Transcript
XpX-wRcpSos • Webinar 115 Analisis Risiko Kesehatan Polusi Udara di Kawasan Industri
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/EcoEduid/.shards/text-0001.zst#text/0149_XpX-wRcpSos.txt
Kind: captions
Language: id
Pemerhati lingkungan. Ekoed Edu selalu
berusaha menyajikan pelatihan yang
berkualitas dengan menghadirkan pengajar
yang berpengalaman,
memberikan pengalaman langsung dengan
praktikum
dan e-learning yang dapat diakses di
manapun.
Jadi awalnya saya mengikuti pelatihan
Eco Edio ini memang dari grup-grup di
alumni ya, Mbak ya, yang pernah ikut
pelatihan ini. Cerita mereka itu sungguh
bisa dianggap menarik ya karena mereka
pengetahuan mereka tentang yang pengin
mereka ketahui itu meningkat gitu ya.
Kemudian skill-skill yang dihasilkan
dari hasil pelatihan itu juga cukup bisa
dilihat begitu ya, terasa gitu
manfaatnya di kami terutama untuk e para
konsult hutan yang melakukan
tenaga-tenaga ahli gitu. Sehingga saya
memilih Eco Edu dan sempat mengikuti
pelatihannya juga dan itu terbukti benar
gitu. Nah, saya lihat Instagram itu ada
Eko Edu ya yang akan menyelenggarakan
pelatihan. Nah, di sini juga saya baca
baca terlebih dahulu ya terkait tentang
informasi yang diselu.
Nah, menurut saya itu menjadi hal yang
membuat tertarik untuk ikut latihan di
situ. Jadi, saya sering lihat di
Instagram gitu bagaimana Eko Idu
menyampaikan informasinya. Eko edu itu
bagus karena pelatihan-patihnya itu
selalu terdini terus mengikuti zaman dan
juga pelatihnya itu bagus-bagus dan
terbaiklah ke bidangnya.
[Musik]
Iya. Ee yang pertama memang tentu saja
ini meningkatkan dan maksimalkan
skill-skill yang saya harapkan begitu
ya. bertahan dalam penyusunan dokumen
AMD saya jadi bisa lebih produktif,
lebih efektif juga ee punya update gitu
ya, update-update persoalan-persoalan
dalam jurusan AMDA terkini
dari ahlinya langsing di lapangan begitu
yang pengalamannya tidak diragukan.
Menurut saya pelatihan yang disediakan
ED ini sangat bermanfaat sekali dan
mudah untuk aktifnya gitu. Jadi ada
teknologi terbaru yang saya dapat itu di
e-learning ya itu luar biasa ee
pembelajarannya juga mudah sekali untuk
dipahami. Alhamdulillah bisa mengikuti
dan juga menambah ilmu pengetahuan yang
banyak banget.
[Musik]
eh e-learning ini memang di emang sangat
diperlukan sekali ya, terutama untuk
kita yang dengan keterbatasan
pengetahuan kemudian juga waktu mungkin
ee itu memberikan kita kesempatan untuk
kembali mengingat, kembali mendengarkan
paparan-paparan yang mungkin kurang
jelas. Kemudian juga kita bisa mengulang
sesering mungkin yang kita inginkan.
Kita juga bisa review kembali sehingga
belajar kita bisa lebih efektif dan
efisien.
itu membantu sekali ketika pada saat
penyampaian materi ada yang ketinggalan
gitu ya. Jadi ee saya bisa lihat materi
itu di al
sangat membantu Mbak. Jadi saya ee ambil
materi terus lihat video yang bisa
diakses kapan aja dan di mana aja.
R juta dengan informasi yang kami
peroleh itu jauh dari kas padan
sebenarnya. Jadi apa namanya ya kalau
saya bilang terlalu murah itu jadi
sepadanlah.
Jadi menurut saya padan Bu karena memang
e pelatihannya itu pun sangat membantu
ya dalam menyelesaikan satu pekerjaan
yang ada di e sekitar lingkungan saya
sendiri gitu. E saya kira sepat
sesuailah dengan apa yang didapatkan.
[Musik]
EKP
efektif, tepat, dan profesional, hemat,
cermat, dan hebat. Keren, profesional,
dan juga keginian.
[Musik]
Baik. Bismillahirrahmanirrahim.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Selamat pagi Bapak dan Ibu peserta
webinar ke-115
yang diselenggarakan oleh Ekoed Edu.
Terima kasih telah ee setia menantikan
webinar-webinar Ekoedu yang selalu
diselenggarakan di hari Kamis setiap
minggunya.
Perkenalkan saya Wajid yang akan menjadi
moderator untuk di acara kali ini.
Sebelum memulai acara, alangkah baiknya
kita berdoa terlebih dahulu menurut
agama dan kepercayaannya masing-masing.
Berdoa dipersilakan.
Berdoa dicukupkan.
Untuk acara selanjutnya kita akan
menyanyikan Indonesia secara
bersama-sama.
Kepada Bapak dan Ibu dimohon untuk
berhidmat.
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
Baik Bapak Ibu, terima kasih atas ee
menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Selanjutnya sebelum kita memulai ke
pematerian ee saya izin untuk
menyampaikan terlebih dahulu
pelatihan-pelatihan terdekat yang akan
diselenggarakan oleh Ekoedu. Yang
pertama ada pelatihan dan sertifikasi
penanggung jawab operasional instalasi
pengendalian pencemaran udara atau yang
biasa dikenal dengan POPU yang akan
dilaksanakan pada 16 sampai 20 Juni
2025. Dan untuk ee biaya investasi
pelatihan dan sertifikasi ini Rp6.500.
Dan untuk ee POPU ini sudah
bersertifikat dari BNSP.
Lalu selanjutnya pelatihan perhitungan
emisi gas rumah kaca dan perdagangan
karbon yang akan diselenggarakan pada
tanggal 23 hingga 27 Juni 2025. Untuk
pelatihan perhitungan emisi gas rumah
kaca ini, Bapak dan Ibu cukup
berinvestasi sebesar Rp3,6 juta.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan
Bapak dan Ibu untuk menghubungi admin
Riris dan admin NISA. lalu bisa melihat
di sosial media kami yaitu di Instagram,
Facebook, X atau di website kami yaitu
di ecoedu.co.id.
Lalu jika Bapak dan Ibu sudah ee
berminat untuk mengikuti pelatihan
silakan untuk mengunjungi di
pendaftaran.co.id.
Baik, mungkin ee kami tunggu Bapak dan
Ibu di pelatihan Ekoed Eedo dan
bertumbuh bersama kami.
Kita kembali lagi ke acara inti yaitu
webinar mengenai analisis risiko
kesehatan polusi udara di kawasan
industri yang akan disampaikan oleh Ibu
Prof. Ir. Indah Rahmatiah Siti Salami,
M.Sc., PhD ee selaku dosen di Fakultas
Teknik Sipil dan Lingkungan Institut
Teknologi Bandung. Kebetulan Ibu Indah
sudah hadir di ruangan Zoom ini. Selamat
pagi Prof. Indah.
Selamat pagi, Mas Wajid.
Bagaimana warahmatullahi wabarakatuh?
Waalaikumsalam baik-baik, alhamdulillah.
Baik. Mungkin agar tidak memperluama
waktu untuk ruangan Zoom saya serahkan
kepada Prof. Indah dan kepada Bapak dan
Ibu selamat mengikuti webinar.
Dipersilakan, Prof.
Baik, terima kasih, Mas Hajid. Ee Bapak,
Ibu sekalian. Bismillahirrahmanirrahim.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Oke, barangkali senang sekali saya di
sini bisa bertemu Bapak Ibu sekalian ee
dalam rangka webinar yang disenggarakan
oleh Eko Edu. Terima kasih atas undangan
ee yang diberikan kepada saya pada hari
ini. Mungkin ee sebelum dimulai saya
sebetulnya ini mungkin men apa ya, kalau
boleh kita sharing saja ya. Barangkali
Bapak, Ibu juga mungkin sudah punya
banyak pengalaman dari yang sudah
diberikan atau ee mungkin sudah banyak
pengalaman dari ee daripada saya begitu
ya, karena mungkin bidang saya juga ee
cukup beragam gitu. Baik, mungkin saya
izin barangkali untuk menyampaikan
materi atau men-share screen dari ee
materi yang sudah diberikan atau
disiapkan.
Baik, ee
atas permintaan dari ee Eko Edu, saya
mencoba menyampaikan ee judul dari
analisis resiko kesehatan polusi udara
di kawasan industri. Sebetulnya mungkin
ini ee apa ya tadi mungkin semacam kayak
kuliah saja ya barangkali e ini saya
lihat ada kelihatannya ada beberapa yang
saya kenal wajahnya ee mudah-mudahan
juga tidak bosan bisa bertemu dan
melihat materi yang barangkali sering
saya ulang di dalam kuliah di Institut
Teknologi Bandung khususnya di Teknik
Lingkungan. Baik, ee untuk outline-nya.
Jadi, pada pagi hari ini kita akan
membahas mulai dari yang namanya polusi
dan dampaknya, kemudian ada polusi udara
dan kesehatan, kemudian analisa risiko
kesehatan, dan barangkali terakhir
adalah contoh kasus hasil penelitian
risiko kesehatan khususnya ee dari
pencemaran udara di sekitar Bandung.
Mungkin demikian yang akan saya ee
sampaikan pada outline ee hari ini.
Nah, sebelum dimulai barangkali kita
bisa melihat ini kondisi-kondisi yang
sering kita temukan di sekitar kita.
Pada dasarnya pencemaran itu masih
banyak ditemukan di Indonesia. baik itu
di air, itu di udara atau mungkin saat
ini kita belum menyadari banyak tentang
ee juga barangkali pencemaran di
lingkungan tanah gitu ya. Jadi kalau
lihat pemandangan ini mungkin masih
banyak ditemukan sungai berwarna karena
mungkin ada industri di sebelahnya.
Langit ee masih ada kepulan-kepulan dari
industri ataupun mungkin di perairan
yang juga sudah terganggu dengan adanya
aktivitas manusia di sekelilingnya. Nah,
kondisi seperti ini tentu saja tidak
enak dipandang mata. Namun juga kita
barangkali menyatakan ini dampaknya,
bahayanya seperti apa. Barangkali kita
juga memerlukan pengukuran dan bukti
begitu ya. Sehingga kadang-kadang
kondisi seperti ini masih ditemukan dan
orang atau masyarakat masih juga
beraktivitas dan merasa ini ee baik-baik
saja gitu. ee walaupun secara ke jangka
panjang atau mungkin ke depan bisa saja
ada dampak yang kemungkinan bisa kita
temukan baik itu di ekosistem atau
lingkungan atau mungkin nanti di dalam
hubungannya dengan kesehatan dan
kesejahteraan manusia. Baik. Nah,
masalah pencemaran ini sebetulnya
sesuatu yang ee menjadi problem bukan
hanya di Indonesia sebetulnya ya.
Seluruh dunia menyatakan bahwa kita ini
di bumi, di bumi seluruh dunia ini
mempunyai krisis ee disebut sebagai eh
triple planetary crisis atau krisis yang
ditemukan di bumi ini. Apa itu triple?
Karena ternyata ada tiga hal yang
memberikan masalah di bumi ini. Pertama
adalah perubahan iklim. Saya kira Bapak,
Ibu atau teman-teman ini adik-adik
mungkin juga pernah mengetahui perubahan
iklim sedang berjalan dan kita juga
mungkin sudah menerima atau ee apa ya
baik itu menyaksikan atau merasakan
dampak-dampak yang terjadi dari
perubahan iklim.
Kemudian yang kedua yang menjadi masalah
lagi atau krisis lagi adalah polusi dan
limbah. tadi sudah diperlihatkan
gambar-gambar di Indonesia tadi ya ee
seperti apa kondisi-kondisi yang mungkin
ditemukan sekeliling kita ada polusi,
ada limbah baik itu ee limbah cair,
limbah ke udara yang ternyata juga
mungkin pada dasarnya ini bisa
memberikan krisis yang salah satunya
yang paling ditemukan atau dijadikan
krisis ee disepakati menjadi krisis
adalah biodiversity crisis. artinya
krisis terhadap biodiversitas di mana
pencemar atau limbah-limbah atau polusi
ini dibuang ke lingkungan akibat
kegiatan manusia yang kemudian ternyata
kegiatan manusia ini memberikan juga
dampak bagi biodiversitas atau
keanekaaragaman hayati khususnya artinya
asalnya mungkin diversity-nya
ee baik ee kaya begitu artinya diversity
itu kan banyak makhluk hidup atau dalam
ekosistem itu kaya dengan makhluk
hidupnya karena dia bisa hidup di tempat
tersebut tidak mengalami kematian.
Sementara ketika ada biodiversity krisis
artinya terjadilah apa kemusnahan atau
hilangnya mungkin beberapa ee
keanekaragaman tadi. Jadi artinya
asalnya beraneka ragam yang bisa hidup
ee di tempat suatu tempat. Tapi karena
adanya kondisi yang menyebabkan kemudian
beberapa jenis populasi itu juga
kemudian musnah, maka yang tadi divers
atau keanekaannya tinggi itu berkurang.
Jadi ini sebetulnya sudah dicanang sudah
disepakati kelihatannya ya bahwa bumi
kita ini mengalami krisis tiga ini.
Perubahan iklim, polusi, biodiversity.
ini sebetulnya krisis yang satu sama
lain itu ee bersangkut apa istilnya
berinteraksi ya ber saling menentukan
kurang lebih. Nah, ini mungkin yang
paling ee tadi sebutkan biodiversity
crisis itu ya tadi asalnya tadi kaya
lingkungannya diverse begitu tapi
ternyata kemudian itu mengalami
penurunan dari keragaman. ee perubahan
iklim juga ee terjadi ini mungkin dari
data-data yang saya kumpulkan saja saya
ambil begitu ya, bahwa ternyata ada
peningkatan suhu di bumi ini ee
meningkat ee 1 derajat ee rata-rata dan
ketika itu 1 derajat meningkat itu
sebetulnya katanya akan hilang 68%
dari biodiversitas.
Kalau dilihat lagi mungkin biodiversitas
tuh banyaknya adalah dihitung dari ee
keanekaragaman hayati makhluk hidup
selain manusia. Tentu mungkin kita
berpikir ah apa apa
dampaknya bagi kita begitu ya. Karena
kita bukan mereka artinya lingkungan
kita, ekosistem kita, kita tidak masuk
di dalamnya gitu ya. Mungkin manusia
merasa baik-baik aja barangkali dengan
ada perubahan ini. Beberapa sekelompok
tentu saja. Tapi mungkin jangan lupa
bahwa ekosistem yang ada sekeliling kita
itu adalah penopang kehidupan manusia.
Terutama karena kemungkinan dia kalau
masuk ke dalam rantai makanan
ujung-ujungnya manusia juga yang akan
mendapatkan akibat. Jadi pada dasarnya
kehilangan biodiversitas diversitis itu
sebetulnya bukan berarti tidak ada
apa-apa kepada manusia. Sebetulnya itu
pada dasarnya akan menjadi masalah
ketika masuk ke dalam atau mengganggu
ratai makanan. Baik dari segi kuantitas,
jumlah-jumlahnya atau mungkin dari segi
diversity-nya. Saya kira ini yang
mungkin harus kita sadari karena
kadang-kadang manusia makanan masih ada
begitu ya ee ikan masih ada ditemukan.
Tapi sebetulnya dalam skala-skala kecil
tertentu di suatu tempat itu
biodiversitas itu sudah tidak ada. Ya,
pengalaman saya mungkin dengan mahasiswa
ada sungai itu kelihatan betul ya. Di
mana pada sungai yang tercemar ya tidak
ada lagi keanekaaman,
tidak ada lagi hidup makhluk-makhluk
atau ekosistem itu tidak terbentuk lagi
karena sudah semuanya dihilangkan karena
ada gangguan dari pencabaran tersebut
dan tentu saja ini tidak kita inginkan
ya. Nah, akibatnya tadi kalau sudah
masuk rantai makanan, manusia juga
menjadi salah satu ee apa namanya?
Tingkat level tropik yang dari rantai
makanan tertinggi juga sama-sama akan
mendapatkan akibatnya.
