Transcript
FR80nDehJp4 • Perhitungan Tarif Retribusi Persampahan Daerah (Sesuai Dengan Permendagri 7/2021)
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/ProjectBIndonesia/.shards/text-0001.zst#text/0048_FR80nDehJp4.txt
Kind: captions Language: id yaitu di Project B Indonesia kemudian seperti biasanya kami juga menyiapkan 5 doorprize Untuk Bapak Ibu sekalian yang beruntung door prize ini diberikan berdasarkan tiga pertanyaan terbaik dan 2 Story Instagram terunik selama webinar ini berlangsung Nah untuk door prize pertanyaan terbaik akan kami umumkan di akhir acara Sedangkan untuk Story Instagram terunik pemenang akan dihubungi langsung melalui DM oleh admin kami seluruh hadiah ini dipersembahkan oleh butik daur ulang Project di Indonesia nah kemudian bagi Bapak Ibu yang mungkin ingin bertanya selama webinar ini berlangsung itu dapat memberikan pertanyaannya melalui kolom chat dengan format nama kemudian pertanyaan yang ingin ditanyakan lalu untuk Story Instagram Bapak Ibu sekalian dapat membuat Story selama webinar ini berlangsung itu semenarik mungkin dan jangan lupa tag di Instagram kami di @projectb Indonesia baik tanpa berlama-lama lagi kita telah langsung lanjut ke acara inti kita yaitu penyampaian materi oleh pemateri kita hari ini yaitu bapak dokter hijrah Purnama Putra SMA Tapi sebelumnya saya mohon izin Bapak Ibu sekalian untuk membacakan CV beliau terlebih dahulu Baik bapak dokter hijrah Purnama Putra Mang ini merupakan dosen program studi teknik lingkungan Fakultas Teknik Sipil dan perencanaan Universitas Islam Indonesia untuk pendidikannya Beliau pernah menempuh pendidikan S1 teknik lingkungan pada tahun 2006 di Universitas Islam Indonesia Yogyakarta Kemudian beliau juga melanjutkan pendidikan S2 Sistem teknik pada tahun 2009 di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta lalu Beliau juga melanjutkan pendidikan S3 teknik lingkungan pada tahun 2020 di Institut Teknologi Bandung Kemudian untuk aktivitasnya beliau merupakan dosen program studi teknik lingkungan Universitas Islam Indonesia lalu Beliau juga merupakan sekretaris Prodi teknik lingkungan Universitas Islam Indonesia lalu Beliau juga merupakan ketua jpsm atau jejaring pengelola sampah Mandiri Kabupaten Sleman tahun 2020 hingga 2023 Kemudian beliau juga merupakan founder butik daur ulang Project B Indonesia Ya baik itu tadi sekilas mengenai pemateri kita pada pagi hari ini berikutnya Mungkin saya akan menyapa pemateri kita terlebih dahulu Assalamualaikum selamat pagi Bapak hijrah Waalaikumsalam suara saya sudah terdengar terdengar bapak bagaimana kabarnya hari ini Pak Alhamdulillah baik sangat semangat walaupun dalam kondisi puasa harus tetap semangat iya bener sekali bapak udah siap untuk menyampaikan materi pada hari ini untuk penyampaian materinya waktunya kurang lebih sampai jam 10.30 ya pak langsung saja tempat dan layar kami persilahkan Baik Terima kasih Mbak Anisa bismillahirrahmanirrahim assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh tentunya Selamat pagi Bapak Ibu yang kami hormati salam sejahtera untuk kita semuanya yang kami hormati bapak dokter engineering Awaludin Nurdianto kolega kami di jurusan teknik lingkungan Fakultas Teknik Sipil dan perencanaan Universitas Islam Indonesia yang berlokasi di Yogyakarta yang telah berkenan hadir pada pagi hari ini dan membuka acara serta Bapak Ibu yang juga telah berkenan hadir sama-sama kita saling belajar dalam webinar perhitungan tarif retribusi persampahan daerah ya menggunakan [Musik] Permendagri terbaru Nomor 7 Tahun 2021 dan teman-teman panitia Mbak Anisa yang telah didapatkan dan mungkin mereka juga sudah mereminder Bapak Ibu semuanya dari pagi tadi ya jangan lupa untuk ikut pada kesempatan hari ini karena biasanya sudah mendaftar terus kemudian ada yang terlewat untuk mengikuti tapi sudah direkam dan sudah live di YouTube dan bisa diulang kembali saat nanti Misalnya dibutuhkan atau bapak ibu ada yang belum hadir pada kesempatan hari ini Tentunya Terima kasih atas kesempatan yang diberikan walaupun materinya Penuh Tantangan diberikan di hari weekend di bulan puasa mudah-mudahan kita pelan-pelan Bapak Ibu karena banyak hitung-hitungan banyak menggunakan angka-angka dan dari daftar hadir peserta yang hadir sebagian besar itu adalah ASN bapak ibu yang sedang berhadapan dengan mungkin perubahan tarif ya terkait dengan retribusi perusahaan daerah ini nanti kita akan coba sama-sama melihat apa yang akan saya sampaikan Bapak Ibu yang saya hormati saya izin untuk share screen terlebih dahulu semoga share saya sudah terlihat ya dengan tema perhitungan tarif retribusi persembahan daerah Bapak Ibu seperti yang disampaikan oleh pak Awal tadi di awal ya Mohon kesediaannya untuk kita sama-sama mengirimkan doa dan al-fatihah kita untuk guru kita gitu ya Bapak Profesor Doktor Insinyur Henry Damanhuri yang telah berpulang Kamis di tanggal 30 Maret 2023 hubungan kita dengan beliau sangat erat Saya yakin tidak hanya akademisi mungkin juga bapak ibu yang bergerak di ASN konsultan dan seterusnya juga sangat erat hubungan dengan Profesor entry dan Profesor entry yang juga salah satu menjadi inspirasi saya untuk terus belajar dalam bidang pengelolaan sampah kita sangat merasa kehilangan atas jasa-jasa beliau yang luar biasa tulisan-tulisan beliau produk-produk beliau yang mudah-mudahan menjadi amal jariyah yang tidak terputus yang Allah mudah-mudahan berkenan memperluas kuburnya menerima semua amal kebaikannya dan [Musik] menghilangkan dosa-dosanya mungkin begitu ya Bapak Ibu Bapak Ibu yang kami hormati saya mencoba untuk memulai pertemuan kita pada kesempatan pagi hari ini mudah-mudahan dalam waktu 1 jam kurang lebih ya ke depan saya bisa menyampaikan materi ini dengan baiknya terdapat tujuh bagian tapi 7 bagian ini tentunya pelan-pelan kita masuk ya Mulai dari data umum daerah pelayanan sampah kemudian terkait dengan data biaya penanganan sampah ideal Seperti apa terus kemudian terkait dengan yang ketiga data biaya penanganan sampah yang ditutup dengan non retribusi gitu ya terus kemudian terkait dengan perhitungan retribusi per kategori sampah kemudian total kebutuhan retribusi kemudian kebutuhan retribusi per sumbernya dan nanti akan berakhir ke besaran retribusi per kelasnya jadi pelan-pelan saja mudah-mudahan dapat diikuti dengan baik dan syukur-syukur bapak ibu yang sudah punya pengalaman menyusun tarif retribusi ini nanti kita bisa sharing juga Oke Baik bapak ibu sebelum kita masuk ke intinya pastinya kalau kita berbicara tentang sampah salah satu tantangannya adalah peningkatan jumlah penduduk ya jadi Indonesia menjadi negara nomor 4 dunia ya terkait dengan populasi yang ada berarti kebutuhan akan infrastruktur pendukung menjadi sangat penting penambahan Jalan kantor Mall rumah dan seterusnya ditambah dengan aspek sosial adanya perubahan pola gaya hidup Ya memang kebutuhan kita mungkin ya tapi juga didukung oleh aktivitas melihat televisi film sinetron dan seterusnya sehingga ada perubahan pola atau gaya hidup yang dulunya mungkin butuh berbagai macam persiapan Tapi saat ini dapat dilakukan secara instan dengan mengganti berbagai macam produk instan sehingga menghasilkan jumlah sampah yang lebih banyak dan beragamnya aktivitas yang kita lakukan bahkan di 2020 sampai 2023 ini kita bisa melaksanakan aktivitas yang bersamaan dua atau tiga aktivitas mungkin Bapak Ibu sambil mendengarkan webinar ini bisa mengerjakan apa gitu mempersiapkan buka puasa mungkin atau apa gitu jadi Jenis sampah yang dihasilkan juga akan berbeda gitu sehingga ya efeknya adalah meningkatnya jumlah sampah yang dihasilkan apa yang terjadi pastinya saat jumlah sampah dihasilkan ini meningkat Bapak Ibu berarti kan perlu peningkatan tingkat pelayanan jadi jumlah sampahnya misalnya 2 tahun yang lalu 100 tahun langsung dia tahun ini menjadi 150 ton misalnya berarti tingkat pelayanannya tidak bisa 100 ton lagi tapi harus meningkat dengan 150 ton berarti otomatis kita butuh sarana prasarana yang memadai tidak mungkin kita pakai truk yang lama dengan jumlah yang lama karena jumlah sampahnya sudah meningkat Nah otomatis ya itu secara otomatis biaya investasi biaya operasional maintenance biaya operasional dan perawatannya ya yang kita butuhkan juga akan semakin tinggi nah kadang kala satuan tarif yang kita gunakan untuk tarif retribusi itu sudah jauh-jauh hari sudah sangat jauh jadi apa dibandingkan dengan update yang yang ada jadi membutuhkan retribusi yang update seharusnya jadi dari retribusi yang ada ini tidak sebanding Oleh karena itu akhirnya memberikan dampak yang besar tentunya di dalam sistem pengelolaan sampah nah sebelum kita masuk lebih jauh ada refleksi hukum sedikit bahwa sistem pengelolaan sampah berbasis undang-undang 18 tahun 2008 di pasal 3 disebutkan bahwa pengelolaan sampah itu akan dilakukan dengan azas ya yang tanggung jawab ya azas tanggung jawab Berarti ada ada urusan tanggung jawab pelayanan ada tanggung jawab Bang hasil sumbernya untuk mengelola jadi basisnya adalah tanggung jawab demi lingkungan yang lebih baik nah yang menariknya juga di sana disebutkan ada azas berkelanjutan jadi semua perencanaan lewat master plan ya lewat Ded dan seterusnya yang dilakukan di daerah kita masing-masing tidak hanya sebatas perencanaan saja tapi dilakukan secara tanggung jawab dan asasnya adalah berkelanjutan tidak hanya di tahun ini tapi tahun yang akan datang dan seterusnya jadi berarti dengan konsep berkelanjutan ini aspek tersebut perlu diupdate ya Sesuai dengan kondisi yang ada di lapangan tidak ujung-ujungnya Nanti masalah-masalah yang lain nah terus kemudian diundang PP 81 turunan dari undang-undang 18 di pasal 29 disebutkan bahwa dalam penyelenggaraan penanganan sampah di daerah itu kabupaten kota pemerintah memungut retribusi kepada pihak yang menggunakan jasa pelayanan tersebut jadi ini menjadi dasar bahwa dari pelayanan sampah yang Bapak Ibu berikan itu akan disertai dengan retribusi penarikan