Transcript
s_2le-PwKb0 • TRAINING ONLINE "METODE DAN TEKNIK SAMPLING SAMPAH"
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/ProjectBIndonesia/.shards/text-0001.zst#text/0017_s_2le-PwKb0.txt
Kind: captions
Language: id
hai hai
Hai next next next
Hai untuk
[Musik]
hai hai
[Musik]
badges0
more posts by
Hai bikai bismillahirrahmanirrahim
assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Selamat ya selamat pagi
Bapak Ibu serta training online ya
metode dan teknik sampling sampah untuk
hari yang pertama saya ucapkan selamat
datang sebelumnya kepada Bapak Ibu
sekalian Insyaallah pada pagi hari ini
di hari sabtu yang kalau di Jogja agak
mendung ya ini kita bisa di pertemukan
kembali yah Eh pada meskipun secara
online gitu untuk menimba ilmu bersama
Nah jadi Insya Allah pada hari ini nanti
akan dibersamai oleh Bapak Hijrah ya
sebagai pemateri yang
sama aja Baik bapak dan ibu Sebelum kita
mulai pada acara yang inti yaitu
pemaparan pemaparan materi yang pertama
kita akan mendengarkan terlebih dahulu
sambutan dari kepala laboratorium sampah
dan B3 program studi teknik lingkungan
Universitas Islam Indonesia kepada Ibu
Vina benazir maziah STMT saya persilakan
Yahoo baik Terima kasih Bu Novi Ani Imam
sama alaikum warahmatullah wabarakatuh
Selamat pagi semua ke serta narasumber
dan moderator yang sudah hadir dalam
acara training online metode dan teknik
sampling sampah Hah pernah ramalam
dulillah ya kita dikasih nikmat sehat
nikmat umur gitu pada pagi hari ini kita
sama-sama bisa
ia menimba ilmu bisa sama-sama sharing
dan berbagi pada kesempatan ini terkait
metode dan teknik sampling sampah selama
dua hari kedepan bersama para pakar yang
memang sudah ahli dalam bidang ini eh
dari saya sendiri Munculkan Terima kasih
khususnya pada butik daur ulang yang
dikomandani oleh Pak hijrah juga sebagai
narasumber pada pagi hari ini rata sudah
bersedia bekerjasama dengan kami
laboratorium limbah padat dan D3 Teknik
Lingkungan ftsp UII untuk
menyelenggarakan kegiatan metode dan
teknik sampling sampah yang
alhamdulillah antusiasmenya juga cukup
baik jadi beserta yang dari berbagai
daerah ikut hadir dan berkumpul pada
pagi hari ini semoga kegiatan ini bisa
membawakan berkah dan manfaat untuk
semua peserta bisa saling berbagi ilmu
mencari ilmu
menimba ilmu yang banyak pada kesempatan
ini selama dua hari ini untuk bisa
saling berbagi di daerahnya
masing-masing jadi kita menyebarkan
manfaat ilmu untuk lingkungan sekitar
mungkin dari saya itu saja jadi semoga
kegiatannya lancar peserta juga apa yang
ingin disampaikan apa yang ingin
ditanyakan bisa terjawab bisa apa rasa
ingin tahunya bisa terpenuhi kita dengan
mengikuti kegiatan pada dua hari kedepan
ini jadi Silahkan memanfaatkan sebaik
mungkin untuk para peserta pada
kesempatan pagi hari ini dan mungkin
juga saya mohon maaf sudah bisa ikut
sampai akhir jadi anti di tengah-tengah
Mungkin saya akan lift terlebih dahulu
baik dari saya Mungkin itu saja terima
kasih wassalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
wabarakatuh Terima kasih Ibu Vina atas
sambutannya untuk pembukaan ya pembukaan
training online metode dan teknik
sampling sampah pada hari ini Bapak Ibu
Sebelum kita mulai ke acara inti saya
lupa untuk memperkenalkan diri jadi
perkenalkan saya Noviani himawanto Putri
lah salah satu staf pengajar di program
studi teknik lingkungan UII juga partner
kerjanya Pak Hijrah ya dan juga pakai
ini sebagai lemak pemateri untuk dua
hari ini kemudian selama kurang lebih
dua jam kedepan Insya Allah saya akan
memandu jalannya pemaparan materi dan
juga diakhir nanti ada diskusi kemudian
juga ada doorprize untuk bapak ibu untuk
empat ya Ada 4 door prize untuk penanya
terbaik sehingga nanti mohon Bapak dan
Ibu bisa memberikan pertanyaan kepada
pemateri
jika ingin berdiskusi lebih lanjut nanti
link dari pertanyaan akan saya kirimkan
ke ini yah ke kolom chat seperti itu
baik untuk mempersingkat waktu saya
persilahkan kepada Pak hijrah Purnama
Putra untuk menyampaikan materinya tapi
mungkin sebelum itu saya ingin sedikit
membacakan CV beliau jadi dokter hijrah
Purnama Putra mm ini menempuh pendidikan
S1 teknik lingkungan di Universitas
Islam Indonesia kemudian melanjutkan
studi magister nya S2 magister di UGM
dan juga melanjutkan S3 teknik
lingkungan di Institut Teknologi Bandung
aktivitas beliau saat ini merupakan
dosen pengajar program studi teknik
lingkungan Fakultas Teknik Sipil dan
perencanaan Yui Kemudian beliau ini juga
the founder dari Project di Indonesia
dan juga ketua dpsm jaringan pengelola
sampah Mandiri Kabupaten Sleman baik
kepada Pak hijrah saya persilahkan
Makasih Mbak Ima aha atas kesempatannya
Saya cek dulu apakah suara saya sudah
terdengar dengan jelas Sudah phaedra
sudah terdengar Sinar saya izin share ya
maaf Bapak Ibu untuk materi Hai Aa juga
yang terlihat Ambon sudah pakai Dragon
ya Oke Baik saya mulai smile rohmanir
Rohim Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Alhamdulillahirobbil alamin
washolatu wassalamu ala asrofil Ambiya
Iwal mursalin wa'ala alihi washohbihi
ajmain Selamat pagi Bapak Ibu yang saya
hormati salam sejahtera untuk kita
semuanya tentunya Salam sehat dan
Lestari dan mudah-mudahan begitu banyak
syukur yang kita bisa Aa ucapkan setiap
harinya karena kita masih diberikan
kesehatan dan begitu banyak berkah yang
diberikan kepada kita sehingga kita
belum kenal satu sama lain dan belum
pernah tahu lokasi masing-masing tapi
bisa bertemu bertatap layar
masing-masing ditempat masing-masing
pula itu beli rasanya begitu begitu
berkahnya kenikmatan sambil mungkin
menikmati waktu bersama keluarga
kemudian mengisi liburan atau dalam
perjalanan atau Apapun yang Bapak Ibu
kerjakan saat ini tapi semangatnya
adalah semangat belajar begitu saling
belajar satu sama lain ini menjadi
sebuah hal yang luar biasa buat kami
artinya semangat Bapak Ibu semangat kita
semuanya mudah-mudahan menjadi bekal
kita menjadi amal ibadah kita
yang baik dan mudah-mudahan akan
bermanfaat nantinya nah satu doa selama
proses Zoom kali ini adalah
mudah-mudahan sinyalnya tetap bisa
baik-baik itu sinyal saya kemudian
sinyal Bapak Bapak Ibu semuanya
mudah-mudahan dapat terus berlangsung
dengan baik supaya marelli pada
kesempatan hari ini dapat tersampaikan
dengan baik namun Bapak Ibu yang mungkin
nanti di tengah jalan kau agak merasa
kesulitan kesulitan hadis Um bisa juga
join di YouTube yang sudah juga online
begitu ya ih Bapak Ibu untuk pertanyaan
nanti silakan di kolom chat jika ada
pertanyaan ya mudah-mudahan kita bisa
berdiskusi lebih lanjut ah Yang saya
hormati tentunya kepala laboratorium
limbah padat dan B3 Bu Vina Terima kasih
sekali sudah memberikan pengantar pada
pagi hari ini kemudian Bu Vina kemudian
Pak yiyang nanti ya
bisalah besok akan menyampaikan karena
hari ini fokusnya adalah ke saya perfect
ibu tentang metode metode sampling
seperti penentuan jumlah sampel Kenapa
harus sampling kemudian juga berhubungan
dengan berbagai macam tantangan yang
kemungkinan akan dihadapi pada saat
sembelit sedangkan Pak yebi durian data
akan menyampaikan Solo besok tentang
berbagai macam metode teknis Bagaimana
pengambilan sampel di berbagai macam
lokasi hingga nanti pengolahan data nah
ini adalah periode kedua Bapak Ibu
terkait dengan metode sampling dan
teknik sampling ini hidup pertama sudah
kita laksanakan di tahun 2020
antusiasmenya juga luar biasa hari ini
sebenarnya juga dari pendaftar diangkat
300 tapi Biasa memang kadang lupa jadwal
atau
Hai ada juga yang tidak bisa mengakses
terus kemudian mengakses di YouTube dan
mudah-mudahan juga nanti terus bergabung
tadi kita mulai diangkat 40-an orang ini
sudah 60 mungkin nanti terus akan
bertambah dan jadi sangat beruntung
bapak-ibu yang sudah hadir tepat pada
waktunya nah berdasarkan feedback yang
kita terima pada saat pelaksanaan priode
yang pertama cukup banyak
masukan-masukan harus harus diperbaiki
dan seterusnya akhirnya pada kesempatan
yang baik ini kita terus mengupdate apa
yang kita bisa berikan pada bapak-ibu
misalnya m beberapa tools yang sudah
kita siapkan contohnya adalah Excel
Excel yang sangat memudahkan harapannya
Sebenarnya bukan menginginkan buat Bapak
Ibu jadi kurang effortnya untuk
melakukan samping tidak gitu tapi hanya
memudahkan apa aja yang yang menurut
kami
bisa dihitung secara otomatis ya sudah
kita siapkan saja excelnya Bapak Ibu
tinggal masukkan angkanya terus kemudian
keluar tapi pada kesempatan materi hari
ini ya kita sampaikan Bagaimana
sebenarnya cara menghitungnya terus
Kemudian pada periode yang lalu juga
sempat ada yang pingin Kok bisa nggak ya
kita dibuatkan video singkat gitu ya
yang eh interaktif yang mudah dilihat di
HP misalnya pada saat sampling kalau
lupa gini jadi akhirnya yang kita buat
juga beberapa video ada video persiapan
sampling alat apa saja yang dibutuhkan
untuk sampling kemudian video untuk
timbulan sampah Bagaimana mengukur
timbulan sampah dan ada video untuk
komposisi sampah dan di akhir ada video
pengolahan datanya mulai nanti lookbook
bagaimana diisi dan ternak kita Coba
Siapkan dan dalam dua hari ini supaya
bisa kita nikmati kita belajar
sama Bayu tentunya masih banyak
kekurangan kan yang namanya samping ini
sifatnya adalah dinamisnya sangat
bergantung dengan kondisi dilapangan
perlu fleksibilitas jadi harapannya
Bapak Ibu tidak fokus ke tools yang kita
siapkan itu sebagai bonus saja tetapi
materinya ini yang sangat penting agar
Bapak Ibu bisa fleksibel juga pada saat
melakukan assembling di lapangan
kira-kira begitu Tambora Ibu persentase
hari ini atau mungkin juga ada mas mbak
yang ada di sini yang mungkin masih
mahasiswa sedang persiapan tugas akhir
atau skripsi nya yang berhubungan dengan
sampling sangat baik sekali materinya
menu presentasi pada kesempatan hari ini
kita siapkan dalam empat materi yang
pertama adalah pendahuluan kemudian data
timbulan sampah kemudian metode
penentuan sampel dan and tantangan
menghadapi data atau proses sampling
diri Nah kalau periode pertama kita buat
satu hari Bapak Ibu ya jadi dari jam 8
pagi sampe jam 12.00 tapi kok kita rasa
kurang efektif ya mungkin terlalu lelah
mengikuti full banget jadi hari ini kita
coba bagi menjadi 2 dan mudah-mudahan
nanti kita dapat feedback lagi dari
bapak ibu kira-kira kalau nanti diadakan
di periode yang ketiga kita perlu perlu
modifikasi Apalagi nih ya supaya
semuanya bisa tambah bermanfaat
kira-kira itu Nah bapak-ibu masuk ke
materi yang pertama ya hahaha
pendahuluan pendahuluan saya akan
sedikit cerita tentang sampah tapi xie
sedikit saja singkat saja karena saya
yakin yang hadir pada kesempatan hari
ini adalah orang-orang yang sudah sangat
expert sedih di bidang persampahan Nah
kalau kita berbicara sampah Bapak Ibu
pastinya kita ingat beberapa kejadian
yang pernah terjadi dan pengolahan
sampah itu
akan hal yang baru Jadi sebenarnya sudah
ada sejak lama tapi baru-baru ini dengan
media sosial dengan Media elektronik
yang mudah kita akses sehingga
pengelolaan sampah itu menjadi hal yang
hobi saya Kok ada ya dan terusnya tapi
Padahal dia sudah berlangsung cukup lama
jadi misalnya program Adipura sudah
tahun 1986 gitu terus kemudian sempat
tidak aktif kemudian aktif lagi gitu
kemudian ada longsor TPA Leuwigajah yang
setia tanggal 21 Februari kita peringati
sebagai hari peduli sampah nasional gede
kemudian hadirnya undang-undang 18 tahun
2008 dan akhirnya menjadi titik balik
bahwa pengolahan sampah itu harus kita
serius sih munculnya berbagai macam
