Transcript
dAjCKOORrTY • MIKROPLASTIK : TEKNIK PENGUKURAN DAN POTENSI PENCEMARANNYA DI BADAN AIR
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/ProjectBIndonesia/.shards/text-0001.zst#text/0057_dAjCKOORrTY.txt
Kind: captions
Language: id
yang sudah turut hadir memeriahkan acara
Winner kita pada hari ini yaitu pada
Sabtu 9 September 2023 webinar kita pada
hari ini merupakan webinar ke-14 yang
diselenggarakan oleh butik daur ulang
Project Bank Indonesia di sepanjang
tahun 2023 ini tapi berbeda dengan
webinar webinar sebelumnya Nih Bapak Ibu
sekalian pada hari ini selain
berkolaborasi dengan jurusan Teknik
Lingkungan Universitas Islam Indonesia
kali ini dari tim Project B juga
berkolaborasi bersama dengan
tim dari resuliance development
inisiatif atau
RD
baik mungkin pertama-tama bisa
perkenalkan terlebih dahulu saya Anisa
luwana selaku MC sekaligus moderator
yang akan memandu jalannya acara webinar
pada pagi hari ini
kita pada hari ini mengusung tema
mikroplastik teknik pengukuran dan
potensi pencemaran
nya di badan air yang akan disampaikan
oleh kedua materi kita hari ini yaitu
dan juga ada Mas Arif Rizky Hardiansyah
SSI menarik sekali ya Bapak Ibu sekalian
acara webinar kita pada pagi hari ini
acara ini diselenggarakan oleh
Indonesia yang bekerjasama dengan
RTI dan juga Universitas Islam Indonesia
baik selanjutnya bapak ibu
terhormat Izinkan saya mengucapkan
selamat datang dan memberikan salam
hormat saya kepada kedua materi kita
pada hari ini yaitu ada bapak Akil Azizi
spiila dan juga ada Mas Arif Rizky
Hardiansyah SSI lalu kepada bapak dokter
hijrah Purnama Putra SMA selaku founder
dari butik daur ulang Project di
Indonesia sekaligus sekretaris jurusan
Teknik Lingkungan Universitas Islam
Indonesia kemudian juga kepada
Ibu Dokter Elizabeth rianawati
juga tidak lupa kepada bapak ibu peserta
wedinar pada hari yang berbahagia ini
sebelum masuk ke materi yang kita saya
mohon izin Mengingatkan untuk Bapak Ibu
sekalian untuk dapat mengisi daftar
hadir atau presensi di Link yang telah
admin kami kirimkan di kolom chat
kemudian Dengan hormat saya juga meminta
kesediaan Bapak Ibu sekalian untuk
menonaktifkan microphone
selama kegiatan ini berlangsung supaya
kita semua dapat menikmati materi yang
disampaikan dengan baik
selanjutnya mungkin sebelum kita masuk
ke acara inti kita yaitu penyampaian
materi akan ada sambutan nih sebelumnya
yaitu dari bapak dokter hijrah Purnama
Putra SMA selaku powder dari butik daur
ulang Project Indonesia sekaligus
sekretaris jurusan Teknik Lingkungan
Universitas Islam Indonesia mungkin bisa
langsung saja untuk bapak hijrah waktu
dan layar kami persilahkan
Baik Terima kasih Mbak Nisa
mudah-mudahan suara saya sudah terdengar
dengan jelas Ya baik
bismillahirrahmanirrahim assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
bismillah walhamdulillah wassalatu
wassalamu ala rasulillah tentunya
Selamat pagi salam sejahtera untuk kita
semuanya
pada pagi hari ini puji syukur tentunya
kita masih diberikan kesehatan dan
semangat untuk saling belajar bersama
kebetulan hari Sabtu adalah harinya
Project di Indonesia melaksanakan
webinar secara rutin kira-kira 2-3
minggu sekali sehingga Mbak Nisa tadi
menyampaikan ini adalah webinar ke-14 di
tahun ini Jadi rata-rata
webinar yang diselenggarakan oleh
Project di Indonesia bekerjasama dengan
berbagai macam pihak tentunya
sekitar
17-18 kali dalam setahun dengan berbagai
macam topik yang berhubungan dengan
sampul nah topik kali ini sangat menarik
mikroplastik teknik pengukuran dan
potensi pencemarannya di badan air
karena
isu persembahan secara ukuran besar pun
sebenarnya belum belum selesai masih
memiliki tantangan besar tapi kita juga
sudah dihantui dengan berbagai macam
plastik dengan ukuran yang sangat kecil
nah terlihat para peserta yang sangat
semangat mendaftar hingga tadi malam
sepertinya mendekati angka 500 peserta
yang
mendaftar tapi biasanya di hari H antara
30 sampai 40% lah yang bergabung gitu ya
selebihnya mengikuti via YouTube mungkin
dan Bapak Ibu juga mudah-mudahan tidak
ada kendala apapun dalam sinyal sehingga
bisa juga mengikuti secara aktif di zoom
dan jika ketinggalan mungkin akan
mengulang kembali sangat boleh juga
tersedia di YouTube kami dari Project di
Indonesia tentunya sangat mengapresiasi
kerjasama yang telah dilakukan lewat
jurusan Teknik Lingkungan Universitas
Islam Indonesia yang berlokasi di
Jogjakarta kali ini juga di support
secara penuh oleh RDI yang berlokasi di
Bandung dan Jakarta mudah-mudahan ini
menjadi kerjasama
pembuka antara berbagai macam pihak
sehingga
materi-materi tentang pengelolaan
lingkungan dengan jadi lebih menarik dan
sepertinya bocoran nanti RDA akan banyak
menyampaikan juga tentang kesempatan
bagi Bapak Ibu peserta untuk mengikuti
kegiatan RDA yang secara rutin juga
diselenggarakan dalam berbagai macam
topik
dan pastinya pagi hari ini saya
mengucapkan terima kasih yang tak
terhingga tentunya kepada Pak Agil Mas
Arif atas waktu yang disempatkan di pagi
hari ini di weekend seharusnya mungkin
bersama keluarga tapi berkenan untuk
membagi berbagi apa yang sudah dilakukan
selama ini dan mudah-mudahan bisa
bermanfaat untuk kita semuanya Pak Aqil
Mas Arif nanti silahkan waktunya
dimaksimalkan mudah-mudahan dapat
menshare pengalaman-pengalaman yang
sudah dimiliki kepada peserta semuanya
dan yang saya banggakan dan saya hormati
Bapak Ibu peserta pada kesempatan hari
ini Terima kasih yang telah senantiasa
Setia bergabung dalam aktivitas yang
dilakukan oleh
Project di Indonesia jurusan teknik
lingkungan
tidak bosen-bosen nih ketemu Mbak Nisa
setiap hari Sabtu
Terima kasih Bapak Ibu mas mbak semuanya
mudah-mudahan acara kita bermanfaat lagi
Dengan mengucapkan
Bismillahirrahmanirrahim cara pada
kesempatan hari ini webinar mikroplastik
teknik pengukuran dan potensi pencemaran
di badan air secara resmi kita buka
Mungkin itu saja yang bisa saya
sampaikan tentunya ucapan kami terima
kasih dan mungkin mohon maaf jika ada
hal-hal yang masih kurang-kurang dan
mudah-mudahan bisa mendapatkan feedback
positif dari bapak ibu
wal hidayah wassalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh Terima kasih banyak untuk
Bapak hijrah yang telah memberikan
sambutannya dan sekaligus membuka acara
pada pagi hari ini baik bagi Bapak Ibu
sekalian kami dari panitia juga
melakukan live streaming melalui YouTube
channel kami di Project Indonesia jadi
semisal selama acara webinar ini
berlangsung mungkin ada Bapak Ibu
sekalian yang terkendala di dalam Zoom
itu tidak perlu khawatir karena Bapak
Ibu sekalian juga tetap bisa mengikuti
webinar ini melalui YouTube channel kami
yaitu di Project by Indonesia kemudian
seperti biasanya Nih Bapak Ibu sekalian
hari ini kami juga menyiapkan berbagai
macam
[Musik]
Perpres spesial untuk Bapak Ibu sekalian
yang beruntung darface ini diberikan
berdasarkan tiga pertanyaan terbaik dan
2 Story Instagram terunik selama webinar
ini berlangsung untuk pemenang 3
pertanyaan terbaik akan kami umumkan di
akhir acara Sedangkan untuk pemenang 2
Story Instagram terunik akan langsung
kami hubungi melalui DM Instagram
Nah jadi bagi Bapak Ibu sekalian yang
ingin bertanya selalu lebih dari ini
berlangsung itu dapat sekali langsung
memberikan pertanyaannya
[Musik]
melalui kolom chat dengan format mama
kemudian pertanyaan yang ingin
ditanyakan dan akan kami pilih 3 penari
terbaik untuk memenangkan doorprise
spesial dari kami baik tanpa
berlama-lama lagi mungkin kita akan
langsung lanjut ke acara inti kita yaitu
penyampaian materi oleh kedua pemateri
kita pada hari ini tapi sebelum itu Mari
kita simak terlebih dahulu CV dari
pemateri kita pada
pagi hari ini
[Musik]
Iya baik itu tadi sekilas mengenai
pemateri kita pada pagi hari ini
selanjutnya saya mungkin akan sedikit
menyapa kedua pemateri kita terlebih
dahulu gitu ya Assalamualaikum selamat
pagi Bapak Aqil dan Mas Ari
Waalaikumsalam
Selamat pagi Mbak
Gimana nih kabarnya Bapak Aqil dan Mas
Arif pagi hari ini nih
Alhamdulillah baik mbak alhamdulillah
gitu Ya udah mungkin tanpa berlama-lama
lagi Mungkin kita bisa langsung lanjut
saja ya Pak ya untuk mulai penyampaian
materi begitu hasilnya dan kearif ya
untuk yang pertama menyampaikan materi
Berarti ada bapak Akil ya terlebih
dahulu untuk penyampaian materinya
waktunya kurang lebih sampai mungkin
sekitar jam
10.00 begitu ya Pak Ya baik tanpa
berlama-lama lagi langsung saja tempat
dan layar
Baik saya izin Share screen ya
baik Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
Selamat pagi Bapak Ibu semuanya yang
saya hormati Bapak dokter hijrah bernama
Putra dan juga
Mbak Anisa Mbak
dan semua tim ya dari
projecti dan juga bapak ibu peserta
webinar pada kesempatan pagi hari ini
Senang rasanya bagi saya dapat
kesempatan untuk
dapat
menghadiri webinar ini yang merupakan
kegiatan rutin yang dilaksanakan semoga
kegiatan webinar ini ya sebagai
pengalaman bagi saya juga
kita sama-sama untuk belajar di sini
dan juga mensharing apabila ada
informasi-informasi yang memang bisa
saling apa
kita tukar pikiran gitu ya jadi untuk
kesempatan hari ini
Saya akan menyampaikan tentang
mikroplastik pollution
Oke jadi
kita
selama ini mungkin di lingkungan kita
seperti yang terlihat di slide ya cukup
familiar dengan
suasana atau kondisi seperti ini ya kita
temukan berbagai macam sampah plastik
yang berada di terestrial ada di
lingkungan sekitar kita di tanah ataupun
di badan sungai
di pinggir pantai dan bahkan di dalam
badan air itu sendiri misalkan di sungai
di dalamnya desainnya ataupun di laut ya
seperti itu dan kita mungkin Bapak Ibu
sekalian juga teman-teman sekalian masih
ingat ada sebuah statement dari champeg
2015 yang menyatakan bahwa Indonesia
adalah salah satu atau bisa dikatakan
penghasil nomor 2
penyumbang nomor 2 sampah plastik ke
lautan setelah China yang di bawah China
dan itu pastinya merupakan hal yang
miris Ya bagi kita kita dinobatkan
sebagai negara yang menyumbang sampah
terbesar kedua di dunia seperti itu
ditambah lagi pada akhir-akhir ini
kita mungkin sangat
apa ya kita melihat ya kita melihat
berbagai macam pemberitaan di media
massa yang itu juga dilakukan atau
muncul karena adanya berbagai macam
penelitian dari publikasi dan lain
sebagainya di sini kita bisa lihat
misalkan antioksin racun mematikan yang
muncul dari limbah plastik atau mungkin
yang beberapa tahun lalu viral ada paus
yang meninggal di Wakatobi yang nanti di
Wakatobi dengan
jumlah plastik di dalamnya berkilo-kilo
ya 5,9 kilo seperti itu
ini kalau kita melihat
dari sampah plastik yang ukurannya besar
tapi kita juga
baru-baru ini
dikejutkan dengan berbagai macam
penemuan yaitu mikroplastik di Antartika
kemudian juga ditemukan mikroplastik di
dasar Palung Mariana yang itu
dalamnya 11 kilo dari permukaan laut ya
kemudian juga ditemukan mikroplastik di
gunung Everest jadi dari
paling ujung paling atas sampai paling
bawah di bumi ini sudah
terkontaminasi oleh yang namanya
mikroplastik
kemudian selain di lingkungan
berbagai pemberitaan yang berdasarkan
juga dari publikasi
jurnal ilmiah
bahwa mikroplastik itu ditemukan juga di
dalam tubuh manusia dalam tubuh kita
mungkin kita
salah satunya ya mungkin kita tidak
terdeteksi aja gitu ya bahwa berdasarkan
penelitian ada mikroplastik di
ASI ibu kemudian di air minum kemasan
yang biasanya kita konsumsi setiap hari
bahkan di dalam darah manusia juga
ditemukan apa mikroplastik ini kemudian
di plasenta bayi di kotoran atau
fesesnya bayi dan yang terakhir di hati
ya baru
terbit journal yang
apa menemukan bahwa mikroplastik juga
ditemukan di hati manusia seperti itu
dari berbagai macam fenomena ini
pastinya membuat kita khawatir ya
sebenarnya Bagaimana sih
mikroplastik ini kok bisa sampai ke
apa ya mengkolonisasi semua aspek dalam
kehidupan manusia dan lingkungan gitu ya
mungkin dari dasar ini kita ingin
mencoba mengetahui lebih lanjut
sebenarnya apa sih
dan awal mulanya Seperti apa ya ya kalau
mikro plastik seperti bapak ibu ketahui
awal mulanya ya makro plastik ya awalnya
dari plastiknya ukurannya besar
maka kita perlu
flashback lagi mundur ke belakang lagi
Sebenarnya plastik itu apa gitu ya jadi
kita ingin Mungkin saya akan mencoba
membahas dari yang paling basic yang
paling dasar kemudian nanti kita akan
coba
menuju ke yang lebih
detail lagi di slide selanjutnya oke
Jadi pertanyaan pertama sebenarnya
plastik itu apa
jadi plastik itu kalau secara sederhana
bisa kita
sampaikan bahwa
plastik itu adalah karbon dan bahan
kimia
kalau bapak ibu mendengar kata-kata
karbon ini kan sebenarnya organik ya
yang mengandung kalau di dalam ilmu
kimia ada
karbon c ada c nya gitu ya Dan itu salah
satu indikasi bahwa itu adalah
