File TXT tidak ditemukan.
Transcript
u6An2PfqN4U • Webinar 114 Identifikasi Peran Metoda Analisis LCA dalam Penyusunan KLHS
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/EcoEduid/.shards/text-0001.zst#text/0148_u6An2PfqN4U.txt
Kind: captions Language: id Alumni pelatihan kami sudah lebih dari 2.500 orang yang berasal dari seluruh Indonesia. Pelayanan kami terbuka untuk perusahaan, pemerintahan, perorangan, ataupun pemerhati lingkungan. Ekoed Edu selalu berusaha menyajikan pelatihan yang berkualitas dengan menghadirkan pengajar yang berpengalaman. [Musik] memberikan pengalaman langsung dengan praktikum dan e-learning yang dapat diakses di manapun. Jadi awalnya saya mengikuti pelatihan Eco Edio ini memang dari grup-grup di alumni ya, Mbak ya, yang pernah ikut pelatihan ini. Cerita mereka itu sungguh bisa dianggap menarik ya, karena mereka pengetahuan mereka tentang yang pengin mereka ketahui itu meningkat gitu ya. Kemudian skill-skill yang dihasilkan dari hasil pelatihan itu juga cukup bisa dilihat begitu ya. terasa gitu manfaatnya di kami terutama untuk ee para konsult hutan yang memerlukan tenaga-tenaga ahli sehingga saya memilih Eco Edu dan sempat mengikuti pelatihannya juga dan itu terbukti benar gitu. Nah, saya lihat Instagram itu ada Eko Edu ya yang akan menyelenggarakan pelatihan. Nah, di sini juga saya baca terlebih dahulu ya terkait tentang informasi yang disediakan oleh Ibu. Nah, menurut saya itu menjadi hal yang membuat tertarik untuk ikut pelatihan di situ. Jadi, saya sering lihat di Instagram gitu bagaimana Idu menyampaikan informasinya. Eko Edu karena itu selalu tergini terus mengikuti zaman dan juga pelatihnya agama yang batunya itu bagus-bagus dan terbaiklah kejutannya. [Musik] Iya. Ee yang pertama memang tentu saja ini meningkatkan dan maksimalkan skill-skill yang saya harapkan begitu ya. Terutama dalam penyusunan dokumen ABDA eve saya jadi bisa lebih produktif, lebih efektif juga eh punya update gitu ya, update-update persoalan-persoalan dalam jasan AMDA terkini dari ahlinya langsing di lapangan begitu yang pengalamannya tidak diragukan. Menurut saya pelatihan yang disediakan EID ini sangat bermanfaat sekali dan mudah untuk aksesnya gitu. Jadi ada teknologi terbaru yang saya dapat itu di e-learning ya. Itu luar biasa ee pembelajarannya juga mudah sekali untuk dipahami. Alhamdulillah bisa mengikuti dan juga menambah ilmu pengetahuan yang banyak banget. eh e-learning ini memang di memang sangat diperlukan sekali ya, terutama untuk kita yang dengan keterbatasan pengetahuan kemudian juga waktu mungkin ee itu memberikan kita kesempatan untuk kembali mengingat, kembali mendengarkan paparan-paparan yang mungkin kurang jelas. Kemudian juga kita bisa mengulang sesering mungkin yang kita inginkan. kita juga bisa review kembali sehingga belajar kita bisa lebih efektif dan efisien. Learning itu membantu sekali ketika pada saat penyampaian materi ada yang ketinggalan gitu ya. Jadi ee saya bisa lihat materi itu di alat sangat membantu Mbak jadi saya ee ambil materi terus lihat video yang bisa diakses kapan aja dan di mana aja. 4 juta dengan informasi yang kami peroleh itu jauh dari kas padan sebenarnya. Jadi apa namanya ya kalau saya bilang terlalu murah itu jadi sepadanlah. Jadi menurut saya sepadan Bu karena memang e pelatihannya itu pun sangat membantu ya dalam menyelesaikan satu pekerjaan yang ada di sekitar lingkungan saya sendiri gitu. Saya kira sepat sesuailah dengan apa yang kita [Musik] dapatkan. EKP efektif, tepat, dan profesional. Hemat, cermat, dan hebat. Keren, profesional dan juga ke sini. [Musik] Baik Bapak Ibu peserta webinar. Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam war. Selamat pagi Bapak dan Ibu peserta webinar. Selamat datang kembali di webinar Ekoedu yang ke-114. Terima kasih atas ee kepercayaan kepada Bapak Ibu peserta webinar yang terus setia ee mendengarkan webinar dari Ekoedu. Perkenalkan saya Wajid yang akan menjadi moderator untuk di webinar kali ini. Sebelum memulai webinar, alangkah baiknya kita berdoa terlebih dahulu menurut agama dan kepercayaan masing-masing. Berdoa dipersilakan. Berdoa cukupkan. Acara selanjutnya kita akan menyanyikan lagu Indonesia Raya secara bersama-sama. Kepada Bapak dan Ibu silakan duduk dengan tegal. [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Baik, terima kasih Bapak dan Ibu. Untuk selanjutnya saya izin ee memperkenalkan atau memberitahukan tiga pelatihan terdekat yang akan dilaksanakan oleh Ekoedu Indonesia. Yang pertama di waktu minggu depan tanggal 10 hingga 16 Juni, Ekoedu akan menyelenggarakan pelatihan persetujuan teknis untuk emisi udara. Dan untuk pelatihan ini ee Bapak Ibu cukup membayar 3,6 juta sebelum tanggal 10 Juni 2025. Di minggu yang sama itu akan berlangsung pelatihan dan sertifikasi operasional pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun atau OPB3 yang sertifikatnya akan dikeluarkan oleh BNSP. Untuk pelatihan ini akan berlangsung dari tanggal 10 hingga 13 Juni 2025 yang ee Bapak Ibu cukup membayar seharga 6,5 juta. Dan di minggu berikutnya ada pelatihan dan sertifikasi penanggung jawab operasional instalasi pengendalian pencemaran udara atau POPU yang akan diselenggarakan pada tanggal 16 hingga 20 Juni 2025 dengan biaya Rp6,5 juta. Dan sama untuk pelatihan ini sertifikatnya akan dikeluarkan oleh BNSP. Baik, mungkin Bapak Ibu juga sudah mengetahui bahwa di hari ini bertepatan dengan hari lingkungan hidup sedunia dan dalam rangka itu Ekoed Edu akan memberikan diskon tambahan kepada Bapak dan Ibu yang ingin mengikuti pelatihan di Ekoedu yaitu sebesar Rp300.000 selama periode 5 Juni hingga 7 Juni 2025. Untuk mendapatkan diskon tambahan ini, silakan hubungi admin segera karena ee diskon ini terbatas bagi Bapak Ibu peserta. Baik, mungkin untuk ee info lebih lanjut silakan Bapak dan Ibu menghubungi adminis dan adminisa. Lalu ee terus pantengin Ecoedu di Instagram ecoedu.id. Lalu ada Facebook, Twitter, dan jika Bapak dan Ibu ingin melihat website kami, informasi yang ada di website, silakan ee hubungi di ekoedu.co.id. Dan bilamana Bapak dan Ibu ingin segera mendaftar, silakan untuk mengakses pendaftaran dateu.co.id. Dan ee untuk itu kami tunggu Bapak Ibu di pelatihan Ekoedu. Baik, kembali lagi ke tema untuk acara webinar di hari ini yaitu membahas mengenai identifikasi peran metode analisis siklus siklus hidup produk atau LCA dalam penyusunan kajian lingkungan hidup strategis yang akan disampaikan oleh Bapak Imron. Bapak Imron ini merupakan pengawas radiasi ahli madia di Badan Pengawas Tenaga Nuklir atau Bapeten. Dan kebetulan Pak Imron sudah hadir di ruangan Zoom ini. Selamat pagi Pak Imron. Semoga sehat selalu. Selamat pagi, Pak. Pak Wid. Asalamualaikum juga. Baik. Bagaimana Pak kabarnya untuk di hari ini, Pak? Alhamdulillah baik, Pak. Alhamdulillah baik. Mungkin agar tidak memperlama waktu untuk ruangan Zoom saya serahkan kepada Pak Imron dan kepada Bapak dan Ibu selamat mendengarkan webinar di hari ini. Silakan Pak berikan slide-nya ya, Pak ya. Apa sudah ada? Masih loading, Pak. Sudah. Nah, sudah ada, Pak. Oke. Oke, Bapak Ibu, asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Ee perkenalkan ee saya Imron. Bapak Ibu, saya kebetulan ni diminta oleh Pak H atau Pak sekarang Pak juga untuk menyampaikan ee topik ya tentang kaitannya dengan KLS di mana sebenarnya saya ee saat ini bekerja di badan pengawas tenaga Nuklir ya kan Bapak Ibu sekalian ee mana tugas salah satu tugas ee Badan Pengawasan Agukir itu mengawasi dan nukiran ya terutama dalam hal perizinan, peraturan dan inspeksi. Dalam kaitannya dengan ini kami ee di ee diminta untuk menyampaikan topik ya identifikasi peran metode analisis siklus hidup produk LCA dalam menyusun kaji lingikan hidup strategis. Bapak, Ibu sekalian ini topik ini pernah saya tulis di proseding SKM 2023 saya sendiri penulis pertama. Kemudian yang kedua Pak Adaludin dan juga Pak Rif Harab. Bapak, Ibu sekalian. Mungkin ini sekedar share dari kami karena kami background kami adalah ilmu nuklir ya, mengenai kelambutan nuklir. Nah, ini ee kita akan share eh bagaimana peran metode analisis siklus hidup produk LCA dalam susunan KLAS. Paketen dalam hal ini eh ditugaskan ya mengenai Perpres 60 tahun 2019 itu menyusun KLS. nanti akan kami sampaikan di akhir ee slide para paparan ini ee bagaimana ee kaitannya dengan LCA dan ee tugas dari ee program nuklir itu gitu ya. Oke, kita mulai ee langsung aja Bapak Ibu sekalian ee ini ee beberapa hal yang akan saya sampaikan dalam ee topik kali ini yaitu mengenai eh pengenalan konsep life cycle, asesmen LCA dan keterkaitannya. Kemudian gimana tinjauan regulasi dan ruang metodologis LCA dan KLS indikator parameter input dan sumber LCA keunggulan dan keterbatasan LCA itu sendiri kemudian studi kasus dan praktik baik dalam PLTN. ini kebetulan kam saya sendiri ee ee dalam pengawasan PLTN dan ditugaskan oleh Presiden untuk menyusun KLS itu ya kan dalam program ini ee saat ini RU PKL rencana apa ee pembangunan PLTN itu sudah terbit ya tahun tanggal 26 kemarin sehingga