POTENSI DAN TANTANGAN PENGELOLAAN SAMPAH SPESIFIK (SAMPAH KONSTRUKSI) DI INDONESIA
tv_hlZm5D64 • 2023-02-11
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id ini yaitu pada Sabtu 11 Februari 2023 baik sebelumnya perkenalkan saya Anisa Wana selaku MC sekaligus moderator yang akan memandu jalannya acara webinar pada pagi hari ini acara webinar kita hari ini mengusung tema potensi dan tantangan pengelolaan sampah spesifik atau sampah konstruksi di Indonesia yang akan disampaikan oleh pemateri kita hari ini yaitu bapak dokter engineering maryono STMT cara ini diselenggarakan oleh butik daur ulang Project B Indonesia yang bekerjasama dengan Universitas Islam Indonesia baik selanjutnya bapak ibu hadirin yang terhormat Izinkan saya mengucapkan selamat datang dan memberikan salam hormat saya kepada bapak dokter hijrah Purnama Putra SMA selaku Honda dari butik daur ulang Project B Indonesia sekaligus sekretaris jurusan Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia lalu kepada pemateri kita hari ini yaitu bapak dokter engineering maryono STMT dan juga kepada bapak ibu peserta webinar pada hari yang berbahagia ini sebelum masuk ke materi webinar kita saya mohon izin sebelumnya untuk mengingatkan Bapak Ibu sekalian untuk dapat mengisi daftar hadir atau presensi di Link yang telah admin kami kirimkan di kolom chat kemudian Dengan hormat saya juga meminta kesediaan Bapak Ibu sekalian untuk menonaktifkan microphone selama kegiatan ini berlangsung supaya kita semua dapat menikmati materi yang disampaikan dengan baik baik selanjutnya sebelum kita masuk ke acara inti kita yaitu penyampaian materi Mari kita dengarkan terlebih dahulu penyampaian sambutan pepatah dua patah kata dari bapak dokter hijrah Purnama Putra SMA selaku founder dari Project by Indonesia dan sekretaris jurusan Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia waktu dan layar kami persilahkan Baik Terima kasih Mbak Nisa Apakah suara saya sudah masuk masuk Oke Baik bismillahirrahmanirrahim assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh bismillah wabarakatuh bismillah alhamdulillah tentunya Selamat pagi salam sejahtera untuk kita semuanya yang kami hormati bapak dokter maryono dari magister ilmu lingkungan Universitas Diponegoro atas waktu dan kesediaannya untuk berbagi ilmu kepada kami pada kesempatan hari ini Serta Bapak Ibu peserta webinar terkait dengan potensi dan tantangan pengelolaan sampah spesifik terlebih pada sampah konstruksi yang ada di Indonesia Bapak Ibu yang penikmat setia webinar-webinar yang dilakukan oleh butik daur ulang Project di Indonesia Alhamdulillah masih diberikan kepercayaan oleh jurusan Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia untuk menyelenggarakan webinar yang kalau saya tidak salah ini yang ke-3 atau ke-2 ya di tahun ini gitu ya rata-rata dalam satu tahun butik daur ulang membuat webinar sekitar 16-17 kali seri dan mudah-mudahan di tahun ini kita masih juga terus bersemangat untuk mengerjakan webinar tersebut pada kesempatan Hari ini saya diinfokan oleh panitia sudah ada 360 peserta yang mendaftar namun biasanya di hari H pelan-pelan jadi nanti naik pelan-pelan di sampai mungkin di angka 150-200 begitu ya karena biasanya Sudah daftar terus kemudian lupa gitu untuk mengikuti tapi teman-teman di butik daur ulang sudah cukup senang menghubungi Bapak Ibu semuanya karena di reminder lagi pada pagi hari Bapak Ibu sudah mendaftar dan bisa mengikuti kegiatan ini gitu semangatnya adalah semangat berbagi Pak maryono dan Bapak Ibu semuanya Artinya kita masih mampu dan berkah dari pandemi kemudian kita bisa belajar di mana saja Kapan saja dan makanya webinar ini bisa terus terlaksana begitu Jadi kita berkomitmen untuk terus melaksanakan salah satunya adalah Jika Bapak Ibu menyimak tadi di video yang ditampilkan di awal selanjutnya akan ada webinar tentang pengelolaan minyak jelantah yang akan dilakukan kurang lebih 2 minggu lagi jadi Bapak Ibu jangan ketinggalan mudah ikuti terus untuk webinar-we pada kesempatan hari topik pada kesempatan hari ini sangat spesial sekali jadi saya ketemu Pak maryono kira-kira berapa tahun yang lalu begitu di satu conference Pak maryono menyampaikan dengan tentang topik yang akan dibicarakan pada kesempatan Hari ini saya langsung sangat tertarik gitu ya tentang tema tersebut karena tema ini masih jarang sekali diangkat oleh peneliti kemudian aplikasi di lapangan Gitu ya tentang sampah konstruksi jadi potensinya sangat besar dengan pembangunan yang ada di Indonesia tapi pengelolaannya masih belum terdeteksi dengan baik Nah nanti kita akan dengarkan pemaparan dari Pak maryono Seperti apa tantangan dan potensi pengelolaannya di Indonesia siapa tahu kalau bahasa anak sekarang kan jadi Cuan gitu Ya paling tidak menghasilkan pengelolaan yang lebih baik Agar lingkungan kita juga ikut jadi lebih baik ya Bapak Ibu semuanya tidak berlama-lama agar kita bisa mendengarkan pemaparan yang mudah-mudahan sangat menarik dari Pak maryono Selamat mengikuti tentunya Bapak Ibu semuanya Terima kasih Pak maryono atas waktu di hari-hari Sabtu seharusnya bersama keluarga tapi kita minta waktunya 2 jam untuk bersamai aktivitas kita pada kesempatan hari ini mudah-mudahan semuanya lancar dan diberikan manfaatnya tentunya dari panitia kami juga mohon maaf jika banyak kekurangan dalam pelayanan kepada bapak ibu dan kita akan bertemu di kesempatan yang lain yang mudah-mudahan kita sehat-sehat semuanya ya terima kasih atas waktu dan kesempatannya mohon maaf jika banyak kekurangan wabillahi Taufiq wal hidayah wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih Bapak hijrah yang telah memberikan sambutannya dan sekaligus membuka acara pada pagi hari ini baik Bapak Ibu sekalian kami dari panitia juga melakukan live streaming melalui YouTube channel kami di Project by Indonesia jadi semisal selama acara webinar ini berlangsung ada Bapak Ibu sekalian yang mungkin terkendala di dalam Zoom itu tidak perlu khawatir karena Bapak Ibu sekalian juga tetap bisa mengikuti webinar ini melalui YouTube channel kami yaitu Project Indonesia kemudian seperti biasanya kami juga menyiapkan 5 doorprise Untuk Bapak Ibu sekalian yang beruntung berdasarkan tiga pertanyaan terbaik dan 2 Story Instagram terunik selama webinar ini berlangsung Nah untuk doorprize