
spasial analisis dan yang terutama sama
yang menentukan sekali itu di dispersi
sataktif untuk batasan ee kajian tentang
anosis dispersi itu. Nah, di situ adalah
baku mutu lingkungan. Jadi ee metode
yang kita gunakan ee tetaplah ee spasial
ya yang apa bagaimana proses ee setting
atau proses penentuhan tapak itu ee ee
dengan mempelajari dampak nak lingkungan
di ee dalam hal ee ee dalam e penentuan
ee ee keselamatan PLTN. Tapi yang yang
jelas bahwa selain tapak itu ada namanya
tujuan desain kami, Pak. Itu tujuan
desain artinya review desain itu ee
menyangkut tadi eh karena desain suatu
produk ya. Artinya kan di situ ada
review termasuk dengan situ kematangan
teknologi dan sebagainya itu dan
kematangan dari sisi lingkungan. Nah,
tadi saya sampaikan ee bahwa untuk yang
produk-produk yang belum jadi proven itu
untuk LCA-nya pasti
akanusahan. Dan untuk yang LC proven itu
jelas
eh apa sequens dari mulai uranium sampai
uranium sampai ee belimbahan itu jelas
karena dia ee sudah ada
database-database yang ada terutama di
ee lingkungan Tuhan. Jadi kita dalam ee
ee analisis itu mengurangi jadi LC ini
akan jadikan sebagai volumen tadi tetap
yang
ee pokoknya itu yang sesuai dengan
guidan WA KLAS juga yang berlaku di ee
Permen FAN ada tambahan-tambahan ee yang
perlu misalkan ada pertanyaan dari
publik itu akan digunakan LCLC tadi ee
terutama LCLC yang sudah apa jenis yang
sudah mapan ee itu aja Pak yang saya
sampaikan untuk bagaimana menutup
keangannya kita selalu ee ngacu ke ee
prosedur-persut waktu yang IAIA maupun
untuk Pak itu yang berlaku di pemerintah
Indonesia itu Pak silakan Pak. Iya,
terima kasih Pak Imran sebelumnya. Eh,
jadi kuncinya adalah komplementer dia
ya, Pak ya. Sebenarnya Pak ya. Iya.
Sayaak kesimpulannya itu ketika di di
komer masih komplementer karena
keterbatasan saya tadi berarti untuk
teknologi yang relatif baru, Pak,
seperti SMR itu kan ee datanya masih
terbatas ya, Pak ya? Datanya. Heeh. Jadi
ngikuti permen yang ada PI, Pak. Ya,
betul Pak. Itu ngaku kita harus ngacu ke
peraturan regulasi gitu. Makasih, Pak.
Silakan ada tambah lagi. Baik, mungkin
dilanjutkan ke penanya selanjutnya yaitu
silakan Ibu Alrica untuk menyampaikan
pertanyaan
ya. Baik ee terima kasih. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullah.
Em terima kasih sebelumnya atas
kesempatan yang diberikan. Eh,
perkenalkan saya Alrika, salah satu
dosen sekarang terafiliasi di Teknik
Lingkungan Universitas Tabilopal
Iya, Bapak. Salam kenal, Bapak.
Sebenarnya saya tidak terlalu tidak awam
juga, tetapi juga tidak terlalu familiar
sebenarnya dengan LCA. Mungkin sedikit
Bapak boleh saya ee sampaikan bahwa saat
ini kami itu tengah menjalankan
kurikulum terbaru Pak
sistem ee dan salah satu mata kuliah
yang kami masukkan itu karena kami
merasa bahwa mata eh terkait LCA life
cycle assessment ini adalah salah satu
emm terobosan terobosan
dari bagaimana melakukan asesmen em
dampak dari suatu aktivitas yang kami
anggap itu sangat penting saat ini untuk
dipahami oleh mahasiswa. Makanya ini
kami masukkan sebagai salah
satu mata kuliah, Pak. Dan bukan jadi
bukan lagi salah satu bagian dari mata
kuliah tapi memang mata kuliah. Nah,
namun yang menjadi kendala mungkin saya
ada miss e Bapak di penjelasan
sebelumnya. Mohon maaf jika memang ini
jangan sampai tidak relevan. Tetapi em
dari saya sendiri dan tim teaching untuk
mata kuliah ini itu kami di beberapa
pertemuan itu kami terkendala di
persoalan sebenarnya di pengaplikasian
pengaplikasian dari penggunaan data
karena sejauh penelusuran saya untuk LCA
sendiri itu tidak banyak data yang open
akses ee khususnya untuk area Indonesia
kah mungkin seperti itu Bapak sehingga
sehingga di dalam memberikan
emm contoh kepada mahasiswa ataupun pada
saat mahasiswa ingin melakukan praktik
penggunaan LCA. Kami kan menggunakan
Opin LCA waktu itu Bapak datanya sangat
kurang dan kami menjadi kebingungan
sendiri padahal dari kami memaknai mata
kuliah ini itu sangat penting apalagi
