Transcript
hDVBbpQBRbo • Forum Konsultasi Pengembangan Kompetensi Community of Practice (CoP) Penyuluh Antikorupsi Tahun 2025
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/BPSDMJATIMTV/.shards/text-0001.zst#text/0275_hDVBbpQBRbo.txt
Kind: captions
Language: id
dari Bapak Ibu kepada Bapak Ibu. Jadi
nantinya kalau ingin difasilitasi
pembelajaran secara daring itu feel free
disampaikan kepada kami. Kami akan
memfasilitasi Zoom meeting gitu ya.
Kalau ada nanti kesempatan-kesempatan
kami undang seperti ini sehingga
membentuk suatu keluarga atau komunitas
yang ee sangat hangat kemudian dapat
meningkatkan bagaimana ee penyuluhan
anti korupsi di Jawa Timur tentunya. Pak
Asisten juga nanti ada penandatanganan
komitmen Bapak Ibu nanti akan ada
perwakilan yang akan menandatangani. ini
sudah kali keenam, Pak Asisten tentunya
juga ee sering sekali kami undang COP
ini tidak hanya untuk ee paksi, Bapak,
Ibu sudah ada JFAK, analis kebijakan,
analis SDMA, perencana, teman-teman
Damkar gitu ya, dan peranata humas juga
ada community of interest Bapak Ibu.
Kalau interest ini yang tertarik pada
satu hal. Jadi kita ada community of
interest terkait kebencanaan dari
seluruh sektor atau pejabat struktural
fungsional. Kalau COP tadi satu
background yang sama, penyuluh anti
korupsi semua, JFAK dan lain sebagainya.
Jadi kami ingin BPSDM Jawa Timur ini
mendorong ekosistem pembelajaran tidak
hanya di BPSDM Jatim, namun melalui
komunitas-komunitas di mana ke depan
kita diberikan tantangan ee efisiensi
gitu ya. Jadi lebih inovatif, lebih ee
adaptif terhadap anggaran-anggaran yang
sudah ee menjadi kewajiban kita untuk
melaksanakan gitu ngih Bapak, Ibu. Dan
tentunya di akhir Pak Asisten kami mohon
dengan hormat Bapak untuk berkenan nanti
memberikan sambutan, arahan, support
kepada teman-teman penyuluh anti korupsi
yang sangat luar biasa ini dan juga
membuka secara resmi acara Community of
Practice Penyuluh Anti Korupsi Provinsi
Jawa Timur tahun 2025. Selamat mengikuti
Bapak Ibu. Ee semoga acara ini membawa
manfaat. Tidak hanya buat e Bapak Ibu
sekalian nantinya berdampak dan relevan
di tusi Bapak Ibu sebagai penyuluh anti
korupsi. BPSDM welcome terkait ini Pak
Willy dan Pak Monato. Kalaupun nanti
diberikan eh tugas pilot project untuk
LMS, kita siap. Jawa Timur selalu siap
untuk pengembangan kompetensi anti
korupsi di Jawa Timur. Terima kasih
Bapak Ibu. Kalau ke Surabaya jangan lupa
beli es
rasi.
Cukup sekian terima kasih.
Wasalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Bapak, Ibu hadirin yang kami hormati.
Selanjutnya akan kita saksikan bersama
penandatanganan berita acara dan
deklarasi penyuluh anti korupsi paksi
yang akan dilakukan oleh ketua paksi
kabupaten kota di Jawa Timur, ketua
paksi provinsi Jawa Timur, serta turut
mengundang Plt Asisten Administrasi Umum
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur.
Kepada para pelaku penandatangan kami
silakan untuk mengambil tempat.
Dengan hormat mengundang kepada Plt.
Asisten Administrasi Umum Sekretaris
Daerah Provinsi Jawa [musik] Timur,
Bapak Dr. Ahmad Jazuli, S.H., M.Si.
turut mengambil tempat.
Penandatanganan diawali oleh Ketua Paksi
kabupaten kota di Jawa Timur. Kami
silakan.
Selanjutnya dilakukan oleh Ketua Paksi
Provinsi Jawa Timur.
Selanjutnya oleh Plt. Asisten
Administrasi Umum Sekretaris Daerah
Provinsi Jawa Timur.
Dilanjutkan dengan foto bersama dengan
menunjukkan dokumen yang telah
ditandatangani. Dan boleh kita berikan
applaus Bapak dan Ibu sebagai apresiasi.
Ini bentuk komitmen bersama antara Paksi
kabupaten kota di Jawa Timur dan ketua
paksi Provinsi Jawa Timur serta
penandatanganan dilakukan oleh Plt.
Asisten Administrasi Umum Sekretaris
Daerah Provinsi Jawa Timur.
Foto bersama kami cukupkan.
Baik, kami silakan kepada seluruh pelaku
penandatanganan untuk dapat kembali ke
tempat duduk.
Bapak, Ibu yang kami hormati.
Selanjutnya marilah kita simak bersama
sambutan dan pernyataan pembukaan yang
akan disampaikan oleh Plt. Asisten
Administrasi Umum Sekretaris Daerah
Provinsi Jawa Timur yang terhormat Bapak
Dr. Ahmad Jazuli, S.H., M.Si. Disilakan.
Bismillahirrahmanirrahim.
Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh.
Selamat pagi, salam sejahtera bagi kita
semuanya.
Alhamdulillah wasalatu wasalamu ala
rasulillah. La haula wala quwwata illa
billah. Amma ba'du.
Burung dadali suka makan jamur.
Izinkan Jazuli mewakili Bu Gubernur.
[tepuk tangan]
Izin Bapak master dari KPK. Hari ini
bukan berarti Ibu Gubernur tidak
mementingkan acara ini, tapi hari ini
betul-betul sangat padat kegiatan
provinsi sehingga Bu Gubernur apa Pak
Wagupa, Pak Sekda hari ini termasuk
Kepala BPSDM ada di Malang ya.
Bu Gubernur jam ini mengundang para
bupati, walikota, dan tim, Kapores DPR
ya dan beberapa OPD ini ada kegiatan
di
ee Grand City gak salah ya. Sehingga
saya ini pun sudah kegiatan yang ke
berapa ini ya? Kedua. Nanti sudah
ditunggu lagi kegiatan dengan KPK juga
terkait dengan kegiatan pertanian jam
10.30
ya. Nanti jam . saya juga mewakili
gubernur lagi di OJK.
Lanjut sore nanti Lamongan ada Lamongan
ya di mulai pagi ini yang ke berapa ini
ya karena itu Bu Gubernur mohon maaf
bukan berarti Jzuli pamer kegiatan ya
memang ya memang padat mohon izin Bu
Gubernur ya ini dari kabupaten kota
hadir semuanya banyak teman-teman saya
ini ada Bu IM juga ini mantan asisten ya
baik
sebelum sambutan saya saya ingin
semangatnya ya nanti Anti korupsi
bagiannya master dari KPK. Kita berdiri
semuanya monggo berdiri semangatnya.
Kalau NKRI harga mati kalau Pancasila
jaya jangan lupa Pancasila jaya ingin
semangatnya NKRI
ada
Pancasila
jaya
pegang dagu semuanya. Dagunya dipegang
dagu dagu ya. Dagu dagu dagu. Dagu dagu.
Dagu dagu dagu. Terima kasih ya.
[tertawa] Duduk kembali.
Tepuk tangan untuk kita semuanya. Sudah
gak ada yang ngantuk ya.
Yely-yelnya semangat tetapi rupanya
terkesima dengan burung dadali cucuk
ireng. Jaduli benar-benar ganteng
sampai pegang dagu yang dipegang.
pegang dagu yang dipegang
dahi
dahi ya karena terkesima lihat jazuli
begini ya
ini kalau di dalam bahasa agama lisanul
hal afsohu min lisanil maqol bahasa
sikap bahasa contoh bahasa perbuatan itu
lebih bagus daripada bahasa perkataan
ketika saya megang dagu saya megang
bayi
sehingga
Anda tidak mengikuti ucapan saya. Yang
diikuti adalah perbuatan saya. Tidak
sedikit sekarang ini banyak anti
korupsi, anti korupsi tapi bendera
korupsi. Sehingga yang diikuti bukan
ucapannya tapi perbuatannya. Nauzubillah
minzalik. Ya, ini filosofinya masih
guyon yo. Guyon tapi ada maknanya. Ya,
Bapak, Ibu yang saya hormati,
izinkan saya menyampaikan pokok-pokok
sambutan Bu Gubernur. Yang saya hormati
Ketua
Komisi Pemberatasan Korupsi KPKRI atau
yang mewakili dalam hal ini diwakili
oleh Mr. Willy, Mr. Manuto,
Mr. Mangga
ya, Mister Azizah sebut mangga itu
langsung kemecer n enake rek monggok
apagi. Tapi yang jelas bukan mangga
gadung ya, bukan ya.
Ya, alhamdulillah kalau yang hadir ini
senyum ceria menunjukkan
optimis bahwa korupsi akan sirna minimal
berkurang. Allahuma ya saya tadi sempat
izin belum sambutan ini ya.
tadi sama master master manuto, Master
Willly, Master Aza, Master Mangga. Tadi
saya sempat ya kisahnya Pak Jajul kok
aet muda. Saya jawab karena istrinya
saya sabar gitu ya. Masih kurang percaya
apa enggak ada herbalnya. Sehingga saya
sempat cerita tentang herbal awet muda.
Pak Anom pernah dengar dulu ada seorang
mahasiswa dari Indonesia, Pak Pratik
belum pernah ini kuliah di London
menekuni herbal. Di antaranya ada herbal
awet muda.
Herbal ini ternyata
Bu Azizah sudah ketawa dulu ni Bu Azizah
master Azizah ya.
Tiap bulan itu dia bisa buat herbal awet
muda. Papa mamanya di Purwokerto itu
dikirimi satu kotak tablet itu. Mama
papa tiap menjelang tidur diminum herbal
ini. Herbal awet muda. Tapi yang terjadi
apa? Ternyata ee memang mujarab ketika
Sugeng ini pulang 3 tahun gak pulang.
Sampai di Purwokerto itu
ada sampai rumah itu didok-dok rumah itu
yang keluar ternyata ada seorang ibu
muda menggendong anak laki-laki.
Kata Sugeng, "Mbak, ini rumah Bu Neti.
Kurang ajar sugeng. Aku mamamu geng."
Loh, kok muda, Ma? Muda lah herbal geng.
Wah, ini khasiatnya.
Sugeng herannya karena apa? Yang heran
to. Tapi mama kok gendong anak laki
kecil. Kurang ajar ini papamu nih
overdosis
ya. Pak Mangga kok je ketawa lagi Pak
Mangga ini ulang katanya. Ya maksudnya
orang itu kalau selalu banyak bercanda
gurau ya itu akan awet muda. Karena apa?
Psikolog mengatakan
orang senyum itu ibarat putaran jarum
jam. Orang senyum itu butuh butuh
gerakan urat 13. Senyum ketawa
13. Tapi orang bersengut merengut itu
butuh gerakan urat 47.
Jadi kalau orang itu suka senyum awet
muda tapi kalau merengut a loro untu
tahunan kelek udunen.
Orang merengut itu butuh gerakan urat
47. Jadi, wah ya. Ayo kita tangani
korupsi tapi enggak usah emosi. Samel
saya itu ya orang merengut itu karena
gerakan urat 47 akhirnya cepat tua.
Cepat tuek terus cepat
loro dilik ojo matek.
Baik. Yang saya hormati
Kepala BPSDM
diwakili oleh Bu Amel, Kepala Bidang ee
Kompetensi Fungsional dan Sosial
Kultural bersama
para WI baik utama, madya maupun muda
ya. Mohon maaf WI ini wangel
mendatangkan semuanya karena saya lihat
WI itu sibuk semuanya. Ini ada latar,
ada PKA ya. Ya, termasuk burung dadali,
burung garuda. Oh, keliru. Burung
dadari, burung dara. Jazuli juga
widyaswara ya.
Iya.
Katanya teman-teman Pak Jaz cocok
widuara enggak ngantuk katanya. Oh iya.
semua
paksi
penyuluh anti korupsi dari provinsi,
dari kabupaten kota, dari guru, dari
BUNM, BUMD semua yang hadir saya doakan
panjenengan menjadi orang yang manfaat
dan selamat.
Mudah-mudahan
dengan kehadiran panjenengan di tempat
ini akan menjadi pionir bagaimana
pemberantasan korupsi, pencegahan
terutama bisa terlaksana dengan baik di
Jawa Timur.
Alhamdulillah pada pagi hari ini kita
semua bisa hadir pada acara
pembukaan forum konsultasi pengembangan
kompetensi community of practice
penyuluh anti korupsi atau Paksi
Provinsi Jawa Timur tahun 2025 dalam
suasana yang sehat penuh
kekompakan dan ceria. Kami menyambut
gembira dan memberikan apresiasi yang
setinggi-tingginya atas diselenggarakan
Forum Konsultasi Pengembangan Kompetensi
Community of Practice atau JUP Penyuluh
Anti Korupsi Provinsi Jawa Timur tahun
2025.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur
telah memiliki komitmen yang tak
tergoyahkan dalam upaya pemberatasan
korupsi yang merupakan pilar fundamental
reformasi birokrasi. Komitmen ini bukan
hanya sekedar retorika, melainkan sebuah
prasyarat utama untuk mewujudkan tata
kelola pemerintahan yang baik, good
governance yang bersih, serta
mengakselerasi pembangunan daerah demi
kesejahteraan masyarakat.
beberapa bukti yang
telah dilakukan sebagai komitmen dan
bukti konkret
di antaranya
peringkat dan penghargaan dari KPK
terkait MCP
dan survei ee penilaian integritas SPI.
Kemudian peningkatan MCP yang sudah 94%
atau di atas rata-rata nasional.
Nasional 76, Jawa Timur sudah 94. Tepuk
tangan.
Yang kedua, capaian MCP dan FPI. Jawa
Timur sudah 902
skornya, nasional 75. Tepuk tangan lagi
ya. Ini bukan kinerja Inspektorat saja
tapi semuanya ya.
Ada beberapa
hal terkait untuk mengukur ee delapan
area intervensi
yang rawan korupsi, perencanaan dan
penganggaran APBD, pengadaan barang dan
jasa, perizinan, pengawasan APIP,
manajemen ASN, optimasi pajak daerah,
manajemen aset daerah, dan tata kelola
keuangan desa.
Nilai tinggi di areah ini menunjukkan
perbaikan sistemik untuk menutup celah
korupsi.
Bapak, Ibu yang saya hormati,
memang berbicara tentang korupsi itu ya
mudah diucapkan tapi sulit dilaksanakan
karena banyak faktor yang mempengaruhi
orang baik. Kalau di
pengaruhi oleh orang-orang yang tidak
baik, mudah akan berubah. Makanya
melalui ee paksi panjenengan sebagai ee
penyuluh anti korupsi sekuat mungkin,
sebisa mungkin untuk berupaya mencegah,
menyadarkan supaya tidak tumbuh subur
korupsi. Karena apa? Kita ini sangat
berat menghadapi hal tersebut ya. butuh
komitmen semua pihak, terutama
unsur keteladanan dari pimpinan. Ya, ini
penting ya. Tidak hanya dari pemda, KPK
sendiri juga akan
mengamati bagaimana pimpinan saya.
Kadang-kadang ada pergolakan batin ya.
Saya kadang-kadang ke daerah-daerah
bagaimana, Pak yang ditanyakan ke saya,
saya ini mengikuti aturan apa petunjuk?
Saya bilang ini angel dijawabin ya. Saya
lihat pimpinan saya itu ikut tuntunannya
apa contohnya?
Repot juga ini ya.
Ya, ikuti kedua-duanya. Tapi yang baik.
Saya bilang gitu ya. Mesti benar ini ya.
Masih contoh nek salah ya kan diikuti
ya. Itu begitu. Makanya ada maqalah di
dalam kaidah itu kaifa yastaqimudilluh
waludu awaju. Meh lali saya ya.
Bagaimana
akan tegak suatu bayangan itu sedangkan
tongkatnya itu sendiri bengkong?
Diamnya merenung ini ya. Bagaimana
bayangan itu akan kelihatan tegak
sementara
tiangnya itu cagaknya itu bengkong.
Kalau cagaknya bengkong otomatis
bayangannya juga bengkong. Ini makanya
tidak mudah tugas panjenengan sebagai
paksi penyuluh anti korupsi ini yang
dihadapi itu ya
masih sangat berat
ya yang sudah menyandang master ya
master Willy master Manuto, Master
Mangga, Master Azizah ya. Iya. ini
sebagai narasumber kepada panjenengan.
Saya tadi sempat diskusi memang mohon
maaf barangkali ini baik saya tanamkan
pada diri saya sendiri.
Saya supaya tidak tertarik dengan
materi nak
tergoda dengan materinya tergoda tapi
yang halal ya. Entah caranya dengan ya
kalau WI itu ya sgep ngajar JP-nya akh
kesejahteraan halal itu ya. Iya kayak
guru begitu ya yang ASN ojo sampai bolos
hingga TPP-nya tidak kalong. Itu
cara-cara yang dibenarkan ya. Ada
kegiatan-kegiatan yang regulasinya
benar. Makanya saya ingat setiap
saat saya teringat korupsi itu ingat
bahwa harta yang halal itu dihisab.
Dihisab diperhitungkan di akhirat
dihisab. Sedangkan harta yang haram
diazab. Makanya tidak salah kalau
dijelaskan di hadis Nabi, di kitab-kitab
itu bahwa orang kaya itu kalau masuk
masuk surga paling akhir. Karena apa?
Walaupun hartanya halal, itu akan akan
diperiksa semuanya. Halal dihisab,
diperhitungkan, tapi yang haram langsung
diazab. Ya, makanya
mohon maaf bukan berarti jazuli sok
suci, tapi memang saya tanamkan bahwa
kalau ada sesuatu yang haram sedikit pun
tidak tertarik saya. Karena apa? Ingat
kata-kata
yang halal dihisab, yang haram diazab.
Bolehlah kita kaya tapi jalannya yang
benar. Siapa manusia gak suka uang?
Orang KPK ya sama saja ya. Kepengin kaya
tapi yang benar jalannya. Iya. Selagi
manusia itu makanya ee ada pertanyaan
apa yang disukai orang semua profesi? Ya
artis yo senang, kiai yo senang, pejabat
yo senang, polisi, tentara yo uang itu
sehat yo senang, sakit yo senang ya itu
uang ya. Ya ini makanya filosofinya
harta yang halal dihisab.
yang haram diazab ini untuk ya melemeki
kita. Minimal kita ini apabila
dihadapkan suatu pilihan sama-sama
dosanya akan memilih dosa yang paling
kecil. Ya, karena manusia itu hakikatnya
tidak ada yang sempurna.
Makanya kalau ada pimpinan ya ono salah
titik-titik biasa manusia. Nek pimpinan
gak pernah salah itu malaikat gak ada
namanya manusia. supaya tidak mudah
frustasi di dalam berdakwah tentang anti
korupsi. Jadi nek ono titik-titik
kekurangan ya step by step ya. Ini
makanya
kaidah usul fikih yang sampaikan tadi.
Kaifa yastaqimudillu
waludu awaju. Bagaimana bayangan itu
bisa tegak?
Bayangan itu kelihatan tegak.
Bagaimana bisa tegak manakala tongkatnya
itu bengkok? Ya, bagaimana kita akan
menegakkan anti korupsi selama masih
pimpinan-pimpinan kita di semua lini?
Ya, di PNS-nya ya, TNI-nya ya, Polrinya,
ya, Kejaksaannya, KPK-nya. Kalau masih
itu bicara seperti ini saya khawatir
juga. Kabur makqaktan indallahi
antaquuluna ma taf'alun. dosa besar wong
sing iso ngomong gak iso ngelakoni ini
ya subhanallah saya ini bukan berarti
orang baik tapi ingin menjadi baik mohon
maaf kalau kita ini dikatakan orang baik
orang hebat orang top
bukan karena kita baik dan hebat bukan
karena kita ini memang top
tetapi karena kelemahan kita sedang
ditutup oleh Allah Subhanahu wa taala.
Betul.
Kita semua punya kelemahan. Kalau dibuka
oleh Allah, malu kita ini ya. Ya, mulai
lahir ya
muhasabah dosa-dosa kita ini. Jadi
ceramah akhirnya ya.
Mohon maaf ya. Ya, makanya saya sendiri
di birokrasi juga berdakwah mengajak
kebaikan untuk diri saya sendiri dan
teman-teman sekalian ya. Alhamdulillah
ini saya ini hari ini padat.
Subhanallah. Sudah mau ditunggu acara
yang di
gedung Brawijaya ya. Ya. Tamu dari KPK
tapi pencegahan. Ini kan pendidikan. Nek
pendidikan makanya banyak guru. Izin
yang guru mengacung yang dari guru. Wah
terima kasih ya. Burung dadali suka
makan ikan.
Jazuli mantan kepala dinas pendidikan.
[tepuk tangan]
Yang dari kabupaten dan kota.
ngacung Bu Imeko.
Terima kasih burung dadal i
burung garuda Jazuli mantan Sekda
dari Mojokerto ada Mojokerto
doa ya. Burung dadali naik kereta jazuli
mantan PJS Bupati Mojokerto. Ya
subhanallah kok menggok-menggok ndak
apa-apa ya. Subhanallah.
Gopo iso guyon ya karena ada ditunggu ya
ya kita itu memang wal asri in lafi khus
manusia itu
sesungguhnya rugi illadina amanu wa dan
seterusnya kenapa Allah menggunakan
sumpah dengan menggunakan waktu wal asri
karena pentingnya waktu itu seperti
pedang jika tidak digunakan akan
memotong kita sendiri
Subhanallah. Betul, Pak Eko ya. Dari
Jombang ini sudah mampu kiai Jombang itu
ya. Ya, saya alhamdulillah setelah saya
dari
kabupaten kota bisa di provinsi temannya
makin banyak. Karena ini insyaallah yang
paling sering mewakili gubernur ke
daerah ya saya ini ya. Keliling mulai
Banyuwangi, Sumenep, Pacitan,
Trenggalek mana enggak ada gak adaing
berapa ratus. Mungkin kalau 4 tahun saya
di provinsi mungkin sudah ya kalau saya
berkali-kali lah ya.
