Transcript
dAjCKOORrTY • MIKROPLASTIK : TEKNIK PENGUKURAN DAN POTENSI PENCEMARANNYA DI BADAN AIR
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/ProjectBIndonesia/.shards/text-0001.zst#text/0057_dAjCKOORrTY.txt
Kind: captions Language: id yang sudah turut hadir memeriahkan acara Winner kita pada hari ini yaitu pada Sabtu 9 September 2023 webinar kita pada hari ini merupakan webinar ke-14 yang diselenggarakan oleh butik daur ulang Project Bank Indonesia di sepanjang tahun 2023 ini tapi berbeda dengan webinar webinar sebelumnya Nih Bapak Ibu sekalian pada hari ini selain berkolaborasi dengan jurusan Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia kali ini dari tim Project B juga berkolaborasi bersama dengan tim dari resuliance development inisiatif atau RD baik mungkin pertama-tama bisa perkenalkan terlebih dahulu saya Anisa luwana selaku MC sekaligus moderator yang akan memandu jalannya acara webinar pada pagi hari ini kita pada hari ini mengusung tema mikroplastik teknik pengukuran dan potensi pencemaran nya di badan air yang akan disampaikan oleh kedua materi kita hari ini yaitu dan juga ada Mas Arif Rizky Hardiansyah SSI menarik sekali ya Bapak Ibu sekalian acara webinar kita pada pagi hari ini acara ini diselenggarakan oleh Indonesia yang bekerjasama dengan RTI dan juga Universitas Islam Indonesia baik selanjutnya bapak ibu terhormat Izinkan saya mengucapkan selamat datang dan memberikan salam hormat saya kepada kedua materi kita pada hari ini yaitu ada bapak Akil Azizi spiila dan juga ada Mas Arif Rizky Hardiansyah SSI lalu kepada bapak dokter hijrah Purnama Putra SMA selaku founder dari butik daur ulang Project di Indonesia sekaligus sekretaris jurusan Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia kemudian juga kepada Ibu Dokter Elizabeth rianawati juga tidak lupa kepada bapak ibu peserta wedinar pada hari yang berbahagia ini sebelum masuk ke materi yang kita saya mohon izin Mengingatkan untuk Bapak Ibu sekalian untuk dapat mengisi daftar hadir atau presensi di Link yang telah admin kami kirimkan di kolom chat kemudian Dengan hormat saya juga meminta kesediaan Bapak Ibu sekalian untuk menonaktifkan microphone selama kegiatan ini berlangsung supaya kita semua dapat menikmati materi yang disampaikan dengan baik selanjutnya mungkin sebelum kita masuk ke acara inti kita yaitu penyampaian materi akan ada sambutan nih sebelumnya yaitu dari bapak dokter hijrah Purnama Putra SMA selaku powder dari butik daur ulang Project Indonesia sekaligus sekretaris jurusan Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia mungkin bisa langsung saja untuk bapak hijrah waktu dan layar kami persilahkan Baik Terima kasih Mbak Nisa mudah-mudahan suara saya sudah terdengar dengan jelas Ya baik bismillahirrahmanirrahim assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh bismillah walhamdulillah wassalatu wassalamu ala rasulillah tentunya Selamat pagi salam sejahtera untuk kita semuanya pada pagi hari ini puji syukur tentunya kita masih diberikan kesehatan dan semangat untuk saling belajar bersama kebetulan hari Sabtu adalah harinya Project di Indonesia melaksanakan webinar secara rutin kira-kira 2-3 minggu sekali sehingga Mbak Nisa tadi menyampaikan ini adalah webinar ke-14 di tahun ini Jadi rata-rata webinar yang diselenggarakan oleh Project di Indonesia bekerjasama dengan berbagai macam pihak tentunya sekitar 17-18 kali dalam setahun dengan berbagai macam topik yang berhubungan dengan sampul nah topik kali ini sangat menarik mikroplastik teknik pengukuran dan potensi pencemarannya di badan air karena isu persembahan secara ukuran besar pun sebenarnya belum belum selesai masih memiliki tantangan besar tapi kita juga sudah dihantui dengan berbagai macam plastik dengan ukuran yang sangat kecil nah terlihat para peserta yang sangat semangat mendaftar hingga tadi malam sepertinya mendekati angka 500 peserta yang mendaftar tapi biasanya di hari H antara 30 sampai 40% lah yang bergabung gitu ya selebihnya mengikuti via YouTube mungkin dan Bapak Ibu juga mudah-mudahan tidak ada kendala apapun dalam sinyal sehingga bisa juga mengikuti secara aktif di zoom dan jika ketinggalan mungkin akan mengulang kembali sangat boleh juga tersedia di YouTube kami dari Project di Indonesia tentunya sangat mengapresiasi kerjasama yang telah dilakukan lewat jurusan Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia yang berlokasi di Jogjakarta kali ini juga di support secara penuh oleh RDI yang berlokasi di Bandung dan Jakarta mudah-mudahan ini menjadi kerjasama pembuka antara berbagai macam pihak sehingga materi-materi tentang pengelolaan lingkungan dengan jadi lebih menarik dan sepertinya bocoran nanti RDA akan banyak menyampaikan juga tentang kesempatan bagi Bapak Ibu peserta untuk mengikuti kegiatan RDA yang secara rutin juga diselenggarakan dalam berbagai macam topik dan pastinya pagi hari ini saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga tentunya kepada Pak Agil Mas Arif atas waktu yang disempatkan di pagi hari ini di weekend seharusnya mungkin bersama keluarga tapi berkenan untuk membagi berbagi apa yang sudah dilakukan selama ini dan mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk kita semuanya Pak Aqil Mas Arif nanti silahkan waktunya dimaksimalkan mudah-mudahan dapat menshare pengalaman-pengalaman yang sudah dimiliki kepada peserta semuanya dan yang saya banggakan dan saya hormati Bapak Ibu peserta pada kesempatan hari ini Terima kasih yang telah senantiasa Setia bergabung dalam aktivitas yang dilakukan oleh Project di Indonesia jurusan teknik lingkungan tidak bosen-bosen nih ketemu Mbak Nisa setiap hari Sabtu Terima kasih Bapak Ibu mas mbak semuanya mudah-mudahan acara kita bermanfaat lagi Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim cara pada kesempatan hari ini webinar mikroplastik teknik pengukuran dan potensi pencemaran di badan air secara resmi kita buka Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan tentunya ucapan kami terima kasih dan mungkin mohon maaf jika ada hal-hal yang masih kurang-kurang dan mudah-mudahan bisa mendapatkan feedback positif dari bapak ibu wal hidayah wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih banyak untuk Bapak hijrah yang telah memberikan sambutannya dan sekaligus membuka acara pada pagi hari ini baik bagi Bapak Ibu sekalian kami dari panitia juga melakukan live streaming melalui YouTube channel kami di Project Indonesia jadi semisal selama acara webinar ini berlangsung mungkin ada Bapak Ibu sekalian yang terkendala di dalam Zoom itu tidak perlu khawatir karena Bapak Ibu sekalian juga tetap bisa mengikuti webinar ini melalui YouTube channel kami yaitu di Project by Indonesia kemudian seperti biasanya Nih Bapak Ibu sekalian hari ini kami juga menyiapkan berbagai macam [Musik] Perpres spesial untuk Bapak Ibu sekalian yang beruntung darface ini diberikan berdasarkan tiga pertanyaan terbaik dan 2 Story Instagram terunik selama webinar ini berlangsung untuk pemenang 3 pertanyaan terbaik akan kami umumkan di akhir acara Sedangkan untuk pemenang 2 Story Instagram terunik akan langsung kami hubungi melalui DM Instagram Nah jadi bagi Bapak Ibu sekalian yang ingin bertanya selalu lebih dari ini berlangsung itu dapat sekali langsung memberikan pertanyaannya [Musik] melalui kolom chat dengan format mama kemudian pertanyaan yang ingin ditanyakan dan akan kami pilih 3 penari terbaik untuk memenangkan doorprise spesial dari kami baik tanpa berlama-lama lagi mungkin kita akan langsung lanjut ke acara inti kita yaitu penyampaian materi oleh kedua pemateri kita pada hari ini tapi sebelum itu Mari kita simak terlebih dahulu CV dari pemateri kita pada pagi hari ini [Musik] Iya baik itu tadi sekilas mengenai pemateri kita pada pagi hari ini selanjutnya saya mungkin akan sedikit menyapa kedua pemateri kita terlebih dahulu gitu ya Assalamualaikum selamat pagi Bapak Aqil dan Mas Ari Waalaikumsalam Selamat pagi Mbak Gimana nih kabarnya Bapak Aqil dan Mas Arif pagi hari ini nih Alhamdulillah baik mbak alhamdulillah gitu Ya udah mungkin tanpa berlama-lama lagi Mungkin kita bisa langsung lanjut saja ya Pak ya untuk mulai penyampaian materi begitu hasilnya dan kearif ya untuk yang pertama menyampaikan materi Berarti ada bapak Akil ya terlebih dahulu untuk penyampaian materinya waktunya kurang lebih sampai mungkin sekitar jam 10.00 begitu ya Pak Ya baik tanpa berlama-lama lagi langsung saja tempat dan layar Baik saya izin Share screen ya baik Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi Bapak Ibu semuanya yang saya hormati Bapak dokter hijrah bernama Putra dan juga Mbak Anisa Mbak dan semua tim ya dari projecti dan juga bapak ibu peserta webinar pada kesempatan pagi hari ini Senang rasanya bagi saya dapat kesempatan untuk dapat menghadiri webinar ini yang merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan semoga kegiatan webinar ini ya sebagai pengalaman bagi saya juga kita sama-sama untuk belajar di sini dan juga mensharing apabila ada informasi-informasi yang memang bisa saling apa kita tukar pikiran gitu ya jadi untuk kesempatan hari ini Saya akan menyampaikan tentang mikroplastik pollution Oke jadi kita selama ini mungkin di lingkungan kita seperti yang terlihat di slide ya cukup familiar dengan suasana atau kondisi seperti ini ya kita temukan berbagai macam sampah plastik yang berada di terestrial ada di lingkungan sekitar kita di tanah ataupun di badan sungai di pinggir pantai dan bahkan di dalam badan air itu sendiri misalkan di sungai di dalamnya desainnya ataupun di laut ya seperti itu dan kita mungkin Bapak Ibu sekalian juga teman-teman sekalian masih ingat ada sebuah statement dari champeg 2015 yang menyatakan bahwa Indonesia adalah salah satu atau bisa dikatakan penghasil nomor 2 penyumbang nomor 2 sampah plastik ke lautan setelah China yang di bawah China dan itu pastinya merupakan hal yang miris Ya bagi kita kita dinobatkan sebagai negara yang menyumbang sampah terbesar kedua di dunia seperti itu ditambah lagi pada akhir-akhir ini kita mungkin sangat apa ya kita melihat ya kita melihat berbagai macam pemberitaan di media massa yang itu juga dilakukan atau muncul karena adanya berbagai macam penelitian dari publikasi dan lain sebagainya di sini kita bisa lihat misalkan antioksin racun mematikan yang muncul dari limbah plastik atau mungkin yang beberapa tahun lalu viral ada paus yang meninggal di Wakatobi yang nanti di Wakatobi dengan jumlah plastik di dalamnya berkilo-kilo ya 5,9 kilo seperti itu ini kalau kita melihat dari sampah plastik yang ukurannya besar tapi kita juga baru-baru ini dikejutkan dengan berbagai macam penemuan yaitu mikroplastik di Antartika kemudian juga ditemukan mikroplastik di dasar Palung Mariana yang itu dalamnya 11 kilo dari permukaan laut ya kemudian juga ditemukan mikroplastik di gunung Everest jadi dari paling ujung paling atas sampai paling bawah di bumi ini sudah terkontaminasi oleh yang namanya mikroplastik kemudian selain di lingkungan berbagai pemberitaan yang berdasarkan juga dari publikasi jurnal ilmiah bahwa mikroplastik itu ditemukan juga di dalam tubuh manusia dalam tubuh kita mungkin kita salah satunya ya mungkin kita tidak terdeteksi aja gitu ya bahwa berdasarkan penelitian ada mikroplastik di ASI ibu kemudian di air minum kemasan yang biasanya kita konsumsi setiap hari bahkan di dalam darah manusia juga ditemukan apa mikroplastik ini kemudian di plasenta bayi di kotoran atau fesesnya bayi dan yang terakhir di hati ya baru terbit journal yang apa menemukan bahwa mikroplastik juga ditemukan di hati manusia seperti itu dari berbagai macam fenomena ini pastinya membuat kita khawatir ya sebenarnya Bagaimana sih mikroplastik ini kok bisa sampai ke apa ya mengkolonisasi semua aspek dalam kehidupan manusia dan lingkungan gitu ya mungkin dari dasar ini kita ingin mencoba mengetahui lebih lanjut sebenarnya apa sih dan awal mulanya Seperti apa ya ya kalau mikro plastik seperti bapak ibu ketahui awal mulanya ya makro plastik ya awalnya dari plastiknya ukurannya besar maka kita perlu flashback lagi mundur ke belakang lagi Sebenarnya plastik itu apa gitu ya jadi kita ingin Mungkin saya akan mencoba membahas dari yang paling basic yang paling dasar kemudian nanti kita akan coba menuju ke yang lebih detail lagi di slide selanjutnya oke Jadi pertanyaan pertama sebenarnya plastik itu apa jadi plastik itu kalau secara sederhana bisa kita sampaikan bahwa plastik itu adalah karbon dan bahan kimia kalau bapak ibu mendengar kata-kata karbon ini kan sebenarnya organik ya yang mengandung kalau di dalam ilmu kimia ada karbon c ada