Transcript
TguJSklHqok • ASN Mengaji Series 18 | 2025 - Fiqh Safar: What and How? (Eps. 03)
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/BPSDMJATIMTV/.shards/text-0001.zst#text/0270_TguJSklHqok.txt
Kind: captions Language: id Lupa loh ya, bukan melupakan diri. Beda. Kalau jenengan kan kadang-kadang melupakan diri. Orang yang memang lupa. Loh, apa mungkin ada orang lupa? Dulu ulama-ulama dulu itu kalau ngarang kitab itu kadang-kadang sampai lupa waktu. Dia sampai asyik ngarang gitu ya. Asik ngarang mulai pagi tiba-tiba sore. Itu pernah terjadi aa maanha atau orang yang tidur kemudian bangunnya setelah keluar waktu salat. Fakafaratuha ayyusolliha idza dzakaraha. Kata Rasulullah sallallahu alaihi wasallam, orang yang seperti ini kafaratnya, penebusnya adalah dia salat ketika dia lupa. Maka ini yang kemudian harus dilakukan pun orang tidur itu ada tiga kemungkinan, Pak. Orang tidur itu ada tiga kemungkinan. Satu, ada orang tidur setelah masuk waktu salat dia kemudian tidur, wis zuhur, wis eruh zuhur azan. Jenengan tidur karena capek. Jenengan punya keyakinan nanti kalau saya tidur pasti bangun jam 4. Kok tetap turu durung salat. Maka jenengan tidurnya dosa. Nanti ketika jenengan ternyata memang bangun jam .00, maka jenengan qadanya itu tetap hukumnya wajib dan dosa. Paham nggih? Contoh pertama. Contoh kedua, ada orang tidur sebelum waktu zuhur. Jenengan tidur jam 11.00. Ketika jenengan tidur jam 11.00 kok tangi jam .00, maka orang yang seperti ini tidurnya gak dosa. Kenapa enggak dosa? Karena belum masuk waktu. Nanti ketika qada, qadanya wajib tapi dia gak dosa. Karena dia qada bukan karena ada bukan apa karena dia qada karena ada uzur. Apa uzur tudya nggih ngapunten jenengan mek kesel ngelembur ngoten nggih mek pengin turu tapi ojo gawe rutinan Pak. Engok diki dikandani gawe rutinan. Ojo gawe rutinan nggih. Mbok menowo jenengan mbok menowo ngelembur gitu kan bangun jam . Kalau mau tidur jangan sampai azan subuh. Usahakan tidur jam mbok menowo tangine jam usoli fard subhi kawanan lillahi taala itu jenengan ndak dosa. Tidurnya juga ndak dosa. Kenapa? Karena tidurnya sebelum masuk waktu. Tapi kalau jenengan nonton Liga Champion, Liga Champion iku biasane marine pas Tarhem kawit mari. Kemudian jenengan pulang setelah lihat Liga Champion Tarhem mari ngono azan. Maka kalau seperti ini jenengan kemungkinan jenengan kalau tidur bangun jam .00 maka tidurnya hukumnya haram. Harus salat dulu baru baru tidur. Paham nggih? Pun ini kata Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Hadis kedua Rasulullah apa pernah qada salat? Pernah sekali. Jadi Rasul sallallahu alaihi wasallam itu pernah qada salat sekali. Apa hadisnya? Hadis riwayat Imam Muslim dari Abu Hurairah. Arrasna maa Nabiillah sallallahu alaihi wasallam. Abu Hurairah cerita, "Kami pernah suatu ketika singgah dari perjalanan bareng Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Perjalanan jauh beliau nyampai di satu lembah. Di lembah itu kemudian Rasulullah sallallahu alaihi wasallam istirahat mungkin jam . jam . Kesal. Rasulullah di hadis yang lain itu ngomong ke Bilal, "Bilal, kamu jangan tidur nanti kalau subuh dibangunkan." Ternyata Rasulullah sallallahu alaihi wasallam itu bangun karena terik sinar matahari. Berarti sampai jam berapa, Pak? Ya jam wahan. Kalau di hadis ini, hatta nastaiqid hatta tholaatyams. Beliau itu bangun ketika matahari sudah terbit. Maka Rasulullah di hadis yang lain tanya ke Bilal, "Bilal, kamu kok ketiduran?" Bilal jawabnya pintar, "Pak, karena saya mengalami apa yang engkau alami." Podo ngantuk. "Eh, Rasul ini kata Bilal." Nah, Rasul sallallahu alaihi wasallam itu bangun jaman, jam lah. Jadi, ketika materi sudah terbit, maka Rasulullah sallallahu alaihi wasallam langsung beliau memerintahkan sahabat untuk pindah dari lembah itu. Kata Rasulullah, "Ayo kita