Transcript
VBPMw9dhJIM • ASN Mengaji Seri 14 | 2025 - Meneladani Bagaimana Perjuangan Nabi Muhammad SAW Mengisi Kemerdekaan
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/BPSDMJATIMTV/.shards/text-0001.zst#text/0254_VBPMw9dhJIM.txt
Kind: captions
Language: id
Kedua kalinya selawat serta salam
marilah kita haturkan kepada junjungan
kita Nabi Besar Muhammad sallallahu
alaihi wasallam yang telah memberi
bimbingan
tuntunan hidup berumah agama Islam. Para
jemaah salat zuhur Masjid Al-Huda yang
dirahmati Allah subhanahu wa taala.
Pada kesempatan siang hari ini, marilah
kita ikuti bersama kajian ASN mengaji
yang akan disampaikan oleh Ustaz Dr. H.
Muhammad Faizin
dari UNINSA. Kepada beliaunya kami
persilakan.
Asalamualaikum
[Musik]
warahmatullahi
wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh.
Bismillah. Alhamdulillah.
Alhamdulillah ala nikmatillah
wa ala sihati lillah
wa alal fursil lillah
wa alal istiqlali lillah.
Wasalatu wassalamu ala rasulillah
sayyidina Muhammad ibni Abdillah.
alihi
mawalah
wala haula wala quwwata illa billah
rbisrohli sodri wa yassirli amri
wahlul uqdatan min lisani yafqohu qauli
waj'alli wazirom min ahli
saadatal qurama alaizah alfudola
Para alim,
para
jemaah Masjid Al-Huda BPSDM,
serta
komunitas
pengajian ASN mengaji
seri yang ke-14
2025. serta para pemirsa,
para followers
yang ada di BPSDM program ASN mengaji
yang senantiasa kami banggakan.
Serta tidak lupa pimpinan tertinggi
BPSDM Provinsi Jawa Timur
yang
kami muliakan
dan segenap jemaah yang berbahagia.
Izinkan kami di dalam kesempatan yang
berbahagia ini akan menyampaikan tentang
meneladani bagaimana
perjuangan Nabi Muhammad sallallahu
alaihi wasallam dalam mengisi
kemerdekaan
sesuai dengan tema,
sesuai dengan topik, judul,
dan
konteks saat ini. ini bahwa kita berada
di bulan Agustus
2025 dan ketepatan
bahwa kita merayakan
hari ulang tahun kemerdekaan
Republik Indonesia yang ke-80.
dan semua yang hadir.
Saya berharap dan saya berdoa kepada
Allah semoga yang hadir di Masjid
Al-Huda kali ini sehat walafiat. Amin.
Sehat awake. Amin.
Amin.
Tidak kalah pentingnya sehat dompete.
Amin.
Amin ya rabbal
alamin.
Amin ya rabbal
alamin.
Sehat awake dompete gak sehat gak iso
belonjo.
Nikmat yang paling bahagia
adalah
nikmat kemerdekaan.
Kemerdekaan adalah
sesuatu yang diharapkan
oleh setiap hamba di muka bumi ini. Dan
negara
yang paling aman adalah negara
yang merdeka dari berbagai macam
penjajahan
atau kolonialisme
atau ekspans
dan lain sebagainya.
Maka Indonesia ini dalam sejarah
perjuangan mencapai kemerdekaan itu
tepat pada tanggal 17 Agustus
tahun 1945.
Sekarang sudah tahun 2025
hampir 80 tahun adalah usia yang tidak
muda,
akan tetapi usia yang sudah di atas
dewasa.
Maka kita perlu merefleksikan
nikmat dan definisi kemerdekaan yang
sesungguhnya itu apa.
Nah, relasi dan konteks saat ini kita
akan tarik bagaimana
suri tauladan kita,
uswatun hasanah kita, the greatest
person, manusia yang paling agung yaitu
Rasulullah Muhammad. sallallahu alaihi
wasallam.
Bagaimana Rasulullah Muhammad sallallahu
alaihi wasallam
ketika memperjuangkan Izul Islam wal
Muslimin ini juga mengalami berbagai
macam ancaman, gangguan, hambatan,
bahkan hinaan.
Jadi Rasulullah pun diuji oleh Allah
Subhanahu wa taala sebelum mencapai
kemerdekaan.
sebelum mencapai kesuksesan.