kembali terhadap pelayanan yang ada karena basisnya adalah ta nggung jawab Salah satu bentuk tanggung jawab penghasil sampah adalah dia perlu membayar ya sampah yang dihasilkan agar dapat dikelola secara ramah lingkungan nah jika tidak nah ini yang juga sebagai ruh dari Permendagri 7 tahun 2021 diatur keluar lift di tahun 2021 nah jika tidak apa yang terjadi misal contohnya saja gitu ya ini ada satu kota ada tiga kota ini tapi angka-angkanya saya sedikit modifikasi cuman tidak terlalu jauh gitu ya Dan memang bukan data yang update misalnya contohnya adalah biaya pengangkutan dengan jumlah sampah [Musik] 122.000 ton bertahunnya dengan biaya pengumpulan pengangkutan sampahnya mencapai 2 miliar per tahunnya dan ada sharing ya sharing operasional maintenance karena kebetulan 3 wilayah ini punya TPA bersama TPA regional sebesar 1,6 miliar dan total kebutuhan biaya sampahnya mencapai tapi apa yang terjadi Bapak Ibu semuanya ini PR kita bersama adalah dari penerimaan retribusi itu hanya mencapai 700 juta saja jadi bisa dibayangkan adalah seharusnya kebutuhan biayanya adalah 3 miliar tapi retribusi yang diterima adalah 700 juta apakah masyarakat tidak bayar sampah mungkin saja masyarakatnya bayar sampah tapi biayanya Tidak di-update dengan kebutuhan biaya saat itu jadi presentasi penerimaannya hanya 23% saja tidak sampai seperempat dari kebutuhan biaya yang ada Bapak Ibu bayangkan ya kalau ini sebuah usaha mungkin sudah lama tutup karena ya bolak-balik rugi terus dan seterusnya hanya satu contoh Jadi apa yang terjadi ini ada dokumentasi dari saya ambil dari berbagai macam sumber sehingga kita tidak heran ada truk sampah yang bolong-bolong gitu karena ya biaya operasionalnya sangat rendah akhirnya TPA menjadi Open dumping kembali kemudian pengolahan limbah yang tidak ramah lingkungan jadi efeknya adalah kemana-mana jadi akhirnya lingkungan menjadi menerima dampak besar terhadap pengelolaan sampah yang kita hasil terus selanjutnya adalah Bapak Ibu yang saya hormati terkait dengan perjalanan sampah di beberapa webinar Sebelumnya saya juga sering menampilkan hal ini gitu ya dari sumber sampah dengan berbagai macam sumber dari pemukiman perkantoran pusat perdagangan fasilitas umum dan seterusnya ada yang sudah dikelola secara individu Bapak Ibu sudah memilah sampah kemudian membuat biopori organiknya dikomposkan dan seterusnya kemudian anorganiknya ini sistem pertama gitu anorganiknya pergi ke sektor informal disetorkan ke pengepul sampah gitu ya terus kemudian di berakhir ke industri daur ulang ataupun ada juga pihak-pihak yang masih belum bertanggung jawab terhadap sampahnya mengalirkan sampahnya ke lingkungan membuang sampahnya sembarangan ya membakar sampahnya sehingga menyebabkan berbagai macam pencemaran lingkungan atau pilihan yang keempat adalah yang menggunakan tarif retribusi adalah metode pengumpulan sampah yang dilakukan oleh berbagai macam pihak dibawa ke suatu tempat transfer Point untuk diolah atau tanpa diolah kemudian diangkut menuju ke tempat pemrosesan akhirnya atau kita sebut sebagai TPA Yang pastinya ya butuh biaya mengolah sampah secara individu butuh biaya nggak ya butuh sih gitu ya butuh biaya tapi biaya ini akan ditanggung oleh si penghasil sampah itu sendiri gitu ya kemudian Apakah sektor informal butuh biaya yang mungkin butuh biaya untuk mengantarkan dan seterusnya sehingga tetap memang butuh biaya tapi yang ke sini Jadi dari segi jalur mulai dari pengumpulan transfer point pengangkutan kemudian TPA jam 4 step secara umum yang dihasilkan pastinya membutuhkan biaya yang lebih besar untuk memindahkan sampah dari satu tempat ke tempat yang lain jadi prinsipnya adalah biaya ini sangat dibutuhkan agar persoalan sampah ini dapat berjalan dengan baik dan berakhir di tempatnya jadi ya butuh biaya pastinya butuh biaya yang perlu kita pertimbangkan adalah biaya tersebut apakah masih cocok dengan kondisi saat ini atau tidak Walaupun tidak semudah itu juga gitu ya Butuh banyak pihak dalam mengkaji biaya tersebut nah sampah yang dipungut dalam retribusi ini Bapak Ibu seperti yang kita sudah kenal bersama ada istilah sampah rumah tangga dan Sampah sejenis sampah rumah tangga itu yang diatur di dalam berbagai macam regulasi kita ada undang-undang 18 ada Undang PP 81 dan Permen PU Nomor 3 bahasanya adalah sampah rumah tangga dan Sampah sejenis rumah sejenis rumah tangga ini dari mana Dari aktivitas-aktivitas non domestik ya Misalnya ada industri tapi yang sifatnya mirip seperti sampah domestik ada rumah sakit ada restoran rumah makan gitu ya ada sekolah ada kampus dan seterusnya Jadi selain rumah tangga Tetapi memiliki karakter sampah yang mirip seperti yang dihasilkan di rumah kita masing-masing kemudian yang menjadi objek retribusi kita ini penarikan tadi adalah mulai dari aktivitas pengambilan pengumpulan sampah dari sumbernya ke lokasi sementara atau kita sebut sebagai dari sumber ke TTS tempat penampungan sampah sementara atau pilihan yang kedua adalah pengangkutan sampah dari sumbernya dan atau lokasi pembuangan sementara ini bahasa regulasi ke lokasi pembuangan akhir atau pilihannya adalah dari sumber sampah dari sumber sampah menuju TPA atau dari TPS menuju ke TPA tergantung pola pengumpulan sampah yang bapak ibu lakukan apakah individual langsung atau individual tidak langsung ya di teknis persembahan kemudian penyediaan lokasi pembuangan atau pemusnahan akhir prinsip penetapan tarif ini Bapak Ibu ya yang perlu kita sebut tadi adalah ditetapkan dengan memperhatikan ya biaya penyediaan jasa tadi kan perpindahan sampahnya panjang gitu jadi biaya yang dibutuhkan itu perlu dipertimbangkan pengumpulan pakai apa Oh pakai gerobak dorong Oh pakai motor roda tiga Oh pakai pick up berarti kan masuk dalam perhitungan kemudian dibawa kemana ke TPS 3rk ke tpsk gitu ya tps-nya berada di mana dan seterusnya itu perlu dipertimbangkan sampai nanti menggunakan truk kapasitas berapa menggunakan contactor truck atau tidak menggunakan dump truck kemudian masuk ke tpa-nya berada di lokasi mana Jadi semua yang butuh biaya dan menjadi bentuk pertimbangan dari pembiayaan yang ada nah Selain itu bapak ibu ya pastinya karena objek retribusinya nanti ya adalah masyarakat pastinya kita perlu juga tahu kemampuan masyarakat untuk membayar tersebut atau [Musik] ada Ada kajian terkait dengan tingkat ekonomi masyarakat jadi tidak selalu terkait dengan biaya penyediaan jasa aspek keadilan pasti ya berhubungan dengan hal tersebut tidak mungkin rumah yang punya sampah yang banyak gitu ya terus kemudian dibebankan biaya yang besar lebih besar daripada industri daripada hotel dan seterusnya jadi ada aspek keadilan kemudian efektivitas pengendalian pelayaran Jadi bagaimana bapak ibu mampu mengendalikan wilayah layanan presentasi layanan yang Bapak Ibu berikan retribusi sampah itu Ya sifatnya wajib Ya bagi siapa saja yang menikmati tentunya pelayanan publik yang ditawarkan atau disediakan oleh pemerintah daerah diatur nanti lewat Perda mungkin atau beruang gitu ya faktor apa saja sebenarnya yang mempengaruhi retribusi ini memang sudah banyak kajiannya bapak ibunya kualitas pelayanan pastinya yang tadi ya Masa orang bayar tapi kualitas pelayanannya tidak tidak baik begitu kan tidak mungkin terus kemudian kemampuan membayar tadi masyarakat ya besar tarifnya retribusi sama kemauan nah ini menarik ya ini banyak juga penelitian orang-orang sosial sudah bicara tapi juga ada orang teknik tarif yang yang ditentukan mau nggak masyarakat itu bayar gitu Setelah ditetapkan tarif tersebut perlu diteliti jadi tidak sembarang dalam menentukan tarif tersebut Oke Bapak Ibu terkait nah ini mulai masuk pelan-pelan nanti hubungannya dengan angka-angka bapak ibu harapannya Bapak Ibu saya punya catatan-catatan atau ya coret-coret sedikit Mungkin ada hal-hal yang menarik yang bisa dituliskan tujuan Permendagri ini ya atau tujuan kegiatan kita lah menghitung pastinya mohon maaf menghitung ya sebuah tarif yang saya belum punya nih Saya belum punya tarif persembahan untuk daerah-daerah yang baru memulai terkait dengan pelayanan sampah yang diberikan atau mengusulkan perubahan tarif yang dianggap sudah tidak layak layak nih Cocok nih terkait dengan perubahan aktivitas penduduk yang ada di kota atau Kabupaten Bapak Ibu semuanya aktivitasnya apa saja kami mencoba untuk mengelompokkan dua bagian yang pertama adalah aktivitas pengumpulan data Bapak Ibu jadi saat kita bicara retribusi Bapak Ibu ya jangan lupa bahwa ini tidak akan bisa muncul tiba-tiba kalau kita tidak punya yang namanya data Jadi PR kita Bapak Ibu terutama yang ada di daerah ya menjadi pengelola daerah dalam menyusun tarif ini sangat-sangat dibutuhkan data jadi data itu harus punya nah data sekunder yang bisa dihancur gitu ya yang tentunya Bapak Ibu juga yang menginput dari data sipsn dari data Badan Pusat Statistik atau data-data yang Bapak Ibu hasilkan dari dinas lingkungan hidup masing-masing terkait Apa Bapak Ibu yang pertama adalah data umum daerah pelayanan sampah nanti kita akan lihat datanya apa saja ini saya sengaja membuat nomor-nomor ya ABCD Yang nanti akan kita urut satu-satu jadi 7 bagian tadi sebenarnya ini gitu ya jadi data umum daerah pelayanan oke terus kemudian terkait yang data biaya penanganan Aduh data biaya penanganan sampah ideal jadi kita akan breakdown satu-satu pengumpulan transfer tadi pengangkutan sampai ke TPA berapa sih yang ideal yang harus kita keluarkan terus kemudian yang ketiga adalah yang perlu diingat adalah bapak ibu dalam prinsip keadilan tadi dan tanggung jawab daerah juga ada biaya yang harus dikeluarkan oleh daerah yang kita sebut dari non retribusi jadi tidak hanya mengandalkan dari masyarakat misalnya masyarakat 50% non retribusi dari APBD daerah mengeluarkan 50% nya jadi ada tanggung jawab daerah juga ikut dalam bagian tadi karena setelah dipertimbangkan mungkin tidak mungkin masyarakat menanggung semua aktivitas pengelolaan sampah yang dihasilkan nah jika ada