Kind: captions Language: id keputusan untuk terus mengakui kelemahan diri keputusan untuk tidak menyerah keputusan untuk terus belajar demi senantiasa memberikan yang terbaik bbsdm Jawa Timur dimana ppsdm Provinsi Jawa Timur pokoknya Provinsi Jawa Timur luar biasa ptsdm Jatim handal dan berkualitas bpsdm Jatim Jaya luar biasa bpsdm Provinsi Jawa Timur memang keren bpdm Jatim pancen top dan Oke teman ppsdm Provinsi Jawa Timur Salam Satu Jiwa Jatim hebat [Musik] Provinsi Jawa Timur menjadi pusat unggulan BPS Jatim luar biasa ppsdm Jawa Timur berjaya dalam inovasi apa yang sudah diinisiasi oleh bpsdm dengan berbagai apresiasi yang sudah didapatkan dengan tugas dan mandat sebagai corporate University tentu kita berharap bahwa bpsdm akan terus bisa memberikan layanan terbaik bagi pengembangan kualitas SDM Aparatur Sipil Negara baik dari Jawa Timur maupun dari berbagai daerah lain [Musik] sahabat-sahabat ASN di dalam pelatihan suatu keharusan kalau itu akan melahirkan suatu inovasi karena di ppsdm Jawa Timur ini sudah melahirkan inovasi ribuan ke seluruh Indonesia karena dari satu peserta latihan itu wajib mempunyai satu Inovasi dan yang lebih dari itu dari suatu pelatihan adalah perubahan mindset karena dari mindset atau dari pola pikir itu akan menghasilkan inovasi-inovasi yang baru di tempat mereka bekerja perubahan mindset di dalam pelatihan itu terbentuk dari suatu metode pembelajaran yang inspiratif dan inovatif dari materi-materi yang inspiratif dan inovatif itu akan menjadi membentuk mindset pada peserta pelatihan yang nantinya akan menjadi inovasi-inovasi yang baru di tempat mereka bekerja [Musik] dikucilkan didiskriminasi bahkan tidak mendapatkan pendidikan yang sama dengan yang lain itulah mereka yang berkebutuhan khusus namun Apakah mereka pantas mendapatkan itu padahal Setiap anak adalah berharga dan punya kesempatan yang sama pendidikan inklusi adalah jawaban atas harapan mereka untuk menjadi bagian dalam masyarakat mereka juga berhak merasakan dampak pembangunan dan berhak pula turut membangun peradaban mari bersama kita wujudkan pendidikan inklusi untuk anak di ASN belajar seri 6 karena semua punya hak yang sama [Musik] ada dimana organisasi yang terbaik dari hasil pengembangan potensi Mandiri tentunya atas prakarsa dari Palu ini masing-masing [Musik] Benda Timur ini memang menjadi rujukan ya Bagi bpsdm yang lain makanya tahun kemarin kita berikan penghargaan sebagai yang terbaik Kenapa ini bisa berlangsung Kenapa ini bisa terjadi Bapak Ibu sekalian karena menurut saya lombanya provinsi-provinsi yang punya perhatian baik terhadap pengembangan kompetensi ASN Jawa Timur yang terbaik [Musik] Alhamdulillah hari ini bersama-sama kita hadir untuk kembali membangun penguatan kita sebagai bagian dari ASN tentu kita ingin berkontribusi lebih baik dan lebih luas lagi untuk masyarakat bangsa dan negara yang kita cintai dan tentu atas nama kita semua Marilah PKN tingkat 2 angkatan kedua ini kita bersama-sama membuka dengan bacaan Basmalah Bismillahirrohmanirrohim mudah-mudahan Semuanya lancar sukses dan mendapatkan ilmu yang bermanfaat Barokah [Musik] Halo sobat ASN kita jumpa lagi dalam webinar ASN belajar yang dipersembahkan oleh bpsdm Provinsi Jawa Timur sebelum memulai acara kita pada hari ini ada beberapa hal yang patut sobat ASN perhatikan agar acara dapat berjalan dengan lancar yang pertama Tulis nama sesuai dengan format nama spasi instansi sobat ASN kemudian Nyalakan kamera dan matikan microphone selama acara berlangsung lalu pastikan posisi kamera tidak membelakangi cahaya agar wajah sobat ASN dapat terlihat dengan jelas dan jangan lupa gunakan virtual background yang sudah kami sediakan virtual background dapat diunduh pada Link yang dikirimkan melalui WhatsApp bagi sobat ASN yang sudah mengisi link pendaftaran apabila sobat ASN ingin mengajukan pertanyaan atau berpartisipasi interaktif sobat ASN dapat menggunakan reaction angkat tangan atau siapkan pula alat tulis sobat ASN selain untuk mencatat hal-hal penting Hal ini dapat mempertajam pemahaman sobat ASN tentang materi yang disampaikan untuk mendapatkan sertifikat elektronik pada webinar ini sobat ASN wajib mengisi link presensi yang kami bagikan pada saat webinar berlangsung jangan lupa juga untuk mengisi linguisioner ya agar sertifikat elektronik sobat ASN cepat langsung diunduh itulah beberapa hal yang patut sobat ASN perhatikan selama mengikuti webinar ini Selamat mengikuti webinar ASN belajar Aduh gimana sih ini kok sertifikatnya belum muncul juga ya padahal udah isi link presensi Ada apa sih bro oke Kok kelihatannya bingung begitu ini logo Saya kan sudah isi link presensi tapi kok sertifikatnya belum ada ya padahal kan katanya setelah isi link presensi kita dapat langsung mengunduh sertifikatnya sudah mengisi link kuesioner belum jadi setelah mengisi investasi Bu Novi juga harus mengisi link kuesioner monev baru deh sertifikat akan dikirimkan melalui web sini-sini Bu saya bantuin Berikut ini adalah tutorial cara menggunakan aplikasi indef untuk mendapatkan ssertifikat yang pertama pastikan sobat ASN sudah mengisi link pendaftaran yang terdapat pada flyer ASN belajar link pendaftaran ini dapat diisi maksimal satu hari sebelum acara webinar dilaksanakan Masukkan alamat yang tertera pada player ASN belajar sebagai contoh bit.ly garis miring ikut leadership sobat ASN akan diminta untuk akses lokasi pilih izinkan atau lo setelahnya masukkan email sobat ASN yang masih aktif kemudian isi kolom data diri sobat ASN pada formulir yang tersedia isi setiap kolom dengan benar ya Tulis nama lengkap sobat ASN karena ini adalah nama yang akan tertera pada esertifikat selanjutnya isi kolom NIP pangkat dan golongan sobat ASN [Musik] lalu isi instansi dari mana sobat ASN berasal juga harus diisi dengan benar ya jangan lupa tulis kota atau Kabupaten dari mana sobat ASN berasal [Musik] Setelah semua kolom terisi cek dan pastikan kembali data yang sudah sobat ASN isi benar lalu klik submit [Musik] sobat ASN akan langsung mendapatkan pesan di WhatsApp yang berisikan link materi virtual background dan juga link presensi save terlebih dahulu nomor indef Gateway ya agar Link yang diterima aktif dan menjadi hyperlink nah link presensi ini baru bisa diakses pada saat acara webinar berlangsung sobat ASN dapat langsung klik Link yang tertera dan pastikan kembali data diri sobat ASN sudah benar setelah itu sobat ASN dapat langsung Tanda tangan pada kolom yang tersedia jika sudah klik submit setelah mengisi link resensi sobat ASN akan langsung menerima pesan Whatsapp dari indah yang berisi linguisioner klik link tersebut dan isi kuesionernya sobat ASN juga bisa loh menuliskan kritik dan saran untuk webinar ASN belajar setelah terisi klik submit sobat ASN akan mendapatkan link sertifikat melalui pesan Whatsapp klik linknya dan sobat ASN akan dapat langsung mengunduh sertifikat ingat ya link Ace sertifikat yang diterima setiap orang akan berbeda dan semua pesan pemberitahuan ini akan dikirimkan melalui WhatsApp bukan email nah gimana Bu Novi udah bukan Wah iya Bu Yanti ternyata mudah dan cepat ya terima kasih banyak Bu atas bantuannya saya udah nggak bingung lagi deh sama-sama Bu Novi Nah untuk sobat ASN Jangan lupa untuk segera mengisi link presensi ya karena linkresi hanya dapat diakses pada hari hal pelaksanaan webinar sampai dengan pukul 23.59 waktu Indonesia bagian barat tetap semangat dan ikuti terus webinar ASN belajar [Musik] maka pertemuan hari ini penting Kenapa inilah forum peningkatan SDM itu nah SDM sangat penting uang sangat penting dua-duanya juga penting Nah kalau kita disuruh memilih Mana duluan uang ataukah SGM ya dua-duanya harus bisa berjalan tetapi Yakinlah kalau SDM unggul tidak ada uang pun semua bisa jadi solusi [Musik] dikucilkan didiskriminasi bahkan tidak mendapatkan pendidikan yang sama dengan yang lain itulah mereka yang berkebutuhan khusus namun Apakah mereka pantas mendapatkan itu padahal Setiap anak adalah berharga dan punya kesempatan yang sama [Musik] pendidikan inklusi adalah jawaban atas harapan mereka untuk menjadi bagian dalam masyarakat mereka juga berhak merasakan dampak pembangunan dan berhak pula turut membangun peradaban mari bersama kita wujudkan pendidikan inklusi untuk anak di ASN belajar seri 6 karena semua punya hak yang sama [Musik] dan melalui event ini teman-teman sudah terbangun optimis pemikiran positif bahwa Bridge memiliki nilai baik nilai moral Selamat malam Salam sejahtera untuk kita semua Om Swastiastu nama budaya salam kebajikan Shalom dan yang saya banggakan seluruh atlet yang mengikuti kejuaraan Piala Gubernur dan BTC tahun 2023 yang saya bacakan maka komitmen saya bersama dengan pengurus tentunya ingin Kris Jawa Timur tetap menjadi andalan nasional dan selalu menjadi kiblat keris di seluruh Indonesia 4 tahun 2003 malam hari hari dimulai [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi sobat hsn Apa kabar pagi hari ini senang sekali saya Grace Mama hit bisa berjumpa dengan seluruh sobat ASN dari Sabang sampai Merauke dari Myanmar sampai Pulau Rete kembali dipersembahkan oleh corpu sdgs bpsdm Provinsi Jawa Timur inilah ASN belajar seri 6 Pagi ini saya hadir di studionya bpsdm ini kayaknya kita belum pernah ya pakai background yang gini kalau sobat ASN ngelihat cute banget kan ruangannya Iya karena sekarang ini saya sedang ada di ruang bermain anak Jadi kalau sobat ASN ada Diklat di bpsdm kemudian masih punya baby ada anak kecil bisa diletakkan di sini ada lengkap ya Ada bermain kemudian Ada mainan Ada buku-buku semuanya fasilitasnya lengkap ada di sini nah yang bikin saya juga hari ini merasa tenang dan senang ketika saya pergi keluar dari rumah untuk bekerja pagi hari ini saya tadi pagi udah ngecek Buku anak-anak saya di dalam tasnya udah lengkap seragamnya juga udah lengkap gitu ya kemudian snack-snack dan minuman yang harus mereka juga udah siap semua jadi begitu saya keluar rumah saya ngerasa tenang nih sahabat ASN Saya yakin sobat ASN juga pasti merasakan hal yang sama kalau di rumah itu udah selesai udah tenang kerjanya otomatis pergi ke tempat pekerjaan juga jadi lebih fresh ya nggak ada lagi tuh pikiran-pikiran yang aduh di rumah gimana ya tapi fokus di pekerjaan nah ternyata sobat ASN ini adalah satu circle yang terus berkesinambungan loh termasuk bagaimana kita memberikan pengasuhan yang baik memberikan pendidikan yang layak untuk anak-anak kita karenanya di seri keenam ini kita akan bahas tentang pendidikan inklusi wujud pemenuhan hak dan perlindungan anak di Indonesia ada banyak dan luas sekali ternyata setelah saya melihat dan juga membaca hal-hal Apa saja yang akan disampaikan oleh narasumber kita hari ini Wah saya yakin ASN akan semakin tercerahkan dan akan menjadi lebih semangat lagi untuk menjalankan tugas sebagai seorang ASN ya Nah sebelum sahabat ASN kita akan perkenalkan narasumber kita yang pertama saya ingin ajak sobat ASN untuk melihat satu tayangan dimana ternyata hal ini bisa menjadi satu praktik baik kita sebagai orang tua dan juga sebagai ASN untuk mewujudkan pemenuhan hak-hak anak di Indonesia caranya seperti apa yaitu menerapkan disiplin positif ya kita lihat dulu videonya sebelum nantinya kita akan bahas banyak tentang disiplin positif ini ini dia [Musik] kalau ibu kasih pelajaran di papan tulis nanti Ibu marah dan aku takut bertanya karena guru galak [Musik] Sebelum kita belajar Ibu di sekolah lah tempat anak-anak mengasihi imajinasi dan membangun cita-citanya sehingga peran para pendidik menjadi penting dalam memotivasi siswa-siswinya namun di Papua masih ada praktek hukuman dengan kekerasan dimana seharusnya anak dilindungi bukan hal sepele tentunya karena di sekolahlah anak-anak menimba ilmu di tengah proses perkembangan kepribadiannya rotan atau tongkat menjadi alat pengajar wajib sebagai pembenaran praktik disiplin dengan kekerasan ungkapan di ujung rotan ada emas kerap digunakan guru-guru di Papua sekali berat anak pun dia guru sebagai sosok pengayom berubah menjadi sosok yang ditakuti hal tersebut mempengaruhi motivasi belajar anak jadi ketika kami mengajar di papan tulis ada anak yang sedang bermain atau ribut kami langsung tegur kadang-kadang papan tulis kita bunyikan untuk membentak anak tersebut bersama pemerintah daerah di Papua dan Yayasan Nusantara sejati UNICEF mengembangkan pendekatan disiplin positif sebuah program yang melatih pendidik untuk mengubah proses pembelajaran mereka menjadi proses yang aktif dan menyenangkan masyarakat pun dirangkul agar perubahan terjadi di semua lingkungan pendidikan anak termasuk di rumah pelatihan disiplin positif kami mengajarkan kepada guru membagi kepada guru ada yang dinamakan dengan konsekuensi logis di mana anak diberikan disiplin bukan hukuman Anak itu tidak hanya takut kepada guru tidak membuat anak menjadi takut tapi sadar semua ini bertujuan untuk menumbuhkan perilaku positif mereka pengendalian dan percaya diri dengan apa yang mereka mampu pelajari setelah adanya program disiplin positif yang diajarkan kepada kami di sekolah ini kami mulai mengerti sekali oh bagaimana kita melakukan siswa itu seperti apa Jadi kita mau membuat satu kesepakatan atau satu disiplin positif yang saya guru dan siswa kita harus sama-sama mentaati itu penerapan Disi positif di 20 Sekolah Dasar menunjukkan penurunan tingkat kekerasan Dari 21% keempat persen untuk penghukuman fisik dan Dari 13% keempat persen untuk penghukuman emosional penurunan ini berdampak pada kemampuan siswa membaca menjadi budaya baru yang kita terapkan budaya disiplin positif di sekolah sehingga anak-anak Guru semua harus