Transcript
jWaLgkMifsI • BIOGAS DAN DINAMIKANYA DALAM PENGELOLAAN SMAPAH ORGANIK
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/ProjectBIndonesia/.shards/text-0001.zst#text/0051_jWaLgkMifsI.txt
Kind: captions Language: id Ibu Dokter Elizabeth Lianawati menarik sekali ya Bapak Ibu sekalian acara webinar kita pada pagi hari ini kemudian acara ini diselenggarakan oleh butik daur ulang Project Bank Indonesia yang bekerjasama dengan Universitas Islam Indonesia baik selanjutnya bapak ibu hadirin yang terhormat Izinkan saya mengucapkan selamat datang dan memberikan salam hormat saya kepada pemateri kita pada hari ini yaitu Ibu Dokter Elizabeth rianawati lalu kepada bapak dokter hijrah Purnama Putra SMA selaku powder dari butik daur ulang Project band Indonesia sekaligus sekretaris jurusan Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia dan juga kepada bapak ibu peserta webinar pada hari yang berbahagia ini sebelumnya sebelum kita masuk ke materi kita pada hari ini saya mohon izin terlebih dahulu untuk mengingatkan Bapak Ibu sekalian untuk dapat mengisi daftar hadir atau presensi di Link yang telah admin kami kirimkan di kolom chat kemudian Dengan hormat saya juga meminta kesediaan Bapak Ibu sekalian untuk menonaktifkan microphone selama kegiatan ini berlangsung supaya kita semua dapat menikmati materi yang disampaikan dengan baik baik selanjutnya sebelum kita masuk ke acara inti kita pada hari ini yaitu penyampaian materi Mari kita dengarkan terlebih dahulu penyampaian sambutan pepatah dua patah kata dari bapak dokter hijrah Purnama Putra SMA selaku founder dari butik daur ulang Project Indonesia sekaligus sekretaris jurusan Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia waktu dan layar kami persilahkan Oke terima kasih Mbak Anisa mudah-mudahan suara saya sudah terdengar dengan jelas Ya baik Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi Bapak Ibu salam sejahtera untuk kita semuanya Alhamdulillah pada kesempatan hari ini puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah Subhanahu Wa Ta'ala karena kita masih diberikan kesehatan dan berbagai macam nikmat yang lain salah satunya adalah nikmat sehat sehingga kita dapat berkumpul hari ini seperti biasa tidak secara langsung gitu bisa bertatap muka tapi paling tidak dengan bertatap layar tidak mengurangi khidmatnya kita dalam semangat kita belajar bersama pada kesempatan hari ini Tentunya yang kami hormati yang saya hormati Ibu Dokter Elizabeth yang telah berkenan hadir mengisi salah satu sesi dari webinar kita pada kesempatan hari ini yang beliau sangat expert di bidang ini banyak penelitian yang beliau hasilkan terkait dengan pengelolaan sampah organik yang berhubungan dengan biogas walaupun banyak juga aktivitas beliau yang jika dibaca cv-nya sangat banyak sekali terkait dengan bidang pengelolaan lingkungan dan di berbagai macam wilayah tidak hanya di Indonesia tapi di tingkat ASEAN dan di tingkat Internasional lainnya dan kami beruntung hari ini Bu Ibad dapat menyediakan waktunya untuk hadir membersamai kita dan menjelaskan terkait dengan biogas dan dinamikanya dalam pengolahan sampah organik khususnya di Indonesia dan tentunya yang saya hormati Bapak Ibu beserta webinar pada kesempatan hari ini di mungkin kita ketemu yang rutin hadir setiap 2 minggu sekali di hari sabtu bersama Mbak Anisa ini menjadi moderator WhatsApp kita jadi mungkin sudah terbayang pola-pola yang dilakukan oleh Project di Indonesia salah satunya kita ingin menghadirkan acara yang tepat waktu jadi jam 9 ya jam 9 kita mulai ya mudah-mudahan jam 9.15 paling lambat pemateri sudah menjelaskan materinya agar materi dapat didapat secara komplit dengan jumlah waktu yang cukup Jika Bapak Ibu punya gambaran dan mendapatkan pemahaman yang baik baik materi ini dan jangan lupa tadi Seperti yang Mbak Nisa sampaikan jika ada pertanyaan silahkan chat di kolam komentar nah terkait dengan pengelolaan sampah organik sendiri Bapak Ibu ini menjadi isu yang sangat menarik karena banyaknya sampah yang kita hasilkan salah satunya adalah sampah organik baik itu yang sifatnya adalah foodways maupun sampah halaman dan seterusnya yang kita hasilkan setiap hari dari porsinya jumlahnya sangat banyak dibandingkan sampah yang lain Oleh karena itu jika kita akan mewujudkan sistem pengolahan sampah di kolam kita masing-masing dengan baik salah satu tujuannya adalah juga kita mengoptimalkan pengolahan sampah organik mudah-mudahan dengan optimalnya sampah organik terkelola dengan baik paling tidak 50% sampai sebuah kota akan berakhir di tingkat rumah tangga atau di tingkat kawasan atau di tingkat kota begitu ya dalam melakukan pengelolaan yang lebih baik apalagi bisa menghasilkan produk berupa energi yang bisa dimanfaatkan ini adalah serial teknologi yang kita coba hadirkan dalam beberapa webinar ke depan diawali dengan biogas mudah-mudahan nih kita kasih bocoran Sedikit nih Mbak Nisa nanti yang jelasin lagi minggu depan dua minggu lagi kita akan hadirkan teknologi yang sudah Bapak Ibu sangat kenal sekali yaitu terkait dengan kompos Kita pingin memperlihatkan sisi yang lain terkait dengan kompos Bagaimana potensinya Bagaimana optimalisasinya dan seterusnya sehingga pengelolaan yang sudah dilakukan di tingkat rumah tangga ataupun di TPS 3R ataupun di tpst bisa lebih maksimal Minggu depannya lagi nanti kita akan bahas berbagai macam teknologi terkait dengan pengolahan sampah organik kemudian bapak ibu selalu setia mengikuti kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh butik daur ulang Project di Indonesia dan kita sangat disupport terus oleh jurusan Teknik Lingkungan di Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan dan perencanaan Universitas Islam Indonesia seperti video tampilan tadi kampus yang ada di Jogja mungkin suatu saat bapak ibu yang hadir ke Jogja jangan lupa mampir ke kampus UII tentunya di jurusan teknik lingkungan dan bisa nih sambil jalan-jalan di workshopnya butik daur ulang untuk ketemu sama Mbak Nisa secara langsung Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan Selamat mengikuti webinar mudah-mudahan lancar semuanya dan tentunya banyak kekurangan yang mungkin belum bisa kami penuhi dengan baik tapi respon dari bapak ibu dalam mengisi kuisioner tampilan selanjutnya menjadi mungkin akan lebih baik Terima kasih atas perhatiannya boyband sekali lagi terima kasih atas waktunya mudah-mudahan bermanfaat wabillahi Taufiq wal hidayah wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih Bapak hijrah yang telah memberikan sambutannya dan sekaligus membuka acara pada pagi hari ini baik Bapak Ibu sekalian kami dari panitia juga melakukan live streaming melalui YouTube channel kami yaitu di Project band Indonesia jadi semisal selama acara webinar ini berlangsung mungkin ada Bapak Ibu sekalian yang terkendala di dalam Zoom itu tidak perlu khawatir karena Bapak Ibu sekalian juga tetap bisa mengikuti webinar ini melalui YouTube channel kami yaitu di Project B Indonesia kemudian seperti biasanya Nih Bapak Ibu sekalian hari ini kami juga menyiapkan berbagai macam spesial untuk Bapak Ibu sekalian yang beruntung door prize ini diberikan berdasarkan tiga pertanyaan terbaik dan 2 Story Instagram terunik selama lebih dari ini berlangsung untuk pemenang 3 pertanyaan terbaik akan kami umumkan di akhir acara Sedangkan untuk pemenang 2 Store Instagram terunik akan kami Hubungi langsung melalui DM Instagram Nah jadi bagi Bapak Ibu sekalian yang ingin bertanya selama webinar ini berlangsung itu dapat langsung memberikan pertanyaannya melalui kolom chat dengan format nama kemudian pertanyaan yang ingin ditanyakan dan akan kami pilih 3 penanya terbaik untuk memenangkan door face special dari kami lalu untuk Story Instagram Bapak Ibu sekalian dapat membuat Story di Instagram semenarik mungkin dan jangan lupa tag Instagram kami di @projectv Indonesia baik tanpa berlama-lama lagi kita langsung akan lanjut ke acara inti kita yaitu penyampaian materi oleh pemateri kita pada hari ini tapi sebelum itu Mari kita simak terlebih dahulu CV dari pemateri kita pada pagi hari ini [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Iya baik itu tadi sekilas mengenai pemateri kita pada hari ini selanjutnya saya akan menyambar pembateri kita terlebih dahulu Selamat pagi Ibu lagi Ibu Anisa asing Ibu gimana kabarnya hari ini Baik Bu Anisa Makasih ya sudah mengundang saya di sini iya kita yang Makasih karena Ibu udah mau sharing-sharing bersama kita nih pada pagi hari ini jadi mungkin kita langsung saja untuk mulai penyampaian materi begitu ya Bu untuk penyampaian materinya waktunya kurang lebih sampai sekitar jam 10.30 begitu tanpa berlama-lama lagi langsung saja tempat dan layar kami persilahkan Terima kasih Bu Anisa Terima kasih juga Pak hijrah Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Salam