Transcript
QU7PQYlPjqs • WEBINAR ASN BELAJAR SERI 43 - PERAN PERAWAT DI ERA 5.0 MEWUJUDKAN ASN BERAKHLAK
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/BPSDMJATIMTV/.shards/text-0001.zst#text/0058_QU7PQYlPjqs.txt
Kind: captions Language: id Jawa Timur yang menyelenggarakan webinar ini ya bersama kami dari Semoga bisa mengajak lebih banyak ASN seluruh Indonesia untuk belajar dari manapun dan kami siap mengajak anda semua oke bpsdm hebat dan semoga ASN makin berjaya seluruh Indonesia [Musik] bpsdm Provinsi Jawa Timur merupakan lembaga pendidikan yang berkomitmen dalam mencetak ASN unggul berkualitas dan menjunjung tinggi integritas [Musik] komitmen ini diwujudkan dengan inovasi layanan minimarket kita jujur map ASN [Musik] ini Bapak atau Ibu Sri ya ya selamat pagi dengan Pak Hasan Oh Ibu Sri baik selamat pagi Bu Sri iya saya saya bu Fani [Musik] kami juga di sini sudah terdengar jelas ya untuk kolom chat dan segala macamnya peserta Baik nanti kita berjumpa lagi waktu opening dan juga Ketika saya menyapa untuk rundown hari ini yang pertama akan presentasi Ibu Cafe dulu ya betul materi terlebih dahulu kemudian untuk sesi tanya jawab dan diskusinya Sekalian nanti di akhir setelah presentasinya Pak Hasan ya Timur tentunya kita belajar integritas tidak hanya di lingkungan pendidikan di dalam kelas tapi harus kita aktualisasikan dalam kehidupan kita sehari-hari ini diharapkan dapat mewujudkan Bagaimana karakter essen yang sebenarnya dengan pola 24 jam tanpa pelayan tanpa petugas peserta dapat mengambil langsung secara langsung dengan Mandiri seperti saya saat ini bayarnya juga sangat simple dengan menggunakan QR atau kalau mereka tidak mempunyai aplikasi quick art mereka bisa mengejar secara tunai dengan ada Dropbox yang sudah disiapkan Selamat berbelanja mudah-mudahan dengan berbelanja dengan pola integritas ini kita dapat meneguhkan diri kita sebagai ASN yang berakhlak sekian Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Musik] Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh saya Ary Ginanjar agustiar dari SQ ingin memberikan dukungan dan support untuk program ASN belajar dari bpsdm Jawa Timur karena konten-kontennya sangat berguna dalam rangka membangun SDM dari Pemprov Jawa Timur untuk menjalankan tugasnya di samping menghadapi tantangan-tantangan di antara 4.0 atau industri 4.0 Oleh karena itu saya ingin mengajak semua rekan-rekan untuk Aktif belajar di dalam program ASN belajar bpsdm Jawa Timur ingat ada pepatah yang mengatakan If you are not learning you are nothing kalau kita tidak belajar sama dengan kita tidak bernafas karena itu tetaplah belajar karena itu cara untuk bernafas di dalam kehidupan Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Musik] Selamat datang di corporate University SDM Provinsi Jawa Timur sesuai undang-undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang keselamatan kerja kami berkewajiban untuk menyampaikan informasi penting tentang tanggap darurat di bpsdm provinsi Jawa Timur berikut adalah lokasi aktivitas anda selama berada di bpsdm Provinsi Jawa Timur Anda diwajibkan juga untuk mengetahui lokasi titik kumpul di lingkungan bpsdm Provinsi Jawa Timur yaitu area parkir di sisi Utara Gedung utama meliputi gedung utama gedung ppid dan sertifikasi kompetensi Kompleks olahraga ruang bermain anak gedung pengelola terpadu area kelas dan asrama integrasi area parkir Sisi Timur masjid bpsdm Provinsi Jawa Timur meliputi asrama Graha utama Praja perpustakaan ruang alumni guest house masjid dan area asrama inilah jalur evakuasi menuju titik kumpul jika terjadi keadaan darurat Anda wajib mengikuti tanda jalur evakuasi yang telah terpasang di lokasi saat ini anda berada di Graha Sasana Wiyata Praja terdapat 5 pintu keluar pada jalur evakuasi Graha Sasana Wiyata Praja Anda dapat melakukan evakuasi melalui dua tangga yang berada di sisi Timur dan Sisi Utara jika terjadi kondisi gempa segera berlindung di bawah meja saat si Renata bahaya berbunyi tinggalkan aktivitas dan tinggalkan ruangan tetap tenang dan jangan panik segera berjalan cepat Mengikuti tanda rute evakuasi menuju titik kumpul ikuti instruksi selanjutnya dari tim evakuasi tanggap darurat bagi yang menggunakan sepatu hak tinggi diwajibkan untuk melepaskannya dan berjalan tanpa menggunakan alas kaki pengecekan kondisi anggota pegawai atau peserta di titik kumpul [Musik] Ketika anda sedang berada di ruang kelas dan kemudian terjadi gempa Inilah yang harus anda lakukan segera berlindung di bawah meja saat si Renal tanda bahaya berbunyi tinggalkan aktivitas dan tinggalkan ruangan Tetap tenang dan jangan panik segera berjalan cepat Mengikuti tanda rute evakuasi menuju titik kumpul ikuti instruksi selanjutnya dari tim evakuasi tanggap darurat pengecekan kondisi anggota pegawai atau peserta di titik kumpul salah satu tempat utama di bpsdm provinsi Jawa Timur adalah asrama Graha utama Praja jika terjadi kondisi gempa segera berlindung di bawah meja dan menjauhi benda-benda yang memungkinkan pecah atau jatuh saat si Rina tanda bahaya berbunyi tinggalkan aktivitas dan tinggalkan ruangan tetap tenang dan jangan panik segera berjalan cepat Mengikuti tanda rute evakuasi menuju titik kumpul pengecekan kondisi anggota pegawai atau peserta di titik kumpul saat ini anda berada di ruangan PPK gedung pengelola terpadu lantai 2 [Musik] jika terjadi kondisi kebakaran gunakan Apar untuk mengendalikan kebakaran kecil jika kondisi kebakaran membesar dan sirine tanda bahaya berbunyi Segera lakukan evakuasi dengan tertib Tetap tenang dan jangan panik gunakan Kain basah untuk menutup hidung saat bernafas segera berjalan dengan cara menunduk serta hiruplah udara sedikit demi sedikit dan mengikuti tanda rute evakuasi menuju titik kumpul pengecekan kondisi anggota pegawai atau peserta di titik kumpul keselamatan dan keamanan anda di lingkungan bpsdm Provinsi Jawa Timur merupakan tanggung jawab kita bersama corpu SDM Provinsi Jawa Timur melayani dengan sepenuh hati [Musik] Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh salam sejahtera untuk kita semua para narasumber yang saya hormati seluruh peserta ASN belajar bbsdm Provinsi Jawa Timur di mana saja semuanya yang saya hormati Alhamdulillah inisiasi dari bpsdm provinsi Jawa Timur yang menjadi palet Project corporate University diharapkan akan terus bisa memberikan pembelajaran penguatan pengembangan kapasitas pengembangan wawasan pengembangan kompetensi lewat berbagai forum berbagai metode dan berbagai momentum salah satu yang menurut saya bisa memberikan referensi pembelajaran dengan narasumber narasumber yang luar biasa adalah ASN belajar yang dilaksanakan secara terakhir jual ini saya berharap bahwa ASN di seluruh Indonesia yang mengikuti proses pembelajaran secara virtual ini tidak akan pernah berhenti untuk terus meningkatkan kapasitasnya meningkatkan kompetensinya meningkatkan seluruh jejaringnya melalui berbagai proses-proses pembelajaran yang diharapkan akan ketemu sinkronisasi dengan kebutuhan-kebutuhan faktual di lapangan seluruh proses yang kita lakukan tentu akan terus berhadapan pada berbagai perubahan-perubahan ekosistem era 4.05.06.0 memberikan dampak terhadap disrupsi terhadap banyak hal kita pun di lingkungan pemerintahan juga harus melakukan berbagai percepatan percepatan adaptasi kita juga diharapkan bisa merespon secara cepat menyelesaikan berbagai persoalan-persoalan yang mungkin relatif lebih kompleks dan kita diharapkan bisa melakukan format-format yang out of the box tidak berjalan linier tapi melakukan berbagai lompatan-lompatan pemikiran lompatan-lompatan karya-karya nyata dan lompatan kelihatan prestasi yang bisa memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dimanapun kita bertugas mudah-mudahan ASN belajar ini akan terus bisa mengembangkan seluruh proses diantara seluruh peserta ASN belajar bahwa jejaring secara nasional bisa kita lakukan tentu menjadi bagian penting untuk bisa merajut kebersatuan diantara kita semua kebersaudaraan diantara kita semua dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia kepada seluruh narasumber saya menyampaikan banyak terima kasih dan seluruh peserta SN belajar saya juga menyampaikan Terima kasih mudah-mudahan akan terus bisa memberikan penguatan bagi Bakti dan dedikasi di seluruh ASN di seluruh Indonesia terima kasih semuanya Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh salam sejahtera bagi kita semua [Musik] Halo sobat ASN bpsdm Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan webinar seri 43 ASN belajar dengan topik peran perawat di era 5.0 mewujudkan ASN berakhlak menghadirkan para pembicara yang menarik yaitu Doktor AV Sri suhardiningsih sarjana keperawatan magister kesehatan wakil ketua bidang pelayanan DPW PPNI Provinsi Jawa Timur ketua Stikes Hangtuah Surabaya Doktor Ahsan sarjana keperawatan magister kesehatan ketua dewan pertimbangan dpwp PPNI Provinsi Jawa Timur dosen tsik fakultas ilmu kesehatan Universitas Brawijaya dengan kinot speaker Aris Agung Taiwan kepala bpsdm Provinsi Jawa Timur [Musik] webinar seri 43 ini akan di moderator oleh Fanny Patricia sebelum memulai peserta webinar harap mematuhi beberapa tata tertib webinar seri 43 ini 1 Diharapkan hadir 10 menit sebelum acara dimulai 2 menggunakan nama sesuai format nama lengkap diikuti dengan asal instansi 3 wajib mengaktifkan kamera dan menonaktifkan microphone selama acara untuk kenyamanan peserta 4 pertanyaan dapat diajukan langsung dalam room Zoom 1 melalui fitur atau melalui kolom chat 5 posisikan kamera secara landscape memperlihatkan wajah dan kenakan pakaian sopan selama acara berlangsung 6 gunakan virtual background yang telah disediakan 7 link presensi dan materi akan diberikan sesaat menjelang cara berakhir 8 sertifikat hanya akan diberikan kepada peserta yang mengikuti webinar dari awal hingga akhir 9 siapkan koneksi internet yang stabil dan alat tulis selama acara berlangsung 10 selamat dan semangat dalam mengikuti webinar seri 43 acara ini dipersembahkan oleh badan pengembangan sumber daya manusia Provinsi Jawa Timur [Musik] Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Shalom Om Swastiastu nama budaya salam kebajikan Rahayu Rahayu Rahayu yang terhormat kami ingin menyapa terlebih dahulu kepada kepala bpsdm Jawa Timur Bapak Aris Agung taiway yang kami hormati para narasumber wakil ketua bidang pelayanan dpwp PNI Provinsi Jawa Timur sekaligus ketua Stikes Hangtuah Surabaya Ibu Dokter ap Sri suhardiningsih skpms Selamat pagi dan selamat bergabung bersama dengan kami terus juga menyapa kepada narasumber kami yang kedua ketua dewan pertimbangan dpwp PPNI Provinsi Jawa Timur dan dosen Fik Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Brawijaya Bapak Doktor Ahsan MS Selamat bergabung juga Pak Hasan ASN rekan-rekan perawat dimanapun anda berada yang sudah bergabung secara live streaming di akun YouTube kami di bpsdmjati TV dan juga di room 1 dan Room 2 boleh Melambaikan tangannya supaya kami juga tahu bahwa anda sudah bergabung dengan kami Selamat pagi luar biasa Terima kasih untuk Bapak dan Ibu sobat ASN rekan-rekan perawat di seluruh Indonesia yang belum menggunakan background kami silahkan langsung Anda unduh atau download di Link yang ada di room chat masing-masing room 1 maupun Room 2 tentunya Pada momen pagi hari yang berbahagia ini di awal bulan November yang baik Izinkan saya juga untuk bisa menyapa anda dengan pantun pembuka bisa dijawab dalam hati boleh dengan kata cakep ya di akhir kalimat berangkat kerja diantar pacar membawa bekal semangkuk kolak yuk rajin ikuti webinar semangat mewujudkan ASN berakhlak Terima kasih luar biasa Saya yakin anda bersemangat untuk mengikuti program ASN belajar seri ke-43 ini dan tentunya ingin mengucapkan sekali lagi yang baru saja bergabung karena memang kami baru membuka acara ini jadi buat Anda yang mungkin baru saja teringat untuk bisa bergabung dan belajar bersama Selamat pagi dan selamat bergabung secara online dalam acara webinar seri 43 ASN belajar dengan tema peran perawat di era 5.0 mewujudkan ASN berakhlak yang dipersembahkan oleh bpsdm Jawa Timur ini merupakan program yang luar biasa di mana tentu saja program ini berjalan mulai dari awal Tahun 2022 hingga akhirnya menuju ke Akhir Tahun 2022 dan puji syukur kita patut untuk mensyukuri kita haturkan juga kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa berkat Hidayah dan berkahnya acara ASN belajar ini dapat terselenggara mulai dari seri pertama di awal tahun sampai dengan seri ke-43 nih menjelang akhir penutup 2022 dan tentunya Pada hari Kamis ini 3 November 2022 tema yang sangat spesifik sekali Akhirnya saya bisa berjumpa dengan seluruh rekan-rekan perawat di seluruh Indonesia tidak hanya di Surabaya dan Jawa Timur saja dan tentu saja ASN belajar ini sangat spesial seperti yang rekan-rekan dan sobat ASN lihat sendiri di belakang saya tampak meriah dan kalau misalnya Anda penasaran seperti apa sih ruangan kelas internasional yang ada di gedung bpsdm Jawa Timur Boleh silahkan kalau misalnya rekan-rekan ini sedang ada di Surabaya boleh mampir kunjungi langsung bahwa gedung bpsdm Jawa Timur ini kok fasilitasnya sangat lengkap sekali kelas bintang 5 dan ada di mana sih ini gedung BPS dan Jawa Timur untuk gedungnya sendiri ini ada di jalan Balongsari tambah bayar kalau Googling cari di Waze langsung ketemu jadi nggak bakalan nyasar untuk bisa datang ke sini dan tentunya karena memang ini adalah seri yang istimewa sehingga kami ingin sekali untuk mengajak rekan-rekan perawat dan sobat ASN sebagai peserta di seri ke-43 ini untuk bisa melihat secara langsung live dari studio yang berbeda dari biasanya karena memang untuk studio ini adalah pemberian dari peserta PKN tingkat 2 angkatan 12 di kantor bpsdm Jawa Timur Jadi kalau misalnya pingin merasakan experience belajar yang berbeda pengalaman luar biasa dan maksimal selama pembelajaran di gedung ppsdm ini silakan langsung bisa datang ke sini dan senang sekali saya kembali Fanny Patricia yang akan menjadi moderator pada seri 43 kali ini di mana tema yang akan kita bahas ini sangat luar biasa dan spesifik Setelah sekian banyak momen-momen pandemi begitu ya akhirnya tema ini mulai diangkat kembali karena tentu saja tema peran perawat di eraform 5.0 saat ini mewujudkan ASN berakhlak ini merupakan perumusan tema yang tentu dengan alasan yang tepat dipilih untuk hari ini karena terkait dengan arah tujuan kebijakan sistem pembangunan Global yaitu sdgs atau sustainable Development Goals seperti apa sih mungkin perawat dan juga sobat ASN yang sudah sering mendengar namun Terlupa karena memang banyak sekali ya tugas dan juga tanggung jawab dari rekan-rekan perawat nah dalam sesi belajar