Resume
qHpZ0iL6Ow8 • WEBINAR ASN BELAJAR SERI 27 - BELAJAR GRATIS KE LUAR NEGERI BAGI ASN
Updated: 2026-02-12 02:05:15 UTC

Berikut adalah rangkuman komprehensif dan terstruktur dari konten video "ASN Belajar Seri 27" yang diselenggarakan oleh BPSDM Provinsi Jawa Timur.


Webinar ASN Belajar Seri 27: Strategi dan Peluang Kuliah Gratis di Luar Negeri

Inti Sari (Executive Summary)

Webinar ini membahas strategi dan peluang bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) serta masyarakat umum untuk melanjutkan pendidikan (S1, S2, S3) ke luar negeri melalui jalur beasiswa. Menghadirkan pembicara praktisi dari BPSDM DKI Jakarta, Bappenas RI, serta alumni universitas ternama di Belgia dan Inggris, diskusi ini mengupas tuntas persiapan dokumen, pembiayaan, tantangan budaya, serta tips sukses meraih beasiswa LPDP, AAS, dan lainnya.

Poin-Poin Kunci (Key Takeaways)

  • Pentingnya Persiapan Dini: Penguasaan bahasa (Inggris/Prancis), nilai TOEFL/IELTS yang memadai, serta izin dari atasan adalah kunci utama sebelum mendaftar.
  • Sumber Beasiswa Beragam: Selain LPDP, terdapat beasiswa dari Bappenas (PHRD, World Bank), Pemerintah Daerah (Sister City), Australia Awards (AAS), VLIR-UOS (Belgia), dan Erasmus Mundus.
  • Jalur Pendidikan: Bappenas membuka kesempatan bagi perencana (ASN) untuk studi S2/S3 dalam dan luar negeri, sementara universitas luar negeri seperti KU Leuven dan Imperial College London menawarkan kualitas pendidikan kelas dunia dengan biaya yang bervariasi.
  • Proses Seleksi: Untuk S3, mencari supervisor dan mendapatkan Letter of Acceptance (LoA) adalah langkah awal yang krusial, sedangkan untuk S2 (seperti AAS) prosesnya lebih terpusat.
  • Administrasi Sertifikat: Peserta webinar diwajibkan mengisi aplikasi "Indeks" dan mengisi kuisioner monev untuk mendapatkan sertifikat elektronik.

Rincian Materi (Detailed Breakdown)

1. Pembukaan dan Motivasi Belajar

  • Konteks Acara: Webinar "ASN Belajar" Seri 27 diselenggarakan oleh BPSDM Provinsi Jawa Timur untuk mendorong peningkatan kompetensi ASN.
  • Tata Tertib: Peserta diwajibkan menggunakan nama format Instansi-Nama, mematikan mikrofon, dan mengisi presensi serta kuisioner melalui aplikasi "Indeks" untuk mendapatkan sertifikat.
  • Motivasi: Pendidikan adalah investasi jangka panjang. ASN didorong untuk mengejar kesempatan belajar di luar negeri guna membawa pengalaman global kembali untuk pembangunan bangsa.

2. Pengalaman Studi di Perancis (BPSDM DKI Jakarta)

  • Narasumber: Bapak Muhammad Miftahul Umari (Kepala BPSDM DKI Jakarta).
  • Perjalanan Karir & Studi: Berawal dari lulusan STPDN, beliau mendapatkan beasiswa Double Degree di Universitas Diponegoro (Undip) dan Universitas Paris 10, Perancis.
  • Tantangan Bahasa: Awalnya tidak bisa berbahasa Prancis, namun mengikuti kursus intensif selama 7 bulan di CCF Jakarta untuk mencapai level DELF B2.
  • Tips untuk ASN:
    • Manfaatkan anggaran Pemprov atau beasiswa eksternal (Bappenas).
    • Persiapan TPA (Tes Potensi Akademik) dan Bahasa Inggris (Target TOEFL 500+).
    • Jangan takut mencari info dan bertanya kepada alumni.