sebuah material yang bersifat organik
gitu ya tapi kenyataannya Kenapa yang
organik itu kenapa tidak bisa atau susah
terdegradasi gitu ya jadi ada dua
komponen yang menyusun plastik yang
pertama adalah karbon dan yang kedua
adalah bahan kimia
dan kita tahu bahwa karbon tadi itu
berasal dari Petroleum atau berasal dari
minyak bumi yang kita tahu berasal dari
fosil
dari tumbuhan ataupun hewan yang sudah
mati berjuta-juta tahun di bawah
permukaan bumi ya kemudian melalui
proses
dihasilkanlah minyak bumi bersama dengan
luaran lainnya misalkan yang lainnya
adalah produk-produk turunannya adalah
gasolin dan salah satunya adalah plastik
ini
tadi sempat saya sampaikan Kenapa
plastik ini pada mengandung karbon
tetapi tidak atau susah sekali untuk di
degradasi
salah satu alasannya adalah karena
plastik ini sudah mengalami proses yang
namanya
polimerisasi Jadi kalau Bapak Ibu
sekalian mungkin gampangnya adalah kita
mulai misalkan dari monomer itu kan satu
contohnya misalkan etilent Kemudian dari
proses monomer ini
dilakukanlah proses polimerisasi menjadi
poli menjadi banyak
sehingga awalnya etilen menjadi poli
etilent dan polietile salah satu
misalkan nanti akan diubah menjadi atau
bahan-bahan untuk pembuatan plastik Ya
plastik kresek misalnya seperti itu
Dan inilah
salah satu atau mekanisme pembuatan dari
plastik ya kalau secara garis besar ya
dari minyak mentah kemudian nanti masuk
ke oil dari situ nanti masuk ke
Petrokimia
pabrik-pabrik Petrokimia misalkan dari
etilen nanti akan
di reaksi polimerisasi dan akhirnya
menjadi polimer dan salah satu produknya
adalah misalkan order atau biji-biji
plastik gitu ya
oke itu dari proses pembuatan plastiknya
kemudian
tadi
di awal di slide yang pertama ada
plastik adalah karbon plus bahan kimia
bahan kimianya itu Apa bahan kimianya
itu adalah macam-macam ya Bapak Ibu
sekalian yang utama adalah bahan-bahan
tambahan aditif
nya itu berupa apa bisa berupa
plastictures yaitu fungsinya biar dia
lebih fleksibel dan lain sebagainya bisa
juga berupa filler biar untuk apa
menutupi rongga-rongga yang masih kosong
kemudian bisa juga
biasanya biar lebih tahan panas atau
tahan api dan sebagainya dan juga
unsur-unsur lain zat kimia yang lain
misalkan pewarna antioksidan
dan sebagainya dan selain aditif ini
yang memang sengaja ditambahkan bisa
juga
bahan-bahan kimia yang secara
intention itu ditambahkan ke dalam
bahan-bahan pembuatan produk-produk
dalam plastik dan ada yang juga yang
memang tidak sengaja atau tidak ya
ditambahkan di dalam pembuatan plastik
tadi
Jadi kalau berdasarkan dari UN
information program
ada sekitar lebih dari 13000 ya Bapak
Ibu sekalian
apa bahan-bahan kimia yang yang terdapat
di dalam plastik
dan dari 13000 tadi itu
lebih dari 7000 nya itu
dikategorikan sebagai bahan-bahan yang
berbahaya bagi atau mengancam kesehatan
lah seperti itu dan
sisanya atau sekitar
3.200 itu
menjadi perhatiannya bahan-bahan kimia
yang menjadi perhatian dan memang perlu
kajian lebih lanjut lagi Bagaimana
dampak penggunaan bahan-bahan kimia ini
dan kalau kita breakdown lagi ya dari
bahan-bahan kimia Tadi hanya sekitar
satu persen ya Bapak Ibu sekalian atau
128 bahan kimia yang itu sudah ada
regulasinya
jadi baru satu persen dari 13000 tadi
itu atau sekitar 128 bahan kimia yang
biasanya ditambahkan di dalam plastik
yaitu sudah ada regulasinya
sedangkan sisanya itu masih belum diatur
gitu ya dan saat ini ya tadi ya
Indonesia sebagai penyumbang itu artinya
juga sebagai produsen ya produsen kita
tidak pernah tahu ketika memakai produk
plastik itu
komposisinya Apa sih itu kan nggak
pernah tahu ya kita nggak pernah
diberikan di dalam beda kalau makanan
itu kan ada komposisi apa tadi berapa
persen kalau produk-produk yang berupa
plastik itu kita tidak pernah tahu di
dalam plastiknya sendiri itu apa saja
zat kimia yang ditambahkan di sana
menjadi permasalahan tersendiri
Oke kemudian saya lanjutkan kalau secara
karakteristik kimia plastik itu dibagi
menjadi dua
yang pertama adalah
thermoplastik dan yang kedua adalah
thermoset
kalau termoplastik ini artinya dia bisa
Ketika nanti dipanaskan
bisa dibuat seperti seperti misalkan air
gitu ya air nanti bisa dibekukan
dibentuk menjadi berbagai macam
bentuk es batu itu kan bisa dibentuk
sesuai dengan wadahnya lah seperti itu
ya gampangnya contoh yang termoplastik
ini apa misalkan adalah
polietilent polip poliamid pvc dan PS
Police
ini yang masuk dalam kategori
termoplastik kemudian ada jenis yang
kedua yaitu thermoset termoset ini
ketika memang sudah di apa dibuat dia
tidak bisa dibuat menjadi produk turunan
yang lain ya seperti kita menggoreng
telur yang tidak bisa kembali lagi
menjadi telur mentah gitu ya karena
sudah matang Ya sudah dipanaskan
sebagainya contohnya adalah polyester
silikon epoxy melamin dari sini kita
mungkin beberapa jenis plastik ini kita
sudah cukup familiar ya
yang sangat mungkin salah satunya
beberapa diantaranya kita pakai dalam
kehidupan kita sehari-hari
oke itu tadi berdasarkan karakteristik
kimia kemudian
sekarang kita lihat
apa sih atau bagaimana sih
plastik tadi itu yang awalnya ukurannya
besar kemudian bisa menjadi ukuran yang
kecil
jadi
di dalam proses apa mendegradasi plastik
tadi itu
mostly atau lebih banyak itu dilakukan
oleh yang namanya proses fisika kimia
yang ada di lingkungan terutama biasanya
berasal dari sinar matahari radiasi
sinar matahari atau mungkin dari angin
atau dari fisika karena dia terbentur
dan sebagainya sehingga dari ukuran
besar menjadi ukuran yang lebih kecil
jadi hampir mayoritas plastik itu dari
ukuran besar menjadi ukuran kecil
misalkan menjadi mikroplastik itu adalah
melalui proses fisika dan kimia baik
dari
karena tersinar matahari karena UV
radiasi UV kemudian karena terbawa angin
sehingga menjadi ukuran menjadi kecil
atau mungkin kalau di laut atau di
sungai karena ada arus dan sebagainya
bertabrakan dengan
bahan-bahan yang padat lainnya sehingga
ia menjadi lebih ukurannya menjadi lebih
kecil
Sedangkan ini yang membedakan ya dengan
bahan-bahan organik yang biasanya kita
jumpai di sekitar kita mungkin sampah
organik yang kita misalkan buang di
tanah Mungkin dua atau tiga hari
besoknya sudah hilang ya dan itu sudah
termakan oleh bakteri atau oleh jamur
dan sebagainya tidak seperti itu untuk
tidak berlaku untuk plastik ya karena
tadi karena biodegradasinya itu
prosesnya memerlukan waktu yang cukup
lama puluhan bahkan ratusan tahun itu
karena memang belum banyak jenis bakteri
ataupun jamur yang memiliki kemampuan
memiliki enzim untuk mendegradasi
bahan dari polimer plastik ini
jadi
kalau bapak ibu misalkan menemukan
plastik ukurannya yang sangat
kecil-kecil itu bukan karena dimakan
oleh
jamur mungkin saja ada ya tapi memang
laju pendegradasinya masih sangat rendah
dan sekarang masih banyak penelitiannya
masih di dalam lab ya belum belum belum
ada aplikasi secara secara
massal seperti itu jadi ketika misalkan
ditemukan
plastik dalam ukuran sangat kecil
misalkan di jalanan sebagainya itu
kemungkinan besar
terjadi karena proses ini ya fisika
kimia
misalkan karena tadi terbawa angin atau
kena radiasi sinar matahari dan lain
sebagainya
Oke dari sini kita bisa tahu bahwa
memang plastik itu sangat susah untuk di
degradasi secara alami karena memang
belum banyak atau masih sangat sangat
terbatas sekali
jamur ataupun bakteri yang memiliki
kemampuan untuk mendegradasi
Oke sekarang kita lanjutkan ke mikro
plastiknya ya jadi mikroplastik itu
bisa dibagi menjadi dua Bapak Ibu
sekalian yang pertama adalah yang primer
dan yang kedua adalah sekunder yang
primernya artinya Memang dari awal
dibuat oleh pabrik itu ukurannya memang
kecil oh ya saya lupa menyampaikan bahwa
mikro plastik itu kalau ukurannya itu
kurang dari 5 mm ya sampai 1 mm kalau
ukurannya di bawah itu di bawah 1 MM itu
masuknya ke dalam kategori Nano plastik
kalau biasanya yang kita sebenarnya
di microplastik ini juga mengcover naro
plastik ini ya karena semakin kecil akan
kita semakin susah untuk
mengidentifikasi jadi Ya intinya yang di
bawah 5 mm itu semua dikategorikan
sebagai Miko plastik
jadi ada memang beberapa
produk-produk yang memang sengaja dibuat
dalam ukuran yang sangat kecil Contohnya
apa ya contohnya kalau bapak ibu lihat
di pasta gigi yang ada
microbitnya gitu pemutih dan sebagainya
atau mungkin di kosmetik-kosmetik
biasanya para
ibu-ibu gitu ya menggunakan kosmetik
atau mungkin dicat ya dicat itu juga
sekarang banyak sekali produk cat yang
ditambahi dengan plastik agar mudah
dibersihkan dan sebagainya atau
pembersih sabun pembersih tangan
itu memang sengaja dibuat
ukurannya memang dalam ukuran micro
namun kalau kita
berdasarkan observasi di lapangan yang
jenis yang kedua yaitu yang secondary
ini yang sekunder ini jumlahnya jauh
lebih banyak Sekian dari ini artinya dia
Asal muasalnya itu dari
makro plastik atau oplastik yang
ukurannya besar kemudian terjadi tadi
proses fisika kimia degradasi tadi
akhirnya dia berubah menjadi
mikroplastik jadi yang sekendari ini
jauh lebih banyak dibandingkan yang
memang sengaja dibuat dalam ukuran kecil
jadi di lingkungan itu jauh lebih banyak
ditemukan ini
jadi itu berdasarkan
tipenya mikroplastik berdasarkan tipenya
ada yang primer dan juga ada yang
sekunder kemudian kalau kita lihat dari
bentuknya ya Bentuknya itu bisa
Bentuknya itu fiber biasanya ini dari
apa benang-benang
pakaian yang Bapak Ibu misalkan setiap
hari cuci itu juga
jangan lupa mereka juga salah satu
produsen penghasil mikroplastik yang
dibuang ke badan air ya nanti mengalir
ke sungai dan lain akhirnya nanti dari
sungai Musa misalkan nanti masuk ke
endapnya di laut dan sebagainya ya
kemudian ada juga yang fragmen fragmen
ini bisa dari ya berbagai macam bahan
kemasan plastik yang kita pakai
sehari-hari untuk makanan untuk belanja
dan sebagainya misalkan kresek dan
sebagainya
kemudian ada yang bentuknya form ini
biasanya styrofoam
ada juga bentuknya pelet ya pelet atau
microbit juga ada jadi ada 5 bentuk ini
yang biasanya kita temukan
berada di lingkungan
dari jenis-jenis dari mikro plastik
oke sekarang saya lanjutkan
sebenarnya apa sih dampak Mungkin
sedikit saja karena ini kalau mau
membicarakan tentang dampak itu mungkin
ada sesi tersendiri
dampak makro ataupun mikro plastik
terhadap
satwa ataupun kesehatan manusia itu apa
ya tadi mungkin saya bisa saya berikan
ya
misalkan di sini ada plastik yang memang
sengaja tidak di
manage dengan baik sehingga dibuang ke
lingkungan karena ada proses degradasi
tadi terjadi fragmentasi menjadi lebih
kecil dan lain sebagainya kemudian juga
dari
air limbah buangan industri ataupun dari
cat-cat yang mengandung
plastik kemudian ini yang mungkin
penelitian terbaru juga ya bahwa ban ban
kendaraan baik kendaraan mobil ataupun
motor dan sebagainya Itu juga salah satu
penghasil mikroplastik dan saya mungkin
ini
hipotesis hipotesa saya juga ya karena
di Jakarta ini sangat macet sekali
Mungkin sekarang beberapa bulan terakhir
ini kita
apa dihantui oleh polusi udara yang
cukup tinggi ini mungkin menjadi menarik
sebenarnya karena
hipotesis saya ada salah satu
kontributor ya kontributor kalau kita
mungkin agak-agak di luar konteks ini ya
namanya PM 2,5
itu salah satu kontributornya juga
berasal dari
ban kendaraan yang tiap hari kita
gunakan gesekan ke aspal dan sebagainya
dia akan menghasilkan
mikro plastik ukurannya bisa mikro bisa
Nano dan dia terbang sehingga terbang
itulah berkontribusi juga terhadap
polusi udara selain memang ada PLTU dan
sebagainya ya Ada pembakaran sampah dan
sebagainya tapi ini juga perlu kita
konsen terhadap
apa kendaraannya kita pakai sehari-hari
yang berasal dari terutama berasal dari
bannya kemudian produk-produk kecantikan
yang kita pakai ataupun untuk sanitasi
setiap hari dan itu ujung-ujungnya kan
nanti akan larinya misalkan ini ke
sungai misalkan dikonsumsi oleh ikan
akan ikan yang ada di sungai atau nanti
misalkan dari sungai akan mengalir ke
lautan dan dikonsumsi oleh ikan di
lautan dan di sanalah terjadinya
Bayu akumulasi ya kita tahu bahwa kalau
di ranking kan manusia itu berada di
ranking paling atas ya Dalam
rantai makanan Sehingga dikawatirkan
tadi ya Bapak Ibu yang diserap
sebelumnya sudah saya jelaskan banyak
terdapat bahan-bahan kimia yang
yang ada di dalam plastik itu ketika
proses degradasi menjadi dari plastik
ukuran besar menjadi lebih kecil ketika
dia menjadi ukuran kecil dia juga
teriris itunya apa bahan-bahan kimianya
ke lingkungan gitu ya Dan khawatirnya
itu yang nanti akan terakumulasi di ikan
dan ikannya kita konsumsi dan yaitu kita
khawatirkan akan berdampak kepada
kesehatan manusia
Oke ini
secara garis besar seperti tadi kalau
kita berbicara tentang apa sih dampak
