ASN Mengaji Seri 7 | 2025 - Fiqih Qurban (Eps. 01)
w4H-XwaieO0 • 2025-05-14
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Surabaya. Para Bapak jemaah salat zuhur Masjid Al-Huda yang dirahmati Allah Subhanahu wa taala. Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah Subhanahu wa taala atas rahmat, taufik, dan hidayah-Nya pada kesempatan siang hari ini kita dapat melaksanakan salat zuhur berjamaah sekaligus mengikuti kajian dengan tema fikih korban bagian yang pertama yang insyaallah nanti akan dilaksanakan sampai bagian yang ketiga. Kedua kalinya selawat serta salam marilah kita haturkan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad sallallahu alaihi wasallam yang telah memberi bimbingan dan panduan hidup berupa agama Islam. Dan semoga kelak kita selalu mendapat syafaah dari beliau. Amin. Amin ya rabbal alamin. Hadirin para jemaah salat zuhur yang dirahmati Allah subhanahu wa taala. Pada kesempatan siang hari ini dengan tema fikih korban akan menjelaskan tentang bagaimana tentang hukum kurban dan bagaimana tentang pendistribusiannya yang akan disampaikan oleh K. H. Abdul Faid Faizin. Kepada beliaunya kami persilakan. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam. Alhamdulillahiabbil alamin wasalatu wassalamu ala sayyidil mursalin sayyidina Muhammadin wa ala alihi wasohbihi wabarik wasallim ajmain. Qolu subhanaka la ilma lana illa ma alamtana innaka antal alimul hakim. Allahummaah alaina futuhal arifin waj'al a'malana kholisatan liwajhikal karim birahmatika ya arhamar rahimin. Rabbisrohli sodri waassirli amri wahlul uqdatan min lisani yafqohu qoli. Amma ba'd. Para jemaah Masjid Al-Huda yang saya hormati. Alhamdulillah kita oleh Allah masih diberikan nikmat sehat walafiat sehingga kita bisa berkumpul di masjid yang insyaallah penuh barokah ini. Semoga setiap langkah kita menuju majelis ilmu ini menjadi penggugur dosa-dosa kita, menjadi peningkat derajat kita, dan semoga Allah subhanahu wa taala selalu memudahkan setiap langkah kita menuju surganya Allah subhanahu wa taala. Amin ya rabbal alamin. Kita hari ini akan membahas fikih kurban. Ada yang sudah siap dikurbankan? Oh enggak. Siap korban ngih. Bukan siap dikorbankan. P jemah yang saya hormati. Kalau kita bicara kurban dalam bahasa Arab kurban yang artinya hewan yang disembelih itu adalah udhiyah. Ada yang menggunakan dohih. Jadi kalau satu hewan yang disembelih namanya udhiyah jamaknya adahi. Ada yang kalau menggunakan bahasa dahiyah jamaknya dahahya. Ada beberapa hadis yang kadang-kadang menggunakan adhi ada yang menggunakan dhaya. Tapi ada yang mengatakan kurban itu kalau dalam bahasa Arab namanya adhatun. Kalau satu hewan namanya adhatun. Kalau banyak jamaknya adha. Dari sinilah muncul istilah Idul Adha. Jadi id itu artinya adalah hari raya yang berulang-ulang tiap tahun. Id itu berasal dari kata ud. Sesuatu yang berulang-ulang. Adha itu artinya adalah beberapa hewan yang disembelih itu namanya adha. Sama dengan fitri. Fitri itu artinya apa? Bukan suci. Mokel. Fitri itu artinya apa? Mokel. Maka Idul Fitri itu artinya apa? Rioyo mokel. Paham ngih? Loh, benar. Fitri itu artinya makan pagi mokel kebalikan dari saum. Paham nggih? Makanya nanti kalau Idul Fitri dulu Idul Fitri kita sunah setelah subuh sebelum salat sunah apa? Makan. Artinya apa? Durunge salat mokelisik. Karena itu hari rayanya orang mokel. setelah puasa 1 bulan. Paham nggih? Pun. Jadi Idul Adha itu adha itu artinya adalah beberapa hewan yang disembelih itu namanya adha. Udhiya dohiya. Adhah itu satu kata dengan dha. Makanya bahasa Arab itu unik. Kenapa kok satu kata dengan dhahwah? Karena penyembelihan hewan kurban itu dilakukan pada waktu dhha. Makanya dikatakan udhiahiya adha. Pun para jemah yang saya hormati, kalau kita bicara kurban, kalau dalam bahasa Arab kurban itu sebenarnya umum. Kurban itu satu kata dengan taqarub. Artinya adalah segala sesuatu yang mendekatkan kita kepada Allah. Itu kalau dalam bahasa Arab kurban. Jadi jenengan salat itu kalau dalam bahasa Arab apa? Kurban. Ngaji kurban. Lorowati tergantung. Kalau dengan lorowati sampean semakin dekat kepada Allah berarti kurorban perasaan. Makanya di Al-Qur'an Allah Subhanahu wa taala berfirman, "Watlu alaihim naba abnai adama id qoroba qurbana." Nah, ceritakanlah Muhammad kisah tentang dua anak Nabi Adam ketika mereka melakukan kurban. Pertanyaan saya, yang dimaksud kurban di situ apa? Apakah nyembelih hewan? Bukan. Karena anaknya Nabi Adam itu yang satunya adalah petani. Beliau kemudian mempersembahkan hasil pertaniannya. Yang satunya peternak yang mempersembahkan hasil ternaknya. Al-Qur'an menggunakan bahasa idoroba qurbana. Ketika malikat mereka melakukan ritual kurban. Yang dimaksud kurban di situ bukan nyembeleh, tapi melakukan ritual yang bisa mendekatkan kepada Allah. Jadi kurban dalam bahasa Arab itu satu kata dengan taqarub. Segala sesuatu yang mendekatkan kita kepada Allah pun. Makanya kalau jenengan gajian telat itu bisa jadi kurban, Pak. Kalau semakin telat semakin dekat kepada Allah itu menjadi korban. Jadi bukan hanya korban perasaan. Ada namanya alhadyu. Alhadu ini sama. Hadu ini hewan yang disembelih. Biasanya kalau nanti haji tamatuk sama haji qiran itu biasanya nyembelih hadyu. Ada akikah. Akikah ini kalau bahasa kita akikoh kek nggih. Kek itu sama dengan kurban. Ketentuan hewannya sama. Yang membedakan adalah kalau kurban itu dilakukan pada Idul Adha tapi kalau akikah ketika kita punya anak. Ketentuannya sama pun bedanya. Cuma nanti kalau kurban itu diberikan mentah, kalau akikah diberikan matang. Makanya kalau ada yang tanya ke saya, "Ustaz, boleh gak akikah anak dibuat selamatan, dibarengkan dengan haul, dibarengkan dengan selamatan haji, umrah, boleh gak? Boleh ngurangi biaya? Iya, ngurangi biaya. Anu cerdas, efektif, dan efisien. Secara fikih boleh. Karena memang akikah itu diberikan matang. Kan cocok dengan selametan matang. Paham nggih? Pun. Ada yang namanya alfara. Ini yang mungkin sangat jarang jenengan dengar. Fara ini budaya jahiliah. Far itu begini, Pak. Orang jahiliah itu ada mitos-mitos tertentu. Di antaranya adalah kalau mereka ternak, mereka kan punya indukan. hewan hewan betina yang dijadikan indukan lah. Ketika mereka ternak eh indukan ini kalau punya anak, anak pertamanya itu