Bapak, Ibu yang saya hormati. Kalau
cerita yang lainnya ndak ent-entek. Wong
saya ini enggak ng mohon maaf
ditakdirkan Allah mungkin senengane
bicara ya. Ya. E ya.
Saya pernah master Manuto, Master Willy.
Saya pidato 2 jam ya pernah juga ya 2
jam pernah di Jember waktu pembina ASN
se Jember. Izin yang melalui Zoom ya.
Lupa yang saya hormati yang ikut secara
daring. Saya pembinaan ASN sewilayah
Jember Banyuwangi. Lumajang 1000 lebih
lah narasumbernya. Top top top. Tapi
yang terakhir Bu Gubernur karena
Gubernur banyak acara ternyata jam .
sudah habis pemateri kok diluk-diluk
bugup masih di Probolinggo.
Pak Sekda, Pak Jajuli manggil saya Pak
Kiai. Pak Kiai bicara ya siap.
Berapa harnya gubernur? Uh
izin master manuto saya, Master Willy
saya pidato 2 jam ya gak tahu wis
pokoknya ada saj ya.
gimana?
Iya, tapi punya PowerPoint. Makanya
begitu ikut WI sama Pak Samsul katut
saya ini ya. Ya. Dan
ee saya pernah pidato meakili gubernur
tersingkat ada dari Banyuwangi.
Oke, jauh ya setengah menit. Gimana
pidato setengah menit itu ya? Saya
begitu meil gubernur ada ulang tahun
Banyuwangi
di lapangan ada hiburannya Pak Jazuli
makili gubernur. Iya. Sambutan siap
katanya izin yang melalui virtual jangan
lama-lama Pak ya. Oh siap. Saya betul
pidato itu. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Daun kemangi tungguh tumbuhnya lebat.
Banyuwangi. Memang hebat. Sekian. Salam
wabarakatuh.
setengah menit selesai. Loh, kok
singkat, Pak? Iya. Bapak, Ibu yang saya
hormati, karena itu kegiatan ini sangat
penting. Kami berharap
COP yang fokusnya bagaimana
paksi-paksi ini, penyuluh anti korupsi
ini untuk dipompa lagi semangatnya,
mempunyai strategi baru bagaimana
anti korupsi ini pencegahannya ya. bisa
lancar, bisa diterima dengan baik. Forum
ini manfaatkan untuk sharing ya, take
and gift ya. Tidak hanya masukan dari
master-master dari KPK, tapi keluhan
Anda di lapangan sampaikan ya supaya
apa? Menghasilkan sesuatu yang
bermanfaat dalam rangka pencegahan
korupsi di Jawa Timur khususnya ya.
Karena apa? kita ini tidak boleh putus
semangat, tidak boleh ee ketika ada
sesuatu yang berat, ah loyo, jangan.
Mari upaya kita sekecil apapun ada
nilainya dalam kaidah ushul fikih ma la
yudroku kulluh. La yudroku kulluh. Jika
kamu tidak bisa menggapai semuanya,
tidak bisa menghapus korupsi semuanya,
tapi jangan kau tinggalkan semuanya.
minimal ada yang yang berhasil. Ini
kaidah usul fikih sehingga kita tidak
mudah frustasi. Saya sudah begini kok
tidak ada tanggapan dari atasan, tidak
ada support atasan. Ya tetap saja ya
memang isinya dunia. Ya, Bapak, Ibu yang
saya hormati. Karena itu kami sampaikan
terima kasih kepada master-master dari
KPK, Master Willy, Master Manuto, Master
Manggan, Master Azizah dan semua yang
hadir. Mudah-mudahan kehadiran
panjenengan semuanya dicatat sebagai
amal ibadah di sisi Allah Subhanahu wa
taala.
Pada akhirnya dengan memohon rida Allah
subhanahu wa taala dengan membaca
bismillahirrahmanirrahim
pada hari ini 4 November 2025
pembukaan forum konsultasi pengembangan
kompetensi community of practice
penyuluh anti korupsi provinsi Jawa
Timur secara resmi saya nyatakan dibuka
dan dimulai.
Terima kasih.
Burung dadali memegang emap.
Yo gak iso.
Burung dadali memegang emap. Manakala
ada salahnya Jazuli minta maaf ya.
Matur nuwun. Asalamualaikum wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh.
Baik Bapak, Ibu hadirin yang kami
hormati. Selanjutnya adalah kita akan
berfoto bersama mengalikan momen
kebersamaan ini. Tentunya yang pertama
kami undang terlebih dahulu kepada
seluruh tamu VIP untuk dapat bangkit
berdiri menghadap ke panggung. Kepada
tim dokumentasi dan juga fotografer kami
silakan untuk dapat mengambil tempat di
atas panggung. peserta dan juga Bapak
Ibu tamu undangan kami undang bangkit
berdiri pula boleh silakan untuk maju
bersama-sama lebih merapat.
Baik kami undang yang juga mengikuti
secara daring untuk open camp. Nah,
baik yang daring kami mohon maaf tidak
bisa untuk berfoto bersama ya di dalam
ruangan sasanawiata BPSDM Provinsi Jawa
Timur ini yang di belakang semoga
terlihat ya satu frame. Kita akan
berfoto dalam dua pose sikap sempurna
terlebih dahulu. Hitungan tiga,
dua,
satu.
Baik, selanjutnya sikap semangat. Tangan
mengepal di depan. Yang di belakang
tangannya ke atas. Siap. Hitungan 3 2 1.
Terima kasih banyak Bapak dan Ibu,
terutama kami ucapkan kepada Plt.
Asisten
3.
Oh, baik. Nanti Bapak ya ketika akhir ya
ternyata ada pose kompeten ternyata di
akhir ya.
Oh boleh boleh satu lagi. Izin satu kali
lagi fotografer. Ternyata ada satu pose
lagi. Pos competen
karena ini adalah community of practice.
Jadi harus dengan simbol kebersamaan.
Sudah siap semuanya? Hitungan 3 2 1.
Terima kasih banyak. Luar biasa kompak
sekali.
Baik. Kami ucapkan terima kasih kepada
Plt. Asisten Administrasi Umum
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur
yang sudah hadir membuka acara. Forum
Community of Practice PAKSI Provinsi
Jawa Timur hari ini tanggal 4 November
2025 di ruang Sasanawiata. Dan segera
Bapak Ibu kita akan lanjutkan dengan
forum COP
penyuluhan anti korupsi Paksi Provinsi
Jawa Timur di mana sudah dihadiri oleh
para narasumber yang langsung hadir luar
biasa hari ini. Semoga saja peserta yang
juga mengikuti secara daring dapat
mengikutinya sampai dengan selesai dan
nanti dapat berinteraksi pada sesi tanya
jawab.
kita tidak berintegritas.
Kalau misalkan kita dialami dengan
gudaan ini
resiko yang akan kami terima, Pak.
Mungkin kalau ada waktu 2 menit saya
akan bercerita flashback 2 hari yang
kemarin saja. Boleh, Master? Ya,
silakan Pak Seol.
Oke.
Heeh.
Kemarin kira-kira 2 hari sebelum saya
hadir ke sini, saya itu sedang
duduk-duduk di warung kopi. Oke.
Kebetulan background saya adalah guru
madrasah saja.
Oke. Siap.
Tanpa jabatan kecuali guru.
Oke.
Tiba-tiba
saya dekat dengan seseorang yang
memanggil. Katakanlah Pak Jaya.
Pak.
Pak Jaya ini sudah saya samarkan Pak
Jaya. Oh iya saya mau beli rokok.
Oke.
Ada rokoknya. Ternyata beliau itu
membawa rokok itu satu kresek.
He.
Dan itu saya lihat adalah semua rokok
ilegal.
Oh,
rokok ilegal.
Padahal di Jawa Timur itu adalah
berantas rokok ilegal.
W.
Saya pengin mungkin nanti di dalam
melanjutkan materi saya pengin posisi
saya itu harusnya berada di mana. Itu
nanti pertanyaannya. Tapi saya lanjutkan
sedikit begini.
I
lalu tiba-tiba orang yang membawa Pak
Jaya itu membawa kresek itu dia bilang
begini.
Makanya cari dekengan itu yang hebat.
Heeh.
Jangan yang pensiun kayak saya ini.
Ternyata setelah saya amati beliau
adalah seorang tentara.
Oh.
Bahkan sampai ke
Kapolda saya gak pernah takut.
Oke.
Itu di telinga saya.
Heeh.
Nah, saya melihat kemungkaran seperti
itu sebagai seorang paksi tentu saya
menjerit hati.
Iya. I
tapi saya ndak pengin menanggung sebuah
risiko.
Heeh. Karena tadi resiko di situ gak ada
itu. Makanya yang empat-empat itu bagi
saya itu adalah resiko bagi anak TK.
Oke.
Tapi yang resi sesungguhnya yang akan
saya terima
Heeh.
Ini Pak bisa diantemi saya nanti di
warung itu.
Nah, menurut panjenengan menurut Pak
Woto ya. Heeh.
Saya sebagai guru biasa yang tidak punya
kewenangan kebijakan yang tangan saya
ini mempunyai power.
Heeh. apa yang harus saya lakukan, coba?
Padahal KPK selama ini dengan power-nya
seperti itu aja masih kewalahan gitu.
Iya.
Karena banyaknya Kurowo sementara
pendowo kan hanya lima.
Heeh.
Tapi minimal saya itu di posisi
punakawan yang bisa memelihara bagaimana
integritas itu kepada anak-anak.
Tapi melihat kemungkaran itu, hati saya
menangis.
Itu yang pertama. Heeh.
Yang kedua, saya juga jaga ronda.
Oke.
Malam hari ada ibu-ibu yang nelepon
melalui WA, WhatsApp itu, "Pak, ini kok
banyak orang minum-minum?"
He.
Nah, ternyata enggak bisa ditangani.
Kenapa? Karena pimpinannya juga doyan
minum
lah. Terus saya gimana sebagai
masyarakat biasa itu loh, padahal saya
ini paksi, paksi, paksi. Kalau hanya
slogan, hanya sertifikat saja saya kira
gak terlalu penting bagi saya. Terima
kasih. Maturun. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Nanti setelah ini kita ee
chatting-chatting akan ada pransos untuk
Pak Seo nanti akan kami kirim dah itu ee
ee menjawab pertanyaan kita bagaimana
menghadapi itu sekaligus juga dengan
pertanyaannya Pak Saiful ya tapi nanti
akan kami respon dan itu sudah menjadi
cara yang bagus ee bagaimana cara
menghadapi godaan itu. Tapi ini akan
kami berikan rekomendasi yang pertama
adalah bagaimana keterampilan untuk itu.
Yang pertama adalah penajaman nurani.
Ya, terkait dengan integritas itu, Bapak
Ibu, ini bukan tugas kelembagaan saja,
tapi ini adalah terkait dengan
pertanggungjawaban kita kepada Tuhan
Yang Maha Kuasa. Kita ada di jabatan itu
bukan hanya ee tanggung jawab kita
kepada lembaga, tapi adalah tanggung
jawab kita kepada Tuhan yang memberikan
ee jabatan atas itu. Maka dari itu, kita
pertajam nurani kita. Ini yang pertama.
Yang kedua adalah menjadi individu yang
asertif. Ya, individu yang asertif itu
adalah yang tegas dan jelas. Tadi Pak
Saiful sudah menyampaikan contoh. Jadi
kalau misalkan ada godaan yang mungkin
terjadi, jangan kita berikan ruang atau
kesempatan untuk orang lain itu lebih
kuat mendorong kita. Misalkan seperti
ada penawaran untuk membeli rokok. Ee
apa tadi? rokok ilegal. Kita kasih
kesempatan. Mm saya pikir-pikir dulu ya
gitu atau ee coba saya tanya dulu teman
saya atau misalnya kalau yang lain ada
dari vendor yang lain ingin mendapatkan
informasi terkait siapa pemenang kita
kasih kayak agak ragu-ragu gitu. Itu
akan mendorong para ee swasta ini atau
vendor ini untuk lebih gigih menggoda
integritas kita. Jadi yang kedua itu
adalah menjadi individu yang asertif,
tegas, jelas, tapi menghargai perasaan
orang lain. Kalau memang tidak, katakan
tidak. Kalau iya, katakan iya. Jangan
ragu-ragu. Itu ya. Yang ketiga adalah
pertanyaan refleksi. Ini juga untuk Pak
Seful. Misalnya dipertanyakan kenapa
rokok ilegal ini ee kalau rokok mungkin
karena dijual ya, berarti kita harus
mengeluarkan uang. Kalau misalnya kita
ini para vendor memberikan sesuatu
kepada kita atau siapapun ini yang ee
paksi-paksi yang berproses sebagai guru,
kalau misalkan ada orang tua memberikan
hadiah, kain, makanan, dilakukan
pertanyaan refleksi. Kenapa ini
diberikan kepada saya? Apa yang
mendasari saya menerima ini? Jadi jangan
terima-terima saja atau monggo-monggo
saja dilakukan pertanyaan refleksi ini
untuk apa? Karena tidak ada Bapak Ibu
makan siang yang gratis. Kalau seseorang
memberikan sesuatu kepada kita itu akan
dianggap menjadi piutangnya
dan itu menjadi utang budi kita. Jadi
harus kita bayar di waktu mendatang.
Lakukan pertanyaan refleksi. Yang
keempat adalah jadilah teladan. ini tadi
sudah saya sampaikan. Kita adalah apa
yang kita lakukan, bukan apa yang kita
katakan.
Dan yang keempat adalah membangun sistem
atau ekosistem berintegritas antara
lingkungan kita setiap individu-individu
yang ada di situ dan itu dan juga
kebiasaan-kebiasaan kita. Kalau ini bisa
kita lakukan di unit kerja kita, di
tempat kerja kita, saya yakin kita akan
menjadi sosok-sosok yang berintegritas
dan kita bisa menahan atau melawan
godaan-godaan yang tadi itu. Ini ya. Dan
yang kedua adalah dilema integritas.
Kalau tadi godaan adalah hal-hal yang
menguntungkan kita untuk tidak
berintegritas. Sedangkan kalau dilema
itu adalah hal-hal yang merugikan kita
atau hal negatif yang bisa kita alami
kalau kita tetap berintegritas.
Yaitu ini tadi nih segala situasi atau
dilematis yang disebabkan adanya
konsekuensi yang merugikan kita ketika
kita melakukan integritas. Seperti apa?
Bapak, Ibu tadi sudah ee menyebutnya
seperti ini.
Sudah adanya ancaman
apalagi tidak dilewatkan dalam kegiatan,
dikucilkan, dimutasi, cercaan,
di framing negatif atau di profiling,
ditanyain, di diingat-ingat
dosa-dosa kita masa lalu, ya kan. Terus
dibocorin data-data rahasia kita
diprofiling itu kan tidak membuat kita
tidak nyaman kan. Terus pembunuhan
karakter baru diintimidasi bahkan sampai
resiko pembunuhan.
Inilah risiko yang biasanya
dia kita alami kalau kita orang menjadi
sosok-sosok yang berintegritas. Dan ini
banyak sekali contohnya di akhir-akhir
ini, Bapak, Ibu. Makanya kita harus
hati-hati. Slide berikutnya adalah
bagaimana menghadapi ini. Tapi contohnya
yang terjadi saat ini adalah rekan kita
ini ee kepala cabang salah satu bank
BUMN
dibunuh karena apa? Karena beritanya dia
melaporkan pinjaman
fiktif
dan dibunuh. Ya, pada tahun-tahun
sebelumnya juga terjadi ada pembunuhan
di sini di Provinsi Jawa Timur ini dan
itu kasusnya belum belum entah di mana
yaitu pembunuhan ASN. Karena apa?
Karena
adanya ee ee diketahui adanya ee
penyelewengan ee pendapatan daerah yang
sampai saat ini pun itu belum tahu sudah
di mana kasusnya. Bapak, Ibu yang lebih
paham karena di daerah sendiri yang
mayatnya dibakar dan kasusnya belum
selesai. Itu adalah risiko-resiko yang
kita alami kalau kita tetap melakukan
integritas. Tapi kita harus melakukannya
kan bukan berarti tadi risiko itu banyak
makanya jadi kita mundur. Maka dari itu
kita belajar bersama bagaimana cara
mengelolahnya, bagaimana manut
mengelolanya. Ini yang akan kami berikan
rekomendasi keterampilan menghadapi
dilema itu yang pertama adalah kita
meningkatkan level integritas kita.
Kalau tadi ada yang sudah di level 1,
naiklah ke level 2. Kalau sudah di level
2, naiklah ke level 4. Kalau sudah di
level 4 naiklah ke level 5. Menjadi
teladan dan juga inspirasi. Jadi jangan
sampai nyaman begitu-begitu saja. Itu
ini yang pertama. Yang kedua adalah
melakukan tindakan korektif. Jadi jangan
mencari-cari kesalahan atau jangan
melimpahkan kesalahan kepada rekan kerja
lainnya atau jangan menghindari
kesalahan. Tindakan lakukan tindakan
korektif. Kalau memang tidak tepat,
langsung dieksekusi. Jangan menunggu
orang lain untuk menyelesaikannya. Ini
yang kedua. Yang ketiga adalah tetap
terorganisir
dan terkontrol dalam bertindak. Jadi
jangan sampai yang akhir-akhir ini yang
harusnya pekerjaan itu dilaksanakan oleh
staf tapi dilaksanakan oleh wakil
menteri. Galak-galak lagi pukul-pukul
meja, tendang-tendang pintu segala macam
arogan. Nyatanya apa? kena OTT tetap
terkontrol dan juga terorganisir. Kalau
memang ada yang kurang tepat dibahas di
dalam ruangan. Kalau ini hal yang
sensitif diomongin secara empat mata.
tidak usah galak-galak diambil ee diajak
kameramen, biroh humas, terus dipublish
supaya menjadi seseorang yang wow,
terkontrol dan juga terorganisir.
Ini yang ketiga. Yang keempat adalah
mendukung penguatan unit kerja yang
melakukan yang menegakkan integritas.
Jadi kalau misalkan ada rekan kita yang
memberikan saran atau ide bagaimana cara
menegakkan integritas, kita dukunglah.
Jadi jangan sampai kita sepelekan, ah
paling hitung itu bertahan sampai 6
bulan saja, paling lama 1 tahun. Itu kan
jadi mematakan semangat kan. Kita
dukunglah kegiatan rekan kerja kita atau
rekan yang lain atau unit lain yang
ingin menegakkan integritas. ini sangat
penting. Dan yang terakhir ini adalah
pembentukan tim, koalisi, dan juga
jejaring. Kami sangat bersyukur sekali
buat para master-master yang ada di sini
karena keberadaan dan juga partisipasi
master-master ini sangat penting sekali
untuk membantu tugas bersama kita. Ini
bukan hanya tugas KPK saja, tapi tugas
bersama kita di dalam memberantas
korupsi. Karena kami tidak cukup panjang
tangan dan juga banyak tangan dan juga
banyak kaki untuk menjangkau orang-orang
terkait penyampaian nilai-nilai
integritas. Maka dari itu terimalah
terima kasih kami dan juga hormat kami
kepada master-master semua ini membangun
jaringan karena ini sangat penting Bapak
Ibu Bapak Ibu juga yang akan kita
lakukan nanti itu adalah COP kita perlu
orang lain kita perlu komunitas orang
lain. Jadi jangan hanya diri kita
sendiri saja apa yang mau kita sampaikan
itu nanti akan kita diskusikan. Ini
inilah bagaimana keterampilan menghadapi
godaan integritas. Jadi eh dilema
integritas. Jadi supaya tidak terjadi
seperti yang sudah-sudah.
Nah dan selanjutnya adalah bagaimana
niat semangat untuk tetap berintegrasi.
Yang pertama sekali adalah kita harus
tahu dulu tujuan dan pertanggungjawaban
hidup kita. Tujuan kita apa? Menjadi
paksi itu tujuannya apa? Apakah hanya
untuk gengsi-gengsian?
supaya terlihat keren di mata rekan
kerja kita atau supaya menjadi sesuatu
yang wow di mata ee atasan kita. Tujuan
dan tanggung jawab kehidup kita apa?
Untuk memberantas korupsi atau untuk
melayani Tuhan, membagikan keluarga kita
melalui pekerjaan kita itu sudah sangat
bagus. Kalau kita sudah punya tujuan
hidup yang bagus maka kita akan memiliki
niat yang baik. Niat yang baik itu
didapat dari tujuan hidup yang baik.
Jadi seperti akhir-akhir ini ada pejabat
negara belum dilantik jadi pejabat sudah
mendiskusikan dengan timnya korupsi apa
yang bisa dilakukan. Bahaya banget kan?
Belum aja dilantik tapi sudah membentuk
tim. Bagian-bagian mana yang menjadi
topoksinya yang bisa mendapatkan
keuntungan pribadi?
Niatnya sudah tidak baik. Ya, karena
itu, karena tujuannya tidak baik. Kalau
kita sudah punya niat yang baik, maka
kita akan memiliki visi misi yang baik.
Rencana jangka pendek, jangka panjang,
jangka menengah, dan juga jangka
panjang. Ada strategi yang dilakukan
ini. Kalau kita punya visi dan misi yang
baik, maka kita akan melakukan
hal terbaik. Hal terbaik itu bisa
dilakukan kalau punya kalau punya visi
yang baik. Kalau kita sudah melakukan
hal terbaik, maka akan menghasilkan apa?
hasil terbaik.
Kalau misalnya semua kita melakukan ee
mendapatkan hasil yang terbaik, maka
kepercayaan publik kepada kita itu akan
tinggi. Jadi kepercayaan itu,
kepercayaan masyarakat itu berasal dari
tujuan hidup kita masing-masing. Kita
pengin seperti apa atau kita ingin
seperti apa. Ini dia selanjutnya
mengenai tentang peran paksi dalam
tujuan pemberatasan korupsi itu seperti
apa?
Master Willy akan memandu kita untuk
belajar bersama. Master Willy, saya
persilakan.
Tepuk tangan untuk Master Willy.
Oh, masih ada. Masih ada kode etik ya.
Kayaknya masih ada kelewat deh.
Oh, iya masih ada kode etik ya. Dah,
maaf kita sudah janjian ya. Oh, iya.
Saya teruskan atau Mas. Oke. Oke.