Jadi kalau Bapak-bapak di rumah kok
merasa tertindas ya
oleh istrinya,
berarti belum merdeka secara
komprehensif.
Pakih
Pakih.
Jenengan merdeka sudah 100%
apa masih 50%?
Oh, berarti masih dijajah ini.
Nah, Rasulullah Muhammad sallallahu
alaihi wasallam itu durasi berjuang
untuk mencapai kemerdekaan
sekaligus
mengalami yang namanya revolusi yang
luar biasa.
itu dalam sejarah tertulis 23 tahun, 13
tahun berjuang di kota Makkah dan 10
tahun berjuang di kota Madinah
atau tepatnya 22 tahun, 2 bulan, dan 22
hari.
Pakih
panjenengan mengabdi di BPSDM ini sudah
lebih dari 20 tahun kan? lebih
lebih
lebih ya
lebih
berarti nanti mendapatkan penghargaan
satya lencana.
Wah alhamduillah
kalau sudah di atas 30 tahun berarti
sebentar lagi
pensiun
pensiun.
Nah,
Bapak Ibu sekalian
tentu
waktu yang begitu lama 13 tahun
tapi dalam konteks sejarah
itu dianggap revolusi. Evolusi itu
adalah perubahan yang super cepat
untuk
mengubah masa jahiliah
to
change the darkness aid to the likess
age for 22 years mencapai 23 tahun itu
waktu yang sangat cepat. Sementara
bangsa Indonesia ini mencapai
kemerdekaannya.
Ketika dijajah Belanda itu hampir 350
tahun. Ketika pertama kali datang
penjajah Belanda itu tahun 1496
sekian.
Nah, Rasulullah
mengubah kegelapan menjadi sesuatu yang
terang benderang dari zaman jahiliah itu
hampir 23 tahun. Jadi dianggap bukan
evolusi, tapi gerakan yang namanya
revolusi.
Minadzulumati ilan nur. Dari kegelapan
menuju dunia yang penuh dengan cahaya.
Nah, mari kita lihat tonggak sejarah
Rasulullah itu adalah ketika melakukan
proses hijrah, Bapak, Ibu sekalian.
Ketika Rasulullah pertama kali
syiar dakwah dengan
sembunyi-sembunyi.
Ya, sembunyi-sembunyi.
Karena Rasulullah pada saat itu
menghadapi
masa sekelas Umar bin Khattab. Yang
belum masuk Islam pada saat itu adalah
manusia yang paling garang.
Jadi Rasulullah
berdakwah itu door to door dari saudara,
dari kerabat-kerabatnya itu.
Bahkan ketika Rasulullah Muhammad
sallallahu alaihi wasallam
paling garang itu adalah menghadapi
orang-orang kafir Quraisy,
suku
dari pendahulu-pendahulu
kakek neneknya Rasulullah Muhammad
sallallahu alaihi wasallam. Bahkan
ketika Islam mulai dikenang, mulai
dikenal di Semenanjung Arabia pada saat
itu tidak langsung diterima.
Ono opo iku? Kok kumpul-kumpul?
Rasulullah menyampaikan ya wahyu ya
menyampaikan kebenaran
ya yang itu mengancam terhadap keyakinan
pendahulu-pendahulunya.
Nah,
karena ancaman yang seperti itu agama
pendahulu-pendahulu Rasulullah, kakek
neneknya,
maka pada saat itu berupaya orang-orang
kafir Quraisy itu untuk menjungkalkan
Rasulullah. Biasa ada gangguan Bapak Ibu
sekalian. Memang setiap kebaikan itu
tidak semua diterima.
Ini Bapak Ibu sekalian menjadi kaidah.
Bahkan ketika kita hidup juga begitu.
Sesuatu yang baik itu belum tentu
diterima dengan baik. Baik pun itu
kadang kala juga menjadi
hal yang tidak baik bagi orang lain yang
terganggu termasuk Rasulullah.
Nah, ketika Rasulullah Muhammad
sallallahu alaihi wasallam
merasa terancam di kota Makkah, maka
Allah menurunkan wahyu, fasda bima
tummaru wa a'rid anil musyrikin. Jadi
Rasulullah diperintahkan oleh Allah
untuk melakukan proses hijrah.