namanya Faro. Jadi ketika dia punya indukan ketika lahir anak pertama itu oleh mereka langsung disembelih waktu kecil dipersembahkan ke berhala. Tujuannya apa? Supaya dapat barokahnya berhala. Jadi indukan ini nanti anaknya banyak. Nah, hewan yang disembelih ini namanya faro. Paham nggih? Pun. Ada lagi atira. Atira itu jadi orang Arab itu dulu kalau haji musim haji itu Zulhijah. Makanya dikatakan Zulhijah bulan yang punya haji. Orang-orang Arab setelah haji ada yang pengin umrah. Umrahnya itu tengah tahun. Setelah Zulhijah tengah tahunnya ketemu di Reajab. Maka di bulan Rajab ini mereka juga nyembelih. Yang disembelih namanya atirah atau rajiba. Jadi kalau di kurban itu kita nyembelih hewan kurban ketika mereka umrah di bulan Rajab itu mereka nyembelih juga. Namanya apa? Airo sama Rjiba pun. Ada satu hal yang ingin saya sampaikan, Pak. Ini kita biar tahu kenapa ulama kita itu ada metode dakwah. Apakah semua budaya selain dari Islam itu salah? Ternyata tidak. Apakah semua budaya dari Islam itu kemudian oleh Rasulullah dibuang? Ternyata tidak, Pak. Karena yang keluar dari dubur ayam tidak selamanya kotoran, bisa jadi telur. Paham nggih? Apa buktinya? Tiga, Pak. Satu, akikah. Akikah itu budaya Islam atau jahiliah? Jahiliah. Di hadis riwayat Abu Dawud sangat jelas mengatakan kunna fil jahiliyah. Kami kata sahabat di masa jahiliah. Za wulida liahadina ghulam dza bahasyatan. Kalau kami punya anak maka anak itu kami sembelihkan kambing. Cuma mereka punya budaya. Apa budayanya? Setelah nyembelai kambing walaahu bidamiha darahnya kambing yang disembelih ini kemudian diusapkan ke kepala bayi. Ini budaya jahiliah pun. Akikah itu artinya apa sih, Pak? Akikah itu secara bahasa Arab arti asli akikah itu apa? Rambut bawaan bayi lahir. Itu orang Arab ngomongnya akikah. Bayi lahir itu kan punya rambut gak? Nah, rambut bawaan lahir itu namanya akikah. Jadi, aslinya akikah itu bukan hewan kambing yang disembelih, bukan rambut. Lah orang jahiliah itu kalau punya anak rambutnya nanti setelah hari ketujuh dicukur halus. Ketika nyukur mereka nyembelih kambing. Makanya kambingnya dikatakan akikah. aslinya bukan nama kambing. Aslinya akikah itu adalah nama rambut bawaan bayi. Paham nggih? Makanya kalau zaman kita, Pak dulu kalau dulu ya sunahnya ini tetap di zaman Islam tetap dipakai. Jadi kalau kita punya anak dicukur halus, hari ketujuh cukur halus nyembelih hewan akikah. Kemudian rambut yang dicukur ini ditimbang. Setelah ditimbang maka beratnya dikeruskan ke emas. Sedekah emas seberat rambut bayi yang di dicukur. Paham nggih? Pun. Falamma jaallah bil Islam. Ketika Islam datang, ternyata budaya ini oleh Rasulullah gak dihapus, Pak. Kenapa? Karena orang yang nyembeleh hewan, nyembelih kambing setelah ada lahir bayi itu bentuk rasa syukur. Itu bagus oleh Rasulullah tidak dihapus. Yang dihapus apa? Budaya yang kedua. Ngusap kepala kambing eh kepala bayi dengan darah kambing. Ini buaya yang jelek. Oleh Rasulullah dihapus. Kalau dihapus diganti. Apa digantinya? Oleh Rasulullah sallallahu alaihi wasallam tetap diusap tapi ngusapnya pakai minyak wangi minyak zafaron. Paham nggih? Makanya kalau jenengan akikah itu, Pak, kalau akekah ya cara akikah itu kalau bisa bayinya kan biasanya dicukur. Nah, kalau bisa yang datang itu jenengan semprot tangannya dengan minyak wangi. Engkuk ngusap kepala bayi. Enak metu teko kamar bayine seger. Melbu kamar yo seger. Wai minyak wangi. Jangan sampai acara akikah sampeyan teko akikah mari mangan sambal terasi. Paham ngih? Maring ngono seneng ngusap bayi. Seakan bayine Pak metu toko kamar seger melebu maneng ambasi. Makanya kalau bisa tuan rumah itu nyiapkan minyak. Ini sunahnya nyiapkan minyak. Jadi nanti setelah akikah setelah dicukur kemudian diusap pakai minyak wangi. Kalau di hadis zafaron. Kalau zafaron mahal terserah sampean. Yang penting jangan pakai minyak angin Pak. Karena kan bedanya bedanya manten anyar sama manten baru, manten lama dengan manten baru itu satu, Pak. Kalau manten baru itu biasanya senangnya reksona. Mek wis tu senenge remason. Mek manten anyar senenge minyak wangi. Mek manten tuwek senenge minyak angin. Cap kapak pun. Nah, jadi dikasih itu, Pak. Sama dengan Farao ketika di hadis riwayat Abu Daud juga sama. Ada orang yang kemudian datang ke Rasulullah dia mengatakan, "Inna kunna natiru atirotan fil jahiliyah." Rasul kita dulu zaman jahiliyah biasa nyembelih hewan atiroh di bulan Rejab. Ada lagi yang mengatakan inna kunna nufri faroan fil jahiliyah. Kami juga dulu di zaman jahiliyah biasa untuk nyembelih faro. Sekarang bagaimana? Kata Rasulullah gak masalah. Cuma caranya dirubah. Kalau dulu nyembelih hewan farc disembelih disembahkan ke berhala. Sekarang tunggu sampai hewannya besar layak disembelih. Ono daginge. Setelah itu disembelih dibagikan ke te tetangga. Paham nggih Pak? Pun. Ini metode yang banyak dipakai oleh ulama-ulama kita, terutama Wali Songo. Jadi banyak budaya-budaya itu kadang-kadang oleh mereka tidak dibuang, Pak. Budaya-budaya sebelum Islam itu tidak dibuang, tapi dimodifikasi. Paham nggih? Makanya saya sering ngomong, Pak. Islamisasi ilmu pengetahuan, Islamisasi budaya itu ada tiga tahap. Islamisasi budaya atau ilmu pengetahuan itu ada tiga tahap. Budaya atau ilmu itu ada tiga tahap. Satu, purifikasi. Jadi semua budaya Oh, enggak muncul. Betul muncul. Jadi semua budaya itu ada tiga tahapan dalam Islam. Muncul moten muncul. Oh, di YouTube muncul. Oke. Yang pertama purifikasi, Pak. Purifikasi itu penjernihan, Pak. Sebagaimana Rasulullah ketika melakukan ee apa tadi? Akikah. Itu kan budaya jahiliah oleh Rasulullah dipurifikasi, dijernihkan, difilter. Dari purifikasi itu akan muncul dua. Mana yang bagus, mana yang buruk, mana yang sesuai dengan spirit Islam, mana yang bertentangan dengan Islam. Tahap kedua setelah purifikasi ada namanya negasi. Setelah ketemu mana yang bertentangan, mana yang sesuai, maka yang bertentangan dibuang. Kasus akikat tadi ternyata yang baik apa? Nyembelih hewannya. Baik kan? Ditetapkan. Ternyata yang buruk apa? Ngusap kepala bayi dengan darah oleh Rasulullah dinegasi, dibuang. Setelah negasi yang nomor tiga adalah edisi ditambahkan. Contohnya akikah apa, Pak? Rasulullah sallallahu alaihi wasallam setelah membuang budaya ngusap kepala bayi dengan darah oleh