Transcript
Q_uu6rzQJko • Webinar ASN Belajar Seri 42 - Menciptakan Learning Ecosystem bagi ASN
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/BPSDMJATIMTV/.shards/text-0001.zst#text/0117_Q_uu6rzQJko.txt
Kind: captions
Language: id
bpsdm Provinsi Jawa Timur keren bpsdm
Jawa Timur Jaya luar biasa bpsdm Jawa
Timur
unggul bpsdm Provinsi Jawa Timur
pokoknya top
bpsdm Provinsi Jawa Timur luar biasa
bpsdm Jatim handal dan berkualitas bpsdm
Jatim Jaya luar biasa
bpsdm Provinsi Jawa Timur memang
keren bpsdm Jatim pancen top dan Oke
tenan bpsdm Jatim amazing bpsdm Provinsi
Jawa Timur Salam Satu Jiwa bpsdm jatin
mantap bpsdm Jatim
hebat bpsdm Jatim hebat m top markot
bpsdm Jawa Timur luar biasa bpsdm
Provinsi Jawa Timur menjadi pusat
unggulan BPS Jatim luar
biasa saya saksinya bahwa bpsdm Jatim
memang hebat bpsdm Jawa Timur berjaya
dalam inovasi apa yang sudah diinisiasi
oleh BP SDM dengan berbagai apresiasi
yang sudah
didapatkan dengan tugas dan mandat
sebagai corporate
University tentu kita berharap bahwa
bpsdm akan terus bisa memberikan layanan
terbaik bagi pengembangan kualitas
SDM Aparatur Sipil Negara baik dari Jawa
Timur maupun dari berbagai daerah
lain
Dahsyat ya bpsdm ini bukan hanya
tempatnya digitalisasi yang dilakukan
oleh bpsdm ini menarik fur-fitur yang
diberikan lewat media sosial yang
dimiliki oleh bpsdm Jawa Timur sangat
memberikan kesan Yang Tersendiri banyak
hal yang telah diberikan banyak edukasi
yang telah diberikan di bpsdm provinsi
Jawa Timur Ken habis masih selalu
terupdate dan kekinian saya sangat
bersyukur sekali dengan adanya media
sosial bpsdm Jatim baik itu Instagram
Facebook Twitter maupun YouTube Di mana
Di situ akan ada informasi terutama
terkait pengembangan kompetensi as SDM
sudah menggunakan pola interaktif dan
itu ciri khas dari apa lembaga yang
sudah transparan dan sampaian aspirasi
tentang pendidikan tentang ee
pembaharuan dari e peraturan-peraturan
yang ada ini luar biasa semua masuk di
dalam media sosial keterbukaan inilah
yang saya kira menjadi apa E panutan
atau inspiratif dari badan publik
sepertipsdn Jawa Timur kami pemerintah
kota juga menjadikan ini referensi untuk
mendapatkan informasi mempelajari dan
mencontohi hal tersebut dengan mengikuti
media sosial bpsdm Provinsi Jawa Timur
melalui kesempatan ini kami mengucapkan
terima kasih kepada bpsdm Jawa Timur
ewako membuat para SN semakin dapat
berinovasi di bidangnya masing-masing
sukses buat ppsdm Jatim Ayo mari kita
kunjungi situs kita kunjungi media
sosial yang dimiliki oleh PPS ja Timur
menampilkan hal-hal yang terbaik
menampilkan hal-hal inovasi yang cukup
membanggakan Terima kasih asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
[Musik]
zaman yang terus
bergerak sambut dengan penuh
semangat saatnya kita
melangkah hadapi segala
tantangan tingkatkan setiap
kompetensi untuk pelayanan
berdampak bersama
ASN
belajar ciptakan SDM unggul
berprestasi selalu inisiatif dan
kolaboratif untuk inovasi yang
berkelanjutan menjadi ASN berakhlak
mulia siap menyongsong Indonesia
emas ASN belajar wujudkan pemerintahan
berkelas dunia Satukan tekad pantang
menyerah jadi ASN jetar
berkualitas belajar wujudkan
pemerintahan
perkelas dunia Satukan tekat
banggyerah jadi ASN t berku
[Musik]
Halo sobat ASN kita jumpa lagi dalam
webinar ASN belajar yang dipersembahkan
oleh bpsdm Provinsi Jawa
Timur sebelum memulai acara kita pada
hari ini ada beberapa hal yang patut
sobat ASN perhatikan agar acara dapat
berjalan dengan
lancar yang pertama Tulis nama sesuai
dengan format nama spasi instansi sobat
ASN kemudian Nyalakan kamera dan matikan
mikrofon selama acara
berlangsung lalu pastikan posisi kamera
tidak membelakangi cahaya agar wajah
sobat ASN dapat terlihat dengan
jelas jangan lupa gunakan virtual
background yang sudah kami sediakan
virtual background dapat diunduh pada
Link yang dikirimkan melalui WhatsApp
bagi sobat ASN yang sudah mengisi link
pendaftaran apabila sobat ASN ingin
mengajukan pertanyaan atau
berpartisipasi interaktif sobat ASN
dapat menggunakan reaction angkat tangan
atau Rais hand pada Zoom
meeting siapkan pula alat tulis sobat
ASN selain untuk mencatat penting Hal
ini dapat mempertajam pemahaman sobat
ASN tentang materi yang akan
disampaikan untuk mendapatkan sertifikat
elektronik pada webinar ini sobat ASN
wajib mengisi link presensi yang akan
kami bagikan pada saat webinar
berlangsung jangan lupa juga untuk
mengisi link kuisioner ya agar
sertifikat elektronik sobat ASN dapat
langsung
diunduh itulah beberapa hal yang patut
sobat ASN perhatikan selama mengikuti
webinar ini Selamat mengikuti webinar
ASN
[Musik]
belajar sobat ASN pasti pernah dengar
kata pembelajaran merupakan sebuah
perjalanan seumur
hidup y Benar banget karena belajar itu
bukan hanya tugas seorang siswa sebagai
ASN yang bekerja dan mengabdi untuk
negara dan masyarakat kita harus
senantiasa meningkatkan kemampuan
Melalui pembelajaran untuk terus
memberikan pelayanan yang
terbaik Nah maka dari itu keberadaan
sebuah lingkungan kerja yang mendukung
para pekerjanya agar senantiasa
terdorong untuk belajar sangatlah
penting kira-kira lingkungan Seperti apa
ya yang dapat membuat para ASN bekerja
sambil belajar dan mengembangkan
diri cari tahu jawabannya dalam webinar
ASN belajar seri
[Musik]
si Bang Kodir ini merupakan eh sebuah
aplikasi untuk meningkatkan
aksesibilitas informasi pengembangan
kompetensi bagi semua e apa ASN yang ada
di Jawa
[Musik]
Timur
[Musik]
bpsdm Jawa Timur merupakan unsur
pelaksana pemerintah provinsi Jawa Timur
di bidang pendidikan dan pelatihan
aparatur sipil negara Kebijakan mutu
yang yang diterapkan di bpsdm Jawa Timur
tentunya didukung pula oleh
fasilitas-fasilitas yang
[Musik]
memadai ruang kelas yang telah
dilengkapi fasilitas audio TV monitor
ruang yang nyaman serta WiFi untuk
mengakses materi pembelajaran yang
dibutuhkan ketersediaan Aula Sasana
wiata Praja guna mengakomodir kebutuhan
acara berskala besar maupun pembelajaran
yang sifat umum Aula dilengkapi dengan
video Tron audio conference dan beberapa
fasilitas
terkini terdapat pula Aula GPT di lantai
3 yang dapat difungsikan sebagai ruang
seremonial acara maupun sebagai ruang
pembelajaran ruang pusparaja dan common
center merupakan sarana untuk melakukan
pembelajaran daring ASN belajar dan
pembuatan konten online semacam podcast
dan Talk
[Musik]
Show kelas
[Musik]
internasional ruang kelas kreatif
[Musik]
e
ruang kerja widyiswara bpsdm Jawa Timur
sekaligus ruang diskusi dan pembimbingan
para peserta dan
[Musik]
Wi gedung kerja
[Musik]
GPT
[Musik]
ruang perpustakaan bpsdm memiliki tempat
yang nyaman untuk mengerjakan tugas juga
menyediakan referensi buku-buku terkini
serta buku referensi kertas kerja
perubahan bagi para peserta yang tengah
menempuh
[Musik]
pendidikan ruang kesehatan dan
laktasi disediakan bagi peserta Putri
atau karyawati yang
[Musik]
membutuhkan ruang laktasi juga
menyediakan perawatan kesehatan bagi
para peserta pelatihan dan karyawan atau
karyawati bpsdm Jawa Timur yang
[Musik]
membutuhkan fasilitas beribadah yang
selalu dijaga kebersihannya serta akses
yang dekat dengan dengan asrama peserta
membuat para peserta nyaman untuk
[Musik]
berbadah tersedia rumah tamu yang
menjadi transit tamu VIP dengan
fasilitas yang lengkap dan
memadai bagi para peserta dari luar kota
yang menuh pendidikan disediakan asrama
untuk mengin yaitu asrama braha utama
braha Eka Praja asrama Dwi Praja Asrama
tripraja Asrama catur Praja asrama Panca
[Musik]
Praja asrama Sapta Praja dan
[Musik]
integrasi kita
jujur yang didirikan dengan tujuan
mengembangkan sikap integritas bagi
peserta pelatihan dan karyawan ataupun
karyawati bpsdm Jawa Timur dengan
melakukan belanja dan pembayaran secara
mandiri Bumi Nusantara ruang transit VIP
yang biasa diperuntukkan penerimaan tamu
VIP dari pusat maupun Gubernur wagup
ataupun sekda Provinsi Jawa
Timur ruang makan yang nyaman menjadi
berem seluruh peserta dari berbagai
pelatihan untuk dapat saling
berinteraksi berbagi pengalaman dan juga
kesan
pesan kafe outdoor yang mana para
peserta dan karyawan ataupun karyaw di
dpsdm dapat menikmati udara segar yang
rindang dengan spot pemandangan yang
berbeda kantin indor yang dikelala di WP
bpsdm Jawa Timur ini menggunakan
pendingin ruangan sehingga pengunjung
terhindar dari polusi asap
rokokers banyak ruang terbuka di bpsdm
untuk melakukan diskusi bercengkrama
maupun berbagai jenis kegiatan lain
ruang ide kreatif cetar biasa digunakan
untuk berdiskusi atau sekedar
bercengkramaibu belakang kelas
[Musik]
A kbo depan
[Musik]
masjid Bakti Satya selain untuk
berdiskusi kerapula digunakan sebagai
area pembelajaran luar kelas ataupun
fairwell
party kolam pancing menjadi area favorit
bagi yang memiliki hobi memancing untuk
melepas
benar ruang alumni didedikasikan Bagi
para alumni dikat Timnas yang telah
melalui tahap pendidikan serta
menghasilkan inovasi yang bermanfaat di
tempat
[Musik]
kerjanya
[Musik]
ruang bermain anak diperuntukkan bagi
putra atau putri dari karyawan ataupun
karyawati bpsdm Jawa Timur maupun
peserta pelatihan yang hendak menitipkan
anak sembari menempuh pendidikan di
bpsdm Jawa Timur
gedung yang dimanfaatkan sebagai tempat
arsif dokumen bpsdm Provinsi Jawa Timur
yang dikelola oleh arsiparis bpsdm Jawa
Timur juga sebagai tempat penyimpanan
barang pakai habis dan barang inventaris
bpsdm yang nantinya akan
didistribusikan fasilitas karaoke yang
disediakan sebagai salah satu sarana
hiburan bagi para peserta
pelatihan untuk menjaga kebugaran tubuh
bbsdm menyediakan berbagai sarana dan
prasarana
olahraga
[Musik]
sepeda jogging
track
voli senang pagi bersama
instruktur bulu
tangkis
tenis
meja
tenis fitness
center dan tidak ketinggalan ruang
[Musik]
sauna
[Musik]
gerbang
[Musik]
24 corporate University SD bpsdm Jawa
Timur untuk aparatur yang berkompet
profesional berintegritas dan
melayani sobat ASN pasti pernah dengar
kata pembelajaran merupakan sebuah
perjalanan seumur
hidup Yap Benar banget karena belajar
itu bukan hanya tugas seorang siswa
sebagai ASN yang bekerja dan mengabdi
untuk negara dan masyarakat kita harus
senantiasa meningkatkan kemampuan
Melalui pembelajaran untuk terus
memberikan pelayanan yang
terbaik Nah maka dari itu keberadaan
sebuah lingkungan kerja yang mendukung
para pekerjanya agar senantiasa
terdorong untuk belajar sangatlah
penting kira-kira lingkungan Seperti apa
ya yang dapat membuat para
asnajangkan dalam webinar ASN belajar
seri
[Musik]
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Selamat pagi sobat ASN di
mana pun berada yang sudah bergabung
tentunya di zoom meeting dan juga live
YouTube bpsdm Jatim TV senang sekali
tentunya bersama saya Dev Santi selaku
host berjumpa kembali di dalam acara
yang sudah dinanti-nantikan yaitu ASN
belajar seri ke-42 kita kasih tepuk
tangan dulu
dong dan tentunya ASN belajar seri 42
adalah persembahan dari korpu sdjis BP
SDM Provinsi Jawa Timur nah sobat ASN
tidak hanya sebagai tempat mencari
nafkah lingkungan kerja juga menjadi
sarana kita semua untuk dapat terus
menimbaah dan juga meng-upgrade ilmu
termasuk pada instansi tempat
sehari-hari kita bekerja nah
selengkapnya akan dibahas di ASN belajar
seri ke-42 menciptakan learning
ecosystem bagi ASN tempat kerja adalah
tempat
[Musik]
belajar sobat ASM sebelum kita
mendapatkan banyak ilmu dari para
narasumber marilah bersama-sama kita
akan mengikuti opening speech oleh
Kepala Badan pengembangan sumber daya
manusia Provinsi Jawa Timur kepada bapak
Dr ramlianto spmp
[Musik]
disilakan
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Salam sehat dan salam
sejahtera untuk kita sekalian salam
optimis Jatim bangkit sahabat ASN
selamat bertemu kembali dalam webinar
series ASN belajar yang saat ini telah
memasuki seri
ke-42 program pengembangan kompetensi
ASN yang memanfaatkan sepenuhnya kanal
digital ini diselenggarakan oleh
corporate University badan pengembangan
sumber daya manusia Provinsi Jawa Timur
memasuki tahun keempat dari program ini
kami terus berupaya keras untuk
menghadirkan topik-topik menarik yang
merupakan kebutuhan aktual pengembangan
kompetensi ASN saat
ini seperti seri-seri sebelumnya tema
yang kita angkat untuk kita diskusikan
pada seri ke-42 ini merupakan tema yang
sedang menjadi perbincangan hangat di
banyak kalangan ASN karena menyangkut
kebijakan baru pengembangan kompetensi
ASN di Indonesia tema ASN belajar kali
ini adalah menciptakan learning
ecosystem bagi ASN tempat kerja adalah
tempat
belajar sobat ASN sebagian besar dari
kita pasti masih ingat salah satu pesan
bijak dari kih haajar Dewantara Beliau
pernah mengatakan jadikanlah semua
tempat itu sebagai sekolah dan
jadikanlah semua orang itu sebagai guru
pesan bapak pendidikan Indonesia ini
menemukan momentumnya ketika dunia
dilanda pandemi covid-19 beberapa waktu
yang lalu di mana semua pelayanan
pendidikan dilakukan secara jarak jauh
sehingga semua pembelajar maupun
pembelajar melakukan aktivitasnya tidak
di satuan pendidikan atau tempat
pelatihan sebagaimana lazimnya untuk
alasan keamanan dan keselamatan jiwa
mereka
salah satu hikmahnya adalah masa-masa
tbut malah melahirkan sebuah kelasiman
baru yang disebut the new normal tidak
terbayangkan sebelumnya memang bahwa
pesan Ki haajar Dewantara itu akhirnya
menjadi sebuah tradisi baru para
penuntut ilmu Sabat ASN di seluruh tanah
air dalam konteks pengembangan
kompetensi ASN filosofi yang sama bisa
dijadikan jawaban terhadap Tata normal
baru dalam manajemen ASN undang-undang
Republik Indonesia nomor 20 tahun 2023
tentang aparatur sipil negara memberikan
sebuah amanat bahwa setiap pegawai ASN
wajib melakukan pengembangan kompetensi
Melalui pembelajaran secara
terus-menerus agar tetap relevan dengan
tuntutan
organisasi pembelajaran sebagaimana
dimaksud dilakukan melalui sistem
pembelajaran terintegrasi yang salah
satunya terintegrasi dengan aktivitas
pekerjaan
ASN menerjemahkan sistem pembelajaran
terintegrasi untuk ASN ini Tentu saja
tidak bisa dipenuhi hanya melalui
pengembangan kompetensi klasikal
konvensional dibutuhkan
pendekatan-pendekatan lain yang dapat
memberikan sumbangsh signifikan terhadap
tumbuh kembangnya kompetensi dan
profesionalitas ASN baik belajar dari
pengalaman belajar dari orang lain dan
lingkungan ataupun belajar melalui
pembelajar dan formal sobat ASN ada
pertanyaan Apakah tempat kerja dan
aktivitas kerja sehari-hari kita bisa
menjadi Wahana pembelajaran bagi ASN
tentu saja bisa bekerja untuk belajar
belajar sambil bekerja bisa menjadi
jargon baru ASN pada era di mana
berbagai perubahan bergerak sangat
akseleratif atasan teman sejawat bawahan
stakeholders dan komunitas yang
beririsan dengan aktivitas kerja kita
tentu merupakan sumber belajar yang
sangat luas demikian pula tempat kerja
kita setiap aktivitas produktif di
tempat kerja adalah sumber ilmu yang
jika pandai mengambil lesson Learn
darinya akan menjadi Wahana pengembangan
kompetensi kita yang sangat berharga
Sabat ASN aparatur sipil negara sebagai
unsur inti dari organisasi birokrasi
Sudah barang tentu membutuhkan
pengembangan kompetensi secara terus
menerus kapanpun di manapun serta dengan
cara apapun mengingat saat ini
organisasi pemerintah juga sedang konsen
menjalankan sebuah misi agar memberikan
dampak yang makin nyata terhadap publik
Oleh sebab itu melalui webinar series
ASN belajar seri ke-42 ini kita akan
mendalami berbagai aspek yang terkait
dengan bagaimana agar aktivitas
sehari-hari kita sebagai ASN menjadi
ajang pengembangan kompetensi yang
berkelanjutan agar kita semakin kompeten
semakin profesional dan semakin handal
dalam menjalankan tugas dan fungsi kita
sebagai abdi negara dan Abdi masyarakat
nah sat SN seperti seri-seri sebelumnya
pada seri ke-42 ini kami akan
menghadirkan para narasumber yang sangat
kompeten di bidangnya kami telah
mengundang Dengan hormat yang terhormat
Bapak
Prof beliaualah guru besar ajen sumber
daya manusia fakultas ilmu sosial dan
politik Universitas Airlangga Surabaya
kami juga turut mengundang yang
terhormat Ibu Dr Erna Irawati SOS empol
admin kepala pusat pembinaan program dan
kebijakan pengembangan kompetensi ASN
Lembaga Administrasi Negara Republik
Indonesia dan kami juga turut mengundang
bapak Muhammad Haris stmmt Innovation
and system development PT Semen
Indonesia S SN Selamat mengikuti ASN
belajar seri ke-42 semoga bermanfaat
wasalamualaikum warahmatullahi
[Musik]
wabarakatuh Terima kasih kami ucapkan
kepada bapak Dr ramlianto SMP dan kali
ini sobat SN sebelum kita melanjutkan ke
Sesi yang berikutnya Kami mau
menginformasikan kembali bahwa link
presensi sudah dapat diakses langsung
melalui
kliitbit.l/hadirsi 42 sekali lagi bisa
langsung saja klik
bit.l/hadirsi 42 seperti running t yang
ada di bawah ini ya sobat ASN dan
Pastikan data yang dimasukkan benar
karena data tersebut yang akan digunakan
untuk penerbitan e-sertifikat dan tidak
dapat direvisi sobat ASN juga
berkesempatan untuk mendapatkan 10
merchandise di pada seri kali ini
merchandise kita kita yang pertama ada
earbuds kemudian juga kita punya mouse
wireless ada bantal dan juga t-shirt
tepuk tangan
dong yang pasti sobat ASN bisa
mendapatkan dengan cara aktif sebagai
penanya atau juga bisa langsung saja
ikuti kuiz di official Instagram
@bpsdmjatim dan
[Musik]
wiproomunication
sobat ASN tanpa berlama-lama lagi kita
akan menyimak bersama pemaparan dari
narasumber yang pertama yaitu kepala
pusat pembinaan program dan kebijakan
pengembangan kompetensi ASN Lembaga
Administrasi Negara Republik Indonesia
marilah kita sambut Ibu Dr Erna Irawati
SOS magister public Policy and
administration
Asalamualaikum Selamat pagi Ibu Erna
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh Terima kasih banyak Mbak
baik Bagaimana Ibu ernak sudah siap pada
pagi hari ini untuk sesi sharingnya
Oke sangat siap sekali bertemu dengan
kawan-kawan semuanya Terima kasih
Baiklah kalau begitu Temp waktu
disilakan ya terima kasih asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi
salam sejahtera Bapak Ibu semuanya
ee pembelajar yang saya yakin
kawan-kawan motivasinya tinggi untuk
mengikuti webinar seri yang sudah
dilaksanakan oleh kawan-kawan bpsdm
Provinsi Jawa Timur sekali lagi terima
kasih dan topik pada pagi hari hari ini
eh
sangat-sangat relevan dengan
perkembangan tentang keberadaan
undang-undang yang mengatur tentang ASN
di Indonesia yaitu undang-undang nomor
20 jadi yang
EE tema ke-42 ini sangat-sangat penting
karena ini adalah cikal bakal berbagai
nanti reformasi pengembangan kompetensi
akan dilaksanakan secara nasional jadi
saya menyambut baik tema hari ini yaitu
menciptakan learning ekosistem bagi ASN
terutama adalah bagaimana kita
mewujudkan tempat bekerja kita sebagai
tempat untuk belajar tempat untuk
mengembangkan kompetensi ada tiga hal
yang ingin saya sharingkan dengan
kawan-kawan pada pagi hari ini
eh background nanti mungkin lebih kenapa
Eh pengembangan kompetensi di tempat
kerja menjadi sangat penting kemudian
juga kebijakan atau calon kebijakan
karena kita tahu undang-undang yang baru
masih harus ditindaklanjuti dengan
beberapa kebijakan teknis yang saat ini
sedang berproses kemudian nanti di
bagian terakhir saya akan memberikan
beberapa metode pembelajaran di tempat
kerja dan Bagaimana praktiknya misalnya
Apakah saat ini sebenarnya kita sudah
menjumpai beberapa ee metode
pembelajaran di tempat kerja ini
digunakan jadi saya akan memulai dari
background-nya dulu bapak ibu
ee tahun 2023 bagi kita ASN saat ini
sedang menghadapi sebuah era eranya yang
kita sebut sebagai sebuah transformasi
Bagaimana kita bisa meng mengelola ASN