c nya gitu ya Dan itu salah satu indikasi bahwa itu adalah sebuah material yang bersifat organik gitu ya tapi kenyataannya Kenapa yang organik itu kenapa tidak bisa atau susah terdegradasi gitu ya jadi ada dua komponen yang menyusun plastik yang pertama adalah karbon dan yang kedua adalah bahan kimia dan kita tahu bahwa karbon tadi itu berasal dari Petroleum atau berasal dari minyak bumi yang kita tahu berasal dari fosil dari tumbuhan ataupun hewan yang sudah mati berjuta-juta tahun di bawah permukaan bumi ya kemudian melalui proses dihasilkanlah minyak bumi bersama dengan luaran lainnya misalkan yang lainnya adalah produk-produk turunannya adalah gasolin dan salah satunya adalah plastik ini tadi sempat saya sampaikan Kenapa plastik ini pada mengandung karbon tetapi tidak atau susah sekali untuk di degradasi salah satu alasannya adalah karena plastik ini sudah mengalami proses yang namanya polimerisasi Jadi kalau Bapak Ibu sekalian mungkin gampangnya adalah kita mulai misalkan dari monomer itu kan satu contohnya misalkan etilent Kemudian dari proses monomer ini dilakukanlah proses polimerisasi menjadi poli menjadi banyak sehingga awalnya etilen menjadi poli etilent dan polietile salah satu misalkan nanti akan diubah menjadi atau bahan-bahan untuk pembuatan plastik Ya plastik kresek misalnya seperti itu Dan inilah salah satu atau mekanisme pembuatan dari plastik ya kalau secara garis besar ya dari minyak mentah kemudian nanti masuk ke oil dari situ nanti masuk ke Petrokimia pabrik-pabrik Petrokimia misalkan dari etilen nanti akan di reaksi polimerisasi dan akhirnya menjadi polimer dan salah satu produknya adalah misalkan order atau biji-biji plastik gitu ya oke itu dari proses pembuatan plastiknya kemudian tadi di awal di slide yang pertama ada plastik adalah karbon plus bahan kimia bahan kimianya itu Apa bahan kimianya itu adalah macam-macam ya Bapak Ibu sekalian yang utama adalah bahan-bahan tambahan aditif nya itu berupa apa bisa berupa plastictures yaitu fungsinya biar dia lebih fleksibel dan lain sebagainya bisa juga berupa filler biar untuk apa menutupi rongga-rongga yang masih kosong kemudian bisa juga biasanya biar lebih tahan panas atau tahan api dan sebagainya dan juga unsur-unsur lain zat kimia yang lain misalkan pewarna antioksidan dan sebagainya dan selain aditif ini yang memang sengaja ditambahkan bisa juga bahan-bahan kimia yang secara intention itu ditambahkan ke dalam bahan-bahan pembuatan produk-produk dalam plastik dan ada yang juga yang memang tidak sengaja atau tidak ya ditambahkan di dalam pembuatan plastik tadi Jadi kalau berdasarkan dari UN information program ada sekitar lebih dari 13000 ya Bapak Ibu sekalian apa bahan-bahan kimia yang yang terdapat di dalam plastik dan dari 13000 tadi itu lebih dari 7000 nya itu dikategorikan sebagai bahan-bahan yang berbahaya bagi atau mengancam kesehatan lah seperti itu dan sisanya atau sekitar 3.200 itu menjadi perhatiannya bahan-bahan kimia yang menjadi perhatian dan memang perlu kajian lebih lanjut lagi Bagaimana dampak penggunaan bahan-bahan kimia ini dan kalau kita breakdown lagi ya dari bahan-bahan kimia Tadi hanya sekitar satu persen ya Bapak Ibu sekalian atau 128 bahan kimia yang itu sudah ada regulasinya jadi baru satu persen dari 13000 tadi itu atau sekitar 128 bahan kimia yang biasanya ditambahkan di dalam plastik yaitu sudah ada regulasinya sedangkan sisanya itu masih belum diatur gitu ya dan saat ini ya tadi ya Indonesia sebagai penyumbang itu artinya juga sebagai produsen ya produsen kita tidak pernah tahu ketika memakai produk plastik itu komposisinya Apa sih itu kan nggak pernah tahu ya kita nggak pernah diberikan di dalam beda kalau makanan itu kan ada komposisi apa tadi berapa persen kalau produk-produk yang berupa plastik itu kita tidak pernah tahu di dalam plastiknya sendiri itu apa saja zat kimia yang ditambahkan di sana menjadi permasalahan tersendiri Oke kemudian saya lanjutkan kalau secara karakteristik kimia plastik itu dibagi menjadi dua yang pertama adalah thermoplastik dan yang kedua adalah thermoset kalau termoplastik ini artinya dia bisa Ketika nanti dipanaskan bisa dibuat seperti seperti misalkan air gitu ya air nanti bisa dibekukan dibentuk menjadi berbagai macam bentuk es batu itu kan bisa dibentuk sesuai dengan wadahnya lah seperti itu ya gampangnya contoh yang termoplastik ini apa misalkan adalah polietilent polip poliamid pvc dan PS Police ini yang masuk dalam kategori termoplastik kemudian ada jenis yang kedua yaitu thermoset termoset ini ketika memang sudah di apa dibuat dia tidak bisa dibuat menjadi produk turunan yang lain ya seperti kita menggoreng telur yang tidak bisa kembali lagi menjadi telur mentah gitu ya karena sudah matang Ya sudah dipanaskan sebagainya contohnya adalah polyester silikon epoxy melamin dari sini kita mungkin beberapa jenis plastik ini kita sudah cukup familiar ya yang sangat mungkin salah satunya beberapa diantaranya kita pakai dalam kehidupan kita sehari-hari oke itu tadi berdasarkan karakteristik kimia kemudian sekarang kita lihat apa sih atau bagaimana sih plastik tadi itu yang awalnya ukurannya besar kemudian bisa menjadi ukuran yang kecil jadi di dalam proses apa mendegradasi plastik tadi itu mostly atau lebih banyak itu dilakukan oleh yang namanya proses fisika kimia yang ada di lingkungan terutama biasanya berasal dari sinar matahari radiasi sinar matahari atau mungkin dari angin atau dari fisika karena dia terbentur dan sebagainya sehingga dari ukuran besar menjadi ukuran yang lebih kecil jadi hampir mayoritas plastik itu dari ukuran besar menjadi ukuran kecil misalkan menjadi mikroplastik itu adalah melalui proses fisika dan kimia baik dari karena tersinar matahari karena UV radiasi UV kemudian karena terbawa angin sehingga menjadi ukuran menjadi kecil atau mungkin kalau di laut atau di sungai karena ada arus dan sebagainya bertabrakan dengan bahan-bahan yang padat lainnya sehingga ia menjadi lebih ukurannya menjadi lebih kecil Sedangkan ini yang membedakan ya dengan bahan-bahan organik yang biasanya kita jumpai di sekitar kita mungkin sampah organik yang kita misalkan buang di tanah Mungkin dua atau tiga hari besoknya sudah hilang ya dan itu sudah termakan oleh bakteri atau oleh jamur dan sebagainya tidak seperti itu untuk tidak berlaku untuk plastik ya karena tadi karena biodegradasinya itu prosesnya memerlukan waktu yang cukup lama puluhan bahkan ratusan tahun itu karena memang belum banyak jenis bakteri ataupun jamur yang memiliki kemampuan memiliki enzim untuk mendegradasi bahan dari polimer plastik ini jadi kalau bapak ibu misalkan menemukan plastik ukurannya yang sangat kecil-kecil itu bukan karena dimakan oleh jamur mungkin saja ada ya tapi memang laju pendegradasinya masih sangat rendah dan sekarang masih banyak penelitiannya masih di dalam lab ya belum belum belum ada aplikasi secara secara massal seperti itu jadi ketika misalkan ditemukan plastik dalam ukuran sangat kecil misalkan di jalanan sebagainya itu kemungkinan besar terjadi karena proses ini ya fisika kimia misalkan karena tadi terbawa angin atau kena radiasi sinar matahari dan lain sebagainya Oke dari sini kita bisa tahu bahwa memang plastik itu sangat susah untuk di degradasi secara alami karena memang belum banyak atau masih sangat sangat terbatas sekali jamur ataupun bakteri yang memiliki kemampuan untuk mendegradasi Oke sekarang kita lanjutkan ke mikro plastiknya ya jadi mikroplastik itu bisa dibagi menjadi dua Bapak Ibu sekalian yang pertama adalah yang primer dan yang kedua adalah sekunder yang primernya artinya Memang dari awal dibuat oleh pabrik itu ukurannya memang kecil oh ya saya lupa menyampaikan bahwa mikro plastik itu kalau ukurannya itu kurang dari 5 mm ya sampai 1 mm kalau ukurannya di bawah itu di bawah 1 MM itu masuknya ke dalam kategori Nano plastik kalau biasanya yang kita sebenarnya di microplastik ini juga mengcover naro plastik ini ya karena semakin kecil akan kita semakin susah untuk mengidentifikasi jadi Ya intinya yang di bawah 5 mm itu semua dikategorikan sebagai Miko plastik jadi ada memang beberapa produk-produk yang memang sengaja dibuat dalam ukuran yang sangat kecil Contohnya apa ya contohnya kalau bapak ibu lihat di pasta gigi yang ada microbitnya gitu pemutih dan sebagainya atau mungkin di kosmetik-kosmetik biasanya para ibu-ibu gitu ya menggunakan kosmetik atau mungkin dicat ya dicat itu juga sekarang banyak sekali produk cat yang ditambahi dengan plastik agar mudah dibersihkan dan sebagainya atau pembersih sabun pembersih tangan itu memang sengaja dibuat ukurannya memang dalam ukuran micro namun kalau kita berdasarkan observasi di lapangan yang jenis yang kedua yaitu yang secondary ini yang sekunder ini jumlahnya jauh lebih banyak Sekian dari ini artinya dia Asal muasalnya itu dari makro plastik atau oplastik yang ukurannya besar kemudian terjadi tadi proses fisika kimia degradasi tadi akhirnya dia berubah menjadi mikroplastik jadi yang sekendari ini jauh lebih banyak dibandingkan yang memang sengaja dibuat dalam ukuran kecil jadi di lingkungan itu jauh lebih banyak ditemukan ini jadi itu berdasarkan tipenya mikroplastik berdasarkan tipenya ada yang primer dan juga ada yang sekunder kemudian kalau kita lihat dari bentuknya ya Bentuknya itu bisa Bentuknya itu fiber biasanya ini dari apa benang-benang pakaian yang Bapak Ibu misalkan setiap hari cuci itu juga jangan lupa mereka juga salah satu produsen penghasil mikroplastik yang dibuang ke badan air ya nanti mengalir ke sungai dan lain akhirnya nanti dari sungai Musa misalkan nanti masuk ke endapnya di laut dan sebagainya ya kemudian ada juga yang fragmen fragmen ini bisa dari ya berbagai macam bahan kemasan plastik yang kita pakai sehari-hari untuk makanan untuk belanja dan sebagainya misalkan kresek dan sebagainya kemudian ada yang bentuknya form ini biasanya styrofoam ada juga bentuknya pelet ya pelet atau microbit juga ada jadi ada 5 bentuk ini yang biasanya kita temukan berada di lingkungan dari jenis-jenis dari mikro plastik oke sekarang saya lanjutkan sebenarnya apa sih dampak Mungkin sedikit saja karena ini kalau mau membicarakan tentang dampak itu mungkin ada sesi tersendiri dampak makro ataupun mikro plastik terhadap satwa ataupun kesehatan manusia itu apa ya tadi mungkin saya bisa saya berikan ya misalkan di sini ada plastik yang memang sengaja tidak di manage dengan baik sehingga dibuang ke lingkungan karena ada proses degradasi tadi terjadi fragmentasi menjadi lebih kecil dan lain sebagainya kemudian juga dari air limbah buangan industri ataupun dari cat-cat yang mengandung plastik kemudian ini yang mungkin penelitian terbaru juga ya bahwa ban ban kendaraan baik kendaraan mobil ataupun motor dan sebagainya Itu juga salah satu penghasil mikroplastik dan saya mungkin ini hipotesis hipotesa saya juga ya karena di Jakarta ini sangat macet sekali Mungkin sekarang beberapa bulan terakhir ini kita apa dihantui oleh polusi udara yang cukup tinggi ini mungkin menjadi menarik sebenarnya karena hipotesis saya ada salah satu kontributor ya kontributor kalau kita mungkin agak-agak di luar konteks ini ya namanya PM 2,5 itu salah satu kontributornya juga berasal dari ban kendaraan yang tiap hari kita gunakan gesekan ke aspal dan sebagainya dia akan menghasilkan mikro plastik ukurannya bisa mikro bisa Nano dan dia terbang sehingga terbang itulah berkontribusi juga terhadap polusi udara selain memang ada PLTU dan sebagainya ya Ada pembakaran sampah dan sebagainya tapi ini juga perlu kita konsen terhadap apa kendaraannya kita pakai sehari-hari yang berasal dari terutama berasal dari bannya kemudian produk-produk kecantikan yang kita pakai ataupun untuk sanitasi setiap hari dan itu ujung-ujungnya kan nanti akan larinya misalkan ini ke sungai misalkan dikonsumsi oleh ikan akan ikan yang ada di sungai atau nanti misalkan dari sungai akan mengalir ke lautan dan dikonsumsi oleh ikan di lautan dan di sanalah terjadinya Bayu akumulasi ya kita tahu bahwa kalau di ranking kan manusia itu berada di ranking paling atas ya Dalam rantai makanan Sehingga dikawatirkan tadi ya Bapak Ibu yang diserap sebelumnya sudah saya jelaskan banyak terdapat bahan-bahan kimia yang yang ada di dalam plastik itu ketika proses degradasi menjadi dari plastik ukuran besar menjadi lebih kecil ketika dia menjadi ukuran kecil dia juga teriris itunya apa bahan-bahan kimianya ke lingkungan gitu ya Dan khawatirnya itu yang nanti akan terakumulasi di ikan dan ikannya kita konsumsi dan yaitu kita khawatirkan akan berdampak kepada kesehatan manusia Oke ini secara garis besar seperti tadi