Transcript
xDpvvNZWeWg • KELOLA SAMPAH TUNTAS SKALA KAWASAN
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/ProjectBIndonesia/.shards/text-0001.zst#text/0060_xDpvvNZWeWg.txt
Kind: captions
Language: id
terunik selama webinar ini berlangsung
untuk pemenang tiga pertanyaan terbaik
akan kami umumkan di akhir acara
Sedangkan untuk pemenang dua Story
Instagram terunik akan kami Hubungi
langsung melalui DM
Instagram Nah jadi bagi Bapak Ibu yang
ingin bertanya selama webinar ini
berlangsung itu dapat sekali langsung
memberikan pertanyaannya melalui kolom
chat dengan format nama kemudian
pertanyaan yang ingin ditanyakan dan
nanti akan kami pilih tiga penanya
terbaik untuk memenangkan spesial dari
kami baik ee tanpa berlama-lama lagi
kita langsung akan lanjut ke acara inti
kita yaitu penyampaian materi namun
sebelum itu Mari kita lihat terlebih
dahulu CV dari pemateri kita pada hari
[Musik]
ini
[Musik]
baik itu tadi sekilas mengenai pemateri
kita pada hari ini selanjutnya saya
mungkin akan menyapa pemateri kita
terlebih dahulu nih Asalamualaikum
Selamat pagi bapak
Pak
Arif Halo Pak Arif apakah sudah
bergabung sepertinya terputus Mbak Nisa
sebentar coba kita hubungi Oh iya
baik mungkin kita tunggu terlebih dahulu
ya Bapak Ibu
sekalian
sampun join
[Musik]
mbakisa Asalamualaikum Pak Arif
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh Eh Bapak Gimana nih kabarnya
hari ini pak sehat sehat sehat
Alhamdulillah kalau gitu eh mungkin
untuk efisiensi waktu kita mungkin bisa
langsung lanjut saja untuk mulai
penyampaian materi begitu ya Pak ya Iya
betul untuk penyampaian materinya nanti
waktunya kurang lebih sampai sekitar jam
10.30 begitu ya Pak baik ya untuk share
screennya nanti dari kita bantu share
screen gitu ya Pak ya betul betul betul
betul Iya baik mungkin bisa langsung
saja Bera lama lagi tempat dan layar
kami
persilakan
Oke ee asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
ee buat
rekan-rekan semua yang ada di
nusantara Selamat pagi salam sejahtera
eh dari
Yogyakarta
eh Izinkan saya sedikit akan berbagi
pengalaman terkaitan penanganan
pengelolaan sampah tentu skala kawasan
di mana
Eh kita sebagai pelaku penggiat memang
harus memiliki nilai satu kontribusi
terhadap permasalahan yang ada di kota
Jogjakarta sendiri dan saya yakin ini
banyak e terjadi di kota-kota yang lain
next konsep Tata kelol
kawasan dan
Paripurna ya Bapak Ibu kita ketahui isu
skala nasional 40% problemnya adalah
penahanan pengaan sampah di mana
ee tahun
2000 tahun 2000
ee 19 ya tahun
2019 kita menghasilkan 60 juta ton ee
sampah nah ini pada prinsipnya ee sampah
bagi saya itu tidak ada nah ini yang
memang perlu harus kadang kita
sinergikan kenapa saya menyampaikan
tidak ada karena kita belum mampu
menerapkan satu regulasi undang-undang
yang pada prinsipnya sudah sangat cukup
bagus ya undang-undang kita di pasal 13
Pa Olas Sanah kawasan ini eh masih
bertumpuh kepada TPA padahal e tentu
sebagai ee satu kegiatan usaha kawasan
maupun rekan-rekan PPS 3R maupun
penghasil sampah itu berkewajiban untuk
melakukan penanganan dan pengelolahan
tapi mindset ini yang belum terbangunan
saya coba untuk membangun sebuah nilai
konsep-konsep di mana kawasan harus
memiliki satu ruang publik yaitu dengan
kelembagaan bank sampah dalam hal upaya
melakukan penanganan maupun pengurangan
dan itu ee bersinergi dengan pasal 12
yaitu tuntas penanganan pengolan sampah
rumah tangga
next
Nah Bapak Ibu kita tahu di Indonesia ada
576 ya DPA di Indonesia pamping full ya
hampir tidak ada satu prototpe TPA yang
kredibel ya Eh sifatnya hanya kabul
kumpul angkut buang lupakan nah ini yang
harus kita bangun pada prinsipnya sampah
ketika kita lakukan penanganan itu akan
menjadi satu upaya balik terhadap eh
penghasil sampah itu sendiri tapi
mset-mset ini yang ee belum pernah
diterapkan dan itu perlu satu kebijakan
jumlah timbulan sampah dari tahun
kemarin itu meningkat
68,5 juta ton luar biasa itu data dari
Sisin ya Nah pada prinsipnya e residu
yang dikirim dari seluruh kawasan itu
masyarakat maupun kawasan ee ee hak
usaha kegiatan rata-rata belum terpilah
dengan baik dengan sifat-sifat kabel
tadi Eh TPA kita overload Dan Kita hari
ini mendengar ataupun melihat fenomena
hampir di beberapa titik wilayah di TPA
mengalami kebakaran yang cukup luar
biasa nah pentingnya TPS 3R pentingnya
PDU pentingnya eh bank sampah unit-unit
yang ada di setiap RT maupun di kawasan
ini yang perlu kita dorong nah ini
harusnya e TPA di Indonesia tahun 2019
itu sudah ditutup ya Tapi pada sampai
saat ini masih kita lihat fenomenanya eh
masih dengan sifat open damping
next ya Nah ini regulasi kita coba kita
lihat kembali dan menengok karena
rekan-rekan rata-rata penggiat pelaku
apalagi kalau pelaku-pelapak ya perosok
itu mereka tidak akan mungkin hanya ee
bisa dihitung dengan jari yang
mengetahui adanya regulasi undang-undang
persampahan kita yang sudah cukup bagus
tapi di dalam penerapan mereka perlu
satu support perlu peningkatan kapasitas
JM sedangkan regulator kita sendiri juga
maaf NY se juga sedikit E kurang
mendorong bahwa ada hak mereka ada
kontribusi mereka dalam bentuk ee apa ya
insentif maupun disentif yang belum
dijalankan oleh pihak regulator nah
rekan-rekan ini tanpa dikoordinasi sudah
mampu melakukan upaya pengurangan
penanganan maupun pengelolaan kan
seperti itu Nah ini ada perpes tahun 35
18 ada undang-undang persampahan ada
undang-undang tentang ee 3R ya dan
paling terbaru ini ada undang-undang
desa di mana pentingnya upaya ee
penyehatan lingkungan maupun eh kegiatan
di bidang pengelolaan sampah melalui eh
kemendes yang itu nanti ke depan mungkin
akan dipakai di setiap eh apa boomdes
boomdes
next kita pelan-pelan kita bicara
regulasi Cukup Sudah Luar biasa ini data
ya data yang kita ambil dari klhk ee
berdasarkan ee apa penanganan
pengelolaan sampah baik itu ada kaca Ada
karet ada kain ada logam ada plastik ya
ada kertas maupun kayu ranting data ini
ee Saya yakin ee pada prinsipnya belum
100% ya Karena masih banyak sekali ee
sampah-sampah ataupun limbah-limbah yang
belum masuk dalam pendataan secara
termolitoring melalui kajian di lapangan
yang kredibel tapi ini cukup bagus dan
membantu bahwa ada satu literasi
pentingnya penanganan pengelolaan sampah
upaya-upaya pengurangan
next nah di mana sih sebenarnya sumber
sampah tentu paling terdekat adalah ee
rumah kita ataupun skala rumah tangga
saya selalu menyampaikan di mana tuntas
penanganan pengelolaan sampah rumah
tangga sangat simpel sekali manakala
kita mampu menerapkan kehidupan bersih
dan efisien ya Nah tidak kalah penting
menarik eh sebagai e sumber penghasil
sampah belum terkelolanya ee
sampah-sampah ini secara kawasan
sumbernya jelas pasar tradisional pasar
modern destinasi wisata Pelabuhan
Kawasan Industri Mall perkantoran
restoran Pabrik industri apartemen
maupun TPS 3R sendiri masih dengan
sistem kabul juga yang diambil yang
laku-laku saja Padahal dia sebagai viak
ketiga yang memberikan layan publik
terhadap kawasan-kawasan tersebut maupun
fasilitas daripada eh bank sampah itu
sendiri masih ada menyisakan lit-lit
yang mampu belum mampu untuk terserap
bahkan komplek perumahan juga tidak ada
area untuk eh pps3r dalam hal ini untuk
mengelola sampah kawasannya itu sendiri
nah nah ini yang coba kita beda dengan
adanya satu pelaksanaan pengelolaan
sampah kawasan melalui konsep-konsep e
bank sampah memang diperlukan satu
sistem ya Eh pengelolaan sampah ataupun
penghasil limbah itu sendiri membikir
satu kebijakan di mana Dari hasil
kegiatan tersebut mampu diupayakan
pengurangan ya seperti itu dengan tentu
memilah sampah ketika sampah organik dan
anorganik ini sudah terpilah semua akan
menjadi serapan biologis daur ulang
untuk organik maupun anorganiknya juga
akan menjadi serapan material Bahan baku
untuk industri memang ada satu residu
yang bisa tidak terkelola tapi bisa
menjadikan sebuah nilai produk turunan
dengan manajemen bank sampah di setiap
RT di setiap kawasan penghasil pelaku
hak usaha Saya yakin itu nanti akan
melakukan reduksi upaya penimbunan
sampah ke TPA yang cukup luar biasa hari
ini Alhamdulillah dari tahun 2010 saya
membangun West Konsep ini W treatment W
managemen bagaimana meningkatkan
kapasitas
SDM para pelaku usaha memilah dan
menangani pengelolaan sampahnya secara
mandiri di mana Nanti juga bisa
melakukan upaya integrasi dengan TPS
maupun pengelola sampah yang kredibel
dan bertanggung jawab nah ini yang belum
dilakukan pada prinsipnya hanya nimbang
bayar nimbang bayar sisa residonya itu
bukan masalah saya
next nah pengelolaan sa secara umum kita
lihat dan ini kemarin terlihat di
Yogyakarta cukup luar biasa sudut kota
Jogja Wah luar biasa sekali ya dan eh
cukup eh bikin kelimpungan dpungan ional
dari tiga kabupaten mengalami overload
ya dan sampai saat ini masih dalam fase
buka tutup dan kemarin ada kabar itu
akan ditutup secara permanen dan
penanganan pengelolaan sampah akan
dikembalikan kepada setiap wilayah
masing-masing maupun seluruh kawasan
harus mampu melakukan penanganan
pengelolaan sampahnya seperti itu kita
lihat banyak sekali sampah-sampah yang
bocor di sungai sampah-sampah yang bocor
di jalanan bahkan bulunya itu nanti juga
bisa masuk ke laut nah fenomena TPA di
Indonesia persis hampir seperti ini saya
sudah berkunjung dan berkeliling di
hampir seluruh TPA ya dengan melelahkan
ruang dan waktu dan ini belum ada satu
upaya
ee apa namanya ee pengelolaan bahwa TPA
itu adalah akhir daripada resido harus
dilakukan upaya penanganan tapi yang
kita lihat Masih open damping ya
dilakukan hanya penimbunan penimbunan
tapi juga tidak dilakukan upaya ya Ee
penanganan
next
nah regulasi kita sudah memberikan satu
upaya ee melalui permen ya Di mana
melalui kelembagaan bangsampak inilah
yang mewadahi rekan-rekan penggiat KSM
ataupun pelaku hak usaha yang lain dan
EE permen ini cukup luar biasa diberikan
kepada kita oleh klhk dengan tidak izin
yang sangat ribet tapi mampu melakukan
upaya ee di bidang ee eh usaha tata
kelola sampah pengelolaan bank sampah
pada prinsipnya adalah satu rekayasa
social engineering mengajak masyarakat
memilah sampah dari sumber baik dari
rumah baik dari kawasan ya dengan eh
sangat solutif maupun inovatif di mana
prinsip penanganan pengelolaan sampah
yang dulu buang kita ee apa
eh harus mengeluarkan pembiayaan dengan
