Transcript
hDVBbpQBRbo • Forum Konsultasi Pengembangan Kompetensi Community of Practice (CoP) Penyuluh Antikorupsi Tahun 2025
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/BPSDMJATIMTV/.shards/text-0001.zst#text/0275_hDVBbpQBRbo.txt
Kind: captions Language: id dari Bapak Ibu kepada Bapak Ibu. Jadi nantinya kalau ingin difasilitasi pembelajaran secara daring itu feel free disampaikan kepada kami. Kami akan memfasilitasi Zoom meeting gitu ya. Kalau ada nanti kesempatan-kesempatan kami undang seperti ini sehingga membentuk suatu keluarga atau komunitas yang ee sangat hangat kemudian dapat meningkatkan bagaimana ee penyuluhan anti korupsi di Jawa Timur tentunya. Pak Asisten juga nanti ada penandatanganan komitmen Bapak Ibu nanti akan ada perwakilan yang akan menandatangani. ini sudah kali keenam, Pak Asisten tentunya juga ee sering sekali kami undang COP ini tidak hanya untuk ee paksi, Bapak, Ibu sudah ada JFAK, analis kebijakan, analis SDMA, perencana, teman-teman Damkar gitu ya, dan peranata humas juga ada community of interest Bapak Ibu. Kalau interest ini yang tertarik pada satu hal. Jadi kita ada community of interest terkait kebencanaan dari seluruh sektor atau pejabat struktural fungsional. Kalau COP tadi satu background yang sama, penyuluh anti korupsi semua, JFAK dan lain sebagainya. Jadi kami ingin BPSDM Jawa Timur ini mendorong ekosistem pembelajaran tidak hanya di BPSDM Jatim, namun melalui komunitas-komunitas di mana ke depan kita diberikan tantangan ee efisiensi gitu ya. Jadi lebih inovatif, lebih ee adaptif terhadap anggaran-anggaran yang sudah ee menjadi kewajiban kita untuk melaksanakan gitu ngih Bapak, Ibu. Dan tentunya di akhir Pak Asisten kami mohon dengan hormat Bapak untuk berkenan nanti memberikan sambutan, arahan, support kepada teman-teman penyuluh anti korupsi yang sangat luar biasa ini dan juga membuka secara resmi acara Community of Practice Penyuluh Anti Korupsi Provinsi Jawa Timur tahun 2025. Selamat mengikuti Bapak Ibu. Ee semoga acara ini membawa manfaat. Tidak hanya buat e Bapak Ibu sekalian nantinya berdampak dan relevan di tusi Bapak Ibu sebagai penyuluh anti korupsi. BPSDM welcome terkait ini Pak Willy dan Pak Monato. Kalaupun nanti diberikan eh tugas pilot project untuk LMS, kita siap. Jawa Timur selalu siap untuk pengembangan kompetensi anti korupsi di Jawa Timur. Terima kasih Bapak Ibu. Kalau ke Surabaya jangan lupa beli es rasi. Cukup sekian terima kasih. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Bapak, Ibu hadirin yang kami hormati. Selanjutnya akan kita saksikan bersama penandatanganan berita acara dan deklarasi penyuluh anti korupsi paksi yang akan dilakukan oleh ketua paksi kabupaten kota di Jawa Timur, ketua paksi provinsi Jawa Timur, serta turut mengundang Plt Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur. Kepada para pelaku penandatangan kami silakan untuk mengambil tempat. Dengan hormat mengundang kepada Plt. Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Provinsi Jawa [musik] Timur, Bapak Dr. Ahmad Jazuli, S.H., M.Si. turut mengambil tempat. Penandatanganan diawali oleh Ketua Paksi kabupaten kota di Jawa Timur. Kami silakan. Selanjutnya dilakukan oleh Ketua Paksi Provinsi Jawa Timur. Selanjutnya oleh Plt. Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur. Dilanjutkan dengan foto bersama dengan menunjukkan dokumen yang telah ditandatangani. Dan boleh kita berikan applaus Bapak dan Ibu sebagai apresiasi. Ini bentuk komitmen bersama antara Paksi kabupaten kota di Jawa Timur dan ketua paksi Provinsi Jawa Timur serta penandatanganan dilakukan oleh Plt. Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur. Foto bersama kami cukupkan. Baik, kami silakan kepada seluruh pelaku penandatanganan untuk dapat kembali ke tempat duduk. Bapak, Ibu yang kami hormati. Selanjutnya marilah kita simak bersama sambutan dan pernyataan pembukaan yang akan disampaikan oleh Plt. Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur yang terhormat Bapak Dr. Ahmad Jazuli, S.H., M.Si. Disilakan. Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi, salam sejahtera bagi kita semuanya. Alhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah. La haula wala quwwata illa billah. Amma ba'du. Burung dadali suka makan jamur. Izinkan Jazuli mewakili Bu Gubernur. [tepuk tangan] Izin Bapak master dari KPK. Hari ini bukan berarti Ibu Gubernur tidak mementingkan acara ini, tapi hari ini betul-betul sangat padat kegiatan provinsi sehingga Bu Gubernur apa Pak Wagupa, Pak Sekda hari ini termasuk Kepala BPSDM ada di Malang ya. Bu Gubernur jam ini mengundang para bupati, walikota, dan tim, Kapores DPR ya dan beberapa OPD ini ada kegiatan di ee Grand City gak salah ya. Sehingga saya ini pun sudah kegiatan yang ke berapa ini ya? Kedua. Nanti sudah ditunggu lagi kegiatan dengan KPK juga terkait dengan kegiatan pertanian jam 10.30 ya. Nanti jam . saya juga mewakili gubernur lagi di OJK. Lanjut sore nanti Lamongan ada Lamongan ya di mulai pagi ini yang ke berapa ini ya karena itu Bu Gubernur mohon maaf bukan berarti Jzuli pamer kegiatan ya memang ya memang padat mohon izin Bu Gubernur ya ini dari kabupaten kota hadir semuanya banyak teman-teman saya ini ada Bu IM juga ini mantan asisten ya baik sebelum sambutan saya saya ingin semangatnya ya nanti Anti korupsi bagiannya master dari KPK. Kita berdiri semuanya monggo berdiri semangatnya. Kalau NKRI harga mati kalau Pancasila jaya jangan lupa Pancasila jaya ingin semangatnya NKRI ada Pancasila jaya pegang dagu semuanya. Dagunya dipegang dagu dagu ya. Dagu dagu dagu. Dagu dagu. Dagu dagu dagu. Terima kasih ya. [tertawa] Duduk kembali. Tepuk tangan untuk kita semuanya. Sudah gak ada yang ngantuk ya. Yely-yelnya semangat tetapi rupanya terkesima dengan burung dadali cucuk ireng. Jaduli benar-benar ganteng sampai pegang dagu yang dipegang. pegang dagu yang dipegang dahi dahi ya karena terkesima lihat jazuli begini ya ini kalau di dalam bahasa agama lisanul hal afsohu min lisanil maqol bahasa sikap bahasa contoh bahasa perbuatan itu lebih bagus daripada bahasa perkataan ketika saya megang dagu saya megang bayi sehingga Anda tidak mengikuti ucapan saya. Yang diikuti adalah perbuatan saya. Tidak sedikit sekarang ini banyak anti korupsi, anti korupsi tapi bendera korupsi. Sehingga yang diikuti bukan ucapannya tapi perbuatannya. Nauzubillah minzalik. Ya, ini filosofinya masih guyon yo. Guyon tapi ada maknanya. Ya, Bapak, Ibu yang saya hormati, izinkan saya menyampaikan pokok-pokok sambutan Bu Gubernur. Yang saya hormati Ketua Komisi Pemberatasan Korupsi KPKRI atau yang mewakili dalam hal ini diwakili oleh Mr. Willy, Mr. Manuto, Mr. Mangga ya, Mister Azizah sebut mangga itu langsung kemecer n enake rek monggok apagi. Tapi yang jelas bukan mangga gadung ya, bukan ya. Ya, alhamdulillah kalau yang hadir ini senyum ceria menunjukkan optimis bahwa korupsi akan sirna minimal berkurang. Allahuma ya saya tadi sempat izin belum sambutan ini ya. tadi sama master master manuto, Master Willly, Master Aza, Master Mangga. Tadi saya sempat ya kisahnya Pak Jajul kok aet muda. Saya jawab karena istrinya saya sabar gitu ya. Masih kurang percaya apa enggak ada herbalnya. Sehingga saya sempat cerita tentang herbal awet muda. Pak Anom pernah dengar dulu ada seorang mahasiswa dari Indonesia, Pak Pratik belum pernah ini kuliah di London menekuni herbal. Di antaranya ada herbal awet muda. Herbal ini ternyata Bu Azizah sudah ketawa dulu ni Bu Azizah master Azizah ya. Tiap bulan itu dia bisa buat herbal awet muda. Papa mamanya di Purwokerto itu dikirimi satu kotak tablet itu. Mama papa tiap menjelang tidur diminum herbal ini. Herbal awet muda. Tapi yang terjadi apa? Ternyata ee memang mujarab ketika Sugeng ini pulang 3 tahun gak pulang. Sampai di Purwokerto itu ada sampai rumah itu didok-dok rumah itu yang keluar ternyata ada seorang ibu muda menggendong anak laki-laki. Kata Sugeng, "Mbak, ini rumah Bu Neti. Kurang ajar sugeng. Aku mamamu geng." Loh, kok muda, Ma? Muda lah herbal geng. Wah, ini khasiatnya. Sugeng herannya karena apa? Yang heran to. Tapi mama kok gendong anak laki kecil. Kurang ajar ini papamu nih overdosis ya. Pak Mangga kok je ketawa lagi Pak Mangga ini ulang katanya. Ya maksudnya orang itu kalau selalu banyak bercanda gurau ya itu akan awet muda. Karena apa? Psikolog mengatakan orang senyum itu ibarat putaran jarum jam. Orang senyum itu butuh butuh gerakan urat 13. Senyum ketawa 13. Tapi orang bersengut merengut itu butuh gerakan urat 47. Jadi kalau orang itu suka senyum awet muda tapi kalau merengut a loro untu tahunan kelek udunen. Orang merengut itu butuh gerakan urat 47. Jadi, wah ya. Ayo kita tangani korupsi tapi enggak usah emosi. Samel saya itu ya orang merengut itu karena gerakan urat 47 akhirnya cepat tua. Cepat tuek terus cepat loro dilik ojo matek. Baik. Yang saya hormati Kepala BPSDM diwakili oleh Bu Amel, Kepala Bidang ee Kompetensi Fungsional dan Sosial Kultural bersama para WI baik utama, madya maupun muda ya. Mohon maaf WI ini wangel mendatangkan semuanya karena saya lihat WI itu sibuk semuanya. Ini ada latar, ada PKA ya. Ya, termasuk burung dadali, burung garuda. Oh, keliru. Burung dadari, burung dara. Jazuli juga widyaswara ya. Iya. Katanya teman-teman Pak Jaz cocok widuara enggak ngantuk katanya. Oh iya. semua paksi penyuluh anti korupsi dari provinsi, dari kabupaten kota, dari guru, dari BUNM, BUMD semua yang hadir saya doakan panjenengan menjadi orang yang manfaat dan selamat. Mudah-mudahan dengan kehadiran panjenengan di tempat ini akan menjadi pionir bagaimana pemberantasan korupsi, pencegahan terutama bisa terlaksana dengan baik di Jawa Timur. Alhamdulillah pada pagi hari ini kita semua bisa hadir pada acara pembukaan forum konsultasi pengembangan kompetensi community of practice penyuluh anti korupsi atau Paksi Provinsi Jawa Timur tahun 2025 dalam suasana yang sehat penuh kekompakan dan ceria. Kami menyambut gembira dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas diselenggarakan Forum Konsultasi Pengembangan Kompetensi Community of Practice atau JUP Penyuluh Anti Korupsi Provinsi Jawa Timur tahun 2025. Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah memiliki komitmen yang tak tergoyahkan dalam upaya pemberatasan korupsi yang merupakan pilar fundamental reformasi birokrasi. Komitmen ini bukan hanya sekedar retorika, melainkan sebuah prasyarat utama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, good governance yang bersih, serta mengakselerasi pembangunan daerah demi kesejahteraan masyarakat. beberapa bukti yang telah dilakukan sebagai komitmen dan bukti konkret di antaranya peringkat dan penghargaan dari KPK terkait MCP dan survei ee penilaian integritas SPI. Kemudian peningkatan MCP yang sudah 94% atau di atas rata-rata nasional. Nasional 76, Jawa Timur sudah 94. Tepuk tangan. Yang kedua, capaian MCP dan FPI. Jawa Timur sudah 902 skornya, nasional 75. Tepuk tangan lagi ya. Ini bukan kinerja Inspektorat saja tapi semuanya ya. Ada beberapa hal terkait untuk mengukur ee delapan area intervensi yang rawan korupsi, perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, perizinan, pengawasan APIP, manajemen ASN, optimasi pajak daerah, manajemen aset daerah, dan tata kelola keuangan desa. Nilai tinggi di areah ini menunjukkan perbaikan sistemik untuk menutup celah korupsi. Bapak, Ibu yang saya hormati, memang berbicara tentang korupsi itu ya mudah diucapkan tapi sulit dilaksanakan karena banyak faktor yang mempengaruhi orang baik. Kalau di pengaruhi oleh orang-orang yang tidak baik, mudah akan berubah. Makanya melalui ee paksi panjenengan sebagai ee penyuluh anti korupsi sekuat mungkin, sebisa mungkin untuk berupaya mencegah, menyadarkan supaya tidak tumbuh subur korupsi. Karena apa? Kita ini sangat berat menghadapi hal tersebut ya. butuh komitmen semua pihak, terutama unsur keteladanan dari pimpinan. Ya, ini penting ya. Tidak hanya dari pemda, KPK sendiri juga akan mengamati bagaimana pimpinan saya. Kadang-kadang ada pergolakan batin ya. Saya kadang-kadang ke daerah-daerah bagaimana, Pak yang ditanyakan ke saya, saya ini mengikuti aturan apa petunjuk? Saya bilang ini angel dijawabin ya. Saya lihat pimpinan saya itu ikut tuntunannya apa contohnya? Repot juga ini ya. Ya, ikuti kedua-duanya. Tapi yang baik. Saya bilang gitu ya. Mesti benar ini ya. Masih contoh nek salah ya kan diikuti ya. Itu begitu. Makanya ada maqalah di dalam kaidah itu kaifa yastaqimudilluh waludu awaju. Meh lali saya ya. Bagaimana akan tegak suatu bayangan itu sedangkan tongkatnya itu sendiri bengkong? Diamnya merenung ini ya. Bagaimana bayangan itu akan kelihatan tegak sementara tiangnya itu cagaknya itu bengkong. Kalau cagaknya bengkong otomatis bayangannya juga bengkong. Ini makanya tidak mudah tugas panjenengan sebagai paksi penyuluh anti korupsi ini yang dihadapi itu ya masih sangat berat ya yang sudah menyandang master ya master Willy master Manuto, Master Mangga, Master Azizah ya. Iya. ini sebagai narasumber kepada panjenengan. Saya tadi sempat diskusi memang mohon maaf barangkali ini baik saya tanamkan pada diri saya sendiri. Saya supaya tidak tertarik dengan materi nak tergoda dengan materinya tergoda tapi yang halal ya. Entah caranya dengan ya kalau WI itu ya sgep ngajar JP-nya akh kesejahteraan halal itu ya. Iya kayak guru begitu ya yang ASN ojo sampai bolos hingga TPP-nya tidak kalong. Itu cara-cara yang dibenarkan ya. Ada kegiatan-kegiatan yang regulasinya benar. Makanya saya ingat setiap saat saya teringat korupsi itu ingat bahwa harta yang halal itu dihisab. Dihisab diperhitungkan di akhirat dihisab. Sedangkan harta yang haram diazab. Makanya tidak salah kalau dijelaskan di hadis Nabi, di kitab-kitab itu bahwa orang kaya itu kalau masuk masuk surga paling akhir. Karena apa? Walaupun hartanya halal, itu akan akan diperiksa semuanya. Halal dihisab, diperhitungkan, tapi yang haram langsung diazab. Ya, makanya mohon maaf bukan berarti jazuli sok suci, tapi memang saya tanamkan bahwa kalau ada sesuatu yang haram sedikit pun tidak tertarik saya. Karena apa? Ingat kata-kata yang halal dihisab, yang haram diazab. Bolehlah kita kaya tapi jalannya yang benar. Siapa manusia gak suka uang? Orang KPK ya sama saja ya. Kepengin kaya tapi yang benar jalannya. Iya. Selagi manusia itu makanya ee ada pertanyaan apa yang disukai orang semua profesi? Ya artis yo senang, kiai yo senang, pejabat yo senang, polisi, tentara yo uang itu sehat yo senang, sakit yo senang ya itu uang ya. Ya ini makanya filosofinya harta yang halal dihisab. yang haram diazab ini untuk ya melemeki kita. Minimal kita ini apabila dihadapkan suatu pilihan sama-sama dosanya akan memilih dosa yang paling kecil. Ya, karena manusia itu hakikatnya tidak ada yang sempurna. Makanya kalau ada pimpinan ya ono salah titik-titik biasa manusia. Nek pimpinan gak pernah salah itu malaikat gak ada namanya manusia. supaya tidak mudah frustasi di dalam berdakwah tentang anti korupsi. Jadi nek ono titik-titik kekurangan ya step by step ya. Ini makanya kaidah usul fikih yang sampaikan tadi. Kaifa yastaqimudillu waludu awaju. Bagaimana bayangan itu bisa tegak? Bayangan itu kelihatan tegak. Bagaimana bisa tegak manakala tongkatnya itu bengkok? Ya, bagaimana kita akan menegakkan anti korupsi selama masih pimpinan-pimpinan kita di semua lini? Ya, di PNS-nya ya, TNI-nya ya, Polrinya, ya, Kejaksaannya, KPK-nya. Kalau masih itu bicara seperti ini saya khawatir juga. Kabur makqaktan indallahi antaquuluna ma taf'alun. dosa besar wong sing iso ngomong gak iso ngelakoni ini ya subhanallah saya ini bukan berarti orang baik tapi ingin menjadi baik mohon maaf kalau kita ini dikatakan orang baik orang hebat orang top bukan karena kita baik dan hebat bukan karena kita ini memang top tetapi karena kelemahan kita sedang ditutup oleh Allah Subhanahu wa taala. Betul. Kita semua punya kelemahan. Kalau dibuka oleh Allah, malu kita ini ya. Ya, mulai lahir ya muhasabah dosa-dosa kita ini. Jadi ceramah akhirnya ya. Mohon maaf ya. Ya, makanya saya sendiri di birokrasi juga berdakwah mengajak kebaikan untuk diri saya sendiri dan teman-teman sekalian ya. Alhamdulillah ini saya ini hari ini padat. Subhanallah. Sudah mau ditunggu acara yang di gedung Brawijaya ya. Ya. Tamu dari KPK tapi pencegahan. Ini kan pendidikan. Nek pendidikan makanya banyak guru. Izin yang guru mengacung yang dari guru. Wah terima kasih ya. Burung dadali suka makan ikan. Jazuli mantan kepala dinas pendidikan. [tepuk tangan] Yang dari kabupaten dan kota. ngacung Bu Imeko. Terima kasih burung dadal i burung garuda Jazuli mantan Sekda dari Mojokerto ada Mojokerto doa ya. Burung dadali naik kereta jazuli mantan PJS Bupati Mojokerto. Ya subhanallah kok menggok-menggok ndak apa-apa ya. Subhanallah. Gopo iso guyon ya karena ada ditunggu ya ya kita itu memang wal asri in lafi khus manusia itu sesungguhnya rugi illadina amanu wa dan seterusnya kenapa Allah menggunakan sumpah dengan menggunakan waktu wal asri karena pentingnya waktu itu seperti pedang jika tidak digunakan akan memotong kita sendiri Subhanallah. Betul, Pak Eko ya. Dari Jombang ini sudah mampu kiai Jombang itu ya. Ya, saya alhamdulillah setelah saya dari kabupaten kota bisa di provinsi temannya makin banyak. Karena ini insyaallah yang paling sering mewakili gubernur ke daerah ya saya ini ya. Keliling mulai Banyuwangi, Sumenep, Pacitan, Trenggalek mana enggak ada gak adaing berapa ratus. Mungkin kalau 4 tahun saya di provinsi mungkin sudah ya kalau saya berkali-kali lah ya. Bapak, Ibu yang saya hormati. Kalau cerita yang lainnya ndak ent-entek. Wong saya ini enggak ng mohon maaf ditakdirkan Allah mungkin senengane bicara ya. Ya. E ya. Saya pernah master Manuto, Master Willy. Saya pidato 2 jam ya pernah juga ya 2 jam pernah di Jember waktu pembina ASN se Jember. Izin yang melalui Zoom ya. Lupa yang saya hormati yang ikut secara daring. Saya pembinaan ASN sewilayah Jember Banyuwangi. Lumajang 1000 lebih lah narasumbernya. Top top top. Tapi yang terakhir Bu Gubernur karena Gubernur banyak acara ternyata jam . sudah habis pemateri kok diluk-diluk bugup masih di Probolinggo. Pak Sekda, Pak Jajuli manggil saya Pak Kiai. Pak Kiai bicara ya siap. Berapa harnya gubernur? Uh izin master manuto saya, Master Willy saya pidato 2 jam ya gak tahu wis pokoknya ada saj ya. gimana? Iya, tapi punya PowerPoint. Makanya begitu ikut WI sama Pak Samsul katut saya ini ya. Ya. Dan ee saya pernah pidato meakili gubernur tersingkat ada dari Banyuwangi. Oke, jauh ya setengah menit. Gimana pidato setengah menit itu ya? Saya begitu meil gubernur ada ulang tahun Banyuwangi di lapangan ada hiburannya Pak Jazuli makili gubernur. Iya. Sambutan siap katanya izin yang melalui virtual jangan lama-lama Pak ya. Oh siap. Saya betul pidato itu. