ASN Mengaji Seri 2 | 2025 - Fiqih Pengurusan Jenazah (Eps. 04)
IMIAxK2Dz-c • 2025-01-22
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id salat zuhur masjid Alhuda bpsdm Provinsi Jawa Timur yang kami hormati pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah subhanahu wa taala yang mana pada kesempatan siang hari ini kita masih diberi kesehatan kekuatan sehingga dapat melaksanakan salat zuhur berjamaah sekaligus mengikuti kajian ASN mengaji yang pada siang hari ini sudah memas i seri 2 episode 4 terakhir tentang fikih pengurusan jenazah kedua kalinya selawat serta salam marilah kita haturkan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad sallallahu alaihi wasallam yang telah memberi bimbingan panduan kepada kita semua berupa agama Islam para jemaah salat zuhur masjid Alhuda yang dirahmati Allah subhanahu wa taala marilah kita ikuti bersama kajian ASN mengaji pada siang hari ini dengan tema fikih pengurusan jenazah yang akan disampaikan oleh K.H Faid faizin kepada beliaunya kami persilakan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam alhamdulillahiabbil alamin wasatu wasalamu ala sayyidil mursalin sayidina Muhammadin waa Al ana innaka antalimul Hakim allahumah Al futuhalifin walanajikal Karim birahmatika ya arhamarahiminbisohliri amq ba para jemaah yang saya hormati Alhamdulillah kita oleh Allah masih diberikan nikmat sehat walafiah sehingga kita bisa berkumpul di masjid yang Insyaallah penuh barokah ini semoga setiap langkah kita menuju masjid ini menjadi penggugur dosa-dosa kita menjadi peningkat derajat kita dan semoga Allah subhanahu wa taala selalu memudahkan setiap langkah kita menuju surganya Allah Allah subhanahu wa taala amin ya rabbal alamin para jemaah kita akan melanjutkan kajian tentang enggak muncul kubur ng sekarang kita sudah sampai [Musik] di mensalati kemarin terakhir itu mengkafani nggih mengkafani ya mengkafani Nggih terakhir Insyaallah kita hari ini akan fokus untuk mensalati mayit Nah kita akan fokus hari ini tentang salat jenazah salat jenazah itu nanti ada dua ada salat jenazah itu yang jenazahnya hadir ada yang jenazahnya ghaib salat jenazah itu yang pertama jenazahnya hadir artinya salat jenazah mayitnya di depan kita itu namanya salat jenazah hadir salat jenazah hadir ini berlaku untuk jenazah yang ada di tempat yang kita masih bisa mendengar suara azan Jadi kalau jenengan satu kampung ada yang meninggal jenengan bisa mendengar azan dan jenengan termasuk warga yang wajib salat Jumat di situ Maka jenengan kalau mau salat jenazah Wajib datang salat di depannya ndak boleh salat gaib di dari dari rumah paham Nggih ini namanya salat jenazah yang hadir ada yang kedua salat jenazah Kok anu ngih ada yang kedua salat jenazah yang gaib salat jenazah yang gaib itu artinya adalah salat jenazah yang jenazahnya nya tidak ada di depan kita kita salat jenazah warga Palestina itu kan gak ada di tempat kita kita salat jenazah orang yang ada di Jakarta itu namanya jenazah yang gaib atau tidak harus jauh kita jenazah orang Surabaya jenazah orang Pasuruan itu juga boleh orang Sidoarjo boleh paham Nggih nah jenazah gaib itu kata ulama batasnya adalah di tempat yang tidak terdengar suara azan jadi Umpama kita beda Desa 2 3 4 Desa sini paling dekat pundingih Benowo Benowo itu kan masih bisa kita salat gaib pun satu atau ada orang meskipun satu desa tapi kesulitan datang contoh ada orang tua mau datang ke masjid itu sudah enggak bisa dan ada tetangganya yang meninggal maka orang tua ini yang tidak bisa hadir ke tempat itu boleh salat jenazah dari rumah namanya salat jenazah gaif atau contoh kayak kemarin waktu covid jenengan waktu covid itu bisa salat jenazah gak meskipun tetangga panggilpinggil rumah kan itu e itulah Kemudian ada beberapa ulama memperbolehkan untuk melakukan salat jenazah kalau kita kesulitan hadir baik karena enggak mampu atau karena uzur lain paham Nggih makanya dalam kitabana dikatakan Wal muttajah analabar almyaqqoh waamuha faituyaqq hudur walau fil Balad likibariha wahwihatin wahwiha shohat waitula wau khijar lamha kata kitabi Ana pendapat yang kuat orang bisa salat gaib itu adalah tergantung sulit atau tidak sulitnya hadir meskipun satu kampung meskipun satu gang kalau kita kesulitan contoh kita tua ada orang yang lumpuh ndak bisa datang maka dia bisa salat jenazah gaib atau kasusnya kayak kemarin covid itu boleh salat jenazah gaib pun para jemah yang saya hormati ketentuan salat jenazah satu syaratnya sama dengan salat harus suci dari hadas harus suci dari najis dan harus berdiri makanya orang salat jenazah itu jenengan pernah lihat orang salat jenazah ketika full ada yang salat di depan masjid itu biasanya kalau pakai sandal sandalnya dilepas kalau pakai sepatu sepatunya dilepas kemudian diinjak pertanyaan saya Kenapa harus dilepas ada yang tahu ohah ini nanti di bab salat orang pakai salat Saya pakai baju kalau baju ini saya pakai baju saya suci Tapi baju saya ini ada satu benang yang benang ini kemudian nyambung 1 M atau 2 m di ujungnya kena najis karena ini