untuk menilai berbagai dampak aktivitas
kegiatan ataupun industri khususnya
untuk mahasiswa di teknik lingkungan,
Pak. Karena memang kajiannya kan di
teknik lingkungan itu dampak dari
semisal industri ataupun ee berbagai
aktivitas terhadap kualitas lingkungan
itu sendiri. Sehingga kami menganggap ee
mata kuliah ini itu akan sangat berperan
penting untuk ke depannya nantinya bagi
ee kompetensi mahasiswa. Mungkin dari
situ saja untuk saya, Pak. mungkin boleh
dijelaskan semisal apakah memang
keterbatasan ini tidak bisa diatasi atau
bisa diatasi dan semisal untuk open
access yang sifatnya free. Karena yang
kami coba telusuri sendiri untuk bisa
emm menggunakan data yang tidak tersedia
secara open access itu sangat mahal atau
sangat pricey gitu, Pak. Jadi mungkin
boleh dijelaskan, Pak. Terima kasih.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Waalaikumsalam
warahmatullah wabarakatuh. Makasih Bu
atas ee masukannya. Mungkin sharing
pengalaman aja ya. Memang ee tadi saya
slide terakhir memang itu masalah
keterbatasan data itu memang kita
mengakui sebagai negara berkembang Bu.
Sedangkan ee negara maju memang lebih
maju dalam hal penyediaan data. Namun
ee tanpa apa untuk ee level ya level
pembelajaran awal saya kira yang open
LCA dengan yang penting pengenalan dulu
aja Bu. Ketika nanti ee saya pengalaman
ya waktu saya mulai bekerja di industri
itu ya ee ketika di kuliah itu hanya
berapa persennya jadi covernya aja gitu
saya teknik fisika. Jadi yang penting ee
mengetahui proses yang
sederhana yang sederhana suatu produk
ini jelaskan aja nanti ketika di swasta
kan ada investasi untuk membeli membeli
open apa database yang lebih lengkap e
database yang ee karena dia biasanya
melengkap ada persyaratan dari vendor ee
buyer harus harus ee ramah lingkungan
standar sekian kan dia beli beli beli
software itu dari luar negeri tadi. Jadi
ee ee kalau saya ee pendapat saya
seperti itu karena memang ini terutama
PLTN tuh PLTN tuh e kalau ee di Eropa
sudah ada PLTn-nya manufakturnya
vendornya itu di Prancis di ee yang
vendor tuh Prancis utamanya kalau di
Amerika jelas vendor yang vendor-vendor
negara PLTN Cina, Rusia jelas leader itu
mereka siap untuk menyampaikan data-data
LCPL. gitu ya. Paling saya menyiapkan
seperti itu Bu. Jadi tetap ee semangat
itu untuk belelajar karena memang ee
dimodali Mas eh studen untuk
dasar-dasarnya dulu gitu ya. Saya paling
itu mungkin dari
komunitas-komunitas ee bisa gitu, Bu.
Makasih, Bu.
E segitu aja, Bu. Saya juga sama Bu kita
PLTN juga belum ada data resource itu ya
saya baca aja. Makasih.
Baik, Pak. Baik. Terima kasih banyak,
Pak. Masih atas penyampaiannya. Terima
kasih.
Baik. Ee terima kasih kepada Bapak Ibu
yang sudah memberikan pertanyaan.
Mungkin
dipersilakan kepada Bapak Ibu yang lain
yang ingin bertanya secara langsung
silakan untuk resen saja.
Silakan Bapak Ibu, apakah ada
lagi? Oh, baik silakan Pak Masoro.
Ee saya masih Oh, ya. Baik, makasih Pak
Imron ya. ya
ee Mbak panitia ya moderator saya mohon
maaf tadi agak lambat tapi ee sering
saya melihat-melihat juga ini
analisis-analisis LCA ini ya jadi memang
menarik cuma satu mungkin yang harus
saya ee minta
penjelasan kadang kala di beberapa kali
kita dalam hal
ee membaca menyusun ee katakanlah
rencana pembangunan jangka panjang,
rencana pembangunan jangka menengah
daerah, kemudian KLHs dan sebagainya.
Nah, kadangkala dengan tata ruang
kadangkali itu tidak terkonek dengan
bagus antara data setiap dokumen.
Padahal sebenarnya di dalam penyusunan
RPJD termasuk
RPJPD rohnya itu adalah KLHS dengan tata
ruang. Kemudian KLS sendiri itu akan
didukung dengan metode-metode analisis
dengan pendekatan seperti LSE ini, life
cycle. Nah, yang jadi masalah apakah ada
alternatif lain yang lebih pas atau
lebih suitable terkait dengan ee
penganalisaan dampak untuk
penguatan-penguatan ee dalam penyusunan
dokumen-dokumen seperti LHS dan
seterusnya. Itu sementara, Pak. Terima
kasih banyak. Maaf tadi ada sedikit
internet bisa diulang terakhirnya, Pak.
