ASN Mengaji Seri 9 | 2025 - Fiqih Qurban (Eps. 03)
uwCZgZNiHdU • 2025-06-11
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Kita hari ini akan sedikit ini
sebenarnya materi kurban sudah selesai.
Jadi waktu kurban itu kan mulai tanggal
10 sampai tanggal 13 Zulhijah. Kata
Rasulullah, kullu minan manhar wa kullu
ayyami tasriq dzabhun. Di hadis riwayat
Baihaqi, semua hari tasyrik itu adalah
waktunya nyembelih kurban. Hari tasyrik
itu berarti tanggal berapa?
13 Zulhijah. Hari apa?
Senin kemarin. Nggih. Jadi Senin kemarin
itu hari terakhir nyembelih kurban.
Alhamdulillah sekarang ada yang
disembelih. Tapi ini namanya latihan
kurban. Makanya gak masalah meskipun
disembelih di atas tanggal ee 13 pun.
Saya akan sedikit menambah kajian
tentang fikih kurban terkait tentang
hal-hal yang sunah. Yang pokok sudah
saya percepat dulu. Saya ingin yang
sedikit tambahan-tambahan saja. yang
ingin saya sampaikan adalah nah ini ee
terkait
ini sudah niat
niat kurban.
Jadi niat kurban
kalau dalam kitab Hasyiah Qolyubi
dikatakan wain wakala bidzabhi nawail
wakil aabhi
niat kurban itu pada hakikatnya ketika
nyembelai. Jadi kalau jenjengan
nyembelai sendiri kapan niat kurbannya?
Waktu nyembelih. Jadi waktu nyembelih
saya niat kurban ini adalah kurban saya.
Itu waktu nyembeleh. Makanya Rasulullah
ketika nyembeleh doanya adalah Allahumma
taqobbal min Muhammad wa Ali Muhammad wa
umati Muhammad. Itu niatnya. Ya Allah
terimalah. Ini adalah korbanku.
Korbannya Muhammad. Korbannya keluarga
Muhammad. Keluarganya umatnya Muhammad.
Jadi waktu nyembelih. Nah, kalau tidak
disembelih sendiri,
maka ketika tidak disembelih sendiri
niatnya sebenarnya cukup ketika
diberikan kepada penyembelih atau wakil.
Jadi kalau jenengan kurbannya
dipasrahkan panitia, niatnya kapan?
Waktu ngasih ke panitia. Jadi waktu
ngasih ke panitia itu niat ini adalah
korban saya. Ini niat korban saya. Itu
niatnya. Ini niat kurban sunah saya. Itu
niatnya. Makanya kalau saya dulu
ditanya, "Ustadz, boleh gak kurban atas
nama hamba Allah?"
Ada kurban masjid itu atas nama hamba
Allah. Sah gak?
Sah gak? Sah. Kenapa kok sah? Karena si
hamba Allah ini ketika ngasih ke
panitia, kira-kira niat gak? Niat. Kan?
Pasti dia niat ini kurban saya. lah
ketika panitia nerima oleh dia tidak
dikasih nama kan gak masalah. Karena
nyembelehnya itu andaikan tidak diniati
itu sah. Karena niatnya korban itu
ketika ngasih ke wakil atau ke panitia.
Tapi yang paling bagus kata ulama tetap
niatnya dua. Waktu ngasih niat, nanti
yang nyembelai juga niat. Makanya
biasanya yang di kita biasanya
hewan-hewan kurban itu dikasih nama.
Tujuannya apa? supaya yang nyembelih
ketika mau nyembelih niat dan baca doa.
Itu tujuannya aslinya. Andaikan ada
hewan kurban ndak dikasih nama sah apa
gak? Aslinya sah. Karena kalau kita
zabhinya itu diwakilkan niatnya cuma
waktu ngasih. Meskipun ada ulama yang
mengatakan tetap niatnya harus dua, tapi
saya lebih cenderung pendapat yang
paling kuat ya yang pertama itu paham
nggih? pun
waidza di kitab juga sama waid wakal
bihi kafat niatul muwakil wtil
wakil
laam yalam annahu mudohin lam yadur kata
kitab iana ketika kurban itu diserahkan
kepada panitia diserahkan kepada wakil
maka yang niat cukup yang ngasih cukup
yang korban orang yang menyembelih ndak
wajib niat. Bahkan andaikan yang
nyembelih ndak tahu kalau itu hewan
kurban, kurbannya tetap sah. Karena
niatnya adalah orang yang korban niatnya
waktu memberikan. Ini terkait masalah
niat pun. Lanjut.
Doa untuk nyembelai korban. Doa untuk
nyembelai kurban itu banyak. Hadis
pertama riwayat Bukhari Muslim.
ambahahuma
biyadi wasamma wao Rasulullah ketika
nyembelih dua kambing kurbannya beliau
nyembelih sendiri beliau membaca
bismillah Allahu Akbar sembelih ini yang
namanya nyembelih. Jadi kalau jenengan
pengin doa yang praktis, nyembelih itu
simpel, Pak. Bismillah, Allahu Akbar,
selesai.
Tapi di hadis yang lain ada tambahan. Di
hadis riwayat Muslim ada tambahan
bismillah Allahumma taqobbal min
Muhammad wa Ali Muhammad wa umati
Muhammad. Jadi kalau yang pertama
bismillah Allahu Akbar sembelih. Yang
kedua ada tambahan Allahumma taqobbal
min Muhammad.
Di hadis riwayat Ibnu Majah ada tambahan
ketika Rasulullah sallallahu alaihi
wasallam menyembelih beliau mengatakan
inni wajjahtu wajhiya lilladzi fat
samawati wal ardho hanifa w ana minal
musyrikin inna shati wausuki wa mahyaya
wa mamati lillahi alamin la syarika lahu
wabalika umirtu wa ana awalul muslim
allahumma
Muhammad. Makanya niat itu, Pak, ada
yang paket hemat, ada yang paket
lengkap. Dan saya tahu jenengan pasti
pilih yang paket hemat.