merasa Sudah 2 tahun pendekatan disiplin positif diintegrasikan ke dalam program pendidikan di tanah Papua pemahaman masyarakat akan perbedaan disiplin dengan hukuman diharapkan berubah karena lingkungan sekolah berkontribusi untuk membentuk kepribadian anak seperti [Musik] sobat ASN satu tayangan yang baru saja kita saksikan sempat kaget nggak eh Sama saya juga ya waktu si Ibu guru tiba-tiba ketok Apa ya stik mengajar beliau di meja dan juga sampai patah tadi waktu di papan tulis Wah saya juga sempat kaget tapi itu mengingatkan saya juga nih sobat ASN dulu banget zaman saya kecil Sepertinya saya juga diajar dengan cara-cara seperti itu Wah iya iya saya dulu tuh kayaknya kalau melihat guru Aduh takutnya setengah mati apalagi kalau gurunya udah bawa kemoceng yang panjang Aduh kayaknya takutnya setengah mati Pokoknya langsung lari berhamburan tapi ternyata sekarang nih sobat ASN dengan adanya disiplin positif maka itu juga mengubah cara mengajar para guru kita dan otomatis itu akan sangat berpengaruh kepada pemenuhan hak-hak anak-anak kita kalau kita mau lihat sedikit ke belakang namanya pandemi kemarin aja ya di tahun-tahun 2020-2021 banyak banget kan berita-berita Yang viral banget yang orang tuanya harus melakukan sesuatu atau kekerasan kepada anaknya karena dianggap anaknya diajarin nggak bisa gitu diomongin begini nggak bisa mendengarkan gitu kan ternyata memang ada hal-hal nih sobat ASN yang sebenarnya wajib diketahui Kita sebagai orang tua dan yang lebih luas lagi bukan hanya itu tapi seluruh sobat ASN sebagai abdi negara sebagai perwakilan negara untuk hadir di setiap anak di Indonesia karena anak punya hak yang sama nah karenanya seperti apa sih cara-cara yang bisa kita lakukan salah satunya memang adalah ini disiplin positif ya kita akan bicara nih kali ini dengan beliau yang juga pernah menulis disiplin positif Indonesia untuk Merdeka belajar di Tahun 2022 bukan hanya itu Tapi beliau juga merupakan Master trainer disiplin positif Jakarta kita akan coba sapa beliau adalah bapak [Musik] baik kita akan coba sapa beliau Selamat pagi Bung Hen oke bohen selamat pagi selamat pagi selamat pagi tadi di awal sekitar jam setengah 8 kita udah sempat coba audio dan juga video ya semuanya berjalan dengan sangat lancar Bung Han Ini ada di Jakarta sekarang tentunya bpsdm Provinsi Jawa Timur mengucapkan terima kasih banyak pagi hari ini mungkin sudah berkenan untuk meluangkan waktu untuk berjumpa dengan seluruh sobat ASN walaupun secara virtual dan berbagi tentang sesuatu yang sangat penting sekali bukan hanya untuk ASN tapi juga untuk orang tua jadi bukan hanya untuk Bagaimana pekerjaan mereka bisa lancar tapi juga sebagai pribadi mereka ketika berada di rumah berinteraksi dengan anak-anak malah memberikan pendidikan di rumah kepada anak-anak begitu ya Burhan Apakah sudah bisa Open video atau mengaktifkan kamera ini saya udah coba lagi mengaktifkan kamera B nampaknya belum jadi lagi nih tersambung kalau bisa mungkin kita bisa mulai saja tanpa kamera it's oke Share screen aja nggak papa Yes kita bisa langsung masuk share screen nah ini saya juga sudah bisa melihat wajahnya Oke boleh Share screen silahkan Oke terima kasih Bapak Ibu sekalian Selamat pagi semoga lancar pekerjaan sehat dan bahagia selalu dalam pelaksanaan pekerjaannya saya waktu diminta diminta untuk membawakan materi tentang disiplin positif di lingkungan satuan pendidikan awalnya pikir hanya untuk bahasa Inggris Jawa Timur tapi dari pengantarnya tadi saya kaget juga ternyata untuk ASN yang dari seluruh Indonesia malah yang mengikuti Nah Bapak Ibu sekalian sobat ASN saya membawakan sedikit Kelihatannya tidak ada tidak punya kaitan langsung dengan pendidikan inklusif tapi mau kubilang bahwa kalau ini tidak ada bagian ini pun tidak dikuatkan dalam pendidikan inklusif maka tidak cukup banyak mengubah hanya memberikan kesempatan tapi tidak cukup kuat untuk mengubah anak-anak kita menjadi lebih baik nah saya akan bicara tentang penerapan pendekatan disiplin positif di lingkungan satuan pendidikan sobat alasan di Indonesia kita punya banyak sudah kita adopsi menjadi regulasi regulasi salah satu pembicara tentang konferensi makanan ambil semua tindakan legislatif administratif sosial dan pendidikan untuk melindungi anak dari segala bentuk kekerasan fisik mental segera pelecehan beneran perlakuan lain penganiayaan eksploitasi termasuk pelecehan seksual ini penegasan komitmen banyak negara oleh pemerintah Indonesia dan meratifikasi konversi akan terkini kemudian juga ada undang-undang di undang-undang Dasar 1945 pasal 28 B ayat 2 juga menjelaskan secara yang banyak berkaitan dengan Perlindungan Anak yang bapak ibu dari banyaknya regulasi dari banyaknya regulasi yang kita punya namun ada realita yang kita hadapi berhasil survei dari Kementerian PPA itu menunjukkan bahwa kekerasan terhadap anak itu meningkat dari tahun ke tahun Bapak Ibu bayangkan di tahun 2017 itu jumlahnya jumlah kasus kekerasan terhadap anak sudah 12.000 dia meningkat menjadi 15 ribuan kasus itu satu realita bahwa kekerasan terhadap anak selalu naik dari tahun ke tahun ini menunjukkan yang menarik Bapak Ibu kekerasan terjadi juga dalam lingkungan pendidikan mulai dari tahun sampai dengan perguruan tinggi terjadi kekerasan terhadap anak dengan jumlah-jumlah presentasi terbesar itu namanya terjadi di pendidikan dasar dan pendidikan menengah SD SMP SMA tingkat SMP yang melakukan kekerasan itu orang tua ada keluarga ada tetangga ada yang menjadi pelaku kekerasan terhadap anak walaupun dengan sebesar 2,39 [Musik] kontribusi terhadap kekerasan terhadap anak itu bicara tentang Bapak Ibu di data yang lain Mendikbud di tahun 2021 tentang hasil asesmen nasional ini bicara tentang profil pelajar Pancasila menunjukkan bahwa itu belum mencapai 50% masih banyak belajar kita yang belum memiliki karakter yang merujuk kepada Pancasila dan yang paling menyedihkan itu di level SD pendidikan SD itu agak tinggi di SMP dia menurun jauh dan di SMP di SMA dia agak sedikit meningkat ini tentang hasil asesmen nasional yang menjadi rapor Pendidikan Indonesia itu belum optimal ditunjukkan oleh para pelajar kita dan apakah karena hasil itu lalu akhirnya menunjukkan perilaku anak-anak dia yang mungkin sudah sering sobat ASN melihat dan membaca di sosial media ada murid siswa yang memukul dalam beberapa kejadian pernah kita dialogkan pada waktu terjadi misalnya di Sulawesi Utara ada anak yang membunuh gurunya ada gurunya yang menghukum anak tanpa mengetahui anaknya sakit dan akhirnya membuat meninggal dan beberapa kejadian yang lain di banyak tempat di Indonesia ini contoh-contoh yang saya angkat dari media sosial berkaitan dengan anak yang menjadi korban kekerasan siswa yang menjadi korban kekerasan dan juga menjadi pelaku kekerasan yang harus kita tanyakan buat diri kita sendiri dan harus kita jawab Berdiri kita sebenarnya apa yang belum tepat dalam cara kita membina dan mendidik anak-anak kita selama ini sehingga kelihatan cenderung anak-anak kita itu menjadi pelaku kekerasan dan juga menjadi korban kekerasan dengan data-data yang ada pada kita punya regulasi yang cukup kita punya banyak upaya untuk melakukan tapi masih banyak kondisi yang ditunjukkan oleh anak-anak kita sehingga mereka menjadi korban kekerasan maupun menjadi pelaku kekerasan lalu apa yang bisa kita lakukan pertanyaan keduanya lalu apa yang bisa kita lakukan untuk mengubah kondisi tersebut pertanyaan ini Bapak Ibu terutama pertanyaan pertama itu pada waktu kita lakukan dalam proses sosialisasi dan pelatihan kecenderungan jawabannya adalah karena pendidikan kita di rumah belum cukup baik karena pola didirikan kita di sekolah belum cukup baik sehingga anak cenderung berperilaku tidak tepat ya akhirnya membuat dia bisa membuat dia menjadi korban kekerasan dan menjadi pelaku kekerasan bahwa dibilang karena orang tua guru tidak percaya kepada anak-anak dan banyak jawaban tapi juga muncul jawaban bahwa ada yang guru misalnya itu karena masalah dia orang tua yang tidak cukup membina sementara orang tua bilang kami sudah memberikan mandat untuk membimbing anak-anak kami kepada para guru dari kadang terjadi saling melemparkan tanggung jawab siapa yang harus bertanggung jawab karena kondisi-kondisi yang dihadapi oleh anak-anak nah pada beberapa catatan penting melakukan kami melakukan proses sosialisasi maupun pelatihan disiplin positif dari tahun 2016 dan kalau bapak ibu yang diputar Google tadi itu video pertama pada waktu kami mulai menerapkan pendekatan disiplin positif di Papua dan Papua Barat dan hasilnya sudah sudah ditunjukkan tadi bahwa ada penurunan tingkat kekerasan yang terjadi di sekolah dari 20-an perusahaan turunan hanya menjadi 4% tapi juga peningkatan prestasi akademik anak setelah pendekatan menerapkan pendekatan disiplin positif Nah dari catatan-catatan proses sejak 2016 itu bapak ibu mencatat beberapa hal ternyata cara mendidik kita cara mendidik dan membina anak-anak kita cenderung dipengaruhi oleh pengalaman kita waktu didik dan dibina menjadi anak daripada saat kita menjadi anak kita cenderung dididik dan dibina dengan pengendakatan hukuman maka itu punya kan kita pergunakan buat anak-anak kita kita akan menggunakan juga pendekatan hukuman buat anak-anak kita yang kedua catatan yang menarik Yang kedua bahwa ternyata orang tua pendidik orang dewasa itu cenderung memberikan perhatian kepada anak hanya saat anak berperilaku negatif atau perilaku tidak tepat Oke namun pada saat anak berperilaku tepat berlian yang diberikan hanya sekedarnya dan seringkali dianggap lalu karena itu menjadi kewajiban anak yang kedua ini Bapak Ibu yang masuk dalam kategori Toxic Parenting catatan yang kedua ini bahwa dalam menangani anak-anak kecenderungan kita adalah menangani terutama menangani Perilaku tidak tepat kecenderungan orang tua para guru orang dewasa itu adalah menggunakan yang pertama adalah pasti akan menghukum kecenderungan yang kedua adalah membiarkan nah kecenderungan yang membiarkan ini menjadi jauh lebih lebih meningkat sejak dikeluarkannya undang-undang perlindungan anak dengan alasan ya daripada kami dipidana karena membuat kekerasan kepada anak yang sudah kita Biarkan saja anak berperilaku semaunya dia dan yang ketiga adalah kita cenderung menasehati anak ini tiga hal yang kita temukan kecenderungan pada saat kita menangani perilaku anak yang tidak tepat yang keempat Bapak Ibu sekalian bahwa alasan utama mogok mana alasan mengapa kita mau ke mana ada yang paling utama anak tidak mengikuti aturan yang kita buat anak tidak mengikuti aturan yang kita buat yang kedua kita menghukum anak karena anak tidak mengikuti arahan yang kita perintahkan buat dia lalu alasan ketiga anak tidak disiplin dan alasan 4 anak nakal itu alasan-alasan yang sering disampaikan lalu apa tujuan utama kita menghukum anak kecenderungan kita tujuan utama adalah anak menjadi Jera dan tidak Mengulangi kesalahan dan yang kedua anak menjadi baik dan menjadi pada saat alasan utamanya supaya anak menjadi Jera dan tidak mengulang kesalahan Bapak Ibu dan yang sering kita lanjutkan adalah Lalu setelah menghukum Apakah anak tidak mengulangi kesalahan dia tidak lagi mengulangi Perilaku tidak tepatnya malah Jawabannya masih terulang lalu kalau tujuan kita hanya untuk membuat anak cerah dengan menghukum tapi anak tidak juga jelas Lalu apakah tempat kita menggunakan hukuman buat anak nah bapak ibu untuk menguatkan Catatan tadi Saya kepingin Bapak Ibu menonton sedikit video pendek ini menonton video pendek ini lalu berefleksi berefleksi merenung sendiri berkaitan dengan video tadi terutama dikaitkan dengan cara kita terhadap anak [Musik] film tadi video pendek tadi sering kali menggambarkan lebih sering menggambarkan tentang cara kita terhadap anak cara kita mendidik dan membina anak dalam cerita itu anak bertemu dengan penjual buah anak bertemu dengan penjual buah bertemu dengan penjaga museum dan bertemu dengan [Musik] tukang perhiasan ini yang buatku menjadi menarik bapak ibu dengan kita selalu menasehati anak dan yang menggugah kesadaran kita yang dapat menjadi refleksi Kita sebagai orang tua pendidik orang dewasa dalam meminta dan pendidikan anak-anak yang ada dalam tanggung jawab kita kalimat menarik tadi di terakhir dari sang Ibu adalah ingatlah kelilinglah kelilingi dirimu dengan orang-orang yang menghargai kamu itu kalimat penugas sebagai nasehat tapi sebagai orang tua sebagai guru maka pertanyaan refleksi yang akan menggugah kesadaran kita adalah dalam pandangan kita Seberapa berharganya anak-anak yang ada dalam tanggung jawab kita itu satu pertanyaan yang pertama yang akan merefleksikan kita terhadap kita terhadap anak-anak yang kedua dalam cara memperlakukan anak-anak tersebut dengan perilaku yang mereka Tunjukkan Apakah kita sering debat atau kurang tepat dengan harga yang kita tentukan di pertanyaan pertama karena dari dua pertanyaan ini sebenarnya ada satu kesimpulan yang menarik yang kami temukan dari proses mulai melakukan sosialisasi dan pelatihan Ternyata apa Bapak Ibu kesimpulan yang menjadi menjadi kesimpulan kami Seberapa berharganya anak-anak yang ada dalam kehidupan dan tanggung jawab kita itu akan ditunjukkan dengan cara kita memperlakukan anak-anak itu Apakah kita akan menjawab kebutuhan dia tahukah lebih banyak kita menjawab kebutuhan kita itu yang menjadi kesimpulannya dari kondisi itu bapak ibu ada beberapa tadi udah dijelaskan di awal sebagai catatan kecenderungan kita menghadapi perilaku anak adalah menghukum kemudian membiarkan dan menasehati dalam disiplin positif dalam pendekatan disiplin positif menghukum