WEBINAR ASN BELAJAR SERI 3 - BREAKTHRU 2023 BY LEADING INNOVATION
ZFJ2rtVO4qY • 2023-02-02
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id bagi [musik] pengembangan kualitas SDM Aparatur Sipil Negara [musik] baik dari Jawa Timur maupun dari berbagai daerah lain. [musik] Baby, You give me ice [musik] and you're giving me wind and rain. Some [musik] kind of butterfly. Baby, you get me up. You whip up my appetise. [musik] Don't leave me ey and drive. Oh, I don't want to jinx it [musik] baby and myself. [musik] Don't want to overthink it, baby. Just [musik] baby. You get me I You're giving [musik] me wind and rain. Some kind of butterfly. [musik] Maybe you me up. You whip up my [musik] time. Don't leave me and drive. Oh, but I don't [musik] want to jinx it, baby. Let's not get [musik] ahead of my time. Oh, [musik] but I don't want to miss you, baby. So, I [musik] stand up at my by Oh. [musik] Maybe you give me win In the rain it's gna butterfly [musik] baby you me [musik] you're up my don't leave me dr you get me I [musik] ging rain [musik] some kind of butterfly baby Maybe you feel that [musik] you're whip up my time. Don't leave me here. Oh. [musik] Oh. [musik] Oh. Oh. Oh. [musik] Oh. [musik] Oh man. [musik] Ada satu message yang saya ingin sampaikan dengan diskusi hari ini adalah kalau [musik] Anda ingin membangkit Indonesia sebagai satu negara yang punya industri dan bisnis yang kompetitif [musik] sebagai pegawai negeri kita harus memberi satu jasa yang justru mendorong rakyat kita untuk berusaha. Kalau kita melihat orang datang dengan sifat terima-terima ya, takdir-takdir dalam hidupnya, itu berarti rakyat itu tidak berkuasa, tidak punya punya kekuatan untuk berusaha apa, tidak optimis. Sangat berkaitan. [musik] orang harus pakai akalnya dan juga etik dan moral dalamusan. Dan inilah yang kita harapkan daripada pegawai negeri. [musik] Moral, etik, ee akal ini semuanya sangat kunci. Moral moral, etik, dan akal. Terima kasih Prof Edward. Boleh kita berikan applause untuk Prof. Edward. [musik] Bapak, Ibu yang sudah hadir di Sasanawiata Praja, [musik] mohon izin boleh sedikit bergeser ke depan Bapak Ibu tempat duduknya. [musik] Kita jumpa lagi dalam webinar ASN belajar yang dipersembahkan oleh BPSDM Provinsi Jawa. Bagatut, monggo Mbak Novi. Sebelum memulai acara [musik] kita pada hari ini, hal yang patut sobat ASN perhatikan [musik] agar acara dapat berjalan dengan lancar. yang pertama tulis nama [musik] sesuai dengan format sekaligus boleh diinformasikan ke teman-teman yang lain karena jam 09.00 Kita mulai kamera matikan mikrofon sedikit dipercepat untuk naik ke lantai du. Lalu pastikan posisi kamera tidak membelakangi cahaya agar wajah sobat ASN dapat terlihat dengan jelas. Dan jangan lupa gunakan virtual [musik] background yang sudah kami sediakan. Virtual background dapat diunduh pada link yang [musik] dikirimkan melalui WhatsApp bagi sobat ASN yang sudah mengisi link pendaftaran. Apabila Sobat ASN ingin mengajukan pertanyaan atau berpartisipasi interaktif, [musik] Sobat ASN dapat menggunakan reaction angkat tangan atau raise hand pada Zoom meeting. Siapkan pula alat tulis sobat ASN. Selain untuk mencatat hal-hal penting, hal ini dapat mempertajam pemahaman Sobat ASN tentang materi yang disampaikan. Untuk mendapatkan sertifikat elektronik pada webinar ini, Sobat ASN [musik] wajib mengisi link presensi yang kami bagikan pada saat webinar berlangsung. Jangan lupa [musik] juga untuk mengisi link kuisioner ya agar sertifikat elektronik [musik] Sobat ASN dapat langsung diunduh. Itulah beberapa hal yang patut Sobat ASN perhatikan selama mengikuti webinar ini. Selamat [musik] mengikuti webinar ASN Belajar. [musik] Aduh, gimana sih ini? Kok sertifikatnya belum muncul juga ya? Padahal udah isi link presensi. Ada apa sih, Bro? Kok kelihatannya bingung begitu? Ini loh, Bu. Saya kan sudah isi link presensi, tapi kok sertifikatnya belum ada ya? Padahal kan katanya setelah isi link presensi kita dapat langsung mengunduh sertifikatnya. Bu Novi sudah mengisi link kuisioner belum? Hah? Kuisioner apa, Bu? Jadi setelah mengisi link presensi, Bu Novi juga harus mengisi link kuisioner MONEF. Baru deh sertifikat akan dikirimkan melalui What. Sini, sini Bu, saya bantuin. [musik] Berikut ini adalah tutorial cara menggunakan aplikasi IndeF untuk mendapatkan eertifik. [musik] [musik] ASN akan dapat langsung mengunduh e-sertifikat. Ingat ya, link e-sertifikat yang diterima setiap orang akan berbeda dan semua pesan pemberitahuan ini akan dikirimkan melalui WhatsApp bukan email. Nah, gimana Bu Novi? Mudah bukan? Wah, iya Bu Yanti ternyata mudah dan cepat ya. Terima kasih banyak Bu atas bantuannya. Saya udah enggak bingung lagi deh. Sama-sama, Bu Novi. Nah, untuk Sobat ASN jangan lupa untuk segera mengisi link presensi ya. Karena link presensi hanya dapat diakses pada hari H pelaksanaan webinar sampai dengan pukul 23.59 waktu Indonesia bagian barat. Tetap semangat dan ikuti terus webinar ASN belajar. Apa sih yang [musik] kita inginkan untuk masa depan? Keluarga yang sehat, pendidikan yang merata, akses untuk air [musik] bersih, ekonomi yang kuat, atau lingkungan yang terawat? Semua itu adalah cita-cita kita [musik] bersama. Melalui sustainable development goals atau SDGs, negara-negara termasuk Indonesia [musik] telah turut serta dalam mewujudkan tujuan bersama tersebut. Indonesia sendiri sudah membuat banyak pencapaian seperti tingkat [musik] kemiskinan yang terus berkurang, akses pelayanan publik yang semakin baik, pendidikan [musik] dasar yang semakin tercukupi, dan tingkat literasi nasional yang tinggi. Akan tetapi, kita tidak [musik] boleh lemah sebab masih banyak tantangan yang menghadang di depan mata. Ketimpangan sosial masih sangat Ketimpangan sosial [musik] yang masih sangat terasa. Kebakaran dan kerusakan hutan. Kebakaran dan kerusakan [musik] hutan. Kekerasan terhadap perempuan. Sampah plastik yang [musik] merusak lingkungan. Samp yang merusak lingkungan. Pengangguran anak muda yang masih pengangguran anak muda yang masih tinggi. Pekerjaan-pekerjaan yang belum usai [musik] ini harus segera kita tuntaskan. Semua tantangan ini bisa kita taklukkan hanya [musik] bila kita bergerak bersama. Sebab saya yakin tanpa kamu kebakaran hutan akan terus ada. Tanpa [musik] kamu perempuan akan terus berhadapan dengan kekerasan. Tanpa kamu, anak-anak Indonesia [musik] masih terus belajar tanpa lampu. Tanpa kamu, anak-anak Indonesia masih juga tidak mendapatkan gizi yang cukup. Dan tanpa kamu, potensi [musik] anak muda menjadi pengangguran akan terus ada. Tanpa kamu, tujuan-tujuan [musik] kita itu hanyalah mimpi belaka. Jadi, mari kita berjalan beriring. Mari kita berjalan [musik] beriring. Mewujudkan cita-cita kita bersama. Mewujudkan cita-cita kita bersama. Dan [musik] pastikan tak ada satuun kawan kita yang tertinggal di belakang. 