Baik itu ketika mungkin ada ee
pencemaran akhirnya tidak ada air bersih
yang bisa kita gunakan atau mungkin
kalaupun ada air bersih kita tidak bisa
menggunakan air kotor untuk konsumsi
sehingga kebutuhan untuk pengolahan
menjadi lebih berat lagi. Ujung-ujungnya
sebetulnya karena kita hidup di bumi ini
membutuhkan lingkungan ya kita bisa
mendapatkan akibatnya ketika lingkungan
tadi rusak ya. Nah, kalau dilihat di
sini ee kesehatan manusia yang tadi kita
anggap akan sangat ditentukan oleh
kondisi lingkungan itu ada dua penyakit
apa? Dua gangguan kesehatan biasanya
pada manusia itu ya. Yang pertama adalah
dikategorikan penyakit-penyakit
yang disebut sebagai penyakit menular
karena penyakit-penyakit
akibat atau penyebabnya makhluk hidup
baik bakteri, virus ataupun makhluk
hidup yang menyebabkan penyakit infeksi
biasanya disebutnya. Tapi juga bisa saja
penyakitnya bukan penyakit-penyakit
menular yang disebabkan karena bukan
makhluk hidup. Mungkin kita mengenal
tadi sudah ada pencemaran yang akhirnya
baik itu dari industri, dari kegiatan
manusia ada yang dikeluarkan masuk ke
lingkungan udara. Apakah itu debu,
apakah itu CO2 dan sebagainya. Nah,
kemudian tentu saja manusia sendiri
pasti akan bernafas dan tidak bisa tidak
akan menggunakan udara tersebut walaupun
udaranya enggak kelihatan kotor, baik
kelihatan bersih-bersih saja tapi yang
namanya di sini disebutkan PM 2,5 atau
partikulat meters 2,5 atau yang
ukurannya kecil lebih kecil dari 2,5
mikrm. Jadi kalau dilihat oleh mata
enggak kelihatan itu bisa terhirup dan
akhirnya masuk ke dalam sistem
pernaapasan. Sehingga inilah yang
barangkali yang kemudian kita terjadi
tadi penyakit-penyakit yang disebabkan
karena lingkungan udara. Nah, tadi
penyakit itu di lingkungan udara ada apa
saja? Macam-macam bisa ada tadi bakteri
di udara bisa sehingga mungkin kalau
terhirup bisa menyebabkan penyakit
infeksi atau mungkin juga tadi
pencemar-pencemaran bahan kimia yang ada
di dalam ee udara yang juga masuk ke
dalam ee pernapasan itu akan mengganggu
kesehatan juga. tapi disebutkan
penyakitnya tidak menular tadi ya kurang
lebih. Nah, saya kira ini kesehatan
manusia sangat sekali tergantung dari
kondisi lingkungan dan ini ya yang
diakibatkan karena ada krisis polusi
tadi. Saya kira mungkin demikian
pengantarnya begitu ya. Mohon maaf ini
kita jadikan pengantar dulu ya. Nah,
kalau ada karena kita ada judulnya
adalah polusi udara maka mungkin akan
sedikit saya tambahkan bagaimana polusi
udara ini bisa mengganggu kesehatan.
Sekali lagi kadang-kadang tidak langsung
terjadi sakit. Paparan ee polusi udara
yang tinggi itu pada dasarnya masuk
tentu saja ke pernafasan. Pasti penyakit
pertama yang diserang adalah ee saluran
pernapasan yang akan mengalami
akibatnya. Tapi kalau kondisi pernapasan
terganggu bisa juga akhirnya jantung
mengalami gangguan.
Mungkin juga ada gangguan dari materi
kimia yang ada di dalam udara itu
ujungnya pada jangka panjang bisa
meningkatkan resiko bakar misalnya
paru-paru. Jadi ini kalau kita lihat
tidak selalu habis menghirup langsung
sakit begitu. Ini yang selalu kita harus
sadari bahwa manusia itu sebetulnya
penyakit-penyakit itu tidak terjadi
karena dosis besar atau karena
konsentrasi tinggi. Tapi konsentrasi
yang rendah pun dalam waktu jangka
panjang maka itu bisa menyebabkan sakit
di kemudian hari. Ya. Jadi jangka
panjang paparan jangka panjang beberapa
polutan ini juga akan ada mengakibatkan
dampak kesehatan kronis jangka panjang.
Dan kalau kalau kita bicara manusia,
manusia juga beragam. Ada yang kuat, ada
yang lemah, ada yang tua, ada yang muda.
Nah, beberapa kelompok manusia atau
kelompok ee golongan orang manusia ini
mempunyai kemungkinan terkena
penyakitnya lebih tinggi atau dikatakan
sebagai dia lebih rentan. Nah, ini
biasanya kelompok-kelompok itu sering
sekali berhubungan dengan usia itu
anak-anak atau orang tua atau bahkan
secara ekonomi disebutkan lagi bahwa
kelompok masyarakat yang miskin itu juga
lebih rentan. Nanti mungkin kita akan
bahas lagi berikutnya yai ya. Tapi ini
secara data kurang lebih seperti ini.
Nah, mungkin kalau dari udara polutan
yang barangkali paling berbahaya bukan
paling berbahaya sebetulnya ya yang
sering kita hadapi itu adalah perutan
yang tadi berasal dari PM 2,5 tadi yang
dikatakan partikulat mets atau
partikulat partikel dengan ukuran kecil.
Karena saking kecilnya dia bisa masuk
menembus sampai ke dalam saluran
pernapasan kita. Sekali lagi kita tidak
merasakan itu terjadi dengan artinya
kalau penghirup itu tidak langsung ee
gatal-gatal dan sebagainya karena ini
sangat halus ya dan kita biasanya ee
tidak menyadari itu. Nah, saya kira ini
yang biasanya menjadi pertimbangan kita.
Kenapa polusi di udara itu dampaknya
akan sangat ee langsung kepada manusia
karena kita memang bernafas tidak bisa
kita menahan nafas lebih dari katakanlah
katanya berapa menit. Mungkin
penyelam-penyelam yang bisa menahan
nafas itu bisa lebih panjang karena
latihan begitu ya. Tapi beberapa orang
yang normal itu biasanya tidak bisa
menahan nafas tengah jangan lama
sehingga semua yang terhirup dari ada di
udara itu bisa masuk dan mungkin nanti
bisa masuk ke dalamnya sampai bagian
mana dari paru-paru pernafasan kita itu
sangat tergantung dari ee partikelnya
atau ee jenis-jenisnya ya. Dan partikel
halus ini tidak saja berbentuk partikel
tetapi dia juga mungkin masih mempunyai
kemungkinan mengandung sesuatu dari
partikel tersebut. baik itu tadi mungkin
mikroba atau juga bahkan bahan kimia.
Jadi ini yang mungkin perlu dipahami
oleh semua orang ya barangkali. Oke.
Nah, apa sih efeknya dari polusi di
udara ini? Pertama tadi sudah disebutkan
bahwa utamanya adalah sistem
pernaapasan. Nah, kalau sistem
pernaapasan terganggu sebetulnya
tadi setiap orang bisa macam-macam
gangguannya.
anggannya macam-macam tergantung dari
faktor berapa banyak yang dia
terpaparnya, berapa lama dia terpaparnya
dan termasuk juga kondisi dirinya
sendiri. Kalau dianya kuat tadi mampu
menahan ee apa istilahnya ya melawan
ketika ada yang masuk. Karena pada
dasarnya tubuh manusia itu mampu membuat
atau kita mempunyai mekanisme
mengeratkan racun gitu. sesuatu yang
dianggap asing oleh tubuh, maka dia akan
usahakan keluar. Namun beberapa kasus
banyak yang tidak berhasil sehingga
akhirnya yang tadi tidak bisa
dikeluarkan itu akan ada di dalam dan
mungkin akan mengganggu.
Nah, dari data mungkin atau dari saya
subat sumber di sini ya ee ee ada
disebut sebagai piramida efek dari
revolusi udara. Jadi umumnya mungkin
sebanyak apa katakanlah banyak orang
mengalami gangguan itu ya yang paling
bawah ini ketika ada polusi udara yang
mungkin ada gangguan pada ee paru-paru
inflamasi, mungkin ada gangguan
pernapasan. Nah, kemudian ini umumnya
orang kalau banyaknya kebanyakan ini
tapi kemudian ada beberapa kelompok atau
bukan kelompok tadi beberapa proportion
dari orang itu mungkin juga mengalami
dampak yang lebih parah sehingga mungkin
dia ada gejala sehingga ada membutuhkan
obat. Beberapa kasus mungkin yang
penyakit asma itu bisa muncul. Nah, ini
kalau dilihat jumlahnya yang menderita
itu akan semakin kecil dengan semakin
bertambahnya efek bagi manusia. Nah,
kalau mungkin meningkat lagi itu akan
jadi sudah sakit, maka tentu harus ke
rumah sakit, harus ke dokter. Ee kalau
yang harusnya kerja tidak bisa kerja
begitu. Nah, ini maka jumlahnya akan
berkurang lagi. Ee kalau sudah masuk
harus dirawat dan sebagainya bahkan ada
heart attack ya. Ya, tadi sudah
disebutkan gangguan pada pernapasan
sering akan berefek berefek juga pada
gangguan jantung dan ujung-ujungnya juga
sampailah kepada barangkali ee yang
paling fatal adalah kematian. Nah,
mungkin kalau ada Bapak, Bapak, Ibu atau
Adik-adik di sini bisa melihat jumlahnya
tuh seperti piramida. Yang paling banyak
ditemukan dampaknya tuh ya di bawah ini.
Baru sebagian mungkin masuk ke atas,
semakin ke atas ke atas tergantung
kondisi biasanya dengan berbagai banyak
faktor tadi. Entah pemaparnya, entah
fisik atau ee tubuh dari orang tersebut
ya. Karena tadi setiap orang itu juga
berbeda-beda kondisinya, baik itu
kemampuan untuk ber menahan, kemampuan
tadi mengeluarkan racun dan sebagainya
atau imunitas dan sebagainya itu memang
akhirnya berbeda-beda sehingga akhirnya
seperti piramida seperti ini. Tentu saja
kalau kita lihat ee tidak ingin harap ee
ada terjadi sampai banyak kematian. Tapi
kemungkinan besar ket ketika ada ee
pencemaran udara yang paling banyak
dirasakan tuh biasanya adalah yang
paling bawah ini. Ee banyak orang
mengalami itu ya kurang lebih. Jadi
kalau dari efek dan berapa yang terkena
korbannya sangat tergantung dari
individunya sendiri dan berbagai aspek
lain yang tadi apakah lebih banyak
terkontaknya dan seterusnya sehingga
akhirnya kita juga menyadari tidak
semuanya langsung meninggal begitu ya.
tapi pasti ada ee kondisi piramida
seperti ini. Nah, baik. Barangkali kita
lanjut lagi. Kita masih bercerita latar
belakang ya. Nah, kalau tadi sudah
diketahui bahwa ada bisa menyebabkan
penyakit, maka penyakit sudah disebutkan
tadi di awal juga ada yang namanya
penyakit yang muncul karena ee porsi
udara itu long term atau jangka panjang
dan ada short term. Short term jangka
pendek. Nah, biasanya jangka pendek itu
apa gejalanya? Mungkin tadi asma atau
batuk-batuk, bersin-bersin atau nafas
yang terganggu, pernafasannya lebih
pendek-pendek begitu ya. Jadi biasanya
ini adalah short term. Termasuk kalau
sangat berdebu, mata juga akan
terganggu. Barangkali hidung dan
tenggorokan juga bisa terganggu. Nah,
barangkali ee ini yang sering ditemukan
kalau Bapak, Ibu, Adik-adik semua masuk
ke tempat ee kotor atau berpolusi udara,
mungkin ini akan biasanya langsung
dirasakan karena short term. Nah,
sementara kalau long term, nah, long
term tidak kelihatan secara langsung itu
paparannya tadi pajanannya panjang
begitu ya, walaupun tidak besar. Kalau
panjang ujung-ujungnya ketika sudah
menumpuk tidak bisa dikeluarkan dari
tubuh maka bisa saja ada longterm efek
seperti kanker paru-paru atau ksi
pernaapasan yang sudah terganggu gitu.
Nanti kita kenal ada yang namanya COPD
dan sebagainya atau PPOK misalnya ya.
atau bahkan kadang-kadang juga sampai
bukan hanya pernafasannya terganggu,
tapi juga tadi jantung dan juga bisa
saja sampai ke stroke. Nah, ini tentu
saja tidak kita harapkan sehingga
barangkali kita menyadari bahwa ee udara
itu sangat penting untuk bersih dan aman
untuk kesehatan kita sebagai manusia.
Kalau dibiarkan long term ini bisa akan
mengurangi usia harapan hidup.
Nah, sementara kalau l short term itu
barangkali akan lebih banyak orang masuk
sakitnya begitu ya. Nah, ini efek ee
pada dasarnya bisa short dan long term
ini. Ini barangkali juga yang tidak
disadari oleh kita. Mungkin kalau kita
menjadi secara awam sering sekali
mengatakan bahwa polusi udara
menyebabkan gangguan pernapasan
paru-paru. Tapi tadi mungkin sudah
mudah-mudahan dengan cerita ini saya
juga dapatnya karena saya bukan dokter
tapi saya mendapatkan dari informasi
dari literatur begitu. tadi kalau
pernaapasan terganggu, jantung juga bisa
mengalami gangguan karena jantung dan
pernapasan itu saling berhubungan
membutuhkan oksigen ada memompa, itu ada
jantung tapi oksigen diambil dari
pernapasan sehingga akhirnya juga bisa
bukan hanya pernapasan yang ee sori
sistem pernapasan yang terganggu, tapi
juga jantung seperti misalnya penyakit
jantung dan pembuluh darah itu darah
juga bisa disebabkan karena polusi
udara. tadi sudah disebutkan lagi di
dalam gambar ini sampai bisa ke otak dan
benar juga berkontribusi pada demensia
dan penurunan kognitif. Nah, kalau sudah
begini kan siapa yang rugi? Kita juga
semuanya ya. Kalau ini penurunan
kognitif ditemukan atau mengal apa
diterima oleh anak-anak maka itu secara
jangka panjang anak-anak mengalami
gangguan kognitif itu juga kerugian yang
sangat ee besar bagi ee manusia ya
kurang lebih. Nah, ini juga bukan hanya
itu. Nah, ini mungkin ada ditemukan dari
penelitian juga bahwa pencemaran udara
itu ternyata juga berhubungan dengan ee
lahir bayi lahir dengan berat lahir
rendah. Kok bisa masuk ke bayi ya? Nah,
karena ibunya ketika hamil dia terpapar
udara, kotor, pencemar udara dan di
pencemar udara ketika masuk ke dalam
tubuh ibu, beberapa pencemar itu bisa
masuk sampai ke janin dan ketika di
dalam janin maka dia bisa mempengaruhi
proses perkembangan janin. sehingga tadi
ini akhirnya dihubungkanlah ee
penelitian mendapatkan bahwa pencabaran
udara itu juga akan berkorelasi
berasosiasi dengan adanya bayi lahir
dengan berat badan rendah. Kenapa berat
badan rendah itu tidak diinginkan?
Ya, karena berat badan rendah itu akan
menjadi rentan terhadap kemungkinan
penyakit-penyakit. Tapi tidak berarti
juga bayi lahir berat badan besar tidak
masalah. Nah, kalau di negara-negara
seperti Indonesia, Asia, mungkin berat
badan bayi standar atau rata-rata itu
2,5 kg.
Karena memang kita tuh rata-rata seperti
itulah dikatakan ee normal, tapi bisa
lebih rendah atau lebih tinggi. Nah,
yang menjadi lebih rendah dari 2,5 kg it
inilah yang menjadi tidak diinginkan
karena dia akan lebih rentan terhadap ee
gangguan penyakit ee kemudian hari. Nah,
bayi ini kan sangat-sangat lemah dalam
ee ee sistem imunitas dan daya tahan.
Makanya ini menjadi masalah juga untuk
kesehatan si bayi sampai ke depannya
karena tidak diinginkan juga ya. Jadi
ini disbutnya secara jangka panjang ee
bisa masuk sampai ke mana-mana ini
pencemaran udara bukan hanya sistem
pernapasan saja.
Nah, ee apa berapa besar sih bahaya ini
menjadi apa istilahnya kalau dimonetize
gitu ya atau dihitung begitu. Sebetulnya
ketika sakit pasti ada biaya yang
dikeluarkan dan ketika biaya itu
dihitung itu sakit apapun ada sebetulnya
hitungannya. Beberapa negara sangat ee
punya banyak ee apa penelitian pelat
ini. Saya saya mungkin saya Indonesia
juga belum saya belum banyak mungkin
mencari di Indonesia tapi ini kebetulan
yang dapat dari Inggris. ee dampak
kesehatan dari polusi udara itu ternyata
katanya bisa menyebabkan atau
diperkirakan kerugiannya 8 miliar sampai
20 miliar pound sterling. Nah, ini
berarti kan ada kerugian negara untuk me
apa istilahnya menyembuhkan dari
orang-orang yang sakit karena polusi
udara. Nah, tadi ee dari ee bahaya bukan
bahaya, dari cost perhitungan cost ini
tentu saja ini menjadi kerugian yang
tidak diinginkan oleh negara ya. Nah,
kalau kita bisa memperbaiki katanya
kualitas udara berdasarkan data di
Inggris begitu ya. Jadi kalau dia kita
bisa menurunkan katanya ee 1 mikrogram
per me kubik ee pencamaran udara
partikel partikelat e debuah begitu itu
bisa mengurangi sampai kejadian
penyakitnya dari ee penyakit jantung
coronary heart disease itu 50.000 kasus
atau stroke juga diturunkan. Jadi
artinya secara cost, finansial, ekonomi
itu akan menguntungkan ketika pencemaran
diturunkan. Nah, tentu saja ini biasanya
yang suka orang-orang melihat atau
secara ee manajemen, secara government
ini yang harusnya bisa dijadi ee apa ee
pertimbangan gitu. Ketika sakit
dibiarkan kerugian tuh mungkin bukan
hanya pada orang yang mengalami sakit,
tapi ada cost yang dihasilkan. atau yang
ditimbulkan karena orang sakit
membutuhkan pengobatan dan sebagainya.
Belum lagi kerugian waktu dan
seterusnya. Sehingga ini tadi tingkat
permasalahan yang bisa mulai membuat
orang membuka mata itu biasanya adalah
kerugiannya berapa ketika ada kasus
sakit terjadi. Nah, ini mungkin yang
biasanya ee secara artinya gini
logically kalau kita berpikir ada
kerugian ekonomis biasanya tentu orang
akan berpikir untuk menurunkan kerugian.
