Webinar 126 Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Air Sungai
e2OUZScjHH8 • 2025-09-18
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi menjelang siang Bapak, Ibu, dan rekan-rekan sekalian. Selamat datang kembali di webinar Ekoed Edu ke-126. Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Ibu semua yang sudah selalu setia untuk mengikuti acara webinar ini. Dan hari ini webinar Ekoed Edu akan mengangkat tema perlindungan dan pengelolaan mutu air sungai. Baik, perkenalkan saya Dini yang akan bertugas sebagai moderator pada acara ini. Dan baik kepada Bapak Ibu semuanya sebelum kita mulai webinar pada siang ini alangkah baiknya kita berdoa bersama-sama sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing. Untuk itu berdoa dipersilakan. Berdoa dicukupkan. Untuk selanjutnya mari kita menyanyikan lagu Indonesia Raya secara bersama-sama. Diharapkan kepada Bapak Ibu untuk duduk tegak. [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Baik Bapak Ibu semuanya, untuk selanjutnya di sini izinkan saya untuk mempromosikan tiga pelatihan dalam waktu dekat ini yang akan diselenggarakan oleh kami yaitu yang pertama adalah pelatihan penunjang dokumen AMDAL dan SLO persetujuan teknis untuk emisi udara gelombang 20 yang akan dilaksanakan pada tanggal 22 hingga 26 September 2025. Kemudian di minggu selanjutnya yaitu ada pelatihan dan sertifikasi penanggung jawab pengendalian pencemaran air atau PPPA pada gelombang 3 yang akan dilaksanakan pada tanggal 29 September hingga 3 Oktober 2025. Dan dilanjutkan lagi di minggu selanjutnya yaitu pelatihan penyusunan laporan pemantauan lingkungan RKL RPL gelombang 4 yang akan dilaksanakan pada tanggal 6 hingga 8 Oktober 2025. Adapun untuk pelatihan penunjang dokumen AMDAL dan SLO untuk persetujuan teknis emisi udara dan RKLRPL itu Bapak Ibu ketika melakukan pembayaran pada ha 1 pelatihan Bapak Ibu cukup melakukan pembayaran investasi sebesar Rp3.600.000. Lalu kemudian apabila Bapak Ibu ingin mengikuti pelatihan ee penanggung jawab pengendalian pencemaran air itu Bapak Ibu melakukan investasi sebesar Rp8.500.000. Dan untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi admin kami Riris Danisa ataupun Bapak Ibu bisa mengunjungi sosial media kami yaitu ada Instagram, YouTube channel, Facebook, Twitter, dan juga Bapak Ibu bisa mengunjungi ee website resmi kami di www.poedu.co.id ecoedu.co.id ataupun Bapak Ibu jika tertarik langsung mendaftar, Bapak Ibu silakan saja diakses ke pendaftaran.co.id. Dan selain itu juga kami terdapat inhouse training yang dapat dilakukan secara offline sesuai dengan permintaan dari instansi atau perusahaan Bapak Ibu semuanya. Nah, jadi kami tunggu Bapak Ibu semuanya di pelatihan Ekoedu. Dan baik Bapak Ibu untuk selanjutnya kita akan langsung saja masuk pada kegiatan utama kita di mana webinar kali ini kita akan berdiskusi mengenai perlindungan dan pengelolaan mutu air sungai dan kami juga telah menghadirkan narasumber yang sangat kompeten di bidangnya untuk memberikan materi dan wawasan yang bermanfaat ini. Baik, langsung saja saya memperkenalkan narasumber kita hari ini yaitu Bapak Safrudin. Beliau merupakan fungsional pengendalian dampak lingkungan di Direktorat Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Air di Kementerian Lingkungan Hidup. Dan mungkin langsung saja saya akan sapa terlebih dahulu kepada Pak Safrudin. Selamat siang, Pak Safrudin. Selamat siang Bu. Bagaimana Pakudin kabarnya pagi ini? Alhamdulillah. Ee baik. Alhamdulillah baik. Alhamdulillah. Semoga kita selalu dalam keadaan baik ya, Pak ya. Amin. Amin. Iya. Baik Bapak mungkin ee sebelum kita mulai izinkan saya untuk menyampaikan beberapa teknis terlebih dahulu. Yaitu yang pertama untuk pemaparan dilaksanakan selama 1 seteng jam. Kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dengan menggunakan aplikasi Saidu dan dilanjutkan lagi dengan tanya jawab secara langsung. Baik, untuk mengefektifkan waktu saya serahkan ruangan Zoom ini kepada Pak Sarfin dan kepada Bapak Ibu semuanya selamat mengikuti webinar. Baik, ee terima kasih ee Bu Dini selaku ee pengatur acara pada kegiatan pagi ini. Ee asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Selamat siang dan salam sejahtera bagi kita semua. Bapak, Ibu sekalian ee apa namanya? Pagi ini saya ingin e berbagi cerita saja. Berbagi cerita juga berbagi apa yang saya ketahui ee selama ee apa namanya? menangani pengendalian pencemaran air di apa namanya di ee Indonesia ini ee yang mungkin akan ee coba saya rangkum dalam ee paparan yang akan coba ee saya sampaikan. Ee sebenarnya istilah ee sekarang perlindungan dan pengelolaan mutu air itu ee ber transformasi dari ee dulu hanya sebagai pengendalian pencemaran air kemudian di Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 90 kemudian ee berubah menjadi pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air ee di PP82 tahun 2021 dan sekarang itu ee perlindungan dan pengelolaan ee mutu air sesuai dengan PP 22 tahun 2021 itu pun mengikuti dari Undang-Undangnya. Jadi Undang-Undang ee nomor 4 Tahun 2 kemudian Undang-Undang Lingkungan Hidup ee nomor 23 tahun saya lupa 9 90-an. kemudian baru undang 32 tahun 99. Jadi itu yang ingin saya coba ee diskusikan bahas bersama Bapak Ibu sekalian permasalahan-permasalahan apa yang ada di ee pengelolaan sungai kita. Saya share screen boleh kita mulai ya. dipersilakan, Pak. Sudah terlihat. Ee sudah, Pak. Baik. Ee terima kasih Bapak Ibu sekalian. Jadi ee seperti biasa ini ee isu dalam pengelolaan ekosistem daerah alam sungai adalah ee dua kuantitas dan kualitas. Sebenarnya kalau kita mau ee dengan apa namanya ee penyediaan air itu ada ee kontinuitas juga. Jadi selain kuantitas dan kualitas juga ada kontinuitas. Tapi khusus ee terkait dengan perlindungan pengelolaan ee mutu air di sini saya hanya menginikan pada dua ee isu dari kuantitas air dan kualitas air. Jadi sering sekali kita ee mengalami kejadian bahwa banjir di musim penghujan dan kekeringan pada musim kemarau. ee untungnya pada 2 tahun atau bahkan setelah pandemi ini ee kemarau kita tidak kemarau ee kemarau kita ada kemarau basah. Jadi ee apa namanya relatif ee sedikit sekali di tahun-tahun ini ee mengalami kekeringan. Bahkan yang sering ee terjadi adalah peristiwa banjir yang terjadi di lokasi-lokasi yang tidak