Transcript
VBPMw9dhJIM • ASN Mengaji Seri 14 | 2025 - Meneladani Bagaimana Perjuangan Nabi Muhammad SAW Mengisi Kemerdekaan
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/BPSDMJATIMTV/.shards/text-0001.zst#text/0254_VBPMw9dhJIM.txt
Kind: captions Language: id Kedua kalinya selawat serta salam marilah kita haturkan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad sallallahu alaihi wasallam yang telah memberi bimbingan tuntunan hidup berumah agama Islam. Para jemaah salat zuhur Masjid Al-Huda yang dirahmati Allah subhanahu wa taala. Pada kesempatan siang hari ini, marilah kita ikuti bersama kajian ASN mengaji yang akan disampaikan oleh Ustaz Dr. H. Muhammad Faizin dari UNINSA. Kepada beliaunya kami persilakan. Asalamualaikum [Musik] warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Bismillah. Alhamdulillah. Alhamdulillah ala nikmatillah wa ala sihati lillah wa alal fursil lillah wa alal istiqlali lillah. Wasalatu wassalamu ala rasulillah sayyidina Muhammad ibni Abdillah. alihi mawalah wala haula wala quwwata illa billah rbisrohli sodri wa yassirli amri wahlul uqdatan min lisani yafqohu qauli waj'alli wazirom min ahli saadatal qurama alaizah alfudola Para alim, para jemaah Masjid Al-Huda BPSDM, serta komunitas pengajian ASN mengaji seri yang ke-14 2025. serta para pemirsa, para followers yang ada di BPSDM program ASN mengaji yang senantiasa kami banggakan. Serta tidak lupa pimpinan tertinggi BPSDM Provinsi Jawa Timur yang kami muliakan dan segenap jemaah yang berbahagia. Izinkan kami di dalam kesempatan yang berbahagia ini akan menyampaikan tentang meneladani bagaimana perjuangan Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam dalam mengisi kemerdekaan sesuai dengan tema, sesuai dengan topik, judul, dan konteks saat ini. ini bahwa kita berada di bulan Agustus 2025 dan ketepatan bahwa kita merayakan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80. dan semua yang hadir. Saya berharap dan saya berdoa kepada Allah semoga yang hadir di Masjid Al-Huda kali ini sehat walafiat. Amin. Sehat awake. Amin. Amin. Tidak kalah pentingnya sehat dompete. Amin. Amin ya rabbal alamin. Amin ya rabbal alamin. Sehat awake dompete gak sehat gak iso belonjo. Nikmat yang paling bahagia adalah nikmat kemerdekaan. Kemerdekaan adalah sesuatu yang diharapkan oleh setiap hamba di muka bumi ini. Dan negara yang paling aman adalah negara yang merdeka dari berbagai macam penjajahan atau kolonialisme atau ekspans dan lain sebagainya. Maka Indonesia ini dalam sejarah perjuangan mencapai kemerdekaan itu tepat pada tanggal 17 Agustus tahun 1945. Sekarang sudah tahun 2025 hampir 80 tahun adalah usia yang tidak muda, akan tetapi usia yang sudah di atas dewasa. Maka kita perlu merefleksikan nikmat dan definisi kemerdekaan yang sesungguhnya itu apa. Nah, relasi dan konteks saat ini kita akan tarik bagaimana suri tauladan kita, uswatun hasanah kita, the greatest person, manusia yang paling agung yaitu Rasulullah Muhammad. sallallahu alaihi wasallam. Bagaimana Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wasallam ketika memperjuangkan Izul Islam wal Muslimin ini juga mengalami berbagai macam ancaman, gangguan, hambatan, bahkan hinaan. Jadi Rasulullah pun diuji oleh Allah Subhanahu wa taala sebelum mencapai kemerdekaan. sebelum mencapai kesuksesan. Jadi kalau Bapak-bapak di rumah kok merasa tertindas ya oleh istrinya, berarti belum merdeka secara komprehensif. Pakih Pakih. Jenengan merdeka sudah 100% apa masih 50%? Oh, berarti masih dijajah ini. Nah, Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wasallam itu durasi berjuang untuk mencapai kemerdekaan sekaligus mengalami yang namanya revolusi yang luar biasa. itu dalam sejarah tertulis 23 tahun, 13 tahun berjuang di kota Makkah dan 10 tahun berjuang di kota Madinah atau tepatnya 22 tahun, 2 bulan, dan 22 hari. Pakih panjenengan mengabdi di BPSDM ini