Transcript
LFwKPb09mEc • PSIKOLOGI INOVASI DALAM PENGELOLAAN SAMPAH
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/ProjectBIndonesia/.shards/text-0001.zst#text/0066_LFwKPb09mEc.txt
Kind: captions
Language: id
karena di tahun depan Insyaallah kami
juga tetap akan menyelenggarakan webinar
dengan tema-tema lain yang lebih menarik
lagi nah Untuk sekarang mungkin eh
pertama-tama perkenalkan saya Nis Luana
selaku MC sekaligus moderator yang akan
memandu jalannya acara webinar pada pagi
hari ini acara webinar kita pada hari
ini mengusung tema psikologi inovasi
dalam pengelolaan sampah yang akan
disampaikan oleh pemateri kita pada hari
ini yaitu ibu Dr ati Sinta Ma Wah
menarik sekali ya Bapak Ibu
sekalian acara ini diselenggarakan oleh
butik dorong Project Indonesia yang
bekerja sama dengan Universitas Islam
Indonesia baik eh selanjutnya bapak ibu
hadirin yang terhormat Izinkan saya
mengucapkan selamat datang dan juga
memberikan salam hormat saya kepada
pemateri kita pada hari ini yaitu ibu Dr
arondati Sinta Ma lalu kepada bapak Dr
hijrah Purnama Putra stma selaku founder
dari butik door ulang Project B
Indonesia sekaligus sekretaris jurusan
Teknik Lingkungan Universitas Islam
Indonesia dan juga dan juga kepada bapak
ibu peserta webinar pada hari yang
berbahagia ini
eh sebelum masuk ke materi webinar kita
saya mohon izin Mengingatkan untuk Bapak
Ibu sekalian untuk dapat mengisi daftar
hadir atau presensi di linkink yang
telah admin kami kirimkan di kolom Chat
Zoom ya Bapak Ibu
sekalian kemudian Dengan hormat saya
juga meminta kesediaan Bapak Ibu
sekalian untuk dapat menonaktifkan
mikropon selama kegiatan ini berlangsung
supaya kita semua dapat menikmati materi
yang disampaikan dengan baik baik eh
selanjutnya sebelum kita masuk ke acara
inti kita pada hari ini yaitu
penyampaian materi akan ada sambutan
dari bapak Dr hijrah Purnama Putra ST m
selaku founder dari butik daur ulang
Project B Indonesia sekaligus sekretaris
jurusan Teknik Lingkungan Universitas
Islam Indonesia ee baik langsung saja
waktu dan layar kami
persilakan baik Terima kasih Mbak Nisa
mudah-mudahan suara saya sudah terdengar
dengan jelas Ya baik eh
Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum
warahmatullahi
wabarakatuh bismillah whamdulillah
wasalatu wasalamu ala rasulillah eh
tentunya Selamat pagi salam sejahtera
untuk kita semuanya mudah-mudahan kita
semuanya dalam kondisi yang sehat ee
bersemangat dan tentunya si untuk
belajar pada pagi hari ini yang kami
hormati Ibu arundati Sinta Bu Sinta
Eh Alhamdulillah pada kesempatan hari
ini berkenan untuk hadir membersamai
kita semuanya dengan tema yang sangat
menarik ya psikologi inovasi dalam
pengolaan sampah Bapak Ibu para peserta
yang senantiasa menjadi peserta e tetap
dalam kegiatan-kegiatan yang dilaks oleh
butik daur ulang Project B Indonesia dan
jurusan Teknik Lingkungan Universitas
Islam Indonesia ya dukungan Bapak Ibu
Terus membuat Mbak Nisa dan tim ini ya
Mbak Nisa Mas Aji Mbak Ika gitu ya Mas
yebi untuk terus e berkegiatan ya di
sepanjang tahun ya dan tidak terasa
ternyata tahun 2023 sebentar lagi sudah
mau selesai dan kita akan ee berhadapan
dengan
2024 Ya seperti Mbak Nisa sampaikan tadi
ini adalah webinar ke-23 gitu seperti
tahunnya tahun 2023 ditutup dengan
webinar
ke-23 berarti target Mbak Nisa dan tim
2024 akan ditutup dengan 24 webinar ya
siap-siap mencari tema mencari pemateri
yang kompeten
ee yang bisa membawa apa eh banyak
materi kita belajar ee bersama ya eh
tentunya dalam
meningkatkan aspek pengolaan sampah yang
kita lakukan ya Bapak Ibu mungkin ee
praktisi di lapangan ya akademisi
kemudian ada ee Bapak Ibu pengambil
keputusan ya E stakeholder terkait yang
bergabung pada kesempatan hari ini ini
menjadi ajang kita e untuk belajar
walaupun lokasi kita saling berjauhan
mudah-mudahan dalam webinar ini ba
mempersatukan ide-ide kita ya mengambil
banyak manfaat dari aktivitas yang kita
lakukan
ee sepertinya tidak berlama-lama tapi
sepertinya ee saya harus banyak
mengucapkan terima kasih kepada bapak
ibu yang senantiasa bergabung ya dalam
aktivitas-aktivitas kita mudah-mudahan
ee kita semuanya bisa bertemu kembali
dalam webinar-webinar berikutnya tema
hari ini ee dua tema terakhir memang
dipilih oleh panitia yang berhubung
ungan dengan aspek ee sosial ya di
samping aspek-aspek teknis yang kita
sudah bahas di berbagai macam webinar
sebelumnya ee tapi kita ingin angkat
ee topik di luar aspek teknis ya Ee agar
membawa suasana yang baru dan
pendekatan-pendekatan terhadap
pengelolaan sampah dapat dilakukan dan
hari ini temanya adalah bagaimana ilmu
psikologi ini bisa mempengaruhi ee
pengelol sampah Bu
Sinta beliau adalah expert di bidang
Psikologi dan e banyak sekali
penelitian-penelitian yang beliau
lakukan yang berhubungan Bagaimana
mengubah e mindset ya dari masyarakat e
terkait dengan pengolahan sampah yang
dilakukan tidak hanya di aspek teori
Tapi beliau mengaplikasikan ya
aspekaspek tersebut Jadi kalau dengar
beliau cerita Bagaimana mengubah dalam
tanda kup asan menjadi potensi untuk
bisa melakukan sesuatu dan konsisten
untuk dilakukan itu menjadi menarik
untuk kita dengarkan e mudah-mudahan
cocok nanti untuk bisa kita aplikasikan
di masyarakat di sekitar tempat kita
masing-masing di wilayah kita dan kita
bisa mendapatkan e pengelolaan sampah
yang lebih baik di masa yang akan datang
sekali lagi terima kasih Bu atas waktu
yang diberikan mudah-mudahan sharingnya
bermanfaat bagi kita semuanya ya Eh mbak
Nis dan tim Terima kasih juga sudah
menyiapkan berbagai macam perlengkapan
untuk webinar pada kesempatan hari ini
ya Bapak Ibu Selamat mengikuti webinar
psikologi inovasi dalam pengolan sampah
mudah-mudahan bermanfaat bagi kita
semuanya Mungkin itu saja yang bisa saya
sampaikan terima kasih mohon maaf jika
banyak kekurangan wabillahi Taufik
walhidah wasalamualaikum warahmatullahi
wabaruh Waalaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh Terima kasih untuk bak yang
telahember sambutannya dan sekaligus
membuka acara pada pagi hari ini Bapak
Ibu sekalian kami dari panitia juga
melakukan live streaming melalui YouTube
channel kami yaitu di Project B
Indonesia jadi semisal selama acara
webinar ini berlangsung mungkin ada
Bapak Ibu sekalian yang terkendala di
dalam Zoom itu tidak perlu khawatir
karena Bapak Ibu sekalian juga tetap
bisa mengikuti webinar ini melalui
YouTube channel kami
yaitu selanjutnya seperti biasanya Nih
Bapak Ibu sekalian hari ini ini kami
juga menyiapkan berbagai macam doorpes
spesial untuk Bapak Ibu sekalian yang
beruntung doorpes ini diberikan
berdasarkan tiga pertanyaan terbaik dan
juga dua Story Instagram terunik selama
webinar ini berlangsung
eh untuk memenang tiga pertanyaan
terbaik akan kami umumkan di akhir acara
Sedangkan untuk pemenang dua Story
Instagram terunik akan kami Hubungi
langsung melalui DM Instagram Nah jadi
bagi Bapak Ibu sekalian yang ingin
bertanya sel selama webinar ini
berlangsung itu dapat sekali langsung
memberikan pertanyaannya di kolom chat
ee dengan format nama kemudian
pertanyaan yang ingin ditanyakan dan
nanti akan kami pilih tiga penanya
terbaik untuk memenangkan WordPress
spesial dari kami
baik eh tanpa berlama-lama lagi kita
langsung akan
lanjut ke acara inti kita yaitu
penyampaian materi namun sebelum itu
Mari kita simak terlebih dahulu CV dari
pemateri kita berikut
ini
[Musik]
Iya baik itu tadi sekilas mengenai
pemateri kita pada hari ini selanjutnya
saya mungkin akan menyapa pemateri kita
terlebih
dahulu Asalamualaikum Selamat pagi bu
Sinta Selamat pagi Mbak Anisa dan Pak
Pak Hijriah
juga ya Ibu gimana kabarnya hari ini Bu
baik Terima kasih Mbak
Anisa Alhamdulillah kalau begitu baik
mungkin untuk efisiensi waktu kita bisa
langsung lanjut saja untuk ee mulai
penyampaian materi begitu ya Bu ya
I saya
iya ba ee nanti untuk share screen-nya
dari ibu sendiri ya Bu ya i bisa I baik
untuk penyampaian materinya nanti
waktunya kurang lebih sampai sekitar jam
10.30 begitu ya Bu ya
Iya eh tanpa berlama-lama lagi langsung
saja tempat dan layar kami
persilakan
sudah terlihat Mbak Anisa sudah terlihat
Ibu Oh ya ya
Em Terima kasih
ee Bapak Ibu semuanya Selamat pagi sudah
Ee hadir di webinar yang diadakan oleh
Project P ini dan juga
ee Fakultas Teknik ee teknik lingkungan
dari UII ini
Em kesempatan yang sangat-sangat luar
biasa gitu ya dan sebagai penutup nih
jadi saya menjadi teringat terus karena
ee episode yang ke-23 ya Baik saya mulai
saja ini
ee topik saya adalah tentang psikologi
inovasi dalam pengelolaan sampah gitu ya
jadi nanti
ee ibu dan bapak bisa juga eh melihat
karya-karya saya di Instagram itu ada
beyondws.id itu ya Dan ini
ee sebagian dari karya-karya saya gitu
ya jadi saya juga eh mendesain tas itu
yang ini eh apa laboratorium saya dan
ini juga Apa hasil dari
eh saya menabung di bank sampah gitu ya
emas batangan Baiklah n saya ceritakan
lebih lanjut supaya runtut ya kita mulai
dari slide pertama saja Baiklah ee ibu
dan bapak
ee Ini mengenai pengantar Psikologi dan
EE dalam pengelolaan lingkungan
nah di dalam pengelolaan lingkungan
khususnya sampah itu ada aspek lima
aspek yang selalu ee menjadi dasar bagi
kita semuanya di
dalam mengelola sampah apa saja itu lima
aspeknya yaitu hukum atau peraturan
kelembagaan pendanaan sosial budaya dan
teknologi hukum atau peraturan itu mulai
dari undang-undang Nomor 18 tahun
2008 nah ini fungsinya untuk mengatur
masyarakat ada ada sanksi pidannya
pidananya yang menarik
adalah itu peraturan itu sudah lama ya
