Transcript
CIccDoAtXjQ • ASN Mengaji Seri 33 - Fiqih Pengurusan Jenazah (Eps. 02)
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/BPSDMJATIMTV/.shards/text-0001.zst#text/0198_CIccDoAtXjQ.txt
Kind: captions Language: id ihanakaana illa maamtana inaka antalimul Hakim allahumahutalin walanajikalarimahmatika ya arhamarim am para jemaah masjid yang saya hormati Alhamdulillah kita oleh Allah masih diberikan nikmat sehat walafiat sehingga kita bisa berkumpul di masjid yang Insyaallah penuh barokah ini semoga setiap langkah kita menuju masjid ini menjadi penggugur dosa-dosa kita menjadi peningkat derajat kita dan semoga Allah subhanahu wa taala selalu memudahkan setiap langkah kita menuju surganya Allah subhanahu wa taala amin ya rabbal alamin para jemah kita akan melanjutkan kajian kita tentang bentar kok keliru ee merawat orang sakit sampai orang yang meninggal kita kemarin sudah membahas terkait tentang orang yang sekarat Biasanya kalau setelah sekarat masuknya ke mana masuk meninggal Jadi kalau kemarin kita bahas orang sakit sampai sekarang kita hari ini Insyaallah sudah mulai masuk kepada orang yang meninggal Nah kalau kemarin kita bahas bagaimana mererawat orang sakit sampai Bagaimana menjaga orang sekarat supaya bisa mati Husnul Khatimah hari ini kita akan membahas tentang orang yang sudah tidak ada harapan dan dia sudah wafat Maka kalau sudah wafat yang perlu kita lakukan adalah satu Pejamkan mata orang wafat itu biasanya pasti ono mendelike nanti saya jelaskan orang mati mendeli itu bukan tanda orang jelek nanti saya jelaskan Maka kalau jenengan ada orang wafat itu jangan buru-buru pengumuman kenapa jangan buru-buru pengumuman Kalau waktu baru mati langsung pengumuman tetangganya datang mayit sek kaku sek mendelik ngene kira-kira kira-kira ya kalau nanti ada ibu Tejo iibu Tejo yang kayak di TV itu ini ramai gak R makanya supaya tidak terjadi fitnah Pengumuman itu nanti ini yang sering kelupaan kita kadang-kadang kalau ada orang meninggal itu sudah bingung ngumumkan padahal mayatnya belum diapa-apakan Kan bisa kaku kan maki mungkin kan bisa masih kemudian mendeli bisa kemudian mulutnya mangap loh ini kan sesuatu yang kadang-kadang bagi tetangga ini menjadi obrolan-obrolan di warung kampung di warung kopi obrolan-obrolan di pasar obrolan-obrolan waktu nyuci di kamar mandi bareng-bareng ini kan menjadi masalah makanya ini yang perlu kita lakukan Jadi kalau ada orang wafat gak usah terburu-buru ngumumkan yang perlu kita lakukan dulu rawat dulu mayatnya sampai layak untuk dikunjungi dilihat orang Bagaimana caranya satu pejamkan matanya kalau kesulit Pejamkan mata maka Usap dengan kain yang dibasahi air hangat I kan biasanya Pak ada Nggih orang wafat itu sudah agak lama itu kan di mendeli ditutup balik maning maka caranya bagaimana caranya adalah kita kasih dengan air hangat ini contohnya kita lihat nih kalau sudah mati kalau ada yang mau praktik Monggo saya yang akan bag haah ini kemudian kalau kita lihat bisa dipejamkan kan ada yang balik maneng ini kan contoh yang balik maneng nah dipejamkan balik maning kan kalau sudah engak kaku kan gitu Pak paham Nggih maka yang dilakukan adalah ambil air hangat jadi ambil ee kain ya kain yang kemudian ee dikasih air hangat tapi J disiram Pak seakan mayitnya pakah dikasih pelan-pelan dikasih air hangat air hangat air hangat sampai kemudian matanya terpejam pun Bila masih sulit tarik lengan tangan mayit bersamaan dengan menarik ibu jari kaki jadi memang kalau ngerawat itu harusak gak cukup orang satu kadang-kadang memang harus ada dua orang jadi nanti ee tangannya ditarik ini perenggangan Nggih perenggangan supaya gampang matanya dipejamkan bersamaan dengan men ee menarik ibu jari kaki kemudian ikat dagu rahang ke ala kepala kan tadi kan contohnya menganga Pak Ini kadang-kadang kalau sudah lama nanti menganga lagi Makanya supaya tidak menganga maka kemudian ikat dagunya pakai kemudian ee semacam kayak kain lah jangan pakai tali Rafi Pak gak pantes kain S rodok pantes lah sing api titik gu loh ya jadi di diikat pun Coba kita lihat nah ini ini kan mangap ditarik balik maneng kan cari kain kemudian apa yang pantaslah yang pantas kalau bisa putih putih ditarik seperti ini supaya nak mangap paham ya Jadi kalau sudah siap itu nanti kelihatan orang wis gak mangap B kemudian melemaskan semua persendian dengan cara menekuk semua persendian kalau sudah meninggal itu biasanya anya Kalau agak lama kaku nanti kalau kaku proses pemandian kesulitan makanya sebelum dimandikan direnggangkan dulu pemanasan apa namanya Pak stretching mayatnya perlu distching supaya lentur semua nanti proses pemandian enak paham ngih jangan langsung dibawa kamar mandi untuk dimandikan takut kaku Kasihan yang mandikan maka perlu ada pelemasan strching dulu Pak dengan cara persendianpend ditekuk ini ditekuk ini ditekuk pokoknya persennya ditekuk supaya Nanti lemas waktu pemandian enak paham Nggih ini penting kalau harus tahu ini harusnya ini ilmunya Pak Modin ini Pak Modin makanya nanti setelah pelatihan ini setelah ngaji Insyaallah semuanya Andaikan ada yang meninggal sudah siap jadi Moden semua ini loh ini Pak coba lihat tekuk supaya nanti ketika proses pemandian sudah nak apa namanya tidak kaku lagi tekuk semua persendiannya semua persendian ditekuk stretching I pelan-pelan Pak pakai air hanget semua semua persendian termasuk jari-jari itu ditekuk Nah baru kemudian bukan Pak bukan mayit ini anak-anak santri yang perakaan Wah ditekuk ng semuanya ya kaki juga Sama ini Coba kita lihat kaki juga sama tangan juga sama jadi ee diginikan terus ditekuk begini tangan juga sama jari-jarinya kakinya juga nanti sama stretching lah mayatnya juga Biar rileks ketika mau