kenal buat bapak ibu semua saya Elizabeth dari FBI saya akan mempresentasikan share ya share pengalaman tentang biogas jadi juga Saya mau share screen di sini kebetulan [Musik] institusi saya yaitu RIS adalah lembaga penelitian yang ini melakukan tiga tahun penelitian yang mendapat pendanaan dari penelitian ini 3 tahun ini dilakukannya mulai dari 2019 ya bapak-bapak ibu-ibu dan sampai berakhirnya tahun 2002 kemarin penelitiannya tentang biogas kami di sini melihat Bagaimana perkembangan biogas di 5 negara termasuk di Indonesia nah hasil dari penelitian ini saya presentasikan sekarang seperti itu Jadi mohon maaf beberapa memang pengantarnya tulisannya adalah bahasa Inggris dan juga Memang Skala yang ditampilkan adalah skala biogasnya itu tadi kan Pak hijrah cerita ya Ada sekalian rumah tangga ada skala kawasan ada skala kota Nah kebetulan yang ditampilkan hasil penelitiannya ini kita berfokus kepada skala kawasan skala kota dan juga skala industri sebenarnya namun tidak apa-apa Nanti kita juga bisa diskusi lebih lanjut kalau misalnya tertarik mengenai skala rumah atau yang lebih kecil seperti itu ya Skala yang RT RW Nah itu saya melakukan kebetulan penelitian dokter saya untuk 3 skala termasuk yang skala rumahan dan juga skala RT RW seperti itu Nah Tapi sebelum saya masuk ke topik Saya ingin makan apresiasi dulu butik daur ulang keren banget untuk ininya ya inisiasinya dan kerajinannya rutin selama setiap 2 minggu seperti itu kami juga kebetulan Pak hijrah sedang dari seni 3 tahun ke depannya dari pemerintah Australia itu kebetulan teknologi yang kami alami itu adalah review di review jadi 3 tahun sebelumnya kami berkutat ya masalah sampah organik Apakah dari biomassa maupun sampah organik dari perkotaan tapi ini 3 tahun kedepan Ini kita lagi fokus ke sampah anorganik jadi [Musik] Kami nanti ingin deh kerjasama sama butik daur ulang Kalau boleh share beberapa topik-topik ya mengenai sampah anorganik dan bagaimana Apakah itu bisa diolah menjadi teknologi ribis di review oke cukup untuk sedikit promosinya Oh ya ini juga beberapa peneliti yang tergabung dengan BFI jadi memang FBI itu basisnya dari Indonesia Bapak Ibu awalnya dari Indonesia yang [Musik] 40 orang daily Namun kita juga kerjasamanya dengan beberapa peneliti di luar negeri gitu di beberapa negara ini topik-topik yang kami lakukan termasuk di dalamnya adalah mengenai persamaan itu ada di Water dan weise management kalau topik lain disiar itu disaster and Climb dan clear itu energi energi terbarukan Nah untuk topik [Musik] kebencanaan kami juga banyak melakukan kegiatan-kegiatan yang topik-topik lain juga tentang anak-anak dan kesejahteraan perempuan seperti itu Jadi kalau yang tertarik ingin melihat beberapa hasil penelitian kami bisa main ke website kami di www.fbi.or.id silahkan ya bapak-bapak ibu-ibu Nah sedikit disclaimer untuk presentasi hari ini itu adalah hasil gabungan gabungan dari beberapa presentasi yang ada 3 tahun ke belakang di dalam riset kami jadi misalnya ini slide ini tentang pengembangan bio energi ini saya ambil dari slidenya Pak troyes Pak trois dari Dirjen beau energi di ebtke kebetulan beliau partner berat kami untuk dua riset biogas dan untuk yang rdf yang akan datang jadi memang ini saya ambil langsung dan juga beberapa slide slide berikutnya juga saya ambil langsung dari pembicara ya [Musik] terlibat dalam riset biogas pentingnya Mengapa pemerintah ada fokus ke biogas itu karena memang bio energi itu berkontribusi pada pencapaian energi mix di tahun 2025 ya jadi memang dari pemerintah ada target untuk mencapai 23% energi mix untuk ketahanan energi nasional di tahun 2025 jadi kita lihat di sini bahwa di tahun 2019 itu dari porsinya batubara itu akan dikurangi di tahun 2025 jadi yang awalnya dari 37% itu akan berkurang menjadi 30% Sedangkan untuk energi terbarukan itu akan ditingkatkan juga termasuk minyak bumi akan menurun seperti itu jadi di sini kita lihat bahwa awalnya gas bumi yang warnanya kuning 20% itu akan ditingkatkan jadi 2% Nah di sini biogas itu dapat menjadi potensi seperti itu namun biogas yang seperti apa apakah yang termasuk yang digunakan atau ini khusus Kawasan Industri saja atau yang skala besar kita akan lihat karena itu memang dari pemerintah sendiri biogas itu sangat di proyeksikan trennya akan meningkat memang direncanakan akan meningkat pada tahun-tahun berikutnya seperti itu Jadi ini dilihat dari sini 2019 itu sayangnya masih 0,01% berasal dari biogas untuk energi terbarukan sedangkan di sini porsinya akan diharapkan akan lebih besar nah pemanfaatan biogas langsung berkontribusi pada target energi baru terbarukan itu sebanyak apa sih Sebanyak kurang lebih 500 juta kubik nah 500 juta kubik ini bisa dicapai dari mana itu ada [Musik] targetnya itu sekitar 28 juta kubik seperti itu jadi maaf Yang 500 juta ini dari bio energi gabungan dari bio energi jadi itu ada dari yang biofuelnya dalam bentuk biofuel ada nggak bentuk biomassa dan terakhir adalah dari biogas nah ini adalah target-target pembangkit ya pembangkit berarti ini adalah skala yang besar ini kalau kota maupun yang skala industri seperti itu pembangkit listrik bioenergi ada gap sebesar 3000 megawatt dan untuk produksi biogas itu ada gapps sebesar 463 juta meter kubik per tahunnya dan untuk biofil sendiri dan investasi juga ada gap masing-masing nah ini gapnya ini kalau dilihat sangat-sangat besar Bapak Ibu namun nanti menariknya Sebenarnya kalau saya juga akan menjelaskan bahwa di Argentina itu mereka menggunakan satu sistem jadi menghasilkan energi biogas dan bioetanol [Musik] secaral seperti itu bukan dari jadi dari satu kawasan Wah itu yang bener-bener termasuk yang sangat Advance jadi produksi biogas dari limbah pertanian seperti itu termasuk dari sisa-sisa agrikulturnya itu nah diolah menjadi biogas dan biogasnya ini energinya itu dipakai untuk memproduksi bioetanol nah ini sudah dilakukan di Argentina nah ini nanti kita bisa mungkin saya ada slide juga tentang itu dan kita bisa lihat lebih detail di sana Oke kita mulai masuk ke skema pemanfaatannya Nah untuk skema pemanfaatan biomassa untuk biogas dan bioscng itu seperti apa Nah ini slidenya juga masih saya ambil dari slidenya pbtke dari bioenergi di sini ada dua bahan yang bisa dipakai sebagai biogas dan BIOS energi Nah kenapa saya mention di sini biosag itu adalah bentukan yang lebih murni dari biogas seperti itu ini adalah topik yang sedang istilahnya trending ya sedang pot-hotnya dibahas di kementerian dan nasional saat ini mungkin kalau ada temen-temen yang dari Lombok atau yang dari Kalimantan sekarang itu pembangkit biocy engine yang sudah ada di Indonesia memang padanya yang pertama adalah di Kalimantan ya dari PT DSN kelapa sawit dan kebetulan dari jsz juga sekarang sedang berusaha membuat satu pengembangan di Lombok dari tongkol jagung Jadi mungkin nanti kalau ada teman-teman yang sudah pernah ke sitenya secara langsung atau yang lebih jauh bisa share di sini cerita nah Kenapa Orang lebih cenderung kepada bio si Egi karena memang dari pemerintah sendiri ada kepentingan pada ada target untuk mengurangi impor naturald untuk mengurangi impor gas nasional dan itu ditargetkan karena cadangan gas nasional itu kalau tidak banyak tersedia sampai 70 tahun ke depan dan setelah itu kita harus memikirkan Bagaimana cara memenuhi permintaan dari gas lokal seperti itu karena itu biosg atau biometan ini menjadi salah satu alternatif yang sekarang sedang dilihat fleksibel apa selayak apa untuk bisa menggantikan masukkan gas di dalam negeri Nah nanti saya juga akan bahas penerapan penggunaan Beyonce di negeri-negeri lain kebetulan banyak ya Saya ingin banyak cerita juga tentang penerapan di luar negeri karena memang itu sebenarnya bisa dapat menjadi acuan untuk penerapan biogas secara masif di Indonesia seperti itu jadi keuntungannya atau biometan memang karena dia sifatnya lebih murni itu bisa masuk standarnya lebih baik daripada biogas tidak ada sulfurnya tidak ada kandungan airnya yaitu bisa diolah atau bisa menjadi pasokan bahkan untuk mesin-mesin pembangkit listrik kita tahu semua di sini bahwa untuk masuk bahan bakar ke pembangkit listrik itu perlu grade yang lebih tinggi dibandingkan untuk boiler industri seperti itu atau untuk [Musik] dalam pembangkit yang lain ya kalau boiler itu kan bisa dengan kualitas yang lebih rendah biogas seperti itu namun kalau untuk yang standar yang lebih tinggi apalagi misalnya untuk mesin mobil Nah itu memerlukan kualitas gas yang lebih baik dalam hal ini adalah [Musik] Ya sama aja sebenarnya Nah untuk masuk ke slide Berikutnya ini saya ambil dari harmoon deker beliau adalah Direktur dari YouTube dan juga presentasi dari alexe yang adalah planet planet bio bioteknik dari Jerman jadi mereka berdua banyak fokus