2008 gitu ya
ee lebih dari 10 tahun tetapi tetap saja
perilaku masyarakat belum belum bisa
ee diatur gitu ya ini yang menarik
berarti
ee banyak orang menanyakan Lah terus
untuk apa gitu ya undang-undangnya Kok
tidak
diperhatikan oleh masyarakat gitu ya
tapi ya itulah eh kenyataan yang ada
Jadi kita
eh yang penting hukum peraturan sudah
ada terus kelembagaan itu tpst Eh tempat
pengelolan sampah terpadu seolah
perusahaan bank sampah butik butik daur
ulang pun itu merupakan kelembagaan ya
jadi agar pengelolaan sampah itu tuh
efektif maka ee hendaknya
ee pengelolanya itu berupa lembaga gitu
loh bukan
perseorangan kemudian Meskipun demikian
perseorangan pun juga tidak masalah gitu
ya sangat sangat bermanfaat juga gitu ya
kemudian pendanaan pendanaan itu dari
mana dari APBN APBD retribusi rumah
tangga lembaga CSR dan
sebagainya dan karena ini e apa
ee dana yang bukan dari individu kan
berarti harus dipertanggungjawabkan juga
gitu ya ya saya mengharapkan tidak ada
korupsi
segala kemudian sosial budaya jadi ini
budaya hidup bersih Nah itu
interdisipliner ya jadi termasuk
psikologi jadi Eh Topik kali ini itu
termasuk di dalam sosial budaya
selanjutnya mengenai teknologi teknologi
itu
peralatan fungsinya adalah untuk
mempermudah pengolahan sampah misalnya
insenerator ee kotak takakura dan
sebagainya gitu ya jadi eh
Kenapa sosial budaya ini tuh saya beri
warna merah karena
ee inilah yang sering kali
tidak diperhatikan oleh kita semuanya
jadi banyak orang itu tuh
me mengatakan bahwa
Ee gimana ini Pemerintah nih nih apao
tidak ada tong sampah tpst ee tutup dan
sebagainya ini bagaimana TPA piungan
kalau di Jogja itu juga mau tutup lah
ini Jadi intinya masyarakat itu menuntut
pemerintah gitu loh kenapa kenapa kok
enggak ada sistem yang yang yang bagus
gitu loh sehingga kita itu bisa kita mau
loh diatur gitu loh Kita mau banget gitu
loh tapi yang berarti yang salah itu kan
pemerintah gitu ya nah salah-salahan
seperti itu kan membuat nganu ya membuat
kita itu sampai gimana soh baiknya Nah
kita ke slide 2
nah Benarkah sampah adalah persoalan
bersama ini sering sangat sering
dikemukakan jawaban banyak orang adalah
apa iya persoalan saya sampah itu
persoalan saya Mengapa bukan tetangga
yang sampah nya lebih
banyak saya kan cuman sedikit satu
mangkok kecil itu tetangga itu sampai
berkarungkarung ya seharusnya dia lah
yang bertanggung jawab bukan saya ini di
dalam psikologi disebut pengaburan
tanggung
jawab
ee apa disebut pengaburan tanggung jawab
artinya tidak jelas Siapa yang
bertanggung jawab gitu ada juga tadi ya
ee orang-orang mengatakan Wah itu
persoalan saya bukan itu bukan itu kan
persoalan Pak RT pak eh Nanti kalau saya
bilang pak itu kan harus laki-laki ya
enggak selalu ya itu eh persoalan RT RW
Lurah Bupati Kepala Dinas Kepala Dinas
Lingkungan Hidup Bupati Gubernur Menteri
Lingkungan Hidup bahkan presiden ini
disebut Eh teori modeling itu ya berarti
kan pemimpin dipilih itu kan seharusnya
bisa menjadi suri tauladan ketika
pemimpin itu tuh tidak bisa yo Ya sudah
enggak usah aja kita sebagai masyarakat
yo enggak usah nurut sama mereka gitu
loh Nah ada lagi yang bilang oh sampah
itu bukan persoalan saya kok saya bukan
petugas sampah dan saya sudah bayar
orang lain sebagai petugas sampah tiap
pagi diambil loh ya sudah toh sudah
beres toh saya Cak segitu aja Saya tidak
mau untuk yang lain repot gitu ya Nah
ada lagi penelitian yang menjelaskan
ee ibu dan bapak mungkin akan menemui
sebuah lokasi lokasi X Kok bisa bersih
banget ya tapi lokasi y kok kotor banget
ya kenapa ya Ternyata ini ee ada apa
hasil penelitian dari seorang
sarjana di UI S3 gitu ya memang untuk
yang di lokasi X yang bersih itu ada
pemimpin yang bisa membuat masyarakat
merasa bahwa sampah itu persoalan
bersama gitu ya jadi pemimpinnya itu
yang ee apa ya melayani masyarakat
mendorong menyadarkan masyarakat gitu ya
itu pemimpinnya itu mang bagus gitu ya
sebaliknya di lokasi y itu tidak ada
pemimpin yang bisa pengaruhi masyarakat
jadi sampah ya tidak diperhatikan ya
biarin aja gitu ya Nah terus jadi
persoalan di sini
adalah bagaimana cara memimpin cara
mencari pemimpin yang pro lingkungan gu
ya makanya saya Beri tanda merah ini ya
caranya mencari bagaimana ya G ya
Berartikan ini mau capres segala Ini
musim capres-capresan ini
nah cari pemimpin yang pro lingkungan
itu tuh nih yang biasa di cara mencari
yang pemimpin yang pro lingkungan hidup
berarti kan kita mencari di tetangga
barangkali ada nah intinya adalah
menuntut orang lain untuk
ideal Nah loh pemimpin itu kan ya
harusnya perilakunya 1 2 3 4 itu ya Jadi
kita menuntut orang lain untuk ideal nah
ini besar kemungkinan kita
kecewa karena kita tidak bisa mendekte
pemimpin itu ya untuk sesuai dengan kita
wong kita itu orangnya banyak banget
ratusan juta moso sih ee Pemimpin harus
sesuai dengan
kita besar kemungkinan kita akan kecewa
lah kalau kecewa Terus bagaimana ya ini
ada alternatif jadikan diri sendiri
sebagai calon pemimpin Pro lingkungan
hidup apa bisa apa Bisa ya bisa aja
jadi kalau mau menjadi menjadikan diri
sendiri sebagai calon pemimpin yang pro
lingkungan hidup itu sering-seringlah
melakukan eksperimen jadi memang
motivasi internalnya itu harus kuat dari
dalamnya Itu loh dari kuat keinginan
niatnya itu harus kuat nah yang perlu
ibu bapak
perhatikan menjadi pemimpin yang pro
lingkungan hidup atau pahlawan
Lingkungan Hidup itu tidak perlu takut
dengan kualitas Wah jadi saya hanya bisa
mengolah sampahnya cuma 12eng kilo atau
mungkin cuma berapa
ee kasarnya itu 1 ons per hari enggak
masalah Tidak masalah yang perlu yang
penting kita menjalani nya jadi tidak
perlu takut dengan
kualitas baik-baik aja gitu ya Nah terus
ee kalau ibu dan bapak itu bersedia
menjadi pemimpin ee yang pro lingkungan
hidup khususnya bidang sampah bersedia
jadi pemimpin nah ini ee ada ada lima
hal yang
EE bisa ibu bapak perhatikan bahwa
ee Bergerak dalam bidang sampah itu
hidup kita itu bisa bermakna berguna
bagi orang lain gitu loh ternyata aku
tuh bisa ya
Ee membuat orang lain itu menjadi
bahagia itu senang kita itu senang itu
loh karena hidup kita itu bermakna
selanjutnya Mengapa sampah ya sampah itu
adalah
ee cara
untuk menemukan makna hidup yang paling
mudah tidak
berisiko
murah Jadi kalau misalnya gagal Ya udah
langsung dikubur itu aja gitu ya Ee
sampahnya jadi sampah itu adalah suatu
benda yang sangat mudah untuk
menimbulkan makna hidup memang ada benda
lain atau hal lain yang bisa membuat
makna kita
ee bisa muncul Oh ada misalnya apa
misalnya kita
ee apa
memelihara memelihara kucing-kucing yang
terlantar hewan-hewan yang terlantar itu
juga ee hewan-hewan peliharaan itu tuh
membuat hidup kita
bermakna atau apa
misalnya kita menyantuni orang-orang
yang kurang mampu Nah itu makna hidup
juga yang tetapi
ee kalau sampah itu tuh mudah sangat
mudah ditemukan tidak berisiko jadi
kalau kita menyantuni sering menyantuni
orang-orang yang kekurangan misalnya tuh
ya ya berarti kan kita harus pergi dari
rumah harus misalnya memasak makanan
memberikan kepada mereka ya kalau masaan
kita terlalu asin Bagaimana ya gu ya
nanti malah dibuang sama mereka itu lah
kalau kita ee dalam bidang sampah itu
sampah itu tidak akan protes pada kita
gitu loh gampangannya itu ya Dan kalau
kita menjadi pemimpin dalam bidang
sampah itu ya tidak perlu menjadi
pemimpin super tidak perlu berpendidikan
yang tinggi yang kaya enggak perlu
enggak perlu biasa
saja nah juga kadang kala kita itu malu
gitu ya Malu dan takut diejek karena ee
mengelola
sampah ya enggak apa-apa di rumah aja
menjadi pemimpin di rumah saja jadi
Ee tidak ada ya nanti Yang ngejek itu
anggota rumah itu ya mereka sudah asik
dengan urusannya masing-masing itu ya
jadi tidak perlu
ee takut menjadi pemimpin kalau di rumah
saja bila ibu dan bapak itu berani
keluar dari
rumah Maksudnya menjadi pemimpin di
masyarakat probability atau kemungkinan
menjadi pemimpin yang top itu tuh tinggi
Kenapa karena sedikit saingannya lah
Iyalah sedikit loh orang yang mau ee
apa mengurus sampah itu sedikit banget
itu loh
Nah kalau ibu dan bapak bersedia Wah ini
sip sangat sangat bagus gitu ya tapi
juga perlu ada waspada ada hambatannya
hambatannya apa saja nih ya ini hambatan
nih Saya beri ni yang merah ini itu yang
sering menjadi tantangan sulit mengubah
diri ya Saya dari dulu Ya seperti ini
maka Kenapa saya harus mengubah diri
hanya untuk menjadi pemimpin gitu ya Nah
apa sih ee operasional dari kesulitan
mengubah diri yaitu adanya ini yang saya
deteksi dari
ee para mahasiswa saya ini ya ada yang
malas pelit pembosan itu ya Nah
karakter-karakter yang yang jelek-jelek
ini apa iya harus diubah ini apa iya
Nah inilah yang EE topik ini disebut
psikologi inovasi karena karena ini
berhubungan dengan karakter-karakter
kita yang menarik seperti ini Malas
pelit
pembosan
nah persoalan mendasar pengelolaan
sampah tingkat individu kita mulai ya
Ee
ini memang karakter
sampah karakter sampah itu ee
ee karakter sampah itu memang secara
internal itu rendah itu ya artinya Apa
artinya ya sampah itu bau warnanya tidak
menarik berbahaya itu ya Dan apa
ee bentuknya tidak menarik gitu ya jadi
memang secara internal itu rendah secara
ee karakter sampah itu memang
sangat-sangat tidak menarik gitu ya itu
lah yang menyebabkan kita menjadi malas
nah ketika kita menjadi malas itu saya
saya kejar lagi malas itu masih koma itu
ya belum titik loh loh malas itu kenapa
gitu ya ada beberapa hal meras misalnya
merasa tidak perlu itu ya ya untuk apa
mau sampah aja kok harus Diel lah udah
