WEBINAR ASN BELAJAR SERI 3 - BREAKTHRU 2023 BY LEADING INNOVATION
ZFJ2rtVO4qY • 2023-02-02
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
bagi [musik] pengembangan kualitas SDM
Aparatur Sipil Negara [musik]
baik dari Jawa Timur maupun dari
berbagai daerah lain.
[musik]
Baby, You give me ice [musik] and
you're giving me wind and rain.
Some [musik] kind of butterfly.
Baby, you get me up.
You whip up my appetise. [musik]
Don't leave me ey and drive.
Oh,
I don't want to jinx it [musik] baby
and
myself.
[musik]
Don't want to overthink it, baby.
Just
[musik]
baby. You get me I
You're giving [musik] me wind and rain.
Some kind of butterfly.
[musik]
Maybe you me up.
You whip up my [musik]
time.
Don't leave me and drive.
Oh,
but I don't [musik] want to jinx it,
baby.
Let's not get [musik] ahead of my time.
Oh, [musik]
but I don't want to miss you, baby.
So, I [musik] stand up at my by
Oh.
[musik]
Maybe you give me
win In the rain
it's gna butterfly
[musik]
baby you me
[musik]
you're up my
don't leave me dr
you get me I [musik]
ging rain [musik]
some kind of butterfly
baby Maybe you feel that [musik]
you're whip up my time.
Don't leave me here.
Oh.
[musik]
Oh.
[musik] Oh.
Oh.
Oh. [musik]
Oh.
[musik]
Oh man.
[musik]
Ada satu message yang saya ingin
sampaikan dengan
diskusi hari ini adalah kalau [musik]
Anda ingin membangkit Indonesia sebagai
satu negara yang punya industri dan
bisnis yang kompetitif [musik]
sebagai pegawai negeri
kita harus memberi satu jasa yang justru
mendorong rakyat kita untuk berusaha.
Kalau kita melihat orang datang dengan
sifat terima-terima ya, takdir-takdir
dalam hidupnya, itu berarti rakyat itu
tidak berkuasa, tidak punya
punya kekuatan untuk berusaha apa, tidak
optimis.
Sangat berkaitan. [musik] orang harus
pakai akalnya dan juga etik dan moral
dalamusan. Dan inilah yang kita harapkan
daripada pegawai negeri. [musik]
Moral, etik, ee akal ini semuanya sangat
kunci.
Moral moral, etik, dan akal. Terima
kasih Prof Edward. Boleh kita berikan
applause untuk Prof. Edward.
[musik]
Bapak, Ibu yang sudah hadir di
Sasanawiata Praja, [musik]
mohon izin boleh sedikit bergeser ke
depan Bapak Ibu tempat duduknya. [musik]
Kita jumpa lagi dalam webinar ASN
belajar yang dipersembahkan oleh BPSDM
Provinsi Jawa. Bagatut, monggo Mbak
Novi.
Sebelum memulai acara [musik] kita pada
hari ini,
hal yang patut sobat ASN perhatikan
[musik]
agar acara dapat berjalan dengan lancar.
yang pertama tulis nama [musik] sesuai
dengan format
sekaligus boleh diinformasikan ke
teman-teman yang lain karena jam 09.00
Kita mulai kamera matikan mikrofon
sedikit dipercepat untuk naik ke lantai
du.
Lalu pastikan posisi kamera tidak
membelakangi cahaya agar wajah sobat ASN
dapat terlihat dengan jelas.
Dan jangan lupa gunakan virtual [musik]
background yang sudah kami sediakan.
Virtual background dapat diunduh pada
link yang [musik] dikirimkan melalui
WhatsApp bagi sobat ASN yang sudah
mengisi link pendaftaran.
Apabila Sobat ASN ingin mengajukan
pertanyaan atau berpartisipasi
interaktif, [musik]
Sobat ASN dapat menggunakan reaction
angkat tangan atau raise hand pada Zoom
meeting.
Siapkan pula alat tulis sobat ASN.
Selain untuk mencatat hal-hal penting,
hal ini dapat mempertajam pemahaman
Sobat ASN tentang materi yang
disampaikan.
Untuk mendapatkan sertifikat elektronik
pada webinar ini, Sobat ASN [musik]
wajib mengisi link presensi yang kami
bagikan pada saat webinar berlangsung.
Jangan lupa [musik] juga untuk mengisi
link kuisioner ya agar sertifikat
elektronik [musik] Sobat ASN dapat
langsung diunduh.
Itulah beberapa hal yang patut Sobat ASN
perhatikan selama mengikuti webinar ini.
Selamat [musik] mengikuti webinar ASN
Belajar.
[musik]
Aduh, gimana sih ini? Kok sertifikatnya
belum muncul juga ya? Padahal udah isi
link presensi.
Ada apa sih, Bro? Kok kelihatannya
bingung begitu? Ini loh, Bu. Saya kan
sudah isi link presensi, tapi kok
sertifikatnya belum ada ya? Padahal kan
katanya setelah isi link presensi kita
dapat langsung mengunduh sertifikatnya.
Bu Novi sudah mengisi link kuisioner
belum? Hah? Kuisioner apa, Bu? Jadi
setelah mengisi link presensi, Bu Novi
juga harus mengisi link kuisioner MONEF.
Baru deh sertifikat akan dikirimkan
melalui What. Sini, sini Bu, saya
bantuin.
[musik]
Berikut ini adalah tutorial cara
menggunakan aplikasi IndeF untuk
mendapatkan eertifik. [musik]
[musik]
ASN akan dapat langsung mengunduh
e-sertifikat.
Ingat ya, link e-sertifikat yang
diterima setiap orang akan berbeda dan
semua pesan pemberitahuan ini akan
dikirimkan melalui WhatsApp bukan email.
Nah, gimana Bu Novi? Mudah bukan?
Wah, iya Bu Yanti ternyata mudah dan
cepat ya. Terima kasih banyak Bu atas
bantuannya. Saya udah enggak bingung
lagi deh. Sama-sama, Bu Novi.
Nah, untuk Sobat ASN jangan lupa untuk
segera mengisi link presensi ya. Karena
link presensi hanya dapat diakses pada
hari H pelaksanaan webinar sampai dengan
pukul 23.59 waktu Indonesia bagian
barat.
Tetap semangat dan ikuti terus webinar
ASN belajar.
Apa
sih yang [musik] kita inginkan untuk
masa depan? Keluarga yang sehat,
pendidikan yang merata,
akses untuk air [musik] bersih, ekonomi
yang kuat,
atau lingkungan yang terawat?
Semua itu adalah
cita-cita kita [musik] bersama. Melalui
sustainable development goals atau SDGs,
negara-negara termasuk Indonesia [musik]
telah turut serta dalam mewujudkan
tujuan bersama tersebut. Indonesia
sendiri sudah membuat banyak pencapaian
seperti
tingkat [musik] kemiskinan yang terus
berkurang,
akses pelayanan publik yang semakin
baik,
pendidikan [musik] dasar yang semakin
tercukupi,
dan tingkat literasi nasional yang
tinggi.
Akan tetapi, kita tidak [musik] boleh
lemah
sebab masih banyak tantangan yang
menghadang di depan mata.
Ketimpangan sosial masih sangat
Ketimpangan sosial [musik]
yang masih sangat terasa.
Kebakaran dan kerusakan hutan.
Kebakaran dan kerusakan [musik] hutan.
Kekerasan terhadap perempuan.
Sampah plastik yang [musik] merusak
lingkungan.
Samp yang merusak lingkungan.
Pengangguran anak muda yang masih
pengangguran anak muda yang masih
tinggi.