mengenai biometan karena memang biometana juga Rising Star ya di Eropa dan di Eropa sendiri biometana banyak dipakai untuk transportasi jadi untuk mobil dan untuk bus-bus seperti itu Mengapa itu alasannya ada di dua slide berikut jadi ini adalah emisi yang dihasilkan per km dari beberapa jenis bahan baku bapak ibu sekarang kita kan tahu bahwa pemerintah itu lagi gencar-gencarnya harus mencapai target Dr karbonisasi ya Nah di tahun 2030 di tahun 2050 Jakarta sendiri udah place Zero emisi Zero emisi dari sektor transportasi di Jakarta kenapa sektor transportasi karena memang kalau di perkotaan itu sektor transportasi itu yang menyumbang yang paling besar walaupun kita juga tahu bahwa sektor Perindustrian maupun kalau misalnya satu kotak sudah mau menyumbang nol emisi di bidang sektor transportasi Wah berarti itu memang paling ambisius dan Serius gitu ya karena itu memang sektor yang termasuk paling challenging tidak hanya Jakarta tapi beberapa kota-kota di Eropa juga sebenarnya sekarang sedang melakukan pelecehan sama gitu nah Zero emission Nah sebagai gambaran untuk bahan bakar dari fosil seperti bensin diesel itu mengeluarkan emisi yang paling tinggi Bapak Ibu nah Sedangkan untuk gas ataupun cng yang dari natural gas dan juga cng yang di mix dengan biometana itu masih lebih tinggi dibanding dari 100% biometan jadi misalnya bahan bakarnya itu dari si enji yang masih gas mix itu sebenarnya masih jauh lebih tinggi dan yang paling rendah sebenarnya bisa kita bilang bahwa biometal Nah itu mengeluarkan emisi yang paling rendah dibanding semuanya bahkan Bapak Ibu dibanding baterai untuk mobil jadi kayak mobil listrik Nah untuk mobil listrik ini juga kami sudah melakukan penelitian kemarin kolaborasi dengan kritis waktu itu melihat dan memang dari literatur review juga sudah konfirmasi bahwa kalau gas kalau mobil listrik namun listriknya masih menggunakan bahan batubara atau bahan bakar fosil itu sebenarnya total Total ini isinya itu masih lebih tinggi di sini jadi misalnya di sini elektricity yang dari pembangkitnya itu masih mix itu sebenarnya emisi itu totalnya masih tinggi Nah jadi kenapa ini biometana menjadi salah satu opsi untuk bisa dipakai di transportasi di Eropa nah ini yang lebih detailnya lagi bapak ibu ini juga adalah emisi kilogram kalau berdasarkan slide yang ditunjukkan dari e dari dari untuk si Enji atau yang sudah bio ada 40% bio maksudnya dan apakah itu dari biomassa sampah perkebunan sampai hijau ataupun sampah pertanian seperti itu sampah pasar dan ini ada yang misalnya 100% dari sampah perkotaan atau 100% dari ini ya apa kohe seperti itu itu bahkan memberikan bisa menjadi ini ya apa emisinya negatif Apa maksudnya efisien negatif dia bisa menjadi karbon offset jadi dia tuh bisa menutup emisi yang dikeluarkan dari kegiatan-kegiatan lain Jadi berkontribusi kepada pengurangan emisi secara aktif di sini jadi di sini kita lihat dari sampah itu sebesar kurang lebih 10.000 ya yang bisa di save atau yang bisa di offset ini kalau misalnya kita lihat dari hanya dari bahan bakarnya jadi ini bahan bakarnya emisi dari bahan bakar ini emisi semua dari kendaraan misalnya ya ini emisi kendaraan ini yang warna biru itu adalah Emis yang dikeluarkan dari produksi bahan bakarnya jadi menarik Bapak Ibu Coba kita lihat ya di sini ini adalah tradisional kendaraan tapi ini adalah kalau produksi kendaraan listrik ternyata yang isinya cukup besar dan ini kalau misalnya yang digunakan adalah listrik listrik yang dengan bahan bakar fosil untuk masih batubara dia sebenarnya masih mengeluarkan fungsi dan kalau misalnya 100% listriknya itu dari energi terbarukan baru dia beneran mencapai emisinya itu nol di situ Ini hanya untuk dari bahan bakarnya saja iya oke nah Ini adalah trend penggunaan biometana di negeri di Eropa saat ini sudah 17% mencapai itu hanya di gudang untuk saja jadi ini adalah trendnya itu memang semakin lama tuh semakin meningkat di negara Eropa ya Jadi kemarin rekan saya yang dari Austria setelah perang ukraien Bahkan mereka membentuk satu gugus tugas sendiri dari kementeriannya Bagaimana caranya mempercepat biogas produksi biogas Apakah itu dari sampah Apakah itu dari limbah industri Apakah itu dari bahan-bahan yang sudah tersedia itu untuk penggunaannya di negara mereka Jadi untuk ketahanan energi jadi memang biogas itu menjadi salah satu opsi ketahanan energi yang paling berkelanjutan paling sesuai karena memang sumbernya itu akan selalu tersedia kalau bapak-bapak ibu-ibu dari daerah pasti sangat-sangat paham ya bahwa hasil sampah itu nah yang namanya sampah itu pertumbuhannya itu bahkan bisa jadi eksponensial sejalan dengan pertumbuhan populasi perkotaan seperti itu makanya itu adalah salah satu sumber yang sustainable Oke saya tidak akan berlama-lama di bagian kendaraan karena di sini kita bisa lihat bahwa se praktis apa sih penggunaan biometan ya di kendaraan itu kita bisa lihat dari perbandingan Misalnya ini yang menggunakan Lee ion battery untuk kendaraan itu memerlukan sebesar ini namun kalau misalnya hidrogen itu lebih kecil dan juga biometan itu jadi sangat-sangat efektif sebenarnya Nah untuk yang hydrogen Bapak Ibu misalnya hidrogen ini [Musik] dari Jerman itu mereka sekarang karena mereka pembangkit biogasnya itu sudah skala industries kalau kota jadi dan sudah sangat-sangat teknologi tinggi jadi yang sekarang mereka lakukan adalah tidak hanya menghasilkan biometana tapi mereka sekarang melihat bagaimana caranya menghasilkan hidrogen dari pembangkit biogas jadi bahkan sudah semaju itu karena memang mereka investasinya sudah sangat tinggi ya jadi bahkan dari pembangkit biogas yang ada itu mereka bisa sanggup supaya pembangkit biogas itu bisa menghasilkan hidrogen seperti itu dan ini adalah tren di Eropa mungkin ini beberapa standar yang harus dipenuhi untuk mencapai produksi biometan Jadi pertama pembatasan tidak ada tidak boleh ada sulfur h2s dan oksigen tidak boleh ada airnya debunya maupun minyaknya dan harus memenuhi standar tekanan dan nilai kalor dari bio dari si dari gas murni seperti itu ataupun dari gas LNG dan dari Chakra baunya juga harus kita tahu untuk menulis standar keamanan harus diberikan Bau seperti itu untuk menandakan bahwa ada gas nah ini adalah teknologi yang digunakan untuk membawa dari biogas kepada bioma yang sudah digunakan jadi di Jerman yang sebagian besar digunakan adalah chemical scrubbing dan water scrubbing seperti itu untuk mengupgrade dari biogas menjadi biometanal sedangkan kalau di Perancis yang banyak digunakan adalah separasi menggunakan membran Nah kita masuk ke Malaysia Bapak Ibu yang deket-deket saja Malaysia Indonesia ini kan memang produksi kelapa sawitnya memang ya yang termasuk yang paling besar ya di dunia karena itu sebenarnya dari produksi itu menjadi potensi untuk diubah menjadi biogas jadi biogas skala industri nah selain biogas sekolah industri sebenarnya kalau dari sisi energi terbarukan rekan-rekan di Malaysia ini tidak agak lebih pas ya terutama dalam Sisi [Musik] solar TV atau maksudnya teknologi matahari jadi mengubah energi terbarukan itu dari sinar matahari karena mereka sudah punya namanya peraturan yang hanya berfokus kepada matahari Jadi mereka bikin satu standar Kalau nggak salah tuh 13 Sen kwhnya yang sangat-sangat ini ya sangat-sangat baik Sebenarnya harganya Nah untuk biogas untuk mereka juga mulai melihat bagaimana caranya memasukkan biogas mensuplai biogas yang ada ke dalam jaringan gas yang ada di Malaysia Jadi kalau misalnya Bapak Ibu keserawak di Kalimantan Timur mereka sudah pakai jaringan gas jadi jaringan yang seperti sudah di aplikasikan di Palembang ya di Palembang juga ada jaringan di situ nah itu mereka sedang berusaha memasukkan memasukkan bioma panen juga kepada jaringan gas tersebut seperti itu [Musik] ini adalah penerapan di Afrika Selatan jadi untuk penerapan di Afrika Selatan itu mereka di Afrika Selatan itu mereka juga banyak pakai skala kawasannya skala industri ke bawah nah untuk yang di Thailand Saya tidak untuk yang di Thailand ini menarik karena mereka pemerintahnya itu menerapkan untuk setiap pertanyaan untuk setiap peternakan di atas satu standar tertentu wajib punya biogas seperti itu Bapak Ibu jadi sebagai hasilnya itu di sini kita bisa lihat bahwa ada kenaikan unit biogas di Thailand karena ada penerapan wajib menggunakan biogas tersebut ini karena itu sebarannya juga sudah sangat-sangat banyak jauh lebih banyak dibandingnya di Indonesia kalau di Indonesia sekarang banyaknya itu kalau dari skala ini ya skala peternakan itu yang banyak bergerak itu Rebecca ya dari Re Yayasan Rumah energi Nah kalau di Indonesia Yayasan Rumah energi itu mereka pakai yang skala sekitar produksi biogasnya tuh saat 3 meter kubik yang seperti Dome seperti itu dan range harganya untuk satu memasang satu rumahan