anak itu berdampak negatif jangka panjang dampak jangka pendek anak akan ketakutan anak akan bisa merasa tidak nyaman ada banyak yang pendeknya dan jangka pendek jangka panjangnya juga anak perilaku positif anak tidak akan berkembang Kemudian pada saat membiarkan anak berperilaku semaunya itu juga berdampak negatif pada salah satu yang paling kuat dalam membiarkan anak berperilaku semaunya adalah kita melanggar hak anak salah satu haknya adalah dia harus mendapati berikan dan Bina atau melanggar hak anak dan itu akan memperparah anak di masa mendatang lalu kita membiarkan anak berperilaku semuanya dan yang ketiga ini dalam disiplin positif bila kita lakukan di awal proses bila menasehati itu tidak tepat bila kita lakukan di awal proses Mengapa tidak tepat karena menerapkan itu adalah cara kita memberikan pengalaman kita untuk jadi pengalaman anak padahal anak perlu menemukan pembelajaran dari pengalamannya sendiri bila menghukum itu negatif pertanyaannya bila menghukum dan negatif kemudian menarik apa yang bisa kita lakukan agar bisa memberikan anak-anak dan bukan memperburuknya nah salah satu pilihan yang kita tawarkan yang kami tawarkan yang kami lakukan selama ini adalah dengan menerapkan pendekatan adalah pendekatan sehingga tidak ada kata disiplinnya membangun kesadaran membentuk sikap bertanggung jawab sebagai wujud dari menghormati diri sendiri dan menghormati orang lain lalu di mana disiplin nya bila selama ini dalam upaya mendisiplinkan anak Wah saya menyimak sekali ya karena luar biasa ternyata kalau kita saksikan dan kita lihat tadi di penjelasan terakhir atau slide terakhir dari Bung Han disampaikan sebagai bahwa disiplin Positif itu adalah upaya untuk menumbuhkan nah ini dia pemikiran dan juga perilaku positif sepanjang hidupnya ini tentu saja menjadi satu PR yang luar biasa kita sebagai orang tua ya Oke bu Han sudah bergabung kembali dengan kita boleh diambil dulu microphone ya Saya senang sekali dengan Tema kita hari ini ya sobat ASN ya oke tadi sampai tentang tidak ada kata disiplin disiplin positif ya Kenapa Bapak Ibu karena disiplin itu adalah bonus kalau anak sudah punya kesadaran sudah punya sikap bertanggung jawab karena dia menghormati dirinya dan menghormati orang lain itu bonus yang akan ditunjukkan sehingga kalau Bapak Ibu dalam kerangka disiplin membangun disiplin anak tidak membangun tiga hal itu maka disiplin tidak akan ditunjukkan oleh anak itu disiplin itu sendiri Bapak Ibu sekalian disiplin itu disiplin positif ini dikembangkan Kita sebenarnya merujuk kepada disiplin positif yang dikembangkan di tahun 1981 dan bukunya tentang disiplin positif disiplin itu diterbitkan tahun 98 1987 dan itu didasari pada konsep ide pengasuhannya ide pengasuhan 1960 dan classroom teknik dari intinya disiplin Positif itu berfokus untuk mengembangkan social relation relasi sosial dengan kita membentuk sosial skill dan life skill anak itu mewujudnya ke situ tapi Jalan perkembangannya Bapak Ibu sekalian ternyata Konsep ini Masa harus kita adopsi dan elaborasi dengan kondisi dan budaya di Indonesia salah satu yang sebenarnya membuat berat membuat berat waktu menerapkan konsepnya itu dalam penerapan disiplin positifnya itu bertumpu pada media dialog yang membangun dengan anak dialog yang membangun anak itu yang belum cukup kuat ada di tradisi kita cukup kuat ada di budaya kita yang dibudaya kita lebih cenderung adalah memerintahkan mengarahkan menasehati bukan dialog makanya itu pendekatan ini kami mengadopsinya kemudian melaborasi dengan pemikiran dan gagasan Ki Hajar Dewantara tentang mendidik yang bersifat tertib damai Tata tentram dalam suasana ngomong Among dan padahal idenya tentang ide tentang kalau kau sebut pemikiran dan gagasan Ki Hajar Dewantara tentang proses pendidik ini sebagai mendidik yang memerdekakan anak itu 1922 sudah disampaikan berarti hampir sama waktunya dengan yang dikembangkan oleh Alfred atler maupun rudol driver adalah sesuatu yang dapat dipahami karena dia punya alasan dia punya tujuan dan umumnya dipengaruhi oleh perasaan anak jadi anak melakukan segala sesuatu itu lebih banyak didorong oleh perasaan mereka sementara respon orang tua guru maupun orang dewasa terhadap perilaku anak itu dipengaruhi Logika dan persepsi yang terbentuk dari pengalaman ini contoh yang contoh yang disebutkan di catatan di awal bahwa cara mendidik kita pada anak-anak sekarang lebih banyak dipengaruhi oleh cara kita waktu dididik sebagai anak itu yang bicara tentang terbentuk dari pengalaman logika kita dan di sinilah tidak pernah nyambung anak Karena rasa kita sebagai orang tua sebagai guru orang dewasa karena logika disitulah sering tidak nyambung proses pembinaannya yang berikut ini anak-anak penurut anak baik anak pendiam itu hal biasa dan lumrah menurut perkembangannya kalau dalam pelatihan pada saat masuk ke Sesi tertentu akan dibilang anak kadang-kadang akan berperilaku yang tidak tepat untuk mencapai untuk mencapai tujuan yang dia inginkan kadang menggunakan cara yang tidak tepat dan pada saat anak Berlaku tidak tepat dalam pandangan kita kadang itu adalah bagian dari perkembangannya jadi karena perasaannya lebih berperang maka kita pun dalam menanggapi mereka harus memperhatikan perasaan mereka itu biasa makanya anak-anak waktu masih anak-anak itu nakal biasa tapi setelah dewasa pasti dia tidak nakal lagi tapi saya percaya Bapak Ibu ASN sobat ASN tidak nakal setelah dewasa Dosa dalam pelatihan kita bilang Tapi ada kok orang-orang dewasa yang nakal tapi nakal untuk urusan [Musik] itu akan membaikkan anak atau malah memperburuk anak sebagai contoh akan dibilang begini bila untuk segala sesuatu hal-hal kecil kesalahan kecil anak kita cenderung memarahi dia terus maka tanpa sadar kita mengajarkan anak mendorong anak belajar berbohong kepada kita itu salah satu tentang respons kita yang akan membagikan atau memperburuk anak ini perbedaan tentang pendekatan hukum dan pendekatan disiplin positif agresif cenderung menunjukkan kekuasaan membuat anak tertekan takut kita mengabaikan hal baik di anak sering mempermalukan dan melecehkan anak dan hanya bersifat jangka pendek itu kalau pendekatan hukuman pendekatan pendekatan disiplin Positif itu kita malah mendorong supaya anak mengembangkan perilaku positif mendekatkan anak tidak mengandung kekerasan memanfaatkan kesalahan anak sebagai peluang untuk belajar bukan hanya anaknya belajar tapi kita pun belajar ada beberapa beberapa hal yang sering kali kusampaikan dalam pelatihan pada saat berkaitan dengan anak saya bilang ada hal yang menarik ditemukan dari orang-orang tua kita orang tua orang tua yang ada di Indonesia saya melihat bahwa kita cenderung baru belajar menangani anak pada saat kita sudah punya anak itu cenderung terlihat lalu akibatnya apa kita baru belajar menangani anak saat kita sudah punya anak akibatnya kita cenderung menggunakan cara orang tua membimbing kita waktu anak menggunakan cara orang tua kita memilih kita Waktu kita menjadi anak ini perbedaannya bapak ibu oke cuma butuh 2 hal yang paling utama untuk bisa menerapkan Ya kalau karena ini BPS dan Jawa Timur maka aku pakai sedikit bahasa Jawa Tengah menggunakan trust and care percaya dan peduli buat anak di sekolah dalam proses di sekolah sering kami temukan bahwa guru-guru itu juga orang tua pasti peduli buat anak-anak mereka masih peduli bulat peserta didik mereka tapi dalam cara mereka kadangkala tidak percaya bahwa anak-anak itu bisa berubah anak-anak itu bisa mampu melakukan anak-anak itu bisa menjadi lebih baik kita peduli tapi kadang kita tidak percaya sementara anak-anak sementara anak-anak yang dalam tanggung jawab kita mereka itu sangat percaya buat kita tapi dalam perilaku mereka seringkali tidak peduli dengan kondisi kita mereka percaya buat kita makanya di sekolah sering terjadi pada saat anak mendapat penguatan di sekolah pada saat dia pulang ke rumah dan berdialog dengan orang tuanya kadang anak bisa menebak orang tuanya hanya karena kata gurunya begitu itu percayanya Oke jadi butuh keras kita harus enter kepada anak tapi kita juga harus mengkondisikan untuk anak bisa keras dan care pada kita itu hal yang penting karena pada saat terjadi di dua pihak maka disitulah terjadi mutual saling menghargai dan saling menghormati sering positif Sebenarnya ada empat komponen penting yang pertama tahu kenal pahami perkembangan anak kita seringkali tahu dan kenal Tapi kadang kita tidak paham anak yang pertama yang kedua kita memahami Perilaku tidak tepat anak dari sudut pandang yang tepat sudut pandang baru yang tepat oke yang ketiga menerapkan konsekuensi logis yang berfokus kepada solusi di bagian ini kecenderungan kita adalah menerapkan menangani hanya berkaitan dengan akibat bila sudah terlambat maka dia dihukum itu bicara akibat kita jarang menangani sebabnya padahal maksud dari kemenangannya akibat adalah supaya tidak semakin parah tapi menangani sebabnya adalah supaya tidak berulang menangani sebabnya seringkali terabaikan oleh kita Oke dan yang keempat ini memberikan penguatan dan terowongan positif kepada anak yang Bapak Ibu pelajari yang kita lakukan selama ini adalah memberikan reward dan punishment pujian dan hukuman buatan Positif itu berbeda dengan pujian pujian itu hanya kalau sudah ada hasil penguatan dan dorongan positif bisa dilakukan di awal di tengah maupun di air itu perbedaan 4 komponen penting itu Nah setelah sekian lama dari 2017 sampai dengan 2019 kami keliling Indonesia untuk membagikan pendekatan mensosialisasikan dan mematikan pendekatan disiplin positif ini sehingga kami membuat skema holistik tadi skema holistik untuk memahami disiplin positif secara cepat lingkaran hijau adalah lingkaran kalau kita berkaitan dengan anak maka syaratnya kita harus percaya dan peduli tadi Yang kedua kita harus paham dan kenali perilaku anak kenal dan pahami perilaku anak sehingga pada saat percaya dan peduli sudah kita kondisikan dan anak juga percaya dan peduli dengan kita ditambah kita mengenal dan pahami perilaku anak maka yang terjadi adalah mutual respect kemudian kita pada saat berkaitan dengan anak pun kita harus memberikan penguatan dan dorongan positif serta pendampingan efektif kepada anak kemudian merah ini pada saat kita menangani anak yang berlaku tidak tepat atau menangani anak yang baik tapi mengalami kesulitan umum untuk mengambil keputusan dari pilihan-pilihan yang ada pada saat kita menangani perilaku anak yang tidak tepat maka ada empat prinsip yang harus kita kuasai kita punya harus harus punya alasan yang kuat dan masuk akal Mengapa kita harus menangani anak itu Yang kedua kita harus related berhubungan dengan perilaku dia yang kita tangani di bagian related ini kalau kita menangani dia masalah terlambat ngomongin hanya masalah terlambat dulu jangan campur dengan tidak mengerjakan PR jangan ditambahkan dengan melawan orang tua membantah huruf Jangan hanya berkaitan dengan perilaku yang kita tangani yang berikut adalah respect full Oke adalah menghargai tetap dengan menghargai anak bukan kesalahannya tapi ada hak anak adalah didengarkan terlebih dahulu ini yang paling cenderung kita kita abaikan karena anak baru ngomong dua kata kita sudah langsung menghentikan bicaranya dan kita cenderung bilang sudah jangan lanjutkan karena saya sudah paham apa yang mau kamu bicarakan padahal anak belum bicara apa-apa disitulah kita mengabaikan anak-anak untuk didengarkan terlebih dahulu yang keempat adalah have membantu anak dalam kerangka membantu anak supaya anak bisa memperbaiki Perilaku tidak tepatnya itu bukan kita yang langsung memperbaiki betul 4 prinsip yang harus kita tegang sebagai kesadaran pada saat mendengar perilaku anak yang tidak tepat kemudian ada dua syarat juga bapak ibu sobat yang pertama pada waktu menangani Perilaku tidak tepat karena hubungan bangun hubungan sebelum kita mengoreksi anak bangun hubungan baik dulu sebelum kita mengoreksi anak buat kondisi nyaman dulu sebelum kita mengoreksi pelakunya itu syarat yang pertama dan syarat yang kedua adalah bertanya dan bukan menasehati bagi kita dalam proses menerapkan konsekuensi logis berfokus solusi di lingkaran merah ini adalah untuk menuntun anak menemukan jawabannya Bukan Kita sebagai orang tua atau guru yang menemukan jawabannya yang berikut Bagaimana tahapnya adalah pahami sebuah akibat supaya anak paham sebabnya dan paham akibatnya kemudian kita menerapkan konsekuensi logis adalah supaya anak paham apa dampaknya kalau perilaku itu terus berlanjut kemudian Apa akibat yang dirasakan oleh orang lain karena perilakunya itu lalu apa nilai-nilai dan aturan yang dilanggar oleh dia karena perilakunya itu itu bicara tentang menerapkan konsekuensi logis kemudian setelah paham sebab dan akibat adalah dialog dan pilihan solusi berkaitan dengan sebab dan akibat supaya dampak tidak perlu terbentuk solusi pilihan solusi berdasarkan sebab dan akibat bila kita ada punya pilihan solusi di sini maka kita bukan mengarahkan anak untuk melakukan kita akan menanyakan dulu apakah bisa ini kamu lakukan solusi ini kamu lakukan supaya anak juga yang paham bukan karena kemauan kita baru bangun kesepakatan solusi positif dengan anak berkaitan dengan pilihan-pilihan yang perlu dilakukan untuk menangani sebab dan pilihan-pilihan yang perlu dilakukan solusi yang perlu dilakukan untuk menangani akibat dan semua itu dilakukan sehingga Ahsan kalau pendekatan disiplin positif ini kita lakukan tanpa sadar maupun sadar maka ada empat keterampilan yang sementara kita latihkan kepada anak life skill bagaimana dia menjalani hidup keterampilan menjalani hidup sosial skill