Transcript
s_2le-PwKb0 • TRAINING ONLINE "METODE DAN TEKNIK SAMPLING SAMPAH"
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/ProjectBIndonesia/.shards/text-0001.zst#text/0017_s_2le-PwKb0.txt
Kind: captions Language: id hai hai Hai next next next Hai untuk [Musik] hai hai [Musik] badges0 more posts by Hai bikai bismillahirrahmanirrahim assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat ya selamat pagi Bapak Ibu serta training online ya metode dan teknik sampling sampah untuk hari yang pertama saya ucapkan selamat datang sebelumnya kepada Bapak Ibu sekalian Insyaallah pada pagi hari ini di hari sabtu yang kalau di Jogja agak mendung ya ini kita bisa di pertemukan kembali yah Eh pada meskipun secara online gitu untuk menimba ilmu bersama Nah jadi Insya Allah pada hari ini nanti akan dibersamai oleh Bapak Hijrah ya sebagai pemateri yang sama aja Baik bapak dan ibu Sebelum kita mulai pada acara yang inti yaitu pemaparan pemaparan materi yang pertama kita akan mendengarkan terlebih dahulu sambutan dari kepala laboratorium sampah dan B3 program studi teknik lingkungan Universitas Islam Indonesia kepada Ibu Vina benazir maziah STMT saya persilakan Yahoo baik Terima kasih Bu Novi Ani Imam sama alaikum warahmatullah wabarakatuh Selamat pagi semua ke serta narasumber dan moderator yang sudah hadir dalam acara training online metode dan teknik sampling sampah Hah pernah ramalam dulillah ya kita dikasih nikmat sehat nikmat umur gitu pada pagi hari ini kita sama-sama bisa ia menimba ilmu bisa sama-sama sharing dan berbagi pada kesempatan ini terkait metode dan teknik sampling sampah selama dua hari kedepan bersama para pakar yang memang sudah ahli dalam bidang ini eh dari saya sendiri Munculkan Terima kasih khususnya pada butik daur ulang yang dikomandani oleh Pak hijrah juga sebagai narasumber pada pagi hari ini rata sudah bersedia bekerjasama dengan kami laboratorium limbah padat dan D3 Teknik Lingkungan ftsp UII untuk menyelenggarakan kegiatan metode dan teknik sampling sampah yang alhamdulillah antusiasmenya juga cukup baik jadi beserta yang dari berbagai daerah ikut hadir dan berkumpul pada pagi hari ini semoga kegiatan ini bisa membawakan berkah dan manfaat untuk semua peserta bisa saling berbagi ilmu mencari ilmu menimba ilmu yang banyak pada kesempatan ini selama dua hari ini untuk bisa saling berbagi di daerahnya masing-masing jadi kita menyebarkan manfaat ilmu untuk lingkungan sekitar mungkin dari saya itu saja jadi semoga kegiatannya lancar peserta juga apa yang ingin disampaikan apa yang ingin ditanyakan bisa terjawab bisa apa rasa ingin tahunya bisa terpenuhi kita dengan mengikuti kegiatan pada dua hari kedepan ini jadi Silahkan memanfaatkan sebaik mungkin untuk para peserta pada kesempatan pagi hari ini dan mungkin juga saya mohon maaf sudah bisa ikut sampai akhir jadi anti di tengah-tengah Mungkin saya akan lift terlebih dahulu baik dari saya Mungkin itu saja terima kasih wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam wabarakatuh Terima kasih Ibu Vina atas sambutannya untuk pembukaan ya pembukaan training online metode dan teknik sampling sampah pada hari ini Bapak Ibu Sebelum kita mulai ke acara inti saya lupa untuk memperkenalkan diri jadi perkenalkan saya Noviani himawanto Putri lah salah satu staf pengajar di program studi teknik lingkungan UII juga partner kerjanya Pak Hijrah ya dan juga pakai ini sebagai lemak pemateri untuk dua hari ini kemudian selama kurang lebih dua jam kedepan Insya Allah saya akan memandu jalannya pemaparan materi dan juga diakhir nanti ada diskusi kemudian juga ada doorprize untuk bapak ibu untuk empat ya Ada 4 door prize untuk penanya terbaik sehingga nanti mohon Bapak dan Ibu bisa memberikan pertanyaan kepada pemateri jika ingin berdiskusi lebih lanjut nanti link dari pertanyaan akan saya kirimkan ke ini yah ke kolom chat seperti itu baik untuk mempersingkat waktu saya persilahkan kepada Pak hijrah Purnama Putra untuk menyampaikan materinya tapi mungkin sebelum itu saya ingin sedikit membacakan CV beliau jadi dokter hijrah Purnama Putra mm ini menempuh pendidikan S1 teknik lingkungan di Universitas Islam Indonesia kemudian melanjutkan studi magister nya S2 magister di UGM dan juga melanjutkan S3 teknik lingkungan di Institut Teknologi Bandung aktivitas beliau saat ini merupakan dosen pengajar program studi teknik lingkungan Fakultas Teknik Sipil dan perencanaan Yui Kemudian beliau ini juga the founder dari Project di Indonesia dan juga ketua dpsm jaringan pengelola sampah Mandiri Kabupaten Sleman baik kepada Pak hijrah saya persilahkan Makasih Mbak Ima aha atas kesempatannya Saya cek dulu apakah suara saya sudah terdengar dengan jelas Sudah phaedra sudah terdengar Sinar saya izin share ya maaf Bapak Ibu untuk materi Hai Aa juga yang terlihat Ambon sudah pakai Dragon ya Oke Baik saya mulai smile rohmanir Rohim Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Alhamdulillahirobbil alamin washolatu wassalamu ala asrofil Ambiya Iwal mursalin wa'ala alihi washohbihi ajmain Selamat pagi Bapak Ibu yang saya hormati salam sejahtera untuk kita semuanya tentunya Salam sehat dan Lestari dan mudah-mudahan begitu banyak syukur yang kita bisa Aa ucapkan setiap harinya karena kita masih diberikan kesehatan dan begitu banyak berkah yang diberikan kepada kita sehingga kita belum kenal satu sama lain dan belum pernah tahu lokasi masing-masing tapi bisa bertemu bertatap layar masing-masing ditempat masing-masing pula itu beli rasanya begitu begitu berkahnya kenikmatan sambil mungkin menikmati waktu bersama keluarga kemudian mengisi liburan atau dalam perjalanan atau Apapun yang Bapak Ibu kerjakan saat ini tapi semangatnya adalah semangat belajar begitu saling belajar satu sama lain ini menjadi sebuah hal yang luar biasa buat kami artinya semangat Bapak Ibu semangat kita semuanya mudah-mudahan menjadi bekal kita menjadi amal ibadah kita yang baik dan mudah-mudahan akan bermanfaat nantinya nah satu doa selama proses Zoom kali ini adalah mudah-mudahan sinyalnya tetap bisa baik-baik itu sinyal saya kemudian sinyal Bapak Bapak Ibu semuanya mudah-mudahan dapat terus berlangsung dengan baik supaya marelli pada kesempatan hari ini dapat tersampaikan dengan baik namun Bapak Ibu yang mungkin nanti di tengah jalan kau agak merasa kesulitan kesulitan hadis Um bisa juga join di YouTube yang sudah juga online begitu ya ih Bapak Ibu untuk pertanyaan nanti silakan di kolom chat jika ada pertanyaan ya mudah-mudahan kita bisa berdiskusi lebih lanjut ah Yang saya hormati tentunya kepala laboratorium limbah padat dan B3 Bu Vina Terima kasih sekali sudah memberikan pengantar pada pagi hari ini kemudian Bu Vina kemudian Pak yiyang nanti ya bisalah besok akan menyampaikan karena hari ini fokusnya adalah ke saya perfect ibu tentang metode metode sampling seperti penentuan jumlah sampel Kenapa harus sampling kemudian juga berhubungan dengan berbagai macam tantangan yang kemungkinan akan dihadapi pada saat sembelit sedangkan Pak yebi durian data akan menyampaikan Solo besok tentang berbagai macam metode teknis Bagaimana pengambilan sampel di berbagai macam lokasi hingga nanti pengolahan data nah ini adalah periode kedua Bapak Ibu terkait dengan metode sampling dan teknik sampling ini hidup pertama sudah kita laksanakan di tahun 2020 antusiasmenya juga luar biasa hari ini sebenarnya juga dari pendaftar diangkat 300 tapi Biasa memang kadang lupa jadwal atau Hai ada juga yang tidak bisa mengakses terus kemudian mengakses di YouTube dan mudah-mudahan juga nanti terus bergabung tadi kita mulai diangkat 40-an orang ini sudah 60 mungkin nanti terus akan bertambah dan jadi sangat beruntung bapak-ibu yang sudah hadir tepat pada waktunya nah berdasarkan feedback yang kita terima pada saat pelaksanaan priode yang pertama cukup banyak masukan-masukan harus harus diperbaiki dan seterusnya akhirnya pada kesempatan yang baik ini kita terus mengupdate apa yang kita bisa berikan pada bapak-ibu misalnya m beberapa tools yang sudah kita siapkan contohnya adalah Excel Excel yang sangat memudahkan harapannya Sebenarnya bukan menginginkan buat Bapak Ibu jadi kurang effortnya untuk melakukan samping tidak gitu tapi hanya memudahkan apa aja yang yang menurut kami bisa dihitung secara otomatis ya sudah kita siapkan saja excelnya Bapak Ibu tinggal masukkan angkanya terus kemudian keluar tapi pada kesempatan materi hari ini ya kita sampaikan Bagaimana sebenarnya cara menghitungnya terus Kemudian pada periode yang lalu juga sempat ada yang pingin Kok bisa nggak ya kita dibuatkan video singkat gitu ya yang eh interaktif yang mudah dilihat di HP misalnya pada saat sampling kalau lupa gini jadi akhirnya yang kita buat juga beberapa video ada video persiapan sampling alat apa saja yang dibutuhkan untuk sampling kemudian video untuk timbulan sampah Bagaimana mengukur timbulan sampah dan ada video untuk komposisi sampah dan di akhir ada video pengolahan datanya mulai nanti lookbook bagaimana diisi dan ternak kita Coba Siapkan dan dalam dua hari ini supaya bisa kita nikmati kita belajar sama Bayu tentunya masih banyak kekurangan kan yang namanya samping ini sifatnya adalah dinamisnya sangat bergantung dengan kondisi dilapangan perlu fleksibilitas jadi harapannya Bapak Ibu tidak fokus ke tools yang kita siapkan itu sebagai bonus saja tetapi materinya ini yang sangat penting agar Bapak Ibu bisa fleksibel juga pada saat melakukan assembling di lapangan kira-kira begitu Tambora Ibu persentase hari ini atau mungkin juga ada mas mbak yang ada di sini yang mungkin masih mahasiswa sedang persiapan tugas akhir atau skripsi nya yang berhubungan dengan sampling sangat baik sekali materinya menu presentasi pada kesempatan hari ini kita siapkan dalam empat materi yang pertama adalah pendahuluan kemudian data timbulan sampah kemudian metode penentuan sampel dan and tantangan menghadapi data atau proses sampling diri Nah kalau periode pertama kita buat satu hari Bapak Ibu ya jadi dari jam 8 pagi sampe jam 12.00 tapi kok kita rasa kurang efektif ya mungkin terlalu lelah mengikuti full banget jadi hari ini kita coba bagi menjadi 2 dan mudah-mudahan nanti kita dapat feedback lagi dari bapak ibu kira-kira kalau nanti diadakan di periode yang ketiga kita perlu perlu modifikasi Apalagi nih ya supaya semuanya bisa tambah bermanfaat kira-kira itu Nah bapak-ibu masuk ke materi yang pertama ya hahaha pendahuluan pendahuluan saya akan sedikit cerita tentang sampah tapi xie sedikit saja singkat saja karena saya yakin yang hadir pada kesempatan hari ini adalah orang-orang yang sudah sangat expert sedih di bidang persampahan Nah kalau kita berbicara sampah Bapak Ibu pastinya kita ingat beberapa kejadian yang pernah terjadi dan pengolahan sampah itu akan hal yang baru Jadi sebenarnya sudah ada sejak lama tapi baru-baru ini dengan media sosial dengan Media elektronik yang mudah kita akses sehingga pengelolaan sampah itu menjadi hal yang hobi saya Kok ada ya dan terusnya tapi Padahal dia sudah berlangsung cukup lama jadi misalnya program Adipura sudah tahun 1986 gitu terus kemudian sempat tidak aktif kemudian aktif lagi gitu kemudian ada longsor TPA Leuwigajah yang setia tanggal 21 Februari kita peringati sebagai hari peduli sampah nasional gede kemudian hadirnya undang-undang 18 tahun 2008 dan akhirnya menjadi titik balik bahwa pengolahan sampah itu harus kita serius sih munculnya berbagai macam instrumen-instrumen yang