Transcript
FR80nDehJp4 • Perhitungan Tarif Retribusi Persampahan Daerah (Sesuai Dengan Permendagri 7/2021)
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/ProjectBIndonesia/.shards/text-0001.zst#text/0048_FR80nDehJp4.txt
Kind: captions
Language: id
yaitu di Project B Indonesia
kemudian seperti biasanya kami juga
menyiapkan 5 doorprize Untuk Bapak Ibu
sekalian yang beruntung door prize ini
diberikan berdasarkan tiga pertanyaan
terbaik dan 2 Story Instagram terunik
selama webinar ini berlangsung Nah untuk
door prize pertanyaan terbaik akan kami
umumkan di akhir acara Sedangkan untuk
Story Instagram terunik pemenang akan
dihubungi langsung melalui DM oleh admin
kami
seluruh hadiah ini dipersembahkan oleh
butik daur ulang Project di Indonesia
nah kemudian bagi Bapak Ibu yang mungkin
ingin bertanya selama webinar ini
berlangsung itu dapat memberikan
pertanyaannya melalui kolom chat dengan
format nama kemudian pertanyaan yang
ingin ditanyakan lalu untuk Story
Instagram Bapak Ibu sekalian dapat
membuat Story selama webinar ini
berlangsung itu semenarik mungkin dan
jangan lupa tag di Instagram kami di
@projectb Indonesia baik
tanpa berlama-lama lagi kita telah
langsung lanjut ke acara inti kita yaitu
penyampaian materi oleh pemateri kita
hari ini yaitu bapak dokter hijrah
Purnama Putra SMA Tapi sebelumnya saya
mohon izin Bapak Ibu sekalian untuk
membacakan CV beliau terlebih dahulu
Baik bapak dokter hijrah Purnama Putra
Mang ini merupakan dosen program studi
teknik lingkungan Fakultas Teknik Sipil
dan perencanaan Universitas Islam
Indonesia untuk pendidikannya Beliau
pernah menempuh pendidikan S1 teknik
lingkungan pada tahun 2006 di
Universitas Islam Indonesia Yogyakarta
Kemudian beliau juga melanjutkan
pendidikan S2 Sistem teknik pada tahun
2009 di Universitas Gadjah Mada
Yogyakarta
lalu Beliau juga melanjutkan pendidikan
S3 teknik lingkungan pada tahun 2020 di
Institut Teknologi Bandung Kemudian
untuk aktivitasnya beliau merupakan
dosen program studi teknik lingkungan
Universitas Islam Indonesia lalu Beliau
juga merupakan sekretaris Prodi teknik
lingkungan Universitas Islam Indonesia
lalu Beliau juga merupakan ketua jpsm
atau jejaring pengelola sampah Mandiri
Kabupaten Sleman tahun 2020 hingga 2023
Kemudian beliau juga merupakan founder
butik daur ulang Project B Indonesia
Ya baik itu tadi sekilas mengenai
pemateri kita pada pagi hari ini
berikutnya Mungkin saya akan menyapa
pemateri kita terlebih dahulu
Assalamualaikum selamat pagi Bapak
hijrah
Waalaikumsalam
suara saya sudah terdengar terdengar
bapak
bagaimana kabarnya hari ini Pak
Alhamdulillah baik sangat semangat
walaupun dalam kondisi puasa harus tetap
semangat iya bener sekali
bapak udah siap untuk menyampaikan
materi pada hari ini
untuk penyampaian materinya waktunya
kurang lebih sampai jam 10.30 ya pak
langsung saja tempat dan layar kami
persilahkan
Baik Terima kasih Mbak Anisa
bismillahirrahmanirrahim assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
tentunya Selamat pagi Bapak Ibu yang
kami hormati salam sejahtera untuk kita
semuanya yang kami hormati bapak dokter
engineering Awaludin Nurdianto kolega
kami di jurusan teknik lingkungan
Fakultas Teknik Sipil dan perencanaan
Universitas Islam Indonesia yang
berlokasi di Yogyakarta yang telah
berkenan hadir pada pagi hari ini dan
membuka acara
serta Bapak Ibu yang
juga telah berkenan hadir sama-sama kita
saling belajar dalam webinar perhitungan
tarif retribusi persampahan daerah ya
menggunakan
[Musik]
Permendagri terbaru
Nomor 7 Tahun 2021 dan teman-teman
panitia Mbak Anisa
yang telah didapatkan dan mungkin mereka
juga sudah mereminder Bapak Ibu semuanya
dari pagi tadi ya jangan lupa untuk ikut
pada kesempatan hari ini karena biasanya
sudah mendaftar terus kemudian ada yang
terlewat untuk mengikuti tapi sudah
direkam dan sudah live di YouTube dan
bisa diulang kembali saat nanti Misalnya
dibutuhkan atau bapak ibu ada yang belum
hadir pada kesempatan hari ini
Tentunya Terima kasih atas kesempatan
yang diberikan walaupun materinya
Penuh Tantangan diberikan di hari
weekend di bulan puasa mudah-mudahan
kita pelan-pelan Bapak Ibu karena banyak
hitung-hitungan banyak menggunakan
angka-angka dan dari daftar hadir
peserta yang hadir
sebagian besar itu adalah ASN bapak ibu
yang sedang berhadapan dengan mungkin
perubahan tarif ya terkait dengan
retribusi perusahaan daerah ini nanti
kita akan coba sama-sama melihat apa
yang akan saya sampaikan Bapak Ibu yang
saya hormati saya izin untuk
share screen terlebih dahulu
semoga share saya sudah terlihat ya
dengan tema
perhitungan tarif retribusi persembahan
daerah Bapak Ibu seperti yang
disampaikan oleh pak Awal tadi di awal
ya
Mohon kesediaannya untuk kita sama-sama
mengirimkan doa dan al-fatihah kita
untuk guru kita gitu ya Bapak Profesor
Doktor Insinyur Henry Damanhuri yang
telah berpulang
Kamis di tanggal 30 Maret 2023
hubungan kita dengan beliau sangat erat
Saya yakin tidak hanya akademisi mungkin
juga bapak ibu yang bergerak di
ASN konsultan dan seterusnya juga sangat
erat hubungan dengan
Profesor entry dan Profesor entry yang
juga salah satu menjadi
inspirasi saya untuk terus belajar dalam
bidang pengelolaan sampah kita sangat
merasa kehilangan
atas jasa-jasa beliau yang luar biasa
tulisan-tulisan beliau produk-produk
beliau yang mudah-mudahan menjadi amal
jariyah yang tidak terputus yang Allah
mudah-mudahan
berkenan memperluas kuburnya menerima
semua amal kebaikannya dan
[Musik]
menghilangkan dosa-dosanya mungkin
begitu ya Bapak Ibu
Bapak Ibu yang kami hormati
saya mencoba untuk memulai pertemuan
kita pada kesempatan pagi hari ini
mudah-mudahan dalam waktu
1 jam kurang lebih ya ke depan saya bisa
menyampaikan materi ini dengan baiknya
terdapat
tujuh bagian tapi 7 bagian ini tentunya
pelan-pelan kita masuk ya Mulai dari
data umum daerah pelayanan sampah
kemudian terkait dengan
data biaya penanganan sampah ideal
Seperti apa terus kemudian terkait
dengan yang ketiga
data biaya penanganan sampah yang
ditutup dengan non retribusi gitu ya
terus kemudian terkait dengan
perhitungan retribusi per kategori
sampah kemudian total kebutuhan
retribusi kemudian kebutuhan retribusi
per sumbernya dan nanti akan berakhir ke
besaran retribusi per kelasnya jadi
pelan-pelan saja mudah-mudahan dapat
diikuti dengan baik dan syukur-syukur
bapak ibu yang sudah punya pengalaman
menyusun tarif retribusi ini nanti kita
bisa sharing juga Oke Baik bapak ibu
sebelum kita masuk ke intinya
pastinya kalau kita berbicara tentang
sampah salah satu tantangannya adalah
peningkatan jumlah penduduk ya jadi
Indonesia menjadi negara nomor 4 dunia
ya terkait dengan populasi yang ada
berarti
kebutuhan akan infrastruktur pendukung
menjadi sangat penting penambahan Jalan
kantor Mall rumah dan seterusnya
ditambah dengan aspek sosial adanya
perubahan pola gaya hidup Ya
memang kebutuhan kita mungkin ya tapi
juga didukung oleh aktivitas melihat
televisi film sinetron dan seterusnya
sehingga ada perubahan pola atau gaya
hidup yang dulunya mungkin butuh
berbagai macam persiapan Tapi saat ini
dapat dilakukan secara instan
dengan mengganti berbagai macam produk
instan sehingga menghasilkan jumlah
sampah yang lebih banyak dan beragamnya
aktivitas yang kita lakukan
bahkan di 2020 sampai 2023 ini kita bisa
melaksanakan aktivitas yang bersamaan
dua atau tiga aktivitas mungkin Bapak
Ibu sambil mendengarkan webinar ini bisa
mengerjakan apa gitu mempersiapkan buka
puasa mungkin atau apa gitu jadi Jenis
sampah yang dihasilkan juga akan berbeda
gitu sehingga ya efeknya adalah
meningkatnya jumlah sampah yang
dihasilkan apa yang terjadi pastinya
saat jumlah sampah dihasilkan ini
meningkat Bapak Ibu berarti kan perlu
peningkatan tingkat pelayanan jadi
jumlah sampahnya misalnya 2 tahun yang
lalu 100 tahun
langsung dia tahun ini menjadi 150 ton
misalnya berarti tingkat pelayanannya
tidak bisa 100 ton lagi tapi harus
meningkat dengan
150 ton berarti otomatis kita butuh
sarana prasarana yang memadai
tidak mungkin kita pakai truk yang lama
dengan jumlah yang lama karena jumlah
sampahnya sudah meningkat Nah otomatis
ya itu secara otomatis biaya investasi
biaya operasional maintenance biaya
operasional dan perawatannya
ya yang kita butuhkan juga akan semakin
tinggi nah kadang kala
satuan tarif yang kita gunakan untuk
tarif retribusi itu sudah jauh-jauh hari
sudah sangat jauh jadi apa dibandingkan
dengan update yang yang ada jadi
membutuhkan
retribusi yang update seharusnya
jadi dari retribusi yang ada ini tidak
sebanding Oleh karena itu akhirnya
memberikan dampak yang besar tentunya di
dalam sistem pengelolaan sampah nah
sebelum kita masuk lebih jauh ada
refleksi hukum sedikit bahwa sistem
pengelolaan sampah berbasis
undang-undang 18 tahun 2008 di pasal 3
disebutkan bahwa pengelolaan sampah itu
akan dilakukan dengan azas ya yang
tanggung jawab ya azas tanggung jawab
Berarti ada ada urusan tanggung jawab
pelayanan ada tanggung jawab Bang hasil
sumbernya untuk mengelola jadi basisnya
adalah tanggung jawab demi lingkungan
yang lebih baik nah yang menariknya juga
di sana disebutkan ada azas
berkelanjutan jadi semua perencanaan
lewat master plan ya lewat Ded dan
seterusnya yang dilakukan di daerah kita
masing-masing tidak hanya sebatas
perencanaan saja tapi dilakukan secara
tanggung jawab dan asasnya adalah
berkelanjutan tidak hanya di tahun ini
tapi tahun yang akan datang dan
seterusnya jadi berarti dengan konsep
berkelanjutan ini aspek tersebut perlu
diupdate ya Sesuai dengan
kondisi yang ada di lapangan tidak
ujung-ujungnya Nanti masalah-masalah
yang lain nah terus kemudian diundang PP
81 turunan dari undang-undang 18 di
pasal 29 disebutkan bahwa dalam
penyelenggaraan penanganan sampah di
daerah itu kabupaten kota pemerintah
memungut retribusi kepada pihak yang
menggunakan
jasa pelayanan tersebut jadi ini menjadi
dasar bahwa dari pelayanan sampah yang
Bapak Ibu berikan
itu akan disertai dengan retribusi
penarikan kembali terhadap pelayanan