instrumen-instrumen yang lain permen-lh
tentang bank sampah Permen PU
yang sarana-prasarana kemudian Muncul
lagi ini juga cukup membuat heboh begitu
ya Indonesia jadi nomor dua penghasil
sampah plastik di laut walaupun banyak
pihak yang juga tidak setuju karena
metode ya balik lagi karena metode yang
dilakukan dalam penelitian tersebut Tapi
mau tidak mau kita harus menerima Karena
penelitian ini sudah dipublish di
dipublikasi internasional dan ini bisa
diacu disitasi oleh berbagai macam
pihaknya dan seterusnya ya 2019 berbagai
macam kejadian yang terjadi the yang
berhubungan dengan sampah nah bagaimana
dengan 2020-2021 kira-kira begitu
sebenarnya makin kesini makin makin
banyak bapak ibu ya berbagai kejadian
misalnya saya coba search di Google
Kalau berita tentang pengelolaan sampah
itu kayak apa gitu aku ternyata banyak
sekali dan sangat update ya dua hari
lalu satu hari yang lalu ini Kebetulan
tadi malam saya coba cek nih tiga hari
yang lalu dua minggu yang lalu artinya
ini selalu update gini ada peresmian
pengolahan sampah energi listrik di TPA
Benowo Surabaya gini ada rdf Cilacap
yang baru beroperasi tahun yang lalu
kemudian mau diadopsi di beberapa tempat
misalnya Tuban dan beberapa wilayah yang
lain dan kejadian-kejadian yang tidak
mengenakkan juga ada terus berlangsung
sel ada masalah di beberapa wilayah di
Sumatera kemudian ada di TPA di
Tangerang Selatan dan seterusnya jadi
tentang sampah ini Menjadi santapan
setiap hari satu hal positif sebenarnya
adalah MP kita bisa men-set orang bisa
terbentuk bahwa pengolahan sampah ini
kita butuhkan sehingga kalau kita kelola
kurang baik ini menjadi
dengan besar bagi kita bersama dia
kemudian kita lanjut berbagai Ibu apa
yang sebenarnya sudah dilakukan berbagai
macam strategi pengelolaan sebenarnya
sudah dimulai dari awal ya dari sistem
mandi awal dari sumber sampah itu
gerakan misalnya pilah sampah dari
sumber kemudian pemberantasan single Yus
plastik kantong kresek berbayar kemudian
muncul mengembang sampah bekas sampah
sekolah adiwiyata tps3r dan seterusnya
hingga juga ke TPA ya ujung dari sebuah
sistem jadi awal tadi sudah dikelola
kemudian ujung juga harapannya dapat
dikelola dengan baik juga munculnya TPA
sanitary landfill kemudian wish to
energy westu material dan seterusnya nah
ini cuman ya tantangan memang Ya
progresnya seperti apa keberhasilan
programnya Seperti apa kita Apakah
terukur atau tidaknya misalnya dengan
bank sampah yang 11.000 unit saat
nih kemudian tps3r dengan 1200 unit saat
ini kemudian pembatasan single Yus
plastik di 20-an Kota Kabupaten ada 1300
sekolah adiwiyata Seperti apa gitu Jadi
ini resepnya adalah by data jadi kalau
kita tidak punya data yang baik ya kita
tidak bisa mengukur berhasil atau tidak
Jangan sampai kita sibuk meng-create
program tapi kita tidak pernah
mengevaluasi program yang kita buat ini
menjadi tantangan kita bersama itu di
Sumber kemudian juga Sama halnya di
hilirnya tiga tidak kalah hebatnya
berbagai macam sanitary renfil yang
sudah dibangun operasionalnya Apakah
sanitary landfill atau kembali lagi nih
ke Open dumping yang ada di sana gede
dan berbagai macam hal yang lain nah ini
sebagai pengantar saja diskusi pagi ke
semacam sarapan pagi lah kira-kira by
buy-sell
kita melihat perjalanan sampah luka Ibu
dari sumber hingga akhir gambarnya
seperti ini saya ambil dengan sedikit
modifikasi dari Profesor Enri Damanhuri
betulan ini promotor saya pada saat
kuliah dulu kemudian ia begitu kita
lihat adalah sangat kompleks ya panjang
sekali ya ada yang diolah individu ada
yang masuk sektor informal ada yang
dibakar dibuang ke lingkungan ada yang
masuk ke sebuah sistem guys management
system di di sebuah kota GTA sehingga
masuk ke TPA dan seterusnya jadi kalau
kita lihat alur sampah ini sebenarnya
ada setiap bagian dari alur ini dan kita
butuh data Bapak Ibu kita butuh data
kuantitas dan kualitas sampahnya supaya
kita bisa menilai kinerja masing-masing
bagian itu seperti apa Di
kita butuh data ditransfer point kita
butuh data di pengumpulan juga begitu
kalau kita ngomongin keberhasilan
pengolahan individu lewat program
pengurangan sampah berarti kita butuh
data juga untuk bilang bahwa bank sampah
ini berhasil tps3r ini berhasil jadi
kita butuh datang untuk melihat
keterlibatan sektor informal kita butuh
data juga berarti semuanya butuh data
gitu nah Bagaimana mendapatkan data
tersebut nah hari ini kita amonium dan
diberikan kesempatan untuk belajar
bersama Bagaimana sih meng-create data
dari sistem yang ada harapannya data ini
menjadi patokan yang baik bagi kita
untuk melakukan pengelolaan sehingga
sistem pengolahan sampahnya jadi lebih
baik Nah itu kira-kira pengantar yang
bisa saya berikan untuk memulai materi
pada kesempatan hari ini eh kedua byebug
ah
boleh sambil disamping mau ngeteh dulu
ngopi dulu sambil makan cemilan tapi
jangan lupa kalau ada hal-hal yang
menarik Bapak Ibu silakan untuk
mencatatnya dan mencatat itu Oh apa
seperti mengikat ilmu kira-kira gitu nah
data timbulan sampah yang kedua
pertanyaannya adalah data penting enggak
sih sebenarnya tapi di materi sebelumnya
tadi di slide Sebelumnya saya sudah
menyampaikan bahwa sangat penting ya Nah
Tapi sementara ini ya ini Oh saya
diskusi dengan Profesor Empire menulis
sementara ini data ini adalah barang
mewah walaupun makin kesini
pengelolaannya makin baik nanti saya
akan sampaikan beberapa hal yang 40 kita
apresiasinya jadi tidak semuanya kita
protes kimia tapi sudah semakin baiknya
tapi tetap masih sulit didapatkan jika
ada mungkin Sule
lebih untuk diakses jadi kalaupun ada
datanya sulit ya kemudian banyak Data
itu asumsi gede tidak berdasarkan
keilmuan ya tinggal di kali saja
ketemulah persentase pengurangan sampah
di satu kontrakin kemudian juga dapat
berubah-rubah sesuai dengan kebutuhan
kalau mau naikkan ini buat Bapak Ibu
yang di daerah ya yang mengelola sistem
persampahan untuk menaikkan persentase
penanganan sampah ya Misalnya dibuatlah
klasifikasi ada wilayah perkotaan
dipedesaan gitu Oh kalau semuanya rendah
persentasenya tapi kalau bisa-bisa bisa
jadi naik Ini akhirnya ya kontribusi
daerah terhadap pengolahan sampahnya
jadi tinggi jadi sesuai kebutuhan
padahal secara keilmuan kan tidak
seperti itu juga gitu nah jika tersedia
tektronix Day website dan seterusnya di
cek di daerahnya masing-masing di dinas
lingkungan hidup atau dinas yang lain eh
dapat dipastikan data tersebut jarang
diupdate ini misalnya tapi kita tidak
bilang semua jadi ada wilayah-wilayah
yang sangat update dengan data ini
sangat mementingkan kepentingan data
tapi ada juga daerah-daerah yang ya
begitu kita buka datanya Datanya ada
2013-2012 bahkan ada data yang tahun 98
kepada sekitar sudah 2021 Nah akhirnya
apa Data resmi ini ya karena kita nggak
punya data yang baik akhirnya data resmi
ini akan menjadi acuan dipacu diacu ya
diacu oleh laporan-laporan khususnya
internasional yang salah satunya adalah
ini daya yang dipakai
Oke djambek ini tahun 2015 yang
menyebutkan bahwa Indonesia Nomor 2
tersendiri sampah plastiknya berakhir di
laut dapat datanya dari mana dan
disebutkan dari data yang tersedia yang
mereka bisa akses adalah 83 persen
sampah kita itu tidak tidak terkelola
udah dimana mereka dapat data dari yang
bisa mereka akses berarti tersedia
secara elektronik data tersebut ada gitu
pada saat mereka akses ya kira-kira
mungkin 2013/2014 gitu jadi disebutkan
disana jadi data sampah plastiknya ada
gini kemudian timbulan sampah nya ada
kemudian jumlah orangnya ada ketemulah
jumlah plastik jumlah sampah yang tidak
bisa terkelola dengan baik dan akhirnya
kembali ke laut jadi yang membuat image
ini sebenarnya kita juga dalam
menyediakan data
Hai Jadi PRnya MPR bersama lah kira-kira
namun dengan kebijakan pemerintah saat
ini Bapak Ibu sebenarnya sudah sangat
mengarah ke ke Soetta elektronik yang
bagi yang baik itu bisanya dengan
Perpres 39 tahun 2009 tentang konsep
satu data Indonesia jadi ada satu portal
data.go.id kemudian disana banyak sekali
datang kita bisa akses nah ini yang
menarik tahun 2020 saya akses dengan
memasukkan kata kunci sampah kirim ada
saat itu ketemulah 225 data Bapak Ibu
Tapi kan enggak kita lihat lagi sampah
Apa sih yang dimaksud disitu pikir
macam-macam lah ya laporan dari berbagai
macam daerah Ternyata saya akses lagi
beberapa hari yang lalu dua hari yang
lalu lah kira-kira ya sudah ada
peningkatan jadi data terbaru ini saya
sengaja kopinya di sini saja Ada 360
data Ya lumayanlah statuta
yang kurang lebih satu tahun nambah gile
artinya sudah ada perhatian yang lebih
terhadap data ini tapi balik lagi saya
tidak melihat isi datanya itu apa yang
penting ada hubungannya dengan camp
harapannya data yang muncul di sini Kan
pengennya datanya akurat ya mutakhir
terpadu gitu dan dapat
dipertanggungjawabkan secara ilmiah jadi
eh metodenya jelasin serta mudah diakses
dan dibagi pakai kan jadi data itu
menjadi hal yang penting tapi ada juga
hal-hal yang menjadi Sensitif ya baterai
dengan pengolahan data ini kemudian
tempat lain yang kita biasa akses juga
bagi Bapak Ibu yang berhubungan dengan
sampah sudah sangat familiar juga dengan
Badan Pusat Statistik ini karena banyak
sekali data-data yang kita bisa akses di
sana dan
I am boleh dibilang yang ini agak
lumayan nih tengah bahkan ya kategorinya
sangat Baguslah untuk update misalnya
kalau kita cari sekarang dalam angka
Kabupaten provinsi itu sudah muncul yang
2021 hampir sebagian besar muncul BPS
ini dengan kata kunci sampah kita coba
juga di sana muncul misalnya ya Ada
jumlah timbulan sampah volume sampah
jumlah.tps ataupun dengan kata kunci
lingkungan statistik lingkungan hidup
daerah nanti di dalamnya ada Sampah juga
kemudian data dan informasi lingkungan
hidup perilaku penduduk atau provinsi
dan sebagainya jadi ini juga bisa bisa
menjadi acuan Bapak Ibu dan website ini
sangat membantu kita untuk juga
melakukan proses assembling nya Nah
Bapak Ibu semuanya ada yang hal yang
lain juga media portal juga yang
juga cukup menarik yang terus dibangun
oleh pemerintah kita saat ini adalah
sipsn sistem informasi pengolahan sampah
nasional ini bisa diakses ini saya
access 2000 lalu pada saat membuat
materi ini sudah ada capaian kinerja
pengelolaan sampah untuk tahun 2020 nya
walaupun update terus ya kan karena
memang ada beritanya Hendi raning ttnya
proses saat ini sedang Aa dating nya
tahun 2019-2020 karena portal ini
beberapa waktu yang lalu sempat di
mentenens dan ia lumayanlah waktunya
untuk mengupdate mungkin ya berbagai
macam fitur yang ada di sana kita
harganya nah disana disebutkan ada
timbulan sampah dari 291 kabupaten kota
se Indonesia terus kemudian ada data
kekurangan sampah pengurangan sampah
dapat dari mana dari bank sampah TPS 3R
dan seterusnya e bapak ibu ya
kategorinya sudah ditetapkan sendiri
kemudian ada data penanganan sampah ini
sebenarnya hubungannya dengan jakstrada
e yang nanti hubungannya ya dengan
Chakra nasnya Nah untuk memenuhi hal
tersebut sampah terkelola berapa
kemudian sampah yang tidak terkelola
berapa tapi balik lagi ini data-data
yang diinput bersama oleh Bapak Ibu yang
ada di daerah dan dikelola secara
terpusat oleh Kementerian Jadi kalau
input di daerahnya Benar berarti data
ini benar tapi kalau input di daerahnya
Hah aduh tidak benar kira-kira begitu ya
Berarti Bird ini juga jadi tidak benar
kalau di daerahnya
Hai tidak pernah melakukan sampling
sampah tapi ada datanya berarti
kemungkinan besar ini juga tidak benar
jadi hanya kepentingan sebagai citra
saja supaya ada di atas menurut tapi