Nah, biasanya tadi kalau manajer-manajer
mungkin orang-orang pengambil keputusan
kalau diturunkan dengan cost itu baru
berpikir, "Oh, iya ternyata ada kerugian
besar." Begitu ya. Nah, jadi ini
sebaiknya ee kita menyadari ini bukan
hanya menunggu terjadi, tapi baiknya
mungkin e kita akan upayakan menurunkan
pencemaran itu jauh lebih membawa
keuntungan baik itu jangka pendek, baik
jangka pendek, ataupun jangka menang ee
jangka panjang kurang lebih ya. Nah,
saya kira ee cost tadi bisa dilihat dari
cost kehilangan usia harapan hidup yang
turun itu akan menimbulkan kerugian
ekonomi atau penyakit-penyakit dan
mungkin ini kita bisa lihat lagi cost
ketika harus masuk ke dalam atau dirawat
atau sakit akibat ee pencabaran udara
tadi ya kurang lebih. Jadi ini
sebenarnya cost itu dihitungnya seperti
itu. Baik, mungkin kita lanjut lagi.
Ee
F star mungkin kalau kita lihat lagi
tadi sudah sebut awal adalah ee
pencemaran udara yang paling sering ee
kita deteksi atau kita ukur adalah
pencemaran debu atau partikulat meters.
Nah, tadi sudah disebutkan partikulat
metr yang kita hitung atau kita ukur
yang membahayakan adalah yang ukuran ee
lebih kecil dari 2,5 mikr karena dia
tadi semakin kecil itu semakin bisa
masuk ke dalam sistem saluran
pernapasan. Sementara kalau yang
besar-besar relatively enggak bisa
masuk. Mungkin di hidung akan nempel.
Kalau kemudian masuk ke dalam
bagian-bagian atas dulu, kadang-kadang
kita ketika masuk ke tempat berdebu,
kita bersin itu sebenarnya mekanisme
tubuh mengeluarkan debu-debu yang kita
yang tidak diinginkan itu bisa
mekanismenya seperti itu. Tapi kalau
sudah sangat kecil atau ee halus halus
sekali, maka si debu-debu atau ultraine
particulat mets ini bisa masuk sampai ke
sistem pernapasan yang lebih dalam,
bahkan sampai ke alveoli, sampai ke nah
inilah yang nanti akhirnya bisa
memberikan gangguan-gangguan yang tadi
sudah disebutkan di depan. Apakah itu
asma akan muncul, fungsi paru-paru yang
tadinya baik menjadi mungkin tidak baik
menurun dan termasuk mungkin batuk-batuk
itu adalah salah satu mekanisme bagi
mekanisme ketika masuk dalam tubuh
itulah yang dilihat gejalanya seperti
itu. Nah, saya kira ini mungkin
kondisinya tengah tergantung dari
PM-nya. Makanya kalau dilihat PM yang
kita ukur kan selalu ada PM25
atau PM 10 di dalam baku mutu. Tapi yang
biasanya dikategorikan ingin akan
mempengaruhi kesehatan biasanya adalah
partikel halus yaitu adalah yang lebih
kecil dari PM 2,5. Karena mekanisme
tubuh tidak bisa menyaring yang 2,5 ini.
Jadi dia mampu lolos sampai ke bawah
atau bagian dalam paru-paru. Sementara
kalau yang agak besar-besar hidung itu
ada bulu-bulu hidung. Ada gerakan di
sini bagian tenggorokan yang
mengeluarkan sehingga Anda bisa
bersin-bersin dan batuk-batuk. Itu
adalah mekanisme melukan yang agak
besar-besar. Tapi kalau sudah sampai ke
bawah ee bagian ee bawah maka itulah
yang menyebabkan penyakit kurang lebih.
Baik, saya kira itu. Nah, tadi sudah
disebutkan juga polusi udara itu
mempengaruhi semua orang. bukan hanya
orang dewasa, tapi juga anak-anak, tapi
juga ibu hamil, tapi juga orang tua yang
ada di bumi ini. Karena kita tadi semua
selalu akan apa? memerlukan ee udara
untuk bernafas. Nah, ini mungkin sebagai
resume-nya atau singkatannya atau
ringkasannya
ee ibu hamil pik terpengaruh atau
sekelilingnya banyak pencebaran udara
tadi sudah didengar dia bisa masuk ke
dalam tubuhnya, masuk ke dalam janin dan
menimbulkan yang namanya bayi lahir
dengan berat badan yang rendah.
Kemudian juga kalau anak-anak, anak-anak
sering main di luar, maka kalau main di
luar terpopar dengan lingkungan udara
yang buruk itu akan meningkat. Maka itu
biasanya pada anak-anak sering
ditimbulkan banyak adanya serangan asma
atau barangkali ini jangka panjang dia
bisa mempengaruhi pertumbuhan atau
kesehatan dari fungsi paru-parunya
dan mungkin juga ada perkembangan
pertumbuhan yang terganggu ya. ini
beberapa yang mungkin karena anak-anak.
Nah, kalau dilihat lagi ini sebetulnya
untuk anak-anak tadi ee apa sudah saya
sampaikan kalau anak-anak terkena
penyakit pada saat anak itu akan dia
bawa penyakit tersebut sampai ya sampai
dewasa dan itu biasanya akan menjadi
kerugian anak-anak dengan mungkin
penyakit astmatik atau penyakit gangguan
atau paru-paru yang fungsinya menurun
maka dia akan membawa kondisi itu sampai
dewasa sehingga akan mempengaruhi status
kesehat kesehatan anak tersebut sampai
dewasa nanti yang itu akan kerugian bagi
anak-anak. Makanya kenapa ee resiko bagi
anak-anak itu sering sekali dihitung
karena ditakutkan dia itu akan membawa
resiko itu secara jangka panjang sampai
dia usi dewasa. Itu kurang baik
biasanya. Nah, sementara untuk dewa
orang dewasa bukan tidak terpengaruh
dari pencemaran udara juga sama-sama dia
terpengaruh sampai masuk ke tadi yang
tadi kalau dewasa itu bisa asma ada
beberapa orang yang asma dan waktu kalau
ada pencipan udara dia akan tambah ee
asmanya bertambah begitu tapi tadi sudah
didengarkan dari awal bisa saja dia
mengganggu jantung ee beda ada stroke,
bisa ada lung cancer atau kanker
paru-paru dan ini mungkin yang sering
ditemukan bukan lagi adalah ini ya CO ee
COPD ya chronic obstructive pulmonary
disease kalau di Indonesia kan PPOK
penyakit paru obstraktif kronis jadi ini
kronisnya karena jangka panjang baru
muncul sehingga itu terjadilah penyakit
obstraktif pulmonari nanti ee ini juga
sebetulnya ee ya karena dia kronis ya
jadi itu bisa mengganggu kesehatan
secara keseluruhan juga dan dari data
yang saya dapatkan ini ni ini dari UK
ya. Ternyata juga bisa mempengaruhi
diabetik atau penyakit gula bagi orang
dewasa. Nah, bagaimana dengan orang tua?
Nah, orang tua tadi sudah disebutkan
bahwa orang tua itu adalah kelompok
manusia yang mempunyai rentan yang lebih
tinggi daripada kelompok usia lainnya.
Nah, untuk kasus orang tua ini bisa saja
mempengaruhi
toksi paru-paru adalah kanser, diabetes,
termasuk tadi demensiat ya. Jadi ini
ternyata kalau dari data-data
literaturnya seperti ini. Jadi kalau
kita lihat begini ya sebetulnya mau
tidak mau ya kita harus menjaga sekali
agar tidak terjadi pencemaran udara
karena dampaknya sangat besar. Jadi ini
yang mungkin harus kita sadari
bersama-sama. Tidak langsung terasa,
tidak langsung ada gejala karena
rata-rata jarang sekali yang sampai
konsentrasi tinggi. Kalau konsentrasi
tinggi pasti semua orang sudah mengalami
atau menyatakan atau komplain ya. Baik
pandangan mata enggak kelihatan karena
sangat berdebu, mungkin batuk-batuk
tidak enak. Nah, tapi yang ditakutkan
lagi kalau ada polusi udara dengan
jumlah yang relatif lebih rendah, tidak
terlalu tampak tapi dia ternyata bisa
masuk dan mempengaruhi kesehatan secara
jangka panjang. Mudah-mudahan mungkin
bisa memberikan ee apa ee pengetahuan
ya, bahwa yang terkenal bukan hanya satu
dua orang, tapi semua orang terkenal.
Dan inilah yang biasanya menjadi
perhatian kita untuk melakukan
pengelolaan lingkungan udara. Baik,
mungkin kita lanjut lagi. Nah, ee
kelompok-kelompok manusia yang ber lebih
berisiko ini yang harus kita ee sadari
dan kita jaga ya. orang-orang tertentu
mempunyai resiko kesehatannya lebih
tinggi daripada yang lainnya karena
kondisi tubuhnya tadi ya. Nah, seseorang
yang punya penyakit jantung atau
paru-paru seperti asma tadi. Nah, ini
akan mengalami dampak-tambak kesehatan
yang lebih parah lagi biasanya. Nah,
mungkin masih ingat waktu COVID itu
sering disebutkan kalau ada komorbid.
Jadi, orang-orang tertentu dampaknya
bisa lebih parah karena ada dia sudah
menderita kondisi tertentu atau kondisi
yang mungkin mempengaruhi. Nah, ini juga
sama.
Jadi seseorang yang sudah punya masalah
jantung, paru-paru dan sebagainya tadi
PPOK tadi PPOK sudah disebutkan ya
diabetes maka kalau ada serangan lagi
penyakit lagi dia akan lebih rentan
mengalami dampak penyakit-penyakit
tersebut. Begitu
orang-orang yang merawat orang sakit
atau merawat anak-anak termasuk juga
remaja-remaja yang tadi masih berkembang
itu juga tadi sudah disebutkan kalau dia
sudah mengalami gangguan sejak usia dini
maka sampai dewasa dia akan membawa
gangguan tersebut sehingga mungkin akan
memberi ee dampak kesehatan yang lebih
parah pada jangka panjang untuk ee usia
dewasa. Anak-anak tadi sudah disebutkan
dengan orang-orang seorang dengan diabet
diabetes akan lebih rentan tak ada
kemungkinan memiliki penyakit pembuluh
darah. Jadi saling berhubungan mengetah
wanita hamil itu akan lebih rentan
karena nanti dapat mempengaruhi juga ke
ee kehamilannya ya. Kurang lebih mungkin
kita lanjut lagi. Nah, ini ee kalau
digambarkan ee kelompok-kelop itu adalah
tadi yang mana yang lebih rentan dari
punya gangguan sakitnya adalah older
people, orang-orang tua, pregnant woman,
children, orang-orang dewasa pun yang
pernah ada sakit. Nah, sakit-sakit ini
ataupun tadi ditambahkan orang-orang
maaf miskin ya. Kenapa tidak orang
miskin ditambahkan di sini? Karena orang
miskin itu biasanya punya kondisi tempat
hidup yang kurang memadai untuk
kesehatan. Mungkin kalau mendengar SDG,
SDG nomor satu itu adalah poverty.
Karena biasanya kemakin dia ee mampu
untuk menyediakan fasilitas maka dia
bisa akan lebih sejahtera. Oleh karena
itu, ini juga salah satu ee
kelompok-kelompok yang biasanya harus
diperhatikan di dalam ee penanganan
dampak yang lebih besar pada masyarakat.
Baik, saya kira mungkin demikian kita
lanjut lagi. Nah, ini mungkin sedikit
penjelasan bagaimana mekanisme ee
pencemaran udara itu bisa mempengaruhi
kesehatan itu. Jadi, kalau ada
pencemaran udara itu, nah pencemaran
udara sendiri kan tadi sudah disebutkan
ee umumnya dikatakan sebagai debu. Tapi
debu itu kan berukurannya macam-macam
sampai ukuran yang halus sampai gas
begitu ya. sehingga nanti ada kategori
pencemarnya kita disebut sebagai
kategori pencemar inorganik seperti di
sini disbutkan ada ozon ee CO NO2 SO2
ini biasanya yang paling utama ya diukur
tuh ini. Tapi juga mungkin ada pah pH
itu organik ya. Organik itu adalah
komponen kimia yang mengandung ada
C-nya, ada H-nya, ada N. ini mungkin
kalau digambarkan seperti ring ya,
seperti apa? Ee
ya ring ya, apa namanya? Eh, sori,
maaf salah.
Jadi ee eh maaf
ya ini artinya ada maaf salah di sini.
Sudah. Nah, ini jadi ini ada ring-ring
itu karena dia organik ya. Dan ini
macam-macam sekali jenisnya. Bahan kimia
organik banyak. bahan kimia organik itu
enggak enggak selalu besar-besar, bisa
saja ukurannya juga kecil begitu ya.
Jadi ini sesuatu yang bisa terjadi di
udara. Termasuk juga alergen. Alergen
itu adalah zat-zat yang bisa menyebabkan
alergi. Ini kadang-kadang alergen ini
bisa dari yang natural tapi bisa juga
dari bahan kimia.
Nah, termasuk tadi sebutkan ini
kandungan kimianya, tapi juga bisa saja
partikel. Partikel tu artinya ya
partikel ya ada ee apa debu dan
ukurannya lebih besar. Nah, ini ee bisa
saja juga karena diesel yang dikeluarkan
ee pembakaran dan sebagainya dan kalau
masuk ke orang maka tadi ibu janin ibu
hamil itu bisa masuk sampai ke ee
janinnya. Seharusnya mekanisme tubuh tuh
kalau tadi ada benda asing masuk maka
itu akan dihancurkan oleh si makrofag
ini. Namun kadang-kadang itu tidak mampu
ya sehingga mungkin akhirnya terjadilah
masuk sampai ada dan mengganggu ee tubuh
baik itu orangnya ataupun tubuh
manusianya ya. Ini mungkin digambarkan
bagaimana kalau seorang bayi sebetulnya
bayi itu kan ada plasentanya, ada cairan
apa? Cairan ketumbahan lah gitu ya
sebagai pelindung. Tapi beberapa kasus
bahan kimia dia bisa menembus plasenta
dan dia basuh ya. Nah ini yang menjadi
ditakutkan untuk mempengaruhi ee bayi
atau janin tadi. Nah kalau sudah tumbuh
atau menjadi masuk ke dalam manusia maka
dia bisa menyebabkan tadi penyakit sudah
disebutkan ya. Ada asma, ada
bersin-bersin, ada ekzim juga masuk.
Nah, ini mungkin disebutkan satu lagi
lower FV.
FV itu adalah satu indikator yang
menyatakan fungsi paru-paru force
expiratory volume 1 detik. Jadi, manusia
itu setiap orang punya kapasitas
paru-paru untuk menyimpan oksigen
sehingga kalau semakin besar kapasitas
paru-parunya semakin sehat dan semakin
baik. Nah, pencemaran udara bisa
menurunkan FV ini sehingga nanti salah
satu yang sering kita gunakan di dalam
ngecek apakah seseorang terganggu karena
kualitas udaranya atau pencemaran udara
itu salah satunya adalah mengukur
kapasitas fungsi paru-parunya dengan
mengukur FIV ini ya. Jadi ini beberapa
kalau sudah di apa ditunjukkan dari
penyakitnya ada asma dan sebagainya tadi
ini lower FEV ah mungkin ada juga
penyakit karena alergi dan tadi COPD ya
atau PPOK atau penyakit paru obstraktif
yang kronis ya dan ini mungkin akan
mengenai orang. Nah, saya kira ini tadi
terjadinya bisa jangka pendek dengan
jangka panjang. Mekanismenya sebetulnya
tubuh punya mekanisme tapi tidak selalu
mekanisme ini berhasil sehingga akhirnya
bisa menyebabkan dampak bagi baik itu
janin ataupun bagi manusia atau bukan
artinya baik anak-anak dewasa itu e bisa
saja mengalami gangguan. Biasanya
prinsipnya adalah ketika zat kimia atau
masuk ke dalam tubuh itu dia akan
menimbulkan stres pada suatu organ dan
fungsi organ sehingga itulah yang akan
menjadi penggangguan fungsi, gangguan
organ dan seterusnya. Kurang lebih
seperti itu. Mohon maaf mungkin saya
menyampaikan ini agar ee ya kita
sama-sama belajar aja begitu ya. Bahwa
dari e pencamaran udara itu sebutnya
banyak sekali ee visa masuknya seperti
apa dan tadi mungkin prinsipnya ini
pencepatan udara itu bisa berbagai macam
yang ada di dalamnya baik itu inorganik,
organik atau partikulat ya kurang lebih
dan mungkin disebut ada secara khusus
ada alergan. Baik, saya kira mungkin
itu. Nah, tadi yang berikutnya yang
ingin saya sampaikan adalah mengenai
analisa resiko. Apa sih itu analisa
resiko?
Nah, sebetulnya tadi kita sudah tahu
bahwa kalau kita tercemar bisa masuk ke
dalam tubuh, ada resiko kesehatan.
Analisa resiko sendiri sebetulnya bisa
digunakan untuk berbagai penggunaan. Ya,
mungkin yang kita akan bahas di sini
adalah analisa resiko kesehatan. Analisa
resiko kesehatan itu apa sebetulnya?
