ASN Mengaji Seri 2 | 2025 - Fiqih Pengurusan Jenazah (Eps. 04)
IMIAxK2Dz-c • 2025-01-22
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
salat zuhur masjid Alhuda bpsdm Provinsi
Jawa Timur yang kami hormati
pertama-tama marilah kita panjatkan puji
syukur kehadirat Allah subhanahu wa
taala yang mana pada kesempatan siang
hari ini kita masih diberi kesehatan
kekuatan sehingga dapat melaksanakan
salat zuhur berjamaah sekaligus
mengikuti kajian ASN
mengaji yang pada siang hari ini sudah
memas i seri 2 episode 4
terakhir tentang fikih pengurusan
jenazah kedua kalinya selawat serta
salam marilah kita haturkan kepada
junjungan kita nabi besar Muhammad
sallallahu alaihi wasallam yang telah
memberi
bimbingan panduan kepada kita semua
berupa agama Islam para
jemaah salat zuhur masjid Alhuda yang
dirahmati Allah subhanahu wa taala
marilah kita ikuti bersama kajian ASN
mengaji pada siang hari ini dengan tema
fikih pengurusan jenazah yang akan
disampaikan oleh K.H Faid faizin kepada
beliaunya kami
persilakan asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
Waalaikumsalam alhamdulillahiabbil
alamin wasatu wasalamu ala sayyidil
mursalin sayidina Muhammadin waa Al
ana innaka antalimul Hakim allahumah Al
futuhalifin
walanajikal Karim birahmatika ya
arhamarahiminbisohliri amq
ba para jemaah yang saya hormati
Alhamdulillah kita oleh Allah masih
diberikan nikmat sehat walafiah sehingga
kita bisa berkumpul di masjid yang
Insyaallah penuh barokah ini semoga
setiap langkah kita menuju masjid ini
menjadi penggugur dosa-dosa kita menjadi
peningkat derajat kita dan semoga Allah
subhanahu wa taala selalu memudahkan
setiap langkah kita menuju surganya
Allah Allah subhanahu wa taala amin ya
rabbal alamin para jemaah kita akan
melanjutkan kajian
tentang enggak
muncul kubur ng sekarang kita sudah
sampai
[Musik]
di mensalati kemarin terakhir itu
mengkafani nggih mengkafani
ya mengkafani Nggih terakhir Insyaallah
kita hari ini akan fokus untuk
mensalati
mayit
Nah kita akan fokus hari ini tentang
salat
jenazah salat
jenazah itu nanti ada dua ada salat
jenazah itu yang jenazahnya hadir ada
yang jenazahnya
ghaib salat jenazah itu yang pertama
jenazahnya hadir artinya salat jenazah
mayitnya di depan kita itu namanya salat
jenazah
hadir salat jenazah hadir ini berlaku
untuk jenazah yang ada di tempat yang
kita masih bisa mendengar suara azan
Jadi kalau jenengan satu kampung ada
yang meninggal jenengan bisa mendengar
azan dan jenengan termasuk warga yang
wajib salat Jumat di situ Maka jenengan
kalau mau salat jenazah Wajib datang
salat di depannya ndak boleh salat gaib
di dari dari rumah paham Nggih ini
namanya salat jenazah yang hadir ada
yang kedua salat jenazah Kok anu
ngih ada yang kedua salat jenazah yang
gaib salat jenazah yang gaib itu artinya
adalah salat jenazah yang jenazahnya nya
tidak ada di depan kita kita salat
jenazah warga Palestina itu kan gak ada
di tempat kita kita salat jenazah orang
yang ada di Jakarta itu namanya jenazah
yang gaib atau tidak harus jauh kita
jenazah orang Surabaya jenazah orang
Pasuruan itu juga boleh orang Sidoarjo
boleh paham Nggih nah jenazah gaib itu
kata ulama batasnya adalah di tempat
yang tidak terdengar suara
azan jadi Umpama kita beda Desa 2 3 4
Desa sini paling dekat pundingih Benowo
Benowo itu kan masih bisa kita salat
gaib pun satu
atau ada orang meskipun satu desa tapi
kesulitan datang contoh ada orang tua
mau datang ke masjid itu sudah enggak
bisa dan ada tetangganya yang meninggal
maka orang tua ini yang tidak bisa hadir
ke tempat itu boleh salat jenazah dari
rumah namanya salat jenazah gaif atau
contoh kayak kemarin waktu
covid jenengan waktu covid itu bisa
salat jenazah gak meskipun tetangga
panggilpinggil rumah kan itu e itulah
Kemudian ada beberapa ulama
memperbolehkan untuk melakukan salat
jenazah kalau kita kesulitan hadir baik
karena enggak mampu atau karena uzur
lain paham Nggih makanya dalam kitabana
dikatakan Wal muttajah analabar
almyaqqoh waamuha
faituyaqq hudur walau fil Balad
likibariha
wahwihatin wahwiha shohat waitula wau
khijar
lamha kata kitabi Ana pendapat yang kuat
orang bisa salat gaib itu adalah
tergantung sulit atau tidak sulitnya
hadir meskipun satu kampung meskipun
satu gang kalau kita kesulitan contoh
kita tua ada orang yang lumpuh ndak bisa
datang maka dia bisa salat jenazah gaib
atau kasusnya kayak kemarin covid itu
boleh salat jenazah gaib
pun para jemah yang saya hormati
ketentuan salat jenazah satu syaratnya
sama dengan salat harus suci dari hadas
harus suci dari najis dan harus berdiri
makanya orang salat jenazah itu jenengan
pernah lihat orang salat jenazah ketika
full ada yang salat di depan masjid itu
biasanya kalau pakai sandal sandalnya
dilepas kalau pakai sepatu sepatunya
dilepas kemudian diinjak pertanyaan saya
Kenapa harus
dilepas ada yang tahu
ohah ini nanti di bab
salat orang pakai salat Saya pakai baju
kalau baju ini saya pakai baju saya suci
Tapi baju saya ini ada satu benang yang
benang ini kemudian nyambung 1 M atau 2
m di ujungnya kena najis karena ini saya