kita perkirakan sebelumnya. Ini yang ee menjadi ee isu ee itu ee saya kira karena permasalahan di ee daerah ee aliran sungai ee tangkapan airnya. Kemudian ee yang kedua adalah masalah ee kualitas pada ee airnya. Jadi terlalu banyak ee zat pencemar yang masuk ke dalam ee sumber air atau kepada ke dalam badan air sehingga tidak dipulih, tidak bisa dipulihkan kembali oleh ee sungai ee yang memang seharusnya berfungsi untuk itu. Jadi salah satu fungsi sungai adalah pemanfaatan untuk keperluan kebutuhan sehari-hari dan memang ee biasa digunakan sebagai ee lokasi ee tempat pembuangan air karena ada ee fungsi pengenceran di sana. [Musik] Itu ee saya kira yang akan coba kita bahas dan mungkin juga Bapak Ibu di ee wilayah masing-masing punya permasalahan ini ee di ini dengan ee konteks kompleksitas dan juga ee permasalahan yang ee berbeda-beda. [Musik] Jadi ini ee apa namanya? Kadang-kadang kita juga ee mengalami pada saat kondisi air melimpah karena banjir dan sebagainya, air bersih malah jadi susah. Ini juga ee menjadi hal yang harus ee kita ee perhatikan, yang harus kita ee cari ee solusinya. kemudian permasalahan-permasalahan sampah, ee permasalahan-permasalahan limbah dan ee lain sebagainya yang harus ee terus kita ee tangani ee bersama ee supaya tujuan kita ee menciptakan mutu air yang sesuai dengan ee peruntukan yang kita inginkan bisa ee tercapai dengan baik. Itu saya kira ee gambaran ee latar belakang awal dari ee apa yang akan menjadi ee bahan diskusi kita pada ee siang ini. Sebenarnya dari segi regulasi kita sudah ee ee memiliki ee banyak peraturan ee paling tidak ada dua undang-undang yang ee langsung terkait dengan ee sungai yaitu Undang-Undang 329 tentang perlindungan pengolan lingkungan hidup, kemudian juga Undang-Undang Nomor ee 17 2019 tentang sumber daya air. Kemudian ee peraturan pemerintah nomor 30 2024 tentang pengolan sumber daya air. Kemudian untuk yang kegiatan usaha atau peraturan pemerintah nomor 28 tahun 2005 2025 tentang penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis risiko ya. ini ee sebenarnya tidak terkait langsung dengan pengelolaan sungai, tetapi lebih ee nanti lebih banyak terkait dengan ee tata cara penderatan Pertek pemenuhan baku mutu air limbah karena ini ee mengubah ee selain kewenangan juga ke tata laksananya. yang ini nanti akan berimplikasi pada ee perubahan pada peraturan Menteri LHK nomor 5 tahun 2021. Kemudian juga saya kira yang ee sangat yang akan coba kita diskusikan sebenarnya di sini ya ee Peraturan Pemerintah Nomor 22 tahun 2021 tentang penyelenggaraan perlindungan pengolan lingkungan hidup dan ee ada satu peraturan lagi ya ee tentang indeks kualitas air ee itu indeks batas lingkungan hidup sebenarnya ee tapi di sini ee apa namanya ee peraturan LH nomor 14 tahun 2025 tentang status dan kondisi lingkungan hidup serta respon terhadap perubahan lingkungan hidup mengenai ee bagaimana tata cara penghitungan indeks kualitas ee air itu ee ininya. Kemudian juga ee ini isi dari PP 222 tahun 2021. Jadi untuk yang perlindungan pengolahan ee mutu air itu ada di ee bab 3 ee dan ee lampiran 4 eh sori lampiran 6 mengenai bak mutu air nasionalnya. Kemudian juga ada lampiran 15 tentang ee jenis kriteria pelanggaran terhadap ee kewajiban dan perizinan. ini juga menyangkut ee kewajiban salah satunya menyangkut kewajiban-kewajiban terhadap ee perlindungan dan pengelolaan mutu air yang tadi nanti ee apa namanya besaran ee denda dan sanksinya itu ada di ee mungkin Permen 14 tahun 2000 24 kalau saya enggak salah. Nah, ee secara umum di PP ini memang tidak hanya ee tidak hanya bicara mengenai perlindungan pengelolan mutu air, tetapi ee penyelenggaraan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup ee secara umum. Jadi ee dari mulai AMDAL sampai ee keseluruhan. Nah, ini saya kira Bapak Ibu sudah ee paham semua. Kemudian bagaimana penyajian dari PP2 ini? Yang pertama adalah ee perencanaan, kemudian pemanfaatan ee pengendalian yang isinya merupakan pencegahan penanggulangan dan pemulihan serta pemeliharaan. Jadi perencanaan itu terkait dengan inventerasi sesumber air, baku mutu air, alokasi bahan pencamar, dan rencana perlindungan dan pengelolaan mutu air. Apa isi dari rencana perlindungan pengelolan bentut air itu? Nah, isinya itu adalah ee pemanfaatan, pengendalian, dan pemeliharaan. Jadi, ee pengelolaan ee sungai itu didasarkan pada RPPMA. Jadi, bagaimana dimanfaatkannya, bagaimana pengendalian dan bagaimana pemeliharaan itu harus dibuat dulu dalam satu rencana perlindungan dan pengurangan air. Dan rencananya itu harus ee disusun berdasarkan pemantauan. Jadi harus ada dulu data pemantauan ee mutu air yang ada di wilayah Bapak Ibu sekalian. Kemudian dari sana dilakukan evaluasi untuk menetapkan bak mutu air dan dibuat alokasi beban pencemar airnya. Ini yang ee diinikan. Kemudian mengenai pemantauan sendiri ee itu ada yang dilakukan secara manual dan atau e otomatis terusmenerus. Jadi pemantauan ini ada dua. Ada dua selalu biasanya kita inikan. Ada yang untuk ee di stream, ada yang juga untuk di ee air limbahnya itu. Ee kemudian tadi ee yang pertama adalah ee perencanaan. Jadi inventarisasi badan air, penyusunan dan penetapan bok mutu air, perhitungan penetapan alokasi buah corar air dan ee penyusunan dan pendapawan RPPMH-nya. Apa kegiatan dari inventarisasi badan air? tadi ada dua mengidentifikasikan ee badan air dan mengkarakterisasi badan air. Jadi dari sana kita lihat untuk ee badan air tersebut, sungai tersebut itu DAS. Ee dalam DAS biasanya kita basisnya DAS di sini ee identifikasinya. Jadi eisalkan satu DAS, maka di kita akan inventarisasi sampai ke subd, subd dan ee sebagainya. Kemudian dari sana juga dilihat ee karakterisasinya termasuk ee mutu airnya tentu saja ee kemudian juga karakteristik hidrologinya dan ee sebagainya. Kemudian dari sana kita tetapkan baku mutu airnya. Jadi mutu air ee sungai, penggunaan landisting, pola ruang dalam tata ruang, pemanfaatan air, rasio debit ee maksimum dan minimum. Jadi ee ada Kepmen LH nomor 1 tahun 2007 ee tentang ee kajian penetapan kelas air yang menyatakan bahwa salah satu ee bukan salah satu bahwa cara dalam menetapkan Butuh air dan kelas air adalah ee melalui lima hal ini. Tetapi di Kepmen itu tidak dijelaskan secara kuantitatif. Jadi hanya kualitatif saja harus