kali ini kami ingin sekali untuk reminder bahwa dalam hal ini tema yang kita akan bahas bermaksud untuk mengajak kepada seluruh perawat di dunia tidak hanya di Jawa Timur dan Indonesia saja untuk bersuara dan memimpin terdepan dalam membangun kesehatan yang berkelanjutan sesuai dengan tujuannya sdgs Tapi sebelumnya sustainable Development Goals atau disingkat sdgs ini merupakan kelanjutan kebijakan sebelumnya yang bernama Milenium goals atau MDGS jadi ini merupakan suatu sistem pembangunan Global yang berkelanjutan di mana ada 17 tujuan di dalamnya 169 target yang berlaku selama 8 tahun kedepan mulai Tahun 2022 ya hingga tahun 2030 jadi tidak hanya berlangsung selama tahun ini saja sedangkan nih bidang kesehatan sendiri ini merupakan salah satu konsentrasi yang ada dari sekian banyak program dalam rumusan sdgs jadi dalam salah satu poin disebutkan bahwa tujuan diselenggarakannya sdgs atau sustainable Development Goals ini yaitu menggalakkan hidup sehat dan juga mendukung kesejahteraan untuk semua usia Nah sebagai pengemban profesi di sini rekan-rekan perawat sobat ASN Sudah saatnya untuk move up untuk mengubah orientasi dan juga mengembangkan peran dan fungsinya dalam pencapaian target sdgs nih di tahun 2030 nanti jadi perawat ini tidak hanya menjalankan kapasitas dan tugasnya hanya dalam lingkup pekerjaannya saja tapi juga bisa mengambil bagian dengan melaksanakan perawatan kesehatan sebagai edukator pendidik masyarakat sebagai koordinator pelayanan keperawatan bahkan sebagai pembaharu atau Agent of Change pelayanan kesehatan dengan berbagai macam inovasi tentunya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat jadi dalam area pelayanan primer pun perawat ini juga merupakan komunitas yang bisa mengoptimalkan melalui peningkatan kesehatan sebagai promotif dan juga pencegahan penyakit preventif di semua tingkat pencegahan jadi peran dari teman-teman perawan ini perawat ini tidak hanya dalam lingkup kesehatan saja atau medis saja ya ternyata lebih luas lagi karena ada peran perawat dari segi primer maupun dari segi yang lain nah potensi perawat sendiri dalam pelayanan kesehatan ini sangat menentukan Bahkan dalam posisi yang strategis jadi perawat secara umum ini memiliki sumber daya yang paling besar yang tentu saja menjadi ujung tombak dalam pelayanan kesehatan mengingat populasinya sendiri ini sekitar 58% ya di Indonesia menurut data dan jumlah total tenaga kesehatan dan tentunya ini dapat mendorong serta mensukseskan Berbagai macam program dan juga kebijakan baik di tingkat nasional maupun daerah Itulah sebabnya ASN belajar ini ingin mengajak kepada seluruh rekan-rekan perawat yang ada di seluruh kota seluruh daerah secara online supaya bisa bergabung dan belajar bersama kurang lebih selama 2 jam ke depan peran yang besar ini juga dioptimalkan yang juga diyakini mampu untuk mendorong kesehatan di semua lapisan masyarakat jadi sustainable Development Goals ini merupakan program pembangunan yang melibatkan semua pihak termasuk tenaga kesehatan yang lain Jadi mereka memiliki peran yang strategis sehingga diperlukan koordinasi dan juga dukungan dari semua pihak tentunya dengan melibatkan seluruh komponen bangsa dalam memasyarakatkan paradigma sehat untuk mencapai sdgs 2030 di bidang kesehatan luar biasa sekali tema yang sangat mengglobal jadi kita nanti akan membahas dan akan disampaikan juga materi-materi yang luar biasa oleh para narasumber yang kompeten di bidangnya pada hari ini syukur kalau misalnya rekan-rekan perawat bisa stand by kurang lebih 2 jam ke depan untuk bisa belajar bersama dan juga Lakukan diskusi di akhir nanti namun sebelumnya rekan-rekan perawat dan juga sobat ASN yang sudah bergabung secara online kita akan memulai sesi pemaparan narasumber Namun kita akan simak terlebih dahulu speech yang ada disampaikan oleh Kepala bpsdm Jawa Timur Bapak Aris Agung pawai melalui tayangan video berikut ini [Musik] Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Apa kabar sahabat ASN dimanapun berada saat ini ASN belajar sudah memasuki berapa seri yang tentunya kita harapkan seluruh seri yang dilakukan oleh bpsdm Jawa Timur saudara-saudara sobat ASN telah mengikutinya maka seri-seri berikutnya kami berharap partisipasi dan juga keinginan yang kuat bagi para ASN untuk terus mengikuti ASN belajar di dalam ASN belajar banyak materi tema yang kami berikan yang tentunya sangat bermanfaat buat para sobat ASN yang nantinya tentunya diterapkan di lingkungan di dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat teruslah belajar teruslah meningkatkan diri karena tanpa kita belajar tanpa meningkatkan diri maka tidak ada gunanya kita melakukan aktivitas hanya dengan rutinitas karena dengan belajar pasti ada kreativitas ada Inovasi dan terus kita mengembangkan diri lakukanlah dengan terus berkreativitas dan berharap dengan ASN belajar pola pikir kita mindset kita dan terus kita tingkatkan pengembangan kompetensi yang harus kita lakukan saat ini terima kasih assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat mengikuti ASN belajar Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh nah sobat ASN dan juga perawat dimanapun anda berada yang sudah bergabung secara online live streaming melalui akun YouTube bpsdm Jati maupun Anda yang belum follow untuk akun Instagram silahkan langsung Anda searching di akun Instagram anda masing-masing dengan nama bpsdm Jatim Nah bisa bergabung sebagai keluarga besar dari bpsdm Jawa Timur setelah kita tadi simak kinot speech yang telah disampaikan oleh Kepala BPJS Jawa Timur Bapak Aris Agung paiway tentunya kita dapat mencapai tujuan dari seri ke-43 ini dan itu juga menjadi acuan namun sebelumnya sebelum kita akan langsung menyimak pemaparan materi dari narasumber yang pertama ada beberapa hal yang harus kami sampaikan terlebih dahulu terkait dengan tata cara dalam mengikuti webinar ASN seri belajar ke-43 yang pertama sesi tanya jawab atau diskusi akan dilakukan di akhir setelah 2 narasumber ini selesai menyampaikan seluruh materinya Jadi mohon bersabar supaya maksimal begitu ya diskusinya nanti bisa disampaikan kepada narasumber pertama apapun yang kedua Kemudian kami mohon untuk menyebutkan identitas diri berupa nama dan instansi terutama untuk Anda yang bergabung dalam room yang kedua untuk Anda yang sudah bergabung sebagai peserta room 1 pertanyaan bisa disampaikan via chat dan juga Raise hand namun untuk room yang kedua ini hanya kami fasilitasi pertanyaan melalui kolom chat saja jangan lupa sekali lagi nama dan juga instansi anda dan untuk 3 pertanyaan terbaik yang nanti akan kami Kumpulkan dan dipilih oleh teman-teman panitia dari bpsdm Jatim akan mendapatkan merchandise menarik sebagai apresiasi keikutsertaan Anda bergabung dalam ASN belajar seri ke-43 ini Kemudian untuk peserta webinar seri 43 ini akan mendapatkan a sertifikat bila telah mengisi dan dengan lengkap ya formulir presentasi yang nanti nanti akan muncul di link room 1 maupun Room 2 dan materi pun juga akan diberikan dalam kegiatan webinar seri ke-43 ini setelah acara ini selesai untuk virtual background assertifikat dapat diunduh melalui Link yang ada di kolom chat Jadi anda bisa langsung stand by nanti pun akan langsung di update kembali oleh teman-teman dari panitia dan tentu saja dalam momen kali ini ada yang berbeda dan lebih spesial dimana BPS dan Jawa Timur ini mengadakan lomba yang bisa diikuti oleh seluruh rekan-rekan sobat ASN dimanapun berada dari semua bidang dimana lomba karya tulis atau review tematik webinar series ASN belajar tingkat nasional dengan tema ASN Merdeka belajar ini rekan-rekan bisa ikuti ada kurang lebih 6 kategori dan tema dari yang pertama yaitu tema sustainable Development Goals seperti yang tadi sedikit saya Kemukakan kepada rekan-rekan semua tema kedua adalah penggunaan jabatan fungsional kemudian tema ketiga ASN berakhlak branding and Marketing tema yang keempat pengembangan Talent leader ASN Kemudian untuk tema yang kelima Lifestyle ASN melek digital atau metal untuk yang keenam temanya adalah Inovasi dan penguatan lembaga syarat ketentuan nanti kami akan kirimkan melalui link dan Anda juga bisa cek di akun YouTube bpsdm Jatim sekali lagi follow dulu di @bpsdm Jatim hadiah tentu saja menarik namun Tentu saja tidak hanya hadiah yang akan rekan-rekan dapatkan nanti jika terpilih sebagai pemenang namun experience belajar dan usaha yang akan rekan-rekan lakukan Bagaimana rekan-rekan ini mereview gitu ya Dari semua pembelajaran yang telah didapatkan mulai dari seri 1 sampai dengan seri yang terakhir nanti karena keenam tema yang tadi kami sampaikan dalam lomba ini merupakan generalisasi dari tema yang telah disampaikan oleh para narasumber kompeten yang tentu saja sudah rekan-rekan simak itu lomba yang harus diikuti Sayang sekali Kalau bisa dilewatkan dan kita akan segera menuju kepada sesi pemaparan yang pertama saya ingin menyapa terlebih dahulu untuk narasumber kita yang luar biasa yang sudah tergabung dari mulai awal tadi kita akan sambut pada narasumber yang pertama webinar ASN belajar Serikat 43 kali ini yaitu wakil ketua bidang pelayanan dpwp PPNI Provinsi Jawa Timur sekaligus ketua Stikes Hangtuah Surabaya Ibu Dokter aves Sri suhardiningsih skpms [Musik] Selamat pagi Ibu AFI Selamat pagi Mbak Fani baik luar biasa cantik sekali Terima kasih telah meluangkan waktunya untuk belajar bersama dengan kami di bpsdm Jatim rekan-rekan ASN sebelum kita akan memulai dan mempersilahkan kepada ibu aku materinya sedikit saya ingin mengenalkan profil beliau kepada rekan-rekan ASN Ibu aves Sri suhardiningsih saat ini menjabat sebagai Laksamana pertama TNI purnawirawan ketua Stikes Hangtuah Surabaya lahir di Jogja pada tahun 1959 bulan April tanggal 25 dan telah mengikuti pendidikan mulai dari Akper di San Carolus Jakarta pada tahun 1981 kemudian dilanjutkan dengan pendidikan S1 keperawatan di UI Tahun 1992 lanjut dengan pendidikan S2 prilaku di Unair pada tahun 2001 dan S3 ilmu kesehatan Unair tahun 2012 penugasan ini kalau misalnya saya bacakan Wah bisa sampai besok begitu gua AV Ya sudah banyak sekali pengalaman beliau dengan kegiatan organisasi yang luar biasa pula mulai dari pengurus PPN di Provinsi Jatim kemudian di bidang Diklat periode tahun 2000 hingga saat ini sebagai wakil ketua forum PAUD Provinsi Jawa Timur mulai dari tahun 2018 hingga 2022 dengan berbagai macam pengalaman kemudian jam terbang ini sangat pas sekali untuk rekan-rekan perawat simak Bagaimana tema yang sangat berkesinambungan begitu ya yaitu peran perawat di 5.0 atau 5.0 dengan tema mewujudkan ASN berakhlak nah saya sudah tidak sabar untuk dapat menyimak pula materi dari ibu AV kepada ibu kami silahkan Terima kasih Mbak Fani Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi salam sejahtera nama budaya dalam kebajikan Rahayu yang terhormat Bapak Aris Agung Provinsi Jawa Timur yang saya hormati dan saya banggakan seluruh peserta ASN belajar webinar ke-43 khususnya untuk rekan-rekan perawat yang saya cintai dan saya banggakan pertama-tama marilah kita memanjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena kita masih diberi kesehatan dan kesempatan sehingga dapat melaksanakan mengikut mengikuti kegiatan ASN belajar webinar seri yang ke-43 kami juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Aris kepala bpsdm Provinsi Jawa Timur yang telah mengundang kami organisasi profesi perawat yaitu PPNI untuk ambil bagian pada pagi hari ini mengisi materi dengan tema peran peran perawat di era mewujudkan ASN berakhlak saya mendapat subtema peran fungsi dan tugas organisasi profesi dalam mengkawal kompetensi dan kinerja ASN di era silahkan lanjut Apakah saya bisa screen sendiri atau dibantu Mbak Fani silakan ya Apakah saya bisa screen sendiri supaya bisa lebih cepat saya purnawirawan ya tadi sudah saya baru 41 tahun jadi perawat ya tadi sudah dikenalkan Kemudian kami berterima kasih diberikan dalam ASN belajar ini dan tema saya adalah Bagaimana peran fungsi dan tugas organisasi sebagai rangkuman rangkuman atau outline pokok bahasa kita hari ini adalah review keperawatan sebagai profesi baru kita akan masuk peran juga organisasi profesi dalam mengawal kompetensi dan kinerja ASN berakhlak di era sebagai pendahuluan keperawatan sebagai profesi sebenarnya sebenarnya kalau kita melihat sejarah perkembangan keperawatan di Indonesia tahun 80-an perawat itu baru masih sebagai pekerja kesehatan tahun 90-an baru tenaga keperawatan dan tahun 2000 baru mulai diakui sebagai profesi perawat yaitu dengan undang-undang RI Nomor 36 Tentang Kesehatan RI nomor 38 tahun 2014 tentang keperawatan ketika kita ditanya apa sih profesi perawat Oh perawat itu yang suka yang suka nyuntik itu yang ada di mungkin benar masyarakat Oh perawat perawat itu yang sering memberi obat nah padahal barangkali kita akan juga melihat banyak yang perawat adalah pelaksana tugas dokter bahkan ada yang ada yang menyampaikan Oh asistennya Pak dokter gitu ya padahal itu adalah profesi yang berbeda perawat adalah pemberi pelayanan yang selalu di samping pasien ada yang sudah mulai merasakan itu Terutama ketika covid-19 yang lalu bagaimana teman-teman perawat selalu berada di Gajah terdepan dengan mengorbankan nyawanya sendiri cerita covid bahkan masih ada saat ini yang merasa perawat itu tidak perlu pendidikan tinggi cukup D3 ngapain kok tinggi-tinggi Oleh karena itu saya ingin mereview sesuai undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang pendidikan keperawatan sebagai pendidikan profesi itu berada pada pendidikan tinggi Apa itu pendidikan profesi adalah jenjang pendidikan yang ditempuh setelah memperoleh atau menyelesaikan program sarjana atau akademik ini yang masih sering di daerah kami temukan bahwa dari S1 keperawatan Nah itu baru program sarjana akademik kami berharap nantinya yang direkrut adalah artinya kalau dia sudah Nes Dia sudah menjadi perawat dan dia Siap bekerja sebagai perawat kalau dia masih pada S1 keperawatan atau akademik maka dia belum bisa ke pasien artinya belum bisa diberdayakan sebagai perawat ini pada kesempatan yang berbahagia ini saya ingin mengingatkan [Musik] perawat Maka mohon yang direkrut adalah bukan sarjana keperawatan tadi sudah disampaikan juga oleh Mbak Fani sebagai pemberi pelayanan keperawatan sebagai tadi bukan hanya di rumah sakit tapi juga communisi leader di bidang kesehatan tentunya sebagai editor sebagai manajer dan juga sebagai Sim risetnya ada dua ada 12 kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh ners mulai dari melakukan pemeriksaan fisik melakukan pemberian obat secara 12 benar pemberian oksigen dan sebagainya sampai dengan pendokumentasiannya Monggo ini nanti review kembali teman-teman perawat