lain permen-lh tentang bank sampah Permen PU yang sarana-prasarana kemudian Muncul lagi ini juga cukup membuat heboh begitu ya Indonesia jadi nomor dua penghasil sampah plastik di laut walaupun banyak pihak yang juga tidak setuju karena metode ya balik lagi karena metode yang dilakukan dalam penelitian tersebut Tapi mau tidak mau kita harus menerima Karena penelitian ini sudah dipublish di dipublikasi internasional dan ini bisa diacu disitasi oleh berbagai macam pihaknya dan seterusnya ya 2019 berbagai macam kejadian yang terjadi the yang berhubungan dengan sampah nah bagaimana dengan 2020-2021 kira-kira begitu sebenarnya makin kesini makin makin banyak bapak ibu ya berbagai kejadian misalnya saya coba search di Google Kalau berita tentang pengelolaan sampah itu kayak apa gitu aku ternyata banyak sekali dan sangat update ya dua hari lalu satu hari yang lalu ini Kebetulan tadi malam saya coba cek nih tiga hari yang lalu dua minggu yang lalu artinya ini selalu update gini ada peresmian pengolahan sampah energi listrik di TPA Benowo Surabaya gini ada rdf Cilacap yang baru beroperasi tahun yang lalu kemudian mau diadopsi di beberapa tempat misalnya Tuban dan beberapa wilayah yang lain dan kejadian-kejadian yang tidak mengenakkan juga ada terus berlangsung sel ada masalah di beberapa wilayah di Sumatera kemudian ada di TPA di Tangerang Selatan dan seterusnya jadi tentang sampah ini Menjadi santapan setiap hari satu hal positif sebenarnya adalah MP kita bisa men-set orang bisa terbentuk bahwa pengolahan sampah ini kita butuhkan sehingga kalau kita kelola kurang baik ini menjadi dengan besar bagi kita bersama dia kemudian kita lanjut berbagai Ibu apa yang sebenarnya sudah dilakukan berbagai macam strategi pengelolaan sebenarnya sudah dimulai dari awal ya dari sistem mandi awal dari sumber sampah itu gerakan misalnya pilah sampah dari sumber kemudian pemberantasan single Yus plastik kantong kresek berbayar kemudian muncul mengembang sampah bekas sampah sekolah adiwiyata tps3r dan seterusnya hingga juga ke TPA ya ujung dari sebuah sistem jadi awal tadi sudah dikelola kemudian ujung juga harapannya dapat dikelola dengan baik juga munculnya TPA sanitary landfill kemudian wish to energy westu material dan seterusnya nah ini cuman ya tantangan memang Ya progresnya seperti apa keberhasilan programnya Seperti apa kita Apakah terukur atau tidaknya misalnya dengan bank sampah yang 11.000 unit saat nih kemudian tps3r dengan 1200 unit saat ini kemudian pembatasan single Yus plastik di 20-an Kota Kabupaten ada 1300 sekolah adiwiyata Seperti apa gitu Jadi ini resepnya adalah by data jadi kalau kita tidak punya data yang baik ya kita tidak bisa mengukur berhasil atau tidak Jangan sampai kita sibuk meng-create program tapi kita tidak pernah mengevaluasi program yang kita buat ini menjadi tantangan kita bersama itu di Sumber kemudian juga Sama halnya di hilirnya tiga tidak kalah hebatnya berbagai macam sanitary renfil yang sudah dibangun operasionalnya Apakah sanitary landfill atau kembali lagi nih ke Open dumping yang ada di sana gede dan berbagai macam hal yang lain nah ini sebagai pengantar saja diskusi pagi ke semacam sarapan pagi lah kira-kira by buy-sell kita melihat perjalanan sampah luka Ibu dari sumber hingga akhir gambarnya seperti ini saya ambil dengan sedikit modifikasi dari Profesor Enri Damanhuri betulan ini promotor saya pada saat kuliah dulu kemudian ia begitu kita lihat adalah sangat kompleks ya panjang sekali ya ada yang diolah individu ada yang masuk sektor informal ada yang dibakar dibuang ke lingkungan ada yang masuk ke sebuah sistem guys management system di di sebuah kota GTA sehingga masuk ke TPA dan seterusnya jadi kalau kita lihat alur sampah ini sebenarnya ada setiap bagian dari alur ini dan kita butuh data Bapak Ibu kita butuh data kuantitas dan kualitas sampahnya supaya kita bisa menilai kinerja masing-masing bagian itu seperti apa Di kita butuh data ditransfer point kita butuh data di pengumpulan juga begitu kalau kita ngomongin keberhasilan pengolahan individu lewat program pengurangan sampah berarti kita butuh data juga untuk bilang bahwa bank sampah ini berhasil tps3r ini berhasil jadi kita butuh datang untuk melihat keterlibatan sektor informal kita butuh data juga berarti semuanya butuh data gitu nah Bagaimana mendapatkan data tersebut nah hari ini kita amonium dan diberikan kesempatan untuk belajar bersama Bagaimana sih meng-create data dari sistem yang ada harapannya data ini menjadi patokan yang baik bagi kita untuk melakukan pengelolaan sehingga sistem pengolahan sampahnya jadi lebih baik Nah itu kira-kira pengantar yang bisa saya berikan untuk memulai materi pada kesempatan hari ini eh kedua byebug ah boleh sambil disamping mau ngeteh dulu ngopi dulu sambil makan cemilan tapi jangan lupa kalau ada hal-hal yang menarik Bapak Ibu silakan untuk mencatatnya dan mencatat itu Oh apa seperti mengikat ilmu kira-kira gitu nah data timbulan sampah yang kedua pertanyaannya adalah data penting enggak sih sebenarnya tapi di materi sebelumnya tadi di slide Sebelumnya saya sudah menyampaikan bahwa sangat penting ya Nah Tapi sementara ini ya ini Oh saya diskusi dengan Profesor Empire menulis sementara ini data ini adalah barang mewah walaupun makin kesini pengelolaannya makin baik nanti saya akan sampaikan beberapa hal yang 40 kita apresiasinya jadi tidak semuanya kita protes kimia tapi sudah semakin baiknya tapi tetap masih sulit didapatkan jika ada mungkin Sule lebih untuk diakses jadi kalaupun ada datanya sulit ya kemudian banyak Data itu asumsi gede tidak berdasarkan keilmuan ya tinggal di kali saja ketemulah persentase pengurangan sampah di satu kontrakin kemudian juga dapat berubah-rubah sesuai dengan kebutuhan kalau mau naikkan ini buat Bapak Ibu yang di daerah ya yang mengelola sistem persampahan untuk menaikkan persentase penanganan sampah ya Misalnya dibuatlah klasifikasi ada wilayah perkotaan dipedesaan gitu Oh kalau semuanya rendah persentasenya tapi kalau bisa-bisa bisa jadi naik Ini akhirnya ya kontribusi daerah terhadap pengolahan sampahnya jadi tinggi jadi sesuai kebutuhan padahal secara keilmuan kan tidak seperti itu juga gitu nah jika tersedia tektronix Day website dan seterusnya di cek di daerahnya masing-masing di dinas lingkungan hidup atau dinas yang lain eh dapat dipastikan data tersebut jarang diupdate ini misalnya tapi kita tidak bilang semua jadi ada wilayah-wilayah yang sangat update dengan data ini sangat mementingkan kepentingan data tapi ada juga daerah-daerah yang ya begitu kita buka datanya Datanya ada 2013-2012 bahkan ada data yang tahun 98 kepada sekitar sudah 2021 Nah akhirnya apa Data resmi ini ya karena kita nggak punya data yang baik akhirnya data resmi ini akan menjadi acuan dipacu diacu ya diacu oleh laporan-laporan khususnya internasional yang salah satunya adalah ini daya yang dipakai Oke djambek ini tahun 2015 yang menyebutkan bahwa Indonesia Nomor 2 tersendiri sampah plastiknya berakhir di laut dapat datanya dari mana dan disebutkan dari data yang tersedia yang mereka bisa akses adalah 83 persen sampah kita itu tidak tidak terkelola udah dimana mereka dapat data dari yang bisa mereka akses berarti tersedia secara elektronik data tersebut ada gitu pada saat mereka akses ya kira-kira mungkin 2013/2014 gitu jadi disebutkan disana jadi data sampah plastiknya ada gini kemudian timbulan sampah nya ada kemudian jumlah orangnya ada ketemulah jumlah plastik jumlah sampah yang tidak bisa terkelola dengan baik dan akhirnya kembali ke laut jadi yang membuat image ini sebenarnya kita juga dalam menyediakan data Hai Jadi PRnya MPR bersama lah kira-kira namun dengan kebijakan pemerintah saat ini Bapak Ibu sebenarnya sudah sangat mengarah ke ke Soetta elektronik yang bagi yang baik itu bisanya dengan Perpres 39 tahun 2009 tentang konsep satu data Indonesia jadi ada satu portal data.go.id kemudian disana banyak sekali datang kita bisa akses nah ini yang menarik tahun 2020 saya akses dengan memasukkan kata kunci sampah kirim ada saat itu ketemulah 225 data Bapak Ibu Tapi kan enggak kita lihat lagi sampah Apa sih yang dimaksud disitu pikir macam-macam lah ya laporan dari berbagai macam daerah Ternyata saya akses lagi beberapa hari yang lalu dua hari yang lalu lah kira-kira ya sudah ada peningkatan jadi data terbaru ini saya sengaja kopinya di sini saja Ada 360 data Ya lumayanlah statuta yang kurang lebih satu tahun nambah gile artinya sudah ada perhatian yang lebih terhadap data ini tapi balik lagi saya tidak melihat isi datanya itu apa yang penting ada hubungannya dengan camp harapannya data yang muncul di sini Kan pengennya datanya akurat ya mutakhir terpadu gitu dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah jadi eh metodenya jelasin serta mudah diakses dan dibagi pakai kan jadi data itu menjadi hal yang penting tapi ada juga hal-hal yang menjadi Sensitif ya baterai dengan pengolahan data ini kemudian tempat lain yang kita biasa akses juga bagi Bapak Ibu yang berhubungan dengan sampah sudah sangat familiar juga dengan Badan Pusat Statistik ini karena banyak sekali data-data yang kita bisa akses di sana dan I am boleh dibilang yang ini agak lumayan nih tengah bahkan ya kategorinya sangat Baguslah untuk update misalnya kalau kita cari sekarang dalam angka Kabupaten provinsi itu sudah muncul yang 2021 hampir sebagian besar muncul BPS ini dengan kata kunci sampah kita coba juga di sana muncul misalnya ya Ada jumlah timbulan sampah volume sampah jumlah.tps ataupun dengan kata kunci lingkungan statistik lingkungan hidup daerah nanti di dalamnya ada Sampah juga kemudian data dan informasi lingkungan hidup perilaku penduduk atau provinsi dan sebagainya jadi ini juga bisa bisa menjadi acuan Bapak Ibu dan website ini sangat membantu kita untuk juga melakukan proses assembling nya Nah Bapak Ibu semuanya ada yang hal yang lain juga media portal juga yang juga cukup menarik yang terus dibangun oleh pemerintah kita saat ini adalah sipsn sistem informasi pengolahan sampah nasional ini bisa diakses ini saya access 2000 lalu pada saat membuat materi ini sudah ada capaian kinerja pengelolaan sampah untuk tahun 2020 nya walaupun update terus ya kan karena memang ada beritanya Hendi raning ttnya proses saat ini sedang Aa dating nya tahun 2019-2020 karena portal ini beberapa waktu yang lalu sempat di mentenens dan ia lumayanlah waktunya untuk mengupdate mungkin ya berbagai macam fitur yang ada di sana kita harganya nah disana disebutkan ada timbulan sampah dari 291 kabupaten kota se Indonesia terus kemudian ada data kekurangan sampah pengurangan sampah dapat dari mana dari bank sampah TPS 3R dan seterusnya e bapak ibu ya kategorinya sudah ditetapkan sendiri kemudian ada data penanganan sampah ini sebenarnya hubungannya dengan jakstrada e yang nanti hubungannya ya dengan Chakra nasnya Nah untuk memenuhi hal tersebut sampah terkelola berapa kemudian sampah yang tidak terkelola berapa tapi balik lagi ini data-data yang diinput bersama oleh Bapak Ibu yang ada di daerah dan dikelola secara terpusat oleh Kementerian Jadi kalau input di daerahnya Benar berarti data ini benar tapi kalau input di daerahnya Hah aduh tidak benar kira-kira begitu ya Berarti Bird ini juga jadi tidak benar kalau di daerahnya Hai tidak pernah melakukan sampling sampah tapi ada datanya berarti kemungkinan besar ini juga tidak benar jadi hanya kepentingan sebagai citra saja supaya ada di