mudah-mudahan seperti itu bapak ibu
karena implikasinya cukup besar ah nggak
papalah masukin aja datanya yang ada
sejak gitu mungkin tapi secara pendataan
ini menjadi hal yang menjadi bumerang
buat kita semua karena nanti kita akan
lihat kepentingan data itu seperti apa
Nah terus Kemudian Bapak Ibu mendasarkan
website yang sama dari bsen ini
disebutkan disana ada
komposisi-komposisi tampah ya atau dari
sumber sampah dulu lah ya sumber sampah
itu dari mana saja nah disebutkan di
sana Bu sumber sampah terbesar itu
berasal dari kegiatan rumah tangga ya
jadi dari kegiatan rumah tangga adalah
sumber terbesar bapak
Hai nah wah berarti nanti ada
langkah-langkah yang harus dilakukan
untuk Bagaimana menekan dari sumber
rumah tangga ya kemudian ada kantor
kemudian di public adalah terusnya Nah
dari data-data ini juga di Hadi Hadi
lacak adalah apa komposisi sampah
berdasarkan jenisnya gitu cerpen
jenisnya jadi ada jeda sisa makanan kayu
ranting daun kertas karton plastik karet
kulit kain kaca dan seterusnya jadi
jenis-jenis ini yang ditampilkan didalam
website Detik Nah disini kita bisa lihat
bahwa Jenis sampah makanan kita adalah
sampah yang paling besar ini kemudian
diikuti oleh sampah saat ini adalah
sampah plastik kemudian diikuti oleh
sampah organik yang lain yaitu sampah
kayu ranting daun dan terus ini bisa
diakses Nah selanjutnya adalah
akan Coba lihat coba lihat ini caption
dari saya di website yang sama bapak ibu
ya kalau kita lihat data pengolahan
sampahnya kita lihat ya video yang saya
coba buat 2019 kemudian 2020 Nah
bapak-ibu kita lihat secara sekilas saja
kita tidak semuanya pengennya nutupin
nama-nama daerah tapi karena muncul juga
disitu ya sudah kita nikmati bersama
artinya ada daerah-daerah yang tidak
secara penuh mengisi mengisi karena
berbagai macam keterbatasan yang ada
tapi sekilas ya untuk tahun 2020
lumayanlah ya mungkin ya persentase 70%
kini sudah masuk data atau bahkan
mungkin lebihnya jadi 2019 juga ada
terus ya Dan ini menjadi sebuah data
nasional kira-kira begitu nah
kepentingannya untuk apa gitu ket
Hai kepentingannya sebenarnya itu ini
Bapak Ibu yang saya sempet singgung tadi
ada jakstranas kebijakan dan strategi
nasional kemudian jakstrada gak
kebijakan dan strategi daerah yang
berhubungan dengan pengolahan sampah
rumah tangga dan Sampah sejenis rumah
tangga diatur lewat Perpres Perpres
nomor 97 tahun 2017 bawah setiap daerah
itu harus punya arah dan kebijakan
terkait dengan kegiatan pengolahan
sampahnya karena didalam undang-undang
18 disebutkan bahwa ada dua bagian
pengolahan sampah yaitu pengurangan dan
penanganan sampah jadi diminta untuk
menargetkan kinerja yang mereka bisa
lakukan terkait dengan pengurangan dan
penanganan jadi dimulai dari pasti ada
data Bapak Ibu data kemudian menyusun
sebuah strategi kemudian program dan
target terkait dengan pengurangan dan
ngana sampah sehingga muncul munculnya
Seperti apa ide 2017-2025 berapa saja
kegiatan yang hubungannya dengan
pengurangan dan kegiatan yang
berhubungan nya dengan penanganan jadi
diri mulai 15 untuk pengurangan sampai
harapannya di 2025 terjadi 30% begitu
juga dengan penanganan sampah dari 72
persen ruko turun ya ini menjadi bagian
strategi naik turunnya karena
hubungannya dengan area pelayanan
kemudian pertumbuhan penduduk
pertumbuhan kota juga ia sehingga di
2025 itu akan suatu kesepakatan bahwa
3070 kadangkala ini menjadi bumerang
juga gitu jadi biar dapet 3070 nya ya
harus disusun Jacks raganya a
menggunakan pihak ketiga juga gitu
Hai terus kemudian samplingnya juga
mungkin tidak sesuai kita akhirnya apa
angka 30 persennya ya disepakati bersama
hat kan arahnya sebenarnya tidak sana
juga nah bapak-ibu acuannya Seperti apa
akhirnya nah yang biasa kita gunakan
adalah Bapak Ibu mungkin untuk SNI sudah
familiar juga ada SNI 1939 83 tahun 95
tentang C timbulan sampah untuk kotak
kecil dan sedang di Indonesia dan nah
ini yang biasa dipakai oleh Bapak Ibu di
daerah untuk melihat dari berbagai macam
sumber ya Ah rumah kantor toko sekolah
Jalan Gede Jalan kolektor pasar dan
seterusnya dengan volume dengan berat
yang sudah ada standarnya jadi ini bisa
menjadi patokan tapi bukan
mendatar satu-satunya seharusnya karena
kita lihat nah ini sudah tahun 95
berarti untuk menghasilkan SNI ini ada
studi yang dilakukan sebelumnya ya
mungkin studinya tahun 94 atau bahkan
lebih dari itu kita mungkin sudah
dimulai sedihnya sejak tahun 80-an
menghasilkan angka ini dan sampai nanti
ke angka Kota Besar Kota sedang dan kota
kecil juga gini nah yang perlu kita
catat adalah ini sering digunakannya
sebagai database timbulan sampah di
daerah karena fisiknya jadi tinggal
mengalikan dengan jumlah penduduk
misalnya ya 0,7 kg per orang Per hari ya
tinggal dikali misalnya jumlah
penduduknya 1250000 ya nanti akan ketemu
kg per harinya berapa atau ke Anton
perharinya berapa itu kira-kira
Hai Jadi praktis untuk daerah-daerah
yang memiliki Tantangan untuk
melakukannya pembiayaan SDM yang
khususnya namun boleh saja memang
digunakan tapi kita perlu ingat perlu
kita pertimbangkan bahwa SNI ini sudah
berumur kira-kira 26 tahun pakai Jadi
kalau dari staf paham ilmu sampah ini
kan sangat berhubungan dengan gaya hidup
ya bahwa pertambahan penduduk terus
kemudian pola konsumsi Olla pengemasan
ini akan akan berhubungan Dede alangkah
baiknya juga Seharusnya selain
menggunakan patokan ini daerah juga
member pacu untuk menghasilkan data yang
lebih kedip lebih bisa terukur yang di
lapangan untuk menunjukkan kondisi yang
real yang sebenarnya yang terjadi di di
Lapang walaupun itu bentuknya sampling
samping kan tergantung Siapa yang
melakukan menggunakan metode
Pa jika diulang lagi oleh orang lain
dengan menggunakan metode yang berbeda
hasilnya mungkin bisa berbeda juga tapi
paling tidak keduanya menggunakan
metode-metode ilmiah ya Nah Bapak Ibu
semuanya kita akan lanjut data timbulan
sampah ya data timbulan sampah ini
sebenarnya untuk apa untuk apa sih
sebenarnya jadi data ini sebenarnya
adalah sangat diperlukan Bapak Ibu ya
sebagai data dasar jadi dalam
perencanaan designer sistem manajemen
sampah sebuah kota ini dapat timbulan
sampah itu adalah segalanya gitu jadi
menjadi data dasar dalam rangka desain
sistem pengolahan sampah di suatu
wilayah dapat dibayangkan jika
datadesa.id kita kelola dengan cara yang
keliru kita dapatkan dengan cara yang
keliru juga Jadi kemungkinan besar
design yang dilakukan
juga akan diikuti ini jadi ya
tebak-tebakan apakah dia akan berjalan
dengan baik atau tidak misalnya untuk
pemilihan peralatan pewadahan alat
pengumpulan pengangkutan Ini pakainya
adalah data timbulan sampah perencanaan
rute pengangkutan mana saja wilayah yang
dilayani dengan konsep area padat tidak
padat supaya tingkat pelayanannya bisa
naik ini berdasarkan timbulan sampah
jadi kalau timbulan sampah nya misalnya
lebih rendah daripada yang sebenarnya
begitu rute pengangkutan ini tidak bisa
penuh ya Misalnya dari rumah satu ke
rumah 100 m Seharusnya satu kali angkut
tapi ternyata sampai ke rumah 70 sampai
sudah penuh karena perencanaannya lebih
rendah daripada relnya berarti rumah
ke-70 track-nya gak bisa memaksakan
karena sudah penuh akhirnya dia harus
kembali ke misalnya ke tempat pengolahan
atau
ia TPA dia balik lagi ke rumah 71 sudah
habis jam kerjanya berarti tujuh 1-100
tidak bisa dilayani rumah 7 1-100 tidak
bisa dilayani ini alangkah sangat
pentingnya data timbulan sampah kemudian
berlanjut design fasilitas ini lebih
lebih ekstrim lagi ya design tps3r nya
keliru tpst nya juga keliru seharusnya
kapasitasnya sekian ternyata tidak bisa
sekian gitu vs sehingga seharusnya
sampah masuk 100 ton misalnya perhari
tapi dengan data timbulan sampah yang
keliru yang didapatkan masuk 150 Berarti
ada waktu yang harus di over over charge
over time 50 untuk mengolah 50 tahun
lagi akhirnya kinerja nya tidak bisa
sampai disana Begitu juga dengan Uni
pengomposan kalau kita berbicara fisik
misalnya pengolahan fisik yang
hubungannya dengan listrik dengan tenaga
kerja tapi kalau kita
karena dengan pengolahan biologis nggak
mungkin kita paksa bakteri untuk bisa
memakan sampah kita dengan dengan cepat
dengan waktu yang lebih pendek ini
istilahnya memakan sampah ya tapi
sebenarnya tidak sesederhana itu
kemudian berhubungan juga dengan luas
dan jenis TP angin sanitary landfill
kontrol enville ya masa pakai teknis
operasional DP ini juga semuanya
berhubungan Bapak Ibu dari dari data
timbulan sampah jadi mudah-mudahan ini
menjadi sebuah kepentingan bagi kita
untuk menghasilkan data timbulan sampah
yang baik kira-kira Bapak Ibu ya Nah
baik not Ibu Kita akan masuk ke materi
yang ketiga itu adalah menebak metode
penentuan sampel jadi dalam persiapan
sempling sampah kita mau bisa
menggunakan SNI yang ini tidak kalah
tuanya dengan m fadiya tapi ya karena
masih berlaku kita pakai es
ini 1994 tahun 94 mungkin ada baiknya
yang sudah sangat hafal tentang metode
pengambilan pengukuran contoh dan m
komposisi sampah perkotaan Walaupun
Bapak Ibu referensi-referensi Khan
banyak saat ini metode nya terus
berkembangnya minyak misalnya ada metode
menggunakan astm Dian metode menggunakan
wis wis city tools di cukup banyak ya
tapi kita tampilkan yang dasar dulu yang
masih mungkin tapi mungkin nanti perlu
modifikasi sedikit ya Yang pertama
adalah jika menggunakan metode SNI untuk
proses pengambilan sampel ini adalah
yang paling penting dilakukan adalah
Bapak Ibu harus melakukan pengumpulan
data pengumpulan data awal populasi lah
kita sebut karena kita akan berhubungan
dengan samplingnya seperti kalau kita
akan menentukan sampel nya
sebanyak paling tidak dengan metode yang
sederhana statistik sederhana kita harus
tahu SMA populasinya berapa Nah populasi
Ini sebenarnya sudah sangat dibantu
dengan tadi ada websitenya BPS ya Jadi
kita sangat berterimakasih kepada BPS
menyediakannya data kependudukan
Kabupaten Kota Kecamatan dan seterusnya
disitu jadi harus kita akses dulu untuk
menentukan data awal minimal jumlah
penduduknya ada berapa gitu ya jumlah
jiwa per kakaknya ada berapa Bagaimana
struktur ekonomi masyarakatnya kemudian
jumlahnya berkembang lagi ya jumlah
tokonya Berapa jumlah hotelnya Berapa
jumlah fasilitas pendidikannya Berapa
jumlah sarana prasarana ibadahnya berapa
dan seterusnya Nah setelah karena
populasinya berarti selanjutnya adalah
bagaimana menentukan jumlah
Hai a sampel nya nanti point kedua kita
akan lihat di slide yang selanjutnya
bapak-ibu yang ini fokus ke satu dulu
Nah setelah penentuan jumlah sampel nya
berapa baru menentukan lokasi sampingnya
kemudian yang saya tidak nomori Bapak
Ibu sharusnya 4 ya kemudian lima
kemudian 6 nah 4 5 dan 6 ini nanti akan
dijelaskan oleh masyi Coba besok jadi
tehnis pelaksanaan sampling yang seperti
apa hasil analisis hasil sampingnya
sampai ketahuan timbulan dan komposisi
sampahnya berapa jadi 456 itu akan
menjadi bagian dipertemuan esok hari
jadi Bapak Ibu m besok mudah-mudahan
diberikan kesehatan kesempatan untuk
tetap bisa hadir untuk menikmati
cabrones belajar yang kita lakukan Nah
bapak-ibu kita coba fokus ke sumber Jadi
kalau di dalam sampling Canada is
domestic ya domestik dan non domestik
jadi kita fokus domestik dulu domestik
adalah sumber dari rumah tangga
perumahan di dalam SNI ini dibagi
menjadi tiga kategori yang pertama
adalah rumah permanen rumah semi
permanen dan yang ketiga adalah rumah
non-permanen asumsinya adalah tingkat
pendapatan ini akan mempengaruhi jumlah
sampah yang dihasilkan kuantitasnya