Nah, supaya terjadi tadi itu, supaya
terlaksana tadi kepercayaan publik yang
tinggi itu,
maka sebagai master kita punya kode etik
dan kode perilaku. Ini master-master
sudah sangat paham sekali. Ee ini hanya
mengingatkan kembali yaitu sesuai dengan
nilai-nilai yang dianut oleh KPK yaitu
IS KPK. Jadi
IS KPK itu yang pertama adalah
integritas. ini tadi sudah kesesuaian
kata-kata dengan perilaku berdasarkan
nilai-nilai yang kita anut. Apa yang
bisa kita lakukan? Ini memang agak
sedikit kecil jadi tidak bis tidak bisa
terlihat.
Yang kedua adalah sinergi. Sinergi itu
adalah bekerja sama dengan tim yang
lain, bekerja sama dengan orang lain,
rekan yang lain,
tidak ingin menonjol secara sendiri,
harus sinergi. Yang ketiga adalah
keadilan. Keadilan itu artinya tidak
diskriminasi.
Menghargai perbedaan pendapat, perbedaan
latar belakang, perbadan agama, status,
jabatan itu harus kita hargai. Jadi
jangan sampai kita sebagai paksi hanya
mendengar pendapat yang sejawat kita
saja. Karena paksi itu latar belakang
jabatannya banyak. Jadi tidak hanya
auditor aja, tidak hanya analis aja,
tidak hanya widiswara saja, tidak hanya
guru dan dosen aja, tapi dari berbagai
jabatan dan kita harus menerima
perbedaan itu. Kemudian adalah
profesionalisme. Jadi untuk melakukan
penyuluh berarti harus profesional,
mempersiapkan dengan baik ya. Jadi tidak
begitu-begitu saja ya. untuk sehari-hari
mungkin boleh misalnya untuk tetap ee
jujur seperti kisahnya Pak Seful tadi
itu ada tawaran untuk membeli rokok
ilegal kita harus tanggapi dengan baik
juga bahwa itu hal yang tidak patut
untuk dilakukan is KPK baru yang
terakhir adalah kepemimpinan. memimpin
diri sendiri tentunya lebih utama
sebelum memimpin orang lain, memimpin
unit kerja atau organisasi, tapi kita
bisa memimpin diri sendiri dan juga
keluarga kita. Nah, untuk penerapan
nilai-nilai ini kita dibantu oleh komite
etik.
Jadi, komite etik ini untuk melakukan
evaluasi, koordinasi, menerima laporan,
dan juga membuat kebijakan supaya
semuanya terlaksana dengan baik. Jika
ada pelanggaran-pelanggaran ee ada
risiko terburuk berupa berupa
pelanggaran fraud dan juga yang
lain-lain, ada tempat kita untuk
mengadu. Jadi tidak berlalu begitu saja
itu. Jadi komite etik ini yang akan
melakukan atau mengalis pelaporan atau
pengaduan yang diterimanya dan
memutuskan apakah itu sebuah pelanggaran
atau tidak dan juga perlu
ditindaklanjuti atau tidak. Kalau memang
itu ternyata sebuah pelanggaran, maka
ee begini cara ee pelaporannya.
Kalau misalkan terjadi pelanggaran, maka
inilah sanksi-sanksi yang akan diterima
oleh rekan-rekan paksi. Ada sanksi
ringan, sedang, dan juga berat. Kalau
berat itu ini sampai pemberhentian
sertifikasi paksi kita. Kalau sedang itu
adalah ee pembertian tidak diperkenankan
untuk melakukan penyuluhan ee 3 sampai 6
bulan tergantung berat ee pelenggaran
yang dilakukan. Sedangkan kalau sanksi
sedang itu adalah eringan itu adalah
permintaan maaf dan yang lain-lain. Ini
dia. Oke, sudah. Terus bagaimana
penguatan akan di handle sama Master
Willy? Silakan Master.
Oh, berikan tepuk tangan untuk Master
Willy.
Oke, terima kasih Master Manoto. Tepuk
tangan dulu dong buat Master Manoto, ya.
Oke, mungkin eh materi terkait
integritas itu sebetar harusnya sudah di
berada di luar kepala ya, para master
sekalian ya. Tapi setidaknya ini bisa
me-refresh ya, me-refresh tadi
keterampilan kita bagaimana menjaga
integritas gitu ya. Tentu ya dalam
pelaksanaan tugas kita sebagai penyuluh
anti korupsi yang namanya godaan,
dilema itu pasti akan selalu ada.
Sekarang tinggal bagaimana
kita bisa mengelolanya. Benar enggak,
Pesar? Ya, kayak gitu. dan juga mungkin
bisa membagikan pengetahuan yang
didapatkan terkait integritas ini kepada
rekan kerja kita kayak gitu. Karena
ya kita sebagai paksi ASN juga tentunya
secara umum ya godaan-godaan itu akan
sangat besar kayak gitu akan selalu ada
kayak gitu tinggal bagaimana kita
mengelolanya. Kurang lebih seperti itu
intinya kayak gitu ya. Nah, untuk tadi
ee terkait bagaimana kita apa ee benang
merah ya menjaga godaan, menjaga dilema,
kita kembali lagi kepada nilai-nilai
yang kita yakini. Benar ya? Pasti para
master semuanya di kantor masing-masing,
di instansi masing-masing ada yang
namanya kode etik. Ya, kode etik itulah
yang akan menjadi apa? Panduan kita
ketika kita melaksanakan kode etik.
Insyaallah kita terhindar dari apa?
godaan dan dilema tadi. Begitu pula
dengan teman-teman paksi ya. kita
penyuluh anti korupsi termasuk juga yang
ahli pembangun integritas sudah
menyepakati adanya tadi yang disampaikan
oleh Mas Manoto kode etik pemegang
sertifikat ee sektor anti korupsi ya itu
mencakup untuk API dan paksi juga tadi
ada IS KPK itu teman-teman silakan nanti
dibaca kembali ya para masar sekalian
itu diharapkan menjadi panduan kita
sebagai paksi ini intinya seperti itu ya
dan tentu tadi disampaikan juga oleh
Master Manoto bahwa ya ee karena tadi ya
godaan dilema itu mungkin akan selalu
kita hadapi jika nanti para master
menemukan mungkin ada sesama paksi yang
melakukan pelanggaran fraud dan
lain-lain itu bisa dilaporkan ke komite
etika PK ya para sekalian tadi sudah
disampaikan seperti apa mekanismenya
bentuk laporan dan lain-lain sampai
nanti tim komit etik yang akan
menentukan apakah ee bersalah salah atau
tidak bersalah ee diberikan sanksi
seperti apa kayak gitu. Itu itu ee
sebagai bridging tadi terkait integritas
ya. Jadi intinya ini adalah sebagai ee
sarana kita bisa belajar bersama ya
mengingatkan kembali terkait pentingnya
integritas kayak gitu ya. Oke master
sekalian ini sesuai dengan amanat yang
kami terima ya dari Master Laeli ya.
Ee jadi di sini ee ada beberapa teman
paksi yang mungkin masih baru kayak gitu
ya di 2025 dan mungkin juga ada beberapa
kemarin kita sudah melaksanakan kegiatan
sapa daya ya kalau enggak salah ya untuk
penyuluh-penyuluh anti korupsi yang baru
disertifikasi mungkin ada beberapa yang
terlewat ya mungkin dari jadwalnya yang
enggak pas dan lain-lain. Nah di sini di
sesi kali ini saya akan sedikit mengulas
kembali ya para masar sekalian terkait
kepaksian kita kayak gitu ya. Jangan
sampai nanti kita lupa terkait peran
tugas kita nanti seperti apa kayak gitu
ya. Dan juga nanti mungkin kita bicara
ketataran nasional seperti apa peran
strategis kita sebagai paksi ya dalam
kerangka hukum dan kerangka kebijakan.
Perannya seperti apa kayaknya gitu ya.
Oke.
Mana tadi?
Oke ya.
Kalau bicara manfaat dan lain-lain, saya
pikir ini sudah tidak bisa dijelaskan.
Enggak usah dijelaskan lagi ya, tapi
setidaknya para master sekalian ya,
Sasis selalu bilang ketika saya menjadi
ee paksi ataupun
menjadi ahli pembangun integritas itu
menjadi benteng untuk diri sendiri. Buat
saya secara pribadi ya, para master
sekalian itu saya menilainya seperti itu
untuk diri saya. setidaknya ya ketika
sudah menjadi paksi saya ataupun
diharapkan bisa bebas dari tadi yang
namanya godaan maupun dilema kayak gitu.
Saya sih selalu mendefinisikan manfaat
yang saya sekecil-kecilnya iman
istilahnya kayak gitu ya. Menjadi vaksi
setidaknya bisa menjadi benteng buat
kita untuk tidak melakukan korupsi. Itu
aja dulu para masterar sekalian. Ke
depannya kita berusaha ya mengedukasi
publik sesuai dengan tugas dan fungsi
kita para masar sekalian. Kalau di sini
ya
bagi individu memiliki pengakuan
kompetensi, memperluas jaringan,
meningkatkan kompetensi pengetuan
keterampilan dan menjadi sarana
memelihara mengaktualisasi nilai
integritas. Saya pikir itu sudah sepakat
semuanya kayak gitu. Tapi yang menjadi
pertanyaan bagi organisasi seperti apa
sih para master sekalian? Kira-kira saya
pengin tahu keberadaan para master
sekalian dilirik enggak sih di instansi
masing-masing?
Saya pengin tahu ada yang bisa bercerita
enggak? Ada enggak instansi yang sudah
merasakan, "Oh, ternyata keberadaan
vaksin ini bermanfaat." Saya pengin tahu
kira-kira ada yang ada ada yang bisa
cerita enggak ke saya?
Silakan ingin berbagi. Oh, ternyata
setelah keberadaan paksi
pimpinan-pimpinan saya tuh menjadi lebih
melek gitu ya. Ya, enggak berani
mengambil keputusan yang mungkin bisa
menimbulkan resiko dan lain-lain kayak
gitu. Silakan, saya pengin dengar cerita
kayak gitu. Betul enggak klaim di sini
kayak gitu? Silakan, Master Im.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Langsung saja ya, Master. Ya, sudah
siang ya. Jadi ee saya ini master ee
lulusan pelopor Provinsi Riau Oktober
2024 dan mendapatkan sertifikat dari KPK
masih bulan April 2025. Tapi
alhamdulillah ketika saya ikut menjadi
ee paksi ini, saya sudah menduduki
eselon 2 atau JPT sehingga ee itu sangat
mempengaruhi di Kabupaten Tulungagung
khususnya. Jadi ketika ada apa April
sampai dengan bulan Oktober ini saya
sudah diminta enam kali untuk melakukan
sosialisasi anti korupsi dan ini nanti
dalam rangka hari hak Kordia itu mulai
besok kita akan reto kepada guru-guru di
lingkungan ee pemerintah Kabupaten
Tulungagung, guru SD, SMP ee membangun
integritas dan nanti harapannya dari
guru itu bisa diturunkan kepada siswa.
Jadi intinya ini pengalaman saya ya,
Master. Dulu ee saya pernah dengan
Master Willy ini Retsu bus KPK waktu itu
masih kapak organisasi ya. Ee jadi
menurut saya memang jabatan Yun Sewu
jabatan ini mempengaruhi ee
manfaat dari seorang paksi. Menurut saya
seperti itu. Jadi ee kalau bisa paksi
ini
lahir dari seorang JPTJPT yang dari
pemerintah kabupaten kota. Karena kalau
dulunya Tulungagung itu sudah ada paksi,
tapi karena gak punya jabatan itu tidak
ada apa ya gak ada gaungnya sama sekali,
gak dilirik sama sekali. Tapi ketika
seorang ee kepala dinas atau apapun JPT
Slon 2 itu dia mau menjadi paksi, maka
itu ee alhamdulillah sangat
mempengaruhi. Tapi memang
ee biasanya kalau eselon 2 sudah gak mau
[tertawa]
dan itu yang pertama. Kemudian yang
kedua paling tidak saya bisa memberikan
contoh kepada teman-teman atau staf saya
di kantor kalau saya tidak punya contoh
dari atas saya yang harus menjadi contoh
teladan yang baik untuk pemberantasan
anti korupsi. sehingga teman-teman di
dinas, kebetulan saya di Dinas
Perizinan, DPMPTSP selaku Kepala Dinas,
saya selalu memberikan ee
contoh yang baik untuk tidak selalu
tidak artinya untuk berbuat seperti ee
Jumat bersepeda kakak itu ee paling
tidak bisa diorganisasi sendiri. tetapi
juga secara umum di Tulungagung akhirnya
paksi ini bergaung. Begitu Master Willy
terima kasih itu juga sesuai dengan
hadis Nabi saya kira. Jadi maraminkum
munkaran faliru yang pertama itu biadi
dengan kekuasaan kemudian baru
fabilisanih dengan lisan dan yang
terakhir itu fabiqolbi dengan hati. Dan
itu adalah paling lemah-lemahnya iman
gitu. [tertawa]
Jadi yang pertama ee itu di jabatan dan
yang kedua tentu butuh apa ya
peningkatan keimanan seorang paksi.
Nggih. Terima kasih. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Waalaikumsalam. Silakan
B ya. Nanti dengan master di belakang
bercerita ya. Ini mudah-mudahan bisa
menjadi inspirasi juga Bu ya buat
teman-teman yang lain ya.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Perkenalkan nama saya Dahlia selaku
koordinator daerah. Paksi Api Dana Raksa
Kementerian Keuangan.
Ee terima kasih diberikan kesempatan
untuk bisa hadir di ee majelis ilmu yang
luar biasa. Banyak sekali insight yang
saya dapatkan. Pertama saya ketika
menjadi paksi itu ketika saya berada di
Direktorat Kepatuhan Internal dan
Transformasi Sumber Aparatur di DJP itu
kami melahirkan 200-an ee paksi untuk
DJP. Kemudian saya promosi Bapak Ibu.
Jadi inline juga dengan disampaikan oleh
master yang tadi. Jadi sehingga kekuatan
kekuasaan itu juga mempengaruhi sekali
ketika kita ingin menerapkan e budaya
anti korupsi. Saya promosi di Kalimantan
Tengah tepatnya di KPP Pratama Pangkalan
Bun. Ee dengan adanya kehadiran saya
sebagai paksi, banyak sekali manfaat
yang kita peroleh. Pertama, bisa
membentengi diri. Kedua, kita bisa
memberikan aura positif di lingkungan
yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah.
Karena kami juga memberikan materi
sosialisasi dan penyuluhan budaya anti
korupsi pembangunan ZIWBKWBM untuk
lingkup di Kalimantan Tengah terutama di
Pangkalan Bun baik meliputi pemerintah
daerah kemudian instansi vertikal
kejaksaan negeri waktu itu di Sukamara
kemudian Pengadilan Negeri dan
Pengadilan Agama itu luar biasa dan juga
dampak bagi kami selaku penggawa
pengelola keuangan dan mengumpulkan
penerimaan pajak itu wajib pajak ketika
bertemu dengan pimpinan sosok pimpinan
yang seorang paksi itu beda. Jadi
artinya kita ingin mereka ingin
mencoba-coba itu mereka akan urung
niatnya dan kita juga akan menjaga
anggota kita. Kemudian saya pindah ke
Kalimantan Barat sebagai kepala bidang
itu kita juga bisa menjembatani semua ee
paling enggak memberikan inset positif.
Saat ini saya berada sebagai Kepala KPP
Pratama Surabaya Rungkut. Ketika saya
masuk di Surabaya, terus terang yang
dibenak saya karena waktu saya di Kisda
itu banyak sekali hal-hal terkait
Surabaya, terkait Jawa Timur termasuk
tiga provinsi dengan tingkat ee kasus
fraudnya itu yang tertinggi untuk
Indonesia. Jadi yang pertama itu ada di
Sumatera Utara, kemudian Jawa Barat,
Jawa Timur salah satunya ketika pertama
kali di Jawa Timur agak keder terus
terang ya ini kira-kira mampu enggak sih
bisa menjaga teman-teman yang ada di
kantor pajak tapi alhamdulillah kalau
kita bisa menyuarakan kita paksi itu
beda terasa gaungnya beda. Mungkin dari
saya terima kasih
Master Dahliah luar biasa ya. Satu lagi,
Master di belakang.
Baik. Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Ee perkenalkan saya Pak Roni Khairul
Imam ee dari Pemerintah Kota Surabaya.
Untuk kami selaku penyuluh paksi di sini
di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya,
alhamdulillah sudah direspon baik bukan
hanya di instansi pemerintah Kota
Surabaya malahan ee di seluruh warga
Kota Surabaya. Jadi impact baik dari Pak
Walikota Surabaya di sini menegaskan
bahwasanya seluruh ASN di lingkungan
kami itu di membuat suatu pakta
integritas anti pungli, Pak. Dan kami
diperintahkan juga untuk memberikan
sosialisas-sosialisasi kepada seluruh
warga kota Surabaya melalui
tingkat-tingkat RW dan maupun tingkat
kelurahan kecamatan. Artinya di sini ee
peran paksi di sini sangat dibutuhkan
sebagai peran aktif dalam anti korupsi.
Seperti itu, Pak, dari kami mungkin ada
tambahan dari ketua. Monggo.
Terima kasih atas waktunya Bapak kami
dari Surabaya, Ketua Paksi Kota
Surabaya. Apa yang disampaikan dari
Bapak Roni tadi selaku sekretaris Paksi
Kota Surabaya dengan adanya penetapan
kan paksi di Surabaya ditetapkan oleh
kepala daerah, Pak. ada ada unsur
strukturalnya di situ, Pak. Sehingga
dalam rangka itu disosialisasikan ke
seluruh perangkat daerah bagaimana
upaya-upaya untuk melakukan pencegahan
melalui melalui instrumen dari paksi.
Akhirnya dengan adanya demikian banjir,
Pak, permintaan untuk melakukan
sosialisasi sehingga kami disibukkan
dalam hal pemberian sosialisasi.
Akhirnya kita kadang kala lupa dengan
tugas dan fungsi kita sebagai unsur API.
Kan kami dari Inspektorat Kota Surabaya.
Demikian yang bisa kami sampaikan.
Wasalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Luar biasa cerita-ceritanya ya para
master sekalian. Master Laeli mungkin
bisa dijadikan buku nih ya Mas dijadikan
buku
cerita inspiratif dari Jawa Timur nih
kayaknya ya. Ya, segera ya. Luar biasa
ini Ustaz Badrul nih sesepuh kita.
Baik. Asalamualaikum warahmatullahi
taala wabarakatuh.
Ee semangat pagi para master.
Pagi. Pagi. Pagi.
Master Willy.
Kalau Master Mufida, Master Dahlia
adalah seorang pejabat. Jadi wajar untuk
direspon cepat itu wajar. Saya akan
cerita bagaimana sosok Master Badrul
yang mungkin tadi banyak berjerumun
berfoto. Saya bukan siapa-siapa.
2019 saya pelaksana tidak ada yang tahu
saya. Saya bukan pejabat di Kabupaten
Sumenep. Bukan.
justru mengikuti berangkat dari Sumenep
ke gedung ke ACLC untuk mengikuti
asesmen waktu itu harus masih 5 hari.
Sepulangnya dari Jakarta, apa yang harus
kami lakukan? Hadis sudah disampaikan
oleh Master Mufida. Jadi itu yang perlu
mohon maaf Master Seevul kita enggak
boleh
ada godaan atau dilema utopis dengan
semuanya. Man roa minkum munkaron
falyuwayir
biyadihi. Itu berlaku bagi yang
eselon-eselon yang punya level jabatan
mampu merubah. Tapi bagi yang pelaksana
seperti sosok Badrul enggak bisa. Maka
ada peluang yang kedua. Jika tidak mampu
dengan kekuasaan kita
bilisani
dengan lisan. Senjata paksi adalah
lisan.
Kalau hadis ini dipegang, mohon maaf
yang nonmuslim, insyaallah kita
melakukan penyuluhan sama dengan
melakukan umrah.
Artinya apa? Sama dengan melakukan
ibadah. Jangan dianggap melakukan
penyuluhan itu hanya menggantikan posisi
KPK. Enggak. Dapat pahala juga. Nah,
berangkat dari itu, Master Willy 2019
saya di BKPSDM mulai dilirik saya di
Inspektorat. Kalau tadi bicara
penyuluhan 330 desa di 42 pulau semenap
sudah kami lalui harus mengarung ombak.
Enggak cukup kalau hanya godaan-godaan
apa taruhan nyawa harus bertarung dengan
ombak tapi sosok penyuluh. Apa ada
integritas berani? Enggak usah mikir
yang belakang urusannya Allah. Berangkat
aja menyuluh apalagi ancaman.
Kalau seorang pelaksana bisa dilirik,
ini juga bisa tergantung kepada siapa?
Pribadi. Enggak. Lantas ya kabupaten
kota butuh sosok eselon 2. Belum juga
jaminan. Makanya kemarin pada saat di WA
grup saya bilang ke panitia, "Tolong
siapa kabupaten kota yang tidak mengirim
berarti hanya formalitas mau melakukan
pemberdayaan terhadap paksi di kabupaten
kota.
Tolong dicatat nanti di MCSB. Saya sudah
sounding ke teman-teman Korwil. Ini
bukti keseriusan pimpinan kabupaten.
Kalau sudah ada paksi di kabupaten, ada
undangan enggak mengirimkan enggak
dikasih perdin misalnya. Kejam banget.
Berarti tidak serius kepala daerahnya.