pakai maka salat saya enggak sah karena
nyambung dengan najis paham Nggih Jan
punya surban surbannya dikalungkan
surbannya panjang ujung surban itu di
depan sana yang Jung kena najis karena
dipakai gak sah ini beda dengan
sajadah Saya salat pakai sajadah kalau
saya salat pakai sajada yang penting
waktu saya salat tidak ada yang nempel
di najis contoh ada orang salat jenazah
e ada orang salat di sajadah begini ini
sajadah saya kasih contoh biar
gampang ini sajadah Umpama
segini ini ada
kotoran ini ada
kotoran ada orang salat di atas sejadah
kakinya di
sini kan gak nempel waktu dia sujud
kepalanya ada di
sini kepalanya kemudian tangannya di
sini berarti kan selama dia salat kan
gak nempel ke Najis sama
sekali paham Nggih Maka kalau ini saja
ada sah tapi kalau dipakai gak sah paham
Nggih tapi kalau jadi Sajad diinjak itu
yang penting kaki kita ini kaki kita
ndak nempel ke najisnya
ini tangan kita waktu sujud juga ini
tangan ndak nempel ke najisnya
ini kepala kita waktu sujud ini kepala
nak nempel ke najis sah contoh kedua ini
saja ada sajadanya
bagian bawah najis ini Sajad ini
suci Tapi bagian belakangnya Ini bagian
Bawahnya ini ini
najis yang penting waktu kita nginjek
yang kita injek bagian atas dan itu suci
maka salatnya sah meskipun bagian bawah
najis paham Nggih Karena itulah kalau
jenengan pakai sepatu atau pakai sandal
kalau dipakai itu kan berarti makan
Jadi kalau dipakai karena nyambung kalau
bagian bawahnya najis maka gak sah
karena itulah kalau jenengan mau salat
jenazah kata ulama suruh lepas setelah
dilepas diinjek Kenapa karena yang
potensi najis itu kan bagian bawah
bagian atas Suci jadi ketika diinjek itu
sama dengan nginjek sajadah yang ini
Suci meskipun bagian bawahnya najis
paham Nggih Itulah kenapa salat jenazah
itu kalau jenengan gak bisa di masjid
ada di depan itu sajadahnya kalau enggak
ada sajadah jangan bisa pakai sepatu
jangan bisa pakai sandal tapi sandal dan
sepatunya dilepas diinjak karena bagian
atasnya Suci bagian bawah najis karena
syarat salat jenazah satu harus Suci
punya wudu punya Ee tidak ee suci dari
hadas kecil hadas besar dan juga suci
dari najis pun yang kedua dua mayat yang
sudah bisa disalati jenazah harus mayat
yang sudah suci dan benda yang nyambung
dengan mayat itu juga harus Suci makanya
saya kemarin sampaikan kalau ada mayat
kemudian masih nunggu orang masih mau
nunggu dikuburkan besok usahakan malam
itu sudah disucikan sudah dimandikan
sudah disujukan Kenapa takut sudah ada
orang yang pengin salat bisa langsung
salat karena syaratnya salat jenazah
mayatnya harus sudah dibandikan harus
suci dari najis kasus kedua kalau ada
mayat sudah
dimandikan ketika mau dibawa ke masjid
Kok kemudian biasanya adaama itu yang
belum tuntas karena belum tuntas
akhirnya apa mau dibawa ke kamar mau
dibawa ke masjid ngapunten kotorannya
keluar lagi pahamih maka mayat yang
seperti ini mayat yang seperti ini tidak
usah disalati lagi karena eh tidak usah
dimandikan karena sudah mandi yang
penting apa disucikan
kotorannya pakai pakaian yang juga suci
baru dibawa ke masjid karena syarat
mayat bisa salat jenazah harus Suci baik
sudah dimandikan nomor dua suci dari
najis dan semua yang nempel itu juga
harus suci dari najis Makanya kalau saya
anjurkan Kalau umpama antara mayat mau
dimandikan Selesai mandikan dengan mau
disalati ada jeda kalau bisa jangan
langsung di kafani
Kenapa khaatir wis dikafani rapi wis
wangi kate digaw
masjid keluar kotoran lagi kan harus
disucikan ulang paham Nggih Makanya
kalau bisa kain kafan itu nanti terakhir
menjelang dibawa ke masjid untuk
disalati paham Nggih meskipun n jenengan
setelah dimandikan meskipun ya sunahnya
orang mensalati jenazah itu setelah
dikafani sunahnya setelah dikafani tapi
tidak menjadi kewajiban Cuma kalau ada
Jedah ya kalau ada Jedah itu memang
resikonya ya itu Jadi kalau ada yang
najis itu kan harus disucikan ulang kan
wis Kadung tuku Iya kafane tuku maneng
kan ruet maneng paham Nggih
pun dalam kitab fthul Muin dikatakan
wasurit Laha taqodumu thhri disyaratkan
harus Suci mayatnya Ail mayit Beliau
mengatakan Fain waq biufrotin Bahrin
watadaro ikhjuhu wuhruhu lam Yusa Alaihi
Alal mabad kalau ada
mayat masuk ke lubang ndak bisa
diambil ada mayat kemudian kena
runtuh-runtuhan ndak bisa diambil butuh
proses lama ada mayat tenggelam ke dalam
samudera dan tidak bisa
dicari ada mayat yang kayak anaknya Pak
Ridwan Kamil kelinyut itu kan proses
nyarinya lama pertanyaan saya bisa
dimandikan gak kan gak bisa berarti kan
gak bisa disucikan mayat yang seperti
ini kalau ikut pendapat kuat dalam
Mazhab Syafi'i tidak boleh disalati
karena syaratnya salat harus Suci paham
ngih meskipun nah ini meskipun ngih
alalamad muilu yaakul la
wajhaarati Alaihi
lialur la yasu bilur tapi pendapat yang
kedua mengatakan yoaken mosok jenazah
engak disalati kata beliau Maka kalau
saya ada kasus ada jenazah runtuh selama
dia nunggu proses kadang-kadang lama
atau di dalam lubang karena enggak bisa
wisan-wiisan diuruk atau yang ada di ini
Maka kalau saya meskipun ini bukan
pendapat muktamad Kalau menurut saya