nanti akan saya sampaikan ee Roman dan gimana tantangan impasi LCA di Indonesia ya kan saya akan sampaikan di akhir ee paparan ee ini konsep pertama. Oke, di mana Bapak Ibu kita mulai dari pengenalan life cycle assessment LCA. Nah, Indonesia itu ee Bapak, Ibu sekalian ee memiliki target ya menurunkan kas emisi rumah kaca ya. Seperti ee NCE ini di ee kita ketahui bahwa ee dengan data LC kita untuk menghitung emisi eh karbon ya. Target ini sesuai dengan eh Paris agreement ya. sehingga ee tahun 60 harapannya itu sudah eh nol zero emission. Kita eh harapannya itu sampai ke eh optimis ya untuk mencapai itu. Kemudian life cycle itu merupakan kompilasi evaluation input output eh dan potensi enment impak pada sistem eh melalui ehnya itu Bapak Ibu sekalian. Kemudian untuk ee menyusun ee life cycle analis assesment ini itu diperlukan standar yang terkait dengan ee adalah SNI ISO ISO 14.000 kemudian SNI ISO 1402 ini eh isu yang dua isu pertama itu isu bagaimana e metode untuk ee menyusun ee membuat ee LCA. Kemudian untuk SNI ISO 142 itu pelabilan ya ketentuan SN itu dan produk declaration juga untuk semacam deklaration produk yang ini eh untuk indust terutama di Eropa sudah banyak menerapkan dan Permen LHK eh itu sudah nomor 1 tahun 200 tentang program pendindan pemberingkatan kinerja hidup itu sudah memasukkan ee bagian dan sebagai bagian dar proper program peringkat urusan eh dan dalam pengeluan lingkungan. Bapak, Ibu sekalian ini dan ini kalau inform itu akan ee diterapkan sebagai eh barir ya. Itu trade bar itu eh nanti akan dibahas tentang eh barang eh trade barir karena eh LCA itu eh fokusnya ee analisis produk eh analisis sampelu dalam suatu produk. Jadi ini di Eropa akan menjadi suatu topik untuk pembatasan perdagangan dan sebagainya. jika ee produk itu dibelum menggunakan ee prinsip-prinsip ee keramah lingkungan mungkin akan ee menjadi hambatan dalam suatu perdagangan itu. ini Paris agreement-nya Bapak Ibu bahwa ee ee kita sudah menandatangani ya untuk parlemen untuk dengan eh bagaimana nasal ee kontribusi harus mengurangi aspek mitigasi dan adaptasi di mana untuk menahan ee kenaikan rata-rata kurang dari 2 derajat Celcius dan ee melanjutkan upaya menaikan kenaikan suhu ke 1,5 derajat. Ini usaha dari ee tujuan dari Paris Agri ini secara penilaian ee siklus hidup KCA berawal dari '90-an. Kita akan mer-review sebelumnya background dari LCA sebelum kita bicara dengan KLAS Bapak Ibu. Jadi memang ee LCA itu ee diawali dengan kekhawatiran terdampak lingkungan muncul terutama diasil lingkungan dan keterpasan sumber daya. Ini kebetulan yang mulai itu PT perusahaan artinya suatu industri yang menghasilkan suatu produk ya kan dia fokus menganalisis energi dan penggunaan sumber daya dalam pengusan produk. di tahun 99 itu kalau saya mulai diaktif secara luas dengan setup mengusulkannya dan ISO mengintegrasi ke dalam standar manajemen lingkungan ISO 14000 ya dan perkembangan ee lain ee untuk khususnya untuk SIMA Pro ini pengembangan untuk ee pro data apa ee software-nya ya model mudalnya sebagai industri ini Bapak Ibu mungkin sudah familiar dan saat ini LCA menjadi adah penting untuk menilai mengurangi dampak dengan suatu produk. Jadi ini industri jadi beda dengan pendekatan KLS itu KLS itu untuk tata ruang dan ee penyediaan ee pembangunan ya itu sedangkan ini adalah produk untuk mendesai produk yang lebih sama ringkungan. Bapak, Ibu, ini keterkaitan LCA dan KLAS. Ee kita ketahui bersama bahwa objek pengundalan KL lingkungan LC adalah produk komoditas, sedangkan objek pengundan lingkungan KLS adalah tata ruang dalam suatu rencana kebijakan program. Ya kan? Metode LCA dapat digunakan dalam manus lingkungan suatu komedis jika ee ee pembangunan atau berinflasi pada suatu ee wilayah tata ruang jika suatu komoditas itu akan dibangun ya atau ber di satu tata ruang. Metode CLR dapat digunakan dalam analisis dampak ee dalam analisis terutama dari KLS itu daya tampung lingkungannya Bapak Ibu serta perkiraan dampak terutama dalam hal dampak dan risikonya ya di mana muatan KLS itu terdiri dari kapasitas daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup untuk pembangunan, kemudian perkiraan mengenai dampak dan risiko lingkungan hidup kan untuk yang ee empat yang lainnya itu kinerja layanan dasar sistem ya kan. Kemudian efisiensi penguatan dasar daya alam tingkat kerentanan kapasitas adaptasi terhadap perubahan lingkungan ter perubahan iklim dan tingkat kerentahanan dan potensi ee keanegar keman hayati daya tampung dalam KLS kajian merujuk kemampuan lingkungan untuk menyerap ya zat energi dan komponen lain dari suatu kegiatan menghasilkan yang masuk di dalamnya. Daya tampung ini sangat penting perencanaan dalam perencanaan pembangunan karena memastikan bahwa kegiatan bangunan tidak melebihi kapasitas lingkungan yang ee menampung dampaknya. Nah, ini dari ini ada yang berhubungan dan tampung zat radioaktif energi yang dihasilkan suatu produk yang akan di ee investasikan atau di ya pabrik misalkan akan di ee investasikan atau ditang dalam suatu wilayah gitu ya. Jadi ee daya tambung ee nanti akan ada batasan-batasan batasan baku mutu dan sebagainya itu ee harus kurang dari itu ya kan. Dan ini ketika KLS diselenggarakan ya kan itu ee sebisa mungkin kalau ee sudah terjah informasi apa produk yang akan ee diinvestasikan atau perusahaannya itu ee ee LCA atau sebagainya itu sudah masuk ya. e sudah ee kita dapat informasi ini untuk menganalisis lebih lanjut mengenai ee dampak dari ee daya tampung dari lingkungan itu dan ee bagaimana efeknya produk tersebut atau proses selama proses pembuatannya itu ee dapat ee ee kur apa tidak mencapai daya tampung ee dari suatu ekosistem atau wilayah tersebut ya. ini ee clue yang saya sampaikan di paper ee ee Pak saya di tahun 2013. [Musik] ini penggunaan LCA Bapak Ibu itu ee kita ketahui bahwa ini untuk perusahaan ya, perusahaan untuk penggunaan LCA itu mulai dari ee penggunaan penilaian dampak lingkungan, kemudian identifikasi perusahaan ee perbaikan, kemudian pengambilan keputusan berkelanjutan, pengembangan produk, perencanaan strategis, maupun kebijakan pemerintah, komunikasi dan transparansi melalui deklarasi lingkungan PID INF ini EPD deklarasi produk lingkungan bahwa ini ee ramah lingkungan kemudian inovasi produk perbandingan kemudian perbandingan produk penerapan dalam industri ee manufaktur energi konstruksi pertanian ya peningkatan efisiensi pengembangan kebijakan peningkatan kinerja lingkungan, kepatuhan terhadap regulasi kita proper propernya itu ee perlu membajuk untuk melakukan LCA sebagai bagian pekerjaan kita sudah ada regulasi itu. Oke, lanjut tinjauan regulasi ya Bapak Ibu. Kita coba memantau ee apa ee bagaimana ee ee kaitannya secara regulasi maupun metodologi apakah bisa match gitu ya untuk KLC itu dipasangkan dengan di KLF. Oke, dasar hukum LCA kita mengacu pada tadi saya sebutkan pasal ee 63 LO Undang-Undang 32 Perlindungan ee Pengeluan Hidup ya, di mana ee sudah dirubah tahun 2020 tentang Cipta Kerja ya. Menteri di ini menteri bertugas untuk melakukan pembinaan dan pengawasan, ketaatan, penanggung jawab ee atau kegiatan percuan lingkungan. Jadi ini memang masih dalam tahap ee pembinaan saya saya menangkapnya di dari ee undang-undang ini sehingga ee kemudian dari ee ini kewenangan dari KLH untuk membina dan mengawasi karena mungkin ada beberapa eh instansi yang terkait dengan eh produk insur industri ya. Di sini KLK untuk membina pengawasan untuk penanggung jawab ee lingkungan dan peraturan undang-undangan. Undang peraturan LK nomor 1 tahun untuk memasukkan LCS bagian proper ini eh program penilaian peringkat kinerja perusahaan ini jelas suatu perusahaan dalam pengelolaan. Jadi mungkin ee KTKLS kan sebelum masuk ya kalau ini sudah ya ee KLH masuk ketika sudah sudah berdiri gitu sebagai proper ee program kerja perusahaan dengan arahnya pembinaan dan pengawasan. Oke. Dasar hukum LCA dan KLS itu ee semuanya sama gitu. Undang-undang ini KLS-nya ya tentang Pemda undta Kerja 46 eh tahun KLAS PP 211aka ini yang baru ya 13 tahun 2004 tentang KLS Kendre 7 tahun 2018 KLS RPJMD MENATR 11 tahun 2022 tentang TRW Per nomor 5 tahun 2002 TK LS RTRW ini tinjau regulasi LCA adalah suatu bentuk bentuk metode ee sedang KLAS adalah bentuk laporan legal. Nah, ini untuk validasi dan otorisasi sesuai dengan 32 ee Undang-Undang 32 tahun 2009. Jadi fungsi DKLS kan ini laporan ketika ee dan objek yang subjek yang mengerjakan itu berbeda itu kalau kayak SMU subjeknya eh pemerintah government sedangkan saya yang menjalankan adalah perusahaan ya kan dan ini ee objek ee dan lingkungannya jelas beda. produkca. Sedangkan ee KLS nanti tata ruang ya lokasi wilayah untuk persusyaratan perizinan berusaha. Jadi sebelum ee sebelum ee pelaku saham ee ee masuk ee perizinan si pemerintah ee dalam apakah itu pemerintah pusat atau ee ee daerah itu menyediakan ruang untuk ee pelaku usaha berusaha. LCM masih sukarela, sedangkan KS masih bersifat wajib untuk menyed ruang. Ya, sukarela tadi saya sebut pembinaan yang di e dan ini sukarela artinya tidak negara