ASN Mengaji Seri 7 | 2025 - Fiqih Qurban (Eps. 01)
w4H-XwaieO0 • 2025-05-14
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Surabaya. Para Bapak jemaah salat zuhur
Masjid Al-Huda yang dirahmati Allah
Subhanahu wa taala.
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji
syukur kehadirat Allah Subhanahu wa
taala atas rahmat, taufik, dan
hidayah-Nya pada kesempatan siang hari
ini kita dapat melaksanakan salat zuhur
berjamaah sekaligus mengikuti
kajian dengan tema fikih korban bagian
yang
pertama yang insyaallah nanti akan
dilaksanakan sampai bagian yang ketiga.
Kedua kalinya selawat serta salam
marilah kita haturkan kepada junjungan
kita Nabi Besar Muhammad sallallahu
alaihi wasallam yang telah memberi
bimbingan dan panduan hidup berupa agama
Islam. Dan semoga kelak kita selalu
mendapat syafaah dari beliau. Amin. Amin
ya rabbal alamin. Hadirin para jemaah
salat zuhur yang dirahmati Allah
subhanahu wa taala.
Pada kesempatan siang hari ini dengan
tema fikih korban akan menjelaskan
tentang bagaimana tentang hukum kurban
dan bagaimana tentang pendistribusiannya
yang akan disampaikan oleh K. H. Abdul
Faid Faizin. Kepada beliaunya kami
persilakan.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Waalaikumsalam.
Alhamdulillahiabbil alamin wasalatu
wassalamu ala sayyidil mursalin
sayyidina Muhammadin wa ala alihi
wasohbihi wabarik wasallim ajmain. Qolu
subhanaka la ilma lana illa ma alamtana
innaka antal alimul hakim. Allahummaah
alaina futuhal arifin waj'al a'malana
kholisatan liwajhikal karim birahmatika
ya arhamar rahimin. Rabbisrohli sodri
waassirli amri wahlul uqdatan min lisani
yafqohu qoli. Amma ba'd. Para jemaah
Masjid Al-Huda yang saya hormati.
Alhamdulillah kita oleh Allah masih
diberikan nikmat sehat walafiat sehingga
kita bisa berkumpul di masjid yang
insyaallah penuh barokah ini. Semoga
setiap langkah kita menuju majelis ilmu
ini menjadi penggugur dosa-dosa kita,
menjadi peningkat derajat kita, dan
semoga Allah subhanahu wa taala selalu
memudahkan setiap langkah kita menuju
surganya Allah subhanahu wa taala. Amin
ya rabbal alamin. Kita hari ini akan
membahas fikih
kurban. Ada yang sudah siap dikurbankan?
Oh enggak. Siap korban ngih. Bukan siap
dikorbankan.
P jemah yang saya hormati. Kalau kita
bicara kurban dalam bahasa Arab kurban
yang artinya hewan yang disembelih itu
adalah udhiyah.
Ada yang menggunakan dohih. Jadi kalau
satu hewan yang disembelih namanya
udhiyah jamaknya
adahi. Ada yang kalau menggunakan bahasa
dahiyah jamaknya dahahya. Ada beberapa
hadis yang kadang-kadang menggunakan
adhi ada yang menggunakan dhaya. Tapi
ada yang mengatakan kurban itu kalau
dalam bahasa Arab namanya adhatun. Kalau
satu hewan namanya adhatun. Kalau banyak
jamaknya
adha. Dari sinilah muncul istilah Idul
Adha. Jadi id itu artinya adalah hari
raya yang berulang-ulang tiap tahun. Id
itu berasal dari kata ud. Sesuatu yang
berulang-ulang. Adha itu artinya adalah
beberapa hewan yang disembelih itu
namanya adha. Sama dengan fitri. Fitri
itu artinya
apa? Bukan suci.
Mokel. Fitri itu artinya apa? Mokel.
Maka Idul Fitri itu artinya apa? Rioyo
mokel. Paham ngih? Loh, benar. Fitri itu
artinya makan pagi mokel kebalikan dari
saum. Paham nggih? Makanya nanti kalau
Idul Fitri dulu Idul Fitri kita sunah
setelah subuh sebelum salat sunah apa?
Makan. Artinya apa? Durunge salat
mokelisik. Karena itu hari rayanya orang
mokel. setelah puasa 1 bulan. Paham
nggih? Pun. Jadi Idul Adha itu adha itu
artinya adalah beberapa hewan yang
disembelih itu namanya
adha. Udhiya dohiya. Adhah itu satu kata
dengan dha. Makanya bahasa Arab itu
unik. Kenapa kok satu kata dengan
dhahwah?
Karena
penyembelihan hewan kurban itu dilakukan
pada waktu dhha. Makanya dikatakan
udhiahiya adha.
Pun para jemah yang saya hormati, kalau
kita bicara kurban, kalau dalam bahasa
Arab kurban itu sebenarnya
umum. Kurban itu satu kata dengan
taqarub. Artinya adalah segala sesuatu
yang mendekatkan kita kepada Allah. Itu
kalau dalam bahasa Arab kurban. Jadi
jenengan salat itu kalau dalam bahasa
Arab apa? Kurban. Ngaji kurban. Lorowati
tergantung. Kalau dengan lorowati
sampean semakin dekat kepada Allah
berarti kurorban
perasaan. Makanya di Al-Qur'an Allah
Subhanahu wa taala berfirman, "Watlu
alaihim naba abnai adama id qoroba
qurbana." Nah, ceritakanlah Muhammad
kisah tentang dua anak Nabi Adam ketika
mereka melakukan kurban. Pertanyaan
saya, yang dimaksud kurban di situ apa?
Apakah nyembelih hewan? Bukan. Karena
anaknya Nabi Adam itu yang satunya
adalah petani. Beliau kemudian
mempersembahkan hasil pertaniannya. Yang
satunya peternak yang mempersembahkan
hasil ternaknya. Al-Qur'an menggunakan
bahasa idoroba qurbana. Ketika malikat
mereka melakukan ritual kurban. Yang
dimaksud kurban di situ bukan nyembeleh,
tapi melakukan ritual yang bisa
mendekatkan kepada Allah. Jadi kurban
dalam bahasa Arab itu satu kata dengan
taqarub. Segala sesuatu yang mendekatkan
kita kepada Allah pun.
Makanya kalau jenengan gajian telat itu
bisa jadi kurban, Pak. Kalau semakin
telat semakin dekat kepada Allah itu
menjadi
korban. Jadi bukan hanya korban
perasaan. Ada namanya
alhadyu. Alhadu ini sama. Hadu ini hewan
yang disembelih. Biasanya kalau nanti
haji tamatuk sama haji qiran itu
biasanya nyembelih hadyu. Ada akikah.
Akikah ini kalau bahasa kita akikoh kek
nggih. Kek itu sama dengan kurban.
Ketentuan hewannya sama. Yang membedakan
adalah kalau kurban itu dilakukan pada
Idul Adha tapi kalau akikah ketika kita
punya anak. Ketentuannya sama pun
bedanya. Cuma nanti kalau kurban itu
diberikan mentah, kalau akikah diberikan
matang. Makanya kalau ada yang tanya ke
saya, "Ustaz, boleh gak akikah anak
dibuat
selamatan, dibarengkan dengan haul,
dibarengkan dengan selamatan haji,
umrah, boleh gak? Boleh ngurangi biaya?
Iya, ngurangi
biaya. Anu cerdas, efektif, dan
efisien. Secara fikih boleh. Karena
memang akikah itu diberikan matang. Kan
cocok dengan selametan matang. Paham
nggih? Pun.
Ada yang namanya alfara. Ini yang
mungkin sangat jarang jenengan dengar.
Fara ini budaya
jahiliah. Far itu begini, Pak. Orang
jahiliah itu ada mitos-mitos tertentu.
Di antaranya adalah kalau mereka ternak,
mereka kan punya indukan.
hewan hewan betina yang dijadikan
indukan lah. Ketika mereka ternak eh
indukan ini kalau punya anak, anak
pertamanya itu namanya Faro. Jadi ketika
dia punya indukan ketika lahir anak
pertama itu oleh mereka langsung
disembelih waktu kecil dipersembahkan ke
berhala. Tujuannya apa? Supaya dapat
barokahnya
berhala. Jadi indukan ini nanti anaknya
banyak. Nah, hewan yang disembelih ini
namanya faro. Paham nggih? Pun. Ada lagi
atira. Atira itu jadi orang Arab itu
dulu kalau haji musim haji itu
Zulhijah. Makanya dikatakan Zulhijah
bulan yang punya haji. Orang-orang Arab
setelah haji ada yang pengin umrah.
