Transcript
CIccDoAtXjQ • ASN Mengaji Seri 33 - Fiqih Pengurusan Jenazah (Eps. 02)
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/BPSDMJATIMTV/.shards/text-0001.zst#text/0198_CIccDoAtXjQ.txt
Kind: captions
Language: id
ihanakaana illa maamtana inaka antalimul
Hakim
allahumahutalin
walanajikalarimahmatika ya
arhamarim am
para
jemaah masjid yang saya hormati
Alhamdulillah kita oleh Allah masih
diberikan nikmat sehat walafiat sehingga
kita bisa berkumpul di masjid yang
Insyaallah penuh barokah ini semoga
setiap langkah kita menuju masjid ini
menjadi penggugur dosa-dosa kita menjadi
peningkat derajat kita dan semoga Allah
subhanahu wa taala selalu memudahkan
setiap langkah kita menuju surganya
Allah subhanahu wa taala amin ya rabbal
alamin para jemah kita akan melanjutkan
kajian kita
tentang bentar kok keliru
ee merawat orang sakit sampai orang yang
meninggal kita kemarin sudah membahas
terkait tentang orang yang sekarat
Biasanya kalau setelah sekarat masuknya
ke mana masuk meninggal Jadi kalau
kemarin kita bahas orang sakit sampai
sekarang kita hari ini Insyaallah sudah
mulai masuk
kepada orang yang meninggal Nah kalau
kemarin kita bahas bagaimana mererawat
orang sakit sampai Bagaimana menjaga
orang sekarat supaya bisa mati Husnul
Khatimah hari ini kita akan membahas
tentang orang yang sudah tidak ada
harapan dan dia sudah wafat Maka kalau
sudah wafat yang perlu kita lakukan
adalah satu Pejamkan mata orang wafat
itu biasanya pasti ono mendelike nanti
saya jelaskan orang mati mendeli itu
bukan tanda orang jelek nanti saya
jelaskan Maka kalau jenengan ada orang
wafat itu jangan buru-buru
pengumuman kenapa jangan buru-buru
pengumuman Kalau waktu baru mati
langsung pengumuman tetangganya datang
mayit sek kaku sek mendelik ngene
kira-kira kira-kira ya kalau nanti ada
ibu Tejo iibu Tejo yang kayak di TV itu
ini ramai gak R makanya supaya tidak
terjadi fitnah Pengumuman itu nanti ini
yang sering kelupaan kita kadang-kadang
kalau ada orang meninggal itu sudah
bingung ngumumkan padahal mayatnya belum
diapa-apakan Kan bisa kaku kan maki
mungkin kan bisa masih kemudian mendeli
bisa kemudian mulutnya mangap loh ini
kan sesuatu yang kadang-kadang bagi
tetangga ini menjadi obrolan-obrolan di
warung kampung di warung kopi
obrolan-obrolan di pasar obrolan-obrolan
waktu nyuci di kamar mandi bareng-bareng
ini kan menjadi masalah makanya ini yang
perlu kita lakukan Jadi kalau ada orang
wafat gak usah terburu-buru ngumumkan
yang perlu kita lakukan dulu rawat dulu
mayatnya sampai layak untuk dikunjungi
dilihat orang Bagaimana caranya satu
pejamkan matanya kalau kesulit Pejamkan
mata maka Usap dengan kain yang dibasahi
air hangat I kan biasanya Pak ada Nggih
orang wafat itu sudah agak lama itu kan
di mendeli ditutup balik maning maka
caranya bagaimana caranya adalah kita
kasih dengan air hangat ini contohnya
kita lihat nih kalau sudah mati kalau
ada yang mau praktik Monggo saya yang
akan
bag
haah ini kemudian kalau kita
lihat bisa dipejamkan kan ada yang balik
maneng ini kan contoh yang balik maneng
nah dipejamkan balik maning kan kalau
sudah engak kaku kan gitu Pak paham
Nggih maka yang dilakukan adalah ambil
air hangat jadi ambil ee kain ya kain
yang kemudian
ee
dikasih air hangat tapi J disiram Pak
seakan mayitnya pakah dikasih
pelan-pelan dikasih air hangat air
hangat air hangat sampai kemudian
matanya terpejam
pun Bila masih sulit tarik lengan tangan
mayit bersamaan dengan menarik ibu jari
kaki jadi memang kalau ngerawat itu
harusak gak cukup orang satu
kadang-kadang memang harus ada dua orang
jadi nanti ee tangannya ditarik ini
perenggangan Nggih perenggangan supaya
gampang matanya dipejamkan bersamaan
dengan men ee menarik ibu jari
kaki kemudian ikat dagu rahang ke ala
kepala kan tadi kan contohnya menganga
Pak Ini kadang-kadang kalau sudah lama
nanti menganga lagi Makanya supaya tidak
menganga maka kemudian ikat dagunya
pakai kemudian ee semacam kayak kain lah
jangan pakai tali Rafi Pak gak pantes
kain S rodok pantes lah sing api titik
gu loh ya jadi di
diikat pun Coba kita lihat
nah ini ini kan mangap ditarik balik
maneng kan cari kain kemudian apa yang
pantaslah yang pantas kalau bisa putih
putih ditarik seperti ini supaya nak
mangap paham ya Jadi kalau sudah siap
itu nanti kelihatan orang wis gak mangap
B
kemudian melemaskan semua persendian
dengan cara menekuk semua persendian
kalau sudah meninggal itu biasanya anya
Kalau agak lama kaku nanti kalau kaku
proses pemandian kesulitan makanya
sebelum dimandikan direnggangkan dulu
pemanasan apa namanya Pak stretching
mayatnya perlu distching supaya lentur
semua nanti proses pemandian enak paham
ngih jangan langsung dibawa kamar mandi
untuk dimandikan takut kaku Kasihan yang
mandikan maka perlu ada pelemasan
strching dulu Pak dengan cara
persendianpend ditekuk ini ditekuk ini
ditekuk pokoknya persennya ditekuk
supaya Nanti lemas waktu pemandian enak
paham Nggih ini penting kalau harus tahu
ini harusnya ini ilmunya Pak Modin ini
Pak
Modin makanya nanti setelah pelatihan
ini setelah ngaji Insyaallah semuanya
Andaikan ada yang meninggal sudah siap
jadi Moden semua ini loh ini Pak coba
lihat
tekuk supaya nanti ketika proses
pemandian sudah nak apa namanya tidak
kaku lagi tekuk semua persendiannya
semua persendian ditekuk
stretching I pelan-pelan Pak pakai air
hanget semua semua persendian termasuk
jari-jari itu ditekuk
Nah baru
kemudian bukan Pak bukan
mayit ini anak-anak santri yang
perakaan Wah ditekuk ng semuanya ya kaki
juga Sama ini Coba kita lihat kaki juga
sama tangan juga sama jadi ee diginikan
terus ditekuk begini tangan juga sama
jari-jarinya kakinya juga nanti sama
stretching lah mayatnya juga Biar rileks