fisik Ya plastik Mungkin ini
contoh-contoh yang memang berasal dari
lautan ya
misalkan
apa
perternakan atau terikat oleh plastik
dan sebagainya mungkin kita sering
melihat dokumentasi ini
atau dari YouTube dan sebagainya yang
memang
membuat kita cukup
miris ya ketika memang plastik itu tidak
dimiliki dengan baik
kemudian selain
mengancam secara fisik kepada berbagai
macam hewan akuatik
paparan zat kimia yang nanti ke bisa
terakumulasi di tubuh manusia itu juga
menjadi konsep yang perlu kita
jadikan apa kehati-hatian ke depannya ya
Jadi kalau di manusia karena kita tadi
rantai makanan tertinggi itu
masuknya itu bisa dari berbagai macam
bisa dari makanan yang kita makan bisa
dari tadi misalkan udara yang mengandung
mikroplastik juga sangat memungkinkan
dan juga misalkan dari kontak dengan
kulit kita dan memang sampai saat ini
masih dalam
penelitian ya belum belum ditemukan
istilahnya kalau ini karena kan ikut
Psikologi itu agak susah ya
penelitiannya tapi biasanya
penelitiannya itu kan menggunakan hewan
percobaan ya belum tidak bisa
dicoba langsung ke manusia ya kalau
berdasarkan beberapa hewan uji itu
sangat
membahayakan terhadap berbagai macam
kesehatan misalkan ke hormon fertility
kemudian
otak ya kemudian
paru-paru dan juga Cancer
liver ya seperti itu dan ini beberapa
berdasarkan penelitian yang memang sudah
dilakukan dengan menggunakan
hewan-hewan uji dan ini dampak inilah
yang perlu kita cermati dan Kita
waspadai
agar ini tidak
ya tidak berdampak kepada manusia gitu
ya maka perlu ada usaha-usaha preventif
di sana
baik itu dampak dari plastik sendiri ya
ataupun zat kimia yang terkandung di
dalam plastik Oke saya lanjutkan dengan
ini mungkin agak flashback kepada
history plastik ya
Jadi kalau berdasarkan history plastik
itu
dibuat di akhir
abad
18 ya atau
1900-an pertama lah 1900-an itu baru
ditemukan sintetis plastik dari dari
tahun
1900 sekarang
2020 hampir 100 tahun lebih ya
jadi awal mula diciptakannya plastik itu
kita tidak berpikir ini bakal akan
memiliki dampak yang sangat signifikan
terhadap lingkungan bahkan pada
kesehatan manusia pada waktu itu yang
terlihat hanya
keunggulannya saja ini membantu manusia
dalam kehidupan sehari-hari dan
sebagainya jadi dari
1907 baru
tahun 70-an itu
ada penelitian tentang
plastiknya ukurannya kecil ya belum ada
istilah mikroplastik pada waktu itu
sekitar tahun 70-an yang dilakukan di
lautan
dan istilah mikroplastik itu baru muncul
itu sekitar tahun 2000-an 2004 ya Bapak
Ibu sekalian jadi ini sangat bisa
dikatakan istilah yang sangat masih baru
sekali ya ini zaman-zaman milenial dan
juga paper terkait buku plastik itu juga
baru di publish di saat itu 2004 ini dan
dari situlah berbagai macam penelitian
mulai berlanjut Dan memang kebanyakan
adalah penelitian mikroplastik yang
berasal dari lautan
Nanti Mungkin saya akan sedikit
ceritakan kenapa kalau lautan itu
menjadi konsen lebih utama dibandingkan
dengan
badan air yang ada di terestrial
dan sampai saat ini ditemukan tadi yang
di dara di manusia di udara dan
sebagainya dan ini masih akan
berlanjutnya jadi Bapak Ibu bisa bisa
dibayangkan bahwa ini sebenarnya
time time framenya itu baru masih sangat
masih kalau dalam sebuah peradaban
karena masih sangat singkat sekali ya
tapi dampaknya itu sudah sangat
signifikan
Dan inilah salah satu juga yang menjadi
alasan ya Mengapa kan
Secara kasarnya baru 100 tahun ya
plastik itu diciptakan jadi
mikro maksud saya bakteri ataupun jamur
yang ada di lingkungan itu mungkin
mereka juga kalau kasar mungkin apa ya
kaget lah ini melihat mendapati
sebuah material baru yang belum mereka
temukan sebelum-sebelumnya baru 100
tahun ini jadi memang mereka belum punya
ya pasti di ini apa ya agak Komplek yang
membicarakan mesin
Ya intinya belum terbiasa atau belum
memiliki
adaptasi untuk
mendegest atau mendegradasi
polimer plastik yang memang baru saja
ditemukan dan tersebar sekarang di
berbagai macam lingkungan
ini kalau kita flashback terkait masalah
history dari plastik dan juga ke
mikroplastik
kemudian ini saya jelaskan sedikit
tentang Mengapa tadi yang sudah saya
sempat sampaikan Mengapa selama ini
orang fokusnya penelitian
[Musik]
karena memang
paradigmanya adalah
memang plastik itu dibuat atau dipakai
di daratan tetapi
pada waktu beberapa waktu yang dahulu ya
itu mereka berasumsi bahwa itu nanti
semuanya itu akan mengalir ke laut
akhirnya plastik tadi itu akan
berujungnya
berhilirnya itu di lautan maka maka dari
situlah karena memang penelitian pertama
juga berada di laut ya karena memang
beranggapan bahwa semua plastik itu
nanti akan
berujungnya di sana gitu ya makanya
banyak sekali penelitian-penelitian itu
fokus di laut baik dari airnya dari
sedimennya dari biota-biotanya dan
sebagainya
padahal Bapak Ibu sekalian kalau kita
lihat di
siklus plastik ini ya
bahwa memang benar memang benar plastik
itu
sebagian besar adalah berujung di laut
Tetapi
ada juga sebagian itu yang terakumulasi
di daratan badan air daratan ataupun
dites darah itu sendiri jadi ada yang
terakumulasi di
sedimen sungai ada di airnya ataupun di
lahan-lahan pertanian alat pertanian itu
yang bagaimana
kebetulan atau lalu saya dengan tim rdia
juga berkesempatan untuk melakukan
penelitian terhadap lahan pertanian yang
menggunakan plastik mulsa Jadi mungkin
biasanya untuk buah-buahan ataupun
sayur-sayuran kan biasanya pakai plastik
mulsa dan itu oleh para petani biasanya
kan biasanya tiap musim tanah mungkin
diganti terus dibakar saja dan lain
sebagainya kita menganalisa berapa
kandungan plastik yang ada di dalam
lahan pertanian ini mungkin masih sangat
jarang sekali
Setahu saya mungkin
belum ada ya di negara kita ya kemarin
kebetulan ini ada sampel dari dari luar
gitu ya saya menganalisa berapa
konsentrasi
mikroplastik di lahan pertanian yang
memang intensif menggunakan plastik
mulsa setiap tahunnya seperti itu jadi
benar memang plastik itu nanti akan
terakumulasi sebagian besar memang di
laut tapi juga ada akumulasi di badan
air yang ada di daratan bahkan juga di
daratannya itu sendiri
oke itu tadi ini konsep siklus plastik
kemudian kalau kita dari dari konsep
tadi maka ini saya sampaikan
penelitian akumulasi penelitian plastik
dan juga plastik yang ada di Indonesia
dari mulai tahun 2010 sampai 2020 ya ini
2020 sampai sekarang pasti akan ada
penambahan yang cukup signifikan ya
terutama kemarin pas masa pandemi dengan
adanya penggunaan masker dan sebagainya
tapi ini Kebetulan saya hanya memberikan
Inside bahwa
penelitian memang dikhususnya di
Indonesia itu fokusnya adalah di lautan
dengan porsi revering ya atau di sungai
itu memang cukup kecil ya
dibandingkan dengan yang di lautan dan
memang menunjukkan bahwa potensi atau
peluang untuk penelitian di bidang
mikroplastik di badan air
non Marine gitu ya masih cukup besar
sekali
kemudian ya ini mungkin masuk ke yang
lebih teknis tapi mungkin saya tidak
akan sangat teknis sekali ya karena
memang
analisa mikroplastik ini bisa dikatakan
adalah
analisa yang
lapangan plus
laboratori intensif ya jadi lapangannya
itu untuk mengambil sampelnya setelah
itu benar-benar yang ngelap ya full
ngelapnya seperti itu
jadi kalau bisa saya Gambarkan bahwa
flowchart untuk analisa mikroplastik itu
mulai dari
mengkoleksi sampel di lapangan Apakah
sampelnya itu berupa air ataukah berupa
sedimen ataukah berupa biota
bisa ikan bisa kerang atau dan lain
sebagainya kemudian proses selanjutnya
adalah
namanya DIY Jason Ini prinsipnya adalah
menghilangkan bahan-bahan organik yang
melekat di mikroplastiknya sehingga
bahan organiknya itu akan hilang
menghilangkannya pakai apa Pakai apa
bisa memakai dua jenis ya dua jenis
pendekatan yang pertama bisa memakai zat
kimia
misalkan peroksida
hidrogen hidroksida dan sebagainya atau
bisa juga menggunakan
nanti di sela selanjutnya akan ada Lebih
detail lagi atau bisa juga menggunakan
enzim ya misalkan seluler atau protease
misalkan ya untuk menghilangkan
selulosa atau menggunakan
protein-protein misalkan tapi memang
dua-duanya ini ada ada kelebihan ada
kekurangannya misalkan kalau
zat kimia ada memang kekhawatiran itu
Mengapa
mempengaruhi kualitas dari micro
plastiknya Apakah nanti mikropasnya akan
menjadi lebih kecil lagi karena tergerus
oleh zat kimia atau bagaimana itu ada
ada pembicaraan ke arah sana tapi
penggunaan enzim juga tidak terlepas
dari kekurangannya karena enzim itu kan
satu enzim untuk menghilangkan satu
lulus menggunakan enzim selulase
protein menggunakan protease jadi akan
banyak sekali menggunakan berbagai macam
enzim untuk menghilangkan zat organik
yang ada di dalam sampel kita dan itu
pasti akan kosnya akan lebih banyak dan
juga time consuming dan sebagainya
ini masing-masing memiliki kelebihan dan
kekurangan
kemudian setelah proses digison ini yang
selanjutnya adalah
density Separation atau
ya pembagian densitas Nanti biasanya
yang mikroplastik itu akan
mengambang di permukaan kemudian
dan nanti setelah di mengabak kemudian
nanti kita filter ya kita filter
dan dari filtrasi Tadi nanti kita akan
step selanjutnya adalah pengamatan
pengamatan di sini juga macam-macam ya
Bapak Ibu sekalian
metodenya ada yang menggunakan mikroskop
yang biasa saja yang menggunakan
misalkan pembesaran 40 kali tapi ada
juga yang yang lebih kompleks lagi
misalkan pakai
air ya dan ftr juga itu nanti
speknya juga macem-macem ada yang micro
SDR dan lain sebagainya atau pakai
analisa yang lain misalkan
sebagainya itu nanti tergantung kepada
ya yang ketersediaan kita ya di
institusi masing-masing gitu ya
dan mungkin yang perlu
saya sampaikan juga di sini adalah
ketika nanti menghitung atau menganalisa
misalkan jumlah mikroplastiknya berapa
kemudian ukuran mikroplastiknya berapa
biasanya kalau
yang tidak lupa juga adalah tadi
jenisnya apa apakah fiber Apakah pelet
Apakah fragmen dan sebagainya Itu juga
diidentifikasi
di tahap visualisasi ini kemudian juga
kalau kalau dengan menggunakan mikroskop
yang biasa tentunya kita tidak bisa ini
berasa dari polimer apa tentunya tidak
bisa ya maka kita perlu memakai TR ini
untuk mengetahui
Dia berasal dari Apa polimernya jenis
apa apakah dia
polietilent polip
dan sebagainya Nah itu bisa dilakukan
dengan ini jadi secara garis besar
stepnya Itu sebenarnya cuma ada 4 yang
pertama
sampelnya dari lapangan dari lingkungan
kemudian melakukan
DD Jason tadi untuk menghilangkan
[Musik]
bahan-bahan organiknya kemudian nanti
ada masalah step saja adalah density dan
Separation baru nanti dianalisa visual
visual di sini bisa macem-macem juga dan
ini masing-masing step juga bisa
macem-macem berbeda ya bahan kimia yang
dipakai ya
Oke ini saya lanjutkan misalkan memberi
salah satu contoh saja
ini protokol analisa mikro plastik dari
sampel air Jadi yang pertama
ini juga nanti akan menjadi sedikit
perbincangan ini nanti koleksi sampelnya
Bagaimana apakah ini kalau kita baca
berbagai macam studi yang sudah di
publish itu juga macam-macam bapak ibu
cara mereka ada yang pakai misalkan
Plankton net
itu
yang dilengkapi dengan filter meter jadi
kita ketahuan Berapa liter air yang
memang masuk ke sana tapi kan tidak
semua memiliki itu ya lab ya Jadi ada
yang memang misalkan di apa
diikatkan ke perahu yang kita gerakkan
sampai berapa kilo misalkan dalam dalam
rentang satu kilo ada yang caranya itu
kita ambil airnya misalkan 100 liter
kemudian kita filter kita filter dengan
menggunakan filter ada juga yang pakai
pompa jadi masing-masing itu
punya preferensi sendiri-sendiri sesuai
dengan ketersediaan yang ada di
lab Bapak Ibu sekalian
nah dan
memang tidak ada yang apa ya bisa
dikatakan konsensus harus memakai yang
seperti ini
dan ini
cara yang paling benar dan yang lainnya
salah tidak ada Jadi yang penting
menurut saya yang penting adalah Bapak
Ibu harus mendeskripsikan sedetail
mungkin
Bagaimana cara mengkoleksi sampelnya dan
bagaimana nanti melakukan
daya jasonnya Bagaimana berapa
misalkan zat kimia apa yang dipakai
begitu juga untuk yang nanti ada CCTV
perbedaan densitasnya sampai nanti
visualisasi menggunakan alat mikroskop
apa apakah mikroskop cahaya ataukah
pakai Sam dan lain sebagainya Itu yang
perlu
disampaikan di dalam laporannya
karena memang
Setahu saya baik dari
apalagi misalkan SNI ataupun klhk
ataupun yang internasional ya
internasional itu tidak ada kesepakatan
harus memakai yang metode yang mana gitu
ya nanti mungkin kalau memang perlu ada
beberapa institusi di luar negeri yang
memang mereka sudah memiliki protokol
secara lebih lengkap kalau memang perlu
nanti bisa saya share juga jadi secara
garis besar Saya ulangi lagi ini salah
satu contoh
pengkoleksian sampel di lapangan
kemudian nanti
melalui saringan ya
kemudian nanti
menggunakan
peroxion filtrasi baru ke analisis