mempertimbangkan ee lima ee faktor ini. Nah, dalam apa namanya? Dalam penetapan bak mutu air Kementerian Lingkungan Hidup dalam hal ini Direktorat Pengendalian Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Air sedang mengembangkan ee instrumen untuk penetapan baku mutu air ini secara ee kuantitatif. Jadi ee dibuatlah bobot untuk mutu air ini ee ee dikasih bobot en penggunaan lahan 5, pola ruang 4, pemanfaatan air 3, dan rasio debit ee itu ee bobotnya dua dan masing-masing bobot itu punya skor nanti. Jadi skornya itu maksimum 5. Artinya ketika penjumlahan bobotnya ada 20 dikalikan 5 maka ee nilainya jadi 100. Nangal 3 100. Maka dilihat ke bawah. Kalau rentang nilainya antara 85 sampai 100 itu direkomendasikan untuk masuk ke dalam kelas 1. Ee ketika rentangnya antara 70 sampai 85 direkomendasikan ee kelas 2 dan seterusnya. Kemudian berikutnya adalah ee penetapan alokasi beban pencemaran air. Jadi ada perhitungan potensi dan kontribusi beban pencemaran air secara sektoral. Jadi baik itu dari domestik, kemudian pertanian, perikanan, industri dan sebagainya maupun secara spasial berdasarkan wilayah administrasi misalkan. Kemudian analisis mutu air dan model kualitas air sungai secara numerik ataupun ee spasial saya kira secara ee apa namanya? Ee analitik juga bisa digunakan. Kemudian juga ada perhitungan alokasi beban. Nah, ini juga ee ee sebenarnya ee Kementerian Lingkungan Hidup sudah memiliki regulasi terkait ini yaitu Kepmen LH nomor 110 tahun 2003. Meskipun itu juga di-highlight juga di lampiran dua kalau saya enggak salah lampiran DU di eh Permen LH nomor 20 nomor 5 tahun 2021. ee tentang kajian untuk pembuangan air limbah. Jadi di sana dijelaskan bagaimana ee metode perhitungan untuk ee alokasi beban pencemaran air yang pada Permen ee dahulu disebutnya sebagai daya tampung beban pencemaran. Dan berikutnya yang ee keempat adalah rencana perlindungan dan pola mutu air, yaitu berapa rencana hakri yang sudah dilaksanakan dan yang akan dilaksanakan. Ini saya kira tadi pemantauan. Jadi pemantauannya badan air dan ee airbah. Nah, ininya kemudian juga hal-hal yang diperlukan ee dalam ee pemantauan ada pengambilan contoh penentuan titik ee lokasi personil dan seterusnya. Kemudian ee cara-nya bisa manual maupun otomatis. Kalau otomatis ee melalui ee untuk air permukaan itu ada onlimo. Jadi paling tidak sekarang sudah terbangun di ada 500 lebih stasiun onlim. Kemudian untuk air limbah itu sparing. Jadi ada 12 jenis industri yang wajib ee memasang Semaring. Ini ada ee permennya tersendiri saya kira. Dan ini ada ee parameter-parameter untuk ee jenis industri ee tersebut untuk yang diwajibkan ee sparing. Jadi yang otomatis ada 519 stasiun dari das. Kemudian juga untuk ee sungai dan danau yang kita lakukan pemantauan itu ada sekitar 594 data dari 661 lokasi di hampir 2 lebih ee sungai. Kemudian J kita buatkan ee apa namanya ee itu dibuatkan nilai IKA dan juga ee status mutunya ini sesuai dengan ee lampiran 6 tadi PP221. Sementara untuk ee IKA menggunakan delan ee parameter. Nah, ini Permen LHK 27 2021 sudah dicabut dengan Permen LHK nomor 14 tahun 2025. Jadi ee kita buat indeks kualitas air dan ee status mutunya. Kalau indeks kualitas air adalah nilai yang menggambarkan kondisi kualitas air yang merupakan nilai komposit parameter kualitas air dalam wilayah ee tertentu. Sedangkan status mutu air adalah kondisi mutu air yang menunjukkan kondisi cemar atau kondisi baik. Jadi ini tadi di ya ini bunyi di ee PP 22 tahun 2021 indeks ee kualitas air. Jadi yang ini ee metode perhitungannya dikembangkan oleh P3 KL ee KLHK. Jadi dulu tuh besar pedal jadi namanya berubah-rubah ya saat itu ee di namanya P3 KL saya juga lupa itu singkatan P3 KL jadi bersama dengan para pakar lingkungan Hidup di Indonesia untuk ee menyusun ee indeks kualitas air yang dimodifikasi untuk ee Indonesia. Jadi menggunakan metode Delpi dengan acuan eh National Sanitization Foundation Water Quality Index, ada pemilihan dan pembuatan parameter. Kemudian transformasi, satuan parameter dan agregasi dari subindeks. parameternya ini dipilih akhirnya delapan delapan ee parameter ee dari asalnya sebenarnya ee 10 parameter. Kemudian karena ada ee misalkan parameter TDS itu ee tidak cocok ee karena banyak sungai di Indonesia yang terpengaruh pasang surut dan ee sebagainya. ini sehingga pensubindekannya agak ee repot sehingga dipilih ee delan ee parameter ini referensinya ee tadi saya sudah disampaikan Permen MH nomor ee 14 tahun 2025 di lampiran 3. Jadi metode ini merupakan metode untuk menilai mutu air permukaan dengan mengkombinasikan beberapa parameter. Penetapannya menggunakan para ahli 8 parameter. Kemudian juga setiap parameter memiliki bobot tertentu dan ee perhitungan nilai indeks tidak dibandingkan dengan bak mutu. Jadi ini nilai indeksnya sudah apa namanya di tergantung pada tadi ee bobot dan ee bobot dari ee parameter dan skor yang ada ee dari hasil perhitungan di grafik ya. nilai ik-nya ee kita bagi tiga kategori. Jadi sangat baik ya di atas 85 60 sampai 85 itu sedang dan jadi ke bawah 60 adalah buruk. Kemudian ee ini adalah informasi ee bagaimana informasi kualitas air di satu lokasi. Kemudian juga tren perubahan kualitas berdasarkan lokasi. Jadi tren perubahan kualitas waktu dan sebagainya itu ee tujuan dari ee penggunaan IKA bisa digunakan oleh ee siapapun untuk ee menilai kualitas air dan ee bagaimana melakukan pengelolaan kualitas air. Ini kurva subindek dan persamaan kurva subendeksnya. Kemudian juga ada bobot ee parameternya. rentangnya ini ee kategori ee indeks kualitas airnya jadi baik, sedang, dan buruk. Ini ee di SK-nya 86. E ininya ini ada salah ee tulis saya kira. Kemudian beberat parameternya yang paling tinggi adalah ee do. Jadi berdasarkan metode Delpi ee di kita bahwa yang sangat berpengaruh terhadap kualitas air adalah do kemudian ee vekal kolipom baru setelah itu ee COD, PH ee BOD dan seterusnya. ee nilai IK adalah ee penjumlahan dari seluruh ee bobot dan ee subendek dari kedelapan parameter tersebut. ini bagaimana cara melakukan perhitungan ee dari ee indeks kualitas air. Kemudian ika dari suatu sungai adalah rata-rata IKA adalah disud pantau di sungai danau. Jadi kemudian ika sungai atau danau itu adalah ika dari ee penjumlahan dari ika titik pantau dibagi dengan jumlah ee titik