keterampilan bagaimana dia hidup dalam lingkungan sosial keterampilan sosialnya keterampilan untuk bertanggung jawab dalam kehidupannya dan keterampilan Raden save menyelesaikan permasalahannya itu 4 dari kalau aku baca tentang keterampilan masa depan Maka 4 dari 12 keterampilan masa depan yang di perlu dikuasai oleh ini prinsip-prinsip Jelaskan banyak panjang lebar tapi ya mohon maaf karena memang waktu kita sangat terbatas nanti mungkin untuk prinsip-prinsip kita akan lanjutkan di sesi diskusi kita ya tapi luar biasa sekali [Musik] Berapa sudah selesaikah waktunya nanti kita akan lanjut [Tertawa] Enak tidak bicara tentang anak secara tentang diri kita sendiri yang akan memberikan dampak dan pengaruh baik kepada anak Bapak Ibu Saudara Berikan tepuk tangan dulu untuk Baik bu Hen nanti kita akan lanjutkan di sesi diskusi kita ya kita akan lagi bertanya lebih dalam tapi Tentu saja Ini kita semakin tercerahkan sobat assen sekarang ya dan semakin merefleksi nih apa yang sudah kita lakukan sebagai orang tua di rumah yang juga memberikan pendidikan pertama Madrasah pertama sekolah pertama bagi anak-anak kita sebelum mereka menempuh ke pendidikan formal ya dan tentu saja disiplin positif ini juga merupakan salah satu pendekatan yang bisa kita lakukan sebagai wujud pemenuhan hak-hak dan juga perlindungan kepada anak-anak kita nah seperti apa yang dilakukan oleh corpu sdgs bpsdm Provinsi Jawa Timur Dalam upaya untuk memenuhi hak-hak dan juga melindungi anak-anak ini nih dihadirkan ruang bermain dan juga belajar untuk anak-anak ASN di provinsi Jawa Timur kita saksikan Seperti apa ruang bermain anak ini dihadirkan untuk ASN ini dia ada yang baru lagi nih di bpsdm provinsi Jawa Timur ruang bermain anak tempat yang satu ini adalah solusi bagi para orang tua yang masih memiliki anak kecil Kita sebagai orang tua pasti khawatir ya apalagi kalau ditinggal kerja nih Wah kira-kira anak saya aman gak ya di rumah kira-kira anak saya bermain atau belajar dengan baik nggak ya di rumah sobat ASN kalau dikirim Diklat di bpsdm provinsi Jawa Timur sekarang udah nggak perlu khawatir lagi karena di bpsdm provinsi Jawa Timur ruang bermain anaknya lengkap banget fasilitasnya mulai ada Tempat bermain tempat tidur untuk mereka bisa istirahat kemudian buku-buku edukatif dan ada ruang Nursery juga untuk ibu menyusui kamar mandinya pun lengkap dan bersih dan yang gak ketinggalan penting sobat ASN bisa langsung pantau lewat CCTV keren banget kan jadi Mami and Daddy sekarang gak perlu khawatir lagi ya [Musik] berdasarkan trust and care juga maka kepala bpsdm Provinsi Jawa Timur Bapak Aris agong pawai juga menghadirkan ruang bermain anak ini untuk para sobat ASN yang sedang menempuh pendidikan dan juga pelatihan di corpu sdgs bpsdm provinsi Jawa Timur kita hari ini sudah ada beberapa sobat ASN yang menggunakan fitur rishan untuk bertanya ya sudah ada 3 orang saya akan sapa dulu dari ibu Selvia Wijaya dari dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu Provinsi Jawa Timur Bu selfie atau Bu Wijaya panggilnya Bu Oke bu selfie Silahkan ibu boleh langsung berbincang dengan Bung Han silahkan boleh diambil dulu Bu mikrofonnya Iya kita belum bisa dengar suara Ibu selfie boleh dibantu dulu Oke ibu selfie ini pasti apa yang disampaikan oleh Bung Hen tadi kayaknya relate banget ya sama saya juga relate kadang-kadang kita Bu Hen kadang tuh kita sebagai ibu ya terutama saya ya sebagai ibu tuh apa yang disampaikan sama Bung Hen tadi ih ternyata selama ini yang saya lakukan Masih keliru ya gitu gua kan ini sambil menunggu microphone Ibu selfie berfungsi ya ketika tadi bung Han menjelaskan saya itu jadi terpikir tentang satu kalimat yang sering sekali bahkan saya juga sering mengucapkannya kadang-kadang kalau saya mau pergi ini keluar sama teman-teman terus saya terlambat saya suka bilang begini Aduh sorry ya aku telat kenapa ya soalnya anak aku rewel tadi di rumah ternyata nih dari apa yang diperjelaskan oleh bungken sebenarnya nggak ada ya kata anak rewel itu kan mereka itu berperilaku hanya berdasarkan perasaan mereka ya gitu jangan-jangan saya yang nggak paham sama anak saya ya jadi sebenarnya enggak ada ya kata anak rewel itu ya Bu Hen iya [Tepuk tangan] Silahkan ibu selamat pagi untuk pendidikan di Indonesia yang sekarang ini untuk menuju lebih baik dalam pendidikan inklusi baik dalam aspek pemerintahan yaitu bidang pendidikan dalam Lini masyarakat maupun keluarga Bapak karena dalam akhir-akhir ini kita dengar berita bahwa banyak kekerasan di pendidikan yaitu misalnya di Madrasah ataupun di pondok pesantren yang mana Banyak perilaku pendidik yang menuntutnya tidak dilakukan kepada murid-muridnya bapak itu membuat siswa menjadi lebih takut akan masuk sekolah atau pikirannya itu menjadi tidak terkondisikan untuk lebih fokus dalam peneliti pendidikan yang lebih baik seperti itu Pak Itu yang pertama bapak Oke pertanyaan keduanya apa nih Bu selfie Bagaimana yang tadikan sudah care dalam disiplin positif tersebut apakah akan hukum atau peraturan ataupun sosialisasi bagi tenaga pendidik ataupun di masyarakat dan keluarga sebagai pendidikan inklusif atau pendidikan contoh pendidikan yang baik bagi kita untuk ini pendidikan keluarga dan masyarakat seperti itu Adakah peraturan seperti itu karena sejak 2017 pendekatan disiplin positif ini mulai diakomodir oleh Kementerian PPA yang mencoba memasukkan itu dalam pendekatan sekolah ramah anak yang dikembangkan terus terakhir di [Musik] 2021 itu kami juga sudah melakukan padahal 8 pondok pesantren yang ada di Jawa Tengah dan di Jawa Timur ada 4 di Jawa Timur Pondok Pesantren yang yang sempat kita lakukan pelatihan dan pendampingan proses itu kemudian di 2002 itu sudah diakomodir juga oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan makanya sudah kami latihkan untuk sekolah seluruh Indonesia dengan dukungan dari Kemendikbud untuk SMA direktur SMA dan sekitar 180 sekolah untuk SMP termasuk juga yang di Jawa Timur itu untuk seluruh Indonesia dan yang sekarang sementara berjalan saya Jadi waktu dengan [Musik] dengan Kemendikbud itu bersama-sama dengan yayasan setara di Semarang Kemudian untuk pesantren dengan lpa Klaten kudampingi untuk proses buat Pesantren Dan sekarang juga sementara dilakukan untuk 10 madrasah yang ada di Jawa Tengah Jogja dan Jawa Timur itu jadi Apakah ada proses ini Ya setidaknya kalau bisa mengikuti mendapatkan proses seperti ini bisa membagikan bahwa Ada cara lain yang bisa digunakan selain menghukum anak kalau ada acara pendekatan disiplin Positif itu Bu Saya berharap ini berdekatan disiplin positif ini nanti di sekolah di level sekolah itu sudah kita gabungkan menjadi gerakan disiplin positif di sekolah sudah bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan ya untuk bapak ibu tenaga kependidikan ya betul betul Iya Jadi untuk Kemendikbud itu yang akhirnya kita membuat sebagai disiplin positif untuk mereka belajar dan disiplin positif untuk mendukung profil pelajar Pancasila jadi sudah dibikin pelatihan dilakukan pelatihan dan dibuat buku bacaan untuk para guru itu sudah dilakukan Bu dan untuk Madrasah Pesantren Kita Sementara menggodok menjadi buku bacaan juga buat apa dan guru demokrasi dan pesantren [Musik] kita akan beralih ke ibu ra Siti Hana ya Ada ibu ra Siti Hona Selamat pagi Bu Siti oke Ibu Siti Selamat pagi Ibu dari mana Bu dari Kabupaten Sumenep Oh ya ya agak hitam gitu ya Bu gitu hitam semua gitu saya agak kaget loh bu oke Ibu Siti dari Sumenep ya Bu izin dari dinas atau dari mana bu ini kan dinas Perumahan Rakyat kawasan permukiman dan Perhubungan oke silakan Ibu yang saya ingin bertanya di era digital ini kan anak sekolah itu terutama ee sudah level SMP itu sudah mengerjakan tugas enggak secara manual sudah melalui HP gitu dan mencari informasinya juga kalau kita zaman dulu itu pakai buku-buku ke perpustakaan tapi dengan sekarang Google gitu ya jadi yang menjadi keprihatinan saya gitu ya kadang-kadang anak-anak ini Okelah kita pergunakan HP ini untuk mencari ilmu pengetahuannya gitu kadang-kadang mereka menambah untuk main game gitu Jadi gimana cara memberikan pengertian kepada mereka agar itu apa pergunakan gadget secara eee secara apa namanya ya hanya untuk kegiatan yang bermutu gitu karena kalau main game Itu kan kadang-kadang lama gitu jadi Saya khawatir dengan kesehatan mereka mah terutama mata gitu Bagaimana ada di rumah ada kecil ada si kecil bu yang biasanya tiga orang anak yang pertama TK SD SMP yang SMP itu kan Kalau mengerjakan tugas itu pakai HP mencari tugas itu pakai pakai HP kadang membuat video gitu mencari ilmu pengetahuannya kadang-kadang dia menggunakan HP yang saya khawatirkan itu dari kondisi kesehatan mata dan pembagian waktu mereka Jadi saya sebagai orang tua kan juga terjadi Gimana cara memberikan motivasi dan pemberian pembatasan waktu gitu kepada mereka [Musik] main game Itu hak anak nggak sih boleh nggak sih udah saya kasih waktu tapi mereka masih kadang-kadang nambah gitu gimana untuk agar mereka itu bisa mengering sendiri dari kita memberikan pengertian bisa akhirnya ke pendirian mereka Oh ada ada rem gitu Saya sudah memberikan tapi masih kadang-kadang masih ada yang namanya anak-anak tuh kita sebagai orang tua kan gini Aduh jangan lama-lama toh main gamenya gitu kan suka marahin anak gitu gara-gara jangan lama-lama dong main gamenya belajar gitu kadang-kadang Jadi kadang-kadang kita pun juga kesulitan sebagai seorang Bu Siti Don't Worry You Are Not Alone Ya saya juga suka begitu bu ayo toh nak belajar toh Nak Gimana sih ini ceritanya ya gitu gimana caranya Bu Hen Nah itu Bu Siti apa yang juga Bu gres Tunjukkan tadi itu cara kita memerintah itu cara kita memerintah dan itu dan itu tidak membangun kesadaran anak ke belakang mulai zaman-zamannya HP mulai muncul Oke Kadang orang tua memberikan HP buat anak supaya anak sibuk dengan HP dan orang tua tidak terganggu dengan rengekan anak itu yang terjadi di awal hingga sekarang pada saat sekolah mulai menggunakan HP kita yang bingung karena anak menggunakan itu lebih dari yang harus diwajibkan untuk main game dipakai untuk menggunakan internet secara negatif poin itu hanya bisa dilakukan ibu dengan yang namanya menerapkan konsekuensi logis berfokus solusi boleh nggak kita kasih aturan nak pokoknya tiap hari ya satu selama satu hari hanya boleh menggunakan handphone selama 3 jam gitu boleh nggak sih sebenarnya Bung dan kalau anak kembali bertanya buat bugres Kenapa 3 jambu Kenapa bukan 5 jam adalah jangan kita selalu memberikan jawaban buat anak bicarakan dengan anak saya anak yang memberikan jawabannya ini contoh yang menarik Bu tadi ibu udah bilang kan Saya khawatir dengan matanya Saya khawatir dengan ini itu diketahui anak nggak bawa Ibu khawatir bahwa matanya bisa jadi kenapa-kenapa dengan anak itu yang harus Ibu tanyakan buat anak menurutmu kalau kamu main game seterusnya berlama-lama kira-kira apa dampaknya buat matamu Apa akibatnya buat matamu itu yang tadi kubilang adalah itu adalah keterampilan berdialog dengan anak untuk menerapkan konsekuensi logis berfokus solusi orang tua juga dibutuhkan ya Skill komunikasi kepada anak itu sangat penting sekali ya ya makanya sering ku bilang kita cenderung mengendalikan anak padahal sebenarnya kita perlu membagi kemampuan kepada anak supaya anak yang mampu mengendalikan perilakunya itu yang membagikan kemampuan kita pelatihan untuk untuk disiplin untuk menerapkan konsekuensi logis berfokus solusi itu saja bahas dalam 4 sesi pelatihan yang suatu sesinya 2 jam Bagaimana Ibu mengkondisikan dulu supaya anak nyaman untuk berdialog dengan ibu kemudian Bagaimana Ibu bisa menyampaikan pertanyaan yang menuntun ya menyampaikan pertanyaan itu susah ternyata memberikan jawaban baik baik Terima kasih untuk Ibu Siti ya Ibu Siti Terima kasih juga sudah bertanya kita ke pertanyaan terakhir kita nanti boleh dijawab singkat saja karena waktu memang kita harus kejar ya Ada bapak Budianto di SMP Negeri 4 Waru ini sepertinya tenaga kependidikan kita pak Budi Selamat pagi Saya senang nih pak Budi izin mohon maaf Apakah sebagai guru ataukah sebagai apa di SMP 4 Waru ini guru akhirnya ada ketenaga kependidikan juga yang bertanya ya Oke Pak Budi sepertinya punya pengalaman yang juga luar biasa kan kalau di guru gitu di dekat di bidang pendidikan pak tapi izin karena waktu boleh singkat saja Terima kasih selamat pagi ada beberapa permasalahan yang mungkin bukan resolusi yang aktif kita membuat hukum positif buat anak suatu ketika kami itu membuat hubungan positif Karena sekolah yang mana nih berarti anak-anak yang melanggar itu kita kasih poin yang Tujuannya adalah untuk membuat nilai sikapnya nanti akan tertera dalam sementara begitu kita sudah ada batasan sehingga di sekolah yang notatulinan anak ini benar-benar bisa maksimal untuk menjadi disiplinan Yang kedua Pak Ini juga tidak kalah pentingnya karena mindset anak kita jadi diskusi mereka tahu hal itu salah karena gaya hidupnya karena tuntutan bahaya apapun yang tersebut ya soalnya diabaikan karena kebutuhan itu bisa menjelaskan muncul tanpa ada perasaan dari aturan-aturan yang tadi ee sebenarnya Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh silahkan bisa langsung ditanggapi kalau sudah sampai dengan pertanyaan itu pertanyaan seperti itu maka itu pertanyaan itu akan dijelaskan sebenarnya di sesi Bagaimana menerapkan secara holistik di sekolah nah satu yang mau kutegaskan buat Pak Budi dalam disiplin Positif itu tidak dikenal yang namanya hukuman positif atau juga tidak dikenal yang namanya hukuman pengganti karena dua hal itu hanya menangani akibat belum menangani