pengaruh kualitasnya juga pengaruh nahan
pr-nya tantangannya kan disini Bagaimana
menentukan apakah baik begitu kita
sampel terus mudian datang ke rumah
orangnya langsung tanya Pak kita
pendapatan Bapak berapa giliran sangat
tidak etis seorang server langsung
datang untuk bertanya oh bapak masuk
sampel ini maksudnya sampel yang satunya
nah didekati dengan berbagai macam
parameter pendekatan jadi lewat misalnya
kategori rumahan yang seperti apa
Kondisi
ke rumahnya kemudian seharusnya nomor
dua fasilitas dulu ya fasilitas rumah
tangga yang ada baru hubungannya dengan
pendapatan saat sudah enak diajak
ngobrol nah Berdasarkan pengalaman
sampel di lapangan seperti ini kami coba
untuk membuat kategori tapi balik lagi
ini adalah fleksibel sifatnya ya Nah ini
kira-kira Bapak Ibu jadi kategori rumah
untuk sampel domestik misalnya dengan
pendapatan tinggi tadi dengan istilah di
SNI karena permanen ya kondisi rumahnya
adalah permanen dapat berupa berlantai
dua atau lebih luas lahan dan bangunan
yang luas kemudian fasilitasnya ada
garasi mobil permen-permen sistem
penerangan ventilasi yang baik lantai
rumah dengan keramik tersedia ruang
teras ruang tamunya ada ruang keluarga
ada fasilitas air bersih sanitasi yang
baik Artinya ada hal-hal yang bisa
dilihat oleh Surf
Hai odiliaku ini masuk kategorinya
permanen Ayo kita masuk untuk minta
persetujuan kira-kira gedenya baru nanti
Pertanyaan selanjutnya hubungannya
dengan pendapatan tidak tapi balik lagi
ini hanya acuan saja Bapak Ibu Ya karena
yang penting ada kesepakatan mana yang
tinggi mana yang sedang mana yang rendah
kalau kita survei sumber sampah yang
kedua adalah semi permanen semi permanen
pembangunannya ya semipermanen ini agak
susah kalau misalnya diperkotaan ini
saya katakan lah mungkin hanya lantai
satu saja selahan bangunan tidak begitu
luasnya garasi mobil mungkin tidak
permanen atau bahkan tidak memiliki
pagar juga tidak permanen sistem
penerangan ventilasi biasa dan
seterusnya Nah itu ditentukan kemudian
yang bawah juga iya non permanen Jadi
sebenarnya cara ini adalah a
untuk memudahkan surveyor untuk
menentukan mana sih sampel saya untuk
kategori ini kategori ini dan kategori
karena kita masih menggunakan asumsi
bahwa tingkat pendapatan ini akan
mempengaruhi kuantitas dan kualitas
sampah yang dihasilkan nah pertanyaan
tinggi kita sering mendapatkan ini
berarti tantangannya adalah sangat
subjektif gitu ya Tergantung yang
menilai Oh yang itu tinggi yang ini
sedang yang ini rendah Ia memang tapi
memang dalam suatu sampling kan ada
batasan-batasan yang kita bisa sampaikan
di sana gitu jadi memang perlu ada
kesepakatan agar ada strata supaya untuk
membuktikan bahwa tinggi sedang rendah
ini berpengaruh tapi kalau nanti setelah
sampling ternyata tidak berpengaruh ya
itu hal yang lain yang kita bisa
dapatkan nah pastinya kesepakatan ini
satu lokasi dengan lokasi yang lain a
berbeda Bapak Ibu jadi memang
fleksibelitas dalam sampling ini sangat
kita perlukan ya kita lanjut ya Beb ya
kemudian masih semangat semuanya Nah
masih dsni yang sama Bapak Ibu Ya saya
94 ini 1974 ini selain merumahkan Dia
Sebutkan ada juga sampling yang harus
dilakukan untuk non Perumahan atau di
dalam bahasa sempling kita sering sebut
mungkin istilahnya adalah nondomestik
gantung baik sebutnya yang mana
nondomestik Ini ada yang berasal dari
toko kantor sekolah pasar Jalan hotel
restoran dan seterusnya nah ini Tentunya
bentuknya aktivitas di dalamnya sangat
beragam gini nah kalau memungkinkan
Bapak Ibu silakan bedakan berdasarkan
kategorinya ada ukuran
Oh misalnya toko-toko kelontong yang
nempel di rumah ada toko kelontong yang
punya tokonya sendiri ada ruko Anda
minimarket yang sifatnya modern yang
banyak tersebar saat ini dan beda-beda
ya Jadi bisa ditentukan berdasarkan
ukuran kantor juga begitu berdasarkan
ukuran dan jumlah pegawai jadi kalau
sampelnya misalnya ada lima untuk tokoh
berarti perlu variasi ukuran ini tapi
balik lagi tergantung dari tujuan bapak
ibu kemudian Begitu juga dengan sekolah
ada sd-smp-sma pasar juga begitu ada
tipe a tipe B type C tipe D ini kemudian
jalan juga beda penginapan juga sama
adat tipe melati bintang kemudian
restoran juga iya dan fasilitas umum
lainnya nah berdasarkan ukuran-ukuran
ini jangan khawatir karena semuanya data
bisa kita satpam tergantung dari unit
yang it
Hai jadi ada tambahan data yang kita
perlukan setelah sampling tokoh kita
perlu tanya jumlah pegawainya berapa di
dalam toko tersebut untuk mempengaruhi
artinya semakin banyak pegawai ada
identifikasi bahwa aktivitasnya semakin
Kompleks areanya semakin luas produksi
sampahnya juga semakin banyak Berarti
ada data jumlah pegawai luas area atau
luas area jadi satuannya bisanya kayak
gini nanti Bapak Ibu misalnya kg per
pegawai atau per orang Per hari atau
pilihan yang kedua adalah Misalnya kg
per m2 per hari Jadi boleh ya aku dua
satuan ini kemudian yang kantor Bapak
Ibu jumlah pegawai sekolah jumlah murid
jumlah guru pasar bisa pakai luas M2
atau
dan jumlah pedagang yang ada di sana
kemudian panjang jalan biasanya dalam
satuan meter Kemudian untuk Hotel jumlah
tempat tidur sama halnya mungkin dengan
rumah sakit juga ya jumlah Beb kemudian
restoran Bisa menghitung dengan jumlah
kursi dan luas area walaupun nanti kita
bicara ada kafe-kafe saat ini yang
sistemnya tekwey atau makanan-makanan
cepat saji saat ini sistemnya theque
kursinya nggak banyak kita luas areanya
kecil tapi jumlah sampahnya banyak jadi
ini menjadi pertimbangan juga disana
kemudian berdasarkan fungsinya Ketaman
area parkir tempat wisata dan seterusnya
ini berdasarkan dan luas area nah
bagaimana bapak ibu menentukan jumlah
sampel nya kita sediakan dari SNI dan
disebutkan di sana menggunakan metode
yang sebenarnya sangat sederhana
berpikir rumusnya seperti ini S
atau sampel eh jumlah contoh kali sama
dengan cd-cd ini adalah
koefisien-koefisien dari Perumahan itu
atau koefisien dari kota itu ada satu
ada 0,0 tergantung dari kota-kotanya
kemudian dia karr PSI to adalah jumlah
populasi populasi tadi kita sudah
dapatkan LED data BPS ya jadi simple
kali rumusnya nah kemudian jumlah sampel
nya berapa jumlah contohnya berapa
kakaknya itu karena kan yang kita sampel
Perumahan YKP bukan perorang berarti
kita tinggal menentukan STD dibagi
dengan jumlah orang Per keluarga jumlah
jiwa per keluarganya dan ketemulah
jumlah sampel nya berapa Nah ini yang
sebelah kanan contoh bahwa ibuya satu
juta jiwa populasinya
Hai kemudian ketemulah esnya dengan
dimasukkan rumus yang ini ketemu jumlah
esnya adalah 1000 ini nah diketahui
bahwa jumlah kakaknya 5 jiwa perkata
berarti dengan rumus ya ini ini kita
bisa hitung 1000 dibagi lima karena lima
orang ketemulah adalah 200 KK atau Rp200
jadi nah berdasarkan data yang ada
menunjukkan bahwa pendapatan tinggi di
kota tersebut diasumsikan adalah 25%
pendapatan sedang adalah 30% pendapatan
rendah adalah 45 persen berarti dari 200
ini dibagi-bagi dibagi 25% dibagi 30%
dan dibagi empat puluh lima persen
ketemu untuk permanen 50 rumah
semipermanen 60 rumah non-permanen
adalah
sederhana tapi memang butuh fokus ya
Bapak Ibu untuk bisa melihat ini nah
tapi jangan khawatir Bapak Ibu karena
ini terus dipakai kami juga pakai terus
pada saat sampling dan enggak
ngitung-ngitung proses sekarang sudah
sangat mudah kita buat dengan cara
sederhana pinginnya dengan model
database gitu tapi kita fikir Ya
sudahlah pakai XL saja Oke Bisa kita
buat Bapak Ibu jadi bapak ibu yang sudah
request ada menurut panitia sudah ada
yang request ada Excel yang bisa Bapak
Ibu akses bentuknya XL bukan pdf jadi
Excel seperti gambar yang sebelah kiri
Bapak Ibu eh yang warna kuning dan hijau
ini ini adalah smapa SNI tadi yang kita
rubah dalam bentuknya adalah xlr jadi
bapak ibu tinggal mengisi yang warna
kuningnya saja nanti ya jadi di isi
sesuai dengan data lapangan yang diisi
misalnya jumlah populasi terus kemudian
koefisien
cuma hanya cd-nya ini pilihannya ada di
sini mau 0,5 atau satu kemudian yang
hijau nanti otomatis dia sudah kita
masukkan rumus walaupun nya sebenarnya
rumusnya simple tapi kalau bapak ibu
sendiri banyak sekali pekerjaan di di
lapangan ya ini akan sangat terbantu
pasti kemudian jumlah kakaknya Dari mana
ni Belinda dari data BPS ini juga dari
data BPS survei book nah ini juga sama
bisa juga dari bapak data BPS atau
mengikuti dari SMP ia juga boleh yang
penting Setelah diisi 2534 5C di sini
harus 100% Hah kalau sudah 100% ini
sudah otomatis langsung keluar totalnya
200 rumah permanen sekian ini 60 sekian
90 untuk non-permanen ini sudah dalam
bentuk Excel Bapak Ibu ya Nah kalau mau
lebih simple tapi dia
itu Bapak Ibu jadi tidak juga semua
kekuatannya ada di Excel ini tidak tapi
DSN Ini sebenarnya sudah ada juga suatu
tabel yang membantu kita deh kalau untuk
kota dengan jumlah penduduk 1000-2000
500 ini adalah Jumlah esnya ini adalah
Jumlah kannya sudah ada di sana Jadi
bisa Bapak Ibu lihat tadi 1000 ya 1000
jiwa 1000 kemudian jumlah esnya adalah
1000 kemudian jumlah kannya adalah 200
cocoknya kemudian ada jumlah yang enggak
kategori kota besar nah 500000000 jiwa
C'mon 500.000 ya ini satu juta jiwa
kemudian jumlahnya berapa dan seterusnya
dan juga ada klasifikasi untuk yang ini
rumah atau domestik yang ini adalah non
domestik toko sekolah kantor pasar aja
Khan dan seterusnya ini bisa diambil
minimal tiga banyaknya ada 30 ini adalah
10 ini 13 ini 5-10 Jadi beda-beda
tergantung kotanya nah bagaimana dengan
kegiatan yang lain tadi kan ada yang
lain ya ada fasilitas ada restoran nada
hotel dan seterusnya nah di SNI
disebutkan kalau lokasi lain yang belum
ada di tabel ini boleh diambil dengan
nilai sepuluh persen dari populasi
minimal satu lokasi per kotanya ya kalau
memang tidak ingin membandingkan
kegiatan kalau dapat Satukan Kita nggak
bisa bandingin Bapak Ibu yang tidak bisa
banding Nah bapak-ibu sebagai juga bonus
bapak-ibu yang yang request ya kita
tidak hanya menginginkan menyediakan
dalam bentuk Excel yang di SNI nya saja
tapi kita pengin main juga menghadirkan
ada rumus yang lain Bapak Ibu Jadi
tergantung bapak ibu akan pilihnya yang
mana Nanti di Excel tersebut dan juga
kan adalah yang pertama itu tadi SNI
yang kedua adalah menggunakan rumus
slovin bye-bye Flying ada chipsetnya
nanti rumus slovin Nah di sini juga bisa
diakses dengan yang berwarna kuning
kemudian tingkat kesalahannya kita bisa
pilih mau diisi satu persen 5% 10%
kemudian secara otomatis dihitung ketemu
jumlah sampel nya jumlah Kakak kita
masukkan yang dari data BPS tadi
kemudian ketemu jumlah sampel rumahnya
ini juga sama dari BPS juga kemudian
ketemu jumlah sampel per katagorinya
jadi balik lagi ini untuk memudahkan
Bapak Ibu supaya bisa membandingkan
antara satu metode dengan metode yang
lain untuk baru ngomongin jumlah
sampelnya saja by gue jumlah sampel atau
metode yang lain Misalnya menggunakan
nomogram hacking a
mualaf pun Wow memogram ini agak perlu
diotak-atik sedikit Ye bukan ada gambar
tapi balik lagi ini memudahkan Bapak Ibu
bisa menggunakan yang kuningnya saja
untuk memasukkan data untuk memasukkan
data yang didapatkan dari grafik yang
ada di sebelah kirinya jadi angka-angka
tersebut kemudian ketemulah jumlah
sampel nya berapa dan ini udah lebih
simpel ketemunya adalah Jumlah jiwanya
Ini jadi yang kuning ada yang bisa
berbagai metode ini atau berbagai metode
yang lain tersedia dalam file Excel
dapat diakses oleh Bapak Ibu semuanya
ada beberapa ada satu lagi kalau tidak
salah Saya ada satu metode lagi tapi