ini untuk memberikan kontribusi
seoptimal mungkin untuk ee pembangunan
di Indonesia sehingga ada agenda
transformasi yang termuat di dalam
undang-undang yang mengatur tentang
aparatur sipil negara yang menggantikan
undang-undang ee tahun 2014 yaitu
undang-undang nomor 20 tahun 2023 ada
tujuh transformasi salah satunya yang
sangat terkait dengan topik yang kita
bicarakan hari ini adalah agenda yang
nomor tiga yaitu agenda yang berkaitan
dengan percepatan pengembangan
kompetensi nah percepatan pengembangan
Kompetensi ini kenapa menjadi isu bapak
ibu ada beberapa alasan alasan yang
pertama adalah dari sisi kompetensi
ketika lingkungan strategis kita ini
mengalami perubahan yang sangat cepat
akhirnya berimplikasi kepada organisasi
termasuk organisasi sektor publik bahwa
banyak sekali kompetensi-kompetensi baru
yang harus ASN kuasai supaya tidak
ketinggalan dalam hal ini adalah bisa
merespon tuntutan publik dengan baik
satu itu bapak ibu kemudian kalau
paradigma meskipun dari kami Lembaga
Administrasi Negara dari tahun 2018 ee
banyak sekali yang sudah kita lakukan
terkait dengan mengenalkan bahwa
pembelajaran ini tidak hanya
pembelajaran formal gitu tapi nanti juga
ada pembelajaran yang sifatnya sosial
dan experienial learning atau
pembelajaran di tempat kerja tadi tapi
ini belum secara masif bisa diakui
sebagai cara untuk mengembangkan
kompetensi kita masih ee banyak sekali
menggunakan atau tergantung kepada
cara-cara yang sifatnya formal tadi Pak
Kaban sudah meng mengatakan tahun 2020
banyak sekali lesson Learn dari covid
salah satunya adalah kita mengenal
pembelajarannya tidak harus Face to Face
di dalam kelas gitu nah ini yang kita
sebut sebagai strategi percepatan tadi
bahwa ketika tuntutan kebutuhannya
semakin tinggi kita memerlukan suatu
strategi baru supaya tuntutan ini dapat
dipenuhi ini adalah agenda transformasi
yang ketiga yang kita sebut sebagai
percepatan pengembangan kompetensi Nah
di sini tadi Pak Kaban juga sudah
menyebutkan gitu bahwa ada satu
perubahan besar di dalam undang-undang
yang baru gitu kalau undang-undang 5
yang digantikan oleh undang-undang 20
ini disebutkan bahwa pengembangan
kompetensi adalah haknya pegawai gitu
sedangkan ee di dalam undang-undang yang
baru frasa ini digantikan hak ini
digantikan menjadi kewajiban nah
kewajiban dan hak ini ujungnya berbeda
Bapak Ibu kalau hak kita bisa menuntut
hak kita tapi kalau kita menganggap
bahwa hak kita ini biasa-biasa saja
tidak menjadi motivasi yang tinggi
sering sekali kita melupakan hak kita
atau sengaja melupakan gitu kalau ee hak
itu kita bisa menuntut organisasi eh
saya punya hak Kalau kemarin misalnya
Bapak Ibu memiliki hak 20 JP per orang
Per tahun untuk PNS P3K maksimal 24 JP
tapi dengan pertimbangan-pertimbangan
tertentu khusus untuk kawan-kawan P3K
tapi sering sekali hak ini ee belum
menjadi hak yang sepenuhnya ingin
dituntut oleh pegawai gitu
pegawai-pegawai masih berada di dalam
situasi kalau tidak diingatkan terhadap
haknya Ya sudah haknya itu ee tidak
tidak dituntut gitu sehingga semangat
untuk belajar ini belum optimal sehingga
tahun 2023 dengan undang-undang yang
baru hak ini dikembalikan atau
digantikan menjadi kewajiban kalau
kewajiban harus dilaksanakan Bapak Ibu
menjadi bagian dari kinerja seorang
pegawai untuk belajar itu menjadi
kinerjanya gitu makanya katanya ee kata
yang digunakan adalah wajib tadi ketika
tadi Bapak Ibu setiap ASN Waji belajar
Nah instansi juga memiliki tanggung
jawab Bapak Ibu memberikan akses dan
sumber daya kepada ASN untuk belajar
berkembanglah media-media pembelajaran
yang secara fleksibel dapat diakses oleh
semua pegawai salah satunya adalah
kewajiban dari instansi pemerintah untuk
menciptakan lingkungan belajar yang
membuat orang mau dan termotivasi untuk
selalu belajar jadi ini dua sisi Bapak
Ibu tidak hanya pegawainya diwajibkan
tapi instansi atau organisasi juga tetap
wajib untuk memberikan dukung
memberikan akses dan sumber daya kepada
setiap ASN untuk memenuhi kewajibannya
jadi itu bapak ibu satu kenapa dari sisi
background eh eh pembelajaran di tempat
kerja ini menjadi penting ketika
misalnya aksesnya hanya belajar
terstruktur
eh terstruktur Face to Face Bapak Ibu
saya yakin kita akan menghadapi kendala
banyak terutama terkait dengan
pembiayaan yang kedua terkait dengan
waktu dari kawan-kawan untuk belajar
gitu kalau semuanya harus belajar
meninggalkan tempat kerjanya Akhirnya
kantornya Kosong gitu sehingga
media-media yang lain metode-metode yang
lain di dalam pengembangan kompetensi
menjadi cara yang sangat efektif bahkan
Bapak Ibu secara khusus Bapak Ibu di
dalam undang-undang nomor 20 khususnya
pasal
49 disebutkan di sini Bapak Ibu bahwa ee
pengembangan kompetensi atau
pembelajaran ini harus dilaksanakan
sebagai sebuah sistem pembelajaran yang
terintegrasi terintegrasi apanya gitu
biasanya pertanyaannya ke sana yang
pertama yang saya beri warna merah ini
adalah terintegrasi dengan pekerjaan
ketika kita belajar Bapak Ibu yang
sangat-sangat kita butuhkan adalah
sebuah
ee sistem pembelajaran suatu hasil
pembelajaran sistem dengan hasil dari
pembelajaran yang ketika kita selesai
belajar hasil belajar ini bisa membantu
kita di dalam melaksanakan pekerja
pekerjaan salah satunya tadi adalah
harus terintegrasi dengan pekerjaan apa
yang kita pelajari bermanfaat bagi
pekerjaan kita apa yang kita pelajari
akan membawa kinerja organisasi menjadi
lebih tinggi terintegrasi dengan
pekerjaan adalah kunci Bapak Ibu mungkin
ada yang bertanya Bu berarti kalau ee
keluar kantor atau di luar tempat kerja
kita berarti tidak terintegrasi dengan
pekerjaan tidak juga bapak ibu nanti
saya akan memberikan contoh Bagaimana
kalau pembelajaran Pajaran meskipun kita
terpisah dari tempat kerja kita Kita
juga bisa
mengintegrasikan proses pembelajaran ini
dengan tempat kerja kita tapi yang
khusus yang kita bahas pada pagi hari
ini
lebih kepada di tempat kerja gitu nanti
saya akan lebih menyorot Sal learning
dan experienal bukan yang formal
learning kalau formal learning adalah
ketika kita keluar dari tempat kerja
kita kemudian kita belajar bapak ibu
tapi apakah bisa terintegrasi dengan
pekerja
sangat-sangat bisa Bapak Ibu nanti saya
akan memberikan Contohnya bagaimana
kalau formal learning ini juga
terintegrasi dengan
pekerjaan tadi pembelajaran e
terintegrasi dengan pekerjaan selain
yang sifatnya formal learning Bapak Ibu
adalah suatu pembelajaran yang dapat
dilakukan di tempat kerja kita tempat
kerja kita sebagai sumber belajar untuk
memprakkkan mengamati Bapak Ibu
terintegrasi dengan tempat kerja tadi
misalnya kita pergi belajar di tempat
formal di lemdik atau di ee suatu
lembaga pelatihan kemudian kita kembali
ke tempat kerja kita kita mempraktikkan
tapi tempat kerja kita selain bisa
digunakan sebagai tempat untuk
mempraktikkan hasil kerja kita bisa
menggunakan tempat kerja kita untuk
mengamati mengamati Bagaimana proses di
tempat kerja kita melakukan refleksi
Apakah dari pengamatan ini ada sesuatu
yang harus kita tingkatkan dari tempat
kerja kita Kemudian yang kedua
berinteraksi dengan orang lain dengan
cara berinteraksi ini kita juga belajar
dari orang lain atau kita memberikan apa
yang kita miliki dengan orang lain
termasuk di tempat kerja kita Kita juga
bisa menciptakan ide-ide baru yang
akhirnya tadi di ujungnya Bapak Ibu
ketika Bapak Ibu mengamati melakukan
refleksi berinteraksi membuat apa yang
kita miliki ini
kompetensinya menj bertambah atau bahkan
kalau memang sudah tidak relevan kita
bisa mendapatkan kompetensi yang baru
gitu jadi secara khusus Bapak Ibu
pembelajaran yang ada di tempat kerja
meskipun formal tadi bisa Bagaimana
pembelajaran formal ketika di tempat
kerja kita mempraktiikkkan tapi yang
saya akan diskusikan dengan kawan-kawan
pada pagi hari ini lebih kepada dua
strategi atau dua metode Bapak Ibu yang
pertama adalah belajar dari pengalaman
yang kita sebut sebagai experiential
learning dan bel dari orang lain atau
social learning untuk menjawab solusi
mengenai pertanyaan mengenai Apakah
kalau belajar harus pergi keluar dari
tempat kerja kita ee Jawabannya adalah
tidak Bapak Ibu karena tempat kerja kita
sebenarnya menyediakan berbagai sumber
belajar yang dapat kita gunakan Nah yang
kedua yang ingin saya sampaikan kepada
bapak ibu adalah dari sisi
eh studi
gitu tadi saya mengatakan bahwa tempat
kerja
sebagai tempat belajar gitu itu sangat
memungkinkan nanti saya akan memberikan
beberapa contoh tapi saya akan
menyajikan terlebih dahulu adalah
beberapa studi yang melakukan atau
memberikan suatu penguatan kepada kita
bahwa tempat kerja kita memang penting
ketika kita berbicara mengenai
pengembangan kompetensi yang pertama
adalah kalau ini bukan studi Bapak Ibu
lebih kepada buku yang dikeluarkan oleh
Peter singe tahun
1990 kalau kawan-kawan nanti apa namanya
Mungkin ada yang sudah membaca kalau
yang belum ee banyak sekali di online
juga banyak gitu the FIF disiplin gitu
sebenarnya Peter Senge di sini lebih eh
memberikan suatu penekanan kepada
istilah sebutannya adalah Learning
Organization Bapak Ibu yaitu organisasi
pembelajar gitu
eh di dalam bukunya disebutkan bahwa
keberhasilan suatu organisasi di era
yang sangat berubah ini ada adalah
ketika organisasi bisa menciptakan suatu
ekosistem yang kondusif bagi setiap
pegawai untuk meningkatkan kapasitasnya
jadi kalau kita harus selalu mengirimkan
orang keluar dari tempat kerja kita atau
bahkan kita mengirimkan orang tapi
organisasinya tidak menyediakan media
yang cukup untuk mempraktikkan dari yang
kita pelajari enggak ada gunanya Bapak
Ibu jadi yang sangat penting ketika kita
menghadapi perubahan dengan
tuntutan-tuntutan yang sangat cepat dan
bervariasi adalah kita menciptakan
sebuah organisasi di mana organisasi ini
kondusif bagi orang untuk meningkatkan
kapasitasnya misalnya dalam bentuk
komunikasi Pegawai bisa menyampaikan
aspirasinya bagaimana kita sharing
dengan orang lain diberikan waktu
diberikan tempat dan lain-lain adalah
beberapa cara simpel yang bisa dikatakan
kalau kita mau menuju kepada organisasi
pembelajar ini kalau ee di dalam bukunya
disebutkan ada lima strategi utama
pemikiran sistem penguasaan pribadi
modal mental visi bersama dan
pembelajaran tim bapak ibu tapi saya
tidak akan membahas lebih jauh tapi buku
ini menjadi sangat penting untuk tadi
mengatakan bapak ibu bahwa tempat kerja
adalah tempat belajar tempat kerja bisa
menjadi tempat belajar
ketika tempat kerja ini adalah kondisi
kondusif ekosistemnya gitu jadi
ekosistem yang ada di dalam suatu
organisasi memberikan kesempatan untuk
terjadi proses diskusi feedback eh
sarana prasaranaan yang menunjang tadi
di awal kita juga sudah menyaksikan
sarana-prasarana yang disediakan
kawan-kawan lemdik sebenarnya itu
beberapa contoh juga bapak ibu ada
sarana-sarana yang memang dibutuhkan
untuk menciptakan lingkungan atau
ekosistem yang kondusif untuk belajar
kemudian studi yang kedua Bapak Ibu ini
yang kalau kita bekerjanya di tempat
pengembangan Kompetensi ini yang yang
mungkin sering sekali Kalau kami dari
lembaga administrasi negara menyebutnya
yaitu studi yang dilakukan ini
penelitian kalau ini penelitian kalau
kalau Peter tadi buku Bapak Ibu yang
kedua ini adalah Penelitian yang
dilakukan oleh lombardo dan juga
inger bapak ibu tahun 2020 lombardo dan
inger melakukan penelitian untuk melihat
bagaimana seseorang itu belajar gitu dia
membedakan Ada tiga cara belajar Bapak
Ibu yang pertama adalah cara belajar
cara belajar formal itu apa cara belajar
formal adalah cara belajar yang
dilaksanakan melalui program
terstruktur terstruktur itu misalnya ada
kurikulumnya kalau di kampus ya ada apa
namanya ada kurikulumnya juga dan
lain-lain E dan untuk kemajuan teknologi
pembelajaran kalau dulu pembelajaran
formal identiknya adalah pembelajaran
dengan Face to Face gitu Bapak Ibu tapi
dengan metode terbaru beberapa
pembelajaran yang yang dilaksanakan
dalam tatap Maya misalnya
mooc atau e-learning yang terstruktur
itu masuk pembelajaran formal termasuk
pembelajaran Mandiri jarak jauh bapak
ibu ee kalau terstruktur atau formal
atau terstruktur eh dilaksanakan melalui
program terstruktur kita sebut sebagai
pembelajaran formal jadi lombardo lebih
kepada pembelajaran formal adalah
pembelajaran yang terstruktur dan Face
to Face gitu yang kedua adalah sosial
sosial learning yaitu eh suatu strategi
pembelajaran yang ketiga adalah
experiential learning pengalaman praktik
kerja di praktik di tempat kerja bapak
ibu jadi melalui tiga cara penelitian
lombardo mengatakan bahwa kemampuan
seseorang atau kompetensi seseorang itu
akan meningkat gitu kalau kita bekerja
ternyata
70% adalah dari experiential learning
ketika kita melaksanakan atau melakukan
prakk di tempat kerja kita mungkin
konteksnya berbeda pengalaman atau
tantangan dan lain-lain kemudian 20%
adalah social learning atau belajar dari
orang lain yang 10% adalah pembelajaran
formal Bapak Ibu jadi sering sekali kita
sebagai ASN mungkin memiliki background
pendidikan yang kita mengatakan
background-nya enggak cocok loh dengan
jabatan saya gitu misalnya Bapak Ibu
kita fres graduated gitu kemudian kita
masuk di tempat kerja Gitu Ee ada
jabatan-jabatan yang memang tidak secara
teknis akan diberikan di kampus Bapak
Ibu misalnya Bapak Ibu menjadi peneliti
Bapak Ibu menjadi analis kebijakan Bapak
Ibu menjadi Widya Iswara Bapak Ibu
menjadi mungkin perencana dan lain-lain
gitu mungkin memang ada
pembelajaran-pembelajaran waktu kemarin
kita diberikan tapi ketika kita berada
di tempat kerja kita Bapak Ibu ternyata
ketika kita masuk di dunia pekerjaan
social learning-nya berperan gitu dan
lombardo mengatakan ini lebih tinggi
dari yang kita pelajari secara formal
kita belajar dari atasan kita kita
belajar dari rekan kerja kita kita
belajar dari tim kita dan lain-lain
social learning kemudian yang ketiga
adalah ketika kita menduduki suatu
jabatan kita dikasih pekerjaan di dalam
proses kita dikasih pekerjaan kita
melakukan analisis kita melakukan
refleksi kita melakukan eh observasi dan
lain-lain yang kita sebut sebagai
eksperiens ar Inilah hasil penelitian
dari lombardo bapak ibu bahwa 70% ketika
kita menguasai suatu kompetensi di
tempat kerja kita adalah ketika kita
praktik di tempat kerja kita 20% adalah
melalui orang lain atasan teman dan
lain-lain yang ketiga adalah formal
learning Saya tidak mengatakan bahwa
Apakah berarti harus experienial
learning semua tidak juga bapak ibu ada
plus minusnya dari masing-masing tapi
dari sisi kecepatan dan juga
terintegrasi di tempat kerja 7020 itu
sebenarnya di luar yang terstruktur atau
terprogram tadi Bapak Ibu ini penelitian
yang kedua dari lombardo yang ketiga
adalah tahun 2020 belum lama Bapak Ibu
studi yang dilakukan oleh eh zimak Bapak
Ibu dan Jan kwa dia mengatakan bahwa
organisasi yang diinamis dan terus
berkembang menjadi tempat belajar bagi
pegawainya mereka melakukan penelitian
bahwa ee meneliti beberapa organisasi
yang
menjadikan organisasinya sebagai
learning organisasi sebagai tempat untuk
belajar menciptakan situasi-situasi yang
kondusif ternyata memberikan dampak
kinerja yang konsisten untuk peningkatan
kinerja dari organisasi jadi dia ada
empat elemen Bapak Ibu yang diamati
Bagaimana sebuah pelatihan itu yang
terintegrasi dengan pekerjaan atau
taayor learning gitu Jadi
pelatihan-pelatihan yang memang
diperuntukkan atau disesuaikan dengan
kebutuhan dari organisasi kemudian ada
asesor-asesor yang digunakan untuk
mengidentifikasi maupun melihat dari
hasil pelatihan kemudian di dalam proses
pembelajarannya dilaksanakan kolaborasi
dari eh input tentang knowledge
skill-skill yang baru dikaitkan dengan
pekerjaan kemudian dikaitkan dengan
karirnya juga akhirnya ternyata eh
workplace learning ini memberikan dampak
yang besar bagi peningkatan kinerja
organisasi eh itu tadi dari sisi studi
Bapak Ibu dari sisi kebijakan dari
lembaga administrasi negara yang tadi
saya Sebutkan di awal bahwa tahun 2018
Bapak Ibu sebagai cikal bakal tadi kita
menyadari Bapak Ibu ketika perubahannya
berjalan dengan sangat cepat kalau kita
mengandalkan pelatihan formal yang kita
sebut dulu sebagai pelatihan klasikal
bapak ibu latihan Kita bedakan menjadi
dua klasikal dan nonklasikal gitu kalau
kita mengandalkan yang sifatnya klasikal
Bapak Ibu nanti permasalahan tentang
waktu muncul permasalahan terkait dengan
biaya muncul e macam-macam bapak ibu
sehingga kita
menambahkan bahwa pelatihan itu selain
bisa dilaksanakan dengan klasikal bisa
dilaksanakan dengan nonklasikal Kami
memang belum secara eksplisit ketika di
dalam kebijakan membedakan ini kita
hanya membedakan klasikal dan
nonklasikal tapi sebenarnya nonklasical
ini bisa dibagi tadi dua social learning
dan experiential learning misalnya Bapak
Ibu coaching mentoring ini adalah social
learning pertukaran pegawai ini adalah
experiential learning Jadi sebenarnya
tahun
2018 kita sudah tadi memberikan suatu
pedoman teknis atau kebijakan teknis
bahwa pengembangan kompetensi bisa
dilaksanakan dengan klasikal dan
nonklasikal dan tahun
2023 ini bapak ibu kami mengeluarkan
kebijakan yang baru corporate university
kawan-kawan di pemerintah provinsi Jawa
Timur sudah memiliki corporate
University yang sangat hebat menurut
saya gitu nah corporate University Ini
adalah sebuah eh pembelajaran yang
terintegrasi yang disebut di dalam
undang-undang yang terbaru tadi kita
menggabungkan semua cara belajar supaya
pengembangan kompetensi tadi tidak
terkendala ada delapan elemen Bapak Ibu
kalau kita mau menyelenggarakan corpu
ini kawan-kawan pemerintah Provinsi Jawa
Timur sudah melaksanakan dan biasanya
kalau kaitannya dengan pembelajaran di
tempat kerja kita berada di yang elemen
nomor Li strategi pembelajaran di dalam
strategi pembelajaran di dalam kebijakan
corpu ini sudah kita sebutkan ada
pembelajaran formal eksperiensial dan
juga ada social learning nah ini
sekarang agak lebih teknis lagi bapak
ibu tadi tempat bekerja adalah tempat
belajar caranya yang pertama biasanya
yang kita lakukan di tempat kerja adalah
belajar dari pengalaman pegawai learn by
doing dan melakukan refleksi atas
pengalamannya dalam melakukan suatu
pekerjaan nah sumber belajarnya di mana
gitu kalau biasanya kalau kita kaitkan
dengan tema ini tempat belajarnya Di
mana tempat belajarnya bisa internal
bisa eksternal Bapak Ibu kalau kita
secara spesifik internal saja Monggo
silakan gitu sumber belajarnya atau
tempat belajarnya adalah internal dari
organisasi masing-masing tempat kita
bekerja itu adalah internal tempat kita
belajar internal caranya seperti apa
kita bisa
eh saya mengatakan magang internal itu
misalnya dalam unit kerja eselon 2 bapak
ibu ada beberapa eh unit kerja yang
misalnya dimagangkan gitu misalnya di
tempat kami tahun 2019 waktu itu sempat
kita misalnya dari tempat saya
memagangkan pegawai di di tempat saya di
pusat yang lain gitu Nah ini bisa juga
dalam konteks yang lebih lebih apa
namanya lebih kecil lagi gitu dalam satu
opd unit kerja ee ee setara dengan jpt
Pratama bapak ibu ada bidang-bidangnya
atau
koordinator-koordinator tertentu Kita
bisa saling memagangkan kemudian membuat
projek di dalam satu unit kerja kita ada
suatu ee tugas yang kita berikan kepada
sekelompok orang di situlah mereka
mengalami experiential learning ee
beradu ide berargumentasi berdiskusi dan
lain-lain termasuk praktik menduduki
jabatan baru bapak ibu nanti ada
internship itu bisa masuk social
learning bisa masuk experiential
learning Bapak Ibu jadi misalnya praktik
menduduki jabatan baru misalnya
seseorang ee didudukkan di jabatan baru
kemudian di situ diberi tugas-tugas ee
kalau nanti di saat ini sedang dibahas
