Transcript
QU7PQYlPjqs • WEBINAR ASN BELAJAR SERI 43 - PERAN PERAWAT DI ERA 5.0 MEWUJUDKAN ASN BERAKHLAK
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/BPSDMJATIMTV/.shards/text-0001.zst#text/0058_QU7PQYlPjqs.txt
Kind: captions
Language: id
Jawa Timur yang menyelenggarakan webinar
ini ya
bersama kami dari
Semoga bisa mengajak lebih banyak ASN
seluruh Indonesia untuk belajar dari
manapun
dan
kami siap
mengajak anda semua oke
bpsdm hebat dan semoga
ASN makin berjaya seluruh Indonesia
[Musik]
bpsdm Provinsi Jawa Timur merupakan
lembaga pendidikan yang berkomitmen
dalam mencetak ASN unggul berkualitas
dan menjunjung tinggi integritas
[Musik]
komitmen ini diwujudkan dengan inovasi
layanan minimarket kita jujur map ASN
[Musik]
ini Bapak atau Ibu
Sri ya
ya selamat pagi dengan Pak Hasan Oh Ibu
Sri baik selamat pagi Bu Sri iya
saya saya bu Fani
[Musik]
kami juga di sini sudah terdengar jelas
ya
untuk
kolom chat dan segala macamnya peserta
Baik nanti kita berjumpa lagi waktu
opening dan juga Ketika saya menyapa
untuk rundown hari ini yang pertama akan
presentasi Ibu Cafe dulu ya betul
materi terlebih dahulu kemudian untuk
sesi tanya jawab dan diskusinya Sekalian
nanti di akhir setelah presentasinya Pak
Hasan
ya
Timur tentunya kita belajar integritas
tidak hanya di lingkungan pendidikan di
dalam kelas tapi harus kita
aktualisasikan dalam kehidupan kita
sehari-hari
ini diharapkan dapat mewujudkan
Bagaimana karakter essen yang sebenarnya
dengan pola 24 jam tanpa pelayan tanpa
petugas peserta dapat mengambil langsung
secara langsung dengan Mandiri seperti
saya saat ini bayarnya juga sangat
simple dengan menggunakan QR atau kalau
mereka tidak mempunyai aplikasi quick
art mereka bisa mengejar secara tunai
dengan ada Dropbox yang sudah disiapkan
Selamat berbelanja mudah-mudahan dengan
berbelanja dengan pola integritas ini
kita dapat meneguhkan diri kita sebagai
ASN yang berakhlak sekian
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
[Musik]
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh saya Ary Ginanjar agustiar
dari SQ ingin memberikan dukungan dan
support untuk program ASN belajar dari
bpsdm Jawa Timur karena konten-kontennya
sangat berguna dalam rangka membangun
SDM dari Pemprov Jawa Timur untuk
menjalankan tugasnya di samping
menghadapi tantangan-tantangan di antara
4.0 atau industri 4.0 Oleh karena itu
saya ingin mengajak semua rekan-rekan
untuk Aktif belajar di dalam program ASN
belajar bpsdm Jawa Timur ingat ada
pepatah yang mengatakan If you are not
learning you are nothing kalau kita
tidak belajar sama dengan kita tidak
bernafas karena itu tetaplah belajar
karena itu cara untuk bernafas di dalam
kehidupan Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
[Musik]
Selamat datang di corporate University
SDM Provinsi Jawa Timur
sesuai undang-undang Nomor 1 Tahun 1970
tentang keselamatan kerja kami
berkewajiban untuk menyampaikan
informasi penting tentang tanggap
darurat di bpsdm provinsi Jawa Timur
berikut adalah lokasi aktivitas anda
selama berada di bpsdm Provinsi Jawa
Timur
Anda diwajibkan juga untuk mengetahui
lokasi titik kumpul di lingkungan bpsdm
Provinsi Jawa Timur
yaitu
area parkir di sisi Utara Gedung utama
meliputi gedung utama gedung ppid dan
sertifikasi kompetensi
Kompleks olahraga ruang bermain anak
gedung pengelola terpadu area kelas
dan asrama integrasi
area parkir Sisi Timur masjid bpsdm
Provinsi Jawa Timur meliputi
asrama Graha utama Praja perpustakaan
ruang alumni guest house masjid
dan area asrama
inilah jalur evakuasi menuju titik
kumpul jika terjadi keadaan darurat Anda
wajib mengikuti tanda jalur evakuasi
yang telah terpasang di lokasi
saat ini anda berada di Graha Sasana
Wiyata Praja
terdapat 5 pintu keluar pada jalur
evakuasi Graha Sasana Wiyata Praja
Anda dapat melakukan evakuasi melalui
dua tangga yang berada di sisi Timur dan
Sisi Utara
jika terjadi kondisi gempa segera
berlindung di bawah meja
saat si Renata bahaya berbunyi
tinggalkan aktivitas dan tinggalkan
ruangan tetap tenang dan jangan panik
segera berjalan cepat Mengikuti tanda
rute evakuasi menuju titik kumpul
ikuti instruksi selanjutnya dari tim
evakuasi tanggap darurat
bagi yang menggunakan sepatu hak tinggi
diwajibkan untuk melepaskannya dan
berjalan tanpa menggunakan alas kaki
pengecekan kondisi anggota pegawai atau
peserta di titik kumpul
[Musik]
Ketika anda sedang berada di ruang kelas
dan kemudian terjadi gempa Inilah yang
harus anda lakukan
segera berlindung di bawah meja
saat si Renal tanda bahaya berbunyi
tinggalkan aktivitas dan tinggalkan
ruangan
Tetap tenang dan jangan panik segera
berjalan cepat Mengikuti tanda rute
evakuasi menuju titik kumpul ikuti
instruksi selanjutnya dari tim evakuasi
tanggap darurat pengecekan kondisi
anggota pegawai atau peserta di titik
kumpul
salah satu tempat utama di bpsdm
provinsi Jawa Timur adalah asrama Graha
utama Praja
jika terjadi kondisi gempa segera
berlindung di bawah meja dan menjauhi
benda-benda yang memungkinkan pecah atau
jatuh
saat si Rina tanda bahaya berbunyi
tinggalkan aktivitas dan tinggalkan
ruangan tetap tenang dan jangan panik
segera berjalan cepat Mengikuti tanda
rute evakuasi menuju titik kumpul
pengecekan kondisi anggota pegawai atau
peserta di titik kumpul
saat ini anda berada di ruangan PPK
gedung pengelola terpadu lantai 2
[Musik]
jika terjadi kondisi kebakaran gunakan
Apar untuk mengendalikan kebakaran kecil
jika kondisi kebakaran membesar dan
sirine tanda bahaya berbunyi Segera
lakukan evakuasi dengan tertib Tetap
tenang dan jangan panik gunakan Kain
basah untuk menutup hidung saat bernafas
segera berjalan dengan cara menunduk
serta hiruplah udara sedikit demi
sedikit dan mengikuti tanda rute
evakuasi menuju titik kumpul
pengecekan kondisi anggota pegawai atau
peserta di titik kumpul
keselamatan dan keamanan anda di
lingkungan bpsdm Provinsi Jawa Timur
merupakan tanggung jawab kita bersama
corpu SDM Provinsi Jawa Timur melayani
dengan sepenuh hati
[Musik]
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
salam sejahtera untuk kita semua para
narasumber yang saya hormati
seluruh
peserta ASN belajar
bbsdm Provinsi Jawa Timur di mana saja
semuanya yang saya hormati Alhamdulillah
inisiasi dari bpsdm provinsi Jawa Timur
yang menjadi palet Project corporate
University diharapkan akan terus bisa
memberikan pembelajaran
penguatan
pengembangan kapasitas pengembangan
wawasan pengembangan kompetensi lewat
berbagai forum berbagai metode dan
berbagai momentum salah satu yang
menurut saya bisa memberikan referensi
pembelajaran dengan narasumber
narasumber yang luar biasa adalah ASN
belajar yang dilaksanakan secara
terakhir jual ini saya berharap bahwa
ASN di seluruh Indonesia yang mengikuti
proses pembelajaran secara virtual ini
tidak akan pernah berhenti untuk terus
meningkatkan kapasitasnya meningkatkan
kompetensinya
meningkatkan seluruh jejaringnya melalui
berbagai proses-proses pembelajaran yang
diharapkan akan ketemu sinkronisasi
dengan
kebutuhan-kebutuhan faktual di lapangan
seluruh proses yang kita lakukan
tentu akan terus berhadapan pada
berbagai perubahan-perubahan ekosistem
era
4.05.06.0 memberikan dampak terhadap
disrupsi terhadap banyak hal kita pun di
lingkungan pemerintahan juga harus
melakukan berbagai percepatan percepatan
adaptasi
kita juga diharapkan bisa merespon
secara cepat
menyelesaikan berbagai
persoalan-persoalan yang mungkin relatif
lebih kompleks dan kita diharapkan bisa
melakukan
format-format yang out of the box tidak
berjalan linier tapi melakukan berbagai
lompatan-lompatan pemikiran
lompatan-lompatan
karya-karya nyata dan lompatan kelihatan
prestasi yang bisa memberikan manfaat
bagi peningkatan kesejahteraan
masyarakat dimanapun kita bertugas
mudah-mudahan ASN belajar ini akan terus
bisa mengembangkan seluruh proses
diantara seluruh peserta ASN belajar
bahwa jejaring secara nasional bisa kita
lakukan tentu menjadi bagian penting
untuk bisa merajut kebersatuan diantara
kita semua
kebersaudaraan diantara kita semua dalam
bingkai Negara Kesatuan Republik
Indonesia kepada seluruh narasumber saya
menyampaikan banyak terima kasih dan
seluruh peserta SN belajar saya juga
menyampaikan Terima kasih mudah-mudahan
akan terus bisa memberikan penguatan
bagi
Bakti dan dedikasi di seluruh ASN di
seluruh Indonesia terima kasih semuanya
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh salam sejahtera bagi kita
semua
[Musik]
Halo sobat ASN
bpsdm Provinsi Jawa Timur
menyelenggarakan webinar seri 43 ASN
belajar dengan topik peran perawat di
era 5.0 mewujudkan ASN berakhlak
menghadirkan para pembicara yang menarik
yaitu
Doktor AV Sri suhardiningsih sarjana
keperawatan magister kesehatan
wakil ketua bidang pelayanan DPW PPNI
Provinsi Jawa Timur ketua Stikes
Hangtuah Surabaya
Doktor Ahsan sarjana keperawatan
magister kesehatan ketua dewan
pertimbangan dpwp PPNI Provinsi Jawa
Timur dosen tsik fakultas ilmu kesehatan
Universitas Brawijaya dengan kinot
speaker Aris Agung Taiwan kepala bpsdm
Provinsi Jawa Timur
[Musik]
webinar seri 43 ini akan di moderator
oleh Fanny Patricia
sebelum memulai peserta webinar harap
mematuhi beberapa tata tertib webinar
seri 43 ini 1 Diharapkan hadir 10 menit
sebelum acara dimulai 2 menggunakan nama
sesuai format nama lengkap diikuti
dengan asal instansi 3 wajib
mengaktifkan kamera dan menonaktifkan
microphone selama acara untuk kenyamanan
peserta 4 pertanyaan dapat diajukan
langsung dalam room Zoom 1 melalui fitur
atau melalui kolom chat 5 posisikan
kamera secara landscape memperlihatkan
wajah dan kenakan pakaian sopan selama
acara berlangsung 6 gunakan virtual
background yang telah disediakan 7 link
presensi dan materi akan diberikan
sesaat menjelang cara berakhir 8
sertifikat hanya akan diberikan kepada
peserta yang mengikuti webinar dari awal
hingga akhir 9 siapkan koneksi internet
yang stabil dan alat tulis selama acara
berlangsung
10 selamat dan semangat dalam mengikuti
webinar seri 43
acara ini dipersembahkan oleh badan
pengembangan sumber daya manusia
Provinsi Jawa Timur
[Musik]
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
Shalom Om Swastiastu nama budaya salam
kebajikan Rahayu Rahayu Rahayu yang
terhormat kami ingin menyapa terlebih
dahulu kepada kepala bpsdm Jawa Timur
Bapak Aris Agung taiway yang kami
hormati para narasumber wakil ketua
bidang pelayanan dpwp PNI Provinsi Jawa
Timur sekaligus ketua Stikes Hangtuah
Surabaya Ibu Dokter ap Sri
suhardiningsih skpms Selamat pagi dan
selamat bergabung bersama dengan kami
terus juga menyapa kepada narasumber
kami yang kedua ketua dewan pertimbangan
dpwp PPNI Provinsi Jawa Timur dan dosen
Fik Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas
Brawijaya Bapak Doktor Ahsan MS Selamat
bergabung juga Pak Hasan
ASN rekan-rekan perawat dimanapun anda
berada yang sudah bergabung secara live
streaming di akun YouTube kami di
bpsdmjati TV dan juga di room 1 dan Room
2 boleh Melambaikan tangannya supaya
kami juga tahu bahwa anda sudah
bergabung dengan kami Selamat pagi luar
biasa Terima kasih untuk Bapak dan Ibu
sobat ASN rekan-rekan perawat di seluruh
Indonesia yang belum menggunakan
background kami silahkan langsung Anda
unduh atau download di Link yang ada di
room chat masing-masing room 1 maupun
Room 2 tentunya Pada momen pagi hari
yang berbahagia ini di awal bulan
November yang baik Izinkan saya juga
untuk bisa menyapa anda dengan pantun
pembuka bisa dijawab dalam hati boleh
dengan kata cakep ya di akhir kalimat
berangkat kerja diantar pacar
membawa bekal semangkuk kolak yuk rajin
ikuti webinar semangat mewujudkan ASN
berakhlak Terima kasih luar biasa Saya
yakin anda bersemangat untuk mengikuti
program ASN belajar seri ke-43 ini dan
tentunya ingin mengucapkan sekali lagi
yang baru saja bergabung karena memang
kami baru membuka acara ini jadi buat
Anda yang mungkin baru saja teringat
untuk bisa bergabung dan belajar bersama
Selamat pagi dan selamat bergabung
secara online dalam acara webinar seri
43 ASN belajar dengan tema peran perawat
di era 5.0 mewujudkan ASN berakhlak yang
dipersembahkan oleh bpsdm Jawa Timur ini
merupakan program yang luar biasa di
mana tentu saja program ini berjalan
mulai dari awal Tahun 2022 hingga
akhirnya menuju ke Akhir Tahun 2022 dan
puji syukur kita patut untuk mensyukuri
kita haturkan juga kehadirat Tuhan Yang
Maha Kuasa berkat Hidayah dan berkahnya
acara ASN belajar ini dapat
terselenggara mulai dari seri pertama di
awal tahun sampai dengan seri ke-43 nih
menjelang akhir penutup 2022 dan
tentunya Pada hari Kamis ini 3 November
2022 tema yang sangat spesifik sekali
Akhirnya saya bisa berjumpa dengan
seluruh rekan-rekan perawat di seluruh
Indonesia tidak hanya di Surabaya dan
Jawa Timur saja dan tentu saja ASN
belajar ini sangat spesial seperti yang
rekan-rekan dan sobat ASN lihat sendiri
di belakang saya tampak meriah dan kalau
misalnya Anda penasaran seperti apa sih
ruangan kelas internasional yang ada di
gedung bpsdm Jawa Timur Boleh silahkan
kalau misalnya rekan-rekan ini sedang
ada di Surabaya boleh mampir kunjungi
langsung bahwa gedung bpsdm Jawa Timur
ini kok fasilitasnya sangat lengkap
sekali kelas bintang 5 dan ada di mana
sih ini gedung BPS dan Jawa Timur untuk
gedungnya sendiri ini ada di jalan
Balongsari tambah
bayar kalau Googling cari di Waze
langsung ketemu jadi nggak bakalan
nyasar untuk bisa datang ke sini dan
tentunya karena memang ini adalah seri
yang istimewa sehingga kami ingin sekali
untuk mengajak rekan-rekan perawat dan
sobat ASN sebagai peserta di seri ke-43
ini untuk bisa melihat secara langsung
live dari studio yang berbeda dari
biasanya karena memang untuk studio ini
adalah pemberian dari peserta PKN
tingkat 2 angkatan 12 di kantor bpsdm
Jawa Timur Jadi kalau misalnya pingin
merasakan experience belajar yang
berbeda pengalaman luar biasa dan
maksimal selama pembelajaran di gedung
ppsdm ini silakan langsung bisa datang
ke sini dan senang sekali saya kembali
Fanny Patricia yang akan menjadi
moderator pada seri 43 kali ini di mana
tema yang akan kita bahas ini sangat
luar biasa dan spesifik Setelah sekian
banyak
momen-momen pandemi begitu ya akhirnya
tema ini mulai diangkat kembali karena
tentu saja
tema peran perawat di eraform 5.0 saat
ini mewujudkan ASN berakhlak ini
merupakan perumusan tema yang tentu
dengan alasan yang tepat dipilih untuk
hari ini karena terkait dengan arah
tujuan kebijakan sistem pembangunan
Global yaitu sdgs atau sustainable
Development Goals seperti apa sih
mungkin perawat dan juga sobat ASN yang
sudah sering mendengar namun Terlupa
karena memang banyak sekali ya tugas dan
juga tanggung jawab dari rekan-rekan
perawat nah dalam sesi belajar kali ini
kami ingin sekali untuk reminder bahwa