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Daun kemangi tungguh tumbuhnya lebat. Banyuwangi. Memang hebat. Sekian. Salam wabarakatuh. setengah menit selesai. Loh, kok singkat, Pak? Iya. Bapak, Ibu yang saya hormati, karena itu kegiatan ini sangat penting. Kami berharap COP yang fokusnya bagaimana paksi-paksi ini, penyuluh anti korupsi ini untuk dipompa lagi semangatnya, mempunyai strategi baru bagaimana anti korupsi ini pencegahannya ya. bisa lancar, bisa diterima dengan baik. Forum ini manfaatkan untuk sharing ya, take and gift ya. Tidak hanya masukan dari master-master dari KPK, tapi keluhan Anda di lapangan sampaikan ya supaya apa? Menghasilkan sesuatu yang bermanfaat dalam rangka pencegahan korupsi di Jawa Timur khususnya ya. Karena apa? kita ini tidak boleh putus semangat, tidak boleh ee ketika ada sesuatu yang berat, ah loyo, jangan. Mari upaya kita sekecil apapun ada nilainya dalam kaidah ushul fikih ma la yudroku kulluh. La yudroku kulluh. Jika kamu tidak bisa menggapai semuanya, tidak bisa menghapus korupsi semuanya, tapi jangan kau tinggalkan semuanya. minimal ada yang yang berhasil. Ini kaidah usul fikih sehingga kita tidak mudah frustasi. Saya sudah begini kok tidak ada tanggapan dari atasan, tidak ada support atasan. Ya tetap saja ya memang isinya dunia. Ya, Bapak, Ibu yang saya hormati. Karena itu kami sampaikan terima kasih kepada master-master dari KPK, Master Willy, Master Manuto, Master Manggan, Master Azizah dan semua yang hadir. Mudah-mudahan kehadiran panjenengan semuanya dicatat sebagai amal ibadah di sisi Allah Subhanahu wa taala. Pada akhirnya dengan memohon rida Allah subhanahu wa taala dengan membaca bismillahirrahmanirrahim pada hari ini 4 November 2025 pembukaan forum konsultasi pengembangan kompetensi community of practice penyuluh anti korupsi provinsi Jawa Timur secara resmi saya nyatakan dibuka dan dimulai. Terima kasih. Burung dadali memegang emap. Yo gak iso. Burung dadali memegang emap. Manakala ada salahnya Jazuli minta maaf ya. Matur nuwun. Asalamualaikum wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Baik Bapak, Ibu hadirin yang kami hormati. Selanjutnya adalah kita akan berfoto bersama mengalikan momen kebersamaan ini. Tentunya yang pertama kami undang terlebih dahulu kepada seluruh tamu VIP untuk dapat bangkit berdiri menghadap ke panggung. Kepada tim dokumentasi dan juga fotografer kami silakan untuk dapat mengambil tempat di atas panggung. peserta dan juga Bapak Ibu tamu undangan kami undang bangkit berdiri pula boleh silakan untuk maju bersama-sama lebih merapat. Baik kami undang yang juga mengikuti secara daring untuk open camp. Nah, baik yang daring kami mohon maaf tidak bisa untuk berfoto bersama ya di dalam ruangan sasanawiata BPSDM Provinsi Jawa Timur ini yang di belakang semoga terlihat ya satu frame. Kita akan berfoto dalam dua pose sikap sempurna terlebih dahulu. Hitungan tiga, dua, satu. Baik, selanjutnya sikap semangat. Tangan mengepal di depan. Yang di belakang tangannya ke atas. Siap. Hitungan 3 2 1. Terima kasih banyak Bapak dan Ibu, terutama kami ucapkan kepada Plt. Asisten 3. Oh, baik. Nanti Bapak ya ketika akhir ya ternyata ada pose kompeten ternyata di akhir ya. Oh boleh boleh satu lagi. Izin satu kali lagi fotografer. Ternyata ada satu pose lagi. Pos competen karena ini adalah community of practice. Jadi harus dengan simbol kebersamaan. Sudah siap semuanya? Hitungan 3 2 1. Terima kasih banyak. Luar biasa kompak sekali. Baik. Kami ucapkan terima kasih kepada Plt. Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur yang sudah hadir membuka acara. Forum Community of Practice PAKSI Provinsi Jawa Timur hari ini tanggal 4 November 2025 di ruang Sasanawiata. Dan segera Bapak Ibu kita akan lanjutkan dengan forum COP penyuluhan anti korupsi Paksi Provinsi Jawa Timur di mana sudah dihadiri oleh para narasumber yang langsung hadir luar biasa hari ini. Semoga saja peserta yang juga mengikuti secara daring dapat mengikutinya sampai dengan selesai dan nanti dapat berinteraksi pada sesi tanya jawab. kita tidak berintegritas. Kalau misalkan kita dialami dengan gudaan ini resiko yang akan kami terima, Pak. Mungkin kalau ada waktu 2 menit saya akan bercerita flashback 2 hari yang kemarin saja. Boleh, Master? Ya, silakan Pak Seol. Oke. Heeh. Kemarin kira-kira 2 hari sebelum saya hadir ke sini, saya itu sedang duduk-duduk di warung kopi. Oke. Kebetulan background saya adalah guru madrasah saja. Oke. Siap. Tanpa jabatan kecuali guru. Oke. Tiba-tiba saya dekat dengan seseorang yang memanggil. Katakanlah Pak Jaya. Pak. Pak Jaya ini sudah saya samarkan Pak Jaya. Oh iya saya mau beli rokok. Oke. Ada rokoknya. Ternyata beliau itu membawa rokok itu satu kresek. He. Dan itu saya lihat adalah semua rokok ilegal. Oh, rokok ilegal. Padahal di Jawa Timur itu adalah berantas rokok ilegal. W. Saya pengin mungkin nanti di dalam melanjutkan materi saya pengin posisi saya itu harusnya berada di mana. Itu nanti pertanyaannya. Tapi saya lanjutkan sedikit begini. I lalu tiba-tiba orang yang membawa Pak Jaya itu membawa kresek itu dia bilang begini. Makanya cari dekengan itu yang hebat. Heeh. Jangan yang pensiun kayak saya ini. Ternyata setelah saya amati beliau adalah seorang tentara. Oh. Bahkan sampai ke Kapolda saya gak pernah takut. Oke. Itu di telinga saya. Heeh. Nah, saya melihat kemungkaran seperti itu sebagai seorang paksi tentu saya menjerit hati. Iya. I tapi saya ndak pengin menanggung sebuah risiko. Heeh. Karena tadi resiko di situ gak ada itu. Makanya yang empat-empat itu bagi saya itu adalah resiko bagi anak TK. Oke. Tapi yang resi sesungguhnya yang akan saya terima Heeh. Ini Pak bisa diantemi saya nanti di warung itu. Nah, menurut panjenengan menurut Pak Woto ya. Heeh. Saya sebagai guru biasa yang tidak punya kewenangan kebijakan yang tangan saya ini mempunyai power. Heeh. apa yang harus saya lakukan, coba? Padahal KPK selama ini dengan power-nya seperti itu aja masih kewalahan gitu. Iya. Karena banyaknya Kurowo sementara pendowo kan hanya lima. Heeh. Tapi minimal saya itu di posisi punakawan yang bisa memelihara bagaimana integritas itu kepada anak-anak. Tapi melihat kemungkaran itu, hati saya menangis. Itu yang pertama. Heeh. Yang kedua, saya juga jaga ronda. Oke. Malam hari ada ibu-ibu yang nelepon melalui WA, WhatsApp itu, "Pak, ini kok banyak orang minum-minum?" He. Nah, ternyata enggak bisa ditangani. Kenapa? Karena pimpinannya juga doyan minum lah. Terus saya gimana sebagai masyarakat biasa itu loh, padahal saya ini paksi, paksi, paksi. Kalau hanya slogan, hanya sertifikat saja saya kira gak terlalu penting bagi saya. Terima kasih. Maturun. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Nanti setelah ini kita ee chatting-chatting akan ada pransos untuk Pak Seo nanti akan kami kirim dah itu ee ee menjawab pertanyaan kita bagaimana menghadapi itu sekaligus juga dengan pertanyaannya Pak Saiful ya tapi nanti akan kami respon dan itu sudah menjadi cara yang bagus ee bagaimana cara menghadapi godaan itu. Tapi ini akan kami berikan rekomendasi yang pertama adalah bagaimana keterampilan untuk itu. Yang pertama adalah penajaman nurani. Ya, terkait dengan integritas itu, Bapak Ibu, ini bukan tugas kelembagaan saja, tapi ini adalah terkait dengan pertanggungjawaban kita kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Kita ada di jabatan itu bukan hanya ee tanggung jawab kita kepada lembaga, tapi adalah tanggung jawab kita kepada Tuhan yang memberikan ee jabatan atas itu. Maka dari itu, kita pertajam nurani kita. Ini yang pertama. Yang kedua adalah menjadi individu yang asertif. Ya, individu yang asertif itu adalah yang tegas dan jelas. Tadi Pak Saiful sudah menyampaikan contoh. Jadi kalau misalkan ada godaan yang mungkin terjadi, jangan kita berikan ruang atau kesempatan untuk orang lain itu lebih kuat mendorong kita. Misalkan seperti ada penawaran untuk membeli rokok. Ee apa tadi? rokok ilegal. Kita kasih kesempatan. Mm saya pikir-pikir dulu ya gitu atau ee coba saya tanya dulu teman saya atau misalnya kalau yang lain ada dari vendor yang lain ingin mendapatkan informasi terkait siapa pemenang kita kasih kayak agak ragu-ragu gitu. Itu akan mendorong para ee swasta ini atau vendor ini untuk lebih gigih menggoda integritas kita. Jadi yang kedua itu adalah menjadi individu yang asertif, tegas, jelas, tapi menghargai perasaan orang lain. Kalau memang tidak, katakan tidak. Kalau iya, katakan iya. Jangan ragu-ragu. Itu ya. Yang ketiga adalah pertanyaan refleksi. Ini juga untuk Pak Seful. Misalnya dipertanyakan kenapa rokok ilegal ini ee kalau rokok mungkin karena dijual ya, berarti kita harus mengeluarkan uang. Kalau misalnya kita ini para vendor memberikan sesuatu kepada kita atau siapapun ini yang ee paksi-paksi yang berproses sebagai guru, kalau misalkan ada orang tua memberikan hadiah, kain, makanan, dilakukan pertanyaan refleksi. Kenapa ini diberikan kepada saya? Apa yang mendasari saya menerima ini? Jadi jangan terima-terima saja atau monggo-monggo saja dilakukan pertanyaan refleksi ini untuk apa? Karena tidak ada Bapak Ibu makan siang yang gratis. Kalau seseorang memberikan sesuatu kepada kita itu akan dianggap menjadi piutangnya dan itu menjadi utang budi kita. Jadi harus kita bayar di waktu mendatang. Lakukan pertanyaan refleksi. Yang keempat adalah jadilah teladan. ini tadi sudah saya sampaikan. Kita adalah apa yang kita lakukan, bukan apa yang kita katakan. Dan yang keempat adalah membangun sistem atau ekosistem berintegritas antara lingkungan kita setiap individu-individu yang ada di situ dan itu dan juga kebiasaan-kebiasaan kita. Kalau ini bisa kita lakukan di unit kerja kita, di tempat kerja kita, saya yakin kita akan menjadi sosok-sosok yang berintegritas dan kita bisa menahan atau melawan godaan-godaan yang tadi itu. Ini ya. Dan yang kedua adalah dilema integritas. Kalau tadi godaan adalah hal-hal yang menguntungkan kita untuk tidak berintegritas. Sedangkan kalau dilema itu adalah hal-hal yang merugikan kita atau hal negatif yang bisa kita alami kalau kita tetap berintegritas. Yaitu ini tadi nih segala situasi atau dilematis yang disebabkan adanya konsekuensi yang merugikan kita ketika kita melakukan integritas. Seperti apa? Bapak, Ibu tadi sudah ee menyebutnya seperti ini. Sudah adanya ancaman apalagi tidak dilewatkan dalam kegiatan, dikucilkan, dimutasi, cercaan, di framing negatif atau di profiling, ditanyain, di diingat-ingat dosa-dosa kita masa lalu, ya kan. Terus dibocorin data-data rahasia kita diprofiling itu kan tidak membuat kita tidak nyaman kan. Terus pembunuhan karakter baru diintimidasi bahkan sampai resiko pembunuhan. Inilah risiko yang biasanya dia kita alami kalau kita orang menjadi sosok-sosok yang berintegritas. Dan ini banyak sekali contohnya di akhir-akhir ini, Bapak, Ibu. Makanya kita harus hati-hati. Slide berikutnya adalah bagaimana menghadapi ini. Tapi contohnya yang terjadi saat ini adalah rekan kita ini ee kepala cabang salah satu bank BUMN dibunuh karena apa? Karena beritanya dia melaporkan pinjaman fiktif dan dibunuh. Ya, pada tahun-tahun sebelumnya juga terjadi ada pembunuhan di sini di Provinsi Jawa Timur ini dan itu kasusnya belum belum entah di mana yaitu pembunuhan ASN. Karena apa? Karena adanya ee ee diketahui adanya ee penyelewengan ee pendapatan daerah yang sampai saat ini pun itu belum tahu sudah di mana kasusnya. Bapak, Ibu yang lebih paham karena di daerah sendiri yang mayatnya dibakar dan kasusnya belum selesai. Itu adalah risiko-resiko yang kita alami kalau kita tetap melakukan integritas. Tapi kita harus melakukannya kan bukan berarti tadi risiko itu banyak makanya jadi kita mundur. Maka dari itu kita belajar bersama bagaimana cara mengelolahnya, bagaimana manut mengelolanya. Ini yang akan kami berikan rekomendasi keterampilan menghadapi dilema itu yang pertama adalah kita meningkatkan level integritas kita. Kalau tadi ada yang sudah di level 1, naiklah ke level 2. Kalau sudah di level 2, naiklah ke level 4. Kalau sudah di level 4 naiklah ke level 5. Menjadi teladan dan juga inspirasi. Jadi jangan sampai nyaman begitu-begitu saja. Itu ini yang pertama. Yang kedua adalah melakukan tindakan korektif. Jadi jangan mencari-cari kesalahan atau jangan melimpahkan kesalahan kepada rekan kerja lainnya atau jangan menghindari kesalahan. Tindakan lakukan tindakan korektif. Kalau memang tidak tepat, langsung dieksekusi. Jangan menunggu orang lain untuk menyelesaikannya. Ini yang kedua. Yang ketiga adalah tetap terorganisir dan terkontrol dalam bertindak. Jadi jangan sampai yang akhir-akhir ini yang harusnya pekerjaan itu dilaksanakan oleh staf tapi dilaksanakan oleh wakil menteri. Galak-galak lagi pukul-pukul meja, tendang-tendang pintu segala macam arogan. Nyatanya apa? kena OTT tetap terkontrol dan juga terorganisir. Kalau memang ada yang kurang tepat dibahas di dalam ruangan. Kalau ini hal yang sensitif diomongin secara empat mata. tidak usah galak-galak diambil ee diajak kameramen, biroh humas, terus dipublish supaya menjadi seseorang yang wow, terkontrol dan juga terorganisir. Ini yang ketiga. Yang keempat adalah mendukung penguatan unit kerja yang melakukan yang menegakkan integritas. Jadi kalau misalkan ada rekan kita yang memberikan saran atau ide bagaimana cara menegakkan integritas, kita dukunglah. Jadi jangan sampai kita sepelekan, ah paling hitung itu bertahan sampai 6 bulan saja, paling lama 1 tahun. Itu kan jadi mematakan semangat kan. Kita dukunglah kegiatan rekan kerja kita atau rekan yang lain atau unit lain yang ingin menegakkan integritas. ini sangat penting. Dan yang terakhir ini adalah pembentukan tim, koalisi, dan juga jejaring. Kami sangat bersyukur sekali buat para master-master yang ada di sini karena keberadaan dan juga partisipasi master-master ini sangat penting sekali untuk membantu tugas bersama kita. Ini bukan hanya tugas KPK saja, tapi tugas bersama kita di dalam memberantas korupsi. Karena kami tidak cukup panjang tangan dan juga banyak tangan dan juga banyak kaki untuk menjangkau orang-orang terkait penyampaian nilai-nilai integritas. Maka dari itu terimalah terima kasih kami dan juga hormat kami kepada master-master semua ini membangun jaringan karena ini sangat penting Bapak Ibu Bapak Ibu juga yang akan kita lakukan nanti itu adalah COP kita perlu orang lain kita perlu komunitas orang lain. Jadi jangan hanya diri kita sendiri saja apa yang mau kita sampaikan itu nanti akan kita diskusikan. Ini inilah bagaimana keterampilan menghadapi godaan integritas. Jadi eh dilema integritas. Jadi supaya tidak terjadi seperti yang sudah-sudah. Nah dan selanjutnya adalah bagaimana niat semangat untuk tetap berintegrasi. Yang pertama sekali adalah kita harus tahu dulu tujuan dan pertanggungjawaban hidup kita. Tujuan kita apa? Menjadi paksi itu tujuannya apa? Apakah hanya untuk gengsi-gengsian? supaya terlihat keren di mata rekan kerja kita atau supaya menjadi sesuatu yang wow di mata ee atasan kita. Tujuan dan tanggung jawab kehidup kita apa? Untuk memberantas korupsi atau untuk melayani Tuhan, membagikan keluarga kita melalui pekerjaan kita itu sudah sangat bagus. Kalau kita sudah punya tujuan hidup yang bagus maka kita akan memiliki niat yang baik. Niat yang baik itu didapat dari tujuan hidup yang baik. Jadi seperti akhir-akhir ini ada pejabat negara belum dilantik jadi pejabat sudah mendiskusikan dengan timnya korupsi apa yang bisa dilakukan. Bahaya banget kan? Belum aja dilantik tapi sudah membentuk tim. Bagian-bagian mana yang menjadi topoksinya yang bisa mendapatkan keuntungan pribadi? Niatnya sudah tidak baik. Ya, karena itu, karena tujuannya tidak baik. Kalau kita sudah punya niat yang baik, maka kita akan memiliki visi misi yang baik. Rencana jangka pendek, jangka panjang, jangka menengah, dan juga jangka panjang. Ada strategi yang dilakukan ini. Kalau kita punya visi dan misi yang baik, maka kita akan melakukan hal terbaik. Hal terbaik itu bisa dilakukan kalau punya kalau punya visi yang baik. Kalau kita sudah melakukan hal terbaik, maka akan menghasilkan apa? hasil terbaik. Kalau misalnya semua kita melakukan ee mendapatkan hasil yang terbaik, maka kepercayaan publik kepada kita itu akan tinggi. Jadi kepercayaan itu, kepercayaan masyarakat itu berasal dari tujuan hidup kita masing-masing. Kita pengin seperti apa atau kita ingin seperti apa. Ini dia selanjutnya mengenai tentang peran paksi dalam tujuan pemberatasan korupsi itu seperti apa? Master Willy akan memandu kita untuk belajar bersama. Master Willy, saya persilakan. Tepuk tangan untuk Master Willy. Oh, masih ada. Masih ada kode etik ya. Kayaknya masih ada kelewat deh. Oh, iya masih ada kode etik ya. Dah, maaf kita sudah janjian ya. Oh, iya. Saya teruskan atau Mas. Oke. Oke. Nah, supaya terjadi tadi itu, supaya terlaksana tadi kepercayaan publik yang tinggi itu, maka sebagai master kita punya kode etik dan kode perilaku. Ini master-master sudah sangat paham sekali. Ee ini hanya mengingatkan kembali yaitu sesuai dengan nilai-nilai yang dianut oleh KPK yaitu IS KPK. Jadi IS KPK itu yang pertama adalah integritas. ini tadi sudah kesesuaian kata-kata dengan perilaku berdasarkan nilai-nilai yang kita anut. Apa yang bisa kita lakukan? Ini memang agak sedikit kecil jadi tidak bis tidak bisa terlihat. Yang