mikroskop atau FPI R jadi secara garis
besar
meliputi 4 step tadi ini untuk yang air
begitu juga untuk yang sedimen kalau
sedimen ini ada step tambahan karena
kan sedimen itu lebih susah ya karena
kita harus memisahkan tanah unsur tanah
dengan mikroplasting yang ada di sana
jadi nanti akan ada setelah kita ayak ya
didasarkan ukuran yang memang kita
inginkan ya kalau untuk mikroplastik
tadi biasanya ukurannya itu tidak boleh
layaknya itu tidak paling
0,33 mm atau 300 mikrometer ya
itu ukuran paling kecilnya ya seperti
itu yang paling biasanya ditumpukkan ya
Bapak Ibu ukuran paling besar kemudian
lebih kecil yang paling kecil ya dari
situ kita nanti melakukan diem dengan
ditambahkan lmt
ini fungsinya apa fungsinya tadi untuk
memisahkan antara mikroplastik dengan
dengan tanah unsur tanahnya kalau di
dalam air sample air tidak perlu ini
karena memang sudah terpisah karena kan
plastik itu
tidak suka air ya jadi dia akan bisa
sendiri ya beda dengan
sampel kita yang berasal dari sedimen
kemudian setelah proses
yang pertama kita lakukan
oksidation ini
kemudian dilakukan densitas sepeda yang
kedua baru nanti difiltrasi dan
dianalisa menggunakan mikroskop ataupun
ftir jadi secara garis besar
hampir sama antara sampel air ataupun
sampel sedimen hanya saja sedimen itu
ada step tambahan yaitu penambahan
litium ini ya untuk memisahkan antara
material tanah dengan polimer mikro
plastiknya
ini saya berikan
sebuah ilustrasi ya dari beberapa
penelitian
dari dari mulai proses koleksi sampelnya
kemudian
identifikasinya berdasarkan
beberapa ini dari perkumpulan beberapa
penelitian terdahulu Ya mungkin sekitar
puluhan ya
untuk sampel sedimen itu ada yang
mengkoleksi yang dalam dalam
keadaan dry wave ada yang dari white
jadi berat basah ada yang berat kering
Kemudian untuk densitifnya ada yang
menggunakan NaCl dan sebagainya yang
paling banyak adalah mayoritas adalah
menggunakan NaCl ini biasanya kan kalau
ditambahin nanti
apa mikroplastiknya akan akan naik ke
atas ya seperti itu sehingga nanti akan
memudahkan ketika kita untuk memisahkan
Kemudian untuk yang ada yang pakai
hidrogen
dan untuk identifikasinya ada yang pakai
visual di sini Microsoft
cahaya ya ada yang pakai ftr ada yang
pakai lama dan yang paling memang paling
besar ya pakai visual gitu ya pakai
Visual tapi memang ini ada kendala
ketika kita memang
punya keterbatasan
ya visual karena kita tidak bisa
mengidentifikasi ini Apakah benar
polimer ataukah ini sebenarnya
ya bukan polimer non mikroplastik gitu
ya begitu juga untuk yang sampel berupa
air ini ada yang mengambil sampelnya
pakai pompa ada pakai saringan ada yang
pakai net tadi yang diderek dengan
perahu Berapa kilo Misalkan seperti itu
untuk density ceper hasilnya juga sama
ada yang menggunakan ACL atau air laut
saja dan dc-nya juga sama untuk
visualnya juga hampir sama jadi memang
bisa bisa dikatakan tidak ada
harmonisasi atau
harmonisasi cara mengkoleksi sampelnya
dan cara menganalisa sampel di labnya
ini asalkan memang masih dalam range ini
silahkan menurut saya seperti itu dan
yang lebih terpenting lagi adalah nanti
menginformasikan kepada pembaca di
laporan yang bapak ibu
buat nanti ketika itu harus
sedetail-detailnya
ini yang mungkin yang bisa saya
apa berikan untuk masalah rekomendasi
metode ya jadi bahkan dari UN
information program mereka itu tidak
memberikan guideline secara spesifik ya
mereka hanya memberikan rekomendasi jadi
dari sini bisa Bapak Ibu sekalian lihat
misalkan di sini sizenya Miso atau mikro
kebetulan kita kan yang mikro ya
misalkan di sini dari air
caranya apa caranya misalkan filtering
air itu artinya adalah rekomendasi kalau
yang F ini adalah visible jadi ya
Silahkan aja yang direkomendasikan
memang pakai pakai
shipping ya atau pakai
[Musik]
saringan Kemudian untuk yang
ini juga direkomendasikan kemudian
dijesennya ini direkomendasikan kalau
air itu memakai zat kimia bukan memakai
enzim kalau yang enzim itu
direkomendasikan untuk yang sampel kita
berupa sampel biota misalkan ikan kerang
dan sebagainya
begitu juga untuk
observasi nanti ya misalkan di sini
mikro mikro plastik
rekomendasinya bisa visual observation
memakai Microsoft cahaya
juga rekomendasi
kalau yang misalkan ini versi small
micro itu yang visible artinya visible
itu Okelah bolehlah gitu ya walaupun
tidak direkomendasikan itu pakai ftir
ataupun ramen
jadi
dari sini mungkin bisa saya
apa ya buat kesimpulan bahwa asalkan
memang step yang bapak ibu lakukan itu
masih
dalam range ini misalkan mulai dari ada
proses
DIY jasonnya ada density separationnya
kemudian nanti pengamatannya nanti
pengamatannya Apakah pakai visual
ataukah pakai ftir dan sebagainya Itu
tergantung dari tujuan apa yang kita
inginkan Apakah kita ingin mendetailkan
ya mungkin sekedar informasi juga ya
ftir itu bisa juga
menghitung jumlah mikroplastiknya
menganalisa ukurannya dan juga yang
paling penting adalah
mengetahui dari amanah asal polimer tadi
ya yang kita amati yang kita temukan di
dalam sampel kita Apakah dia tadi pe
misalkan penya berasa dari berapa persen
ptnya berapa persen dari situ kita bisa
membuat argumentasi Oh berarti biasanya
kan pet itu buat
bungkus-bungkus makanan ya berarti dari
situ kita bisa membuat sebuah apa ya
asumsi bahwa yang mencemari lingkungan X
ini dimana ditemukan 50% nya itu berasal
dari pet Polymer PT Ya kemungkinan itu
berasal dari penggunaan
wadah makanan yang dibuang begitu saja
Misalkan seperti itu jadi seperti itu
bapak ibu untuk
menganalisis
sampel mulai dari proses pengambilan
sampel di lapangan sampai nanti
menganalisa
visual di labnya seperti itu
Oke mungkin saya tidak bisa
[Musik]
membuat konklusi ya karena ini tadi dari
hal-hal yang sangat general mulai dari
Apa itu plastik
mikroplastik bagaimana bisa terjadi
kemudian apa dampaknya dan sampai ke
yang lebih teknis terkait masalah
Bagaimana
menganalisa sampel microplastik dari
berbagai sampel mulai dari mengkolek
sampelnya sampai menganalisa visualnya
Mungkin Nanti kalau ada yang ingin
didiskusikan lebih lanjut di
cermin aja saya persilahkan
mungkin dari Saya cukup
saya akhiri Terima kasih atas semua
pensiunnya dan mohon maaf atas segala
kekurangan selama
[Musik]
Terima kasih banyak untuk bapak Akil
yang telah menyampaikan materinya itu
tadi penyampaian materi oleh pemateri
kita yang pertama yaitu ada Bapak Aqil
Azizi yang sangat menarik sekali ya
Bapak Ibu sekalian Jadi bagi Bapak Ibu
sekalian yang mungkin masih ingin
bertanya nih Itu bisa langsung
menuliskan pertanyaannya di kolom Chat
Zoom ya Bapak Ibu sekalian nanti setelah
ini masih ada
penyampaian materi oleh pemateri kita
yang kedua yaitu Ada Mas Arif Rizky
Hardiansyah tuh jadi bagi Bapak Ibu
jangan lupa untuk tulis aja
pertanyaannya di kolom chat dan nanti
akan dijawab oleh bapak Akil dan juga
mas Aris Kemudian untuk Mas Arif mungkin
nanti untuk penyampaian materinya
waktunya kurang lebih sampai sekitar 30
menit gitu ya Mas ya
mungkin bisa langsung saja tanpa
berlama-lama lagi tempat dan layar kami
persilahkan
Oke terima kasih Sebentar ya saya coba
untuk share screen
ya oke
ya Selamat pagi
Bapak Ibu peserta webinar yang saya
hormati sebelumnya terima kasih atas
kesempatannya pada pagi hari ini saya
dapat berbagi sedikit apa ya istilahnya
sharing pengalaman saya selama
apa namanya sampling sampah di lapangan
Jadi mungkin kalau dari Pak Akil tadi
sudah menyampaikan pengertian dan
mungkin Bagaimana sih caranya
untuk mengenal sampah mikroplastik itu
seperti apa saja gitu Nah kalau dari
saya mungkin akan lebih terfokus
Bagaimana sih cara kita atau
teknik-teknis untuk mengambil sampel
sampah khususnya yang ada di badan air
seperti di sungai
Nah mungkin kalau dari presentasi saya
ini akan terfokus pada tiga hal yang
pertama adalah
Bagaimana sih teknik untuk mengambil
atau teknik sampling sampah yang ada di
sungai kemudian Bagaimana sih
langkah-langkah yang harus dilakukan
sebelum melakukan
pengumpulan data di lapangan dan yang
terakhir mungkin studi kasus ya dari
tiga hasil koleksi data lapangan yang
ada di
pinggiran Sungai Ciliwung kemudian yang
ada di Salah satu sungai yang ada di
Pasar Minggu dan juga ini kami tempat
melakukan
sampling di Bantar Gebang
Nah mungkin pertama-tama saya akan
memaparkan beberapa fakta unik ya
terkait dengan sampah plastik yang ada
di sungai ini Nah pertama ada data dari
BPR nah ini ternyata kalau di
sungai-sungai di Indonesia itu ternyata
tergolong menjadi ada yang tercemar
berat ada yang agak berat kemudian
tercemar sedang dan juga tercemar ringan
nah ternyata di Indonesia ini sendiri
masih didominasi oleh sungai yang
tercemar berat yaitu sebanyak 46%
mungkin salah satunya yang Bapak Ibu
tahu adalah sungai Citarum dan kemudian
32%nya ini tercemar agak berat 14%
percepatan
nah sebenarnya kalau untuk di Jakarta
sendiri ya Sungai Ciliwung itu Salah
satu sungai yang sempat juga tergolong
berat namun berdasarkan hasil Wawan cara
kami dengan salah satu komunitas yang
ada di Jakarta yaitu ada gerakan siung
bersih Nah ini ternyata Ciliwung
akhir-akhir ini sudah menjadi tercemar
sedang seperti itu jadi
apa ya istilahnya berangsur-angsur
membaik seperti itu keadaannya kemudian
ada juga
studi yang
pada tahun 2015 ini juga tadi sempat
disampaikan juga ya bahwa Indonesia ini
ternyata merupakan negara kedua terbesar
dalam hal kontribusi tanpa plastik
lautan nah nomor satunya itu Cina nah
ini ternyata setelah diukur ada sekitar
16% dari total sampah plastik di laut di
dunia yang berasal dari Indonesia
Nah kemudian ada juga udah berilah
di tahun 2017 ini juga mungkin sudah
dibahas juga oleh Pak kill tadi bahwa
microplastik itu terdapat juga dalam
makanan laut dan minuman yang memiliki
dampak berbahaya bagi sel manusia nah
setiap tahunnya juga ini terdapat
Sebenarnya ada
8 juta ton sampah plastik di Indonesia
nah tapi ini tuh sebenarnya dari 8 juta
ini hanya 5 yang bisa diolah kembali
seperti itu Nah Oh mohon maaf sebanyak 3
juta hanya 3 juta yang dapat diolah
kembali nah sebanyak 5 jutanya ternyata
tidak dapat diolah dan dari 5 juta yang
tidak dapat diolah tersebut sebanyak 2,6
juta tonna ini ternyata masih dibuang ke
sungai dan tidak terkelola
Nah selanjutnya mungkin untuk metode
sampling yang digunakan ini sebenarnya
kami mengacu kepada
pedoman SNI yang dari pemerintah Ini
sebenarnya sudah mengeluarkan pedoman
untuk klasifikasi sampah tapi mohon maaf
ini saya lupa
tapi kalau bapak ibu mau mencari di
internet Nah ini mungkin banyak ya
sumber-sumbernya dan masih muda untuk
dicari nah
yang pertama ini untuk sampah plastik
sendiri dia ini ternyata ada 7 macam
yaitu ada PRT contohnya itu botol minum
kemudian hdpl itu botol shampo botol
deterjen kemudian divisi itu bisa pipa
Bubble wrap dan lain-lain kemudian ada
ldpe ada ppps dan lain-lain seperti
Sunset makanan minuman kemudian ada
logam kaca kertas karet kain makanan
kayu atau dedaunan sampah elektronik
tanpa sampah berukuran besar dan
sampah-sampah yang lain-lain nah tapi
apakah Nanti pada saat pengukuran
lapangan
klasifikasi contohnya akan sesuai dengan
klasifikasi yang dikeluarkan oleh SNI
ini nah Jawabannya adalah tidak karena
memang kalau di lapangan ini khususnya
tampak di badan air itu kan Apalagi udah
sampah-sampah yang dia lama ya di air
gitu Nah itu biasanya udah
bentukannya itu tidak apa ya tidak bagus
lagi seperti itu Nah itupun juga yang
menyebabkan
samplingnya kemudian apa ya kita kami
menemui kendala di mana tapi kebingungan
ini
tidak berbentuk begini harus kita
kategorikan sebagai apa dan juga kalau
di badan air itu kan juga mungkin masih
ada sisa-sisa sedimen air atau sisa-sisa
lumpur yang ada di sungai seperti itu
Nah itulah sebenarnya harus kita
pisahkan terlebih dahulu tetapi
sayangnya hal tersebut masih sulit
dilakukan jadinya mungkin ada
plastik-plastik kecil yang sudah
apa ya tercerai-berai seperti itu nah
tapi ternyata
tu dengan lumpur-lumpur yang ada di
sungai akhirnya kita kategorikan sebagai
sampah residu seperti itu
Nah mungkin selanjutnya kalau untuk
tahap peralatan ini sebenarnya apa saja
sih yang harus kita persiapkan untuk
pengambilan sampel sampah nah tapi
mungkin di sini sebagai disclaimer untuk
sampah-sampah yang ada di sini hanya
untuk sampah yang berukuran makro karena
memang pertama
kami hanya
membatasi waktu lapangan sebanyak ya
sebanyak dua minggu dan kami juga tidak
bisa melakukan
sampling atau penelitian lebih lanjut di
laboratorium karena seperti yang tadi
sudah jelaskan juga kalau untuk sampah
mikroplastik sendiri itu kan harus
melalui
proses-proses tertentu di laboratorium
karena ukurannya itu sangat kecil jadi
untuk kali ini mungkin
Saya hanya sharing pengalaman untuk
data collection di lapangan khususnya