dimandikan itu tidak kaku Nah semuanya lag S jari-jarinya ini memudahkan nanti ketika proses memandikan kan enggak pantas Pak ada mayat kaku gini kelikatan orang kan gak pantas makanya supaya nanti pantes tuh ya kayak wajarnya nah ini kalau enggak seperti ini nanti pasti kaku kaki-kakinya juga sama Hm tapi gak usah dimesit gak usah di gak usah di gak usah dipijat ya gini-gini aja supaya lenturlah supaya nanti waktu mandikan itu enak jadi tidak Ee tidak apa ya tidak terlalu kesulitan ketika memandikan paham Nggih selanjutnya lepas semua pakaian diganti kain tipis ganti kain tipis jika kesulitan membuka pakaian boleh digunting tapi izin ahli waris Karena bagaimanapun juga yang melekat Itu haknya ahli waris maka Jan Gak boleh langsung gunting itu punya orang karena sudah bukan menjadi miliknya si mayit itu menjadi haknya ahli waris sebagaimana yang kita bahas waktu sebelum ee pelatihan ini Nah kan takut bajunya mahal Wi warisnya enggak terimo wong tukonee S juta digunting kan gak ya me tukune daster biasa makanya izin dulu sama Al Kalau boleh dan itu kesulitan tapi kalau memang enggak sulit ya mending dibuka biasa tapi kalau memang Kan ada beberapa Ma itu yang kaku sudah enggak bisa ya boleh digunting asalkan dapat izin pun taruh di atas dipan tanpa alas kemudian sunah dihadapkan ke kiblat Pak sunahkan diadapkan kiblat kemudian taruh Benda sebelat seberat Seteng ons di bagian perut Jadi sebelum dimandikan kasih e Seteng ons jangan berat-berat pakaken loro Pak jadi Kay S kiloaken Pak jadi Seteng ons Apa manfaatnya supaya kalau nanti ada angin ada kotoran itu tuntas Karena khawatirnya begini Kalau nanti ini tidak dilakukan waktu mandi setelah selesai mandi belum tuntas keluar lagi kan merepotkan nanti ada proses mensucikan lagi kan kan dibandingkan Nanti jenengan tidak beberapa kali bekerja tidak beberapa kali melakukan pensucian sebelum disalati mending dituntaskan makanya sebelum ee apa sebelum dibawa ke mana Ke permandian Ya dikasih pemberat gak usah berat-berat Seteng ons cukup yang penting sekiranya perut itu isinya kalau ada angin cepat keluar kalaupun nanti ada kotoran keluar sunah menebar wangian bisa bakar dupa bisa dikasih bak wangi-wangian Jadi kalau ada orang datang itu wis mayit fresh seger Ambun wangi ndak jadi fitnah bayangkan dengan langsung pengumuman mayit Ambu kemudian ndak kerawat mangap mendeli tangani sik kaku kabeh loh ini kan menjadi bahan bahan omongan orang supaya tidak terjadi fitnah maka cara-cara seperti ini penting paham Nggih pun nah sing paling penting Mari ngono utangnya dibayar mayir punya utang kalau bisa segera selesaikan Maka kalau kata ulama kalau bisa selesai sebelum dimandikan Iya yang kemarin sudah kita bahas di bab warisan pun baru umumkan paham Nggih jadi proses Pengumuman itu terakhir setelah mayat itu Sudah siap Sudah rapi sudah baik dilihat enak baunya ndak terlalu bau jadi orang datang itu ndak menimbulkan fitnah macam-macam paham Nggih pun nah ini yang sering saya sampaikan Pak ini jadi omongan orang Pak Jangan gampang-gampang nuduh orang suul Khatimah kita enggak pernah tahu wong kita bukan Tuhan faham makanya kata ulama kata Rasulullah Sallahu Alaihi Wasallam Kuru mahasina mautakum kalau ada orang mati jangan disebut jelek-jeleknya yang disebut baik-baiknya ini menjadi masalah pun mata terbelalak itu bukan tanda suul Khatimah Jadi kalau jangan lihat orang mati mendeli itu jangan kemudian ngomong ini suul Khotimah matinya elek mendeli gak gak Pak di hadis riwayat Muslim itu pernah terjadi ada seorang sahabat Namanya Abu Salamah Abu Salamah ini suaminya Ummu Salamah nanti yang kemudian Ummu Salamah ini dinikah oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Abu Salamah ini ketika wafat maka kemudian waqad syaqqo bashoruhu ketika Rasulullah S Alaihi Wasallam menjenguk jenazahnya sahabat Mulia Abu Salamah matanya ini terbelalak oleh Rasulullah sahu alaihi wasallam kemudian dipejamkan rasulullahallahu Alaihi Wasallam supaya enggak jadi fitnah beliau menjelaskan kenapa kok orang itu matanya terbelalak maka rasulah mengatakan innaruha qubid tabiahul bashor fjasun Min ahli orang itu kalau mati rohnya dicabut itu biasanya dari atas ketika roh dicabut Di atas mata itu akan lihat rohnya maka biasanya orang itu kan pernah kan jenan Lihat ada orang sekara itu tangannya apa sikil mulai adem dan dia kadang-kadang ngomong seikilku wis Akak mati keroso itu berarti kan rohnya sudah sudah mleh dicabut nah ketika dicabut maka mata ini akan ikut rohnya itu dicabut itu akan ikut Pak sret ikut ikut ketika dia ngikuti roh itu di atas setelah rohnya selesai kan matanya sudah di atas gak bisa balik karena apa Karena rohnya sudah habis paham ngih orang itu kadang-kadang ada yang seb kata Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam itu ada yang kemudian yang meninggal itu Dil ruhi didelok didelok dicabut dicabut dicabut nyampai atas ya sudah selesai di sini gak bisa balik Wong dia sudah enggak punya ruh Itulah kenapa kata Rasulullah ada beberapa mayat itu yang ketika meninggal matanya terb Lala itu bukan menunjukkan mati Sul Khatimah itu wajar karena orang yang dicabut nyawanya itu matanya kata Rasul sahu Alaihi Wasallam akan ngikuti rohnya yang dicabut itu sampai ketika di atas maka mata itu gak bisa balik karena runnya sudah tercabut paham Nggih Nah makanya kata Rasulullah Sallahu Alaihi Wasallam beliau kemudian ini yang kemudian dipesankan oleh rasulullahumirin Maka kalau kamu melihat ada orang yang meninggal terbelalak jangan doa kecuali yang Bik baik sampai ngene Pak Duh matiot mendelik kok Dadi jerangkong itu bahaya Pak makanya kata Rasulullah ditutup dengan mengatakan jangan doa jangan ngomong-ngomong kecuali yang baikbaik