buang aja gitu ya merasa tidak perlu dan
pengelolaannya itu mahal dan ribet gitu
ya perlu misalnya insenerator
insenerator Tuh mahal banget loh ya
mahal dan harus dipilah lagi wah nih
waktu untuk nonton drakor habis nih ya
Eh ini saya Kemukakan waktu untuk nonton
drakor Habis ini betul-betul saya temui
gitu ya Ada seorang anggota masyarakat
tu saya tanya nya gitu loh Kenapa W
nanti dragornya itu sudah habis ini
waktunya saya enggak bisa ngikuti lagi
gitu loh Oh ya menarik juga ya Nah terus
rumah sempit nih banyak dikemukakan oleh
para mahasiswa saya gitu ya rumahnya
sempit gitu ya mereka kos-kosan tuh ya
hanya satu kamar aja itu l ya Masa sih
mengolah sampah di dalam kamar di dekat
tempat tidur ya enggak lucu juga ya ya
ya itu alasan-alasan mereka alasan yang
lain sudah ada petugas sampah sudah
bayar loh ya sudah bayar Jadi kenapa
harus saya melakukannya H ada lagi nih
ada ibu yang mengurus sampah Nah Ibu kan
nganu
figur segalanya bisa ya sudah Ibu aja
lah sana Nah inilah yang disebut ee
ekeminism itu ya ini ada ada apa
referensinya itu ya referensi nomor gitu
ya Jadi kenapa ibu karena Ibu itu
ee selalu dikaitkan dengan dapur masakan
di dalam rumah
ee bagian rumah yang paling banyak
menghasilkan sampah adalah dapur yang
banyak di dapur adalah ibu t ibu
bertanggung jawab terhadap sampah lah
kalau saya bukan ibu ya enggak usah
bertanggung jawab itu ya itu banyak yang
dikemukakan oleh orang-orang selain itu
memang dari studi eh gender memang eh
figur perempuan itu dipersepsikan dengan
hal-hal yang yang kotor gitu ya hal-hal
yang kotor itu adalah yang perempuan
gitu kembali lagi terus ya Mengapa harus
saya itu namanya divusion of
responsibility atau pengaburan tanggung
jawab ada lagi yang mengatakan y merasa
diperbudak oleh sampah itu ya
Oh Pagi siang sore malam terus sampah
kok enggak ada yang lain gitu loh ya Nah
terus ee alasan yang lain mengenai tidak
ada tong sampah tong sampah buruk
bentuknya tong sampah selalu penuh tong
sampah campur-campur ya inilah yang
keberadaan sampah Tong ini yang
keberadaan atau tidak keberadaan itu
pasti disalahin gitu ya Oleh karena itu
kalau di Jogja itu tuh
eh pernah ada lomba melukis tong sampah
oleh anak-anak ya itu adalah cara untuk
e mengajak orang-orang untuk meletakkan
ya bukan membuang ya kan sampah di tong
sampah ya sederhana banget loh kenapa ya
itu tong sampahnya bagus loh sudah
dilukis sama anak-anak gitu ya ini
alasan-alasan ini ini saya dapatkan
semuanya dari mahasiswa dan EE
masyarakat yang saya wawancara gitu ya
jadi
ee membuat kita itu malas jadi bagi saya
malas itu masih masih koma belum titik
harus dikejar Ada apa malasnya Nah
kenapa karena ini penting untuk
e
[Musik]
nah memanfaatkan rasa malas eh untuk
pengelolaan sampah
anorganik ya ini memang aneh ya
memanfaatkan rasa malas
Mengapa Karena saya
memang sulit mengubah diri untuk menjadi
rajin itu sulit tapi di sisi lain Saya
ingin menjadi pahlawan lingkungan
hidupah Terus bagaimana Nah inilah saya
memang malas memanfaatkan rasa malas
untuk pengelolaan sampah anorganik
operasionalnya Bagaimana
Nah pertama membuat tong sampah yang
bagus bentuknya
jadiong sampah ee di tempat saya itu ada
yang dicat
warna-warni dikasih apa dikasih bungkus
kertas kado gitu ya jadi menarik gitu
loh J ee saya menjadi tidak tidak malas
lagi kalau membua sampah lah Tong tong
sampahnya bagus kok gitu ya kemudian ini
yang saya terapkan di dalam ee ruang
belajar nih perbanyak jumlah tong sampah
misalnya sampah khusus B3 khusus
anorganic non B3 kotak pringless tas
bagus dan lain-lain itu sampai 20 jenis
itu ya Kok ada kotak pringless itu yang
seperti apa sih gitu ya Nah kotak
pringless itu yang dari makanan kentang
goreng itu loh Nah itu tuh khusus untuk
yang EE saya gunakan untuk sampah yang
kecil-kecil kalau saya mencuci ee di
piring itu kan kadang ada kadang kala
ada plastik-plastik-plastik nah itu saya
langsung saya sisihkan langsung masuk di
kotak pringless ketika kotak pringless H
ee penuh Nah berarti sudah Ee Saatnya
untuk dikumpulkan ke tpst di dekat
tempat rumah saya yaitu
eh Randu Alas tpst Randu Alas itu di
dekat saya gitu ya ada tas bagus dari
kertas itu ya Wah sayang nih Kalau
dibuang nih ya Ya udah saya jadikan
ee apa tong sampah untuk khusus kertas
itu ya jadi sangat banyak kalau di luar
itu tuh tong sampahnya kan ada tiga ya
merah merah ee hijau dan kuning apa ya
gitu ya hanya tiga jenis Kalau di tempat
saya sampai 20 jenis saking banyaknya
gitu ya Kenapa karena saya malas untuk
memilah-milah jadi supaya saya tidak
malas jadi saya langsung langsung
meletakkannya jadi saya tidak perlu
memilah lagi Wong di depan saya sudah
ada tong sampah yang berbagai jenis
langsung masukkan sesuai jenisnya jadi
Tidak usah saya pilah
lagi terus ee memanfaatkan rasa malas
itu saya ee lakukan dengan cara mencicil
pilah sampah jadi malas itu terjadi
karena apa Karena sampahnya banyak
banget gitu ya waduh wah sampai
berkeringat gitu loh kalau memilah-milah
Wah saya enggak mau lagilah ya
berarti kita mencicil sedikit demi
sedikit aja sedikit sedikit demi sedikit
nah tujuannya supaya kita tidak
terburu-buru Kebang sampah kadang kala
kita harus buru-buru Kebang B sampah nah
bank sampah lengganan saya itu bank
sampah mesem itu ya di dekat alun-alun
Utara kalau di Jogja itu ya itu bukanya
itu anu cepat banget itu loh nganu
tutupnya juga cepat gu ya hari jumat jam
8. sampai jam 10 dalam seminggu Yah
padahal rumah saya tu kan jauh banget
gitu ya di dekat Gunung Merapi itu wah
jadi terburu-buru kalau
seringkiali saya sudah siap-siap mau ke
B sampah gitu ya Eh sampai bank sampah
tutup jam 10 gitu ya Tutup jam 10 Le
tutup Wah padahal itu seminggu sekali
gitu ya Aduh jadi ya Eh harus ada
persiapan gitu ya Nah rasa malas
ini juga bisa di atas
dimanfaatkan dengan cara ingin tampil
keren saya tuh malas tapi sering senang
ingin tampil keren gimana caranya ya
Saya berolahraga olahraga yang bagaimana
gitu ya saya melakukan plogging vogging
itu adalah jogging ya pakai kostum
olahraga biasa gitu ya plogging Eh
berolahraga sambil ee membawa tas kresek
gitu ya Jadi sepanjang jalan jogging itu
kalau ada sampah ee khususnya Ya saya
milih-milih juga ini khususnya botol itu
ya botol air kemasan ya saya ambil gitu
ya mirip-mirip pemulung tetapi keren
gitu loh pakai soalnya kan Ngu pakai
baju olahraga yang bagus gitu ya kadang
kala saya melakukan namanya kegiatan
before after before after ini adalah
eh sebelum ada satu lokasi yang kotor
gitu ya Nah sebelum dibersihkan saya
mejeng dulu dengan latar belakang sampah
itu ee lokasi yang kotor itu di cklik
gitu ya Nah terus saya bersihkan ya 1
jam aja habis bersih habis 1 jam
langsung mejeng lagi di belakang saya
itu sudah ada e sampah-sampah yang sudah
terkumpul dengan bagus makanya before
after terus dikirim ke Instagram atau ke
media sosial lainnya jadilah saya tampil
keren wow jadi pahlawan lingkungan gitu
ya ya padahal Ca sejam aja ya enggak
apa-apa nah ini sekarang nih ee apa hobi
yang terakhir ini yang saya tekuni ini
lari maraton lah Apa hubungannya dengan
ee tampil keren ini dan malas ini nah
ini ee lari maraton ini
ee saya lakukan dengan cara menggunakan
ee tutup botol air kemasan gitu loh jadi
ee untuk
di belakang rumah saya itu kan anu
sekitar 17 m itu ya jadi pulang balik G
ya itu tuh 34 m itu ya n 34 m kalau
untuk menjadi 5 km jadi berapa ratus itu
loh berapa ratus berapa ratus ee apa
pulang baliknya nah saya kan pelupa Nah
jadi kalau satu kali
ee lari satu kali apa 17 terus pulang
balik 34 m gitu ya berarti saya
meletakkan satu buah tutup botol di
sebuah tempat begitu seterusnya Jadi
kalau untuk 5 km sekitar 100 apa 200
tutup botol gitu ya jadi
memanfaatkan tutup botol yang sudah
tidak terpakai itu ya itu yang saya
lakukan ya ini khusus untuk sampah
anorganik Nah kalau sampah organik dapur
ini yang sering banget menjadi masalah
memanfaatkan rasa malas untuk
pengelolaan sampah organik dapur
nah
malas malas itu
ee dimanfaatkan untuk mengurangi
prokrastinansi prokrastinansi adalah
kebiasaan yang suka
menunda-nunda ya Nah ini kebiasaan yang
tidak bagus jadi harus dikurangi nih lah
cara ngurangi gimana gitu ya khususnya
untuk sampah organik
dapur nah
Kal caranya adalah Ini bisa juga disebut
inovasi ya Enggak apa-apalah ini saya
yang pertama yang hijau muda ini Cicil
dan mencancah sisa makanan plus kulit
buah ya jadi setelah saya mengupas
buah gitu ya langsung gitu loh kulit
buahnya itu saya cacah G loh cacah
kecil-kecil dimasukkan mangkok jenang
Saya suka jenang Nah itu kan pakai
plastik kalau jual itu Nah itu kan
mangkoknya bagus ya saya gunakan itu ya
untuk tempat
ee hasil cacahan
dari kulit buah dan sisa makanan jadi
dicacah kecil-kecil kecil gitu ya terus
ditutup tapi enggak saya buang di anu
loh belum saya olah jadi kompos belum
itu tuh saya tumpuk di
ee dekat tempat cuci piring itu ya terus
e untuk kulit buah yang masih bagus gitu
ya jadi saya cacah
kulitnya kulitnya itu saya cacah
kecil-kecil gitu ya itu harus harus
dicicil gitu ya kenapa ini seperti sisa
makanan dan kulit buah ini memang harus
dicicil
karena kalau tidak dicicil Maka akan
muncul
belatung
nah saya tidak suka dengan belatung jadi
supaya saya tidak ee terlibat dengan
belatung maka saya harus mencicil nah
mencicil ini sebetulnya ini adalah
mengurangi perilaku
prokrastinansi jadi kita mang sedikit
demi sedikit gu ya
Nah ini yang kulit buah yang bagus ini
ee
apa saya gunakan untuk
ee membuat POC itu ya khusus ember ini
untuk fermentasi itu ya ya saya masukkan