yang ada karena basisnya adalah ta
nggung jawab Salah satu bentuk tanggung
jawab penghasil sampah adalah dia perlu
membayar ya sampah yang dihasilkan agar
dapat dikelola secara
ramah lingkungan
nah jika tidak nah ini yang juga sebagai
ruh dari Permendagri 7 tahun 2021
diatur keluar lift di tahun 2021 nah
jika tidak apa yang terjadi misal
contohnya saja gitu ya ini ada satu kota
ada tiga kota ini tapi angka-angkanya
saya sedikit modifikasi cuman tidak
terlalu jauh gitu ya Dan memang bukan
data yang update misalnya contohnya
adalah biaya pengangkutan dengan jumlah
sampah
[Musik]
122.000 ton bertahunnya dengan biaya
pengumpulan pengangkutan sampahnya
mencapai 2 miliar per tahunnya dan ada
sharing ya sharing operasional
maintenance karena kebetulan 3 wilayah
ini punya TPA bersama TPA regional
sebesar 1,6 miliar dan total kebutuhan
biaya sampahnya mencapai
tapi apa yang terjadi Bapak Ibu semuanya
ini PR kita bersama adalah dari
penerimaan retribusi itu hanya mencapai
700 juta saja jadi bisa dibayangkan
adalah seharusnya kebutuhan biayanya
adalah 3 miliar tapi
retribusi yang diterima adalah 700 juta
apakah masyarakat tidak bayar sampah
mungkin saja masyarakatnya bayar sampah
tapi biayanya Tidak di-update dengan
kebutuhan biaya saat itu jadi
presentasi penerimaannya hanya 23% saja
tidak sampai seperempat dari kebutuhan
biaya yang ada Bapak Ibu bayangkan ya
kalau ini sebuah usaha mungkin sudah
lama tutup karena ya bolak-balik rugi
terus dan seterusnya hanya satu contoh
Jadi apa yang terjadi ini ada
dokumentasi dari saya ambil dari
berbagai macam sumber sehingga kita
tidak heran ada truk sampah yang
bolong-bolong gitu karena ya biaya
operasionalnya sangat rendah akhirnya
TPA menjadi Open dumping kembali
kemudian pengolahan limbah yang tidak
ramah lingkungan jadi efeknya adalah
kemana-mana jadi akhirnya lingkungan
menjadi
menerima dampak besar terhadap
pengelolaan sampah yang kita hasil
terus selanjutnya adalah Bapak Ibu yang
saya hormati
terkait dengan perjalanan sampah di
beberapa webinar Sebelumnya saya juga
sering menampilkan hal ini gitu ya dari
sumber sampah dengan berbagai macam
sumber dari pemukiman perkantoran pusat
perdagangan fasilitas umum dan
seterusnya ada yang sudah dikelola
secara individu Bapak Ibu sudah memilah
sampah kemudian membuat
biopori organiknya dikomposkan dan
seterusnya kemudian anorganiknya ini
sistem pertama gitu anorganiknya pergi
ke sektor informal disetorkan ke
pengepul sampah gitu ya terus kemudian
di berakhir ke industri daur ulang
ataupun ada juga pihak-pihak yang masih
belum bertanggung jawab terhadap
sampahnya
mengalirkan sampahnya ke lingkungan
membuang sampahnya sembarangan ya
membakar sampahnya sehingga menyebabkan
berbagai macam
pencemaran lingkungan atau pilihan yang
keempat adalah yang menggunakan tarif
retribusi adalah metode pengumpulan
sampah yang dilakukan oleh berbagai
macam pihak dibawa ke suatu tempat
transfer Point untuk diolah atau tanpa
diolah kemudian diangkut menuju ke
tempat
pemrosesan akhirnya atau kita sebut
sebagai TPA Yang pastinya ya butuh biaya
mengolah sampah secara individu butuh
biaya nggak ya butuh sih gitu ya butuh
biaya tapi biaya ini akan ditanggung
oleh si penghasil sampah itu sendiri
gitu ya kemudian Apakah sektor informal
butuh biaya yang mungkin butuh biaya
untuk mengantarkan dan seterusnya
sehingga tetap memang butuh biaya tapi
yang ke sini Jadi dari segi jalur mulai
dari pengumpulan transfer point
pengangkutan
kemudian TPA jam 4 step secara umum yang
dihasilkan pastinya membutuhkan biaya
yang lebih besar untuk memindahkan
sampah dari satu tempat ke tempat yang
lain
jadi prinsipnya adalah biaya ini sangat
dibutuhkan agar persoalan sampah ini
dapat
berjalan dengan baik dan berakhir di
tempatnya jadi ya butuh biaya pastinya
butuh biaya yang perlu kita
pertimbangkan adalah biaya tersebut
apakah masih cocok dengan kondisi saat
ini atau tidak Walaupun tidak semudah
itu juga gitu ya Butuh banyak pihak
dalam mengkaji biaya tersebut
nah sampah yang dipungut dalam retribusi
ini Bapak Ibu seperti yang kita sudah
kenal bersama ada istilah sampah rumah
tangga dan Sampah sejenis sampah rumah
tangga itu yang diatur di dalam berbagai
macam regulasi kita ada undang-undang 18
ada Undang PP 81 dan Permen PU Nomor 3
bahasanya adalah sampah rumah tangga dan
Sampah sejenis rumah sejenis rumah
tangga ini dari mana Dari
aktivitas-aktivitas non domestik ya
Misalnya ada industri tapi yang sifatnya
mirip seperti sampah domestik ada rumah
sakit ada restoran rumah makan gitu ya
ada sekolah ada kampus dan seterusnya
Jadi selain rumah tangga Tetapi memiliki
karakter sampah yang mirip seperti yang
dihasilkan di rumah kita masing-masing
kemudian yang menjadi objek retribusi
kita ini penarikan tadi adalah mulai
dari aktivitas pengambilan
pengumpulan sampah dari sumbernya ke
lokasi sementara atau kita sebut sebagai
dari sumber ke TTS tempat penampungan
sampah sementara atau pilihan yang kedua
adalah
pengangkutan sampah dari sumbernya dan
atau lokasi pembuangan sementara ini
bahasa regulasi
ke lokasi pembuangan akhir atau
pilihannya adalah dari sumber sampah
dari sumber sampah
menuju TPA atau dari TPS menuju ke TPA
tergantung pola
pengumpulan sampah yang bapak ibu
lakukan apakah individual langsung atau
individual tidak langsung ya di teknis
persembahan
kemudian
penyediaan lokasi pembuangan atau
pemusnahan akhir prinsip penetapan tarif
ini Bapak Ibu ya yang perlu kita sebut
tadi adalah
ditetapkan dengan memperhatikan ya biaya
penyediaan jasa tadi kan perpindahan
sampahnya panjang gitu jadi biaya yang
dibutuhkan itu perlu dipertimbangkan
pengumpulan pakai apa Oh pakai gerobak
dorong Oh pakai motor roda tiga Oh pakai
pick up berarti kan masuk dalam
perhitungan kemudian dibawa kemana ke
TPS 3rk ke tpsk gitu ya tps-nya berada
di mana dan seterusnya itu perlu
dipertimbangkan sampai nanti menggunakan
truk kapasitas berapa menggunakan
contactor truck atau tidak menggunakan
dump truck kemudian masuk ke tpa-nya
berada di lokasi mana Jadi semua yang
butuh biaya dan menjadi bentuk
pertimbangan dari
pembiayaan yang ada nah Selain itu bapak
ibu ya pastinya
karena objek retribusinya nanti ya
adalah masyarakat pastinya kita perlu
juga tahu kemampuan masyarakat untuk
membayar tersebut atau
[Musik]
ada Ada kajian terkait dengan tingkat
ekonomi masyarakat jadi tidak selalu
terkait dengan biaya
penyediaan jasa aspek keadilan pasti ya
berhubungan dengan hal tersebut tidak
mungkin rumah yang punya sampah yang
banyak gitu ya terus kemudian dibebankan
biaya yang besar lebih besar daripada
industri daripada hotel dan seterusnya
jadi ada aspek keadilan kemudian
efektivitas pengendalian pelayaran Jadi
bagaimana bapak ibu mampu mengendalikan
wilayah layanan presentasi layanan yang
Bapak Ibu berikan
retribusi sampah itu Ya sifatnya wajib
Ya bagi siapa saja yang menikmati
tentunya pelayanan publik yang
ditawarkan atau disediakan oleh
pemerintah daerah diatur nanti lewat
Perda mungkin
atau beruang gitu ya faktor apa saja
sebenarnya yang mempengaruhi retribusi
ini memang sudah banyak kajiannya bapak
ibunya kualitas pelayanan pastinya
yang tadi ya Masa orang bayar tapi
kualitas pelayanannya tidak tidak baik
begitu kan tidak mungkin terus kemudian
kemampuan membayar tadi masyarakat ya
besar tarifnya retribusi sama kemauan
nah ini menarik ya
ini banyak juga penelitian orang-orang
sosial sudah bicara tapi juga ada orang
teknik
tarif yang yang ditentukan mau nggak
masyarakat itu bayar gitu Setelah
ditetapkan tarif tersebut perlu diteliti
jadi tidak sembarang dalam menentukan
tarif tersebut Oke Bapak Ibu terkait nah
ini mulai masuk pelan-pelan nanti
hubungannya dengan angka-angka bapak ibu
harapannya Bapak Ibu saya punya
catatan-catatan atau ya coret-coret
sedikit Mungkin ada hal-hal yang menarik
yang bisa
dituliskan
tujuan
Permendagri ini ya atau tujuan kegiatan
kita lah
menghitung pastinya
mohon maaf menghitung ya
sebuah tarif yang saya belum punya nih
Saya belum punya tarif persembahan untuk
daerah-daerah yang baru memulai terkait
dengan pelayanan sampah yang diberikan
atau mengusulkan perubahan tarif yang
dianggap sudah tidak layak layak nih
Cocok nih terkait dengan
perubahan aktivitas penduduk
yang ada di kota atau Kabupaten Bapak
Ibu semuanya
aktivitasnya apa saja
kami mencoba untuk mengelompokkan dua
bagian
yang pertama adalah aktivitas
pengumpulan data Bapak Ibu jadi saat
kita bicara
retribusi Bapak Ibu ya
jangan lupa bahwa ini tidak akan bisa
muncul tiba-tiba kalau kita tidak punya
yang namanya data Jadi PR kita Bapak Ibu
terutama yang ada di daerah ya menjadi
pengelola daerah dalam menyusun tarif
ini sangat-sangat dibutuhkan data jadi
data itu harus punya nah data sekunder
yang bisa dihancur gitu ya yang tentunya
Bapak Ibu juga yang menginput dari data
sipsn dari data Badan Pusat Statistik
atau data-data yang Bapak Ibu hasilkan
dari dinas lingkungan hidup
masing-masing
terkait Apa Bapak Ibu yang pertama
adalah data umum daerah pelayanan sampah
nanti kita akan lihat datanya apa saja
ini saya sengaja membuat nomor-nomor ya
ABCD Yang nanti akan kita urut satu-satu
jadi 7 bagian tadi sebenarnya ini gitu
ya jadi data umum daerah pelayanan
oke terus kemudian
terkait yang data biaya penanganan Aduh
data biaya penanganan sampah ideal jadi
kita akan breakdown satu-satu
pengumpulan
transfer tadi pengangkutan sampai ke TPA
berapa sih yang ideal yang harus kita
keluarkan terus kemudian yang ketiga
adalah yang perlu diingat adalah bapak
ibu
dalam prinsip keadilan tadi dan
tanggung jawab daerah juga ada biaya
yang harus dikeluarkan oleh daerah yang
kita sebut dari non retribusi jadi tidak
hanya mengandalkan dari masyarakat
misalnya masyarakat 50%
non retribusi dari APBD daerah
mengeluarkan 50% nya jadi ada tanggung
jawab daerah juga ikut dalam bagian tadi
karena setelah dipertimbangkan mungkin
tidak mungkin masyarakat menanggung
semua aktivitas pengelolaan sampah yang
dihasilkan nah jika ada berarti kita