berarti kita akan masukkan yang non retribusi tadi dan Pasti Bapaknya Bapak Ibu di dlh sudah biasa menyusun anggaran tahunan yang berhubungan dengan aktivitas non retribusi ini misalnya beli truk sampah beli converter beli Street swiper Jadi butuh biaya kemudian keluarlah data kebutuhan perhitungan retribusi per kategori sumber sampahnya ada rumah ada Rumah Sakit mungkin ya ada fasilitas sosial gitu ya ada hotel dan seterusnya Nah dari angka tersebut kita akan dapat total kebutuhan biaya retribusi barulah kemudian di bagian analisis data ini akan berhubungan dengan berapa sih kebutuhan retribusi persumbernya rumah saya akan kasih Berapa biaya dari total biaya yang ada berapa persennya dan sampai nanti akan bicara berkelas retribusinya rumah rumah sakit industri dan seterusnya akan bicara Berapa biaya yang harus dikeluarkan terhadap kegiatan [Musik] pengangkutan sampah tersebut mudah-mudahan jelas ya sampai di sini Bapak Ibu Ya terus kemudian yang berikutnya adalah bagian yang pertama ya Bapak Ibu bagian nah ini kita mulai bahas Nih Bapak Ibu di bagian yang ada di ya data-data umum itu apa sih data-data umum yang kita butuhkan untuk memulai aktivitas perhitungan retribusi ini yang pertama adalah tentunya karena berhubungan dengan jumlah penduduk berarti kita butuh data jumlah penduduknya Nah ini salah satunya bisa lewat publikasi ya dari BPS Badan Pusat Statistik dalam bentuk dalam angka dalam angka ini dikeluarkan sangat update Walaupun ada juga pihak yang tidak menggunakan data tersebut Tapi ya sementara sebagai data awal Oke saja terus kemudian total jumlah KK yang nanti akan mencerminkan jumlah rumah yang ada di wilayah Bapak Ibu semuanya kemudian angka timbulan sampah per kapitanya misalnya 0,4 0,5 0,65 kg per orang Per hari pasti Bapak dan Ibu sudah terbiasa dengan angka ini dan Bapak Ibu sudah tahu di wilayahnya sendiri seperti apa ini saya coba jelaskan pelan-pelan mungkin ya saya karena tidak tahu juga pesertanya Seperti apa mungkin ada yang kali pertama gitu jadi diurutkan pelan-pelan ada yang mungkin sudah expert jadi yang sudah expert mungkin agak bersabar sedikit kita pelan-pelan menuju ke perhitungan tadi kemudian yang keempat adalah sumber sampah wilayah pelayanan nah ini berdasarkan data yang ada bisa data BPS atau data retribusi tahun sebelumnya dari rumah tangga itu berapa persen gitu ya Misalnya dari rumah tangga itu ada 1000 rumah gitu ya 1000 akun untuk pembayaran retribusi tersebut dari aktivitas bisnis berapa persen dari fasilitas masyarakat berapa persen dari industri berapa persen dari fasilitas umum berapa persen Nah ini poin A B C D E ini yang ditawarkan di dalam Permendagri 7 tahun 2021 tapi pengalaman kami menunjukkan di lapangan banyak aktivitas-aktivitas yang lain yang diklaim oleh Bapak Ibu yang bisa di breakdown satu persatu misalnya contohnya bengkel ya terus kemudian ada sekolah ada kampus gitu ya Ada pertokoan ada PKL mungkin itu bisa di breakdown Bapak Ibu ya Jadi tidak hanya di bisa ini saya tulis di sini dapat lebih dari 5 kategori ini ya Jadi mau 10 12 dan seterusnya tidak masalah asal kita punya data persentase jadi monggo silahkan Bapak Ibu menyesuaikan dengan daerahnya masing-masing gitu ya Nah selanjutnya ini yang a yang a deal ya selesai satu yang a datanya nggak banyak ternyata ini mudah ya jadi didapat yang A itu mudah kan terus Kemudian yang kedua adalah nah ini agak masuk sedikit data biaya penanganan sampah ideal jadi dan untuk membawa sampah tadi dari sumber sampah menuju ke tempat tpa-nya tadi gitu kan akan keluar masuk sampai ya naik turun kendaraan kemudian diproses sedemikian rupa baru masuk residunya ke TPA Jadi butuh sedikit breakdown ya Nah apa gitu ya jadi kita sebut sebagai biaya penanganan sampah di dalam regulasi disebut sebagai notasinya adalah H tapi tidak perlu dihafal Bapak Ibu karena yang penting adalah di webinar ini adalah pemahaman kita dulu terkait dengan perhitungan retribusi tersebut Jadi kalau Bapak Ibu dasarnya sudah oke gitu ya penggunaan mekanisme perhitungan nantinya sudah gampang tuh gitu ya Nah apa yang dilakukan terkait dengan penanganan sampah ideal ini jadi kita breakdown bapak ibu satu persatu mulai dari aktivitas investasi beli beli berbagai macam peralatan yang dibutuhkan milik gerobak blitter ya pengadaan tanah dan seterusnya sampai nanti operasional nah sistemnya apa sistemnya dibagi oleh 4 Bapak Ibu seperti gambar tadi mulai dari aktivitas pengumpulan sampah pengumpulan itu berarti dari sumber sampah dari rumah kita sampai menuju ke TPS jadi sampai ke tengah jadi dari sumber sampah kemudian ada TPS atau pengolahan kah atau apa gitu ya terus kemudian pengangkutan saya tulis sedikit di sini Bapak Ibu ya kemudian ke TPA Nah dari sumber sampah ini ke TPS disebut dengan istilah pengumpulan ini bahasa regulasi sama bahasa akademisi begitu Bapak Ibu jadi nanti Bapak Ibu bisa menyesuaikan dengan kondisi lapangan jadi sampai ke TPS ini disebut bagian dari pengumpulan sampah jadi mulai dari biaya kalau pakai gerobak-gerobaknya ada berapa belinya berapa pegawainya berapa gitu ya perawatannya berapa gerobak motor juga begitu pick up begitu TPS begitu tapi kan ini pilihan semua Bapak Ibu punya gerobak motor punya pick up mungkin salah satu tapi kalau punya semua Berarti semua bagian tersebut perlu dihitung ya jadi pemahamannya adalah penanganan sampah ideal mulai dari aktivitas a pengumpulan kemudian aktivitas yang berikutnya di TPS ini ya kita sebutlah sebagai TPS 3R lah kira-kira begitu ada aktivitas pengolahan jadi aktivitas yang kedua adalah pengolahan yang dilakukan di skala kawasan bukan di sekolah akhir yang B Nah di sinilah ada biaya operasional ada pegawainya ada pengolahan komposnya ada maggotnya ada macam-macam gitu ya Nah ini diidentifikasi biaya yang diperlukan disitu setelah itu kan Sampah juga terus mengalir ya ada sisa-sisa yang dihasilkan dari aktivitas tersebut barulah kemudian masuk ke sistem yang ke c ya ketiga adalah bagian pengangkutan sampah pakai apa Pakai dump truck dan seterusnya tapi pilihannya tergantung dari wilayah bapak ibu semua mulai dari beli Dam truknya berarti harus ada data Berapa jumlah dam truk berapa pegawainya kapasitasnya Berapa Berapa ritasinya ganti olinya Berapa lama dan seterusnya dan ada perhitungan biaya penyusutan Nah nanti kita akan lihat komponen-komponen biaya tersebut gitu ya jadi C jelas B jelas dan yang terakhir diproses ini Bapak Ibu jadi di D ini adalah biaya yang diperlukan hubungannya dengan pemrosesan akhir sampah pakai metode apa sanitar controllent fill ka gitu tapi nggak ada sih perhitungannya Open dumping Bapak Ibu karena tidak masuk ke dalam bagian sistem yang ramah lingkungan jadi untuk tahu Biaya penanganan sampah ideal ini butuh 4 data utama pengumpulan sampah kemudian pengolahan sampah pengangkutan sampai pemrosesan akhir sampah jadi balik lagi tadi basenya adalah data Bapak Ibu jadi saat mau merubah retribusi merevisi retribusi yang Bapak Ibu punya di wilayah Bapak Ibu masing-masing Berarti mulai sekarang Bapak Ibu harus memperkuatnya dengan data karena dia kalau nggak ada data kita nggak bisa ngisi ya mau dikasih kalkulator atau apa nggak ada data yang diisi ya nggak bisa gitu terus kemudian adalah masih di dalam bagian penanganan sampah ideal Bapak Ibu ini agak panjang memang ideal ini kita perlu punya suatu gambaran besar di wilayah kita itu itu sampah itu model mengalirnya itu kayak apa gitu Oh dicontoh ya yang ada di gambar ini misalnya Saya punya tiga skema skema yang satu dari wilayah Saya dari rumah dari rumah kemudian diwadahi oleh yang punya rumah kemudian saya bawa pakai alat kumpul dikumpulkan di kawasan masuk ke TPS dari TPS naik ke truk pengangkutan kemudian berakhir ke TPA nah ini dalam bahasa istilahnya sering disebut individual atau komunal Langsung Tidak langsung jadi karena ada TPS di sini dan kita tahu berapa ton sampah yang masuk dengan sistem tersebut kemudian skema Saya tidak hanya satu Masih jelas saya punya dua oke skema 2 ada juga nih skema 2 saya pakai model langsung karena ada pertokoan-pertokoan kami di wilayah kami masuk truk langsung truk besar penuh masuk compactor terus atau dump truck atau ambrolder masuk langsung dikirim ke landfield Berarti ada skema yang kedua selain dengan skema yang pertama Nggak papa yang penting tahu tonase sampah hariannya itu berapa Selain itu ya Ada skema yang ketiga masih terakhir skema yang ketiga adalah dari rumah kemudian dikumpulkan alat angkut ya pakai alat angkut tapi saya nggak masuk TPS masuknya TPS 3R diolah tidak hanya sekedar nampung diangkut lagi tapi ada pengolahan kompos ada maggot ada berbagai macam pengolahan organik yang dilakukan sehingga apa yang diangkut ke TPA itu lebih sedikit masuk ke truk dan berakhir KTP Oke nggak papa ada tiga skema disebutlah ton per harinya berapa jadi total dari gambar ini ada 3 skema yang berjalan di kota Bapak Ibu semuanya gitu ya ini sudah muncul pertanyaan banyak pertanyaan nanti di rekap oleh pelan-pelan Mungkin pertanyaan Bapak Ibu terjawab di materi ada skema ada tiga ya skema ada 3 skema yang butuh data berarti Bapak Ibu harus menyediakan data tersebut nah yang masuk dalam mekanisme perhitungan adalah yang di kotak putih ya Bapak Ibu ya termasuk biaya perhitungan nah sedangkan di Sumber sampah di rumah kita gitu ya itu tidak di pabrik daur ulang dan seterusnya tidak jadi hanya mekanisme pengumpulan sampai ke TPA saja terus kemudian di dalam neraca Bapak Ibu jadi ini sudah masuk ke dalam data data yang kita punya tadi tonase per hari Oh saya pakai skema 1 tadi menggunakan jalur 1 yang menggunakan gerobak dan seterusnya sekian ton sampah saya gitu ya Oh saya pakai model yang kedua model pengangkutan langsung sekian tahun sampah saya Oh saya pakai yang model TPS sekian tahun santai aja ya Oh saya yang pakai model TPS 3R sekian tahun sampai tentunya menghadirkan tonase sampah ini tidak semudah saya ngomong bapak ibu ya butuh apa butuh rekap gitu ya butuh data-data