Transcript
jWaLgkMifsI • BIOGAS DAN DINAMIKANYA DALAM PENGELOLAAN SMAPAH ORGANIK
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/ProjectBIndonesia/.shards/text-0001.zst#text/0051_jWaLgkMifsI.txt
Kind: captions
Language: id
Ibu Dokter Elizabeth Lianawati
menarik sekali ya Bapak Ibu sekalian
acara webinar kita pada pagi hari ini
kemudian acara ini diselenggarakan oleh
butik daur ulang Project Bank Indonesia
yang bekerjasama dengan Universitas
Islam Indonesia
baik selanjutnya bapak ibu hadirin yang
terhormat Izinkan saya mengucapkan
selamat datang dan memberikan salam
hormat saya kepada pemateri kita pada
hari ini yaitu Ibu Dokter Elizabeth
rianawati lalu kepada bapak dokter
hijrah Purnama Putra SMA
selaku powder dari butik daur ulang
Project band Indonesia sekaligus
sekretaris jurusan Teknik Lingkungan
Universitas Islam Indonesia dan juga
kepada bapak ibu peserta webinar pada
hari yang berbahagia ini
sebelumnya sebelum kita masuk ke materi
kita pada hari ini saya mohon izin
terlebih dahulu untuk
mengingatkan Bapak Ibu sekalian untuk
dapat mengisi daftar hadir atau presensi
di Link yang telah admin kami kirimkan
di kolom chat kemudian Dengan hormat
saya juga meminta kesediaan Bapak Ibu
sekalian untuk menonaktifkan microphone
selama kegiatan ini berlangsung supaya
kita semua dapat menikmati materi yang
disampaikan dengan baik
baik selanjutnya sebelum kita masuk ke
acara inti kita pada hari ini yaitu
penyampaian materi Mari kita dengarkan
terlebih dahulu penyampaian sambutan
pepatah dua patah kata dari bapak dokter
hijrah Purnama Putra SMA selaku founder
dari butik daur ulang Project Indonesia
sekaligus sekretaris jurusan Teknik
Lingkungan Universitas Islam Indonesia
waktu dan layar kami persilahkan
Oke terima kasih Mbak Anisa
mudah-mudahan suara saya sudah terdengar
dengan jelas Ya
baik Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
Selamat pagi Bapak Ibu salam sejahtera
untuk kita semuanya
Alhamdulillah pada kesempatan hari ini
puji syukur kita panjatkan kehadirat
Allah Subhanahu Wa Ta'ala karena kita
masih diberikan kesehatan dan berbagai
macam nikmat yang lain salah satunya
adalah nikmat sehat sehingga kita dapat
berkumpul hari ini seperti biasa tidak
secara langsung gitu bisa bertatap muka
tapi paling tidak dengan bertatap layar
tidak mengurangi
khidmatnya kita dalam semangat kita
belajar bersama pada kesempatan hari ini
Tentunya yang kami hormati yang saya
hormati Ibu Dokter Elizabeth
yang telah berkenan hadir mengisi salah
satu sesi dari webinar kita pada
kesempatan hari ini yang beliau sangat
expert di bidang ini banyak penelitian
yang beliau hasilkan terkait dengan
pengelolaan sampah organik yang
berhubungan dengan biogas walaupun
banyak juga aktivitas beliau yang jika
dibaca cv-nya sangat banyak sekali
terkait dengan bidang pengelolaan
lingkungan dan di berbagai macam wilayah
tidak hanya di Indonesia tapi di tingkat
ASEAN dan di tingkat Internasional
lainnya dan kami beruntung hari ini Bu
Ibad dapat menyediakan waktunya untuk
hadir
membersamai kita dan menjelaskan terkait
dengan biogas dan dinamikanya dalam
pengolahan sampah organik khususnya di
Indonesia dan tentunya yang saya hormati
Bapak Ibu
beserta webinar pada kesempatan hari ini
di mungkin kita ketemu yang rutin hadir
setiap 2 minggu sekali di hari sabtu
bersama Mbak Anisa
ini menjadi moderator WhatsApp kita jadi
mungkin sudah terbayang pola-pola yang
dilakukan oleh Project di Indonesia
salah satunya kita ingin
menghadirkan acara yang tepat waktu jadi
jam 9 ya jam 9 kita mulai ya
mudah-mudahan jam 9.15 paling lambat
pemateri sudah menjelaskan materinya
agar materi dapat didapat secara komplit
dengan jumlah waktu yang cukup Jika
Bapak Ibu punya gambaran dan mendapatkan
pemahaman yang baik baik materi ini dan
jangan lupa tadi Seperti yang Mbak Nisa
sampaikan jika ada pertanyaan silahkan
chat di kolam komentar
nah terkait dengan pengelolaan sampah
organik sendiri Bapak Ibu ini menjadi
isu yang sangat menarik karena banyaknya
sampah yang kita hasilkan salah satunya
adalah sampah organik baik itu yang
sifatnya adalah foodways maupun sampah
halaman dan seterusnya yang kita
hasilkan setiap hari dari porsinya
jumlahnya sangat banyak dibandingkan
sampah yang lain Oleh karena itu jika
kita akan mewujudkan sistem pengolahan
sampah di kolam kita masing-masing
dengan baik salah satu tujuannya adalah
juga kita mengoptimalkan pengolahan
sampah organik mudah-mudahan dengan
optimalnya sampah organik terkelola
dengan baik paling tidak 50% sampai
sebuah kota akan berakhir di tingkat
rumah tangga atau di tingkat kawasan
atau di tingkat kota begitu ya dalam
melakukan pengelolaan yang lebih baik
apalagi bisa menghasilkan produk berupa
energi yang bisa dimanfaatkan ini adalah
serial
teknologi yang kita coba hadirkan dalam
beberapa webinar ke depan diawali dengan
biogas mudah-mudahan nih kita kasih
bocoran Sedikit nih Mbak Nisa nanti yang
jelasin lagi minggu depan dua minggu
lagi kita akan hadirkan teknologi yang
sudah Bapak Ibu sangat kenal sekali
yaitu terkait dengan kompos Kita pingin
memperlihatkan sisi yang lain terkait
dengan kompos Bagaimana potensinya
Bagaimana
optimalisasinya dan seterusnya sehingga
pengelolaan yang sudah dilakukan di
tingkat rumah tangga ataupun di TPS 3R
ataupun di tpst bisa lebih maksimal
Minggu depannya lagi nanti kita akan
bahas berbagai macam teknologi terkait
dengan pengolahan sampah organik
kemudian bapak ibu selalu setia
mengikuti
kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh
butik daur ulang Project di Indonesia
dan kita sangat disupport terus oleh
jurusan Teknik Lingkungan di Fakultas
Teknik Sipil dan Lingkungan dan
perencanaan Universitas Islam Indonesia
seperti video tampilan tadi kampus yang
ada di Jogja mungkin suatu saat bapak
ibu yang hadir ke Jogja jangan lupa
mampir ke kampus
UII tentunya di jurusan teknik
lingkungan dan bisa nih sambil
jalan-jalan di workshopnya butik daur
ulang untuk ketemu sama Mbak Nisa secara
langsung
Mungkin itu saja yang bisa saya
sampaikan Selamat mengikuti webinar
mudah-mudahan lancar semuanya dan
tentunya banyak kekurangan yang mungkin
belum bisa kami penuhi dengan baik tapi
respon dari bapak ibu dalam mengisi
kuisioner tampilan selanjutnya menjadi
mungkin akan lebih baik Terima kasih
atas perhatiannya boyband sekali lagi
terima kasih atas waktunya mudah-mudahan
bermanfaat
wabillahi Taufiq wal hidayah
wassalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
Terima kasih Bapak hijrah yang telah
memberikan sambutannya dan sekaligus
membuka acara pada pagi hari ini
baik Bapak Ibu sekalian kami dari
panitia juga melakukan live streaming
melalui YouTube channel kami yaitu di
Project band Indonesia jadi semisal
selama acara webinar ini berlangsung
mungkin ada Bapak Ibu sekalian yang
terkendala di dalam Zoom itu tidak perlu
khawatir karena Bapak Ibu sekalian juga
tetap bisa
mengikuti webinar ini melalui YouTube
channel kami yaitu di Project B
Indonesia kemudian seperti biasanya Nih
Bapak Ibu sekalian hari ini kami juga
menyiapkan berbagai macam spesial untuk
Bapak Ibu sekalian yang beruntung door
prize ini diberikan berdasarkan tiga
pertanyaan terbaik dan 2 Story Instagram
terunik selama lebih dari ini
berlangsung untuk pemenang 3 pertanyaan
terbaik akan kami umumkan di akhir acara
Sedangkan untuk pemenang 2 Store
Instagram terunik akan kami Hubungi
langsung melalui DM Instagram
Nah jadi bagi Bapak Ibu sekalian yang
ingin bertanya selama webinar ini
berlangsung itu dapat langsung
memberikan pertanyaannya melalui kolom
chat dengan format nama kemudian
pertanyaan yang ingin ditanyakan dan
akan kami pilih 3 penanya terbaik untuk
memenangkan door face special dari kami
lalu untuk Story Instagram Bapak Ibu
sekalian dapat membuat Story
di Instagram semenarik mungkin dan
jangan lupa tag Instagram kami di
@projectv Indonesia baik tanpa
berlama-lama lagi kita langsung akan
lanjut ke acara inti kita yaitu
penyampaian materi oleh pemateri kita
pada hari ini tapi sebelum itu Mari kita
simak terlebih dahulu CV dari pemateri
kita pada pagi hari ini
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
Iya baik itu tadi sekilas mengenai
pemateri kita pada hari ini selanjutnya
saya akan menyambar pembateri kita
terlebih dahulu Selamat pagi Ibu
lagi Ibu Anisa asing Ibu gimana kabarnya
hari ini Baik Bu Anisa Makasih ya sudah
mengundang saya di sini iya kita yang
Makasih karena Ibu udah mau
sharing-sharing bersama kita nih pada
pagi hari ini jadi
mungkin kita langsung
saja untuk mulai penyampaian materi
begitu ya Bu untuk penyampaian materinya
waktunya kurang lebih sampai sekitar jam
10.30 begitu
tanpa berlama-lama lagi langsung saja
tempat dan layar kami persilahkan Terima
kasih Bu Anisa Terima kasih juga Pak
hijrah Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Salam kenal buat bapak ibu