akan masukkan yang non retribusi tadi
dan Pasti Bapaknya Bapak Ibu di dlh
sudah biasa menyusun anggaran tahunan
yang berhubungan dengan aktivitas non
retribusi ini misalnya beli truk sampah
beli converter beli Street swiper Jadi
butuh biaya kemudian keluarlah data
kebutuhan perhitungan retribusi per
kategori sumber sampahnya ada rumah ada
Rumah Sakit mungkin ya ada fasilitas
sosial gitu ya ada hotel dan seterusnya
Nah dari angka tersebut kita akan dapat
total kebutuhan biaya retribusi barulah
kemudian di bagian analisis data ini
akan berhubungan dengan berapa sih
kebutuhan retribusi persumbernya rumah
saya akan kasih Berapa biaya dari total
biaya yang ada berapa persennya dan
sampai nanti akan bicara berkelas
retribusinya rumah rumah sakit industri
dan seterusnya akan bicara Berapa
biaya yang harus dikeluarkan
terhadap kegiatan
[Musik]
pengangkutan sampah tersebut
mudah-mudahan jelas ya sampai di sini
Bapak Ibu Ya
terus kemudian yang berikutnya adalah
bagian yang pertama ya Bapak Ibu bagian
nah ini kita mulai bahas Nih Bapak Ibu
di bagian yang ada di ya data-data umum
itu apa sih
data-data umum yang kita butuhkan
untuk memulai
aktivitas perhitungan retribusi ini yang
pertama adalah tentunya karena
berhubungan dengan jumlah penduduk
berarti kita butuh data jumlah
penduduknya Nah ini salah satunya bisa
lewat
publikasi ya dari BPS Badan Pusat
Statistik dalam bentuk
dalam angka dalam angka ini dikeluarkan
sangat update Walaupun
ada juga pihak yang tidak menggunakan
data tersebut Tapi ya sementara sebagai
data awal Oke saja terus kemudian total
jumlah KK yang nanti akan mencerminkan
jumlah rumah yang ada di wilayah Bapak
Ibu semuanya kemudian angka timbulan
sampah per kapitanya misalnya
0,4
0,5
0,65 kg
per orang Per hari pasti Bapak dan Ibu
sudah terbiasa dengan angka ini dan
Bapak Ibu sudah tahu di wilayahnya
sendiri seperti apa ini saya coba
jelaskan pelan-pelan mungkin ya saya
karena tidak tahu juga pesertanya
Seperti apa mungkin ada yang kali
pertama gitu jadi diurutkan pelan-pelan
ada yang mungkin sudah expert jadi yang
sudah expert mungkin agak bersabar
sedikit kita pelan-pelan menuju ke
perhitungan tadi kemudian yang keempat
adalah sumber sampah wilayah pelayanan
nah ini berdasarkan data yang ada bisa
data BPS atau data retribusi tahun
sebelumnya dari rumah tangga itu berapa
persen gitu ya Misalnya dari rumah
tangga itu ada 1000 rumah gitu ya 1000
akun untuk pembayaran retribusi tersebut
dari aktivitas bisnis berapa persen dari
fasilitas masyarakat
berapa persen dari industri berapa
persen dari
fasilitas umum berapa persen Nah ini
poin A B C D E ini yang ditawarkan di
dalam Permendagri 7 tahun 2021 tapi
pengalaman kami menunjukkan di lapangan
banyak aktivitas-aktivitas yang lain
yang diklaim oleh Bapak Ibu yang bisa di
breakdown satu persatu misalnya
contohnya
bengkel ya terus kemudian ada sekolah
ada kampus gitu ya Ada pertokoan ada PKL
mungkin itu bisa di breakdown Bapak Ibu
ya Jadi tidak hanya di bisa ini saya
tulis di sini dapat lebih dari
5 kategori ini ya Jadi mau
10 12 dan seterusnya tidak masalah asal
kita punya data persentase jadi
monggo silahkan Bapak Ibu menyesuaikan
dengan daerahnya masing-masing gitu ya
Nah selanjutnya ini yang a yang a deal
ya selesai satu yang a datanya nggak
banyak ternyata ini mudah ya jadi
didapat yang A itu mudah kan terus
Kemudian yang kedua adalah nah ini agak
masuk sedikit data biaya penanganan
sampah ideal jadi dan untuk membawa
sampah tadi dari sumber sampah menuju ke
tempat
tpa-nya tadi gitu kan akan keluar masuk
sampai ya naik turun kendaraan kemudian
diproses sedemikian rupa baru masuk
residunya ke TPA Jadi butuh sedikit
breakdown ya Nah apa gitu ya jadi kita
sebut sebagai biaya penanganan sampah di
dalam regulasi disebut sebagai notasinya
adalah H tapi tidak perlu dihafal Bapak
Ibu karena
yang penting adalah di webinar ini
adalah pemahaman kita dulu terkait
dengan
perhitungan retribusi tersebut Jadi
kalau Bapak Ibu dasarnya sudah oke gitu
ya
penggunaan mekanisme perhitungan
nantinya sudah gampang tuh gitu ya Nah
apa yang dilakukan terkait dengan
penanganan sampah ideal ini jadi kita
breakdown bapak ibu satu persatu mulai
dari aktivitas investasi beli beli
berbagai macam peralatan yang dibutuhkan
milik gerobak blitter ya pengadaan tanah
dan seterusnya sampai nanti operasional
nah sistemnya apa sistemnya dibagi oleh
4 Bapak Ibu seperti gambar tadi
mulai dari aktivitas pengumpulan sampah
pengumpulan itu berarti dari sumber
sampah dari rumah kita sampai menuju ke
TPS
jadi sampai ke tengah jadi dari sumber
sampah
kemudian
ada
TPS atau pengolahan kah atau apa gitu ya
terus kemudian pengangkutan saya tulis
sedikit di sini Bapak Ibu ya kemudian ke
TPA
Nah dari sumber sampah ini ke TPS
disebut dengan istilah
pengumpulan ini bahasa regulasi sama
bahasa
akademisi begitu Bapak Ibu jadi nanti
Bapak Ibu bisa menyesuaikan dengan
kondisi lapangan jadi sampai ke TPS ini
disebut bagian dari pengumpulan sampah
jadi mulai dari biaya kalau pakai
gerobak-gerobaknya ada berapa belinya
berapa pegawainya berapa gitu ya
perawatannya berapa gerobak motor juga
begitu pick up begitu TPS begitu tapi
kan ini pilihan
semua Bapak Ibu punya gerobak motor
punya pick up mungkin salah satu tapi
kalau punya semua Berarti semua bagian
tersebut perlu dihitung ya jadi
pemahamannya adalah penanganan sampah
ideal mulai dari aktivitas a pengumpulan
kemudian aktivitas yang berikutnya di
TPS ini ya kita sebutlah sebagai TPS 3R
lah kira-kira begitu ada aktivitas
pengolahan jadi aktivitas yang kedua
adalah pengolahan yang dilakukan di
skala kawasan bukan di sekolah akhir
yang B Nah di sinilah ada biaya
operasional ada pegawainya ada
pengolahan komposnya ada maggotnya ada
macam-macam gitu ya Nah ini
diidentifikasi biaya yang diperlukan
disitu setelah itu kan Sampah juga terus
mengalir ya ada
sisa-sisa yang
dihasilkan dari aktivitas tersebut
barulah kemudian masuk ke sistem yang ke
c ya ketiga adalah bagian pengangkutan
sampah pakai apa Pakai dump truck
dan seterusnya tapi pilihannya
tergantung dari wilayah bapak ibu semua
mulai dari beli Dam truknya berarti
harus ada data Berapa jumlah dam truk
berapa pegawainya kapasitasnya Berapa
Berapa ritasinya ganti olinya Berapa
lama dan seterusnya dan ada perhitungan
biaya
penyusutan Nah nanti kita akan lihat
komponen-komponen biaya tersebut gitu ya
jadi C jelas B jelas dan yang terakhir
diproses ini Bapak Ibu jadi di D ini
adalah biaya yang diperlukan hubungannya
dengan pemrosesan akhir sampah pakai
metode apa sanitar
controllent fill ka gitu tapi nggak ada
sih perhitungannya Open dumping Bapak
Ibu karena tidak masuk ke dalam bagian
sistem yang ramah lingkungan jadi untuk
tahu Biaya penanganan sampah ideal ini
butuh 4 data utama pengumpulan sampah
kemudian
pengolahan sampah pengangkutan sampai
pemrosesan akhir sampah jadi balik lagi
tadi
basenya adalah data Bapak Ibu jadi saat
mau merubah retribusi merevisi retribusi
yang Bapak Ibu punya di wilayah Bapak
Ibu masing-masing Berarti mulai sekarang
Bapak Ibu harus memperkuatnya dengan
data karena dia kalau nggak ada data
kita nggak bisa ngisi ya mau dikasih
kalkulator atau apa nggak ada data yang
diisi ya nggak bisa gitu terus kemudian
adalah masih di dalam bagian penanganan
sampah ideal Bapak Ibu ini agak panjang
memang ideal ini
kita perlu punya suatu gambaran besar di
wilayah kita itu
itu sampah itu model mengalirnya itu
kayak apa gitu
Oh dicontoh ya yang ada di gambar ini
misalnya Saya punya tiga skema
skema yang satu dari wilayah Saya dari
rumah dari rumah kemudian diwadahi oleh
yang punya rumah kemudian saya bawa
pakai alat kumpul dikumpulkan di kawasan
masuk ke TPS dari TPS naik ke truk
pengangkutan kemudian berakhir ke TPA
nah ini dalam bahasa istilahnya sering
disebut individual atau komunal Langsung
Tidak langsung jadi karena ada TPS di
sini dan kita tahu berapa
ton sampah yang masuk dengan sistem
tersebut kemudian
skema Saya tidak hanya satu
Masih jelas saya punya dua oke skema 2
ada juga nih skema 2 saya pakai model
langsung karena ada pertokoan-pertokoan
kami di wilayah kami masuk truk langsung
truk besar penuh masuk compactor terus
atau dump truck atau ambrolder masuk
langsung dikirim ke
landfield
Berarti ada skema yang kedua selain
dengan skema yang pertama Nggak papa
yang penting tahu tonase sampah
hariannya itu berapa
Selain itu ya Ada skema yang ketiga
masih terakhir
skema yang ketiga adalah dari rumah
kemudian dikumpulkan alat angkut ya
pakai alat angkut tapi saya nggak masuk
TPS masuknya TPS 3R diolah tidak hanya
sekedar nampung diangkut lagi tapi ada
pengolahan kompos ada
maggot ada berbagai macam pengolahan
organik yang dilakukan sehingga apa yang
diangkut ke TPA itu lebih sedikit masuk
ke truk dan berakhir KTP Oke nggak papa
ada tiga skema disebutlah ton per
harinya berapa jadi total dari gambar
ini ada 3 skema yang berjalan di kota
Bapak Ibu semuanya gitu ya ini sudah
muncul pertanyaan
banyak pertanyaan nanti di rekap oleh
pelan-pelan Mungkin pertanyaan Bapak Ibu
terjawab di materi
ada skema ada tiga ya skema ada 3 skema
yang butuh data berarti Bapak Ibu harus
menyediakan data tersebut nah yang masuk
dalam mekanisme perhitungan adalah yang
di kotak putih ya Bapak Ibu ya termasuk
biaya perhitungan nah sedangkan di
Sumber sampah di rumah kita gitu ya itu
tidak di pabrik daur ulang dan
seterusnya tidak jadi hanya mekanisme
pengumpulan sampai ke TPA saja
terus kemudian di dalam neraca Bapak Ibu
jadi ini sudah masuk ke dalam data data
yang kita punya tadi tonase per hari Oh
saya pakai skema 1 tadi menggunakan
jalur 1 yang menggunakan gerobak dan
seterusnya sekian ton sampah saya gitu
ya Oh saya pakai model yang kedua model
pengangkutan langsung
sekian tahun sampah saya Oh saya pakai
yang model TPS sekian tahun santai aja
ya Oh saya yang pakai model TPS 3R
sekian tahun sampai tentunya
menghadirkan tonase sampah ini tidak
semudah saya ngomong bapak ibu ya butuh
apa butuh rekap gitu ya butuh data-data
Yang dilaporkan ke sipsn kalau sudah