bapak ibu tentang Permenpan manajemen
talenta salah satu unya ketika kita jadi
PLT kita jadi PLH Bapak Ibu ini adalah
salah satu bagian mengembangkan
kompetensi belajar dari pengalaman kita
menduduki suatu jabatan baru kita
mengexercise pekerjaan yang ada di situ
itu bagian dari kita untuk belajar ee
misalnya Bapak Ibu juga misalnya
ditugaskan mewakili dan lain-lain saya
itu juga bagian dari ee di tempat kerja
ketika kita diberi suatu penugasan itu
bagian kita untuk mengembangkan
kompetensi kemudian kalau eksternal
macam-macam Bapak Ibu magang eksternal
petukalan pegawai kolaborasi proyek ee
atau inovasi lintas instansi
benchmarking dan lain-lain jadi belajar
dari pengalaman kita mempraktikkan Apa
yang harus kita lakukan dari situ kita
melaksanakan pembelajaran Jadi biasanya
Bapak Ibu tahapannya ketika kita
berbicara
eksperiential learning atau learning by
doing atau learn by doing tadi bapak ibu
ada empat tahapan yang kita lakukan yang
pertama kita harus tahu
gitu bahwa kita belajar gitu ketika kita
kita tahu kita belajar kita harus tahu
tujuannya gitu Kalau misalnya tadi
experiential learning menduduki jabatan
baru kita harus tahu bahwa ketika
experiential learning menduduki jabatan
baru tujuannya adalah supaya saya
kompetensinya sesuai dengan jabatan yang
baru gitu Jadi yang pertama adalah
memahami tujuan kompetensi yang akan di
pelajari termasuk konsepsi pekerjaan
gitu Bapak Ibu bisa melengkapi dengan
belajar mandiri Oke kalau jabatan
administrator bidang ini
ah konsepsinya Seperti apa Teorinya
seperti apa Jadi yang pertama adalah
memahami tujuan Bapak Ibu bukan berarti
bahwa tahapan ada ketika berbicara
experiential learning Ya pokoknya saya
jadi PLT saya jadi PLH saya diberi
Project tapi kita harus men-reat ini
sebagai sebuah sumber dari belajar kita
gitu yang pertama itu bapak ibu yang
kedua adalah observasi reflektif Bapak
Ibu ketika Bapak Ibu misalnya diberi
jabatan baru atau
melakukan observasi atau Project Bapak
Ibu ketika Bapak Ibu sudah memahami kita
melaksanakan di tempat kerja kita itu
melaksanakan obs observasi dari
observasi kita lakukan analisis
gitu misalnya kita mengamati suatu proek
bapak ibu
suatu proek yang ada di tempat kerja
kita atau seorang pimpinan gitu kita
didudukkan di depan jabatan yang baru
untuk pengembangan Kompetensi ini
kemudian kita
mengamati pemimpin kita biasanya Seperti
apa ketika melaksanakan pekerjaan
diobservasi Kemudian reflektif Bapak Ibu
itu oke tidak Oke ditingkatkan apa yang
salah apa yang benar gitu jadi
observasinya sifatnya adalah reflektif
bukan tidak hanya mengamati selesai
Bapak Ibu tapi kita melakukan analisis
terhadap observasi kita kemudian dari
hasil observasi itu konseptualisasi
abstraknya dilakukan Bapak Ibu oh yang
ini tidak Oke yang bagus seperti ini
yang ini sudah oke dipertahankan dan
lain-lain ini namanya konseptualisasi
abstrak baru kemudian
eksperimentasi aktif kita melaksanakan
Bapak Ibu tahapan belajar dari
pengalaman biasanya empat hal ini Bapak
Ibu dilakukan gitu makanya Kenapa
disebut pengembangan kompetensi karena
memang sifatnya juga
ee terstruktur gitu terstruktur dalam
tanda kutip tapi ini adalah daily
activity dari daily activity berbeda
dengan eh terstruktur yang kita
maksudkan di formal tadi Bapak Ibu jadi
yang pertama adalah kita tahu tujuannya
apa dari belajar ini yang kedua adalah
sifat reflektif dari pembelajaran yang
kedua adalah kita meng ambil kesimpulan
apa yang baik apa yang tepat baru
kemudian kita eksperimentasi aktif ini
belajar dari tempat kerja bapak ibu ini
beberapa apa namanya
ee yang dapat kita lakukan nanti
Misalnya
ee magang pertukaran dan lain-lain
dilakukan Kemudian yang kedua adalah
belajar dari orang lain atau social
learning ada satu teori yang di yang
yang apa namanya dibuat oleh bandura
Bapak Ibu yaitu teori social learning
seseorang dapat belajar melalui orang
lain dengan cara mengamati meniru sikap
dan emosi orang lain gitu meskipun ini
meniru mengamati dan lain-lain tapi ini
sifatnya aktif ya Bapak Ibu yang baik
ditiru gitu tapi yang yang tidak Jangan
ditiru
gitu proses pembelajaran mengobservasi
perilaku
orangin aran ini dilakukan dengan cara
mengobservasi baik bisa dilakukan dengan
pembimbingan atau tidak dengan
pembimbingan pegawai saling belajar akan
memberikan kemanfaatan yang sangat besar
jadi belajar dari orang lain adalah ee
bisa dilakukan dengan pembimbingan atau
tidak dengan pembimbingan contoh dari
belajar dari orang lain Bapak Ibu
misalnya coaching mentoring body
apprentisip meskipun apprentisip
biasanya ini kita di tengah-tengah ya di
tengah-tengah dalam arti ini bisa
dikatakan experiential learning tapi
ketika apprentisip ada yang mendampingi
kita sebut sebagai social learning juga
job shading juga sama Bapak Ibu job
shading itu ketika Bapak Ibu misalnya
mau dipromosikan ke dalam jabatan
tertentu bapak ibu akan eh menjadi
Shadow atau menjadi bayangannya dengan
seseorang yang sudah menduduki jabatan
itu jadi ini bisa social learning tapi
juga experiential learning karena
jabatan tadi adalah yang melekat di
tempat pekerjaan kemudian belajar
kelompok diskusi kelompok dan lain-lain
termasuk dari sisi social learning nah
biasanya yang menjadi sekarang masih
tren Bapak Ibu dan sekarang trennya
masih meningkat adalah istilah mentoring
dan coaching Bapak Ibu ini yang bisa
dilakukan di tempat kerja
eh jadi Bedanya apa sih sebenarnya kalau
coaching dan mentoring itu kalau
mentoring kita biasanya lihatnya dari
lima dimensi Bapak Ibu atau lima faktor
yang pertama dari sisi wak itu mentoring
itu jangka panjang Bapak Ibu sedangkan
coaching adalah jangka pendek kalau
dalam kalimat yang lain kita bisa
katakan bahwa coaching adalah targeted
gitu targeted dalam arti coaching-nya
tujuannya apa peningkatan kinerja nah
Berarti kurun waktu tertentu hanya untuk
meningkatkan kinerja itu atau
coachingnya adalah suatu kompetensi ya
kurun waktu tertentu untuk meningkatkan
kompetensi tertentu sedangkan mentoring
adalah jangka panjang Bapak Ibu ini
lebih kepada gambaran secara holistik
mengenai suatu pekerjaan Gu Jadi
jangkanya lebih panjang evaluasinya dari
sisi evaluasi mentoring non evaluatif
Bapak Ibu ini sebagai cara bagi kita
untuk belajar secara terus-menerus gitu
dengan menti gitu sedangkan kalau coach
biasanya evalu evaluatif karena menguk
kinerja tadi saya katakan targeted gitu
bahwa kalau coaching targetnya adalah
peningkatan kinerja ketika sudah
dilakukan coaching kinerjanya meningkat
gitu sedangkan kalau mentoring tidak
biasanya mentoring biasanya kaitannya
dengan karir gitu kemudian cara
belajarnya lebih kepada
eh
mentinya yang mengekplore atau bertanya
kepada mentornya dari pengalaman mentor
gitu Jadi yang dilakukan mentor adalah
mentransfer pengalaman kepada menti
mentinya bertanya Pak kalau melakukan
seperti ini kemarin sampai di posisi ini
seperti apa dan lain-lain jadi mentor
akan telling Bapak Ibu mentinya bertanya
dari pengalaman mentor itu mentor
tugasnya adalah mentransfer pengalaman
sedangkan kalau coach Bapak Ibu ini
lebih kepada coachnya yang bertanya tapi
pertanyaannya adalah untuk
mengidentifikasi area apa yang
ditingkatkan gitu Jadi coachnya yang
akan menjelaskan dan jawab kalau mentor
tadi kan yang aktif adalah mentornya
karena mentornya telling gitu yang nanya
adalah menti gitu kalau coaching yang
nanya coach tapi yang ngomong banyak
adalah coachingnya gitu jadi coach-nya
listening mendengarkan dari
jawaban-jawaban coachinnya dari situ
intervensi nanti akan dilaksanakan Gitu
jadi ini social learning coaching dan
mentoring kelihatannya trennya akan naik
gunakan sebagai sebuah media untuk
pembelajaran di tempat kerja di tempat
kerja bisa enggak sangat bisa Bapak Ibu
terutama kalau kita berbicara mentoring
gu kalau coach bisa Gak bisa juga asal
tadi seorang coach ini memiliki
kompetensi yang tepat untuk menjadi
seorang coach karena kan berbeda Bapak
Ibu kalau mentoring biasanya
nuansa
daristiir lain-lain itu sangat kental
gitu kalau coaching biasanya problem
base gitu dipastikan kalau kita berperan
menjadi coach ya kita tahu kalau problem
ini intervensi yang akan dilakukan
seperti apa kemudian eh yang dicari dari
seorang mentor adalah memperluas
networknya mendapatkan advice untuk
peningkatan karir mentornya sebagai role
model diskusi dan lain-lain untuk
menyelesaikan masalah gitu sedangkan
kalau di coach bukan menyelesaikan
masalah suatu permasalahan tapi membantu
supaya coachingnya menemukan solusi
terhadap masalah tadi mengembangkan
kalau coach mengembangkan skill tertentu
praktiknya berulang waktunya terbatas
seperti yang tadi saya Sebutkan ini
perbedaannya ke sana Jadi ini bisa
diterapkan di tempat kerja untuk
coaching mentoring kemudian ini yang EE
menurut saya sebenarnya sudah banyak
dilakukan gitu cuman memang belum
dilihat sebagai sebuah metode
yang digunakan secara aktif di dalam
organisasi yang kita sebut sebagai Bu
sistem Bapak Ibu Bu itu teman bapak ibu
rekan sejawat gitulah ee cuma saya belum
menemukan padanan yang tepat gitu ee
sistem pertemanan mungkin begitu ya
Bapak Ibu kalau kita mau apa
men-translate secara langsung itu kita
sebut sebagai body system body system
apa body system adalah eh ketika kita
memasangkan
seseorang yang
memiliki keterampilan lebih dengan
seseorang yang belum menguasai
keterampilan lebih bapak ibu body sistem
sebutannya E dan kalau dari sisi
konsepsi ini biasanya digunakan untuk
pegawai baru gitu kalau kita memiliki
pegawai baru Bapak Ibu supaya dia bisa
bekerja dengan baik atau melakukan
transisi dari belum bekerja menjadi
pekerja atau orientasi dia akan
diberikan satu pegawai sebagai tempat
untuk bertanya tempat untuk mentoring
tempat untuk berdiskusi dan lain-lain
makanya di sini kalau pegawai baru badi
ini kita menetapkan seorang pegawai yang
ditunjuk oleh organisasi untuk menjadi
Bud menjadi teman untuk pegawai baru ini
gitu tapi pengembangan dari bodyadi
sisim tidak hanya untuk pegawai baru
gitu kalau di tempat kerja bapak ibu
kita memiliki banyak rekan gitu
rekan-rekan ini sering sekali memiliki
kompetensi-kompetensi yang unggul
misalnya ada ada satu pegawai yang
unggul dibandingkan misalnya
saya saya enggak ngerti tentang ee
membuat PPT yang canggih gitu Ada
seorang pegawai yang pintar banget
membuat PPT kemudian karena membuat PPT
adalah kompetensi penting di dalam
tempat kerja saya akhirnya saya
diberiadi bapak ibu yaitu orang yang
pintar Tadi jadi konsepnya seperti itu
Dan saya yakin ini sangat bisa
diterapkan di tempat kerja kita siapa
yang bisa menjadi badi bagi orang lain
gitu jadi di sini misalnya pengembangan
dari bodyd sistem yang sebelumnya
digunakan untuk pegawai baru tadi adalah
pegawai yang memiliki kompetensi
tertentu ditunjuk membantu pegawai lain
menguasai kompetensi tertentu dan ini
Ada batas waktunya Bapak Ibu bukan terus
melekat terus gitu Bapak Ibu ada kurun
waktu tertentu karena ada
target-targetnya jadi body ssem itu
harus ada targetnya kemudian ada kurun
waktunya gitu jadi memasangkan pegawai
yang belum berpengalaman atau belum
kompeten dengan pegawai yang sudah
kompeten nah caranya seperti apa
strateginya strateginya kalau secara
informal mungkin sudah kita lakukan gitu
Tapi ketika ini sebagai cara
pengembangan kompetensi organisasi perlu
mengelola dengan baik yang pertama
adalah organisasi mengidentifikasi
kelompok badi dulu bapak ibu nah
orang-orang yang memiliki kualifikasi
tertentu kompetensi yang harusnya
dimiliki semua pegawai itu siapa saja
pegawai-pegawai terpilihnya yang akan
menjadi Badi itu siapa saja kemudian
ketika kita sudah memiliki kelompok badi
atau kelompok pegawai-pegawai terpilih
tadi Bapak Ibu kita akan
memasangkan setiap pegawai tadi dengan
satu atau dua orang pegawai lain kenapa
enggak banyak gitu kalauak kalau
kebanyakan nanti pusing Bapak Ibu ini
memang Bu ini sistemnya adalah
berpasangan sebenarnya gitu tapi bisa
satu atau dua orang kalau nanti kita mau
memaksakan kan tiga orang ya Monggo
silakan tapi nanti mungkin dari
kecepatan tadi untuk belajar nanti agak
sedikit karena setiap orang itu kadang
beda cara dan juga kecepatan untuk
belajarnya makanya di sini ketika kita
sudah memiliki kelompok buadi kemudian
kita akan memasangkan buadi ini dengan
orang yang mau belajar itu siapa saja
Kemudian yang ketiga adalah kita perlu
bukan bebas Bapak Ibu gitu tapi ada satu
instrumen yang harus di kembangkan oleh
organisasi untuk memastikan bahwa tujuan
dari bodying tadi ada gitu misalnya tadi
Bapak Ibu eh ketika bodyang-nya simpel
Bapak Ibu supaya saya bisa membuat PPT
ada ceklis kegiatan yang harus dilakukan
kegiatan yang harus dilakukan ketika
bodying mungkin bodyingnya untuk PPT 1
minggu Bapak Ibu mungkin 1 minggu 2
minggu dan lain-lain gitu ada ceklis
kegiatan yang harus dilakukan ceklis
kegiatan yang harus dilakukan adalah
buadi menerangkan mengenai tips-tip dan
lain-lain mempraktikkan dan ada
ceklisnya kegiatan yang harus dilakukan
kemudian yang keempat adalah ada
evaluasi ketika waktunya misalnya tadi 1
minggu 2 minggu sudah selesai ada
evaluasi dari bodyadi maupun partetnya
tadi Apakah tujuan dari body yang ini
sudah tercapai atau masih butuh waktu
dan lain-lain untuk feedbacknya
diberikan jadi eh selain coaching
mentoring Bu ini menurut saya tempat
kerjanya Kita menyediakan banyak Bu iadi
pegawai-pegawai yang yang kualifikasinya
sangat-sangat bagus di tempat kerja kita
sebagai ee tempat belajar bagi orang
lain yang mungkin pada saat tertentu
belum menguasai suatu tempat eh suatu
kompetensi Jadi Bapak Ibu Tema kita
adalah tempat kerja adalah tempat
belajar biasanya ini tempat belajar
untuk
experienal learning maupun social
learning lingkungan kerja kita
menyediakan sumber belajar dalam bentuk
ada
orang atau ahli yang ada di tempat kerja
kita yang bisa kita gunakan sebagai
sumber belajar atau tempat kerja kita
sendiri sebagai media yang dapat
diobservasi untuk mengembangkan
kompetensi nah supaya ini terjadi Bapak
Ibu sarana dan prasarana yang dibutuhkan
juga harus dikembangkan misalnya tadi
ketika kita berbicara menempatkan
bodying mungkin diberikan Space
diberikan waktu diberikan ruang yang
memang mereka butuhkan supaya kegiatan
belajar tadi juga tercapai observasi
refleksi
praktik kreativitas role model meniru
orang adalah cara-cara yang dapat kita
temui di tempat kerja kita organisasi
harus mengelola serta menumbuhkan budaya
dalam bekerja tadi Bapak Ibu kultur
pegawainya Seperti apa Gitu Ee tadi
lingkungan kerja kita tempat kerja kita
menawarkan banyak bapak ibu ada
orang-orang yang pintar sebagai sumber
belajar ada cara bekerja yang bisa
digunakan untuk observasi dan dikritisi
Nah sharing-sharing untuk menumbuhkan
inovasi tapi kita membutuhkan semangat
dari kita sebagai seorang pegawai Bapak
Ibu yang pertama tadi saya menyebutkan
observasi aktif gitu Jadi kita tidak
sekedar mengamati tidak sekedar meniru
tapi keaktifan dari kita sangat
dibutuhkan untuk bersifat kritis
melakukan pertanyaan-pertanyaan
argumentasi ketika melakukan observasi
dan lain-lain berpikir kritis diperlukan
Kemudian yang kedua adalah memberikan
perhatian penuh Bapak Ibu ketika kita
misalnya menjadi PLT menjadi PLH dan
lain-lain kita memberikan perhatian mana
yang baru dari yang kita lakukan
kemudian refleksi reproduksi memproduksi
hal baru dari observasi aktif dan
perhatian tadi kemudian percaya trust
penting bahwa kadang kan kita alah Kalau
teman kita belajar dari orang lain
kadang dianggap Kalau teman sendiri ah
enggak percaya setiap harinya saya
mengenal kamu gitu Jadi yang dibutuhkan
juga adalah trust bahwa setiap orang
adalah sumber belajar bagi orang lain
dan juga saling menghargai yang keenam
adalah motivasi everyday learning
everyday life learning Bapak Ibu jadi
Setiap kegiatan yang kita lakukan di
tempat kerja kita adalah sumber bagi
kita untuk belajar ini kita jadikan
sebagai motivasi setiap hari ketika kita
bekerja kemudian tadi saya menyebutkan
apa Oke Ibu Erna mohon izin waktunya
sudah habis boleh nantial dua lembar
Mbak Baik Ibu Erna silakan Oke jadi yang
eh Bapak Ibu tadi saya menyebutkan
Apakah hanya experiential learning dan
social learning yang terintegrasi dengan
pekerjaan yang ada hubungannya dengan
tempat kerja kita ada satu lagi bapak
ibu tadi saya menyebutkan formal yang
dipadukan dengan workplace learning gitu
kawan-kawan yang bekerja di pengembangan
kompetensi atau kawan-kawan yang sudah
mengikuti lacar mengikuti pelatihan
kepemimpinan pasti tahu bahwa banyak
sekali pembelajaran dari sisi kebijakan
yang dikembangkan oleh lembaga
administrasi negara mencoba memadukan
pembelajaran formal ini dengan di tempat
kerja misalnya pelatihan dasar CPNS
pasti ada habituasinya dalam bentuk
aktualisasi jadi pembelajaran formal di
kelas e-learning dan lain-lain kemudian
kawan-kawan Kembali ke tempat kerja
melaksanakan aktualisasi di pelatihan
kepemimpinan juga sama ada berbagai ilmu
kompetensi skill KSA diajarkan melalui
formal e-learning belajar mandiri dan
lain-lain ujung-ujungnya di tempat kerja
membuat aksi perubahan atau proyek
perubahan dan juga di pembelajaran yang
baru Jadi kesimpulannya e karena
waktunya juga sudah habis tadi Bapak Ibu
di dalam menciptakan tempat kerja
sebagai belajar Setiap orang wajib
belajar tadi sebagai seb amanat
kedudukan kita sebagai ASN dan setiap
orang adalah sumber belajar bagi orang
lain tapi tadi organisasi juga ada
tugasnya gitu tidak hanya kita
cultur-nya motivasinya tinggi dan kita
menjadi sumber belajar bagi orang lain
Dan kita harus belajar organisasi juga
harus menciptakan sebuah budaya dan
ekosistem yang mendukung gitu nah ini
ini dua yang harus berperan individu dan
juga organisasi budaya dan motivasi
menjadi kunci dan juga kita tahu bahwa
ketika setiap aktivitas belajar kita
dihubungkan dengan tempat kerja kita
Saya yakin manfaatnya akan secara
langsung dapat dipetik jadi pengembangan
kompetensi yang terintegrasi dengan
pekerjaan akan memberikan manfaat
langsung dalam peningkatan kinerja
organisasi dan juga sering sekali
efisiensinya ketemu Bapak Ibu ketika
kita memanfaatkan tempat kerja kita
sebagai belajar mungkin itu dari saya
sekali lagi terima kasih kalau silakan
nanti ada pertanyaan klarifikasi sharing
dari kawan-kawan dipersilakan Terima
kasih wasalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih
untuk ibu Dr Erna Irawati SOS magister
public Policy and administration nah
kali ini sobatn marilah kita akan
melanjutkan ke sesi tanya jawab di mana
anda bisa sharing nih ya Nah kali ini
sobat ASN yang sudah bergabung di zoom
bisa saja menggunakan future resen atau
yang melalui YouTube juga bisa Tuliskan
pertanyaannya langsung melalui live chat
nah kali ini pengin tahu nih Seperti apa
sesi sharing-nya sesaat lagi
[Musik]
pastinya Baiklah kali ini langsung saja
ya untuk Ibu Erna kita akan membuka sesi
q& yang pertama saya akan memperkenalkan
ada Bapak Jonny Halo selamat siang Bapak
Joni
Halo Bapak Joni bisa on
cam
nah ini dia Bapak Joni yang kita
nantikan Bapak Joni boleh di dulu
semangat pagi Pak Selamat pagi nah
bagaimana sudah siap untuk Sharing pada
hari
ini siap Bapak Joni mohon izin boleh
diperkenalkan Bapak Joni dari mana
Saya
dari Kabupaten
Su baik silakan Ini saya
ber Selamat
pagi
Pak Terima kasih
atas tempat kerja untuk
belajar sangat
tertarik pada pagi
ini cuma yang jadi
iniing di tempat kerja saya itu kan
e ada berbagai macam
usia yang saya inin bagaim
mencip
Kondi atau menciptakan kemauan untuk
belajar Nah itu itu yang mungk
saya saya sudah perah
menerapkan berbagai
macamori
seperachingingan juga
saya
Dar untuk belajar untuk meningkatkan e
in pengetahuannya itu kan juga susah