saya pakai maka salat saya enggak sah karena nyambung dengan najis paham Nggih Jan punya surban surbannya dikalungkan surbannya panjang ujung surban itu di depan sana yang Jung kena najis karena dipakai gak sah ini beda dengan sajadah Saya salat pakai sajadah kalau saya salat pakai sajada yang penting waktu saya salat tidak ada yang nempel di najis contoh ada orang salat jenazah e ada orang salat di sajadah begini ini sajadah saya kasih contoh biar gampang ini sajadah Umpama segini ini ada kotoran ini ada kotoran ada orang salat di atas sejadah kakinya di sini kan gak nempel waktu dia sujud kepalanya ada di sini kepalanya kemudian tangannya di sini berarti kan selama dia salat kan gak nempel ke Najis sama sekali paham Nggih Maka kalau ini saja ada sah tapi kalau dipakai gak sah paham Nggih tapi kalau jadi Sajad diinjak itu yang penting kaki kita ini kaki kita ndak nempel ke najisnya ini tangan kita waktu sujud juga ini tangan ndak nempel ke najisnya ini kepala kita waktu sujud ini kepala nak nempel ke najis sah contoh kedua ini saja ada sajadanya bagian bawah najis ini Sajad ini suci Tapi bagian belakangnya Ini bagian Bawahnya ini ini najis yang penting waktu kita nginjek yang kita injek bagian atas dan itu suci maka salatnya sah meskipun bagian bawah najis paham Nggih Karena itulah kalau jenengan pakai sepatu atau pakai sandal kalau dipakai itu kan berarti makan Jadi kalau dipakai karena nyambung kalau bagian bawahnya najis maka gak sah karena itulah kalau jenengan mau salat jenazah kata ulama suruh lepas setelah dilepas diinjek Kenapa karena yang potensi najis itu kan bagian bawah bagian atas Suci jadi ketika diinjek itu sama dengan nginjek sajadah yang ini Suci meskipun bagian bawahnya najis paham Nggih Itulah kenapa salat jenazah itu kalau jenengan gak bisa di masjid ada di depan itu sajadahnya kalau enggak ada sajadah jangan bisa pakai sepatu jangan bisa pakai sandal tapi sandal dan sepatunya dilepas diinjak karena bagian atasnya Suci bagian bawah najis karena syarat salat jenazah satu harus Suci punya wudu punya Ee tidak ee suci dari hadas kecil hadas besar dan juga suci dari najis pun yang kedua dua mayat yang sudah bisa disalati jenazah harus mayat yang sudah suci dan benda yang nyambung dengan mayat itu juga harus Suci makanya saya kemarin sampaikan kalau ada mayat kemudian masih nunggu orang masih mau nunggu dikuburkan besok usahakan malam itu sudah disucikan sudah dimandikan sudah disujukan Kenapa takut sudah ada orang yang pengin salat bisa langsung salat karena syaratnya salat jenazah mayatnya harus sudah dibandikan harus suci dari najis kasus kedua kalau ada mayat sudah dimandikan ketika mau dibawa ke masjid Kok kemudian biasanya adaama itu yang belum tuntas karena belum tuntas akhirnya apa mau dibawa ke kamar mau dibawa ke masjid ngapunten kotorannya keluar lagi pahamih maka mayat yang seperti ini mayat yang seperti ini tidak usah disalati lagi karena eh tidak usah dimandikan karena sudah mandi yang penting apa disucikan kotorannya pakai pakaian yang juga suci baru dibawa ke masjid karena syarat mayat bisa salat jenazah harus Suci baik sudah dimandikan nomor dua suci dari najis dan semua yang nempel itu juga harus suci dari najis Makanya kalau saya anjurkan Kalau umpama antara mayat mau dimandikan Selesai mandikan dengan mau disalati ada jeda kalau bisa jangan langsung di kafani Kenapa khaatir wis dikafani rapi wis wangi kate digaw masjid keluar kotoran lagi kan harus disucikan ulang paham Nggih Makanya kalau bisa kain kafan itu nanti terakhir menjelang dibawa ke masjid untuk disalati paham Nggih meskipun n jenengan setelah dimandikan meskipun ya sunahnya orang mensalati jenazah itu setelah dikafani sunahnya setelah dikafani tapi tidak menjadi kewajiban Cuma kalau ada Jedah ya kalau ada Jedah itu memang resikonya ya itu Jadi kalau ada yang najis itu kan harus disucikan ulang kan wis Kadung tuku Iya kafane tuku maneng kan ruet maneng paham Nggih pun dalam kitab fthul Muin dikatakan wasurit Laha taqodumu thhri disyaratkan harus Suci mayatnya Ail mayit Beliau mengatakan Fain waq biufrotin Bahrin watadaro ikhjuhu wuhruhu lam Yusa Alaihi Alal mabad kalau ada mayat masuk ke lubang ndak bisa diambil ada mayat kemudian kena runtuh-runtuhan ndak bisa diambil butuh proses lama ada mayat tenggelam ke dalam samudera dan tidak bisa dicari ada mayat yang kayak anaknya Pak Ridwan Kamil kelinyut itu kan proses nyarinya lama pertanyaan saya bisa dimandikan gak kan gak bisa berarti kan gak bisa disucikan mayat yang seperti ini kalau ikut pendapat kuat dalam Mazhab Syafi'i tidak boleh disalati karena syaratnya salat harus Suci paham ngih meskipun nah ini meskipun ngih alalamad muilu yaakul la wajhaarati Alaihi lialur la yasu bilur tapi pendapat yang kedua mengatakan yoaken mosok jenazah engak disalati kata beliau Maka kalau saya ada kasus ada jenazah runtuh selama dia nunggu proses kadang-kadang lama atau di dalam lubang karena enggak bisa wisan-wiisan diuruk atau yang ada di ini Maka kalau saya meskipun ini bukan pendapat