benar selama ini Bapak lah ibu lakukan
datanya sudah lengkap Yang dilaporkan
sebenarnya sudah gampang tapi kan Ya ada
juga yang melaporkan sekedar untuk
melaporkan saja saat diolah menjadi
tarif retribusi ya tarif retribusinya
juga asal-asalan gitu ya jadi itu PR
kita bersama nah sampai ke urusan
pengangkutan dan berapa yang masuk ke
TPA jadi kita akan membuat diagram massa
persentase berat dari sampah yang
mengalir dalam sistem tersebut nah ini
pembuka pintu kita untuk menghitung
selanjutnya jadi wajib adanya
ton sampah
di setiap bagian pengolahan yang Bapak
Ibu rencana
itu menjadi data yang penting dan saya
yakin Bapak Ibu sudah punya sudah punya
kalau belum punya Berarti mulai besok
Senin mereka gitu ya
atau polanya adalah ini tampilan dari
Permendagri yang saya cuplik dari sumber
kemudian dikumpulkan kemudian ada dua
jalur gitu ya kemudian ada yang masuk ke
tpst gitu ya ada yang masuk TPS 3R ada
yang masuk ke TPS saja TPS kemudian
diangkut residu dari TPS 3R diangkut dan
masuk ke TPA sanitary jadi skema skema
tersebut jadi jangan khawatir Bapak Ibu
skema itu sangat tergantung dari wilayah
kita masing-masing tergantung dari
karakter wilayah atau apa yang sudah
dilakukan di wilayah bapak ibu semua
jadi nggak perlu khawatir Oh saya beda
dengan regulasi nggak papa nanti tinggal
di nol kan angkanya saya nggak pakai
pengangkutan langsung
dari data-data tersebut kemudian Dire ya
datanya seperti ini oh pengumpulan
sampah jalur 1 pakai ini ini yang
seperti tadi Bapak Ibu saya mengulang
kembali karena ini memang sangat penting
sekali dalam desain tarif retribusi kita
yang dimaksud dengan pengolahan sampah
kita apa saja gitu oh ada TPS 3R ada TPS
t yang dimaksud dengan pengangkutan
sampah itu menggunakan Apa karena biaya
operasional dan truk dengan biaya
operasional amrol truck itu akan berbeda
Bapak Ibu apalagi biaya operasional
compactor terutama misalnya paling
gampang adalah jumlah tenaga yang
bekerja itu akan mempengaruhi pembiayaan
yang ada nah kita akan lihat Bapak Ibu
ini Aduh agak banyak tabel gitu ya tapi
pelan-pelan saja yang penting adalah
saat berbicara data tadi ini masih dalam
bagian B Bapak Ibu ya b
bicara tentang penanganan sampah ideal
misalnya contoh kita lihat ya di bagian
sistem pengumpulan sampah
Eh ini dianggap tidak ada aja dulu Bapak
Ibu Ya saya lupa eh menganimasikan jadi
kelihatan penuh gitu ya tapi sebenarnya
breakdown-nya cukup details satu persatu
di dalam permen dagri ini sudah ada
bapak ibu yang sudah pernah ikut
sosialisasinya sudah dapat to excelnya
datanya sudah ada gitu nah kemudian di
data pengumpulan sampah misalnya kita
akan memasukkan data-data spesifik Bapak
Ibu gaji operator gerobaknya berapa oke
Ada enggak asuransi kesehatan yang kita
pakai Berapa biayanya harga per
gerobaknya berapa Pakai nggak APD yang
ada gitu ya kapasitas gerobaknya berapa
meter kubik gitu ya terus kemudian
jumlah iritasinya keliling bolak-balik
berubah dan jumlah operatornya berapa
kemudian ditanya juga pemeliharaan
gerobak densitas umur yang ada sama di
sini memang sudah dimasukkan ada inflasi
jadi pertimbangan
karena tarif retribusi ini kan tidak
dipakai untuk tahun depan saja mungkin
akan berlangsung selama 5 tahun bahkan
ada yang lebih dari 10 tahun tetap
dipakai jadi di mekanisme saat ini
dimasukkan ada inflasinya jadi
pertimbangan inflasi Jadi butuh data
inflasi 5 tahun 10 tahun terakhir itu
berapa jadi memasukkan data tersebut nah
terus kemudian Untuk
gaji operator tadi dimasukkan semuanya
di dalam ini di input ya Bapak Ibu ya
diinput menjadi data tersebut jadi ini
penjelasan untuk menggunakan Excel yang
ada tapi memang pengalaman kami di dalam
penyusunan tarif di ada di beberapa
lokasi tidak serta-merta kita dengan
simple menggunakan Excel tersebut perlu
modifikasi Sedikit Bapak Ibu ya jadi
karena tiap daerah punya
kegiatan yang berbeda-beda jadi
slide 18 ini menunjukkan bahwa sistem
pengumpulan sampah dengan data-data yang
dibutuhkan yang bagian notasi ini nggak
perlu dihafal juga Karena itu adalah
singkatan untuk mempermudah saja
kemudian ada juga bagian yang lain masih
di dalam bagian pengumpulan sampah ini
masuk ke dalam bagian TPS jadi tadi
setelah ada geroba
diangkut menuju ptps walaupun Sebenarnya
ya Bapak Ibu Oh datanya berarti dilihat
dari sini dulu ya
pakai pick up Jadi selain gerobak tadi
pakai pick up sama tadi ada gaji
operator ada asuransi harga pick up
harga BBM kalau tadi Berarti gerobaknya
dorong gitu ya tidak pakai BBM harga
perpanjangan pajak ada juga APD juga ada
kapasitas berpikapnya
kemudian jumlah itasi jarak peritasi
kemudian ada jumlah operator vertikal
ini mirip sekali seperti yang dilakukan
pada saat
perhitungan gerobak tadi
pemeliharaan densitas umur teknis tapi
ditambah ini ada konsumsi bahan bakar
ada inflasi red juga sama nah komponen
di pengumpulan sampah selain tadi ada
gerobak
kemudian ada pickup
pakai gerobak motor berarti caranya sama
bapak ibu ya plus harga BBM pakai motor
sama seperti pickup ini ditambah ada
biaya satu lagi adalah masuk dalam
bagian a ini adalah TPS jadi TPS di
lokasi Bapak Ibu itu ada berapa modelnya
berapa modelnya Seperti apa Misal pakai
landasan kontainer Berarti ada ukuran
landasan tersebut dan biaya
pembangunannya landasan tersebut Oh beli
kontainer kapasitas kontainer Oh saya
pakainya pakai beton Pak ya tinggal
dimodifikasi tidak pakai konten kemudian
densitas ini pasti gitu ya berarti butuh
data densitas sampah di TPS atau
menggunakan data sekunder juga boleh
gitu ya sudah ada teori-teori tentang
bagaimana densitas di Sumber sampah
Bagaimana densitas di TPS sampai TPA ada
datanya kemudian umur teknisnya umur
teknik container gitu ya sama inflasi
rate jadi di bagian ini ya ini cukup
untuk pengumpulan sampah Berarti ada
tiga tadi Bapak Ibu kita hitung geroba
pick up tapi kalau saya pakai gerobak
motor boleh juga ya dihitung dengan cara
yang pick up tadi tinggal dirubah
jumlahnya ukurannya gitu ya harganya
plus ditambah satu adalah TPS kita akan
masuk ke bagian yang kedua Bapak Ibu
masih ingat tadi bagian yang kedua Apa
bagian yang kedua kita akan bicara
tentang pengolahan yang ada di TPS 3 ya
jadi dianggap TPS tadi menjadi TPS 3R
nah Seluruh aktivitas yang ada di TPS 3R
tersebut kemudian di data tapi kalau TPS
3R Biasanya nih
punya data yang baik lah ya mereka catat
ya karena mereka juga dituntut untuk
catatan yang harus mereka laporkan gitu
ya jadi mulai dari gaji operator
asuransi kesehatan harga bangunan TPS 3R
mesin-mesin yang dipakai gitu ya
timbangan perlengkapan kantor jumlah
operator waktu pengolahan organik ini
data kita masukkan inputkan satu-satu
Jadi bukan bukan template ya Sesuai
dengan lokasi kita ya karena dari
Permendagri punya template tapi kan
tidak sesuai dengan lokasi kita perlu
penyesuaian nah opsi mesin teknologi ini
juga sangat bervariasi dari satu TPS
dengan TPS yang lain Jadi kalau punya
beragam mesin berarti ya perlu
dipertimbangkan memasukkan angka-angka
tersebut mulai dari mesin pencacah mesin
pengayak mesin pemadat kalau
aerator bambu pakai bsf nggak gitu ya
kemudian pakai oh saya nggak pakai
aerator bambu tapi pakai bata berongga
boleh berarti balik lagi tadi saya
sampaikan bahwa webinar kali ini lebih
kepada pemahaman ya Tidak semua yang ada
di dalam Permendagri tersebut bisa kita
gunakan karena itu akan sangat
tergantung wilayah kita masing-masing Oh
saya pakai Open windro pakai bambu
aerator bambu Saya tidak pakai Black
solder berarti hilang nol bapak ibu saat
kita tetap masukkan angka tersebut
berarti nanti akan mempengaruhi hasil
akhirnya saya tidak pakai bata berongga
Ya tidak masalah dan terus Bapak Ibu
seperti itu ya
masuk ke masih TPS 3R ya urusannya umur
teknik persentase pemeliharaan
daya dan seterusnya ini
saya nanti kan materinya bisa Bapak Ibu
dapat ya list tadi nggak usah kita baca
satu-satu jadi artinya adalah seluruh
kebutuhan biaya ya
prediksi ya prediksi kebutuhan biaya
yang akan dikeluarkan oleh TPS 3R itu di
data semuanya kalau ada tadi mesin
misalnya yang tidak ada di dalam ini ya
itu perlu ditambahkan karena nanti Oh
TPS 3rnya misalnya saat ini ada tuh TPS
3R yang pakai apa
insenerator Mini untuk mengolah sampah
residu kan butuh biaya tetapi dalam
regulasi tidak ada karena tidak ada
panduannya untuk TPS 3R mengolah sampah
residu Bapak Ibu perlu memasukkan supaya
TPS 3rnya dapat menghitung biaya
kebutuhan operasional yang dihasilkan
Nah selanjutnya setelah bagian yang
kedua pengolahan bagian yang ketiga
Bapak Ibu bagian yang ketiga adalah
mengangkut
tadi pakai pilihannya adalah yang
pertama dump truck ini yang paling umum
digunakan pilihan yang kedua adalah
amroll sama ya karena ini sama-sama
kendaraan pilihan yang ketiga adalah
compactor jadi ingat bapak ibu ada 3 ya
Ada dam truk 1 ya Ada amrol ter atau ada
compactor compactor nggak ada Pak tapi
banyak wilayah Indonesia yang sekarang
pakai juga compactor karena mungkin
lebih efisien dari segi iritasi ya jadi
pertimbangannya adalah dari 3 bagian
tadi
dipilih tidak dipilih juga ya mungkin
ada juga bapak ibu yang pakai sebagian
dump truk sebagian kontaktor ya berarti
Tinggal dihitung
unitnya ada berapa jadi unitnya ada
berapa dimasukkan data-datanya
operatornya
asuransinya harga compactornya Nah di
sini tambah harga bannya harga bbm-nya
gitu ya harga akhirnya harga apd-nya
kapasitasnya jumlah retasinya jarak
peritasinya sama sampai jumlah
operatornya nah barulah kemudian ada
persentase untuk pemeliharaan
ganti oli ganti
aki perawatan yang lain
termasuk urusannya dengan umur tehnis
dari
truknya sendiri ataupun ban truknya
sendiri mudah-mudahan masih bisa diikuti
Bapak Ibu ya jadi ada tiga tadi saya
ulang kembali pilihan untuk pengangkutan
sampah
ada yang pertama adalah urusannya dengan
dam truk
kemudian ada urusannya dengan amroll
truck ya amroll kemudian ada compactor
Jadi kalau hanya salah satu berarti data
yang lain nol Saya hanya pakai dam truk
berarti yang lain nol Oh saya pakai 3
Dam Truk 2 amroll 1 compactor Berarti