pindah. Karena lembah ini banyak setannya. Saking banyak setannya, sampai-sampai kita tidur ndak krungu azan. Sampai-sampai kita tidur tidak tahu masuknya waktu dan sampai keluar waktu. Maka Rasulullah sallallahu alaihi wasallam pindah di satu lembah. Beliau kemudian minta air dan beliau wudu dan beliau kemudian salat subuh. Berarti salat subuhnya jam berapa? Jam .00. Tapi sepisan, Pak. Seumur hidup, Pak. Kalau jenengan berapa kali, Pak? sering dua kali kawanan lillahi taala itu kan sering Rasulullah itu seumur hidup sekali itu pun karena mkenya kecapekan kecapekan dan itu bukan hanya satu orang semuanya sak rombongan jadi bareng makanya di hadis ini di hadis yang lain Rasulullah sallallahu alaihi wasallam itu salat qobliah subuh kemudian salat subuh berjamaah jadi orang salat qada itu masih sunah jemah mbok menowo kantor ini Pak kantor Ini BPSDM ngelembur ngono turu jam kabeh tangine serempak jam itu sunah Pak tapi gak usah azan Pak supaya orang-orang enggak bingung iki azan opo jam pagi inih nah kalau seperti itu boleh jenengan kemudian jemah subuh berjamaah waktunya jam 8 qadaan itu hadisnya sahih Rasulullah sallallahu alaihi wasallam ketika qada salat subuh itu salatnya jemah dan sebelum itu beliau masih salat qobliah subuh Paham nggih? P ini hadis tentang dalil orang salat qada pun. Maka para jemaah yang saya hormati, ulama kemudian membagi qada itu ada dua. Satu ada qada karena uzur. Apa qada karena uzur? Qada karena uzur itu adalah orang yang salatnya sampai keluar waktu karena tidur atau lupa dengan catatan tadi nggih, tidurnya sebelum masuk waktu. Jadi kalau umpama jangan tidur jam jam 11.00, bangun jam .00 itu namanya kana ada uzur. Tapi kalau jenengan zuhur jam 12.00 sik kawit turu tangi jam . Maka dia bukan karena udur. Paham nggih? Jadi karena uzur itu satu karena lupa, nomor dua karena tidur dan tidurnya sebelum waktu. Ini kata ulama tidak dosa dan ndak wajib segera. Jadi ngapunten jenengan umpomo turu jam bengi kawit tangi jam .00 sudah subuh gak? Sudah subuh waktunya sudah habis. Sudah habis. Orang yang seperti ini tidurnya enggak dosa. Nomor dua, andaikan dia bangun kok luwih durunge salat manganan mangani sik entek sak wakul itu gak dosa. Karena dia salat qadanya karena uzur. Tapi kalau jenengan subuh jam kawit turu jam . Sudah masuk waktu jenengan baru tidur. Bangun jam .00 Tidurnya dosa, salatnya tidak karena uzur. Maka kalau bangun wajib segera. Ndak boleh makan, ndak boleh opo maning rokokan entek sak lencer. Ndak boleh. Harus segera salat karena dia karena tanpa uzur. Paham nggih? Jadi orang salat itu ada dua. Qada karena uzur, karena tidak karena uzur pun. Ini yang kemudian harus dipahami. Nah, pertanyaannya ini sering ditanyakan, Pak Ustaz, bagaimana orang yang tobat dulu zaman jahiliah pernah ndak salat, saiki wonge wis tobat. Apakah wajib mengqada salat yang pernah ditinggalkan? Mayoritas ulama mengatakan wajib. Bahkan Imam Nawawi mengatakan, ulama sepakat ijmak bahwasanya orang yang meninggalkan salat dengan sengaja itu wajib diqada. Alasannya simpel. Kalau yang lupa saja wajib diqada, opo maning sing sengaja. Paham nggih? Makanya orang punya hutang salat itu namanya orang punya hutang. Orang punya hutang itu disahur isik baru njaluk sepuro. Jenengan utang nang tonggo Rp1 juta. Salah wis telat. Kemudian ketika mau nyaur ngomonge ndak usah disaur naluk seprot took iku ditempiling apao ndak Pak? Loh sama jenengan tuh dulu pernah ndak salat berarti kan punya utang salat. Kalau jenengan punya hutang salat ndak cukup naluk sepuro, ndak cukup moco istigfar. Sauren isik baru moco istigfar. Makanya tobatnya orang yang meninggalkan salat bukan hanya istigfar diqada. Paham nggih? Ini kata Imam Nawawi. Makanya Imam Nawawi dalam kitab Almajmu sampai mengatakan begini. Ajmaal ulama alladzina yaddu bihim ala anna manoka shatan amdan