ASN Belajar Seri 5 | 2025 - Pers dan Pemerintah: Sinergi untuk Indonesia Emas 2045
TEFduR9srJA • 2025-02-06
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id [Musik] zaman yang terus bergerak sambut dengan penuh semangat saatnya kita melangkah hadapi segala tantangan tingkatkan setiap kompetensi untuk pelayanan berdampak bersama ASN belajar ciptakan SDM unggul berprestasi selalu inisiatif dan kolaboratif untuk inovasi yang berkelanjutan menjadi ASN berakhlak mulia siap menyongsong Indonesia emas ASM belajar wujudkan pemerintahan berkelas dunia bukan tekat pantang menyerah jadi ASN getar berkualitas belajar wujudkan pemerintahan berkelas duniakan tat pantang menyerah jadi as [Musik] berkuitas s Pajar [Musik] yang berbahagia sobat ASN di seluruh Indonesia peringatan Hari pers nasional tahun 2025 adalah momen untuk menghargai kontribusi pers dalam pembangunan bangsa lebih lanjut selengkapnya akan dibahas dalam webinar hari ini dengan tema pers dan pemerintah Sinergi untuk Indonesia emas 2045 kami mohon tepuk tangannya tentunya dari penonton yang ada di studio dan juga sobat ASN di youtube channel luar biasa asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Shalom Om Swastiastu namo budhaya salam kebajikan marilah kita panjatkan puja dan puji syukur keadirat Allah subhanahu wa taala atas berkat rahmatnya lah pada hari ini kita semua dapat hadir dalam keadaan sehat di dalam acara webinar hari ini ee Alhamdulillah saya Maya Santia hari ini dipercaya sebagai moderator pada hari ini sampai dengan akhir acara nanti dan sobat ASN webinar hari ini terselenggara oleh bpsdm Jawa Timur Dalam Zoom meeting maupun youtube channel dan bpsdm Jawa Timur Jatim TV kami di studio bpsdm Jatim berlokasi di balong saritama tanda sobat ASN telah hadir bersama kita dan saya ingin menyapa terlebih dahulu yang terhormat Dr ramlianto spmp selaku kepala Badan pengembangan sumber daya manusia Provinsi Jawa Timur yang kami hormati bapak Lil hakim ketua Persatuan Wartawan Indonesia PWI Jawa Timur bapak eketua kemitraunikasiik komunikasi dan informasi publik diskoninfo Jatim dan narasumber kita yang ketiga Dr Suko Widodo drandes m.si selaku pakar komunikasi dan dosen fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga luar biasa sobat ASN sedikit tegang sedikit berbahagia yang penting tetap bersemangat untuk hari ini dan izin mohon izin untuk saya buka dengan dua buah pantun luar biasa mungkin yang di studio mohon Cakepnya ya dan tentunya sobat SN mungkin di kolomar di kolom komentar untuk jempolnya yang super cakep juga jalan-jalan ke pasar membeli sayur banyak sayur bawa pohon Waru Mari kita panjatkan puji syukur agar seminar dijamin selanjutnya pantun kedua ubur-ubur ikan lele cakep minum es campur sambil makan lele cakep sobat ASN Jangan kabur ke mane-mane cakep sebab webinar kali ini makin seru Le luar biasa baik menyapa SN yang ikut live YouTube dan Zoom total hari ini sampai berapa peserta semoga semakin banyak ya dari yang kemarin untuk seri webinar kelima hari ini ar biasa baik sobat ASN sebelum kita berlanjut kami informasikan bahwa presensi sudah dapat diakses melalui website semesta bank.com seperti yang tertera pada rounding atau Chat Zoom dan juga jangan lupa sobat ASN untuk mengisi survei serta mengisi lembar MF maka sertifikat akan muncul 1* 24 jam kami mohon untuk dicek secara berkala Dan ada informasi tambahan untuk webinar tata tertib hari ini sesi diskusi setelah materi Narso selesai dan hanya dua penanya yang diberikan kesempatan Namun apabila masih ada waktu kami akan memberikan kepada penanya berikutnya Baik panitia akan memilih dari peserta webinar yang mengangkat tangan Rais hand baik seperti itu Kami lanjutkan baik sobat ASN pers memiliki peran yang strategis dalam menjaga keberlangsungan demokrasi dan menyampaikan informasi kepada masyarakat pasti sudah banyak yang penasaran nih sobat ASN yang bergabung Bagaimana pers dan apakah pers akan dibahas lebih lanjut dalam pers dan pemerintah Sinergi untuk Indonesia emas 2045 selengkapnya akan dibahas di ASN belajar seri 5 tahun [Musik] membuka webinar seri 5 seri 5 tahun 2025 hari ini Mari kita sambut bersama opening speech dari bapak Dr ramanto spmp selaku kepala Badan pengembangan sumber daya manusia Provinsi Jawa Timur balah kita saksikan bersamaamualikum warahmatullahi wabarakuh Salam sehat dan salam sejahteruk kita sekalian sbat ASN di seluruh tanah air selamat bertemu kembali dalam webinar series ASN belajar sebuah Wahana pengembangan kompetensi persembahan Jatim corporate University badan pengembangan sumber daya manusia Provinsi Jawa Timur hari ini Kamis tanggal 6 Februari 2025 ASN belajar telah memasuki seri yang kelima kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas antusiasme sobat ASN di seluruh tanah air untuk terus mengikuti program ASN belajar ini kami selalu berkomitmen sekaligus terus berikhtiar untuk menyajikan topik-topik pengembangan kompetensi yang menarik kekinian dan tentu berdampak secara nyata Terhadap Peningkatan kompetensi dan kinerja aparatur sipil negara di Indonesia sbat ASN hari ini ASN belajar seri kelima tahun 2025 ini menyajikan salah satu topik spesial dalam rangka turut serta menyambut dan mreikan kontribusi akademik pada hari pers nasional 2025 yang diperingati setiap tanggal 9 Februari Oleh karena itu sbat ASN ASN belajar seri keelim tahun 2025 ini mengangkat topik pers dan pemerintah Sinergi untuk Indonesia 2045 nah sobat ASN sudah menjadi tradisi akademik dalam SN belajar bahwa topik menarik ini akan kita bahas secara intensif dari beragam perspektif bersama para narasumber yang sangat kompeten di bidangnya sobat HN di seluruh tanah air sebagaimana kita sadari bersama pers yang sering disebut sebagai pilar keempat demokrasi memiliki peran krusial dalam pembangunan sebuah bangsa pers lebih dari sekedar sebagai penyedia informasi pers dapat berfungsi sebagai penyeimbang dan kontrol efektif terhadap jalannya pemerintahan bahkan menjadi Agent of Change yang mampu mendorong kemajuan dan tentu bisa menjadi sebuah platform bagi publik untuk berpartisipasi dalam segala aspek pembangunan sobat TN Dalam praktiknya pers juga telah menjadi sarana edukasi bagi masyarakat sehingga berbagai upaya pemberdayaan dan pengembangan sumber daya manusia dapat diakselerasi oleh peran