Ayo Apakah 12 kompetensi dasar ini sudah kita miliki kalau belum ayo dari bpsdm Jawa Timur memberi ruang kepada kita untuk meningkatkan kompetensi kita luar biasa dan ada kompetensi soft skillnes yang juga harus ditempuh berikutnya adalah ada 24 nah ini juga harus Kita Renungkan bersama Apakah kita sebagai seorang Nes sudah memiliki kompetensi ini mulai dari tanggung jawab tanggung gugat sampai bagaimana kita mampu berpikir secara kritis inovatif kreatif seperti yang diharapkan oleh masyarakat untuk dapat membantu permasalahan-permasalahan di bidang kesehatan yang ada di masyarakat profesi adalah kegiatan profesional berdasarkan tindakan intelektual dengan tanggung jawab personal ya tanggung jawabnya personal kalau dulu tanggung jawabnya rame-rame maka Seorang perawat harus berani bertanggung jawab secara personal praktek praktek profesi berdasarkan pengetahuan bukan kegiatan rutin aplikasi dalam praktek bukan hanya teori menggunakan teknik kiat yang dapat diajak terorganisir secara internal dan profesi dimotivasi oleh altruisme atau berani berkorban untuk kepentingan yang dilayani perawat sudah membuktikan ketika menghadapi covid-19 kita berani berkorban untuk masyarakat yang kita sekali orang lain takut mendekat tetapi kita justru yang merawat dan mendampingi seluruh pasien covid-19 luar biasa profesi saya ini kemudian profesi bukan sekedar pekerjaan melakukan pekerjaan yang khas dan berdasarkan ilmu profesi terkait dengan memperoleh penghargaan profesional atas pekerjaan tersebut oleh karena itu memerlukan keahlian tanggung jawab dan kesejawatan ya ini nanti silahkan perawat sebagai profesi memiliki tiga pilar ini yang harus kita kembangkan mulai diperoleh melalui pendidikan profesi dipelihara dan ditingkatkan melalui belajar dan pelatihan serta pengalaman kerja yang nanti akan dibahas tuntas oleh Pak Hasan sebagai pembicara kedua teruji dan dibuktikan dengan diperolehnya berbagai sertifikat tanggung jawab menerapkan atau iptek yang tepat guna dalam melaksanakan pekerjaan keperawatan termasuk praktek berbasis bukti mengutamakan kebenaran disertai upaya baik dengan menerapkan prinsip etik kemudian perawat juga memiliki kesejawatan Oleh karena itu tergabung dalam organisasi profesi untuk perawat adalah PPNI mendukung upaya baik sejawat sesama perawat bersikap asertif ikut serta dalam upaya memajukan keperawatan sebagai profesi nilai profesional praktek keperawatan adalah tadi intelektual ada komitmen moral yang harus kita pegang memiliki otonomi ada kendali profesional karena kita bekerja sesuai dengan standar profesi dan harus berani bertanggung gugat ya apabila kita dituntut atau apa karena kita sudah bekerja sesuai dengan SPO yang sudah ditentukan keperawatan sebagai profesi dan disiplin ilmu Maka antara ilmu dengan praktek itu harus sama barangkali mungkin sekarang sudah banyak Profesor banyak Doktor tapi barangkali di pelayanan masih belum optimal nah ayo bersama-sama belajar supaya antara ilmu yang dikembangkan di pendidikan dengan praktek di pelayanan Berjalan seiring dan optimal profesi sebagai pemberi pelayanan tadi karena tanggung jawabnya adalah personal maka banyak aturan ya Mulai dari undang-undang 36 38 harus ada uji kompetensi harus memiliki STR harus punya sipp dan ketika nanti kita bekerja di Rumah Sakit maupun Puskesmas kita harus dilakukan kredensialing untuk memperoleh kewenangan klinik maupun penugasan klinik kita bersyukur bahwa untuk Puskesmas sekarang juga sudah ada PMK yang mengatur tentang komite keperawatan di Puskesmas kalau dulu masih yang ada di rumah sakit ini secara bagan Bagaimana profesi keperawatan dalam bekerja harus punya lisensi atau sipp kemudian juga ada registrasinya ada strp STR nya sebelumnya tentu harus melalui uji kompetensi untuk memperoleh sertifikat kompetensi Kemudian untuk pengawalan kualitas pelayanan tentu ada kode etik profesi ada standar profesi Praktek Keperawatan dan ada undang-undang maupun PMK yang harus kita ikuti Bagaimana peran dan fungsi tugas organisasi profesi PPNI dalam mengkawal kompetensi dan kinerja ASN berakhlak di era point Zero PPNI sebagai organisasi profesi yang disayangi mempunyai visi sebagai organisasi profesi yang disayangi anggota dicintai pemerintah dan diperhitungkan oleh organisasi lain kemudian misinya adalah penguatan kepengurusan pada setiap level termasuk badan dan kelembagaan mengupayakan dan mengutamakan kepentingan anggota dalam pelaksanaan praktek yang umum profesional beretika dan bermanfaat selayaknya profesi membangun jejaring yang luas dan efektif dalam melaksanakan peran bekerja sama dan berkoordinasi dengan pemerintah dalam kebijakan perawat ini fungsi op organisasi profesi sesuai dengan undang-undang nomor 38 tahun 2014 sebagai pembina sebagai pemersatu pengembang dan pengawas profesi keperawatan apa yang menjadi perekat sebuah organisasi adalah budaya organisasi Bagaimana supaya kita dipercaya tentu kita harus jujur harus punya kompetensi harus bisa dipercaya dan berperilaku yang bertanggung jawab ini empat peran dan fungsi PPNI yang pertama adalah menentukan dan mengembangkan standar praktek profesi maupun pendidikan keperawatan yang kedua adalah menentukan menetapkan kode etik keperawatan Indonesia dan mengkawal penerapannya bahkan sekarang kita sudah memiliki pedoman perilaku Etik yang harus diikuti oleh Seorang perawat sebagai pedoman petunjuk berperilaku Ketika memberikan pelayanan kemudian menetapkan Membina dan menyelenggarakan kontinuining profesional development atau pendidikan berkelanjutan yang nanti akan dibahas oleh Pak Hasan dan yang keempat advokasi mendukung untuk saling melengkapi bagaimana pemerintah membuat regulasi maupun kebijakan yang aman sesuai dengan kondisi yang ada di negara kita organisasi profesi perawat menurut peraturan perundang-undangan adalah wadah yang menghimpun perawat secara nasional dan berbadan hukum jadi badan hukum ada di DPP pusat sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku organisasi profesi perawat adalah persatuan perawat nasional Indonesia organisasi perawat bertujuan meningkatkan atau mengembangkan pengetahuan keterampilan martabat dan etika profesi perawat maka kami sangat bersyukur kalau pagi hari ini ASN dari perawat mendapat kesempatan untuk belajar dalam webinar ke-43 ini yang mengusung tentang profesi perawat mempersatukan dan memberdayakan perawat dalam rangka menunjang pembangunan nasional seperti yang disampaikan Mbak Fani tadi kita ikut bertanggung jawab membantu pemerintah dalam mewujudkan pencapaian sdgs pada tahun 2030 nanti ini sesuai dengan undang-undang tentang keperawatan ya pelayanan keperawatan adalah bentuk pelayanan profesional yang merupakan bagian integral dari pelayanan kesehatan didasarkan pada ilmu dan kiat keperawatan bertujuan kepada individu keluarga kelompok atau masyarakat baik sehat maupun sakit jadi perawat itu bukan hanya untuk yang sakit tetapi yang sehat agar terpelihara lebih sehat yang perlu saya ingatkan adalah Praktek Keperawatan praktek keperawatan adalah pelayanan yang diselenggarakan oleh perawat dalam bentuk asuhan keperawatan ya bukan praktek dokter kecil bukan kedokteran berbeda asuhan keperawatan asuhan keperawatan adalah rangkaian interaktif perawat dan klien dan lingkungan untuk pencapaian tujuan pemenuhan kebutuhan dan kemandirian klien dalam merawat dirinya jadi di sini beda antara asuhan keperawatan atau Praktek Keperawatan dengan praktek kedokteran jenis perawat ada perawat vokasi yaitu yang D3 dan perawat profesi untuk perawat perawat yang ners dan ners spesialis ini saya singgung saja untuk itu tadi harus ada STR ada sipp ya kemudian ini dalam registrasi selalu untuk mengurus itu ada pernyataan mematuhi dan melaksanakan ketentuan etika profesi ini yang harus juga kita pedomani dalam praktek pun kita juga harus berdasarkan kode etik standar pelayanan standar profesi dan SPO yang ada nah Apa tugas dan wewenang perawat dalam undang-undang pemberi asuhan keperawatan penyuluh dan konselor bagi klient ya Jadi tadi bukan hanya merawat betul kita bisa menjadi penyuluh kesehatan konselor bisa menjadi pengelola pelayanan keperawatan peneliti keperawatan pelaksana tugas berdasarkan pelimpahan wewenang ya pelaksanaan tugas dalam keadaan keterbatasan tertentu misalnya di daerah terpencil daerah perbatasan biasanya tidak ada dokter maka perawat dapat diberikan beberapa kewenangan untuk melaksanakan tugas-tugas pengobatan yang mestinya itu menjadi kewenangan dokter tetapi itu harus ada pelimpahan wewenang dari Kepala Dinas Kesehatan setempat sebagai penanggung jawab kesehatan di wilayahnya kemudian haknya tadi hak dan kewajiban saya ingatkan lagi bahwa dalam memberikan pelayanan keperawatan sesuai dengan kode etik standar pelayanan keperawatan standar profesi SPO dan ketentuan perundang-undangan Bagaimana kompetensi dan kinerja ASN di era five point Zero yang berakhlak sesuai dengan Tema kita hari ini saya sekedar mengingatkan sebagai overview bahwa saat ini revolusi digitalisasi industri telah memungkinkan manusia untuk berkembang menciptakan teknologi-teknologi mutakhir dimana era revolusi industri ini erat kaitanya dengan era Society yang juga ikut berkembang beriringan yaitu juga memasuki era five point Zero juga Apa itu sensitif 5 Point virus sendiri ada sebagai bentuk manifestasi dari konsep teknologi masyarakat yang terpusat pada manusia dan berkolaborasi dengan teknologi jika revolusi industri membuat manusia lebih modern karena memiliki akses terhadap teknologi maka pada Society merupakan Era di mana teknologi menjadi bagian dari manusia dan digunakan dalam menyelesaikan permasalahan sosial dengan masuknya era Society Ini teknologi yang ada dapat menghubungkan dan membagikan informasi kesehatan antara pengguna dengan tenaga medis untuk memenuhi perawatan dan penyembuhan misalnya kemarin pada era Eh covid-19 ada robot untuk membantu pelayanan kesehatan misalnya tetapi itu tidak dapat menggantikan secara keseluruhan dari fungsi perawat karena fungsi perawat itu adalah tadi butuh sentuhan ya nanti kita akan lihat manusia itu butuh respon butuh bagaimana perasaannya gitu ya bukan seperti robot Nah sudah siapkah kita kenapa karena mohon maaf kita ini masih menggunakan teknologi secara konsomtif hanya untuk wa untuk belanja dan sebagainya nah ini sebuah tantangan bagi kita bagaimana kita menggunakan teknologi ini untuk membantu kita dalam memudahkan perawatan pelayanan kesehatan kepada kita walaupun sekarang sudah ada Halo Dokter mungkin ada minus yang merupakan bagian-bagian dari pengembangan teknologi yang sudah mulai diaplikasikan untuk pengembangan ke depan bahkan baru-baru ini PMK yang baru tentang rekam medik sudah tahun 23 mau tidak mau kita harus menggunakan erekamedict maka mau tidak mau kita perawat harus belajar dan harus siap Kita sudah diberi wadah ini oleh bpsdm Provinsi Jawa Timur melalui ASN belajar kita harus ikut mau tidak mau belajar Bagaimana menghadapi teknologi industri 4.0 ini apa aspek-aspek yang muncul ya ketika dimensi di era Zero ini karakteristiknya adalah dimensi belajar kita sekarang dapat belajar di mana saja tempat dan waktu bukan batasan seperti saat ini webinar bisa diikuti oleh seluruh perawat Jawa Timur maupun seluruh Indonesia ya Ini luar biasa harus kita beri apa manfaatkan dengan sebaik-baiknya kemudian dimensi profesi profesi lama dianggap tidak relevan sehingga perlu dipersiapkan untuk profesi baru ya yang tadi seperti rekam medik yang manual sekarang sudah harus beralih ke erekamedik misalnya Oleh karena itu diperlukan apa dimensi literasi baru mau tidak mau ayo kita belajar Belajar teknologi jangan ketinggalan dan yang juga harus kita bijak adalah literasi manusia dan budaya Ya humanitis mulai harus kita tetap kembangkan komunikasi Bagaimana sekarang harus berkomunikasi yang baik di media sosial itu juga menjadi tantangan tersendiri kemudian dimensi kecakapan soft skill milenial leadership interpreneurship mulai berkembang tapi ini yang saya beri warna sendiri kuning ayo jangan lupa dimensi karakter tetap harus kita pelajari dan kita pegang Teguh harus punya integritas tetap harus punya kesadaran sosial yang tinggi tetap kita sebagai perawat salah satunya adalah selalu peduli dan nasionalisme kita harus tetap terjaga Jangan karena melarang dunia tanpa batas akhirnya kita kehilangan karakter kehilangan jati diri kita sebagai sebangsa Indonesia sebagai perawat Indonesia ini pengembangan ASN Saya hanya karena diminta untuk manajemen ASN sebagai profesi juga memiliki nilai dasar dan etik bebas dari intervensi nah kemarin ada yang baru nih tahun 2021 yang baru yaitu cor value nilai baru maupun branding baru yaitu berakhlak ya yang menjadi Tema kita pagi hari ini apa itu berakhlak berorientasi pelayanan akun table kompeten harmonis loyal adaptif dan kolaboratif sedangkan employer Brandon ASN bangga melayani bangsa ya Kalau kami di TNI itu punya semboyan Suatu kehormatan Kalau kami mendapat tugas ya Ini juga ASN sebagai Abdi Negara bangga melayani bangsa luar biasa Untuk branding ASN yang baru ini melayani masyarakat berorientasi pada pelayanan memahami memenuhi kebutuhan masyarakat ramah Sekaten solutif solusi memberikan solusi terhadap permasalahan dan dapat diandalkan serta melakukan perbaikan tiada henti akuntabel melaksanakan tugas dengan jujur bertanggung jawab cermat serta disiplin dan berintegritas tinggi menggunakan kekayaan dan barang milik negara secara bertanggung jawab efektif efisien dan tidak menyalahgunakan wewenang jabatan kemudian kompetensi meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah membantu orang lain belajar dan melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik ini yang dilakukan oleh ppsdm Provinsi Jawa Timur luar biasa untuk meningkatkan kompetensi para ASN kemudian berikutnya adalah harmonis menghargai setiap orang apapun latar belakangnya suka menolong orang lain dan membangun lingkungan kerja yang kondusif nah ini suatu karakter-karakter bangsa yang harus terus kita pelihara dan kita pertahankan kemudian loyal Memegang teguh ideologi Pancasila dan undang-undang dasar negara Republik Indonesia tahun 45 setia kepada NKRI serta pemerintah yang sah menjaga nama baik sesama ASN pimpinan instansi dan negara serta menjaga kerahasiaan jabatan dan negara nah ini saya ambilkan gambar ketika kami perawat dan juga mahasiswa-mahasiswa kami ketika covid-19 kami harus menuju ke pulau-pulau terpencil untuk melakukan imunisasi sebagai salah satu cara untuk menanggulangi covid ini Jadi ini luar biasa kami ke pulau sepekan ke Pulau Bawean maupun ke pulau-pulau terpencil lainnya ini sebagai kecintaan kami kepada bangsa dan negara loya kemudian berikutnya adaptif cepat