Penyembelih-penyembelaih itu biasanya
kalau nyembelih paket hemat atau paket
lengkap, Pak? Paket hemat. Kalau paket
lengkap yang disembelih 10 yo keroso.
Nah, kalau yang paket hemat bismillah
sembelih.
Niat. Iya, niat bismillah sembelih.
Kalau atau ditambah takbir bismillah,
Allahu Akbar sembelih. Tapi kalau
jenengan pengin yang paket lengkap,
bismillah dulu. Bismillahirrahmanirrahim
ditambah selawat. Allahumma sholli ala
sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina
Muhammad. Ditambah takbiran. Allahu
Akbar. Allahu Akbar. Allahu Akbar.
Walillahilham. Ditambah lagi Allahumma
hadzi minka wailaika fataqobbal min.
Kalau orangnya nyembelih sendiri,
fataqobbal minni. Kalau yang nyembeleh
itu orang lain, maka ditulis fataqobbal
min. Namanya siapa? Disebutkan. Makanya
nyembelah itu biasanya Allahumma hadzi
minka wa ilaika fataqobbal min. Namanya
disebut semua ya karim. Yang pengin
sempurna lagi ditambah inni wajahtu
wajhiya lilladzi fat samawati wal ard
dan seterusnya. Insyaallah kalau paket
lengkap suwe Pak sing protes akeh ini
kalau paket lengkap pun lanjut.
Nah, para jemah yang saya hormati kalau
di desa di kota gak biasa Pak. Saya
masih ingat mungkin jenengan juga tahu
kalau saya dulu Pak di desa itu, Pak
kalau ada orang kurban itu hewannya
dihias
enggih. Di desa jenengan sama dihias
nggih. Dikasih kain. Ah betul. Dikasih
kain biasanya kasih kain putih nggih.
Biasanya kasih kain putih. Ada yang
dikasih sorban
setelah itu dikasih
bunga.
Apa dasarnya? Ternyata itu ada dasarnya,
Pak.
Rasulullah sallallahu alaihi wasallam di
hadis riwayat Muslim dikatakan dari Ali
amaroni Rasulullah an akuma ala budni
ala badani. Rasulullah sallahu alaihi
wasallam memerintahkan saya untuk
nyembelihkan hewan kurban beliau. Wa
atasqo bilahmiha wa jurudiha wa
jillatiha. Dan saya diperintahkan untuk
mensedekahkan semuanya, dagingnya,
kulitnya,
dan kemudian hiasan dan pakaiannya.
Ada istilah wa ajillatiha.
Waajillatiha ini kata ulama, ajillah itu
adalah ma yuttaku minatab. Sesuatu
pakaian yang dipakai. Makanya dulu di
desa-desa biasanya hewan-hewannya
dikasih pakaian. dikasih kain, nanti
diserahkan kepada Pak Modin, kepada Pak
Kiai, nanti kainnya digunakan untuk
kiainya. Itu ada dasarnya. Apa dasarnya?
Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
itu untanya ternyata dihias, dikasih
pakaian dan itu oleh Rasulullah disuruh
disedekahkan semua. Paham nggih? Di sini
ada, Pak?
Enggak ada.
Saya kemarin teman saya, teman saya itu
kurban sapi itu oleh dia dihias kasih
kain putih tapi yo diumbah, Pak. Jadi
hewannya itu dicuci dulu, dibersihkan.
Kalau jenengan hewannya dari kandang
langsung ki kain putih, yo seaken sing
nerimo kain putih ini. Jadi kalau bisa
dibersihkan dulu, dicuci, dimandikan ya
bersih, kemudian kering dikasih kain,
mau dikasih surban, kasih surban, nanti
dikasih bunga, nanti jubah putihnya sama
surbanya disedekahkan. Ini hadisnya
riwayat Imam Muslim pun.
Nah, hukum memotong kuku ini sebenarnya
sudah selesai, Pak. Tapi ini sunah.
Rasulullah alaihi wasallam mengatakan,
"Oitum hilalahijah
waadukum ayah falyumsik wafari."
Orang yang pengin kurban kalau sudah
masuk tanggal 1 Zulhijah, kata
Rasulullah hendaklah tidak motong
rambut, tidak motong kuku. Makanya
jangan kalau pengin kurban itu, Pak,
sakurunge Idul Adha sebelumnya Zulhijah
itu kalau bisa potong dulu, Pak. Karena
kan 10 hari, Pak. 10 hari kan mulai
tanggal 1 sampai tanggal 10. Ada yang
kemarin dipotongnya hari Sabtu tanggal
11, ada yang dipotongnya tanggal 12 hari
Minggu. Berarti kan 12
hari ndak potong itu kan yo panjang,
Pak. Apalagi sebelumnya jenengan gak
potong.
Nah, saya enggak bisa itu ini, Pak. Ini
kan gak rapi saya. Jadi kalau saya waktu
kemarin kurban itu ya kuku tak biarkan
semuanya tak biarkan. Cobaali ini apa
namanya? Kumis. Kumis ini karena kalau
lebih dari kalau saya ya karena enggak
enggak rata ya, jadi lebih dari 3 hari
itu kayak
Iya. Benar.
Aneh Pak. Makanya saya kemarin yang
enggak kuat itu ketika korban itu untuk
motong itu cuma satu kumis ya. Kumis
tetap saya potong. Yang lain gak tak
potong, kuku gak tak potong. Kemudian
yang lain gak potong. Hanya kumis. Kumis
ini selalu saya rapikan karena lucu
nanti kalau enggak dipotong. P medeni
kalau kata orang Jawa.