ketika mau dimandikan itu tidak
kaku Nah semuanya lag S jari-jarinya ini
memudahkan nanti ketika proses
memandikan kan enggak pantas Pak ada
mayat kaku gini kelikatan orang kan gak
pantas
makanya supaya nanti pantes tuh ya kayak
wajarnya nah ini kalau enggak seperti
ini nanti pasti kaku kaki-kakinya juga
sama
Hm tapi gak usah dimesit gak usah di gak
usah di gak usah dipijat ya gini-gini
aja supaya lenturlah supaya nanti waktu
mandikan itu enak jadi tidak Ee tidak
apa ya tidak terlalu kesulitan ketika
memandikan
paham
Nggih
selanjutnya lepas semua
pakaian diganti kain tipis ganti kain
tipis jika kesulitan membuka pakaian
boleh digunting tapi izin ahli waris
Karena bagaimanapun juga yang melekat
Itu haknya ahli waris maka Jan Gak boleh
langsung gunting itu punya orang karena
sudah bukan menjadi miliknya si mayit
itu menjadi haknya ahli waris
sebagaimana yang kita bahas waktu
sebelum ee pelatihan ini Nah kan takut
bajunya mahal Wi warisnya enggak terimo
wong tukonee S juta digunting kan gak ya
me tukune daster biasa makanya izin dulu
sama Al Kalau boleh dan itu kesulitan
tapi kalau memang enggak sulit ya
mending dibuka biasa tapi kalau memang
Kan ada beberapa Ma itu yang kaku sudah
enggak bisa ya boleh digunting asalkan
dapat izin
pun taruh di atas dipan tanpa alas
kemudian sunah dihadapkan ke kiblat Pak
sunahkan diadapkan kiblat kemudian taruh
Benda sebelat seberat Seteng ons di
bagian perut Jadi sebelum dimandikan
kasih e Seteng ons jangan berat-berat
pakaken loro Pak jadi Kay S kiloaken Pak
jadi Seteng ons Apa manfaatnya supaya
kalau nanti ada angin ada kotoran itu
tuntas Karena khawatirnya begini Kalau
nanti ini tidak dilakukan waktu mandi
setelah selesai mandi belum tuntas
keluar lagi kan merepotkan nanti ada
proses mensucikan lagi kan kan
dibandingkan Nanti jenengan tidak
beberapa kali bekerja tidak beberapa
kali melakukan pensucian sebelum
disalati mending dituntaskan makanya
sebelum ee apa sebelum dibawa ke mana Ke
permandian Ya dikasih pemberat gak usah
berat-berat Seteng ons cukup yang
penting sekiranya perut itu isinya kalau
ada angin cepat keluar kalaupun nanti
ada kotoran
keluar sunah menebar wangian bisa bakar
dupa bisa dikasih bak wangi-wangian Jadi
kalau ada orang datang itu wis mayit
fresh seger Ambun wangi ndak jadi fitnah
bayangkan dengan langsung pengumuman
mayit Ambu kemudian ndak kerawat mangap
mendeli tangani sik kaku kabeh loh ini
kan menjadi bahan bahan omongan orang
supaya tidak terjadi fitnah maka
cara-cara seperti ini penting paham
Nggih pun nah sing paling penting Mari
ngono utangnya dibayar mayir punya utang
kalau bisa segera selesaikan Maka kalau
kata ulama kalau bisa selesai sebelum
dimandikan Iya yang kemarin sudah kita
bahas di bab warisan pun baru umumkan
paham Nggih jadi proses Pengumuman itu
terakhir setelah mayat itu Sudah siap
Sudah rapi sudah baik dilihat enak
baunya ndak terlalu bau jadi orang
datang itu ndak menimbulkan fitnah
macam-macam paham Nggih pun nah ini yang
sering saya sampaikan Pak ini jadi
omongan orang Pak Jangan gampang-gampang
nuduh orang suul Khatimah kita enggak
pernah tahu wong kita bukan Tuhan faham
makanya kata ulama kata Rasulullah
Sallahu Alaihi Wasallam Kuru mahasina
mautakum
kalau ada orang mati jangan disebut
jelek-jeleknya yang disebut
baik-baiknya ini menjadi masalah
pun mata terbelalak itu bukan tanda suul
Khatimah Jadi kalau jangan lihat orang
mati mendeli itu jangan kemudian ngomong
ini suul Khotimah matinya elek mendeli
gak gak Pak di hadis riwayat Muslim itu
pernah terjadi ada seorang sahabat
Namanya Abu Salamah
Abu Salamah ini suaminya Ummu Salamah
nanti yang kemudian Ummu Salamah ini
dinikah oleh Rasulullah Sallallahu
Alaihi Wasallam Abu Salamah ini ketika
wafat maka kemudian waqad syaqqo
bashoruhu ketika Rasulullah S Alaihi
Wasallam menjenguk jenazahnya sahabat
Mulia Abu Salamah matanya ini terbelalak
oleh Rasulullah sahu alaihi wasallam
kemudian
dipejamkan rasulullahallahu Alaihi
Wasallam supaya enggak jadi fitnah
beliau menjelaskan kenapa kok orang itu
matanya terbelalak maka rasulah
mengatakan innaruha
qubid tabiahul bashor
fjasun Min ahli orang itu kalau mati
rohnya dicabut itu biasanya dari atas
ketika roh dicabut Di atas mata itu akan
lihat rohnya maka biasanya orang itu kan
pernah kan jenan Lihat ada orang sekara
itu tangannya apa sikil mulai adem dan
dia kadang-kadang ngomong seikilku wis
Akak mati keroso itu berarti kan rohnya
sudah sudah mleh dicabut nah ketika
dicabut maka mata ini akan ikut rohnya
itu dicabut itu akan ikut Pak sret ikut
ikut ketika dia ngikuti roh itu di atas
setelah rohnya selesai kan matanya sudah
di atas gak bisa balik karena apa Karena
rohnya sudah habis paham ngih orang itu
kadang-kadang ada yang seb kata
Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam
itu ada yang kemudian yang meninggal itu
Dil ruhi didelok didelok dicabut dicabut
dicabut nyampai atas ya sudah selesai di
sini gak bisa balik Wong dia sudah
enggak punya ruh Itulah kenapa kata
Rasulullah ada beberapa mayat itu yang
ketika meninggal matanya terb Lala itu
bukan menunjukkan mati Sul Khatimah itu
wajar karena orang yang dicabut nyawanya
itu matanya kata Rasul sahu Alaihi
Wasallam akan ngikuti rohnya yang
dicabut itu sampai ketika di atas maka
mata itu gak bisa balik karena runnya
sudah tercabut paham Nggih Nah makanya
kata Rasulullah Sallahu Alaihi Wasallam
beliau kemudian ini yang kemudian
dipesankan oleh
rasulullahumirin Maka kalau kamu melihat
ada orang yang meninggal terbelalak
jangan doa kecuali yang Bik
baik sampai ngene Pak Duh matiot
mendelik kok Dadi jerangkong itu bahaya
Pak makanya kata Rasulullah ditutup
dengan mengatakan
jangan doa jangan ngomong-ngomong