lazimahu qod. Ulama ijmak kata Imam Nawawi yang ulama yang pendapatnya dianggap ijmak orang yang meninggalkan salat karena sengaja wajib diqada. Walafahum Abu Muhammad Ali bin Hazam. Cuma ada satu ulama yang tidak mengatakan wajib yaitu Muhammad Abu Muhammad Ali Ibnu Hazam dari kalangan Zohiri. Ini kata Imam Nawawi, beliau mengatakan annahu mukhalifun lil ijma batilun min jihatid dalil. Pendapat ini dianggap bertentangan dengan ijma dan dianggap dalilnya batal. Makanya mayoritas ulama mengatakan orang yang qada itu hukumnya wajib kalau dia pernah meninggalkan salat karena sengaja pun. Makanya, Pak, mohon maaf jenengan dulu masa-masa SMA iku paling senang malam Jumat apao malam mingguan? Jumat. Malam Jumat. Masyaallah. Senang tahlilan opo malam mingguan nongkrong loh. Kalau jenengan senang malam mingguan biasanya orang kalau kemudian malam mingguan itu pulang sekolah durunge zuhur, Pak. Kalau Sabtu dulu kan sebelum zuhur sudah pulang ngih. Langsung nongkrong mulai isya. Pertanyaan saya, Pak. Zuhur, asar, magribe kiro-kiro salat tek dalan opo ilang? Itu jenengan itung itu, Pak. Sampeyan nginggalno salat mulai balek, mulai jenengan SMA kan anggaplah jenengan balek umur 12 nggih. 12 itu kan berarti SMP. Nah, jenengan hitung selama SMP, SMA itu berapa tahun jenengan setiap minggunya banyak bolongnya? itu jenengan hitung itu wajib di diqqada. Paham nggih? Ini wajib diqada. Nah, ini yang kemudian kalau bisa kita lakukan pun bagaimana cara mengqada salatnya? Nah, ini akan kita bahas, Pak. Cara mengqada salat satu harus segera dilakukan bahkan tidak perlu terlalu fokus pada salat sunah. Ngapunten. Ngapunten. Bahkan ada ulama yang mengatakan haram salat sunah, Pak. Orang yang punya utang salat itu kata ulama jangan fokus salat sunah, fokus qada salat. Paham nggih? Sama dengan orang punya hutang kalau dia sudah jatuh tempo wajib dibayar. Jangan fokus sedekah, fokus bayar utang. Karena bayar utang itu wajib, sedekah itu sunah. Satu. Nomor dua, ada hadis yang mengatakan selisih pahala wajib dengan sunah itu 1 banding 70. Artinya kalau umpama nanti kita ada salat yang bolong, salat sunah kita itu nembel salat yang wajib, tapi hitungannya 70 salat sunah baru nembel satu salat wajib. Jadi dibandingkan jenengan fokus salat sunah 70 nembel siji atuan fokus ngod karena kalau qada 1 banding 1 paham jenengan salat sunah itu 70 genteni siji. Tapi kalau jenengan qada itu satu genteni satu. Makanya ulama mengatakan wajib kalau jenengan masa-masa jahiliah pernah tidak salat, kalau bisa waktunya dihabiskan untuk mengqada salat bukan salat sunah. Ini kaidah pertama. Dalam kitab albujairimi dikatakan wubadiru bifaitin wujuban infata bila udrin. Wajib orang yang tidak salat karena uzur, dia wajib segera melakukan salat qada kalau itu tidak karena uzur. Ini kata Imam ee Bujaimi alal khatib. Kemudian yang kedua, sunah dikerjakan secara tertib. Zuhur sebelum asar dan sebelum salat reguler pun. Usahakan begini, Pak. Sunahnya kalau jenengan salat tapi gak wajib ngih. Ustaz, boleh gak salat magrib dulu sebelum isya? Boleh. Boleh enggak magrib dulu sebelum asar? Aslinya boleh. Tapi sunahnya urut subuh dulu, zuhur, asar, magrib, isya. Paham nggih? Sunahnya urut meskipun gak wajib. Andaikan gak wajib. Satu. Nomor dua, boleh dilakukan di satu waktu atau boleh jenengan dilakukan bertahap setiap selesai salat reguler. Jadi kalau jenengan pengin salat qada gitu nggih, "Ustaz, saya ada waktu kosong setelah isya." Ya sudah, jenengan salat isya salat subuh, zuhur, asar, magrib, isya, qada. Atau jenengan cicil. Jadi bukan hanya mobil bisa dicicil, Pak. Jenengan qada bisa dicil. Dicilnya bagaimana? Dilakukan setiap selesai. Jadi jenengan sebelum salat subuh nggih ambil ngenteni qat jenengan salat subuh dulu dua rakaat qada. Kan orang ndak tahu Pak kalau qada pak dikiro salat qbliah subuh Pak. Kan