konsep bank sampah ini bagaimana
menyamakan satu nilai ekonomi sampah ini
menjadi nilai sirkul ekonomi ya Di mana
itu adalah pengeluaran kita Ubah menjadi
pembiayaan ataupun menjadi pemasukan Nah
dengan adanya konversi ee satu penyamaan
antara sampah dengan nilai ekonomis ini
masyarakat mungkin akan tergerak ya
tergerak dalam hal melakukan pemilahan
sampah sehingga menjadi satu ruang
sirkul ekonomi ataupun pemasukan
next nah saya hanya akan mengambil satu
kawasan yang kebetulan ini saya dampingi
dari tahun 2000
dan mendapatkan satu branding eh
penanganan pengelolaan sampah eh skala
Asia dengan eh apa ya pencapaian Grand
Hospital ini salah satu baik itu
industri baik itu Rumah Sakit baik itu
pasar baik itu destinasi wisata maupun
dalam ruang lingkup masyarakat
sebenarnya ini mampu diterapkan cuman
kebijakannya secara ee apa ya Secara
kepemimpinan harus memang betul-betul
ada usip yang mampu mendorong ini karena
itu sebagai data bahwasanya pengurangan
sampah mampu diterapkan nah ruang
lingkup ini saya akan ambil di fasilitas
dasar pelayanan kesehatan Kebetulan saya
dampingi dari tahun 2012 dan cukup luar
biasa melakukan upaya reduksi cukup
fundamental ya pasarka sebagai jasa
pelayanan kesehatan maupun ee industri
sebagai jasa pelaku hak usaha tidak
terlepas dari sisa Kegiatan apa produk
produk itu dari mana juga bisa dari
produsen atau dari sisi hasil kegiatan
kita tapi belum ee dilakukan upaya
penanganan ee pemilahan dari awal sumber
limbah kami mampu melakukan upaya
pengurangan limbah sampah sampah
domestik ya yang ada di ee salah satu
kawasan sarjito ya dengan nilai
nominalnya cukup ee luar biasa ya untuk
sampah plastik sampah kertas ya itu per
hari ee ini ya untuk untuk kertas saja
itu kurang lebih 11 E kurang lebih ya 11
ton pengurangan kalau anda itu dicampur
bawur ini data September terupdate itu
ya nanti bisa dicek di lapangan ya untuk
plastik saja kurang lebih 5 ton ya 5 ton
itu upaya pengurangan dengan konsep bank
sampah kawasan ya Nah ini cukup luar
biasa sekali ee baik kertas baik plastik
ya Nah 16 kurang lebih dari total
kegiatan yang kita lakukan kan itu 16
ton ya dalam kurun waktu 1 bulan nah ini
pentingnya sebuah penanganan pengelolaan
sampah kawasan itu harus didukung e
berbagai kebijakan nanti ya Nah ini
bilamana penghasil sampah ataupun
penghasil limbah ya tidak melakukan
upaya ini pasti semuanya akan tertumpuk
di TPA limbah medis hanya cuma 20% dari
sampah domestik dan ee lebih kurang
80%an nah sampah sampah ini bila tidak
terkelola secara baik dan bertanggung
jawab tentu ee akan berdampak terhadap
upaya ee lingkungan salah satunya yang
kita lihat fenomenanya hari ini
next nah pihak yang terkait dalam
pengelolan sampah siapa saja sih kan
seperti itu Nah ini kadang-kadang ee
mindset ee penghasil sampah ataupun
penghasil limbah ataupun pelaku hak
usaha Ah ini sampah ah enggak mau urusan
Padahal di dalam ee jastrada dan
jastranas hari ini bagaimana melakukan
upaya pengurangan maupun penanganan kan
gitu perlunya satu leadership dalam
upaya penanganan pengelolaan sampah
maupun limbah itu ada kebijakan yaitu
direktur kalau direkturnya Abe Ya sampah
itu hanya tidak akan pernah ee
terkondisikan dengan baik Nah dari
kelembagaan ini perlu adalah satu upaya
satuan kerja pengelola sampah baru di
sana nanti dibikin satu kelembagaannya
yaitu kelembagaan bank sampah siapa
penghasil sumber sampah tentu adalah
para unit-junit maupun bagian daripada
orang-orang yang ada di sana Nah kita
wadai dengan adanya bank sampah melalui
nasabah-nasabah ini nah dari situ baru
bisa kita melakukan upaya e kerja sama
dengan pihak-pihak terkait yang secara
Kredibel dan bertanggung jawab dalam hal
upaya pengelolaan material e lanjutan
Nah dari data Itulah bisa kira kirim ke
klhk di mana satu upaya pencapaian
pengurangan ee sampah yang Diang sampah
ternyata itu menjadi nilai bahan baku
material lanjutan baik itu secara
biologis maupun non biologis baik itu
secara kembali ke alam maupun kembali ke
industri
next
nah bapak ibu langkah rujukan
pengelolaan dan penanganan tentu sudah
sering kita dengar ya bagaimana ee ada
upaya identifikasi dari awal sumber
limbah tadi di depan sudah saya
sampaikan ada kertas ada plastik ada
logam ada kaca Tentu juga ada residu nah
residu ini nanti bagaimana bekerja sama
dengan pihak ketiga yang kredibel Jangan
hanya bersifat kabul kan gitu kan ada
dua yaitu mungkin bisa bekerja sama
dengan Dinas Lingkungan Hidup Apakah
sisa resido saya ini terkelola apa tidak
Apakah hanya akan diamput di TPA atau
kita kerja sama dengan viak ketiga
seperti TPS 3R Apakah hanya akan diambil
sisa dari materialnya yang masih
memiliki nilai atau hanya juga sisanya
dibuang ke TPA ini yang banyak terjadi
di fenomenanya nah dari situ mulai
identifikasi kertas plastik logam bisa
nanti dilakukan upaya pengumpulan
ataupun dilakukan upaya pengelolaan
lanjutan yaitu bisa melibatkan bank
sampa tps3r maupun pelapa Saya tidak
akan menjustis harus dengan timdis yang
seperti itu Saya hanya akan memberikan
satu nilai Konsep nah tentu Bagaimana Ee
Kita sebagai penghasil sampah atau
penghasil imbah juga harus mengetahui
hulu dan hilirnya Nah dari pelapak ya
dari bank sampah Oh ternyata sampah saya
dikelola lagi nih ee menjadi ee darulang
material yang berkelanjutan seperti itu
jadi ee di sini ada angka sat angka du
angka 3 itu adalah hulu Hilir nah
Bagaimana peran produsen nanti kita
bahas karena apa sangat jelas di pasal
15 bahwasanya produsen ikut bertanggung
jawab menarik sisa kemasannya dengan
program after consumer yang kita
tererapkan ini ada adalah di pasal 13
bahwasanya pelaksanaan reyus dan redus
itu bisa mampu diterapkan secara mandiri
next nah tadi Nah sekarang upaya
pengurangan sampah ya tadi itu adalah
ee mengetahui hulu Hilir yang akan kita
lakukan tentu di sini ada plastik ada
logam ada kaca ada kertas nah juga ada
organik tapi bagaimana melakukan upaya
penanganan pengeluan sampah secara
kawasan ini secara mandiri apa bisa
dilakukan an bisa kalau tidak bisa
dilakukan minimal sudah melakukan upaya
reduksi nah limbah B3 hati-hati Bapak
Ibu perlu penanganan khusus dan
kewaspadaan tinggi tidak serta-merta
bisa dilakukan upaya daur ulang nah
untuk sampah domestik bisa dilakukan
penanganan secara standar
next
lanjut Iya nah ini Bapak Ibu yang sudah
ada di lapangan yang sudah kita lakukan
ya dari tahun
2012 di mana
ee tata kelola yang sangat terintegrasi
ya ini penerapan pangan sampah kawasan
anorganik ya anorganik yang tadi sudah
saya sampaikan e berapa timbulan sampah
yang sudah mampu dilakukan pengelolaan
dan penanganan secara bertanggung jawab
tentu pasti semua berawal dari pemilahan
awal sumber limbah nah dari situ baru
kita siapkan satu skema manajemen
berkaitan bank sampah kawasan dan ini di
dalam kawasan bukan di luar kawasan kan
seperti itu sehingga kita menjadi bagian
penting di dalam penanganan pengelolaan
sampah maupun sumber limbah yang ada di
ruang publik ee tersebut ya seperti itu
Nah ini ada satu inovasi mungkin di
ruang-ruang publik kawasan bisa diapkan
drobok digital system dan di mana
digital sistem ini nanti mampu
mendapatkan nilai poin langsung ya
mungkin Dar pengunjung mungkin dari
masyarakat ya yang tidak memiliki buku
tabungan kebetulan beliau lagi mungkin
di kantin mungkin di ruang-ruang publik
membawa satu e air mineral itu bisa
langsung ditabung dan mendapatkan nilai
poin yang untuk bisa ee transaksi dengan
uang mata digital juga bisa untuk bayar
PLN listrik dan yang lain-lain nah
sampah-sampah yang sudah terkelola tadi
dari empat ada logam ada plastik ada
kertas ya dan ada kaca itu kita lakukan
olahan material lanjutan bapak ibu kami
punya workshop recycling center yang ada
di katek tentunya ya yang sudah memiliki
jaringan ee cukup luas Skala yang ada di
di itu hampir 200 lebih ya rekan-rekan
pelapak TPS 3R bank sampah kita lakukan
olahan material lanjutan nah ini
semuanya memiliki data yang valid berapa
timbulan sampah yang sudah kami kelola
next nah nah ini oke nah ini Bapak Ibu
Ee tidak terlepas bahwa pelaku usaha
pasti akan memiliki nilai sumber sampah
maupun sumber limbah ee Ini salah
satunya adalah sampah organik ya sampah
organik itu memang harus kawasan
memiliki sarana prasarana seperti ini ya
bagaimana dari hasil kegiatan kawasan
pasti akan menimbulkan sampah organik ya
sampah organik ini bisa dikelola menjadi
sumber protein yang cukup luar biasa
baik untuk protein ee ee apa namanya
unsur tanah itu sendiri maupun protein
untuk hewan Nah di sini cukup luar biasa
bisa dijadikan kompos bisa dijadikan
baas juga bisa
dijadikanakan ini cukup luar biasa
ketika sampah-sampah anorganik yang
secara ee non biologis maupun biologis
itu nanti hanya tinggal residu nah alur
ini menggambarkan bagaimana satu kawasan
mampu mengelola sampahnya mereduksi
sampahnya secara mandiri ya baru nanti
bekerja sama dengan pihak ketiga yang
kredibel kan gitu nih ini untuk
mendorong upaya penilaian akreditasi
proper maupun ruang-ruang yang memiliki
Eh kalau di rumah sakitc secara
internasional kan seperti itu nah saya
baru membangun satu nilai konsep namanya
Depo pawiatan di mana Depo ini menjadi
literasi eh penanganan penguran sampah
tuntas dengan program Zer to land
terintegrasi antara kawasan yang sudah
melakukan upaya penangan apa pengurangan
reduksi residunya kita lakukan
pengelolaan lanjutan yang itu nanti bisa
menjadi nilai produk turunan sehingga
tidak lagi dibuang di TPA Kemarin saya
sudah melakukan satu upaya monitoring
kajian ya dan melakukan pelaksanaan
sekitar hampir 6 bulan dan clear kita
tidak membuang sampah ke TPA ya Dan ini
menjadi satu fenomena ke depan yang
cukup luar biasa
next nah teknologinya sebenarnya sangat
sederhana bapak Ibu mungkin sudah banyak
kita lihat ya Di mana sampah-sampah yang
tercampur ataupun sampah-sampah residu
tadi bisa kita pulihkan kembali ya yang
organik kita lakukan ee upaya
pengelolaan organik yang anorganik itu
bisa menjadi serapan industri daul ulang
maupun serapan ee energi baru terbarukan
ya seperti itu Nah ini ada mesin PR ya
mesin PR ini untuk ee apa ya Eh untuk
packaging di mana sampah-sampah dari
mulai botol dari dari mulai
plastik-plastik kemasan rendah itu kita
lakukan packaging sehingga nanti ketika
didistribusikan itu tidak ee memakan
tempat maupun ruang Bapak Ibu nah nah
penerapan pasal 13 pilas sampah olah