kedua adalah sinergi. Sinergi itu adalah bekerja sama dengan tim yang lain, bekerja sama dengan orang lain, rekan yang lain, tidak ingin menonjol secara sendiri, harus sinergi. Yang ketiga adalah keadilan. Keadilan itu artinya tidak diskriminasi. Menghargai perbedaan pendapat, perbedaan latar belakang, perbadan agama, status, jabatan itu harus kita hargai. Jadi jangan sampai kita sebagai paksi hanya mendengar pendapat yang sejawat kita saja. Karena paksi itu latar belakang jabatannya banyak. Jadi tidak hanya auditor aja, tidak hanya analis aja, tidak hanya widiswara saja, tidak hanya guru dan dosen aja, tapi dari berbagai jabatan dan kita harus menerima perbedaan itu. Kemudian adalah profesionalisme. Jadi untuk melakukan penyuluh berarti harus profesional, mempersiapkan dengan baik ya. Jadi tidak begitu-begitu saja ya. untuk sehari-hari mungkin boleh misalnya untuk tetap ee jujur seperti kisahnya Pak Seful tadi itu ada tawaran untuk membeli rokok ilegal kita harus tanggapi dengan baik juga bahwa itu hal yang tidak patut untuk dilakukan is KPK baru yang terakhir adalah kepemimpinan. memimpin diri sendiri tentunya lebih utama sebelum memimpin orang lain, memimpin unit kerja atau organisasi, tapi kita bisa memimpin diri sendiri dan juga keluarga kita. Nah, untuk penerapan nilai-nilai ini kita dibantu oleh komite etik. Jadi, komite etik ini untuk melakukan evaluasi, koordinasi, menerima laporan, dan juga membuat kebijakan supaya semuanya terlaksana dengan baik. Jika ada pelanggaran-pelanggaran ee ada risiko terburuk berupa berupa pelanggaran fraud dan juga yang lain-lain, ada tempat kita untuk mengadu. Jadi tidak berlalu begitu saja itu. Jadi komite etik ini yang akan melakukan atau mengalis pelaporan atau pengaduan yang diterimanya dan memutuskan apakah itu sebuah pelanggaran atau tidak dan juga perlu ditindaklanjuti atau tidak. Kalau memang itu ternyata sebuah pelanggaran, maka ee begini cara ee pelaporannya. Kalau misalkan terjadi pelanggaran, maka inilah sanksi-sanksi yang akan diterima oleh rekan-rekan paksi. Ada sanksi ringan, sedang, dan juga berat. Kalau berat itu ini sampai pemberhentian sertifikasi paksi kita. Kalau sedang itu adalah ee pembertian tidak diperkenankan untuk melakukan penyuluhan ee 3 sampai 6 bulan tergantung berat ee pelenggaran yang dilakukan. Sedangkan kalau sanksi sedang itu adalah eringan itu adalah permintaan maaf dan yang lain-lain. Ini dia. Oke, sudah. Terus bagaimana penguatan akan di handle sama Master Willy? Silakan Master. Oh, berikan tepuk tangan untuk Master Willy. Oke, terima kasih Master Manoto. Tepuk tangan dulu dong buat Master Manoto, ya. Oke, mungkin eh materi terkait integritas itu sebetar harusnya sudah di berada di luar kepala ya, para master sekalian ya. Tapi setidaknya ini bisa me-refresh ya, me-refresh tadi keterampilan kita bagaimana menjaga integritas gitu ya. Tentu ya dalam pelaksanaan tugas kita sebagai penyuluh anti korupsi yang namanya godaan, dilema itu pasti akan selalu ada. Sekarang tinggal bagaimana kita bisa mengelolanya. Benar enggak, Pesar? Ya, kayak gitu. dan juga mungkin bisa membagikan pengetahuan yang didapatkan terkait integritas ini kepada rekan kerja kita kayak gitu. Karena ya kita sebagai paksi ASN juga tentunya secara umum ya godaan-godaan itu akan sangat besar kayak gitu akan selalu ada kayak gitu tinggal bagaimana kita mengelolanya. Kurang lebih seperti itu intinya kayak gitu ya. Nah, untuk tadi ee terkait bagaimana kita apa ee benang merah ya menjaga godaan, menjaga dilema, kita kembali lagi kepada nilai-nilai yang kita yakini. Benar ya? Pasti para master semuanya di kantor masing-masing, di instansi masing-masing ada yang namanya kode etik. Ya, kode etik itulah yang akan menjadi apa? Panduan kita ketika kita melaksanakan kode etik. Insyaallah kita terhindar dari apa? godaan dan dilema tadi. Begitu pula dengan teman-teman paksi ya. kita penyuluh anti korupsi termasuk juga yang ahli pembangun integritas sudah menyepakati adanya tadi yang disampaikan oleh Mas Manoto kode etik pemegang sertifikat ee sektor anti korupsi ya itu mencakup untuk API dan paksi juga tadi ada IS KPK itu teman-teman silakan nanti dibaca kembali ya para masar sekalian itu diharapkan menjadi panduan kita sebagai paksi ini intinya seperti itu ya dan tentu tadi disampaikan juga oleh Master Manoto bahwa ya ee karena tadi ya godaan dilema itu mungkin akan selalu kita hadapi jika nanti para master menemukan mungkin ada sesama paksi yang melakukan pelanggaran fraud dan lain-lain itu bisa dilaporkan ke komite etika PK ya para sekalian tadi sudah disampaikan seperti apa mekanismenya bentuk laporan dan lain-lain sampai nanti tim komit etik yang akan menentukan apakah ee bersalah salah atau tidak bersalah ee diberikan sanksi seperti apa kayak gitu. Itu itu ee sebagai bridging tadi terkait integritas ya. Jadi intinya ini adalah sebagai ee sarana kita bisa belajar bersama ya mengingatkan kembali terkait pentingnya integritas kayak gitu ya. Oke master sekalian ini sesuai dengan amanat yang kami terima ya dari Master Laeli ya. Ee jadi di sini ee ada beberapa teman paksi yang mungkin masih baru kayak gitu ya di 2025 dan mungkin juga ada beberapa kemarin kita sudah melaksanakan kegiatan sapa daya ya kalau enggak salah ya untuk penyuluh-penyuluh anti korupsi yang baru disertifikasi mungkin ada beberapa yang terlewat ya mungkin dari jadwalnya yang enggak pas dan lain-lain. Nah di sini di sesi kali ini saya akan sedikit mengulas kembali ya para masar sekalian terkait kepaksian kita kayak gitu ya. Jangan sampai nanti kita lupa terkait peran tugas kita nanti seperti apa kayak gitu ya. Dan juga nanti mungkin kita bicara ketataran nasional seperti apa peran strategis kita sebagai paksi ya dalam kerangka hukum dan kerangka kebijakan. Perannya seperti apa kayaknya gitu ya. Oke. Mana tadi? Oke ya. Kalau bicara manfaat dan lain-lain, saya pikir ini sudah tidak bisa dijelaskan. Enggak usah dijelaskan lagi ya, tapi setidaknya para master sekalian ya, Sasis selalu bilang ketika saya menjadi ee paksi ataupun menjadi ahli pembangun integritas itu menjadi benteng untuk diri sendiri. Buat saya secara pribadi ya, para master sekalian itu saya menilainya seperti itu untuk diri saya. setidaknya ya ketika sudah menjadi paksi saya ataupun diharapkan bisa bebas dari tadi yang namanya godaan maupun dilema kayak gitu. Saya sih selalu mendefinisikan manfaat yang saya sekecil-kecilnya iman istilahnya kayak gitu ya. Menjadi vaksi setidaknya bisa menjadi benteng buat kita untuk tidak melakukan korupsi. Itu aja dulu para masterar sekalian. Ke depannya kita berusaha ya mengedukasi publik sesuai dengan tugas dan fungsi kita para masar sekalian. Kalau di sini ya bagi individu memiliki pengakuan kompetensi, memperluas jaringan, meningkatkan kompetensi pengetuan keterampilan dan menjadi sarana memelihara mengaktualisasi nilai integritas. Saya pikir itu sudah sepakat semuanya kayak gitu. Tapi yang menjadi pertanyaan bagi organisasi seperti apa sih para master sekalian? Kira-kira saya pengin tahu keberadaan para master sekalian dilirik enggak sih di instansi masing-masing? Saya pengin tahu ada yang bisa bercerita enggak? Ada enggak instansi yang sudah merasakan, "Oh, ternyata keberadaan vaksin ini bermanfaat." Saya pengin tahu kira-kira ada yang ada ada yang bisa cerita enggak ke saya? Silakan ingin berbagi. Oh, ternyata setelah keberadaan paksi pimpinan-pimpinan saya tuh menjadi lebih melek gitu ya. Ya, enggak berani mengambil keputusan yang mungkin bisa menimbulkan resiko dan lain-lain kayak gitu. Silakan, saya pengin dengar cerita kayak gitu. Betul enggak klaim di sini kayak gitu? Silakan, Master Im. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Langsung saja ya, Master. Ya, sudah siang ya. Jadi ee saya ini master ee lulusan pelopor Provinsi Riau Oktober 2024 dan mendapatkan sertifikat dari KPK masih bulan April 2025. Tapi alhamdulillah ketika saya ikut menjadi ee paksi ini, saya sudah menduduki eselon 2 atau JPT sehingga ee itu sangat mempengaruhi di Kabupaten Tulungagung khususnya. Jadi ketika ada apa April sampai dengan bulan Oktober ini saya sudah diminta enam kali untuk melakukan sosialisasi anti korupsi dan ini nanti dalam rangka hari hak Kordia itu mulai besok kita akan reto kepada guru-guru di lingkungan ee pemerintah Kabupaten Tulungagung, guru SD, SMP ee membangun integritas dan nanti harapannya dari guru itu bisa diturunkan kepada siswa. Jadi intinya ini pengalaman saya ya, Master. Dulu ee saya pernah dengan Master Willy ini Retsu bus KPK waktu itu masih kapak organisasi ya. Ee jadi menurut saya memang jabatan Yun Sewu jabatan ini mempengaruhi ee manfaat dari seorang paksi. Menurut saya seperti itu. Jadi ee kalau bisa paksi ini lahir dari seorang JPTJPT yang dari pemerintah kabupaten kota. Karena kalau dulunya Tulungagung itu sudah ada paksi, tapi karena gak punya jabatan itu tidak ada apa ya gak ada gaungnya sama sekali, gak dilirik sama sekali. Tapi ketika seorang ee kepala dinas atau apapun JPT Slon 2 itu dia mau menjadi paksi, maka itu ee alhamdulillah sangat mempengaruhi. Tapi memang ee biasanya kalau eselon 2 sudah gak mau [tertawa] dan itu yang pertama. Kemudian yang kedua paling tidak saya bisa memberikan contoh kepada teman-teman atau staf saya di kantor kalau saya tidak punya contoh dari atas saya yang harus menjadi contoh teladan yang baik untuk pemberantasan anti korupsi. sehingga teman-teman di dinas, kebetulan saya di Dinas Perizinan, DPMPTSP selaku Kepala Dinas, saya selalu memberikan ee contoh yang baik untuk tidak selalu tidak artinya untuk berbuat seperti ee Jumat bersepeda kakak itu ee paling tidak bisa diorganisasi sendiri. tetapi juga secara umum di Tulungagung akhirnya paksi ini bergaung. Begitu Master Willy terima kasih itu juga sesuai dengan hadis Nabi saya kira. Jadi maraminkum munkaran faliru yang pertama itu biadi dengan kekuasaan kemudian baru fabilisanih dengan lisan dan yang terakhir itu fabiqolbi dengan hati. Dan itu adalah paling lemah-lemahnya iman gitu. [tertawa] Jadi yang pertama ee itu di jabatan dan yang kedua tentu butuh apa ya peningkatan keimanan seorang paksi. Nggih. Terima kasih. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam. Silakan B ya. Nanti dengan master di belakang bercerita ya. Ini mudah-mudahan bisa menjadi inspirasi juga Bu ya buat teman-teman yang lain ya. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Perkenalkan nama saya Dahlia selaku koordinator daerah. Paksi Api Dana Raksa Kementerian Keuangan. Ee terima kasih diberikan kesempatan untuk bisa hadir di ee majelis ilmu yang luar biasa. Banyak sekali insight yang saya dapatkan. Pertama saya ketika menjadi paksi itu ketika saya berada di Direktorat Kepatuhan Internal dan Transformasi Sumber Aparatur di DJP itu kami melahirkan 200-an ee paksi untuk DJP. Kemudian saya promosi Bapak Ibu. Jadi inline juga dengan disampaikan oleh master yang tadi. Jadi sehingga kekuatan kekuasaan itu juga mempengaruhi sekali ketika kita ingin menerapkan e budaya anti korupsi. Saya promosi di Kalimantan Tengah tepatnya di KPP Pratama Pangkalan Bun. Ee dengan adanya kehadiran saya sebagai paksi, banyak sekali manfaat yang kita peroleh. Pertama, bisa membentengi diri. Kedua, kita bisa memberikan aura positif di lingkungan yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah. Karena kami juga memberikan materi sosialisasi dan penyuluhan budaya anti korupsi pembangunan ZIWBKWBM untuk lingkup di Kalimantan Tengah terutama di Pangkalan Bun baik meliputi pemerintah daerah kemudian instansi vertikal kejaksaan negeri waktu itu di Sukamara kemudian Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama itu luar biasa dan juga dampak bagi kami selaku penggawa pengelola keuangan dan mengumpulkan penerimaan pajak itu wajib pajak ketika bertemu dengan pimpinan sosok pimpinan yang seorang paksi itu beda. Jadi artinya kita ingin mereka ingin mencoba-coba itu mereka akan urung niatnya dan kita juga akan menjaga anggota kita. Kemudian saya pindah ke Kalimantan Barat sebagai kepala bidang itu kita juga bisa menjembatani semua ee paling enggak memberikan inset positif. Saat ini saya berada sebagai Kepala KPP Pratama Surabaya Rungkut. Ketika saya masuk di Surabaya, terus terang yang dibenak saya karena waktu saya di Kisda itu banyak sekali hal-hal terkait Surabaya, terkait Jawa Timur termasuk tiga provinsi dengan tingkat ee kasus fraudnya itu yang tertinggi untuk Indonesia. Jadi yang pertama itu ada di Sumatera Utara, kemudian Jawa Barat, Jawa Timur salah satunya ketika pertama kali di Jawa Timur agak keder terus terang ya ini kira-kira mampu enggak sih bisa menjaga teman-teman yang ada di kantor pajak tapi alhamdulillah kalau kita bisa menyuarakan kita paksi itu beda terasa gaungnya beda. Mungkin dari saya terima kasih Master Dahliah luar biasa ya. Satu lagi, Master di belakang. Baik. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Ee perkenalkan saya Pak Roni Khairul Imam ee dari Pemerintah Kota Surabaya. Untuk kami selaku penyuluh paksi di sini di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya, alhamdulillah sudah direspon baik bukan hanya di instansi pemerintah Kota Surabaya malahan ee di seluruh warga Kota Surabaya. Jadi impact baik dari Pak Walikota Surabaya di sini menegaskan bahwasanya seluruh ASN di lingkungan kami itu di membuat suatu pakta integritas anti pungli, Pak. Dan kami diperintahkan juga untuk memberikan sosialisas-sosialisasi kepada seluruh warga kota Surabaya melalui tingkat-tingkat RW dan maupun tingkat kelurahan kecamatan. Artinya di sini ee peran paksi di sini sangat dibutuhkan sebagai peran aktif dalam anti korupsi. Seperti itu, Pak, dari kami mungkin ada tambahan dari ketua. Monggo. Terima kasih atas waktunya Bapak kami dari Surabaya, Ketua Paksi Kota Surabaya. Apa yang disampaikan dari Bapak Roni tadi selaku sekretaris Paksi Kota Surabaya dengan adanya penetapan kan paksi di Surabaya ditetapkan oleh kepala daerah, Pak. ada ada unsur strukturalnya di situ, Pak. Sehingga dalam rangka itu disosialisasikan ke seluruh perangkat daerah bagaimana upaya-upaya untuk melakukan pencegahan melalui melalui instrumen dari paksi. Akhirnya dengan adanya demikian banjir, Pak, permintaan untuk melakukan sosialisasi sehingga kami disibukkan dalam hal pemberian sosialisasi. Akhirnya kita kadang kala lupa dengan tugas dan fungsi kita sebagai unsur API. Kan kami dari Inspektorat Kota Surabaya. Demikian yang bisa kami sampaikan. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Luar biasa cerita-ceritanya ya para master sekalian. Master Laeli mungkin bisa dijadikan buku nih ya Mas dijadikan buku cerita inspiratif dari Jawa Timur nih kayaknya ya. Ya, segera ya. Luar biasa ini Ustaz Badrul nih sesepuh kita. Baik. Asalamualaikum warahmatullahi taala wabarakatuh. Ee semangat pagi para master. Pagi. Pagi. Pagi. Master Willy. Kalau Master Mufida, Master Dahlia adalah seorang pejabat. Jadi wajar untuk direspon cepat itu wajar. Saya akan cerita bagaimana sosok Master Badrul yang mungkin tadi banyak berjerumun berfoto. Saya bukan siapa-siapa. 2019 saya pelaksana tidak ada yang tahu saya. Saya bukan pejabat di Kabupaten Sumenep. Bukan. justru mengikuti berangkat dari Sumenep ke gedung ke ACLC untuk mengikuti asesmen waktu itu harus masih 5 hari. Sepulangnya dari Jakarta, apa yang harus kami lakukan? Hadis sudah disampaikan oleh Master Mufida. Jadi itu yang perlu mohon maaf Master Seevul kita enggak boleh ada godaan atau dilema utopis dengan semuanya. Man roa minkum munkaron falyuwayir biyadihi. Itu berlaku bagi yang eselon-eselon yang punya level jabatan mampu merubah. Tapi bagi yang pelaksana seperti sosok Badrul enggak bisa. Maka ada peluang yang kedua. Jika tidak mampu dengan kekuasaan kita bilisani dengan lisan. Senjata paksi adalah lisan. Kalau hadis ini dipegang, mohon maaf yang nonmuslim, insyaallah kita melakukan penyuluhan sama dengan melakukan umrah. Artinya apa? Sama dengan melakukan ibadah. Jangan dianggap melakukan penyuluhan itu hanya menggantikan posisi KPK. Enggak. Dapat pahala juga. Nah, berangkat dari itu, Master Willy 2019 saya di BKPSDM mulai dilirik saya di Inspektorat. Kalau tadi bicara penyuluhan 330 desa di 42 pulau semenap sudah kami lalui harus mengarung ombak. Enggak cukup kalau hanya godaan-godaan apa taruhan nyawa harus bertarung dengan ombak tapi sosok penyuluh. Apa ada integritas berani? Enggak usah mikir yang belakang urusannya Allah. Berangkat aja menyuluh apalagi ancaman. Kalau seorang pelaksana bisa dilirik, ini juga bisa tergantung kepada siapa? Pribadi. Enggak. Lantas ya kabupaten kota butuh sosok eselon 2. Belum juga jaminan. Makanya kemarin pada saat di WA grup saya bilang ke panitia, "Tolong siapa kabupaten kota yang tidak mengirim berarti hanya formalitas mau melakukan pemberdayaan terhadap paksi di kabupaten kota. Tolong dicatat nanti di MCSB. Saya sudah sounding ke teman-teman Korwil. Ini bukti keseriusan pimpinan kabupaten. Kalau sudah ada paksi di kabupaten, ada undangan enggak mengirimkan enggak dikasih perdin misalnya. Kejam banget. Berarti tidak serius kepala daerahnya. Alhamdulillah Sumenap 5-limanya berangkat. Jadi harus apa? Seorang paksi di samping berani, integritas jangan pernah ada kata menoleh ke belakang. Gaspol terus. Enggak pernah ada yang takut gitu ya. macam-macam mau dimutasi pengin seperti Riau kan seperti itu inspektur Riau dimutasi jadi esolon 3 apa yang terjadi ott gubernurnya ya minimal itulah dijadikan modal untuk sosial saya kira itu untuk memberikan semangat tetap semangat ya para master wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh terima kasih kayaknya ini panjang nih makanya tadi sayain ya [tertawa] ini kayaknya ceritanya bagus-bagus para masterar sekalian mohon maaf nih mungkin enggak bisa semuanya dulu ya para masar sekalian tapi mungkin setelah ini kita bisa cerita-cerita kita. Tapi setidaknya nanti saya ingin sedikit menyampaikan terlebih dahulu terkait apa yang ingin saya sampaikan di ee bagian ini kayak gitu. Jadi tadi