ASN Mengaji Edisi Ramadhan - Puasa dan Tassawuf (Eps. 02)
v4aejOZKWT8 • 2024-03-20
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Mohon perhatian bagi para jemaah kami mohon untuk bergeser ke sebelah sini biar terlihat kamera agak maju yang sebelah sini Monggo sini asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Bismillahirrahmanirrahim alhamdulillahiabbil alamin wabihi nastain umurid dunyain wasatu wasalamu sayidil mursalin sayidina wa Maulana Muhammadin waa alihi wasohbihi ajmain Amma Badu hadrat mtaramin yang kami hormati Ustaz Husni Mubarak jemah masjid Alhuda yang dirahmati Allah subhanahu wa taala pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur karat Allah subhanahu wa taala yang mana pada kesempatan siang hari ini kita masih diberi kesehatan kekuatan sehingga dapat hadir di masjid alhudha dalam rangka mengikuti kajian rutin yang diakanakan oleh bpsdm Provinsi Jawa Timur Dalam bentuk ASN mengaji dengan tem puasa dan tasawuf kedua kalinya selawat serta salam marilah kita haturkan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad sallallahu alaihi wasallam yang telah berikan bimingan kita semua berupa ajaran Islam yaitu agama yang benar Semoga kelak kita selalu mendapat syafaah dari beliau amin amin ya rabbal alamin jemaah salat zuhur yang dirahmati Allah subhanahu wa taala pada kesempatan siang hari ini e merupakan lanjutan dari tema yang kemarin yaitu puasa dan tasawuf yang akan disampaikan oleh Ustaz Hm Husni Mubarok kepada beliaunya kami persilakan bismillahirahmanirah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuham Alhamdulillah Alhamdulillahi wa Kafa wasalatu wasalamu ala rasulihil Mustofa waa alihi wasohbihi ahlidqi Wal Wafa subhanaka La ilmaana illa maamtana innaka Antal alimul Hakim Allah W yang saya muliakan yang saya hormati hadirin hadirat bapak-bapak ibu-ibu jemaah salat zuhur yang Semoga senantiasa dalam rahmat dan lindungan dari Allah subhanahu wa taala juga para pemirsa yang menyaksikan kajian ini secara virtual melalui bpsdm TV juga Semoga senantiasa dalam rahmat dan perlindungan dari Allah subhanahu wa taala mengawali kajian kita pada siang hari ini marilah kita sama-sama seperti biasa menghaturkan puja dan puji syukur kepada Allah subhanahu wa taala biulilhamdulillahi rabbil alamin karena atas aneka nikmat yang Allah anugerahkan kepada kita semua sehingga kita semua diberikan kemudahan oleh Allah untuk melangkahkan kaki kita ke masjid yang kita cintai ini dan juga kita bersyukur kepada Allah subhanahu wa taala bahwa Allah masih memberikan kepada kita amanah usia sehingga kita semua kembali dipertemukan dengan bulan suci Ramadan di tahun ini kita berdoa hadirin hadirat sekalian Semoga semua ibadah yang kita semua lakukan Salat kita puasa kita al-qur'an kita zikir kita sedekah kita dan ibadah apapun ingkang kul panjenengan lakukan selama bulan Ramadan ini kita berdoa kepada Allah sem Semoga itu semua diterima oleh Allah subhanahu wa taala dan juga kita berdoa semoga kita masih dipertemukan oleh Allah dengan ramadan-ramadan di tahun mendatang amin amin allahum amin hadirin hadirat rahimakumullah kita masih membahas tentang nasihat-nasihat yang disampaikan oleh Al Imam Ibnu Atha illa asekandari nasihat dalam kitab beliau sebenarnya nya cukup banyak yang mana itu mungkin kalau dikaji secara rutin Pak seminggu sekali mungkin setahun belum tentu selesai pak makanya kemudian dalam pertemuan kali ini kita hanya akan membahas nasihat-nasihat yang paling prinsip saja nasihat yang akan kita kupas pada yang hari ini adalah termasuk di antara nasihat yang menurut hemat kami merupakan ruh daripada seluruh nasihat yang ada dalam kitab alhikam karya Ibnu athilla asekandari apa nasihat itu dalam salah satu bait hikamnya Al Imam Ibnu aillah memberikan dua nasihat yang yang sangat penting kepada kulo panjenengan kepada kita para pendamba-pendamba jalan menuju Allah Subhanahu Wa Taala kepada kita para pendamba-pendamba Rida Allah subhanahu wa taala apa kata beliau beliau berkata Min alamatin nujahi Fin nihayat arujuallahi bidat ini yang pertama nasihat yang kedua adalah man asraqat bidayatuhu