saya lupa tapi nanti Bapak Ibu silahkan
lihat di file excelnya sehingga
ujung-ujungnya akan ketemu seperti ini
Bapak Ibu jadi kita akan dapat rekapan
nanti ada
Hai rekapitulasi dari sampel yang akan
digunakan hahaha sampling skala apa
begitu ini contoh ya ada satu pekerjaan
kita yang saya Tampilkan Oh ini loh di
lokasi abcd efgh ijkl sampai aja ya PH
ya populasinya sekian jumlah sampelnya
sekian ini didapatkan dari dari hasil
rumusan tadinya Kemudian dari sampling
ada lokasi yang lain lagi 12345678 Oke
ketemulah ini yang ada domestiknya
kemudian yang ini adalah nondomestik Oh
ketemu nih toko sekian kantor sekian
Rumah Makan sekian fasilitas kesehatan
dan seterusnya untuk yang kiri kebetulan
kerjaannya ada skala desa yang kanan ini
untuk kota
keperluan sampling yang kita lakukan Nah
untuk kota wilayahnya dibagi jadi kayak
gini gitu ya tapi ini fleksibel saja
terus kemudian sampelnya ketahuan
kemudian nondomestik nya yg non domestik
juga ketawa sehingga kalau direkap
adalah jumlah sampel yang dibutuhkan
berapa untuk skala a sekolah B ada 117
dan 137 Nah dari jumlah ini pasti nanti
akan berhubungan dengan biaya Bapak Ibu
ya Jadi Bapak Ibu yang di instansi untuk
merencanakan d2022 misalnya akan
melakukan sampling hitung biayanya dari
sekarang udah bisa nih Berapa jumlah
sampel nya berapa tenaga yang dibutuhkan
Waktunya berapa lama gitu terus kemudian
peralatan tambahan yang lain apa saja
nanti bisa kita lihat nah yang paling
penting diingat oleh Bapak Ibu nanti
adalah a
nah pertimbangan penyebaran sampling
JAdi misal ini ini Kebetulan saya ambil
petanya adalah Kabupaten ini Kabupaten
saya ini Bapak Ibu Kabupaten Sleman
misalnya kita akan ngambil samplingnya
adalah di lokasi 9 lokasi ini tapi
pengennya adalah satu kabupaten
sebenarnya Nah kalau dari gambar ini kan
tidak mewakili Ya hanya sebelah kanannya
saja tapi yang sebelah kiri sebelah
tengah sebelah bawah gitu sebelah utara
tidak tidak mewakili Bapak Ibu jadi pada
saat sampel kalau kita sebutkan itu
adalah keperluan Saput satu kabupaten
berarti harus ada keterwakilan
keseluruhan wilayah perwakilan misalnya
ada dari setiap Kecamatan atau bahkan
tingkat levelnya lebih rendah murahan
rtrw tergantung dari tingkatan sampel
yang Bapak Ibu laku
Hai ragam aktivitas juga Iya dari yang
jenis toko yang seperti ini jenis toko
yang seperti itu ada sekolah SD di ambil
kemudian Ads MP3 diambil gini SMA juga
diambil sesuai dengan kebutuhannya nah
tapi nanti balik lagi disini jadi juga
menentukan tenaga biaya dan waktu jadi
orangnya berapa Orangnya sedikit berarti
waktunya lebih panjang biayanya jadi
lebih naik orangnya banyak berarti
Waktunya pendek tapi biayanya juga sama
Jadi tergantung dari bapak ibu lakukan
tas sehingga bisa realistis ya untuk
biaya ini supaya tidak tebak-tebak saja
nnya nah bapak-ibu sedikit lagi materi
saya sampai jam 10.30 ya Mbak Ima ya oke
nah eh penentuan ya nah bapak-ibu
menjadikan kita Beat banyak bicara
sampelnya di rumah ya di-zoom
berlangsung Bagaimana kalau sampelnya
itu ada di TPS kan tadi saya bilang di
di slide sebelumnya ada alur ya Ada
sumber sampah ada pengumpulan ada
transfer poin kemudian dtpa gitu Nah
kalau kita akan samplingnya di TP ini
seperti apa gitu atau sampingnya di TPS
ini seperti apa Apakah sama seperti yang
ada di rumah gitu nah ini kira-kira
Bapak Ibu untuk sampling di TPS atau TPA
yang biasa istilahnya disebut dengan
cotton analisis Jadi sebenarnya lebih
simple cuma terlihatnya sampahnya memang
lebih banyak nah data Awal Yang perlu
kita lakukan dentifikasi nya adalah
meliputi kita perlu tahu dulu di lokasi
TPS atau TPA ini jumlah dan ritasi
kendaraan masuknya berapa ya
Hai aku ada di tpsa misalnya ada tosa
yang masuk atau motor roda tiga pakai
Mbak belakang tuh masuk tiga tapi
iritasinya masing-masing tiga kali
Berarti ada ya tiga kali tiga tadinya
lebih Bolak baliknya Oh udah ketahuan
data jumlah kendaraan sama ritasi kita
ambil misalnya minimal sepuluh persen
dari tiap jenis kendaraan Oh ada it up
yang kita ambil kendaraan roda tiga ini
sekian kita ambil kalau di TP ada truk
sekian kita ambil Nah setelah kita ambil
dan kita tentu kendaraan sebagai
sampelnya kita pilih kendaraan sebagai
stempel ada atas selanjutnya kita perlu
tahu kendaraan tersebut itu ngambilnya
dari mana gitu dari rumah dari kantor
Perumahan atau industri atau apa gitu
supaya jelas
Nana sampah ini bekas karena ini juga
bisa digunakan kalau suatu lokasi tidak
melakukan sampling di Sumber sampah
untuk bisa mengetahui sampah yang masuk
ke dalam sistem yang dikelola oleh
pemerintah daerah ini seperti apa itu
berapa banyak dan jenisnya apa saja Nah
setelah itu kita lakukan semua Bapak Ibu
kita pilih keretakan sebagai sampel
sudah kita tentukan drivernya siapa
platnya berapa gitu nah setiap dia masuk
atau sekali sajalah ya karena ukur
volume ini kan Enggak berubah-berubah
penting kita adalah tahu sudah jelas
lebar bak belakangnya itu Berapa panjang
Mbaknya berapa yang mungkin berubah
setiap hari adalah tinggi sampah yang
masuk ya kadang kurang dari banget
jarang sih biasanya dia akan memenuhi
terus ya kecuali dia sudah keliling tapi
tidak dapat sampah yang ada biasanya
adalah melebihi kapasitas berarti
tingginya di catatan tinggi
Hai di kali lebar Mbaknya dikali dengan
panjang Mbaknya akan dapat data volume
dengan satuan M3 ya jadi M3 ini sudah
kita dapatkan Nah kita bisa menggunakan
Ada timbangan misalnya misalnya
timbangan yang besar itu oh timbangan
sapi misalnya misal kalau ada di satu
Kota menganggap itu penting dan
disediakan karena sudah dilakukan setiap
saat dan sapi kalau mau dipotong kan di
pemotongan ditimbang dulu Nah itu bisa
timbang juga pakai timbangan kendaraan
berarti perlu data kendaraan kosong sama
terisi gitu nah ini nggak mungkin oke
nggak mungkin nggak papa kan seorang
surveyor habis kepikiran nggak mungkin
satu kita pilih alternatif yang kedua
Ternate yang kedua apa ke bawah Bapak
Ibu ya ya bahwa juga nomor tiga jika
tidak ada timbangan
Hai silakan Bapak Ibu pilihan ya boleh
mengambil seluruhnya Um muatan itu full
diambil kemudian ditimbang oke silakan
kalau mampu tapi kalau tidak ambil
seperempatnya saja seperempat tapi
pastikan memang seperempat dari
kendaraan dan kemudian timbang timbang
beratnya full keseluruhan kemudian bisa
dibandingkan antara berat sama volume
kemudian ketemulah densitas nah densitas
ini sangat penting inilah yang dilakukan
Delapan hari berturut-turut supaya Pak
kita bisa melihat trennya karena data
densitas iini akan kita pakai sebagai
data ini patokan datagita ini yang akan
kita selanjutnya kita akan pakai terus
terus Hahaha karena yang kita punya high
paling mudah diakses kan yang ini bapak
ibu ya
sedangkan yang berat ada saat Emil saja
tidak mungkin setiap saat keluarin
sampahnya kemudian timbang kemudian
catet deh pasti sudah langsung naik ke
truk kemudian bahwa ktp-nya di data
densitas ini sangat penting walaupun
referensi sudah ada berapa sih Nah
densitas di TPS tapi balik lagi ini
untuk menyeragamkan data dan
kepentingannya untuk untuk memastikan
bahwa data Bapak Ibu itu apakah masuk
dalam ring-ring referensi atau tidak itu
untuk memastikan kemudian saya tadi
lookbook lookbook yang ah Bapak Ibu juga
yang sudah makes logbook nya kita coba
kasih juga lookbook versi yang ada yang
aplikatif di lapangan adalah bentuk PDF
dan mungkin ya dan tapi nanti dipastikan
oleh masih besok dalam bentuk Excel jadi
bisa Bapak Ibu rubah sesuai dengan
pertimbangan Bapak Budi gila
Hai ini sangat sangat membantu jadi
tinggal print besok dah ngomong teknik
nah langkah 1 sampai langkah 5 diulangi
lagi 1-5 ini Diulangi untuk kendaraan
yang lain Jadi dicatat terus seberapa
banyak sebaik negaraa untuk jadi sampel
Bapak Ibu baru kemudian Lanjutkan ke
analisis komposisi nah analisis
komposisi nanti ada ada ceritanya lagi
Bagaimana menganalisis komposisi Bapak
Ibu Ya nanti akan diceritakan oleh
masyibi besok ada Metode pemisahan Aduh
quartering dan seterusnya banyak metode
yang bisa kita terapkan untuk analisis
komposisi Nah mudah-mudahan sudah
semakin jelas atau bahkan semakin
bingung tapi nanti kita sediakan waktu
untuk tanya jawab by Buya tapi Ibu
bagian yang terakhir dari materi saya
sebelum kita tanya jawab adalah
berhubungan dengan
dengan data Apa sih yang menjadi
tantangan ya saya enggak enggak bilang
sulitlah itu ya tapi kita dan tahu Dan
ini menjadi pengingat kita saat
melakukan sampling di dilapangan
persoalan susah dapat di lapangan itu
sudah klasik klasik callnya hari ini
kita kumpulin besok nggak ada orangnya
di rumah dan seterusnya itu klasik nah
yang berikutnya adalah pingin saya
Tampilkan yang pertama bapak ibu ada
tren yang saat ini yang perlu kita juga
ketahui adalah zeroes Lifestyle ini
positif tapi ini mempengaruhi tren
timbulan data kita Dan timbulan Sampah
kita data gini yang asumsi kita adalah
uh ternyata rumah dengan pendapatan
tinggi kok sekarang nggak banyak lagi
sampai bisa saja rumah tersebut
melakukan Zero is a Lifestyle dari
gerakan pengurangan sampah sehingga
pendapatan tidak lagi signifikan
pengaruh terhadap kuantitas sampah jadi
kalau dapat data seperti itu nggak perlu
nggak perlu khawatir Ia memang trendy
lapangan berarti ya sudah berhasil
menerapkan sistem pengolahan sampah yang
lebih baik gini nah kemudian ada juga
yang melakukan perannya adalah food
combining misalnya banyak sayur-sayuran
banyak buah-buah sehingga organiknya
lebih tinggi deh pokoknya deh rumah kau
seharusnya kalau tingkat pendapatannya
tinggi anorganik yang lebih tinggi kok
di sini organik tinggi ya hahaha Berarti
ada-ada data ada survei yang kita perlu
observasi lebih lanjut gimana pola
memasak mereka hanya kamu pola
menyiapkan makanan yang dilakukan
dirumah tersebut kemudian yang ketiga
adalah Bapak Ibu perlu kita ingat
dorongan pemerintah untuk Mbak sampah
ini luar biasa pelatihan bank sampah
sosialisasi bank sampah dan terus ini
hal yang positif punya tapi juga
di dalam timbulan sampah ada kesan
sampai itu menjadi berkah sehingga ada
pemakluman untuk dihasilkan karena dapat
ditampung oleh bank sampah oh Bang
sampahnya terima kardus nih Ya sudahlah
beli apa saja pakai kependusukan nanti
ada Bang tambah jadi akhirnya
menumbuhkan menset yang sebenarnya dalam
tanda kutip keliru untuk menjadikan
sampah ini menjadi berkah sehingga
mempengaruhi jumlah sampah yang
dihasilkan kemudian yang berikutnya
adalah produk berkemasan Bapak ibunya
Dea penampilan produk ini Dinilai dari
kemasan yang digunakan sehingga
kemasan-kemasan saat ini merajalela jadi
plastiknya tambah banyak dan seterusnya
ini juga menambah tantangannya dalam
pengelolaan data nanti kemudian ada
istilah yang lain kemasan biodegradable
misalnya kantong plastik singkong dari
singkong dari jagung ini masuk
goreng mana masuk kategori plastik atau
eh dari sembilan kategori dsni kita
perlu menampilkan satu kategori lagi itu
ya lebih spesifik karena kalau masuk
plastik D juga nggak bisa Nggak bisa
diolah lagi tidak-tidak artinya tidak
valuable masuk ke industri daur ulang
kemudian menjadi plastik lagi tapi dia
akan terolah di kondisi tertentu
misalnya terus kemudian akan menjadi
produk yang lain Jadi ada ada perbedaan
enggak kita sebutkan langsung itu
plastik masuk kategori saat pasti dan
pastinya dalam kondisi saat ini Bapak
Ibu Ya ini update kondisi saat ini
adalah ke adaptasi Kebiasaan Baru yang
muncul produk-produk sekali pakai
sebagai kelengkapan proteksi pribadi
basenya yang bisa saja itu masuk dalam
kategori limbah B3 sampah B3 Rin jadi di