untuk peternakan itu biayanya sekitar 10 jutaan Namun karena mereka bisa sudah ada akses ke carbon kredit itu sekitar sebagian ya sekitar 2 jutaan seperti itu ya itu bisa didapat dari karbon kredit yang dihasilkan dari biogas Jadi sebenarnya ada potensi juga pembiayaan untuk biogas pembiayaan pembangkit biogas atau biogas Blend itu dari karbon kredit Bapak Ibu seperti itu kalau misalnya mau tahu lebih jauh itu bisa mengundang dari yra ya karena mereka udah menerapkan atau misalnya Bapak Ibu ada yang ingin tertarik untuk Bagaimana cara menghitung karbon kami juga ada beberapa seri pelatihan yang nanti saya akan Jelaskan di akhir presentasi saya ini adalah penerapan di Thailand untuk skala kawasan kawasan bisa memasukkan sekitar 30 ton per hari dan yang dihasilkan adalah 300 meter kubik dari kapasitas daya seperti itu dan tidak hanya yang basahnya tapi mereka juga ada sistem keringnya jadi di sini ada drycester 600 meter kubik kapasitasnya dan yang dihasilkan adalah 100 kilowatt genset biogas nah ini mereka juga ada upgrading station Nah kenapa di sini ada yang drive Kenapa di sini ada yang web karena memang untuk sampah kota yang tercampur itu lebih cocok menggunakan anaerobik dan sistem kering namun jadi tidak perlu dibilang seperti itu ya kalau misalnya bangsa itu dipotongnya sudah ada pemilahan sampah yang baik antara sistem antara Anda anorganik dan organik itu bisa menggunakan sistem biogas sistem bahasa seperti itu Nah keuntungannya sistem basah itu dia lebih tahan lama lebih bandel jadi tidak perlu banyak perawatan lah istilahnya dibandingin yang sistem kering itu sampahnya tuh hanya ditumpuk saja seperti itu kemudian nanti disemprot oleh air yang ada juga kandungan bakterinya nah itu memerlukan operasional yang lebih kompleks jadi untuk memantau kerja bakterinya bakteri untuk menghasilkan biogasnya itu dari tumpukannya itu rutin di aduk-aduk atau di mix seperti itu Nah ini yang saya ceritakan di awal mengenai bagaimana Argentina Tuh bisa menghasilkan biogas dan bioetanol dari satu kawasan nah Kenapa Argentina cukup maju karena memang dia dari tahun 2016 itu sudah melakukan kampanye nasional yang sangat-sangat agresif jadi disebutnya renoversenya itu Bagaimana itu pemerintah pusatnya itu promosi supaya banyak investasi masuk ke energi terbarukan seperti itu dan supaya investasi banyak masuk mereka melakukan banyak memberikan insentif insentif seperti misalnya harga listrik itu di perbaharui melalui ada satu ini kebijakan dan karena harga listriknya itu diperbarui sehingga banyak industri yang tertarik untuk memproduksi biogas Nah di sini mungkin kebijakannya berbeda ya dengan ya Indonesia jadi kalau di Indonesia Mungkin kita nggak bisa Samakan kalau di Indonesia ini yang hanya satu institusi saja yang bisa membentuk tubuh listrik tapi kalau misalnya di Argentina ini sepertinya diberi kebebasan bahwa biogasnya itu dapat dihasilkan menjadi listrik seperti itu jadi pemerintah memberi sponsor untuk perusahaan-perusahaan skala kecil maupun skala medium yang memiliki peternakan dan yang berlokasi tidak di perkotaan tapi jauh daripada jaringan listrik nasional seperti itu untuk menerapkan pembangkit listrik dari biogas yang skalanya cukup serius di sini ya dari cukup besar seperti itu jadi Bahkan mereka mengharuskan mewajibkan adanya produk penggunaan bioetanol sebesar 7% dan biodiesel sebesar 9% seperti itu karena itu mereka jadinya dari satu kawasan itu menggunakan atau menghasilkan bioetanol dan juga biogas nah ini adalah tantangan yang kalau misalnya kita lihat berapa aja dari beberapa best practice yang ada dan juga kondisi yang di Indonesia ini sebaiknya saya ambil dari itu bahwa tantangannya itu ada pendanaan pemanfaatan langsung teknologi koordinasi investasi kebijakan tata kelola dan bagaimana caranya berkelanjutan ini nanti bisa di baca secara mandiri ya Bapak Ibu namun bisa juga nanti kita diskusikan bersama misalnya karena memang masih banyak terutama dalam bidang teknologi ya Kenapa di Eropa itu banyak sekali mereka bisa masif yang memiliki teknologi Nah untuk teknologinya misalnya diterapkan di Indonesia maupun di negara-negara lain itu akan sangat mahal sekali namun kalau misalnya kita sudah memiliki teknologi yang canggih yang bisa diterapkan untuk sampah perkotaan sebenarnya baik sekali biogas ini bisa diterapkan untuk menyelesaikan bukan menyelesaikan juga yang membantu permasalahan limbah Apakah itu sampah perkotaan maupun limbah peternakan dan perkebunan seperti itu Saya ada satu cerita salah satu best practice nya dari [Musik] program hi-fus dulu ya program BRI juga yang di Sumba Timur Jadi mungkin di Sumba Timur itu ada satu rumah tangga yang karena menggunakan biogas biodiester atau aneh itu dia bisa menerapkan dia bisa mengembangkan pertaniannya secara masif dan juga peternakannya secara pasif saya sudah Mengunjungi peternakannya sehingga saya tidak bisa menunjukkan di sini karena dia tidak perlu lagi membeli pupuk untuk pertaniannya dan juga ya gasnya gasnya Sebenarnya dia gunakan sehari-hari untuk memasak namun yang paling manfaat yang paling besar adalah dia bisa menggunakan pupuk ini satu plot perkebunan ini menjadi percontohan di Sumba Timur ya jadi dia sering banget dikunjungi dan sekarang usahanya berkembang sebagai supplier sayur di daerah situ di Kota Waingapu dan juga pertanian dan juga dia mempunyai perikanan di situ Mungkin saya akan izin sharing beberapa pekerja pasien beberapa topik pelatihan yang punya kalau misalnya boleh nih Kami juga ingin kerja sama butik daur ulang jadi untuk menyampaikan beberapa pelatihan-pelatihan yang topik tentang rdf review kedepannya kepada rekan-rekan nah ini yang pendanaannya dari pemerintah Australia tapi didukung dari mbtki dan kolaborasi dengan jadi materi-materi yang kami sampaikan di sini adalah hasil kolaborasi dari pusat sirkulavin dan juga dari Universitas queensland ini beberapa topik yang akan kita kasih pelatihannya jadi untuk akhir Juni ini mengenai perhitungan karbon ya Kok bapak ibu ada yang tertarik untuk mengetahui lebih jauh tentang climate perhitungan karbon karbon market karbon trading itu nanti kita bisa kasih pelatihannya kerjasama mungkin dengan ini ya butik daur ulang untuk teknik juga berikutnya ada technicalis tentang teknik garis identifikasi jadi mengidentifikasi sebenarnya resiko-resiko apa sih yang mungkin timbul dari teknologi rdf dan juga kemudian pelatihan selanjutnya mengenai sosial ekonomi dari teknologi rdf dan juga suksessmen circular ekonomi dan yang terakhir di tahun ketiga tentang ekonomi Bagaimana cara mencari pasar ya untuk produk rdf yang sudah dihasilkan jadi kebetulan bulan lalu kami juga diundang oleh pbtke untuk rapatnya antara pemerintah Sukabumi dan Sumedang yang Alhamdulillah sudah dapat visibility Reportnya untuk membangun fdf jadi kebetulan laporan kelayakan ini Dibantu dari ebtke dan untuk Kabupaten [Musik] bumi atau Sumedang itu salah satu dari mereka sudah langsung kerja sama dengan industri Indocement di situ jadi Indo sebenarnya sudah setuju untuk membeli produk rdf Nah jadi pelet-pelet yang dari plastik seperti itu yang sudah diolah untuk bisa menjadi bahan bakar boilernya mereka seperti itu Jadi ini adalah salah satu opsi untuk sampah anorganik nah ini kegiatan-kegiatan yang kita akan lakukan yang tadi saya sudah jelaskan saya akan Stop di sini dan saya kembalikan ke Mbak Anisa untuk perhatian Baik terima kasih Ibu Elizabeth itu tadi penyampaian materi dari pemateri kita hari ini yaitu dari ibu Elizabeth rianawati yang sangat luar biasa sekali ya Bapak Ibu sekalian kalau dilihat-lihat juga udah banyak sekali nih pertanyaan-pertanyaan dari bapak ibu peserta webinar di kolom chat nih Bu tapi sebelumnya saya ingin menginformasikan terlebih dahulu kepada para peserta yang menginginkan materi pada webinar kita pada hari ini itu dapat request materi terlebih dahulu melalui Link yang telah admin kami kirimkan di kolom Chat Zoom ya Bapak Ibu sekalian Kemudian untuk acara selanjutnya sebelum kita masuk ke sesi tanya jawab kita akan melakukan sesi foto bersama terlebih dahulu untuk sesi foto bersama kali ini saya akan dibantu oleh admin kami Terima kasih untuk suara saya sudah terdengar sudah untuk sensi foto bersama kali ini saya mohon kepada Bapak Ibu sekalian untuk mengaktifkan kameranya untuk casing foto bersama kamu nanti untuk waktunya mungkin bisa seperti ini ya satu dua Terima kasih untuk kesediaannya kepada Bapak Ibu sekalian kami kembalikan lagi kepada Pak Annisa Baik terima kasih Atin yang sudah membantu saya ciptakan bersama kita pada hari ini kemudian Selanjutnya kami juga ingin meminta kesediaan Bapak Ibu sekalian untuk mengisi kuesioner yang linknya sudah dishare di kolom chat supaya kegiatan kami selanjutnya bisa lebih baik lagi jadi Bapak Ibu sekalian bisa