Umrahnya itu tengah tahun. Setelah
Zulhijah tengah tahunnya ketemu di
Reajab.
Maka di bulan Rajab ini mereka juga
nyembelih. Yang disembelih namanya
atirah atau
rajiba. Jadi kalau di kurban itu kita
nyembelih hewan kurban ketika mereka
umrah di bulan Rajab itu mereka
nyembelih juga. Namanya apa? Airo sama
Rjiba pun. Ada satu hal yang ingin saya
sampaikan, Pak. Ini kita biar tahu
kenapa ulama kita itu ada metode dakwah.
Apakah semua budaya selain dari Islam
itu salah? Ternyata tidak. Apakah semua
budaya dari Islam itu kemudian oleh
Rasulullah dibuang? Ternyata tidak, Pak.
Karena yang keluar dari dubur ayam tidak
selamanya
kotoran, bisa jadi telur. Paham nggih?
Apa buktinya? Tiga, Pak. Satu,
akikah. Akikah itu budaya Islam atau
jahiliah?
Jahiliah. Di hadis riwayat Abu Dawud
sangat jelas mengatakan kunna fil
jahiliyah. Kami kata sahabat di masa
jahiliah. Za wulida liahadina ghulam dza
bahasyatan. Kalau kami punya anak maka
anak itu kami sembelihkan kambing. Cuma
mereka punya budaya. Apa budayanya?
Setelah nyembelai kambing walaahu
bidamiha darahnya kambing yang
disembelih ini kemudian diusapkan ke
kepala bayi. Ini budaya jahiliah pun.
Akikah itu artinya apa sih,
Pak? Akikah itu secara bahasa Arab arti
asli akikah itu apa? Rambut bawaan bayi
lahir. Itu orang Arab ngomongnya akikah.
Bayi lahir itu kan punya rambut gak?
Nah, rambut bawaan lahir itu namanya
akikah. Jadi, aslinya akikah itu bukan
hewan kambing yang disembelih, bukan
rambut. Lah orang jahiliah itu kalau
punya anak rambutnya nanti setelah hari
ketujuh dicukur
halus. Ketika nyukur mereka nyembelih
kambing. Makanya kambingnya dikatakan
akikah. aslinya bukan nama kambing.
Aslinya akikah itu adalah nama rambut
bawaan bayi. Paham nggih? Makanya kalau
zaman kita, Pak dulu kalau dulu ya
sunahnya ini tetap di zaman Islam tetap
dipakai. Jadi kalau kita punya anak
dicukur halus, hari ketujuh cukur halus
nyembelih hewan akikah. Kemudian rambut
yang dicukur ini ditimbang.
Setelah ditimbang maka beratnya
dikeruskan ke emas. Sedekah emas seberat
rambut bayi yang di dicukur. Paham
nggih? Pun. Falamma jaallah bil Islam.
Ketika Islam datang, ternyata budaya ini
oleh Rasulullah gak dihapus, Pak.
Kenapa? Karena orang yang nyembeleh
hewan, nyembelih kambing setelah ada
lahir bayi itu bentuk rasa syukur. Itu
bagus oleh Rasulullah tidak
dihapus. Yang dihapus apa? Budaya yang
kedua. Ngusap
kepala kambing eh kepala bayi dengan
darah kambing. Ini buaya yang jelek.
Oleh Rasulullah dihapus.
Kalau dihapus diganti. Apa digantinya?
Oleh Rasulullah sallallahu alaihi
wasallam tetap diusap tapi ngusapnya
pakai minyak wangi minyak
zafaron. Paham nggih? Makanya kalau
jenengan akikah itu, Pak, kalau akekah
ya cara akikah itu kalau bisa bayinya
kan biasanya dicukur. Nah, kalau bisa
yang datang itu jenengan semprot
tangannya dengan minyak wangi. Engkuk
ngusap kepala bayi. Enak metu teko kamar
bayine seger. Melbu kamar yo seger. Wai
minyak wangi. Jangan sampai acara akikah
sampeyan teko akikah mari mangan sambal
terasi. Paham ngih? Maring ngono seneng
ngusap bayi. Seakan bayine Pak metu toko
kamar seger melebu maneng
ambasi. Makanya kalau bisa tuan rumah
itu nyiapkan minyak. Ini sunahnya
nyiapkan minyak. Jadi nanti setelah
akikah setelah dicukur kemudian diusap
pakai minyak wangi. Kalau di hadis
zafaron. Kalau zafaron mahal terserah
sampean. Yang penting jangan pakai
minyak angin Pak.
Karena kan bedanya bedanya manten anyar
sama manten baru, manten lama dengan
manten baru itu satu, Pak. Kalau manten
baru itu biasanya senangnya reksona. Mek
wis tu senenge
remason. Mek manten anyar senenge minyak
wangi. Mek manten tuwek senenge minyak
angin. Cap kapak pun. Nah, jadi dikasih
itu, Pak.
Sama dengan Farao ketika di hadis
riwayat Abu Daud juga
sama. Ada orang yang kemudian datang ke
Rasulullah dia mengatakan, "Inna kunna
natiru atirotan fil jahiliyah." Rasul
kita dulu zaman jahiliyah biasa
nyembelih hewan atiroh di bulan Rejab.
Ada lagi yang mengatakan inna kunna
nufri faroan fil jahiliyah. Kami juga
dulu di zaman jahiliyah biasa untuk
nyembelih faro. Sekarang bagaimana? Kata
Rasulullah gak masalah. Cuma caranya
dirubah. Kalau dulu nyembelih hewan
farc disembelih disembahkan ke berhala.
Sekarang tunggu sampai hewannya besar
layak disembelih. Ono daginge. Setelah
itu disembelih dibagikan ke te tetangga.
Paham nggih Pak? Pun.
Ini metode yang banyak dipakai oleh
ulama-ulama kita, terutama Wali Songo.
Jadi banyak budaya-budaya itu
kadang-kadang oleh mereka tidak dibuang,
Pak. Budaya-budaya sebelum Islam itu
tidak dibuang, tapi
dimodifikasi. Paham nggih? Makanya saya
sering ngomong, Pak. Islamisasi ilmu
pengetahuan, Islamisasi budaya itu ada
tiga tahap.
Islamisasi budaya atau ilmu pengetahuan
itu ada tiga
tahap. Budaya atau ilmu itu ada tiga
tahap.
Satu,
purifikasi. Jadi semua budaya Oh, enggak
muncul.
Betul
muncul. Jadi semua
budaya itu ada tiga tahapan dalam
Islam. Muncul moten muncul.
Oh, di YouTube muncul. Oke. Yang pertama
purifikasi, Pak. Purifikasi itu
penjernihan, Pak. Sebagaimana Rasulullah
ketika
melakukan ee apa tadi? Akikah. Itu kan
budaya jahiliah oleh Rasulullah
dipurifikasi, dijernihkan,
difilter. Dari purifikasi itu akan
muncul dua. Mana yang bagus, mana yang
buruk, mana yang sesuai dengan spirit
Islam, mana yang bertentangan dengan
Islam. Tahap
kedua setelah purifikasi ada namanya
negasi.
Setelah ketemu mana yang bertentangan,
mana yang sesuai, maka yang bertentangan
dibuang. Kasus akikat tadi ternyata yang
baik apa? Nyembelih
hewannya. Baik kan? Ditetapkan. Ternyata
yang buruk apa? Ngusap kepala bayi
dengan darah oleh Rasulullah dinegasi,
dibuang. Setelah negasi yang nomor tiga
adalah edisi ditambahkan.
Contohnya akikah apa, Pak? Rasulullah
sallallahu alaihi wasallam setelah
membuang budaya ngusap kepala bayi
dengan darah oleh Rasulullah ditambahkan
budaya baru. Apa? Diusap pakai minyak
zafaron. Metode inilah yang dipakai oleh
ulama-ulama kita terutama Wali Songo,
ulama-ulama kita yang kemudian tidak
semuanya langsung dibuang tapi
dimodifikasi. Apa dasar mereka? Dasar
mereka adalah tiga ini, Pak.
yaitu akikah far dan atira. Paham nggih?