sebabnya itu satu yang kedua sebenarnya dalam disiplin positif sudah meniadakan lagi pemberian scoring karena perilaku tidak tepat karena kalau Perilaku tidak tepatnya sudah penulis lalu apa yang Pak Budi akan lakukan anak dikeluarkan kah yang kedua Apakah dengan memberikan skoring itu sebenarnya mau menunjukkan kita sudah malas menangani anak tersebut betul nggak kalau bapak ibu guru saja sudah malas menangani Lalu bagaimana anak Berubah itu poin pertama poin yang kedua ini menarik bicara tentang disiplin positif adalah bicara tentang membangun kesadaran anak Bagaimana kesadaran anak dibangun kalau gurunya sendiri belum sadar bahwa caranya juga belum tepat saya sering bilang gini pada saat bertanya berapa kali Ibu memberikan kesempatan Bapak Ibu memberikan kesempatan buat anak untuk berubah saya berikan kesempatan tiga kali pak oke lalu setelah 3 kali masih belum berubah Apa yang dilakukan Ya saya lakukan terus sampai 10 kali cara yang sama masih berubah berubah nggak anak tersebut nggak Pak laluku bilang yang tidak tepat siapa anak ataukah bapak ibu karena ini kalimat menarik Pak Budi Pak kalimat menarik dari sebuah kebodohan bila dengan cara yang sama tapi mengharapkan hasil yang berbeda saya sudah berulang kali bicara pada dia menaati Nah kalau sudah berulang kali tidak berubah juga anak maka kita yang harus rubah dulu cara kita supaya bisa mengubah anak itu itu Mohon maaf Pak Budi aku agak cukup tegas biasanya untuk para guru ngomong seperti itu saya juga sering bilang Sejak saya sekolah itu sering disebut Pengalaman adalah guru terbaik Betulkah banyak para guru tidak pernah belajar dari pengalaman dia menangani anak-anak sebelumnya selalu melihat itu hal baru padahal itu hal yang sama anak berbeda zaman kebutuhannya tetap sama makanya sering ketutup dengan kalimat begini kalimat pada saat penguat anak itu berespons bukan dari apa yang keluar dari mulut kita dari apa yang kita katakan tapi anak itu berespons dari cara kita mengatakannya dari bapak ibu dengan niat baik menyampaikan dengan kemarahan yang dirasakan anak adalah marah bukan niat baiknya jadi niat baik saja tidak cukup menghasilkan yang baik perlu diperkuat dengan cara-cara yang membaik berbisa membuat perubahan baik ya Pak Budi ya senang satu waktu kalau saya bisa berkunjung ke sekolahnya Pak Budi Ini adalah salah satu tenaga kependidikan di Jawa Timur ya SMP 4 Waru kita tahu bahwa di Jawa Timur ada banyak sekali guru-guru kan dan Bung Han ASN belajar ini juga paling banyak diikuti oleh bapak ibu guru sebenarnya para ketenaga kependidikan Nah jadi ini juga saya mau lempar nih untuk para bapak ibu guru yang juga mengikuti hari ini ya kalau bapak ibu misalnya nih pengen satu materi disiplin positif ini untuk kita bahas di ASN belajar boleh berikan saran-saran baik di Instagram maupun juga lewat pengembangan kompetensi lewat bpsdm di kabupaten kota ataupun juga bpsdm di provinsi Jawa Timur berikan saran-saran tema ini saya mau nih disiplin positif Berapa modulnya gitu ya Ada 4 modul ada sekian modul kita bisa bahas nanti kita bisa lakukan training training khusus nantinya begitu ya saya siap membantu kepala bapak ibu perlukan Terima kasih sekali bung Han pagi hari ini sudah berbagi ilmu yang luar biasa pentingnya untuk kita semua bukan hanya untuk tenaga kependidikan tapi kita diri sebagai orang tua dan juga sebagai ASN sekali lagi kita ucapkan terima kasih kepada Bung Han pagi hari ini yang sudah berbagi Master trainer disiplin positif Jakarta Nah sobat ASN kita sudah tahu kan kalau disiplin Positif itu punya pengaruh yang ternyata luar biasa terhadap perkembangan anak-anak kita dan kita bisa sih yang kedua ini kita juga akan bicara dan kita akan ketahui lebih dalam lagi sebenarnya apa sih hak-hak dasar dari anak seberapa urgensinya hak-hak mereka ini dipenuhi sejak dini batasan rentang waktunya sampai kapan Dan berakibat Seperti apa untuk diri mereka untuk keluarga mereka bahkan yang lebih luas lagi Seberapa pentingnya ini untuk Indonesia sebelum kita masuk ke narasumber yang kedua kita saksikan dulu video berikut ini [Musik] Perhatikan dengan seksama tadi video yang baru saja kita saksikan Wah saya ketika menyaksikan video itu semakin terbuka mata saya bahwa ternyata kalau bicara tentang inklusi kita seringkali sangat erat hubungannya dengan teman-teman difabel dengan teman-teman disabilitas tapi ternyata dengan video yang baru saja kita saksikan sebenarnya inklusi itu bukan hanya terbatas kepada teman-teman yang disabilitas tapi ada banyak sekali sebenarnya jangkauannya termasuk bagaimana mereka yang masuk di dalam kelompok-kelompok tertentu ini punya pendidikan yang sama punya hak untuk merasakan atau menempuh pendidikan yang sama dan asasnya adalah keadilan Sebenarnya bukan kesetaraan tapi keadilan ya Oke sobat ASN untuk tahu lebih dalam lagi seperti apa sebenarnya pemenuhan hak dan bagaimana perlindungan anak di Indonesia kita sudah hadir bersama-sama dengan kita beliau adalah seorang Pembina Yayasan Plato mulai dari tahun 2015 sampai dengan sekarang dan beliau juga merupakan fasilitator pengembangan program kota layak anak dari tahun 2005 juga sampai sekarang sudah hadir bersama-sama dengan kita Bapak Nanang Abdul Hanan [Musik] Pak Nanang Selamat pagi menjelang siang Selamat pagi menjelang siang sobat ASN semuanya ini luar biasa hari ini Pak Nanang bisa hadir Pak ini adalah ruang bermain anaknya bpsdm cuma memang hari ini kita sulap sedemikian rupa untuk dijadikan studio kita ASN belajar hari ini ya tadi nih sobat ASN ketika Pak Nanang hadir di ruang bermain anak sempat ngobrol banyak hal saya juga ketika beliau menyampaikan tentang materi kita hari ini Wah jadi semakin terbuka ya gitu dan jadi semakin merasa bertanggung jawab sobat ASN saya yang bukan ASN saja begitu ya Pak merasa terpanggil begitu Iya Iya ternyata saya nih sebagai makhluk hidup warga negara Indonesia punya peran penting ternyata untuk keberlangsungan pendidikan anak-anak kita secara inklusif gitu kan pasti kenal dengan juga kami beliau termasuk Master kami ya dalam memfasilitasi disiplin Positif itu yang penerapan inti dari penerapan sekolah ramah anak namun sebenarnya disini positif tidak meluluh hanya ada di sekolah karena itu juga bisa diterapkan di keluarga Jadi urusannya bukan hanya urusan ASN tapi juga urusan kita semua sebenarnya dengan membuat cara pandang baru Nah film tadi yang kita lihat itu sebenarnya sudah merupakan ini ya indikator kita bahwa hambatan yang terjadi pada anak-anak untuk menikmati pendidikan itu salah satunya adalah bagaimana orang dewasa memandang anak-anak jadi tadi bung hend kan memberikan 4 poin ya di dalam penerapan disiplin positif satu dalam menghargai dan memahami anak-anak itu bagian dari pembunuhan hak Kemudian yang kedua adalah bagaimana cara pandang baru kita jadi kita nggak harus melihat anak kesalahannya saja negatifnya tapi ada potensi-potensi yang ketiga adalah bagaimana menerapkan konsekuensi logis yang terkait dengan bagaimana kita melihat perilaku yang tidak semestinya yang kita sebut tidak disiplin yang nakal dan sebagainya ya yang terakhir bagaimana kita memberikan dorongan positif semuanya intinya adalah bagaimana melihat kembali apa namanya memahami hak-hak anak seperti apa dan memahami tumbuh kembang anak itu seperti apa itu mungkin dari awal juga kan tidak bisa dilakukan hanya di satu lingkungan saja kan di rumah oke misalnya ya sudah ada penerapan disiplin positif tapi ternyata di sekolah dia tidak mendapatkan perlakuan yang sama betul jadi berlaku perilaku yang mungkin dianggap kita tidak semestinya pada anak-anak itu bisa saja bagian dari sebuah proses tumbuh kembang proses yang dijalani anak pada tahap-tahap perkembangannya anak itu kan enggak langsung seperti kita berpikir logis seperti itu itu ada tahapan-tahapan berkembangnya dan pada setiap tahapan perkembangan itu mesti ada ciri-ciri ya kita menyebutnya Oh kalau di usia sekian sudah mulai dan sampai pada tugas-tugas perkembangan diri masing-masing tahap itu mengandung satu ciri yang itu tidak bisa dilepas kalau itu dilepas di skip mungkin akan ada perubahan-perubahan yang signifikan memahami inilah nanti baru bisa akan melihat bagaimana disiplin Positif itu dijalankan jadi memang utamanya adalah para guru tapi sebenarnya di rumah Kita juga harus kita harus menjadi guru ya betul Kemarin pada saat saya melemparkan flyer ini ya saya update Gitu di status ada beberapa teman-teman yang sempat bertanya kepada saya Pak Grace ini berarti hanya untuk guru aja ya gitu kemudian langsung saya sampaikan Enggak ini juga bisa untuk semua baik yang punya anak maupun yang belum punya anak bahkan apalagi ASN nah Seperti apa ya nanti hubungannya ASN Kenapa punya peran penting nih terhadap pendidikan inklusi anak gitu ini kita akan bahas sebenarnya Tapi ini Pak Nanang kita bahas dulu sebenarnya Seberapa penting sih pemenuhan hak dan juga Perlindungan Anak ini pada pendidikan inklusif ini sangat penting bahkan bisa dikatakan sangat urgen ya karena berarti 10 tahun teman-teman ya satu dekade 2 dekade ke belakang ini sudah ada rekomitmen sebenarnya dari pemerintah untuk melihat kembali pemenuhan hak-hak anak ini memang dasarnya adalah ada seruan Global untuk mewujudkan dunia yang layak anak umur ya Tahun 2022 jadi untuk Bagaimana memberikan pemenuhan hak-hak anak perlindungan hak anak dan penghormatan terhadap sesuai dengan Konvensi hak anak tahun 1989 Nah itu kita meratifikasi sudah mulai tahun 90 dan itu dicoba untuk diimplementasikan di Indonesia paling tidak diterapkan ya Salah satu cara menerapkannya adalah membuat regulasi dan membuat kebijakan-kebijakan kemudian membuat langkah-langkah administrasi dan juga menyusun apa namanya kelembagaan dalam hal ini negara mengambil tanggung jawab untuk hadir dan memberikan pemenuhan hak anak itu adalah bagian kewajiban generiknya Nah karena ASN adalah kamu tidak mau ya Kita harus melakukan itu namun Sebenarnya bukan hanya sekedar seruan-seruan Global karena ternyata di dalam Pembukaan UUD kita yang merupakan mandat teori dari proklamasi kita bahwa kita satu negara maka kita wajib menjunjung kemerdekaan memberikan kecerdasan pada kehidupan bangsa memberikan perlindungan pada seluruh warga negara dan juga memberikan kesejahteraan sosial bagi seluruh warga termasuk anak-anak anak-anak adalah warga negara muda anak-anak adalah sumber daya manusia dini yang saat ini dengan perkembangan teknologi perkembangan sosial perkembangan budaya perkembangan politik itu bukannya lebih baik tapi ini ada terdapat banyak axis-access yang yang itu menimpa penikmat dan hak-hak anak kita menyebutnya menikmati anak-anak punya hak untuk menikmati ukurannya ada dua anak-anak bisa menikmati dan anak-anak terbuka aksesnya untuk partisipasi kalau di dalam sdgs maka seluruh warga negara atau seluruh anak tidak boleh ada satupun yang tertinggal Oleh karena itu kita mengapa kita melihat mengambil topik inklusi sosial inklusi tidak Hanya mereka yang kita sebut dengan bis ability tetapi juga mereka yang punya hambatan-hambatan di dalam menikmati Nah itu dia sebenarnya siapa saja sih sebenarnya kalau di dalam undang-undang kita di undang-undang Perlindungan Anak undang-undang 35 tahun 2014 yang merupakan gaji tadi undang-undang 23 2002 di pasal 59 itu ada 15 kelompok ya 15 kelompok anak-anak yang memerlukan perlindungan khusus itu termasuk anak disabilitas umur termasuk anak-anak dengan apa namanya korban bencana yang ada di pengungsian anak-anak yang dalam konteks yang berkonflik dengan hukum anak-anak korban eksploitasi ekonomi eksklusitasi seksual dan sebagainya dan mungkin juga anak-anak yang lain yang dalam tanda petik mengalami situasi sehingga dia mempunyai perilaku sosial yang menyimpang juga ada yang mereka karena orang tuanya yang punya beda perbedaan apa ya paham-paham tertentu sehingga anak-anak jadi stigmatisasi nah itu jadi ada 15 jenis-jenis Coba kita lihat ada di Slice di slide ada 15 dan saya juga baru tahu Pak Nanang serius saya pikir Oh iya ya kayaknya untuk teman-teman difabel aja deh Eh ternyata enggak anak dalam situasi darurat situasi darurat ini berarti mereka yang mungkin ada di penampungan shelter shelter gitu ya Yang kalau kita ada bencana alam termasuk pandemi sebenarnya adalah satu bencana sehingga anak-anak apa namanya ya teralinasi atau terbatasi ya gerakannya ya dan itu biasanya ada di penampungan dari ada di rumah dan sebagainya nah akses itu yang tentu saja akan mengganggu penikmatan hak-hak padahal hak anak itu melekat pada diri setiap anak itu akan berpengaruh akan menjadi seperti apa anak-anak fisik mental social spiritualnya kalau tugas-tugas itu terganggu maka ya bisa dipastikan tadi anak-anak tidak bisa menjadi orang dewasa yang seperti kita harapkan amat bisa berdisiplin positif sebuah proses sebenarnya Jangan berharap bahwa dengan diri itu diberi nasehat langsung positif juga kuncinya adalah bagaimana bertumpu bertumpu pada berfokus pada anak jadi kebutuhan-kebutuhan itu harus dipenuhi oleh pihak lain jadi menjadi pihak jadi hak itu relasi dengan kewajiban kemudian ketika mendapatkan kewajiban siapa sih pemangku kewajiban utama kembali pada tadi negara ASN pemerintah hsn di bidang massal di seluruh bidang tadi Oh ternyata dia bisa berkontribusi pada anak secara langsung [Musik] sobat ASN itu ada 15 jenis anak-anak yang memerlukan itu jumlahnya sekitar 6% 6% dari anak 84 juta itu yang dalam situasi Itu ada yang bekerja pekerjaan anak ada yang berada pada situasi eksploitasi mungkin ada juga yang tentang pashadat tadi ya kalau kita orang tua tidak memahami anak-anak kemudian ingin