17 tujuan untuk mengubah Indonesia yang lebih baik. Mari kita bangun Indonesia bersama-sama. [musik] Sesungguhnya [musik] peningkatan ketentraman kemudian ketertiban umum dan peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat di Jawa Timur. [musik] hanya jadi eksportir bahkan saja maka Indonesia tidak [musik] akan bisa menjadi negara [musik] kita menghadapi perubahan yang luar biasa karena itu kita harus melahirkan orang yang berasa tepat Iya. Jangan diikut tanpa strategi. Nah, strateginya itu harus demen ya. Jadi aku juga sayang tidak [musik] [musik] bertemu dengan orang yang kita temui hari itu first impression kita itu yang menentukan apakah hari itu waktu ketemu first impressionnya tadi positif. Kalau positif akan dibawa oleh orang tersebut akan [musik] paling dalam. Betul. Betul. Ya. Sebelah kanan ada tiga macam. Pisau yang paling tua [musik] ya. Salam optimis. Luar biasa. [musik] Baik Bapak Ibu ucapkan selamat datang. Salam optimis Jim Bant, [musik] Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Bapak Dr. Drandas Agus Patoni, M.Si. Kita berikan tepuk tangan. Pemerintahan itu tidak boleh staan dan pemerintahan itu selalu ada solusi. Jadi apapun masalahnya selalu ada solusi. APD tidak ada perdaya bisa pakai peran daerah misal. Anggaran tidak tersedia boleh dilaksanakan yang penting adalah kita tahu aturannya, tahu caranya. Waduh. macam-macam. Wah, nanti naik lagi. Oh, turun lagi misalnya. Ada apa? Semakin banyak orang komen semakin bagus kenapa konten kita akan floating? Kalau dalam bahasa sos akan akan akan kayak baron bertahun-tahun itu ada mitos dalam kehidupan orang tidak bisa melakukan ini terjadi jadi segala sesuatu yang masih saya bertugas saudara adalah memilih Impossibility. Saatnya kita emosional booster. Bukan vaksin aja yang diboster, mental kita harus diposter. Kita kegiatan. Kalau itu semua bisa kita jalankan dengan baik, maka insyaallah akan kita dapat yang namanya public trust. Oleh karena itu, ayo kita buktikan. loyalitas kita, kesetiaan kita bukan apa-apa, tapi ayo program-program yang menjadi komitmen politik kita, komitmen kemasyarakatan kita yang masih belum tercapai. Optimis [musik] BBSDM Provinsi Jawa Timur. Halo dari Kepala Bidang PKK ya. Langsung saja. Hai undur [musik] Innovation. What is it? How do you do it? Innovation is all about coming up with new ideas or improving old ones. [musik] We can think about innovation as a process to create these ideas and test them. From scientists to designers, artists to engineers, anyone can innovate to solve problems. This process starts off with a need or a challenge. What is a problem that you might like to solve? Have a think about all the different ways to solve this problem. What already exists? What materials can you use? Think about some inspiration from the world around you [musik] or even ask some friends to help you come up with some ideas. Then make a prototype. A prototype is like a draft. It doesn't have to be perfect or work properly or even use the same materials as the final product. Often you'll make lots and lots of prototypes before your final design. In order to figure out whether it does what you want it to do, you need to test it. This is often the part where you learn the most about your idea. Is your prototype doing what you want it to do? Can you improve it? What changes would you like to make? After testing your prototype, [musik] figure out what you want to change and refine it. Did it fail completely? Great. Use this failure as feedback to help improve it. You can change something big or small or even go back to the drawing board and start from the beginning. [musik] Innovation is nothing new. Everyone has done it at some point in their lives. Whether it's making a new invention, coming up with a new dance routine, or even writing a story. Have a look around you. Are there any problems or challenges that you'd like to solve? Next time you have a problem, have a go using this process. Have a go thinking, making, trying [musik] and refining. You never know what you could come up with. [musik] Aduh, gimana sih ini? Kok sertifikatnya belum muncul juga ya? Padahal udah isi link presensi. Ada apa sih, Bu Novi? Kok kelihatannya bingung begitu? Ini loh, Bu. Saya kan sudah isi link presensi tapi kok sertifikatnya belum ada ya? Padahal kan katanya setelah isi link presensi kita dapat langsung mengunduh sertifikatnya. Bu Novi sudah mengisi link kuisioner belum? Hah? Kuisioner apa, Bu? Jadi [musik] Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam. Selamat pagi. Salam sejahtera bagi kita semua sobat ASN di mana pun berada. Senang sekali pagi hari ini saya Grace Mamahit bisa kembali lagi berjumpa dan juga menyapa seluruh sobat ASN dalam ASN belajar seri 3. Kita berikan tepuk tangan untuk acara kita yang luar biasa dan memang begitu luar biasa karena ini berbeda dari seri-seri yang sebelumnya. di ruangan ini tepatnya di Sasanawiata Praja. Saya tidak sendirian tapi ada seluruh karyawan atau pegawai dari BPSDM Provinsi Jawa Timur hadir bersama-sama dengan kita. Boleh kita berikan tepuk tangan. Dan tentu saja hadir juga salah satu narasumber kita yaitu Prof. Candra Fajri Ananda, S. M.Sc., PhD. Selamat datang, Prof. Tentu saja ini bukan kali yang pertama Profesor dapat hadir karena sudah sering sekali terus membersamai program di Cororpu SDJIS BPSDM Provinsi Jawa Timur. Dan pagi hari ini, Sobat ASN, saya juga ingin menyapa seluruhnya yang berada di Zoom maupun juga di YouTube BPSDM Jatim TV. Jangan lupa kita punya jargon kali ini ASN belajar. Jadi kalau saya sampaikan ASN belajar boleh dibalas dengan semangat belajar, sukses bersama. Kita coba ya, kita coba ASN belajar semangat belajar sukses bersama. ASN belajar sukses