Pun. Lanjut. Saya
percepat. Dalil kurban tidak perlu saya
sampaikan. Nah, saya fokus ke sini dulu.
Hukum
kurban menurut mayoritas ulama, mazhab
Syafi'i, Hambali, pendapat kuat mazhab
Maliki, pendapat Abu Bakar, Umar, Bilal,
dan mayoritas ulama mengatakan kurrban
itu hukumnya sunah. Apa dasarnya? Karena
ada hadis riwayat Ahmad, Hakim dan
Baihaqi. Rasulullah mengatakan, "Thatun
hunna alaiya farid wahunna lakum tatw."
Ada tiga hal kata Rasulullah yang bagiku
wajib. Jadi tiga ini Pak ibadah paling
tinggi. Ibadah tinggi pahalanya. Saking
tingginya sampai bagi Rasulullah wajib.
Tapi wahunna lakum tatw. Bagi kalian
umatku hukumnya sunah. Apa saja? Satu,
annahru. Nyembelai kurban. Nyembelai
kurban itu bagi Rasulullah wajib.
Rasulullah itu tiap tahun kurban bagi
umatnya sunah. Saking sunahe banyak umat
Nabi Muhammad ganti HP rong wulan
sepisan kurban ndak tuman. Pak saking
sunahe iki Pak saking sunai banyak umat
Nabi Muhammad ganti sepeda motor setahun
sepisan Pak kurban ndak tuman. Saking
sunahnya banyak umat Nabi Muhammad
nyecil mobil sak wulan juta 8 juta kuat.
Kurban setahun sepisan R juta ndak kuat.
Tapi mao daging kurban paling kencang
saking sunahnya ini, Pak.
Tapi bukan jemah sini, Pak. Ini jemah
luar sana, Pak. Jemah sini insyaallah
tidak jauh beda. Ndak ndak ndak nakak
koy ndak ndak ndak ndak nakak ndak
jawab pun. Jadi kurban itu wajib.
Makanya kalau cerita jenengan itu ya wis
ayah kurban meskipun nyicil kan bisa
pak. Masa kita nyicil sepeda motor kuat,
nyicil kurban ndak kuat. Wong nek R juta
nyicil sepeda motor kan R juta. Nyicil
mobil 300. juta nyicil kurban me R juta
setahun. Berarti kalau jenengan nyicil
per bulan
berapa? 300.000an kan nggih 300.000an.
Paham nggih? Pun yang kedua
witir. Witir ini, Pak salat sunah yang
paling tinggi pahalanya setelah hari
raya nggih. Tidak masuk yang hari raya
istisqa yang rutin lah. Salat sunah
rutin yang pahalanya paling tinggi
witir, Pak. Tahajud dengan witir lebih
tinggi mana?
Witir qobliah subah dengan witir lebih
tinggi mana? Witir. Makanya Rasulullah
sallallahu alaihi wasallam itu wajib
salat witir. Tiap malam witir bagi
umatnya sunah. Saking sunahnya banyak
umat Nabi Muhammad witir ngenteni
Ramadan. Ndak Ramadan ndak witir
witiran. Tapi jemah sana Pak, jemah sini
ndak. Jamaah pokok khusus jamaah sini
gak jauh
[Tertawa]
beda. Makanya kalau saya Pak nggih kalau
saya ayolah witir itu gak usah ngenteni
Ramadan Pak nanti malam sudah witir Pak.
Kalau saya, Pak, kalau saya iku ikut Abu
Bakar, Abu Bakar, Abu Hurairah. Abu
Bakar, Abu Hurairah itu salat witirnya
sebelum tidur. J kalau jenengan setelah
tidur kan resiko, Pak. Ojo maneh witir
wong subuh kadang-kadang resiko. Resiko
ndak tangi. Wong kadang-kadang salat
subuh kawanan lillahi taala kan. Nah,
makanya supaya gak resiko, ayo witirnya
dimajukan sebelum tidur. Ikut Abu Bakar,
ikut Abu Hurairah. Witirnya sebelum
tidur. Kalau
saya bisa digabung dengan salat ba'diyah
Isya. Jenengan salat Isya jemah. Setelah
salat Isya jemah, salat ba'diah isya.
Setelah bakdiah isya kalau jenengan ndak
kuat witir telung
rakaat karena sibuk, ayo sing penting
witir nambah sak rakaat kan ndak abot
pakdiah isya dua rakaat kan jenengan
ndak kuat witir 3 rakaat gak apa-apa
ngadek sepisan kas salat witir satu
rakaat sing penting istiqomah gak
apa-apa yang penting istikomah Pak
meskipun JP sing paket hemat paket
minimalis gak masalah dan saya yakin
cocok untuk Jenengan nih jamaah alhudin
cocok golek sing
paket-paket paket hemat paket sing
penting istikomah Pak ayo yang belum
witir mulai nanti malam kita niati
karena paling tinggi pahala salat sunah
yang rutin itu witir paham nggih pun
yang dua rakat duha salat duha bagi
Rasulullah waib bagi umatnya sunah
saking sunahnya banyak umat Nabi
Muhammad duha ngenteni ono kajian duha
pole Oleh ono sarapane biasanya kan
kajian subuh duha iku ono sarapane
pak di hadis yang lain Rasulullah itu
menyampaikan yusbihu ala kulli sulama
min ahadikum shodqoh tubuh kita itu
punya tulang sendi itu 360 tulang yang
bisa ditekuk ini namanya tulang sendi
ada 360 kata Rasulullah kalau bisa
tulang sendi ini tiap pagi disedekah
tiap subuh
diedekah maka sedekah Sedekah subuh,
sedekah pagi itu minimal
360. Kalau satu sendi kita nilai 1.000,
berarti setiap subuh berapa?
360.000. Berat gak, Pak? Abot, Pak. Wong
jenengan sodqoh ngenteni
jumat itu saja pilih-pilih. Mek gambar
abang enggak cocok. Gambar pahlawan
kemerdekaan itu kan gak cocok, Pak.
Cocoke nang mall. didelok dompete kok
nemu gambar patimurah. Woh, cocok iki
gawe masjid cocok. Makanya banyak masjid
itu yang perjuangan, Pak. Karena
jemahnya senang masukkan yang
pahlawan murah. Makanya ciri-ciri orang
merdeka itu gampang, Pak. Jenengan buka
dompet kok gambare Soekarno Hatta
berarti Anda lagi merdeka. Ya, kalau
jenengan buka dompet kok ketok goloke
Patimurah berarti lagi perjuangan. Saya
mikir-mikir ya yang buat uang itu pintar
juga, Pak. Ya, mikir-pikir pintar pisan.
Untuk uang 1.000 gambare Patimura gawe
golok. Yang kemudian
Rp100.000 gambarnya Soekarno Hatta pakai
peci rapi, Pak. Cocok itu, Pak. Saya,
Pak. Makanya jenengan kalau punya istri
itu gampang, Pak. Istri itu kalau
kelihatan lesu-nesu itu gampang, Pak.
Obatnya satu, Pak. Coba jenengan kasih
obat
merah, dosisnya gak usah banyak-banyak.
Sampai langsung sampai tiga kali sehari,
Pak. W insyaallah langsung sumringah
lesu-nesu itu langsung hilang Pak obat
merah itu. Masyaallah luar biasa itu. P
ini ketah pun 360 itu kan abot. Paham
nggih? 360 abot. Maka Rasulullah ngasih
alternatif
kedua. Apa alternatif kedua? Fakullu
tasbiha shodqoh. Waullu tahmah shodqoh.
Wa kullu takbiroh shodqoh. Baca
subhanallah shodqoh. Baca Allahu Akbar
shodqoh. Baca alhamdulillah shodqah.
Maka alternatif kedua untuk mensedekahi
anggota tubuh kita yang jumlahnya
360 kalau ndak bisa pakai uang ganti
wiridan.