muktamad Kalau menurut saya perlu dipertimbangkan untuk tetap di salat seakan minimal kenapa ada satu kaidah dalam kaidah fikih dikatakan almaur la yasutu Bil masur sesuatu yang bisa dilakukan tidak boleh gugur dengan sesuatu yang tidak bisa dilakukan mandikan kan gak bisa bukan berarti kemudian mensalati gugur Makanya kalau saya ikut pendapat ini jadi kalau ada kasus-kasus tertentu mayatnya ndak bisa disalati ndak bisa di apa sucikan ya sudah tetap disalati meskipun ini pendapat yang tidak muktamat pun lanjut ketentuan salat selanjutnya jenazah Harus hadir di depan orang salat jadi jenazah itu makanya saya sering ngomong jangan sampai kita itu hidup tidak pernah salat di belakang Imam sekalinya salat langsung di depan Imam waktu uriib gak pernah salat di belakang Imam sekalinya salat langsung di depan para jemah yang saya hormati orang salat jenazah kata ulama mayat itu seperti Imam Maka kalau ada orang salat jenazah mayatnya harus ditaruh paling depan dan Imam harus ngadep pas kepada jenazah paham Nggih pun ini yang wajib cuma Ada pendapat yang memperbolehkan salat jenazah itu jenazahnya boleh tidak di depan karena pendapat yang kuat yang e pendapat kedua mengatakan wong jenazah itu bukan Imam maka boleh di belakang pun saya kasih contoh ada yang pernah salat jenazah di Masjidil Haram di Masjidil Haram niku pertanyaan saya ketika ada salat jenazah salat di Masjid Nabawi di Masjidil Haram mayatnya di mana belakang Apakah kemudian mayatnya digotong di depan gak kan paham Nggih meskipun pendapat yang kuat pendapat yang resmi Mazhab Syafi'i mengatakan salat jenazah jenazah itu di depan tapi ya ada kasus-kasus yang tidak bisa seperti itu paham Nggih cuma yang yang kedua ini jangan dipraktikkan nanti jangan praktik di rumah weh jenazahe deketek buri ae Jangan Ya tapi kan kalau jenengan ke Makkah Madinah kan pasti ngamalkan itu wong kita salat jenazah itu jenazahnya taruh di belakang paham Nggih dalam kitab almajmu dikatakan begini Lau taqoddamal musolli Alal janazah wahiya hadiratun a Sha Alal qobri Wat taqoddama Alaihi fafihi wajhani masyhuroni kalau ada orang salat jenazah tapi yang salat kok malah di depan jenazah jenazahnya malah di belakang maka pendapat dalam Mazhab Syafi'i ada du wajah pendapat yang paling sahih pendapat yang paling kuatatnya batal karena syaratnya salat jenazah jenazahnya di depan tapi kata beliauam ada dua pendapat dalam kitab jugaama syaratnya salat jenazah orang yang salat tidak boleh di depan jenazahendat yang yang boleh salat di depan jenazah Karena yang namanya mayat itu bukan Imam nak Harus di depan pahih jadi kalau jenengan di rumah Wi OJ macam-macam lah wis ya biasa salat jenazah jenazah ngarep cuma kalau jenengan kasus-kasus kayak di Masjid Nabawi di Masjidil Haram itu jenengan kalau tahu pendapat ini kan ndak kaget orang yang salat jenazah dan jenazahnya satu tempat tidak boleh ada ang jadi salat jenazah itu sama dengan salat jemaah dalam kasus antara Imam antara salat yang salat jenazah dengan jenazahnya nak boleh ada pemisah kecuali di masjid Makanya kalau selain di masjid kalau jenazahnya pakai keranda ada peti yang petinya dipaku atau ada keranda yang kerandanya itu ada yang dikunci kan ada keranda itu yang e bentuk sok itu ngih Selok kemudian dikunci Maka kalau salat nya di masjid gak apa-apa tapi kalau disalati selain di masjid keranda yang terkunci atau peti mati yang terpaku wajib dibuka karena kalau dalam Mazhab Syafi'i syaratnya salat jenazah antara yang nyolati dengan jenazahnya tidak boleh ada penghalang kecuali salatnya di masjid nah tergantung kerandanya Nggih ya kalau jangan lihat keranda kan saya lihat ada beberapa keranda itu memang ada yang dikunci jadi setelah kayak ada sloknya Git loh kayak ada grendelnya itu Pak dikunci itu Nah kalau yang seperti itu berarti sama dengan dihalangi Jadi kalau mau salat jenazah Kuncinya dibuka kalau tidak di masjid tapi kalau di masjid aman punamp lanjut kemudian ketentuan salat jenazah selanjutnya ini penting Imam sunah berdiri sejajar pundak mayat laki-laki kalau perempuan maka sunah Lurus di pinggul Kalau laki-laki pendapat mayoritas ulama Maka kalau laki-laki kepala mayat itu di arah selatan di kirinya Imam tapi kalau perempuan kepala perempuannya ada di sebelah utara atau kanan Imam coba Jangan lihat Nggih contohnya Ini kalau laki-laki ini kiblat berarti ngadap sana ngadap sana ng kiblat berarti kalau kiblatnya ini Utara mana Pak Utara sini atau sini kalau kiblatnya sana barat sana Berarti Utara yang mana Ini Utara Nggih ini Utara ini kiri berarti ini Utara ini Selatan Nggih depan ini barat ini Nggih depan barat ini Utara ini Selatan kalau mayoritas ulama mutaakhirin kalau itu jenazahnya laki-laki maka kepala mayat itu di arah selatan paham Nggih imamnya nanti lurus ini lurus apa ini namanya pundak sebelah kirinya Imam ini kan berarti kalau saya nyolati di sini berarti kirinya Imam itu kepala Makanya jangan lihat posisinya ini kepala ada di kiri Imam paham Nggih pun tapi kalau laki-laki kalau perempuan kalau perempuan dibalik