Pekerjaan-pekerjaan yang belum usai
[musik] ini harus segera kita tuntaskan.
Semua tantangan ini bisa kita taklukkan
hanya [musik] bila kita bergerak
bersama. Sebab saya yakin
tanpa kamu
kebakaran hutan akan terus ada.
Tanpa [musik] kamu
perempuan akan terus berhadapan dengan
kekerasan. Tanpa kamu,
anak-anak Indonesia [musik] masih terus
belajar tanpa lampu.
Tanpa kamu,
anak-anak Indonesia masih juga tidak
mendapatkan gizi yang cukup.
Dan tanpa kamu,
potensi [musik] anak muda menjadi
pengangguran akan terus ada.
Tanpa kamu,
tujuan-tujuan [musik] kita itu hanyalah
mimpi belaka. Jadi,
mari kita berjalan beriring. Mari kita
berjalan [musik] beriring.
Mewujudkan cita-cita kita bersama.
Mewujudkan cita-cita kita bersama. Dan
[musik] pastikan tak ada satuun kawan
kita yang tertinggal di belakang.
17 tujuan untuk mengubah Indonesia yang
lebih baik. Mari kita bangun Indonesia
bersama-sama.
[musik]
Sesungguhnya
[musik]
peningkatan ketentraman kemudian
ketertiban umum dan peningkatan kualitas
pelayanan publik bagi masyarakat di Jawa
Timur.
[musik]
hanya jadi eksportir bahkan saja maka
Indonesia tidak [musik] akan bisa
menjadi negara
[musik]
kita menghadapi perubahan yang luar
biasa karena itu kita harus melahirkan
orang yang berasa tepat
Iya. Jangan diikut tanpa strategi. Nah,
strateginya itu harus demen ya. Jadi aku
juga sayang
tidak
[musik]
[musik] bertemu dengan orang yang kita
temui hari itu first impression kita itu
yang menentukan apakah hari itu waktu
ketemu first impressionnya tadi positif.
Kalau positif akan dibawa oleh orang
tersebut akan [musik]
paling dalam. Betul.
Betul.
Ya. Sebelah kanan ada tiga macam. Pisau
yang paling tua
[musik]
ya. Salam optimis.
Luar biasa.
[musik]
Baik Bapak Ibu ucapkan selamat datang.
Salam optimis Jim Bant,
[musik]
Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian
Dalam Negeri, Bapak Dr. Drandas Agus
Patoni, M.Si. Kita berikan tepuk tangan.
Pemerintahan itu tidak boleh staan dan
pemerintahan itu selalu ada solusi. Jadi
apapun masalahnya selalu ada solusi. APD
tidak ada perdaya bisa pakai peran
daerah misal. Anggaran tidak tersedia
boleh dilaksanakan yang penting adalah
kita tahu aturannya, tahu caranya.
Waduh.
macam-macam. Wah, nanti naik lagi. Oh,
turun lagi misalnya. Ada apa? Semakin
banyak orang komen semakin bagus kenapa
konten kita akan
floating? Kalau dalam bahasa sos akan
akan akan kayak baron
bertahun-tahun itu ada mitos dalam
kehidupan orang tidak bisa melakukan ini
terjadi
jadi segala sesuatu yang masih
saya bertugas saudara adalah memilih
Impossibility.
Saatnya kita emosional booster. Bukan
vaksin aja yang diboster, mental kita
harus diposter. Kita kegiatan.
Kalau itu semua bisa kita jalankan
dengan baik, maka insyaallah akan kita
dapat yang namanya public trust. Oleh
karena itu, ayo kita buktikan.
loyalitas kita, kesetiaan kita bukan
apa-apa, tapi ayo program-program yang
menjadi komitmen politik kita, komitmen
kemasyarakatan kita yang masih belum
tercapai.
Optimis
[musik]
BBSDM Provinsi Jawa Timur.
Halo
dari Kepala Bidang PKK
ya. Langsung saja.
Hai
undur
[musik]
Innovation. What is it? How do you do
it? Innovation is all about coming up
with new ideas or improving old ones.
[musik] We can think about innovation as
a process to create these ideas and test
them. From scientists to designers,
artists to engineers, anyone can
innovate to solve problems. This process
starts off with a need or a challenge.
What is a problem that you might like to
solve? Have a think about all the
different ways to solve this problem.
What already exists? What materials can
you use? Think about some inspiration
from the world around you [musik] or
even ask some friends to help you come
up with some ideas.
Then make a prototype. A prototype is
like a draft. It doesn't have to be
perfect or work properly or even use the
same materials as the final product.
Often you'll make lots and lots of
prototypes before your final design.
In order to figure out whether it does
what you want it to do, you need to test
it. This is often the part where you
learn the most about your idea. Is your
prototype doing what you want it to do?
Can you improve it? What changes would
you like to make? After testing your
prototype, [musik] figure out what you
want to change and refine it. Did it
fail completely? Great. Use this failure
as feedback to help improve it. You can
change something big or small or even go
back to the drawing board and start from
the beginning. [musik]
Innovation is nothing new. Everyone has
done it at some point in their lives.
Whether it's making a new invention,
coming up with a new dance routine, or
even writing a story. Have a look around
you. Are there any problems or
challenges that you'd like to solve?
Next time you have a problem, have a go
using this process.
Have a go thinking, making, trying
[musik] and refining. You never know
what you could come up with.
[musik]
Aduh, gimana sih ini? Kok sertifikatnya
belum muncul juga ya? Padahal udah isi
link presensi.
Ada apa sih, Bu Novi? Kok kelihatannya
bingung begitu? Ini loh, Bu. Saya kan
sudah isi link presensi tapi kok
sertifikatnya belum ada ya? Padahal kan
katanya setelah isi link presensi kita
dapat langsung mengunduh sertifikatnya.
Bu Novi sudah mengisi link kuisioner
belum?
Hah? Kuisioner apa, Bu? Jadi
[musik]
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Waalaikumsalam.
Selamat pagi. Salam sejahtera bagi kita
semua sobat ASN di mana pun berada.
Senang sekali pagi hari ini saya Grace
Mamahit bisa kembali lagi berjumpa dan
juga menyapa seluruh sobat ASN dalam ASN
belajar seri 3. Kita berikan tepuk
tangan untuk acara kita yang luar biasa
dan memang begitu luar biasa karena ini
berbeda dari seri-seri yang sebelumnya.
di ruangan ini tepatnya di Sasanawiata
Praja. Saya tidak sendirian tapi ada
seluruh karyawan atau pegawai dari BPSDM
Provinsi Jawa Timur hadir bersama-sama
dengan kita. Boleh kita berikan tepuk
tangan.
Dan tentu saja hadir juga salah satu
narasumber kita yaitu Prof. Candra Fajri
Ananda, S. M.Sc., PhD. Selamat datang,
Prof. Tentu saja ini bukan kali yang
pertama Profesor dapat hadir karena
sudah sering sekali terus membersamai
program di Cororpu SDJIS BPSDM Provinsi
Jawa Timur. Dan pagi hari ini, Sobat
ASN, saya juga ingin menyapa seluruhnya
yang berada di Zoom maupun juga di
YouTube BPSDM Jatim TV. Jangan lupa kita
punya jargon kali ini ASN belajar. Jadi
kalau saya sampaikan ASN belajar boleh
dibalas dengan semangat belajar, sukses
bersama. Kita coba ya, kita coba ASN
belajar
semangat belajar sukses bersama. ASN
belajar
sukses bersama. Kita berikan tepuk
tangan sekali lagi.