ketika melihat orang yang wafat karena Malaikat akan mengaminkan apa yang kita ucapkan pahamih makanya Pak jenengan hati-hati Pak doa itu jangan sampai doa elek Pak takut malaikat yang mengaminkan opo nang anak jangan du anak nambeng sampean doa jenengan doanya diamini malaikat nambang temenan makanya saya sering ngomong du anak nambeng jangan sampai nama binatang di kebun binatang keluar semua Kenapa karena takut diaminkan oleh malaikat takut nanti anaknya jenengan di sekolah di kampus tidak jadi bintang kelas jadi binatang kelas karena Omongan doa jenengan paham Nggih pun Ini kata Rasulullah sallu alaihi wasallam makanya rasulull Rasulullah kemudian berdoa allahumfir Li Abi Salamah Ya Allah ampunilah dosanya Abu Salamah dan Angkatlah derajatnya ini ajaran untuk kita lihat mayat kayak Apun jangan doa kecuali doa yang baikbaik makanya kemudian dalam kitabaj walqlil dikatakanl jadi kata beliau Kenapa kok perlu di pejamkan supaya orang tidak melihat Ketika dilihat Itu kelihatan tidak jelek karena kalau kelihatan jelek kemudian akan menimbulkan fitnah ini salah satu hikmah Kenapa Pengumuman itu selesai Setelah semua proses itu kemudian selesai pun lanjut nah cuma Rasulullah itu Pak ngasih beberapa tanda-tanda hus timah satu tanda khusnul khatimah adalah orang yang ketika wafat dia baca zikir baca Lailahaillallah Maka kalau jenengan punya orang tua sebelum wafat kok kemudian selesai salat wafat setelah baca Quran wafat beberapa waktu lalu ada orang yang lagi khotbah wafat lagi ngimami kok wafat maka kata rasulull Alaihi Wasallam AB tidak ada orang yang wafat kemudian dia wafat dengan membaca Lailahaillallah kecuali dia masuk surga maka tanda mati Husnul Khatimah adalah orang yang wafat dalam kondisi berzikir yang kedua termasuk tanda-tanda Husnul Khatimah wafat hari Jumat Makanya kalau jenengan ketemu Tetangga Kok wafat hari Jumat jenengan husn beliau mati Husnul Khatimah karena ada hadis riwayat Imam Ahmad Rasulullah mengatakan Ma Min muslimin yamutu yaumal jumah lailatal jumah illa waqullah fitnatal qobri tidak ada seorang muslim yang wafat hari Jumat atau malam Jumat kecuali Allah akan menjaganya dari fitnah kubur malam Jumat itu berarti Kamis setelah Magrib paham Nggih karena hitungan itu kalau kita bicara Islam adalah dihitung setelah Magrib jadi yang dimaksud malam Jumat itu bukan malam Sabtu tapi Kamis malam Jumat setelah Magrib Jadi kalau ada orang wafat kamemis malam Jumat setelah Magrib Sampai Nanti sebelum tenggelamnya matahari hari Jumat maka ini termasuk orang yang wafat hari Jumat atau malam Jumat ini termasuk tanda Husnul Khatimah termasuk tanda Husnul Khatimah adalah kening berkelingat kening ya ada keringat-keringat kayak bulir-bulir keringat dalam hadis riwayat Ahmad dikatakan mautul Mukmin biarqil jabin kematian seorang mukmin adalah dengan keringat di keningnya kalau jangan lihat ada orang yang kemudian wafat kok keringinnya di keningnya itu kok ada sedikit keringat-keringat itu berarti tanda-tanda matinya Husnul Khatimah yang keempat mati waktu melahirkan ada orang perempuan yang kemudian waktu melahirkan wafat ada orang yang kemudian setelah SJ kok wafat maka ini termasuk tanda mati Husnul Khatimah dalam hadis yang lain dikatakan riwayat Ahmad Wal marah yaqa Walada jam Syahadah perempuan yang dibunuh oleh anaknya maksudnya adalah perempuan yang wafat ketika melahirkan anak maka dia termasuk orang yang mati syahid paham dalam hadis yang lain ada beberapa mati syahid satu asyuhada khamsah dalam hadis riwayat Bukhari Muslim orang yang mati syahid itu ada lima satu almth'un orang yang kena wabah Thun makanya saya husnudon saudara-saudara kita yang kemarin wafat karena covid itu mati syahid akhirat Makanya kalau jenengan kelihatan ada tetangga mati covid jangan ng mengatakan iki aken maksiat sampai kenek covid gak Pak ulama-ulama kita banyak yang wafat juga terkena covid makanya termasuk orang yang mati syahid adalah orang yang terkena wabah taun yang kedua Wal mabtun orang yang wafatnya gara-gara penyakit perut pokoknya yang kaitannya dengan perut ada orang yang punya penyakit lambung wafat ada orang yang kemudian punya penyakit ee nyilu perutnya sampai wafat pokoknya hal-hal yang kaitannya dengan penyakit perut itu termasuk mati syahid kemudian Wal garq orang yang yang mati karena tenggelam maka saudara-saudara kita yang kemudian kena banjir bandang teman-teman kita yang di Aceh kena tsunami dulu yang di Lampung itu jangan jangan gini Pak ini penting bagi kita kalau ada bencana kita lihatnya ke orang itu jangan dikatakan azab Pak kita lihatnya itu mungkin rahmat Allah tapi kalau tertimpa ke kita kita pelusuk Udan takut itu adalah gara-gara dosa kita sekarang dibalik Pak me awake sing kenek Oh ini adalah ujian dari Allah tapi me wong Lio kenek kenek walat ini Bahaya loh sering kan kita ngomong ada daerah yang kemudian kena banjir Kakan Doo iku itu keliru Pak paham ngih kalau untuk orang lain kita husnudon gak boleh kita kemudian ngomong Oh Kebanyakan dosa orang aja itu Kebanyakan dosa sampai Allah menurunkan azab tsunami pertanyaan saya nemen-nemene wong Aceh ambil wong Amerika k i dosone Pak paham Nggih loh makanya kalau ke orang lain husnudon kalau ke orang la ke diri kita kita suuzun kita kalau kena sakit kita minta istigfar sama Allah ya Allah mungkin ini gara-gara saya punya dosa mungkin sakit ini sebagai penggugur dosa kita itu kalau untuk diri kita tapi kalau untuk orang lain kita pakai kacamata huznudan Makanya kalau jenengan lihat ada bencana banjir ada sekian korban kita husnudon mungkin itu cara Allah menjadikan mereka mati Husnul Khatimah Siapa yang tahu paham Nggih B wasohibul Hadam orang yang mati karena reruntuan gempa sama kalau