Makanya kalau bisa tiap pagi itu wiritan
minimal
360. Baca subhanallah, baca Allahu
Akbar, baca alhamdulillah. Pokok
wiriditan apapun minimal
360. Paham nggih? Pun. Kalau masih berat
terakhir kata Rasulullah,
wujzialika rakat duha. Cukup untuk
mensedekahi
360 sendi kita adalah dua rakaat salat
duha. Makanya, Pak, jenengan kalau bisa
kalau enggak ada keperluan mendesak
jangan keluar rumah kecuali setelah
salat duha. Karena itu artinya jenengan
sebelum keluar rumah seluruh tulang
sendi anggota tubuh jenengan sudah
disedekahi. Paham nggih?
pun yang nomor li ah kalau jenengan
berangkatnya harus jam .00 duhanya nanti
menjelang subuh menjelang zuhur Pak
waktu dhha itu sampai sebelum zuhur jadi
kalau mama sekarang zuhur itu jam
.30 nggih 11.30 11.30 jenengan jam 11.00
kurang jam 11.00 jam 11.00 le itu masih
bisa salat duha. Kalau enggak bisa pagi
karena harus berangkat jam 5.00 ya nanti
waktu istirahat itu sempatkan untuk
salat duha.
Pun menurut Imam Abu
Hanifah, kurban itu hukumnya wajib. Apa
dasarnya? Dalam hadis riwayat Ahmad
dikatakan, "Man wajada sa'atan falam
yudohi fala taqrobanna musana." Orang
yang punya kemampuan kok tidak mau
berkorban. Kata Rasulullah, "Jangan
dekat-dekat tempat salat kami."
Berdasarkan hadis ini, Imam Abu Hanifah
mengatakan, "Kurban wajib bagi yang
mampu." Apa ukuran mampu? Ukuran mampu
itu kata Abu Hanifah punya harta yang
mencapai satu nisab. Satu nisab itu
berapa? Satu nisab itu
85 gram
emas. Kalau harga emas sekarang sekitar
R jutaan perkiraan ya sekitar R0 jutaan.
160 sampai R0 juta. Jadi kalau jenengan
punya tabungan, punya deposito, punya
simpanan, simpanan uang loh, Pak. bukan
simpanan yang
lain. Jadi kalau jenengan punya
tabungan, deposito, simpanan senilai
100 juta, kalau ikut Abu Hanifah kurban
wajib. Kalau ndak kurban dosa. Paham
nggih? Pun ini
kurban keutamaan kurban.
Dalam hadis riwayat Turmudzi dikatakan,
"Ma amila adami min amalin yauman nahri
ahabba ilallah minr damin." Tidak ada
ibadah amal yang paling Allah cintai
ketika Idul Adha
dibandingkan menyembelih hewan kurban.
Jadi kalau sudah masuk Idul Adha, ibadah
tertinggi itu
kurban. Ustaz, saya punya uang Rp3 juta,
lebih bagus sedekah atau kurban? Kalau
masuk Idul Adha lebih bagus
kurban. Ustaz lebih enak masuk masjid
sedekah ke masjid atau kurban? Kalau
masuk Idul Adha, kurban. Paham nggih?
Kalau jenengan punya uang Rp100 juta,
lebih bagus kurban atau
sedekah? Lebih bagus dua-duanya, Pak.
Wong duit R juta, kurban kan me R juta,
sisanya kan busa untuk sedekah. Tapi
kalau uangnya cuma R3 juta kan
pilihannya dua, kurban sedekah. Maka
pilihannya adalah kurban tertinggi
kurban. Paham nggih? Pun. Wa innahu lat
yaumalqiamah biquruniha wa asariha wa
adlafiha. Kata Rasulullah, hewan yang
kita sembelah itu nanti di hari kiamat
akan datang lengkap dengan tanduknya,
lengkap dengan bulunya. lengkap dengan
tulang-tulangnya. Makanya ada satu
riwayat yang mengatakan hewan kurban itu
adalah tunggangan kita ketika kita
melewati sirat di hari kiamat. Makane
mek golek hewan kurban golek sing lemu,
Pak. Tumpakane mek enak. Ojo sampai sing
kurban lemu hewane kurus. Sampeyan
tumpaki wedi mencret golek sing lemu.
Wah. O ngih pun. Di hadis yang lain
ketika Rasulullah dia katakan, "Ya
Rasulullah, ma hadil adahi Rasul Qurban
itu apa?" Maka Rasulullah alaihi
wasallam mengatakan, "Sunatu abikum
Ibrahim." Kurban itu sunahnya Nabi
Ibrahim. Yang kedua kata Rasulullah
sallallahu alaihi wasallam, "Bikulli
sya'ratin minas hasanah." Kalau kamu
nyembelih hewan kurban, setiap bulu dari
hewan yang kamu sembelih itu bernilai
pahala. Makane meklek hewan kurban sing
akeh wulun wulune ganjarane me akeh ojo
gondul pelontos pakate akeh pun lanjut
hikmah kurban hikmah kurban lah hikmah
kurban banyak cuma saya ingin sedikit
sedikit ngasih gambar Pak kurban itu,
Pak intinya kita meniru Nabi Ibrahim Pak
Nabi Ibrahim itu tipe Nabi yang taat
tanpa syarat patuh tanpa
mengeluh. Ini kan bapak-bapak semua ng
bayangkan. Ayo kita bayangkan kita
sebagai bapak, Pak. Nabi Ibrahim itu kan
pengin punya anak. Puluhan tahun gak
dikasih kan sampai usia 80 90 tahun kan
gak punya anak. Berapa puluh tahun
beliau gak punya anak. Oleh Allah
dianugerahkan
anak. Ternyata setelah lahir suruh
pisah. Bayangkan itu kalau terjadi
jenengan kita nunggu anak puluhan tahun
sedang duwe anak
dipisah. Paham nggih? Nabi Ibrahim
menaruh Ismail anaknya di Makkah yang
tandus ditinggal lagi balik ke
Palestina. Setelah dipisah ketika usia
belasan tahun suruh
dikunjungi. Setelah dikunjungi dikongon
belai. Bayangkan itu kalau terjadi ke
jenengan puluhan tahun punya anak, gak
punya anak, setelah punya anak dipisah,
setelah dipisah suruh nyembelih. Itu
kalau tidak punya iman yang tinggi pasti
protes kepada Allah. Tapi Nabi Ibrahim
itu kan sifatnya taat tanpa syarat,
patuh tanpa mengeluh. Beda dengan kita
kan kalau ibadah kan kita banyak
ngeluhnya, Pak. Buktinya ngeluh apa? Ayo
niki jawab jujur, Pak. Jenengan
perjalanan jauh nyampai rumah belum
salat
Isya itu jenengan ketika salat Isya
selesai itu ngomong lego opo pengin
salat maning
lego kan berarti itu nunjukkan apa Pak?
Salat itu beban paham nggih salat itu
beban ya saya tanya jjenengan salat itu
beban atau kebutuhan Pak?
Jangan ngomong kebutuhan Pak.
Buktinya ya tadi itu jenengan perjalanan
jauh nyampai rumah belum salat Isya. Wis
kesel-kesel salat Isya pasti ngomong
alhamdulillah mari salat Isya. Itu
menunjukkan butuh atau
beban. Butuh nggih. Butuh. Butuh yang
jadi beban gitu.
Butuh pun.
Makanya gigih. Makanya, Pak, kalau
jenengan koy keroso abot kurban itu,
jenengan ingat kisah Nabi Ibrahim. Nabi
Ibrahim sekian puluh tahun ndak punya
anak. Setelah punya anak dipisah,
setelah dipisah dewasa suruh nyembelih.
Itu pun oleh beliau disembelih meskipun
gak jadi. Masa kita hanya nyembelih
kambing abot. Paham nggih? Itu sebagai
renungan kita supaya korban itu ndak
terlalu berat. Pun lanjut.
Pilih kurban atau akikah? Ini pertanyaan
yang sering ditanyakan, "Ustaz, saya
belum akikah. Boleh gak kurban?" Atau
sebaliknya, "Ustaz, saya belum kurban,
boleh gak akikah?" Hon jawabannya satu,
Pak. Kurban tidak harus setelah akikah.
Orang yang belum akikah boleh korban.
Sebaliknya, orang yang belum kurban juga
boleh akikah. Artinya tidak menjadi
syarat kurban itu harus akikah. Tidak
menjadi syarat akikah harus sudah
kurban. Ini da kaidah dasar. Kaidah
kedua, cuma kalau jenengan tanya,
"Ustadz, saya punya uang Rp3 juta bisa
beli kambing. Lebih enak mana saya
kurban atau akikah?" Maka kalau sudah
masuk Zulhijah lebih bagus kurban.