Baiklah, Bapak Ibu, pagi hari ini juga
sudah hadir di virtual bersama-sama
dengan kita. Beliau
luar biasa sekali karena sudah
menyempatkan waktu bersama-sama dengan
kita ya. Nanti kita akan dengarkan
bersama keynote speech beliau. Sobat ASN
di ASN belajar seri ketiga ini kita
punya satu tema yaitu breakthrough 2023
by leading innovation. Kata inovasi
jelas sudah tidak asing lagi di telinga
kita dan bahkan sudah sering dilakukan.
Korpu SDJIS BPSDM Provinsi Jawa Timur
salah satu instansi yang juga mencetak
berbagai inovasi. Bahkan sudah ribuan
dari para peserta-peserta pelatihan yang
lulus dari kawah candra di muka Provinsi
Jawa Timur. Ya. Namun
tentu saja yang menjadi tantangan kita
sekarang bagaimana kita melahirkan atau
menciptakan inovasi-inovasi baru yang
lain daripada yang lain, namun juga bisa
menjadi solusi dan memberikan alternatif
bagi masyarakat untuk memberikan
pelayanan publik yang terbaik. Ya. Dan
tentu saja bukan hanya itu, tapi tujuan
kita bersama adalah mewujudkan birokrasi
yang berkelas dunia. Hari ini di seri
ketiga dalam tema Breakthrough 2023 by
Leading Innovation, kita akan tahu
bersama langkah-langkah seperti apa,
praktik-praktik baik seperti apa, bahkan
juga mindset apa yang sebenarnya harus
kita miliki dan kita lakukan untuk
terciptanya inovasi-inovasi baru,
inovasi-inovasi
yang lain daripada yang lain. Kita akan
temukan jawabannya hari ini. Dan jangan
lupa kita juga mau ingatkan untuk sobat
ASN, Bapak, Ibu yang juga sudah ada di
Sasanawiata Praja sudah isi link
presensi. Jika belum boleh langsung dian
saja QR code yang ada di meja
masing-masing. Kemudian untuk sobat ASN
yang bergabung di virtual baik di Zoom
dan juga di YouTube kita silakan ada di
running tag yang ada di layar Sobat ASN
yaitu bit.ly/hadir.
/hadirbreakthrough.
Jangan lupa hanya huruf besar ya.
Bit./hadirбakthrough.
Dan kemudian setelah mengisi presensi
sobat ASN bisa juga mengisi link MONEV
monitoring dan juga evaluasi.
Kalau sudah isi link MONEV baru Sobat
ASN bisa mengunduh sertifikatnya ya. Dan
tentu saja layanan contact person kita
di WA 082119411
akan dibuka sampai 2 hari ke depan. Jadi
jika ada sobat ASN yang belum familiar
menggunakan aplikasi INDEF untuk
mengunduh sertifikat ini, jangan
khawatir. Don't worry ya. Kita akan
bantu Sobat ASN sampai link presensi ini
akan berlaku sampai tanggal sampai hari
ini saja pukul 23.59 59 sampai nanti
malam ya. Pastikan data yang dimasukkan
benar karena tentunya ini juga merupakan
salah satu praktik baik Sobat ASN untuk
memasukkan data dengan benar. Karena
data yang sudah masuk dalam aplikasi
INDF tentu saja tidak bisa direvisi
manual. Baiklah, sobat ASN, jangan lupa
juga kita mau ingatkan
bahwa di Instagram kita di BPSDM Jatim
dan juga Wipro Communication, kita punya
giveaway tebak kata. Hadiahnya
macam-macam, banyak sekali dan tentu
saja ini eksklusif ASN belajar. Ada
payung, ada power bank, ada diffuser,
dan juga ada t-shirt. Jangan sampai
sobat ASN melewatkannya. Ada juga yang
katanya sudah sempat koleksi nih
kayaknya merchandise ASN belajar ya.
Baik, sebelum kita akan dengarkan
keynote speaker kita yang hari ini
sepertinya sedikit terkendala tapi kita
akan maksimalkan. Baiklah kalau begitu
kita akan saksikan terlebih dahulu satu
tayangan berikut ini tentang The
Innovation Cycle.
Innovation. What is it? How do you do
it? Innovation is all about coming up
with new ideas or improving old ones. We
can think about innovation as a process
to create these ideas and test them.
From scientists to designers, artists to
engineers, anyone can innovate to solve
problems. [musik]
This process starts off with a need or a
challenge. What is a problem that you
might like to solve? Have a think about
all the different ways to solve this
problem. What already exists? What
materials can you use? Think about some
inspiration [musik]
from the world around you or even ask
some friends to help you come up with
some ideas.
Then make a prototype. A prototype is
like a draft. It doesn't have to be
perfect or work properly or even use the
same materials as the final product.
Often you'll make lots and lots of
prototypes before your final design.
In order to figure out whether it does
what you want it to do, you need [musik]
to test it. This is often the part where
you learn the most about your idea. Is
your prototype doing what you want it to
do? Can you improve it? What changes
would you like to make? After testing
your prototype, [musik] figure out what
you want to change and refine it. Did it
fail completely? Great. Use this failure
as feedback to help improve it. [musik]
You can change something big or small or
even go back to the drawing board and
start from the beginning. Innovation is
nothing new. Everyone has done it at
some point in their lives. Whether it's
making [musik] a new invention, coming
up with a new dance routine, or even
writing a story. Have a look around you.
Are there any problems or challenges
[musik] that you'd like to solve? Next
time you have a problem, have a go using
this process. Have a go thinking,
making, trying and refining. You never
know what you could come up with.
economy chemical companies courcing
[musik] ideas globally consumer goods
companies utilizing artificial
intelligence socialer
companies [musik] of
[musik]
aduh gimana sih ini kok sertifikatnya
belum muncul juga ya padahal udah isi
link presensi sih. Ada apa sih, Bu Novi?
Kok kelihatannya bingung begitu?
Ini loh, Bu. Saya kan sudah isi link
presensi tapi kok sertifikatnya belum
ada ya? Padahal kan katanya setelah isi
link presensi kita dapat langsung
mengunduh sertifikatnya. Bu Novi sudah
mengisi link kuisioner belum?
Hah? Kuisioner apa, Bu? Jadi setelah
mengisi link presensi, Bu Novi juga
harus mengisi link kuisioner MONF. baru
deh sertifikat akan dikirimkan melalui
WhatsApp. Sini sini Bu, saya bantuin.
Berikut [musik] ini adalah tutorial cara
menggunakan aplikasi INDEF. Untuk
mendapatkan e-sertifikat, yang pertama
pastikan Sobat ASN sudah mengisi link
pendaftaran yang terdapat pada Flyer ASN
belajar. Link pendaftaran ini dapat
diisi maksimal 1 hari sebelum acara
webinar dilaksanakan.
PSN akan dapat langsung mengunduh
e-sertifikat.
Ingat ya, link e-sertifikat yang
diterima setiap orang akan berbeda dan
semua pesan pemberitahuan ini akan
dikirimkan melalui WhatsApp bukan email.
Nah, gimana Bu Novi? Mudah bukan?
Wah, iya Bu Yanti ternyata mudah dan
cepat ya. Terima kasih banyak Bu atas
bantuannya. Saya udah enggak bingung
lagi deh. Sama-sama, Bu Novi.
Nah, untuk sobat ASN jangan lupa untuk
segera mengisi link presensi ya. Karena
link presensi hanya dapat diakses pada
hari H pelaksanaan webinar sampai dengan
pukul 23.59 Waktu Indonesia bagian
barat.
Tetap semangat dan ikuti terus webinar
ASN belajar.
[musik]
Innovation. What is it? How do you do
it? Innovation is all about coming up
with new ideas or improving old ones. We
can think about innovation as a process
to create these ideas and test them.