tidak ee menjadi persyaratan ya persyaratan dalam perdagangan, persyaratan untuk ee investasi gitu. itu sekarang jadi masih bisnis to bisnis hampir ee yang penerapan LCA itu ee susah tahui itu ee perdagangan ee misalkan mensyaratkan ee dia produk yang ee seram lingkungan atau ee ada deklarasi itu antara perdag e bisnis to bisnis ya bukan ada beberapa yang sudah mewajibkan di Eropa mungkin itu mana mereka lebih negara-negara yang menerapkan ee ee lebih maju dalam hal ee baik ee investasi dalam hal modal maupun dalam hal teknologi dan sebagainya sehingga mampu menerapkan ee standar-standar yang ada dalam penyusunan CA ELS dapat diteramkan wajib namur green trade barer Indonesia belum karena ini akan menyangkut ee industri yang ada di Indonesia ya belum syaratkan ee barang yang masuk harus ee trade ini apa ee harus mempunyai spek yang ee spek ee ramah lingkungan. Metode penyusunan KLS setelah waktu tersantun KLK nomor e 14 tahun 2024 belum secara mandatori jadi masih umum dia masih spasial Bapak Ibu mungkin Bapak Ibu ahli ee dan analisisnya menunjak dalam ee rekomendasi wilayah mana yang ee ee sebagai tata ruang ya untuk ee dijadikan suatu tempat investasi. Nomor 5 penyusunan KLAS di melibatkan partisipasi masyarakat ya Bapak Ibu. Sedangkan LCA sertifikat itu diguna publik untuk menggunakan produk tersebut. Jadi ini KLS untuk aplikasi dalam bentuan tata ruang dengan deklarasi ini dapat digunakan publik untuk menggunakan produk tersebut ya. Jadi masing-masing ee sesuai dengan porsi masing-masing ya. untuk Permen Laka nomor 1 2001 sudah masukkan NCA sebagai bagian proper ya kan ini kewajiban memang tapi perusahaan itu tentu sudah berdiri gitu bukan suatu persyaratan perusahaan lanjut ini KLAS Bapak Ibu sudah ee familiar dengan Permen KL Undang-Undang 3 2019 yaitu instrumen ee pencegahan pencemaran atau lingkungan hidup dia ada beberapa yang wajib ee KS seperti RTW, kemudian RPJMN dan Rp KRP yang proposing mendampak lingkungan dan ini PLTN ya satu nanti kita jelaskan itu yang terakhir. Ee oke mekanismenya salah satunya di pibatan masyarakat. Nah, ini metode ruang metode LCA dalam KHS itu metode LC empat tahap ya kan itu eh defisi tujuan menentukan tujuan analisis LCA batasan lingkupan yang diisi termasuk produk proses layanan yang diolasi serta dampak lingkungan yang ditimbangkan yang jelas ini produk ya kan atau layanan objeknya kemudian analisis inventaris ini gimana proses ini sesuai dengan standar yang tadi saya sampaikan kumpulkan dan mengidentifikasikan data tentang semua masukan keluaran relevan dari siklus hidup produk proses layanan termasuk bahan baku energi ini yang saya hitemin itu konsen tampung dari ya akan menyebabkan ee batasan baku mukt ya itu emisi dan limbahnya emisi ee terutama ee limbah kalau itu nanti radioaktif maupun ee panas panas dari air dari ee air pembuangan pendingin. Kemudian penilaian dampak ya kan memperkirakan dampak lingkungan dari interpretasi siklus hidup dengan menggunakan model dampak lingkungan yang sesuai seperti metode impak assesment ya kan. Kemudian interpretasi ini ee menganalisis ee hasil penilaian dampakasi dampak lingkungan yang signifikan dan memberikan rekomendasi untuk pengurangan dampak. Ini ee metode dari LCA tinjuan penggunaan metode LCR dalam PLS ya kan mengumpulkanasi data tentang semua masukan dan keluaran Bapak Ibu ee yang relevan dari siklus hidup produk atau layanan termasuk bahan baku, energi, emisi, dan limbah. Penilaian dampak KLS akan difokuskan pada emisi. Nah, ini ee ini ketika dimasukkan KLAS ya. Jadi tadi yang ini batasan ini kita akan fokus di emisi dan limbah karena ini tampung dan ee di mana ee apa analisis lengkung ee dari emisi dan limbahnya itu. Kemudian untuk pilihan damp difokus pada emisi limbah suan dengan metode diarahkan memberikan dampak lingkungan dari inventar hidup ya kan dengan metode model dampak lingkungan seperti metode impak interpretasi laporan LCS produk komoditas pada tahap operasi ini dan penimbahan akan dituangkan dalam laporan ee analisis daya tampung lingkungan lingkungan hidup serta perkiraan dampang lingkungan ee risiko dari KWS tersebut beserta rekomendasi untuk pengurangan dampak analisis dampak lingkungan hidup itu seperti apa serta perkenalan dampak ee dan risiko. Oke, lanjut. Ini kita ketahui bahwa untuk metode dampak KLH itu di dalam LCA ya itu paparan analisis dampak ee lingkungan mengasukkan su peta risiko yang spasial ini yang di yang di KLS ak bersama ya wilayah. Sedangkan untuk NLCA itu produk komunitas lebih fokus pada analisis dampak produk yang bersi lingkungan. Ee akan menarik sekali kalau misalkan produk itu ee dalam suatu wilayah ee produk itu hanya satu misalkan PLTN kan ee saya nanti akan disampaikan. Jadi ee antara LCA juga satu produk, kemudian KLCnya juga wilayah satu produk sehingga akan ee bisa untuk digunakan untuk ee untuk analisis dampak lingkungan dengan nanti pembandingan input-input diperbandingkan kalau input LCL seperti apa ee dengan satu titik nanti kan peta titik ee wilayah namanya batas kondernya ya itu mulai dari pengoperasian itu ee dengan berbagai macam jenis reaktor atau jenis ee jenis produk yang berbeda dengan yang berbeda itu akan analisis mana yang terbaik dari ee dari suatu wilayah yang cocok untuk produk apa gitu ya. itu ini sistem ini yang kira-kira bayangan ketika kita menggunakan LCA dalam ee dalam proses ee eh konsep spesial ini. Jadi akan sangat menarik ee dari segi produknya, kemudian dari segi daya dukung lingkungannya. Ini adalah peta daya dukung lingkungan. Oke, saya lanjut. Indikator parameter itu sumber daya saja ya. Indikator LCA, indikator digunakan untuk mengukur dampak lingkungan. Kemudian indikator dalam LCA adalah ukuran digunakan untuk menilai dampak lingkungan suatu produk. Contoh indikator ee lingkungan itu pemanasan global dari parameter penipisan ya kan ozon aerifikasi dan penggunaan air. Ini parameter-parameter yang ee di dalam LCA di mana digambarkan ee nantinya akan menghasilkan suatu nilai ee nilai berapa ee emisi yang akan dihasilkan. Parameter input LCA Bapak Ibu kita ket bersama ini adalah data kuantitatif yang diperlukan menghitung indikator LCA contohnya untuk menghitung indikator penangan global parameter input yang dibutuhkan misnya konsumsi energi emisi rumah kaca dan faktor emisi yang berbagai bahan data ini digunakan untuk mengkonversi data inventory menjadi indikator dampak lingkungan lanjut sumber data LCA ya Bapak Ibu. Ini ini sumber data LCA adalah tempat di mana parameter input diperoleh. Data input dapat diperoleh dari berbagai sumber ya kan. Data primer data yang dikumpulkan langsung perusahaan ini ee prospek untuk mengembang produk data penggunaan energi konsumsi bahan baku dan sebagainya data limbahnya. Kemudian data sekunder data yang diperoleh dari basis data LCA. sumber lain seperti basis data eh life cycle inventory. Inventory itu semacam database dari ee dari ee dari suatu ee stand apa biasanya ada alat perhitungan ya untuk ee software-nya. Kemudian data pemasuk data dari pemasuk bahan baku seperti informasi tentang proses produksi transportasi dan emisian terkait dengan bahan baku tersebut. data proses data tentang proses produksi ini proses manufakturnya atau ee yang bagaimana menghasilkannya ya pengunan energi datu dan limbah dihasilkan dan data perusahaan data yang dikumpulkan dari perusahaan terkait dengan produk proses analisis dan data ini adalah data yang akan digunakan Bapak Ibu untuk ketika menguraikan alasan suatu produk dalam KLS itu ee baik atau tidak ya kan akan berpotensi akan melebihi batu muku ee lingkungan atau batu muku radioaktif yang PLTN. Data-data ini bisa nantikan diceritakan dalam [Musik] analisis ini sumber data LCA Bapak Ibu. LCI dengan mengukur semua bahan daya digunakan dan emisi yang dilupakan selama proses hidup termasuk bahan baku energi air LC itu ee menyediakan data yang diperlukan untuk menilai dampak lingkungan dari suatu produk dan proses dengan mengukur pertukaran lingkungan LC membantu para pemangkungan membuat keputusan yang tepat tentang desain produk, proses manufaktur, dan praktik pengelolaan limbah, unggulan dan keterbatasan. LCA Bapak Ibu kita ketahui bahwa LCA mempertimbangkan semua siklus hidup mulai dari ee ekstrak ee ekstraksi ya terus bahan baku hingga pembuatan akhir sehingga memberikan gambaran ee lengkap tentang dampak lingkungan. LCM membantu mengikasi hotpot atau area yang memiliki dampak lingkungan signifikan sehingga memungkinkan pada fokus perbaikan yang paling efektif ya kan. ini hotpot ini yang ee garis bawah nanti akan suatu karena dia berupa kuantitatif akan ee bisa menjadi suatu titik untuk eh pusat analisis ya atau hotspot berguna nanti di e di KS Elsa mendorong perusahaan untuk meningkatkan efisien sumber daya mengurangi limbah membuat keputusan yang lebih berlanjutan LCA juga dapat menjadi dasar inovasi produk proses yang lebih ramah lingkungan dan membantu proses mengikasi peluang untuk mengurangi dampak Mas LCA memungkinkan perusahaan untuk mengkomunikasikan informasi lingkungan kepada