saya ada ee beberapa insight ya dari para master sekalian ya terkait manfaatlah kayak gitu. Selain manfaat pribadi ya untuk menjadi benteng integritas bagi kita tadi seperti manfaat untuk karir juga ya Mas Mas Rim ya. Kurang lebih seperti itu ya kayak gitu kan. Tapi memang tadi ya ee keberadaan pemimpin yang mungkin bisa menjadi paksi itu akan menjadi sebuah ee nilai lebih kurang lebih sekay gitu ya Master Im kayak gitu ya. Jadi mungkin nanti ke depan ini juga bisa disarankan para master sekalian jangan hanya pelaksana saja yang menjadi penyuluh anti korupsi kayak gitu ya kayak gitu ya atasan-atasannya para kepala dinasnya dan lain-lain. Bahkan kalau misalnya di diperlukan sampai level bupati pun menjadi penyeluh anti korupsi apakah salah? Enggak juga kayak gitu. setidaknya tadi ya mungkin di tengah kesibukan kita, kita enggak mungkin bisa melakukan sosialisasi dan ee apa seperti tugas-tugas paksi secara umum, tapi setidaknya itulah menjadi menjadi akan menjadi benteng buat kita. Itulah aja para masar sekalian kayak gitu ya. Terima kasih ceritanya para masar sekalian. Saya yakin banyak sekali cerita-cerita yang bisa diangkat ya para masar sekalian yang bisa menjadi inspirasi tentunya ya dan juga bisa meningkatkan semangat kita sesama paksi ya bahwa kita tidak sendirian ya. Tadi Mas Hermanoto bilang organisir, koordinasikan, dan lain-lain kayak gitu ya. Untuk tadi menjaga ee apa ee dilema integritas tadi para master sekalian. Inilah salah satu cara kita ya keberadaan para paksi di Jawa Timur ini untuk tadi ya untuk meminimalisir ataupun bahkan menghilangkan yang namanya tadi dilema integritas itu sendiri ya gitu para sekalian. Boleh materinya lagi. Oke ya. Eh sori. Oke. Saya ingin sedikit menyampaikan update ya para master sekalian ya. Ini per 1 Oktober 2025 sudah ada 4.477 Jawa Timur saat ini sampai yang kemarin. Berarti di periode September ya yang ee Paksi itu ada 347. Sudah banyak sekali para masar sekalian. Luar biasa nih ya. Ini sudah tiga besar ya. Tiga besar. Tiga besar nasional para masar sekalian kayak gitu ya. Nah, harapannya tentu ini bukan sekedar angka para master sekalian ya. Kita bicara kualitas juga para master sekalian. Buat apa angka besar kalau kualitasnya tidak ada kayak gitu ya. Kalau bisa enggak apa-apa kita jalankan berbarengan. Kualitas dinaikkan kuantitas juga naik. Enggak apa-apa kayak gitu dijalankan berbarengan. Tetapi tentu ini menjadi tugas dan PR kita ya untuk bagaimana menjaga kualitas teman-teman paksi ini kayak gitu ya. Nah, terkait paksi bagaimana seperti apa pemberdayaan dan lain-lain kita sudah menitipkan untuk yang dari tingkat kabupaten, kota dan provinsi ya untuk ee ada di bawah inspektorat kurang lebih seperti itu ya seperti amat MCSP kayak gitu ya. KPK sudah minta Inspektorat untuk ya minimal ada tempat kumpul-kumpulah. tempat ngobrol-ngobrol ya untuk teman-teman vaksin terutama yang di kabupaten kota ya untuk bisa tadi bersinergi melakukan COP seperti ini bisa berbagi dan lain-lain. Itu tujuannya dibikinkan diminta dibikinan sekretariat minimal ada tempat ngobrol-ngobrol kayak gitu ya teman-teman sesama paksi yang ada di sana untuk mengkonsolidasikan gerakan penyuluhan anti korupsi itu sendiri kayak gitu ya. termasuk juga kita dorong adanya anggaran dan lain-lain. Nah, saya pengin tahu nih untuk yang di ee sektor non pemerintahan BUMN BUMD seperti apa nih kondisinya? Ada informasi enggak yang bisa mungkin nanti kita bisa eskalasi ke atas seperti apa? Apakah ee paksi yang ada di BUMD BUMN sama enggak dengan yang di tingkat ee level pemerintah daerah kayak gitu ya? Karena kan kalau ee dari segi regulasi ya di MCSP kita belum mencakup ke tingkat BUMN BUMD ya kayak gitu terkait bagaimana pemberdayaannya kayak gitu. Ada yang bisa sharing teman-teman dari ee BUMD BUMN BUMD ada? Oke enggak ada enggak apa-apa ya. Tapi setidaknya ya kami dari KPK selalu mendorong untuk bagaimana teman-teman paksi semuanya yang ada di sini ee selalu berdaya ya para master sekalian. Eh, salah lagi. Oke. Seperti apa sih peran paksi ini yang selalu kami gaung-gaungkan, para master sekalian? Ya, tadi saya sampaikan di awal, kami sangat tidak berharap sertifikat paksi yang didapatkan hanya untuk pajangan, hanya untuk nakut-nakutin misalnya kayak gitu ya. Misal istilahnya kayak gitu ya. Bar sekalian, kami sangat berharap para paksi ini bisa berperan lebih tentu ya sesuai dengan kapasitas dan ee ee apa keminatan masing-masing tentunya ya. Kami selalu bilang paksi itu yang pertama harus ngapain sih? Harus jadi role model integritas. Berarti setidaknya di level integritas tadi level berapa role model tadi? Lima. Betul ya? Harapannya paksi itu ada di level 5 para master sekalian karena kita seharusnya sudah teruji di integritas kita saat kemarin assesment kayak gitu para masar sekalian ya. Jadi kita itu harus bisa menjadi contoh buat yang lain ya. Bisa menjadi contoh ya tadi untuk tadi mengajak teman-teman menghindari yang namanya godaan, dilema, dan ee hal-hal yang ber apa berujung nanti kepada tindak pidana korupsi lainnya para master sekalian. Yang kedua adalah si paling tahu tentang anti korupsi gitu. Nah, di peran ini para master sekalian ya, Master sekalian sudah sertifikasi sudah diuji 15 materi dasar. Benar enggak ya? Itu cukup enggak untuk belajar anti korupsi? Enggak cukup, Master. Itu cuma dasar-dasarnya saja untuk kebutuhan administrasi. Tetapi di situ ya para masar sekalian, kita didorong untuk bagaimana teman-teman ini bisa terus memperdalam pengetahuan pengetahuan anti korupsi. Karena pengetahuan anti korupsi bukan hanya sekedar apa itu korupsi ya, tahu apa itu korupsi, dampaknya dan lain-lain. Tapi lebih dari itu ya kita tingkatkan bukan hanya aspek pengetahuan para master sekalian ya nanti ya kita tingkatkan levelnya untuk nanti sampai bisa mengajak kepada perilaku-perilaku anti korupsi itu sendiri. Kemudian yang ketiga ini adalah penyuluh menyuluh yang ember, efektif, menarik, berdampak kayak gitu. Ini juga salah satu tugas kita ya, peran kita untuk bagaimana menciptakan proses sosialisasi dan kampanye dan penyuluhan yang kita lakukan adalah yang berdampak bukan hanya sekedar sudah penyuluhan sudah ditinggalkan. Kurang lebih seperti itu para master sekalian ya gitu. Kebanyakan seperti itu ya. Penyuluhan udah saja. minimal kita jaga audiens kita gitu ya, jaga target kita para master sekalian untuk tidak hanya berhenti sampai kegiatan penyuluhan. Caranya bagaimana? Ajak mereka bikin rencana aksi gitu kan ya. Kemudian kita pantau rencana aksinya, laporkan ke atasannya. Ini rencana aksi, rencana aksinya. Ayo kita pantau bersama-sama. Setidaknya kita bisa menggerakkan ya bukan hanya sekedar memberikan pengetahuan para masar sekalian. Kemudian yang keempat adalah content kreator. Nah, ini yang tidak bisa dinafikan juga oleh teman-teman paksi ya. Bagaimana kita ee tidak hanya melakukan penyuluhan ini di darat, kita lakukan juga di udara para sekalian ya. Kita lakukan itu ya. Saya yakin semuanya sudah memiliki kapasitas bagaimana menggunakan medsos ya. Tinggal bagaimana kita memanfaatkan ya untuk kegiatan-kegiatan penyuluhan kita. silakan berbagai media ya, cara dan lain sudah tersedia seperti apa cara penggunaan dan lain-lain kayak gitu. Kemudian selanjutnya adalah fasilitator pelatihan workshop. Nah, ini juga yang kami harapkan para sekalian ya kita kembangkan skill kita ya bukan hanya sekedar memberikan pengetahuan tetapi tadi yang saya sampaikan untuk mengajak sehingga nanti para master sekalian bisa menjadi fasilitator kemudian ee fasilitator pelatihan dan lain-lain kayak gitu. Yang selanjutnya adalah aktivator forum. Nah, ini juga menjadi penting para master sekalian ya. Keberadaan para master sekalian tentu kami sangat berharap ya untuk bisa menggerakkan yang lain juga kayak gitu supaya terorganisasi ya kita harus aktif di forum masing-masing para master sekalian. Jatim sudah ada Jatim Pak ada Master Laeli sebagai ketua forumnya. Betul ya Master Laili ya. Kemudian seperti itu ya aktif para masar sekalian. Apakah terbatas di Jat? Silakan teman-teman yang lain juga di tingkat kabupaten kota para masar sekalian ya mau bikin komunitas forum monggo para master sekalian ya. Tapi tadi ya tetap kita ngobrol dulu dengan teman-teman faksi yang ada di provinsi, forum faksi dengan di provinsi para master sekalian sangat terbuka kayak gitu ya teman-teman. nanti mau mau bikin COP apa kayak gitu ya terkait bidang apa di para penyuluh anti korupsi silakan nanti dapat di ee koordinasikan para mas sekalian. Nah, ini terkait peran vaksin secara umum kayak gitu ya para master sekalian. Jadi kami sangat berharap tidak berhenti sampai pada tahapan sertifikasi aja. Oke, ini yang api tadi. Nah, selanjutnya tadi mungkin secara general saya saya di sini ingin sedikit menggambarkan ya sesuai dengan tema yang diharapkan para master sekalian ini seperti apa ya peran yang diharapkan dalam lingkup tadi ya lingkupi ya kerangka hukum dan kebijakan para master sekalian ya. apa sih yang mendasari dan bagaimana para master sekalian ini bisa berkontribusi di dalamnya baik dalam hukum maupun kebijakan ya. Nah, ketika kita bicara terkait kebijakan ini pasti kita akan enggak jauh-jauh dari yang namanya regulasi aturan ya yang ada di negara kita. Kurang lebih seperti itu ya para master sekalian. Tinggal pertanyaan kita, sejauh mana kita para paksi bisa berkontribusi dalam kebijakan tersebut. Benar enggak para masar sekalian? ya. Oke, yang pertama saya ingin menjelaskan ee yang pertama terlebih dahulu yaitu terkait seperti apa kenapa kita harus berpartisipasi dalam kerangka hukum dan kebijakan ini para besar sekalian ASN ya SN merupakan ujung tombak pelaksanaan pemerintah dan pemberian layanan publik ya tuntutannya juga ya bukan hanya sebatas kemampuan teknis tapi kualitas moral saya pikir itu sepakat semuanya para master sekalian ya jadi keberadaan ASN yang berintegritas itu merupakan sebuah ee keharusan yang sangat mutlak. Tapi ternyata para masar sekalian ya sudah ada banyak regulasi ya sudah ada kode etik dan lain tapi ternyata KPK masih menemukan tadi ya ada beberapa ee kasus korupsi dan pelanggaran etik yang dilakukan oleh Kepala ASN ya tadi disebutkan oleh Master Merman Manoto ada dari 1900 kasus yang ditangani KPK 1400-nya adalah dilakukan oleh para ASN. baik level eselon sampai level ee pelaksana para master sekalian itu ada semuanya komplit 1300 sampai 1400 itu dilakukan oleh ASN baik di pusat maupun di daerah kayak gitu ya. Ini menjadi pengingat ya dari kasus-kasus tersebut bahwa yang namanya integritas tersebut menjadi harus menjadi prioritas dalam reformasi birokrasi. Kira-kira di sini ada peran paksi enggak di latar belakang ini, di background ini? Saya yakin ada para master sekalian. Oke, kita bicara dulu terkait tugas dan fungsi KPK ya. Mungkin para master sekalian sudah tahu apa itu definisi pemberantasan korupsi sesuai dengan undang-undang ya. Pemberantasan korupsi adalah serangkaian upaya ya mencegah dan menindak ya dan melakukan pendidikan anti korupsi ya tadi dalam rangka pemberatasan korupsi dengan disertai partisipasi masyarakat. Dari situ mengamanatkan bahwa tugas pemberantasan korupsi itu bukan hanya tugas KPK, bukan hanya tugas penegak hukum, tetapi dibutuhkan partisipasi masyarakat. Enggak mungkin KPK bisa nangkep-nangkepin orang, Kejaksaanak nangkap-nangkepin orang, kepolisian nangkepang orang kalau enggak ada laporan masyarakat, kalau enggak ada partisipasi masyarakat. Kayak gitu ya. Tiga strategi yang sering kita gaung-gaungkan enggak bakal berjalan ya tadi strategi penindakan, pencegahan, dan pendidikan enggak bakal berjalan kalau enggak ada peran serta masyarakat. Begitu pula dengan paksi para masar sekalian ya. Nah, ini paksi sebagai elemen masyarakat tentunya yang bisa berkontribusi dalam pemberatasan korupsi sehingga ya dalam kerangka nasional ya keberadaan paksi ini sangat selaras sekali tadi untuk mewujudkan amanat dari undang-undang tadi para master sekalian ya. Kemudian ya akhirnya tadi ya paksi kita laksanakan dilaksanakan programnya oleh KPK tadinya karena tadi latar belakangnya pertama ya KPK hanya ada di Jakarta para miser sekalian ya pegawainya sekarang sudah hampir 2.000 ya itu sangat kecil sekali dibandingkan dengan luas wilayah dan luas ee jumlah ee ee masyarakat Indonesia sangat tidak memungkinkan. Nah, strategi yang kita lakukan adalah bagaimana melibatkan masyarakat dalam mengedukasi dan bikinlah yang namanya program penyuluh anti korupsi ini, para master sekalian. Kemudian kami ini sebagai informasi sebagian sudah yang tahu juga bagaimana ya ee kami mendorong pemerintah daerah terutama ya yang ada program MCSP ya, MCP yang sebelumnya ya kita sampaikan di sana kita minta sebagai salah satu indikator penilaian daerah itu adalah terkait bagaimana bisa melibatkan ataupun memberdayakan penyuluhan anti korupsi. Ya, kita juga sudah minta ke seluruh gubernur ya, walikota untuk memberdayakannya. Apa aja nih poin-poinnya ya? Menerkan sampai meneripkan SK mendorong pemerintah memiliki minimal dua paksi. Eh, sekarang sudah semuanya ya, Master Rili ya di Jawa Timur ya? Sudah semuanya. Alhamdulillah yang kemarin ya yang terakhir di pelopor kemarin berarti masih ada. Oke ya. Kemudian dukungan monitoring ya. Hal-hal lain yang mendukung pemberdayaan paksi para master sekalian. Jadi nanti keberadaan faksi yang dari lingkup pemerintah daerah bisa langsung berkoordinasi dengan pemerintah daerah masing-masing ya kayak gitu. Kemudian yang MCP ya, para master sekalian tadi saya sebutkan ya. Jadi ee ada indikator ini ya, indikator budaya anti korupsi. ini menjadi aspek penilaian juga para master sekalian ya adanya upaya dalam rangka memberikan pemahaman anti korupsi sehingga diikuti dan diikuti dan diimplementasikan dan dengan implementasi budaya anti korupsi ya tadi SK daftar anggota paksi dan lain-lain. Nah dalam hal ini ya apa dorongan dari KPK pemerintah daerah melakukan sosialisasi penyuluhan korupsi melibatkan penyuluh anti korupsi ya ini bicara terkait kerangka nasionalnya nih ya yang dari KPK-nya saja. Bagaimana dengan yang lain para master sekalian? Ya. Nah, kalau kita kaitkan ya peran fungsi penyuluh anti korupsi enggak bakal jauh dari yang ini para master sekalian ya. Mulai dari Perpres terkait RPJMN ada kaitannya enggak? Ada para master sekalian. Nanti kita lihat satu-satu. Kemudian tentang ee apa? ASN kemudian terkait kode etik ee PNS. Kemudian WBKWBM, kemudian Pembangunan Integritas ASN tentang pengelolaan konflik kepentingan. Itu yang utamanya para masar sekalian ya. Saya enggak bisa bahas satu persatu mungkin para master sekalian. Nah, setidaknya para master sekalian ya dalam berbagai kerangka hukum ini ada peran paksi di sananya ya misalnya di sini ya. Di sini memperkuat reformasi ee politik ee hukum birokrasi serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi. Nah, ini bisa menjadi acuan kita dalam melaksanakan tugas kita di lapangan RPJMN kayak gitu. Kemudian yang kedua, ASN ya yang ASN berakhlak dan lain-lain. Kemudian yang ee apa terkait pembinaan KOPS ASPNS membentuk karakter kepribadian IASN berintegritas profesional dan berjiwa kersa ya. Kemudian Kemenpan RB terkait WBKWB mengamanatkan terkait pentingnya peningkatan kapasitas dan komitmen seluruh ajaran ee jajaran ASN. ya, dalam mewujudkan birokrasi, kemudian peningkatan kapasitas, integritas ya dan komitmen kayak gitu ya. Ini bisa menjadi kerangka hukum kita Bapak dan Ibu para master sekalian. Selanjutnya ya terkait konflik kepentingan juga ini menjadi sudah ada amanatnya nih ya. Jadi konflik kepentingan sudah menjadi isu nasional para master sekalian dengan adanya ee Permenpan RB nomor 17 tahun 2024 terkait pengelolaan konflik kepentingan para master sekalian. Nah, di sini amanatnya adalah bagaimana pentingnya menjaga atau mencegah konflik kepentingan dalam penyelenggaraan pemerintah. Dan setiap instansi pemerintah wajib memfasilitasi penyelenggaraan pelatihan pengelolaan konflik kepentingan. Nah, ini menjadi tantangan nih buat para master sekalian. Para master sekalian bisa masuk di sini. Pertanyaannya, materi terkait konflik kepentingan apakah sudah dikuasai oleh para master atau belum? Belum. Kira-kira kalau pengin belajar ada di mana para master sekalian? Banyak ya, literasi dan lain-lain. KPK bulan kemarin sudah meluncurkan e-learning pengelolaan konflik kepentingan. Silakan akses secara bebas di sana. Tidak perlu pakai enrollment key ya di LMS. Silakan eh para master sekalian kalau ingin mempelajari terkait konflik kepentingan gratifikasi. kita sudah ada dua e-learning baru yang di ee tadi ya terkait gratifikasi gratifikasi bukan rezeki, pengelolaan kepentingan, konflik kepentingan, dan ketiga insyaallah nanti bulan Desember kita akan meluncurkan terkait PTI corruption, hal-hal ataupun korupsi kecil kita bikinkan e-learning-nya. Jadi silakan para master sekalian bisa memanfaatkan e-learning- e-learning yang ada di KPK ini para master sekalian. Nah, setidaknya dari pembahasan tadi ada beberapa hal yang bisa kita lihat seperti apa sih paksi ini bisa berperan dalam kerangka hukum dan kebijakan ya. Yang pertama pendidikan dan sosialisasi melaksanakan edukasi kampanye dan lain-lain seperti tugas utama kita para masar sekalian. Pemberdayaan masyarakat. Ya, ini juga harapannya para master sekalian. Jadi paksi ini bisa menjadi jembatan antara KPK termasuk pemerintah daerah dengan masyarakat. para master sekalian dalam membangun gerakan sosial anti korupsi berbasis komunitas kayak gitu ya. Jadi setelah ini para master sekalian yuk kita perbanyak ruang-ruang diskusi kita dengan membentuk komunitas-komunitas keminatan dan lain-lain kayak gitu para master sekalian. Yang ketiga yang terkalah penting adalah advokasi nilai integritas ya. Bagaimana kita mengajak ya stakeholder kita menerapkan nilai. Kemudian kemitraan dengan pemerintah daerah juga para master sekalian ya mendukung pemerintah daerah dalam pencapaian tadi ya PK MCSP dan lain-lain dan menjadi katalis kebijakan publik. Nah, ini harapan yang kami harapkan juga