atas menurut tapi mudah-mudahan seperti itu bapak ibu karena implikasinya cukup besar ah nggak papalah masukin aja datanya yang ada sejak gitu mungkin tapi secara pendataan ini menjadi hal yang menjadi bumerang buat kita semua karena nanti kita akan lihat kepentingan data itu seperti apa Nah terus Kemudian Bapak Ibu mendasarkan website yang sama dari bsen ini disebutkan disana ada komposisi-komposisi tampah ya atau dari sumber sampah dulu lah ya sumber sampah itu dari mana saja nah disebutkan di sana Bu sumber sampah terbesar itu berasal dari kegiatan rumah tangga ya jadi dari kegiatan rumah tangga adalah sumber terbesar bapak Hai nah wah berarti nanti ada langkah-langkah yang harus dilakukan untuk Bagaimana menekan dari sumber rumah tangga ya kemudian ada kantor kemudian di public adalah terusnya Nah dari data-data ini juga di Hadi Hadi lacak adalah apa komposisi sampah berdasarkan jenisnya gitu cerpen jenisnya jadi ada jeda sisa makanan kayu ranting daun kertas karton plastik karet kulit kain kaca dan seterusnya jadi jenis-jenis ini yang ditampilkan didalam website Detik Nah disini kita bisa lihat bahwa Jenis sampah makanan kita adalah sampah yang paling besar ini kemudian diikuti oleh sampah saat ini adalah sampah plastik kemudian diikuti oleh sampah organik yang lain yaitu sampah kayu ranting daun dan terus ini bisa diakses Nah selanjutnya adalah akan Coba lihat coba lihat ini caption dari saya di website yang sama bapak ibu ya kalau kita lihat data pengolahan sampahnya kita lihat ya video yang saya coba buat 2019 kemudian 2020 Nah bapak-ibu kita lihat secara sekilas saja kita tidak semuanya pengennya nutupin nama-nama daerah tapi karena muncul juga disitu ya sudah kita nikmati bersama artinya ada daerah-daerah yang tidak secara penuh mengisi mengisi karena berbagai macam keterbatasan yang ada tapi sekilas ya untuk tahun 2020 lumayanlah ya mungkin ya persentase 70% kini sudah masuk data atau bahkan mungkin lebihnya jadi 2019 juga ada terus ya Dan ini menjadi sebuah data nasional kira-kira begitu nah kepentingannya untuk apa gitu ket Hai kepentingannya sebenarnya itu ini Bapak Ibu yang saya sempet singgung tadi ada jakstranas kebijakan dan strategi nasional kemudian jakstrada gak kebijakan dan strategi daerah yang berhubungan dengan pengolahan sampah rumah tangga dan Sampah sejenis rumah tangga diatur lewat Perpres Perpres nomor 97 tahun 2017 bawah setiap daerah itu harus punya arah dan kebijakan terkait dengan kegiatan pengolahan sampahnya karena didalam undang-undang 18 disebutkan bahwa ada dua bagian pengolahan sampah yaitu pengurangan dan penanganan sampah jadi diminta untuk menargetkan kinerja yang mereka bisa lakukan terkait dengan pengurangan dan penanganan jadi dimulai dari pasti ada data Bapak Ibu data kemudian menyusun sebuah strategi kemudian program dan target terkait dengan pengurangan dan ngana sampah sehingga muncul munculnya Seperti apa ide 2017-2025 berapa saja kegiatan yang hubungannya dengan pengurangan dan kegiatan yang berhubungan nya dengan penanganan jadi diri mulai 15 untuk pengurangan sampai harapannya di 2025 terjadi 30% begitu juga dengan penanganan sampah dari 72 persen ruko turun ya ini menjadi bagian strategi naik turunnya karena hubungannya dengan area pelayanan kemudian pertumbuhan penduduk pertumbuhan kota juga ia sehingga di 2025 itu akan suatu kesepakatan bahwa 3070 kadangkala ini menjadi bumerang juga gitu jadi biar dapet 3070 nya ya harus disusun Jacks raganya a menggunakan pihak ketiga juga gitu Hai terus kemudian samplingnya juga mungkin tidak sesuai kita akhirnya apa angka 30 persennya ya disepakati bersama hat kan arahnya sebenarnya tidak sana juga nah bapak-ibu acuannya Seperti apa akhirnya nah yang biasa kita gunakan adalah Bapak Ibu mungkin untuk SNI sudah familiar juga ada SNI 1939 83 tahun 95 tentang C timbulan sampah untuk kotak kecil dan sedang di Indonesia dan nah ini yang biasa dipakai oleh Bapak Ibu di daerah untuk melihat dari berbagai macam sumber ya Ah rumah kantor toko sekolah Jalan Gede Jalan kolektor pasar dan seterusnya dengan volume dengan berat yang sudah ada standarnya jadi ini bisa menjadi patokan tapi bukan mendatar satu-satunya seharusnya karena kita lihat nah ini sudah tahun 95 berarti untuk menghasilkan SNI ini ada studi yang dilakukan sebelumnya ya mungkin studinya tahun 94 atau bahkan lebih dari itu kita mungkin sudah dimulai sedihnya sejak tahun 80-an menghasilkan angka ini dan sampai nanti ke angka Kota Besar Kota sedang dan kota kecil juga gini nah yang perlu kita catat adalah ini sering digunakannya sebagai database timbulan sampah di daerah karena fisiknya jadi tinggal mengalikan dengan jumlah penduduk misalnya ya 0,7 kg per orang Per hari ya tinggal dikali misalnya jumlah penduduknya 1250000 ya nanti akan ketemu kg per harinya berapa atau ke Anton perharinya berapa itu kira-kira Hai Jadi praktis untuk daerah-daerah yang memiliki Tantangan untuk melakukannya pembiayaan SDM yang khususnya namun boleh saja memang digunakan tapi kita perlu ingat perlu kita pertimbangkan bahwa SNI ini sudah berumur kira-kira 26 tahun pakai Jadi kalau dari staf paham ilmu sampah ini kan sangat berhubungan dengan gaya hidup ya bahwa pertambahan penduduk terus kemudian pola konsumsi Olla pengemasan ini akan akan berhubungan Dede alangkah baiknya juga Seharusnya selain menggunakan patokan ini daerah juga member pacu untuk menghasilkan data yang lebih kedip lebih bisa terukur yang di lapangan untuk menunjukkan kondisi yang real yang sebenarnya yang terjadi di di Lapang walaupun itu bentuknya sampling samping kan tergantung Siapa yang melakukan menggunakan metode Pa jika diulang lagi oleh orang lain dengan menggunakan metode yang berbeda hasilnya mungkin bisa berbeda juga tapi paling tidak keduanya menggunakan metode-metode ilmiah ya Nah Bapak Ibu semuanya kita akan lanjut data timbulan sampah ya data timbulan sampah ini sebenarnya untuk apa untuk apa sih sebenarnya jadi data ini sebenarnya adalah sangat diperlukan Bapak Ibu ya sebagai data dasar jadi dalam perencanaan designer sistem manajemen sampah sebuah kota ini dapat timbulan sampah itu adalah segalanya gitu jadi menjadi data dasar dalam rangka desain sistem pengolahan sampah di suatu wilayah dapat dibayangkan jika datadesa.id kita kelola dengan cara yang keliru kita dapatkan dengan cara yang keliru juga Jadi kemungkinan besar design yang dilakukan juga akan diikuti ini jadi ya tebak-tebakan apakah dia akan berjalan dengan baik atau tidak misalnya untuk pemilihan peralatan pewadahan alat pengumpulan pengangkutan Ini pakainya adalah data timbulan sampah perencanaan rute pengangkutan mana saja wilayah yang dilayani dengan konsep area padat tidak padat supaya tingkat pelayanannya bisa naik ini berdasarkan timbulan sampah jadi kalau timbulan sampah nya misalnya lebih rendah daripada yang sebenarnya begitu rute pengangkutan ini tidak bisa penuh ya Misalnya dari rumah satu ke rumah 100 m Seharusnya satu kali angkut tapi ternyata sampai ke rumah 70 sampai sudah penuh karena perencanaannya lebih rendah daripada relnya berarti rumah ke-70 track-nya gak bisa memaksakan karena sudah penuh akhirnya dia harus kembali ke misalnya ke tempat pengolahan atau ia TPA dia balik lagi ke rumah 71 sudah habis jam kerjanya berarti tujuh 1-100 tidak bisa dilayani rumah 7 1-100 tidak bisa dilayani ini alangkah sangat pentingnya data timbulan sampah kemudian berlanjut design fasilitas ini lebih lebih ekstrim lagi ya design tps3r nya keliru tpst nya juga keliru seharusnya kapasitasnya sekian ternyata tidak bisa sekian gitu vs sehingga seharusnya sampah masuk 100 ton misalnya perhari tapi dengan data timbulan sampah yang keliru yang didapatkan masuk 150 Berarti ada waktu yang harus di over over charge over time 50 untuk mengolah 50 tahun lagi akhirnya kinerja nya tidak bisa sampai disana Begitu juga dengan Uni pengomposan kalau kita berbicara fisik misalnya pengolahan fisik yang hubungannya dengan listrik dengan tenaga kerja tapi kalau kita karena dengan pengolahan biologis nggak mungkin kita paksa bakteri untuk bisa memakan sampah kita dengan dengan cepat dengan waktu yang lebih pendek ini istilahnya memakan sampah ya tapi sebenarnya tidak sesederhana itu kemudian berhubungan juga dengan luas dan jenis TP angin sanitary landfill kontrol enville ya masa pakai teknis operasional DP ini juga semuanya berhubungan Bapak Ibu dari dari data timbulan sampah jadi mudah-mudahan ini menjadi sebuah kepentingan bagi kita untuk menghasilkan data timbulan sampah yang baik kira-kira Bapak Ibu ya Nah baik not Ibu Kita akan masuk ke materi yang ketiga itu adalah menebak metode penentuan sampel jadi dalam persiapan sempling sampah kita mau bisa menggunakan SNI yang ini tidak kalah tuanya dengan m fadiya tapi ya karena masih berlaku kita pakai es ini 1994 tahun 94 mungkin ada baiknya yang sudah sangat hafal tentang metode pengambilan pengukuran contoh dan m komposisi sampah perkotaan Walaupun Bapak Ibu referensi-referensi Khan banyak saat ini metode nya terus berkembangnya minyak misalnya ada metode menggunakan astm Dian metode menggunakan wis wis city tools di cukup banyak ya tapi kita tampilkan yang dasar dulu yang masih mungkin tapi mungkin nanti perlu modifikasi sedikit ya Yang pertama adalah jika menggunakan metode SNI untuk proses pengambilan sampel ini adalah yang paling penting dilakukan adalah Bapak Ibu harus melakukan pengumpulan data pengumpulan data awal populasi lah kita sebut karena kita akan berhubungan dengan samplingnya seperti kalau kita akan menentukan sampel nya sebanyak paling tidak dengan metode yang sederhana statistik sederhana kita harus tahu SMA populasinya berapa Nah populasi Ini sebenarnya sudah sangat dibantu dengan tadi ada websitenya BPS ya Jadi kita sangat berterimakasih kepada BPS menyediakannya data kependudukan Kabupaten Kota Kecamatan dan seterusnya disitu jadi harus kita akses dulu untuk menentukan data awal minimal jumlah penduduknya ada berapa gitu ya jumlah jiwa per kakaknya ada berapa Bagaimana struktur ekonomi masyarakatnya kemudian jumlahnya berkembang lagi ya jumlah tokonya Berapa jumlah hotelnya Berapa jumlah fasilitas pendidikannya Berapa jumlah sarana prasarana ibadahnya berapa dan seterusnya Nah setelah karena populasinya berarti selanjutnya adalah bagaimana menentukan jumlah Hai a sampel nya nanti point kedua kita akan lihat di slide yang selanjutnya bapak-ibu yang ini fokus ke satu dulu Nah setelah penentuan jumlah sampel nya berapa baru menentukan lokasi sampingnya kemudian yang saya tidak nomori Bapak Ibu sharusnya 4 ya kemudian lima kemudian 6 nah 4 5 dan 6 ini nanti akan dijelaskan oleh masyi Coba besok jadi tehnis pelaksanaan sampling yang seperti apa hasil analisis hasil sampingnya sampai ketahuan timbulan dan komposisi sampahnya berapa jadi 456 itu akan menjadi bagian dipertemuan esok hari jadi Bapak Ibu m besok mudah-mudahan diberikan kesehatan kesempatan untuk tetap bisa hadir untuk menikmati cabrones belajar yang kita lakukan Nah bapak-ibu kita coba fokus ke sumber Jadi kalau di dalam sampling Canada is domestic ya domestik dan non domestik jadi kita fokus domestik dulu domestik adalah sumber dari rumah tangga perumahan di dalam SNI ini dibagi menjadi tiga kategori yang pertama adalah rumah permanen rumah semi permanen dan yang ketiga adalah rumah non-permanen asumsinya adalah tingkat pendapatan ini akan mempengaruhi jumlah sampah yang dihasilkan kuantitasnya