Kenapa? Karena kurban ada yang
menyatakan hal eh wajib. Yang nomor dua,
ibadah paling tinggi kalau sudah masuk
Idul Adha adalah kurban. Paham nggih?
Nomor tiga, kurban itu waktunya
terbatas sampai tanggal 13 Zulhijah.
Tapi kalau akikah bebas, ndak bisa
akikah hari keet7 bisa hari ke-14 ndak
bisa kelipatan tujuh ndak bisa yang
penting anaknya belum balik kan masih
bisa. Maka kalau pertanyaannya pilih
kurban atau akikah duluan mana? Kurban.
Kalau sudah masuk Zulhijah dululukan
kurban. Paham nggih? Pun. Cuma, cuma,
Pak, ada pendapat mazhab Hanafi,
sebagian pendapat Syafi'i yaitu
pendapatnya Imam Arramli. Satu riwayat
Imam Ahmad, pendapatnya tabiin Hasan
Albashri, Ibnu Sirin dan lain sebagainya
yang
mengatakan satu kambing boleh diniati
kurban plus akikah.
Saya ulang lagi. Ada beberapa pendapat
ulama yang mengatakan satu kambing bisa
untuk kurban plus akikah. Maka kalau
saya kalau jenengan uange akeh mending
dipisah Pak. Karena alhuruj minal khilaf
mustahab keluar dari khilafiah itu
disunahkan. J kalau jenengan uangnya
banyak kurban isik engko akekah. Tapi
ada orang punya uang R3 juta itu
ngumpul-ngumpulno abot. sekali kumpul,
kalau ngumpul lagi
sulit. Maka orang yang seperti ini saya
anjurkan ikut pendapat yang kedua. Jadi
dia beli satu kambing diniati kurban
plus akikah. Paham
nggih? Ini yang harus dijadikan
perhatian.
Lanjut ya. Kalau jenengan duit akeh ya
bisa, Pak. Kalau jenengan duite mepet,
wis ustaz duwe duit R juta maneng belum
tentu ada. Kapan kumpulnya lagi? Ya
belum tentu. Bisa jadi gak bisa kumpul
kebutuhan banyak. Ya sudah beli satu
kambing jenengan niati kurban plus
akikah dapat pahala dua. Paham nggih?
Pun pilih kurban atau sedekah. Sudah
saya tadi sudah saya jelaskan. Bahkan
dalam kitab Almausuah alfiqiyah
al-quuwaitiyah, sedekah budha dengan
kurban lebih tinggi pahala kurban.
Padahal Buddha itu harganya bisa ratusan
juta. Itu pun masih lebih tinggi kurban
kalau sudah masuk bulan
Zulhijah. Kemudian syarat wajib kurban
ini yang ingin saya sampaikan cuma satu.
Kalau mazhab
Syafi'i, anak kecil itu uangnya ndak
boleh dijadikan kurban oleh walinya.
Jadi begini, Pak. Anak kecil itu punya
harta, Pak. Tidak boleh hartanya anak
kecil itu dipakai oleh walinya kecuali
untuk keperluan anaknya. Makanya
jenengan biasanya kan kalau punya anak
iku kan rodo sugih mek riyoyo, Pak.
Anake sampeyan putune kan mek riyo kan
sugih, Pak. Oleh ampo tekendi, Pak. Oh,
kadang-kadang sampai keliling deso
dikelilingi pun itu uangnya anak, Pak.
Jadi jangan sampai uang anak yang hasil
ampau ini masuk investasi bodong di
orang
tuanya. Maksudnya dijep wong tuone itu
uangnya anak, Pak. Jadi kalau bisa
jenengan pisah, jenengan masukkan
rekening khusus anak. Nanti keperluannya
anak ambil itu gak apa-apa. Tapi jangan
sampai jenengan keperluan jenengan rokok
JPiku enggak boleh Pak.
itu bapake k ngerokok du
entek amp ana jangan paham nggih
gak bukan orang sini pak aman aman pun
kalau mazhab Syafi'i uangnya anak itu
uangnya anak maka kalau anak mau kurban
boleh kalau pakai uang kita tapi kalau
pakai uang anak kalau mazhab Syafi'i gak
boleh paham nggih ini mazhab Syafi'i
terakhir untuk hari ini. Nanti kalau ada
yang mau tanyakan, monggo saya
persilakan. Syarat hewan kurban itu ada
tiga. Satu, hewan ternak. Dua, usia
mencapai minimal. Nanti saya jelaskan.
Nomor tiga, selamat dari cacat. Dan yang
terakhir, punya sendiri. Ndak boleh
kurban hewannya
tetangga. Nggih. Kurban cek gedene
padahal
tonggo lanjut. Hewan yang bisa dijadikan
kurban. Beberapa ulama bahkan mengatakan
ijmak. Seperti Imam An-Nawawi. Beliau
mengatakan, "Naqala jamaatun ijmaal
ulama anitadhi lahu illa bil ibil ail
baqori gonami." Fala yujizuun minal
hayawan
giriralik. Fala yujizuun minwanik. Kata
Imam Nawawi, beberapa ulama menukil
ijmak kurban itu hanya boleh tiga. Satu,
unta, dua, sapi, nomor tiga kambing.
Selain tiga ini nak boleh. Kuda gak
boleh. Sapi, masuk kategori sapi adalah
lembu
kebo termasuk banteng dengan catatan
jinak diternak.
Kalau umpama jenengan kan ternak banteng
itu jinak-jinak boleh jadi kurban, Pak.
Tapi kalau enggak jinak gak boleh. Paham
nggih?
Pun. Tapi ada
pendapat yaitu pendapatnya Ibnu Hazm
yang beliau meriwayatkan dari Abdullah
bin Abbas dan Bilal yang mengatakan
boleh kurban dengan seluruh hewan yang
halal dimakan.
minzi arba hewan yang punya kaki empat a
thirin atau unggas. Jadi kalau ikut
pendapat yang kedua meskipun pendapat
yang sangat lemah bahkan ada mengatakan
tidak dianggap itu boleh kurban pakai
kuda, boleh kurban pakai
pitik, pakai bebek, sing penting ojo
pakai kucing karena kucing tidak boleh
dimakan.
Ada ulama Pak ada wakana sikhuna yuru
alfaqir bqlidi waqisu alal udhiya
alqiqah. Dalam kitab Buhya Almustarsidin
dikatakan ada beberapa ulama yang
memerintahkan orang fekir yang tidak
punya uang untuk ikut pendapat ini.
Makanya, Pak, kalau hari raya Idul Adha,
kalau sudah hari raya Idul Adha,
usahakan bel jenengan ndak iso tuku
wedus pokok riyo bel meskipun meleh
pitik. Paham nggih? Pitik kan murah,
Pak. Berapa? Seket. Kan saleh, Pak.
Makanya orang tua kita dulu itu Pak
kalau punya anak 100 seket 100. Orang
tua kita itu, Pak, dulu kalau punya anak
ndak bisa akikah pakai kambing, pasti
mereka selametan. Meskipun selamatan
pitik sendiri harus dikasihkan Pak.
Kalau makan sendiri tu kan bukan kurban
namanya, Pak. Mayoran. Mayoran. Jadi
dikasihkan sembelih dibagikan ke
tetangga. Cuma jangan sampai setelah
pengajian ini koy enak ustaz. Iki
artinya nopo? Wis ndak usah tuku
wedus rombongan tuku pitk. Maksud saya
bagi ya kalau jenengan kalau bisa ya
pakai kambinglah. Bahkan ada ulama yang
mengatakan ijmak hanya boleh pakai tiga
itu. Tapi umpama jenengan wis mentok
duit wis duit iku wis ndak nemu maneh
wis pak 100 ng kan k tuku wedus kan
abot. Pokok usahano riyo bel riyoah
usahakan bel. Paham nggih? Boleh.
Kenapa? Moleh tongkok. Boleh
tonggone radikal.
Nah, urutan hewan kurban saya ul saya
percepat di urutan hewan kurban dulu
Pak. Boten muncul ngih.
Ada muncul lagi. Urutan hewan
kurban. Urutan hewan kurban urutannya
itu
adalah satu unta.