aja ke situ ya pakai molase pakai EM4
sudah Cicil itu langsung itu ya cuma apa
ee e dicacah langsung masuk ember gitu
kemudian ada kulit bawang kulit bawang
merah kulit bawang putih ini tidak
disatukan dengan kulit buah dan sisa
makanan tadi jadi saya menggunakan
mangkok jenang lagi itu ya jadi di dekat
eh wasbak saya itu tuh ada banyak
e mangkok mangkok jenang isinya sudah
terseleksi itu ya Ini gunanya untuk ee
Untuk apa Agar komposnya itu terhindar
nanti dari serangga-serangga itu ya
kemudian ada kulit telur khusus kulit
telur Jadi kalau tadi pagi saya
menggoreng telur itu ya kulit telur itu
habis dipecah kulit telurnya langsung
dicuci gitu ya terus langsung masukkan
di mangkok Yang Tersendiri lagi itu ya
jadi itu ada
ee khusus untuk kulit telur itu berbeda
dengan kulit buah berbeda ampas kopi dan
teh nih Saya juga suka minum kopi dan
teh ini tuh khusus beda lagi kenapa ya
ini nanti Ceritanya ini ya
Ee nanti ini yang jadi Sisa makanan
kulit buah kulit bawang merah kulit
ee apa ampas kopi itu ya itu semuanya
diblender tu ya saya ma memblender Oh
kecuali ini ampas kopi dan teh itu tidak
saya blender karena sudah kecil-kecil
dan kalau diblender berarti nanti hilang
itu karena menjadi terlalu kecil kulit
telur juga tidak saya blender jadi hanya
sisa makanan sisa makanan
saja sisa makanan dan kulit buah yang
saya Blender sampai
halus terus saya
ee tambah dengan POC POC yang dari
ember nih fermentasi kemudian saya
ee campur dengan kulit bawang merah
bawang putih gitu ya ampas kopi dan Teh
sudah jadi kompos saya seminggu sekali
membuat kompos tidak Tiap hari saya
tidak mau diperbudak oleh sampah nah
kulit telurnya ini saya gunakan untuk
Sesudah komposnya jadi saya saring saya
campur dengan kulit telur kulit telurnya
itu itu harus
ee bersih kering itu saya tumbuk gitu ya
saya tumbuk
Nah kalau sampah di tempat saya itu tuh
tidak ada yang bau tidak ada yang EE
bentuknya jelek semuanya Itu semuanya
itu tercacah dengan bagus sehingga
itu cara saya melawan rasa malas itu
seperti itu itu selanjutnya kulit buah
yang masih bagus yang hijau
ini itu Ya saya Cicil saya
eh cacah kecil-kecil kemudian reuse
mangkok jenang masuk freezer khusus
freezer jadi freezer kulkas saya itu
sangat banyak ini cacahan ini ya terus
Eko saya jadikan ekoenzim nah ekoenzim
ini bahan dari sabun cair ya ini saya
gunakan untuk sabun cair ini kompos saya
ini sudah berisn ISN e eh kopi SN
bersni
terus sabun cair juga SNI sudah mendapat
izin usaha gitu ya Kemarin kami
mengurusnya gitu ya Nah khusus untuk
tulang dan biji keras misalnya
ee apa Sala gitu ya saya kan sekarang
cenderung vegan G ya Nah itu saya khusus
untuk TPA pribadi khusus organik jadi
sekitar 2* 2 m itu ya itu ada bagian
tanah yang tidak terpakai ya 2* 3 M apa
ya itu ya khusus untuk itu ya termasuk
kulit durian segala itu saya masukkan ke
situ kalau sedang malas itu ya tapi
kalau sedang rajin ee kulit durian itu
saya cacah saya blender saya jadikan
kompos gu
ya selanjutnya memanfaatkan rasa malas
untuk
ee pengolahan sampah kebun nah ini jadi
jadi mengurangi prokrastinansi lagi jadi
saya memilah sampah kebun ada yang dari
ee nganu tidak
ee ranting-ranting batu-batu itu sudah
saya ya pilah gitu ya terus langsung ke
istana pa pa ini adalah pakualaman jadi
saya bekerja di sana gitu ya bekerja itu
tidak memakai uang jadi saya sukarelawan
di sana saya bertemu dengan Abdi dalam
yang menggiling daun-daun gitu ya di
sana ada mesinnya gitu ya jadi hasilnya
itu kecil-kecil sekecil 12eng MM itu ya
itu kecilnya daun-daun itu ya itu
langsung menjadi kompos eh setelah
digiling saya bawa pulang saya jadikan
kompos dicampur dengan ee sampah dapur
saya nah ya ini yang menarik Abdi dalam
di sana itu tuh eh ada yang bisnis P
laundry Ah terus eh biasanya bungkus
Sabunnya itu dibuang begitu aja gitu ya
Saya minta gitu ya Ya sudah saya
kumpulkan saya setor ke butik daur ulang
Condong Catur Jogja itu tempatnya Pak
hijrah itu loh itu ya saya Jadikan saya
setor ke sana rutin saya terus kemudian
ini tadi ya ranting Duri kulit durian
batu ini masuk TPA pribadi khusus
organik untuk ini sampah kebun gitu ya
selanjutnya
eh saya itu juga mempunyai karakter
pelit untuk pengol mempunyai karakter
pelit ini menjadi penghambat untuk
menjadi pemimpin di dalam bidang
lingkungan hidup jadi saya bisa
memanfaatkan rasa pelit untuk
pengelolahan sampah Nah kenapa pelit dan
hemat itu ya 11 12 itu ya hampir sama
gitu ya ya katanya sinonim itu ya
Nah karena hemat maka saya menggunakan
mangkok jenang ini untuk keperluan
kompos itu ya jadi
ee dalam pemikiran saya Pokoknya saya
tidak mau membeli barang nanti nanti
uang saya itu akan habis untuk tempat
pengolahan sampah aja nih enggak mau
jadi saya menggunakan lagi reuse
perilaku saya
reuse menggunakan mangkok jenang
kemudian reuse botol kemasan untuk
ekoenzim sabun cair itu ya reuse limbah
kain ini limbah kain ini saya dapat dari
lomba lari maraton Tuh kan sering dapat
tas kan itu ya tasnya banyak banget itu
ya wah untuk apa ini ya Ya udah saya
jadikan kotak pensil dompet tas dan
sebagainya gitu ya Nah untuk hemat ini
saya juga gara-gara saya ee di dalam
ee
apa dalam rangka mengelola
karakter pelit maka saya tidak perlu
membeli treadmal yang jutaan itu saya
menggunakan tutup botol saja lumayan g
kan ya jadi
ee kompos sabun cair kotak pensil itu
saya jadikan parcel souvenir lebaran dan
Natal itu
ee orang-orangnya terdekat teman-teman
itu sudah saya beri gitu ya mereka ya
happy-happy saja gitu ya jadi di sini
Saya ingin
mengubah kognisi orang-orang bahwa
kompos bahwa sampah itu bisa loh menjadi
sesuatu yang menarik dan bisa loh
menjadi ee materi parsel gitu ya Nah itu
parselnya itu juga ee tasnya itu juga
saya dari limbah jadi saya dari
tanggalan itu saya ee bikin tas
goodiebag itu ya
Ee Apa tujuan saya pokoknya Bagaimana
caranya membuat
parsel dan isinya yang menarik dan itu
tidak kentara bahwa itu tuh dari
sampah jangan ada yang menyangka Hah Ini
sampah toh Oh enggak gimana caranya
supaya ee itu tidak kentara itu berasal
dari nah memang butuh banyak percobaan
banyak kreativitas inovasi gitu ya Nah
ini gara-gara saya pelit hemat saya bisa
loh membeli emas batangan Mas batangan
saya ada dua pertama 0,5 GR Antam 0 yang
kedua 0,2 gram ini semuanya dari bank
sampah gitu Ya lumayan ini mau beli lagi
nih ya nah nah yang ketiga ini yang
menarik ini saya tuh berusaha keras
tidak gemuk gitu ya Loh kenapa dengan
cara perbaikan gaya hidup lah oh
alasannya apa Nah supaya tidak beli baju
baru baju lama itu diperbaiki gitu ya
jadi saya sering sering banget
mengubah-ubah baju lama ditambah
ditambahi dikurangi sehingga tampil baru
padahal sebetulnya itu baju lama ini
adalah eh konsep reuse gitu ya Nah terus
cara saya yang lain adalah membawa
tempat atau kantong plastik
sendiri dan itu dapat diskon lagi nah
ini adalah edukasi nyata bagi
orang-orang di pasar gitu ya Jadi kalau
saya di pasar itu tidak hanya membawa
tas sendiri tapi juga kantong plastik
sendiri G ya Nah inilah yang saya
lakukan semua itu woh Bu kok Ya
mau-maunya iyalah Marilah ikutlah dengan
saya gitu ya ini contoh nyata bagi
orang-orang nih publikasi atau promosi
ee perilaku Pro lingkungan
hidup kemudian manfaat ee saya juga
orang yang pembosan untuk mengelola
sampah gitu ya
ini pembosan sangat pembosan gitu ya ini
karakter pembosan ini saya beri warna
merah
gejalanya itu adalah selalu gelisah
ingin hal-hal yang baru itu ya Nah terus
cara untuk memanfaatkannya Bagaimana ya
sudah saya melihat YouTube tuh hampir
tiap hari tiap hari itu ya tiap hari ee
yang saya lihat itu pengelolaan sampah
gitu ya Nah ini sebetulnya adalah
latihan berpikir kreatif melihat sampah
dari perspektif lain Jadi dari YouTube
ini saya belajar banyak kursus ituu ya
Oh iya ya sampah itu ternyata bisa untuk
ee untuk berbagai hal gitu ya kemudian
ee yang ungu ini cerdik memanfaatkan
karakter pelit karena inovasi
membutuhkan pengorbanan uang jadi
perilaku inovatif itu butuh pengorbanan
uang butuh pengorbanan waktu gitu ya dan
juga perasaan kenapa apa ya kalau gagal
itu rasanya Waduh kok aku kok gagal gitu
ya itu sering banget itu ya
Nah Oleh karena
itu
agar karakter pelit ini tersalurkan maka
saya itu sering sekali mencari kursus
gratisan cari diskon terus barang-barang
lama itu dirusak Iya baju-baju saya itu
saya gunting-gunting itu aja gu ya untuk
keperluan apa membuat
ee apa dompet tas dan sebagainya itu ya
jadi itu yang saya lakukan itu ya e
artinya apa saya menjadi tidak rugi
secara finansial dan menjadi tidak takut
mencoba lah kan aku tidak keluar uang
gitu
ya Nah ini adalah cara memanfaatkan
karakter tadi ya pembosan itu tadi
kemudian menciptakan konsumen
umum konsumen umum itu siapa ya konsumen
umum itu ya kenalan saya saudara-saudara
teman-teman gitu ya untuk apa
Nah ini khusus untuk sabun cair dan
kompos saya itu sudah SNI itu ya standar
nasional dan sudah
Ee sudah ada izin usahanya untuk yang
kompos bentar lagi masuk UM MKM itu ya
Nah ini saya gunakan untuk parsel dan
untuk bazar untuk orang lain kan nganu
ya
Eh agar mereka itu aman Perlindungan
Konsumen bahwa
eh parsel saya itu isi-isinya itu bisa
dipertanggungjawabkan loh gitu loh
selanjutnya saya juga menciptakan
konsumen khusus Siapa konsumen khusus
itu nah menciptakan konsumen khusus ini
adalah mahasiswa saya gitu ya ya karena
mahasiswa ya enggak berani protes gitu
ya kenapa ini penting banget penting
banget untuk menghindari ejekan jadi
antiksik mahasiswa kan ya Enggak berani
ya ah ngomong bu Sinta komposnya jelek
oh Bu Sinta Sabunnya anu jelek juga