kalau kita berbicara tentang apa sih dampak fisik Ya plastik Mungkin ini contoh-contoh yang memang berasal dari lautan ya misalkan apa perternakan atau terikat oleh plastik dan sebagainya mungkin kita sering melihat dokumentasi ini atau dari YouTube dan sebagainya yang memang membuat kita cukup miris ya ketika memang plastik itu tidak dimiliki dengan baik kemudian selain mengancam secara fisik kepada berbagai macam hewan akuatik paparan zat kimia yang nanti ke bisa terakumulasi di tubuh manusia itu juga menjadi konsep yang perlu kita jadikan apa kehati-hatian ke depannya ya Jadi kalau di manusia karena kita tadi rantai makanan tertinggi itu masuknya itu bisa dari berbagai macam bisa dari makanan yang kita makan bisa dari tadi misalkan udara yang mengandung mikroplastik juga sangat memungkinkan dan juga misalkan dari kontak dengan kulit kita dan memang sampai saat ini masih dalam penelitian ya belum belum ditemukan istilahnya kalau ini karena kan ikut Psikologi itu agak susah ya penelitiannya tapi biasanya penelitiannya itu kan menggunakan hewan percobaan ya belum tidak bisa dicoba langsung ke manusia ya kalau berdasarkan beberapa hewan uji itu sangat membahayakan terhadap berbagai macam kesehatan misalkan ke hormon fertility kemudian otak ya kemudian paru-paru dan juga Cancer liver ya seperti itu dan ini beberapa berdasarkan penelitian yang memang sudah dilakukan dengan menggunakan hewan-hewan uji dan ini dampak inilah yang perlu kita cermati dan Kita waspadai agar ini tidak ya tidak berdampak kepada manusia gitu ya maka perlu ada usaha-usaha preventif di sana baik itu dampak dari plastik sendiri ya ataupun zat kimia yang terkandung di dalam plastik Oke saya lanjutkan dengan ini mungkin agak flashback kepada history plastik ya Jadi kalau berdasarkan history plastik itu dibuat di akhir abad 18 ya atau 1900-an pertama lah 1900-an itu baru ditemukan sintetis plastik dari dari tahun 1900 sekarang 2020 hampir 100 tahun lebih ya jadi awal mula diciptakannya plastik itu kita tidak berpikir ini bakal akan memiliki dampak yang sangat signifikan terhadap lingkungan bahkan pada kesehatan manusia pada waktu itu yang terlihat hanya keunggulannya saja ini membantu manusia dalam kehidupan sehari-hari dan sebagainya jadi dari 1907 baru tahun 70-an itu ada penelitian tentang plastiknya ukurannya kecil ya belum ada istilah mikroplastik pada waktu itu sekitar tahun 70-an yang dilakukan di lautan dan istilah mikroplastik itu baru muncul itu sekitar tahun 2000-an 2004 ya Bapak Ibu sekalian jadi ini sangat bisa dikatakan istilah yang sangat masih baru sekali ya ini zaman-zaman milenial dan juga paper terkait buku plastik itu juga baru di publish di saat itu 2004 ini dan dari situlah berbagai macam penelitian mulai berlanjut Dan memang kebanyakan adalah penelitian mikroplastik yang berasal dari lautan Nanti Mungkin saya akan sedikit ceritakan kenapa kalau lautan itu menjadi konsen lebih utama dibandingkan dengan badan air yang ada di terestrial dan sampai saat ini ditemukan tadi yang di dara di manusia di udara dan sebagainya dan ini masih akan berlanjutnya jadi Bapak Ibu bisa bisa dibayangkan bahwa ini sebenarnya time time framenya itu baru masih sangat masih kalau dalam sebuah peradaban karena masih sangat singkat sekali ya tapi dampaknya itu sudah sangat signifikan Dan inilah salah satu juga yang menjadi alasan ya Mengapa kan Secara kasarnya baru 100 tahun ya plastik itu diciptakan jadi mikro maksud saya bakteri ataupun jamur yang ada di lingkungan itu mungkin mereka juga kalau kasar mungkin apa ya kaget lah ini melihat mendapati sebuah material baru yang belum mereka temukan sebelum-sebelumnya baru 100 tahun ini jadi memang mereka belum punya ya pasti di ini apa ya agak Komplek yang membicarakan mesin Ya intinya belum terbiasa atau belum memiliki adaptasi untuk mendegest atau mendegradasi polimer plastik yang memang baru saja ditemukan dan tersebar sekarang di berbagai macam lingkungan ini kalau kita flashback terkait masalah history dari plastik dan juga ke mikroplastik kemudian ini saya jelaskan sedikit tentang Mengapa tadi yang sudah saya sempat sampaikan Mengapa selama ini orang fokusnya penelitian [Musik] karena memang paradigmanya adalah memang plastik itu dibuat atau dipakai di daratan tetapi pada waktu beberapa waktu yang dahulu ya itu mereka berasumsi bahwa itu nanti semuanya itu akan mengalir ke laut akhirnya plastik tadi itu akan berujungnya berhilirnya itu di lautan maka maka dari situlah karena memang penelitian pertama juga berada di laut ya karena memang beranggapan bahwa semua plastik itu nanti akan berujungnya di sana gitu ya makanya banyak sekali penelitian-penelitian itu fokus di laut baik dari airnya dari sedimennya dari biota-biotanya dan sebagainya padahal Bapak Ibu sekalian kalau kita lihat di siklus plastik ini ya bahwa memang benar memang benar plastik itu sebagian besar adalah berujung di laut Tetapi ada juga sebagian itu yang terakumulasi di daratan badan air daratan ataupun dites darah itu sendiri jadi ada yang terakumulasi di sedimen sungai ada di airnya ataupun di lahan-lahan pertanian alat pertanian itu yang bagaimana kebetulan atau lalu saya dengan tim rdia juga berkesempatan untuk melakukan penelitian terhadap lahan pertanian yang menggunakan plastik mulsa Jadi mungkin biasanya untuk buah-buahan ataupun sayur-sayuran kan biasanya pakai plastik mulsa dan itu oleh para petani biasanya kan biasanya tiap musim tanah mungkin diganti terus dibakar saja dan lain sebagainya kita menganalisa berapa kandungan plastik yang ada di dalam lahan pertanian ini mungkin masih sangat jarang sekali Setahu saya mungkin belum ada ya di negara kita ya kemarin kebetulan ini ada sampel dari dari luar gitu ya saya menganalisa berapa konsentrasi mikroplastik di lahan pertanian yang memang intensif menggunakan plastik mulsa setiap tahunnya seperti itu jadi benar memang plastik itu nanti akan terakumulasi sebagian besar memang di laut tapi juga ada akumulasi di badan air yang ada di daratan bahkan juga di daratannya itu sendiri oke itu tadi ini konsep siklus plastik kemudian kalau kita dari dari konsep tadi maka ini saya sampaikan penelitian akumulasi penelitian plastik dan juga plastik yang ada di Indonesia dari mulai tahun 2010 sampai 2020 ya ini 2020 sampai sekarang pasti akan ada penambahan yang cukup signifikan ya terutama kemarin pas masa pandemi dengan adanya penggunaan masker dan sebagainya tapi ini Kebetulan saya hanya memberikan Inside bahwa penelitian memang dikhususnya di Indonesia itu fokusnya adalah di lautan dengan porsi revering ya atau di sungai itu memang cukup kecil ya dibandingkan dengan yang di lautan dan memang menunjukkan bahwa potensi atau peluang untuk penelitian di bidang mikroplastik di badan air non Marine gitu ya masih cukup besar sekali kemudian ya ini mungkin masuk ke yang lebih teknis tapi mungkin saya tidak akan sangat teknis sekali ya karena memang analisa mikroplastik ini bisa dikatakan adalah analisa yang lapangan plus laboratori intensif ya jadi lapangannya itu untuk mengambil sampelnya setelah itu benar-benar yang ngelap ya full ngelapnya seperti itu jadi kalau bisa saya Gambarkan bahwa flowchart untuk analisa mikroplastik itu mulai dari mengkoleksi sampel di lapangan Apakah sampelnya itu berupa air ataukah berupa sedimen ataukah berupa biota bisa ikan bisa kerang atau dan lain sebagainya kemudian proses selanjutnya adalah namanya DIY Jason Ini prinsipnya adalah menghilangkan bahan-bahan organik yang melekat di mikroplastiknya sehingga bahan organiknya itu akan hilang menghilangkannya pakai apa Pakai apa bisa memakai dua jenis ya dua jenis pendekatan yang pertama bisa memakai zat kimia misalkan peroksida hidrogen hidroksida dan sebagainya atau bisa juga menggunakan nanti di sela selanjutnya akan ada Lebih detail lagi atau bisa juga menggunakan enzim ya misalkan seluler atau protease misalkan ya untuk menghilangkan selulosa atau menggunakan protein-protein misalkan tapi memang dua-duanya ini ada ada kelebihan ada kekurangannya misalkan kalau zat kimia ada memang kekhawatiran itu Mengapa mempengaruhi kualitas dari micro plastiknya Apakah nanti mikropasnya akan menjadi lebih kecil lagi karena tergerus oleh zat kimia atau bagaimana itu ada ada pembicaraan ke arah sana tapi penggunaan enzim juga tidak terlepas dari kekurangannya karena enzim itu kan satu enzim untuk menghilangkan satu lulus menggunakan enzim selulase protein menggunakan protease jadi akan banyak sekali menggunakan berbagai macam enzim untuk menghilangkan zat organik yang ada di dalam sampel kita dan itu pasti akan kosnya akan lebih banyak dan juga time consuming dan sebagainya ini masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan kemudian setelah proses digison ini yang selanjutnya adalah density Separation atau ya pembagian densitas Nanti biasanya yang mikroplastik itu akan mengambang di permukaan kemudian dan nanti setelah di mengabak kemudian nanti kita filter ya kita filter dan dari filtrasi Tadi nanti kita akan step selanjutnya adalah pengamatan pengamatan di sini juga macam-macam ya Bapak Ibu sekalian metodenya ada yang menggunakan mikroskop yang biasa saja yang menggunakan misalkan pembesaran 40 kali tapi ada juga yang yang lebih kompleks lagi misalkan pakai air ya dan ftr juga itu nanti speknya juga macem-macem ada yang micro SDR dan lain sebagainya atau pakai analisa yang lain misalkan sebagainya itu nanti tergantung kepada ya yang ketersediaan kita ya di institusi masing-masing gitu ya dan mungkin yang perlu saya sampaikan juga di sini adalah ketika nanti menghitung atau menganalisa misalkan jumlah mikroplastiknya berapa kemudian ukuran mikroplastiknya berapa biasanya kalau yang tidak lupa juga adalah tadi jenisnya apa apakah fiber Apakah pelet Apakah fragmen dan sebagainya Itu juga diidentifikasi di tahap visualisasi ini kemudian juga kalau kalau dengan menggunakan mikroskop yang biasa tentunya kita tidak bisa ini berasa dari polimer apa tentunya tidak bisa ya maka kita perlu memakai TR ini untuk mengetahui Dia berasal dari Apa polimernya jenis apa apakah dia polietilent polip dan sebagainya Nah itu bisa dilakukan dengan ini jadi secara garis besar stepnya Itu sebenarnya cuma ada 4 yang pertama sampelnya dari lapangan dari lingkungan kemudian melakukan DD Jason tadi untuk menghilangkan [Musik] bahan-bahan organiknya kemudian nanti ada masalah step saja adalah density dan Separation baru nanti dianalisa visual visual di sini bisa macem-macem juga dan ini masing-masing step juga bisa macem-macem berbeda ya bahan kimia yang dipakai ya Oke ini saya lanjutkan misalkan memberi salah satu contoh saja ini protokol analisa mikro plastik dari sampel air Jadi yang pertama ini juga nanti akan menjadi sedikit perbincangan ini nanti koleksi sampelnya Bagaimana apakah ini kalau kita baca berbagai macam studi yang sudah di publish itu juga macam-macam bapak ibu cara mereka ada yang pakai misalkan Plankton net itu yang dilengkapi dengan filter meter jadi kita ketahuan Berapa liter air yang memang masuk ke sana tapi kan tidak semua memiliki itu ya lab ya Jadi ada yang memang misalkan di apa diikatkan ke perahu yang kita gerakkan sampai berapa kilo misalkan dalam dalam rentang satu kilo ada yang caranya itu kita ambil airnya misalkan 100 liter kemudian kita filter kita filter dengan menggunakan filter ada juga yang pakai pompa jadi masing-masing itu punya preferensi sendiri-sendiri sesuai dengan ketersediaan yang ada di lab Bapak Ibu sekalian nah dan memang tidak ada yang apa ya bisa dikatakan konsensus harus memakai yang seperti ini dan ini cara yang paling benar dan yang lainnya salah tidak ada Jadi yang penting menurut saya yang penting adalah Bapak Ibu harus mendeskripsikan sedetail mungkin Bagaimana cara mengkoleksi sampelnya dan bagaimana nanti melakukan daya jasonnya Bagaimana berapa misalkan zat kimia apa yang dipakai begitu juga untuk yang nanti ada CCTV perbedaan densitasnya sampai nanti visualisasi menggunakan alat mikroskop apa apakah mikroskop cahaya ataukah pakai Sam dan lain sebagainya Itu yang perlu disampaikan di dalam laporannya karena memang Setahu saya baik dari apalagi misalkan SNI ataupun klhk ataupun yang internasional ya internasional itu tidak ada kesepakatan harus memakai yang metode yang mana gitu ya nanti mungkin kalau memang perlu ada beberapa institusi di luar negeri yang memang mereka sudah memiliki protokol secara lebih lengkap kalau memang perlu nanti bisa saya share juga jadi secara garis besar Saya ulangi lagi ini salah satu contoh pengkoleksian sampel di lapangan kemudian nanti melalui saringan ya kemudian