Yang dilaporkan ke sipsn kalau sudah benar selama ini Bapak lah ibu lakukan datanya sudah lengkap Yang dilaporkan sebenarnya sudah gampang tapi kan Ya ada juga yang melaporkan sekedar untuk melaporkan saja saat diolah menjadi tarif retribusi ya tarif retribusinya juga asal-asalan gitu ya jadi itu PR kita bersama nah sampai ke urusan pengangkutan dan berapa yang masuk ke TPA jadi kita akan membuat diagram massa persentase berat dari sampah yang mengalir dalam sistem tersebut nah ini pembuka pintu kita untuk menghitung selanjutnya jadi wajib adanya ton sampah di setiap bagian pengolahan yang Bapak Ibu rencana itu menjadi data yang penting dan saya yakin Bapak Ibu sudah punya sudah punya kalau belum punya Berarti mulai besok Senin mereka gitu ya atau polanya adalah ini tampilan dari Permendagri yang saya cuplik dari sumber kemudian dikumpulkan kemudian ada dua jalur gitu ya kemudian ada yang masuk ke tpst gitu ya ada yang masuk TPS 3R ada yang masuk ke TPS saja TPS kemudian diangkut residu dari TPS 3R diangkut dan masuk ke TPA sanitary jadi skema skema tersebut jadi jangan khawatir Bapak Ibu skema itu sangat tergantung dari wilayah kita masing-masing tergantung dari karakter wilayah atau apa yang sudah dilakukan di wilayah bapak ibu semua jadi nggak perlu khawatir Oh saya beda dengan regulasi nggak papa nanti tinggal di nol kan angkanya saya nggak pakai pengangkutan langsung dari data-data tersebut kemudian Dire ya datanya seperti ini oh pengumpulan sampah jalur 1 pakai ini ini yang seperti tadi Bapak Ibu saya mengulang kembali karena ini memang sangat penting sekali dalam desain tarif retribusi kita yang dimaksud dengan pengolahan sampah kita apa saja gitu oh ada TPS 3R ada TPS t yang dimaksud dengan pengangkutan sampah itu menggunakan Apa karena biaya operasional dan truk dengan biaya operasional amrol truck itu akan berbeda Bapak Ibu apalagi biaya operasional compactor terutama misalnya paling gampang adalah jumlah tenaga yang bekerja itu akan mempengaruhi pembiayaan yang ada nah kita akan lihat Bapak Ibu ini Aduh agak banyak tabel gitu ya tapi pelan-pelan saja yang penting adalah saat berbicara data tadi ini masih dalam bagian B Bapak Ibu ya b bicara tentang penanganan sampah ideal misalnya contoh kita lihat ya di bagian sistem pengumpulan sampah Eh ini dianggap tidak ada aja dulu Bapak Ibu Ya saya lupa eh menganimasikan jadi kelihatan penuh gitu ya tapi sebenarnya breakdown-nya cukup details satu persatu di dalam permen dagri ini sudah ada bapak ibu yang sudah pernah ikut sosialisasinya sudah dapat to excelnya datanya sudah ada gitu nah kemudian di data pengumpulan sampah misalnya kita akan memasukkan data-data spesifik Bapak Ibu gaji operator gerobaknya berapa oke Ada enggak asuransi kesehatan yang kita pakai Berapa biayanya harga per gerobaknya berapa Pakai nggak APD yang ada gitu ya kapasitas gerobaknya berapa meter kubik gitu ya terus kemudian jumlah iritasinya keliling bolak-balik berubah dan jumlah operatornya berapa kemudian ditanya juga pemeliharaan gerobak densitas umur yang ada sama di sini memang sudah dimasukkan ada inflasi jadi pertimbangan karena tarif retribusi ini kan tidak dipakai untuk tahun depan saja mungkin akan berlangsung selama 5 tahun bahkan ada yang lebih dari 10 tahun tetap dipakai jadi di mekanisme saat ini dimasukkan ada inflasinya jadi pertimbangan inflasi Jadi butuh data inflasi 5 tahun 10 tahun terakhir itu berapa jadi memasukkan data tersebut nah terus kemudian Untuk gaji operator tadi dimasukkan semuanya di dalam ini di input ya Bapak Ibu ya diinput menjadi data tersebut jadi ini penjelasan untuk menggunakan Excel yang ada tapi memang pengalaman kami di dalam penyusunan tarif di ada di beberapa lokasi tidak serta-merta kita dengan simple menggunakan Excel tersebut perlu modifikasi Sedikit Bapak Ibu ya jadi karena tiap daerah punya kegiatan yang berbeda-beda jadi slide 18 ini menunjukkan bahwa sistem pengumpulan sampah dengan data-data yang dibutuhkan yang bagian notasi ini nggak perlu dihafal juga Karena itu adalah singkatan untuk mempermudah saja kemudian ada juga bagian yang lain masih di dalam bagian pengumpulan sampah ini masuk ke dalam bagian TPS jadi tadi setelah ada geroba diangkut menuju ptps walaupun Sebenarnya ya Bapak Ibu Oh datanya berarti dilihat dari sini dulu ya pakai pick up Jadi selain gerobak tadi pakai pick up sama tadi ada gaji operator ada asuransi harga pick up harga BBM kalau tadi Berarti gerobaknya dorong gitu ya tidak pakai BBM harga perpanjangan pajak ada juga APD juga ada kapasitas berpikapnya kemudian jumlah itasi jarak peritasi kemudian ada jumlah operator vertikal ini mirip sekali seperti yang dilakukan pada saat perhitungan gerobak tadi pemeliharaan densitas umur teknis tapi ditambah ini ada konsumsi bahan bakar ada inflasi red juga sama nah komponen di pengumpulan sampah selain tadi ada gerobak kemudian ada pickup pakai gerobak motor berarti caranya sama bapak ibu ya plus harga BBM pakai motor sama seperti pickup ini ditambah ada biaya satu lagi adalah masuk dalam bagian a ini adalah TPS jadi TPS di lokasi Bapak Ibu itu ada berapa modelnya berapa modelnya Seperti apa Misal pakai landasan kontainer Berarti ada ukuran landasan tersebut dan biaya pembangunannya landasan tersebut Oh beli kontainer kapasitas kontainer Oh saya pakainya pakai beton Pak ya tinggal dimodifikasi tidak pakai konten kemudian densitas ini pasti gitu ya berarti butuh data densitas sampah di TPS atau menggunakan data sekunder juga boleh gitu ya sudah ada teori-teori tentang bagaimana densitas di Sumber sampah Bagaimana densitas di TPS sampai TPA ada datanya kemudian umur teknisnya umur teknik container gitu ya sama inflasi rate jadi di bagian ini ya ini cukup untuk pengumpulan sampah Berarti ada tiga tadi Bapak Ibu kita hitung geroba pick up tapi kalau saya pakai gerobak motor boleh juga ya dihitung dengan cara yang pick up tadi tinggal dirubah jumlahnya ukurannya gitu ya harganya plus ditambah satu adalah TPS kita akan masuk ke bagian yang kedua Bapak Ibu masih ingat tadi bagian yang kedua Apa bagian yang kedua kita akan bicara tentang pengolahan yang ada di TPS 3 ya jadi dianggap TPS tadi menjadi TPS 3R nah Seluruh aktivitas yang ada di TPS 3R tersebut kemudian di data tapi kalau TPS 3R Biasanya nih punya data yang baik lah ya mereka catat ya karena mereka juga dituntut untuk catatan yang harus mereka laporkan gitu ya jadi mulai dari gaji operator asuransi kesehatan harga bangunan TPS 3R mesin-mesin yang dipakai gitu ya timbangan perlengkapan kantor jumlah operator waktu pengolahan organik ini data kita masukkan inputkan satu-satu Jadi bukan bukan template ya Sesuai dengan lokasi kita ya karena dari Permendagri punya template tapi kan tidak sesuai dengan lokasi kita perlu penyesuaian nah opsi mesin teknologi ini juga sangat bervariasi dari satu TPS dengan TPS yang lain Jadi kalau punya beragam mesin berarti ya perlu dipertimbangkan memasukkan angka-angka tersebut mulai dari mesin pencacah mesin pengayak mesin pemadat kalau aerator bambu pakai bsf nggak gitu ya kemudian pakai oh saya nggak pakai aerator bambu tapi pakai bata berongga boleh berarti balik lagi tadi saya sampaikan bahwa webinar kali ini lebih kepada pemahaman ya Tidak semua yang ada di dalam Permendagri tersebut bisa kita gunakan karena itu akan sangat tergantung wilayah kita masing-masing Oh saya pakai Open windro pakai bambu aerator bambu Saya tidak pakai Black solder berarti hilang nol bapak ibu saat kita tetap masukkan angka tersebut berarti nanti akan mempengaruhi hasil akhirnya saya tidak pakai bata berongga Ya tidak masalah dan terus Bapak Ibu seperti itu ya masuk ke masih TPS 3R ya urusannya umur teknik persentase pemeliharaan daya dan seterusnya ini saya nanti kan materinya bisa Bapak Ibu dapat ya list tadi nggak usah kita baca satu-satu jadi artinya adalah seluruh kebutuhan biaya ya prediksi ya prediksi kebutuhan biaya yang akan dikeluarkan oleh TPS 3R itu di data semuanya kalau ada tadi mesin misalnya yang tidak ada di dalam ini ya itu perlu ditambahkan karena nanti Oh TPS 3rnya misalnya saat ini ada tuh TPS 3R yang pakai apa insenerator Mini untuk mengolah sampah residu kan butuh biaya tetapi dalam regulasi tidak ada karena tidak ada panduannya untuk TPS 3R mengolah sampah residu Bapak Ibu perlu memasukkan supaya TPS 3rnya dapat menghitung biaya kebutuhan operasional yang dihasilkan Nah selanjutnya setelah bagian yang kedua pengolahan bagian yang ketiga Bapak Ibu bagian yang ketiga adalah mengangkut tadi pakai pilihannya adalah yang pertama dump truck ini yang paling umum digunakan pilihan yang kedua adalah amroll sama ya karena ini sama-sama kendaraan pilihan yang ketiga adalah compactor jadi ingat bapak ibu ada 3 ya Ada dam truk 1 ya Ada amrol ter atau ada compactor compactor nggak ada Pak tapi banyak wilayah Indonesia yang sekarang pakai juga compactor karena mungkin lebih efisien dari segi iritasi ya jadi pertimbangannya adalah dari 3 bagian tadi dipilih tidak dipilih juga ya mungkin ada juga bapak ibu yang pakai sebagian dump truk sebagian kontaktor ya berarti Tinggal dihitung unitnya ada berapa jadi unitnya ada berapa dimasukkan data-datanya operatornya asuransinya harga compactornya Nah di sini tambah harga bannya harga bbm-nya gitu ya harga akhirnya harga apd-nya kapasitasnya jumlah retasinya jarak peritasinya sama sampai jumlah operatornya nah barulah kemudian ada persentase untuk pemeliharaan ganti oli ganti aki perawatan yang lain termasuk urusannya dengan umur tehnis dari truknya sendiri ataupun ban truknya sendiri mudah-mudahan masih bisa diikuti Bapak Ibu ya jadi ada tiga tadi saya ulang kembali pilihan untuk pengangkutan sampah ada yang pertama adalah urusannya dengan dam truk kemudian ada urusannya dengan amroll truck ya amroll kemudian ada compactor Jadi kalau hanya salah satu berarti data yang lain nol Saya hanya pakai dam truk berarti yang lain nol Oh saya pakai 3 Dam Truk 2 