Alhamdulillah Sumenap 5-limanya
berangkat. Jadi harus apa? Seorang paksi
di samping berani, integritas
jangan pernah ada kata menoleh ke
belakang. Gaspol terus. Enggak pernah
ada yang takut gitu ya. macam-macam mau
dimutasi pengin seperti Riau kan seperti
itu inspektur Riau dimutasi jadi esolon
3 apa yang terjadi ott gubernurnya ya
minimal itulah dijadikan modal untuk
sosial saya kira itu untuk memberikan
semangat tetap semangat ya para master
wasalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
terima kasih
kayaknya ini panjang nih makanya tadi
sayain ya [tertawa]
ini kayaknya ceritanya bagus-bagus para
masterar sekalian mohon maaf nih mungkin
enggak bisa semuanya dulu ya para masar
sekalian tapi mungkin setelah ini kita
bisa cerita-cerita kita. Tapi setidaknya
nanti saya ingin sedikit menyampaikan
terlebih dahulu terkait apa yang ingin
saya sampaikan di ee bagian ini kayak
gitu. Jadi tadi saya ada ee beberapa
insight ya dari para master sekalian ya
terkait manfaatlah kayak gitu. Selain
manfaat pribadi ya untuk menjadi benteng
integritas bagi kita tadi seperti
manfaat untuk karir juga ya Mas Mas Rim
ya. Kurang lebih seperti itu ya kayak
gitu kan. Tapi memang tadi ya ee
keberadaan pemimpin yang mungkin bisa
menjadi paksi itu akan menjadi sebuah ee
nilai lebih kurang lebih sekay gitu ya
Master Im kayak gitu ya. Jadi mungkin
nanti ke depan ini juga bisa disarankan
para master sekalian jangan hanya
pelaksana saja yang menjadi penyuluh
anti korupsi kayak gitu ya kayak gitu ya
atasan-atasannya para kepala dinasnya
dan lain-lain. Bahkan kalau misalnya di
diperlukan sampai level bupati pun
menjadi penyeluh anti korupsi apakah
salah? Enggak juga kayak gitu.
setidaknya tadi ya mungkin di tengah
kesibukan kita, kita enggak mungkin bisa
melakukan sosialisasi dan ee apa seperti
tugas-tugas paksi secara umum, tapi
setidaknya itulah menjadi menjadi akan
menjadi benteng buat kita. Itulah aja
para masar sekalian kayak gitu ya.
Terima kasih ceritanya para masar
sekalian. Saya yakin banyak sekali
cerita-cerita yang bisa diangkat ya para
masar sekalian yang bisa menjadi
inspirasi tentunya ya dan juga bisa
meningkatkan semangat kita sesama paksi
ya bahwa kita tidak sendirian ya. Tadi
Mas Hermanoto bilang organisir,
koordinasikan, dan lain-lain kayak gitu
ya. Untuk tadi menjaga ee apa ee dilema
integritas tadi para master sekalian.
Inilah salah satu cara kita ya
keberadaan para paksi di Jawa Timur ini
untuk tadi ya untuk meminimalisir
ataupun bahkan menghilangkan yang
namanya tadi dilema integritas itu
sendiri ya gitu para sekalian.
Boleh materinya lagi.
Oke ya.
Eh sori.
Oke. Saya ingin sedikit menyampaikan
update ya para master sekalian ya. Ini
per 1 Oktober 2025 sudah ada 4.477
Jawa Timur saat ini sampai yang kemarin.
Berarti di periode September ya yang ee
Paksi itu ada 347. Sudah banyak sekali
para masar sekalian. Luar biasa nih ya.
Ini sudah tiga besar ya. Tiga besar.
Tiga besar nasional para masar sekalian
kayak gitu ya. Nah, harapannya tentu ini
bukan sekedar angka para master sekalian
ya. Kita bicara kualitas juga para
master sekalian. Buat apa angka besar
kalau kualitasnya tidak ada kayak gitu
ya. Kalau bisa enggak apa-apa kita
jalankan berbarengan. Kualitas dinaikkan
kuantitas juga naik. Enggak apa-apa
kayak gitu dijalankan berbarengan.
Tetapi tentu ini menjadi tugas dan PR
kita ya untuk bagaimana menjaga kualitas
teman-teman paksi ini kayak gitu ya.
Nah, terkait paksi bagaimana seperti apa
pemberdayaan dan lain-lain kita sudah
menitipkan untuk yang dari tingkat
kabupaten, kota dan provinsi ya untuk ee
ada di bawah inspektorat kurang lebih
seperti itu ya seperti amat MCSP kayak
gitu ya. KPK sudah minta Inspektorat
untuk ya minimal ada tempat
kumpul-kumpulah.
tempat ngobrol-ngobrol ya untuk
teman-teman vaksin terutama yang di
kabupaten kota ya untuk bisa tadi
bersinergi melakukan COP seperti ini
bisa berbagi dan lain-lain. Itu
tujuannya dibikinkan diminta dibikinan
sekretariat minimal ada tempat
ngobrol-ngobrol kayak gitu ya
teman-teman sesama paksi yang ada di
sana untuk mengkonsolidasikan gerakan
penyuluhan anti korupsi itu sendiri
kayak gitu ya. termasuk juga kita dorong
adanya anggaran dan lain-lain. Nah, saya
pengin tahu nih untuk yang di ee sektor
non pemerintahan BUMN BUMD seperti apa
nih kondisinya? Ada informasi enggak
yang bisa mungkin nanti kita bisa
eskalasi ke atas seperti apa? Apakah ee
paksi yang ada di BUMD BUMN
sama enggak dengan yang di tingkat ee
level pemerintah daerah kayak gitu ya?
Karena kan kalau ee dari segi regulasi
ya di MCSP kita belum mencakup ke
tingkat BUMN BUMD ya kayak gitu terkait
bagaimana pemberdayaannya kayak gitu.
Ada yang bisa sharing teman-teman dari
ee BUMD BUMN BUMD
ada?
Oke enggak ada enggak apa-apa ya. Tapi
setidaknya ya kami dari KPK selalu
mendorong untuk bagaimana teman-teman
paksi semuanya yang ada di sini ee
selalu berdaya ya para master sekalian.
Eh, salah lagi.
Oke. Seperti apa sih peran paksi ini
yang selalu kami gaung-gaungkan, para
master sekalian? Ya, tadi saya sampaikan
di awal, kami sangat tidak berharap
sertifikat paksi yang didapatkan hanya
untuk pajangan, hanya untuk
nakut-nakutin misalnya kayak gitu ya.
Misal istilahnya kayak gitu ya. Bar
sekalian, kami sangat berharap para
paksi ini bisa berperan lebih tentu ya
sesuai dengan kapasitas dan ee ee apa
keminatan masing-masing tentunya ya.
Kami selalu bilang paksi itu yang
pertama harus ngapain sih? Harus jadi
role model integritas. Berarti
setidaknya di level integritas tadi
level berapa role model tadi?
Lima. Betul ya? Harapannya paksi itu ada
di level 5 para master sekalian karena
kita seharusnya sudah teruji di
integritas kita saat kemarin assesment
kayak gitu para masar sekalian ya. Jadi
kita itu harus bisa menjadi contoh buat
yang lain ya. Bisa menjadi contoh ya
tadi untuk tadi mengajak teman-teman
menghindari yang namanya godaan, dilema,
dan ee hal-hal yang ber apa berujung
nanti kepada tindak pidana korupsi
lainnya para master sekalian. Yang kedua
adalah si paling tahu tentang anti
korupsi gitu. Nah, di peran ini para
master sekalian ya, Master sekalian
sudah sertifikasi sudah diuji 15 materi
dasar. Benar enggak ya? Itu cukup enggak
untuk belajar anti korupsi? Enggak
cukup, Master. Itu cuma dasar-dasarnya
saja untuk kebutuhan administrasi.
Tetapi di situ ya para masar sekalian,
kita didorong untuk bagaimana
teman-teman ini bisa terus memperdalam
pengetahuan pengetahuan anti korupsi.
Karena pengetahuan anti korupsi bukan
hanya sekedar apa itu korupsi ya, tahu
apa itu korupsi, dampaknya dan
lain-lain. Tapi lebih dari itu ya kita
tingkatkan bukan hanya aspek pengetahuan
para master sekalian ya nanti ya kita
tingkatkan levelnya untuk nanti sampai
bisa mengajak kepada perilaku-perilaku
anti korupsi itu sendiri.
Kemudian yang ketiga ini adalah
penyuluh menyuluh yang ember, efektif,
menarik, berdampak kayak gitu. Ini juga
salah satu tugas kita ya, peran kita
untuk bagaimana
menciptakan proses sosialisasi dan
kampanye dan penyuluhan yang kita
lakukan adalah yang berdampak bukan
hanya sekedar
sudah penyuluhan sudah ditinggalkan.
Kurang lebih seperti itu para master
sekalian ya gitu. Kebanyakan seperti itu
ya. Penyuluhan udah saja. minimal kita
jaga audiens kita gitu ya, jaga target
kita para master sekalian untuk tidak
hanya berhenti sampai kegiatan
penyuluhan. Caranya bagaimana? Ajak
mereka bikin rencana aksi gitu kan ya.
Kemudian kita pantau rencana aksinya,
laporkan ke atasannya. Ini rencana aksi,
rencana aksinya. Ayo kita pantau
bersama-sama. Setidaknya kita bisa
menggerakkan ya bukan hanya sekedar
memberikan pengetahuan para masar
sekalian.
Kemudian yang keempat adalah content
kreator. Nah, ini yang tidak bisa
dinafikan juga oleh teman-teman paksi
ya. Bagaimana kita ee tidak hanya
melakukan penyuluhan ini di darat, kita
lakukan juga di udara para sekalian ya.
Kita lakukan itu ya. Saya yakin semuanya
sudah memiliki kapasitas bagaimana
menggunakan medsos ya. Tinggal bagaimana
kita memanfaatkan ya untuk
kegiatan-kegiatan penyuluhan kita.
silakan berbagai media ya, cara dan lain
sudah tersedia seperti apa cara
penggunaan dan lain-lain kayak gitu.
Kemudian selanjutnya adalah fasilitator
pelatihan workshop. Nah, ini juga yang
kami harapkan para sekalian ya kita
kembangkan skill kita ya bukan hanya
sekedar memberikan pengetahuan tetapi
tadi yang saya sampaikan untuk mengajak
sehingga nanti para master sekalian bisa
menjadi fasilitator kemudian ee
fasilitator pelatihan dan lain-lain
kayak gitu. Yang selanjutnya adalah
aktivator forum. Nah, ini juga menjadi
penting para master sekalian ya.
Keberadaan para master sekalian tentu
kami sangat berharap ya untuk bisa
menggerakkan yang lain juga kayak gitu
supaya terorganisasi ya kita harus aktif
di forum masing-masing para master
sekalian. Jatim sudah ada Jatim Pak ada
Master Laeli sebagai ketua forumnya.
Betul ya Master Laili ya. Kemudian
seperti itu ya aktif para masar
sekalian. Apakah terbatas di Jat?
Silakan teman-teman yang lain juga di
tingkat kabupaten kota para masar
sekalian ya mau bikin komunitas forum
monggo para master sekalian ya. Tapi
tadi ya tetap kita ngobrol dulu dengan
teman-teman faksi yang ada di provinsi,
forum faksi dengan di provinsi para
master sekalian sangat terbuka kayak
gitu ya teman-teman. nanti mau mau bikin
COP apa kayak gitu ya terkait bidang apa
di para penyuluh anti korupsi silakan
nanti dapat di ee koordinasikan para mas
sekalian. Nah, ini terkait peran vaksin
secara umum kayak gitu ya para master
sekalian. Jadi kami sangat berharap
tidak berhenti sampai pada tahapan
sertifikasi aja.
Oke, ini yang api tadi.
Nah, selanjutnya tadi mungkin secara
general saya saya di sini ingin sedikit
menggambarkan ya sesuai dengan tema yang
diharapkan para master sekalian ini
seperti apa ya peran yang diharapkan
dalam lingkup tadi ya lingkupi
ya kerangka hukum dan kebijakan para
master sekalian ya. apa sih yang
mendasari dan bagaimana para master
sekalian ini bisa berkontribusi di
dalamnya baik dalam hukum maupun
kebijakan ya. Nah, ketika kita bicara
terkait kebijakan ini pasti kita akan
enggak jauh-jauh dari yang namanya
regulasi aturan ya yang ada di negara
kita. Kurang lebih seperti itu ya para
master sekalian. Tinggal pertanyaan
kita, sejauh mana kita para paksi bisa
berkontribusi dalam kebijakan tersebut.
Benar enggak para masar sekalian? ya.
Oke, yang pertama saya ingin menjelaskan
ee yang pertama terlebih dahulu yaitu
terkait seperti apa kenapa kita harus
berpartisipasi dalam kerangka hukum dan
kebijakan ini para besar sekalian ASN ya
SN merupakan ujung tombak pelaksanaan
pemerintah dan pemberian layanan publik
ya tuntutannya juga ya bukan hanya
sebatas kemampuan teknis tapi kualitas
moral saya pikir itu sepakat semuanya
para master sekalian ya jadi keberadaan
ASN yang berintegritas itu merupakan
sebuah ee keharusan yang sangat mutlak.
Tapi ternyata para masar sekalian ya
sudah ada banyak regulasi ya sudah ada
kode etik dan lain tapi ternyata KPK
masih menemukan tadi ya ada beberapa ee
kasus korupsi dan pelanggaran etik yang
dilakukan oleh Kepala ASN ya tadi
disebutkan oleh Master Merman Manoto ada
dari 1900 kasus yang ditangani KPK
1400-nya adalah dilakukan oleh para ASN.
baik level eselon sampai level ee
pelaksana para master sekalian itu ada
semuanya komplit 1300 sampai 1400 itu
dilakukan oleh ASN baik di pusat maupun
di daerah kayak gitu ya. Ini menjadi
pengingat ya dari kasus-kasus tersebut
bahwa yang namanya integritas tersebut
menjadi harus menjadi prioritas dalam
reformasi birokrasi. Kira-kira di sini
ada peran paksi enggak di latar belakang
ini, di background ini? Saya yakin ada
para master sekalian. Oke, kita bicara
dulu terkait tugas dan fungsi KPK ya.
Mungkin para master sekalian sudah tahu
apa itu definisi pemberantasan korupsi
sesuai dengan undang-undang ya.
Pemberantasan korupsi adalah serangkaian
upaya ya mencegah dan menindak ya dan
melakukan pendidikan anti korupsi ya
tadi dalam rangka pemberatasan korupsi
dengan disertai partisipasi masyarakat.
Dari situ mengamanatkan bahwa tugas
pemberantasan korupsi itu bukan hanya
tugas KPK, bukan hanya tugas penegak
hukum, tetapi dibutuhkan partisipasi
masyarakat. Enggak mungkin KPK bisa
nangkep-nangkepin orang, Kejaksaanak
nangkap-nangkepin orang, kepolisian
nangkepang orang kalau enggak ada
laporan masyarakat, kalau enggak ada
partisipasi masyarakat. Kayak gitu ya.
Tiga strategi yang sering kita
gaung-gaungkan enggak bakal berjalan ya
tadi strategi penindakan, pencegahan,
dan pendidikan enggak bakal berjalan
kalau enggak ada peran serta masyarakat.
Begitu pula dengan paksi para masar
sekalian ya. Nah,
ini paksi sebagai elemen masyarakat
tentunya yang bisa berkontribusi dalam
pemberatasan korupsi sehingga ya dalam
kerangka nasional ya keberadaan paksi
ini sangat selaras sekali tadi untuk
mewujudkan amanat dari undang-undang
tadi para master sekalian ya. Kemudian
ya akhirnya tadi ya paksi kita
laksanakan dilaksanakan programnya oleh
KPK tadinya karena tadi latar
belakangnya pertama ya KPK hanya ada di
Jakarta para miser sekalian ya
pegawainya sekarang sudah hampir 2.000
ya itu sangat kecil sekali dibandingkan
dengan luas wilayah dan luas ee jumlah
ee ee masyarakat Indonesia sangat tidak
memungkinkan. Nah, strategi yang kita
lakukan adalah bagaimana melibatkan
masyarakat dalam mengedukasi dan
bikinlah yang namanya program penyuluh
anti korupsi ini, para master sekalian.
Kemudian kami ini sebagai informasi
sebagian sudah yang tahu juga bagaimana
ya ee kami mendorong pemerintah daerah
terutama ya yang ada program MCSP ya,
MCP yang sebelumnya ya kita sampaikan di
sana kita minta sebagai salah satu
indikator penilaian daerah itu adalah
terkait bagaimana bisa melibatkan
ataupun memberdayakan penyuluhan anti
korupsi. Ya, kita juga sudah minta ke
seluruh gubernur ya, walikota untuk
memberdayakannya. Apa aja nih
poin-poinnya ya? Menerkan sampai
meneripkan SK mendorong pemerintah
memiliki minimal dua paksi. Eh, sekarang
sudah semuanya ya, Master Rili ya di
Jawa Timur ya? Sudah semuanya.
Alhamdulillah yang kemarin ya yang
terakhir di pelopor kemarin berarti
masih ada. Oke ya. Kemudian dukungan
monitoring ya. Hal-hal lain yang
mendukung pemberdayaan paksi para master
sekalian. Jadi nanti keberadaan faksi
yang dari lingkup pemerintah daerah bisa
langsung berkoordinasi dengan pemerintah
daerah masing-masing ya kayak gitu.
Kemudian yang MCP ya, para master
sekalian tadi saya sebutkan ya. Jadi ee
ada indikator ini ya, indikator budaya
anti korupsi. ini menjadi aspek
penilaian juga para master sekalian ya
adanya upaya dalam rangka memberikan
pemahaman anti korupsi sehingga diikuti
dan diikuti dan diimplementasikan dan
dengan implementasi budaya anti korupsi
ya tadi SK daftar anggota paksi dan
lain-lain. Nah dalam hal ini ya apa
dorongan dari KPK pemerintah daerah
melakukan sosialisasi penyuluhan korupsi
melibatkan penyuluh anti korupsi ya ini
bicara terkait kerangka nasionalnya nih
ya yang dari KPK-nya saja. Bagaimana
dengan yang lain para master sekalian?
Ya. Nah, kalau kita kaitkan ya peran
fungsi penyuluh anti korupsi enggak
bakal jauh dari yang ini para master
sekalian ya. Mulai dari Perpres terkait
RPJMN ada kaitannya enggak? Ada para
master sekalian. Nanti kita lihat
satu-satu. Kemudian tentang ee apa? ASN
kemudian terkait kode etik ee PNS.
Kemudian WBKWBM, kemudian Pembangunan
Integritas ASN tentang pengelolaan
konflik kepentingan. Itu yang utamanya
para masar sekalian ya. Saya enggak bisa
bahas satu persatu mungkin para master
sekalian. Nah, setidaknya para master
sekalian ya dalam berbagai kerangka
hukum ini ada peran paksi di sananya ya
misalnya di sini ya. Di sini memperkuat
reformasi ee politik ee hukum birokrasi
serta memperkuat pencegahan dan
pemberantasan korupsi. Nah, ini bisa
menjadi acuan kita dalam melaksanakan
tugas kita di lapangan RPJMN kayak gitu.
Kemudian yang kedua, ASN ya yang ASN
berakhlak dan lain-lain. Kemudian yang
ee apa terkait pembinaan KOPS ASPNS
membentuk karakter kepribadian IASN
berintegritas profesional dan berjiwa
kersa ya. Kemudian Kemenpan RB terkait
WBKWB mengamanatkan terkait pentingnya
peningkatan kapasitas dan komitmen
seluruh ajaran ee jajaran ASN. ya, dalam
mewujudkan birokrasi, kemudian
peningkatan kapasitas, integritas ya dan
komitmen kayak gitu ya. Ini bisa menjadi
kerangka hukum kita Bapak dan Ibu para
master sekalian.
Selanjutnya ya terkait konflik
kepentingan juga ini menjadi sudah ada
amanatnya nih ya. Jadi konflik
kepentingan sudah menjadi isu nasional
para master sekalian dengan adanya ee
Permenpan RB nomor 17 tahun 2024 terkait
pengelolaan konflik kepentingan para
master sekalian. Nah, di sini amanatnya
adalah bagaimana pentingnya menjaga atau
mencegah konflik kepentingan dalam
penyelenggaraan pemerintah. Dan setiap
instansi pemerintah wajib memfasilitasi
penyelenggaraan pelatihan pengelolaan
konflik kepentingan. Nah, ini menjadi
tantangan nih buat para master sekalian.
Para master sekalian bisa masuk di sini.
Pertanyaannya, materi terkait konflik
kepentingan apakah sudah dikuasai oleh
para master atau belum?
Belum.
Kira-kira kalau pengin belajar ada di
mana para master sekalian?
Banyak ya, literasi dan lain-lain. KPK
bulan kemarin sudah meluncurkan
e-learning pengelolaan konflik
kepentingan. Silakan akses secara bebas
di sana. Tidak perlu pakai enrollment
key ya di LMS. Silakan eh para master
sekalian kalau ingin mempelajari terkait
konflik kepentingan gratifikasi. kita
sudah ada dua e-learning baru yang di ee
tadi ya terkait gratifikasi gratifikasi
bukan rezeki, pengelolaan kepentingan,
konflik kepentingan, dan ketiga
insyaallah nanti bulan Desember kita
akan meluncurkan terkait PTI corruption,
hal-hal ataupun korupsi kecil kita
bikinkan e-learning-nya. Jadi silakan
para master sekalian bisa memanfaatkan
e-learning- e-learning yang ada di KPK
ini para master sekalian.
Nah, setidaknya dari pembahasan tadi ada
beberapa hal yang bisa kita lihat
seperti apa sih paksi ini bisa berperan
dalam kerangka hukum dan kebijakan ya.
Yang pertama pendidikan dan sosialisasi
melaksanakan edukasi kampanye dan
lain-lain seperti tugas utama kita para
masar sekalian. Pemberdayaan masyarakat.
Ya, ini juga harapannya para master
sekalian. Jadi paksi ini bisa menjadi
jembatan antara KPK termasuk pemerintah
daerah dengan masyarakat. para master
sekalian dalam membangun gerakan sosial
anti korupsi berbasis komunitas kayak
gitu ya. Jadi setelah ini para master
sekalian yuk kita perbanyak ruang-ruang
diskusi kita dengan membentuk
komunitas-komunitas keminatan dan
lain-lain kayak gitu para master
sekalian. Yang ketiga yang terkalah
penting adalah advokasi nilai integritas
ya. Bagaimana kita mengajak ya
stakeholder kita menerapkan nilai.
Kemudian kemitraan dengan pemerintah
daerah juga para master sekalian ya
mendukung pemerintah daerah dalam
pencapaian tadi ya PK MCSP dan lain-lain
dan menjadi katalis kebijakan publik.
Nah, ini harapan yang kami harapkan juga
dari para pasar sekalian untuk nanti
bisa juga memberikan berkontribusi dalam
memberikan masukan-masukan
terhadap kebijakan publik dan tata
kelola yang ada di pemerintah ataupun di
instansi masing-masing para master
sekalian ini secara garis besar para
master sekalian dan para masterer
sekalian ini terkait ee selanjutnya ini
terkait ee forum komunitas Paksi API.