semua saya Elizabeth dari FBI saya akan
mempresentasikan share ya share
pengalaman tentang biogas jadi
juga Saya mau share screen di sini
kebetulan
[Musik]
institusi saya yaitu
RIS
adalah lembaga penelitian
yang ini melakukan tiga tahun penelitian
yang mendapat pendanaan dari
penelitian ini 3 tahun ini
dilakukannya mulai dari 2019 ya
bapak-bapak ibu-ibu dan sampai
berakhirnya tahun 2002 kemarin
penelitiannya tentang biogas kami di
sini melihat Bagaimana perkembangan
biogas di 5 negara termasuk di Indonesia
nah hasil dari penelitian ini saya
presentasikan
sekarang seperti itu Jadi mohon maaf
beberapa memang pengantarnya tulisannya
adalah bahasa Inggris
dan juga Memang Skala yang ditampilkan
adalah
skala biogasnya itu tadi kan Pak hijrah
cerita ya Ada sekalian rumah tangga ada
skala kawasan ada skala kota Nah
kebetulan
yang ditampilkan hasil penelitiannya ini
kita berfokus kepada skala kawasan skala
kota dan juga skala industri sebenarnya
namun tidak apa-apa Nanti kita juga bisa
diskusi lebih lanjut kalau misalnya
tertarik mengenai skala rumah atau yang
lebih kecil seperti itu ya Skala yang RT
RW Nah itu
saya melakukan kebetulan penelitian
dokter saya untuk 3 skala termasuk yang
skala rumahan dan juga skala RT RW
seperti itu Nah Tapi sebelum saya masuk
ke topik Saya ingin makan apresiasi dulu
butik daur ulang keren banget untuk
ininya ya inisiasinya dan kerajinannya
rutin selama setiap 2 minggu seperti itu
kami juga kebetulan Pak hijrah sedang
dari seni 3 tahun ke depannya dari
pemerintah Australia
itu kebetulan teknologi yang kami alami
itu adalah review di review jadi 3 tahun
sebelumnya kami berkutat ya masalah
sampah organik
Apakah dari biomassa maupun sampah
organik dari perkotaan tapi ini 3 tahun
kedepan Ini kita lagi fokus ke sampah
anorganik jadi
[Musik]
Kami nanti ingin deh kerjasama sama
butik daur ulang Kalau boleh share
beberapa
topik-topik ya mengenai
sampah anorganik dan bagaimana Apakah
itu bisa
diolah menjadi teknologi ribis di review
oke
cukup untuk
sedikit promosinya Oh ya ini juga
beberapa peneliti yang tergabung dengan
BFI jadi memang FBI itu basisnya dari
Indonesia Bapak Ibu awalnya dari
Indonesia yang
[Musik]
40 orang daily Namun kita juga
kerjasamanya dengan beberapa peneliti di
luar negeri gitu di beberapa negara
ini topik-topik yang kami lakukan
termasuk di dalamnya adalah mengenai
persamaan
itu ada di Water dan weise management
kalau topik lain disiar itu disaster and
Climb dan clear itu energi energi
terbarukan Nah untuk topik
[Musik]
kebencanaan kami juga banyak melakukan
kegiatan-kegiatan yang topik-topik lain
juga
tentang anak-anak dan kesejahteraan
perempuan seperti itu
Jadi kalau yang tertarik ingin melihat
beberapa hasil penelitian kami bisa main
ke website kami di
www.fbi.or.id silahkan ya bapak-bapak
ibu-ibu Nah sedikit disclaimer untuk
presentasi hari ini itu adalah hasil
gabungan
gabungan dari beberapa presentasi yang
ada 3 tahun ke belakang di dalam riset
kami jadi misalnya ini
slide ini tentang pengembangan bio
energi ini saya ambil dari slidenya Pak
troyes Pak trois dari Dirjen beau energi
di ebtke kebetulan
beliau partner berat kami untuk dua
riset biogas dan untuk yang rdf yang
akan datang jadi memang ini saya ambil
langsung dan juga beberapa slide slide
berikutnya juga saya ambil langsung dari
pembicara ya
[Musik]
terlibat dalam riset biogas
pentingnya Mengapa
pemerintah ada fokus ke biogas itu
karena memang bio energi itu
berkontribusi pada pencapaian
energi mix di tahun 2025 ya jadi memang
dari pemerintah ada target untuk
mencapai 23% energi mix
untuk ketahanan energi nasional di tahun
2025 jadi kita lihat di sini bahwa di
tahun 2019 itu dari
porsinya batubara itu akan dikurangi di
tahun 2025 jadi yang awalnya dari 37%
itu akan berkurang menjadi 30% Sedangkan
untuk energi terbarukan itu akan
ditingkatkan
juga termasuk minyak bumi akan menurun
seperti itu jadi di sini kita lihat
bahwa awalnya gas bumi yang warnanya
kuning
20% itu akan ditingkatkan jadi 2% Nah di
sini
biogas itu dapat menjadi potensi seperti
itu namun biogas yang seperti apa apakah
yang termasuk yang digunakan atau ini
khusus Kawasan Industri saja atau yang
skala besar kita akan lihat karena itu
memang
dari pemerintah sendiri biogas itu
sangat di proyeksikan trennya akan
meningkat memang direncanakan akan
meningkat pada tahun-tahun berikutnya
seperti itu Jadi ini dilihat dari sini
2019 itu sayangnya masih
0,01% berasal dari biogas untuk energi
terbarukan sedangkan
di sini porsinya akan diharapkan akan
lebih besar
nah pemanfaatan biogas langsung
berkontribusi pada target energi baru
terbarukan itu sebanyak apa sih Sebanyak
kurang lebih
500 juta kubik nah 500 juta kubik ini
bisa dicapai dari mana itu ada
[Musik]
targetnya itu sekitar
28 juta kubik seperti itu jadi maaf Yang
500 juta ini dari bio energi gabungan
dari bio energi jadi
itu ada dari yang biofuelnya dalam
bentuk biofuel ada nggak bentuk biomassa
dan terakhir adalah dari biogas
nah ini adalah target-target pembangkit
ya pembangkit berarti ini adalah skala
yang besar ini kalau kota maupun yang
skala industri seperti itu
pembangkit listrik bioenergi
ada gap sebesar 3000 megawatt dan untuk
produksi
biogas itu ada gapps sebesar
463 juta meter kubik per tahunnya dan
untuk biofil sendiri dan investasi juga
ada gap masing-masing nah ini gapnya ini
kalau dilihat sangat-sangat besar Bapak
Ibu namun nanti menariknya Sebenarnya
kalau saya juga akan menjelaskan bahwa
di Argentina itu mereka menggunakan satu
sistem jadi
menghasilkan energi
biogas dan bioetanol
[Musik]
secaral seperti itu bukan dari jadi dari
satu kawasan Wah itu yang bener-bener
termasuk yang sangat Advance jadi
produksi biogas dari limbah pertanian
seperti itu termasuk dari
sisa-sisa
agrikulturnya itu nah diolah menjadi
biogas dan biogasnya ini energinya itu
dipakai untuk memproduksi bioetanol nah
ini sudah dilakukan di Argentina nah ini
nanti kita bisa mungkin saya ada slide
juga tentang itu dan kita bisa lihat
lebih
detail di sana
Oke kita mulai masuk ke skema
pemanfaatannya Nah untuk
skema pemanfaatan biomassa untuk biogas
dan bioscng itu seperti apa Nah ini
slidenya juga masih saya ambil dari
slidenya pbtke dari bioenergi di sini
ada dua bahan yang bisa dipakai sebagai
biogas dan BIOS energi Nah kenapa saya
mention di sini biosag
itu adalah bentukan yang lebih murni
dari biogas seperti itu ini adalah topik
yang sedang
istilahnya trending ya sedang pot-hotnya
dibahas di kementerian dan nasional saat
ini mungkin kalau ada temen-temen yang
dari Lombok atau yang dari Kalimantan
sekarang
itu
pembangkit biocy engine yang sudah ada
di Indonesia memang padanya yang pertama
adalah di Kalimantan ya dari PT DSN
kelapa sawit dan kebetulan dari jsz juga
sekarang sedang berusaha membuat satu
pengembangan
di Lombok dari tongkol jagung Jadi
mungkin nanti kalau ada teman-teman yang
sudah pernah ke sitenya secara langsung
atau yang lebih jauh bisa share di sini
cerita nah
Kenapa Orang lebih cenderung kepada bio
si Egi karena memang
dari pemerintah sendiri ada kepentingan
pada ada target untuk mengurangi impor
naturald untuk mengurangi impor gas
nasional
dan itu ditargetkan karena cadangan gas
nasional itu kalau tidak banyak tersedia
sampai 70 tahun ke depan dan setelah itu
kita harus memikirkan
Bagaimana cara memenuhi
permintaan dari gas lokal seperti itu
karena itu
biosg atau biometan ini menjadi salah
satu alternatif yang sekarang sedang
dilihat
fleksibel apa selayak apa untuk bisa
menggantikan
masukkan gas di dalam negeri Nah nanti
saya juga akan bahas penerapan
penggunaan Beyonce di negeri-negeri lain
kebetulan
banyak ya Saya ingin banyak cerita juga
tentang penerapan di luar negeri karena
memang itu sebenarnya bisa dapat menjadi
acuan untuk penerapan
biogas secara masif di Indonesia seperti
itu jadi keuntungannya
atau biometan memang karena dia sifatnya
lebih murni itu bisa masuk standarnya
lebih baik daripada biogas tidak ada
sulfurnya tidak ada kandungan airnya
yaitu bisa diolah atau bisa menjadi
pasokan bahkan untuk
mesin-mesin pembangkit listrik kita tahu
semua di sini bahwa untuk masuk bahan
bakar ke pembangkit listrik itu perlu
grade yang lebih tinggi dibandingkan
untuk
boiler industri seperti itu atau untuk
[Musik]
dalam pembangkit yang lain ya kalau
boiler itu kan bisa dengan kualitas yang
lebih rendah
biogas seperti itu namun kalau untuk
yang standar yang lebih tinggi apalagi
misalnya untuk mesin mobil Nah itu
memerlukan
kualitas gas yang lebih baik
dalam hal ini adalah
[Musik]
Ya sama aja sebenarnya Nah untuk masuk
ke
slide Berikutnya ini saya ambil dari
harmoon deker beliau adalah
Direktur dari YouTube
dan juga presentasi dari
alexe
yang adalah
planet
planet bio
bioteknik dari Jerman jadi mereka berdua
banyak fokus mengenai biometan karena