gak poo. Sing penting oj ojok kundut Pak. Waktu salat kundut jadi fitnah. Tapi kalau mandaikan jenengan mau salat boleh. Sebelum salat subuh jenengan qada dulu nanti salat subuh. Boleh sebelumnya, boleh setelahnya. Paham nggih? Boleh sebelumnya, boleh setelahnya. Tapi kalau bisa sebelumnya atau nanti dengan salat zuhur, Ustaz, setelah zuhur biasanya itu setelah zuhur itu mepet antara azan dan qat. Ya sudah, zuhur dulu. Setelah zuhur jenengan salat qada. Paham nggih? Kalau zuhur, Pak, aman, Pak. Meskipun jenengan salat empat rakaat aman. Karena salat ba'diyah zuhur itu kan ada yang 4 rakaat. Maka orang akan mengira jenengan bukan salat sunah ee bukan salat waj apa salat qada. Maka di salat sunah sing rodo repot iku magrib Pak. Karena kan ndak ono salat sunah telung rakaat kate ngomong witir durunge isya. Makanya kalau jenengan salat magrib qada itu di rumah saja ya. Kalau jenengan salat magrib qada setelah itu di rumah aman. Isya juga sama. Jadi boleh waktu khusus atau dicicil disamakan dengan setiap salat. Paham nggih? Pun ini yang kemudian ee nah ini yang saya saya sampaikan Pak dalam kitab Iana. Waq sikhuna Ahmad bin Hajar walladzi yadharu annahu yalzamuhu jamiiqahjuahu inrin. Kata Syekh Ibnu Hajar al-Haitami, beliau mengatakan pendapat yang kuat kata beliau wajib cepat-cepat, wajib menggunakan waktunya untuk qada dan haram untuk salat sunah. Makanya kalau saya ditanya, "Ustadz, saya kalau mau qada apakah salat sunah?" Kalau saya anjurkan mending fokus qada. Jangan fokus sunah. Kecuali selesai qadanya selesai. Jenengan salat sunah. Paham nggih? Pun terakhir, orang yang lupa, "Ustaz, berapa yang perlu diqada?" Maka kata ulama, kita perlu menghitung sampai yakin kalau bisa dilebihkan. Jadi kalau jenengan umpama punya utang 100, jenengan salatnya 150, maka yang 50 otomatis jadi salat sunah. Tapi kalau jenengan punya utang 100, kemudian jenengan diqada cuma 50, yang 50 ini masalah ya. Sama dengan jenengan ini, Pak, kalau mangan gorengan itu loh, Pak. Waktu jenengan masih sekolah itu loh, mangan jemblem, mangan gorengan. Sing duwe warung ngomong entek piro, Le? Mangane entek 10. Gelegen banter ngomong entek loro. Nah, sing wolu iku utang. Tapi kalau jenengan makan dua ngomongnya kemudian 10 berarti kan lebih. Lebihnya jadi sedekah sama dengan qada. Jangan kalau bisa kalau ragu ustaz saya qada berapa? Kalau bisa dilebihkan karena kalau lebih menjadi sunah kalau kurang menjadi hutang. Paham nggih? Oh ini terkait masalah qada. Terakhir dari saya Pak Qada untuk orang meninggal. Sebelum saya bahas tentang safar karena ini kaitannya kemarin ada pertanyaan ini ada satu dalam kitab Ianah faidatun man mata wa alaihi q wa alaihi shatun fala qoda wala fidyata wafiin kajamin mujtahidin anaha tuqdo anhu likaril bukirihi. Jadi orang begini, Pak. Salat itu satu-satunya yang harga mati itu bukan hanya NKRI, Pak, tapi salat, Pak. Jadi, jenengan bukan hanya NKRI yang harga mati. Salat itu harga mati. Makanya orang salat itu ndak bisa berdiri duduk. Gak bisa duduk tidur miring. Gak bisa tidur miring tidur terlentang. Gak bisa tidur terlentang wayah disalati. Jadi pilihan salat itu cuma dua, salat atau disalati. Gak ada pilihan lagi. Jadi kalau jenengan hidup pilihannya salat. Kalau gak mau salat ya waj disalati. Makanya jangan sampai kita itu tidak pernah salat di belakang imam. Sekalinya salat langsung tek ngarepe imam. Sampean milih salat tek burine imam apa tok ngarep imam? Jadi ada orang itu, Pak, seumur hidup gak pernah salat di belakangnya imam. Arti gak pernah jemah. Sekalinya salat jemah langsung dek ngarepe imam jadi jenazah. Paham nggih? Jadi orang itu kalau dia masih sakit kayak apapun wajib salat semampunya. Umpama dia enggak bisa wudu, hanya bisa kedap-kedip, ya kedap-kedip. Dan orang seperti ini andaikan meninggal dia tidak wajib qada salatnya, keluarganya