untuk yang sampah plastik atau sampah
lainnya berukuran makro Nah untuk alat
dan bahannya sendiri Kemarin kami
kebetulan bekerja sama juga dengan UPK
badan air dari dinas lingkungan hidup
DKI Jakarta dimana Mereka menyediakan
dump truck atau truk dengan tipe ukuran
besar yaitu yang bisa membuat sekitar 10
sampai 12 tahun tambah kemudian
ada density Box atau box untuk mengukur
identitas atau kepadatan sampah kemudian
Ada timbangan timbangan ini sebenarnya
ada dua jenis yang pertama itu ada 0,0
sampai 5 kg nah ini sebenarnya khusus
untuk sampah-sampah yang memang tidak
berat gitu misal kita menemukan tanpa
styrofoam di apa namanya dari hasil
sampling di sungai Nah itu biasanya kan
beratnya sangat ringan ya Bapak Ibu nah
Oleh karena itu kita membutuhkan
timbangan dengan skala yang kecil
seperti ini agar hasil timbangannya itu
bisa lebih detail Nah kemudian ada
timbangan yang 0 hingga 100 kg juga
untuk sampah-sampah yang besar kemudian
ada ini sebenarnya terpal untuk alas
kita dalam memilah-milah sampah nanti
kemudian ada sarung tangan karet dan
sarung tangan proyek ini untuk
melindungi tangan kita dari
bahaya-bahaya yang mungkin
ditemukan ya saat painting sampah karena
sampahnya sendiri kan sangat random ya
Bapak Ibu jenis jenisnya bisa saja kita
menemukan pecahan kaca seperti itu Nah
kemudian ada trash back untuk menampung
Jenis sampah yang sudah dibilah kemudian
ada masker karena sebenarnya untuk
sampling sampah itu ya sudah pasti bau
ya Bapak Ibu jadi lebih baik kita
melindungi hidung kita sendiri terlebih
dahulu kemudian ada sekop kemudian
catatan kemudian kamera untuk
memfoto hasil sampingnya kemudian ada
Boots untuk melindungi kaki kita nah ini
sebenarnya penting juga ya Bapak Ibu
karena selama kami melakukan sampling
sampah di Bantar Gebang itu ternyata
apa ya istilahnya ada air-air sisa dari
sampah-sampah sungai atau limbah seperti
itu Nah itu ternyata kalau terkena kulit
atau tubuh manusia itu ternyata suhunya
itu sangat panas Jadi
ini sangat penting untuk melindungi kaki
kita kemudian ada juga
baju ya atau seragam kerja kita seperti
itu Nah mungkin ada satu hal lagi Yang
harus menjadi besar Jika Bapak Ibu ingin
melakukan sampling atau penelitian di
lapangan yaitu
surat-surat atau administrasi perizinan
Nah ini mungkin
bisa disesuaikan ya dengan tempat atau
lokasi penelitian Bapak Ibu nanti
seperti itu
nah kemudian untuk lokasi dari sampling
sampah ini kami
memilih 3 lokasi yaitu ada di Kampung
Melayu Pasar Minggu dan Bantar Gebang
Nah untuk di Kampung Melayu sendiri kami
mengambil
lokasi di sini yang pertama itu karena
disini merupakan lingkungan yang padat
penduduk dimana Kalau padat penduduk
biasanya sampahnya juga pasti beragam
nah kedua Kampung Melayu ini juga sering
terjadi banjir nah Biasanya kalau
terjadi banjir itu maka sampah-sampah
yang hanyut di Sungai ini biasanya
lewat juga gitu ke Sungai Ciliwung yang
ada di Kampung Melayu ini seperti itu
Nah di Kampung Melayu ini
kita mengambil salah satu titik untuk
sampling nah Sebenarnya ada ya banyak
gitu titik-titiknya yang ada di
pinggiran sungai seperti itu yang tadi
malam banyak nyangkut di pinggiran
sungai tapi kita hanya mengambil satu
titik dikarenakan pertimbangan
sumber daya manusianya karena Kebetulan
kami kemarin hanya bertiga dan dibantu
oleh dua orang tugas sampah saja
Kemudian
Keterbatasan waktu juga Karena untuk
satu titik saja sebenarnya
apa ya untuk koleksi sampah dan juga
pemilahannya itu dan sampai di
klasifikasinya juga itu dari pagi sampai
sore Kemudian juga ini juga menyangkut
tempat atau apa ya karena kita kan harus
menggelar terpal besar untuk
klasifikasi sampahnya jadi kita
memerlukan tempat yang cukup luas juga
seperti itu Nah akhirnya kami memilih
titik ini di sekitar RT 13 RW 8
Kelurahan Kampung Melayu untuk dijadikan
sebagai tempat atau titik sampling nah
kemudian
di Pasar Minggu
kami memilih lokasi ini dikarenakan ada
sebuah saluran sungai atau saluran air
yang memang dia ini hanya mengalir di
dalam Kelurahan Pasar Minggu itu sendiri
nggak seperti di Kampung Melayu di mana
Sungai Ciliwung ini menjadi batas ya
antara
Kelurahan Kampung Melayu di Jakarta
Timur dengan kelurahan di sebelahnya
Mohon maaf saya lupa namanya Tapi itu
sudah Jakarta Selatan Kalau tidak salah
nah
Kebetulan juga kalau di Pasar Minggu ini
dikarenakan dia hanya lewat di Pasar
Minggu saja maka ini cocok ya bagi kita
yang ingin mengetahui seberapa banyak
sih
timbulan sampah atau seberapa banyak
sampah yang diproduksi oleh warga yang
memang ada di Kelurahan Pasar Minggu itu
saja seperti itu
nah kebetulan kalau untuk di Kelurahan
Pasar Minggu ini dari UPK badan afdlh
itu sudah ada sekatan mungkin yang bisa
Bapak Ibu lihat yang di paling bawah ini
itu ada Di Pinggir Jalan Gatot Subroto
nah ini ada semacam sekatan yang dibuat
oleh PK badan air kemudian
Jika Bapak Ibu
berjalan ke arah utara nah ini ada di
Jalan Pertanian 3 ini ada sekatan juga
dari UPK badan air untuk menyekat
sampah-sampah ya seperti itu Nah di sini
Dari dari bulu hingga titik yang di
dalam pertanian ini ini Kebetulan
mewakili penggunaan lahan berupa
permukiman nah kemudian
bergeser lagi ke arah utara di sekitar
ini di sekitar stasiun Terminal dan juga
pasar ya ini ada sekatan lagi berupa
sekatan bambu yang dibuat oleh badan air
Nah ini juga nantinya bisa untuk
merepresentasikan penggunaan lahan
berupa pasar dan Terminal yang ada di
sini kemudian yang terakhir ini di
bagian silir atau ujung dari Kelurahan
Kampung Melayu sendiri ini kami
menempatkan sekatan
yang kami buat sendiri dari
badminton dan juga kami berikan pemberat
berupa rantai pemberat seperti itu
ini nantinya dapat merepresentasikan
penggunaan lahan berupa pertokoan dan
apa kegiatan ekonomi seperti itu nah
kemudian yang terakhir itu kami lakukan
di Bantar Gebang dimana disini kami
berkoordinasi dengan utk badan air dan
USB a seperti itu untuk
mengambil satu sampling dari truk yang
berasal dari emplasmen yang ada di
Jakarta Timur dan dari satu truk yang
berkapasitas 10 tahun itu kami ambil
sekitar kurang lebih seperempat dari
truk tersebut untuk
dipilah dan sampai analisis kira-kira
komposisi sampahnya dan beratnya itu apa
saja dan berapa saja seperti itu disini
juga kami
berkoordinasi dengan
16 orang pemulung yang ada di Bantar
Gebang untuk membantu proses pemilahan
sampah seperti itu Nah Kebetulan juga
pada saat kami melakukan
penelitian ini Kebetulan memang sedang
musim kemarau ya Bapak Ibu jadi
sungainya ini memang lebih
cetek lebih dangkal dan sampahnya juga
lebih sedikit daripada musim penghujan
Jadi mungkin nanti kedepannya perlu juga
dilakukan penelitian
timbunan sampah atau komposisi sampah
pada saat musim hujan seperti itu
nah ini sendiri merupakan hasil dari
komposisi sampah yang
kami ambil dari sisi Sungai Ciliwung
yang ada di Kampung Melayu nah ini
Kebetulan saya hanya memberikan hasil
berupa persentase Bapak Ibu karena
memang terlihat ini juga kan dilakukan
dengan kerjasama dengan salah satu
instansi di bawah Kementerian lingkungan
hidup Jepang Nah jadi Kebetulan saudara
ini kami belum boleh
apa ya mempublikasikan hasil detailnya
seperti itu sebelum mereka
mempublikasikan data lapangannya ke
jurnal seperti itu Jadi mungkin disini
saya
dalam bentuk persentase dimana memang
kalau secara umum ya Bapak Ibu kita
lihat dari grafik yang paling kiri dulu
ini memang 71,6%
sampah yang ada di Kampung Melayu ini
yang kita temukan ini adalah berupa
residu atau sampah yang memang Ya sudah
tidak bisa diapa-apakan lagi seperti itu
dan sudah tidak berbentuk kemudian ada
plastik sebanyak hampir 21% kemudian
kita ada kertas kaleng kayu kain logam
dan Sebenarnya masih banyak
sampah-sampah lainnya seperti itu Nah
untuk plastik sendiri ini ternyata
sebanyak 83
85,3% ini adalah plastik sachet dan juga
plastik gelas berupa gelas ini ya apa
gelas jajanan seperti itu Nah ini
sebenarnya
apa ya sesuai juga dengan kondisi
masyarakat di Kampung Melayu dimana di
sana adalah terutama padat penduduk dan
kedua banyak dari masyarakat di
Kelurahan Kampung Melayu ini yang memang
membuka warung-warung kecil seperti itu
Nah biasanya Mereka menjual semacam
kayak Pop Ice testis seperti itu Nah
jajanan-jajanan ini Akhirnya yang
menimbulkan banyaknya sampah plastik
yang pasien dan juga plastik gelas
seperti itu kemudian ada juga plastik
botol dan plastik sterofoam mungkin
kalau plastik botol ini sebenarnya
seharusnya sudah ada ya apa namanya
pemilahan terlebih dahulu oleh bank
sampah di masing-masing Kelurahan
seperti itu tapi kembali lagi ini adalah
sampah yang kita ambil dari
sungai seperti itu Nah sementara sungai
itu kan panjang ya bapak ibu
sendiri aja berasal dari Bogor seperti
itu Nah jadi sampah -sampah yang
nyangkut seperti itu di Kampung Melayu
nah ini juga bisa jadi jauh sebenarnya
dari sampah-sampah yang
ada di Bogor seperti itu Nah mungkin
kalau satu lagi yang
unik dari sini adalah Papa residu ini
juga sebenarnya masih banyak plastik
yang ditemukan seperti yang ada di
gambar yang Bapak Ibu bisa lihat di atas
ini nah ini sebenarnya sampah residu
dimana biasanya banyak
tapi ini juga masih banyak seperti itu
sampah plastik yang memang sudah tidak
berbentuk sudah bercampur dengan sedimen
air dan memang tidak bisa dikategorikan
lagi seperti itu
Nah yang kedua ini adalah hasil dari
komposisi sampah yang ada di Kelurahan
Pasar Minggu di mana tadi ada tiga titik
pengambilan ya Tapi
sayangnya untuk sampah di Pasar Minggu
ini kami tidak bisa melakukan
apa namanya klasifikasi lebih lanjut
dikarenakan memang waktu yang terbatas
karena ada tiga titik pengambilan dan
juga
apa namanya
sumber daya manusianya juga terbatas
karena memang untuk mengambil sampah
yang ada di sungainya saja itu sudah
membutuhkan waktu yang lama seperti itu
Nah mungkin kalau dari hasilnya Ya
seperti itu rata daerah
sekatan yang ada di daerah Pasar Minggu
ini atau Terminal Pasar Minggu ini
merupakan penyumbang sampah yang paling
banyak sebanyak hampir 50% ya Bapak Ibu
nah ini juga sesuai sebenarnya dengan
aktivitas yang ada di sana yaitu berupa
pasar dimana pasar kan biasanya memang
menyumbang lebih banyak sampah ya
seperti itu kemudian
yang keduanya ada yang di Jalan
Kesehatan Raya karena memang dia itu
banyak aktivitas ekonomi dan yang ketiga
ini
berupa
permukiman warga seperti itu
Nah ini mungkin yang terakhir lokasi
terakhir kami ada di Bantar Gebang
dimana memang
kami kebetulan
menghitung dan mengklasifikasi sampah
dari sekitar 1,2 atau 1,3 ton nah ini
ternyata sebanyak
66 kg sampah yang ada di sana itu adalah
berupa sampah residu Jadi mungkin Bapak
Ibu bisa ditarik kesimpulan lebih awal
ya kalau sampah dari badan air atau dari
sungai ini sebenarnya yang pertama itu
lebih banyak residu karena memang
sudah tidak bisa diklasifikasikan Lagi
Hanya berupa sisa-sisa yang tidak bisa
diolah lagi jadi kita klasifikasikan
sebagai sampah residu seperti itu
kemudian mungkin termasuk tokri ya ini
kresek HD tapi beda ya bapak ibu dengan
kertas hdpe jadi
disclaimer juga jenis-jenis klasifikasi
sampah yang ada di sini itu kami
sesuaikan juga dengan
klasifikasi yang ada atau yang diketahui
oleh para pemulung yang ada di sana Jadi
kalau kresek HD ini memang dia lebih ke
kresek-kresek plastik kresek yang daya
ekonominya itu memang sudah tidak ada
lagi gitu dan sudah apa istilahnya dan
bisa diapa-apain lagi seperti itu Nah
ini menyumbang sekitar
169 kg kemudian yang unik di sini juga
ada Pampers karena Pampers ini
cukup kompleks
jadi Pampers aja gitu mungkin luarnya
ada plastik dalamnya ada kain atau karet
terus belum lagi
lapisan filter atau penyerapannya
seperti apa dan belum juga kalau masih
ada secara tidak kotoran manusianya yang
masuk ke Apa golongan limbah seperti itu
Jadi mungkin tadi saya juga udah sempat
baca Ya pertanyaan-pertanyaan seperti
itu gimana sih cara mengurangi sampah
plastik pada makanan Kenapa tidak bisa
dikurangi nah Sebenarnya ya Bapak Ibu
plastik sampah plastik ini tuh tidak
hanya terbatas di sampah plastik makanan
tapi mungkin dari
sunset-sachet ataupun plastik single
layer multi layer juga yang ada di sini
ini tidak hanya makanan tapi ada juga
plastik deterjen seperti itu kemudian
ada misal barang-barang lain yang
mengandung plastik tapi dia juga
tercampur dengan bahan-bahan lain
sehingga memang itu harus dipisahkan
juga kemudian ada juga plastik enberan
ini plastik emberan itu
eee lebih condong ke arah sedotan atau
plastik untuk apa namanya Tupperware
kotak makan centong nasi seperti itu itu
kan sebenarnya plastik juga tapi
ternyata walaupun bisa digunakan
berulang-ulang ya tapi ternyata ada saja
yang membuang ke sungai seperti itu Dan
juga mungkin yang paling bawah ini ya