dalam hal ini tema yang kita akan bahas
bermaksud untuk mengajak kepada seluruh
perawat di dunia tidak hanya di Jawa
Timur dan Indonesia saja untuk bersuara
dan memimpin terdepan dalam membangun
kesehatan yang berkelanjutan sesuai
dengan tujuannya sdgs Tapi sebelumnya
sustainable Development Goals atau
disingkat sdgs ini merupakan kelanjutan
kebijakan sebelumnya yang bernama
Milenium goals atau MDGS jadi ini
merupakan suatu sistem pembangunan
Global yang berkelanjutan di mana ada 17
tujuan di dalamnya
169 target yang berlaku selama 8 tahun
kedepan mulai Tahun 2022 ya hingga tahun
2030 jadi tidak hanya berlangsung selama
tahun ini saja sedangkan nih bidang
kesehatan sendiri ini merupakan salah
satu konsentrasi yang ada dari sekian
banyak program dalam rumusan sdgs jadi
dalam salah satu poin disebutkan bahwa
tujuan diselenggarakannya sdgs atau
sustainable Development Goals ini yaitu
menggalakkan hidup sehat dan juga
mendukung kesejahteraan untuk semua usia
Nah sebagai pengemban profesi di sini
rekan-rekan perawat sobat ASN Sudah
saatnya untuk move up untuk mengubah
orientasi dan juga mengembangkan peran
dan fungsinya dalam pencapaian target
sdgs nih di tahun 2030 nanti jadi
perawat ini tidak hanya menjalankan
kapasitas dan tugasnya hanya dalam
lingkup pekerjaannya saja tapi juga bisa
mengambil bagian dengan melaksanakan
perawatan kesehatan sebagai edukator
pendidik masyarakat sebagai koordinator
pelayanan keperawatan bahkan sebagai
pembaharu atau Agent of Change pelayanan
kesehatan dengan berbagai macam inovasi
tentunya untuk meningkatkan derajat
kesehatan masyarakat jadi dalam area
pelayanan primer pun perawat ini juga
merupakan komunitas yang bisa
mengoptimalkan melalui peningkatan
kesehatan sebagai promotif dan juga
pencegahan penyakit preventif di semua
tingkat pencegahan jadi peran dari
teman-teman perawan ini perawat ini
tidak hanya dalam lingkup kesehatan saja
atau medis saja ya ternyata lebih luas
lagi karena ada peran perawat dari segi
primer maupun dari segi yang lain nah
potensi perawat sendiri dalam pelayanan
kesehatan ini sangat menentukan Bahkan
dalam posisi yang strategis jadi perawat
secara umum ini memiliki sumber daya
yang paling besar yang tentu saja
menjadi ujung tombak dalam pelayanan
kesehatan mengingat populasinya sendiri
ini sekitar 58% ya di Indonesia menurut
data dan jumlah total tenaga kesehatan
dan tentunya ini dapat mendorong serta
mensukseskan Berbagai macam program dan
juga kebijakan baik di tingkat nasional
maupun daerah Itulah sebabnya ASN
belajar ini ingin mengajak kepada
seluruh rekan-rekan perawat yang ada di
seluruh kota seluruh daerah secara
online supaya bisa bergabung dan belajar
bersama kurang lebih selama 2 jam ke
depan peran yang besar ini juga
dioptimalkan yang juga diyakini mampu
untuk mendorong kesehatan di semua
lapisan masyarakat jadi sustainable
Development Goals ini merupakan program
pembangunan yang melibatkan semua pihak
termasuk tenaga kesehatan yang lain Jadi
mereka memiliki peran yang strategis
sehingga diperlukan koordinasi dan juga
dukungan dari semua pihak tentunya
dengan melibatkan seluruh komponen
bangsa dalam memasyarakatkan paradigma
sehat untuk mencapai sdgs 2030 di bidang
kesehatan luar biasa sekali tema yang
sangat mengglobal jadi kita nanti akan
membahas dan akan disampaikan juga
materi-materi yang luar biasa oleh para
narasumber yang kompeten di bidangnya
pada hari ini syukur kalau misalnya
rekan-rekan perawat bisa stand by kurang
lebih 2 jam ke depan untuk bisa belajar
bersama dan juga Lakukan diskusi di
akhir nanti namun sebelumnya rekan-rekan
perawat dan juga sobat ASN yang sudah
bergabung secara online kita akan
memulai sesi pemaparan narasumber Namun
kita akan simak terlebih dahulu speech
yang ada disampaikan oleh Kepala bpsdm
Jawa Timur Bapak Aris Agung pawai
melalui tayangan video berikut ini
[Musik]
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Apa kabar sahabat ASN
dimanapun berada saat ini ASN belajar
sudah memasuki berapa seri yang tentunya
kita harapkan seluruh seri yang
dilakukan oleh bpsdm Jawa Timur
saudara-saudara sobat ASN telah
mengikutinya maka seri-seri berikutnya
kami berharap partisipasi dan juga
keinginan yang kuat bagi para ASN untuk
terus mengikuti ASN belajar di dalam ASN
belajar banyak materi tema yang kami
berikan yang tentunya sangat bermanfaat
buat para sobat ASN yang nantinya
tentunya
diterapkan di lingkungan di dalam
memberikan pelayanan kepada masyarakat
teruslah belajar teruslah meningkatkan
diri karena tanpa kita belajar tanpa
meningkatkan diri maka tidak ada gunanya
kita melakukan aktivitas hanya dengan
rutinitas karena dengan belajar pasti
ada kreativitas ada Inovasi dan terus
kita mengembangkan diri lakukanlah
dengan terus berkreativitas dan berharap
dengan ASN belajar pola pikir kita
mindset kita dan terus kita tingkatkan
pengembangan kompetensi yang harus kita
lakukan saat ini terima kasih
assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Selamat mengikuti ASN
belajar
Waalaikumsalam Warahmatullahi
Wabarakatuh nah sobat ASN dan juga
perawat dimanapun anda berada yang sudah
bergabung secara online live streaming
melalui akun YouTube bpsdm Jati maupun
Anda yang belum follow untuk akun
Instagram silahkan langsung Anda
searching di akun Instagram anda
masing-masing dengan nama
bpsdm Jatim Nah bisa bergabung sebagai
keluarga besar dari bpsdm Jawa Timur
setelah kita tadi simak kinot speech
yang telah disampaikan oleh Kepala BPJS
Jawa Timur Bapak Aris Agung paiway
tentunya kita dapat mencapai tujuan dari
seri ke-43 ini dan itu juga menjadi
acuan namun sebelumnya sebelum kita akan
langsung menyimak pemaparan materi dari
narasumber yang pertama ada beberapa hal
yang harus kami sampaikan terlebih
dahulu terkait dengan tata cara dalam
mengikuti webinar ASN seri belajar ke-43
yang pertama sesi tanya jawab atau
diskusi akan dilakukan di akhir setelah
2 narasumber ini selesai menyampaikan
seluruh materinya Jadi mohon bersabar
supaya maksimal begitu ya diskusinya
nanti bisa disampaikan kepada narasumber
pertama apapun yang kedua Kemudian kami
mohon untuk menyebutkan identitas diri
berupa nama dan instansi terutama untuk
Anda yang bergabung dalam room yang
kedua untuk Anda yang sudah bergabung
sebagai peserta room 1 pertanyaan bisa
disampaikan via chat dan juga Raise hand
namun untuk room yang kedua ini hanya
kami fasilitasi pertanyaan melalui kolom
chat saja jangan lupa sekali lagi nama
dan juga instansi anda dan untuk 3
pertanyaan terbaik yang nanti akan kami
Kumpulkan dan dipilih oleh teman-teman
panitia dari bpsdm Jatim akan
mendapatkan merchandise menarik sebagai
apresiasi
keikutsertaan Anda bergabung dalam ASN
belajar seri ke-43 ini Kemudian untuk
peserta webinar seri 43 ini akan
mendapatkan a sertifikat bila telah
mengisi dan dengan lengkap ya formulir
presentasi yang nanti nanti akan muncul
di link room 1 maupun Room 2 dan materi
pun juga akan diberikan dalam kegiatan
webinar seri ke-43 ini setelah acara ini
selesai untuk virtual background
assertifikat dapat diunduh melalui Link
yang ada di kolom chat Jadi anda bisa
langsung stand by nanti pun akan
langsung di update kembali oleh
teman-teman dari panitia dan tentu saja
dalam momen kali ini ada yang berbeda
dan lebih spesial dimana BPS dan Jawa
Timur ini mengadakan lomba yang bisa
diikuti oleh seluruh rekan-rekan sobat
ASN dimanapun berada dari semua bidang
dimana lomba karya tulis atau review
tematik webinar series ASN belajar
tingkat nasional dengan tema ASN Merdeka
belajar ini rekan-rekan bisa ikuti ada
kurang lebih 6 kategori dan tema dari
yang pertama yaitu tema sustainable
Development Goals seperti yang tadi
sedikit saya Kemukakan kepada
rekan-rekan semua tema kedua adalah
penggunaan jabatan fungsional kemudian
tema ketiga ASN berakhlak branding and
Marketing tema yang keempat pengembangan
Talent leader ASN Kemudian untuk tema
yang kelima Lifestyle ASN melek digital
atau metal untuk yang keenam temanya
adalah Inovasi dan penguatan lembaga
syarat ketentuan nanti kami akan
kirimkan melalui link dan Anda juga bisa
cek di akun YouTube bpsdm Jatim sekali
lagi follow dulu di @bpsdm Jatim hadiah
tentu saja menarik namun Tentu saja
tidak hanya hadiah yang akan rekan-rekan
dapatkan nanti jika terpilih sebagai
pemenang namun experience belajar dan
usaha yang akan rekan-rekan lakukan
Bagaimana rekan-rekan ini mereview gitu
ya Dari semua pembelajaran yang telah
didapatkan mulai dari seri 1 sampai
dengan seri yang terakhir nanti karena
keenam tema yang tadi kami sampaikan
dalam lomba ini merupakan
generalisasi dari tema yang telah
disampaikan oleh para narasumber
kompeten yang tentu saja sudah
rekan-rekan simak itu lomba yang harus
diikuti Sayang sekali Kalau bisa
dilewatkan dan kita akan segera menuju
kepada sesi pemaparan yang pertama saya
ingin menyapa terlebih dahulu untuk
narasumber kita yang luar biasa yang
sudah tergabung dari mulai awal tadi
kita akan sambut pada narasumber yang
pertama webinar ASN belajar Serikat 43
kali ini yaitu wakil ketua bidang
pelayanan dpwp PPNI Provinsi Jawa Timur
sekaligus ketua Stikes Hangtuah Surabaya
Ibu Dokter aves Sri suhardiningsih skpms
[Musik]
Selamat pagi Ibu AFI
Selamat pagi Mbak Fani baik luar biasa
cantik sekali Terima kasih telah
meluangkan waktunya untuk belajar
bersama dengan kami di bpsdm Jatim
rekan-rekan ASN sebelum kita akan
memulai dan mempersilahkan kepada ibu
aku
materinya sedikit saya ingin mengenalkan
profil beliau kepada rekan-rekan ASN Ibu
aves Sri suhardiningsih saat ini
menjabat sebagai Laksamana pertama TNI
purnawirawan ketua Stikes Hangtuah
Surabaya lahir di Jogja pada tahun 1959
bulan April tanggal 25 dan telah
mengikuti
pendidikan mulai dari Akper di San
Carolus Jakarta pada tahun 1981 kemudian
dilanjutkan dengan pendidikan S1
keperawatan di UI Tahun 1992 lanjut
dengan pendidikan S2 prilaku di Unair
pada tahun 2001 dan S3 ilmu kesehatan
Unair tahun 2012
penugasan ini kalau misalnya saya
bacakan Wah bisa sampai besok begitu gua
AV Ya sudah banyak sekali pengalaman
beliau dengan kegiatan organisasi yang
luar biasa pula mulai dari pengurus PPN
di Provinsi Jatim kemudian di bidang
Diklat periode tahun 2000 hingga saat
ini sebagai wakil ketua forum PAUD
Provinsi Jawa Timur mulai dari tahun
2018 hingga 2022 dengan berbagai macam
pengalaman kemudian jam terbang ini
sangat pas sekali untuk rekan-rekan
perawat simak Bagaimana tema yang sangat
berkesinambungan begitu ya yaitu peran
perawat di
5.0 atau 5.0 dengan tema mewujudkan ASN
berakhlak nah saya sudah tidak sabar
untuk dapat menyimak pula materi dari
ibu AV kepada ibu kami silahkan
Terima kasih Mbak Fani Assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
Selamat pagi salam sejahtera
nama budaya dalam kebajikan Rahayu yang
terhormat Bapak Aris Agung
Provinsi Jawa Timur yang saya hormati
dan saya banggakan seluruh
peserta ASN belajar webinar ke-43
khususnya untuk rekan-rekan perawat yang
saya cintai dan saya banggakan
pertama-tama marilah kita memanjatkan
puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang
Maha Esa karena kita masih diberi
kesehatan dan kesempatan sehingga dapat
melaksanakan
mengikut mengikuti kegiatan ASN belajar
webinar seri yang ke-43 kami juga
mengucapkan banyak terima kasih kepada
Bapak Aris kepala
bpsdm Provinsi Jawa Timur yang telah
mengundang kami organisasi
profesi perawat yaitu PPNI untuk ambil
bagian pada pagi hari ini mengisi materi
dengan tema
peran peran perawat di era
mewujudkan ASN berakhlak saya mendapat
subtema peran fungsi dan tugas
organisasi profesi dalam mengkawal
kompetensi dan kinerja ASN di era
silahkan lanjut Apakah saya bisa screen
sendiri atau dibantu Mbak Fani
silakan
ya Apakah saya bisa screen
sendiri supaya bisa lebih cepat
saya
purnawirawan ya tadi sudah saya baru 41
tahun jadi perawat ya tadi sudah
dikenalkan Kemudian
kami berterima kasih diberikan dalam ASN
belajar
ini dan tema saya adalah Bagaimana peran
fungsi dan tugas organisasi
sebagai rangkuman rangkuman atau outline
pokok bahasa kita hari ini adalah review
keperawatan sebagai profesi baru kita
akan masuk peran juga organisasi profesi
dalam mengawal kompetensi dan kinerja
ASN berakhlak di era
sebagai pendahuluan
keperawatan sebagai profesi
sebenarnya sebenarnya kalau kita melihat
sejarah perkembangan keperawatan di
Indonesia tahun
80-an perawat itu baru masih sebagai
pekerja kesehatan tahun 90-an baru
tenaga keperawatan dan tahun 2000 baru
mulai diakui sebagai profesi perawat
yaitu dengan undang-undang RI Nomor 36
Tentang Kesehatan
RI nomor 38 tahun 2014 tentang
keperawatan
ketika kita ditanya apa sih profesi
perawat Oh perawat itu yang suka yang
suka nyuntik itu yang ada di mungkin
benar masyarakat Oh perawat perawat itu
yang sering memberi obat nah padahal
barangkali kita akan juga melihat banyak
yang perawat adalah pelaksana tugas
dokter
bahkan ada yang ada yang menyampaikan Oh
asistennya Pak dokter gitu ya padahal
itu adalah profesi yang berbeda perawat
adalah pemberi pelayanan yang selalu di
samping pasien ada yang sudah mulai
merasakan itu Terutama ketika covid-19
yang lalu bagaimana teman-teman perawat
selalu berada di Gajah terdepan dengan
mengorbankan nyawanya sendiri
cerita covid bahkan masih ada saat ini
yang merasa perawat itu tidak perlu
pendidikan tinggi cukup D3 ngapain kok
tinggi-tinggi Oleh karena itu saya ingin
mereview sesuai undang-undang nomor 20
tahun 2003 tentang
pendidikan
keperawatan sebagai pendidikan profesi
itu berada pada pendidikan tinggi Apa
itu pendidikan profesi adalah
jenjang pendidikan yang ditempuh setelah
memperoleh atau menyelesaikan program
sarjana atau akademik ini yang masih
sering di daerah kami temukan bahwa
dari S1 keperawatan Nah itu baru program
sarjana akademik kami berharap nantinya
yang direkrut adalah
artinya kalau dia sudah Nes Dia sudah
menjadi perawat dan dia Siap bekerja
sebagai perawat kalau dia masih pada S1
keperawatan atau akademik maka dia belum
bisa ke pasien artinya belum bisa
diberdayakan sebagai perawat ini pada
kesempatan yang berbahagia ini saya
ingin mengingatkan
[Musik]
perawat Maka mohon yang direkrut adalah
bukan sarjana keperawatan
tadi sudah disampaikan juga oleh Mbak
Fani sebagai pemberi pelayanan
keperawatan sebagai tadi bukan hanya di
rumah sakit tapi juga communisi leader
di bidang kesehatan tentunya sebagai
editor sebagai manajer dan juga sebagai
Sim risetnya ada dua ada 12 kompetensi
dasar yang harus dimiliki oleh
ners mulai dari melakukan pemeriksaan
fisik melakukan pemberian obat secara 12
benar pemberian oksigen dan sebagainya
sampai dengan
pendokumentasiannya Monggo ini nanti
review kembali teman-teman
perawat Ayo Apakah 12 kompetensi dasar
ini sudah kita miliki kalau belum ayo
dari
