Transcript
LFwKPb09mEc • PSIKOLOGI INOVASI DALAM PENGELOLAAN SAMPAH
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/ProjectBIndonesia/.shards/text-0001.zst#text/0066_LFwKPb09mEc.txt
Kind: captions Language: id karena di tahun depan Insyaallah kami juga tetap akan menyelenggarakan webinar dengan tema-tema lain yang lebih menarik lagi nah Untuk sekarang mungkin eh pertama-tama perkenalkan saya Nis Luana selaku MC sekaligus moderator yang akan memandu jalannya acara webinar pada pagi hari ini acara webinar kita pada hari ini mengusung tema psikologi inovasi dalam pengelolaan sampah yang akan disampaikan oleh pemateri kita pada hari ini yaitu ibu Dr ati Sinta Ma Wah menarik sekali ya Bapak Ibu sekalian acara ini diselenggarakan oleh butik dorong Project Indonesia yang bekerja sama dengan Universitas Islam Indonesia baik eh selanjutnya bapak ibu hadirin yang terhormat Izinkan saya mengucapkan selamat datang dan juga memberikan salam hormat saya kepada pemateri kita pada hari ini yaitu ibu Dr arondati Sinta Ma lalu kepada bapak Dr hijrah Purnama Putra stma selaku founder dari butik door ulang Project B Indonesia sekaligus sekretaris jurusan Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia dan juga dan juga kepada bapak ibu peserta webinar pada hari yang berbahagia ini eh sebelum masuk ke materi webinar kita saya mohon izin Mengingatkan untuk Bapak Ibu sekalian untuk dapat mengisi daftar hadir atau presensi di linkink yang telah admin kami kirimkan di kolom Chat Zoom ya Bapak Ibu sekalian kemudian Dengan hormat saya juga meminta kesediaan Bapak Ibu sekalian untuk dapat menonaktifkan mikropon selama kegiatan ini berlangsung supaya kita semua dapat menikmati materi yang disampaikan dengan baik baik eh selanjutnya sebelum kita masuk ke acara inti kita pada hari ini yaitu penyampaian materi akan ada sambutan dari bapak Dr hijrah Purnama Putra ST m selaku founder dari butik daur ulang Project B Indonesia sekaligus sekretaris jurusan Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia ee baik langsung saja waktu dan layar kami persilakan baik Terima kasih Mbak Nisa mudah-mudahan suara saya sudah terdengar dengan jelas Ya baik eh Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh bismillah whamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah eh tentunya Selamat pagi salam sejahtera untuk kita semuanya mudah-mudahan kita semuanya dalam kondisi yang sehat ee bersemangat dan tentunya si untuk belajar pada pagi hari ini yang kami hormati Ibu arundati Sinta Bu Sinta Eh Alhamdulillah pada kesempatan hari ini berkenan untuk hadir membersamai kita semuanya dengan tema yang sangat menarik ya psikologi inovasi dalam pengolaan sampah Bapak Ibu para peserta yang senantiasa menjadi peserta e tetap dalam kegiatan-kegiatan yang dilaks oleh butik daur ulang Project B Indonesia dan jurusan Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia ya dukungan Bapak Ibu Terus membuat Mbak Nisa dan tim ini ya Mbak Nisa Mas Aji Mbak Ika gitu ya Mas yebi untuk terus e berkegiatan ya di sepanjang tahun ya dan tidak terasa ternyata tahun 2023 sebentar lagi sudah mau selesai dan kita akan ee berhadapan dengan 2024 Ya seperti Mbak Nisa sampaikan tadi ini adalah webinar ke-23 gitu seperti tahunnya tahun 2023 ditutup dengan webinar ke-23 berarti target Mbak Nisa dan tim 2024 akan ditutup dengan 24 webinar ya siap-siap mencari tema mencari pemateri yang kompeten ee yang bisa membawa apa eh banyak materi kita belajar ee bersama ya eh tentunya dalam meningkatkan aspek pengolaan sampah yang kita lakukan ya Bapak Ibu mungkin ee praktisi di lapangan ya akademisi kemudian ada ee Bapak Ibu pengambil keputusan ya E stakeholder terkait yang bergabung pada kesempatan hari ini ini menjadi ajang kita e untuk belajar walaupun lokasi kita saling berjauhan mudah-mudahan dalam webinar ini ba mempersatukan ide-ide kita ya mengambil banyak manfaat dari aktivitas yang kita lakukan ee sepertinya tidak berlama-lama tapi sepertinya ee saya harus banyak mengucapkan terima kasih kepada bapak ibu yang senantiasa bergabung ya dalam aktivitas-aktivitas kita mudah-mudahan ee kita semuanya bisa bertemu kembali dalam webinar-webinar berikutnya tema hari ini ee dua tema terakhir memang dipilih oleh panitia yang berhubung ungan dengan aspek ee sosial ya di samping aspek-aspek teknis yang kita sudah bahas di berbagai macam webinar sebelumnya ee tapi kita ingin angkat ee topik di luar aspek teknis ya Ee agar membawa suasana yang baru dan pendekatan-pendekatan terhadap pengelolaan sampah dapat dilakukan dan hari ini temanya adalah bagaimana ilmu psikologi ini bisa mempengaruhi ee pengelol sampah Bu Sinta beliau adalah expert di bidang Psikologi dan e banyak sekali penelitian-penelitian yang beliau lakukan yang berhubungan Bagaimana mengubah e mindset ya dari masyarakat e terkait dengan pengolahan sampah yang dilakukan tidak hanya di aspek teori Tapi beliau mengaplikasikan ya aspekaspek tersebut Jadi kalau dengar beliau cerita Bagaimana mengubah dalam tanda kup asan menjadi potensi untuk bisa melakukan sesuatu dan konsisten untuk dilakukan itu menjadi menarik untuk kita dengarkan e mudah-mudahan cocok nanti untuk bisa kita aplikasikan di masyarakat di sekitar tempat kita masing-masing di wilayah kita dan kita bisa mendapatkan e pengelolaan sampah yang lebih baik di masa yang akan datang sekali lagi terima kasih Bu atas waktu yang diberikan mudah-mudahan sharingnya bermanfaat bagi kita semuanya ya Eh mbak Nis dan tim Terima kasih juga sudah menyiapkan berbagai macam perlengkapan untuk webinar pada kesempatan hari ini ya Bapak Ibu Selamat mengikuti webinar psikologi inovasi dalam pengolan sampah mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semuanya Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan terima kasih mohon maaf jika banyak kekurangan wabillahi Taufik walhidah wasalamualaikum warahmatullahi wabaruh Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh Terima kasih untuk bak yang telahember sambutannya dan sekaligus membuka acara pada pagi hari ini Bapak Ibu sekalian kami dari panitia juga melakukan live streaming melalui YouTube channel kami yaitu di Project B Indonesia jadi semisal selama acara webinar ini berlangsung mungkin ada Bapak Ibu sekalian yang terkendala di dalam Zoom itu tidak perlu khawatir karena