memang biometana juga
Rising Star ya di Eropa dan di Eropa
sendiri
biometana banyak dipakai untuk
transportasi jadi untuk mobil dan untuk
bus-bus seperti itu Mengapa itu
alasannya ada di dua slide berikut jadi
ini adalah
emisi yang dihasilkan per km dari
beberapa jenis bahan baku bapak ibu
sekarang kita kan tahu bahwa pemerintah
itu lagi
gencar-gencarnya harus mencapai target
Dr karbonisasi ya Nah di tahun 2030 di
tahun 2050 Jakarta sendiri udah place
Zero emisi Zero emisi dari sektor
transportasi di Jakarta kenapa sektor
transportasi karena memang kalau di
perkotaan itu sektor transportasi itu
yang menyumbang yang paling besar
walaupun
kita juga tahu bahwa sektor
Perindustrian maupun
kalau misalnya satu kotak sudah
mau
menyumbang nol emisi di bidang sektor
transportasi Wah berarti itu memang
paling ambisius dan Serius gitu ya
karena itu memang sektor yang termasuk
paling challenging
tidak hanya Jakarta tapi beberapa
kota-kota di Eropa juga sebenarnya
sekarang sedang
melakukan pelecehan sama gitu nah Zero
emission Nah sebagai gambaran untuk
bahan
bakar dari
fosil seperti bensin diesel itu
mengeluarkan emisi yang paling tinggi
Bapak Ibu
nah Sedangkan untuk gas ataupun cng yang
dari natural gas dan juga
cng yang
di mix dengan
biometana itu masih lebih tinggi
dibanding dari
100% biometan jadi misalnya
bahan bakarnya itu dari
si enji yang masih gas mix itu
sebenarnya masih jauh lebih tinggi dan
yang paling rendah sebenarnya bisa kita
bilang bahwa biometal Nah itu
mengeluarkan emisi yang paling rendah
dibanding semuanya bahkan Bapak Ibu
dibanding baterai
untuk mobil jadi kayak mobil listrik Nah
untuk mobil listrik
ini juga kami sudah melakukan penelitian
kemarin kolaborasi dengan kritis waktu
itu melihat dan memang dari literatur
review juga sudah konfirmasi bahwa
kalau
gas kalau mobil listrik namun listriknya
masih menggunakan bahan batubara atau
bahan bakar fosil itu sebenarnya total
Total ini isinya itu masih lebih tinggi
di sini jadi misalnya di sini
elektricity yang
dari
pembangkitnya itu masih mix
itu sebenarnya emisi itu totalnya masih
tinggi Nah jadi kenapa ini biometana
menjadi salah satu opsi untuk
bisa dipakai di transportasi di Eropa
nah ini yang lebih detailnya lagi bapak
ibu ini juga adalah emisi kilogram
kalau berdasarkan slide yang ditunjukkan
dari e dari dari
untuk si Enji atau yang sudah
bio ada 40% bio maksudnya dan apakah itu
dari biomassa
sampah perkebunan sampai hijau ataupun
sampah pertanian seperti itu sampah
pasar dan ini ada yang misalnya
100% dari sampah perkotaan atau 100%
dari
ini ya apa kohe seperti itu
itu bahkan memberikan
bisa menjadi ini ya apa
emisinya negatif Apa maksudnya efisien
negatif dia bisa menjadi karbon offset
jadi dia tuh
bisa menutup
emisi yang dikeluarkan dari
kegiatan-kegiatan lain Jadi
berkontribusi kepada pengurangan emisi
secara aktif di sini jadi di sini kita
lihat dari sampah itu
sebesar kurang lebih
10.000 ya yang bisa di save atau yang
bisa di offset ini kalau misalnya kita
lihat dari hanya dari bahan bakarnya
jadi ini bahan bakarnya emisi dari bahan
bakar ini emisi semua dari kendaraan
misalnya ya ini emisi kendaraan ini yang
warna biru itu adalah Emis yang
dikeluarkan dari
produksi bahan bakarnya jadi menarik
Bapak Ibu Coba kita lihat ya di sini ini
adalah tradisional
kendaraan tapi ini adalah kalau produksi
kendaraan listrik ternyata yang isinya
cukup besar
dan ini kalau misalnya yang digunakan
adalah listrik
listrik yang dengan bahan bakar fosil
untuk masih batubara dia sebenarnya
masih mengeluarkan fungsi dan kalau
misalnya 100% listriknya itu dari energi
terbarukan baru dia
beneran mencapai emisinya itu nol di
situ Ini hanya untuk dari bahan bakarnya
saja
iya oke nah Ini adalah trend penggunaan
biometana di negeri di Eropa saat ini
sudah 17% mencapai itu hanya di gudang
untuk saja jadi ini adalah trendnya itu
memang semakin lama tuh semakin
meningkat di negara
Eropa ya Jadi kemarin rekan saya yang
dari Austria setelah perang ukraien
Bahkan mereka membentuk satu gugus tugas
sendiri dari kementeriannya
Bagaimana caranya mempercepat biogas
produksi biogas Apakah itu dari sampah
Apakah itu dari limbah industri Apakah
itu dari
bahan-bahan yang sudah tersedia itu
untuk penggunaannya di negara mereka
Jadi untuk ketahanan energi jadi
memang biogas itu menjadi salah satu
opsi ketahanan energi yang paling
berkelanjutan paling sesuai karena
memang sumbernya itu akan selalu
tersedia kalau bapak-bapak ibu-ibu dari
daerah pasti sangat-sangat paham ya
bahwa hasil sampah itu
nah yang namanya sampah itu
pertumbuhannya itu bahkan bisa jadi
eksponensial sejalan dengan pertumbuhan
populasi perkotaan seperti itu makanya
itu adalah salah satu sumber yang
sustainable
Oke saya tidak akan berlama-lama di
bagian
kendaraan karena di sini kita bisa lihat
bahwa se praktis apa sih
penggunaan
biometan ya di kendaraan itu kita bisa
lihat dari perbandingan Misalnya ini
yang menggunakan Lee ion battery untuk
kendaraan itu memerlukan sebesar ini
namun kalau misalnya hidrogen itu lebih
kecil dan juga
biometan itu jadi sangat-sangat efektif
sebenarnya Nah untuk yang hydrogen Bapak
Ibu misalnya hidrogen ini
[Musik]
dari Jerman itu mereka sekarang karena
mereka
pembangkit biogasnya itu sudah skala
industries kalau kota jadi dan sudah
sangat-sangat teknologi tinggi jadi yang
sekarang mereka lakukan adalah tidak
hanya menghasilkan biometana tapi mereka
sekarang
melihat bagaimana caranya menghasilkan
hidrogen dari pembangkit biogas jadi
bahkan sudah
semaju itu
karena memang mereka
investasinya sudah sangat tinggi ya jadi
bahkan dari pembangkit biogas yang ada
itu mereka bisa sanggup
supaya pembangkit biogas itu bisa
menghasilkan hidrogen
seperti itu dan ini adalah tren
di Eropa
mungkin ini beberapa
standar yang harus dipenuhi untuk
mencapai produksi biometan
Jadi pertama pembatasan tidak ada tidak
boleh ada sulfur h2s
dan oksigen tidak boleh ada airnya
debunya maupun minyaknya dan harus
memenuhi
standar tekanan dan nilai kalor dari
bio dari si dari gas murni seperti itu
ataupun dari
gas LNG
dan dari Chakra baunya juga harus kita
tahu untuk menulis standar keamanan
harus diberikan
Bau seperti itu untuk menandakan bahwa
ada gas nah ini adalah teknologi yang
digunakan untuk membawa
dari biogas kepada bioma yang sudah
digunakan jadi
di Jerman yang sebagian besar digunakan
adalah
chemical scrubbing dan water scrubbing
seperti itu untuk mengupgrade dari
biogas menjadi
biometanal sedangkan kalau
di Perancis yang banyak digunakan adalah
separasi menggunakan membran
Nah kita masuk ke Malaysia Bapak Ibu
yang deket-deket saja Malaysia Indonesia
ini kan memang produksi
kelapa sawitnya memang ya yang termasuk
yang paling besar ya di dunia karena itu
sebenarnya dari produksi itu menjadi
potensi untuk diubah menjadi
biogas jadi biogas skala industri nah
selain biogas sekolah industri
sebenarnya kalau dari sisi
energi terbarukan rekan-rekan di
Malaysia ini
tidak agak lebih pas ya terutama dalam
Sisi
[Musik]
solar TV atau maksudnya teknologi
matahari jadi mengubah energi
terbarukan itu dari sinar matahari
karena mereka sudah punya namanya
peraturan yang hanya berfokus kepada
matahari Jadi mereka
bikin satu standar Kalau nggak salah tuh
13 Sen
kwhnya yang sangat-sangat ini ya
sangat-sangat
baik Sebenarnya harganya Nah untuk
biogas untuk mereka juga mulai melihat
bagaimana caranya
memasukkan biogas mensuplai biogas yang
ada ke dalam jaringan gas yang ada di
Malaysia Jadi kalau misalnya Bapak Ibu
keserawak
di Kalimantan Timur
mereka sudah pakai jaringan gas jadi
jaringan yang seperti sudah di
aplikasikan di Palembang ya di Palembang
juga ada jaringan di situ nah itu mereka
sedang
berusaha memasukkan
memasukkan bioma panen juga kepada
jaringan gas tersebut seperti itu
[Musik]
ini adalah penerapan di Afrika Selatan
jadi untuk penerapan di Afrika Selatan
itu mereka
di Afrika Selatan itu mereka juga banyak
pakai
skala
kawasannya skala industri ke bawah nah
untuk yang di Thailand Saya tidak untuk
yang di Thailand ini menarik karena
mereka
pemerintahnya itu menerapkan untuk
setiap pertanyaan untuk setiap
peternakan di atas satu standar tertentu
wajib punya biogas seperti itu Bapak Ibu
jadi
sebagai hasilnya itu
di sini kita bisa lihat bahwa ada
kenaikan unit biogas di Thailand karena
ada penerapan wajib menggunakan biogas
tersebut ini karena itu sebarannya juga
sudah sangat-sangat banyak jauh lebih
banyak dibandingnya di Indonesia kalau
di Indonesia sekarang
banyaknya itu kalau dari skala ini ya
skala peternakan itu yang banyak
bergerak itu
Rebecca ya dari Re Yayasan Rumah energi
Nah kalau di Indonesia Yayasan Rumah
energi itu mereka pakai yang skala
sekitar
produksi biogasnya tuh
saat 3 meter kubik yang seperti
Dome seperti itu dan
range harganya untuk satu memasang satu