pantau. Kemudian bagaimana menghitung kabupaten, kota, dan provinsi semua juga sudah ada dalam ee peraturan e tersebut. Dan ini adalah perhitungan IK per pemantauan. Misalkan contoh ee untuk kategori ee dari hitungan-hitungan ini masuk ke dalam 64,61 termasuk kategori sedang. Jadi ee dijumlahkan ee nilai IK per titiknya jadi 60,24. Kemudian dijumlahkan dengan kota ee ee lain kota A, kota B dan bukan dirata-rata untuk ke provinsi dan ee menjadi ke nasional itu. Ee contohnya. Kemudian juga untuk status mutu. Nah, ini status mutu itu di referensinya di Kepmen LH nomor 115 tahun 2003. Meskipun ini sedang ee di coba direvisi juga. Kemudian perhitungannya adalah ee konsentrasi dengan dibagi dengan ee baku mutu dan juga ada dua metode sebenarnya di Kepmen LH eh 115 tahun 2003 yaitu storage dan eh indeks pencemar. Tapi kita sekarang lebih banyak menggunakan metode indeks pencemar ee karena memang dalam sistem pengindekan ee storage itu hanya sebagai ee data penyimpanan aja sebenarnya. Jadi data penyimpanan secara statistik dan secara pengindekan yang ee ada dalam ee literatur adalah ee indeks pencemar ini ee apa namanya? Metode perhitungannya seperti apa? Jadi ee tadi perbandingan antara konsentrasi dibagikan dengan baku mutu kemudian di inikan nilai IP-nya adalah rata-rata dan sebagainya baru dievaluasi nilai ee indeks pencemarnya. Kalau rentangnya antara 0 sampai 1 maka memenuhi. Kalau antara 15 cemar ringan dan seterusnya sampai di atas 10 itu aduh cemar berat. Nah, khusus untuk ee parameter do ini harus dibandingkan dengan ee do jenuhnya. Ini yang sering juga ee terjadi permasalahan dalam pemantauan adalah ee di do ini jadi seringki nilainya nilai pemantauannya melebih ee do-nya melebihi do jenuh itu padahal ee apa namanya? ee tidak mungkin sehingga perlu ada dikoreksi terhadap ee data-data tersebut. Kemudian juga untuk yang berupa rentang yaitu ee pH dibuat ee rata-rata terlebih dahulu sebelum dilakukan perhitungan untuk mendapatkan C/LI-nya ya. Kemudian ada peredaman khusus lagi. Jika CE/ LI hasil pengukuran ee lebih besar daripada 1, maka dihitung dulu ee dengan persamaan ee 1 + 5 log C/ LI pengukuran. Ini metode dari ee indeks pencemaran. Metode ini ee digunakan pada saat satu tertentu dan semua nilai baik yang memenuhi maupun tidak akan mempengaruhi nilai indeks. Salah satu pengaruh utama diberikan kegan terbesar oleh satu parameter. Jadi ee kalau ada parameter yang e lewat itu akan menjadi ee perhitungan karena dia akan menjadi C/ max yang jadi dihitung di dalam e IP-nya. Kemudian ee nilai pelampauan yang dari bak ter jauh ee akan direndam tadi oleh ee penjumlahan dari 1 plus ee 5 log tadi. Ini ee apa namanya? Evaluasi utami dari ee penggunaan indeks ee pencemar ini. Kemudian ini hasil dari e IKA rumusan ee apa namanya tahun 2024 dari ee seluruh provinsi. Saya kira ininya ini ee apa namanya? Saya ambil dari ee hasil ee diseminasi dari hasil indeks kitas 2024 umumnya berada di ee sedang. Kemudian ee bagaimana dengan tentang status mutu air indek pencemar di hasil pemantauan? ini selama hampir ee 10 tahun ee sebenarnya ada sedikit ee peningkatan untuk yang memenuhi dari 21% di 2015 menjadi 25% ee di 2024 ini. Kemudian di Cemar berat juga ada ee penurunan ee dari 4% menjadi 1,2. Ini sebenarnya akan lebih menarik kalau dibuatkan e grafik ininya ya, slop-nya seperti apa ininya. Tapi saya tidak sempat bikin itu ininya. Kemudian untuk yang cemar sedang juga ada sedikit kenaikan dan untuk yang cemaringan ada sedikit ee ee penurunan. ini ee tadi saya sampaikan juga kemungkinan karena ee beberapa tahun ini kita mengalami kemarau ee basah sementara di terlihat sebenarnya di 2018 itu terutama itu mungkin ee pada saat ee musim ee kemarau ee yang agak panjang. Jadi memang selain dari pengendalian pencemaran yang kita lakukan ee iklim itu berpengaruh ee terhadap ee kualitas ee air ini ee grafik secara ininya jadi ada fluktuatif meskipun angkanya di sekitar ee 25%-an untuk yang memenuhi artinya sebenarnya nya secara umum sedikit membaik. Kemudian ini untuk yang ee indeks kualitas air capaian sampai dengan 2024 itu dari target sebenarnya 55 dan ee ini capaiannya ada 54,78. Kemudian kalau kita bandingkan perubahan status dari 2022 ke 2023 ee ada yang membaik 17% dan ee memburuk 15 berarti tetap 68%. Kemudian dari yang ee tetap ini ada 28 ee lokasi yang cemar berat. Nah, dan setelah kami lakukan dilakukan evaluasi oleh ee Direktur Pengan Pencemaran Perlindungan Pengelan Mut air, ternyata memang fekal kolifom dan eh COD dan eh total fosfat yang banyak melebihi baku mutuaya. Ee kalau dilihat dari total vekal kolipom sebenarnya kita melihat bahwa pengelolaan lembah domestik yang mungkin masih menjadi ee kendala kita yang masih belum tertanangani ee dengan baik. Kemudian ee yang berikutnya adalah ee baku mutu air. Jadi nilai-nilai baku mutu air tadi untuk penetapan IKA dari 8 parameter kita hitung. Jadi untuk menetapkan bak mutu air tadi saya ee sudah sampaikan bahwa ada lima kriteria ini untuk yang keenam itu sudah tahu. Jadi lima kriteria jadi mutu air, luas penggunaan lahan, luas pola ruang, pemanfaatan air, dan rasio debit. Nah, dari lima ini yang pertama adalah ee mutu air. Jadi untuk ee mutu air kita buat ee apa namanya? Hitung ee IKA-nya. Kemudian dari sana muncul angka misalkan ee 60 ee 29. Kemudian untuk rentang-rentang ee tersebut. dikasih ee klasifikasi dan skor. Jadi, setiap kriteria tadi dari lima ee kriteria itu skornya maksimum adalah e 5 juga. Perhitungan IKA diberi nilai 6. Jadi kalau nilainya paling tinggi di sini adalah ee 5, artinya ee skornya menjadi 30. Kalau dia nilai IK-nya paling tinggi. Berikutnya, penggunaan lahan. Jadi ini ada kelas-kelas penggunaan lahan sama ee apa namanya? kita klasifikasikan ada 10 ee penggunaan ee klasifikasi penggunaan lahan yang diinikan. Kemudian dari sana dikasih skor yang paling rendah ee sampai yang paling tinggi dengan maksimum lima dengan ee bobotnya penggunaan lahan adalah 5 artinya nilai maksimumnya 25. Kemudian kita scoring sehingga ee muncullah ee angkanya menjadi 25 maksimum. Sama seperti yang ee diinikan. Kemud. Nah, ini kalau untuk yang ini adalah kita ambil tiga terbesar di wilayah ee segmen tersebut. Jadi untuk misalkan setelah segmentasi kita tentukan maka melalui ee peta saya kira di inikan besaran dari