dari para pasar sekalian untuk nanti bisa juga memberikan berkontribusi dalam memberikan masukan-masukan terhadap kebijakan publik dan tata kelola yang ada di pemerintah ataupun di instansi masing-masing para master sekalian ini secara garis besar para master sekalian dan para masterer sekalian ini terkait ee selanjutnya ini terkait ee forum komunitas Paksi API. Saya pikir tidak perlu menjelaskan banyak ee hal ya di bagian ini, tapi setidaknya saya ingin menginformasikan ya di Jawa Timur sudah ada ee forum yang membawahi para penyuluh anti korupsi seprovinsi Jawa Timur, Master Laili ya dengan ee forum Jatim Pak K gitu ya. Silakan keberadaan ee penyuluh anti ee apa forum tersebut dapat dimanfaatkan masing-masing para master sekalian ya. Nanti untuk berkoordinasi, berkolaborasi, berjejaring dan lain-lain para master sekalian. Karena kami dari KPK tidak mungkin bisa menjangkau komunikasi dengan seluruh penyuluh anti korupsi ya sampai mungkin ke tingkat level kabupaten kota kayak gitu ya. Biasanya komunikasi kami lakukan adalah sampai ke ke forum provinsi. nanti provinsilah yang akan meneruskan ke tingkat kabupaten kota para masar sekalian. Jadi kurang lebih seperti itu untuk mekanisme komunikasinya karena kami keterbatasan personil juga ya yang bisa meng-cover seluruh ee sampai pelosok daerah para master sekalian. Jadi kami percayakan kepada forum yang ada diingat ee provinsi kayak gitu ya. Kemudian ini ada ee ini ya forum-forum seluruh Indonesia. Jadi, alhamdulillah semuanya sudah ada di seluruh provinsi, para master sekalian dan ee forum-forum ini ee ada di bawah yang namanya pervaksinasi, perkumpulan penyuluh anti korupsi nasional ya. Kemudian ee selanjutnya ini Pervaksinas, kemudian Jatimak, kemudian kita juga ada membentuk teman-teman paksi ya dengan master ee apa master Sayekti, Mas Iin dan lain-lain ya, Master Mangga ini ya banyak sekali komunitas-komunitas ya. Nah, pertanyaan selanjutnya apakah master sekalian yang ada di sini kalau mau bikin komunitas boleh enggak? Boleh master itu sangat terbuka. Silakan. Nah, ini ini contoh-contoh aja ini yang memiliki keminatan in game. Misalnya ini Masar Mangga sama Master Azizah ya dan kawan-kawan lain ini yang suka gamifikasi ya memodif model-model pembelajaran secara game kayak gitu ya online dan lain-lain. Ada Yapiyapo yang suka mendongeng ya silakan nanti gabung Yapiyapo. Kemudian yang suka sastra puisi ada M Sayekti itu ya di sini ada apa ya yang suka film ya ada sufi ya kemudian ada penyantun juga ada silakan ya ini sesuai keminatan masing-masing para masar sekalian ya kalau misal ee para master sekalian di antara para paksi yang memiliki keminatan khusus dan mungkin teman-teman paksi juga memilikinya monggo itu sangat terbuka untuk bikin ee komunitas baru ya komunitas ya konteksnya bukan forum yang seperti tadi kayak gitu. Tuh, gitu. Kemudian ini enggak perlu saya jelaskan. Oke, ini terkait ee sertifikat faksi ini. Kami hanya reminder saja ya, para master sekalian kadang-kadang suka lupa para master sekalian ya. Masa berlaku sertifikat itu hanya 3 tahun ya. Jangan lupa nanti setengah 6 bulan sebelum habis akan diingatkan. Tapi selalu cek sertifikatnya ya. Jangan sampai keburu habis masa sertifikatnya. Kalau sudah keburu habis nanti kalau mau sertifikat lagi, kalau mau sertifikasi lagi sertifikasi ulang dari nol lagi ya. Dari nol lagi para master sekalian kalau misalnya belum habis dalam 3 tahun ya nanti tinggal RCC namanya ya mempertahankan saja kayak gitu. nanti ee teknisnya ya nanti diskusi dengan asesornya ya mempertahankan kenapa harus dipertahankan si apa sertifikat paksi ini para master sekalian ya. Ini sebagai pengingat ee 3 tahun ya tapi dalam waktu ke depan mungkin sedang kita ee rumuskan juga untuk bisa memperpanjang dari 3 ke li para sekalian ini dalam masih dalam proses ya. Oke. Kemudian yang tak kalah penting ini amanat dari teman-teman ee sertifikasi jangan lupa laporkan ya. laporkan yang sudah dilakukan ya, penyuluhan-penyul akses interaksi ya kayak gitu. Kemudian nanti silakan apa si yang dilaporkan ya kalau paksi terkait penyuluhannya sebagai narasumber, pengembangan media, pembentukan ee pengembangan komunitas, monitoring evaluasi dan lain-lain kayak gitu ya. Oke. Nah, mungkin seperti itu para master sekalian ini sudah hampir jam 12.00 dan kita belum membuka sesi tanya jawab. Saya pikir kita cukupkan sampai di sini dulu aja ya para master sekalian. ini sebagai bahan ataupun pemantik diskusi kita pada siang hari ini. Silakan nanti para master sekalian ee jika ada hal-hal yang ingin didiskusikan baik tadi terkait materi integritas maupun terkait ee tadi ya bagaimana keberadaan vaksi untuk lebih berdaya. Mari kita diskusikan bersama-sama. Saya kembalikan lagi kepada moderator. Terima kasih. Boleh kita kasih applause untuk Master Willy. Ternyata saya baru tahu juga, saya baru terinfo kalau ternyata ada panggilan khusus begitu ya, yaitu master. Baik, karena tadi sudah diinformasikan juga terkait dengan pertanyaan atau mungkin studi kasus yang telah dialami oleh master sekalian pada forum ini gitu, bisa langsung japri dan juga sudah ada ee barcode-nya juga untuk bisa bergabung dalam WA grup begitu ya. Jadi bisa disampaikan di situ supaya lebih enak. Begitu pula yang juga tergabung dalam daring. Apapun pertanyaan bisa langsung disampaikan secara ee langsung tidak di sini, tidak di forum ini, tapi langsung saja dengan Master Willy dan juga Master Manoto. Seperti itu. Karena ini juga ee waktu sudah harus membuat kita beristirahat sejenak karena nanti juga masih ada satu narasumber lagi kita akan bermain bukan bermain ya kita akan ada satu permainan yang ini bisa menimbulkan interaksi dan juga menambah wahana kita, wacana kita mengenai bagaimana memberantas korupsi di lingkungan terdekat kita. Ee satu pertanyaan atau dua pertanyaan boleh mungkin 15 menit aja. Oh, baik. Kita berikan waktu 15 menit untuk Bapak dan Ibu untuk dapat bertanya. Boleh, silakan. Berarti maksimal dua pertanyaan saja begitu ya, Bapak yang di depan. Baik, saya akan menuju ke Bapak yang di depan pertanyaannya. Izin karena waktu terbatas mungkin pertanyaannya langsung saja begitu ya. Oh, ada. Oke, silakan Bapak. Terima kasih. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Kenalkan kami dari Paksi Jember. Bapak ee yang saya tanyakan langsung saja. Tanggal 25 November ini kami akan ee memperingati Hari Guru. Pastinya di Metsos nanti akan ramai yang namanya yang namanya gratifikasi. Bapak pendidikan anti korupsi itu sudah lama ada pada kurikulum kami cuma tidak masif. Apakah bisa KPK itu merekomendasikan kepada Kementerian Pendidikan untuk secara eksplisit pendidikan anti korupsi itu ada secara ada pada ee intrakurikuler secara khusus ada bukan pada tema tertentu, pada ee pelajaran tertentu, tapi berdiri sendiri atau minimal Perda yang memberikan ruang khusus di muatan lokal seperti bahasa Inggris, kemudian BTA dan lain-lain. Karena apa? Kalau di tema tertentu itu berlalu, Pak. Mudah berlalu. Sehingga apa? Sampai sekarang itu yang namanya gratifikasi, suap-menyuap itu tetap aja ada, enggak berkurang. Malah mereka itu bangga kalau sudah memberikan sesuatu gratifikasi kepada guru-gurunya. Nanti tanggal 25 kalau gak percaya di Mesoposmos banyak sekali guru-guru itu mendapatkan buket, Pak. Buketnya bukan bunga tapi bendera merah atau bendera biru, Pak. Terima kasih. Salam paksi dari Kabupaten Jember. Oh, baik. Silakan lanjut. Baik, tiga pertanyaan begitu. Dan sebelumnya saya ingin menyapa terlebih dahulu kepada Kepala Badan BPSDM Provinsi Jawa Timur, Bapak Dr. Ramlianto. Terima kasih menyempatkan diri hadir dalam forum ini. Terima kasih Bapak, selamat datang. Silakan Ibu untuk pertanyaannya. Baik, terima kasih kesempatannya. Ee mohon izin saya Kamilia Irbansus dari Inspektorat Sampang. Kebetulan saya juga paksi Bapak. Nah, yang pertama saya mengucapkan terima kasih karena sudah dimediasi ya untuk kami meningkatkan kompetensi ee bagi para penyuluh ini ee di mana nanti kami bisa mengembangkan ee kompetensi kami ini untuk ee bisa membuat kualitas penyuluhan kami ee berdampak ee baik sesuai dengan yang diharapkan. Nah, yang kedua ee saya tadi mencermati bahwa dalam menjaga etika dan perilaku kita sudah terikat dengan kode etik. Namun mungkin satu Bapak yang kami perlukan karena kebetulan sebagai seorang ee diberi amanah ya jabatan Irbansus itu ee agak gimana ya Pak ya agak susah juga untuk menegakkan integritas sampai di level 4 dan 5 karena belum ada mekanisme perlindungan bagi kami. Apakah ada jaminan ketika kami dalam melaksanakan tugas itu tegak lurus ee tidak akan ada ee dampak seperti dikucilkan kemudian tidak dilibatkan atau sampai dengan mutasi sampai dengan ee sanksi yang lain gitu, Bapak. Terima kasih. Dua saja begitu ya. Mohon izin dicukupkan dua saja karena waktu yang terbatas. Dua pertanyaan saja. Silakan, Pak Manato. Baik, terima kasih Bu Fen buat kesempatannya. Yang pertama kami akan merespon dulu pertanyaan Master apa? Siapa tadi, Bu? Candy. Master Candy. Ee bagaimana pengaruh KPK dalam hal ini kedbutian pendidikan dan perseratan masyarakat untuk mewajibkan atau mengharuskan mata pelajaran anti korupsi di ee pendidikan menengah dan dasar ya, Master Gendia. ee setelah ini. Tapi menurut pemahaman KW memang bahwa KPK melalui Direktorat Jaring Pendidikan telah menginsersi materi anti korupsi ke semua jencang pendidikan. Kalau di kampus itu adalah mata kuliah wajib. Bahkan ada dosen-dosen khusus untuk ee mata kuliah anti korupsi. Kalau misalkan di sekolah ada mata pelajaran anti korupsi untuk SMA. Ee teknisnya mungkin akan nanti kami konfirmasi ke direktur Cardik. Kemudian kebetulan mantan direktur kami. Ee jadi komunikasinya bisa lebih baik. Terus kalau yang SMP dan SD itu diinsersi memang. Jadi kalaupun tidak di ee ada mata pelajaran muatan lokal itu dimasukkan ke bab di pendidikan kewarganegaraan. Di PKN ada khusus bab di pendidikan kewarganegaraan. Mestinya sudah tapi apakah sudah dieksekusi oleh daerah atau belum? Karena ee bukan jadi tupoksi utama kami di diklat. Jadi saya belum dapat informasi yang utuh terkait itu, tapi akan kami pastikan setelah ini atau mungkin besok saya akan ke lantai 5 ee bagaimana evaluasi dari rekan-rekan di Cardik terkait dengan insersi mata pelajaran atau mata kuliah anti korupsi di ee satuan pendidikan perguruan tinggi maupun ee dasar. Terus hanya saja sebelum ee walaupun case itu Master Candy Kenny kita sebenarnya sudah koordinasi dan kerja sama dengan ee para paksi-paksi apalagi yang guru untuk ee di apa didorong yayasan ataupun kepala sekolah untuk membuatkan aturan ee semacam aturan bahwa ee tenaga pendidikan dan tenaga kependidikan dilarang untuk menerima apapun dari orang tua atau dari siswa terkait dengan ee tugas dan fungsinya itu sudah kita dorong ee ya memang tinggal ini ee ee monitoring dari kita semua atau juga mungkin dari KPK sejauh mana peraturan itu atau kebijakan itu dieksekusi di lapangan tapi akan menjadi fokus perhatian kami Master. Siap. terima kasih buat ee insight itu. Terus yang kedua, bagaimana tentang ee supaya dilema ee dilema integritas itu tidak terjadi ke kita saat kita melakukan ee integritas itu ya, Master ya. Ya, kalau mengenai tentang kontribusi KPK ee terkait dengan dalam hal pelaporan ya, pelaporan dulu nih ya ee master bahwa kita menjamin kita menjamin bahwa setiap pelaporan yang disampaikan oleh masyarakat masyarakat dan juga termasuk ASN dan pengeran negara kalau misalkan melakukan pengaduan KKP itu bisa kita jamin. Itu bisa kita jamin. Tapi kalau misalkan memang di daerah ee pelaporan yang disampaikan oleh KUPG atau ke Inspektorat ya mestinya ya mestinya bisa dijamin. Nah, terkait dengan penerapan itu ee penerapan untuk memberikan kenyamanan itu akan tetap kita monitoring ya, Master Willy ya ee melalui koordinasi dan supervisi. Barangkali ada misalnya sebuah kebijakan atau beberapa kebijakan di daerah yang tidak tepat, yang tidak mendukung para pengadu atau para pelapor dalam hal penegakan ee integritas itu juga akan di ee monitoring oleh rekan-rekan kerja yang lain. Atau PAR Willy ada bisa tambahin informasi terkait itu? Kontribusi kita terkait dengan penerapan kertas. Saya sedikit merespon tadi yang pertanyaan pertama ini mungkin teman-teman dari kalangan guru paksi Mas Iin, Master Sayikti bisa nanti bantu menjelaskan juga ya biar nanti itu ajaalah enggak usah saya menjelaskanlah kalau yang ini ya. Tapi setidaknya gini master ya ter menjawab pertanyaan pertama terkait bagaimana ee pendidikan anti korupsi ini bisa masuk ke dalam intra intrakurikuler ya kayaknya tantangannya terlalu besar ya kalau masuk ke intra ya. Kita sudah berkoordinasi berkali-kali ketemu dengan Kemend Dickwood. Jangan KPK, Pak. Seluruh instansi yang ada di Indonesia berharap itu masuk ke intra. Bayangin enggak kalau masuk intra semuanya kita lihat sekarang anak sekolah bawa tasnya itu berat banget, Pak. Bukunya banyak banget kayak gitu ya. Ee kita tidak membayangkan kalau misalnya anti korupsi masuk ke intra kayak gitu. Tapi itu ee menuju ke sana mungkin ada, Pak. Kayak gitu ya. Nah, strategi yang kita lakukan adalah tadi apa? Insersi, Pak. ya, insersi ke dalam mata pelajaran ya gitu ya. Kita sudah bikinkan panduan-panduannya ya untuk bagaimana menginsikan pendidikan anti korupsi ke dalam berbagai mata pelajaran misalnya PKN ya itu sudah kita bikinkan panduan dan lain-lain. Mungkin nanti teman-teman ee paksi yang dari Mas Riin bisa bisa jadi bahan COP juga nih sebenarnya bisa menjadi bahan COP ya. bagaimana teman-teman paksi terutama di dalam pendidikan yang di sektor pendidikan, guru dan lain-lain tadi ya untuk membantu membangun ekosistem yang berintegritas seperti tadi misalnya yang hari guru. Justru menurut saya ini menjadi tantangan nih teman-teman paksi untuk bagaimana caranya ketika hari guru enggak ada lagi yang namanya gratifikasi-gratifikasi. Benar enggak? Bikinkan kampanenya kayak gitu kan di media sosial dan lain-lain kayak gitu ya. Kayak gitu. Jadi, jadi mungkin jangan terlalu berharap ke mungkin apa ya aturan-aturan memang sudah ada kayak gitu, tapi ee implementasi di dalam pangan itulah yang selalu menjadi tantungan master kayak gitu. Dan ini menjadi tantangan juga nih ya untuk tadi khusus yang hari guru bagaimana enggak ada lagi pemberian gratifikasi dan lain-lain kayak gitu nih bikinkan kampanye dan lain-lain kurang lebih seperti itu. Itu sih ee para master sekalian mungkin ee tambahan dari saya ya terkait tadi ya yang terkait ee keberadaan vaksin di tingkat ee kabupaten kota ya. kami tentu sangat menitipkan hal ini kepada Inspektorat ya untuk terus selalu berdaya dan tadi terkait dilema kemudian godaan integritas ya ee tadi kan hanya rekomendasi dari kami ya kayak gitu penerapannya itu tentu kita akan melihat kondisi di lapangan masing-masing kondisinya akan sangat berbeda, tidak bisa disamaatakan belum tentu yang tadi kami sampaikan bisa masuk di instansi A, belum tentu bisa masuk di instansi B kayak gitu. Nah, dibutuhkanlah yang namanya penyesuaian kayak gitu para masar sekalian ya. Penyesuaian seperti apa itu akan menjadi bahan diskusi kita selanjutnya. Terima kasih. Baik, kami cukupkan untuk dua pertanyaan saja dan sekali lagi jika ada pertanyaan lebih lanjut bisa disampaikan dalam forum dan juga barcode. Bagi Bapak dan Ibu sedikit informasi belum masuk ke dalam barcode WAg Community of Practice nanti akan kami tayangkan untuk bisa masuk dan jika ada pertanyaan sekali lagi melalui daring bisa disampaikan. Namun sekali lagi boleh kita berikan applause untuk kedua narasumber kita pada sesi pertama ini. Master Willy dan Master Manoto. Terima kasih banyak kehadirannya. Kita harus tutup sesi kita kali ini. Dan tentu saja karena siang hari ini kita telah kedatangan Kepala Badan BPSDM Provinsi Jawa Timur Bapak Dr. Ramianto, SPMP. Maka tentu saja kita ingin sekali untuk mendengarkan satu patah dua patah kata, arahan juga mungkin Bapak sebagai inisiator dari forum COP yang luar biasa diselenggarakan oleh BPSDM Provinsi Jawa Timur. Kami silakan Bapak. Izin. Baik, sebelumnya kami silakan kepada seluruh narasumber tentu saja untuk dapat kembali ke tempat duduk. Sebelumnya disilakan. Bismillahirrahmanirahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullah. Selamat siang, salam sejahtera untuk kita sekalian. Master Manoto, Master Willy yang saya hormati Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Fungsional dan Sosial Kultural, ada analis Bangkom Madia, teman-teman semua para peserta COP anggota ya sekarang anggota COP ee Paksi. Pertama saya mohon maaf tidak bisa hadir di pembukaan karena enggak tahu hari ini luar biasa ee jadwal PMPR Jatim dan mungkin akan berakhir sampai dini hari ya hari ini karena nanti jam 10.00 malam masih ada rapat sampai enggak tahu sampai kapan sampai selesai mungkin. Saya pertama terima kasih kepada tim dari KPK, Master Manuto, Master Willy yang sudah berkenan hadir dan memberikan penguatan pada teman-teman paksi. Sebenarnya kegiatan ini kami hajatkan dalam rangka mendukung akordia dan Bu Gubernur sudah menyatakan bersedia hadir pada saat itu. Ternyata Bu Gubernur pagi ini harus memimpin Rakor Forkom PIMDA. Pak Wagub hari ini harus paparan IGA, Pak Sekda hari ini harus rapat badan anggaran sehingga yang didisposisi untuk hadir adalah Pak Asisten 3 tadi dan saya harus di Malang karena ada pelatihan kepala desa juga yang di dalamnya kami insersi kurikulum anti korupsi untuk kepala desa. Yang ngisi pematerinya itu Rompi Biru. Ya, karena pesannya Pak Deputi ke kami jangan sampai rompi oren. Pak Deputi Dikmas waktu acara pelatihan untuk paksi kemarin sudah pesan. Yang rompi biru aja, Pak, diperbanyak, jangan rompi oren. Ya, mudah-mudahanlah. Kami BPSDM Jawa Timur mungkin kayaknya jaraknya jauh ya antara BPSDM anti korupsi. Apa nih kaitannya? Oh, ternyata kita setelah saya urut-urut memang perannya sangat strategis dan alhamdulillah kami diapresiasi oleh KPK tahun lalu. Walaupun saya masuk gedung KPK dregdeg juga, Pak. Padahal saya menerima penghargaan, Pak. BPSM Jatim sebagai