Nah, yaitu adalah teknik atau proses
sistematis untuk menganalisis resiko
dari suatu kemungkinan kalau di sini
kita bukan kesehatan ya ee resiko bagi
kesehatan atau mungkin toxicolog. Jadi
ini sebenarnya pemakaiannya banyak ya.
Jadi ketika ada suatu dikeluar
lingkungan itu bagaimana resikonya? kita
bisa melakukan analisa resiko. Nah, ini
mungkin disebutkan ada di dalamnya ada
ee apa resiko terhadap kesehatan atau
mungkin ee menyebabkan toksikologi atau
sifat racun atau kalau di dalam higiene
industri juga industri itu ee di
industri itu juga ada risiko pencemaran
lingkungan kerja yang disebabkan karena
zat-zat atau material-material atau
proses-proses yang digunakan di industri
ya. Jadi akan membentuk juga mungkin
gangguan atau ajaran bagi pekerja
termasuk di AMDAL. AMDAL itu artinya
apa? Amdal itu kan berarti kita
memasukkan sesuatu kegiatan, tapi
kegiatan itu akan kita ee apa akan kita
keluarkan ke dalam lingkungan itu
sehingga nanti gangguan lingkungan
terjadi gitu. Nah, ini ee AMDAL itu kan
harapannya kita tidak ingin ada gangguan
lingkungan terjadi dan itu juga kita
akan menilai resiko juga dan seterusnya
ya. Jadi itu cukup banyak penggunaannya.
Cuma dalam hal ini kita akan melihat
bahwa itu metodenya itu adalah metode
yang ada secara sistematis. Jadi ada
urutannya, ada teknik-tekniknya. Kurang
lebih biasanya metodenya itu mencakup
adalah identifikasi bahaya. Artinya
bahaya apa saja yang ee ditimpulkan dari
yang dikeluarkan ke lingkungan. Dan
kemudian nanti kita akan menilai
resikonya seberapa besar. Ya, nanti
apakah resiko itu signifikan atau tidak.
sehingga kalau memang itu signifikan
biasanya kita juga perlu
mengkomunikasikan resiko itu. Sehingga
kalau itu resikonya tidak bisa kita
terima, maka kita biasanya akan
melakukan manajemen risiko ya. Nah, jadi
secara keseluruhan kurang lebih ee
analisa resiko itu selalu akan
diilakukan ini khusus untuk kesehatan.
Lihat dari konteksnya dulu apakah
masalahnya begitu. Nah, dari masalah ini
kita mengidentifikasi
apakah bahayanya. Bahaya di sini
misalnya apakah ada zat pencemarnya,
apakah ada apa dan ini bahaya. Nah, dari
identifikasi bahaya biasanya kita akan
mengevaluasi juga apa ini bahaya itu
memapari orangnya bagaimana. Karena
orang itu terpapar bisa saja lewat
udara, lewat makanan atau lewat kulit
begitu ya. Nah, ini biasanya akan
dievaluasi. Selain itu kita juga setelah
mengetahui bahwa ada ee apa namanya? Ee
sebentar saya kok mau cari dulu.
Oh, enggak bisa kok saya lupa ya. Oh,
ini maaf.
Ah, enggak. Jadi, ee kalau kita tuh ada
berapa zatnya, maka kita juga akan
melihat itu tuh bahayanya sebesar apa.
Dia mungkin akan mengganggunya kalau
dosisnya berapa. Nanti kita juga akan
biasanya melakukan evaluasi dos respon
dengan pertimbangan bahaya tadi masuknya
lewat mana, berapa sering, berapa
banyak, dan bahaya banyaknya berapa.
besar, maka kita juga tahu kalau sekian
itu akan menimbulkan penyakit apa, maka
kita bisa akan melakukan karakterisasi
resiko. Karakterisasi resiko itu adalah
menilai, menunjukkan angkanya berapa
resiko itu. Nah, nanti kalau resikonya
besar, maka kita harus melakukan
manajemen resiko. Ya, kurang lebih.
Jadi, ini ee analisa resiko itu
cakupannya sebetulnya hanya di bagian
sampai karakterisasi resiko. Tapi
setelah karakterisasi resiko maka apakah
resiko itu besar atau tidak? Kalau tidak
besar ya biasanya orang ah ya sudahudah.
kecil resikonya tidak melakukan apa-apa.
Tapi ketika misalnya resikonya besar
kita ee harus melakukan agar resiko itu
tidak ee apa tidak merugikan ee bagi
kita atau bagi manusia. Ya, kurang lebih
mudah-mudahan ini ini ee teorinya aja
begitu ya. Biar Bapak, Ibu atau
teman-teman, Adik-adik semua tahu
kira-kira analisa resiko tu seperti itu.
Baik, Kang kita akan lihat dulu.
Sori.
Mungkin kita akan lanjut lagi. Nah, jadi
analisa resiko kesehatan itu sebetulnya
kita akan gunakan untuk menilai ketika
ada pajanan di lingkungan tadi yang
beragam itu yang bermacam-macam dari
kegiatan manusia yang mungkin tadi dari
kegiatan manusia itu akan menghasilkan
beberapa pencemar ke lingkungan. Maka
kita ingin melihat apakah ada dampaknya
atau tidak. Kurang lebih seperti itu.
Kurang lebih. Nah, ini ee pemanfaatannya
seperti itu. Menentukan berapa besar
dampak atau resiko yang akan terjadi.
Tapi kemudian juga dari pengetahuan ini
kita bisa mengaplikasikannya juga dengan
berbagai aplikasi yang lain. Misalnya
ada satu teknologi akan menghasilkan ini
resikonya berapa besar itu juga bisa
digunakan digunakan seperti itu. Nah,
atau juga mungkin cari mungkin di tempat
ini ada yang banyak konsentrasi
pencemarnya seperti tempat lain tidak.
Maka kita juga bisa menilai di suatu
tempat itu apakah berapa besar
resikonya. Nah, ini kurang lebih seperti
itu aplikasinya ya. Termasuk juga
mungkin menentukan aktivitas-aktivitas
yang perlu diperlakukan untuk
menindaklanjuti ketika ditemukan resiko
yang besar tadi ya. Nah, secara ee
keilmuan atau bukan keilmuan ya,
pemanfaatannya lagi risk assessment atau
penilaian risiko itu ada pada tahap di
sini. Jadi ketika ada pencemar masuk ke
lingkungan di lingkungan dia mungkin
akan ada bisa saja berpindah-pindah
transport atau bergerak atau berubah dan
mungkin ketika di lingkungan ada
organisme, nah organisme akan terpapar.
Organisnya tadi sudah disebutkan
terpapar itu sebetulnya bisa ada yang ee
hidup ada yang mengalami kematian ee
gangguan pertumbuhan dan sebagainya. Itu
ada dampaknya di target organism. Nah,
ini biasanya tidak kita inginkan. Tadi
biodiversity hilang tidak kita inginkan,
orangnya sakit tidak kita inginkan. Nah,
oleh karena itu ya t kita biasa biasanya
agar tidak terjadi hal yang tidak
diinginkan tadi, kita lakukan analisa
risiko ris assessment untuk biasanya
menentukan health dan environmental
kriteria. Jadi baku mutu, baku mutu itu
adalah mencegah terjadinya tadi adanya
biodiversity loss atau mencegah
terjadinya dampak kesehatan atau tadi
menurunkan penyakit kanker dan
sebagainya gitu ya. Nah, ini sebetulnya
pada populasi itu macam-macam sekali
yang bisa terjadi kan dari adanya ee
lingkungan yang tercemat tadi. Ini tadi
kita bicara baru cerita tentang udara
saja. Padahal sebetulnya bukan hanya
udara, dari air kita bisa mendapatkan
masukan pencemar kepada manusia dari
makanan dan dari kegiatan kita
sehari-hari itu ya dari transportasi dan
sebagainya. Makanya biasanya kita
mencoba mencegah itu dengan melakukan
kegiatan analisa resiko. Kemudian kita
akan menilai apakah ada dibutuhkan
penanganan atau mungkin juga kita
menentukan baku butuh-baku mutu sehingga
nanti kalau tidak ingin resiko itu
terjadi sekian batasnya yang dibolehkan.
Kurang lebih seperti itu. Jadi kalau
Bapak, Ibu, teman-teman, adik-adik ini
bisa ingin tahu bagaimana sebetulnya
baku mutu ditetapkan, harusnya sih
seperti ini begitu ya. Jadi kita akan
menilai Bapak apa yang ada. Kemudian
apakah ini tidak bisa kita terima. Maka
kita bisa melihat lagi apakah baku
bututunya ee masih baik. Karena mungkin
kejadiannya karena melebihi baku mutu
berarti kan baku mutunya enggak salah.
Tapi misalnya baku mutasnya sudah ada,
tapi kemudian kita di bawah baku mutu
itu ada dampak, ada resiko, maka
biasanya kita biasa harus melakukan
evaluasi kembali untuk menetapkan
kriteria atau baku mutu yang baru
barangkali ya. Jadi teorinya seperti itu
harusnya ya. Jadi bukan tiba-tiba, tapi
kita menetapkan baku mutu itu didasarkan
pada apa yang terjadi dan apa resiko
yang ada sehingga kita akhirnya ujungnya
kita bisa meningkatkan secara
terus-menerus ee kehidupan dan
kesejahteraan manusia. Ya, mungkin Bapak
Ibu juga pernah dengar baku mutunya
diturunkan dalam arti asalnya 10 jadi
lima gitu. Nah, itu sebetulnya pasti ada
pertimbangan kena karena resikonya lebih
tinggi ternyata masih ada resiko ketika
dengan 10 maka akhirnya baku mutunya
diturunkan. Nah, jadi kalau menceritakan
bagaimana dapat baku mutu itu sebetulnya
itu ya baik itu untuk environment.
Environment itu biasanya untuk merempati
biodiversitas apa ekosistem tapi juga ee
baku mutu untuk kesehatan. Nah,
mudah-mudahan dengan penjelasan ini
sudah terbayang ya, bahwa lingkungan
kita itu sebetulnya kurang lebih seperti
ini. Ada yang kita guna kita kita
beraktivitas aktivitas kita mengeluarkan
sesuatu ke lingkungan. Lingkungan
mungkin nanti ada kemungkinan mengandung
ee materi-materi yang mungkin
membahayakan dan barulah nanti organisme
akan terpapar, manusia akan terpapar.
Nah, tadi sudah sebutkan kalau manusia
terpapar itu mungkin ada efek dan ee ee
penyakit atau efek jangka panjang,
jangka pendek yang merugikan. Nah, itu
yang kita akan lalu selalu kita akan
kelola untuk itu untuk tidak terjadi dan
tujuan kita seluruh
ya individu, negara dan sebagainya kan
untuk meningkatkan kesejahteraan ya
termasuk juga meningkatkan ee tidak ada
penyakit ee jangka panjang yang
menurunkan usia harapan hidup. Baik,
saya kira mungkin ini analisa resiko. Ee
berikutnya yang saya akan coba sampaikan
adalah ee mencoba memberikan hasil
penelitian dari kami ini sebetnya
mahasiswa kami ee sebagai contoh
bagaimana penilaian resiko kesehatan
pada lingkungan udara itu kita akan ee
lakukan dan bagaimana itu nanti hasilnya
seperti apa ee untuk kasus saja ya. Nah,
ini ee penan resiko kesehatan ee di ini
saya kira yang kami lakukan ee adalah
mencoba di industri karena tuju apa tadi
kita lihat di industri ya apa namanya
judul kita ya ee kalau kita lihat lagi
di sini adalah konsentrasi ee pencamaran
udara PM 10 ini ada data penelitian dari
Novianti dan Semeru begitu ya itu di
Kabupaten Bandung itu ternyata di
industri itu lebih besar daripada non
industri ya begitu Begitu pula
konsentrasi PM 2,5 dan PM ee ee dari
penderitaan yang jadi ini cukup ee untuk
menunjukkan bahwa sebetulnya di daerah
industri itu memang ternyata PM 2,5 dan
PM10-nya lebih besar daripada pertanian
atau pemukiman ya. Dan saya kira dari
data-data kesehatan juga sudah ditemukan
ya sering sekali banyak kasus-kasus di
sekitar kita ini. Penyakit-penyakit yang
ada di puskesmas yang terdata itu adalah
terbanyak itu penyakit ISPA ya. ISPA itu
infeksi saluran pernapasan akut ya. Nah,
ini berhubungan dengan pernafasan.
Nasofaring akut berarti pernaapasan.
Hipertensi ternyata juga ini datanya
tapi ini belum tentu ya ee ee apa
namanya? Artinya secara tidak langsung
itu berasosiasi dengan kualitas udara
sehingga akhirnya kita melakukan
penelitian ee untuk melihat bagaimana
analisa resiko dari pencapatan udara ee
di berbagai tempat sebetulnya. Namun
nanti kita akan lihat bahasanya dengan
industri bar. Jadi kita ingin melihat
polutan-polutan yang ada yang di dalam
udara itu ada PM25, PM10, PM ee NO2, CO,
SO2, ozon dan termasuk di dalamnya
adalah kandungan logam berat yang
mungkin ditemukan ada di dalam PM2,5.
Jadi partikel itu debu itu bisa
mengandung zat kimia. Tadi sudah
dibayangkan ya, sudah ada gambarnya.
Bisa saja inorganik organik. Kebetulan
yang kita bahas pada penelitan ini
adalah kandungan loga berat ya. dan juga
kita mencoba melihat pengukuran
dampaknya. Tadi mungkin sudah disebutkan
dampak itu salah satu yang mudah atau
bukan salah satu yang disebutkan adalah
mengganggu atau menurunkan fungsi
paru-paru. Nah, penelitan kita akan
melakukan uji fungsi paru pada anak di
sekitar daerah yang kita perlu kita
evaluasi. Nah, nanti kita akan melihat
bagaimana angka resiko kesehatannya.
Nah, resiko kesehatan selalu akan
dihubungkan dengan penilaian resiko
terhadap ee penyakit kanker atau resiko
tidak kanker atau nonkarsinogen dan
karsinogen. Nah, baik mungkin ini kita
coba ya. Nah, ini sebetulnya tadi saya
lihat ini katanya ee De Vita ada ya.
Tadi saya lihat dari yang hadir ada
Devita nih. Devita ini penelitiannya
saya sampaikan di sini ya. Saya izin
begitu dan memang ini pendetaan kita
bersama waktu yuk ee kita masih kuliah
diik lingkungan ya bersama Winda ya.
Jadi kita melakukan penelitian di daerah
tiga daerah di Kabupaten Bandung. Ada
daerah pemukiman yang kita anggap
pemukiman ada daerah industri kita
anggap industri dan ada satu daerah ee
pertanian. Di daerah tersebut kita
lakukan pengukuran menggunakan
pengukuran kualitas udara. kita bekerja
sama dengan
DLH begitu
menggunakan AKMS ya, air quality
monitoring eh system ee dan eh kita juga
mengukur kertas udara dan mengukur nanti
dengan low volume sampler. Maaf saya
lupa ini ada low volume sampler ya. Jadi
ada kualitas udara yang terus-menerus
diukur di sini alatnya. Tapi kita juga
mengambil sampel kualitas udara dengan
menggunakan low vol centler. ee ditambah
ada grab, tapi ini kita enggak akan
bahas, ya. Nah, dari udara yang kita
sampling, kita bisa mengetuai kualitas
udara ambiennya di sini, tapi kita juga
bisa mendapatkan debu. Nah, dari debu
itu kita juga akan evaluasi kandungan
logam beratnya. Ini menggunakan X-ray eh
fraction eh X-ray diffraction begitu. Ee
dan nanti kita akan tahu ada di dalam
debut-sebut ada berapa banyak gitu ya
elemen-elemen yang ada terkandung dalam
debu. Nah, selain ada paparan yang ada
di udaranya, kita juga mengukur fungsi
paru-paru pada anak. Ini ada alat
namanya sperometer. Ini kita punya alat
ee apa? Kita melakukan pengukuran. Kami
mengukur pengukuran ya sama ee Devita
dengan Wida ini ee mengukur di 340
anak SD ya di daerah-daerah tersebut
secara total. dan kita akan cek apakah
anak-anak tersebut sudah mulai gangguan
ee pernapasan atau paru-paru atau fungsi
paru dan sebagainya. Jadi ini
pelaksanaannya. Nah, ini hasilnya kurang
lebihnya hasil yang didapatkan adalah ee
karena ini ditempatkan kurang lebih 1
minggu ya, 1 minggu ee pengukuran dan
kalau lihat dari grafik ini bisa
terlihat bahwa ini yang sebelah kiri ini
adalah PM 2,5, sebelah kanan adalah PM
10. Nah, bisa dilihat daerah industri
itu lebih besar. Ini yang orange ya,
industri. Sementara daerah ee pertanian
dan pemukiman itu relatif lebih rendah
ya kurang lebih. Namun pemukiman sendiri
ya bisa lihat sebenarnya cukup lumayan
juga ya. Kadang-kadang ada yang
tingginya begitu. Nah, ini untuk PM 2,5.
Sementara untuk PM 10. Nah, ini bisa
tergambarkan kurang lebih mirip gitu.