masing-masing ee penggunaan lahan di segmen tersebut diambil tiga besarnya untuk di buatkan persentase dan dikalikan nilai skornya sehingga muncul ee angka tertentu dan itu nanti dikalikan. Nah, nah ini ee bobotnya ee 5 * 5 artinya nanti ee 25 maksimum. Kemudian pola ruang sama dengan hampir sama dengan pemanfaatan lahan tadi yang ini dibagi ke dalam tiga kriteria. ada kawasan lindung ee kemudian kawasan hutan produksi pariwisata, kawasan pertanan perikanan, pemukiman, dan kawasan peruntukan bus pertambangan dan bahan energi. Elektrikasi ini nilai satu ini ee juga penetapan ee pola ruang diberikan nilai tertinggi ketiga yaitu 4. Jadi artinya maksimum nilainya adalah ee 20. ini hasil-hasil ee contoh simulasi dari perhitungan-perhitungan yang kami lakukan untuk e mendapatkan nilai ee baku mutu air. Berikutnya, pemanfaatan air, air ee air baku, air minum, reakasi air, perikanan, ee pertanian dan kebutuhan industri. Jadi ada ee dikasih bobot 3 dan kemudian nanti hasilnya ee dibuat ee rata-rata dari pemanfaatan yang ada di segmen ee tersebut. Berikutnya debit air. Nah, ini ee skor ee KRS-nya di dihitung berdasarkan ee curah hujan. Kalau untuk yang curah hujan lebih dari 2.000 mm per tahun, maka koefisien rezim sungainya ee dibagi ke dalam lima kategori dengan ee nilai maksimum yang kurang dari 20 yaitu nilainya 5. Ee ee demikian berikutnya sampai ke yang buruk yang lebih besar dari 110. Sementara untuk yang kurang ee dari 2.000 maka ee nilai KRS lebih besar dari 20 itu juga sudah termasuk ee buruk kalau ee curah hujannya kurang dari 2.000 kita per tahun dan perhitungan ee scoring-nya juga. Nah, itu mendapat nilai 2 * 5 artinya ee 10 untuk yang ee debit air ini. sehingga ee ketika kita jumlahkan semua tadi misalkan untuk ee segmen satu ee mutu airnya dapat ee skor 4 ee maka nilai akhirnya 24. Kemudian penggunaan lahan ee nilainya 4,07 bobotnya 5 menjadi 20,4 polangnya sekian dan akhirnya dijumlah menjadi ee baku mutahir 83 kita klasifikasikan 83 adalah ee kelas 2. Berikutnya sampai misalkan di segmen 6 mutu airnya ee dapat skornya 3, penggunaan lahannya 3,88 dan seterusnya dijumlahkan sehingga ee baku mutu airnya 64,6 jadi kelas 3. ini yang ee apa namanya diajukan, direkomendasikan untuk menjadi baku mutu air yang menjadi bagian dari rencana perlindungan dan ee pengelolaan mutu air. Kemudian ee berikutnya ada perhitungan dan ee penetapan alokasi ee beban pencemar. Jadi, bupati dan ee walikota saya kira ee apa namanya melakukan perhitungan alokasi ee ban pencemar. Nanti dihitungnya hasil karakteristik badan air dan bak mutu air berdasarkan segmentasi dan zonasi di badan air. Jadi hasil ee bak mutu air di bagian tadi digunakan untuk ee menghitung alokasi beban. Karakteristik karakterisasi badan air itu termasuk adalah mutu air, hasil pemantauan, dan sumber pencemar. Kemudian juga ee terutama data ee debit ee data debit yang diindukan kemudian dilakukan perhitungan. Ee saya kira banyak ee metode perhitungan yang paling sederhana adalah metode neraca massa itu ee apa namanya ee tidak memperhitungkan daya swapuli dan ee sebagainya. Tapi ini paling sederhana dan ee saya kira paling bisa di ikuti oleh semua. Mungkin ini ee hasil hitungan data tampung pencemaran di 15 das ee prioritas. Nah, jadi selama dari 2017 sampai 2000 itu sudah ada 15 ee KPEN LH tentang LHK tentang ee daya tampung bon ee pencemaran dan hasilnya masih ada beberapa ee secara total ada beberapa yang memenuhi ee tapi ee sebagian besar juga sudah ee terlewati baku ee mutunya, terlewati ee daya tampung bahan pencemarannya. Kemudian secara total ee jadi domestik mendominasi ada 51%. Jadi ini ee sebenarnya hanya statistik saja. Jadi tidak berarti apa-apa ininya karena memang ee sumber pencemar itu harus diinikan berdasarkan DAS masing-masing. Jadi kalau misalnya mau lihat ee kontribusi dari masing-masing bisa dilihat di eh Kepmen LHK yang ee KHK masing-masing untuk melihat kontribusi di masing-masing di masing-masing DAS dan ee masing-masing segmen tersebut. secara umum ee domestik itu lebih dari 50% ee%. Kemudian ada ee nonpin source industri dan ee peternakan. Berikutnya ada ee rencana perlindungan dan ee pengelolaan mutu air. Jadi, bagaimana strategi mengintegrasikan program dan kegiatan ee ke dalam penataan ruang. Kemudian juga bagaimana ee pengintegrasian program kegiatan ee ke dalam penganggaran dan pemilian pencemaran kerusakan lingkungan dari mulai pembangunan air limbah domestik, pengurangan dan penanganan sampah, pendataan industri, pembangunan unit pengolah air limbah ternak, penegakan rukuh dan penyelamatan ekosistem ee dan daerah tangkapan air. Kemudian penerapan hasil riset, pemantauan, evaluasi dan sebagainya, serta pengembangan sosial ekonomi. Ini juga ee penting saya kira pengembangan sosial ekonomi, penguatan kelembagaan, dan peningkatan peran pemangku ee kepentingan. Ini contoh strategi program dan ee ininya. Jadi programnya misalkan untuk pengolahan mutu air, kegiatannya pemantauan, evaluasi mutu air, penyusunan dan seterusnya sehingga di siapa pelaksananya dan pelaksananya selama apakah selama 5 tahun atau nanti ya untuk evaluasi misalkan ee setiap 5 tahun sekali. Penyusunan bak mutu air, alokasi beban setiap 5 tahun sekali misalkan pembinaan daerah atau juga pembinaan kepada ee masyarakat. penyuluhan masyarakat itu juga ee harus dilakukan ee setiap hari dan ee ini juga strateginya. Kemudian ini juga untuk yang di bidang pengendalian pencemaran air misalkan inventarisasi dan identitas sumber pencemar, praktik ee berbasis alasi beban pencemaran, kemudian pemanfaatan air limbah atau 5R, pembangunan IPAL domestik dan ee seterusnya. pembangunan IPAL peternakan, kemudian juga edukasi dan penyuluhan kepal peternak, pengolahan air limbah pertanian dan ini kegiatan-kegiatan yang di ee bagian pengendalian penyemaran air. Kemudian untuk yang ee sampah ee jadi kegiatan-kegiatannya dan ini kegiatan ini ee sifatnya umum jadi ee apa namanya? pemerintah ee daerah bisa me lebih mendetailkan ee bagaimana strategi ee program dan rencana aksi di dalam RPPMA ini. Kemudian ee penataan ruang dalam DAS berbasis daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup. Ada penyusunan KLAS-nya, review RTRW-nya, penyusunan ee RTWasan dan seterusnya. Kemudian ee penguatan budaya, ada penataan ruang publik misalkan