Nah, maka di sanalah Rasulullah membawa
orang-orang muhajirin, orang yang
berhijrah. Berarti sahabat-sahabatnya,
kerabat-kerabatnya yang ikut Rasulullah
menuju Madinah.
Belum Madinah pada saat itu masih Yasrib
gitu ya. Yasrib dalam sejarah itu
Yasrib.
Nah, ketika Rasulullah melakukan
perjalanan itu
membawa orang-orang berhijrah yang
namanya orang muhajirin.
Banyak di Indonesia ini masjid-masjid
dinamakan masjid muhajirin.
Kemudian orang yang sebagai tuan rumah
namanya kaum Anshar.
Makanya dinamakan gerakan pemuda Ansar,
macam-macam ya. Jadi Muhajirin sama
Anshar. Nah, Rasulullah membawa ke
Makkah ini membawa perubahan yang luar
biasa.
Nah, satu di antaranya adalah ketika
Rasulullah melakukan
perjanjian yang disebut dengan piagam
Madinah.
Maka dari itu ketika Rasulullah sampai
di Madinah maka orang-orang
penulis sejarah itu mengatakan
Muhammad he was not only the leader of
religion
but also a statement.
Disampaikan oleh Philip Kahiti dalam the
simple life of Muhammad itu dinyatakan
bahwa Rasulullah itu tidak sekedar hanya
sebagai seorang pemimpin agama,
tidak hanya menjadi seorang pemuka
agama,
tetapi beliau adalah seorang negarawan.
Pada saat di Madinah itu Rasulullah juga
menjadi pemimpin sosial, mengatur
tentang toleransi,
tentang nilai ekonomi, tentang
perdagangan dan lain sebagainya dan lain
sebagainya.
Nah, inilah sehingga hijrah ke Kota
Madinah ini adalah sebuah harapan baru,
nyuhup.
Nah, maka piagam Madinah ini juga
dikenal sebagai Misok Almadinah. Disebut
sebagai awal mula perjanjian. Di mana di
Madinah ini adalah ada harapan baru
disebut sebagai bagian dari masyarakat
modern di mana Rasulullah juga melakukan
perjanjian dengan orang-orang selain
muslim, non muslim juga.
Jadi kalau saat ini ada moderasi
beragama, maka sebetulnya nilai-nilai
internalisasi
itu sudah dilakukan oleh Rasulullah
ketika pada saat hijrah di Kota Madinah.
termasuk mendamaikan suku yang ada di
sana
seperti suku Aus maupun Hazras pada saat
itu.
Nah,
ini adalah bagian bagaimana aspek
kemerdekaan dan perjuangan Nabi di
Madinah.
Jadi
jemaah sekalian yang berbahagia,
maka aspek dan dimensi kehidupan pada
saat di kota Makkah itu sudah dilakukan
Nabi. Setelah melakukan hijrah
kejaran orang-orang kafir Quraisy di
Makkah itu, maka Rasulullah banyak
melakukan terobosan. Apa yang harus
dilakukan Rasulullah setelah perjuangan
Rasulullah itu diterima oleh orang-orang
ansar di sana di Madinah? Apa yang d
pertama kali? Jadi unta yang dibawa
Rasulullah pada saat itu
diterima oleh orang-orang ansar dan di
sanalah Rasulullah pertama kali
membangun masjid.
Nah, masjidnya yang di Madinah yang
terkenal Masjid Nabawi
itu. Ya Allah, saya doakan panjenengan
semua bisa hijrah atau bisa umrah atau
haji ke tanah haram baik ke Makkah
maupun Madinah. Amin ya rabbal Amin ya
rabbal alamin. Nah, kemudian Rasulullah
juga melakukan bagaimana ketika
masyarakat Madinah itu dalam melakukan
komunikasi,
maka dibentuklah seperti baitul mal
untuk melakukan perdagangan menggunakan
mata uang.
Kalau barter kan sudah lama, Bapak Ibu
sekalian.
Jadi tukar barang lah ini sekarang
disatukan melalui mata uang. Kemudian
secara pertahanan juga melakukan
perjanjian bagaimana kalau Madinah ini
diserang oleh
musuh. Maka di situ juga melakukan
kesepakatan-kesepakatan.