Artinya satu orang satu unta. Jadi kalau
jenengan satu keluarga isinya orang
lima. Jenengan, istri, jenengan, anak
tiga. Maka kalau korban yang paling
bagus apa, Pak? Beli 5
unta. Yang paling bagus per orang satu
unta.
di bawah
itu sapi. Artinya satu orang satu sapi.
Jadi kalau jenengan satu keluarga isinya
lima, berarti beli lima
sapi. Di bawah itu adalah domba. Kambing
jibas. Kambing gibas nggih. Jadi kalau
jenengan punya anggota lima, beli lima
kambing. Di bawah itu kambing etawa.
Baru setelah itu patungan unta, patungan
sapi. Jadi begini, Ustaz. Lebih bagus
mana? Ada tujuh
orang beli tujuh kambing atau beli sapi
satu
patungan. Maka kalau secara fikih lebih
bagus apa? Tujuh kambing. Semakin banyak
hewan yang disembelih semakin baik.
Semakin banyak darah yang dialirkan
semakin baik. Dagingnya banyaknya sapi.
Dagingnya banyak yang sapi. Tapi
tergantung Pak, tergantung weduse. Mek
tuku wedus sing 6 jutaan iku akeh Pak.
Sing gede-gede itu akeh. Makanya
tergantung weduse Pak. Sapi juga
tergantung sapine Pak.
Sapi-sapi juta R juta itu yo kacek, Pak.
Dengan kambing etawa yang 6 jutaan itu
yo kacek, Pak. Paham? Nggih. Pun. Cuma
begini, ada yang kemudian protes,
"Ustaz, kalau pakai kambing semua itu
resikonya satu, Ustaz." Apa? Takut
setelah kurban ada stroke massal boleh
keaken wedus. Makanya saya sering
ngomong begini, Pak. Ini urusan baik
lebih baik. Jadi, sing patungan sapi yo
apik, sing wedus pitu yo apik. Cuma
kalau jenengan tanya secara fikih, mana
yang lebih bagus? Wedus, wedus tuju.
Tapi kalau jangan pertimbangan lain
monggo. Karena itu gak ada kaitannya
dengan baik atau buruk. Kaitannya hanya
baik dan lebih baik. Paham nggih? Nun.
Makanya ini yang kemudian harus di di
ini, Pak. Sebenarnya kambing itu, Pak,
itu kan ndak ndak masalah Pak. Asalkan
jangan
dimakan. Ndak ndak nakak. Jenengan lihat
orang Arab itu, Pak. Orang Arab itu
senang kambing atau senang sapi, Pak?
Kambing. Kambing. Tapi kan kasus stroke
itu gak begitu banyak, Pak. Karena
memang cara masaknya memang mereka tahu,
Pak. Loh, kita itu kan kadang-kadang
kambing itu bermasalah. Kenapa, Pak?
Gajine melebu kabeh. Jeroane mlebu kabeh
tambah santen. Oh, wis macam lah. Kalau
jangan lihat orang-orang Arab,
masakan-masakan Arab itu, Pak, itu kalau
kayak masakan nasi beryani, nasi mandi
itu kan yang paling enak memang kambing
kan, Pak. Tapi kan gak ada jeroan itu
kan pernah jenengan beli nasi mandi
isine
jeroan gak ada ya paling dagingnya
memang ee ini memang apa cara saya tanya
itu meang cara masaknya yang beda. Cara
masaknya beda.
Pun ada yang mau tanya Pak Seb saya
lanjut
Pak. Monggo yang mau tanya
gak tanya.
Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh.
Ustaz, kiranya kalau orang yang korban
dengan urunan
misalkan kalau sapi itu
tujuh dan dia itu sudah tujuh kali, itu
apakah bisa diartikan sudah korban sapi?
Yang kedua bahwa
untuk diwajibkan
sebagai bisa korban apa karena dihitung
nisabnya per tahun itu sudah memenuhi.
Apakah tidak dalam satu seumur hidup itu
sekali
saja? Dan saya pernah mendengar bahwa
besok itu orang kehilangan amalannya
karena amalan itu tidak didasari oleh
ilmu. Nah, apakah benar seperti ini?
Saya pernah mendengar samar-samar bahwa
besok itu amal kundi, amal kundi. Karena
itu tidak didasari oleh ilmu yang benar.
Dan pada praktiknya orang ikhlas itu kan
ya sekedar memberikan saja tanpa
perhitungan kan gitu. Mungkin itu. Matur
nuwun
nggih. Langsung mawon nggih. Wisih.
Yang pertama terkait masalah kurban.
Jadi kurban itu begini Pak. Kurban itu
bagi yang mengatakan sunah. Sunah tiap
tahun.
Mayirat ulama akan mengatakan sunah.
Maka yang dimaksud sunah tiap tahun.
Bagi yang mengatakan wajib juga wajib
tiap tahun kalau punya nisab. Jadi kalau
umpama tahun ini jenengan punya
uang R00 juta, maka tahun ini wajib.
Tahun depan uangnya sisa Rp50 juta. Maka
menurut Imam Abu Hanifah tahun depannya
gak wajib.
tahun depannya lagi punya uang Rp300
juta, maka tahun depannya 3 tahun lagi
wajib. Jadi, baik yang mengatakan sunah
maupun yang mengatakan wajib itu adalah
tiap tiap tahun. Paham nggih? Cuma
bedanya kalau sunah maka kalau enggak
kurban gak dosa. Tapi kalau yang
mengatakan wajib kalau gak kurban dosa.
Tapi yang mengatakan wajib syaratnya
satu. Kalau di tahun itu dia punya uang
satu nisab. Paham nggih? Pun. Nah, kalau
kita kurban tujuh kali ya, tujuh kali
sapi ya, tapi patungan-patungan ya,
dianggap perkorban berarti seperujuhnya,
Pak. ya untuk apakah nanti dihitung utuh
oleh Allah itu wallahuam. Tapi yang
jelas ya insyaallah kalau jenengan rutin
ya insyaallah ya pahalanya beda. Pak
Rasulullah tu pernah kurban pakai
kambing kadang-kadang
dua tapi Rasulullah di akhir hidupnya
itu pernah kurban pakai unta itu sampai
100. Unta. Unta sampai 100. Yang beliau
sembelih 63. Sisanya disembelih oleh
Sayyidina Ali. nanti akan saya jelaskan.
Ngoten nggih pun yang terakhir terkait
tentang masalah tadi, Pak. Jadi beramal
tanpa ilmu itu artinya adalah
beramal tapi keliru syarat rukunnya ndak
tahu. Makanya di dalam kitab Zubat itu
dikatakan wau man bighiri ilmin ya'malu
a'maluhu mardudatun la
tuqbalu. Orang yang beramal tanpa dasar
ilmu maka amalnya akan ditolak tidak
diterima.
Itu maksudnya orang yang salat sama
sekali gak pakai ilmu, Pak. Kalau
jenengan salat kan pasti punya ilmu.
Minimal jenengan ilmu dulu dasar diajari
oleh guru jenengan. Itu kan ilmu dasar,
Pak. Paham nggih? Yang dimaksud yang
tidak pakai ilmu itu adalah orang
beramal ndak pakai ilmu sama sekali,
Pak. Yo ndak ngerti carane moco Quran,
ndak ngerti carane moco Fatihah. Syarat
rukune keliru. Paham nggih? Menjadikan
salatnya batal. Itu yang dimaksud orang
yang tidak pakai ilmu, tidak diterima
amal ibadahnya. Kalau jenengan salat itu
pakai ilmu
gak? Minimal meskipun jenengan gak pakai
ilmu yang sempurna, kan jenengan diajari
carane wudu sing bener. Dulu waktu kecil
kan sudah diajari. Itu kan ilmu, Pak.
Carane takbir ngene, carane rukuk ngene.
Meskipun masih ada potensi. Apa
potensinya? Bisa jadi ada orang yang
wudunya keliru. Saya sering, Pak, lihat
orang wudu itu, Pak, seikotnya gak
basah. Berarti kan ada anggota yang
tidak dibasuh. Lah yang seperti ini,
yang resiko tidak diterima itu yang
seperti ini, Pak. Paham nggih? Makanya
mencari ilmu itu wajib sebelum beramal.
artinya mencari ilmu minimal yang cukup
untuk menjadikan syarat minimum
ibadahnya dianggap sah. Paham nggih?