ini ada
plastik tapi ini plastik Seperti apa ya
plastik dari tutup galon seperti itu
bapak ibu nah ini juga kalau ternyata ya
kalau bapak ibu jika kita mengambil
stempel sampah plastik dari sungai
seperti itu itu ternyata hasil yang
ditemukan ini lebih kompleks daripada
sampah yang ditemukan di daratan karena
kalau di daratan pasti dia sudah melalui
proses pemilahan
juga sampah yang ada di masing-masing RW
atau kelurahan seperti itu tapi kalau
sampah di badan air Nah ini pertama kita
tidak tahu asalnya dari mana kemudian
orang yang membuang sampah ke sungai itu
juga biasanya masih di dalam kantong
kresek kemudian dibuang atau bisa juga
kantong kreseknya dibuang sampahnya cuma
di hambur-hamburkan saja ke sungai
seperti itu Nah ini nih yang menyebabkan
sama plastik lebih kompleks jika kita
analisis di sungai seperti itu
Nah mungkin
sekian hal yang bisa saya sampaikan
bapak ibu tapi Semoga dengan presentasi
saya yang singkat ini dapat memberikan
dampak yang bermakna atau ilmu yang
berguna seperti itu untuk kita semua
Mungkin
sebagai penutup juga
kita sebagai warga negara Indonesia yang
memang apa ya lebih peduli dengan
lingkungan seperti itu
Marilah mengurangi sampah plastik
Walaupun memang tidak bisa dihindari
juga ya sebenarnya plastik ini masih
dibutuhkan oleh manusia karena memang
beberapa hal itu membutuhkan plastik
seperti itu tapi
hanya saja mungkin pengelolaan plastik
ini ya yang harus dikonsentrasi lebih
dan harus diatur lebih baik lagi oleh
pemerintah dan terutama pemuda di daerah
masing-masing karena berdasarkan studi
yang kita temui dan hasil audiensi
dengan klhk ternyata sebenarnya aturan
untuk pengelolaan sampah plastik ini
sudah dibuat secara matang oleh klhk
tetapi ternyata implementasi dari
kebijakan-kebijakan tersebut itu
bergantung dari pemerintah daerah di
masing-masing daerah seperti itu Jadi
mungkin kalau
sampah yang sampah plastik di wilayah
Bapak Ibu sekian ternyata sangat banyak
atau tidak bisa terkontrol silahkan
menyalahkan ke bendanya masing-masing
dan satu lagi
Walaupun memang ini dilakukan di sungai
tetapi jangan lupa juga bahwa sungai ini
nantinya akan bermuara ke laut dan yang
seperti Pak Akil jelaskan tadi selama
bermuara ke laut atau pas dia sudah
sampai laut Dia mungkin akan
apa ya melewati berbagai tahapan
secara biologi dan
kimiawi ya sehingga nanti akhirnya
menjadi tampak mikroplastik yang bisa
terjadi oleh ikan-ikan yang ada di laut
dan kemudian akhirnya berbahaya juga
bagi kita semua Mungkin Sekian dari saya
kembalikan lagi ke mbak
Waalaikumsalam Warahmatullahi
Wabarakatuh
Mas Arif yang sangat luar biasa sekali
ya Bapak Ibu sekalian
kalau kita lihat-lihat juga ternyata
sudah ada banyak sekali ini
pertanyaan-pertanyaan dari bapak ibu
peserta webinar di kolom chat nih tapi
sebelum masuk acara selanjutnya saya
ingin menginformasikan terlebih dahulu
kepada para peserta yang mungkin
menginginkan materi pada webinar kita
hari ini itu dapat request materi
terlebih dahulu melalui Link yang telah
admin kami kirimkan di kolom Chat Zoom
ya Bapak Ibu sekalian kemudian
selanjutnya sebelum kita masuk ke sesi
tanya jawab akan ada informasi menarik
nih Bagi Bapak Ibu peserta webinar
sekalian mengenai kegiatan dari RDI yang
akan disampaikan langsung oleh tim rbi
yaitu oleh Mbak Aisyah baik mungkin Mbak
Aisyah dari tim RDS
Sudah Mbak Terima kasih Mbak
mungkin bisa langsung saja menyampaikan
informasinya nah begitu ya Kak Ya
baik ya Terima kasih Mbak Anisa untuk
waktunya kemudian berterima kasih untuk
panitia penyelenggara dari butik daur
ulang juga yang sudah memberikan
kesempatan bagi kami dari Residence
developer inisiatif atau Ardi dari
Bandung kamu baperin Ibu untuk sedikit
menshare juga terkait studi kami mungkin
dari memang webinarnya tentang
mikroplastik kemudian juga kami diberi
kesempatan juga untuk Mungkin sedikit
menyampaikan terkait Salah satu kegiatan
kami gitu yang memang masih seputar
pengelolaan sampah gitu namun dalam
konteks kegiatan yang akan saya
sampaikan ini mungkin tidak seputar
microplastik maupun
pengelolaan sampah di badan air gitu ya
tapi kami sebetulnya ada kegiatan
terkait pengelolaan limbah menjadi
energi atau mungkin makanan ibu di dua
minggu sebelumnya sempat mengikuti
webinar putih daur ulang juga yang kita
sempat bahas seputar rdf ya Mbak Anisa
ya Nah sebetulnya ada kegiatan yang
berkaitan dengan weise energi mungkin
saya izin screen terkait info
kegiatannya mungkinnya agar bisa dilihat
juga oleh Bapak dan Ibu sekalian ya
mungkin ini ada posternya nanti saya
akan share juga mungkin linknya di
comment chat gitu ya beserta juga dengan
link registrasinya Jadi mungkin info
sedikit bagi Bapak Ibu sekalian mungkin
saya lihat di komentar sangat menarik
sekali gitu ya diskusi-diskusinya
terlihat sekali bapak dan ibu ini memang
kebanyakannya memang pegiat pengelolaan
sampah gitu ya di Indonesia gitu Nah
mungkin bagi Bapak dan Ibu yang tertarik
gitu untuk mengikuti kegiatan training
kami
seputar pengelolaan limbah menjadi
energi khususnya mungkin teknologi rdf
gitu ya karena ada seri capacity
building gitu dan juga kami ada dalam
acaranya selain training kami juga ada
kunjungan lapangan ke
rdf di TPA gedung Cilegon gitu Jadi bagi
Bapak dan Ibu yang tertarik untuk
mengikuti acaranya bisa mengisi link
pendaftarannya jadi bit.ly slash
rdfx cb2 strip registration Nanti akan
saya share juga mungkin di kolom
komentarnya di kolom chat ini mungkin
sedikit tentang acaranya selain mungkin
terkait training dan study tour nanti
sebetulnya kita akan membahas lebih
banyak terkait pengelolaan rdf itu
sendiri gitu ya Jadi mungkin Bapak dan
Ibu di sini banyak yang terlibat
langsung dalam pengelolaan sampah maupun
recycling atau pemeriksaan sampah di
sini kita untuk program kita ini kita
fokusnya di pengelolaan sampah menjadi
energi gitu jadi ketika sudah sampahnya
dipisah kemudian dikumpulkan kemudian
dipisah lebih lanjut kita coba di sini
akan belajar bersama-sama terkait
Bagaimana memproses sampah tersebut
menjadi menggunakan teknologi rdf gitu
ya menjadi bahan baku energi gitu
biasanya bahan baku ini mungkin
sudah disampaikan biasanya digunakan
menjadi bahan bakar pembakaran di PLTU
maupun di industri semen itu sehingga
nanti
juga bisa yang kurang gitu ya timbul
rasanya dan bisa lebih lanjutnya lagi
bisa menghasilkan sumber energi seperti
itu Nah untuk yang akan kita pelajari
sebetulnya banyaknya materinya teknis
gitu ya Bapak dan Ibu seputar
rdf-nya tapi apabila mungkin baperan Ibu
di sini mungkin saya lihat juga banyak
dari dinas lingkungan hidup maupun dari
pengelola
pengelolaan TPA maupun TPS yang tertarik
gitu ingin mengetahui seperti apa proses
rdf bisa mengikuti trainingnya gitu dan
kita juga nanti akan ada saat itu atau
kunjungan langsung ke pabrik
rdf di TPS Cilegon gitu Oh ya untuk
acaranya akan diselenggarakan rencananya
selama 3 hari pada tanggal 20 sampai 23
september ini acaranya akan
dilangsungkan di kota Cilegon khususnya
di hotel Royal Krakatau kemudian juga
kita akan
Cilegon gitu Nah untuk Baba dan Ibu yang
berminat sebetulnya kita nanti bisa
mengisi link registrasinya Lalu nanti
kita akan coba seleksi gitu ya mohon
maaf karena kuotanya terbatas gitu kita
akan se makanan ibu untuk bisa mengikuti
kegiatan dan ini untuk biayanya nanti
akan ditanggung oleh panitia gitu ya
terkait untuk akomodasi kemudian juga
untuk transportasinya mungkin itu kurang
lebih yang saya sampaikan ya Mbak Nisa
yang mungkin sedikit saja terkait
pengenalan kegiatan dari rbi gitu
apabila bapak dan ibu tertarik karena
saya melihat banyak sekali apa namanya
peluang untuk memperkenalkan acara ini
lebih lanjut gitu ya kepada yang memang
target audience-nya di sini melalui
webinar ini gitu Jadi terima kasih
sekali sudah diberi kesempatan untuk
menyampaikan kegiatannya juga dan
mungkin saya tunggu dari bapak dan ibu
Apabila ada yang berminat untuk
mengikuti kegiatannya untuk mengisi link
pendaftarannya gitu Nanti akan saya
share juga untuk pendaftarannya di kolom
chat namun kemudian untuk selanjutnya di
seleksi lebih lanjut oleh panitia dari
RDA juga terkait pesertanya karena mohon
maaf ada keterbatasan kekuatannya gitu
mungkin untuk bapak dan ibu yang ingin
bertanya tentang kegiatannya juga bisa
dituliskan di kolom chat yang berani
saya nanti akan saya bantu jawab juga
terkait kegiatannya Mungkin gitu saja
kalau dari saya terima kasih banyak
Mungkin dia kembalikan ke Mbak Anisa
selaku MC Iya baik Terima kasih Mbak
Isya Wah menarik sekali ya Bapak Ibu
sekalian informasinya Jadi bagi Bapak
Ibu sekalian yang tertarik untuk
mengikuti kapasitif building dan side
visit ke Cilegon itu bisa langsung
daftar di Link yang sudah dikirimkan
oleh tim rbi di kolom ket Zoom ya Bapak
Ibu sekalian lalu jika mungkin masih ada
pertanyaan-pertanyaan nih mengenai
capacity building-nya itu juga bisa
langsung ditanyakan di kolom chat dan
nanti bisa langsung dibantu dijawab sama
Mbak Aisyah gitu Ya Mbak Ya
baik kemudian selanjutnya sebelum kita
masuk ke sesi tanya jawab kita akan
mungkin akan melakukan sesi foto bersama
terlebih dahulu begitu ya Bapak Ibu
sekalian untuk sesi foto bersama kita
kali ini saya akan dibantu oleh admin
kami setelah
untuk himbauan untuk bapak ibu
menghidupkan kameranya
Kami tunggu
untuk kosannya nanti seperti ini ya
LED
2123 123
bersama kita pada hari ini Kemudian
untuk selanjutnya kami juga ingin
meminta kesediaan Untuk Bapak Ibu
sekalian untuk dapat mengisi kuesioner
yang linknya sudah dishare di kolom chat
supaya kegiatan kami selanjutnya itu
bisa lebih baik lagi Jadi bagi Bapak Ibu
sekalian bisa memberikan saran ataupun
masukannya di link kuesioner tersebut
Kemudian untuk acara selanjutnya yaitu
kita masuk ke sesi tanya jawab dan di
sini Kita juga sudah bantu untuk
merangkumkan pertanyaan dari Bapak Ibu
sekalian yang telah Bapak Ibu Tuliskan
di kolom Chat Zoom
Kemudian untuk
bapak Akil dan Kak Aris Mungkin saya
akan nanti akan membacakan pertanyaannya
terlebih dahulu kemudian bisa langsung
dijawab begitu ini untuk pertanyaan
pertama ada dari Ibu virgoria Dwi
pujiningsih saat ini kita tahu bahaya
plastik dan begitu Mahal biaya
pengelolaan sampah plastik Mengapa tidak
ada upaya preventif dalam pencegahan
sampah plastik misalnya pengurangan
produksi plastik dan lain-lain kemudian
seharusnya saat kita membuat suatu bahan
Harusnya kita tahu bagaimana
menguraikannya jika tidak tahu harusnya
ada penelitian tentang itu agar apa yang
dihasilkan dapat diurai Bagaimana
pendekatan plastik ini apakah sudah ada
penelitian Bagaimana cara untuk mengurai
plastiknya begitu mungkin bapak Akil
ataupun Mas Aris yang ingin menjawab
silahkan
Terima kasih Mbak Nisa ya saya coba
menjawab Ya pertanyaan dari ibu
virgoria ya
jadi Mengapa tidak ada upaya preventif
dalam pencegahan sampah plastik jadi
seperti mungkin Saya sudah sampaikan
tadi ya
bisa dikatakan
ilmu plastik itu kan
masih cukup muda ya bisa dikatakan masih
cukup muda dan ketika manusia
menciptakan plastik ini belum
memikirkan apa dampak dari penggunaan
itu sedangkan kita tahu bahwa plastik
itu Ya kita tahu berguna sekali ya bagi
kehidupan kita
bayangkan saja kalau nggak ada plastik
ya Apalagi kemarin pas pandemi kita
semuanya dilakukan dari rumah
pesen makanan dari ojol dan sebagainya
misalkan kalau nanti tidak ada plastik
ya biar cepat basi dan sebagainya ya
mungkin simpelnya seperti itu Jadi kita
tahu bahwa kehidupan kita tidak bisa
terlepas dari penggunaan plastik dan
memang kita baru terpikir kan dampaknya
itu mungkin 10 20 tahun terakhir ini dan
itupun juga belum semua orang mengetahui
secara karena memang masih dalam
proses penelitian Apa dampak secara
kesehatan terhadap manusia gitu ya
untuk saat ini
memang masih dalam penelitian di
laboratorium yang sudah ada beberapa
penelitian yang menunjukkan ada beberapa
mikroba yang punya kemampuan untuk
mendegradasi plastik ini namun memang
efektivitasnya memang belum bisa seperti
mendegradasi bahan organik yang
100% misalkan Bapak Ibu buang nasi ke
tanah kemudian dua hari setelah itu akan
hilang belum seperti itu
presentasinya masih cukup bisa dikatakan
cukup rendah ya di bawah 50% gitu ya
jadi masih akan ada sisa plastik yang
ada di sana Kemudian beberapa mungkin
pernah mendengar juga bapak ibu ada
semacam ulat gitu ya ulat yang bisa
mengkonsumsi plastik tanpa
ya tanpa tersisa tapi itu memang agak
susah juga diaplikasikan
di lapangannya gitu ya jadi
memformasikan Bagaimana penelitian di
laboratorium untuk diterapkan di
lapangan ini masih agak susah karena kan
tidak mungkin agak kurang efektif ya
misalkan kita harus
di TPA TPA menyediakan
misalkan fasilitas dengan tadi ya khusus
untuk mungkin kalau bsf mungkin Bapak