asraqat nihayatuh dua Bet ini kurang lebih artinya termasuk di antara tanda-tanda kesuksesan seseorang di akhir perjalanan perjalanannya adalah ketika dia bisa kembali kepada Allah di ketika memulai awal perjalanan saya ulangi Malai Pak Nggih termasuk di antara kesuksesan atau keberhasilan seorang hamba Allah di akhir perjalanannya adalah ketika dia bisa memulai kembali kepada Allah ketika memulai perjalanan bait yang kedua kurang lebih artinya Barang siapa yang permulaannya bersinar terang maka akhirnya pun akan bersinar hadirin hadirat rahimakumullah dua kalimat yang ditulis oleh Al Imam Ibnu athaillah asakandari di sini adalah sebenarnya berbicara tentang pentingnya niat bagi seorang salik salik niku adalah seorang yang memulai perjalanan menuju Allah subhanahu wa taala tetapi sebenarnya niat ini adalah berlaku dalam setiap jenjang kehidupan Kula panjenengan niat ini berlaku dalam setiap ibadah yang kita lakukan yang mana Allah subhanahu wa taala berfirman dalam berbagai ayat dalam al-qur'an di antaranya dalam surah azzumar Allah subhanahu wa taala niku berfirman Qul inni umirtu an abudallaha muklahudin Katakanlah wahai Nabi Muhammad Sesungguhnya aku diperintahkan oleh Allah untuk menyembah Allah dengan memurnikan atau mengikhlaskan penyembahan hanya kepada Allah wa Umir akuna aalal muslimin dan juga aku diperintahkan untuk menjadi orang yang pertama kali Berserah diri kepada Allah ayat ini adalah khitabnya meski untuk Nabi Muhammad tetapi substansi ajarannya pesan ajarannya adalah untuk semua umat umat Islam maka hadirin rahimakumullah p penting bagi kulo panjenengan Niki untuk mempunyai niat yang benar dalam segala hal dalam segala hal Niki maksudnya dalam setiap urusan kita baik yang terkait dengan dunia ataupun terkait dengan akhirat banyak di antara kita ketika ditanya apa itu aktivitas akhirat biasane kulo panjenengan Ik jawab opo Pak aktivitas akhirat niku salat Nggih terus ngaji terus puasa Terus zakat terus Haji terus nopo Mali Pak umroh Nggih noo mawon banyak dianttara kul jenengan Niki Yang menduga aktivitas akhirat itu hanya terkait ibadah-ibadah mahd seperti itu ibadah murni ketika Kula panjenengan ditanya aktivitas akhirat itu apa hadir di majelis taklim kemudian salat zakat dan sebagainya tadi Pak kemudian kita ketika ditanya aktivitas dunia itu apa aktivitas dunia itu di antaranya kerjo ngoten Nggih biasa sekolah terus SP Mal kebergian rekreasi atau bahasane lar Siki niku healing terus Mal aktivitas Dunia pak cangkruan terus Mal terkait niku ketika kita ditanya apa itu aktivitas akhirat kita Jawab dengan jawaban yang tadi ketika kita ditanya tentang aktivitas dunia kita akan menjawab dengan jawaban yang barusan Pak l iku termasuk di antara sedikit mboten salah semua mboten sedikit kesalahan kita dalam memandang agama Islam yang universal Niki maksudde pun opo Al alamah asyahid as Syekh Said Ramadan albughti seorang pakar tasawuf besar niku ketika beliau ditanya mana yang disebut aktivitas dunia mana yang disebut aktivitas akhirat Apa jawaban beliau aktivitas dunia dan aktivitas akhirat itu dinilai ditentukan berdasarkan niatnya contoh kulo ngeten niki Pak Nggih kulo ngaji koyoke aktivitas akhirat tapi Nggih belum tentu kalau kemudian niat kulo Niki ngaji kono pengin Tole amplop seumpomo Pak seumpomo maka aktivitas kulo Niki akan menjadi aktivitas dunia sama dengan kulo panjenengan sedekah atau kita menunaikan umrah atau Haji atau kulau panjenengan membaca al-qur'an kalau niat kita karena dunia maka itu akan menjadi aktivitas dunia tetapi sebaliknya aktivitas akhirat itu adalah aktivitas apapun yang itu diniatkan karena Allah subhanahu wa taala meskipun secara Zahir niku tampak seperti aktivitas dunia contoh nopo kulo panjenengan Ik kerjo Nggih kerjo niku kan koy aktivitas Dunia pak kalau kita tidak niat apa-apa kerjo hanya tolek isok mangan kerjo hanya agar gak diseneni bojone sebab nek moten setoran akhir bulan biasane ono sing merengut teng biasanya Pak nek niat kulo panjenengan ngotenu maka itu akan menjadi aktivitas Dunia pak tapi coba ketika panjenengan kulau panjenengan meniatkan kerja kita diniatkan