Nah, ulama berbeda pendapat, Pak. Apakah
perintahnya ini perintah wajib atau
perintah sunah?
Makanya dalam kitab Mqatul Mafah
dikatakan wal hasil anal masalah
khilafiah.
Motong kuku bagi orang yang kurban itu
masalah khilafiah. Fal mustahab limanq
qod ay malik wasyafi all yahliq.
Kalau menurut Imam Malik, Imam Syafi'i
perintahnya perintah sunah. J sunahnya
kalau mau kurban ndak potong kuku, ndak
potong rambut, ndak potong bulu apapun.
Tapi andaikan potong boleh cuma makruh.
Makanya dikatakan fain fa'ala kana
makruhan. Kalaupun dilakukan hukumnya
makruh. Kalau menurut Abu Hanifah
hukumnya mubah. Dipotong boleh gak?
Dipotong boleh dipotong gak makruh. Ini
menurut Abu Hanifah. Yang agak kaku
adalah Imam Ahmad. Imam Ahmad mengatakan
perintahnya perintah wajib. Jadi kalau
jenengan mau kurban kok potong kuku itu
kata Imam Ahmad bisa dosa. Nah, kalau
saya sama jenengan pilih yang mana, Pak?
Pilih sing sunahe, Pak. Ada beberapa
rambut bulu itu kalau enggak dipotong
enggak enak. Ya wis mek sekirane ndak
pantes jangan sampai jangan ndak potong
nang bojone medeni salah wis wajahe
medeni brengose tambah medeni. Kalau
yang kalau saya yang enggak kuat itu itu
ini masalah khilafiah pun apa hikmahnya?
Hikmahnya kata Imam Nawawi dalam kitab
Almajmuk, "Al hikmah fin nahi ayabqo
kamilal ajzai liyqo minanar." Nah,
supaya hewan kurban kita itu kan penebus
kita dari neraka. Supaya semua anggota
tubuh kita itu ditebus utuh belum ada
yang dipotong. Ini kata Imam. Jadi
kenapa kok sunahnya enggak dipotong?
Supaya semuanya utuh ditebus dengan
hewan kurban kita juga utuh. Paham
nggih? Ini kata Imam Nawawi pun lanjut.
yang bagus nyembelai sendiri atau via
panitia.
Ulama mengatakan kalau bagi laki-laki
aslinya Pak kurban itu ibadah individu.
Saya ulangi lagi kurban itu ibadah
individu. Ndak butuh kepanitiaan.
Aslinya seperti itu. Makanya di zaman
Rasulullah gak ada panitia kurban, gak
ada. Karena nyembelih sendiri. Dan
sunahnya kalau laki-laki disembelih
sendiri ya. Tapi sudah pelatihan
nyembeleh nggih?
Belum. Belum. Kemarin berarti yang
nyembeleh sinten niki?
Oh, jagal. Kirain jenengan sudah
langsung praktik nyembelih
ini. Kalau nanti praktik nyembelaih,
tahun depan bisa nyembelaih sendiri,
Pak. Enggak tega nggih. Sama dengan
saya. Jangan. Saya pokoknya kalau
penyembelehan itu saya jarang lihat ya.
Kelihatan darah itu wis gak tega. Tapi
kalau makannya doyan saya kalau lihat
lihat nyembelehnya ya enggak tega. Kalau
sudah jadi daging itu makannya doyan.
Nah, jadi sunahnya sembelih itu
adalah disembelih sendiri. Makanya
Rasulullah itu, Pak, kalau kurban
sembelih sendiri kecuali nanti ketika
beliau akhir hayat. Di hadis riwayat
Bukhari dikatakan dohan nabi bikabsyaini
amlahaini aqronaini. Bahasanya
dzabahahuma biyadih. Beliau nyembelih
dengan tangannya sendiri. Makanya kalau
bagi laki-laki itu sunah sembelai
sendiri asalkan dia ngerti caranya
nyembelaih. Cuma kalau jenengan gak
ngerti boleh diwakilkan.
Apa dasar kurban diwakilkan? Di hadis
riwayat Ibnu Hibban dikatakan annan Nabi
saqo maahu miata badanah. Rasulullah itu
pernah membawa 100 unta untuk dijadikan
hadiah.
Ketika beliau membawa 100 unta, falam
sorofa ilal manhar naharo salatan
wasitina biyadi. Beliau sembelai sendiri
63. Bayangkan, Pak 100, Pak. Jangan
nyembelai sijab abot.
Tapi kalau kurban kalau unta itu enak,
Pak. Jadi gini, Pak. Kalau unta itu
namanya nahr, Pak. Nahr itu nyembelehnya
berdiri. Makanya unta itu bahasanya nahr
karena apa? Karena leher. Jadi kemudian
dia berdiri langsung dipotong lehernya
gini. Itu kalau unta. Tapi kalau
kambing, kalau sapi itu boleh kayak unta
boleh, Pak. Tapi gak wajar. Sunahnya
kalau umpama sapi itu ya dirobohkan
namanya zabhu, nyembeleh. J kalau unta
namanya nahar. Annahru. Nar itu apa ya?
Sembelih waktu berdiri itu. Maka kalau
jenengan lihat video penyembelihan unta
itu gak ada unta yang di robohkan gak
ada. Jadi langsung ya berdiri itu
langsung di sembelih gitu. Itu nahar.
Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
itu 100 unta yang 63 disembelih sendiri
sisanya diperintahkan kepada Sayidina
Ali nyembelih. Berarti kan diwakilkan ke
Sayidina Ali. Makanya ada ulama yang
mengatakan kenapa Rasulullah itu motong
63 itu menunjukkan usia beliau 63 tahun
dan ternyata memang kejadiannya beliau
usianya 63 tahun. Makanya sebenarnya itu
sebagai sinyal ya, sebagai pemberitahu
usia beliau 63 tahun. Makanya ketika 100
yang disembelai sendiri 63. Paham nggih?