pertanyaan terbaik akan kami umumkan di akhir acara Sedangkan untuk Story Instagram terunik pemenang akan dihubungi langsung melalui DM oleh admin kami seluruh hadiah ini dipersembahkan oleh butik daur ulang Project B Indonesia jadi bagi Bapak Ibu sekalian yang ingin bertanya selama webinar ini berlangsung itu dapat sekali memberikan pertanyaannya melalui kolom chat dengan format nama kemudian pertanyaan yang ingin ditanyakan lalu untuk Story Instagram Bapak Ibu sekalian dapat membuat Story selama webinar ini berlangsung semenarik mungkin dan jangan lupa tag Instagram kami di Project Indonesia baik tanpa berlama-lama lagi kita akan langsung ke acara inti kita yaitu penyampaian materi oleh pemateri kita yaitu bapak dokter engineering maryono SMT Tapi sebelumnya saya mohon izin Bapak Ibu sekalian untuk membacakan CV Bapak maryono terlebih dahulu Bapak dokter engineering maryono STMT ini merupakan dosen magister ilmu lingkungan Universitas Diponegoro untuk pendidikannya Beliau pernah menempuh pendidikan S1 teknik lingkungan pada tahun 1998 di Institut Teknologi Bandung Kemudian beliau melanjutkan pendidikan S2 perencanaan wilayah dan kota pada tahun 2001 di Institut Teknologi Bandung lalu Beliau juga melanjutkan pendidikan S3 teknik perkotaan dan lingkungan pada tahun 2015 di kyushuu University Jepang untuk aktivitasnya beliau merupakan dosen magister ilmu lingkungan Universitas Diponegoro Kemudian beliau juga aktif di Center for green infrast and development Universitas Diponegoro kemudian penelitian dan proyek pengembangan 5 tahun terakhir yang pertama ada pemodelan interaksi guna lahan dan tarikan perjalanan pada jalan kolektor sebagai upaya mewujudkan sistem transportasi yang berkelanjutan di Kota Semarang Kemudian yang kedua ada pendugaan alih fungsi lahan dan stok karbon permukaan di Kota Semarang berbasis algoritma super vektor mesin dan citra satelit Sentinel 2A kemudian yang ketiga ada efektivitas uhs dalam penyusunan tata ruang dan infrastruktur hijau pada kota kecil di Jawa tengah lalu untuk pengabdian masyarakat yang pertama ada pemberdayaan masyarakat dalam penentuan batas desa di Kabupaten Brebes Desa Kretek pagojangan dan teraban kemudian ada pemetaan UMKM pelaku ekonomi kreatif usaha kerajinan makanan ringan batik bambu dan kayu di Kabupaten Temanggung itu tadi sekilas Mengenai bapak maryono selanjutnya Mungkin saya akan menyapa beliau terlebih dahulu Assalamualaikum selamat pagi Bapak Selamat pagi Mbak Anisa bapak bagaimana kabarnya hari ini Pak Baik Ini suara saya sudah bisa didengar ya Iya untuk penyampaian materinya Apakah Bapak sudah siap untuk menyampaikan materi hari ini Coba dites dulu ya untuk penyampaian materinya waktunya kurang lebih sampai jam 10.30 begitu ya pak Mungkin langsung saja tanpa berlama-lama tempat dan layar kami persilahkan ya Tes dulu ini sudah terlihat terlihat bapak bismillahirrahmanirrahim assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih kami ucapkan kepada butik daur ulang Project di Indonesia lalu program studi teknik lingkungan Universitas Islam Indonesia dan terkhusus kepada kolega kami teman kami yang mudah-mudahan nanti semakin sering berhubungan Bapak hijrah dan sekaligus tadi beliau sudah membuka acara yang saya malah terinspirasi ini packaging acaranya juga sangat keren Pak jerawat Bapak Ibu adik-adik anak-anak yang saya hormati yang bisa bergabung dengan acara webinar series yang keberapa tadi saya lupa tapi cukup banyak ya kami diberi kesempatan untuk sharing apa yang kami pahami dan beberapa yang sudah kami lakukan ya di beberapa tempat di Indonesia terutama berkaitan dengan pengelolaan sampah spesifik khususnya sampah konstruksi di Indonesia mudah-mudahan nanti pancingan diskusi saya ini dapat membantu adik-adik bapak ibu sebagaimana tadi disampaikan Pak Hijrah ya mudah-mudahan bisa nangkap peluang tentang bagaimana sebenarnya pengelolaan sampah spesifik atau sampah konstruksi yang ada di Indonesia ini sehingga di satu sisi bisa standarisasi di sisi yang lain tentu dengan standarisasi itu ada keahlian keahlian ya tadi Kalau Pak hijrah menyampaikan to the point ada cumannya gitu ya jadi standarisasi di sini adalah [Musik] optimasi pemanfaatan pengembangan infrastruktur untuk mencapai standar yang tentu itu berhubungan dengan sekolah berhubungan dengan pengetahuan berhubungan dengan pengetahuan dan olah pikir yang bagi para pelakunya itu tentu memiliki keahlian dan kemampuan yang tentu harus dilakukan apa ya istilahnya kalau misalnya ada sampah konstruksi karena ada standar yang baku Jadi para ahli para pekerja dan sistem pengelolaannya itu terstandarisasi Nah kalau standarisasi jelas di situ ada bisnis itu bisnis mungkin atau mungkin government making kontrak with private company itu yang tadi disampaikan jika tambah konstruksi bisa terstandarisasi dengan baik dan masyarakat sudah berperilaku Pro inframental behavior gitu tentu di situ ada pengetahuan yang tertransfer yang membutuhkan resourcess gitulah atau dana untuk pengelolanya itu yang tadi disampaikan Pak hijrah di awal nah Bapak Ibu adik-adik karena penyelenggaranya di sini butik daur ulang dan UII yang tentu UII adalah salah satu universitas terbaik di Indonesia tadi sudah disampaikan di videonya mohon izin saya akan memulai diskusi pagi yang baik ini dengan menyampaikan Bagaimana perspektif akademik mengenai sampah konstruksi atau limbah konstruksi di Indonesia karena zaman digital gitu Saya mencoba mencari tahu ala anak-anak melanial anak-anak melanial yang sederhana gitu Saya mencoba mencari dari search engine dengan kata kunci sampah konstruksi di sini sampah konstruksi ada tapi tidak terlalu banyak jadi begitu tampilan pertama ini ada empat ini satu membahas tentang pemanfaatan sampah konstruksi tapi yang lain tidak gitu Jadi mungkin tidak terlalu cocok dengan kata ini Jadi mungkin ada benarnya juga tadi yang disampaikan Pak hijrah kalau belum terlalu banyak mungkin yang lalu berikutnya adik-adik anak-anak bapak ibu kami hormati di forum yang baik ini saya melanjutkan dengan pencarian secara sederhana tapi saya ubah kata kuncinya misalnya saya menggunakan kata construction wish kalau ini banyak ya Bapak Ibu begitu saya bicara konstruksi langsung bahkan ini semuanya membahas jadi dari prosentase sekali tampilan itu di dalam