nanti menggunakan peroxion filtrasi baru ke analisis mikroskop atau FPI R jadi secara garis besar meliputi 4 step tadi ini untuk yang air begitu juga untuk yang sedimen kalau sedimen ini ada step tambahan karena kan sedimen itu lebih susah ya karena kita harus memisahkan tanah unsur tanah dengan mikroplasting yang ada di sana jadi nanti akan ada setelah kita ayak ya didasarkan ukuran yang memang kita inginkan ya kalau untuk mikroplastik tadi biasanya ukurannya itu tidak boleh layaknya itu tidak paling 0,33 mm atau 300 mikrometer ya itu ukuran paling kecilnya ya seperti itu yang paling biasanya ditumpukkan ya Bapak Ibu ukuran paling besar kemudian lebih kecil yang paling kecil ya dari situ kita nanti melakukan diem dengan ditambahkan lmt ini fungsinya apa fungsinya tadi untuk memisahkan antara mikroplastik dengan dengan tanah unsur tanahnya kalau di dalam air sample air tidak perlu ini karena memang sudah terpisah karena kan plastik itu tidak suka air ya jadi dia akan bisa sendiri ya beda dengan sampel kita yang berasal dari sedimen kemudian setelah proses yang pertama kita lakukan oksidation ini kemudian dilakukan densitas sepeda yang kedua baru nanti difiltrasi dan dianalisa menggunakan mikroskop ataupun ftir jadi secara garis besar hampir sama antara sampel air ataupun sampel sedimen hanya saja sedimen itu ada step tambahan yaitu penambahan litium ini ya untuk memisahkan antara material tanah dengan polimer mikro plastiknya ini saya berikan sebuah ilustrasi ya dari beberapa penelitian dari dari mulai proses koleksi sampelnya kemudian identifikasinya berdasarkan beberapa ini dari perkumpulan beberapa penelitian terdahulu Ya mungkin sekitar puluhan ya untuk sampel sedimen itu ada yang mengkoleksi yang dalam dalam keadaan dry wave ada yang dari white jadi berat basah ada yang berat kering Kemudian untuk densitifnya ada yang menggunakan NaCl dan sebagainya yang paling banyak adalah mayoritas adalah menggunakan NaCl ini biasanya kan kalau ditambahin nanti apa mikroplastiknya akan akan naik ke atas ya seperti itu sehingga nanti akan memudahkan ketika kita untuk memisahkan Kemudian untuk yang ada yang pakai hidrogen dan untuk identifikasinya ada yang pakai visual di sini Microsoft cahaya ya ada yang pakai ftr ada yang pakai lama dan yang paling memang paling besar ya pakai visual gitu ya pakai Visual tapi memang ini ada kendala ketika kita memang punya keterbatasan ya visual karena kita tidak bisa mengidentifikasi ini Apakah benar polimer ataukah ini sebenarnya ya bukan polimer non mikroplastik gitu ya begitu juga untuk yang sampel berupa air ini ada yang mengambil sampelnya pakai pompa ada pakai saringan ada yang pakai net tadi yang diderek dengan perahu Berapa kilo Misalkan seperti itu untuk density ceper hasilnya juga sama ada yang menggunakan ACL atau air laut saja dan dc-nya juga sama untuk visualnya juga hampir sama jadi memang bisa bisa dikatakan tidak ada harmonisasi atau harmonisasi cara mengkoleksi sampelnya dan cara menganalisa sampel di labnya ini asalkan memang masih dalam range ini silahkan menurut saya seperti itu dan yang lebih terpenting lagi adalah nanti menginformasikan kepada pembaca di laporan yang bapak ibu buat nanti ketika itu harus sedetail-detailnya ini yang mungkin yang bisa saya apa berikan untuk masalah rekomendasi metode ya jadi bahkan dari UN information program mereka itu tidak memberikan guideline secara spesifik ya mereka hanya memberikan rekomendasi jadi dari sini bisa Bapak Ibu sekalian lihat misalkan di sini sizenya Miso atau mikro kebetulan kita kan yang mikro ya misalkan di sini dari air caranya apa caranya misalkan filtering air itu artinya adalah rekomendasi kalau yang F ini adalah visible jadi ya Silahkan aja yang direkomendasikan memang pakai pakai shipping ya atau pakai [Musik] saringan Kemudian untuk yang ini juga direkomendasikan kemudian dijesennya ini direkomendasikan kalau air itu memakai zat kimia bukan memakai enzim kalau yang enzim itu direkomendasikan untuk yang sampel kita berupa sampel biota misalkan ikan kerang dan sebagainya begitu juga untuk observasi nanti ya misalkan di sini mikro mikro plastik rekomendasinya bisa visual observation memakai Microsoft cahaya juga rekomendasi kalau yang misalkan ini versi small micro itu yang visible artinya visible itu Okelah bolehlah gitu ya walaupun tidak direkomendasikan itu pakai ftir ataupun ramen jadi dari sini mungkin bisa saya apa ya buat kesimpulan bahwa asalkan memang step yang bapak ibu lakukan itu masih dalam range ini misalkan mulai dari ada proses DIY jasonnya ada density separationnya kemudian nanti pengamatannya nanti pengamatannya Apakah pakai visual ataukah pakai ftir dan sebagainya Itu tergantung dari tujuan apa yang kita inginkan Apakah kita ingin mendetailkan ya mungkin sekedar informasi juga ya ftir itu bisa juga menghitung jumlah mikroplastiknya menganalisa ukurannya dan juga yang paling penting adalah mengetahui dari amanah asal polimer tadi ya yang kita amati yang kita temukan di dalam sampel kita Apakah dia tadi pe misalkan penya berasa dari berapa persen ptnya berapa persen dari situ kita bisa membuat argumentasi Oh berarti biasanya kan pet itu buat bungkus-bungkus makanan ya berarti dari situ kita bisa membuat sebuah apa ya asumsi bahwa yang mencemari lingkungan X ini dimana ditemukan 50% nya itu berasal dari pet Polymer PT Ya kemungkinan itu berasal dari penggunaan wadah makanan yang dibuang begitu saja Misalkan seperti itu jadi seperti itu bapak ibu untuk menganalisis sampel mulai dari proses pengambilan sampel di lapangan sampai nanti menganalisa visual di labnya seperti itu Oke mungkin saya tidak bisa [Musik] membuat konklusi ya karena ini tadi dari hal-hal yang sangat general mulai dari Apa itu plastik mikroplastik bagaimana bisa terjadi kemudian apa dampaknya dan sampai ke yang lebih teknis terkait masalah Bagaimana menganalisa sampel microplastik dari berbagai sampel mulai dari mengkolek sampelnya sampai menganalisa visualnya Mungkin Nanti kalau ada yang ingin didiskusikan lebih lanjut di cermin aja saya persilahkan mungkin dari Saya cukup saya akhiri Terima kasih atas semua pensiunnya dan mohon maaf atas segala kekurangan selama [Musik] Terima kasih banyak untuk bapak Akil yang telah menyampaikan materinya itu tadi penyampaian materi oleh pemateri kita yang pertama yaitu ada Bapak Aqil Azizi yang sangat menarik sekali ya Bapak Ibu sekalian Jadi bagi Bapak Ibu sekalian yang mungkin masih ingin bertanya nih Itu bisa langsung menuliskan pertanyaannya di kolom Chat Zoom ya Bapak Ibu sekalian nanti setelah ini masih ada penyampaian materi oleh pemateri kita yang kedua yaitu Ada Mas Arif Rizky Hardiansyah tuh jadi bagi Bapak Ibu jangan lupa untuk tulis aja pertanyaannya di kolom chat dan nanti akan dijawab oleh bapak Akil dan juga mas Aris Kemudian untuk Mas Arif mungkin nanti untuk penyampaian materinya waktunya kurang lebih sampai sekitar 30 menit gitu ya Mas ya mungkin bisa langsung saja tanpa berlama-lama lagi tempat dan layar kami persilahkan Oke terima kasih Sebentar ya saya coba untuk share screen ya oke ya Selamat pagi Bapak Ibu peserta webinar yang saya hormati sebelumnya terima kasih atas kesempatannya pada pagi hari ini saya dapat berbagi sedikit apa ya istilahnya sharing pengalaman saya selama apa namanya sampling sampah di lapangan Jadi mungkin kalau dari Pak Akil tadi sudah menyampaikan pengertian dan mungkin Bagaimana sih caranya untuk mengenal sampah mikroplastik itu seperti apa saja gitu Nah kalau dari saya mungkin akan lebih terfokus Bagaimana sih cara kita atau teknik-teknis untuk mengambil sampel sampah khususnya yang ada di badan air seperti di sungai Nah mungkin kalau dari presentasi saya ini akan terfokus pada tiga hal yang pertama adalah Bagaimana sih teknik untuk mengambil atau teknik sampling sampah yang ada di sungai kemudian Bagaimana sih langkah-langkah yang harus dilakukan sebelum melakukan pengumpulan data di lapangan dan yang terakhir mungkin studi kasus ya dari tiga hasil koleksi data lapangan yang ada di pinggiran Sungai Ciliwung kemudian yang ada di Salah satu sungai yang ada di Pasar Minggu dan juga ini kami tempat melakukan sampling di Bantar Gebang Nah mungkin pertama-tama saya akan memaparkan beberapa fakta unik ya terkait dengan sampah plastik yang ada di sungai ini Nah pertama ada data dari BPR nah ini ternyata kalau di sungai-sungai di Indonesia itu ternyata tergolong menjadi ada yang tercemar berat ada yang agak berat kemudian tercemar sedang dan juga tercemar ringan nah ternyata di Indonesia ini sendiri masih didominasi oleh sungai yang tercemar berat yaitu sebanyak 46% mungkin salah satunya yang Bapak Ibu tahu adalah sungai Citarum dan kemudian 32%nya ini tercemar agak berat 14% percepatan nah sebenarnya kalau untuk di Jakarta sendiri ya Sungai Ciliwung itu Salah satu sungai yang sempat juga tergolong berat namun berdasarkan hasil Wawan cara kami dengan salah satu komunitas yang ada di Jakarta yaitu ada gerakan siung bersih Nah ini ternyata Ciliwung akhir-akhir ini sudah menjadi tercemar sedang seperti itu jadi apa ya istilahnya berangsur-angsur membaik seperti itu keadaannya kemudian ada juga studi yang pada tahun 2015 ini juga tadi sempat disampaikan juga ya bahwa Indonesia ini ternyata merupakan negara kedua terbesar dalam hal kontribusi tanpa plastik lautan nah nomor satunya itu Cina nah ini ternyata setelah diukur ada sekitar 16% dari total sampah plastik di laut di dunia yang berasal dari Indonesia Nah kemudian ada juga udah berilah di tahun 2017 ini juga mungkin sudah dibahas juga oleh Pak kill tadi bahwa microplastik itu terdapat juga dalam makanan laut dan minuman yang memiliki dampak berbahaya bagi sel manusia nah setiap tahunnya juga ini terdapat Sebenarnya ada 8 juta ton sampah plastik di Indonesia nah tapi ini tuh sebenarnya dari 8 juta ini hanya 5 yang bisa diolah kembali seperti itu Nah Oh mohon maaf sebanyak 3 juta hanya 3 juta yang dapat diolah kembali nah sebanyak 5 jutanya ternyata tidak dapat diolah dan dari 5 juta yang tidak dapat diolah tersebut sebanyak 2,6 juta tonna ini ternyata masih dibuang ke sungai dan tidak terkelola Nah selanjutnya mungkin untuk metode sampling yang digunakan ini sebenarnya kami mengacu kepada pedoman SNI yang dari pemerintah Ini sebenarnya sudah mengeluarkan pedoman untuk klasifikasi sampah tapi mohon maaf ini saya lupa tapi kalau bapak ibu mau mencari di internet Nah ini mungkin banyak ya sumber-sumbernya dan masih muda untuk dicari nah yang pertama ini untuk sampah plastik sendiri dia ini ternyata ada 7 macam yaitu ada PRT contohnya itu botol minum kemudian hdpl itu botol shampo botol deterjen kemudian divisi itu bisa pipa Bubble wrap dan lain-lain kemudian ada ldpe ada ppps dan lain-lain seperti Sunset makanan minuman kemudian ada logam kaca kertas karet kain makanan kayu atau dedaunan sampah elektronik tanpa sampah berukuran besar dan sampah-sampah yang lain-lain nah tapi apakah Nanti pada saat pengukuran lapangan klasifikasi contohnya akan sesuai dengan klasifikasi yang dikeluarkan oleh SNI ini nah Jawabannya adalah tidak karena memang kalau di lapangan ini khususnya tampak di badan air itu kan Apalagi udah sampah-sampah yang dia lama ya di air gitu Nah itu biasanya udah bentukannya itu tidak apa ya tidak bagus lagi seperti itu Nah itupun juga yang menyebabkan samplingnya kemudian apa ya kita kami menemui kendala di mana tapi kebingungan ini tidak berbentuk begini harus kita kategorikan sebagai apa dan juga kalau di badan air itu kan juga mungkin masih ada sisa-sisa sedimen air atau sisa-sisa lumpur yang ada di sungai seperti itu Nah itulah sebenarnya harus kita pisahkan terlebih dahulu tetapi sayangnya hal tersebut masih sulit dilakukan jadinya mungkin ada plastik-plastik kecil yang sudah apa ya tercerai-berai seperti itu nah tapi ternyata tu dengan lumpur-lumpur yang ada di sungai akhirnya kita kategorikan sebagai sampah residu seperti itu Nah mungkin selanjutnya kalau untuk tahap peralatan ini sebenarnya apa saja sih yang harus kita persiapkan untuk pengambilan sampel sampah nah tapi mungkin di sini sebagai disclaimer untuk sampah-sampah yang ada di sini hanya untuk sampah yang berukuran makro karena memang pertama kami hanya membatasi waktu lapangan sebanyak ya sebanyak dua minggu dan kami juga tidak bisa melakukan sampling atau penelitian lebih lanjut di laboratorium karena seperti yang tadi sudah jelaskan juga kalau untuk sampah mikroplastik sendiri itu kan harus melalui proses-proses tertentu di laboratorium karena ukurannya itu sangat kecil jadi untuk kali ini mungkin Saya hanya sharing pengalaman untuk data