yang pertama adalah karena ibadah kepada Allah loh Ustaz kerj niku kok saget dinilai ibadah enggih karena kenapa Allah memerintahkan kul panjenengan ini kerjo untuk memberikan nafkah kepada keluarga ketika kita niat dalam bekerja adalah untuk melaksanakan perintah Allah maka itu ibadah tapi aktivitas-aktivitas pekerjaan Niki akan bernilai ibadah niku dengan syarat tadi kulo panjenengan niate karena ibadah karena Allah melaksanakan perintah Allah kemudian yang kedua kerja kita akan bernilai ibadah ketika dalam bekerja kita tidak meninggalkan ibadah-ibadah yang wajib contoh panjenengan kerjo dari awal niate w rono gusti Allah seumpama kemudian Wayah zuhur malas wis gak sembahyang utawa panjenengan ketika bekerja dalam kondisi pekerjaan yang biasa-biasa saja bukan pekerjaan berat apalagi musafir moten contohone panjenengan kerjo ngeten niki kan mboten Patik Soro Pak Nggih terus panjenengan moten Poso meskipun di awal panjenengan niate karena Allah maka itu tidak akan diterima atau kemudian panjenengan ketika bekerja melaksanakan pekerjaan dengan melanggar perintah Allah contohne Kula panjenengan bekerja kemudian ketika kita dihadapkan pada proyek ataupun apapun itu yang di depan kita ada potensi kita untuk mengambil uang yang haram maka kemudian kita ambil tanpa kita ambil uang itu maka itu kemudian disebut dengan korupsi kalau sudah Demikian maka meskipun kul panjenengan Niati kerja untuk Allah maka itu tidak tidak akan diterima makanya lagi penting Pak ketika kita semua tahu bahwa aktivitas itu apakah aktivitas dunia ataupun aktivitas akhirat itu adalah dengan niatnya nek kulo panjenengan kerjo niate karena melaksanakan perintah Allah maka itu akan bernilai pahala itu akan bernilai aktivitas akhirat saya tukerj u Pak ganjaran pakay kata Baginda Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam semisal dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Al Imam Ahmad nabi makanan yang engkau berikan kepada dirimu sendiri kepada anakmu kepada istrimu kepada pembantumu kepada orang tuamu yang mana itu adalah hasil dari pekerjaan yang halal maka itu bernilai sedekah bagi di sisi allah subhanahu wa taala kemudian Wen hadis mal yang diriwayatkan oleh Al Imam atthabraniahi penting wonten hadis nabi dawuh laukiral hammuabil maisyah ada di antara beberapa jenis dosa yang mana itu cara untuk mendapatkan ampunan dari Allah adalah dengan bekerja lurang nopo Mal Pak mane kulo panjenengan Niki se diparingi tenaga oleh Allah diparingi kesempatan diberikan kemudahan untuk sakit bekerja di tempat-tempat seperti ini maka itu harus kita syukuri yang kedua niat kulau panjenengan harus benar maka setiap langkah panjenengan berangkat dari rumah itu satu langkah akan dinilai ibadah ya satu langkah dinilai ibadah ketika panjenengan keluar menuju tempat kerja sampai pulang lagi itu semua dinilai ibadah di sisi allah subhanahu wa taala ketika niat kulo panjenengan benar hadirin hadirat rahimakumullah Maka sekali lagi Mari kita kembali Tata niat kita dalam hal apapun Pak dalam Ibadah dalam bekerja apalagi dalam kulo panjenengan menjalani kehidupan kita di dunia ini Kenapa kita harus menata niat yang benar Kenapa kita harus menata niat yang ikhlas semata-mata karena Allah subhanahu wa taala alasannya yang pertama adalah kalau niat itu tidak benar tidak diterima oleh Allah sebuah amal sebagaimana sabda Baginda Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam dalam sebuah hadis yang terkenal Innamal aalu binniat wa innamariin Ma Nawa Sesungguhnya amal itu ditentukkan dengan niatnya dan seorang itu tergantung dari amalnya Kemudian yang kedua Kenapa kulau panjenengan ini harus niat yang benar baik dalam ibadah dan dalam bekerja ataupun dalam kita semua menjalani kehidupan di dunia ini alasan Yang kedua sebagaimana disampaikan oleh para ulama karena niat yang benar niat yang Ikhlas itu tidak hanya berdampak kepada kita tetapi juga berdampak kepada anak turun kita suestui pak niat yang benar niat yang Ikhlas itu tidak hanya berdampak positif kepada kita tetapi juga berdampak positif berdampak baik berdampak Indah kepada anak turun kita dalam kitab-kitab