mesin pencari langsung 100% ada tapi kalau tadi itu hanya kecil sekali dan mungkin jarang betul yang disampaikan Pak hijrah itu tadi Nah di sini menunjukkan bahwa memang konstruction atau pengelolaan sampah konstruksi sampah dari cermatan sederhana ini beda ya kalau di negara-negara maju sudah familiar begitu kalau di kita memang masih jarang saya masih penasaran saya mencoba menset ya nah ternyata tulisan saya juga ndak jadi saya share lagi itu akhirnya ada gitu ya ada kata-kata tapi itu kan terlalu susah gitu karena tidak semua orang mengerti dan tadi lagi-lagi yang disampaikan Pak hijrah itu adalah satu apa ya istilahnya satu satu celetukan gitu Yang Yang bener itu agak susah gitu dicari di Indonesia itu masih belum banyak lah tapi saya penasaran lagi bener nggak sih ini cara ganti dengan mengubah kata menjadi sampah menjadi limbah jadi limbah konstruksi gitu ya Wah kalau ini Mulai mulai ada yang tadi dia hanya dua sekarang naik persentasenya gitu ya jadi hitungan pertama itu tadinya hanya satu sekarang naik menjadi 2 Wah ini kayaknya cocok ini kemudian saya tingkatkan lagi menjadi limbah konstruksi bangunan dengan kata kunci itu ya Nah dengan kata ini ternyata ini cukup banyak yang dari sisi Akademi perspektif itu sudah membahasnya bahkan ini bisa dikatakan hampir mendekati 85% artinya sampah spesifik limbah konstruk itu kalau di kita berasosiasi dengan penggunaan kata limbah ya jadi ternyata sampah itu kalau kita bukan sampah ya tapi limbah limbah konstruksi itu mungkin Jadi intinya Bapak Ibu secara akademik kita sudah banyak yang membahas inilah intinya gitu ya Nah tetapi Apa karena kita berada pada rezim atau area info kemudian sistem ability and seputar perspektif itu apakah perspektifnya sama dengan engineering yang Civil engineering gitu ya yang mungkin lebih banyak berasosiasi dengan efisiensi dan optimasi material walaupun kedua-duanya sama mungkin ya kalau kita hubungan dengan DPR ya tapi mungkin perspektifnya sedikit agak agak berbeda mungkin kalau tapi nanti kita lihat lebih jauh di belakang Nanti jadi prinsipnya di sini sudah ada nah saya kepo karena saya dari teknik mengumpulkan sebagaimana background tadi bisa dibacakan oleh Mbak Nisa dan sejauh ini juga saya agak jarang gitu diskusi masalah ini dengan beberapa teman di mana gitu termasuk di dengan Pak hijrah kemudian termasuk dengan Bu Winda dan seterusnya pokoknya teman-teman di teknik lingkungan di Indonesia itu agak jarang gitu ya lalu saya kepo saya agak dalam gitu ya mudah-mudahan ini bisa mewakili terkini ya jadi saya lebih dalam siapa ya Ini bapak-bapak ini teman-teman kita ini yang sudah meneliti atau menulis gitu nah ternyata hampir semua itu berkaitan langsung dengan pekerjaan konstruksi overall juga secara umum Bapak Ibu yang sudah menulis meneliti itu backgroundnya adalah teknik sipil bukan berarti membeda-bedakan ya Saya hanya ingin mencari tahu teman saya dan tidak yakin kemudian kalaupun ada kesehatan itu masih terbatas gitu ya jadi dari mungkin yang memiliki background teknik lingkungan atau yang lain itu masih jarang mudah-mudahan nanti semakin kesini semakin banyak teman-teman yang membahas tentang Pro info di dalam kostraction management jadi tidak melulu pada konteks efisiensi material di dalam construction building tapi juga lebih pada konteks kemasyarakatan Nah nanti nampak juga bahwa dengan background seperti itu nampak bahwa di dalam peraturan pemerintah pun juga yang ditembak atau yang di endorse atau yang dicermati masih bergetar tentang konstruksi konstruksi masal gitu ya konstruksi masal yang tidak berbasis Community beavier jadi di dalam slide ini saya ingin menyampaikan dan perlu kami baris bawahi bahwa di dalam akademik perspektif itu masih fokus pada Engineering terutama Civil engineering tetapi belum belum banyak yang membahas tentang nah tentu bagi adik-adik Kalau ini ada yang kuliah S2 S3 atau barangkali S1 dan dia akan melanjutkan S2 S3 karena ini masih akademik perspektif Tentu juga ini menjadi peluang seperti yang disampaikan baik cerita tadi tetapi tentu di sini belum belum mengarah pada ekonomi perspektif ya tapi lebih pada study of literatur walaupun tentu ada beberapa batasan karena kalau kita lihat saya set lebih dalam gitu tentang review of construction wish itu ternyata udah banyak banget gitu ya yang mengkaji gitu ya Sehingga tentu harus hati-hati juga apa yang baru dan apa yang belum dibahas di dalam konteks literatur review studi atau literatur ini contoh yang tadi malam gitu ya Sengaja saya coba agak akhir-akhir untuk mengetahui terkini kondisi terkini dari perkembangan literasi review of construction ini saya hanya saya Tampilkan print screennya gitu karena tentu ada copyrightnya ya karena berkaitan dengan jurnal Bapak Ibu nanti bisa ke UII tadi sudah ditampilkan video dengan bagus atau mungkin nanti ke tempat kami untuk melihat lebih dalam ya Misalnya tentang konteks lca di dalam construction and Demolition itu selalu diikuti dengan Demolition gitu ya kalau di dalam beberapa literatur konstruction itu membangun demoction Tentukan pemugaran atau penggantian atau merobohkan ya ini masih berputar dengan literatur review Bagaimana kami membantu anak-anak adik-adik bapak ibu yang mungkin masih sekolah tentang bagaimana sebenarnya literatur review research di dalam Extraction wish yang baik yang beneran gitu ya Beberapa batasan harus dilihat ini karena mereka sudah membahas 12345 gitu faktor couple 3R strategi misalnya ya tahun barusan kemudian tahun 2002 itu sudah dibahas secara ada 8 yang kami temukan 10 ya yang curren situation ya dari 2016 sampai 2003 itu kalau nulis jurnal dan lain sebagainya kan biasanya jurnal terkini 10 tahun terakhir atau 5 tahun terakhir gitu ya Nah ini Tentu juga mudah-mudahan membantu dari bapak ibu adik-adik anak-anak yang mungkin mengikuti webinar pada sesi pagi ini Nah tadi saya menampilkan akademik perspektifnya nah berikutnya tadi ke Pak hijrah saya menggunakan clo dari Pak hijrah tentang Cuan tentu ini akan berkaitan dengan tinjauan praktis dan praktek tinjuan praktis dan praktek nah lagi-lagi saya mencoba untuk menyelami kehidupan keseharian anak-anak tentang penggunaan gadget dan sistem komunikasi lagi-lagi saya mencoba untuk menggunakan mesin pencari untuk bertanya apa to limbah konstruksi dalam konteks