Rasulullah ditambahkan budaya baru. Apa? Diusap pakai minyak zafaron. Metode inilah yang dipakai oleh ulama-ulama kita terutama Wali Songo, ulama-ulama kita yang kemudian tidak semuanya langsung dibuang tapi dimodifikasi. Apa dasar mereka? Dasar mereka adalah tiga ini, Pak. yaitu akikah far dan atira. Paham nggih? Pun. Lanjut. Saya percepat. Dalil kurban tidak perlu saya sampaikan. Nah, saya fokus ke sini dulu. Hukum kurban menurut mayoritas ulama, mazhab Syafi'i, Hambali, pendapat kuat mazhab Maliki, pendapat Abu Bakar, Umar, Bilal, dan mayoritas ulama mengatakan kurrban itu hukumnya sunah. Apa dasarnya? Karena ada hadis riwayat Ahmad, Hakim dan Baihaqi. Rasulullah mengatakan, "Thatun hunna alaiya farid wahunna lakum tatw." Ada tiga hal kata Rasulullah yang bagiku wajib. Jadi tiga ini Pak ibadah paling tinggi. Ibadah tinggi pahalanya. Saking tingginya sampai bagi Rasulullah wajib. Tapi wahunna lakum tatw. Bagi kalian umatku hukumnya sunah. Apa saja? Satu, annahru. Nyembelai kurban. Nyembelai kurban itu bagi Rasulullah wajib. Rasulullah itu tiap tahun kurban bagi umatnya sunah. Saking sunahe banyak umat Nabi Muhammad ganti HP rong wulan sepisan kurban ndak tuman. Pak saking sunahe iki Pak saking sunai banyak umat Nabi Muhammad ganti sepeda motor setahun sepisan Pak kurban ndak tuman. Saking sunahnya banyak umat Nabi Muhammad nyecil mobil sak wulan juta 8 juta kuat. Kurban setahun sepisan R juta ndak kuat. Tapi mao daging kurban paling kencang saking sunahnya ini, Pak. Tapi bukan jemah sini, Pak. Ini jemah luar sana, Pak. Jemah sini insyaallah tidak jauh beda. Ndak ndak ndak nakak koy ndak ndak ndak ndak nakak ndak jawab pun. Jadi kurban itu wajib. Makanya kalau cerita jenengan itu ya wis ayah kurban meskipun nyicil kan bisa pak. Masa kita nyicil sepeda motor kuat, nyicil kurban ndak kuat. Wong nek R juta nyicil sepeda motor kan R juta. Nyicil mobil 300. juta nyicil kurban me R juta setahun. Berarti kalau jenengan nyicil per bulan berapa? 300.000an kan nggih 300.000an. Paham nggih? Pun yang kedua witir. Witir ini, Pak salat sunah yang paling tinggi pahalanya setelah hari raya nggih. Tidak masuk yang hari raya istisqa yang rutin lah. Salat sunah rutin yang pahalanya paling tinggi witir, Pak. Tahajud dengan witir lebih tinggi mana? Witir qobliah subah dengan witir lebih tinggi mana? Witir. Makanya Rasulullah sallallahu alaihi wasallam itu wajib salat witir. Tiap malam witir bagi umatnya sunah. Saking sunahnya banyak umat Nabi Muhammad witir ngenteni Ramadan. Ndak Ramadan ndak witir witiran. Tapi jemah sana Pak, jemah sini ndak. Jamaah pokok khusus jamaah sini gak jauh [Tertawa] beda. Makanya kalau saya Pak nggih kalau saya ayolah witir itu gak usah ngenteni Ramadan Pak nanti malam sudah witir Pak. Kalau saya, Pak, kalau saya iku ikut Abu Bakar, Abu Bakar, Abu Hurairah. Abu Bakar, Abu Hurairah itu salat witirnya sebelum tidur. J kalau jenengan setelah tidur kan resiko, Pak. Ojo maneh witir wong subuh kadang-kadang resiko. Resiko ndak tangi. Wong kadang-kadang salat subuh kawanan lillahi taala kan. Nah, makanya supaya gak resiko, ayo witirnya dimajukan sebelum tidur. Ikut Abu Bakar, ikut Abu Hurairah. Witirnya sebelum tidur. Kalau saya bisa digabung dengan salat ba'diyah Isya. Jenengan salat Isya jemah. Setelah salat Isya jemah, salat ba'diah isya. Setelah bakdiah isya kalau jenengan ndak kuat witir telung rakaat karena sibuk, ayo sing penting witir nambah sak rakaat kan ndak abot pakdiah isya dua rakaat kan jenengan ndak kuat witir 3 rakaat gak apa-apa ngadek sepisan kas salat witir satu rakaat sing penting istiqomah gak apa-apa yang penting istikomah Pak meskipun JP sing paket hemat paket minimalis gak masalah dan saya yakin cocok untuk Jenengan nih jamaah alhudin cocok golek sing paket-paket paket hemat paket sing penting istikomah Pak ayo yang belum witir mulai nanti malam kita niati karena paling tinggi pahala salat sunah yang rutin itu witir paham nggih pun yang dua rakat duha salat duha bagi Rasulullah waib bagi umatnya sunah saking sunahnya banyak umat Nabi Muhammad duha ngenteni ono kajian duha pole Oleh ono sarapane biasanya kan kajian subuh duha iku ono sarapane pak di hadis yang lain Rasulullah itu menyampaikan yusbihu ala kulli sulama min ahadikum shodqoh tubuh kita itu punya tulang sendi itu 360 tulang yang bisa ditekuk ini namanya tulang sendi ada 360 kata Rasulullah kalau bisa tulang sendi ini tiap pagi disedekah tiap subuh diedekah maka sedekah Sedekah subuh, sedekah pagi itu minimal 360. Kalau satu sendi kita nilai 1.000, berarti setiap subuh berapa? 360.000. Berat gak, Pak? Abot, Pak. Wong jenengan sodqoh ngenteni jumat itu saja pilih-pilih. Mek gambar abang enggak cocok. Gambar pahlawan kemerdekaan itu kan gak cocok, Pak. Cocoke nang mall. didelok dompete kok nemu gambar patimurah. Woh, cocok iki gawe masjid cocok. Makanya banyak masjid itu yang perjuangan, Pak. Karena jemahnya senang masukkan yang pahlawan murah. Makanya ciri-ciri orang merdeka itu gampang, Pak. Jenengan buka dompet kok gambare Soekarno Hatta berarti Anda lagi merdeka. Ya, kalau jenengan buka dompet kok ketok goloke Patimurah berarti lagi perjuangan. Saya mikir-mikir ya yang buat uang itu pintar juga, Pak. Ya, mikir-pikir pintar pisan. Untuk uang 1.000 gambare Patimura gawe golok. Yang kemudian Rp100.000 gambarnya Soekarno Hatta pakai peci rapi, Pak. Cocok itu, Pak. Saya, Pak. Makanya jenengan kalau punya istri itu gampang, Pak. Istri itu kalau kelihatan lesu-nesu itu gampang, Pak. Obatnya satu, Pak. Coba jenengan kasih obat merah, dosisnya gak usah banyak-banyak. Sampai langsung sampai tiga kali sehari, Pak. W insyaallah langsung sumringah lesu-nesu itu langsung hilang Pak obat merah itu. Masyaallah luar biasa itu. P ini ketah pun 360 itu kan abot. Paham nggih? 