Halo.
Ya, bisa diulang ee pertanyaan terakhir,
Pak. Ee saya tadi gangguan
internet terputus
ya. Halo. Sil silakan Pak Masaru untuk
diulang pertanyaan di bagian terakhirnya
Pak. Iya. Nah, saya ada gangguan
internet tadi. Maaf.
Halo masih huru yang jelek sih
ya. Halo. Iya iya. Maaf ada beragu
kedengaran suara saya Pak. Iya iya Pak
Imran kedengar Pak. Iya. Oh iya iya. Ee
ringkasnya gini ee seringki tidak
terjadi apa seringki terjadi
ketidaksinkronan
antara dokumen-dokumen KLHS dengan ee
RPJMD termasuk RPJPD ya. Kemudian kita
tahu bersama bahwa di dalam penguatan
penyusunan KLHS itu tidak terlepas
dengan analisis-analisis pendekatan
seperti LCE ini. Nah, masalahnya adalah
apakah hanya ini satu-satunya instrumen
atau tools analisis terkait dengan
masalah perhitungan dampak transiap
program pelaksanaan pembangunan hanya
menggunakan LC atau ada metode lain
analisis lain yang lebih suitable untuk
menguatkan ee ke kedalaman daripada
penyusunan KLHS itu. Karena antara KLHS
dengan ee dokumen-dokumen lain tata
ruang itu sering tidak sinkron persoalan
datanya dan itu ee terbaca setelah
dianalisis. Itu sementara, Pak Imran.
Iya. Bisa bisa kedengaran ya, Pak?
Sudah. Sudah masih ya. Saya tangkap bisa
saya tu, Pak. Ini ee
ya yang saya tahu bahwa untuk metode KLS
itu metode spasial, Pak. yang tadi saya
slide memang ee dan itu memerlukan
data-data di untuk input KL sendiri itu
memerlukan data bukan hanya primer ya eh
bukan hanya sekunder ya tapi perlu data
primer dan sebagainya itu lebih lebih
apa ya lebih aktual dan sebagainya
sehingga mendapatkan data yang lebih
valid. ini kan masalah validitas data ya
antara ee sehingga semakin banyak data
primer itu akan dan tentu ee perlu ee
ada badan-badan yang lain bisa support
untuk ee data-data primer tuban biologi
dan sebagainya itu untuk terutama dengan
masalah ee perencanaan dan sebagainya
itu ya itu ee tetap metode spasial yang
saya tumpaan disampaikan itu sangat ee
penting untuk jika mana ada perbedaan
dengan ee RPJM dan sebagainya, rencana
dan sebagainya itu kalau kita lebih se
datanya lebih ke e ngacu ke data aja
yang Halo yang spesial. I Pak
I saya ee jawaban saya seperti itu, Pak.
saya pengalaman. Halo. Ee sekilas
tentang bagaimana ee jika ya, Pak. Pak
Imran. Pak Imran.
Iya. I Pak izin Pak Imran ya. Silakan
Pak. Pak Imran izin ya. Ee kalau saya
berpindah gini Pak ee saya punya
pengalaman banyak juga dalam hal masalah
penggunaan model ya. Iya. I. Nah, kita
seringkali juga menggunakan beberapa
software untuk e menganalisis
dampak-dampak lingkungan termasuk ee
menganalisis masalah daerah sungai dan
seterusnya, pola arus dan seterusnya itu
limbah dan seterusnya itu biasa kita
menggunakan eh software di pemodelan itu
power simulation ataupun stella yang
biasa digunakan. Kadang kala ini memang
wala ini adalah pendekatan model, tetapi
setelah kita lakukan verifikasi di
lapangan itu jauh lebih sesuai
dibandingkan dengan analisis lain.
sehingga boleh jadi saya katakan bahwa
selain ee LCE yang bisa menguatkan
tentang e kedalaman analisis SK HS
datanya mungkin software-software
seperti eh power SIM, power simulation
ataupun eh Stella bahkan IT, pensil dan
sebagainya itu cukup membantu kita di
dalam memberikan melakukan suatu
forecast peramalan seperti apa yang
terjadi 5 tahun, 10 tahun dan
sebagainya. Nah, sebenarnya di KLS itu
harus mampu salah satu anunya luarannya
harus mampu kita memprediksi dampak
sebenarnya paling tidak karena kan
dampak itu bisa terjadi besok, bisa
terjadi bulan depan dan seterusnya e dan
bersifat ee kadang kala ee
unpredictable, sulit diprediksi yang
tepatnya apalagi kalau tiba-tiba ada
bencana, lingkungan dan sebagainya
sehingga saya lebih lebih percaya lebih
percaya dan lebih sainti gitu ya dengan
pendekatan ee
analisis-analis pemodelan lewat software
dan stela dan sebagainya. Itu saran
saya, Pak. Kasih. Makasih, Pak. Malah
ini inputan saya untuk menyusun KLTN,
Pak. Jadi, Powersip Stella ee makasih,
Pak,
informasinya. Jadi, model-memodelan itu
akan sangat berguna untuk ee penyusunan
saya Pak Y. Kasih, Pak Imran ya. Sukses
Pak ya. Bagus sekali materinya, Pak.