kepalanya di arah utara di arah utara Kenapa karena posisi kepala perempuan itu di kanan imam dan imamnya berdiri pas di pinggulnya perempuan paham Nggih ini tapi gak Wajib Pak gak wajib gak wajib sing wajib itu harus salat ngadep apa ngadep mayat paham Nggih pun ini Kalau pendapat mayoritas ulama tapi kalau penurut Syekh Ismail Zain begini Pak kan ada orang yang keliru Pak begini Pak ada yang keliru begini yang ini yang keliru ini enggak ini fatal begini ee ada yang salat jenazah kepala Imam ditaruh di utara nggih Utara Nggih ya sama dengan perempuan ada yang begini kasusnya Pak kasusnya begini gawe pocong iku rodok repot k opo Pak ngene Pak wis anggep pocong iki wis Nggih pocong iki Taline indase iki indase ini II ini kakiah Ini kaki ya kaki kaki Wis ini barat ini Utara Nggih ini Selatan benar Nggih benter nggih ada yang keliru Pak ini yang keliru Pak yang keliru Bagaimana yang keliru adalah karena Imam itu dikiri mayat kepalanya taruh di utara karena dikiri mayat imamnya di sini ini yang keliru Kenapa karena enggak ngadap ke mayat paham Nggih tapi kalau Syekh Ismail Zain Syekh Ismail Zain itu laki-laki sama dengan perempuan kepala di utara cuma kata Syekh Ismail Zain berarti imamnya itu ada kepalanya itu di kanan Imam berarti kemudian imamnya di sini ini yang benar ini yang keliru imamnya Di sini nanti berarti posisi kepala itu di kanan Imam ini menurut Syekh Ismail Zain tapi kalau ikut mayoritas ulama mayoritas ulama mutaakhirin ya yang benar yang seperti ini pak ini yang benar Jadi kalau perempuan di sebelah utara imamnya nanti di pinggul berarti kepalanya perempuan di kanan Imam tapi kalau laki-laki dipisah dibalik Imam kepalanya di selatan imamnya di lurus bahu ya lurus bahu Nggih dan kepalanya ada di kiri Imam tapi ingat ini gak wajib jadi Umpama ada orang salat imam salat di sini ya boleh di tengah juga boleh gak wajib Tapi kalau pengin yang sunah yang seperti itu paham Nggih pun ini terkait tentang posisi jemaah lanjut sunah salat jenazah itu sunah di masjid meskipun boleh di luar masjid kalau salat jenazah itu minimal safnya tiga Kenapa kok salat jenazah minimal safnya tiga karena ada hadis rasulullah mengatakan Ma Min muslimin yamutu fayusoli alaihiatufuf illa gufir lahu orang yang salat orang yang meninggal kemudian yang mensalati tiga saf maka orang yang mensalati tiga saf Ini kata Rasulullah S Alaihi Wasallam dosanya dimaafkan makanya nanti kalau bisa salat jenazah itu safnya tiga Pak safnya tiga Imam minimal Nggih bisa lebih Imam makmum makmum tiga saf pun meskipun nanti ada perbedaan pendapat Pak kalau ikut Ibnu Hajar itu begini Ibnu Hajar kalau Ibnu Hajar Ibnu Hajar itu ini Ibnu Hajar Nggih tiga saf itu berlaku itu kalau jumlahnya enam ke atas jemaahnya pak jadi Umpama jemahnya enam Maka kalau jamaahjamaah enam itu satu ini Imam ini makmum bisa tiga ini makmum dua jadi kalau yang salat enam Maka statusnya Imam satu di belakang Imam tiga gak usah difulkan Karena beda dengan salat jamaah paham ngih kemudian setelah makmum yang kedua di belakangnya dua ini kalau Ibnu Hajar tapi kalau Ibnu Hajar mengatakan kalau kurang dari en lima Umpama lima maka kata Ibnu Hajar kalau lima yang salat musolinya lima maka Cukup dua saf ini Ibnu Hajar Bagaimana caranya ini Imam ini makmum paham ngih Jadi kalau salatnya kurang dari enam itu ya seperti ini apalagi 3 du itu seperti ini pun satu nomor dua ini Im Imam Ramli Pak kalau Imam Ramli begini Pak kalau Imam Romli pokok berapa pun yang salat safnya harus tiga karena hadisnya mengatakan tiga saf tidak bicara jumlah yang banyak di Indonesia itu ikut yang ini pak kalau lima begini tapi kalau ikut Imam Romli maka pokok Tiga Jadi kalau jemaahnya itu adalah safnya cuma orang tiga maka salatnya Jejer Pak ini Kal ng kalau tiga saf itu begini berarti kalau Imam Romli ini Imam Romli Nggih Imam Romli Umpama yang salat orang Maka kalau tiga orang kalau Imam Romli ini Imam ini makmum ini Mak mum jadi Jajar gitu Pak baris ini Mami karena hadisnya bicara disalati tiga saf tidak disalati lebih Makanya kalau saya ya Ee terserah jenangan milih yang mana Tapi kalau saya sih lebih cenderung kepada Imam Romli tapi meskipun pendapat Meskipun banyak yang ikut yang ini pun kalau tiga orang maka Jejer satu-satu Pak satu Imam satu makmum satu lagi makmum tapi kayak gini Enggak enggak lumrah Nggih enggak lumrah enggak lumrah Kalau empat kalau empat kata Imam Ramli Pak kalau empat saf pertama imam dan makmum saf kedua makmum saf kedua makmum saf ketiga makmum Jadi kalau empat begini Pak Ini kalau empat orang Nggih ini Enggak normal gak gak biasalah ini Imam makmum yang pertama sejajar dengan Imam Pak ini makmum sejajar tapi ngih ndak boleh depan l Nggih sejajar pun kemudian berarti kan kurang dua yang dua di sini pak satu dua ini ini makmum ini makmum paham ngih pun kalau lima kalau lima ini lima orang ini lima orang kalau lima orang kaidahnya coba yang lihat saf pertama imam dan makmum kedua makmum dua ketiga makmum dua jadi kalau lima sama dengan yang keempat Pak ini Imam ini makmum ini Imam ini