commons itu gitu ya Nah di sini disebutkan dari sekitar 4 juta 450 data yang ditemukan dalam waktu 0,35 detik itu ternyata mereka mengatakan bahwa overall ya common Sen ya ini pengetahuan masyarakat umum poin-poin limbah konstruksi adalah poin-poin bangunan tanah beton baja kayu dan bahan campuran lainnya yang timbul dari berbagai aktivitas konstruksi secara Saya rasa ini sudah mulai masyarakat maupun tadi yang perspektif akademik yang ada 10 jurnal tadi ya Samalah kurang lebih jadi saya terus meneruskan gitu ya Saya berani meneruskan untuk menggunakan kata-kata ini dengan searching lebih dalam lebih dalam nah secara common sains baik pada media maupun Universitas maupun yang lainnya bercampur karena commensen ya tinjauan praktek gitu ya ternyata kata-kata dibawah konstruksi sebenarnya tidak terlalu asing dan memang sudah banyak yang membahasnya gitu ya Bahkan secara kasat mata Sorry Maaf saya menggunakan kacamata itu sudah ada mencoba untuk membuat guide lain guideline atau tadi saya menyebutnya adalah standari standarisasi yang itu memerlukan pengetahuan tertentu kalau sudah ada unsur pengetahuan tentu ada perlu resources yang harus dikeluarkan resource itu perlu membutuhkan pembiayaan untuk mencapai sebuah mutu standar yang baik yang tadi disebut oleh Pak hijrah dengan istilah Cuan nah ini saya lingkar merah tentang 135 pola limbah konstruksi pada proyek nih kata kuncinya tentu Bapak Ibu nanti bisa mendapatkan slide ini dan tentu bisa melihat lebih jauh nah lagi-lagi saya teruskan gitu ya Nah di sini juga sudah mulai ada pembahasan tentang common sense itu ada website anak teknik ko gitu ya mudah-mudahan nanti Project di Indonesia juga bisa untuk membuat tentang tata cara pengelolaan limbah konstruksi itu ya tentu nanti akan banyak dibaca atau banyak dijadikan sebagai acuan acuan di dalam praktek-praktek pengelolaan sampah konstruksi ya melalui diskusi ini mudah-mudahan nanti bisa terus berkembang dan bertemu mudah-mudahan nanti bisa berkolaborasi dengan kita atau kamu Jadi intinya adalah bahwa secara common sense atau praktek tinjauan praktis itu sudah ada kalau teoritiknya masih jarang yang berkaitan dengan proinfermental before tapi kalau di dalam konteks praktis itu cukup banyak tapi lagi-lagi juga masih sama pertanyaannya Apakah itu sudah dibungkus dengan sustinability atau yang kuat berkorelasi dengan Green development atau ini masih bungkusnya itu adalah konteks efisiensi produksi gitu ya walaupun dua-duanya sama tapi sebenarnya secara lahirnya itu agak sedikit berbeda gitu Tetapi ada juga ini koran yang membahas tentang bahwa limbah konstruksi itu cukup tinggi ya limbah konstruksi itu sepertiga dari sampah dunia gitu ya sedemikian mungkin ini sudah menjadi pemikiran para Civil engineer para arsitek gitu ya termasuk kita yang memiliki sudut pandang dari sisi menjadi konsep kita Nah dari berbagai jurnal dan dari berbagai tinjauan praktis tadi sebenarnya kita tidak wagu-wagu amatlah itu dan ini kalau perdefinisi atau perkajian akademik itu sudah dimulai kalau saya menemukan Pak Feri Firman Ferry firmawan Kalau nggak salah ini dari Sultan Agung atau mungkin dari mana Nanti bisa di searching di mesin pencari lebih jauh jadi Sudah ada yang mencoba untuk membuat standar yang kita sebut sebagai ya sebagai satu alat untuk menuju Dream construction Jadi bagaimana Akademi perspektif dan tinjauan keseharian dalam praktek pengelolaannya sudah mulai di bangun ya dengan konsep-konsep Green construction Nah apakah Green construction index dan lain sebagainya ini nanti akan semakin Anda gitu Nah itu tentu juga nanti membutuhkan perjuangan gitu ya senasif di sini maksudnya adalah Banyak masyarakat yang konsen dan pemerintah konsen sedemikian banyak sumber daya yang dialokasikan untuk itu juga banyak tadi ya Yang yang secara pasti akan muncul tetapi menarik juga seandainya Bapak Ibu adik-adik anak-anak untuk menangkap peluang ini sebagaimana disampaikan pelajar ini karena masih jarang maka Bapak Ibu bisa membangun perusahaan ya bisa membangun kemungkinan-kemungkinan bisnis di dalam pengelolaan limbah konstruksi itu kalau orang Jawa menyampaikan itu bisnis bongkahan itu jadi nanti saya Tampilkan di slide ya di depan rumah saya itu lahan kosong yang karena bronggalan itu yang tadinya dulu tahun 2015 itu 0 meter sekarang sudah menjadi satu koma limaan yaitu karena sampah konstruksi itu karena gini gimana ini gitu kan Nanti saya ceritain di belakang ya akhirnya Ya gitulah ada konflik-konflik kecil di dalam lingkungan gitu rumah lingkungan RT gitu ya Nah ini yang mungkin agak sedikit menjadi menggemesin gitu ya kalau bagi mereka-mereka yang sudah jadi karena yang ditinjau atau yang disorot oleh pemerintah yang besar-besar gitu ya Yang kecil-kecil yang lingkungan RT RW gitu masih saya menyebutnya nanti free market gitu ya tapi nanti kita jelasin dalam konteks hubungan perspektif akademik dan praktis atau tadi Pak hijrah menyampaikan udah berkali-kali ya saya menggunakan kalimat itu juga itu cuman itu udah ada gitu jadi peluang itu sangat terbuka dan mudah-mudahan ini dari bapak ibu adik-adik anak-anak yang bisa bergabung di dalam ini bisa memanfaatkan ini sehingga bisa membuat konstruksional itu semakin cantik cantik itu maksudnya gimana marketingnya gitu ya sedemikian banyak orang beli lah kalau banyak orang beli ya tentu jualan kita jadi banyak yang beli ya itu tadi secara begitu Jadi ini juga bisa menjadi satu pekerjaan baru bagi kita nah judul yang disampaikan ke saya oleh Pak hijrah dan tim adalah potensi ya sampah spesifik atau konstruksi di Indonesia nah saya mencoba untuk lagi-lagi saya mencoba untuk mencari-cari Angle ini gimana gitu ya Sama saya sama dengan metodoki yang sebelumnya tadi saya mencoba untuk berangkat dari apa toh ini sebenarnya kekinian tentang istilah potensi itu Nah kalau dilihat secara commansen potensi adalah kemampuan dasar yang terpendam dan dapat dirasakan hasilnya setelah kemampuan itu dikembangkan Nah tadi wah ini udah yang ketujuh atau ke-8 saya menggunakan dan saya karena saya apa yang disampaikan tepat banget ya jadi Cuan jadi yang dimaksud potensi mungkin di sini secara positifnya adalah bagaimana ini bisa meningkatkan taraf hidup meningkatkan taraf hidup menjadi lebih rapi lebih bagus gitu ya Nah di sini potensi itu memiliki