Bapak Ibu sekalian juga tetap bisa mengikuti webinar ini melalui YouTube channel kami yaitu selanjutnya seperti biasanya Nih Bapak Ibu sekalian hari ini ini kami juga menyiapkan berbagai macam doorpes spesial untuk Bapak Ibu sekalian yang beruntung doorpes ini diberikan berdasarkan tiga pertanyaan terbaik dan juga dua Story Instagram terunik selama webinar ini berlangsung eh untuk memenang tiga pertanyaan terbaik akan kami umumkan di akhir acara Sedangkan untuk pemenang dua Story Instagram terunik akan kami Hubungi langsung melalui DM Instagram Nah jadi bagi Bapak Ibu sekalian yang ingin bertanya sel selama webinar ini berlangsung itu dapat sekali langsung memberikan pertanyaannya di kolom chat ee dengan format nama kemudian pertanyaan yang ingin ditanyakan dan nanti akan kami pilih tiga penanya terbaik untuk memenangkan WordPress spesial dari kami baik eh tanpa berlama-lama lagi kita langsung akan lanjut ke acara inti kita yaitu penyampaian materi namun sebelum itu Mari kita simak terlebih dahulu CV dari pemateri kita berikut ini [Musik] Iya baik itu tadi sekilas mengenai pemateri kita pada hari ini selanjutnya saya mungkin akan menyapa pemateri kita terlebih dahulu Asalamualaikum Selamat pagi bu Sinta Selamat pagi Mbak Anisa dan Pak Pak Hijriah juga ya Ibu gimana kabarnya hari ini Bu baik Terima kasih Mbak Anisa Alhamdulillah kalau begitu baik mungkin untuk efisiensi waktu kita bisa langsung lanjut saja untuk ee mulai penyampaian materi begitu ya Bu ya I saya iya ba ee nanti untuk share screen-nya dari ibu sendiri ya Bu ya i bisa I baik untuk penyampaian materinya nanti waktunya kurang lebih sampai sekitar jam 10.30 begitu ya Bu ya Iya eh tanpa berlama-lama lagi langsung saja tempat dan layar kami persilakan sudah terlihat Mbak Anisa sudah terlihat Ibu Oh ya ya Em Terima kasih ee Bapak Ibu semuanya Selamat pagi sudah Ee hadir di webinar yang diadakan oleh Project P ini dan juga ee Fakultas Teknik ee teknik lingkungan dari UII ini Em kesempatan yang sangat-sangat luar biasa gitu ya dan sebagai penutup nih jadi saya menjadi teringat terus karena ee episode yang ke-23 ya Baik saya mulai saja ini ee topik saya adalah tentang psikologi inovasi dalam pengelolaan sampah gitu ya jadi nanti ee ibu dan bapak bisa juga eh melihat karya-karya saya di Instagram itu ada beyondws.id itu ya Dan ini ee sebagian dari karya-karya saya gitu ya jadi saya juga eh mendesain tas itu yang ini eh apa laboratorium saya dan ini juga Apa hasil dari eh saya menabung di bank sampah gitu ya emas batangan Baiklah n saya ceritakan lebih lanjut supaya runtut ya kita mulai dari slide pertama saja Baiklah ee ibu dan bapak ee Ini mengenai pengantar Psikologi dan EE dalam pengelolaan lingkungan nah di dalam pengelolaan lingkungan khususnya sampah itu ada aspek lima aspek yang selalu ee menjadi dasar bagi kita semuanya di dalam mengelola sampah apa saja itu lima aspeknya yaitu hukum atau peraturan kelembagaan pendanaan sosial budaya dan teknologi hukum atau peraturan itu mulai dari undang-undang Nomor 18 tahun 2008 nah ini fungsinya untuk mengatur masyarakat ada ada sanksi pidannya pidananya yang menarik adalah itu peraturan itu sudah lama ya 2008 gitu ya ee lebih dari 10 tahun tetapi tetap saja perilaku masyarakat belum belum bisa ee diatur gitu ya ini yang menarik berarti ee banyak orang menanyakan Lah terus untuk apa gitu ya undang-undangnya Kok tidak diperhatikan oleh masyarakat gitu ya tapi ya itulah eh kenyataan yang ada Jadi kita eh yang penting hukum peraturan sudah ada terus kelembagaan itu tpst Eh tempat pengelolan sampah terpadu seolah perusahaan bank sampah butik butik daur ulang pun itu merupakan kelembagaan ya jadi agar pengelolaan sampah itu tuh efektif maka ee hendaknya ee pengelolanya itu berupa lembaga gitu loh bukan perseorangan kemudian Meskipun demikian perseorangan pun juga tidak masalah gitu ya sangat sangat bermanfaat juga gitu ya kemudian pendanaan pendanaan itu dari mana dari APBN APBD retribusi rumah tangga lembaga CSR dan sebagainya dan karena ini e apa ee dana yang bukan dari individu kan berarti harus dipertanggungjawabkan juga gitu ya ya saya mengharapkan tidak ada korupsi segala kemudian sosial budaya jadi ini budaya hidup bersih Nah itu interdisipliner ya jadi termasuk psikologi jadi Eh Topik kali ini itu termasuk di dalam sosial budaya selanjutnya mengenai teknologi teknologi itu peralatan fungsinya adalah untuk mempermudah pengolahan sampah misalnya insenerator ee kotak takakura dan sebagainya gitu ya jadi eh Kenapa sosial budaya ini tuh saya beri warna merah karena ee inilah yang sering kali tidak diperhatikan oleh kita semuanya jadi banyak orang itu tuh me mengatakan bahwa Ee gimana ini Pemerintah nih nih apao tidak ada tong sampah tpst ee tutup dan sebagainya ini bagaimana TPA piungan kalau di Jogja itu juga mau tutup lah ini Jadi intinya masyarakat itu menuntut pemerintah gitu loh kenapa kenapa kok enggak ada sistem yang yang yang bagus gitu loh sehingga kita itu bisa kita mau loh diatur gitu loh Kita mau banget gitu loh tapi yang berarti yang salah itu kan pemerintah gitu ya nah salah-salahan seperti itu kan membuat nganu ya membuat kita itu sampai gimana soh baiknya Nah kita ke slide 2 nah Benarkah sampah adalah persoalan bersama ini sering sangat sering dikemukakan jawaban banyak orang adalah apa iya persoalan saya sampah itu persoalan saya Mengapa bukan tetangga yang sampah nya lebih banyak saya kan cuman sedikit satu mangkok kecil itu tetangga itu sampai berkarungkarung ya seharusnya dia lah yang bertanggung jawab bukan saya ini di dalam psikologi disebut pengaburan tanggung jawab ee apa disebut pengaburan tanggung jawab artinya tidak jelas Siapa yang bertanggung jawab gitu ada juga tadi ya ee orang-orang mengatakan Wah itu persoalan saya bukan itu bukan itu kan persoalan Pak RT pak eh Nanti kalau saya bilang pak itu kan harus laki-laki ya enggak selalu ya itu eh persoalan RT RW Lurah Bupati Kepala Dinas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bupati Gubernur Menteri Lingkungan Hidup bahkan presiden ini disebut Eh teori modeling itu ya berarti kan pemimpin dipilih itu kan seharusnya bisa menjadi suri tauladan ketika pemimpin itu tuh tidak bisa yo Ya sudah enggak usah aja kita sebagai masyarakat yo enggak usah nurut sama mereka gitu loh Nah ada lagi yang