pengaruh kualitasnya juga pengaruh nahan pr-nya tantangannya kan disini Bagaimana menentukan apakah baik begitu kita sampel terus mudian datang ke rumah orangnya langsung tanya Pak kita pendapatan Bapak berapa giliran sangat tidak etis seorang server langsung datang untuk bertanya oh bapak masuk sampel ini maksudnya sampel yang satunya nah didekati dengan berbagai macam parameter pendekatan jadi lewat misalnya kategori rumahan yang seperti apa Kondisi ke rumahnya kemudian seharusnya nomor dua fasilitas dulu ya fasilitas rumah tangga yang ada baru hubungannya dengan pendapatan saat sudah enak diajak ngobrol nah Berdasarkan pengalaman sampel di lapangan seperti ini kami coba untuk membuat kategori tapi balik lagi ini adalah fleksibel sifatnya ya Nah ini kira-kira Bapak Ibu jadi kategori rumah untuk sampel domestik misalnya dengan pendapatan tinggi tadi dengan istilah di SNI karena permanen ya kondisi rumahnya adalah permanen dapat berupa berlantai dua atau lebih luas lahan dan bangunan yang luas kemudian fasilitasnya ada garasi mobil permen-permen sistem penerangan ventilasi yang baik lantai rumah dengan keramik tersedia ruang teras ruang tamunya ada ruang keluarga ada fasilitas air bersih sanitasi yang baik Artinya ada hal-hal yang bisa dilihat oleh Surf Hai odiliaku ini masuk kategorinya permanen Ayo kita masuk untuk minta persetujuan kira-kira gedenya baru nanti Pertanyaan selanjutnya hubungannya dengan pendapatan tidak tapi balik lagi ini hanya acuan saja Bapak Ibu Ya karena yang penting ada kesepakatan mana yang tinggi mana yang sedang mana yang rendah kalau kita survei sumber sampah yang kedua adalah semi permanen semi permanen pembangunannya ya semipermanen ini agak susah kalau misalnya diperkotaan ini saya katakan lah mungkin hanya lantai satu saja selahan bangunan tidak begitu luasnya garasi mobil mungkin tidak permanen atau bahkan tidak memiliki pagar juga tidak permanen sistem penerangan ventilasi biasa dan seterusnya Nah itu ditentukan kemudian yang bawah juga iya non permanen Jadi sebenarnya cara ini adalah a untuk memudahkan surveyor untuk menentukan mana sih sampel saya untuk kategori ini kategori ini dan kategori karena kita masih menggunakan asumsi bahwa tingkat pendapatan ini akan mempengaruhi kuantitas dan kualitas sampah yang dihasilkan nah pertanyaan tinggi kita sering mendapatkan ini berarti tantangannya adalah sangat subjektif gitu ya Tergantung yang menilai Oh yang itu tinggi yang ini sedang yang ini rendah Ia memang tapi memang dalam suatu sampling kan ada batasan-batasan yang kita bisa sampaikan di sana gitu jadi memang perlu ada kesepakatan agar ada strata supaya untuk membuktikan bahwa tinggi sedang rendah ini berpengaruh tapi kalau nanti setelah sampling ternyata tidak berpengaruh ya itu hal yang lain yang kita bisa dapatkan nah pastinya kesepakatan ini satu lokasi dengan lokasi yang lain a berbeda Bapak Ibu jadi memang fleksibelitas dalam sampling ini sangat kita perlukan ya kita lanjut ya Beb ya kemudian masih semangat semuanya Nah masih dsni yang sama Bapak Ibu Ya saya 94 ini 1974 ini selain merumahkan Dia Sebutkan ada juga sampling yang harus dilakukan untuk non Perumahan atau di dalam bahasa sempling kita sering sebut mungkin istilahnya adalah nondomestik gantung baik sebutnya yang mana nondomestik Ini ada yang berasal dari toko kantor sekolah pasar Jalan hotel restoran dan seterusnya nah ini Tentunya bentuknya aktivitas di dalamnya sangat beragam gini nah kalau memungkinkan Bapak Ibu silakan bedakan berdasarkan kategorinya ada ukuran Oh misalnya toko-toko kelontong yang nempel di rumah ada toko kelontong yang punya tokonya sendiri ada ruko Anda minimarket yang sifatnya modern yang banyak tersebar saat ini dan beda-beda ya Jadi bisa ditentukan berdasarkan ukuran kantor juga begitu berdasarkan ukuran dan jumlah pegawai jadi kalau sampelnya misalnya ada lima untuk tokoh berarti perlu variasi ukuran ini tapi balik lagi tergantung dari tujuan bapak ibu kemudian Begitu juga dengan sekolah ada sd-smp-sma pasar juga begitu ada tipe a tipe B type C tipe D ini kemudian jalan juga beda penginapan juga sama adat tipe melati bintang kemudian restoran juga iya dan fasilitas umum lainnya nah berdasarkan ukuran-ukuran ini jangan khawatir karena semuanya data bisa kita satpam tergantung dari unit yang it Hai jadi ada tambahan data yang kita perlukan setelah sampling tokoh kita perlu tanya jumlah pegawainya berapa di dalam toko tersebut untuk mempengaruhi artinya semakin banyak pegawai ada identifikasi bahwa aktivitasnya semakin Kompleks areanya semakin luas produksi sampahnya juga semakin banyak Berarti ada data jumlah pegawai luas area atau luas area jadi satuannya bisanya kayak gini nanti Bapak Ibu misalnya kg per pegawai atau per orang Per hari atau pilihan yang kedua adalah Misalnya kg per m2 per hari Jadi boleh ya aku dua satuan ini kemudian yang kantor Bapak Ibu jumlah pegawai sekolah jumlah murid jumlah guru pasar bisa pakai luas M2 atau dan jumlah pedagang yang ada di sana kemudian panjang jalan biasanya dalam satuan meter Kemudian untuk Hotel jumlah tempat tidur sama halnya mungkin dengan rumah sakit juga ya jumlah Beb kemudian restoran Bisa menghitung dengan jumlah kursi dan luas area walaupun nanti kita bicara ada kafe-kafe saat ini yang sistemnya tekwey atau makanan-makanan cepat saji saat ini sistemnya theque kursinya nggak banyak kita luas areanya kecil tapi jumlah sampahnya banyak jadi ini menjadi pertimbangan juga disana kemudian berdasarkan fungsinya Ketaman area parkir tempat wisata dan seterusnya ini berdasarkan dan luas area nah bagaimana bapak ibu menentukan jumlah sampel nya kita sediakan dari SNI dan disebutkan di sana menggunakan metode yang sebenarnya sangat sederhana berpikir rumusnya seperti ini S atau sampel eh jumlah contoh kali sama dengan cd-cd ini adalah koefisien-koefisien dari Perumahan itu atau koefisien dari kota itu ada satu ada 0,0 tergantung dari kota-kotanya kemudian dia karr PSI to adalah jumlah populasi populasi tadi kita sudah dapatkan LED data BPS ya jadi simple kali rumusnya nah kemudian jumlah sampel nya berapa jumlah contohnya berapa kakaknya itu karena kan yang kita sampel Perumahan YKP bukan perorang berarti kita tinggal menentukan STD dibagi dengan jumlah orang Per keluarga jumlah jiwa per keluarganya dan ketemulah jumlah sampel nya berapa Nah ini yang sebelah kanan contoh bahwa ibuya satu juta jiwa populasinya Hai kemudian ketemulah esnya dengan dimasukkan rumus yang ini ketemu jumlah esnya adalah 1000 ini nah diketahui bahwa jumlah kakaknya 5 jiwa perkata berarti dengan rumus ya ini ini kita bisa hitung 1000 dibagi lima karena lima orang ketemulah adalah 200 KK atau Rp200 jadi nah berdasarkan data yang ada menunjukkan bahwa pendapatan tinggi di kota tersebut diasumsikan adalah 25% pendapatan sedang adalah 30% pendapatan rendah adalah 45 persen berarti dari 200 ini dibagi-bagi dibagi 25% dibagi 30% dan dibagi empat puluh lima persen ketemu untuk permanen 50 rumah semipermanen 60 rumah non-permanen adalah sederhana tapi memang butuh fokus ya Bapak Ibu untuk bisa melihat ini nah tapi jangan khawatir Bapak Ibu karena ini terus dipakai kami juga pakai terus pada saat sampling dan enggak ngitung-ngitung proses sekarang sudah sangat mudah kita buat dengan cara sederhana pinginnya dengan model database gitu tapi kita fikir Ya sudahlah pakai XL saja Oke Bisa kita buat Bapak Ibu jadi bapak ibu yang sudah request ada menurut panitia sudah ada yang request ada Excel yang bisa Bapak Ibu akses bentuknya XL bukan pdf jadi Excel seperti gambar yang sebelah kiri Bapak Ibu eh yang warna kuning dan hijau ini ini adalah smapa SNI tadi yang kita rubah dalam bentuknya adalah xlr jadi bapak ibu tinggal mengisi yang warna kuningnya saja nanti ya jadi di isi sesuai dengan data lapangan yang diisi misalnya jumlah populasi terus kemudian koefisien cuma hanya cd-nya ini pilihannya ada di sini mau 0,5 atau satu kemudian yang hijau nanti otomatis dia sudah kita masukkan rumus walaupun nya sebenarnya rumusnya simple tapi kalau bapak ibu sendiri banyak sekali pekerjaan di di lapangan ya ini akan sangat terbantu pasti kemudian jumlah kakaknya Dari mana ni Belinda dari data BPS ini juga dari data BPS survei book nah ini juga sama bisa juga dari bapak data BPS atau mengikuti dari SMP ia juga boleh yang penting Setelah diisi 2534 5C di sini harus 100% Hah kalau sudah 100% ini sudah otomatis langsung keluar totalnya 200 rumah permanen sekian ini 60 sekian 90 untuk non-permanen ini sudah dalam bentuk Excel Bapak Ibu ya Nah kalau mau lebih simple tapi dia itu Bapak Ibu jadi tidak juga semua kekuatannya ada di Excel ini tidak tapi DSN Ini sebenarnya sudah ada juga suatu tabel yang membantu kita deh kalau untuk kota dengan jumlah penduduk 1000-2000 500 ini adalah Jumlah esnya ini adalah Jumlah kannya sudah ada di sana Jadi bisa Bapak Ibu lihat tadi 1000 ya 1000 jiwa 1000 kemudian jumlah esnya adalah 1000 kemudian jumlah kannya adalah 200 cocoknya kemudian ada jumlah yang enggak kategori kota besar nah 500000000 jiwa C'mon 500.000 ya ini satu juta jiwa kemudian jumlahnya berapa dan seterusnya dan juga ada klasifikasi untuk yang ini rumah atau domestik yang ini adalah non domestik toko sekolah kantor pasar aja Khan dan seterusnya ini bisa diambil minimal tiga banyaknya ada 30 ini adalah 10 ini 13 ini 5-10 Jadi beda-beda tergantung kotanya nah bagaimana dengan kegiatan yang lain tadi kan ada yang lain ya ada fasilitas ada restoran nada hotel dan seterusnya nah di SNI disebutkan kalau lokasi lain yang belum ada di tabel ini boleh diambil dengan nilai sepuluh persen dari populasi minimal satu lokasi per kotanya ya kalau memang tidak ingin membandingkan kegiatan kalau dapat Satukan Kita nggak bisa bandingin Bapak Ibu yang tidak bisa banding Nah bapak-ibu sebagai juga bonus bapak-ibu yang yang request ya kita tidak hanya menginginkan menyediakan dalam bentuk Excel yang di SNI nya saja tapi kita pengin main juga menghadirkan ada rumus yang lain Bapak Ibu Jadi tergantung bapak ibu akan pilihnya yang mana Nanti di Excel tersebut dan juga kan adalah yang pertama itu tadi SNI yang kedua adalah menggunakan rumus slovin bye-bye Flying ada chipsetnya nanti rumus slovin Nah di sini juga bisa diakses dengan yang berwarna kuning kemudian tingkat kesalahannya kita bisa pilih mau diisi satu persen 5% 10% kemudian secara otomatis dihitung ketemu jumlah sampel nya jumlah Kakak kita masukkan yang dari data BPS tadi kemudian ketemu jumlah sampel rumahnya ini juga sama dari BPS juga kemudian ketemu jumlah sampel per katagorinya jadi balik lagi ini untuk memudahkan Bapak Ibu supaya bisa membandingkan antara satu metode dengan metode yang lain untuk baru ngomongin jumlah sampelnya saja by gue jumlah sampel atau metode yang lain Misalnya menggunakan nomogram hacking a mualaf pun Wow memogram ini agak perlu diotak-atik sedikit Ye bukan ada gambar tapi balik lagi ini memudahkan Bapak Ibu bisa menggunakan yang kuningnya saja untuk memasukkan data untuk memasukkan data yang didapatkan dari grafik yang ada di sebelah kirinya jadi angka-angka tersebut kemudian ketemulah jumlah sampel nya berapa dan ini udah lebih simpel ketemunya adalah Jumlah jiwanya Ini jadi yang kuning ada yang bisa berbagai metode ini atau berbagai metode yang lain tersedia dalam file Excel dapat diakses oleh Bapak Ibu semuanya ada beberapa ada satu lagi kalau tidak salah Saya ada satu metode lagi tapi