enggak manjur enggak bersih gitu ya
mereka itu takut gitu ya Nah ketakutan
itu saya gunakan bahwa oh iya
ee apa memotivasi saya
untuk lebih apa tekun di dalam melakukan
berbagai eksperimen jadi saya sangat
menghindari
ee perkataan-perkataan yang toksik itu
ya Ini karena ee masih belum stabil
ee apa eksperimen-eksperimen saya nanti
kalau sudah stabil sudah
Ee dijual secara umum ee mungkin saya
menjadi lebih tahan gitu ya artin saya
mengajak mahasiswa dalam kegiatan baru
apa saja Misalnya
ee mengadakan kuliah eksperimen di rumah
saya pada masa lampau mahasiswa itu tuh
ya ngerti kompos kompos tapi cara
membikin enggak tahu gitu ya Eh saya
ajari gitu ya caranya membikin tuh
seperti ini gitu loh Ya cara buat sabun
cair itu seperti ini loh ekoenzim itu
seperti ini loh ya ini
ee apa kegiatan-kegiatan Inilah yang
EE saya inisiasi jadi ini adalah kelas
sampah kelas pengelolaan
sampah nah ini ee saudara saya sudah mau
menjual itu di mall gitu ya kelas
pengelolaan sampah tapi enggak tahu itu
sampai terlaksana apa tidak tapi eh at
least saya bisa mengatakan bahwa itu tuh
peluang loh gitu ya Nah makna psikis
pengelolaan sampah itu apa sih Nah ini
pengelolaan sampah saya kasih warna
merah ini adalah penerimaan diri self
acceptance gitu ya penerimaan diri ini
hasil utama ya paling penting Kenapa
[Musik]
karena saya sendiri sudah men ee
berbagai hal gitu ya untuk supaya
berprestasi itu gimana sih menjadi dosen
berprestasi ad Aduh kok sulit banget ya
berkiprah di rumah sakit jiwa Aduh kok
sulit gitu ya saya memahami orang yang
terganggu mentalnya itu kok sulit banget
G ya terus
ee apa mendampingi eh remaja-remaja yang
nakal itu aduh kok yo sulit banget ya
masok sih Ya udah saya milih sampah gitu
ya hidup saya menjadi lebih bermakna
tapi karena sampah itu memang secara
internal buruk itu ya masok sih Sinta
sama dengan sampah sampah sama dengan
Sinta Masa sih Gitu ya Nah ini eh
pertama kali memang saya menjadi down
gitu ya depresi tapi terus saya bisa
menerima diri gara-gara dengan mengolah
sampah ini saya menjadi lebih bisa
berprestasi Nah inilah Hasil utama itu
paling penting ini ini makna psikis
pengelolaan sampah bagi saya tuh seperti
ini kemudian memacu kreativitas dan
inovasi jangka panjangnya mendapatkan
uang dari bisnis ekonomi sirkuler ini
yang sudah dilakukan di butik daur ulang
itu ya punyanya Pak hijrah ini ya
kemudian
ee memaju kreativitas ini
juga ya tidak tidak sehari dua hari ya
ini Berdasarkan berbagai nganu ya
percobaan-percobaan kemudian kesehatan
mental saya itu terjaga kenapa kenapa
karena merasa diri itu berguna
dibutuhkan orang lain gitu ya Ya coba
kalau saya enggak ada gitu ya Misalnya
saya bepergian ke mana gitu ya sampah di
rumah itu tuh ya terlantar G ya saya
mengelola lima keluarga di rumah saya
ini jadi bank sampah kecil itu ya
kemudian memperluas Pergaulan jadi
jangka panjang itu bisa menjadi pemimpin
secara legal atau wakil rakyat gitu loh
iya loh betul loh
ee keterampilan mengelola sampah itu
bisa menjadi
modal bisa menjadi modal untuk menjadi
anggota DPRD loh kalau ada yang berminat
Git
loh
selanjutnya Psikologi dan kampanye
kesadaran lingkungan atau pengubahan
ee kognisi ini penting banget sangat
penting ni yang sering sangat
sering ditanyakan di dalam hampir semua
webinar itu ya tentang pengelangan
sampah prinsip mengubah orang lain
gimana ya masyarakat supaya sadar
lingkungan n ini prinsip mengubah orang
lain itu dimulai dari yang paling
sederhana sangat sederhana yaitu diri
sendiri sebagai
contoh menjadi konsonan kognitif
Kenapa karena
eeem kalau diri sendiri tidak sebagai
contoh maka saya akan mengalami
disonansi kognitif
artinya perkataan dan perilaku itu tidak
seiring
sejalan jadi bisa saja sih saya
memerintah mahasiswa Ayo bikin kompos
Ayo bikin ekoenzim gitu ya Ah mereka kan
enggak berani ngomong buinta sudah apa
belum enggak berani lah gitu ya ya tapi
saya sendiri yang seperti dikejar hantu
ya Oh saya kan menyuruh mahasiswa bikin
kompos Masa saya enggak sih gitu ya Jadi
kalau saya tidak melakukan
ee membuat kompos maka saya akan
mengalami disonansi kognitif atau ee
perkataan dan perilaku tidak seiring
sejalan ini sama dengan
e orang-orang yang
EE mempunyai kebiasaan
merokok mereka kalau ditanya pasti ee
anda tahu Merokok itu berbahaya tahu
gitu ya ya kenapa masih merokok terus
lah anu sih habis makan kan kecut kalau
enggak anu tidak ngerokok itu ya berarti
apa perilaku dan omongan itu tuh tidak
sesuai ngerti bahwa rokok itu berbahaya
tapi tetap merokok kok ya itu disonansi
kognitif jadi supaya ini
berkesinambungan
kontinuiti ini tonjolkanlah keuntungan
nyata meskipun sedikit Ini adalah cara
mengubah
perilaku orang-orang jadi keuntungannya
itu meskipun sedikit tonjolkan itu Jadi
kalau istilah saya sih
ee memuliakan sampah dimulai secara
sederhana nah pengolahan sampah hari ini
untuk skala individu selesai Ya sudah
itu selesai memuliakan sampah memuliakan
sampah itu berarti tidak meletakkan di
sembarangan
tempat ya hanya di tempat-tempat
tertentu kemudian menjadi nasabah bank
sampah Ini usaha untuk meletakkan sampah
secara bertanggung jawab plus dapat uang
sedikit padahal seharusnya banyak bayar
banyak loh jadi kalau kita mempunyai
banyak sampah maka seharusnya kita
membayar banyak tetapi di bank
sampah kita tidak harus membayar Malah
dapat uang meskipun sedikit nah ini
harus diubah kognisinya
nah Meskipun demikian karena kita punya
buku tabungan uang sedikit dari bank
sampah eh lama-lama menjadi banyak ini
menjadi emas batangan termasuk tadi ya
sudah saya katakan Saya sudah punya loh
emas batangan ini peluang untuk bisnis
ekonomi sirkuler gitu ya kemudian dan
bagi mahasiswa peluang menjadi CSR
corporate social responsibility
perusahaan dan beasiswa ga-gara
ee gara-gara pengolahan sampah banyak
mahasiswa yang bisa mendapatkan peluang
ee meneruskan studi lebih lanjut Ini
sederhana banget ini ya
selanjutnya ini studi kasus psikologi
Inovasi dan kolaborasi dalam pengelolaan
sampah ini
ee Universitas tempat saya bekerja yaitu
Universitas proklamasi
45 kebetulan mempunyai kerja sama dengan
Kadipaten pakualaman Jogja nah terus
tugas saya adalah
ee mengolah sampah dapur dan kebun dari
istana pakualaman jadi di sana memang
ada
ee dapurnya itu memasak hampir hampir
untuk 100 orang tiap hari untuk para
Abdi dalam itu ya Lah terus sampahnya
untuk apa gitu ya
digimanain waktu itu kan menjadi masalah
gitu ya Ya udahlah beruntunglah saya
ee bisa gitu ya ya udah saya berkarya di
Kadipaten pakualaman ya masuk di istana
juga Hasilnya Apa hasilnya menarik nih
nih sampah organik istana di Paku alaman
itu terolah secara ramah lingkungan gu
ya sampai sekarang sampai sekarang itu
mulai Juni 2019 sampai hampir tahun 2024
ini lama itu ya tapi ya Ee di situ saya
belajar juga gitu ya kemudian
sampah-sampah unorganic istana
pakualaman ini diteruskan ke bank sampah
Kecamatan pakualaman jadi ikut
berpartisipasi membesarkan bank sampah
membuat tas cantik dan kotak pensil
untuk keperluan sendiri Ini dari
ee dari orang pakualaman sendiri jadi
dari ee Gusti Putri itu
ya Jadi beliaulah yang
menginisiasi sampah-sampah itu dibikin
tas cantik ya dan kotak pensil ya sudah
dipakai untuk keperluan sendiri untuk
beliau nah kerja sama ini juga menjadi
lokasi KKN dan media pengenalan budaya
Jawa bagi para mahasiswa
nah mahasiswa diproklamasi itu kan
banyak yang dari luar Jawa Jadi mereka
tidak tahu sih Bagaimana sih ee harus
berbicara dengan
em dengan para bangsawan dengan raja itu
harus bagaimana sih gitu ya Ya kami
mendapat kesempatan untuk berinteraksi
dengan orang-orang yang istimewa itu
kemudian menjadi lokasi penelitian
skripsi mahasiswa tentang perilaku
terhadap sampah sampai sekarang sampai
sekarang itu perilaku terhadap sampah
itu menarik banyak mahasiswa untuk
menjadikan topik skripsinya saya juga
heran kok ya mau-maunya gitu ya menjadi
lokasi pengabdian dan penelitian dosen
tentang perilaku terhadap sampah ini
sampai apa seminar nasional gitu ya
sampai seminar
internasional sebagai media percontohan
Mas masyarakat tentang pengelolaan
sampah ramah lingkungan ya banyak
orang-orang yang gimana sih caranya
obatnya apa aja gitu ya caranya
bagaimana gitu ya nah saya kalau untuk
ee di istana pakualam itu saya
menggunakan gentong gitu ya nanti ada
fotonya gitu ya nah ini Jadi
kesimpulannya penghambat gaya hidup
minim
sampah ini karena kita kurang memahami
kelemahan dan kekuatan diri gitu ya kita
tidak bisa menerima diri yang serba
buruk nih denaying kita selalu ngeyol ah
aku tuh jelek aku tuh Enggak Enggak mau
aku Malaslah gitu ya dan sebagainya dia
tidak bisa memahami kelemahan gitu ya
dan kekuatan diri selalu denying denying
itu menyangkal itu ya
menyangkal jadi di
ee penghambat itu banyak loh mahasiswa
saya yang
misalnya eh menjadi langganan shopee wah
kenapa ya karena nganu
eh ikut tren gitu ya ikut tren jadi saya
minder kalau enggak ikut tren gitu ya
jadi itu adalah kelemahan gitu ya tidak
bisa memahami kelemahan itu maka membuat
seseorang itu menyangkal terus itu ya
Nah pendorong gaya hidup minim sampah
yang
mendorong
bila ibu dan bapak bertemu dengan
pemimpin yang pro lingkungan hidup
nah pemimpin itu akan sering memotivasi
contohnya Pak hijrah itu ya bila berada
di dalam komunitas yang serupa yakni
yang peduli lingkungan hidup Wah senang
itu bertemu dengan pemimpin yang serupa
seperti ini
pertanyaannya adalah berapa orang ya
seperti Pak hijrah ini ya gu ya ahah
kalau saya jauh di luar Jawa enggak ada
orang seperti beliau terus ya berarti