bersama. Kita berikan tepuk tangan sekali lagi. Baiklah, Bapak Ibu, pagi hari ini juga sudah hadir di virtual bersama-sama dengan kita. Beliau luar biasa sekali karena sudah menyempatkan waktu bersama-sama dengan kita ya. Nanti kita akan dengarkan bersama keynote speech beliau. Sobat ASN di ASN belajar seri ketiga ini kita punya satu tema yaitu breakthrough 2023 by leading innovation. Kata inovasi jelas sudah tidak asing lagi di telinga kita dan bahkan sudah sering dilakukan. Korpu SDJIS BPSDM Provinsi Jawa Timur salah satu instansi yang juga mencetak berbagai inovasi. Bahkan sudah ribuan dari para peserta-peserta pelatihan yang lulus dari kawah candra di muka Provinsi Jawa Timur. Ya. Namun tentu saja yang menjadi tantangan kita sekarang bagaimana kita melahirkan atau menciptakan inovasi-inovasi baru yang lain daripada yang lain, namun juga bisa menjadi solusi dan memberikan alternatif bagi masyarakat untuk memberikan pelayanan publik yang terbaik. Ya. Dan tentu saja bukan hanya itu, tapi tujuan kita bersama adalah mewujudkan birokrasi yang berkelas dunia. Hari ini di seri ketiga dalam tema Breakthrough 2023 by Leading Innovation, kita akan tahu bersama langkah-langkah seperti apa, praktik-praktik baik seperti apa, bahkan juga mindset apa yang sebenarnya harus kita miliki dan kita lakukan untuk terciptanya inovasi-inovasi baru, inovasi-inovasi yang lain daripada yang lain. Kita akan temukan jawabannya hari ini. Dan jangan lupa kita juga mau ingatkan untuk sobat ASN, Bapak, Ibu yang juga sudah ada di Sasanawiata Praja sudah isi link presensi. Jika belum boleh langsung dian saja QR code yang ada di meja masing-masing. Kemudian untuk sobat ASN yang bergabung di virtual baik di Zoom dan juga di YouTube kita silakan ada di running tag yang ada di layar Sobat ASN yaitu bit.ly/hadir. /hadirbreakthrough. Jangan lupa hanya huruf besar ya. Bit./hadirбakthrough. Dan kemudian setelah mengisi presensi sobat ASN bisa juga mengisi link MONEV monitoring dan juga evaluasi. Kalau sudah isi link MONEV baru Sobat ASN bisa mengunduh sertifikatnya ya. Dan tentu saja layanan contact person kita di WA 082119411 akan dibuka sampai 2 hari ke depan. Jadi jika ada sobat ASN yang belum familiar menggunakan aplikasi INDEF untuk mengunduh sertifikat ini, jangan khawatir. Don't worry ya. Kita akan bantu Sobat ASN sampai link presensi ini akan berlaku sampai tanggal sampai hari ini saja pukul 23.59 59 sampai nanti malam ya. Pastikan data yang dimasukkan benar karena tentunya ini juga merupakan salah satu praktik baik Sobat ASN untuk memasukkan data dengan benar. Karena data yang sudah masuk dalam aplikasi INDF tentu saja tidak bisa direvisi manual. Baiklah, sobat ASN, jangan lupa juga kita mau ingatkan bahwa di Instagram kita di BPSDM Jatim dan juga Wipro Communication, kita punya giveaway tebak kata. Hadiahnya macam-macam, banyak sekali dan tentu saja ini eksklusif ASN belajar. Ada payung, ada power bank, ada diffuser, dan juga ada t-shirt. Jangan sampai sobat ASN melewatkannya. Ada juga yang katanya sudah sempat koleksi nih kayaknya merchandise ASN belajar ya. Baik, sebelum kita akan dengarkan keynote speaker kita yang hari ini sepertinya sedikit terkendala tapi kita akan maksimalkan. Baiklah kalau begitu kita akan saksikan terlebih dahulu satu tayangan berikut ini tentang The Innovation Cycle. Innovation. What is it? How do you do it? Innovation is all about coming up with new ideas or improving old ones. We can think about innovation as a process to create these ideas and test them. From scientists to designers, artists to engineers, anyone can innovate to solve problems. [musik] This process starts off with a need or a challenge. What is a problem that you might like to solve? Have a think about all the different ways to solve this problem. What already exists? What materials can you use? Think about some inspiration [musik] from the world around you or even ask some friends to help you come up with some ideas. Then make a prototype. A prototype is like a draft. It doesn't have to be perfect or work properly or even use the same materials as the final product. Often you'll make lots and lots of prototypes before your final design. In order to figure out whether it does what you want it to do, you need [musik] to test it. This is often the part where you learn the most about your idea. Is your prototype doing what you want it to do? Can you improve it? What changes would you like to make? After testing your prototype, [musik] figure out what you want to change and refine it. Did it fail completely? Great. Use this failure as feedback to help improve it. [musik] You can change something big or small or even go back to the drawing board and start from the beginning. Innovation is nothing new. Everyone has done it at some point in their lives. Whether it's making [musik] a new invention, coming up with a new dance routine, or even writing a story. Have a look around you. Are there any problems or challenges [musik] that you'd like to solve? Next time you have a problem, have a go using this process. Have a go thinking, making, trying and refining. You never know what you could come up with. economy chemical companies courcing [musik] ideas globally consumer goods companies utilizing artificial intelligence socialer companies [musik] of [musik] aduh gimana sih ini kok sertifikatnya belum muncul juga ya padahal udah isi link presensi sih. Ada apa sih, Bu Novi? Kok kelihatannya bingung begitu? Ini loh, Bu. Saya kan sudah isi link presensi tapi kok sertifikatnya belum ada ya? Padahal kan katanya setelah isi link presensi kita dapat langsung mengunduh sertifikatnya. Bu Novi sudah mengisi link kuisioner belum? Hah? Kuisioner apa, Bu? Jadi setelah mengisi link presensi, Bu Novi juga harus mengisi link kuisioner MONF. baru deh sertifikat akan dikirimkan melalui WhatsApp. Sini sini Bu, saya bantuin. Berikut [musik] ini adalah tutorial cara menggunakan aplikasi INDEF. Untuk mendapatkan e-sertifikat, yang pertama pastikan Sobat ASN sudah mengisi link pendaftaran yang terdapat pada Flyer ASN belajar. Link pendaftaran ini dapat diisi maksimal 1 hari sebelum acara webinar dilaksanakan. PSN akan dapat langsung mengunduh e-sertifikat. Ingat ya, link e-sertifikat yang diterima setiap orang akan berbeda