Pun.
Tapi kalau perempuan, ulama mengatakan
sunah dipotongkan orang. Laki-laki
sunahnya dipotong sendiri. Tapi kalau
perempuan sunahnya dipotongkan orang.
Cuma ini, Pak. Kalau kita tidak motong
sendiri, diserahkan ke panitia,
kata ulama sunah yang punya kurban
menyaksikan.
Apa dasarnya? Hadis riwayat Imam Hakim.
Rasulullah mengatakan kepada putrinya
Fatimah ketika putrinya kurban, beliau
mengatakan, "Ya Fatimah, kumi ila
udhiyatik." Fatimah berdirilah.
Datanglah ke tempat penyembelihan hewan
kurbanu. Fasyhadi
saksikanlah
hewan kurbanmu disembelih. Jadi kalau
nyembelih sendiri itu jenengan sunah.
Kalau diwakilkan yang sunah jenengan
hadir menyaksikan langsung. Makanya
biasanya kalau lembaga-lembaga kurban,
Pak yang kurban di pelosok itu biasanya
ketika nyembelai itu di kayak semacam
video call gitu, live streaming. Kenapa
kok live streaming? Karena sunahnya
memang yang punya korban menyaksikan
langsung. Paham nggih? menyaksikan
langsung prosesi penyembelihan pun. Ini
terkait masalah nyembeleh korban.
Saya percepat, Pak. Ini tinggal dikit.
Ee
kurban via transfer, Pak. Kurban via
transfer boleh dengan akad wakalah baik
dalam pembelian, penyembelihan, dan
pembagian. Pon begini, Pak.
Kurban itu yang paling bagus di daerah
sendiri atau daerah orang?
yang paling bagus daerah sendiri dengan
catatan daerah sendiri masih membuuhkan.
Tapi kalau daerah sendiri sudah banyak,
di daerah lain lebih membutuhkan, ada
ulama yang mengatakan sunah dialihkan
kepada yang lebih membutuhkan. Di desa
itu, Pak, orang kurban jarang, Pak.
Ada beberapa di Pasuruan. Jangan gak
usah jauh-jauh. Pasuruan kan dekat
Surabaya sebenarnya. Pasuruan itu banyak
masjid kalau hari raya itu gak nyembelai
sama sekali. Banyak, Pak.
Makanya jenengan, jenengan perlu lihat
kalau sekiranya daging di rumah jenengan
berlimpah di daerah jenengan, di
kompleks jenengan makan mangan daging
wis biasa. Wong bendino mangan stik.
Tapi jenengan umpama di kampung halaman,
di kampung halaman jenengan wong biasae
mangan tempe bendino sing dijembelai iku
tempe, Pak. Mangan daging jarang-jarang,
Pak. Lah kalau seperti ini saya pribadi
menganjurkan
lebih baik dialurkan, disalurkan kepada
yang lebih butuh. Cuma, Pak. Cuma kalau
saya kalau jenengan disalurkan kepada
yang lebih butuh, saran saya pamit sama
takmir masjid
supaya tidak jadi fit. Jangan sampai
begini, Pak. Jenengan ndak tuman ketok
kurban tapi me ono daging kurban paling
entek akeh kan fitnah.
Makanya saya saya beberapa kali itu
kurban di kampung halaman saya, Pak, di
Pasuruan. Karena dulu saya waktu ke
Surabaya itu jarang orang kurban. Pernah
1 tahun itu gak ada yang kurban, Pak.
Pernah cuma kurban satu kambing.
Makanya saya beberapa waktu ini beberapa
sudah lama hampir lama saya kalau kalau
kurban itu selalu di Pasuruan. Kenapa?
Karena saya mikir di daerah saya itu Pak
kurban banyak Pak. Sapi kadang-kadang
dapat 10 kadang-kadang dapat 12.
Kemudian kambingnya belum sampai
kadang-kadang 20 itu kan luwih-luwih.
Padahal di daerah saya kadang-kadang
enggak ada yang korban. Makanya kemarin
saya kemudian korban di situ, tapi saya
pamit sama takmir ya. Saya sudah ngomong
sama Takmir, "Pak, saya kalau kurban gak
di sini. Kenapa? Sini sudah banyak
daging. Di rumah saya itu kadang-kadang
daging itu enggak ada. Makanya saya
arahkan ke sana, Pak. Alhamdulillah
sekarang sudah mulai mulai ada kurban
patungan. dulu gak ada kurban patungan
di rumah saya itu gak ada. Ada itu kalau
orang kaya gak mesti kadang-kadang
ngorban sapi kadang-kadang enggak ada
yang kurban. Makanya saya buat ada
patungan sampai sekarang alhamdulillah
sudah jalan. Nah, jenengan cari yang
seperti ini, Pak? Banyak, Pak. Di
daerah-daerah itu banyak, Pak. Ada yang
enggak dapat daging sama sekali itu
banyak, Pak. Makanya ada beberapa
program kurban di daerah-daerah pelosok.
Saya pribadi kalau di daerah jenengan
berlebih ya mending yang seperti cuma
pesan saya satu apa? Pamit supaya tidak
fitnah. Karena nolak fitnah itu hukumnya
wajib. Paham? Nggih pun.
Nah, bagaimana nyimpan daging kurban?
Saya dulu pernah nyampaikan ke jenengan
yang wajib itu nyembelehnya
maksimal tanggal 3
untuk makannya terserah.
Untuk makannya terserah. Jenengan
sembelih tanggal 13. Dimakan tahun depan
boleh, dimakan bulan depan boleh.
Makanya kalau ada yang tanya bagaimana
kurban dijadikan kornet?
Bagaimana kurban dijadikan kornet?