memberikan saran dan masukannya di link kuesioner tersebut Kemudian untuk acara selanjutnya yaitu sesi tanya jawab nih dan di sini kami juga sudah bantu untuk merangkumkan pertanyaan Bapak Ibu sekalian yang telah Bapak Ibu Tuliskan di kolom chat itu untuk ibu Elizabeth Mungkin saya akan membacakan pertanyaannya terlebih dahulu kemudian bisa langsung dijawab begitu ya Bu untuk pertanyaan pertama ini ada dari pak Wahyu Darmawan pertanyaannya Mungkinkah sumber biogas ini dari biogas ini dari bahan baku sampah di TPA jadi begini saya juga udah skin true ya dari yang sudah ditulis di chatting sebenarnya berhasil atau enggak sudah ada yang berhasil di Indonesia atau enggak dan juga apa yang Apakah sudah pernah kami menerapkan biogas secara langsung kalau untuk menerapkan biogas secara langsung kami belum kami tidak menerapkan Yoga secara langsung karena kami adalah lembaga penelitian Bapak Ibu jadi kalau misalnya untuk ingin yang penerapan biogas secara langsung bisa di ada temen-temen nih di sini ada yang jualan tapi saya sempat tuh penelitiannya 3 tahun gitu ngeliat biogas penerapan yang di Bandung jadi di Bandung itu kebetulan sudah diterapkan tiga skala jadi skala rumah untuk sampah campuran rumah tangga Jadi bukan campuran sampah dapur yang dan juga untuk yang skala kawasan dari skala kawasan itu sampah pasar dan juga ada juga yang Skala komunal yang lebih kecil RT RW Jadi gimana sampah-sampah itu dikumpulin di TPS terus udah gitu dipilang oleh petugas sampahnya dan dimasukkan ke ini ya dimasukkan dia di jasadnya Nah itu sekitar 16 meter kubik kapasitasnya yang Skala yang RT RW itu 250 kg per hari untuk sampah yang bisa diolah nah cuma saya nggak tampilin di sini Kenapa karena memang kesimpulan utamanya seperti ini makin Kompleks sampah makin heterogen sampah termasuk sampah kotak itu teknologinya harus makin tinggi tadi ada yang ada yang nanya juga berapa kalau untuk sampah yang rumit gitu Ya maksudnya kayak yang paling rumitnya sebenarnya sampah karena tercampur komposisinya tuh fluktuatif itu bepnya itu kalau kita pakai teknologi yang semuanya otomatis itu memang harus otomatisasi sampahnya juga harus terpilah itu nggak bisa dicapai dari 5 sampai 10 tahun 15 tahun juga mungkin kalau misalnya dia rajin operatornya Nah kalau operatornya rajin mantau supaya dia nggak bisa dipelihara Terus mungkin 15 tahun itu tercapai nah namun yang namanya saya selalu ingat ya dari pemilik saya proses kalau misalnya sampah urusan sampah itu bukan masalah ekonomis itu adalah service yang harus diberikan kepada masyarakat itu standar standar service jadi kita nggak bisa ngomongin bep untuk sampah perkotaan seperti itu tapi kalau misalnya untuk limbah industri yang udah homogen dan misalnya udah cair jadi kayak misalnya untuk yang di Lampung industri di Lampung industri pabrik nanas itu mereka bepnya itu masuklah bisalah itu 15 tahun untuk pakai biogas mengolah dari limbah sisa-sisa nanasnya Itu dicampur dengan singkong dan untuk biogasnya itu dipakai di boiler itu masuk Nah kenapa juga DSN yang industri kelapa sawit Nah kalau sawit itu kan beda ya kalau sawit itu kalau kita limbah cairnya itu di diemin aja Nggak usah pakai teknologi apa-apa dia kan udah kemarin biogas sendiri otomatis sendiri nah itu juga masuk tuh bepnya bisa itu dipakai yang cukup canggih apalagi kalau misalnya di olahnya itu bisa dijual sebagai injeksi biomed karena transportasi atau misalnya dia diambilnya dari karbon kreditnya atau misalnya harga listriknya yang dibeli dari PLN tuh dinaikin tinggi Nah itu beberapa komponen-komponen kalau dia untuk mencapai bep dari satu dia digester seperti itu tadi Mbak Nisa pertanyaan apa sih dari Pak Wahyu nah Mungkinkah bahan ini dari bahan baku sampah di TPA itu mungkin aja bawahnya cuma pertanyaannya biayanya Bagaimana seperti itu ya itu yang mungkin yang agak kompleks itu kan dipakai penutup ya istilahnya sama kayak yang dipakai di mana sih yang di fix lagu yang di pabrik-pabrik Sawit gitu loh fix lagu ini limbah cair dari kelapa sawit itu hanya ditutup terpal aja biogasnya dikumpulin di Palembang juga gitu tpa-nya ditutup dibikin pipa-pipa penyalur biogas untuk menampung biogas dan juga disalurkan tapi saya agak lupa Apa itu jadinya untuk konsumsi operasional TPK saja seperti itu Jadi bisa saja sih bisa apalagi kan kalau cerita yang TPA di mana tuh di Bandung ya gara-gara biografi terakumulasi di dalam dan akhirnya karena nggak ada penyalurannya dia akhirnya terjadi ledakan itu di 2000-2010 atau sekitar Iya baik kemudian kita mungkin langsung lanjut ke Pertanyaan selanjutnya ya Ibu ini ada pertanyaan dari bapak misrit saya sedang membuat biogas dari sampah organik sudah 10 hari ditampung menggunakan drum plastik kita coba buka krannya namun belum ada gasnya padahal tertutup rapat apa kendalanya yaitu ibu begitu bakteri Bapak saya juga di lab padahal kondisinya di lab ya saya kondisikan Mbak saya kondisikan Baik saya kasih starter saya kasih yang mereka suka itu kan foto kotoran sapi seperti itu itu saja susah Bapak jadi memang untuk teknologi biogas ini apalagi kalau misalnya sampah organik mesti dicampur dulu sama dari kotoran sapi atau misalnya beli starter bakterinya Itu dicari di Tokopedia starter biogas itu harus dicampur dulu jadi ya sama lah kayak misalnya ngasih makan kucing gitu ya Misalnya awalnya dari nasi terus udah gitu ke makanan kucing apa ya musti di sedikit demi sedikit diajarin untuk makan yang namanya ini makanan baru jadi buat bakteri yang menghasilkan biogas itu mereka lebih suka yang paling suka tuh ya kotoran yang homogen jadi kotoran yang homogen misalnya kotoran sapi karena di perut sapi itu sebenarnya sudah ada bakterinya Jadi mereka datangnya tuh dari perut sapi seperti itu Jadi kalau misalnya dia harus diajarin untuk makan sesuatu yang kompleks seperti sampah rumah tangga atau apa sampah makanan itu agak susah agak susah jadi harus harus dicacah dulu sama dapurnya sampai homogen Nah itu akan lebih mudah seperti itu saya sarannya sih kalau misalnya memang Bapak Ibu tertarik ya untuk mencoba skala rumah tangga skala sendiri mendingan beli yang sudah jadi deh ininya karena untuk kadang-kadang untuk beli yang sudah jadi aja kadang-kadang masih susah gitu memulainya apalagi kalau misalnya kita benar-benar Coba bikin bioday Jester sendiri beda sama komposting kalau komposting itu masih lebih lebih apa Ya maksudnya prosesnya itu lebih mudah lah karena dia kan harus keluarga secara aerox itu bisa seperti itu ya kalau ini kan dia tuh harus kondisinya tuh Anaerob Gas Gas apanya bakterinya supaya mau hidup terus udah gitu kadarnya tuh kalau misalnya dia terlalu kering campuran airnya jadi itu dia tidak mau dia tidak mau dia tuh harus istilahnya kalau secara teknis itu total solidnya itu kalau bisa tuh di bawah 10% seperti itu kalau misalnya total solidnya itu di atas 20% itu udah termasuk sistem kering sistem kering ini lebih potensi kegagalannya lebih tinggi lagi Ya baik kemudian kita langsung seperti langsung lanjut ke Pertanyaan selanjutnya ini ada pertanyaan yang hampir serupa yaitu yang pertama ada dari bapak Firdaus apa gas hasil biogas bisa dimasukkan dalam tabung sebagaimana gas komersil jika bisa apa tekanannya bisa sama dengan gas biasa atau apa ada teknologi untuk memperbesar tekanannya kemudian ini ada pertanyaan dari bapak Farhan juga sistem teknologi Apa yang dibutuhkan gas yang dihasilkan Anaerob agar gas tersebut mencapai fase Liquid kalau untuk tekanannya definitely ya perlu perlu Apa perlu di pakai kompresor pakai kompresor jadi Setelah dia di purifikasi jadi kayak sulfurnya dihilangin airnya dihilangin dan debu maupun minyaknya itu di hilangin dia tuh harus dikompresi jadi untuk standar kompresinya itu sampai setinggi Apa itu sudah ada sni-nya sebenarnya yang diatur oleh pemerintah itu nanti saya bisa bisa dicari saja sebenarnya sninya kompresinya sejauh Apa perlu kompresor Nah untuk Oh ya karena memang kalau misalnya biogas karena kalau misalnya kita lihat biogas yang skala rumahan itu bisa juga sih sebenarnya ditampung pakai ini ya ditampung misalnya kita tampung pakai plastik plastiknya tuh kayaknya juga gelembungnya gede banget tapi waktu pas lagi dipakai untuk masak itu ternyata habis dalam waktu 30 menit kan karena memang naturenya itu ya perlu perlu dikompresi supaya lebih efisien seperti itu sih kalau untuk sistem teknologi yang diperlukan supaya gas menjadi Liquid Maaf sih Kurang tahu ya Pak Farhan bisa nanti setelah ini di Google untuk pertanyaan ini Ya baik Oh ya Untuk Bapak Ibu sekalian kita juga membuka kesempatan untuk bertanya secara live Jadi Bapak Ibu sekalian bisa riset terlebih dahulu nanti akan kami pilih begitu ya mungkin selanjutnya kita lanjut ke Pertanyaan selanjutnya terlebih dahulu ini ada pertanyaan dari dlh Agam saya sudah lebih 7 