pers pers juga seringki ditempatkan dalam konstruksi pentahelik pembangunan di mana bersama dengan pemerintah dunia akademik sektor swasta dan masyarakat sipil dapat secara sinergis menggerakkan roda pemerintahan dan bangunan menjadi lebih efektif efisien dan akuntabel tentunya tidak jarang pers juga dapat berperan dalam advokasi kebijakan publik melalui pemberitaan dan analisisnya yang mendalam pers dapat mendorong perubahan kebijakan yang lebih baik lebih adil dan lebih berpihak kepada kepentingan masyarakat dalam konteks ini pers dapat menyediakan platform bagi masyarakat untuk berdiskusi bertukar pendapat dan menyampaikan aspirasi mereka melalui rubrik opini surat membaca atau forum diskusi online PS dapat memfasilitasi dialog yang konstruktif antara berbagai kelompok masyarakat nah sobat ASN mengingat peran pers yang luar biasa Lalu bagaimana Sinergi yang harus kita bangun dengan pers dalam rangka mengembangkan kualitas tata kelola pemerintahan pembangunan dan pelayanan publik Nah untuk membahas cerdasan tuntas topik ini kami telah mengundang para narasumber luar biasa yang Sudah barang tentu sangat kompeten di bidangnya kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para narasumber hebat yang telah berkenan hadir dan akan berbagi berbagai informasi strategis kepada sobat ASN di seluruh tanah air pertama kami menyampaikan terima kasih kepada bapak Lutfi Hakim beliau adalah ketua Persatuan Wartawan Indonesia PWI Jawa Timur kedua kami menyampaikan terima kasih kepada Ibu Rat Dewi Agustin SSI Mip beliau adalah kepala dinas komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur dan yang ketiga kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada bapak Dr Suko Widodo m.si beliau adalah akademisi sekaligus pakar komunikasi politik dari Universitas Erlangga Surabaya nah sbat ASN Mari kita simak dengan seksama webinar ASN belajar seri kelima tahun 2025 Selamat hari pers nasional tahun 2025 pers mengawal pangan untuk kemandirian bangsa wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh demikianlah tadi opening speech jadi bapak Dr ramlianto spmp selaku kepala Badan pengembangan sumber daya manusia Provinsi Jawa Timur Terima kasih Bapak dan masih di ASN belajar seri 5 tahun 2025 langsung saja akan saya Perkenalkan narasumber pertama kita hari ini yakni Bapak selaku ketua persatuan an Indonesia PWI Jawa Timur Kita sapa bersama Asalamualaikum Bapak apa kabar bapak bapak Lil hakimumam Mak Maya Baik terima kasih sehat bapakamdulillah Alhamdulillah luar biasa Terima kasih atas e meluangkan waktu juga kesempatannya untuk menjadi narasumber kita hari ini ya Pak tentunya luar biasa Terima kasih sekali dan untuk selanjutnya kami persilakan saya persilakan untuk langsung menyampaikan ee materi yang akan disampaikan oleh Bapak lutfil Hakim Monggo bapak disilakan oke asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat siang salam sejahtera buat semua Alhamdulillah pagi ini sangat luar biasa Mbak Maya santawati sebagai pemantu cukup membuat kita semua semangat pertama saya ucapin eh terima kasih kepada Pak ramlianto beliau ini kepala ppsdm Jawa Timur sungguh sangat luar biasa sambutannya tadi ini menunjukkan Kepala Badan Ini punya visi dia paham betul Apa itu PES kemudian saya Sapa Juga buita Ratna Dewi Agustina selaku kepala dinas Kom Jawa Timur sebagai narasumber kemudian saya Sapat juga narasumber yang lain Bapak drwiddok pakar komunikasi dari UN beliau ini sudah menjadi lakon kalau di panggung komunikasi di bukan di hanya di Jawa Timur tapi di tanah air Oke Mbak Maya eh Tentu saya juga akan menyapa seluruh peserta ya Eh peserta webinar dengan istilahnya itu ASN belajar dan kelima ini saya kira sangat luar biasa bagaimana kita sebagai ASN untuk terus ee memacu terus mengembangkan keilmuan pengetahuan dalam kerangka bagaimana nanti kualitas pelayanan kepada publik itu bisa lebih baik tentu dengan pengetahuanketahuan saya terima kasih kepada bpsdm terutama kepada Pak ramlianto yang pagi ini webinar e ASN belajar ini mengambil tema kalau saya lihat fernya ini kok beda ya sama sambutan dari Pak Rianto kalau playernya yang saya dapat kemarin itu adalah per kita baik Bapak tadi temanya lebih kepada Kangan tangan kira nanti kita bahas bareng Bagaimana sampai pemerintahi eh menyiapkanas Kemudian pada proses itu tentu ada beberapa hal yang penting termasuk soal ketahanan pangan maupun ketahanan energi memang mbak a eh hari PES nasional tahun ini itu sekaligus adalah hari ulang tahun PWI yang ke-79 ini antusias masyarakat sangat luar biasa untuk memperingati hari PES nasional tahun 2025 ini saking semangatnya sampai peringatan hpn di tingkat pusat itu ada tiga lokasi Jadi pertama itu di Pekanbaru nanti sama tanggal 9 Februari di Pekanbaru itu ada juga peringatan kat nasional hpn yang temanya itu kalau gak salah justru soal eh menyong Indonesia kemudian tanggal 9 Februari juga Karena hari PES itu memang bersamaan dengan ulang tahun PWI yang yang Kelan jadi ulang tahun PWI itu tanggal 9 Februari tahun 49 yang di Banjarmasin peringatan hpn sama nanti tanggal 9 itu temanya soal ketahanan pangan memang kemudian di Jakarta juga ada pada tanggal 9 Itu peringatan Hari Peh nasional yang digelar oleh teman-teman eh konstituen dewan PES kalau PWI menggelar di Pekanbaru dan manjarmasin teman-teman konstituen dewan PES bersama dewan PES menggelar eh peringatan hpn di Jakarta Saya kira siapapun ee yang menyelenggarakan peringatan hari pas ini bahkan masyarakat juga ikut serta di beberapa daerah termasuk di Jatim ini ada beberapa yang non masyarakat PES tapi dia eh membuat acara yang itu temanya dalam rangka memperingati Har itu saya kira bukti bahwa sebetulnya PES Itu bukan lagi bukan hanya milikan PES tapi PES itu adalah milik masyarakat milik bangsa dan terbukti kontribusinya secara historis terhadap perjalanan bangsa ini sudah sangat besar sekali bisa diikuti di di sejarah mulai dari Persiapan Kemerdekaan bagaimana pranes itu betul-betul mengarahkan supaya ada kemandirian Nusantara ini yang kemudian kepada kemerdekaan kemudian mengisi kemerdekaan mengisi pembangunan Sampai detik ini bahkan mungkin ke depan Maka itulyernya eh diskusi yang dibuat oleh bpsdmitas PS dengan pemerintah menyongsong Indonesia 2045 Saya kira justru Bagaimana ke depan hingga tahun 45 gitu ya bahkan