perspektif yang condong dan berbicara ke arah kebaikan atau optimisme Jadi potensi itu optimisme bahwa kita bisa dan kita bisa mengembangkan [Musik] mengembangkan isu ini gitu ya isu ini itu maksudnya kontraksi ini nanti bisa menjadi isu yang baik yang mendorong orang untuk berperilaku lebih baik sedemikian dia juga rela untuk mengeluarkan biaya tambahan untuk itu ya mungkin tidak akan semasiv AMDAL klhs ya mungkin ya tapi siapa tahu nanti kita bisa memiliki optimisme sedemikian pengelolaan sampah konstruksi atau limbah konser itu menjadi semakin diperhatikan oleh masyarakat sedemikian sehingga terjadi pertukaran risosis secara offer adil dan lebih bermutu begitu ya di dalam konteks kehidupan dan keseharian kita pertukaran resources di sini akan identik dengan standar penanganan yang baik dan terbayar atau terpenuhinya resources untuk mencapai sebuah standar penanganan yang baik itu potensi disini kemudian saya lebih masuk lagi berkaitan dengan kondisi fisik riilnya sebenarnya potensi itu apa dan saya mencoba untuk melihat karena ini berasosiasi dengan sebuah jumlah material dalam istilah inframental engineering science infermentasi dan influmental science yaitu potensi sampah itu berasosiasi dengan timbulan seberapa besar gitu ya Nah tentu nanti menjadi menarik kalau di beberapa literatur ada yang menyebut timbulan yang itu umum dan berlaku tapi juga sudah mulai ada yang mencoba memperoleh data production gitu ya Monggo nanti bapak ibu adik-adik anak-anak masuk ke masjid yang mana gitu tapi saya tetap termasuk yang menggunakan kata timbulan atau Generation gitu ya Jadi bukan production itu karena saya masih menganggap bahwa wish atau limbah itu adalah namanya anu wonded berarti kan tidak disetujui eh tidak terlalu dikehendaki kelahirannya gitu sehingga kalau dia menggunakan kata production gitu kok rasanya gimana gitu nah ini tentu Berkaitan dengan pola pikir masyarakat gitu ya tentang potensi ini sendiri jadi kalau walaupun potensi ini juga kalau jumlahnya banyak resources dan keuangannya besar tapi saya masih lebih suka kalau menyebut bis itu dengan istilah Generation wish gitu bukan produk sandwich Nah masuk ke slide saya ini jadi kalau potensial Generation gitu di sini ada kondisi normal atau fish time secara umum dengan timbulan sampah konstruksi pada pasca bencana atau posisi saya nah yang lebih banyak Disinggung tadi review selai itu adalah pada kondisi fish time gitu ya yang pada kondisi bersih dan kita masih sangat jarang nah tentu di sini yang tadi juga mudah-mudahan nanti bisa memunculkan sebuah potensi pembukaan lapangan kerja di bidang ini mungkin saya tes suara dulu bu Anisa masih bisa didengar [Musik] waktunya berapa menit lagi kalau masih iya sampai 10.30 Pak nah Berikutnya ini pada kondisi normal keadaan keseharian kita keseharian kita di dalam perspektif [Musik] potensi penciptaan lapangan kerja itu secara aturan pemerintah tidak mengendorse secara khusus supaya ada standarisasi tertentu tetapi pemerintah mendorong atau menginginkan ini saya kasih pengelola kawasan jadi pada kondisi normal sampah konstruksi itu lebih dibebankan untuk dikelola secara baik kepada pengelola kawasan itu kalau masyarakat secara commons mungkin tidak diatur secara khusus sebenarnya gitu ya kalau cermati Saya dari Bahasa Hukum di sini ya kemudian potensi timbulan yang yang didorong untuk diatur itu adalah para bapak ibu peserta untuk memiyut microphone nya supaya tidak terjadi double atau multiple voice ya di forum ini mohon dibantu untuk Nah jadi kalau di dalam konteks governance atau tata kelola sesuai dengan PP nomor 20 tahun PP Nomor 27 tahun 2020 tentang sampah spesifik itu yang di Indonesia adalah pengelola kawasan kawasan industri kawasan pemukiman kemudian berlaku untuk bangunan gedung Taman tempat rekreasi berhubungan dan pengairan itu secara secara aturan yang dipandang menimbulkan masalah lah gitu ya oleh pemerintah Nah kalau kita lihat dalam keseharian kita sebenarnya yang Pro infomental tadi gitu ya tidak lebih pada konteks efisiensi efisiensi material itu ini ada beberapa yang memang belum Disinggung pertama adalah yang ada di pabrik housing facility keseharian kita yang tidak ada pengelolanya jadi rumah-rumah kampung yang kampung tapi berubah menjadi kota kampung tapi berubah menjadi kota itu yang tidak dan belum banyak Disinggung tentu di sini baik konteks dan perspektif akademik maupun konteks dan Pada perspektif praktis ini perlu banyak kita kaji apakah secara ekonomi sudah bisa berdiri sendiri atau itu menjadi beban lingkungan yang tentu menimbulkan quote keresahan gitu ya karena tidak ada standarnya orang tidak peduli akhirnya menimbulkan keresahan nah ini tadi Kalau kita bisa membangkitkan maka itu akan menjadi potensi ekonomi yang baik ya tapi masalahnya adalah Apa iya ada wereness dari masyarakat dalam konteks masyarakat yang Urban itu kalau yang ruler malah mungkin karena tanahnya dan kondisi lahannya masih luas mungkin tidak masalah ya tapi kalau yang ruler mungkin itu yang daerah-daerah perkotaan ya Iya tapi di saya tidak gitu tapi Kota Metro ya tidak gitu itu mungkin yang banyak ditemukan beberapa isu sosial berkaitan dengan saya nanti bisa di di apa istilahnya bisa didiskusikan bersama-sama berikutnya yang juga tidak di singkong di dalam PP tadi adalah energi dan elektrik konstruction Apakah ini masuk B3 ya nanti tentu Ini juga masih menjadi ranah Bapak Ibu kita semua untuk terus melakukan riset dan kajian baik dalam konteks akademik maupun juga yang tidak Disinggung adalah pada pabrik communication dan Information System jadi pada konstruksi-konstruksi bidang ini ini tidak Apakah laki-laki ini masuk kategori nanti ke B3 atau limbah elektronik begitu atau seperti apa Nah ini tentu harus kita cermati bersama-sama yang sudah Disinggung tadi pabrik bleeding part wortel supply system termasuk sulit transportation water wish flat control Ya itu sudah dimuat secara jelas tapi pada konteks common public housing yang ala Indonesia jadi banyak masyarakat yang memiliki tanah private yang jumlahnya tidak tingkat tapi hanya satu dua yang berjajar panjang dan luas itu yang tidak terlalu singgung yang barangkali kalau saya pribadi itu sering menemukan masalah-masalah seperti ini nah Berikutnya ini saya menampilkan beberapa contoh tadi yang saya