Tarikh dalam kitab-kitab Sirah Nabawiyah niku banyak dinukil kisah seorang raja yang bernama tabban As'ad Sinten Pak tabban As'ad Taban As'ad Niki adalah seorang raja besar Niki masih terkait dengan bahasan niat wau tabban As'ad Niki adalah seorang raja besar yang mana pusat kerajaannya adalah berada di Yaman berada di Yaman Yaman NU Pundi mangkin jenengan keluar pintu gerbang belok nganan terus Pak ngih sampai teng juandang ng numpak pesawat Mumbul nang Yaman mereko tabban As'ad ini adalah seorang raja besar di Yaman Pak l suatu saat beliau ingin melihat rakyat-rakyat yang ada dalam bentangan kekuasaannya yang begitu luas yang mana kekuasaan raja tabban saat itu meliputi Hijaz dan sekitarnya ng termasuk Makkah Madinah bareng Raja tabban As'ad itu hidup pada masa kurang lebih 300 atau 400 tahun sebelum dilahirkannya Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam Raja tabban As'ad ini kemudian berkunjung ke beberapa kota di kota yang pertama beliau dengan di temani para menteri-menterinya dengan ditemani para ajudan ajudannya dengan ditemani para penasihat-penasihatnya yang mana penasihat beliau itu juga sebagian besar berasal dari kalangan ahli kitab berasal dari kalangan ahli kitab ahli kitab saat itu adalah julukan untuk orang-orang Yahudi ataupun orang Nasrani tetapi dalam konteks ini adalah orang Nasrani Pak loh Ustaz Ustaz berarti agama Nasrani sebelum Nabi Muhammad itu ada yang benar ada yang lurus Iya karena saat itu Ketika Nabi Isa alaihialatu wasalam itu telah diutus kemudian diangkat oleh Allah ke langit maka Nasrani itu terpecah menjadi banyak sekte Pak ada satu sekte yang masih menganggap bahwa Nabi Isa itu hanyalah seorang nabi dan rasul saja tetapi agama Nasrani Niki adalah ajarannya sampai Ketika Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam diutus maka ajaran agama Nasrani itu sudah dianggap kadal Warsa dan harus kalau orang pengin disebut beriman harus mengikrarkan dua kalimat syahadat dan bersaksi akan keislamannya kepada Allah kepada Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam jadi saat itu mereka masih disebut sebagai orang-orang beriman suatu saat Raja Taban As'ad ini berkunjung ke beberapa kota di kota yang pertama beliau disambut karena beliau niku Raja lazimnya seorang pejabat niku nek berkunjung ke bawahan-bawahannya mestikan dimuliakan pak mboten hanya Rojo direktur perusahaan utau Bupati Camat atau pimpinan kantor dan sebagainya kalau berkunjung ke rumah bawahan-bawahan kan pasti dimuliakan disambut dimuliakan dijamu dengan makanan-makanan yang terbaik demikian pula Raja tabban As'ad alyamani saat itu beliau berkunjung di kota pertama niku dimuliakan dengan luar biasa set setelah menginap beberapa hari di kota pertama beliau kemudian berkunjung lagi ke kota lain yang masih dalam area kekuasaannya beliau dimuliakan dengan itu luar biasa sampai berganti beberapa kota demikian juga beliau dimuliakan dengan begitu luar biasa Sampai suatu saat beliau berkunjung ke kota Makkah ketika Raja tabban As'ad alyamani ini berkunjung ke kota Makkah maka saat itu hadirin hadirat rahimakumullah para penduduk Makkah niku biasa mawon wis koy ketemu wong biasa ngoten lah koy ketemu koncone ya disopo disopo tapi ng moten dihormati lah yang namanya pimpinan yang namanya Raja ketika rakyatnya berlaku biasa saja tidak menghormati cuek-cuek saja pasti rajaakan tersinggung Pak setelah tersinggung beliau atau rajataban As'ad alyamani ini mencari tahu Sebab kenapa orang-orang Makkah berbeda dengan penduduk lain kalau saya berkunjung ke kota A itu dimuliakan kota B dimuliakan sampai ber ganti-ganti kota kecuali kota Makkah ini Lalu setelah dicari informasinya Kemudian beliau mendapatkan jawaban Kenapa tuan raja tidak dimuliakan di Makkah karena penduduk Makkah ini punya Ka'bah dan mereka berprinsip bahwa mereka tidak akan memuliakan siapapun kecuali Ka'bah pun sampai ngeten sampai Niki Kemudian beliau Oh ternyata seperti itu karena Kemudian beliau dalam hati beliau Ada kecemburuan Kemudian dari peristiwa tersebut menimbulkan rasa marah rasa mangkel di hati rajetan As'ad Kemudian beliau berniat Niki masih