tahun berkecimpung dalam pengelolaan sampah ini terutama pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah namun masih kurang menarik bagi mereka atau rumah tangga mungkin biogas ini dapat diterapkan dengan skala rumah tangga karena masyarakat kita saat ini tidak lagi menggunakan kayu bakar malah gas elpiji Apakah biogas ini dapat direkomendasikan untuk skala rumah tangga dan berapa kisaran harganya seperti Oke untuk soal rumah tangga rekomendasi kalau bahannya dari kotoran ternak ya kalau misalnya Kotoran Kotoran ternak sudah beroperasi cukup lama mungkin bisa nanti dicampur sedikit demi sedikit dengan kotoran eh kotoran lagi dengan dapur sampah dapur namun kalau misalnya dari awal langsung pakai sampah dapur itu mungkin bisa asal biodatanya itu memang di desain sama suppliernya itu untuk sampah dapur Jadi kalau misalnya yang di Bandung itu karena memang didesain oleh suppliernya itu untuk sampah dapur dari mereka tuh ada perhatian gitu karena untuk melatih bakterinya itu untuk makan sampah dapur itu butuh waktu Nah kalau misalnya dari rumah tangga sendirinya itu yang disuruh untuk mengaklimatisasi bakterinya untuk memakan sampah dapur itu agak susah seperti itu jadi memang disarankan untuk rumah tangga yang punya ternak kira-kira kalau sapi itu bagusnya Tuh kan yang fix Dome itu ya memang sudah ada standarnya dari pemerintah ukurannya sudah ada itu sekitar 4 sapi atau dua lah Mungkin saya kurang tahu pasnya tapi kalau misalnya kurang dari situ kayaknya biogasnya itu nggak nggak efektif dan kalau bisa memang yang jangan daerah-daerah yang punya yang aksesnya itu gampang untuk dapat gas elpiji gitu kan gas elpiji itu istilahnya apa ya 4G Gitu Kalau dibandingkan internetnya cepet banget nyaman banget orang kalau misalnya pakai internet 4G udah mates pakai yang 3G atau bahkan yang 7 gitu kalau masih ada nah sedangkan kalau bioglass itu ada masih belum secanggih LPG karena itu memang memang kalau penerapan biogaskala rumah tangga itu bagusnya untuk daerah-daerah yang susah Yang PG atau daerah-daerah yang jauh dari great listrik dari jaringan listrik utama seperti itu dan mereka yang punya peternakan jadi cocok untuk yaitu daerah-daerah pertanian mungkin itu Mbak Anisa baik seperti itu ya Ibu Eliza Kemudian untuk selanjutnya kita memberi kesempatan nih untuk yang sudah recent ini yang pertama bisa Ibu Yulianti bisa pertanyaannya Baik Bu makasih banyak atas waktunya sebenarnya pertanyaan saya ada beberapa pertanyaan sudah dijawab sama Bu Elisabeth tadi tapi ada beberapa hal yang mau saya tekankan di sini karena untuk menerapkan biogas itu kan cukup rumit nih kalau skala rumah tangga apalagi tadi lebih gampang mendapatkan elpiji daripada untuk membuat alat biogasnya zaman sekarang juga maunya ekonomi saja Tinggal pesan tinggal ini selesai nah kami berharap ada teknologi dari pemerintah atau dari praktisi yang salah satunya untuk apa namanya kami di sini banyak memproduksi tahu dan tempe Apakah boleh menggunakan penampungan tersendiri tetapi tetap juga menimbulkan bau di sini di kota Mataram ini satu daerah itu besar dia produksi tahunan tempe dan cukup enak sering dibawa untuk oleh-oleh juga sering nah yang selanjutnya ini yang lagi tenar mungkin Bu ini kan kucing pemeliharaan kucing Bu banyak sekali di tiap rumah itu memelihara kucing tapi kadang-kadang kami hanya kucing itu kan eeknya kotorannya itu kan dibuang di pasir yang sudah ditentukan Nah itu sebenarnya Ada ide dari kami untuk mengumpulkan kotorannya itu untuk membuat biogas ini tapi kami Kesulitan apakah yang sudah tercampur dengan ini dengan pasirnya itu boleh diolah lagi atau gimana Dan mungkin siapa tahu ada teknologi yang berguna yang tadi yang bisa kami manfaatkan dengan harga yang cukup cukup murah yang bisa kami cangkok paling enggak satu rumah tangga untuk percontohannya itu yang ingin kami ini kan karena kalau kita tidak mengikuti trending apa yang di inikan masyarakat ditinggal apalagi di pemerintahan itu mungkin Bu yang ingin kami sampaikan karena tadi untuk beberapa hal yang mudah dijawab pada saat menjelaskan pertanyaan teman-teman terima kasih assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh dan selamat pagi Waalaikumsalam Bu Yuli Terima kasih pertanyaannya Bu bener bu Limbad tahu ya itu sudah dipakai Bu di Jawa Barat Maksudnya udah udah dipakai biogas seperti itu untuk baunya apa Masih bau ya nggak bisa hilang juga ya Bu ya baunya cuma memang kalau pakai biogas itu lebih berdaya guna begitu Bu jadi ada produksi ininya ya apa energinya lah gasnya sedikit-sedikit Nah kalau untuk supplier supplier mana yang cocok itu memang ada beberapa ya supplier biogas di Indonesia pemain Kayak misalnya Swan atau yang apa satu lagi itu pagartoni gitu mungkin di sini ada yang kenal juga ya itu karena hijau produk hijau atau apa biogas itu juga sebenarnya mereka juga bisa misalnya Bapak Ibu bilang ini sampah saya ini bisa nggak dipakai mereka bisa menyesuaikan mereka bisa kasih support seperti itu tapi kalau untuk kotoran kucing mungkin tetap perlu dicampur Bul sama kotoran dari hewan yang ruminan yang pemakan pemakan pemakan rumput Bu jadi memang bakterinya itu yang paling mumpuni itu di perut hewan ruminan pemakan rumput seperti itu dan kalau selain itu juga sebenarnya yang paling besar potensinya juga yang ini ya makanya Di Bali banyak biogas itu dari kotoran babi itu sebenarnya dia tinggi banget satu babi itu bisa untuk satu fix daun biogas seperti itu jadi konsepnya biogas biodiechester Itu dicampur asal makanan utamanya disediakan makanan utama bakterinya jadi misalnya torsinya nanti awalnya itu 7030 nanti dikurangin sampai akhirnya misalnya 370 30 yang kotoran sapinya dan yang 70 yang kita beneran mau olah mau pulang mungkin seperti itu Bu makasih ya Bu pertanyaannya Bu Yuli Ya baik seperti itu ya Ibu Yuli semoga menjawab menjawab pertanyaan dari ibu kemudian tadi juga ada yang recehan Bapak Dadang sutarsa mungkin bisa menyampaikan pertanyaannya waktunya Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Musik] yang ketertarikan saya dengan biogas ini sangat tertarik cuman teman-teman mungkin bukan saya aja mungkin bagi lingkungan yang lain juga pendukungan dari instansi terkaitlah pemerintah untuk inovasi seperti membuat biogas seperti itu cuman ketertarikan ini terkenal oleh sarana prasarananya itu Jadi selama ini yang efektifnya kami gunakan yang tadi dengan maggot ya Kebetulan kami ini di tempat pengolahan sampah dengan terjadi kotoran-kotorannya pun tidak usah digunakan mungkin ketertarikan bukannya dari saya aja mungkin untuk membuat biogas itu tapi hanya terkena oleh sarana dan prasarana perlu pendukungan dari inves pemerintah mungkin satunya juga pendampingan serta arahan-arahannya agar nanti malahannya lebih efektif dan saya dari Bogor Terima kasih atas waktunya Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh untuk maggot gitu ya mungkin itu yang memang lebih efisien namun kalau misalnya Yoga misalnya Bapak ingin mengolahnya tuh sampah kotoran hewan bisa Oh ini numpuk ini kotoran dari sapi kayak gitu itu beneran cocok sama biogas kalau misalnya biogas dari kotoran sapi atau ya kotoran babi Maaf ya Bapak Ibu itu pakai biogas cocok nggak perlu banyak usaha effort Kalau misalnya itu dari kan kalau misalnya desain yang sekarang itu yang dibuat sama temen-temen gre itu jadi dari kandangnya itu udah ada saluran otomatis masuk ke biogas digesternya udah pemiliknya nggak perlu repot-repot mencacah nggak perlu repot-repot mengaduk atau apa itu gasnya udah langsung otomatis ada dan apa bau dari kotorannya tuh ya Secara signifikan hilang seperti itu namun kalau misalnya rumah tangga rumah Masnya sampah rumah tangga sampah dapur Nggak bisa nggak bisa kalau rumah Tanggamus sih minimal skala TPS lah RT Kelurahan biar ada operatornya itu yang mengoperasikan alat-alat pencacahnya seperti itu dikontrol ini tingkat ph-nya sudah mencapai mana kalau misalnya ph-nya berlebih itu dikurangin atau misalnya terlalu asam gitu kan dia harus harus tinggi ya supaya gasnya tuh baik keluarnya Nah itu kalau sampah rumah tangga seperti itu tapi kalau misalnya sampah kotoran hewan nggak perlu nggak perlu dikontrol atau apa udah aman udah kayak cerita beres lah kasar seperti itu Pak Dadang jadi cocok Pak Dadang pakai maggot lanjut Pak Dadang Iya baik seperti itu ya Pak Dadang semoga menjawab kemudian bagi Bapak Ibu sekalian yang mungkin masih ada pertanyaan dan ingin bertanya secara live itu bisa reset terlebih dahulu kemudian langsung nanti kami pilih begitu ya Bapak Ibu Kemudian untuk selanjutnya kita mungkin lanjut ke pertanyaan yang sudah bapak ibu Tuliskan terlebih dahulu di kolom chat gitu Ini ada pertanyaan dari bapak channel Tri Handoko sebagai lembaga riset dan konsultan yang telah berpengalaman di berbagai project dalam dan luar