Jadi secara
modern
itu sudah dilakukan Rasulullah Muhammad
sallallahu alaihi wasallam. ekonomi,
kemudian dari sisi keagamaan.
Nah, maka reformasi sosial dan
pembentukan masyarakat madani. Jadi,
masyarakat madani itu adalah memperkuat
civil society. Istilahnya civil society
itu adalah masyarakat sipil. Bagaimana
penguatan masyarakat sipil itu diberikan
melalui pembentukan sosial masyarakat
madani. Satu di antaranya
mempersaudarakan Muhajirin dan Anshar.
Jemaah yang berbahagia,
ya tentu ketika Rasulullah berdakwah
dengan membawa
Muhajirin dan Ansar ini juga pada saat
itu ya terjadi juga saling iri- mengiri.
Ya, tapi Rasulullah berusaha untuk
melakukan
bahwa
pondasi solidaritas umat ini harus
dibangun. Kalau kita ya fondasinya
Pancasila sila ketiga persatuan
Indonesia.
Jadi pendahulu kita
untuk mempersatukan Indonesia ini
bersatu itu disatukan dalam Pancasila.
Lima dasar ini. Jadi Ketuhanan Yang Maha
Esa itu dasarnya adalah qul huallahu
ahad.
Jadi tidak menyebut Allah,
Ketuhanan Yang Maha Esa itu menjaga
kerukunan umat.
yang pada saat itu memang bangsa
Indonesia itu sebelum Islam masuk sudah
ada agama yang lain. Itu adalah
bagaimana nilai-nilai Islami itu ada.
Tidak harus diformilkan
sampai persatuan Indonesia sampai
terakhir keadilan sosial. Jadi
Rasulullah ketika memecahkan masalah
juga melakukan
dengan permusyawaratan,
perwakilan.
Nah, itu
kalau dalam Al-Qur'an wasawirhum bil
amri.
Maka musyawarahlah
setiap persoalan, setiap problematika
itu sudah diimplementasikan
oleh Rasulullah pada saat zamannya
Rasulullah memimpin negara Madinah.
Kemudian menyatukan suku-suku dan
komunitas majmuk di Madinah. Yang jelas
karena Rasulullah itu orang luar pada
saat itu dan langsung didapuk menjadi
pemimpin. Maka pada saat itu juga harus
menyatukan seluruh suku yang ada di
sana.
Kemudian pembangunan masjid. Nah, inilah
masjid sebagai pusat kegiatan pada saat
itu. Aktivitas baik Ansar maupun
Muhajirin pada zamannya. Kemudian
penguatan ekonomi, kesejahteraan sosial.
Kemudian pembentukan sistem ekonomi
Islam yang berkeadilan. Nah, ini yang
berkeadilan.
Jadi kalau negara kita ini masih ada
korupsi
berarti belum merdeka secara total. Ya,
kalau
pendapatannya itu merampok
dari pajak yang dinaikkan dari
250, ada yang 500, ada yang 1000, ada
yang 2.000% ini berarti
bahaya. Ini akan menjadi bumerang ya.
Nah, ini menjadi warning. Bapak, Ibu
sekalian, jemaah sekalian, pemirsa yang
berbahagia.
Nah, kalau Rasulullah itu ada yang
berkeadilan.
Pembentukan sistem ekonomi Islam yang
berkeadilan. Jadi,
bagi orang-orang yang tidak mampu
dijadikan perhatian oleh Rasulullah.
Kalau zamannya Umar Ibnu Khattab itu
malam-malam itu membawa beras. Mana
rakyatku yang belum makan ini? Bawa
beras, bawa gandum dicari. Nah, kalau
sekarang di tahun 2025
ini pajaknya ini naik, ini menjadi
perhatian ya, perhatian.
Jadi mudah-mudahan bangsa kita ini
merdeka ya. Merdeka secara
menyeluruh. Merdeka dari
penjajahan baik dalam negeri maupun luar
negeri. Negara kita itu berdaulat.
Kemudian militer juga kuat.
Nah, tentu Rasulullah juga mendapatkan
tantangan dan keteladanan.
Jadi, mengatasi berbagai permasalahan
dan konspirasi.
Jadi, zamannya Nabi itu juga banyak
sengkuni-sengkuni, Bapak Ibu sekalian
ya. Terus zamannya Nabi itu semuanya
baik
lak selesai.
mesti ada problematika itu saling iri
satu sama lain.