juga saya juga pernah menerapkan sudah e
re andment bagi mereka yang mau belajar
dan cepat menyerap itu saya kasih terus
yang tidak mau melakukan apa yang sudah
dipelajari juga sudah pernah saya juga
sudah tapi tetap keman belajarnya itu
masih kurang itu
bagaimanausinya
eh langsung Ya Mbak Ya baik Pak J
pertanyaan menarik dan mungkin kalau
kita bekerja di sektor publik ini yang
sering sekali temui ya Pak Joni ya
enggak hanya di tempatnya Pak Joni deh
kayaknya banyak sekali gitu kalau
pertanya ngalami Bapak Ibu gitu
solusinya Seperti apa atau Strategi apa
yang dapat kita lakukan tadi Bapak Ibu
Eh kalau tadi Sebenarnya Pak Ji
mengatakan Bu kalau dari hak diubah
menjadi kewajiban saya sudah menerapkan
reward and punishment Enggak enggak Ini
juga Bu Enggak Apa Enggak enggak matang
juga kok gitu
ee terus Apa yang harus kita lakukan
Bapak Ibu sering sekali kalau saya
melihat ada permasalahan dengan target
dari setiap individunya sering sekali
orang itu nebeng Pak Joni nebeng itu
dalam arti begini ada permisif dari
organisasi tentang kinerja orang gitu
Bapak Ibu kita bisa amati ini yang
pertama adalah ketika penilaian kinerja
mau pakai DP3 dulu atau mau pakai SKP
tadi kemarin Pak Menteri eh apa namanya
paparan di kami diilan penutupan PKN
menterian Bapak Ibu Beliau mengatakan
bahwa
97% penilaian SKP itu nilainya adalah
sangat baik dan baik 97% bapak ibu n ini
sebenarnya indikasi apa indikasi bahwa
budaya kita untuk menilai dan dinilai
ini mungkin berkontribusi terhadap
budaya tadi gitu Bapak Ibu ada sifat
permisif dari kita untuk mengatakan
kalau kinerja
ujung-ujungnya nanti tunjangan kinerja
atau karier eh kita baik hati deh kan
gitu ya Bapak Ibu nah nah dengan
undang-undang yang baru Kalau saya
kenapa undang-undang undang-undang ini
nanti ikatannya memang kayaknya
undang-undang ini ikatannya banyak bapak
ibu tadi ada reward ismen yang lain
enggak Pak Joni yang dibenci gitu kan
gitu kan bapak ibu tapi sebagai sebuah
gerakan yang ada kebijakan Saya yakin
ini menciptakan kondisi yang secara
nasional bahwa seseorang bisa
diberhentikan karena kinerjanya enggak
bagus Kenapa orang kinerjanya enggak
bagus ya karena enggak kompeten Kenapa
orang enggak kompeten ya enggak mau
belajar gitu Nah mungkin strategi yang
dapat kita lakukan adalah ee memang dari
Hak menjadi wajib ini harus gitu setiap
individu nanti kita minta membuat
individual learning plan bapak ibu ada
dialog dengan atasannya e tantangan
nanti Banyak sekali kebijakan yang akan
berubah sistem yang akan berubah gitu
jadi orang bisa dikatakan kinerja
belajarmu enggak oke karena Apa kamu
sudah punya kontrak belajar kamu enggak
laksanakan apalagi ketemu kinerja Bapak
Ibu kinerjanya enggak oke karena apa
kamu tidak sesuai kompetensi yang
dibutuhkan sehingga kinerjanya enggak
bagus kalau saya strateginya bapak ibu
ada satu waktu bahwa seseorang diberi
tugas yang sifatnya stand alone gitu
tidak nebeng Pak kalau orang ini nebeng
pasti dia akan ngikut nebeng gitu tapi
ada suatu Project ada suatu tugas yang
memang menantang diberikan kepada orang
itu kamu silakan belajar dengan cara
apapun tapi proek ini harus kamu
selesaikan Dan dari situ kinerjanya
dihitung gitu Saya yakin memang harus
ada budaya menilai dan dinilai yang
konsisten Sehingga tadi Bapak Ibu bukan
berarti bahwa
ee orang itu harus selalu dihukum tidak
gitu Tapi kita masih menghadapi
permasalahan dengan motivasi belajar
makanya kegagalan kita ketika menyebut
hak bapak ibu jarang orang menuntut
haknya belajar bapak ibu tapi kalau hak
yang lain dituntut gitu Tapi kalau hak
yang belajar kayaknya enggak dituntut
gitu Makanya sekarang diganti menjadi
kewajiban gitu nah ini menurut saya agak
sedikit pemaksaan untuk menerapkan bahwa
ASN itu harus belajar kalau enggak mau
belajar ya ketinggalannya banyak ya gitu
eah kalau saya gini ee Bapak Ibu
konsepsi ini masih konsepsi ya meskipun
sudah dilakukan piloting ini tahun 2024
akan semakin banyak pilotingnya single
salary single salary itu desainnya
seperti apa desainnya satu bapak ibu
gajinya Kan ee jadi gajinya naik gitu
Jadi kalau di Kementerian lembaga porsi
dari tunjangan kinerja ini sebagian akan
ditaruh di gaji gitu kemudian tunjangan
kinerja ini akan masuk melalui unit
bapak ibu organisasi atau
unit-organisasi yang kiner kinerjanya
bagus akan diberi tunjangan kinerja yang
lebih banyak daripada organisasi yang
kinerjanya enggak bagus pimpinan bisa
mendistribusikan tunjangan kinerja ini
secara berbeda kepada individu
tergantung kepada kinerjanya nah sekali
lagi PR besar kita adalah kemampuan kita
untuk menilai dan dinilai Bapak Ibu
budaya kita gitu makanya ini
perubahannya besar pak ee kita menyadari
tadi Pak Pak Joni ini stres gitu
udah dikasih coaching mentoring
pembimbing dan lain-lain tetap aja yang
belajar itu-itu saja yang lain enggak
mau belajar aja di reward and punishment
enggak apa-apa sebentar lagi saya
pensiun enggak ngaruh dengan karir saya
dan lain Aduh ya Bapak Ibu jadi memang
salah satu PR besar kita adalah
menumbuhkan orang untuk belajar gitu nah
menumbuhkan orang belajar kelihatannya
pendekatan kebijakan kayaknya di awal
ini agak dipus Pak pendekatan
kebijakan-kebijakan ini menjadi
kewajiban nanti penilaian kinerja oleh
atasan dengan sistem atasannya juga
perlu Bagaimana budaya menilai dan
dinilai nanti kalau menilainya juga
enggak benar juga nanti dismotivasi
enggak tumbuh lagi semangat belajar Oh
enggak ada bedanya Kok menilainya gitu
Jadi saya yakin bahwa menumbuhkan ini
tidak hanya eh apa namanya tidak hanya
pekerjaan seseorang pimpinan atau unit
organisasi membutuhkan banyak hal dari
sisi instrumen kebijakan dari instrumen
budaya dan lain-lain juga menjadi
penting jadi tega-tegaan Bapak Ibu
seorang individu dikasih proek dikasih
suatu tugas tertentu sampai selesai
dinilai kinerjanya Saya yakin menjadi
cara yang secara tidak langsung akan
mendorong orang untuk selalu termotivasi
untuk
belajar Baik Terima kasih Bu dan
tentunya Bapak Semoga bisa menjawab
keresahan atupun juga B hari ini Terima
kasih
Pak
ter Baiklah nah kali ini kita langsung
saja untuk ke penanya yang kedua untuk
penanya kedua saya langsung mengundang
kepada Ibu
Indri Halo selamat siang Ibu
indriat iu Indri Boleh berkenalan IB di
Man dan juga dari
mana selamat siang Bapak Ibu saya dari
dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan
Kota Batu Jawa Timur baik kalau begitu
Ibu Indri bisa langsung memberikan
pertanyaan dan ibu er kami mohon izin
untuk bisa menjawab dengan jelas dan
juga padat secara singkat karena
keterbatasan waktu yang kami punya
Terima
kasih baik Saya tertarik sekali dengan
body system karena eh sebagai ASN
terutama di struktural itu cepat sekali
ada pergantian nah bagaimana
jika body sistem ini tidak berjalan di
satu lingkungan kerja terus sebagai
pegawai baru Bagaimana mencari
lingkungan belajar yang tepat e Biar
tidak terlalu melenceng dan e tugas dan
fungsinya sesuai cukup itu
aja Indri Eh kalau Bu sistem untuk
pegawai baru memang yang paling tepat
sumber belajarnya dari tempat kerja itu
ya Bu ya karena apa ee ini lebih ke
orientasi
orientasi orang baru ini di tempat
bekerja gitu Jadi kalau enggak ada yang
jadi badi bingung banget ya gimana
kinerja dari organisasi gitu ya Bu ya Ee
Kalau saya kalau body sistem untuk
pegawai baru ee usahakan dari memang
dari tempat kerja itu karena kalau
badinya dari tempat lain orientasinya
enggak akan berhasil karena orientasinya
adalah melaksanakan pekerjaan di itu
kecuali kita bisa menemukan Bu Bu Bu
Indri ada unit kerja lain yang memang
sama dengan kita gitu tapi kembali lagi
balik saya yakin konteksnya akan berbeda
jadi usahakan kalau body sisimnya untuk
orang baru ya kita cari binya dari
tempat ini Kemudian yang kedua adalah Eh
kalau untuk pegawai yang lama boleh
enggak badi ini di luar Dar dari eh unit
kerja Kalau saya body system ini kan
lebih ke internal banget ya Bu ya body
system kalau unit eselon 2 kemudian ada
bidang-bidang boleh enggak badinya dari
tempat lain asal kompetensi yang mau
dipelajari adalah sama Bu misalnya tadi
Kalau membuat PPT kan enggak harus di
lingkup saya di tempat lain ada yang
pintar tapi sekali lagi bahwa ini
penunjukan organisasi Kalau masih di
dalam lingkup organisasi yang sama kita
kan bisa menetapkan badinya n kalau PPT
Dilan itu yang pintar adalah I tempatnya
di rumas kalau ini ini tempatnya di sini
ya enggak apa-apa organisasi akan men
menempatkan bodyadi dan skillnya apa
yang mau menjadi rujukan Bu gitu jadi
tidak harus di dalam unit kerja kotak
kita tapi masih di dalam unit kerja yang
lebih besar dari kita karena harus ada
orang ini pintarnya mana itu dijadikan
badi gitu nah tapi kalau ee akan lebih
bagus lagi kalau memang di tempat kerja
kita ada tapi kalau di luar tempat kerja
kita masih di dalam organisasi yang sama
mungkin body system ini diangkat ke
level ee Kabupaten atau diangkat ke
level opd tidak di bidang-bidang gitu
jadi memang buadi ini kita menemukan
orang dulu yang memiliki keahlian yang
bisa di-sharingkan atau diajarkan kepada
orang lain gitu cuman sumbernya Kalau di
luar gitu kan nanti agak berbeda
strateginya Oh Jangan jangan ini
mentoring internshipship dan lain-lain
kalau Bud ini teman bapak ibu itu itu
Ini kuncinya di sana Bu Jadi boleh
misalnya organisasi yang lebih besar
menetapkan badinya itu level organisasi
misalnya Pemda gitu sudah bisa melokasi
yang pintar mana saja di mana saja ini
adalah buadi loh bisa digunakan oleh
macam-macam meskipun nanti
permasalahannya adalah kalau banyak
orang minta badi ini kan tadi saya badi
itu one on one atau satu dua terbatas
jumlah partnernya tidak boleh banyak
kalau lebih tinggi lagi saya yakin akan
lebih banyak lagi gitu Jadi mungkin itu
bu bu
Indri Baik Ibu Indri Semoga dapat
menjawab pertanyaan dari ibu Indri ya di
Damkar batu ya nanti kalau ada kita buka
kembali S sharing nanti Ibu Indri juga
boleh kembali lagi untuk S sharing
bersama kita terima kasih nah kali ini
Tentunya kembali lagi saya bersama Dr
Nah Ibu Erna Boleh dong dikasih closing
statement kali ini untuk seluruh ASN
sobat ASN yang sudah hadir pada hari ini
mau Zoom ataupun juga live YouTube apa
nih pesan-pesannya Ibu Erna
oke eh pesan saya sebenarnya hanya dua
yang pertama adalah
Eh bagaimana kita mendorong diri kita
sebagai seorang ASN untuk menjadikan
setiap aktivitas kita bekerja adalah
belajar bapak ibu Bu setiap kita
melakukan pekerjaan kita adalah sebagai
media kita untuk belajar yang pertama
itu jadi dari sisi motivasi kita harus
tinggi bahwa
everyday learning itu tergambar atau
menjadi motivasi kita setiap hari
kemudian yang kedua adalah tempat kerja
kita kita harus percaya dan kita harus
saling menghargai bahwa di tempat kerja
kita banyak sumber belajar yang dapat
kita manfaatkan trust belief menjadi
penting bahwa sebenarnya tempat kerja
kita menyediakan banyak menyediakan
teman untuk belajar menyediakan media
untuk belajar dijadikan media untuk
belajar juga ada jadi kita bisa
memanfaatkan setiap hari sebagai belajar
dan tempat kerja kita menyediakan banyak
cara untuk belajar mungkin itu dari saya
terima kasih banyak
Terima kasih banyak kita Berikan tepuk
tangan yang meriah dong untuk ibu Dr
Erna Irawati esos and poliy
administration Terima kasih ibu untuk
kesempatan dan juga waktunya untuk
Sharing pada hari ini sehat selalu untuk
Ibu Erna Irawati nah kali ini Bapak dan
Ibu sobat ASN ya kita akan langsung saja
menuju narasumber yang berikutnya Tapi
sebelum itu kita saksikan terlebih
dahulu video yang berikut
ini
susah banget ini ya Lagi ngapain Pak ini
lagi mau ikutan webinar mau masuknya
susah banget ya sekarang apa-apa digital
e internet aplikasi bikin ribet
aja susah gimana Pak coba lihati ini Oh
ini nih harus masuk ke sini dulu nih
Bapak nah habis itu bapak Pak masuk ke
sini ke sini udah deh Bisa langsung
lihat webinarnya gitu ya Mas sekarang
era digital sudah canggih Pak enggak ada
batas di era digital ini kita memiliki
ruang yang lebih luas untuk belajar Nah
Oleh sebab itu pengembangan kompetensi
justru di era ini yang tadinya tantangan
ini akan menjadi sebuah peluang Nah
inilah yang bisa dimanfaatkan oleh kita
semua khususnya untuk aparatur sipil
negara
dengan seluas Indonesia yang saat ini
barangkali yang tersebar seluruh
aparatur sipil negara belajar tidak lagi
ada batasnya ya semuanya dari Sabang
sampai Merauke memiliki kesempatan yang
sama dan yang paling penting sekarang
ini regulasi kita juga akan membuka
ruang yang seluas-luasnya orang untuk
bukan hanya meningkatkan kompetensi
melalui e peningkatan kapasitaspet
teknis manajerial sosial kulturalnya
tapi juga eh pengembangan kompetensi
terkait dengan peningkatan kualifikasi
pendidikan ya jadi learning itu menjadi
satu budaya dan ini didukung oleh EE
regulasi dari Kementerian panrb
khususnya dalam rangka mendukung
upaya-upaya peningkatan kapasitas
transformasi digital telah membawa
aparatur sipil negara untuk belajar
tanpa batas ya Nah oleh sebab sebab itu
ini menjadi sebuah peluang yang bisa
kita manfaatkan bahwa pengembangan
kompetensi bisa dilakukan kapan saja dan
di mana saja tentunya kalau kesempatan
ini bisa dimanfaatkan oleh seluruh
aparatur sipil negara kita ini akan
mempercepat proses guna mendukung
capaian program prioritas
nasional transformasi digital menjadi
titik mula perkembangan dunia yang lebih
cepat Gempita inovasi teknologi yang
terus berkembang harus diimbangi dengan
sumber daya manusia yang
berkualitas menjadi aparatur sipil
negara yang berwawasan luas
berintegritas dan berakhlak menjadi
titah reformasi
birokrasi digital learning meneguhkan
ikhtiar pembelajaran tanpa mengenal
tapal batas 34 provinsi yang membentang
di Indonesia dengan ragam letak
geografis
bukan kendala bagi aparatur sipil negara
untuk terus meningkatkan
kapasitasnya Kementerian pendayagunaan
Aparatur Negara dan Reformasi birokrasi
Republik Indonesia mendukung
pembelajaran tanpa batas untuk
terwujudnya Indonesia emas
2045 Kementerian Pan RB berakhlak bangga
melayani
bangsa
[Musik]
Baiklah sobat ASN kita akan menyimak
untuk pemaparan dari narasumber yang
kedua yaitu selaku guru besar manajemen
sumber daya manusia Fakultas Ilmu Sosial
dan Ilmu Politik Universitas air
langangga dan kali ini kami mengundang
kepada bapak Prof Dr dris H Yusuf iranto
[Musik]
mkom Asalamualaikum Bapak Yusuf
Waalaikumsalam Warahmatullahi
Wabarakatuh Bagaimana kabarnya hari ini
Alhamdulillah sehat Mbak Nah kali ini
apakah sudah siap bapak Insyaallah siap
baik langsung saja kali ini Bapak dan
Ibu sbat ASN ini dia Bapak Yusuf
hianto asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Selamat pagi salam sejahtera
untuk kita semuanya Terima kasih Mbak
sudah menyampaikan ee arahannya untuk
mempersilakan saya menyampaikan
gagasan-gagasan tentang
eh learning ecosystem Izinkan saya
eh share screen ya mudah-mudahan tidak
ada gangguan
ee Apakah sudah tampil di slide ya
sampun Ya Mbak Ya baik ee pagi hari ini
saya diminta untuk membicarakan tentang
membangun learning ecosystem bagi ASN
dengan subtopik tentang tempat kerja
sebagai tempat belajar jadi ini adalah
satu penegasan bahwa
Ee kita ini harus belajar mulai dari Bun
Ibu sampai menjelang masuk ke liang
lahad belajar sepanjang Hayat di kandung
badan tidak mengenal batas dan sungguh
ini adalah satu platform ya bahwa tempat
kerja atau working place itu sebagai
satu wadah bagi kita untuk belajar Kita
bisa belajar tanpa ada batasan waktu
tanpa ada eh tanpa ada batasan tempat
dan seterusnya ya dan hari ini
mudah-mudahan saya bisa menyampaikan
dengan baik dan ini membawa manfaat yang
sebesar-besarnya bagi kita untuk selalu
belajar ya karena orang belajar itu
adalah orang yang bisa eh is ya bisa
menjamin sustainable sust ability-nya
karena apa Karena orang belajar itu
nanti tahu segala hal tentang apa yang
harus dipelajarinya tentu saja ya dan
dapat ilmu nah orang yang belmud adalah
orang yang bisa beradaptasi menyesuaikan
diri dengan perubahan perubahan itu
terus terjadi kalau kita tidak bisa
beradaptasi maka musnah kita supaya kita
is maka kita harus bisa menyesuaikan
diri beradaptasi caranya beradapt itu
adalah di antaranya dengan selalu
belajar ya Nah ini adalah sekedar
perkenalan singkat dengan saya
Eh ini adalah nama saya subrianto ya
saya guru besar di unir e saat ini saya
adalah bakil dekan bidang akademik dan
saya sudah di Kemenpan RI Kemenpan RB ya
maksud saya sejak tahun 2017 sebagai tim
evaluasi sinovik kemudian tim penilai
kabik ya sebagai ketua di P Jatim dari
2012 sampai sekarang Bapak Ibu yang mau
kontak saya silakan untuk hal-hal yang
terkait dengan SDM dan pembelajaran dan
ini adalah nomor HP saya dan eh apa
email saya resmi di lembaga ya
di kemudian ini adalah satu hal yang
perlu kita pahami bahwa ada berbagai
macam dampak yang ditimbulkan oleh
transformasi digital terhadap ASN
sebagai pegawai pemerintah ya Dan kita
mesti harus mencermati sesuatu yang
berkembang di era digital semacam ini
banyak tuntutan ya yang harus
Ee kita sikapi dengan bijaksana dan Agel
ya Agil itu sesuatu yang harus kita eh
apa lekatkan dalam keperibadian kita
kita menjadi orang yang lincah fleksibel
karena apa kita dituntut untuk
meningkatkan fleksibilitas kita
kelenturan kita untuk apa untuk
mensikapi perubahan-perubahan yang
terjadi kita harus fokus pula terhadap
hal-hal yang terkaitan dengan
information security ya keamanan data
kita keamanan informasi kita karena
semuanya sudah terakses oleh terkoneksi
dengan banyak pihak lalu kita harus
punya kemampuan yang analisis yang
terlebih baik dalam hal bekerja dan kita
harus terlaluapat produktif serta mampu
menjalin kolaborasi lebih luas dengan
jejaring ya karena kita tidak bisa
sendiri lalu kita juga dituntut untuk
fokus pada yang terkait dengan kemampuan
adaptabil kita dan agility kita ini
adalah sesuatu yang esensial tidak boleh
hilang dari kepribadian kita sebagai ASN
kalau ini hilang kemampuan daya saing
kita sebagai ASN untuk apa mobile ya
secara vertikal naik karirnya terus
berjenjang ya itu akan kalah dengan
kawan-kawan kita yang mampu
mengakomodir tuntutan-tuntutan dalam eh
digital transformation eh terhadap kita
sebagai Oke ASN Jadi anda harus
betul-betul selalu belajar ya kalau mau
Sis Ya kalau mau diperhintungkan karena
apa Karena dari berbagai macam studi
ditunjukkan bahwa ada tuntutan-tuntutan
yang sedemikian rupa bagi kita untuk
dapat kita P nah ini adalah Agenda saya
yang nanti akan tidak satu satu peratu
slide saya sampaikan ya nanti
panjenengan anda semua bisa meminta
slide P panitia kalau dibutuhkan ya
kemudian ee tentu saja saya harus
merujuk pada kebijakan yang ada tentang
penguatan sistem kerja dan e birokrasi
di ee untuk ASN ya karena seperti itulah
yang tergambar dari dua peraturan
menteri Pan RB nomor 6 dan Nomor 7 Tahun
2022 ya Nomor 6 itu adalah tentang
pengelolaan ksn dan nomor 7 adalah
sistem kerja pemerintah untuk penyediaan
edukasi nah dalam merujuk dua peraturan
itu kita bisa simpulkan bahwa sistem
kerja SN
tidak lagi hierarkis tidak lagi
berjenjang ya namun lebih sederhana dan
ini adalah peluang kita untuk apa
bergerak moving vertial karena apa
pemerintah kita mengetan keahlian Kita
semua harus punya keahlian yang spesifik
agar apa agar kita mampu menjawat
tantangan Di samping melaksanakan
tugas-tugas kita sehari-hari jangan
takut ya karena kita didukung oleh
teknologi teknologi itu bukan dewa ya
tetap adalah suatu alat ya yang dapat
mempermudah kita untuk mencapai Tuan
kita Nah baru ketika kita berpadu antara
keahilan kita dengan dukungan teknologi
dan apa dan subsistem yang lain atau
elemen-elemen yang lain muncul ekosistem
digital nah pertanyaannya adalah