ada daera kena gempa Nak usah ngomong itu gara-gara kena azab keakan dosa mungkin itu cara Allah supaya penduduknya itu dapat mati syahid akhirat orang-orang yang kemudian di Palestina di bom orang-orang yang kemudian ada gempa kemudian ada macam-macam itu kemudian kalau dia wafatnya gara-gara tertimpa R runtuhan maka termasuk mati syahid yang kelima adalah wasyahid fiabilillah orang-orang yang memang mati dalam medan pertempuran melawan musuh-musuh Allah ini termasuk tanda-tanda Masti Husnul Khatimah para jemah yang saya hormati nah ini yang ingin saya sampaikan ee Istiqamah inilah Pak cara kita kalau pengin mati Husnul Khatimah makanya kata Rasulullah sall alaihi wasallam ada hadis yamutul Maru ala Ma Asya alaih yamutul Maru ala Ma Asya alaih orang itu akan mati sesuai dengan kebiasaannya Waktu hidup apa orang yang istikomah salat orang yang senang salat ya ndak jauh-jauh matinya ya di Kisaran itu kisaran salat kisaran masjid kisaran musala orang yang hidupnya senang baca Quran senang Zikir ya nanti wafatnya dalam kondisi seperti itu orang yang senang ngaji ya juga sama maka dia wafatnya dalam kondisi mengaji orang yang senang khutbah maka dia akan wafatnya dalam kondisi khutbah Tapi orang yang senang minum-minuman ya kemungkinannya nanti matinya sambil ngoplos paham l yamutul Maru ala Ma Asya Alaihi makanya kata Rasulullah kata Alquran innalladina qubunallah tumqomu tatanazalu alaihimul malaikah Alla taku wala tahzanu wa absiru Bil jannatillati kuntum tuadun orang yang Istiqamah itu biasanya kalau wafat maka orang ini akan didatangi oleh Malaikat Malaikat akan menunjukkan tempatnya di surga maka dalam kondisi sekarat dia akan kesenangan Pak karena melihat tempat nya di surga dia senang dan kadang-kadang dia wafatnya dalam kondisi senyum J kalau ketemu ada orang yang wafatnya Senyum itu bisa jadi sebelum wafat Dia kemudian oleh malaikat didatangi ditunjukkan tempatnya di surga inilah yang dimaksud absyiru Bil Jannah Malaikat akan memberikan kabar gembira dengan surga nomor dua Alla takofu wala tahzanu kata ulama orang yang meninggal itu kan kadang-kadang pak mikir anakku y opo Aku Mati keluargaku opo me aku mati tapi orang-orang yang istikomah kata Alquran malaikat datang satu ndak usah susah tempatmu ditunjukkan nomor dua Ndak usah khaatir untuk anak dan keluargamu Allah yang akan menjamin Allah yang akan ngatur anakmu Makanya kalau bisa Istiqomah endok itu Pak iso netes mek sing induk nganggemine istiomah P Nggih Endu is es kalau induknya nganggreminya istikomah kalau ada telur ayam induknya senang Lanangan ndak genem ndak senang nganggremi kiro-kira netes Pak nak netes sama dengan kita kalau kita pengin ibadah yang kita lakukan ini bermanfaat sampai akhirat sampai kita wafat istikamah paham Nggih makanya istikamah penting makanya saya sering ngomong Pak Termasuk mati syahid itu adalah mati dalam kondisi kita dalam kondisi mencari ilmu mengaji itu mati syahid jadi ada orang dalam hadis itu man khora Fi tholabil Ilmi orang yang keluar rumah untuk mencari ilmu itu termasuk Syahid akhirat maka orang yang wafat berangkat di dalam atau pulang dari tempat ngaji maka dia seperti orang yang mati syahid fisabilah masalahnya satu kita kan gak pernah tahu wafat Kapan kita kan enggak tahu apakah jenengan wafat waktu ngaji atau gak kan kita enggak pernah tahu tapi yang jelas wafat itu pasti karena pasti yang perlu kita pastikan yang perlu kita kunci adalah kapanp kita wafat wafatnya dalam kondisi Husnul Khatimah caranya bagaimana Istiqamah jadi Kalau umpama jenengan punya itikad punya niat Saya mau istikqomah ngaji Saya mau istikamah ngaji saya istikamah setiap Rabu kedua saya Istiqamah ngaji kalau saya enggak sakit enggak ada Udur saya Eng akan ngaji Andaikan wafat hari Selasa atau hari Senin maka jenengan wafat hari Senin atau hari Selasa ini dalam kondisi wafat ingin ngaji maka dianggap sebagai orang yang wafat dalam mencari ilmu paham Nggih Makanya ayo yang istikamah EE saya punya guru-guru tuh Masyaallah istikamahnya kalau ngaji itu Masyaallah Saya bel dulu di stogir itu Kiai Abdul Alim itu itu sakit itu masih ngaji beliau berhentinya ngaji itu ya ketika dibawa ke rumah sakit jadi kalau samp sakit di rumah itu masih masih ngaji saya waktu mondok itu beliau baru keluar rumah sakit besoknya itu beberapa waktu kemudian ngaji beliau ngaji itu saya lihat sendiri Saya dengar sendiri ngaji baru makna dapat beberapa lafaz batuk batuknya itu lebih lama dibandingkan yang dibaca makanya ini orang-orang yang dulu kenapa karena beliau pengin istikamah wafat dalam kondisi mencari ilmu paham ngih pun para jemah yang saya hormati kalau sudah ada orang yang wafat maka ada beberapa doa yang perlu kita bacakan doa yang pertama adalah doa ketika ditinggal orang wafat adalah doa Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun inilah yang dikatakan dalam al-qur'an B wabasyiris shobirin alladina idza ashobathum musibah qolu Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun berilah kabar orang-orang yang sabar Siapa orang-orang yang sabar orang-orang yang ketika dia tertimpa musibah dia mengatakan in lillahi wa inna ilaihiiun Sesungguhnya aku milik Allah dan kepada Allahlah kami kembali itu adalah kepasraan kepada Allah subhanahu wa taala satu nomor dua pak kalau jenengan kena musibah pengin dapat ganti tapi o banter-banter iki kalau jenengan kena musibah pengin dapat ganti baca doanya begini Pak allahmai Allah Allahumma Aji musti Wir Min kata rasulah alhi wasallam kalau kamu kena musibah maka bacalah doa allahumma ajirni Fi musibah setelah baca Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun ditambah Allahumma ajirni Fi musiti ya Allah berilah saya pahala atas musibah