ASN Mengaji Seri 9 | 2025 - Fiqih Qurban (Eps. 03)
uwCZgZNiHdU • 2025-06-11
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Kita hari ini akan sedikit ini sebenarnya materi kurban sudah selesai. Jadi waktu kurban itu kan mulai tanggal 10 sampai tanggal 13 Zulhijah. Kata Rasulullah, kullu minan manhar wa kullu ayyami tasriq dzabhun. Di hadis riwayat Baihaqi, semua hari tasyrik itu adalah waktunya nyembelih kurban. Hari tasyrik itu berarti tanggal berapa? 13 Zulhijah. Hari apa? Senin kemarin. Nggih. Jadi Senin kemarin itu hari terakhir nyembelih kurban. Alhamdulillah sekarang ada yang disembelih. Tapi ini namanya latihan kurban. Makanya gak masalah meskipun disembelih di atas tanggal ee 13 pun. Saya akan sedikit menambah kajian tentang fikih kurban terkait tentang hal-hal yang sunah. Yang pokok sudah saya percepat dulu. Saya ingin yang sedikit tambahan-tambahan saja. yang ingin saya sampaikan adalah nah ini ee terkait ini sudah niat niat kurban. Jadi niat kurban kalau dalam kitab Hasyiah Qolyubi dikatakan wain wakala bidzabhi nawail wakil aabhi niat kurban itu pada hakikatnya ketika nyembelai. Jadi kalau jenjengan nyembelai sendiri kapan niat kurbannya? Waktu nyembelih. Jadi waktu nyembelih saya niat kurban ini adalah kurban saya. Itu waktu nyembeleh. Makanya Rasulullah ketika nyembeleh doanya adalah Allahumma taqobbal min Muhammad wa Ali Muhammad wa umati Muhammad. Itu niatnya. Ya Allah terimalah. Ini adalah korbanku. Korbannya Muhammad. Korbannya keluarga Muhammad. Keluarganya umatnya Muhammad. Jadi waktu nyembelih. Nah, kalau tidak disembelih sendiri, maka ketika tidak disembelih sendiri niatnya sebenarnya cukup ketika diberikan kepada penyembelih atau wakil. Jadi kalau jenengan kurbannya dipasrahkan panitia, niatnya kapan? Waktu ngasih ke panitia. Jadi waktu ngasih ke panitia itu niat ini adalah korban saya. Ini niat korban saya. Itu niatnya. Ini niat kurban sunah saya. Itu niatnya. Makanya kalau saya dulu ditanya, "Ustadz, boleh gak kurban atas nama hamba Allah?" Ada kurban masjid itu atas nama hamba Allah. Sah gak? Sah gak? Sah. Kenapa kok sah? Karena si hamba Allah ini ketika ngasih ke panitia, kira-kira niat gak? Niat. Kan? Pasti dia niat ini kurban saya. lah ketika panitia nerima oleh dia tidak dikasih nama kan gak masalah. Karena nyembelehnya itu andaikan tidak diniati itu sah. Karena niatnya korban itu ketika ngasih ke wakil atau ke panitia. Tapi yang paling bagus kata ulama tetap niatnya dua. Waktu ngasih niat, nanti yang nyembelai juga niat. Makanya biasanya yang di kita biasanya hewan-hewan kurban itu dikasih nama. Tujuannya apa? supaya yang nyembelih ketika mau nyembelih niat dan baca doa. Itu tujuannya aslinya. Andaikan ada hewan kurban ndak dikasih nama sah apa gak? Aslinya sah. Karena kalau kita zabhinya itu diwakilkan niatnya cuma waktu ngasih. Meskipun ada ulama yang mengatakan tetap niatnya harus dua, tapi saya lebih cenderung pendapat yang paling kuat ya yang pertama itu paham nggih? pun waidza di kitab juga sama waid wakal bihi kafat niatul muwakil wtil wakil laam yalam annahu mudohin lam yadur kata kitab iana ketika kurban itu diserahkan kepada panitia diserahkan kepada wakil maka yang niat cukup yang ngasih cukup yang korban orang yang menyembelih ndak wajib niat. Bahkan andaikan yang nyembelih ndak tahu kalau itu hewan kurban, kurbannya tetap sah. Karena niatnya adalah orang yang korban niatnya waktu memberikan. Ini terkait masalah niat pun. Lanjut. Doa untuk nyembelai korban. Doa untuk nyembelai kurban itu banyak. Hadis pertama riwayat Bukhari Muslim. ambahahuma biyadi wasamma wao Rasulullah ketika nyembelih dua kambing kurbannya beliau nyembelih sendiri beliau membaca bismillah Allahu Akbar sembelih ini yang namanya nyembelih. Jadi kalau jenengan pengin doa yang praktis, nyembelih itu simpel, Pak. Bismillah, Allahu Akbar, selesai. Tapi di hadis yang lain ada tambahan. Di hadis riwayat Muslim ada tambahan bismillah Allahumma taqobbal min Muhammad wa Ali Muhammad wa umati Muhammad. Jadi kalau yang pertama bismillah Allahu Akbar sembelih. Yang kedua ada tambahan Allahumma taqobbal min Muhammad. Di hadis riwayat Ibnu Majah ada tambahan ketika Rasulullah sallallahu alaihi wasallam menyembelih beliau mengatakan inni wajjahtu wajhiya lilladzi fat samawati wal ardho hanifa w ana minal musyrikin inna shati wausuki wa mahyaya wa mamati lillahi alamin la syarika lahu wabalika umirtu wa ana awalul muslim allahumma Muhammad. Makanya niat itu, Pak, ada yang paket hemat, ada yang paket lengkap. Dan saya tahu jenengan pasti pilih yang paket hemat. Penyembelih-penyembelaih itu biasanya kalau nyembelih paket hemat atau paket lengkap, Pak? Paket hemat. Kalau paket lengkap yang disembelih 10 yo keroso. Nah, kalau yang paket hemat bismillah sembelih. Niat. Iya, niat bismillah sembelih. Kalau atau ditambah takbir bismillah, Allahu Akbar sembelih. Tapi kalau jenengan pengin yang paket lengkap, bismillah dulu. Bismillahirrahmanirrahim ditambah selawat. Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad. Ditambah takbiran. Allahu Akbar. Allahu Akbar. Allahu Akbar. Walillahilham. Ditambah lagi Allahumma hadzi minka wailaika fataqobbal min. Kalau orangnya nyembelih sendiri, fataqobbal minni. Kalau yang nyembeleh itu orang lain, maka ditulis fataqobbal min. Namanya siapa? Disebutkan. Makanya nyembelah itu biasanya Allahumma hadzi minka wa ilaika fataqobbal min. Namanya disebut semua ya karim. Yang pengin sempurna lagi ditambah inni wajahtu wajhiya lilladzi fat samawati wal ard dan seterusnya. Insyaallah kalau paket lengkap suwe Pak sing protes akeh ini kalau paket lengkap pun lanjut. Nah, para jemah yang saya hormati kalau di desa di kota gak biasa Pak. Saya masih ingat mungkin jenengan juga tahu kalau saya dulu Pak di desa itu, Pak kalau ada orang kurban itu hewannya dihias enggih. Di desa jenengan sama dihias nggih. Dikasih kain. Ah betul. Dikasih kain biasanya kasih kain putih nggih. Biasanya kasih kain putih. Ada yang dikasih sorban setelah itu dikasih bunga. Apa dasarnya? Ternyata itu ada dasarnya, Pak. Rasulullah sallallahu alaihi wasallam di hadis riwayat Muslim dikatakan dari Ali amaroni Rasulullah an akuma ala budni ala badani. Rasulullah sallahu alaihi wasallam memerintahkan saya untuk nyembelihkan hewan kurban beliau. Wa atasqo bilahmiha wa jurudiha wa jillatiha. Dan saya diperintahkan untuk mensedekahkan semuanya, dagingnya, kulitnya, dan kemudian hiasan dan pakaiannya. Ada istilah wa ajillatiha. Waajillatiha ini kata ulama, ajillah itu adalah ma yuttaku minatab. Sesuatu pakaian yang dipakai. Makanya dulu di desa-desa biasanya hewan-hewannya dikasih pakaian. dikasih kain, nanti diserahkan kepada Pak Modin, kepada Pak Kiai, nanti kainnya digunakan untuk kiainya. Itu ada dasarnya. Apa dasarnya? Rasulullah sallallahu alaihi wasallam itu untanya ternyata dihias, dikasih pakaian dan itu oleh Rasulullah disuruh disedekahkan semua. Paham nggih? Di sini ada, Pak? Enggak ada. Saya kemarin teman saya, teman saya itu kurban sapi itu oleh dia dihias kasih kain putih tapi yo diumbah, Pak. Jadi hewannya itu dicuci dulu, dibersihkan. Kalau jenengan hewannya dari kandang langsung ki kain putih, yo seaken sing nerimo kain putih ini. Jadi kalau bisa dibersihkan dulu, dicuci, dimandikan ya bersih, kemudian kering dikasih kain, mau dikasih surban, kasih surban, nanti dikasih bunga, nanti jubah putihnya sama surbanya disedekahkan. Ini hadisnya riwayat Imam Muslim pun. Nah, hukum memotong kuku ini sebenarnya sudah selesai, Pak. Tapi ini sunah. Rasulullah alaihi wasallam mengatakan, "Oitum hilalahijah waadukum ayah falyumsik wafari." Orang yang pengin kurban kalau sudah masuk tanggal 1 Zulhijah, kata Rasulullah hendaklah tidak motong rambut, tidak motong kuku. Makanya jangan kalau pengin kurban itu, Pak, sakurunge Idul Adha sebelumnya Zulhijah itu kalau bisa potong dulu, Pak. Karena kan 10 hari, Pak. 10 hari kan mulai tanggal 1 sampai tanggal 10. Ada yang kemarin dipotongnya hari Sabtu tanggal 11, ada yang dipotongnya tanggal 12 hari Minggu. Berarti kan 12 hari ndak potong itu kan yo panjang, Pak. Apalagi sebelumnya jenengan gak potong. Nah, saya enggak bisa itu ini, Pak. Ini kan gak rapi saya. Jadi kalau saya waktu kemarin kurban itu ya kuku tak biarkan semuanya tak biarkan. Cobaali ini apa namanya? Kumis. Kumis ini karena kalau lebih dari kalau saya ya karena enggak enggak rata ya, jadi lebih dari 3 hari itu kayak Iya. Benar. Aneh Pak. Makanya saya kemarin yang enggak kuat itu ketika korban itu untuk motong itu cuma satu kumis ya. Kumis tetap saya potong. Yang lain gak tak potong, kuku gak tak potong. Kemudian yang lain gak potong. Hanya kumis. Kumis ini selalu saya rapikan karena lucu