Saya pikir tidak perlu menjelaskan
banyak ee
hal ya di bagian ini, tapi setidaknya
saya ingin menginformasikan ya di Jawa
Timur sudah ada ee forum yang membawahi
para penyuluh anti korupsi seprovinsi
Jawa Timur, Master Laili ya dengan ee
forum Jatim Pak K gitu ya. Silakan
keberadaan ee penyuluh anti ee apa forum
tersebut dapat dimanfaatkan
masing-masing para master sekalian ya.
Nanti untuk berkoordinasi,
berkolaborasi, berjejaring dan lain-lain
para master sekalian. Karena kami dari
KPK tidak mungkin bisa menjangkau
komunikasi dengan seluruh penyuluh anti
korupsi ya sampai mungkin ke tingkat
level kabupaten kota kayak gitu ya.
Biasanya komunikasi kami lakukan adalah
sampai ke ke forum provinsi. nanti
provinsilah yang akan meneruskan ke
tingkat kabupaten kota para masar
sekalian. Jadi kurang lebih seperti itu
untuk mekanisme komunikasinya karena
kami keterbatasan personil juga ya yang
bisa meng-cover seluruh ee sampai
pelosok daerah para master sekalian.
Jadi kami percayakan kepada forum yang
ada diingat ee provinsi kayak gitu ya.
Kemudian ini ada ee ini ya forum-forum
seluruh Indonesia. Jadi, alhamdulillah
semuanya sudah ada di seluruh provinsi,
para master sekalian dan ee forum-forum
ini ee ada di bawah yang namanya
pervaksinasi, perkumpulan penyuluh anti
korupsi nasional ya.
Kemudian ee selanjutnya ini Pervaksinas,
kemudian Jatimak, kemudian kita juga ada
membentuk teman-teman paksi ya dengan
master ee apa master Sayekti, Mas Iin
dan lain-lain ya, Master Mangga ini ya
banyak sekali komunitas-komunitas ya.
Nah, pertanyaan selanjutnya apakah
master sekalian yang ada di sini kalau
mau bikin komunitas boleh enggak? Boleh
master itu sangat terbuka. Silakan. Nah,
ini ini contoh-contoh aja ini yang
memiliki keminatan in game. Misalnya ini
Masar Mangga sama Master Azizah ya dan
kawan-kawan lain ini yang suka
gamifikasi ya memodif model-model
pembelajaran secara game kayak gitu ya
online dan lain-lain. Ada Yapiyapo yang
suka mendongeng ya silakan nanti gabung
Yapiyapo. Kemudian yang suka sastra
puisi ada M Sayekti itu ya di sini ada
apa ya yang suka film ya ada sufi ya
kemudian ada penyantun juga ada silakan
ya ini sesuai keminatan masing-masing
para masar sekalian ya kalau misal ee
para master sekalian di antara para
paksi yang memiliki keminatan khusus dan
mungkin teman-teman paksi juga
memilikinya monggo itu sangat terbuka
untuk bikin ee komunitas baru ya
komunitas ya konteksnya bukan forum yang
seperti tadi kayak gitu. Tuh, gitu.
Kemudian ini enggak perlu saya jelaskan.
Oke, ini terkait ee sertifikat faksi
ini. Kami hanya reminder saja ya, para
master sekalian kadang-kadang suka lupa
para master sekalian ya. Masa berlaku
sertifikat itu hanya 3 tahun
ya. Jangan lupa nanti setengah 6 bulan
sebelum habis akan diingatkan. Tapi
selalu cek sertifikatnya ya. Jangan
sampai keburu habis masa sertifikatnya.
Kalau sudah keburu habis nanti kalau mau
sertifikat lagi, kalau mau sertifikasi
lagi sertifikasi ulang dari nol lagi
ya. Dari nol lagi para master sekalian
kalau misalnya belum habis dalam 3 tahun
ya nanti tinggal RCC namanya ya
mempertahankan saja kayak gitu. nanti ee
teknisnya ya nanti diskusi dengan
asesornya ya mempertahankan kenapa harus
dipertahankan si apa sertifikat paksi
ini para master sekalian ya. Ini sebagai
pengingat ee 3 tahun ya tapi dalam waktu
ke depan mungkin sedang kita ee rumuskan
juga untuk bisa memperpanjang dari 3 ke
li para sekalian ini dalam masih dalam
proses ya.
Oke. Kemudian yang tak kalah penting ini
amanat dari teman-teman ee sertifikasi
jangan lupa laporkan
ya. laporkan yang sudah dilakukan ya,
penyuluhan-penyul akses interaksi ya
kayak gitu. Kemudian nanti silakan apa
si yang dilaporkan ya kalau paksi
terkait penyuluhannya sebagai
narasumber, pengembangan media,
pembentukan ee pengembangan komunitas,
monitoring evaluasi dan lain-lain kayak
gitu ya. Oke. Nah, mungkin seperti itu
para master sekalian ini sudah hampir
jam 12.00 dan kita belum membuka sesi
tanya jawab. Saya pikir kita cukupkan
sampai di sini dulu aja ya para master
sekalian. ini sebagai bahan ataupun
pemantik diskusi kita pada siang hari
ini. Silakan nanti para master sekalian
ee jika ada hal-hal yang ingin
didiskusikan baik tadi terkait materi
integritas maupun terkait ee tadi ya
bagaimana keberadaan vaksi untuk lebih
berdaya. Mari kita diskusikan
bersama-sama. Saya kembalikan lagi
kepada moderator.
Terima kasih. Boleh kita kasih applause
untuk Master Willy.
Ternyata saya baru tahu juga, saya baru
terinfo kalau ternyata ada panggilan
khusus begitu ya, yaitu master. Baik,
karena tadi sudah diinformasikan juga
terkait dengan pertanyaan atau mungkin
studi kasus yang telah dialami oleh
master sekalian pada forum ini gitu,
bisa langsung japri dan juga sudah ada
ee barcode-nya juga untuk bisa bergabung
dalam WA grup begitu ya. Jadi bisa
disampaikan di situ supaya lebih enak.
Begitu pula yang juga tergabung dalam
daring. Apapun pertanyaan bisa langsung
disampaikan secara ee langsung tidak di
sini, tidak di forum ini, tapi langsung
saja dengan Master Willy dan juga Master
Manoto. Seperti itu. Karena ini juga ee
waktu sudah harus membuat kita
beristirahat sejenak karena nanti juga
masih ada satu narasumber lagi kita akan
bermain bukan bermain ya kita akan ada
satu permainan yang ini bisa menimbulkan
interaksi dan juga menambah wahana kita,
wacana kita mengenai bagaimana
memberantas korupsi di lingkungan
terdekat kita. Ee satu pertanyaan atau
dua pertanyaan boleh mungkin 15 menit
aja. Oh, baik. Kita berikan waktu 15
menit untuk Bapak dan Ibu untuk dapat
bertanya. Boleh, silakan. Berarti
maksimal dua pertanyaan saja begitu ya,
Bapak yang di depan. Baik, saya akan
menuju ke Bapak yang di depan
pertanyaannya. Izin karena waktu
terbatas mungkin pertanyaannya langsung
saja begitu ya. Oh, ada. Oke, silakan
Bapak.
Terima kasih. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh. Kenalkan kami dari Paksi
Jember. Bapak ee yang saya tanyakan
langsung saja. Tanggal 25 November ini
kami akan ee memperingati Hari Guru.
Pastinya di Metsos nanti akan ramai yang
namanya
yang namanya gratifikasi. Bapak
pendidikan anti korupsi itu sudah lama
ada pada kurikulum kami cuma tidak
masif. Apakah bisa KPK itu
merekomendasikan kepada Kementerian
Pendidikan untuk
secara eksplisit pendidikan anti korupsi
itu ada secara ada pada ee
intrakurikuler secara khusus ada bukan
pada tema tertentu, pada ee pelajaran
tertentu, tapi berdiri sendiri atau
minimal Perda yang memberikan ruang
khusus di muatan lokal seperti bahasa
Inggris, kemudian BTA dan lain-lain.
Karena apa? Kalau di tema tertentu itu
berlalu, Pak. Mudah berlalu. Sehingga
apa? Sampai sekarang itu yang namanya
gratifikasi, suap-menyuap itu tetap aja
ada, enggak berkurang. Malah mereka itu
bangga kalau sudah memberikan sesuatu
gratifikasi kepada guru-gurunya. Nanti
tanggal 25 kalau gak percaya di
Mesoposmos banyak sekali guru-guru itu
mendapatkan buket, Pak. Buketnya bukan
bunga tapi
bendera merah atau bendera biru, Pak.
Terima kasih. Salam paksi dari Kabupaten
Jember.
Oh, baik. Silakan lanjut.
Baik, tiga pertanyaan begitu. Dan
sebelumnya saya ingin menyapa terlebih
dahulu kepada Kepala Badan BPSDM
Provinsi Jawa Timur, Bapak Dr.
Ramlianto. Terima kasih menyempatkan
diri hadir dalam forum ini. Terima kasih
Bapak, selamat datang. Silakan Ibu untuk
pertanyaannya.
Baik, terima kasih kesempatannya. Ee
mohon izin saya Kamilia Irbansus dari
Inspektorat Sampang. Kebetulan saya juga
paksi Bapak. Nah, yang pertama saya
mengucapkan terima kasih karena sudah
dimediasi ya untuk kami meningkatkan
kompetensi ee bagi para penyuluh ini ee
di mana nanti kami bisa mengembangkan ee
kompetensi kami ini untuk ee bisa
membuat kualitas penyuluhan kami ee
berdampak ee baik sesuai dengan yang
diharapkan. Nah, yang kedua ee saya tadi
mencermati bahwa dalam menjaga etika dan
perilaku kita sudah terikat dengan kode
etik. Namun mungkin satu Bapak yang kami
perlukan karena kebetulan sebagai
seorang ee
diberi amanah ya jabatan Irbansus itu ee
agak gimana ya Pak ya agak susah juga
untuk menegakkan integritas sampai di
level 4 dan 5 karena belum ada mekanisme
perlindungan bagi kami. Apakah ada
jaminan ketika kami dalam melaksanakan
tugas itu tegak lurus ee tidak akan ada
ee dampak seperti dikucilkan kemudian
tidak dilibatkan atau sampai dengan
mutasi sampai dengan ee sanksi yang lain
gitu, Bapak. Terima kasih.
Dua saja begitu ya. Mohon izin
dicukupkan dua saja karena waktu yang
terbatas. Dua pertanyaan saja. Silakan,
Pak Manato. Baik, terima kasih Bu Fen
buat kesempatannya. Yang pertama kami
akan merespon dulu pertanyaan Master
apa? Siapa tadi, Bu?
Candy. Master Candy. Ee
bagaimana
pengaruh KPK dalam hal ini kedbutian
pendidikan dan perseratan masyarakat
untuk mewajibkan atau mengharuskan mata
pelajaran anti korupsi di ee pendidikan
menengah dan dasar ya, Master Gendia.
ee
setelah ini. Tapi menurut pemahaman KW
memang bahwa KPK melalui Direktorat
Jaring Pendidikan telah menginsersi
materi anti korupsi ke semua jencang
pendidikan. Kalau di kampus itu adalah
mata kuliah wajib. Bahkan ada
dosen-dosen khusus untuk ee mata kuliah
anti korupsi. Kalau misalkan di sekolah
ada mata pelajaran anti korupsi untuk
SMA.
Ee teknisnya mungkin akan nanti kami
konfirmasi ke direktur Cardik. Kemudian
kebetulan mantan direktur kami. Ee jadi
komunikasinya bisa lebih baik.
Terus kalau yang SMP dan SD itu
diinsersi memang. Jadi kalaupun tidak di
ee ada mata pelajaran muatan lokal itu
dimasukkan ke bab di pendidikan
kewarganegaraan. Di PKN ada khusus bab
di pendidikan kewarganegaraan. Mestinya
sudah tapi apakah sudah dieksekusi oleh
daerah atau belum? Karena ee bukan jadi
tupoksi utama kami di diklat. Jadi saya
belum dapat informasi yang utuh terkait
itu, tapi akan kami pastikan setelah ini
atau mungkin besok saya akan ke lantai 5
ee bagaimana evaluasi dari rekan-rekan
di Cardik terkait dengan insersi mata
pelajaran atau mata kuliah anti korupsi
di ee satuan pendidikan perguruan tinggi
maupun ee dasar. Terus hanya saja
sebelum ee walaupun case itu Master
Candy Kenny
kita sebenarnya sudah koordinasi dan
kerja sama dengan ee
para paksi-paksi apalagi yang guru untuk
ee di apa didorong yayasan ataupun
kepala sekolah untuk membuatkan aturan
ee semacam aturan bahwa ee tenaga
pendidikan dan tenaga kependidikan
dilarang untuk menerima apapun
dari orang tua atau dari siswa terkait
dengan ee tugas dan fungsinya itu sudah
kita dorong ee ya memang tinggal ini ee
ee monitoring dari kita semua atau juga
mungkin dari KPK sejauh mana peraturan
itu atau kebijakan itu dieksekusi di
lapangan tapi akan menjadi fokus
perhatian kami Master. Siap. terima
kasih buat ee insight itu. Terus yang
kedua, bagaimana tentang ee
supaya dilema
ee dilema integritas itu tidak terjadi
ke kita saat kita melakukan ee
integritas itu ya, Master ya.
Ya, kalau mengenai tentang kontribusi
KPK ee terkait dengan dalam hal
pelaporan ya, pelaporan dulu nih ya ee
master bahwa kita menjamin kita menjamin
bahwa setiap pelaporan yang disampaikan
oleh masyarakat masyarakat dan juga
termasuk ASN dan pengeran negara kalau
misalkan melakukan pengaduan KKP itu
bisa kita jamin. Itu bisa kita jamin.
Tapi kalau misalkan memang di daerah ee
pelaporan yang disampaikan oleh KUPG
atau ke Inspektorat ya mestinya ya
mestinya bisa dijamin. Nah, terkait
dengan penerapan itu
ee penerapan untuk memberikan kenyamanan
itu akan tetap kita monitoring ya,
Master Willy ya ee melalui koordinasi
dan supervisi. Barangkali ada misalnya
sebuah kebijakan atau beberapa kebijakan
di daerah yang tidak tepat, yang tidak
mendukung para pengadu atau para pelapor
dalam hal penegakan ee integritas itu
juga akan di ee monitoring oleh
rekan-rekan kerja yang lain. Atau PAR
Willy ada bisa tambahin informasi
terkait itu?
Kontribusi kita terkait dengan penerapan
kertas. Saya sedikit merespon tadi yang
pertanyaan pertama ini mungkin
teman-teman dari kalangan guru paksi Mas
Iin, Master Sayikti bisa nanti bantu
menjelaskan juga ya biar nanti itu
ajaalah enggak usah saya menjelaskanlah
kalau yang ini ya. Tapi setidaknya gini
master ya ter menjawab pertanyaan
pertama terkait bagaimana ee pendidikan
anti korupsi ini bisa masuk ke dalam
intra intrakurikuler ya kayaknya
tantangannya terlalu besar ya kalau
masuk ke intra ya. Kita sudah
berkoordinasi berkali-kali ketemu dengan
Kemend Dickwood. Jangan KPK, Pak.
Seluruh instansi yang ada di Indonesia
berharap itu masuk ke intra.
Bayangin enggak kalau masuk intra
semuanya kita lihat sekarang anak
sekolah bawa tasnya itu berat banget,
Pak. Bukunya banyak banget kayak gitu
ya. Ee kita tidak membayangkan kalau
misalnya anti korupsi masuk ke intra
kayak gitu. Tapi itu ee menuju ke sana
mungkin ada, Pak. Kayak gitu ya. Nah,
strategi yang kita lakukan adalah tadi
apa? Insersi, Pak. ya, insersi ke dalam
mata pelajaran ya gitu ya. Kita sudah
bikinkan panduan-panduannya ya untuk
bagaimana menginsikan pendidikan anti
korupsi ke dalam berbagai mata pelajaran
misalnya PKN ya itu sudah kita bikinkan
panduan dan lain-lain. Mungkin nanti
teman-teman ee paksi yang dari Mas Riin
bisa bisa jadi bahan COP juga nih
sebenarnya bisa menjadi bahan COP ya.
bagaimana teman-teman paksi terutama di
dalam pendidikan yang di sektor
pendidikan, guru dan lain-lain tadi ya
untuk membantu membangun ekosistem yang
berintegritas seperti tadi misalnya yang
hari guru. Justru menurut saya ini
menjadi tantangan nih teman-teman paksi
untuk bagaimana caranya ketika hari guru
enggak ada lagi yang namanya
gratifikasi-gratifikasi. Benar enggak?
Bikinkan kampanenya kayak gitu kan di
media sosial dan lain-lain kayak gitu
ya. Kayak gitu. Jadi, jadi mungkin
jangan terlalu berharap ke mungkin apa
ya aturan-aturan memang sudah ada kayak
gitu, tapi ee implementasi di dalam
pangan itulah yang selalu menjadi
tantungan master kayak gitu. Dan ini
menjadi tantangan juga nih ya untuk tadi
khusus yang hari guru bagaimana enggak
ada lagi pemberian gratifikasi dan
lain-lain kayak gitu nih bikinkan
kampanye dan lain-lain kurang lebih
seperti itu. Itu sih ee para master
sekalian mungkin ee tambahan dari saya
ya terkait tadi ya yang terkait ee
keberadaan vaksin di tingkat ee
kabupaten kota ya. kami tentu sangat
menitipkan hal ini kepada Inspektorat ya
untuk terus selalu berdaya dan tadi
terkait dilema kemudian godaan
integritas ya ee tadi kan hanya
rekomendasi dari kami ya kayak gitu
penerapannya itu tentu kita akan melihat
kondisi
di lapangan masing-masing kondisinya
akan sangat berbeda, tidak bisa
disamaatakan belum tentu yang tadi kami
sampaikan bisa masuk di instansi A,
belum tentu bisa masuk di instansi B
kayak gitu. Nah, dibutuhkanlah yang
namanya penyesuaian kayak gitu para
masar sekalian ya. Penyesuaian seperti
apa itu akan menjadi bahan diskusi kita
selanjutnya. Terima kasih.
Baik, kami cukupkan untuk dua pertanyaan
saja dan sekali lagi jika ada pertanyaan
lebih lanjut bisa disampaikan dalam
forum dan juga barcode. Bagi Bapak dan
Ibu sedikit informasi belum masuk ke
dalam barcode WAg Community of Practice
nanti akan kami tayangkan untuk bisa
masuk dan jika ada pertanyaan sekali
lagi melalui daring bisa disampaikan.
Namun sekali lagi boleh kita berikan
applause untuk kedua narasumber kita
pada sesi pertama ini. Master Willy dan
Master Manoto. Terima kasih banyak
kehadirannya. Kita harus tutup sesi kita
kali ini.
Dan tentu saja karena siang hari ini
kita telah kedatangan Kepala Badan BPSDM
Provinsi Jawa Timur Bapak Dr. Ramianto,
SPMP. Maka tentu saja kita ingin sekali
untuk mendengarkan satu patah dua patah
kata, arahan juga mungkin Bapak sebagai
inisiator dari forum COP yang luar biasa
diselenggarakan oleh BPSDM Provinsi Jawa
Timur. Kami silakan Bapak. Izin.
Baik, sebelumnya kami silakan kepada
seluruh narasumber tentu saja untuk
dapat kembali ke tempat duduk.
Sebelumnya
disilakan.
Bismillahirrahmanirahim.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullah.
Selamat siang, salam sejahtera untuk
kita sekalian.
Master Manoto, Master Willy yang saya
hormati
Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi
Fungsional dan Sosial Kultural,
ada analis
Bangkom Madia, teman-teman semua para
peserta COP anggota ya sekarang anggota
COP
ee Paksi.
Pertama saya mohon maaf tidak bisa hadir
di pembukaan karena enggak tahu hari ini
luar biasa ee jadwal PMPR Jatim
dan mungkin akan berakhir sampai dini
hari ya hari ini karena nanti jam 10.00
malam masih ada rapat sampai enggak tahu
sampai kapan sampai selesai mungkin.
Saya pertama terima kasih kepada tim
dari KPK,
Master Manuto, Master Willy yang sudah
berkenan hadir dan memberikan penguatan
pada teman-teman paksi. Sebenarnya
kegiatan ini kami hajatkan dalam rangka
mendukung akordia
dan Bu Gubernur sudah menyatakan
bersedia hadir pada saat itu.
Ternyata Bu Gubernur pagi ini harus
memimpin Rakor Forkom PIMDA.
Pak Wagub hari ini harus paparan IGA,
Pak Sekda hari ini harus rapat badan
anggaran sehingga yang didisposisi untuk
hadir adalah Pak Asisten 3 tadi dan saya
harus di Malang karena ada pelatihan
kepala desa juga yang di dalamnya kami
insersi kurikulum anti korupsi untuk
kepala desa.
Yang ngisi pematerinya itu Rompi Biru.
Ya,
karena pesannya Pak Deputi ke kami
jangan sampai rompi oren.
Pak Deputi Dikmas waktu acara pelatihan
untuk paksi kemarin sudah pesan. Yang
rompi biru aja, Pak, diperbanyak, jangan
rompi oren. Ya, mudah-mudahanlah.
Kami BPSDM Jawa Timur mungkin kayaknya
jaraknya jauh ya antara BPSDM anti
korupsi. Apa nih kaitannya? Oh, ternyata
kita setelah saya urut-urut memang
perannya sangat strategis dan
alhamdulillah kami diapresiasi oleh KPK
tahun lalu. Walaupun saya masuk gedung
KPK dregdeg juga, Pak. Padahal saya
menerima penghargaan, Pak.
BPSM Jatim sebagai mitra strategis KPK
untuk pengembangan kompetensi terkait
dengan ee anti korupsi. Sekali lagi
terima kasih ee Master Manuto dan Master
Willy. Bapak, Ibu, kenapa COP?
Awalnya paksi ini tidak masuk ke dalam
ee
apa namanya istilahnya masterplan COP
2025 enggak masuk.
Karena saya pikir kan paksi itu
ikatannya sudah sangat kuat.
Nah, lalu Pak Inspektur Provinsi Jawa
Timur kirim surat resmi ke kami
untuk BPSDM
melakukan penguatan-penguatan
kompetensi terhadap Paksi dan apa, Mbak?
Api ya, ahli
pembangun integritas.