Kurban dijadikan kornet itu sebenarnya
secara fikih boleh. Sing penting
nyembelihnya
pada waktu hari tasrik. perkara kemudian
dijadikan kon, dijadikan dendeng. Kalau
saya dulu di rumah itu kalau dapat
korban itu biasanya gaji, Pak. Nggih.
Gaji itu kalau sama ibu saya orang kuno
ya kan ee ekonomi gak terlalu banyak
dulu. Itu biasanya gaji itu Pak
dicantolkan, Pak sampai kering. Sampai
kering itu nanti kalau pengin nasi
goreng di apa? Dipotong, dibuat minyak
itu nikmat, Pak. itu bisa untuk satu
bisa sampai 2 bulan itu yang apa gaj itu
yang gaje biasanya dibuang itu kadang
oleh ibu saya itu di mana di dikeringkan
tinggal itu tok kalau mau butuh minyak
gantinya minyak ya itu itu anu itu tidak
masalah karena yang wajib itu cuma
nyembelehnya gitu nggih pun ada yang mau
tanya monggo.
Ada yang mau tanya, Pak? Kalau enggak
ada
belum siap kan? Belum. Oh, belum siap.
Masih diambil
on. Kalau belum siap
mumpung saya takut nanti tidak ada
Muharram masih lama nggih. Kurang berapa
lama, Pak? Muharam, Pak? 2 minggu nggih.
Kurang 2 minggu. Saya izin tak nambah
materi Muharam karena enggak tahu nanti
ngisi lagi belum tentu. Ee mending saya
kasih sekarang, Pak. Pun
sambil nunggu daging jenengan
tengak-tenguk ngenteni daging kok yo
ndak enak kan tengak-tenguk ambek
ngurungo aku kan yo enak.
Saya tambah ini Pak. Nah saya tambah.
Muharram itu yang pertama adalah sejarah
tahun baru. Ini enggak akan saya
fokuskan. Saya fokuskan ke sini, Pak.
Nanti, Pak. Puasa.
Jadi, puasa Muharam, Muharram itu puasa
Muharam itu ada
empat tingkatan, Pak. Eh, lima. Lima
tingkatan, Pak. Jadi, puasa Muharram itu
ada lima tingkatan.
Nah, saya ketik di sini satu sini
satu tingkatan pertama.
Tingkatan pertama puasa Muharram itu
puasa
1 bulan penuh.
Kalau jenengan kuat, puasa Muharam bisa
1 bulan penuh mulai tanggal sij sampai
tanggal 30. Apa dasarnya? Tapi dak delok
wajahe gak ono sing kuat.
Pos Ramadan ae mekso pos Muharam. Apa
dasarnya? Di hadis riwayat Imam Muslim,
Rasulullah mengatakan, "afdoluus siam
ba'da ramadan syahrullah almuharram."
Puasa paling utama setelah puasa
Ramadan, puasa bulan Muharram. Di hadis
riwayat Mudzi dikatakan, "Idza kunta
shiman syahron ba'da Ramadan fasum al
Muharram."
Kata Rasulullah sallallahu alaihi
wasallam, "Kalau kamu pengin puasa 1
bulan penuh,
maka puasalah bulan Muharram." Jadi,
puasa sunah yang sunah 1 bulan penuh itu
kata Rasulullah bulan Muharram. Jadi
tingkatan pertama bulan Muharram, Pak.
Tingkatan kedua?
Tingkatan kedua, puasanya 10 hari
mulai tanggal
1 sampai tanggal 10 Muharram.
Jadi kalau jenengan tingkat pertama gak
kuat bisa ambil yang tingkat kedua.
Puasanya 10 hari terutama tanggal 1 Pak.
Kalau orang Jawa biasanya waktune
ngumbah
[Tertawa]
ngumbah keris tanggal 1 atau tanggal 10,
Pak? Tanggal 1 Maram ngih. Biasanya ngih
ada yang nulis jimat, ono sing ngumbah
keris, ono sing ngumbah gaman,
pumbah soko. Nah, makanya tanggal 1
sampai tanggal 10 tingkatan ketiga.
Kalau gak kuat tingkatan ketiga, Pak.
Tingkatan ketiga apa? Ambil 3 hari
tanggal 9,
10 11.
9 10 11. Karena Rasulullah sallallahu
alaihi wasallam di hadis mengatakan,
"Khaliful yahud sumu yauman ba'da, sumu
yauman qobla, sumu yauman ba'da." Ada
ulama yang hadisnya pakai au, ada yang
menggunakan ba wa. Maka kalau ikut ini,
kalau jenengan pengin ambil tiga 10 eh 9
10 11 kalau gak bisa tingkatan keempat
ambil dua
9 dan 10 atau
10 11.
Paham nggih? Karena Rasulullah
sallallahu alaihi wasallam merintahkan
supaya beda dengan orang Yahudi nambah
depan atau nambah belakang. Jadi kalau
jenengan ndak bisa 9 10 11 ambil dua 9
10 atau 10 11
kalau ndak bisa tingkatan kelima ojo
ditawar wis pak sing terakhir ojo
ditawar kan wang akir tawar wulan
ditawar sing terakhir ojo ditawar
khusus muharam jenengan kalau bisa
itu yang tidak bisa ditawar tanggal 10
yang dikatakan Hari a
asyura.
Hadis inilah yang kata Rasulullah siamu
yaumi asyura ahtasibu alallah ayakukiro
asanatallati qobla. Puasa Asyura itu
saya berharap kepada Allah mampu
menghapus dosa 1 tahun sebelumnya.
Muharam itu kan awal tahun, Pak. Berarti
kan kita sudah melalui 1 tahun.
Ibarat baju kita itu sudah pakai baju 1
tahun belum dicuci.