Makanya ee jenengan fikih salat itu
penting, Pak. Ee belajar-belajar
jenengan cari masjid atau nanti cari
masjid yang belajar cara salat mulai
takbir sampai salam sing benar iku y opo
itu halal sepele, Pak. Tapi kan tiap
hari kita pakai. Tiap hari kita pakai.
Dulu saya pernah naruh di sini ngih
fikih awas. Ah itu mungkin bisa
dijadikan acuan nanti ngoten nggih. Hun
ada yang belum saya jawab tadi sampun
nggih. Nah ikhlas itu ya tadi itu, Pak.
Kalau saya ngibaratkan ikhlas itu, Pak,
ikhlas itu kayak orang ngising, Pak. Jan
kalau ngising itu pernah mikir gak sing
keluar itu apa,
Pak? Gak pernah mikir kan? Meskipun
sampeyan
mang mangan restoran entek R5 juta,
waktu keluar sampean pikir gak, Pak? Kan
gak mungkin sampeyan cek emane tak
laminating a kan gak mungkin, Pak. Itu
namanya orang ikhlas. Jadi yang masuk
berapa kalau sudah keluar itu dianggap
seperti kotoran itu memang elah seperti
itu. Nggih. Monggo kalau saya mau tanya
lagi.
Nggih. Saya lanjutkan.
Saya juga pernah mendengar
bahwa pada waktu
miskin itu heman-eman apa memang ada
presentasi? Artinya orang kaya harus
berkorban atau orang itu
berkorban ada tuntutan seperti nggih
ngen Pak.
Sedekah itu, Pak, intinya satu, Pak. Di
Al-Qur'an dikatakan
innamodqohri gina. Kalau di Al-Qur'an
menggunakan bahasa
yasalunaka maza yunfiquun qulil af.
Ketika Rasulullah ditanya tentang apa
yang kalian nafkahkan maka yang kalian
nafkahkan itu adalah sesuatu yang lebih
dari kebutuhan
pokok. Maka kalau jenengan pengin
sedekah, pastikan dulu kebutuhan pokok
aman.
Bahkan ulama mengatakan bisa haram orang
yang sedekah kalau kebutuhan
pokoknya suami istri, kebutuhan istrinya
yang wajib dinafkahi tidak
dikasih. Nah, jadi kalau kebutuhan pokok
suami istri R juta, 2 juta, berarti
kalau gaji jenengan R juta, R5 juta
artinya sudah lebih masih aman, Pak.
Paham nggih? Jadi lebih itu satu. Ini
yang pertama kaidah dasar, Pak. Termasuk
kebutuhan pokok adalah kebutuhan pokok
untuk membayar hutang.
Makanya ada ulama dalam kitab Sahih
Bukhari juga ada bab khusus tentang itu.
Imam Nawawi dalam kitab Minhajut
Thalibun juga menjelaskan tentang itu.
Haram kata beliau sampai mengatakan
haram orang yang sedekah kalau dia punya
hutang yang sudah jatuh tempo dan dia
tidak punya aset lagi kecuali itu.
Karena yang wajib yang mana? Bayar
hutang. Paham nggih? Satu. Nomor dua,
kalau itu sudah selesai, Pak, kalau itu
sudah selesai, maka yang namanya sedekah
itu Allah kadang-kadang ngitung sesuai
dengan apa yang dia
miliki. Sedekahnya Abu Bakar itu
nilainya lebih kecil dibandingkan
sahabat yang lain ketika perang Tabuk.
Tapi ulama sepakat sedekahnya Abu Bakar
itu paling tinggi pahalanya. Kenapa?
Karena sedekahnya
100%. Jadi kalau jenengan punya uang
Rp100.000, jenengan sedekah Rp10.000 itu
nilainya
berapa?
10%. Tapi kalau jenengan punya uang R
miliar, jenengan sedekah 1 juta, itu
nilainya berapa?
0,1%. Lebih tinggi mana pahalanya orang
yang sedekah Rp10.000 tapi dia punya
uang Rp100.000 dengan orang yang sedekah
R1 juta padahal uangnya R
miliar lebih tinggi Rp10.000. Itu yang
dimaksud tadi itu, Pak. Jadi orang
miskin itu pahalanya bisa jadi lebih
besar dibandingkan orang kaya. Kenapa?
10.000 itu bagi orang miskin ini uang
nyowo. Tapi bagi orang kaya uang R1 juta
itu uang
parkir. Paham nggih? Iya. Paham nggih,
Pak? Pun. Makanya ini kaidah-kaidah yang
harus kita pahami. Ee terakhir terakhir
dalam masalah ini, Pak. Terakhir, Pak.
Dalam masalah ini, Pak ee jenengan kalau
punya
ayam 10, ada tetangga atau ada saudara
jenengan datang, itu sampean beleno ayam
abot gak, Pak?
Ndak abot. Coba jenengan duwe wedus
10 kiro-kiro mb siji iku abot gak, Pak?
Padahal podo-podo 10%. Paham nggih?
Ngoten nggih. Nah, terakhir Pak.
Jenengan me sodqoh gak usah mikir ikhlas
gak ikhlas Pak. Ada ulama yang
mengatakan kalau jenengan sodqoh engkok
lali iku dianggap
ikhlas. Makanya gak usah di gak ikhlas
Pak. Maka kalau saya Pak, kalau saya Pak
sedekah 10.000 ikhlas itu menurut saya
lebih bagus sedekah 10 miliar gak pasti
ikhlas. Paham nggih? ganjarane iku gini,
Pak. Ulama itu nanti saya punya dalilnya
itu, Pak. Jadi kata ulama, orang umpama
sedekah sekarang sedekah gitu ya.
Mungkin di awal-awal gak ikhlas cuma
sampean gak ikhlas itu sampai berapa
lama
sih? Paling jenengan wis engkuk utao
dapat 2 hari lali. Waktu lali itu ikhlas
ganjarane paling ngalir. Paham nggih?
Makane saiki wis pate sedekah uj mikir
ikhlas gak ikhlas pak du ono mlebokno
ndak usah mikir ikhlas gak ikhlas sing
garai sedekah me sewu iku pole pasti
iklase
pak nggih ngoten nggih monggo kalau ada
tanya lagia
makasih Pak yang waktu dan disampaikan
kepada saya yang saya tanyakan masalah
korban tadi Pak Korban kan ada yang
diwajibkan dan disunahkan dan yang
diwajibkan itu kalau sudah mempunyai
satu nisf tapi kalau enggak berupa uang
misalkan kan berupa emas, berupa mobil,
berupa sawah, Pak. Itu masih wajib untuk
korban, Pak. Terima kasih. Yang kedua,
yang kedua, Pak untuk masalah akikoh.
Untuk masalah akikah tadi kan sebelum
masa balik. Seanda itu sudah balik. Apa
perlu enggak diakikohi? Makasih,
Pak. Satu, yang namanya kurban itu
sebenarnya gak ada yang wajib, gak ada
yang sunah. Hukumnya ya, tergantung ikut
siapanya. Jadi kalau ikut mayoritas
ulama, orang kaya sak kaya-kayanya pun
tetap gak wajib kalau menurut mayoritas
ulama. Tapi kalau jangan menurut Imam
Abu Hanifah, kalau punya nisab wajib,
gak punya nisab gak wajib pun.
Ngitungnya nisab itu apa? Ngitungnya
nisab itu adalah harta
nganggur. Jadi kalau jenengan punya
mobil, mobil jenengan mobil yang dipakai
itu enggak dihitung. Tapi kalau jenengan
punya emas, emas itu kan simpanan.
Kalau emas itu 85 gram berarti dianggap
punya nisab. Maka wajib paham nggih?
Jenengan punya rumah, rumahnya kan
dipakai. Tapi kalau jenengan punya rumah
tapi punya investasi rumah, paham nggih?
Maka berarti jenengan punya
nisab. Paham nggih maksudnya? Nggih.
Jadi tergantung nisab itu adalah nisab
dari yang investasi kita atau uang
nganggur kita yang tidak kepakai bukan
kebutuhan kita sehari-hari ya. Kebutuhan
kita sehari-hari seperti mobil yang kita
pakai, sepeda motor yang kita pakai,
kemudian rumah yang kita pakai meskipun
nilainya jutaan bahkan miliatan gak
masuk. Ngoten nggih. Terus yang kedua
akikah.