negeri menurut RDI Apakah potensi biogas ini bisa dimaksimalkan dalam target RUU karena Faktanya sampai sekarang ini bahkan bauran target RBT dalam Ken atau rolent masih jauh dari sasaran seperti itu pertanyaannya Pak Terima kasih ini ini ya apa gitu ya pertanyaannya jadi memang potensi biogas bisa banget bisa banget bisa-bisa banget terutama dari karena kita banyak limbah sawit ya sawit itu karena kita produksi sawit tertinggi Jadi kalau bahkan semua sawit di rubah jadi limbah pome limbah cair pome itu dirubah menjadi gas biogas cara maksimal itu bisa loh menggantikan atau menggantikan natural gas di Indonesia setidaknya sampai setengahnya lah kalau semuanya Jadi sebenarnya bisa Pak biogas ini dimaksimalkan dalam target kalian Cuma sumbernya itu yang harus dipilih secara baik yang pasti sih dari kelapa sawit yang pertama dan yang kedua itu mungkin dari biomassa jadi limbah-limbah pertanian karena potensi dari Indonesia itu lebih banyak di limbah pertanian dan mungkin yaitu dua itu yang paling tinggi kalau kotoran hewan itu sebenarnya potensinya gede cuma karena tersebar di mana-mana ya itu susah ngumpulinnya pak pak channel Jadi mungkin itu jawaban eee singkat dari saya Pak Ya baik terima kasih ibu kemudian kita langsung lanjut lagi Pertanyaan selanjutnya ini ada pertanyaan dari Ibu Ratih kalau diterapkan di kawasan perumahan itu mengganggu tidak ya Bu karena vasumnya tidak terlalu luas misalkan dari bau Atau sisa prosesnya Wah berarti saya ini apresiasi semangatnya ibu mantap berarti ini sebenarnya ya saya kan ngeliat tuh waktu pas penelitian saya ada di kota Bandung jadi sebenarnya awalnya itu tuh kapasitas sekitar 15 kiloan sampah organik perhari namun akhirnya kecapean masing-masing rumah tangga bayangin harus ngumpulin 15 kg tanpa dapur gitu ya yang tercacah kayak gitu akhirnya mereka limpahin ke RT RW gitu nah di rtr ukurannya kecil ya Berarti ya cuma effortnya yang gede gitu makin simple teknologi biogasnya itu makin murah itu tuh Harganya tuh waktu itu tuh karena sebenarnya kayak tadi Pak siapa di awal atas bilang saya masukin ke drum gitu sebenernya kurang lebih seperti itu gitu cuma effortnya tuh harus effortnya itu yang harus lebih makin dia simple teknologinya effortnya harus lebih dan akhirnya yang bertahan itu memang yang karena dia jual hasil dari lumpur sisanya itu buat pupuk ya karena dia melihat Oh ini ada nilai ekonominya kurang lebih tapi sisanya nggak lanjut berarti jadi kalau berlatih tertarik sih Ya saya sangat apresiasi Bu kita lanjut ke Pertanyaan selanjutnya Ibu Ya ini ada pertanyaan dari ibu Nurul Rahma kendala utama dalam produksi biogas adalah proses free treatment yang pertama Apakah sumber bahan baku limbah organiknya saat akan digunakan dipilah-pilah terlebih dahulu sebelum digunakan atau langsung disatukan saja misal limbah organik hasil pertanian dan perkebunan seperti apa sagu hasil Processing Pati sagu yang memiliki kadar lignin yang cukup tinggi Kemudian yang kedua Bagaimana kira-kira kemurnian biogas yang dihasilkan Apakah tidak mempengaruhi biaya pemurnian biogas yang besar seperti itu Oke makasih pertanyaannya Bu Nur jadi memang tepat sekali nih yang Bu Nur bilang kendala utamanya adalah proses free treatment apalagi untuk sampai yang terjebak yang heterogen atau yang tercampur jadi dan yang namanya bakteri itu memang dia lebih suka makan makanan yang yang kecil-kecil gitu jadi makin halus makin halus jadi cacahnya itu itu akan meningkatkan keberhasilan yang makin tinggi jadi misalnya limbah organik hasil pertanian dan perkebunan seperti ampas sagu hasil proses simpati sagu yang memiliki ada lignin yang cukup tinggi nah ini memang untuk yang lignin itu memang tantangannya tinggi Bu Nur bener Bu Nur Jadi gimana caranya dengan pre treatment bisa dimaksimalkan misalnya biasanya tuh hidrolisanya dikencengin jadi dia tuh pakai temperaturnya tuh ditinggiin sampai di atas 70 derajat namun kan ya sama sih sebenarnya pertanyaannya sama nomor 2 kalau misalnya kita mau kemurnian biogas yang tinggi biayanya juga makin tinggi seperti itu makanya makanya untuk mencapai yang namanya break even point kita beneran butuh skala penerapan biodiechester misalnya yang Bapak Ibu kembali lagi ini kalau misalnya mau Skala kemurniannya yang tinggi atau misalnya yang bahannya tuh yang susah gitu seperti yang kandungan ligninnya tinggi itu skala biodie Chester plannya pembangkitnya itu memang harus besar jadi kalau misalnya ada panduan dari Kementerian skala minimal limbah misalnya tadi limbah tahu skala minimumnya berapa 16 meter kubik di bawah itu itu nggak bakalan bep misalnya atau nggak bakalan beda-beda berfungsi optimal itu udah ada acuan acuannya dari pemerintah jadi bisa mengacu ke situ Bu Nur tapi Setahu saya memang kalau misalnya Lim balikin belum ada arahannya dari pemerintah sih standarnya harus kapasitasnya sebanyak Apa mungkin itu Bu Nur semoga membantu Ya baik seperti itu ya Ibu Nur ya semoga menjawab pertanyaan Ibu Nur kemudian selanjutnya ini ada pertanyaan dari bapak M Zamroni apa saja hambatan implementasi biogas di Indonesia dan apa rekomendasinya seperti itu jadi [Musik] hambatannya tadi sebenarnya kalau dari saya ya Pak ya satu teknologi Pak jadi kita tuh sebenarnya bukan teknologi ya sebenarnya teknologi sudah ada cuma yang perlu dibuat itu ini hambatan implementasi biogasnya itu skala apa kalau saya lihat kalau misalnya skala rumah tangga untuk kotoran hewan tuh sebenarnya sudah optimal sudah maksimal dari Re sudah coba ngegenjot Yayasan Rumah energi dengan program biru mereka dan itu cukup sama mereka dikawal terus ya Nah yang kurang itu sebenarnya yang skala industri jadi misalnya sawit ya industri sawit sebenarnya potensi mereka gede cuma karena memang investasinya itu besar jadi mereka agak males-malesan gitu menerapkan menerapkan biogas kecuali kalau misalnya diwajibkan oleh pemerintah memang ada kewajiban cuma yang mereka hanya kayak Ya udah cover lagu aja yang paling simpel yang paling apa toh kita tidak tidak perlu harus mengolah itu sampai itu menjadi bener-bener bermanfaat gitu jadi kadang-kadang dari yang cover lagu biogasnya juga sama mereka hanya di bakar aja gitu yang penting ada pemenuhan kewajiban nah kalau misalnya kalau misalnya ini ya kalau misalnya harga listrik dari biogas itu dinaikkan jadi PLN mau beli listrik dari biogas dengan harga yang yang lebih tinggi lah daripada apa yang distandarkan sekarang mungkin pastinya industri-industri itu akan tertarik untuk membangun masing-masing gitu Tapi kalau sekarang itu kan mereka tuh kesannya tuh saya bikin biogas karena Oh itu nggak bisa dijual kalau saya jual beli sebagai listrik Saya hanya untung terus yang itu kalau misalnya saya misalnya jual sebagai gas kompres gas itu investasinya harus tinggi harganya juga kalah jauh sama gas bersubsidi seperti itu jadi memang sebenarnya potensi sangat sangat tinggi ya cuma bagaimana itu disalurkan sebagai sebagai sesuatu yang berdaya guna sampai akhirnya diterima oleh masyarakat itu komponen marketnya itu harus dibenerin dikoreksi apalagi unit harganya seperti itu untuk pertanyaannya Iya baik seperti itu ya Pak Zamroni kemudian selanjutnya kita mungkin akan memberikan kesempatan untuk yang ingin bertanya secara live ini ada ibu ismiati yang saudara mungkin bisa langsung menyampaikan pertanyaannya ibu Ibu Ismi Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh nya mungkin sebelumnya memperkenalkan diri dulu ya Bu Elizabeth saya ismiati Kebetulan saya ketua komunitas rumah hijau yang kita memang lihat lingkungan di Kota Sukabumi dan juga wakil ketua perbanusnya untuk cabang Kota Sukabumi sangat-sangat tertarik sekali ini untuk biogas kayaknya mungkin kebetulan ini juga saya share di member-member krh kami dan kita juga lumayan tertarik jadi mohon untuk mungkin arahan nanti untuk Bagaimana sih desain mini yang benar-benar desain mini biogas untuk skala rumah apakah sudah ada Terus yang kedua kebetulan di wilayah kita itu ada yang kayak ternak sapi gitu Bu Elizabeth ya jadi Tapi selama ini memang teknologinya Seperti apa untuk biogas mungkin desainernya ya tapi sebelum lama ini kita juga masih terkendala dengan faktor perilaku masyarakat Jadi mereka itu memang belum klik ke arah pengelolaan sampah yang lebih lanjut biogas ini jangankan ini ya untuk memilah sampah aja kan mereka juga masih terkendala Jadi mungkin memang itulah tantangan kami pun melihat lingkungan ya mungkin yang hadir di sini udah para pakar dan para penggiat lingkungan yang memang udah eksis gitu tapi untuk masyarakat yang lebih besar mereka itu memang ya Luar biasa gitu masih menganggap sampah itu ya tidak berkomitmen untuk mengelolanya gitu Jadi mungkin kalau nanti ada desain yang mamamini dan mungkin nanti sekalian RAB nya memang menguntungkan gitu ya Mbak Elizabeth nah terus