collection di lapangan khususnya untuk yang sampah plastik atau sampah lainnya berukuran makro Nah untuk alat dan bahannya sendiri Kemarin kami kebetulan bekerja sama juga dengan UPK badan air dari dinas lingkungan hidup DKI Jakarta dimana Mereka menyediakan dump truck atau truk dengan tipe ukuran besar yaitu yang bisa membuat sekitar 10 sampai 12 tahun tambah kemudian ada density Box atau box untuk mengukur identitas atau kepadatan sampah kemudian Ada timbangan timbangan ini sebenarnya ada dua jenis yang pertama itu ada 0,0 sampai 5 kg nah ini sebenarnya khusus untuk sampah-sampah yang memang tidak berat gitu misal kita menemukan tanpa styrofoam di apa namanya dari hasil sampling di sungai Nah itu biasanya kan beratnya sangat ringan ya Bapak Ibu nah Oleh karena itu kita membutuhkan timbangan dengan skala yang kecil seperti ini agar hasil timbangannya itu bisa lebih detail Nah kemudian ada timbangan yang 0 hingga 100 kg juga untuk sampah-sampah yang besar kemudian ada ini sebenarnya terpal untuk alas kita dalam memilah-milah sampah nanti kemudian ada sarung tangan karet dan sarung tangan proyek ini untuk melindungi tangan kita dari bahaya-bahaya yang mungkin ditemukan ya saat painting sampah karena sampahnya sendiri kan sangat random ya Bapak Ibu jenis jenisnya bisa saja kita menemukan pecahan kaca seperti itu Nah kemudian ada trash back untuk menampung Jenis sampah yang sudah dibilah kemudian ada masker karena sebenarnya untuk sampling sampah itu ya sudah pasti bau ya Bapak Ibu jadi lebih baik kita melindungi hidung kita sendiri terlebih dahulu kemudian ada sekop kemudian catatan kemudian kamera untuk memfoto hasil sampingnya kemudian ada Boots untuk melindungi kaki kita nah ini sebenarnya penting juga ya Bapak Ibu karena selama kami melakukan sampling sampah di Bantar Gebang itu ternyata apa ya istilahnya ada air-air sisa dari sampah-sampah sungai atau limbah seperti itu Nah itu ternyata kalau terkena kulit atau tubuh manusia itu ternyata suhunya itu sangat panas Jadi ini sangat penting untuk melindungi kaki kita kemudian ada juga baju ya atau seragam kerja kita seperti itu Nah mungkin ada satu hal lagi Yang harus menjadi besar Jika Bapak Ibu ingin melakukan sampling atau penelitian di lapangan yaitu surat-surat atau administrasi perizinan Nah ini mungkin bisa disesuaikan ya dengan tempat atau lokasi penelitian Bapak Ibu nanti seperti itu nah kemudian untuk lokasi dari sampling sampah ini kami memilih 3 lokasi yaitu ada di Kampung Melayu Pasar Minggu dan Bantar Gebang Nah untuk di Kampung Melayu sendiri kami mengambil lokasi di sini yang pertama itu karena disini merupakan lingkungan yang padat penduduk dimana Kalau padat penduduk biasanya sampahnya juga pasti beragam nah kedua Kampung Melayu ini juga sering terjadi banjir nah Biasanya kalau terjadi banjir itu maka sampah-sampah yang hanyut di Sungai ini biasanya lewat juga gitu ke Sungai Ciliwung yang ada di Kampung Melayu ini seperti itu Nah di Kampung Melayu ini kita mengambil salah satu titik untuk sampling nah Sebenarnya ada ya banyak gitu titik-titiknya yang ada di pinggiran sungai seperti itu yang tadi malam banyak nyangkut di pinggiran sungai tapi kita hanya mengambil satu titik dikarenakan pertimbangan sumber daya manusianya karena Kebetulan kami kemarin hanya bertiga dan dibantu oleh dua orang tugas sampah saja Kemudian Keterbatasan waktu juga Karena untuk satu titik saja sebenarnya apa ya untuk koleksi sampah dan juga pemilahannya itu dan sampai di klasifikasinya juga itu dari pagi sampai sore Kemudian juga ini juga menyangkut tempat atau apa ya karena kita kan harus menggelar terpal besar untuk klasifikasi sampahnya jadi kita memerlukan tempat yang cukup luas juga seperti itu Nah akhirnya kami memilih titik ini di sekitar RT 13 RW 8 Kelurahan Kampung Melayu untuk dijadikan sebagai tempat atau titik sampling nah kemudian di Pasar Minggu kami memilih lokasi ini dikarenakan ada sebuah saluran sungai atau saluran air yang memang dia ini hanya mengalir di dalam Kelurahan Pasar Minggu itu sendiri nggak seperti di Kampung Melayu di mana Sungai Ciliwung ini menjadi batas ya antara Kelurahan Kampung Melayu di Jakarta Timur dengan kelurahan di sebelahnya Mohon maaf saya lupa namanya Tapi itu sudah Jakarta Selatan Kalau tidak salah nah Kebetulan juga kalau di Pasar Minggu ini dikarenakan dia hanya lewat di Pasar Minggu saja maka ini cocok ya bagi kita yang ingin mengetahui seberapa banyak sih timbulan sampah atau seberapa banyak sampah yang diproduksi oleh warga yang memang ada di Kelurahan Pasar Minggu itu saja seperti itu nah kebetulan kalau untuk di Kelurahan Pasar Minggu ini dari UPK badan afdlh itu sudah ada sekatan mungkin yang bisa Bapak Ibu lihat yang di paling bawah ini itu ada Di Pinggir Jalan Gatot Subroto nah ini ada semacam sekatan yang dibuat oleh PK badan air kemudian Jika Bapak Ibu berjalan ke arah utara nah ini ada di Jalan Pertanian 3 ini ada sekatan juga dari UPK badan air untuk menyekat sampah-sampah ya seperti itu Nah di sini Dari dari bulu hingga titik yang di dalam pertanian ini ini Kebetulan mewakili penggunaan lahan berupa permukiman nah kemudian bergeser lagi ke arah utara di sekitar ini di sekitar stasiun Terminal dan juga pasar ya ini ada sekatan lagi berupa sekatan bambu yang dibuat oleh badan air Nah ini juga nantinya bisa untuk merepresentasikan penggunaan lahan berupa pasar dan Terminal yang ada di sini kemudian yang terakhir ini di bagian silir atau ujung dari Kelurahan Kampung Melayu sendiri ini kami menempatkan sekatan yang kami buat sendiri dari badminton dan juga kami berikan pemberat berupa rantai pemberat seperti itu ini nantinya dapat merepresentasikan penggunaan lahan berupa pertokoan dan apa kegiatan ekonomi seperti itu nah kemudian yang terakhir itu kami lakukan di Bantar Gebang dimana disini kami berkoordinasi dengan utk badan air dan USB a seperti itu untuk mengambil satu sampling dari truk yang berasal dari emplasmen yang ada di Jakarta Timur dan dari satu truk yang berkapasitas 10 tahun itu kami ambil sekitar kurang lebih seperempat dari truk tersebut untuk dipilah dan sampai analisis kira-kira komposisi sampahnya dan beratnya itu apa saja dan berapa saja seperti itu disini juga kami berkoordinasi dengan 16 orang pemulung yang ada di Bantar Gebang untuk membantu proses pemilahan sampah seperti itu Nah Kebetulan juga pada saat kami melakukan penelitian ini Kebetulan memang sedang musim kemarau ya Bapak Ibu jadi sungainya ini memang lebih cetek lebih dangkal dan sampahnya juga lebih sedikit daripada musim penghujan Jadi mungkin nanti kedepannya perlu juga dilakukan penelitian timbunan sampah atau komposisi sampah pada saat musim hujan seperti itu nah ini sendiri merupakan hasil dari komposisi sampah yang kami ambil dari sisi Sungai Ciliwung yang ada di Kampung Melayu nah ini Kebetulan saya hanya memberikan hasil berupa persentase Bapak Ibu karena memang terlihat ini juga kan dilakukan dengan kerjasama dengan salah satu instansi di bawah Kementerian lingkungan hidup Jepang Nah jadi Kebetulan saudara ini kami belum boleh apa ya mempublikasikan hasil detailnya seperti itu sebelum mereka mempublikasikan data lapangannya ke jurnal seperti itu Jadi mungkin disini saya dalam bentuk persentase dimana memang kalau secara umum ya Bapak Ibu kita lihat dari grafik yang paling kiri dulu ini memang 71,6% sampah yang ada di Kampung Melayu ini yang kita temukan ini adalah berupa residu atau sampah yang memang Ya sudah tidak bisa diapa-apakan lagi seperti itu dan sudah tidak berbentuk kemudian ada plastik sebanyak hampir 21% kemudian kita ada kertas kaleng kayu kain logam dan Sebenarnya masih banyak sampah-sampah lainnya seperti itu Nah untuk plastik sendiri ini ternyata sebanyak 83 85,3% ini adalah plastik sachet dan juga plastik gelas berupa gelas ini ya apa gelas jajanan seperti itu Nah ini sebenarnya apa ya sesuai juga dengan kondisi masyarakat di Kampung Melayu dimana di sana adalah terutama padat penduduk dan kedua banyak dari masyarakat di Kelurahan Kampung Melayu ini yang memang membuka warung-warung kecil seperti itu Nah biasanya Mereka menjual semacam kayak Pop Ice testis seperti itu Nah jajanan-jajanan ini Akhirnya yang menimbulkan banyaknya sampah plastik yang pasien dan juga plastik gelas seperti itu kemudian ada juga plastik botol dan plastik sterofoam mungkin kalau plastik botol ini sebenarnya seharusnya sudah ada ya apa namanya pemilahan terlebih dahulu oleh bank sampah di masing-masing Kelurahan seperti itu tapi kembali lagi ini adalah sampah yang kita ambil dari sungai seperti itu Nah sementara sungai itu kan panjang ya bapak ibu sendiri aja berasal dari Bogor seperti itu Nah jadi sampah -sampah yang nyangkut seperti itu di Kampung Melayu nah ini juga bisa jadi jauh sebenarnya dari sampah-sampah yang ada di Bogor seperti itu Nah mungkin kalau satu lagi yang unik dari sini adalah Papa residu ini juga sebenarnya masih banyak plastik yang ditemukan seperti yang ada di gambar yang Bapak Ibu bisa lihat di atas ini nah ini sebenarnya sampah residu dimana biasanya banyak tapi ini juga masih banyak seperti itu sampah plastik yang memang sudah tidak berbentuk sudah bercampur dengan sedimen air dan memang tidak bisa dikategorikan lagi seperti itu Nah yang kedua ini adalah hasil dari komposisi sampah yang ada di Kelurahan Pasar Minggu di mana tadi ada tiga titik pengambilan ya Tapi sayangnya untuk sampah di Pasar Minggu ini kami tidak bisa melakukan apa namanya klasifikasi lebih lanjut dikarenakan memang waktu yang terbatas karena ada tiga titik pengambilan dan juga apa namanya sumber daya manusianya juga terbatas karena memang untuk mengambil sampah yang ada di sungainya saja itu sudah membutuhkan waktu yang lama seperti itu Nah mungkin kalau dari hasilnya Ya seperti itu rata daerah sekatan yang ada di daerah Pasar Minggu ini atau Terminal Pasar Minggu ini merupakan penyumbang sampah yang paling banyak sebanyak hampir 50% ya Bapak Ibu nah ini juga sesuai sebenarnya dengan aktivitas yang ada di sana yaitu berupa pasar dimana pasar kan biasanya memang menyumbang lebih banyak sampah ya seperti itu kemudian yang keduanya ada yang di Jalan Kesehatan Raya karena memang dia itu banyak aktivitas ekonomi dan yang ketiga ini berupa permukiman warga seperti itu Nah ini mungkin yang terakhir lokasi terakhir kami ada di Bantar Gebang dimana memang kami kebetulan menghitung dan mengklasifikasi sampah dari sekitar 1,2 atau 1,3 ton nah ini ternyata sebanyak 66 kg sampah yang ada di sana itu adalah berupa sampah residu Jadi mungkin Bapak Ibu bisa ditarik kesimpulan lebih awal ya kalau sampah dari badan air atau dari sungai ini sebenarnya yang pertama itu lebih banyak residu karena memang sudah tidak bisa diklasifikasikan Lagi Hanya berupa sisa-sisa yang tidak bisa diolah lagi jadi kita klasifikasikan sebagai sampah residu seperti itu kemudian mungkin termasuk tokri ya ini kresek HD tapi beda ya bapak ibu dengan kertas hdpe jadi disclaimer juga jenis-jenis klasifikasi sampah yang ada di sini itu kami sesuaikan juga dengan klasifikasi yang ada atau yang diketahui oleh para pemulung yang ada di sana Jadi kalau kresek HD ini memang dia lebih ke kresek-kresek plastik kresek yang daya ekonominya itu memang sudah tidak ada lagi gitu dan sudah apa istilahnya dan bisa diapa-apain lagi seperti itu Nah ini menyumbang sekitar 169 kg kemudian yang unik di sini juga ada Pampers karena Pampers ini cukup kompleks jadi Pampers aja gitu mungkin luarnya ada plastik dalamnya ada kain atau karet terus belum lagi lapisan filter atau penyerapannya seperti apa dan belum juga kalau masih ada secara tidak kotoran manusianya yang masuk ke Apa golongan limbah seperti itu Jadi mungkin tadi saya juga udah sempat baca Ya pertanyaan-pertanyaan seperti itu gimana sih cara mengurangi sampah plastik pada makanan Kenapa tidak bisa dikurangi nah Sebenarnya ya Bapak Ibu plastik sampah plastik ini tuh tidak hanya terbatas di sampah plastik makanan tapi mungkin dari sunset-sachet ataupun plastik single layer multi layer juga yang ada di sini ini tidak hanya makanan tapi ada juga plastik deterjen seperti itu kemudian ada misal barang-barang lain yang mengandung plastik tapi dia juga tercampur dengan bahan-bahan lain sehingga memang itu harus dipisahkan juga kemudian ada juga plastik enberan ini plastik emberan itu eee lebih condong ke arah sedotan atau plastik untuk apa namanya Tupperware kotak makan centong nasi seperti itu itu kan sebenarnya plastik juga tapi ternyata walaupun bisa digunakan berulang-ulang ya tapi ternyata ada saja yang membuang ke sungai seperti itu Dan juga mungkin yang paling