gak wajib qada. Kenapa enggak wajib qada? Karena sudah salat. Masalahnya begini, kan banyak di antara kita itu sakit total gak gak salat. Padahal Allah itu kan gampang sakit salatnya isoi. Ada orang selama sakit kok ndak salat. Bagaimana hukumnya? Maka menurut pendapat ulama, ulama berbeda pendapat. Ada yang mengatakan gak usah diqadai, gak usah dibayarkan fidyah. Kenapa? Itu tanggung jawab dia. Ya, biar dia yang bertanggung jawab di hadapan Allah. Cuma ada pendapat sebagian ulama dan ini berdasarkan hadis Bukhari, orang yang seperti ini keluarganya boleh mengqada salatnya. Gak wajib nggih. Jadi kalau saya ditanya, "Ustadz, wajib gak mengqada salatnya orang tua?" Gak wajib. Tapi itu bentuk kebajikan kebaikan anak kepada orang tua. Saya ulang lagi, mengqada salatnya orang tua ndak wajib. Tapi kalau jenengan ikut pendapat sebagian ulama besar itu kemudian kajamin mujtahidin sekelompok ulama yang mengatakan orang yang meninggal boleh diqadai. Artinya ndak wajib paham nggih? Pun wamma ikhtaru jamun min aimmatina. Inilah pendapat yang oleh sekelompok ulama-ulama mazhab Syafi'i itu dipilih boleh diqadai. Wa faali asubuki an ba'di aqorihi. Dan ini yang kemudian dilakukan oleh beberapa ulama. Cara mengqadanya bagaimana? Cara mengqadanya sama, Pak. Jenengan kalau mau qada salat itu jenengan salatnya sama dengan salat biasa. Cuma kalau jenengan niat salat itu kan begini ya. Kalau yang biasanya orang pakai usoli itu kan usolli fard zuhri ini kan kalau yang pakai lengkap kan paket komplit arba rakaatin gitu kan wis ini lengkaplah albaqatin macam-macam kan kan setelah itu kan ada azan nggih kan lah adaannya ini diganti bukan adaan kalau mengqadaai untuk orang mati diganti. ganti apa? Qadaan an siapa? Jadi kalau umpama ibunya berarti qadaan an umi. Nanti dalam hati jenengan salat saya niat salat fardu zuhur ngodi ibu saya namanya siapa di hati begitu ya. Kalau jenengan dilafazkan usoli faduhri qodan an ummi namanya siapa? Kalau itu bapak jenengan maka an abi. Ah bapaknya nggih. Saya niat salat fardu zuhur ngadi bapak saya namanya siapa. Kalau orang lain dikambahi an namanya siapa. Contoh qodoan an fulan bin fulan an Ahmad bin Muhammad. Umpama saya niat salat fardu zuhur mengqada salatnya Muhammad bin Ahmad tinggal ditambahi ini. Paham nggih? Ini cara mengqadai salat. Ada sebagian ulama yang mengatakan tidak diqadai tapi dibayarkan fidyah. Apa fidyahnya? Yudimu an kulli shatin muddan. Dia itu membayar satu mood untuk satu salat. Satu mood itu berapa? Satu mut itu 1/4at sok. Satu shok itu ukuran zakat fitrah. Jadi kalau jenengan zakat fitrah 3 kilo lah. Nggih. Berarti satu so itu seperempatnya berapa? 7,5 ons. Benar nggih. 1 kilo kan 10 ons. Nggih. 1 kilo itu 10 on. Berarti kalau kita qada itu satu salat itu sama dengan 7,5 ons atau kalau jenengan mau digenepkan 1 kilo nggih monggo 1 kilo. Jadi umpama jenengan ibunya atau bapaknya benar-benar gak salat, dilihat waktu sakit gak salat sama sekali. Meskipun ini keliru, Pak. Aslinya harusnya kalau sakit ya jangan yang ngarahkan salat. Mbok menowo ada kejadian wis memang benar-benar ndak salat. Maka yang seperti ini umpama dia salat sakitnya selama 1 bulan, wis kelihatan gak salat. Maka jenengan hitung berarti 1 bulan kan 30 hari per hari dikali 5 berarti nggih kali kalau saya wis gampang sak kilo wis Pak kali 1 kilo berarti kg sak kintal seteng sak kintal setengah itu jenengan berikan ke fakir miskin Ada cara yang kedua, Pak. Cara yang kedua. Cara yang kedua begini, Pak. Jenengan ngasih ini tapi dikasihkan ke santri. Kalau di pondok itu begini, Pak. Jadi ada orang ya punya hutang keluarganya, ada yang enggak salat 1 bulan, berarti kan 150 kilo. 150 kilo itu dalam bentuk uang berapa? Umpama dalam bentuk uang 1 kilonya berapa? K anggap 10 berarti nggih. 