kecuali yang baikbaik ketika melihat
orang yang wafat karena Malaikat akan
mengaminkan apa yang
kita ucapkan pahamih makanya Pak
jenengan hati-hati Pak doa itu jangan
sampai doa elek Pak takut malaikat yang
mengaminkan opo nang anak jangan du anak
nambeng sampean doa jenengan doanya
diamini malaikat nambang temenan makanya
saya sering ngomong du anak nambeng
jangan sampai nama binatang di kebun
binatang keluar
semua Kenapa karena takut diaminkan oleh
malaikat takut nanti anaknya jenengan di
sekolah di kampus tidak jadi bintang
kelas jadi binatang kelas karena Omongan
doa jenengan paham Nggih pun Ini kata
Rasulullah sallu alaihi wasallam makanya
rasulull Rasulullah kemudian berdoa
allahumfir Li Abi Salamah Ya Allah
ampunilah dosanya Abu Salamah
dan Angkatlah derajatnya ini ajaran
untuk kita lihat mayat kayak Apun jangan
doa kecuali doa yang
baikbaik makanya kemudian dalam kitabaj
walqlil
dikatakanl jadi kata beliau Kenapa kok
perlu di pejamkan supaya orang tidak
melihat Ketika dilihat Itu kelihatan
tidak jelek karena kalau kelihatan jelek
kemudian akan menimbulkan fitnah ini
salah satu hikmah Kenapa Pengumuman itu
selesai Setelah semua proses itu
kemudian selesai pun lanjut nah cuma
Rasulullah itu Pak ngasih beberapa
tanda-tanda hus timah satu tanda khusnul
khatimah adalah orang yang ketika wafat
dia baca zikir baca
Lailahaillallah Maka kalau jenengan
punya orang tua sebelum wafat kok
kemudian selesai salat wafat setelah
baca Quran wafat beberapa waktu lalu ada
orang yang lagi khotbah wafat lagi
ngimami kok wafat maka kata rasulull
Alaihi Wasallam AB
tidak ada orang yang wafat kemudian dia
wafat dengan membaca Lailahaillallah
kecuali dia masuk surga maka tanda mati
Husnul Khatimah adalah orang yang wafat
dalam kondisi berzikir yang kedua
termasuk tanda-tanda Husnul Khatimah
wafat hari
Jumat Makanya kalau jenengan ketemu
Tetangga Kok wafat hari Jumat jenengan
husn beliau mati Husnul Khatimah karena
ada hadis riwayat Imam Ahmad Rasulullah
mengatakan Ma Min muslimin yamutu yaumal
jumah lailatal jumah illa waqullah
fitnatal qobri tidak ada seorang muslim
yang wafat hari Jumat atau malam Jumat
kecuali Allah akan menjaganya dari
fitnah kubur malam Jumat itu berarti
Kamis setelah Magrib paham Nggih karena
hitungan itu kalau kita bicara Islam
adalah dihitung setelah Magrib jadi yang
dimaksud malam Jumat itu bukan malam
Sabtu tapi Kamis malam Jumat setelah
Magrib Jadi kalau ada orang wafat
kamemis malam Jumat setelah Magrib
Sampai Nanti sebelum tenggelamnya
matahari hari Jumat maka ini termasuk
orang yang wafat hari Jumat atau malam
Jumat ini termasuk tanda Husnul
Khatimah termasuk tanda Husnul Khatimah
adalah kening berkelingat kening ya ada
keringat-keringat kayak bulir-bulir
keringat dalam hadis riwayat Ahmad
dikatakan mautul Mukmin biarqil jabin
kematian seorang mukmin adalah dengan
keringat di keningnya kalau jangan lihat
ada orang yang kemudian wafat kok
keringinnya di keningnya itu kok ada
sedikit keringat-keringat itu berarti
tanda-tanda matinya Husnul Khatimah yang
keempat mati waktu
melahirkan ada orang perempuan yang
kemudian waktu melahirkan wafat
ada orang yang kemudian setelah SJ kok
wafat maka ini termasuk tanda mati
Husnul Khatimah dalam hadis yang lain
dikatakan riwayat Ahmad Wal marah yaqa
Walada jam
Syahadah perempuan yang dibunuh oleh
anaknya maksudnya adalah perempuan yang
wafat ketika melahirkan anak maka dia
termasuk orang yang mati syahid paham
dalam hadis yang lain ada beberapa mati
syahid satu asyuhada khamsah dalam hadis
riwayat Bukhari Muslim orang yang mati
syahid itu ada lima satu almth'un orang
yang kena wabah
Thun makanya saya husnudon
saudara-saudara kita yang kemarin wafat
karena covid itu mati syahid akhirat
Makanya kalau jenengan kelihatan ada
tetangga mati covid jangan ng mengatakan
iki aken maksiat sampai kenek covid gak
Pak ulama-ulama kita banyak yang wafat
juga terkena covid makanya termasuk
orang yang mati syahid adalah orang yang
terkena wabah
taun yang kedua Wal mabtun orang yang
wafatnya gara-gara penyakit perut
pokoknya yang kaitannya dengan perut ada
orang yang punya penyakit lambung wafat
ada orang yang kemudian punya penyakit
ee nyilu perutnya sampai wafat pokoknya
hal-hal yang kaitannya dengan penyakit
perut itu termasuk mati syahid kemudian
Wal garq orang yang yang mati karena
tenggelam maka saudara-saudara kita yang
kemudian kena banjir
bandang teman-teman kita yang di Aceh
kena tsunami dulu yang di Lampung itu
jangan jangan gini Pak ini penting bagi
kita kalau ada
bencana kita lihatnya ke orang itu
jangan dikatakan azab Pak kita lihatnya
itu mungkin rahmat Allah tapi kalau
tertimpa ke kita kita pelusuk Udan takut
itu adalah gara-gara dosa kita sekarang
dibalik Pak me awake sing kenek Oh ini
adalah ujian dari Allah tapi me wong Lio
kenek kenek walat ini Bahaya loh sering
kan kita ngomong ada daerah yang
kemudian kena banjir Kakan Doo iku itu
keliru Pak paham ngih kalau untuk orang
lain kita
husnudon gak boleh kita kemudian ngomong
Oh Kebanyakan dosa orang aja itu
Kebanyakan dosa sampai Allah menurunkan
azab tsunami pertanyaan saya
nemen-nemene wong Aceh ambil wong
Amerika k i dosone
Pak paham Nggih loh makanya kalau ke
orang lain husnudon kalau ke orang la ke
diri kita kita suuzun kita kalau kena
sakit kita minta istigfar sama Allah ya
Allah mungkin ini gara-gara saya punya
dosa mungkin sakit ini sebagai penggugur
dosa kita itu kalau untuk diri kita tapi
kalau untuk orang lain kita pakai
kacamata huznudan Makanya kalau jenengan
lihat ada bencana banjir ada sekian
korban kita husnudon mungkin itu cara
Allah menjadikan mereka mati Husnul
Khatimah Siapa yang tahu paham Nggih B
wasohibul Hadam orang yang mati karena
reruntuan