masuk semuanya tergantung lokasi Bapak
Ibu semuanya gitu ya Bapak Ibu ya Jadi
kalau di
apa di Grafika jadi dibuat lebih
sederhana ini dalam regulasi juga saya
cuplik gitu ya pengangkutan sampah itu
dimulai dari timbulan sampah per harinya
ada biaya-biaya yang perlu dikeluarkan
plus biaya investasi plus biaya
operasional ketemulah total biaya per
truk yang dibutuhkan nanti akan kita
tambahkan
a + b + c
ulang lagi tadi dari pengumpulan
pengolahan kemudian pengangkutan Nah
kita tinggal yang terakhir yang terakhir
urusannya adalah
pemrosesan akhir nah seharusnya
webinarnya ini dua hari ini tapi
teman-teman panitia minta
satu kali penyampaian Nanti Mungkin kita
bisa isi kuesioner kalau memang baik
Bapak Ibu butuh ya butuh pendalaman
detail sampai mengisi
excelnya mengolah membawa data dan
seterusnya kita coba usahakan untuk
membuatnya ya dengan
pengalaman-pengalaman yang sudah kita
terapkan di beberapa wilayah
masuk ke bagian yang ketiga yang keempat
sistem pemrosesan akhir sama nah ini
memang butuh konsentrasi Bapak Ibu
sedikit ya kalau nggak puasa bisa
ditemani teh atau
ini sambil dzikir Bapak Ibu ya
mudah-mudahan dapat materinya yang
keempat adalah sistem pemrosesan akhir
sistem pemrosesan akhir
sampah
seluruh biaya operasional dan
pemeliharaan TPA itu yang kita harus
masukkan nah ini beberapa kendala yang
kita dapatkan di lapangan ternyata tidak
semua ada datanya jadi ini di breakdown
detail Bapak Ibu mulai dari alat berat
yang digunakan bulldozer excavator dan
biaya-biaya operasional yang lain itu
dibutuhkan dalam desain ini kemudian
masuk lagi ada gaji operator ya input
data TPA gaji operator harga investasi
dan seterusnya nah ini Bapak Ibu perlu
buka buku lagi desain TPA nya tapi
jangan khawatir Permendagri ini sudah
menyediakan memang
harga-harga yang berlaku di Indonesia
ini khusus untuk TPA bisa Bapak Ibu
gunakan jadi karena tidak mudah
mendapatkan harga investasi misal
tpa-nya itu sudah dibangun sejak tahun
2016 atau 2015 berarti butuh data yang
lain tapi jangan khawatir di dalam
Permendagri sudah ada data-data tersebut
jadi tinggal ambil terus kemudian
data-data yang lain juga dibutuhkan
harga menyesuaikan ya
menyesuaikan dengan
kondisi di lapangan kemudian TPA ini
cukup banyak Data yang harus dimasukkan
memang Bapak Ibu ya tanah penutup ya
karena kita ceritakan
sanitary landfill atau controllent feel
ya yang butuh ditutup Bapak Ibu ya 1
sampai 14 hari kemudian butuh data
terkait dengan pengendalian gas butuh
data terkait dengan pengelolaan lindi
atau licin pakai
instalasi apa saja Jadi butuh data tapi
balik lagi bapak ibu data ini
Kami merasa ini bagian yang paling sulit
dalam perencanaan tarif ini karena tidak
kita tidak punya data tersebut jadi
hanya gelondongan data satu TPA butuhnya
berapa kita tidak pernah membran data
tadi tapi sebenarnya sangat mungkin
untuk di breakdown cuman memang butuh
tenaga dan waktu gitu ya pengendalian
vektor penyakit kemudian monitoring
kualitas lingkungan uji-uji ya Uji LED
terhadap emisi air lidi air sumur pantau
di sekitar TPA kemudian alat berat ini
juga penting
umur teknik TPA kemudian persentase
pemeliharaan Jadi dibandingkan yang tadi
ya abc yang D ini agak banyak tapi sudah
disediakan oleh Permendagri agar Bapak
Ibu bisa
mengadopsinya dengan mudah
pola tadi ya data-data Tadi tergambar di
dalam grafik ini mulai dari timbulan
sampah biaya investasi biaya investasi
alat gitu ya kemudian ketemulah biaya
investasi per tahun sampahnya Ini
sebenarnya sudah ada dokumen di FS atau
di Ded Bapak Ibu Ya tapi kan perlu
bongkar dokumen yang lama di mana juga
mungkin beda juga dinas dengan bapak ibu
gitu ya kemudian biaya operasional ya
Mulai dari operator sampai penutup
ketemulah gabungan antara investasi
dengan biaya operasional ketemulah
pembiayaan yang ada nah rumus-rumus
perhitungannya Bapak Ibu bisa lihat di
Permendagri mulai dari halaman 44
sudah ada rumus detailnya tapi sekali
lagi tadi yang Bapak Ibu sudah dapatkan
excelnya itu sudah mungkin lebih mudah
tapi tadi
beberapa kasus Excel tersebut
jika tidak dipahami dengan baik ya sama
saja tidak bisa digunakan
studi kasusnya Bapak Ibu dikasih contoh
perhitungan termasuk tadi ada data-data
TPA itu mulai di halaman 114 karena
permendagrinya cukup cukup tebal
300 sekian halamannya atau berapa 197
Kalau saya tidak selesai tidak hafal
juga nah
akhirnya apa Nah ini agak-agak penuh
layar Bapak Ibu sedikit ya jadi dari
aktivitas yang ada gitu ya aktivitas a
tadi ya pengumpulan
kemudian aktivitas B pengolahan sampai
ke sini ya kemudian aktivitas C
pengangkutan dan aktivitas pemrosesan
akhir itu bisa direkap mulai dari
aktivitas biaya
investasi
investasi bisa dilihat datanya biaya
operasional maintenancenya bisa dilihat
jadi dalam perhitungan tarifnya adalah
yang dipakai biaya investasi plus
Operation Wah ini kok angka-angka semua
saat kita mengerjakan di Excel udah
pasti lebih mudah Bapak ibunya tapi
balik lagi tadi tidak semua opsi yang
sampai di sini gerobak motor pick up itu
hadir di tempat kita semuanya tidak
semua TPS 3R dengan konsep ada aerator
bambu ada bsf ada mesin pemadat Jadi
kalau tidak ada berarti Bapak Ibu jangan
lupa mengosongkan angka-angka yang ada 0
sehingga ini tidak ada ini tidak ada ini
tidak ada tidak menambah beban biaya
yang ditimbulkan terus kemudian TPS T
gitu Ya sudah berarti tidak perlu
dilakukan dan seterusnya jadi
data tadi untuk penanganan sampah ideal
itu akan menghasilkan ini Bapak Ibu ya
jadi
ini pekerjaan yang panjang Makanya
beberapa daerah udahlah daripada
ribet-ribet hitung sendiri Saya pakai
pihak ketiga aja lah Di
mungkin di tenderkan atau apa gitu ya
kemudian ada konsultan yang akan
menghitung tersebut ya boleh saja nggak
masalah jadi sangat mungkin dilakukan
Nah akhirnya di ujung ini akan ketemu di
Maaf biaya ya yang dibutuhkan jadi
ketemulah biaya yang dibutuhkan adalah
914.000 sekian per ton sampahnya jadi
ketemu biaya yang disebut sebagai biaya
ideal
nah langkah selanjutnya ini kan baru
Point b Bapak Ibu kita masih panjang
tapi tidak terlalu lama lagi lah nanti
paling saya nambah 5 menit atau 10 menit
ya Mbak bisa ya sampai selesai
kemudian bagian C bagian c kan kita
sampaikan tadi ada biaya
yang tidak semuanya ditutup oleh
retribusi bayangkan tadi Proton
sampahnya itu butuh 900.000 Bapak Ibu
kita tidak tega ya akhirnya apa ditambah
biaya daerah yang masuk bagian non
retribusi nah ini kita isi datanya Bukan
perton sampah tapi per tahun nah
tugasnya kita di dalam perhitungan ini
adalah mengubah data tahun tadi menjadi
data perton sampah caranya gimana nanti
kita akan lihat ya nah kemudian kita
juga punya ya data kebutuhan perhitungan
retribusi per kategori sumber sampah
jadi kan kalau dari contoh materi ini
hanya 5 kelas saja rumah tangga bisnis
fasilitas masyarakat tapi Milik Swasta
kemudian industri dan umum
ini bisa di breakdown lagi sesuai dengan
kondisi bapak ibu misal contohnya Dia
kelas miskin bahwa menengah atas atau
pakai istilah-istilah yang lain tidak
masalah bisnis ya bisnis kecil sedang
besar
boleh saja Asal bapak ibu sudah punya
angka Berapa unit yang ada kakaknya
unitnya atau apa itu wajib ada saat mau
menghitung yang
berikutnya yang berikutnya Nah kan kita
sudah punya nih bapak ibu ya total
kebutuhan yang ideal sudah ya Non
retribusi sudah punya gitu ya
Selanjutnya apa Nah selanjutnya sudah
bisa hitung total kebutuhan retribusi
yang poin di ya yang dari tadi materinya
kita bisa hitung
kebutuhan perhitungan retribusinya
gimana nah ini Rumus ini saja yang
dilihat bapak ibu
total kebutuhan biaya retribusi adalah
biaya ideal yang tadi poin a b c dan d
ya Ayo Ingat apa pengumpulan pengolahan
pengangkutan dan pemrosesan akhir ya
dikurang biaya non retribusi yang
ditanggung oleh misalnya
APBD Bapak Ibu semuanya
Saya butuh ideal 900.000
ditanggung oleh APBD 700 berarti total
biaya retribusi Saya hanya 200 nah 200
inilah yang kita akan breakdown untuk
rumah tinggal berapa untuk bisnis berapa
untuk fasilitas masyarakat berapa untuk
umum berapa jadi dari biayanya jadi
perjalanan panjang kita sudah agak
terjawab Nih Bapak Ibu terkait dengan
sudah muncul kebutuhan biaya
retribusinya Jadi sebagai dasar langkah
ilmiah kita menentukan
perton sampah kita itu ada berapa yang
harus
ditentukan contoh ya Bapak Ibu misalnya
contoh ini ya
contoh suatu wilayah nih gitu ya dengan
data umum daerah pelayanannya dengan
jumlah penduduk sekian jiwa dengan
jumlah kknya sekian dengan jumlah angka
timbulan sampahnya sekian jumlah jiwa
perkakaknya sekian sehingga ketemulah
ton sampah per harinya
362 ton atau per tahunnya adalah
132.000 ton pertama Kenapa masih
konversi per tahun karena hubungannya
dengan tadi bapak ibu dengan APBD tadi
ya APBD tadi nggak bicara harian Tetapi
kan bicaranya tahunan jadi ada data
harian ada data tahu nah dari
perhitungan ideal kita Bapak Ibu ya
perhitungan ideal kita ketemu biaya
idealnya adalah pertahun 50 miliar ya
50 miliar
secara ideal dihitung
nah biaya yang ditutup oleh retribusi
adalah 18 miliar non retribusi Maaf ya
18 miliar dari APBD berarti butuh
kekurangan biayanya adalah
32 miliar ya 32 miliar
yang itu nanti akan dihitung nah ini
menggunakan data saat kita ini saya
bilang tadi ya saat menggunakan
perhitungan di Permendagri ketemu data
ideal butuhnya 32 tapi kan Kita
sesuaikan dengan data eksisting kita
sebutlah data eksisting otps 3rnya
segini tidak seperti hitungan di dalam
Permendagri dari jumlah penduduk sekian
kita perhitungan truknya sekian gitu ya
cuman ada amroldra cuman ada TPS 3R
tidak punya TPS dan seterusnya Oh
ternyata hanya butuh
33 Miliar untuk ideal 18 nya tetap ya
sehingga hanya butuh
15,8 miliar saja dibandingkan dengan 32
ML tadi Nah ini adalah hasil perhitungan
Bapak Ibu yang ini nanti akan kita
breakdown RT nya berapa bisnisnya berapa
umumnya berapa fasilitasnya Bro jadi
perhitungan data perhitungan tersebut
sangat kita butuhkan jadi kita udah
selesai nih Bapak Ibu selesai sampai di
sini nanti ada analisis data tentunya ya
sampai kita sudah tahu kebutuhan