amroll 1 compactor Berarti masuk semuanya tergantung lokasi Bapak Ibu semuanya gitu ya Bapak Ibu ya Jadi kalau di apa di Grafika jadi dibuat lebih sederhana ini dalam regulasi juga saya cuplik gitu ya pengangkutan sampah itu dimulai dari timbulan sampah per harinya ada biaya-biaya yang perlu dikeluarkan plus biaya investasi plus biaya operasional ketemulah total biaya per truk yang dibutuhkan nanti akan kita tambahkan a + b + c ulang lagi tadi dari pengumpulan pengolahan kemudian pengangkutan Nah kita tinggal yang terakhir yang terakhir urusannya adalah pemrosesan akhir nah seharusnya webinarnya ini dua hari ini tapi teman-teman panitia minta satu kali penyampaian Nanti Mungkin kita bisa isi kuesioner kalau memang baik Bapak Ibu butuh ya butuh pendalaman detail sampai mengisi excelnya mengolah membawa data dan seterusnya kita coba usahakan untuk membuatnya ya dengan pengalaman-pengalaman yang sudah kita terapkan di beberapa wilayah masuk ke bagian yang ketiga yang keempat sistem pemrosesan akhir sama nah ini memang butuh konsentrasi Bapak Ibu sedikit ya kalau nggak puasa bisa ditemani teh atau ini sambil dzikir Bapak Ibu ya mudah-mudahan dapat materinya yang keempat adalah sistem pemrosesan akhir sistem pemrosesan akhir sampah seluruh biaya operasional dan pemeliharaan TPA itu yang kita harus masukkan nah ini beberapa kendala yang kita dapatkan di lapangan ternyata tidak semua ada datanya jadi ini di breakdown detail Bapak Ibu mulai dari alat berat yang digunakan bulldozer excavator dan biaya-biaya operasional yang lain itu dibutuhkan dalam desain ini kemudian masuk lagi ada gaji operator ya input data TPA gaji operator harga investasi dan seterusnya nah ini Bapak Ibu perlu buka buku lagi desain TPA nya tapi jangan khawatir Permendagri ini sudah menyediakan memang harga-harga yang berlaku di Indonesia ini khusus untuk TPA bisa Bapak Ibu gunakan jadi karena tidak mudah mendapatkan harga investasi misal tpa-nya itu sudah dibangun sejak tahun 2016 atau 2015 berarti butuh data yang lain tapi jangan khawatir di dalam Permendagri sudah ada data-data tersebut jadi tinggal ambil terus kemudian data-data yang lain juga dibutuhkan harga menyesuaikan ya menyesuaikan dengan kondisi di lapangan kemudian TPA ini cukup banyak Data yang harus dimasukkan memang Bapak Ibu ya tanah penutup ya karena kita ceritakan sanitary landfill atau controllent feel ya yang butuh ditutup Bapak Ibu ya 1 sampai 14 hari kemudian butuh data terkait dengan pengendalian gas butuh data terkait dengan pengelolaan lindi atau licin pakai instalasi apa saja Jadi butuh data tapi balik lagi bapak ibu data ini Kami merasa ini bagian yang paling sulit dalam perencanaan tarif ini karena tidak kita tidak punya data tersebut jadi hanya gelondongan data satu TPA butuhnya berapa kita tidak pernah membran data tadi tapi sebenarnya sangat mungkin untuk di breakdown cuman memang butuh tenaga dan waktu gitu ya pengendalian vektor penyakit kemudian monitoring kualitas lingkungan uji-uji ya Uji LED terhadap emisi air lidi air sumur pantau di sekitar TPA kemudian alat berat ini juga penting umur teknik TPA kemudian persentase pemeliharaan Jadi dibandingkan yang tadi ya abc yang D ini agak banyak tapi sudah disediakan oleh Permendagri agar Bapak Ibu bisa mengadopsinya dengan mudah pola tadi ya data-data Tadi tergambar di dalam grafik ini mulai dari timbulan sampah biaya investasi biaya investasi alat gitu ya kemudian ketemulah biaya investasi per tahun sampahnya Ini sebenarnya sudah ada dokumen di FS atau di Ded Bapak Ibu Ya tapi kan perlu bongkar dokumen yang lama di mana juga mungkin beda juga dinas dengan bapak ibu gitu ya kemudian biaya operasional ya Mulai dari operator sampai penutup ketemulah gabungan antara investasi dengan biaya operasional ketemulah pembiayaan yang ada nah rumus-rumus perhitungannya Bapak Ibu bisa lihat di Permendagri mulai dari halaman 44 sudah ada rumus detailnya tapi sekali lagi tadi yang Bapak Ibu sudah dapatkan excelnya itu sudah mungkin lebih mudah tapi tadi beberapa kasus Excel tersebut jika tidak dipahami dengan baik ya sama saja tidak bisa digunakan studi kasusnya Bapak Ibu dikasih contoh perhitungan termasuk tadi ada data-data TPA itu mulai di halaman 114 karena permendagrinya cukup cukup tebal 300 sekian halamannya atau berapa 197 Kalau saya tidak selesai tidak hafal juga nah akhirnya apa Nah ini agak-agak penuh layar Bapak Ibu sedikit ya jadi dari aktivitas yang ada gitu ya aktivitas a tadi ya pengumpulan kemudian aktivitas B pengolahan sampai ke sini ya kemudian aktivitas C pengangkutan dan aktivitas pemrosesan akhir itu bisa direkap mulai dari aktivitas biaya investasi investasi bisa dilihat datanya biaya operasional maintenancenya bisa dilihat jadi dalam perhitungan tarifnya adalah yang dipakai biaya investasi plus Operation Wah ini kok angka-angka semua saat kita mengerjakan di Excel udah pasti lebih mudah Bapak ibunya tapi balik lagi tadi tidak semua opsi yang sampai di sini gerobak motor pick up itu hadir di tempat kita semuanya tidak semua TPS 3R dengan konsep ada aerator bambu ada bsf ada mesin pemadat Jadi kalau tidak ada berarti Bapak Ibu jangan lupa mengosongkan angka-angka yang ada 0 sehingga ini tidak ada ini tidak ada ini tidak ada tidak menambah beban biaya yang ditimbulkan terus kemudian TPS T gitu Ya sudah berarti tidak perlu dilakukan dan seterusnya jadi data tadi untuk penanganan sampah ideal itu akan menghasilkan ini Bapak Ibu ya jadi ini pekerjaan yang panjang Makanya beberapa daerah udahlah daripada ribet-ribet hitung sendiri Saya pakai pihak ketiga aja lah Di mungkin di tenderkan atau apa gitu ya kemudian ada konsultan yang akan menghitung tersebut ya boleh saja nggak masalah jadi sangat mungkin dilakukan Nah akhirnya di ujung ini akan ketemu di Maaf biaya ya yang dibutuhkan jadi ketemulah biaya yang dibutuhkan adalah 914.000 sekian per ton sampahnya jadi ketemu biaya yang disebut sebagai biaya ideal nah langkah selanjutnya ini kan baru Point b Bapak Ibu kita masih panjang tapi tidak terlalu lama lagi lah nanti paling saya nambah 5 menit atau 10 menit ya Mbak bisa ya sampai selesai kemudian bagian C bagian c kan kita sampaikan tadi ada biaya yang tidak semuanya ditutup oleh retribusi bayangkan tadi Proton sampahnya itu butuh 900.000 Bapak Ibu kita tidak tega ya akhirnya apa ditambah biaya daerah yang masuk bagian non retribusi nah ini kita isi datanya Bukan perton sampah tapi per tahun nah tugasnya kita di dalam perhitungan ini adalah mengubah data tahun tadi menjadi data perton sampah caranya gimana nanti kita akan lihat ya nah kemudian kita juga punya ya data kebutuhan perhitungan retribusi per kategori sumber sampah jadi kan kalau dari contoh materi ini hanya 5 kelas saja rumah tangga bisnis fasilitas masyarakat tapi Milik Swasta kemudian industri dan umum ini bisa di breakdown lagi sesuai dengan kondisi bapak ibu misal contohnya Dia kelas miskin bahwa menengah atas atau pakai istilah-istilah yang lain tidak masalah bisnis ya bisnis kecil sedang besar boleh saja Asal bapak ibu sudah punya angka Berapa unit yang ada kakaknya unitnya atau apa itu wajib ada saat mau menghitung yang berikutnya yang berikutnya Nah kan kita sudah punya nih bapak ibu ya total kebutuhan yang ideal sudah ya Non retribusi sudah punya gitu ya Selanjutnya apa Nah selanjutnya sudah bisa hitung total kebutuhan retribusi yang poin di ya yang dari tadi materinya kita bisa hitung kebutuhan perhitungan retribusinya gimana nah ini Rumus ini saja yang dilihat bapak ibu total kebutuhan biaya retribusi adalah biaya ideal yang tadi poin a b c dan d ya Ayo Ingat apa pengumpulan pengolahan pengangkutan dan pemrosesan akhir ya dikurang biaya non retribusi yang ditanggung oleh misalnya APBD Bapak Ibu semuanya Saya butuh ideal 900.000 ditanggung oleh APBD 700 berarti total biaya retribusi Saya hanya 200 nah 200 inilah yang kita akan breakdown untuk rumah tinggal berapa untuk bisnis berapa untuk fasilitas masyarakat berapa untuk umum berapa jadi dari biayanya jadi perjalanan panjang kita sudah agak terjawab Nih Bapak Ibu terkait dengan sudah muncul kebutuhan biaya retribusinya Jadi sebagai dasar langkah ilmiah kita menentukan perton sampah kita itu ada berapa yang harus ditentukan contoh ya Bapak Ibu misalnya contoh ini ya contoh suatu wilayah nih gitu ya dengan data umum daerah pelayanannya dengan jumlah penduduk sekian jiwa dengan jumlah kknya sekian dengan jumlah angka timbulan sampahnya sekian jumlah jiwa perkakaknya sekian sehingga ketemulah ton sampah per harinya 362 ton atau per tahunnya adalah 132.000 ton pertama Kenapa masih konversi per tahun karena hubungannya dengan tadi bapak ibu dengan APBD tadi ya APBD tadi nggak bicara harian Tetapi kan bicaranya tahunan jadi ada data harian ada data tahu nah dari perhitungan ideal kita Bapak Ibu ya perhitungan ideal kita ketemu biaya idealnya adalah pertahun 50 miliar ya 50 miliar secara ideal dihitung nah biaya yang ditutup oleh retribusi adalah 18 miliar non retribusi Maaf ya 18 miliar dari APBD berarti butuh kekurangan biayanya adalah 32 miliar ya 32 miliar yang itu nanti akan dihitung nah ini menggunakan data saat kita ini saya bilang tadi ya saat menggunakan perhitungan di Permendagri ketemu data ideal butuhnya 32 tapi kan Kita sesuaikan dengan data eksisting kita sebutlah data eksisting otps 3rnya segini tidak seperti hitungan di dalam Permendagri dari jumlah penduduk sekian kita perhitungan truknya sekian gitu ya cuman ada amroldra cuman ada TPS 3R tidak punya TPS dan seterusnya Oh ternyata hanya butuh 33 Miliar untuk ideal 18 nya tetap ya sehingga hanya butuh 15,8 miliar saja dibandingkan dengan 32 ML tadi Nah ini adalah hasil perhitungan Bapak Ibu yang ini nanti akan kita breakdown RT nya berapa bisnisnya berapa umumnya berapa fasilitasnya Bro jadi perhitungan data perhitungan tersebut sangat kita butuhkan jadi kita udah selesai nih Bapak Ibu selesai sampai di sini nanti ada analisis data tentunya