From scientists [musik]
to designers, artists to engineers,
anyone can innovate to solve problems.
This process starts off with a need or a
challenge. What is a problem [musik]
that you might like to solve? Have a
think about all the different ways to
solve this problem. What already exists?
What materials can you use? [musik]
Think about some inspiration from the
world around you or even ask some
friends to help you come up with some
ideas.
Then make a prototype. A prototype is
like a draft. It doesn't have to be
perfect or work properly or even use the
same materials as the final product.
Often you'll make lots and lots of
prototypes before your final design.
In order to figure out whether it does
what you want it to do, you need to
[musik] test it. This is often the part
where you learn the most about your
idea. Is your prototype doing what you
wanted to do? Can you improve it? What
changes would you like to make? After
testing your prototype, [musik]
figure out what you want to change and
refine it. Did it fail completely?
Great. Use this failure as feedback to
help improve it. You can change
something big or small or even go back
to the drawing board and [musik] start
from the beginning. Innovation is
nothing new. Everyone has done it at
some point in their lives. Whether
[musik] it's making a new invention,
coming up with a new dance routine, or
even writing a story. Have a look around
you. Are there any problems or
challenges that [musik] you'd like to
solve? Next time you have a problem,
have a go using this process.
Have a go thinking, making, trying
ini, perkembangan teknologi informasi
sudah menjadi aspek penting bagi
peningkatan di segala bidang. Salah
satunya pada rana pemerintah Kota
Surabaya, Distruk Capil Kota Surabaya
sebagai perangkat daerah selaku instansi
[musik] pelaksana yang membidangi urusan
administrasi kependudukan terus berupaya
untuk memberikan pelayanan terbaik yang
[musik] mudah, cepat, santun, dan
sepenuh hati dengan mencetuskan berbagai
inovasi aplikasi dan inovasi layanan.
Diharapkan dengan hadirnya inovasi
pelayanan tersebut mampu untuk
memudahkan masyarakat dalam mengurus
administrasi kependudukan. Salah satu
inovasi dari Disduk Capil Kota Surabaya
adalah program Londong Balap. Londong
[musik] Balap menjadi salah satu inovasi
layanan integrasi pelayanan terpadu yang
merupakan akronim dari layanan online
dan terpadu [musik] one gate system
bersama di Stuk Capil Kota Surabaya dan
Pengadilan Negeri Surabaya.
Inovasi layanan ini hadir untuk menjawab
sejumlah permasalahan masyarakat terkait
pergantian dokumen kepeludukan seperti
perubahan nama, tempat tanggal lahir,
jenis kelamin, dan nama orang tua di
akta kelahiran yang dalam hal ini
membutuhkan [musik] putusan pengadilan
negeri. Pemohon yang ingin menggunakan
layanan londong balap [musik] cukup
mendaftar di kelurahan. Setelah itu akan
dilakukan proses review oleh pengadilan
negeri dan jika sudah divalidasi [musik]
nantinya akan diberikan jadwal sidang
untuk menerima keputusan pengadilan
negeri dan produk adindung seperti akta
kelahiran, KK, dan KTP elektronik secara
langsung. Dari registrasi sampai ke
proses persidangan semuanya berjalan
lancar.
Proses sesuai dengan prosedur. He
lancar,
tidak ada halangan. sidangnya juga
sangat cepat dan [musik]
sangat mudah untuk kita ya sebagai
warga.
Kolaborasi pelayanan melalui lontong
balap ini [musik] sebagai sarana untuk
membangun kepercayaan masyarakat
terhadap penyelenggara pelayanan publik
khususnya pengadilan negeri Surabaya dan
[musik]
Pemerintah Kota Surabaya.
Warga Kota Surabaya, yuk dokumen
kependudukanmu diurus segera. Bagi yang
sudah punya kartu keluarga, punya KTP
elektronik, cek lagi datanya sudah
di-update atau [musik] belum. Datanya
sudah data terbaru atau belum. Karena
memiliki dokumen kependudukan adalah
langkah pertama untuk bisa mendapatkan
pelayanan publik yang lengkap. [musik]
Terima kasih, Pak Walikota, Pak Kepala
Dinas DUP Capil. Terima kasih seluruh
warga Surabaya. Maju terus, sehat terus,
sukses selalu.
Seluruh saudara-saudara saya di Kota
Surabaya melakukan [musik] atau mengurus
adminuk di Kota Surabaya jauh lebih
mudah sekarang. Ayo cepat diurus
sehingga pelayanan publik Surabaya akan
tepat sasaran yang menjadi yang terbaik
bagi warga kota Surabaya. [musik]
[musik]
Sobat ASN, kita masih di ASN belajar
seri ketiga. Boleh kita berikan tepuk
tangan.
Tentu saja masih semangat. Coba cek dulu
semangatnya. ASN belajar.
Semangat belajar. Sukses bersama. Nah,
berikut ini kita akan bersama-sama
mendengarkan keynote speech yang akan
disampaikan oleh Sekretaris Kementerian
Perencanaan Pembangunan Nasional,
Sekretaris Utama Badan Perencanaan
Pembangunan Nasional yang sudah
bergabung secara virtual bersama kita,
yaitu Bapak Dr. Ir. Taufik Hanafi, MUP.
[musik]
Bapak Taufik selamat pagi.
Selamat pagi.
Baik.
Apakah suara saya
boleh sedikit dikeraskan Bapak
biar terdengar lebih jelas?
Baik Bapak selamat pagi Pak Taufik
pagi
I. Silakan Bapak. cukup
ya cukup cukup jelas. Silakan Pak Taufik
ee bisa dimulai ya.
Ya, silakan Bapak.
Baik. Ee terima kasih yang kami hormati
Bapak Kepala BPSDM Provinsi
Jawa Timur, Pak Aris. Terima kasih nih
Pak Aris atas
kesempatannya.
Yang kami hormati para pembicara ya di
sini yang telah hadir bersama kita dan
yang kami banggakan
seluruh
ASN Provinsi Jawa Timur yang hadir pada
acara yang sangat penting ini adalah
seri ketiga ASN
belajar.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Salam sejahtera buat kita semua. Om
swastiastu.
Salam sehat untuk kita semua. Sekali
lagi terima kasih atas kesempatannya.
Saya kira forum seri 3 ASN belajar ini
merupakan forum yang sangat penting,
terutama sejalan dengan tema acara kita
pada pagi hari ini yaitu breakthrough
2023 by Leading Innovation. Jadi ini
termasuk forum yang menurut hemat kami
sebagai bagian upaya prakarsa Provinsi
Jawa Timur untuk membangun ekosistem
inovasi
ya. Karena inovasi ini membutuhkan
ekosistem yang kondusif untuk seluruh
komponen ya, pemerintah Provinsi Jawa
Timur mulai dari tingkat provinsi,
kabupaten, kota ya ini seluruhnya perlu
ee apa membutuhkan ekosistem
inovasi yang kondusif. Jadi ini ee
merupakan prakarsa yang sangat baik.
Oleh karena itu, kami menyampaikan
apresiasi dan penghargaan yang sangat
tinggi. Apalagi kalau kita perhatikan
saat ini yang sudah bergabung bersama
kita ini sudah
dalam berbagai kegiatan yang berhubungan
dengan ekonomi baik di tingkat nasional
bahkan juga internasional. [musik] Saat
ini juga beliau menjabat sebagai guru
besar Universitas Brawijaya. Ladies
[musik] and gentlemen, please give
applause. Bapak Profandra Fajri Ananda,
S. MSC, PhD.
[musik]
Bismillahirrahmanirrahim.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Waalaikumsalam.