retribusi itu berapa Bapak Ibu jadi kita
sudah sampai di taraf E ini ya Sekali
lagi tadi adalah ideal ya
dikurang dengan non retribusi ya yang
ditanggung oleh APBD misalnya salah
satunya ketemulah total kebutuhan
retribusinya tugasnya kita adalah
membran Bagaimana dari total tadi
menjadi berapa sih yang harus ditanggung
oleh masing-masing wilayah saya kita
studi kasus sedikit ya
ini masih ada sekitar beberapa slide
lagi ya masih 10 slide lagi lah kita
masih punya waktu ya
Iya Pak
saya lihat komennya sudah banyak yang
kayaknya pertanyaan Bapak Ibu sudah kok
Sudah banyak ya Nah ini analisis data
Bapak Ibu kita mulai dari awal tadi ya
di data umum pelayanan sampah tapi saya
menambahkan sedikit tambahan tadi kita
sudah tahu harus ada jumlah penduduk
harus ada KK harus ada timbulan sampah
per kapita ini angka-angkanya kemudian
harus ada total jiwa per KK nah yang
ditambahkan sedikit di tabel ini adalah
satu titik lima satu titik enam per
harinya berapa ini kan tinggal perkalian
biasa saja Bapak Ibu Ya ini hasil
perkalian jiwa
dikali dengan
0,7 ya kemudian ini dikali
ton sampah per hari ya
dikali dengan 365 itu 1 tahun nah ini
simple sekali nah yang ada lagi yang
kita sudah sampaikan tadi adalah
persentase ya persentase rumah tangga
bisnis fasilitas industri umum dan
seterusnya ini kita breakdown sesuai
dengan jumlahnya sehingga totalnya
adalah
100% ini sangat tergantung wilayah Bapak
Ibu semuanya dan
abcde ini tidak baku ya tidak tetap
seperti ini boleh sampai z boleh sampai
F boleh sampai G boleh sampai H boleh
sangat tergantung Bapak Ibu pinginnya
baginya kayak apa sampai di sini
mudah-mudahan jelas ya karena ini sudah
sudah dilakukan tadi yang berikutnya
poin b adalah penanganan sampah ideal
sampai idealnya berapa Nah ini kita
hitung tadi kan
pengumpulan pengolahan
pengangkutan sampai pengolahan air Oh
ketemu nih data kita adalah
713.000 per ton tinggal per tahunnya
berapa gitu ya simple
ngomongnya simpel Mas tapi hitungannya
panjang ini pekerjaan yang panjang Bapak
Ibu ya ya ini butuh waktu 1 bulan lah
ngitung detail
terus Kemudian yang kedua yang ketiga
gitu ya data non retribusi ini gampang
tinggal lihat
apa pengeluaran belanja daerah Bapak Ibu
masing-masing
ketemulah angka tahunan ya tahunan tapi
Cek nanti Bapak Ibu apakah semua
urusannya dengan sampah atau dibagi lagi
ada air limbah di situ ada
drainase mungkin di situ ya yang menjadi
kewenangan Bapak Ibu semuanya tapi ini
adalah yang bagian sampah saja Nah ini
tinggal dibagi dibagi dengan jumlah
sampah yang dihasilkan di data tadi
Bapak Ibu ya di data a tadi di data mana
di data yang ini Bapak Ibu ya Yang ini
tadi ya tahun perharinya dibagi Oh maaf
Nah ini ketemulah ternyata yang
ditanggung oleh retribusi adalah
451.000 tadi 700 ini yang ditanggung 400
jadi secara simpel kita bisa hitung yang
dibutuhkan untuk untuk retribusi kita
adalah ya pengurangan saja ya
713 dikurang dengan
4501 ketemulah angka
262.000
per ton sampahnya Masih mahal Mas saya
di daerah saya nggak Sampai segitu nanti
kita akan bagi-bagi bapak ibu ya
bagi-bagi Sesuai dengan persentase yang
ada nah tahap yang e adalah Bapak Ibu
kan kita sudah punya nih sumber-sumber
sampahnya Kan ada rumah tangga 48%
bisnis 9% fasilitas masyarakat 10%
industri 8% umum 25% masing-masing sudah
juga punya data timbulan sampahnya ini
kalkulasi ya dari sampah total Bapak
ibunya boleh nih tinggal di kali 48%
ketemu 393
secara simpel seperti itu boleh nah
tonnya dapat per tahunnya kemudian
retribusi sampahnya juga dapat ya karena
tadi sudah dikali dengan angka
200 berapa tadi 215
262.000 tadi ya
ketemulah retribusi per tahun yang harus
ditanggung oleh rumah tangga adalah
103 miliar 19 miliar 21 miliar total ini
adalah cek bagian D tadi di belakang
Bapak Ibu ya Nah tugasnya kita adalah
membran Bapak Ibu jadi ini sudah dapat
total kebutuhan retribusi yang fnya apa
dari materi tadi f nya itu adalah nah
ini saya copy nih dari
Permendagri Bapak Ibu ya untuk
klasifikasi pertama kita lihat ada rumah
tangga ya kan rumah tangga tadi kita
dibagi oleh 4 kategori ada satu dua tiga
empat ya jumlah kakaknya sudah ada
karena kita sudah tahu tadi sudah ada
persentase persentase jumlah KK yang
harus 100% terus kemudian timbulan
sampah per rumahnya juga sudah tahu
karena jumlah orang yang tahu
perkapita orangnya juga sudah tahu
kilogram per orang Per harinya juga
sudah tahu kemudian di sini nah ini di
sini catatan bagi Bapak Ibu dua ini ya
konstanta konstanta subsidi silang di
dalam regulasi memang disebutkan ada
profesional adjustment
expertnya ya expertnya yang menjust
berarti kita bisa menjustifikasi sendiri
berapa nih subsidi yang akan kita
berikan kepada pihak-pihak tersebut
misalnya contoh ya 0,5
0,71
1,85 gitu ya kemudian persentase subsidi
silangnya ini harus cek ya 100% ini
wajib ya ketemulah angka tarif retribusi
jadi dari persentase dikali dengan biaya
retribusi yang ada 500 sekian Tadi ya
Jadi
ketemu jumlah retribusi per tahun dari
kategori rumah tangga kelas miskin
tadi kita sudah punya data juga bisa
dicari sehingga per kgnya dapat per
liternya ada per meter kubik ya tinggal
dikali 1000 Gitu ya Sehingga ketemulah
perkakas sampahnya berapa
kemudian cek lagi verifikasi nih ini
tabelnya memang untuk ngecek
bagian ini dengan bagian ini ya untuk
cek sama nggak jangan-jangan nggak sama
gitu ya jadi yang titik tiga yang titik
dua ya bintang 2 bintang 2 bintang 2 itu
adalah hasil perhitungan bahannya
bintang satu saja yang kita masukkan
jadi ketemulah per rumah tangga untuk
kategori miskin itu di angka
6700 sekian untuk kelas bawah
9400 sekian
untuk kelas menengah 13000 sekian ini
untuk kelas atas adalah
24.000 sekian nah cara yang sama bapak
ibu ya pentingnya memang di sini ya
Bapak Ibu ya konstanta ini sangat
penting ya memang harus dicoba-coba saat
sudah punya excelnya sudah bisa dicoba
nah cara yang sama itu dilakukan untuk
yang kedua adalah bisnis sama persis
sama jumlah unitnya ada
persentase unitnya ada timbulan
sampahnya sudah ada nah ini yang perlu
justifikasi tadi
konstanta subsidi sehingga ketemu
perhitungan retribusinya tarif
retribusinya ada dan hasil akhir
retribusi unit per bulan Nah ini bisa
kelihatan Bapak Ibu dari segi jumlah
sampahnya sedikit tetapi retribusinya
menjadi lebih tinggi karena apa tadi kan
nggak mungkin dibebankan ke rumah tangga
Berarti ada persentase subsidi silang
yang dilakukan
bisa dilihat nih 294 27 44 Ya agar di
dalam stratanya sendiri bisa
digolongkan nah cara yang sama juga ya
untuk kategori selanjutnya ada fasilitas
masyarakat Milik Swasta misalnya apa ya
kebun binatang Kak atau apa begitu ya
tempat
olahraga yang dikelola swasta gitu ya
terus kemudian atraksi wisata yang
mungkin dikelola oleh swasta juga ini
bisa masuk caranya sama terus kemudian
industri juga Sama ya dan yang terakhir
tadi adalah umum ya Kalau saya tidak
salah yang umum juga sama jadi dengan
menggunakan cara yang sama untuk
menentukan
tarif retribusi tersebut Bapak Ibu
barulah kemudian direkap jadi satu untuk
gabungan tadi Nah itu bapak ibu
kira-kira gambaran materi yang saya
yakin dalam waktu 1 jam ini pasti nggak
bisa secara detail karena waktunya
terbatas tapi kami sangat berharap
feedback dari Bapak Ibu semuanya jika
memang dibutuhkan ya kita akan buat
dengan waktu yang lebih panjang yang
sebelumnya sudah dibagi mungkin
materinya dulu dan seterusnya Bapak Ibu
bisa pelajari dan masuk atau Bapak Ibu
yang dari daerah pingin datang
jalan-jalan ke Jogja boleh juga nih
kasih masukan sama panitia kayaknya
pelatihan kayak gini cocoknya offline
aja deh biar saya bisa ngitung gitu ya
Nah kemudian mungkin sudah bagian-bagian
akhir Bapak Ibu Ya ini ada rekapitulasi
di dalam Permendagri tapi saya ambil
bukunya dari
bebassari atau Bu Enci ya sangat
tampilannya sangat bagus
enggak enggak saya ambil dari
Permendagri tapi angka-angkanya sama
Bapak Ibu biaya pengumpulan sampah yang
sudah masuk standar-standar tadi
angka-angka di Permendagri ada Bapak Ibu
bisa menggunakan angka-angka ini ya
terus kemudian pengangkutan Sampah juga
bisa menggunakan angka-angka ini
kemudian ini bagian A tadi ya a ini
bagian C ya b ya lompat dikit kemudian
biaya pengolahan sampahnya bagian B tadi
ini juga sudah ada menggunakan TPS 3R
yang kapasitas 1 sampai 3 tahun perhari
menggunakan TPS T sudah ada semuanya dan
yang terakhir adalah bagian dari
pemrosesan akhir sampah yang di atau TPA
menggunakan control landfill dengan
model
IPL ya instalasi pengolahan Lilinnya
versi 1 konvensional di dalam
Permendagri sudah di breakdown versi 1
itu apa saja unit pengolahannya nanti
tinggal dicocokkan dengan data yang
dimiliki oleh wilayah Bapak Ibu semuanya
gitu ya kemudian sanitary dengan tanah
seni tari lain fill dengan terpal dan
seterusnya ini bisa Bapak Ibu gunakan
sebagai dasar awal dalam penentuan
biaya-biaya operasional tersebut dalam
rangka untuk mendapatkan biaya yang
disebut sebagai dia ideal ya dalam
bahasa regulasi tapi jangan lupa Bapak
Ibu perlu menyesuaikan dengan biaya apa
data-data existing yang ada gitu ya
terus kemudian rasanya sudah selesai Oke
Bapak Ibu Sepertinya saya sedikit
terlambat sekitar 5 atau 10 menit ya
dari waktu yang disediakan oleh panitia
mudah-mudahan bermanfaat Bapak Ibu
materi yang mungkin padat ya Dan
mudah-mudahan kita bisa Menindaklanjuti
dengan merancang tarif retribusi
mudah-mudahan dengan tarif yang baik
pengelolaan sampah yang ada di lokasi
kita masing-masing menjadi lebih baik
tidak lagi berbicara Oh ini masih kurang
biaya ini masih ada kendala dan
seterusnya jadi tugas kita adalah
merancang retribusi yang adil tadi dan
berkelanjutan itu saja yang bisa saya
sampaikan tentunya mohon maaf jika
banyak kekurangan wabillahi taufik wal
hidayah wassalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
Waalaikumsalam Warahmatullahi
Wabarakatuh
baik itu tadi penyampaian materi dari
pemateri kita hari ini yaitu bapak
dokter hijrah Purnama Putra yang sangat
luar biasa sekali ya Bapak Ibu sekalian
Wah kalau dilihat-lihat juga ternyata