rumahan untuk peternakan itu
biayanya sekitar 10 jutaan Namun karena
mereka bisa sudah ada akses ke carbon
kredit itu sekitar
sebagian ya sekitar 2 jutaan seperti itu
ya itu bisa
didapat dari karbon kredit yang
dihasilkan dari biogas Jadi sebenarnya
ada potensi juga pembiayaan untuk
biogas pembiayaan
pembangkit biogas atau biogas Blend itu
dari karbon kredit Bapak Ibu seperti itu
kalau misalnya mau tahu lebih jauh
itu bisa mengundang dari yra ya karena
mereka udah menerapkan atau misalnya
Bapak Ibu ada yang ingin tertarik untuk
Bagaimana cara menghitung karbon
kami juga ada beberapa seri pelatihan
yang nanti saya akan Jelaskan di akhir
presentasi saya
ini adalah penerapan di Thailand untuk
skala kawasan
kawasan bisa memasukkan sekitar 30 ton
per hari dan yang dihasilkan adalah
300 meter kubik
dari
kapasitas daya seperti itu dan tidak
hanya yang
basahnya tapi mereka juga ada
sistem keringnya jadi
di sini ada
drycester 600 meter kubik kapasitasnya
dan yang dihasilkan adalah 100 kilowatt
genset biogas nah ini mereka juga ada
upgrading
station Nah kenapa di sini ada yang
drive Kenapa di sini ada yang web karena
memang untuk sampah kota yang tercampur
itu lebih cocok
menggunakan
anaerobik dan sistem kering namun jadi
tidak perlu dibilang seperti itu ya
kalau misalnya bangsa itu dipotongnya
sudah ada pemilahan sampah yang baik
antara sistem antara Anda anorganik dan
organik itu bisa menggunakan sistem
biogas sistem bahasa seperti itu Nah
keuntungannya sistem basah itu dia lebih
tahan lama lebih bandel jadi tidak perlu
banyak
perawatan lah istilahnya dibandingin
yang sistem
kering itu sampahnya tuh hanya ditumpuk
saja seperti itu kemudian nanti
disemprot oleh air yang ada juga
kandungan bakterinya nah itu memerlukan
operasional yang lebih kompleks jadi
untuk memantau
kerja
bakterinya bakteri untuk menghasilkan
biogasnya itu dari tumpukannya itu rutin
di
aduk-aduk atau di mix seperti itu Nah
ini yang saya ceritakan di awal mengenai
bagaimana Argentina Tuh bisa
menghasilkan
biogas dan
bioetanol dari satu kawasan nah
Kenapa Argentina cukup maju karena
memang dia dari tahun 2016
itu sudah melakukan kampanye nasional
yang sangat-sangat agresif jadi
disebutnya
renoversenya itu Bagaimana itu
pemerintah pusatnya itu
promosi supaya banyak investasi masuk ke
energi terbarukan seperti itu dan supaya
investasi banyak masuk mereka melakukan
banyak memberikan insentif insentif
seperti misalnya harga listrik
itu di
perbaharui melalui ada satu ini
kebijakan
dan karena harga listriknya itu
diperbarui sehingga banyak
industri yang tertarik untuk memproduksi
biogas Nah
di sini mungkin kebijakannya berbeda ya
dengan ya Indonesia jadi kalau di
Indonesia Mungkin kita nggak bisa
Samakan kalau di Indonesia ini yang
hanya satu
institusi saja yang bisa membentuk tubuh
listrik
tapi kalau misalnya di Argentina ini
sepertinya diberi kebebasan bahwa
biogasnya itu dapat
dihasilkan menjadi listrik seperti itu
jadi
pemerintah memberi sponsor untuk
perusahaan-perusahaan skala kecil maupun
skala medium yang memiliki peternakan
dan yang berlokasi
tidak di perkotaan tapi jauh daripada
jaringan listrik nasional seperti itu
untuk menerapkan
pembangkit listrik dari biogas yang
skalanya cukup serius di sini ya dari
cukup besar seperti itu
jadi Bahkan mereka
mengharuskan mewajibkan adanya produk
penggunaan
bioetanol sebesar 7% dan biodiesel
sebesar 9% seperti itu karena itu mereka
jadinya dari satu kawasan itu
menggunakan atau menghasilkan bioetanol
dan juga biogas nah ini adalah tantangan
yang kalau misalnya kita lihat berapa
aja dari
beberapa best practice yang ada dan juga
kondisi yang di Indonesia ini sebaiknya
saya ambil dari
itu bahwa tantangannya itu ada pendanaan
pemanfaatan langsung teknologi
koordinasi investasi kebijakan tata
kelola dan bagaimana caranya
berkelanjutan ini nanti
bisa di baca secara mandiri ya Bapak Ibu
namun bisa juga nanti kita diskusikan
bersama misalnya karena
memang
masih banyak terutama dalam bidang
teknologi ya Kenapa di Eropa itu banyak
sekali mereka bisa masif
yang memiliki teknologi Nah untuk
teknologinya misalnya diterapkan di
Indonesia maupun
di negara-negara lain itu akan sangat
mahal sekali namun kalau misalnya kita
sudah memiliki teknologi yang canggih
yang bisa diterapkan untuk
sampah perkotaan sebenarnya
baik sekali biogas ini bisa
diterapkan untuk menyelesaikan
bukan menyelesaikan juga yang membantu
permasalahan limbah Apakah itu sampah
perkotaan maupun
limbah peternakan
dan perkebunan seperti itu Saya ada satu
cerita
salah satu best practice nya dari
[Musik]
program hi-fus dulu ya program BRI juga
yang di Sumba Timur Jadi mungkin di
Sumba Timur itu ada satu rumah tangga
yang karena menggunakan biogas
biodiester atau aneh itu dia bisa
menerapkan dia bisa mengembangkan
pertaniannya
secara masif dan juga peternakannya
secara pasif saya sudah Mengunjungi
peternakannya sehingga saya tidak bisa
menunjukkan di sini karena dia tidak
perlu lagi membeli pupuk untuk
pertaniannya dan juga
ya gasnya gasnya Sebenarnya dia gunakan
sehari-hari
untuk memasak namun yang paling
manfaat yang paling besar adalah dia
bisa
menggunakan pupuk ini
satu plot perkebunan ini menjadi
percontohan di
Sumba Timur ya jadi dia sering banget
dikunjungi dan sekarang usahanya
berkembang sebagai supplier
sayur di daerah situ di Kota Waingapu
dan juga
pertanian dan juga dia mempunyai
perikanan di situ
Mungkin saya akan izin sharing beberapa
pekerja pasien beberapa topik pelatihan
yang punya kalau misalnya boleh nih Kami
juga ingin kerja sama butik daur ulang
jadi untuk menyampaikan beberapa
pelatihan-pelatihan yang topik tentang
rdf review
kedepannya kepada rekan-rekan nah ini
yang pendanaannya dari pemerintah
Australia tapi didukung dari mbtki
dan
kolaborasi dengan jadi materi-materi
yang kami sampaikan di sini adalah hasil
kolaborasi dari pusat sirkulavin dan
juga dari
Universitas queensland ini beberapa
topik yang akan
kita kasih pelatihannya jadi untuk akhir
Juni ini mengenai
perhitungan karbon ya Kok bapak ibu ada
yang tertarik untuk mengetahui lebih
jauh tentang
climate perhitungan karbon karbon market
karbon trading itu nanti kita bisa kasih
pelatihannya kerjasama mungkin dengan
ini ya butik daur ulang untuk teknik
juga berikutnya ada technicalis tentang
teknik garis identifikasi jadi
mengidentifikasi sebenarnya
resiko-resiko apa sih yang mungkin
timbul dari teknologi
rdf dan juga
kemudian pelatihan selanjutnya mengenai
sosial ekonomi
dari teknologi
rdf dan juga
suksessmen circular ekonomi
dan yang terakhir di tahun ketiga
tentang ekonomi
Bagaimana cara
mencari pasar ya untuk produk
rdf yang sudah dihasilkan jadi kebetulan
bulan lalu kami juga diundang oleh pbtke
untuk
rapatnya antara
pemerintah Sukabumi dan Sumedang yang
Alhamdulillah sudah dapat
visibility Reportnya untuk
membangun fdf jadi kebetulan
laporan kelayakan ini Dibantu dari ebtke
dan untuk Kabupaten
[Musik]
bumi atau Sumedang itu salah satu dari
mereka sudah langsung kerja sama dengan
industri
Indocement di situ jadi Indo sebenarnya
sudah setuju untuk membeli produk
rdf Nah jadi pelet-pelet yang dari
plastik seperti itu yang sudah diolah
untuk bisa menjadi bahan bakar boilernya
mereka seperti itu Jadi ini adalah salah
satu opsi untuk sampah anorganik
nah ini kegiatan-kegiatan yang kita akan
lakukan yang tadi saya sudah jelaskan
saya akan Stop di sini dan saya
kembalikan ke Mbak Anisa
untuk perhatian
Baik terima kasih Ibu Elizabeth itu tadi
penyampaian materi dari pemateri kita
hari ini yaitu dari ibu Elizabeth
rianawati yang sangat luar biasa sekali
ya Bapak Ibu sekalian
kalau dilihat-lihat juga udah banyak
sekali nih pertanyaan-pertanyaan dari
bapak ibu peserta webinar di kolom chat
nih Bu tapi sebelumnya saya ingin
menginformasikan terlebih dahulu
kepada para peserta yang menginginkan
materi pada webinar kita pada hari ini
itu dapat request materi terlebih dahulu
melalui Link yang telah admin kami
kirimkan di kolom Chat Zoom ya Bapak Ibu
sekalian Kemudian untuk acara
selanjutnya sebelum kita masuk ke sesi
tanya jawab kita akan melakukan sesi
foto bersama terlebih dahulu untuk sesi
foto bersama kali ini saya akan dibantu
oleh admin kami
Terima kasih untuk
suara saya sudah terdengar sudah
untuk sensi foto bersama kali ini saya
mohon kepada Bapak Ibu sekalian untuk
mengaktifkan kameranya untuk casing foto
bersama kamu
nanti untuk waktunya mungkin bisa
seperti ini ya
satu dua
Terima kasih untuk kesediaannya kepada
Bapak Ibu sekalian kami kembalikan lagi
kepada Pak Annisa
Baik terima kasih Atin yang sudah
membantu saya ciptakan bersama kita pada
hari ini kemudian Selanjutnya kami juga
ingin meminta kesediaan Bapak Ibu
sekalian untuk mengisi kuesioner yang
linknya sudah dishare di kolom chat
supaya kegiatan kami selanjutnya bisa
lebih baik lagi jadi Bapak Ibu sekalian