360 abot. Maka Rasulullah ngasih alternatif kedua. Apa alternatif kedua? Fakullu tasbiha shodqoh. Waullu tahmah shodqoh. Wa kullu takbiroh shodqoh. Baca subhanallah shodqoh. Baca Allahu Akbar shodqoh. Baca alhamdulillah shodqah. Maka alternatif kedua untuk mensedekahi anggota tubuh kita yang jumlahnya 360 kalau ndak bisa pakai uang ganti wiridan. Makanya kalau bisa tiap pagi itu wiritan minimal 360. Baca subhanallah, baca Allahu Akbar, baca alhamdulillah. Pokok wiriditan apapun minimal 360. Paham nggih? Pun. Kalau masih berat terakhir kata Rasulullah, wujzialika rakat duha. Cukup untuk mensedekahi 360 sendi kita adalah dua rakaat salat duha. Makanya, Pak, jenengan kalau bisa kalau enggak ada keperluan mendesak jangan keluar rumah kecuali setelah salat duha. Karena itu artinya jenengan sebelum keluar rumah seluruh tulang sendi anggota tubuh jenengan sudah disedekahi. Paham nggih? pun yang nomor li ah kalau jenengan berangkatnya harus jam .00 duhanya nanti menjelang subuh menjelang zuhur Pak waktu dhha itu sampai sebelum zuhur jadi kalau mama sekarang zuhur itu jam .30 nggih 11.30 11.30 jenengan jam 11.00 kurang jam 11.00 jam 11.00 le itu masih bisa salat duha. Kalau enggak bisa pagi karena harus berangkat jam 5.00 ya nanti waktu istirahat itu sempatkan untuk salat duha. Pun menurut Imam Abu Hanifah, kurban itu hukumnya wajib. Apa dasarnya? Dalam hadis riwayat Ahmad dikatakan, "Man wajada sa'atan falam yudohi fala taqrobanna musana." Orang yang punya kemampuan kok tidak mau berkorban. Kata Rasulullah, "Jangan dekat-dekat tempat salat kami." Berdasarkan hadis ini, Imam Abu Hanifah mengatakan, "Kurban wajib bagi yang mampu." Apa ukuran mampu? Ukuran mampu itu kata Abu Hanifah punya harta yang mencapai satu nisab. Satu nisab itu berapa? Satu nisab itu 85 gram emas. Kalau harga emas sekarang sekitar R jutaan perkiraan ya sekitar R0 jutaan. 160 sampai R0 juta. Jadi kalau jenengan punya tabungan, punya deposito, punya simpanan, simpanan uang loh, Pak. bukan simpanan yang lain. Jadi kalau jenengan punya tabungan, deposito, simpanan senilai 100 juta, kalau ikut Abu Hanifah kurban wajib. Kalau ndak kurban dosa. Paham nggih? Pun ini kurban keutamaan kurban. Dalam hadis riwayat Turmudzi dikatakan, "Ma amila adami min amalin yauman nahri ahabba ilallah minr damin." Tidak ada ibadah amal yang paling Allah cintai ketika Idul Adha dibandingkan menyembelih hewan kurban. Jadi kalau sudah masuk Idul Adha, ibadah tertinggi itu kurban. Ustaz, saya punya uang Rp3 juta, lebih bagus sedekah atau kurban? Kalau masuk Idul Adha lebih bagus kurban. Ustaz lebih enak masuk masjid sedekah ke masjid atau kurban? Kalau masuk Idul Adha, kurban. Paham nggih? Kalau jenengan punya uang Rp100 juta, lebih bagus kurban atau sedekah? Lebih bagus dua-duanya, Pak. Wong duit R juta, kurban kan me R juta, sisanya kan busa untuk sedekah. Tapi kalau uangnya cuma R3 juta kan pilihannya dua, kurban sedekah. Maka pilihannya adalah kurban tertinggi kurban. Paham nggih? Pun. Wa innahu lat yaumalqiamah biquruniha wa asariha wa adlafiha. Kata Rasulullah, hewan yang kita sembelah itu nanti di hari kiamat akan datang lengkap dengan tanduknya, lengkap dengan bulunya. lengkap dengan tulang-tulangnya. Makanya ada satu riwayat yang mengatakan hewan kurban itu adalah tunggangan kita ketika kita melewati sirat di hari kiamat. Makane mek golek hewan kurban golek sing lemu, Pak. Tumpakane mek enak. Ojo sampai sing kurban lemu hewane kurus. Sampeyan tumpaki wedi mencret golek sing lemu. Wah. O ngih pun. Di hadis yang lain ketika Rasulullah dia katakan, "Ya Rasulullah, ma hadil adahi Rasul Qurban itu apa?" Maka Rasulullah alaihi wasallam mengatakan, "Sunatu abikum Ibrahim." Kurban itu sunahnya Nabi Ibrahim. Yang kedua kata Rasulullah sallallahu alaihi wasallam, "Bikulli sya'ratin minas hasanah." Kalau kamu nyembelih hewan kurban, setiap bulu dari hewan yang kamu sembelih itu bernilai pahala. Makane meklek hewan kurban sing akeh wulun wulune ganjarane me akeh ojo gondul pelontos pakate akeh pun lanjut hikmah kurban hikmah kurban lah hikmah kurban banyak cuma saya ingin sedikit sedikit ngasih gambar Pak kurban itu, Pak intinya kita meniru Nabi Ibrahim Pak Nabi Ibrahim itu tipe Nabi yang taat tanpa syarat patuh tanpa mengeluh. Ini kan bapak-bapak semua ng bayangkan. Ayo kita bayangkan kita sebagai bapak, Pak. Nabi Ibrahim itu kan pengin punya anak. Puluhan tahun gak dikasih kan sampai usia 80 90 tahun kan gak punya anak. Berapa puluh tahun beliau gak punya anak. Oleh Allah dianugerahkan anak. Ternyata setelah lahir suruh pisah. Bayangkan itu kalau terjadi jenengan kita nunggu anak puluhan tahun sedang duwe anak dipisah. Paham nggih? Nabi Ibrahim menaruh Ismail anaknya di Makkah yang tandus ditinggal lagi balik ke Palestina. Setelah dipisah ketika usia belasan tahun suruh dikunjungi. Setelah dikunjungi dikongon belai. Bayangkan itu kalau terjadi ke jenengan puluhan tahun punya anak, gak punya anak, setelah punya anak dipisah, setelah dipisah suruh nyembelih. Itu kalau tidak punya iman yang tinggi pasti protes kepada Allah. Tapi Nabi Ibrahim itu kan sifatnya taat tanpa syarat, patuh tanpa mengeluh. Beda dengan kita kan kalau ibadah kan kita banyak ngeluhnya, Pak. Buktinya ngeluh apa? Ayo niki jawab jujur, Pak. Jenengan perjalanan jauh nyampai rumah belum salat Isya itu jenengan ketika salat Isya selesai itu ngomong lego opo pengin salat maning lego kan berarti itu nunjukkan apa Pak? Salat itu beban paham nggih salat itu beban ya saya tanya jjenengan salat itu beban atau kebutuhan Pak? Jangan ngomong kebutuhan Pak. Buktinya ya tadi itu jenengan perjalanan jauh nyampai rumah belum salat Isya. Wis kesel-kesel salat Isya pasti ngomong alhamdulillah mari salat Isya. Itu menunjukkan butuh atau beban. Butuh nggih. Butuh. Butuh yang jadi beban gitu. Butuh pun. Makanya gigih. Makanya, Pak, kalau jenengan koy keroso abot kurban itu, jenengan ingat kisah Nabi Ibrahim. Nabi Ibrahim sekian puluh tahun ndak punya anak. Setelah punya anak dipisah, setelah dipisah dewasa suruh nyembelih. Itu pun oleh beliau disembelih meskipun gak jadi. Masa kita hanya nyembelih kambing abot. Paham nggih? Itu sebagai renungan kita supaya korban itu ndak terlalu berat. Pun lanjut. Pilih kurban atau akikah? Ini pertanyaan yang sering ditanyakan, "Ustaz, saya belum akikah. Boleh gak kurban?" Atau sebaliknya, "Ustaz, saya belum kurban, boleh gak akikah?" Hon jawabannya satu, Pak. Kurban tidak harus setelah akikah. Orang yang belum akikah boleh korban. Sebaliknya, orang yang belum kurban juga boleh akikah. Artinya tidak menjadi syarat kurban itu harus akikah. Tidak menjadi syarat akikah harus sudah kurban. Ini da kaidah dasar. Kaidah kedua, cuma kalau jenengan tanya, "Ustadz, saya punya uang Rp3 juta bisa beli