perlu dipertimbangkan untuk tetap di
salat seakan minimal kenapa ada satu
kaidah dalam kaidah fikih dikatakan
almaur la yasutu Bil masur sesuatu yang
bisa dilakukan tidak boleh gugur dengan
sesuatu yang tidak bisa dilakukan
mandikan kan gak bisa bukan berarti
kemudian mensalati gugur Makanya kalau
saya ikut pendapat ini jadi kalau ada
kasus-kasus tertentu mayatnya ndak bisa
disalati ndak bisa di apa sucikan ya
sudah tetap disalati meskipun ini
pendapat yang tidak muktamat pun
lanjut ketentuan salat selanjutnya
jenazah Harus hadir di depan orang salat
jadi jenazah itu makanya saya sering
ngomong jangan sampai kita itu hidup
tidak pernah salat di belakang Imam
sekalinya salat langsung di depan Imam
waktu uriib gak pernah salat di belakang
Imam sekalinya salat langsung di depan
para jemah yang saya
hormati orang salat jenazah kata ulama
mayat itu seperti Imam Maka kalau ada
orang salat jenazah mayatnya harus
ditaruh paling depan dan Imam harus
ngadep pas kepada jenazah paham Nggih
pun ini yang wajib cuma Ada pendapat
yang
memperbolehkan salat jenazah itu
jenazahnya boleh tidak di depan karena
pendapat yang kuat yang e pendapat kedua
mengatakan wong jenazah itu bukan Imam
maka boleh di belakang pun saya kasih
contoh ada yang pernah salat jenazah di
Masjidil Haram di Masjidil Haram niku
pertanyaan saya ketika ada salat jenazah
salat di Masjid Nabawi di Masjidil Haram
mayatnya di
mana belakang Apakah kemudian mayatnya
digotong di depan gak kan paham Nggih
meskipun pendapat yang kuat pendapat
yang resmi Mazhab Syafi'i mengatakan
salat jenazah jenazah itu di depan tapi
ya ada kasus-kasus yang tidak bisa
seperti itu paham Nggih cuma yang yang
kedua ini jangan dipraktikkan nanti
jangan praktik di rumah weh jenazahe
deketek buri ae Jangan Ya tapi kan kalau
jenengan ke Makkah Madinah kan pasti
ngamalkan itu wong kita salat jenazah
itu jenazahnya taruh di belakang paham
Nggih dalam kitab almajmu dikatakan
begini Lau taqoddamal musolli Alal
janazah wahiya hadiratun a Sha Alal
qobri Wat taqoddama Alaihi fafihi
wajhani masyhuroni kalau ada orang salat
jenazah tapi yang salat kok malah di
depan jenazah jenazahnya malah di
belakang maka pendapat dalam Mazhab
Syafi'i ada du
wajah pendapat yang paling sahih
pendapat yang paling
kuatatnya batal karena syaratnya salat
jenazah jenazahnya di depan tapi kata
beliauam ada dua pendapat dalam kitab
jugaama
syaratnya salat jenazah orang yang salat
tidak boleh di depan
jenazahendat yang
yang boleh salat di depan jenazah Karena
yang namanya mayat itu bukan Imam nak
Harus di depan pahih jadi kalau jenengan
di rumah Wi OJ macam-macam lah wis ya
biasa salat jenazah jenazah ngarep cuma
kalau jenengan kasus-kasus kayak di
Masjid Nabawi di Masjidil Haram itu
jenengan kalau tahu pendapat ini kan
ndak
kaget orang yang salat jenazah dan
jenazahnya satu tempat tidak boleh ada
ang jadi salat jenazah itu sama dengan
salat jemaah dalam kasus antara Imam
antara salat yang salat jenazah dengan
jenazahnya nak boleh ada pemisah kecuali
di masjid Makanya kalau selain di masjid
kalau jenazahnya pakai keranda ada peti
yang petinya
dipaku atau ada keranda yang kerandanya
itu ada yang dikunci kan ada keranda itu
yang e bentuk sok itu ngih Selok
kemudian
dikunci Maka kalau salat nya di masjid
gak apa-apa tapi kalau disalati selain
di masjid keranda yang terkunci atau
peti mati yang terpaku wajib dibuka
karena kalau dalam Mazhab Syafi'i
syaratnya salat jenazah antara yang
nyolati dengan jenazahnya tidak boleh
ada penghalang kecuali salatnya di
masjid
nah tergantung kerandanya Nggih ya kalau
jangan lihat keranda kan saya lihat ada
beberapa keranda itu memang ada yang
dikunci jadi setelah kayak ada sloknya
Git loh kayak ada grendelnya itu Pak
dikunci itu Nah kalau yang seperti itu
berarti sama dengan dihalangi Jadi kalau
mau salat jenazah Kuncinya dibuka kalau
tidak di masjid tapi kalau di masjid
aman punamp
lanjut kemudian ketentuan salat jenazah
selanjutnya ini
penting Imam sunah berdiri sejajar
pundak mayat
laki-laki kalau perempuan maka sunah
Lurus di
pinggul Kalau laki-laki pendapat
mayoritas ulama Maka kalau laki-laki
kepala mayat itu di arah selatan di
kirinya Imam tapi kalau perempuan kepala
perempuannya ada di sebelah utara atau
kanan Imam coba Jangan lihat Nggih
contohnya Ini kalau laki-laki ini kiblat
berarti ngadap sana ngadap sana ng
kiblat berarti kalau kiblatnya ini Utara
mana Pak Utara sini atau
sini kalau kiblatnya sana barat sana
Berarti Utara yang mana Ini Utara Nggih
ini Utara ini kiri berarti ini Utara ini
Selatan
Nggih depan ini barat ini Nggih depan
barat ini Utara ini Selatan kalau
mayoritas ulama mutaakhirin
kalau itu jenazahnya laki-laki maka
kepala mayat itu di arah selatan paham
Nggih imamnya nanti lurus ini lurus apa
ini
namanya
pundak sebelah kirinya Imam ini kan
berarti kalau saya nyolati di sini
berarti kirinya Imam itu kepala Makanya
jangan lihat posisinya ini kepala ada di
kiri Imam
paham Nggih pun tapi kalau laki-laki
kalau perempuan kalau perempuan
dibalik kepalanya di arah utara di arah