di sini saya juga memantau suatu MCK yang udah kira-kira hampir tahunan MCK communa tapi belum muncul gasnya atau itu belum disalurkan atau seperti apa ya tapi ada juga yang MCK yang di wilayah lain itu awalnya beberapa rumah bisa memakai sekarang mungkin cuman satu dua rumah mungkin itu terkendala bahannya Ya karena itu murni dari kotoran manusia Mbak Elizabeth jadi sistemnya MCK memang ini dari kotoran manusia tapi saya juga kemarin eee pernah ada juga pindahan itu benar-benar murni dari organik itu di SMA 1 Kota Sukabumi kebetulan dari organik tetapi kita lihat ternyata desain alatnya luar biasa dan pasti itu mahal karena berbentuk fiber yang ditanam itu yang fiber yang ditanam yang sekitar ukuran rada luas sih itu hampir hampir 3 meter mungkin lebih sama lebarnya gitu jadi lumayan luas itu pasti estimasinya lebih mahal Jadi mungkin intinya gitu bagaimana kita yang pertama memang memastikan masyarakat untuk mengelola sampah saja kita masih perjuangan gitu tapi untuk ilmu ini biogas kita perlu juga untuk menambah kualifikasi keilmuan kami sebagai penggiat juga dan mungkin dari pihak ini penyelenggara Seminar ini mungkin kita ada bimbingan lebih lanjut untuk apa ya pelatihan-pelatihan yang lebih langsung action gitu maksudnya paket pelatihan yang memang kita langsung pelatihan langsung tahu langsung action atau langsung bentuknya ini langsung mempraktekkan sehingga kita tuh langsung bisa belajar langsung praktek Kebetulan saya juga kan dosen ya di suatu perguruan tinggi kesehatan lingkungan di Kota Sukabumi dan basic Saya juga seorang ahli kesehatan lingkungan gitu jadi memang ini mungkin teknologi pengolahan sampah yang saat ini yang lagi booming ya memang saya lulus sudah lama tapi saya selalu mengikuti progres address perkembangan kayak maggot kayak ini kan ini mungkin teknologi yang sekarang yang lagi marak dulu zaman kuliah mah belum sampai itu karena masalah sampah belum menjadi masalah segala sekarang gitu mungkin ini sharing dan mungkin kita mungkin kan Ini Mbak Elizabeth sebagai pembimbing kami bolehlah kita minta kontak personnya kalau nanti kita sharing karena namanya kita penggiat pasti kita semakin banyak menebar semakin kita apa ya senanglah gitu sama-sama merasakan gitu mungkin itu dan harapan kami mungkin ini pelatihan tidak hanya sampai di sini tapi anda lebih lanjut lagi ya kayak tadi yang ampas tahu apa jadi nanti kita paham kebetulan kita sebagai penghia dan sebagai pakar juga gitu Jadi kita biar menambah wawasan kami mungkin itu aja Bu Elizabeth ya Mohon bimbingannya Terus selama kita Terima kasih Ibu saya malah salut nih sama yang orang-orang seperti Bu Ismi sama yang ibu siapa tadi penggiat-penggiat di lapangan itu sebelumnya sementara ini Inovasi saya baru mengubah mindset inovasi rekayasa sosial jadi saya baru masih sampai ke rekayasa sosial saya membuat inovasi dengan Imah kuring investasi mengelola sampah menurunkan penyakit mengelola sampah bisa menjadi emas mengelola sampah bisa untuk sedekah mengelola sampah bisa untuk beli emas gitu Saya baru sebatas itu karena memang kita memahami audien masyarakatnya baru mau diajak seperti itu gitu cuman kalau ada teknologi ini yang memang Mini menarik ya kebetulan ini nanti juga kita di krh kita ada program make up juga kita setiap bulan tuh ada pelatihan-pelatihan gitu kemarin kita udah bikin decovery udah maggot udah bikin apa minyak jelanta jadi lilin gitu dan ini pun nanti bisa kita masukkan sebagai kurikulum kami Dan semoga di nastar kdlh bisa lebih memfasilitasi kami ya mungkin untuk pelatihan itu lebih lanjut Jadi mohon pihak ini bisa bekerja sama dengan dlhdlh terutama di sejabar ya karena kita juga tinggal di Jabar Makanya juga merinding pas waktu Puncak hari lingkungan hidup Jabar kemudian saya ikut zoomnya juga ternyata memang semangat mengulas sampah mungkin bisa di audiensi dengan Bu Elizabet sebagai pakar dan peneliti untuk audiensi biar kita kompak gitu ABC GM nya gitu akademis Ini bisnisnya community-nya dan mungkin nanti perbankan maupun medianya jadi lengkaplah kita menuntaskan sampah tapi tetap kita dengan mengurangi sampah ya mungkin itu semoga ini menjadi inilah bahan kajian kita bersama untuk menyelesaikan masalah persamaan di Indonesia khususnya di Jabar maupun di kota suku abumi karena kita bertempat di sini mungkin itu mungkin bisa menarik kesimpulannya sudah sudah lengkap tadi udah komplit saya [Tertawa] Makasih banyak ibunya yang juga sudah sharing banyak nih ya Ibu Elizabeth bersama kita pada hari ini juga mungkin itu tadi sekaligus penutup Jadi pertanyaan penutup dari sesi tanya jawab kita pada hari ini saya ucapkan terima kasih untuk ibu Elizabeth yang telah membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan sekaligus sharing bersama dengan Bapak Ibu peserta webinar di pagi hari ini kemudian Bapak Ibu sekalian Maaf ya saya nggak bisa ngejelasin detail tentang teknisnya operasionalnya Seperti apa namun untuk yang tertarik bisa ngehubungi kalau tidak YME Pak Sonson gars Sony itu karena mereka masing-masing jualan biogasnya ya Dan mereka punya pengalaman berbagai macam jenis limbahnya Jadi kalau memang Bapak Ibu ada yang mau serius untuk menerapkan mereka akan memberikan bintek begitu dan kalau misalnya ini Jadi jualan beli unitnya mereka akan dampingi jadi jangan takut untuk mencoba karena memang kegagalan itu pasti ada Bapak Ibu pertanyaannya gini kita mau gagalnya nanti pas udah nggak ada waktu lagi atau kita Cicil dari sekarang jadi nanti kita masih bisa mengulang dengan perbaikan-perbaikan terima kasih ya Bapak Ibu mantap nih penggerak penggerak alway semua nih Saya masih banyak belajar nih dari bapak ibu Thank you Bu Anisa Monggo seperti itu ya Bapak Ibu sekalian kemudian Terima kasih juga untuk bapak ibu sekalian yang sudah aktif bertanya dan mohon maaf apabila ada pertanyaannya yang mungkin belum terjawab karena waktu kita juga sangat terbatas sekali ya Bapak Ibu sekalian baik kemudian seperti janji saya di awal tadi saya juga sudah mengantongi nih nama-nama pemenang yang beruntung pada pagi hari ini untuk mendapatkan door prize special dari kami ya berikut untuk nama-nama yang beruntung mendapatkan spesial dari kami Selamat untuk ibu Ratih Bapak Zamroni dan ibu Yuli Yanti bagi pemenang mungkin bisa langsung menghubungi admin kami melalui kontak person yang tertera di layar kalian untuk mengkonfirmasi hadiahnya kemudian selanjutnya Mungkin saya juga izin mengingatkan dan menyampaikan untuk webinar yang akan mendatang ini akan melaksanakan pada Sabtu 24 Juni 2023 webinarnya dengan tema teknologi composting sampah organik perkotaan skala pengolahan di tingkat rumah tangga kawasan dan dan skala kota dalam konteks teoritis dan aplikatif bersama pemateri selanjutnya yaitu ada Bapak Doktor Sri Wahyono SSI MSI Jadi bagi Bapak Ibu sekalian yang mungkin tertarik untuk mengikuti webinar ini bisa langsung daftar sekarang di Link yang tertera begitu atau juga bisa langsung menghubungi admin kami melalui WhatsApp gitu sekalian kita telah sampai di akhir acara nih Bapak Ibu sekalian dan Alhamdulillah hari ini kita sudah belajar banyak sekali mengenai biogas dan dinamikanya dalam pengelolaan sampah organik yang disampaikan oleh pemateri kita pada hari ini yaitu Ibu Dokter Elizabeth rianawati banyak sekali ilmu yang kita dapatkan pada saat penyampaian materi yang disampaikan oleh pemateri kita pada hari ini semoga ilmu-ilmu tersebut dapat bermanfaat untuk kita semua Selain itu kami juga ingin Mengingatkan untuk Bapak Ibu sekalian untuk mengisi kuesioner yang linknya sudah dishare di kolom share supaya kegiatan kami selanjutnya bisa lebih baik lagi dan Sekali lagi saya juga izin mengingatkan kepada Bapak Ibu sekalian yang mungkin menginginkan materi sekaligus sertifikat dan kemarin mungkin belum sempat request itu dapat juga mengisi Link yang sudah dikirimkan admin kami di kolom chat terakhir saya ucapkan terima kasih kepada pemateri kita hari ini yaitu Ibu Dokter Elizabeth rianawati yang telah menyempatkan waktunya untuk berbagi dan sharing materi pertama kami pada pagi hari ini lalu juga saya ucapkan terima kasih kepada bapak dokter hijrah bernama Putra SMA selaku founder dari butik daur ulang Project B Indonesia sekaligus sekretaris jurusan Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia dan juga tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada panitia dan peserta yang telah berkontribusi dan sangat antusias sekali selama webinar ini berlangsung Semoga kita semua masih bisa bertemu di webinar webinar selanjutnya apabila selama memandu acara ini mungkin terdapat kesalahan kata ataupun perbuatan saya misal warna pamit undur diri wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Musik] yang lain sampai ketemu lagi di kegiatan berikutnya Selamat berakhir pekan kalau misalkan