saya lupa tapi nanti Bapak Ibu silahkan lihat di file excelnya sehingga ujung-ujungnya akan ketemu seperti ini Bapak Ibu jadi kita akan dapat rekapan nanti ada Hai rekapitulasi dari sampel yang akan digunakan hahaha sampling skala apa begitu ini contoh ya ada satu pekerjaan kita yang saya Tampilkan Oh ini loh di lokasi abcd efgh ijkl sampai aja ya PH ya populasinya sekian jumlah sampelnya sekian ini didapatkan dari dari hasil rumusan tadinya Kemudian dari sampling ada lokasi yang lain lagi 12345678 Oke ketemulah ini yang ada domestiknya kemudian yang ini adalah nondomestik Oh ketemu nih toko sekian kantor sekian Rumah Makan sekian fasilitas kesehatan dan seterusnya untuk yang kiri kebetulan kerjaannya ada skala desa yang kanan ini untuk kota keperluan sampling yang kita lakukan Nah untuk kota wilayahnya dibagi jadi kayak gini gitu ya tapi ini fleksibel saja terus kemudian sampelnya ketahuan kemudian nondomestik nya yg non domestik juga ketawa sehingga kalau direkap adalah jumlah sampel yang dibutuhkan berapa untuk skala a sekolah B ada 117 dan 137 Nah dari jumlah ini pasti nanti akan berhubungan dengan biaya Bapak Ibu ya Jadi Bapak Ibu yang di instansi untuk merencanakan d2022 misalnya akan melakukan sampling hitung biayanya dari sekarang udah bisa nih Berapa jumlah sampel nya berapa tenaga yang dibutuhkan Waktunya berapa lama gitu terus kemudian peralatan tambahan yang lain apa saja nanti bisa kita lihat nah yang paling penting diingat oleh Bapak Ibu nanti adalah a nah pertimbangan penyebaran sampling JAdi misal ini ini Kebetulan saya ambil petanya adalah Kabupaten ini Kabupaten saya ini Bapak Ibu Kabupaten Sleman misalnya kita akan ngambil samplingnya adalah di lokasi 9 lokasi ini tapi pengennya adalah satu kabupaten sebenarnya Nah kalau dari gambar ini kan tidak mewakili Ya hanya sebelah kanannya saja tapi yang sebelah kiri sebelah tengah sebelah bawah gitu sebelah utara tidak tidak mewakili Bapak Ibu jadi pada saat sampel kalau kita sebutkan itu adalah keperluan Saput satu kabupaten berarti harus ada keterwakilan keseluruhan wilayah perwakilan misalnya ada dari setiap Kecamatan atau bahkan tingkat levelnya lebih rendah murahan rtrw tergantung dari tingkatan sampel yang Bapak Ibu laku Hai ragam aktivitas juga Iya dari yang jenis toko yang seperti ini jenis toko yang seperti itu ada sekolah SD di ambil kemudian Ads MP3 diambil gini SMA juga diambil sesuai dengan kebutuhannya nah tapi nanti balik lagi disini jadi juga menentukan tenaga biaya dan waktu jadi orangnya berapa Orangnya sedikit berarti waktunya lebih panjang biayanya jadi lebih naik orangnya banyak berarti Waktunya pendek tapi biayanya juga sama Jadi tergantung dari bapak ibu lakukan tas sehingga bisa realistis ya untuk biaya ini supaya tidak tebak-tebak saja nnya nah bapak-ibu sedikit lagi materi saya sampai jam 10.30 ya Mbak Ima ya oke nah eh penentuan ya nah bapak-ibu menjadikan kita Beat banyak bicara sampelnya di rumah ya di-zoom berlangsung Bagaimana kalau sampelnya itu ada di TPS kan tadi saya bilang di di slide sebelumnya ada alur ya Ada sumber sampah ada pengumpulan ada transfer poin kemudian dtpa gitu Nah kalau kita akan samplingnya di TP ini seperti apa gitu atau sampingnya di TPS ini seperti apa Apakah sama seperti yang ada di rumah gitu nah ini kira-kira Bapak Ibu untuk sampling di TPS atau TPA yang biasa istilahnya disebut dengan cotton analisis Jadi sebenarnya lebih simple cuma terlihatnya sampahnya memang lebih banyak nah data Awal Yang perlu kita lakukan dentifikasi nya adalah meliputi kita perlu tahu dulu di lokasi TPS atau TPA ini jumlah dan ritasi kendaraan masuknya berapa ya Hai aku ada di tpsa misalnya ada tosa yang masuk atau motor roda tiga pakai Mbak belakang tuh masuk tiga tapi iritasinya masing-masing tiga kali Berarti ada ya tiga kali tiga tadinya lebih Bolak baliknya Oh udah ketahuan data jumlah kendaraan sama ritasi kita ambil misalnya minimal sepuluh persen dari tiap jenis kendaraan Oh ada it up yang kita ambil kendaraan roda tiga ini sekian kita ambil kalau di TP ada truk sekian kita ambil Nah setelah kita ambil dan kita tentu kendaraan sebagai sampelnya kita pilih kendaraan sebagai stempel ada atas selanjutnya kita perlu tahu kendaraan tersebut itu ngambilnya dari mana gitu dari rumah dari kantor Perumahan atau industri atau apa gitu supaya jelas Nana sampah ini bekas karena ini juga bisa digunakan kalau suatu lokasi tidak melakukan sampling di Sumber sampah untuk bisa mengetahui sampah yang masuk ke dalam sistem yang dikelola oleh pemerintah daerah ini seperti apa itu berapa banyak dan jenisnya apa saja Nah setelah itu kita lakukan semua Bapak Ibu kita pilih keretakan sebagai sampel sudah kita tentukan drivernya siapa platnya berapa gitu nah setiap dia masuk atau sekali sajalah ya karena ukur volume ini kan Enggak berubah-berubah penting kita adalah tahu sudah jelas lebar bak belakangnya itu Berapa panjang Mbaknya berapa yang mungkin berubah setiap hari adalah tinggi sampah yang masuk ya kadang kurang dari banget jarang sih biasanya dia akan memenuhi terus ya kecuali dia sudah keliling tapi tidak dapat sampah yang ada biasanya adalah melebihi kapasitas berarti tingginya di catatan tinggi Hai di kali lebar Mbaknya dikali dengan panjang Mbaknya akan dapat data volume dengan satuan M3 ya jadi M3 ini sudah kita dapatkan Nah kita bisa menggunakan Ada timbangan misalnya misalnya timbangan yang besar itu oh timbangan sapi misalnya misal kalau ada di satu Kota menganggap itu penting dan disediakan karena sudah dilakukan setiap saat dan sapi kalau mau dipotong kan di pemotongan ditimbang dulu Nah itu bisa timbang juga pakai timbangan kendaraan berarti perlu data kendaraan kosong sama terisi gitu nah ini nggak mungkin oke nggak mungkin nggak papa kan seorang surveyor habis kepikiran nggak mungkin satu kita pilih alternatif yang kedua Ternate yang kedua apa ke bawah Bapak Ibu ya ya bahwa juga nomor tiga jika tidak ada timbangan Hai silakan Bapak Ibu pilihan ya boleh mengambil seluruhnya Um muatan itu full diambil kemudian ditimbang oke silakan kalau mampu tapi kalau tidak ambil seperempatnya saja seperempat tapi pastikan memang seperempat dari kendaraan dan kemudian timbang timbang beratnya full keseluruhan kemudian bisa dibandingkan antara berat sama volume kemudian ketemulah densitas nah densitas ini sangat penting inilah yang dilakukan Delapan hari berturut-turut supaya Pak kita bisa melihat trennya karena data densitas iini akan kita pakai sebagai data ini patokan datagita ini yang akan kita selanjutnya kita akan pakai terus terus Hahaha karena yang kita punya high paling mudah diakses kan yang ini bapak ibu ya sedangkan yang berat ada saat Emil saja tidak mungkin setiap saat keluarin sampahnya kemudian timbang kemudian catet deh pasti sudah langsung naik ke truk kemudian bahwa ktp-nya di data densitas ini sangat penting walaupun referensi sudah ada berapa sih Nah densitas di TPS tapi balik lagi ini untuk menyeragamkan data dan kepentingannya untuk untuk memastikan bahwa data Bapak Ibu itu apakah masuk dalam ring-ring referensi atau tidak itu untuk memastikan kemudian saya tadi lookbook lookbook yang ah Bapak Ibu juga yang sudah makes logbook nya kita coba kasih juga lookbook versi yang ada yang aplikatif di lapangan adalah bentuk PDF dan mungkin ya dan tapi nanti dipastikan oleh masih besok dalam bentuk Excel jadi bisa Bapak Ibu rubah sesuai dengan pertimbangan Bapak Budi gila Hai ini sangat sangat membantu jadi tinggal print besok dah ngomong teknik nah langkah 1 sampai langkah 5 diulangi lagi 1-5 ini Diulangi untuk kendaraan yang lain Jadi dicatat terus seberapa banyak sebaik negaraa untuk jadi sampel Bapak Ibu baru kemudian Lanjutkan ke analisis komposisi nah analisis komposisi nanti ada ada ceritanya lagi Bagaimana menganalisis komposisi Bapak Ibu Ya nanti akan diceritakan oleh masyibi besok ada Metode pemisahan Aduh quartering dan seterusnya banyak metode yang bisa kita terapkan untuk analisis komposisi Nah mudah-mudahan sudah semakin jelas atau bahkan semakin bingung tapi nanti kita sediakan waktu untuk tanya jawab by Buya tapi Ibu bagian yang terakhir dari materi saya sebelum kita tanya jawab adalah berhubungan dengan dengan data Apa sih yang menjadi tantangan ya saya enggak enggak bilang sulitlah itu ya tapi kita dan tahu Dan ini menjadi pengingat kita saat melakukan sampling di dilapangan persoalan susah dapat di lapangan itu sudah klasik klasik callnya hari ini kita kumpulin besok nggak ada orangnya di rumah dan seterusnya itu klasik nah yang berikutnya adalah pingin saya Tampilkan yang pertama bapak ibu ada tren yang saat ini yang perlu kita juga ketahui adalah zeroes Lifestyle ini positif tapi ini mempengaruhi tren timbulan data kita Dan timbulan Sampah kita data gini yang asumsi kita adalah uh ternyata rumah dengan pendapatan tinggi kok sekarang nggak banyak lagi sampai bisa saja rumah tersebut melakukan Zero is a Lifestyle dari gerakan pengurangan sampah sehingga pendapatan tidak lagi signifikan pengaruh terhadap kuantitas sampah jadi kalau dapat data seperti itu nggak perlu nggak perlu khawatir Ia memang trendy lapangan berarti ya sudah berhasil menerapkan sistem pengolahan sampah yang lebih baik gini nah kemudian ada juga yang melakukan perannya adalah food combining misalnya banyak sayur-sayuran banyak buah-buah sehingga organiknya lebih tinggi deh pokoknya deh rumah kau seharusnya kalau tingkat pendapatannya tinggi anorganik yang lebih tinggi kok di sini organik tinggi ya hahaha Berarti ada-ada data ada survei yang kita perlu observasi lebih lanjut gimana pola memasak mereka hanya kamu pola menyiapkan makanan yang dilakukan dirumah tersebut kemudian yang ketiga adalah Bapak Ibu perlu kita ingat dorongan pemerintah untuk Mbak sampah ini luar biasa pelatihan bank sampah sosialisasi bank sampah dan terus ini hal yang positif punya tapi juga di dalam timbulan sampah ada kesan sampai itu menjadi berkah sehingga ada pemakluman untuk dihasilkan karena dapat ditampung oleh bank sampah oh Bang sampahnya terima kardus nih Ya sudahlah beli apa saja pakai kependusukan nanti ada Bang tambah jadi akhirnya menumbuhkan menset yang sebenarnya dalam tanda kutip keliru untuk menjadikan sampah ini menjadi berkah sehingga mempengaruhi jumlah sampah yang dihasilkan kemudian yang berikutnya adalah produk berkemasan Bapak ibunya Dea penampilan produk ini Dinilai dari kemasan yang digunakan sehingga kemasan-kemasan saat ini merajalela jadi plastiknya tambah banyak dan seterusnya ini juga menambah tantangannya dalam pengelolaan data nanti kemudian ada istilah yang lain kemasan biodegradable misalnya kantong plastik singkong dari singkong dari jagung ini masuk goreng mana masuk kategori plastik atau eh dari sembilan kategori dsni kita perlu menampilkan satu kategori lagi itu ya lebih spesifik karena kalau masuk plastik D juga nggak bisa Nggak bisa diolah lagi tidak-tidak artinya tidak valuable masuk ke industri daur ulang kemudian menjadi plastik lagi tapi dia akan terolah di kondisi tertentu misalnya terus kemudian akan menjadi produk yang lain Jadi ada ada perbedaan enggak kita sebutkan langsung itu plastik masuk kategori saat pasti dan pastinya dalam kondisi saat ini Bapak Ibu Ya ini update kondisi saat ini adalah ke adaptasi Kebiasaan Baru yang muncul produk-produk sekali pakai sebagai kelengkapan proteksi pribadi basenya yang bisa saja itu masuk dalam kategori limbah B3 sampah B3 Rin