ya sampai kita sudah tahu kebutuhan retribusi itu berapa Bapak Ibu jadi kita sudah sampai di taraf E ini ya Sekali lagi tadi adalah ideal ya dikurang dengan non retribusi ya yang ditanggung oleh APBD misalnya salah satunya ketemulah total kebutuhan retribusinya tugasnya kita adalah membran Bagaimana dari total tadi menjadi berapa sih yang harus ditanggung oleh masing-masing wilayah saya kita studi kasus sedikit ya ini masih ada sekitar beberapa slide lagi ya masih 10 slide lagi lah kita masih punya waktu ya Iya Pak saya lihat komennya sudah banyak yang kayaknya pertanyaan Bapak Ibu sudah kok Sudah banyak ya Nah ini analisis data Bapak Ibu kita mulai dari awal tadi ya di data umum pelayanan sampah tapi saya menambahkan sedikit tambahan tadi kita sudah tahu harus ada jumlah penduduk harus ada KK harus ada timbulan sampah per kapita ini angka-angkanya kemudian harus ada total jiwa per KK nah yang ditambahkan sedikit di tabel ini adalah satu titik lima satu titik enam per harinya berapa ini kan tinggal perkalian biasa saja Bapak Ibu Ya ini hasil perkalian jiwa dikali dengan 0,7 ya kemudian ini dikali ton sampah per hari ya dikali dengan 365 itu 1 tahun nah ini simple sekali nah yang ada lagi yang kita sudah sampaikan tadi adalah persentase ya persentase rumah tangga bisnis fasilitas industri umum dan seterusnya ini kita breakdown sesuai dengan jumlahnya sehingga totalnya adalah 100% ini sangat tergantung wilayah Bapak Ibu semuanya dan abcde ini tidak baku ya tidak tetap seperti ini boleh sampai z boleh sampai F boleh sampai G boleh sampai H boleh sangat tergantung Bapak Ibu pinginnya baginya kayak apa sampai di sini mudah-mudahan jelas ya karena ini sudah sudah dilakukan tadi yang berikutnya poin b adalah penanganan sampah ideal sampai idealnya berapa Nah ini kita hitung tadi kan pengumpulan pengolahan pengangkutan sampai pengolahan air Oh ketemu nih data kita adalah 713.000 per ton tinggal per tahunnya berapa gitu ya simple ngomongnya simpel Mas tapi hitungannya panjang ini pekerjaan yang panjang Bapak Ibu ya ya ini butuh waktu 1 bulan lah ngitung detail terus Kemudian yang kedua yang ketiga gitu ya data non retribusi ini gampang tinggal lihat apa pengeluaran belanja daerah Bapak Ibu masing-masing ketemulah angka tahunan ya tahunan tapi Cek nanti Bapak Ibu apakah semua urusannya dengan sampah atau dibagi lagi ada air limbah di situ ada drainase mungkin di situ ya yang menjadi kewenangan Bapak Ibu semuanya tapi ini adalah yang bagian sampah saja Nah ini tinggal dibagi dibagi dengan jumlah sampah yang dihasilkan di data tadi Bapak Ibu ya di data a tadi di data mana di data yang ini Bapak Ibu ya Yang ini tadi ya tahun perharinya dibagi Oh maaf Nah ini ketemulah ternyata yang ditanggung oleh retribusi adalah 451.000 tadi 700 ini yang ditanggung 400 jadi secara simpel kita bisa hitung yang dibutuhkan untuk untuk retribusi kita adalah ya pengurangan saja ya 713 dikurang dengan 4501 ketemulah angka 262.000 per ton sampahnya Masih mahal Mas saya di daerah saya nggak Sampai segitu nanti kita akan bagi-bagi bapak ibu ya bagi-bagi Sesuai dengan persentase yang ada nah tahap yang e adalah Bapak Ibu kan kita sudah punya nih sumber-sumber sampahnya Kan ada rumah tangga 48% bisnis 9% fasilitas masyarakat 10% industri 8% umum 25% masing-masing sudah juga punya data timbulan sampahnya ini kalkulasi ya dari sampah total Bapak ibunya boleh nih tinggal di kali 48% ketemu 393 secara simpel seperti itu boleh nah tonnya dapat per tahunnya kemudian retribusi sampahnya juga dapat ya karena tadi sudah dikali dengan angka 200 berapa tadi 215 262.000 tadi ya ketemulah retribusi per tahun yang harus ditanggung oleh rumah tangga adalah 103 miliar 19 miliar 21 miliar total ini adalah cek bagian D tadi di belakang Bapak Ibu ya Nah tugasnya kita adalah membran Bapak Ibu jadi ini sudah dapat total kebutuhan retribusi yang fnya apa dari materi tadi f nya itu adalah nah ini saya copy nih dari Permendagri Bapak Ibu ya untuk klasifikasi pertama kita lihat ada rumah tangga ya kan rumah tangga tadi kita dibagi oleh 4 kategori ada satu dua tiga empat ya jumlah kakaknya sudah ada karena kita sudah tahu tadi sudah ada persentase persentase jumlah KK yang harus 100% terus kemudian timbulan sampah per rumahnya juga sudah tahu karena jumlah orang yang tahu perkapita orangnya juga sudah tahu kilogram per orang Per harinya juga sudah tahu kemudian di sini nah ini di sini catatan bagi Bapak Ibu dua ini ya konstanta konstanta subsidi silang di dalam regulasi memang disebutkan ada profesional adjustment expertnya ya expertnya yang menjust berarti kita bisa menjustifikasi sendiri berapa nih subsidi yang akan kita berikan kepada pihak-pihak tersebut misalnya contoh ya 0,5 0,71 1,85 gitu ya kemudian persentase subsidi silangnya ini harus cek ya 100% ini wajib ya ketemulah angka tarif retribusi jadi dari persentase dikali dengan biaya retribusi yang ada 500 sekian Tadi ya Jadi ketemu jumlah retribusi per tahun dari kategori rumah tangga kelas miskin tadi kita sudah punya data juga bisa dicari sehingga per kgnya dapat per liternya ada per meter kubik ya tinggal dikali 1000 Gitu ya Sehingga ketemulah perkakas sampahnya berapa kemudian cek lagi verifikasi nih ini tabelnya memang untuk ngecek bagian ini dengan bagian ini ya untuk cek sama nggak jangan-jangan nggak sama gitu ya jadi yang titik tiga yang titik dua ya bintang 2 bintang 2 bintang 2 itu adalah hasil perhitungan bahannya bintang satu saja yang kita masukkan jadi ketemulah per rumah tangga untuk kategori miskin itu di angka 6700 sekian untuk kelas bawah 9400 sekian untuk kelas menengah 13000 sekian ini untuk kelas atas adalah 24.000 sekian nah cara yang sama bapak ibu ya pentingnya memang di sini ya Bapak Ibu ya konstanta ini sangat penting ya memang harus dicoba-coba saat sudah punya excelnya sudah bisa dicoba nah cara yang sama itu dilakukan untuk yang kedua adalah bisnis sama persis sama jumlah unitnya ada persentase unitnya ada timbulan sampahnya sudah ada nah ini yang perlu justifikasi tadi konstanta subsidi sehingga ketemu perhitungan retribusinya tarif retribusinya ada dan hasil akhir retribusi unit per bulan Nah ini bisa kelihatan Bapak Ibu dari segi jumlah sampahnya sedikit tetapi retribusinya menjadi lebih tinggi karena apa tadi kan nggak mungkin dibebankan ke rumah tangga Berarti ada persentase subsidi silang yang dilakukan bisa dilihat nih 294 27 44 Ya agar di dalam stratanya sendiri bisa digolongkan nah cara yang sama juga ya untuk kategori selanjutnya ada fasilitas masyarakat Milik Swasta misalnya apa ya kebun binatang Kak atau apa begitu ya tempat olahraga yang dikelola swasta gitu ya terus kemudian atraksi wisata yang mungkin dikelola oleh swasta juga ini bisa masuk caranya sama terus kemudian industri juga Sama ya dan yang terakhir tadi adalah umum ya Kalau saya tidak salah yang umum juga sama jadi dengan menggunakan cara yang sama untuk menentukan tarif retribusi tersebut Bapak Ibu barulah kemudian direkap jadi satu untuk gabungan tadi Nah itu bapak ibu kira-kira gambaran materi yang saya yakin dalam waktu 1 jam ini pasti nggak bisa secara detail karena waktunya terbatas tapi kami sangat berharap feedback dari Bapak Ibu semuanya jika memang dibutuhkan ya kita akan buat dengan waktu yang lebih panjang yang sebelumnya sudah dibagi mungkin materinya dulu dan seterusnya Bapak Ibu bisa pelajari dan masuk atau Bapak Ibu yang dari daerah pingin datang jalan-jalan ke Jogja boleh juga nih kasih masukan sama panitia kayaknya pelatihan kayak gini cocoknya offline aja deh biar saya bisa ngitung gitu ya Nah kemudian mungkin sudah bagian-bagian akhir Bapak Ibu Ya ini ada rekapitulasi di dalam Permendagri tapi saya ambil bukunya dari bebassari atau Bu Enci ya sangat tampilannya sangat bagus enggak enggak saya ambil dari Permendagri tapi angka-angkanya sama Bapak Ibu biaya pengumpulan sampah yang sudah masuk standar-standar tadi angka-angka di Permendagri ada Bapak Ibu bisa menggunakan angka-angka ini ya terus kemudian pengangkutan Sampah juga bisa menggunakan angka-angka ini kemudian ini bagian A tadi ya a ini bagian C ya b ya lompat dikit kemudian biaya pengolahan sampahnya bagian B tadi ini juga sudah ada menggunakan TPS 3R yang kapasitas 1 sampai 3 tahun perhari menggunakan TPS T sudah ada semuanya dan yang terakhir adalah bagian dari pemrosesan akhir sampah yang di atau TPA menggunakan control landfill dengan model IPL ya instalasi pengolahan Lilinnya versi 1 konvensional di dalam Permendagri sudah di breakdown versi 1 itu apa saja unit pengolahannya nanti tinggal dicocokkan dengan data yang dimiliki oleh wilayah Bapak Ibu semuanya gitu ya kemudian sanitary dengan tanah seni tari lain fill dengan terpal dan seterusnya ini bisa Bapak Ibu gunakan sebagai dasar awal dalam penentuan biaya-biaya operasional tersebut dalam rangka untuk mendapatkan biaya yang disebut sebagai dia ideal ya dalam bahasa regulasi tapi jangan lupa Bapak Ibu perlu menyesuaikan dengan biaya apa data-data existing yang ada gitu ya terus kemudian rasanya sudah selesai Oke Bapak Ibu Sepertinya saya sedikit terlambat sekitar 5 atau 10 menit ya dari waktu yang disediakan oleh panitia mudah-mudahan bermanfaat Bapak Ibu materi yang mungkin padat ya Dan mudah-mudahan kita bisa Menindaklanjuti dengan merancang tarif retribusi mudah-mudahan dengan tarif yang baik pengelolaan sampah yang ada di lokasi kita masing-masing menjadi lebih baik tidak lagi berbicara Oh ini masih kurang biaya ini masih ada kendala dan seterusnya jadi tugas kita adalah merancang retribusi yang adil tadi dan berkelanjutan itu saja yang bisa saya sampaikan tentunya mohon maaf jika banyak kekurangan wabillahi taufik wal hidayah wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh baik itu tadi penyampaian materi dari pemateri kita hari ini yaitu bapak dokter hijrah Purnama Putra yang sangat luar biasa sekali ya Bapak Ibu sekalian Wah kalau dilihat-lihat juga ternyata sudah