saya boleh dong buang buang sampah
sembarangan gitu ya ya enggak gitulah
kembali lagi ke slide yang tadi itu ya
Jadikanlah diri sendiri sebagai pemimpin
gitu ya enggak perlu sempurna seperti
Pak idrah enggak perlu enggak perlu
sekolah S3 enggak perlu berwajah rupawan
enggak perlu kaya bisa yang sederhana
aja bisa
nah pemicu pikiran kreatif dan perilaku
inovatif ini
ee pemicunya adalahu pemacunya
penerimaan diri karena Emosi adalah
penghambat utama perilaku inovatif Jadi
kalau Oleh karena itu saya sangat
menghindari perkataan toksik itu ya
karena perkataan toksik itu membuat saya
marah kalau saya marah itu terus
langsung
ee kreativitas saya itu tuh mandek gitu
ya nah saya
me
meprinsip di dalam hidup saya itu tuh
kelemahanmu adalah kekuatanmu dan
kekuatanmu adalah kelemah
ini kata-kata dari Sigmund Freud dari
tokoh psikoanalisis gitu ya ya Kelemahan
saya itu adalah malas Gitu ya tapi
ternyata itu menjadi kekuatan saya
juga kekuatan saya
ee malas itu bisa menjadi kelemahan juga
ya kalau tidak dikelola dengan
cerdik ya Nah
selanjutnya yang menjadi
ee prinsip hidup saya yang kedua yaitu
keberuntungan itu bisa diciptakan
keberuntungan itu tidak jatuh begitu
saja di depan mata gitu ya Apa sih
hubungannya dengan pengelolaan sampah Oh
banyak banget itu
ya jadi gara-gara saya mengolah
sampah Kebetulan saya senang menulis
gitu ya ya saya tulis loh pengelolaan
sampah itu Eh ya Kok diterima ya di anu
seminar nasional internasional Wah
Beruntung banget n itu tuh tidak ada itu
sebetulnya keberuntungan ya karena saya
senang menulis dan topiknya sampah yang
mana Saya sehari-hari melakukannya jadi
keberuntungan itu saya ciptakan sendiri
itu ya itulah yang jadi kalau ibu dan
bapak mau beruntung hidupnya ya ciptakan
keberuntungan itu gitu ya ya Dengan cara
bagaimana ya kalau dengan saya I
misalnya mengolah sampah ini tidak ada
yang tidak ada yang tidak berguna pasti
berguna pasti ya gitu selanjutnya ini
referensi saya tulisan-tulisan saya
terutama ini ibu dan bapak bisa melihat
gitu ya nih yang mana Nih nomor
[Musik]
ee nomor
L pengelolaan sampah dan pertengkaran
dalam rumah tangga ini lama nih 2012 itu
ya Nah ini kan ini kan ceritanya ya Ngu
pertengkaran saya dan suami ya gara-gara
sampah gitu ya Hah begitu Sedihnya gitu
ya terus saya sampah ee Tong sampah itu
saya bikin cantik dengan ee kertas kado
ya terus enggak ada marah lagi jadi
penting bagi kita bahwa
ee kesehatan mental itu penting juga loh
enggak ada gunanya kalau rajin mengolah
sampah tapi dampaknya itu marah-marah
dengan anggota keluarga ya enggak ada
gunanya juga ya terus nih ini ini foto
ini membuat kompos di istana pakualam
ini ya jadi saya memakai gentong ini ya
gentongnya ada 23 nih ya tiap hari panen
gitu ya ya Jadi kalau di Istan kalau
kompos bikinan saya itu 14 Hari 14 Hari
langsung bisa dipanen ituu ya dan sudah
halus ya karena pakai blender itu ya
penghalus ini ee campurannya ya im4
eh molase
ee kak papur
Tani kalau saya campurannya sampai lebih
dari ada sekitar 10 gitu ya campuran
Kalau di rumah saya tapi kalau di waktu
di istana pakualaman itu sekitar 5ma
apaau enam bumbu itu ya Ini waktu zaman
covid itu ya selanjutnya
ee ini
ee
apa gentong-gentong ini tuh saya gambar
itu ya ya Saya bosan gitu ya melihat
gentong itu kok apa namanya polos gitu
ya saya gambar-gambar gitu ya ini yang
latar belakang ini ya gentong-gentong
ini banyak banget ini ya selanjutnya ee
Ini karya saya ini juga saya membuat
ee sepatu itu ya Ini ini kotak pensil
ini untuk sahabat saya ini kemudian ini
before after ini ya ya sebelum
sebelum saya olah ini seperti ini ya
sesudah itu menjadi kotak yang cantik
kotak sepatu gitu ya Ini emas batangan
saya yang pertama gitu ya emas batangan
saya yang pertama begitu senangnya saya
ini setengah gram itu Ya waktu itu
harganya
rp560.000 saya figura itu ya saya
pamerkan pada orang-orang Ini loh saya
bisa loh ini kompos saya sabun cair
goodie bag semuanya produksi sendiri ya
komposnya sudah ISN sudah
Ee nomor izin usaha sudah ada sabun
cairnya juga goodb ini ya karena saya
senang gambar gitu ya ya Jadi ya
orang-orang senang gitu loh mendapatkan
sesuatu yang menarik ada banyak itu
sudah pejabat-pejabat ada Pak Lurah pak
camat itu sudah menerima gitu ya ini
kotak pensil dengan benang dari tas jadi
ini kotak susu saya jadikan kotak
pensil ya Dan ini ee Inovasi saya ini
benang hitam putih itu saya yang bikin
sendiri G ya Saya memintalnya dari tas
kresek itu ya tas kresek ada juga yang
dari eh steroform steroform itu sudah
saya olah untuk e hiasan kotak pensil
saya Eh ibu bapak bisa mengunjungi eh
Instagram saya gitu nah ini kotak pensil
dari limbah karton isolasi ini ee kalau
isolasi itu sudah habis itu ya
ditumpuk-tumpuk itu ya jadi tinggi kan
nah saya jadikan kotak pensil nih nih
seperti ini ini sudah habis ini untuk
souvenir itu ya Nah ini jenis-jenis
kotak sampah inovatif nih Ini di rumah
saya kotak sampah saya tuh seperti ini
kotak ini kotak yang ber warna-warni itu
ya menarik dan ini adalah
ee mangkok Jenang itu ya Jadi
bertumpuk-tumpuk gitu ya kalau seminggu
ya Senin sampai Jumat gitu ya Senin
sampai Jumat itu saya menumpuk seperti
ini
sekitar berapa ya 10 gitu ya 10 mangkok
ituu 10 mangkok
ee 10 mangkok dan ini
ee Ini
satu blender itu langsung saya saya
putaran itu ya Ini khusus untuk apa
ee kulit telur ini prless tadi yang saya
ngomongkan kemudian ini siap-siap ini
untuk parcel lebaran t tahun baru ini
dan ini pembuatan kompos inovatif SNI
dan nib gitu ya ni di rumah saya kalau
seminggu sekali saya seperti ini ya
pakai gentong ini ya Ini khusus kalau
yang kecil-kecil khusus untuk segmen
saya orang-orang yang tidak punya lahan
luas serta ini sabun cair sabun ekoenzim
berisn jadi ekoenzim di tempat saya itu
jernih jernih banget karena tidak pakai
molase sehingga bisa jernih kalau pakai
molase kan cokelat gitu ya Nah ini
perilaku saya ee sampah plastik itu saya
cuci saya keringkan di ur gitu ya ya
saya cemur terus saya pilah-pilah untuk
yang berwarna yang tidak berwarna ini
siap-siap untuk Kebang sampah gitu ya
ini Kalau banyak itu Ya saya tidak punya
banyak waktu itu
nih ini yang terjadi di
ee dalam keseharian saya itu ya Banyak
yang bilang ee bu Sinta apa enggak punya
kok punya banyak waktu tuh ya Banyak lah
ya I kuncinya ya tadi mencicil
mencicil mencicil terus jadi sehingga
load pekerjaan itu menjadi sedikit
itulah yang membuat
ee saya
ee bisa melakukan banyak hal begitu mbak
Anisa ini sudah 1031 itu ya
Mbak Mbak
Anisa Iya baik ee itu tadi penyampaian
materi dari pemateri kita pada hari ini
yaitu ibu Sinta yang sangat luar biasa
sekali ya Bapak Ibu sekalian kalau kita
lihat-lihat juga ternyata sudah ada
banyak sekali nih Bu pertanyaan dari
bapak ibu peserta webinar yang telah
dikirimkan di kolom chat nih tapi
mungkin sebelum masuk ke acara
selanjutnya saya ingin menginformasikan
terlebih dahulu kepada para peserta yang
menginginkan materi pada webinar kita
pada hari ini itu dat eh request materi
terlebih dahulu eh melalui Link yang
telah admin kami kirim kan di kolom Chat
Zoom ya Bapak Ibu sekalian kemudian ee
mungkin sebelum kita masuk ke sesi tanya
jawab kita akan melakukan sesi foto
bersama terlebih dahulu untuk sesi foto
bersama kali ini saya akan dibantu oleh
admin kami silakan
admin
Halo apakah suara saya terengar jelas
sudah Oh iya untuk bapak ibu dimohon
untuk menghitupkan kameranya
ya langsung saja 1 2
3 slide 2 1 2
3 l 3 1 2 3 SL 4 1 2
3 baik demikian untuk sesi foto bersama
kami kembalikan kepada Terima
kasih baik Terima kasih untuk admin yang
telah membantu sesi foto bersama kita
pada hari ini kemudian eh Selanjutnya
kami juga ingin meminta kesediaan Bapak
Ibu sekalian untuk dapat mengisi
kuesioner yang linknya sudah di-share di
kolom chat supaya kegiatan kami
selanjutnya bisa lebih baik lagi jadi ee
bagi Bapak Ibu sekalian bisa memberikan
saran dan juga masukannya di link
kuesioner tersebut Kemudian untuk acara
selanjutnya yaitu kita masuk ke sesi
tanya jawab dan di sini Kita juga sudah
bantu untuk eh merangkumkan pertanyaan
dari Bapak Ibu sekalian yang telah Bapak
Ibu Tuliskan di kolom Chat
Zoom Kemudian untuk ibu Sinta Saya
mungkin nanti akan membacakan pertanyaan
nya terlebih dahulu kemudian bisa
langsung dijawab begitu ya Bu
ya untuk pertanyaan pertama ini ada
pertanyaan dari bapak selamat Yahya ada
dua pertanyaanb yang pertama Bagaimana
menangani dampak psikologis dari
kepedulian lingkungan Terutama ketika
seseorang atau masyarakat merasa
terbebani oleh tanggung jawab terhadap
lingkungan utamanya pengelolaan sampah
Kemudian yang kedua bagaimana kita sudah
memilah-milah sampahnya terus pengangkut
atau tukang lampahnya disatukan lagi
Bagaimana sebaiknya sikap kita seperti
itu Ibu mungkin bisa langsung dijawab
ya Terima kasih Mbak Anisa Terima kasih
untuk Bapak Slamet Yahya
ee Bagaimana menangani dampak psikologis
ya Terutama ketika seorang masyarakat
merasa terbebani oleh tanggung jawab
terhadap lingkungannya
ee Berarti kan ada ada tetangga kita
yang suka mengeluh toh Waduh kok begini
ya Kok begitu ya gitu ya
Nah kalau merasa terbebani begitu nah
itu berarti anu
apa kita gampangannya aja sih
gampangannya kita bisa memberi nasihat
pertanyaannya adalah Apakah nasihat kita
itu akan
di didengarkan oleh tetangga kita tidak
tidak karena apa Karena tetangga kita
itu tuh memang ingin didengarkan
keluhannya ya didengarkan aja gitu loh
Lah terus Nah dengan ee biasanya itu
dalam proses konseling itu ya orang yang
EE keluhannya ter didengarkan terus gitu
tuh bebannya itu menjadi berkurang