saya yang kedua irha Berilah aku ganti yang lebih baik dibandingkan yang meninggalkanku paham Nggih nah tapi jenengan mek sing mati bojone o banter-banter ngetarani ngetarani koy wis ngempet berarti kan Loh ini yang dilakukan oleh Ummu Salamah Ummu Salamah itu kan seorang perempuan Pak itu paling cinta sama suaminya dan dia menganggap tidak ada yang sepantas dengan suaminya saking cintanya ketika suaminya Abu Salamah wafat dia ingat doa itu maka dia baca doa innalillahi wa inna ilaihi rojiun Allahumma ajirni Fi musibati waklufli khairon minha selang beberapa lama setelah beliau selesai Idah ternyata Allah lebih ganti beliau itu dulu enggak pernah kepikiran kalau ada orang yang sebaik Abu salam ternyata Allah ngasih ganti yang lebih baik siapa dilamar langsung oleh Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam Siapa yang lebih baik dipanding Rasulullah paham ngih makanya ini doa kalau jenengan kena musibah jenengan sepeda motor hilang Jangan lupa baca dibandingkan hilang miso-meso Pak ndak kir balik kan doso jeneng kan kalau sepeda motor hilang duit hilang pokok musibah apapun dengan Jangan lupa baca Inna lillahi wa inna ilaihi rjiun Allahumma ajirni Fi musibati wlufli Ya Allah berikanlah aku pengganti yang lebih baik paham ini doa kalau jenengan kenaibah tapi pesan saya tadi Pak matione langsung banter diumum itu namanya ket Nah ada doa yang paling tinggi Pak apa doanya setelahac inillahai ulillah ini tingkatan paling tinggi Pak Iya tapi ojo Saya lagi ngomong Pak ojo gawe Bojo Pak bahaya ngomong Mari ngomong Alhamdulillah Allahumma ajirni Fi musabati wlufliiron min itu kan ketoro pak contoh jenengan di tambah ee apa ketinggal apa punya anak wafat karena ada hadis ketika Allah subhanahu wa taala hadis riwayat turmudzi ketika Allah subhanahu wa taala mencabut nyawa seorang anak maka Allah berkata kepada malaikat wahai malaikatum wdi kalian telah mencabut anak dari hambaku kemudian Allah bertanya apa yang diucapkan kepada aku kepadaku orang yang ditinggal mati anaknya itu maka malaikat mengatakan hamidaka wastarja ya Allah orang ini ditinggal mati anaknya setelah baca Inna lillahi wa inna ilaihiiun malah baca alhamdu maka Allah kemudian berfirman wahai malaikatahalamdi bangunkan untuk hambaku ini satu istana dan berilah nama istana itu adalah istana Baitul Hamdi ini tingkatan paling tinggi Pak orang kena musibah bukan hanya pasrah bukan hanya sabar tapi lesannya masih kuat untuk memuji Allah itu yang oleh Allah subhanahu wa taala di apa namanya dibangunkan rumah namanya Baitul Hamdi paham Nggih cuma kalau kan kadang-kadang Pak kalau maoco Alhamdulillah kan ada potensi potensi apa Pak potensi fitnah Pak sampaian Duo Wong Tua mati moco Alhamdulillah mungkin mungkin yo niatnya sampean kan ikut hadis ini pak tapi bagi yang lain kan paling ininjer kan gak enak pak l kan Makanya kalau yang hadis-hadis seperti ini jangan jangan terlalual kalau ngomongang kurang a bener Pak jenengan duwe Om Bojo bojone mati moco Alhamdulillah W itu rame S deso Pak Neti makanya kalauunjenengan mau baca doa ini di dalam hati gak usah gak usah terlalu keras supaya enggak jadi fitnah tapi memang benar-benar niatnya rela kepada Allah bukan diincer yang lain kalau yang diinc moc Alhamdulillah karena ada yang diincir itu beda Pak ini gak memang murni rela dan murni pasrah kepada Allah subhanahu wa taala hukum mencium wajah mayit jadi kalau kita ada orang meninggal Bolehkah kita mencium ada hadis riwayat Ibnu Majah dari Aisyah qat qobbala Rasulullah Utsman bin mad'un wahua mayit ketika salah satu sahabat nabi yang sangat dicintai oleh Beliau namanya Utsman bin mad'un itu wafat kata Siti Aisyah Rasulullah alaihi wasallam mencium keningnya mencium wajahnya kata Siti Aisyah ketika Rasulullah mencium utman bin Madun saya melihat air mata mengalir dari mata Rasulullah S alaii wasallam itu menunjukkan manusiawi Pak jadi orang nangis itu kalau ada orang wafat nangis itu wajar gak boleh jenengan ada orang ketinggalan mafat keluarganyaak boleh Nang gak bisa itu manusiawi sing enggak oleh iku nangisnya melampaui batas nangisnya sampai garuk-garuk sampai cakar-cakar sampai ngerobek-ngerobek sampai gulung-gulung sampai miso-miso itu ya Enggak boleh kalau cuma nangis sesungguhan itu masih manusiawi Rasulullah itu ditinggal mati putranya juga nangis Rasulullah su Alaihi Wasallam ditinggal mati pamannya Hamzah juga menangis Rasulullah ditinggal mati Utsman bin mad'un kata Siti Aisyah juga itu manusiawi yangak Boh itu berlebihan Pah itu hanya Allah dan jamengan yang tahu [Tertawa] itu dalamk kalau yang hadis tadi rasulah yang mencium kalau yang iniak had bukhak is ketika Rasulullah S Alaihi Wasallam wafat Abu Bakar itu dalamnya itu agak jauh dari Masjid Nabawi Pak karena beliau ikut istrinya di rumah istrinya itu agak jauh maka ketika rasulullah wafat Abu Bakar itu dapat habar beliau Kemudian dari rumahnya ke masjid itu naik kuda ketika masuk masjid Rasulullah S Alaihi Wasallam itu kemudian kan dalamnya di samping Masjid kalau jenengan lihat makam Rasulullah itu ya itu adalah rumah beliau dan itu adalah kamar beliau makanya Abu Bakar lewat masjid masuk ndak ngomong sama siapa-siapa Hatta Al Aisyah dan beliau masuk ke dalam rumahnya Aisyah karena Aisyah ini anaknya sendiri yang lain gak ada yang berani masuk karena Aisyah kan bukan mahramnya Abu Bakar karena bapaknya sendiri beliau langsung masuk ketika beliau masuk beliau kemudian membuka wajah Rasulullah alaihi wasallam beliau kemudian mencium wajah Rasulullah wasallam sambil beliau kemudian menitiskan air mata ini dalil kedua boleh mencium wajah mayat yang kemudian sudah wafat jenengan perjalanan jauh ada saudara di daerah Madura ada saudara daerah