3. Peluang Beasiswa melalui Bappenas (Pusbindiklatren)

  • Narasumber: Ibu Vita Puspita Murti (Pusbindiklatren Bappenas).
  • Peran Bappenas: Membina SDM perencana di pusat dan daerah melalui program pendidikan (S2/S3) dan pelatihan teknis.
  • Program Beasiswa:
    • PHRD: Program beasiswa populer (S2/S3) yang berakhir tahun 2023.
    • World Bank & Hibah: Untuk bidang terkait Coral Reef Rehabilitation dan Split Site Master Program.
    • Rupiah Murni: Program S3 domestik dan S2 domestik unggulan.
    • Program Afirmasi: Khusus untuk meningkatkan kualitas ASN di wilayah 3T (Indonesia Timur).
  • Persyaratan: Usulan dari instansi (bukan perorangan), batas usia, IPK, TPA, dan TOEFL.
  • Info Australia Awards (AAS): Membuka pendaftaran sekitar Februari-April. Tidak perlu mencari dosen pembimbing untuk S2; pemilihan universitas dibantu setelah lolos tahap awal.

4. Studi di Belgia: KU Leuven (S3)

  • Narasumber: Ibu Intan Purwandani (PhD Student, KU Leuven & Dosen UGM).
  • Mengapa KU Leuven? Universitas tertua (600 tahun), peringkat 40-50 dunia, dan biaya studi sangat terjangkau (sekitar 450 Euro/tahun pertama, tahun berikutnya gratis).
  • Persyaratan S3:
    • IELTS tinggi (7.0 - 7.5 untuk ilmu sosial).
    • Proposal penelitian, CV, Motivation Letter, dan Referensi Letter.
    • Mencari Supervisor terlebih dahulu (sistem undangan).
  • Sistem Pendidikan: S3 berbasis riset sejak hari pertama, namun juga melibatkan mengajar dan membimbing mahasiswa S2.
  • Beasiswa di Belgia: VLIR-UOS (Flemish region), Beasiswa Pemerintah Belgia, dan Erasmus Mundus.

5. Studi di Inggris: Imperial College London & LPDP

  • Narasumber: Bapak Daru Feby Smaradhana (Alumni Imperial College London).
  • Imperial College London: Universitas peringkat 6 dunia dengan fokus pada Science, Engineering, Medicine, dan Business.
  • Biaya & Pendaftaran: Biaya kuliah tinggi (±£30.000/tahun). Pendaftaran S2 langsung ke program, S3 harus mencari supervisor dulu.
  • Dokumen Penting: CV (maks 2 halaman), Reference Letter, dan Personal Statement (jujur, tidak menjiplak).
  • Beasiswa LPDP:
    • Menanggung biaya kuliah, hidup, tiket pesawat, dan asuransi.
    • Durasi maksimal 2 tahun untuk S2 luar negeri.
    • Fokus pada kontribusi kembali kepada Indonesia.
  • Tips Belajar Bahasa: Metode shadowing (menirucara native speaker), menonton film tanpa subtitle, dan latihan menulis dengan meminta koreksi teman.

6. Tantangan, Adaptasi, dan Penutup

  • Tantangan Budaya: Musim dingin di Eropa menjadi tantangan tersendiri bagi orang tropis (sulit bangun pagi, mandi).
  • Sistem Grading: Di Inggris, nilai Distinction (A) sangat sulit didapat (batas 70+), berbeda dengan Indonesia yang mudah mendapatkan IPK tinggi.
  • Penutup:
    • Peserta yang aktif bertanya mendapatkan merchandise.
    • Ajakan untuk mengikuti event selanjutnya: "Transformasi dan Talenta Digital Generasi Milenial" (ASN Belajar Seri 28).
    • Pesan terakhir: "Belajarlah sampai ke liang lahat" dan "Belajarlah sampai ke negeri Cina" (menuntut ilmu setinggi-tingginya).

Kesimpulan & Pesan Penutup

Kesempatan untuk melanjutkan studi ke luar negeri terbuka lebar bagi ASN dan masyarakat umum melalui berbagai jalur beasiswa, baik dari dalam negeri (LPDP, Bappenas) maupun luar negeri (AAS, VLIR-UOS, Erasmus). Kunci keberhasilan terletak pada persiapan matang, terutama kemampuan bahasa, keberanian mengambil peluang, dan komitmen untuk memberikan kontribusi bagi negara setelah lulus. Semoga rangkuman ini bermanfaat untuk perencanaan karir dan pendidikan Anda.

Prev Next