sebut tentang yang tadinya dari nol meter kemudian ini sudah berubah menjadi 1,5 m bahkan kalau di sini sudah 2 meter ya karena masyarakat pada itu buang-buang gitu ya brongkalan-brolan kecil itu ya dari hanya satu kilo kemudian teman lainnya ikut 2 kilo 3 kilo dari yang dikira itu hanya kayu gitu masyarakat Ya ngikut-ngikut seperti yang ada di tengah ini gitu ya akhirnya ya tetap Walaupun mungkin tidak kategori politik lama ini saya membantu ini untuk gimana ya caranya supaya enak ya udah akhirnya karena saya orang kampung ya udahlah tadi di dalam konteks mengganggu mata ini yang dianggap kadang-kadang singa dan ayam gitu ya jadi yang kuat ya Wah itu yang lemah Ya ini yang tadi saya rasa itu tidak terlalu banyak Disinggung di dalam konteks akademik perspektif gitu ya jadi masih nanti di slide belakang saya Saya menyebut masih free mekanisme atau free market mekanism itu jadi pemerintah membiarkan masyarakat mencari keseimbangannya sendiri nah ini Dilema ini antara konteks info perspektif dan ekonomi gross tentu ini ranah kita sebagai ilmuwan-ilmuwan dari teknik lingkungan dan handphone tidak kenapa Kan Mungkin gitu ya tapi ya harus saya lakukan supaya tidak menimbulkan pandangan yang kurang baik terhadap mata keseharian kita nah berikutnya seringkali kalau tidak pada konteks pengelola atau Katakanlah masih bukan pada kawasan yang dikelola oleh pengelola itu kadang-kadang jumlahnya nggak banyak sih tapi kadang-kadang ya memang mengganggu gitu ya sudah mengganggu baik itu pada konteks public building seperti schools bisa gitu atau yang lainnya gitu ya maupun pada konteks pagerasional gitu ya mungkin jumlahnya satu meter kubik atau satu [Musik] terlalu banyak gitu ya memang dalam konteks satu aktivitas tapi kadang-kadang si aikot ya akhirnya jadinya juga agak sedikit mengganggu nah seberapa besar standar bahwa dia terganggu dan dia tidak terganggu itu memang sangat subjektif gitu ya Dan itu memang karena belum pernah ada kasus mungkin tapi itu tantangan kita untuk menghindar baik government maupun Society demikian halnya dengan bangunan-bangunan pada konteks water supply Kemudian pada konteks water dan pada konteks solipis itu sendiri pada konteks plat kontrol pada counter elektrik engineering itu kalau kita temukan di jalan-jalan itu gangguannya nggak terlalu besar dikejar-kecil sih misalnya mohon maaf nggih Jelita tanah di Jalan Raya misalnya gitu karena truk construction materialnya terlalu banyak sampai kuncup-uncup gitu ya Sehingga tanahnya pada tumpah ke jalan gitu Nah di sini konteks amdalnya juga nggak masuk gitu ya karena itu terlalu kecil mikro gitu ya tapi sebenarnya keseharian kita juga mengganggu gitu ya bagi masyarakat yang memang sudah hidup sangat higienis itu kalau Ban mobilnya itu kena jepretan tanah gitu ya kadang-kadang jengkel kecil juga gitu tapi mungkin di situ juga kelebihan kita gitu ya karena masyarakat kita itu masyarakat gotong royong mungkin juga nah di dalam konteks ini mungkin banyak ditemukan di wilayah-wilayah pertambangan misalnya gitu ya kalau angkutannya besar dan sebagainya gitu sehingga jalan raya yang mestinya warnanya hitam ini agak sedikit becek gitu ya agak kekuning-kuningan gitu karena ada tanah-tanah yang nah bagaimana ini tidak atur tentu sudah diatur ya di dalam konteks kesehariannya tapi mungkin juga tidak terlalu banyak masyarakat yang wear nah ini yang tadi juga saya singgung dalam konteks keseharian kita sebagai infomental engineer dan implemental series tidak mudah untuk pekerjaan di dalam isu ini gitu ya tapi mungkin ini juga yang menjadi menarik Kenapa sandwich ini kayak jalan di tempat gitu kalau saya menyebutnya di Indonesia ini nah Berikutnya ini tadi sudah ya berbagai sistem off sistem atau sistem in system di dalam infrastruktur development and Generation of construction lalu berikutnya Bapak Ibu di dalam di atas tadi sudah saya sampaikan juga bahwa potensi timbulan berikutnya juga terjadi di dalam ini atau dalam hal ini adalah pada saat timbulnya bencana atau pos disaster Jadi kalau terjadi bencana tentu banyak bangunan yang rusak atau kolaps dan ini tentu membutuhkan energi besar untuk mengelolanya nah ini memang belum banyak dikupas dan masih jarang secara praktis gitu ya [Musik] kejadian bencana itu banyak dibantu oleh [Musik] donor asing itu mungkin tapi nanti kita lihat lebih jauh di dalam prakteknya di kita di Indonesia gitu ya Apakah seperti ini atau mungkin sudah ada terobosan-terobosan yang bisa saya ceritakan adalah dari hasil riset saya gitu meskipun kejadian-kejadian itu adalah sesuatu yang sangat tidak dikehendaki dan amat sangat kalau bisa jangan terjadi itu ya tetapi kejadian bencana ini yang seringkali menjerit sampah puing atau konstruction atau mungkin berhubungan pula dengan Demolition atau perubahan bangunan itu secara tidak sengaja menjadikan kita itu bisa jadi kita itu memiliki laboratorium yang baik untuk menangani sampah konstruksi kalau di dalam kebencanaan atau manajemen kebencanaan itu Indonesia menjadi laboratorium penanganan bencana internasional itu mungkin turunannya juga kita bisa menjadi laboratorium internasional untuk penanganan sampah konstruksi poin bangunan akibat bencana jadi itu potensinya gitu ya jadi kita bisa menjadi tempat rujukan lah gitu nah pada sisi yang lain tadi untuk yang ke sekian kalinya berbicara tentang Cuan gitu ya Bapak Ibu nanti bisa ngeset sendiri ya di sini saya nggak tega gitu karena ini dana pinjaman cukup tinggi sekali kalau kita lihat dan kita memenuhi standarnya dunia atau standar internasional tentang construction management itu standarnya cukup lumayan berat juga dan dananya tinggi sekali Bapak Ibu potensinya itu ada lagi-lagi persoalannya atau saya langsung tantangannya adalah bagaimana kita menjerit itu menjadi sebuah pabrik wireless gitu ya sehingga kita jadi itu menjadi kesadaran publik sehingga kita rela untuk mengeluarkan biaya tambahan apa iya ini ini potensi tapi sekaligus tantangannya gitu ya nah saya hanya menampilkan Berapa lama saja Bapak Ibu pengalaman yang sudah pernah kita miliki kurang lebih ada 8 tahun ya prosesnya mulai dari pengumpulan sampai dibangunnya kembali dalam hal ini adalah manisipasolid wisland fill yang berlaku di Indonesia itu pada waktu itu 8 tahun lah dengan pendampingan UNDP tim gitu ya Kalau