apa namanya ingin berharap anaknya seperti dia atau lebih baik seperti bintang dan sebagainya tapi tanpa mereka sendiri memahami perkembangannya itu itu menjadi akan menjadi blunder juga kita semua cuma memang sebenarnya kalau anak kalau kita bicara tentang anak itu di Rein usia berapa Pak kalau dari konvensi hak anak itu anak adalah usia 0 sampai dengan 18 tahun atau kalau dikonvensi karena ada masyarakat internasional itu undang-undang lokal bisa ya undang-undang nasional bisa merumuskan batas usia itu bisa dipercepat bisa diperlambat Oke ya di beberapa negara maju usia anak itu 21 tahun 21 tahun itu artinya ya selama sampai dengan 21 Tuhan Dia mempunyai hak-hak untuk mendapatkan pemenuhan support dari negara support dari layanan-layanan negara support dari keluarganya jadi selama dia belum bekerja misalkan belum Mandiri dia masih mendapat santunan dia masih mendapatkan bimbingan dia mendapatkan kasus itu kalau usia 21 tapi kalau suatu negara usia misalkan batas usia minimalnya adalah 15 tahun Nah itu ada banyak hak-hak yang akan terkurangi batas usia 18 tahun adalah batas usia psikologis ya yang dari banyak riset banyak para ahli banyak budaya itu kalau Pak Hendri tadi menyebut bagaimana kita mengasah daya kritis maka batas usia 18 tahun secara umum dianggap sudah bisa melihat konsekuensi logis dari apa yang dia ucap apa yang dia pikir apa yang dia lakukan dan akhirnya bertanggung jawab itu tadi ya Bahkan bertanggung jawab secara hukum bahkan bertanggung jawab sehingga batas usia 18 tahun itu sebenarnya memberikan ruang lingkup terpenuhinya hak-hak anak itu apa pertama ternyata wajib belajar itu memang disarankan secara internasional ya 18 tahun usia SMA 12 tahun itu disarankan nah Konvensi menyampaikan bahwa negara yang meratifikasi itu harus memberikan ya karena pendidikan adalah tulang punggung dalam pembentukan karakter anak-anak maka secara gratis wajib kumpul seri itu berarti wajib diselenggarakan bukan orang atau keluarga wajib bersekolah Bukan tapi wajib disediakan fasilitas pendidikan yang terbuka aksesnya untuk semua apa saja untuk tadi tidak hanya pada mereka yang disabilitas tapi yang mereka mempunyai harapan coba saya lihat misalkan satu anak berkonflik dengan hukum Anda adalah anak yang melakukan tindak pidana ketika diproses di polisi maka sekolahnya pasti ada ketika nanti dilanjutkan tidak didiskresi atau sampai kepada nanti di LPK misalkan mana sekolahnya mungkin akan terganggu walaupun Kemudian teman-teman dari TKI itu sudah menjadi apa namanya sudah punya komitmen juga ya untuk memberikan hak-hak dasar mereka nggak cuma pendidikan aja kan ada satu anak itu Jadi kalau dari hak-hak dasar anak Sebenarnya ada hak atas identitas kita menyebutnya ada hak sipil dan kebebasan hak anak untuk mengetahui identitas begitu lahir maka harus mencatatkan Dan kita punya nama punya nomor identifikasi memang menjadi kewajiban negara untuk mencatat kendala-kendala sekarang sudah mulai di di apa namanya dipermudah artinya ini adalah menjadi kewajiban negara untuk mencatat duluan kita harus ada apa namanya Apa namanya surat nikah dan sebagainya ya ini dipermudah bukan berarti itu akan mempermudah kaum sirih dan tidak anak yang lain adalah hak anak mereka tentang mendapatkan hak akses informasi-informasi ini adalah bagian dari menguatkan kognisi itu merupakan inti daripada pendidikan inti dari ilmu pengetahuan adalah kognisi Jadi bagaimana hak anak mendapatkan informasi seluas-luasnya tapi ada ukurannya kalau tadi ada ada tumbuh kembang anak usia dan kematangan itu menjadi kunci Oke usia dan kematangan Jadi kapan sih anak di usia balita harus mendapatkan informasi untuk mengenali ya dari sisi literasi literasi kan beragam juga ya literasi sampai dia eee menghasilkan karya dan sebagainya lalu kita literasi inilah penting sekali Nah untuk memenuhi memberikan hak atas informasi itu melekat di dalamnya adalah hak perlindungan anak terhadap informasi Jadi sekarang kebijakan kita misalkan hari ini terkait dengan akses-akses digital kalau kita sudah memberikan titik-titik di mana anak bisa mengakses digital memberikan kemudahan orang untuk bisa mengakses dengan membeli saja dan sebagainya maka sebenarnya wajib melekat dia seperti dua sisi mata uang uang adalah bentuk perlindungan pengawasan Apakah ini sudah sesuai dengan usia dan kematangan anak kalau tidak kita menyebut bahwa informasi ini tidak layak anak tidak cukup layak dan ini adalah bagian dari hak sipil yang harus diperlukan harus diberikan negara tidak boleh dikurangi saya jadi berpikir nih teman-teman yang kerja di diskominfo atau yang bergerak dalam bidang komunikasi edukasi literasi Oh negara punya kewajiban ini tuh jadi layanan saya itu untuk itu toh untuk sebesar-besarnya satu bisa diakses bukan hanya sekedar mewah-mewaan bagus-bagusan seperempat tapi bagaimana anak bisa mengakses secara mudah tapi juga terlindungi Iya Pak ternyata kewajiban negara terhadap anak itu ada melindungi itu protect itu menghormati memenuhi memajukan dan otomatis itu semua sebenarnya adalah pekerjaannya teman-teman sekalian ini Kak dress ini konteksnya ya Kementerian pemberdayaan perempuan Perlindungan Anak atas nama pemerintah Indonesia itu setiap tahun melakukan evaluasi evaluasi untuk melihat sejauh mana anak-anak Indonesia itu di treatment di treatment diperlakukan diberikan hak-haknya dilindungi hak-haknya dan juga di respecti hormati jadi sejauh mana itu ya maka dari itu ada beberapa instrumen untuk melihat itu ya kebijakannya namanya kabupaten dan kota layak anak dengan 24 indikator utama untuk melihat itu terkait dengan pembunuhan hak indikator yang pertama adalah terkait dengan kelembagaan Cluster pertama adalah kelembaga ini untuk mengukur sejauh mana komitmen kabupaten dan kota dan komitmen ini sebenarnya adalah komitmen kita untuk akuntabilitas perlindungan dan penghormatan terhadap hak anak bagian dari hak asasi manusia di dalamnya juga ada kesetaraan keadilan laki-laki dan perempuan ini sangat kompresif sekali dan itu dievaluasi untuk kemudian tentu saja sebenarnya diapresiasi karena kalau kita bisa mengumpulkan data-data apa yang udah dilakukan setiap sektor di dalam ASN itu bisa diapresiasi dan kita tidak tidak Riya ya tidak sombong untuk menyatakan di tempat kami sudah kami lakukan seperti ini ini adalah bentuk kemiskinan yang penting teman-teman sekalian 24 indikator tadi ada terbagi menjadi 6 Buster satu tata kelola yang lain tentang pemenuhan hak sipil tadi sudah saya jelaskan dua hal yang ketiga itu adalah partisipasi anak Jadi anak itu diukur bisa menikmati atau tidak Yang kedua juga diukur dia dapat mengakses menjadi bagian untuk berpartisipasi Jadi bagaimana dia menikmati dan bisa menjadi bagian makanya anak dibangun kapasitasnya Bung Henry tadi menyampaikan perlu dibangun daya kritisnya maka sejak awal di dalam pengasuhan positif disiplin positif Ya positif Parenting di sekolah kita sebutkan kita menghargai mana tadi social bagian dari responsible skill bagian lebih dari problem solving skill Bagaimana anak-anak bisa mengapresiasi kehadiran dirinya anugerah Tuhan yang melekat pada dirinya dia tidak semena-mena menggunakannya dia tidak semena-mena untuk membiarkan orang lain melakukan sesuatu dan yang berikutnya dia bisa berbagi kebaikan itu kalau di dalam partisipasi anak disebutnya sebagai pelopor anak-anak punya kapasitas anak-anak punya terbangun kapasitas pribadinya anak-anak mampu berbagi kepada temannya berbagi kebaikan ya minimal menyentuh minimal menghitung maksud saya mengakibatkan ada anak yang mungkin malas berangkat ke sekolah didekati diajak bersama ada anak yang nggak punya buku Ayo kita sama-sama ndak punya akses wi-fi Ayo kita jadi dia melakukan itu kita sebutnya dengan partisipasi anak namanya 2P ini yang pelopor dia menjadi Transformers membuat transformasi lingkungannya tapi basisnya adalah kapasitas dia sendiri sebagai anak yang kedua anak-anak kalau kapasitasnya dia ukur ini yang banyak banget ini yang korban kekerasan untuk banyak banget ini yang korban bully kok baik-baik kalau dia tidak mampu Dubai maka dia melaporkan dia bisa datang kepada orang tuanya biar bisa datang kepada pak camat Pak Lurah sampai kepada di kabupaten kota ada musrenbang perencanaan pembangunan Pemerintah kabupaten kota yang berkomitmen untuk mewujudkan layak anak itu membuka ruang ini untuk anak-anak bisa menyampaikan ya aspirasi itu terkait dengan penikmatan hak anak oleh teman-temannya jadi dia tidak datang untuk curhat dirinya sendiri dia datang ini bagian dari akun tebal itu membangun dia melihat teman-teman saya menikmati apa tidak ada kesehatan hak atas informasi cash pro-nya yang ini Ini indikatornya kalau tidak jelas Maka akan banyak layanannya barangkali tidak bisa diterima sepenuhnya ini dilaporkan dilaporkan Jadi bukan melaporkan hanya teman saya bolos bukan itu ya tapi penikmatan hak di lingkungan sekitarnya jadi anak-anak bisa menjadi episode di antara mereka sendiri anak-anak bisa menjadi Agent of Change tapi melalui Bagaimana kebijakan pemerintah yang memang pemerintah dan negara punya kewajiban untuk menyelesaikan diskusi luar biasa Bagaimana suara anak-anak itu bisa didengar anak-anak bisa didengar dan Bahkan mereka juga bisa menjadi penyumbang untuk keberlanjutan pembangunan jadi suara anak sebenarnya juga tidak tidak selalu yang ini ketika Tadi mereka dituduh miskin balik lagi ke situ ya kita berfokus pada anak-anak melihat proses-proses tumbuh kembang itu kadang-kadang ada ada sesuatu yang lain menyarankan Dialog itu kuncinya adalah dialog tidak langsung ngeblin tidak juga langsung menasehati bikin relation dulu mic relation bangun hubungan itu penting banget Ya tentu saja tidak hanya kita tanya teknik kita bertanya juga bukan dalam brand kita itu pastinya kan kalau Panda tadi nanyakan yang berarah pada apa sih sebabnya apa sebab langsungnya sebab tidak langsung sebabkan penyebabnya ada seorang anak yang terlambat di lingkungan dan pengasuhan yang berbasis agama sering terlambat tidak melihat dia terlambatnya dihukum mana karena tempat mandinya itu hanya sekitar 5 untuk 200 akhirnya ini cerita-cerita teman kita ya udah temen kita terus gimana kamu ya gini Bi ya memang nasibku aja Itu nggak mungkin kan kalau saya disuruh apa lari-lari ya saya anggap itu olahraga maka anak punya kecenderungan berbohong membuat narasi-narasi alasan-alasan yang Jadi intinya seperti itu Bapak Ibu sekalian disiplin positif dan lain-lain masih ada yang lain termasuk adalah akses ya anak-anak tadi disabilitas dan eee 15 kelompok itu bagian dari upaya kita untuk bagaimana kita memenuhi hak-hak anak kita melindungi dan menghargai menghargai apa yang mereka ya kata kuncinya tetap 2 bagaimana dia menikmati dan bagaimana dia bisa berpartisipasi minimal dirinya tidak menjadi korban tidak menjadi pelaku dan juga barangkali bisa membantu teman-teman yang lain Nah inilah yang barangkali saya sebenarnya menangkapnya saja dari apa yang disampaikan Pak Hendri memang waktu kita terbatas ya sedikit dong Pak boleh dijelaskan tentang kota layak anak seperti apa itu dan apa aja sih unsur-unsurnya dan kabupaten layak anak ini merupakan kebijakan nasional dan secara undang-undang itu sudah dirumuskan di undang-undang 35 tahun 2014 di pasal 21 bahwa untuk memenuhi melindungi dan menghormati hak-hak anak di di daerah di kabupaten dan kota maka digunakan strategi kabupaten kota layak anak kemudian itu sudah di detailkan di Perpres nomor 25 tahun 2021 tentang Apa itu kota layak definisinya untuk bisa dipahamkan sampai kepada juknisnya sebenarnya adalah yang didorong adalah sistem pembangunan di daerah di kabupaten kota yang memberikan fokus pemenuhan hak anak perlindungan dan penghormatan dan dilaksanakan secara komprehensif secara terintegrasi untuk semua sektor ada sektor pendidikan sektor kesehatan sektor kesehatan sosial sektor infrastruktur sektor informasi sangat komprehensif hampir semua sektor dan itu dilakukan dalam satu rangkaian rangka pembangunan tidak ada desain keren desain di setiap kabupaten kota ada rencana aksinya yang untuk nanti berkontribusi dengan rpjmd berkontribusi karena klh ini kalau disentuh coba kesehatan pendidikan kalau disentuh maka akan berpengaruh pada indeks pembangunan manusia di setiap kabupaten kota rata-rata lama sekolah Kalau sekolah ramah anaknya kalau gurunya menerapkan disiplin positif maka orang pada datang karena apa pengembangan kapasitas anak dibangun di situ kalau kesehatannya diperhatikan ada kematian ibu anda kematian bayi apa namanya sanitasi dan lain-lain diperhatikan dengan indikator-indikator itu pasti akan terdorong bagaimana indeks-indeks pembangunan manusia itu pasti akan betul juga dengan infrastruktur fasilitas-fasilitas umum yang lain keluarga kapasitas keluarga secara ekonomi dapat kita keluarga Sejarah Mungkin teknik-teknik Parenting dan sebagainya pembatasnya Seperti apa kalau itu diperhatikan maka sebenarnya akan memberikan pengaruh-pengaruh positif pada tadi tujuan-tujuan pembangunan indeks indeks pembangunan manusia bahkan di sdgs tujuan pembangunan berkelanjutan itu dari 17 pembangunan berkelanjutan hampir saja 10 indikator itu sudah mulai dijalankan dan tadi saya sampaikan bahwa ini juga teman-teman sobat ASN yang lain Saya kira juga sedang mengidentifikasi di beberapa tempat di kabupaten kota juga sudah mulai pengisian data-data atau dinas apa berkontribusi di apa sih sebenarnya apa yang sudah saya lakukan mandat dari negara mandat dari kepala daerah kami untuk tadi menciptakan lingkungan yang aman buat anak fisik dan non fisiknya memberikan pemenuhan pengasuhan