bisa memberikan saran dan masukannya di
link kuesioner tersebut Kemudian untuk
acara selanjutnya yaitu sesi tanya jawab
nih dan di sini kami juga sudah bantu
untuk merangkumkan pertanyaan Bapak Ibu
sekalian yang telah Bapak Ibu Tuliskan
di kolom chat itu
untuk ibu Elizabeth Mungkin saya akan
membacakan pertanyaannya terlebih dahulu
kemudian bisa langsung dijawab begitu ya
Bu untuk pertanyaan pertama ini ada dari
pak Wahyu Darmawan pertanyaannya
Mungkinkah sumber biogas ini dari biogas
ini dari bahan baku sampah di TPA
jadi begini saya juga udah
skin true ya dari yang sudah ditulis di
chatting sebenarnya berhasil atau enggak
sudah ada yang berhasil di
Indonesia atau enggak
dan juga apa yang Apakah sudah pernah
kami menerapkan biogas secara langsung
kalau untuk menerapkan biogas secara
langsung
kami belum kami tidak
menerapkan Yoga secara langsung karena
kami adalah lembaga penelitian Bapak Ibu
jadi kalau misalnya untuk ingin yang
penerapan biogas secara langsung bisa
di ada temen-temen nih di sini ada yang
jualan
tapi saya sempat tuh
penelitiannya 3 tahun gitu ngeliat
biogas penerapan yang di Bandung jadi di
Bandung itu kebetulan sudah diterapkan
tiga skala jadi skala rumah untuk sampah
campuran rumah tangga Jadi bukan
campuran sampah dapur yang dan juga
untuk yang skala kawasan dari skala
kawasan itu sampah pasar dan juga ada
juga yang Skala komunal yang lebih kecil
RT RW Jadi gimana
sampah-sampah itu dikumpulin
di TPS terus udah gitu dipilang oleh
petugas sampahnya dan dimasukkan ke
ini ya dimasukkan dia di jasadnya Nah
itu sekitar 16 meter kubik kapasitasnya
yang Skala yang RT RW itu 250
kg per hari untuk sampah yang bisa
diolah nah
cuma saya nggak tampilin di sini Kenapa
karena memang
kesimpulan utamanya seperti ini makin
Kompleks sampah makin heterogen sampah
termasuk sampah kotak itu
teknologinya harus makin tinggi tadi ada
yang ada yang nanya juga
berapa kalau untuk sampah yang rumit
gitu Ya maksudnya kayak yang paling
rumitnya sebenarnya sampah karena
tercampur
komposisinya tuh fluktuatif
itu bepnya itu kalau kita pakai
teknologi yang semuanya otomatis
itu memang harus otomatisasi sampahnya
juga harus terpilah itu nggak bisa
dicapai dari 5 sampai 10 tahun
15 tahun juga mungkin
kalau misalnya dia rajin
operatornya
Nah kalau operatornya rajin mantau
supaya dia nggak bisa dipelihara Terus
mungkin 15 tahun itu tercapai nah namun
yang namanya saya selalu ingat ya dari
pemilik saya proses
kalau misalnya sampah urusan sampah itu
bukan masalah ekonomis itu adalah
service yang harus
diberikan kepada masyarakat itu standar
standar service jadi kita nggak bisa
ngomongin bep untuk sampah perkotaan
seperti itu
tapi kalau misalnya
untuk limbah industri yang udah homogen
dan misalnya udah cair jadi kayak
misalnya
untuk yang di Lampung industri di
Lampung
industri
pabrik nanas itu mereka
bepnya itu masuklah bisalah itu 15 tahun
untuk pakai biogas mengolah dari limbah
sisa-sisa nanasnya Itu dicampur dengan
singkong dan untuk biogasnya itu dipakai
di boiler itu masuk Nah kenapa juga
DSN yang industri kelapa sawit Nah kalau
sawit itu kan beda ya kalau sawit itu
kalau kita
limbah cairnya itu di diemin aja Nggak
usah pakai teknologi apa-apa dia kan
udah kemarin biogas sendiri otomatis
sendiri nah itu juga masuk tuh bepnya
bisa itu dipakai yang cukup canggih
apalagi kalau misalnya
di
olahnya itu bisa dijual sebagai injeksi
biomed karena
transportasi atau misalnya dia
diambilnya dari karbon kreditnya atau
misalnya harga listriknya yang dibeli
dari PLN tuh dinaikin tinggi Nah itu
beberapa komponen-komponen kalau dia
untuk mencapai bep dari satu
dia digester seperti itu tadi Mbak Nisa
pertanyaan apa sih dari Pak Wahyu nah
Mungkinkah bahan ini dari bahan baku
sampah di TPA itu mungkin aja bawahnya
cuma
pertanyaannya biayanya Bagaimana seperti
itu ya itu yang mungkin yang agak
kompleks
itu kan dipakai penutup ya
istilahnya sama kayak yang dipakai di
mana sih yang di fix lagu yang
di pabrik-pabrik Sawit gitu loh fix lagu
ini
limbah cair dari kelapa sawit itu hanya
ditutup terpal aja biogasnya dikumpulin
di Palembang juga gitu tpa-nya ditutup
dibikin pipa-pipa penyalur
biogas untuk menampung biogas dan juga
disalurkan tapi saya agak lupa Apa itu
jadinya untuk konsumsi
operasional TPK saja seperti itu Jadi
bisa saja sih bisa apalagi kan kalau
cerita yang
TPA di mana tuh di Bandung ya gara-gara
biografi
terakumulasi di dalam dan akhirnya
karena nggak ada penyalurannya dia
akhirnya
terjadi ledakan itu di
2000-2010 atau sekitar
Iya baik kemudian kita mungkin langsung
lanjut ke Pertanyaan selanjutnya ya Ibu
ini ada pertanyaan dari bapak misrit
saya sedang membuat biogas dari sampah
organik sudah 10 hari ditampung
menggunakan drum plastik kita coba buka
krannya namun belum ada gasnya padahal
tertutup rapat apa kendalanya yaitu ibu
begitu
bakteri Bapak saya juga di lab padahal
kondisinya di lab ya saya kondisikan
Mbak saya kondisikan Baik saya kasih
starter saya kasih yang mereka suka itu
kan foto kotoran sapi seperti itu itu
saja susah Bapak jadi memang
untuk teknologi biogas ini apalagi kalau
misalnya sampah organik mesti dicampur
dulu sama dari kotoran sapi
atau misalnya beli starter
bakterinya Itu dicari di Tokopedia
starter biogas itu harus dicampur dulu
jadi
ya sama lah kayak misalnya
ngasih makan kucing gitu ya Misalnya
awalnya dari nasi terus udah gitu ke
makanan kucing apa ya musti di
sedikit demi sedikit diajarin untuk
makan yang namanya
ini makanan baru jadi buat bakteri yang
menghasilkan biogas itu mereka lebih
suka yang paling suka tuh ya
kotoran yang homogen jadi kotoran yang
homogen misalnya kotoran sapi karena di
perut sapi itu sebenarnya sudah ada
bakterinya Jadi mereka datangnya tuh
dari perut sapi seperti itu Jadi kalau
misalnya dia harus diajarin untuk makan
sesuatu yang kompleks seperti sampah
rumah tangga atau apa sampah makanan itu
agak susah agak susah jadi harus harus
dicacah dulu sama
dapurnya sampai homogen Nah itu akan
lebih mudah seperti itu
saya sarannya sih kalau misalnya memang
Bapak Ibu tertarik ya untuk
mencoba skala rumah tangga skala sendiri
mendingan beli yang sudah jadi deh
ininya
karena untuk
kadang-kadang untuk beli yang sudah jadi
aja kadang-kadang masih susah gitu
memulainya apalagi kalau misalnya kita
benar-benar
Coba bikin bioday Jester sendiri beda
sama komposting kalau komposting itu
masih lebih
lebih apa Ya maksudnya prosesnya itu
lebih mudah lah karena dia kan harus
keluarga secara aerox itu bisa seperti
itu ya kalau ini kan dia tuh harus
kondisinya tuh Anaerob
Gas Gas apanya bakterinya supaya mau
hidup terus udah gitu kadarnya tuh kalau
misalnya dia terlalu kering campuran
airnya jadi itu dia tidak mau dia tidak
mau dia tuh harus
istilahnya kalau secara teknis itu total
solidnya itu kalau bisa tuh di bawah 10%
seperti itu kalau misalnya total
solidnya itu di atas 20% itu udah
termasuk sistem kering sistem kering ini
lebih potensi kegagalannya lebih tinggi
lagi
Ya baik kemudian kita langsung seperti
langsung lanjut ke Pertanyaan
selanjutnya ini ada pertanyaan yang
hampir serupa yaitu
yang pertama ada dari bapak Firdaus apa
gas hasil biogas bisa dimasukkan dalam
tabung sebagaimana gas komersil jika
bisa apa tekanannya bisa sama dengan gas
biasa atau apa ada teknologi untuk
memperbesar tekanannya kemudian ini ada
pertanyaan dari bapak Farhan juga sistem
teknologi Apa yang dibutuhkan gas yang
dihasilkan Anaerob agar gas tersebut
mencapai fase Liquid
kalau untuk tekanannya definitely ya
perlu perlu Apa perlu di pakai kompresor
pakai kompresor jadi Setelah dia di
purifikasi
jadi kayak sulfurnya dihilangin airnya
dihilangin dan debu maupun minyaknya itu
di
hilangin dia tuh harus dikompresi jadi
untuk standar kompresinya itu sampai
setinggi Apa itu sudah ada sni-nya
sebenarnya yang diatur oleh pemerintah
itu nanti saya bisa bisa dicari saja
sebenarnya sninya kompresinya sejauh Apa
perlu kompresor Nah untuk
Oh ya karena memang kalau misalnya
biogas karena kalau misalnya kita lihat
biogas yang skala rumahan itu bisa juga
sih sebenarnya ditampung pakai ini ya
ditampung
misalnya kita tampung pakai plastik
plastiknya tuh kayaknya juga
gelembungnya gede banget tapi waktu pas
lagi dipakai
untuk masak itu ternyata habis dalam
waktu 30 menit kan karena memang
naturenya itu ya
perlu perlu dikompresi supaya lebih
efisien seperti itu sih kalau untuk
sistem teknologi yang diperlukan supaya
gas menjadi Liquid Maaf sih Kurang tahu
ya Pak Farhan
bisa nanti setelah ini di Google untuk
pertanyaan ini
Ya baik Oh ya Untuk Bapak Ibu sekalian
kita juga membuka kesempatan untuk
bertanya secara live Jadi Bapak Ibu
sekalian bisa riset terlebih dahulu
nanti akan kami pilih begitu ya
mungkin selanjutnya kita lanjut ke
Pertanyaan selanjutnya terlebih dahulu
ini ada pertanyaan dari