membuat ee apa namanya? Euri varian dan sebagainya, edukasi dan penyuluhan masyarakat terhadap sempadan sungai, gerakan penghijauan ee gerakan bersih sungai, patroli sungai dan ee seterusnya. Dan ee ada juga kegiatan penegakan hukumnya. Jadi pengawasan, ee penaatan dan juga pembinaan. Ini harus ee dilakukan termasuk sebenarnya juga pelaporan perseduan lingkungan ee dan SPPL. Jadi seringki ee apa namanya kita mengabaikan ee masalah pelaporan padahal ee baru terasa ketika ee terjadi satu ee kejadian. Nah, saat ini sudah ada tiga keputusan Menteri Lingkungan Hidup tentang RPPMA yaitu untuk Das Citarum, Ciliwung, dan ee Cipinang. sementara sedang ee sebenarnya sedang disusun mungkin ee sekitar lima lagi 5 atau enam lagi. Tapi yang ee mungkin dalam waktu dekat akan ini adalah mengenai brantas Benguan Solo ee Cisadani dan ee Badu. Apa isinya? Secara umum seperti ini. Saya ambil salah satu contoh untuk yang ee Cipinang misalkan. Jadi ee RPPMA-nya ada tadi tiga, peta perlindungan pengolaannya, baku mutu airnya, dan alokasi bebannya tadi. Jadi yang apa namanya yang peta perlindungan untuk yang Cipinang ini kebetulan segmen ee tidak terlalu besar. Jadi hanya melewati dua provinsi dan dua kota. Depok dan Jakarta Timur, DKI, DKI daerah Provinsi Jawa Barat dan Jakarta. Kemudian ee dari ini apa namanya? Yang penting dari adalah Gubernur dan Bupati Walikota yang berada dalam wilayah daerah aerol sungai dapat menetapkan rencana yang lebih rinci sesuai kebutuhan di wilayahnya yang ee dengan acuan ee putusan ini. Ini isi dari peta perlindungannya. nya. Jadi ee ada empat dibuat dalam empat segmen. Ee segmen satu dari ee bawah naik ke atas sampai segmen ee 47. Kemudian dari sana dari hasil hitungan yang tadi untuk ubah pemutu air ee daerah Larin sipinang maka segmen satu itu adalah kelas 3 ya. itu ee kemudian segmen 2 kelas 4, segmen 3 kelas 4, dan ee segmen 4 menjadi kelas 4. Nilai alokasi bebannya, hasil hitungannya untuk segmen satu ee itu alokasi bebannya ee 1.000 ee kemudian juga eksisinya 3.000. RIB artinya harus diturunkan ee sebesar 2.000. Kemudian juga segmen 2 dari 10.800 ee BP-nya 3. Jadi harus diturunkan sekitar 7.000 dan setnya secara total ee yang harus diturunkan adalah ee 16.675. Kemudian untuk per sektornya ee maka ee domestik ee mendominasi jadi hampir 90 ee 95% di atas 95% itu dari domestik baru ee setelah itu dari ee industri ininya. Kemudian apa strateginya? ini saya ambil dari ee strategi ketiganya. Jadi, pembangunan sistem pengolahan lembah domestik. Nah, misalkan ee SPAL DS. Jadi, bagai pembangunan tangki saf tank eh kedap air skala individual. Jadi, semua segmen misalkan targetnya adalah satu tangki perumah, kemudian juga pembangunan tangki skala komunal didasarkan pada rencana induk. Terus misalkan perlu ada pengadaan tinja dan air limbah ee apa namanya? Air limbah. ini berdasarkan ee rencana induk. Kemudian juga yang bagian B untuk yang pembangunan dan pemeliharaan sistem pengelolaan elistik terpusat. Jadi pembangunan pembelan eh PLT termasuk ee jaringan. Nah, ini siapa yang ee nanti ee punya kewenangan dan juga di sana diinikan target tahunnya 2025 sampai 2009. Jadi kira-kira itu isi dari ee keputusan Menteri LH ee yang isinya tentang ee rencana perlindungan dan pengelola butuh air. Jadi untuk yang nomor 127 tahun 2025 ee untuk Airlin Sunai Cipinang kemudian untuk yang ee Citarum dan Ciliwung juga sudah ada nomor 12 39 dan 1253. Kemudian berikutnya penyelenggaraan ee PPMA adalah pemanfaatan. Jadi pemanfaatan air pada bandaan air dilakukan berdasarkan rencana perlindungan dan pengolahan butuh air. Jadi rencana perlindungan pengulan butuh airnya tadi sudah ada untuk yang sudah dibuatkan dan sedang ee kalau tidak ada ee maka kita mengacu pada untuk yang bakum mutu air mengacu pada bak mutu ee air ee kelas 2 hit itumnya. rencana PPMH-nya disusunnya. Kemudian pemanfaatan air dapat dilakukan pada seluruh badan air atau juga ee sesuai dengan ee baku mutu air dan mutu air sasaran. Selbuuh badan pada segmen-segmen tertentu sebenarnya ininya. Kemudian badan air dapat dimanfaatkan sebagai penerima air limbah dengan tidak melampaui baak mutu air dan mutu air sasaran. Nah, ini yang harus di ee inikan. Jadi, pembuatan RPPMH tadi ee terkait ee dengan pemanfaatan itu adalah yang pertama ee baku mutu airnya digunakan nanti untuk apa kelas 1, kelas 2, kelas 3 dan kemudian juga ee apa namanya? Nanti ketika dijadikan tempat pembuangan penerima ee air limbah ini harus dilihat apakah baku mutu air atau mutu air sasarannya terlampaui atau alokasi beban pencemarannya sudah terlewati. Ini secara ee gambaran. Jadi ketika satu kegiatan akan melakukan pembuangan air limbah, maka dia harus ee melakukan pengujian di ee upstream di Astrim sungai. Apakah baku mutu air ee hasil pemantauan mutu air di upstream tersebut telah terlampaui atau tidak. Nah, kalau misalkan sudah terlampaui artinya dengan ee ketentuan ini bahwa dia tidak boleh membuang ee ke sana. Jadi tidak boleh dimanfaatkan kecuali nanti ada ee ini nanti di bagian belakang ee kita bahas secara umum bahwa pemanfaatan air limbah sori pembuangan air limbah boleh dilakukan ee ketika streamnya ee belum ee terlampau melaku mutu airnya dan ketika Jika air lima termasuk tersebut masuk ke dalam ee aliran sungai di downstream-nya itu tidak menyebabkan terlampauinya baku bentuk air. Jadi ini ee diikan jadi dari ee apa namanya ada kira-kira kan apa namanya baku mutu air di outlet kan range-nya di ee angka sekitar 30 sampai 150 lah BOD-nya. Nah, sementara untuk yang baku mutu kelas 2 itu 3. Kemudian yang paling longgar itu kelas 4 ada 12. Artinya kan sebenarnya sungai itu punya fungsi pengenceran. Jadi kalau misalkan debit sungainya terlalu kecil ee itu sulit untuk dijadikan sebagai tempat ee pembuangan air limbah yang bisa memenuhi ee ketentuan sehingga setelah dilakukan pembuangan air limbah tidak menyebabkan ee bak mutu airnya ee terlampaui. Nah, ini ee pemanfaatan air. Jadi kelas kelas air untuk pemanfaatan. Jadi kelas 1, kelas 2, kelas 3. Saya kira Bapak Ibu sudah paham semua ininya. Kemudian juga ini untuk yangau dan sejenisnya. Ini konsep ee alokasi beban. Jadi ee secara prinsip hanya boleh membuang di segmen yang baku mutu airnya belum terlampaui. Kemudian ini contoh dari ee rekapitalasinya. Jadi kalau misalkan beban pencemaran