Industri selalu lebih besar. Nah, kalau
dari angkanya ini juga bisa kelihatan
bahwa secara jam ke jam itu ee
angka-angkanya ternyata ee pagi-pagi itu
cukup besar ya, cukup tinggi pada
pagi-pagi baik dari semua tempat
pagi-pagi itu lebih tinggi
konsentrasinya dibanding pada siang hari
gitu. Nah, jadi ini kondisi yang ada
dari hasil penelitian temukan baik itu
untuk PM 2,5 atau PM10. ee kurang lebih
seperti ini ya angka-angkanya dari dari
hasil monitoring ee AGMS ya. Baik, jadi
ini hasilnya. Kemudian kita lihat lagi.
Nah, kalau dari hasil itu dibandingkan
dengan baku mutu bagaimana begitu. Nah,
ini ee sudah dilihat lagi baku mutunya
katanya ini ada satu area ee e kiri itu
adalah pemukiman saya lupa ya. Ini ya
Cipara itu pegas pemukiman. Kedua
industri dan ketiga ee pertanian. Jadi
dari gambar ini bisa kelihatan juga
bahwa ada fluktuasi tadi ya ee
minggunya, harinya. Nah, ini dan
ternyata kalau dilihat selalu ee agak
sedikit tinggi ya untuk industri baik
itu untuk PM 2,5 atau PM2 ee 10 dan ee
ada beberapa yang sudah bisa melebihi
baku putu juga kalau dari hasil
pemantauan yang ini.
Nah, bagaimana dengan kondisi parameter
lain? Nah, ini kita akan melihat ee
kondisi ee parameter dari ee
ee kandungan CO, karbon monoksida, ozon,
dan juga NO2. Nah, kalau dilihat juga
sama kurang lebihnya naik turun begitu
dari hari ke hari. Tapi ini agak sedikit
berbeda ya. Kalau tadi sebelah kiri agak
tinggi, kok sebelahnya naiknya ada di
sini.
Ah, jadi ini kalau lihat lagi ee sama
tadi industri ee ini konsentrasinya ya.
ini konsentrasinya CO itu yang kuning,
ee ozon itu yang ee biru, dan NO2 yang
hijau. Nah, ini kurang lebih kondisinya
seperti ini. Kalau dibandingkan
ketiga-tiganya, kelihatannya yang
kelihatan terlebih tinggi adalah yang di
tengah ini ya. Yang di tengah ini adalah
industri. Sementara kalau dilihat dari
pertanian itu kelihatannya ee jauh lebih
rendah kondisinya ya. mungkin juga
peletakannya dekat sawah sih mungkin
waktu itu. Jadi ya memang ya enggak
apa-apa ini karena kita metode kita ya
pengukurannya seperti itu ya. Jadi
secara umum kelihatan lagi inilah
kondisi ee konsentrasi untuk CO, ozon,
dan juga NO2 di berbagai tempat tadi
menunjukkan hasil yang berbeda dan
mempunyai pola ee fluktuasi yang ee
berbeda juga gitu kurang lebih ya.
Nah, ini kalau dilihat dari SO2 tadi kan
tadi SO2 belum masuk ini kita lihat juga
ee sama-sama tetap industri kelihatan
paling tinggi ya. Ee kemudian pemukiman
ee berikutnya dan baru pertanian. Nah,
jadi kalau kita lihat makanya sama
pendapat apa sama hasil dari yang PM
tadi kurang lebih seperti ini. Dan ini
kalau dilihat ee konsentrasi harian
karena pengamatannya ee beberapa hari ya
5 hari eh 7 hari seminggu maka kelihatan
fluktuasinya berbeda antara hari 1, 2,
dan 3 ya kurang lebih. Nah, masih
dianggap e SO2 itu masih di bawahku mutu
kurang lebih. Nah, ini hasil pengukuran
kita.
Nah, kalau kita lihat secara keseluruhan
bagaimana disatukan begitu. Nah, ini PM
2,5, PM 10 dan seterusnya. Nah,
kelihatan lagi sama-sama ada apa Bapak
Ibu bisa lihat atau adik-adik semua
industri selalu lebih besar katanya ya
dari konsentrasi yang ditemukan di sini.
Ini hasil e penelitan kita. Nah,
berikutnya kita juga akan melihat
bagaimana dengan ee fungsi paru-paru
tadi yang kita ukur. Fungsi paru-paru
itu diukur tuh biasanya adalah hasilnya
liter ya, liter per per orang per apa
berapa liter kapasitas paru-paru. Jadi
memang kebetulan bukan liternya tapi
kita sudah ee konversi dengan
gangguannya. Jadi ada nanti dari hasil
tadi mungkin Bapak Ibu masih ingat ada
penjelasan kita mengukur FV kapasitas
force expiratory volume 1 detik itu eh
berapa liter. Nah, nanti kita bandingkan
dengan force eh vital capacity nanti ada
rasionya begitu. Nah, nanti ini akan
menentukan apakah gangguannya
restriktif, gangguannya obstruktif atau
kombinasi atau normal. Mungkin tadi
masih ingat ada PPOK. PPOK itu adalah
penyakit paru obstruktif kronis. Nah,
ini biasanya dihubungkan dengan tadi
gangguan obstruktif ya. Nah, kalau
dilihat bagaimana gangguan fungsi
paru-paru pada anak-anak dari peneritaan
kita itu bisa dilihat dari grafik di
sini. Maaf ini gampang ini ya. Kalau
dilihat yang normal itu berarti yang
biru. Nah, kalau lihat di gini dengan
mudah kita bisa mengatakan ya mana yang
normal yang paling kecil berarti itu
paling banyak gangguan. Yang dilihat
lagi sama-sama industri itu gangguan
fungsi paru-parunya lebih rendah. Paling
sori gangguan paru-parunya sori ee
fungsi paru-parunya ee normalnya lebih
sedikit paling sedikit berarti paling
banyak gangguannya. Dan kalau lihat dari
gambar sini normal di pertanian itu
lebih besar begitu ya. Di pemukiman ya
71% di sini 83%. Sementara di daerah
industri itu anak-anak yang normal
fungsi parupolnya hanya 35%.
Sementara yang 50%-nya mengalami kondisi
restriktif, ada gangguan kapasitas
fungsinya sudah dikategorikan
restriktif. Sementara kalau restriktif
di ee pemukiman dan itu relatif lebih
kecil ya. Nah, jadi ini bisa dibay
diperlihatkan
ee fungsi parupnya kurang lebih seperti
ini. Jadi semakin kita melihat bahwa ada
ternyata gangguan fungsi paru-paru pada
anak dengan memperhatikan perbedaan
tempat di industri dan bukan industri
kurang lebih. Cuman kalau dilihat lagi
yang domestik ini ada tambahan ya, ada
3% mengalami kombinasi ini dari 341
anak ya.
Baik, kita lanjut lagi. Nah, kemudian
kita lihat lagi fungsi paru-paru tadi
apakah berhubungan dengan pencemaran di
udara. Dan kalau dilihat lagi di sini
fungsi paru-parunya ternyata FIV tadi
ya. Jadi FIV nilainya semakin rendah
ketika konsentrasi pencemarnya
meningkat. Jadi kalau dari gambar ini
ada ee trennya seperti itu ya. Ini untuk
PM2,5 sama PM2,nya kalau meningkat
konsentrasinya sebelah kanan maka fungsi
paru-parunya semakin menurun ya. Ini
gambar kami seperti ini ya. Begitu pula
dengan PM10 trennya ke arah kanan
menggeser atau menurun ke arah yang
semakin tercemar ya. Begitu pula dengan
SO2, begitu pula dengan CO, begitu pula
dengan oxjon dan begitu pula dengan NO2.
Jadi kalau dilihat berarti sudah ada
data dari penelitian kita ini. Fungsi
paru-paru anak-anak akan menurun dengan
meningkatnya pencemaran udara dari
parameter-parameter yang dilakukan
penelitian atau pengukuran baik itu
PM2,5, PM dan seterusnya kurang lebih
ya.
Inilah salah satu yang kita cari atau
kita dapatkan dari hasil penelitian kita
ya. Nah, dari kalau kita lihat analisa
resiko tadi kita baru lihat untuk ee
fungsi paru-parunya. Nah, analisa resiko
ada memang perhitungan ya. Biasanya kita
akan tunjukkan dengan penilaian nilai
HI. Hi itu adalah hazard index. Hazard
index itu adalah jumlah dari eh hazard
question untuk masing-masing parameter.
Tadi parameter kita kan ada parameter PM
dan sebagainya itu dianggap sebagai ee
parameter atau indikatornya. Dari
masing-masing ini akan memberikan hazard
berapa besar gitu. Nah, kalau
dijumlahkan maka itu akan menjadikan HI
atau total dari hazard question dari
berbagai parameter yang kita uji gitu.
Nah, di ditemukan di sini hasilnya
seperti ini. Sama-sama kalau dilihat ini
kita gunakan untuk perhitungan bagi
anak. Karena tadi sudah kita tahu bahwa
anak itu punya kemungkinan rentan, lebih
rentan ee sehingga menjadi kelompok usia
yang kita akan ee bisa kita hitung dan
hi untuk dewasa. Kalau dari gambar
sebelah kiri nomor 15 ini terlihat bahwa
nilai HI yang besar semakin besar
berarti hazardnya hazard indeksnya
semakin tinggi. Artinya dia mempunyai
resiko lebih besar untuk menimbulkan
penyakit begitu. Nah, di sini kelihatan
industri itu hazardat indeksnya lebih
besar baik itu pada anak atau pada
dewasa. Tapi kalau kita lihat selalu
pada anak hazard indeks lebih tinggi
daripada pada dewasa. Nah, kod
angka-angkanya ini sebetulnya
angka-angkanya lebih kecil dari satu
hazard indeksnya. Biasanya yang
dinyatakan tadi beresiko itu adalah
ketika hazard indeksnya melebihi satu.
Nah, jadi kalau kita lihat begini
ternyata
hazard indeksnya ee tidak melebihi satu,
tapi kelihatan bahwa di daerah industri
itu lebih besar dibandingkan
daerah-daerah lainnya. industri yang
pertama pemukiman baru kemudian
pertanian ya. Jadi mudah ee bisa
terbayanglah kondisinya seperti itu ya.
Baik. Nah, kita juga ingin tahu apa sih
yang menyebabkan ee resiko itu ee apa
saja begitu ya. Berhubungan dengan apa
saja resiko itu dilihat dari
karakteristik ee anak-anaknya. Kita
perhatikan untuk tinggi badan jenis
kelamin lama tinggal di daerah tersebut
pajanannya itu berapa lama dia sering
keluar dan sebagainya. Kemudian apakah
sudah ada keluhan pernafasan sebelumnya?
Apakah kemudian juga jarak rumah dengan
jarak jalan raya? Karena terus terang
jalan ee debu itu kan bisa dihasilkan
dari berbagai sumber termasuk kegiatan
di jalan, transportasi juga bisa
memberikan tambahan ee percemar udara
ya. Nah, ini mungkin beberapa kita
anggap beberapa faktor yang kita waktu
itu uji untuk menilai apakah ada
resikonya terhadap ee fungsi paru-paru
ya. Nah, kalau dilihat ternyata yang
memberikan faktor penentu adalah tinggi
badan, jenis kelamin, dan mungkin
keluhan pernafasan. Tematnya rupanya
dari data sampel kita belum bisa
membuktikan bahwa adanya ee faktor yang
ee signifikan ya. Signifikan itu secara
tasistik signifikan. Tapi kalau dilihat
dari OR, OR itu adalah rasio. Orderasi
ASIO itu adalah ee bagaimana ee apa ya?
AS itu adalah kemungkinan ee resiko ee
dari ee pencemaran itu lebih tinggi
daripada orang yang tidak terpapar
pencemaran begitu. Or rasio itu
didapatkan nilai-nilai yang lebih dari
satu ini ya untuk semua aspek ini.
Berarti artinya sebetulnya ada semakin
dia terpapar atau semakin dia ee
terpapar sini adalah di sini ya
faktor-faktor yang ini kategori ini ee
maka itu ternyata memberikan resiko
lebih tinggi dari adanya fungsi
paru-paru yang menurun kurang lebih.
Nah, ini ternyata semuanya bisa di satu
ee dan ini akhirnya menentukan kalau
yang paling besar di sini adalah tinggi
badan karena memang betul fungsi
paru-paru itu ditentukan lebih besar
banyak. Jadi fungsi paru-paru manusia
itu atau orang ditentukan oleh rongga ee
paru-parunya ya atau rongga dadanya.
Karena semakin tinggi semakin ee usianya
juga apa besar besar rongga ini maka
akan kapasitas paru-parunya akan
menentukan ya. Jadi kurang lebih seperti
itu. Namun kalau dilihat ini ee ada
beberapa kemungkinan juga paparan rokok
sebetulnya lebih dari satu, obat nyampuk
bakar ada lebih dari satu. Namun secara
statistik ternyata kurang ee apa? Kurang
ee penting atau kurang ee signifikan ya.
Kurang lebih. Nah, jadi ini ee hasil
dari ee faktor-faktor yang mungkin
mempengaruhi fungsi paru-paru dan
kelihatan di sini mungkin ee kondisinya
adalah seperti ini. Kenapa ini tidak
bisa dibuka dengan konsentrasinya?
Karena kita waktu itu tidak punya data
untuk setiap anak berapa konsentrasi
paparannya ya. Tapi ini setidaknya
memberikan gambaran ee fungsi ee apa
saja yang faktor apa saja mempengaruhi
fungsi paru-paru dari responden
anak-anak kita pada saat itu ya. Kurang
lebih
baik. Nah, kita juga tertarik ini untuk
melihat ee bagaimana sih resiko untuk
mendapatkan ee gangguan fungsi paru pada
orang atau pada anak-anak khususnya yang
tinggal di industri dibandingkan dengan
pemukiman. Dan ternyata kalau lihat
angkanya lebih dari satu, maka itu akan
menunjukkan bahwa ee anak-anak yang
tinggal di daerah industri itu mempunyai
resiko 4,5 kali lebih besar untuk
mengalami gangguan fungsi paru-paru
dibanding di daerah pemukiman. Itu
kurang lebih ya. Bagaimana dengan
industri dan pertanian? Nah,
pembandingkannya kalau industri
pertanian angkanya lebih besar lagi
ternyata. Jadi, anak-anak yang tinggal
di daerah industri akan mempunyai
kemungkinan gangguan fungsi paru-paru
kali lebih besar dibandingkan anak-anak
yang tinggal dekat pertanian. Nah,
sementara permukiman juga dengan
pertanian juga ada satu konsep. Jadi,
ini upaya kita untuk melihat apa sih
perbedaannya resiko ketika tinggal di
daerah industri, pemukiman ataupun
pertanian. dilihat dari hasil penelitian
untuk pengukuran fungsi paru pada anak
kita ya kurang lebih. Baik, berikutnya
barangkali kita akan lihat lagi. Nah,
ini ditambah lagi ini yang ee hasil
pengukuran kita melihat tadi di dalam
debu yang kita ukur, kita sampling itu
kita memeriksa ada berapa parameter
elemen kurang lebih unsur apa yang ada
dikandung di dalam debu itu. Nah, ini
ini dari Devita ya. ada 21 ee yang
diukur itu ee ternyata ee macam-macam.
Ternyata tiap daerah bisa beda-beda
begitu ya yang komponennya. Ee pemukiman
ternyata ada TI, titanium, magnesium dan
iron. Kemudian ada kecamatan Dayak
Cololotnya itu ada Czing TI dan ee
sebentara daerah pertanian itu ada TI,
CD, dan ee ya perak ya. Jadi ini umumnya
yang bisa didapatkan. Nah, pada dasarnya
ini juga sebetulnya kan belum tentu dari
kegiatan-kegiatan
industri saja, bisa saja juga dari
kegiatan-kegiatan di sekitarnya, baik
itu transportasi, baik itu dari ee
alami, karena alami juga kan ada debu
dan sebagainya ya. Sehingga akhirnya
kalau kita lihat ini hanya untuk tujukan
saja kepada ee semua yang hadir pada apa
yang dari pendetaan ini bahwa di balik
debu yang kita kumpulkan itu dari
masing-masing daerah ternyata mempunyai
ee kandungan unsur yang banyak ya
termasuk unsur-unsur yang mungkin di
sini kromium data cukup tinggi ditemukan
baik itu di semua daerah ya. Ada kromium
kemudian ada eh maaf ada juga kadmium
gitu ya dan ada perak begitu ya. Nah,
ini ee kalau kita dapat konsentrasi
logamnya, maka kita juga bisa mencoba
menghitung analisa resiko dari paparan
logam pada ee ee daerah-daerah tersebut.
Ahah. Kita akan berlanjut kepada
pengukuran ee resikonya. Oh, sebetul.
Jadi ini kod komposisinya kurang lebih
seperti ini yang didapatkan dari
masing-masing daerah. Jadi, tidak sama
antara daerah pemukiman, daerah
industri, dan juga daerah pertanian ya.
Nah, saya kira ini. Baik, kita lanjut
lagi. Nah, kalau kita hitung lagi ee
tadi sama-sama analisa resikonya tadi
dinyatakan dengan HI. Hi itu adalah
untuk menyatakan resiko nonkarsinogenik.
Nah, ini dari PM ee PM 2,5 sama ya
hasilnya dengan penelitian yang karena
memang kemarin kita melakukan penelitian
itu dua cara pengukuran debunya ya.
sehingga kita mendapatkan tapi sama-sama
ee resiko hazard indeks dari ee industri
untuk PM itu lebih besar dari ee ee di
industri daripada pemukiman dan
pertanian.