kawasan ini memang perlu sponsorship
karena dia ada di satu ruangan kan gitu
siapa yang akan memberikan sponsorship
itu tentu adalah Para produsen kan
seperti itu dengan tentu menggunakan
programnya after consumer Nah di sini
Kita juga mendapatkan satu upaya donasi
dari rekan rekan ee yaitu mesin posis
hibrid ya cukup Luar biasa ini adalah
kajian dan penelitian dari bapak kita
eeodo mantan Direktorat Jenderal Kak
bagian gakum di mana Nanti menjadi salah
satu upaya penanganan pengolan sampah
plastik tuntas dan residunya juga bisa
dilakukan upaya e pengelolaan dalam
bentuk material yang memiliki nilai
manfaat seperti itu dan kebetulan
kemarin Tahun 2002 kita ikut perlombaan
kita kasih nama mesin pemus S satu Jagat
di mana Dari hasil residu-residu yang
tidak terkelola itu menjadi nilai produk
turunan next kita lihat bawahnya produk
turunannya apa saja serapan industrinya
apa saja next lanjut Nah itu untuk skala
kawasan Bagaimana kalau skala rumah
tangga karena sumber sampah ada di sana
sangat sederhana satu rumah punya
teknologi ini ya punya mikroba bisa
ekoenzim ya tapi kalau ini sudah SNI ya
kita kerja sama dengan juga rekan-rekan
di kcana online ya bagaimana mikroba ini
ada di setiap rumah Bagaimana satu rumah
memiliki Tong komposter yang besar itu
kapasitasnya kalau yang besar dengan
ukuran 400 ataupun ee 300 itu eh satu
rumah tidak akan pernah membuang sampah
ke TPA bilamana pengelolaan sampah
organik ini termonitoring dengan baik
artinya Apa artinya ketika sampah
organik terkelola dengan baik kita tidak
akan pernah memberikan Sumbang si sampah
yang tercampur ke TPA nah perlu upahnya
pengulangan sampah melalui bank sampah
inilah yang menjadi serapan daur ulang
nah cuman tidak semua rekan-rekan di
penggiat itu mampu melakukan penanganan
lanjutan seperti multiayer seperti
plastik-plastik kecil itu belum mampu
dilakukan serapan nah inovasi yang
terbaru itu nanti bisa menjadikan rdf
maupun bahan e jumputan padat seperti
itu Ini ada di rumah tangga yang tadi
ada di kawasan ketika ini kita lakukan
Saya yakin ya pengurangan penanganan
pengelolaan sampah akan selesai dari
rumah dan selesai dari kawasan
next lanjut ya Nah ini Bapak Ibu saya
yakin residu inilah yang ada di ruang
publik kita ya bagaimana pemanfaatan dan
pengelolaan sampah menjadi produk
turunan yang paling atas nomor satu itu
adalah dari Abu Sapu Jagat Abu ya yang
kita manfaatkan ee abunya nya kita
karantina untuk dijadikan batako ya
kalau untuk yang plastik-plastik sebagai
sumber energi bisa kita gunakan dengan
mesin periolosis yang tadi sudah saya
sampaikan ya di depan Nah ini juga kita
ada satu inovasi kemarin baru dilakukan
uji dengan UGM di mana plastik-plastik
residu yang dihasilkan dari pendaur
ulang plastik dari pendaur ulang plastik
pemroses itu memiliki serpian-serpian
mikroplastik memiliki sampah-sampah yang
tidak terkelola juga kita antina dengan
ping block maupun batako ya Bapak Ibu
bisa melihat di situ masih ada serapan
materialnya nah tidak kalah penting
residu plastik-plastik yang tidak
memiliki nilaiah ini juga bisa dijadikan
upaya e energi baru terbarukan dalam
bentuk e dalam bentuk rdf yang menjadi
sumber e energi buat pltuu maupun
menjadi tenaga energi listrik yang
seperti itu ketika ini dilakukan baik
pemerintah mendukung produsen duukung
rekan-rekan penggiat Saya yakin pada
prinsipnya sampai selesai cuman regulasi
kita masih ee kurang kurang mampu
diterapkan
next nah apa sih Eh benefit yang
sebenarnya kita dapat setelah kita
lakukan upaya kita lakukan e pengelolaan
ini tentu ee mengurangi volume sampah
yang dikirim di TPA itu pasti dengan
bekerja sama dengan vi-vak yang kredibel
tentunya ya kedua meminimasi tercecernya
ya tadi ke sungai ke laut ya maupun di
jalan-jalan ya Nah ini
ee Kapan kita akan menyelesaikan ini
sehingga gas metan itu tidak akan keluar
sehingga menembus S misi dan hari ini
kita berbicara kiming dua ketika sampah
terkelola dengan baik depan juga sudah
saya sampaikan bahwa sampah bagi saya
tidak ada pasti akan menimbulkan dampak
sirkuler ekonomi dan menumbuhkan ee apa
namanya E perekonomian kerakyatan dan
menghasilkan satu upaya tambahan dalam
bentuk
insentif empat terciptanya tata kelola
sampah dari hulu hingga Hil secara
terencana tersistem ya terkoordinir
secara bertanggung jawab Nah inilah
sebagai upaya program-program nanti yang
mampu membantu rekan-rekan penggiat
maupun rekan-rekan ee pelaku di mana
Dari hasil kegiatan itu bisa menarik
sumber-sumber pendanaan yang lain nah
yang kelima tentu mendorong eh kawasan
seperti perusahaan seperti industri Ya
seperti perhotelan ketika sudah mampu
mengelola sampahnya secara mandiri dan
bekerja sama dengan viak ketiga yang
kredibel untuk melakukan penanganan P
sampah residonya ini bisa mendorong
upaya penilaian akreditasi maupun proper
mereka berbintang en berbintang l
berbintang
tapi rata-rata masih konsepnya kabul
kumpul angkut buang lupakan tidak ada
upaya reduksi maupun pengurangan
next Bapak Ibu nanti bisa melihat apa
yang kami lakukan secara dekat ya Dari
sekian tahun ini tantangan dari
pengelolaan sampah ya Nah ini cukup luar
biasa secara Nusantara kami tergabung
dalam perkumpulan pengelola sampah dan
Bang sampah nusantara yang memiliki 34
DPD skala nasional tantangannya sama
bapak ibu ya mininnya literasi ya
regulasi sampah bacaja belum izin itu
apa juga gak tahu betul engak yang
penting mereka saya sudah berbuat yang
penting nimbang bayar seperti itu bahkan
sosialisasi tidak ada itu di ruang-ruang
pelapak maupun pengumpul besar tahunya
saya bisnis kan seperti itu betul enggak
regulasi kelembagaan regulasi saja gak
pernah dibaca ya apalagi ee para pelaku
pengelola sampah ini saya melakukan
analisa dan monitoring tidak banyak
memiliki kelembagaan yang penting jalan
kan seperti itu Nah ini sebenarnya
ketika saya melakukan satu upaya
pendampingan Bagaimana sat R RT itu kita
lakukan edukasi dulu ya kita buatkan
kelembagaannya kita kasih pelatihan kita
buatkan Proposalnya kita bikinkan apa
bikinkan company profilnya kita edukasi
masyarakatnya satu desa dalam satu ruang
lingkup monitoring saya itu membutuhkan
waktu 1 tahun nah luar biasa jadi tidak
bisa dilepaskan sosialisasi dan edukasi
ditinggal enggak bisa apalagi dikasih
selebar habis itu ditinggal Nah inilah
yang menjadi tantangan ketika tidak ada
pendanaan ya tidak jalan kan seperti itu
tapi seorang penggiat yang mumpuni
seorang penggiat yang memang dia
berbicara berkaitan isu dampak
lingkungan itu pasti akan dilakukan nah
yang ketiga minimnya SDM pengelolaan
sampah menyusun program juga belum mampu
bikin company profil tidak mampu
memiliki jaringan-jaringan yang
sekiranya mampu mendatangkan upaya
kegiatan Beliau juga tidak mampu n yang
keempat rekan-rekan di penggiat maupun
pelaku usaha sampah ini bertumpuh kepada
modalnya perbankan W modalnya
kadang-kadang nyarinya di perbankan kan
gitu padahal masih banyak sumber-sumber
dana yang bisa kita cari mulai dari CSR
mulai dari mungkin bina-bina lingkungan
yang lain Maupun dana Hi nah harapannya
seperti yang saya sampaikan tadi
bahwasanya sampah ini dengan konversi
uang itu menjadi satu nilai ekonomi
cuman di sini belum sampaikan Bagaimana
peran industri ataupun peran produsen
dalam upaya membantu program mereka
melalui after consumer itu kebijakannya
masih bulat kayaknya ya seperti itu
next nah bapak ibu ini yang EE sudah
kami lakukan di mana dalam melupakan
upaya pendampingan dalam upaya konsultan
itu memiliki tahapan yaitu Bagaimana ee
seorang konsultan itu mampu memberikan
satu upaya pendampingan yang
EE cukup terhadap
ee apa penghasil sampah ee sehingga
mereka itu melek Oh iya bahwa sampah itu
adalah kanggung jawab saya kan seperti
itu melakukan mapping kajian ini loh pak
sampahu itu bermasalah di TPA kalau di
sini sudah dibuang Persih tapi di eh
bermasalah seperti itu kedua melakukan
upaya pendampingan Bagaimana ee
memberikan ee W manajemen terhadap ee
kawasan tidak lagi dengan sistem kabul
tapi melakukan upaya Ya kebijakan
penanganan pengelolaan sampah dari
sumber tiga memberikan pelatihan
terhadap seluruh SDM yang ada di sana ya
bagaimana setiap orang ee bahwa sampahku
adalah tanggung jawabku itu secala
individu maupun ee pelaku kan harus
melakukan ee pelatihan lah itu di ee
bisa dibuktikan nanti ketika mereka
sudah kasih pelatihan dengan adanya
munculnya sertifikat standarisasi
kegiatan hak usaha yang ada di sana juga
bisa kita dorong dan ini kita lengkapi
dengan dengan sistem aplikasi ya di
ruang-ruang kawasan dengan edukasiupuk
digital sistem tadi harapannya ee
seluruh kegiatan yang ada di sana bisa
diingatkan dengan adanya ruang-ruang
publik penanganan pengelolan sampah nah
yang keenam yaitu ee tata kelola maupun
barulang lanjutan yang bertanggung jawab
dan Kredibel
next Alhamdulillah Bapak Ibu tim bisa
bangun pada tahun 2010 ya 2 tahun
setelah undang-undang kesampahan dan
memiliki satu apa ya P kerja sama di tu
provinsi dan 36 kota Kabupaten ya dengan
150 fasankes yang tersbar ada di
Indonesia dan 200 pengelola sampah yang
ada di DIY dan peng sampah maupun Desa
next nah ini sampah yang sudah kita
kelola tahun 2002 ya tadi yang saya
sampaikan itu adalah ee Har ee apa per
per bulan per bulan eh perpember hari
ini cukup luar biasa nah sampah yang
sudah kita kelola ya Eh untuk
eh sampah domestik itu 8 ton eh lebih ya
Eh harapannya nanti ee sampah-sampah ini
eh 8, dan limbah eh B3 atau limbah non
b3-nya kurang lebih eh du du 2 ton lebih
ya per hari Bapak Ibu itu yang bisa saya
sampaikan dari hasil kegiatan ini next
satu kali lagi mungkin di penutup ee
ee satu lagi masih cara konsep kerja
sama nah ini nanti bisa eh bilamana
nanti ada yang tertarik kami memberikan
satu upaya pendampingan konsultan market
ya market jaminan market maupun e bina
lingkungan untuk mencari upaya-upaya
pendanaan buat rekan-rekan penghian next
oke oke bapak ibu itu yang bisa saya
sampaikan ada kurang inya mohon digali
seluruh pertanyaan dari hasil paparan
kecil ini harapannya Nanti kita diskusi
bahwa sampah bagi saya tidak ada yang
ada adalah kita tidak mau memilas sampah
bahwasanya kawasan tidak mau membikin
satu standar dan kebijakan tuntas
penanganan pengelolaan sampah pada
prinsipnya masyarakat itu taat pada
prinsipnya masyarakat itu gotong-royong
tapi ketika tidak dilakukan upaya
pendampingan tidak dilakukan upaya