Selamat pagi dan salam sejahtera bagi
kita semua. Ee sebelumnya
kita mungkin bisa belajar ya ee bahwa
penyelenggaraan secara hybrid ini
ternyata memang bisa ee ada gangguan
seperti sekarang. Tapi setidaknya
applause untuk kita semua ASN
yang terus mau belajar,
yang terus mau berubah untuk menjadi
lebih baik.
Hari ini saya ucapkan terima kasih untuk
undangan eh sharing-nya terutama
pada Pak Aris sebagai Kepala BPSDM
dan sekaligus sebagai PJ Walikota Batu.
Kenapa saya sebut ini? Karena kebetulan
saya tinggalnya di Batu. Jadi, Pak Aris
ini walikota saya.
Yang kedua, ee tentu para pembicara, Pak
Yonan, kebetulan sebenarnya mulai hari
ee Selasa saya itu di Jakarta dan
mestinya saya minta online juga, tapi
kata Pak Sugeng, "Oh, jangan on ee
online, Prof." gitu. Karena kita
diharapkan seluruh warga BBSDM juga
mengikuti secara langsung. Dan kebetulan
Bu Menteri hari ini ngisi acara di
Sumenep dan harusnya saya juga
mendampingi Bu Menteri juga. Dan
ternyata ee tadi malam saya setelah
guyon-guyon suasana batin sudah enak
baru ngomong kalau saya minta izin untuk
memberikan materi hari ini. Jadi
moga-moga
apa yang kita lakukan secara
bersama-sama ini menjadi kebaikan bagi
kita semua.
Topik hari ini saya pikir topik yang
menarik ya. Jadi ada kata-kata
breakthrough.
Breakthrough itu sebenarnya dalam bahasa
ee kita itu terobosan.
Terobosan yang tentu kenapa kita
menerobos biasanya adalah untuk menuju
ee pencapaian tujuan yang lebih cepat,
lebih tepat dan murah kan gitu. Gak ada
terobosan itu malah kemudian menjadi
tidak efisien.
menjadi tidak tepat sasaran, tidak
tercapai tujuannya. Jadi, break through
sebenarnya adalah bagaimana strategi
yang harus kita lakukan untuk bisa
membangun. Sehingga breakthrough itu
biasanya juga kaitannya dengan apa yang
kita sebut dengan inovasi.
Maka inovasi itu seperti tadi sedikit
disampaikan oleh Pak Taufik
adalah membutuhkan environment,
membutuhkan suasana, membutuhkan
lingkungan yang baik.
maka breakthrough tidak akan terjadi
pada organisasi yang tidak sehat.
Break through tidak akan terjadi pada
organisasi di mana dalam organisasi itu
tanda petik ya ee tidak berlaku
performance yang menjadi ukuran sebagai
basis karirnya seseorang. Nah, kebetulan
saya sudah 3 tahun berkarir di ee
ngikutin lah ya ngikuti di Kementerian
Keuangan. Mungkin nanti saya bisa
sharing bagaimana di Kementerian
Keuangan itu yang katanya Kementerian
Sultan gitu ya, kementerian Sultan.
Tetapi bagaimana kinerja seseorang itu
sangat sangat harus terukur sehingga
sangat diperlukan ee inovasi-inovasi di
dalam menjalankan tugas-tugasnya.
Hari ini saya ingin menyampaikan
beberapa hal. Ada tiga tiga poin yang
ingin saya sampaikan. Yang pertama
adalah
mengapa kita memerlukan
perubahan-perubahan ini di dalam ASN.
Bahkan tadi malam saya mendengarkan
ada tambahan honorer ya di organisasi
ASN ini hampir sekitar 2 juta, Pak.
Padahal ASN ini jumlahnya sekitar
sekitar 4,5 juta. Jadi hampir 6 juta.
Padahal dengan cara seperti ini, kita
ingat di Undang-Undang HKPD yang baru
tahun 2022
belanja ASN itu tidak boleh melebihi
30%.
Kalau jumlah honor nambah sekitar 2
juta,
berarti apa yang kita bisa bayangkan?
Kapan ini dimulai? di Undang-Undang HKPD
disampaikan bahwa
pelaksanaan undang-undang HKPD ini akan
berjalan 5 tahun setelah undang-undang
ini digedok atau diberlakukan.
Berarti tahun 2027. Nah, sekarang sudah
tinggal 4 tahun lagi. Mestinya sudah
mulai berlaku pengurangan-pengurangan
jumlah pegawai yang tentu basisnya
adalah kinerja. seseorang tidak dipakai
karena kinerjanya buruk. Seseorang tidak
lagi ada dalam posisi itu karena
kinerjanya tidak
mendukung kinerja organisasi. Ya, oleh
karena itu tadi saya sampaikan maka
organisasi menjadi sangat penting.
Kenapa itu kita lakukan? Kita sedang
menuju Indonesia 2045.
Slide-nya bisa dilanjut enggak, ya?
Indonesia menuju 2045.
Kenapa 2045 ini sering disampaikan juga
oleh Presiden?
Kalau kita lihat pada tahun 2045
diperkirakan jumlah penduduk Indonesia
itu sekitar 319 juta.
319 juta. Dan ini sudah kurang hampir
sekitar ee 20 tahun lagi, Pak. 20 tahun
kayaknya enggak enggak lama ya.
Yang kedua,
umur produktif itu sekitar 47%.
Secara ekonomi income per kapitanya
sudah harus menjadi 23.000 US. Artinya
maka kita tidak mungkin tidak berubah
kalau mau menuju ke sana. Ekonomi selalu
tumbuh 5% 5,01
5,1 kan begitu Pak ya. Selama pandemi
kita bahkan lebih rendah.
ekonomi harus tumbuh untuk mencapai
23.000 US dolar per kapita itu harus
tumbuh sekitar 7%.
Nah, untuk tumbuh seperti itu harus
berubah, Pak. Yang bahasanya Bu Menteri
menggunakan kata-kata tidak inovasi tapi
transformasi,
perubahan.
Intinya adalah inovasi,
transformasi, intinya perubahan. yang
tentu perubahannya adalah perubahan
menjadi lebih baik, perubahan menjadi
lebih efisien, lebih cepat, kalau bisa
lebih murah dan itu tidak mungkin ya
tidak mungkin meninggalkan yang namanya
teknologi atau digital.
Maka teman-teman sudah mulai harus
membayangkan
bagaimana ya kalau digitalisasi masuk
dalam kantor saya, berapa banyak orang
yang berkurang. Saya kasih ilustrasi,
Pak. Tahun 2004 Undang-Undang tentang
Perbendaraan Direktorat Jenderal
Perbendaraan itu pegawainya hampir
16.000, Pak. Sekarang sudah tinggal
6.000
sekian tahun. Berapa tahun? Hampir 19
tahun. Artinya perubahan ini kemudian
merubah
jumlah yang namanya pegawai itu dengan
digitalisasi. Dulu kalau kita mau
mencairkan ke kantor kas negara itu
harus bawa amplop-amplop gitu, Pak. Ya,
sekarang sudah melalui transaksi
perbankan sehingga jumlah pegawainya
menurun. Sehingga kalau kita lihat
2045 itu menjadi target kita menyongsong
20 ee 45 ini Indonesia harus bagaimana.
Yang kedua
kita lihat di slide yang kedua ya, yang
ketiga halaman 3 halaman 4 sori. Di
dalam RPJM itu
itu pemerataan antar wilayah,
meningkatkan keunggulan kompetitif,
pelayanan dasar, kemudian sinergi
pemanfaatan ruang ini membutuhkan peran
pemerintah yang berbeda.