sudah lebih dari 20 tahun kan? lebih lebih lebih ya lebih berarti nanti mendapatkan penghargaan satya lencana. Wah alhamduillah kalau sudah di atas 30 tahun berarti sebentar lagi pensiun pensiun. Nah, Bapak Ibu sekalian tentu waktu yang begitu lama 13 tahun tapi dalam konteks sejarah itu dianggap revolusi. Evolusi itu adalah perubahan yang super cepat untuk mengubah masa jahiliah to change the darkness aid to the likess age for 22 years mencapai 23 tahun itu waktu yang sangat cepat. Sementara bangsa Indonesia ini mencapai kemerdekaannya. Ketika dijajah Belanda itu hampir 350 tahun. Ketika pertama kali datang penjajah Belanda itu tahun 1496 sekian. Nah, Rasulullah mengubah kegelapan menjadi sesuatu yang terang benderang dari zaman jahiliah itu hampir 23 tahun. Jadi dianggap bukan evolusi, tapi gerakan yang namanya revolusi. Minadzulumati ilan nur. Dari kegelapan menuju dunia yang penuh dengan cahaya. Nah, mari kita lihat tonggak sejarah Rasulullah itu adalah ketika melakukan proses hijrah, Bapak, Ibu sekalian. Ketika Rasulullah pertama kali syiar dakwah dengan sembunyi-sembunyi. Ya, sembunyi-sembunyi. Karena Rasulullah pada saat itu menghadapi masa sekelas Umar bin Khattab. Yang belum masuk Islam pada saat itu adalah manusia yang paling garang. Jadi Rasulullah berdakwah itu door to door dari saudara, dari kerabat-kerabatnya itu. Bahkan ketika Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wasallam paling garang itu adalah menghadapi orang-orang kafir Quraisy, suku dari pendahulu-pendahulu kakek neneknya Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wasallam. Bahkan ketika Islam mulai dikenang, mulai dikenal di Semenanjung Arabia pada saat itu tidak langsung diterima. Ono opo iku? Kok kumpul-kumpul? Rasulullah menyampaikan ya wahyu ya menyampaikan kebenaran ya yang itu mengancam terhadap keyakinan pendahulu-pendahulunya. Nah, karena ancaman yang seperti itu agama pendahulu-pendahulu Rasulullah, kakek neneknya, maka pada saat itu berupaya orang-orang kafir Quraisy itu untuk menjungkalkan Rasulullah. Biasa ada gangguan Bapak Ibu sekalian. Memang setiap kebaikan itu tidak semua diterima. Ini Bapak Ibu sekalian menjadi kaidah. Bahkan ketika kita hidup juga begitu. Sesuatu yang baik itu belum tentu diterima dengan baik. Baik pun itu kadang kala juga menjadi hal yang tidak baik bagi orang lain yang terganggu termasuk Rasulullah. Nah, ketika Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wasallam merasa terancam di kota Makkah, maka Allah menurunkan wahyu, fasda bima tummaru wa a'rid anil musyrikin. Jadi Rasulullah diperintahkan oleh Allah untuk melakukan proses hijrah. Nah, maka di sanalah Rasulullah membawa orang-orang muhajirin, orang yang berhijrah. Berarti sahabat-sahabatnya, kerabat-kerabatnya yang ikut Rasulullah menuju Madinah. Belum Madinah pada saat itu masih Yasrib gitu ya. Yasrib dalam sejarah itu Yasrib. Nah, ketika Rasulullah melakukan perjalanan itu membawa orang-orang berhijrah yang namanya orang muhajirin. Banyak di Indonesia ini masjid-masjid dinamakan masjid muhajirin. Kemudian orang yang sebagai tuan rumah namanya kaum Anshar. Makanya dinamakan gerakan pemuda Ansar, macam-macam ya. Jadi Muhajirin sama Anshar. Nah, Rasulullah membawa ke Makkah ini membawa perubahan yang luar biasa. Nah, satu di antaranya adalah ketika Rasulullah melakukan perjanjian yang disebut dengan piagam Madinah. Maka dari itu ketika Rasulullah sampai di Madinah maka orang-orang penulis sejarah itu mengatakan Muhammad he was not only the leader of religion but also a statement. Disampaikan oleh Philip Kahiti dalam the simple life of Muhammad itu dinyatakan bahwa Rasulullah itu tidak sekedar hanya sebagai seorang pemimpin agama, tidak hanya menjadi seorang pemuka agama, tetapi beliau adalah seorang negarawan. Pada saat di Madinah itu Rasulullah juga menjadi pemimpin sosial, mengatur tentang toleransi, tentang