gempa sama kalau ada daera kena gempa
Nak usah ngomong itu gara-gara kena azab
keakan dosa mungkin itu cara Allah
supaya penduduknya itu dapat mati syahid
akhirat orang-orang yang kemudian di
Palestina di bom orang-orang yang
kemudian ada gempa kemudian ada
macam-macam itu kemudian kalau dia
wafatnya gara-gara tertimpa R runtuhan
maka termasuk mati syahid yang kelima
adalah wasyahid fiabilillah orang-orang
yang memang mati dalam medan pertempuran
melawan musuh-musuh Allah ini termasuk
tanda-tanda Masti Husnul Khatimah para
jemah yang saya hormati nah ini yang
ingin saya sampaikan
ee Istiqamah inilah Pak cara kita kalau
pengin mati Husnul Khatimah makanya kata
Rasulullah sall alaihi wasallam ada
hadis yamutul Maru ala Ma Asya alaih
yamutul Maru ala Ma Asya alaih orang itu
akan mati sesuai dengan kebiasaannya
Waktu hidup
apa orang yang istikomah salat orang
yang senang salat ya ndak jauh-jauh
matinya ya di Kisaran itu kisaran salat
kisaran masjid kisaran musala orang yang
hidupnya senang baca Quran senang Zikir
ya nanti wafatnya dalam kondisi seperti
itu orang yang senang ngaji ya juga sama
maka dia wafatnya dalam kondisi mengaji
orang yang senang khutbah maka dia akan
wafatnya dalam kondisi khutbah Tapi
orang yang senang minum-minuman ya
kemungkinannya nanti matinya sambil
ngoplos paham l yamutul Maru ala Ma Asya
Alaihi makanya kata Rasulullah kata
Alquran innalladina qubunallah
tumqomu tatanazalu alaihimul malaikah
Alla taku wala tahzanu wa absiru Bil
jannatillati kuntum tuadun orang yang
Istiqamah itu biasanya kalau wafat maka
orang ini akan didatangi oleh Malaikat
Malaikat akan menunjukkan tempatnya di
surga maka dalam kondisi sekarat dia
akan kesenangan Pak karena melihat
tempat nya di surga dia senang dan
kadang-kadang dia wafatnya dalam kondisi
senyum J kalau ketemu ada orang yang
wafatnya Senyum itu bisa jadi sebelum
wafat Dia kemudian oleh malaikat
didatangi ditunjukkan tempatnya di surga
inilah yang dimaksud absyiru Bil Jannah
Malaikat akan memberikan kabar gembira
dengan surga nomor dua Alla takofu wala
tahzanu kata ulama orang yang meninggal
itu kan kadang-kadang pak mikir anakku y
opo Aku Mati
keluargaku opo me aku mati tapi
orang-orang yang istikomah kata Alquran
malaikat datang satu ndak usah susah
tempatmu ditunjukkan nomor dua Ndak usah
khaatir untuk anak dan keluargamu Allah
yang akan menjamin Allah yang akan
ngatur anakmu Makanya kalau bisa
Istiqomah endok itu Pak iso netes mek
sing induk nganggemine istiomah P Nggih
Endu is es kalau induknya nganggreminya
istikomah kalau ada telur ayam induknya
senang Lanangan ndak genem ndak senang
nganggremi kiro-kira netes Pak nak netes
sama dengan kita kalau kita pengin
ibadah yang kita lakukan ini bermanfaat
sampai akhirat sampai kita wafat
istikamah paham Nggih makanya istikamah
penting makanya saya sering ngomong Pak
Termasuk mati syahid itu adalah mati
dalam kondisi kita dalam kondisi mencari
ilmu mengaji itu mati syahid jadi ada
orang dalam hadis itu man khora Fi
tholabil Ilmi orang yang keluar rumah
untuk mencari ilmu itu termasuk Syahid
akhirat maka orang yang wafat berangkat
di dalam atau pulang dari tempat ngaji
maka dia seperti orang yang mati syahid
fisabilah masalahnya satu kita kan gak
pernah tahu wafat Kapan kita kan enggak
tahu apakah jenengan wafat waktu ngaji
atau gak kan kita enggak pernah tahu
tapi yang jelas wafat itu pasti karena
pasti yang perlu kita pastikan yang
perlu kita kunci adalah kapanp kita
wafat wafatnya dalam kondisi Husnul
Khatimah caranya bagaimana Istiqamah
jadi Kalau umpama jenengan punya itikad
punya niat Saya mau istikqomah ngaji
Saya mau istikamah ngaji saya istikamah
setiap Rabu kedua saya Istiqamah ngaji
kalau saya enggak sakit enggak ada Udur
saya Eng akan ngaji Andaikan wafat hari
Selasa atau hari Senin maka jenengan
wafat hari Senin atau hari Selasa ini
dalam kondisi wafat ingin ngaji maka
dianggap sebagai orang yang wafat dalam
mencari ilmu paham Nggih Makanya ayo
yang istikamah EE saya punya guru-guru
tuh Masyaallah istikamahnya kalau ngaji
itu Masyaallah Saya bel dulu di stogir
itu Kiai Abdul Alim itu itu sakit itu
masih ngaji beliau berhentinya ngaji itu
ya ketika dibawa ke rumah sakit jadi
kalau samp sakit di rumah itu masih
masih ngaji saya waktu mondok itu beliau
baru keluar rumah sakit besoknya itu
beberapa waktu kemudian ngaji beliau
ngaji itu saya lihat sendiri Saya dengar
sendiri ngaji baru makna dapat beberapa
lafaz batuk batuknya itu lebih lama
dibandingkan yang dibaca makanya ini
orang-orang yang dulu kenapa karena
beliau pengin istikamah wafat dalam
kondisi mencari ilmu paham ngih
pun para jemah yang saya hormati kalau
sudah ada orang yang wafat maka ada
beberapa doa yang perlu kita bacakan doa
yang pertama adalah doa ketika ditinggal
orang wafat adalah doa Inna lillahi wa
inna ilaihi rojiun inilah yang dikatakan
dalam al-qur'an B wabasyiris shobirin
alladina idza ashobathum musibah qolu
Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun
berilah kabar orang-orang yang sabar
Siapa orang-orang yang sabar orang-orang
yang ketika dia tertimpa musibah dia
mengatakan in lillahi wa inna ilaihiiun
Sesungguhnya aku milik Allah dan kepada
Allahlah kami kembali itu adalah
kepasraan kepada Allah subhanahu wa
taala satu nomor dua pak kalau jenengan
kena musibah pengin dapat ganti tapi o
banter-banter iki kalau jenengan kena
musibah pengin dapat ganti baca doanya
begini Pak allahmai
Allah Allahumma
Aji musti
Wir Min kata rasulah alhi wasallam kalau
kamu kena musibah maka bacalah doa
allahumma ajirni Fi musibah setelah baca
Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun
ditambah Allahumma ajirni Fi musiti ya
Allah berilah saya pahala atas musibah