Jadi nabi itu memiliki karakter
kepemimpinan yang harismatik dan
demokratis. itu sudah diakui.
Sehingga kalau Rasulullah pada
zaman saat ini ditulis oleh seorang
orientalis barat yaitu Michael H dalam
bukunya A 100 rank the most influent
person history yang berjudul 100 tokoh
yang berpengaruh abad ini itu
menempatkan Rasulullah Muhammad
sallallahu alaihi wasallam. Padahal
Michael Hard itu bukan orang Islam.
Michael H itu adalah orientalis.
Orientalis itu adalah orang yang tidak
beragama Islam tapi mempelajari tentang
budaya-budaya Islam.
Kemudian relevansi keteladanan Nabi bagi
konsep kemerdekaan dan pembangunan
bangsa yang modern. Jadi zaman pada saat
itu juga sudah muncul yang namanya
ee pembangunan
pendidikan.
Nah, kita ini merdeka itu kalau
ekonominya sudah mapan,
pendidikan murah,
ekonomi naik,
pajaknya murah.
Nah, pajak gratis enggak iso bangun
nanti, Pak.
Enggak bayaran sampean.
Nah, mari kita lihat.
Allah menggaris bawahi tentang bagaimana
ketika kita merdeka itu
walau anna ahlal quro amanu wattaqau
lafatahna alaihim barokatim minasamaai
wal ard.
Surah Al-A'raf ayat 96 ini menyatakan,
"Seandainya penduduk negeri itu beriman
dan bertakwa kepada Allah, maka akan
dibukakan keberkahan langit dan bumi.
Airnya cukup,
kemudian orang bertani juga panennya
baik, tidak banyak
penyakitnya.
Kemudian pegawai-pegawai
ASN maupun pegawai-pegawai
yang ada di kementerian
juga gajinya
naik. Tidak DPR saja ya. DPR 1 hari itu
Rp3 juta. Itu benar enggak ya? 1 bulan
Rp100 juta katanya. Masyaallah
ya Allah.
kita gajinya tidak
tidak seimbang ya.
Nah, tukinnya juga mudah-mudahan
lancar gitu. Ah, yang penting lagi rumah
tangganya sakinah mawaddah warahmah.
Amin.
Amin ya rabbal Amin ya rabbalin.
Itu kalau kita bersyukur kepada Allah.
Kuncinya adalah walau anna ahlal quro
amanu wattaqau
iman dan bertakwa
maka negeri ini akan aman.
Jadi kalau ketika Nabi Ibrahim itu
waidqola Ibrahimu rbi ja'al hadza
baladan aminah. Ketika Nabi Ibrahim itu
berdoa ketika datang di kota Makkah yang
begitu tandus panas, tidak ada pohon
pohonan itu Nabi Ibrahim berdoa, "Ya
Allah, jadikan
rbi ja'al hadza baladan amina. Jadikan
negeri ini menjadi negeri yang aman.
Warzuq ahlahu dan memberikan rezeki
kepada penduduknya itu dari
tumbuh-tumbuhan, buah-buahan."
Ya, Makkah, negara Makkah Madinah itu
masyaallah makmur.
Nah, ini kisah surah Al-A'raf.
Kalau kita bersyukur, tapi kalau walakin
kadzabu faakodnahum bima kanu yaksibun.
Ketika kalian tidak bersyukur
alias walakin kadzabu, dusta.
Wae sembahyang gak sembahyang,
wae poso gak poso. Wa bayar pajak
demo gitu.
Walakin kadzabu kata Allah itu maka
nikmat itu aku akan cabut dari sisimu.
Makanya dalam Al-Qur'an itu disebutkan
imma sakuro wa imma kafuro. Sebagian ada
yang bersyukur, sebagian ada yang kufur.
Ya memang itulah
karakter dan
manusia.
Ya, begitu.
Ada yang syukur, ada yang kufur.
Kemudian di dalam surah Ar-Ra
ayat 11
yang terpenting
innallaha la yugayyiru maa biquin hatta
yugayyiru maa biamfusihim.
Allah tidak akan
mengubah nasib sebuah kaum kecuali
mereka mengubah apa yang ada pada diri
mereka sendiri.