bpsdm Jawa Timur memberi ruang kepada
kita untuk meningkatkan kompetensi kita
luar biasa dan ada kompetensi soft
skillnes yang juga harus ditempuh
berikutnya adalah ada 24 nah ini juga
harus Kita Renungkan bersama Apakah kita
sebagai seorang Nes sudah memiliki
kompetensi ini mulai dari tanggung jawab
tanggung gugat sampai bagaimana kita
mampu
berpikir secara kritis
inovatif kreatif seperti yang diharapkan
oleh
masyarakat untuk dapat membantu
permasalahan-permasalahan di bidang
kesehatan yang ada di masyarakat
profesi adalah kegiatan profesional
berdasarkan tindakan intelektual dengan
tanggung jawab personal ya tanggung
jawabnya personal kalau dulu tanggung
jawabnya rame-rame maka Seorang perawat
harus berani bertanggung jawab secara
personal praktek praktek profesi
berdasarkan pengetahuan bukan kegiatan
rutin aplikasi dalam praktek bukan hanya
teori menggunakan teknik kiat yang dapat
diajak terorganisir secara internal dan
profesi dimotivasi oleh
altruisme atau berani berkorban untuk
kepentingan yang dilayani perawat sudah
membuktikan ketika menghadapi covid-19
kita berani berkorban untuk masyarakat
yang kita sekali orang lain takut
mendekat tetapi kita justru yang merawat
dan mendampingi seluruh pasien covid-19
luar biasa profesi saya ini kemudian
profesi bukan sekedar pekerjaan
melakukan pekerjaan yang khas dan
berdasarkan ilmu profesi terkait dengan
memperoleh penghargaan profesional atas
pekerjaan tersebut oleh karena itu
memerlukan keahlian tanggung jawab dan
kesejawatan ya ini nanti silahkan
perawat sebagai profesi memiliki tiga
pilar ini yang harus kita kembangkan
mulai diperoleh melalui pendidikan
profesi
dipelihara dan ditingkatkan melalui
belajar dan pelatihan serta pengalaman
kerja yang nanti akan dibahas tuntas
oleh Pak Hasan sebagai pembicara kedua
teruji dan dibuktikan dengan
diperolehnya berbagai sertifikat
tanggung jawab menerapkan
atau iptek yang tepat guna dalam
melaksanakan pekerjaan keperawatan
termasuk praktek berbasis bukti
mengutamakan kebenaran disertai upaya
baik dengan menerapkan prinsip etik
kemudian
perawat juga memiliki kesejawatan Oleh
karena itu tergabung dalam organisasi
profesi untuk perawat adalah PPNI
mendukung upaya baik sejawat sesama
perawat bersikap asertif ikut serta
dalam upaya memajukan keperawatan
sebagai profesi
nilai profesional praktek keperawatan
adalah tadi intelektual ada komitmen
moral yang harus kita pegang memiliki
otonomi
ada kendali profesional karena kita
bekerja sesuai dengan standar profesi
dan harus berani bertanggung gugat ya
apabila kita dituntut atau apa karena
kita sudah bekerja sesuai dengan SPO
yang sudah ditentukan
keperawatan sebagai profesi dan disiplin
ilmu Maka antara ilmu dengan praktek itu
harus sama barangkali mungkin sekarang
sudah banyak Profesor banyak Doktor tapi
barangkali di pelayanan masih belum
optimal nah ayo bersama-sama belajar
supaya antara ilmu yang dikembangkan di
pendidikan dengan praktek di pelayanan
Berjalan seiring dan optimal
profesi sebagai
pemberi pelayanan tadi karena tanggung
jawabnya adalah personal maka banyak
aturan ya Mulai dari undang-undang
36 38 harus ada uji kompetensi harus
memiliki STR harus punya sipp dan ketika
nanti kita bekerja di Rumah Sakit maupun
Puskesmas kita harus dilakukan
kredensialing untuk memperoleh
kewenangan klinik maupun penugasan
klinik kita bersyukur bahwa untuk
Puskesmas sekarang juga sudah ada PMK
yang mengatur tentang komite keperawatan
di Puskesmas kalau dulu masih yang ada
di rumah sakit
ini secara
bagan Bagaimana profesi keperawatan
dalam bekerja harus punya lisensi atau
sipp kemudian juga ada
registrasinya ada strp STR nya
sebelumnya tentu harus melalui uji
kompetensi untuk memperoleh sertifikat
kompetensi Kemudian untuk pengawalan
kualitas pelayanan tentu ada kode etik
profesi ada standar profesi Praktek
Keperawatan dan ada undang-undang maupun
PMK yang harus kita ikuti
Bagaimana peran dan fungsi tugas
organisasi profesi PPNI dalam mengkawal
kompetensi dan kinerja ASN berakhlak di
era
point Zero
PPNI sebagai organisasi profesi
yang disayangi mempunyai visi sebagai
organisasi profesi yang disayangi
anggota dicintai pemerintah dan
diperhitungkan oleh organisasi lain
kemudian
misinya adalah penguatan kepengurusan
pada setiap level termasuk badan dan
kelembagaan
mengupayakan dan mengutamakan
kepentingan anggota dalam pelaksanaan
praktek yang umum
profesional beretika dan bermanfaat
selayaknya profesi
membangun jejaring yang luas dan efektif
dalam melaksanakan peran bekerja sama
dan berkoordinasi dengan pemerintah
dalam kebijakan perawat
ini fungsi
op organisasi profesi sesuai dengan
undang-undang nomor 38 tahun 2014
sebagai pembina sebagai pemersatu
pengembang dan pengawas profesi
keperawatan
apa yang menjadi perekat sebuah
organisasi adalah budaya organisasi
Bagaimana supaya kita
dipercaya tentu kita harus jujur harus
punya kompetensi harus bisa dipercaya
dan berperilaku yang bertanggung jawab
ini empat peran dan fungsi PPNI yang
pertama adalah menentukan
dan mengembangkan standar
praktek profesi maupun pendidikan
keperawatan
yang kedua adalah menentukan
menetapkan kode etik keperawatan
Indonesia dan mengkawal penerapannya
bahkan sekarang kita sudah memiliki
pedoman perilaku Etik yang harus diikuti
oleh Seorang perawat sebagai pedoman
petunjuk berperilaku Ketika memberikan
pelayanan kemudian menetapkan Membina
dan menyelenggarakan
kontinuining profesional development
atau pendidikan berkelanjutan yang nanti
akan dibahas oleh Pak Hasan dan yang
keempat advokasi mendukung untuk saling
melengkapi bagaimana pemerintah membuat
regulasi maupun kebijakan yang aman
sesuai dengan kondisi yang ada di negara
kita
organisasi profesi perawat menurut
peraturan perundang-undangan adalah
wadah yang menghimpun perawat secara
nasional dan berbadan hukum jadi badan
hukum ada di DPP pusat sesuai dengan
peraturan perundang-undangan yang
berlaku organisasi profesi perawat
adalah persatuan perawat nasional
Indonesia
organisasi perawat bertujuan
meningkatkan atau mengembangkan
pengetahuan keterampilan
martabat dan etika profesi perawat maka
kami sangat bersyukur kalau pagi hari
ini ASN dari perawat mendapat kesempatan
untuk belajar dalam webinar ke-43 ini
yang mengusung tentang profesi perawat
mempersatukan dan memberdayakan perawat
dalam rangka menunjang pembangunan
nasional seperti yang disampaikan Mbak
Fani tadi kita ikut bertanggung jawab
membantu pemerintah dalam mewujudkan
pencapaian sdgs pada tahun 2030 nanti
ini sesuai dengan undang-undang tentang
keperawatan ya pelayanan keperawatan
adalah bentuk pelayanan profesional yang
merupakan bagian integral dari pelayanan
kesehatan
didasarkan pada ilmu dan kiat
keperawatan bertujuan kepada individu
keluarga kelompok atau masyarakat
baik sehat maupun sakit jadi perawat itu
bukan hanya untuk yang sakit tetapi yang
sehat agar terpelihara lebih sehat yang
perlu saya ingatkan adalah Praktek
Keperawatan
praktek keperawatan adalah
pelayanan yang diselenggarakan oleh
perawat dalam bentuk asuhan keperawatan
ya bukan praktek dokter kecil bukan
kedokteran berbeda asuhan keperawatan
asuhan keperawatan adalah rangkaian
interaktif perawat dan klien dan
lingkungan
untuk pencapaian tujuan pemenuhan
kebutuhan dan kemandirian klien dalam
merawat dirinya jadi di sini beda antara
asuhan keperawatan atau Praktek
Keperawatan dengan praktek kedokteran
jenis perawat ada perawat vokasi yaitu
yang D3 dan perawat profesi untuk
perawat perawat yang ners dan ners
spesialis
ini saya singgung saja untuk itu tadi
harus ada STR ada sipp ya kemudian
ini dalam registrasi selalu untuk
mengurus itu ada pernyataan mematuhi dan
melaksanakan ketentuan etika profesi ini
yang harus juga kita pedomani
dalam praktek pun kita juga harus
berdasarkan kode etik standar pelayanan
standar profesi dan SPO yang ada
nah Apa tugas dan wewenang perawat dalam
undang-undang
pemberi asuhan keperawatan
penyuluh dan konselor bagi klient ya
Jadi tadi bukan hanya merawat betul kita
bisa menjadi penyuluh kesehatan
konselor bisa menjadi pengelola
pelayanan keperawatan
peneliti keperawatan pelaksana tugas
berdasarkan pelimpahan wewenang ya
pelaksanaan tugas dalam keadaan
keterbatasan tertentu misalnya di daerah
terpencil daerah perbatasan biasanya
tidak ada dokter maka perawat dapat
diberikan beberapa kewenangan untuk
melaksanakan
tugas-tugas pengobatan yang mestinya itu
menjadi kewenangan dokter tetapi itu
harus ada pelimpahan wewenang dari
Kepala Dinas Kesehatan setempat sebagai
penanggung jawab kesehatan di wilayahnya
kemudian haknya tadi hak dan kewajiban
saya ingatkan lagi bahwa dalam
memberikan pelayanan keperawatan sesuai
dengan kode etik standar pelayanan
keperawatan standar profesi SPO dan
ketentuan perundang-undangan
Bagaimana kompetensi dan kinerja ASN di
era five point Zero yang berakhlak
sesuai dengan Tema kita hari ini saya
sekedar mengingatkan
sebagai overview bahwa saat ini revolusi
digitalisasi industri
telah memungkinkan manusia untuk
berkembang menciptakan
teknologi-teknologi mutakhir dimana era
revolusi industri ini erat kaitanya
dengan era Society yang juga ikut
berkembang beriringan yaitu juga
memasuki era
five point Zero juga
Apa itu sensitif 5 Point virus sendiri
ada sebagai bentuk
manifestasi dari konsep teknologi
masyarakat yang terpusat pada manusia
dan berkolaborasi dengan teknologi
jika revolusi industri
membuat manusia lebih modern karena
memiliki akses terhadap teknologi maka
pada Society
merupakan Era di mana teknologi menjadi
bagian dari manusia dan digunakan dalam
menyelesaikan permasalahan sosial
dengan masuknya era Society
Ini teknologi yang ada dapat
menghubungkan dan membagikan informasi
kesehatan antara pengguna dengan tenaga
medis untuk memenuhi perawatan dan
penyembuhan misalnya kemarin pada era
Eh covid-19 ada robot untuk membantu
pelayanan kesehatan misalnya
tetapi itu tidak dapat
menggantikan secara keseluruhan dari
fungsi perawat karena fungsi perawat itu
adalah tadi butuh sentuhan ya nanti kita
akan lihat manusia itu butuh respon
butuh
bagaimana perasaannya gitu ya bukan
seperti robot Nah sudah siapkah kita
kenapa karena mohon maaf kita ini masih
menggunakan teknologi secara konsomtif
hanya untuk wa untuk belanja dan
sebagainya nah ini sebuah tantangan bagi
kita bagaimana kita menggunakan
teknologi ini untuk membantu kita dalam
memudahkan perawatan pelayanan kesehatan
kepada kita walaupun sekarang sudah ada
Halo Dokter mungkin ada minus yang
merupakan
bagian-bagian dari pengembangan
teknologi yang sudah mulai diaplikasikan
untuk
pengembangan ke depan bahkan baru-baru
ini PMK yang baru tentang rekam medik
sudah tahun
23 mau tidak mau kita harus menggunakan
erekamedict maka mau tidak mau kita
perawat harus belajar dan harus siap
Kita sudah diberi wadah ini oleh bpsdm
Provinsi Jawa Timur melalui
ASN belajar kita harus ikut mau tidak
mau belajar Bagaimana menghadapi
teknologi
industri
4.0 ini apa aspek-aspek yang muncul ya
ketika dimensi di era
Zero ini karakteristiknya adalah dimensi
belajar kita sekarang dapat belajar di
mana saja tempat dan waktu bukan batasan
seperti saat ini webinar bisa diikuti
oleh seluruh perawat Jawa Timur maupun
seluruh Indonesia ya Ini luar biasa
harus kita beri apa manfaatkan dengan
sebaik-baiknya kemudian dimensi profesi
profesi lama dianggap tidak relevan
sehingga perlu dipersiapkan untuk
profesi baru ya yang tadi seperti
rekam medik yang manual sekarang sudah
harus beralih ke erekamedik misalnya
Oleh karena itu diperlukan apa dimensi
literasi baru mau tidak mau ayo kita
belajar Belajar teknologi jangan
ketinggalan dan yang juga harus kita
bijak adalah literasi manusia dan budaya
Ya
humanitis mulai harus kita tetap
kembangkan komunikasi Bagaimana sekarang
harus berkomunikasi yang baik di media
sosial itu juga menjadi tantangan
tersendiri kemudian dimensi kecakapan
soft skill milenial leadership
interpreneurship mulai berkembang tapi
ini yang saya beri warna sendiri kuning
ayo jangan lupa dimensi karakter tetap
harus kita pelajari dan kita pegang
Teguh harus punya integritas tetap harus
punya kesadaran
sosial yang tinggi tetap kita sebagai
perawat salah satunya adalah selalu
peduli dan nasionalisme kita harus tetap
terjaga Jangan karena
melarang dunia tanpa batas akhirnya kita
kehilangan karakter kehilangan jati diri
kita sebagai sebangsa Indonesia sebagai
perawat Indonesia
ini pengembangan ASN Saya hanya karena
diminta untuk
manajemen ASN sebagai profesi juga
memiliki nilai dasar dan etik bebas dari
intervensi nah kemarin ada yang baru nih
tahun
2021 yang baru yaitu cor value nilai
baru maupun branding baru yaitu
berakhlak ya yang menjadi Tema kita pagi
hari ini apa itu berakhlak berorientasi
pelayanan akun table kompeten harmonis
loyal adaptif dan kolaboratif
sedangkan employer Brandon ASN bangga
melayani bangsa ya Kalau kami di TNI itu
punya semboyan Suatu kehormatan Kalau
kami mendapat tugas ya Ini juga ASN
sebagai Abdi Negara bangga melayani
bangsa luar biasa Untuk branding ASN
yang baru ini
melayani masyarakat berorientasi pada
pelayanan memahami memenuhi kebutuhan
masyarakat
ramah Sekaten solutif solusi memberikan
solusi terhadap permasalahan dan dapat
diandalkan serta melakukan perbaikan
tiada henti
akuntabel melaksanakan tugas dengan
jujur bertanggung jawab
cermat serta disiplin dan berintegritas
tinggi menggunakan kekayaan dan barang
milik negara secara bertanggung jawab
efektif efisien dan tidak
menyalahgunakan wewenang jabatan
kemudian kompetensi meningkatkan
kompetensi diri untuk menjawab tantangan
yang selalu berubah membantu orang lain
belajar dan melaksanakan tugas dengan
kualitas terbaik ini yang dilakukan oleh
ppsdm Provinsi Jawa Timur luar biasa
untuk meningkatkan kompetensi para ASN
kemudian berikutnya adalah harmonis
menghargai setiap orang apapun latar
belakangnya suka menolong orang lain dan
membangun lingkungan kerja yang kondusif
nah ini suatu karakter-karakter bangsa
yang harus terus kita pelihara dan kita
pertahankan kemudian loyal Memegang
teguh ideologi Pancasila dan
undang-undang dasar negara Republik
Indonesia tahun 45 setia kepada NKRI
serta pemerintah yang sah menjaga nama
baik sesama ASN pimpinan instansi dan
negara serta menjaga kerahasiaan jabatan
dan negara nah ini saya ambilkan gambar
ketika kami perawat dan juga
mahasiswa-mahasiswa kami ketika covid-19
kami harus menuju ke pulau-pulau
terpencil untuk melakukan imunisasi
sebagai salah satu
cara untuk menanggulangi covid ini Jadi
ini luar biasa kami ke pulau sepekan ke
Pulau Bawean maupun ke pulau-pulau
terpencil lainnya ini sebagai kecintaan
kami kepada bangsa dan negara loya
kemudian berikutnya adaptif cepat
menyesuaikan diri terhadap perubahan
terus berinovasi dan mengembangkan