mungkin berikutnya Kalau saya melihat e apa namanya tema ini Ini ada dua Angle jadi ada dua Angle besar pertama yaituergitas antara dengan pemerintah kemudian Angle yang kedua adalah eh Indonesia masuk tahun 2025 Saya kira ini dua hal yang yang sangat sangat penting untuk kita diskusikan karena ini adalah keniscayaan yang memang harus harus kita jalani dan selama ini sudah sudah berjalan saya kira bagaimanaitas antara PS dengan pemerintah kalau di daerah itu PES dengan pemerintah daerah Saya kira itu sudah berjalan sudah sangat lama sekali dan ini adalah satu keniscayaan bahwa PES itu adalah ee mengawal mengawal itu bukan hanya menyampaikan kepada publik menyiarkan secara luas kepada publik tentang program-program pemerintah tentang kebijakan pemerintah tentang keputusan-keputusan besar pemerintah Tapi semua keputusan semua kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah PS bertanggung jawab untuk menyampaikan kepada publik dan ini saya kira jika sinergitas antara PES dengan pemerintah terus diperkuat maka ini bisa menjadi kunci bisa menjadi backb strategis Bagaimana kemudian komunikasi dua arah to traffic communication antara government dengan publik antara pemerintah dengan masyarakat yang menempatkan PES sebagai pihak yang ada di tengah jadi PES kemudian ee menyampaikan kepada publik tentang bukan hanya apa yang sudah dilaksanakan oleh pemerintah tapi juga tentang rencana-rencana apa yang akan dilakukan jadi mulai dari perencanaan kemudian penerapan dan evaluasinya selalu menyampaikan P publik secara detail secara benar sesuai dengan prinsip-prinsip jurnalistik tapi sekali lagi Eh pemerintah eh bisa kemudian mendapatkan Upan balik dari PES Bagaimana kemudian masyarakat itu menilai mengevaluasi terhadap program-program yang sudah disampaikan melalui pres mengevaluasi langsung Bagaimana penerapan kebijakan yang sudah dibuat oleh pemerintah kalau di daerah itu adalah pemerintah daerah Kemudian masyarakat bisaarang langsung melakukan evaluasi penilaian mengukur Bagaimana kinerja daripada eh entahan tersebut yang sudah dipublikasi oleh P artinya apa P di sini bisa menjadi salah satu alat sebagai salah satu sarana untuk membangun kepercayaan publik terhadap program dan kinerja pemerintah apalagi kalau komunikasi yang dibangun yang berasal dari pemerintah itu diikuti atau disertai dengan data-data yang yang akurat data-data yang EE transparan data-data yang yang ak sehingga kemudian ini menjadi satu eh satu benchmarking kepercayaan publik kepada pemerintah tapi PES tidak boleh kemudian meninggalkan aspirasi publik aspirasi masyarakat opini-opini publik evaluasi publik terhadap program memerintah juga wajib kita sampaikan kepadament untuk arah sebaliknya dan itu saya kira kemudian bisa dijadikan tolok ukur bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi Bagaimana kemudian kebijakan dibuat keputusan dibentuk dan program-program berikutnya itu bisa lebih lebih lebih ideal bisa lebih sesuai dengan apa yang diinginkan masyarakat dan EE Bapak Ibu sekalian bahwa PES itu tidak hanya membantu membangun komunikasi dua arah antar government dengan publik tapi PES sendiri sesuai dengan amanah undang-undang wajib memberikan masukan memberikan kritikan memberikan koreksi memberikan e yang sepanjang itu untuk kepentingan kepentingan pembangunan itu tidak boleh kemudian ini memang bagian dari hal-hal yang kurang menyenangkan bagi pemerintah ketika ada kritikan ketika ada masukan ketika ada itu saya kira bagian dari kewajiban dan PES memang eh sebagai salah satu pilari sebagai salah satu backb daripada bagaimana pembangunan bangsa ini memberikan masukan yang benar meluruskan meluruskan di sini bukan sekedar eh memberikan data yang benar tapi juga menjalankan fungsi watchd fungsi kontrol sosial jadi di undang-undang pasal 3 itu disebutkan bahwaes itu selain itu dia melakukan edukasi kemudian dia juga melakukan ee fungsi kontrol sosial menjalankan fungsi watchd fungsi pengawasan itu juga diperkuat di Pasal 6 undang-undang PES di mana Pes itu wajib memberikan masukan wajib melindungi publik dari kemungkinan rencana-rencana pembangunan yang salah apalagi rencana-rencana pembangunan yang disengaja untuk salah rencana-rencana Pembangunan hasil praktik political connection antara Penguasa dan dan Eh oligarki istilahnya dalam konteks sekarang ini jadi ketika ee penguasa atau pemerintah berencana membuat sebuah kebijakan tapi rencana ini adalah hasil praktik political connection dengan pihak yang berkpentingan siapapun itu termasuk ti ketika PES itu membiarkan maka kemudian kebijakan itu tidak langsung bersentuhan untuk kepentingan publik tapi hanya untuk kepentingan pihak terduduk maka itu kewajiban PES perlu melakukan fungsi watchdok PES harus berteriak PES harus menjenggong istilahnya Bagaimana kemudian eh rencana persekokolan tadi itu untuk membuat kebijakan yang hanya mementingkan pihak-pihak ter itu bisa dibatalkan ketika rencana itu Rencana tidak baik itu kemudian batal akibat Bagaimana pers itu berdaya PES ini kemudian memberikan kritikan yang sangat luar biasa maka ketika rencana-rencana persekongkolan yang tidak baik itu batal maka di situlah substansi bahwa PES telah melindungi kehidupan bangsa jadi melindungi kehidupan bangsa itu bukan hanya dengan peluru bukan hanya dengan bukan hanya dengan alut Sista tapi p juga memberikan perlindungan kepada publik perlindungan bukan hanya sekedar berlindung dari berita-berita yang yang benar berita-berita H berita-beritaing tapi justru yang paling penting adalah bagaimana pers itu menatkan dirinya sebagai kontrol sosial diilah independ daripada pers itu betulbetul dibutuhkan karena ketikaes itu tidak independen maka kemudian ee keberdayaannya untuk memberikan masukan untuk meluruskan terhadap hal-hal yang kemungkinan terjadi distorsi terkait dengan kepentingan publik maka sebetulnya begitulah ee awal daripada prahara itu akan terjadi ketika PES membiarkan ketika PES apalagi bagian daripada rincana percengongolan itu kemudian membiarkan apalagi kalau PES itu memberikan semacam Applause terhadap rencana persekompolan itu menjustifikasi memberikan stempel bahwa seolah-olah rencana pembangunan itu adalah benar menjustifikasi seolah-olah kebijakan yang baru dibuat itu adalah satu yang maka seulah diu dosa PES maka itu di