memberikan pengguna pendidikan kesehatan dan memberi ruang pada teman-teman yang tadi aksesnya terganggu disabilitas dan 15-15 tujuannya sebenarnya disabilitas bagaimana mereka bisa menikmati akses itu kemudian bagaimana ketika dia menikmati akan terbangun yang namanya confidence jadi terbangun juga berdaya kritis itu terbangun dia menikmati terus enggak ada tanggung jawab tapi itu yang kedua teman-teman disable dan kelompok rentan itu memang dibangun karakternya yang ketiga adalah bagaimana dibangun tiga hal ini untuk anak-anak disabilitas yang kita sebut inklusi secara industri yang lain juga 15 anak-anak yang membutuhkan perlindungan khusus baik ini luar biasa kan sobat jadi semakin tercerahkan kita Dan saya yakin semakin menginspirasi sobat ASN ketika pagi berangkat kerja oh ternyata ini alasan Saya bekerja hari ini ya sobat ASN kita akan masuk dalam sesi q&a silahkan sobat Zoom dan tentunya untuk sobat ASN yang hari ini berpartisipasi akan dapat merchandise eksklusif belajar kita sudah siapkan ada 10 loh dan bukan hanya untuk sobat ayasan yang bertanya saja tapi sobat ASN juga yang ikut giveaway di Instagram kita ya di @bpsdmjatim dan @wipper communication dengan cara Follow dulu kemudian ikuti giveawaynya dan berikan saran kepada kita pengen tema apa sih di ASN belajar dan jangan lupa tag 3 orang teman dekatmu untuk juga ikutan kuis ini ya oke sebelum kita akan masuk di sesi q&a ini ada satu movie short movie bagaimana ternyata Wah ini ini juga benar-benar aduh saya tuh hari ini tuh bener-bener tuh luar biasa persiapan untuk acaranya itu benar-benar Inside full dan sangat menginspirasi nggak usah lama-lama Ayo kita lihat ini ada tentang Andai seragam bisa berbicara [Musik] Akulah seragam SMA kemeja putih polos dan siap dikotori pilox warna saat pemilikku lulus nanti [Musik] Aku adalah seragam SMA simbol masa muda sekaligus saksi nyata Bagaimana generasi muda negeri ini mengenal dunia dengan bekal moral seadanya di bagian dada tertempel atribut OSIS sebagai lambang kaum berpendidikan sengaja lambang Itu disimpan di bagian dada agar selalu dekat dengan hati pemakainya ya Dulu aku memang pernah merasa bahwa aku dibuat sedemikian rapi dan berwibawa dipakai para generasi muda untuk mencetak prestasi dan meraih mimpi mereka yang jauh di atas Bintang [Musik] aku tak seperti seragam SD atau SMP yang pemiliknya selalu kurang tepat waktu dan patuh pada aturan rumah pemilikku lebih dewasa dan kritis terus kita kadang mereka berbohong mengaku kerja kelompok padahal nongkrong dengan teman atau kencan dengan kenalan baru [Tepuk tangan] [Musik] aku Sempat berpikir bahwa kelak setelah aku puas menyerap keringat prestasi aku akan berfoto dengan tropi atau mendali [Musik] [Tepuk tangan] di koran Aku menemukan bangsaku tergoyah sobek bahkan berlumuran darah karena tawuran antar pelajar atau kecelakaan balapan liar sementara seragam yang lain kutemukan kotor dan bau terkena biru Oplosan asap rokok serta muntahan sisa pengalaman mabuk pertama banyak pula saku-saku yang terpaksa menyembunyikan obat terlarang padahal bukan itu harapan seragam SMA nasibku sendiri ternyata lebih memalukan aku dilucuti dilemparnya Aku malu sekali melihat pemilikku berzina tapi apalah dayaku ini yang hanya selembar seragam [Musik] aku ingat betul bahwa dulu aku dibuat oleh seorang ibu dengan sepenuh hati tak tanggung-tanggung dua hari dua malam aku dijahit demi anak kesayangannya dalam setiap tusukan jarum dan pintalan benang di tubuhku tertanam harapan sang ibu katanya Pergilah kau ke tempat-tempat baru anakku bertemanlah dengan orang-orang baru tumbuhlah menjadi dewasa tapi ingat semakin tinggi sebatang pohon semakin besar pula angin yang mengguncang tak usah takut kalah dan Limbung dihantam badai Ingatlah bahwa kau punya akar yang kokoh agar iman dan Islam jadilah manusia yang mulia Apapun Yang Terjadi [Musik] kini aku tak lagi berani berharap semakin jauh bayanganku untuk berfoto dan berkenalan dengan piala atau mendali [Musik] bukan hanya masa depan pemilikku saja yang hancur tapi hati dan perasaan sang ibu yang menciptakanku juga [Musik] rasanya aku ingin bunuh diri saat mengetahui sang ibu yang menjahitku kini meringkuk di sebuah kamar [Musik] sang ibu mengalami sebuah episode yang disebut skizon mengerikan sekali sang Ibu kini tak bisa merasakan emosi sedikitpun ini lebih menderita Daripada marah malu atau kecewa [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Percuma saja pemilikku meminta maaf dan menyesal karena itu takkan berubah harapan menjadi perawan kembali [Musik] aku hanyalah satu dari seragam sejenisku yang tak bisa berbuat banyak semoga generasi muda selanjutnya lebih sadar akan harapan Suci kami Akulah seragam SMA berupa kemeja putih polos dan siap dikotori pilek warna saat pemilikku lulus nanti untuk generasi muda Indonesia yang lebih baik dan berprestasi [Musik] sobat ASN video yang baru saja kita saksikan ini luar biasa ternyata Pak Nanang Ya saya juga semakin jadi terbuka ternyata persoalan untuk pemenuhan hak-hak anak dan juga perlindungan bagi anak ini nggak bisa dilakukan oleh satu atau dua dinas atau instansi saja tapi ada kolaborasi dari semua pihak ya mungkin kadang-kadang kita suka berpikir ah Enggaklah Saya kerjanya bukan di dp3ak Saya kerjanya bukan di dinas pendidikan yaitu kan urusannya mereka gitu ya tapi ternyata enggak loh semua kita bahkan kadang-kadang tadi sempat bilang perikanan kelautan tetap punya peran dan semuanya terintegrasi dan kolaborasi jelas adalah kunci kalau kita mau menuju ke World Class government yang pemerintahan berkelas dunia kemudian Indonesia emas di 2045 ya salah satunya harus membuka Saya kira kita sangat mungkin ya sobat ASN sangat mungkin masuk ke World Class dalam artian kita mau belajar mau menggali lagi terkait dengan raja ya bahwa itu juga kita dapat dari tadi dari tayangan Di YouTube ya Ada Yayasan benang merah tadi yang informasinya ini dibuat oleh anak-anak SMA sendiri dengan merefleksi situasi yang ada di teman corat-coret ketika lulus SMA ada yang mereka masih punya cita-cita dan sebagainya jadi itu tapi ini menggambarkan Betapa kondisi anak-anak Kita Tidak Sedang dalam kondisi yang baik-baik saja sehingga memerlukan komitmen untuk mentreatmentnya tentu saja dipenuhi hak-haknya saya awal hak di pengasuhan karena tadi ada beberapa problem pengasuhan hak di lingkungan pendidikan dan di lingkungan sosialnya juga berkenan cukup ini dan hak-hak mereka untuk berpartisipasi hak untuk dia sendiri juga membuat perubahan-perubahan kolaborasi kemitraan sangat penting karena apa Bapak Ibu sekalian kejadian yang muncul di dalam short movie tidak muncul begitu saja ada strukturnya ada sistemnya awalnya Permisi lingkungannya awalnya orang tuanya nggak memperhatikan walaupun sudah memberikan menjahitkan baju dan memperharap segala sesuatu di awal-awalnya kadang-kadang kalau bahasanya Bung Henry tadi adalah ada perilaku yang kemudian sesuatu yang semestinya itu sejak awal bisa ini tapi kita mempersepsi dengan cara lain operasi dengan cara yang berbeda dan itu yang harus diubah nanti solusinya juga begitu teman-teman solusinya juga nggak ada Oh cukup disosialisasi cukup dinasehati cukup diberikan bantuan selesai jadi ini ini harus ada multisolusi Jadi kalau dari range continue gel protection ada yang namanya masalah-masalah saya berada di sini yang primer primer itu adalah semua anak kita itu punya faktor resiko rendah untuk menjadi korban dan menjadi pelaku sehingga ini perlu disosialisasi kapasitasi dipahamkan tentang fenomena-fenomena ini dipahamkan tentang resiko-risikologis konsekuensi geologis tentang apa yang ini dan ini dibekali ini untuk anak yang belum ada anak yang kita memerlukan intervensi sekunder adalah mereka yang menunjukkan kerentanan keluarganya mungkin tidak berfungsi dengan baik lingkungannya sangat permisif kemudian kapasitas dia dia tidak mendapatkan layanan informasi yang cukup tentang cashflow tentang informasi bagaimana menggunakan tips ini belum menjadi korban tetapi ini sudah rentan banget bukan hanya korban ada beberapa anak di tingkat SMP sekarang itu sudah bisa mengakses yang namanya sesuatu bagaimana kita dia bagus ya bisa mengakses tapi kalau dibiarkan itu mungkin mungkin akan punya yang besar Nah untuk yang kelompok ini tidak bisa cuman dituturin ini harus masuk didampingin kemudian diberikan pengarahannya intensif tentu saja jumlah yang rentan dengan yang tadi itu mesti lebih sedikit dari ini nah yang ketiga adalah mereka yang sudah masuk pada wilayah menjadi korban dan menjadi pelaku jadi artinya Dia sudah menjadi kurban Sudah Hamil Duluan perkawinan anak Dan lain-lain ini juga nggak bisa lagi sekedar di ceramah ini nasehatin didampingi seperti biasa ini sudah harus didampingi minimal oleh psikolog kesehatan kemudian pendamping sosial yang harus bantu sosialnya daily mungkin petugas-petugas teman-teman yang vokasional yang akan mengarahkan alternatif alternatif yang punya aktivitas yang lebih positif sampai di kulit dan tercegah dari menjadi korban baru atau menjadi pelaku ini ini memerlukan sistem dan sistem itu yang saya kira hari ini dengan evaluasi KMA dan kita lagi mempromotkan tentang pemenuhan hak ini memanggil kita teman-teman yang mau sobat ASN yang mungkin memegang pengendali di dalam pengambilan keputusan maka Mari kita dukung komitmen Pemerintah untuk memberi layanan yang Prima memberikan perlindungan dan membuka ruang-ruang untuk anak-anak berpartisipasi Oke ini sudah ada beberapa penanya Pak ada dari Kabupaten Sumenep yang pertama yaitu Pak Joni dari dinas Perumahan kawasan permukiman dan Perhubungan kabupaten Sumenep Pak Joni selamat siang [Musik] kita sekarang ada sistem pendidikan itu yang boleh sekolah dari pagi sampai sore Selain itu karena kita ingin prestasi bahkan kadang di sabtu minggunya kita juga ngeleskan anak itu Nah dari dari apa dari yang saya terapkan itu apa itu melanggar terhadap perlindungan perlindungan itu sendiri [Musik] Saya merasa di sisi lain itu merasa Kok saya apa ya kayak waktu bermain anak itu saya suka gitu hak mereka untuk bermain kemudian harus seperti apa ya untuk Pak Joni jadikan apa namanya satu mungkin metode alternatif ada ada baiknya tapi juga harus ada satu ya harus diantisipasi bagaimana full day itu tidak menjadikan kemudian anak-anak itu terus tetebangi oleh baik dari orang tua maupun dari pendidikan tapi sejauh dikelola dengan baik dalam arti begini eee eksistensinya dulu eksistingnya hadir ya keberadaan full day school hadir karena Bapak ibunya eee pulangnya juga sore akan anak-anak masuk di foto itu juga akan bagus daripada dia nanti tidak didampingi oleh orang dewasa itu ya itu itu latar belakang ya yang kedua ketika dia masuk sekolah sebenarnya di dalam di sekolah itu selain fungsi-fungsi pengajaran tapi juga fungsi pendidikan di dalamnya adalah fungsi pengasuhan jadi pola asuh Oleh karena itu harus masuk biasanya Pak Hendri tadi ya menggunakan disiplin positif pak ya dari artinya ada dialog ada kesepakatan kemudian ya membangun lingkungannya menjadi sekolah yang ramah anak ramah anak itu ya tadi basisnya ya bertumpu pada pemenuhan hak bertumpu pada perlindungan Ndak boleh ada bully syukur kalau ee Bapak Ibu teman-teman sekalian anak-anak ikut berpartisipasi untuk anti bully ya termasuk perilaku pembully pelaku bullying Pak Joni ini kalau di dalam pendekatan eee program anti Bully dengan Kementerian Pendidikan ini itu justru mereka yang paling utama diajak untuk menyuarakan Lu kenapa begitu teman-temannya di lupa itu pembully kok diajak bully kamu tahu ya mereka jadi pembully coba 90% diantara mereka itu adalah kurban boleh kamu harus kasihan sama dia Jadi mereka malah membuka diri ya artinya sekolah ini akan diciptakan menjadi tempat mereka berekspresi tanpa dibatasi oleh tadi ya karena waktu waktunya yang mereka harus ada di sekolah tapi kalau diciptakan kreativitas-kreativitas kegiatan belajar mengajar yang bertumbuh pada anak ini waktu istirahat aja istirahat dulu ya ayo pak saya capek Pak Di tengah ini Ayo istirahat dulu Pak saya pengin keluar ayo kita belajar di luar kalau full idenya dikelola dengan cara-cara mendengarkan dan eee itu saya kira nanti akan bisa menjadi lebih baik yang berikutnya Pak Joni Saya kira dia juga bisa di ini ya artinya di dikelola bagaimana anak-anak itu juga punya hak untuk mendapatkan waktu untuk rekreasi rekreasi itu seperti apa bukan rekreasi pariwisata secara luas tapi dia Berhenti sejenak untuk beraktivitas-aktivitas rutin di dalam ini selain memaparkan waktu luang pemanfaatan waktu luang istirahat itu adalah bagian juga hak dia bagian juga untuk membentuk ini pak jadi meric charging ya istilahnya walaupun belajar terus enggak berhenti-berhenti itu bukan makin pinter Pak itu ya tapi belajar Oke istirahat dulu oke kita pakai gim dulu oke kita pakai senang-senang dulu ya maka eee kondisi-kondisi itu bisa jadi akan malah lebih berprestasi kita menggergaji eh kayu itu Kalau terus-terusan mungkin akan tumpul tapi kalau berhenti sejenak kita lihat lagi masuk lagi itu akan lebih lebih ini lagi jadi ee e kalau di dalam konvensi berbagai metode-metode alternatif untuk meningkatkan sejauh tidak me- Ee tidak sejauh tidak melanggar prinsip-prinsip kekerasan merendahkan martabat tindakan-tindakan yang tidak manusiawi itu yang disiplin tidak Positif itu di situ Pak merendahkan martabat ya kekerasan kemudian tidak manusiawi itu maka sebenarnya metode-metode itu oleh negara yang meratifikasi harus diakomodir metode-metode seperti tapi balik ukurannya itu tadi Ya bagaimana anak-anak bisa menikmati anak-anak bisa berpartisipasi