dan semua pesan pemberitahuan ini akan dikirimkan melalui WhatsApp bukan email. Nah, gimana Bu Novi? Mudah bukan? Wah, iya Bu Yanti ternyata mudah dan cepat ya. Terima kasih banyak Bu atas bantuannya. Saya udah enggak bingung lagi deh. Sama-sama, Bu Novi. Nah, untuk sobat ASN jangan lupa untuk segera mengisi link presensi ya. Karena link presensi hanya dapat diakses pada hari H pelaksanaan webinar sampai dengan pukul 23.59 Waktu Indonesia bagian barat. Tetap semangat dan ikuti terus webinar ASN belajar. [musik] Innovation. What is it? How do you do it? Innovation is all about coming up with new ideas or improving old ones. We can think about innovation as a process to create these ideas and test them. From scientists [musik] to designers, artists to engineers, anyone can innovate to solve problems. This process starts off with a need or a challenge. What is a problem [musik] that you might like to solve? Have a think about all the different ways to solve this problem. What already exists? What materials can you use? [musik] Think about some inspiration from the world around you or even ask some friends to help you come up with some ideas. Then make a prototype. A prototype is like a draft. It doesn't have to be perfect or work properly or even use the same materials as the final product. Often you'll make lots and lots of prototypes before your final design. In order to figure out whether it does what you want it to do, you need to [musik] test it. This is often the part where you learn the most about your idea. Is your prototype doing what you wanted to do? Can you improve it? What changes would you like to make? After testing your prototype, [musik] figure out what you want to change and refine it. Did it fail completely? Great. Use this failure as feedback to help improve it. You can change something big or small or even go back to the drawing board and [musik] start from the beginning. Innovation is nothing new. Everyone has done it at some point in their lives. Whether [musik] it's making a new invention, coming up with a new dance routine, or even writing a story. Have a look around you. Are there any problems or challenges that [musik] you'd like to solve? Next time you have a problem, have a go using this process. Have a go thinking, making, trying ini, perkembangan teknologi informasi sudah menjadi aspek penting bagi peningkatan di segala bidang. Salah satunya pada rana pemerintah Kota Surabaya, Distruk Capil Kota Surabaya sebagai perangkat daerah selaku instansi [musik] pelaksana yang membidangi urusan administrasi kependudukan terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik yang [musik] mudah, cepat, santun, dan sepenuh hati dengan mencetuskan berbagai inovasi aplikasi dan inovasi layanan. Diharapkan dengan hadirnya inovasi pelayanan tersebut mampu untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus administrasi kependudukan. Salah satu inovasi dari Disduk Capil Kota Surabaya adalah program Londong Balap. Londong [musik] Balap menjadi salah satu inovasi layanan integrasi pelayanan terpadu yang merupakan akronim dari layanan online dan terpadu [musik] one gate system bersama di Stuk Capil Kota Surabaya dan Pengadilan Negeri Surabaya. Inovasi layanan ini hadir untuk menjawab sejumlah permasalahan masyarakat terkait pergantian dokumen kepeludukan seperti perubahan nama, tempat tanggal lahir, jenis kelamin, dan nama orang tua di akta kelahiran yang dalam hal ini membutuhkan [musik] putusan pengadilan negeri. Pemohon yang ingin menggunakan layanan londong balap [musik] cukup mendaftar di kelurahan. Setelah itu akan dilakukan proses review oleh pengadilan negeri dan jika sudah divalidasi [musik] nantinya akan diberikan jadwal sidang untuk menerima keputusan pengadilan negeri dan produk adindung seperti akta kelahiran, KK, dan KTP elektronik secara langsung. Dari registrasi sampai ke proses persidangan semuanya berjalan lancar. Proses sesuai dengan prosedur. He lancar, tidak ada halangan. sidangnya juga sangat cepat dan [musik] sangat mudah untuk kita ya sebagai warga. Kolaborasi pelayanan melalui lontong balap ini [musik] sebagai sarana untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara pelayanan publik khususnya pengadilan negeri Surabaya dan [musik] Pemerintah Kota Surabaya. Warga Kota Surabaya, yuk dokumen kependudukanmu diurus segera. Bagi yang sudah punya kartu keluarga, punya KTP elektronik, cek lagi datanya sudah di-update atau [musik] belum. Datanya sudah data terbaru atau belum. Karena memiliki dokumen kependudukan adalah langkah pertama untuk bisa mendapatkan pelayanan publik yang lengkap. [musik] Terima kasih, Pak Walikota, Pak Kepala Dinas DUP Capil. Terima kasih seluruh warga Surabaya. Maju terus, sehat terus, sukses selalu. Seluruh saudara-saudara saya di Kota Surabaya melakukan [musik] atau mengurus adminuk di Kota Surabaya jauh lebih mudah sekarang. Ayo cepat diurus sehingga pelayanan publik Surabaya akan tepat sasaran yang menjadi yang terbaik bagi warga kota Surabaya. [musik] [musik] Sobat ASN, kita masih di ASN belajar seri ketiga. Boleh kita berikan tepuk tangan. Tentu saja masih semangat. Coba cek dulu semangatnya. ASN belajar. Semangat belajar. Sukses bersama. Nah, berikut ini kita akan bersama-sama mendengarkan keynote speech yang akan disampaikan oleh Sekretaris Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional, Sekretaris Utama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional yang sudah bergabung secara virtual bersama kita, yaitu Bapak Dr. Ir. Taufik Hanafi, MUP. [musik] Bapak Taufik selamat pagi. Selamat pagi. Baik. Apakah suara saya boleh sedikit dikeraskan Bapak biar terdengar lebih jelas? Baik Bapak selamat pagi Pak Taufik pagi I. Silakan Bapak. cukup ya cukup cukup jelas. Silakan Pak Taufik ee bisa dimulai ya. Ya, silakan Bapak. Baik. Ee terima kasih yang kami hormati Bapak Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur, Pak Aris. Terima kasih nih Pak Aris atas kesempatannya. Yang kami hormati para pembicara ya di sini yang telah hadir bersama kita dan yang kami banggakan seluruh ASN Provinsi Jawa Timur yang hadir pada acara yang sangat penting ini adalah seri ketiga ASN belajar. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam sejahtera buat kita semua. Om swastiastu. Salam sehat untuk kita semua. Sekali lagi terima kasih atas kesempatannya. Saya kira forum seri 3 ASN belajar ini merupakan forum yang sangat penting, terutama sejalan dengan tema acara kita pada pagi hari ini yaitu breakthrough 2023 by Leading Innovation. Jadi ini termasuk forum yang menurut hemat kami sebagai bagian upaya prakarsa Provinsi Jawa Timur untuk membangun ekosistem inovasi ya. Karena inovasi ini membutuhkan ekosistem yang kondusif untuk seluruh komponen ya, pemerintah Provinsi Jawa Timur mulai dari tingkat provinsi, kabupaten, kota ya ini seluruhnya perlu ee apa membutuhkan ekosistem inovasi yang kondusif. Jadi ini ee merupakan prakarsa yang sangat baik. Oleh karena itu, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang sangat tinggi. Apalagi kalau kita perhatikan saat ini yang sudah bergabung bersama kita ini sudah dalam berbagai kegiatan yang berhubungan dengan ekonomi baik di tingkat nasional bahkan juga internasional. [musik] Saat ini juga beliau menjabat sebagai guru besar Universitas Brawijaya. Ladies [musik] and gentlemen, please give applause. Bapak Profandra Fajri Ananda, S. MSC, PhD. [musik] Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam. Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua. Ee sebelumnya kita mungkin bisa belajar ya ee bahwa penyelenggaraan secara hybrid ini ternyata memang bisa ee ada gangguan seperti sekarang. Tapi setidaknya applause untuk kita semua ASN yang terus mau belajar, yang terus mau berubah untuk menjadi lebih baik. Hari ini saya ucapkan terima kasih untuk undangan eh sharing-nya terutama pada Pak Aris sebagai Kepala BPSDM dan sekaligus sebagai PJ Walikota Batu. Kenapa saya sebut ini? Karena kebetulan saya tinggalnya di Batu. Jadi, Pak Aris ini walikota saya. Yang kedua, ee tentu para pembicara, Pak Yonan, kebetulan sebenarnya mulai hari ee Selasa saya itu di Jakarta dan mestinya saya minta online juga, tapi kata Pak Sugeng, "Oh, jangan on ee online, Prof." gitu. Karena kita diharapkan seluruh warga BBSDM juga mengikuti secara langsung. Dan kebetulan Bu Menteri hari ini ngisi acara di Sumenep dan harusnya saya juga mendampingi Bu Menteri juga. Dan ternyata ee tadi malam saya setelah guyon-guyon suasana batin sudah enak baru ngomong kalau saya minta izin untuk memberikan materi hari ini. Jadi moga-moga apa yang kita lakukan secara bersama-sama ini menjadi kebaikan bagi kita semua. Topik hari ini saya pikir topik yang menarik ya. Jadi ada kata-kata breakthrough. Breakthrough itu sebenarnya dalam bahasa ee kita itu terobosan. Terobosan yang tentu kenapa kita menerobos biasanya adalah untuk menuju ee pencapaian tujuan yang lebih cepat, lebih tepat dan murah kan gitu. Gak ada terobosan itu malah kemudian menjadi tidak efisien. menjadi tidak tepat sasaran, tidak tercapai tujuannya. Jadi, break through sebenarnya adalah bagaimana strategi yang harus kita lakukan untuk bisa membangun. Sehingga breakthrough itu biasanya juga kaitannya dengan apa yang kita sebut dengan inovasi. Maka inovasi itu seperti tadi sedikit disampaikan oleh Pak Taufik adalah membutuhkan environment, membutuhkan suasana, membutuhkan lingkungan yang baik. maka breakthrough tidak akan terjadi pada organisasi yang tidak sehat. Break through tidak akan terjadi pada organisasi di mana dalam organisasi itu tanda petik ya ee tidak berlaku performance yang menjadi ukuran sebagai basis karirnya seseorang. Nah, kebetulan saya sudah 3 tahun berkarir di ee ngikutin lah ya ngikuti di Kementerian Keuangan. Mungkin nanti saya bisa sharing bagaimana di Kementerian Keuangan itu yang katanya Kementerian Sultan gitu ya, kementerian Sultan. Tetapi bagaimana kinerja seseorang itu sangat sangat harus terukur sehingga sangat diperlukan ee inovasi-inovasi di dalam menjalankan tugas-tugasnya. Hari ini saya ingin menyampaikan beberapa hal. Ada tiga tiga poin yang ingin saya sampaikan. Yang pertama adalah mengapa kita memerlukan perubahan-perubahan ini di dalam ASN. Bahkan tadi malam saya mendengarkan ada tambahan honorer ya di organisasi ASN ini hampir sekitar 2 juta, Pak. Padahal ASN ini jumlahnya sekitar sekitar 4,5 juta. Jadi hampir 6 juta. Padahal dengan cara seperti ini, kita ingat di Undang-Undang HKPD yang baru tahun 2022 belanja ASN itu tidak boleh melebihi 30%. Kalau jumlah honor nambah sekitar 2 juta, berarti apa yang kita bisa bayangkan? Kapan ini dimulai? di Undang-Undang HKPD disampaikan bahwa pelaksanaan undang-undang HKPD ini akan berjalan 5 tahun setelah undang-undang ini digedok atau diberlakukan. Berarti tahun 2027. Nah, sekarang sudah tinggal 4 tahun lagi. Mestinya sudah mulai berlaku pengurangan-pengurangan jumlah pegawai yang tentu basisnya adalah kinerja. seseorang tidak dipakai karena kinerjanya buruk. Seseorang tidak lagi ada dalam posisi itu karena kinerjanya tidak mendukung kinerja organisasi. Ya, oleh karena itu tadi saya sampaikan maka organisasi menjadi sangat penting. Kenapa itu kita lakukan? Kita sedang menuju Indonesia 2045. Slide-nya bisa dilanjut enggak, ya? Indonesia menuju 2045. Kenapa 2045 ini sering disampaikan juga oleh Presiden? Kalau kita lihat pada tahun 2045 diperkirakan jumlah penduduk Indonesia itu sekitar 319 juta. 319 juta. Dan ini sudah kurang hampir sekitar ee 20 tahun lagi, Pak. 20 tahun kayaknya enggak enggak lama ya. Yang kedua, umur produktif itu sekitar 47%. Secara ekonomi income per kapitanya sudah harus menjadi 23.000 US. Artinya maka kita tidak mungkin tidak berubah kalau mau menuju ke sana. Ekonomi selalu tumbuh 5% 5,01 5,1 kan begitu Pak ya. Selama pandemi kita bahkan lebih rendah. ekonomi harus tumbuh untuk mencapai 23.000 US dolar per kapita itu harus tumbuh sekitar 7%. Nah, untuk tumbuh seperti itu harus berubah, Pak. Yang bahasanya Bu Menteri menggunakan kata-kata tidak inovasi tapi transformasi, perubahan. Intinya adalah inovasi, transformasi, intinya perubahan. yang tentu perubahannya adalah perubahan menjadi lebih baik, perubahan menjadi lebih efisien, lebih cepat, kalau bisa lebih murah dan itu tidak mungkin ya tidak mungkin meninggalkan yang namanya teknologi atau digital. Maka teman-teman sudah mulai harus membayangkan bagaimana ya kalau digitalisasi masuk dalam kantor saya, berapa banyak orang yang berkurang. Saya kasih ilustrasi, Pak. Tahun 2004 Undang-Undang tentang Perbendaraan