undang-undang pes 9 ditegaskan bahwa PES itu harus mengusahakan keadilan dan kebenaranes itu harus memberikan kritikes harus masukkan harus meluruskan dan harus independen Bagaimana bisa independen ketika situasi seperti sekarang e kebutuhan untuk tetap hidup itu saya kira memang jaab api dari panggang Saya kira di sini eh terjadi sesuatu yang pilihan-pilihan sulit pilihan-pilianl tapi tidak boleh mengenal Apun itu karenaes ini sesuatu yang sebagai sebah entitas bisnis yang agak unik badan usahanya sebagai entitas bisnis itu dia memang harus hidup dia harus bisa mencari kemasukan sebesar mungkin untuk biaya operasional untuk biaya gaji termasuk gaji jurnalis tapi pada sisi produk inilah satu-satunya entitas B produknya itu diatur oleh banyak peraturan banyak sekali yurisdiksi yang mengepung produk jurnalistik sehingga profesi jurnalis sebagai produsen yang membuat karya jurnalistik itu harus betul-betul mengikuti banyak sekali regulasi banyak sekali peraturan yang kemudian itu memaksa agar produk jurnalistik itu betul-bentul adalah produk yang yang mencerdaskan produk yang bertanggung jawab melindungi kehidupan bangsa dalam konteks betul-betul e berjalan fungsinya tidak membiarkan yang namanya ketidakadilan tidak menutup mata kemudian ketika ada kebijakan atau keputusan Apun yang itu menyakiti hati masyarakat tidak boleharkan maka itues itu harus betul-betul ber saya ketua P Jawa Timur termasuk salah satu yang EE justru otokritik saya sering mengkritisi tentang program eh indeks kebebasan pers yang diinisiasi oleh E bapnas dan dewan pers karena apa Karena indeks kebebasan pers yang dipersepsikan oleh beliau-beliau yang ada di Jakarta itu hanya lebih kepada ee ukuran-ukuran Bagaimana kemudian profesi jurnalis itu bebas melakukan kerja jurnalistiknya sehingga ketika ada kekerasan terhadap jalis baik itu kekerasan fisik ataupuning dalam bentuk kata-kata atau dalam bentuk yang lain maka di situ skor itu muncul saya kemudian agak tidak terima ketika 2 tahun yang lalu Jawa Timur ditempatkan sebagai salah satu provinsi yang berada di bawah dari bawah sebagai provinsi yang indeks kebebasan pesnya rendah ketika ada ukuran-ukuran saat itu ada kekerasan terhadap salah satu jurnalis di lokusnya saja yang ada di di Jawa Timur lokusnya saja yang ada di Jawa Timur padahal pelakunya otak daripada pelaku kekerasan ini bukan orang Jawa Timur dan isu maupun tema yang kemudian menjadi diikan jurnalis ini dikerasi oleh pihak-pihak yang tidak menyukai itu itu sebetulnya adalah isu nasional sehingga ketika lokus saja yang ada di di Jawa Timur kemudian menjadikan provinsi ini sebagai provinsi yang dianggap tidak bebas atau rendah indannya ini saya kira sesuatu yang nyut Saya melihat ada beberapa provinsi yang justru indek kebebasan pesnya itu tinggi ini saya kira bukan jaminan Apakah bisa menjamin ketika ada salah satu provinsi atau dua a provinsi yang indekannya itu tinggi di situ tidak ada kekerasan terhadap jalis jangan-jangan karena di situ sudah ada ada pressing sehingga jurnalis itu bekerja dalam kondisi under pressure ada tekanan-tekanan dari pihak tertentu sehingga karya jurnalistiknya kemudian lebih mengarah kepada friendly journalism apalagi eh mengarah kepada hal-hal yang mengapresiasi saja kerjanya melalui karya jurnalistiknya maka saya kira itu bukan bukan bukan Bebas Merdeka tidak tepat kalau provensi-provi tersebut kemudian eh mendapat indeks kebebasan kemerdekaan itu pada posisi yang tinggi belum lagi Eh intervensi dalam bentuk imbalan-imbalan biklan atau imalan-imbalan yang lain yang seharusnya tidak boleh harap dilakukan oleh Prof jurnalis Ketika itu terjadi maka kemudian di situ tentu hanya untuk menyenangkan saja berita-berit sehingga tentu tidak akan ada kegerasan ketika tidak ada kegerakan maka kemudian eh yang terjadi indeks kemerdekaan daerah tersebut menjadi ini kan gak nyambung Saya justru berpendapat lain Harusnya bukan indeks kemerdekaan kebebasan P tapi adalah indeks keterberdayaan Jadi bagaimana P itu berdaya Kalau menurut saya justru sebaliknya Semakin banyak Insan itu dikerasi oleh siapapun maka itu bukti bahwa sebetulnya itu berdaya direspon ketika dia memberikan kritik kemudian mengena ketika yang dikritik dan mengena tadi itu kemudian tidak terima melakukan kekerasan ba maka sebetulnya P itu berdaya harusnya otoritas yang membawai atau yang mengawasi atau yang membina ekosistem kehidupan itu membuat definisi ke arah sana jangan kemudian mendistorsi arah arah yang seharusnya dilakukan oleh pes pes itu harus berdaya PES itu harus berani karena apa banyak sekali kita dengan telanjang Mata melihat praktik-praktik bagaimana kemudian heeh anggaran yang begitu besar di korupsi kita bisa menghitung Berapa jumlah eh pegawai ASN atau kepala daerah atau yang lain yang terkait denganar apbm yang kemudian karirnya berujung di balik eh di balik apa namanyaugi Bi banyak sekali kita tidak mengada-ada gu itu mungkin karena salah satu bagian dari ketika pesnya tidak berc karena PES nya tidak memberikan pendidikan karena pesnya atau yang lebih parah dari itu mungkin ketika pesnya sudah tidak dianggap lagi nah ini mesti yang menjadi keperadtinan besar pihak yang mengawal kehidupan Harus berpikir tentang ini apakah sebetulnya itu sudah didengar Apakah kritikan dari pres itu kemudian bisa mengubah perilaku kebijakan kekuasaan birokrasi bisa mengubah tingkat kualitas pelayanan birokrasi Saya khawatir justru sekeras apapun kritikan PES ini Sesuatu akan jadiadi bencana betul ketika PES itu sudah kritis sudah memberikan masukan yang agak keras tapi kemudian tidak diangkap ini saya kira akan menjadi awal bagaimana kemudian kehidupan demokrai Danan publik itu akan menjadi runtuh menjadi pertaruhan yang yang sangat sangat menjadi cororetanarah Bapak Ibu sekalian maka itu ee baik pyongsong indonesiaama baik dalam konteks ketahanan pangan bukan hanya ketahanan pangan Saya kira yang menjadi ancam juga ketahanan Saya kira kembali kepada laptop Bagaimana Sin kita dengan pemerintah itu betul-betul terus harus terus di tidak hanya melalui tulisan-tulisan carya jurnalistiknya kalau perlu masyarakat itu juga memberikan masukan semacam advokasi kepada pemerintah kalau di daerah kepada pemerintah k tanpa harus melalui tulisan-tulisan bisa jadi sebagai warga negara melalui diskusi-diskusi melalui