mitra strategis KPK untuk pengembangan kompetensi terkait dengan ee anti korupsi. Sekali lagi terima kasih ee Master Manuto dan Master Willy. Bapak, Ibu, kenapa COP? Awalnya paksi ini tidak masuk ke dalam ee apa namanya istilahnya masterplan COP 2025 enggak masuk. Karena saya pikir kan paksi itu ikatannya sudah sangat kuat. Nah, lalu Pak Inspektur Provinsi Jawa Timur kirim surat resmi ke kami untuk BPSDM melakukan penguatan-penguatan kompetensi terhadap Paksi dan apa, Mbak? Api ya, ahli pembangun integritas. Nah, akhirnya kami cari apa ya yang bisa kami lakukan untuk itu. Kemarin pelatihannya sudah dan Pak Deputi hadir, Pak Deputi Dikmas hadir. Dan kemudian setelah itu saya pikir nih kalau paksi ini harus diundang ke sini terus uangnya enggak ada kan efisiensi ceritanya. Akhirnya karena kami sudah punya lima COP sebelumnya, ada lima community of practice yang sudah kita bangun. Nah, ini menjadi yang keenam. Ada satu community of interest. Awalnya kami rencana anti korupsi itu masuk community of interest. Jadi siapa saja ASN Jawa Timur yang interest terhadap persoalan pencegahan korupsi itu kita mau ikat dalam community of interest. Ternyata karena ada paksi, ada api ini akan lebih bagus kalau diikat dalam bentuk community of practice. Community of practice adalah bagian dari model pembelajaran corporate university yang sudah kita sandang gelarnya sejak 2021 yang memungkinkan mereka belajar di luar kampus tapi belajarnya dalam sebuah komunitas. Salah satunya WhatsApp grup itu salah satu ya. Jadi tolonglah teman-teman kalau sudah masuk WhatsApp grup COP ya isinya belajar bukan innalillahi selamat ulang tahun terus apaagi tahajud call terus apaagi nge-share pantun-pantun tuh terus nge-share lagu-lagu yang tua-tua biasanya nge-share lagu-lagu kenangan gitu kan jangan itu cop itu community of practice sebuah komunitas belajar isinya ya. Kalau ada informasi baru dari KPK apa ada pendekatan baru dan sebagainya tolong di-share menjadi sebuah forum pelajaran. Kami, Pak Willy, Pak Manuto akan juga memfasilitasi, "Pak, kami ingin di-update persoalan ini. Kami akan siapkan narasumbernya, resource-nya kami siapkan apakah luring apakah daring." Sehingga teman-teman komunity praktis belajarnya terus-menerus sebagaimana amanat di Undang-Undang 22 tahun ee amanat Undang-Undang 20 tahun 2023. Jadi belajarnya terusmenerus berkelanjutan enggak harus di tempat ini. Nah, memang hari ini kita undang karena memang ada momen accordia yang kita juga ingin punya sumbang sih bahwa itu juga dirayakan dalam bentuk pengembangan kompetensi. Selain ada yang sifatnya mungkin penghargaan dan sebagainya, selain kemarin sudah dikukuhkan para apa? Pemuda apa namanya? ee patriot integritas ee oleh Bu Gubernur. Nah, ini juga bagian dari kita supportia. Jadi, sekali lagi, COP adalah sebuah metode yang selama model yang selama ini banyak digunakan di dunia yang cukup efektif untuk pembelajaran terus-menerus tanpa harus ee ketemu dalam satu forum. Tapi mereka berada dalam komunitas belajar yang tidak pernah berhenti. Termasuk tadi kalau ada yang ingin update tentang seperti apa insersi kurikulum di pendidikan saya, Pak Willy, Pak Manoto. Kebetulan yang lari ke sana kemari diminta KPK waktu itu untuk melengkapi tanda tangan kepala daerah tahun 2018 tentang komitmen untuk ee membuat pergup tentang pendidikan anti korupsi. saya lari-lari itu karena ada batas waktunya sehingga alhamdulillah di ruangan ini, di ruangan ini itu tuntas ditandatangani ee seluruh pergup yang terkait dengan pendidikan anti korupsi. Jadi pergup perwali pergup pasti sudah punya semua. Nah, soal implementasinya tolong dong teman-teman paksi yang ada di kabupaten kota diulik. Jangan-jangan sudah enggak ingat kalau punya Perbob dan Perwali itu ya. Saya pastikan punya semua walaupun sudah ganti bupati walikotanya sudah ganti ee yang di sini sudah belum gubernur Khaifah masih gubernur Soekarwo waktu itu. Ya tetap digunakan. Saya sampai sekarang masih masuk di WhatsApp grup Pak Jawa Timur pendidikan Anti Korupsi. masih ada update-update dari ee teman-teman tim Pak di ee KPK. Nah, sebab itu yang begitu bisa di-update di grup kita, di komunitas belajar kita. Nah, terakhir teman-teman karena ini jam makan siang saya juga harus geser ke Gerhadi karena mendampingi Pak Wagub presentasi IGA. Dulu kami pernah mengenalkan Pak Manuto, Pak Willy, tapi ini enggak masif. kami menyebutnya school based prevention. Jadi, pencegahan korupsi berbasis sekolah. Kalau ini di sini pendidikan ya bukan school based mungkin ya, mungkin eh training based prevention. Apa yang kita lakukan? Waktu itu kami mengenalkan ee lima pendekatan untuk secara masif dilakukan karena karena ini kan memang ee apa ya kayak membangun karakter ya. Jadi waktu itu kita kenalkan gimana caranya orang Indonesia ini terutama mulai dari kecil itu yang pertama adalah knowing the good. Kan kita banyak dikenalin ke hal yang buruk-buruk sehingga kepala kita isinya yang buruk-buruk termasuk korupsi dan sebagainya. Emang berita baik itu viral enggak? Yang viral adalah berita kalau OTT viral enggak? Kalau COP viral enggak? Enggak. Maka waktu itu kita ngundang para wartawan di Jawa Timur, ayolah buat masyarakat kita ini knowing the good. Tahu yang baik-baik, jangan terus dicekoki dengan berita-berita yang enggak baik. Akhirnya apa? Anak-anak kita tahunya yang enggak baik. Ketika 43 orang pelaku LGBT ditangkap di Surabaya, viral enggak? Tapi pendidikan-pendidikan prap pererkawinan viral enggak? Enggak. Yang viral justru tepuk sakinah. Ya, [tertawa] teman-teman semua, kami mengenalkan waktu itu buat rakyat kita ini, anak-anak kita terutama. Nah, karena kita ini paksi, buat aparatur kita ini dicekoki dengan hal-hal yang baik. Maka yang pertama adalah knowing the good. Yang kedua, kami mengenalkan istilah desiring the good. Orang, Bapak, Ibu nih secara psikologi ini mungkin ada yang psikolog di sini. Orang kalau dicekoki hal-hal yang baik terus, informasi dan pengetahuan hal yang baik-baik pasti desairnya apa nih? Hasratnya, keinginannya itu yang baik-baik. Kenapa anak-anak enggak boleh nonton film ini? Enggak boleh nonton tayangan yang ee kekerasan, enggak boleh ini game yang berbapa? Karena begitu dia tahu itu desairnya nih, keinginannya, hasratnya akan ke situ. Tapi kalau knowing the good-nya dikuatin pasti kemudian yang kedua harapannya adalah desiring the good. Hasratnya adalah yang baik-baik. Makanya kita ikat di COP nih. Di COP kan isinya baik-baik terus. Nah, sehingga desiring the good. Harapannya nih kalau orang katanya nih ini secara psikologi ya. Kalau orang sudah punya keinginan yang baik, harapannya yang ketiga, acting the good. Jadi apa? Yang pertama tadi knowing the good, desiring the good, kemudian acting the good. Ya, kalau sudah acting the good pasti yang keempat nih, yang keempat nih kan enggak bisa anti korupsi itu enggak dicontohin. Saya nanya guru waktu itu, ini kan banyak guru nih. Bu, Ibu anti korupsi kah? Itu ketika sosialisasi awal pendidikan anti korupsi. Saya tanya, "Ibu anti korupsi?" "Wuh, siap, Pak. Saya adalah guru yang paling anti korupsi di dunia. Saya tanya, ibu pernah pegang dana bos enggak? Enggak pernah. Pantesan. Oh, enggak pernah berurusan dengan uangnya negara. Gimana bisa? Nah, sebab itu kalau acting the good harapannya yang keempat nih, Bapak, Ibu, para paksi, para master, exampleing the good. Jadi ini mungkin agak tidak teknis ya, tetapi inilah perjalanan kita. Kalau kita lihat pendidikan anti korupsi itu perjalanannya dari situ. Knowing the good, kemudian desiring the good, dari hatinya juga. Kemudian kemudian acting the good. Nah, kalau dia acting the good, dia akan kasih contoh yang baik-baik. Kita anak-anak kita, masyarakat kita, pegawai kita butuh example kok, butuh contoh. Makanya ada istilah dilema kan di integritas itu ada istilah apa namanya? Kepentingan apa? Benturan kepentingan kan. Gimana enggak bosnya begitu, anak buahnya mau bertahan, bagaimana juga gitu kan. Makanya kita butuh yang keempat, example the good. Nah, terakhir nih menurut saya nih paksi akan sukses kalau sampai ke puncak yang kelima ini. Apa yang disebut rakyat Indonesia, pegawai negeri kita, ASN kita, loving the good. Hanya mencintai satu hal yakni kebaikan. Terima kasih. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih. Apresiasi setinggi-tingginya akan poin-poin yang penting yang telah disampaikan oleh Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur, Bapak Dr. Almianto, SPMP. Terima kasih banyak. Ini di sesi akhir, sesi satu akhir ya. Kita masih ada dua sesi. Namun poin-poin ini menjadi penambah wacana kita untuk dapat mengaplikasikan apa yang telah disampaikan. Karena waktu sudah hampir menuju jam .30 begitu ya, agak cukup tight. Bapak dan Ibu, kami perlu informasikan sebelum Bapak Ibu meninggalkan ruangan ini untuk menikmati hidangan makan siang, terdapat musala yang ada di seberang ruangan ini. Tidak perlu jauh-jauh ke masjid. Namun jika berkenan ingin beribadah di masjid yang ada di BPSDM Provinsi Jawa Timur boleh. Masjidnya lokasinya agak cukup ke belakang Bapak, Ibu. Nanti teman-teman dari tim security ataupun dari BPSDM bisa mengarahkan. Kemudian Bapak dan Ibu bisa menikmati hidangan makan siang yang tersaji di area foye, dinikmati di ruangan ini boleh, di area foye juga boleh. Terdapat ruang istirahat juga. Mungkin Bapak Ibu ingin menghirup udara segar, di sebelah musalanya ini ada ruangan outdoor untuk bisa menikmati udara segar. Dan kami harapkan Bapak dan Ibu dapat berkumpul lagi. Kita akan memulai lagi sesi kedua ini pada pukul .00 siang. Mohon kerja samamanya sebagai paksi yang berintegritas harus on time, tepat waktu juga ya. Jadi jam .00 kita akan mulai lagi sesi kedua yang mana akan lebih menarik Bapak dan Ibu. Tidak hanya materi saja nanti akan kita dapatkan tapi juga akan sedikit ada permainan begitu ya. Oke kami ucapkan terima kasih banyak dan apresiasi untuk Bapak dan Ibu boleh tepuk tangan untuk sesi pertama ini. Selamat menikmati hidangan makan siang yang telah kami sediakan di area Voy dan selamat melaksanakan ibadah di musala maupun di masjid. Sampai bertemu pada pukul .00 siang. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Disilakan Bapak dan Ibu. Sedikit informasi ini adalah barcode untuk WAG yang belum join yang akan di-follow up oleh kedua narasumber tadi, Master Willy dan Master Manoto. Ini akan diusahakan untuk di-follow up satu persatu WAg-nya. silakan untuk dapat join terlebih dahulu melalui barcode. Baik, dalam barcode ini terdapat daftar hadir, kemudian materi tadi yang telah disampaikan dan juga hasil e serertifikat COP keetujuh ya hari ini. Jadi lengkap sekali Bapak Ibu silakan dapat diakses. Terima kasih. Selamat beristirahat. Ya, untuk itu kami ingatkan kembali Bapak dan Ibu untuk dapat mengaktifkan mode senyap atau getar vibrate pada handphone Bapak dan Ibu agar tidak mengganggu jalannya sesi kedua siang hari ini. Terima kasih. Langsung mulai mana? Baik, siang hari ini langsung saja kita mulai karena moderat ee narasumbernya juga sudah mulai bersemangat untuk dapat memulai wac wahana wacana dan juga wahana kita. Kenapa saya bilang wahana? karena ini ada suatu media yang nanti akan digunakan juga begitu ya narasumber. Untuk itu langsung saja pada forum konsultasi pengembangan kompetensi community of practice penyuluh anti korupsi provinsi Jawa Timur tahun 2025 akan segera dimulai dan langsung juga dipandu oleh direktur iname Indonesia Bapak Mang Gazali beserta dengan Ibu Azizah. Betul ya. Disilakan Bapak. Baik terima kasih banyak untuk Ibu MC. Untuk Ibu MC kita kasih tepuk dua kali. Wis [tertawa] dua kali aja. Dua kali aja ya. Oke, Kak Mangga kita mulai. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Kenalan pakai pantun, Kak. Mangga biar mainstream. Boleh ke tengah sedikit. Baik. Em, selamat siang Bapak dan Ibu semuanya. Saya izin membuka sesi kita hari ini dengan sedikit pantun. Boleh ee nanti reaction cakep. Cantik. Oh, cantik. Cantik apa? Cakep. Cantik. [tertawa] Oke. Berolahraga di halaman sekolah cantik. Sekolahnya di daerah Menur Cak. Eh, cantik. Beliau Bapak dan saya kakak Azizah. Senang sekali hari ini bisa menyaks Jawa Timur. Kita coba semangat semangatnya. Semangat pagi. Insyaallah. Master, apa kabar? Apa kabar, Master? siap beraki, jujur kompeten, berdaya. Terima kasih banyak sekali lagi sekali lagi ee para master panggil master aja ya biar sama akrab ee sebenarnya enggak bisa seserius ini ya. Mohon maaf kalau misalnya kita ssantai aja karena kita mau ee main-main ya aja sebenarnya untuk agenda siang ini. Main-mainnya sama saya nanti giliran materinya akan dius oleh siang ini eh langsung boleh kita bisa bermain Bapak Ibu. Oke. Baik. Jadi nanti nanti kita biar ee di belakang bagian mungkin nanti bisa maju maju ya biasanya soalnya soalnya yang di belakang yang enggak mau kelihatan saya serahkan sesinya kepada terima kasih jadi hari ini kita main sain saja para mas semuanya semuanya karena kalau siang biasanya apalagi habis makan penyakit yang paling sering kena ke kita adalah Nah untuk itu saya akan mengundang para master bermain bers bersama saya di depan sini. Em kita boleh lesehan, boleh berdiri di dekat layar karena nanti kita akan banyak melihat ke layar. Jadi kita akan bergerak dari kursi masing-masing dan merapat. Saya izin langsung bagi kelompok saja ya. ee baris yang paling ujung sini akan menjadi kelompok satu sampai dengan baris eh kolom kedua baris dua. Jadi kelompok satu tuh dari kolom satu ke belakang sampai dengan kolom dua meja kedua. Nah, belakangnya meja 3 45 sampai dengan kolom ketiga akan menjadi kelompok dua. Oke, kelompok satu. sampai di meja kedua belakangnya sampai dengan kolom tiga meja paling depan adalah kelompok dua. Hal yang sama kita ambil di sini kelompok tiga barisan kolom keempat berarti ya. Kolom keempat ke belakang sampai dengan meja 1 2 3 dari belakang ya. Ini kelompok empat eh kelompok tiga, mohon maaf. Kelompok tiga sampai di sini meja ini. Oke, kelompok tiga dan ya sisanya adalah kelompok empat. Silakan saya undang untuk maju ke depan. Kayaknya dari tadi sudah terlalu tegang duduk. Boleh yang mau maju, boleh yang merasa nyaman di tempatnya masing-masing boleh. Silakan. Ayo perwakilan kelompok satu. Saya belum melihat ya. Boleh semua boleh sih sebenarnya semua boleh. Boleh. Mau geret kursinya ke depan juga boleh. Silakan boleh duduk di boleh lesehan. Lesehan juga boleh ya. Silakan sebaiknya lesehan aja biar enak bareng-bareng gitu ya. Oke. Yang paling cepat lengkap saya kasih giliran pertama main deh. Gitu aja. Kelompok 1 2 3 4. Oke. Ini kelompok berapa? Kelompok empat ya. Oke, kelompok empat, kelompok tiga boleh agak tengah sini. Kelompok dua boleh. Oke. Ke layar. Menghadapnya ke layar. Baik, sudah mulai berkumpul. Saya cek dulu yelyelnya. Kelompok satu hadir. Oh, yelely-yelnya hadir. Oke, kelompok satu silakan angkat tangan ke atas semuanya. Lihat temannya masing-masing. Dilihat. Boleh lihat temannya. Sekarang silakan tunjuk yang akan menjadi ketua kelompok. 1 2 3. Tunjuk siapa nih? Paling banyak nih. Ke sini, ke sini, ke sini, ke sini. Oke, selamat salam kenal master ketua kelompok satu. Oke, kelompok dua. Oh, Mama Raja tentu saja. Oke, selamat ketua kelompok. Boleh maju lagi? Boleh ke sini juga boleh. Kelompok tiga ketuanya siapa? Oke, master siapa? Master Roni. Master Roni. Dia udah pasrah aja gitu yang hah gitu ya. Oke, [tertawa] kelompok empat mana? Cak hilang. Master siapa? Master siapa nih? Master Halim. Oke, sudah terima penugasan ya. Baik, sebelum kita mulai para master semuanya saya izin naik ke atas biar bisa melihat semuanya. Saya mau tanya yang sudah pernah main bareng in game ada boleh angkat tangan. Yakin enggak ada di sini? Enggak ada fasil iname. Oke, selamat datang di iname Indonesia. Hari ini kita akan main permainan yang sangat menarik khususnya buat ibu-ibu, yaitu menjadi Mak Comblang. Oke, kita akan main itu. Nah, caranya silakan Bapak Ibu nonton di video yang akan diputarkan. Belum belum explainer game learning biro jodoh Di fase aksi masing-masing biro dipersilakan untuk mengganti kartu hijaunya dengan yang ada di baris tengah diganti dengan Bondan, Gino, Adam, dan Joni. Kalau merasa ada yang kayaknya bagusan, Gino nih. Tadi belum keluar kartunya, tapi harus bayar poin satu. Kalau enggak ganti boleh. Ada biro yang mau ganti? Biro satu, biro du, biro 3, empat. Enggak ada. Ini sudah mulai senter-senter jodoh kayaknya nih. Ingat, ingat Bapak-bapak. Bapak-bapak tolong perhatikan saya. Bapak-bapak ingat jodohnya buat yang di atas bukan buat bapak-bapak ya. Jangan bapak-bapak kayaknya Kianti bagus nih. Cantik nih Kianti. Jangan. Jodohnya buat cewek-cewek yang di atas tuh. Maksudnya jodohnya buat cowok-cowok yang di bawah. Saya kok jadi belibet. Kita boleh lanjut fase menjodohkan. fase yang ditunggu-tunggu. Silakan lihat-lihat ceweknya. Kira-kira mau jodohin Ken, Charlie, Damar, dan Erlan ke siapa di atas? Tolong perhatikan. Upayakan yang sudah ada warning-nya untuk dapat jodoh di ronde ini. Karena kalau tidak, kita semua akan kena penalti. Oke. Satu cewek hanya bisa ditag oleh maksimal dua biro jodoh. Oke. Loh, udah enggak boleh tukar lagi. Hah? Oh, enggak boleh. Maaf, kesempatan Anda sudah lewat. Anteng banget kelompok tiga kayaknya enggak diskusi. Saya coba tanya ke kelompok tiga dulu deh. [tertawa] Pakai batin. Oke. Karena mereka paling butuh support, saya boleh kasih giliran duluan untuk milih ceweknya. Siapa nih ceweknya siapa? Sini Citra sana Kinanti. Ayo 5 4 3 2 1 Bapak CEO pilih. Bismillahirrahmanirrahim. Citra Citra kelompok C. Oh, dimarahin deh. Dimarahin deh. Oke, saya lanjut ke alur normal. Kelompok satu silakan mau milih siapa? Citra juga. Oke. Kelompok A Citra Indira. Nih yang dengerin peraturan nih yang kayak gini nih. Pilihnya yang udah batas waktu. Oke, silakan. Iya, nanti sini yang duluan berarti Amel. Amelia ya. Amelia. A eh D. Oke. Oke. Aduh, masih berantem loh. Biro C masih [tertawa] Pak CEO mau mau diioner aja enggak CEO-nya? [tertawa] baru enggak. Oke, saya izin naik