seberapa jauh posisi kita dalam suatu
ekosistem yang terdigitalisasi itu maka
kalau kita perlu diperhitungkan kalau
kita punya posisi yang berharap posisi
yang lebih baik maka kita harus pahami
ekosistem digital untuk pembelajaran
yang mendukung kita untuk tahu ya untuk
meningkatkan skill dan seterusnya Inilah
yang disebut sebagai learning
ecosyem Ya yang dapat kita gunakan
sebagai SN setiap saat kalau kita gak
tahu ya Langsung aja ambil gadget kita
atau langsung tanya kepada kawan kita
atau manfaatkan segala sesuatu yang ada
di organisasi kita di unit kerja kita
karena ini adalah satu sistem
sistem itu terdiri berbagai macam
subsistem yang saling berinteraksi
manfaatkan itu tidak hanya kawan tidak
hanya pimpinan tidak hanya e
subsistemganisasi tidakya peralatan
tidak hanya komputer semuanya kita bisa
manfaatkan Supaya apa kita bisa akses
itu pengetahuan mereka itu ya fasilitas
mereka fitur-fitur yang sediakan itu
untuk menambah pengetahuan kita untuk
meningkatkan pengetan kitaar biasa kalau
anda tidak e Kalau tidak Anda masuk
tidak Sori kalau kita tidak masuk dalam
sistem itu kita nanti akan terpinggirkan
jangan sampai ya maka kita harus
termotivasi Ya kita harus terus punya
keinginan untuk belajar supaya kita
eksis kemudian apa yang kita harus
maknai tentang learning ecosystem itu ya
Le itu terdiri dari berbagai elemen di
mana masing-masing elemen itu
berkontribusi pada kita untuk
mendapatkan pengalaman belajar learning
experience itu penting saudara ya Jadi
recogn PR Learning Kita ditanya nanti
belajar apa saja dan kita dapat amanah
dari apa yang kita pelajari nah dalam
konteks pelatihan at pengembangan
SDM pengang SN elemen-elemen dalam bisa
mencakup SDM kita sebagai kawan kita
Pinan kita ya kemudian ada peralatan itu
juga elemen tool ya harus ada tool-nya
Lalu ada konten atau materi ada
teknologi ya ada data ada budaya belajar
ada strategi ada Tata kelar dan
sebagainya dan itu Anda bisa lihat di
unit kerja saudara Seberapa jauh unit
kerja saudara atau organisasi yang
menung saudara itu punya sejumlah elemen
yang lengkap nah Jawa Timur
Alhamdulillah ya di di bawah bpsdm Jawa
Timur itu sudah menyadi berbagai macam
sarana yang Setahu saya itu sangat
Kredibel untuk dapat dimanfaatkan oleh
ASN di Jawa Timur maka berdatanganlah eh
apa asnasn dari daerah Jawa Timur ya
dari luar Jawa Timur terutama Indonesia
timur datang ke sini belajar itu bagus
se Ya seperti yang saya katakan
elemen-elemen yang kita sebutkan tadi
mulai dari SDM sampai Tata kelol dan
seterusnya itu dapat bertambah lagi
Berupa apa saja yang dapat memaruhi cara
kita sebagai ASN untuk memperoleh
pengetahuan dan skill baru ya contoh aja
kalau saya sebagai dosen saya gak harus
sekolah lagi hanya untuk mendapatkan
gelar atau apa ya tapi cukup saya
manfaatkan sistem yang ada di organisasi
saya untuk apa pengetahuan terus update
karena kalau gak gitu saya ketinggalan
ketinggalan kerita sama mahasiswa saya
pintar-pintar itu ya maka saya harus
belajar terus kalau gak belajar ya
sayaak dianggap Oh mahasiswa saya
demikian juga saudara di tempat kerja
kalau belajar habis kita karena Apa
tantangan terus ya tugas-tugas baru
terus jalan ya Dan kita harus
beradaptasi dengan itu lanjutnya ini gak
usah ya tapi seperti yang saya sebutkan
tadi ee ekosistem itu sebetulnya
merupakan satu istilah yang kita ambil
dari ilmu Biologi ilmu hayat dulu ya Di
mana dalam ilmu Biologi itu kita bisa
lihat adanya saling ketergantungan atau
saling interaksi antara organisme dengan
lingkungannya Nah kalau kita adopsi dari
situ kita bisa lihat kedudukan kita
sebagai SN itu punya hubungan yang
kompleks dengan berbagai macam subsistem
yang ada dalam organisasi kita dan di
situ ada faktor-faktor yang dapat
mempengaruhi kita belajar apa Kapan dan
bagaimana seterusnya ya Nah seperti
makhluk hidup e yang umum Le learning
ecosyem itu bisa sehat bisa kita buat
diri kita itu Mandiri atau bahkan kita
bisa terancam oleh legator dan
sebagainya maka kita harus tempatkan
diri kita pada satu posisi yang paling
tepat ya Supaya apa kita berada dalam
suu sistem kehidupan yang menjamin
eksistensi diri kita nah gitu ya Dan
kalau sudah begitu Le itu adalah satu
ide yang sangat luas tidak terbatas pada
pada pekerjaan saja ya dan ini kita bisa
manfaatkan berbagai macam platform yang
kita bisa gunakan untuk belajar itu oke
ya
kemudian ada sesuatu yang kita perlu
pastikan perbedaannya antara learning
ekosistem budaya pembelajaran selama ini
kita kenal learning culture ya banyak
tulisan yang terkait dengan budaya
pembelajaran ini ini adalah satu hal
yang tidak perlu dipertentangkan ya
dalam le li ya learning ekosistem Li ya
dalam osistem itu adaa pembelajaran
singkatnya begitu ya jadi budaya
pembelajaran itu adalah bagian
dararingkat ya Kara waktunya
sangatingkat nah ini
tadi saya sebut berbagai macam subsistem
dalam sistem itu dalam learning
ecosystem dalam Li ya Nah ini ada lima
elemen utama Nah kita bahas yang utama
saja ya di samping itu ada derivasinya
ada turunannyaah kapan-kapan kita akan
bahas turunannya itu sebagai elemen
dalam learning ecosyem apa yang pertama
people Ya orang-orang itu sangat penting
kedudukannya yang kedua adalah konten
ini bacananya seperti jarum jam ya
konten itu sangat penting Dar kita
fitur-fiturnya ituesain dirancang dengan
sengaja oleh bbsdm atau badan Dik
ya
Sup yang ketig
elategi ya sebagaiah satu cara berpikir
dan cara
bertindakganisasi supa
apa
itu harus Diat strategiup ya kita punya
pola berpikir danla bertindak yang pas
supaya ini terus
berlanjutajarah ini ya ketahuan yaar
cult budaya pembelajaran itu merupakan
salah satu elemen dalam
atauosem yang k
itu hal iniudara sangat P ini harus
berinaksi misalnya
ya Di m teknologi punya literasi
tknologi ya atau digital literasy
misalnya ya people harus terintegrasi
dengan budaya pendelajaran kalau gak dia
tersingkirkan ya Nah ini adalah salah
satu wujud dari suatu sistem ekosistem
ya Di mana masing-masing elemen itu
saling berinteraksi saling mendukung
tapi tidak saling melemahkan itu yang
perlu dicatat jadi kita sebagai people
sebagai ASN harus menjadi bagian
terpenting Dar sistem itu apa membuat
konten memanfaatkan konten ya mendukung
strategi ya terlibat dalam budaya
pembelajaran dan menguasai teknologi ya
Jadi ini tidak mungkin anda bisa
laksanakan learning ekosistem itu tanpa
ada penguasaan teknologi maka kita terus
belajar belajar belajar supaya kita bisa
kuasai teknologi itu ya kan karena apa
teknologi itu merupakan salah satu alat
yang digunakan untuk belajar nah
bagaimana memanfaatkannya tentu kita
harus punya literasi itu nah gitu ya ini
saya singkat aja gak usah sayau ya bahwa
people ASN itu adalah komponen
terpenting dalam
learning ekosistem kalau sudah begitu
bagaimana kita bisa memposisikan secara
tepat sebagai SN ya di birokrasi yang
terusterus tiap hari mendapat tantangan
ini dan kita menjadi bagian terpenting
memberikan kontribusi untuk birokrasi
Nah itu nadi balasannya sudah jelas Anda
diperhatikan pimpinan ya Anda dihargai
kawan-kawan Sega and pantas untuk naik
pangkat naik jabatan mendapat amanah
yang lebih besar people itu sangat
penting ya kedua konten ada struktur
pembelajaran ya bagaimana itu
dipresentasikan ada juga manual atau
petunjuk ya atau panduan dalam
pembelajaran ada konten berbentuk video
dan konten kreatif lainnya sehingga Anda
makin tertalik sebagai SM untuk belajar
Lalu ada pembelajaran berbasis permainan
atau game dan strategi penilaiannya
bagaimana itu harus disusun dengan lupa
sehingga apa tetap ada kontrol bahwa
belajar mandiri belajar di mana saja Ke
Man saja dalam ekosistem tempat kita itu
tetap terpantau dan ada apresiasinya ada
nilainya juga jangan dibikin lihat ini
terlembagakan ya dan itu kalau sudah
begitu maka eh konten ini menjadi
sesuatu yang esensial sebagai bagian
penting juga dalam eh apa elemen inius
komponen ya Eh sama aja ya elemen yang
kedua adalah konten ya kemudian elemen
yang ketiga adalah
teknologi di sini kita bisa
mengembangkan konten belajar yang
semakin mudah dengan adanya teknologi
demikian juga delivery method ya Kita
bisa belajar dari mana saja dari sumber
mana saja dari mentor siapa saja dari
trainer siapa saja karena apa method of
delivery atau metode penyanan itu lebih
inovatif menggunakan teknologi sehingga
misalnya seorang ahli di bidang keuangan
Anda bisa akses lewat podcast yang
terselip dalam ee apa Apa itu YouTube
atau platform yang lain ya atau website
dan seterusnya di situ juga ada umpan
balik ada data untuk mengembangkan
strategi Le sehingga kita itu menjadi
lebih baik lagi ya kan banyak konten
yang dapat diakses oleh SN itu artinya
apa kontribusi teknologi terutama
teknologi digital sehingga kita bisa
belajar dari mana saja ya dari berbagai
macam platform yang tersedia Nah kalau
kita gak punya literasi habis kita ya
Artinya kita tidak bisa sebagai
pemanfaat dari hadirnya teknologi itu
maka kita harus punya teknologi literate
Ya kita harus menguas teknologi oke ya
kemudian ini gak usah ya kita loncati
aja ya ini kemudian ada elemen yang
keempat budaya belajar ya sebagai salah
satu bagian atau elemen dalam eh
learning
cosistem Bagaimana budaya pembelajaran
itu menentukan arah Li secara
keseluruhan jadi jadi dalam konteks
seperti ini menunjukkan tradisi ya
ritus-ritus kebiasaan ya nilai-nilai
atau value individu ASN kita semuanya
untuk bertindak dan memberitahu apa yang
diharapkan dari kita itu saat
berhubungan dengan Li apa kita adalah
user dari sistem yang dibangun oleh UN
di kerja yang dibangun oleh organisasi
kita supaya apa supaya kita bisa
memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya n
Nah kalau misalnya kita tidak memiliki
budaya belajar yang kuat bisa jadi
elemen-elemen yang disediakan oleh
organisasi kita dengan biaya yang sangat
besar anggaran yang sangat besar itu
nanti muspr gak ada
gunanya maka kita harus punya tradisi
pemikiran tradisi eh tradisi perilaku
kebiasaan-kebiasaan yang relevan dengan
kebutuhan untuk menuntut ilmu itu untuk
ee apa belajar ya Jadi kita harus aktif
motivasi kalau gak ada motivasi
Bagaimana motivasi itu terus gak pernah
berhenti ya dan itu membentuk suatu
kultur ya membentuk suatu kebiasaan
kebiasaan itu nanti pada dasarnya
menjadikan kita punya karakter dan
karakter itu mengarahkan kita pada
takdir kita hati-hati ya Jadi kalau kita
malas yadaya kita Mal yauddirnya orang k
oke ya jadi budaya pembelajaran yang
terbaik itu mendorong
injudement keterlibatan aktif kita di
tempat kerja ya lalu mendorong pula
pembelajaran secara berkelanjutan mulai
dari apa mulai dari Bu Ibu sampai
menjelang masuk Diang tahat ya dan
bagaimana kita ASN ya dapat terbantu
dengan berinteraksi dengan semua elemen
dalam Li itu oke ya kemian terakhir
itulah
strategi pimpinan unit kerja ini sangat
penting peranan ya dalam membuat
keputusan untuk menentukan strategi yang
berfokus pada pengembangan ASN tentu
saja ya Nah tujuantujuan dan strategi
yang dibangun oleh pimpinan itu akan
menginformasikan semua
keputusan-keputusan yang dibuat ya
bagaimana Li yang dibangun itu punya
orientasi spesifik untuk mencapai tujuan
strategis kita kita punya target ya unit
kerja kita punya target target itu
ditentukan selama Januari sampai
Desember ketercapainya Bagaimana ya
strategi itu adalah apa tadi pola
berpikir dan pola bertindak yang
spesifik untuk apa untuk mencapai tujuan
itu nah Li learning ecosystem yang
terdiri dari berbagai macam elemen utama
dan elemen derifiknya tadi harus
mensupport ASN untuk turut terlibat
dalam kegiatan aktif dalam rangka
mencapai itu tujuan Sei semakin mudah
kalau kita nanti punya berbagai macam
target itu dengan orang-orang yang punya
kemampuan orang-orang yang berkompetensi
orang-orang yang punya literasi dan
seterusnya ya oke kemudian yang penting
lagi juga begini apa yang terjadi pada
masa lalu ketika strategi itu kita buat
kadang-kadang tidak relevan lagi dengan
sekarang yang sudah berubah dengan cepat
dalam konteks yang seperti ini ya
pimpinan itu tidak memaksakan strategi
yang tak efektif bukan buat As buat buat
pegawainya buat stafnya maka dia
menyusun strategi yang lebih baik yang
lebih fleksibel
yang lebih adaptif untuk mencapai hasil
yang artinya apa saudara-saudara bukan
tidak mungkin strategi yang kita buat
itu nanti berubah ya perubahan dengan
kecepatan tinggi itu menandakan bahwa
kita mampu beradaptasi itu namanya
fleksibilitas
kita jadi ni itu sifatnya dinamis tidak
statis contoh dinamika itu misalnya apa
kontenah kontennya harus terlalu update
kalau kontennya update itu artinya apa
eh ASN akan belajar sesuatu yang baru ya
dengan sesuatu yang baru dia ba nanti
bisa melakukan eh tindakan-tindakan
dalam pekerjaan yang baru pula sesuai
dengan ketentuan yang baru Nah itu
namanya bagaimana kita harus fleksibel
yang yang termaktub dalam elemen
strategi tersebut ya
kemudian Kenapa kok kita ini butuh Li
ya Ada banyak alasan tetapi dari
sejumlah studi itu bisa kita lihat bahwa
Li yang organisasi dengan baik yang
dirancang dengan baik ya itu akan
menghasilkan program-program
pengembangan secara personal ingat ya
yang namanya Human Resource management
itu tadinya dahulunya itu adalah untuk
kelompok untuk tim tapi sekarang adalah
untuk personal artinya anda semua ya
kita semua sebagai individu itu dilayani
oleh sistem yang namanya sistem
manajemen SDM Nah lewat Li itu nanti ada
tersedia fitur-fitur yang diakses oleh
individu sesuai dengan kebutuhannya
kebutuhan Apa kebutuhan melaksanakan
pekerjaan yang ini tidak ada dalam
bentuk platform
tradisional tidak lagi ada Makanya
sekarang namanya bpsdm dulu Badan Diklat
dari namanya sayaja itu mengandung arti
yang yang berubah saudara ya dalam
kata-kata Diklat itu paradigma lama
tergantung pada trainernya tergantung
pada Widya Iswara ya wi tapi sekarang
gak juga ya berubah semuanya Anda
tergantung pada diri Anda sendiri
artinya apa kebutuhan anda secara
personal itu dilayani oleh sistem ini ya
kedua kita lebih mudah sebagai snnya
untuk dapat belajar pada saat yang tepat
P kapan pun Nah kalau Diklat itu
terjadwal kapan di mana itu ketat jadi
kita tergantung dari waktu dan tempat
termasuk dana juga toh tapi dengan
learning ekosistem kita bisa setiap saat
tanpa biaya yang eh mahal bahkan Nir
biaya yang ketiga adalah pendekatan
pembelajaran terdesentralisasi yang
didukung oleh pimpinan ini logis ya
pimpinan mana yang tidak mendukung
stafnya untuk belajar ya dan itu
terdesentralisasi tidak tergantung pada
siapapun kecuali pada dirinya yang
keempat memastikan pengetahuan disimpan
lebih baik dan kemudian kita gunakan
lagi untuk diterapkan pada situasi yang
tepat kemudian merespon lebih tangkas
eal ya untuk berubah lebih efektif lagi
dan yang keenam itu adalah menghasilkan
pengalaman belajar yang lebih menarik
lagi bagi SM sehingga terus Semangat
belajarnya Saya sekarang sudah hampir ee
usia saya sudah mau ya mau belum 60 ya
tapi kalau saya nak belajar habis saya
ya karena sebagai dosen itu dituntut
pengetan baru ya tidak hanya dosen tidak
hanya guru Ya anda sebagai SN juga bikit
itu guru bagi apa anak-anak muda
sekarang yang masuk di instansi saudara
Nah itu ya Lalu studinya apa yang bisa
kita bisa lihat ya Tahun 2022 ini ya Why
you need learning culture karena apa
80% employee itu akan lebih terlibat
lebih bisa diandalkan kalau dia
menguasai skill baru itu artinya apa ada
20% yang tidak terlibat dengan aktif
kalau dia tidak mengas SK baru baru
bagaimana bisa dilibatkan kalau dia
tidak punya tidak menguasai pengetahan
baru tidak tidak bisa skill baru
sementara zaman sudah berubah ini masuk
akal Ya jadi terus anda belajar kuasi
yang baru supaya Anda dapat tantangan
yang baru lalu ada 46% employee ya itu
kalau dia merasa bahwa tidak dilibatkan
dalam pembelajaran dia akan bosan ya
Jadi ini adalah kelemahan manusia beda
dengan artificial intelligence ya atau
robot manusia tuh punya bosan maka dia
harus beri diberi tantangan-tantangan
baru tantangan baru dalam pekerjaan baru
itu harus didukung dengan penguasaan
baru Maka dia harus
di dilatih dikembangkan diberi kemampuan
baru kalau gak nanti mereka bosan itu
ada 46 hampir separuh Ya ini yang
penting nih terutama bagi perusahaan
swasta ya kalau bagi negeriit Insyaallah
anda itu tetap Stay di di jadi Bai PNS
toh Gak akan keluar ya kerja tetap terus
di tempatnya masing-masing kalau
misalnya organisasi kita unit kerja kita
itu invest invest apa nyuruh kita
belajar dengan biaya berapa pun Nah
sekarang dengan adanya teknologi dengan
ada learning cosystem ini biaya semakin
murah staf kita ya dari 94% karyawan itu
akan tetap bekerja dengan kita kalau
kita itu mendidik mereka nah ini sebagai
salah satu kunci Mengapa kita perlu
learning culture dan learning Apa
ekosistem tadi itu ya ini gak usah saya
baw karena ini menerangkan yang tadi
lalu ini ada oracleelitian tahun 2002 Li
atau learning ecosystem itu berdampak
pada SDM dan memperoleh manfaat yang
signifik ya Tidak usah saya e Tidak usah
saya baca satu persatu jadi kalau kita
belajar dengan di dengan platform Li itu
ada
58%
akan memiliki skill baru yang memenuhi
kebutuhan masa depan tentu ya di ASN
dengan adanya fasilitasi pemerintah kita
akan lebih tinggi lagi tidak hanya 58%
mungkin lebih dari itu angkanya ya Saya
kira ini ad sesuatu yang perlu kita
perhatikan untuk membangun tempat k
kerja kita dengan fasilitas yang ada
entah itu terbatas atau tidak terbatas
kalau terbatas perlu ditambahi lagi ya
itu sebagai tempat belajar kita ya oke
sekarang persoalannya adalah bagaimana
kita bisa bangun ya Li itu seperti apa
ada divisnisnya tadi Li itu apa
tujuannya ada Sudah tadi rumusannya Li
itu apa manfaatnya Sudah saya sampaikan
tadi ya sekarang bangunnya Bagaimana
kalau kita belum terbangun dengan baik
kalau sudah tentu ditingkat lagi
performanya ya kualitasnya yang pertama
assess your learning ecosystem bas on
bus goal tujuan kita itu apa sebetulnya
unit kerja kita itu apa organisasi kita
itu apa kita asses ya kita nilai apakah
learning ecosystem sebagai suesatu yang
urgen apakah sebagai suatu prioritas dan
sebagainya tergantung dari bisnis goal
kita bisnis itu jangan diumpamakan
sebagai perusahaan ya kita juga punya
bisnis ya cor bisnis kita itu apa bisnis
inti kita apa kalau di ruang tinggi
pelayanan pelayanan mahasiswa apa
pendidikan penelitian dan seterusnya
Anda apa golnya Apa Anda nilai dan
seberapa jauh learning ecosystem itu
diperlukan Saya yakin ya Apun tujuan
Anda apa diperlukan hanya saja mungya
ber lelnya ber ya kayak perguruan tinggi
di mana Saya belajar
dinya yangak bo hang karena
tu
makasen
harusuh peralatan teknologi yang paling
tepat supaya apa supaya kita bisa
mendapatkan kemudahan dengan alat-alat
itu e Coba anda bayangkan ya dulu waktu
pandemi muncul pertama kali tahun 2020
ya resmi di ditutup kita itu 2021 Maret
ya masih ingat ya Bapak Ibu ya bagaimana
kita berubah dari belajar offline yang
biasanya di kampus di gedung sekolah ya
tiba-tiba harus lewat seperti kita ini
sekarang ya lewat Zoom ini secara online
kalau kita tidak
punya tool learning tool yang tepat
Bagaimana Coba nanti para siswa peserta
didik dan mahasiswa itu memperoleh
ilmunya dalam waktu yang cepat
saudara-saudara ya perguruan tinggi di
seluruh dunia tidak hanya Indonesia
seluruh dunia
beradaptasi menentukan direct learning
tool for the
studen luar biasa saudara dan
alhamdulillah ya alhamdulillah terlepas
dari berbagai macam kekurangannya tapi
tetap kita jamin proses pendidikan
berjalan Apun mutunya itu kan ada
evaluasinya tentu ya dan ternyata apa
lulusannya bagus kan artinya apa kita
harus punya kemampuan untuk menentukan
right learning tool peralatan yang