utara Kenapa karena posisi kepala
perempuan itu di kanan imam dan imamnya
berdiri pas di
pinggulnya perempuan paham Nggih ini
tapi gak Wajib Pak gak wajib gak wajib
sing wajib itu harus salat
ngadep apa ngadep mayat paham Nggih pun
ini Kalau pendapat mayoritas ulama tapi
kalau penurut Syekh Ismail Zain begini
Pak kan ada orang yang keliru Pak begini
Pak ada yang keliru begini yang ini yang
keliru ini enggak ini fatal begini
ee ada yang salat jenazah kepala Imam
ditaruh di utara nggih
Utara Nggih ya sama dengan perempuan ada
yang begini kasusnya Pak kasusnya begini
gawe pocong iku rodok repot k opo Pak
ngene Pak wis anggep pocong iki wis
Nggih pocong iki Taline indase iki
indase ini II ini kakiah Ini kaki ya
kaki kaki Wis ini
barat ini Utara
Nggih ini Selatan benar Nggih benter
nggih
ada yang keliru Pak ini yang keliru Pak
yang keliru Bagaimana yang keliru
adalah karena Imam itu dikiri mayat
kepalanya taruh di utara karena dikiri
mayat imamnya di
sini ini yang keliru Kenapa karena
enggak ngadap ke
mayat paham Nggih tapi kalau Syekh
Ismail Zain Syekh Ismail Zain itu
laki-laki sama dengan perempuan kepala
di utara
cuma kata Syekh Ismail Zain berarti
imamnya itu ada kepalanya itu di kanan
Imam berarti kemudian imamnya di sini
ini yang benar ini yang keliru imamnya
Di sini
nanti berarti posisi kepala itu di kanan
Imam ini menurut Syekh Ismail Zain tapi
kalau ikut mayoritas ulama mayoritas
ulama mutaakhirin ya yang benar yang
seperti ini pak ini yang benar
Jadi kalau perempuan di sebelah utara
imamnya nanti di pinggul berarti
kepalanya perempuan di kanan Imam tapi
kalau laki-laki dipisah dibalik Imam
kepalanya di selatan imamnya di lurus
bahu ya lurus bahu Nggih dan kepalanya
ada di kiri Imam tapi ingat ini gak
wajib jadi Umpama ada orang salat imam
salat di sini ya boleh di tengah juga
boleh gak wajib Tapi kalau pengin yang
sunah yang seperti itu paham Nggih pun
ini terkait tentang posisi
jemaah
lanjut sunah salat jenazah itu sunah di
masjid meskipun boleh di luar
masjid kalau salat jenazah itu minimal
safnya tiga
Kenapa kok salat jenazah minimal safnya
tiga karena ada hadis rasulullah
mengatakan Ma Min muslimin yamutu
fayusoli alaihiatufuf
illa gufir lahu orang yang salat orang
yang meninggal kemudian yang mensalati
tiga
saf maka orang yang mensalati tiga saf
Ini kata Rasulullah S Alaihi Wasallam
dosanya dimaafkan makanya nanti kalau
bisa salat jenazah itu safnya tiga Pak
safnya tiga Imam minimal Nggih bisa
lebih Imam makmum makmum
tiga saf pun meskipun nanti ada
perbedaan pendapat Pak kalau ikut Ibnu
Hajar itu begini Ibnu Hajar kalau Ibnu
Hajar Ibnu Hajar itu ini Ibnu Hajar
Nggih
tiga saf itu
berlaku itu kalau jumlahnya enam ke atas
jemaahnya pak jadi Umpama jemahnya enam
Maka kalau jamaahjamaah enam itu satu
ini
Imam ini makmum bisa
tiga ini makmum
dua jadi kalau yang salat enam Maka
statusnya Imam
satu di belakang Imam tiga gak usah
difulkan Karena beda dengan salat jamaah
paham ngih kemudian setelah makmum yang
kedua di belakangnya dua ini kalau Ibnu
Hajar tapi kalau Ibnu Hajar mengatakan
kalau kurang dari en lima Umpama lima
maka kata Ibnu Hajar kalau lima yang
salat musolinya
lima maka Cukup dua saf ini Ibnu Hajar
Bagaimana caranya ini
Imam ini
makmum paham ngih Jadi kalau salatnya
kurang dari enam itu ya seperti ini
apalagi 3 du itu seperti ini
pun satu nomor dua ini Im Imam Ramli Pak
kalau Imam Ramli begini Pak kalau Imam
Romli pokok berapa pun yang salat safnya
harus tiga
karena hadisnya mengatakan tiga saf
tidak bicara
jumlah yang banyak di Indonesia itu ikut
yang ini pak kalau lima begini tapi
kalau ikut Imam Romli maka pokok Tiga
Jadi kalau jemaahnya itu adalah safnya
cuma orang tiga maka salatnya Jejer Pak
ini Kal ng kalau tiga saf itu begini
berarti kalau Imam Romli ini Imam Romli
Nggih Imam Romli
Umpama yang salat
orang Maka kalau tiga orang kalau Imam
Romli ini
Imam ini
makmum
ini Mak mum jadi Jajar gitu Pak baris
ini Mami karena hadisnya bicara disalati
tiga saf tidak disalati lebih Makanya
kalau saya ya Ee terserah jenangan milih
yang mana Tapi kalau saya sih lebih
cenderung kepada Imam Romli tapi
meskipun pendapat Meskipun banyak yang
ikut yang ini pun kalau tiga orang maka
Jejer satu-satu Pak satu Imam satu
makmum satu lagi makmum tapi kayak gini
Enggak enggak lumrah Nggih enggak lumrah
enggak lumrah Kalau empat kalau empat
kata Imam Ramli Pak kalau empat saf
pertama imam dan makmum saf kedua makmum
saf kedua makmum saf ketiga makmum Jadi
kalau empat begini Pak Ini kalau empat
orang
Nggih ini Enggak normal gak gak biasalah
ini
Imam makmum yang pertama sejajar dengan
Imam Pak ini
makmum sejajar tapi ngih ndak boleh
depan l Nggih sejajar pun kemudian
berarti kan kurang dua yang dua di sini
pak satu dua ini ini
makmum
ini
makmum paham ngih pun kalau lima kalau
lima ini lima orang ini lima
orang kalau lima orang kaidahnya coba
yang lihat saf pertama imam dan makmum
kedua makmum dua ketiga makmum dua jadi
kalau lima sama dengan yang keempat Pak
ini Imam
ini makmum ini Imam ini makmum sok kedua