bilang oh sampah itu bukan persoalan saya kok saya bukan petugas sampah dan saya sudah bayar orang lain sebagai petugas sampah tiap pagi diambil loh ya sudah toh sudah beres toh saya Cak segitu aja Saya tidak mau untuk yang lain repot gitu ya Nah ada lagi penelitian yang menjelaskan ee ibu dan bapak mungkin akan menemui sebuah lokasi lokasi X Kok bisa bersih banget ya tapi lokasi y kok kotor banget ya kenapa ya Ternyata ini ee ada apa hasil penelitian dari seorang sarjana di UI S3 gitu ya memang untuk yang di lokasi X yang bersih itu ada pemimpin yang bisa membuat masyarakat merasa bahwa sampah itu persoalan bersama gitu ya jadi pemimpinnya itu yang ee apa ya melayani masyarakat mendorong menyadarkan masyarakat gitu ya itu pemimpinnya itu mang bagus gitu ya sebaliknya di lokasi y itu tidak ada pemimpin yang bisa pengaruhi masyarakat jadi sampah ya tidak diperhatikan ya biarin aja gitu ya Nah terus jadi persoalan di sini adalah bagaimana cara memimpin cara mencari pemimpin yang pro lingkungan gu ya makanya saya Beri tanda merah ini ya caranya mencari bagaimana ya G ya Berartikan ini mau capres segala Ini musim capres-capresan ini nah cari pemimpin yang pro lingkungan itu tuh nih yang biasa di cara mencari yang pemimpin yang pro lingkungan hidup berarti kan kita mencari di tetangga barangkali ada nah intinya adalah menuntut orang lain untuk ideal Nah loh pemimpin itu kan ya harusnya perilakunya 1 2 3 4 itu ya Jadi kita menuntut orang lain untuk ideal nah ini besar kemungkinan kita kecewa karena kita tidak bisa mendekte pemimpin itu ya untuk sesuai dengan kita wong kita itu orangnya banyak banget ratusan juta moso sih ee Pemimpin harus sesuai dengan kita besar kemungkinan kita akan kecewa lah kalau kecewa Terus bagaimana ya ini ada alternatif jadikan diri sendiri sebagai calon pemimpin Pro lingkungan hidup apa bisa apa Bisa ya bisa aja jadi kalau mau menjadi menjadikan diri sendiri sebagai calon pemimpin yang pro lingkungan hidup itu sering-seringlah melakukan eksperimen jadi memang motivasi internalnya itu harus kuat dari dalamnya Itu loh dari kuat keinginan niatnya itu harus kuat nah yang perlu ibu bapak perhatikan menjadi pemimpin yang pro lingkungan hidup atau pahlawan Lingkungan Hidup itu tidak perlu takut dengan kualitas Wah jadi saya hanya bisa mengolah sampahnya cuma 12eng kilo atau mungkin cuma berapa ee kasarnya itu 1 ons per hari enggak masalah Tidak masalah yang perlu yang penting kita menjalani nya jadi tidak perlu takut dengan kualitas baik-baik aja gitu ya Nah terus ee kalau ibu dan bapak itu bersedia menjadi pemimpin ee yang pro lingkungan hidup khususnya bidang sampah bersedia jadi pemimpin nah ini ee ada ada lima hal yang EE bisa ibu bapak perhatikan bahwa ee Bergerak dalam bidang sampah itu hidup kita itu bisa bermakna berguna bagi orang lain gitu loh ternyata aku tuh bisa ya Ee membuat orang lain itu menjadi bahagia itu senang kita itu senang itu loh karena hidup kita itu bermakna selanjutnya Mengapa sampah ya sampah itu adalah ee cara untuk menemukan makna hidup yang paling mudah tidak berisiko murah Jadi kalau misalnya gagal Ya udah langsung dikubur itu aja gitu ya Ee sampahnya jadi sampah itu adalah suatu benda yang sangat mudah untuk menimbulkan makna hidup memang ada benda lain atau hal lain yang bisa membuat makna kita ee bisa muncul Oh ada misalnya apa misalnya kita ee apa memelihara memelihara kucing-kucing yang terlantar hewan-hewan yang terlantar itu juga ee hewan-hewan peliharaan itu tuh membuat hidup kita bermakna atau apa misalnya kita menyantuni orang-orang yang kurang mampu Nah itu makna hidup juga yang tetapi ee kalau sampah itu tuh mudah sangat mudah ditemukan tidak berisiko jadi kalau kita menyantuni sering menyantuni orang-orang yang kekurangan misalnya tuh ya ya berarti kan kita harus pergi dari rumah harus misalnya memasak makanan memberikan kepada mereka ya kalau masaan kita terlalu asin Bagaimana ya gu ya nanti malah dibuang sama mereka itu lah kalau kita ee dalam bidang sampah itu sampah itu tidak akan protes pada kita gitu loh gampangannya itu ya Dan kalau kita menjadi pemimpin dalam bidang sampah itu ya tidak perlu menjadi pemimpin super tidak perlu berpendidikan yang tinggi yang kaya enggak perlu enggak perlu biasa saja nah juga kadang kala kita itu malu gitu ya Malu dan takut diejek karena ee mengelola sampah ya enggak apa-apa di rumah aja menjadi pemimpin di rumah saja jadi Ee tidak ada ya nanti Yang ngejek itu anggota rumah itu ya mereka sudah asik dengan urusannya masing-masing itu ya jadi tidak perlu ee takut menjadi pemimpin kalau di rumah saja bila ibu dan bapak itu berani keluar dari rumah Maksudnya menjadi pemimpin di masyarakat probability atau kemungkinan menjadi pemimpin yang top itu tuh tinggi Kenapa karena sedikit saingannya lah Iyalah sedikit loh orang yang mau ee apa mengurus sampah itu sedikit banget itu loh Nah kalau ibu dan bapak bersedia Wah ini sip sangat sangat bagus gitu ya tapi juga perlu ada waspada ada hambatannya hambatannya apa saja nih ya ini hambatan nih Saya beri ni yang merah ini itu yang sering menjadi tantangan sulit mengubah diri ya Saya dari dulu Ya seperti ini maka Kenapa saya harus mengubah diri hanya untuk menjadi pemimpin gitu ya Nah apa sih ee operasional dari kesulitan mengubah diri yaitu adanya ini yang saya deteksi dari ee para mahasiswa saya ini ya ada yang malas pelit pembosan itu ya Nah karakter-karakter yang yang jelek-jelek ini apa iya harus diubah ini apa iya Nah inilah yang EE topik ini disebut psikologi inovasi karena karena ini berhubungan dengan karakter-karakter kita yang menarik seperti ini Malas pelit pembosan nah persoalan mendasar pengelolaan sampah tingkat individu kita mulai ya Ee ini memang karakter sampah karakter sampah itu ee ee karakter sampah itu memang secara internal itu rendah itu ya artinya Apa artinya ya sampah itu bau warnanya tidak menarik berbahaya itu ya Dan apa ee bentuknya tidak menarik gitu ya jadi memang secara internal itu rendah secara ee karakter sampah itu memang sangat-sangat tidak menarik gitu ya itu lah yang menyebabkan kita menjadi malas nah ketika kita menjadi malas itu saya saya kejar lagi malas itu masih koma itu ya belum titik loh loh malas itu kenapa gitu ya ada beberapa hal meras misalnya merasa tidak perlu itu ya ya untuk apa mau sampah