konsultan tidak diberikan pelatihan ya
mereka akan lupa nah ini yang tidak
diterapkan Matur sembahun ada kurang
lebihnya S Maaf mudah-mudahan bermanfaat
buat kita semua dan memberikan nilai
kontribusi terhadap lingkungan kita yang
lebih baik salam di bidang penyataan
lungan samualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh baik itu tadi
penyampaian materi dari pemateri kita
pada hari ini yaitu bapak yang sangatar
biasa sekali ya Bapak Ibu sekalian
Wah kalau dilihat-lihat juga ternyata
sudah ada banyak sekali nih pertanyaan
dari bapak ibu peserta webinar nih di
kolom chat tapi sebelum masuk ke Sesi
selanjutnya eh Saya ingin
menginformasikan terlebih dahulu nih
untuk eh para peserta webinar yang
mungkin menginginkan materi pada webinar
kita pada hari ini itu dapat request
materi terlebih dahulu melalui Link yang
telah admin kami kirimkan di kolom Chat
Zoom ya Bapak Ibu sekalian kemudian ee
sebelum kita masuk ke sesi tanya jawab
kita akan melakukan sesi foto bersama
terlebih dahulu ee untuk sesi foto
bersama kali ini saya akan dibantu oleh
admin kami silakan admin Baik terima
kasih Kak Anis apakah suara saya
terdengar dengan jelas terdengar admin
baik untuk mempersingkat waktu Dimohon
untuk bapak ibu menghidupkan
kamera ya Ibu untuk Posa nanti seperti
ini
ya nya 109 1 2 3 FL 2 1 2 3 fled 3 1 2
3 fled 4 1 2
3 slide 5 1 2 3 slide 6 1 2
3 7 1 2 3 terakhir 8 S du baik Kakak
terima
kasih baik Terima kasih untuk Adin yang
telah membantu sesi F bersama kita pada
hari ini kemudian Selanjutnya kami juga
eh ingin meminta kesediaan Untuk Bapak
Ibu sekalian untuk dapat mengisi kuioner
yang linknya sudah dishare di kolom chat
supaya kegiatan kami selanjutnya bisa
lebih baik lagi Jadi bagi Bapak Ibu bisa
memberikan saran ataupun masukannya di
link kuion
tersebut Kemudian untuk acara
selanjutnya yaitu kita masuk ke sesi
tanya jawab dan di sini kami juga sudah
bantu untuk merangkumkan pertanyaan
Bapak Ibu sekalian yang telah Bapak Ibu
sampaikan di kolom
chat Iya baik ee mungkin untuk Bapak
Arif nanti saya akan membacakan
pertanyaannya terlebih dahulu kemudian
bisa langsung dijawab begitu ya Pak
ya ini untuk pertanyaan pertama ada eh
pertanyaan dari dari
Kakel yang pertama Bagaimana pemilah
sampah rumah tangga agar mudah dibawa ke
bank sampah Kemudian yang kedua Eh
bagaimana mengola sampah nonorganik
seperti kaca kaleng dan juga plastik
kemudian ada satu pertanyaan yang hampir
sama yaitu pertanyaan dari bapakah
eh pertanyaannya Bagaimana cara
membangun mindset masyarakat yang masih
suka membuang popok sekali Pak yang
sangat meresahkan begitu Bapak Ar
mungkin bisa langsung
dijawab eh sepertinya masih termute
Bapak
Oke terima kasih ya Oke saya jawab
pertanya Eh ini sebenarnya sangat mudah
Bapak Ibu Bagaimana pemilihan sampah
rumah tangga agar mudah dibawa ke bank
sampah siapkan EMP pewadahan ya jangan
mahal mahal ya satu rumah minimal ada
empat kantong ataupun Bagor kalau di
Jogyakarta Ya dikasih empat Bagor kertas
plastik ya logam sudah ya itu dipisahkan
dan satu rumah harus ada Tong komposter
kalau enggak kalau bisa jangan punya
pelanggan jasa angkut sampah dicatat ini
ya masa kita suka mengeluarkan
pembiayaan kalau memang sampah kita
skalkala rumah tangga bisa menjadi satu
nilai ekonomis dengan nanti bekerja sama
dengan bank sampah berarti kita tidak
akan pernah pun punya jasa pelanggan
angkut sampah kan seperti itu Nah sangat
mudah siapkan empat pewadahan kertas
plastik kaleng kaca ya Nah kita juga
harus melihat bank sampahnya ini
Kredibel apa enggak jangan-jangan Nanti
yang diambil hanya cuma yang punya nilai
yang enggak punya nah ini yang perlu
nanti pendampingan bank sampahnya betul
Enggak ini bank sampahnya ini yang perlu
pendampingan Kalau jelas berbicara
dengan Maaf mungkin ee rekan-rekan yang
tidak memiliki market pasti akan
kesulitan masa akat sudah diminta untuk
memilah tapi tidak dibawa nah kendalanya
di sana kan seperti itu nih nah nah pada
prinsipnya kaca masih memiliki nilai
kaleng masih memiliki nilai Kalau kaca
masih di angka Rp200 ya kalau kaca ya
kaca beling bukan kuda lumping ya terus
untuk kaleng itu masih diangka 2000
plastik tergantung mayoritas plastiknya
itu kreset hdpe ataupun HD maupun pe
tapi kalau plastiknya dalam bentuk botol
ya itu pasti memiliki nilai di angka 2
2.000-an ke atas apalagi kalau sudah
terpilah dengan baik itu bisa diangkat
3.000 sampai 4.000 seperti itu bagaimana
cara membangun mindset masyarakat yang
masih membuang pokok sekali pakai nah
ini perlu satu kebijakan dari pemerintah
Pemerintah apa
Pemerintah desa dari pemerintah Desa
diturunkan ke pemerintah kedukuan dari
pemerintah padukuan diturunkan ke RT
bikin satu kesepahaman kesepakatan Siapa
yang itu biasanya melalui Data sudah
bisa Oh hari ini siapa sih yang
melahirkan betul Enggak Oh Ternyata di
sat RT tidak 150 KK masa hamil semua
Masa ee punya hamil semua kan Enggak
mungkin betul Enggak kan itu Nah itulah
data itu bisa nanti dikorelasikan dengan
rekan-rekan buang sampah nanti diberikan
pelatihan Pak Bu ketika memiliki Pampers
anak-anak ini lakukan upaya pembersihan
dulu kan seperti itu umpamanya ya
dilakukan sehingga nanti tidak dibuang
sembarangan karena popok juga bisa
dijadikan nilai ee Apa upaya daur ulang
dalam bentuk e kerf seperti itu Nah
kebetulan Kemarin saya mendampingi k
smmpah berkah ya Di mana mendapatkan
pendanaan
dari foundation di mana mengelola popok
untuk
dijadikan untuk dijadikant untuk
dijadikan nilai ASB Nah itu kan juga
untuk satu upaya bank sampah bekerja
sama dengan penghasil popok siapa rumah
tangga Siapa yang memiliki anak-anak ini
tadi Nah itu harus dilakukan sosialisasi
pemahaman
pelatihan terus-terusan enggak bisa kita
hanya memberitahu sementara itu enggak
bisa nah ini perlu satu kebijakan bank
sampah dibentuk skala RT pentingnya
social engineering nah ini ini yang yang
yang sudah saya lakukan
mungkin itu lagi yang mau pertanyaannya
ada lagi Iya baik mungkin kita langsung
lanjut ke Pertanyaan selanjutnya begitu
ya Pak ya ini ada pertanya ada dua
pertanyaan dari yang pertama ada dari
Kak api eh bagaimana cara mengedukasi
warga yang efektif tentang pemilahan
sampah dari rumah kemudian ini untuk
selanjutnya ada pertanyaan dari bapak
sutarmanto eh kami ada inovasi sampah
ditukar dengan sembako yang Kami beri
nama bangsa sah peramar Tapi itu tidak
cukup mengedukasi warga dalam memilah
sampah pertanyaannya Bagaimana
mengedukasi warga atau masyarakat agar
mau memilah sampahnya mulai dari
rumah oke ya bagaimana cara tentang
pimpilan sampah dari rumah bikin
kelembagaan bank sampah di setiap RT nah
ini bikin kelembagaan di setiap RT
caranya di satu RT itu setiap bulan itu
pasti ada pertemuan warga betul enggak
nah hari ini contoh yang ada di kota
Yogyakarta semua berbicara sampah nah
kebijakan ini sebenarnya perlu didukung
oleh pemerintah kan gitu tapi karena
sifatnya ini memang satu upaya literasi
ee di bidang persampahan bahwa setiap
orang itu menghasilkan sampah perlu ya
itu tadi seperti satker tadi satuan
kerja ini di di tingkat RT nih betul
enggak di tingkat RT Bagaimana kalau di
kelembagaan RT itu i tapi RT ini nanti
ee bikin satu kelembagaan namanya bank
sampah nah bank sampah ini rata-rata
kenapa mangkrak kenapa tidak berjalan
karena dia sifatnya sudah bisnis tapi
kalau sifatnya sudah social engineering
beda Bang sampak bertransformasi menjadi
bank sampah bisnis itu pasti beda dengan
bank sampah secara social engineering
apa Sat RT bergotong royong bikin
kelembagaan sosialisasi bersama dari
bagaimana mereka mampu melakukan
pemilahan awal sumber limbah dan itu
nanti bisa dikumpulkan setiap bulan di
satu titik dari situ bisa kita kerja
sama dengan pihak ketiga yang kredibel
yang mampu memberikan pendampingan yang
mampu memberikan pelatihan yang mampu
memberikan konsep-konsep seperti itu Nah
kalau bank sampah secara sudah bisnis
itu berbeda dengan bank sampah social
engineering jadi bank sampah ini yang
disepakati oleh masyarakat betul enggak
Nah nanti kalauyar
nanti akan teridentifikasi dari 100 KK
Katakanlah siapa sih yang enggak suka
memila dan tidak suka menabung nanti
kelihatan Oh ternyata pak wargono itu
keluarganya sudah Tidak Pernah Menabung
dan tidak pernah memilah sampah makanya
sampahnya selalu ee bermuara dengan jasa
angkut kan seperti itu betul enggak lah
itu nanti sosial yang akan
menghukum Nah kan gitu kalau kita mau
berbicara social engineering kan gitu
nah kami ada inovasi sampai di ditukar
dengan sembako yang Kami beri nama Bang
sampah primamart oke nah Ini sudah
bisnis sudah bisnis kalau sudah Bisnis
kenapa kok masyarakat susah diedukasi
karena Anda
bisnis tidak social engineering tadi
betul enggak Nah kalau sus engineering
Boleh silakan Anda bisa menjadi
pendamping menjadi pendamping bank
sampah RT tadi betul enggak untuk
mengambil sampah-sampahnya kan gitu nih
Nah cara sosialisasinya bank sampah
Smart ini berkolaborasi dengan bank
sampah yang dibentuk oleh RT tadi yang
secara sociosial engineering yang tidak
ada yang dibayar Kenapa bank sampah rata
rata mangkrak karena ada direktur ada
pelaku ada yang lain-lain kan seperti
itu tapi kalau Bang sampah bersifat
social engineering masyarakat disuruh
memilah sampahnya selama 1 bulan ditahan
betul-betul baru setiap bulan nanti
dikumpulkan di satu wilayah titik dengan
kebersamaan itu yang sudah kami lakukan
ya seperti itu sehingga tidak ada bank
sampah bangkrut tidak ada bank sampah
mangkraak kan gitu seperti
itu mungkin itu bapak ibu nah perlunya
literasi pelaku usaha ini sudah salah
satu pelaku usaha Bank Sampah Smart ini
dengan menukar dengan memberikan apa
namanya pembelian Ini arahnya ke sudah
ke bisnis dan itu harus memiliki
literasi SDM yang mampu menghandle eh
apa namanya kultur masyarakat yang ada
di sana mungkin itu dari saya dari untuk
pak sutarmanto dan Bu simpel kalau ee
pengelolaan S skala rumah tangga sangat
simpel
sekali ya baik kemudian Ee kita langsung
lanjut ke Pertanyaan selanjutnya Oh I EE
namun ee kami juga ingin
menginformasikan bagi Bapak Ibu sekalian
yang mungkin ingin bertanya secara live
kami juga memberi kesempatan untuk Ris
hand terlebih dahulu kemudian setelah
ini akan kami pilih untuk memberikan
pertanyaannya secara live ya Kemudian
untuk selanjutnya ini ada pertanyaan
dari Bapak ada dua pertanyaan nih pak