makmum sok kedua dua orang lagi pak dua dua ini makmum semua saf ketiga oh Sebentar bentar yang kalau lima orang saf pertama imam dan satu makmum kedua makmum kedua makmum Oh ini keempat ini keliru saya keliru ini jadi kalau yang keempat itu seperti ini yang kedua itu langsung Pak begini Pak kalau ini keliru saya ee ah kedua begini kalau kalau lima begini Pak ini makmum ini ngih ini makmum Imam makmum makmum ini lima pun kalau enam kalau enam saf pertama Imam saf kedua tig saf kedua makmum ini kalau en ini Imam ini makmum ini makmum dua Kalau lebih dari en usahakan bisa jadi empat paham Nggih contoh Kalau lebih enam tuuh orang Mama tujuh orang di sini tujuh orang maka ini Imam satu makmum dua makmum saf ketiga makmum saf keempat paham Nggih karena paling sedikitnya saf itu dua pun mek bingung wis pokok salat Pak sampean mek bingung kok bingung Ustaz wis pokok salat cukup tapi kalau jenan pengin yang bagus ya kayak tadi itu jadi usahakan pokok intinya sampan ingat-ingat jadi tiga Sof minimal ngih jadif minimal tak k bingungk bingung wis pokok salat salat dan intinya dijadikan F pun lanjut kemudian ah sebentar ini ketentuan lagi sunah mempercepat salat kecuali menunggu Wali mayit jadi kalau bisa Pak salat itu dipercepatak mayat itu pelaksanaan prosesi sampai bumikan itu semakin cepat semakin baik kecuali yang ditunggu walinya contoh anaknya meninggal nunggu bapaknya karena bapaknya walinya dia ini pun dengan catatan kalau tidak dikhawatirkan jenazahnya berubah ya kalau sekiranya Umpama orang tuanya Kalimantan ngenteni sedino orang Dino ping tiketnya dilai Pak wis Oja dienteni wis salat engkok ae salat di rumahnya apa salat di kuburannya paham Nggih kalau dikhawatirkan terlalu lama wis salat dulu kan aja kasihan Pak tapi Kalau umpama yang meninggal orang pas orang Surabaya nunggu keluarga Surabaya nunggu keluarga Pasuruan nunggu keluarga Gersik Itu kan mungkin cuma butuh waktu 1 jam 2 jam itu ditunggu gak apa-apa tapi Kalau umpama Kalimantan Papua sekiranya mayatnya ini kemudian bisa berubah mending dipercepat pun yang terakhir tentang Ketentuan salat jenazah sunah menunggu jemaah banyak kalau bisa B diharapkan ojo cepat-cepat Pak jenengan umumkan kalau di Pasuruan Surabaya itu beda dengan Pasuruan Pak kalau Pasuruan itu begini Pak di di apa namanya di rawat Nggih setelah dirawat masuk rumah masuk masjid kalau di NU masjid NU biasanya diumumkan di masjid dihidupkan suaranya baca Yasin sama baca tahlil Apa tujuannya celuk-celuk supaya sing durung Ero dangdang berangkat dikasih Jedah dengan membaca Yasin dan tahlil sehingga nanti nunggu jemah banyak kenapa karena ada hadis rasulullah mengatakan orang yang salat salatnya kemudian dihadiri oleh 40 orang dihadiri oleh 40 orang ini yang kemudian oleh rasulah su Alaihi Wasallam dikatakan orang ini dapat keistimewaan yang luar biasa paham Nggih pun tapi kalau enggak bisa ditunggu y wis wong sak Kompleks sak sing teko y wis iku-iku tok Ustaz gak usah dienteni tapi kalau masih bisa ada ditunggu ya ditunggu tapi kalau di Surabaya itu saya lihat Surabaya itu yang lama persiapan di rumah nanti masuk masjid itu langsung salat saya sering di Surabaya itu enggak nututi Salat Kenapa karena saya baru tahu sudah capampai Masjid itu ketika sudah salat n tapi ada plus minusnya Ya tapi kalau saya sih lebih setuju di budaya daerah saya Pasuruan jadi masuk masjid sambil nunggu jamaah ituac baca Yasin sama tahlil kalau orang NU sambil nunggu yang lain pun rukun salat jenazah rukun salat jenazah itu cuma empat satu Takbiratul Ihram sama niat kalau niat yang kita ada usoli ala hadal mayiti kalau mayitnya di depan kalau laki-laki kalau perempuan ala hadil mayyitati fadon lillahi taala yang penting waktu takbir sampean salat ngomong ya Allah saya niat salat jenazah yang di depan saya fardu Karena Allah kalau salat gaib kalau salat gaib jenengan mau salat gaib maka salat gaib ini kalau jenengan tahu namanya disebutkan Pak usolli ala Muhammad alghaibi saya mensalati jenazahnya Muhammad yang gaib lillahi taala tapi kalau jenengan gak tahu contoh Palestina kan gak tahu satu-satu maka jenengan bisa kalau jadi makmum tinggal salat usoli ala Man Sha alaihil Imam saya niat salat yang disalati Imam imamnya nanti niatnya bisa saya niat kepada salatnya orang yang gaib yang sah salatnya orang-orang Palestina itu seperti itu ini niatnya setelah itu kemudian baca Fatihah sunah bacaubillah takbir kedua baca selawat bisa paling sedikit allahummaid Muhammad cukup tapi kalau paling sempurna sama dengan salat ketika kita tahiat Allahumma Sholi Ala Sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina muhammad Kama shaita Ala Sayyidina Ibrahim sampai selesai yang ketiga takbir setelah takbir minimal baca doa allahummagfirlahu kalau laki-laki allahummfirlaha kalau perempuan tapi kalau pengin sempurna ya pakai ini allahumfirlahu warhamhu waafi wafuhu waakrim nuzulahu Wa mahu wilhu Bil maalji Wal seterusnya kemudian keempat takbir langsung salam jadi yang keempat itu gak usah baca doa gak apa-apa Allahu akbar langsung