Namun kalau kita bicara tadi ee
unsur-unsurnya atau logam-logamnya, maka
ternyata kita dapatkan nilai yang
berbeda. Jadi artinya ternyata resiko
yang ditemukan pada ee daerah permukiman
itu HI-nya cukup banyak karena ternyata
di sana ada arsen, ada karpium dan
sebagainya. Dan kalau ditotal-totalkan
maka ternyata lebih tinggi ee dari satu
gitu. Nah, berarti kan ini tapi di set
dari situ ternyata pemukimannya daerah
pemukiman yang ternyata paling banyak
ditemukan ee nilai hazard indeksnya
dibanding dengan ee industri ini ya
kurang lebih ini hasil penelitian kita
seperti ini ya. Jadi mungkin agak
sedikit berbeda dengan PM saja atau tadi
dengan SO dan sebagainya.
Baik, saya kira kalau lihat lagi mana
unsur yang paling menentukan bahayanya
ternyata dari kromi ya, baik itu di
daerah pemukiman, daerah pertanian itu
kromium yang paling dominan di daerah
Bandung kurang lebih.
Nah, selain ee resiko terhadap ee nonkar
karsinogenik yang dikatakan dengan ee
nilai hazat ITEK, kita juga bisa menilai
analisa resikonya untuk penyakit
karsinogenik atau kemungkinan terjadinya
kanker. Nah, dari ini bisa dihitung dari
mana? Dari logam-logam yang kita ukur
tadi memang ada perhitungan dan
seterusnya. kita akan ee hitung begitu
dengan ee baku ee apa kemungkinan dia
slope faktor isinya kalau untuk ee
resiko kanker. Nah, ternyata kalau kita
lihat resiko kanker itu ee angkanya
biasanya nanti angkanya tuh dilihat aman
tidaknya itu antara 10^ -6 sampai 10^ -4
begitu ya. Nah, ini ditemukan nih
kelihatannya ada yang 10^ -3 berarti itu
lebih besar resikonya dibanding yang
resiko tadi ECR ini ya. Dan namun kalau
dilihat dari hasilnya sama-sama ECR
juga. jatuh ses kanseris itu pada anak
lebih tinggi dan ternyata kalau kita
lihat lagi ini ditemukan di daerah
permukiman justru yang lebih tinggi ya
karena yang ada angka ini ya ada angka
ee lebih besar nilainya dan apa komponen
yang utama sama-sama kita lihat lagi
adalah komponen kromium dan juga ada
katmium kurang lebih yang menyebabkan
itu. Baik, mungkin secara keseluruhan
dari hasil perend tersebut mungkin bisa
disimpulkanlah kurang lebih bahwa
sebetulnya dari pengukuran kita waktu
itu kami waktu itu adalah konsentrasi
pencemaran udara di daerah ee industri
itu ternyata lebih tinggi untuk
kasus-kasus PM2,5 atau parameter
parameter PM2,5, PM10, SO2, COJ, dan NO2
ya dibanding daerah permukiman dan
pertanian. Kemudian tadi juga sudah
didapatkan bahwa betul ternyata
kapasitas paru-paru anak-anak itu
ternyata ee yang lebih banyak gangguan
paru-parunya, fungsi paru itu temukan di
daerah pertanian ya. Dan kemudian tadi
juga kita sudah mendapatkan bahwa
pencamaran udara PM 2,5 dan seterusnya
tadi itu meningkat ee menurunkan fungsi
paru-paru ya. E namun kalau dari senilai
resiko tadi kan kalau yang untuk ee PM
10 dan sebagainya itu resikonya lebih
kecil dari ee satu berarti masih tidak
terlalu menjadi ee pertimbangan risiko.
Tapi kalau dilihat dari logam berat
ternyata memang sudah ada hasil
didapatkan baik itu untuk HI, hazat
indeks, pan, logam berat dan paparan eh
ee sori HI non karsinogenic risk ataupun
ee eh cancer risk ee itu ternyata lebih
tinggi di daerah pemukiman ya. Nah, dari
penelitian ini mungkin secara
keseluruhan kami bisa men menyampaikan
bahwa kita bisa menggunakan ee ee apa?
Jadi, kalau ada pencemaran begitu ya,
kita bisa menghitung ee analisa resiko
kesehatan yang mungkin ditimbulkannya.
Jadi, Nus kesehat itu sebenarnya
probability kemungkinan dia mendapatkan
resiko kesehatan dan akhirnya kalau kita
bisa menemukan tadi apakah di daerah
mana yang lebih tinggi dan seterusnya,
maka tentu saja kita juga usaha kita
untuk mengantisipasi atau menangani
kemungkinan ee dampak yang lebih ee
buruknya itu seharusnya kita bisa
siapkan. Mungkin itu saja yang bisa saya
sampaikan untuk ee kali ini. Lebih
kurangnya saya mohon maaf dan terima
kasih atas ee perhatian dan
kesabarannya. Saya enggak tahu ini
apakah terlalu lama ee presentasinya.
Mungkin saya kembalikan kepada ee
panitia maka saya persilakan. Hatur
nuhun. Saya kira demikian dari saya.
Terima kasih.
Sama-sama. Baik, terima kasih Prof.
Indah atas penyampaian materi ee yang ee
tadi disampaikan. Mungkin ee sebelum
kita ke pertanyaan langsung ee kita ke
pertanyaan yang sudah ee Bapak Ibu
sampaikan di Slidu, saya izin untuk ee
menayangkannya terlebih dahulu.
Mungkin dari Prof. Inda bisa dijawab
satu persatu, Prof. dari yang paling
atas.
ee pengendalan seperti laporan semester
ee apakah tersebut sudah terkendali
dengan menit. Mm terus terang, Pak.
Mungkin kalau ee ini kalau saya lihat ee
kita tuh memang bagaimana kita mencoba
mencegah ee atau mengendalikan ini
sebetulnya memang betul adalah mencoba
melihat data-data yang kita kumpulkan
gitu ya. mau data laporan kualitas udara
atau penyakit begitu. Kalau untuk
masyarakat barangkali memang ee data
penyakit itu akan sangat penting ya ee
melihat naik turunnya dan ee
apa namanya ee
apakah sudah terjadi lebih besar
kejadiannya atau tidak. Itu memang dari
data. Ee saya kurang tahu apakah ini
maksudnya CAM itu yang apa ya kalau
boleh tahu ee sebentar saya. Apakah data
yang ee laporan yang secara umum atau
bagaimana? Saya kurang maaf, kurang
paham. Tapi pada dasarnya begini. Jadi
intinya ee
selama ini setahu saya pencatatan data
penyakit itu hanya didapat ee dari
puskesmas atau dari laporan orang datang
gitu. Tapi kan orang tidak semuanya
datang sakit begitu. Tadi kan sudah di
dalam piramida sehingga kalau dia tidak
datang tidak sakit tidak akan ada
datanya. Itu kelemahan kita ya. Nah,
sementara barangkali mungkin ee perlu
saya ee kalau memang kita bisa
mengantisipasi lebih jauh lagi
sebenarnya harusnya ada mekanisme lain
untuk memberikan ee apa ya ee laporan
atau ee kondisi itu tidak harus yang
sakit dulu gitu. Nah, ini yang
sebetulnya kalau dari menurut saya ini
yang belum ada di tempat kita atau di
daerah ee di Indonesia bagaimana
mekanisme untuk mendapatkan informasi
gangguan ini tanpa sebelum dia sakit
gitu ya. Karena kalau sudah sakit kan
berarti memang bisa didapatnya dari ee
data-data penyakit.
Kurang lebih mungkin itu sudah
terkendali atau tidak. Saya kira harus
dilihat dari datanya sih. Kalau datanya
dikatakan terkendali itu biasanya mm
data penyakit itu kan ada angkanya
begitu ya. Jadi nanti ada angka ee
rata-rata dan sebagainya. Biasanya kita
mengatakan terkendali itu kalau masih di
bawah ee ada apa masih dalam sekitar
rata-rata ee ditambah mungkin belum
terjadi kasus luar biasa. Nah, itu
biasanya kita anggap terkendali begitu.
Ee mungkin itu mungkin ya saya enggak
tahu apakah menjawab atau tidak gitu.
Apa langsung ke yang lain atau ada mau
ditanya ada ada penanyaannya juga Pak
Mas Wajid? Boleh ee langsung dulu saja
Prof. Oh, oke. Baik. Nah, baik. Yang
kedua, jadi ee eh yang mana ini, ya?
Tadi
sebentar, Prof. E banyak sekali soalnya,
ya.
Betul. Nah, ee mungkin dari atas saja,
Prof. Oke.
Bagaimana mitikasi terbaik kita untuk
daerah tempat daerah industri
mengeval? Ya, intinya sih sebetulnya ee
harusnya ada dua bukan bukan bukan usaha
sendiri ya. Tadi berbagai usaha e
berbagai ee ee stakeholder lah harus
bersama-sama. Industri juga berangkali
jangan sampai mengeluarkan
pencemaran. keluar karena kan sebetulnya
institusi terkena aturan emisi ya itu
emisi ee seperti apa itu harusnya
ditepak apa tetap ee dilakukan tapi
masalahnya kan pencemaran udara tuh
memang tadi bukan hanya industri saja
tapi juga bukan dari industri tapi
mungkin dari kegiatan transportasi dan
sebagainya itu semua bisa menimbulkan
pencemaran ya sebetulnya ee ada cara
lagi kalau kita ingin mengetahui ee
suatu tempat itu kandungannya sekian itu
sumbernya apa saja saja ada beberapa
metode lagi cuma kita mungkin saat ini
tidak belum kita lakukan sehingga kita
juga bisa mendeteksi apakah zat-zat
tersebut itu dari sumbernya mana itu ada
pendekatan itu ya. Ee tapi pada dasarnya
kalau menurut saya kalau tinggal di
daerah industri ya kalau memang terasa
ada gangguan lebih baik mungkin apakah
kalau bagi manusia sih paling mudah
adalah membuat pakai masker begitu ya.
Kalau bagi industrinya ya tadi pem dari
ee pengawas atau KLH atau DLH mungkin
melakukan ee apa istilahnya pengukuran
kalau melanggar berarti harus ditindak
apa di apa di apa namanya ditindak apa
disanksi itu itu upaya kita. Jadi memang
ee tidak bisa satu sendiri saja ya. Jadi
sama-sama industrinya iya masyarakatnya
kalau memang ingin menjaga ya barangkali
pakailah masker. barangkali kalau memang
dianggap itu sudah tidak ee tidak nyaman
dan sebagainya begitu ya. Ee dan
pemerintah juga tetap melakukan ee upaya
inspeksi, pengukuran sehingga barangkali
mana yang melanggar itu ya di disksi
diberikan ee hukuman mungkin kurang
lebih seperti itu ya. Saya kira itu jadi
enggak bisa sendirian harus
bersama-sama.
Baik, mungkin nomor dua berbagai macam
jenis P seperti ini ya. Dampaknya
sebetulnya berbeda-beda ya. Ee jadi
macam-macamlah tapi mungkin ee saya
tidak bisa sebutkan sini karena
mekanisme dia mempengaruhi ee pada ee
pada apa namanya pada tubuh itu
beda-beda ya. Ee saya enggak hafal
persis ya, cuma yang paling saya hafal
sih paling ya ada yang ma tuh
menyebabkan iritasi gitu ya. Rata-rata
sih pasti pernafasan, tapi bentuknya ada
bentuk iritasi, ada bentuk juga yang
mungkin seperti CO itu kan lebih
berbahaya ya karena CO itu bisa mengikat
oksigen sehingga bisa menyebabkan
kematian dan sebagainya. Jadi ini ee
memang berbeda-beda bahayanya. mungkin
silakan dibaca lagi ke atau carita tuh
gampanglah banyak kok ini sebetulnya ya
ee dampak dari CO2 SO2 kalau ee biasanya
yang menjadi masalah tuh SO2 NO2 NO2
atau NOX atau SOK itu ya yang paling
banyak termasuk juga PM gitu tapi memang
berbeda-beda ee sedikit berbeda ee ee
apa dampaknya untuk dari masing-masing
tersebut tadi ya mungkin ada yang
mekanismenya mengiritasi ada yang
bereaksi dengan oksigen dan seterusnya.
Oke mudah-mudahan menjawab ya.
Berikutnya adalah bagaimana hubungan
residu
resurgensi dan resistasi OPT patogen.
Aduh saya kurang paham ini. Opt patogen
itu apa tuh? Dan juga krisis
biodiversitas.
Mungkin kalau boleh saya lihat patogen
itu kalau bagi saya patogen itu adalah
ee penyebab penyakit ya. Jadi, penyebab
penyakit itu ee sering dihubungkan
adalah dari organisme ya ee
mikroba-mikroba kecil tadi. Nah, kita
tidak tahu sebetulnya ee di udara itu
kan mungkin ada gitu waktu zaman mungkin
kita bisa melihat zaman COVID kan,
kenapa orang tertular padahal enggak
kelihatan apa-apa ya memang di udaranya
ada e virusnya itu bisa menyebar ke
mana-mana gitu. Nah, akhirnya memang
semungkinan besar terjadi ee patogen,
organisme patogen ya memang ada. Kalau
dalam hubungan dengan krisis
biodiversitas
ee mungkin tidak terlalu secara langsung
ya. Ee yang jelas kalau krisis
biodiversitas itu bisa saja ada mungkin
saya menilai karena yang menjadi sakit
itu bukan hanya manusia ya. Bisa saja
yang menjadi gangguan kesehatan itu Pak
ditemukan juga bukan jadi langsung mati.
musnah gitu ya ee tanaman dan
sebagainya. Tapi mungkin aja ada
gangguan kesehatan bagi tanaman dari
pencemaran udara juga mungkin ya. J
sebetulnya
ee kalau sampai lebih parah lagi ya bisa
saja mungkin menyebabkan pertumbuhan
terganggu kematian mungkin bisa saja
tapi ee rasanya ee mungkin masalah dosis
dan ee konsentrasinya itu yang mungkin
menentukan ya. Jadi kalau saya lihat ee
hubungannya sih ee dengan jadi kalau
dilihat saya nangkapnya saya enggak tahu
mohon maaf ini kalau saya kurang pasti
menjawabnya tapi saya menangkap bahwa di
dalam polusi udara ada kemungkinan
mengandung organisme patogen itu. Betul.
Kalau dihubungkan dengan polusi udara
dengan biodiversitas sebetulnya polusi
udara juga bisa menyebabkan gangguan
pada tanaman dan hewan, gitu. Namun
barangkali ee tingkatannya ee
tingkatannya bisa tidak selalu mati
habis biodesat musnah. Bisa saja dia
mengganggu nekrosis ee daun-daun yang
mungkin kuning dan sebagainya
pertumbuhan terganggu itu bisa seperti
itu. Sehingga ujung-ujungnya mungkin
nanti dia mengalami diversitas bisa saja
ya kurang lebih mudah-mudahan menjawab.
Baik berikutnya metodologi mempengaruhi
ya. Betul, sangat betul ya. Bagaimana
metodologi angin suhu, kelebaban itu.
Karena di udara itu kalau kita mau
melakukan pengukuran mengkualitas udara
selalu akan kita coba cek arah anginnya
ke mana, windrose-nya ke mana. Sehingga
dari wintros itu kita juga mungkin bisa
saja sumbernya dari mana tapi masuk ke
daerah kita. Ya itu memang harus
dipertimbangkan. Ee tentu saja ee kalau
nanti misalnya mengukur ya tadi ee kalau
dari industri berarti ee betul enggak
itu tuh dari arah industri itu ee ke
daerah masyarakatnya atau mungkin bahwa
bahkan ada daerah ee sumber-sumber lain
yang bisa menjadi sumber ee yang membawa
ee percbaran itu ke daerah ke masyarakat
misal. Jadi itu menentukan. Betul.
Makanya biasanya selalu ada pertimbangan
ee windrose ya di dalam pengukuran di
mana yang paling tepat untuk mengukur
kualitas udara. Oke. Barangkali
ee apa tindakan yang pemerintah dan
perusahaan industri dalam rangka
mengatasi proses bilang ya. Pada
dasarnya tadi pemerintah sih sebetulnya
kan sudah kalau semua kegiatan, semua
industri itu kan harusnya terkena
kewajiban melaporkan melakukan
pengukuran,
melaporkan konsentrasi emisi tadi ee
berapa dan sebagainya itu sebetulnya ada
ya. Itu upayanya adalah kalau dia tidak
mau dinyatakan melanggar ya berarti
harus memenuhi ee emisinya, batasan
emisinya tapi baku mutu emisinya berapa
begitu. Kalau ini diyakinkan bahwa dia
memang begitu, berarti sebetulnya dia
sudah berkontribusi untuk tidak
mencemari. Ya, sementara kalau
pemerintah saya kira ya tadi mengamati
dan mengukur kualitas udara di berbagai
tempat ee secara rutin itu seara
sebetulnya itu adalah salah satu upaya
kita untuk melihat apakah terjadi per ee
percemaran udara atau tidak. Mungkin
demikian
apa enggak? Mudah-mudahan menjawab.
Mohon maaf. Baik,
sudah semuanya barangkali atau mau
langsung ke mana? Mangga
boleh. Ee kita sekarang beralih ke
pertanyaan secara langsung. Di sini Pak
Sugeng sudah ee res hand. Silakan kepada
Pak Sugeng untuk menyampaikan
pertanyaannya.
Iya, bisa didengar ya? Terima kasih, Bu.