yang pertama bagaimana konsep zerest
dapat eh merubah tahapannya pengelolaan
sampah yang ada sekarang Kemudian yang
kedua Apakah dampak rbf dan Kenapa
banyak yang tidak menyarankan melakukan
itu
Begitu baik terima kasih terima kasih
Pak pertanyaannya bagaimana konsep Z Zer
itu mampu diterapkan di skala rumah
tangga diingat-ingat ya Di rumah tangga
dengan tadi yang sudah saya sampaikan di
depan satu rumah itu ada empat pewadahan
dan satu tempat untuk pengomposan clear
itu ya nanti kita kapan-kapan beda
kasusnya ya artinya ketika satu rumah
nah ini memang perlu satu kebijakan apa
SK kepala rumah tangga Ada bapak ada ibu
ada tiga anak betul enggak nah saya baru
membuat satu program nih dengan adanya
kurikulum merdeka atau P5 nih betul
enggak bagaimana orang orang tua dipaksa
untuk memilah sampahnya melalui
kurikulum Merdeka Bagaimana Pak Bu Saya
harus menabung besok untuk penanganan
pengelolaan sampah sebagai
ekstrakurikuler apa dari setiap kegiatan
yang ada di rumah tangga itu hanya bisa
dilakukan upaya tadi pemilahan dan
pengolahan pengolahannya yang organik
tentunya kan gu Kan kalau satu rumah
sudah punya Tong komposter satu yang
besar 3 tahun tidak akan pernah buang
sampah organik dan kedua kita bisa panen
ya setiap bulan kompos kan gitu nih nah
yang anorganik jelas itu adalah serapan
daur ulang kan gitu nih Nah tentu Ah ini
fdf ini adalah serapan daur ulang yang
sangat rendah seperti Chiki seperti
multiayer betul enggak n ataupun
kresek-kresek kalau itu dijual kepelapak
itu enggak laku dia bilang seperti itu
tapi bagi saya semua akan saya tampung
Kenapa Kami punya solusinya Kami punya
Kami punya teknologinya kan seperti itu
nah itu sih yang untuk menyaran ke
masyarakat perlunya satu upaya sat RT
bikin kelembagaan bank sampah dengan
konsep social engineering berbeda dengan
Perumahan kalau permunahan sifatnya
sudah bayar semua nah di situ bisa kita
terapkan satu KPS 3R kalau dia memang
tidak mau memilah karena saya sudah
punya uang kan seperti itu tapi berbeda
dengan eh konversi pemberdayaan
masyarakat dan penanganan pengelolaan
sampah harus selalu dilakukan edukasi
terus menerus baik itu sampah ee apa
penanganan pengelolaan sampah itu
terus-menerus tidak bisa kita lepaskan
mungkin itu
Pak iya Baik terima kasih Pak kemudian
mungkin kita langsung lanjut ke
pertanyaan secara live ya ini Eh mungkin
yang pertama bisa mengajukan
pertanyaannya ada bapak mahard bisa
langsung diunmute dan menyampaikan
pertanyaannya Pak
Baik terima kasih
Terima kasih suara saya kedengar
terdengar
mbakengar Bapak ya okea kasih Pak
pemaparannya
Saya dari Bali saya kebetulan akan
mengambilasi tentang kesadaran sampah
ini hanya saja saya Kebetulan
juga Akis di bidang sampah tetapi sayail
posisi di penanganan
di
Dieng kesadaran masyarakat seperti tadi
ada beberapa pertanyaan ee Bagaimana
mendidik masyarakat untuk mengedukasi
masyarakat untuk Ee tidak membuang
sampah terutama kami spesifikasi ke
plastik Pak karena plastik tidak bisa
diurai kalaupun dikatakan akan terurai
ratusan tahun setelah itu jadi
mikroplastik malah jadi semakin semakin
kacak Jadi sekarang kalau kalau dulu ada
istilah perubahan e tidak ada perubahan
tidak ada yang abadi kecuali perubahan
sekarang Ada lagi satu yang abadi adalah
plastik sampah plastik nih hati-hati
sekali Nah karena itu begini pak ee saya
ee ee salut dengan bapak dengan termasuk
ada edukasinya segala macam hanya Saya
ingin usul aja penambahannya di
pengertian hulu yang kami maksud yang
kami sering dengungkan adalah ee ketika
timbulan belum muncul gitu ya Belum ada
sampah Karena begini Kalau misal
sekarang kita kampanyekan kalau satu
keluarga biasanya 10 kilo misalnya per
minggu
Nah 0,7 kalau bisa menjadi 0, E 5 aja
misalnya atau 0,3 itu sudah sesuatu yang
luar biasa Pak Nah di sinilah kalau
ibaratnya kalau banjir eh atau sumber
keran sumber kerannya kita kecilin gitu
ya bukan ngepelnya bukan proses di
gilirnya ini Pak Nah ini tetap penting
tetap penting eh karena sampah pasti
akan selalu ada begitu ya tapi untuk
tingkat pengurangannya ee kami ee lebih
konsen bagaimana kita kurangi di Hulu
dalam pengertian kesadaran manusianya
untuk memproduksi sampah misalnya kita
bawa tambler ke mana-mana kita isi kita
bukan nanti plastik kita tetap isi
dengan dari galon di rumah atau galon di
mana Di toko di mana Di pos-pos nanti
pengisian tetapi sepanjang satu hari itu
kita tidak pernah lagi membeli ee
kemasan plastik sekali pakai entah itu
botolnya entah itu gelasnya gitu Pak
misalnya kemudian membiasakan diri
membawa kotak makanan kalau kita beli
kita sodorkan itu bukan lagi pakai ee
plastik dan sebagainya Itu salah satu
contohnya kemudian yang yang menarik dan
agak lucu Pak kalau kita misal hanya
dihilir kemudian tadi misalnya eh kita
coba cari e CSR kita carikan sponsor di
Para produsen plastik itu kan aneh
Harusnya kita dengan tegas mengatakan
mereka wajib memberikan dana kepada
kepada penggiat sampah ini begitu
bahasanya kalau menurut saya pak ya n
karena Ee kita bahasanya justru
merekalah yang justru membuat membuat
sampah-sampah ini ada kami di Bali Sudah
ada ee pergup tentang tas kresek
misalnya tapi sekarang saya saya anggap
ini lucu karena apa begitu kita masuk ke
minimarket ya tas kreseknya kita
permasalahkan tetapi seluruh rak itu
plastik
Pak dan kehidupan kita begitu melekat
dengan plastik dan kita tidak pernah
membatasi diri kita untuk memproduksi
sampah bagi diri kita nah ini yang yang
perlu kita
ee apa campaign kampanyekan dengan lebih
serius pak jadi saya titip dari
proses-proses pakif mengedukasi itu ee
sesungguhnya yang EE ada titipan lagi
yang lebih ee lebih penting adalah di
situ bagaimana kita mengedukasi
mengurangi ee sampah menyampah kita pak
karena istilahnya kalau produsen justru
membentuk ee bank sampah mereka buat tim
ee tim pembersih pantai apa semacam
dibayar itu kan Green washing Pak
sebenarnya mereka mengatasnamakan
lingkungan mereka yang buat lingkungan
mereka bayar berapa untuk untuk berapa
persen sih gitu ya Nah itu menarik Pak e
pakif nanti e saya mungkin perlu
kontak-kontak dengan pakif karena nanti
diserasi saya juga akan kooyokkan dengan
teman-teman dari semua Lini kita akan
coba garap gitu karena kajian-kajiannya
kalau hanya dari satu Lini itu tidak
tidak Ee tidak menggelegar gitu ya tidak
membikin Gregetan ini masyarakat karena
ini sampah plastik terutama ini sudah
bencana Pak ini ini mengerikan kalau
kita biarkan Begini saya kira demikian
Maaf agak panjang sedikit Makasih Pak
Makasih baik baik Luar biasa ini eh
padik mudah-mudahan nanti kita bisa
bersilaturahmi dan berjumpa darat ya ada
satu pengertian bapak yang bisa coba
saya sharing kata upaya pengurangan
sampah ini yang juga perlu harus kita
memberikan satu persamaan persepsi biar
tidak tumpang
saya ingatkan plastik tidak bisa terurai
hanya bisa dilakuk upaya penanganan Pan
oleh industriah ini ada rentetannya
sebenarnya yang tadi disampaikan kan
gitu kan kita tidak akan menutup plastik
adalah temuan manusia paling terhebat
saat ini dan kita gunakan melekat di
kaca saya kac saya melekat melekat di
Ben saya ini melekat Pak ya kita tidak
terlepas dari yang namanya plastik kata
upaya pengurangan itu bapak ibu
Bagaimana kalau kita makan kalau bisa
dihabiskan sehingga tidak tersisa
ituuanyaaya pengurangan nah memang Bapak
ini yang menjadi penting ee pasal 15 ini
yang belum berjalan Bagaimana upaya
produsen sebagai industri belum mampu
melakukan kewajibannya menarik sisa
kemasan
produsennya kadang-kadang rekan-rekan
penggiat kasihan ni sudahudah sudah
memila sudah membawa betul enggak sudah
melakukan upaya Dar ulang tapi tidak ada
satu program untuk eh after consumernya
di mana penggiat sudah melakukan upaya
Penanganan dan pengelolaan ya
Ee betul tadi Bagaimana cara upaya kita
mengurangi Pak Bu Boleh saya sampaikan
industri dia tidak akan pernah berhenti
untuk memproduksi karena ada permintaan
konsumen seperti itu nih Nah plastik
hanya bisa diulah oleh industri itu
kembali seperti itu ini ini Coba kita
menyamakan persepsiedikit ya memang Pak
pltik tidak akan bisa diurai oleh tanah
ratusan tahun karena dia memang non apa
anorganik bukan biologis nah biologis
itu adalah sampah organik yang seperti
itu Nah upaya edukasi sosialisasi
pengurangan ini adalah dibutuhkan peran
pemerintah sebenarnya peran
stakolder Karena masyarakat ini sudah
bertindak nih penggiat-penggiat ini
sudah banyak melakukan upaya pengurangan
dengan apa ee melakukan eh pengelolaan
secara sederhana melalui bank sampah
Maaf saya sedikit tidak setuju juga eh
apa dengan rekan-rekan penggiat dengan
dengan membersihkan sampah di pantai itu
sampai besok tidak akan pernah selesai
karena hulunya tidak diperbaiki
sistemnya nah Hari ini saya tidak
berbicara sistem Pak nanti malah saya
kena semprit ya itu yang punya adalah
regulator ya Saya hanya akan berbicara
teknis saja nanti karena tendensinya itu
sudah berbicara kepentingan Pak kan gitu
Walaupun saya tahu kan gitu kan cuman
IPR memang belum diterapkan bahwasanya
ada satu tanggung jawab produsen menarik
sisa kemasan yang sudah tersebar di
masyarakat kan gitu nih Nah Upaya apa
yang dilakukan seluruh produsen ini
memberikan upaya bina lingkungan ya
produsennya dibuat di Jakarta tapi
jualnya di Papua betul enggak nah
plastiknya di sana sampai di sana Nah
itulah dengan penggiat-penggiat kecil
ini diedukasi diajak kerja sama menyerap
ee material-material dari sisa
kemasannya kan seperti itu mungkin itu
Pak sharing yang bisa saya sampaikan
yang perlu dibenai adalah memang mindset
dari Hulu Ya nah tapi bagaimana dengan
hilirnya hilirnya produsen nih produsen
juga harus bertanggung jawab dong kan
gitu kan walaupun di dalam ini tidak
saya terapkan pasal 15 Pak hanya pasal
12 tuntas penanganan pengan secara
kawasan dan tuntas penanganan
pengelolaan sampah rumah tangga yaitu
pasal 12 itu saja
paknya singkat waktu kita langsung
lanjut saja ke Pertanyaan selanjutnya
ini ee untuk yang R hand ada ibu rel
mungkin bisa langsung menyampaikan
pertanyaannya silakan Ibu silakan
disampaikan pertanyaan secara singkat
begitu ya Bu ya untuk efisiensi
waktu i terima kasih sebelumnya atas
kesempatan yang diberikan asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
Waalaikumsalam ee eh terkait sampah
Kebetulan kami dari Universitas Negeri
Gorontalo Pak mari dan terima kasih