fpd seminar kajian-kajian semacam ini memberikan masukan kepada pemerintah daerah Bagaimana arah kebijakan mulai dari pelayanan P publik yang mempertimbangkan kualitas payanan kemudian memperhatikan betul Sal welfare yang itu memang seharusnya menjadi tanggung jawab negara tanggung jawab pemerintah terhadap Bagaimana nasib masyarakat yang ada di bawah yang memang saya harusnya tolong dan banyak aspek yang harus bersama-sama didiskusikan dari daripada dikerjakan tanpa diskusi dengan jurnalis tiba-tiba nanti muncul sebagai sebahan dan kemudian jurnalisnya merespon berita-berita Yang Yang Mir Saya kira itu jauh Le persepinyaag publik tapi ketika diskusi itu dua arah ini yang ituilakukan yang lebih intens tidak dalam konteks ekonomi Yai konteks Bagaimana kemudianes dan government itu betul-betul eh membuat tancangan Bagaimana idealisasi kebijakan maupun program yang harus dilakukan sehingga ketika muncul pesnya tidak mengkritiki tapi memberikan apresiasi karena itu sesuai dengan kepan publik ka itu Bapak Ibu sekalian Bagaimana kemudian itu harus betul-betul Dikan karena ini Eh sekarang itu ada di tengah Baik bapak mohon izin pangapunten sanget Bapak suara Bapak Lil sedikit tidak terdengar bapak mohon izin baik pangapunten Sang Bapak baik kami persilakan untuk melanjutkanangudio sudah berah materinya disilakan bapak agar lebih bersemangat untuk sobat ASN di seluruh Indonesia silakan Bapak ya ya oke ya oke ya i jadi PES berdaya ini yang harus dilakukan oleh seluruh stakeholder Saya kira bukan hanya masyarakat PES saja karena kita sekarang berada di di persimpangan jalan ketika teknologi informasi itu begitu mudah kemudian eh setiap orang bisa menjadi jurnalis dan Yang kemarin bukan jurnalis sekarang sudah mengaku-ngaku jurnalis itu banyak sekali di ruang publik sehingga publik itu menjadi bingung mana sesungguhnya yang jurnalis mana yang bukan istilahnya kalau di Jawa Timur itu Bapak Ibu sekalian Orang yang mengaku-ngaku jurnalis itu biasanya disebut sebagai wartawan Bodrek ah kalau di Jatim ini lengkap bukan hanya Bodrek ada bodrekin ada Panadol macam-macam ini saya kira akibat dari dua hal pertama ada revolusi revolusi di teknologi digital ini yang kemudian setiap orang bisa mengakses dan membuat ee apa namanya platform berita melalui melalui website dan itu cukup dengan template saja sudah sudah bisa dia mengoperate ee ee menginformasikan berita-berita tapi apa yang terjadi kemudian karena dia mudah sekali membuat itu dia kemudian merekrut jurnalis atau meminta teman-temannya Kalaupun dia bukan jurnalis kemudian dipacai sebagai jurnalis dikasih baju sebagai jurnalis yang itu ada di ruang publik dan kadang-kadang Memang jauh api dari panggang saya tidak bermaksud menisbikan yang demikian Monggo ini adalah hak setiap warga negara untuk menjadi Apun Tapi harusnya ikuti karena profesi ini bukan profesi semberangan profesi ini adalah profesi yang diatur banyak sekali oleh regulasi untuk memastikan bahwa apa yang ditulis apa yang disbarlaskan sebagai berita itu adalah betul-betul berita yang berkualitas berita yang memberikan pencerahan berita yang memang betul-betul menjaga kepentingan publik ada undang-undang Peh undang-undang pet itu yang dari 21 Pasal itu sangat lengkap sekali bagaimana seharusnya PES kemudian ada banyak sekali peraturan dewan per atau PDB ada puluhan peraturan dewan p yang itu wajib diikuti oleh Insan kemudian ada pedoman penulisan oleh dewan banyak sekali yang harus diikuti jadi profesi pers ini sebetulnya itu adalah profesi yang dupung oleh banyak peraturan jadi tidak mudah kemudian kemarin masih jadi tukang apa sekarang sudah menjadi jurnalis itu tidak tidak nyambung ya saya tidak bermaksud Menan provisi orang tapi tidak Apple to Apple karena ini adalah satu koridor yang harus dijaga harus betul-betul setiap apa yang disampaikan kepada publik itu adalah eh sesuai dengan tahapan-tahapan sesuai dengan yurisdiksi yang sudah memaksa mereka untuk meng itu selain itu ada yang namanya peraturan organisasi Kebetulan saya ketua kesatuan Wartawan Indonesia atau PUI salah satu asosiasi jurnalis tertua Karen anggotanya tua-tua dan warna kulitnya juga tua tapi di situ ingin memastikan bahwa untuk menjadi anggota PWI saja itu harus dia sertifikasi dulu yang namanya okk orientasi organisasian dan kewartawanan di situ dia digembeng dikasih materi dikasih penjelasan Bagaimana sejatinya menjadi jurnalis baik dari sisi keorganisasian kepwian maupun dalam konteks secara Kafah Bagaimana diaarusnya sebagai jurnalis baik baik skill bahkan sampai perasaannya jadi tidak mudah itu untuk menjadi anggota muda di PW itu harus sertifikas bias dulu kata setelah nunggu 2 tahun baru kemudian bisa menjadi anggota biasa yang secara organisasi punya hak untuk dipilih dan memilih tapi syaratnya juga harus uji kompetensi wata dan ini kalau bukan watawan susah sekali untuk mengikuti ukw tingatan jadi di salah satu peraturan dewan P tadi itu itu juga mewajibkan kepada jurnalis harus sertifikasi kompetensi yang disebut dengan uji kompetensi wartawan level-levelnya itu ada ada muda ada Madia ada utama disesuaikan dan kenaikan tingkat itu tidak bisa setamat t dia harus nunggu dulu 2 tahun harus nunggu dulu eh tahapan berikutnya jadi ketika jurnalis itu dipaksa untuk sertifikasi dan dipaksa untuk mengikuti yang namanya Minimal dia sudah paham betul bahwa dia itu adalah jurnalis yang penuh tanggung jawab adalah profesi yang sangat berat maka itu Ronald Reagen itu pernah mengatakan presiden Amerika ke-40 itu ya Bagi yang masih muda-muda mungkin belum tahu Beliau mengatakan kalau ingin ya itu kritikannya terhadap birokrasi waktu itu kalau birokrasi itu ingin bekerja untuk efektif tirulah cara kerja jurnalis Kenapa karena kerjawan itu harus cepat dia dipaksa untuk bertarung dengan waktu karena terkait sama persaingan kalau zaman dulu ketika masih tering terkait dengan selain juga terkait dengan momentum ketika ada pejabat dari pusat Datang keumah sebuah kota di Kabupaten tak mungkin dia dua kali datang pada maka jurnalisnya juga harus cepat datang dia harus cepat dia harus cermat juga dalam konteks bagaimana dia menggali informasi dari nars tersebut bagaimana dia melakukan investigasi caranya ada aturannya bagaimana dia itu mencari mengumpulkan mengolah dan menyiarkan yang namanya itu juga