Direktorat Jenderal Perbendaraan itu pegawainya hampir 16.000, Pak. Sekarang sudah tinggal 6.000 sekian tahun. Berapa tahun? Hampir 19 tahun. Artinya perubahan ini kemudian merubah jumlah yang namanya pegawai itu dengan digitalisasi. Dulu kalau kita mau mencairkan ke kantor kas negara itu harus bawa amplop-amplop gitu, Pak. Ya, sekarang sudah melalui transaksi perbankan sehingga jumlah pegawainya menurun. Sehingga kalau kita lihat 2045 itu menjadi target kita menyongsong 20 ee 45 ini Indonesia harus bagaimana. Yang kedua kita lihat di slide yang kedua ya, yang ketiga halaman 3 halaman 4 sori. Di dalam RPJM itu itu pemerataan antar wilayah, meningkatkan keunggulan kompetitif, pelayanan dasar, kemudian sinergi pemanfaatan ruang ini membutuhkan peran pemerintah yang berbeda. Slide keempat ya. Sehingga kalau kita lihat Indonesia yang ada sekian banyak pulau, ribuan pulau ini tidak bisa kita lakukan dengan cara-cara biasa. kita perlu melakukan terobosan-terobosan baru di dalam mengelola kewilayahan Indonesia ini. Dan di situ kalau Bapak-bapak, Ibu-ibu perhatikan, kalau dilihat dari PDRB berdasarkan pengeluaran government spending, belanja pemerintah itu menjadi kunci. Bahkan dari hasil evaluasi kita ya, hasil evaluasi kita belanja pemerintah itu selalu di kuarter keempat. Jadi kuarter ketiga itu bahkan kemarin tahun 2022 kita mengalami kontraksi, mengalami penurunan. Tahun 2002 ee 22 itu di kuarter keempat baru mulai positif gitu. Berapa banyak SILPA? Silpa terus naik. Macam-macam sebabnya SILPA ini. Tetapi bisa secara umum kita katakan betapa kualitas SDM di birokrasi itu menjadi kunci. termasuk yang sekarang kita perhatikan yang mungkin hari ini kita bisa diskusikan. Next. Nah, sehingga menuju 2002 ee 45 itu kita perlu melakukan apa yang kita sebut dengan transformasi ekonomi yang tadi sudah saya sampaikan. Kemudian ini menuntut juga reformasi struktural. Kita tidak mungkin lagi bayangkan kalau Undang-Undang HKPD itu diberlakukan nantinya, maka daerah itu harus ada namanya pinjaman daerah. Kalau daerah ada pinjaman daerah, Bapak bisa bayangkan seorang pengelola utang daerah ini dia seperti bagian triseriy kalau diperbankan. Bagian triseri itu gajinya gede banget, Pak, kalau diperbana ada resiko-resikonya. Kalau itu ada di pemda-pemda, maka tentunya gajinya pegawai pemda yang ngelola utang ini enggak mungkin sama dengan ASN yang lain. Berarti memang perubahan mulai dari reward systemnya harus berubah, manajemen pengelolaan daerah juga berubah. Bahkan sekarang ini akan dimulai tadi malam Bu Menteri cerita akan dimulai Kabupaten Bojonegoro untuk membuat indomen fun karena ee DBH-nya minyak gara-gara harga minyak dunia naik drastis itu Bojonegoro itu ee ada kelebihan sekitar 3 triliun rata-rata. Nah, ini harusnya sudah masuk ke dalam indomen fund yang tentu kita mikir siapa di pemda ini yang bisa mengelola itu, punya enggak skill untuk mengatur ini. Nah, oleh karena itu perlu ada perubahan-perubahan yang harahnya adalah produktivitasnya harus menjadi lebih tinggi. Kemudian yang kedua, ekonominya tumbuh lebih cepat. Kemudian memperkuat ketahanan ekonomi dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Next. Nah, untuk seperti itu maka kuncinya tetap Pak sumber daya manusia. Jadi kuncinya adalah sumber daya manusia. Kita ingat Ristomezi. Kalau kita belajar sejarahnya Jepang ya, sejarahnya Jepang itu mereka mengirim tahun 1900 anak-anak mudanya ke luar negeri untuk melihat ini loh dunia itu seperti ini. Tadi malam itu kebetulan Bu Menteri Keuangan kita ee hari ini beliau-beliau ke Sumenep ya. Tadi malam kita makan-makan di layar, Pak, di daerah sini. Pada waktu makan-makan, habis itu selesai. Selesai makan. Kebetulan Pak Sekjen saya itu, Sekjen Kementerian Keuangan itu dari Bondowoso. Habis makan ya sudah ngobrol aja. Terus katanya Bu Menteri gini, "Ini habis makan enggak ada apa-apa ini. Gak ada makanan penutup atau apa gitu." yang Pak Sekjen persepsinya beliau ya habis makan ya sudah jagongan kan orang-orang di Bondowoso begitu gitu. Terus katanya ibu, "Woh Bapak ini kurang banyak ke luar negeri katanya." Jadi memang perspektif baru itu bisa dibangun dengan cara banyak melakukan perjalanan, tidak harus ke luar negeri, tetapi mempelajari hal-hal baru, kesiapan untuk mempelajari hal baru. Dan ini ujungnya adalah dalam manusia SDM. Yang kedua, modal fisik juga perlu. Kita hampir setiap tahun dalam APBN itu membangun infrastruktur itu hampir sekitar 300 sampai 400 triliun. Bahkan proyek nasional kita PSN proyek strategi nasional itu hampir sekitar ee sekitar angkanya hampir sekitar 600 triliun ya. Jadi kalau kita lihat modal fisik juga penting. Modal fisik juga penting. SDM-nya bagus tapi infrastrukturnya enggak siap juga akan tidak mencapai optimal. Yang keempat adalah sumber daya alam. ya, sumber daya alam kita memang sudah perlu membuat tata kelola yang lebih baik terhadap pengelolaan sumber daya alam ini. Jangan sampai mungkin tahun 2030 misalkan sumber daya alam kita sudah mulai tidak ada lagi. Yang terakhir adalah modal sosial. Jadi di dalam membangun SDM itu atau membangun daerah, membangun negara, kita kenal ada yang disebut dengan modal sosial. Modal sosial itu apa? Modal sosial itu rasa tanggung jawab bersama, kebersamaan yang di negara kita mungkin di beberapa wilayah sudah mulai menghilang ya, tapi di banyak wilayah masih ada itu. Jawa Timur ini masih sangat besar. Bagaimana kita memanfaat kebersamaan-kebersamaan masyarakat itu evaluasi kisa kita terkait dengan penggunaan dana 20% pendidikan itu angka PISA. Pisah itu adalah ukuran untuk nilai matematika. Kita jauh di bawah fitnah, Pak. Berarti 20% pendidikan ini perlu kita review lagi, gitu. Kalau kita lihat temuan-temuan terkait dengan SILPA, perencanaan yang tidak tepat, ada something yang salah di dalam birokrasi kita sehingga SILPA ini kemudian terus membesar. Nah, ini tentu reformasi perlu kita lakukan di bidang tata kelola pemerintahan kita. Kemudian yang kedua, bagaimana modal sosial ini terus kita bangun. Kita memang sudah mulai membangun hubungan-hubungan yang baik. Tidak hanya dengan lingkungan pemerintahan saja antar pemerintahan, antar OPD gitu ya, tapi juga dengan masyarakat. sekarang ini di sektor perpajakan misalkan ee besok ya kita ada kerja sama sama Bu Gubernur, teman-teman dari pajak