salam cuma Biasanya kalau di Indonesia sebelum salam ditambah Doa apa doanya ini tapi nak wajib ini Nggih Allahumma la tahrimna ajru w tatinna ba'dahu wfana walahu tapi nak wajib jadi Kalau umpama jenengan pernah lihat ada orang salat jenazah takbir keempat Allahu akbar langsung Asalamualaikum asalamualaikum Ya wis gak Poo karena doanya ini gak nak wajib paham Nggih pun masuk kuburan Pak Nah sekarang masuk kuburan ini kalau praktik enak kalau masuk kuburan saya percepat ini waktunya mepet masuk kuburan satu tidak saya sebutkan dalil-dalilnya posisi kepala mayit di depan jadi kalau bisa salat Jen waktu di bawah keranda itu kepalanya di depan wanita makruh ngantar jenazah kalau aman makruh tapi kalau terjadi fitnah bisa haram paham ngih kemudian sunah kalau jenazah itu sunah yang ngantar itu mikir-mikir mati pak OJ mikir liane Pak wong salat jenazah mikir koy sing nyelawat wedok-wedok ayu-ayu tambah Eling mati sampean Tafakur jadi kita selama itu ngingat-ingat Andaikan kita seperti ini bagaimana gitu loh Pak kemudian berjalan di depan jenazah lebih utama jadi salat jenazah itu Pak pengiringnya Itu sunahnya di depan jangan di belakang paham Nggih sunahnya tapi sunah Nggih di belakang gak apa-apa tapi sunahnya memang jalan di depan on sunah berdiri jika melihat jenazah Pak jenengan Umpama ndak ikut ke kuburan kok depan rumah jenengan ada jenazah sunah jenengan berdiri menghormati paham ngih pun liang lahat Liang lahad ini dalam liang lahad minimal bisa menutupi baunya mayit mencegah gangguan binatang buas gak ada ketentuan pokok dikubur sekiranya nanti Andaikan bau ndak sampai bau keluar nomor dua hewan-hewan buas itu sulit untuk mengambil itu minimalnya Pak yang baik menurut Imam Riah sekitar 160 C Berarti sekitar 1,5 m lebih Nggih 1,6 M dalamnya kalau imam nawawi 2 M tergantung daerahnya Pak kalau tanahnya apa alot yo ya wis 1,6 wis cukup pak bila tanahnya tidak mudah longsor Yang Afdal dibuatkan liang Landa liang Landa itu yang gini Pak yang biasanya ada cekungan itu Pak ahah cekungan itu landaknya itu gak wajib Nggih kalau bisa ya seperti itu tapi kan tergantung tanah juga kalau tanahnya longsor kan gak bisa dibuat kalau tanah liat itu masih bisa dibuat kayak gitu sebelum masuk liang lahad siapkan potongan papan atau bambu 70 cm cukupnya Buat beberapa bantalan dari tanah yang ada dikai bantal mayatnya Pak dari tanah lihat dipadatkan bentuk bulat-bulat dibacakan surah al-qadar sebanyak tuuh kali jadi ee bantalannya itu dibaca inna anzalnahu F lailatul qadar tu kali Letakkan keranda di bagian kaki pada lubang Selatan masuk mayit yang kemudian bertugas meneria mayit di tiang lahad laki-laki Pak kalau bisa jumlahnya sebaiknya ganjil biasanya tiga Nggih ini tiga biasanya mek siji Saken Pak enggak kuat Pak loro yo Rodo abot tergantung mayit Nggih peletakan mayit nanti ada videonya nanti kita perlama nonton videonya ini saya percepat kaidahnya ni saja peletakan mayit mayit di hadapan kiblat jadi agak ya tidur miring kanan Nggih tidur miring kananap kiblat semua ikatan sunah dilepas sunah dilepas Pak kemudian pipi ditempelkan ke tanah agak dibuka kepala mayat diangkat Nah tadi kan ada bantalan apa tanah itu pak itu dijadikan bantalannya Pak untuk kepala mayitnya wajah dan kaki disandarkan ke dinding posisi seperti mauru rukuk tubuh mayit diberi penyangga dari bantalan tanah supaya enggak jatuh nah ketentuan lain sunah memacang batu nisan pada bagian kepala dan kaki makruh dikasih nama pak kecuali namanya ulama Pak karena ada satu ulama itu mengatakan membaca nama mayat itu yuritul faakro menyebutkan menjadikan fakir loh kalau dikasih nama jenenge wong delok nak diwoco ituu kan gak enak tapi ya kebanyakan kita dikasih nama tapi gak apa-apa sebenarnya makruh cuma makruh aja kalau gak dikasih nama takutnya lali kuburan bapakku sunahnya and sunah meninggikan tanah kuburan sejengkal meretakan bagian atasnya sunah menaburkan bunga segar rasulullahhi wasam itu menaburkan pelepah kurma kalau di Arab kan gak ada bunga kalau kita bunga tuj sunah menyiamkan air dingin dan boleh dicampur sedikit air Awar agak wangi meskipun basah nah ini enggak ada suaranya ya harusnya ada suaranya ini Nah coba lihat ini jangan lihat ini pengiringnya Kan di depan Pak jenazahnya di belakang t kene sing banter iku jenazahe Pak koy kesusu-kesusu He tapi enggak apa-apa Tapi ini cuma bicara yang lebih baik Andaikan di belakang pun ya gak apa-apa tapi yang lebih baik jenazahnya di belakang kalau saya lihat di Surabaya itu May itu balapan banter sing Godak iku sampai kewalahan Nah iya banter mek ngene kan gak iso banter Pak karena di depan kan banyak p gak bant jenazah ya Nah ini yang tadi saya katakan apa liang lahad itu ng liang lahad itu Tapi ini tergantung Tanah ini tanahnya kalau tapi tanah Indonesia rata-rata masih bisa padat Kana tapi kalau tanah-tanah di Arab yang lumpur apa yang pasir itu ya agak sulit Pak ini ee kuburannya ya gak usah kaget Pak Ini masa depan kita ya di sini pak rumah sampean sak megah apapun Ya nanti masa depan kita di sini gak usah