Jember ketika wafat jenengan baru datang sebelum dikebumikan jenengan boleh buka wajahnya jenengan cium sebagai penghormatan terakhir ini yang dipraktikkan Rasulullah dan dipraktikkan Abu Bakar kepada Rasulullah Alaihi Wasallam makanya dalam kitab almajmu berdasarkan hadis itu imam nawawi mengatakan yajuzu liahlil mayyit wa asdiqoi takqbilu Waji Boleh bagi orang yang kemudian melihat jenazah saudaranya yang wafat dia mencium wajahnya itu diperkenankan pun lanjut Nah setelah kemudian selesai dirawat diumumkan ada kewajiban perawatan mayat satu yang pertama adalah memandikan yang kedua mengkafani yang ketiga mensalati dan yang keempat adalah mengubur dan Ini kata ulama hukumnya fardu kifayah ya kalau ada satu kampung Kok tidak melakukan maka semuanya dosa tapi ada satu saja semuanya gugur kewajibannya Ini kata ulama kecuali mayatnya orang yang mati syahid nanti kita akan bahas atau mayatnya orang yang ihram itu ada perlakuan khusus nah ini kalau perawatan orang yang mati syahid la yusalani w yusoli alaihima orang yang mati syahid itu ndak usah dimandikan biarkan dia wafat dalam kondisi lumuran darahnya itu supaya menjadi saksi dia paham Nggih ya orang-orang Palestin yang kemudian wafat-wafat itu kan gak ada yang dimandikan jadi langsung Dibungkus gak usah disalati hal covid Iya covid- covid itu Tapi kalau covid itu begini Pak ada mati syahid akhirat ada mati syahid dunia ada mati syahid dunia akhirat kalau yang mati syahid akhirat tetap wajib disalati wajib dimandikan wajib dikafani wajib disalati wajib dikuburkan orang yang wafat covid itu bukan mati syahid Dunia Akhirat tapi termasuk mati syahid akhirat orang yang lahir orang yang melahirkan wafat itu mati syahid gak Syahid tapi Syahid akhirat yang Syahid akhirat itu perlakuannya sama yang khusus tidak dimandikan tidak disalati hanya Syahid yang tipe pertama orang mati syahid di dunia yaitu orang yang mati syahid Dunia Akhirat atau dunia saja yang dia wafat dalam kondisi perang itu pun kata ulama kalau wafatnya memang dalam kondisi perang bukan karena sebab perang contoh begini Pak ada orang perang perang usai sakit gara-gara perang dirawat selama 1 minggu wafat maka dia diperlakukan sama paham ngih lah kalau orang Palestina kan perangnya belum selesai l kufur yang dimaksud yang seementar itu adalah ada perang itu 1 minggu perang lah korban-korban luka itu kan ketika perang selesai kan dia dirawat Ada yang sakit dapat sat Minggu dapat 1 bulan wafat maka ketika wafat statusnya apa bukan Syahid yang harus di apa yang tidak boleh dimandikan tetap diperlakukan seperti orang yang sama paham Nggih pun kemudian nanti ada perawatan bayi keguguran yang dimaksud bayi keguguran itu adalah bayi yang lahir kurang 6 bulan nanti akan kita bahas bayi yang lahir kurang 6 bulan itu seperti apa Saya langsung kesimpulan saja pak biar enggak ter lalu panjang ini ini dasarnya tidak saya baca karena waktunya terbatas saya langsung kesimpulannya ini pak jadi bayi itu ada yang kurang 6 bulan ada yang lebih 6 bulan kalau ada bayi kok lebih 6 bulan keguguran kemudian keluar dari ee keluar keguguran maka yang seperti ini diperlakukan sama ya wajib dimandikan dikafani disalati dimakamkan paham Nggih ada orang yang kemudian usia kehamilannya 7 bulan mati apa lahir langsung mati maka diperlakukan sama dengan orang biasa dia dimandikan dikafani disalati dimakamkan kalau kurang 6 bulan ada orang usia kehamilannya 5 bulan atau 5 bulan setengah tapi ketika lahir ada tanda-tanda kehidupan Jadi waktu lahir gak langsung mati waktu lahir ada tanda-tanda kehidupan maka diperlakukan sama dengan orang biasa ya dimandikan dikafani disalati dimakamkan paham Nggih pun kurang 6 bulan tidak ada kehidupan tapi berbentuk usia kehidupannya 5 bulan setengah lahir langsung mati pak tapi berbentuk kayak bayi gitu maka yang wajib hanya tiga dimandikan dikafani dimakamkan gak usah disalati paham Nggih tapi kalau lahirnya kurang 6 bulan ndak ada tandatanda kehidupan ndak berbentuk ada yang kemudian keguguran 4 bulan 5 bulan S ndak ono bentuke ya kayak gumpalan gitu lahir ya gak ada kehidupan kurang 6 bulan maka kata ulama dikafani dimakamkan gak usah di mandikan Nak usah disalati mohon maaf ini keliru Saya ngetiknya keliru tanpa di mandikan dan tanpa disalati paham Nggih Jadi cukup dikafani dimakamkan paham Nggih ini tentang bayi k keguran jadi ada dua ada kurang 6 bulan gampangannya dibagi dua pak pokok lebih 6 bulan seperti orang biasa baik lahir mati lahir hidup berbentuk gak berbentuk pokok 6 bulan lebih diperlakukan seperti orang biasaih nama Boleh kalau mau kasih nama Monggo mau diakikahi enggak apa-apa Kalau lebih 6 bulan paham Nggih tapi kalau kurang 6 bulan nah kurang 6 bulan ini ada tiga kemungkinan lahir glebek-glebek gak langsung mati maka Kalau umpama masih ada tanda kehidupan seperti orang biasa lahir kurang 6 bulan lahir mati tapi bentuke cukup gak usah disalati kewajiban yang lain masih tetap tapi kalau lahir langsung mati nak berbentuk maka yang wajib cuma dua apa dikafani dimakamkan paham Nggih pun ada yang mau tanya Nggih Monggo ini kita setelah ini masuk ke memandikan Monggo kalau mau tanya dulu sebelum saya masuk keemandikan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh tadi ee kewajiban bagi orang yang mati itu kewajiban yang hidup yang pertama memandikan ya Ustaz ya memandikan mengkafani mensalati dan menguburkan memandikan Ustaz memandikan itu ada rukunnya Az ng nah memandikan nanti kita bahas tersendiri setelah ini kita bahas khusus memandikan tata cara mulai dari awal memandikan an Malih salin mandikan kalau enggak ada kita bahas memandikan Nggih kita bahas sedikit mandikan eh sedikit sedikit kita bahas memandikan Siapa yang berhak