nanti kalau enggak dipotong. P medeni kalau kata orang Jawa. Nah, ulama berbeda pendapat, Pak. Apakah perintahnya ini perintah wajib atau perintah sunah? Makanya dalam kitab Mqatul Mafah dikatakan wal hasil anal masalah khilafiah. Motong kuku bagi orang yang kurban itu masalah khilafiah. Fal mustahab limanq qod ay malik wasyafi all yahliq. Kalau menurut Imam Malik, Imam Syafi'i perintahnya perintah sunah. J sunahnya kalau mau kurban ndak potong kuku, ndak potong rambut, ndak potong bulu apapun. Tapi andaikan potong boleh cuma makruh. Makanya dikatakan fain fa'ala kana makruhan. Kalaupun dilakukan hukumnya makruh. Kalau menurut Abu Hanifah hukumnya mubah. Dipotong boleh gak? Dipotong boleh dipotong gak makruh. Ini menurut Abu Hanifah. Yang agak kaku adalah Imam Ahmad. Imam Ahmad mengatakan perintahnya perintah wajib. Jadi kalau jenengan mau kurban kok potong kuku itu kata Imam Ahmad bisa dosa. Nah, kalau saya sama jenengan pilih yang mana, Pak? Pilih sing sunahe, Pak. Ada beberapa rambut bulu itu kalau enggak dipotong enggak enak. Ya wis mek sekirane ndak pantes jangan sampai jangan ndak potong nang bojone medeni salah wis wajahe medeni brengose tambah medeni. Kalau yang kalau saya yang enggak kuat itu itu ini masalah khilafiah pun apa hikmahnya? Hikmahnya kata Imam Nawawi dalam kitab Almajmuk, "Al hikmah fin nahi ayabqo kamilal ajzai liyqo minanar." Nah, supaya hewan kurban kita itu kan penebus kita dari neraka. Supaya semua anggota tubuh kita itu ditebus utuh belum ada yang dipotong. Ini kata Imam. Jadi kenapa kok sunahnya enggak dipotong? Supaya semuanya utuh ditebus dengan hewan kurban kita juga utuh. Paham nggih? Ini kata Imam Nawawi pun lanjut. yang bagus nyembelai sendiri atau via panitia. Ulama mengatakan kalau bagi laki-laki aslinya Pak kurban itu ibadah individu. Saya ulangi lagi kurban itu ibadah individu. Ndak butuh kepanitiaan. Aslinya seperti itu. Makanya di zaman Rasulullah gak ada panitia kurban, gak ada. Karena nyembelih sendiri. Dan sunahnya kalau laki-laki disembelih sendiri ya. Tapi sudah pelatihan nyembeleh nggih? Belum. Belum. Kemarin berarti yang nyembeleh sinten niki? Oh, jagal. Kirain jenengan sudah langsung praktik nyembelih ini. Kalau nanti praktik nyembelaih, tahun depan bisa nyembelaih sendiri, Pak. Enggak tega nggih. Sama dengan saya. Jangan. Saya pokoknya kalau penyembelehan itu saya jarang lihat ya. Kelihatan darah itu wis gak tega. Tapi kalau makannya doyan saya kalau lihat lihat nyembelehnya ya enggak tega. Kalau sudah jadi daging itu makannya doyan. Nah, jadi sunahnya sembelih itu adalah disembelih sendiri. Makanya Rasulullah itu, Pak, kalau kurban sembelih sendiri kecuali nanti ketika beliau akhir hayat. Di hadis riwayat Bukhari dikatakan dohan nabi bikabsyaini amlahaini aqronaini. Bahasanya dzabahahuma biyadih. Beliau nyembelih dengan tangannya sendiri. Makanya kalau bagi laki-laki itu sunah sembelai sendiri asalkan dia ngerti caranya nyembelaih. Cuma kalau jenengan gak ngerti boleh diwakilkan. Apa dasar kurban diwakilkan? Di hadis riwayat Ibnu Hibban dikatakan annan Nabi saqo maahu miata badanah. Rasulullah itu pernah membawa 100 unta untuk dijadikan hadiah. Ketika beliau membawa 100 unta, falam sorofa ilal manhar naharo salatan wasitina biyadi. Beliau sembelai sendiri 63. Bayangkan, Pak 100, Pak. Jangan nyembelai sijab abot. Tapi kalau kurban kalau unta itu enak, Pak. Jadi gini, Pak. Kalau unta itu namanya nahr, Pak. Nahr itu nyembelehnya berdiri. Makanya unta itu bahasanya nahr karena apa? Karena leher. Jadi kemudian dia berdiri langsung dipotong lehernya gini. Itu kalau unta. Tapi kalau kambing, kalau sapi itu boleh kayak unta boleh, Pak. Tapi gak wajar. Sunahnya kalau umpama sapi itu ya dirobohkan namanya zabhu, nyembeleh. J kalau unta namanya nahar. Annahru. Nar itu apa ya? Sembelih waktu berdiri itu. Maka kalau jenengan lihat video penyembelihan unta itu gak ada unta yang di robohkan gak ada. Jadi langsung ya berdiri itu langsung di sembelih gitu. Itu nahar. Rasulullah sallallahu alaihi wasallam itu 100 unta yang 63 disembelih sendiri sisanya diperintahkan kepada Sayidina Ali nyembelih. Berarti kan diwakilkan ke Sayidina Ali. Makanya ada ulama yang mengatakan kenapa Rasulullah itu motong 63 itu menunjukkan usia beliau 63 tahun dan ternyata memang kejadiannya beliau usianya 63 tahun. Makanya sebenarnya itu