Ibu pernah mendengar tetapi itu kan bsf
tidak punya kemampuan untuk mendegradasi
plastik dia hanya bahan-bahan organik
saja kalau ini memang ada beberapa
penelitian yang memang tadi seperti saya
sampaikan masih dalam tahap penelitian
untuk menguji efektivitasnya
mendegradasi plastik ini menjadi ya
bahan natural yang bisa dibuang secara
langsung ke lingkungan
kira-kira menjawab nggak ya
pertanyaannya
mungkin bisa siapa tahu mungkin ada
tambahan juga gitu
mungkin
saya nambahin aja untuk pengelolaan
sampah plastik ini sebenarnya kalau di
tingkat RT RW itu memang sudah ada bank
sampah tapi memang tidak semuanya ya
akan masuk ke bank sampah karena bahasa
sampah sendiri kan juga hanya
eee apa ya dia menghimpun sampah yang
bernilai secara ekonomis seperti itu
sementara memang banyak juga
sampah plastik yang tidak bernilai
ekonomis dan akhirnya Ya sudah dibuang
aja gitu ke dan terakhir ke TPA seperti
itu Nah mungkin memang apa Ya nantinya
kedepannya Ya memang sangat dibutuhkan
juga
penelitian-penelitian terkait dengan
Bagaimana sih caranya kita mengurai
sampah plastik ini ataupun memang bisa
saja mungkin di masa depan tanpa plastik
ini yang memang sudah sisa-sisa seperti
itu bisa kita olah menjadi energi
terbarukan mungkin seperti itu saja sih
berarti Mungkin kita bisa langsung
lanjut aja ke Pertanyaan selanjutnya
begitu ya ini untuk Pertanyaan
selanjutnya ada pertanyaan dari bapak
Sutoyo
tahun 1869 polimer sintetis setelah
mulai digunakan oleh karena itu hampir
154 tahun itu pula memungkinkan
terbentuk mikroplastik selama periode
tersebut hingga sekarang apakah telah
teridentifikasi banyaknya dampak buruk
misalnya penyakit akibat mikroplastik
Terima kasih Pak Sutoyo jadi benar-benar
sintetis polimer itu
1969 tetapi manusia atau saintis itu
baru mengetahui dan baru mempublish ya
istilah mekolasi itu sekitar tahun
2000-an Pak Jadi sebelumnya mungkin juga
orang belum terpikir akan akan bahaya
dampaknya gitu ya dan ya karena ini
masih sekitar 20 tahun lebih ya
penelitian masih terus berlanjut ya
Bahkan untuk mendeteksi saja itu masih
masih dalam masih banyak pr-nya
Bagaimana cara mendeteksi yang efektif
dan sesuai dengan
realnya gitu yaitu karena tadi Mungkin
saya sudah sampaikan banyaknya perbedaan
satu laboratorium yang lain yang belum
ada misalkan standarisasi dan sebaliknya
dari dari masalah mendeteksi saja itu
masih masih banyak permasalahan termasuk
dalam hal dampaknya jadi dampaknya ini
juga sekarang sudah mulai konsen
tapi memang
kalau kita berbicara terkait masalah
dampak itu kan prosesnya panjang ya pak
eee ini terkait masalah Eco text
toksikologi ya
dan karena berdampak kemanusiaan Ya
seperti saya sampaikan tadi saat ini
yang sudah dilakukan para peneliti itu
kepada hewan-hewan uji
hewan-hewan uji yang
diekspos yang dieksposure dengan
mikroplastik tadi
dampak-dampaknya hampir sama seperti
yang saya sampaikan di slide tadi ada
pendapat pada hormon reproduksi dan
sebagainya ya ya ini khawatirnya
khawatirnya dampak yang sama yang ada di
hewan uji itu kalau aku terakumulasi di
manusia itu berdampak juga hampir sama
gitu ya itu yang dikhawatirkan kalau
orang meninggal
karena
jadi kan penyakit itu tidak bisa di
mungkin nanti bisa dikoreksi mungkin
dari bapak ibu yang di bidang
kesehatannya tidak bisa
divonis bahwa ini
satu-satunya penyebabnya begitu misalkan
dia penyakit
penyakit ada
Cancer gitu ya mungkin ada Trigger
triggernya ada penyebab yang
menstimulasi Kenapa Cancer itu muncul
begitu ya mungkin ini salah satunya ada
yang berkontribusi adalah ketika mereka
mengkonsumsi misalkan makanan misalkan
ikan ya ikan yang terkontaminasi oleh
mikroplastik di dalamnya misalkan jadi
tidak tidak bisa kita menjudge ini
gara-gara mereka plastik nih karena itu
tadi Mungkin ada Faktor lingkungan yang
lain yang mensupport juga
tapi itu tadi memang secara secara
akademis dan juga secara penelitian
memang kalau di hewan uji itu memiliki
dampak terhadap beberapa kesehatan hewan
Uji tadi
mungkin seperti itu Pak saya semoga bisa
menjawab
kemudian mungkin kita langsung lanjut
aja ke Pertanyaan selanjutnya ini ada
pertanyaan dari bapak
pertanyaannya Bagaimana menjelaskan
mekanisme mikroplastik yang asalnya
berukuran besar makro bisa sampai atau
ditemukan dalam berbagai organ tubuh
manusia seperti hati
plasentasi dan lain-lain dan Berapa lama
proses
jawab
Ya baik terima kasih pak Ikhsan
jadi kita memang semua saya
juga di sini itu masih masih belajar ya
karena ini ilmu yang cukup mungkin baru
bagi kita semua gitu ya
kalau yang saya ketahui bahwa Bagaimana
mekanisme
mikroplastik ini bisa sampai ke berbagai
macam organ yang ada di dalam itu
macam-macam pak bisa
Misalkan ya misalkan dari air minum air
minum kemasan yang kita pakai setiap
hari yang itu terekspos Misalkan oleh
sinar matahari
taruh aja misalkan di mobil kepanasan
itu kita tidak tahu dan sangat
memungkinkan ada persentase
plastik yang ada di dari bungkus botol
plastik botol botol kemasan tadi itu
yang terdegradasi dan terakumulasi di
dalam air minum kita
ya di AC itu salah satu cashnya juga di
ASI itu kan biasanya ASI itu pakai air
panas ya pakai botol plastik jadi tadi
sudah saya sempat Jelaskan proses foto
di graduation tadi itu salah satu
penyebabnya adalah panas ada UV ada
Trigger Trigger fisik jadi ketika kita
memberi ASI misalkan putra-putri kita
menggunakan air panas dan kebetulan
botolnya itu adalah yang berasa dari
plastik itu sangat memungkinkan
plastiknya itu ter sedikit terurai dan
masuk ke dalam ASI
dan masuk dalam susu dan masuk ke dalam
minuman ASI yang kita konsumsi kepada
putra-putri kita seperti itu
kemudian ada mekanisme yang lain juga
seperti saya sempat saya sampaikan tadi
bahwa ukuran
mikroplastik ini
bisa sampai ke Nano partikel artinya dia
kurang dari 1 mm yang mungkin mata kita
tidak bisa melihat
dan itu bisa kita terhirup
ketika kita bernafas dari situlah dia
bisa masuk ke dalam tubuh kita masuk ke
dalam organ ke
apa ke darah dan lain sebagainya jadi
ada yang melalui perantara perantara itu
bisa makanan bisa minuman bisa juga yang
karena kontak langsung dengan kita
karena memang ukurannya sangat kecil dan
kita tidak menyadari itu ya sama mungkin
seperti inilah
Kalau kita kena virus kena flu itu kan
kita nggak tahu ya
Kapan sih kita kenanya gitu ya mungkin
ketika kita tubuh kita tidak fit gitu ya
terus ada
virus masuk jadi itulah kita terserang
flu gitu ya karena ukurannya memang
tidak tidak bisa kita
memvent apa preventif untuk
menolak itu tidak tidak terhirup oleh
alat pernafasan kita
untuk lamanya ini ya Tergantung mungkin
tidak bisa
tadi ya kalau misalkan
triggernya semakin sering misalkan tadi
misalkan menggunakan botol yang memang
sering dipakai makanya rekomendasi
tumblrnya itu bisa pakai stainless steel
Ya jangan pakai air apa ya
mungkin sekarang kampanye jangan pakai
air kemasan pakai Tumblr tapi tumblrnya
juga harus lebih di spesifikasi lagi
jangan Tumblr
botol sekali pakai botol plastik sekali
pakai yang sangat memungkinkan itu
terjadi tadi
degradasi kita tidak tahu berapa persen
degradasinya karena memang itu perlu ada
penelitian yang lebih lanjut
Mungkin itu saja Mbak Anisa dari saya
mungkin ditambahkan
mungkin saya memberikan contoh kasusnya
mungkin bisa dijadikan konsentrasi saja
gitu ya kan memang plastik makro ini
memang Akhirnya bisa sampai ditemukan
dari akhirnya ditemukan di organ tubuh
manusia ini kan memang awalnya itu bisa
berasal dari sampah yang memang kita
buang seperti itu Nah terutama sampahnya
dibuang ke sungai ataupun di
saluran-saluran air seperti itu Nah
nantinya kan memang akan melalui
berbagai tahapan proses seperti itu Nah
khususnya memang kalau di musim kemarau
saat ini itu kan memang banyak ya sampah
yang misalnya di sungai itu dia
tersangkut di pinggir-pinggir sungai Nah
itu kan dia entah Berapa lama
tersangkutnya sampai ada hujan yang bisa
menghanyutkan sampahnya lagi seperti itu
Nah itu saja sudah terkena paparan sinar
matahari yang begitu lama kemudian sudah
Ada mungkin ada bakteri-bakteri juga dan
mungkin nantinya pada saat musim
penghujan kemudian sampai akhirnya bisa
ke laut dan dikonsumsi oleh ikan-ikan di
laut dan mungkin banyak juga ya kasusnya
ternyata di dalam ikan itu tergantung eh
tergantung terkandung mikroplastik yang
berbahaya bagi manusia seperti itu
mungkin
tambahan dari saya itu
kemudian mungkin kita langsung lanjut
aja ke Pertanyaan selanjutnya begitu ya
ini Pertanyaan selanjutnya ada dari
Bapak Wahyu Wijaya
Bagaimana perkembangan proses penyisihan
mikro plastik hingga saat ini dan proses
Metode pendekatan yang paling efektif
saat ini untuk mereduksi mikroplastik
yang sudah ada di badan air sehingga
dapat mengurangi paparan mikroplastik ke
hewan dan manusia seperti itu
kalau
kita berbicara dalam konteks misalkan
sumber baku air minum ya misalkan dari
PDAM
atau mungkin Pak Jaya kalau di Jakarta
gitu ya
Saya kira mereka sudah memiliki
mekanisme filter filtrasi ya Tergantung
nanti
jenis filtrasinya Seperti apa ya semakin
kecil misalkan ukuran size filternya ya
semakin lebih bisa memfilter
microplastik yang kemungkinan terkandung
di dalam badan air yang menjadi sumber
baku dari PDAM gitu dan berdasarkan
beberapa penelitian memang ini cukup
efektif
filtrasi ini selain
proses-proses sebelumnya ya karena kan
yang polutan yang terkandung di badan
air itu tidak hanya mikroplastik tapi
juga
macam-macam yang lainnya gitu ya ini
salah satu
yang
berdasarkan penelitian yang dilakukan
oleh drink Kalau nggak salah itu juga
cukup efektif ya untuk mengurangi
konsentrasi mikroplastik yang antara
inlet dengan outlet ya antara inlet dan
outlet yang nanti di distribusikan
kepada konsumen ini kalau kalian kalau
saya berbicara terkait masalah
air baku untuk masuk ke PDAM sebagai air
baku nanti disebutkan pada konsumen
kemudian kalau di lingkungan ini yang
masih masih menjadi PR Bagaimana
menyisihkan mikroplastik yang sudah
terlanjur ada di lingkungan ini yang
masih menjadi pertanyaan besar dan
memang saat ini masih banyak penelitian
berupaya
apa
ada salah satu yang mungkin cukup
menarik ya yang pernah saya baca itu
jadi semacam menggunakan semacam
prinsip kerja magnet
jadi ada sebuah device atau sebuah
zat-zat ya yang memang di desain untuk
bisa mengumpulkan mikropassing tadi
menjadi sebuah kayak Kalau mungkin bagi
anak flokulasi gitu ya jadi nanti
ditambahkan di air nanti akan menggumpal
mikropasnya akan terkumpul sehingga
nanti bisa di filter yaitu memang masih
dalam penelitian di skalar dan kalau
memang nanti bisa diterapkan di lapangan
Saya kira itu akan menjadi terobosan
yang cukup baik
bisa mengurangi
mikroplastik yang sudah terlanjur ada di
lapangan atau di lingkungan
mungkin itu
Mbak Anisa Bagaimana Pak Wahyu Semoga
bisa menjawab pertanyaan saya
pertanyaannya
Iya baik mungkin untuk mempersingkat
waktu kita langsung lanjut aja begitu ya
untuk ke Pertanyaan selanjutnya ini ada
pertanyaan dari bapak Ahmad Sugiarto ada
dua pertanyaan nih mungkin bisa dibagi
antara kata Aris dan bapak Akil yang
pertama
Apakah microplastik itu bisa terurai
bila terkena makanan panas siap saji
Kemudian untuk yang kedua berbahayakah
bagi konsumen untuk memakan makanan
tersebut seperti itu
prinsipnya tadi
mikroplastik atau plastik itu bisa
terurai tetapi memerlukan waktu yang
cukup lama dan proses penguraiannya
adalah dengan mekanisme
fisika kimia tadi ya fisika degradasi
fisika kimia tadi jadi kalau
pertanyaannya mikroplastiknya bisa
terurai bisa bukan terurai tapi
kemungkinan ketika dia terkena makanan
yang Pan atau terkena panas dia akan
ukurannya akan semakin mengecil Tetapi
dia tetap ada di lingkungan
jadi bisa dari mikroplastik nanti
ukurannya menjadi Nano plastik tapi
secara materialnya dia tetap ada di sana
yang semakin tidak kita tidak bisa untuk
melihatnya ya atau tidak bisa terdeteksi
oleh mata kita
kemudian makanan konsumen
Bahayakah bagi konsumen untuk memakan
makanan tersebut
ya Ini Memang agak susah karena pasti
banyak pertanyaan yang terkait masalah
kesehatan ini dampaknya apa sih Apakah
tadi saya sempat mendengar atau baca
Emang ada orang yang sudah terbukti
meninggal misalkan karena
apa
kalau
toko plastiknya 1 liter mungkin saya
meninggal mungkin bisa ya tapi kalau dia
terekspos ya kita tidak tahu juga Berapa
banyak micro pasti akan masuk ke dalam
tubuh kita karena tadi saya sampaikan
untuk mendeteksinya aja masih masih
menjadi permasalahan
mungkin saya nggak tahu ini kalau saya
ibaratkan seperti sebuah virus ya ada
virus itu kan kemungkinan besar kita
hirup juga kita masuk ke dalam tubuh
kita tapi ketika Memang nanti tubuh kita
Fit ya ya ini mungkin agak-agak bisa
disamakan seperti itu tapi ketika tubuh