jadi di rumah tangga pun bisa menghasilkan sampah B3 jadi kalau di SNI Maru kategori lain-lain ya mungkin saja dalam sampling kita nanti kategori lain-lain ini kita bisa breakdown bahwa lain-lain yang layak buang masuk ke sistem TPA ada juga lain-lain yang kategorinya B3 yang tentunya nggak boleh masuk ke TPA karena sistemnya yang berbeda ini Nah itu bapak ibu terus kemudian yang Pak akhir dan ini Selatan Oh ya slide terakhir Bapak Ibu pelengkap Dan timbulan Sampah tentunya data timbulan sampah yang kita sudah cari tadi kemudian kita tuh Mbah di gitu ya tentunya tidak bisa berdiri sendiri jadi dari tantangan yang kita sudah tahu tadi kita Butuh data-data tambahan yang lain misalnya yang pertama adalah babak ibu Ai Venezuela angkat panjangnya berapa sebagai nanti pembanding klo G per orang Per hari Desa jumlah jenis pekerjaannya apa gitu jumlah pekerjanya misalnya untuk non domestik yang luas bangunan jenis kegiatan pendidikan pendapatan itu perlu kita identifikasi jadi ada identitas responden yang kedua adalah boleh kalau kita pengin lebih lanjut perilaku ya perilaku responden itu seperti apa cara mengelola sampahnya Seperti apa ini menjadi trend 1 kota itu jalan bareng timbulan sampah nya dapet tapi perilaku masyarakatnya juga bisa dinilai mungkin hanya saja cuma sekali timbulan sampah nya dihitung Delapan hari berturut-turut untuk survei perilaku yang cuma sekali saja Ya siapkan beberapa pertanyaan yang sederhana supaya bisa mengetahui perilaku prilakunya perlu diketahui pengetahuannya juga perlu ada kan yang tidak korelasi dia tahu tapi dia tidak melakukan tapi ada juga harapannya di tahu dia juga melakukan dia tahu bakar sampah itu tidak bagus tapi tetep bakar sampah dia tahu bank sampah itu baik tapi dia belum jadi nasabah bank sampah nah gitu pengen tahu supaya daerah punya apa database yang cukup baik dan ini sangat menarik 123 ini menjadi bagian penelitian kalau yang bergabung juga ada yang dari teman-teman mahasiswa untuk melakukan penelitian di daerahnya masing-masing Bagaimana sih timbulan sampah yang dihasilkan perilaku masyarakat yang seperti apa pengetahuan responden Seperti apa dan yang keempat adalah rencana pengelolaan boleh kita tahu tergantung dari rangkaian kegiatan sampling misalnya ada master plan PT MB sampah design tpst atau design TV atau apapun itu jadi sangat tergantung dari kebutuhan kegiatan sampling yang dilakukan ini nah ini adalah bapak Hai terkait dengan berbagai macam kelengkapan data yang mungkin kita bisa sekali jalan ya supaya samplingnya bisa lebih berbobot harapannya data timbulnya depan komposisinya dapat gini kemudian yang lain adalah data perilaku masyarakat pengetahuan masyarakat juga bisa sekalian kita dapatkan baik Bapak Ibu hanya cukup materi dari saya tentunya banyak sekali hal-hal yang kurang dan kita perlu diskusikan silakan Bapak Ibu nanti akan dipandu kembali oleh Baim ah terima kasih mohon maaf jika ada kekurangan mobile Taufiq walhidayah wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh Terima kasih kepada bapak hijrah yang telah menyampaikan materi pertama terkait dengan metode dan teknik sampling sampah ya mungkin Disini saya akan memberikan beberapa poin penting ya yang bisa kita dapatkan dari pemaparan Pak hijrah yang pertama itu terkait dengan pentingnya data timbulan sampah sebagai dasar untuk mendesain pengelolaan sampah secara keseluruhan kemudian ehem data ini bisa kita dapatkan melalui metode pengambilan dan pengukuran contoh timbulan dan komposisi sampah sesuai dengan SNI ya tahun 94 kemudian eh juga pada kesempatan yang pertama ini atau hari ini Pak hijrah telah memaparkan Bagaimana pengumpulan data populasi kemudian pengumpulan jumlah sampel dan juga penentuan lokasi sampling kemudian juga tadi di akhir dipaparkan juga bagaimana tantangan dalam mendapatkan data timbulan sampah saat ini ya khususnya tadi disebutkan terkait dengan you normal ada Kebiasaan Baru dan juga ada Hai azero Westlife style dan sebaiknya baik Bapak Ibu Sebelum kita lanjutkan ke Sesi selanjutnya yaitu sesi diskusi kita akan ada agenda chest ada agenda foto bersama ya Jadi mohon kepada bapak ibu peserta training online untuk mengaktifkan video kemudian nanti dari panitia akan mengke capture gambar bapak ibu baik Bapak Ibu semuanya kita akan melakukan sesi foto bersama secara online mungkin Mohon untuk mengaktifkan videonya Saya minta waktu kurang lebih 30 detik untuk melakukan screen capture baik kita mulai Bapak Ibu 123 dipasang senyum yang paling manis bapak ibu Hai hey sebentar aku lagi bapak ibu oke Sudah Bapak Ibu semuanya terima kasih bye terima kasih kepada bapak house eh untuk selanjutnya Bapak Ibu kita akan lanjutkan dengan agenda diskusi di kolom chat sudah banyak sekali pertanyaan dan kemudian panitia sudah mencoba untuk merangkum nanti akan di-share juga ya Halo Andi Google flight yang telah dirangkum Apakah kandice sekarang Oh ya sudah ya baik ini beberapa pertanyaan yang sudah panitia kumpulkan yang pertama dari ibu Luluk Humaira delha Kabupaten Madiun untuk menentukan klasifikasi Kabupaten jika klasifikasi kota kecil tetapi jumlah penduduknya sekitar 700ribuan kalau melihat jumlah penduduk masuknya kota besar kemudian kita harus mengambil yang mana kota kecil atau kota besar karena daerah kami wilayah kabupaten nya banyak yang pedesaan Oke masih Dimyati dunia oke baik sekali pertanyaannya Bu Lulu ya Om klasifikasinya masuk a700s sebenarnya klasifikasi ini Bapak Ibu bisa lihat salah satunya adalah di Gloria Bappenas ya Ah tentang jenis kota yang ada di sana Jadi kalau pertanyaannya tadi kalau melihat jumlah penduduk masuk kota besar kita ambil yang mana kota oke ya ya sebenarnya tidak apa-apa Bu klasifikasi kota ini sebenarnya kan untuk menentukan jumlah sampel ya jadikan kalau kita pakai rumus di SNI tadi ada nilai koefisien mau pilih 0,5 atau satu ini semakin besar kuotanya harapannya akan Oh sampel yang dimasukkan semakin banyak artinya Bapak Ibu nanti bisa cek kembali jumlah sampel kalau sudah dihitung nanti ketemunya berapa terus kemudian bisa-bisa ini ya oh tergantung kesepakatan saja dari mana yang penting standar yang digunakan eh jelas mungkin itu Mbak Ima Hai Dek Terima kasih Bang idra kemudian pertanyaan yang kedua dari ibu Astri Widyanti yang nomor satu ya Dua pertanyaan yang pertama jika melakukan perhitungan timbulan sampah di kampus sekolah atau area public seperti daerah wisata satuannya l m kuadrat per hari atau liter per orang Per hari Jika misalnya ingin menghitung timbulan sampah di pantai wisata tadi sampel nondomestik sepuluh persen dari populasi kalau Dimas apa demi seperti ini Bagaimana penentuan sampel nya apakah tetap 10% Sedangkan jumlah kunjungan wisata menurun kemudian pertanyaan yang kedua terkait dengan densitas Apakah bisa konversi timbulan menjadi berat dengan menggunakan densitas Hai adegan angka densitas yang sudah ditetapkan mohon pencerahannya Pak Doktor terima kasih Oke oke iya amperenya agar panjangnya baik ah terima kasih Bu atau mbak asrin yang pertama jika melakukan perhitungan timbulan sampah di sekolah karena seperti atau Oke masing-masing lokasi ini sebenarnya punya tadi kan kalau di kabel di materi tadi punya standar unitnya yang berbeda-beda misalnya untuk fasilitas pendidikan hubungannya dengan orangnya orang ini baik itu mahasiswanya maupun dosen atau gurunya gitu nah kemudian kalau area publik tadi Om Oke Kok area publik tadi hubungannya dengan satuannya adalah luas GTA luas Oke kalau kita pakai satuannya adalah luas benar sekali l atau kg per m2 Hai hari Nah tapi bisa juga misalnya untuk daerah wisata ini adalah Jumlah pengunjung jadi pakainya pilih ya bukan dua-duanya karena nanti perhitungannya akan berbeda kalau kita pakai luasan berarti kita harus tahu dulu luasan daerah wisata itu berapa kemudian kalau kita pakai jumlah pengunjung berarti kita punya data jumlah pengunjung yang diambil 10% itu adalah bukan populasi pengunjungnya tapi populasi jumlah tempat wisatanya bisanya satu wilayah itu ada wisata Katakanlah wisata pantai ada 100 misalnya berarti diambil 10 persennya dari 100 tersebut untuk dijadikan lokasi sampling nah sedangkan data pengunjungnya diambil dari misalnya pendekatan adalah Dinas Pariwisata atau mengambil sampel langsung di tempat retribusi di depan itu ya begitu masukkan ada retribusi kita bisa tahu hari ini berapa dalam seminggu itu berapa saja Nah itu sebagai faktor ininya apa pembaginya jadi boleh-boleh satuan luas ataupun satuan pengunjung tapi bukan seperti Pertanyaan nomor satu di akhir itu ya 10% dari pengunjung itu tidak gede jadi 10% adalah dari penetapan lokasi sebagai sampel terus Kemudian yang kedua adalah mengenai densitas ya apakah bisa konversi timbulan menjadi berat dengan menggunakan Syekh densitasnya timbulan menjadi berat Mungkin maksudnya adalah volume menjadi berat menggunakan densitas yang sudah ada bisa jadi di keperluan kita sampling itu adalah satunya untuk memudahkan operasional di lapangan nah Katakanlah misalnya paling sederhana contohnya TPA tidak semua wilayah punya TPA dengan timbangan sampah tapi sebenarnya persentase yang dipakai untuk pelaporan untuk di Indonesia dia menggunakan kinerja nya adalah persentase berat bukan persentase volume jadi persentase berat berarti yang mungkin dilakukan oleh pengelola TPA adalah maem mengukur volume setiap kendaraan yang masuk Nah volumenya dapat memainkan beratnya nggak ada gitu jadi samping yang kita lakukan adalah dapat menentukan densitas yang tepat untuk kendaraan tersebut walaupun dari referensi sudah ada kalau masuk ke TPA ini berapa sih ton per M3 nya sudah ada sampai kalau mau yakin di tempat di daerahnya berapa kita bisa menggunakan itu Dan harapannya di SNI juga diharapkan lima tahun lima tahun sekali itu ada ada perubahan gede ada updating jadi review kembali apakah memang masih cocok densitas karena densitas ini agak sensitif kita terjadi perubahan pola konsumsi mempengaruhi densitas yang hubungannya dengan komposisi sampah tidak seperti air ya air 11 M3 ya tetap dia satu ton tapi kalau sampah 1 M3 belum tentu satu ton di bawah satu tetapi berapa tergantung isinya misalnya banyak organik ya jadi G lebih berat tapi kalau dia banyak plastik isinya tetap 1 M3 tapi beratnya akan berbeda nah ini perlu kesepakatan selama samping terus kemudian didapatkan data densitas tapi densitasnya tadi harus diupdate jangan sampai densitas yang di empat sudah 20 tahun yang lalu tetap dipakai pokoknya 1 meter satu truk itu ini beratnya sekian gitu ya tapi ya tadi harus ada updating kalau ditanya boleh-boleh Karena tidak semua empat tadi punya timbangan quince itu Mbak Ima Baik terima kasih Oh ya Bapak Ibu mungkin tambahan informasi terkait dengan pertanyaan yang sekiranya nanti mengarah ke terkait dengan teknik sampling akan kita bahas pada kesempatan esok hari ya Jadi tidak ditampilkan panitia terlebih dahulu untuk sesi kali ini Pertanyaan selanjutnya dari bapak Praditya pada saat tahun 2018 saya melakukan sampling sampah dan adik Kabupaten Alor NTT saat dibandingkan dengan SNI terpaut jauh karena jumlah sampah pekarangan berupa ranting dan daunnya cukup tinggi tetapi jika daun dan ranting tidak dimasukkan dalam data timbulan Mbah tangga orang per hari memiliki kisaran yang sama yaitu kurang lebih tiga liter per orang Per hari dan jika termasuk daunnya maka menjadi 5-7 LH dengan data tersebut bagaimana sebaiknya menyikapinya dan rencana pengolahannya subjeknya bagaimana Oke Baik margin