dan boleh memandikan satu kalau jenazahnya perempuan maka yang paling baik yang memandikan adalah perempuan yang punya hubungan mahram perempuan yang punya hubungan mahram Jadi kalau yang mati ibu anak saudaranya ini kan punya hubungan mahram Bib ini kan punya hubungan mahram Jadi kalau yang mati anak bisa Ibunya bisa saudaranya bisa bebeknya paham Nggih yang punya bu mahram lelaki tidak boleh memandikan kecuali suami dan mahram boleh dimandikan laki-laki asalkan mahram atau suaminya sendiri paham Nggih hubungan mahram itu apa yang mati ibunya yang mandikan anak laki-lakinya tapi yang bagus yang mandikan anak perempuannya paham Nggih perempuan perempuan atau yang yang wafat adalah anak perempuan maka yang mandikan boleh bapaknya tapi yang lebih bagus ibunya pahamih jadi ada yang bagus ada boleh kalau kita bicara mana yang bagus yang bagus kalau perempuan perempuan dan punya hubungan mahram Tapi kalau bicara laki-laki boleh asalkan suami atau punya hubungan mahram apa dasarnya dasarnya adalah Fatimah dalam hadis riwayat dikatakan ketika Fatimah mau wafat beliau berwasiat yang memandikan saya adalah suami saya Ali Bin Abi Thalib paham ngih pun kalau jenazahnya laki-laki pria maka yang paling baik adalah laki-laki yang punya hubungan waris Asabah Jadi kalau yang mati anak yang paling bagus yang mandingkan Bapak kalau yang yang wafat itu adalah bapak yang bagus adalah anak saudaranya dan lain seterusnya paham Nggih perempuan boleh memandikan laki-laki syaratnya dua satu istri nomor dua mahram paham Nggih Makanya kalau ada yang wafat itu Pak ditutup jangan sampai kemudian menjadi tontonan bebas b apa dasarnya hadis riwayat Malik dikatakan Abu Bakar auso asma binti Binta umais lilaha ketika Abu Bakar me wafat beliau berwasiat asma bintu umais istrinya untuk memandikan beliau paham Nggih pun cuma jarang ngih kalau kita Nggih jarang Biasanya kalau yang wafat itu laki-laki Pak Mudin sama anak tapi kalau perempuan itu biasanya apalagi perempuan anaknya belum nikah itu biasanya pantangan bagi orang orang Jawa Itu gak boleh mandikan aslinya yang bagus ya anak perempuannya pun ini ber menantikan persiapan memandikan persiapan memandikan satu siapkan tempat tertutup kalau bisa tertutup Pak karena bagaimanap pun juga mayat itu seperti orang hidup Pak auratnya tetap harus dijaga dia juga masih merasakan sakit jadi ketika mandikan ya gak usah sembarangan karena jika juga bisa merasakan maka siapkan tempat tertutup kemudian ditutup kain tipis mayatnya ditutup kain tipis ini hukumnya wajib jadi Pak orang kalau mati kalau dimandikan Jangan dimudaii loh iya saya dulu waktu almarhum mertua saya wafat tuh mau ditelanjangi saya gak saya enggak mau ya tetap waktu mandikan harus ada kainnya enggak boleh poulai mati mudur siram gak boleh tetap yang yang namanya aurat itu meskipun sudah wafat aurat itu tetap aurat makanya wajib kemudian ditutup kain paham Nggih supaya aurotnya enggak kelihatan jadi kalau kita mau nyiram nyiramnya di atas kain paham Nggih pun tebar pewangian bakar dupa supaya harum ini sunah tapi tutup wajah nutup wajah itu sunah tapi nutup aurat wajib paham Nggih J Kalau jenengan umpama dikasih sampai Kin took gak apa-apa tapi yang bagus sampai wajah kecuali yang wafat orang ihram paham Nggih Nah jadi mana yang wajib mana yang sunah jangan harus tahu sebaiknya mayat dipangku tiga orang biasanya memang tiga orang ya bagian sini biasanya dan tengah sama kaki biasanya dan memang ada tiga orang biasanya ada yang bagian nyiram yang memandikan yang amanah sing ngadusi ojo sing cangkemi Cel Pak loh bahaya Pak UMP aku ngadusi kan ini aurat Pak Umpama Ada benjolan orangnya kemudian I terus ngedus celer ini kan jadi fitnah paker nang gedene Kan bahaya Pak loh iya kan Makanya yang mandikan yang amanah sing apik-apik ahli Apa ahli sanrasan ahli sanrasan ahli nang warung kopi ngomong-ngomong gosip itu wis disingkirkan Pak alnya steril fitnah ini pak jadi fitnah Pak benar jadi fitnah ini yang amanah dan Kalau bisa yang masuk yang dibutuhkan saja jangan banyak-banyak yang masuk Pak bukan tontonan gratis paham Nggih yang dikhawatirkan cuma satu pak itu loh sing gak melokok l ngadosi tapi lesane sing melok cangkeme sing melok-melok ketok ikine engok diomongno nang warung kopi diomongno nang arisan macam-macam ini kan bahaya Pak makanya ya gak usah banyak-banyaklah yang amanah-amanah Makanya kalau jenengan jadi Modin Jangan jangan celeper apa lesanya Pak karena gini Pak ini kan bagian apa juga aurat dan aibnya aibnya mayat Ini kan harus dijaga dia punya aib itu kan yang tahu kan yang mandikan Pak kecuali bagus contohnya bagus siapa Ali Zainal Abidin Ali Zainal Abidin itu Dulu ketika zaman beliau itu setiap rumah orang miskin di Madinah itu di depan rumahnya kalau subuh selalu ada makanan dan bertahun-tahun gak ada yang tahu siapa yang ngasih makanan akhirnya baru ketahuan itu pun dugaan tapi dugaan kuat apa dugaan kuat ketika Ali Zainal Abidin wafat sudah enggak ada lagi itu nomor dua dari mana dugaannya persaksian yang mandikan yang mandikan ini dia ngomong waktu saya mandikan Ali Zainal Abidin saya lihat punggungnya itu ngecap hitam seakan-akan orang yang senang mikul-mikul Padahal dia gak bu bukan pekerja keras loh kalau yang ngomong baik-baiknya kan enak pak takut yang diomongkan Yang jelek-jelek Kan bahaya Pak Pah Nggih pun walinya sunah hadir jadi kalaupun Umpama ngih yang meninggal itu adalah ee yang mandikan bukan keluarganya dipasrahkan Pak Mudin usahakan walinya datang Bapaknya datang Lihatlah ada walinya ngir sunah walinya hadir nih Nah ini tadi katakan ini ee apa namanya pakai kain tipis Nggih kain tipis tetap pakai aurat nah tiga orang posisinya seperti ini ini posisinya