150 berarti berapa, Pak? R50 Rp1.500 nggih. Rp1.500. Jenengan Rp1.500 nyari santri 10 atau 20. Uang Rp1.500-nya disedekahkan kepada santri atas nama almarhum. Nanti minta santri untuk mengqada salatnya almarhum. Jadi dapat dua. Fidyahnya dapat, ngadainnya juga dapat. Cuma kalau saya jenengan sebagai anak me ono baktine ojo diseran santri kabeh. Usahakan jenengan ambillah apa satu apa 5 hari apa 1 minggu jenengan yang juga mengqada. Paham nggih? Pun ini yang terkait mengqadai orang meninggal. Sebelum saya lanjut ke fikih safar ada yang mau tanya? Monggo. Monggo, Pak. Ada yang tanya. Kalau enggak ada saya aja, Ustaz. Oh, nggih. Monggo, monggo, monggo, monggo. Tadi untuk ee mengqada salat itu perlu diingat bahwa jumlah yang diqada berapa? Ketika orang itu lupa saking terlalu banyak yang ditinggal lupa. Ee bagaimana cara mengqada? Hitungannya lupa. Apa bisa dijadikan satu? Katakanlah satu kali, dua kali. Saya kira begitu. Enggih. Jadi kalau kata ulama diperkirakan sampai kita yakin, Pak, kalau bisa ditambah. Jadi memang kalau memang ustaz lupa ya sudah diperkirakan. Contoh ustaz saya zaman jahiliah iku jadi bajingan rong tahun waktu jadi bajingan iku wayahe kumat yo salat ndak kumat yo ndak salat wis hitung rong tahun berarti ndak salat sama sekali berarti kan pasti lebih paham nggih ustaz SMA itu yo kadang-kadang yo malam jumat kadang-kadang yo malam mingguan tergantung sing ngejak me sing ngejak santri malam jumat me sing ngejak sak geng malam mingguan ya sudah jenengan hitung aja Selama SMA berarti per minggunya berapa? Berapa minggu? Paham nggih? Selama 1 tahun itu berapa minggu? Ya sudah itu yang dengan qada. Jadi kata ulama diperkirakan sampai yakin kalau bisa dilebihkan. Ngoten nggih. Ngun ada lagi? Kalau enggak ada saya lanjut dijamak. Lanjut. Untuk pelaksanaannya tadi niku boleh diccil jenengan salat zuhur plus qada, asar qada. Magrib qada, subuh qada, isya qada. Artinya berapa kali qada? Terserah. Kata ulama sak mampunya semakin cepat semakin baik. J kan kita enggak pernah tahu umur, Pak. Jangan jangan jangan jangan utange durung mari wis mati. Makanya kata ulama sak kuate jenengan umpama kuat, Ustaz, saya kuat setiap kali salat dua kali. Ya sudah jenengan paksa dua kali. Subuh berarti dua qada, satu salat reguler. Zuhur dua qada satu reguler. Asar juga sama. Atau kalau jenengan nanti setelah setelah isya nggih, setelah isya jenengan punya waktu kosong, "Ustaz, saya punya waktu 1 jam insyaallah stok salat dua kali, tiga kali cukup ya." Monggo jenengan salat subuh tiga kali, zuhur tiga kali, terus itu semampunya gitu nggih. L ada lagi? Lanjut. Lanjut. Nggih. Kalau enggak ada saya lanjutkan dengan salat jamak. Kemarin kita sudah bahas tentang salat qasar. Hari ini saya akan fokus salat jamak. Insyaallah nanti kita pekan selanjutnya kita akan bahas salat jamak selain perjalanan. Nanti ada salat jamak bukan perjalanan, Pak. Ini saya bahas salat jamak perjalanan. Ya. Contoh salat jamak bukan perjalanan itu apa, Pak? Salah satunya dokter. Dokter itu, Pak, saya pernah ditanya ada. Dokter itu dia jadwal operasi gak bisa ditunda. Jadwal operasi itu jam jam .00 jam 5. Kasus-kasus tertentu itu kalau operasi bisa 5 jam. Nah, ada dokter itu baru operasi jam .00 itu keluar ruangan operasi bisa jam 07. jam 08.00. Pertanyaan saya adalah nasib salat magribnya bagaimana? Masa jedahnya ayo jemah sik operasi ditinggal kan kesus mati i Pak. L paham nggih? Itu nanti ada jamak selain safar. Nah, hari ini kita akan bahas jamak safar dulu. Pun nggih. Pun jamak itu artinya menggabung. Jadi kalau qasar itu meringkas dari empat menjadi dua. Kalau jamak itu menggabung. Artinya salat jamak itu salat zuhur digabung dengan asar, magrib digabung dengan isya. Ini kemarin dalilnya sudah saya jelaskan. kita akan fokus kepada bagaimana ketentuan jamak takdim. Ini juga sudah saya jelaskan. Lebih baik mana jamak takdim atau dengan jamak takhir. Ini