kreativitas dan bertindak proaktif
kolaboratif memberikan kesempatan kepada
berbagai pihak untuk berkontribusi
terbuka dalam bekerja sama untuk
menghasilkan nilai tambah dan
menggerakkan memanfaatkan berbagai
sumber daya untuk tujuan bersama
kalau saya perhatikan dan saya Pelajari
tentang akhlak ini berakhlak ini
sebenarnya tidak jauh dengan apa yang
menjadi nilai-nilai profesi keperawatan
dalam asuhan keperawatan kita punya
kompetensi standar kode etik kewenangan
dan peraturan perundang-undangan sebagai
dasarnya
maka dalam melaksanakan praktek harus
disiplin Taat Hukum dan beretika
di sini kebijakan kesehatan nasional
kita punya
peran-peran utama maupun kewenangan kita
yang membina perawat bukan hanya OPEC
tetapi pemerintah dan juga pemerintah
daerah
ini maka saudara sebagai perawat tetapi
sekaligus sebagai ASN tentu pembinaan
dan pengawasannya selain OPEC pemerintah
dan Pemda turut ikut mengawasi dan
membina saudara
Nah kalau tadi ASN punya
value nilai
berakhlak perawat sebenarnya punya nilai
kering
ini dari mulai zaman
profesi keperawatan dibangun adalah
kering maka sekedar kembali mengingatkan
Apa itu kering ya
kering berasal dari Care atau peduli
kereng adalah sifat dasar manusia dimana
Semua orang punya potensi untuk
melakukannya ya Jadi kita semua selalu
ingin menolong orang lain kering adalah
wujud dari tindakan perilaku dan sikap
Jadi kalau kering itu bukan hanya kata
tapi harus action harus perilaku harus
tindakan nyata
dalam pekerjaan kering Langsung Tidak
langsung itu dilakukan kalau kita
melakukan sesuatu berarti kita melakukan
caring sedangkan kalau kereng menurut
ahli keperawatan mulai dari florent
nighting
kita melihat makna yang terpenting
dimana kering itu
minimal adalah perhatian
bertanggung jawab dan ikhlas nah perawat
itu ikhlas dalam melaksanakan
tugas-tugasnya
kemudian kering fenomena universal
karena pada umumnya Semua orang punya
rasa itu yang mempengaruhi bagaimana
berpikir merasakan
berperilaku dalam hubungannya dengan
orang lain
adalah komitmen moral
untuk melindungi
mempertahankan dan meningkatkan martabat
manusia
nilai-nilai Inilah yang harus menjiwai
dan mendasari kita sebagai perawat dalam
melaksanakan tugas kewajiban kita sesuai
dengan yang ditentukan
secara keseluruhan sering kita
menyampaikan bahwa
kering adalah suatu tindakan moral atas
dasar kemanusiaan sebagai suatu cerminan
perhatian perasaan empati kasih sayang
kepada orang lain dilakukan dengan cara
memberikan tindakan nyata tadi saya
bilang nyata ya kepedulian bukan omong
saja tujuan untuk meningkatkan kualitas
dan kondisi kehidupan orang tersebut
maka di dalam ilmu keperawatan kering
merupakan inti dari keperawatan Karena
kegiatan dasar keperawatan pusat dari
semua atribut yang digunakan untuk
perawat menggambarkan keperawatannya
adalah dengan berperilaku kering
menurut Ruth ada lima minimal ada rasa
kasihan kasihan kok tidak cukup harus
punya kompetensi harus punya kemampuan
kita kasihan tapi tidak punya kompetensi
kita tidak akan bisa menolong
Nah kalau sudah punya kemampuan maka
kita akan percaya diri Confident
melakukan tindakan ada orang Begini Saya
harus bisa melakukan ini tetapi kita
tetap bekerja dengan hati nurani dan
bertanggung jawab terhadap apa yang kita
lakukan
ada 10 perilaku kering menurut taber
mulai dari mendengarkan pasien
memberikan rasa nyaman kejujuran
kesabaran tanggung jawab
menjelaskan
ada sentuhan maka tadi Kalau robot tidak
bisa melakukan sentuhan ya kepekaan dia
tidak peka tergantung gitu ya kemudian
salah satu saja ketika kita menyapa
pasien menyebutkan namanya mengenal
dengan baik itu sudah luar biasa bagi
pasien
Bapak Ibu yang kami hormati peserta
webinar seri 43 kami menyadari bahwa
pasien-pasien yang di rumah sakit itu
membutuhkan sentuhan kemanusiaan
perawatan kering empati dan kasih sayang
Untuk itu kita sebenarnya dari
organisasi profesi
menyadari betul mengingatkan betul ayo
jangan lupa jati diri kita sebagai
perawat itu adalah berperilaku kering
maka pada hari keperawatan sedunia
perawat Indonesia
mendeklarasikan untuk mengingatkan
kembali teman-teman untuk berperilaku
kering perilaku asuhan adalah kering
sebagai kunci pelayanan perawatan yang
prima
apa diisi deklarasi ada 7 poin yaitu
yang pertama pelayanan yang holistik dan
berfokus pada klien
membina hubungan saling percaya
jujur empati dan bertanggung jawab
memfasilitasi proses pembelajaran klient
jadi
pasien juga harus kita ajari tentang
bagaimana
berperilaku hidup sehat
menciptakan lingkungan yang terapitik
bagai klien yang kelima Membantu
memenuhi kebutuhan dasar manusia
memfasilitasi kebutuhan spiritual client
ya katanya menurut Henderson salah satu
Kenapa tugas
perawat itu mulia adalah bagaimana
menghantarkan pasien meninggal dengan
tenang
ada waktu pandemi covid-19 sungguh luar
biasa tidak ada keluarga yang
mendampingi saya selalu berpesan
Kebetulan saya ketua Satgas covid tolong
tugas kita yang paling mulia adalah
bagaimana
menghantarkan pasien meninggal dengan
tenang dengan terhormat Dengan
sesuai dengan agama masing-masing kita
hantarkan mereka kepada menghadap Tuhan
yang maha kuasa ini fungsi
Mulia Seorang perawat yang ketujuh
menggunakan pendekatan proses
keperawatan maka pada kesempatan ini pun
Saya mengingatkan kembali Deklarasi yang
sudah pernah kita sampaikan untuk
diingat kembali karena ini juga sejalan
dengan
berakhlak yang menjadi nilai
ASN yang baru yang sudah dicanangkan
oleh bapak presiden kita joko widodo
Bapak Ibu sebagai penutup saya
menyampaikan bahwa perawat yang
berkualitas adalah
meletakkan manusia sebagai fokus di mana
memperlakukan manusia dengan melayani
secara utuh holistik care dan ikhlas
memiliki pengetahuan pemahaman
keterampilan dalam melayani manusia
khususnya manusia yang tidak dapat
melayani dirinya sendiri karena hambatan
kendala ataupun masalah kesehatan
tanggung jawab profesi adalah
menjalankan profesi dengan benar dan
bertanggung jawab dengan mengaplikasikan
iptek yang sesuai dan update Dimana saat
ini kita sudah memasuki era industrial
maupun era sosialisasi 5 Point Zero
tetapi yang perlu saya ingatkan adalah
kita melakukan tindakan asuhan pasien
secara perilaku kering bukan hanya
karena ada peraturan undang-undang PMK
dan sebagainya tetapi
profesi harus melakukan upaya penjaminan
kompetensinya sebagai kewajiban
profesi ya jadi bukan terpaksa tetapi
karena itu memang tanggung jawab profesi
kita ya jadi itu yang perlu saya
ingatkan tetap jaga karakter kita
tetap jaga nilai-nilai yang menjadi
pokok dalam pemberian asuhan keperawatan
kalau tadi
perawat yang menjadi ASN hendaknya mampu
menunjukkan
keprofesiona
sebagai perawat yang memiliki jati diri
kering dan ASN yang
berakhlak ya jadi perawat menjadi
perawat itu harus jati dirinya kering
tetapi sebagai ASN juga
berakhlak Saya rasa dua-duanya adalah
seiring dan sejalan tidak ada perbedaan
justru saling menguatkan
dan kalau tadi berakhlak punya akronim
maka kereng saya juga buatkan akronimnya
kering adalah
cintai dengan profesi Jadi bukan karena
undang-undang ya tapi profesi kita
adalah profesi membantu sesama
hanya anggap Pasien adalah keluarga kita
seandainya itu adalah ibu saya Anak saya
suami saya maka kita akan dengan tulus
sepenuh hati melakukan
tindakan-tindakan dengan penuh kasih
sayang r-nya rasakan apa yang dirasakan
oleh pasien empati ingat selalu
keselamatan pasien nyamankan pasien
dengan pelayanan prima giat bekerja
meningkatkan
profitabilitas Rumah Sakit faskes maupun
sebagai bentuk kecintaan kita kepada
bangsa dan negara
sebagai penutup
ASN bangga melayani bangsa kami pun
sekaligus bangga menjadi perawat kita
ingat bagaimana ketika kita bersama-sama
berjuang untuk menghadapi virus
covid-19 perawat berada di Garda
terdepan walaupun harus banyak perawat
yang menjadi korban tetapi itulah
kebanggaan kami
kalau satu orang ya kalau menyelamatkan
satu orang sudah dianggap sebagai
pahlawan
menyelamatkan
beribu-ribu orang
siapa perawat luar biasa Saya bangga
menjadi perawat Terima kasih saya akhiri
wassalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh saya kembalikan ke Mbak Fani
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh Terima kasih banyak Ibu afe
luar biasa sekali materinya saya pun
turut menyimak begitu mulai dari apa sih
sebenarnya definisi perawat itu sendiri
sampai akhirnya hubungannya perawat
dengan
era 5.o mulai dari PowerPoint o dulu
sampai dengan akhirnya develop gitu Ya
move up ke 5.0 yang memang semakin
Kompleks namun Kami yakin bahwa
rekan-rekan perawat yang turut belajar
dalam ASN belajar 43 ini sangat
bersemangat dan juga menyimak untuk
materi-materi yang telah disampaikan Ibu
apa terima kasih dan selanjutnya kita
akan menuju ke pemaparan materi yang
kedua tentu saja sungguh luar biasa di
mana setiap narasumber yang kita
hadirkan pada setiap sesi dan seri ASN
belajar tentunya sangat sayang sekali
Jika dilewatkan dan nanti akan ada sesi
diskusi kita akan buka kesempatan kepada
rekan-rekan ASN dimanapun berada dan
rekan perawat khususnya untuk bisa
bertanya mengenai apapun atau kalau
misalnya Saya mau sharing pengalaman di
tempat anda berada juga boleh langsung
saja kita akan menyambut narasumber yang
kedua yaitu ketua dewan pertimbangan
dpwp PNI Provinsi Jawa Timur yang juga
merupakan dosen dosen fakultas ilmu
kesehatan Universitas Brawijaya Bapak
Doktor Ahsan Skep
[Musik]
baik selamat siang Pak Hasan
baik Boleh dicoba terlebih dahulu untuk
micnya suara belum terdengar dari studio
kami di sini oke terima kasih Mbak Fani
saya menyikapi yang disampaikan oleh Bu
afik dan insya Allah nyambung dengan apa
yang saya sampaikan nanti Terima kasih
atas kesempatan Bapak Aris Agung pawai
yang telah memberikan kesempatan kepada
kami
untuk berbagi ilmu pada siang hari ini
Bu Fanny mohon izin suara saya sudah
terdengar sudah sangat jelas sekali pak
Dari sini oke bapak ibu
kita bisa berbagi ilmu saya melanjutkan
apa yang disampaikan oleh Bu Ape tadi
yang mendasari sebenarnya siapa perawat
Bagaimana pekerjaan Seorang perawat
Bagaimana kemuliaan Seorang perawat
terutama dalam melayani kemanusiaan Oke
Bapak Ibu sekalian pada topik ini sangat
senang sekali saya kasih topik berkaitan
dengan pelaksanaan pendidikan
berkelanjutan sesuai dengan temanya tadi
as belajar Gimana kalau kita melihat
Bapak Ibu sekalian belajar itu adalah
bubar jadi termasuk perubahan dari
kondisi yang masa lalu kondisi sekarang
menuju masa depan yang kedua adalah
belajar itu adalah merubah persepsi
selama kita tidak akan merubah persepsi
maka kita sebenarnya tidak belajar Oleh
karena itu sekalian perawat itu selalu
belajar terutama adalah belajar dengan
perkembangan-perkembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi berkaitan
dengan asuhan keperawatan oke Bapak Ibu
sekalian pada siang hari ini saya akan
menyampaikan berkaitan dengan
ketentuan-ketentuan yang berkaitan
dengan pendidikan keperawatan
berkelanjutan
buffani dan teman-teman sekalian bahwa
perawat itu memang setiap harinya itu
selalu berkecimpung dengan pasien dan
pasien itu unik sangat berkaitan dengan
masalah yang dihadapi oleh karena itu
kita supaya menjadi seorang profesional
profesional itu adalah pekerjaan yang
otomatis yang tadi salah satunya adalah
berkaitan dengan terminologi tentang
akhlak Mungkin saya nanti akan melihat
dari sisi yang berbeda ya bukan dari
sisi akronim tapi sisi makna yang
berbeda Bapak Ibu sekalian nah kegiatan
di dalam keperawatan itu karena seorang
profesi yang pertama harus teregister
nah tergeser itu harus beberapa ada
syaratnya salah satunya disampaikan oleh
kompetensi jadi kompetensi yang harus
dimiliki seorang perawat seperti yang
dijabarkan tadi yang kedua registrasi
itu ada batasnya Oleh karena itu namanya
registrasi Registrasi dan itu waktunya
rata-rata adalah sekitar 5 tahun ya
kemudian baru berikutnya adalah kita
dilakukan aktivitas Supaya apa yang kita
lakukan itu adalah standar seperti yang
disampaikan oleh Bu Fani tadi bahwa
semua yang kita lanjutkan itu harus
sesuai dengan standar apa yang boleh apa
yang tidak boleh
berikutnya Bapak Ibu sekalian Nah apa
itu namanya registrasi bagi seorang
perawat perawat itu harus tercatat untuk
tercatat itu harus ada persyaratan
misalnya lulus uji kompetensi kemudian
dia punya STR kemudian dia mengikuti PKB
pendidikan keperawatan berkelanjutan nah
berikutnya dia akan melakukan registrasi
dan itu dilakukan selama 5 tahun kalau
itu tidak terpenuhi maka dia tidak
standar Oleh karena itu dilakukan
pembinaan ya Jadi tugas daripada seorang
organisasi dalam bidang pbri salah satu
adalah melakukan pembinaan untuk
pembinaan adalah salah satunya adalah
peningkatan kemampuan supaya teman-teman
kita adalah standar Bapak Ibu sekalian
nah berikutnya adalah tujuan daripada
PKB itu apa ya yang tadi disampaikan
adalah bahwa Seorang perawat harus
mengikuti kompetensi yang profesional
nah Kompetensi profesional itu tadi saya
sampaikan oleh Bu AV salah satunya
adalah berkaitan dengan kompetensi
kognitif afektif dan psikomotor termasuk
sekarang ada apa namanya kompetensi yang
lain ditambah dengan kemampuan dengan IP
Karena sekarang kita harus sudah
menggunakan digitalisasi semua nah ini
berkembang dari waktu ke waktu
tergantung dari tingkat perkembangan
pertama adalah kebutuhan masyarakat dan
yang kedua adalah kemajuan
profesi itu oleh karena itu Bapak Ibu
sekalian tugas kita adalah bagaimana
kita selalu mengakselerasi kemampuan
Seorang perawat salah satunya adalah
memberikan PKB ya pendidikan keperawatan
berkelanjutan Oke Bapak Ibu sekalian nah
Apa yang harus dilakukan sebagai seorang
perawat yang pertama adalah setiap
perawat harus mempunyai rencana
pengembangan diri jadi kalau saya
guyonannya dengan Bu AV itu gini kalau
perawat itu bekerja 0-5 tahun itu adalah
belajar bekerja
6-10 tahun belajar berprestasi
10-20 tahun belajar penikmati Nah kalau
sudah 30 tahun seperti Ibu AV saya
tinggal fasenya berbagi beramal
untuk menjadi seorang profesional yaitu
tahapannya seperti itu makanya seorang
profesional itu harus bekerja meski
pertama supaya kompeten itu harus
dipaksakan
yang kedua dibiasakan yang ketiga
dibudayakan baru menjadi kebutuhan Nah
kalau sudah menjadi kebutuhan itu adalah
otomatis pekerjaan yang kita lakukan
misalnya ketemu dengan Bu Fani selalu
senyum simetris Selamat pagi ada yang
saya bantu tangannya selalu kedepan dan
berikutnya terima kasih jagonya Bu HP
itu biasanya es tomat variasi penuh
energi senyum tolong maaf terima kasih
yang kedua kegiatan perawat berkaitan
dengan kegiatan Mandiri Ya Termasuk
adalah apa yang dilakukan misalnya
praktek Mandiri ya praktek di rumah atau
praktek melayani pasien di rumah sakit
ya Nah itu selalu berorientasi pada
evidence ya jadi berkaitan dengan
kasus-kasus yang sudah teruji berikutnya