kambing. Lebih enak mana saya kurban atau akikah?" Maka kalau sudah masuk Zulhijah lebih bagus kurban. Kenapa? Karena kurban ada yang menyatakan hal eh wajib. Yang nomor dua, ibadah paling tinggi kalau sudah masuk Idul Adha adalah kurban. Paham nggih? Nomor tiga, kurban itu waktunya terbatas sampai tanggal 13 Zulhijah. Tapi kalau akikah bebas, ndak bisa akikah hari keet7 bisa hari ke-14 ndak bisa kelipatan tujuh ndak bisa yang penting anaknya belum balik kan masih bisa. Maka kalau pertanyaannya pilih kurban atau akikah duluan mana? Kurban. Kalau sudah masuk Zulhijah dululukan kurban. Paham nggih? Pun. Cuma, cuma, Pak, ada pendapat mazhab Hanafi, sebagian pendapat Syafi'i yaitu pendapatnya Imam Arramli. Satu riwayat Imam Ahmad, pendapatnya tabiin Hasan Albashri, Ibnu Sirin dan lain sebagainya yang mengatakan satu kambing boleh diniati kurban plus akikah. Saya ulang lagi. Ada beberapa pendapat ulama yang mengatakan satu kambing bisa untuk kurban plus akikah. Maka kalau saya kalau jenengan uange akeh mending dipisah Pak. Karena alhuruj minal khilaf mustahab keluar dari khilafiah itu disunahkan. J kalau jenengan uangnya banyak kurban isik engko akekah. Tapi ada orang punya uang R3 juta itu ngumpul-ngumpulno abot. sekali kumpul, kalau ngumpul lagi sulit. Maka orang yang seperti ini saya anjurkan ikut pendapat yang kedua. Jadi dia beli satu kambing diniati kurban plus akikah. Paham nggih? Ini yang harus dijadikan perhatian. Lanjut ya. Kalau jenengan duit akeh ya bisa, Pak. Kalau jenengan duite mepet, wis ustaz duwe duit R juta maneng belum tentu ada. Kapan kumpulnya lagi? Ya belum tentu. Bisa jadi gak bisa kumpul kebutuhan banyak. Ya sudah beli satu kambing jenengan niati kurban plus akikah dapat pahala dua. Paham nggih? Pun pilih kurban atau sedekah. Sudah saya tadi sudah saya jelaskan. Bahkan dalam kitab Almausuah alfiqiyah al-quuwaitiyah, sedekah budha dengan kurban lebih tinggi pahala kurban. Padahal Buddha itu harganya bisa ratusan juta. Itu pun masih lebih tinggi kurban kalau sudah masuk bulan Zulhijah. Kemudian syarat wajib kurban ini yang ingin saya sampaikan cuma satu. Kalau mazhab Syafi'i, anak kecil itu uangnya ndak boleh dijadikan kurban oleh walinya. Jadi begini, Pak. Anak kecil itu punya harta, Pak. Tidak boleh hartanya anak kecil itu dipakai oleh walinya kecuali untuk keperluan anaknya. Makanya jenengan biasanya kan kalau punya anak iku kan rodo sugih mek riyoyo, Pak. Anake sampeyan putune kan mek riyo kan sugih, Pak. Oleh ampo tekendi, Pak. Oh, kadang-kadang sampai keliling deso dikelilingi pun itu uangnya anak, Pak. Jadi jangan sampai uang anak yang hasil ampau ini masuk investasi bodong di orang tuanya. Maksudnya dijep wong tuone itu uangnya anak, Pak. Jadi kalau bisa jenengan pisah, jenengan masukkan rekening khusus anak. Nanti keperluannya anak ambil itu gak apa-apa. Tapi jangan sampai jenengan keperluan jenengan rokok JPiku enggak boleh Pak. itu bapake k ngerokok du entek amp ana jangan paham nggih gak bukan orang sini pak aman aman pun kalau mazhab Syafi'i uangnya anak itu uangnya anak maka kalau anak mau kurban boleh kalau pakai uang kita tapi kalau pakai uang anak kalau mazhab Syafi'i gak boleh paham nggih ini mazhab Syafi'i terakhir untuk hari ini. Nanti kalau ada yang mau tanyakan, monggo saya persilakan. Syarat hewan kurban itu ada tiga. Satu, hewan ternak. Dua, usia mencapai minimal. Nanti saya jelaskan. Nomor tiga, selamat dari cacat. Dan yang terakhir, punya sendiri. Ndak boleh kurban hewannya tetangga. Nggih. Kurban cek gedene padahal tonggo lanjut. Hewan yang bisa dijadikan kurban. Beberapa ulama bahkan mengatakan ijmak. Seperti Imam An-Nawawi. Beliau mengatakan, "Naqala jamaatun ijmaal ulama anitadhi lahu illa bil ibil ail baqori gonami." Fala yujizuun minal hayawan giriralik. Fala yujizuun minwanik. Kata Imam Nawawi, beberapa ulama menukil ijmak kurban itu hanya boleh tiga. Satu, unta, dua, sapi, nomor tiga kambing. Selain tiga ini nak boleh. Kuda gak boleh. Sapi, masuk kategori sapi adalah lembu kebo termasuk banteng dengan catatan jinak diternak. Kalau umpama jenengan kan ternak banteng itu jinak-jinak boleh jadi kurban, Pak. Tapi kalau enggak jinak gak boleh. Paham nggih? Pun. Tapi ada pendapat yaitu pendapatnya Ibnu Hazm yang beliau meriwayatkan dari Abdullah bin Abbas dan Bilal yang mengatakan boleh kurban dengan seluruh hewan yang halal dimakan. minzi arba hewan yang punya kaki empat a thirin atau unggas. Jadi kalau ikut pendapat yang kedua meskipun pendapat yang sangat lemah bahkan ada mengatakan tidak dianggap itu boleh kurban pakai kuda, boleh kurban pakai pitik, pakai bebek, sing penting ojo pakai kucing karena kucing tidak boleh dimakan. Ada ulama Pak ada wakana sikhuna yuru alfaqir bqlidi waqisu alal udhiya alqiqah. Dalam kitab Buhya Almustarsidin dikatakan ada beberapa ulama yang memerintahkan orang fekir yang tidak punya uang untuk ikut pendapat ini. Makanya, Pak, kalau hari raya Idul Adha, kalau sudah hari raya Idul Adha, usahakan bel jenengan ndak iso tuku wedus pokok riyo bel meskipun meleh pitik. Paham nggih? Pitik kan murah, Pak. Berapa? Seket. Kan saleh, Pak. Makanya orang tua kita dulu itu Pak kalau punya anak 100 seket 100. Orang tua kita itu, Pak, dulu kalau punya anak ndak bisa akikah pakai kambing, pasti mereka selametan. Meskipun selamatan pitik sendiri harus dikasihkan Pak. Kalau makan sendiri tu kan bukan kurban namanya, Pak. Mayoran. Mayoran. Jadi dikasihkan sembelih dibagikan ke tetangga. Cuma jangan sampai setelah pengajian ini koy enak ustaz. Iki artinya nopo? Wis ndak usah tuku wedus rombongan tuku pitk. Maksud saya bagi ya kalau jenengan kalau bisa ya pakai kambinglah. Bahkan ada ulama yang mengatakan ijmak hanya boleh pakai tiga itu. Tapi umpama jenengan wis mentok duit wis duit iku wis ndak nemu maneh wis pak 100 ng kan k tuku wedus kan abot. Pokok usahano riyo bel riyoah usahakan bel. Paham nggih? Boleh. Kenapa? Moleh tongkok. Boleh tonggone radikal. Nah, urutan hewan kurban saya ul saya percepat di urutan hewan kurban dulu Pak. Boten muncul ngih. Ada muncul lagi. Urutan hewan kurban. Urutan hewan kurban urutannya itu adalah satu unta. Artinya satu orang satu unta. Jadi kalau jenengan satu keluarga isinya orang lima. Jenengan, istri, jenengan, anak tiga. Maka kalau