bawah ini ya ini ada plastik tapi ini plastik Seperti apa ya plastik dari tutup galon seperti itu bapak ibu nah ini juga kalau ternyata ya kalau bapak ibu jika kita mengambil stempel sampah plastik dari sungai seperti itu itu ternyata hasil yang ditemukan ini lebih kompleks daripada sampah yang ditemukan di daratan karena kalau di daratan pasti dia sudah melalui proses pemilahan juga sampah yang ada di masing-masing RW atau kelurahan seperti itu tapi kalau sampah di badan air Nah ini pertama kita tidak tahu asalnya dari mana kemudian orang yang membuang sampah ke sungai itu juga biasanya masih di dalam kantong kresek kemudian dibuang atau bisa juga kantong kreseknya dibuang sampahnya cuma di hambur-hamburkan saja ke sungai seperti itu Nah ini nih yang menyebabkan sama plastik lebih kompleks jika kita analisis di sungai seperti itu Nah mungkin sekian hal yang bisa saya sampaikan bapak ibu tapi Semoga dengan presentasi saya yang singkat ini dapat memberikan dampak yang bermakna atau ilmu yang berguna seperti itu untuk kita semua Mungkin sebagai penutup juga kita sebagai warga negara Indonesia yang memang apa ya lebih peduli dengan lingkungan seperti itu Marilah mengurangi sampah plastik Walaupun memang tidak bisa dihindari juga ya sebenarnya plastik ini masih dibutuhkan oleh manusia karena memang beberapa hal itu membutuhkan plastik seperti itu tapi hanya saja mungkin pengelolaan plastik ini ya yang harus dikonsentrasi lebih dan harus diatur lebih baik lagi oleh pemerintah dan terutama pemuda di daerah masing-masing karena berdasarkan studi yang kita temui dan hasil audiensi dengan klhk ternyata sebenarnya aturan untuk pengelolaan sampah plastik ini sudah dibuat secara matang oleh klhk tetapi ternyata implementasi dari kebijakan-kebijakan tersebut itu bergantung dari pemerintah daerah di masing-masing daerah seperti itu Jadi mungkin kalau sampah yang sampah plastik di wilayah Bapak Ibu sekian ternyata sangat banyak atau tidak bisa terkontrol silahkan menyalahkan ke bendanya masing-masing dan satu lagi Walaupun memang ini dilakukan di sungai tetapi jangan lupa juga bahwa sungai ini nantinya akan bermuara ke laut dan yang seperti Pak Akil jelaskan tadi selama bermuara ke laut atau pas dia sudah sampai laut Dia mungkin akan apa ya melewati berbagai tahapan secara biologi dan kimiawi ya sehingga nanti akhirnya menjadi tampak mikroplastik yang bisa terjadi oleh ikan-ikan yang ada di laut dan kemudian akhirnya berbahaya juga bagi kita semua Mungkin Sekian dari saya kembalikan lagi ke mbak Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh Mas Arif yang sangat luar biasa sekali ya Bapak Ibu sekalian kalau kita lihat-lihat juga ternyata sudah ada banyak sekali ini pertanyaan-pertanyaan dari bapak ibu peserta webinar di kolom chat nih tapi sebelum masuk acara selanjutnya saya ingin menginformasikan terlebih dahulu kepada para peserta yang mungkin menginginkan materi pada webinar kita hari ini itu dapat request materi terlebih dahulu melalui Link yang telah admin kami kirimkan di kolom Chat Zoom ya Bapak Ibu sekalian kemudian selanjutnya sebelum kita masuk ke sesi tanya jawab akan ada informasi menarik nih Bagi Bapak Ibu peserta webinar sekalian mengenai kegiatan dari RDI yang akan disampaikan langsung oleh tim rbi yaitu oleh Mbak Aisyah baik mungkin Mbak Aisyah dari tim RDS Sudah Mbak Terima kasih Mbak mungkin bisa langsung saja menyampaikan informasinya nah begitu ya Kak Ya baik ya Terima kasih Mbak Anisa untuk waktunya kemudian berterima kasih untuk panitia penyelenggara dari butik daur ulang juga yang sudah memberikan kesempatan bagi kami dari Residence developer inisiatif atau Ardi dari Bandung kamu baperin Ibu untuk sedikit menshare juga terkait studi kami mungkin dari memang webinarnya tentang mikroplastik kemudian juga kami diberi kesempatan juga untuk Mungkin sedikit menyampaikan terkait Salah satu kegiatan kami gitu yang memang masih seputar pengelolaan sampah gitu namun dalam konteks kegiatan yang akan saya sampaikan ini mungkin tidak seputar microplastik maupun pengelolaan sampah di badan air gitu ya tapi kami sebetulnya ada kegiatan terkait pengelolaan limbah menjadi energi atau mungkin makanan ibu di dua minggu sebelumnya sempat mengikuti webinar putih daur ulang juga yang kita sempat bahas seputar rdf ya Mbak Anisa ya Nah sebetulnya ada kegiatan yang berkaitan dengan weise energi mungkin saya izin screen terkait info kegiatannya mungkinnya agar bisa dilihat juga oleh Bapak dan Ibu sekalian ya mungkin ini ada posternya nanti saya akan share juga mungkin linknya di comment chat gitu ya beserta juga dengan link registrasinya Jadi mungkin info sedikit bagi Bapak Ibu sekalian mungkin saya lihat di komentar sangat menarik sekali gitu ya diskusi-diskusinya terlihat sekali bapak dan ibu ini memang kebanyakannya memang pegiat pengelolaan sampah gitu ya di Indonesia gitu Nah mungkin bagi Bapak dan Ibu yang tertarik gitu untuk mengikuti kegiatan training kami seputar pengelolaan limbah menjadi energi khususnya mungkin teknologi rdf gitu ya karena ada seri capacity building gitu dan juga kami ada dalam acaranya selain training kami juga ada kunjungan lapangan ke rdf di TPA gedung Cilegon gitu Jadi bagi Bapak dan Ibu yang tertarik untuk mengikuti acaranya bisa mengisi link pendaftarannya jadi bit.ly slash rdfx cb2 strip registration Nanti akan saya share juga mungkin di kolom komentarnya di kolom chat ini mungkin sedikit tentang acaranya selain mungkin terkait training dan study tour nanti sebetulnya kita akan membahas lebih banyak terkait pengelolaan rdf itu sendiri gitu ya Jadi mungkin Bapak dan Ibu di sini banyak yang terlibat langsung dalam pengelolaan sampah maupun recycling atau pemeriksaan sampah di sini kita untuk program kita ini kita fokusnya di pengelolaan sampah menjadi energi gitu jadi ketika sudah sampahnya dipisah kemudian dikumpulkan kemudian dipisah lebih lanjut kita coba di sini akan belajar bersama-sama terkait Bagaimana memproses sampah tersebut menjadi menggunakan teknologi rdf gitu ya menjadi bahan baku energi gitu biasanya bahan baku ini mungkin sudah disampaikan biasanya digunakan menjadi bahan bakar pembakaran di PLTU maupun di industri semen itu sehingga nanti juga bisa yang kurang gitu ya timbul rasanya dan bisa lebih lanjutnya lagi bisa menghasilkan sumber energi seperti itu Nah untuk yang akan kita pelajari sebetulnya banyaknya materinya teknis gitu ya Bapak dan Ibu seputar rdf-nya tapi apabila mungkin baperan Ibu di sini mungkin saya lihat juga banyak dari dinas lingkungan hidup maupun dari pengelola pengelolaan TPA maupun TPS yang tertarik gitu ingin mengetahui seperti apa proses rdf bisa mengikuti trainingnya gitu dan kita juga nanti akan ada saat itu atau kunjungan langsung ke pabrik rdf di TPS Cilegon gitu Oh ya untuk acaranya akan diselenggarakan rencananya selama 3 hari pada tanggal 20 sampai 23 september ini acaranya akan dilangsungkan di kota Cilegon khususnya di hotel Royal Krakatau kemudian juga kita akan Cilegon gitu Nah untuk Baba dan Ibu yang berminat sebetulnya kita nanti bisa mengisi link registrasinya Lalu nanti kita akan coba seleksi gitu ya mohon maaf karena kuotanya terbatas gitu kita akan se makanan ibu untuk bisa mengikuti kegiatan dan ini untuk biayanya nanti akan ditanggung oleh panitia gitu ya terkait untuk akomodasi kemudian juga untuk transportasinya mungkin itu kurang lebih yang saya sampaikan ya Mbak Nisa yang mungkin sedikit saja terkait pengenalan kegiatan dari rbi gitu apabila bapak dan ibu tertarik karena saya melihat banyak sekali apa namanya peluang untuk memperkenalkan acara ini lebih lanjut gitu ya kepada yang memang target audience-nya di sini melalui webinar ini gitu Jadi terima kasih sekali sudah diberi kesempatan untuk menyampaikan kegiatannya juga dan mungkin saya tunggu dari bapak dan ibu Apabila ada yang berminat untuk mengikuti kegiatannya untuk mengisi link pendaftarannya gitu Nanti akan saya share juga untuk pendaftarannya di kolom chat namun kemudian untuk selanjutnya di seleksi lebih lanjut oleh panitia dari RDA juga terkait pesertanya karena mohon maaf ada keterbatasan kekuatannya gitu mungkin untuk bapak dan ibu yang ingin bertanya tentang kegiatannya juga bisa dituliskan di kolom chat yang berani saya nanti akan saya bantu jawab juga terkait kegiatannya Mungkin gitu saja kalau dari saya terima kasih banyak Mungkin dia kembalikan ke Mbak Anisa selaku MC Iya baik Terima kasih Mbak Isya Wah menarik sekali ya Bapak Ibu sekalian informasinya Jadi bagi Bapak Ibu sekalian yang tertarik untuk mengikuti kapasitif building dan side visit ke Cilegon itu bisa langsung daftar di Link yang sudah dikirimkan oleh tim rbi di kolom ket Zoom ya Bapak Ibu sekalian lalu jika mungkin masih ada pertanyaan-pertanyaan nih mengenai capacity building-nya itu juga bisa langsung ditanyakan di kolom chat dan nanti bisa langsung dibantu dijawab sama Mbak Aisyah gitu Ya Mbak Ya baik kemudian selanjutnya sebelum kita masuk ke sesi tanya jawab kita akan mungkin akan melakukan sesi foto bersama terlebih dahulu begitu ya Bapak Ibu sekalian untuk sesi foto bersama kita kali ini saya akan dibantu oleh admin kami setelah untuk himbauan untuk bapak ibu menghidupkan kameranya Kami tunggu untuk kosannya nanti seperti ini ya LED 2123 123 bersama kita pada hari ini Kemudian untuk selanjutnya kami juga ingin meminta kesediaan Untuk Bapak Ibu sekalian untuk dapat mengisi kuesioner yang linknya sudah dishare di kolom chat supaya kegiatan kami selanjutnya itu bisa lebih baik lagi Jadi bagi Bapak Ibu sekalian bisa memberikan saran ataupun masukannya di link kuesioner tersebut Kemudian untuk acara selanjutnya yaitu kita masuk ke sesi tanya jawab dan di sini Kita juga sudah bantu untuk merangkumkan pertanyaan dari Bapak Ibu sekalian yang telah Bapak Ibu Tuliskan di kolom Chat Zoom Kemudian untuk bapak Akil dan Kak Aris Mungkin saya akan nanti akan membacakan pertanyaannya terlebih dahulu kemudian bisa langsung dijawab begitu ini untuk pertanyaan pertama ada dari Ibu virgoria Dwi pujiningsih saat ini kita tahu bahaya plastik dan begitu Mahal biaya pengelolaan sampah plastik Mengapa tidak ada upaya preventif dalam pencegahan sampah plastik misalnya pengurangan produksi plastik dan lain-lain kemudian seharusnya saat kita membuat suatu bahan Harusnya kita tahu bagaimana menguraikannya jika tidak tahu harusnya ada penelitian tentang itu agar apa yang dihasilkan dapat diurai Bagaimana pendekatan plastik ini apakah sudah ada penelitian Bagaimana cara untuk mengurai plastiknya begitu mungkin bapak Akil ataupun Mas Aris yang ingin menjawab silahkan Terima kasih Mbak Nisa ya saya coba menjawab Ya pertanyaan dari ibu virgoria ya jadi Mengapa tidak ada upaya preventif dalam pencegahan sampah plastik jadi seperti mungkin Saya sudah sampaikan tadi ya bisa dikatakan ilmu plastik itu kan masih cukup muda ya bisa dikatakan masih cukup muda dan ketika manusia menciptakan plastik ini belum memikirkan apa dampak dari penggunaan itu sedangkan kita tahu bahwa plastik itu Ya kita tahu berguna sekali ya bagi kehidupan kita bayangkan saja kalau nggak ada plastik ya Apalagi kemarin pas pandemi kita semuanya dilakukan dari rumah pesen makanan dari ojol dan sebagainya misalkan kalau nanti tidak ada plastik ya biar cepat basi dan sebagainya ya mungkin simpelnya seperti itu Jadi kita tahu bahwa kehidupan kita tidak bisa terlepas dari penggunaan plastik dan memang kita baru terpikir kan dampaknya itu mungkin 10 20 tahun terakhir ini dan itupun juga belum semua orang mengetahui secara karena memang masih dalam proses penelitian Apa dampak secara kesehatan terhadap manusia gitu ya untuk saat ini memang masih dalam penelitian di laboratorium yang sudah ada beberapa penelitian yang menunjukkan ada beberapa mikroba yang punya kemampuan untuk mendegradasi plastik ini namun memang efektivitasnya memang belum bisa seperti mendegradasi bahan organik yang 100% misalkan Bapak Ibu buang nasi ke tanah kemudian dua hari setelah itu akan hilang belum seperti itu presentasinya masih cukup bisa dikatakan cukup rendah ya di bawah 50% gitu ya jadi masih akan ada sisa plastik yang ada di sana Kemudian beberapa mungkin pernah mendengar juga bapak ibu ada semacam ulat gitu ya ulat yang bisa mengkonsumsi plastik tanpa ya tanpa tersisa tapi itu memang agak susah juga diaplikasikan di lapangannya gitu ya jadi memformasikan Bagaimana penelitian di laboratorium untuk diterapkan di lapangan ini masih agak susah karena kan tidak mungkin agak kurang efektif ya misalkan kita harus di TPA TPA menyediakan misalkan fasilitas dengan tadi ya khusus untuk mungkin kalau