rumah tangga pun bisa menghasilkan
sampah B3 jadi
kalau di SNI Maru kategori lain-lain ya
mungkin saja dalam sampling kita nanti
kategori lain-lain ini kita bisa
breakdown bahwa lain-lain yang layak
buang masuk ke sistem TPA ada juga
lain-lain yang kategorinya B3 yang
tentunya nggak boleh masuk ke TPA karena
sistemnya yang berbeda ini Nah itu bapak
ibu terus kemudian yang Pak akhir dan
ini Selatan Oh ya slide terakhir Bapak
Ibu pelengkap Dan timbulan Sampah
tentunya data timbulan sampah yang kita
sudah cari tadi kemudian kita tuh Mbah
di gitu ya tentunya tidak bisa berdiri
sendiri jadi dari tantangan yang kita
sudah tahu tadi kita Butuh data-data
tambahan yang lain misalnya yang pertama
adalah babak ibu Ai Venezuela angkat
panjangnya berapa sebagai nanti
pembanding klo G per orang Per hari
Desa jumlah jenis pekerjaannya apa gitu
jumlah pekerjanya misalnya untuk non
domestik yang luas bangunan jenis
kegiatan pendidikan pendapatan itu perlu
kita identifikasi jadi ada identitas
responden yang kedua adalah boleh kalau
kita pengin lebih lanjut perilaku ya
perilaku responden itu seperti apa cara
mengelola sampahnya Seperti apa ini
menjadi trend 1 kota itu jalan bareng
timbulan sampah nya dapet tapi perilaku
masyarakatnya juga bisa dinilai mungkin
hanya saja cuma sekali timbulan sampah
nya dihitung Delapan hari berturut-turut
untuk survei perilaku yang cuma sekali
saja Ya siapkan beberapa pertanyaan yang
sederhana supaya bisa mengetahui
perilaku prilakunya perlu diketahui
pengetahuannya juga perlu ada kan yang
tidak korelasi dia tahu tapi dia tidak
melakukan tapi ada juga harapannya di
tahu dia juga melakukan dia tahu bakar
sampah itu tidak bagus tapi tetep bakar
sampah dia tahu bank sampah itu baik
tapi dia belum jadi nasabah bank sampah
nah gitu pengen tahu supaya daerah punya
apa database yang cukup baik dan ini
sangat menarik 123 ini menjadi bagian
penelitian kalau yang bergabung juga ada
yang dari teman-teman mahasiswa untuk
melakukan penelitian di daerahnya
masing-masing Bagaimana sih timbulan
sampah yang dihasilkan perilaku
masyarakat yang seperti apa pengetahuan
responden Seperti apa dan yang keempat
adalah rencana pengelolaan boleh kita
tahu tergantung dari rangkaian kegiatan
sampling misalnya ada master plan PT MB
sampah design tpst atau design TV atau
apapun itu jadi sangat tergantung dari
kebutuhan kegiatan sampling yang
dilakukan ini nah ini adalah bapak
Hai terkait dengan berbagai macam
kelengkapan data yang mungkin kita bisa
sekali jalan ya supaya samplingnya bisa
lebih berbobot harapannya data timbulnya
depan komposisinya dapat gini kemudian
yang lain adalah data perilaku
masyarakat pengetahuan masyarakat juga
bisa sekalian kita dapatkan baik Bapak
Ibu hanya cukup materi dari saya
tentunya banyak sekali hal-hal yang
kurang dan kita perlu diskusikan silakan
Bapak Ibu nanti akan dipandu kembali
oleh Baim ah terima kasih mohon maaf
jika ada kekurangan mobile Taufiq
walhidayah wassalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh
Terima kasih kepada bapak hijrah yang
telah menyampaikan materi pertama
terkait dengan metode dan teknik
sampling sampah ya mungkin Disini saya
akan memberikan beberapa
poin penting ya yang bisa kita dapatkan
dari pemaparan Pak hijrah yang pertama
itu terkait dengan pentingnya data
timbulan sampah sebagai dasar untuk
mendesain pengelolaan sampah secara
keseluruhan kemudian ehem data ini bisa
kita dapatkan melalui metode pengambilan
dan pengukuran contoh timbulan dan
komposisi sampah sesuai dengan SNI ya
tahun 94 kemudian eh juga pada
kesempatan yang pertama ini atau hari
ini Pak hijrah telah memaparkan
Bagaimana pengumpulan data populasi
kemudian pengumpulan jumlah sampel dan
juga penentuan lokasi sampling kemudian
juga tadi di akhir dipaparkan juga
bagaimana tantangan dalam mendapatkan
data timbulan sampah saat ini ya
khususnya tadi disebutkan terkait dengan
you normal ada Kebiasaan Baru dan juga
ada
Hai azero Westlife style dan sebaiknya
baik Bapak Ibu Sebelum kita lanjutkan ke
Sesi selanjutnya yaitu sesi diskusi kita
akan ada agenda chest ada agenda foto
bersama ya Jadi mohon kepada bapak ibu
peserta training online untuk
mengaktifkan video kemudian nanti dari
panitia akan mengke capture gambar bapak
ibu baik Bapak Ibu semuanya kita akan
melakukan sesi foto bersama secara
online mungkin Mohon untuk mengaktifkan
videonya Saya minta waktu kurang lebih
30 detik untuk melakukan screen capture
baik kita mulai Bapak Ibu 123 dipasang
senyum yang paling manis bapak ibu
Hai hey sebentar aku lagi bapak ibu oke
Sudah Bapak Ibu semuanya terima kasih
bye terima kasih kepada bapak house eh
untuk selanjutnya Bapak Ibu kita akan
lanjutkan dengan agenda diskusi di kolom
chat sudah banyak sekali pertanyaan dan
kemudian panitia sudah mencoba untuk
merangkum nanti akan di-share juga ya
Halo Andi Google flight yang telah
dirangkum Apakah kandice sekarang Oh ya
sudah ya baik ini beberapa pertanyaan
yang sudah panitia kumpulkan yang
pertama dari ibu Luluk Humaira delha
Kabupaten Madiun untuk menentukan
klasifikasi Kabupaten jika klasifikasi
kota kecil tetapi jumlah penduduknya
sekitar 700ribuan kalau melihat jumlah
penduduk masuknya kota besar kemudian
kita harus mengambil yang mana kota
kecil atau kota besar karena daerah kami
wilayah kabupaten nya banyak yang
pedesaan Oke masih Dimyati dunia oke
baik sekali pertanyaannya Bu Lulu ya Om
klasifikasinya masuk a700s sebenarnya
klasifikasi ini Bapak Ibu bisa lihat
salah satunya adalah di
Gloria Bappenas ya Ah tentang jenis kota
yang ada di sana Jadi kalau
pertanyaannya tadi kalau melihat jumlah
penduduk masuk kota besar kita ambil
yang mana kota oke ya ya sebenarnya
tidak apa-apa Bu klasifikasi kota ini
sebenarnya kan untuk menentukan jumlah
sampel ya jadikan kalau kita pakai rumus
di SNI tadi ada nilai koefisien mau
pilih 0,5 atau satu ini semakin besar
kuotanya harapannya akan Oh sampel yang
dimasukkan semakin banyak artinya Bapak
Ibu nanti bisa cek kembali jumlah sampel
kalau sudah dihitung nanti ketemunya
berapa terus kemudian bisa-bisa ini ya
oh tergantung kesepakatan saja dari mana
yang penting standar yang digunakan eh
jelas mungkin itu Mbak Ima
Hai Dek Terima kasih Bang idra kemudian
pertanyaan yang kedua dari ibu Astri
Widyanti yang nomor satu ya Dua
pertanyaan yang pertama jika melakukan
perhitungan timbulan sampah di kampus
sekolah atau area public seperti daerah
wisata satuannya l m kuadrat per hari
atau liter per orang Per hari Jika
misalnya ingin menghitung timbulan
sampah di pantai wisata tadi sampel
nondomestik sepuluh persen dari populasi
kalau Dimas apa demi seperti ini
Bagaimana penentuan sampel nya apakah
tetap 10% Sedangkan jumlah kunjungan
wisata menurun kemudian pertanyaan yang
kedua terkait dengan densitas Apakah
bisa konversi timbulan menjadi berat
dengan menggunakan densitas
Hai adegan angka densitas yang sudah
ditetapkan mohon pencerahannya Pak
Doktor terima kasih Oke oke iya
amperenya agar panjangnya baik ah terima
kasih Bu atau mbak asrin yang pertama
jika melakukan perhitungan timbulan
sampah di sekolah karena seperti atau
Oke masing-masing lokasi ini sebenarnya
punya tadi kan kalau di kabel di materi
tadi punya standar unitnya yang
berbeda-beda misalnya untuk fasilitas
pendidikan hubungannya dengan orangnya
orang ini baik itu mahasiswanya maupun
dosen atau gurunya gitu nah kemudian
kalau area publik tadi Om Oke Kok area
publik tadi hubungannya dengan satuannya
adalah luas GTA luas Oke kalau kita
pakai satuannya adalah luas benar sekali
l atau kg per m2
Hai hari Nah tapi bisa juga misalnya
untuk daerah wisata ini adalah Jumlah
pengunjung jadi pakainya pilih ya bukan
dua-duanya karena nanti perhitungannya
akan berbeda kalau kita pakai luasan
berarti kita harus tahu dulu luasan
daerah wisata itu berapa kemudian kalau
kita pakai jumlah pengunjung berarti
kita punya data jumlah pengunjung yang
diambil 10% itu adalah bukan populasi
pengunjungnya tapi populasi jumlah
tempat wisatanya bisanya satu wilayah
itu ada wisata Katakanlah wisata pantai
ada 100 misalnya berarti diambil 10
persennya dari 100 tersebut untuk
dijadikan lokasi sampling nah sedangkan
data pengunjungnya diambil dari misalnya
pendekatan adalah Dinas Pariwisata atau
mengambil sampel langsung
di tempat retribusi di depan itu ya
begitu masukkan ada retribusi kita bisa
tahu hari ini berapa dalam seminggu itu
berapa saja Nah itu sebagai faktor
ininya apa pembaginya jadi boleh-boleh
satuan luas ataupun satuan pengunjung
tapi bukan seperti Pertanyaan nomor satu
di akhir itu ya 10% dari pengunjung itu
tidak gede jadi 10% adalah dari
penetapan lokasi sebagai sampel terus
Kemudian yang kedua adalah mengenai
densitas ya apakah bisa konversi
timbulan menjadi berat dengan
menggunakan Syekh densitasnya timbulan
menjadi berat Mungkin maksudnya adalah
volume menjadi berat menggunakan
densitas yang sudah ada bisa jadi di
keperluan kita sampling itu adalah
satunya untuk memudahkan operasional di
lapangan nah Katakanlah misalnya paling
sederhana contohnya TPA tidak semua
wilayah punya TPA dengan timbangan
sampah tapi sebenarnya persentase yang
dipakai untuk pelaporan untuk di
Indonesia dia menggunakan kinerja nya
adalah persentase berat bukan persentase
volume jadi persentase berat berarti
yang mungkin dilakukan oleh pengelola
TPA adalah maem mengukur volume setiap
kendaraan yang masuk Nah volumenya dapat
memainkan beratnya nggak ada gitu jadi
samping yang kita lakukan adalah dapat
menentukan densitas yang tepat untuk
kendaraan tersebut walaupun dari
referensi sudah ada kalau masuk ke TPA
ini berapa sih ton per M3 nya sudah ada
sampai kalau mau yakin di tempat di
daerahnya berapa
kita bisa menggunakan itu Dan harapannya
di SNI juga diharapkan lima tahun lima
tahun sekali itu ada ada perubahan gede
ada updating jadi review kembali apakah
memang masih cocok densitas karena
densitas ini agak sensitif kita terjadi
perubahan pola konsumsi mempengaruhi
densitas yang hubungannya dengan
komposisi sampah tidak seperti air ya
air 11 M3 ya tetap dia satu ton tapi
kalau sampah 1 M3 belum tentu satu ton
di bawah satu tetapi berapa tergantung
isinya misalnya banyak organik ya jadi G
lebih berat tapi kalau dia banyak
plastik isinya tetap 1 M3 tapi beratnya
akan berbeda nah ini perlu kesepakatan
selama samping terus kemudian didapatkan
data densitas tapi densitasnya tadi
harus diupdate jangan sampai densitas
yang di
empat sudah 20 tahun yang lalu tetap
dipakai pokoknya 1 meter satu truk itu
ini beratnya sekian gitu ya tapi ya tadi
harus ada updating kalau ditanya
boleh-boleh Karena tidak semua empat
tadi punya timbangan quince itu Mbak Ima
Baik terima kasih Oh ya Bapak Ibu
mungkin tambahan informasi terkait
dengan pertanyaan yang sekiranya nanti
mengarah ke terkait dengan teknik
sampling akan kita bahas pada kesempatan
esok hari ya Jadi tidak ditampilkan
panitia terlebih dahulu untuk sesi kali
ini Pertanyaan selanjutnya dari bapak
Praditya pada saat tahun 2018 saya
melakukan sampling sampah dan adik
Kabupaten Alor NTT saat dibandingkan
dengan SNI terpaut jauh karena jumlah
sampah pekarangan berupa ranting dan
daunnya cukup tinggi tetapi jika daun
dan ranting tidak dimasukkan dalam data
timbulan
Mbah tangga orang per hari memiliki
kisaran yang sama yaitu kurang lebih
tiga liter per orang Per hari dan jika
termasuk daunnya maka menjadi 5-7 LH
dengan data tersebut bagaimana sebaiknya
menyikapinya dan rencana pengolahannya
subjeknya bagaimana Oke Baik margin ini