korban yang paling bagus apa, Pak? Beli 5 unta. Yang paling bagus per orang satu unta. di bawah itu sapi. Artinya satu orang satu sapi. Jadi kalau jenengan satu keluarga isinya lima, berarti beli lima sapi. Di bawah itu adalah domba. Kambing jibas. Kambing gibas nggih. Jadi kalau jenengan punya anggota lima, beli lima kambing. Di bawah itu kambing etawa. Baru setelah itu patungan unta, patungan sapi. Jadi begini, Ustaz. Lebih bagus mana? Ada tujuh orang beli tujuh kambing atau beli sapi satu patungan. Maka kalau secara fikih lebih bagus apa? Tujuh kambing. Semakin banyak hewan yang disembelih semakin baik. Semakin banyak darah yang dialirkan semakin baik. Dagingnya banyaknya sapi. Dagingnya banyak yang sapi. Tapi tergantung Pak, tergantung weduse. Mek tuku wedus sing 6 jutaan iku akeh Pak. Sing gede-gede itu akeh. Makanya tergantung weduse Pak. Sapi juga tergantung sapine Pak. Sapi-sapi juta R juta itu yo kacek, Pak. Dengan kambing etawa yang 6 jutaan itu yo kacek, Pak. Paham? Nggih. Pun. Cuma begini, ada yang kemudian protes, "Ustaz, kalau pakai kambing semua itu resikonya satu, Ustaz." Apa? Takut setelah kurban ada stroke massal boleh keaken wedus. Makanya saya sering ngomong begini, Pak. Ini urusan baik lebih baik. Jadi, sing patungan sapi yo apik, sing wedus pitu yo apik. Cuma kalau jenengan tanya secara fikih, mana yang lebih bagus? Wedus, wedus tuju. Tapi kalau jangan pertimbangan lain monggo. Karena itu gak ada kaitannya dengan baik atau buruk. Kaitannya hanya baik dan lebih baik. Paham nggih? Nun. Makanya ini yang kemudian harus di di ini, Pak. Sebenarnya kambing itu, Pak, itu kan ndak ndak masalah Pak. Asalkan jangan dimakan. Ndak ndak nakak. Jenengan lihat orang Arab itu, Pak. Orang Arab itu senang kambing atau senang sapi, Pak? Kambing. Kambing. Tapi kan kasus stroke itu gak begitu banyak, Pak. Karena memang cara masaknya memang mereka tahu, Pak. Loh, kita itu kan kadang-kadang kambing itu bermasalah. Kenapa, Pak? Gajine melebu kabeh. Jeroane mlebu kabeh tambah santen. Oh, wis macam lah. Kalau jangan lihat orang-orang Arab, masakan-masakan Arab itu, Pak, itu kalau kayak masakan nasi beryani, nasi mandi itu kan yang paling enak memang kambing kan, Pak. Tapi kan gak ada jeroan itu kan pernah jenengan beli nasi mandi isine jeroan gak ada ya paling dagingnya memang ee ini memang apa cara saya tanya itu meang cara masaknya yang beda. Cara masaknya beda. Pun ada yang mau tanya Pak Seb saya lanjut Pak. Monggo yang mau tanya gak tanya. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Ustaz, kiranya kalau orang yang korban dengan urunan misalkan kalau sapi itu tujuh dan dia itu sudah tujuh kali, itu apakah bisa diartikan sudah korban sapi? Yang kedua bahwa untuk diwajibkan sebagai bisa korban apa karena dihitung nisabnya per tahun itu sudah memenuhi. Apakah tidak dalam satu seumur hidup itu sekali saja? Dan saya pernah mendengar bahwa besok itu orang kehilangan amalannya karena amalan itu tidak didasari oleh ilmu. Nah, apakah benar seperti ini? Saya pernah mendengar samar-samar bahwa besok itu amal kundi, amal kundi. Karena itu tidak didasari oleh ilmu yang benar. Dan pada praktiknya orang ikhlas itu kan ya sekedar memberikan saja tanpa perhitungan kan gitu. Mungkin itu. Matur nuwun nggih. Langsung mawon nggih. Wisih. Yang pertama terkait masalah kurban. Jadi kurban itu begini Pak. Kurban itu bagi yang mengatakan sunah. Sunah tiap tahun. Mayirat ulama akan mengatakan sunah. Maka yang dimaksud sunah tiap tahun. Bagi yang mengatakan wajib juga wajib tiap tahun kalau punya nisab. Jadi kalau umpama tahun ini jenengan punya uang R00 juta, maka tahun ini wajib. Tahun depan uangnya sisa Rp50 juta. Maka menurut Imam Abu Hanifah tahun depannya gak wajib. tahun depannya lagi punya uang Rp300 juta, maka tahun depannya 3 tahun lagi wajib. Jadi, baik yang mengatakan sunah maupun yang mengatakan wajib itu adalah tiap tiap tahun. Paham nggih? Cuma bedanya kalau sunah maka kalau enggak kurban gak dosa. Tapi kalau yang mengatakan wajib kalau gak kurban dosa. Tapi yang mengatakan wajib syaratnya satu. Kalau di tahun itu dia punya uang satu nisab. Paham nggih? Pun. Nah, kalau kita kurban tujuh kali ya, tujuh kali sapi ya, tapi patungan-patungan ya, dianggap perkorban berarti seperujuhnya, Pak. ya untuk apakah nanti dihitung utuh oleh Allah itu wallahuam. Tapi yang jelas ya insyaallah kalau jenengan rutin ya insyaallah ya pahalanya beda. Pak Rasulullah tu pernah kurban pakai kambing kadang-kadang dua tapi Rasulullah di akhir hidupnya itu pernah kurban pakai unta itu sampai 100. Unta. Unta sampai 100. Yang beliau sembelih 63. Sisanya disembelih oleh Sayyidina Ali. nanti akan saya jelaskan. Ngoten nggih pun yang terakhir terkait tentang masalah tadi, Pak. Jadi beramal tanpa ilmu itu artinya adalah beramal tapi keliru syarat rukunnya ndak tahu. Makanya di dalam kitab Zubat itu dikatakan wau man bighiri ilmin ya'malu a'maluhu mardudatun la tuqbalu. Orang yang beramal tanpa dasar ilmu maka amalnya akan ditolak tidak diterima. Itu maksudnya orang yang salat sama sekali gak pakai ilmu, Pak. Kalau jenengan salat kan pasti punya ilmu. Minimal jenengan ilmu dulu dasar diajari oleh guru jenengan. Itu kan ilmu dasar, Pak. Paham nggih? Yang dimaksud yang tidak pakai ilmu itu adalah orang beramal ndak pakai ilmu sama sekali, Pak. Yo ndak ngerti carane moco Quran, ndak ngerti carane moco Fatihah. Syarat rukune keliru. Paham nggih? Menjadikan salatnya batal. Itu yang dimaksud orang yang tidak pakai ilmu, tidak diterima amal ibadahnya. Kalau jenengan salat itu pakai ilmu gak? Minimal meskipun jenengan gak pakai ilmu yang sempurna, kan jenengan diajari carane wudu sing bener. Dulu waktu kecil kan sudah diajari. Itu kan ilmu, Pak. Carane takbir ngene, carane rukuk ngene. Meskipun masih ada potensi. Apa potensinya? Bisa jadi ada orang yang wudunya keliru. Saya sering, Pak, lihat orang wudu itu, Pak, seikotnya gak basah. Berarti kan ada anggota yang tidak dibasuh. Lah yang seperti ini, yang resiko tidak diterima itu yang seperti ini, Pak. Paham nggih? Makanya mencari ilmu itu wajib sebelum beramal. artinya mencari ilmu minimal yang cukup untuk menjadikan syarat minimum ibadahnya dianggap sah. Paham nggih? Makanya ee jenengan fikih salat itu penting, Pak. Ee