dalam meningkatkan kompetensi salah
satunya adalah seperti ini ya kemudian
memberikan motivasi Karena yang namanya
motivasi kecenderungan orang itu ada
yang bengkok ada yang lurus nah
kewajiban kita itu adalah meluruskan
orang yang bengkok dan membengkokkan
orang yang lurus Supaya apa semuanya
nanti sama pada satu visi yang sama yang
berikutnya adalah Bapak Ibu sekalian
harus mencantumkan evaluasi diri yang
dilanjutkan dalam satu lampiran artinya
Bapak Ibu sekalian bahwa
formulir yang kita Tuliskan itu adalah
sebagai
komitmen kita untuk menuju yang terbaik
diantara kita sebagai ASN nah berikutnya
Bapak Ibu sekalian
berikutnya adalah ada 4 kegiatan pokok
yang harus dilakukan di dalam PKB yang
pertama adalah kegiatan praktek
profesional tadi saya sampaikan perawat
itu sebagai care provider misalnya
memberikan asuhan perawatan di rumah
sakit ada sebagai seorang namanya
pendidik seperti buah HP saya ya
disamping sebagai seorang perawat adalah
pendidik ada yang sebagai seorang
peneliti nah kegiatan praktek
profesional itu tentunya harus dilakukan
sesuai dengan job deskripsinya yang
kedua adalah kegiatan ilmiah Bentuknya
apa misalnya ada namanya penelitian
presentasi jurnal ya kemudian membimbing
itu adalah bagian kegiatan ilmiah
kemudian pengembangan ilmu pengetahuan
termasuk mengikuti webinar seminar
sesuai dengan kompetensinya dan yang
terakhir adalah berkaitan dengan
pengabdian masyarakat nah bentuk
pengabdian masyarakat itu bisa misalnya
ada sekarang ini yang lagi ditangani Bu
Afi itu lebih banyak berkaitan dengan
bencana ya bencana Apakah itu karena
hujan ya atau gempa atau covid Nah itu
adalah bagian pengabdian masyarakat
kalau itu semua nggak ada sebenarnya
tidak ada dianya perawat misalnya
memberikan penyuluhan bagaimana
meningkatkan kualitas hidup kan gitu kan
Bagaimana mencegah stunting bagaimana
orang itu bisa nyaman Minimal kita bisa
mengajari orang di sekitar kita bisa
selalu bahagia seperti Ibu Fanny ya
selalu senyum simetris kan gitu ya
berikutnya Bapak Ibu sekalian Nah ada
beberapa kegiatan ini tentunya harus ada
patronnya ya kegiatannya apa kemudian
baru berikutnya adalah bagaimana Siapa
yang melakukan regulasi baru berikutnya
nanti harganya dalam hal ini diakui
skp-nya berapa ada ketentuannya jadi
belajar misalnya 5 jam itu beberapa SKP
Siapa yang harus memberikan kemarin ada
pertanyaan yang buncis Gimana kalau itu
berlaku nasional ya ada regulasinya
kalau pematerinya itu regional kemudian
pesertanya regional SKP nya cukup dari
regional DPW tapi kalau pematerinya dan
pesertanya lebih dari 2 Provinsi maka
itu harus skbnya dari DPP Nah itu ada
regulasinya sudah ditentukan nah
berikutnya adalah berkaitan dengan
kegiatan ilmiah contoh seminar ya jadi
misalnya penyajian sesuatu dibimbing
seorang ahli itu namanya seminar
kemudian workshop atau lokal kerja
lokakarya kemudian pelatihan tentunya
workshop atau lokakarya ini lebih banyak
melatih orang itu lebih peserta lebih
aktif Nah berikutnya adalah pelatihan
nah biasanya lebih banyak mengajarkan
tentang domain psikomotor dan domain
sikap pengetahuannya lebih sedikit
kemudian berikutnya adalah kegiatan
organisasi misalnya kita menjadi
pengurus Ya mulai jadi ditingkat DPK
sampai di tingkat pusat Oke berikutnya
adalah Bapak Ibu sekalian nah kegiatan
ilmiah itu tentunya harus sesuai dengan
kompetensi kita Contohnya seperti
kegiatan ilmiah saat ini berkaitan
dengan pendidikan keperawatan peran
perawat Nah itu tentunya sesuai setiap
profesi pasti punya kompetensi pasti
punya domain dan pasti punya bahan
kajian Oleh karena itu kemarin Pak
istoyo Pak Pak Is juga tanya saya Pak
kira-kira yang relevan Nah kita lihat
kompetensi kita berikutnya adalah
penyajinya kemudian narasumbernya
fasilitatornya juga harus memiliki
keahlian ya
berikutnya Bapak Ibu sekalian nah
kegiatan ilmiah itu bisa diakui di
tingkat lokal itu misalnya di provinsi
atau nasional tadi disampaikan kalau
pembicaranya itu tingkatan nasional
pesertanya Nasional artinya lebih dari
dua provinsi maka itu DP Apa nama SKP
nya harus dari pusat tapi kalau
pembicaranya itu tingkat regional atau
di tingkat lokal misalnya provinsi dan
pesertanya di provinsi itu maka cukup
dari DPW
berikutnya Bapak Ibu sekalian nah
bagaimana Kegiatan nasional jadi peserta
minimal tadi saya sampaikan 2 atau 3
Provinsi kemudian pembicaraan harus
nasional tapi Bapak Ibu sekalian seperti
Bu Afif saya kemungkinan itu sudah
dikatakan pembicara nasional karena apa
batasan pembicaraan nasional itu minimal
minimal pernah dua kali menyajikan data
tingkat nasional bisa aja orangnya lokal
Tetapi dia juga skalanya adalah sudah
skala nasional seperti kalau di Jawa
Timur itu sudah mendunia itu kan gitu ya
berikutnya Bapak Ibu sekalian Bagaimana
kegiatan internasional prinsipnya sama
minimal 3 negara 3 peserta dari 3 negara
itu panitianya juga demikian ya kemudian
bisa menggunakan bahasa asing atau
bahasa Indonesia ya Jadi kalau yang
penting itu adalah pembicaranya lebih
dari 3 negara pesertanya 3 negara
kemudian berikutnya adalah
panitianya juga bahasanya yang mungkin
bukan bahasa lokal atau bahasa daerah
tapi bisa bahasa asing atau bahasa
nasional Oke berikutnya Bagaimana Bapak
Ibu sekalian tentang penelitian nah
perawat juga harus melakukan penelitian
Nah kalau di jenjang karir Seorang
perawat itu kalau di pelayanan itu ada
namanya PK 5 ya kemudian kalau di
pendidikan seorang dosen itu harus
selalu melakukannya penelitian hasil
akhir daripada penelitian itu adalah
dilakukan namanya publikasi publikasi
bisa melakukan jurnal bisa presentasi ya
bisa diskriminasi Nah itu adalah bagian
dari publikasi berikutnya Bapak Ibu
sekalian nah Bagaimana kegiatan
pengabdian masyarakat misalnya Bapak Ibu
sekalian pengabdian masyarakat Contohnya
misalnya perawat jadi ketua RT ya jadi
ketua rw ya kemudian jadi pengurus
profesi itu adalah bagian dari
pengabdian masyarakat termasuk Bapak Ibu
sekalian kalau perawat Puskesmas
kemudian memberikan penyuluhan terkait
dengan pekerjaannya itu bukan dianggap
pengabdian masyarakat tapi pekerjaan
rutin tapi kalau misalnya Seorang
perawat kemudian melakukan penelitian
kemudian hasil penelitian kemudian
diskriminasikan ke masyarakat itu
namanya pengabdian masyarakat atau
perawat yang ada di Puskesmas kemudian
melakukan kegiatan di luar tupoksinya ya
maka itu adalah namanya pengabdian
masyarakat
Nah contoh lain misalnya perawat yang
ditugaskan oleh pemerintah misalnya
program Nusantara sehat ya oke Nah Bapak
Ibu sekalian pembobotan itu ada rumusnya
ya Jadi Bapak Ibu sekalian kalau
pembicara di tingkat lokal ya maka
skp-nya ya rata-rata sekitar 2 atau 3 ya
kalau binatang nasional bisa sampai 3
atau 4 begitu juga waktunya minimal yang
dikatakan satu SKP itu adalah 5 jam 5
jam jadi mulai dari persiapan sampai
penutupan itu waktunya 5 jam kalau
kurang dari itu maka tidak diakui skbnya
tapi kalau lebih dari itu dinaikkan ya
jadi misalnya 6 jam itu dianggap menjadi
dua SKP gitu nah begitu juga yang
namanya pembicara Bapak Ibu sekalian
memang selalu dianjurkan pembicaranya ya
lebih dari 75 itu adalah anggota profesi
perawat kalau kurang dari itu maka
nilainya berkurang ya Jadi kalau
misalnya nanti dari bpsdm sebagai
pembicara yaitu adalah
kinot speaker atau boleh boleh dari
pejabat ya dari pakar tetapi jumlahnya
sebaiknya kalau di aturan PKB itu adalah
dibatasi ya jadi maksimal adalah
sepertiganya ya oke berikutnya Bapak Ibu
sekalian nah berkaitan adalah Bagaimana
kegiatan organisasi PPNI ya Misalnya
menjadi pimpinan ya dari kepanitiaan
kemudian seminar narasumber moderator
anggota nah ini ada nilai skp-nya nanti
lebih lanjut bisa dipelajari di buku PKB
3 oke berikutnya Bapak Ibu sekalian ini
Tata aturan Bagaimana tentang
pengembangan keilmuan ya sebagai
peneliti kemudian mempresentasikan case
report kemudian menulis jurnal ini ya
Nah semua itu ada skp-nya Bapak Ibu
sekalian
begitu dia namanya pengabdian masyarakat
ya jadi misalnya kegiatan berpartisipasi
sebagai anggota profesi menjadi anggota
ketua DPK dan seterus atau pengurus BPK
DPW itu ada nilainya dan hitungannya itu
adalah perperiode per periode
kemudian ini nah berikutnya Bapak Ibu
sekalian nah pembobotan SKP ini Bapak
Ibu sekalian tadi sudah saya sampaikan
seperti pada
apa namanya buku PKB 3 Sudah saya kira
bisa di download itu sudah jelas semua
oke nah berikutnya adalah bentuk
sertifikat Bapak Ibu sekalian nah
sertifikat itu ada dua yang pertama
adalah sertifikat keahlian dan yang
kedua adalah sertifikat kehadirat
seperti contoh seminar hari ini itu yang
berlaku adalah sertifikat kehadiran tapi
kalau sertifikat keahlian biasanya itu
dilakukan oleh masing-masing himpunan ya
jadi perawat itu nanti ada beberapa
himpunan Nanti akan saya sampaikan Bu
Fani ada perawat kemudian Lisa yang
ngurusi gagal ginjal ada perawat jantung
yang ngurusi tentang penyakit jantung
ada yang perawat anak jadi ada sekitar
25-29 tentang keahlian yang dilakukan
seorang perawat oke nah berikutnya ada
Bapak Ibu sekalian bagaimana kita
sertifikasi kalian itu diperoleh
seseorang setelah mengikuti yang namanya
pelatihan dan mengikuti uji kompetensi
misalnya perawat gawat darurat perawat
anak perawat manajemen kan gitu kan Nah
sertifikat Keahlian adalah sertifikat
keahlian ini dilakukan oleh himpunan
atau
peminatnya dan tadi sudah saya sampaikan
sedangkan sertifikat kehadiran itu
adalah sebagai apresiasi kalau kita
mengikuti seminar atau pengabdian
masyarakat atau yang lain-lain oke nah
Ini Bapak Ibu sekalian nah jenis
pelatihan yang dibutuhkan maka perawat
itu kalau saya katakan tadi 0 sampai 5
tahun adalah belajar bekerja biasanya
disebut dengan
perawat general ya Nah baru berikutnya
Kalau 5 tahun dan 10 tahun berikutnya
dia akan nanti menjadi perawat yang
spesifik misalnya perawat jantung
perawat stroke ya Sesuai dengan
peminatan dan penugasannya oleh karena
itu diperlukan pelatih-pelatihan
berkaitan dengan pengembangan mereka
jadi tidak jadi perawat yang general
saja tapi dia nanti akan menjadi perawat
yang sangat spesifik atau spesialis
berikutnya Bapak Ibu sekalian nah
bagaimana peserta pelatihan peserta
pelatihan kompetensi adalah perawat bagi
mahasiswa perawatan di tingkat akhir ya
Nah biasanya ada persyaratan minimal
menjadi seorang perawat untuk
mendapatkan
STR ya minimal harus mengikuti pelatihan
BTCLS yang menjadi basic sebagai seorang
perawat untuk menangani kegawatdarurat
ya Oke Bapak Ibu sekalian ini ada
himpunan-himpunan ya jadi ikatan
himpunan ikatan himpunan itu adanya di
tingkat pusat dan tingkat provinsi saja
Andaikata di daerah itu ada misalnya
perawat spesialis anak maternitas itu
yang ada di tingkat provinsi Oleh karena
itu mereka adalah bagian dari provinsi
jadi di tingkat DPD tidak ada lagi yang
namanya eee organisasi ikatan himpunan
atau seminar-seminat yang lain oke Bapak
Ibu sekalian nah syarat PKB pendidikan
berkelanjutan pertama adalah tot sesuai
dengan bidang keahliannya Jadi kalau
Bapak Ibu sekalian menjadi seorang bukan
lagi perawat yang general tapi yang
spesifik maka Bapak Ibu sekalian
misalnya perawat okak kamar operasi yang
dibutuhkan adalah kompetensi menangani
pasien dengan pre operasi intra operasi
dan pasca operasi ya Kemudian yang kedua
adalah punya Nira nomor induk register
anggota ya kemudian pelaksanaan siapa
PPNI bisa DPP bisa DPP DPK ya kemudian
pemerintah fasilitas pelayanan kesehatan
pendidikan atau provider ya kemudian
berikutnya adalah kelengkapannya harus
mengajukan pengajuan jadi panitia
kemudian ada proposal ada kurikulum
kegiatan dan kurikulum vitae daripada
pemateri kemudian ada rencana
pembelajaran kemudian ada jadwal
kegiatan dan yang terakhir adalah ada CV
pembicara nah ini Bapak Ibu sekalian
Bagaimana mekanisme kegiatan PKB jadi
mulai dari panitia sampai nanti keluar
itu ada verifikasi itu dilakukan jadi
tidak begitu langsung mengajukan dapat
tapi diverifikasi apakah sesuai atau
tidak berikutnya Bapak Ibu sekalian nah
bagaimana mekanisme akreditasi ya
akreditasi itu adalah bentuk pengakuan
bahwa yang kita lakukan itu adalah legal
Oleh karena itu ada lembaga akreditasi
yang dilakukan misalnya bpsdm seperti
ini ya karena sudah terstandar oleh
pemerintah kemudian organisasi profesi
kemudian badan ikhlas nah mengajukan
mulai dari permohonan pemeriksaan pegas
sampai berikutnya keluar nanti namanya
rekomendasi oke berikutnya Bapak Ibu
sekalian nah bagaimana tentang
registrasi SDM biasanya perawat-perawat
yang sudah bekerja lebih dari 5 tahun
maka dia melakukan registrasi
STR Oleh karena itu ada beberapa
persyaratan yang harus dipenuhi
disamping tadi ya pertama adalah dia
bekerja Kemudian yang kedua adalah dia
mengikuti 4 pilar tadi maka itu harus
semua dilakukan oleh masing-masing BPK
Nah Bapak Ibu sekalian nah bagaimana
kalau kita tidak memenuhi Bapak Ibu
sekalian ini solusinya kalau saya sering
bercanda dengan Bu AV itu dalam
organisasi itu kan ada 15% itu orang
yang memang super hebat ya biasanya
selalu menjadi motivator inovator ya
tapi sisi yang lain ada yang 15% itu
yang terlalu terlambat ya yang tepat
waktu hanya dua buka puasa sama bayaran
ngeluh teruskan gitu kan orangnya
kemudian nggak standar nah Oleh karena
itu tugas daripada op organisasi
itu adalah membantu orang-orang yang
tidak standar Supaya apa ya minimal dia
Aman bekerja kemudian yang berikutnya
dia tidak mendapatkan tuntutan dari
masyarakat terutama adalah pasien karena
Pasien itu sudah sangat kritis Oleh
karena itu ada beberapa hal yang
dilakukan misalnya melakukan sertifikasi
ya di wilayah setempat kita kemarin
kalau di provinsi Jawa Timur itu sudah
kita delegasikan ke DPD dan DPD nanti
akan mendelegasikan ke tingkat GBK yang
kedua adalah
dilaporkan ke DPD kemudian membuat modul
5 SKP Nanti akan saya jelaskan ini Bapak
Ibu sekalian nah bagaimana perawat itu
dibutuhkan dalam satu periode 5 tahun
itu mendapatkan 25 SKP 25 SKP tadi
dilakukan menjadi beberapa kegiatan
kegiatan ilmiah kegiatan profesional
kegiatan pengabdian masyarakat Nah kalau
itu kurang terutama adalah Jika kegiatan
profesional itu kurang Karena bobotnya
itu adalah lemak SKP maka diberikan
penugasan dengan membuat kasus kelolaan
ya jadi misalnya kita mintakan kasus di
Puskesmas pada keluarga tertentu kan
gitu kan kemudian di berikan asuhan
keperawatan Sesuai dengan standar mulai
dari pengkajian perencanaan kemudian
rencana intervensi implementasi sampai
evaluasi nah satu kasus diberikan
bobotnya adalah 1 SKP Jadi kalau butuh 5
SKP Ya maksudnya adalah 5 kasus kemudian
jika komponen praktek profesional telah
mencukupi 5 SKP namun keseluruhan
komponen masih kurang 25 tapi maka
diberikan melakukan yang namanya
pendidikan masyarakat Nah demikian
adalah diberikan penyuluhan jadi satu
penyuluhan kesehatan itu diakui 2 SKP
tapi tentunya ada persyaratannya