juga diatur di peraturan sampai segitunya Jadi selain itu apa lagi kehebatan jalis katanya dia bekerja dengan prure peraturan sebab kalau salah di kalau salah dia dimarah ole redaktur ketika beritanya dikplattihati dia harus cover dia harus menerapkan kode etik jurnalistik menerapkan prinsip-prinsip jurnalistik rakfa artinya aturan tadi sesuai dengan undang-undang PES peraturan dewan PES pedoman penulisan kode etik jurnalistik kode perilaku watawan peraturan-peraturan organisasi ada peraturan dasar ada peraturan rumah tangga itu semua yang kemudian memaksa profesi ini harus betul-betul karya jurnalistiknya itu per Karya jurnalisnya itu betul-betul bermanfaat karya jurnalistiknya itu tidak mengarah kepada H karya jurnalistiknya itu tidak mengarah kepada Fring jadi kompetensi betul jadi kompetensi bukan hanya skill tapi kompetensi melalui aturan perundang-undangan tadi itu adal kompetensi juga secara moral dia harus jujur pers itu harus jujur ketika pers sudah tidak jujur maka itu pintu sebah prahara bagi sebah saya selaku ketua administrasi selalu menekankan Anda boleh kompeten dalam skill penulisan pencarian berita investigasi tapi anda harus punyapotensi juga secarang harus jujur tidak boleh framing karena kalau Hook mungkin sekarang sudah banyak sekali aplikasi untuk mengukur Bagaimana berita itu Tapi kalau namanya framing itu sangat tipis sekali saya kasih contoh misalnya sebuah survei melakukan survei tentang tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Gubernur di sebuah provinsi provinsi X misalnya dari hasil survei tersebut diketahui bahwa tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Gubernur tersebut itu besar 70% artinya yang tidak tidak puas terhadap kinerja itu adalah sebaliknya berarti 30% jadi yang puas itu 70 yang tidak puas 30 Bagaimana kemudian ketika pers itu melakukan framing Jadi bukan 70-nya yang ditulis sebagai judul tapi 30-nya dia tidak bohong karena itu hasil survei tapi itu yang namanya framing itu yang namanya bingkaian dia mengkondisikan masyarakat supaya masyarakat terpengaruh pikum motoriknya persepsinya tentang persepsi kinerja Gubernur tersebut sehingga ditulis kemudian 30% warga provinsi X tidak puas dengan kinerja Gubernur n ini framing apalagi kalau 30% itu dikonversi ke jumlah penduduk sekian puluh juta warga di provinsi X tidak puas terhadap kinerja Gubernur ini ini gak boleh jadi PES itu Sampai segitu aja gak boleh misalnya wawancara dia dengan bank daerah misal ketika jurnalisnya itu paham sekali dia wawancara dengan direksi bank daerah secara komprehensif banyak sekali aspek-aspek kebobolan dari sisi kredit misalnya dari sisi seurity digital bankingnya tapi kemudian yang diambil angennya karena dia hubungan baik dengan direksi itu misalnya Bagaimana kemudian bank daerah ini hanya diangkat tentang partisipasinya terhadap menggerakkan ekonomi UMKM melalui kredit umkmin yang ini namanya FR dia harusnya komprehensif menyebutkan ini sebagai sebuah bank milik daerah harus dijelaskan keseluruhan baru kemudian yang menonjol tadi bisa di taruh di atas atau di bagian di struktur G itu bagian yang teruat n ini saya kira eh yurisdiksi PES itu mengatur sampai ke arah sana Jadi bukan hanya kompetensi secara skil tapi juga kompeten ceramoral satu lagi PES itu juga dipaksa melalui pengetahuan itu dia juga harus kompeten sor dipaksa oleh peraturan tadi juga kompeten secara ilmu pengetahuan jadi katanya ral jadi selain dia kerja cepat dia cermat dia dalam pressure peraturan dan dia juga harus luas pengetahuannya Bagaimana seorang jurnalis ketika dia secara tidak sengaja ketemu dengan pejabat yang yang jabatan ini sebetulnya tidak semua publik paham misalnya ketemu dengan kepala LP S misalnya lembaga penjaminan simpanan padahal sangat penting bagaimana kemudian simpanan publik itu di diekurity oleh LPS sehingga publik itu tidak merasa ragu lagi untuk menagun di perbangkan sehingga tidak terjadi ras k ada kepercayaan ini kan sangat pentingat ini tapi ketika jurnal tidak paham Apa itu r apa itu banking terkait tidak ituulis maka itu peraturan di dalam tek Itu m saya juga jurnalis itu harus pahamak dia harus tahu betul mulai dari dulu kalau itu vektor bisnisah mulai dari kebijakannya kemudian praktik bisnisnya kemudian siapa pelakunya kemudian siapa yusatnya bagaimana mengelolanya apalagi kalau dia perusahaan yanganggu publik di pasar modal dia harus betul-betul disclosure dia harus betul-betul mendorong Bagaimana semua itu terbut sampai di sana yang namanya pers itu diatur tapi apa sebetulnya Apakah jauh api dari pangg kalau mau dibilang mungkin kurang dari yang diidealkan melalui peraturan tadi itu dibanding fakta yang ada karena mudahnya orang membuat media apalagi ini otokritik di undang-undang pes pasal 9 ayat 1 menyebutkan bahwa setiap warga negara berhak atau boleh memilihi hak untuk mendirikan perusahaan media bisa dibuka itu undang-undang PES nomor 40 tahun 1999 pasal 9 ayat 1 menyebutkan setiap warga negara boleh Mendirikan perusahaan media perusahaan sehingga siapapun kemudian hanya karena bisa membeli platform membeli website kemudian mendiri membuat PT kemudian membuat perusahaan Pes yang dia tidak tahu di mana ujung kanan ujung kiri daripada ekosistem itu sendiri sehingga apa yang terjadi seperti kita rasakan banyak sekali masyarakat mengeluh karena semakin banyak ee pihak di ruang publik itu yang mengakui sebagai pers jadi pers yang benar sekarang itu ada di persimpangan jalan satu begitu derasnya harus informasi karena setiap orang itu bisa bisa berpendapat melalui atau melalui platform kemudian di dalam tesnya sendiri karena tadi itu karena mudahnya orang membuat platform mudahnya mudahnya peraturan itu membolehkan dan dia mengaku sebagai Jadi dua tantangan di dalam ekosistem sendiri itu masih lebih Saya kira lebih dari 50% yang jauh api dari panggang mengenai standarisasi tadi belum bisa disebut sebagai kemudian di ruang publik juga dia berhadapan dengan eh media sosial yang aneka platform itu menawarkan ap terutama sekarang justru menyita kehidupan men waktu publik melalui survei sudah diketahui lebih dari 72% dia lebih senang mengkonsumsi eh video atau informasi apapun itu benar atau tidak melalui platform IG melalui platform tiktok dan aplikasi ini kan kemudian menyita ketika kita duduk megang gadget kita