publik secara transparan dan sehingga dapat mengambil kepusan yang lebih baik. Namun LCA juga keterbatasan Bapak Ibu kita mungkin Bapak Ibu yang sudah mengenal LS ada proses kompleks memakul waktu terutama dalam proses produk yang rumit ya kan. Eh kemudian keterbatasan data yang akurat ini yang kita negara embarking ya, negara berkembang ini ee dan lengkap sering untuk menjadi tantangan terutama beban baku proses yang tidak dengan baik. Penilaian dampak lingkungan dalam di LCA seringkiali melibatkan tidak pastian ya kan karena variasi dalam data masukan ya kan metode perhitungan dan prediksi dampak di masa depan ini kita bersama ini studi ee kasus dalam praktik PLTN Bapak Ibu akan saya sampaikan ee sebagai ee saya sebagai ee pengawas radiasi beli atau sebagai stafet Saat ini KJENCA PLTN telah ada di dunia ya kan. Namun Indonesia belum miliki PLTN Bapak Ibu ee e dan bukan negara vendor pembuat PLT agennya masih terbatas. Artinya mungkin Bapak Ibu pernah ee sudah mahasiswa atau apa mungkin beberapa mungkin sudah mencoba cuman saya belum melihat ada paper yang terbit ya sehingga saya bilang masih terbatas. Ee kami coba ee saya juga berapa tahun mencoba untuk mencari source data untuk ini juga belum ketemu ya. Dan contoh pembangkit listrik nuklir PLTN yang menggunakan analisis hidup LCA adalah PT contohnya ini yang di Swedia for untuk berlokasi di pantai Osmar ya. Swedia memiliki yang vol AP ini di Eropa sudah dibuat gitu dan perusahaanforator Ponb sudah mendapat sertifikat ED eD ya kan dari UN. Ya, ini ee sebagai ee pengakuan bahwa mereka sudah mengen ini sebagai ee deklarasi ke masyarakat bahwa eh produk ini sudah ramah lingkungan. produk kategori EPD mengaj ini WNPC code yang tadi produk terkait eh khususnya untuk R juta itu e energy itu sudah masuk ini saat ini. Oh, maaf ini samaanya. Ini ada beberapa referensi yang saya dapatkan untuk penggunaan LS dalam PLS di luar negeri. Memang Indonesia belum belum artinya memang tidak mensyaratkan PLCA ya. Tapi ee di kalaupun boleh mungkin bisa aja asal ee punya res sendiri untuk e tim validasi dari KS ini Elenor dari Prancis ya itu jadi adapting LC framework to environmental assessment training 2013 Bapak Ibu bisa download juga kemudian anis Asal from case study on municipal energy Sweden. Ini Sweden dianggap eh untuk PLT itu sudah sudah ada report bahwa dia mereka sudah mengaksesnya itu Patrick Vida leage L use Indicator for life cycle assessment analysis KSP CRC technical report ya. Terakhir dari UNU itu dari Taiwan analisis strategi informes Taiwan energi policy cycle. Jadi ada potensial dibilang integration with life cycle assessment ya kan. ee sudah beberapa sudah mencoba membuat kajian atau paper ini sekitar rentang yang dihasilkan Bapak Ibu kita untuk PLTN dibandingkan ee energi lain kita ee untuk PLTN itu tentu ee lebih sangat kecil ya lebih sekitar ee umpama dengan ee membangkit PLTN yang ee ee sekitar 6 600 itu kecil ya. itu ee bahwa ini bukti bahwa perhitungan CA itu sudah diterapkan ya untuk masing-masing ee pembangkit ya kan jp ini nuklir yang tadi. Kemudian LCA dalam PLTN Bapak Ibu batasan saya eh dari paper saya3 itu menyampaikan bahwa batasan lingkup dari front end untuk ini terlalu luas ya jika diterapkan dalam KN. Jadi batasan kajian akan lebih sebi jika menghitung ee emisi pembangkitan sampai hanya sampai pemimpin serah saja dan asumsi ee bahan bakar nukris semuanya diimpor ekspor ya kan karena regulasi seperti itu dan bahan bakar bekas akan diekspor ee kembali ke negara asal sehingga ee akan mengurangi dari nilai ee nilai ee nilai dari akan risiko limbah LCA dapat diterapkan dalam penyusunan K. Namun titik berat analisisan hanya berfokus pada seberapa besar konversi emisi karbon saat pembakit energi sedangkan untuk menulis dampak roding keluar itu belum belum tidak tidak bisa jelaskan secara rsi ya kita hanya ee jadi tadi parameter Raja itu bisa dijelaskan ee dalam hal dalam uraian dari kas ya. Tapi untuk yang berhubungan dengan bagaimana lepasan dalam lepasan rada-rada keluar gitu ya, itu kan perlu spasial itu makanya dalam hal ini ee spasial analisis yang dapkan di slide sebelumnya itu mutlak harus ada gu untuk ee untuk analisis sistem maupun analisis ee ee analisis dari temperatur atau efek dari panas pendingin. air pendingin yang dihasilkan dari Pelten itu sehingga tidak merusak ekosistem yang ada. Oke, ini batasan boundary yang saya baca dari itu mulai dari n dari mulai ee awal ya sampai akhir itu ini poin-poin ee wilayah KCLCA mulai dari eh mining, konversi, enreement, power plan, rame, storage repository dan ini satu sistem break US West ini menghasilkan listrik ini. Ketahui bahwa untuk kelestrik ini ketika proses ee ini memerlukan ini juga ada perhitungan RCM ee ini baik yang indirek ini kalau untuk PLTN yang saya usulkan di ee paper saya itu ini dari ee hanya yang terletak di fasilitas itu di tapak itu atau di itu mulai ee yaitu di power plan karena enrement itu biasanya ee produk eh fuel itu dalam bentuk komoditas. Jadi, dia juga punya CA sendiri. Jadi, punya analisis ee ini yang di sini. Ee jadi eh kita eh batasi hanya operasi onside processing sampai interm storage untuk geolog kita eh tidak hanya tiga item ini yang ee khusus untuk ee analisis yang akan diterapkan di KLS gitu ya. itu dari pendapat saya. Nah, ini LCA dapat diterapkan ee dalam ee pembangunan P. Namun LC tidak membuat analisis redakt lingkungan e dan masyarakat secara jadi fungsi hanya pelengkap dalam analisis KS. Jadi spasial enggak mungkin digantikan itu ini. Tapi dalam analisis-analisis yang lebih detail kita perlu untuk menggambar produk yang akan diterapkan di suatu produk atau komoditas yang akan diterapkan suatu tata ruang wilayah itu. Karena kebetulan PLT itu jelas produknya satu gitu. Nanti akan dibahas tantangan itu kalau produknya kita tata ruang wilayah kita belum tahu produk yang akan diterapkan di situ seperti apa gitu ya. Ini untuk peraturan yang berlaku dalam penyusunan masih membuka ruang las tanpa menggunakan metode baku eh kajian integasi dengan fasil eh landscape penyusunan e dokumen LCA untuk PLTN yang perubahan komersial. ee iniov artinya sudah terpakai di sudah ada buktinya. Jadi bukan hanya diangan-angan di perhitungan kajian itu ya Bapak Ibu, tapi sudah menjadi komersil atau industrial grade. Jadi eh industri nuclear grade ya. Jadi ini eh LCA-nya pun yang tadi sampaikan di awal yang data-data LC itu LCLC yang proven gitu. Jadi bukan lagi ee ee sampai sekarang belum lihat yang ada tapi masih bentuk eh approxim e mendekati nilai tapi itu ketidakpastiannya sangat besar untuk yang belum proven gitu ya. mengundang teknik. Sedangkan tahap pengembangan perlu dikaji lebih jauh mengenai kompleks dari kompleks dari perkiraan awal. Nah, ini karena nilai susah untuk ee didapatkan kualitas untuk data FA karena ee limbahnya kan belum apa bahan baku F-nya juga belum ada masih diangan-angan. Beda kalau yang PT ini sudah e udah udah ready atau sudah open jelas ini dari negara ini dari mereka bisa menghitung bisa sudah bisa data-data yang lengkap untuk input LCA itu. ee waktu dari kejian ini ini Bapak Ibu ini sekedar saya menyampaikan untuk PLTN itu penyelenggaraan tata ruang itu memerlukan KLS ya kan ee dan ini Bapak Ibu bisa di ee lihat di OSS sistem kita ya di mana untuk tata ruang ee isim PLTN itu mulai dari tata ruang kemudian izin ee perjuan lingkungan ini dasar perjuan-peruan yang ee yang lazim ada di negara kita, Bapak, Ibu. Tata ruang ini yang kritikal karena menyangkut ee untuk yang topik-topik yang menyangkut risiko tinggi itu menerukan KLS. Dan untuk yang pemda-pemda juga KLS itu jadi wajib untuk ee ee penetapan tata ruang untuk lingkungan ee ujian lingkungan melk ini AMD lingkungan ya Bapak Ibu mungkin sekarang ee kalau untuk pelaku usaha sudah mulai ini. Tapi untuk yang peluka usaha sebelum masuk ke sini negara lah yang ini menyelenggarakan supaya ada tata ruang yang tersedia bagi pelaku usaha untuk masuk sehingga mengikuti perjan-peranan yang ada di sini. ini mulai di RPT Kementerian ee ee dan sampai ee ke Paketen untuk ee proses perizinan selanjutnya konstruksi koperasi dan ee MOMing koperasi sampai dekom ini ee ee sebagai gambaran KILS itu ee diperlukan saat dan sekarang ya ini acara ini Slide selanjutnya ini Paken eh menyusun KLSPN itu KLS PLTN eh bertanggung jawab eh Ben menyusun KSPT Perpres nomor 60 tahun 2019 tentang kebijakan strategis dan nasional keselamatan dan radiasi KL ini divalidasi oleh KLK ya kan kayak Bupaten ini bukan ee merupakan pengawas ya namun Bupetin juga pembina KPLI yang tadi disampaikan itu sehingga ee ee mungkin ee tapi amanah ini diterapkan eh Perpres ya. Dan ini ee untuk lanjutan tentang KRP-nya. Nah, ini KRP ee integrasi program ini dan ee P-nya ada program KRP kebijakan bencana dan program ini ee SDM Bu ini kebudian amanah ee amanah yang tahun tanggal 16 kemarin tentang RUPTL itu sudah ditetapkan bahwa PLTN ee sudah akan ada di tahun ee 34 32 maaf tapi eptak sampai itu 250 me itu di Kalim di ee Sumatera diang termasuk ee tolak britung ya itu karena