belajar-belajar jenengan cari masjid atau nanti cari masjid yang belajar cara salat mulai takbir sampai salam sing benar iku y opo itu halal sepele, Pak. Tapi kan tiap hari kita pakai. Tiap hari kita pakai. Dulu saya pernah naruh di sini ngih fikih awas. Ah itu mungkin bisa dijadikan acuan nanti ngoten nggih. Hun ada yang belum saya jawab tadi sampun nggih. Nah ikhlas itu ya tadi itu, Pak. Kalau saya ngibaratkan ikhlas itu, Pak, ikhlas itu kayak orang ngising, Pak. Jan kalau ngising itu pernah mikir gak sing keluar itu apa, Pak? Gak pernah mikir kan? Meskipun sampeyan mang mangan restoran entek R5 juta, waktu keluar sampean pikir gak, Pak? Kan gak mungkin sampeyan cek emane tak laminating a kan gak mungkin, Pak. Itu namanya orang ikhlas. Jadi yang masuk berapa kalau sudah keluar itu dianggap seperti kotoran itu memang elah seperti itu. Nggih. Monggo kalau saya mau tanya lagi. Nggih. Saya lanjutkan. Saya juga pernah mendengar bahwa pada waktu miskin itu heman-eman apa memang ada presentasi? Artinya orang kaya harus berkorban atau orang itu berkorban ada tuntutan seperti nggih ngen Pak. Sedekah itu, Pak, intinya satu, Pak. Di Al-Qur'an dikatakan innamodqohri gina. Kalau di Al-Qur'an menggunakan bahasa yasalunaka maza yunfiquun qulil af. Ketika Rasulullah ditanya tentang apa yang kalian nafkahkan maka yang kalian nafkahkan itu adalah sesuatu yang lebih dari kebutuhan pokok. Maka kalau jenengan pengin sedekah, pastikan dulu kebutuhan pokok aman. Bahkan ulama mengatakan bisa haram orang yang sedekah kalau kebutuhan pokoknya suami istri, kebutuhan istrinya yang wajib dinafkahi tidak dikasih. Nah, jadi kalau kebutuhan pokok suami istri R juta, 2 juta, berarti kalau gaji jenengan R juta, R5 juta artinya sudah lebih masih aman, Pak. Paham nggih? Jadi lebih itu satu. Ini yang pertama kaidah dasar, Pak. Termasuk kebutuhan pokok adalah kebutuhan pokok untuk membayar hutang. Makanya ada ulama dalam kitab Sahih Bukhari juga ada bab khusus tentang itu. Imam Nawawi dalam kitab Minhajut Thalibun juga menjelaskan tentang itu. Haram kata beliau sampai mengatakan haram orang yang sedekah kalau dia punya hutang yang sudah jatuh tempo dan dia tidak punya aset lagi kecuali itu. Karena yang wajib yang mana? Bayar hutang. Paham nggih? Satu. Nomor dua, kalau itu sudah selesai, Pak, kalau itu sudah selesai, maka yang namanya sedekah itu Allah kadang-kadang ngitung sesuai dengan apa yang dia miliki. Sedekahnya Abu Bakar itu nilainya lebih kecil dibandingkan sahabat yang lain ketika perang Tabuk. Tapi ulama sepakat sedekahnya Abu Bakar itu paling tinggi pahalanya. Kenapa? Karena sedekahnya 100%. Jadi kalau jenengan punya uang Rp100.000, jenengan sedekah Rp10.000 itu nilainya berapa? 10%. Tapi kalau jenengan punya uang R miliar, jenengan sedekah 1 juta, itu nilainya berapa? 0,1%. Lebih tinggi mana pahalanya orang yang sedekah Rp10.000 tapi dia punya uang Rp100.000 dengan orang yang sedekah R1 juta padahal uangnya R miliar lebih tinggi Rp10.000. Itu yang dimaksud tadi itu, Pak. Jadi orang miskin itu pahalanya bisa jadi lebih besar dibandingkan orang kaya. Kenapa? 10.000 itu bagi orang miskin ini uang nyowo. Tapi bagi orang kaya uang R1 juta itu uang parkir. Paham nggih? Iya. Paham nggih, Pak? Pun. Makanya ini kaidah-kaidah yang harus kita pahami. Ee terakhir terakhir dalam masalah ini, Pak. Terakhir, Pak. Dalam masalah ini, Pak ee jenengan kalau punya ayam 10, ada tetangga atau ada saudara jenengan datang, itu sampean beleno ayam abot gak, Pak? Ndak abot. Coba jenengan duwe wedus 10 kiro-kiro mb siji iku abot gak, Pak? Padahal podo-podo 10%. Paham nggih? Ngoten nggih. Nah, terakhir Pak. Jenengan me sodqoh gak usah mikir ikhlas gak ikhlas Pak. Ada ulama yang mengatakan kalau jenengan sodqoh engkok lali iku dianggap ikhlas. Makanya gak usah di gak ikhlas Pak. Maka kalau saya Pak, kalau saya Pak sedekah 10.000 ikhlas itu menurut saya lebih bagus sedekah 10 miliar gak pasti ikhlas. Paham nggih? ganjarane iku gini, Pak. Ulama itu nanti saya punya dalilnya itu, Pak. Jadi kata ulama, orang umpama sedekah sekarang sedekah gitu ya. Mungkin di awal-awal gak ikhlas cuma sampean gak ikhlas itu sampai berapa lama sih? Paling jenengan wis engkuk utao dapat 2 hari lali. Waktu lali itu ikhlas ganjarane paling ngalir. Paham nggih? Makane saiki wis pate sedekah uj mikir ikhlas gak ikhlas pak du ono mlebokno ndak usah mikir ikhlas gak ikhlas sing garai sedekah me sewu iku pole pasti iklase pak nggih ngoten nggih monggo kalau ada tanya lagia makasih Pak yang waktu dan disampaikan kepada saya yang saya tanyakan masalah korban tadi Pak Korban kan ada yang diwajibkan dan disunahkan dan yang diwajibkan itu kalau sudah mempunyai satu nisf tapi kalau enggak berupa uang misalkan kan berupa emas, berupa mobil, berupa sawah, Pak. Itu masih wajib untuk korban, Pak. Terima kasih. Yang kedua, yang kedua, Pak untuk masalah akikoh. Untuk masalah akikah tadi kan sebelum masa balik. Seanda itu sudah balik. Apa perlu enggak diakikohi? Makasih, Pak. Satu, yang namanya kurban itu sebenarnya gak ada yang wajib, gak ada yang sunah. Hukumnya ya, tergantung ikut siapanya. Jadi kalau ikut mayoritas ulama, orang kaya sak kaya-kayanya pun tetap gak wajib kalau menurut mayoritas ulama. Tapi kalau jangan menurut Imam Abu Hanifah, kalau punya nisab wajib, gak punya nisab gak wajib pun. Ngitungnya nisab itu apa? Ngitungnya nisab itu adalah harta nganggur. Jadi kalau jenengan punya mobil, mobil jenengan mobil yang dipakai itu enggak dihitung. Tapi kalau jenengan punya emas, emas itu kan simpanan. Kalau emas itu 85 gram berarti dianggap punya nisab. Maka wajib paham nggih? Jenengan punya rumah, rumahnya kan dipakai. Tapi kalau jenengan punya rumah tapi punya investasi rumah, paham nggih? Maka berarti jenengan punya nisab. Paham nggih maksudnya? Nggih. Jadi tergantung nisab itu adalah nisab dari yang investasi kita atau uang nganggur kita yang tidak kepakai bukan kebutuhan kita sehari-hari ya. Kebutuhan kita sehari-hari seperti mobil yang kita pakai, sepeda motor yang kita pakai, kemudian rumah yang kita pakai meskipun nilainya jutaan bahkan miliatan gak masuk. Ngoten nggih. Terus yang kedua akikah. Akikah itu, Pak, kesunahan orang tua itu gugur ketika anak balik. Jadi kalau orang tua ndak mampu sampai anak