Scroll mulai dari awal jam . kita gak terasa sampai jam ada yang lucu ada yang sedih ada yang karena itu memang menarik tapi ini sebetulnya lawan daripada lembaga-lembaga informasi lembaga-lembaga komunikasi termasuk lembaga yang sejtinya tugas utamanya kajibannya memberikan masukan kepada warga memberikan kecerdasan kepada publik bagaimana mereka bisa terlibat bisa berpartisipasi langsung pusnya yang jadi Bapak Ibu sekalian banyak hal yang mesti dipersiapkan eh tentu bagaimana sinergitas nanti antara PES dengan pemerintah itu paling tidak yang harus dikuatkan dulu adalah persesnya bagaimana standarisasi tadi itu betul-betul bisa diikuti Jadi melalui Sinergi yang kuat dengan government jadi P ini kemudian mencoba untuk mengejar ketertinggalannya supaya standarisasinya itu bisa diikuti Saya berani mengatakan lebih dari 50% masih jauh api dari dan itu pun karena kita memang kita ini sebagai sebuah bangsa kadang-kadang memang sering membuatit sendiri ketika dewan PES membuat peraturan yang harus diikuti oleh dewan diikuti oleh jurnalis untuki kompetensiartwan saya bisa katakan bahwa peraturan itu sudah 11 tahun sampai ini tidak lebih dari sekitar 21.000 wartawan yang baru mengantongi sertifikat uji kepupetensi warta padahal faktanya menurut dewan P juga barang dengan mudahnya media cber ini media onlinecatat sekitar 52.000 media media ini yang diclare sebagai media sebagai per 52.000 media dengan platform cyber platform digital saya bayangkan kalau 52.000 itu masing-masing media itu dengan jumlah 5 redaksi saja orang itu kan sudah ketemunya 250.000 watatawan lebih jadi di luar sana ibaratnya itu orang mengemudi di luar sana di jalanan ini sudah ada orang yang menjalankan mobilnya itu sejumlah 250.000 lebih tapi yang pegang SIM baru 21.000 Ti hanya berapa persen sangat kecil sekali lantas bagaimana dia menerapkan mengimplementasikan ee profesi ini memang tidak semua orang yang punya tidak setiap orang yang tidak punya Jim tidak bisa menyetir memang tidak setiap orang yang mengantongi sertifikat uji kompetensi watawan itu tidak bisa menulis bisa tapi yang namanya mengendarai mobil itu kan harus pakai jadi yang namanya sebagai jurnalis membuat liputan menyiatkan ya itu harus adatifikat K dan itu juga mewajibkan kepada perusahaan PES Jadi bukan hanya pada profesi P perusahaan PES untuk melakukan verifikasi sebagai eh entitas pada ekosistem PES nasional yang listing di dewan harus tercatat dan itu diverifikas dan verifikasinya tidak mudah ya harus Muhi betul unsur-unsur yang memungkinkan kemudian sistem kerja di tersebut itu kalupun mang jauh Dar maka itu melalui forum ini juga Kalau mungkin dewan sayaruusulkan sudah diberatkan saja syaratnya untuk menjadi ampet seperti perusahaan sekuritas misalnya perusahaan investasi misalnya kalau gak salah minimal modalnya itu 50 miliar atau lebih samakan saja perusahaan PES itu modal dasarnya misalnya harus 50 miliar yang mampu Ya sudah itu yang mendirikan jurnalis yang hebat ya Dia bekerja di situ tapi bagaimana kemudian dia betul-betul dijamin tingkat gajinya tingkat serinya asuransinya tingkat katannya sehingga dia bekerja secara benar diharapkan bekerja secara benar bekerja sebagai jurnalis yang betul-betul bisa mengarahkan Bagaimana arah kehidupan arah bangsa ini tapi apa yang terjadi sekarang dengan mudahnya dia membikin kemudian dia rekrut teman-temannya tapi tidak di seingga kemudian Apa yang dilakukan dia melakukan Pring dia melakukan itu beberapa yang paling banyak mengeluh itu adalah kepala desa yang paling banyak mengeluh juga kepala sekolah karena kepala-sekolah sekarang juga pegang jadi itu Bapak Ibu sekalian untuk menuju Indones sinergitas ini memang harus saling dikuatkan jadi pesnya harus saling dikuatkan karena apa Karena PES nasional sekarang sistem berada di ruang yang sangat kotor berada di ruang yang sangat kontaminatif karena media sosial juga banyak yang mirip-mirip EE platform tapi di dalam ekosistem sendiri masih banyakali lebih dari% jauh dari Bang konteks itu dari si Bagaimana konksemudi apa juga yang harus disap o menyiapkan kena ini sesu yang sat ini 3 2045 Bagaimana kemudian ledakan penduduk ini terjadi itu menjadi 300 something dan dengan angka angka produktif itu sangat tinggi sekali ini kalau kemudian tidak dimulai dari sekarang bagaimana kemudian persoalan-persoalan persoalan-persoalan stregi persoalan-persoalan yang harusangan Seca tak itu tidak dilakukan maka saya kira slogan-slogan Indonesia emas itu hanya akan menjadi akan tetap menjadi slogan hanya akan menjadi Kim bahkan menjadi ancaman ketika angka terbesar e usia produktif itu kemudian tidak difasilitas oleh negara ini infrastruktur tentang investasi infrastruktur tentang kerja maka apa yang akan terj ini saya kira betul-betul Bagaimana kemudian sesuai dengan tema laptop bagaimanaitas dengan pemerintah dalam 15 tahun ke depan dalam 20 tahun ke depan harus betul-betul bagaimana mengawal hal-hal yang memungkinkan nanti 2045 itu kemudian menjadikan menjadikan setiap generasi pada usia produk itu dia bisa melakukan produkitasnya yang kemudian Nanti akumulasinya banyak sektor-sektor yang masih jauh api dari banggang dalam konteks of apa namanya itu ya Apa persyaratan untuk menuju ke arah sana banyak hal sekali baik dari SDM darii infrastruktur darianyak sekali yang mesti direformasi dari jadiinya itu harus betul-betul dimulai dari searang karenaedakan penduduk ini jadi demokrasi Jangan Anggap saja ini sebagai ancaman harusnya tapi bagaimana kemudian ancaman ini disiapkan dengan perencanaan yang bagus kemudian nanti terkelola dengan batu Nti jangan gembira dulu ledakan ini sebagai sebuah bonus karena ini bisa menjadi Bob yang membahayakan ketika pada saat itu pemerintah tidak bisa memfasilitasi dengan sempurna ketika dari sekarang saja tidak melakukan reformasi dengan Pusuk baru 270 jutaan sekarang jutaan sekarang sudah kita bisa lihat Bagaimana angkaan bagaimana angka idealisasi k rasio Bagaimana angka Bagaimana angka investasi yang masuk Bagaimana investasi yang masuk iniendrive kegiatan usaha yang kemudian bisa menyerap tenaga kerja sangat minim sekali jadi ini yang mtinya jadi konsamament dengan harus betul-betul lebih detail mengkaji Jangan pernah tersinggung kalau dikritik jangan kemudian hanya performance saja mohon maaf banyak sekali