menyesuaikan diri terhadap perubahan terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas dan bertindak proaktif kolaboratif memberikan kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah dan menggerakkan memanfaatkan berbagai sumber daya untuk tujuan bersama kalau saya perhatikan dan saya Pelajari tentang akhlak ini berakhlak ini sebenarnya tidak jauh dengan apa yang menjadi nilai-nilai profesi keperawatan dalam asuhan keperawatan kita punya kompetensi standar kode etik kewenangan dan peraturan perundang-undangan sebagai dasarnya maka dalam melaksanakan praktek harus disiplin Taat Hukum dan beretika di sini kebijakan kesehatan nasional kita punya peran-peran utama maupun kewenangan kita yang membina perawat bukan hanya OPEC tetapi pemerintah dan juga pemerintah daerah ini maka saudara sebagai perawat tetapi sekaligus sebagai ASN tentu pembinaan dan pengawasannya selain OPEC pemerintah dan Pemda turut ikut mengawasi dan membina saudara Nah kalau tadi ASN punya value nilai berakhlak perawat sebenarnya punya nilai kering ini dari mulai zaman profesi keperawatan dibangun adalah kering maka sekedar kembali mengingatkan Apa itu kering ya kering berasal dari Care atau peduli kereng adalah sifat dasar manusia dimana Semua orang punya potensi untuk melakukannya ya Jadi kita semua selalu ingin menolong orang lain kering adalah wujud dari tindakan perilaku dan sikap Jadi kalau kering itu bukan hanya kata tapi harus action harus perilaku harus tindakan nyata dalam pekerjaan kering Langsung Tidak langsung itu dilakukan kalau kita melakukan sesuatu berarti kita melakukan caring sedangkan kalau kereng menurut ahli keperawatan mulai dari florent nighting kita melihat makna yang terpenting dimana kering itu minimal adalah perhatian bertanggung jawab dan ikhlas nah perawat itu ikhlas dalam melaksanakan tugas-tugasnya kemudian kering fenomena universal karena pada umumnya Semua orang punya rasa itu yang mempengaruhi bagaimana berpikir merasakan berperilaku dalam hubungannya dengan orang lain adalah komitmen moral untuk melindungi mempertahankan dan meningkatkan martabat manusia nilai-nilai Inilah yang harus menjiwai dan mendasari kita sebagai perawat dalam melaksanakan tugas kewajiban kita sesuai dengan yang ditentukan secara keseluruhan sering kita menyampaikan bahwa kering adalah suatu tindakan moral atas dasar kemanusiaan sebagai suatu cerminan perhatian perasaan empati kasih sayang kepada orang lain dilakukan dengan cara memberikan tindakan nyata tadi saya bilang nyata ya kepedulian bukan omong saja tujuan untuk meningkatkan kualitas dan kondisi kehidupan orang tersebut maka di dalam ilmu keperawatan kering merupakan inti dari keperawatan Karena kegiatan dasar keperawatan pusat dari semua atribut yang digunakan untuk perawat menggambarkan keperawatannya adalah dengan berperilaku kering menurut Ruth ada lima minimal ada rasa kasihan kasihan kok tidak cukup harus punya kompetensi harus punya kemampuan kita kasihan tapi tidak punya kompetensi kita tidak akan bisa menolong Nah kalau sudah punya kemampuan maka kita akan percaya diri Confident melakukan tindakan ada orang Begini Saya harus bisa melakukan ini tetapi kita tetap bekerja dengan hati nurani dan bertanggung jawab terhadap apa yang kita lakukan ada 10 perilaku kering menurut taber mulai dari mendengarkan pasien memberikan rasa nyaman kejujuran kesabaran tanggung jawab menjelaskan ada sentuhan maka tadi Kalau robot tidak bisa melakukan sentuhan ya kepekaan dia tidak peka tergantung gitu ya kemudian salah satu saja ketika kita menyapa pasien menyebutkan namanya mengenal dengan baik itu sudah luar biasa bagi pasien Bapak Ibu yang kami hormati peserta webinar seri 43 kami menyadari bahwa pasien-pasien yang di rumah sakit itu membutuhkan sentuhan kemanusiaan perawatan kering empati dan kasih sayang Untuk itu kita sebenarnya dari organisasi profesi menyadari betul mengingatkan betul ayo jangan lupa jati diri kita sebagai perawat itu adalah berperilaku kering maka pada hari keperawatan sedunia perawat Indonesia mendeklarasikan untuk mengingatkan kembali teman-teman untuk berperilaku kering perilaku asuhan adalah kering sebagai kunci pelayanan perawatan yang prima apa diisi deklarasi ada 7 poin yaitu yang pertama pelayanan yang holistik dan berfokus pada klien membina hubungan saling percaya jujur empati dan bertanggung jawab memfasilitasi proses pembelajaran klient jadi pasien juga harus kita ajari tentang bagaimana berperilaku hidup sehat menciptakan lingkungan yang terapitik bagai klien yang kelima Membantu memenuhi kebutuhan dasar manusia memfasilitasi kebutuhan spiritual client ya katanya menurut Henderson salah satu Kenapa tugas perawat itu mulia adalah bagaimana menghantarkan pasien meninggal dengan tenang ada waktu pandemi covid-19 sungguh luar biasa tidak ada keluarga yang mendampingi saya selalu berpesan Kebetulan saya ketua Satgas covid tolong tugas kita yang paling mulia adalah bagaimana menghantarkan pasien meninggal dengan tenang dengan terhormat Dengan sesuai dengan agama masing-masing kita hantarkan mereka kepada menghadap Tuhan yang maha kuasa ini fungsi Mulia Seorang perawat yang ketujuh menggunakan pendekatan proses keperawatan maka pada kesempatan ini pun Saya mengingatkan kembali Deklarasi yang sudah pernah kita sampaikan untuk diingat kembali karena ini juga sejalan dengan berakhlak yang menjadi nilai ASN yang baru yang sudah dicanangkan oleh bapak presiden kita joko widodo Bapak Ibu sebagai penutup saya menyampaikan bahwa perawat yang berkualitas adalah meletakkan manusia sebagai fokus di mana memperlakukan manusia dengan melayani secara utuh holistik care dan ikhlas memiliki pengetahuan pemahaman keterampilan dalam melayani manusia khususnya manusia yang tidak dapat melayani dirinya sendiri karena hambatan kendala ataupun masalah kesehatan tanggung jawab profesi adalah menjalankan profesi dengan benar dan bertanggung jawab dengan mengaplikasikan iptek yang sesuai dan update Dimana saat ini kita sudah memasuki era industrial maupun era sosialisasi 5 Point Zero tetapi yang perlu saya ingatkan adalah kita melakukan tindakan asuhan pasien secara perilaku kering bukan hanya karena ada peraturan undang-undang PMK dan sebagainya tetapi profesi harus melakukan upaya penjaminan kompetensinya sebagai kewajiban profesi ya jadi bukan terpaksa tetapi karena itu memang tanggung jawab profesi kita ya jadi itu yang perlu saya ingatkan tetap jaga karakter kita tetap jaga nilai-nilai yang menjadi pokok dalam pemberian asuhan keperawatan kalau tadi perawat yang menjadi ASN hendaknya mampu menunjukkan keprofesiona sebagai perawat yang memiliki jati diri kering dan ASN yang berakhlak ya jadi perawat menjadi perawat itu harus jati dirinya kering tetapi sebagai ASN juga berakhlak Saya rasa dua-duanya adalah seiring dan sejalan tidak ada perbedaan justru saling menguatkan dan kalau tadi berakhlak punya akronim maka kereng saya juga buatkan akronimnya kering adalah cintai dengan profesi Jadi bukan karena undang-undang ya tapi profesi kita adalah profesi membantu sesama hanya anggap Pasien adalah keluarga kita seandainya itu adalah ibu saya Anak saya suami saya maka kita akan dengan tulus sepenuh hati melakukan tindakan-tindakan dengan penuh kasih sayang r-nya rasakan apa yang dirasakan oleh pasien empati ingat selalu keselamatan pasien nyamankan pasien dengan pelayanan prima giat bekerja meningkatkan profitabilitas Rumah Sakit faskes maupun sebagai bentuk kecintaan kita kepada bangsa dan negara sebagai penutup ASN bangga melayani bangsa kami pun sekaligus bangga menjadi perawat kita ingat bagaimana ketika kita bersama-sama berjuang untuk menghadapi virus covid-19 perawat berada di Garda terdepan walaupun harus banyak perawat yang menjadi korban tetapi itulah kebanggaan kami kalau satu orang ya kalau menyelamatkan satu orang sudah dianggap sebagai pahlawan menyelamatkan beribu-ribu orang siapa perawat luar biasa Saya bangga menjadi perawat Terima kasih saya akhiri wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh saya kembalikan ke Mbak Fani Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih banyak Ibu afe luar biasa sekali materinya saya pun turut menyimak begitu mulai dari apa sih sebenarnya definisi perawat itu sendiri sampai akhirnya hubungannya perawat dengan era 5.o mulai dari PowerPoint o dulu sampai dengan akhirnya develop gitu Ya move up ke 5.0 yang memang semakin Kompleks namun Kami yakin bahwa rekan-rekan perawat yang turut belajar dalam ASN belajar 43 ini sangat bersemangat dan juga menyimak untuk materi-materi yang telah disampaikan Ibu apa terima kasih dan selanjutnya kita akan menuju ke pemaparan materi yang kedua tentu saja sungguh luar biasa di mana setiap narasumber yang kita hadirkan pada setiap sesi dan seri ASN belajar tentunya sangat sayang sekali Jika dilewatkan dan nanti akan ada sesi diskusi kita akan buka kesempatan kepada rekan-rekan ASN dimanapun berada dan rekan perawat khususnya untuk bisa bertanya mengenai apapun atau kalau misalnya Saya mau sharing pengalaman di tempat anda berada juga boleh langsung saja kita akan menyambut narasumber yang kedua yaitu ketua dewan pertimbangan dpwp PNI Provinsi Jawa Timur yang juga merupakan dosen dosen fakultas ilmu kesehatan Universitas Brawijaya Bapak Doktor Ahsan Skep [Musik] baik selamat siang Pak Hasan baik Boleh dicoba terlebih dahulu untuk micnya suara belum terdengar dari studio kami di sini oke terima kasih Mbak Fani saya menyikapi yang disampaikan oleh Bu afik dan insya Allah nyambung dengan apa yang saya sampaikan nanti Terima kasih atas kesempatan Bapak Aris Agung pawai yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk berbagi ilmu pada siang hari ini Bu Fanny mohon izin suara saya sudah terdengar sudah sangat jelas sekali pak Dari sini oke bapak ibu kita bisa berbagi ilmu saya melanjutkan apa yang disampaikan oleh Bu Ape tadi yang mendasari sebenarnya siapa perawat Bagaimana pekerjaan Seorang perawat Bagaimana kemuliaan Seorang perawat terutama dalam melayani kemanusiaan Oke Bapak Ibu sekalian pada topik ini sangat senang sekali saya kasih topik berkaitan dengan pelaksanaan pendidikan berkelanjutan sesuai dengan temanya tadi as belajar Gimana kalau kita melihat Bapak Ibu sekalian belajar itu adalah bubar jadi termasuk perubahan dari kondisi yang masa lalu kondisi sekarang menuju masa depan yang kedua adalah belajar itu adalah merubah persepsi selama kita tidak akan merubah persepsi maka kita sebenarnya tidak belajar Oleh karena itu sekalian perawat itu selalu belajar terutama adalah belajar dengan perkembangan-perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berkaitan dengan asuhan keperawatan oke Bapak Ibu sekalian pada siang hari ini saya akan menyampaikan berkaitan dengan ketentuan-ketentuan yang berkaitan dengan pendidikan keperawatan berkelanjutan buffani dan teman-teman sekalian bahwa perawat itu memang setiap harinya itu selalu berkecimpung dengan pasien dan pasien itu unik sangat berkaitan dengan masalah yang dihadapi oleh karena itu kita supaya menjadi seorang profesional profesional itu adalah pekerjaan yang otomatis yang tadi salah satunya adalah berkaitan dengan terminologi tentang akhlak Mungkin saya nanti akan melihat dari sisi yang berbeda ya bukan dari sisi akronim tapi sisi makna yang berbeda Bapak Ibu sekalian nah kegiatan di dalam keperawatan itu karena seorang profesi yang pertama harus teregister nah tergeser itu harus beberapa ada syaratnya salah satunya disampaikan oleh kompetensi jadi kompetensi yang harus dimiliki seorang perawat seperti yang dijabarkan tadi yang kedua registrasi itu ada batasnya Oleh karena itu namanya registrasi Registrasi dan itu waktunya rata-rata adalah sekitar 5 tahun ya kemudian baru berikutnya adalah kita dilakukan aktivitas Supaya apa yang kita lakukan itu adalah standar seperti yang disampaikan oleh Bu Fani tadi bahwa semua yang kita lanjutkan itu harus sesuai dengan standar apa yang boleh apa yang tidak boleh berikutnya Bapak Ibu sekalian Nah apa itu namanya registrasi bagi seorang perawat perawat itu harus tercatat untuk tercatat itu harus ada persyaratan misalnya lulus uji kompetensi kemudian dia punya STR kemudian dia mengikuti PKB pendidikan keperawatan berkelanjutan nah berikutnya dia akan melakukan registrasi dan itu dilakukan selama 5 tahun kalau itu tidak terpenuhi maka dia tidak standar Oleh karena itu dilakukan pembinaan ya Jadi tugas daripada seorang organisasi dalam bidang pbri salah satu adalah melakukan pembinaan untuk pembinaan adalah salah satunya adalah peningkatan kemampuan supaya teman-teman kita adalah standar Bapak Ibu sekalian nah berikutnya adalah tujuan daripada PKB itu apa ya yang tadi disampaikan adalah bahwa Seorang perawat harus mengikuti kompetensi yang profesional nah Kompetensi profesional itu tadi saya sampaikan oleh Bu AV salah satunya adalah berkaitan dengan kompetensi kognitif afektif dan psikomotor termasuk sekarang ada apa namanya kompetensi yang lain ditambah dengan kemampuan dengan IP Karena sekarang kita harus sudah menggunakan digitalisasi semua nah ini berkembang dari waktu ke waktu tergantung dari tingkat perkembangan pertama adalah kebutuhan masyarakat dan yang kedua adalah kemajuan profesi itu oleh karena itu Bapak Ibu sekalian tugas kita adalah bagaimana kita selalu mengakselerasi kemampuan Seorang perawat salah satunya adalah memberikan PKB ya pendidikan keperawatan berkelanjutan Oke Bapak Ibu sekalian nah Apa yang harus dilakukan sebagai seorang perawat yang pertama adalah setiap perawat harus mempunyai rencana pengembangan diri jadi kalau saya guyonannya dengan Bu AV itu gini kalau perawat itu bekerja 0-5 tahun itu adalah belajar bekerja 6-10 tahun belajar berprestasi 10-20 tahun belajar penikmati Nah kalau sudah 30 tahun seperti Ibu AV saya tinggal fasenya berbagi beramal untuk menjadi seorang profesional yaitu tahapannya seperti itu makanya seorang profesional itu harus bekerja meski pertama supaya kompeten itu harus dipaksakan yang kedua dibiasakan yang ketiga dibudayakan baru menjadi kebutuhan Nah kalau sudah menjadi kebutuhan itu adalah otomatis pekerjaan yang kita lakukan misalnya ketemu dengan Bu Fani selalu senyum simetris Selamat pagi ada yang saya bantu tangannya selalu kedepan dan berikutnya terima kasih jagonya Bu HP itu biasanya es tomat variasi penuh energi senyum tolong maaf terima kasih yang kedua kegiatan perawat berkaitan dengan kegiatan Mandiri Ya Termasuk adalah apa yang dilakukan misalnya praktek Mandiri ya praktek di rumah atau praktek melayani pasien di rumah sakit ya Nah itu selalu berorientasi pada evidence ya jadi berkaitan dengan kasus-kasus yang sudah teruji