nilai ekonomi, tentang perdagangan dan lain sebagainya dan lain sebagainya. Nah, inilah sehingga hijrah ke Kota Madinah ini adalah sebuah harapan baru, nyuhup. Nah, maka piagam Madinah ini juga dikenal sebagai Misok Almadinah. Disebut sebagai awal mula perjanjian. Di mana di Madinah ini adalah ada harapan baru disebut sebagai bagian dari masyarakat modern di mana Rasulullah juga melakukan perjanjian dengan orang-orang selain muslim, non muslim juga. Jadi kalau saat ini ada moderasi beragama, maka sebetulnya nilai-nilai internalisasi itu sudah dilakukan oleh Rasulullah ketika pada saat hijrah di Kota Madinah. termasuk mendamaikan suku yang ada di sana seperti suku Aus maupun Hazras pada saat itu. Nah, ini adalah bagian bagaimana aspek kemerdekaan dan perjuangan Nabi di Madinah. Jadi jemaah sekalian yang berbahagia, maka aspek dan dimensi kehidupan pada saat di kota Makkah itu sudah dilakukan Nabi. Setelah melakukan hijrah kejaran orang-orang kafir Quraisy di Makkah itu, maka Rasulullah banyak melakukan terobosan. Apa yang harus dilakukan Rasulullah setelah perjuangan Rasulullah itu diterima oleh orang-orang ansar di sana di Madinah? Apa yang d pertama kali? Jadi unta yang dibawa Rasulullah pada saat itu diterima oleh orang-orang ansar dan di sanalah Rasulullah pertama kali membangun masjid. Nah, masjidnya yang di Madinah yang terkenal Masjid Nabawi itu. Ya Allah, saya doakan panjenengan semua bisa hijrah atau bisa umrah atau haji ke tanah haram baik ke Makkah maupun Madinah. Amin ya rabbal Amin ya rabbal alamin. Nah, kemudian Rasulullah juga melakukan bagaimana ketika masyarakat Madinah itu dalam melakukan komunikasi, maka dibentuklah seperti baitul mal untuk melakukan perdagangan menggunakan mata uang. Kalau barter kan sudah lama, Bapak Ibu sekalian. Jadi tukar barang lah ini sekarang disatukan melalui mata uang. Kemudian secara pertahanan juga melakukan perjanjian bagaimana kalau Madinah ini diserang oleh musuh. Maka di situ juga melakukan kesepakatan-kesepakatan. Jadi secara modern itu sudah dilakukan Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wasallam. ekonomi, kemudian dari sisi keagamaan. Nah, maka reformasi sosial dan pembentukan masyarakat madani. Jadi, masyarakat madani itu adalah memperkuat civil society. Istilahnya civil society itu adalah masyarakat sipil. Bagaimana penguatan masyarakat sipil itu diberikan melalui pembentukan sosial masyarakat madani. Satu di antaranya mempersaudarakan Muhajirin dan Anshar. Jemaah yang berbahagia, ya tentu ketika Rasulullah berdakwah dengan membawa Muhajirin dan Ansar ini juga pada saat itu ya terjadi juga saling iri- mengiri. Ya, tapi Rasulullah berusaha untuk melakukan bahwa pondasi solidaritas umat ini harus dibangun. Kalau kita ya fondasinya Pancasila sila ketiga persatuan Indonesia. Jadi pendahulu kita untuk mempersatukan Indonesia ini bersatu itu disatukan dalam Pancasila. Lima dasar ini. Jadi Ketuhanan Yang Maha Esa itu dasarnya adalah qul huallahu ahad. Jadi tidak menyebut Allah, Ketuhanan Yang Maha Esa itu menjaga kerukunan umat. yang pada saat itu memang bangsa Indonesia itu sebelum Islam masuk sudah ada agama yang lain. Itu adalah bagaimana nilai-nilai Islami itu ada. Tidak harus diformilkan sampai persatuan Indonesia sampai terakhir keadilan sosial. Jadi Rasulullah ketika memecahkan masalah juga melakukan dengan permusyawaratan, perwakilan. Nah, itu kalau dalam Al-Qur'an wasawirhum bil amri. Maka musyawarahlah setiap persoalan, setiap problematika itu sudah diimplementasikan oleh Rasulullah pada saat zamannya Rasulullah memimpin negara Madinah. Kemudian menyatukan suku-suku dan komunitas majmuk di Madinah. Yang jelas karena Rasulullah itu orang luar pada saat itu dan langsung didapuk menjadi pemimpin. Maka pada saat itu juga harus menyatukan seluruh suku yang ada di sana. Kemudian pembangunan masjid. Nah, inilah masjid sebagai pusat