paling kemudian yang ketiga Listen to
the data Apa
maksudnya bahwa semua keputusan kita
buat desain yang kita buat ya atau
rancangan yang kita buat dalam Li itu
berbasis data Jadi kita nak boleh
subjektivitas ya karena ada duit karena
proyek karena apa lalu kita bangun Li
jangan ya Dari mana data itu Anda
assment ya Anda diskusikan Anda fgd
sehingga apa Ada sejumlah data yang
menunjukkan bahwa kita ini
butuh ya yang keduaalah kita dapat
menentukan to yang berbasis data
jugaentan anggaran berbasis data pula
menentukan orang-orang yang terlibat
berbasis data pula jadi data itu
menjamin objektivitas kita kalau ada
keputusan yang tidak berbasis data itu
namanya keputusan dibastikan subjektif
tidak objektif Li butuh keputusan yang
objektif yang keempat adalah assign
specific rle to people
Inem kita menugaskan kepada setiap orang
dengan peran-peran yang spesifik kepada
setiap orang ya dalam sistem yang kita
bangun dan yang kelima itu adalah it all
come back to the learn semuanya harus
Dikembalikan pada learner siapa itu ASN
sebagai
individu Li hal ini ya yang perlu Kita
waspadai ketika kita step by step Tahap
demi tahap kita membangun learning
ecosyem di unit kerja kita ya Ini saya
tadi sudah sampaikan bagaimana kita
menilai berdasarkan tujuan Ya misalnya
itu terkait dengan butuh butuh
keterampilan baru lalu butuh keahlian
baru butuh mengembangkan unit kerja baru
lalu butuh peningkatan efisiensi dan
produktivitas dan seterusnya ini adalah
contoh-contoh yang terkait dengan
bagaimana kita menilai learning
ekosistem itu berdasarkan tujuan ya
improvement itu menjadi bagian yang
harus
eh apa diputuskan menjadi tujuan sebagai
proses pengambilan Fokus dari proses
pengambilan keputusan kita kalau sudah
se itu apa Li yang tadi bersifat
Kompleks karena terjadi banyak elemen
itu akan menjadi sesuatu yang berdampak
pada lingkungan kerja kita ya dengan
pertimbangan tujuan jelas unit kerja
kita mengembangkan indikator untuk
memahami nilai tambah l itu betul-betul
diwujudkan dalam organisasi kita lihat
aja nanti ya apa Data yang kita bisa
peroleh dengan adanya Li Dan setelah ada
Li Tentu saya yakin ada perubahan ya
Kemudian yang kedua menilai alat oke
Sudah saya sampaikan tadi ya langkah
keeda berbis data oke Sudah tadi langkah
keempat itu adalah peran spesifik apa
misalnya ini misalnya ya saya ambil
contoh di bpsdm Jawa Timur ya dari level
staf staf bpsdm yang diberi peran khusus
tadi spesific role ya dengan tanggung
jawab tertentu tadi itu membuat konten
ya menerapkan alat yang akan digunakan
oleh pembelajar tadi ya menerapkan
strategi yang ditentukan oleh Pimpin P
dan membantu interaksi ASN dengan
berbagai komponen dalam sistem itu jadi
ini adalah peran-peran khusus yang
menjadi tanggung jawab dari satu unit
kerja kita untuk apa membangun Le yang
betul-betul efektif dan dapat
diakses dari level pimpinan bpsdm
misalnya ya mengkomunikasikan pentingnya
pengan ASN memotivasi tim dan menentukan
arah budaya pembelajaran sehingga
betul-betul ada milu learning di situ
ya Kita tentukan keseluruhan strategi
dan tujuannya untuk mendukung
pengembanan Le dengan apa dengan
strategi yang pas menyusun plakor yang
pas sehingga apa Le itu betul-betul
diwujudkan secara efektif ya kemudian
kalau sudah peran-peran ini dilaksanakan
dengan baik baik pada level staf maupun
pimpinan itu akan mengizinkan ya membuka
pintu bagi setiap ASN untuk mengkonsumsi
konten pembelajaran sekaligus dapat
umpan balik ya yang dapat dind
berdasarkan pengalamannya ya ASN nanti
akan berikan masukan kritik yang
konstruktif saran-saran dan seterusnya
oke ya langkah kelima kembalikan
semuanya kepada kebutuhan peserta didik
yaitu ASN sebagai learner ya staf bpsdm
sebagai elemen ya pimpinan teknologi
konen strategi budaya itu diintegrasikan
untuk
membangun untuk apa mengak
ASN sebagai peserta didik dia akan
terbantu ya dan akhirnya outputnya apa
ASN nanti akan punya kemampuan baru yang
bermanfaat untuk
pekerjaan ya jadi semuanya itu adalah
sesuatu hal yang berorientasi pada ASN
sebagai learner oke apa yang bisa kita
ambil kesimpulan dari apa yang saya
jelaskan tadi bahwa hakikat belajar
sepanjangyat diandungajang itu akan
semakin mudah sudah diterapkan manakala
Li terbangun di organisasi kita di unit
kerja kita di organisasi kita ya dalam
berbagai bentuk dan ukurannya itu
tergantung faktor-faktor ASN sebagai
individu sebagai pembelajar ya sebagai
manfaat lalu harus ada strateginya ada
dan seterusnya di mana elemen-elemen itu
sudah saya sampaikan tadi keberhasilan
Le tergantung dari dukungan Pimpinan dan
staf artinya apaorting sistem berjalan
difasilitasi sehingga ASN sebagai
pembelajar atau pemanfaat itu dapat atau
user dapat mengaksesnya dengan baik ya
kita berharap ya melalui eh apa
pengembangan Li ini ASN semakin berdaya
dan bagaimanakah teknologi kita bisa
akomodir ya sehingga nanti akhirnya ASN
itu meningkat keterbatasannya dalam
proses-proses pekerjaan ASN itu dapat
dikendalikan sor dapat di andalkan untuk
membuat Indonesia lebih maju lagi yang
kedua ini yang penting efisiensi ya Eh
biaya itu sampin besar saudara untuk
pelatihan itu nah biaya itu akan dapat
kita tekan lebih efisien skill dan
reskilling yang kita butuhkan itu akan
semakin berkurang biayanya lalu
kreativitas inovasi terus jalan ya Dan
saya berharap di sinovic maupun di
Kemenpan dengan eh apa di apa diik di
jatin itu semakin kreatif kita sehingga
proposal-proposal inovasinya semakin
bermutu akhirnya kita menjadi bangsa
yang betul-betul maju berbasis inovasi
yang keempat promosi pengalan belajar
itu secara terbuka dan kolaboratif itu
menjadi sesuatu yang esensial ya dan ASN
adalah bagian penting dari kemajuan
bangsa Terima kasih semoga sehat selalu
ya silakan eh tanya jawab dan terima
kasih atas perhatiannya asalamualaikum
warahmatullahi
wabarakatuh
Waalaikumsalam Warahmatullahi
Wabarakatuh nah kali ini Tentunya Bapak
dan Ibu sobat ASN langsung saja kita
akan lelanjutkan untuk ke sesi tanya
jawab jadi sobat ASN bisa menggunakan
future S atau yang bergabung melalui
YouTube untuk bisa menuliskan pertanyaan
melalui live
[Musik]
chat nah kali ini sbatn silakan saja
untuk para penanya kita bersiap-siap ya
kali ini Prof Yusuf ya yang pertama saya
akan mengundang Bapak Sigit ywono yang
akan bertanya silakan Bapak Sigit Yono
halo
halo bagaimana bapak sudah siap untuk
bertanya dengan Prof
Yusu siap Insyaallah baik
silakan
eh Baik terima kasih Bismillah
ahmanirrahim asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh Selamat siang
dan salam sejahtera buat kita semuanya
ee Sebelumnya saya memperkenalkan diri
saya Sigit ywono dari dinas ketahanan
pangan tanamangan danultur atau dkptphh
kabupaten pelelawan provinsi Riau
Eh terima kasih ee untuk moderator dan
Bapak Ibu ee narasumber
mungkin ee ada sedikit pertanyaan dan
ini ee tentang sebuah kasus Pak ya
Eh begini Pak ini mungkin masalah
undang-undang nomor 20 tahun 2023
tentang ASN yaitu percepatan
pengembangan kompetensi
eh dalam studi kasus gitu kan dalam
kebanyakan kasus bahwa hak progatif
pimpinan daerah itu kan sangat dominan
Pak
ya sangat dominan dan
EE terkadang seorang ASN itu Sudah lama
di situ tapi
tahu-tahunya dipindahkan gitu kan
contohnya gini contohkan saya aja kan eh
Saya sudah lama di Dinas Lingkungan
Hidup Kabupaten plawan dan saya di situ
sudah Ee mengikuti ee
pelatihan-pelatihan misalnya p yang
AMDAL a AMDAL B AMDAL C kemudian
pelatihan ekologi lingkungan gitu kan
kemudian saya ee karena pimpinan saya
kemudian mendapatkan mutasi atau
pindahan ke dinas perizinan gitu kan dan
di dinas perizinan pun saya
ee mau belajar gitu kan mau belajar
tetapi sebelum kita melakukan atau
mengembangkan kompetisi kita gitu
kemudian ee pimpinan itu memindahkan
kita gitu kan memindahkan kita yaitu ke
dinas pertanian gitu kan dan
EE saya di dinas pertanian kan belum
lama cuman dalam hal ini itu kan
eh ASN itu kan kebanyakan ditempatkannya
bukan berdasarkan backgroundnya atau
bukan berdasarkan eh skillnya gitu kan
kadang-kadang mungkin di bidang orang
sosial mungkin di bidang pertanian kan
Jadi mungkin ada ya mungkin ada arahan
atau mungkin ada masukan dari bapak ee
Prof gitu kan bagaimana untuk menyikapi
solusi seperti menangapi masalah seperti
itu Terima kasih wasalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh Prof Yusuf saya persilakan
untuk bisa
menjawab baik ya Ini mudah-mudahan bukan
curhat ya tapi rasa syukur
ya kalau saya sen dipindah-pindah sen
saya namanya bawahan Ya terserah
pimpinan to maunya nanti kalau ditanya l
kamu kok lambat belajarnya itu benar
kalau kamuak bisa apa saya baru sebulan
Pak di sini dipindah lagi siapa yang
salah gitu aja yaak apaap itu saya
pernah ingat ya seorang pejabat tinggi
di provinsi Jawa Timur bilang ke saya
Prof ya k kita ini sebagainasanya Kak
punya gaji ya ya kan semuanya itu kan
tergantung pimpinan kita wajib kita
patuhi pimpinan itu maka syukur aja
bersyukur Ya siapa tahu di baik itu ada
hikmahnya tetap anda belajar dari apa
yang Anda alami itu namanya your
experience ya yang orang lain tuh gak
punya pengalaman serupa dengan anda jadi
gak usah ngeluh Ya sebulan di dinas X ya
pindah lagi di dinas a pindah lagi ke
dinas B dan seterusnya Disyukuri aja Ya
belajar dari halal yang seperti itu ya
Jadi kalau misalnya tadi pertanyaannya
Anda Kok enggak bisa ya mana sempat saya
berarti belum belum apa-apa Sudah
dipindah Anda kok tidak bisa mencapai
target target apa Saya gak punya
kesempatan untuk bekerja mencapai target
itu buktinya apaain l sk-nya
berubah-ubah gitu aja jawabannya ya Tapi
tetap Anda harus belajar dari hal yang
anda alami ya jadi mutasi itu bagus
kalau dilakukan dengan benar berbasis
kata kan ya kan Nah kalau itu
subjektivitas bisa jadi pimpinan itu
sebel ngelihat kita enggak suka sama
kita ya pindah-pindah aja biar kita ini
gak bisa maju-macu itu ada preferensin
yang gak baik ingat tadi ya semua
keputusan harus berbasis pada data dan
aturan Nah itu ya itu ya Mas ya Mas dari
Belawan ya jauhnya ya
jadi dari mana
riauak pelalan pak ya oke sukses ya Mas
ya syukuri aja dipah ya oke oke siapa
kasih Pak Baik terima kasih Bapak Sigit
nah kali ini pros Yusuf kita akan menuju
ke penanya kedua untuk penanya kedua
kali ini saya akan mengundang langsung
Bapak Nono
Soekarno Halo selamat siang Bapak
Nono Selamat siang Ibu Terima kasih atas
waktunya asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullah
hal
Oke ibu ini kita bicara tentang learning
OS kemudian kita paradok dengan apa yang
selama ini terjadi di level pimpinan itu
kayaknya ada yang namanya eh p yang
menyatakan Pimpinan gak butuh nih sta
par pimpinan butuh staf yang
loyal ini menjadi sebuah
Dilema pada satu saya paham e konsep
sistem mendorong karyawan atau staf ASN
itu lebih bisa berkontribusi lebih bisa
berinovasi tapi pada satu sisi yang lain
itu kemudian dalam tanda kutip ada
kebijakan-kebijakan pimpinan yang
tentunya kemudian tidak bisa kita kita
pahami ee sesederhana itu maka yang
muncul kemudian ee bahasa pimpinan tidak
butuh staf pintar tapi pemimpinan butuh
staf yang loyal ngapun Pak terhadap itu
cuma
kira-kira kita bagaimana Prof he Prof
sebelum dijawab Prof saya mohon izin
Bapak nonoarno dari
mana Dari pol Kecamatan Bu dari
Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan Oke
dari Pasuruan silakan Prof untuk bisa
menjawab pertanyaan dari bapak nonoarno
Baik Pak Nono ya Pak Nono itu Pak tidak
tidak ya Kalau Pak yes yes itu pak
ya Oke kita sama Jawa Timur Jadi gu aja
ya tadi dengan saya serus ya kan ono
pimpinan yang bagus itu pimpinan yang
bisa bekerja sama bisa ngemong dengan e
dengan anak buahnya memang loyal itu
dibutuhkan ya loyal itu komitmen itu
dibutuhkan ya tetapi kalau ada bawahan
yang pintar ya yang cerdas ya encer
nangdas ya cerjas itu encer nangdas itu
menyia-nyiakan dirinya sendiri untuk
mendapatkan durian ya karena
disia-siakan durian tak dapat dia apa
yang dia dapat Bua keceput Ya yang
rasanya pahit belong yang ada itu
pintar-pintar kokak dimanfaatkan bahwa
pimpinan tuh punya target target itu
tidak bisa dicapai tanpa adanya bantuan
dari pihak lain siapa staf stafnya harus
pintar ya bisa digunakan
diberakan kepintarannya untuk kemajuan
bersama jadi itu Saya kira adalah
pimpinan yang menyia-nyiakan potensi dan
itu justru menudukan dia dilihat aja
nanti performanya ya jadi itu urusan dia
kalau usah kinerja pencapaian tujuan dan
seterusnya itu urusan pimpinan ya tapi
begitu kinerjanya jelek Salah satu
faktornya itu adalah SDM ya bahwa selama
ini ASN aparat bawahan staf yang tidak
dimanfaatkan atau tidak diberarkan
secara optimal itu akhirnya mempengaruhi
kinerja dia sebagai pimpinan jadi begini
kan ono
ya pertama Bagaimana kita menyikapi
pimpinan yang tidak kondusif ya didoakan
seperti eh orang-orang yang teraniaya ya
supaya apa pimpinan kita lebih perhatian
lagi terhadap kebawahannya dengan satu
asumsi bahwa pimpinan itu atau atasan
itu tergantung
bawahan yang kedua tidak ada artinya
seorang pemimpin itu manakala dia tidak
memperhatikan bawahannya
dan dia menghilangkan dari salah satu
unsur salah satu komponen atau elemen
penting dalam learning ekosistem itu apa
pimpinan hilang ya Bawan akhirnya
bingung maunya apa pimpinan itu Jadi dua
dosa itu satu dia membuat bingung orang
lain dan dua dia mengabaikan potensi
yang ada yang sebetulnya itu bisa
diberdayakan jadi gini Pak yang
menyikapinya terus saja Pak belajar
terus saja Pak menunjuk
satu etiket yang baik bekerja dengan
baik dengan pintar ya tanpa harus
minteri orang tanpa harus terkesan
sombong sehingga orang nanti akan apa
termasuk pimpinan kita akan respek
terhadap kita bisa jadi sikap seseorang
itu termasuk sikap pimpinan kita itu e
tergantung apinya juga apinya tergantung
dari Bawan juga kan mungkin bawahannya
kurang interaksi atau apa Nah semuanya
harus
refleksii I itu ada forum ya untuk
refleksi diri sehingga semua tahu duduk
perkaranya di mana Saya kira itu Pak
Nuno ya semoga sukses ya amin semoganya
berubah ya lebih baik lagi sehingga
pasuran lebih maju daripada Surabaya ya
siap siap siap
Baik terima kasih banyak dan untuk Bapak
Nono juga kami ucapkan terima kasih
banyak kali ini sebagai informasi untuk
para penanya yang telah terpilih untuk
bisa konfirmasi alamat ke kontak person
kami
90411 nah kali ini Prof Yusuf Boleh dong
dikasih ataupun juga diberikan closing
statement nih pada hari ini apa sih
pesannya untuk seluruh sobat ASN yang
ada di Indonesia Prof baik kita semua
punya potensi untuk bergerak terus
terlibat aktif dalam ee kemajuan bangsa
kita sesuai kapasitas kita di daerah
masing-masing di tempat KJA kita
masing-masing jangan jangan abaikan
peluang itu ya jadikan kita sebagai
bagian terpenting dari sistem kita
dengan cara apa dengan cara terus
belajar dan dengan belajar itu kita bisa
berkontribusi semaksimal mungkin untuk
kemajuan bangsa kita semoga sukses
selalu Terima kasih asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh kita Berikan tepuk tangan
yang meriah untuk Prof Dr Dres H Yusuf
iryanto m.kom Terima kasih untuk
waktunya dan juga kesempatan di sesi
sharingnya tentunya dalam ASN belajar
seri ke-42 nah kali ini Tentunya sobat
ASN sebelum kita melanjutkan ke
narasumber yang berikutnya marilah
bersama-sama kita akan mendengarkan
jingle ASN Belajar ciptaan Gubernur Jawa
Timur Dr honoris Kausa Hajah kofifa
Indar
[Musik]
Parawansa zaman yang terus
bergerak sambut dengan penuh
semangat saatnya kita
melangkah hadapi segala tantangan
tingkatkan setiap
kompetensi untuk pelayanan
berdampak bersama
ASN
belajar ciptakan SDM unggul
berprestasi selalu inisiatif dan
kolaboratif untuk inovasi yang
berkelanjutan dari ASN berakhlak
mulia siap menyongsong Indonesia
emas ASN belajar wujudkan pemerintahan
berkelas dunia Satukan tekad pantang
menyerah jadi ASN jetar
berkualitas belajar wujudkan
pemerintahan berkelas dunia Satukan
tekat pantang
menyerah jadi ASM t
[Musik]
berkualitasamaajar
nah Baiklah sobat ASN kita akan menyimak
pemaparan narasumber yang ketiga Beliau
memiliki andil dalam mengembangkan
sistem manajemen SDM dan hukum pada saat
ini menjabat sebagai Innovation and
system development PT Semen Indonesia
dan marilah kita sambut ini dia bapak
Muhammad Haris ST
mmt
[Musik]
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
Warahmatullahi Wabarakatuh Bagaimana
kabarnya Bapak Muhammad Haris baik mbak
Santi Devi Mbak Devi Santi ya Iya betul
Devi Santi Bapak senang sekali bapak
bisa hadir bersama di tengah-tengah kami
bersama sobat ASN seluruh Indonesia Nah
kali ini untuk pemaparannya tempat dan
waktu
disilakan baik
oke baik ee
Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh waalaikum
Selamat siang
ee kepada para sobat ASN yang saya
banggakan yang saat ini ee menunjukkan
ee bahwa yang hadir di forum ini adalah
good learner semua ee terkait hal ini
Tentunya saya masuk kepada sesi yang
ketiga ya Ee setelah tadi ada Bu Dr
kemudian S du adalah Prof H Yusuf yang
memberikan petuah-petuah gitu termasuk
tadi konsultasi individu ya E dan di
sesi ketiga ini Tentunya saya akan
membawakan terkait dengan bagaimana
menumbuhkan budaya kerja yang kreatif E
dan inovatif gitu Ya untuk itu mungkin
saya mohon izin untuk
bisaarereen terlebih dahulu dulu ee dan
Mohon konfirmasinya apabila k sudah
metayang Ee screen
saya apakah sudah Ee tayang S
screen-nya Sudah Bapak sor tapi terbalik
Bapak Oh Terbalik ya Iya sebentar
sebentar
Allahu akbar
Allahu akbar ee mohon izin karena ini
ada azan Ee Kita Break dulu ya boleh
Bapak silakan bapak
baik
baik Ee kita lanjutkan ya jadi ee
terkait dengan sesi ini ee saya akan
membaakan materi terkait dengan ee
menumuhkan budaya kerja yang kreatif dan
inovatif ya Ee sesuai dengan apa pesanan
dari panitia ini ya Nah terkait hal ini
kalau kita menyimak tadi apa yang sudah
dipaparkan oleh Bu Dr Erna ee dan
sekaligus yang dipaparkan oleh prof
Yusuf ee bahwa kita sadari ee saat ini
ee kita bisa merasakan ya dan mencermati
ee terkait dengan adanya perubahan ee
atas pola kerja kita kemudian perubahan
atas produk di sekitar kita kemudian
perubahan terhadap layanan terhadap
masyarakat dan semuanya Itu adalah
sebuah
ee perubahan yang perlu kita managemen
nah artinya dari satu titik eh existing
yang kemudian berubah menjadi sebuah
titik on the future Itu adalah sebuah eh
perubahan yang harus kita ee tangkap E
dan kemudian itu bisa menjadi sebuah
perubahan perilaku kita di dalam hal ini
nah kemudian kita melihat saat ini ee
kalau kita merasakan ee dari sisi
komunikasi pun itu kita juga yang
dulunya itu kita tidak ee bisa
berkomunikasi jarak jauh kemudian ada
namanya teknologi waktu itu Eh handphone
ya kemudian hanya bisa dikomunikasikan
dan sekarang ini sudah bergerak menjadi
smartphone itu adalah sebuah Trans
formasi ee era ee yang memang
ee mengikuti dari kebutuhan ee pasar
atau mengikuti dari tuntutan ee
peradaban gitu ya nah begitu juga ee di
aspek industri industri juga demikian ee
banyak sekali perubahan teknologi yang
tadinya menggunakan konvensional itu
sekarang saat ini sudah mulai bergerak
menjadi teknologi robotial nah termasuk
terhadap servis terhadap layanan yang di
mana saat ini layanan juga demikian
layanan juga mengalami sebuah perubahan
yang tadinya Ee Kita melayani
ee customer harus datang ee ke meja dan
kemudian kita layani secara konvensional
di mana itu membutuhkan waktu yang
panjang ee dan saat ini Ee Kita juga ee
mulai membenahi diri ee dan membenahi
metode layanan e kita sehingga kita bisa
memperbaiki layanan ini ee berbasis pada
di digitalisasi nah ini merupakan sebuah
ee transformasi peradaban era nah
terkait hal ini ee maka saya teringat
terkait dengan apa yang disampaikan oleh