Slide keempat ya. Sehingga kalau kita
lihat Indonesia yang ada sekian banyak
pulau, ribuan pulau ini tidak bisa kita
lakukan dengan cara-cara biasa.
kita perlu melakukan terobosan-terobosan
baru di dalam mengelola kewilayahan
Indonesia ini.
Dan di situ kalau Bapak-bapak, Ibu-ibu
perhatikan, kalau dilihat dari PDRB
berdasarkan pengeluaran government
spending, belanja pemerintah itu menjadi
kunci.
Bahkan dari hasil evaluasi kita ya,
hasil evaluasi kita
belanja pemerintah itu selalu di kuarter
keempat.
Jadi kuarter ketiga itu bahkan kemarin
tahun 2022 kita mengalami kontraksi,
mengalami penurunan. Tahun 2002 ee 22
itu di kuarter keempat baru mulai
positif gitu.
Berapa banyak SILPA? Silpa terus naik.
Macam-macam sebabnya SILPA ini. Tetapi
bisa secara umum kita katakan betapa
kualitas SDM di birokrasi itu menjadi
kunci.
termasuk yang sekarang kita perhatikan
yang mungkin hari ini kita bisa
diskusikan. Next.
Nah, sehingga menuju 2002 ee 45 itu kita
perlu melakukan apa yang kita sebut
dengan transformasi ekonomi yang tadi
sudah saya sampaikan. Kemudian ini
menuntut juga reformasi struktural. Kita
tidak mungkin lagi bayangkan kalau
Undang-Undang HKPD itu diberlakukan
nantinya, maka daerah itu harus ada
namanya pinjaman daerah. Kalau daerah
ada pinjaman daerah, Bapak bisa
bayangkan seorang pengelola utang daerah
ini dia seperti bagian triseriy kalau
diperbankan.
Bagian triseri itu gajinya gede banget,
Pak, kalau diperbana ada
resiko-resikonya.
Kalau itu ada di pemda-pemda,
maka tentunya gajinya pegawai pemda yang
ngelola utang ini enggak mungkin sama
dengan ASN yang lain.
Berarti memang perubahan mulai dari
reward systemnya harus berubah,
manajemen pengelolaan daerah juga
berubah.
Bahkan sekarang ini akan dimulai tadi
malam Bu Menteri cerita akan dimulai
Kabupaten Bojonegoro untuk membuat
indomen fun karena ee DBH-nya minyak
gara-gara harga minyak dunia naik
drastis itu Bojonegoro itu ee ada
kelebihan sekitar 3 triliun rata-rata.
Nah, ini harusnya sudah masuk ke dalam
indomen fund yang tentu kita mikir siapa
di pemda ini yang bisa mengelola itu,
punya enggak skill untuk mengatur ini.
Nah, oleh karena itu perlu ada
perubahan-perubahan
yang harahnya adalah produktivitasnya
harus menjadi lebih tinggi. Kemudian
yang kedua, ekonominya tumbuh lebih
cepat. Kemudian memperkuat ketahanan
ekonomi dan pertumbuhan yang
berkelanjutan. Next.
Nah, untuk seperti itu maka kuncinya
tetap Pak sumber daya manusia.
Jadi kuncinya adalah sumber daya
manusia.
Kita ingat Ristomezi. Kalau kita belajar
sejarahnya Jepang ya, sejarahnya Jepang
itu mereka mengirim tahun 1900 anak-anak
mudanya ke luar negeri
untuk melihat ini loh dunia itu seperti
ini. Tadi malam itu kebetulan Bu Menteri
Keuangan kita ee hari ini beliau-beliau
ke Sumenep ya. Tadi malam kita
makan-makan di layar, Pak, di daerah
sini. Pada waktu makan-makan, habis itu
selesai. Selesai makan. Kebetulan Pak
Sekjen saya itu, Sekjen Kementerian
Keuangan itu dari Bondowoso.
Habis makan ya sudah ngobrol aja. Terus
katanya Bu Menteri gini, "Ini habis
makan enggak ada apa-apa ini. Gak ada
makanan penutup atau apa gitu."
yang Pak Sekjen persepsinya beliau ya
habis makan ya sudah jagongan kan
orang-orang di Bondowoso begitu gitu.
Terus katanya ibu, "Woh Bapak ini kurang
banyak ke luar negeri katanya."
Jadi memang perspektif baru itu bisa
dibangun dengan cara banyak melakukan
perjalanan, tidak harus ke luar negeri,
tetapi mempelajari hal-hal baru,
kesiapan untuk mempelajari hal baru. Dan
ini ujungnya adalah dalam manusia SDM.
Yang kedua, modal fisik juga perlu. Kita
hampir setiap tahun dalam APBN itu
membangun infrastruktur itu hampir
sekitar 300 sampai 400 triliun.
Bahkan proyek nasional kita PSN proyek
strategi nasional itu hampir sekitar ee
sekitar angkanya hampir sekitar 600
triliun ya. Jadi kalau kita lihat modal
fisik juga penting. Modal fisik juga
penting. SDM-nya bagus tapi
infrastrukturnya enggak siap juga akan
tidak mencapai optimal. Yang keempat
adalah sumber daya alam. ya, sumber daya
alam kita memang sudah perlu membuat
tata kelola yang lebih baik terhadap
pengelolaan sumber daya alam ini. Jangan
sampai mungkin tahun 2030 misalkan
sumber daya alam kita sudah mulai tidak
ada lagi. Yang terakhir adalah modal
sosial.
Jadi di dalam membangun SDM itu atau
membangun daerah, membangun negara, kita
kenal ada yang disebut dengan modal
sosial. Modal sosial itu apa? Modal
sosial itu rasa tanggung jawab bersama,
kebersamaan yang di negara kita mungkin
di beberapa wilayah sudah mulai
menghilang
ya, tapi di banyak wilayah masih ada
itu. Jawa Timur ini masih sangat besar.
Bagaimana kita memanfaat
kebersamaan-kebersamaan masyarakat itu
evaluasi kisa kita terkait dengan
penggunaan dana 20% pendidikan itu angka
PISA. Pisah itu adalah ukuran untuk
nilai matematika. Kita jauh di bawah
fitnah, Pak.
Berarti 20% pendidikan ini perlu kita
review lagi, gitu.
Kalau kita lihat temuan-temuan terkait
dengan SILPA, perencanaan yang tidak
tepat, ada something yang salah di dalam
birokrasi kita sehingga SILPA ini
kemudian terus membesar. Nah, ini tentu
reformasi perlu kita lakukan di bidang
tata kelola pemerintahan kita. Kemudian
yang kedua, bagaimana modal sosial ini
terus kita bangun. Kita memang sudah
mulai membangun hubungan-hubungan yang
baik. Tidak hanya dengan lingkungan
pemerintahan saja antar pemerintahan,
antar OPD gitu ya, tapi juga dengan
masyarakat. sekarang ini di sektor
perpajakan misalkan
ee besok ya kita ada kerja sama sama Bu
Gubernur, teman-teman dari pajak
Direktorat Jenderal Pajak yang intinya
nantinya itu para WP itu diajak ngomong
duitmu ituu kayak kita ambil dari Bapak
Ibu semua, kita pakai apa saja dan
seterus. Jadi komunikasi antara
pemerintah dan masyarakat itu semakin
wajib hukumnya
harus menjadi bagian di dalam proses
pengambilan keputusan maupun kebijakan
yang kita lakukan. Next. Nah, walaupun
begitu kita ini menghadapi tantangan
yang enggak
ya kita masih melihat tantangan global.