aja kok harus Diel lah udah buang aja gitu ya merasa tidak perlu dan pengelolaannya itu mahal dan ribet gitu ya perlu misalnya insenerator insenerator Tuh mahal banget loh ya mahal dan harus dipilah lagi wah nih waktu untuk nonton drakor habis nih ya Eh ini saya Kemukakan waktu untuk nonton drakor Habis ini betul-betul saya temui gitu ya Ada seorang anggota masyarakat tu saya tanya nya gitu loh Kenapa W nanti dragornya itu sudah habis ini waktunya saya enggak bisa ngikuti lagi gitu loh Oh ya menarik juga ya Nah terus rumah sempit nih banyak dikemukakan oleh para mahasiswa saya gitu ya rumahnya sempit gitu ya mereka kos-kosan tuh ya hanya satu kamar aja itu l ya Masa sih mengolah sampah di dalam kamar di dekat tempat tidur ya enggak lucu juga ya ya ya itu alasan-alasan mereka alasan yang lain sudah ada petugas sampah sudah bayar loh ya sudah bayar Jadi kenapa harus saya melakukannya H ada lagi nih ada ibu yang mengurus sampah Nah Ibu kan nganu figur segalanya bisa ya sudah Ibu aja lah sana Nah inilah yang disebut ee ekeminism itu ya ini ada ada apa referensinya itu ya referensi nomor gitu ya Jadi kenapa ibu karena Ibu itu ee selalu dikaitkan dengan dapur masakan di dalam rumah ee bagian rumah yang paling banyak menghasilkan sampah adalah dapur yang banyak di dapur adalah ibu t ibu bertanggung jawab terhadap sampah lah kalau saya bukan ibu ya enggak usah bertanggung jawab itu ya itu banyak yang dikemukakan oleh orang-orang selain itu memang dari studi eh gender memang eh figur perempuan itu dipersepsikan dengan hal-hal yang yang kotor gitu ya hal-hal yang kotor itu adalah yang perempuan gitu kembali lagi terus ya Mengapa harus saya itu namanya divusion of responsibility atau pengaburan tanggung jawab ada lagi yang mengatakan y merasa diperbudak oleh sampah itu ya Oh Pagi siang sore malam terus sampah kok enggak ada yang lain gitu loh ya Nah terus ee alasan yang lain mengenai tidak ada tong sampah tong sampah buruk bentuknya tong sampah selalu penuh tong sampah campur-campur ya inilah yang keberadaan sampah Tong ini yang keberadaan atau tidak keberadaan itu pasti disalahin gitu ya Oleh karena itu kalau di Jogja itu tuh eh pernah ada lomba melukis tong sampah oleh anak-anak ya itu adalah cara untuk e mengajak orang-orang untuk meletakkan ya bukan membuang ya kan sampah di tong sampah ya sederhana banget loh kenapa ya itu tong sampahnya bagus loh sudah dilukis sama anak-anak gitu ya ini alasan-alasan ini ini saya dapatkan semuanya dari mahasiswa dan EE masyarakat yang saya wawancara gitu ya jadi ee membuat kita itu malas jadi bagi saya malas itu masih masih koma belum titik harus dikejar Ada apa malasnya Nah kenapa karena ini penting untuk e [Musik] nah memanfaatkan rasa malas eh untuk pengelolaan sampah anorganik ya ini memang aneh ya memanfaatkan rasa malas Mengapa Karena saya memang sulit mengubah diri untuk menjadi rajin itu sulit tapi di sisi lain Saya ingin menjadi pahlawan lingkungan hidupah Terus bagaimana Nah inilah saya memang malas memanfaatkan rasa malas untuk pengelolaan sampah anorganik operasionalnya Bagaimana Nah pertama membuat tong sampah yang bagus bentuknya jadiong sampah ee di tempat saya itu ada yang dicat warna-warni dikasih apa dikasih bungkus kertas kado gitu ya jadi menarik gitu loh J ee saya menjadi tidak tidak malas lagi kalau membua sampah lah Tong tong sampahnya bagus kok gitu ya kemudian ini yang saya terapkan di dalam ee ruang belajar nih perbanyak jumlah tong sampah misalnya sampah khusus B3 khusus anorganic non B3 kotak pringless tas bagus dan lain-lain itu sampai 20 jenis itu ya Kok ada kotak pringless itu yang seperti apa sih gitu ya Nah kotak pringless itu yang dari makanan kentang goreng itu loh Nah itu tuh khusus untuk yang EE saya gunakan untuk sampah yang kecil-kecil kalau saya mencuci ee di piring itu kan kadang ada kadang kala ada plastik-plastik-plastik nah itu saya langsung saya sisihkan langsung masuk di kotak pringless ketika kotak pringless H ee penuh Nah berarti sudah Ee Saatnya untuk dikumpulkan ke tpst di dekat tempat rumah saya yaitu eh Randu Alas tpst Randu Alas itu di dekat saya gitu ya ada tas bagus dari kertas itu ya Wah sayang nih Kalau dibuang nih ya Ya udah saya jadikan ee apa tong sampah untuk khusus kertas itu ya jadi sangat banyak kalau di luar itu tuh tong sampahnya kan ada tiga ya merah merah ee hijau dan kuning apa ya gitu ya hanya tiga jenis Kalau di tempat saya sampai 20 jenis saking banyaknya gitu ya Kenapa karena saya malas untuk memilah-milah jadi supaya saya tidak malas jadi saya langsung langsung meletakkannya jadi saya tidak perlu memilah lagi Wong di depan saya sudah ada tong sampah yang berbagai jenis langsung masukkan sesuai jenisnya jadi Tidak usah saya pilah lagi terus ee memanfaatkan rasa malas itu saya ee lakukan dengan cara mencicil pilah sampah jadi malas itu terjadi karena apa Karena sampahnya banyak banget gitu ya waduh wah sampai berkeringat gitu loh kalau memilah-milah Wah saya enggak mau lagilah ya berarti kita mencicil sedikit demi sedikit aja sedikit sedikit demi sedikit nah tujuannya supaya kita tidak terburu-buru Kebang sampah kadang kala kita harus buru-buru Kebang B sampah nah bank sampah lengganan saya itu bank sampah mesem itu ya di dekat alun-alun Utara kalau di Jogja itu ya itu bukanya itu anu cepat banget itu loh nganu tutupnya juga cepat gu ya hari jumat jam 8. sampai jam 10 dalam seminggu Yah padahal rumah saya tu kan jauh banget gitu ya di dekat Gunung Merapi itu wah jadi terburu-buru kalau seringkiali saya sudah siap-siap mau ke B sampah gitu ya Eh sampai bank sampah tutup jam 10 gitu ya Tutup jam 10 Le tutup Wah padahal itu seminggu sekali gitu ya Aduh jadi ya Eh harus ada persiapan gitu ya Nah rasa malas ini juga bisa di atas dimanfaatkan dengan cara ingin tampil keren saya tuh malas tapi sering senang ingin tampil keren gimana caranya ya Saya berolahraga olahraga yang bagaimana gitu ya saya melakukan plogging vogging itu adalah jogging ya pakai kostum olahraga biasa gitu ya plogging Eh berolahraga sambil ee membawa tas kresek gitu ya Jadi sepanjang jalan jogging itu kalau ada sampah ee khususnya Ya saya milih-milih juga ini khususnya botol itu ya botol air kemasan ya saya ambil gitu ya mirip-mirip pemulung tetapi keren gitu loh pakai soalnya kan Ngu pakai baju olahraga yang