Iya. Saya juga orang Palu, Pak. Oh,
sama-sama orang Palu. Iya, Pak. I, Pak.
Makasih, Pak. Salam. Di mana di Palunya
Pak? Pak Ibrang di Palupi Pak.
Oh ini Pak Lupi saya di perdosat Tondo.
Sudah 89 sudah 36 tahun saya di tanah
kail ini mengabdi. Makasih Pak Bangs dan
negara. Iya. Yes. Sukses Pak ya. Mak
kasih.
Baik. Mungkin dipersilakan kepada Bapak
Ibu yang lain bila ada yang ingin
ditanyakan kembali.
Baik, mungkin sepertinya Pak Imron tidak
ada tidak ada lagi yang bertanya. Ee
mungkin untuk di webinar kali ini kita
cukupkan. Mungkin silakan kepada Pak
Imron jika ada closing statement yang
ingin disampaikan terlebih dahulu
sebelum kita mengakhiri sesi ini. Oke,
terima kasih Pak Wajid. Terima kasih
Bapak Ibu sekalian yang ee mengikuti
webinar hari ini. Saya terima kasih e
dan ee karena saya bisa sharing
information knowledge kami bukan hanya
eh menyampaikan ini sekedar sharing
information bukan untuk ngajarin Bapak
Ibu ya. Tapi ini sharing dan kami banyak
masukan juga untuk penyusunan KLS
terutama untuk PLTN ee semoga bisa
saling membantu kami ee dalam ee program
PLTn ini dan terima kasih Bapak Ibu atas
ee partisipasi masuk hari ini dan masih
saya ee seperti itu aja Pak Wid.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Baik, terima kasih Pak Imron atas
penyampaian materi untuk di sesi kali
ini. Ee ya mungkin dengan demikian Bapak
dan Ibu untuk di webinar kali ini kita
cukupkan. Tetapi sebelum Pak Imran
meninggalkan ruangan Zoom, saya izin
mendokumentasikan terlebih dahulu i
kepada Bapak dan Ibu yang bisa
menyalakan kameranya boleh dinyalakan
terlebih dahulu. saya akan ee bantu
dokumentasi. Dikarenakan ini ee ada 21
slide, mungkin saya akan
mendokumentasikan tiga slide saja. Jadi
ee silakan Bapak dan Ibu
jika yang bisa menyalakan kameranya
boleh dinyalakan terlebih
dahulu. Baik, saya akan dokumentasikan.
3 2
1 3 2
1 Baik, sudah terokumentasi. Sekali lagi
terima kasih kepada Pak Imron. Semoga
kita bisa bertemu lagi di kesempatan
lainnya, Pak. Semoga sukses selalu dan
semoga sehat selalu,
Pak.
Pak, saya izin pamit, Pak, ya. Baik,
Pak. Dipersilakan. Kasih. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh. Baik Bapak dan Ibu, dengan
demikian untuk webinar di siang hari ini
ee sudah selesai. Terima kasih atas
kehadiran Bapak Ibu semua di acara kali
ini. Semoga kita bisa bertemu lagi di
webinar-webinar selanjutnya yang
diselenggarakan oleh Eko Edu. Tidak lupa
saya mengingatkan kepada Bapak dan Ibu
untuk mengisi presensi kehadiran.
Untuk link presensinya sudah tertampil
di layar Zoom dari Bapak Ibu semua.
Silakan ee untuk mengisi absensi
terlebih dahulu. Dan untuk mengisi
absensi ini pastikan email dan ee nama
Bapak Ibu sudah benar. Karena bilamana
ada nama yang ee salah menuliskan itu
tidak bisa kami revisi. Dan ee mungkin
seperti itu Bapak dan Ibu untuk
informasi di webinar kali ini. Terima
kasih atas kehadirannya. Sampai bertemu
di webinar
selanjutnya. Saya wajib pamit undur
diri. Kurang lebihnya mohon maaf.
Wabillahi taufik walhidayah.
Wasalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatull
wabarakatuh.
Baik, terima kasih Bapak dan Ibu.
Selamat melanjutkan aktivitasnya kembal.