sudah saya jelaskan. Saya sekarang fokus ke sini, Pak. Nah, ketentuan jamak takdim. Jadi, kalau jamak takdim itu berarti zuhur ke asar ke zuhur, isya ke magrib dimajukan. Itu jamak takdim. Pertama, kalau jamak takdim wajib tertib. Jadi kalau jamak takdim itu wajib zuhur dulu baru asar dulu, magrib dulu baru isya dulu. Jadi gak boleh begini, Pak. Contoh jenengan masuk masjid sudah mau jemah reguler zuhur kata jenengan dibandingkan nanti ngenteni qat atuan salat asar isik engkok salat zuhore bareng sampai jamak reguler itu ndak boleh. Kalau jamak takdim ndak boleh. Wajib zuhur dulu baru asar wajib urut. Paham nggih? Pun satu. Nomor dua, niat jamak waktu salat pertama. Jadi, niat jamak nanti akan saya jelaskan di perbedaannya. Itu tidak harus ketika azan, ketika takbir, Pak. Jadi ketika takbir Allahu Akbar jenengan ndak niat jamak itu boleh. Nah, nanti akan saya jelaskan ketika perbedaan pun. Kapan niatnya? Waktu di tengah-tengah salat. Allahu Akbar. Sudah salat biasa kan? di tengah-tengah dengan niat, "Ya Allah, saya niat salat zuhur saya, saya jamak takdim dengan asar." Nanti akan saya jelaskan lebih detail. Kalau jenengan lupa tadi waktu salat zuhur lupa gak niat jamak? Padahal nanti asar pasti gak nut salat. Maka kalau jenengan pengin jamak salat lagi zuhur qasar, kalau jenengan safarnya safar qasar, nggih diniati jamak baru nanti jamak asar. Paham nggih? Nun. Kemudian yang ketiga, tersisanya waktu salat pertama. Jadi kalau jenengan salat jamak takdim ya waktu salat zuhur gak boleh jamak takdim wis jam wis asar. Harus ada sisa waktu salat pertama. Yang keempat harus nyambung. Kalau jamak takdim antara salat zuhur dengan salat asar, antara salat pertama dengan salat kedua harus nyambung sekiranya tidak dipisah oleh dua rakaat. Makanya kalau jenengan jamak takdim ojo ake wiridan mari salat langsung salat lagi. Opo maning sarapan rokokan ndak boleh. Paham nggih? Sik sik sik sik rokokane sik ngopine ndak boleh. Harus nyambung kalau jamak takdim. Kemudian kelima menyangka sahnya salat pertama. Keenam masih dalam safar. Ah ini yang sering saya sampaikan, Pak. Kalau jenengan salat jamak takdim atau takhir dan itu qasar harus dalam perjalanan. Ndak boleh nyampai rumah. Ini yang sering terjadi. Makanya dulu saya sering ceritakan kalau saya lontar ngih rumah kan saya lontar. Saya biasanya kalau mau jamak masjid Jasa Marga atau Masjid Attaqwa. Gak boleh saya jamaknya di Masjid Baitul Muttaqin lontar karena sudah masuk area saya. Itu sudah bukan safar. Paham nggih? Nah, jangan daerah mana. Kalau bisa yang paling gampang enak beda kecamatan. Paling enak itu beda kecamatan. Cari masjid yang beda kecamatan gitu nggih. Pun ini jamak takdim. Kalau jamak takhir, jamak takhir itu niatnya pada waktu salat pertama. Jadi ketika jenengan nyetir itu niat. Nah, ini yang ingin saya sampaikan perbedaannya, Pak. Ini ini penting, Pak. Satu, waktu niat. Kalau jamak takdim niatnya itu waktu salat pertama, bukan waktu takbir, Pak. Makanya saya saya nganjurkan orang yang salat jamak niatnya jangan disemuakan waktu takbir kedawan coba jengan niat usolli saya niat salat fardu zuhur jamak takdim dengan asar rakaat disebut pisan dua rakaat qasar ngadap kiblat apa maneng makmuman lillahi taala niate 14 iku insyaallah sampeyan takbire panjang engkuk lali was-was Allah koy ono sing keliru Allah maning sampai 14 Pak. Nggih. Makanya kalau saya niat jamak itu gak usah semuanya waktu takbir. Yang waktu takbir yang wajib cuma empat. Satu niat salat fardunya. Fardunya wajib disebutkan. Niat salat fardu. Fardunya wajib. Nomor tiga. Nama salatnya kalau zuhur zuhur. Saya niat salat fardu zuhur. Yang ketiga, qasar wajib. Karena kalau qasar wajib waktu takbir. Jadi kalau saya salat jamak takdim itu niatnya paling penting empat. Niat salat fardu, zuhur, qasar. Kalau jemaah makmum selesai lillahi