meskipun persoalan tidak selesai nah
terus kalau barulah kalau mereka itu
tanya loh terus Pak Bu Terus gimana ya
caranya mengolah sampah Oh ya baru kita
masuk gitu ya jadi sulit bagi
e orang-orang kalau memang sudah menolak
gitu ya untuk berubah perilakunya itu ya
Jadi yang
EE untuk yang nomor satu
ini jawabannya adalah nganu
didengarkan keluhannya kemudian jadikan
diri kita itu sebagai suri toladan
ya kalau saya mengolah sampahnya tuh
seperti ini jadi saya merasa tidak
terbebani gitu ya kemudian kalau ee
tukang sampahnya itu menyatukan lagi itu
ya tong sampahnya itu isinya
campur-campur lagi padahal kita sudah
milah-milah gitu ya
Ee sebaiknya sikap kita bagaimana gitu
loh sikap kita perilaku kita yang bagus
yaitu
memilah-milah tetap tapi disatukan oleh
tukang sampah
berarti yang bermasalah adalah bukan
kita tetapi tukang sampahnya yang
dipentingkan adalah perilaku kita sudah
terbentuk perilaku kita sudah
memilah-mila itu suatu hal yang bagus
perkara tukang sampah itu menyatukan
lagi itu adalah permasalahannya dia
nah yang
saya eh dengar dari di tpst gitu ya itu
eh dan di bank sampah memang
kelihatannya itu disatukan lagi itu ya
dicampur-campur tapi ternyata Mere kalau
kita itu sudah memilah-milah dengan
misalnya memakai tas kresek itu membuat
mereka menjadi lebih mudah juga
memilahnya sampai di tpst sampai di bank
sampah itu dipilah-pilah lagi itu
gara-gara kita memilah dengan tas kresek
itu tuh menjadi
mudah bagi mereka untuk mengolahnya gitu
ya jadi jangan khawatir Pak Selamat yah
ya
dengan ee sampah kita yang disatukan
lagi oleh tukang sampah itu tidak itu
tidak semudah begitu Gitu begitu mbak
Anisa Baik terima kasih untuk ibu Sinta
untuk jawabannya Kemudian untuk
mempersingkat waktu kita langsung lanjut
lagi ke Pertanyaan selanjutnya ya Bu ya
ini ada pertanyaan yang hampir serupa eh
yang pertama Bagaimana cara mengajak
masyarakat untuk bisa merubah perilaku
dan bisa mengelola sampah kemudian
selanjutnya ada bagaimana caranya
merubah perilaku masyarakat agar lebih
peduli lingkungan khususnya dengan
pilah-pilah dan olah sampah dari rumah
seper
Itu Baik terima kasih mak ini
pak Tri Sina ini adalah contoh
pertanyaan yang klasik Kenapa saya
katakan klasik karena pada hampir semua
webinar pada hampir semua pelatihan
seminar dari lokal sampai internasional
ini pertanyaan seperti ini selalu muncul
tidak saya salahkan tetapi ini menjadi
ee bahan pelajaran juga bagi saya ya
bahwa orang
itu
lebih suka lebih suka mengubah perilaku
orang lain daripada mengubah perilaku
diri sendiri
jadi
probabilitas ataupun kemungkinan kita
mengubah perilaku orang lain atau
masyarakat untuk bisa mengolah sampah
untuk peduli lingkungan itu
probabilitasnya tuh kecil banget Kenapa
ya karena kita bukan
penguasa kita mungkin juga tidak punya
dana yang
berlebih kita sebagai individu tidak
punya lembaga itu ya Coba bayangkan
kalau
ee ini barusan ini tadi pagi tetangga
saya itu tuh membakar sampah asapnya
masuk di rumah itu ya apa saya
marah-marah gitu
ya ya ini Apakah saya harus menyadarkan
pak bu bu Jangan bakar sampah asapnya ke
sini loh gitu ya
ya Sekali lagi kalau itu saya sangat
bisa sangat bisa untuk menegur tetangga
Bu Jangan gitulah ini sudah ditulis loh
di undang-undang guu ya nih kalau anu
kena sanksi loh Pak Bu Git ya saya bisa
itu ya tetapi sekali lagi
ee kesehatan mental saya itu harus saya
jaga itu ya Jadi yang saya lakukan untuk
cara seperti itu saya mengubah mengubah
perilaku saya sendiri agar ee saya
menjadi nyaman caranya Bagaimana ya
caranya Kebetulan saya punya ee kipas
angin yang besar gitu ya ya sudahud saya
Setel aja itu asapnya terus pergi gitu
ya jadi ee memang membutuhkan
ee yang pertama hati besar dan
kreativitas juga gitu ya untuk
menerima menerima tetangga kita yang
perilakunya lucu-lucu seperti itu sangat
tidak gampang tetapi bagi saya itu
adalah kesempatan bagi saya untuk
belajar lagi gitu ya jadi
ee Saya tidak ingin mengubah perilaku
masyarakat tetapi saya dengan cara
menegur tetapi saya ingin mengubah
perilaku masyarakat dengan cara saya
memberi Suri toladan itu yang saya
lakukan dalam kehidupan sehari-hari gitu
memberi Suri tooladan tidak hanya dengan
melalui ee media sosial tetapi juga
kalau ketemu ya saya beri parsel ini loh
parsel saya kalau pas lebaran Natal
tahun baru ataupun ketemu teman lama
saya beri itu ya kan hemat ini loh ini
karya saya ini tuh kompos Hah kompos
Gimana caranya nah masuklah saya dengan
ee apa mengubah persepsi mereka terhadap
sampah bahwa sampah adalah hal yang
sangat berharga begitu mbak
Anisa Iya baik Terima kasih untuk ibu
Sinta untuk jawabannya mungkin kita
langsung lanjut lagi ke Pertanyaan
selanjutnya ini ada pertanyaan dari ibu
Asri Bagaimana tingkat efektivitas
merubah perilaku warga masyarakat dalam
pengelolaan sampah lebih efektif melalui
punishment atau
reward Ibu Asri ini ya Ibu Asri atau
bapak Asri ya Iya
eh
begini mengenai punish and reward
eh
berkaca
dengan apa yang terjadi di mana di
Singapura gitu ya kan Singapura itu
disebut fine City kan kota yang menarik
dan juga kota denda itu fine itu denda
itu fine City jadi kalau kita meletakkan
sampah sembarangan itu langsung didenda
di Singapura gitu ya membuat orang itu
takut gitu ya jadi orang Indonesia kalau
datang ke Singapura wuh peduli banget
itu ya pembersih banget sampai di
Cengkareng ya sampai di Cengkareng itu
ya eh langsung barber-barber itu ya di
jalan itu enggak masalah gitu ya jadi di
sini
ee Bagaimana tingkat efektivitas
mengubah perilaku warga masyarakat dalam
pengeluaran sampah lebih efektif melalui
punishment atau reward dalam
semua
dalam semua
pelatihan mengenai pelatihan apapun Baik
pelatihan
psikologi motivasi ataupun pengelolaan
sampah itu hanya sekitar 2% aja itu yang
yang yang mau mencontoh
ee perilaku-perilaku yang diberikan pada
saat pelatihan sedikit banget bahkan
kurang gitu ya nah terus
ee di dalam
ee buku-buku yang saya baca memang
Anu kenapa ini tu terjadi ya karena
tidak ada punishment itu Jadi kalau
melalui punishmen maka orang-orang itu
tuh lebih cenderung lebih tunduk lebih
manut lebih tunduk pada peraturan
Kalau tidak ada
punishment ya biasa aja gitu ya Oleh
karena itu di Singapore ya karena ada
punishment ya orang-orang ya tunduk itu
ya tapi enggak ada reward gitu loh Nah
di sini yang
EE karena saya sebagai individu tidak
punya tidak punya
kekuasaan dan tidak punya reward yang
berlebih itu ya
ya saya tidak bisa mengubah secara
efektif banget
Kecuali Kecuali pada mahasiswa saya jadi
kalau mahasiswa saya yang ikut psikologi
lingkungan itu tuh Ee mereka taat taat
ikut vogging ikut menjadi nasabah bank
sampah ikut before
after membuat kompos dan perilaku yang
bagus-bagus itu kenapa ya karena kalau
enggak melakukannya nilainya jelek nanti
psikologi lingkungan artinya saya
mempunyai kuasa gitu loh jadi
ee sekali lagi
ee punishment lebih efektif daripada
reward Meskipun demikian di dalam
mengajar saya juga
ee memberi
reward tetapi eh tidak wajib gitu loh
Kalau Anda mengerjakan ya berarti saya
kasih hadiah gitu ya ternyata ya mereka
mau juga ada yang mau ada yang enggak
gitu ya rewardnya untuk apa kegiatan ya
Misalnya ikut kerja bakti membersihkan
selokan secara mandiri dan sebagainya
Nah itu nganu nanti mendapatkan eh
reward di dalam pernilaian psikologi
lingkungan jadi memang
eh tingkat sosial ini ya sosial buday ya
mengubah perilaku itu sangat
sangat-sangat sulit itu ya sangat sulit
jadi melalui punishment memang lebih
efektif Nah siapa
yang siapa yang melakukan punishment ini
sebaiknya pemerintah Memang melalui
sebuah sistem gitu ya kalau di Jepang
punishmentnya itu berupa sampahnya
enggak diangkut gitu loh sampahnya
enggak diangkut jadi misalnya Senin Itu
khusus untuk
organik terus Terus kalau Selasa
ee apa plastik aja gitu ya Dan mereka
sudah dipilah-pilah ketika kita tidak
manut warga tidak manut dicampur gitu ya
ya punishmennya berupa sampahnya enggak
diangkut seperti itu gitu Mbak
Nisa semoga berkenan ya ibu atau bapak
Asri semoga terjawab Ya udah ya Bu Asri
untuk jawabannya kemudian ee mungkin
kita langsung lanjut lagi ke Pertanyaan
selanjutnya ini ada pertanyaan dari Ibu
Dewi
Handayani Bagaimana Ibu menanggapi
kondisi Jogja yang darurat sampah di
mana Banyak sampah di setiap di setiap
sudut jalan karena penampungan tidak
maksimal Apa langkah konkret yang bisa
dilakukan terhadap hal ini Se itu ya ya
Ibu Dewi Handayani Wah ini ibu yang
keren Ini Ibu t teman saya
nih menanggapi kondisi Jogja yang
darurat sampah nih ya memprihatinkan
juga ya sudut jalan tuh penuh itu ya ya
artinya ee
ini
memang
pemerintah Pemerintah belum
bisa membuat sebuah sistem yang
EE
efektif sehingga
ee masyarakat itu tuh Tunduk G loh jadi
sebetulnya bisa
saja pemerintah memaksa masyarakat
mengubah perilaku dengan cara misalnya
hari Senin adalah
ee misalnya hari untuk mengangkut sampah
organik kalau yang bukan organik ya
tidak usah diambil gitu nah hal-hal
semacam ini yang belum bisa dilakukan
memang Nah kenapa kok belum bisa
dilakukan Sekali lagi sekali lagi
orang-orang menunggu pemimpin lah
pemimpinnya Bagaimana E pemimpinnya itu
banyak juga yang anu banyak
yang tidak berperilaku Pro lingkungan
hidup
ee ibu dan bapak yang lain bisa
ngetes bisa ngetes pada
ee banyak orang-orang yang berkecimpung
dalam lingkungan hidup hiup ini tanya
aja sehari-hari buat kompos
enggak menjadi nasabah Bang sampah
enggak gitu ya jawabannya cuma ketawa
aja gitu ya pemimpin-pemimpin kita
banyak yang begitu Jadi kita masyarakat
itu akan mengalami namanya ituh