kegiatan pada saat itu. Aktivitas baik Ansar maupun Muhajirin pada zamannya. Kemudian penguatan ekonomi, kesejahteraan sosial. Kemudian pembentukan sistem ekonomi Islam yang berkeadilan. Nah, ini yang berkeadilan. Jadi kalau negara kita ini masih ada korupsi berarti belum merdeka secara total. Ya, kalau pendapatannya itu merampok dari pajak yang dinaikkan dari 250, ada yang 500, ada yang 1000, ada yang 2.000% ini berarti bahaya. Ini akan menjadi bumerang ya. Nah, ini menjadi warning. Bapak, Ibu sekalian, jemaah sekalian, pemirsa yang berbahagia. Nah, kalau Rasulullah itu ada yang berkeadilan. Pembentukan sistem ekonomi Islam yang berkeadilan. Jadi, bagi orang-orang yang tidak mampu dijadikan perhatian oleh Rasulullah. Kalau zamannya Umar Ibnu Khattab itu malam-malam itu membawa beras. Mana rakyatku yang belum makan ini? Bawa beras, bawa gandum dicari. Nah, kalau sekarang di tahun 2025 ini pajaknya ini naik, ini menjadi perhatian ya, perhatian. Jadi mudah-mudahan bangsa kita ini merdeka ya. Merdeka secara menyeluruh. Merdeka dari penjajahan baik dalam negeri maupun luar negeri. Negara kita itu berdaulat. Kemudian militer juga kuat. Nah, tentu Rasulullah juga mendapatkan tantangan dan keteladanan. Jadi, mengatasi berbagai permasalahan dan konspirasi. Jadi, zamannya Nabi itu juga banyak sengkuni-sengkuni, Bapak Ibu sekalian ya. Terus zamannya Nabi itu semuanya baik lak selesai. mesti ada problematika itu saling iri satu sama lain. Jadi nabi itu memiliki karakter kepemimpinan yang harismatik dan demokratis. itu sudah diakui. Sehingga kalau Rasulullah pada zaman saat ini ditulis oleh seorang orientalis barat yaitu Michael H dalam bukunya A 100 rank the most influent person history yang berjudul 100 tokoh yang berpengaruh abad ini itu menempatkan Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wasallam. Padahal Michael Hard itu bukan orang Islam. Michael H itu adalah orientalis. Orientalis itu adalah orang yang tidak beragama Islam tapi mempelajari tentang budaya-budaya Islam. Kemudian relevansi keteladanan Nabi bagi konsep kemerdekaan dan pembangunan bangsa yang modern. Jadi zaman pada saat itu juga sudah muncul yang namanya ee pembangunan pendidikan. Nah, kita ini merdeka itu kalau ekonominya sudah mapan, pendidikan murah, ekonomi naik, pajaknya murah. Nah, pajak gratis enggak iso bangun nanti, Pak. Enggak bayaran sampean. Nah, mari kita lihat. Allah menggaris bawahi tentang bagaimana ketika kita merdeka itu walau anna ahlal quro amanu wattaqau lafatahna alaihim barokatim minasamaai wal ard. Surah Al-A'raf ayat 96 ini menyatakan, "Seandainya penduduk negeri itu beriman dan bertakwa kepada Allah, maka akan dibukakan keberkahan langit dan bumi. Airnya cukup, kemudian orang bertani juga panennya baik, tidak banyak penyakitnya. Kemudian pegawai-pegawai ASN maupun pegawai-pegawai yang ada di kementerian juga gajinya naik. Tidak DPR saja ya. DPR 1 hari itu Rp3 juta. Itu benar enggak ya? 1 bulan Rp100 juta katanya. Masyaallah ya Allah. kita gajinya tidak tidak seimbang ya. Nah, tukinnya juga mudah-mudahan lancar gitu. Ah, yang penting lagi rumah tangganya sakinah mawaddah warahmah. Amin. Amin ya rabbal Amin ya rabbalin. Itu kalau kita bersyukur kepada Allah. Kuncinya adalah walau anna ahlal quro amanu wattaqau iman dan bertakwa maka negeri ini akan aman. Jadi kalau ketika Nabi Ibrahim itu waidqola Ibrahimu rbi ja'al hadza baladan aminah. Ketika Nabi Ibrahim itu berdoa ketika datang di kota Makkah yang begitu tandus panas, tidak ada pohon pohonan itu Nabi Ibrahim berdoa, "Ya Allah, jadikan rbi ja'al hadza baladan amina. Jadikan negeri ini menjadi negeri yang aman. Warzuq ahlahu dan memberikan rezeki kepada penduduknya itu dari tumbuh-tumbuhan, buah-buahan." Ya, Makkah, negara Makkah Madinah itu masyaallah makmur. Nah, ini kisah surah Al-A'raf. Kalau kita bersyukur, tapi kalau walakin kadzabu faakodnahum