Direktorat Jenderal Pajak yang intinya nantinya itu para WP itu diajak ngomong duitmu ituu kayak kita ambil dari Bapak Ibu semua, kita pakai apa saja dan seterus. Jadi komunikasi antara pemerintah dan masyarakat itu semakin wajib hukumnya harus menjadi bagian di dalam proses pengambilan keputusan maupun kebijakan yang kita lakukan. Next. Nah, walaupun begitu kita ini menghadapi tantangan yang enggak ya kita masih melihat tantangan global. Kita enggak pernah tahu tuh Rusia sama Ukrain ini berubah apa enggak, berhenti perang apa enggak. Dampak dari peperangan itu yang jelas adalah disrupsi di bidang supply. Industri-industri yang bahan bakunya dari daerah sana gak bisa dikirim ke kita, Pak. Dampaknya adalah inflasi di mana-mana. Terakhir eh Federal Reserve Bank Amerika, Bank Sentral Amerika sudah meningkatkan tingkat bunganya sudah menjadi 4,5. Itu tertinggi sepanjang Amerika berdiri, gitu. Nah, konsekuensinya kalau Amerika menaikkan tingkat suku bunga, banyak kapital dari Indonesia ini lari ke sana semua, Pak. Dan ini tentu menjadi catatan kita. Nah, oleh karena itu di domestik kita punya masalah satu, perdagangan internasional mungkin akan terganggu karena permintaan negara-negara yang tadi mengalami konflik itu akan menurun. Kita lihat dalam 2 tahun terakhir neraca perdagangan kita ini sudah surplus dan ini bagus untuk ekonomi ya. Tapi ini enggak tahu kita apakah tahun 2023 akan seperti itu. Kemudian yang kedua, kontribusi global value chain yang masih rendah. Kita ini enggak ngikut gitu. Walaupun ada yang bilang itu ya bersyukur juga. Karena kalau kita ngikut ke sana seperti Korea yang menjadi bagian dari industri otomotif yang besar, saat ada konflik itu dia terganggu. Jadi Korea adalah satu negara yang sangat menggantungkan pendapatan negaranya dari ekspor 70%. Kita enggak. Nah, kita ini sangat tergantung pada domestik, kepada daya beli masyarakat. Itu alasan mengapa pemerintah satu tetap memberikan hampir sekitar 500 triliun dalam bentuk perlindungan sosial, BLT dan seterusnya. Satu. Yang kedua, menjaga inflasi supaya kita tetap mau belanja. Karena ekonomi itu kuncinya belanja. Dan yang jangan lupa, jangan lupa saya selalu bilang bahwa ekonomi kita seperti ini tertolong ini karena masih banyak di Indonesia ini orang yang masih pergi berjamaah salat subuh berdoa. Tahun 2020 itu sudah ada pesimis, Pak. Waduh kita ini gimana tahu-tahu ada perang. Siapa yang nyuruh perang? Enggak ada, Pak. Bukan orang kita mestinya. Gara-gara perang harga minyak dunia naik ya. Sawit naik, batu bara naik, gas naik. ya kita untung hanya penerimaan pajak kita di atas 100%. Bahkan untuk tahun ini 2022 sudah 120%-an, Pak targetnya melebihi target. Jadi bukan berarti kita bersyukur karena ada perang ya, tapi saya pikir karena orang Indonesia itu baik-baik, banyak doanya, ekonomi kita terbantu. Belum lagi saya bicara zakat sama infak. Bapak bisa bayangkan kejadian di Turki itu. Turki itu inflasinya hampir 90%, Pak. Mata uangnya turun hampir sekitar 50%. Tapi ya tenang-tenang aja, enggak ada demo. Ternyata saya cek di sana lembaga zakat, lembaga wakaf itu bekerja secara maksimal. Yang itu harusnya persis hampir sama dengan kejadian di Indonesia. Next. Nah, kenapa inovasi ini kemudian menjadi penting? Jadi, kebutuhan dasar untuk modal menjadi meningkatkan daya saing itu yang pertama adalah institusinya. Kita harus menciptakan. Kalau tadi kata Pak Taufik dari ee deputi atau sekretaris ee BAPENAS, sekretaris umum BAPENAS, beliau mengatakan untuk berinovas. Inovasi itu memerlukan environment, memerlukan lingkungan organisasi yang sehat. itu penting. Yang kedua, infrastrukturnya harus memadai. Kalau kita memang mau masuk ke digitalisasi, kita siapkan infrastrukturnya. Alat-alat kantor semua sudah harus connected, semua ada digital dan seterusnya. Yang ketiga, peningkatan tingkat kesejahteraan. Saya pikir Pemprop Jatim sudah cukup lumayan bagus memberikan kesejahteraan ini. Nah, ini kita perlu berpikir juga gimana caranya sistem insentif ini sudah harus berubah. Tentu baiknya adalah performance base ya. Yang keempat kesehatan dan kesediaan pendidikan. Jadi kebutuhan dasar kita terutama kesehatan dan pendidikan sudah harus terpenuhi pada saat kita mau berinovasi. Kalau itu masih kurang, mungkin kita tidak akan sempat berpikir untuk berinovasi. Itu yang pertama. Yang kedua, terpinya supply skill labor. Tadi saya sampaikan sama Pak Kaban sebelum acara ini, kita harus ngecek karena beliau sekarang dari Walikota Batu. Berapa banyak pegawai di Kota Batu yang mengikuti training-training pengembangan skill? Jadi pengembangan skill itu bagian dari insentif yang kita berikan kepada karyawan. Bapak-bapak, Ibu-ibu bisa bayangkan kalau kita punya karyawan dan tidak pernah ditraining, ngantor aja berarti enggak ada pengembangan skill. Itu enggak benar, ya. Kemudian yang kedua, kita perlu membuat bagaimana pasar tenaga kerja ini juga efisien. Nah, tiga hal ini jadi pendekatan multidisiplin yang seperti sekarang mungkin ada yang bagian A bagian B di dalam OPD atau di bagian organisasi ee kantornya, tapi semuanya adalah bagaimana kita kemudian mengedepankan kita pendekatan multidisiplin mau menerima hal-hal baru. Kita juga perlu banyak membaca penelitian. Bahkan dulu pada waktu saya masih aktif, sering aktif di BPPEDA Provinsi Jawa Timur, saya minta punya perpustakaan yang update supaya kita baca terus gitu. Nah, organisasi publik itu biasanya menerapkan dalam bahasa yang lain namanya knowledge management. Bagaimana di dalam organisasi itu anggota-anggota di dalamnya itu kita push untuk terus belajar membaca, menulis, termasuk melakukan riset yang kemudian dilombakan. Sehingga yang menerapkan itu Kementerian Keuangan yang saya tahu, kemudian Bank Indonesia. Sehingga di Bank Indonesia walaupun kita ini enggak jadi pejabatnya di struktural, mereka bikin tulisan menjadi fungsional, jadi peneliti yang kemudian dilombakan yang hadiahnya juga gede juga sebagai insentif. Maka kita perlu melihat ini sebagai suatu enablers. Jadi lingkungan kerja yang baik, sistem insentif yang baik, organisasi yang sehat itu nantinya akan mendorong yang namanya inovasi itu. Dan ini juga harus di-support leadership-nya, kemudian knowledge yang dikembangkan dan budaya kerja. Tiga-tiga hal ini akan muncul leadership yang kuat itu muncul