disonansi kognitif disonansi kognitif
itu artinya segala perilaku dan omongan
itu tidak seiring sejalan loh katanya
pemimpin itu anu kita harus Pro
lingkungan hidup harus reduce reuse
recycle Lah kok dia kok enggak ya Gitu
ya jadi kita tuh pemimpin apa toh ini gu
ya Ah pemimpinnya aja begitu Kok jadi
eh tidak akan selesai tidak akan selesai
kalau kita e menghadapi kondisi Jogja
seperti itu tuh dengan menyalahkan
pemimpin itu tidak akan selesai artinya
apao Ya seperti tadi yang saya katakan
memilih pemimpin berarti kita menuntut
orang lain menuntut pemimpin untuk
sempurna padahal banyak banget loh
pemimpin yang tidak sempurna nah mengapa
tidak kita aja gitu ya jadi saya sering
ee ya sedih ya ya ketawa lucu itu aja
kalau melihat sampah ber tebaran di
Jogja ini lah ini berarti
ee pemimpinnya yang enggak bisa menjadi
suri tooladan atau orang-orangnya yang
tidak mau atau enggan
untuk berperilaku
berbeda berbeda itu mengolah sampah itu
berbeda loh dan itu suatu hal yang
outstanding yang luar biasa ya sering
ditertawakan orang G loh Kita kan enggak
mau toh ditertawakan orang aneh itu
banyak loh yang bilang buinta itu aneh
itu ya ya karena mengolah sampah itu ya
ya supaya tidak dikatakan aneh Ya
Sudahlah enggak usah mengolah sampah apa
gitu Po ya Ya janganlah jadikan diri
kita sebagai pemimpin meskipun itu dalam
skala kecil kita tidak bisa dalam skala
besar kondisi Jogja tapi paling tidak
rumah kita itu nol minim sampah gitu loh
begitu Ibu Dewi Handayani Mbak Anis
Iya baik Terima kasih untuk ibu untuk
jawabannya mungkin kita langsung lanjut
lagi ya Bu ya ke Pertanyaan selanjutnya
ini ada dari
bapak kita itu sudah terki budaya-budaya
instandaya ser cepat sehinggaupadaya
nenekyang kita yaitu budaya berproses
dan Tuhan punilaiat manusia dari
prosesnya
tetapi tidak meninggalkan budaya proses
itu sendiri seperti itu ibu ya Terima
kasih bapak Mardi
eh budaya ini ya budaya budaya
pengelolaan sampah ya bapak Mardi
ee saya harus katakan dengan sangat
menyesal bahwa bangsa Indonesia itu
tidak mempunyai
budaya bersih Lah kok bisa
nah itu
eh dari literatur yang saya baca itu
ee bangsa Indonesia orang-orang
masyarakat Indonesia itu tuh baru
mengenal budaya bersih Setelah
diperintahkan oleh pemerintah Belanda
jadi zaman penjajahan dulu Mengapa pada
saat itu terjadi ee penyakit menular
kolera dan PES itu ya
Nah kenapa bisa terjadi karena sampah
banyak bertebaran Oleh karena itu
ee pemerintah Belanda mengharuskan ee
orang-orang untuk mengumpulkan sampah
dan membuang ke sebuah tempat ya pada
masa waktu itu kan masih banyak ee apa
tempat-tempat yang longgar ya Ya sudah
diletakkan aja di hutan-hutan begitu dan
itu kota Menjadi bersih artinya nya apa
artinya masyarakat Indonesia memang
harus
diajari gu ya cara untuk hidup bersih
budaya hidup bersih itu memang kita
memang belum tertanam gitu itu
pertama kedua
ee pada zaman purba itu di
peninggalan-peninggalan di Aceh itu Ya
ada apa peninggalan tempat makam manusia
purba itu ya ditemukan ee nganu di
antara tulang belulang di antara tempat
ee mangkok makanan gitu tuh ada sisa
makanan gitu ya itu kan ee anu ya
kerjanya orang arkeologi itu ya ya itu
mengatakan
ee sampah makanan itu berserak-serak
artinya pada masa lampau pun juga
orang-orang itu
belum belum menyadari artinya kebersihan
itu sedihnya itu itu yang nomor dua yang
nomor tiga nomor tiga budaya hidup
bersih memang
Ee
tidak budaya namanya sini memuliakan
sampah
itu jauh banget dari pemikiran kita
karena apa dan dari segi bahasa sampah
itu adalah sesuatu hal yang buruk sampah
masyarakat itu ya contohnya itu adalah
untuk orang-orang yang Yah terpinggirkan
itu ya artinya sampah adalah hal-hal
yang buruk Nah kita sebagai orang
modern sangat tidak suka dengan hal-hal
yang buruk itu
Ya saya juga tidak suka dengan hal-hal
yang buruk itu halhal saya suka dengan
barang barang bagus gitu ya jadi
eeem
apa Bagaimana mengubah mengubah
menghargai proses
ee sehingga kita bisa menikmati hasil
yang bagus menghargai proses
mm Saya tidak ingin saya saya
mempelajari mahasiswa saya yang sangat
suka dengan budaya instan instan instan
jadi di rumah saya Saya melakukan banyak
eksperimen Bagaimana
caranya saya yang pemalas ini secara
instan bisa mengolah sampah gitu loh
cepat gitu loh sehingga bersih gitu loh
Nah dalam bayangan saya G ya dalam
bayangan saya saya tuh sering melihat
ee penjual es buah itu loh penjual es
buah itu kan di depan nya tuh banyak
stoples buah-buah yang dipotong itu tuh
nah seperti itu jugalah kalau saya punya
sampah maka inggredien ingredien itu apa
jenenge rempah ee campuran-campurannya
itu tuh saya ambil satu persatu satu 2 3
cepat cepat cepat cepat saya bikin nah
saya campur-campur jadilah itu e adonan
kompos itu loh nah jadi itu cara saya
untuk
e
mengatasi ataupun membuat kompos secara
instan kompos itu memang ee maksud saya
adonan kompos itu membutuhkan waktu
untuk menjadi kompos
memang tetapi paling tidak karena Bu ee
adonan kompos itu sudah saya beri
berbagai macam ramuan sudah saya tutup
simpan sudah mungkin sebulan 2 bulan
saya tengok ya sudah jadi kompos sendiri
gitu Saya sudah bahkan saya pun sudah
lupa gitu meskipun itu seharusnya 14
Hari panen itu ya lebih dari itu tuh
gitu ya jadi caranya adalah
ee saya menyelidiki daya instan itu
bagaimana caranya supaya sampah itu
secara instan saya olah langsung
gitu
jadi ee Saya tidak tidak menyalahkan
budaya instan tetapi saya
mengiringi budaya yang sekarang ini
sedang berlangsung yaitu budaya instan
jadi pengolahan sampah pun Seharusnya
juga bisa instan
gitu karena memang pertanyaan semacam
ini juga klasik harus proses proses
orang enggak
sabarak bar enggak sabar jadi kalau
bapak Mardi pengin
segera dapat kompos Pak dalam waktu 24
jam ada Pak
itu mesin itu komposter ee yang memakai
listrik itu ya mungkin pak idrah nanti
bisa menjelaskan ya Pakai mesin itu jadi
besarnya itu seperti rest cooker itu loh
Pak jadi ee ampas-ampas makanan itu tuh
kulit-kulit itu kita masukkan ke situ
jegrek terus dipasang listrik jegrek
langsung
ee dalam waktu Sebentar itu sudah jadi
kompos itu dia mengering mengering dan
bisa untuk kompos ya
Ada
ada anunya Pak pengorbanannya Pak ya itu
harganya mahal gitu ya harganya mahal
kalau pengin cepat ya Mahal kalau enggak
ingin cepat seperti saya 14 Hari ya
harganya tidak sampai r.000 pak beitu
mbak
an Iya baik Terima kasih untuk ibu untuk
jawabannya Mungkin pertanyaan dari bapak
ini sekaligus menjadi pertanyaan penutup
nih Bu dari sesi tanya jawab kita pada
hari
ini saya ucapkan terima kasih untuk
pemateri kita pada hari ini yaitu ibu
yang telah membantu menjawab
pertanyaan-pertanyaannya sekaligus
bersama dengan Bapak Ibu peserta webinar
pada hari ini kemudian ee terima kasih
juga untuk bapak ibu sekalian yang sudah
aktif bertanya dan Mohon maaf sekali
Apabila ada pertanyaan yang belum
terjawab karena waktu kita yang sangat
terbatas sekali ya Bapak Ibu sekalian
Semoga di lain kesempatan kita masih
bisa bertemu kembali dan
pertanyaan-pertanyaan dari Bapak Ibu
sekalian bisa terjawab di sesi yang akan
datang baik eh kemudian seperti janji
saya di awal tadi saya juga sudah
mengantongi nih nama-nama pemenang yang
beruntung pada pagi ini untuk
mendapatkan spesial dari
kami berikut untuk nama-nama pemenang
yang beruntung untuk mendapatkan spesial
dari butik daur ulang
proelamat untuk
bapakamah ibu dan jug
Bapak jadi bagi
ketigaemen
silakungisa konfmi
ke nomor yang tertera di
layar Kami tunggu untuk
konfirmasi pemenangnya ya Bapak Ibu
sekalian baik eh kita telah sampai di
penghujung acara nih Bapak Ibu sekalian
dan Alhamdulillah hari ini kita sudah
belajar banyak sekali melalui webinar
psikologi inovasi dalam pengelolaan
sampah yang disampaikan oleh pemateri
kita pada hari ini yaitu ibu aronda
tiinta banyak sekali ilmu yang kita
dapatkan pada saat penyampaian materi
yang disampaikan oleh pemateri kita pada
hari ini semoga ilmu-ilmu tersebut bisa
bermanfaat untuk kita
semua baik eh Selain itu kami juga ingin
mengingatkan nih Untuk Bapak Ibu
sekalian untuk dapat mengisi kuesioner
yang linknya sudah di-share di kolom
chat supaya kegiatan kami selanjutnya
bisa lebih baik lagi dan Sekali lagi
saya juga izin mengingatkan kepada Bapak
Ibu sekalian yang EE mungkin
menginginkan materi sekaligus sertifikat
dan kemarin mungkin belum sempat request
itu dapat mengisi Link yang sudah
dikirimkan juga oleh admin kami di kolom
chat terakhir saya ucapkan terima kasih
kepada pemateri kita pada hari ini yaitu
ibu Dr arondati Sinta Ma yang telah
menyempatkan waktunya untuk berbagi dan
juga sharing materi bersama kami pada
pagi hari ini lalu saya juga mengucapkan
terima kasih kepada bapak Dr hijrah
pernama Putra SMA selaku founder dari
butik da ulang Project B Indonesia
sekaligus sekretaris jurusan program
studi teknik lingkungan Universitas
Islam Indonesia dan juga eh tidak lupa
saya ucapkan terima kasih kepada panitia
dan juga peserta yang telah
berkontribusi dan sangat antusias sekali
selama webinar ini berlangsung Semoga
kita semua masih bisa bertemu di
webinar-webinar selanjutnya yang akan
diselenggarakan tahun depan ya Bapak Ibu
sekalian Akhir kata saya selaku MC
sekaligus moderator memohon maaf
sebesar-besarnya apabila selama memandu
acara ini mungk terdapat kesalahan kata
ataupun perbuatan saya pamit
unduramualaikum warahmatullahi
wabarakatuhih Waalaikumsalam
Warahmatullahi
wabarakatuhih Terima kasih Bapak Ibu
semuanya kitaemu lagi di webinar berik
nya Makasih Bu
Sinta terimasihasih ketemu lagi Bu
sintaasihima Kasih Bu