bima kanu yaksibun. Ketika kalian tidak bersyukur alias walakin kadzabu, dusta. Wae sembahyang gak sembahyang, wae poso gak poso. Wa bayar pajak demo gitu. Walakin kadzabu kata Allah itu maka nikmat itu aku akan cabut dari sisimu. Makanya dalam Al-Qur'an itu disebutkan imma sakuro wa imma kafuro. Sebagian ada yang bersyukur, sebagian ada yang kufur. Ya memang itulah karakter dan manusia. Ya, begitu. Ada yang syukur, ada yang kufur. Kemudian di dalam surah Ar-Ra ayat 11 yang terpenting innallaha la yugayyiru maa biquin hatta yugayyiru maa biamfusihim. Allah tidak akan mengubah nasib sebuah kaum kecuali mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri. Jadi kita juga harus berdiri kokoh, berdaulat tidak hanya mengandalkan utang dari luar negeri. Kalau kita hanya mengandalkan utang dari luar negeri, nanti kita gampang ditekan. Kalau gampang ditekan, berarti kita akan dijajah. Akhirnya pulau-pulau ini habis nanti untuk bayar u utang. Masyaallah. Jadi kita sebagai suami juga harus berdaulat. Gajinya jangan dikasihkan istri semua. Nanti habis sampai gak berdaulat. Ya ono ono du lanang, ono duit wedok. Jadi kita harus berdaulat. Innallaha la yugyiru ma biquin hatta yugayyiru ma bianfusihin. Kita juga harus kuat, Bapak, Ibu sekalian. kuat secara fisik, kuat secara pendidikan, kuat secara ekonomi, kuat secara otoritas. Sehingga kita tidak bergantung kepada orang lain. Maka kalau kita bisa seperti itu, di surat Syba 15 itu disampaikan inilah negara yang kita inginkan. Baldatun thyibatun warbun gofur. Terjemahan orang Jawa itu adalah gemah ripa loh, jinawi, toto tentrem, kerto raharjo. Kalau baldatun thyibun itu artinya negara yang baik. Diartikan negaranya itu tanahnya su subur. Kalau nyanyiannya Kus Plus itu gimana, Pak? Nah, itu jadi kita melempar tongkat, tongkat itu jadi tanaman. Dari tanaman itu kemudian muncul buah buahan bisa makan saking suburnya. Baldatun thyyibatun. Jadi negara yang subur, makmur, aman ya sudah sesuai tentrem kertoraharjo. Warabbun gfur serta Allah memberikan pintu maafnya. Insyaallah mudah-mudahan kajian pada kesempatan siang hari ini menjadi ilmu yang manfaat. Amin. Kita berdoa mudah-mudahan negara kita ini menjadi negara yang aman, yang baldatun thyibatun warbun gofur. Amin. Amin ya rabbal yang hadir mudah-mudahan sehat walafiat. Keluarganya sakinah mawaddah warahmah. Putra-putrinya saleh salehah. Dan mudah-mudahan diberikan umur panjang oleh Allah subhanahu wa taala. Alfatihah. Auzubillahiminasyaitanirrajim. Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahiabbil alaminahman. Iyaka na'budu wa iyaka nasta'u ihdinasiratal mustaqim. Auzubillahiminasyaitanirrajim. Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma sholli wasallim ala sayyidina Muhammadin wa ala alihi wasohbihi wabarik wasallim. Amdulillahbilamin. Allahummafirlana dunubana waliwalidina warhamhuma kama rbayana sigoro waliyaikhina walimasyaikhina waliman ahabbana walimanana ilaina walita huquqi wajibati alaina allahumma ya muyassir kulli asir yassir lana asir ya jami liyaum laba f inallaha la yukhliful miat ijma azwajina walna lil muttaqina imamaan musliminana nurfirlana inakaa qirbana hasanah Subhanakallahumma wabihamdika asadu alla ilahailla anta astagfiruka wa atubu ilaik. Wasallallahu ala sayyidina Muhammad. Walhamdulillahiabbil alaminiril asril fatihah. Hadirin jemaah sekalian yang berbahagia, sampai jumpa pada saat program ASN mengaji di tema yang akan datang. Kurang lebihnya mohon maaf. Akhiron wallahul musta'an ila sabilir rahmanalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih. Demikianlah tadi kajian ASN Mengaji Seari 14. Semoga dengan meneladani bagaimana perjuangan Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam, kita selalu mendapat syafaatnya. Amin. Amin ya rabbal alamin. Kurang lebihnya mohon maaf. Akhirul kalam wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. [Musik]