sebagai sinyal ya, sebagai pemberitahu usia beliau 63 tahun. Makanya ketika 100 yang disembelai sendiri 63. Paham nggih? Pun. Tapi kalau perempuan, ulama mengatakan sunah dipotongkan orang. Laki-laki sunahnya dipotong sendiri. Tapi kalau perempuan sunahnya dipotongkan orang. Cuma ini, Pak. Kalau kita tidak motong sendiri, diserahkan ke panitia, kata ulama sunah yang punya kurban menyaksikan. Apa dasarnya? Hadis riwayat Imam Hakim. Rasulullah mengatakan kepada putrinya Fatimah ketika putrinya kurban, beliau mengatakan, "Ya Fatimah, kumi ila udhiyatik." Fatimah berdirilah. Datanglah ke tempat penyembelihan hewan kurbanu. Fasyhadi saksikanlah hewan kurbanmu disembelih. Jadi kalau nyembelih sendiri itu jenengan sunah. Kalau diwakilkan yang sunah jenengan hadir menyaksikan langsung. Makanya biasanya kalau lembaga-lembaga kurban, Pak yang kurban di pelosok itu biasanya ketika nyembelai itu di kayak semacam video call gitu, live streaming. Kenapa kok live streaming? Karena sunahnya memang yang punya korban menyaksikan langsung. Paham nggih? menyaksikan langsung prosesi penyembelihan pun. Ini terkait masalah nyembeleh korban. Saya percepat, Pak. Ini tinggal dikit. Ee kurban via transfer, Pak. Kurban via transfer boleh dengan akad wakalah baik dalam pembelian, penyembelihan, dan pembagian. Pon begini, Pak. Kurban itu yang paling bagus di daerah sendiri atau daerah orang? yang paling bagus daerah sendiri dengan catatan daerah sendiri masih membuuhkan. Tapi kalau daerah sendiri sudah banyak, di daerah lain lebih membutuhkan, ada ulama yang mengatakan sunah dialihkan kepada yang lebih membutuhkan. Di desa itu, Pak, orang kurban jarang, Pak. Ada beberapa di Pasuruan. Jangan gak usah jauh-jauh. Pasuruan kan dekat Surabaya sebenarnya. Pasuruan itu banyak masjid kalau hari raya itu gak nyembelai sama sekali. Banyak, Pak. Makanya jenengan, jenengan perlu lihat kalau sekiranya daging di rumah jenengan berlimpah di daerah jenengan, di kompleks jenengan makan mangan daging wis biasa. Wong bendino mangan stik. Tapi jenengan umpama di kampung halaman, di kampung halaman jenengan wong biasae mangan tempe bendino sing dijembelai iku tempe, Pak. Mangan daging jarang-jarang, Pak. Lah kalau seperti ini saya pribadi menganjurkan lebih baik dialurkan, disalurkan kepada yang lebih butuh. Cuma, Pak. Cuma kalau saya kalau jenengan disalurkan kepada yang lebih butuh, saran saya pamit sama takmir masjid supaya tidak jadi fit. Jangan sampai begini, Pak. Jenengan ndak tuman ketok kurban tapi me ono daging kurban paling entek akeh kan fitnah. Makanya saya saya beberapa kali itu kurban di kampung halaman saya, Pak, di Pasuruan. Karena dulu saya waktu ke Surabaya itu jarang orang kurban. Pernah 1 tahun itu gak ada yang kurban, Pak. Pernah cuma kurban satu kambing. Makanya saya beberapa waktu ini beberapa sudah lama hampir lama saya kalau kalau kurban itu selalu di Pasuruan. Kenapa? Karena saya mikir di daerah saya itu Pak kurban banyak Pak. Sapi kadang-kadang dapat 10 kadang-kadang dapat 12. Kemudian kambingnya belum sampai kadang-kadang 20 itu kan luwih-luwih. Padahal di daerah saya kadang-kadang enggak ada yang korban. Makanya kemarin saya kemudian korban di situ, tapi saya pamit sama takmir ya. Saya sudah ngomong sama Takmir, "Pak, saya kalau kurban gak di sini. Kenapa? Sini sudah banyak daging. Di rumah saya itu kadang-kadang daging itu enggak ada. Makanya saya arahkan ke sana, Pak. Alhamdulillah sekarang sudah mulai mulai ada kurban patungan. dulu gak ada kurban patungan di rumah saya itu gak ada. Ada itu kalau orang kaya gak mesti kadang-kadang ngorban sapi kadang-kadang enggak ada yang kurban. Makanya saya buat ada patungan sampai sekarang alhamdulillah sudah jalan. Nah, jenengan cari yang seperti ini, Pak? Banyak, Pak. Di daerah-daerah itu banyak, Pak. Ada yang enggak dapat daging sama sekali itu banyak, Pak. Makanya ada beberapa program kurban di daerah-daerah pelosok. Saya pribadi kalau di daerah jenengan berlebih ya mending yang seperti cuma pesan saya satu apa? Pamit supaya tidak fitnah. Karena nolak fitnah itu hukumnya wajib. Paham? Nggih pun. Nah, bagaimana nyimpan daging kurban? Saya dulu pernah nyampaikan ke jenengan yang wajib itu nyembelehnya maksimal tanggal 3 untuk makannya terserah. Untuk makannya terserah. Jenengan sembelih tanggal 13. Dimakan tahun depan