eksisinya 500, daya tampungnya 700, selisis bebannya 200, maka masih tersedia diatur alokasi bebannya. Tapi ketika ee beban eksisnya 100, daya tampungnya 700, selisihnya 300, maka itu terlampaui. Maka penurunan ee harus dilakukan adalah ee penurunan ee beban pencemaran ini ee apa namanya? Jadi ada beberapa kondisi yang ee mungkin bisa menyebabkan di titik B itu terlampaui baku mutunya. Nah, itu yang ee sebenarnya masuk ke dalam ee definisi ee tercemar. Nah, ee pada kondisi ee suatu sungai ditetapkan sebagai kelas 2 dengan BOD 3 mg/L. Artinya pada kondisi tiga ketika BOD-nya sudah 5 mg/ itu tidak boleh dilakukan ee pembuangan air limbah di situ. Kecuali ya misalkan dengan e tadi nanti diinginkan pemanfaatan dan atau kompensasi ya itu ee lain hal. Tapi secara prinsip ee seperti itu. Nah, namun ketika masih datanya di A-nya 2 dan menyebabkan di titik B-nya menjadi 3,5 itu pun dikategorikan sebenarnya ee menyebabkan terjadinya ee pencemaran. Oleh karena itu perlu dilakukan perhitungan-perhitungan tertentu itu ee itu yang ee apa namanya harus dilakukan ee perhitungan-perhitungan ee sehingga pemanfaatan pemanfaatan sungai sebagai tempat pembuangan air itu tidak menyebabkan kualitas AS air sungai menurun sampai ee terlewati baku mutu airnya. Ini ee yang saya sampaikan tadi bahwa ee untuk kondisi C alokasi beban pencemar sudah terlewati. penanggung usaha kegiatan tidak diperbolehkan untuk ee melakukan pembuangan air limbah atau beliau wajib melakukan pemanfaatan air limbah atau melakukan alternatif lain atau dalam nilai ee kompensasi ini. ini ee kira-kira contoh hitung-hitungan sederhana yang tadi. Jadi, ketika daya tampungnya adalah ee dikurangi 2,5 itu adalah konsentrasi BOD di titik A misalkan dikalikan dengan debitnya 2 m/detik dikalikan 1000 konversi. Jadi 1000 mg/ detik sehingga ketika di satuannya disamakan menjadi 86,4 kg perhi. Sementara kalau beban dari industri ee 150 mg/l 1200 itu 180 kg/ hari. Jadi biasanya ee memang praktik ee penetapan bak mutu yang lama itu hanya acuannya langsung bak mutu nasional. Padahal ee sekarang dengan saya kira sudah 4 tahun ini dengan PP 2221 maka kita harus memperhitungkan daya tampung ini. Jadi setelah kita lakukan perhitungan ee dengan masuknya 180 kg per hari maka di bagian hilirnya menjadi 3,5 mg/lit. Artinya sungai tersebut sudah akan menyebabkan terjadinya ee pencemaran ee sehingga kegiatan tersebut tidak diizinkan membuang dengan debit dan konsentrasi yang diusulkan. Jadi biasanya ini usulan untuk usulan tersebut setelah dievaluasi maka tidak diizinkan. Lalu berapa alternatifnya? Jadi ada beberapa alternatif batasannya kan 86,4. Artinya beban pencemar yang harus yang boleh masuk hanya 86,4. Jadi debit diturunkan dengan konsentrasi tetap. alternatif du konsentrasi diturunkan debit tetap atau kombinasi dari itu misalkan ee konsentrasinya di angka 100 tapi tentu debitnya harus ee turun jadi berapa. Nah, ini ee pilihan-pilihan yang bisa di ee ambil, pilihan-pilihan yang ee bisa diambil sehingga ee apa namanya? usaha kegiatan tersebut harus ee melakukan beberapa perbaikan. misalkan di efisiensi airnya, ada recycle-nya, produksi bersih atau peningkatan kapasitas IPA. Ee peningkatan IPAL baik dari segi kapasitasan maupun teknologi atau penurunan ee jumlah ee produksi itu ee dari sisi pemanfaatan. Kemudian kita masuk ke bagian pengendalian. Jadi ee pengendalian ini terdiri dari tiga unsur, yaitu pencegahan, penanggulangan, dan pemulihan. Jadi untuk yang ee pencegahan dilakukan pada sumber titik dan nir titik atau istilah ee ininya poins source dan nonp source. Jadi kalau untuk nonpos pakai base eh management practice. Kemudian untuk yang titik gitu dan sedapat mungkin dari nir titik itu diubah menjadi ee sumber titik. Dan untuk yang titik ada penyediaan sarana dan prasarana. Kemudian ee 5R, ada baku mutu air limbah, persetujuan teknis, kompetensi personil yang tadi ee disampaikan ada pelatihannya ya nanti di akhir bulan ini. Internalisasi biaya dan perlindungan pengan utir dan sistem perdagangan alokasi beban. Kemudian untuk penanggulangan ada pengisolasian pencemaran air, penggantian sumber cemaran air dan cara lain sesuai dengan perkembangan pengetahuan dan ee teknologi. Untuk pemulihan air ada pembersihan unsur ee pencemar, remediasi, rehabilitasi, restasi, dan ee cara lain sesuai dengan perkembangan ilmu ee pengetahuan. ini saya kira kebijakan pengun dalam pencemaran air berbasis alokasi beban pencemaran Jadi setelah tadi RPPM-nya ditetapkan, strategi program rencananya ada ee base management practice-nya untuk nonpes, ada pating dan sebagainya. Kemudian juga kegiatan-kegiatannya pembangunan pengoperasian perawatan. Jadi ada ee untuk ee rumah tetangga usk ee kemudian juga untuk teknologi pemanku kualitas diband air dan bagaimana menginikan estimasi penangaran dan sakit yang terlibat. Kemudian ada pembinaan, pemantauan dan evaluasi sumber untuk yang unnow point source. Kemudian juga ada perizinan, pengawasan, pembinaan untuk yang ee poins soos. Ini ee saya kira secara gambaran tadi titik dan nir titik. Jadi kalau untuk yang titik itu secara sederhana di outlet tadi ee di outlet-outlet ini. Kemudian untuk yang nonp sebenarnya sedapat mungkin dibuatkan poin source-nya atau paling tidak dikelola dengan eh base management practice. Kemudian yang ee pertama mengenai sarana dan prasarana terutama tadi ee kita ini kan dari data bahwa pengelolaan air limbah domestik ini paling menjadi sumber dari limbah domestik menjadi yang ee dominan ee berdasarkan super data dari ee BPENAS bahwa saya saya ee saya kira mungkin ini sudah ee ee berubah ya K ini data 2019 mudah-mudahan ee sudah membaik. Jadi memang yang sudah ee ada sanitasi terpesat cuma ee 2% kemudian ada yang masih sanitasi setempat dan juga masih yang ee masih ada 9% yang sembarangan. Konsep pengolahan ininya. Jadi ada pengelolaan elemen domestik setempat, ada juga yang ee terpadu. Jadi ada skala-skalanya ininya ee ada limpah tinja, kemudian juga ada IPAL skala perkotaan, permukiman, dan skala ee ee kawasan tertentu. Nah, di Indonesia sebenarnya sudah ada 12 atau valde skala perkotaan yang telah terbangun dengan kapasitas yang lumayan besar. Ee paling besar itu di Bandung ya, Bojong Soang ini kayaknya 80.000 m³ per hari sistemnya lagon. Kemudian juga ada di suung di Denpasar itu 50.000. 