Ibarat baju mata kita itu sudah kita
pakai 1 tahun, Pak. Mata kita, mata
jenengan itu senang maksiat atau gak,
Pak? Kalau lihat orang cantik tuh gini
atau gini sih? Pasti gini kan?
Eman eman
didelok doso gak didelok barang api kan
gitu Pak. Nah mata kita selama 1 tahun
ini kan banyak telinga.
Telinga kita itu selama 1 tahun
mendengarkan murattal dengan
mendengarkan musik itu lebih nikmat
mana?
Kadang-kadang nikmat musik. Jenengan
dengarkan pengajian dengan orang
rasan-rasan lebih nikmat mana?
rasan-rasan
pengajian
berarti telinga kita itu kan sudah
banyak dosanya. Mulut apalagi mulut Pak
Masyaallah mek kadung rasan-rasan iku
mulai teko RT RW sak Prabowone kenek
kabeh itu lesan kita paham nggih mulai
teko tukang sapu sampai pimpinan kenek
kabeh kalau lagi ngopi itu kan. Nah, ini
yang kemudian mulut kita, mata kita,
telinga kita, tangan kita, semua anggota
tubuh kita tuh ibarat baju sudah dipakai
1 tahun belum dicuci waktunya di aslinya
asyura itu waktu nyuci dosa, duduk nyuci
gaman.
Aslinya itu gitu, Pak. Aslinya asyura
itu filosofinya kita selama 1 tahun
tubuh kita itu sudah waktunya dicuci.
Dicuci
dosanya sekarang ndak kerise dicuci
awake ndak poso asyura. Padahal kan yang
perlu dicuci itu kan bukan kerisnya Pak.
Paham nggih? Pjenengan nyuci keris loh
gak digawe pak. K gawe opo sampeyan?
Gawe nyuci gaman wong ambe bedil se enan
bedil Pak.
Paham nggih? Makanya yang perlu dicuci
sebenarnya bukan gaman. Yang perlu ya
enggak apa-apalah kalau jenengan mau
monggolah tak saya enggak terlalu
mempermasalahkan. Cuma yang lebih
penting itu Pak, ayo nyuci dosa. Caranya
bagaimana? Puasa Asyura. Makanya tadi
saya katakan jangan ditawar. Kalau gak
bisa tingkat pertama, kedua, 3, 4, yang
terakhir tingkat kelima jangan ditawar.
Puasa 10 Asyura. Paham? Nggih. Pun
lanjut, Pak. Nah, saya kasih amalan,
Pak. Ini amalan cocok, Pak. Amalan
supaya rezeki kita selama 1 tahun
rezekinya lancar, Pak.
Tapi kalau amalan ini istri jenengan
tahu lebih cocok, Pak. Karena bagian
nagih ini, Pak. Karena amalan ini senep
gawe bojo lanang, enak gawe bojo wedok.
Pak
hadis riwayat Baihaqi dan ini kata Imam
Baihaqi, dumma ba'duha ila ba'din akat.
Hadisnya banyak. Andaikan dikumpulkan
menjadi kuat. Kata Rasulullah, "Man wasa
alaiali fin nafaqoh yauma asura
wassaallah alaihi sair sanati." Orang
yang melapangkan nafkah keluarganya
pada hari Asyura Allah akan melapangkan
rezekinya selama 1 tahun. Jadi kalau
jenengan pengin rezekinya 1 tahun
lancar, ayo sing royal nang keluarga
khusus Asyura sing royal. Jadi kalau
jenengan sudah masuk Asura iku wis
wayahe enak-enak, wayahe seneng-seneng,
Pak. Sing duwe cicilan dipikir engkuk,
Pak. Ojo asuro Pak pikirane sing duwe
tagihan, sing duwe tunggakan ojo dipikir
sik asura. Pokok asura wayahe royal,
wayahe seneng. Paham nggih? Kalau
jenengan biasa ngasih uang saku anak
Rp10.000, khusus Asura kasih Rp50.000.
Tapi bilang, "Nak, khusus asura mene
kembali ke setelan awal supaya enggak
kaget." Khusus Asura Rp50.000. Istri
jenengan kalau umpama jatah belanja itu
ya R10 juta cocok itu, Pak.
Asur
jenengan kalau biasa ngasih Rp50.000
R000 ke istri 1 hari untuk belanja, maka
Asura kasih Rp500.000.
Tapi ngomong lagi, Pak. Ngomong lagi.
Khusus Asyura. Jadi kalau kembali ke
setelan awal besok gak kaget. Paham
nggih? Khusus Asur, Pak. Ini kalau bisa
diamalkan, Pak. Ada sahabat itu
mengamalkan ini termasuk Ibnu Uyainah
dan beliau mengamalkan 50 tahun dan
beliau mengatakan selama 50 tahun Allah
selalu memudahkan, melancarkan rezeki
saya. Makanya Asura itu waktunya mangan
enak, Pak. Kalau jenengan puasa Asyura
sahur sing enak, bukone sing enak. Biasa
mangan tempe asok makan sate, gule wis
pokok enak. Sing penting kolesterol
terkontrol aman. Paham nggih? Pokok
wayah enak-enak. Bojone pengin opo kei
khusus suro. Nah, kalau istri saya
biasanya ndak minta uang, Pak. minta top
up,
minta
ya. Jadi ini jenengan makanya ceramah
ini jenengan bisa share ke istrinya
supaya ditagih. Tapi kalau jenengan gak
mau ditagih ya wis ojo rame-rame
jenengan tok ae paham ngih. Cuma saya
tadi tadi jam 09.00 tuh ngisi ke ngasih
pengajian di ibu-ibu Pak. Ibu-ibu sudah
saya kasih tahu ini, Pak. Jadi jangan
bagi suami. Tadi malam saya juga ngisi
ibu-ibu itu saya kasih ini. Saya bilang,
"Jenengan rekam engkok Asuro setelen
nang bojone supaya rezekinya lancar.