ada banyak sekali nih pak pertanyaan dari ibu bapak peserta webinar tapi sebelumnya saya ingin menginformasikan terlebih dahulu kepada para peserta webinar yang mungkin menginginkan materi pada webinar kita pada hari ini itu dapat request materi terlebih dahulu melalui Link yang telah admin kami kirimkan di kolom Chat Zoom ya Bapak Ibu sekalian lalu untuk acara selanjutnya sebelum kita masuk ke sesi tanya jawab kita akan melakukan sesi foto bersama terlebih dahulu untuk sesi foto bersama kali ini saya akan dibantu oleh admin kami silahkan admin agak sedikit kecil Kak ya sudah [Musik] bapak dan ibu untuk mengaktifkan Kameramen karena kami akan kamu persilahkan untuk mengaktifkan kameranya nanti untuk [Musik] terima kasih kepada bapak dan ibu atas kesediaan toko bersama kami kembalikan kembali Terima kasih Terima kasih admin yang sudah membantu saya sih foto bersama kita pada hari ini kemudian Selanjutnya kami juga ingin meminta kesediaan Bapak Ibu sekalian untuk mengisi kuesioner yang linknya juga sudah dishare di kolom chat supaya kegiatan kami selanjutnya itu bisa lebih baik lagi jadi Bapak Ibu sekalian bisa memberikan saran dan masukannya di link kuesioner tersebut Kemudian untuk acara selanjutnya yaitu saya sih tanya jawab dan disini kami juga sudah bantu untuk merangkumkan pertanyaan Bapak Ibu sekalian yang telah Bapak Ibu Tuliskan di kolom chat [Musik] untuk bapak hijrah Mungkin saya akan membacakan pertanyaannya terlebih dahulu kemudian bisa langsung dijawab begitu ya pak untuk pertanyaan pertama ini ada pertanyaan dari Kak kristela pertanyaannya yang pertama Apakah ada referensi tentang cara menghitung biaya operasional sanitary landfill kota Medan sedang membangun seni tarian pertama kali seluas 4 hektar Kemudian yang kedua Apakah disarankan untuk memperhitungkan juga kinerja bank sampah dalam hitungan biaya pengelolaan sampah begitu Bapak mungkin bisa silahkan dijawab Oke Baik Terima kasih Mbak Anisa sepertinya dari list pertanyaan banyak banget ya alhamdulillah Bapak Ibu yang banyak juga ekspor ekspor yang sebenarnya bergabung dalam kegiatan pada kesempatan Hari ini mudah-mudahan saya bisa menjawab dengan baik ya terkait dengan seni tari Renville mudah-mudahan di kota Medan ya dapat berjalan dengan baik terkait dengan biaya operasional sebenarnya kalau kita merujuk kepada sanitary landfill yang sebelumnya pasti diikuti oleh aktivitas visibility studi dulu ya studi kelayakan kemudian sudah ada Ded begitu ya Nah di dalam itu biasanya memang sudah ada aktivitas perhitungan biaya operasional yang dibutuhkan tapi kalau Ibu masih membutuhkan sebenarnya banyak memang standar biaya operasional Misalnya menggunakan secara umum bisa menggunakan Permen PU Nomor 3 tahun [Musik] 2012 atau 13 12 ada aktivitas-aktivitas di dalamnya terus kemudian di play-doh atau tadi menggunakan permen Permendagri yang tadi juga sudah ada terkait dengan biaya operasional untuk sanitary landfill kalau tadi ada yang bertanya buku Bu Sri bebas hari itu ada buku kebersihan adalah investasi yang dikeluarkan oleh inswa mungkin bisa kontak ke Indonesia Solid Association ya saya kebetulan punya bukunya sangat menarik dengan tampilan yang menarik juga full color jadi bisa untuk menambah memasukkan Bapak Ibu semuanya gitu ya terus Kemudian yang kedua Apakah disarankan untuk memperhitungkan juga kinerja bank sampah dalam perhitungan biaya bisa iya bisa tidak Bapak Ibu ini sangat tergantung dari wilayah Bapak Ibu Tetapi kalau ditanya secara umum mungkin tidak masuk karena apa bank sampah kan di operasionalkan oleh aktivitas masyarakat tidak masuk dalam bagian pembiayaan yang dikeluarkan oleh pemerintah tapi kalau di wilayah bapak ibu untuk menganggap misalnya adanya BSI yang dikelola oleh pemerintah misalnya bank sampah induk mau dimasukkan tidak masalah jadi bagian sama seperti tadi ada TPS 3R juga gitu ya yang mereka melakukan pengolahan sampah dan secara apa dalam segi jumlah mereka punya kapasitas yang mungkin lebih besar daripada bank sampah jadi jawabannya bisa Iya juga bisa tidak tapi secara umum memang saat ini belum dimasukkan karena aktivitasnya dikelola oleh masing-masing masyarakat tersebut mungkin begitu mbak Anisa mudah-mudahan menjawab pertanyaan dari Bu Kris ya baik kemudian mungkin kita langsung lanjut ke pertanyaan setelahnya Pak ada pertanyaan dari bapak Hevi nuranda pertanyaannya penarikan retribusi di Kabupaten kami belum maksimal dikarenakan banyak rumah tangga yang belum kita tarik retribusinya karena keterbatasan sarpras sehingga jadwal pengangkutan belum bisa dilakukan rutin tiap hari sementara kemampuan anggaran untuk penambahan sarpras belum belum dimungkinkan Bagaimana strategi untuk peningkatan pendapatan retribusi rumah tangga ditarik juga retribusi tetapi masyarakat tidak merasa kecewa karena belum maksimalnya layanan gitu bapak Oke menarik ya Pak hefi ya kalau kita lihat tadi terkait dengan prinsipnya sebenarnya kan kita juga tidak mungkin menarik ke masyarakat kalau tidak dilayani gitu ya berarti memang kita harus memberikan pelayanan terlebih dahulu baru kemudian bisa menarik dari tarif itu jadi kualitas tingkat layanan itu kan akan menentukan nanti kan saat misalnya contoh ya contoh Bapak Ibu mungkin kalau ke masyarakat lebih gampang listriknya mati terus gitu pasti orang protes mau bayar listrik airnya mati terus mereka akan protes biar nggak mati terus berarti harus ada pembangkit listrik yang baik sarana perkabelan yang baik mungkin daya kapasitasnya baik Baru masyarakatnya mau membayar sebenarnya sama juga dengan sampah jadinya adalah Pak Evi mungkin bisa mulai menganggarkan lewat APBD terlebih dahulu untuk membeli berbagai macam perlengkapan yang dibutuhkan tentunya perlengkapan tersebut tidak jauh-jauh dari master plan yang sudah dibuat Bapak Ibu ya Jadi tidak asal beli saja ya ikuti Master plannya berarti kalau belum punya master plan gimana ya berarti buat Master plannya dulu buat master plan pengolahan sampah atau kalau skala kotanya dengan skala kecil bisa buat ptmp-nya terlebih dahulu jadi perencanaan teknis manajemen persambahan yang ada di wilayah tersebut Jadi kalau ditanya memang ayam dulu atau telur dulu nih ya tapi karena prinsip tadi retribusi adalah kualitas layanan harus lebih baik gitu ya mungkin itu yang bisa saya jawab untuk Anisa Ya baik terima kasih Pak kemudian lanjut ke Pertanyaan selanjutnya ini ada pertanyaan dari ibu Rani suhartini pertanyaannya hasil pemungutan retribusi sampah di Kabupaten sangat kecil dibandingkan biaya operasional pengelolaan sampah pengangkutan dari sumber ke TPA karena masih rendahnya kesadaran masyarakat membayar retribusi sampah Bagaimana tips untuk meningkatkan kesadaran masyarakat membayar retribusi sampah begitu Bapak ini menarik webinarnya hitung retribusi tapi kemana-mana Memangnya gimana cara supaya mereka bisa membayar retribusi nah saya sering mensoundingkan dengan ya teman-teman juga sering mensoundingkan bahwa kepentingan sampah ini memang seperti kepentingan air bersih kepentingan listrik menjadi kepentingan yang pokok yang kita punya tapi di daerah tentunya ini menjadi kendala saat masyarakat dipaksa untuk membayar retribusi mungkin mereka akan memilih Ya sudah saya tidak langganan sampah saja gitu Yang penting sampahnya saya simpan di belakang rumah kemudian saya bakar selesai akan menimbulkan masalah yang lain Jadi ini memang butuh pendekatan yang cukup cukup harus masih Bu Rani libatkan akademisi yang ada di tempat bapak ibu stakeholder berbagai macam bisa terlibat di sana contoh misalnya ada beberapa wilayah yang menggunakan konsepnya penarikannya dilakukan dari level yang bawah misal dikumpulkan oleh ketua RT terus kemudian naik ke RW baru kemudian di masuk ke dalam bagian retribusi di kantor dibandingkan kantor yang harus keliling menarik retribusi tersebut tentunya biayanya menjadi lebih besar kemudian ada sharingkah atau apa gitu ke RT tersebut kemudian ada misalnya saya pernah tahu wilayah yang sampai melombangkan ya RT Mana nih yang tertib membayar retribusi sampah jadi memang butuh pendekatan sosial lagi-lagi webinar kita ini adalah sangat teknis Bapak Ibu jadi ini adalah pendekatan aspek teknis finansial yang tidak akan bisa jalan kalau kita tidak dekati dengan aspek sosial kemasyarakatan Jadi sebenarnya poin ujungnya Bottle night nya adalah di sosial kemasyaraka Jadi butuh strategi-strategi efektif yang bisa menarik retribusi atau menggabung misalnya pdamnya perusahaan daerah ya menggabung antara pemakaian air dengan pemakaian sampah misalnya contohnya beberapa daerah yang sudah menggabung antara pembayaran PDAM dengan pembayaran air limbah nah ini menjadi bentuk strategi agar bisa mendapatkan pembiayaan yang cukup ya tidak sulit untuk apa menarik retribusi di masyarakat kira-kira begitu mbak Anisa mudah-mudahan terjawab Ya baik kemudian kita langsung lanjut ke Pertanyaan selanjutnya ini ada dari bapak Hamid pertanyaannya dari 3 skema Bagaimana cara memilih skema yang lebih efisien dan efektif di suatu kota atau Kabupaten begitu Bapak Oke mungkin skema yang dimaksud tadi ada yang individu langsung komunal langsung kemudian ada yang tidak langsung ini sangat tergantung dengan memang karakter wilayah pahami ya karakter wilayahnya misalnya pertimbangan yang paling sederhana adalah jarak antara lokasi satu dengan lokasi yang lain kemudian pertimbangan yang lain adalah di kelompok tertentu di Cluster tertentu banyak tidaknya pelanggan yang diberikan misalnya Apakah Cocok nih truk sampah keliling satu persatu dari rumah satu ke rumah yang lain sementara yang dilayani cukup jauh nih harus berjalan 7 kilo misalnya 7 kilo ke lokasi tersebut hanya mengambil 10 rumah dan keliling satu-satu lagi rumah-rumah rumah-rumah apakah lebih baik rumah tersebut nanti memasukkan di dalam satu tempat kemudian menggunakan pihak lain lagi untuk mengantarkan ke TPS jadi memang perlu dikaji efisiensinya terutama dari penggunaan bahan bakar dari segi jarak