niat Belum diucapkan beliau berniat dalam hati beberapa hari lagi ku akan menghancurkan Ka'bah agar orang-orang Makkah kalau Ka'bah sudah hancur maka mereka akan berali menghormatiku Niki masih berupa niat Pak hadirin hadirat rahimakumullah setelah beliau berniat pada malam itu esoknya Allah subhanahu wa taala kemudian memberikan beliau sakit keras sampai beberapa hari beliau tidak bisa berjalan beliau yang namanya Raja tentu mengambil tabib atau dokter-dokter yang terbaik yang mampu beliau bayar yang mampu beliau datangkan dokter dari berbagai wilayah tabib dari berbagai wilayah beliau datangkan ternyata tidak bisa sembuh Lah ternyata wonten satu dokter yang mana satu dokter ini tidak hanya dokter saja Beliau juga sebagai seorang ulama sebagai seorang ahli kitab lalu kemudian dokter sekaligus ulama tadi berkata kepada raja Taban wahai tuan raja Bolehkah aku menyampaikan sesuatu kepadamu tetapi aku ingin berbicara Empat Mata Oh baik-baik kalau setelah itu Kemudian ajudan-ajudan beliau yang ada di kamar beliau disuruh keluar dan beliau berbicara Empat Mata wahai tuan raja sungguh penyakitmu ini bukan penyakit biasa tapi merupakan azab dari Allah subhanahu wa taala karena Engkau telah melakukan sesuatu yang itu sangat buruk nilainya di sisi allah subhanahu wa taala lalu kemudian Raja tersadar setelah Raja tersadar Kemudian beliau cerita engkau betul wahai Tuan tabib sesungguhnya Beberapa hari lalu aku niat untuk menghancurkan Ka'bah karena saat itu aku tersinggung dengan para penduduk Makkah yang mana mereka tidak menghormatiku sama sekali setelah Kemudian beliau tahu bahwa sakit beliau itu ditimpahkan oleh Allah karena niat yang salah tadi Pak Lalu Kemudian beliau bertaubat kepada Allah subhanahu wa taala beliau bertaubat kepada Allah beristigfar kepada Allah subhanahu wa taala dan kemudian niatnya berubah bahwa Mulai detik itu beliau akan menjadi orang yang memuliakan Ka'bah mengagungkan Ka'bah tidak hanya itu beliau bernazar akan memberikan kiswah terbaik kiswah atau penutup Ka'bah yang diambil dari kain terbaik dan paling mahal di zaman itu lalu Kemudian beliau menunaikan janjinya menunaikan nazarnya Bapak Ibu sekalian maka dalam sejarah orang pertama yang memberikan kiswah kepada Ka'bah kiswah niku penutup Pak sing Warno Ireng niku Pak Nggih itu adalah raja Taban As'ad alyamani setelah menetap di Makkah Beberapa hari kemudian beliau memutuskan pulang Tetapi sebelum pulang beliau memilih berkunjung ke kota yatrib kota yatrib niku sekarang bernama Madinah Pak dulu namanya yatrib dan kemudian ketika nabi hijrah nama tersebut dirubah oleh Nabi menjadi Madinah almunawarah Raja Taban As'ad alyamani ini kemudian berkunjung ke Madinah setelah berkunjung ke Madinah beberapa hari beliau kemudian mengumumkan kepada para pengikut-pengikutnya para pejabat-pejabatnya yang ikut dalam rombongan perjalanan bahwa besok kita semua akan pulang kembali ke kampung halaman kita yakni di kota Yaman lalu hadirin hadirat rahimakumullah pada malam itu Kemudian ada beberapa orang yang mana orang itu adalah termasuk dari rombongan perjalanan Raja tabban As'ad alyamani beberapa orang itu terdiri daripada ulama-ulama ahli kitab beliau kemudian mereka berkata kepada raja tabban As'ad wahai tuan raja Sesungguhnya kami mohon maaf bahwa besok kami tidak bisa ikut bersamamu untuk kembali ke Yaman kami minta izin untuk tinggal di kota yatrib ini lalu Raja kaget Dan bertanya kenapa kalian ingin tinggal di sini Bukankah ketika kalian berada di kota Yaman aku mencukupi seluruh kebutuhan kalian kalian menjadi orang-orang terdekatku sekaligus sebagai penasihatku kalau kalian ingin tinggal di sini berikan kepadaku satu alasan yang yang masuk akal Kalau alasan itu bisa aku terima maka kalian akan aku izinkan tinggal di kota yatrib ini kata raja Taban lalu kemudian mereka ulama-ulama ahli kitab tadi berkata Wahai Raja tebban Sesungguhnya kami membaca dalam kitab-kitab kami bahwa di kota yatrib ini nanti akan menjadi tempat Tujuan hijrah Nabi akhir zaman Muhammad sallallahu Al wasallam Kami ingin tinggal di sini agar kelak dari keturunan-keturunan kami itulah yang akan