sering terjadi di terutama
didaerah-daerah ya untuk wilayah
perkotaan dan kota-kota besar agak
jarang ini tapi di daerah sering terjadi
seperti saya juga pernah mengalami
seperti sehingga pada saat bahasan kamu
Anda tak seringkali muncul ya sedikit
perdebatan saya ada yang mengasumsikan
bahwa sampah daun dan ranting ini bukan
sampah gitu ya bukan sampah itu karena
dia bukan hasil aktivitas manusia apa ya
yang dilakukan oleh manusia itu Tapi
secara alami dia jatuh kemudian jatuh ke
tanah dan seterusnya gitu Jadi
tergantung dari persepsi itu tapi balik
lagi di masyarakat selama ini ranting
daun dan seterusnya itu Oh apakah masuk
dalam sistem pengelolaan sampah
perkotaan atau dia kelola sendiri kelola
sendiri artinya dia masih punya lahan
yang besar dia tidak membakar tapi
mungkin menimbun kemudian ia
lama-kelamaan membusuk dan seterusnya
dan tidak mengganggu sistem pengelolaan
sampah kota tapi kalau dirasa itu
menjadi bagian dari sistem pengolahan
sampah kota yang nanti akan diangkut dan
mungkin akan berakhir di tempat
pengelolaan kita akan keliru sebagai
pengambil sampel dagingnya kalau kita
tentukan tiga ternyata yang ada adalah
sampai 7 gitu Jadi ada terpaut angka 4
liter per orang Per hari nah balik lagi
bapak ibu dari
Hai pengelolaan yang ada identifikasi
dulu bahwa Jenis sampah tersebut akan
berpengaruh ke system design berikutnya
tidak Kalau tidak dan tidak masuk dalam
desain berarti ya cukup dengan tiga tadi
karena yang akan dihitung adalah Kia
tadi Mungkin itu Mbak Ima naik Hajrah
khas Deri dlh Kober apabila kita
melakukan sampling kira-kira kita perlu
berapa lokasi sampling misal samping
rumah kita misal samping rumah kita
ambil berapa rumah toko berapa toko
untuk bisa mewakili per Kecamatan
Kelurahan dan kabupaten Oke baik dari
daerah kabare sebenarnya sampling ini
kan tidak tebak-tebakan tapi samping ini
kan dalam metode statistik secara ilmiah
kita belajar bahwa sampel itu ditentukan
dari populasi yang ada Walaupun ada
Nah ada metode yang bisa ditahan
Tentukan sampling dari populasinya tidak
diketahui misalnya modelnya Snowball
sampling misalnya untuk sampling sektor
informal kita nggak tahu nih jumlah
pemulung yang ada di suatu kota Gede
kita tidak tahu jumlah pengepul di satu
Kota tapi kita punya Data sementara
kira-kira nih ada-ada 10 Mungkin pas
kita tanya dari 10 ini udah punya teman
tiga lagi Oh jadi nambah 13 kita datangi
Tempat kedua nambah 5-log Asy baru-baru
ini jadi 18 ini terus berkembang namanya
Snowball sampling untuk sampling
domestik dan non domestik kebetulan kita
sudah punya data Ri salah satunya adalah
dari BPS jumlah tahu jumlah populasinya
Berapa jumlah rumahnya bisa juga tahu
toko yang ada satu kota itu berapa gitu
atau 1 Kecamatan atau 1
kan kan sudah sudah sangat jelas nah
berdasarkan data itu kita akan
menentukan berapa lewat metode
perhitungan tadi jadi jumlah sampelnya
oblong ledekan same penentuan sampel ini
adalah pintu gerbang pertama setelah
selanjutnya adalah melakukan samping
samping samping gitu nah data-data
samping ini akan diragukan tidak bisa
dipertanggungjawabkan secara ilmiah
salah satunya kalau metode penentuan
sampel nya tidak jelas jadi metode
penentuan sampel nya harus jelas dulu
kita pakai metode apa Tidak sembarangan
dan Bukit assembling toko2 saja Ah dua
saja Oke tapi dua itu dari mana dari
mana oh karena toko di kecamatan ini ada
200 jadi saya ambil sepuluh persennya
gini nah itu boleh
ada alasan yang bisa
dipertanggungjawabkan secara ilmiah nah
salah satu pendekatan lewat SMS Feby
menggunakan rumusan tadi jadi bisa
dipakai kira-kira begitu menerima nih
pak selanjutnya aderi Bapak lo no ya lha
mgl wilayah Kami adalah wilayah
kabupaten yang cukup luas dan belum
semua terjangkau pelayanan persampahan
ada daerah pedesaan dan perkotaan
Bagaimana penentuan lokasi sampel dan
jumlah sampelnya kemudian Apakah ada
perbedaan antara daerah pedesaan dan
perkotaan baik menarik ya Ini juga ya
terjadi di berbagai macam kota sehingga
kalau digabung antara desa dan kota
tingkat persentase nya pasti akan rendah
sehingga dipisah oleh pemerintah daerah
dipisah salah satu pemisahannya misalnya
lewat regulasi atau
10 dengan rtrw rencana tata ruang
wilayah disebutkan berbagai macam food
pusat kegiatan yang hubungannya dengan
perkotaan dan pusat kegiatan yang
hubungannya dengan pedesaan Nah kalau
akan melakukan sampel dimana wilayahnya
Bagaimana menentukan sampel nya
tergantung dari tujuan sampling yang
dilakukan Bapak Ibu dari DL HAM mgl
mungkin Magelang ya Magelang akan
melakukan tujuan sampelnya Untuk apa
untuk melihat efektif efektivitas
tingkat layanan yang ada berarti yang
dilayani selama ini apakah pedesaan atau
perkotaan 6 mungkin perkotaan berarti
yang perlu dilakukan adalah wilayah
perkotaan tapi kalau tujuan samplingnya
akan melihat seberapa jauh sih timbulan
sampah yang ada pedesaan dan perkotaan
berarti kedua kedua kedua-duanya perlu
sampel perkotaan
Hai yang mana saja Kecamatan mana saja
luasnya Berapa jumlah orangnya berapa
populasinya berarti ketemu kemudian
dihitung ketemu jumlah sampelnya
pedesaan juga begitu pedesaan dilakukan
kemudian jumlah orangnya berapa
aktivitas di dalamnya Seperti apa
Akhirnya ketemu populasinya dan bisa
dihitung sampel nya berapa Nah
dua-duanya bisa jalan sampel pedesaan
ada sampel perkotaan ada pastinya kedua
kegiatan ini karena aktivitas di
dalamnya berbeda pasti jumlah sampahnya
kuantitas sampahnya dan komposisi
sampahnya kemungkinan hipotesisnya juga
akan berbeda yang diinginkan kita
berbicara assembling ini seperti
penelitiannya Bapak Ibu Ya ada hipotesis
yang kita buat dulu diawal bahwa
pedesaan misalnya asumsinya organiknya
lebih tinggi karena lahannya masih luas
ranting masih banyak daun masih banyak
pohon masih banyak sedangkan
saatnya akan lebih banyak Aan organiknya
plastik kertas kaca logam itu adalah
asumsi awal yang kita sebut sebagai
hipotesis Nah setelah Jalan nantikan
ketemu hasilnya bisa dibandingkan jadi
keduanya perlu dilakukan atau tidak
Bagaimana menentukannya sangat
tergantung dari tujuan sampel yang
dilakukan Bapak Ibu pingin melihat apa
dari dari sampel mungkin gambarnya kayak
kita melakukan penelitian yang baik Maya
jadi harus jelas dulu tujuannya apa gitu
karena tujuan berbeda menggunakan tools
yang sama pasti akan beda juga gede
hasilnya karena tujuannya beda Jadi
mungkin ditembak bye Ya nih pak iya
bapak ibu sebelum ke Pertanyaan
selanjutnya admin di kolom chat sudah
menyampaikan ini ya kuesioner jadi nanti
minta tolong kepada bapak ibu peserta
untuk
mengisi kuesioner tersebut selanjutnya
dari eh Novri media beli Bapak Novia
mungkin saya mau tanya tentang
pengambilan dan penentuan sampel sampah
pada kegiatan pertambangan Kemudian pada
kegiatan domestik maupun non domestik
operasional serta Bagaimana cara bentuk
pengelolaan dan pemantauan timbulan
sampah pada kegiatan pertambangan Oke
menarik ini pelayannya dari eh Mbak atau
emas ya oke ah pertambangan ya mungkin
yang perlu dilakukan karena pertambangan
ini akan menjadi spesifik ya ah dia
tidak sama seperti aktivitas rumah
perumahan dan non Perumahan tadi tapi
perlu yang pertama bapak ibu lakukan
adalah mengidentifikasi kegiatan apa
saja di lokasi pertambangan ini
yang berpotensi menghasilkan sampah
misalnya aktivitas perkantoran
menghasilkan sampah aktivitas dapur
menghasilkan sampah aktivitas Smash
pegawai menghasilkan sampah jadi dilist
dulu 12345679 kalau Arya pertambangannya
artinya mudah untuk di akses kalau
pilihannya tidak sampling tapi mau
sensus lebih misalnya mungkin ya dari
segi jumlah tenaga waktu mau sensus juga
lebih bagus jadi bisa diketahui dapurnya
Berapa banyak jumlah sampahnya ya
kemudian kantornya berapa Jam banyak
Rumah Sakit jumlah sampahnya mess
pegawainya jumlah sampahnya berapa baik
jadi bisa tapi perlu diingat yang kita
bicara tadi adalah sampah artinya sampah
bukan yang termasuk kategori limbah B3
gitu ya karena pertambangan juga
menghasilkan di
Indonesia jadi kalau timbulan sampah
tadi identifikasi dulu kegiatan apa saja
di dalam operasional penambangan yang
berpotensi menghasilkan sampah dari situ
kemudian pilihannya book bisa sampling
atau kalau skalanya tidak terlalu besar
dan memungkinkan untuk sensus Yesus saja
waktunya sama Kenapa 8hari SNI ya
sebenarnya SNI itu untuk melihat
tren-tren yang terjadi selama delapan
hari tersebut itu seperti apa Senin
masa-masa sayur bayam misalnya kemudian
Selasa masak kangkung Rabu ayam goreng
Pasti sarapan berbeda jadi tren setiap 8
hari senin ketemu Senin itu kita bisa
bisa tahu game seperti itu Mbak Ima Rich
hijrah Pertanyaan selanjutnya di
tiba-tiba Pak Doni Pratama Apakah ada
faktor koreksi untuk penentuan sampel
sampah ketika pandemi untuk wilayah
nondomestik kemudian kalau untuk
domestik akan terjadi peningkatan juga
Apakah ada faktor koreksi untuk
perhitungan sampel sampahnya jadi ada
Apakah ada tambahan faktor koreksi
pengalinya seperti itu mimpi menarik nih
Mas Doni eh Mas Doni rasanya tidak asing
Mungkin beberapa kali pernah ngikut juga
ya faktor koreksi sebenarnya dalam dalam
penelitian ini menjadi hal yang sangat
penting karena kondisinya kan abnormal
saat ini walaupun nanti kita nggak tahu
ke depan Seperti apa artinya sebelum
pandemi dan saat pandemi jumlah sampah
kuantitas sampah dan kualitasnya pasti
akan berbeda tetapi sayangnya ya kita
belum punya database yang cukup
sih artinya sudah ada dilakukan beberapa
penelitian tetapi tidak sampai
mengeluarkan faktor koreksi tadi tapi
kalau melihat jurnal-jurnal ad di
internasional gitu sudah ada beberapa
kota yang memperlihatkan of fluktuasi
atau perubahan yang terjadi antara
sebelum pandemi dan sesudah pandemi
kalau di Indonesia misalnya ada beberapa
rilis dari Adh Jakarta dlh kota Bandung
Kemudian dari Jogja ada beberapa tapi
belum sampai ke faktor koreksi namun Kim
sebagai pelaksana atau ingin
melaksanakan sampel di lapangan faktor
koreksi ini bisa di dirubah daripada
kita menunggu orang lain Maksudnya ya
kita sendiri dengan menentukan unit tadi
misalnya kita akan sampling tok
lebih ya atau warung makan restoran Nafa
unitnya kitab yang kita identifikasi
tadi hari ini berapa jumlah
pengunjungnya gitu Jadi ada ada
perubahan yang terjadi sebelum sama
sesudah tapi ada beberapa kegiatan yang
bisa saja mungkin ya artinya misalnya
restorannya Oh jumlah pengunjungnya
banyak sama sedikit tetap ada sampah
yang dihasilkan jerit sampah Pokoknya
dia jadi memang sudah seperti itu gitu
karena the penyiapan bahan maupun
sedikit maupun banyak tadi Nah mungkin
itu yang perlu digali informasi pada
saat identifikasi responden Nah kalau
ditanya faktor koreksi sampai sekarang
Setahu saya belum ada secara resmi untuk
apa persentase misalnya gede gambaran
persentase kalau kondisi biasa 3liter
nih pada saat pandemi jadi dua setengah
liter air
belum ada sampai saat ini Mega
Pertanyaan selanjutnya dari ah bapak
Chandra Satria Utama jika sebuah desa
ingin melakukan sampling jumlah produksi
sampah yang ada di desa tersebut
Bagaimana jika TPA nya belum berjalan
atau tidak berjalan ya Oke untuk Iya a
bagaimana melakukan sampling Ya
maksudnya Mbak Maya Iya mungkin
samplingnya ya oke jumlah sampingnya
sebenarnya seperti biasa ya jadi di
diawali dengan penentuan sampel nya
kemudian berbagai macam persiapan yang
kita lakukan kemudian sampling normal
Yang besok nanti akan dijelaskan oleh
masih byk masalah TP hanya belum
berjalan sebenarnya kan itu adalah
hilirnya tapi yang kita pingin tahu kan