dua orang lagi pak dua dua ini makmum
semua saf ketiga oh Sebentar bentar yang
kalau lima orang saf pertama imam dan
satu makmum
kedua makmum kedua makmum Oh ini keempat
ini keliru saya keliru ini jadi kalau
yang keempat itu seperti ini yang kedua
itu langsung Pak begini Pak kalau ini
keliru saya ee ah kedua begini kalau
kalau lima begini
Pak ini
makmum ini ngih ini makmum Imam makmum
makmum ini lima pun kalau
enam kalau enam saf pertama Imam saf
kedua tig saf kedua makmum ini kalau
en ini Imam ini makmum
ini makmum
dua Kalau lebih dari en usahakan bisa
jadi empat paham Nggih contoh Kalau
lebih enam tuuh orang Mama tujuh orang
di sini tujuh
orang maka ini
Imam
satu makmum
dua makmum saf
ketiga
makmum saf
keempat paham Nggih karena paling
sedikitnya saf itu
dua pun mek bingung wis pokok salat Pak
sampean mek bingung kok bingung Ustaz
wis pokok salat cukup tapi kalau jenan
pengin yang bagus ya kayak tadi itu jadi
usahakan pokok intinya sampan
ingat-ingat jadi tiga Sof minimal ngih
jadif minimal tak k bingungk bingung wis
pokok
salat salat dan intinya dijadikan
F pun
lanjut kemudian
ah sebentar
ini ketentuan lagi sunah mempercepat
salat kecuali menunggu Wali mayit jadi
kalau bisa Pak salat itu dipercepatak
mayat itu pelaksanaan prosesi sampai
bumikan itu semakin cepat semakin baik
kecuali yang ditunggu walinya contoh
anaknya meninggal nunggu bapaknya karena
bapaknya walinya dia ini pun dengan
catatan kalau tidak
dikhawatirkan jenazahnya berubah ya
kalau sekiranya Umpama orang tuanya
Kalimantan ngenteni sedino orang Dino
ping tiketnya dilai Pak wis Oja dienteni
wis salat engkok ae salat di rumahnya
apa salat di kuburannya paham Nggih
kalau dikhawatirkan terlalu lama wis
salat dulu kan aja kasihan Pak tapi
Kalau umpama yang meninggal orang pas
orang Surabaya nunggu keluarga Surabaya
nunggu keluarga Pasuruan nunggu keluarga
Gersik Itu kan mungkin cuma butuh waktu
1 jam 2 jam itu ditunggu gak apa-apa
tapi Kalau umpama Kalimantan Papua
sekiranya mayatnya ini kemudian bisa
berubah mending dipercepat pun yang
terakhir tentang Ketentuan salat jenazah
sunah menunggu jemaah banyak kalau bisa
B diharapkan ojo cepat-cepat Pak
jenengan umumkan kalau di Pasuruan
Surabaya itu beda dengan Pasuruan Pak
kalau Pasuruan itu begini Pak di di apa
namanya di rawat Nggih setelah dirawat
masuk rumah masuk masjid kalau di NU
masjid NU biasanya diumumkan di masjid
dihidupkan suaranya baca Yasin sama baca
tahlil Apa tujuannya celuk-celuk supaya
sing durung Ero dangdang berangkat
dikasih Jedah dengan membaca Yasin dan
tahlil sehingga nanti nunggu jemah
banyak kenapa karena ada hadis
rasulullah mengatakan orang yang salat
salatnya kemudian dihadiri oleh 40 orang
dihadiri oleh 40 orang ini yang kemudian
oleh rasulah su Alaihi Wasallam
dikatakan orang ini dapat keistimewaan
yang luar biasa paham Nggih
pun tapi kalau enggak bisa ditunggu y
wis wong sak Kompleks sak sing teko y
wis iku-iku tok Ustaz gak usah dienteni
tapi kalau masih bisa ada ditunggu ya
ditunggu tapi kalau di Surabaya itu saya
lihat Surabaya itu yang lama persiapan
di rumah nanti masuk masjid itu langsung
salat saya sering di Surabaya itu enggak
nututi Salat Kenapa karena saya baru
tahu sudah capampai Masjid itu ketika
sudah salat n tapi ada plus minusnya Ya
tapi kalau saya sih lebih setuju di
budaya daerah saya Pasuruan jadi masuk
masjid sambil nunggu jamaah ituac baca
Yasin sama tahlil kalau orang NU sambil
nunggu yang lain
pun rukun salat jenazah rukun salat
jenazah itu cuma empat satu Takbiratul
Ihram sama niat kalau niat yang kita ada
usoli ala hadal mayiti kalau mayitnya di
depan kalau laki-laki kalau perempuan
ala hadil mayyitati fadon lillahi taala
yang penting waktu takbir sampean salat
ngomong ya Allah saya niat salat jenazah
yang di depan saya fardu Karena Allah
kalau salat gaib kalau salat gaib
jenengan mau salat gaib maka salat gaib
ini kalau jenengan tahu namanya
disebutkan Pak usolli ala Muhammad
alghaibi saya mensalati jenazahnya
Muhammad yang gaib lillahi taala tapi
kalau jenengan gak tahu contoh Palestina
kan gak tahu satu-satu maka jenengan
bisa kalau jadi makmum tinggal salat
usoli ala Man Sha alaihil Imam saya niat
salat yang disalati Imam imamnya nanti
niatnya
bisa saya niat kepada salatnya orang
yang gaib yang sah salatnya orang-orang
Palestina itu seperti itu ini niatnya
setelah itu kemudian baca Fatihah sunah
bacaubillah takbir kedua baca selawat
bisa paling sedikit
allahummaid Muhammad cukup tapi kalau
paling sempurna sama dengan salat ketika
kita tahiat Allahumma Sholi Ala
Sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina
muhammad Kama shaita Ala Sayyidina
Ibrahim sampai selesai yang ketiga
takbir setelah takbir minimal baca doa
allahummagfirlahu kalau laki-laki
allahummfirlaha kalau perempuan tapi
kalau pengin sempurna ya pakai ini
allahumfirlahu warhamhu waafi wafuhu
waakrim nuzulahu Wa mahu wilhu Bil
maalji Wal seterusnya kemudian
keempat takbir langsung salam jadi yang
keempat itu gak usah baca doa gak
apa-apa Allahu akbar langsung salam cuma
Biasanya kalau di Indonesia sebelum