Nah, akhirnya kami cari apa ya yang bisa
kami lakukan untuk itu. Kemarin
pelatihannya sudah dan Pak Deputi hadir,
Pak Deputi Dikmas hadir. Dan kemudian
setelah itu saya pikir nih kalau paksi
ini harus diundang ke sini terus uangnya
enggak ada
kan efisiensi ceritanya.
Akhirnya karena kami sudah punya lima
COP sebelumnya, ada lima community of
practice yang sudah kita bangun. Nah,
ini menjadi yang keenam. Ada satu
community of interest. Awalnya kami
rencana anti korupsi itu masuk community
of interest.
Jadi siapa saja ASN Jawa Timur yang
interest terhadap persoalan pencegahan
korupsi itu kita mau ikat dalam
community of interest. Ternyata karena
ada paksi, ada api ini akan lebih bagus
kalau diikat dalam bentuk community of
practice. Community of practice adalah
bagian dari model pembelajaran corporate
university yang sudah kita sandang
gelarnya sejak 2021 yang memungkinkan
mereka belajar di luar kampus tapi
belajarnya dalam sebuah komunitas.
Salah satunya WhatsApp grup itu salah
satu ya. Jadi tolonglah teman-teman
kalau sudah masuk WhatsApp grup COP ya
isinya belajar bukan innalillahi selamat
ulang tahun terus apaagi tahajud call
terus apaagi nge-share pantun-pantun tuh
terus nge-share lagu-lagu
yang tua-tua biasanya nge-share
lagu-lagu kenangan gitu kan jangan itu
cop itu community of practice sebuah
komunitas belajar isinya ya. Kalau ada
informasi baru dari KPK apa ada
pendekatan baru dan sebagainya tolong
di-share menjadi sebuah forum pelajaran.
Kami, Pak Willy, Pak Manuto akan juga
memfasilitasi, "Pak, kami ingin
di-update persoalan ini. Kami akan
siapkan narasumbernya, resource-nya kami
siapkan apakah luring apakah daring."
Sehingga teman-teman komunity praktis
belajarnya terus-menerus sebagaimana
amanat di Undang-Undang 22 tahun ee
amanat Undang-Undang 20 tahun 2023. Jadi
belajarnya terusmenerus berkelanjutan
enggak harus di tempat ini. Nah, memang
hari ini kita undang karena memang ada
momen accordia yang kita juga ingin
punya sumbang sih bahwa itu juga
dirayakan dalam bentuk pengembangan
kompetensi. Selain ada yang sifatnya
mungkin penghargaan dan sebagainya,
selain kemarin sudah dikukuhkan para
apa? Pemuda apa namanya? ee patriot
integritas ee oleh Bu Gubernur. Nah, ini
juga bagian dari kita supportia. Jadi,
sekali lagi, COP adalah sebuah metode
yang selama model yang selama ini banyak
digunakan di dunia yang cukup efektif
untuk pembelajaran terus-menerus tanpa
harus ee ketemu dalam satu forum. Tapi
mereka berada dalam komunitas belajar
yang tidak pernah berhenti. Termasuk
tadi kalau ada yang ingin update tentang
seperti apa insersi kurikulum di
pendidikan saya, Pak Willy, Pak Manoto.
Kebetulan yang lari ke sana kemari
diminta KPK waktu itu untuk melengkapi
tanda tangan kepala daerah tahun 2018
tentang komitmen untuk ee membuat pergup
tentang pendidikan anti korupsi. saya
lari-lari itu karena ada batas waktunya
sehingga alhamdulillah di ruangan ini,
di ruangan ini itu tuntas
ditandatangani
ee seluruh pergup yang terkait dengan
pendidikan anti korupsi. Jadi pergup
perwali pergup pasti sudah punya semua.
Nah, soal implementasinya tolong dong
teman-teman paksi yang ada di kabupaten
kota diulik.
Jangan-jangan sudah enggak ingat kalau
punya Perbob dan Perwali itu ya. Saya
pastikan punya semua walaupun sudah
ganti bupati walikotanya sudah ganti ee
yang di sini sudah belum gubernur
Khaifah masih gubernur Soekarwo waktu
itu. Ya tetap digunakan. Saya sampai
sekarang masih masuk di WhatsApp grup
Pak Jawa Timur pendidikan Anti Korupsi.
masih ada update-update dari ee
teman-teman tim Pak di ee KPK. Nah,
sebab itu yang begitu bisa di-update di
grup kita, di komunitas belajar kita.
Nah, terakhir teman-teman karena ini jam
makan siang saya juga harus geser ke
Gerhadi karena mendampingi Pak Wagub
presentasi IGA.
Dulu kami pernah mengenalkan Pak Manuto,
Pak Willy, tapi ini enggak masif. kami
menyebutnya school based prevention.
Jadi, pencegahan korupsi berbasis
sekolah. Kalau ini di sini pendidikan ya
bukan school based mungkin ya, mungkin
eh training based prevention.
Apa yang kita lakukan?
Waktu itu kami mengenalkan ee lima
pendekatan untuk secara masif dilakukan
karena karena ini kan memang ee apa ya
kayak membangun karakter ya.
Jadi waktu itu kita kenalkan gimana
caranya orang Indonesia ini terutama
mulai dari kecil itu yang pertama adalah
knowing the good.
Kan kita
banyak dikenalin ke hal yang buruk-buruk
sehingga kepala kita isinya yang
buruk-buruk termasuk korupsi dan
sebagainya. Emang berita baik itu viral
enggak? Yang viral adalah berita
kalau OTT viral enggak?
Kalau COP viral enggak? Enggak.
Maka
waktu itu kita ngundang para wartawan di
Jawa Timur, ayolah buat masyarakat kita
ini knowing the good. Tahu yang
baik-baik, jangan terus dicekoki dengan
berita-berita yang enggak baik. Akhirnya
apa? Anak-anak kita tahunya yang enggak
baik.
Ketika 43 orang pelaku LGBT ditangkap di
Surabaya, viral enggak?
Tapi pendidikan-pendidikan prap
pererkawinan viral enggak? Enggak. Yang
viral justru tepuk sakinah. Ya,
[tertawa]
teman-teman semua, kami mengenalkan
waktu itu buat rakyat kita ini,
anak-anak kita terutama. Nah, karena
kita ini paksi, buat aparatur kita ini
dicekoki dengan hal-hal yang baik. Maka
yang pertama adalah knowing the good.
Yang kedua, kami mengenalkan istilah
desiring the good. Orang, Bapak, Ibu nih
secara psikologi ini mungkin ada yang
psikolog di sini. Orang kalau dicekoki
hal-hal yang baik terus, informasi dan
pengetahuan hal yang baik-baik pasti
desairnya apa nih? Hasratnya,
keinginannya itu yang baik-baik.
Kenapa anak-anak enggak boleh nonton
film ini? Enggak boleh nonton tayangan
yang ee kekerasan, enggak boleh ini game
yang berbapa?
Karena begitu dia tahu itu desairnya
nih, keinginannya, hasratnya akan ke
situ.
Tapi kalau knowing the good-nya dikuatin
pasti kemudian yang kedua harapannya
adalah desiring the good. Hasratnya
adalah yang baik-baik.
Makanya kita ikat di COP nih. Di COP kan
isinya baik-baik terus. Nah, sehingga
desiring the good. Harapannya nih kalau
orang katanya nih ini secara psikologi
ya. Kalau orang sudah punya keinginan
yang baik, harapannya yang ketiga,
acting the good. Jadi apa? Yang pertama
tadi knowing the good, desiring the
good, kemudian acting the good.
Ya, kalau sudah acting the good pasti
yang keempat nih, yang keempat nih kan
enggak bisa anti korupsi itu enggak
dicontohin.
Saya nanya guru waktu itu, ini kan
banyak guru nih.
Bu, Ibu anti korupsi kah? Itu ketika
sosialisasi awal pendidikan anti
korupsi. Saya tanya, "Ibu anti korupsi?"
"Wuh, siap, Pak. Saya adalah guru yang
paling anti korupsi di dunia. Saya
tanya, ibu pernah pegang dana bos
enggak? Enggak pernah. Pantesan.
Oh, enggak pernah berurusan dengan
uangnya negara. Gimana bisa? Nah, sebab
itu kalau acting the good harapannya
yang keempat nih, Bapak, Ibu, para
paksi, para master,
exampleing the good.
Jadi ini mungkin agak
tidak teknis ya, tetapi inilah
perjalanan kita. Kalau kita lihat
pendidikan anti korupsi itu
perjalanannya dari situ. Knowing the
good, kemudian desiring the good, dari
hatinya juga. Kemudian kemudian acting
the good. Nah, kalau dia acting the
good, dia akan kasih contoh yang
baik-baik. Kita anak-anak kita,
masyarakat kita, pegawai kita butuh
example kok, butuh contoh.
Makanya ada istilah dilema kan di
integritas itu ada istilah apa namanya?
Kepentingan apa?
Benturan kepentingan kan. Gimana enggak
bosnya begitu, anak buahnya mau
bertahan, bagaimana juga gitu kan.
Makanya kita butuh yang keempat, example
the good. Nah, terakhir nih menurut saya
nih paksi akan sukses kalau sampai ke
puncak yang kelima ini. Apa yang disebut
rakyat Indonesia, pegawai negeri kita,
ASN kita, loving the good.
Hanya mencintai satu hal yakni kebaikan.
Terima kasih. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh. Terima kasih. Apresiasi
setinggi-tingginya akan poin-poin yang
penting yang telah disampaikan oleh
Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur, Bapak
Dr. Almianto, SPMP. Terima kasih banyak.
Ini di sesi akhir, sesi satu akhir ya.
Kita masih ada dua sesi. Namun poin-poin
ini menjadi penambah wacana kita untuk
dapat mengaplikasikan apa yang telah
disampaikan. Karena waktu sudah hampir
menuju jam .30 begitu ya, agak cukup
tight. Bapak dan Ibu, kami perlu
informasikan sebelum Bapak Ibu
meninggalkan ruangan ini untuk menikmati
hidangan makan siang, terdapat musala
yang ada di seberang ruangan ini. Tidak
perlu jauh-jauh ke masjid. Namun jika
berkenan ingin beribadah di masjid yang
ada di BPSDM Provinsi Jawa Timur boleh.
Masjidnya lokasinya agak cukup ke
belakang Bapak, Ibu. Nanti teman-teman
dari tim security ataupun dari BPSDM
bisa mengarahkan. Kemudian Bapak dan Ibu
bisa menikmati hidangan makan siang yang
tersaji di area foye, dinikmati di
ruangan ini boleh, di area foye juga
boleh. Terdapat ruang istirahat juga.
Mungkin Bapak Ibu ingin menghirup udara
segar, di sebelah musalanya ini ada
ruangan outdoor untuk bisa menikmati
udara segar. Dan kami harapkan Bapak dan
Ibu dapat berkumpul lagi. Kita akan
memulai lagi sesi kedua ini pada pukul
.00 siang. Mohon kerja samamanya sebagai
paksi yang berintegritas harus on time,
tepat waktu juga ya. Jadi jam .00 kita
akan mulai lagi sesi kedua yang mana
akan lebih menarik Bapak dan Ibu. Tidak
hanya materi saja nanti akan kita
dapatkan tapi juga akan sedikit ada
permainan begitu ya. Oke kami ucapkan
terima kasih banyak dan apresiasi untuk
Bapak dan Ibu boleh tepuk tangan untuk
sesi pertama ini.
Selamat menikmati hidangan makan siang
yang telah kami sediakan di area Voy dan
selamat melaksanakan ibadah di musala
maupun di masjid. Sampai bertemu pada
pukul .00 siang. Wasalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Disilakan Bapak dan Ibu.
Sedikit informasi ini adalah barcode
untuk WAG yang belum join yang akan
di-follow up oleh kedua narasumber tadi,
Master Willy dan Master Manoto. Ini akan
diusahakan untuk di-follow up satu
persatu WAg-nya. silakan untuk dapat
join terlebih dahulu melalui barcode.
Baik, dalam barcode ini terdapat daftar
hadir, kemudian materi tadi yang telah
disampaikan dan juga hasil e
serertifikat COP keetujuh ya hari ini.
Jadi lengkap sekali Bapak Ibu silakan
dapat diakses. Terima kasih. Selamat
beristirahat.
Ya, untuk itu kami ingatkan kembali
Bapak dan Ibu untuk dapat mengaktifkan
mode senyap atau getar vibrate pada
handphone Bapak dan Ibu agar tidak
mengganggu jalannya sesi kedua siang
hari ini. Terima kasih.
Langsung mulai
mana?
Baik, siang hari ini langsung saja kita
mulai karena moderat ee narasumbernya
juga sudah mulai bersemangat untuk dapat
memulai wac wahana wacana dan juga
wahana kita. Kenapa saya bilang wahana?
karena ini ada suatu media yang nanti
akan digunakan juga begitu ya
narasumber. Untuk itu langsung saja pada
forum konsultasi pengembangan kompetensi
community of practice penyuluh anti
korupsi provinsi Jawa Timur tahun 2025
akan segera dimulai dan langsung juga
dipandu oleh direktur iname Indonesia
Bapak Mang Gazali beserta dengan Ibu
Azizah. Betul ya. Disilakan Bapak.
Baik terima kasih banyak untuk Ibu MC.
Untuk Ibu MC kita kasih tepuk dua kali.
Wis [tertawa]
dua kali aja.
Dua kali aja ya.
Oke, Kak Mangga kita mulai.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Kenalan pakai pantun, Kak. Mangga biar
mainstream. Boleh ke tengah sedikit.
Baik. Em, selamat siang Bapak dan Ibu
semuanya. Saya izin membuka sesi kita
hari ini dengan sedikit pantun. Boleh ee
nanti reaction
cakep.
Cantik.
Oh, cantik.
Cantik apa? Cakep.
Cantik.
[tertawa]
Oke. Berolahraga di halaman sekolah
cantik.
Sekolahnya di daerah Menur
Cak. Eh, cantik. Beliau Bapak dan saya
kakak Azizah. Senang sekali hari ini
bisa menyaks Jawa Timur.
Kita coba semangat semangatnya.
Semangat pagi.
Insyaallah.
Master, apa kabar? Apa kabar,
Master? siap beraki, jujur kompeten,
berdaya.
Terima kasih banyak sekali lagi sekali
lagi ee para master panggil master aja
ya biar sama akrab ee sebenarnya enggak
bisa seserius ini ya.
Mohon maaf kalau misalnya kita ssantai
aja karena kita mau ee main-main ya aja
sebenarnya untuk agenda siang ini.
Main-mainnya sama saya nanti giliran
materinya akan dius oleh
siang ini eh langsung boleh kita bisa
bermain Bapak Ibu.
Oke. Baik. Jadi nanti nanti kita biar ee
di belakang bagian mungkin nanti bisa
maju maju ya
biasanya soalnya soalnya yang di
belakang yang enggak mau kelihatan saya
serahkan sesinya kepada terima kasih
jadi hari ini kita main sain saja para
mas semuanya semuanya karena kalau siang
biasanya apalagi habis makan penyakit
yang paling sering kena ke kita adalah
Nah untuk itu saya akan mengundang para
master bermain bers bersama saya di
depan sini.
Em kita boleh lesehan, boleh berdiri di
dekat layar karena nanti kita akan
banyak melihat ke layar. Jadi kita akan
bergerak dari kursi masing-masing dan
merapat. Saya izin langsung bagi
kelompok saja ya. ee baris yang paling
ujung sini akan menjadi kelompok satu
sampai dengan baris eh kolom kedua baris
dua. Jadi kelompok satu tuh dari kolom
satu ke belakang sampai dengan kolom dua
meja kedua. Nah, belakangnya
meja 3 45 sampai dengan kolom ketiga
akan menjadi kelompok dua. Oke, kelompok
satu.
sampai di meja kedua belakangnya sampai
dengan kolom tiga meja paling depan
adalah kelompok dua. Hal yang sama kita
ambil di sini kelompok tiga
barisan kolom keempat berarti ya. Kolom
keempat ke belakang sampai dengan meja 1
2 3 dari belakang ya. Ini kelompok empat
eh kelompok tiga, mohon maaf. Kelompok
tiga sampai di sini meja ini. Oke,
kelompok tiga dan ya sisanya adalah
kelompok empat. Silakan saya undang
untuk maju ke depan. Kayaknya dari tadi
sudah terlalu
tegang duduk. Boleh yang mau maju, boleh
yang merasa nyaman di tempatnya
masing-masing boleh. Silakan. Ayo
perwakilan kelompok satu. Saya belum
melihat
ya. Boleh semua boleh sih sebenarnya
semua boleh. Boleh. Mau geret kursinya
ke depan juga boleh. Silakan
boleh duduk di
boleh lesehan.
Lesehan juga boleh ya.
Silakan
sebaiknya lesehan aja biar enak
bareng-bareng gitu ya.
Oke. Yang paling cepat lengkap saya
kasih giliran pertama main deh. Gitu
aja. Kelompok 1 2 3 4. Oke. Ini kelompok
berapa?
Kelompok empat ya.
Oke, kelompok empat,
kelompok tiga boleh agak tengah sini.
Kelompok dua boleh. Oke.
Ke layar.
Menghadapnya ke layar.
Baik,
sudah mulai berkumpul.
Saya cek dulu yelyelnya.
Kelompok
satu
hadir.
Oh, yelely-yelnya hadir. Oke, kelompok
satu silakan angkat tangan ke atas
semuanya.
Lihat temannya masing-masing. Dilihat.
Boleh lihat temannya. Sekarang silakan
tunjuk yang akan menjadi ketua kelompok.
1 2 3. Tunjuk
siapa nih? Paling banyak nih. Ke sini,
ke sini, ke sini, ke sini. Oke, selamat
salam kenal master ketua kelompok satu.
Oke, kelompok dua.
Oh, Mama Raja tentu saja. Oke, selamat
ketua kelompok. Boleh maju lagi? Boleh
ke sini juga boleh. Kelompok tiga
ketuanya siapa?
Oke, master siapa? Master
Roni.
Master Roni. Dia udah pasrah aja gitu
yang hah gitu ya. Oke, [tertawa]
kelompok empat
mana? Cak
hilang. Master siapa?
Master siapa nih?
Master Halim. Oke, sudah terima
penugasan ya. Baik, sebelum kita mulai
para master semuanya saya izin naik ke
atas biar bisa melihat semuanya. Saya
mau tanya yang sudah
pernah main bareng in game ada boleh
angkat tangan.
Yakin
enggak ada di sini? Enggak ada fasil
iname.
Oke, selamat datang di iname Indonesia.
Hari ini kita akan main permainan yang
sangat menarik khususnya buat ibu-ibu,
yaitu menjadi Mak Comblang.
Oke,
kita akan main itu. Nah,
caranya silakan Bapak Ibu nonton di
video yang akan diputarkan.
Belum belum
explainer game learning biro jodoh
Di fase aksi
masing-masing biro dipersilakan untuk
mengganti kartu hijaunya
dengan yang ada di baris tengah diganti
dengan Bondan, Gino, Adam, dan Joni.
Kalau merasa ada yang kayaknya bagusan,
Gino nih. Tadi belum keluar kartunya,
tapi harus bayar poin satu.
Kalau enggak ganti boleh. Ada biro yang
mau ganti?
Biro satu, biro du, biro 3, empat.
Enggak ada. Ini sudah mulai
senter-senter jodoh kayaknya nih. Ingat,
ingat Bapak-bapak. Bapak-bapak tolong
perhatikan saya. Bapak-bapak ingat
jodohnya
buat yang di atas bukan buat bapak-bapak
ya. Jangan bapak-bapak kayaknya Kianti
bagus nih. Cantik nih Kianti. Jangan.
Jodohnya buat cewek-cewek yang di atas
tuh. Maksudnya jodohnya buat cowok-cowok
yang di bawah. Saya kok jadi belibet.
Kita boleh lanjut
fase menjodohkan. fase yang
ditunggu-tunggu.
Silakan lihat-lihat ceweknya.
Kira-kira
mau jodohin Ken, Charlie, Damar, dan
Erlan ke siapa di atas?
Tolong perhatikan.
Upayakan yang sudah ada warning-nya
untuk dapat jodoh di ronde ini. Karena
kalau tidak, kita semua akan kena
penalti.
Oke.
Satu cewek hanya bisa ditag oleh
maksimal dua biro jodoh.
Oke.
Loh, udah enggak boleh tukar lagi.
Hah? Oh, enggak boleh. Maaf, kesempatan
Anda sudah lewat.
Anteng banget kelompok tiga kayaknya
enggak diskusi. Saya coba tanya ke
kelompok tiga dulu deh. [tertawa]
Pakai batin. Oke.
Karena mereka paling butuh support, saya
boleh kasih giliran duluan untuk milih
ceweknya. Siapa nih ceweknya
siapa?
Sini Citra sana Kinanti.
Ayo 5 4 3 2 1 Bapak CEO pilih.
Bismillahirrahmanirrahim.
Citra
Citra kelompok C.
Oh, dimarahin deh. Dimarahin deh. Oke,
saya lanjut ke alur normal. Kelompok
satu silakan mau milih siapa?
Citra juga. Oke. Kelompok A Citra
Indira.
Nih yang dengerin peraturan nih yang
kayak gini nih. Pilihnya yang udah batas
waktu. Oke, silakan.
Iya, nanti sini yang duluan berarti
Amel.
Amelia ya.
Amelia.
A eh D. Oke.
Oke. Aduh, masih berantem loh. Biro C
masih [tertawa]
Pak CEO mau mau diioner aja enggak
CEO-nya?
[tertawa]
baru enggak. Oke, saya izin naik lagi.
Kita sudah saling menjodohkan.
Sekarang mari kita hitung poinnya
dari kelompok biro dulu deh. Kenjodohkan
sama jujur dan adil. Jodohkan sama
siapa? Ken.
Citra jujur
dan
nih enggak salah cari jodoh nih.
Dapatnya cuman dua dong poinnya.
Oh, sama aja sih ya. Iya, salah pilih
cowok sih. Oke, berarti dapat tambahan
dua sama katanya cowoknya lebih prefer
berambut pendek. Citra rambutnya pendek
apa panjang? Ya,
pendek.
Pendek. Berarti dapat
tambahan satu. Tiga poin untuk biro A.
Tepuk tangan. Boleh.
Sekarang kita ke biro B.