ini sering terjadi di terutama didaerah-daerah ya untuk wilayah perkotaan dan kota-kota besar agak jarang ini tapi di daerah sering terjadi seperti saya juga pernah mengalami seperti sehingga pada saat bahasan kamu Anda tak seringkali muncul ya sedikit perdebatan saya ada yang mengasumsikan bahwa sampah daun dan ranting ini bukan sampah gitu ya bukan sampah itu karena dia bukan hasil aktivitas manusia apa ya yang dilakukan oleh manusia itu Tapi secara alami dia jatuh kemudian jatuh ke tanah dan seterusnya gitu Jadi tergantung dari persepsi itu tapi balik lagi di masyarakat selama ini ranting daun dan seterusnya itu Oh apakah masuk dalam sistem pengelolaan sampah perkotaan atau dia kelola sendiri kelola sendiri artinya dia masih punya lahan yang besar dia tidak membakar tapi mungkin menimbun kemudian ia lama-kelamaan membusuk dan seterusnya dan tidak mengganggu sistem pengelolaan sampah kota tapi kalau dirasa itu menjadi bagian dari sistem pengolahan sampah kota yang nanti akan diangkut dan mungkin akan berakhir di tempat pengelolaan kita akan keliru sebagai pengambil sampel dagingnya kalau kita tentukan tiga ternyata yang ada adalah sampai 7 gitu Jadi ada terpaut angka 4 liter per orang Per hari nah balik lagi bapak ibu dari Hai pengelolaan yang ada identifikasi dulu bahwa Jenis sampah tersebut akan berpengaruh ke system design berikutnya tidak Kalau tidak dan tidak masuk dalam desain berarti ya cukup dengan tiga tadi karena yang akan dihitung adalah Kia tadi Mungkin itu Mbak Ima naik Hajrah khas Deri dlh Kober apabila kita melakukan sampling kira-kira kita perlu berapa lokasi sampling misal samping rumah kita misal samping rumah kita ambil berapa rumah toko berapa toko untuk bisa mewakili per Kecamatan Kelurahan dan kabupaten Oke baik dari daerah kabare sebenarnya sampling ini kan tidak tebak-tebakan tapi samping ini kan dalam metode statistik secara ilmiah kita belajar bahwa sampel itu ditentukan dari populasi yang ada Walaupun ada Nah ada metode yang bisa ditahan Tentukan sampling dari populasinya tidak diketahui misalnya modelnya Snowball sampling misalnya untuk sampling sektor informal kita nggak tahu nih jumlah pemulung yang ada di suatu kota Gede kita tidak tahu jumlah pengepul di satu Kota tapi kita punya Data sementara kira-kira nih ada-ada 10 Mungkin pas kita tanya dari 10 ini udah punya teman tiga lagi Oh jadi nambah 13 kita datangi Tempat kedua nambah 5-log Asy baru-baru ini jadi 18 ini terus berkembang namanya Snowball sampling untuk sampling domestik dan non domestik kebetulan kita sudah punya data Ri salah satunya adalah dari BPS jumlah tahu jumlah populasinya Berapa jumlah rumahnya bisa juga tahu toko yang ada satu kota itu berapa gitu atau 1 Kecamatan atau 1 kan kan sudah sudah sangat jelas nah berdasarkan data itu kita akan menentukan berapa lewat metode perhitungan tadi jadi jumlah sampelnya oblong ledekan same penentuan sampel ini adalah pintu gerbang pertama setelah selanjutnya adalah melakukan samping samping samping gitu nah data-data samping ini akan diragukan tidak bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah salah satunya kalau metode penentuan sampel nya tidak jelas jadi metode penentuan sampel nya harus jelas dulu kita pakai metode apa Tidak sembarangan dan Bukit assembling toko2 saja Ah dua saja Oke tapi dua itu dari mana dari mana oh karena toko di kecamatan ini ada 200 jadi saya ambil sepuluh persennya gini nah itu boleh ada alasan yang bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah nah salah satu pendekatan lewat SMS Feby menggunakan rumusan tadi jadi bisa dipakai kira-kira begitu menerima nih pak selanjutnya aderi Bapak lo no ya lha mgl wilayah Kami adalah wilayah kabupaten yang cukup luas dan belum semua terjangkau pelayanan persampahan ada daerah pedesaan dan perkotaan Bagaimana penentuan lokasi sampel dan jumlah sampelnya kemudian Apakah ada perbedaan antara daerah pedesaan dan perkotaan baik menarik ya Ini juga ya terjadi di berbagai macam kota sehingga kalau digabung antara desa dan kota tingkat persentase nya pasti akan rendah sehingga dipisah oleh pemerintah daerah dipisah salah satu pemisahannya misalnya lewat regulasi atau 10 dengan rtrw rencana tata ruang wilayah disebutkan berbagai macam food pusat kegiatan yang hubungannya dengan perkotaan dan pusat kegiatan yang hubungannya dengan pedesaan Nah kalau akan melakukan sampel dimana wilayahnya Bagaimana menentukan sampel nya tergantung dari tujuan sampling yang dilakukan Bapak Ibu dari DL HAM mgl mungkin Magelang ya Magelang akan melakukan tujuan sampelnya Untuk apa untuk melihat efektif efektivitas tingkat layanan yang ada berarti yang dilayani selama ini apakah pedesaan atau perkotaan 6 mungkin perkotaan berarti yang perlu dilakukan adalah wilayah perkotaan tapi kalau tujuan samplingnya akan melihat seberapa jauh sih timbulan sampah yang ada pedesaan dan perkotaan berarti kedua kedua kedua-duanya perlu sampel perkotaan Hai yang mana saja Kecamatan mana saja luasnya Berapa jumlah orangnya berapa populasinya berarti ketemu kemudian dihitung ketemu jumlah sampelnya pedesaan juga begitu pedesaan dilakukan kemudian jumlah orangnya berapa aktivitas di dalamnya Seperti apa Akhirnya ketemu populasinya dan bisa dihitung sampel nya berapa Nah dua-duanya bisa jalan sampel pedesaan ada sampel perkotaan ada pastinya kedua kegiatan ini karena aktivitas di dalamnya berbeda pasti jumlah sampahnya kuantitas sampahnya dan komposisi sampahnya kemungkinan hipotesisnya juga akan berbeda yang diinginkan kita berbicara assembling ini seperti penelitiannya Bapak Ibu Ya ada hipotesis yang kita buat dulu diawal bahwa pedesaan misalnya asumsinya organiknya lebih tinggi karena lahannya masih luas ranting masih banyak daun masih banyak pohon masih banyak sedangkan saatnya akan lebih banyak Aan organiknya plastik kertas kaca logam itu adalah asumsi awal yang kita sebut sebagai hipotesis Nah setelah Jalan nantikan ketemu hasilnya bisa dibandingkan jadi keduanya perlu dilakukan atau tidak Bagaimana menentukannya sangat tergantung dari tujuan sampel yang dilakukan Bapak Ibu pingin melihat apa dari dari sampel mungkin gambarnya kayak kita melakukan penelitian yang baik Maya jadi harus jelas dulu tujuannya apa gitu karena tujuan berbeda menggunakan tools yang sama pasti akan beda juga gede hasilnya karena tujuannya beda Jadi mungkin ditembak bye Ya nih pak iya bapak ibu sebelum ke Pertanyaan selanjutnya admin di kolom chat sudah menyampaikan ini ya kuesioner jadi nanti minta tolong kepada bapak ibu peserta untuk mengisi kuesioner tersebut selanjutnya dari eh Novri media beli Bapak Novia mungkin saya mau tanya tentang pengambilan dan penentuan sampel sampah pada kegiatan pertambangan Kemudian pada kegiatan domestik maupun non domestik operasional serta Bagaimana cara bentuk pengelolaan dan pemantauan timbulan sampah pada kegiatan pertambangan Oke menarik ini pelayannya dari eh Mbak atau emas ya oke ah pertambangan ya mungkin yang perlu dilakukan karena pertambangan ini akan menjadi spesifik ya ah dia tidak sama seperti aktivitas rumah perumahan dan non Perumahan tadi tapi perlu yang pertama bapak ibu lakukan adalah mengidentifikasi kegiatan apa saja di lokasi pertambangan ini yang berpotensi menghasilkan sampah misalnya aktivitas perkantoran menghasilkan sampah aktivitas dapur menghasilkan sampah aktivitas Smash pegawai menghasilkan sampah jadi dilist dulu 12345679 kalau Arya pertambangannya artinya mudah untuk di akses kalau pilihannya tidak sampling tapi mau sensus lebih misalnya mungkin ya dari segi jumlah tenaga waktu mau sensus juga lebih bagus jadi bisa diketahui dapurnya Berapa banyak jumlah sampahnya ya kemudian kantornya berapa Jam banyak Rumah Sakit jumlah sampahnya mess pegawainya jumlah sampahnya berapa baik jadi bisa tapi perlu diingat yang kita bicara tadi adalah sampah artinya sampah bukan yang termasuk kategori limbah B3 gitu ya karena pertambangan juga menghasilkan di Indonesia jadi kalau timbulan sampah tadi identifikasi dulu kegiatan apa saja di dalam operasional penambangan yang berpotensi menghasilkan sampah dari situ kemudian pilihannya book bisa sampling atau kalau skalanya tidak terlalu besar dan memungkinkan untuk sensus Yesus saja waktunya sama Kenapa 8hari SNI ya sebenarnya SNI itu untuk melihat tren-tren yang terjadi selama delapan hari tersebut itu seperti apa Senin masa-masa sayur bayam misalnya kemudian Selasa masak kangkung Rabu ayam goreng Pasti sarapan berbeda jadi tren setiap 8 hari senin ketemu Senin itu kita bisa bisa tahu game seperti itu Mbak Ima Rich hijrah Pertanyaan selanjutnya di tiba-tiba Pak Doni Pratama Apakah ada faktor koreksi untuk penentuan sampel sampah ketika pandemi untuk wilayah nondomestik kemudian kalau untuk domestik akan terjadi peningkatan juga Apakah ada faktor koreksi untuk perhitungan sampel sampahnya jadi ada Apakah ada tambahan faktor koreksi pengalinya seperti itu mimpi menarik nih Mas Doni eh Mas Doni rasanya tidak asing Mungkin beberapa kali pernah ngikut juga ya faktor koreksi sebenarnya dalam dalam penelitian ini menjadi hal yang sangat penting karena kondisinya kan abnormal saat ini walaupun nanti kita nggak tahu ke depan Seperti apa artinya sebelum pandemi dan saat pandemi jumlah sampah kuantitas sampah dan kualitasnya pasti akan berbeda tetapi sayangnya ya kita belum punya database yang cukup sih artinya sudah ada dilakukan beberapa penelitian tetapi tidak sampai mengeluarkan faktor koreksi tadi tapi kalau melihat jurnal-jurnal ad di internasional gitu sudah ada beberapa kota yang memperlihatkan of fluktuasi atau perubahan yang terjadi antara sebelum pandemi dan sesudah pandemi kalau di Indonesia misalnya ada beberapa rilis dari Adh Jakarta dlh kota Bandung Kemudian dari Jogja ada beberapa tapi belum sampai ke faktor koreksi namun Kim sebagai pelaksana atau ingin melaksanakan sampel di lapangan faktor koreksi ini bisa di dirubah daripada kita menunggu orang lain Maksudnya ya kita sendiri dengan menentukan unit tadi misalnya kita akan sampling tok lebih ya atau warung makan restoran Nafa unitnya kitab yang kita identifikasi tadi hari ini berapa jumlah pengunjungnya gitu Jadi ada ada perubahan yang terjadi sebelum sama sesudah tapi ada beberapa kegiatan yang bisa saja mungkin ya artinya misalnya restorannya Oh jumlah pengunjungnya banyak sama sedikit tetap ada sampah yang dihasilkan jerit sampah Pokoknya dia jadi memang sudah seperti itu gitu karena the penyiapan bahan maupun sedikit maupun banyak tadi Nah mungkin itu yang perlu digali informasi pada saat identifikasi responden Nah kalau ditanya faktor koreksi sampai sekarang Setahu saya belum ada secara resmi untuk apa persentase misalnya gede gambaran persentase kalau kondisi biasa 3liter nih pada saat pandemi jadi dua setengah liter air belum ada sampai saat ini Mega Pertanyaan selanjutnya dari ah bapak Chandra Satria Utama jika sebuah desa ingin melakukan sampling jumlah produksi sampah yang ada di desa tersebut Bagaimana jika TPA nya belum berjalan atau tidak berjalan ya Oke untuk Iya a bagaimana melakukan sampling Ya maksudnya Mbak Maya Iya mungkin samplingnya ya oke jumlah sampingnya sebenarnya seperti biasa ya jadi di diawali dengan penentuan sampel nya kemudian berbagai macam persiapan yang kita lakukan kemudian sampling normal Yang besok nanti akan dijelaskan oleh masih byk masalah TP hanya belum berjalan sebenarnya kan itu adalah hilirnya tapi yang kita pingin