Bisa, Pak. Nah, Bu, saya tertarik itu
tadi, Bu yang nonkarsinogen dan yang
karsinogen ya, Bu, ya? He yang yang
nonkarsinogin tadi dalam studi kasus
atau penelitian tadi di tiga wilayah
tadi itu kan yang nonkarsinogin itu
dampak terpaparnya atau analisis risiko
kesehatannya itu yang ee
apa ee industri itu lebih tinggi
dibandingkan dengan pemukiman dan paling
kecil itu pertanian ya itu kira-kira
penyebabnya apa Bu ya kok seperti itu.
Kemudian yang sebaliknya yang karsinogen
yang menyebabkan kanker tadi itu justru
di pemukiman itu lebih tinggi daripada
yang di industri. Kemudian yang
tengah-tengah tadi pertanian. Ini
kira-kira apa ya Bu ya yang menjadi
penyebab itu? Karena saya itu tanya ya
kadang-kadang di dulu pernah saudara itu
ada yang kena kanker keparu ya. Kemudian
saya tanya itu kira-kira penyebabnya
apa, Dok? Itu di Jogja Bu. Di Jogja.
Wah, itu penyebabnya mungkin karena
rokok ya. Ini kan saya masih tanya-tanya
itu kok rokok ya, kenapa ya rokok ya
gitu. Nah, ini terkait dengan ini
mungkin kanker ini tadi kan yang di
karsinogin tadi yang justru di pemukiman
dan pertanian itu lebih tinggi daripada
yang di industri. Nah, ini kira-kira
penyebabnya apa? Kemudian yang kedua,
kira-kira di industri tadi itu kan
misalnya di tiga wilayah tadi industri
yang dominan itu industri-industri apa
ya? Ini ini kita belum jelas Bu. Jadi
kira-kira industri utamanya di Bandung
tadi kira-kira apa? Karena industri itu
bisa bermacam-macam dan itu menjadi
sumber pulutan udara. Di samping itu
juga tadi Ibu katakan tidak hanya dari
tapi juga dari daerah-daerah secara
alami itu jika mengeluarkan polusi.
Misalnya kawasan pertambangan itu
lebih-lebih yang tambang terbuka itu kan
kadang-kadang ada polusi yang PM 2,5 itu
bisa sampai membawa logam berat. Mungkin
juga ee ada juga misalnya letusan gunung
api itu membawa pasir kuasa yang
ukurannya bisa lebih kecil dari PM 2,5
dan bisa juga PM10. Nah, ini ini
mestinya harus ada kriteria yang untuk
menjadi pembeda atau dominansi penyebab
pulutan itu apa gitu loh. Jadi ini ee
menjadi kunci untuk memitigasi
selanjutnya. Jadi mitigasi yang akan
dilakukan itu seperti apa? baik untuk
industrinya sendiri, kemudian bagi
masyarakat yang tadi secara secara
mudah itu ya pakai masker gitu ya. Nah,
ini terutama untuk industri. Industri
itu apa yang harus dilakukan untuk
mencegah karena penggunaan BBM fosil itu
kan sekarang juga semakin tinggi. Ini
ini juga menjadi sumber pulutan udara
yang sangat tinggi. Saya kira itu, Bu.
Terima kasih Bu. Baik, terima kasih
Pakeng. Ee saya kira pertanyaannya
mungkin ee pasti pertanyaan yang ee apa
banyak ya mungkin salah mendengar tadi
dan sebagainya. Ee begini Bapak, jadi
kalau kita melakukan analisa resiko itu
sebetulnya itu upaya kita untuk
memprediksi ya Pak ya. Sekali lagi
analisa resiko itu tidak tepat Pak, tapi
upaya kita melihat kemungkinan atau
probability ada resiko itu kita hitung
gitu. Ee tadi kita saya katakan resiko
itu dibagi dua. Kalau perhitungan
analisa resiko itu apakah resiko
terhadap nonkarsinogen dan resiko
terhadap karsinogen itu penyebab kanker
atau menyebabkan kanker ya. Nah,
sebetulnya perhitungannya itu kenapa
bisa dapat angka besar, kecil dan
sebagainya itu sebetulnya sangat
tergantung dari ee bahan kimianya atau
katakanlah indikator ya atau parameter
apa yang ada di tempat tersebut gitu.
Jadi kalau katakanlah ee katakanlah ada
zat ee seperti arsen misalnya, arsen itu
sudah dinyatakan orang atau sudah
sepakat begitu ya ee itu adalah
karsinogen.
Kemudian ee krom krom 6 plus itu adalah
karsinogen. Jadi kalau kita mengatakan
ada suatu hasil resiko ada karsinogen,
berarti kemungkinan yang dihitung itu
adalah yang tadi zat-zat yang dianggap
karsinogen tadi, Pak. Ee jadi kalau
mengatakan ee kenapa dapat angka begitu
ya, kami di sini melakukan pengukuran di
daerah tersebut ada cacat-cat apa saja.
Nah, cacat apa saja itu nanti kita akan
lihat dari literaturnya apakah dia
karsinogen atau tidak karsinogen. Kalau
dia tidak karsinogen biasanya ada yang
namanya referendose. Jadi referendose
tuh angkanya sekian yang dianggap aman.
Nah, jadi kalau nanti kita tahu bahwa
ada angka konsentrasi zat ini
nonkarsinogen sekian di tempat tersebut,
kita hitung paparannya, jangka waktunya,
durasi dan sebagainya. Nah, nanti kita
akan bandingkan dengan baku mutunya.
Kalau bak mutu refernandusnya itu ee
tidak dilapui, berarti ini tidak
memberikan kemungkinan tadi probability
memberikan ee hazard ee memberikan
resiko non kasinogen rendah karena
kurang dari satu. Sementara kalau ee
karsinogen itu sama-sama prinsipnya
zat-zatnya kita lihat tergantung
kesepakatan di yang berlaku begitu ya.
Sepakatan berlaku tuh sebetulnya kita
mengacu kepada literatur-literatur bahwa
zat ini sudah dikatakan ee ee karsinogen
atau menyebabkan kanker bagi manusia.
Itu sebetulnya bukan sembarangan. Jadi
itu ada yang mengeluarkan kari ada Iris
gitu ya, ada IAR IARC. Jadi itu
sebenarnya banyak yang mengembangkan
tapi di Indonesia saya kurang tahu. Tapi
kita biasanya mengacu ke luar negeri.
Jadi mengatakan zat itu menyebabkan
kanker atau tidak itu sebetulnya ada
bukti literaturnya, ada bukti ee
penelitian-penelitian sehingga nanti
akhirnya dinyatakan zat ini adalah
karsinogen. Nah, nanti penentuan
resikonya nanti ada perhitungannya lagi
gitu, Pak. Nanti didapatlah zat ini
menyebabkan resikonya dengan konsentrasi
di tempat tersebut sekian
hitungan-hitungan tersebut maka akan ee
dapatlah angka resiko angkanya berapa.
Nah, nanti angka ini dihubungkan apakah
dia ee kalau tadi nonkarsinogen kan
nanti nilai HQ atau HI lebih dari satu
atau tidak. Sementara kalau untuk ee
karsinogen atau ee resiko karsinogen
atau kanker itu dilihat dari tadi 10^-4
atau sampai 10^-6 ini ee kita lihat
angkanya itu. Jadi menyatakan dia
penyebabnya ee menyebabkan tadi anisa
resiko tua adalah memprediksi atau bukan
memprediksi ee apa sih namanya?
probability menyebabkan resiko
lebih besar dari satu atau lebih besar
dari tadi angka kasinogen 10^-6 misalnya
itu ee ada atau tidak di daerah
tersebut. Jadi sebetulnya itu
perhitungan saja, Pak. Nah, kalau tadi
Bapak mengatakan ada ee di Yogyakarta
ada yang sakit kanker ee paru-paru gitu,
penyebabnya apa gitu? Sebetulnya
penyebab kanker tuh sampai saat ini
belum dinyatakan secara kalau ada
seseorang sakit begitu paruh ee kanker
masih sulit, Pak, ditemukan penyebabnya
apa gitu. Tapi tadi kita mengacu kepada
yang sudah dari konvensi itu apakah dia
terpapar zat-zat yang dikatakan
kasinogen begitu, Pak. Misalnya saya
enggak dirok itu zatnya banyak sekali.
yang ketika orang merokok itu saya lupa
ya katanya ada yang bilang 30 bahan
kimia itu sebetulnya ada yang dihisab
dari rokok itu. Nah, kalau di dalam 30
itu ada yang kasih bisa saja itu mungkin
memberikan kontribusi kejadian paru-paru
pada penderita kanker paru-paru eh sori
kanker paru-paru ya. Jadi kalau
mengatakan, "Ah, saudara saya kenapa ya,
Pak? Penyebabnya apa ya?" ya bisa
macam-macam sekali gitu. Tapi kalau dia
merokok mungkin saja dari rokok itu ada
kandungan zat-zat tadi. Mungkin saja di
tempat tersebut ada paparan yang tadi
kasinogen. Bisa saja itu seperti itu.
Jadi kadang-kadang ee mengatakan
seseorang ee kanker itu sebetulnya kita
agak sulit karena ini karena ini gitu.
Biasanya kanker itu ee didanya dari
kemungkinan-kemungkinan
paparan yang sangat bermacam-macam tadi,
Pak. Biasanya seperti itu. Kecuali
mungkin ada satu orang betul-betul ee
terus-terusan peran yang memang
karsinogen tadi ya sudah dia pasti akan
mendapat paparan dan bisa saja. dari
karena tersebut ya mungkin contohnya ee
saya pernah mendapatkan informasi ada
industri di suatu tempat begitu ya di ee
saya tahulah ada di mana bukan hanya
bukan hanya di di bukan di Indonesia
begitu ya. Jadi ada tempat kerja di
tempat kerja tersebut ternyata ditemukan
ee pekerjanya kanker gitu. Tahun pertama
dia hanya satu. Kemudian berikutnya eh
ketemu lagi ada orang lain lagi di
tempat kerja tersebut kanker lagi
begitu. Nah, kalau sudah begitu
kemungkinan besar kita pasti akan
mencurigai di tempat kerja tersebut ada
apa gitu dan haruslah diukur ada apa
saja yang ada memapari di sana. Kalau
nanti dia memapari jejatnya itu tenan
kasinogen ya akhirnya bisa dikatakan
bahwa oh mungkin di tempat tersebut ee
dikeluarkan diemisikan zat-zat
karsinogen ini sehingga
pekerja-pekerjanya terpapar dalam jangka
waktu yang panjang secara tidak disadari
dan akhirnya akan membentuk atau
mempengaruhi atau menyebabkan penyakit
kanker tersebut gitu. Kurang lebih
begitu mungkin Pak Sugeng mohon maaf
apakah sudah cukup jelas ya. Jadi, jadi
prediksi ee ya maaf ya, Pak. Tadi
prediksi dokter tadi mungkin juga masih
hipotesis ya. Ya, ya, Prof ya. Jadi
kemungkinan ada parameter-parameter lain
yang sebetulnya ee ikut bermain di situ
gitu ya. Ya. Jadi kalau kalau analisa
resiko itu itu adalah mencoba
menilai
kemungkinan ada resiko tadi dengan suatu
metode perhitungan gitu, Pak. Nah, itu
sebetulnya kita ini berguna karena tadi
kita bisa membandingkan, oh daerah sini
pencemarannya seperti ini, daerah ini
pencemarannya begini. Resikonya ini tuh
seberapa besar untuk penimbulkan kanker
atau non kanker begitu. Nah, itu
dipengaruhi oleh apa? Oleh
pcemar-pencemarnya. Ada apa aja begitu,
Pak. Nah, jadi kalau ini sudah dapat
angkanya kan berarti katakanlah oh ini
ternyata melebihi yang resiko yang kita
terima. katakanlah tadi sudah lebih dari
angka satu atau mungkin angkanya 10.
Biasanya sih antara angka satu biasanya
masih oke-oke aja lah gitu. Tapi kalau
misalnya sudah angkanya puluhan itu
biasanya menunjukkan tuh tempat tersebut
sudah tercemar cukup besar atau cukup
tinggi sehingga resikonya pun besar
dihitung dari analisa resiko tersebut.
Makanya kalau itu sudah besar kita harus
melakukan manajemen risiko. Apa
penyebabnya? udarakah, airkah atau apa
ya nanti kalau udara berarti nanti dia
harus menurunkan ee sumbernya apa
industri atau sumbernya yang apa gitu
kan maka itu harus diturunkan. Nah,
begitu kurang lebih mungkin Pak kalau
secara apa ya ee ya principalnya kalau
tadi setelah secara keterkait dengan
kondisi wilayah ya mungkin lingkungan
wilayah ya antara industri kemudian apa
pemukiman dan pertanian tadi kira-kira
kalau yang nonkarsinogin tadi kan yang
paling paling gede itu kawasan industri
ya yang istilahnya banyak terpapar ee
pernapasan ya Pak kemudian yang nonkarsi
e Kasinogin yang sebaliknya ini
keterkaitan antara tiga lingkungan itu
apa? Perbedaan lingkungannya itu
mempengaruhi ya Bu ya. Sehingga
unsur-unsur pulutannya itu berbeda gitu.
Iya, betul betul Pak. Ya, betul itu.
Jadi ke kami itu sebetulnya ee ingin
tahu kan Pak ya daerah yang banyak
industrinya gimana. Nah, industri yang
di Bandung tuh kan macam-macam. Tadi
Bapak mungkin menanyakan industri
Bandung mungkin daerah ee Bandung tuh
banyak ada tekstil ya ee ada farmasi
juga ada tapi Bandung itu relatif
kabupaten ya itu banyak tekstil Pak
banyak sekali industri tekstil ee
dominan lah gitu ya cuma ada ee
usaha-usaha lain sebenarnya ada. Nah
nanti kan setiap industri itu kan
sebetulnya emisinya bisa beda-beda kan
Pak gitu. Jadi memang kalau kita
mengatakan ee darah satu dengan darah
lain pasti akan berbeda-beda. Termasuk
tadi saya katakan juga alamiah pun dari
tanah. Kalau debu yang di tanah ke atas
tuh kan ada kandungannya. Tanah sendiri
kan kandungan F me itu banyak juga.
Banyak. Betul. Betul Pak. Begitu.
Iya mudah-mudahan cukup jelas Pak. Mohon
maaf kalau kurang. Iya karena karena ini
industri ini menarik mungkin nanti juga
ke industri yang sekarang baru marak.
Ini kan industri pertambangan ya, Bu ya.
Ya. Iya. Ini marah sekali. Makasih, Bu.
Betul. Betul. Baik, terima kasih, Pak
Sugeng. Pertanyaan.
Baik. Ee terima kasih Pak Sugeng atas
penyampaian ee pertanyaannya. Mungkin
kita lanjutkan ke pertanyaan berikutnya.
Silakan Pak Irwan untuk menyampaikan
pertanyaannya, Pak.
Ya. Halo. Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh. Terima
kasih.
Ee saya mau bertanya sedikit nih ee Bu
Prof tentang ada nampaknya ada di suatu
daerah itu industri kelapa sawit nih. Ee
saya tidak tahu apakah memang arah
anginnya berubah atau seperti apa. ee
secara teknis yang namanya cerobong
boleh katakan boiler lah Bu ya ee itu
mungkin sudah memenuhi ee teknis.
Akan tetapi pada saat ini saya melihat
ee industri tersebut ee asap ee atau
emisi dari boiler tersebut itu menjebar
di ee hampir seluruh ee industri
industri sawit nih Bu nih. Nah, kemudian
tidak hanya di situ saja, dia menyebar
ke bawah dia Bu, ke bawah ke bahkan ke
ee daerah ee mungkin sedikit ke
pemukiman lah gitu. Jadi yang saya ingin
tanyakan apakah
hanya memakai masker tok atau memang
apa kira-kira ee solusinya untuk ee
kalangan pemerintahlah sebagai pengawas.
di daerah tersebut atau apa juga solusi
kepada masyarakat agar tidak ee
terdampak daripada ee emisi atau asap
dari cerobong boiler tersebut. Karena
saya lihat memang sering dia hampir
selama beroperasi industri tersebut ee
dia menyebar hampir ke seluruh industri.
tentunya yang paling fatal dampaknya ke
ee karyawan di industri tersebut. Ee
mungkin itu saja, Bu Prof. Ee terima
kasih. Wasalamualaikum warahmatullah
wabarakatuh. Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh. Baik, terima
kasih Pak Irwan. Memang sih, Pak, kalau
yang namanya industri itu ee tadi
beragam jenis-jenisnya.
boiler itu sebetulnya boiler tuh kan
saya enggak tahu sawit itu memang di apa
ada pemanasan ya Pak ya untuk mengupas
dan sebagainya. Tapi itu kalau dari
aspek pemerintah harusnya dicek juga ee
saya enggak hafal Pak ya dari kedustip
sawit itu kalau ada cerobong itu berarti
harusnya ada pengukuran dicerobongnya
berapa ee baku mutunya tadi. Nah baku
mutunya harus bagaimana. Nah, kalau dia
misalnya baku mutunya tidak memenuhi,
maka seharusnya kan dia akan menurunkan
baku apa melakukan sesuatu agar
dikeluarkan dari cerobong itu memenuhi
baku mutu. Sebetulnya semua industri itu
kalau punya emisi ee pencemaran udara
lewat cerobong dia harus kalau misalnya
tinggi konsentrasinya maka untuk
memenuhi ee agar tidak mau lebih emis
itu dia harus mempunyai alat apa kalau
bilangnya alat pengendali penyeman udara
atau eh air cleaning device kalau bahasa
Inggrisnya ya. Jadi kan cerobong tuh ada
asapnya dan sebagainya ada debu itu bisa
ditangkap Pak. Jadi metodenya
macam-macam. penangkapan sebelum
dikeluarkan ke cerobong keluar itu ada
teknologinya. Memang sih tentu saja
berafiliasi dengan biaya dan sebagainya.