dlh Agam saya sudah lebih 7 tahun
berkecimpung dalam pengelolaan sampah
ini terutama pemberdayaan masyarakat
dalam pengelolaan sampah namun masih
kurang menarik bagi mereka atau rumah
tangga mungkin biogas ini dapat
diterapkan dengan skala rumah tangga
karena masyarakat kita saat ini tidak
lagi menggunakan kayu bakar malah gas
elpiji Apakah biogas ini dapat
direkomendasikan untuk skala rumah
tangga dan berapa kisaran harganya
seperti Oke untuk soal rumah tangga
rekomendasi kalau bahannya dari
kotoran ternak ya kalau misalnya Kotoran
Kotoran ternak sudah beroperasi cukup
lama mungkin bisa nanti dicampur sedikit
demi sedikit dengan kotoran eh kotoran
lagi dengan dapur sampah dapur namun
kalau misalnya dari awal langsung pakai
sampah dapur itu mungkin bisa asal
biodatanya itu memang di
desain sama suppliernya itu untuk sampah
dapur Jadi kalau misalnya yang di
Bandung itu karena memang didesain oleh
suppliernya itu untuk sampah dapur dari
mereka tuh ada perhatian gitu karena
untuk
melatih bakterinya itu untuk makan
sampah dapur itu butuh waktu Nah kalau
misalnya dari rumah tangga sendirinya
itu yang disuruh untuk
mengaklimatisasi bakterinya untuk
memakan
sampah dapur itu agak susah seperti itu
jadi memang disarankan untuk rumah
tangga yang punya ternak kira-kira
kalau sapi itu bagusnya Tuh kan yang fix
Dome itu ya memang sudah ada standarnya
dari pemerintah ukurannya sudah ada itu
sekitar 4 sapi
atau dua lah Mungkin
saya kurang tahu pasnya tapi kalau
misalnya kurang dari situ kayaknya
biogasnya itu nggak nggak efektif
dan kalau bisa memang yang jangan
daerah-daerah yang punya yang aksesnya
itu gampang untuk dapat gas elpiji gitu
kan gas elpiji itu istilahnya
apa ya 4G Gitu Kalau dibandingkan
internetnya cepet banget nyaman banget
orang kalau misalnya pakai internet 4G
udah mates pakai yang 3G atau bahkan
yang 7 gitu kalau masih ada nah
sedangkan kalau bioglass itu ada
masih belum secanggih LPG karena itu
memang memang kalau penerapan biogaskala
rumah tangga itu bagusnya untuk
daerah-daerah yang susah Yang PG atau
daerah-daerah yang jauh dari
great listrik dari jaringan listrik
utama seperti itu dan mereka yang punya
peternakan jadi cocok untuk
yaitu daerah-daerah pertanian
mungkin itu Mbak Anisa
baik seperti itu ya Ibu Eliza Kemudian
untuk selanjutnya kita memberi
kesempatan nih untuk yang sudah recent
ini yang pertama bisa Ibu Yulianti bisa
pertanyaannya
Baik Bu makasih banyak atas waktunya
sebenarnya pertanyaan saya ada beberapa
pertanyaan sudah dijawab sama Bu
Elisabeth tadi tapi ada beberapa hal
yang mau saya tekankan di sini karena
untuk menerapkan biogas itu kan cukup
rumit nih kalau skala rumah tangga
apalagi tadi lebih gampang mendapatkan
elpiji daripada untuk membuat alat
biogasnya zaman sekarang juga maunya
ekonomi saja Tinggal pesan tinggal ini
selesai nah kami berharap ada teknologi
dari pemerintah atau dari praktisi yang
salah satunya untuk apa namanya kami di
sini banyak memproduksi tahu dan tempe
Apakah boleh menggunakan
penampungan tersendiri tetapi tetap juga
menimbulkan bau di sini di kota Mataram
ini
satu daerah itu besar dia produksi
tahunan tempe dan cukup enak sering
dibawa untuk oleh-oleh juga sering nah
yang selanjutnya ini yang lagi tenar
mungkin Bu ini kan kucing pemeliharaan
kucing Bu banyak sekali di tiap rumah
itu memelihara kucing tapi kadang-kadang
kami hanya kucing itu kan eeknya
kotorannya itu kan dibuang di pasir yang
sudah ditentukan Nah itu sebenarnya Ada
ide dari kami untuk mengumpulkan
kotorannya itu untuk membuat biogas ini
tapi kami Kesulitan apakah
yang sudah tercampur dengan ini dengan
pasirnya itu boleh diolah lagi atau
gimana Dan mungkin siapa tahu ada
teknologi yang berguna yang tadi yang
bisa kami manfaatkan dengan harga yang
cukup cukup murah yang bisa kami cangkok
paling enggak satu rumah tangga untuk
percontohannya itu yang ingin kami ini
kan karena kalau kita tidak mengikuti
trending apa yang di inikan masyarakat
ditinggal apalagi di pemerintahan itu
mungkin Bu yang ingin kami sampaikan
karena tadi untuk beberapa hal yang
mudah dijawab pada saat menjelaskan
pertanyaan teman-teman
terima kasih assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh dan selamat
pagi
Waalaikumsalam Bu Yuli Terima kasih
pertanyaannya Bu bener bu Limbad tahu ya
itu sudah dipakai Bu di Jawa Barat
Maksudnya udah udah dipakai biogas
seperti itu untuk baunya apa Masih bau
ya nggak bisa hilang juga ya Bu ya
baunya cuma memang kalau pakai biogas
itu lebih berdaya guna begitu Bu
jadi ada produksi ininya ya apa
energinya lah gasnya sedikit-sedikit Nah
kalau untuk supplier supplier mana yang
cocok itu memang ada beberapa ya
supplier biogas di Indonesia pemain
Kayak misalnya Swan atau yang
apa satu lagi itu
pagartoni gitu mungkin di sini ada yang
kenal juga ya itu karena hijau produk
hijau atau apa biogas itu juga
sebenarnya mereka juga
bisa misalnya Bapak Ibu bilang ini
sampah saya ini bisa nggak dipakai
mereka bisa menyesuaikan mereka bisa
kasih support seperti itu tapi kalau
untuk
kotoran kucing mungkin tetap perlu
dicampur Bul sama
kotoran dari hewan yang ruminan yang
pemakan pemakan
pemakan rumput Bu jadi memang bakterinya
itu yang paling mumpuni itu di perut
hewan ruminan pemakan rumput seperti itu
dan
kalau selain itu juga sebenarnya yang
paling besar
potensinya juga yang ini ya makanya Di
Bali banyak biogas itu dari kotoran babi
itu sebenarnya dia tinggi banget satu
babi itu bisa untuk satu fix daun biogas
seperti itu jadi konsepnya biogas
biodiechester Itu dicampur asal makanan
utamanya disediakan makanan utama
bakterinya jadi misalnya
torsinya nanti awalnya itu 7030 nanti
dikurangin sampai akhirnya misalnya 370
30 yang kotoran sapinya dan yang 70 yang
kita beneran mau olah mau pulang mungkin
seperti itu Bu makasih ya Bu
pertanyaannya Bu Yuli
Ya baik seperti itu ya Ibu Yuli semoga
menjawab menjawab pertanyaan dari ibu
kemudian tadi juga ada yang recehan
Bapak Dadang sutarsa mungkin bisa
menyampaikan pertanyaannya
waktunya Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
[Musik]
yang ketertarikan saya dengan biogas ini
sangat tertarik cuman teman-teman
mungkin bukan saya aja mungkin bagi
lingkungan yang lain juga
pendukungan dari instansi terkaitlah
pemerintah
untuk inovasi seperti membuat biogas
seperti itu cuman ketertarikan ini
terkenal oleh sarana prasarananya itu
Jadi selama ini yang efektifnya kami
gunakan yang tadi dengan
maggot ya Kebetulan kami ini di tempat
pengolahan sampah dengan
terjadi kotoran-kotorannya pun tidak
usah
digunakan
mungkin ketertarikan bukannya dari saya
aja mungkin untuk membuat
biogas itu tapi hanya terkena oleh
sarana dan prasarana perlu pendukungan
dari inves pemerintah mungkin satunya
juga pendampingan serta arahan-arahannya
agar nanti malahannya lebih efektif dan
saya dari Bogor Terima kasih atas
waktunya Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
untuk
maggot gitu ya mungkin itu yang memang
lebih efisien namun kalau misalnya Yoga
misalnya Bapak ingin mengolahnya tuh
sampah kotoran hewan bisa Oh ini numpuk
ini kotoran dari sapi kayak gitu itu
beneran cocok sama biogas kalau misalnya
biogas dari kotoran sapi atau
ya kotoran babi Maaf ya Bapak Ibu itu
pakai biogas cocok nggak perlu banyak
usaha effort Kalau misalnya itu dari kan
kalau misalnya desain yang sekarang itu
yang dibuat sama temen-temen gre itu
jadi dari kandangnya itu udah ada
saluran otomatis masuk ke biogas
digesternya udah pemiliknya nggak perlu
repot-repot mencacah nggak perlu
repot-repot mengaduk atau apa itu gasnya
udah langsung otomatis ada dan
apa bau dari kotorannya tuh ya Secara
signifikan hilang seperti itu namun
kalau misalnya rumah tangga
rumah Masnya sampah rumah tangga sampah
dapur
Nggak bisa nggak bisa kalau rumah
Tanggamus sih minimal skala TPS lah RT
Kelurahan biar ada operatornya itu yang
mengoperasikan alat-alat pencacahnya
seperti itu
dikontrol ini tingkat ph-nya sudah
mencapai mana kalau misalnya ph-nya
berlebih itu dikurangin atau misalnya
terlalu asam gitu kan dia harus harus
tinggi ya supaya gasnya tuh baik
keluarnya Nah itu kalau sampah rumah
tangga seperti itu tapi kalau misalnya
sampah kotoran hewan nggak perlu nggak
perlu dikontrol atau apa udah aman udah
kayak cerita beres lah kasar seperti itu
Pak Dadang jadi cocok Pak Dadang pakai
maggot lanjut Pak Dadang
Iya baik seperti itu ya Pak Dadang
semoga menjawab kemudian bagi Bapak Ibu
sekalian yang mungkin masih ada
pertanyaan dan ingin bertanya secara
live itu bisa reset terlebih dahulu
kemudian langsung nanti kami pilih
begitu ya Bapak Ibu Kemudian untuk
selanjutnya kita mungkin lanjut ke
pertanyaan yang sudah
bapak ibu Tuliskan terlebih dahulu di
kolom chat gitu Ini
ada pertanyaan dari bapak channel Tri
Handoko sebagai lembaga riset dan
konsultan yang telah berpengalaman di