2000 m³ ee per hari. Tapi memang ee ada beberapa kendala. Saya enggak tahu apakah sekarang sudah teratasi bahwa kapasitas ini ee belum terisi ee penuh karena memang ee ada kesulitan dalam ee sistem penyaluran dari ee pemipaan dari rumah-rumah masuk ke dalam ee sistem ee IPAL tersebut. ini ee sistemnya ada yang ebisi di Banjarmasin dan ee Manado. Kemudian juga ada yang ee ert kolam erasi juga ada yang e hanya beruk lagun-lagun saja. Jakarta juga sedang mengembangkan lagi kalau saya tidak salah untuk di IPAL ee skala perkotaan ini domestik skala perkotaan ini ini ee kenapa menjadi ee masalah tadi di inikan karena secara bahwa apa namanya limbah domestik ini cukup tinggi ee BOD-nya sekitar 300-an. Sementara standar yang kita ee tetapkan di Permen LH nomor 11 tahun 2025 itu 75 untuk yang kurang dari 3 m³ per hari. Jadi untuk yang 3 sampai 50 itu ee 50 dan untuk yang lebih dari 50 adalah ee 30. Kemudian juga di Permen LH nomor 11 2025 ini juga ada ee baku mutu air limbah untuk yang dibuang ke drainase dan saluran irigasi dan juga untuk pemanfaatan air limbah yang ee BOD-nya di angka 12 eh COD 780 TSS 30 dan residual corinnya nya ee satu ini ee revisi terhadap Permen LHK nomor 68 tahun ini juga di ini apa namanya? Selain ee waktu mutu air limbahnya juga ada standar teknologinya. Nah, jadi ini salah satu alternatif dari standar teknologi untuk sistem pengolahan ee air limbah domestik untuk skala 3 sampai 50 m³ per hari. Jadi dari mulai ada unit ekualisasi ee aerobik eh desinfektan ee dan baru kemudian ada pilihan-pilihan unit lain tergantung pada kondisi tertentu. Kemudian untuk ee limbah USK skala kecil jadi identifikasi sin teknologinya pakai bas management practice dengan mempertimbangkan aspek pembiayaan operasional pemulan dan akses lahan kemudian pembinaan teknis berkaitan dengan peningkat tingatan kesadaran pemahaman dan penataan lingkungan terap dan bantuan teknis ee pembangunan infrastruktur pengelolaan limbah ee sebagai ee percontohan ini contoh untuk yang ee biogas ee sapi saya kira seperti itu ininya ini model-model ee biogas untuk yang ee sapi. Kemudian yang kanan ini yang e untuk yang tahu ee ada juga sebenarnya hitungan-hitungan ee berapa gas yang ee dihasilkan ee kemudian juga itu cukup untuk ee memenuhi kebutuhan berapa hari dan ee sebagainya. Kemudian ee berikutnya tentang ee 5R. Ee jadi terkait dengan pemanfaatan ini ee saya kira ee apa namanya ini sangat di ee dorong sangat didorong untuk melakukan wer use. Jadi ada kutipan dari Profesor Asano University of eh Kalpor eh Davis. Jadi air darulang merupakan tantangan terbesar di abad 21 di mana sumber air terbatas dan permintaan air meningkat karena peningkatan populasi dan konsumsi per kapita. Ya, saya kira konsekuensi dari peningkatan populasi ee adalah tentu penggunaan air yang lebih besar dan juga ee gaya hidup dan ee tingkat kesejahteraan meningkat. Tentu juga konsumsi ee airnya akan meningkat. Jadi, penggunaan air daur ulang memenuhi dua fungsi utama. Efluen yang telah diolah digunakan sebagai sumber air untuk kegiatan yang menguntungkan. Efen yang tidak dibuang ke sungai dan pantai mengurangi polusi pada ee air permukaan dan air tanah. Jadi ini dua keuntungan dan dilakukan pemanfaatan. Sebenarnya yang paling populer di Indonesia untuk pemanfaatan ini adalah untuk aplikasi ee pada industri ee kelapa sawit. Ini sudah ee izin pertama LAN aplikasi itu sekitar 2000 awal 2003 atau 2004 awal. Jadi sekarang hampir sudah 20 tahunan. ee karena aplikasi ini ee pemanfaatan ini dilakukan karena dari beberapa penelitian, beberapa kajian ee menyatakan bahwa air limbah sawit itu masih mengandung unsur hara yang tinggi dengan pada tingkat ee BOD dan ee COD tertentu. Jadi pemanfaatan air limbah akan ee sangat menguntungkan ee sebagai ee satu sumber air. permasalahannya adalah di kita lebih banyak sumber air yang ee murah sehingga ee jarang yang tertarik untuk memanfaatkan sebagai sumber air. Nah, ini yang menjadi ee tantangan. Maka ketika ee misalkan harga air tanah naik atau ada pembatasan mengenai penggunaan air tanah ini ee pemanfaatan akan ee menjadi lebih ee menarik. Kemudian juga yang kedua saya kira jelas bahwa ee yang tidak dibuang ke sungai maka akan ee mengurangi polusi pada ee air permukaan dan air tanah karena dia harus diolah dulu sampai ke tingkat ee tertentu. Ini juga faktor yang ee harus dipertimbangkan jumlah air limbah yang berhasil dicegah dan dikurangi. Kemudian penghematan dan ee keuntungan yang dapat diperoleh. Saya kira itu sudah jelas tadi ee saya sampaikan bahwa kebanyakan karena harga yang diinikan tingkat kesulitan hambatan, biaya implementasi, dampak kons penge regulasi. Nah, ini terkait dengan regulasi ini juga ee tadi ee ketika pembuangan air limbah tidak boleh dilakukan pada bak pada apa sungai yang bakut airnya terlampaui maka pemanfaatan air limbah menjadi ee meningkat drastis ini ee apa namanya sekarang terutama untuk air limbah ee domestik. Sebagian besar untuk hari limbah lang domestik ini sekarang sudah banyak ee dilakukan pemanfaatan. [Musik] A-nya saja. Jadi memang untuk melakukan pemanfaatan perlu meningkatkan ee teknologi IPAL-nya. Jadi ee dari ee semakin ee [Musik] semakin baik mutu air yang akan dimanfaatkan ee yang semakin tinggi, maka teknologi ee pengolahannya semakin ee advance. Jadi, jadi pemakaian air ulang skala besar terutama untuk irigasi dan industri. Jadi diri kita tuh ee apa namanya ee sawit itu termasuk untuk ee irigasi dan juga ee untuk ee kegiatan industri misalkan untuk cooling water dan sebagainya dan banyak dilakukan oleh negara berkembang dan negara dengan sumber air terbatas. Nah, permasalahannya di Indonesia kita belum merasa bahwa sumber air kita terbatas. Jadi ee ini yang masih ee apa namanya ya? Jadi banyak di beberapa daerah masih ee murah harga air tanah untuk keperluan ee industrinya sebagai ee mungkin sebagai insentif untuk investasi. Tetapi di sisi lain ini ee mengurangi minat untuk melakukan ee recycle di Jakarta. mungkin yang sudah ee air tanahnya sudah cukup mahal. Jadi sudah ee apa namanya? Banyak ee usaha kegiatan terutama misalkan ee hotel dan apartemen dan sebagainya sudah melakukan recycle untuk ee keperluan-keperluan seperti ee toilet passing juga ee penyiraman dan ee sebagainya. ini aplikasi
Resume
Categories