saya yang
kedua
irha Berilah aku ganti yang lebih baik
dibandingkan yang meninggalkanku paham
Nggih nah tapi jenengan mek sing mati
bojone o
banter-banter ngetarani ngetarani koy
wis ngempet berarti kan Loh ini yang
dilakukan oleh Ummu Salamah Ummu Salamah
itu kan seorang perempuan Pak itu paling
cinta sama suaminya dan dia menganggap
tidak ada yang sepantas dengan suaminya
saking cintanya
ketika suaminya Abu Salamah wafat dia
ingat doa itu maka dia baca doa
innalillahi wa inna ilaihi rojiun
Allahumma ajirni Fi musibati waklufli
khairon minha selang beberapa lama
setelah beliau selesai Idah ternyata
Allah lebih ganti beliau itu dulu enggak
pernah kepikiran kalau ada orang yang
sebaik Abu salam ternyata Allah ngasih
ganti yang lebih baik siapa dilamar
langsung oleh Rasul
Sallallahu Alaihi Wasallam Siapa yang
lebih baik dipanding Rasulullah paham
ngih makanya ini doa kalau jenengan kena
musibah jenengan sepeda motor hilang
Jangan lupa baca dibandingkan hilang
miso-meso Pak ndak kir balik kan doso
jeneng kan kalau sepeda motor hilang
duit hilang pokok musibah apapun dengan
Jangan lupa baca Inna lillahi wa inna
ilaihi rjiun Allahumma ajirni Fi
musibati wlufli
Ya Allah berikanlah aku pengganti yang
lebih baik paham ini doa kalau jenengan
kenaibah tapi pesan saya tadi Pak
matione langsung banter diumum itu
namanya
ket Nah ada doa yang paling tinggi Pak
apa doanya setelahac
inillahai ulillah ini tingkatan paling
tinggi Pak Iya tapi ojo Saya lagi
ngomong Pak ojo gawe Bojo Pak bahaya
ngomong Mari ngomong Alhamdulillah
Allahumma ajirni Fi musabati wlufliiron
min itu kan ketoro pak contoh jenengan
di tambah ee apa ketinggal apa punya
anak wafat karena ada hadis ketika Allah
subhanahu wa taala hadis riwayat
turmudzi ketika Allah subhanahu wa taala
mencabut
nyawa seorang anak maka Allah berkata
kepada malaikat wahai
malaikatum wdi kalian telah mencabut
anak dari hambaku kemudian Allah
bertanya apa yang diucapkan kepada aku
kepadaku orang yang ditinggal mati
anaknya itu maka malaikat
mengatakan hamidaka wastarja ya Allah
orang ini ditinggal mati anaknya setelah
baca Inna lillahi wa inna ilaihiiun
malah baca alhamdu
maka Allah kemudian berfirman wahai
malaikatahalamdi bangunkan untuk hambaku
ini satu istana dan berilah nama istana
itu adalah istana Baitul Hamdi ini
tingkatan paling tinggi Pak orang kena
musibah bukan hanya pasrah bukan hanya
sabar tapi lesannya masih kuat untuk
memuji Allah itu yang oleh Allah
subhanahu wa taala di apa namanya
dibangunkan rumah namanya Baitul Hamdi
paham Nggih cuma kalau kan kadang-kadang
Pak kalau maoco Alhamdulillah kan ada
potensi potensi apa Pak potensi fitnah
Pak sampaian Duo Wong Tua mati moco
Alhamdulillah mungkin mungkin yo niatnya
sampean kan ikut hadis ini pak tapi bagi
yang lain kan paling
ininjer kan gak enak pak l kan Makanya
kalau yang hadis-hadis seperti ini
jangan jangan terlalual kalau
ngomongang kurang a bener
Pak jenengan duwe Om Bojo bojone mati
moco Alhamdulillah W itu rame S deso Pak
Neti makanya kalauunjenengan mau baca
doa ini di dalam hati gak usah gak usah
terlalu keras supaya enggak jadi fitnah
tapi memang benar-benar
niatnya rela kepada Allah bukan diincer
yang lain kalau yang diinc moc
Alhamdulillah karena ada yang diincir
itu beda Pak ini gak memang murni rela
dan murni pasrah kepada Allah subhanahu
wa
taala hukum mencium wajah mayit jadi
kalau kita ada orang meninggal Bolehkah
kita mencium ada hadis riwayat Ibnu
Majah dari Aisyah qat qobbala Rasulullah
Utsman bin mad'un wahua mayit ketika
salah satu sahabat nabi yang sangat
dicintai oleh Beliau namanya Utsman bin
mad'un itu wafat kata Siti Aisyah
Rasulullah alaihi wasallam mencium
keningnya mencium
wajahnya kata Siti Aisyah ketika
Rasulullah mencium utman bin Madun saya
melihat air mata mengalir dari mata
Rasulullah S alaii wasallam itu
menunjukkan manusiawi Pak jadi orang
nangis itu kalau ada orang wafat nangis
itu wajar gak boleh jenengan ada orang
ketinggalan mafat keluarganyaak boleh
Nang gak bisa itu manusiawi sing enggak
oleh iku nangisnya melampaui batas
nangisnya sampai garuk-garuk sampai
cakar-cakar sampai ngerobek-ngerobek
sampai gulung-gulung sampai miso-miso
itu ya Enggak boleh kalau cuma nangis
sesungguhan itu masih manusiawi
Rasulullah itu ditinggal mati putranya
juga nangis Rasulullah su Alaihi
Wasallam ditinggal mati pamannya Hamzah
juga menangis Rasulullah ditinggal mati
Utsman bin mad'un kata Siti Aisyah juga
itu manusiawi yangak Boh itu berlebihan
Pah itu hanya Allah dan jamengan yang
tahu
[Tertawa]
itu
dalamk kalau yang hadis tadi rasulah
yang mencium kalau yang iniak had
bukhak
is ketika Rasulullah S Alaihi Wasallam
wafat Abu Bakar itu dalamnya itu agak
jauh dari Masjid Nabawi Pak karena
beliau ikut istrinya di rumah istrinya
itu agak jauh maka ketika rasulullah
wafat Abu Bakar itu dapat habar beliau
Kemudian dari rumahnya ke masjid itu
naik kuda ketika masuk masjid Rasulullah
S Alaihi Wasallam itu kemudian kan
dalamnya di samping Masjid kalau
jenengan lihat makam Rasulullah itu ya
itu adalah
rumah beliau dan itu adalah kamar beliau
makanya Abu Bakar lewat masjid masuk
ndak ngomong sama siapa-siapa Hatta Al
Aisyah dan beliau masuk ke dalam
rumahnya Aisyah karena Aisyah ini
anaknya sendiri yang lain gak ada yang
berani masuk karena Aisyah kan bukan
mahramnya Abu Bakar karena bapaknya
sendiri beliau langsung masuk ketika
beliau masuk beliau kemudian membuka
wajah Rasulullah alaihi wasallam beliau
kemudian mencium wajah Rasulullah
wasallam sambil beliau kemudian
menitiskan air mata ini dalil kedua
boleh
mencium wajah mayat yang kemudian sudah
wafat
jenengan perjalanan jauh ada saudara di
daerah Madura ada saudara daerah Jember