berbagai project dalam dan luar negeri
menurut RDI Apakah potensi biogas ini
bisa dimaksimalkan dalam target RUU
karena Faktanya sampai sekarang ini
bahkan bauran target RBT dalam Ken atau
rolent masih jauh dari sasaran seperti
itu
pertanyaannya Pak
Terima kasih ini ini ya apa gitu ya
pertanyaannya jadi memang
potensi biogas bisa banget bisa banget
bisa-bisa banget terutama dari karena
kita banyak limbah sawit ya sawit itu
karena kita produksi sawit tertinggi
Jadi kalau bahkan semua
sawit di rubah jadi limbah pome limbah
cair pome itu dirubah menjadi gas biogas
cara maksimal itu bisa loh menggantikan
atau menggantikan
natural gas di Indonesia setidaknya
sampai setengahnya lah kalau semuanya
Jadi sebenarnya bisa Pak biogas ini
dimaksimalkan dalam target kalian Cuma
sumbernya itu yang harus dipilih secara
baik yang pasti sih dari kelapa sawit
yang pertama dan yang kedua itu mungkin
dari
biomassa jadi limbah-limbah pertanian
karena potensi dari Indonesia itu lebih
banyak di limbah pertanian
dan mungkin yaitu dua itu yang paling
tinggi kalau kotoran hewan itu
sebenarnya potensinya gede cuma karena
tersebar di mana-mana ya itu susah
ngumpulinnya pak pak channel Jadi
mungkin itu jawaban
eee singkat dari saya
Pak Ya baik terima kasih ibu kemudian
kita langsung lanjut lagi Pertanyaan
selanjutnya ini ada pertanyaan dari Ibu
Ratih kalau diterapkan di kawasan
perumahan itu mengganggu tidak ya Bu
karena vasumnya tidak terlalu luas
misalkan dari bau Atau sisa prosesnya
Wah berarti saya ini apresiasi
semangatnya ibu
mantap berarti
ini sebenarnya ya saya kan ngeliat tuh
waktu pas penelitian saya ada
di kota Bandung jadi sebenarnya awalnya
itu tuh
kapasitas sekitar 15
kiloan sampah organik perhari namun
akhirnya kecapean masing-masing rumah
tangga bayangin harus ngumpulin 15 kg
tanpa dapur gitu ya yang tercacah kayak
gitu akhirnya mereka limpahin ke RT RW
gitu nah di rtr
ukurannya kecil ya Berarti ya cuma
effortnya yang gede gitu makin simple
teknologi biogasnya itu makin murah itu
tuh Harganya tuh waktu itu tuh
karena sebenarnya kayak tadi Pak siapa
di awal atas bilang saya masukin ke drum
gitu sebenernya kurang lebih seperti itu
gitu cuma
effortnya tuh harus
effortnya itu yang harus lebih makin dia
simple teknologinya effortnya harus
lebih dan akhirnya yang bertahan itu
memang yang karena dia jual
hasil dari
lumpur sisanya itu buat pupuk ya karena
dia melihat Oh ini ada nilai ekonominya
kurang lebih tapi sisanya nggak lanjut
berarti jadi kalau berlatih
tertarik sih Ya saya sangat apresiasi Bu
kita lanjut ke Pertanyaan selanjutnya
Ibu Ya ini ada pertanyaan dari ibu Nurul
Rahma kendala utama dalam produksi
biogas adalah proses free treatment yang
pertama Apakah sumber bahan baku limbah
organiknya saat akan digunakan
dipilah-pilah terlebih dahulu sebelum
digunakan atau langsung disatukan saja
misal limbah organik hasil pertanian dan
perkebunan seperti apa sagu hasil
Processing Pati sagu yang memiliki kadar
lignin yang cukup tinggi Kemudian yang
kedua Bagaimana kira-kira kemurnian
biogas yang dihasilkan Apakah tidak
mempengaruhi biaya pemurnian biogas yang
besar seperti itu
Oke makasih pertanyaannya Bu
Nur jadi memang tepat sekali nih yang Bu
Nur bilang kendala utamanya adalah
proses free treatment apalagi untuk
sampai yang terjebak yang heterogen atau
yang tercampur jadi
dan yang namanya bakteri itu memang dia
lebih suka makan makanan yang yang
kecil-kecil gitu jadi makin halus makin
halus jadi cacahnya itu itu akan
meningkatkan keberhasilan yang makin
tinggi jadi misalnya limbah organik
hasil pertanian dan perkebunan seperti
ampas sagu hasil proses simpati sagu
yang memiliki ada lignin yang cukup
tinggi nah ini memang untuk yang lignin
itu memang tantangannya tinggi Bu Nur
bener Bu Nur Jadi gimana caranya dengan
pre treatment bisa dimaksimalkan
misalnya biasanya tuh hidrolisanya
dikencengin jadi dia tuh pakai
temperaturnya tuh ditinggiin sampai di
atas 70 derajat namun kan ya sama sih
sebenarnya pertanyaannya sama nomor 2
kalau misalnya kita mau kemurnian biogas
yang tinggi
biayanya juga
makin tinggi seperti itu makanya
makanya untuk mencapai yang namanya
break even point kita beneran butuh
skala penerapan
biodiechester misalnya yang Bapak Ibu
kembali lagi ini kalau misalnya mau
Skala kemurniannya yang tinggi atau
misalnya yang
bahannya tuh yang susah gitu seperti
yang kandungan ligninnya tinggi itu
skala
biodie Chester plannya pembangkitnya itu
memang harus besar jadi kalau misalnya
ada panduan dari Kementerian skala
minimal limbah misalnya tadi limbah tahu
skala minimumnya berapa 16 meter kubik
di bawah itu itu nggak bakalan bep
misalnya atau nggak bakalan beda-beda
berfungsi optimal itu udah ada acuan
acuannya dari pemerintah jadi
bisa mengacu ke situ Bu Nur tapi Setahu
saya memang kalau misalnya Lim balikin
belum ada arahannya dari pemerintah sih
standarnya harus
kapasitasnya sebanyak Apa mungkin itu Bu
Nur semoga membantu
Ya baik seperti itu ya Ibu Nur ya semoga
menjawab pertanyaan Ibu Nur kemudian
selanjutnya ini ada pertanyaan dari
bapak M Zamroni apa saja hambatan
implementasi biogas di Indonesia dan apa
rekomendasinya seperti itu
jadi
[Musik]
hambatannya tadi sebenarnya kalau dari
saya ya Pak ya satu teknologi Pak jadi
kita tuh
sebenarnya
bukan teknologi ya sebenarnya teknologi
sudah ada cuma yang perlu dibuat itu
ini hambatan implementasi biogasnya itu
skala apa kalau saya lihat kalau
misalnya skala rumah tangga untuk
kotoran hewan tuh sebenarnya sudah
optimal sudah maksimal dari Re sudah
coba ngegenjot Yayasan Rumah energi
dengan program biru mereka dan itu
cukup sama mereka dikawal terus ya Nah
yang kurang itu sebenarnya yang
skala industri jadi misalnya sawit ya
industri sawit sebenarnya potensi mereka
gede cuma
karena memang
investasinya itu besar jadi mereka agak
males-malesan gitu menerapkan
menerapkan biogas kecuali kalau misalnya
diwajibkan oleh pemerintah memang ada
kewajiban cuma yang mereka hanya kayak
Ya udah cover lagu aja yang paling
simpel yang paling apa toh kita tidak
tidak perlu harus mengolah itu sampai
itu menjadi bener-bener bermanfaat gitu
jadi kadang-kadang dari yang cover lagu
biogasnya juga sama mereka hanya di
bakar aja gitu yang penting ada
pemenuhan kewajiban nah
kalau misalnya kalau misalnya ini ya
kalau misalnya
harga listrik dari biogas itu dinaikkan
jadi PLN mau beli listrik dari biogas
dengan harga yang yang lebih tinggi lah
daripada apa yang distandarkan sekarang
mungkin pastinya
industri-industri itu akan tertarik
untuk membangun masing-masing gitu Tapi
kalau sekarang itu kan mereka tuh
kesannya tuh saya bikin biogas karena Oh
itu nggak bisa dijual kalau saya jual
beli sebagai listrik Saya hanya untung
terus yang itu kalau misalnya saya
misalnya jual sebagai gas kompres gas
itu investasinya harus tinggi harganya
juga kalah jauh sama
gas bersubsidi seperti itu jadi memang
sebenarnya
potensi sangat sangat tinggi ya cuma
bagaimana itu disalurkan sebagai
sebagai sesuatu yang berdaya guna sampai
akhirnya diterima oleh masyarakat itu
komponen marketnya itu harus dibenerin
dikoreksi apalagi unit harganya seperti
itu
untuk pertanyaannya Iya baik seperti itu
ya Pak Zamroni kemudian selanjutnya kita
mungkin akan memberikan
kesempatan untuk yang ingin bertanya
secara live ini ada ibu ismiati yang
saudara mungkin bisa langsung
menyampaikan pertanyaannya ibu
Ibu Ismi
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
nya mungkin sebelumnya memperkenalkan
diri dulu ya Bu Elizabeth saya ismiati
Kebetulan saya ketua komunitas rumah
hijau yang kita memang lihat lingkungan
di Kota Sukabumi dan juga wakil ketua
perbanusnya untuk cabang Kota Sukabumi
sangat-sangat tertarik sekali ini untuk
biogas kayaknya mungkin
kebetulan ini juga saya share di
member-member krh kami dan kita juga
lumayan tertarik jadi mohon untuk
mungkin arahan nanti untuk Bagaimana sih
desain mini yang benar-benar desain mini
biogas untuk skala rumah apakah sudah
ada Terus yang kedua
kebetulan di wilayah kita itu ada yang
kayak ternak sapi gitu Bu Elizabeth ya
jadi Tapi selama ini memang
teknologinya Seperti apa untuk biogas
mungkin desainernya ya tapi sebelum lama
ini kita juga masih terkendala dengan
faktor perilaku masyarakat Jadi mereka
itu memang belum klik ke arah
pengelolaan sampah yang lebih lanjut
biogas ini jangankan ini ya untuk
memilah sampah aja kan mereka juga masih
terkendala Jadi mungkin memang itulah
tantangan kami pun melihat lingkungan ya
mungkin yang hadir di sini udah para
pakar dan para penggiat lingkungan yang
memang udah eksis gitu tapi untuk
masyarakat yang lebih besar mereka itu
memang ya Luar biasa gitu masih
menganggap sampah itu ya tidak
berkomitmen untuk mengelolanya gitu Jadi
mungkin kalau nanti ada desain yang
mamamini dan mungkin nanti sekalian RAB
nya memang menguntungkan gitu ya Mbak