hulunya sebenarnya 1t Desa ini berapa
sih
nya sampah yang dihasilkan jadi sampling
itu tidak dilakukan ngena alasan KTPnya
belum ada gitu tapi ini menjadi data
awal juga kalau di desa tersebut
misalnya dijadikan lokasi penelitian
kemudian akan dibangun tps3r bisa nah
dataset timbulan sampah ini akan sangat
penting untuk bagaimana mendesain tps3r
ini bisa berjalan dengan baik walaupun
belum ada TPA yang dilayani mungkin
seperti itu Mbak baik selanjutnya dari
bapak Ari Sutrisno untuk sampah non
domestik yang kategori perusahaan
tambang kami melakukan penimbangan
sampah setiap hari kemudian dibagi
dengan jumlah karyawan yang ada di
perusahaan apakah kami bisa mengikuti
SNI yang sama dengan perkantoran atau
yang lain ke-n tergantung tergantung
kegiatan yang di yang ditimbang nih
sampahnya dari mana
Hai aktivitas perkantoran ya bisa jadi
mengikuti standar perkantoran tapi di
SNI nanti balik lagi dilihat jam normal
Office Tower nya apakah sama bisanya
secara standar office hour itu delapan
jamin selnya apakah di pertambangan tadi
karena di remote area dan bekerja
Mungkin sisipan sehingga 24 jam jadi ada
pertimbangan-pertimbangan yang lain tapi
kalau nanti dia masuk misalnya ada dari
aktivitas dapur mess pegawai dari
berarti ini campur jadi satu gini tidak
bisa menggunakan standar yang tadi Athar
tapi dia berdiri sendiri jadi Pak Hari
pede saja bahwa itu adalah timbulan
sampah yang dihasilkan di aktivitas
pertambangan Bapak tidak perlu harus
membandingkan karena SNI pun tidak
meminta untuk perbandingan hanya ada
yang tahun 95 tadi sebagai Ia
ancang-ancang lah atau kan yang ada
disana
di semakin berkembang sekarang kan tidak
semua aktivitas yang dilakukan ada di
SNI tadi jadi bisa saja itu ada
kegiatan-kegiatan yang ada di luar SNI
jadi pede saja Pak Hari timbul sudah
baik sudah melakukan kemudian bisa
melihat tren eh dan mungkin juga bisa
menilai kegiatan kegiatan pengurangan
yang sudah dilakukan kerennya turun
misalnya ya dengan jumlah pegawai
karyawan yang sama kemudian bisa
melakukan pengelolaan yang baik sehingga
jumlah sampahnya bisa turun seperti itu
mahima Pertanyaan selanjutnya pedari
Bapak Rudi Marto magdry bapak Muhammad
fasbi Yunus ini agak banyak ya pak
hijrah pertanyaannya dalima poin yang
pertama untuk mencari data potensi 3R di
kawasan Kompleks Perumahan misalnya
ngobrol Man BTN Apakah proses
samplingnya bisa dilakukan gppa
Bagaimana tingkat kesalahannya dibanding
sampling langsung dari sumber Kemudian
yang kedua Bagaimana mencari data
sekunder persentase klasifikasi rumah
permanen semi permanen dan nonpermanen
kemudian yang ketiga telah mendapatkan
data komposisi sampah Bagaimana
mendapatkan data komposisi sampah yang
dapat didaur ulang Bagaimana acuannya
kemudian yang keempat Bagaimana
menentukan estimasi pendapatan yang akan
dihasilkan setelah mendapatkan data
sampah yang berpotensi untuk didaur
didaur ulang Apakah ada acuannya
kemudian yang terakhir untuk kelengkapan
data Adakah file lembar kue Adakah film
Percussion er yang sesuai dengan standar
untuk mengetahui potensi 3R menggapai
deh baik sekali
Wah ini komplit banget pertanyaannya
dari pak Muhammad tasbih ya terima kasih
Pak napa tasbih atas pertanyaannya ya
sangat menarik ini saya jadi belajar
lagi nih yang pertama 11 nanti Mbak Imah
saya sambil baca lagi ya Yang pertama
adalah mencari data potensi 3R reduce
Reus recycle dalam edicom kawasan
Kompleks Perumahan gitu ya Raha pakah
proses sampingnya bisa dilakukan di TPA
gini Oh oke lebih baik samplingnya itu
dilakukan di Sumber opak ya jadi
disumber karena apa di tph bisa saja
cuman kan di TPA ini sumbernya udah
bercampur ya tapi nanti kondisikan
sangat Mungkin beda-beda gitu aku
gambaran saya adalah satu truk sampah
akan ngambil di perumahan Bapak terus
kemudian di
dengan satunya perumahan yang lain
pernah jadi sampai penuh satu truk
sampah kemudian masuk ke TPA gitu Nah
kalau diambil di TPA Berarti ada ini ya
perbedaan data kecuali Perumahan bapak
punya truk sendiri untuk dibawa ke TPA
tadi nah eh tapi Hubungannya apa help to
Juan nya apa gede kalau pingin lihat
potensi 3R kalau menurut hemat saya
lebih baik di Sumber saja karena nanti
densitasnya akan berbeda terjadi
pemadatan di dalam three sampai ke TPA
tadi akan berubah beda-beda sumbernya
jadi lakukanlah disumber Pak yang kedua
Bagaimana mencari data sekunder
presentasi klasifikasi nah ini PR juga
bapak jadi pak Muhammad tas Denim sudah
sudah ada bayangan ini salah satunya
bisa menggunakan data dari profil
ekonomi wilayah yang dipublish oleh a
Hai salah satunya dari BPS juga ada tapi
memang tidak secara spesifik
menyampaikan ada rumah permanen memasuki
permanen dan nonpermanen seringkali di
dalam sampel itu kita asumsikan
berdasarkan tingkat ekonomi masyarakat
di sana misalnya penduduk miskinnya
berapa menengah keatas nya berapa persen
kita asumsikan lewat itu jadi ada pola
yang terjadi non-permanen nya bisanya
lebih tinggi 35 persen semipermanen nya
di atasnya sedikit dan rumah permanennya
yang paling rendah Jadi itu kesepakatan
peneliti saja Kemudian yang ketiga
setelah mendapatkan data komposisi
sampah Bagaimana mendapatkan data
komposisi sampah yang dapat didaur ulang
oke ini balik lagi ke tujuannya Bapak ya
Karena komposisi sampah kalau sesuai
dengan metode sampling Samba tidak
berdirilah berdasarkan daur ulang atau
tidak daur ulang tapi ada
dsni ada sembilan kategori misalnya ada
organik sisa dapur gitu ya ranting
kemudian ada plastik kaca logam Nah
kalau tapi pingin melanjutkan penelitian
selanjutnya untuk yang didaur ulang
berarti harus diidentifikasi lagi yang
daur ulang itu yang mana plastik yang
jenis mana karena daur ulang kan jadi
akan sangat sangat spesifik plastik
sangat banyak jenisnya secara teori ada
tujuh jenis tapi secara praktek
dilapangan jenisnya lebih banyak dan
tidak semua jenis plastik itu bisa
didaur ulang karena sterofom juga seneng
secara struktur kimianya itu adalah
plastik tapi dia tidak bisa didaur ulang
nah kalau pingin cari lebih lanjut
tentang di daur ulangnya berarti harus
diklasifikasi dulu kategori daur
ulangnya jenis sampahnya apa kemudian
baru bisa ditentukan komposisi sampah
yang bisa didaur ulang kemudian yang
yang keempat adalah a
estimasi pendapatan nanti tinggal kalau
Bapak sudah punya data komposisi jalur
ulangnya berapa a misalnya kaca logam
tadi ya Eh kemudian perlu data tambahan
yaitu Apa nilai jualnya berapa yang ini
tiap wilayah berbeda berarti perlu
survei sosial yang lain misalnya survei
ke pengepul sampah dia terima berapa
rupiah gitu Nah karena data ini tidak
ada standar satu wilayah dengan wilayah
yang lain berbeda dan sifatnya sangat
tertutup mungkin ya karena hubungannya
dengan pendapatan dan aktivitas ekonomi
orang lain gitu Nah kalau data itu ada
ya tinggal dikali dengan jumlah
persentasenya untuk bisa menentukan
bahwa ini layak nih kalau dipilah
menjadi daur ulang mungkin seperti itu
terus kemudian yang kelima kelengkapan
data file kuesioner untuk standar
tiga er secara standar tidak ada Pak
karena memang ini sangat tergantung dari
penelitian ya eh dia pingin tahunya apa
gitu Apakah pingin tahu tingkat daur
ulang yang ada ingin tahu potensi yang
mungkin dilakukan oleh masyarakat jadi
sangat-sangat baik kalau ini disusun
oleh si pelaksana sampling tergantung
dari tujuannya tergantung dari
pengolahan data yang dilakukan karena
kuesioner ini kan menggunakan pengolahan
data yang berbeda lagi ya misalnya pakai
metode Anova es dan statistik statistik
yang lain nanti akan menentukan jumlah
pertanyaannya berapa gitu ya kemudian
model pertanyaannya Seperti apa ini akan
sangat akan sangat ditentukan oleh
tujuan dan metode pengolahan data dari
kuesioner tapi yang menarik adalah
Apakah sampling timbulan sampah dan
komposisi itu wajib ada
Energi tidak wajib tidak wajibnya kalau
pingin tambahan lagi sesuai dengan
tujuan yang sudah ditentukan silakan
pakai kuesioner untuk memperkuat asumsi
sehingga data-data yang didapatkan nanti
bisa dibandingkan Oh iya menurut
komisioner itu seperti ini oh makanya
sampahnya lebih naik misalnya contohnya
Bapak Ibu yang kita pernah temukan di
satu daerah jumlah timbulan sampah orang
dengan pendapatan rendah kok banyak ya
operasinya banyak year when or anorganik
yang tinggi seharusnya Menurut data
menurut referensi pendapatan tinggi itu
anorganik yang lebih tinggi gitu ya tapi
ini kok pendapatan rendah ternyata
setelah survei lanjut dengan menggunakan
kuesioner kita bisa tahu bahwa clc orang
dengan pendapatan rendah ini ternyata
berbelanja setiap hari ini beli bawang
Rp1.000
febly tomat 1000 pakai plastik sedangkan
yang pendapatan tinggi dia belanja
mungkin seminggu sekali dengan
pembungkus yang lebih besar tapi
jumlahnya lebih sedikit Oh ternyata ada
pola itu diperkuat oleh kuesioner jadi
kuisioner ini untuk memperkuat gatal
Tapi ditanya wajib atau tidak tidur
wajib kem begitu Mbak Imah baik Bapak
Ibu mungkin ini pertanyaan terakhir ya
karena sudah 11 lagi 4 mohon maaf kita
tidak bisa menampung semua pertanyaan
Semoga besok bisa ditanyakan kembali
seperti itu dari Bapak Rudi Martono
Bagaimana menentukan sebaran titik
sampling untuk daerah kepulauan untuk
keperluan penyusunan masterplan atau
pt.emp Oke daerah kepulauan ya oke Ayo
penyusunan untuk keperluan penyusunan
masterplan oke
nah sebenarnya kalau untuk wilayah
kepulauan ST secara prinsip tidak ada
perbedaannya dengan wilayah yang artinya
yang lebih banyak daratan tapi ada
potensi-potensi yang lain yang juga
harus dipertimbangkan misalnya potensi
pasang surutnya air yang mungkin akan
berpengaruh di daerah kepulauan tersebut
artinya Ada sampah yang mungkin bukan
produksi mereka tetapi masuk ke wilayah
mereka dan akan tertinggal di wilayah
itu Jadi mungkin pertimbangannya selain
dari Perumahan tadi non Perumahan tadi
ada aspek yang lain bawaan dari lokasi
yang lain jadi eh ada tambahan
samplingnya misal di daerah pesisir di
daerah pantai gini yang
Hai pertimbangan ada aspek yang lain Wow
ternyata kok jadi lebih besar ya Ada
pertimbangan bahwa ada bawaan sampah
dari dari wilayah yang lain yang mungkin
bukan aha yang dihasilkan oleh mereka
untuk teknis yang lain sama nanti kalau
masterplan dan pt.mpk hubungannya dengan
perencanaan berikutnya ya hamperu di
perencanaan berikutnya pastinya akan
berbeda dengan wilayah daratan model
pengumpulannya model pengolahannya pasti
akan berbeda tapi kalau penentuan sampel
teknik sampling sama-sama sejak begitu
Mbak Imah Baik terima kasih Pak Hydra
Baik bapak ibu
alhamdulillahirobbilalamin kita sudah
menyelesaikan training online untuk hari
yang pertama pada kesempatan kali ini
saya meminta kembali kepada bapak ibu
untuk bersedia mengisi kuesioner yang
telah
panitia sampaikan di grup chat terkait
dengan agenda pada hari ini Demikian
bapak-ibu yang bisa kami sampaikan saya
pribadi mewakili panitia memohon maaf
apabila selama keberjalanan acara ini
terdapat kesalahan dan juga kekurangan
kemudian Insyaallah kita akan bertemu
kembali Jadi saya ingatkan kepada bapak
ibu untuk tidak lupa besok kita ada
agenda lagi ya hari yang kedua untuk
metode dan teknik sampling sampah
bersama bapak yi yuliandra demikian yang
saya sampaikan tetap semangat dan juga
tetap sehat Bapak Ibu semuanya Terima
kasih atas partisipasinya Billahi taufik
wal hidayah wassalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh Terima kasih Bapak Ibu
Terima kasih Mbak Rima itu
[Musik]
Hai aku lihat-lihat dulu ya
di sini ya
ngomong potensi ekspor ke
the beach theme
Ndra
[Musik]