bagus gitu ya kadang kala saya melakukan namanya kegiatan before after before after ini adalah eh sebelum ada satu lokasi yang kotor gitu ya Nah sebelum dibersihkan saya mejeng dulu dengan latar belakang sampah itu ee lokasi yang kotor itu di cklik gitu ya Nah terus saya bersihkan ya 1 jam aja habis bersih habis 1 jam langsung mejeng lagi di belakang saya itu sudah ada e sampah-sampah yang sudah terkumpul dengan bagus makanya before after terus dikirim ke Instagram atau ke media sosial lainnya jadilah saya tampil keren wow jadi pahlawan lingkungan gitu ya ya padahal Ca sejam aja ya enggak apa-apa nah ini sekarang nih ee apa hobi yang terakhir ini yang saya tekuni ini lari maraton lah Apa hubungannya dengan ee tampil keren ini dan malas ini nah ini ee lari maraton ini ee saya lakukan dengan cara menggunakan ee tutup botol air kemasan gitu loh jadi ee untuk di belakang rumah saya itu kan anu sekitar 17 m itu ya jadi pulang balik G ya itu tuh 34 m itu ya n 34 m kalau untuk menjadi 5 km jadi berapa ratus itu loh berapa ratus berapa ratus ee apa pulang baliknya nah saya kan pelupa Nah jadi kalau satu kali ee lari satu kali apa 17 terus pulang balik 34 m gitu ya berarti saya meletakkan satu buah tutup botol di sebuah tempat begitu seterusnya Jadi kalau untuk 5 km sekitar 100 apa 200 tutup botol gitu ya jadi memanfaatkan tutup botol yang sudah tidak terpakai itu ya itu yang saya lakukan ya ini khusus untuk sampah anorganik Nah kalau sampah organik dapur ini yang sering banget menjadi masalah memanfaatkan rasa malas untuk pengelolaan sampah organik dapur nah malas malas itu ee dimanfaatkan untuk mengurangi prokrastinansi prokrastinansi adalah kebiasaan yang suka menunda-nunda ya Nah ini kebiasaan yang tidak bagus jadi harus dikurangi nih lah cara ngurangi gimana gitu ya khususnya untuk sampah organik dapur nah Kal caranya adalah Ini bisa juga disebut inovasi ya Enggak apa-apalah ini saya yang pertama yang hijau muda ini Cicil dan mencancah sisa makanan plus kulit buah ya jadi setelah saya mengupas buah gitu ya langsung gitu loh kulit buahnya itu saya cacah G loh cacah kecil-kecil dimasukkan mangkok jenang Saya suka jenang Nah itu kan pakai plastik kalau jual itu Nah itu kan mangkoknya bagus ya saya gunakan itu ya untuk tempat ee hasil cacahan dari kulit buah dan sisa makanan jadi dicacah kecil-kecil kecil gitu ya terus ditutup tapi enggak saya buang di anu loh belum saya olah jadi kompos belum itu tuh saya tumpuk di ee dekat tempat cuci piring itu ya terus e untuk kulit buah yang masih bagus gitu ya jadi saya cacah kulitnya kulitnya itu saya cacah kecil-kecil gitu ya itu harus harus dicicil gitu ya kenapa ini seperti sisa makanan dan kulit buah ini memang harus dicicil karena kalau tidak dicicil Maka akan muncul belatung nah saya tidak suka dengan belatung jadi supaya saya tidak ee terlibat dengan belatung maka saya harus mencicil nah mencicil ini sebetulnya ini adalah mengurangi perilaku prokrastinansi jadi kita mang sedikit demi sedikit gu ya Nah ini yang kulit buah yang bagus ini ee apa saya gunakan untuk ee membuat POC itu ya khusus ember ini untuk fermentasi itu ya ya saya masukkan aja ke situ ya pakai molase pakai EM4 sudah Cicil itu langsung itu ya cuma apa ee e dicacah langsung masuk ember gitu kemudian ada kulit bawang kulit bawang merah kulit bawang putih ini tidak disatukan dengan kulit buah dan sisa makanan tadi jadi saya menggunakan mangkok jenang lagi itu ya jadi di dekat eh wasbak saya itu tuh ada banyak e mangkok mangkok jenang isinya sudah terseleksi itu ya Ini gunanya untuk ee Untuk apa Agar komposnya itu terhindar nanti dari serangga-serangga itu ya kemudian ada kulit telur khusus kulit telur Jadi kalau tadi pagi saya menggoreng telur itu ya kulit telur itu habis dipecah kulit telurnya langsung dicuci gitu ya terus langsung masukkan di mangkok Yang Tersendiri lagi itu ya jadi itu ada ee khusus untuk kulit telur itu berbeda dengan kulit buah berbeda ampas kopi dan teh nih Saya juga suka minum kopi dan teh ini tuh khusus beda lagi kenapa ya ini nanti Ceritanya ini ya Ee nanti ini yang jadi Sisa makanan kulit buah kulit bawang merah kulit ee apa ampas kopi itu ya itu semuanya diblender tu ya saya ma memblender Oh kecuali ini ampas kopi dan teh itu tidak saya blender karena sudah kecil-kecil dan kalau diblender berarti nanti hilang itu karena menjadi terlalu kecil kulit telur juga tidak saya blender jadi hanya sisa makanan sisa makanan saja sisa makanan dan kulit buah yang saya Blender sampai halus terus saya ee tambah dengan POC POC yang dari ember nih fermentasi kemudian saya ee campur dengan kulit bawang merah bawang putih gitu ya ampas kopi dan Teh sudah jadi kompos saya seminggu sekali membuat kompos tidak Tiap hari saya tidak mau diperbudak oleh sampah nah kulit telurnya ini saya gunakan untuk Sesudah komposnya jadi saya saring saya campur dengan kulit telur kulit telurnya itu itu harus ee bersih kering itu saya tumbuk gitu ya saya tumbuk Nah kalau sampah di tempat saya itu tuh tidak ada yang bau tidak ada yang EE bentuknya jelek semuanya Itu semuanya itu tercacah dengan bagus sehingga itu cara saya melawan rasa malas itu seperti itu itu selanjutnya kulit buah yang masih bagus yang hijau ini itu Ya saya Cicil saya eh cacah kecil-kecil kemudian reuse mangkok jenang masuk freezer khusus freezer jadi freezer kulkas saya itu sangat banyak ini cacahan ini ya terus Eko saya jadikan ekoenzim nah ekoenzim ini bahan dari sabun cair ya ini saya gunakan untuk sabun cair ini kompos saya ini sudah berisn ISN e eh kopi SN bersni terus sabun cair juga SNI sudah mendapat izin usaha gitu ya Kemarin kami mengurusnya gitu ya Nah khusus untuk tulang dan biji keras misalnya ee apa Sala gitu ya saya kan sekarang cenderung vegan G ya Nah itu saya khusus untuk TPA pribadi khusus organik jadi sekitar 2* 2 m itu ya itu ada bagian tanah yang tidak terpakai ya 2* 3 M apa ya itu ya khusus untuk itu ya termasuk kulit durian segala itu saya masukkan ke situ kalau sedang malas itu ya tapi kalau sedang rajin ee kulit durian itu saya cacah saya blender saya jadikan kompos gu ya selanjutnya memanfaatkan rasa malas untuk ee pengolahan sampah kebun nah ini jadi jadi mengurangi prokrastinansi lagi jadi saya memilah sampah kebun ada yang dari ee nganu tidak ee ranting-ranting batu-batu itu sudah saya