berikutnya dalam meningkatkan kompetensi salah satunya adalah seperti ini ya kemudian memberikan motivasi Karena yang namanya motivasi kecenderungan orang itu ada yang bengkok ada yang lurus nah kewajiban kita itu adalah meluruskan orang yang bengkok dan membengkokkan orang yang lurus Supaya apa semuanya nanti sama pada satu visi yang sama yang berikutnya adalah Bapak Ibu sekalian harus mencantumkan evaluasi diri yang dilanjutkan dalam satu lampiran artinya Bapak Ibu sekalian bahwa formulir yang kita Tuliskan itu adalah sebagai komitmen kita untuk menuju yang terbaik diantara kita sebagai ASN nah berikutnya Bapak Ibu sekalian berikutnya adalah ada 4 kegiatan pokok yang harus dilakukan di dalam PKB yang pertama adalah kegiatan praktek profesional tadi saya sampaikan perawat itu sebagai care provider misalnya memberikan asuhan perawatan di rumah sakit ada sebagai seorang namanya pendidik seperti buah HP saya ya disamping sebagai seorang perawat adalah pendidik ada yang sebagai seorang peneliti nah kegiatan praktek profesional itu tentunya harus dilakukan sesuai dengan job deskripsinya yang kedua adalah kegiatan ilmiah Bentuknya apa misalnya ada namanya penelitian presentasi jurnal ya kemudian membimbing itu adalah bagian kegiatan ilmiah kemudian pengembangan ilmu pengetahuan termasuk mengikuti webinar seminar sesuai dengan kompetensinya dan yang terakhir adalah berkaitan dengan pengabdian masyarakat nah bentuk pengabdian masyarakat itu bisa misalnya ada sekarang ini yang lagi ditangani Bu Afi itu lebih banyak berkaitan dengan bencana ya bencana Apakah itu karena hujan ya atau gempa atau covid Nah itu adalah bagian pengabdian masyarakat kalau itu semua nggak ada sebenarnya tidak ada dianya perawat misalnya memberikan penyuluhan bagaimana meningkatkan kualitas hidup kan gitu kan Bagaimana mencegah stunting bagaimana orang itu bisa nyaman Minimal kita bisa mengajari orang di sekitar kita bisa selalu bahagia seperti Ibu Fanny ya selalu senyum simetris kan gitu ya berikutnya Bapak Ibu sekalian Nah ada beberapa kegiatan ini tentunya harus ada patronnya ya kegiatannya apa kemudian baru berikutnya adalah bagaimana Siapa yang melakukan regulasi baru berikutnya nanti harganya dalam hal ini diakui skp-nya berapa ada ketentuannya jadi belajar misalnya 5 jam itu beberapa SKP Siapa yang harus memberikan kemarin ada pertanyaan yang buncis Gimana kalau itu berlaku nasional ya ada regulasinya kalau pematerinya itu regional kemudian pesertanya regional SKP nya cukup dari regional DPW tapi kalau pematerinya dan pesertanya lebih dari 2 Provinsi maka itu harus skbnya dari DPP Nah itu ada regulasinya sudah ditentukan nah berikutnya adalah berkaitan dengan kegiatan ilmiah contoh seminar ya jadi misalnya penyajian sesuatu dibimbing seorang ahli itu namanya seminar kemudian workshop atau lokal kerja lokakarya kemudian pelatihan tentunya workshop atau lokakarya ini lebih banyak melatih orang itu lebih peserta lebih aktif Nah berikutnya adalah pelatihan nah biasanya lebih banyak mengajarkan tentang domain psikomotor dan domain sikap pengetahuannya lebih sedikit kemudian berikutnya adalah kegiatan organisasi misalnya kita menjadi pengurus Ya mulai jadi ditingkat DPK sampai di tingkat pusat Oke berikutnya adalah Bapak Ibu sekalian nah kegiatan ilmiah itu tentunya harus sesuai dengan kompetensi kita Contohnya seperti kegiatan ilmiah saat ini berkaitan dengan pendidikan keperawatan peran perawat Nah itu tentunya sesuai setiap profesi pasti punya kompetensi pasti punya domain dan pasti punya bahan kajian Oleh karena itu kemarin Pak istoyo Pak Pak Is juga tanya saya Pak kira-kira yang relevan Nah kita lihat kompetensi kita berikutnya adalah penyajinya kemudian narasumbernya fasilitatornya juga harus memiliki keahlian ya berikutnya Bapak Ibu sekalian nah kegiatan ilmiah itu bisa diakui di tingkat lokal itu misalnya di provinsi atau nasional tadi disampaikan kalau pembicaranya itu tingkatan nasional pesertanya Nasional artinya lebih dari dua provinsi maka itu DP Apa nama SKP nya harus dari pusat tapi kalau pembicaranya itu tingkat regional atau di tingkat lokal misalnya provinsi dan pesertanya di provinsi itu maka cukup dari DPW berikutnya Bapak Ibu sekalian nah bagaimana Kegiatan nasional jadi peserta minimal tadi saya sampaikan 2 atau 3 Provinsi kemudian pembicaraan harus nasional tapi Bapak Ibu sekalian seperti Bu Afif saya kemungkinan itu sudah dikatakan pembicara nasional karena apa batasan pembicaraan nasional itu minimal minimal pernah dua kali menyajikan data tingkat nasional bisa aja orangnya lokal Tetapi dia juga skalanya adalah sudah skala nasional seperti kalau di Jawa Timur itu sudah mendunia itu kan gitu ya berikutnya Bapak Ibu sekalian Bagaimana kegiatan internasional prinsipnya sama minimal 3 negara 3 peserta dari 3 negara itu panitianya juga demikian ya kemudian bisa menggunakan bahasa asing atau bahasa Indonesia ya Jadi kalau yang penting itu adalah pembicaranya lebih dari 3 negara pesertanya 3 negara kemudian berikutnya adalah panitianya juga bahasanya yang mungkin bukan bahasa lokal atau bahasa daerah tapi bisa bahasa asing atau bahasa nasional Oke berikutnya Bagaimana Bapak Ibu sekalian tentang penelitian nah perawat juga harus melakukan penelitian Nah kalau di jenjang karir Seorang perawat itu kalau di pelayanan itu ada namanya PK 5 ya kemudian kalau di pendidikan seorang dosen itu harus selalu melakukannya penelitian hasil akhir daripada penelitian itu adalah dilakukan namanya publikasi publikasi bisa melakukan jurnal bisa presentasi ya bisa diskriminasi Nah itu adalah bagian dari publikasi berikutnya Bapak Ibu sekalian nah Bagaimana kegiatan pengabdian masyarakat misalnya Bapak Ibu sekalian pengabdian masyarakat Contohnya misalnya perawat jadi ketua RT ya jadi ketua rw ya kemudian jadi pengurus profesi itu adalah bagian dari pengabdian masyarakat termasuk Bapak Ibu sekalian kalau perawat Puskesmas kemudian memberikan penyuluhan terkait dengan pekerjaannya itu bukan dianggap pengabdian masyarakat tapi pekerjaan rutin tapi kalau misalnya Seorang perawat kemudian melakukan penelitian kemudian hasil penelitian kemudian diskriminasikan ke masyarakat itu namanya pengabdian masyarakat atau perawat yang ada di Puskesmas kemudian melakukan kegiatan di luar tupoksinya ya maka itu adalah namanya pengabdian masyarakat Nah contoh lain misalnya perawat yang ditugaskan oleh pemerintah misalnya program Nusantara sehat ya oke Nah Bapak Ibu sekalian pembobotan itu ada rumusnya ya Jadi Bapak Ibu sekalian kalau pembicara di tingkat lokal ya maka skp-nya ya rata-rata sekitar 2 atau 3 ya kalau binatang nasional bisa sampai 3 atau 4 begitu juga waktunya minimal yang dikatakan satu SKP itu adalah 5 jam 5 jam jadi mulai dari persiapan sampai penutupan itu waktunya 5 jam kalau kurang dari itu maka tidak diakui skbnya tapi kalau lebih dari itu dinaikkan ya jadi misalnya 6 jam itu dianggap menjadi dua SKP gitu nah begitu juga yang namanya pembicara Bapak Ibu sekalian memang selalu dianjurkan pembicaranya ya lebih dari 75 itu adalah anggota profesi perawat kalau kurang dari itu maka nilainya berkurang ya Jadi kalau misalnya nanti dari bpsdm sebagai pembicara yaitu adalah kinot speaker atau boleh boleh dari pejabat ya dari pakar tetapi jumlahnya sebaiknya kalau di aturan PKB itu adalah dibatasi ya jadi maksimal adalah sepertiganya ya oke berikutnya Bapak Ibu sekalian nah berkaitan adalah Bagaimana kegiatan organisasi PPNI ya Misalnya menjadi pimpinan ya dari kepanitiaan kemudian seminar narasumber moderator anggota nah ini ada nilai skp-nya nanti lebih lanjut bisa dipelajari di buku PKB 3 oke berikutnya Bapak Ibu sekalian ini Tata aturan Bagaimana tentang pengembangan keilmuan ya sebagai peneliti kemudian mempresentasikan case report kemudian menulis jurnal ini ya Nah semua itu ada skp-nya Bapak Ibu sekalian begitu dia namanya pengabdian masyarakat ya jadi misalnya kegiatan berpartisipasi sebagai anggota profesi menjadi anggota ketua DPK dan seterus atau pengurus BPK DPW itu ada nilainya dan hitungannya itu adalah perperiode per periode kemudian ini nah berikutnya Bapak Ibu sekalian nah pembobotan SKP ini Bapak Ibu sekalian tadi sudah saya sampaikan seperti pada apa namanya buku PKB 3 Sudah saya kira bisa di download itu sudah jelas semua oke nah berikutnya adalah bentuk sertifikat Bapak Ibu sekalian nah sertifikat itu ada dua yang pertama adalah sertifikat keahlian dan yang kedua adalah sertifikat kehadirat seperti contoh seminar hari ini itu yang berlaku adalah sertifikat kehadiran tapi kalau sertifikat keahlian biasanya itu dilakukan oleh masing-masing himpunan ya jadi perawat itu nanti ada beberapa himpunan Nanti akan saya sampaikan Bu Fani ada perawat kemudian Lisa yang ngurusi gagal ginjal ada perawat jantung yang ngurusi tentang penyakit jantung ada yang perawat anak jadi ada sekitar 25-29 tentang keahlian yang dilakukan seorang perawat oke nah berikutnya ada Bapak Ibu sekalian bagaimana kita sertifikasi kalian itu diperoleh seseorang setelah mengikuti yang namanya pelatihan dan mengikuti uji kompetensi misalnya perawat gawat darurat perawat anak perawat manajemen kan gitu kan Nah sertifikat Keahlian adalah sertifikat keahlian ini dilakukan oleh himpunan atau peminatnya dan tadi sudah saya sampaikan sedangkan sertifikat kehadiran itu adalah sebagai apresiasi kalau kita mengikuti seminar atau pengabdian masyarakat atau yang lain-lain oke nah Ini Bapak Ibu sekalian nah jenis pelatihan yang dibutuhkan maka perawat itu kalau saya katakan tadi 0 sampai 5 tahun adalah belajar bekerja biasanya disebut dengan perawat general ya Nah baru berikutnya Kalau 5 tahun dan 10 tahun berikutnya dia akan nanti menjadi perawat yang spesifik misalnya perawat jantung perawat stroke ya Sesuai dengan peminatan dan penugasannya oleh karena itu diperlukan pelatih-pelatihan berkaitan dengan pengembangan mereka jadi tidak jadi perawat yang general saja tapi dia nanti akan menjadi perawat yang sangat spesifik atau spesialis berikutnya Bapak Ibu sekalian nah bagaimana peserta pelatihan peserta pelatihan kompetensi adalah perawat bagi mahasiswa perawatan di tingkat akhir ya Nah biasanya ada persyaratan minimal menjadi seorang perawat untuk mendapatkan STR ya minimal harus mengikuti pelatihan BTCLS yang menjadi basic sebagai seorang perawat untuk menangani kegawatdarurat ya Oke Bapak Ibu sekalian ini ada himpunan-himpunan ya jadi ikatan himpunan ikatan himpunan itu adanya di tingkat pusat dan tingkat provinsi saja Andaikata di daerah itu ada misalnya perawat spesialis anak maternitas itu yang ada di tingkat provinsi Oleh karena itu mereka adalah bagian dari provinsi jadi di tingkat DPD tidak ada lagi yang namanya eee organisasi ikatan himpunan atau seminar-seminat yang lain oke Bapak Ibu sekalian nah syarat PKB pendidikan berkelanjutan pertama adalah tot sesuai dengan bidang keahliannya Jadi kalau Bapak Ibu sekalian menjadi seorang bukan lagi perawat yang general tapi yang spesifik maka Bapak Ibu sekalian misalnya perawat okak kamar operasi yang dibutuhkan adalah kompetensi menangani pasien dengan pre operasi intra operasi dan pasca operasi ya Kemudian yang kedua adalah punya Nira nomor induk register anggota ya kemudian pelaksanaan siapa PPNI bisa DPP bisa DPP DPK ya kemudian pemerintah fasilitas pelayanan kesehatan pendidikan atau provider ya kemudian berikutnya adalah kelengkapannya harus mengajukan pengajuan jadi panitia kemudian ada proposal ada kurikulum kegiatan dan kurikulum vitae daripada pemateri kemudian ada rencana pembelajaran kemudian ada jadwal kegiatan dan yang terakhir adalah ada CV pembicara nah ini Bapak Ibu sekalian Bagaimana mekanisme kegiatan PKB jadi mulai dari panitia sampai nanti keluar itu ada verifikasi itu dilakukan jadi tidak begitu langsung mengajukan dapat tapi diverifikasi apakah sesuai atau tidak berikutnya Bapak Ibu sekalian nah bagaimana mekanisme akreditasi ya akreditasi itu adalah bentuk pengakuan bahwa yang kita lakukan itu adalah legal Oleh karena itu ada lembaga akreditasi yang dilakukan misalnya bpsdm seperti ini ya karena sudah terstandar oleh pemerintah kemudian organisasi profesi kemudian badan ikhlas nah mengajukan mulai dari permohonan pemeriksaan pegas sampai berikutnya keluar nanti namanya rekomendasi oke berikutnya Bapak Ibu sekalian nah bagaimana tentang registrasi SDM biasanya perawat-perawat yang sudah bekerja lebih dari 5 tahun maka dia melakukan registrasi STR Oleh karena itu ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi disamping tadi ya pertama adalah dia bekerja Kemudian yang kedua adalah dia mengikuti 4 pilar tadi maka itu harus semua dilakukan oleh masing-masing BPK Nah Bapak Ibu sekalian nah bagaimana kalau kita tidak memenuhi Bapak Ibu sekalian ini solusinya kalau saya sering bercanda dengan Bu AV itu dalam organisasi itu kan ada 15% itu orang yang memang super hebat ya biasanya selalu menjadi motivator inovator ya tapi sisi yang lain ada yang 15% itu yang terlalu terlambat ya yang tepat waktu hanya dua buka puasa sama bayaran ngeluh teruskan gitu kan orangnya kemudian nggak standar nah Oleh karena itu tugas daripada op organisasi itu adalah membantu orang-orang yang tidak standar Supaya apa ya minimal dia Aman bekerja kemudian yang berikutnya dia tidak mendapatkan tuntutan dari masyarakat terutama adalah pasien karena Pasien itu sudah sangat kritis Oleh karena itu ada beberapa hal yang dilakukan misalnya melakukan sertifikasi ya di wilayah setempat kita kemarin kalau di provinsi Jawa Timur itu sudah kita delegasikan ke DPD dan DPD nanti akan mendelegasikan ke tingkat GBK yang kedua adalah dilaporkan ke DPD kemudian membuat modul 5 SKP Nanti akan saya jelaskan ini Bapak Ibu sekalian nah bagaimana perawat itu dibutuhkan dalam satu periode 5 tahun itu mendapatkan 25 SKP 25 SKP tadi dilakukan menjadi beberapa kegiatan kegiatan ilmiah kegiatan profesional kegiatan pengabdian masyarakat Nah kalau itu kurang terutama adalah Jika kegiatan profesional itu kurang Karena bobotnya itu adalah lemak SKP maka diberikan penugasan dengan membuat kasus kelolaan ya jadi misalnya kita mintakan kasus di Puskesmas pada keluarga tertentu kan gitu kan kemudian di berikan asuhan keperawatan Sesuai dengan standar mulai dari pengkajian perencanaan kemudian rencana intervensi implementasi sampai evaluasi nah satu kasus diberikan bobotnya adalah 1 SKP Jadi kalau butuh 5 SKP Ya maksudnya adalah 5 kasus kemudian jika komponen praktek profesional telah mencukupi 5 SKP namun keseluruhan komponen masih kurang 25 tapi maka diberikan melakukan yang namanya pendidikan masyarakat Nah demikian adalah diberikan penyuluhan jadi satu penyuluhan kesehatan itu diakui 2 SKP tapi