lagi. Kita sudah saling menjodohkan. Sekarang mari kita hitung poinnya dari kelompok biro dulu deh. Kenjodohkan sama jujur dan adil. Jodohkan sama siapa? Ken. Citra jujur dan nih enggak salah cari jodoh nih. Dapatnya cuman dua dong poinnya. Oh, sama aja sih ya. Iya, salah pilih cowok sih. Oke, berarti dapat tambahan dua sama katanya cowoknya lebih prefer berambut pendek. Citra rambutnya pendek apa panjang? Ya, pendek. Pendek. Berarti dapat tambahan satu. Tiga poin untuk biro A. Tepuk tangan. Boleh. Sekarang kita ke biro B. Charlie dijodohkan sama Indira. Berani, kerja keras, adil. Charlie ada berani. Oke. Kemudian tipe ceweknya Charlie berkacamata. Indira berkacamata. Berarti dapat poinnya lima. Weh, luar biasa. Mama Raja memang tidak diragukan. Saya takut bacain hasilnya kelompok Biro Cet. Saya takut dimarahin juga. Oke, [tertawa] Bro. Cek di Oke. Sederhana, kerja keras enggak ada, Pak. Enggak ada kan? Enggak ada loh. Perkara rambut pendek doang. Inilah contoh orang yang lebih mementingkan fisik daripada sifat. [tertawa] Padahal tadi kelompok C-nya mau di eh apa citranya mau ditek ya. Tapi enggak apa-apa kan namanya juga coba-coba [tertawa] enggak apa-apa masih bisa nyusul di ronde 3 sampai 10. Cuma dapat satu poin. Kak Mangga. Ah. Oke. Jadi ini tuh dicocokin sama yang di atas. Nah, sederhana dan kerja keras. Harusnya kalau pilih ki nanti dia bisa dapat 7uh poin. Tujuh. Oke. Kemudian kita kelompok D. Amelia katanya mandiri adil. Oke. Dia dapat tiga poin. Hitam dari mana, Bapak? Heh. Yang benar aja loh. Itu coklat enggak? Coba lihat. Oke, tiga ya. Oke, tiga. Baik, terima kasih. Saat ini memimpin biro B. Kita masuk ke fase selanjutnya. Ini lebih menegangkan daripada caro jodoh. Dites kita sama mertua kita ya. ditesnya bukan soal martabaknya rasa apa, tapi mengenai kebutuhan calon mertua. Katanya calon mertua gini, "Nak, besok ada acara keluarga besar, Bapak harap kamu bisa pakai mobil dinas ya, biar keluarga kita terlihat lebih baik. Apa yang akan Anda lakukan? Silakan ketua kelompok maju ke depan sini. Bisikin saya jawabannya biar enggak ketahuan sama kelompok lain. [tertawa] Oke. Baik. semuanya sudah ngasih jawaban. Kak Mangga boleh saya lihat poin-poinnya? Oke, yang benar adalah jawaban nomor semuanya dapat tambahan poin dua. Terima kasih. Dua. Kalau tadi jawab yang nomor satu, poinnya dikurangin satu. Kalau jawab yang nomor dua enggak dapat tambahan poin. Jadi kita jawabannya harus cari yang highlight-nya warna hijau. Sudah memimpin biro B. Ronde pertama selesai. Kita masuk ronde kedua. Kelompok D akan dapat giliran pertama karena tadi protes dan kelompok B setelah itu. Oke, balik ke fase diskusi. Kita pilih kartu hijau dulu. Silakan kelompok D. Ada Ferdian, Handy, Ken, dan Jonny. Enggak ada nama Cak Badrul di sini. Jangan dipilih. [tertawa] Loh, sini juga bisa kelihatan loh, Pak. Oh, jangan dizoom. Oh, dizoom. Oke, yang lain bisa sambil berdiskusi ya. Ayo. 54. Eh, baru pilih kartu hijau belum cari cewek. 54321 dijawab. Silakan. Ken. Ken. Ken. Kita kunci Ken. Saya ke Biro B. Yang paling tinggi poinnya. Cari cowok dulu. Cowok dulu. Cowoknya Handy. Handy. Oke, Handy. Biro B. Kelompok satu Ferdinand Bondan Adam Joni. Yang sini Joni, yang sini Adam. Yang belakang milih siapa? Master Agung. Belum pilih cowok. Cewek master. Masih cowoknya. Cowoknya. Jonny Adam 5 4 3 2 1 Jonny atau Adam? Adam ayo dikasih support loh CEO-nya loh. Bingung Adam. Kita kunci Adam untuk biro A dan biro C. Mana ketua kelompoknya? [tertawa] Enggak mau ganti. Yakin aman, Master? Aman. Oke. Gimana? Bentar. Wah. Udah paling terakhir. Masih bentar. Oke. Belum loh. Belum atas loh. Masih bawah. 5 4 3 2 1 Bondan. Oke langsung tebak nilai integritasnya. Kita mulai dari kelompok C karena saya ada di sini. Kelompok C tolong enggak mangga Bondan. Apa nilai integritasnya? tanggung jawab yang di atas yang di bawah. Peduli. Kita kunci. Pak Ketua. [tertawa] Tanggung jawab dan peduli. Tanggung jawab dan peduli. Tambah dua poin. Karena saya lebih dekat dengan kelompok D. Tempatnya silakan boleh dizoom. Jujur yang di atas, adil yang di bawah. Oke, silakan. Jujur dan adil tambah dua poin. Kelompok B silakan. Yang di atas jujur. Yang di bawah aman. Yakin enggak berubah nih? Oke. Jujur dan peduli ya. Jujur dan peduli. Oke. Berani meminta maaf dan peduli. Cuma dapat satu poin ya. Silakan kelompok satu jujur dan mandiri. Master Juan kayaknya serius banget [tertawa] membaca jujur dan mandiri. Silakan jujur dan mandiri. Oke, dapat dua poin. Kita langsung masuk ke fase aksi. Ada yang mau tukar? Tukar cowok bayar satu poin. Tukar cowok saya lelang. Lima empat 2 satu. Aman ya? Aman. Oke, sekarang fase menjodohkan. Tadi saya sudah janji kelompok D akan pilih cewek duluan. Siapa? [tertawa] Mohon maaf, anak saya dua. Hilda. Oke, Hilda. Eh, hati-hati Kinanti udah jam pasirnya udah dua ya. Tolong diperhatikan Kianti nanti nangis-nangis kalau enggak dapat jodoh. Silakan sebagai pemenang ronde satu. Hilda juga. Oke. Senang banget rameai-rame Hilda. Lima empat tiga. Siapa? Gayatri katanya. Gayatri ingat loh. Lihat Kianti loh. Udah mau nangis loh. Kianti. Erika. Oke Erika. Mantap sekali. Kinanti loh. Kinanti kelompok tiga. Yakin nih satu suara ya. Kasihannya Ki Nanti enggak ada yang milih. Oke, sudah semua. Kita coba hitung poinnya mulai dari kelompok A dulu deh. Adam jujur mandiri milihnya Erika. Jujur empat ya. Kemudian karakter ceweknya berkacamata. Erika saya lihat dia pakai kacamata jadi dapat tambahan 5 poin untuk biro A. Oke. Kemudian biro B. Handy berani dan peduli. Dia berjodoh di sini. Gaya dua. Oke. Dua aja nih. Oke. Hah? Oh, enggak ada lagi. Itu mah salah pilih cowok berarti berambut ikal. Kita lihat gaya tri rambutnya apa. Sudah rebonding barusan tadi [tertawa] pagi kesalahan dapat tambahan dua poin. Oke, tepuk tangan dong. Kasih semangat dong. Oke, kelompok C tanggung jawab dan peduli. Dia oke peduli. Kemudian berkacamata gitu ya. Dapat tambahan 3 poin berarti. Alhamdulillah kencang amat Ibu. [tertawa] Saya jadi enggak enak. Oke, Ken. Jujur dan adil. Dia jujur adil berarti dapatnya enam. Berambut pendek. Coba lihat Hilda rambutnya apa? Panjang itu loh sampai dikonde-konde di atas. Panjang atau pendek? Panjang. [tertawa] Panjang. Dapat tambahan 6 poin. En poin. Oke, memimpin sementara Biroh selawat Bapak Ibu kita cukupkan mainnya sampai di sini. Boleh ke tempat duduk masing-masing. Terima kasih. Tepuk tangan untuk kita semua. Waktunya pasti kurang kalau cuman dua babak dan game-nya baru keluar satu. Bagaimana kemudian agar Bapak Ibu para master bisa membawakan sesi game ini dalam penyuluhan nantinya. Kita akan dengar di Kak Mangga. Tapi sebelumnya saya mohon bantuan Bapak Ibu untuk menyan barcode yang ada di atas kemudian menjawab pertanyaannya. Karena waktu kami tidak begitu banyak, jadi kami mohon kerja samanya. Bapak Ibu ada yang terkendala? Oke, sudah. atau boleh ada yang bantu mengirimkan ke grup COP-nya agar bisa diklik langsung dari WAG juga boleh silakan atau kalau mau langsung ketik di eh browser bit.li/postplaybojodoh /postplaybojodoh 001. Silakan mangga pertanyaan pertama. Weh, sudah banyak ajak. Apa perasaan para master setelah sesi bermain? Alhamdulillah banyak yang senang. Berarti kita bisa diundang lagi habis ini, Kak. Mangga. Terima kasih ya, Bapak, Ibu ya. Semoga tidak ngantuk di sesi ini. Menarik, menyenangkan, senang, happy, fun, dan kesal. Seru di awal. Waduh, di akhirnya akan gimana nih? Oke, ada yang kesal? Siapa yang kesal? Ada yang kesal? Saya tahu kesalnya, Kak sama ini ya, CEO-nya Biro C kayaknya kesalnya ya. [tertawa] Oke, next. Silakan dilanjut, Kak Mangkah. Pertanyaan selanjutnya. Ada ketua kabin [tertawa] apa insight atau pembelajaran yang Bapak Ibu dapatkan setelah sesi bermain tadi? Kita ingin mendengar yang jujur-jujur aja sih. Insight loh Bapak Ibu agak yang saya bisa belajar nilai integritas gitu. Bahwa sifat itu lebih penting daripada penampilan mungkin ya. Maaf ya Biro C ya. Saya enggak bermaksud mengulang-ngulang kesalahan tapi niatnya memang begitu. Bercanda, Pak. Master. Saya bercanda ya, Master ya. Jangan serius-serius ya, Master. Oke. Nilai integritas. Oke. Kita belajarnya bukan lagi pakai jembatan keledai, tapi belajar nilai integritasnya menggunakan ee mekanisme menjodohkan. Bapak dan Ibu sekalian, ada banyak sekali juga ragam yang bisa kita mainkan untuk meemaparkan nilai-nilai integritas gitu ya, Bapak dan Ibu ya. Nanti kita akan belajar bersama dengan Kak Mangga. Boleh dix lagi Kak Mangga. Pertanyaan terakhir yang jawabannya menarik di pertanyaan terakhir ingame akan menawarkan beasiswa untuk mengikuti training of fasilitator biro jodoh gratis dan mendapatkan akses permainan biro jodoh selama 1 bulan. Jadi silakan jawab pertanyaan nomor dengan menarik. lain daripada yang lain di-refresh boleh. Oke. Apa yang membuat belajar integritas menggunakan game itu efektif? karena tidak terasa bahwa itu belajar. Oke. Tidak banyak kota asal langsung ngena pada pesan yang disampaikan dan membekas lebih dalam. Oke. Oke. Tidak ngawang-ngawang. Oke. Baik. Oke, Bapak, Ibu. Ada yang merasa menjawab tidak banyak kosakata langsung ngena pada pesan yang disampaikan dan membekas lebih dalam. Waduh, dengan master siapa? Master, izin ee kami dari Bojonegoro, Master Erni Widiana. Iya, Master Erni nanti ke saya nyampein nomor WhatsApp-nya nanti kita kasih akses untuk main game dan TOF. Selamat master. Nah, para master sekalian, kalau kita ingat di awal pada saat kita menonton video ee petunjuk pembelajaran atau explainer-nya dijelaskan di situ pertama sebelum memulai bermain adalah apa peran-peran orang yang bermain di dalamnya. Kemudian apa objektif dari permainannya, kemudian apa fase yang akan kita lewati gitu. itu adalah komponen-komponen dasar dalam menyuluh menggunakan board game. Tapi saya ingat sekali pada Hakordia tahun lalu ketika ditanya kenapa kemudian kami memilih board game untuk menyuluh. Jawabannya hampir sama dengan laser tadi. Tapi kami e kami juga mengingatkan bahwa eh game sama dengan film sama dengan puisi dan lainnya adalah medianya. Nah, agar media itu dapat berfungsi dengan efektif, kita harus bisa menggunakannya dengan cara yang benar. Cara yang benar ini akan kita pelajari bersama Master Mangga. Silakan, Master. Boleh tepuk tangannya. Nah, aman. Terima kasih. Terima kasih banyak, Master Iis. K Master Ris kita kasih tepuk tiga kali yang sudah memandu game. Luar biasa sekali Bapak, Ibu. tadi tidak terasa 40 menit kita bermain. Ada yang merasakan selama itu tidak ada ya. Tiba-tiba aja sudah 40 menit. Nah, itu salah satu ee kenapa game itu kok ee bisa kita pakai sebagai metode dalam melakukan penyuluhan tentunya ya para master ya. Ee sebelumnya sudah ada yang pernah menggunakan game dalam bermain Bapak, Ibu? Dalam penyuluhannya sepertinya ee ada yang dapetin ini enggak? Bard game-nya KPK gak ya, Teman-teman? Paksi atau ee Jatim ada enggak keda bagian apalagi Mas Riin ya? Mas Riin boleh cerita enggak? Kayaknya beliau ini pembuat game ya. Iya, ini kayaknya salah satu praktik baik. Silakan Mas Rin. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Kebetulan kebetulan saya adalah seorang yang suka main game. Karena saya sendiri kalau belajar juga sukanya main-main wis sama dengan Master Iis. Kita kita ee konten yang kita bawakan itu sangat serius, sangat padat. Tetapi kalau kita sajikan dengan padat pula akan menjadi boring banget. Tapi gimana caranya untuk mengemas itu menjadi sebuah apa ya bisa mengenang. Apalagi kalau saya anak-anak ada kalimat integritas itu berat banget. Kemudian saya awalnya ee mungkin sedikit Master mangga ya. Banyak boleh enggak apa-apa, Master. Enggak apa-apa. [tertawa] Saya awalnya untuk ee mengenal paksi jauh sebelum ada paksi itu berangkat ke KPK dengan membawa board game. Malu kalau saya mengatakan ee apa desain bot game ya. Cuma saya membawa matematika, saya guru matematika, saya pengin menanamkan nilai integritas. Matematika berat terus kemudian dengan tambah integritas semakin berat. Tetapi mau tidak mau itu harus tersampaikan kepada siswa. He. Nah, kemudian muncullah yang namanya boot game ee Jombang, ular tangga Jombang. Itu adalah bot game pertama yang saya buat, saya desain. Memang ee semua orang tahu seperti apa sih ular tangga itu. Tetapi saya membawakannya dengan sedikit inovasi dengan dua ee dadu dadu merah dan dadu. Pengin tahu lebih jelas nanti bisa call saya. Oh, [tertawa] luar biasa. dan itu akhirnya bisa lebih efektif bagaimana itu semua ee kita tetap fun dengan memasukkan game tetapi kita ee tanpa meninggalkan apa sih esensi kita masuk ke dalam sy itu yaitu sebuah konten tetap meninggal fun tapi tetap sharean kali serius santai dan ngena seperti itu. Terus oke berarti portofolionya waktu pas sertifikasi itu borge master ya ee bawa ke KPK-nya itu. Wow. Oke, [tertawa] terima kasih. Tepuk tangan buat Masterin nanti kalau mau konsultasi lebih lanjut silakan ya. Bisa dipinjam bo game-nya, Master? Boleh. Oke, siap. Bisa diduplikasi ya. Bisa dibawa pulang gitu ya. Ini sudah kemarin itu dipakai ee di Merauke, Teman-teman Merauke untuk ee bareng untuk bermain bareng di Marauk Papua sana. Iya. Itu dengan teman-teman Papua yang mencetak kemudian bisa dipergunakan. Wow. Karena memang simpel banget. Karena siapa sih yang enggak mengenal ular tangga? Cuma kita modif sedikit, nilai integritas kita masukkan dan anak-anak yang penting kan nomor satu. Semua game itu membuat orang yang main fun. Fun. Betul. Ya sudah selesai materinya sebenarnya ya, Mas. Kita tutup aja ya. [tertawa] Baik, terima kasih banyak Mas Rin untuk Mas Rin kita kasih petik dua kali. Eh, oke. Next. Nah, ini ee kami ee ada Kak Iis, ada saya ee Makassar ya ke di tahun 2023 kita menginisiasi sebuah gerakan namanya iname. Karena kami percaya eh game itu bisa menjadi metode yang sangat efektif untuk ee penyebaran anti korupsi. Ee saya sepakat dengan Mas Riin bahwasanya kita ini kan sedang membawakan isu anti korupsi ya para master ya. Ee sepertinya kurang populer gitu ya. Ee kita datang belum apa-apa dituduh KPK gitu ya. dituduh mau ngapain seperti itu. Dituduh mau bawain materi yang berat-berat padahal ee akhirnya orang blocking duluan gitu ya seperti itu. Jadi kita pengin kita datang ke kelompok sasaran kita, kelompok sasaran kita juga itu belajar sambil bersenang-senang gitu. Mereka enggak sadar kalau mereka belajar. Jadi yang bisa kami pilih sebenarnya banyak ee ada metode-metode yang lain ya seperti misalnya ee film gitu ya ee ee dongeng dan lain sebagainya tapi kita mengangkat game karena waktu itu KPK sedang memproduksi game terus terbatas gitu ya akhirnya kita coba kerja sama sama Kumara gitu ya. Jadi ini apa namanya? Eh medsos kita silakan boleh di-follow. Eh seperti itu. Kami percaya bahwasanya seperti yang dikatakan Master Iin, game itu ee membuat orang ee santai gitu ya dalam sesinya. Nah, yang dilakukan oleh master E tadi itu adalah ee fasilitasi ya. kita melaksanakan penyuluhan dengan cara fasilitasi, kemudian menggunakan media game. Apa sih fasilitasi itu, para master? kita tidak ngasih materi, tapi bagaimana kita menjadi jembatan untuk mempermudah ee apa yang kita angkat, isu-isu apa yang kita bahas, membuat pesertanya jadi lebih mudah memahaminya gitu ya, tanpa perlu ee apa namanya ee menjelaskan panjang lebar seperti itu tentunya menggunakan beberapa pendekatan dan media-media yang ee terukur seperti itu. Next. ini ya beberapa contoh kita main di tahun 2024 sama ya kita selalu ngadain training of fasilitator kita ee merangkul teman-teman penyul anti korupsi untuk apa namanya untuk eh jadi peserta eh training of fasilitator. Kita latih belajar bareng-bareng. Kemudian di momen Hordia 2024 itu kita apa namanya menyebar untuk ee main game di kelompok sasaran masing-masing gitu ya. Ini salah satu game-nya ini jaga hutan isunya. Kemudian ada berbagai macam game. Ini Masterno di Kalimantan ini game-nya mau dibantu ini terkait dengan pelayanan publik berintegritas tadi menjaga hutan ya. Kemudian ada banyak sih game yang kita punya cuma memang yang paling baru adalah ee biro jodoh. Ini politrik kemarin itu kan masa-masa kampanye ya. Jadi kita belajar politik berintegritas melalui game juga. Ini master A ini main-main sama anggota DPR ya. Jadi para master ee tidak perlu takut gitu ya. Kadang-kadang kalau kelompok sasaran kita tuh agak-agak sedikit lebih tinggi value-nya, kita ajakin main game aja. Biasanya mereka lebih menikmati e sesi game-nya seperti itu. Ini salah satu ini juga saya kemarin di kantor KPDDP Makassar ya ee memfasilitasi. Jadi semua yang kita lakukan itu menyuluh tapi dengan menggunakan metode fasilitasi seperti itu. Ee ada enggak sih keterampilan fasilitasi di dalam ee apa namanya kompetensi kita? Ada. di UK berapa ini, Master? UK membangun cara berpikir kritis terhadap masalah korupsi itu UK berapa? Ada yang tahu? Di antara 20 unit kompetensi yang ada di SKKNI UK berapa? UK6 ya itu kodenya ya. UK6 membangun cara berpikir kritis terhadap masalah korupsi. Siapa yang dibangun? Peserta kelompoknya, kelompok sasaran kita gitu ya. Jadi memang ee ada keterampilan ee yang harus keterampilan fasilitasi yang harus dimiliki oleh seorang penyul anti korupsi. ini adalah punya keter apa SKK uka U uka UK6 ini untuk skema apa ya? Ada yang tahu? Untuk skema mudah sudah ada yang angkat tangan yang skema muda di sini para master yang sudah muda. Jenjang muda semua satu orang yang jenjang muda dua angkat tangan. Oke. Jadi master mau enggak mau harus memiliki ee keterampilan fasilitasi ya. Nah, para master juga yang pertama yang skema pertama jika misalnya menggunakan teknik fasilitasi seperti ini seperti tadi yang dijantikan master IS itu akan bisa punya portofolio untuk naik jenjang ke muda seperti itu. Jadi ini ee kalau pertama di sini ada ada di sini pertama pada master boleh angkat tangan yang pertama ya banyak ya para master ya ini bisa dijadikan momentum untuk ee para master gunakan apa namanya ee ininya portofolionya ya. Jadi ee misalnya master membuat game atau memodifikasi sebuah game kemudian mengkontekstualisasikannya