Paham nggih? Dan ini bisa diamalkan,
Pak. Bisa diamalkan punu
untuk keluarga atau keluarga, Pak.
Jangan nafkahi istri orang, Pak.
Jadi,
jadi ini amalan untuk menafkahi keluarga
sendiri, istri sendiri, anak sendiri.
Jangan untuk menafkahi anak orang. Paham
nggih? Nanti disalah pahami nanti.
Bukan untuk menafkahi teman kantor juga,
Pak. menafkahi istri sendiri, anak
sendiri gitu nggih. Usahakan pun
terakhir terakhir Pak. Wis teko Pak, wis
teko Pak
terakhir
soal tekong ini gak fokus Pak saya lihat
enggak fokus pandangannya sudah ke sana
semua ini.
Makan
terakhir Pak
di hari Asyura itu nanti biasanya ada
santunan anak yatim.
Ini yang sering saya sampaikan. Kalau
bisa santunan anak yatim itu kalau jeng
ngadakan acara ditambah santunan anak
yatim dan duafa. Ini sudah saya
jelaskan, Pak. Saya ingin satu saja
ingin saya jelaskan, Pak. Ngusap anak
yatim itu ada caranya Pak. Ndak asal
ngusap. Jangan sampai jenengan ngusap
anak yatim kurang roto. Ustaz seakan,
Pak. Coba anak yatim yang nyantuni 20
orang ngusape semangat 45 kabeh. Pak,
ini setelah santunan masuk GD. Paham
ngih? Makanya ulama mengatakan cara
ngusap anak yatim itu ada caranya. Dalam
kitab Faidul Qadir dikatakan talatfan wa
inasan ai bidduhni.
Yang namanya ngusap kepala anak yatim
itu harus dengan lemah lembut. Kalau
bisa pakai minyak, bisa pikak minyak
rambut atau minyak wangi supaya
rambutnya semakin baik. Jadi jangan
sampai santunan anak yatim jenengan
santunan anak yatim mari mangan sambal
terasi.
Semangat 45 kurang roto seakan anak
yatime. J nyatuni anak yatim itu ada
caranya Pak. Lemah lembut ketika ngusap
kalau bisa pakai minyak islahan lisya'ri
untuk supaya rambutnya semakin bagus.
Nah caranya begini Pak ini penting Pak.
Jadi anak yatim itu Pak kata ulama min
aahu ila maqdami dari atas ke depan.
Jadi bukan rotoh ini, Pak. Santan anak
yatim itu, Pak. Kalau jangan mau ngusap
itu cukup gini toh, Pak. Dari atas ini
ke depan. Kalau bukan anak yatim
kebalikannya, Pak, atas ke belakang.
Jadi, kalau yatim itu cukup atas depan,
kalau bukan yatim atas belakang. Makanya
kalau jenengan ngusap anake, jenengan
duwe anak, Pak. Ojo ngusap ngene, Pak.
iku dungakno anake tetap yatim
anak. Jadi kalau jangan ngusak anak
sendiri itu Pak, ngusak anak sendiri itu
bukan begini tapi atas belakang. Jadi
kalau anak yatim itu atas depan kalau
bukan yatim atas belakang. Paham nggih?
Ini cara mengusap kepala anak yatim pun.
Saya kira cukup. Kalau ada yang mau
tanyakan saya persilakan. Kalau enggak
ada saya tutup. Untuk waktunya, Ustaz,
waktunya nopo?
Aslinya santunan anak yatim itu ndak
usah nunggu 1 tahun sekali, Pak. Jadi
begini, Pak. Ada santunan, ada nanggung
anak yatim.
Kalau bisa jenengan jangan santunan,
Pak. Jenengan ikut yang nanggung anak
yatim. Nanggung anak yatim itu yang kata
Rasulullah, ana wa kafirul yatim
kahataini.
itu untuk yang nanggung bukan yang
nyantuni setahun sepisan.
Paham nggih? Dan anak yatim ini ndak
harus orang luar. Termasuk yatim umpama
seorang ibu ditinggal mati suaminya. Dia
sebagai seorang yang kemudian menanggung
anaknya sendiri maka dia masuk kafilul
yatim. Bahkan di hadis itu ketika
Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
masuk surga itu disalep oleh perempuan,
Pak.
Jadi hadis itu Rasulullah pernah disalib
oleh perempuan. Ditanya, "Siapa kamu?"
"Saya adalah seorang perempuan yang
punya anak yatim dan saya mendidik anak
yatim saya sampai dewasa." Jadi,
perempuan yang punya anak yatim itu
kalau dia mampu mendidik anaknya,
nanggung anaknya, itu surganya nanti
lebih tinggi dibandingkan suaminya.
Ini namanya wakaf. Makanya kalau saya,
Pak, jenengan usahakan
cari program
[Tertawa]
bukan santunan. Santunan bagus 1 tahun
sekali, biasanya tanggal 10. Tapi kalau
bisa kalau saya anjurkan jangan hanya
santunan, tapi lebih kepada
menanggung anak yatim. Kalau saya
pribadi, Pak, anak yatim itu, Pak, lebih
bagus bareng ibunya
[Tertawa]
bareng. Bukan itu maksudnya. Maksudnya
ojo dekek tek panti yatim maksudnya gitu
loh, Pak. Kenapa? Karena anak yatim itu
kalau terpisah dari orang tuanya itu
kasihan. Bagaimanapun juga seorang anak
itu butuh kasih sayang ibunya. Kalau
kasih sayang jenengan gak terlalu butuh,
Pak. Kasih sayang ibunya. Kasih sayang
ibunya, Pak. Nah, kalau bisa jenengan
cari yang seperti ini, Pak. Cari
anak-anak yang yatim-yatim seperti ini.