sudah menyatu grade-nya dan kemudian ee di Kalimantan 250 M gitu itu dari FM ini sebagai amanah programnya sudah ada artinya agro untuk waktu penyiapan dan sebagainya sudah mulai dan kami fakultas sudah menyiapkan koordinasi dengan lingungan ee ee dan persiapan untuk menyemban KLS untuk ini RUPT itu penyediaan PLTN 250 MEW di Kalimantan dan 250 di Sumatera ya ini amanat dari SDM. Untuk program nuklir sendiri itu SDM Bu, Pak itu memang kalau lazimnya di sini tu pemilik dari program itu yang menyelenggarakan KS. Namun di IA ini SACA eh proses integrasi itu dari NJT 13 tahun 2017 itu ini sesuai dengan dokumen yang ada di panduan IA pedoman IA itu ada du pemilik KRP dan S itu atau eh asesmen ee pemilik-pemilik dari KLS S itu KLS itu berbeda gitu ya. Ini dan ini eh SDM di mana mulai dari proses screening apakah perlu eh KLS atau enggak. Kemudian di program juga mereka melakukan ee identifikasi dari tujuan, objektif dan sebagainya itu saling berkurang. Kemudian adanya si KLS ini untuk menyampaikan ke masyarakat ya kan. Jadi antara interaksi ini sudah dijelaskan di itu e program pemilik program kemudian KS kemudian program engagement ya kan ini eh saling berkaitan saling berkoordinasi satu sama lain mulai dari screening scoping asesmen menghindari atau meminimasi dari mitigasi ini ya asesmen dari KLS screening juga kita harus nanti akan ada WBD untuk ee semuanya scoping ee Ca kemudian si report ini sudah mulai membuat reportnya si programnya sudah mulai membuat keputusan program dan review ya kan decision making profile eh di titik mana yang akan dibuat eh P tersebut sampai implementasi dan program ini eh ini Nepio Bapak Ibu yang kita eh program persiapan dari PTN ee ini sudah eh di ee sesuai dengan panduan dari IAP gu ya. Dan ini ee lazim di sesuai dengan kaidah-kaidah yang ada di e dan maupun regulasi kita ya kan walaupun ee kita sudah mengamanahkan wajib untuk ya kan. Oke, lanjut. Nah, ini ee bagaimana saya di sistematika KLS ini sistematik yang di panduan IAIA Bapak Ibu. mana-mana nanti akan di akan disesuaikan dengan regulasi kita formatnya itu di mana ada enam aspek itu diuraikan itu. Nah, ini beberapa hal eh mulai dari nonekno semary ya kan ini ya dari eh sem eh rangkuman dari isu-isu yang akan disampaikan dalam KLAS eh mapping energi policy ini dari introduction background-nya ya atau pendahuluan non program itu apa aja isinya nih di KLS juga harus ada KRP-nya informasi KRP-nya dari e objektif ada tujuan dari program PLTN, kontribusi dari pembangunan berkelanjutan, konsiderasi dari apa? Jadi konsiderasi dari eh dalam power itu apa side dan teknologi. Ini yang eh sangat sangat penting. Kemudian pendekatan KLAS enment dari baseline-nya data-data awal dari informmentnya. Ini nomor lima ya. ini seperti daya dukung lingkungannya kita nanti diuraikan di sini. Kemudian ee ee scope ee informal assessment scope. Nah, ini yang merah ini nanti akan di diuraikan dalam eh LCA-nya Bapak, Ibu. Impctal assessment assessing mulai dari mind setting technology technology considerationnya ini ini menyangkut eh PTN jenis apa yang akan di yang batasan-batasannya hanya menyakukan lingkupnya batasan-batasan apa yang akan disampaikan di KLRS power eh masalah power plan construction itu akan menyebabkan itu akan lebih detail di bisa dinikan di dengan menggunakan power ALCA berapa ee mana yang ee jenis jenis ten apa yang lebih kecil menghasilkan ee emisi karbon ya. Kemudian nukl juga gitu. ini ee diinformasikan untuk terutama dalam cycle ehnya manajemen strategi seperti apa. ini karena sangat penting eh untuk eh analisis physical protection, security, emergency, preferance, respon dan eh infrastructure requement yang diperlukan dalam SA itu. Kemudian publik tentu ada publik eh masyarakat itu jelas monitoring dan ini sudahudah jadi udah sudah ada KS-nya kita monitor evaluasi dan corulation recommendasi itu masuk di bahan terakhir dan penjaminan mutu ya dalam KS itu ini ee sekedar sharing Bapak Ibu. ini ini gimana mitigasi tidakud ee kasas rumah kaca ya itu PLT itu mengurangan ditargetkan 2 pet untuk ukuran ini itu sekitar 16 M eh CO2 per tahun ini PTU PLTU tapi ini juga untuk merubah menjadi nol itu ya perlu tantangan ya terutama ee pengambil pijakan karena ee itu ada hidup terlalu banyak kemampuan finansial dari negara berkembang. Oke, itu ini. Nah, ini impentasi kira-kira masalahnya apa ya? Saat ini itu belum ada peraturan mewajibkan penggunaan analisis Bapak Ibu ya. ini ini penggunaan aja ini tantangan tersendiri karena hanya ee karena kan nanti divalidasi validasinya ee validatornya kan belum tentu ee mau mengharap kita cap-capai validatornya ah enggak perlu ini kan ee ini karena proses proses ini proses legal atau semacam tujuan dari ee validator KLHK ya jadi belum wajibkan tapi belum dicoba itu untuk ee memasukkan ini dalam penyusunan rencana kebijakansi ini ee pemerintah seringkali belum ada informasi jenis produk ya kan komoditas apa yang diterapkan diinvestasikan dan kita kan hanya membuka lahan ya lahan untuk investasi ee tapi kita enggak tahu mau ee jenis produk apa yang akan ditanam modal di situ ya kan sehingga penggunaan sensor langsung diterapkan pada penyusunan tata ruang ya ini masalahnya masalah-masalahnya nah Nah, itu kita tapi untuk kajian-kajian ee kita perlu menyiapkan juga bagaimana menghadapi ini itu eh jika terutama jika memang internasion secara internasional melakukan great tradeir ini harapan ini kan perdagangan perdagangan dan jika regulasi setuju ini jika lagi ee tapi kita saya itu menyakut kendi perdagangan ee negara besar pun semua Amerika mulai menarik diri itu Pak Presiden Trump ini tentu akan ee ee tergantung dari kepentingan masing-masing negara tersebut. Ee ini maka perlu usaha saya mengelompokkan HCO tiap komoditi untuk setiap nomor KBLI untuk isi berusaha di mana penyediaan tata ruang disedikan melalui mekanisme validasi KS sehingga untuk setiap tata ruang untuk perizinan perusaha telah terinasi jenis komuniti LCA-nya. ini itu membantu untuk menerangkan bahwa dampaknya apa sih kalau investasi misalkan ee orang mau investasi ee misalkan elektronik gitu kan ya itu dampak lingkungannya apa aja itu di ee ee pemerintah dalam ini misal pemda atau apa sudah siap gitu untuk ee komoditi-komodi apa yang ee perlu diantumkan LCA-nya. itu sehingga ketika pabrik bertanya kita bisa menjelaskan ini belum ini tantangan selanjutnya itu belum tersedia database input DTS secara nasional mungkin ini saya saya sampai s belum mudah mungkin Bapak Ibu lebih familiar dengan ini kalau masih dari luar ya karena kita memang negara berkembang, negara maju sudah melang lebih lebih lanjut gu ya itu ini masih kemudian masih terbatasi infrak khusus data seluruh data dan SDM. Nah, SDM-nya juga dalam analisis LCA maupun KLAS ini perlu yang salah satunya itu untuk meningkatkan pros itu perlu diak tersedia karena akan sangat susah kalau tersedia untuk mengerti dari ee ee ee isu-isu lingkungan ya. Gitu aja Bapak Ibu sekalian. saya sudah berapa minggu yang lalu menyampaikan untuk ee materi ini saya minta maaf sebelumnya Bapak Ibu mungkin itu belum ee keterbatasan dari ini. Ee tapi saya akan coba semampu saya ilmu saya ilmu nuklir. saya teknik fisika ITB background kemudian lanjut ilmu rekayas ITB juga di mesin tahun 2010 saya lulus 2 itu aja saya kembalikan ke Pak Wajid ya Pak Wajid untuk sesi selanjutnya diskusi itu makasih saya stop share ya Bapak Ibu baik terima kasih Pak Imron atas penyampaian materinya. Mungkin ee kita akan masuk dulu ke sesi tanya jawab melalui Slidu. Saya akan tampilkan ee pertanyaan-pertanyaan yang sudah dikirimkan oleh peserta di Slidu. Iya. Ee mungkin ee kepada Pak Imron dipersilakan, Pak, untuk menjawab satu persatu dari bagian atas, Pak. Oh, sebentar. Apakah suatu perusahaan mereka dapat meningkatkan tingkat propernya? Nah, ini apakah bila suatu perusahaan ee menarik dapat meningkatkan tingkat propernya? Ya, ini terkait dengan ee saya pahami di Permen lingkungan tadi ya, Bapak, Ibu. Tentu ini ee jadi ee tingkat ee propernya itu jelas akan meningkat ya untuk kalau menurut saya itu ya. dengan ee LCA. Artinya produk-produk tersebut ee dapat dijelaskan secara kuantitatif maupun ee itu ramah lingkungan mulai dari awal sampai akhir kan dan ini ada ee permennya jelas. Jadi ini pembinaan di KLK mungkin teman-teman yang dari K mungkin akan ee sudah familiar ee dengan ini gitu. Saya kira itu jelas itu akan meningkatkan tingkat. Kemudian yang kedua, apakah LCA berbeda berbeda atau sama dengan audit lingkungan ya kan atau apakah ada hubungannya antara LCA dan audit lingungan terhadap suatu kegiatan yang wajib handdal ya kan ini agak LCA audit lingkungan itu saya dalam kajian pemahaman saya itu saya itu melekat di produk Bapak Ibu mungkin audit lingkungan lebih spektrumnya lebih besar namun beberapa berapa tadi akan jadi persyaratan ya untuk tadi apa produk yang la produk karena ee produk lama lingkungan jadi untuk pelabilan dan sebagainya. Jadi ada irisan tentunya untuk baik antara LCA maupun lingkungan ya kan itu saya yang jawaban dari saya karena