ya pilah gitu ya terus langsung ke istana pa pa ini adalah pakualaman jadi saya bekerja di sana gitu ya bekerja itu tidak memakai uang jadi saya sukarelawan di sana saya bertemu dengan Abdi dalam yang menggiling daun-daun gitu ya di sana ada mesinnya gitu ya jadi hasilnya itu kecil-kecil sekecil 12eng MM itu ya itu kecilnya daun-daun itu ya itu langsung menjadi kompos eh setelah digiling saya bawa pulang saya jadikan kompos dicampur dengan ee sampah dapur saya nah ya ini yang menarik Abdi dalam di sana itu tuh eh ada yang bisnis P laundry Ah terus eh biasanya bungkus Sabunnya itu dibuang begitu aja gitu ya Saya minta gitu ya Ya sudah saya kumpulkan saya setor ke butik daur ulang Condong Catur Jogja itu tempatnya Pak hijrah itu loh itu ya saya Jadikan saya setor ke sana rutin saya terus kemudian ini tadi ya ranting Duri kulit durian batu ini masuk TPA pribadi khusus organik untuk ini sampah kebun gitu ya selanjutnya eh saya itu juga mempunyai karakter pelit untuk pengol mempunyai karakter pelit ini menjadi penghambat untuk menjadi pemimpin di dalam bidang lingkungan hidup jadi saya bisa memanfaatkan rasa pelit untuk pengelolahan sampah Nah kenapa pelit dan hemat itu ya 11 12 itu ya hampir sama gitu ya ya katanya sinonim itu ya Nah karena hemat maka saya menggunakan mangkok jenang ini untuk keperluan kompos itu ya jadi ee dalam pemikiran saya Pokoknya saya tidak mau membeli barang nanti nanti uang saya itu akan habis untuk tempat pengolahan sampah aja nih enggak mau jadi saya menggunakan lagi reuse perilaku saya reuse menggunakan mangkok jenang kemudian reuse botol kemasan untuk ekoenzim sabun cair itu ya reuse limbah kain ini limbah kain ini saya dapat dari lomba lari maraton Tuh kan sering dapat tas kan itu ya tasnya banyak banget itu ya wah untuk apa ini ya Ya udah saya jadikan kotak pensil dompet tas dan sebagainya gitu ya Nah untuk hemat ini saya juga gara-gara saya ee di dalam ee apa dalam rangka mengelola karakter pelit maka saya tidak perlu membeli treadmal yang jutaan itu saya menggunakan tutup botol saja lumayan g kan ya jadi ee kompos sabun cair kotak pensil itu saya jadikan parcel souvenir lebaran dan Natal itu ee orang-orangnya terdekat teman-teman itu sudah saya beri gitu ya mereka ya happy-happy saja gitu ya jadi di sini Saya ingin mengubah kognisi orang-orang bahwa kompos bahwa sampah itu bisa loh menjadi sesuatu yang menarik dan bisa loh menjadi ee materi parsel gitu ya Nah itu parselnya itu juga ee tasnya itu juga saya dari limbah jadi saya dari tanggalan itu saya ee bikin tas goodiebag itu ya Ee Apa tujuan saya pokoknya Bagaimana caranya membuat parsel dan isinya yang menarik dan itu tidak kentara bahwa itu tuh dari sampah jangan ada yang menyangka Hah Ini sampah toh Oh enggak gimana caranya supaya ee itu tidak kentara itu berasal dari nah memang butuh banyak percobaan banyak kreativitas inovasi gitu ya Nah ini gara-gara saya pelit hemat saya bisa loh membeli emas batangan Mas batangan saya ada dua pertama 0,5 GR Antam 0 yang kedua 0,2 gram ini semuanya dari bank sampah gitu Ya lumayan ini mau beli lagi nih ya nah nah yang ketiga ini yang menarik ini saya tuh berusaha keras tidak gemuk gitu ya Loh kenapa dengan cara perbaikan gaya hidup lah oh alasannya apa Nah supaya tidak beli baju baru baju lama itu diperbaiki gitu ya jadi saya sering sering banget mengubah-ubah baju lama ditambah ditambahi dikurangi sehingga tampil baru padahal sebetulnya itu baju lama ini adalah eh konsep reuse gitu ya Nah terus cara saya yang lain adalah membawa tempat atau kantong plastik sendiri dan itu dapat diskon lagi nah ini adalah edukasi nyata bagi orang-orang di pasar gitu ya Jadi kalau saya di pasar itu tidak hanya membawa tas sendiri tapi juga kantong plastik sendiri G ya Nah inilah yang saya lakukan semua itu woh Bu kok Ya mau-maunya iyalah Marilah ikutlah dengan saya gitu ya ini contoh nyata bagi orang-orang nih publikasi atau promosi ee perilaku Pro lingkungan hidup kemudian manfaat ee saya juga orang yang pembosan untuk mengelola sampah gitu ya ini pembosan sangat pembosan gitu ya ini karakter pembosan ini saya beri warna merah gejalanya itu adalah selalu gelisah ingin hal-hal yang baru itu ya Nah terus cara untuk memanfaatkannya Bagaimana ya sudah saya melihat YouTube tuh hampir tiap hari tiap hari itu ya tiap hari ee yang saya lihat itu pengelolaan sampah gitu ya Nah ini sebetulnya adalah latihan berpikir kreatif melihat sampah dari perspektif lain Jadi dari YouTube ini saya belajar banyak kursus ituu ya Oh iya ya sampah itu ternyata bisa untuk ee untuk berbagai hal gitu ya kemudian ee yang ungu ini cerdik memanfaatkan karakter pelit karena inovasi membutuhkan pengorbanan uang jadi perilaku inovatif itu butuh pengorbanan uang butuh pengorbanan waktu gitu ya dan juga perasaan kenapa apa ya kalau gagal itu rasanya Waduh kok aku kok gagal gitu ya itu sering banget itu ya Nah Oleh karena itu agar karakter pelit ini tersalurkan maka saya itu sering sekali mencari kursus gratisan cari diskon terus barang-barang lama itu dirusak Iya baju-baju saya itu saya gunting-gunting itu aja gu ya untuk keperluan apa membuat ee apa dompet tas dan sebagainya itu ya jadi itu yang saya lakukan itu ya e artinya apa saya menjadi tidak rugi secara finansial dan menjadi tidak takut mencoba lah kan aku tidak keluar uang gitu ya Nah ini adalah cara memanfaatkan karakter tadi ya pembosan itu tadi kemudian menciptakan konsumen umum konsumen umum itu siapa ya konsumen umum itu ya kenalan saya saudara-saudara teman-teman gitu ya untuk apa Nah ini khusus untuk sabun cair dan kompos saya itu sudah SNI itu ya standar nasional dan sudah Ee sudah ada izin usahanya untuk yang kompos bentar lagi masuk UM MKM itu ya Nah ini saya gunakan untuk parsel dan untuk bazar untuk orang lain kan nganu ya Eh agar mereka itu aman Perlindungan Konsumen bahwa eh parsel saya itu isi-isinya itu bisa dipertanggungjawabkan loh gitu loh selanjutnya saya juga menciptakan konsumen khusus Siapa konsumen khusus itu nah menciptakan konsumen khusus ini adalah mahasiswa saya gitu ya ya karena mahasiswa ya enggak berani protes gitu ya kenapa ini penting banget penting banget untuk menghindari ejekan jadi antiksik mahasiswa kan ya Enggak berani ya ah ngomong bu Sinta komposnya jelek oh Bu Sinta Sabunnya anu jelek juga enggak manjur