persyaratannya seperti ini Bapak Ibu
sekalian
ya jadi
verifikator DPD memberikan informasi
kepada perawat yang bersangkutan bahwa
memang kalau kurang harus dipenuhi jadi
tidak bisa lagi dibantu dengan
meningkatkan SKP tanpa ada buktinya
kemudian ketua DPD mengeluarkan surat
rekomendasi melakukan kasus pengelolaan
selama 3 hari ya diberikan kasus 3 hari
nanti kita pilihkan karena di dalam
setiap keluarga itu pasti udah Masalah
apalagi sekarang keluarga dengan
misalnya anggota lansia pasti punya
masalah ya kemudian bagi perawat yang
belum bekerja maka melakukan kasus
pengelolaan di bawah bimbingan perawat
senior dari BPK ya kemudian membuat
laporan kasus nah bentuk laporan
kasusnya seperti ini Bapak Ibu sekalian
ya jadi prinsip ilmiah tetap kita
lakukan tapi yang kita lakukan di sini
adalah sederhana kita Sederhanakan ya
Ada covernya ada tanda tangan perawat
ketua DPK tadi kemudian ada pendahuluan
minimal dalam pendahuluan itu ada
masalah
ideologi kemudian analisis solusi
kemudian berikutnya ada tujuan manfaat
kemudian laporan kasusnya nggak usah
terlalu tebar seperti sekolah tapi ya
saya katakan 3-4 halaman sudah cukup ya
kemudian bab 3 nya berupa penutup dan
kesimpulan kemudian daftar pustaka nah
tentunya kita mengajari adik-adik kita
yang kurang-kurang tadi selalu
berorientasi panduan kita ya yaitu sdki
Siki slki dan SPO ini buku pintarnya
kitab sucinya perawat gitu mbak Fanny ya
kemudian berikutnya penyuluhan juga
demikian bukan hanya sekedar kita
memberikan penyuluhan asal ngomong tapi
harus ada namanya perencanaannya ya Jadi
ada namanya RPP Rencana penyuluhan
hampir sama ya bab satunya isinya
pendahuluan latar belakang tujuan
manfaat kemudian sasarannya siapa
kemudian bab 2 nya adalah laporan
kegiatan ya kegiatannya apa waktunya
Kapan tempatnya di mana Pe namanya apa
bagaimana evaluasi berkaitan dengan
capaian tujuan dan prosesnya baru
berikutnya kesimpulan nah kemudian
daftar pustaka nah yang terakhir itu ada
lampiran ya minimal ada surat keterangan
dari pemimpin formal misalnya di tingkat
RW RT atau sekolah atau sesuai dengan
sasarannya tadi Nah Bapak Ibu sekalian
Oleh karena itu kalau sudah dipenuhi
semua maka verifikator tugasnya adalah
membantu ini jumlahnya orangnya nggak
banyak tapi merepotkan kita semua Oleh
karena itu Bapak Ibu sekalian supaya
kita tidak merepotkan seperti jargonnya
daripada ASN itu adalah melayani dengan
tulus hati misalnya maka Ayolah kita
menjadi seorang pemimpin diri kita
masing-masing Oke Bapak Ibu sekalian nah
Tugas verifikator Jadi ini adalah dari
DPD menilai dan memverifikasi usulan SKP
menghitung SKP yang diusulkan memasukkan
hasil verifikasi ke dalam simka secara
bertahap nah ini Bapak Ibu sekalian
karena semua sekarang adalah online maka
harus semua adalah berbasis pada data
Oke ini contohnya Bapak Ibu sekalian
komponennya jadi kegiatannya itu
dilakukan selama 5 tahun ya kalau itu
sudah terpenuhi Oke tahun pertama tahun
kedua nanti bobokannya akan tercapai ya
Oke Bapak Ibu sekalian berikutnya adalah
berkaitan Bagaimana proses pengajuan SKP
ya Jadi ada sopnya yang harus kita
patuhi ya Mulai dari sekretariat atau di
tingkat GBK ya kemudian mengajukan ke
DPD kemudian berikutnya adalah DPD akan
mengajukan ke DPW nanti akan ada
verifikatornya atau misalnya kalau kita
pusat ya ditambah lagi ke DPP nanti DPP
juga akan melakukan verifikator nah
tentunya tugas daripada verifikator tadi
mengevaluasi tadi syarat administrasi
dan syarat kompetensi Oke berikutnya
adalah pengajuan SKP nah berikutnya
ini Bapak Ibu sekalian nah ini contoh
sertifikat yang standar ya Jadi nanti
sertifikat itu tidak seperti
sertifikatnya mahasiswa tanda tangannya
banyak cukup yang tanda tangan maksimal
3 ya Jadi pertama dalam misalnya
dilakukan oleh bpsdm maka kedua bpsdm
kemudian ketua dpwp PPNI kemudian di
belakangnya itu bisa ketua panitia ya
jadi maksimal 3 itu kalau misalnya di
belakang
di belakangnya tidak ada tanda tangan
juga enggak masalah tapi biasanya yang
selama ini saya ngikuti Bu Afif ini
senior saya dulu Diklat nah ini eee apa
namanya kita standarnya tiga ya jadi
depan itu adalah institusi ketua DPW
kemudian berikutnya adalah ketua panitia
oke nah di dalam setiap materi
pelatihan itu ada unsurnya Ya seperti
yang bpsdm itu ada materi dasar materi
inti materi penunjang materi dasar
sekitar 15% materi penunjang 15% nah
materi intinya adalah sekitar
70 60 sampai 70% oke nah berikutnya
Bapak Ibu sekalian tadi yang ASN
berakhlak sudah disampaikan oleh Bu AV
Saya mungkin dari lihat sisi yang lain
ya jadi akhlak dari perspektif Islam
Bapak Ibu sekalian kalau kita lihat
akhlak bukan dari sisi akronim tapi saya
sependapat bahwa akhlak yang disampaikan
tadi berkaitan dengan
berorientasi pada pelanggan kemudian
akun tabel kompeten kemudian harmonis
adaptif narkoba kolaboratif ini adalah
nilai-nilai dari pelayanan prima yang
sangat luar biasa nah begitu juga di
dalam perspektif Islam yaitu Bahwa Ibu
sekalian bahwa akhlak itu adalah apa
yang menjadi kepribadian kita
kepribadian itu apa apa yang hampir
menetap yang secara otomatis kita
lakukan ya Jadi ada istilah namanya
akhlak itu dari kholaqah yang berarti
adalah menciptakan tholaqah itu adalah
Tuhan kemudian yang diciptakan namanya
makhluk Oleh karena itu tugas kita Bapak
Ibu sekalian sebagai seorang hamba Allah
itu adalah melayani ya jadi melayani
melayani orang lain melayani orang lain
bagaimana kita tugas kita adalah
melayani orang lain karena Diantara Kita
orang yang paling banyak bermanfaat
adalah orang yang paling banyak
bermanfaat untuk orang lain yang kedua
menurut Imam Ghazali akhlak itu sifatnya
tertanam dalam jiwa yang menimbulkan
perbuatan-perbuatan dengan mudah tanpa
memerlukan pemikiran dan pertimbangan
Oleh karena itu Bapak Ibu sekalian Orang
yang berakhlakul karimah orang yang
berakhlak mulia itu adalah melakukan
sesuatu secara otomatis misalnya
misalnya contoh kalau kita diberikan
tugas dari bpsdm itu tidak pernah
mengeluh ya alhamdulillah saya dikasih
amanah hidup saya bermakna kan gitu kan
kemudian kalau dikasih tugas sesuatu
Terima kasih ini adalah bagian dari
kebanggaan kita mungkin suatu saat akan
dibanggakan oleh Allah kan gitu kan jadi
selama kita hidup di dunia maka
kewajiban kita dalam menanam Kemudian
yang kedua adalah Ibnu maskawih itu
adalah akhlak adalah gerakan jiwa yang
mendorong ke arah melakukan perbuatan
dan tidak membutuhkan pemikiran jadi
otomatis misalnya ketemu dengan orang
selalu senyum simetris agar saya bantu
ada lagi ada lagi yang gitu ya kemudian
menurut berikutnya adalah menurut Ahmad
Amin akhlak adalah ilmu yang menjelaskan
arti baik dan buruk sehingga kita tahu
apa yang kita lakukan pasti yang terbaik
ya pasti yang kita lakukan adalah yang
terbaik Nah kita harus bisa membedakan
ya mana yang baik dan mana yang tidak
Oleh karena itu manusia punya hati
nurani punya moral yang mengajarkan kita
selalu mengajarkan tentang kebaikan nah
berikutnya adalah menurut Ibrahim Anis
ini akhlak adalah sifatnya tertanam
dalam jiwa lahir macam perbuatan secara
otomatis secara otomatis Apa yang kita
lakukan ucapan kita tindakan kita itu
selalu didasari oleh akhlakul karimah
yaitu moral yang ada di dalam diri kita
yang terakhir adalah akhlak itu adalah
nilai sifat yang tertanam dalam jiwa
yang menjadi sorotan yang menjadi brand
bagi seseorang sehingga orang itu
melakukan dengan tulus atau tidak
tergantung daripada akhlaknya nah ini
ada ada pembagian akhlak ada akhlak
mazmumah atau akhlak yang baik dan
akhlak Mahmudah yaitu akhlak yang tidak
baik Alamat rumah itu apa
sabar menghadapi cobaan Alhamdulillah ya
karena kalau kita ingin sukses itu mesti
ada ujian tidak ada orang yang tidak ada
ujian yang kedua adalah ikhlas semata
adalah mencari ridho Allah jadi apa yang
kita lakukan Bukan karena manusia tapi
semacam-macam dari ridho Allah yang
ketiga adalah jujur ucapan kita tindakan
kita nah ciri orang yang jujur itu
adalah biasanya tanpa beban ya tidak ada
yang namanya tegang istri rileks nah
berikutnya adalah
pemaaf meminta maaf ya meminta maaf dan
pemaaf itu adalah nilai-nilai terpuji
dan yang ketiga adalah pemurah
kalau bahasanya Bu Avi tadi adalah
kering empati
yang berikutnya adalah menepati janji ya
menepati janji ya Jadi kita selalu
berusaha maksimal kalau kita melakukan
sesuatu apa yang kita apa namanya
komitmen kita itu adalah kita lakukan
akhlak mazmumah itu adalah ujub itu
adalah sombong takabur ya itu takabur
itu adalah membesarkan diri kalau dalam
bahasa jiwa menurut gua apa itu
megalomania ya jadi merasa dirinya
kepalanya besar ya kemudian riya dan
sumah ya sombong merendahkan orang lain
nah ini berikutnya adalah malas dan
tanah malas orang yang namanya orang
malas itu ya kapanpun ya mesti Males
nggak mau melakukan ya kemudian
berikutnya adalah dendam dan iri hati
peta dan penipuan bohong dan khianat dan
yang terakhir adalah bakhil dan takut
miskin ya orang yang miskin itu adalah
orang yang selalu berorientasinya pada
orang yang kaya itu katanya
terima kasih terima kasih kita terima
kita kasih ya tapi kalau orang yang
bakhil itu kita terima kita makan
sendiri kita terima kita sampai kayak
ketek gitu kan gitu kan sudah di
mulutnya sudah di pekerjaan ada di
tangannya ada ya itu adalah orang yang
bakhil padahal orang yang mau berbagi
Insya Allah Allah itu akan membantu kita
berikutnya Bapak Ibu sekalian nah
kedudukan akhlak itu mempunyai kedudukan
yang sangat istimewa ya yang termulia di
antara kita adalah orang yang paling di
antara kita jadi bahkan ada Sabda
Rasulullah itu yang mengatakan mana
orang yang terbaik orang yang pintar
atau orang yang berakhlak ternyata
menurut ajaran agama Islam itu akhlak
dulu yang diajarkan baru berikutnya itu
adalah orang itu produktif Oke
berikutnya sumber akhlak yang pertama
adalah Rasulullah yaitu ucapannya
tindakannya ya taqrirnya atau
penetapannya dan yang ketiga yang kedua
adalah Alquran itu firman Allah yang
harus kita patuhi nah Oleh karena itu
Bapak Ibu sekalian nah jalan untuk
pembentukan mahklak akhlak itu yang
pertama adalah iman
iman iman itu yakin dulu dipaksa ya
namanya iman itu harus dipaksa lama-lama
akan menjadi suatu otomatis yang kedua
adalah latihan
misalnya latihan kalau dulu saya belajar
senyum itu diajari Bu Afi itu mohon maaf
gini loh pensil
lama-lama sekarang sudah ketemu dengan
orang nggak berani lagi dengan
simetris ya ketemu Selamat pagi kalau
kemarin saya rapat diam aja disapa sama
kok nggak ada suaranya
jadi ketemu dengan orang mesti Selamat
pagi kan gitu kan atau kalau dalam
bahasa Islam Assalamualaikum silahkan ya
kemudian berikutnya adalah mengambil
sifat Rasulullah ya minimal titik amanah
tablet berikutnya faktor yang
mempengaruhi rusaknya akhlak itu adalah
pertama adalah pengaruh lingkungan teman
makanya dalam ASN juga demikian
seharusnya adalah orang yang baik
seperti semua seperti Bu Fani itu tapi
ingat temannya Diantara Kita mesti ada
orang yang terlambat pulang paling cepat
protesnya paling banyak kan gitu kan Nah
coba lihat orang yang diantara kita
sangat bergantung dari temannya orang
baik Insya Allah ketemu dengan orang
baik orang yang tidak baik mesti bertemu
dengan orang yang tidak baik makanya ada
namanya Mohon maaf Bu api ada namanya
iwapi ikatan wanita penyebar isu hobinya
ya ketemu dengan orang itu tapi kalau
orangnya tidak mau misalnya membuat
fitnah ya mesti orang bertemu dengan
orang-orang yang baik-baik yang kedua
adalah nafsu ya terutama adalah nafsu
keinginan untuk mengalahkan orang lain
makanya nafsu itu harus kita kendalikan
dan yang ketiga itu adalah setan setan
itu manusia yang selalu menjuruskan
manusia menuju neraka nah yang terakhir
Bapak Ibu sekalian Bagaimana kita cara
mengatasi itu Bapak Ibu sekalian
Bagaimana menguatkan iman kita termasuk
Kalau saya itu senang kalau dipujian itu
gini Bu afik Tombo Ati ikut
[Musik]
adalah ajaran-ajaran yang sebenarnya
adalah bagaimana kita mendekatkan
perbuatan baik itu mesti bersama dengan
orang baik Perbuatan tidak baik mesti
bersama dengan orang tidak baik oleh
karena itu Bapak Ibu sekalian
pandai-pandailah kita membentuk misalnya
kelompok-kelompok kita menjadi
provider atau pelayan-pelayan yang
terbaik
sebagai kesimpulan Bapak Ibu sekalian
kompetensi perawat harus meningkatkan
dengan berbagai cara termasuk tadi ada
empat cara dan yang terakhir adalah
akhlak adalah sesuatu yang melekat pada
jiwa manusia baik buruknya akhlak sangat
bergantung dari nilai yang diajarkan
kepada kita Oleh karena itu kalau
perbuatan baik itu sesuai dengan
perintah kalau perbuatan yang dilarang
itu adalah mesti perbuatan tidak baik
saya kira itu Bu Fani yang bisa saya
sampaikan karena waktunya sangat
terbatas kurang lebihnya mohon maaf dan
saya kembalikan kepada
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh Terima kasih banyak Pak
Hasan luar biasa sekali apalagi tadi
sebelum menutup sudah dinyanyikan sebuah
lagu penyemangat juga Dan ini juga
sebagai doa begitu ya supaya bisa selalu
bersemangat mengambil hikmah dan apapun
yang dilaksanakan yang dilakukan dalam
setiap pekerjaan ini bisa menjadi
sarana ibadah untuk teman-teman perawat
dimanapun berada baik Dona narasumber
sudah memberikan dan memaparkan
materinya masing-masing ada buah
intisari Yang pastinya didapat oleh
teman-teman perawat dan Sekarang saatnya
kita untuk bisa berdiskusi bertanya
Untuk itu saya persilahkan terlebih
dahulu untuk rekan-rekan yang recehan di
room 1 maupun Room 2 kami silahkan
sambil saya menanti update dari
teman-teman panitia dan multimedia yang
ada di sini saya akan menunggu untuk
rekan-rekan dari perawat dan juga sobat
ASN yang sudah menyimak mulai dari awal
tadi hingga sekarang yang
Baik nanti ketika kami sudah Tampilkan
mohon Open can dan juga Open Mic ya kita
akan langsung nah baik selamat siang
Bapak dengan siapa
micnya masih mati boleh Open sudah ibu
baik sudah boleh sedikit kencang lagi
volumenya Bapak karena Terdengar sangat
kecil di sini gitu ya Bu Terima kasih
assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
Perkenalkan nama saya bapak Ahmad Ansori
Bapak saya akan minta tolong bantuan
teman-teman multimedia juga yang ada di
studio
izin sudah ibu baik sudah terdengar
silahkan untuk nama terlebih dahulu dan
dari mana Bapak
Nama saya bapak Ahmad hamsori Saya
seorang perawat di UPTD Puskesmas
Tanggul Kabupaten Jember ibu
Terima kasih Ibu Sriningsih yang pertama
yang ingin saya tanyakan sebenarnya yang
ibu jelaskan di
Core value itu adalah sudah termasuk
gpmk 38 tahun 2014 ibu tapi di sini kita
bicara coreplay di mana ada 7 Core yang
sebagai SN yang berakhlak tetapi
kenyataannya kita itu masih belum ada
integritas integrasi dan moralitasnya
juga Ibu itu yang tidak dapat didapat
dari pendidikan itu adalah pribadi kita
sendiri