ketika wafat jenengan baru datang
sebelum dikebumikan jenengan boleh buka
wajahnya jenengan cium sebagai
penghormatan terakhir ini yang
dipraktikkan Rasulullah dan dipraktikkan
Abu Bakar kepada Rasulullah Alaihi
Wasallam makanya dalam kitab almajmu
berdasarkan hadis itu imam nawawi
mengatakan yajuzu liahlil mayyit wa
asdiqoi takqbilu
Waji Boleh bagi orang yang kemudian
melihat jenazah saudaranya yang wafat
dia mencium wajahnya itu diperkenankan
pun lanjut Nah setelah kemudian selesai
dirawat diumumkan ada kewajiban
perawatan mayat satu yang pertama adalah
memandikan yang kedua
mengkafani yang ketiga mensalati dan
yang keempat adalah mengubur dan Ini
kata ulama hukumnya fardu kifayah ya
kalau ada satu kampung Kok tidak
melakukan maka semuanya dosa tapi ada
satu saja semuanya gugur kewajibannya
Ini kata ulama kecuali mayatnya orang
yang mati syahid nanti kita akan bahas
atau mayatnya orang yang ihram itu ada
perlakuan khusus nah ini kalau perawatan
orang yang mati syahid la yusalani w
yusoli alaihima orang yang mati syahid
itu ndak usah dimandikan biarkan dia
wafat dalam kondisi lumuran darahnya itu
supaya menjadi saksi dia paham Nggih ya
orang-orang Palestin yang kemudian
wafat-wafat itu kan gak ada yang
dimandikan jadi langsung Dibungkus gak
usah
disalati hal covid Iya covid- covid itu
Tapi kalau covid itu begini Pak ada mati
syahid akhirat ada mati syahid dunia ada
mati syahid dunia akhirat kalau yang
mati syahid akhirat tetap wajib disalati
wajib dimandikan wajib dikafani wajib
disalati wajib dikuburkan orang yang
wafat covid itu bukan mati syahid Dunia
Akhirat tapi termasuk mati syahid
akhirat orang yang lahir orang yang
melahirkan wafat itu mati syahid gak
Syahid tapi Syahid akhirat yang Syahid
akhirat itu perlakuannya sama yang
khusus tidak dimandikan tidak disalati
hanya Syahid yang tipe pertama orang
mati syahid di dunia yaitu orang yang
mati syahid Dunia Akhirat atau dunia
saja yang dia wafat dalam kondisi perang
itu pun kata ulama kalau wafatnya memang
dalam kondisi perang bukan karena sebab
perang contoh begini Pak ada orang
perang perang usai sakit
gara-gara perang dirawat selama 1 minggu
wafat maka dia diperlakukan sama paham
ngih lah kalau orang Palestina kan
perangnya belum
selesai l kufur yang dimaksud yang
seementar itu adalah ada perang itu 1
minggu perang lah korban-korban luka itu
kan ketika perang selesai kan dia
dirawat Ada yang sakit dapat sat Minggu
dapat 1 bulan wafat maka ketika wafat
statusnya apa bukan Syahid yang harus di
apa yang tidak boleh dimandikan tetap
diperlakukan seperti orang yang sama
paham Nggih
pun kemudian nanti ada perawatan bayi
keguguran yang dimaksud bayi keguguran
itu adalah bayi yang lahir kurang 6
bulan nanti akan kita bahas bayi yang
lahir kurang 6 bulan itu seperti apa
Saya langsung kesimpulan saja pak biar
enggak ter lalu panjang ini ini dasarnya
tidak saya baca karena waktunya terbatas
saya langsung kesimpulannya ini pak jadi
bayi itu ada yang kurang 6 bulan ada
yang lebih 6 bulan kalau ada bayi kok
lebih 6 bulan keguguran kemudian keluar
dari ee keluar keguguran maka yang
seperti ini diperlakukan sama ya wajib
dimandikan
dikafani disalati dimakamkan paham Nggih
ada orang yang kemudian usia
kehamilannya 7 bulan mati apa lahir
langsung mati maka
diperlakukan sama dengan orang biasa dia
dimandikan dikafani disalati
dimakamkan kalau kurang 6 bulan ada
orang usia kehamilannya 5 bulan atau 5
bulan setengah tapi ketika lahir ada
tanda-tanda kehidupan Jadi waktu lahir
gak langsung mati waktu lahir ada
tanda-tanda kehidupan maka diperlakukan
sama dengan orang biasa ya dimandikan
dikafani disalati dimakamkan paham Nggih
pun kurang 6 bulan tidak ada kehidupan
tapi
berbentuk usia kehidupannya 5 bulan
setengah lahir langsung mati pak tapi
berbentuk kayak bayi gitu maka yang
wajib hanya tiga
dimandikan dikafani dimakamkan gak usah
disalati paham Nggih tapi kalau lahirnya
kurang 6 bulan ndak ada tandatanda
kehidupan ndak berbentuk ada yang
kemudian keguguran 4 bulan 5 bulan S
ndak ono bentuke ya kayak gumpalan gitu
lahir ya gak ada kehidupan kurang 6
bulan maka kata ulama dikafani
dimakamkan gak usah di mandikan Nak usah
disalati mohon maaf ini keliru Saya
ngetiknya keliru tanpa di mandikan dan
tanpa disalati paham Nggih Jadi cukup
dikafani
dimakamkan paham Nggih ini tentang bayi
k keguran jadi ada dua ada kurang 6
bulan gampangannya dibagi dua pak pokok
lebih 6 bulan seperti orang biasa baik
lahir mati lahir hidup berbentuk gak
berbentuk pokok 6 bulan lebih
diperlakukan seperti orang biasaih nama
Boleh kalau mau kasih nama Monggo mau
diakikahi enggak apa-apa Kalau lebih 6
bulan paham Nggih tapi kalau kurang 6
bulan nah kurang 6 bulan ini ada tiga
kemungkinan lahir glebek-glebek gak
langsung mati maka Kalau umpama masih
ada tanda kehidupan seperti orang biasa
lahir kurang 6 bulan lahir mati tapi
bentuke cukup gak usah disalati
kewajiban yang lain masih tetap tapi
kalau lahir langsung mati nak berbentuk
maka yang wajib cuma dua apa dikafani
dimakamkan paham Nggih
pun ada yang mau tanya Nggih
Monggo ini kita setelah ini masuk ke
memandikan Monggo kalau mau tanya dulu
sebelum saya masuk keemandikan
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh tadi ee
kewajiban bagi orang yang mati itu
kewajiban yang hidup yang pertama
memandikan ya Ustaz ya memandikan
mengkafani mensalati
dan
menguburkan memandikan Ustaz memandikan
itu ada rukunnya Az ng nah memandikan
nanti kita bahas tersendiri setelah ini
kita bahas khusus memandikan tata cara
mulai dari awal
memandikan an Malih salin mandikan kalau
enggak ada kita bahas memandikan Nggih
kita bahas sedikit mandikan eh sedikit
sedikit kita bahas memandikan Siapa yang