boleh, dimakan bulan depan boleh. Makanya kalau ada yang tanya bagaimana kurban dijadikan kornet? Bagaimana kurban dijadikan kornet? Kurban dijadikan kornet itu sebenarnya secara fikih boleh. Sing penting nyembelihnya pada waktu hari tasrik. perkara kemudian dijadikan kon, dijadikan dendeng. Kalau saya dulu di rumah itu kalau dapat korban itu biasanya gaji, Pak. Nggih. Gaji itu kalau sama ibu saya orang kuno ya kan ee ekonomi gak terlalu banyak dulu. Itu biasanya gaji itu Pak dicantolkan, Pak sampai kering. Sampai kering itu nanti kalau pengin nasi goreng di apa? Dipotong, dibuat minyak itu nikmat, Pak. itu bisa untuk satu bisa sampai 2 bulan itu yang apa gaj itu yang gaje biasanya dibuang itu kadang oleh ibu saya itu di mana di dikeringkan tinggal itu tok kalau mau butuh minyak gantinya minyak ya itu itu anu itu tidak masalah karena yang wajib itu cuma nyembelehnya gitu nggih pun ada yang mau tanya monggo. Ada yang mau tanya, Pak? Kalau enggak ada belum siap kan? Belum. Oh, belum siap. Masih diambil on. Kalau belum siap mumpung saya takut nanti tidak ada Muharram masih lama nggih. Kurang berapa lama, Pak? Muharam, Pak? 2 minggu nggih. Kurang 2 minggu. Saya izin tak nambah materi Muharam karena enggak tahu nanti ngisi lagi belum tentu. Ee mending saya kasih sekarang, Pak. Pun sambil nunggu daging jenengan tengak-tenguk ngenteni daging kok yo ndak enak kan tengak-tenguk ambek ngurungo aku kan yo enak. Saya tambah ini Pak. Nah saya tambah. Muharram itu yang pertama adalah sejarah tahun baru. Ini enggak akan saya fokuskan. Saya fokuskan ke sini, Pak. Nanti, Pak. Puasa. Jadi, puasa Muharam, Muharram itu puasa Muharam itu ada empat tingkatan, Pak. Eh, lima. Lima tingkatan, Pak. Jadi, puasa Muharram itu ada lima tingkatan. Nah, saya ketik di sini satu sini satu tingkatan pertama. Tingkatan pertama puasa Muharram itu puasa 1 bulan penuh. Kalau jenengan kuat, puasa Muharam bisa 1 bulan penuh mulai tanggal sij sampai tanggal 30. Apa dasarnya? Tapi dak delok wajahe gak ono sing kuat. Pos Ramadan ae mekso pos Muharam. Apa dasarnya? Di hadis riwayat Imam Muslim, Rasulullah mengatakan, "afdoluus siam ba'da ramadan syahrullah almuharram." Puasa paling utama setelah puasa Ramadan, puasa bulan Muharram. Di hadis riwayat Mudzi dikatakan, "Idza kunta shiman syahron ba'da Ramadan fasum al Muharram." Kata Rasulullah sallallahu alaihi wasallam, "Kalau kamu pengin puasa 1 bulan penuh, maka puasalah bulan Muharram." Jadi, puasa sunah yang sunah 1 bulan penuh itu kata Rasulullah bulan Muharram. Jadi tingkatan pertama bulan Muharram, Pak. Tingkatan kedua? Tingkatan kedua, puasanya 10 hari mulai tanggal 1 sampai tanggal 10 Muharram. Jadi kalau jenengan tingkat pertama gak kuat bisa ambil yang tingkat kedua. Puasanya 10 hari terutama tanggal 1 Pak. Kalau orang Jawa biasanya waktune ngumbah [Tertawa] ngumbah keris tanggal 1 atau tanggal 10, Pak? Tanggal 1 Maram ngih. Biasanya ngih ada yang nulis jimat, ono sing ngumbah keris, ono sing ngumbah gaman, pumbah soko. Nah, makanya tanggal 1 sampai tanggal 10 tingkatan ketiga. Kalau gak kuat tingkatan ketiga, Pak. Tingkatan ketiga apa? Ambil 3 hari tanggal 9, 10 11. 9 10 11. Karena Rasulullah sallallahu alaihi wasallam di hadis mengatakan, "Khaliful yahud sumu yauman ba'da, sumu yauman qobla, sumu yauman ba'da." Ada ulama yang hadisnya pakai au, ada yang menggunakan ba wa. Maka kalau ikut ini, kalau jenengan pengin ambil tiga 10 eh 9 10 11 kalau gak bisa tingkatan keempat ambil dua 9 dan 10 atau 10 11. Paham nggih? Karena Rasulullah sallallahu alaihi wasallam merintahkan supaya beda dengan orang Yahudi nambah depan atau nambah belakang. Jadi kalau jenengan ndak bisa 9 10 11 ambil dua 9 10 atau 10 11 kalau ndak bisa tingkatan kelima ojo ditawar wis pak sing terakhir ojo ditawar kan wang akir tawar wulan ditawar sing terakhir ojo ditawar khusus muharam jenengan kalau bisa itu yang tidak bisa ditawar tanggal 10 yang dikatakan Hari a asyura. Hadis inilah yang kata Rasulullah siamu yaumi asyura ahtasibu alallah ayakukiro asanatallati qobla. Puasa Asyura itu saya berharap kepada Allah mampu menghapus dosa 1 tahun sebelumnya. Muharam itu kan awal tahun, Pak. Berarti kan kita sudah melalui 1 tahun. Ibarat baju kita itu sudah pakai baju 1 tahun belum dicuci. Ibarat baju mata kita itu sudah kita pakai 1 tahun, Pak. Mata kita, mata jenengan itu