tentunya ada persyaratannya persyaratannya seperti ini Bapak Ibu sekalian ya jadi verifikator DPD memberikan informasi kepada perawat yang bersangkutan bahwa memang kalau kurang harus dipenuhi jadi tidak bisa lagi dibantu dengan meningkatkan SKP tanpa ada buktinya kemudian ketua DPD mengeluarkan surat rekomendasi melakukan kasus pengelolaan selama 3 hari ya diberikan kasus 3 hari nanti kita pilihkan karena di dalam setiap keluarga itu pasti udah Masalah apalagi sekarang keluarga dengan misalnya anggota lansia pasti punya masalah ya kemudian bagi perawat yang belum bekerja maka melakukan kasus pengelolaan di bawah bimbingan perawat senior dari BPK ya kemudian membuat laporan kasus nah bentuk laporan kasusnya seperti ini Bapak Ibu sekalian ya jadi prinsip ilmiah tetap kita lakukan tapi yang kita lakukan di sini adalah sederhana kita Sederhanakan ya Ada covernya ada tanda tangan perawat ketua DPK tadi kemudian ada pendahuluan minimal dalam pendahuluan itu ada masalah ideologi kemudian analisis solusi kemudian berikutnya ada tujuan manfaat kemudian laporan kasusnya nggak usah terlalu tebar seperti sekolah tapi ya saya katakan 3-4 halaman sudah cukup ya kemudian bab 3 nya berupa penutup dan kesimpulan kemudian daftar pustaka nah tentunya kita mengajari adik-adik kita yang kurang-kurang tadi selalu berorientasi panduan kita ya yaitu sdki Siki slki dan SPO ini buku pintarnya kitab sucinya perawat gitu mbak Fanny ya kemudian berikutnya penyuluhan juga demikian bukan hanya sekedar kita memberikan penyuluhan asal ngomong tapi harus ada namanya perencanaannya ya Jadi ada namanya RPP Rencana penyuluhan hampir sama ya bab satunya isinya pendahuluan latar belakang tujuan manfaat kemudian sasarannya siapa kemudian bab 2 nya adalah laporan kegiatan ya kegiatannya apa waktunya Kapan tempatnya di mana Pe namanya apa bagaimana evaluasi berkaitan dengan capaian tujuan dan prosesnya baru berikutnya kesimpulan nah kemudian daftar pustaka nah yang terakhir itu ada lampiran ya minimal ada surat keterangan dari pemimpin formal misalnya di tingkat RW RT atau sekolah atau sesuai dengan sasarannya tadi Nah Bapak Ibu sekalian Oleh karena itu kalau sudah dipenuhi semua maka verifikator tugasnya adalah membantu ini jumlahnya orangnya nggak banyak tapi merepotkan kita semua Oleh karena itu Bapak Ibu sekalian supaya kita tidak merepotkan seperti jargonnya daripada ASN itu adalah melayani dengan tulus hati misalnya maka Ayolah kita menjadi seorang pemimpin diri kita masing-masing Oke Bapak Ibu sekalian nah Tugas verifikator Jadi ini adalah dari DPD menilai dan memverifikasi usulan SKP menghitung SKP yang diusulkan memasukkan hasil verifikasi ke dalam simka secara bertahap nah ini Bapak Ibu sekalian karena semua sekarang adalah online maka harus semua adalah berbasis pada data Oke ini contohnya Bapak Ibu sekalian komponennya jadi kegiatannya itu dilakukan selama 5 tahun ya kalau itu sudah terpenuhi Oke tahun pertama tahun kedua nanti bobokannya akan tercapai ya Oke Bapak Ibu sekalian berikutnya adalah berkaitan Bagaimana proses pengajuan SKP ya Jadi ada sopnya yang harus kita patuhi ya Mulai dari sekretariat atau di tingkat GBK ya kemudian mengajukan ke DPD kemudian berikutnya adalah DPD akan mengajukan ke DPW nanti akan ada verifikatornya atau misalnya kalau kita pusat ya ditambah lagi ke DPP nanti DPP juga akan melakukan verifikator nah tentunya tugas daripada verifikator tadi mengevaluasi tadi syarat administrasi dan syarat kompetensi Oke berikutnya adalah pengajuan SKP nah berikutnya ini Bapak Ibu sekalian nah ini contoh sertifikat yang standar ya Jadi nanti sertifikat itu tidak seperti sertifikatnya mahasiswa tanda tangannya banyak cukup yang tanda tangan maksimal 3 ya Jadi pertama dalam misalnya dilakukan oleh bpsdm maka kedua bpsdm kemudian ketua dpwp PPNI kemudian di belakangnya itu bisa ketua panitia ya jadi maksimal 3 itu kalau misalnya di belakang di belakangnya tidak ada tanda tangan juga enggak masalah tapi biasanya yang selama ini saya ngikuti Bu Afif ini senior saya dulu Diklat nah ini eee apa namanya kita standarnya tiga ya jadi depan itu adalah institusi ketua DPW kemudian berikutnya adalah ketua panitia oke nah di dalam setiap materi pelatihan itu ada unsurnya Ya seperti yang bpsdm itu ada materi dasar materi inti materi penunjang materi dasar sekitar 15% materi penunjang 15% nah materi intinya adalah sekitar 70 60 sampai 70% oke nah berikutnya Bapak Ibu sekalian tadi yang ASN berakhlak sudah disampaikan oleh Bu AV Saya mungkin dari lihat sisi yang lain ya jadi akhlak dari perspektif Islam Bapak Ibu sekalian kalau kita lihat akhlak bukan dari sisi akronim tapi saya sependapat bahwa akhlak yang disampaikan tadi berkaitan dengan berorientasi pada pelanggan kemudian akun tabel kompeten kemudian harmonis adaptif narkoba kolaboratif ini adalah nilai-nilai dari pelayanan prima yang sangat luar biasa nah begitu juga di dalam perspektif Islam yaitu Bahwa Ibu sekalian bahwa akhlak itu adalah apa yang menjadi kepribadian kita kepribadian itu apa apa yang hampir menetap yang secara otomatis kita lakukan ya Jadi ada istilah namanya akhlak itu dari kholaqah yang berarti adalah menciptakan tholaqah itu adalah Tuhan kemudian yang diciptakan namanya makhluk Oleh karena itu tugas kita Bapak Ibu sekalian sebagai seorang hamba Allah itu adalah melayani ya jadi melayani melayani orang lain melayani orang lain bagaimana kita tugas kita adalah melayani orang lain karena Diantara Kita orang yang paling banyak bermanfaat adalah orang yang paling banyak bermanfaat untuk orang lain yang kedua menurut Imam Ghazali akhlak itu sifatnya tertanam dalam jiwa yang menimbulkan perbuatan-perbuatan dengan mudah tanpa memerlukan pemikiran dan pertimbangan Oleh karena itu Bapak Ibu sekalian Orang yang berakhlakul karimah orang yang berakhlak mulia itu adalah melakukan sesuatu secara otomatis misalnya misalnya contoh kalau kita diberikan tugas dari bpsdm itu tidak pernah mengeluh ya alhamdulillah saya dikasih amanah hidup saya bermakna kan gitu kan kemudian kalau dikasih tugas sesuatu Terima kasih ini adalah bagian dari kebanggaan kita mungkin suatu saat akan dibanggakan oleh Allah kan gitu kan jadi selama kita hidup di dunia maka kewajiban kita dalam menanam Kemudian yang kedua adalah Ibnu maskawih itu adalah akhlak adalah gerakan jiwa yang mendorong ke arah melakukan perbuatan dan tidak membutuhkan pemikiran jadi otomatis misalnya ketemu dengan orang selalu senyum simetris agar saya bantu ada lagi ada lagi yang gitu ya kemudian menurut berikutnya adalah menurut Ahmad Amin akhlak adalah ilmu yang menjelaskan arti baik dan buruk sehingga kita tahu apa yang kita lakukan pasti yang terbaik ya pasti yang kita lakukan adalah yang terbaik Nah kita harus bisa membedakan ya mana yang baik dan mana yang tidak Oleh karena itu manusia punya hati nurani punya moral yang mengajarkan kita selalu mengajarkan tentang kebaikan nah berikutnya adalah menurut Ibrahim Anis ini akhlak adalah sifatnya tertanam dalam jiwa lahir macam perbuatan secara otomatis secara otomatis Apa yang kita lakukan ucapan kita tindakan kita itu selalu didasari oleh akhlakul karimah yaitu moral yang ada di dalam diri kita yang terakhir adalah akhlak itu adalah nilai sifat yang tertanam dalam jiwa yang menjadi sorotan yang menjadi brand bagi seseorang sehingga orang itu melakukan dengan tulus atau tidak tergantung daripada akhlaknya nah ini ada ada pembagian akhlak ada akhlak mazmumah atau akhlak yang baik dan akhlak Mahmudah yaitu akhlak yang tidak baik Alamat rumah itu apa sabar menghadapi cobaan Alhamdulillah ya karena kalau kita ingin sukses itu mesti ada ujian tidak ada orang yang tidak ada ujian yang kedua adalah ikhlas semata adalah mencari ridho Allah jadi apa yang kita lakukan Bukan karena manusia tapi semacam-macam dari ridho Allah yang ketiga adalah jujur ucapan kita tindakan kita nah ciri orang yang jujur itu adalah biasanya tanpa beban ya tidak ada yang namanya tegang istri rileks nah berikutnya adalah pemaaf meminta maaf ya meminta maaf dan pemaaf itu adalah nilai-nilai terpuji dan yang ketiga adalah pemurah kalau bahasanya Bu Avi tadi adalah kering empati yang berikutnya adalah menepati janji ya menepati janji ya Jadi kita selalu berusaha maksimal kalau kita melakukan sesuatu apa yang kita apa namanya komitmen kita itu adalah kita lakukan akhlak mazmumah itu adalah ujub itu adalah sombong takabur ya itu takabur itu adalah membesarkan diri kalau dalam bahasa jiwa menurut gua apa itu megalomania ya jadi merasa dirinya kepalanya besar ya kemudian riya dan sumah ya sombong merendahkan orang lain nah ini berikutnya adalah malas dan tanah malas orang yang namanya orang malas itu ya kapanpun ya mesti Males nggak mau melakukan ya kemudian berikutnya adalah dendam dan iri hati peta dan penipuan bohong dan khianat dan yang terakhir adalah bakhil dan takut miskin ya orang yang miskin itu adalah orang yang selalu berorientasinya pada orang yang kaya itu katanya terima kasih terima kasih kita terima kita kasih ya tapi kalau orang yang bakhil itu kita terima kita makan sendiri kita terima kita sampai kayak ketek gitu kan gitu kan sudah di mulutnya sudah di pekerjaan ada di tangannya ada ya itu adalah orang yang bakhil padahal orang yang mau berbagi Insya Allah Allah itu akan membantu kita berikutnya Bapak Ibu sekalian nah kedudukan akhlak itu mempunyai kedudukan yang sangat istimewa ya yang termulia di antara kita adalah orang yang paling di antara kita jadi bahkan ada Sabda Rasulullah itu yang mengatakan mana orang yang terbaik orang yang pintar atau orang yang berakhlak ternyata menurut ajaran agama Islam itu akhlak dulu yang diajarkan baru berikutnya itu adalah orang itu produktif Oke berikutnya sumber akhlak yang pertama adalah Rasulullah yaitu ucapannya tindakannya ya taqrirnya atau penetapannya dan yang ketiga yang kedua adalah Alquran itu firman Allah yang harus kita patuhi nah Oleh karena itu Bapak Ibu sekalian nah jalan untuk pembentukan mahklak akhlak itu yang pertama adalah iman iman iman itu yakin dulu dipaksa ya namanya iman itu harus dipaksa lama-lama akan menjadi suatu otomatis yang kedua adalah latihan misalnya latihan kalau dulu saya belajar senyum itu diajari Bu Afi itu mohon maaf gini loh pensil lama-lama sekarang sudah ketemu dengan orang nggak berani lagi dengan simetris ya ketemu Selamat pagi kalau kemarin saya rapat diam aja disapa sama kok nggak ada suaranya jadi ketemu dengan orang mesti Selamat pagi kan gitu kan atau kalau dalam bahasa Islam Assalamualaikum silahkan ya kemudian berikutnya adalah mengambil sifat Rasulullah ya minimal titik amanah tablet berikutnya faktor yang mempengaruhi rusaknya akhlak itu adalah pertama adalah pengaruh lingkungan teman makanya dalam ASN juga demikian seharusnya adalah orang yang baik seperti semua seperti Bu Fani itu tapi ingat temannya Diantara Kita mesti ada orang yang terlambat pulang paling cepat protesnya paling banyak kan gitu kan Nah coba lihat orang yang diantara kita sangat bergantung dari temannya orang baik Insya Allah ketemu dengan orang baik orang yang tidak baik mesti bertemu dengan orang yang tidak baik makanya ada namanya Mohon maaf Bu api ada namanya iwapi ikatan wanita penyebar isu hobinya ya ketemu dengan orang itu tapi kalau orangnya tidak mau misalnya membuat fitnah ya mesti orang bertemu dengan orang-orang yang baik-baik yang kedua adalah nafsu ya terutama adalah nafsu keinginan untuk mengalahkan orang lain makanya nafsu itu harus kita kendalikan dan yang ketiga itu adalah setan setan itu manusia yang selalu menjuruskan manusia menuju neraka nah yang terakhir Bapak Ibu sekalian Bagaimana kita cara mengatasi itu Bapak Ibu sekalian Bagaimana menguatkan iman kita termasuk Kalau saya itu senang kalau dipujian itu gini Bu afik Tombo Ati ikut [Musik] adalah ajaran-ajaran yang sebenarnya adalah bagaimana kita mendekatkan perbuatan baik itu mesti bersama dengan orang baik Perbuatan tidak baik mesti bersama dengan orang tidak baik oleh karena itu Bapak Ibu sekalian pandai-pandailah kita membentuk misalnya kelompok-kelompok kita menjadi provider atau pelayan-pelayan yang terbaik sebagai kesimpulan Bapak Ibu sekalian kompetensi perawat harus meningkatkan dengan berbagai cara termasuk tadi ada empat cara dan yang terakhir adalah akhlak adalah sesuatu yang melekat pada jiwa manusia baik buruknya akhlak sangat bergantung dari nilai yang diajarkan kepada kita Oleh karena itu kalau perbuatan baik itu sesuai dengan perintah kalau perbuatan yang dilarang itu adalah mesti perbuatan tidak baik saya kira itu Bu Fani yang bisa saya sampaikan karena waktunya sangat terbatas kurang lebihnya mohon maaf dan saya kembalikan kepada Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih banyak Pak Hasan luar biasa sekali apalagi tadi sebelum menutup sudah dinyanyikan sebuah lagu penyemangat juga Dan ini juga sebagai doa begitu ya supaya bisa selalu bersemangat mengambil hikmah dan apapun yang dilaksanakan yang dilakukan dalam setiap pekerjaan ini bisa menjadi sarana ibadah untuk teman-teman perawat dimanapun berada baik Dona narasumber sudah memberikan dan memaparkan materinya masing-masing ada buah intisari Yang pastinya didapat oleh teman-teman perawat dan Sekarang saatnya kita untuk bisa berdiskusi bertanya Untuk itu saya persilahkan terlebih dahulu untuk rekan-rekan yang recehan di room 1 maupun Room 2 kami silahkan sambil saya menanti update dari teman-teman panitia dan multimedia yang ada di sini saya akan menunggu untuk rekan-rekan dari perawat dan juga sobat ASN yang sudah menyimak mulai dari awal tadi hingga sekarang yang Baik nanti ketika kami sudah Tampilkan mohon Open can dan juga Open Mic ya kita akan langsung nah baik selamat siang Bapak dengan siapa micnya masih mati boleh Open sudah ibu baik sudah boleh sedikit kencang lagi volumenya Bapak karena Terdengar sangat kecil di sini gitu ya Bu Terima kasih assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam Perkenalkan nama saya bapak Ahmad Ansori Bapak saya akan minta tolong bantuan teman-teman multimedia juga yang ada di studio izin sudah ibu baik sudah terdengar silahkan untuk nama terlebih dahulu dan dari mana Bapak Nama saya bapak Ahmad hamsori Saya seorang perawat di UPTD Puskesmas Tanggul Kabupaten Jember ibu Terima kasih Ibu Sriningsih yang pertama yang ingin saya tanyakan sebenarnya yang ibu jelaskan di Core value itu adalah sudah termasuk gpmk 38 tahun 2014 ibu tapi di sini kita bicara coreplay di mana ada 7 Core yang sebagai SN yang berakhlak tetapi kenyataannya kita itu masih belum ada integritas integrasi dan moralitasnya juga Ibu itu yang tidak dapat didapat dari pendidikan itu adalah pribadi