menyambut Baginda Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam dan yang akan menjadi sahabat-sahabat serta pembela-pembelanya lalu Raja teban tertegun Pak tertegun beliau kemudian berkata Oh begitu alasan kalian kalau begitu baiklah aku akan mengizinkan kalian tinggal di sini agar nanti dari keturunan-keturunan kalian itulah yang akan menyambut Baginda Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam tetapi kemudian aku ingin titip Suratku kepada kalian yang mana Suratku ini tolong kalian kalau sudah mendekati akhir usia kalian wasiatkan kepada anak kalian anak kalian wasiatkan kepada anaknya lagi anaknya lagi wasiatkanlah kepada ada anaknya lagi sampai surat ini sampai ke tangan nabi akhir zaman tersebut Lalu Raja Taban Asad alyamani menulis sebuah surat yang diperuntukkan untuk Baginda Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam Pak padahal nabi masih lahir sekitar 400 tahun setelah itu apa yang ditulis Raj Taban As'ad Beliau berkata dari Taban hamba Allah Sesungguhnya Hai Nabi Agung akhir zaman Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam seandainya Niki dalam surat terjat ban As'ad Pak Seandainya Aku ditakdirkan saat engkau diutus oleh Allah sebagai seorang rasul Seandainya aku hidup di zaman itu Seandainya aku hidup di masa itu maka aku pasti akan menjadi sahabat dan pembela-pembela di jalan Allah subhanahu wa taala lalu kemudian surat itu ditutup surat orang zaman dulu Itu kan dari kulit Pak ngih dari kulit yang keras itu bisa bertahan sampai ratusan tahun surat itu kemudian digulung kemudian diikat diberikan kepada pemimpin pemimpin rombongan dari ahli kitab yang menjadi pengikut-pengikut dari Raja Taban As'ad alyamani tadi setelah itu Kemudian beliau pulang hari berganti dengan hari sampai berlalu bertahun-tahun berpuluh-puluh tahun beratus-ratus tahun Pak hingga kemudian ketika tiba diutusnya Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam yang mana Nabi berdakwah di kota Makkah niku sekitar 13 tahun tetapi sebagaimana kita ketahui dalam rentang waktu yang cukup lama tersebut sedikit sekali orang Makkah yang beriman sedikit sekali orang kafir Quraisy yang beriman Bapak Ibu sekalian tetapi yang men menakjubkan adalah bahwa di akhir-akhir nabi tinggal di kota Makkah saat itu kalau kita baca sejarah Pak latar belakang keimanan orang-orang Madinah adalah ketika mereka menunaikan ibadah haji ketika mereka menunaikan ibadah haji mereka mendengar pengaruh-pengaruh atau ucapan-ucapan yang barkan oleh orang-orang kafir Quraisy wahai para jemaah haji wahai para penduduk Arab kalau kalian masuk kota Makkah untuk menunaikan ibadah haji berhati-hatilah dari orang yang bernama Muhammad nah niku pengaruh daripada orang-orang kafir Quraisy saat itu pak karena kenapa dia adalah seorang tukang sihir maka berhati-hatilah kalian terhadap ucapan-ucapannya yang penuh dengan sihir itu Dia adalah seorang dukun dan berbagai fitnah lainnya yang ditujukan kepada Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam tetapi dasar Pak karena leluhur-leluhur orang-orang Madinah adalah para ahli kitab yang menjadi pengikut Raja Taban As'ad alyamani tadi yang mana mereka adalah orang-orang yang punya niat-niat yang luhur maka pengaruhnya ke anak cucunya maka kul panjenengan melihat bahwa meskipun nabi masih berada di Makkah tetapi keimanan itu telah diterima oleh penduduk Madinah dan itu kemudian berlangsung beberapa bulan kemudian sampai kemudian Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam hijrah ke ke Madinah dan kita semua tahu bagaimana peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam beliau hijrah ke Madinah tetapi keimanan Islam telah dipeluk hampir mayoritas oleh para Penduduk Madinah hingga ketika naiku hijrah ke Madinah lalu apa yang terjadi beliau disambut dengan Gagap gembita dengan sorak bahagia dan dengan syair-syair yang indah bahkan syairnya kita senandungkan hingga sekarang Pak barangkali ini adalah syair Arab yang paling terkenal di Indonesia nopo syair nikuadtil telah terbit bulan purnama di atas kita dari tempat di antara dua bukit dan seterusnya Kenapa iman itu begitu