senang maksiat atau gak, Pak? Kalau lihat orang cantik tuh gini atau gini sih? Pasti gini kan? Eman eman didelok doso gak didelok barang api kan gitu Pak. Nah mata kita selama 1 tahun ini kan banyak telinga. Telinga kita itu selama 1 tahun mendengarkan murattal dengan mendengarkan musik itu lebih nikmat mana? Kadang-kadang nikmat musik. Jenengan dengarkan pengajian dengan orang rasan-rasan lebih nikmat mana? rasan-rasan pengajian berarti telinga kita itu kan sudah banyak dosanya. Mulut apalagi mulut Pak Masyaallah mek kadung rasan-rasan iku mulai teko RT RW sak Prabowone kenek kabeh itu lesan kita paham nggih mulai teko tukang sapu sampai pimpinan kenek kabeh kalau lagi ngopi itu kan. Nah, ini yang kemudian mulut kita, mata kita, telinga kita, tangan kita, semua anggota tubuh kita tuh ibarat baju sudah dipakai 1 tahun belum dicuci waktunya di aslinya asyura itu waktu nyuci dosa, duduk nyuci gaman. Aslinya itu gitu, Pak. Aslinya asyura itu filosofinya kita selama 1 tahun tubuh kita itu sudah waktunya dicuci. Dicuci dosanya sekarang ndak kerise dicuci awake ndak poso asyura. Padahal kan yang perlu dicuci itu kan bukan kerisnya Pak. Paham nggih? Pjenengan nyuci keris loh gak digawe pak. K gawe opo sampeyan? Gawe nyuci gaman wong ambe bedil se enan bedil Pak. Paham nggih? Makanya yang perlu dicuci sebenarnya bukan gaman. Yang perlu ya enggak apa-apalah kalau jenengan mau monggolah tak saya enggak terlalu mempermasalahkan. Cuma yang lebih penting itu Pak, ayo nyuci dosa. Caranya bagaimana? Puasa Asyura. Makanya tadi saya katakan jangan ditawar. Kalau gak bisa tingkat pertama, kedua, 3, 4, yang terakhir tingkat kelima jangan ditawar. Puasa 10 Asyura. Paham? Nggih. Pun lanjut, Pak. Nah, saya kasih amalan, Pak. Ini amalan cocok, Pak. Amalan supaya rezeki kita selama 1 tahun rezekinya lancar, Pak. Tapi kalau amalan ini istri jenengan tahu lebih cocok, Pak. Karena bagian nagih ini, Pak. Karena amalan ini senep gawe bojo lanang, enak gawe bojo wedok. Pak hadis riwayat Baihaqi dan ini kata Imam Baihaqi, dumma ba'duha ila ba'din akat. Hadisnya banyak. Andaikan dikumpulkan menjadi kuat. Kata Rasulullah, "Man wasa alaiali fin nafaqoh yauma asura wassaallah alaihi sair sanati." Orang yang melapangkan nafkah keluarganya pada hari Asyura Allah akan melapangkan rezekinya selama 1 tahun. Jadi kalau jenengan pengin rezekinya 1 tahun lancar, ayo sing royal nang keluarga khusus Asyura sing royal. Jadi kalau jenengan sudah masuk Asura iku wis wayahe enak-enak, wayahe seneng-seneng, Pak. Sing duwe cicilan dipikir engkuk, Pak. Ojo asuro Pak pikirane sing duwe tagihan, sing duwe tunggakan ojo dipikir sik asura. Pokok asura wayahe royal, wayahe seneng. Paham nggih? Kalau jenengan biasa ngasih uang saku anak Rp10.000, khusus Asura kasih Rp50.000. Tapi bilang, "Nak, khusus asura mene kembali ke setelan awal supaya enggak kaget." Khusus Asura Rp50.000. Istri jenengan kalau umpama jatah belanja itu ya R10 juta cocok itu, Pak. Asur jenengan kalau biasa ngasih Rp50.000 R000 ke istri 1 hari untuk belanja, maka Asura kasih Rp500.000. Tapi ngomong lagi, Pak. Ngomong lagi. Khusus Asyura. Jadi kalau kembali ke setelan awal besok gak kaget. Paham nggih? Khusus Asur, Pak. Ini kalau bisa diamalkan, Pak. Ada sahabat itu mengamalkan ini termasuk Ibnu Uyainah dan beliau mengamalkan 50 tahun dan beliau mengatakan selama 50 tahun Allah selalu memudahkan, melancarkan rezeki saya. Makanya Asura itu waktunya mangan enak, Pak. Kalau jenengan puasa Asyura sahur sing enak, bukone sing enak. Biasa mangan tempe asok makan sate, gule wis pokok enak. Sing penting kolesterol terkontrol aman. Paham nggih? Pokok wayah enak-enak. Bojone pengin opo kei khusus suro. Nah, kalau istri saya biasanya ndak minta uang, Pak. minta top up, minta ya. Jadi ini jenengan makanya ceramah ini jenengan bisa share ke istrinya supaya ditagih. Tapi kalau jenengan gak mau ditagih ya wis ojo rame-rame jenengan tok ae paham ngih. Cuma saya tadi tadi jam 09.00 tuh ngisi ke ngasih pengajian di ibu-ibu Pak. Ibu-ibu sudah saya kasih tahu ini, Pak. Jadi jangan bagi suami. Tadi malam saya juga ngisi ibu-ibu itu saya kasih ini. Saya bilang, "Jenengan rekam engkok Asuro setelen nang bojone supaya rezekinya lancar. Paham nggih? Dan ini bisa diamalkan, Pak. Bisa diamalkan punu untuk keluarga atau keluarga, Pak. Jangan nafkahi istri