menjadi game anti korupsi itu master bisa punya portofolio untuk naik jenjang ke muda seperti itu ya. Next. Nah, ini kenapa game seperti yang sudah dijelaskan sama master Ris para master pasti pernah bermain kan ya? Bermain sebuah permainan kan ya? Saat kita bermain permainan itu apa yang Master rasakan kira-kira? Apa aja? Senang. Apalagi? Kenapa, [tertawa] Ustaz? Seru, ya. Kira-kira ketika kita main game terus kita gagal, kita berasa stres enggak? Tidak kan? Ya, malah tertantang untuk mencoba lagi. Nah, itu yang dimaksud dengan penasaran ya. Malah semakin penasaran. Iya, enggak sih, Master? Nah, itu yang tadi yang tadi para master yang rasakan tadi ya. ee apa namanya? Meskipun ee nilainya kecil di ronde pertama, tapi tertantang untuk mencoba lagi di ronde selanjutnya. Siapa tahu bisa mengalahkan poin kelompok B. Ternyata yang menang kelompok D. Ya, seperti itu. Nah, itu seperti itu perasaan-perasaan kita saat main game. Makanya ee kita hadirkan metode game untuk melakukan penyuluhan. Karena dari game itu kita bisa apa namanya? mendatangkan suasana yang aman untuk peserta ya. Ketika peserta merasa aman, mereka mengeksplorasi lebih. Mereka tidak takut untuk salah, mereka tidak takut untuk salah bertanya dan lain sebagainya. Pasti mereka akan ikut dan berkontribusi. Ya, ini salah satu manfaatnya ya. Ada lima manfaat game itu bisa mengembangkan keterampilan problem solving. Ya, mungkin Master Badul dan teman-temannya yang bertanya tapi yang diam-diam saja itu pasti juga ikut belajar seperti itu kan ya. Jadi ee menarik siap itu untuk berkontribusi ya meskipun dia cuma diam-diam aja tapi pasti mereka akan mengevaluasi juga seperti itu. Nah, ini ya salah satu prinsip game based learning. Pertama ada ruang untuk pertukaran pemahaman ide ya. Jadi kita sebagai fasilitator ee bisa apa namanya? Mengkondisikan peserta dulu untuk ee bertukar ide gitu ya. mengajak mereka untuk aktif dan interaktif seperti itu. Kemudian ada fasilitatornya, para master sendiri nih yang memberikan batasan-batasan ya, memberikan batasan-batasan apa yang tidak boleh dan apa yang boleh seperti itu. Kemudian safe environment ini yang paling penting bahwasanya ada ee ruang yang aman untuk ee peserta itu mengeksplorasi apapun atau pembelajaran apapun yang mereka temukan di ee sesi pembelajarannya seperti itu. Kalau yang ini eh anu sih ya eh ini tentang budaya budaya aja ya. Budaya kalau Indonesia itu ee dari kolektivis ke individualism itu kan rendah ya. Terbukti bahwasanya orang Indonesia itu kalau misalnya mau belajar itu harus kumpul dulu ya. Harus kumpul, harus apa namanya bareng-bareng gitu ya. Makanya kita kadang-kadang kalau menyelesaikan pembelajaran LMS itu lama ya, lama kemudian tertantang gitu ya, agak susah itu karena memang kita tuh kalau memang mau belajar itu harus ngumpul dulu seperti itu. Enggak bisa sendiri-sendiri ya. Oke, seperti itu dan coba kita lihat elemen dasar game itu. Kalau para master nanti misalnya memang mau menggunakan game yang dilakukan master I ini itu yang seperti ini ya. Kalau bisa ee pastikan empat elemen ini ada di ee game yang para master susun. Pertama ada tantangannya apa itu tadi di game biro jodoh itu tantangannya apa para master? Kondisi menang saat nilai poinnya paling tinggi. Ya, seperti itu. Jadi ini tantangannya kita bisa ee tentukan tantangannya. Jadi ee seperti apa nih di game saya itu tantangannya apa gitu ya. Atau misalnya kalau ular tangga itu siapa yang pertama kali di angka 100 dia yang menang seperti itu. Terus ada gameplay-nya ada apa namanya? Ada kumpulan mekanisme yang didesain sebagai landasan pemain untuk berinteraksi ya. Ada apa namanya? Rules-nya gitu ya. Ada rules-nya. Kemudian ada narasinya. Kita bikin ee narasi, kita bikin ceritanya ya. Ee tadi ceritanya apa? ada empat biro, ada empat biro yang sedang apa namanya? Berlomba-lomba ya seperti itu. Kemudian ada teknologi, ada komponennya, ada papan biduknya, bidaknya atau ada ee apa namanya? Ee komponen-komponen untuk dimainkan seperti dadu dan lain sebagainya. Misal contoh next, ini ular tangga yang seperti master Iin buat. Jadi, ada peraturan dalam dunia game itu. Silakan dimodifikasi ee teknik-teknisnya ya, para master ya. Boleh kita misalnya ular tangga ini kita mau modifikasi silakan dimodifikasi yang dimodifikasi yang tadi itu objeknya apa ya? Para master misalnya mau ganti ubah ubah objektifnya misalnya yang sampai duluan itu adalah empat orang. Jadi setiap ee ular tangga itu ada empat orang. Jadi bukan dimainkan satu orang gitu ya. yang yang empat-empatnya lolos duluan ke 100 dia yang menang. Nah, itu itu salah satu ee yang bisa kita tentukan gitu ya. Kemudian gameplay-nya ya. Ini bagaimana ee rules-nya harus lempar dadu dulu. Terus kalau misalnya en Oh, Master mau bertanya. Iya, mohon maaf saya kok tadi tertarik pengin mengkolaborasikan antara game biro jodo dengan ini. Ini kan pakai kode angka-angka ya. Kalau tadi kan deskriptif. Nah, saya dulu memang pernah menggunakan namanya kartu persoalan. Jadi, setiap anak main kartu itu di situlah kemudian muncul persoalan yang harus dijawab. Nah, itu 1329 itu bisa saja nanti dimunculkan sebuah narasi untuk melakukan tebakan nilai anti korupsi tadi kan hampir sama sebenarnya dengan biro jodo tadi. Jadi mungkin bisa di bisa ee ATM lah amati tiru modifikasi setanya bisa kebayang ya Masar ya. Iya. Jadi nanti ada kartu-kartu yang nanti bisa diambil. Terima kasih. Itu aja. Siap. Terima kasih banyak. Master siapa? Saiful dari Kabupaten Pasuruan. Pasuruan. Master Saful kita kasih tepuk dua kali. We luar. Terima kasih, Master. Jadi seperti itu, Pak Master ya. Jadi kita tinggal memodifikasi apa yang perlu kita modifikasi. Entah mau dimodifikasi semuanya atau cuma modifikasi rules-nya aja atau mau dimodifikasi tantangannya aja atau narasinya atau mau dimodifikasi teknologinya boleh seperti itu ya. Jadi ee setidaknya dalam game ada empat unsur ini ya para master ya. Nah, dalam facilitated game based learning sendiri itu tadi para master ada tiga alur sebenarnya kalau para master perhatikan ya. Ketika master is mengkondisikan tempat gitu ya, membagi kelompok kemudian menjelaskan rules-nya seperti apa, objektifnya seperti apa, itu ada di bagian pembuka preplay ya. Jadi kalau nanti para master mau main, pastikan alurnya hanya tiga ini aja, sesederhana ini. Kemudian nanti setelah selesai semua persiapannya, master langsung ajak pesertanya untuk bermain. Ya, seperti itu. Tadi waktu pas melihat ee penjelasannya game-nya pusing enggak? Pusing ya. Tapi Mas Riis langsung ngajak para master untuk main biar paham. Jadi kadang-kadang kita enggak perlu terlalu susah untuk menjelaskan dulu. Ajak aja pesertanya langsung main. kita kita korbankan ronde satu untuk pemahaman. Biasanya di ronde satu bilang, "Oh, gitu caranya." Jadi ee kadang-kadang kita terjebak nih ee ada yang bertanya, ada yang bertanya, pokoknya ajak aja main dulu gitu ya. Kita karena waktunya juga terbatas, kita ajak langsung main di ronde satu nanti biar para pesertanya merasakan langsung bagaimana permainannya di ronde satu itu seperti itu. Nah, begitu ya. ee bermainnya seingkat mungkin, tidak perlu lama-lama, para master tadi ada berapa ronde? Dua. Tapi pembelajarannya dapat enggak, Pak? Iya, karena sejatinya kita lagi belajar bukan bermain, ya. Ee metode yang kita gunakan hanya game, tapi DNA-nya adalah belajar, ya. Ketika misalnya peserta sudah ee kita rasa kok udah dapat nih, gitu ya, hentikan aja permainannya. Karena sejatinya ya kita bukan enggak enggak main-main sebenarnya. Kita belajar ee saat peserta dalam kondisi yang sangat memahami permainannya, kita stop, kita ambil, kita refleksikan biasanya mereka lebih cepat dapat menarik kesimpulan atau refleksi pembelajarannya seperti itu. Kemudian nanti ee di terakhir postplay eh fase refleksi mereka sudah bermain jangan e lewatkan kesempatan emas itu para master. master ajak pesertanya untuk merefleksikan apa yang baru saja didapatkan tadi di akhir sesi. Master IS ajakin refleksi enggak? Ngajakin ya dengan beberapa pertanyaan-pertanyaan ee pemantik seperti bagaimana perasaannya, kemudian ee apa namanya? Apa insek yang didapat gitu ya. Kemudian ee pertanyaan terakhir apa ee hubungannya game dengan ee ee seberapa efektif kita dalam melakukan penyuluhan menggunakan game? Nah, kadang-kadang kita akan terkejut dengan beberapa jawaban-jawaban ee peserta. Ternyata mereka oh ternyata sejauh ini ee apa namanya? Sesi kita sudah berjalan dengan lancar dengan jawaban-jawaban yang itu seperti itu. Dengan jawaban-jawaban yang sudah ada. Ee aturannya biasanya kita pakai seperti ini, Pak Master ya. 20% itu di awal jangan lama-lama, cukup jelaskan saja permainannya apa, bagaimana kita mau ngapain. Kemudian nanti yang paling banyak itu kita ee pakai di play playing play-nya ya, sesi play-nya itu 50% sendiri. Biasanya kalau kita dikasih waktu 90 menit, 60, 50 menit atau 60 menit kita pakai game, 30 menitnya biasa kita bagi untuk pre dan eh postplay-nya seperti itu. Begitu yang bisa Oh, ya ini salah satu ee pertanyaan refleksi ya untuk mengikat ee apa namanya pembelajaran yang didapatkan oleh peserta ya bisa kita pakai seperti itu. Ini ada game juga ya. ini game game dilema etik tapi ee kemarin kita diundang ya di Kementerian Hukum ee topiknya ee konflik kepentingan ee kebetulan ini premenan lamanya KPK tapi kami adopsi ulang gitu ya kita bikinnya di Kanva gratis ya para master ya misalnya ya ini ada situasi yang terjadi ya Pak Hermawan pergi ke toko buku pustaka untuk membeli alat tulis untuk anak-anaknya kebetulan Toko ini adalah mitra kerja departemennya Pak Wawan dalam pengadaan alat kantor. Saat itu sedang ada promo spesial. Setiap pembelanjaan R500.000 mendapatkan vouel beranja Rp100.000. Pak Hermawan belanja sekitar Rp1.200 uang pribadinya dan mendapatkan dua voucher senilai Rp200.000. Para master ada fraud di sini? Ada kompling kepentingan di sini. Yang bilang ada angkat tangan. Wih, banyak ya yang bilang tidak ada. Oh, banyak juga ya. Kita kita mainkan satu ini dulu ya. Silakan, Bu. Tidak ada konflik. Tidak ada konflik kepentingan. Benar ya? Tidak ada ternyata para sa ya. Alasannya apa? duit pribadi kebetulan memang lewat di toko buku itu belanja. Kebetulan juga diskonnya untuk untuk umum ya kan tidak ada untuk ee siapapun yang belanja kelipatan 500 dapat 100 ya kan. Jadi tidak ada sama sekali ya para master ya. Nah master juga bisa bikin membuat seperti ini kalau misalnya punya dilema-dilema integritas tapi penampilannya ee sangat menarik seperti ini. Ini bisa bikinnya di Kanva gampang ya. ee bisa tinggal ee apa namanya ya, Run? Caranya gampang ini. Next. Nanti master buka di Kanva ya kan? Nanti master buka di Kanva kemudian ee pilih yang Kanva AI terus yang kode. Pilihnya yang kode. Terus ketikan promnya saya mau bikin permainan interaktif. Ee narasinya seperti apa, objektifnya seperti apa, tantangannya seperti apa? enter nanti akan dibuatkan asama kanvanya otomatis seperti itu. Nanti coba sendiri di rumah para master ya karena kita udah sangat terbatas sekali waktunya enggak ada untuk demo soalnya [tertawa] ini apa namanya nanti mungkin bikin sesi sendiri ya nanti di grup copilitasi gratis boleh ya. Jadi master ini Kanva Kanva free bisa ya bukan Canva Pro. Kanva free pun bisa para master di berandanya pilih Kanva AI, pilih kode, ketikin prom-nya itu langsung jadi game-nya. Itu teknologi terbarunya Kanva sekarang memudahkan sekali ya para master ya. Nah, begitu ya. Next. Sudah ya cantik nian istri terkasih. Cukup sekian dan terima kasih. Kalau ada pertanyaan boleh silakan. Baik, Bapak dan Ibu, jika ada pertanyaan boleh silakan. Kita masih punya waktu kurang lebih 5 menit lagi. [tertawa] Boleh ada? Kayaknya sih lebih enak untuk bisa berbincang langsung dengan para master di sini begitu ya. Iya. Baik, kalau misalnya begitu memang waktu juga yang harus memisahkan Bapak dan Ibu. Terima kasih banyak atas waktunya. Dengan demikian, Bapak dan Ibu seluruh rangkaian acara forum konsultasi pengembangan kompetensi Community of Practice Penyuluh Anti Korupsi Provinsi Jawa Timur tahun 2025 hari ini telah kita ikuti bersama dan terlaksana dengan sukses. Baik, mungkin ada yang ingin disampaikan Ibu Amel. Oke, disilakan Ibu. Di sini atau di sana Ibu? Oh, ada mic-nya. aja apa ya? Baik, terima kasih Mbak Fani. Bapak, Ibu, tadi Pak Kabelah tadi arahan ya tentunya per hari ini Bapak Ibu dimohon dengan hormat untuk masuk di grup COP WA grup yang paksi. Boleh ditampilkan, Mas operator hari ini yang hadir maupun yang luring maupun daring kami mohon dengan hormat untuk masuk di WA grup boleh ditayangkan. Manakala ada yang belum kami persilakan untuk memasuki grup ini dan master Azizah juga boleh ya kalau ada yang tanya soalnya masuk grup juga ya sama master mangga ya. saya ikut-ikutan Pak Asisten Master mangga gitu. Dan juga ini Bapak Ibu nanti secepatnya diinformasikan bilamana harus ada pendampingan gitu ya, baik Master Mangga maupun Master Azizah. Kami tunggu di grup. Tapi kalau luring sepertinya waktu mepet ya Bapak Ibu. Nanti bisa kita adakan Zoom gitu nggih Master Azizah untuk pendampingan khusus untuk game. Bapak Ibu mohon untuk masuk di grup COP dan di sana semua informasi terkait paksi kita feel free Bapak Ibu saling menjawab, saling bertanya boleh. Tidak harus kami yang harus membandegani di grup tersebut gitu ya. Ya, kalau ada kabar, ada informasi boleh disampaikan di situ. Kemudian dalam sebelum Desember mungkin kalau Zoom saja sama narasumber kami bisa memfasilitasi Bapak Ibu nanti disampaikan saja asalkan Bapak Ibu komitmen untuk mengikuti gitu ya 1 jam 2 jam masih. Kami menutup anggaran itu sekitar tanggal 15 Desember sama ya Bapak Ibu sama. Jadi kalau diperlukan secepatnya informasikan di grup butuh pendampingan apa gitu. Kalau untuk acara besar gini jadwal kami sangat padat. Kalau Zoom kami masih bisa plus ee fasilitasi honorarium narasumber gitu ngih Bapak Ibu. Kemudian yang kedua ini sudah masuk semua nggih Bapak Ibu belum? Oh, oke. Yang WA grup Mas Lukman. Mas Udin WA grup Mas Lukman ditelepon ya. Oke, mohon maaf. Ini berarti daftar hadir e-sertifikat, ya. Oke, ada 6 JP hari ini, Bapak, Ibu. Mulai dari jam pagi 09.00 sampai jam 15.00. Silakan Bapak, Ibu mengisi. Nanti akan di-download dalam hitungan ee 15 menit lah, gak sampai nanti akan ada. Kemudian saya informasikan habis ini tolong Mas Udin ditelepon aja untuk WA grup akan menyusul. Kemudian untuk materi operator sudah ngi belum? Untuk link materi segera dibuatkan Mas ini aja Mas Rehan ya. materinya nanti kami sampaikan Bapak Ibu kalau sudah ada dari master Aziza, Master Mangga sama master dari KPK tadi master Billy dan Mano. Kemudian sudah semua ya Bapak Ibu nanti kami akan susulkan untuk WA grup Mas Udin agak cepat ngih untuk WA grup bisa ditampilkan di sini. Sekali lagi Bapak Ibu kami mohon dengan hormat proaktifnya di WA grup kami akan memfasilitasi untuk Zoom meeting dan honorarium bila Bapak Ibu menginginkan pendampingan terkait hal-hal terkait ini paksi gitu. Insyaallah sebelum tanggal 15 kalau Zoom masih memungkinkan kalau hadir di sini kami masih ada 10 kegiatan gitu. Jadi ee dimungkinkan tahun depan gitu kalau yang hadir luring ya reuni lagi itu. Mungkin Bapak Ibu alhamdulillah hari ini kita tidak terasa sudah berada di penghujung acara untuk pengembangan kompetensi terkait COP, community of practice penyuluh anti korupsi pemerintah provinsi Jawa Timur tahun 2025. tentunya kita semua berkomitmen untuk laksanakan penyuluhan anti korupsi ini dengan semaksimal mungkin dengan komunitas yang ada kita bangun mari kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Feel free Bapak Ibu untuk menghubungi kami melalui nanti yang akan kami share untuk WA grupnya dan juga bila ada hal-hal yang kurang berkenan pada saat awal sampai dengan akhir kali ini kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Semoga ini menjadi keluarga besar yang baru. Biasanya kami di jabatan fungsional, Bapak, Ibu. Jadi, ini yang istimewa yaitu penyuluh anti korupsi ini ee di luar jabatan fungsional. Namun, kita akan bersama-sama menjadi keluarga baru di mana dapat mengembangkan kompetensi khususnya di anti korupsi bagi ASN dan juga masyarakat Jawa Timur. Mungkin itu Bapak, Ibu. Terima kasih sekali lagi master dari KPK. Boleh applause untuk Master Willy dan Mana. dan juga Master Mangga dan Master Azizah. Boleh applause Bapak Ibu. Terima kasih. Nanti kita tunggu di Surabaya kembali di lain waktu yang lebih ee kesempatan yang lebih baik. Terima kasih Bapak Ibu yang telah memberikan waktu untuk hadir hari ini yang jauh-jauh. Kami doakan selamat sampai rumah. Salam hormat kami kepada pimpinan dan kita akan bertemu di lain waktu yang akan lebih berbahagia kembali. Terima kasih Bapak Ibu. Kalau ke Papua jangan lupa kita melihat burung cindrawasi. Cukup sekian dan terima kasih. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih atas penutupan yang telah dilaksanakan oleh Kepala Bidang Fungsional dan Sosial Kultural BPSDM Provinsi Jawa Timur, Ibu Amalia Pramudiansari, S.ST.P. P. M.M. Baik, dengan penutupan yang telah baru saja kita dengarkan bersama, maka berakhir pula perjumpaan kita pada forum COP Pak PAKSI Provinsi Jawa Timur tahun 2025. Kali ini kami haturkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada Bapak dan Ibu dari seluruh daerah yang ada di Provinsi Jawa Timur dan semoga saja manfaat dapat dirasakan dan aplikasi juga dapat dilakukan di daerah Ibu dan Bapak masing-masing dari COP hari ini. Dan pantun penutup boleh ya, Bapak dan Ibu. Asik. Nasi bebek goreng banyak lemak. Saat lebaran makannya ketupat. Terima kasih Bapak Ibu sudah menyimak. Semoga forum COP hari ini membawa manfaat. Akhir kata, saya Fani Patriia pamit undur diri. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Baik, untuk barcode WA grup mohon ditunggu sekali lagi. Masih kami usahakan untuk dapat ditampilkan. Sambil kita menunggu mungkin Bapak dan Ibu boleh berbincang dengan para master yang ada di sini tadi terkait dengan pembinaan dan lain sebagainya. Terima kasih.