taala itu gak wajib. Jadi ketika jenengan takbir itu simpel. Saya niat salat fardu zuhur, qasar makmum lillahi taala Allahu Akbar. Kan ndak dowo. Nanti tengah-tengah salat baru niat jamak. Allahu Akbar. Ya Allah, saya niat salat zuhur saya ini saya jamak takdim dengan asar. Itu cukup gak usah dowo-dowo. Paham nggih? Gak was-was. Misalnya kalau ana lihat dengar orang salat jamak takdim kedawan Allah lali lali lali maneng Allah. Gak mari-mari Pak karena kedawan kalau kita tahu ilmunya gampang. Yang wajib cuma empat. Ingat-ingat fardu salat fardu nama salatnya qasarnya kalau qasar makmum itu to yang wajib. Paham nggih? Pun nanti waktu salat asar lebih gampang gak usah niat jamak sudah waktu asar niat salat fardu asar qasar makmum selesai. Gak usah jamak lagi. Karena niat jamaknya tadi waktu salat zuhur. Paham nggih? Sing paling enak jamak takhir. Jamak takhir itu niatnya kapan? Di waktu salatnya. Bukan pada salatnya. Di waktu salatnya. Saya nyetir jam .00. Saya perkiraan nak nut salat zuhur ini. Paling nanti nyampai jam .00. Berarti kan jenengan jamak takhir lah. Ketika jam .00 itu jenengan niat. Ya Allah saya niat salat zuhur saya saya jamak takhir dengan asar. Di mobil itu niat. Saya niat salat zuhur saya saya jamak takhir dengan asar. Paham nggih? Nanti waktu pelaksanaan gak usah niat jamak. Cukup Allahu Akbar niat salat fardu zuhur qasar lillahi taala. Nanti asar niat salat fardu asar qasar lillah makmuman lillahi taala. Sudah selesai. Paham? Ini yang pertama. Yang kedua, wajib mualat. Kalau jamak takdim wajib cepat antara zuhur dengan asar harus nyambung. Tapi kalau takhir ndak wajib sunah cepat. Jadi ngapunten jangan salat jamak takhir nggih. Salat zuhur asar gitu. Setelah salat zuhur kok ngantuk mar ngo pengin ngopi sak sarapane sak rokokane boleh apa ndak? Kalau jamak takhir boleh. Kalau jamak takdim? Ndak boleh. Paham? Bain. Makanya sing paling enak jamak takhir pak. Paling enak jamat akhir untuk pelaksanaan paling enak jamat akhir yo iso ngopi sampeyan ngantuk mari salat yo iso sarapan yo iso rokokan sing seneng rokokan paham nggih pun yang ketiga salat jamak takdim wajib tertib zuhur dulu baru asar tapi kalau jamak takhir ndak wajib tertib jenengan salat jamak takakhir asar dulu boleh, zuhur dulu boleh, tapi sunahnya tertib zuhur asar. Paham nggih? Ini jamak takdim pun. Nah, saya kira cukup, Pak. Kalau ada yang mau tanyakan saya persilakan. Insyaallah jamak selain safar kita bahas di pertemuan selanjutnya. Monggo kalau ada mau tanyakan. Paham kabeh nggih? Wis paham. Saya senang ngaji di sini, Pak. Cerdas-cerdas, Pak. Ndak butuh tanya, Pak. Langsung paham, Pak. Menar mugo dados ilmu sem manfaat barokah kita oleh Allah jadikan orang yang istikomah. Amin ya rabbal alamin. Bismillah. Alhamdulillahabbilamin Allah shi wasallim ala sayidina muhammad waa ali sayidina Muhammadbanagfirlana waliwalidina warhamhum kama rabbauna allahummafna bimaamtana waimna ma yanfauna wazidna ilma rbana la tuzin qulubana ba'da id haditana wahablana minadunka rahma innaka antal wahab rbana min azwajina wurriyatina qur aun w'alna lil muttaqin akar wasallahu ala sayidina muhammadin waa alihi wasbihi wasallam subhanaabbikaabbil izzati amma yasifun wasalamun alal mursalin walhamdulillahiabbil alamin bibarakatil fatihah ini yang bisa saya sampaikan kurang lebihnya saya mohon maaf. Subhanakallahumma wabihamdika asadu alla ilahailla anta astagfiruka wa atubu ilaik wa ak wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih. Demikianlah tadi kajian ASN Mengaji dengan tema Fikih Safar merupakan episode yang ketiga. Mudah-mudahan bisa memberi manfaat kepada kita semua dalam melaksanakan kewajiban berubah salat untuk beribadah kepada Allah subhanahu wa taala. Kurang lebihnya mohon maaf. Akhirul kalam wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. [Musik] [Tepuk tangan]