Charlie
dijodohkan sama Indira. Berani, kerja
keras, adil. Charlie ada berani. Oke.
Kemudian tipe ceweknya Charlie
berkacamata. Indira berkacamata. Berarti
dapat poinnya lima.
Weh, luar biasa. Mama Raja memang tidak
diragukan.
Saya takut bacain hasilnya kelompok Biro
Cet. Saya takut dimarahin juga. Oke,
[tertawa]
Bro. Cek di
Oke. Sederhana, kerja keras enggak ada,
Pak.
Enggak ada kan?
Enggak ada loh. Perkara rambut pendek
doang. Inilah contoh orang yang lebih
mementingkan fisik daripada sifat.
[tertawa]
Padahal tadi kelompok C-nya mau di eh
apa citranya mau ditek ya. Tapi enggak
apa-apa kan namanya juga coba-coba
[tertawa]
enggak apa-apa masih bisa nyusul di
ronde 3 sampai 10. Cuma dapat satu poin.
Kak Mangga.
Ah.
Oke. Jadi ini tuh dicocokin sama yang di
atas. Nah, sederhana dan kerja keras.
Harusnya kalau pilih ki nanti dia bisa
dapat 7uh poin.
Tujuh. Oke. Kemudian kita kelompok D.
Amelia katanya mandiri adil. Oke. Dia
dapat tiga
poin. Hitam dari mana, Bapak?
Heh.
Yang benar aja loh. Itu coklat
enggak? Coba lihat. Oke, tiga ya. Oke,
tiga. Baik, terima kasih.
Saat ini memimpin biro B. Kita masuk ke
fase selanjutnya.
Ini lebih menegangkan daripada caro
jodoh. Dites kita sama mertua kita ya.
ditesnya bukan soal martabaknya rasa
apa, tapi mengenai kebutuhan calon
mertua. Katanya calon mertua gini, "Nak,
besok ada acara keluarga besar, Bapak
harap kamu bisa pakai mobil dinas ya,
biar keluarga kita terlihat lebih baik.
Apa yang akan Anda lakukan? Silakan
ketua kelompok maju ke depan sini.
Bisikin saya jawabannya biar enggak
ketahuan sama kelompok lain.
[tertawa]
Oke.
Baik. semuanya sudah ngasih jawaban. Kak
Mangga boleh saya lihat poin-poinnya?
Oke, yang benar adalah jawaban nomor
semuanya dapat tambahan poin dua. Terima
kasih. Dua. Kalau tadi jawab yang nomor
satu, poinnya dikurangin satu.
Kalau jawab yang nomor dua enggak dapat
tambahan poin. Jadi kita jawabannya
harus cari yang highlight-nya warna
hijau. Sudah memimpin biro B. Ronde
pertama selesai. Kita masuk ronde kedua.
Kelompok D akan dapat giliran pertama
karena tadi protes dan kelompok B
setelah itu. Oke,
balik ke fase diskusi. Kita pilih kartu
hijau dulu. Silakan kelompok D.
Ada Ferdian,
Handy, Ken, dan Jonny.
Enggak ada nama Cak Badrul di sini.
Jangan dipilih. [tertawa]
Loh, sini juga bisa kelihatan loh, Pak.
Oh, jangan
dizoom.
Oh, dizoom.
Oke, yang lain bisa sambil berdiskusi
ya. Ayo. 54. Eh, baru pilih kartu hijau
belum cari cewek. 54321 dijawab.
Silakan.
Ken.
Ken. Ken. Kita kunci Ken. Saya ke Biro
B. Yang paling tinggi poinnya. Cari
cowok dulu. Cowok dulu. Cowoknya
Handy.
Handy. Oke, Handy. Biro B. Kelompok satu
Ferdinand Bondan Adam Joni.
Yang sini Joni, yang sini Adam. Yang
belakang milih siapa?
Master Agung. Belum pilih cowok. Cewek
master. Masih cowoknya. Cowoknya.
Jonny
Adam
5 4 3 2 1 Jonny atau Adam?
Adam ayo dikasih support loh CEO-nya
loh. Bingung Adam. Kita kunci Adam untuk
biro A dan biro C.
Mana ketua kelompoknya? [tertawa]
Enggak mau ganti. Yakin aman, Master?
Aman. Oke. Gimana?
Bentar. Wah. Udah paling terakhir. Masih
bentar.
Oke. Belum loh. Belum atas loh. Masih
bawah. 5 4 3 2 1
Bondan.
Oke
langsung tebak nilai integritasnya. Kita
mulai dari kelompok C karena saya ada di
sini. Kelompok C tolong enggak mangga
Bondan. Apa nilai integritasnya?
tanggung jawab yang di atas yang di
bawah.
Peduli.
Kita kunci.
Pak Ketua. [tertawa]
Tanggung jawab dan peduli.
Tanggung jawab dan peduli. Tambah dua
poin. Karena saya lebih dekat dengan
kelompok D. Tempatnya silakan boleh
dizoom.
Jujur yang di atas,
adil yang di bawah. Oke, silakan.
Jujur dan adil
tambah dua poin.
Kelompok B silakan.
Yang di atas jujur.
Yang di bawah
aman.
Yakin enggak berubah nih? Oke. Jujur dan
peduli ya. Jujur dan peduli.
Oke. Berani meminta maaf dan peduli.
Cuma dapat satu poin ya.
Silakan kelompok satu
jujur
dan mandiri. Master Juan kayaknya serius
banget [tertawa] membaca
jujur dan mandiri.
Silakan jujur dan mandiri. Oke, dapat
dua poin.
Kita langsung masuk ke fase aksi. Ada
yang mau tukar?
Tukar cowok bayar satu poin. Tukar cowok
saya lelang.
Lima
empat
2 satu. Aman ya?
Aman. Oke,
sekarang fase menjodohkan. Tadi saya
sudah janji kelompok D akan pilih cewek
duluan.
Siapa?
[tertawa]
Mohon maaf, anak saya dua.
Hilda. Oke, Hilda.
Eh, hati-hati Kinanti udah jam pasirnya
udah dua ya. Tolong diperhatikan Kianti
nanti nangis-nangis kalau enggak dapat
jodoh.
Silakan sebagai pemenang ronde satu.
Hilda juga. Oke. Senang banget
rameai-rame Hilda.
Lima
empat
tiga.
Siapa?
Gayatri katanya. Gayatri ingat loh.
Lihat Kianti loh. Udah mau nangis loh.
Kianti.
Erika. Oke Erika. Mantap sekali. Kinanti
loh. Kinanti kelompok tiga.
Yakin nih
satu suara ya.
Kasihannya Ki Nanti enggak ada yang
milih.
Oke,
sudah semua.
Kita coba hitung poinnya mulai dari
kelompok A dulu deh.
Adam jujur mandiri
milihnya Erika. Jujur
empat ya. Kemudian karakter ceweknya
berkacamata.
Erika saya lihat dia pakai kacamata jadi
dapat tambahan 5 poin untuk biro A.
Oke.
Kemudian biro B.
Handy berani dan peduli. Dia berjodoh di
sini. Gaya dua. Oke.
Dua aja nih.
Oke. Hah?
Oh, enggak ada lagi. Itu mah salah pilih
cowok berarti berambut ikal. Kita lihat
gaya tri rambutnya apa.
Sudah rebonding
barusan tadi [tertawa] pagi kesalahan
dapat tambahan dua poin. Oke, tepuk
tangan dong. Kasih semangat dong. Oke,
kelompok C tanggung jawab dan peduli.
Dia
oke
peduli. Kemudian berkacamata gitu ya.
Dapat tambahan 3 poin berarti.
Alhamdulillah kencang amat Ibu.
[tertawa]
Saya jadi enggak enak.
Oke, Ken. Jujur dan adil. Dia jujur adil
berarti dapatnya enam. Berambut pendek.
Coba lihat Hilda rambutnya apa?
Panjang itu loh sampai dikonde-konde di
atas.
Panjang atau pendek?
Panjang. [tertawa] Panjang.
Dapat tambahan 6 poin.
En poin.
Oke, memimpin sementara Biroh selawat
Bapak Ibu kita cukupkan mainnya sampai
di sini. Boleh ke tempat duduk
masing-masing. Terima kasih. Tepuk
tangan untuk kita semua.
Waktunya pasti kurang kalau cuman dua
babak dan game-nya baru keluar satu.
Bagaimana kemudian agar Bapak Ibu para
master bisa membawakan sesi game ini
dalam penyuluhan nantinya. Kita akan
dengar di Kak Mangga.
Tapi sebelumnya saya mohon bantuan Bapak
Ibu untuk menyan barcode yang ada di
atas
kemudian
menjawab pertanyaannya.
Karena waktu kami tidak begitu banyak,
jadi kami mohon kerja samanya.
Bapak Ibu
ada yang terkendala?
Oke,
sudah. atau boleh ada yang bantu
mengirimkan ke grup COP-nya
agar bisa diklik langsung dari WAG juga
boleh silakan atau kalau mau langsung
ketik di eh browser
bit.li/postplaybojodoh
/postplaybojodoh
001.
Silakan mangga pertanyaan pertama.
Weh, sudah
banyak ajak. Apa perasaan para master
setelah sesi bermain?
Alhamdulillah banyak yang senang.
Berarti kita bisa diundang lagi habis
ini, Kak. Mangga. Terima kasih ya,
Bapak, Ibu ya. Semoga tidak ngantuk di
sesi ini. Menarik, menyenangkan, senang,
happy, fun, dan kesal. Seru di awal.
Waduh, di akhirnya akan gimana nih? Oke,
ada yang kesal? Siapa yang kesal? Ada
yang kesal? Saya tahu kesalnya, Kak sama
ini ya, CEO-nya Biro C kayaknya kesalnya
ya. [tertawa] Oke, next. Silakan
dilanjut, Kak Mangkah. Pertanyaan
selanjutnya.
Ada ketua kabin [tertawa]
apa insight atau pembelajaran yang Bapak
Ibu dapatkan setelah sesi bermain tadi?
Kita ingin mendengar yang jujur-jujur
aja sih. Insight loh Bapak Ibu agak yang
saya bisa belajar nilai integritas gitu.
Bahwa sifat itu lebih penting daripada
penampilan mungkin ya. Maaf ya Biro C
ya. Saya enggak bermaksud
mengulang-ngulang kesalahan tapi niatnya
memang begitu. Bercanda, Pak. Master.
Saya bercanda ya, Master ya. Jangan
serius-serius ya, Master. Oke.
Nilai integritas.
Oke.
Kita belajarnya bukan lagi pakai
jembatan keledai, tapi belajar nilai
integritasnya
menggunakan
ee mekanisme menjodohkan. Bapak dan Ibu
sekalian, ada banyak sekali juga ragam
yang bisa kita mainkan untuk
meemaparkan
nilai-nilai integritas gitu ya, Bapak
dan Ibu ya. Nanti kita akan belajar
bersama dengan Kak Mangga. Boleh dix
lagi Kak Mangga. Pertanyaan terakhir
yang jawabannya menarik di pertanyaan
terakhir
ingame akan menawarkan beasiswa untuk
mengikuti training of fasilitator
biro jodoh
gratis dan mendapatkan akses permainan
biro jodoh selama 1 bulan.
Jadi silakan jawab
pertanyaan nomor
dengan
menarik.
lain daripada yang lain
di-refresh boleh.
Oke.
Apa yang membuat
belajar integritas menggunakan game itu
efektif?
karena tidak terasa bahwa itu belajar.
Oke.
Tidak banyak kota asal langsung ngena
pada pesan yang disampaikan dan membekas
lebih dalam.
Oke.
Oke. Tidak ngawang-ngawang.
Oke. Baik.
Oke,
Bapak, Ibu. Ada yang merasa menjawab
tidak banyak kosakata langsung ngena
pada pesan yang disampaikan dan membekas
lebih dalam.
Waduh, dengan master siapa? Master,
izin ee kami dari Bojonegoro, Master
Erni Widiana.
Iya,
Master Erni nanti ke saya nyampein nomor
WhatsApp-nya nanti kita kasih akses
untuk main game dan TOF. Selamat master.
Nah, para master sekalian, kalau kita
ingat di awal pada saat kita menonton
video ee petunjuk pembelajaran atau
explainer-nya dijelaskan di situ pertama
sebelum memulai bermain adalah apa
peran-peran orang yang bermain di
dalamnya.
Kemudian apa objektif dari permainannya,
kemudian
apa fase yang akan kita lewati
gitu. itu adalah komponen-komponen dasar
dalam menyuluh menggunakan board game.
Tapi saya ingat sekali pada Hakordia
tahun lalu ketika ditanya
kenapa kemudian kami memilih board game
untuk menyuluh. Jawabannya hampir sama
dengan laser tadi. Tapi kami e kami juga
mengingatkan bahwa eh game sama dengan
film sama dengan puisi dan lainnya
adalah medianya. Nah, agar media itu
dapat berfungsi dengan efektif, kita
harus bisa menggunakannya dengan cara
yang benar. Cara yang benar ini akan
kita pelajari bersama Master Mangga.
Silakan, Master.
Boleh tepuk tangannya. Nah, aman. Terima
kasih.
Terima kasih banyak, Master Iis. K
Master Ris kita kasih tepuk tiga kali
yang sudah memandu game. Luar biasa
sekali Bapak, Ibu. tadi tidak terasa 40
menit kita bermain. Ada yang merasakan
selama itu
tidak ada ya. Tiba-tiba aja sudah 40
menit. Nah, itu salah satu ee kenapa
game itu kok ee bisa kita pakai sebagai
metode dalam melakukan penyuluhan
tentunya ya para master ya. Ee
sebelumnya sudah ada yang pernah
menggunakan game dalam bermain Bapak,
Ibu? Dalam penyuluhannya
sepertinya ee ada yang dapetin ini
enggak? Bard game-nya KPK gak ya,
Teman-teman? Paksi atau ee Jatim ada
enggak keda bagian
apalagi Mas Riin ya? Mas Riin boleh
cerita enggak? Kayaknya beliau ini
pembuat game ya. Iya, ini kayaknya salah
satu praktik baik. Silakan Mas Rin.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Kebetulan kebetulan saya adalah seorang
yang suka main game. Karena saya sendiri
kalau belajar juga sukanya main-main
wis
sama dengan Master Iis. Kita kita ee
konten yang kita bawakan itu sangat
serius,
sangat padat.
Tetapi kalau kita sajikan dengan padat
pula
akan menjadi boring banget. Tapi gimana
caranya untuk mengemas itu menjadi
sebuah apa ya bisa mengenang. Apalagi
kalau saya anak-anak ada kalimat
integritas itu berat banget.
Kemudian saya awalnya ee mungkin sedikit
Master mangga ya.
Banyak boleh enggak apa-apa, Master.
Enggak apa-apa. [tertawa] Saya awalnya
untuk ee mengenal paksi jauh sebelum ada
paksi itu berangkat ke KPK dengan
membawa board game.
Malu kalau saya mengatakan ee apa desain
bot game ya. Cuma saya membawa
matematika, saya guru matematika, saya
pengin menanamkan nilai integritas.
Matematika berat terus kemudian dengan
tambah integritas semakin berat. Tetapi
mau tidak mau itu harus tersampaikan
kepada siswa. He.
Nah, kemudian muncullah yang namanya
boot game ee Jombang, ular tangga
Jombang. Itu adalah bot game pertama
yang saya buat, saya desain. Memang ee
semua orang tahu seperti apa sih ular
tangga itu. Tetapi saya membawakannya
dengan sedikit inovasi dengan dua ee
dadu dadu merah dan dadu. Pengin tahu
lebih jelas nanti bisa call saya. Oh,
[tertawa]
luar biasa. dan itu akhirnya bisa lebih
efektif bagaimana itu semua ee kita
tetap fun dengan memasukkan game tetapi
kita ee tanpa meninggalkan apa sih
esensi kita masuk ke dalam sy itu yaitu
sebuah konten tetap meninggal fun tapi
tetap sharean kali serius santai dan
ngena seperti itu. Terus
oke berarti portofolionya waktu pas
sertifikasi itu borge master ya
ee
bawa ke KPK-nya itu.
Wow. Oke, [tertawa] terima kasih. Tepuk
tangan buat Masterin
nanti kalau mau konsultasi lebih lanjut
silakan ya. Bisa dipinjam bo game-nya,
Master?
Boleh. Oke, siap. Bisa diduplikasi ya.
Bisa dibawa pulang gitu ya.
Ini sudah kemarin itu dipakai ee di
Merauke, Teman-teman Merauke untuk ee
bareng untuk bermain bareng
di Marauk Papua sana.
Iya. Itu dengan teman-teman Papua yang
mencetak kemudian bisa dipergunakan.
Wow. Karena memang simpel banget. Karena
siapa sih yang enggak mengenal ular
tangga? Cuma kita modif sedikit,
nilai integritas kita masukkan dan
anak-anak yang penting kan nomor satu.
Semua game itu membuat orang yang main
fun.
Fun. Betul. Ya sudah selesai materinya
sebenarnya ya, Mas.
Kita tutup aja ya. [tertawa]
Baik, terima kasih banyak Mas Rin untuk
Mas Rin kita kasih petik dua kali. Eh,
oke. Next. Nah, ini ee kami ee ada Kak
Iis, ada saya ee Makassar ya ke di tahun
2023 kita menginisiasi sebuah gerakan
namanya iname. Karena kami percaya eh
game itu bisa menjadi metode yang sangat
efektif untuk ee penyebaran anti
korupsi. Ee saya sepakat dengan Mas Riin
bahwasanya kita ini kan sedang
membawakan isu anti korupsi ya para
master ya. Ee sepertinya kurang populer
gitu ya. Ee kita datang belum apa-apa
dituduh KPK gitu ya. dituduh mau ngapain
seperti itu. Dituduh mau bawain materi
yang berat-berat padahal ee akhirnya
orang blocking duluan gitu ya seperti
itu. Jadi kita pengin kita datang ke
kelompok sasaran kita, kelompok sasaran
kita juga itu belajar sambil
bersenang-senang gitu. Mereka enggak
sadar kalau mereka belajar. Jadi yang
bisa kami pilih sebenarnya banyak ee ada
metode-metode yang lain ya seperti
misalnya ee film gitu ya ee ee dongeng
dan lain sebagainya tapi kita mengangkat
game karena waktu itu KPK sedang
memproduksi game terus terbatas gitu ya
akhirnya kita coba kerja sama sama
Kumara gitu ya. Jadi ini apa namanya? Eh
medsos kita silakan boleh di-follow.
Eh seperti itu. Kami percaya bahwasanya
seperti yang dikatakan Master Iin, game
itu ee membuat orang ee santai gitu ya
dalam sesinya. Nah, yang dilakukan oleh
master E tadi itu adalah ee fasilitasi
ya. kita melaksanakan penyuluhan dengan
cara fasilitasi, kemudian menggunakan
media game. Apa sih fasilitasi itu, para
master? kita tidak ngasih materi, tapi
bagaimana kita menjadi jembatan untuk
mempermudah ee apa yang kita angkat,
isu-isu apa yang kita bahas, membuat
pesertanya jadi lebih mudah memahaminya
gitu ya, tanpa perlu ee apa namanya ee
menjelaskan panjang lebar seperti itu
tentunya menggunakan beberapa pendekatan
dan media-media yang ee terukur seperti
itu. Next.
ini ya beberapa contoh kita main di
tahun 2024 sama ya kita selalu ngadain
training of fasilitator kita ee
merangkul teman-teman penyul anti
korupsi untuk apa namanya untuk eh jadi
peserta eh training of fasilitator. Kita
latih belajar bareng-bareng. Kemudian di
momen Hordia 2024 itu kita apa namanya
menyebar untuk ee main game di kelompok
sasaran masing-masing gitu ya. Ini salah
satu game-nya ini jaga hutan isunya.
Kemudian ada berbagai macam game. Ini
Masterno di Kalimantan ini game-nya mau
dibantu ini terkait dengan pelayanan
publik berintegritas tadi menjaga hutan
ya. Kemudian ada banyak sih game yang
kita punya cuma memang yang paling baru
adalah ee biro jodoh. Ini politrik
kemarin itu kan masa-masa kampanye ya.
Jadi kita belajar politik berintegritas
melalui game juga. Ini master A ini
main-main sama anggota DPR ya. Jadi para
master ee tidak perlu takut gitu ya.
Kadang-kadang kalau kelompok sasaran
kita tuh agak-agak sedikit lebih tinggi
value-nya, kita ajakin main game aja.
Biasanya mereka lebih menikmati e sesi
game-nya seperti itu. Ini salah satu ini
juga saya kemarin di kantor KPDDP
Makassar ya ee memfasilitasi. Jadi semua
yang kita lakukan itu menyuluh tapi
dengan menggunakan metode fasilitasi
seperti itu.
Ee ada enggak sih keterampilan
fasilitasi di dalam ee apa namanya
kompetensi kita? Ada. di UK berapa ini,
Master? UK membangun cara berpikir
kritis terhadap masalah korupsi itu UK
berapa? Ada yang tahu? Di antara 20 unit
kompetensi yang ada di SKKNI
UK berapa? UK6 ya itu kodenya ya. UK6
membangun cara berpikir kritis terhadap
masalah korupsi. Siapa yang dibangun?
Peserta kelompoknya, kelompok sasaran
kita gitu ya. Jadi memang ee ada
keterampilan ee yang harus keterampilan
fasilitasi yang harus dimiliki oleh
seorang penyul anti korupsi. ini adalah
punya keter apa SKK uka U uka UK6 ini
untuk skema apa ya? Ada yang tahu?
Untuk skema mudah sudah ada yang angkat
tangan yang skema muda di sini para
master yang sudah muda. Jenjang muda
semua satu orang yang jenjang muda dua
angkat tangan. Oke. Jadi master mau
enggak mau harus memiliki ee
keterampilan fasilitasi ya. Nah, para
master juga yang pertama yang skema
pertama jika misalnya menggunakan teknik
fasilitasi seperti ini seperti tadi yang
dijantikan master IS itu akan bisa punya
portofolio untuk naik jenjang ke muda
seperti itu. Jadi ini ee kalau pertama
di sini ada ada di sini pertama pada
master boleh angkat tangan yang pertama
ya banyak ya para master ya ini bisa
dijadikan momentum untuk ee para master
gunakan apa namanya ee ininya
portofolionya ya. Jadi ee misalnya
master membuat game atau memodifikasi
sebuah game kemudian
mengkontekstualisasikannya menjadi game
anti korupsi itu master bisa punya
portofolio untuk naik jenjang ke muda
seperti itu ya.