yang menjadi pertanyaan saya sekarang
ibu ada 3 pertanyaan sebenarnya yang
ingin saya sampaikan mulai tadi ibu
di sini kita bicara ASN yang berakhlak
Apakah port flow SN berhak ini bisa
sampai turun ke bawah bukan hanya
sebagai simbol dan bukan hanya miliknya
perawat yang ada di ibukota perawat yang
ada di provinsi gitu tetapi di wilayah
itu kayaknya sudah staf yang kedua Ibu
apa yang dilakukan
ASN yang ada di provinsi dan di ibukota
yang dilakukan seperti monev anggap aja
monev monitornya evaluasinya Ibu sebagai
seorang perawat Nah itu bagaimana
caranya yang ada di ibukota dan provinsi
terus untuk bapak bapak Ahsan juga
perawat di sini adalah suatu profesi
yang kita bicarakan profesi yang
benar-benar meningkatkan tingkat
kemandirian profesi satu-satunya yang
bisa meningkatkan tingkat kemandirian
pasien keluarga masyarakat dan juga
individu Kenapa saya bilang gitu karena
perawat melakukan education bukan bukan
masyarakat itu ketika sakit mereka bukan
langsung minum obat tidak sebenarnya
harus Oh Ternyata saya nyeri Apa yang
dilakukan Oh saya harus cari nafas saya
harus refleks saya harus ini Nah itu
seorang sebenarnya di sini profesi
perawat benar-benar muncul terus ketiga
Ibu ngapunten satu lagi pertanyaan saya
Saya bangga menjadi seorang perawat saya
membuat suatu inovasi di Jember yaitu
inovasi kubah masker kunjungan keluarga
dengan menempelkan stiker dan map
kunjungan keluarga Kenapa Saya bangga
karena setiap ada webinar saya sampaikan
kita punya inovasi itu webinar apapun
karena itu miliknya perawat perawat yang
buat bukan
profesi lain tapi perawat yang buat dan
ketika perawat jambuan di mana
kontribusi seorang perawat-perawat
senior yang duduk di kursi atas
sebenarnya harus mendukung dan
mensupport perawat yang ada di bawah
yang sudah membuat inovasi seperti saya
ini bu Terima kasih Bu
pertanyaannya untuk kedua narasumber ini
masing-masing mendapatkan pertanyaan
yang berbeda begitu ya
siap Ibu berkenan langsung dijawab Ibu
AV Baik terima kasih apresiasi dulu ya
untuk Pak Amat Ashari yang sudah banyak
berinovasi ini adalah generasi-generasi
penerus saya ya yang luar biasa ya
memang anak muda harus banyak lebih
berkreasi Nah tadi Kalau pertanyaannya
Bagaimana
monitoringnya dari pusat sampai ke bawah
gitu ya Pak Jadi sebenarnya
PPNI sebagai organisasi profesi itu
sudah punya link Bapak ya jadi mulai
dari DPP untuk tingkat nasional Kemudian
dari masing-masing itu ada pengurus di
tingkat provinsi DPW gitu ya Kemudian
dari DPW ada DPD ya Ada DPD ini adalah
untuk kabupaten kota Nah untuk satuan
Kerja itu ada yang namanya DPK kan dewan
pengurus tingkat komisariat PPNI
maka harapan kami teman-teman yang di
komisariat Inilah yang harus tadi Pak
bagaimana memonitor dan mengevaluasi
teman-temannya
di AD ART kita
25 perawat saja sudah bisa ada dpk-nya
gitu ya Sehingga dari DPK itu bisa ke
DPD ya Jadi apa yang menjadi
harapan Bapak bukan hanya perawat yang
di pusat ya Semua yang berakhlak semua
yang berlaku kering tetapi harapannya
adalah semua perawat ya semua perawat
maka harapannya para ketua DP kalah yang
harus memperhatikan
anggota-anggotanya termasuk tadi
memberikan apresiasi ya Bahkan memang
walaupun kemarin kita ada
Katakanlah ada
tetapi tahun lalu tahun ini kita tetap
mencoba pada hari ulang tahun PPNI itu
ada lomba-lomba inovasi itu harapannya
adalah itu memberi semangat kepada
teman-teman kepada generasi-generasi
muda perawat untuk berkreasi dan
berinovasi seperti yang punyanya Mas
Ahmad Ansori ya jadi barangkali apa
kemarin belum di apa apakah masuk
diajukan tetapi
dari 38 kabupaten kota tentu
perawat-perawat yang punya
ide-ide yang cemerlang itu banyak sekali
dan Saya bangga Saya senang ya walaupun
saya baru 41 tahun jadi perawat ya saya
masih tetap senang menjadi perawat ya
kemudian Bagaimana menanamkan
kata-kata Bagaimana menanamkan
nilai-nilai tadi tentunya kami mulai
dari pendidikan Kebetulan saya di
pendidikan dan itu harus selalu kita
sosialisasikan termasuk tadi
cinta negara cinta masyarakat ketika
mengatasi covid itu mulai mahasiswa pun
kita libatkan untuk terjun ke masyarakat
untuk membantu masyarakat di
daerah-daerah terpencil itu bagian
pembentukan karakter yang kami lakukan
supaya nantinya baik dia menjadi ASN
maupun bukan menjadi ASN dia tetap
perawat yang memiliki karakter kering
dan penuh perhatian yang bertanggung
jawab kepada pasien-pasiennya tetap
semangat Mas Ahmad Ansori ya tetap
kembangkan terus lokasinya luar biasa
Saya bangga dengan generasi muda saya
pengganti saya nantinya Terima kasih
Mbak Fani
menjawab Ya langsung saja saya berikan
kesempatan kepada Pak Hasan untuk
menjawab pertanyaan dari Mas Ansori
jadi memang tugas perawat itu yang utama
memang memandirikan memandikan supaya
orang Mandiri itu apa ya sehat orangnya
saya itu adalah orang yang mandiri orang
yang tidak sehat adalah orang yang
membutuhkan orang lain kan gitu kan Oleh
karena itu tugas utama dalam memandikan
nah memandikan itu kalau menurut ilmunya
Bu api tadi kan memulai dari kebutuhan
dasar manusia sampai yang terakhir tadi
adalah memberikan apresiasi Jadi kalau
misalnya kalau ada orang melakukan
inovasi ya kita baik-baiklah memberikan
apresiasi Terima kasih sehat sukses kan
gitu kan kamu lebih baik itu otomatis
akhlak itu mengajarkan otomatis ada
orang itu yang kalau bahasa Malangnya
itu namanya
kalau bahasa Malangnya tuh mencucuk
kenapa karena dia tidak bisa memberikan
apresiasi karena dia tidak bahagia orang
yang bahagia itu adalah orang yang
selalu memberikan rasa syukur sabar kan
gitu kan syukur sabar dan tawakal
makanya orang sabar itu orang yang
bahagia selalu memberikan apresiasi Mas
Ansori hebat Bu AV hebat kalau kita
memberikan apresiasi kepada orang itu
Enggak ada enggak ada kurangnya kita kok
malah lebihnya banyak ya malah lebihnya
banyak kenapa kita tidak bisa apresiasi
karena dinding kita itu adalah sangat
kerdil Makanya tadi saya Awali belajar
itu adalah berubah Bagaimana berubah
yang tidak nyaman menjadi nyaman
Ternyata
dimulai dari kemampuan kita memberi
minimal apa memberi senyum kepada orang
lain ya memberikan apresiasi kalau kita
selalu itu Insyaallah hidup kita itu
bahagia gimanapun kita berada tidak akan
menjadi yang namanya corpus alenum benda
asing tapi kalau kita itu adalah selalu
bersama dengan orang lain kemudian
diterima rasanya bahagia ketemu Bu AV
saya ketemu dengan goviv 20 tahun tidak
pernah ada yang namanya class nggak ya
mesti ada solusi tapi kalau ketemu
dengan orang yang selalu ucace mencucu
aduh lewat aja sudah jadi masalah kan
gitu kan karena apa dia berteman dengan
hatinya setan tapi kalau berteman dengan
orang-orang baik itu selalu menerima
kelebihan orang lain memahami kekurangan
orang lain mengisi kekurangan orang lain
dengan kelebihan kita dan kita belajar
dari kekurangan orang lain supaya kita
menjadi mendekati sempurna Saya kira itu
mas Ansori
baik berarti kurang lebih Pak Hasan
harus kalau bisa membiasakan dan
membudidayakan afirmasi positif antar
sesama rekan begitu ya betul apalagi
dengan bufoni kan gitu selalu apresiasi
saya
apakah sudah menjawab selaku perwakilan
dari Jember
siap ini cuma perlu ditambahkan Mbak
ini makanya saya bilang tadi bahwa
Seorang perawat ini adalah profesi yang
saya tekankan lagi di sini Seorang
perawat adalah profesi yang satu-satunya
membuat tingkat kemandirian keluarga
masyarakat dan individu sehingga
kesehatannya menjadi meningkat jadi
masyarakat itu bukan diajari ketika
sakit langsung minum obat itu bukan
langsung ini jadi Seorang perawat itu
memberikan education ketika seorang itu
nyeri Bagaimana skala nyerinya kita kaji
bagaimana dia cara menghilangkan nyeri
pelan-pelan itu kan tingkat kemandirian
jadi tidak ketergantungan nanti
masyarakatnya itu menjadi seorang
perawat dan di sini karena disposisinya
karena disposisi perawat itu kayaknya
kurang ini mbak sekarang kurang adanya
dialognya sehingga perawat juga
perawat kayaknya di bawahnya semua
profesi gitu loh padahal kalau kita
bicara perawat perawat adalah ketika
kita kuliah dulu juga bahwa kita sudah
belajar tentang semua ilmu-ilmu baik
Kebidanan dan obat dan juga kedokteran
itu kita pelajari walaupun itu sebagai
dasar saja Mbak Terima kasih Mbak Terima
kasih banyak masalah dari Jember luar
biasa sekali untuk kesimpulannya juga
begitu ya inquiring teman-teman perawat
dimanapun berada yang tentu saja
bergabung secara online dalam ASN
belajar seri 43 ini Baik terima kasih
banyak Mas aksesoris sudah resign dan
juga Open camp berdiskusi langsung juga
dengan dua narasumber saya akan langsung
berikan kesempatan pertanyaan yang sudah
masuk di room 1 maupun Room 2 melalui
kolom chat yang pertama adalah
pertanyaan dari Fitri Handayani dari
Puskesmas Bendungan Trenggalek Halo apa
kabar Trenggalek pertanyaannya
Bagaimanakah sikap kita sebagai perawat
yang bijak dalam menggunakan media
sosial dan batasan-batasan apa yang
harus kita patuhi karena kalau misalnya
saya mengambil satu dua contoh begitu ya
kepada Ibu AFI dan juga Pak Hasan ini
sempat ada beberapa kasus begitu
penyalahgunaan sosial media terutama
untuk konten sosial media yang
sebenarnya itu
sedikit melanggar kode etik begitu ya
apalagi kode etik data dan rekam medis
dari pasien begitu nah sebenarnya
bagaimana para perawat ini dengan bijak
menggunakan media sosial dan
batasan-batasan Seperti apakah yang
Harus dipatuhi seperti itu mungkin saya
mau mendengarkan jawaban terlebih dahulu
dari Pak Ahsan silakan Pak Hasan
Makasih Mbak Fitri dan guru poni ya Jadi
Bapak Ibu sekalian kembali lagi bahwa
perawat itu akan selalu diajari tentang
berpikir logic sistematik verifikatif
logic sistematik verifikat jadi kita
selalu bicara bahwa data itu harus logic
kemudian sistematik yang kita gunakan
itu apa kita selalu diajari mulai dari
inspeksi sampai Permisi mulai dari yang
namanya pengkajian sampai berikutnya
evaluasi
yang terakhir tadi yang saya katakan
dengan yang namanya kepribadian memang
ada orang itu yang sukanya share yang
tidak ada maknanya tapi ada orang itu
yang nge-share itu mesti bermakna untuk
orang lain nah kembali lagi kembali
kepada hati kita kalau kita nge-share
itu Tujuannya adalah untuk kebaikan ya
tidak mengganggu orang lain ya silakan
Tetapi kalau itu misalnya banyak
mudharatnya kita nge-share itu karena
datanya memang tidak termasuk mohon maaf
misalnya saya ngirim fotonya Pak poni
kepada yang lain untuk apa
kepentingannya apa kan gitu kan Nah
kembali lagi kepada hati kita kalau hati
kita itu baik Insya Allah semua akan
kita Tata apa sih untungnya apa sih
kurangnya kalau mbak vonis selalu
mengajarkan analisa sword
Apa sih yang nanti akhirnya adalah
kembali kepada kita ya Dan kalau sebagai
orang yang beriman itu apa yang kita
lakukan itu nanti akan dimintai
pertanggungjawaban ya kalau di sekarang
mungkin ada somasi tapi kalau nanti di
akhirat kan nggak ada somasi lagi oleh
karena itu Bapak Ibu sekalian selalu
Saya ingin tekankan bahwa Seorang
perawat itu harus profesional
profesional itu apa Sesuai dengan
standar apa yang boleh dan apa yang
tidak boleh kami tidak boleh ya hati
kita yang mengendalikan Kalau Boleh
silakan Saya kira itu
dan mungkin dari sisi perawat perempuan
begitu ya karena ada beberapa kasus ini
lebih banyak dari perawat perempuan
begitu Bu AV menurut mereka bahwa apa
yang mereka lakukan di sosial media
konten yang mereka share ini adalah
untuk hiburan semata hiburan untuk
mereka sendiri nah ini kan sudut pandang
yang ada dua sisi mata koin begitu ya
baik dan buruk opini dan juga jawaban
dari ibu aves sendiri bagaimana silahkan
Bu
Baik Terima kasih Mbak poni Terima kasih
Bu Fitri pertanyaannya kembali Saya
mengingatkan bahwa
kita di rumah sakit maupun di dalam
pelayanan
perawat itu harus
melaksanakan
menghormati
hak-hak pasien ya jadi tolong privasi
pasien itu perlu kita jaga ya Oleh
karena itu kita harus tahu mana yang
bisa kita share dan mana yang tidak
boleh kita share ya itu yang pertama ada
18 hak pasien ya itu tolong diperhatikan
termasuk di Rumah Sakit pun bahwa data
dan
pasien itu adalah rahasia dan kita
sudah
apa ya ketika mengangkat sumpah profesi
kita sudah berjanji bahwa kita akan
menjaga rahasia
pasien yang kita ketahui karena kita
sebagai perawat itu yang perlu saya
ingatkan sumpah dan janji yang kita
ingat ke kita ucapkan ketika kita
dilantik disumpah menjadi seorang
perawat itu bertanggung jawabnya berat
ya selalu diingatkan pertanggungan jawab
kita tadi di akhirat nanti enggak ada
somasi ya Pak Ahsan tadi bilang ya sudah
gitu karena itu pertanggungjawab kita
itu berat kalau Sumpah itu jadi bukan
ketika
ceremonial saja tetapi justru
pertanggungan jawab kita kepada Tuhan
Yang Maha Esa itulah yang paling berat
maka setiap apapun yang akan kita
lakukan coba menanyakan pada hati nurani
kita Apakah apa yang kita lakukan itu
sesuai dengan
etika profesi atau tidak Itu kalau
terkait dengan pasien ya di media sosial
yang kadang-kadang ada kecelakaan
langsung di-share loh Itu kan privasi
gitu ya Mana yang perlu kecuali kalau
kami kebetulan menjadi grup bencana gitu
ya kami menge-share itu dalam rangka
untuk mencari solusi Bagaimana dengan
adanya bencana ini tetapi itu terbatas
hanya untuk eee tujuan kebaikan bukan
untuk apa ya tadi apalagi untuk hiburan
untuk senang-senang itu eee mohon jangan
apa ya menarik di atas penderitaan orang
lain kan gitu Yang kedua Mbak Ada tadi
kecenderungan perawat-perawat muda yang
mau eksis tiktokan gitu ya itu bagian
dari pelanggaran etika profesi ya ada
yang mengatakan Bu itu kan saya sebagai
anak milenial saya bukan sebagai perawat
saya waktu itu ya saya happy-happy aja
tiktokan tetapi kita kan tidak bisa
melepaskan diri dari profesi kita
orang tahunya kita adalah perawat gitu
kalau pasti Kalau dia melakukan
tindakan-tindakan yang tidak etis
berarti kan profesi perawat juga kena
gitu Oleh karena itu kami selalu
mengingatkan para generasi milenial ini
untuk
kembali lagi Ayo perilaku Etik yang
sudah kami susun dari DPP PPNI pusat
sudah ada itu panduan perilaku Bagaimana
berperilaku itu dibaca kembali Supaya
kita punya standar mana yang baik dan
mana yang buruk walaupun sebenarnya
standar yang paling utama adalah hati
nurani kita sendiri ya mana kita dari
Tuhan sudah dibekali dengan mana yang
baik dan mana yang buruk mana yang
pantas dan mana yang tidak pantas karena
perawat itu sebagai figur ya
untuk berperilaku yang baik melayani
berakhlak tadi ya jadi figurnya seperti
itu Nah kalau perawat perilakunya tidak
mencerminkan sebagai seorang perawat
tentu pasti loh perawate kok ngono gitu
ya kita mungkin ngomong agak keras agak
kasar agak loh kok perawat ngomongnya
gitu gitu ya jadi memang itu pembiasaan
kata Pak Hasan tadi mulai dari apa
awal itu harus di pendidikan kita
ajarkan kembali barangkali mungkin kalau