salam ditambah Doa apa doanya ini tapi
nak wajib ini Nggih Allahumma la
tahrimna ajru w tatinna ba'dahu wfana
walahu tapi nak wajib jadi Kalau umpama
jenengan pernah lihat ada orang salat
jenazah takbir keempat Allahu akbar
langsung Asalamualaikum asalamualaikum
Ya wis gak Poo karena doanya ini gak nak
wajib paham Nggih
pun masuk kuburan Pak Nah sekarang masuk
kuburan
ini kalau praktik enak kalau masuk
kuburan saya percepat ini waktunya mepet
masuk
kuburan satu tidak saya sebutkan
dalil-dalilnya posisi kepala mayit di
depan jadi kalau bisa salat Jen waktu di
bawah keranda itu kepalanya di depan
wanita makruh ngantar jenazah
kalau aman makruh tapi kalau terjadi
fitnah bisa haram paham
ngih kemudian
sunah kalau jenazah itu sunah yang
ngantar itu mikir-mikir mati pak OJ
mikir liane Pak wong salat jenazah mikir
koy sing nyelawat wedok-wedok ayu-ayu
tambah Eling mati
sampean Tafakur jadi kita selama itu
ngingat-ingat Andaikan kita seperti ini
bagaimana gitu loh Pak kemudian berjalan
di depan jenazah lebih utama jadi salat
jenazah itu Pak pengiringnya Itu
sunahnya di depan jangan di belakang
paham Nggih sunahnya tapi sunah Nggih di
belakang gak apa-apa tapi sunahnya
memang jalan di depan
on sunah berdiri jika melihat jenazah
Pak jenengan Umpama ndak ikut ke kuburan
kok depan rumah jenengan ada jenazah
sunah jenengan berdiri menghormati
paham ngih
pun liang lahat Liang lahad ini dalam
liang lahad minimal bisa menutupi baunya
mayit mencegah gangguan binatang buas
gak ada ketentuan pokok dikubur
sekiranya nanti Andaikan bau ndak
sampai bau keluar nomor dua hewan-hewan
buas itu sulit untuk mengambil itu
minimalnya Pak yang baik menurut Imam
Riah sekitar 160 C Berarti sekitar
1,5 m lebih Nggih 1,6 M dalamnya kalau
imam nawawi 2 M tergantung daerahnya Pak
kalau tanahnya apa alot yo ya wis 1,6
wis cukup pak bila tanahnya tidak mudah
longsor Yang Afdal dibuatkan liang Landa
liang Landa itu yang gini Pak yang
biasanya ada cekungan itu Pak ahah
cekungan itu landaknya itu gak wajib
Nggih kalau bisa ya seperti itu tapi kan
tergantung tanah juga kalau tanahnya
longsor kan gak bisa dibuat kalau tanah
liat itu masih bisa dibuat kayak
gitu sebelum masuk liang lahad siapkan
potongan papan atau bambu 70 cm cukupnya
Buat beberapa bantalan dari tanah yang
ada dikai bantal mayatnya Pak dari tanah
lihat dipadatkan bentuk bulat-bulat
dibacakan surah al-qadar sebanyak tuuh
kali jadi ee bantalannya itu dibaca inna
anzalnahu F lailatul qadar tu
kali Letakkan keranda di bagian kaki
pada lubang Selatan masuk mayit yang
kemudian bertugas meneria mayit di tiang
lahad laki-laki Pak kalau
bisa jumlahnya sebaiknya ganjil biasanya
tiga Nggih ini tiga biasanya mek siji
Saken Pak enggak kuat Pak loro yo Rodo
abot tergantung mayit Nggih peletakan
mayit nanti ada videonya nanti kita
perlama nonton videonya ini saya
percepat kaidahnya ni saja peletakan
mayit mayit di hadapan kiblat jadi agak
ya tidur miring kanan Nggih tidur miring
kananap kiblat semua ikatan sunah
dilepas sunah dilepas
Pak kemudian pipi ditempelkan ke tanah
agak dibuka kepala mayat diangkat Nah
tadi kan ada bantalan apa tanah itu pak
itu dijadikan bantalannya Pak untuk
kepala mayitnya wajah dan kaki
disandarkan ke dinding posisi seperti
mauru rukuk tubuh mayit diberi penyangga
dari bantalan tanah supaya enggak jatuh
nah ketentuan lain sunah memacang batu
nisan pada bagian kepala dan kaki makruh
dikasih nama pak kecuali namanya ulama
Pak karena ada satu ulama itu mengatakan
membaca nama mayat itu yuritul faakro
menyebutkan menjadikan fakir loh kalau
dikasih nama jenenge wong delok nak
diwoco ituu kan gak enak
tapi ya kebanyakan kita dikasih nama
tapi gak apa-apa sebenarnya makruh cuma
makruh aja kalau gak dikasih nama
takutnya lali kuburan
bapakku sunahnya and sunah meninggikan
tanah kuburan sejengkal meretakan bagian
atasnya sunah menaburkan bunga segar
rasulullahhi wasam itu menaburkan
pelepah kurma kalau di Arab kan gak ada
bunga kalau kita bunga
tuj sunah menyiamkan air dingin dan
boleh dicampur sedikit air Awar agak
wangi meskipun basah nah
ini enggak ada suaranya ya harusnya ada
suaranya ini Nah coba lihat ini jangan
lihat ini pengiringnya Kan di depan Pak
jenazahnya di
belakang t kene sing banter iku jenazahe
Pak koy kesusu-kesusu He tapi enggak
apa-apa Tapi ini cuma bicara yang lebih
baik Andaikan di belakang pun ya gak
apa-apa tapi yang lebih baik jenazahnya
di
belakang kalau saya lihat di Surabaya
itu May itu balapan banter sing Godak
iku sampai
kewalahan
Nah iya banter mek ngene kan gak iso
banter Pak karena di depan kan banyak p
gak
bant jenazah ya Nah ini yang tadi saya
katakan apa liang lahad itu ng liang
lahad itu Tapi ini tergantung Tanah ini
tanahnya kalau tapi tanah Indonesia
rata-rata masih bisa padat Kana tapi
kalau tanah-tanah di Arab yang lumpur
apa yang pasir itu ya agak sulit Pak ini
ee kuburannya ya gak usah kaget Pak Ini
masa depan kita ya di sini pak rumah
sampean sak megah apapun Ya nanti masa
depan kita di sini gak usah gak usah
bingung jenengan yang sekarang gak punya