tahu kan hulunya sebenarnya 1t Desa ini berapa sih nya sampah yang dihasilkan jadi sampling itu tidak dilakukan ngena alasan KTPnya belum ada gitu tapi ini menjadi data awal juga kalau di desa tersebut misalnya dijadikan lokasi penelitian kemudian akan dibangun tps3r bisa nah dataset timbulan sampah ini akan sangat penting untuk bagaimana mendesain tps3r ini bisa berjalan dengan baik walaupun belum ada TPA yang dilayani mungkin seperti itu Mbak baik selanjutnya dari bapak Ari Sutrisno untuk sampah non domestik yang kategori perusahaan tambang kami melakukan penimbangan sampah setiap hari kemudian dibagi dengan jumlah karyawan yang ada di perusahaan apakah kami bisa mengikuti SNI yang sama dengan perkantoran atau yang lain ke-n tergantung tergantung kegiatan yang di yang ditimbang nih sampahnya dari mana Hai aktivitas perkantoran ya bisa jadi mengikuti standar perkantoran tapi di SNI nanti balik lagi dilihat jam normal Office Tower nya apakah sama bisanya secara standar office hour itu delapan jamin selnya apakah di pertambangan tadi karena di remote area dan bekerja Mungkin sisipan sehingga 24 jam jadi ada pertimbangan-pertimbangan yang lain tapi kalau nanti dia masuk misalnya ada dari aktivitas dapur mess pegawai dari berarti ini campur jadi satu gini tidak bisa menggunakan standar yang tadi Athar tapi dia berdiri sendiri jadi Pak Hari pede saja bahwa itu adalah timbulan sampah yang dihasilkan di aktivitas pertambangan Bapak tidak perlu harus membandingkan karena SNI pun tidak meminta untuk perbandingan hanya ada yang tahun 95 tadi sebagai Ia ancang-ancang lah atau kan yang ada disana di semakin berkembang sekarang kan tidak semua aktivitas yang dilakukan ada di SNI tadi jadi bisa saja itu ada kegiatan-kegiatan yang ada di luar SNI jadi pede saja Pak Hari timbul sudah baik sudah melakukan kemudian bisa melihat tren eh dan mungkin juga bisa menilai kegiatan kegiatan pengurangan yang sudah dilakukan kerennya turun misalnya ya dengan jumlah pegawai karyawan yang sama kemudian bisa melakukan pengelolaan yang baik sehingga jumlah sampahnya bisa turun seperti itu mahima Pertanyaan selanjutnya pedari Bapak Rudi Marto magdry bapak Muhammad fasbi Yunus ini agak banyak ya pak hijrah pertanyaannya dalima poin yang pertama untuk mencari data potensi 3R di kawasan Kompleks Perumahan misalnya ngobrol Man BTN Apakah proses samplingnya bisa dilakukan gppa Bagaimana tingkat kesalahannya dibanding sampling langsung dari sumber Kemudian yang kedua Bagaimana mencari data sekunder persentase klasifikasi rumah permanen semi permanen dan nonpermanen kemudian yang ketiga telah mendapatkan data komposisi sampah Bagaimana mendapatkan data komposisi sampah yang dapat didaur ulang Bagaimana acuannya kemudian yang keempat Bagaimana menentukan estimasi pendapatan yang akan dihasilkan setelah mendapatkan data sampah yang berpotensi untuk didaur didaur ulang Apakah ada acuannya kemudian yang terakhir untuk kelengkapan data Adakah file lembar kue Adakah film Percussion er yang sesuai dengan standar untuk mengetahui potensi 3R menggapai deh baik sekali Wah ini komplit banget pertanyaannya dari pak Muhammad tasbih ya terima kasih Pak napa tasbih atas pertanyaannya ya sangat menarik ini saya jadi belajar lagi nih yang pertama 11 nanti Mbak Imah saya sambil baca lagi ya Yang pertama adalah mencari data potensi 3R reduce Reus recycle dalam edicom kawasan Kompleks Perumahan gitu ya Raha pakah proses sampingnya bisa dilakukan di TPA gini Oh oke lebih baik samplingnya itu dilakukan di Sumber opak ya jadi disumber karena apa di tph bisa saja cuman kan di TPA ini sumbernya udah bercampur ya tapi nanti kondisikan sangat Mungkin beda-beda gitu aku gambaran saya adalah satu truk sampah akan ngambil di perumahan Bapak terus kemudian di dengan satunya perumahan yang lain pernah jadi sampai penuh satu truk sampah kemudian masuk ke TPA gitu Nah kalau diambil di TPA Berarti ada ini ya perbedaan data kecuali Perumahan bapak punya truk sendiri untuk dibawa ke TPA tadi nah eh tapi Hubungannya apa help to Juan nya apa gede kalau pingin lihat potensi 3R kalau menurut hemat saya lebih baik di Sumber saja karena nanti densitasnya akan berbeda terjadi pemadatan di dalam three sampai ke TPA tadi akan berubah beda-beda sumbernya jadi lakukanlah disumber Pak yang kedua Bagaimana mencari data sekunder presentasi klasifikasi nah ini PR juga bapak jadi pak Muhammad tas Denim sudah sudah ada bayangan ini salah satunya bisa menggunakan data dari profil ekonomi wilayah yang dipublish oleh a Hai salah satunya dari BPS juga ada tapi memang tidak secara spesifik menyampaikan ada rumah permanen memasuki permanen dan nonpermanen seringkali di dalam sampel itu kita asumsikan berdasarkan tingkat ekonomi masyarakat di sana misalnya penduduk miskinnya berapa menengah keatas nya berapa persen kita asumsikan lewat itu jadi ada pola yang terjadi non-permanen nya bisanya lebih tinggi 35 persen semipermanen nya di atasnya sedikit dan rumah permanennya yang paling rendah Jadi itu kesepakatan peneliti saja Kemudian yang ketiga setelah mendapatkan data komposisi sampah Bagaimana mendapatkan data komposisi sampah yang dapat didaur ulang oke ini balik lagi ke tujuannya Bapak ya Karena komposisi sampah kalau sesuai dengan metode sampling Samba tidak berdirilah berdasarkan daur ulang atau tidak daur ulang tapi ada dsni ada sembilan kategori misalnya ada organik sisa dapur gitu ya ranting kemudian ada plastik kaca logam Nah kalau tapi pingin melanjutkan penelitian selanjutnya untuk yang didaur ulang berarti harus diidentifikasi lagi yang daur ulang itu yang mana plastik yang jenis mana karena daur ulang kan jadi akan sangat sangat spesifik plastik sangat banyak jenisnya secara teori ada tujuh jenis tapi secara praktek dilapangan jenisnya lebih banyak dan tidak semua jenis plastik itu bisa didaur ulang karena sterofom juga seneng secara struktur kimianya itu adalah plastik tapi dia tidak bisa didaur ulang nah kalau pingin cari lebih lanjut tentang di daur ulangnya berarti harus diklasifikasi dulu kategori daur ulangnya jenis sampahnya apa kemudian baru bisa ditentukan komposisi sampah yang bisa didaur ulang kemudian yang yang keempat adalah a estimasi pendapatan nanti tinggal kalau Bapak sudah punya data komposisi jalur ulangnya berapa a misalnya kaca logam tadi ya Eh kemudian perlu data tambahan yaitu Apa nilai jualnya berapa yang ini tiap wilayah berbeda berarti perlu survei sosial yang lain misalnya survei ke pengepul sampah dia terima berapa rupiah gitu Nah karena data ini tidak ada standar satu wilayah dengan wilayah yang lain berbeda dan sifatnya sangat tertutup mungkin ya karena hubungannya dengan pendapatan dan aktivitas ekonomi orang lain gitu Nah kalau data itu ada ya tinggal dikali dengan jumlah persentasenya untuk bisa menentukan bahwa ini layak nih kalau dipilah menjadi daur ulang mungkin seperti itu terus kemudian yang kelima kelengkapan data file kuesioner untuk standar tiga er secara standar tidak ada Pak karena memang ini sangat tergantung dari penelitian ya eh dia pingin tahunya apa gitu Apakah pingin tahu tingkat daur ulang yang ada ingin tahu potensi yang mungkin dilakukan oleh masyarakat jadi sangat-sangat baik kalau ini disusun oleh si pelaksana sampling tergantung dari tujuannya tergantung dari pengolahan data yang dilakukan karena kuesioner ini kan menggunakan pengolahan data yang berbeda lagi ya misalnya pakai metode Anova es dan statistik statistik yang lain nanti akan menentukan jumlah pertanyaannya berapa gitu ya kemudian model pertanyaannya Seperti apa ini akan sangat akan sangat ditentukan oleh tujuan dan metode pengolahan data dari kuesioner tapi yang menarik adalah Apakah sampling timbulan sampah dan komposisi itu wajib ada Energi tidak wajib tidak wajibnya kalau pingin tambahan lagi sesuai dengan tujuan yang sudah ditentukan silakan pakai kuesioner untuk memperkuat asumsi sehingga data-data yang didapatkan nanti bisa dibandingkan Oh iya menurut komisioner itu seperti ini oh makanya sampahnya lebih naik misalnya contohnya Bapak Ibu yang kita pernah temukan di satu daerah jumlah timbulan sampah orang dengan pendapatan rendah kok banyak ya operasinya banyak year when or anorganik yang tinggi seharusnya Menurut data menurut referensi pendapatan tinggi itu anorganik yang lebih tinggi gitu ya tapi ini kok pendapatan rendah ternyata setelah survei lanjut dengan menggunakan kuesioner kita bisa tahu bahwa clc orang dengan pendapatan rendah ini ternyata berbelanja setiap hari ini beli bawang Rp1.000 febly tomat 1000 pakai plastik sedangkan yang pendapatan tinggi dia belanja mungkin seminggu sekali dengan pembungkus yang lebih besar tapi jumlahnya lebih sedikit Oh ternyata ada pola itu diperkuat oleh kuesioner jadi kuisioner ini untuk memperkuat gatal Tapi ditanya wajib atau tidak tidur wajib kem begitu Mbak Imah baik Bapak Ibu mungkin ini pertanyaan terakhir ya karena sudah 11 lagi 4 mohon maaf kita tidak bisa menampung semua pertanyaan Semoga besok bisa ditanyakan kembali seperti itu dari Bapak Rudi Martono Bagaimana menentukan sebaran titik sampling untuk daerah kepulauan untuk keperluan penyusunan masterplan atau pt.emp Oke daerah kepulauan ya oke Ayo penyusunan untuk keperluan penyusunan masterplan oke nah sebenarnya kalau untuk wilayah kepulauan ST secara prinsip tidak ada perbedaannya dengan wilayah yang artinya yang lebih banyak daratan tapi ada potensi-potensi yang lain yang juga harus dipertimbangkan misalnya potensi pasang surutnya air yang mungkin akan berpengaruh di daerah kepulauan tersebut artinya Ada sampah yang mungkin bukan produksi mereka tetapi masuk ke wilayah mereka dan akan tertinggal di wilayah itu Jadi mungkin pertimbangannya selain dari Perumahan tadi non Perumahan tadi ada aspek yang lain bawaan dari lokasi yang lain jadi eh ada tambahan samplingnya misal di daerah pesisir di daerah pantai gini yang Hai pertimbangan ada aspek yang lain Wow ternyata kok jadi lebih besar ya Ada pertimbangan bahwa ada bawaan sampah dari dari wilayah yang lain yang mungkin bukan aha yang dihasilkan oleh mereka untuk teknis yang lain sama nanti kalau masterplan dan pt.mpk hubungannya dengan perencanaan berikutnya ya hamperu di perencanaan berikutnya pastinya akan berbeda dengan wilayah daratan model pengumpulannya model pengolahannya pasti akan berbeda tapi kalau penentuan sampel teknik sampling sama-sama sejak begitu Mbak Imah Baik terima kasih Pak Hydra Baik bapak ibu alhamdulillahirobbilalamin kita sudah menyelesaikan training online untuk hari yang pertama pada kesempatan kali ini saya meminta kembali kepada bapak ibu untuk bersedia mengisi kuesioner yang telah panitia sampaikan di grup chat terkait dengan agenda pada hari ini Demikian bapak-ibu yang bisa kami sampaikan saya pribadi mewakili panitia memohon maaf apabila selama keberjalanan acara ini terdapat kesalahan dan juga kekurangan kemudian Insyaallah kita akan bertemu kembali Jadi saya ingatkan kepada bapak ibu untuk tidak lupa besok kita ada agenda lagi ya hari yang kedua untuk metode dan teknik sampling sampah bersama bapak yi yuliandra demikian yang saya sampaikan tetap semangat dan juga tetap sehat Bapak Ibu semuanya Terima kasih atas partisipasinya Billahi taufik wal hidayah wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih Bapak Ibu Terima kasih Mbak Rima itu [Musik] Hai aku lihat-lihat dulu ya di sini ya ngomong potensi ekspor ke the beach theme Ndra [Musik]