orang, Pak. Jadi, jadi ini amalan untuk menafkahi keluarga sendiri, istri sendiri, anak sendiri. Jangan untuk menafkahi anak orang. Paham nggih? Nanti disalah pahami nanti. Bukan untuk menafkahi teman kantor juga, Pak. menafkahi istri sendiri, anak sendiri gitu nggih. Usahakan pun terakhir terakhir Pak. Wis teko Pak, wis teko Pak terakhir soal tekong ini gak fokus Pak saya lihat enggak fokus pandangannya sudah ke sana semua ini. Makan terakhir Pak di hari Asyura itu nanti biasanya ada santunan anak yatim. Ini yang sering saya sampaikan. Kalau bisa santunan anak yatim itu kalau jeng ngadakan acara ditambah santunan anak yatim dan duafa. Ini sudah saya jelaskan, Pak. Saya ingin satu saja ingin saya jelaskan, Pak. Ngusap anak yatim itu ada caranya Pak. Ndak asal ngusap. Jangan sampai jenengan ngusap anak yatim kurang roto. Ustaz seakan, Pak. Coba anak yatim yang nyantuni 20 orang ngusape semangat 45 kabeh. Pak, ini setelah santunan masuk GD. Paham ngih? Makanya ulama mengatakan cara ngusap anak yatim itu ada caranya. Dalam kitab Faidul Qadir dikatakan talatfan wa inasan ai bidduhni. Yang namanya ngusap kepala anak yatim itu harus dengan lemah lembut. Kalau bisa pakai minyak, bisa pikak minyak rambut atau minyak wangi supaya rambutnya semakin baik. Jadi jangan sampai santunan anak yatim jenengan santunan anak yatim mari mangan sambal terasi. Semangat 45 kurang roto seakan anak yatime. J nyatuni anak yatim itu ada caranya Pak. Lemah lembut ketika ngusap kalau bisa pakai minyak islahan lisya'ri untuk supaya rambutnya semakin bagus. Nah caranya begini Pak ini penting Pak. Jadi anak yatim itu Pak kata ulama min aahu ila maqdami dari atas ke depan. Jadi bukan rotoh ini, Pak. Santan anak yatim itu, Pak. Kalau jangan mau ngusap itu cukup gini toh, Pak. Dari atas ini ke depan. Kalau bukan anak yatim kebalikannya, Pak, atas ke belakang. Jadi, kalau yatim itu cukup atas depan, kalau bukan yatim atas belakang. Makanya kalau jenengan ngusap anake, jenengan duwe anak, Pak. Ojo ngusap ngene, Pak. iku dungakno anake tetap yatim anak. Jadi kalau jangan ngusak anak sendiri itu Pak, ngusak anak sendiri itu bukan begini tapi atas belakang. Jadi kalau anak yatim itu atas depan kalau bukan yatim atas belakang. Paham nggih? Ini cara mengusap kepala anak yatim pun. Saya kira cukup. Kalau ada yang mau tanyakan saya persilakan. Kalau enggak ada saya tutup. Untuk waktunya, Ustaz, waktunya nopo? Aslinya santunan anak yatim itu ndak usah nunggu 1 tahun sekali, Pak. Jadi begini, Pak. Ada santunan, ada nanggung anak yatim. Kalau bisa jenengan jangan santunan, Pak. Jenengan ikut yang nanggung anak yatim. Nanggung anak yatim itu yang kata Rasulullah, ana wa kafirul yatim kahataini. itu untuk yang nanggung bukan yang nyantuni setahun sepisan. Paham nggih? Dan anak yatim ini ndak harus orang luar. Termasuk yatim umpama seorang ibu ditinggal mati suaminya. Dia sebagai seorang yang kemudian menanggung anaknya sendiri maka dia masuk kafilul yatim. Bahkan di hadis itu ketika Rasulullah sallallahu alaihi wasallam masuk surga itu disalep oleh perempuan, Pak. Jadi hadis itu Rasulullah pernah disalib oleh perempuan. Ditanya, "Siapa kamu?" "Saya adalah seorang perempuan yang punya anak yatim dan saya mendidik anak yatim saya sampai dewasa." Jadi, perempuan yang punya anak yatim itu kalau dia mampu mendidik anaknya, nanggung anaknya, itu surganya nanti lebih tinggi dibandingkan suaminya. Ini namanya wakaf. Makanya kalau saya, Pak, jenengan usahakan cari program [Tertawa] bukan santunan. Santunan bagus 1 tahun sekali, biasanya tanggal 10. Tapi kalau bisa kalau saya anjurkan jangan hanya santunan, tapi lebih kepada menanggung anak yatim. Kalau saya pribadi, Pak, anak yatim itu, Pak, lebih bagus bareng ibunya [Tertawa] bareng. Bukan itu maksudnya. Maksudnya ojo dekek tek panti yatim maksudnya gitu loh, Pak. Kenapa? Karena anak yatim itu kalau terpisah dari orang tuanya itu kasihan. Bagaimanapun juga seorang anak itu butuh kasih sayang ibunya. Kalau kasih sayang jenengan gak terlalu butuh, Pak. Kasih sayang ibunya. Kasih sayang ibunya, Pak. Nah, kalau bisa jenengan cari yang seperti ini, Pak. Cari anak-anak yang yatim-yatim seperti ini. Jenengan bilang, "Saya kasih jatah 1 bulan sekali R juta." Tapi murni ikhlas loh, Pak. Ya gak usah gak ada yang diincer loh, Pak. Jadi jenengan memang nyari khusus