Elizabeth nah terus di sini saya juga
memantau suatu MCK yang udah kira-kira
hampir tahunan MCK communa tapi belum
muncul gasnya atau itu belum disalurkan
atau seperti apa ya tapi ada juga yang
MCK yang di wilayah lain itu awalnya
beberapa rumah bisa memakai sekarang
mungkin cuman satu dua rumah mungkin itu
terkendala bahannya Ya karena itu murni
dari kotoran manusia Mbak Elizabeth jadi
sistemnya MCK memang ini dari kotoran
manusia tapi saya juga kemarin eee
pernah ada juga pindahan itu benar-benar
murni dari organik itu di SMA 1 Kota
Sukabumi kebetulan
dari organik tetapi kita lihat ternyata
desain alatnya luar biasa dan pasti itu
mahal karena berbentuk fiber yang
ditanam itu yang fiber yang ditanam yang
sekitar ukuran rada luas sih itu hampir
hampir 3 meter mungkin lebih sama
lebarnya gitu jadi lumayan luas itu
pasti estimasinya lebih mahal
Jadi mungkin intinya gitu bagaimana kita
yang pertama memang memastikan
masyarakat untuk mengelola sampah saja
kita masih perjuangan gitu tapi untuk
ilmu ini biogas kita perlu juga untuk
menambah kualifikasi keilmuan kami
sebagai penggiat juga dan mungkin dari
pihak ini penyelenggara Seminar ini
mungkin kita ada bimbingan lebih lanjut
untuk apa ya pelatihan-pelatihan yang
lebih langsung action gitu maksudnya
paket pelatihan yang memang kita
langsung pelatihan langsung tahu
langsung action atau langsung bentuknya
ini langsung mempraktekkan sehingga kita
tuh langsung bisa belajar langsung
praktek Kebetulan saya juga kan dosen ya
di suatu perguruan tinggi kesehatan
lingkungan di Kota Sukabumi dan basic
Saya juga seorang ahli kesehatan
lingkungan gitu jadi memang ini mungkin
teknologi pengolahan sampah yang saat
ini yang lagi booming ya memang saya
lulus sudah lama tapi saya selalu
mengikuti progres address perkembangan
kayak maggot kayak ini kan ini mungkin
teknologi yang sekarang yang lagi marak
dulu zaman kuliah mah belum sampai itu
karena masalah sampah belum menjadi
masalah segala sekarang gitu mungkin ini
sharing dan mungkin kita mungkin kan Ini
Mbak Elizabeth sebagai pembimbing kami
bolehlah kita minta kontak personnya
kalau nanti kita sharing karena namanya
kita penggiat pasti kita semakin banyak
menebar semakin kita apa ya senanglah
gitu sama-sama merasakan gitu mungkin
itu dan harapan kami mungkin ini
pelatihan tidak hanya sampai di sini
tapi anda lebih lanjut lagi ya kayak
tadi yang ampas tahu apa jadi nanti kita
paham kebetulan kita sebagai penghia dan
sebagai pakar juga gitu Jadi kita biar
menambah wawasan kami mungkin itu aja Bu
Elizabeth ya Mohon bimbingannya Terus
selama kita
Terima kasih Ibu saya malah salut nih
sama yang orang-orang seperti Bu Ismi
sama yang ibu siapa tadi
penggiat-penggiat di lapangan itu
sebelumnya
sementara ini Inovasi saya baru mengubah
mindset inovasi rekayasa sosial jadi
saya baru masih sampai ke rekayasa
sosial saya membuat inovasi dengan Imah
kuring investasi mengelola sampah
menurunkan penyakit mengelola sampah
bisa menjadi emas mengelola sampah bisa
untuk sedekah mengelola sampah bisa
untuk
beli emas gitu Saya baru sebatas itu
karena memang kita memahami audien
masyarakatnya baru mau diajak seperti
itu gitu cuman kalau ada teknologi ini
yang memang Mini menarik ya kebetulan
ini nanti juga kita di krh kita ada
program make up juga kita setiap bulan
tuh ada pelatihan-pelatihan gitu kemarin
kita udah bikin decovery udah maggot
udah bikin apa minyak jelanta jadi lilin
gitu dan ini pun nanti bisa kita
masukkan sebagai kurikulum kami Dan
semoga di nastar kdlh bisa lebih
memfasilitasi kami ya mungkin untuk
pelatihan itu lebih lanjut Jadi mohon
pihak ini bisa bekerja sama dengan
dlhdlh terutama di sejabar ya karena
kita juga tinggal di Jabar Makanya juga
merinding pas waktu Puncak hari
lingkungan hidup Jabar kemudian saya
ikut zoomnya juga ternyata memang
semangat mengulas sampah mungkin bisa di
audiensi dengan Bu Elizabet sebagai
pakar dan peneliti untuk audiensi biar
kita kompak gitu ABC GM nya gitu
akademis Ini bisnisnya
community-nya dan mungkin nanti
perbankan maupun medianya jadi
lengkaplah kita menuntaskan sampah tapi
tetap
kita dengan mengurangi sampah ya mungkin
itu
semoga ini menjadi inilah bahan kajian
kita bersama untuk menyelesaikan masalah
persamaan di Indonesia khususnya di
Jabar maupun di kota suku abumi karena
kita bertempat di sini mungkin itu
mungkin bisa menarik kesimpulannya
sudah sudah lengkap tadi udah komplit
saya
[Tertawa]
Makasih banyak ibunya yang juga sudah
sharing banyak nih ya Ibu Elizabeth
bersama kita pada hari ini juga mungkin
itu tadi sekaligus penutup Jadi
pertanyaan penutup dari sesi tanya jawab
kita pada hari ini
saya ucapkan terima kasih untuk ibu
Elizabeth yang telah membantu menjawab
pertanyaan-pertanyaan sekaligus sharing
bersama dengan Bapak Ibu peserta webinar
di pagi hari ini kemudian
Bapak Ibu sekalian Maaf ya saya nggak
bisa ngejelasin detail tentang teknisnya
operasionalnya Seperti apa namun
untuk yang tertarik bisa ngehubungi
kalau tidak YME
Pak Sonson gars Sony itu karena mereka
masing-masing jualan biogasnya ya Dan
mereka punya pengalaman berbagai macam
jenis limbahnya Jadi kalau memang Bapak
Ibu ada yang mau serius untuk menerapkan
mereka akan memberikan bintek begitu dan
kalau misalnya ini Jadi jualan
beli unitnya mereka akan dampingi jadi
jangan takut untuk mencoba karena memang
kegagalan itu pasti ada Bapak Ibu
pertanyaannya gini kita mau gagalnya
nanti pas udah nggak ada waktu lagi atau
kita Cicil dari sekarang jadi nanti kita
masih bisa mengulang dengan
perbaikan-perbaikan terima kasih ya
Bapak Ibu mantap nih penggerak penggerak
alway semua nih Saya masih banyak
belajar nih dari bapak ibu Thank you Bu
Anisa Monggo seperti itu ya Bapak Ibu
sekalian kemudian Terima kasih juga
untuk bapak ibu sekalian yang sudah
aktif bertanya dan mohon maaf apabila
ada pertanyaannya yang mungkin belum
terjawab karena waktu kita juga sangat
terbatas sekali ya Bapak Ibu sekalian
baik kemudian seperti janji saya di awal
tadi saya juga sudah mengantongi nih
nama-nama pemenang yang beruntung pada
pagi hari ini untuk mendapatkan door
prize special dari kami
ya berikut untuk nama-nama yang
beruntung mendapatkan spesial dari kami
Selamat untuk ibu Ratih Bapak Zamroni
dan ibu Yuli Yanti
bagi pemenang mungkin bisa langsung
menghubungi admin kami melalui kontak
person yang tertera di layar
kalian untuk mengkonfirmasi hadiahnya
kemudian selanjutnya Mungkin saya juga
izin mengingatkan dan menyampaikan untuk
webinar yang akan mendatang ini akan
melaksanakan pada Sabtu 24 Juni 2023
webinarnya dengan tema teknologi
composting sampah organik perkotaan
skala pengolahan di tingkat rumah tangga
kawasan dan dan skala kota dalam konteks
teoritis dan aplikatif bersama
pemateri selanjutnya yaitu ada Bapak
Doktor Sri Wahyono SSI MSI Jadi bagi
Bapak Ibu sekalian yang mungkin tertarik
untuk mengikuti webinar ini bisa
langsung daftar sekarang di Link yang
tertera begitu atau juga bisa langsung
menghubungi admin kami melalui WhatsApp
gitu sekalian
kita telah sampai di akhir acara nih
Bapak Ibu sekalian dan Alhamdulillah
hari ini kita sudah belajar banyak
sekali mengenai biogas dan dinamikanya
dalam pengelolaan sampah organik yang
disampaikan oleh pemateri kita pada hari
ini yaitu Ibu Dokter Elizabeth rianawati
banyak sekali ilmu yang kita dapatkan
pada saat penyampaian materi yang
disampaikan oleh pemateri kita pada hari
ini semoga ilmu-ilmu tersebut dapat
bermanfaat untuk kita semua
Selain itu kami juga ingin Mengingatkan
untuk Bapak Ibu sekalian untuk mengisi
kuesioner yang linknya sudah dishare di
kolom share supaya kegiatan kami
selanjutnya bisa lebih baik lagi dan
Sekali lagi saya juga izin mengingatkan
kepada Bapak Ibu sekalian yang mungkin
menginginkan materi sekaligus sertifikat
dan kemarin mungkin belum sempat request
itu dapat juga mengisi Link yang sudah
dikirimkan admin kami di kolom chat
terakhir saya ucapkan terima kasih
kepada pemateri kita hari ini yaitu Ibu
Dokter Elizabeth rianawati yang telah
menyempatkan waktunya untuk berbagi dan
sharing materi pertama kami pada pagi
hari ini lalu juga saya ucapkan terima
kasih kepada bapak dokter hijrah bernama
Putra SMA
selaku founder dari butik daur ulang
Project B Indonesia sekaligus sekretaris
jurusan Teknik Lingkungan Universitas
Islam Indonesia dan juga tidak lupa saya
ucapkan terima kasih kepada panitia dan
peserta yang telah berkontribusi dan
sangat antusias sekali selama webinar
ini berlangsung Semoga kita semua masih
bisa bertemu di webinar webinar
selanjutnya
apabila selama memandu acara ini mungkin
terdapat kesalahan kata ataupun
perbuatan saya misal warna pamit undur
diri wassalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
[Musik]
yang lain sampai ketemu lagi di kegiatan
berikutnya
Selamat berakhir pekan
kalau misalkan