jackwell ini adalah salah satu eh dari
eh mantan Ce dari G ya Eh dan yang
memang dikenal sebagai
eh apa Bapak kepemimpinan gitu ya jadi
memang mempunyai leader leadership style
yang memang sangat luar biasa ee beliau
menyatakan bahwa jika laju pertumbuhan
di luar itu lebih cepat dibandingkan
dengan laju pertumbuhan di internal maka
akhir sudah dekat artinya ketika
kemudian ada perubahan ya perubahan
teknologi perubahan pelayanan perubahan
proses kerja kita ee di luar itu lebih
cepat dan kita tidak bisa mengikuti
Perubahan tersebut maka itu akhir sudah
dekat Artinya kita tidak bisa ee ee exit
ee apa eksis di dalam proses ee layanan
ee di dalam pertumbuhan
ee perubahan yang terjadi nah ini yang
ee apa insek yang disampaikan
olehwell bahwa e saat ini di dalam
respon perubahan ini maka ada tiga kata
kunci yang memang harus Ee kita lakukan
yang pertama adalah bagaimana kemudian
kita bisa melakukan adaptasi terhadap
perubahan tersebut Nah maka Ee Kita
merlukan pembelajaran Nah di sinilah
sebenarnya keyp Ee kita pada hari ini
adalah proses belajar untuk bisa ee
beradaptasi dengan perubahan yang
terjadi kemudian yang kedua itu
bagaimana kemudian kita bisa secara
Agile tadi sudah disempat disingkung
oleh prof Yus juga bagaimana kita secara
eil untuk bisa menangkap e peluang e
yang ada di dalam perubahan tersebut
sehingga perubahan ini bukan sebuah
Ancaman bagi kita tetapi Ini adalah
sebuah peluang untuk kita lakukan ee
adaptasi gitu ya secara cepat begitu nah
kemudian yang berikutnya adalah terkait
dengan ee sustainability Bagaimana
kemudian antara ee adaptasi yang kita
lakukan secara cepat e dengan eility dan
ini akan bisa memberikan keberlanjutan
dan keberlangsungan organisasi di dalam
ee ee Tata kelolanya maka Ee kita
memerlukan ee kata kunci untuk bisa
mencapai semua nya itu adalah bagaimana
kita bisa melakukan ee pembelajaran
dalam hal ini ee pembelajaran tadi juga
sudah disampaikan ee panjang lebar oleh
eh Bu Dr Erna dan ee bu eh dan profesor
Yusuf ya Eh dan saya mungkin akan
melihat dari aspek praktisionernya ya
jadi saat ini kita melihat bahwa proses
pembelajaran itu
ee di dalam ee perspektifnya perubahan
mindsetnya adalah bahwa pembelajaran ini
sebenarnya kebutuhannya bukan dari
organisasi pengelola atau memang e dari
Kalau dari sini ada ppsdm ya tetapi
kebutuhan belajar ini keinginan belajar
ini adalah harusnya e dari learnernya
atau dari kita sebagai ASN nah tentunya
kita perlu menselaraskan Bagaimana kita
bisa menselaraskan antara ee kebutuhan
organisasi kompetensi yang dibutuhkan
untuk bisa mencapai visinya ee dengan ee
kebutuhan eh personal dari ASN untuk
bisa ee mencapai ee tujuan daripada
organisasi tersebut maka yang pertama
adalah eh cca gitu ya Core kompetensi
analysis kita harus bisa menemukan apa
yang menjadi cor kompetensi di dalam
proses eh bisnis di unit atau di
organisasi yang e yang yang kita jalani
begitu Nah setelah kemudian kita bisa
menemukan Core kompetensi maka kita
harus menyusun namanya adalah eh
diagnostic need analysis atau dne gitu
ya Apa saja kebutuhan yang kemudian itu
bisa kita ee antara kompetensi inti yang
yang yang Isting untuk kita perkuat dan
kompetensi inti yang akan kita bangun ke
depan bukan Tidak mungkin bahwa dalam
satu organisasi itu tidak mempunyai e
kompetensi inti yang statis semuanya
dinamis seiring dengan e perubahan Nah
jadi untuk bisa menyesuaikan ee atas
perubahan tuntutan itu maka kita juga ee
perlu
mengidentifikasi apa yang menjadi
kompetensi inti layanan saat ini dan apa
yang akan kita ciptakan kompetensi inti
baru untuk bisa memperbaiki layanan
tersebut nah barulah kemudian kita masuk
ke dalam e training need analysis gitu
yang kemudian ini akan menjadi learning
plan yang akan ee diidentifikasi oleh
masing-masing personal as n yang
kemudian akan diajukan nah dan analisis
ini akan di ee susun berdasarkan dari
DNA ee ya development need analysisnya
ya development analysis juga akan
disusun berdasarkan cor kompetensi
analisisnya nah ini yang akan menjadi
sebuah keselarasan bagaimana kita
menjembatani antara ee kebutuhan
kompetensi organisasi saat ini dan akan
datang ee dengan kebutuhan gap eh
kompetensi yang Ee Kita milik sebagai
personal ASN nah tentunya ini akan
menjadi sebuah proses gitu ya bagaimana
kemudian kita bisa menyelaraskan itu dan
eh harapannya ini akan bisa
mengakselerasi ya kompetensi yang
dimiliki oleh individu ASN ee kemudian
akan ee apa akan mengagregasi menjadi
sebuah kompetensi organisasi dan itu
bisa mengakselerasi Dari kompetensi eh
mengakselerasi dari pencapaian daripada
tujuan organisasi tersebut begitu nah ee
terkait dengan ini Tentunya Mungkin saya
akan perkenalkan ee Mungkin kita sudah
tahu ya kita mungkin sudah pernah
belajar eh apa itu sebenarnya eh
learning proses e konsep begitu ya Nah
pembelajaran ini ada tiga tahap Eh kalau
eh apa ini dari Alvin tler Ya itu eh
berpendapat bahwa proses pembelajaran
itu mengalami sebuah fase tiga fase gitu
ya yang pertama adalah fase learn
bagaimana kita kemudian di dalam
perubahan ee yang terjadi kemudian
permasalahan yang terjadi kemudian
peluang yang kita identifikasi itu
menjadi materi pembelajaran kita gitu ya
Nah kalau kita ingat bahwa pembelajaran
tadi yang disampaikan elemen daripada
ee apa learning ecosystem itu mempunyai
ee banyak elemen tadi disampaikan oleh
prof Yusuf ada lima elemen ee namun
sebenarnya tidak ee apa Ee tidak
terbatas pada itu gitu ya Ee jadi kalau
saya saya ambil simpelnya aja terkait
dengan subjeknya subjeknya adalah
learnernya learnernya ini bagaimana eh
apa tingkat eh kesadaran diri daripada
learnernya kemudian Bagaimana tingkat
keyakinan daripada learnernya dan
bagaimana tingkat kemauan daripada
learnernya ini juga akan menjadi ee
objek Bagaimana kemudian kita bisa
menganalisis dan kita bisa secara sadar
diri bahwa kita ee perlu mengembangkan
diri melalui pembelajaran yang ada
kemudian proses itu sendiri metodenya
mungkin kalau kita melihat metodenya
yang sekarang ini berkembang Eh ada dua
yang eh metode besarnya ada
eh pedagogic learning ada anragogic
learning gitu ya jadi ada yang memang
one way communication ada yang ada yang
two way communication nah n kemudian
kalau kita mulai dari sebuah teknisnya
kalau teknisnya itu bisa saat ini Eh
kalau dulu offline learning kalau
sekarang e bisa online learning dan itu
tidak terbatas pada tempat gitu yaah
tidak terbatas pada eh waktu gitu ya
bisa jadi antara waktuia bagian barat
dan timur ini bisa menjadi apa eh eh
satu event learning yang sama begitu dan
saat ini juga kalau kita melihat dari
aspek eh cara itu macam-macam gitu ya
jadi bisa menggunakan ya saat ini kita
menggunakan materi yang konvensional ada
juga yang sekarang dikembangkan menjadi
podcast learning gitu ya yang artinya
kita bisa melakukan pembelajaran ee
sambil beraktivitas dan waktunya bisa
kita tentukan sendiri begitu nah ini
menjadi eh apa perubahan-perubahan
konsep learning yang EE memudahkan bagi
learner untuk bisa menambah atau
mengembangkan kompetensinya begitu nah
bisa juga ada dalam bentuk video
tutorial gitu ya dalam bentuk apa materi
seperti ini atau mungkin
ee apa dalam bentuk coaching conseling
mentoring gitu bisa juga ada job
assignment itu adalah semua eh metode
metode learning yang dikembangkan
berbasis pada culture yang ada
disesuaikan begitu jadi eh harapannya
dengan metode yang ada ini e learning
toolsnya itu juga sudah kita eh lihat
bersama bahwa Kembangan juga semakin
ee semakin dinamis gitu ya sehingga itu
bisa memudahkan ee para learner untuk
bisa menambah wawasan dan meningkatkan
kompetensinya begitu nah eh kembali lagi
kepada eh konsep learning eh proses di
dalamnya di sini Bagaimana kita bisa
mempelajari objek-objek baru ee Kemudian
Kemudian kita bisa ekstraksi ee
permasalahan-permasalahan terjadi di
tempat kerja kita itu adal sebagai
sumber ya ee eh apa learning source-nya
eh bagi kita sebagai eh individual ASN
itu bisa ee dipakai sebagai
ee salah satu e sumber untuk
pembelajaran di mana masalah ini bisa ee
muncul di mana-mana kalau di tempat
kerja kita misalkan Eh ada gap antar
target kinerja dengan realisasi misalkan
atau mungkin ada gap antara standar
layanan oneeh service ee ternyata
realisasinya lebih dari one hours gitu
nah itu juga bisa menjadi sebuah
pembelajaran bagi kita artinya
pembelajaran yang berbasis pada ee
permasalahan atau problem base juga e
bisa kita lakukan pembelajaran e dengan
meng-capture potensi-potensi untuk eh
meng-create menciptakan proses kerja
baru atau tata kelola baru begitu ya
yang tadinya belum ada kita ciptakan
semata-mata untuk merespon perubahan
yang ada dan itu ee berbasis pada e
Voice of customer gitu berbasis pada ee
customer experience Apa yang dirasakan
customer kemudiankemudian yang
diharapkan oleh customer begitu Itu yang
eh menjadi salah satu resource e
Learning Kita di tempat kerja ini
termasuk eh di dalamnya adalah eh eh
ketika kita ada di tempat kerja kita
kita lihat apakah memang ada
kondisi-kondisi yang unsif condition itu
juga bisa menjadi eh materi Learning
Kita gitu ya jadi eh sebenarnya eh
ketika kita belajar maka syaratnya
adalah bagaimana kemudian kita bisa
menguasai
eh job description kita setelah kita
bisa menguasai kemudian kita bisa
mengidentifikasi permasalahan atau gap
eh apa antara standar target dengan
realisasinya begitu gitu atau di situ
terjadi ketidaksesuaian mengenai
komplain pelanggan atau komplain
masyarakat dan sebagainya ini menjadi
sebuah eh source of learning berikutnya
adalah eh terkait dengan
eh proses unlearn gitu ya pros unl ini
maksudnya adalah ee bukan kemudian
melupakan semuanya bukan tetapi
melupakan apa yang sudah diketahui
sebelumnya yang memang itu dirasa sudah
tidak relevan gitu ya sehingga kita
tidak terjebak pada blocking mindset
gitu ya block mindset atau eh fix
mindset gitu ya Nah maka kita ee perlu e
membuka diri dengan proses rel melakukan
pembelajaran ee dengan lebih terbuka ee
dan
ee apa lebih terbuka terhadap ee
perspektif dan fakta-fakta EE yang ada
begitu di situlah kemudian akan tercipta
sebuah ide karena proses pembelajaran
itu harapannya adalah menghasilkan ee
output yaitu dalam bentuk ide nah
kemudian Ide ini dikembangkan Nah ide
dikembangkan menjadi creativity
creativity dikembangkan lagi menjadi
sebuah produk inovasi nah di situlah
kemudian nanti
eh secara sistem
eh Saya kira ASN sudah sudah punya
sistem eh kompetisi terkait dengan
inovasi itu yang akan bisa menjadi ee
sistem yang terintegrasi Bagaimana eh
sistem mengcreate eh eh metode
pembelajaran dan kemudian Bagaimana bisa
menghasilkan ide dan ide ini akan bisa
menjadi sebuah produk inovasi ee ASN dan
ini akan bisa memperkuat dan
meningkatkan eksistensi daripada
organisasi tersebut begitu ya kemudian
eh Yang eh tadi E ketika kita berbicara
idea ide itu gambarannya adalah Eh
bagaimana ini Ide adalah sebuah mental
konsep ya eh atau gambaran yang ada di
pikiran kita gitu ya yang e sebenarnya
merespon pada satu objek gitu ya satu
objek tertentuah objek itu Apakah objek
masalah objek itu apakah EE apa peluang
Nah itu menjadi sebuah objek nah objek
ini kemudian
eh apa Ee kita visualisasikan e di dalam
pikiran kita gitu ya pikiran kita
kemudian coba kita eh apa Kita uji
dengan eh apa dengan beberapa
ee apa ee metode pengembangan ide ya
misalkan di situ ide itu bisa dalam
bentuk ee combine gitu ya mengcombine
antara produk layanan satu dan produk
layanan lain menjadikan satu atau
kemudian ee ide itu e bisa e
disimplifikasi misalkan yang tadinya itu
melalui sebuah proses e layanan yang
cukup panjang kemudian dipotong
prosesnya sehingga itu bisa lebih cepat
dan sebagainya Nah itu adalah ee dalam
bentuk Gambaran atau sebuah ide Nah ide
ini
ee akan masuk ke dalam ee tahap
creativity apabila Ee kita mampu untuk
bisa mengembangkan ide tersebut gitu ya
dan mencari jalan-jalan keluar yang baru
gitu ya terhak kait dengan ee masalah
maupun opportunity yang ada nah ini yang
eh menjadi creativity jadi ide belum
tentu e kreatif tetapi ketika kreatif
Itu adalah sebuah ide yang memang sudah
di dikembangkan Ya sudah dikembangkan ee
dan itu bisa siap untuk bisa
diimplementasikan nah ketika hanya
sebatas ide maka ini bukan inovasi ini
baru ide kreatif gitu ya Nah ketika kita
masuk ke dalam tahap fase inovasi maka
ide harapannya adalah ide yang sudah
terimplementasi dan terbukti memberikan
benefisial bagi organisasi tersebut
entah itu terkait dengan masalah
efisiensi biaya entah itu terkait dengan
eh apa eh mempercepat waktu layanan ya
atau mempercepat proses kerja kita gitu
ya Ee terkait dengan meningkatkan
akurasi data kita dan sebagainya jadi
adalah benefit karena benefit ini ada
dua kalau di dalam inovasi jadi ada
benefit yang e sifatnya bisa dirupiahkan
atau diuangkan adalah benefit finansial
ada juga soft saving benefit atau
benefit yang kualitatif gitu ya
kualitatif yang ee apa Ee tidak bisa
diurpiakan atau ee perlu ee riset untuk
bisa murikan itu dengan menentukan
proksi-proksi ee tertentu gitu ya Nah
berikutnya adalah ketika kemudian ini
bisa bergerak ya satu pembelajaran
menghasilkan ide-ide dikembangkan
menjadi sebuah ee ide kreatif dan ide
kreatif ini diimplementasikan menjadi
sebuah produk Inovasi dan itu berjalan
secara ee kontinu maka akan
menghasilkan memperkuat perilaku kita
gitu ya jadi perilaku ASN
eh yang inovatif gitu ya maka ini akan
menjadikan mengukuhkan kita gitu ya
sebagai ASN yang inovatif Nah maka e
perilaku Inilah yang disebut dengan
values gitu kan karena vales ini
dibentuk dari sebuah eh
perilaku-perilaku dibentuk dari sebuah
kebiasaan gitu ya Nah dari sinilah
kemudian
eh pentingnya Bagaimana kemudian
Ee kita secara konsisten melakukan
pembelajaran yang nanti akan bisa
menghasilkan sebuah produk inovatif
melalui sebuah transformasi ide ide
kreatif kemudian inov inovasi yang
kemudian akan menjadi sebuah ee perilaku
dari individu ASN dan ini akan
mengagregasi menjadi secara kolektif
menjadi perilaku secara bersama
diorganisasi dan menjadi sebuah budaya
kerja nah budaya kerja ini Tujuannya
adalah untuk mendorong peningkatan
keberlanjutan kinerja yang berkelanjutan
sesuai dengan apa yang menjadi misi atau
yang menjadi tujuan daripada organisasi
tersebut ya Nah kemudian Eh kalau kita
lihat apa sih sebenarnya keterkaitan
antara valu work system maupun work
proses begitu ya kalau kita melihat
bahwa di sini eh values eh kita saat ini
sudah mengenal adalah ASN berakhlak maka
ASN berakhlak ini menjadi sebuah cor
valus di mana corvus ini itu akan bisa
eh mendorong ya mendorong terciptanya
work System yang
eh yang konsisten e dan di dalamnya ya
maka gambaran dalam box system di sini
itu kita Gambarkan di dalam e apa eh
gambar yang di tengah itu ada plan to
check action itu adalah eh ding cycle
gitu ya adalah eh sebuah tahapan proses
yang selalu ee terkait ee dan itu selalu
berputar looping gitu ya Nah ini yang
dinamakan sistem ya keterkaitan antara
proses yang kemudian saling terkait dan
itu ee berjalan secara repable Itu
adalah sebuah work system maka
Diharapkan dengan perilaku-perilaku SN
yang
eh apa Yang
Eh a good learner itu akan bisa
menciptakan sebuah produk Inovasi dan
itu akan
bisa apa apa bisa mendorong ya
terciptanya work System yang EE sustain
dari dari work System yang ini dari work
System yang kemudian terbentuk maka akan
merefleksikan menjadi sebuah work proses
gitu ya proses kerja kita sehari-hari
gitu ya Sehingga inovasi ini tidak
terjebat pada eh seremonial event tidak
terjebak pada event-event tertentu saja
baru berinovasi tetapi ee bisa dilakukan
eh di mana pun dan kapanp begitu ketika
kita mempunyai Fais tadi karena Fais
adalah refleksi dari perilaku kita gitu
ya jadi berakhlak gitu ya Nah kemudian
dari work pres ini ee muncullah ee ada
delan langkah yang kita kenal Jadi kalau
pendekatan di metodologi eh continual
improvement itu ada yang pendekatan eh
seven
eh Seven tools eh Seven tools ada yang
juga yang eh Del langkah ada juga yang
tuuh langkah begitu ya Nah eeah kita
pendekatnya saat ini adalah mungkin saya
pilih di delan langkah gitu supaya bisa
lebih clear eh antar tahapan work proses
yang yang yang apa yang mungkin ini bisa
Ee kita adop ya kita adop dan kita bisa
lakukan sehingga kita melakukan
ee inovasi ini tidak terjebat pada
eh seremonial event tetapi ini kita
sudah menjadi sebuah sistem kerja
menjadi sebuah proses kerja yang yang eh
dilakukan oleh eh para Insan ASN ya jadi
ee terkait dengan b proses maka ee
sebenarnya di sini ee dari delapan
langkah itu ee kita kenal bahwa Langkah
pertama dalam setiap pekerjaan itu
ee yang pertama adalah bagaimana kita
bisa menentukan aktivity atau ee sini
adalah sebenarnya output-nya adalah
bagaimana kita bisa mengidentifikasi ee
permasalahan tersebut kemudian
mengklasifikasi ya kemudian setelah
mengklasifikasi kemudian kita tetapkan
mana yang prioritas gitu ya Mana yang
kita prioritas sehingga outputnya di
sini adalah problem statement gitu ya
atau opportunity statement ya jadi di
sinilah eh kita bisa mengidentifikasi E
dan kita dilatih Bagaimana kita bisa
eh meningkatkan sense of Crisis kita
sense of ury kita bagaimana kita dilatih
kepekaan kita di dalam
mengidentifikasi permasalahan di
lingkungan kerja kita kita ya dengan
mempelajari ee hal-hal yang e baru
dengan mempelajari metode-metode yang
baru ya di luar yang bisa mungkin kita
adop di dalam ee lingkungan kerja kita
begitu ya Nah kemudian yang kedua adalah
ketika kita sudah mendapatkan problem
statement berbasis pada data gitu ya
karena memang ee ketika kita berbicara
inovion itu maka speak by data decision
by Fa jadi tidak lagi ee berbicara
secara kualitatif gitu ya Nah di sini
yang kedua adalah bagaimana kita bisa
mengidentifikasi ee penyebab
permasalahan tersebut gitu ya Nah di
sini kita bisa gunakan beberapa
ee statistic tool sederhana yang bisa
kita ee gunakan untuk mengidentifikasi
penyebab ee utama dari munculnya
permasalahan tersebut kemudian dari
langkah yang ketiga tentunya setelah
kita menentukan dan kita ketahui akar
penyebab bab masalahnya maka kita
tentukan solusinya maka solusinya di
sini ee tentunya ee juga ada
eh tools yang bisa kita gunakan untuk
bisa mengidentifikasi alternatif eh
solusi yang terjadi gitu ya kemudian ee
setelah kita tentukan solusi maka kita
rencanakan ee perbaikannya ya jadi di
manapun dalam case apapun dalam scop
pekerjaan apapun Ini juga berlaku gitu
ya ketika di situ ada permasalahan ada
gap ee antara target dengan realisasi
ada gap antara standar dengan realisasi
ya antara ee terjadinya ketidaksesuaian
itu bisa kita
ee apa jadikan sebuah data ee yang kita
collek dan kemudian kita tentukan
permasalahannya kemudian kita selesaikan
dengan delapan langkah begitu ya Nah
semua ini di langkah sat sampai dengan
langkah itu masuk dalam ee sistem plan
gitu ya jadi di mana pun e kita dalam
melakukan pekerjaan selalu harus melalui
tahapan perencanaan gitu ya entah di
situ ad melalui kita bikin work program
kita bikin RAB gitu yaah dan itu selalu
dimaintain nah ketika kemudian ada
permasalahan kita bisa gunakan dengan
workess contin improvement gitu ya Nah
lalu kemudian kita masuk ke dalam sistem
yang kedua yaitu do ya ber
mengimplementasikan apa yang sudah kita
rencanakan ee dan selanjutnya kita masuk
ke dalam work system Cheek gitu ya yang
ketiga yaitu kita melakukan evaluasi
perbaikan di sinilah tadi sempat
disingut oleh eh Bu Dr Erna Bagaimana
kemudian kita bisa melakukan pengukuran
ya pengukuran terhadap kinerja yang ada
gitu ya tadi disampaikan bahwa di situ
ada mulai dari Ada apa ee kalau di ASN
kalau seingat saya itu ada indikator
kinerja utama iu dan indikator kinerja