dan jumlah sampah yang dihasilkan nah biasanya ini akan terjawab kalau di dinas adalah lewat master plan tadi ya jadi atau ptmp tadi untuk memilih skema yang mana Nah memang seringnya miris kita juga ya Dilema kita juga saat di daerah punya ptmp gitu baik itu produknya dari Bappeda atau dinas lingkungan hidup ataupun dari pekerjaan apa KPU begitu ya diserahkan ke pihak ketiga pihak ketiganya mendesain se apa yang dia ketahui gitu ya Nah keterlibatan kita pengelola daerah yang rendah akhirnya seringkali master plan atau ptmp-nya tidak bisa digunakan karena tidak sesuai dengan karakter wilayah yang kita punya nah Kebetulan juga pihak ketiga yang dipakai bukan asli dari wilayah tersebut walaupun itu tidak menjadi pertimbangan ya tapi seharusnya bisa didesain Lebih baik jadi cara memilih mana yang paling efektif efisien ya dari beberapa cara tadi Mungkin begitu Mbak Nisa Ya baik kemudian mungkin kita langsung lanjut saja ke Pertanyaan selanjutnya ini ada dari ibu Triska Devi pertanyaannya yang pertama di dalam permen pupr 3 tahun 2013 juga disebutkan terkait tarif retribusi Apakah perhitungan tarif retribusi di dalam permen pupr ini mengacu pada Permendagri nomor 7 tahun 2021 kemudian Pertanyaan nomor 2 apabila kita akan membangun TPS t Pasti kita selain menghitung tarif retribusi pasti juga menghitung kriteria kelayakan keuangan yang diukur seperti Payback period finansial net present value dan financial internal red of return yang diatur dalam permen pupr nomor 3 tahun 2013 Apakah di dalam Permendagri Nomor 7 Tahun 2021 ini tidak dijelaskan di dalamnya atau bagaimana step-step untuk perhitungannya seperti itu Pak kayaknya pernah nyusun terkait dengan Permen PU jadi kan dari undang-undang 18 tahun 2008 keluar PP 81 tahun 2012 terus kemudian diturunkan lewat menteri-menteri terkait dari klhk juga keluarin Permen PU keluarin gitu ya nah Permen PU Nomor 3 tahun 2013 kan keluarnya duluan dibandingkan dengan Permendagri 7 tahun 2021 jadi memang tidak semua bagian dari Permen PU Nomor 3 tahun 2013 itu dibahas di Permendagri tadi jadi tidak secara spesifik TPS kemudian rdf dan seterusnya dibahas tapi apakah Permen PU ini mengacu tidak gitu karena bermain pu-nya udah duluan keluar gitu Jadi permendagrinya yang menyesuaikan dengan kondisi yang yang ada jadi kebalik ya kebalik karena duluan keluar yang kedua adalah [Musik] perhitungan finansial di dalam Permendagri tidak secara spesifik memang disebutkan tapi dia sudah berbicara aspek finansial misalnya investasi biaya operasional kemudian dan seterusnya Tapi tidak secara spesifik urusannya dengan bagaimana balik modal dan seterusnya tapi bagaimana berbicara berkelanjutan karena prinsipnya tadi dia tidak hanya prinsip ekonomi saja jadi mungkin ke depan ya kita perlu rubah juga mindset pengelola sampah di daerah adalah pengelola sampah itu ada azas tanggung jawab di awal itu adalah asas tanggung jawab karena adjust economynya itu paling akhir Bapak Ibu jadi paling akhir memang semua aktivitas itu kita akan hitung secara ekonomi ya Tapi saat kita hitung secara ekonomi tidak layak maka tidak dibangun maka sampah tidak diangkut dan masyarakat menjadi sakit gitu ya lingkungan menjadi rusak dan angka kerusakan tersebut menjadi lebih besar nah angka kerusakan lingkungan dan kesehatan masyarakat tadi belum masuk dalam perhitungan kita nah sementara di negara-negara lain sudah memasukkan angka-angka tersebut nah ini kita dorong terus mudah-mudahan perbaikan lingkungan kualitas kesehatan menjadi meningkat setelah sampah itu dikelola dengan baik jadi tidak hanya berbicara satu aspek finansial saja gitu karena pasti mengolah sampah itu pasti akan rugi gitu ya karena apa sampah kok sampah harus diolah tinggal dibuang saja Allah pasti butuh biaya terlebih sampah kita yang sangat bercampur ngitung payback-nya ngitung apapun pasti akan Ya kemungkinan besar akan akan rugi jadi Permendagri juga menganalisis itu lewat investasi dan biaya operasional tapi prinsipnya adalah berkelanjutan jadi tidak secara spesifiknya mungkin itu nggak bisa Ya baik kemudian langsung lanjut ke Pertanyaan selanjutnya yaitu ada pertanyaan dari Bapak Heru Prasetyo pertanyaannya seperti yang dijelaskan bahwa perhitungan retribusi menggunakan data tonase sampah per hari yang pertama Bagaimana perhitungannya Jika data tonase tidak tersedia karena selama ini data yang ada hanya menggunakan kubikasi sampah per hari sebab tidak ada tidak adanya jembatan timbang Kemudian yang kedua Lalu apakah TPA dengan sistem Open dumping bisa dimasukkan dalam aspek perhitungan retribusi begitu Bapak Oke Baik terkait dengan tonase ya memang di daerah kadangkala tidak punya jembatan timbang tapi daerah Seharusnya juga punya database sampah yang dihasilkan di sumbernya itu kan yang Bapak masukkan di dalam sipsn gitu Jadi kalau data itu tidak dipunyai tidak dilakukan evaluasi setiap tahun ya bisa bahaya tuh datanya tidak ada gitu kalau di TPA kita bisa pakai misalnya konversi ya di Permendagri ini pakai angka 0,33 gitu ya dari meter kubik di dikonversi menjadi tonase sampahnya boleh saja tapi data sumber harus punya sesekali dinas bisa melakukan sampling sampah misalnya untuk mengupdate perkapita sampahnya berapa sih atau sampling di TPS sampling di TPS 3R sampling di bank sampah itu bisa tidak hanya di ujung sebuah sistem di TPA saja Kemudian yang kedua adalah TPA pendamping tidak masuk sih sebenarnya kalau secara hitungan retribusi gitu ya tapi memang nanti di dalam perhitungan tersebut Bapak Ibu bisa menolkan misalnya tidak ada penutupan dikasih nol jadi akhirnya biaya operasional tpa-nya menjadi lebih rendah tapi harapannya saat mendesain retribusi Bapak Ibu kan berpikir jangka panjang ingin juga TPA kita tidak Open dumping Terus mungkin kontrollen villa karena desainnya sudah controllent fill tapi operasionalnya Masih open damping nih masukkan angka-angka tadi jadi Bapak Ibu bisa menitipkan persoalan besar sampah di dalam 12 rupiah retribusi yang kita desain tersebut begitu Mbak Nisa baik kemudian mungkin lanjut ke satu pertanyaan terakhir dari bapak Sapto pertanyaannya apakah memungkinkan pengumpulan sampah dan pemungutan retribusinya dilakukan pihak ketiga untuk kawasan tertentu atau kawasan perumahan atau permukiman dengan mengacu pada aturan dan ketentuan yang berlaku seperti itu bapak ini memang masih Jadi PR ya di beberapa wilayah terutama wilayah kota-kota menengah besar ditentukan retribusinya tetapi ternyata yang diambil oleh pihak ketiga perlu pengaturan agar pihak ketiga itu sesuai dengan standar pembiayaan yang ada agar apa jangan sampai ya biaya pengolahan sampah itu mahal tapi keuntungan itu diambil besar oleh pihak pengumpulan sampah tersebut misalnya biaya tadi seharusnya rumah tadi angka 10.000 tapi biaya pihak ketiga rumah tadi bisa langganan 150.000 atau 100.000 gitu jadi lebih besar gitu sedangkan pas masuk ke TPA nanti ya masuk ke TPA biayanya apa cuman Rp20.000 gitu per tahunnya 30.000 jadi beratnya di biaya pengolahan tapi di biaya pengangkutan tadi pengumpulan Tadi sudah diambil oleh pihak yang lain jadi perlu strategi memang untuk menanggapi agar pihak ketiga ini memang membantu ya membantu operasional pengumpulan sampahnya tapi juga perlu diatur agar mekanismenya jelas dan tidak ada pihak yang dirugikan karena tidak hanya urusan pengumpulan saja tapi pada saat sudah dikumpulkan sampah tersebut perlu diolah jadi perlu perhatian Pak Sapto mungkin begitu Mbak Nisa Ya baik terima kasih Bapak baik itu tadi pertanyaan terakhir dari bapak Sapto sekaligus menjadi pertanyaan penutup dari sesi tanya jawab kita pada hari ini saya ucapkan terima kasih untuk Bapak Ibu sekalian yang sudah aktif bertanya dan mohon maaf apabila ada pertanyaan yang belum sempat terjawab karena waktu kita yang sangat terbatas sekali ya Bapak Ibu sekalian baik seperti janji saya di awal tadi saya juga sudah mengantongi nih nama-nama pemenang yang beruntung pada pagi ini untuk mendapatkan door prize berikut adalah nama-nama yang beruntung untuk mendapatkan door prize untuk ketiga nama ini dipersilahkan menghubungi admin kami melalui kontak WhatsApp yang sudah tertera di layar selamat [Musik] Ya baik kita telah sampai di akhir acara nih Bapak Ibu sekalian dan Alhamdulillah hari ini kita sudah belajar banyak sekali mengenai perhitungan tarif retribusi persampahan daerah sesuai dengan Permendagri Nomor 7 Tahun 2021 yang disampaikan oleh pemateri kita pada hari ini yaitu bapak dokter hijrah Purnama Putra SMA semoga materi yang telah disampaikan oleh Bapak hijrah dapat bermanfaat untuk kita semua baik Selain itu kami juga ingin mengingatkan Bapak Ibu sekalian untuk dapat mengisi kuesioner yang linknya juga sudah dishare di kolom chat supaya kegiatan kami selanjutnya bisa lebih baik lagi dan Sekali lagi saya izin mengingatkan kepada Bapak Ibu sekalian yang mungkin menginginkan materi sekaligus sertifikat dan Kemarin belum sempat request itu dapat mengisi Link yang juga sudah dikirimkan oleh admin kami di kolom chat terakhir saya ucapkan terima kasih kepada pemateri kita hari ini yaitu bapak dokter hijrah Purnama Putra stml yang telah menyempatkan waktunya untuk berbagi dan sharing materi bersama kami pada pagi hari ini kemudian tidak lupa kami juga mengucapkan terima kasih kepada ketua Prodi teknik lingkungan Universitas Islam Indonesia Yaitu Bapak dokter engineering Awaludin nurmianto ML dan juga tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada panitia dan peserta yang telah berkontribusi dan sangat antusias sekali selama kegiatan ini berlangsung Semoga kita semua masih bisa bertemu di webinar-webbinar selanjutnya setelah lebaran ya Bapak Ibu sekalian Akhir kata saya selaku MC sekaligus moderator memohon maaf sebesar-besarnya apabila selama memandu acara mungkin terdapat kesalahan kata ataupun perbuatan saya Anisa Luna pamit undur diri wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih Bapak Ibu semuanya mudah-mudahan kita bisa ketemu lagi