gak usah bingung jenengan yang sekarang gak punya rumah ini yang tadi saya katakan bantalan I kerasan Pak semuanya pasti akan kerasan di sini tergantung amal masing-masing Pak sing balik engak sing ngersulong ng ini yang tadi Eh lihatnya lag kayaknya gak usah dipercepat kalau dipercepat itu agak anu pak eror tak percepat Jan saksikan aja wis AMB mengangen-ngangen ngangen-ngangen itu kok gak ini kok dari tadi kok anu terus itu Nah pas gak takaktik agak eror nanti tiga ada yang pernah ngalami seperti ini pak ngalami nompone duk ngalami mlebun Pak belum Kalau ngalami ngalami nompone Maksud saya itu keluargaih saya juga pernah ngalami dua kali Eh tiga kali saya Abah saya Paman sama mertua tiga kali kiblatadi miring kanan tidur miring kanan nah agak sedikit kayak orang rukuk tapi enggak enggak terlalu bungkuk Pak enggak terlalu bungkuk Nggih itu kan agak sedikit rukuk nah ini yang tadi saya katakan dikasih pengganjal supaya enggak jatuh sama bantalan Itu bantalannya tadi nah bantalan dikasih bantalan bentalan bulat-bulat nah ini bantalannya nah dikasih penyangga supaya enggak jatuh ya liang lahad itu sunah kalau memang tanahnya bisa sunah Iya kalau Kak gitu wajib dikuras kalau enggak bisa ya wis ya sebisanya ya tetap dimasukkan pakcemplung S akan Pak cemplungnya langsung dikubur ya sakan ya tetap ngadapkan kiblat gitu kalau bisa anu tadi sudah ya Kelihatan ikatan-ikatan dilepas Nggih ngih k baru azan diazani ini Syafii diazani gak usah ingat film Tali Pocong nanti dicri dicuri tnya ini yang tadi saya katakan bisa bambu bisa kayu Kalau ini kan kayu papan ng kayu papan ada yang beberapa itu yang pakai bambu ngih tergantung daerahnya Pak banyak bambunya kalau Surabaya pakai bambu repot Pak nak bambu Pak tapi kalau di desa yang banyak bambu sini ya pakai papan lebih gampang golek papan papan palet kan kenekan paletet ini lagak bisa di I Eman jatius tapi gak apa-apa sebenarnya gak apa-apa berarti rumah kita Cuma segini nih pak wis segini Wis Lah ditutup sudah itu Tok Gak lebih dari ini rumah kita nanti masa depan kita tidakak Rei dari ini makanya kita bersyukur Pak antara kita dengan orang kaya itu nanti kalau mati sama Pak Gak ada perbedaan kalau jenengan pengin menyamai orang kaya itu terakhir ya ngenteni mati podook matine rumahnya tetap sama [Musik] dikubur tadi apa Iya tadi saya katakan sunahnya Mang gakama supaya enggak dibaca Pak karena ada ada satu satu keterangan itu senang baca nisan itu Tapi kalau orang lihat nisan tulisan kan pasti diwoco tapi kalau kita kadang-kadang kalau enggak dikasih tulisan lupa tempatnya ya tapi saya katakan tadi kan tidak haram hanya makruh dikasih tulisan kecuali yang memang ee makam-makamnya ulama yang memang diziarahi ini yang saya katakan dikasih bunga disiram air airnya bisa dikasih minyak wangi biar segar juga gak masalah n ini kalau Nu ya Imam Syafi'i yang hadir berdiri sing moco Talkin Duduk kalau di Indonesia Kalau desa n Pak sing mengantter dintene ambek rokokan dene rokokan engok mene Mari baru ngad ini sunah dibacakan anu min khqnakum terus kemudian dianukan ke situ tiga kali Nah ini yang kemudian ee enggak ada suaranya sih ada suaranya ini selesai Talkin selesai sudah masih adaak P prakk jadi bacakan Yasin kalau jenengan mau bacakan Yasin ya Monggo nah ini yang tadi saya katakan Pak Nah ini orang yang enggak nututi Salat bisa salat di depan kubur ini kan tadi jadi kalau lebih dari enam itu kalau bisa jadi empat ini kan tiga satu Imam dua makmum dua makmum dua makmum ini kan tujuh contoh yang tujuh Pak jadi Kalau jenengan umpama ndak nututi salat wis nututi di kuburan ya sudah salat jenazahnya di atas kuburanak apa gak apa-apa Rasulullah itu pernah salat jenazah di atas kuburan Pak Rasulullah itu kasusnya itu ada kasus perempuan yang biasa nyapu-nyapu masjid perempuan yang biasa nyapu-nyapu masjid ketika wafat Rasulullah gak dikasih tahu maka beliau Kemudian datang ke makamnya dan beliau salat di atas makam paham Nggih J suatu ketika Umpama jenengan gak nututi ya salat di atas makam kalau jemah ya kayak ketentuan salat jamaah yang tadi itu Pak tadi saya lihat di videonya sandal dilepas paham kenapa dilepas alasannya tadi karena kalau dipakai bagian bawah ini najis maka gak sah berarti kan makai najis tapi kalau dilepas jadi alas bagian bawah najis bagian atas Suci gak masalah paham Nggih Wis ini sebenarnya sudah selesai terkait masalah jenazah waktunya sudah ini Pak Sebenarnya masih ada beberapa hal lain yang tapi gak usah tapi gak terlalu penting sih Pak Termasuk nanti begini Pak kalau ada orang nemu potongan bukan potongan kayin Pak bukan Oh ituu habis nyuri itu berarti potongan tubuh ada orang nemu tangan nemu kepala itu wajib dirawat sebagaimana merawat mayat paham Nggih Nah itu ini P kalau orangnya hidup sunah dibungkus kain tapi kalau orangnya meninggal sama dengan mengurus jenazah Pak dia dimandikan dikafani disalati dikubur paham Nggih jadi maam panjenengan suatu ketika nemu tangan Ngono pak tangane tangane wong mati tangane wong urif gak usah disalati tangane wong mati