rumah ini yang tadi saya katakan
bantalan I kerasan Pak semuanya pasti
akan kerasan di sini tergantung amal
masing-masing
Pak sing balik engak sing ngersulong
ng ini yang tadi
Eh lihatnya lag
kayaknya gak usah dipercepat kalau
dipercepat itu agak anu
pak eror tak percepat Jan saksikan aja
wis AMB
mengangen-ngangen ngangen-ngangen itu
kok
gak ini kok dari tadi kok anu terus
itu
Nah pas gak takaktik agak eror nanti
tiga
ada yang pernah ngalami seperti ini pak
ngalami nompone duk ngalami mlebun Pak
belum Kalau
ngalami ngalami nompone Maksud saya
itu keluargaih saya juga pernah ngalami
dua kali Eh tiga kali saya Abah saya
Paman sama
mertua tiga
kali kiblatadi miring
kanan tidur miring kanan nah agak
sedikit kayak orang rukuk tapi enggak
enggak terlalu bungkuk Pak enggak
terlalu bungkuk Nggih itu kan agak
sedikit
rukuk nah ini yang tadi saya katakan
dikasih pengganjal supaya enggak jatuh
sama bantalan Itu bantalannya tadi nah
bantalan dikasih
bantalan bentalan bulat-bulat
nah ini
bantalannya nah dikasih
penyangga supaya enggak
jatuh ya liang lahad itu sunah kalau
memang tanahnya bisa sunah
Iya kalau Kak gitu wajib dikuras kalau
enggak bisa ya wis ya
sebisanya ya tetap dimasukkan
pakcemplung S akan Pak cemplungnya
langsung dikubur ya sakan ya tetap
ngadapkan kiblat gitu kalau bisa
anu tadi sudah ya Kelihatan
ikatan-ikatan dilepas
Nggih ngih k baru azan diazani
ini Syafii
diazani gak usah ingat film Tali
Pocong nanti dicri dicuri
tnya ini yang tadi saya katakan bisa
bambu bisa kayu Kalau ini kan kayu papan
ng kayu papan ada yang beberapa itu yang
pakai
bambu ngih tergantung daerahnya Pak
banyak bambunya kalau Surabaya pakai
bambu repot Pak nak bambu Pak tapi kalau
di desa yang banyak
bambu sini ya pakai papan lebih gampang
golek
papan papan palet kan kenekan
paletet ini lagak bisa
di I
Eman
jatius tapi gak apa-apa sebenarnya gak
apa-apa
berarti rumah kita Cuma segini nih pak
wis segini Wis Lah ditutup sudah itu Tok
Gak lebih dari ini rumah kita nanti masa
depan kita tidakak Rei dari
ini makanya kita bersyukur Pak antara
kita dengan orang kaya itu nanti kalau
mati sama Pak Gak ada
perbedaan kalau jenengan pengin menyamai
orang kaya itu terakhir ya ngenteni mati
podook matine rumahnya tetap sama
[Musik]
dikubur tadi
apa Iya tadi saya katakan sunahnya Mang
gakama supaya enggak dibaca Pak karena
ada ada satu satu keterangan itu senang
baca nisan
itu Tapi kalau orang lihat nisan tulisan
kan pasti
diwoco tapi kalau kita kadang-kadang
kalau enggak dikasih
tulisan lupa tempatnya ya tapi saya
katakan tadi kan tidak haram hanya
makruh dikasih tulisan kecuali yang
memang ee makam-makamnya
ulama yang memang
diziarahi ini yang saya katakan dikasih
bunga disiram air airnya bisa dikasih
minyak wangi biar
segar juga gak
masalah n ini kalau Nu ya Imam
Syafi'i yang hadir
berdiri sing moco Talkin Duduk kalau di
Indonesia Kalau desa n Pak sing
mengantter dintene ambek rokokan dene
rokokan engok mene Mari baru ngad
ini sunah dibacakan anu min
khqnakum terus kemudian dianukan ke situ
tiga
kali Nah ini yang kemudian
ee enggak ada suaranya sih ada
suaranya ini selesai Talkin
selesai sudah
masih
adaak
P prakk
jadi bacakan Yasin kalau jenengan mau
bacakan Yasin ya Monggo nah ini yang
tadi saya katakan Pak Nah ini orang yang
enggak nututi Salat bisa salat di depan
kubur ini kan tadi jadi kalau lebih dari
enam itu kalau bisa jadi empat ini kan
tiga satu Imam dua makmum dua makmum dua
makmum ini kan tujuh contoh yang tujuh
Pak jadi Kalau jenengan umpama ndak
nututi salat wis nututi di kuburan ya
sudah salat jenazahnya di atas kuburanak
apa gak apa-apa Rasulullah itu pernah
salat jenazah di atas kuburan Pak
Rasulullah itu kasusnya itu ada kasus
perempuan yang biasa nyapu-nyapu
masjid perempuan yang biasa nyapu-nyapu
masjid ketika wafat Rasulullah gak
dikasih tahu maka beliau Kemudian datang
ke makamnya dan beliau salat di atas
makam paham Nggih J suatu ketika Umpama
jenengan gak nututi ya salat di atas
makam kalau jemah ya kayak ketentuan
salat jamaah yang tadi itu Pak tadi saya
lihat di videonya sandal dilepas paham
kenapa dilepas alasannya tadi karena
kalau dipakai bagian bawah ini najis
maka gak sah berarti kan makai najis
tapi kalau dilepas jadi alas bagian
bawah najis bagian atas Suci gak masalah
paham
Nggih Wis ini sebenarnya sudah selesai
terkait masalah
jenazah waktunya sudah ini Pak
Sebenarnya masih ada beberapa hal lain
yang tapi gak usah tapi gak terlalu
penting sih Pak Termasuk nanti begini
Pak kalau ada orang nemu
potongan bukan potongan kayin Pak bukan
Oh ituu habis nyuri itu berarti potongan
tubuh ada orang nemu tangan nemu kepala
itu wajib dirawat sebagaimana merawat
mayat paham
Nggih Nah itu ini
P kalau orangnya hidup sunah dibungkus
kain tapi kalau orangnya meninggal sama
dengan mengurus jenazah Pak dia
dimandikan dikafani disalati dikubur
paham Nggih jadi maam panjenengan suatu
ketika nemu tangan Ngono pak tangane
tangane wong mati tangane wong urif gak
usah disalati tangane wong mati maka ya
sama dengan orang mati paham
Nggih ya gak cukup dilaporkan Pak