apabila organisasinya juga sudah mulai sehat. Nah, sekarang topik yang kedua. Saya ingin menyampaikan peran kunci APBN di dalam mendorong transformasi ini. Ini saya sedikit cerita tentang APBN kita ee karena ini bagian dari tugas saya sebagai ee staf khusus Kementerian Keuangan. Kalau kita lihat transformasi ekonomi mendorong pertumbuhan yang tinggi, inklusif, dan berkelanjutan. Ini sebenarnya pokok-pokok kebijakan fiskal kita tahun 2003. Jadi, ada kata-kata pertumbuhannya harus lebih tinggi, harus inklusif. Inklusif itu artinya melibatkan banyak hal. Maka kita mendorong daerah juga untuk melakukan pinjaman daerah gitu ya. Walaupun kata teman-teman PTSMI pada waktu pandemi kemarin banyak yang pinjam sekarang belum ada gitu. Jadi maunya daerah memang tingkat bunganya nol gitu. Jadi enggak ada enggak ada beban gitu ya. Nah, sekarang sudah kembali normal malah belum ada daerah yang melakukan pinjaman. Kemudian yang terakhir adalah berkelanjutan. Nah, arahnya sebenarnya lebih banyak salah satu poin peningkatan kualitas SDM. Jadi, berkali-kali saya ulang-ulang bahwa transformasi kita perlukan, perubahan ini kita perlukan, tapi kunci perubahan dan transformasi itu di SDM. Pada waktu Pak PJ Walikota yang kebetulan Pak Paris sebagai kabannya BPSDM mau banyak melakukan perubahan kebentur-bentur beliau ini kok SDM-nya enggak siap, enggak ada reaksi, enggak ada komen, ada grup pimpinan, ada masalah ini ya diam aja gitu. Jadi ini kan masalah SDM ini menjadi problem serius pada waktu kita mau membangun suatu organisasi yang sehat. Sehingga mulai sistem rekrutmen-nya perlu kita review, pengembangan skill-nya perlu kita review. Berapa banyak mereka ikut training, trainingnya apa saja. Kalau habis training terus orang-orang ini ke mana jadi apa, ini harus kita review semua. Kebetulan saya juga sebagai komisaris Bank Jatim, saya mer-review semua itu ada ini kok yang pergi kok ini terus ya gitu. Ada apa ini? Ternyata hasil perginya itu trainingnya enggak ada apa-apa ya, hanya karena teman-teman. Akhirnya kita rubah sistem bagaimana mengirim seseorang kepada lembaga pendidikan yang luar yang di luar. Nah, ini ee akhirnya kita ketemulah solusinya untuk bagaimana membangun skill yang lebih baik. Next. Oleh karena itu, APBN punya peran yang penting. Ee pertama reformasi struktural, akselerasi, mendorong pembangunan ekonomi hijau, penguatan kualitas modal manusia, terutama pendidikan kesehatan, dan berlinsos. Dan dananya ya untuk pendidikan itu hampir sekitar 612 triliun. Itu menurut saya angka yang sangat besar. Makanya pendidikan kita kalau ternyata hasilnya masih kalah sama Vietnam, terus saya mikirnya apa yang salah? Apakah sedot beberapa wilayah di Jawa Timur yang saya teliti ya seperti Kabupaten Malang, DA-nya habis untuk gaji guru? Loh, to kad pernah seperti itu gitu. Apakah kemudian DA ini harus kita atur belanjanya gitu? itu menyalahi konsepsi DAO. Kita ke DAK. Wah, ini kalau DAK banyak terlalu banyak fisiknya. Jadi ini memang kita kebentur-bentur pada waktu mau melakukan perubahan-perubahan ini. Tapi yang jelas sampai tahun 2030 harus kita rubah konsepsi penggunaan dana pendidikan ini. Yang jelas insentif guru akan tetap gitu ya. Karena ternyata ee guru ini juga membawa perubahan perekonomian terutama ya setelah guru-guru dapat insentif dan macam-macam itu ya beli mobil kreditnya ke perbankan juga jadi ada gitu ya. Sayangnya masih banyak juga kemudian muncul masalah baru di beberapa kota perceraian itu tinggi dan didominasi guru juga gitu. Mungkin karena gajinya lebih tinggi pikirannya jadi aneh-aneh gitu. Tapi mestinya tidak di sana, tidak ke sana. Mestinya kelebihan dari penerimaan itu untuk pengembangan skill dari masing-masing gitu. Ada beberapa sekolah yang menjadi binaan saya di Malang ya, itu gurunya kebetulan sekolah swasta ee pondok-pondok modern gitu, Pak ya. SPB-nya mahal dan gurunya 1 tahun tuh 10 orang mesti saya suruh pergi ke luar negeri. Yang paling banyak ke Jepang. untuk belajar tentang pelayanan. Karena di Jepang sudah sangat mapan yang semacam itu. Jadi tantangannya kalau kita lihat reformasi ini rendahnya literasi keuangan di bidang keuangan terutama ya. Kemudian biaya transaksi ini rata-rata di sektor keuangan. Jadi per sektor itu kalau kita lihat sektor keuangan kita pinjol marak keamanannya lemah. Kemarin saya tulis digitalisasi temarak gitu ya. Semarak. tapi keamanannya lemah. Jadi ini juga edukasi keuangan itu juga sangat lemah sekali dan memang kejahatan-kejahatan perbankan terutama digitalisasi itu bahkan sudah sampai pada pembicaraan digemarin. Jadi tidak hanya di Indonesia tetapi juga di luar negeri. Next. Oleh karena itu, next, kita bisa melihat mobilisasi pendapatan menjadi sangat penting untuk menyusun perubahan-perubahan ini. Next, ya. Kemudian, bagaimana kita belanja yang lebih baik? Belanja yang lebih baik ini tidak mungkin bisa dilakukan apabila perencanaannya buruk. mekanisme perencanaan ini yang selama ini didominasi oleh teman-teman birokrat ya, itu tidak akan berjalan untuk menghasilkan APBD yang baik. Kemarin saya sempat menjadi salah satu juri untuk menentukan kepala daerah yang baik yang ada lima kalau enggak salah ya. Ada salah satu kandidat yang baik ini very strong leadership. Saya enggak sebutkan kotanya ya. Beliau sangat strong gitu. Dan beliau mewajibkan OPD-nya tidur di masyarakat sambil bercerita. Hari berikutnya harus memberikan laporan. Artinya belanja permasalahan lah gitu. Jadi sebelum Musren bank itu OPD-OPD tidur di rumah-rumah masyarakat. Nah ini adalah cara-cara baru yang tadi saya sampaikan. Ini bentuk inovasi bagaimana mengcollek problem pembangunan yang ada di masyarakatnya. Kapan hari ki fakultas saya itu raker di Banyuwangi. Nah, kemudian ee kita nunggu Bu Apuk, Pak Bu Bupati. Ternyata beliau dari tidur di masyarakat. Jadi dipakai oleh beliau dih cerita ya ini saya adopsi dari ee salah satu wilayah yang tadi saya sebutkan itu. Dan ternyata bagus ya, ternyata bagus dan ini akhirnya program-programnya menyentuh. Bahkan program-program fisik itu kayak jalan rusak. Hari itu langsung bisa diselesaikan. Yang tidak bisa diselesaikan k kemiskinan. Ini kan long term atau middle term. Tapi kalau jalan rusak sudah langsung kepala dinas ee PU-nya harus ikut terus langsung bangun. Jadi pendekatan-pendeka
Resume
Categories