mudah diterima oleh para Penduduk Madinah kenapa hati mereka begitu mudah luluh dengan Hidayah dan kebaikan karena mereka terlahir daripada nenek-nenek moyang mereka yang mana nenek- moyang mereka adalah orang-orang yang berhati bersih yang mempunyai niat yang tulus hingga kemudian hadirin hadirat rahimakumullah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ketika memasuki kota Madinah beliau naik di atas unta beliau yang bernama alqaswa lah Ketika Nabi masuk kota Madinah niku kan para penduduk berbondong-bondong menyambut beliau tidak hanya menyambut Mereka ingin rumahnya disinggahi nabi sebagai tempat tinggal sementara terutama orang-orang yang kaya orang-orang yang punya rumah yang luas Pak Ketika Nabi lewat di depan rumah mereka Ya Rasulullah Monggo tinggal teng Meri mawon Ya Nabi Ya Rasulullah Monggo pinara tinggal Tengger kulo mawon sudah kami siapkan semua keperluanmu ya Rasulullah tetapi Kemudian dari semua ajaan itu nabi hanya menjawab khilahaahamur biar unta ini berjalan semaunya karena sesungguhnya dia diperintah oleh Allah dia dituntun oleh Allah subhanahu wa taala di manaun unta ini berdiri maka itulah tempat yang dipilih oleh Allah subhanahu wa taala sebagai tempat Kelahiranku hadirin ini adalah unta Pak bukan siapa untanya bukan tetapi Siapa orang yang ber ada di atas unta tidak lain adalah Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam orang Pak kalau di hatinya ada nabi maka dia akan selalu dituntun oleh Allah dia akan tahu kapan waktunya saya berjalan Kapan saya belok Kapan saya harus bekerja Kapan saya harus beribadah ketika orang itu di hatinya ada ada Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam maka dia akan dituntun oleh Allah dalam seluruh urusannya termasuk Allah akan menolongnya agar dia terhindar dari kemaksiatan nek kulo panjenengan kadang-kadang se Urip mboten jelas Pak ngalor ngidul moten jelas utawo kepingin tobat jatuh lagi kepingin tobat jatuh lagi Monggo kulo panjenengan ikiki introspeksi Pak apakah di hati kita cinta kepada Nabi Muhammad keberadaan Nabi Muhammad itu ada atau tidak atau seandainya ada seberapa besar dalam hati kita mahabbah kepada Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam hadirin sampai kemudian unta itu berjalan unta itu kemudian berhenti di sebuah rumah yang mana rumah itu adalah milik seorang sahabat yang bernama Abu Ayyub al-anshori dan barangkali Berdasarkan informasi daripada ulama Kenapa rumah Abu Ayub dipilih oleh Allah sebagai tempat singgahnya nabi nabi tinggal di rumah Abu Ayyub niku mboten sehari du hari pak tetapi 6 bulan sebelum rumah nabi yang bergandingan dengan Masjid Nabawi itu selesai selama itu beliau tinggal di rumah Abu Ayyub al-anshari Kenapa Abu Ayyub al-ansari dipilih oleh Allah mendapatkan kemuliaan dari Allah sebagai tempat tinggal nabi rumahnya karena dalam hatinya ada kerendahan hati ketika orang-orang minta rumahnya disinggahi oleh Nabi demi gengsi AB Ayub saat itu merasa w gak mungkin nabi iku singgah di rumah saya karena kenapa saya ini orang bukan orang kaya rumah saya kecil saya ndak pantas disinggahi oleh Nabi karena kerendahan hatinya itulah kemudian dia diangkat oleh allahah barang siapa yang tawad hatinya merendahkan diri maka Allah akan mengangkatnya kebahullah Barang siapa yang tawadu dia akan diangkat oleh Allah sebaliknya Siapa yang menyombongkan diri dia akan dijatuhkan oleh Allah hadirin hadirat rahimakumullah singkat cerita setelah Rasulullah sampai di rumah Abu Ayyub satu hari penuh beliau menerima tamu di malam harinya Abu Ayyub meminta waktu khusus kepada Baginda Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam apa kata beliau Nabi Ayub mengantarkan satu surat yang mana surat ini adalah dari Raja tabban As'ad yang dititipkan kepada buyutnya yang pertama apa kata raja kata Abu ayyab al-anshari Ya Rasulullah sesungguhnya ini ada ada surat yang dititipkan untuk engkau ya rasul surat ini berasal dari Raja Taban As'ad alyamani yang dititipkan kepada buyut kami yang per buyutku yang pertama surat itu dibuka oleh Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam setelah dibuka nabi membaca