Jenengan bilang, "Saya kasih jatah 1
bulan sekali R juta." Tapi murni ikhlas
loh, Pak. Ya gak usah gak ada yang
diincer loh, Pak. Jadi jenengan memang
nyari khusus memang
ciri-cirine ciri-cirine ikhlas ndak
pilah-pilih Pak. Tapi kalau jenengan mek
neng sing pojokan iku cik akene iku
pasti ono ada udang dibalik rempe
ya. Kalau jenengan mau santunan anak mau
yang nanggung anak yatim itu ya tadi itu
Pak cari anak yatim yang memang butuh
kalau bisa kita enggak pernah tahu Pak
kita enggak pernah tahu ngih bisa jadi
jariah kita itu di situ. Kita kan gak
pernah tahu bisa jadi anak ini yang
kemudian menjadi pengusaha sukses dia
kemudian menjadi orang yang bermanfaat
itu kan jaria kita Pak belum tentulah ya
jariah kita lewat anak asli kita itu
belum tentu. Makanya kalau bisa jenengan
punya jatah 1 2 3. Saya di pondok itu
ada pondok saya itu ada program kafulul
yatim itu alumni alumni suruh urunan
sebisanya. Kenapa? Karena di pondok itu
ada program semua anak yatim itu
digratiskan,
nanti ada uang saku. Nah, kalau bisa
jenengan cari yang seperti ini, Pak.
Kita enggak pernah tahu, Pak. Bisa jadi,
Pak, doa kita itu gak terlalu mandi,
Pak.
Umpama mereka yang kemudian SPP-nya
nunggak 5 bulan, kemudian jenengan
lunasi, itu bisa jadi masyaallah kalau
doa itu gak berhenti-berhenti Pak. Matur
suwune ambek dungo itu gak
berhenti-berhenti. Kita enggak pernah
tahu. Bisa jadi sukses kita itu bukan
karena doa kita, doa orang-orang yang
kayak gini nih. Yang kemudian kata
Rasulullah, "Abghuni fiduafa." Kata
Allah, "Cari aku di tempat orang-orang
yang kemudian duafa orang-orang yang
lemah." Paham nggih? Makanya kalau saya
pribadi santunan anak yatim bagus, tapi
kalau saya pribadi kalau bisa
ditingkatkan menjadi penanggung anak
yatim gitu nggih. P ada lagi? Monggo
cekap.
Monggo monggo nggih monggo. Monggo.
Mal itu diola untuk santunan itu gimana?
Apakah itu mengurangi pahala? Apa memang
santunan anaknya itu ada zakat mal?
Santunan anak yatim sama zakat mal itu
beda, Pak. Zakat mal itu kan ada
ketentuannya tahunnya, waktunya berapa.
Kalau santunan itu kan setiap biasanya
sebelum haram. Cuma kalau jenengan punya
zakat mal, boleh gak, Ustaz, zakat mal
dikasihkan kepada anak yatim? Maka
tergantung anak yatimnya.
Kalau anak yatimnya ini sudah ada yang
nanggung, maka dia tidak masuk kategori
fakir miskin.
Tapi kalau dia dengan orang tuanya ndak
mampu masuk kategori miskin, boleh
disalurkan lewat orang tuanya.
Paham nggih? Karena anak yatim itu belum
tentu miskin, Pak.
Ada orang seorang miliarder mati muda,
anake akeh, yatim gak, Pak? Apakah
kemudian dia fakir miskin? Belum tentu.
Makanya tadi saya katakan zakat mal itu
punya ketentuan sendiri. Santunan anak
yatim ada ketentuan sendiri. Tapi kalau
pertanyaannya boleh gak saya punya zakat
mal diberikan kepada santunan anak
yatim, maka pilah-pilih dulu santunan
anak yatimnya. Boleh disalurkan kepada
anak-anak yatim yang masuk kategori
fakir miskin. Nanti lewat orang tuanya
diberikan kepada orang tuanya yang fakir
miskin gitu. Nggih. Ada lagi?
Cekap nggih. Cekap Pak. Sudah mengganggu
Pak baunya Pak.
Nggih. Semoga menjadi ilmu yang manfaat
barokah. Semoga kita oleh Allah jadikan
orang yang istikamah dalam kebaikan.
Allah menutup tahun ini dengan
magfirahnya. Dan semoga kita Allah oleh
Allah subhanahu wa taala diberikan umur
yang panjang sehingga kita bisa menambah
amal ibadah kita. Amin ya rabbal alamin.
Bismillahirrahmanirrahim.
Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma
shalli wasallim ala sayyidina Muhammad
wa ala ali sayyidina Muhammad.
Rabbanafirlana waliwalidina warhamhum
kama rabbauna sigar. Allahummafna bima
alamtana waimna ma yanfauna wazidna
ilma. Rabbana la tuzil qulubana ba'da
iddaitana.
imbana
fid dunya hasanah wafil akhirati hasanah
waqinazabanar
wasallallahu ala sayyidina muhammadin wa
ala alihi wasahbihi wasallam subhana
rabbika rabbil izzati amma yasifun
wasalamun alal mursalin walhamdu
Fatihah.
Ini yang bisa saya sampaikan. Kurang
lebihnya saya mohon maaf.
Subhanakallahumma wabihamdika ashadu
alla ilahailla anta astagfiruka wa atubu
ilaik. Wa akhon. Wasalamualaikum
warahmatullah wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullah.
Terima kasih. Demikianlah tadi kajian
ASN Mengaji dengan tema fikih korban
merupakan episode yang ketiga, episode
yang terakhir. Semoga bisa memberi
manfaat ilmu dan kepada kita semua
jemaah. Amin. Amin ya rabbal alamin.
Kurang lebihnya kami mohon maaf. Akhirul
kalam wasalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
He.
[Musik]
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:05:03 UTC
Categories
Manage