kita sendiri yang menjadi pertanyaan saya sekarang ibu ada 3 pertanyaan sebenarnya yang ingin saya sampaikan mulai tadi ibu di sini kita bicara ASN yang berakhlak Apakah port flow SN berhak ini bisa sampai turun ke bawah bukan hanya sebagai simbol dan bukan hanya miliknya perawat yang ada di ibukota perawat yang ada di provinsi gitu tetapi di wilayah itu kayaknya sudah staf yang kedua Ibu apa yang dilakukan ASN yang ada di provinsi dan di ibukota yang dilakukan seperti monev anggap aja monev monitornya evaluasinya Ibu sebagai seorang perawat Nah itu bagaimana caranya yang ada di ibukota dan provinsi terus untuk bapak bapak Ahsan juga perawat di sini adalah suatu profesi yang kita bicarakan profesi yang benar-benar meningkatkan tingkat kemandirian profesi satu-satunya yang bisa meningkatkan tingkat kemandirian pasien keluarga masyarakat dan juga individu Kenapa saya bilang gitu karena perawat melakukan education bukan bukan masyarakat itu ketika sakit mereka bukan langsung minum obat tidak sebenarnya harus Oh Ternyata saya nyeri Apa yang dilakukan Oh saya harus cari nafas saya harus refleks saya harus ini Nah itu seorang sebenarnya di sini profesi perawat benar-benar muncul terus ketiga Ibu ngapunten satu lagi pertanyaan saya Saya bangga menjadi seorang perawat saya membuat suatu inovasi di Jember yaitu inovasi kubah masker kunjungan keluarga dengan menempelkan stiker dan map kunjungan keluarga Kenapa Saya bangga karena setiap ada webinar saya sampaikan kita punya inovasi itu webinar apapun karena itu miliknya perawat perawat yang buat bukan profesi lain tapi perawat yang buat dan ketika perawat jambuan di mana kontribusi seorang perawat-perawat senior yang duduk di kursi atas sebenarnya harus mendukung dan mensupport perawat yang ada di bawah yang sudah membuat inovasi seperti saya ini bu Terima kasih Bu pertanyaannya untuk kedua narasumber ini masing-masing mendapatkan pertanyaan yang berbeda begitu ya siap Ibu berkenan langsung dijawab Ibu AV Baik terima kasih apresiasi dulu ya untuk Pak Amat Ashari yang sudah banyak berinovasi ini adalah generasi-generasi penerus saya ya yang luar biasa ya memang anak muda harus banyak lebih berkreasi Nah tadi Kalau pertanyaannya Bagaimana monitoringnya dari pusat sampai ke bawah gitu ya Pak Jadi sebenarnya PPNI sebagai organisasi profesi itu sudah punya link Bapak ya jadi mulai dari DPP untuk tingkat nasional Kemudian dari masing-masing itu ada pengurus di tingkat provinsi DPW gitu ya Kemudian dari DPW ada DPD ya Ada DPD ini adalah untuk kabupaten kota Nah untuk satuan Kerja itu ada yang namanya DPK kan dewan pengurus tingkat komisariat PPNI maka harapan kami teman-teman yang di komisariat Inilah yang harus tadi Pak bagaimana memonitor dan mengevaluasi teman-temannya di AD ART kita 25 perawat saja sudah bisa ada dpk-nya gitu ya Sehingga dari DPK itu bisa ke DPD ya Jadi apa yang menjadi harapan Bapak bukan hanya perawat yang di pusat ya Semua yang berakhlak semua yang berlaku kering tetapi harapannya adalah semua perawat ya semua perawat maka harapannya para ketua DP kalah yang harus memperhatikan anggota-anggotanya termasuk tadi memberikan apresiasi ya Bahkan memang walaupun kemarin kita ada Katakanlah ada tetapi tahun lalu tahun ini kita tetap mencoba pada hari ulang tahun PPNI itu ada lomba-lomba inovasi itu harapannya adalah itu memberi semangat kepada teman-teman kepada generasi-generasi muda perawat untuk berkreasi dan berinovasi seperti yang punyanya Mas Ahmad Ansori ya jadi barangkali apa kemarin belum di apa apakah masuk diajukan tetapi dari 38 kabupaten kota tentu perawat-perawat yang punya ide-ide yang cemerlang itu banyak sekali dan Saya bangga Saya senang ya walaupun saya baru 41 tahun jadi perawat ya saya masih tetap senang menjadi perawat ya kemudian Bagaimana menanamkan kata-kata Bagaimana menanamkan nilai-nilai tadi tentunya kami mulai dari pendidikan Kebetulan saya di pendidikan dan itu harus selalu kita sosialisasikan termasuk tadi cinta negara cinta masyarakat ketika mengatasi covid itu mulai mahasiswa pun kita libatkan untuk terjun ke masyarakat untuk membantu masyarakat di daerah-daerah terpencil itu bagian pembentukan karakter yang kami lakukan supaya nantinya baik dia menjadi ASN maupun bukan menjadi ASN dia tetap perawat yang memiliki karakter kering dan penuh perhatian yang bertanggung jawab kepada pasien-pasiennya tetap semangat Mas Ahmad Ansori ya tetap kembangkan terus lokasinya luar biasa Saya bangga dengan generasi muda saya pengganti saya nantinya Terima kasih Mbak Fani menjawab Ya langsung saja saya berikan kesempatan kepada Pak Hasan untuk menjawab pertanyaan dari Mas Ansori jadi memang tugas perawat itu yang utama memang memandirikan memandikan supaya orang Mandiri itu apa ya sehat orangnya saya itu adalah orang yang mandiri orang yang tidak sehat adalah orang yang membutuhkan orang lain kan gitu kan Oleh karena itu tugas utama dalam memandikan nah memandikan itu kalau menurut ilmunya Bu api tadi kan memulai dari kebutuhan dasar manusia sampai yang terakhir tadi adalah memberikan apresiasi Jadi kalau misalnya kalau ada orang melakukan inovasi ya kita baik-baiklah memberikan apresiasi Terima kasih sehat sukses kan gitu kan kamu lebih baik itu otomatis akhlak itu mengajarkan otomatis ada orang itu yang kalau bahasa Malangnya itu namanya kalau bahasa Malangnya tuh mencucuk kenapa karena dia tidak bisa memberikan apresiasi karena dia tidak bahagia orang yang bahagia itu adalah orang yang selalu memberikan rasa syukur sabar kan gitu kan syukur sabar dan tawakal makanya orang sabar itu orang yang bahagia selalu memberikan apresiasi Mas Ansori hebat Bu AV hebat kalau kita memberikan apresiasi kepada orang itu Enggak ada enggak ada kurangnya kita kok malah lebihnya banyak ya malah lebihnya banyak kenapa kita tidak bisa apresiasi karena dinding kita itu adalah sangat kerdil Makanya tadi saya Awali belajar itu adalah berubah Bagaimana berubah yang tidak nyaman menjadi nyaman Ternyata dimulai dari kemampuan kita memberi minimal apa memberi senyum kepada orang lain ya memberikan apresiasi kalau kita selalu itu Insyaallah hidup kita itu bahagia gimanapun kita berada tidak akan menjadi yang namanya corpus alenum benda asing tapi kalau kita itu adalah selalu bersama dengan orang lain kemudian diterima rasanya bahagia ketemu Bu AV saya ketemu dengan goviv 20 tahun tidak pernah ada yang namanya class nggak ya mesti ada solusi tapi kalau ketemu dengan orang yang selalu ucace mencucu aduh lewat aja sudah jadi masalah kan gitu kan karena apa dia berteman dengan hatinya setan tapi kalau berteman dengan orang-orang baik itu selalu menerima kelebihan orang lain memahami kekurangan orang lain mengisi kekurangan orang lain dengan kelebihan kita dan kita belajar dari kekurangan orang lain supaya kita menjadi mendekati sempurna Saya kira itu mas Ansori baik berarti kurang lebih Pak Hasan harus kalau bisa membiasakan dan membudidayakan afirmasi positif antar sesama rekan begitu ya betul apalagi dengan bufoni kan gitu selalu apresiasi saya apakah sudah menjawab selaku perwakilan dari Jember siap ini cuma perlu ditambahkan Mbak ini makanya saya bilang tadi bahwa Seorang perawat ini adalah profesi yang saya tekankan lagi di sini Seorang perawat adalah profesi yang satu-satunya membuat tingkat kemandirian keluarga masyarakat dan individu sehingga kesehatannya menjadi meningkat jadi masyarakat itu bukan diajari ketika sakit langsung minum obat itu bukan langsung ini jadi Seorang perawat itu memberikan education ketika seorang itu nyeri Bagaimana skala nyerinya kita kaji bagaimana dia cara menghilangkan nyeri pelan-pelan itu kan tingkat kemandirian jadi tidak ketergantungan nanti masyarakatnya itu menjadi seorang perawat dan di sini karena disposisinya karena disposisi perawat itu kayaknya kurang ini mbak sekarang kurang adanya dialognya sehingga perawat juga perawat kayaknya di bawahnya semua profesi gitu loh padahal kalau kita bicara perawat perawat adalah ketika kita kuliah dulu juga bahwa kita sudah belajar tentang semua ilmu-ilmu baik Kebidanan dan obat dan juga kedokteran itu kita pelajari walaupun itu sebagai dasar saja Mbak Terima kasih Mbak Terima kasih banyak masalah dari Jember luar biasa sekali untuk kesimpulannya juga begitu ya inquiring teman-teman perawat dimanapun berada yang tentu saja bergabung secara online dalam ASN belajar seri 43 ini Baik terima kasih banyak Mas aksesoris sudah resign dan juga Open camp berdiskusi langsung juga dengan dua narasumber saya akan langsung berikan kesempatan pertanyaan yang sudah masuk di room 1 maupun Room 2 melalui kolom chat yang pertama adalah pertanyaan dari Fitri Handayani dari Puskesmas Bendungan Trenggalek Halo apa kabar Trenggalek pertanyaannya Bagaimanakah sikap kita sebagai perawat yang bijak dalam menggunakan media sosial dan batasan-batasan apa yang harus kita patuhi karena kalau misalnya saya mengambil satu dua contoh begitu ya kepada Ibu AFI dan juga Pak Hasan ini sempat ada beberapa kasus begitu penyalahgunaan sosial media terutama untuk konten sosial media yang sebenarnya itu sedikit melanggar kode etik begitu ya apalagi kode etik data dan rekam medis dari pasien begitu nah sebenarnya bagaimana para perawat ini dengan bijak menggunakan media sosial dan batasan-batasan Seperti apakah yang Harus dipatuhi seperti itu mungkin saya mau mendengarkan jawaban terlebih dahulu dari Pak Ahsan silakan Pak Hasan Makasih Mbak Fitri dan guru poni ya Jadi Bapak Ibu sekalian kembali lagi bahwa perawat itu akan selalu diajari tentang berpikir logic sistematik verifikatif logic sistematik verifikat jadi kita selalu bicara bahwa data itu harus logic kemudian sistematik yang kita gunakan itu apa kita selalu diajari mulai dari inspeksi sampai Permisi mulai dari yang namanya pengkajian sampai berikutnya evaluasi yang terakhir tadi yang saya katakan dengan yang namanya kepribadian memang ada orang itu yang sukanya share yang tidak ada maknanya tapi ada orang itu yang nge-share itu mesti bermakna untuk orang lain nah kembali lagi kembali kepada hati kita kalau kita nge-share itu Tujuannya adalah untuk kebaikan ya tidak mengganggu orang lain ya silakan Tetapi kalau itu misalnya banyak mudharatnya kita nge-share itu karena datanya memang tidak termasuk mohon maaf misalnya saya ngirim fotonya Pak poni kepada yang lain untuk apa kepentingannya apa kan gitu kan Nah kembali lagi kepada hati kita kalau hati kita itu baik Insya Allah semua akan kita Tata apa sih untungnya apa sih kurangnya kalau mbak vonis selalu mengajarkan analisa sword Apa sih yang nanti akhirnya adalah kembali kepada kita ya Dan kalau sebagai orang yang beriman itu apa yang kita lakukan itu nanti akan dimintai pertanggungjawaban ya kalau di sekarang mungkin ada somasi tapi kalau nanti di akhirat kan nggak ada somasi lagi oleh karena itu Bapak Ibu sekalian selalu Saya ingin tekankan bahwa Seorang perawat itu harus profesional profesional itu apa Sesuai dengan standar apa yang boleh dan apa yang tidak boleh kami tidak boleh ya hati kita yang mengendalikan Kalau Boleh silakan Saya kira itu dan mungkin dari sisi perawat perempuan begitu ya karena ada beberapa kasus ini lebih banyak dari perawat perempuan begitu Bu AV menurut mereka bahwa apa yang mereka lakukan di sosial media konten yang mereka share ini adalah untuk hiburan semata hiburan untuk mereka sendiri nah ini kan sudut pandang yang ada dua sisi mata koin begitu ya baik dan buruk opini dan juga jawaban dari ibu aves sendiri bagaimana silahkan Bu Baik Terima kasih Mbak poni Terima kasih Bu Fitri pertanyaannya kembali Saya mengingatkan bahwa kita di rumah sakit maupun di dalam pelayanan perawat itu harus melaksanakan menghormati hak-hak pasien ya jadi tolong privasi pasien itu perlu kita jaga ya Oleh karena itu kita harus tahu mana yang bisa kita share dan mana yang tidak boleh kita share ya itu yang pertama ada 18 hak pasien ya itu tolong diperhatikan termasuk di Rumah Sakit pun bahwa data dan pasien itu adalah rahasia dan kita sudah apa ya ketika mengangkat sumpah profesi kita sudah berjanji bahwa kita akan menjaga rahasia pasien yang kita ketahui karena kita sebagai perawat itu yang perlu saya ingatkan sumpah dan janji yang kita ingat ke kita ucapkan ketika kita dilantik disumpah menjadi seorang perawat itu bertanggung jawabnya berat ya selalu diingatkan pertanggungan jawab kita tadi di akhirat nanti enggak ada somasi ya Pak Ahsan tadi bilang ya sudah gitu karena itu pertanggungjawab kita itu berat kalau Sumpah itu jadi bukan ketika ceremonial saja tetapi justru pertanggungan jawab kita kepada Tuhan Yang Maha Esa itulah yang paling berat maka setiap apapun yang akan kita lakukan coba menanyakan pada hati nurani kita Apakah apa yang kita lakukan itu sesuai dengan etika profesi atau tidak Itu kalau terkait dengan pasien ya di media sosial yang kadang-kadang ada kecelakaan langsung di-share loh Itu kan privasi gitu ya Mana yang perlu kecuali kalau kami kebetulan menjadi grup bencana gitu ya kami menge-share itu dalam rangka untuk mencari solusi Bagaimana dengan adanya bencana ini tetapi itu terbatas hanya untuk eee tujuan kebaikan bukan untuk apa ya tadi apalagi untuk hiburan untuk senang-senang itu eee mohon jangan apa ya menarik di atas penderitaan orang lain kan gitu Yang kedua Mbak Ada tadi kecenderungan perawat-perawat muda yang mau eksis tiktokan gitu ya itu bagian dari pelanggaran etika profesi ya ada yang mengatakan Bu itu kan saya sebagai anak milenial saya bukan sebagai perawat saya waktu itu ya saya happy-happy aja tiktokan tetapi kita kan tidak bisa melepaskan diri dari profesi kita orang tahunya kita adalah perawat gitu kalau pasti Kalau dia melakukan tindakan-tindakan yang tidak etis berarti kan profesi perawat juga kena gitu Oleh karena itu kami selalu mengingatkan para generasi milenial ini untuk kembali lagi Ayo perilaku Etik yang sudah kami susun dari DPP PPNI pusat sudah ada itu panduan perilaku Bagaimana berperilaku itu dibaca kembali Supaya kita punya standar mana yang baik dan mana yang buruk walaupun sebenarnya standar yang paling utama adalah hati nurani kita sendiri ya mana kita dari Tuhan sudah dibekali dengan mana yang baik dan mana yang buruk mana yang pantas dan mana yang tidak pantas karena perawat itu sebagai figur ya untuk berperilaku yang baik melayani berakhlak tadi ya jadi figurnya seperti itu Nah kalau perawat perilakunya tidak mencerminkan sebagai seorang perawat tentu pasti loh perawate kok ngono gitu ya kita mungkin ngomong agak keras agak kasar agak loh kok perawat ngomongnya gitu gitu ya jadi memang itu pembiasaan kata Pak Hasan tadi mulai dari apa awal itu harus di pendidikan kita ajarkan kembali