isinya yang mana isinya tadi adalah kesaksian daripada Raja Taban Seandainya aku hidup di zamanmu wahai nabi pasti aku akan beriman dan menjadi sahabat serta pembelamu sampai kapanpun lalu kemudian apa kata Baginda Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam beliau bersabda inahu Min Ahadi rufaqai fil Jannah sesungguhnya Raja tabban ini akan menjadi salah satu dari temanku ketika berada di surga nanti hadirin hadirat rahimakumullah itulah niat Pak Artinya niat itu tidak hanya penting untuk kulau panjenengan untuk kita amal ibadah kita diterima oleh Allah Iya kalau niat kita ikhlas tetapi niat niku pengaruhnya ke anak-anak kita maka nek kulo panjenengan mungkin anak kita moten nurut sering melanggar perintah Allah sering kemudian mungkin pernah membentak kita Barangkali Pak barangkali Dulu ketika Kula panjenengan niat sedari menikah atau sedari kemudian berkumpul dengan istri nopo niat kulo panjenengan kalau niat kita adalah untuk mencetak hamba-hamba Allah yang Saleh mencetak umat Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam menjadi penerus sujud kita di atas permukaan bumi kalau kita telah tiada maka itu niat yang baik Pak kalau kemudian anak kita menjadi anak yang tidak baik maka mungkin ada yang salah dengan niat kita dan itu harus kita perbaiki Pak harus kita harus kita perbaiki sebagaimana tadi Raja tabban Asad dan ulama-ulama ahli kitab mereka meniatkan untuk Allah mereka meniatkan untuk Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam lalu kemudian efek baik atau energi positif itu menular ke anak anak cucu mereka loh Ustaz kulo Niki kan moten Sae barangkali orang-orang tua kulo dulu sing mboten moten usah Nyalakan sinten-sinten Pak nek kulo panjenengan merasa bahwa kita belum baik maka Marilah kebaikan itu kita mulai daripada diri kita karena kenapa dengan kebaikan itu kita mulai daripada diri kita Insyaallah ke depan anak-anak kita cucu-cucu kita dan keturunan-keturunan kita Insyaallah menjadi orang yang dijaga oleh Allah subhanahu wa taala amin amin allahum amin maasyiral hadirin bapak-bapak ibu-ibu yang sangat saya muliakan demikian sedikit kajian kitab alhikam tentang dua bait yang disampaikan oleh Al Imam Ibnu athakan dari tadi kita berdoa kepada Allah semoga Allah subhanahu wa taala senantiasa membimbing kita semua membimbing seluruh keluarga kita membimbing semua orang-orang yang kita cintai dan Semoga Allah subhanahu wa taala memudahkan langkah kaki kita untuk menata niat dan kelak kita ketika kita telah meninggalkan dunia ini Insyaallah kita berkumpul dengan Baginda Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam hadirin hadirat rahimakumullah demikian yang bisa saya sampaikan mungkin sebelum kita tutup apa ada yang ingin bertanya ponten Pak baik jika tidak ada Mari kita tutup kajian pada siang hari ini dengan berdoa kepada Allah semoga apa yang kita pelajari pada siang hari ini dapat kita pahami tidak hanya dapat kita pahami tetapi juga Allah mudahkan kepada kul panjenengan untuk mengamalkannya bagaimana hidup itu bagaimana hidup itu semestinya hanya untuk Allah dan rasulnya Bismillahirrahmanirrahim Allahumma Shi ala sayyidina muhammad waa alihibihi [Musik] Allah Arika waukrika wa Husna ibadatik Allahumma Ana alaikrika Wa husnika waukrika Wa Husna ibadatik allahummaalna Min ibadikal mukhlinal muttaqinal mustaqimin W tajalna Minal girin W tajalna Minal girin Allah muhammadahu Alaihi wasihikauid Muhammad Shallallahu alaii wasihbanaa Fid Dunya Hasanah wa akhirati Hasan waqabarahuaidina Muhammadin waa alihibihi Wak was walhamdulillahiabbil alamin kurang lebihnya mohon maaf yang benar dari Allah jika ada yang salah semua atas kesalahan saya pribadi walu minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih demikianlah tadi kajian ASN mengaji edisi Ramadan dengan tema puasa dan tasawuf yang merupakan lanjutan bagian yang kedua yang Insyaallah nanti akan dilanjutkan pada Rabu depan sampai ke at kali pertemuan kurang lebihnya mohon maaf kepada seluruh jemah kami ucapkan dan kami ucapkan terima kasih akhirul kalam wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Resume
Categories