memang ciri-cirine ciri-cirine ikhlas ndak pilah-pilih Pak. Tapi kalau jenengan mek neng sing pojokan iku cik akene iku pasti ono ada udang dibalik rempe ya. Kalau jenengan mau santunan anak mau yang nanggung anak yatim itu ya tadi itu Pak cari anak yatim yang memang butuh kalau bisa kita enggak pernah tahu Pak kita enggak pernah tahu ngih bisa jadi jariah kita itu di situ. Kita kan gak pernah tahu bisa jadi anak ini yang kemudian menjadi pengusaha sukses dia kemudian menjadi orang yang bermanfaat itu kan jaria kita Pak belum tentulah ya jariah kita lewat anak asli kita itu belum tentu. Makanya kalau bisa jenengan punya jatah 1 2 3. Saya di pondok itu ada pondok saya itu ada program kafulul yatim itu alumni alumni suruh urunan sebisanya. Kenapa? Karena di pondok itu ada program semua anak yatim itu digratiskan, nanti ada uang saku. Nah, kalau bisa jenengan cari yang seperti ini, Pak. Kita enggak pernah tahu, Pak. Bisa jadi, Pak, doa kita itu gak terlalu mandi, Pak. Umpama mereka yang kemudian SPP-nya nunggak 5 bulan, kemudian jenengan lunasi, itu bisa jadi masyaallah kalau doa itu gak berhenti-berhenti Pak. Matur suwune ambek dungo itu gak berhenti-berhenti. Kita enggak pernah tahu. Bisa jadi sukses kita itu bukan karena doa kita, doa orang-orang yang kayak gini nih. Yang kemudian kata Rasulullah, "Abghuni fiduafa." Kata Allah, "Cari aku di tempat orang-orang yang kemudian duafa orang-orang yang lemah." Paham nggih? Makanya kalau saya pribadi santunan anak yatim bagus, tapi kalau saya pribadi kalau bisa ditingkatkan menjadi penanggung anak yatim gitu nggih. P ada lagi? Monggo cekap. Monggo monggo nggih monggo. Monggo. Mal itu diola untuk santunan itu gimana? Apakah itu mengurangi pahala? Apa memang santunan anaknya itu ada zakat mal? Santunan anak yatim sama zakat mal itu beda, Pak. Zakat mal itu kan ada ketentuannya tahunnya, waktunya berapa. Kalau santunan itu kan setiap biasanya sebelum haram. Cuma kalau jenengan punya zakat mal, boleh gak, Ustaz, zakat mal dikasihkan kepada anak yatim? Maka tergantung anak yatimnya. Kalau anak yatimnya ini sudah ada yang nanggung, maka dia tidak masuk kategori fakir miskin. Tapi kalau dia dengan orang tuanya ndak mampu masuk kategori miskin, boleh disalurkan lewat orang tuanya. Paham nggih? Karena anak yatim itu belum tentu miskin, Pak. Ada orang seorang miliarder mati muda, anake akeh, yatim gak, Pak? Apakah kemudian dia fakir miskin? Belum tentu. Makanya tadi saya katakan zakat mal itu punya ketentuan sendiri. Santunan anak yatim ada ketentuan sendiri. Tapi kalau pertanyaannya boleh gak saya punya zakat mal diberikan kepada santunan anak yatim, maka pilah-pilih dulu santunan anak yatimnya. Boleh disalurkan kepada anak-anak yatim yang masuk kategori fakir miskin. Nanti lewat orang tuanya diberikan kepada orang tuanya yang fakir miskin gitu. Nggih. Ada lagi? Cekap nggih. Cekap Pak. Sudah mengganggu Pak baunya Pak. Nggih. Semoga menjadi ilmu yang manfaat barokah. Semoga kita oleh Allah jadikan orang yang istikamah dalam kebaikan. Allah menutup tahun ini dengan magfirahnya. Dan semoga kita Allah oleh Allah subhanahu wa taala diberikan umur yang panjang sehingga kita bisa menambah amal ibadah kita. Amin ya rabbal alamin. Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma shalli wasallim ala sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad. Rabbanafirlana waliwalidina warhamhum kama rabbauna sigar. Allahummafna bima alamtana waimna ma yanfauna wazidna ilma. Rabbana la tuzil qulubana ba'da iddaitana. imbana fid dunya hasanah wafil akhirati hasanah waqinazabanar wasallallahu ala sayyidina muhammadin wa ala alihi wasahbihi wasallam subhana rabbika rabbil izzati amma yasifun wasalamun alal mursalin walhamdu Fatihah. Ini yang bisa saya sampaikan. Kurang lebihnya saya mohon maaf. Subhanakallahumma wabihamdika ashadu alla ilahailla anta astagfiruka wa atubu ilaik. Wa akhon. Wasalamualaikum warahmatullah wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullah. Terima kasih. Demikianlah tadi kajian ASN Mengaji dengan tema fikih korban merupakan episode yang ketiga, episode yang terakhir. Semoga bisa memberi manfaat ilmu dan kepada kita semua jemaah. Amin. Amin ya rabbal alamin. Kurang lebihnya kami mohon maaf. Akhirul kalam wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. He. [Musik]
Resume
Categories