berhak dan boleh memandikan satu kalau
jenazahnya perempuan maka yang paling
baik yang memandikan adalah perempuan
yang punya hubungan
mahram perempuan yang punya hubungan
mahram Jadi kalau yang mati ibu anak
saudaranya ini kan punya hubungan mahram
Bib ini kan punya hubungan mahram Jadi
kalau yang mati anak bisa Ibunya bisa
saudaranya bisa
bebeknya paham Nggih yang punya bu
mahram lelaki tidak boleh memandikan
kecuali suami dan
mahram boleh dimandikan laki-laki
asalkan mahram atau suaminya sendiri
paham Nggih hubungan mahram itu apa yang
mati ibunya yang mandikan anak
laki-lakinya tapi yang bagus yang
mandikan anak perempuannya paham Nggih
perempuan perempuan atau yang yang wafat
adalah anak perempuan maka yang mandikan
boleh bapaknya tapi yang lebih bagus
ibunya pahamih jadi ada yang bagus ada
boleh kalau kita bicara mana yang bagus
yang bagus kalau perempuan perempuan dan
punya hubungan mahram Tapi kalau bicara
laki-laki boleh asalkan suami atau punya
hubungan mahram apa dasarnya dasarnya
adalah Fatimah dalam hadis riwayat
dikatakan
ketika Fatimah mau wafat beliau
berwasiat yang memandikan saya
adalah suami saya Ali Bin Abi Thalib
paham ngih pun kalau jenazahnya
laki-laki pria maka yang paling baik
adalah laki-laki yang punya hubungan
waris
Asabah Jadi kalau yang mati anak yang
paling bagus yang mandingkan
Bapak kalau yang yang wafat itu adalah
bapak yang bagus adalah anak saudaranya
dan lain seterusnya paham Nggih
perempuan boleh memandikan laki-laki
syaratnya dua satu istri nomor dua
mahram paham Nggih Makanya kalau ada
yang wafat itu Pak ditutup jangan sampai
kemudian menjadi tontonan
bebas b apa dasarnya hadis riwayat Malik
dikatakan Abu Bakar auso asma binti
Binta umais
lilaha ketika Abu Bakar me wafat beliau
berwasiat asma bintu umais istrinya
untuk memandikan beliau paham Nggih pun
cuma jarang ngih kalau kita Nggih jarang
Biasanya kalau yang wafat itu laki-laki
Pak Mudin sama anak tapi kalau perempuan
itu biasanya apalagi perempuan anaknya
belum nikah itu biasanya pantangan bagi
orang orang Jawa Itu gak boleh mandikan
aslinya yang bagus ya anak perempuannya
pun ini ber
menantikan persiapan memandikan
persiapan memandikan satu siapkan tempat
tertutup kalau bisa tertutup Pak karena
bagaimanap pun juga mayat itu seperti
orang hidup Pak auratnya tetap harus
dijaga dia juga masih merasakan sakit
jadi ketika mandikan ya gak usah
sembarangan karena jika juga bisa
merasakan maka siapkan tempat tertutup
kemudian ditutup kain tipis mayatnya
ditutup kain
tipis ini hukumnya wajib jadi Pak orang
kalau mati kalau dimandikan Jangan
dimudaii loh iya saya dulu waktu
almarhum mertua saya wafat tuh mau
ditelanjangi saya gak saya enggak mau ya
tetap waktu mandikan harus ada kainnya
enggak boleh poulai mati
mudur siram gak boleh tetap yang yang
namanya aurat itu meskipun sudah wafat
aurat itu tetap aurat makanya wajib
kemudian ditutup kain paham Nggih supaya
aurotnya enggak kelihatan jadi kalau
kita mau nyiram nyiramnya di atas
kain paham Nggih pun tebar pewangian
bakar dupa supaya harum ini sunah tapi
tutup wajah nutup wajah itu sunah tapi
nutup aurat wajib paham Nggih J Kalau
jenengan umpama dikasih sampai Kin took
gak apa-apa tapi yang bagus sampai wajah
kecuali yang wafat orang ihram paham
Nggih Nah jadi mana yang wajib mana yang
sunah jangan harus
tahu sebaiknya mayat dipangku tiga orang
biasanya memang tiga orang ya bagian
sini biasanya dan tengah sama kaki
biasanya dan memang ada tiga orang
biasanya ada yang bagian
nyiram yang memandikan yang amanah
sing ngadusi ojo sing cangkemi Cel
Pak loh bahaya Pak UMP aku
ngadusi kan ini aurat Pak Umpama Ada
benjolan orangnya
kemudian I terus ngedus celer ini kan
jadi fitnah paker
nang gedene Kan bahaya Pak loh iya kan
Makanya yang mandikan yang amanah sing
apik-apik
ahli Apa ahli
sanrasan ahli sanrasan ahli nang warung
kopi ngomong-ngomong gosip itu
wis disingkirkan Pak alnya steril fitnah
ini pak jadi fitnah Pak benar jadi
fitnah
ini yang amanah dan Kalau bisa yang
masuk yang dibutuhkan saja jangan
banyak-banyak yang masuk Pak bukan
tontonan gratis paham Nggih yang
dikhawatirkan cuma satu pak itu loh sing
gak melokok l ngadosi tapi lesane sing
melok cangkeme sing melok-melok ketok
ikine engok diomongno nang warung kopi
diomongno nang arisan macam-macam ini
kan bahaya Pak makanya ya gak usah
banyak-banyaklah yang amanah-amanah
Makanya kalau jenengan jadi Modin
Jangan jangan celeper apa lesanya Pak
karena gini Pak ini kan bagian apa juga
aurat dan aibnya aibnya mayat Ini kan
harus dijaga dia punya aib itu kan yang
tahu kan yang mandikan Pak kecuali bagus
contohnya bagus siapa Ali Zainal Abidin
Ali Zainal Abidin itu Dulu ketika zaman
beliau itu setiap rumah orang miskin di
Madinah itu di depan rumahnya kalau
subuh selalu ada makanan dan
bertahun-tahun gak ada yang tahu siapa
yang ngasih
makanan akhirnya baru ketahuan itu pun
dugaan tapi dugaan kuat apa dugaan kuat
ketika Ali Zainal Abidin wafat
sudah enggak ada lagi itu nomor dua dari
mana dugaannya persaksian yang
mandikan yang mandikan ini dia ngomong
waktu saya mandikan Ali Zainal Abidin
saya lihat punggungnya itu ngecap hitam
seakan-akan orang yang senang
mikul-mikul Padahal dia gak bu bukan
pekerja keras loh kalau yang ngomong
baik-baiknya kan enak pak takut yang
diomongkan Yang jelek-jelek Kan bahaya
Pak Pah Nggih pun
walinya sunah hadir jadi kalaupun Umpama
ngih yang meninggal itu adalah ee yang
mandikan bukan keluarganya dipasrahkan
Pak Mudin usahakan walinya datang
Bapaknya datang Lihatlah ada walinya
ngir sunah walinya hadir
nih Nah ini tadi katakan ini ee apa
namanya pakai kain tipis Nggih kain
tipis tetap pakai aurat nah tiga orang
posisinya seperti ini ini