barangkali mungkin kalau Kebetulan saya di Stikes Hang tu ya di Surabaya saya mahasiswa saya saya harus mulai mengajari lagi bagaimana setiap ketemu orang harus menyapa selamat pagi selamat siang Assalamualaikum kan gitu kalau ada mahasiswa ketemu tidak menyapa saya akan berhenti dan saya akan menyapa duluan selamat pagi Nak apa kabar Supaya apa itu kan pembiasaan supaya Tadi nanti kata Pak Hasan tidak dilatih lagi pakai pensil untuk senyum simetris seperti Mbak Fani ya tetapi itu adalah otomatis bahwa harus kita biasakan makan ya jangan sambil jalan lah itu kan etika-etika umum yang tetap harus kita pegang sebagai masyarakat Indonesia tadi jati diri karakter bangsa jangan tergerus dengan adanya globalisasi Ayo kita menjadi pribadi bangsa Indonesia yang luar biasa terkenal sopan santun ramah tamah dan berbudi pekerti yang luhur barangkali itu Mbak Tanggapan saya terima kasih saya kembalikan ke Mbak Fani baik luar biasa Terima kasih banyak juga Ibu jadi sekali lagi untuk rekan-rekan perawat terutama untuk rekan-rekan yang ada di Nganjuk begitu ya mohon maaf yang ada di Trenggalek Betul Mbak Fitri mungkin ini juga bisa disampaikan dan disosialisasikan setelah acara ASN belajar ini bahwa apapun yang anda lakukan begitu harus merujuk dari etika yang sudah diajarkan karena memang sudah ada panduannya juga dan selalu ingat bahwa profesi anda ini sudah melekat pula pada diri Anda tindak-tanduk Anda prilaku anda itu juga mencerminkan dari instansi yang melekat pada diri Anda seperti itu ya baik terakhir Pak Hasan dan juga Bu AV ada satu pertanyaan dari Pamekasan Madura dari bapak Haryadi Kurniawan di RSUD dia Muhammad Nur Pamekasan pertanyaannya adalah oh sebelumnya ucapan terima kasih terlebih dahulu kepada PPNI yang telah mendukung perawat dan pelatihan serta seminar dan juga workshop yang sering dilakukan nah pertanyaan saya dalam era Society 5.0 Bagaimanakah peran dukungan op dalam peningkatan jenjang akademis perawat karena pada kenyataannya di pelayanan yaitu di rumah sakit dan Puskesmas perawat yang diperlukan Ini kurang lebih masih D3 dan ners padahal jenjang perawat telah tersedia S2 spesialis dan juga Doktor Nah jadi ini pertanyaannya Bagaimanakah peran dukungan op dalam peningkatan jenjang akademis perawat baik berkenan Ini pertanyaan sudah kami share juga di layar jadi bisa dibaca juga oleh rekan-rekan peserta dan juga sobat ASN berkenan mungkin kali ini bufet dulu yang akan menjawab silakan ibu baik Terima kasih Mbak sesuai dengan undang-undang keperawatan dan juga PMK 2019 yang lalu pelaksanaannya perawat itu ada dua macam vokasi dan profesi vokasi adalah D3 tadi sudah saya jelaskan untuk profesi itu ners maupun spesialis Kemudian pada PMK 26 2019 disebut kanan bawah untuk yang boleh melaksanakan praktek Mandiri nantinya itu adalah yang profesi ners maka yang di D3 diharapkan adalah nanti melanjutkan ke nosnya Jangan hanya D3 nya kalau mau sampai pada profesi karena itu nanti yang boleh praktek Mandiri Nah karena diberi waktu paling lambat 7 tahun maka teman-teman yang di tiga itu masih boleh praktek sampai 2026 tapi 2026 yang boleh praktek Mandiri hanya kemudian Bagaimana yang di rumah sakit sebenarnya di rumah sakit tuntutannya juga sama kita dalam melaksanakan asuhan keperawatan mestinya yang melakukan adalah PPA apa PPA profesional pemberi asuhan kalau profesional pemberi asuhan berarti sebenarnya di Rumah Sakit pun harusnya Nus yang lebih banyak daripada D3 nya kemudian sebagaimana seorang di Kedokteran sudah memiliki spesialisasi spesialisasi sebenarnya keperawatan pun sudah tadi Pak Aksan sudah menyampaikan bahwa ketika sudah berdinas mulai 5 tahun ke atas itu perawat biasanya sudah memilih spesialisasi apa yang harus ditekuni memang saat ini masih banyak mengikuti spesialisasi itu berdasarkan pelatihan Sehingga tadi mendapatkan sertifikat keahlian untuk pelatihan yang diikuti Apakah dia Icu Apakah dia HD Apakah dia jantung dan sebagainya tetapi sebenarnya untuk spesialisasi S2 dan spesialis kita sudah ada 16 spesialisasi yang dikembangkan oleh universitas-universitas harapannya maka pemerintah dalam hal ini ASN juga diberi kesempatan untuk mengambil spesialisasi juga Supaya apa nanti sebagai Mitra dari dokter seimbang kalau dokternya spesialis perawatnya juga spesialis tentu diskusinya akan clock gitu ya akan nyambung itu harapannya jadi baik di rumah sakit maupun di dalam praktek Mandiri pun dan di Puskesmas harapannya teman-teman juga meningkatkan pendidikan formalnya ke jenjang S2 spesialis supaya bisa mengimbangi PPA yang lain barangkali itu Mbak Fani jawaban dari saya terima kasih baik terima kasih Pak Hasan Monggo untuk menjawab pertanyaan dari bapak Haryadi di Pamekasan Makasih Bu Fani ya jadi Pak Haryadi Kebetulan saya masuk colegium PPNI ya di manajemen Jadi kami tugasnya memang mengawal Jadi kalau dulu Memang pendidikan itu kan zamannya Abu AB jaman Saya sekolah itu mulai dari SMK ya atau SBK kemudian G3 ya Nah sekarang memang eranya 2026 harus S1 atau Jadi Bapak Ibu sekalian ya memang untuk meningkatkan jenjang karir itu nggak bisa saja ya nggak bisa aja mesti proses Oleh karena itu ada beberapa cara yang bisa dilakukan ya jadi memang kami pingin nanti perawat-perawat itu ya minimal nanti tunas yang di tiga ikut ners ya Nah cuman ada skala prioritas kalau sudah mau pensiun Masak mau sekolah terus kan gitu kan jadi ada skala prioritas Karena itu ada beberapa cara misalnya di sekolah-sekolah atau di rumah sakit yang sangat terbatas kesempatan untuk sekolah barangkali bisa bekerja sama dengan institusi pendidikan terdekat ya Misalnya kalau di Pamekasan Itu di situ ada namanya Stikes atau apa ya kemudian atau bisa juga dengan Universitas tetapi yang tidak melanggar aturan misalnya jaraknya tidak lebih dari 60 kilo ya nanti Misalnya dengan izin belajar Nah kalau perlu nanti kerjasama sama dengan bbsdm Pak Aris ini yang membuat mounya misalnya Bagaimana ASN itu bisa sekolah legal ya tetapi Bapak Ibu sekalian bisa misalnya dari segi pembiayaan dan segi waktu itu tidak melanggar Karena sekarang banyak sekolah yang kena semprit ya orangnya dari Madura sekolahnya di Jawa kan nggak mungkin terbang tiap hari apa namanya charter pesawat karena aturannya izin belajar itu maksimal 6 kg barangkali akan lebih efektif misalnya kerjasama dengan institusi pendidikan terdekat ya kemudian nanti mungkin dari OP bisa dilibatkan dalam proses dari aspek regulasi PPS dan bisa dilibatkan sehingga nanti semuanya berjalan dengan baik ya jadi harapan Kami memang eh maunya kita itu adalah 26 itu nanti D3 akan habis Tetapi kan nggak semudah itu makanya ada RPL ya dulu SPK di akperkan RPL nanti yang D3 S1 mungkin juga RPL tapi kualitas RPM itu kan tidak sebagus orang reguler Bapak Ibu sekalian begitu juga teman-teman kita yang dari ners nanti Harapan Kita ke arah SP ya spesialis ya s2-nya nanti ya Boleh tapi jangan terlalu banyak ya begitu juga yang SP nanti akan menjadi konsultan kan gitu kan Nah berikutnya teman-teman yang S2 ya didorong ya sekitar 40% itu ke arah S3 ya sehingga nanti teman-teman itu juga bisa menduduki misalnya jabatan struktural yang dipersyaratkan memang sekarang adalah syaratnya adalah pertama adalah berkaitan dengan pangkat minimal kemudian kemampuan minimal salah satunya adalah faktor tidak saya kira itu Bu Fani dari saya terima kasih banyak Pak Hasan untuk Pak Haryadi Kurniawan di RSUD pemahaman Nur Pamekasan sudah menjawab Ya karena ini sangat lengkap dan jelas sekali dari 2 expert narasumber yang sudah kita hadirkan dan mohon maaf karena memang waktu terbatas untuk sesi pertanyaan kami hanya batasi 3 orang saja yaitu tadi sudah diawali oleh Bapak Ansori langsung ya yang secara langsung bertanya Open can dan juga Open Mic kemudian terima kasih kepada Ibu Fitri Handayani dari Trenggalek serta Pak Haryadi dari Pamekasan ketiga penanya ini berhak untuk mendapatkan merchandise menarik sebagai apresiasi dari bpsdm Jawa Timur yang sudah mengikuti ASN belajar seri ke-43 nah sebelum mengakhiri tentu saja kami juga ingin sekali mendapatkan testimonial dari dua narasumber luar biasa yang sudah meluangkan waktu serta membagikan ilmu yang luar biasa kepada kita semua akan diawali oleh ibu AV terlebih dahulu silahkan untuk testimonialnya ya mengenai acara kita pada hari ini luar biasa Mbak Fani acaranya pesertanya banyak ya baik yang melalui link sum juga di atas 700 belum lagi di YouTube kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi ASN jadi harapan saya teman-teman ASN memanfaatkan fasilitas yang sudah dikembangkan oleh BP SDM Provinsi Jawa Timur ini mudah-mudahan ke depan kita bisa dari organisasi profesi PPNI mendapat kesempatan lagi untuk mengisi acara ya Mbak Fani dengan komen lain yang tentu tidak kalah menarik yang mungkin trend dewasa ini apa gitu ya kalau kita daerah bencana karena kami di organisasi juga menangani masalah kebe kami juga melaksanakan kegiatan itu Terima kasih sekali Mbak Fani dan juga terima kasih kepada bapak kepala BP SDM Provinsi Jawa Timur atas acara ASN belajar yang luar biasa ini Terima kasih Mbak Fani Baik terima kasih banyak Ibu Afi luar biasa sekali testimonialnya dan tidak lupa juga kami sekali mendengarkan testimonial dari Pak Hasan silakan Pak Hasan untuk testimonialnya ya terima kasih saya senang sekali bisa ketemu dengan Bu Fani dan orang-orang yang hebat ya adik-adik Saya perawat mulai dari tadi saya lihat dari Madura ya dari Sumenep kemudian sampai Trenggalek yang tembus 7003 ya kebetulan ini teman-teman banyak yang ikut juga teman-teman dari saya ingat dengan Bu afik ketika kita bekerjasama dengan bpsdm tentang yang namanya perawat ahli jadi dulu kita kayaknya Balongsari kayak rumah kita kedua ya hampir tiap minggu mesti rapat dengan Pak Setiono ya kemudian teman-teman yang lain ya mudah-mudahan gayung bersambut ini kami senang sekali bisa meningkatkan bahkan dulu kami pernah dapat brand dari bpsdm berkaitan dengan biaya apa namanya perawat ahli dan peningkatan kompetensi perawat itu dua angkatan dibiayai penuh dari dari istilahnya dulu Badan Diklat Provinsi dan itu bahkan teman-teman untuk percepatan di daerah sampai kabupaten kota selalu minta ya jadi dulu kegiatan kita dengan Bu AV itu hampir tiap minggu mesti lari ke dalam sehari sampai hapal jalan-jalannya kecil itu tahu karena sering macet Terima kasih atas kesempatannya mudah-mudahan lain kali bisa ketemu lagi dengan suasana yang lain dan kami memberikan penghargaan kepada Pak Aris dan Pak Setiono serta Bu Uci yang selalu kontak dengan kami sehingga terwujud acara ini dan terima kasih Ibu Abe atas pengertiannya walaupun Dada ya Tapi beliau memang saling nyambung dan luar biasa bisa memberikan membangkitkan adik-adik kita semua sekian saya kembalikan ke kebun Baiklah luar biasa saya sepertinya harus berguru dengan Pak Hasan dan buah ape tidak hanya mengenai keperawatan tapi juga jalan tembus ke sini ya ke kantornya bpsdm nih Semoga bisa bertemu langsung juga dan kita bisa berjumpa di acara selanjutnya di gedung bpsdm kepada Pak Hasan dan juga bahwa sebelum menutup Kami ingin Mengawali dengan foto bersama untuk momen kali ini silahkan untuk rekan-rekan peserta ASN belajar dan juga sobat ASN untuk Open Mic Open camp dulu saja tanpa Open Mic ya Open camp karena kita mau foto bersama nih biasanya saya selalu mengajak yel-yel makanya saya tadi ngajak Open Mic tapi untuk kali ini kita hanya Open camp saja begitu ya dengan background yang Senada untuk bapak dan ibu sobat ASN peserta webinar seri belajar ke 43 yang belum mendownload biasanya ada di kolom chat ya untuk link background supaya keseragaman kita ini tanda sebagai kekompakan kita dan antusiasme dalam mengikuti acara ASN belajar seri ke-43 baik sudah ada beberapa kolom yang paling lengkap mungkin yang kolom lengkap terlebih dahulu kita akan foto bersama izin Jika memungkinkan masker dilepas Jika memungkinkan ya namun jika tidak memungkinkan boleh tetap menggunakan masker mulai dari hitungan dari saya ya baik nah ini ada satu kolom yang sudah buka masker semua nih baik Siap mulai dari 3 2 1 terima kasih Boleh ke sebelahnya lagi kolomnya Terima kasih banyak bapak dan ibu rekan-rekan perawat seluruh Indonesia kita ke kolom berikutnya sudah lepas masker semua ya Jika memungkinkan baik puasa kedua Boleh dong kita tangannya mengepal sebagai tanda semangat nih perawat Indonesia yang luar biasa Siap 1 2 3 Ada lagi satu yang Open camp semuanya supaya pas Nah ini dia lengkap ya satu kali lagi dengan tangan jempol tiga dua satu baik berikanlah untuk kita semua luar biasa di hari Kamis awal November bulan baik dan juga awal yang baik memulai kegiatan Terima kasih terutama untuk kedua narasumber yang luar biasa Ibu AV dan juga Pak Hasan beliau-beliau ini adalah narasumber yang kompeten luar biasa sangat lengkap sekali memberikan pemaparan materi dan penjelasannya kepada kita semua dan kami juga mengapresiasi kepada seluruh rekan-rekan perawat yang sudah mengikuti mulai dari awal tadi jam 9 hingga akhir ini karena saya yakin Di balik semua tugas pekerjaan Anda di tengah minggu ini Anda masih menyempatkan diri untuk upgrading diri move up dan juga belajar dengan tema yang luar biasa baik Akhir kata saya Fani Patricia mengucapkan terima kasih atas atensi anda semua tetap semangat belajar dan sampai berjumpa di ASN belajar berikutnya wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh satu lagi Sebelum saya lupa ada lomba yang harus anda ikuti teman-teman multimedia akan Munculkan untuk player lombanya karena tadi di awal saya sudah mengajak anda semua untuk bisa mengikuti lomba ini sekali lagi kategorinya bisa anda pilih bapak dan ibu dan juga perawat terutama rekan-rekan perawat yang hari ini ikut ya karena ini temanya ada yang sangat berhubungan yaitu sustainable Development Goals hari ini masih segar diingatan segar di kepala dan catatan untuk itu langsung saja Anda bisa ikuti hadiahnya juga luar biasa persamaan dari bpsdm Jawa Timur nah ini dia kayaknya kurang jelas deh Van kalau saya mau ikutan silahkan anda langsung hubungi saja melalui WhatsApp Isma dan Betty di nomor yang tertera atau Anda stalking saja anda klik untuk Instagram bpsdm Jatim di bpsdm Jatim tanpa spasi Nah ini dia syarat ketentuannya kemudian juga hadiahnya Seperti apa sudah ada qr-nya juga jadi memudahkan anda Untuk dapat mengikuti lomba siapapun karena memang untuk ASN belajar setiap serinya ini mengajak rekan-rekan ASN dari berbagai macam bidang jadi tidak terbatas hanya untuk rekan-rekan perawat hari ini saja baik benar-benar mengakhiri untuk seri ke-43 kali ini Terima kasih banyak bpsdm Jawa Timur sukses selalu untuk anda semua dan jadilah ASN berakhlak Terima kasih Mbak Fani semua Terima kasih [Musik]