saya juga ee masih belajar bahwa tapi yang jelas ee yang dari saya pahami seperti itu. Jadi apakah ee terdapat suatu kegiatan wajib AMDAL? Ya, tentang hubungannya. Kalau bilang hubungan pasti ada antara MCA dan aing satu kewajiban dan karena tadi AMDAL juga spasial Bapak Ibu hampir mirip dengan KL tapi kayak yang buat pemerintah ya kan. Kalau AMDAL jelas yang membuat itu ee pelaku usaha ya kan. Dan tadi dan saya tuh bergunanya kalau untuk analisan untuk lebih eh untuk menganalisis yang lebih detail ya untuk suatu jadi bagian suatu analisis sedangkan AMDAL sebagainya itu kan bagian dari legal atau ee audit lingkungan juga bagian dari legal. Latihnya ee persyaratan persyaratan untuk pelaku usaha, untuk berusaha itu ya Bapak, Ibu. Jadi ada irisannya tetap walaupun masing-masing fokusnya kan LCnya produk ya kan. Kalau ini ee biasanya dalam ee rencana pemendalan lingkungan dan sebagainya itu yang tercangkup di isi lingkungan. Dasarnya itu ini bisa ada irisan tetapi suatu hal yang berbeda tapi bisa saling berpengaruh menurut saya itu yang kedua apakah LC dapat digunakan untuk LCP ee yang terdapat dalam ISO ee ee dan apa perbedaan dari keduanya ya kan ISO ini tentang I lingkungan memang ee LCS sendiri suatu program tersendiri dan LC mungkin LCP eh Leycle Product ya Lycle Product ee produk ya LC ee tentu ee produk mempunyai ee mempunyai life cycle-nya dan eh LCA itu analisis dari setiap eh life cycle itu gitu. Un sangat berhubungan ya, apakah digunakan, dapat digunakan dan apa perhitungan kedua-duanya ya istilahnya ini ee pengin produk misal analisisnya kan ee setahu saya itu Pak mungkin tidak sama mengoreksi apabila belum ada peraturan yang berlaku apakah memungkinkan penggunaan ela dapat terima dan mudah mengaturkan nah ini tadi volunteri sifatnya Pak volunteri itu ee sukarela dari atau mungkin mungkin perusahaan yang ee produk yang ee pembeli bayar itu menginginkan itu harus ada LCA-nya. Jadi ya wajib ini bisnis to bisnis ya kan mewajibkan belum sampai tapi tapi lewat program proper akan meningkat gitu wajib ada gitu tujuannya untuk ot produk menjadi ramal lingkungan itu ee jawaban dari saya. Kemudian sebenarnya dari Mbak Alvi nih, Mbak Alvi yang tadi anis ya ini dari Mbak Alvi sebenarnya apa yang terjadi pertimbangan atau pembatan sehingga ayat saya belum diwajibkan padahal saya mendukung kecepatan turun eeus nah ini Pak wajib wajib dalam hal trade ee trade ee itu hambatan dagang itu akan ee menyebabkan ini Bu ee menyebabkan dan ee efek yang lain terutama dalam ee ee dalam hal ee penyediaan ee apa ya flow atau keuangan dan sebagainya itu ee investasi perkembangan dari negara itu ya kan tentu sangat sangat ini sangat ee hambatan-ambatan itu ee kalau bisa ee kita terapkan tapi ee kitanya siap dulu gitu. Jangan sampai kitanya enggak siap, kita akan terband sehingga kita enggak bisa. Tapi itu tergantung dari decision decision dari kebijakan pemerintah ya kan. Ee yang benar ya saya dapat mendukung ee suatu karena ini hubungannya ke produk gitu. Itu aja yang saya sampaikan. Kalau diwajibkan memang ya akan pengaruhnya terhadap produk itu dan ee harus harus negara lain juga harus sama gitu. Di sini diwajibkan di sana enggak kan meningkatkan biaya biaya investasi itu halhal yang saling berkaitan. Makanya kalau memberlakukan suatu wajibnya itu semuanya semuanya sama itu e perjanjian-perjanjian internasional ya kan itu lazim ya seperti nuklir itu ada ya itu semuanya akan diterapkan sama persyaratannya harus e ketat dan sebagainya. Nah, itu pilihan Bapak, Ibu ee untuk karena pembatasan akan menghambat ee kemampuan ee industri industri ya itu masih diperikan oleh pemanggok penting terutama kementerian industri maupun ee lingkungan itu ee pahami sudah apa Pak Wahfid mungkin saya sama Pak ini ada Pak Subang diional Baik, mungkin ee silakan untuk Pak Sugeng menyampaikan pertanyaan secara langsung, Pak. [Musik] Oke, terima kasih. Bisa didengar? Oh, didengar, Pak. Sudah jelas. Makasih, Pak. Pak, jadi tadi mengenai apa? analisis dengan metode LCA, kemudian satu dengan kajian KLHs. Ya, memang metode LCA tadi sudah diutarakan memang kesulitannya adalah ee pengumpulan data baik itu data primer maupun data sekunder ya, Pak ya. Iya, betul, Pak. Nah, ini karena menyangkut mungkin pembiayaan mungkin bagi perusahaan-perusahaan juga menyangkut apa dana investasi. Nah, sekarang ee kalau misalnya data LCA itu untuk misalnya untuk tadi ya LCA untuk KLHS PLTN ya, Pak. KLHS PLTN karena kami mengenal KLHs untuk RTRW, I ada KLHs untuk apa? RPJP, ada KLHS untuk RPJM. Nah, ini kelihatannya rata-rata semuanya belum belum menggunakan metode LCA ya, Pak ya. Jadi sekarang kalau kita menggunakan e misalnya disuruh mengkaji apa ee KLS PLTN itu kira-kira lembaga atau konsultan apa yang bisa masuk ke situ? Apakah semacam pusat studi lingkungan hidup perguruan tinggi atau akademisi itu bisa melaksanakan kajian KLHS PLTN atau hanya itu dilakukan oleh ee Bapeten. Oh. Nah, ini ini ini ya itu kira-kira ya kira-kira apakah ee karena kalau itu dilakukan BAPTEN sendiri mungkin tidak ada cross check dengan mungkin anu ya kalangan yang di luar yang kaitannya dengan ee nuklir gitu. Kemudian yang kedua, mengapa sih ee PLTN itu direncanakan di Kalimantan sama di Sumatera mungkin di Bangka Belitung itu Pak? Apakah terkait dengan apa bahan baku yang terkait dengan uranium. Ee kemudian kalau terkait dengan uranium itu kan mestinya tadi pada site yang awal itu kan salah satu kegiatan atau proses pendirian PLTN adalah penyediaan bahan baku uranium ya atau torium ya Pak ya. uranium lah. Ini kelihatannya mestinya harus ada kajian apa ee analisis dengan metode LCA tadi ya. Itu akan sangat bagus sekali karena akan mendapatkan nilai-nilai kuantitatif sehingga ee kelayaan bahan baku itu memenuhi ee baku mutu atau tidak. Itu untuk PLTn. Karena di Indonesia itu apakah bahan baku uranium itu tersedia cukup banyak? Kalau enggak kan mestinya ini harus impor dari luar ya, Pak. Kemudian yang ketiga, kalau tadi keterbatasan dengan metode LCA tadi kalau misalnya saja ada kajian ee KLAS untuk RTRW ya itu kan kadang-kadang kalau ada laporan-laporan dari metode LCA tadi yang dikirimkan ke Dinas atau Kementerian Lingkungan Hidup atau mungkin juga kalau perlu ke BPPEDA masing-masing provinsi atau kabupaten, Pak. karena kita belum pernah mendapatkan apa ya hasil dari analisis LCA ini yang terkait dengan kegiatan apa produk atau proses tadi itu kan menyangkup scop wilayah tertentu itu ee bisa kita masukkan dalam kajian KLHS-nya itu Pak. Nah, ini ini yang kita kadang-kadang kalau di kabupaten belum ada ya ini ya yang istilahnya yang kaitannya dengan KLHS RTRW atau KLHS apa RPJP atau RPJM. Nah, ini ini yang menjadi kendala kita sehingga kita itu ee ada kendala untuk mendapatkan data-data yang mungkin lebih kuantitatif untuk kegiatan-kegiatan yang sifatnya produk maupun proses gitu, Pak. Nah, kemudian yang ee keempat, seandainya terjadi perbedaan atau ee atau perbedaan yang signifikan ya antara kajian kajian metode LCA dengan kajian KLHS itu solusi untuk mengatasinya gimana? Apakah sementara ini kita pakai KL KLHs dulu atau mungkin nanti dengan catatan ee hasil analisis LTA-nya kita masukkan? Terima kasih, Pak. Saya kira itu dulu, Pak. Makasih, ya. Saya coba, Paskum. Terima kasih atas pertanyaan. Saya coba satu persatu terkait program nuklir yang sekarang. Terusang Pak Peten eh dan sesuai dengan guiden IAIA panduan itu eh sebaiknya itu menggunakan PSO superganation dan kita sudah berpengalaman ketika mengevaluasi sebelum-selumnya ya. dari tahun sebelumnya itu kita selalu menggunakan super ya. Karena untuk lingkungan sendiri saya tadi saya sendiri ini eh background kami itu kan ilmu nuklir ya itu untuk jadi untuk yang ruangan lingkungan akan tetap pasti ee akan di ee serahkan untuk ee lembaga lan juga ee organisasi supporting ya. Apakah itu universitas nanti akan ee kemudian swasta juga banyak ya untukan lu ee untuk support dari sekitar itu. Ee kemudian untuk Kalimantan Babel. Nah, ini itu sebenar bahwa ee sebelumnya kan ada aktivitas untuk surveil tapak ya. Untuk yang dari Pak Brin mungkin Bapak Ibu sudah mendengarkan dari informasi dari media maupun dari ee kita tersendiri ya itu bahwa ee ada 28 calon tampak ya salah satunya itu Bangka Belitung dan alasannya yang lebih ke detail karena memang ee salah satunya tuh dia dari hal penapisan penolakan tapak ya itu untuk yang gempa dan sebagainya tuh daerah situ tuh sudah relatif aman maka dari ituung kemudian mungkin kebut kebutuhan dari ee deman untuk dan bakapkan sudah ee sudah tersambung kami di mantan tentu deman untuk listrik, untuk smelter dan sebagainya itu memang memerlukan gitu ya. Jadi ee karena apa gunanya ee pembangkit tapi nanti ee penggunaannya harus jelas. gitu. Itu juga satu alasannya untuk RPTL itu salah satu yang saya ketahui tapi jelas ini wewenangnya di RPTL ya atau PSDM yang menentukan yang ngawasin ngikutin aja untuk ngw ee mengikutin dari RPT ini kan ee emang untuk yang KLS yang di PMP penda belum ada atau kerw memang masih terbatas data-datanya Bapak Ibu