tidak salah ini ada Bapak kita atau dosen senior kita yang terlibat itu Prof Sugianto Kalau nggak salah ya tapi kalau salah nanti bisa di cancel ya tapi kalau dari bacaan yang saya temukan itu Prof Suryanto yang artinya Apa artinya ada ahli Indonesia yang memang sudah konsen pada konteks seperti ini gitu ya Artinya kita ya Secara overall gitu kita juga tidak amat lah kalau dibandingkan dengan negara lain gitu ya walaupun tentu secara finansial kita juga sudah peduli gitu apalagi kalau kita lihat sejarah di Indonesia kan juga cukup banyak kejadian-kejadian bencana yang dimulai sebelum tsunami Aceh itu nah tonggak sejarahnya kan sejak 2008 di mana kita mengeluarkan undang-undang penanganan bencana lalu dalam konteks ini kita itu mulai konsen secara formally itu sejak tahun 2008 melalui undang-undang pengelolaan sampah buat angkot diteruskan Setelah sekian tahun baru tahun [Musik] 2020 keluar PP Nomor 27 tahun 2020 itupun juga masih harus kita cermati Bagaimana sebenarnya artinya adalah kuotaan quote adalah untuk membuat pengelolaan sampah konstruksi itu proper on inframentalnability itu masih banyak yang harus kita kerjakan artinya banyak peluang lah gitu mudah-mudahan ya itu tadi cuma Bagaimana membangkitkan publik sehingga mereka mau membayar lebih yaitu memang menjadi masih menjadi tantangan tentang regulationnya gitu kemudian responsibility and responsible organization kemudian bucking itu masih terus harus kita tingkatkan baik pada kondisi normal maupun kondisi post disaster kalau kondisi normal mungkin jumlahnya kecil tapi jumlahnya kecil itu pun kadang-kadang masih membuat gemes gitu di kehidupan kita keseharian misalnya dengan tenaga kita atau tetangga RW kita atau gimana Yang deket-deket itu atau mungkin dalam konteks kecil-kecil misalnya becek di tengah jalan gitu atau mungkin ada drop yang lewat juga nggak gitu di jalan kemudian dia tiba-tiba diglong itu kan tidak ditangani dengan baik gitu ya itu cuma itu juga masih belum terlalu banyak kita diskusikan atau belum terlalu banyak dibahas nah potensi dan sekaligus saya ngintip-ngintip tantangan adalah bahwa masih perlu kita kembangkan tentang construction wishka dan pada kondisi normal itu tentang ini gitu ya bagaimana estimasinya Bagaimana penanganan di tempat Bagaimana membuat temporary Bagaimana memprosesnya bagaimana memproduksinya sehingga menjadi material yang berguna nah tentunya mudah-mudahan nanti kita bisa sama-sama dengan di Project untuk reproduksi ini ya lalu juga utilization sebagai supplier dari proses recovery atau di dalam konteks tadi construction yang sudah dibangun tadi ya bikin Cross Bagaimana ini menjadi kesadaran publik di laki-laki ya sehingga kita tidak terus-terusan volume ada kata-kata volunteer karena kita lebih banyak volunteer nggak enak mau ngobrol ini aku harus dibayar sekian gitu itu kan nggak enak gitu kan tapi padahal sebenarnya itu ya harus kita cermati juga Karena itu adalah proses yang membutuhkan resources nah ini pengalaman-pengalaman kita yang bisa kita dapatkan Ya ini kemarin Tahun berapa ya waktu saya S3 itu saya diizinkan untuk memfotocopy lah pengalaman anda menjadi sebuah slide yang nah potensinya di mana bapak ibu dan juga tantangannya ya ini kebutuhan alat berat gitu ya kan tidak mudah ya untuk daerah-daerah kita apalagi di beberapa wilayah itu kalau di Lombok dan sebagainya Itu juga cukup lumayan butuh waktu untuk mendapatkan peralatan-peralatan berat seperti ini Demolition gitu juga tidak mudah untuk itu nah ini kita sudah pernah ngalamin gitu ya nah bagaimana menggait ini menjadi sebuah sop yang itu proper secara environment juga public itu menerima dan pamor attention gitu termasuk wireless to UCH ini saya mencoba membuat hitung-hitungan matematika ini bagi yang bapak ibu suka gitu ya nanti bisa bergabung dengan kami dan di Project karena ini dibagi Project mungkin ya bisa bergabung bersama-sama gitu ya tentang How estimate gitu ya ini saya mencoba untuk membuat bentuk ini nanti anak-anak lebih canggih lah tapi intinya adalah bahwa kami dari pada waktu itu bisa menemukan nada deviasi yang cukup lumayan ya antara 6,8 eh 68 dan 781 ton kalau misalnya satu ton itu satu juta kan udah lumayan tuh udah 100an juta Cuan tadi jadi bisa 180 juta lumayan kan gitu ya lumayan Andaikan satu ton itu asosiasinya satu juta Tapi tentu belum tentu 1 tahun itu 1 juta ya tergantung dari sistem dan tata cara yang kita gunakan nah ini tadi ya jadi sekitar berapa 170 kalau di sini ya dari kesimpulannya 170-an selisihnya bedanya tadi sudah saya singgung lalu saya penasaran gitu karena judulnya tantangan Saya lagi-lagi mencari pembenaran bener nggak sih tantangan itu kayak gitu ternyata adalah benar ya jadi tantangan adalah hal atau objek yang menggugah tekad kita jika kita bisa meningkatkan kemampuan untuk meningkatkan mengatasi masalah tadi sudah benar ternyata yang kita duga ya Jadi bagaimana beberapa masalah yang sudah pernah kita tangani itu bisa kita kapitalisasi sedemikian kita bisa mendapatkan satu kekuatan untuk kalau kita lihat gitu yang mungkin beberapa saya alami dengan teman-teman di Jepang itu ya yaitu mereka mendapat musibah pada saat tsunami 2011 gitu ya tapi dengan itu dia Lalu menulis buku gitu terus kemudian mencoba mempelajari itu sebagai sebuah message Yang Positif itu lalu kita diajak untuk membaca itu gitu ya Dan saya rasa itu juga Memang menjadi satu tantangan juga ya bagaimana saya untuk juga saya share gitu ke beberapa teman barangkali itu berguna itu mudah-mudahan juga maksud saya adalah bagaimana kalau kita sebagai States itu bersama-sama menuliskan apa yang kita lakukan terkait dengan kertas sandwich itu lalu kita share pada publik itu kan challenge juga gitu artinya tidak head to head dengan Cuan tadi tapi tidaknya kan mungkin itu bisa menjadi cara baru untuk beribadah gitu atau volunteer dengan gaya yang sedikit berbeda lah jadi volunteer yang tidak hanya sekedar pada konteks sandwich tapi juga volunteer [Musik] to community to people yang tadi membangkitkan kepedulian itu yang itu tentu tidak mudah gitu karena propertinya adalah public wireless event tadi pemerintah sudah mengatur tentang endorsement pada pengelola atau perusahaan lah namanya gitu ya tapi kalau pabrik wirelessnya tidak terlalu kuat ya mungkin itu tadi di dalam keseharian dan