birokrasi yang hanya per saja tapi itu tidak bersentuhan seetulnya dengan e kepentingan publik itu harus dimulai dari sekarang banyak hal yang kalau tidak disiapkan dari sekarang bukan tidak mungkin dan bisa dipastikan bahwa Indonesia Mas dalam konteks 2045 itu akan betul-betul menjadi anggama dan banyak hal pertumbuhan ekonomi masih tidak merata baik dari sisi geografi maupun dari sisi kelas sosial hanya 1 2% orang dengan tingkat income perkapitanya jauh melebihi negara-negara la tapi bagian besar mayori daripada masyarakat ini masih berada di lkang P kapita Yang jauh dariang kikiran masih itu Angka kemiskinan itu ketika tolok ukur miskin ini soal definisi saja ketika yang diukur itu adalah cas out seberapa besar angka nilai rupiah untuk mengkonsumsi misalnya angkanya dalam sebulan dia itu atau dalam sehari Sori dalam sebulan angkanya itu 200 berap itu ya tentu coba dinaikin sedikit mengikuti angkaangka yang yang dilakukan oleh yang disarankan oleh maka kemudian akan baik bapak baik bapak mohon izin Karena untuk waktunya memang sudah hampir selesai bapak mohon izin Kurang 1 menit lagi dan akan diesi tanya [Musik] jawab sektorekor yang Mang sangat pemerintah yang harus didorong melalui Harus berpikir tentang What The Day After Tomorrow jadi hari setelah besok misalnya sektor Pang ancamannya sangat luar biasa sekali pemerintah kalau tidak melakukan reformasi di pangan-pangan utama kita gak usah jauh-jauh kita ngomong gula saja produksi gula kita itu cuman 2,4 juta di tengah kebutuhan itu sekitar 7 juta tentu ini kan ada rentang yang sangat sangat lebar untuk dilakukan impor dan impor ini kadang-kadang kemudian ee sengaja dikonstruksi oleh pihak-pihak yang memang disponsori oleh para pemburente ini saya kira yang perlu distop dari sekarang dan mulai persiapkan kita lihat contoh satu sektor komoditas gula saja Thailand itu luas daratannya itu hanya 1/4at dibanding luas daratan Indonesia tapi yang namanya ladang tebu di Thailand itu bisa 1,7 juta hektar kita yang sangat luas ini ladang tebu itu hanya 40.000 bayangin dari sisi luas saja sudah beda kemudian di sisi on teknologi pertanian di Thailand itu semua saya kira bisa bagaimana kemudian Thailand bisa memproduksi per hetar tonas itu bisa 120 130 Ton kita diangka 7080 sama-sama hektar kemudian rtingkat kandungan gula pada tebu itu rendemen gula tebu di Thailand itu ketika masuk ke onfarmnya off farmnya di pabrik rata-rata 12% kita 7 7,5 aja susah sekali jadi dari luasan tanaman dari ee kualitas tanaman sehingga produksi ton ton per hektar itu jauh kemudian kandungan gula pada itu juga jauh sehingga yang kemudian apa yang terjadi Thailand yang kecil itu bisa memproduksi 11 juta ton setahun sudah ditap kebutuhan dalam negerinya hanya 1 juta saya tidak bisa membayangkan Andai tidak ada bar kita kalau 10 juta Ton itu kemudian diekspor semua ke Indonesia habis riwayat yang Nam dulu pernah ada pabrik gula misalnya dulu pernah ada keramaian setiap ada pembukaan Kiling yang itu kemudian membekal apa meninggalkan catatan-catatan budaya dan sejarah akan hilang Padahal kita kalau dilihat dari S gak usah jauh-jauh deh Bagaimana lahan idel yang dikoordinasi oleh kementerianmn dengan pemerintah semua pemerintah jadi semua tanah idel yang di dalam kendali pemerintah termasuk di Kementerian BUMN kayak perutani dan kumpulkan itu saya kira jauh lebihah B mencapai jutaan hektar maka kemudian teknologi pertaniannya di harus dipaksa Bagaimana Thailand itu bisa tendeminya itu 12 sampai 13 Kita juga harus Bika Bagaimana tonas per hektar itu 120 ton atau Kita juga harus bisa bagaimana budaya masyarakat petani itu juga kita harus bisa tapi kalau pemerintahnya tidak melakukan apapun Bahkan dia terlibat pada praktik-praktik persekongkolan sponsorship untuk melakukan ekonomi R di tengah kebutuhan yang besar itu untuk dilakukan impor maka kamaiap pun jangan pernah beromongal sembag jangan pernah bermimpi tentang Indonesia em itu akan hanya menjadi men maka itu PES harus tegak PES harus dan PES harus berani untuk melakukan baik luar biasa bapak semakin seru sekali seperya bapin dan semakin banyak untuk sobat ASN di seluruh Indonesia yang mulai bertanya Bapak yang sudah mulai banyak yang Raise hand mohon izin Monggo Bapak saya boleh diizinkan saya tak minum sebentar aja boleh Bapak Monggo disilakan baik sobat SN Sekali lagi saya juga ingin menyampaikan Jangan lupa untuk eh link absensi yang ada di Running kita di youtube channel di situ Adan belajar 5 silakan login di semest bangkom dan di situ juga ada bila ada problem bisa eh WhatsApp di helpdesk semestabankkom di 082166444461 jadi luar biasa sekali untuk hari ini Eh Pak lutfil sangat bersemangat sekali ya sobat ASN semuanya Oke Baik mohon izin Bapak ya Baik bapak Monggo Bapak ada pertanyaan pertama kami mohon untuk menyebutkan nama dan instansi dari instansi mana bapak dengan Pak siapa disilakan baik tak lupa juga Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Lupi atas materi yang disampaikan dan diilakan bapak mohon izin dari mana dan dari instansi mana baik bismillahirahmanirrahimalamualikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh dari pusat pelatihan pegawai ASN Kementerian Desa baik baik bapak kementerian ini satu pertanyaan ini untuk Pak tadi menarik bwa Sinergi antara PES pemerintah dengan masyarakat eh pertanyaan saya begini Pak kami kita atau kami sebagai masyarakat ini Eh gimana caranya kita e bisa juga ikut ngontrol rekan-rekan PES karena seperti yang Pak luffi bilang tadi kasus wartawan bordrek dan segala macam itu kan juga masih banyak di Indonesia eh apa yang bisa kita lakukan selaku masyarakat untuk bisa ikut eh memberikan ya bersinergi termasuk memberikan pengawasan kepada teman-teman di pes agar eh apa yang menjadi tujuan mulia dari Pak Lufi bilang tadi PES bisa menjaga dan membawa Indonesia Indonesia emas itu bisa benar-benar terwujud Terima kasih Pak Lutfi Oke terima kasih tidak mendengar suaranya Bapak dengan Pak siapa tadi Bapak mohon diulang Toha dari pusat pelatihan pegawai ASN Moha Bapak Moha dari pusat pelatihan pegawai ASN Baik disilakan bapak untuk memberikan jawabannya Monggo ya jadi Kementerian Desa Ya siap dengar Pak ya jadi memang menteri and Kapan hari itu mengkritik meminta kepada polisi untuk menangkap saja itu lsmlsm Dan
Resume
Categories