balik, maka dia kesunahannya gugur. Tapi bagi anak boleh mengakikahi sendiri kalau sudah. Jadi, kalau sebelum baligh kesunahannya kepada siapa? orang tua. Orang tua yang mengakikahi dari hartanya orang tua. Tapi kalau sudah balik, sunahnya ini gugur kalau enggak mampu. Maka ketika sudah sunahnya gugur, kembali ke anak. Anak boleh mengakikahi diri sendiri, boleh tidak mengakikahi diri sendiri gitu nggih. Insyaallah nanti kalau bab ini selesai, kalau mau bab akikah nanti ada bab tentang cara merawat bayi, Pak. Jadi mulai akikah sampai cara ngasih nama, macam-macam. Pun. Nah, monggo kalau ada yang mau ditanyakan yang lagi atau sudah cukup? Ada yang mau tanya online? Iya, mau tanya, Pak Ustaz. Nggih, Pak Ustaz, untuk ee setiap idolada itu kan saya biasanya itu lihat kambing atau sapi itu di Tokopedia, Pak. di Tokedia Shopee itu kan juga jual lah. Terus saya pilih yang harganya itu lumayan murah lah. Tapi mestinya itu karena yayasan atau istilahnya udah ada izinnya. Jadi menurut saya itu udah layak untuk dijadikan kurban gitu. Ee terus saya tahunya kan nanti kambing atau sapinya itu di kirim ke kayak ke pedalaman atau di mana untuk dikurban itu. Jadi tidak yang jadi untuk orang yang sangat membutuhkan gitu, Pak Ustaz. Ah, itu yang pertama. Yang kedua, terus misalnya, Pak Ustaz, saya belinya itu pakai cicilan kartu kredit gitu. Gimana, Pak Ustaz? Ah, itu diperbolehkan enggak? Karena mungkin kan saya kan sudah seperti itu kan sudah mungkin beberapa kali dari sudah lama seperti itu. Tapi niat saya memang ee untuk kurban dan biasanya kalau memang dalam 1 bulan itu bisa saya lunasi, saya lunasi gitu. karena saya enggak enggak punya uang untuk ee kurban, tapi saya kepengin gitu loh. Itu aja sih, Pak Ustaz. Nggih, saya tambahi satu materi berarti, Pak. Karena ada pertanyaan ini, Pak. Masalah usia. Nah, hewan kurban itu ada usia minimal. Jadi, kalau ditanyakan, "Ustaz, boleh enggak jual dengan e beli harganya sekian? Yang penting usianya mencapai usia minimal korban sah. Berapa usia minimal korban? Kalau domba kambing gibas itu usianya 1 tahun masuk 2 tahun atau poel? Tahu poel giginya tanggal poel. Poel. Poel. Nggih. Dari mana kita tahu 1 tahun? Ya tanya ke peternaknya. Kan KTP enggak ada bagi sapi atau bagi kambing kan gak ada Pak ya tenaknya pun. Jadi kalau usianya 1 tahun masuk ke 2 tahun sudah sah. Tidak ada kaitannya dengan mahal atau murah. Paham nggih? Usia 1 tahun sah satu. Atau poel meskipun kurang 1 tahun. Ada kambing sudah tanggal tapi tanggal sendiri nggih. Bukan dicongkil memang tanggal sendiri usianya belum 1 tahun sah jadi kurban. Jadi seperti orang balik. Orang balik itu kan ada dua. Ada balik karena dia haid atau karena dia pernah keluar sperma mimpi basah meskipun usianya 10 tahun. Tapi kan ada orang yang sampai 15 tahun ndak pernah haid, gak pernah mimpi basah. Tapi usia 15 tahun, makanya dia dianggap balik usia. Kalau yang satu baleg karena haid. Paham nggih? Sama dengan itu kambing kibas kalau lihat poel maka lihat poelnya. Gak usah lihat usia. Kalau lihat usia gak harus poel. Paham nggih? Pun. Makanya, Pak, kalau jenengan mau ngadakan santunan anak yatim, maka yang palu perlu diperhatikan, ayo ditambahi santunan anak yatim plus duafa. Kenapa kok perlu ditambah santunan anak yatim plus duafa? Karena banyak sekarang ini anak-anak SMP, SMA, SD itu sudah balik. Padahal syaratnya yatim itu belum balik. Kalau balik masih yatim gak? Gak. Kalau sudah balek masih yatim, kita semuanya banyak yang yatim, Pak. Iya. Apa gak? Saya yatim piatu gak punya bapak, gak punya ibu. Iya apa gak? Makanya batasan yatim itu apa? Balai. Supaya kita ndak keliru panitia. Karena kalau nanti kita santunan anak yatim, berarti kan orang yang ngasih untuk anak yatim. Ternyata yang dipanggil bukan yatim karena sudah usia baligh, maka panitia akan keliru. Supaya enggak keliru ditambah yatim dan duafa. Paham nggih? Jadi yang perlu dipastikan usia. Kalau kambing etawa itu pendapat kuat 2 tahun masuk 3 tahun. Kalau sapi 3 ee 2 tahun masuk 3 tahun sama. Kalau unta 5 tahun masuk 6 tahun. Paham nggih? Kalau itu jenengan bisa pastikan apalagi yayasannya kredibel maka jenengan boleh transfer gitu nggih. Pun nanti kita akan bahas tentang wakil itu nanti bisa pemacan wakil. Nomor dua Pak kartu kredit ustaz boleh gak saya kurban utang? Boleh gak Pak? Boleh. Wong tuku mobil ae sampeyan utang enggak apao maning korban. Artinya untuk sesuatu yang bukan ibadah saja kita ngutang-ngutang. Maka orang yang ibadah pun asalkan tidak membahayakan keluarga, maka diperkenankan. Kartu kredit itu masalahnya cuma satu, Pak. Apa? Bunga sama dendanya. Maka kalau jenan mastikan tidak ada itu aman. Biasanya kalau akhir bulan kan kalau ditutup gak ada bunga, enggak ada denda. Kalau jenengan bisa memastikan itu sebenarnya aman aman. Cuma masalahnya begini, kita kan gak bisa itu ya. Kalau pengin hati-hati ya gak usah. Tapi kalau terpaksa pastikan sebelum ada denda ada bunga lunas. Karena yang haram itunya bukan hutangnya. Kalau hutangnya dalam fikih hutang itu diperbolehkan gitu nggih. Pun cekap cekap. Nggih. Kita lanjut di pertemuan selanjutnya. Semoga menjadi ilmu manfaat barokah. Amin. Semoga kita oleh Allah jadikan orang yang istih, diberikan kemampuan untuk bisa melaksanakan ibadah korban. Amin ya rabbal alamin. Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahbilamin. Allahumma shi wasallim ala sayyidina Muhammad waa ali sayyidina Muhammad. Rabbanafirlana waliwalidina warhamhum kama. Allahummafana bimaamtana waimna ma yanfauna waidna ilma. ba haditana wahlanaadunka rahma innaka antal wahab rbana hablana min azwajina qun walna lil muttaqina imama rabbana atinaa fid dunya hasanah wafil akhirati hasanah waqinazabanar wasallallahu ala sayyidina muhammadin wa ala alihi wasahbihi wasallam subhana rabbika rabbil izzat ini yang bisa saya sampaikan kurang lebihnya saya mohon maaf subhanakallahumma wabihamdika ashadu alla ilaha illa anta astagfiruka wa atubu ilaikron wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh waalaikumsalam terima kasih demikian Demikianlah tadi kajian bab fikih kurban. Semoga bisa menambah ilmu kita semua. Amin. Amin ya rabbal alamin. Kurang lebihnya mohon maaf. Akhirul kalam wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. [Musik]
Resume
Categories