kehidupan kita masih bingung kita mau kemana sih sebenarnya kalau komplain itu itu mungkin ya karena takut juga karena takut juga ada gimana komplain maksudnya unproper construction itu menyebabkan kita terganggu terus kita takut untuk komplain nah ini adalah bahan renungan yang barangkali tentu bisa kita cermati saya tidak bermaksud menggurui Bapak Ibu adik-adik anak-anak yang raut di sini Saya yakin kalian itu kalau di jalan sekecil gitu Saya yakin kalian bapak ibu semua gitu ya kan larinya lebih cepat gitu nah Mencoba mudah-mudahan ini Bapak Ibu bisa menemukan peluang-peluang ya untuk menciptakan profit dan kerja gitu ya dalam kontekstraction yang pertama yang perlu juga kita kaji dan kita lihat lebih dalam dalam konteks t to praktis atau bahasa kerennya itu Hilir hilirisasi Penelitian adalah bahwa penelitian tentang construction Wisnu masih didomasi oleh Bapak Ibu dengan background Teknik Sipil yang lebih cenderung pada efisiensi produk bahan material event ada bungkusan Green environment tapi lebih masih lebih pada konteks in material use itu kalau saya nangkap begitu sih ya memang karakternya begitu karena engineering ya Tetapi beberapa penelitian yang mengarah pada pro influenter beavier baik dalam konteks perilaku korporat maupun dalam konteks individual misalnya oleh pengembang atau mungkin kita dalam keseharian itu misalnya di rumah-rumah kita dalam perbaikan rumah-rumah kecil itu masih terbatas masih harus kita endorse gitu ya sedemikian itu semua itu masih Tadi saya sudah menyampaikan ke depan yaitu bisa menjadi atau muncul kesadaran publik sedemikian dia Dan kita apa ya Ikhlas untuk membayar lebih Nah tadi sudah saya sebut bahwa PP 27 2020 itu memiliki kecenderungan untuk tidak membuat standar baru jadi menggunakan standar-standar pengelolaan bangunan yang ada dan undang-undang yang ada termasuk di dalamnya dia mengatur corporate atau pengelola saja kita tetapi belum menyentuh atau mungkin karena memang nggak tega mungkin suasananya atau mungkin karena itu belum ada masalah gitu ya Atau mungkin itu sudah diatur yang lain tentu ini perlu kita cermati yang saya rasakan adalah masih ada antara Top Down dan bottom up itu yang Apakah memang itu disengaja ya kita supaya mencari keseimbangan sendiri gitu ya atau seperti apa gitu tapi yang saya rasakan yang kurang baik saja ya kalau yang baik mungkin mohon maaf dan ini saya tidak bermaksud menyinggung siapa-siapa ini murni riset biasa gitu ya bahwa karena free market mekanisme itu tadi jadi masyarakat di dalam lingkungan-lingkungan kecil itu dia agak tidak berani itu untuk ini Kemana saya harus ini gitu ya Nah akhirnya isu-isu lingkungan kecil di dalam rumah-rumah itu muncul misalnya banjir kecil kemudian apa ya istilahnya gangguan-gangguan kecil seperti apa yang tidak besar lah gitu Ya nah tapi sebenarnya gangguan-gangguan kecil yang tidak besar ini sebenarnya agak sedikit berbahaya karena kalau yang kecil-kecil itu dibiarkan ya pasti nanti akan membuat menjadi besar gitu ya ini contoh yang terjadi di saya gitu ya jadi ada yang menebang ini kan tadi Pak gitu ya Pak itu ada bongkahan-bongkahan kayu kan kayu kan bukan pencemaran lingkungan dia kan tidak B3 kan gitu kan Ya gitu banyak masyarakatnya masih belum terlalu kuat Gitu ya akhirnya ya tidak terlalu proper gitu ya Nah ini saya harus hujan-hujanan gitu ya untuk menyingkirkan ini gitu nah kejadian seperti ini kan tidak dan tidak pernah dibahas gitu dan itu dianggap sebagai mungkin karena kita juga masyarakat yang terlalu baik kali ya gotong royong gitu ya nggak papa juga sih gitu tapi dalam konteks ini konstruction wash dan ya Monggo Nanti bisa kita berikan bersama-sama kita mau mencapai standar yang mana gitu Apakah yo itu atau kita mencoba untuk membenahi standar ini sedemikian kita bisa more happiness Life gitu ya more program keseharian kita jadi lebih menghargai sesama yang lain Jadi Yang belum paham tentang kontraksi ya tidak terlalu itu tadi yang kuat [Musik] menekan yang lemah itu karena ya itu memang ciri khas free market Mekanisme seperti itu Jadi yang kuat menekan yang lemah kuat itu di sini bukan berarti bahwa dia badannya besar gitu tapi yang dianggap have a power in the community itu dia cenderung untuk menggunakan [Musik] unproper situation itu kadang-kadang tidak memiliki solusi yang baik ini gambaran dari keseharian kita termasuk potensi dan juga tantangan bagaimana kita menjerit satu standar konstruction sehingga saya tadi jadi gimana kita tantangannya adalah gimana potensi dan Tanya gini banyak sekali proses-proses pembangunan faktur yang kita lakukan baik secara privat maupun corporate gitu ya tapi di situ masih belum terlalu banyak yang memiliki High Level of environmental konsen gitu ya kalau saya sehingga kita memiliki peluang untuk tadi menciptakan suatu mekanisme sehingga terjadi wireless ke-12 pihak antara si kuat dan si lemah sehingga dia mau mengeluarkan sumber dayanya atau bahasa Pak hijrah tadi adalah uangnya sehingga tidak misalnya contoh gampangannya menebang pohon lah dia tidak seperti ini gitu karena kalau ini kan mirip sebenarnya kan dia tidak perlu tidak perlu ongkos untuk mengolahnya gitu kan bisa ngirit katakan 100.000 karena itu dianya itu yang dibebankan atau di depankan pada lingkungan gitu Jadi bagaimana kita mendorong untuk biaya lingkungan itu tidak dibebankan ke publik Tapi ya sedikit demi sedikit jadi banyak jadi besar gitu belum lagi kalau itu nanti mengganggu bentuk akan menimbulkan bencana tadi ya jadi lingkungan itu kalau tidak kita kelola dengan pas dengan baik kan ujungnya kan juga akan mengancam keseharian dan kehidupan kita lewat bencana nah berikutnya Bapak Ibu dalam konteks ini yang tidak mudah juga untuk membangkitkan publik information public wearness dan seterusnya itu bagaimana kalau terjadi bencana gitu ya metode untuk mengukur saja masih harus kita kembangkan belum lagi siapa yang membiayai dan seterusnya itu masih masih belum jelas gitu ya Nah ini masih ini belum menjadi satu ranah penciptaan lapangan kerja yang menjanjikan lah gitu ya tapi masalahnya iya gitu jadi House stage understanding about survey method house understanding about management data gitu belum lagi infrastruktur logistik itu Ini juga masih perlu kita Tata kedepan baik dalam kontek normal maupun
Resume
Categories