Next. Nah, ini kenapa game seperti yang
sudah dijelaskan sama master Ris
para master pasti pernah bermain kan ya?
Bermain sebuah permainan kan ya? Saat
kita bermain permainan itu apa yang
Master rasakan kira-kira? Apa
aja?
Senang. Apalagi?
Kenapa, [tertawa] Ustaz?
Seru, ya. Kira-kira ketika kita main
game terus kita gagal, kita berasa stres
enggak?
Tidak kan? Ya, malah tertantang untuk
mencoba lagi. Nah, itu yang dimaksud
dengan
penasaran ya. Malah semakin penasaran.
Iya, enggak sih, Master? Nah, itu yang
tadi yang tadi para master yang rasakan
tadi ya.
ee apa namanya? Meskipun ee nilainya
kecil di ronde pertama, tapi tertantang
untuk mencoba lagi di ronde selanjutnya.
Siapa tahu bisa mengalahkan poin
kelompok B. Ternyata yang menang
kelompok D. Ya, seperti itu. Nah, itu
seperti itu perasaan-perasaan kita saat
main game. Makanya ee kita hadirkan
metode game untuk melakukan penyuluhan.
Karena dari game itu kita bisa apa
namanya? mendatangkan suasana yang aman
untuk peserta ya. Ketika peserta merasa
aman, mereka
mengeksplorasi lebih. Mereka tidak takut
untuk salah, mereka tidak takut untuk
salah bertanya dan lain sebagainya.
Pasti mereka akan ikut dan
berkontribusi. Ya, ini salah satu
manfaatnya ya. Ada lima manfaat game itu
bisa mengembangkan keterampilan problem
solving. Ya, mungkin Master Badul dan
teman-temannya yang bertanya tapi yang
diam-diam saja itu pasti juga ikut
belajar seperti itu kan ya. Jadi ee
menarik siap itu untuk berkontribusi ya
meskipun dia cuma diam-diam aja tapi
pasti mereka akan mengevaluasi juga
seperti itu.
Nah, ini ya salah satu prinsip game
based learning. Pertama ada ruang untuk
pertukaran pemahaman ide ya. Jadi kita
sebagai fasilitator ee bisa apa namanya?
Mengkondisikan peserta dulu untuk ee
bertukar ide gitu ya. mengajak mereka
untuk aktif dan interaktif seperti itu.
Kemudian ada fasilitatornya, para master
sendiri nih yang memberikan
batasan-batasan ya, memberikan
batasan-batasan apa yang tidak boleh dan
apa yang boleh seperti itu. Kemudian
safe environment ini yang paling penting
bahwasanya ada ee ruang yang aman untuk
ee peserta itu mengeksplorasi apapun
atau pembelajaran apapun yang mereka
temukan di ee sesi pembelajarannya
seperti itu.
Kalau yang ini eh anu sih ya eh ini
tentang budaya budaya aja ya. Budaya
kalau Indonesia itu ee dari kolektivis
ke individualism itu kan rendah ya.
Terbukti bahwasanya orang Indonesia itu
kalau misalnya mau belajar itu harus
kumpul dulu ya. Harus kumpul, harus apa
namanya bareng-bareng gitu ya. Makanya
kita kadang-kadang kalau menyelesaikan
pembelajaran LMS itu lama ya, lama
kemudian tertantang gitu ya, agak susah
itu karena memang kita tuh kalau memang
mau belajar itu harus ngumpul dulu
seperti itu. Enggak bisa sendiri-sendiri
ya.
Oke, seperti itu dan coba kita lihat
elemen dasar game itu. Kalau para master
nanti misalnya memang mau menggunakan
game yang dilakukan master I ini itu
yang seperti ini ya. Kalau bisa ee
pastikan empat elemen ini ada di ee game
yang para master susun. Pertama ada
tantangannya apa itu tadi di game biro
jodoh itu tantangannya apa para master?
Kondisi menang saat nilai poinnya paling
tinggi. Ya, seperti itu. Jadi ini
tantangannya kita bisa ee tentukan
tantangannya. Jadi ee seperti apa nih di
game saya itu tantangannya apa gitu ya.
Atau misalnya kalau ular tangga itu
siapa yang pertama kali di angka 100 dia
yang menang seperti itu. Terus ada
gameplay-nya ada apa namanya?
Ada
kumpulan mekanisme yang didesain sebagai
landasan pemain untuk berinteraksi ya.
Ada apa namanya? Rules-nya gitu ya. Ada
rules-nya. Kemudian ada narasinya. Kita
bikin ee narasi, kita bikin ceritanya
ya. Ee tadi ceritanya apa? ada empat
biro, ada empat biro yang sedang apa
namanya? Berlomba-lomba ya seperti itu.
Kemudian ada teknologi, ada komponennya,
ada papan biduknya, bidaknya atau ada ee
apa namanya? Ee komponen-komponen untuk
dimainkan seperti dadu dan lain
sebagainya.
Misal contoh
next,
ini ular tangga yang seperti master Iin
buat. Jadi, ada peraturan dalam dunia
game itu. Silakan dimodifikasi ee
teknik-teknisnya ya, para master ya.
Boleh kita misalnya ular tangga ini kita
mau modifikasi silakan dimodifikasi yang
dimodifikasi yang tadi itu objeknya apa
ya? Para master misalnya mau ganti ubah
ubah objektifnya misalnya yang sampai
duluan itu adalah empat orang. Jadi
setiap ee ular tangga itu ada empat
orang. Jadi bukan dimainkan satu orang
gitu ya. yang yang empat-empatnya lolos
duluan ke 100 dia yang menang. Nah, itu
itu salah satu ee yang bisa kita
tentukan gitu ya. Kemudian gameplay-nya
ya. Ini bagaimana ee rules-nya harus
lempar dadu dulu. Terus kalau misalnya
en Oh, Master mau bertanya.
Iya,
mohon maaf saya kok tadi tertarik pengin
mengkolaborasikan antara game biro jodo
dengan ini.
Ini kan pakai kode angka-angka ya. Kalau
tadi kan deskriptif. Nah, saya dulu
memang pernah menggunakan namanya kartu
persoalan. Jadi, setiap anak main kartu
itu di situlah kemudian muncul persoalan
yang harus dijawab. Nah, itu 1329 itu
bisa saja nanti dimunculkan sebuah
narasi untuk melakukan tebakan nilai
anti korupsi tadi kan hampir sama
sebenarnya dengan biro jodo tadi.
Jadi mungkin bisa di
bisa
ee
ATM lah amati tiru modifikasi
setanya bisa kebayang ya Masar ya.
Iya. Jadi nanti ada kartu-kartu yang
nanti bisa diambil. Terima kasih. Itu
aja.
Siap. Terima kasih banyak. Master siapa?
Saiful dari Kabupaten Pasuruan.
Pasuruan. Master Saful kita kasih tepuk
dua kali. We luar. Terima kasih, Master.
Jadi seperti itu, Pak Master ya. Jadi
kita tinggal memodifikasi apa yang perlu
kita modifikasi. Entah mau dimodifikasi
semuanya atau cuma modifikasi rules-nya
aja atau mau dimodifikasi tantangannya
aja atau narasinya atau mau dimodifikasi
teknologinya boleh seperti itu ya. Jadi
ee setidaknya dalam game ada empat unsur
ini ya para master ya.
Nah, dalam facilitated game based
learning sendiri itu tadi para master
ada tiga alur sebenarnya kalau para
master perhatikan ya. Ketika master is
mengkondisikan tempat gitu ya, membagi
kelompok kemudian menjelaskan rules-nya
seperti apa, objektifnya seperti apa,
itu ada di bagian pembuka preplay ya.
Jadi kalau nanti para master mau main,
pastikan alurnya hanya tiga ini aja,
sesederhana ini. Kemudian nanti setelah
selesai semua persiapannya, master
langsung ajak pesertanya untuk bermain.
Ya, seperti itu. Tadi waktu pas melihat
ee penjelasannya
game-nya pusing enggak? Pusing ya. Tapi
Mas Riis langsung ngajak para master
untuk main biar paham. Jadi
kadang-kadang kita enggak perlu terlalu
susah untuk menjelaskan dulu. Ajak aja
pesertanya langsung main. kita kita
korbankan ronde satu untuk pemahaman.
Biasanya di ronde satu bilang, "Oh, gitu
caranya." Jadi ee kadang-kadang kita
terjebak nih ee ada yang bertanya, ada
yang bertanya, pokoknya ajak aja main
dulu gitu ya. Kita karena waktunya juga
terbatas, kita ajak langsung main di
ronde satu nanti biar para pesertanya
merasakan langsung bagaimana
permainannya di ronde satu itu seperti
itu. Nah, begitu ya. ee bermainnya
seingkat mungkin, tidak perlu lama-lama,
para master tadi ada berapa ronde?
Dua. Tapi pembelajarannya dapat enggak,
Pak? Iya, karena sejatinya kita lagi
belajar bukan bermain, ya. Ee metode
yang kita gunakan hanya game, tapi
DNA-nya adalah belajar, ya. Ketika
misalnya peserta sudah ee kita rasa kok
udah dapat nih, gitu ya, hentikan aja
permainannya. Karena sejatinya ya kita
bukan enggak enggak main-main
sebenarnya. Kita belajar ee saat peserta
dalam kondisi yang sangat memahami
permainannya, kita stop, kita ambil,
kita refleksikan biasanya mereka lebih
cepat dapat menarik kesimpulan atau
refleksi pembelajarannya seperti itu.
Kemudian nanti ee di terakhir postplay
eh fase refleksi mereka sudah bermain
jangan e lewatkan kesempatan emas itu
para master. master ajak pesertanya
untuk merefleksikan apa yang baru saja
didapatkan tadi di akhir sesi. Master IS
ajakin refleksi enggak? Ngajakin ya
dengan beberapa pertanyaan-pertanyaan ee
pemantik seperti bagaimana perasaannya,
kemudian ee apa namanya? Apa insek yang
didapat gitu ya. Kemudian ee pertanyaan
terakhir apa ee hubungannya game dengan
ee ee seberapa efektif kita dalam
melakukan penyuluhan menggunakan game?
Nah, kadang-kadang kita akan terkejut
dengan beberapa jawaban-jawaban ee
peserta. Ternyata mereka oh ternyata
sejauh ini ee apa namanya? Sesi kita
sudah berjalan dengan lancar dengan
jawaban-jawaban yang itu seperti itu.
Dengan jawaban-jawaban yang sudah ada.
Ee aturannya biasanya kita pakai seperti
ini, Pak Master ya. 20% itu di awal
jangan lama-lama, cukup jelaskan saja
permainannya apa, bagaimana kita mau
ngapain. Kemudian nanti yang paling
banyak itu kita ee pakai di play playing
play-nya ya, sesi play-nya itu 50%
sendiri. Biasanya kalau kita dikasih
waktu 90 menit, 60, 50 menit atau 60
menit kita pakai game, 30 menitnya biasa
kita bagi untuk pre dan eh postplay-nya
seperti itu.
Begitu yang bisa Oh, ya ini salah satu
ee pertanyaan refleksi ya untuk mengikat
ee apa namanya pembelajaran yang
didapatkan oleh peserta ya bisa kita
pakai seperti itu.
Ini ada game juga ya. ini game game
dilema etik tapi ee kemarin kita
diundang ya di Kementerian Hukum ee
topiknya ee konflik kepentingan ee
kebetulan ini premenan lamanya KPK tapi
kami adopsi ulang gitu ya kita bikinnya
di Kanva gratis ya para master ya
misalnya ya
ini ada situasi yang terjadi ya Pak
Hermawan pergi ke toko buku pustaka
untuk membeli alat tulis untuk
anak-anaknya kebetulan Toko ini adalah
mitra kerja departemennya Pak Wawan
dalam pengadaan alat kantor.
Saat itu sedang ada promo spesial.
Setiap pembelanjaan R500.000 mendapatkan
vouel beranja Rp100.000. Pak Hermawan
belanja sekitar Rp1.200
uang pribadinya dan mendapatkan dua
voucher senilai Rp200.000. Para master
ada fraud di sini? Ada kompling
kepentingan di sini.
Yang bilang ada angkat tangan.
Wih, banyak ya yang bilang tidak ada.
Oh, banyak juga ya. Kita kita mainkan
satu ini dulu ya. Silakan, Bu.
Tidak ada konflik.
Tidak ada konflik kepentingan.
Benar ya? Tidak ada ternyata para sa ya.
Alasannya apa?
duit pribadi kebetulan memang lewat di
toko buku itu belanja. Kebetulan juga
diskonnya untuk untuk umum ya kan tidak
ada untuk ee siapapun yang belanja
kelipatan 500 dapat 100 ya kan. Jadi
tidak ada sama sekali ya para master ya.
Nah master juga bisa bikin membuat
seperti ini kalau misalnya punya
dilema-dilema integritas tapi
penampilannya ee sangat menarik seperti
ini.
Ini bisa bikinnya di Kanva gampang ya.
ee bisa tinggal ee apa namanya ya,
Run?
Caranya gampang ini. Next. Nanti master
buka di Kanva ya kan?
Nanti master buka di Kanva kemudian ee
pilih yang Kanva AI terus yang kode.
Pilihnya yang kode. Terus ketikan
promnya saya mau bikin permainan
interaktif. Ee narasinya seperti apa,
objektifnya seperti apa, tantangannya
seperti apa?
enter nanti akan dibuatkan asama
kanvanya otomatis seperti itu. Nanti
coba sendiri di rumah para master ya
karena kita udah sangat terbatas sekali
waktunya enggak ada untuk demo soalnya
[tertawa]
ini apa namanya nanti mungkin bikin sesi
sendiri ya nanti di grup copilitasi
gratis boleh ya. Jadi master ini Kanva
Kanva free bisa ya bukan Canva Pro.
Kanva free pun bisa para master di
berandanya pilih Kanva AI, pilih kode,
ketikin prom-nya itu langsung jadi
game-nya. Itu teknologi terbarunya Kanva
sekarang memudahkan sekali ya para
master ya. Nah, begitu ya. Next.
Sudah ya
cantik nian istri terkasih. Cukup sekian
dan terima kasih.
Kalau ada pertanyaan boleh silakan.
Baik, Bapak dan Ibu, jika ada pertanyaan
boleh silakan. Kita masih punya waktu
kurang lebih 5 menit lagi. [tertawa]
Boleh
ada? Kayaknya sih lebih enak untuk bisa
berbincang langsung dengan para master
di sini begitu ya.
Iya.
Baik, kalau misalnya begitu memang waktu
juga yang harus memisahkan Bapak dan
Ibu. Terima kasih banyak atas waktunya.
Dengan demikian, Bapak dan Ibu seluruh
rangkaian acara forum konsultasi
pengembangan kompetensi Community of
Practice Penyuluh Anti Korupsi Provinsi
Jawa Timur tahun 2025 hari ini telah
kita ikuti bersama dan terlaksana dengan
sukses. Baik, mungkin ada yang ingin
disampaikan Ibu Amel. Oke, disilakan
Ibu. Di sini atau di sana Ibu? Oh, ada
mic-nya.
aja apa ya?
Baik, terima kasih Mbak Fani. Bapak,
Ibu,
tadi Pak Kabelah
tadi arahan ya tentunya
per hari ini Bapak Ibu dimohon dengan
hormat untuk masuk di grup COP
WA grup yang paksi. Boleh ditampilkan,
Mas operator
hari ini yang hadir maupun yang luring
maupun daring kami mohon dengan hormat
untuk masuk di WA grup boleh
ditayangkan.
Manakala ada yang belum kami persilakan
untuk memasuki grup ini dan master
Azizah juga boleh ya kalau ada yang
tanya soalnya masuk grup juga ya sama
master mangga ya. saya ikut-ikutan Pak
Asisten Master mangga gitu. Dan juga ini
Bapak Ibu nanti secepatnya
diinformasikan bilamana harus ada
pendampingan gitu ya, baik Master Mangga
maupun Master Azizah.
Kami tunggu di grup.
Tapi kalau luring sepertinya waktu mepet
ya Bapak Ibu. Nanti bisa kita adakan
Zoom gitu nggih Master Azizah untuk
pendampingan khusus untuk game. Bapak
Ibu mohon untuk masuk di grup COP dan di
sana semua informasi terkait paksi kita
feel free Bapak Ibu saling menjawab,
saling bertanya boleh. Tidak harus kami
yang harus membandegani di grup tersebut
gitu ya. Ya, kalau ada kabar, ada
informasi boleh disampaikan di situ.
Kemudian dalam sebelum Desember mungkin
kalau Zoom saja sama narasumber kami
bisa memfasilitasi Bapak Ibu nanti
disampaikan saja asalkan Bapak Ibu
komitmen untuk mengikuti gitu ya 1 jam 2
jam masih. Kami menutup anggaran itu
sekitar tanggal 15 Desember sama ya
Bapak Ibu sama. Jadi kalau diperlukan
secepatnya informasikan di grup butuh
pendampingan apa gitu. Kalau untuk acara
besar gini jadwal kami sangat padat.
Kalau Zoom kami masih bisa plus ee
fasilitasi honorarium narasumber gitu
ngih Bapak Ibu. Kemudian yang kedua ini
sudah masuk semua nggih Bapak Ibu belum?
Oh, oke. Yang WA grup Mas Lukman.
Mas Udin WA grup
Mas Lukman ditelepon ya. Oke, mohon
maaf. Ini berarti daftar hadir
e-sertifikat, ya.
Oke, ada 6 JP hari ini, Bapak, Ibu.
Mulai dari jam pagi 09.00 sampai jam
15.00. Silakan Bapak, Ibu mengisi. Nanti
akan di-download dalam hitungan ee 15
menit lah, gak sampai nanti akan ada.
Kemudian saya informasikan habis ini
tolong Mas Udin ditelepon aja
untuk WA grup akan menyusul. Kemudian
untuk materi operator
sudah ngi
belum?
Untuk link materi segera dibuatkan Mas
ini aja Mas Rehan ya. materinya nanti
kami sampaikan Bapak Ibu kalau sudah ada
dari master Aziza, Master Mangga sama
master dari KPK tadi master Billy dan
Mano. Kemudian sudah semua ya Bapak Ibu
nanti kami akan susulkan untuk WA grup
Mas Udin agak cepat ngih untuk WA grup
bisa ditampilkan di sini. Sekali lagi
Bapak Ibu kami mohon dengan hormat
proaktifnya di WA grup kami akan
memfasilitasi
untuk Zoom meeting dan honorarium bila
Bapak Ibu menginginkan pendampingan
terkait hal-hal terkait ini paksi gitu.
Insyaallah sebelum tanggal 15 kalau Zoom
masih memungkinkan kalau hadir di sini
kami masih ada 10 kegiatan gitu. Jadi ee
dimungkinkan tahun depan gitu kalau yang
hadir luring ya reuni lagi itu. Mungkin
Bapak Ibu alhamdulillah hari ini kita
tidak terasa sudah berada di penghujung
acara untuk pengembangan kompetensi
terkait COP, community of practice
penyuluh anti korupsi pemerintah
provinsi Jawa Timur tahun 2025. tentunya
kita semua berkomitmen untuk
laksanakan penyuluhan anti korupsi ini
dengan semaksimal mungkin dengan
komunitas yang ada kita bangun mari kita
manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Feel
free Bapak Ibu untuk menghubungi kami
melalui nanti yang akan kami share untuk
WA grupnya dan juga bila ada hal-hal
yang kurang berkenan pada saat awal
sampai dengan akhir kali ini kami mohon
maaf yang sebesar-besarnya. Semoga ini
menjadi keluarga besar yang baru.
Biasanya kami di jabatan fungsional,
Bapak, Ibu. Jadi, ini yang istimewa
yaitu penyuluh anti korupsi ini ee di
luar jabatan fungsional. Namun, kita
akan bersama-sama menjadi keluarga baru
di mana dapat mengembangkan kompetensi
khususnya di anti korupsi bagi ASN dan
juga masyarakat Jawa Timur. Mungkin itu
Bapak, Ibu. Terima kasih sekali lagi
master dari KPK. Boleh applause untuk
Master Willy dan Mana.
dan juga Master Mangga dan Master
Azizah. Boleh applause Bapak Ibu. Terima
kasih. Nanti kita tunggu di Surabaya
kembali di lain waktu yang lebih ee
kesempatan yang lebih baik. Terima kasih
Bapak Ibu yang telah memberikan waktu
untuk hadir hari ini yang jauh-jauh.
Kami doakan selamat sampai rumah. Salam
hormat kami kepada pimpinan dan kita
akan bertemu di lain waktu yang akan
lebih berbahagia kembali.
Terima kasih Bapak Ibu.
Kalau ke Papua jangan lupa kita melihat
burung cindrawasi. Cukup sekian dan
terima kasih. Wasalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh. Terima kasih atas penutupan
yang telah dilaksanakan oleh Kepala
Bidang Fungsional dan Sosial Kultural
BPSDM Provinsi Jawa Timur, Ibu Amalia
Pramudiansari, S.ST.P. P. M.M. Baik,
dengan penutupan yang telah baru saja
kita dengarkan bersama, maka berakhir
pula perjumpaan kita pada forum COP Pak
PAKSI Provinsi Jawa Timur tahun 2025.
Kali ini kami haturkan terima kasih
sebanyak-banyaknya kepada Bapak dan Ibu
dari seluruh daerah yang ada di Provinsi
Jawa Timur dan semoga saja manfaat dapat
dirasakan dan aplikasi juga dapat
dilakukan di daerah Ibu dan Bapak
masing-masing dari COP hari ini. Dan
pantun penutup boleh ya, Bapak dan Ibu.
Asik. Nasi bebek goreng banyak lemak.
Saat lebaran makannya ketupat.
Terima kasih Bapak Ibu sudah menyimak.
Semoga forum COP hari ini membawa
manfaat.
Akhir kata, saya Fani Patriia pamit
undur diri. Wasalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh.
Baik, untuk barcode WA grup mohon
ditunggu sekali lagi. Masih kami
usahakan untuk dapat ditampilkan. Sambil
kita menunggu mungkin Bapak dan Ibu
boleh berbincang dengan para master yang
ada di sini tadi terkait dengan
pembinaan dan lain sebagainya. Terima
kasih.