Kita enggak pernah tahu tuh Rusia sama
Ukrain ini berubah apa enggak, berhenti
perang apa enggak. Dampak dari
peperangan itu yang jelas adalah
disrupsi di bidang supply.
Industri-industri yang bahan bakunya
dari daerah sana gak bisa dikirim ke
kita, Pak. Dampaknya adalah inflasi di
mana-mana.
Terakhir eh Federal Reserve Bank
Amerika, Bank Sentral Amerika sudah
meningkatkan tingkat bunganya sudah
menjadi 4,5. Itu tertinggi sepanjang
Amerika berdiri, gitu.
Nah, konsekuensinya kalau Amerika
menaikkan tingkat suku bunga, banyak
kapital dari Indonesia ini lari ke sana
semua, Pak. Dan ini tentu menjadi
catatan kita. Nah, oleh karena itu di
domestik kita punya masalah satu,
perdagangan internasional mungkin akan
terganggu karena permintaan
negara-negara yang tadi mengalami
konflik itu akan menurun.
Kita lihat dalam 2 tahun terakhir neraca
perdagangan kita ini sudah surplus dan
ini bagus untuk ekonomi ya. Tapi ini
enggak tahu kita apakah tahun 2023 akan
seperti itu. Kemudian yang kedua,
kontribusi global value chain yang masih
rendah. Kita ini enggak ngikut gitu.
Walaupun ada yang bilang itu ya
bersyukur juga. Karena kalau kita ngikut
ke sana seperti Korea yang menjadi
bagian dari industri otomotif yang
besar, saat ada konflik itu dia
terganggu.
Jadi Korea adalah satu negara yang
sangat menggantungkan pendapatan
negaranya dari ekspor 70%.
Kita enggak. Nah, kita ini sangat
tergantung pada domestik, kepada daya
beli masyarakat. Itu alasan mengapa
pemerintah satu tetap memberikan hampir
sekitar 500 triliun dalam bentuk
perlindungan sosial, BLT dan seterusnya.
Satu. Yang kedua, menjaga inflasi supaya
kita tetap mau belanja. Karena ekonomi
itu kuncinya belanja.
Dan yang jangan lupa, jangan lupa saya
selalu bilang bahwa ekonomi kita seperti
ini tertolong ini karena masih banyak di
Indonesia ini orang yang masih pergi
berjamaah salat subuh berdoa. Tahun 2020
itu sudah ada pesimis, Pak. Waduh kita
ini gimana tahu-tahu ada perang. Siapa
yang nyuruh perang? Enggak ada, Pak.
Bukan orang kita mestinya. Gara-gara
perang harga minyak dunia naik ya. Sawit
naik, batu bara naik, gas naik.
ya kita untung hanya penerimaan pajak
kita di atas 100%.
Bahkan untuk tahun ini 2022 sudah
120%-an,
Pak targetnya melebihi target. Jadi
bukan berarti kita bersyukur karena ada
perang ya, tapi saya pikir karena orang
Indonesia itu baik-baik, banyak doanya,
ekonomi kita terbantu. Belum lagi saya
bicara zakat sama infak.
Bapak bisa bayangkan kejadian di Turki
itu. Turki itu inflasinya hampir 90%,
Pak.
Mata uangnya turun hampir sekitar 50%.
Tapi ya tenang-tenang aja, enggak ada
demo. Ternyata saya cek di sana lembaga
zakat, lembaga wakaf itu bekerja secara
maksimal. Yang itu harusnya persis
hampir sama dengan kejadian di
Indonesia.
Next.
Nah, kenapa inovasi ini kemudian menjadi
penting? Jadi, kebutuhan dasar untuk
modal menjadi meningkatkan daya saing
itu yang pertama adalah institusinya.
Kita harus menciptakan. Kalau tadi kata
Pak Taufik dari ee deputi atau
sekretaris ee BAPENAS, sekretaris umum
BAPENAS, beliau mengatakan untuk
berinovas. Inovasi itu memerlukan
environment, memerlukan lingkungan
organisasi yang sehat.
itu penting. Yang kedua,
infrastrukturnya harus memadai. Kalau
kita memang mau masuk ke digitalisasi,
kita siapkan infrastrukturnya.
Alat-alat kantor semua sudah harus
connected, semua ada digital dan
seterusnya. Yang ketiga, peningkatan
tingkat kesejahteraan.
Saya pikir Pemprop Jatim sudah cukup
lumayan bagus memberikan kesejahteraan
ini. Nah, ini kita perlu berpikir juga
gimana caranya sistem insentif ini sudah
harus berubah. Tentu baiknya adalah
performance base ya.
Yang keempat kesehatan dan kesediaan
pendidikan. Jadi kebutuhan dasar kita
terutama kesehatan dan pendidikan sudah
harus terpenuhi pada saat kita mau
berinovasi. Kalau itu masih kurang,
mungkin kita tidak akan sempat berpikir
untuk berinovasi.
Itu yang pertama. Yang kedua, terpinya
supply skill labor. Tadi saya sampaikan
sama Pak Kaban sebelum acara ini, kita
harus ngecek karena beliau sekarang dari
Walikota Batu. Berapa banyak pegawai di
Kota Batu yang mengikuti
training-training pengembangan skill?
Jadi pengembangan skill itu bagian dari
insentif yang kita berikan kepada
karyawan. Bapak-bapak, Ibu-ibu bisa
bayangkan kalau kita punya karyawan dan
tidak pernah ditraining,
ngantor aja berarti enggak ada
pengembangan skill. Itu enggak benar,
ya. Kemudian yang kedua, kita perlu
membuat bagaimana pasar tenaga kerja ini
juga efisien. Nah, tiga hal ini jadi
pendekatan multidisiplin yang seperti
sekarang mungkin ada yang bagian A
bagian B di dalam OPD atau di bagian
organisasi ee kantornya,
tapi semuanya adalah bagaimana kita
kemudian mengedepankan kita pendekatan
multidisiplin mau menerima hal-hal baru.
Kita juga perlu banyak membaca
penelitian. Bahkan dulu pada waktu saya
masih aktif, sering aktif di BPPEDA
Provinsi Jawa Timur, saya minta punya
perpustakaan
yang update supaya kita baca terus gitu.
Nah, organisasi publik itu biasanya
menerapkan dalam bahasa yang lain
namanya knowledge management.
Bagaimana di dalam organisasi itu
anggota-anggota di dalamnya itu kita
push untuk terus belajar membaca,
menulis, termasuk melakukan riset yang
kemudian dilombakan. Sehingga yang
menerapkan itu Kementerian Keuangan yang
saya tahu, kemudian Bank Indonesia.
Sehingga di Bank Indonesia walaupun kita
ini enggak jadi pejabatnya di
struktural, mereka bikin tulisan menjadi
fungsional, jadi peneliti yang kemudian
dilombakan yang hadiahnya juga gede juga
sebagai insentif. Maka kita perlu
melihat ini sebagai suatu enablers. Jadi
lingkungan kerja yang baik, sistem
insentif yang baik, organisasi yang
sehat itu nantinya akan mendorong yang
namanya inovasi itu. Dan ini juga harus
di-support leadership-nya, kemudian
knowledge yang dikembangkan dan budaya
kerja. Tiga-tiga hal ini akan muncul
leadership yang kuat itu muncul apabila
organisasinya juga sudah mulai sehat.
Nah, sekarang topik yang kedua.
Saya ingin menyampaikan peran kunci APBN
di dalam mendorong transformasi ini.