sudah ada banyak sekali nih pak
pertanyaan dari ibu bapak peserta
webinar tapi sebelumnya saya ingin
menginformasikan terlebih dahulu kepada
para peserta webinar
yang mungkin menginginkan materi pada
webinar kita pada hari ini itu dapat
request materi terlebih dahulu melalui
Link yang telah admin kami kirimkan di
kolom Chat Zoom ya Bapak Ibu sekalian
lalu untuk acara selanjutnya sebelum
kita masuk ke sesi tanya jawab kita akan
melakukan sesi foto bersama terlebih
dahulu untuk sesi foto bersama kali ini
saya akan dibantu oleh admin kami
silahkan admin
agak sedikit kecil Kak
ya sudah
[Musik]
bapak dan ibu untuk
mengaktifkan Kameramen karena kami akan
kamu persilahkan untuk mengaktifkan
kameranya
nanti untuk
[Musik]
terima kasih kepada bapak dan ibu atas
kesediaan toko bersama kami kembalikan
kembali
Terima kasih
Terima kasih admin yang sudah membantu
saya sih foto bersama kita pada hari ini
kemudian Selanjutnya kami juga ingin
meminta kesediaan Bapak Ibu sekalian
untuk mengisi kuesioner yang linknya
juga sudah dishare di kolom chat supaya
kegiatan kami selanjutnya itu bisa lebih
baik lagi jadi Bapak Ibu sekalian bisa
memberikan saran dan masukannya di link
kuesioner tersebut Kemudian untuk acara
selanjutnya yaitu saya sih tanya jawab
dan disini kami juga sudah
bantu untuk merangkumkan pertanyaan
Bapak Ibu sekalian yang telah Bapak Ibu
Tuliskan di kolom chat
[Musik]
untuk bapak hijrah Mungkin saya akan
membacakan pertanyaannya terlebih dahulu
kemudian bisa langsung dijawab begitu ya
pak
untuk pertanyaan pertama ini ada
pertanyaan dari Kak kristela
pertanyaannya yang pertama
Apakah ada referensi tentang cara
menghitung biaya operasional sanitary
landfill kota Medan sedang membangun
seni tarian pertama kali seluas 4 hektar
Kemudian yang kedua Apakah disarankan
untuk memperhitungkan juga kinerja bank
sampah dalam hitungan biaya pengelolaan
sampah begitu Bapak mungkin bisa
silahkan dijawab Oke Baik Terima kasih
Mbak Anisa
sepertinya dari list pertanyaan banyak
banget ya alhamdulillah Bapak Ibu yang
banyak juga ekspor ekspor yang
sebenarnya bergabung dalam kegiatan pada
kesempatan Hari ini mudah-mudahan saya
bisa menjawab dengan baik ya
terkait dengan seni tari Renville
mudah-mudahan di kota Medan ya dapat
berjalan dengan baik terkait dengan
biaya operasional sebenarnya kalau kita
merujuk kepada
sanitary landfill yang sebelumnya pasti
diikuti oleh aktivitas
visibility studi dulu ya studi kelayakan
kemudian sudah ada
Ded begitu ya Nah di dalam itu biasanya
memang sudah ada aktivitas perhitungan
biaya operasional yang dibutuhkan tapi
kalau Ibu masih membutuhkan sebenarnya
banyak memang standar biaya operasional
Misalnya menggunakan secara umum bisa
menggunakan Permen PU Nomor 3 tahun
[Musik]
2012 atau 13 12
ada aktivitas-aktivitas di dalamnya
terus kemudian di play-doh atau tadi
menggunakan
permen Permendagri yang tadi juga sudah
ada terkait dengan biaya operasional
untuk sanitary landfill kalau tadi ada
yang bertanya buku Bu Sri bebas hari itu
ada buku kebersihan adalah investasi
yang dikeluarkan oleh inswa mungkin bisa
kontak ke Indonesia Solid Association ya
saya kebetulan punya bukunya
sangat menarik dengan tampilan yang
menarik juga full color jadi bisa untuk
menambah memasukkan Bapak Ibu semuanya
gitu ya terus Kemudian yang kedua Apakah
disarankan untuk memperhitungkan juga
kinerja bank sampah dalam perhitungan
biaya
bisa iya bisa tidak Bapak Ibu ini sangat
tergantung dari wilayah Bapak Ibu Tetapi
kalau ditanya secara umum mungkin tidak
masuk karena apa bank sampah kan di
operasionalkan oleh aktivitas masyarakat
tidak masuk dalam bagian
pembiayaan yang dikeluarkan oleh
pemerintah tapi kalau di wilayah bapak
ibu untuk menganggap misalnya adanya BSI
yang dikelola oleh pemerintah misalnya
bank sampah induk mau dimasukkan tidak
masalah jadi bagian sama seperti tadi
ada TPS 3R juga gitu ya yang mereka
melakukan pengolahan sampah dan secara
apa dalam segi jumlah mereka punya
kapasitas yang mungkin lebih besar
daripada bank sampah jadi jawabannya
bisa Iya juga bisa tidak tapi secara
umum memang
saat ini belum dimasukkan karena
aktivitasnya dikelola oleh masing-masing
masyarakat tersebut mungkin begitu mbak
Anisa mudah-mudahan menjawab pertanyaan
dari Bu Kris ya
baik kemudian mungkin kita langsung
lanjut ke pertanyaan setelahnya Pak ada
pertanyaan dari bapak Hevi nuranda
pertanyaannya penarikan retribusi di
Kabupaten kami belum maksimal
dikarenakan banyak rumah tangga yang
belum kita tarik retribusinya karena
keterbatasan sarpras sehingga jadwal
pengangkutan belum bisa dilakukan rutin
tiap hari sementara kemampuan anggaran
untuk penambahan sarpras belum belum
dimungkinkan Bagaimana strategi untuk
peningkatan pendapatan retribusi rumah
tangga ditarik juga retribusi tetapi
masyarakat tidak merasa kecewa karena
belum maksimalnya layanan gitu bapak
Oke menarik ya Pak hefi ya kalau kita
lihat tadi terkait dengan prinsipnya
sebenarnya kan kita juga tidak mungkin
menarik ke masyarakat kalau tidak
dilayani gitu ya berarti memang kita
harus memberikan pelayanan terlebih
dahulu baru kemudian bisa menarik dari
tarif itu jadi kualitas tingkat layanan
itu kan akan menentukan nanti kan saat
misalnya
contoh ya contoh Bapak Ibu mungkin kalau
ke masyarakat lebih gampang listriknya
mati terus gitu pasti orang protes mau
bayar listrik
airnya mati terus
mereka akan protes biar nggak mati terus
berarti harus ada pembangkit listrik
yang baik
sarana perkabelan yang baik mungkin daya
kapasitasnya baik Baru masyarakatnya mau
membayar sebenarnya sama juga dengan
sampah jadinya adalah
Pak Evi mungkin bisa mulai menganggarkan
lewat APBD terlebih dahulu untuk membeli
berbagai macam perlengkapan yang
dibutuhkan tentunya perlengkapan
tersebut tidak jauh-jauh dari master
plan yang sudah dibuat Bapak Ibu ya Jadi
tidak asal beli saja ya ikuti Master
plannya berarti kalau belum punya master
plan gimana ya berarti buat Master
plannya dulu buat master plan pengolahan
sampah atau kalau skala kotanya dengan
skala kecil bisa buat ptmp-nya terlebih
dahulu jadi perencanaan teknis manajemen
persambahan yang ada di wilayah tersebut
Jadi kalau ditanya memang ayam dulu atau
telur dulu nih ya tapi karena prinsip
tadi retribusi adalah kualitas layanan
harus lebih baik gitu ya mungkin itu
yang bisa saya jawab untuk Anisa
Ya baik terima kasih Pak kemudian lanjut
ke Pertanyaan selanjutnya ini ada
pertanyaan dari ibu Rani suhartini
pertanyaannya hasil pemungutan retribusi
sampah di Kabupaten sangat kecil
dibandingkan biaya operasional
pengelolaan sampah pengangkutan dari
sumber ke TPA karena masih rendahnya
kesadaran masyarakat membayar retribusi
sampah Bagaimana tips untuk meningkatkan
kesadaran masyarakat membayar retribusi
sampah begitu Bapak
ini menarik
webinarnya hitung retribusi tapi
kemana-mana Memangnya
gimana cara supaya mereka bisa membayar
retribusi nah saya sering mensoundingkan
dengan ya teman-teman juga sering
mensoundingkan bahwa kepentingan sampah
ini memang seperti kepentingan air
bersih kepentingan listrik menjadi
kepentingan yang pokok yang kita punya
tapi di daerah tentunya ini menjadi
kendala saat masyarakat dipaksa untuk
membayar retribusi mungkin mereka akan
memilih Ya sudah saya tidak langganan
sampah saja gitu Yang penting sampahnya
saya simpan di belakang rumah kemudian
saya bakar selesai akan menimbulkan
masalah yang lain Jadi ini memang butuh
pendekatan yang
cukup cukup harus masih Bu Rani libatkan
akademisi yang ada di tempat bapak ibu
stakeholder berbagai macam bisa terlibat
di sana contoh misalnya ada beberapa
wilayah yang menggunakan konsepnya
penarikannya dilakukan dari level yang
bawah misal dikumpulkan oleh
ketua RT terus kemudian naik ke RW baru
kemudian
di masuk ke dalam bagian retribusi di
kantor dibandingkan kantor yang harus
keliling menarik retribusi tersebut
tentunya biayanya menjadi lebih besar
kemudian ada sharingkah atau apa gitu ke
RT tersebut kemudian ada misalnya saya
pernah tahu wilayah yang sampai
melombangkan ya RT Mana nih yang tertib
membayar retribusi sampah jadi memang
butuh pendekatan
sosial lagi-lagi webinar kita ini adalah
sangat teknis Bapak Ibu jadi ini adalah
pendekatan aspek teknis finansial yang
tidak akan bisa jalan kalau kita tidak
dekati dengan aspek sosial
kemasyarakatan Jadi sebenarnya poin
ujungnya Bottle night nya adalah di
sosial kemasyaraka Jadi butuh
strategi-strategi efektif yang bisa
menarik retribusi atau menggabung
misalnya pdamnya perusahaan daerah ya
menggabung antara pemakaian air dengan
pemakaian sampah misalnya contohnya
beberapa daerah yang sudah menggabung
antara pembayaran PDAM dengan pembayaran
air limbah nah ini menjadi bentuk
strategi agar bisa mendapatkan
pembiayaan yang cukup ya tidak sulit
untuk apa menarik retribusi di
masyarakat
kira-kira begitu mbak Anisa
mudah-mudahan terjawab Ya
baik kemudian kita langsung lanjut ke
Pertanyaan selanjutnya ini ada dari
bapak Hamid pertanyaannya dari 3 skema
Bagaimana cara memilih skema yang lebih
efisien dan efektif di suatu kota atau
Kabupaten begitu Bapak
Oke mungkin skema yang dimaksud tadi ada
yang individu langsung komunal langsung
kemudian ada yang tidak langsung
ini sangat tergantung dengan memang
karakter wilayah
pahami ya karakter wilayahnya misalnya
pertimbangan yang paling sederhana
adalah
jarak
antara lokasi satu dengan lokasi yang
lain kemudian pertimbangan yang lain
adalah di kelompok tertentu di Cluster
tertentu banyak tidaknya
pelanggan yang diberikan misalnya Apakah
Cocok nih truk sampah keliling satu
persatu dari rumah satu ke rumah yang
lain sementara yang dilayani cukup jauh
nih harus berjalan 7 kilo misalnya 7
kilo ke lokasi tersebut hanya mengambil
10 rumah
dan keliling satu-satu lagi rumah-rumah
rumah-rumah apakah lebih baik rumah
tersebut nanti memasukkan di dalam satu
tempat kemudian menggunakan pihak lain
lagi untuk mengantarkan ke TPS jadi
memang perlu dikaji efisiensinya
terutama dari penggunaan bahan bakar