enggak bersih gitu ya mereka itu takut gitu ya Nah ketakutan itu saya gunakan bahwa oh iya ee apa memotivasi saya untuk lebih apa tekun di dalam melakukan berbagai eksperimen jadi saya sangat menghindari ee perkataan-perkataan yang toksik itu ya Ini karena ee masih belum stabil ee apa eksperimen-eksperimen saya nanti kalau sudah stabil sudah Ee dijual secara umum ee mungkin saya menjadi lebih tahan gitu ya artin saya mengajak mahasiswa dalam kegiatan baru apa saja Misalnya ee mengadakan kuliah eksperimen di rumah saya pada masa lampau mahasiswa itu tuh ya ngerti kompos kompos tapi cara membikin enggak tahu gitu ya Eh saya ajari gitu ya caranya membikin tuh seperti ini gitu loh Ya cara buat sabun cair itu seperti ini loh ekoenzim itu seperti ini loh ya ini ee apa kegiatan-kegiatan Inilah yang EE saya inisiasi jadi ini adalah kelas sampah kelas pengelolaan sampah nah ini ee saudara saya sudah mau menjual itu di mall gitu ya kelas pengelolaan sampah tapi enggak tahu itu sampai terlaksana apa tidak tapi eh at least saya bisa mengatakan bahwa itu tuh peluang loh gitu ya Nah makna psikis pengelolaan sampah itu apa sih Nah ini pengelolaan sampah saya kasih warna merah ini adalah penerimaan diri self acceptance gitu ya penerimaan diri ini hasil utama ya paling penting Kenapa [Musik] karena saya sendiri sudah men ee berbagai hal gitu ya untuk supaya berprestasi itu gimana sih menjadi dosen berprestasi ad Aduh kok sulit banget ya berkiprah di rumah sakit jiwa Aduh kok sulit gitu ya saya memahami orang yang terganggu mentalnya itu kok sulit banget G ya terus ee apa mendampingi eh remaja-remaja yang nakal itu aduh kok yo sulit banget ya masok sih Ya udah saya milih sampah gitu ya hidup saya menjadi lebih bermakna tapi karena sampah itu memang secara internal buruk itu ya masok sih Sinta sama dengan sampah sampah sama dengan Sinta Masa sih Gitu ya Nah ini eh pertama kali memang saya menjadi down gitu ya depresi tapi terus saya bisa menerima diri gara-gara dengan mengolah sampah ini saya menjadi lebih bisa berprestasi Nah inilah Hasil utama itu paling penting ini ini makna psikis pengelolaan sampah bagi saya tuh seperti ini kemudian memacu kreativitas dan inovasi jangka panjangnya mendapatkan uang dari bisnis ekonomi sirkuler ini yang sudah dilakukan di butik daur ulang itu ya punyanya Pak hijrah ini ya kemudian ee memaju kreativitas ini juga ya tidak tidak sehari dua hari ya ini Berdasarkan berbagai nganu ya percobaan-percobaan kemudian kesehatan mental saya itu terjaga kenapa kenapa karena merasa diri itu berguna dibutuhkan orang lain gitu ya Ya coba kalau saya enggak ada gitu ya Misalnya saya bepergian ke mana gitu ya sampah di rumah itu tuh ya terlantar G ya saya mengelola lima keluarga di rumah saya ini jadi bank sampah kecil itu ya kemudian memperluas Pergaulan jadi jangka panjang itu bisa menjadi pemimpin secara legal atau wakil rakyat gitu loh iya loh betul loh ee keterampilan mengelola sampah itu bisa menjadi modal bisa menjadi modal untuk menjadi anggota DPRD loh kalau ada yang berminat Git loh selanjutnya Psikologi dan kampanye kesadaran lingkungan atau pengubahan ee kognisi ini penting banget sangat penting ni yang sering sangat sering ditanyakan di dalam hampir semua webinar itu ya tentang pengelangan sampah prinsip mengubah orang lain gimana ya masyarakat supaya sadar lingkungan n ini prinsip mengubah orang lain itu dimulai dari yang paling sederhana sangat sederhana yaitu diri sendiri sebagai contoh menjadi konsonan kognitif Kenapa karena eeem kalau diri sendiri tidak sebagai contoh maka saya akan mengalami disonansi kognitif artinya perkataan dan perilaku itu tidak seiring sejalan jadi bisa saja sih saya memerintah mahasiswa Ayo bikin kompos Ayo bikin ekoenzim gitu ya Ah mereka kan enggak berani ngomong buinta sudah apa belum enggak berani lah gitu ya ya tapi saya sendiri yang seperti dikejar hantu ya Oh saya kan menyuruh mahasiswa bikin kompos Masa saya enggak sih gitu ya Jadi kalau saya tidak melakukan ee membuat kompos maka saya akan mengalami disonansi kognitif atau ee perkataan dan perilaku tidak seiring sejalan ini sama dengan e orang-orang yang EE mempunyai kebiasaan merokok mereka kalau ditanya pasti ee anda tahu Merokok itu berbahaya tahu gitu ya ya kenapa masih merokok terus lah anu sih habis makan kan kecut kalau enggak anu tidak ngerokok itu ya berarti apa perilaku dan omongan itu tuh tidak sesuai ngerti bahwa rokok itu berbahaya tapi tetap merokok kok ya itu disonansi kognitif jadi supaya ini berkesinambungan kontinuiti ini tonjolkanlah keuntungan nyata meskipun sedikit Ini adalah cara mengubah perilaku orang-orang jadi keuntungannya itu meskipun sedikit tonjolkan itu Jadi kalau istilah saya sih ee memuliakan sampah dimulai secara sederhana nah pengolahan sampah hari ini untuk skala individu selesai Ya sudah itu selesai memuliakan sampah memuliakan sampah itu berarti tidak meletakkan di sembarangan tempat ya hanya di tempat-tempat tertentu kemudian menjadi nasabah bank sampah Ini usaha untuk meletakkan sampah secara bertanggung jawab plus dapat uang sedikit padahal seharusnya banyak bayar banyak loh jadi kalau kita mempunyai banyak sampah maka seharusnya kita membayar banyak tetapi di bank sampah kita tidak harus membayar Malah dapat uang meskipun sedikit nah ini harus diubah kognisinya nah Meskipun demikian karena kita punya buku tabungan uang sedikit dari bank sampah eh lama-lama menjadi banyak ini menjadi emas batangan termasuk tadi ya sudah saya katakan Saya sudah punya loh emas batangan ini peluang untuk bisnis ekonomi sirkuler gitu ya kemudian dan bagi mahasiswa peluang menjadi CSR corporate social responsibility perusahaan dan beasiswa ga-gara ee gara-gara pengolahan sampah banyak mahasiswa yang bisa mendapatkan peluang ee meneruskan studi lebih lanjut Ini sederhana banget ini ya selanjutnya ini studi kasus psikologi Inovasi dan kolaborasi dalam pengelolaan sampah ini ee Universitas tempat saya bekerja yaitu Universitas proklamasi 45 kebetulan mempunyai kerja sama dengan Kadipaten pakualaman Jogja nah terus tugas saya adalah ee mengolah sampah dapur dan kebun dari istana pakualaman jadi di sana memang ada ee dapurnya itu memasak hampir hampir untuk 100 orang tiap hari untuk para Abdi dalam itu ya Lah terus sampahnya untuk apa gitu ya digimanain waktu