bsf mungkin Bapak Ibu pernah mendengar tetapi itu kan bsf tidak punya kemampuan untuk mendegradasi plastik dia hanya bahan-bahan organik saja kalau ini memang ada beberapa penelitian yang memang tadi seperti saya sampaikan masih dalam tahap penelitian untuk menguji efektivitasnya mendegradasi plastik ini menjadi ya bahan natural yang bisa dibuang secara langsung ke lingkungan kira-kira menjawab nggak ya pertanyaannya mungkin bisa siapa tahu mungkin ada tambahan juga gitu mungkin saya nambahin aja untuk pengelolaan sampah plastik ini sebenarnya kalau di tingkat RT RW itu memang sudah ada bank sampah tapi memang tidak semuanya ya akan masuk ke bank sampah karena bahasa sampah sendiri kan juga hanya eee apa ya dia menghimpun sampah yang bernilai secara ekonomis seperti itu sementara memang banyak juga sampah plastik yang tidak bernilai ekonomis dan akhirnya Ya sudah dibuang aja gitu ke dan terakhir ke TPA seperti itu Nah mungkin memang apa Ya nantinya kedepannya Ya memang sangat dibutuhkan juga penelitian-penelitian terkait dengan Bagaimana sih caranya kita mengurai sampah plastik ini ataupun memang bisa saja mungkin di masa depan tanpa plastik ini yang memang sudah sisa-sisa seperti itu bisa kita olah menjadi energi terbarukan mungkin seperti itu saja sih berarti Mungkin kita bisa langsung lanjut aja ke Pertanyaan selanjutnya begitu ya ini untuk Pertanyaan selanjutnya ada pertanyaan dari bapak Sutoyo tahun 1869 polimer sintetis setelah mulai digunakan oleh karena itu hampir 154 tahun itu pula memungkinkan terbentuk mikroplastik selama periode tersebut hingga sekarang apakah telah teridentifikasi banyaknya dampak buruk misalnya penyakit akibat mikroplastik Terima kasih Pak Sutoyo jadi benar-benar sintetis polimer itu 1969 tetapi manusia atau saintis itu baru mengetahui dan baru mempublish ya istilah mekolasi itu sekitar tahun 2000-an Pak Jadi sebelumnya mungkin juga orang belum terpikir akan akan bahaya dampaknya gitu ya dan ya karena ini masih sekitar 20 tahun lebih ya penelitian masih terus berlanjut ya Bahkan untuk mendeteksi saja itu masih masih dalam masih banyak pr-nya Bagaimana cara mendeteksi yang efektif dan sesuai dengan realnya gitu yaitu karena tadi Mungkin saya sudah sampaikan banyaknya perbedaan satu laboratorium yang lain yang belum ada misalkan standarisasi dan sebaliknya dari dari masalah mendeteksi saja itu masih masih banyak permasalahan termasuk dalam hal dampaknya jadi dampaknya ini juga sekarang sudah mulai konsen tapi memang kalau kita berbicara terkait masalah dampak itu kan prosesnya panjang ya pak eee ini terkait masalah Eco text toksikologi ya dan karena berdampak kemanusiaan Ya seperti saya sampaikan tadi saat ini yang sudah dilakukan para peneliti itu kepada hewan-hewan uji hewan-hewan uji yang diekspos yang dieksposure dengan mikroplastik tadi dampak-dampaknya hampir sama seperti yang saya sampaikan di slide tadi ada pendapat pada hormon reproduksi dan sebagainya ya ya ini khawatirnya khawatirnya dampak yang sama yang ada di hewan uji itu kalau aku terakumulasi di manusia itu berdampak juga hampir sama gitu ya itu yang dikhawatirkan kalau orang meninggal karena jadi kan penyakit itu tidak bisa di mungkin nanti bisa dikoreksi mungkin dari bapak ibu yang di bidang kesehatannya tidak bisa divonis bahwa ini satu-satunya penyebabnya begitu misalkan dia penyakit penyakit ada Cancer gitu ya mungkin ada Trigger triggernya ada penyebab yang menstimulasi Kenapa Cancer itu muncul begitu ya mungkin ini salah satunya ada yang berkontribusi adalah ketika mereka mengkonsumsi misalkan makanan misalkan ikan ya ikan yang terkontaminasi oleh mikroplastik di dalamnya misalkan jadi tidak tidak bisa kita menjudge ini gara-gara mereka plastik nih karena itu tadi Mungkin ada Faktor lingkungan yang lain yang mensupport juga tapi itu tadi memang secara secara akademis dan juga secara penelitian memang kalau di hewan uji itu memiliki dampak terhadap beberapa kesehatan hewan Uji tadi mungkin seperti itu Pak saya semoga bisa menjawab kemudian mungkin kita langsung lanjut aja ke Pertanyaan selanjutnya ini ada pertanyaan dari bapak pertanyaannya Bagaimana menjelaskan mekanisme mikroplastik yang asalnya berukuran besar makro bisa sampai atau ditemukan dalam berbagai organ tubuh manusia seperti hati plasentasi dan lain-lain dan Berapa lama proses jawab Ya baik terima kasih pak Ikhsan jadi kita memang semua saya juga di sini itu masih masih belajar ya karena ini ilmu yang cukup mungkin baru bagi kita semua gitu ya kalau yang saya ketahui bahwa Bagaimana mekanisme mikroplastik ini bisa sampai ke berbagai macam organ yang ada di dalam itu macam-macam pak bisa Misalkan ya misalkan dari air minum air minum kemasan yang kita pakai setiap hari yang itu terekspos Misalkan oleh sinar matahari taruh aja misalkan di mobil kepanasan itu kita tidak tahu dan sangat memungkinkan ada persentase plastik yang ada di dari bungkus botol plastik botol botol kemasan tadi itu yang terdegradasi dan terakumulasi di dalam air minum kita ya di AC itu salah satu cashnya juga di ASI itu kan biasanya ASI itu pakai air panas ya pakai botol plastik jadi tadi sudah saya sempat Jelaskan proses foto di graduation tadi itu salah satu penyebabnya adalah panas ada UV ada Trigger Trigger fisik jadi ketika kita memberi ASI misalkan putra-putri kita menggunakan air panas dan kebetulan botolnya itu adalah yang berasa dari plastik itu sangat memungkinkan plastiknya itu ter sedikit terurai dan masuk ke dalam ASI dan masuk dalam susu dan masuk ke dalam minuman ASI yang kita konsumsi kepada putra-putri kita seperti itu kemudian ada mekanisme yang lain juga seperti saya sempat saya sampaikan tadi bahwa ukuran mikroplastik ini bisa sampai ke Nano partikel artinya dia kurang dari 1 mm yang mungkin mata kita tidak bisa melihat dan itu bisa kita terhirup ketika kita bernafas dari situlah dia bisa masuk ke dalam tubuh kita masuk ke dalam organ ke apa ke darah dan lain sebagainya jadi ada yang melalui perantara perantara itu bisa makanan bisa minuman bisa juga yang karena kontak langsung dengan kita karena memang ukurannya sangat kecil dan kita tidak menyadari itu ya sama mungkin seperti inilah Kalau kita kena virus kena flu itu kan kita nggak tahu ya Kapan sih kita kenanya gitu ya mungkin ketika kita tubuh kita tidak fit gitu ya terus ada virus masuk jadi itulah kita terserang flu gitu ya karena ukurannya memang tidak tidak bisa kita memvent apa preventif untuk menolak itu tidak tidak terhirup oleh alat pernafasan kita untuk lamanya ini ya Tergantung mungkin tidak bisa tadi ya kalau misalkan triggernya semakin sering misalkan tadi misalkan menggunakan botol yang memang sering dipakai makanya rekomendasi tumblrnya itu bisa pakai stainless steel Ya jangan pakai air apa ya mungkin sekarang kampanye jangan pakai air kemasan pakai Tumblr tapi tumblrnya juga harus lebih di spesifikasi lagi jangan Tumblr botol sekali pakai botol plastik sekali pakai yang sangat memungkinkan itu terjadi tadi degradasi kita tidak tahu berapa persen degradasinya karena memang itu perlu ada penelitian yang lebih lanjut Mungkin itu saja Mbak Anisa dari saya mungkin ditambahkan mungkin saya memberikan contoh kasusnya mungkin bisa dijadikan konsentrasi saja gitu ya kan memang plastik makro ini memang Akhirnya bisa sampai ditemukan dari akhirnya ditemukan di organ tubuh manusia ini kan memang awalnya itu bisa berasal dari sampah yang memang kita buang seperti itu Nah terutama sampahnya dibuang ke sungai ataupun di saluran-saluran air seperti itu Nah nantinya kan memang akan melalui berbagai tahapan proses seperti itu Nah khususnya memang kalau di musim kemarau saat ini itu kan memang banyak ya sampah yang misalnya di sungai itu dia tersangkut di pinggir-pinggir sungai Nah itu kan dia entah Berapa lama tersangkutnya sampai ada hujan yang bisa menghanyutkan sampahnya lagi seperti itu Nah itu saja sudah terkena paparan sinar matahari yang begitu lama kemudian sudah Ada mungkin ada bakteri-bakteri juga dan mungkin nantinya pada saat musim penghujan kemudian sampai akhirnya bisa ke laut dan dikonsumsi oleh ikan-ikan di laut dan mungkin banyak juga ya kasusnya ternyata di dalam ikan itu tergantung eh tergantung terkandung mikroplastik yang berbahaya bagi manusia seperti itu mungkin tambahan dari saya itu kemudian mungkin kita langsung lanjut aja ke Pertanyaan selanjutnya begitu ya ini Pertanyaan selanjutnya ada dari Bapak Wahyu Wijaya Bagaimana perkembangan proses penyisihan mikro plastik hingga saat ini dan proses Metode pendekatan yang paling efektif saat ini untuk mereduksi mikroplastik yang sudah ada di badan air sehingga dapat mengurangi paparan mikroplastik ke hewan dan manusia seperti itu kalau kita berbicara dalam konteks misalkan sumber baku air minum ya misalkan dari PDAM atau mungkin Pak Jaya kalau di Jakarta gitu ya Saya kira mereka sudah memiliki mekanisme filter filtrasi ya Tergantung nanti jenis filtrasinya Seperti apa ya semakin kecil misalkan ukuran size filternya ya semakin lebih bisa memfilter microplastik yang kemungkinan terkandung di dalam badan air yang menjadi sumber baku dari PDAM gitu dan berdasarkan beberapa penelitian memang ini cukup efektif filtrasi ini selain proses-proses sebelumnya ya karena kan yang polutan yang terkandung di badan air itu tidak hanya mikroplastik tapi juga macam-macam yang lainnya gitu ya ini salah satu yang berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh drink Kalau nggak salah itu juga cukup efektif ya untuk mengurangi konsentrasi mikroplastik yang antara inlet dengan outlet ya antara inlet dan outlet yang nanti di distribusikan kepada konsumen ini kalau kalian kalau saya berbicara terkait masalah air baku untuk masuk ke PDAM sebagai air baku nanti disebutkan pada konsumen kemudian kalau di lingkungan ini yang masih masih menjadi PR Bagaimana menyisihkan mikroplastik yang sudah terlanjur ada di lingkungan ini yang masih menjadi pertanyaan besar dan memang saat ini masih banyak penelitian berupaya apa ada salah satu yang mungkin cukup menarik ya yang pernah saya baca itu jadi semacam menggunakan semacam prinsip kerja magnet jadi ada sebuah device atau sebuah zat-zat ya yang memang di desain untuk bisa mengumpulkan mikropassing tadi menjadi sebuah kayak Kalau mungkin bagi anak flokulasi gitu ya jadi nanti ditambahkan di air nanti akan menggumpal mikropasnya akan terkumpul sehingga nanti bisa di filter yaitu memang masih dalam penelitian di skalar dan kalau memang nanti bisa diterapkan di lapangan Saya kira itu akan menjadi terobosan yang cukup baik bisa mengurangi mikroplastik yang sudah terlanjur ada di lapangan atau di lingkungan mungkin itu Mbak Anisa Bagaimana Pak Wahyu Semoga bisa menjawab pertanyaan saya pertanyaannya Iya baik mungkin untuk mempersingkat waktu kita langsung lanjut aja begitu ya untuk ke Pertanyaan selanjutnya ini ada pertanyaan dari bapak Ahmad Sugiarto ada dua pertanyaan nih mungkin bisa dibagi antara kata Aris dan bapak Akil yang pertama Apakah microplastik itu bisa terurai bila terkena makanan panas siap saji Kemudian untuk yang kedua berbahayakah bagi konsumen untuk memakan makanan tersebut seperti itu prinsipnya tadi mikroplastik atau plastik itu bisa terurai tetapi memerlukan waktu yang cukup lama dan proses penguraiannya adalah dengan mekanisme fisika kimia tadi ya fisika degradasi fisika kimia tadi jadi kalau pertanyaannya mikroplastiknya bisa terurai bisa bukan terurai tapi kemungkinan ketika dia terkena makanan yang Pan atau terkena panas dia akan ukurannya akan semakin mengecil Tetapi dia tetap ada di lingkungan jadi bisa dari mikroplastik nanti ukurannya menjadi Nano plastik tapi secara materialnya dia tetap ada di sana yang semakin tidak kita tidak bisa untuk melihatnya ya atau tidak bisa terdeteksi oleh mata kita kemudian makanan konsumen Bahayakah bagi konsumen untuk memakan makanan tersebut ya Ini Memang agak susah karena pasti banyak pertanyaan yang terkait masalah kesehatan ini dampaknya apa sih Apakah tadi saya sempat mendengar atau baca Emang ada orang yang sudah terbukti meninggal misalkan karena apa kalau toko plastiknya 1 liter mungkin saya meninggal mungkin bisa ya tapi kalau dia terekspos ya kita tidak tahu juga Berapa banyak micro pasti akan masuk ke dalam tubuh kita karena tadi saya sampaikan untuk mendeteksinya aja masih masih menjadi permasalahan mungkin saya nggak tahu ini kalau saya ibaratkan seperti sebuah virus ya ada virus itu kan kemungkinan besar kita hirup juga kita masuk ke dalam tubuh kita tapi ketika Memang nanti tubuh kita Fit ya ya ini mungkin agak-agak bisa disamakan seperti itu tapi ketika tubuh