Jadi kita juga harus berdiri kokoh,
berdaulat tidak hanya mengandalkan utang
dari luar negeri.
Kalau kita hanya mengandalkan utang dari
luar negeri, nanti kita gampang ditekan.
Kalau gampang ditekan, berarti kita akan
dijajah.
Akhirnya pulau-pulau ini habis nanti
untuk bayar u utang. Masyaallah.
Jadi kita sebagai suami juga harus
berdaulat.
Gajinya jangan dikasihkan istri semua.
Nanti habis sampai gak berdaulat.
Ya ono ono
du lanang, ono duit wedok.
Jadi kita harus berdaulat. Innallaha la
yugyiru ma biquin hatta yugayyiru ma
bianfusihin.
Kita juga harus kuat, Bapak, Ibu
sekalian. kuat secara fisik, kuat secara
pendidikan, kuat secara ekonomi, kuat
secara otoritas.
Sehingga kita tidak bergantung kepada
orang lain. Maka kalau kita bisa seperti
itu, di surat Syba 15 itu disampaikan
inilah negara yang kita inginkan.
Baldatun thyibatun
warbun gofur. Terjemahan orang Jawa itu
adalah gemah ripa loh, jinawi, toto
tentrem, kerto raharjo.
Kalau baldatun thyibun itu artinya
negara yang baik. Diartikan negaranya
itu tanahnya su subur.
Kalau nyanyiannya Kus Plus itu
gimana, Pak?
Nah, itu jadi
kita melempar tongkat, tongkat itu jadi
tanaman. Dari tanaman itu kemudian
muncul buah buahan bisa makan saking
suburnya. Baldatun thyyibatun.
Jadi negara
yang subur, makmur,
aman ya sudah sesuai
tentrem kertoraharjo. Warabbun gfur
serta Allah memberikan pintu maafnya.
Insyaallah mudah-mudahan kajian pada
kesempatan siang hari ini menjadi ilmu
yang manfaat. Amin.
Kita berdoa mudah-mudahan negara kita
ini menjadi negara yang aman,
yang baldatun thyibatun warbun gofur.
Amin. Amin ya rabbal
yang hadir mudah-mudahan sehat walafiat.
Keluarganya sakinah mawaddah warahmah.
Putra-putrinya saleh salehah. Dan
mudah-mudahan diberikan umur panjang
oleh Allah subhanahu wa taala.
Alfatihah.
Auzubillahiminasyaitanirrajim.
Bismillahirrahmanirrahim.
Alhamdulillahiabbil alaminahman.
Iyaka na'budu wa iyaka nasta'u
ihdinasiratal mustaqim.
Auzubillahiminasyaitanirrajim.
Bismillahirrahmanirrahim.
Allahumma sholli wasallim ala sayyidina
Muhammadin wa ala alihi wasohbihi
wabarik wasallim. Amdulillahbilamin.
Allahummafirlana
dunubana waliwalidina warhamhuma
kama rbayana sigoro waliyaikhina
walimasyaikhina
waliman ahabbana walimanana ilaina
walita huquqi wajibati alaina allahumma
ya muyassir kulli asir yassir lana asir
ya jami liyaum laba f inallaha la
yukhliful miat ijma
azwajina
walna lil muttaqina imamaan
musliminana
nurfirlana
inakaa
qirbana
hasanah
Subhanakallahumma wabihamdika asadu alla
ilahailla anta astagfiruka wa atubu
ilaik. Wasallallahu ala sayyidina
Muhammad. Walhamdulillahiabbil
alaminiril asril fatihah.
Hadirin jemaah sekalian yang berbahagia,
sampai jumpa pada saat program ASN
mengaji di tema yang akan datang. Kurang
lebihnya mohon maaf. Akhiron wallahul
musta'an ila sabilir rahmanalamualaikum
warahmatullahi
wabarakatuh.
Terima kasih. Demikianlah tadi kajian
ASN Mengaji Seari 14. Semoga dengan
meneladani bagaimana perjuangan Nabi
Muhammad sallallahu alaihi wasallam,
kita selalu mendapat syafaatnya. Amin.
Amin ya rabbal alamin. Kurang lebihnya
mohon maaf. Akhirul kalam
wasalamualaikum
warahmatullahi
wabarakatuh.
[Musik]