Akikah itu, Pak, kesunahan orang tua itu
gugur ketika anak balik. Jadi kalau
orang tua ndak mampu sampai anak balik,
maka dia kesunahannya
gugur. Tapi bagi anak boleh mengakikahi
sendiri kalau sudah. Jadi, kalau sebelum
baligh kesunahannya kepada siapa?
orang tua. Orang tua yang mengakikahi
dari hartanya orang tua. Tapi kalau
sudah balik, sunahnya ini gugur kalau
enggak mampu. Maka ketika sudah sunahnya
gugur, kembali ke anak. Anak boleh
mengakikahi diri sendiri, boleh tidak
mengakikahi diri sendiri gitu
nggih. Insyaallah nanti kalau bab ini
selesai, kalau mau bab akikah nanti ada
bab tentang cara merawat bayi, Pak. Jadi
mulai akikah sampai cara ngasih nama,
macam-macam. Pun. Nah, monggo kalau ada
yang mau ditanyakan yang lagi
atau sudah cukup? Ada yang mau tanya
online? Iya, mau tanya, Pak Ustaz.
Nggih, Pak Ustaz, untuk
ee setiap idolada itu kan saya biasanya
itu lihat kambing atau sapi itu di
Tokopedia, Pak. di Tokedia Shopee itu
kan juga jual lah. Terus saya pilih yang
harganya itu lumayan murah lah. Tapi
mestinya itu karena yayasan atau
istilahnya udah ada izinnya. Jadi
menurut saya itu
udah layak untuk dijadikan kurban gitu.
Ee terus saya tahunya kan nanti kambing
atau sapinya itu
di kirim ke kayak ke pedalaman atau di
mana untuk dikurban itu. Jadi tidak yang
jadi untuk orang yang sangat membutuhkan
gitu, Pak Ustaz. Ah, itu yang pertama.
Yang kedua, terus misalnya, Pak Ustaz,
saya belinya itu pakai cicilan kartu
kredit gitu. Gimana, Pak Ustaz? Ah, itu
diperbolehkan enggak?
Karena
mungkin kan saya kan sudah seperti itu
kan sudah mungkin beberapa kali dari
sudah lama seperti itu. Tapi niat saya
memang ee untuk kurban dan biasanya
kalau memang dalam 1 bulan itu bisa saya
lunasi, saya lunasi gitu. karena saya
enggak enggak punya uang untuk ee
kurban, tapi saya kepengin gitu loh. Itu
aja sih, Pak
Ustaz. Nggih, saya tambahi satu materi
berarti, Pak. Karena ada pertanyaan ini,
Pak. Masalah usia. Nah, hewan kurban itu
ada usia
minimal. Jadi, kalau ditanyakan, "Ustaz,
boleh enggak jual dengan e beli harganya
sekian? Yang penting usianya mencapai
usia minimal korban sah. Berapa usia
minimal korban? Kalau domba kambing
gibas itu usianya 1 tahun masuk 2
tahun atau poel? Tahu poel giginya
tanggal poel. Poel. Poel. Nggih. Dari
mana kita tahu 1 tahun? Ya tanya ke
peternaknya.
Kan KTP enggak ada bagi sapi atau bagi
kambing kan gak ada Pak ya tenaknya pun.
Jadi kalau usianya 1 tahun masuk ke 2
tahun sudah sah. Tidak ada kaitannya
dengan mahal atau murah. Paham nggih?
Usia 1 tahun sah satu. Atau poel
meskipun kurang 1 tahun. Ada kambing
sudah tanggal tapi tanggal sendiri
nggih. Bukan
dicongkil memang tanggal sendiri usianya
belum 1 tahun sah jadi kurban. Jadi
seperti orang balik. Orang balik itu kan
ada dua. Ada balik karena dia haid atau
karena dia pernah keluar sperma mimpi
basah meskipun usianya 10 tahun. Tapi
kan ada orang yang sampai 15 tahun ndak
pernah haid, gak pernah mimpi basah.
Tapi usia 15 tahun, makanya dia dianggap
balik usia. Kalau yang satu baleg karena
haid. Paham nggih? Sama dengan itu
kambing kibas kalau lihat poel maka
lihat poelnya. Gak usah lihat usia.
Kalau lihat usia gak harus poel. Paham
nggih? Pun. Makanya, Pak, kalau jenengan
mau ngadakan santunan anak yatim, maka
yang palu perlu diperhatikan, ayo
ditambahi santunan anak yatim plus
duafa. Kenapa kok perlu ditambah
santunan anak yatim plus duafa? Karena
banyak sekarang ini anak-anak SMP, SMA,
SD itu sudah balik. Padahal syaratnya
yatim itu belum balik. Kalau balik masih
yatim gak? Gak. Kalau sudah balek masih
yatim, kita semuanya banyak yang yatim,
Pak. Iya. Apa gak? Saya yatim piatu gak
punya bapak, gak punya
ibu. Iya apa gak? Makanya batasan yatim
itu apa? Balai. Supaya kita ndak keliru
panitia. Karena kalau nanti kita
santunan anak yatim, berarti kan orang
yang ngasih untuk anak yatim. Ternyata
yang
dipanggil bukan yatim karena sudah usia
baligh, maka panitia akan keliru. Supaya
enggak keliru ditambah yatim dan duafa.
Paham nggih? Jadi yang perlu dipastikan
usia. Kalau kambing etawa itu pendapat
kuat 2 tahun masuk 3 tahun. Kalau sapi 3
ee 2 tahun masuk 3 tahun sama. Kalau
unta 5 tahun masuk 6 tahun. Paham nggih?
Kalau itu jenengan bisa pastikan apalagi
yayasannya kredibel maka jenengan boleh
transfer gitu nggih. Pun nanti kita akan
bahas tentang wakil itu nanti bisa
pemacan wakil. Nomor dua Pak kartu
kredit ustaz boleh gak
saya kurban utang? Boleh gak Pak? Boleh.
Wong tuku mobil ae sampeyan utang enggak
apao maning korban. Artinya untuk
sesuatu yang bukan ibadah saja kita
ngutang-ngutang. Maka orang yang ibadah
pun asalkan tidak
membahayakan keluarga, maka
diperkenankan. Kartu kredit itu
masalahnya cuma satu, Pak. Apa? Bunga
sama
dendanya. Maka kalau jenan mastikan
tidak ada itu aman. Biasanya kalau akhir
bulan kan kalau ditutup gak ada bunga,
enggak ada denda. Kalau jenengan bisa
memastikan itu sebenarnya aman aman.
Cuma masalahnya begini, kita kan gak
bisa itu ya. Kalau pengin hati-hati ya
gak usah. Tapi kalau terpaksa pastikan
sebelum ada denda ada bunga lunas.
Karena yang haram itunya bukan
hutangnya. Kalau hutangnya dalam fikih
hutang itu diperbolehkan gitu nggih. Pun
cekap cekap. Nggih. Kita lanjut di
pertemuan selanjutnya. Semoga menjadi
ilmu manfaat barokah. Amin. Semoga kita
oleh Allah jadikan orang yang istih,
diberikan kemampuan untuk bisa
melaksanakan ibadah korban. Amin ya
rabbal alamin. Bismillahirrahmanirrahim.
Alhamdulillahbilamin. Allahumma shi
wasallim ala sayyidina Muhammad waa ali
sayyidina Muhammad. Rabbanafirlana
waliwalidina warhamhum
kama. Allahummafana bimaamtana waimna ma
yanfauna waidna ilma.
ba haditana wahlanaadunka rahma innaka
antal wahab rbana hablana min
azwajina qun walna lil muttaqina imama
rabbana atinaa fid dunya hasanah wafil
akhirati hasanah
waqinazabanar wasallallahu ala sayyidina
muhammadin wa ala alihi wasahbihi
wasallam subhana rabbika rabbil izzat
ini yang bisa saya sampaikan kurang
lebihnya saya mohon maaf
subhanakallahumma wabihamdika ashadu
alla ilaha illa anta astagfiruka wa
atubu ilaikron wasalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
waalaikumsalam
terima kasih demikian Demikianlah tadi
kajian bab fikih kurban. Semoga bisa
menambah ilmu kita semua. Amin. Amin ya
rabbal alamin. Kurang lebihnya mohon
maaf. Akhirul kalam wasalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
[Musik]
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:05:16 UTC
Categories
Manage