Kebetulan saya di Stikes Hang tu ya di
Surabaya saya mahasiswa saya saya harus
mulai mengajari lagi bagaimana setiap
ketemu orang harus menyapa selamat pagi
selamat siang Assalamualaikum kan gitu
kalau ada mahasiswa ketemu tidak menyapa
saya akan berhenti dan saya akan menyapa
duluan selamat pagi Nak apa kabar Supaya
apa itu kan pembiasaan supaya Tadi nanti
kata Pak Hasan tidak dilatih lagi pakai
pensil untuk senyum simetris seperti
Mbak Fani ya tetapi itu adalah otomatis
bahwa harus kita biasakan makan ya
jangan sambil jalan lah itu kan
etika-etika umum yang tetap harus kita
pegang sebagai
masyarakat Indonesia tadi jati diri
karakter bangsa jangan tergerus dengan
adanya globalisasi Ayo kita menjadi
pribadi bangsa Indonesia yang luar biasa
terkenal sopan santun ramah tamah dan
berbudi pekerti yang luhur barangkali
itu Mbak Tanggapan saya terima kasih
saya kembalikan ke Mbak Fani baik luar
biasa Terima kasih banyak juga Ibu jadi
sekali lagi untuk rekan-rekan perawat
terutama untuk rekan-rekan yang ada di
Nganjuk begitu ya mohon maaf yang ada di
Trenggalek Betul Mbak Fitri mungkin ini
juga bisa disampaikan dan
disosialisasikan setelah acara
ASN belajar ini bahwa apapun yang anda
lakukan begitu harus merujuk dari etika
yang sudah diajarkan karena memang sudah
ada panduannya juga dan selalu ingat
bahwa profesi anda ini sudah melekat
pula pada diri Anda tindak-tanduk Anda
prilaku anda itu juga mencerminkan dari
instansi yang melekat pada diri Anda
seperti itu ya baik terakhir Pak Hasan
dan juga Bu AV ada satu pertanyaan dari
Pamekasan Madura dari bapak Haryadi
Kurniawan di RSUD dia Muhammad Nur
Pamekasan pertanyaannya adalah oh
sebelumnya ucapan terima kasih terlebih
dahulu kepada PPNI yang telah mendukung
perawat dan pelatihan serta seminar dan
juga
workshop yang sering dilakukan nah
pertanyaan saya dalam era Society 5.0
Bagaimanakah peran dukungan op dalam
peningkatan jenjang akademis perawat
karena pada kenyataannya di pelayanan
yaitu di rumah sakit dan Puskesmas
perawat yang diperlukan Ini kurang lebih
masih D3 dan ners
padahal jenjang perawat telah tersedia
S2 spesialis dan juga Doktor Nah jadi
ini pertanyaannya Bagaimanakah peran
dukungan op dalam peningkatan jenjang
akademis perawat baik berkenan Ini
pertanyaan sudah kami share juga di
layar jadi bisa dibaca juga oleh
rekan-rekan peserta dan juga sobat ASN
berkenan mungkin kali ini bufet dulu
yang akan menjawab silakan ibu baik
Terima kasih Mbak sesuai dengan
undang-undang keperawatan dan juga PMK
2019 yang lalu pelaksanaannya
perawat itu ada dua macam
vokasi dan profesi vokasi adalah D3 tadi
sudah saya jelaskan untuk profesi itu
ners maupun spesialis Kemudian
pada
PMK 26
2019 disebut kanan bawah untuk yang
boleh melaksanakan
praktek Mandiri nantinya itu adalah yang
profesi ners
maka yang di D3 diharapkan adalah nanti
melanjutkan ke
nosnya Jangan hanya D3 nya kalau mau
sampai pada profesi karena itu nanti
yang boleh praktek Mandiri Nah karena
diberi waktu paling lambat 7 tahun maka
teman-teman yang di tiga itu masih boleh
praktek sampai
2026 tapi
2026 yang boleh praktek Mandiri hanya
kemudian Bagaimana yang di rumah sakit
sebenarnya di rumah sakit tuntutannya
juga sama
kita dalam melaksanakan asuhan
keperawatan mestinya yang melakukan
adalah PPA apa PPA profesional pemberi
asuhan kalau profesional pemberi asuhan
berarti sebenarnya di Rumah Sakit pun
harusnya Nus yang lebih banyak daripada
D3 nya kemudian sebagaimana seorang di
Kedokteran sudah memiliki spesialisasi
spesialisasi sebenarnya keperawatan pun
sudah
tadi Pak Aksan sudah menyampaikan bahwa
ketika sudah berdinas mulai 5 tahun ke
atas itu perawat biasanya sudah memilih
spesialisasi apa yang harus ditekuni
memang saat ini masih banyak mengikuti
spesialisasi itu berdasarkan pelatihan
Sehingga tadi mendapatkan
sertifikat
keahlian untuk pelatihan yang diikuti
Apakah dia Icu Apakah dia HD Apakah dia
jantung dan sebagainya tetapi sebenarnya
untuk spesialisasi S2 dan spesialis kita
sudah ada
16 spesialisasi yang dikembangkan oleh
universitas-universitas harapannya
maka pemerintah dalam hal ini ASN juga
diberi kesempatan untuk mengambil
spesialisasi juga Supaya apa nanti
sebagai Mitra dari dokter seimbang kalau
dokternya spesialis perawatnya juga
spesialis tentu diskusinya akan clock
gitu ya akan nyambung itu harapannya
jadi baik di rumah sakit maupun di dalam
praktek Mandiri pun dan di Puskesmas
harapannya teman-teman juga meningkatkan
pendidikan
formalnya ke jenjang S2 spesialis supaya
bisa mengimbangi PPA yang lain
barangkali itu Mbak Fani jawaban dari
saya terima kasih baik terima kasih Pak
Hasan Monggo untuk menjawab pertanyaan
dari bapak Haryadi di Pamekasan Makasih
Bu Fani ya jadi Pak Haryadi Kebetulan
saya masuk colegium PPNI ya di manajemen
Jadi kami tugasnya memang mengawal Jadi
kalau dulu Memang pendidikan itu kan
zamannya Abu AB jaman Saya sekolah itu
mulai dari SMK ya atau SBK kemudian G3
ya Nah sekarang memang eranya 2026 harus
S1 atau
Jadi Bapak Ibu sekalian ya memang untuk
meningkatkan jenjang karir itu nggak
bisa saja ya nggak bisa aja mesti proses
Oleh karena itu ada beberapa cara yang
bisa dilakukan ya jadi memang kami
pingin nanti perawat-perawat itu ya
minimal nanti tunas yang di tiga ikut
ners ya Nah cuman ada skala prioritas
kalau sudah mau pensiun Masak mau
sekolah terus kan gitu kan jadi ada
skala prioritas Karena itu ada beberapa
cara misalnya di sekolah-sekolah atau di
rumah sakit yang sangat terbatas
kesempatan untuk sekolah barangkali bisa
bekerja sama dengan institusi pendidikan
terdekat ya Misalnya kalau di
Pamekasan Itu di situ ada namanya Stikes
atau apa ya kemudian atau bisa juga
dengan Universitas tetapi yang tidak
melanggar aturan misalnya jaraknya tidak
lebih dari 60 kilo ya nanti Misalnya
dengan izin belajar Nah kalau perlu
nanti kerjasama sama dengan bbsdm Pak
Aris ini yang membuat mounya misalnya
Bagaimana ASN itu bisa sekolah legal ya
tetapi Bapak Ibu sekalian bisa misalnya
dari segi pembiayaan dan segi waktu itu
tidak melanggar Karena sekarang banyak
sekolah yang kena semprit ya orangnya
dari Madura sekolahnya di Jawa kan nggak
mungkin terbang tiap hari apa namanya
charter pesawat karena aturannya izin
belajar itu maksimal 6 kg barangkali
akan lebih efektif misalnya kerjasama
dengan institusi pendidikan terdekat ya
kemudian nanti mungkin dari OP bisa
dilibatkan dalam proses dari aspek
regulasi PPS dan bisa dilibatkan
sehingga nanti semuanya berjalan dengan
baik ya jadi harapan Kami memang
eh maunya kita itu adalah
26 itu nanti D3 akan habis Tetapi kan
nggak semudah itu makanya ada RPL ya
dulu SPK di akperkan RPL nanti yang D3
S1 mungkin juga RPL tapi kualitas RPM
itu kan tidak sebagus orang reguler
Bapak Ibu sekalian begitu juga
teman-teman kita yang dari ners nanti
Harapan Kita ke arah SP ya spesialis ya
s2-nya nanti ya Boleh tapi jangan
terlalu banyak ya begitu juga yang SP
nanti akan menjadi konsultan kan gitu
kan Nah berikutnya teman-teman yang S2
ya didorong ya sekitar 40% itu ke arah
S3 ya sehingga nanti teman-teman itu
juga bisa menduduki misalnya jabatan
struktural yang dipersyaratkan memang
sekarang adalah syaratnya adalah pertama
adalah berkaitan dengan pangkat minimal
kemudian kemampuan minimal salah satunya
adalah faktor tidak saya kira itu Bu
Fani dari saya terima kasih banyak Pak
Hasan untuk Pak Haryadi Kurniawan di
RSUD pemahaman Nur Pamekasan sudah
menjawab Ya karena ini sangat lengkap
dan jelas sekali dari 2 expert
narasumber yang sudah kita hadirkan dan
mohon maaf karena memang waktu terbatas
untuk sesi pertanyaan kami hanya batasi
3 orang saja yaitu tadi sudah diawali
oleh Bapak Ansori langsung ya yang
secara langsung bertanya Open can dan
juga Open Mic kemudian terima kasih
kepada Ibu Fitri Handayani dari
Trenggalek serta Pak Haryadi dari
Pamekasan ketiga penanya ini berhak
untuk mendapatkan merchandise menarik
sebagai apresiasi dari bpsdm Jawa Timur
yang sudah mengikuti ASN belajar seri
ke-43 nah sebelum mengakhiri tentu saja
kami juga ingin sekali mendapatkan
testimonial dari dua narasumber luar
biasa yang sudah meluangkan waktu serta
membagikan ilmu yang luar biasa kepada
kita semua akan diawali oleh ibu AV
terlebih dahulu silahkan untuk
testimonialnya ya mengenai acara kita
pada hari ini
luar biasa Mbak Fani acaranya pesertanya
banyak ya baik yang melalui link sum
juga di atas 700 belum lagi di YouTube
kegiatan ini sangat bermanfaat untuk
meningkatkan kompetensi ASN jadi harapan
saya teman-teman ASN memanfaatkan
fasilitas yang sudah dikembangkan oleh
BP SDM Provinsi Jawa Timur ini
mudah-mudahan ke depan kita bisa dari
organisasi
profesi PPNI mendapat kesempatan lagi
untuk mengisi acara ya Mbak Fani dengan
komen lain yang tentu tidak kalah
menarik yang mungkin
trend dewasa ini apa gitu ya kalau kita
daerah bencana karena kami di organisasi
juga
menangani masalah kebe kami juga
melaksanakan kegiatan itu Terima kasih
sekali Mbak Fani dan juga terima kasih
kepada bapak kepala BP SDM Provinsi Jawa
Timur atas acara
ASN belajar yang luar biasa ini Terima
kasih Mbak Fani Baik terima kasih banyak
Ibu Afi luar biasa sekali testimonialnya
dan tidak lupa juga kami sekali
mendengarkan testimonial dari Pak Hasan
silakan Pak Hasan untuk testimonialnya
ya terima kasih saya senang sekali bisa
ketemu dengan Bu Fani dan orang-orang
yang hebat ya adik-adik Saya perawat
mulai dari tadi saya lihat dari Madura
ya dari Sumenep kemudian sampai
Trenggalek yang tembus
7003 ya kebetulan ini teman-teman banyak
yang ikut juga teman-teman dari
saya ingat dengan Bu afik ketika kita
bekerjasama dengan bpsdm tentang yang
namanya perawat ahli jadi dulu kita
kayaknya
Balongsari kayak rumah kita kedua ya
hampir tiap minggu mesti rapat dengan
Pak Setiono ya kemudian teman-teman yang
lain ya mudah-mudahan gayung bersambut
ini kami senang sekali bisa meningkatkan
bahkan dulu kami pernah dapat brand dari
bpsdm berkaitan dengan biaya apa namanya
perawat ahli dan peningkatan kompetensi
perawat itu dua angkatan dibiayai penuh
dari
dari istilahnya dulu Badan Diklat
Provinsi
dan itu bahkan teman-teman untuk
percepatan di daerah sampai kabupaten
kota selalu minta ya jadi dulu kegiatan
kita dengan Bu AV itu hampir tiap minggu
mesti lari ke dalam sehari
sampai hapal jalan-jalannya kecil itu
tahu karena sering macet Terima kasih
atas kesempatannya mudah-mudahan lain
kali bisa ketemu lagi dengan suasana
yang lain dan kami memberikan
penghargaan kepada Pak Aris dan Pak
Setiono serta Bu Uci yang selalu kontak
dengan kami sehingga terwujud acara ini
dan terima kasih Ibu Abe atas
pengertiannya walaupun Dada ya Tapi
beliau memang saling nyambung dan luar
biasa bisa memberikan membangkitkan
adik-adik kita semua sekian saya
kembalikan ke kebun
Baiklah luar biasa saya sepertinya harus
berguru dengan Pak Hasan dan buah ape
tidak hanya mengenai keperawatan tapi
juga jalan tembus ke sini ya ke
kantornya bpsdm nih
Semoga bisa bertemu langsung juga dan
kita bisa berjumpa di acara selanjutnya
di gedung bpsdm kepada Pak Hasan dan
juga bahwa sebelum menutup Kami ingin
Mengawali dengan foto bersama untuk
momen kali ini
silahkan untuk rekan-rekan peserta ASN
belajar dan juga sobat ASN untuk Open
Mic Open camp dulu saja tanpa Open Mic
ya Open camp karena kita mau foto
bersama nih biasanya saya selalu
mengajak yel-yel makanya saya tadi
ngajak Open Mic tapi untuk kali ini kita
hanya Open camp saja begitu ya dengan
background yang Senada untuk bapak dan
ibu sobat ASN peserta webinar seri
belajar ke 43 yang belum mendownload
biasanya ada di kolom chat ya untuk link
background supaya keseragaman kita ini
tanda sebagai kekompakan kita dan
antusiasme dalam mengikuti acara ASN
belajar seri ke-43 baik sudah ada
beberapa kolom yang paling lengkap
mungkin yang kolom lengkap terlebih
dahulu kita akan foto bersama izin Jika
memungkinkan masker dilepas Jika
memungkinkan ya namun jika tidak
memungkinkan boleh tetap menggunakan
masker
mulai dari hitungan dari saya ya baik
nah ini ada satu kolom yang sudah buka
masker semua nih baik Siap mulai dari 3
2 1
terima kasih Boleh ke sebelahnya lagi
kolomnya Terima kasih banyak bapak dan
ibu rekan-rekan perawat seluruh
Indonesia kita ke kolom berikutnya sudah
lepas masker semua ya Jika memungkinkan
baik puasa kedua Boleh dong kita
tangannya mengepal sebagai tanda
semangat nih perawat Indonesia yang luar
biasa
Siap 1 2 3
Ada lagi satu yang Open camp semuanya
supaya pas Nah ini dia lengkap ya satu
kali lagi dengan tangan jempol tiga dua
satu
baik berikanlah untuk kita semua luar
biasa di hari Kamis awal November bulan
baik dan juga awal yang baik memulai
kegiatan Terima kasih terutama untuk
kedua narasumber yang luar biasa Ibu AV
dan juga Pak Hasan beliau-beliau ini
adalah narasumber yang kompeten luar
biasa sangat lengkap sekali memberikan
pemaparan materi dan penjelasannya
kepada kita semua dan kami juga
mengapresiasi kepada seluruh rekan-rekan
perawat yang sudah mengikuti mulai dari
awal tadi jam 9 hingga akhir ini karena
saya yakin Di balik semua tugas
pekerjaan Anda di tengah minggu ini Anda
masih menyempatkan diri untuk upgrading
diri move up dan juga belajar dengan
tema yang luar biasa baik Akhir kata
saya Fani Patricia mengucapkan terima
kasih atas atensi anda semua tetap
semangat belajar dan sampai berjumpa di
ASN belajar berikutnya wassalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh satu lagi
Sebelum saya lupa ada lomba yang harus
anda ikuti teman-teman multimedia akan
Munculkan untuk player lombanya karena
tadi di awal saya sudah mengajak anda
semua untuk bisa mengikuti lomba ini
sekali lagi kategorinya bisa anda pilih
bapak dan ibu dan juga perawat terutama
rekan-rekan perawat yang hari ini ikut
ya karena ini temanya ada yang sangat
berhubungan yaitu sustainable
Development Goals hari ini masih segar
diingatan segar di kepala dan catatan
untuk itu langsung saja Anda bisa ikuti
hadiahnya juga luar biasa persamaan dari
bpsdm Jawa Timur nah ini dia
kayaknya kurang jelas deh Van kalau saya
mau ikutan silahkan anda langsung
hubungi saja melalui WhatsApp Isma dan
Betty di nomor yang tertera atau Anda
stalking saja anda klik untuk Instagram
bpsdm Jatim di bpsdm Jatim tanpa spasi
Nah ini dia syarat ketentuannya kemudian
juga hadiahnya Seperti apa sudah ada
qr-nya juga jadi memudahkan anda Untuk
dapat mengikuti lomba siapapun karena
memang untuk ASN belajar setiap serinya
ini mengajak rekan-rekan ASN dari
berbagai macam bidang jadi tidak
terbatas hanya untuk rekan-rekan perawat
hari ini saja baik benar-benar
mengakhiri untuk seri ke-43 kali ini
Terima kasih banyak bpsdm Jawa Timur
sukses selalu untuk anda semua dan
jadilah ASN berakhlak
Terima kasih Mbak Fani semua Terima
kasih
[Musik]