kita Fit ya kita bisa
Survive gitu ya Tapi pada kondisi
tertentu misalkan pada konsentrasi
tertentu ya misalkan tubuh kita tidak
bisa mentoler lagi dan itu berdampak
pada kesehatan
ini ini analogi Saya mungkin kurang
tepat tapi
analogi untuk
apa materi-materi yang memang sangat
mikro yang tidak bisa kita lihat secara
mata telanjang gitu
ya jawaban saya terima kasih
dia baik kemudian mungkin kita langsung
lanjut lagi nih ke Pertanyaan
selanjutnya ini ada pertanyaan dari
bapak hanil Ismail
Bagaimana sih cara menganalisa atau
melihat mikroplastik secara sederhana
supaya masyarakat awam bisa melakukan
sendiri karena selama ini susah sekali
menjelaskan dampak negatif dari plastik
ini begitu mungkin bisa langsung dijawab
mungkin
Mas Arif boleh menjawabnya Ya saya juga
bingung bagaimana ya
menganalisa yang
yang sederhana sehingga mungkin
masyarakat bisa langsung melihat seperti
ini loh ini wujudnya mikroplastik itu ya
tanpa harus mereka
plastik ini baru bisa terdeteksinya
kalau kita melihat di bawah mikroskop
rupanya Ada ya mikrobatik yang bentuknya
misalkan fragmen fiber warnanya ada yang
merah hijau biru dan sebagainya
ya Saya nggak tahu nih cara sederhananya
bagaimana untuk menjelaskan
mungkin harus ada apa ya semacam
komunikasi
media komunikasi ya yang sederhana yang
tidak harus repot masyarakat
membuktikan sendiri ke datang ke
laboratorium tetapi dengan media
komunikasi tadi bisa tercerahkan lah
seperti itu bahwa memang ada ini dan
nyata gitu bukan hanya karena susah juga
kita coba buktikan ada covid gitu ya Ya
gimana ada virus covid ya agak susah
juga yang sederhana ya kita berharap
tidak sampai seperti itu dan berbeda ini
bukan perbandingan juga ya kalau covid
karena memang banyak korban dan
sebagainya Tapi kalau ini kan kita
berharap ini tidak sampai ke
sana ya tapi kita preventif Anda memang
mikroplastik dan
berdasarkan penelitian ada dampaknya dan
kita
ketika tahu ya kita mencoba untuk bisa
menghindarinya atau menguranginya
mungkin itu berani
Ismail
Kak Arif mungkin ada tambahan
kayaknya bisa dilanjut aja Mbak karena
saya juga
seperti itu mungkin kita langsung lanjut
ke Pertanyaan selanjutnya begitu ya ini
ada pertanyaan dari ibu Alma Sandrina
ada dua pertanyaan nih yang pertama
Adakah metode standar untuk pengujian
mikroplastik yang efektif yang dapat
dilakukan pada berbagai jenis
sampel misalnya air laut air sungai air
limbah air bersih sedimen pasir bahkan
makhluk hidup kemudian yang kedua
sejauh ini apakah sudah ada kasus
kematian atau
toksisitas akut pada manusia
jadi secara
konsensus ya standar pengujian
sama seperti yang saya sampaikan tadi
minimal ada tiga ya setelah
diambil sampelnya itu nanti akan perlu
proses degzation Kenapa perlu proses ini
karena memang sampel itu kan Kemungkinan
dia tercampur dengan bahan-bahan organik
yang lain ya maka perlu ada yang
memisahkan itu atau menghilangkan
bahan-bahan organik tadi kemudian
setelah itu ada proses separasi tadi
separasi baru nanti dianalisa ya memang
analisa visual bisa pakai kalau memang
kebetulan ukurannya misalkan yang kurang
dari 5 mm itu masih mungkin masih
kelihatan Ya seperti debu lah gitu ya
dengan mata kita tetapi kalau sudah
ukurannya di bawah itu memang harus
memakai alat bantu bisa mikroskop cahaya
kalau yang lebih Advance lagi lebih
kompleks lagi pengen tahu detail lagi
sampai Ukurannya berapa jenisnya apa dia
itu asal muasalnya dari jenis polimer
Apa itu harus memakai
jenis speedometer yang lain ya misalkan
ftir seperti itu
ya memang seperti itu standarnya ibu
yang harus
dikawatirnya kalau kalau di skip ya itu
tidak
apa datanya tidak tidak akurat itu
kemudian sejauh ini apakah sudah ada
kasus kematian atau toksisitas
Setahu saya belum pernah ada ya laporan
Baik saya mungkin dari jurnal ataupun
dari berita tapi kalau toksisitas apa
tadi di slide pertama atau kedua tadi
akibat mengkonsumsi plastik paus
tadi berapa yang ditemukan 5,9 kilo ya
mungkin saja meninggalnya salah satu
menterinya atau penyebabnya adalah ada
ada kandungan plastik di perutnya yang
bisa tidak bisa dijajah dan mungkin
bahan-bahan kimianya
meracuni organ dan sebagainya mungkin
saja dan juga kalau kalau makhluk non
manusia sudah banyak sekali
case atau kasus kematiannya atau mungkin
misalkan Bapak Ibu sering melihat
Albatros ya burung abad Albatros itu
yang merekanya sangkanya itu adalah cumi
mereka ngasih pakannya rupanya itu
adalah botol plastik tutup plastiknya
dikasihin ke anak mereka anak mereka
akhirnya meninggal otomatis gitu ya
kalau untuk manusia karena kan manusia
kan bisa milih Mungkin orang manusia
makan plastik utuh gitu ya tapi kalau
tadi paling tereksposnya dengan mikro
plastik cuma tadi masalahnya sampai
level berapakah Manusia itu bisa
mentoler itu yang masih dalam
penelitian
terakumulasi Apakah ketika masuk nanti
bisa terkeluar ekskresi juga lewat
kotoran lewat
sebaiknya itu juga masih menjadi apakah
dia
stay atau
terakumulasi di tubuh atau bisa
dikeluarkan itu juga menjadi masih
menjadi PR kita
yaitu aja mungkin
[Musik]
yang baik mungkin ini satu pertanyaan
terakhir ya Ada pertanyaan dari ibu
Rafifa Aprilianti ada dua pertanyaan
yang pertama izin bertanya akan sudah
banyak ditemukan mikroplastik di organ
tubuh manusia yang berasal dari makanan
ataupun minuman bahkan udara yang
dihirup Kenapa belum ada mutu
mikroplastik yang ditetapkan oleh
pemerintah misalnya mikroplastik pada
air minum dalam kemasan Kemudian yang
kedua Bagaimana cara menghilangkan
plastik yang sudah terlanjur
mengkontaminasi lingkungan
Terima kasih pertanyaannya juga susah
untuk dijawabnya
Berapa jumlah mikroplastik yang
diizinkan misalkan ya dalam
kandungan misalkan 1 liter minuman gitu
Ya sepertinya akan
menjadi PR bagi
klhk nih untuk menentukan baku mutu
berapa yang diizinkan terkonsumsi
misalkan berapa partikel per harinya
gitu ya tadi menurut saya ini agak susah
juga untuk diterapkan ya
Dan saya nggak tahu apakah memungkinkan
membuat baku mutu mikrotik ini
Setahu saya memang sekarang ada mungkin
yang memudahkan untuk mendeteksi melalui
sensor kalau
Bapak Ibu tahu ada namanya lcs sensor
untuk mendeteksi pm2,5 itu setiap
partikulat yang
yang ada di udara yang terdeteksi nanti
makanya ada ukurannya kalau di beberapa
mikrogram misalkan per meter kubiknya
misalkan seperti itu sekarang juga
sedang dikembangkan sensor untuk
mendeteksi mikroplastik
Ya memang ini masih awal ya mungkin juga
ilmu pasti ini masih jauh terbelakang
dibandingkan udara yang sudah ada
sensornya dan sebagainya tapi mungkin
kemungkinan kedepannya akan ada dan
mungkin akan diterapkan juga ini Baik
nanti bisa mendeteksi
secara lebih detail lagi apakah memang
partikel-partikel ini berasal dari
polimer ataupun nonpolimer tapi untuk
membuat baku mutu saya kurang kurang
bisa menjawab Ya Apakah ini memungkinkan
kalau di
kalau dia
microplastiknya terbang menjadi bagian
dari PM 2,5 ini kan sudah ada
ada ada baku mutunya
Ya tapi kalau dia di badan air Saya
kurang tahu ya memungkinkan tidak dibuat
baku mutu jumlah mikroplastik yang
diizinkan misalkan kalau
tds otss atau COD bod di badan air kan
sudah ada baku mutunya tapi kalau
kandungan mikroplastiknya maksimal
berapa diizinkan itu Saya kurang tahu
ini memungkinkan nggak dibuat seperti
itu karena untuk alat mendeteksinya aja
masih masih pengembangan gitu ya Kalau
CoD bod kan mungkin ada yang otomatis ya
alatnya yang sudah bisa mendeteksi Oh
kalau ukuran segini dia melewati Abang
batas kalau kurang ini berarti Oke tapi
kalau ini belum ada untuk mendeteksi di
badan air sensornya itu belum belum
belum
ada yang ready untuk digunakan
kemudian yang nomor 2 menghilangkan
mikro plastik yang sudah terlanjur
mengkontaminasi yang tadi ya mungkin ini
masih PR juga bagi kita
tadi mungkin sudah saya sampaikan ada
beberapa teknologi yang sekarang
dikembangkan yang prinsipnya seperti
magnet jadi dia menarik atau
mengumpulkan backgroup plastik yang
tercecer kemudian nanti ketika memang
sudah terkumpul nanti akan lebih gampang
lagi untuk diambil gitu Tapi kalau kalau
yang sudah ready di pasaran
Setahu saya belum ada gitu ya jadi masih
masih dalam tahap penelitian di
laboratorium yaitu mungkin jawaban saya
terima kasih
Iya baik mungkin pak Arif ada tambahan
untuk pertanyaan terakhir
mungkin kalau dari saya sudah cukup biar
juga sudah dijelaskan oleh
Pak Akil tapi memang kalau untuk apa
namanya mutu atau
regulasi yang dikeluarkan dari
pemerintah seperti itu memang saya juga
kurang tahu ya sebenarnya ini sudah ada
atau belum Tapi kalau misalnya sudah ada
memang tantangan terbesarnya di lapangan
itu adalah bagaimana
implementasinya seperti itu karena yang
pertama nanti diimplementasi di
masing-masing daerahnya kembali
dibebankan ke Pemda kemudian belum lagi
kalau
apa namanya ada pabrik air minum dalam
kemasan seperti itu yang mungkin memang
cukup bandel ya Atau memang amdalnya
belum sesuai seperti itu mungkin itu
salah satu tantangan dalam apa ya
pertanyaan ini kemudian kemudian kalau
yang pertanyaan 2 sepertinya tadi juga
sudah
dijawab secara detail oleh
Pak Akil tapi memang apa ya sebelum ini
terlanjur mengkontaminasi lingkungan
mungkin dari sekarang kita juga bisa
mengurangi ya untuk sampah apa namanya
sampah plastik yang berukuran makro
karena kan mikro plastik itu bisa
bersumber dari plastik Makro juga ya
seperti itu mungkin bisa kita mulai
seperti apa yang mengurangi penggunaan
kaca atau kresek kemudian
kita juga harus apa ya memikirkan
kembali
Apakah ada cara yang tepat dan lebih
bijak dalam mendaur ulang sampah-sampah
plastik ini seperti itu mungkin itu saja
Mbak
Iya baik itu tadi pertanyaan terakhir
dari ibu Rafika sekaligus menjadi
pertanyaan penutup dari sesi tanya jawab
kita pada hari ini
saya ucapkan terima kasih untuk kedua
pemateri yaitu bapak Akil dan juga Kak
Aris yang telah membantu menjawab
pertanyaan-pertanyaan sekaligus sharing
bersama dengan Bapak Ibu peserta webinar
pada hari ini
kemudian Terima kasih juga untuk bapak
ibu yang sudah aktif bertanya
dan mohon maaf apabila ada pertanyaan
yang mungkin belum terjawab karena waktu
kita juga sangat terbatas sekali ya
Bapak Ibu sekalian baik kemudian seperti
janji saya di awal tadi saya juga sudah
mengantongi nih nama-nama pemenang yang
beruntung pada pagi hari ini untuk
mendapatkan spesial dari kami
selamat untuk ketiga pemenang door prize
yang akan mendapatkan hadiah dari butik
daur ulang jadi untuk ketiga pemenang
bisa langsung menghubungi kontak person
yaitu admin butik daur ulang untuk
konfirmasi hadiahnya
[Musik]
kemudian kita telah sampai nih di akhir
acara nih Bapak Ibu sekalian dan
Alhamdulillah hari ini kita sudah
belajar banyak sekali mengenai
mikroplastik yaitu teknik pengukuran dan
pencemarannya di badan air dan juga ada
Kak Herdiansyah
banyak sekali ilmu yang kita dapatkan
pada saat penyampaian materi yang
disampaikan oleh kedua pemateri kita
pada hari ini semoga ilmu-ilmu tersebut
dapat bermanfaat untuk kita semua baik
Selain itu kami juga ingin mengingatkan
nih kepada Bapak Ibu sekalian untuk
dapat mengisi kuesioner yang linknya
sudah dishare di kolom chat supaya
kegiatan kami
bisa lebih baik lagi dan juga untuk
mungkin bagi Bapak Ibu yang tadi
tertarik untuk mengikuti kegiatan dari
RDI juga bisa mengisi Link yang sudah
dikirimkan oleh tim RDI di kolom chat
itu kalian dan kemudian Sekali lagi saya
juga ingin mengingatkan kepada Bapak Ibu
sekalian yang mungkin menginginkan
materi sekaligus
singkat dan kemarin mungkin belum sempat
request itu dapat mengisi Link yang
sudah dikirimkan oleh admin kami juga di
kolom chat terakhir saya ucapkan terima
kasih kepada kedua pemateri kita pada
hari ini yaitu bapak Aqil Azizi
spicd dan juga Kak Arif Rizky
Hardiansyah SSI yang telah menyampaikan
menyempatkan waktunya untuk berbagi dan
sharing materi bersama kami pada hari
ini saya juga mengucapkan terima kasih
sebesar-besarnya kepada
Bapak Doktor hijrah pernah projek di
Indonesia sekaligus sekretaris jurusan
Universitas Islam
Indonesia kemudian kepada dokter
Elizabeth rianawati selaku direktur dari
rbi dan juga tidak lupa saya ucapkan
terima kasih
sebesar-besarnya kepada panitia dan juga
peserta yang telah berkontribusi dan
juga sangat antusias sekali selama
webinar ini berlangsung Semoga kita
semua masih bisa bertemu di
webinar-webbinar selanjutnya ya Bapak
Ibu sekalian Akhir kata saya selaku FC
sekaligus moderator memohon maaf
sebesar-besarnya apabila selama memandu
acara ini mungkin terdapat kesalahan
kata ataupun perbuatan Saya Insya Allah
Novita pamit undur diri Assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
Terima kasih Mbak Nisa Terima kasih Pak
Agil Mas Aris dan Bapak Ibu semuanya
terima kasih juga bapak ibu
[Musik]