Nah ada yang bagian nyiram coba Jangan lihat selama dimandikan selama dimandikan gak dibuka loh mudo doso Pak Gak masalah pokok selang pakai ap pun gak masalah sing penting aurat ter jagain kan pakai selang kan setelah dikasih yang wangi-wangi dikasih dikasih selang disiram rata tapi aurat ter jocok di loh ya boleh itu Pak haram Pak auratnya orang meninggal itu tetap auratnya harus di jaga karena enggak ikut ngaji di bbsdm itu Pak makanya setelah ngaji di bbsdm pakin ya ngajin telah ngajin tel wis Berarti mulai sekarang kalau ada Pak Mudin sebelum mandikan kasih video ini video pengajian ini kasihkan Pak gak Boleh Pak gak boleh bagaimanapun juga mayat itu punya kehormatan ngih saya tuh saya baru tahu itu memang ada yang seperti itu Pak karena saya waktu mertua saya wafat itu ketepatan yang mandikan saya yang Mangku itu Saya itu mau dimudi saya gak jangan jangan dimudoi saya mikirnya begini Pak itu mungkin ketepatan saya yang mandikan berarti kalau bukan saya kan gak ada yang ngelarang loh Saya tahunya Saya sayaak enggak pernah lihat Orang mandikan ngih kecuali memang kalau saya mandikan langsung ketika Abah saya wafat Abah saya mandikan mertua saya wafat itu saya yang Mangku lah itu memang saya tahu sendiri mau dibuka telanjang itu saya enggak ma jangan saya yang kemudian ngelarang tetap ditutup jadi kalau mau bersihkan ya bersihkan kan bisa tangannya yang kemudian ya tangannya yang ini ya tetap tangannya tetap dibersihkan pakai tangannya kalaupun terpaksa ya minimal aurat itu terjaga gak apa-apa yang penting salangnya masuk pun gak apa-apa gak apa-apa Intinya satu aurat gak boleh kelihatan kelihatan paham Nggih auratnya harus dija Makanya tadi saya kataakan kan ya Saya ulangi lagi ngih contohnya Nggih Saya ulangi lagi contohnya tadi Mana tadi ini ulangi lagi k jangan lihat ini contohnya Ini lah ini jangan lihat selama pemandian kanak Pah dibuka nah ini yang saya katakan wajahnya tetap tertutup tapi sunah paham Nggih jadi Andaikan jenengan buka sampai sini apa namanya apa ini namanya selendang ini Nggih selendang itu jenengan buka sampai dada itu gak apa-apa nah sampai ini ya Yang penting aurotnya tertutup kalau sampai wajah itu hukumnya sunah paham Nggih dikhawatirkan kalau wajahnya terbuka waktu ngadusi mendeli Eng sing ngadusi Mayu kan gak enak makanya ditutup paham Nggih nah ini coba Jangan lihat selama pemandian gak pernah dibuka kan gak pernah Terserah jenengan mau disiram di atasnya boleh mau siram di bawahnya boleh Intinya satu aurat harus tetap terjaga karena mayat itu punya kehormatan tersendiri paham Nggih pun Ini ukuran minimum mandikan ukuran minum minimum mandikan ini yang paling wajib bersihkan seluruh najis ratakan air sudah cukup jadi Mama masukkan ke kolam itu ya mari ya J kolam gede Mari tapi Akak pantas P ya paling bagus sunahnya kayak tadi itu memuliakan mayat bagaimanapun juga harus kita muliakan Ini ukuran minimum nah kalau yang sempurna ini waktunya agak waktunya Agak mepet yang sempurna kita bahas di pekan depan memandikan yang sempurna kayak apa kita bahas pekan depan ada yang mau tanyaih Iya pakai niat nanti nanti yang sempurna nanti kita bahas di sempurna ya tapi sebenarnya ndak niat pun gak wajib Tapi ya kalau bisa tetap niat paham ng B kita anggap cukup ada lagi mau [Tertawa] tanya tangga dia punya diabet jadi pada waktu itu meninggalnya malam kemudian mau dimakamkan pagi jadi pada waktu malam tidak dimandikan dulu jadi pada waktu mau di kubur pagi itu baru dimandikan itu sebetulnya gimana pak ustazasih jadi untuk memandikan itu sebenarnya yang paling bagus langsung meskipun Ya intinya satu pak memandikan itu intinya satu orang itu baru bisa disalati syaratnya harus suci itu inti memandikan jadi inti memandikan itu adalah orang bisa disalati syaratnya harus Suci nah suci itu nunggu di mandikan paham Nggih makanya ndak boleh disalati sebelum di mandikan Makanya kalau bisa yang bagus memang wafat langsung Apa tujuannya Mbok menowo ada saudara jauh baru datang besok mau pulang Dia kan mau salati nah kalau belum dimandikan kan gak bisa diapa-apakan kan kasihan mayatnya Pak seharusnya ada yang sudah bisa mau nyalati ada yang bisa mau doakan gara-gara belum dimandikan belum ba disalati anya ini Pak ustaz untuk menceegak apa buuk gitu engih kan bisa setelah itu dikeringkan setelah itu dikeringkan kan bisa Pak setelah itu dikeringkan kan bisa ya kan gak wajib setelah mandi langsung basah-basahan kan gak Pak yang wajib kan mandi sama dengan jenengan kan setelah mandi bahasa andukan kan andukan gitu J kalau kalau kalau pengin yang bagus memang segera langsung karena ya itu Pak agak lama itu nanti satu kaku kan sudah mulai agak mengaku pak itu kan ketika kemudian dimandikan kan agak agak agak kesulitan lagi belum lagi nanti ketika ada yang mau nyalati belum bisa disalati paham ngih J kalau ditanyakan boleh atau ndak Intinya satu mandi itu tujuannya supaya bisa di Makanya lebih bagus segera ada lagi cekap cekap semoga menjadi ilmu Barah Semoga kita oleh Allah jadikan orang yang istiamah dalam kebaikan Andaikan kita wafat semoga wafat dalam kondisi Husnul ktimah Amin yaabbalam Bismillahirrahmanirrahim alhamdulamin allahiallim ala sayidina muhammad wa ali sayidina muhammadbfiranaaliina warhamum allahummaana bimaamana waimna Ma bana Atina Fid Dunya Hasanah wafil akhirati Hasanah waqinaabanaraha sayidina Muhammad wa albii wasallam subhanabikabil izzati amma yifun wasalam Alal mursalinalhamdulillahiabbil alamin bibarakatil Fatihah ini yang bisa saya sampaikan kurang lebihnya saya mohon maaf subhanakallahum W biihamdika Ashadu alla ilaha illa anta astagfiruka wa atubu ilaik wa akhiran wasalamualaikum warahmatullah wabarakatuh waalaikumsalam warahmull