individu gitu ya Ii ya Nah itu adalah
sebuah cas skating eh Indicator yang
kemudian akan dilakukan pengukuran
begitu juga di dalam eh apa case e
terkait dengan Innovation metodology ini
bagaimana kemudian hasil perbaikan
setelah kita laksanakan itu kemudian
kita evaluasi dengan Ee kita bandingkan
antara permasalahan yang di langkah satu
dengan hasil yang sudah Ee kita lakukan
perbaikan Apakah ini ee sudah
menyelesaikan permasalahan atau belum
Nah begitu ya Nah kemudian ini juga bisa
kembali apabila ini ee tujuan
melaksanaan perbaikan ternyata tidak
memenuhi atau tidak menyelesaikan
permasalahan bisa kembali ke langkah sat
ya Atau mungkin kita bisa kembali ke
langkah dua apabila pada saat kita
melakukan ee analisis penyebab
masalahnya itu juga ee kurang
representatif gitu ya Sehingga yang
dicapture bukan akar penyebab masalahnya
tetapi yang dicapture adalah masih
penyebab-penyebab masalah yang memang
masih bisa diturunkan ini juga bisa
kembali ke langkah du juga bisa kembali
ke langkah T atau langkah ketika di
dalam menentukan solusi itu tidak
mengadress pada perbaikan permasalahan
yang terjadi Nah di sinilah sebenarnya E
tol ukur keberhasilan dari sebuah
eh proses ya Eh contin continual
improvement ee di dalam melakukan ee
inovasinya berikutnya apabila kemudian
melalui evaluasi perbaikan itu
dinyatakan sudah berhasil maka e kita
lakukan standarisasi hasil perbaikan
atau tadi yang di e tahap fase relarn
itu menciptakan atau
eh meningkatkan standar eh kerja yang
eh baru begitu ya jadi di situ produknya
adalah standarisasi adalah mengembalikan
kepada standar meningkatkan kepada
standar atau menciptakan standar baru
gitu nah kemudian langkah Del ee di work
System yang action itu adalah menetapkan
tema perbaikan selanjutnya nah ini
adalah entry point Bagaimana kemudian
ini bisa menjadi sebuah ee perilaku yang
berkelanjutan untuk melakukan ee proses
kerja secara berkelanjutan ee di mana
pun ee dan kapanpun ee ketemu masalah
ketemu peluang itu bisa kita lakukan
dengan ee memutar work system dan proses
kerja yang ada ya Nah dari sinilah
kemudian harapannya ada transformasi
atas dampak perilaku yang kemudian mulai
dari yang tadi sampaikan Mul dari
pembelajaran yang efektif kemudian
menghasilkan sebuah ide ide kemudian
dikembangkan menghasilkan sebuah berbag
inovasi yang kemudian akan ee membentuk
perilaku atau values ee individu yang
kreatif atau tim yang kreatif Nah di
sinilah kemudian Eh tadi sempat Dis juga
Yos bahwa di sini kemudian akan
meningkatkan skill dan menciptakan
creatif skill kemudian ada motivasi gitu
ada self motivation Nah di sini akan
memberikan inputan ee bagi di eh skim di
apa lingkungan kerja kita dalam bentuk
ee motivasi secara organisatoris gitu ya
Di mana sebenarnya kreatif Ide ini itu
akan bisa menjadi salah e salah satu eh
sumber untuk bisa kita berinovasi dan
creative skill ini juga bisa menciptakan
standar eh praktis ee sistem tata kelola
atau sistem atau proses kerja kita atau
proses layanan yang ada di tempat kerja
kita ini adalah dampak ee ketika kita
akan melakukan
ee apa ee pembelajaran ya secara
konsisten kemudian menghasilkan ee
outcome-nya adalah Inovasi dan inovasi
memberikan dampak terhadap lingkungan ee
lingkungan kerja yang inovatif e di
dalamnya dan ini untuk ee mendorong
keberlanjutan daripada atau reputasi
daripada organisasi begitu nah kemudian
ee terkait hal ini tentu Ee kita akan
melihat ee Bagaimana ee harapan dari
sebuah dari Insan ASN gitu ya bagaimana
ee di dalam proses pembelajaran di
tempat kerja ini kita bisa gunakan
ee apapun ya yang sepanjang mata
Pemandang kita bisa ee apa Ee kita bisa
gunakan sebagai objek ya untuk bisa
melakukan pembelajaran hal-hal yang baru
gitu ya halhal yang baru Nah sehingga ee
dibutuhkan self projection ya Jadi
bagaimana kita bisa secara sadar diri
kita bisa e menentukan ya kira-kira
Ee saya atau sebagai insan ASN itu
selaiknya melakukan atau berkontribusi
terhadap ee kinerja daripada
organisasi kemudian eh
membutuhkanenticity gitu ya jadi karena
setiap itu pasti mempunyai kepribadian
unik jadi tidak ada yang tidak bisa
tidak ada yang ini tidak ada yang bodoh
jadi semuanya itu mempunyai kelemahan
dan kelebihan masing-masing maka
tentukanlah atau temukan autensity anda
temukan keunikan Anda kemudian percaya
ee pada ee
keemampuan Anda ya pada kelebihan anda
dan loyallah terhadap apa yang menjadi
tujuan anda di dalam mengabdi sebagai
insan si
nah kurang lebih seperti itu insnya dan
ini adalah apaach dari jam harington
jadi imagination driativity Bagaimana
imajinasi itu akan mendorong e
terciptanya kreativitas ya kemudian
kreativitas itu akan mendorong Inovasi
dan inovasi akan mendorong reputasi
organisasi James harington dan dari saya
sebenarnyaah cult merupakan refleksi
dari ya dibutuhkan semuama organisasi
sebagai upaya mewujudkan ee visi yang
berorientasi pada continual improvement
ya untuk memberikan kontribusi positif
secara signifikan terhadap peningkatan
kinerja performance improvement Terima
kasih asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih
kami ucapkan kepada bapak Muhammad khis
ST mmt dan kali ini sobat ASN kita akan
melanjutkan ke sesi tanya jawab jadi
untuk sobat ASN bisa menggunakan future
FM atau yang bergabung melalui YouTube
bisa Tuliskan pertanyaan melalui live
[Musik]
chat nah kali ini Bapak Haris sudah ada
dua penanya bersama kita sobat ASN
langsung saja untuk yang pertama kami
mengundang kepada bapak Firman
Supriadi
Halo selamat siang Asalamualaikum Bapak
Firman Waalaikumsalam Warahmatullahi
Wabarakatuh masih semangat Bapak Oh
tetap Oh tetap dong
ye Terima kasih bersemangat dan juga
antusiasnya boleh perkenalkan diri Bapak
Firman Supriadi ini dari mana saya
Firman Supriadi dari Kecamatan Wulan
Kabupaten Jember Oh ada di Jember kali
ini silakan aja untuk bapakman bisa
mengutarakan pertanyaannya atau juga
bisa sharing bersama Bapak Har disilakan
Bapak eh terus terang paparan dari bapak
tadi sangat menarik untuk saya eh
sehingga eh ada satu
pertanyaan Bagaimana cara membangun
teamwork yang yang bisa menjadi sebuah
Dream te Pak dengan apa yang
beranggotakan orang-orang dengan Ensi
yang berbeda mohon
pencerahannya baik silakan untuk Bapak
Haris untuk bisa menjawab Langsung Baik
terima kasih eh pertanyaan luar biasa
dari Pak Firman Supriadi ya E dari
Kecamatan e di Jember tadi ya Luar biasa
salam kenal pak eh
Firman Jadi pertanyaan adalah bagaimana
kita bisa membangun eh Dre Te e terkait
dengan e basic ee mungkin kompetensi
yang berbeda begitu Pak ya dengan dengan
profesi yang berbeda
ee justru sebenarnya inovasi ini
sebenarnya adalah diate bagaimana
kemudian kita bisa memberikan ee
benefisial yang impact yang signifikan
itu dari e berbagai profesi ya Pak ya
Nah dibagai dari berbagai profesi eah
yang penting di sini adalah bagaimana
kita bisa membangun komitmen terlebih
dahulu gitu ya kalau kita lihat di sini
bahwa eh di dalam apa di dalam teori ja
window di situ kan memang ketika kita
merekrut anggota tim maka kita harus
bisa melihat mana tim yang mempunyai
willingness yang kuat dan mempunyai
kapasitas ya atau ability mempunyai
kemampuan untuk itu nah itu yang akan
menjadi Prioritas pertama untuk bisa
kita rekrut ee sehingga dengan adanya
kemauan dan kemampuan dari tim yang kita
rekrut itu bisa ee menjadi eh tim yang
EE bisa diajak untuk ee apa ee membangun
sebuah produk inovasi gitu ya Selaras
Kemudian yang kedua itu juga ee bisa
jadi ada kemauan yang kuat dari calon
anggota tim tersebut dan EE kemampuannya
kurang Nah mungkin dari sini
treatmentnya adalah bagaimana kita bisa
memberikan kesempatan untuk ee melakukan
edukasi terlebih dahulu sehingga kita
bisa mempunyai ee kemampuan yang sama
dan kemauan yang sama begitu Pak Nah
kemudian ada juga juga yang mempunyai
ee
kemampuan yang baik tetapi kurang
mempunyai kemauan ini juga mungkin ee
sering Ee kita kita temui ya di tempat
kerja kita ya Di tempat saya juga
demikian gitu ya maka ee biasanya
teman-teman yang mempunyai kemampuan itu
adalah teman-teman yang memang sudah Ee
senior gitu ya sudah
seniorunyai e experience bekerja ee
lebih lama dibanding dengan teman-teman
yang lainnya ee sehingga ini membutuhkan
sedikit kalau kita bisa melihat dari
aspek psikologi mungkin butuh ee
pengakuan sehingga kita bisa tempatkan
ee teman-teman ee yang mempunyai
karakter seperti ini adalah di ee level
koordinator gitu Pak ya atau eh key agen
gitu ya karena memang teman-teman yang e
berkarakter seperti ini adalah
membutuhkan eh apa pengakuan e dari
sekitarnya begitu nah yang terakhir ini
pak yang terakhir ini mungkin ini juga
sering kali atau acap kali juga ada di
tempat kerja kita gitu ya Yang
orang-orang yang memang e demotivasi
secara pekerjaan kemudian
ee apa itu dari aspek kemampuan juga
kurang begitu Pak ya Nah halal seperti
inilah yang yang karakter yang terakhir
ini memang e perlu pembinaan dari aspek
ee motivasi tadi yang tadi saya
sampaikan adalah eh projection bagai
Bagaimana kemudian membangun kesadaran
diri dari yang bersangkutan kemudian
dari ee apa ee dari kesadaran diri itu
kemudian kita berikan edukasi terkait
hal ini itu bagaimana kita merekrut yang
kedua adalah bagaimana Karena inovasi
ini tidak mengenal
Ee tidak mengenal satu perspektif skill
pak ya di dalam membangun sebuah inovasi
itu bisa jadi lintas Inovasi saya juga
punya pengalaman bagaimana kita
membangun ee tim inovasi ya Ee tim
inovasi itu lintas perusahaan Pak ya
lintas perusahaan nah kebetulan
perusahaannya ada di grersik ee di
Padang dan di Tonasa dan artinya itu
bisa gitu ya sepanjang yang pertama
adalah kuncinya adalah bagaimana kita
bangun komitmen kemudian kita menyamakan
persepsi dulu atas Tujuan yang akan kita
lakukan ya termasuk ee Bagaimana
kemudian kita
bisa apa melibatkan ya Setiap proses di
dalamnya jadi tidak terlibat di di
langkah-langkah tertentu saja tetapi
mulai awal sudah kita libatkan gitu Jadi
itu Pak eh dari saya ya terkait dengan
bagaimana membangun The Dream Team e
terkait dengan hal ini supaya kita bisa
mempunyai ee tim kerja yang EE Solid E
dan produktif di dalamnya terima kasih
terima
kasih terima kasih Bapak firman dan juga
Terima kasih Bapak Haris dan kali ini
kita akan menuju ke penanya yang kedua
untukanya kedua langsung saja ada
bapak ya eh salam sehat semua pertanyaan
saya sederhana ya Eh yang pertama tadi
buna ketika Bagaimana membangun eh
tempat kerja juga sebagai tempat belajar
maka diperlukan semacam badis begitu ya
teman-teman yang memiliki eion yang sama
kemudian Prof Yusu teknologi bisa
dipakai untuk itu nah saya mau
bagaimana
memanfaatkan wa grup ya ataupun meds
grup kita baik
eh Facebook ataupun Instagram itu
sebagai sarana untuk belajar jadi
belajarnya lewat
medsos karena sering terjadi
kita punya wag itu hanya untuk e bukan
wa Bukan wag saya ya wag teman-teman
yang lain itu tidak untuk sarana
pembelajar tapi sebagai share
kegiatan perang yang jauh di sana untuk
kegiatan
e yang enggak ada relevansinya dengan
peningkatan kompetensi nah bagaimana
memanfaatkan teknologi yang sederhana
itu bisa untuk sarana pelajaran kita
yang sederhana ada topik tertentu yang
disepakati ada yang mendiskusikannyaanya
seperti apa pengalaman belajar tempat
bekerja ya tapi sambil nyambi eh ikut
webinar nyambi membalas wa yang bertopik
diskusi begitu Terima kasih Terima kasih
Bapak Bapak hari Wahyudi di mana Pak
Oh saya
ee kebetulan sedang ee ada di luar kota
tugas lapangan jadi menyempatkan belajar
lewat webinar ini karena temanya menarik
jadi seperti pak ee Kepala Badan belajar
itu bisa di mana saja tidak tidak harus
klasikal jadi di resto bisa belajar di
mana di pesawat ketika menunggu bisa
belajar caranya dengan membuat wag yang
memang memang diorientasikan untuk
meningkatkan kompetensi kita begitu baik
Bapak nah kali ini silakan Bapak kalau
instansinya saya di bpsdm Oh baik Bapak
Iya di sebagai Widyaswara Baik terima
kasih Bapak silakan Bapak Haris untuk
bisa memberikan
jawabannya Baik terima kasih Pak Hari
Wahyudi Ini pertanyaan luar biasa dari
Pak Wahyudi ya bbsdm Pak ya ini bbsdm
Jawa Timur ini Pak betul salam salam
kenal pak Hari wayudi Jadi apakah ini
memungkinkan kita melakukan eh learning
e di dalam ee media sosial yang sudah
Ee apa digunakan oleh teman-teman itu e
jawabannya sangat mungkin pak ya sangat
mungkin jadi kalau di dalam perspektif
knowledge management ya kebetulan Saya
juga eh pernah mengelola eh unit
knowledge management itu ada namanya
center of interest ada center of
practices gitu Pak ya Jadi kalau kita
berbicara center of Interest itu
sebenarnya adalah bagaimana kemudian
kita bisa merekrut anggota-anggota wag
yang mempunyai Inter yang sama di dalam
satu objek gitu ya satu objek bidang
misalkan olahraga misalkan atas layanan
dan sebagainya nah ini juga bisa direate
di mana kemudian si admin ini bisa ee
mengatur gitu ya bisa mengatur ee proses
atau traffic knowledge yang ada di dalam
wag tersebut begitu sehingga memfilter e
termasuk eh menetapkan tata tertib di
dalam proses
eh respon daripada anggota wq tersebut
ada juga yang sifatnya adalah center of
practices center of practices adalah eh
kumpulan eh orang-orang ahli yang memang
mempunyai
ee tujuan yang sama begitu Pak ya ini
juga bisa menjadi sebuah community yang
kemudian dibangun dalam e media sosial
entah itu melalui wag atau mengenai apa
Facebook Instagram dan sebagainya ee
apalagi ee di dalam Google classroom
juga ada gitu ya kemudian ada working
group e di Google juga ada juga gitu ya
itu ee silakan itu bisa digunakan Pak
dan itu ee free ee bagi teman-teman
sehingga ee saat ini itu pembelajaran
itu bergantung pada e learnernya gitu ya
bergantung pada pembelajarnya e
bergantung pada kita semuanya karena
kebutuhan eh belajar itu adalah
kesadaran diri dari kita untuk bisa
mengembangkan kompetensi kita selama
kita mempunyai kesadaran diri yang sama
mempunyai komitmen yang sama Insyaallah
itu bisa Ee Kita jalankan dan bisa
sefleksibel mungkin kita melakukan
bahkan ee di tempat kami itu sudah
mengembangkan podcast learning Ya
podcast learning itu artinya belajar
sambil berak aktivitas ya Sambil masa
sambil kita berolahraga sambil hari kita
sambil dengarin podcast learning gitu
dan itu ee juga ee menjadi cara-cara
Bagaimana kemudian kita bisa
ee apa ee belajar yang Ee tidak klasikal
yang akhirnya membutuhkan waktu
kehadiran dan sebagainya tetapi kita
bisa mengatur waktu kita sendiri kapan
kita bisa longgar dan kita juga bisa
melakukan secara ee paralel dengan
aktivitas yang terjadi jadi kita kerja
bisa juga sambil mendengarkan podcast
learning yang ada nah sehingga di sini
fasilitator dalam hal ini adalah bpsdm
bisa memfasilitasi dengan
eh apa membuat ya kurikulum eh
podcast-pcast materi-materi yang
dibutuhkan untuk pengembangan kompetensi
ASN ee di situlah kemudian ASN bisa ee
registrasi kemudian bisa mengakses ya
sesuai dengan kebutuhan daripada Inan
ASN untuk bisa mengembangkan terketali
itu sehingga Terima kasih ee dan itu
akan bisa Ee kita gunakan untuk diskusi
Bagaimana
kemudian apa mengkultivasi kemudian
mengkristalisasi ya Ee keilmuan itu
sehingga ilmu itu bisa berkembang di
dalam eh center of practices community
begitu Terima kasih e Pak
Herry Baiklah terima kasih dan untuk
para penanya sobat ASN yang terpilih
untuk bisa mengkonfirmasi alamat ke
kontak person kami
0821190411 nah kami ucapkan terima kasih
bak bak Muhamad ST mmt Bapak Boleh dong
diberikan closing statement apakah
pesan-pesannya untuk sobat ASN yang
sudah hadir di seluruh Indonesia kali
ini Pak
eh Oke Baik terima kasih kepada sobat
ASN Jadi mungkin ee Saya sedikit aja
closingnya adalah
Eh bagaimana kemudian kita bisa
mempunyai kesadaran diri ya untuk bisa
mengembangkan diri kita karena kita
harus yakin bahwa kita mempunyai kita
adalah manusia unik kita mempunyai
kelebihan masing-masing dan kita harus
percaya itu maka ee dengan Keyakinan itu
kita perlu mengembangkan diri untuk bisa
ee bersaing ya untuk bisa bersaing dan
bisa menciptakan hal-hal baru dan
berkontribusi pada organisasi demikian
sehingga spirit to learn for a better
future Terima kasih Terima kasih Bapak
Haris kita Berikan tepuk tangan yang
Meria
dong dan artinya ini adalah sudah di
sesi yang terakhir usai sudah SN belajar
seri ke-42 dan terima kasih untuk
seluruh pihak yang telah mendukung yaitu
kami ucapkan terima kasih kepada kepala
pusat pembinaan program dan kebijakan
pengembangan kompetensi ASN Lembaga
Administrasi Negara Republik Indonesia
Ibu Dr Erna Irawati esos magister public
Policy and administration dan juga kami
ucapkan terima kasih untuk guru besar
manajemen sumber daya manusia visip
Universitas air langangga Bapak Prof Dr
dris H Yusuf iryanto atau m.kom dan juga
tentunya kami ucapkan terima kasih untuk
Innovation dan system development PT
Semen Indonesia bapak Muhammad khis ST
mmt dan tentunya kami juga ingin
Mengingatkan untuk sbat ASN bahwa link
presensi sudah dapat diakses langsung
saja klik
bit.l/hadir seri 42 dan link presensi
hanya hari ini saja sampai dengan pukul
2359 Waktu Indonesia Barat dan untuk
layanan kontak person anda bisa
menghubungi di WhatsApp kami 0821
9411 hanya sampai 18 November 2023 pukul
21 Waktu Indonesia Barat nah kali ini SN
belajar seri ke-42 dipersembahkan oleh
cororpu sdjis bpsdm Provinsi Jawa Timur
kami pamit undur diri wassalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh Salam sehat
selalu sampai
[Tepuk tangan]
[Musik]
jumpa zaman yang terus
bergerak sambut dengan penuh
semangat saatnya kita
melangkah hadapi segala tantangan
tingkatkan setiap
kompetensi untuk pelayanan
berdampak
bersama sebelum kita memulai
ee acara webinar ser 4 ini e untuk
kelancaran e supaya tidak ada kendala
yang
berarti Mari kita berdoa bersama-sama e
berdoa kita
mulai
[Tepuk tangan]
sukses pemerintahan
berkelas dunia Satukan tekad pantang
menyer SM jetar
berkualitas SM belajar wujudkan
pemerintahan berkelas dunia Satukan
tekad pantang
menyerah jadi as car
[Musik]
berkitasama as
belajar
[Musik]
Aduh gimana sih ini kok sertifikatnya
belum muncul juga ya padahal udah isi
link presensi Ada apa sih Bu Novi Kok
kelihatannya bingung begitu ini loh bu
saya kan sudah isi link presensi tapi
kok sertifikatnya belum ada ya padahal
kan katanya setelah isi link presensi
kita dapat langsung mengunduh sertifikat
knya Bu Novi sudah mengisi link
kuisioner belum Hah kuisioner apa Bu
jadi setelah mengisi link presensi Bu
Novi juga harus mengisi link kuisioner
monf baru deh sertifikat akan dikirimkan
melalui What sini-si Bu saya
bantuin Berikut ini adalah tutorial cara
menggunakan aplikasi indef untuk
mendapatkan
e-sertifikat yang pertama pastikan sobat
ASN sudah mengisi link pendaftaran yang
terdapat pada ler ASN belajar link
pendaftaran ini dapat diisi maksimal 1
hari sebelum acara webinar
dilaksanakan Masukkan alamat yang
tertera pada flyer ASN belajar sebagai
contoh bit. Gar ikut
leadership sobat ASN akan diminta untuk
akses lokasi pilih izinkan atau
allow setelahnya masukkan email sobat
ASN yang yang masih
[Musik]
aktif kemudian isi kolom data diri sobat
ASN pada formulir yang tersedia isi
setiap kolom dengan benar
ya Tulis nama lengkap sobat ASN karena
ini adalah nama yang akan tertera pada
esertifikat selanjutnya isi kolom NIP
pangkat dan golongan sobat
[Musik]
ASN lalu isi instansi dari mana sobat
ASN berasal juga harus diisi dengan
benar ya jangan lupa tulis kota atau
Kabupaten dari mana sobat ASN
[Musik]
berasal Setelah semua kolom terisi cek
dan pastikan kembali data yang sudah
sobat ASN isi benar lalu klik
submit sobat ASN akan langsung
mendapatkan pesan di WhatsApp yang
berisikan link
materi