kita Fit ya kita bisa Survive gitu ya Tapi pada kondisi tertentu misalkan pada konsentrasi tertentu ya misalkan tubuh kita tidak bisa mentoler lagi dan itu berdampak pada kesehatan ini ini analogi Saya mungkin kurang tepat tapi analogi untuk apa materi-materi yang memang sangat mikro yang tidak bisa kita lihat secara mata telanjang gitu ya jawaban saya terima kasih dia baik kemudian mungkin kita langsung lanjut lagi nih ke Pertanyaan selanjutnya ini ada pertanyaan dari bapak hanil Ismail Bagaimana sih cara menganalisa atau melihat mikroplastik secara sederhana supaya masyarakat awam bisa melakukan sendiri karena selama ini susah sekali menjelaskan dampak negatif dari plastik ini begitu mungkin bisa langsung dijawab mungkin Mas Arif boleh menjawabnya Ya saya juga bingung bagaimana ya menganalisa yang yang sederhana sehingga mungkin masyarakat bisa langsung melihat seperti ini loh ini wujudnya mikroplastik itu ya tanpa harus mereka plastik ini baru bisa terdeteksinya kalau kita melihat di bawah mikroskop rupanya Ada ya mikrobatik yang bentuknya misalkan fragmen fiber warnanya ada yang merah hijau biru dan sebagainya ya Saya nggak tahu nih cara sederhananya bagaimana untuk menjelaskan mungkin harus ada apa ya semacam komunikasi media komunikasi ya yang sederhana yang tidak harus repot masyarakat membuktikan sendiri ke datang ke laboratorium tetapi dengan media komunikasi tadi bisa tercerahkan lah seperti itu bahwa memang ada ini dan nyata gitu bukan hanya karena susah juga kita coba buktikan ada covid gitu ya Ya gimana ada virus covid ya agak susah juga yang sederhana ya kita berharap tidak sampai seperti itu dan berbeda ini bukan perbandingan juga ya kalau covid karena memang banyak korban dan sebagainya Tapi kalau ini kan kita berharap ini tidak sampai ke sana ya tapi kita preventif Anda memang mikroplastik dan berdasarkan penelitian ada dampaknya dan kita ketika tahu ya kita mencoba untuk bisa menghindarinya atau menguranginya mungkin itu berani Ismail Kak Arif mungkin ada tambahan kayaknya bisa dilanjut aja Mbak karena saya juga seperti itu mungkin kita langsung lanjut ke Pertanyaan selanjutnya begitu ya ini ada pertanyaan dari ibu Alma Sandrina ada dua pertanyaan nih yang pertama Adakah metode standar untuk pengujian mikroplastik yang efektif yang dapat dilakukan pada berbagai jenis sampel misalnya air laut air sungai air limbah air bersih sedimen pasir bahkan makhluk hidup kemudian yang kedua sejauh ini apakah sudah ada kasus kematian atau toksisitas akut pada manusia jadi secara konsensus ya standar pengujian sama seperti yang saya sampaikan tadi minimal ada tiga ya setelah diambil sampelnya itu nanti akan perlu proses degzation Kenapa perlu proses ini karena memang sampel itu kan Kemungkinan dia tercampur dengan bahan-bahan organik yang lain ya maka perlu ada yang memisahkan itu atau menghilangkan bahan-bahan organik tadi kemudian setelah itu ada proses separasi tadi separasi baru nanti dianalisa ya memang analisa visual bisa pakai kalau memang kebetulan ukurannya misalkan yang kurang dari 5 mm itu masih mungkin masih kelihatan Ya seperti debu lah gitu ya dengan mata kita tetapi kalau sudah ukurannya di bawah itu memang harus memakai alat bantu bisa mikroskop cahaya kalau yang lebih Advance lagi lebih kompleks lagi pengen tahu detail lagi sampai Ukurannya berapa jenisnya apa dia itu asal muasalnya dari jenis polimer Apa itu harus memakai jenis speedometer yang lain ya misalkan ftir seperti itu ya memang seperti itu standarnya ibu yang harus dikawatirnya kalau kalau di skip ya itu tidak apa datanya tidak tidak akurat itu kemudian sejauh ini apakah sudah ada kasus kematian atau toksisitas Setahu saya belum pernah ada ya laporan Baik saya mungkin dari jurnal ataupun dari berita tapi kalau toksisitas apa tadi di slide pertama atau kedua tadi akibat mengkonsumsi plastik paus tadi berapa yang ditemukan 5,9 kilo ya mungkin saja meninggalnya salah satu menterinya atau penyebabnya adalah ada ada kandungan plastik di perutnya yang bisa tidak bisa dijajah dan mungkin bahan-bahan kimianya meracuni organ dan sebagainya mungkin saja dan juga kalau kalau makhluk non manusia sudah banyak sekali case atau kasus kematiannya atau mungkin misalkan Bapak Ibu sering melihat Albatros ya burung abad Albatros itu yang merekanya sangkanya itu adalah cumi mereka ngasih pakannya rupanya itu adalah botol plastik tutup plastiknya dikasihin ke anak mereka anak mereka akhirnya meninggal otomatis gitu ya kalau untuk manusia karena kan manusia kan bisa milih Mungkin orang manusia makan plastik utuh gitu ya tapi kalau tadi paling tereksposnya dengan mikro plastik cuma tadi masalahnya sampai level berapakah Manusia itu bisa mentoler itu yang masih dalam penelitian terakumulasi Apakah ketika masuk nanti bisa terkeluar ekskresi juga lewat kotoran lewat sebaiknya itu juga masih menjadi apakah dia stay atau terakumulasi di tubuh atau bisa dikeluarkan itu juga menjadi masih menjadi PR kita yaitu aja mungkin [Musik] yang baik mungkin ini satu pertanyaan terakhir ya Ada pertanyaan dari ibu Rafifa Aprilianti ada dua pertanyaan yang pertama izin bertanya akan sudah banyak ditemukan mikroplastik di organ tubuh manusia yang berasal dari makanan ataupun minuman bahkan udara yang dihirup Kenapa belum ada mutu mikroplastik yang ditetapkan oleh pemerintah misalnya mikroplastik pada air minum dalam kemasan Kemudian yang kedua Bagaimana cara menghilangkan plastik yang sudah terlanjur mengkontaminasi lingkungan Terima kasih pertanyaannya juga susah untuk dijawabnya Berapa jumlah mikroplastik yang diizinkan misalkan ya dalam kandungan misalkan 1 liter minuman gitu Ya sepertinya akan menjadi PR bagi klhk nih untuk menentukan baku mutu berapa yang diizinkan terkonsumsi misalkan berapa partikel per harinya gitu ya tadi menurut saya ini agak susah juga untuk diterapkan ya Dan saya nggak tahu apakah memungkinkan membuat baku mutu mikrotik ini Setahu saya memang sekarang ada mungkin yang memudahkan untuk mendeteksi melalui sensor kalau Bapak Ibu tahu ada namanya lcs sensor untuk mendeteksi pm2,5 itu setiap partikulat yang yang ada di udara yang terdeteksi nanti makanya ada ukurannya kalau di beberapa mikrogram misalkan per meter kubiknya misalkan seperti itu sekarang juga sedang dikembangkan sensor untuk mendeteksi mikroplastik Ya memang ini masih awal ya mungkin juga ilmu pasti ini masih jauh terbelakang dibandingkan udara yang sudah ada sensornya dan sebagainya tapi mungkin kemungkinan kedepannya akan ada dan mungkin akan diterapkan juga ini Baik nanti bisa mendeteksi secara lebih detail lagi apakah memang partikel-partikel ini berasal dari polimer ataupun nonpolimer tapi untuk membuat baku mutu saya kurang kurang bisa menjawab Ya Apakah ini memungkinkan kalau di kalau dia microplastiknya terbang menjadi bagian dari PM 2,5 ini kan sudah ada ada ada baku mutunya Ya tapi kalau dia di badan air Saya kurang tahu ya memungkinkan tidak dibuat baku mutu jumlah mikroplastik yang diizinkan misalkan kalau tds otss atau COD bod di badan air kan sudah ada baku mutunya tapi kalau kandungan mikroplastiknya maksimal berapa diizinkan itu Saya kurang tahu ini memungkinkan nggak dibuat seperti itu karena untuk alat mendeteksinya aja masih masih pengembangan gitu ya Kalau CoD bod kan mungkin ada yang otomatis ya alatnya yang sudah bisa mendeteksi Oh kalau ukuran segini dia melewati Abang batas kalau kurang ini berarti Oke tapi kalau ini belum ada untuk mendeteksi di badan air sensornya itu belum belum belum ada yang ready untuk digunakan kemudian yang nomor 2 menghilangkan mikro plastik yang sudah terlanjur mengkontaminasi yang tadi ya mungkin ini masih PR juga bagi kita tadi mungkin sudah saya sampaikan ada beberapa teknologi yang sekarang dikembangkan yang prinsipnya seperti magnet jadi dia menarik atau mengumpulkan backgroup plastik yang tercecer kemudian nanti ketika memang sudah terkumpul nanti akan lebih gampang lagi untuk diambil gitu Tapi kalau kalau yang sudah ready di pasaran Setahu saya belum ada gitu ya jadi masih masih dalam tahap penelitian di laboratorium yaitu mungkin jawaban saya terima kasih Iya baik mungkin pak Arif ada tambahan untuk pertanyaan terakhir mungkin kalau dari saya sudah cukup biar juga sudah dijelaskan oleh Pak Akil tapi memang kalau untuk apa namanya mutu atau regulasi yang dikeluarkan dari pemerintah seperti itu memang saya juga kurang tahu ya sebenarnya ini sudah ada atau belum Tapi kalau misalnya sudah ada memang tantangan terbesarnya di lapangan itu adalah bagaimana implementasinya seperti itu karena yang pertama nanti diimplementasi di masing-masing daerahnya kembali dibebankan ke Pemda kemudian belum lagi kalau apa namanya ada pabrik air minum dalam kemasan seperti itu yang mungkin memang cukup bandel ya Atau memang amdalnya belum sesuai seperti itu mungkin itu salah satu tantangan dalam apa ya pertanyaan ini kemudian kemudian kalau yang pertanyaan 2 sepertinya tadi juga sudah dijawab secara detail oleh Pak Akil tapi memang apa ya sebelum ini terlanjur mengkontaminasi lingkungan mungkin dari sekarang kita juga bisa mengurangi ya untuk sampah apa namanya sampah plastik yang berukuran makro karena kan mikro plastik itu bisa bersumber dari plastik Makro juga ya seperti itu mungkin bisa kita mulai seperti apa yang mengurangi penggunaan kaca atau kresek kemudian kita juga harus apa ya memikirkan kembali Apakah ada cara yang tepat dan lebih bijak dalam mendaur ulang sampah-sampah plastik ini seperti itu mungkin itu saja Mbak Iya baik itu tadi pertanyaan terakhir dari ibu Rafika sekaligus menjadi pertanyaan penutup dari sesi tanya jawab kita pada hari ini saya ucapkan terima kasih untuk kedua pemateri yaitu bapak Akil dan juga Kak Aris yang telah membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan sekaligus sharing bersama dengan Bapak Ibu peserta webinar pada hari ini kemudian Terima kasih juga untuk bapak ibu yang sudah aktif bertanya dan mohon maaf apabila ada pertanyaan yang mungkin belum terjawab karena waktu kita juga sangat terbatas sekali ya Bapak Ibu sekalian baik kemudian seperti janji saya di awal tadi saya juga sudah mengantongi nih nama-nama pemenang yang beruntung pada pagi hari ini untuk mendapatkan spesial dari kami selamat untuk ketiga pemenang door prize yang akan mendapatkan hadiah dari butik daur ulang jadi untuk ketiga pemenang bisa langsung menghubungi kontak person yaitu admin butik daur ulang untuk konfirmasi hadiahnya [Musik] kemudian kita telah sampai nih di akhir acara nih Bapak Ibu sekalian dan Alhamdulillah hari ini kita sudah belajar banyak sekali mengenai mikroplastik yaitu teknik pengukuran dan pencemarannya di badan air dan juga ada Kak Herdiansyah banyak sekali ilmu yang kita dapatkan pada saat penyampaian materi yang disampaikan oleh kedua pemateri kita pada hari ini semoga ilmu-ilmu tersebut dapat bermanfaat untuk kita semua baik Selain itu kami juga ingin mengingatkan nih kepada Bapak Ibu sekalian untuk dapat mengisi kuesioner yang linknya sudah dishare di kolom chat supaya kegiatan kami bisa lebih baik lagi dan juga untuk mungkin bagi Bapak Ibu yang tadi tertarik untuk mengikuti kegiatan dari RDI juga bisa mengisi Link yang sudah dikirimkan oleh tim RDI di kolom chat itu kalian dan kemudian Sekali lagi saya juga ingin mengingatkan kepada Bapak Ibu sekalian yang mungkin menginginkan materi sekaligus singkat dan kemarin mungkin belum sempat request itu dapat mengisi Link yang sudah dikirimkan oleh admin kami juga di kolom chat terakhir saya ucapkan terima kasih kepada kedua pemateri kita pada hari ini yaitu bapak Aqil Azizi spicd dan juga Kak Arif Rizky Hardiansyah SSI yang telah menyampaikan menyempatkan waktunya untuk berbagi dan sharing materi bersama kami pada hari ini saya juga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Doktor hijrah pernah projek di Indonesia sekaligus sekretaris jurusan Universitas Islam Indonesia kemudian kepada dokter Elizabeth rianawati selaku direktur dari rbi dan juga tidak lupa saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada panitia dan juga peserta yang telah berkontribusi dan juga sangat antusias sekali selama webinar ini berlangsung Semoga kita semua masih bisa bertemu di webinar-webbinar selanjutnya ya Bapak Ibu sekalian Akhir kata saya selaku FC sekaligus moderator memohon maaf sebesar-besarnya apabila selama memandu acara ini mungkin terdapat kesalahan kata ataupun perbuatan Saya Insya Allah Novita pamit undur diri Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih Mbak Nisa Terima kasih Pak Agil Mas Aris dan Bapak Ibu semuanya terima kasih juga bapak ibu [Musik]