untuk materinya Pak menarik sekali di
Gorontalo juga kami ikut melakukan giat
penanganan sampah bersama sdg center
Universitas Negeri Gorontalo gitu dan
namanya kotap kan Pak pasti eh
permasalahan utamanya juga adalah
masalah lingkungan yaitu sampah dan kami
ee sekarang juga sedang mendampingi Satu
kelurahan hanya ee benar apa yang
disampaikan tadi
ee masalah di Hulu itu adalah perilaku
Jadi bagaimana menurunkan tumpukan
sampah karena tumpukan ee produksi
sampah rumah tangga kami di sana itu
ternyata berdampak terhadap tempat
pemrosesan terakhir itu tpa-nya tpa-nya
makin ee apa penuh terancam tutup Pak
dan tentunya itu bermasalah berdampaknya
juga terhadap anggaran karanya Pak ya
Nah tetapi ee kami kesulitan dalam hal
yang pertama ee Bagaimana mengubah
perilaku tadi juga sudah ditanyakan ya
mungkin macam-macam karakteristik daerah
caranya juga berbeda gitu ya nah saya
rasa Pak Hari juga pada saat melakukan
pendampingan pasti di awal pasti ada
masalah ya Pak ya Ada kendala-kendala
terutama dalam hal perubahan perilaku
Bagaimana meng mengubah mindset gitu
untuk masyarakat terutama yang pemukiman
sadar untuk memilah
sampah yang organik maupun anorganik
dengan kesadaran walaupun sudah kalau
masalah teori sudah Pak sosialisasi
sudah Pak regulasi kecuali regulasi yang
ekstrem itu yang belum gitu yang belum
diterapkan misalnya bagi yang tidak mau
buang sampah langsung denda denda
100.000 misalnya itu belum belum ada
Perda mungkin ya Pak Nah Saya berharap
eh yang pertanyaan-pertanyaan saya
pertama Bagaimana eh trik Bapak ketika
Bapak mengalami masalah dengan
ee kendala perubahan mindset agar
masyarakat mau karena kita sudah coba
pak kita udah mau bilang ini dampaknya
bisa ekonomi loh bisa bernilai ekonomi
tapi yang namanya juga sampai ya kan Pak
pekerjaannya yang mereka
kurang motivasi gitu kan yang kedua
pertanyaan kedua Pak Apakah tidak bisa
secara nasional tuh pak menurunkan
regulasi Karena kita tuh udah udah
kritis loh dengan permasalahan sampah
plastik dan dengan organik apa tidak ada
upaya untuk kita dorong bersama
pemerintah membuat regulasi permasalahan
sampah tuh pak itu dua aja pak terima
kasih Baik terima kasih Ibu
eh atas pertanyaan dan sharingnya pada
prinsipnya Bu saya sampaikan regulasi
kita itu sudah the best is the best
regulasi Kita cuman penerapannya tidak
berbanding lurus nah ini yang sudah saya
sampaikan Ibu lihat kusul pasal per
pasal sudah cukup bagus itu nah ini
diperlukan antara pemerintah ee antara
regulator ya dengan ee apa namanya ee
sampah ini gini gini kita kita bicara
dulu sampah ini munculnya dari sisa
kegiatan manusia kan itu clear nih betul
enggaku ibu pakai jilbab kalau saya
lihat dari sini Betul enggak ya kan itu
nih contoh di rumah saya juga e nah
paling banyak sampah itu e rata-rata
dari sampah sisa kemasan kan gitu nah
ini yang belum diterapkan kan gitu nih
ee belum diterapkan e bagaimana nanti
para penggiat ini ee mampu memberikan
satuisi silang kan gitu dalam upaya apa
memberikan sosialisasi dan edukasi tadi
kan seperti itu nih Bu nah sosialisasi
dan edukasi itu tidak hanya sebatas
lewat kalau ada anggaran kan gitu nih Bu
tapi terus-menerus Nah itu perlu satu
sistem satu sistem apa Oh program kita
hari ini tahun ini dis-support dari mana
contoh Saya tidak mau mengajari hal-hal
yang tidak baik Oh Ternyata kita ruang
lingkupnya RT saja lah Bu ya RT Nah Pak
bagaimana nanti Ibu di Universitas mampu
memberikan percontohan tuntas penanganan
pengelolaan sampah universitas yang
tidak ikut membuang sampah ke TPA lah
itu ya baru clear caranya gimana simpel
sebenarnya Nah kalau dalam hal Upaya ini
antara ee pemerintah yang sudah punya
regulasi cukup luar biasa ya terus Nti
Bagaimana produsen memberikan nilai
kontribusi terhadap sisa kemasannya yang
nanti itu programnya bisa diterapkan di
setiap RT melalui kelembagaan bank
sampah sehingga nanti bisa mengedukasi
terus-menerus satu itu Bu kan gitu jadi
tidaknya ada di titik lemah kan gitu nih
Apa sih sebenarnya yang dibutuhkan oleh
masyarakat nah berkaitan denda tadi lah
fasilitasnya aja belum dikasih kok mau
kasih denda ya Tak buang sembarangan
kayak gitu Padahal di pasal 13
bahwasanya seluruh ee fasilitas
penanganan pengelolaan sampai itu kan
harus difasilitasi nih Bu betul Enggak
kan difasilitasi kan gitu nih Nah tadi
kan materi saya kan ada dua pasal 12
tuntas penanganan pengan sampah rumah
tangga itu harusnya difasilitasi oleh
pemerintah Bu contoh ada komposter itu
difasilitasi betul enggak ada pemilahan
sampah dari rumah minimal empat itu
difasilitasi mamanya Loh kenapa kok
dibuang sembarangan kamu tak denda
jangan denda dong selesaikan dulu
kewajibanmu kan gitu nih Bu betul enggak
apa mana tempat sampahnya tempat sampah
itu bukan di pinggir jalan tapi di
setiap penghasil sampah mana ya di rumah
betul enggak Nah mungkin dengan seperti
itu Bu ini yang belum jalan nah
rata-rata masyarakat masih Swadaya belum
ada kewajiban yang diterima itu belum
ada Bu kan seperti itu Nah kewajiban
kawasan dia juga harus mengelola
sampahnya Karena dia sudah memiliki hak
usaha nah tapi kan tidak namanya contoh
kawasan saya sebut X Gitu aja ya dia
ngurusin bisnis mulu ya atau bagaimana
meningkatkan hak usahanya Katakanlah
sekarang sudah ee apa ya BLUD tapi dia
lupa bahwa dia punya sampah betul enggak
Nah itu harus
dikelola kan seperti itu ini Bu sih yang
bisa saya sampaikan denda jangan
diberlakukan selama hak masyarakat belum
diberikan seperti itu kalau regulasi
kita sudah bagus Bu bagus banget bahkan
dari pasal ke pasar cuman ya itu lagi
saya tadi sudah menyampaikan itu bukan
mewenang saya ya itu ada yang lebih
wenang kabupaten kota Bagaimana menarik
produsen-produsen itu yang memiliki
cemaran terhadap sisa Kegiatan saya
yakin di tempat Ibu banyak sekali
kemasan betul enggak tapi Adakah peran
dari mereka memberikan nilai program kan
gitu kan minimal satu ruang lingkup Ada
tps3r yang kredibel melakukan
pengelolaan karena pelaku usaha wajib
untuk mengelola sampahnya makanya di
dalam perizinan ossrba sekarang itu
dikepankan adalah upaya Bina apa terkait
lingkungannya dulu kan gitu Itu yang
bisa saya sampaikan
Bu baik begitu ya Ibu rel ya semoga
menjawab
pertanyaan-pertanyaannya kemudian eh
untuk selanjutnya ee sebelum kita masuk
ke Pertanyaan selanjutnya Mungkin kita
bisa melihat terlebih dahulu tayangan
video berikut ini begitu silakan admin
mungkin bisa
dibantu
[Musik]
pembatasan pembuangan sampah ke tpst
piungan diperpanjang sejumlah ruas jalan
di kota Yogyakarta kembali dipenuhi
sampah ya terkait masalah ini Sultan
meminta pemerintah kota dan kabupaten
menangani sampah secara mandiri tumpukan
sampah berserakan di sejumlah lokasi di
jalanan kota Yogyakarta puluhan plastik
berisi sampah menumpuk di pinggir jalan
penutupan dilakukan karena sampah di TPA
piungan telah melebihi daya tampung
dari Komnas pplh provinsi dy kami
mengunjungi beberapa tempat di
masyarakat yang telah mencoba untuk
mengolah sampah karena dengan
kepprihatinan e kita terhadap pengolan
sampah ini yang kurang Kemudian kami
bertemu dengan beberapa pihak praktisi
juga
akademisi dalam pengan sampah seperti
plim dan Pah berkah yang sudah e kami
coba ee sambangi beliau-beliaunya
ternyata kami akhirnya membuat satu
keputusan untuk mengadakan seminar ee
pengolahan sampah itu penting karena
pengolahan sampah itu bukan hanya
kewajiban pemerintah ataupun kewajiban
warga tapi semuanya antara pemerintah
warga juga dengan produsen jadi e Kami
mencoba untuk menggandeng kesemuanya
dari pihak pemerintah produsen
masyarakat juga prasi dan akademisi
untuk mencari solusi Bagaimana caranya
kita mengolah sampah yang tadinya tidak
bermanfaat menjadi bermanfaat dan secara
terukur dan bisa
menjadi penambahan bagi keluarga ataupun
e orang-orang yang terkait Apun
organisasi yang terkait di situu terima
kasih alalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh kami atas n Dar
paka dalam rangka mengawal pengambilan
sampah berbasis kawasan menuju tempat
pengulaan sampah dalam rangka pengolaan
sampah tuntas
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
paripurna
[Musik]
o tanggung jawabku
Bang bes SD
[Musik]
neger Iya baik itu tadi tayangan singkat
dari kami ee untuk videonya nanti juga
kita akan masukkan di Google Drive
begitu ya agar Bapak Ibu sekalian tetap
bisa melihat video tersebut Kemudian
untuk selanjutnya untuk mempersingkat
waktu mungkin kita lanjut terlebih
dahulu ke Pertanyaan selanjutnya melalui
Google slide ya Bapak Ibu sekalian ya
untuk Pertanyaan selanjutnya Eh ini ada
pertanyaan dari bapak sumaro eh salah
satu langkah awal mengelola sampah
adalah memilah sampah organik anorganik
3 namun eh petugas pengumpul kembali
mencampur sampah di tpas Bagaimana
mengubahset petugas pengelola sampah
tersebut begitu Biss
dijaw Baik terima
kasih buat Pak inilah Pak yang terjadi
fenomena di ruang publik
kita kalau sampah yang sudah terpil Pak
Kenapa harus kita berlangganan dengan
jasaut sampah
ini yang perlu catatan kalau sampah yang
sudah terpilah bisa kita kerja sama
dengan bank sampah dengan pelapak kan
gitu nih Betul engak karena itu akan
menjadi nilai Sisi ekonomis kecuali
sampah yang tercampur ya to Nah itu baru
bisa kerja sama dengan piak ketiga
mungkin dari e TPS 3R tapi tps3r ini
nanti melakukan pengelolaan lagi engak
kan seperti itu
jangan-jangan GR ini hanya mengambil
bahan-bahan material saja yang laku kan
gitu nih selebihnya ditumpuk di TPA atau
pos pas waktu ee apa namanya ee
Bagaimana mengubah mindset petugas
pengelola sampah lah itu tadi sudah saya
sampaikan kita sebagai pelaku kita
sebagai pemilik Sampah juga harus tahu
siapa sih pihak ketiga kita yang
mengelola sampah kita ini aku sudah
memilah ni dengan baik kalau sudah
memang memilah ya jangan dengan jasa
angkut sampah tapi dengan bank sampah
maupun dengan pelapak kan seperti itu
Nah ini yang perlu diedukasi kan gitu
Kalau petugas yang mencampur sampah lagi
tadi saya yakin
ee apa kita salah sasaran Pak kalau
Bapak sudah memilah sampah kertas sudah
dicampur Katakanlah anorganiknya sudah
dicampur semua deh terpilah dengan
organiknya enggak perlu kita kerja sama
dengan jasa angkut sampah kita kerja
sama aja dengan Bang sampahjasa dengan e
PDU pusat daur ulang plastik ataupun PDU
eh PDU lanjutan kan gitu nih Nah kecuali
sampah organik sampah anorganiknya
dicampur lah itu baru bekerja sama