dirawat Pak takut setelah di anu
langsung dikubur Pak Ini Pak contoh oh
nak ini anu
ya gak nak ini sudah tadi
kayaknya ini sudah kayaknya Oh yang
tangan Oh sudah berarti potongan tangan
t tadi sudah saya jelaskan tentang
potongan tangan pun saya kira cukup pak
waktunya juga sudah siang
sama Pak sama sama dengan ngerawat
mayat Oh kalau kalau enggak tahu ya
pokok ya wis niat karena niatnya kan
mayat Ini a Pak mayat ini gitu aja Wi
kan ini kan laki bisa laki bisa
perempuan mayat ini gitu aja Pak tapi
Anyar Biasa ketoro Pak Lanang tanang
Lanang t wedok pasti ketor wed rok mulus
wedok rodok kasar keker itu berarti
Lanang sing repot iku tanang Lanang tapi
koy wedok iku sing
repot gitu Nggih pun ada yang tanya
kalau enggak ada saya anggap cukup oke
Monggo
Monggo Asalamualaikum warahmatullah
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmatullahi
wabarakatuh biasanya hitungan itu saya -
kira hanya makmum
ganjilan
S
engih betul anu nopo tergantung
jumlah kalau enam ke bawah tiga saf itu
dengan
Imam tapi kalau lebih dari enam Maka
tiga saf itu selain
Imam tujuh itu berarti kan
bisa Imam makmum 2 2 2 tapi kalau enam
itu ngak bisa dijadikan empat saf Kenapa
karena nanti ada yang satu Imam satu
orang paham Nggih Makanya kalau itu enam
ke bawah 6 5 4 3 itu hitungan tiga saf
sama Imam paham Nggih nah Contohnya
kayak tadi niku tapi kalau tujuh ke atas
itu bisa tiga selain Imam berarti dengan
Imam empat ngen Nggih ada lagi Monggo
Nggih Monggo
Monggo asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmatullahi
wabarakatuh semua kebaikan-kebaikan itu
itu ditunjukkan untuk yang meninggal
atau yang
misalkan kita melakukan jatnya Nah
inibaikan untuk yang meninggal
atau kemudian ketika ada jenazah itu
tidak
disolatkan
konsekuensinya kepada yang D kepada yang
Pak Bun Pak Nggih yang pertama
sunah-sunah itu ada yang kemudian itu
ada pengaruhnya kepada jenazah contoh
sunah memperbanyak yang salat itu ada
pengaruhnya ke jenazah karena semakin
banyak yang mendoakan maka semakin baik
contoh dijadikan tiga saf itu
pengaruhnya juga ke jenazah karena ada
hadis orang yang disalati
tiga saf maka akan diampuni itu kan
kaitannya dengan jenazah ada sunah-sunah
itu itu yang kaitannya dengan yang
melakukan contoh sebelum salat siwakan
itu kan keutamaan untuk Kita paham Nggih
jadi ada sunah-sunah yang pengaruhnya
kepada jenazah ada sunah-sunah yang
pengaruhnya kepada yang
melakukan yang pertama yang kedua orang
yang tidak
disalati kalau dia tidak
disalati maka pengaruhnya yang pertama
adalah kepada ada yang hidup karena
mensalati merawat itu fardu kifayah Jadi
kalau tidak ada yang melakukan semuanya
dosa meskipun salat jenazah juga ada
pengaruhnya kepada yang disalati paham
Nggih karena salat jenazah itu mendoakan
jadi ada yang memang dua pak ya kayak
salat jenazah itu yang disalati juga
pengaruh karena itu doa yang mensalati
juga pengaruh kalau itu tidak dilakukan
maka termasuk semuanya nya dosa gitu
Nggih Ben kecuali begini Pak
menangis menangisi mayat itu bisa
pengaruh ke jenazah bisa tidak pengaruh
pendapat kuat menangis si mayat yang
penting mayatnya ndak
wasiat kecuali wasiat kalau wasiat
pengaruh ke mayat contoh begini nak nek
Bapak mati ngundango wong sak kampung
kok nangis kok ono duit R Sewan
ini yang kemudian pengaruh ke mayat
haram dan mayatnya nanti akan di oleh
ada satu Hadis yang kemudian akan
dipertanggungjawabkan tapi kalau mayat
gak pernah pesan tapi jenenge anak
nangis-nangis ini gak pengaruh kepada
mayat paham Nggih ada beberapa seperti
itu Pak ada lagi kalau gak ada saya
anggap cukup
ee Permisi Ustaz ini ada pertanyaan dari
chat YouTube atas nama Pak pukus budwan
apakah kaki mayat itu menempel ke tanah
cuman itu aja
ngok kalau yang tadi Pak mayat itu tidak
nempel ke tanah dengan artian masih ada
kafan paham ngih k yang dimaksud adalah
mayat tubuhnya maka gak nempel karena
ada kafan kecuali tadi bagian
pipi bagianipi tapi selain itu tetap di
kafan di kain kafan tapi kalau dimaksud
mayat nempel itu adalah dengan kafannya
ya nempel tapi kalau yang dimaksud
adalah tubuhnya yang nempel hanya tadi
itu Pipi itu sunah dibuka diletakkan di
bantalan tadi itu Pak yang di anu itu
gitu Nggih Saya kira cukup cukup Nggih
cukup Semoga menjadi ilmu manfaat
Barokah Semoga kita oleh Allah Andaikan
wafat ditakdirkan wafat dalam kondisi
Husnul Khatimah amin ya rabbal alamin
Bismillahirrahmanirrahim
alhamdulillahirabbil alamin Allahumma
shalli wasallim Ala sayidina Muhammad
allahimamana waimna
manabanaubana
baitana wblana madunka Rahmah inaka
Antal wahabbana hablana
azwaja
[Musik]
quun
imbaun
[Musik]
amdulillahilamtihah ini yang bisa saya
sampaikan kurang lebihnya saya mohon
mafhakallaham
wasalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
Waalaikumsalam warakatuh Terima kasih
demikianlah tadi kajian ASN mengaji
fikih pengurusan jenazah episode keempat
yang
terakhir dari awal hingga akhir episode
keempat Apabila ada kurang dan lebihnya
mohon maaf akhirul kalam wasalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:05:19 UTC
Categories
Manage