Ini saya sedikit cerita tentang APBN
kita
ee karena ini bagian dari tugas saya
sebagai ee staf khusus Kementerian
Keuangan. Kalau kita lihat
transformasi ekonomi mendorong
pertumbuhan yang tinggi, inklusif, dan
berkelanjutan. Ini sebenarnya
pokok-pokok kebijakan fiskal kita tahun
2003. Jadi, ada kata-kata pertumbuhannya
harus lebih tinggi, harus inklusif.
Inklusif itu artinya melibatkan banyak
hal. Maka kita mendorong daerah juga
untuk melakukan pinjaman daerah gitu ya.
Walaupun kata teman-teman PTSMI
pada waktu pandemi kemarin banyak yang
pinjam sekarang belum ada gitu. Jadi
maunya daerah memang tingkat bunganya
nol gitu. Jadi enggak ada enggak ada
beban gitu ya. Nah, sekarang sudah
kembali normal malah belum ada daerah
yang melakukan pinjaman. Kemudian yang
terakhir adalah berkelanjutan.
Nah, arahnya sebenarnya lebih banyak
salah satu poin peningkatan kualitas
SDM. Jadi, berkali-kali saya ulang-ulang
bahwa transformasi kita perlukan,
perubahan ini kita perlukan, tapi kunci
perubahan dan transformasi itu di SDM.
Pada waktu Pak PJ Walikota yang
kebetulan Pak Paris sebagai kabannya
BPSDM mau banyak melakukan perubahan
kebentur-bentur beliau ini kok SDM-nya
enggak siap, enggak ada reaksi, enggak
ada komen, ada grup pimpinan, ada
masalah ini ya diam aja gitu. Jadi ini
kan masalah SDM ini menjadi problem
serius pada waktu kita mau membangun
suatu organisasi yang sehat. Sehingga
mulai sistem rekrutmen-nya perlu kita
review, pengembangan skill-nya perlu
kita review. Berapa banyak mereka ikut
training, trainingnya apa saja. Kalau
habis training terus orang-orang ini ke
mana jadi apa, ini harus kita review
semua. Kebetulan saya juga sebagai
komisaris Bank Jatim, saya mer-review
semua itu ada ini kok yang pergi kok ini
terus ya gitu. Ada apa ini?
Ternyata hasil perginya itu trainingnya
enggak ada apa-apa ya, hanya karena
teman-teman. Akhirnya kita rubah sistem
bagaimana mengirim seseorang kepada
lembaga pendidikan yang luar yang di
luar. Nah, ini ee akhirnya kita
ketemulah solusinya untuk bagaimana
membangun skill yang lebih baik.
Next.
Oleh karena itu, APBN punya peran yang
penting. Ee pertama reformasi
struktural, akselerasi, mendorong
pembangunan ekonomi hijau, penguatan
kualitas modal manusia, terutama
pendidikan kesehatan, dan berlinsos. Dan
dananya ya untuk pendidikan itu hampir
sekitar 612 triliun. Itu menurut saya
angka yang sangat besar.
Makanya pendidikan kita kalau ternyata
hasilnya masih kalah sama Vietnam, terus
saya mikirnya apa yang salah? Apakah
sedot beberapa wilayah di Jawa Timur
yang saya teliti ya seperti Kabupaten
Malang, DA-nya habis untuk gaji guru?
Loh, to kad pernah seperti itu gitu.
Apakah kemudian DA ini harus kita atur
belanjanya gitu? itu menyalahi konsepsi
DAO.
Kita ke DAK. Wah, ini kalau DAK banyak
terlalu banyak fisiknya. Jadi ini memang
kita kebentur-bentur pada waktu mau
melakukan perubahan-perubahan ini. Tapi
yang jelas sampai tahun 2030 harus kita
rubah konsepsi penggunaan dana
pendidikan ini. Yang jelas insentif guru
akan tetap gitu ya. Karena ternyata ee
guru ini juga membawa perubahan
perekonomian terutama ya setelah
guru-guru dapat insentif dan macam-macam
itu ya beli mobil kreditnya ke perbankan
juga jadi ada gitu ya. Sayangnya masih
banyak juga kemudian muncul masalah baru
di beberapa kota perceraian itu tinggi
dan didominasi guru juga gitu. Mungkin
karena gajinya lebih tinggi pikirannya
jadi aneh-aneh gitu.
Tapi mestinya tidak di sana, tidak ke
sana. Mestinya kelebihan dari penerimaan
itu untuk pengembangan skill dari
masing-masing gitu. Ada beberapa sekolah
yang menjadi binaan saya di Malang ya,
itu gurunya kebetulan sekolah swasta ee
pondok-pondok modern gitu, Pak ya.
SPB-nya mahal
dan gurunya 1 tahun tuh 10 orang mesti
saya suruh pergi ke luar negeri. Yang
paling banyak ke Jepang.
untuk belajar tentang pelayanan.
Karena di Jepang sudah sangat mapan yang
semacam itu. Jadi tantangannya kalau
kita lihat reformasi ini rendahnya
literasi keuangan di bidang keuangan
terutama ya. Kemudian biaya transaksi
ini rata-rata di sektor keuangan. Jadi
per sektor itu kalau kita lihat sektor
keuangan kita pinjol marak keamanannya
lemah. Kemarin saya tulis digitalisasi
temarak gitu ya. Semarak. tapi
keamanannya lemah. Jadi ini juga edukasi
keuangan itu juga sangat lemah sekali
dan memang kejahatan-kejahatan perbankan
terutama digitalisasi itu bahkan sudah
sampai pada pembicaraan digemarin.
Jadi tidak hanya di Indonesia tetapi
juga di luar negeri. Next.
Oleh karena itu, next, kita bisa melihat
mobilisasi pendapatan menjadi sangat
penting untuk menyusun
perubahan-perubahan ini. Next, ya.
Kemudian, bagaimana kita belanja yang
lebih baik? Belanja yang lebih baik ini
tidak mungkin bisa dilakukan
apabila perencanaannya buruk.
mekanisme perencanaan ini yang selama
ini didominasi oleh teman-teman birokrat
ya, itu tidak akan berjalan untuk
menghasilkan APBD yang baik. Kemarin
saya sempat menjadi salah satu juri
untuk menentukan kepala daerah yang baik
yang ada lima kalau enggak salah ya. Ada
salah satu kandidat yang baik ini very
strong leadership. Saya enggak sebutkan
kotanya ya. Beliau sangat strong gitu.
Dan beliau mewajibkan OPD-nya tidur di
masyarakat
sambil bercerita. Hari berikutnya harus
memberikan laporan. Artinya belanja
permasalahan lah gitu. Jadi sebelum
Musren bank itu OPD-OPD tidur di
rumah-rumah masyarakat.
Nah ini adalah cara-cara baru yang tadi
saya sampaikan. Ini bentuk inovasi
bagaimana mengcollek problem pembangunan
yang ada di masyarakatnya. Kapan hari ki
fakultas saya itu raker di Banyuwangi.
Nah, kemudian ee kita nunggu Bu Apuk,
Pak Bu Bupati. Ternyata beliau dari
tidur di masyarakat. Jadi dipakai oleh
beliau dih cerita ya ini saya adopsi
dari ee salah satu wilayah yang tadi
saya sebutkan itu. Dan ternyata bagus
ya, ternyata bagus dan ini akhirnya
program-programnya menyentuh. Bahkan
program-program fisik itu kayak jalan
rusak. Hari itu langsung bisa
diselesaikan. Yang tidak bisa
diselesaikan k kemiskinan. Ini kan long
term atau middle term. Tapi kalau jalan
rusak sudah langsung kepala dinas ee
PU-nya harus ikut terus langsung bangun.
Jadi pendekatan-pendeka
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:05:12 UTC
Categories
Manage