Kalau Pak Joni dikembangkan seperti itu ya dan partisipasi tentu saja kolaborasi tadi ya orang tua dan komite mungkin bisa memberi masukan tidak hanya sekedar mereka meminta tafsir target ya Jadi bagaimana mereka juga Bu Pak ini membangun karakter anak menghargai dirinya sendiri menghargai orang tuanya menghargai temannya menghargai lingkungan jadi bukan berarti kalau kita sudah memberikan hak kepada mereka ya temannya nyenggol dikit jadi musuh gitu ya kayak bully itu juga gitu ya Pak bully itu bully itu sebenarnya salah satu bentuk kekerasan ya tidak semua kekerasan itu menjadi ini ya bully itu kalau dia satu tindakan agresif yang merendahkan yang menyakiti yang menyengsarakan kuncinya yang kedua itu berulang berulang-ulang Pak berulang sekali yang ketiga itu biasanya ada relasi diantara ya Kakak senior ke Adit jumlahnya banyak ke jumlahnya sedikit dan sebagainya nah di lingkungan sekolah bullying itu diterapi bukan dibiarkan bulu itu saja zaman dulu dan nanti mungkin masih ada sekarang ada nah itu ya Bisa Pak Oh bully itu untuk memperkuat karakter qurban bukan nggak bisa ya sekarang bully harus dilakukan tapi dengan cara membangun ekosistem pembelajaran membangun apa namanya iklim belajar Pak jadi nanti yang kalau berpikir kritis gaya disiplin positif tadi maka antara pembeli dan bisa menjadi korban bully dan pelaku itu bisa menjadi kawan Ayo belajar bareng berpikir kritis pembeli dan sebagainya Yowes aku minta maaf aku menyadari itu salah aku meminta maaf nggih syukur kalau ada hal-hal yang apa alat-alat ininya rusak bisa dia ganti dan sebagainya sehingga muncul satu komitmen kesepakatan bersama melanjutkan proses belajar yang positif Terima kasih untuk pertanyaan selalu semangat kita beralih ke Papua dulu ya Ada ibu Debora Magdalena selamat ini di sana sudah sore Pak Oh enggak ya masih jam setengah dua kayaknya ya Ibu Debora dari RSUD Kabupaten mappi Papua Selamat siang siang ya di sana ya Bu Debora Baik Ibu boleh microphone-nya dibantu dibuka dulu di unmut oke silakan Budio dari rumah sakit umum daerah kabupaten Merapi Kebetulan saya psikolog klinis di rumah sakit sangat senang dengan materi yang sudah disajikan cuma sekedar sharing saja beberapa waktu yang lalu saya punya klien ya Dia anak mula SMA terus dia kelas 1 SMA dan dia datang di saya dengan keluhan kakinya itu biru-biru jadi dia mendapatkan perlakuan kekerasan dari guru sekolahnya sendiri setelah saya dan ternyata perilaku guru tersebut ia lakukan seperti itu karena dengan alasan bahwa anak sekolah ini atau anak ini siswa ini tidak sekolah tidak sekolah satu hari jadi sebagai hukuman kepada siswa perempuan ini dia harus dipukul pakai mistar sebanyak 50 kali kiri kanan nah saya sangat miris dengan perilaku dari guru tersebut ya karena ini salah satu tindak kekerasan yang sudah dilakukan oleh seorang pendidik dan tidak pantas Kalau menurut saya Nah mungkin dari bapak narasumber mungkin ada nggak kiat-kiat atau Upaya yang harus dilakukan kepada khususnya guru-guru Ya seperti yang kita saksikan bersama bahwa video yang dari Papua itu memang seperti itu karena tipikal dan budaya dari anak-anak Papua itu agak-agak keras ya umat tidak harus melebihi batas uang wajar ya atau normal ada nggak upaya untuk guru-guru mungkin dari dinas pendidikan atau dinas-dinas terkait supaya tidak melakukan hal yang sama seperti itu lagi itu loh Pak Baik terima kasih banyak Ibu Debora kalau bisa menanggapi Seperti apa Pak Iya sebenarnya untuk kebijakannya sendiri kan sudah ada ya Permendikbud ristek pada waktu itu tahu nomor 82 2015 kalau salah itu tentang bagaimana menciptakan sekolah aman kemudian puspekka ya pusat pengembangan karakter ini sudah beberapa kali Pak Hendri juga ini skenarionya dan itu mereplikasi yang dari Papua Begitu caranya Ya seperti tadi kalau ke ini kan memang harus ada kebijakan yang kebijakan itu perlu untuk di eee tadi ya dilatihkan sebelum dilatihkan diberi paradigma dulu bahwa secara internasional itu kekerasan di dalam dunia pendidikan maupun di dalam lembaga pengasuhan itu intoler tidak bisa ditoleransi lagi jadi ada tiga dosa pendidikan kalau Kementerian di PT saya gitu ya ada dosa kekerasan kekerasan seksual terutama peruntungan dan intoleransi nah tiga Hal inilah yang saya kira perlu diberikan untuk membangun persamaan dulu kalau di Papua Seperti apa kalau budayanya seperti ini tetap harus di dicocokkan dulu Bu dan ini tentu saja bisa minta di puspika beberapa materi atau tidak juga difasilitasi untuk Duduk dulu apakah di kota Kabupaten atau langsung ke sekolah tertentu tergantung ibu tapi ini bisa diminta bu ya kalau perspektifnya sudah terbangun teknisnya seperti tadi Mungkin kita perlu duduk eee 3 hari 4 hari 5 hari untuk tadi Pak Hendri menyatakan mempraktekkan disiplin positif di dalam kelas dan di dalam satuan pendidikan yang ramah anak dan ini memang ya perlu ekstra karena tadi disebutkan disiplin positif ini bukan persoalan Bagaimana eee apa namanya perilaku anak yang menyimpang tapi Bagaimana kita menyikapi perilaku menyimpang itu menjadi pelajaran bagi yang bersangkutan untuk perilaku yang lebih positif itu yang pertama jawaban saya adalah di jajaran jelas mungkin harus mengajak untuk memberikan pelatihan basic tentang paradigma hak anak ini yang semestinya adanya tidak boleh seperti apa teknisnya di dalam konteks pelajaran apa namanya di dalam kegiatan belajar mengajar atau di lingkungan satuan pendidikan seperti apa yang kedua ini sebenarnya komitmen Pemerintah Indonesia dengan membangun unit-unit layanan namanya UPTD pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak ya uptdpa itu hadir di nasional hadir diprovinsi dan hadir di kabupaten kota UPTD PPA ini memberikan layanan kalau ada pengaduan ya Ibu dan Bapak sekalian maka akan dapat dibantu ditangani telur seperti tadi yang kita sampaikan menanganinya harus secara tuntas dengan melibatkan lintas jadi kalau kita memanfaatkan itu itu artinya apa kita menyadari bahwa problemnya tidak cukup hanya diselesaikan oleh guru BK dan satuan sekolah satuan pendidikan di situ kita terbuka apa namanya kabupaten kota membuka layanan silahkan ibu-ibu BK mengakses ke kami tidak harus dikeluarkan kirim dulu ke kami apalagi yang misalnya dalam tanda petik punya perilaku yang agresif di dinas sosial itu punya layanan-layanan khusus punya Texas untuk anak yang berkonflik dengan hukum dan tadi saya Sebutkan anak yang deliqueen yang agresif nanti akan kita lihat menggunakan pendekatan disiplin positif ini melakukan itu hanya karena dia masih remaja tumbuh berkembang ingin eksis ingin menjadi diri ingin mencari nama atau mencari Seperti apa ini treatmentnya berbeda yang kedua bisa saja perilaku yang menyimpang itu bisa dipengaruhi oleh pihak-pihak lain ini kalau yang melakukan adalah anak-anak Ya tapi kalau yang melakukan apapun tadi orang dewasa mesti harus mendapatkan pencerahan dulu modul Pak Henry itu udah ada bahan bacaan yang bisa dibaca kemudian puspika itu juga sudah membuat surat apa namanya Peraturan Menteri untuk menggunakan itu bisa memanfaatkan dana BOS itu sudah ada aturannya jadi kalau mau mengakses itu bisa sangat bisa tapi kalau mau pakai web ini silahkan catat saja barangkali as yang nanti akan memanggil Pak Hendri lagi Nanti secara teknis masukan buat kami kalau mau akan pendalaman pendalaman sehingga menarik ya karena bisa diakses langsung untuk dilakukan tersendiri tentu saja Dinas Pendidikan dan pemerintah Kabupaten punya komitmen bangun perspektifnya dan bangun teknis untuk merealisasikan ketika akses UPTD PPA yang tersambung Baik Ibu dekora Terima kasih pertanyaannya karena waktu juga ini penanya terakhir boleh dijawab singkat saja dari yang bergabung lewat YouTube ya Ada ibu Ayudia Hapsari dari UPT pengelolaan pendapatan daerah Banyuwangi pertanyaannya Jika seorang anak sering tersulut emosi karena merasa selalu direndahkan harga dirinya oleh temannya Apa yang harus dilakukan oleh orang tuanya Iya Ibu emosi Anak ini tentu saja tadi ya kembali itu ada bagian dari ciri-ciri perkembangan anak emosional memang kalau masih anak-anak ya seperti itu kalau memang pada batas setelah itu baru sebenarnya nanti emosinya akan tertata ya sebenarnya akan seperti itu tapi kalau itu terbawa terus dan sebagainya Ya memang ini harus di harus mendapatkan intervensi khusus kalau saya ada batas-batas di mana Ibu kalau ibu mencoba karena kasus seperti ini itu pertama ada dua hal kita bisa mengakses tentu saja kita bertanya dengan kawan-kawan yang di optd PPA atau di puspaga pusat pembelajaran keluarga di kabupaten kota masing-masing Silahkan ibu mengakses kalau di Kabupaten Banyuwangi atau ngasih di provinsi itu ada batas-batas di mana Kalau perilakunya masih begini-begini ya itu sebenarnya masih bisa kita perbuat ya makanya memahami tentang psikologi perkembangan anak-anak itu penting sekali walaupun yang enggak harus sekian semester jadi ibu ada sebenarnya perilaku yang emosional dan sebagainya tapi kita bisa mengendalikan Ibu juga harus belajar Ibu juga konsultasi yang konsultasi Ibu dulu yang kedua memang ada batas-batas di mana Kalau perilakunya sudah seperti ini ini mungkin perlu konsultasi dengan ekspor ya tapi ada batas-batas tertentu Bu kalau tadi sudah mulai agak deliqueen dan mengarah pada apa namanya mengganggu norma-norma yang lain itu mungkin juga kayak di dinas sosial itu di Batu mungkin ada Panti petirahan ya mungkin ada harus kita bantu kita kirimkan untuk satu program apa namanya koreksi perilaku ada program beristirahat yang nanti akan diajak oleh teman-teman dinas sosial provinsi itu untuk mengatur jadwal mengatur perilaku mungkin Inter management itu akan akan ada kesalahan jadi ada yang kapan Harus ya dilakukan intensif program kapan Harus konsultasi ahli Kapan yang ibu sendiri kira-kira kontrol ya dia kayak gitu itu karena apa Karena jangan-jangan karena orang tuanya juga Mohon maaf jadi banyak sebab-sebab dan lain-lainnya oleh karena itu ya tersedia beberapa Lini itu beberapa tingkat itu di bus pada ada di petirrahan Dinas Sosial untuk berkoreksi perilaku di rumah apa namanya rumah perlindungan sosial anak PSA itu juga atas waktunya hari ini sahabat assyaallah kita Berikan tepuk tangan Terima kasih banyak luar biasa sekali perbincangan kita dan semoga bisa menginspirasi seluruh sobat ASN untuk semakin lagi kita mau bekerja dengan luar biasa bukan hanya mewujudkan pemerintahan berkelas dunia sebenarnya Tapi bagaimana ikhtiar kita di masing-masing dinas yang diamanahi kepada kita untuk memberikan hak-hak anak yang semestinya dan melindungi anak-anak kita dan tentu saja sobat ASN Saya ingin Ingatkan bahwa link presensi bisa diakses sampai pukul 23:59 ya jadi jangan khawatir Kalau mungkin hari ini atau sekarang ini masih sedikit susah kalau diakses jangan khawatir karena memang traffic ada banyak sekali sobat yang ikut hari ini nanti sore bisa dicoba atau nanti malam bisa dicoba jika ada sobat Adsense yang belum terima balasan wa dari indef untuk link kuesioner bisa langsung akses di bit.live/sioner inklusi pakai Q ya bit.ly/ kuesioner inklusive pakai Q huruf besar semua untuk kuesioner inklusinya lebih lengkap bisa lihat di running text kita dan pastikan data-data yang dimasukkan benar karena itu tidak bisa direvisi itu untuk mencetakan insertifikat dan juga sobat ASN bisa minta bantuan di kontak person kita di 1900411 hanya by wa saja ya nggak usah telepon ya Wa aja 082119.411 dan tentu saja jangan lupa follow instagram kita di bpsdm Jatim dan wiper communication jangan lupa sobat ASN ikuti terus Semua seri as dan belajar karena bagi sobat ASN yang terus Setia mengikuti sobat ASN berhak untuk mendapatkan kesempatan pelatihan gratis di luar negeri Terima kasih banyak atas kebersamaannya hari ini dan tentu saja ASN belajar di persembahkan oleh corpu sdgs bpsdm Provinsi Jawa Timur bekerjasama dengan Weber communication saya Grace belajar seri 7 [Musik] keringat basahi tubuh ini saat yang kutunggu hati ini kubuktikan hari ini [Musik] ini kita akan mendiskusikan tentang bagaimana pemenuhan hak dan perlindungan anak khususnya anak-anak yang memerlukan perlindungan khusus tentu saja ini akan memberikan kontribusi yang cukup besar bagi teman-teman Sekalian nanti di dalam pekerjaan-pekerjaan keseharian salam [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] dan menjadi hyperlink nah link presensi ini baru bisa diakses pada saat acara webinar berlangsung sobat ASN dapat langsung klik Link yang tertera dan pastikan kembali data diri sobat ASN sudah benar setelah itu sobat ASN dapat langsung Tanda tangan pada kolom yang tersedia jika sudah klik submit [Musik] setelah mengisi link resensi sobat ASN akan langsung menerima pesan Whatsapp dari indef yang berisi linguisioner monev klik link tersebut dan isi kuesionernya sobat ASN juga bisa loh menuliskan kritik dan saran untuk webinar ASN belajar [Musik] setelah terisi klik submit sobat ASN akan mendapatkan link sertifikat melalui pesan Whatsapp klik linknya dan sobat ASN akan dapat langsung mengunduh esertifikat ingat ya link sertifikat yang diterima setiap orang akan berbeda dan semua pesan pemberitahuan ini akan dikirimkan melalui WhatsApp bukan email nah gimana Bu Novi udah bukan Wah iya Bu Yanti ternyata mudah dan cepat ya terima kasih banyak Bu atas bantuannya saya udah nggak bingung lagi deh sama-sama Bu Novi Nah untuk sobat ASN Jangan lupa untuk segera mengisi link presensi ya karena link meresensi hanya dapat diakses pada hari hal pelaksanaan webinar sampai dengan pukul 23.59 waktu Indonesia bagian barat tetap semangat dan ikuti terus webinar ASN belajar [Musik]