dari segi jarak dan jumlah sampah yang
dihasilkan nah biasanya ini akan
terjawab kalau di dinas adalah lewat
master plan tadi ya jadi atau ptmp tadi
untuk memilih skema yang mana Nah memang
seringnya miris kita juga ya Dilema kita
juga saat di daerah punya ptmp gitu baik
itu produknya dari
Bappeda atau dinas lingkungan hidup
ataupun dari pekerjaan apa KPU begitu ya
diserahkan ke pihak ketiga pihak
ketiganya mendesain se apa yang dia
ketahui gitu ya Nah keterlibatan kita
pengelola daerah yang rendah akhirnya
seringkali master plan atau ptmp-nya
tidak bisa digunakan karena tidak sesuai
dengan karakter wilayah yang kita punya
nah Kebetulan juga pihak ketiga yang
dipakai bukan asli dari wilayah tersebut
walaupun itu tidak menjadi pertimbangan
ya tapi seharusnya bisa didesain Lebih
baik jadi cara memilih mana yang paling
efektif efisien ya dari beberapa cara
tadi Mungkin begitu Mbak Nisa
Ya baik kemudian mungkin kita langsung
lanjut saja ke Pertanyaan selanjutnya
ini ada dari ibu Triska Devi
pertanyaannya yang pertama di dalam
permen pupr 3 tahun 2013 juga disebutkan
terkait tarif retribusi Apakah
perhitungan tarif retribusi di dalam
permen pupr ini mengacu pada Permendagri
nomor 7 tahun 2021 kemudian Pertanyaan
nomor 2 apabila kita akan membangun TPS
t Pasti kita selain menghitung tarif
retribusi pasti juga menghitung kriteria
kelayakan keuangan yang diukur seperti
Payback period finansial net present
value dan financial internal red of
return yang diatur dalam permen pupr
nomor 3 tahun 2013 Apakah di dalam
Permendagri Nomor 7 Tahun 2021 ini tidak
dijelaskan di dalamnya atau bagaimana
step-step untuk perhitungannya seperti
itu Pak
kayaknya pernah nyusun
terkait dengan Permen PU jadi kan dari
undang-undang 18 tahun 2008 keluar PP 81
tahun 2012 terus kemudian diturunkan
lewat menteri-menteri terkait dari
klhk juga keluarin Permen PU keluarin
gitu ya nah Permen PU Nomor 3 tahun 2013
kan keluarnya duluan dibandingkan dengan
Permendagri 7 tahun 2021 jadi memang
tidak semua bagian dari Permen PU Nomor
3 tahun 2013 itu dibahas di Permendagri
tadi jadi tidak secara spesifik TPS
kemudian
rdf dan seterusnya dibahas tapi apakah
Permen PU ini mengacu tidak gitu karena
bermain pu-nya udah duluan keluar gitu
Jadi permendagrinya yang
menyesuaikan dengan kondisi yang yang
ada jadi kebalik ya kebalik karena
duluan keluar yang kedua adalah
[Musik]
perhitungan finansial di dalam
Permendagri tidak secara spesifik memang
disebutkan tapi dia sudah berbicara
aspek finansial misalnya investasi biaya
operasional kemudian
dan seterusnya Tapi tidak secara
spesifik urusannya dengan bagaimana
balik modal dan seterusnya tapi
bagaimana berbicara berkelanjutan karena
prinsipnya tadi dia tidak hanya prinsip
ekonomi saja jadi
mungkin ke depan ya kita perlu rubah
juga mindset pengelola sampah di daerah
adalah pengelola sampah itu ada azas
tanggung jawab di awal itu adalah asas
tanggung jawab karena adjust economynya
itu paling akhir Bapak Ibu jadi paling
akhir memang semua aktivitas itu kita
akan hitung secara ekonomi ya Tapi saat
kita hitung secara ekonomi tidak layak
maka tidak dibangun maka sampah tidak
diangkut dan masyarakat menjadi sakit
gitu ya lingkungan menjadi rusak dan
angka kerusakan tersebut menjadi lebih
besar nah angka kerusakan lingkungan dan
kesehatan masyarakat tadi belum masuk
dalam perhitungan kita nah sementara di
negara-negara lain sudah memasukkan
angka-angka tersebut nah ini kita dorong
terus mudah-mudahan
perbaikan lingkungan kualitas kesehatan
menjadi meningkat setelah sampah itu
dikelola dengan baik jadi tidak hanya
berbicara satu aspek finansial saja gitu
karena pasti mengolah sampah itu pasti
akan rugi gitu ya karena apa sampah kok
sampah harus diolah tinggal dibuang saja
Allah pasti butuh biaya terlebih sampah
kita yang sangat bercampur ngitung
payback-nya ngitung apapun pasti akan Ya
kemungkinan besar akan akan rugi jadi
Permendagri juga menganalisis itu lewat
investasi dan biaya operasional tapi
prinsipnya adalah
berkelanjutan jadi tidak secara
spesifiknya mungkin itu nggak bisa
Ya baik kemudian langsung lanjut ke
Pertanyaan selanjutnya yaitu ada
pertanyaan dari Bapak Heru Prasetyo
pertanyaannya seperti yang dijelaskan
bahwa perhitungan retribusi menggunakan
data tonase sampah per hari yang pertama
Bagaimana perhitungannya Jika data
tonase tidak tersedia karena selama ini
data yang ada hanya menggunakan kubikasi
sampah per hari sebab tidak ada tidak
adanya jembatan timbang Kemudian yang
kedua Lalu apakah TPA dengan sistem Open
dumping bisa dimasukkan dalam aspek
perhitungan retribusi begitu Bapak Oke
Baik
terkait dengan tonase ya memang di
daerah kadangkala tidak punya jembatan
timbang tapi daerah Seharusnya juga
punya database sampah yang dihasilkan di
sumbernya itu kan yang Bapak masukkan di
dalam sipsn gitu Jadi kalau data itu
tidak dipunyai tidak dilakukan evaluasi
setiap tahun ya bisa bahaya tuh datanya
tidak ada gitu kalau di TPA kita bisa
pakai misalnya konversi ya di
Permendagri ini pakai angka 0,33 gitu ya
dari meter kubik di dikonversi menjadi
tonase sampahnya boleh saja tapi data
sumber harus punya sesekali
dinas bisa melakukan
sampling sampah misalnya untuk
mengupdate perkapita sampahnya berapa
sih atau sampling di TPS sampling di TPS
3R sampling di bank sampah itu bisa
tidak hanya di ujung sebuah sistem di
TPA saja Kemudian yang kedua adalah
TPA pendamping
tidak masuk sih sebenarnya kalau secara
hitungan retribusi gitu ya tapi memang
nanti di dalam perhitungan tersebut
Bapak Ibu bisa menolkan misalnya tidak
ada penutupan dikasih nol jadi akhirnya
biaya operasional tpa-nya menjadi lebih
rendah tapi harapannya saat mendesain
retribusi Bapak Ibu kan berpikir jangka
panjang
ingin juga TPA kita tidak Open dumping
Terus mungkin kontrollen villa karena
desainnya sudah controllent fill tapi
operasionalnya Masih open damping nih
masukkan angka-angka tadi jadi Bapak Ibu
bisa menitipkan
persoalan besar sampah di dalam
12 rupiah
retribusi yang kita desain tersebut
begitu Mbak Nisa
baik kemudian mungkin lanjut ke satu
pertanyaan terakhir dari bapak Sapto
pertanyaannya apakah memungkinkan
pengumpulan sampah dan pemungutan
retribusinya dilakukan pihak ketiga
untuk kawasan tertentu atau kawasan
perumahan atau permukiman dengan mengacu
pada aturan dan ketentuan yang berlaku
seperti itu bapak
ini memang masih Jadi PR ya di beberapa
wilayah terutama wilayah
kota-kota menengah besar
ditentukan retribusinya tetapi ternyata
yang diambil oleh pihak ketiga perlu
pengaturan
agar pihak ketiga itu sesuai dengan
standar pembiayaan yang ada agar apa
jangan sampai ya biaya pengolahan sampah
itu mahal
tapi keuntungan itu diambil besar oleh
pihak pengumpulan sampah tersebut
misalnya biaya tadi seharusnya rumah
tadi angka 10.000 tapi biaya pihak
ketiga rumah tadi bisa langganan 150.000
atau 100.000 gitu jadi lebih besar gitu
sedangkan pas masuk ke TPA nanti ya
masuk ke TPA biayanya apa cuman Rp20.000
gitu per tahunnya 30.000 jadi
beratnya di biaya pengolahan tapi di
biaya pengangkutan tadi pengumpulan Tadi
sudah diambil oleh pihak yang lain jadi
perlu strategi memang untuk menanggapi
agar pihak ketiga ini memang membantu ya
membantu operasional pengumpulan
sampahnya tapi juga perlu diatur agar
mekanismenya jelas dan tidak ada pihak
yang dirugikan karena tidak hanya urusan
pengumpulan saja tapi pada saat sudah
dikumpulkan sampah tersebut perlu diolah
jadi perlu perhatian Pak Sapto mungkin
begitu Mbak Nisa Ya baik terima kasih
Bapak baik itu tadi pertanyaan terakhir
dari bapak Sapto sekaligus menjadi
pertanyaan penutup dari sesi tanya jawab
kita pada hari ini saya ucapkan terima
kasih untuk Bapak Ibu sekalian yang
sudah aktif bertanya dan mohon maaf
apabila ada pertanyaan yang belum sempat
terjawab karena waktu kita yang sangat
terbatas sekali ya Bapak Ibu sekalian
baik seperti janji saya di awal tadi
saya juga sudah mengantongi nih
nama-nama pemenang yang beruntung pada
pagi ini untuk mendapatkan door prize
berikut adalah nama-nama yang beruntung
untuk mendapatkan door prize untuk
ketiga nama ini dipersilahkan
menghubungi admin kami melalui kontak
WhatsApp yang sudah tertera di layar
selamat
[Musik]
Ya baik kita telah sampai di akhir acara
nih Bapak Ibu sekalian dan Alhamdulillah
hari ini kita sudah belajar banyak
sekali mengenai perhitungan tarif
retribusi persampahan daerah sesuai
dengan Permendagri Nomor 7 Tahun 2021
yang disampaikan oleh pemateri kita pada
hari ini yaitu bapak dokter hijrah
Purnama Putra SMA
semoga materi yang telah disampaikan
oleh Bapak hijrah dapat bermanfaat untuk
kita semua baik Selain itu kami juga
ingin mengingatkan Bapak Ibu sekalian
untuk dapat mengisi kuesioner yang
linknya juga sudah dishare di kolom chat
supaya kegiatan kami selanjutnya bisa
lebih baik lagi dan Sekali lagi saya
izin mengingatkan kepada Bapak Ibu
sekalian yang mungkin
menginginkan materi sekaligus sertifikat
dan Kemarin belum sempat request itu
dapat mengisi Link yang juga sudah
dikirimkan oleh admin kami di kolom chat
terakhir saya ucapkan terima kasih
kepada pemateri kita hari ini yaitu
bapak dokter hijrah Purnama Putra stml
yang telah menyempatkan waktunya untuk
berbagi dan sharing materi bersama kami
pada pagi hari ini kemudian tidak lupa
kami juga mengucapkan terima kasih
kepada ketua Prodi teknik lingkungan
Universitas Islam Indonesia Yaitu Bapak
dokter engineering Awaludin nurmianto ML
dan juga tidak lupa saya ucapkan terima
kasih kepada panitia dan peserta yang
telah berkontribusi dan sangat antusias
sekali selama kegiatan ini berlangsung
Semoga kita semua masih bisa bertemu di
webinar-webbinar selanjutnya setelah
lebaran ya Bapak Ibu sekalian Akhir kata
saya selaku MC sekaligus moderator
memohon maaf sebesar-besarnya apabila
selama memandu acara mungkin terdapat
kesalahan kata ataupun perbuatan saya
Anisa Luna pamit undur diri
wassalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Terima kasih
Bapak Ibu semuanya mudah-mudahan kita
bisa ketemu lagi