posisinya Nah ada yang bagian nyiram
coba Jangan lihat selama
dimandikan selama dimandikan gak
dibuka loh mudo doso
Pak Gak masalah pokok selang pakai ap
pun gak masalah sing penting aurat ter
jagain kan pakai selang kan setelah
dikasih yang wangi-wangi
dikasih dikasih selang disiram
rata tapi aurat ter
jocok
di loh ya boleh itu Pak haram Pak
auratnya orang meninggal itu tetap
auratnya harus di
jaga karena enggak ikut ngaji di bbsdm
itu Pak makanya setelah ngaji di bbsdm
pakin
ya ngajin telah ngajin
tel wis Berarti mulai sekarang kalau ada
Pak Mudin sebelum mandikan kasih video
ini video pengajian ini kasihkan Pak gak
Boleh Pak gak boleh bagaimanapun juga
mayat itu punya
kehormatan
ngih saya tuh saya baru tahu itu memang
ada yang seperti itu Pak karena saya
waktu mertua saya wafat itu ketepatan
yang mandikan saya yang Mangku itu Saya
itu mau dimudi saya gak jangan jangan
dimudoi saya mikirnya begini Pak itu
mungkin ketepatan saya yang mandikan
berarti kalau bukan saya kan gak ada
yang
ngelarang loh Saya tahunya Saya sayaak
enggak pernah lihat Orang mandikan ngih
kecuali memang kalau saya mandikan
langsung ketika Abah saya wafat Abah
saya mandikan mertua saya wafat itu saya
yang Mangku lah itu memang saya tahu
sendiri mau dibuka telanjang itu saya
enggak ma jangan saya yang kemudian
ngelarang tetap ditutup jadi kalau mau
bersihkan ya bersihkan kan bisa
tangannya yang kemudian ya tangannya
yang ini ya tetap tangannya tetap
dibersihkan pakai tangannya kalaupun
terpaksa ya minimal aurat itu
terjaga gak apa-apa yang penting
salangnya masuk pun gak apa-apa gak
apa-apa Intinya satu aurat gak boleh
kelihatan kelihatan paham Nggih auratnya
harus dija Makanya tadi saya kataakan
kan ya Saya ulangi lagi ngih contohnya
Nggih Saya ulangi lagi contohnya tadi
Mana tadi ini ulangi lagi k jangan lihat
ini contohnya Ini lah ini jangan lihat
selama pemandian kanak Pah dibuka nah
ini yang saya katakan wajahnya tetap
tertutup tapi sunah paham Nggih jadi
Andaikan jenengan buka sampai sini apa
namanya apa ini namanya selendang ini
Nggih selendang itu jenengan buka sampai
dada itu gak apa-apa nah sampai ini ya
Yang penting aurotnya tertutup kalau
sampai wajah itu hukumnya
sunah paham Nggih dikhawatirkan kalau
wajahnya terbuka waktu ngadusi mendeli
Eng sing ngadusi Mayu kan gak enak
makanya ditutup paham Nggih nah ini coba
Jangan lihat selama pemandian gak pernah
dibuka kan gak pernah Terserah jenengan
mau disiram di atasnya boleh mau siram
di bawahnya boleh Intinya satu aurat
harus tetap terjaga karena mayat itu
punya kehormatan
tersendiri paham Nggih pun Ini ukuran
minimum mandikan
ukuran minum minimum mandikan ini yang
paling wajib bersihkan seluruh najis
ratakan air sudah
cukup jadi Mama masukkan ke kolam itu ya
mari ya
J kolam gede Mari tapi Akak pantas P ya
paling bagus sunahnya kayak tadi itu
memuliakan mayat bagaimanapun juga harus
kita muliakan Ini ukuran minimum nah
kalau yang sempurna ini waktunya agak
waktunya Agak mepet yang sempurna kita
bahas di pekan depan memandikan yang
sempurna kayak apa kita bahas pekan
depan ada yang mau
tanyaih Iya pakai niat nanti nanti yang
sempurna nanti kita bahas di
sempurna ya tapi sebenarnya ndak niat
pun gak wajib Tapi ya kalau bisa tetap
niat paham ng B kita anggap cukup ada
lagi mau
[Tertawa]
tanya tangga dia punya diabet jadi pada
waktu itu meninggalnya malam kemudian
mau dimakamkan pagi jadi pada waktu
malam tidak dimandikan dulu jadi pada
waktu mau di kubur pagi itu baru
dimandikan itu sebetulnya gimana pak
ustazasih jadi untuk memandikan itu
sebenarnya yang paling bagus langsung
meskipun Ya intinya satu pak memandikan
itu intinya satu orang itu baru bisa
disalati syaratnya harus suci itu inti
memandikan jadi inti memandikan itu
adalah orang bisa
disalati syaratnya harus Suci nah suci
itu nunggu di mandikan paham Nggih
makanya ndak boleh disalati sebelum di
mandikan Makanya kalau bisa yang bagus
memang wafat langsung Apa tujuannya Mbok
menowo ada saudara jauh baru datang
besok mau pulang Dia kan mau salati nah
kalau belum dimandikan kan gak bisa
diapa-apakan kan kasihan mayatnya Pak
seharusnya ada yang sudah bisa mau
nyalati ada yang bisa mau doakan
gara-gara belum dimandikan belum ba
disalati anya ini Pak ustaz untuk
menceegak apa buuk gitu engih kan bisa
setelah itu dikeringkan setelah itu
dikeringkan kan bisa Pak setelah itu
dikeringkan kan bisa ya kan gak wajib
setelah mandi langsung basah-basahan kan
gak Pak yang wajib kan mandi sama dengan
jenengan kan setelah mandi bahasa
andukan kan andukan gitu J kalau kalau
kalau pengin yang bagus memang segera
langsung karena ya itu Pak agak lama itu
nanti satu
kaku kan sudah mulai agak mengaku pak
itu kan ketika kemudian dimandikan kan
agak agak agak kesulitan lagi belum lagi
nanti ketika ada yang mau nyalati belum
bisa disalati paham ngih J kalau
ditanyakan boleh atau ndak Intinya satu
mandi itu tujuannya supaya bisa di
Makanya lebih bagus
segera ada
lagi cekap cekap semoga menjadi ilmu
Barah Semoga kita oleh Allah jadikan
orang yang istiamah dalam kebaikan
Andaikan kita wafat semoga wafat dalam
kondisi Husnul ktimah Amin
yaabbalam Bismillahirrahmanirrahim
alhamdulamin allahiallim ala sayidina
muhammad wa ali sayidina
muhammadbfiranaaliina
warhamum allahummaana bimaamana waimna
Ma
bana Atina Fid Dunya Hasanah wafil
akhirati Hasanah
waqinaabanaraha sayidina Muhammad wa
albii wasallam
subhanabikabil izzati amma yifun wasalam
Alal
mursalinalhamdulillahiabbil alamin
bibarakatil Fatihah
ini yang bisa saya sampaikan kurang
lebihnya saya mohon maaf subhanakallahum
W biihamdika Ashadu alla ilaha illa anta
astagfiruka wa atubu ilaik wa akhiran
wasalamualaikum warahmatullah
wabarakatuh waalaikumsalam warahmull