maka ya sama dengan orang mati paham Nggih ya gak cukup dilaporkan Pak dirawat Pak takut setelah di anu langsung dikubur Pak Ini Pak contoh oh nak ini anu ya gak nak ini sudah tadi kayaknya ini sudah kayaknya Oh yang tangan Oh sudah berarti potongan tangan t tadi sudah saya jelaskan tentang potongan tangan pun saya kira cukup pak waktunya juga sudah siang sama Pak sama sama dengan ngerawat mayat Oh kalau kalau enggak tahu ya pokok ya wis niat karena niatnya kan mayat Ini a Pak mayat ini gitu aja Wi kan ini kan laki bisa laki bisa perempuan mayat ini gitu aja Pak tapi Anyar Biasa ketoro Pak Lanang tanang Lanang t wedok pasti ketor wed rok mulus wedok rodok kasar keker itu berarti Lanang sing repot iku tanang Lanang tapi koy wedok iku sing repot gitu Nggih pun ada yang tanya kalau enggak ada saya anggap cukup oke Monggo Monggo Asalamualaikum warahmatullah wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh biasanya hitungan itu saya - kira hanya makmum ganjilan S engih betul anu nopo tergantung jumlah kalau enam ke bawah tiga saf itu dengan Imam tapi kalau lebih dari enam Maka tiga saf itu selain Imam tujuh itu berarti kan bisa Imam makmum 2 2 2 tapi kalau enam itu ngak bisa dijadikan empat saf Kenapa karena nanti ada yang satu Imam satu orang paham Nggih Makanya kalau itu enam ke bawah 6 5 4 3 itu hitungan tiga saf sama Imam paham Nggih nah Contohnya kayak tadi niku tapi kalau tujuh ke atas itu bisa tiga selain Imam berarti dengan Imam empat ngen Nggih ada lagi Monggo Nggih Monggo Monggo asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh semua kebaikan-kebaikan itu itu ditunjukkan untuk yang meninggal atau yang misalkan kita melakukan jatnya Nah inibaikan untuk yang meninggal atau kemudian ketika ada jenazah itu tidak disolatkan konsekuensinya kepada yang D kepada yang Pak Bun Pak Nggih yang pertama sunah-sunah itu ada yang kemudian itu ada pengaruhnya kepada jenazah contoh sunah memperbanyak yang salat itu ada pengaruhnya ke jenazah karena semakin banyak yang mendoakan maka semakin baik contoh dijadikan tiga saf itu pengaruhnya juga ke jenazah karena ada hadis orang yang disalati tiga saf maka akan diampuni itu kan kaitannya dengan jenazah ada sunah-sunah itu itu yang kaitannya dengan yang melakukan contoh sebelum salat siwakan itu kan keutamaan untuk Kita paham Nggih jadi ada sunah-sunah yang pengaruhnya kepada jenazah ada sunah-sunah yang pengaruhnya kepada yang melakukan yang pertama yang kedua orang yang tidak disalati kalau dia tidak disalati maka pengaruhnya yang pertama adalah kepada ada yang hidup karena mensalati merawat itu fardu kifayah Jadi kalau tidak ada yang melakukan semuanya dosa meskipun salat jenazah juga ada pengaruhnya kepada yang disalati paham Nggih karena salat jenazah itu mendoakan jadi ada yang memang dua pak ya kayak salat jenazah itu yang disalati juga pengaruh karena itu doa yang mensalati juga pengaruh kalau itu tidak dilakukan maka termasuk semuanya nya dosa gitu Nggih Ben kecuali begini Pak menangis menangisi mayat itu bisa pengaruh ke jenazah bisa tidak pengaruh pendapat kuat menangis si mayat yang penting mayatnya ndak wasiat kecuali wasiat kalau wasiat pengaruh ke mayat contoh begini nak nek Bapak mati ngundango wong sak kampung kok nangis kok ono duit R Sewan ini yang kemudian pengaruh ke mayat haram dan mayatnya nanti akan di oleh ada satu Hadis yang kemudian akan dipertanggungjawabkan tapi kalau mayat gak pernah pesan tapi jenenge anak nangis-nangis ini gak pengaruh kepada mayat paham Nggih ada beberapa seperti itu Pak ada lagi kalau gak ada saya anggap cukup ee Permisi Ustaz ini ada pertanyaan dari chat YouTube atas nama Pak pukus budwan apakah kaki mayat itu menempel ke tanah cuman itu aja ngok kalau yang tadi Pak mayat itu tidak nempel ke tanah dengan artian masih ada kafan paham ngih k yang dimaksud adalah mayat tubuhnya maka gak nempel karena ada kafan kecuali tadi bagian pipi bagianipi tapi selain itu tetap di kafan di kain kafan tapi kalau dimaksud mayat nempel itu adalah dengan kafannya ya nempel tapi kalau yang dimaksud adalah tubuhnya yang nempel hanya tadi itu Pipi itu sunah dibuka diletakkan di bantalan tadi itu Pak yang di anu itu gitu Nggih Saya kira cukup cukup Nggih cukup Semoga menjadi ilmu manfaat Barokah Semoga kita oleh Allah Andaikan wafat ditakdirkan wafat dalam kondisi Husnul Khatimah amin ya rabbal alamin Bismillahirrahmanirrahim alhamdulillahirabbil alamin Allahumma shalli wasallim Ala sayidina Muhammad allahimamana waimna manabanaubana baitana wblana madunka Rahmah inaka Antal wahabbana hablana azwaja [Musik] quun imbaun [Musik] amdulillahilamtihah ini yang bisa saya sampaikan kurang lebihnya saya mohon mafhakallaham wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warakatuh Terima kasih demikianlah tadi kajian ASN mengaji fikih pengurusan jenazah episode keempat yang terakhir dari awal hingga akhir episode keempat Apabila ada kurang dan lebihnya mohon maaf akhirul kalam wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Resume
Categories