dengan pihak ketiga seperti TPS 3R
ataupun pengelol-pengola sampah yang
sudah memiliki peralatan teknologi
sehingga nanti sampah-sampah yang
tercampur tadi dipila ulang dan
organiknya menjadi organik anorganiknya
menjadi anorganik kalau itu dilakukan
Saya yakin timbulan di DPA tidak ada
seperti itu sih Pak kalau mengubah
mindset pengelola sampah cari pengelola
sampah yang kredibel jangan dengan
konsep kabul tadi menarik teretribusi
tapi hanya ditimbun lagi di TPA percuma
jas buka jas blangkon kalau orang Jawa
Sami juga Sami mawon kita sudah memila
dengan baik tapi kerja sama kita dengan
jas angkut sampah ya enggak masuk kan
gitu kan harusnya dengan PDU pusat daur
ulang ataupun pelapak kan gitu nih Nah
itu sih Pak yang bisa saya sampaikan Iya
baik kemudian mungkin kita langsung
lanjut saja pertanya yang selanjutnya ya
Pak ya ini ada pertanyaan dari Kak her
eh apa indikator keberhasilan pencegahan
sampah dari kawasan Pelabuhan Perikanan
untuk masuk ke laut atau Sungai Adakah
aturannya
begituiswab oke apa indikator
keberhasilan pencegahan sampah dari
kawasan Pelabuhan Perikanan untuk masuk
ke laut maupun Sungai Nah indikatornya
pasti e tentu Beliau memiliki satu
konsep pengelolaan was treatment dan W
management kan gitu kan ini kan yang
disampaikan ini adalah pencegahan ya ada
satu kawasan ya di bidang perikanan nih
kan itu nih agar sampahnya tidak dibuang
langsung ke laut tentu dia butuh Ipal
betul Enggak kan gitu nih dari kalau
kita menganalisa dari pertanyaan ini
saya yakin ini seperti ada TPI terus ada
pengelola perikanan kan gitu nih kan
gitu nih bagaimana dia mampu melakukan
upaya dari hasil sisa kegiatan ya dari
hasil kegiatan perikanan itu padahal itu
unsurnya cukup bagus nih dari sisa
perikanan itu wah proteinnya cukup besar
itu Nah mungkin di juga perlu Ipal nah
ipalnya ini yang enggak dibikin mungkin
dari hasil bersih-bersih langsung
langsung masuk ke laut ataupun masuk ke
sungai nah ini yang mungkin kurang pas
kan seperti itu tapi dari hasil kegiatan
perikanan itu adalah sumber protein bisa
dijadikan pakan kembali maupun dijadikan
kompos sebenarnya mungkin itu indikator
nya dia harus memiliki W treatment
ee berkaitan upaya penanganan
pengelolaan sisa kegiatannya yang ada di
sana Nah kalau tidak ada ya berarti sama
aja dia memiliki usaha tapi tidak mau
melakukan upaya kegiatan berkaitan
pencemaran yang dihasilkan kan seperti
itu tak didatangin aja ada enggak
pengelolaan sampahnya ada enggak
pengelola air airnya selesai
indikatornya
itu
ada
lagi mungkin kita langsung lanjut lagi
ya Pak ya Pertanyaan selanjutnya E ini
ada pertanyaan dari
ibu bank sampah di kawasan kami sudah
berjalan kurang lebih 5 tahun kami
menampung sampah yang sudah terpilah
dari masyarakat kemudian kerjaama dengan
pendaur ulang karena Miki alatur ulang
yanguka
perahan berap bank sampah di beberapa
kota Ternyata banyak juga bank sampah
yang sudah langsung mendaur ulang sampah
pertanyaannya ee yang pertama untuk
wilayah Perumahan mana pengelolaan yang
paling tepat Kemudian yang kedua ada
beberapa keterampilan dari sampah tapi
warga sering kesulitan memasarkannya
sudah lewat media sosial dan lain-lain
sehingga kalau tidak terjual akhirnya
jadi sampah lagi apa solusi yang bisa
dilakukan seperti bapak baik ee sedikit
saya jawab dari ini permasalahan yang
paling banyak nih di rekan-rekan
komunitas ada pelatihan Bikin bunga dari
plastik kan itu Nih ada
pelatihan keterampilan daur itu bukan
daur ulang ya tapi itu upsycle lah
dikatakan seperti itu yaitu inovasi ee
apa namanya inovasi merubah ee kemasan
menjadi bentuk baru dalam konteks
inovasi kalau darulang ya di industri
kan seperti itu kalau serapannya di
industri pasti kurang kan gitu nah saya
yakin ee rekan-rekan ini dengan beberapa
keterampilan sampah ini mau dijual ke
mana marketnya Susah kan gitu kan
dibikin tas kalah dengan tas industri
kan gitu nih ee dibikin bunga bunganya
kalah dengan bunga plastik yang dari
industri kan gitu nih Jadi bingung
padahal masyarakat sudah taat dengan
membantu kegiatan yang ada di sana Nah
terus serapan daur ulang bankbang sampah
tadi sudah saya sampaikan di depan ya
bank sampah ini harus memiliki ee SDM
yang betul-betul tinggi bukan tinggi ya
Ee yang punya pengalaman kan gitu kan
rata-rata yang laku-laku aja yang
diambil yang enggak laku gimana nih Pak
Arif rata-rata kresek multilayer bingung
sudah mengedukasi ternyata dia sudah
kumpulkan pelapak enggak mau belingan
gitu nih itu banyak Nah inilah yang tadi
saya sampaikan peran perlunya produsen
membantu rekan-rekan di bawah ini dengan
apa memberikan program
kenapa nih kenapa ini enggak laku gini
loh Pak enggak laku Makanya bagaimana
bisa laku nanti bisa dijadikan nilai
produk turunan Seperti yang saya lakukan
ya contoh multilayer ataupun material
berserapan rendah kita jadikan apa
bataku namanya bataku taruh depan rumah
a yang beli sudah ngantri sudah
kepesan-pesan itu untuk bahan bangunan
betul enggak artinya mengkarantina
sampah yang tidak bernilai tadi memiliki
produk turunan yang dibutuhkan
masyarakat nah yang belum Jar memang
produsen ini rata-rata ini yang belum
memberikan eh after consumer program
terhadap rekan-rekan komunitas kan gitu
Ini ini yang perlu didorong dan itu yang
bisa bisa bisa berjalan ya dengan
pemerintah kan gitu kan rekan-rekanan
ini Nah itulah artinya apa rekan-rekan
ini harus bisa menyusun program Nah tadi
sudah saya sampaikan kendala dan
tantangan banyak para penggiat tidak
bisa menyusun program untuk mendapatkan
nilai-nilai ee pendanaan terhadap kiat
kegatannya seperti itu itu ya untuk
wilayah Perumahan mana pengelolananya
paling tepat kalau Perumahan ingat kalau
sudah Perumahan itu harus ada satu Space
Katakanlah Saya pengin bikin Perumahan
100 nih kalau bisa jangan dihabiskan 100
rumahnya Sisakan 99 yang 9 dibikin TPS
3R untuk mengelola sampahnya kawasan
perumahan betul enggak itu tanggung
jawab development G loh dan itu sudah
ada undang-undangnya nih sekarang
ya ke hotel dihabiskan hotelnya ya toh
engak ada pengelolaan sampahnya Nah
nanti sampahnya cuman di karantina
dikasih as biar enggak bau kerja sama
dengan pihak ketiga diangkut dah kabul
lagi rata-rata seperti
itu kalau solusinya bisa biar terjual
nah caranya bikin program namanya Ibu
mendatangkan tamu nih kok dapat tamu
kunjungan Tolong dong kerja sama biar
pemangk kebijakan ini tahu nah yang
dibikin apa kan saya tidak tahu nih
kreativitas yang ada di sana kan gitu
kan mungkin seperti cenderam Matan itu
lakunya ya cuman dalam kontekskonteks
seperti itu skala besar kalau dijual
secara market ggak laku daur ulang hanya
terserap oleh industri mungkin begitu
Bu Iya baik kemudian mungkin kita lanjut
ke Pertanyaan selanjutnya langsung pak
ya ini ada pertanyaan
dari ada pertanyaanak yang perta yang
diterapkan untuk mengatasi masalah
penimbunan sampah di kawasan Kemudian
yang kedua apakah sudah ada aturan
tentang kemasan plastik sekali pakai
setiap pengusaha perlu memikirkan
kemasan yang digunakan di dalam
produknya sehingga tidak mudah
menimbulkan sampah di lingkungan
kemudian yang ketiga Selain itu apakah
perlu ada regulasi tentang pemilahan
sampah dari rumah sehingga tidak terjadi
pencampuran yang yang pada akhirnya di
TPA menimbulkan eh ledekan sampah karena
gas metana begitu Bapak mungkin bisa
langsung menjawab baik ini sebenarnya
sudah saya sampaikan dalam slide tadi
semua clear ya nah bagaimana regulasi
yang sampah diterapkan regulasi kita
sudah buakus sudah ciamik banget ya
masalah penimbungan sampah di kawasan
nah ini
ee Bagaimana regulasi yang diterapkan
untuk mengatasi masalah penimbuman
sampah di kawasan itu pasal 13 kawasan
itu berkewajiban mengelola sampahnya
secara mandiri kan gitu nih Nah kalau
memang itu akan diterapkan tidak boleh
ada jasa angkut sampah yang mengambil
sampah di kawasan Itu mamanya seperti
itu regulasinya betul enggak nah artinya
penghasil kawasan itu sampahnya akan
menumpuk dengan sendirinya ini ekstrem
nih kan gitu nih tapi pada prinsipnya
sudah diwadahi di pasal 13 itu bahwa
kawasan e berkewajiban mengelola sampnya
secara mandiri itu tadi sudah saya
sampaikan cuman tidak diterapkan dan
tidak ada evaluasi dan pengawasan kan
itu nih contoh kalau industri itu
pengawasannya ketat tapi berkaitan
sampah Bagaimana kan gitu nih betul
enggak nah ini sebenarnya sudah ada ya
di pasal 13 itu penanganan pengelolaan
sampah kawasan itu wajib cuman yang
terjadi wajib bekerja sama dengan pihak
ketiga yang sudah bayar Nah dari pihak
ketiganya enggak Kredibel lagi ya toh
ditimbul lagi di TPA kan gitu nih itu
yang terjadi nennya apakah sudah ada
aturan tentang kemasan plastik sekali
pakai Pak kalau kemasan sekali pakai ini
saya sampaikan ini yang dilarang ini
kantong plastik nih k mana-mana plastik
Wah kresek Padahal kalau kita masuk ke
Indomaret semuanya itu isinya plastik
semua ya kan gitu nih kebijakan terhadap
upaya pengurangan ee kantong plastik ya
sama saja jas buka jas blangkon ya toh
Kan itu bahkan diterapkan berkaitan
pembelian kantong plastik itu kalau
undang-undang produsen itu wajib dikasih
loh tidak membeli loh ya Ada tuh nah
hati-hati Nih kan gitu kan
Nah itu nih kalau apakah sudah ada
aturan ee kemasan plastik sekali pakai
di setiap pengusaha perlu memiliki
kemasan yang digunakan di dalam
produknya sehing mudah menimbulkan
sampah di lingkungan ini e belum
terjawab berkaitan sisa kemasan dari
pasal 15 bahwa produsen ya memiliki
kewajiban menang narik sisa kemasannya
Ya ini yang yang menjadi problem atau
IPR tadi betul enggak kalau seandainya
itu diterapkan dan digerai-gerai
digerai-gerai kawasan digerai-gerai
sudut kota W Saya habis beli maaf rokok
nih Wah Tak tukar nih di situ ada drobok
iya toh enggak Tak tukar kemasan saya
rokok ini kan sudah selesai nih betul
enggak W di situ ada tempat langsung
tung Wah dapat 100 Perak enggak ada
sampah seperti yang sudah sudah kita
coba ee bikinkan satu skema Oh satu
botol nilainya sekian kan gitu berarti
itu akan ada banyak
penampungan-penampungan dari sisa
kemasan lah itu adalah yang memiliki
kewajiban adalah produsen Oh untuk
kemasan multilayer di sini loh betul
enggak nanti untuk rekan-rekan komunitas
bank sampah Ya itu bisa untuk
ee apa ya bisa untuk menabung sampah
multiayernya di situ dan memiliki nilai
dari apa dari hasil kegiatan ee
memberikan edukasi sosialis terhadap