Sugeng itu untuk ee LCA sendiri memang belum belum ada karena belum ada mandatori. Jadi dan yang paling menentukan itu ketika lahan kan ee lahan kan itu belum tahu ini lahan buat apa gitu kan. pabrik apa? Misalnya kalau jelas sih pabrik ee misal pabrik elektronik, pabrik pembuatan tekstil itu kan jelas karena ketika menentukan perencanaan awal masih kan menyediakan tempat ya ee perusahaan apa ee belum tahu ya. Tapi ini semoga ee jika memang sudah ee ada pemahaman tentang ini ee saya dan validatornya juga harus ee ee menyarankan atau shoot shoot ya istilahnya kalau di itu sebaiknya ada LCA kalau belum wajibkan ada ada ee supaya lebih detail atau sebagainya itu alasan yang ee belum diwajibkan juga itu hanya ya istilahnya pembinaan itu. Terus yang terakhir mengenai ee haji. Kalau jika terjadi perbedaan ya, Bapak, Ibu. Karena saya yang dari saya sampaikan di ee hasil ee paper saya itu bahwa ee kaji saya itu sifatnya komplemen dan melengkapi Bu. Jadi KLHS ee tetap ee spasial Bapak, Ibu. Spasial. Jadi KLS itu berarti ee ee fokusnya ke produk apa yang akan diinvestasikan atau di situ ya kan ee itu jadi ee hampir ee dia sifatnya enggak saling bertentangan ya satu produk apa yang disampaikan. Jadi ya tentu ee pendapat saya seperti itu. Jadi ee hanya komplemen ya mengikutin aja mengikutin dari KS yang sifatnya e spasial tadi. Pasukan mungkin saya menjawab seperti itu pasukan pengalaman eh saya eh sebelum belajar gitu. Makasih, Pak. Oke, sementara itu, Pak. Nggih, saya kembalikan, Pak, ya. Monggo, Pak. Ee wajib. Baik. Dari Pak Sugeng apakah sudah cukup, Pak Sugeng? Sudah. Sudah, Pak. Sudah, ya. Baik, mungkin ee dipersilakan kepada Bapak Ibu peserta lain yang ingin bertanya secara langsung dengan Pak Imron untuk ee menggunakan fitur esense dipersilakan karena kita masih punya banyak waktu untuk berdiskusi. Jadi dipersilakan Bapak Ibu jika ingin bertanya secara langsung untuk menekan tombol rais hand. Baik. Apakah ada Bapak dan Ibu yang ingin ditanyakan secara langsung? Oh, Pak. Baik, mungkin Bapak, Bapak atau Ibu Nata dipersilakan. Oke. Ee terima kasih. Mohon maaf, Pak. Pak Imron, saya enggak bisa ngidupin kamera. Tidak apa-apa, Pak. Silakan. Tadi disampaikan ee LCA masih memiliki keterbatasan dalam analisa dampak radioaktiflah, misalkan gitu ya, Pak ya. Iya. Nah. Nah, ada enggak metode atau pendekatan pelengkap dari BapPETEN dalam ee apa untuk apa tuh untuk memastikan bahwa penilaian dampak lingkungan yang komprehensif tadi, Pak. Misalkan kita ada yang apa keterbatasan tadi, ada enggak pendekatan yang apa yang dilakukan oleh BAPPETEN. Nah, seperti itu, Pak. Oke. Itu sih, Pak. Iya, terima kasih. Makasih, Pak Natan. kita tentu dalam eh terutama dalam review assessment ya kan itu ngacu ke guidance ya terutama dalam ini kaitannya dengan ya tapak dan ini untuk juga itu ee terutama beberapa enam ada tujuh aspek ya memberi gempaan sampai itu ee masih sifatnya spasial ya kan spasial spasial analisis dan yang terutama sama yang menentukan sekali itu di dispersi sataktif untuk batasan ee kajian tentang anosis dispersi itu. Nah, di situ adalah baku mutu lingkungan. Jadi ee metode yang kita gunakan ee tetaplah ee spasial ya yang apa bagaimana proses ee setting atau proses penentuhan tapak itu ee ee dengan mempelajari dampak nak lingkungan di ee dalam hal ee ee dalam e penentuan ee ee keselamatan PLTN. Tapi yang yang jelas bahwa selain tapak itu ada namanya tujuan desain kami, Pak. Itu tujuan desain artinya review desain itu ee menyangkut tadi eh karena desain suatu produk ya. Artinya kan di situ ada review termasuk dengan situ kematangan teknologi dan sebagainya itu dan kematangan dari sisi lingkungan. Nah, tadi saya sampaikan ee bahwa untuk yang produk-produk yang belum jadi proven itu untuk LCA-nya pasti akanusahan. Dan untuk yang LC proven itu jelas eh apa sequens dari mulai uranium sampai uranium sampai ee belimbahan itu jelas karena dia ee sudah ada database-database yang ada terutama di ee lingkungan Tuhan. Jadi kita dalam ee ee analisis itu mengurangi jadi LC ini akan jadikan sebagai volumen tadi tetap yang ee pokoknya itu yang sesuai dengan guidan WA KLAS juga yang berlaku di ee Permen FAN ada tambahan-tambahan ee yang perlu misalkan ada pertanyaan dari publik itu akan digunakan LCLC tadi ee terutama LCLC yang sudah apa jenis yang sudah mapan ee itu aja Pak yang saya sampaikan untuk bagaimana menutup keangannya kita selalu ee ngacu ke ee prosedur-persut waktu yang IAIA maupun untuk Pak itu yang berlaku di pemerintah Indonesia itu Pak silakan Pak. Iya, terima kasih Pak Imran sebelumnya. Eh, jadi kuncinya adalah komplementer dia ya, Pak ya. Sebenarnya Pak ya. Iya. Sayaak kesimpulannya itu ketika di di komer masih komplementer karena keterbatasan saya tadi berarti untuk teknologi yang relatif baru, Pak, seperti SMR itu kan ee datanya masih terbatas ya, Pak ya? Datanya. Heeh. Jadi ngikuti permen yang ada PI, Pak. Ya, betul Pak. Itu ngaku kita harus ngacu ke peraturan regulasi gitu. Makasih, Pak. Silakan ada tambah lagi. Baik, mungkin dilanjutkan ke penanya selanjutnya yaitu silakan Ibu Alrica untuk menyampaikan pertanyaan ya. Baik ee terima kasih. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullah. Em terima kasih sebelumnya atas kesempatan yang diberikan. Eh, perkenalkan saya Alrika, salah satu dosen sekarang terafiliasi di Teknik Lingkungan Universitas Tabilopal Iya, Bapak. Salam kenal, Bapak. Sebenarnya saya tidak terlalu tidak awam juga, tetapi juga tidak terlalu familiar sebenarnya dengan LCA. Mungkin sedikit Bapak boleh saya ee sampaikan bahwa saat ini kami itu tengah menjalankan kurikulum terbaru Pak sistem ee dan salah satu mata kuliah yang kami masukkan itu karena kami merasa bahwa mata eh terkait LCA life cycle assessment ini adalah salah satu emm terobosan terobosan dari bagaimana melakukan asesmen em dampak dari suatu aktivitas yang kami anggap itu sangat penting saat ini untuk dipahami oleh mahasiswa. Makanya ini kami masukkan sebagai salah satu mata kuliah, Pak. Dan bukan jadi bukan lagi salah satu bagian dari mata kuliah tapi memang mata kuliah. Nah, namun yang menjadi kendala mungkin saya ada miss e Bapak di penjelasan sebelumnya. Mohon maaf jika memang ini jangan sampai tidak relevan. Tetapi em dari saya sendiri dan tim teaching untuk mata kuliah ini itu kami di beberapa pertemuan itu kami terkendala di persoalan sebenarnya di pengaplikasian pengaplikasian dari penggunaan data karena sejauh penelusuran saya untuk LCA sendiri itu tidak banyak data yang open akses ee khususnya untuk area Indonesia kah mungkin seperti itu Bapak sehingga sehingga di dalam memberikan emm contoh kepada mahasiswa ataupun pada saat mahasiswa ingin melakukan praktik penggunaan LCA. Kami kan menggunakan Opin LCA waktu itu Bapak datanya sangat kurang dan kami menjadi kebingungan sendiri padahal dari kami memaknai mata kuliah ini itu sangat penting apalagi untuk menilai berbagai dampak aktivitas kegiatan ataupun industri khususnya untuk mahasiswa di teknik lingkungan, Pak. Karena memang kajiannya kan di teknik lingkungan itu dampak dari semisal industri ataupun ee berbagai aktivitas terhadap kualitas lingkungan itu sendiri. Sehingga kami menganggap ee mata kuliah ini itu akan sangat berperan penting untuk ke depannya nantinya bagi ee kompetensi mahasiswa. Mungkin dari situ saja untuk saya, Pak. mungkin boleh dijelaskan semisal apakah memang keterbatasan ini tidak bisa diatasi atau bisa diatasi dan semisal untuk open access yang sifatnya free. Karena yang kami coba telusuri sendiri untuk bisa emm menggunakan data yang tidak tersedia secara open access itu sangat mahal atau sangat pricey gitu, Pak. Jadi mungkin boleh dijelaskan, Pak. Terima kasih. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh. Makasih Bu atas ee masukannya. Mungkin sharing pengalaman aja ya. Memang ee tadi saya slide terakhir memang itu masalah keterbatasan data itu memang kita mengakui sebagai negara berkembang Bu. Sedangkan ee negara maju memang lebih maju dalam hal penyediaan data. Namun ee tanpa apa untuk ee level ya level pembelajaran awal saya kira yang open LCA dengan yang penting pengenalan dulu aja Bu. Ketika nanti ee saya pengalaman ya waktu saya mulai bekerja di industri itu ya ee ketika di kuliah itu hanya berapa persennya jadi covernya aja gitu saya teknik fisika. Jadi yang penting ee mengetahui proses yang sederhana yang sederhana suatu produk ini jelaskan aja nanti ketika di swasta kan ada investasi untuk membeli membeli open apa database yang lebih lengkap e database yang ee karena dia biasanya melengkap ada persyaratan dari vendor ee buyer harus harus ee ramah lingkungan standar sekian kan dia beli beli beli software itu dari luar negeri tadi. Jadi ee ee kalau saya ee pendapat saya seperti itu karena memang ini terutama PLTN tuh PLTN tuh e kalau ee di Eropa sudah ada PLTn-nya manufakturnya vendornya itu di Prancis di ee yang vendor tuh Prancis utamanya kalau di Amerika jelas vendor yang vendor-vendor negara PLTN Cina, Rusia jelas leader itu mereka siap untuk menyampaikan data-data LCPL. gitu ya. Paling saya menyiapkan seperti itu Bu. Jadi tetap ee semangat itu untuk belelajar karena memang ee dimodali Mas eh studen untuk dasar-dasarnya dulu gitu ya. Saya paling itu mungkin dari komunitas-komunitas ee bisa gitu, Bu. Makasih, Bu. E segitu aja, Bu. Saya juga sama Bu kita PLTN juga belum ada data resource itu ya saya baca aja. Makasih. Baik, Pak. Baik. Terima kasih banyak, Pak. Masih atas penyampaiannya. Terima kasih. Baik. Ee terima kasih kepada Bapak Ibu yang sudah memberikan pertanyaan. Mungkin dipersilakan kepada Bapak Ibu yang lain yang ingin bertanya secara langsung silakan untuk resen saja. Silakan Bapak Ibu, apakah ada lagi? Oh, baik silakan Pak Masoro. Ee saya masih Oh, ya. Baik, makasih Pak Imron ya. ya ee Mbak panitia ya moderator saya mohon maaf tadi agak lambat tapi ee sering saya melihat-melihat juga ini analisis-analisis LCA ini ya jadi memang menarik cuma satu mungkin yang harus saya ee minta penjelasan kadang kala di beberapa kali kita dalam hal ee membaca menyusun ee katakanlah rencana pembangunan jangka panjang, rencana pembangunan jangka menengah daerah, kemudian KLHs dan sebagainya. Nah, kadangkala dengan tata ruang kadangkali itu tidak terkonek dengan bagus antara data setiap dokumen. Padahal sebenarnya di dalam penyusunan RPJD termasuk RPJPD rohnya itu adalah KLHS dengan tata ruang. Kemudian KLS sendiri itu akan didukung dengan metode-metode analisis dengan pendekatan seperti LSE ini, life cycle. Nah, yang jadi masalah apakah ada alternatif lain yang lebih pas atau lebih suitable terkait dengan ee penganalisaan dampak untuk penguatan-penguatan ee dalam penyusunan dokumen-dokumen seperti LHS dan seterusnya. Itu sementara, Pak. Terima kasih banyak. Maaf tadi ada sedikit internet bisa diulang terakhirnya, Pak. Halo. Ya, bisa diulang ee pertanyaan terakhir, Pak. Ee saya tadi gangguan internet terputus ya. Halo. Sil silakan Pak Masaru untuk diulang pertanyaan di bagian terakhirnya Pak. Iya. Nah, saya ada gangguan internet tadi. Maaf. Halo masih huru yang jelek sih ya. Halo. Iya iya. Maaf ada beragu kedengaran suara saya Pak. Iya iya Pak Imran kedengar Pak. Iya. Oh iya iya. Ee ringkasnya gini ee seringki tidak terjadi apa seringki terjadi ketidaksinkronan antara dokumen-dokumen KLHS dengan ee RPJMD termasuk RPJPD ya. Kemudian kita tahu bersama bahwa di dalam penguatan penyusunan KLHS itu tidak terlepas dengan analisis-analisis pendekatan seperti LCE ini. Nah, masalahnya adalah apakah hanya ini satu-satunya instrumen atau tools analisis terkait dengan masalah perhitungan dampak transiap program pelaksanaan pembangunan hanya menggunakan LC atau ada metode lain analisis lain yang lebih suitable untuk menguatkan ee ke kedalaman daripada penyusunan KLHS itu. Karena antara KLHS dengan ee dokumen-dokumen lain tata ruang itu sering tidak sinkron persoalan datanya dan itu ee terbaca setelah dianalisis. Itu sementara, Pak Imran. Iya. Bisa bisa kedengaran ya, Pak? Sudah. Sudah masih ya. Saya tangkap bisa saya tu, Pak. Ini ee ya yang saya tahu bahwa untuk metode KLS itu metode spasial, Pak. yang tadi saya slide memang ee dan itu memerlukan data-data di untuk input KL sendiri itu memerlukan data bukan hanya primer ya eh bukan hanya sekunder ya tapi perlu data primer dan sebagainya itu lebih lebih apa ya lebih aktual dan sebagainya sehingga mendapatkan data yang lebih valid. ini kan masalah validitas data ya antara ee sehingga semakin banyak data primer itu akan dan tentu ee perlu ee ada badan-badan yang lain bisa support untuk ee data-data primer tuban biologi dan sebagainya itu untuk terutama dengan masalah ee perencanaan dan sebagainya itu ya itu ee tetap metode spasial yang saya tumpaan disampaikan itu sangat ee penting untuk jika mana ada perbedaan dengan ee RPJM dan sebagainya, rencana dan sebagainya itu kalau kita lebih se datanya lebih ke e ngacu ke data aja yang Halo yang spesial. I Pak I saya ee jawaban saya seperti itu, Pak. saya pengalaman. Halo. Ee sekilas tentang bagaimana ee jika ya, Pak. Pak Imran. Pak Imran. Iya. I Pak izin Pak Imran ya. Silakan Pak. Pak Imran izin ya. Ee kalau saya berpindah gini Pak ee saya punya pengalaman banyak juga dalam hal masalah penggunaan model ya. Iya. I. Nah, kita seringkali juga menggunakan beberapa software untuk e menganalisis dampak-dampak lingkungan termasuk ee menganalisis masalah daerah sungai dan seterusnya, pola arus dan seterusnya itu limbah dan seterusnya itu biasa kita menggunakan eh software di pemodelan itu power simulation ataupun stella yang biasa digunakan. Kadang kala ini memang wala ini adalah pendekatan model, tetapi setelah kita lakukan verifikasi di lapangan itu jauh lebih sesuai dibandingkan dengan analisis lain. sehingga boleh jadi saya katakan bahwa selain ee LCE yang bisa menguatkan tentang e kedalaman analisis SK HS datanya mungkin software-software seperti eh power SIM, power simulation ataupun eh Stella bahkan IT, pensil dan sebagainya itu cukup membantu kita di dalam memberikan melakukan suatu forecast peramalan seperti apa yang terjadi 5 tahun, 10 tahun dan sebagainya. Nah, sebenarnya di KLS itu harus mampu salah satu anunya luarannya harus mampu kita memprediksi dampak sebenarnya paling tidak karena kan dampak itu bisa terjadi besok, bisa terjadi bulan depan dan seterusnya e dan bersifat ee kadang kala ee unpredictable, sulit diprediksi yang tepatnya apalagi kalau tiba-tiba ada bencana, lingkungan dan sebagainya sehingga saya lebih lebih percaya lebih percaya dan lebih sainti gitu ya dengan pendekatan ee analisis-analis pemodelan lewat software dan stela dan sebagainya. Itu saran saya, Pak. Kasih. Makasih, Pak. Malah ini inputan saya untuk menyusun KLTN, Pak. Jadi, Powersip Stella ee makasih, Pak, informasinya. Jadi, model-memodelan itu akan sangat berguna untuk ee penyusunan saya Pak Y. Kasih, Pak Imran ya. Sukses Pak ya. Bagus sekali materinya, Pak. Iya. Saya juga orang Palu, Pak. Oh, sama-sama orang Palu. Iya, Pak. I, Pak. Makasih, Pak. Salam. Di mana di Palunya Pak? Pak Ibrang di Palupi Pak. Oh ini Pak Lupi saya di perdosat Tondo. Sudah 89 sudah 36 tahun saya di tanah kail ini mengabdi. Makasih Pak Bangs dan negara. Iya. Yes. Sukses Pak ya. Mak kasih. Baik. Mungkin dipersilakan kepada Bapak Ibu yang lain bila ada yang ingin ditanyakan kembali. Baik, mungkin sepertinya Pak Imron tidak ada tidak ada lagi yang bertanya. Ee mungkin untuk di webinar kali ini kita cukupkan. Mungkin silakan kepada Pak Imron jika ada closing statement yang ingin disampaikan terlebih dahulu sebelum kita mengakhiri sesi ini. Oke, terima kasih Pak Wajid. Terima kasih Bapak Ibu sekalian yang ee mengikuti webinar hari ini. Saya terima kasih e dan ee karena saya bisa sharing information knowledge kami bukan hanya eh menyampaikan ini sekedar sharing information bukan untuk ngajarin Bapak Ibu ya. Tapi ini sharing dan kami banyak masukan juga untuk penyusunan KLS terutama untuk PLTN ee semoga bisa saling membantu kami ee dalam ee program PLTn ini dan terima kasih Bapak Ibu atas ee partisipasi masuk hari ini dan masih saya ee seperti itu aja Pak Wid. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Baik, terima kasih Pak Imron atas penyampaian materi untuk di sesi kali ini. Ee ya mungkin dengan demikian Bapak dan Ibu untuk di webinar kali ini kita cukupkan. Tetapi sebelum Pak Imran meninggalkan ruangan Zoom, saya izin mendokumentasikan terlebih dahulu i kepada Bapak dan Ibu yang bisa menyalakan kameranya boleh dinyalakan terlebih dahulu. saya akan ee bantu dokumentasi. Dikarenakan ini ee ada 21 slide, mungkin saya akan mendokumentasikan tiga slide saja. Jadi ee silakan Bapak dan Ibu jika yang bisa menyalakan kameranya boleh dinyalakan terlebih dahulu. Baik, saya akan dokumentasikan. 3 2 1 3 2 1 Baik, sudah terokumentasi. Sekali lagi terima kasih kepada Pak Imron. Semoga kita bisa bertemu lagi di kesempatan lainnya, Pak. Semoga sukses selalu dan semoga sehat selalu, Pak. Pak, saya izin pamit, Pak, ya. Baik, Pak. Dipersilakan. Kasih. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Baik Bapak dan Ibu, dengan demikian untuk webinar di siang hari ini ee sudah selesai. Terima kasih atas kehadiran Bapak Ibu semua di acara kali ini. Semoga kita bisa bertemu lagi di webinar-webinar selanjutnya yang diselenggarakan oleh Eko Edu. Tidak lupa saya mengingatkan kepada Bapak dan Ibu untuk mengisi presensi kehadiran. Untuk link presensinya sudah tertampil di layar Zoom dari Bapak Ibu semua. Silakan ee untuk mengisi absensi terlebih dahulu. Dan untuk mengisi absensi ini pastikan email dan ee nama Bapak Ibu sudah benar. Karena bilamana ada nama yang ee salah menuliskan itu tidak bisa kami revisi. Dan ee mungkin seperti itu Bapak dan Ibu untuk informasi di webinar kali ini. Terima kasih atas kehadirannya. Sampai bertemu di webinar selanjutnya. Saya wajib pamit undur diri. Kurang lebihnya mohon maaf. Wabillahi taufik walhidayah. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatull wabarakatuh. Baik, terima kasih Bapak dan Ibu. Selamat melanjutkan aktivitasnya kembal.