Makanya ini sebetulnya kalau untuk
industri ini yang harusnya dilakukan
begitu. Karena dengan menangkap sebelum
dikeluarkan ke ee langit ke atas begitu
berarti dia akan mengurangi kemungkinan
pencemaran dari tempat tersebut kan, Pak
ya. Karena kalau sudah lewat cerobong
ada angin ke mana-mana ya itu bisa
sampai ke mana-mana begitu ya. Itu yang
susahnya. Dan udara itu kan kalau
semakin dia kecil semakin halus
menyebarnya semakin jauh begitu kan.
Apalagi kalau gas-gas itu kan sebetulnya
ada ada ukurannya tapi sangat halus
sehingga penyebarannya lebih jauh ya.
sehingga kalau menurut saya ya industri
itu kalau dia mengeluarkan mengemisikan
sesuatu pencemaran berupa gas ke udara
ataupun apa namanya ee tebu, maka dia
seharusnya melengkapi peralatannya untuk
menangkap debu-debu tersebut sehingga
yang dikeluarkan dari cerbong itu sudah
memenuhi bakumutu sudah tidak ada lagi
pencemaran gitu. Nah, itu yang paling
mudah tuh itu Pak sebetulnya di
industrinya ditangkap dulu gitu jangan
sampai keluar cerobong karena kalau
sudah keluar cerobong gimana
menangkapnya lagi kan begitu ya. Nah,
kalau sudah keluar cerobong berarti
kalau masuk ke manusia atau bukan
manusia masuk ke pemukiman manusia bisa
terpapar ya. Ya, paling mudah menurut
saya ya tadi sih ee pakai masker itu
paling mudah karena kan sudah tidak bisa
apa-apa lagi. Enggak bisa kita nangkap
dari ee udara yang luar itu kan enggak
bisa ya. Tapi dari sumbernya itu yang
harusnya ditangkap, dibersihkan sehingga
yang dikeluarkan dari cerobong sudah
memenuhi gitu kurang lebih. Nah, jadi
perannya sih industri harusnya begitu.
Nah, agar dia mematuhi kan harusnya ada
pengukuran ya ee pemantauan, ada apa
istilahnya pelaporan. Karena kalau di
AMDAL kan ada pelaporan nanti kalau dia
mengemisikan harus ada laporannya berapa
yang di capis itu sudah memenuhi baku
mutu atau tidak. Jadi sebetulnya
industri harus punya alat itu ya. Saud
ada pemantauan tidak melebihi baku mutu,
pemerintah pun mungkin melakukan upaya.
Kan pemerintah juga bukan diam saja ya.
Karena beberapa tempat itu setahu saya
beberapa DLH itu punya titik-titik
pemantauan udara, Pak. Cuma ini memang
mahal gitu ya, tidak semua tempat ada
begitu. Tapi mungkin beberapa metode
banyak yang mengembangkan. Ada yang
menggunakan pasif, pasif tuh yang
relatif low cost begitu. Ada yang
seperti itu, tapi ada yang mungkin yang
bagaimana tapi tergantung kemampuan ya.
Nah, harusnya pemerintah juga mempunyai
data-data monitoring ini yang juga lebih
ee baik dan lebih banyak begitu. Nah,
berikutnya mungkin ee manusia ya,
masyarakat ya dia mungkin juga bisa saja
manusia juga menjadi sumber ya, Pak ya.
Kegiatan manusia domestik pun bisa
menjadi sumber juga tadi. Entah itu dari
fosil fuel yang dibakar-bakar itu kan
sebetulnya bisa memberikan kontribusi
kepada penceparan udara juga ya. Ya,
masyarakat jangan seperti itu juga
begitu. Nah, pembakaran-pembakaran
sampah itu sebenarnya membawa pencemaran
kan begitu ke udara ya yang juga bisa
saja kandungan sampah yang dibakarnya
apa, bisa saja yang keluarkan pencemar
yang mungkin toksik begitu juga bisa
sehingga saya kira ya semuanya bisa ee
berperan seperti itu. Ee dan mungkin
kalau kita tidak bisa lagi
mengantisipasi apa-apa ya paling mudah
res apa kita tuh penerimanya ya mungkin
menjaga agar tidak terpapar lebih banyak
ya mungkin masker dan sebagainya itu
paling mudahnya seperti itu mungkin Pak
atau kita mengatur wah jangan terus
sering di luar rumah misalnya seperti
itu bisa juga terserah kita kita bisa
mengakur mengakur mengukur apa untuk
melakukan apa untuk mengurangi
pencabaran yang memapari kita mungkin
mungkin demikian Pak Iran mohon maaf
kalau apakah menjawab atau tidak Pak ya
terima kasih banyak Bu
Baik, sama-sama, Pak. Terima kasih.
Sama-sama. Baik, terima kasih Pak Irwan
atas penyampaian pertanyaannya. Mungkin
dilanjutkan ke penanya terakhir
dikarenakan waktu sudah menunjukkan
pukul 11.57.
Silakan kepada Pak Piti untuk
menyampaikan pertanyaan secara langsung.
Silakan, Pak. I selamat pagi, Pak.
Bagaimana? Selamat pagi juga, Pak. Ya,
selamat pagi. Saya dari Sulawesi Utara,
Manado, Pak. Bagaimana cara menyusun
ingin menanyakan kepada Ibu Prof.
terkait masalah pencemaran
karena memang di ee wilayah kami, Pak.
tahun. Jadi kita harus benar-benar cepat
belajar, cepat sama-sama menjadi lebih
ngerti, lebih kuat, belajar
bareng-bareng, satu sama lain. Mohon
maaf, Pak untuk suaranya ada yang bocor,
Pak. Mungkin bisa dimute terlebih dahulu
bersama-sama dan melakukan perubahan
bersama-sama. Terima kasih.
Halo. Iya, Pak. Silakan, Pak. ya. Maaf.
I. Oke. Ee jadi begini, Pak. Ini terkait
masalah proses penyulingan nilam. Di
mana di daerah kami hampir kurang lebih
sekitar
ee petani itu 70% itu petani nilam, Pak.
Ee dan di mana proses penyulingan ini
yang saya ee pantau itu melakukan proses
pembakaran.
Nah, ini pembakaran ini, Pak. ee kalau
dihitung-hitung itu kurang lebih sekitar
ee sampai 8 jam sampai menghasilkan
hasil seperti minyak begitu, Pak. Jadi
secara otomatis itu limbah kayu yang
mereka bakar itu sampai boleh dikatakan
berapa kilo gitu dalam sekali proses ee
apa penyulingan ee nilam menjadi cairan
minyak gitu, Pak. Nah, kira-kira ee
tanggapan pandangan dari ee sudut
pandang pencemaran udara dari
Kementerian Lingkungan Hidup ini itu
bagaimana? Karena jujur saja sampai saat
ini kami melihat pemerintah
tidak ada apa ya pendampingan ataupun ee
penindakan secara hukum terkait masalah
hal-hal ini. nya ee mungkin ada masukan
kepada kami selaku pegiat lingkungan apa
yang kira-kira kami bisa atau ada
dasar-dasar berapa hitungannya agar
supaya itu bisa kami sampaikan kepada
para pelaku industri khususnya ee apa
namanya tempat penyelingan diam itu
sendiri, Pak. Terima kasih, Pak.
Baik, terima kasih, Paki. Mungkin
dipersilakan ee untuk Prof. Indah
menyampaikan jawabannya, Prof. Oke.
Baik, terima kasih, Pak Piti. Ee
sebetulnya prinsipnya seperti tadi saja,
Pak, barangkali. Tapi memang ini ee
penyulingan nilam tuh untuk jadi minyak
ASIRI dan kosmetik mungkin ya, Pak.
Kelihatannya ya itu potensinya memang
sangat besar atanya ekonomically mungkin
menarik begitu ya. Ee kembali lagi
prinsipnya seperti tadi saja sih
sebetulnya Pak ya. penyulingan itu kan e
pembakaran pasti ada pembakaran untuk
menyuling. Nyulingnya sih pasti sudah
ditangkap ya, Pak ya. Tapi pembakarannya
itu yang mungkin akan menyebabkan
pencemaran udara. Memang kalau
penyebabnya pembakaran itu dari kayu
bakar dan sebagainya, kemungkinan besar
pencemaran udaranya yang dikeluarkan
adalah ee semacam jelaga begitu ya,
hidrokarbon ee SO2, CO2 itu akin akar
luar ya. Kalau ee melihat begitu ee
mohon maaf nih saya kemarin sebetulnya
saya ada kegiatan bukan saya tapi ee ada
teman begitu ya ke penyulingan seperti
ini juga cuma saya enggak melihat
seperti apa. Mungkin harusnya barangkali
ee daerah-daerah yang atau tempat-tempat
yang untuk pembakarannya itu ee
dilakukan upaya untuk saya juga enggak
tahu sih berapa besar size-nya ya, tapi
upaya pemakukan pembakarannya itu yang
mungkin dikurangi untuk menyebar ke
udara gitu. Ee kalau untuk ee kuda
maksudnya menyebar keudara itu ke udara
luar ya. Itu karena sekali lagi tadi
peristiwa udara itu di sumbernya
ditangani gitu. Ee cuma saya enggak bisa
belum bisa membayangkan pembakarannya
apakah seperti tungku biasa atau
bagaimana. Kalau tungku biasa seberapa
besar? Sebetulnya kan ada teknik bukan
teknik lagi ya. Kalau di dapur itu kan
suka ada apa namanya? Ada apa Pak? Ee
cerobong yang cerobong ee exhaus Pak ya.
Nah ekhaus itu ya kalau dari ekha bisa
bisa diekhaus dihisap gitu. Nah
hisapannya itu kalau boleh ya seperti
tadi Pak ditangkap dulu gitu. ditangkap
itu saya ee pilihannya macam-macam.
Kalau jelaga dan sebagainya bisa
macam-macam ee tergantung yang sesuai
begitu ya. Ee cuma kalau bakaran biasa
saja ya memang di exhost itu yang paling
memudahkan kalau menurut saya, Pak.
Kalau dari tadi penyulingan ya karena
penyulingan kan enggak saya
membayangkannya tidak besar banget
begitu sampai seruangan besar. Tapi dari
itu ada yang mengekhaus sehingga apa
menghisap ee ee asap-asapnya dan kalau
sudah dihisap itu kalau bisa ditangkap
dulu karena kadang-kadang penangkapannya
ada yang bisa sederhana ya. ada yang
ditangkap kan itu bentuknya ada yang gas
nanti disalurkan karena tangkapan itu
kan diekhaus ada pipanya karena di ini
pasti ada kompresor ya menghisap udara
nanti dia dimasukkanlah ke cairan
penangkap misal itu ada juga yang
seperti itu. Jadi katakanlah ee
tergantung ada gasnya apa, ada yang
pakai zat kimia apa gitu tapi ada yang
pakai air saja mungkin ada yang
ketangkap. Nah, itu saya mohon maaf
kurang tahu secara persis ya karena tiap
setiap material bisa ada penangkapnya.
ee atau pakai alat yang tadi saya
katakan scrubber atau air cleaning
device kalau memungkinkan. Tapi kalau
itu tidak memungkinkan, kadang-kadang ee
ada teknik yang tadi menghisap asapnya
itu dicampurkan ke cairan sesuatu cairan
itu nanti dia akan ditangkap dan
kemudian tadi udara bersihnya bisa
dikeluarkan. Mungkin itu yang saya bisa
sampaikan walaupun mungkin harus dicek
lagi, Pak. Tapi intinya sih semua
pembakaran memang ee ada hasil yang ee
dikeluarkan ke udara. Bagaimana
industri-industri kecil atau itu tuh
menjaga agar itu kalau dia sangat toksik
ya itu berbahayanya itu ya. Ee tapi
beberapa tapi yang pembakaran seperti
kayu bakar saja kan itu ada
pembakarannya ke udara juga tetap ada
CO2, SO2 tuh tetap ada Pak gitu ya. Nah,
gimana caranya itu mungkin mengurangi
agar tidak masuk ke udara luar atau
udara ambient itu usaha kita seperti
seperti itu walaupun caranya mungkin
bisa beragam ya barangkali. Mohon maaf
kalau belum tidak.
Terima kasih. Terima kasih Bu Prof.
Engak sama-sama Pak ya. Dikembalikan
kepada moderator. Baik terima kasih
Prof. Inda atas penyampaian jawabannya.
Mungkin dikarenakan waktu sedang menikan
pukul 12.4 lebih empat. Untuk sesi tanya
jawab secara langsung kita akhiri. Ee
terima kasih sekali lagi kepada Prof.
Inda atas ee penyampaian materi untuk di
webinar kali ini. Ee mungkin sebelum
mengakhiri webinarnya ada closing
statement mungkin Prof. dari Prof.
Indra. Persilakan. Aduh. Hmm. Baik,
terima kasih Pak Wajid. Bapak Ibu
sekalian, teman-teman mungkin adik-adik
sini. ini saya kira dengan hadir cukup
banyak ya dari berbagai ee tempat
seluruh Indonesia. Saya sangat ee senang
sekali bisa ee hadir di sini ee dan
mudah-mudahan apa yang diberikan
memberikan sedikit pengetahuan tambahan
mungkin mudah-mudahan ee dan bisa ke
memberikan ee awareness pada kita begitu
ya. Karena pada dasarnya lingkungan ini
kan milik kita semua. Kita ada di sini
yang bisa menjaga ya kita juga begitu.
Jadi semuanya memang harus sama-sama
terlibat, sama-sama ee berkontribusi
bagaimana kita menjaga agar lingkungan
kita tidak ee menjadi tambah buruk
karena nanti yang menerima akibatnya
kita lagi ataupun lingkungan lagi yang
tentu ee dampak belelakangannya atau
jangka panjang juga sangat ee
mempengaruhi dan apa menurunkan
kesejahteraan. Mungkin dari saya sih ee
terima kasih sekali ini ya ee atas
undangan dan kesempatan yang diberikan.
saya bertemu Bapak Ibu sekalian.
Mudah-mudahan apa yang diberikan juga
bisa memberikan ee manfaat dan
pengetahuan sedikit pengetahuan bagi
Bapak, Ibu dan semua yang hadir. Ee
lebih kurangnya saya juga mohon maaf
mudah-mudahan kita dengan ee lebih baik
lagi ke depan menjaga lingkungan kita
sehingga kita lebih sejahtera dan lebih
ee maju lagi ke depan dalam hal
lingkungan ini. Mungkin demikian saja
dari saya, Pak Waji. Sekali lagi terima
kasih dan ee dan mohon maaf apabila
banyak kekurangan dari saya. Sekali lagi
terima kasih, Pak. Itu saja mungkin dari
saya. Terima kasih, Prof. Indah atas eh
closing statement-nya. Mungkin sebelum
Prof. Indah meninggalkan ruangan Zoom,
saya izin mendokumentasikan terlebih
dahulu kepada Bapak dan Ibu yang bisa
menyalakan kameranya boleh dinyalakan
terlebih dahulu. Dikarenakan ini ada 20
slide mungkin saya hanya ee
mendokumentasikan tiga slide saja. Jadi
ee siapa tahu Bapak Ibu terpilih di
slide-nya bisa membuka kameranya saja.
Persilakan Bapak dan Ibu.
Saya izin dokumentasikan. 3 2 1
3 2 1
Baik, terima kasih sudah terdokumentasi
kepada Prof. Indah. Terima kasih banyak
atas penyampaian materi di hari ini.
Semoga kita bisa bekerja sama dan
bertemu lagi di kesempatan lainnya.
Semoga sehat selalu, Prof. Ee jika ingin
meninggalkan ruangan Zoom sudah bisa
dipersilakan.
Terima kasih, Bapak Ibu sekalian
semuanya. Terima kasih, Pak Wajib dan
semua yang hadir dan juga dari Edox.
Saya izin asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Terima kasih.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh. Baik Bapak Ibu, dengan
demikian untuk webinar di hari ini kita
cukupkan. Ee namun sebelum itu saya izin
menginformasikan, silakan Bapak dan Ibu
mengisi link presensi kehadiran sudah
hadir di layar ee Zoom-nya. Mohon
pastikan ee menulis ee
linknya itu sesuai dengan huruf besar
dan huruf kecilnya seperti yang ada di
layar. Dan pastikan juga email dan nama
Bapak Ibu yang diisikan itu sudah benar.
karena jika nanti ada perubahan tidak
bisa kami akomodir untuk perubahannya.
Mungkin seperti itu Bapak dan Ibu untuk
acara webinar di siang hari ini atau di
hari ini. Terima kasih atas
kehadirannya. Sampai bertemu lagi di
webinar selanjutnya Ekoed Edu. Ee kurang
lebihnya mohon maaf. Wabillahi taufik
walhidayah. Wasalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh. Selamat
beristirahat dan selamat melanjutkan
aktivitasnya masing-masing. Terima kasih
Bapak dan Ibu. Sampai bertemu lagi di
webinar selanjutnya.