masyarakat tadi seperti itu sih yang
bisa saya dorong kebijakan tidak ada di
saya tapi saya tahu sistem dan mekanisme
regulasi itu Pak dan regulasi kita sudah
lengkap lengkap selengkap-lengkapnya
Selain itu apakah perlu ada regulasi
tentang pemilian sampah sudah ada bahkan
di dalam permen ee bank sampah itu sudah
ada pila sampah dari rumah sudah ada
semua kan gitu yang tidak ada itu adalah
pengelola pihak ketiga yang tidak
Kredibel sehingga ditumpuk dan ditimbuk
di TPA lagi dan yang ketiga belum ada
satu upaya TPA yang memiliki pengelolaan
yang baik hanya sifatnya ditimbun dan
keluar gas metan dari 500 sekian TPA
yang ada di Indonesia Open damping dan
itu harusnya ditutup pada tahun 2019
clear
ya itu yang bisa saya
sampaikan Iya baik kemudian mungkin kita
lanjut terlebih dahulu ke pertanyaan
secara live ya Pak ya ini untuk yang
sudah ada ra mungkin eh untuk bapak
Anjar Deliawan bisa menyampaikan
pertanyaannya secara
singkat silakan
Bapak
Eh Pak
Anjar baik Bismillahirrahmanirrahim
kedengaran suaranya Bu kedengaran bapak
baik I
eh selamat siang semuanya asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
ni mohon izin saya sengaja pakai e baju
kebanggaan saya sebagai
praktisi pengelola sampah di lingkungan
kami saya Anjar dari TPS 3R rumah kompos
di bambuus Pamulang di Tangerang Selatan
Pak
eh lagi ke tadi yang disampaikan oleh
Pak Arif dan teman-teman rekan-rekan
semuanya saya banyak ee selama 12 tahun
ini selama 12 tahun kami mengelola apa
ee sampah di kawasan perumahan kami ee
Ternyata kalau ada istilah loyalitas
Tanpa Batas berarti saya punya istilah
lagi sosialisasi dan edukasi tiada henti
Betul Pak betul sekali itulah
rekan-rekan betul saya 12 k kami dan
teman-teman 12 tahun mengelola ee TPS 3R
nama TPS 3R kami TPS 3R rumah kompos
sengaja memaksa kami untuk selalu
melakukan pengelolaan sampah organik
terutama namun ada permasalahan karena
di sini ada ada pekerja dan segala macam
dan ada bank sampah nah bank sampah di
lingkungan kami akhirnya dikonversi ke
iuran keiuran warga dari satu sisi bagus
tapi dari sisi lain Jadi mengurangi
pendapatan para pekerja kita untuk
ee apa namanya ee barang-barang ininya
barang-barang yang bisa kita ee jual nah
Alhamdulillah konsistensi kami selama 12
tahun sampah organik tetap kita kelola
dengan ee metode eh apa namanya
komosting Open windowrow terus ada Tong
komposter bahkan sekarang kita mulai
coba untuk magot dan apa namanya eh at
least ee ada pengelolaan lainlah untuk
organik yang terbaru nanti magot kita
nah Pak E Pak Arif dan teman-teman
semuanya ini ada Perda dari apa dari
Tangsel yang menyatakan bahwa kembali
diaktifkan Perda tahun 2018 2019 Pak
tentang pelarangan pembuangan sampah dan
pembakaran akhirnya efeknya masuk sampah
ke TPS bisa sampai tiga kali
lepat jumlahnya karena sebenarnya kami
mendorong untuk pil sadar p kan sampah
dari rumah
ya sengaja ini kami
ee gencarkan di pengajian ibu-ibu di
arisan ibu-ibu bahkan saya secara
pribadi harus datang ke setiap ee Lini
masyarakat untuk melakukan edukasi ini
dan sekali lagi sosialisasi dan edukasi
tiada henti ya Pak jadi tolong
teman-teman semuanya Iya regulasi belum
bisa di belum bisa diterapkan karena
regulasi ada iya ee e kita tim penggiat
penggiat lingkungan sudah melakukan
semaksimal mungkin iya Sekali lagi kita
selalu berbicara tentang teoriteori dan
bahkan kita prakk namun demikian sekali
lagi kita coba gimana caranya e dari
usaha-usaha kecil kita sayauju tadi dari
Pak Arif dari RT RW terus sampai ke yang
tinggi Pokoknya kita lakukan yang
terbaikh karena
apa seb seyogianya ya memang seperti itu
yang bisa kita lakukan sekarang Kalau
tidak ada
regulator seperti di saya sebut aja
Misalkan yang lagi viral Banyumas ya Pak
ya Banyumas Pak bupatinya luar biasa
bisa apa masuk ke dalam eh kabupaten
yang Zero W management Namun demikian
itu bisa berlaku sebenarnya di
tempat-tempat lain nah di Tangsel
Tangerang Selatan di Banten ini sama Pak
Pak yang paling menohok adalah ketika TF
pak anar ee mungkin bisa langsung ke
pertanyaan intinya karena waktunya sudah
mau habis ya Pak saya mau ngasih ee Ini
aja ngasih ngasih apanya ngasih ngasih
ee ee pernyataan
bahwa tolong semua penggiat lingkungan
supaya tetap punya niat sosialis dan
sosialisasi dan edukasi tiada henti
karena itu yang kami lakukan itu aja
mohon maaf berpanjang kalam
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh sedikit saya ikut memberikan
dorongan semangatnya ya Pak seperti saya
sampaikan lagi sekali lagi di depan
bahwa praktisi itu tidak pernah berpikir
apa yang saya dapat tapi apa yang saya
perbuat nah ini beda dengan eh nanti
arahannya apa yang saya dapat dan baru
apa yang saya perbuatkan seperti nah
ternyata ini sudah dilakukan cukup luar
biasa pada prinsipnya sampah bagi saya
selaku pelaku pengusaha maupun penggiat
itu tidak ada kalau kita tahu di bidang
keilmuannya seperti itu kita juga punya
inovasiinovasi di mana untuk membantu
rekan-rekan di TPS 3 sedikit saya
klarifikasi Pak bank sampah muncul
dengan ts3r ini Akhirnya sekarang
bersinggungan ya kan itu nih
bersinggungan kalau konsepnya tps3r itu
adalah ee mengelola sampah yang
tercampur dulu ituu Nah kalau bank
sampah konsepnya adalah memberikan
edukasi kepada masyarakat untuk memilah
sampah Nah harusnya bank sampah ini ee
memiliki integritas dengan tps3r
dijadikan PDU harusnya jadi tidak
rebutan sampah kan gitu nih Nah TPS 3R
masih mengelola sampah residu masih ada
daur ulangnya kan seperti itu Nah daur
ulang inilah dijadikan satu dengan bank
sampah memiliki satu kolegial menjadi
tempat pengelolaan sampah terpadu daur
ulang biar tidak rebutan dan seperti itu
Nah ini bank sampah sekarang jug
memiliki bisa dijadikan satu kelembagaan
pengolaan sampah sampah tercampur juga
juga bisa menerima retribusi juga lah
ini yang menjadi ee di di bawah menjadi
apa ya Ini juga kebijakan pemerintah
juga jadi ya mau gimana lagi di satu
sisi tps3r dibangun untuk mengelolar
Resu sampah di satu sisi e bank sampah
harapannya social engineering yang bisa
bekerja sama dengan PDU sekarang bank
sampah lahir bisa untuk menjadi
pengangkutan sampah jadi yaas sampah
tercampurnya bisa dicampur dibawa oleh
bank sampah terus sampah terpilhannya
bisa dibawa oleh EE bank sampah TPS
3r-nya kas an kan gitu Ini fenomena yang
cukup luar biasa sebenarnya di lapangan
harusnya ada satu sistem Oh konsep bank
sampah itu hanya sosal engineering kalau
sudah terpilah bisa kerja sama dengan
TPS 3R bikin satu PDU kan gitu nih Nah
baru bisa berkerja sama dengan pengepul
besar karena sifatnya pelapak kan gitu
nah ini sekarang bank sampah pengin jadi
naik pelapak bank sampah pengin naik
jadi pengepul bank sampah pengin jadi
industri Ya sudah mata rantainya
carut-marut itu fenomena yang tererja di
hari
ini Clear Ya ini yang perlu ditata
bahkan maaf sekali lagi maaf bank sampak
induk ini akan bertransformasi jadi
industri nanti ke depan apalagi nah ini
padahal rekan-rekan di pendur ulang
sudah puluhan tahun melakukan ee
pengelolaan betul enggak bahkan bank
sampa kerja sama langsung dengan
industri ya Ah dibawa mati semua ini
fenomena yang terjadi itu aja Pak tetap
semangat sama Pak saya piat saya
berjuang mati-matian memberikan edukasi
terhadap masyarakat dan tanpa pernah
berpikir apa yang saya
dapat ini tapi apa yang bisa saya
perbuat itulah seorang
praktisi ada
lagi baik mungkin itu tadi terakhir ya
Pak ya Terakhir dari bapak Anjar
sekaligus menjadi penutup dari sesi
tanya jawab kita pada hari ini sayaapkan
ter kastuk pemateri kita pada hari ini
yau
yang peranyaan-pertanyaannya sekaligus
sharing nih bersama dengan Bapak Ibu
peserta
webinar kemudian Terima kasih juga untuk
bapak ibu sekalian yang sudah aktif
bertanya dan Mohon maaf sekali Apabila
ada pertanyaan yang mungkin belum
terjawab karena memang waktu kita yang
sangat terbatas sekali ya Bapak Ibu
sekalian Semoga di lain kesempatan kita
masih bisa bertemu kembali dan
pertanyaan-pertanyaan dari Bapak Ibu
sekalian bisa terjawab di sesi yang akan
datang baik ee eh seperti janji saya di
awal tadi saya juga sudah mengantongi
nih nama-nama pemenang yang beruntung
pada pagi hari ini untuk mendapatkan tur
spesial dari
kami I berikut untuk nama-nama pemenang
yang beruntung untuk mendapatkan
doorpres spesial dari kami Selamat untuk
ketiga dan silakan langsung menghubungi
admin kami melalui kontak person yang
tertera Untuk konfirmasi Eh hadiah
doorpresnya ya Bapak Ibu sekalian kami
tunggu untuk konfirmasinya hari ini juga
agar dpice bisa langsung kami kirimkan
kepada Bapak Ibu sekalian yang
beruntung Iya baik Ee kita telah sampai
nih di penghujung acara bagi Bapak Ibu
sekalian ee dan Alhamdulillah hari ini
kita sudah belajar banyak sekali melalui
webinar mengenai kelola sampah tuntas
skala kawasan yang disampaikan oleh
pemateri kita pada hari ini yaitu Bapak
Arif shihin
eh banyak sekali ilmu yang kita dapatkan
pada saat penyampaian materi yang
disampaikan oleh pemateri kita pada hari
ini semoga ilmu-ilmu tersebut dapat
bermanfaat untuk kita semua baik eh
Selain itu kami juga ingin mengingatkan
nih Bagi Bapak Ibu sekalian untuk dapat
mengisi kuesioner yang linknya sudah
di-share di kolom chat supaya kegiatan
kami selanjutnya bisa lebih baik lagi
dan Sekali lagi saya juga izin
mengingatkan
kepada Bapak Ibu sekalian
untuk yang belum re materi sekaltifikat
dan kemar mungkum sat ituapatisi Link
yang sudah dikirimkan ad Kam di chat
terakhir saya juga sampikan terima kasih
kepada pemateri kitaada hari ini yaitu
bapak yang telah menyatkan
waktunya terima kasih kepada bapak Dr
hijrah Purnama Putra stma selaku founder
dari butik daur ulang Project B
Indonesia sekaligus sekretaris jurusan
program studi teknik lingkungan
Universitas Islam Indonesia dan juga
tidak lupa saya ucapkan terima kasih
kepada panitia dan juga peserta eh yang
telah berkontribusi dan sangat antusias
sekali selama webinar ini berlangsung
Semoga kita semua masih bisa bertemu di
webinar-webinar selanjutnya Bapak Ibu
sekalian Akhir kata saya selaku MC
sekaligus moderator memohon maaf
sebesar-besarnya apabila selama memandu
acara ini mungkin terdapat kesalahan
kata ataupun perbuatan saya nalwana
pamit undur diri wasalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
Waalaikumsalam
[Musik]
Waalaikumsalam
[Musik]
Waalaikumsalam Warahmatullahi
Wabarakatuh