itu kan menjadi masalah gitu ya Ya udahlah beruntunglah saya ee bisa gitu ya ya udah saya berkarya di Kadipaten pakualaman ya masuk di istana juga Hasilnya Apa hasilnya menarik nih nih sampah organik istana di Paku alaman itu terolah secara ramah lingkungan gu ya sampai sekarang sampai sekarang itu mulai Juni 2019 sampai hampir tahun 2024 ini lama itu ya tapi ya Ee di situ saya belajar juga gitu ya kemudian sampah-sampah unorganic istana pakualaman ini diteruskan ke bank sampah Kecamatan pakualaman jadi ikut berpartisipasi membesarkan bank sampah membuat tas cantik dan kotak pensil untuk keperluan sendiri Ini dari ee dari orang pakualaman sendiri jadi dari ee Gusti Putri itu ya Jadi beliaulah yang menginisiasi sampah-sampah itu dibikin tas cantik ya dan kotak pensil ya sudah dipakai untuk keperluan sendiri untuk beliau nah kerja sama ini juga menjadi lokasi KKN dan media pengenalan budaya Jawa bagi para mahasiswa nah mahasiswa diproklamasi itu kan banyak yang dari luar Jawa Jadi mereka tidak tahu sih Bagaimana sih ee harus berbicara dengan em dengan para bangsawan dengan raja itu harus bagaimana sih gitu ya Ya kami mendapat kesempatan untuk berinteraksi dengan orang-orang yang istimewa itu kemudian menjadi lokasi penelitian skripsi mahasiswa tentang perilaku terhadap sampah sampai sekarang sampai sekarang itu perilaku terhadap sampah itu menarik banyak mahasiswa untuk menjadikan topik skripsinya saya juga heran kok ya mau-maunya gitu ya menjadi lokasi pengabdian dan penelitian dosen tentang perilaku terhadap sampah ini sampai apa seminar nasional gitu ya sampai seminar internasional sebagai media percontohan Mas masyarakat tentang pengelolaan sampah ramah lingkungan ya banyak orang-orang yang gimana sih caranya obatnya apa aja gitu ya caranya bagaimana gitu ya nah saya kalau untuk ee di istana pakualam itu saya menggunakan gentong gitu ya nanti ada fotonya gitu ya nah ini Jadi kesimpulannya penghambat gaya hidup minim sampah ini karena kita kurang memahami kelemahan dan kekuatan diri gitu ya kita tidak bisa menerima diri yang serba buruk nih denaying kita selalu ngeyol ah aku tuh jelek aku tuh Enggak Enggak mau aku Malaslah gitu ya dan sebagainya dia tidak bisa memahami kelemahan gitu ya dan kekuatan diri selalu denying denying itu menyangkal itu ya menyangkal jadi di ee penghambat itu banyak loh mahasiswa saya yang misalnya eh menjadi langganan shopee wah kenapa ya karena nganu eh ikut tren gitu ya ikut tren jadi saya minder kalau enggak ikut tren gitu ya jadi itu adalah kelemahan gitu ya tidak bisa memahami kelemahan itu maka membuat seseorang itu menyangkal terus itu ya Nah pendorong gaya hidup minim sampah yang mendorong bila ibu dan bapak bertemu dengan pemimpin yang pro lingkungan hidup nah pemimpin itu akan sering memotivasi contohnya Pak hijrah itu ya bila berada di dalam komunitas yang serupa yakni yang peduli lingkungan hidup Wah senang itu bertemu dengan pemimpin yang serupa seperti ini pertanyaannya adalah berapa orang ya seperti Pak hijrah ini ya gu ya ahah kalau saya jauh di luar Jawa enggak ada orang seperti beliau terus ya berarti saya boleh dong buang buang sampah sembarangan gitu ya ya enggak gitulah kembali lagi ke slide yang tadi itu ya Jadikanlah diri sendiri sebagai pemimpin gitu ya enggak perlu sempurna seperti Pak idrah enggak perlu enggak perlu sekolah S3 enggak perlu berwajah rupawan enggak perlu kaya bisa yang sederhana aja bisa nah pemicu pikiran kreatif dan perilaku inovatif ini ee pemicunya adalahu pemacunya penerimaan diri karena Emosi adalah penghambat utama perilaku inovatif Jadi kalau Oleh karena itu saya sangat menghindari perkataan toksik itu ya karena perkataan toksik itu membuat saya marah kalau saya marah itu terus langsung ee kreativitas saya itu tuh mandek gitu ya nah saya me meprinsip di dalam hidup saya itu tuh kelemahanmu adalah kekuatanmu dan kekuatanmu adalah kelemah ini kata-kata dari Sigmund Freud dari tokoh psikoanalisis gitu ya ya Kelemahan saya itu adalah malas Gitu ya tapi ternyata itu menjadi kekuatan saya juga kekuatan saya ee malas itu bisa menjadi kelemahan juga ya kalau tidak dikelola dengan cerdik ya Nah selanjutnya yang menjadi ee prinsip hidup saya yang kedua yaitu keberuntungan itu bisa diciptakan keberuntungan itu tidak jatuh begitu saja di depan mata gitu ya Apa sih hubungannya dengan pengelolaan sampah Oh banyak banget itu ya jadi gara-gara saya mengolah sampah Kebetulan saya senang menulis gitu ya ya saya tulis loh pengelolaan sampah itu Eh ya Kok diterima ya di anu seminar nasional internasional Wah Beruntung banget n itu tuh tidak ada itu sebetulnya keberuntungan ya karena saya senang menulis dan topiknya sampah yang mana Saya sehari-hari melakukannya jadi keberuntungan itu saya ciptakan sendiri itu ya itulah yang jadi kalau ibu dan bapak mau beruntung hidupnya ya ciptakan keberuntungan itu gitu ya ya Dengan cara bagaimana ya kalau dengan saya I misalnya mengolah sampah ini tidak ada yang tidak ada yang tidak berguna pasti berguna pasti ya gitu selanjutnya ini referensi saya tulisan-tulisan saya terutama ini ibu dan bapak bisa melihat gitu ya nih yang mana Nih nomor [Musik] ee nomor L pengelolaan sampah dan pertengkaran dalam rumah tangga ini lama nih 2012 itu ya Nah ini kan ini kan ceritanya ya Ngu pertengkaran saya dan suami ya gara-gara sampah gitu ya Hah begitu Sedihnya gitu ya terus saya sampah ee Tong sampah itu saya bikin cantik dengan ee kertas kado ya terus enggak ada marah lagi jadi penting bagi kita bahwa ee kesehatan mental itu penting juga loh enggak ada gunanya kalau rajin mengolah sampah tapi dampaknya itu marah-marah dengan anggota keluarga ya enggak ada gunanya juga ya terus nih ini ini foto ini membuat kompos di istana pakualam ini ya jadi saya memakai gentong ini ya gentongnya ada 23 nih ya tiap hari panen gitu ya ya Jadi kalau di Istan kalau kompos bikinan saya itu 14 Hari 14 Hari langsung bisa dipanen ituu ya dan sudah halus ya karena pakai blender itu ya penghalus ini ee campurannya ya im4 eh molase ee kak papur Tani kalau saya campurannya sampai lebih dari ada sekitar 10 gitu ya campuran Kalau di rumah saya tapi kalau di waktu di istana pakualaman itu sekitar 5ma apaau enam bumbu itu ya Ini waktu zaman covid itu ya selanjutnya ee ini ee apa gentong-gentong ini tuh saya gambar itu ya ya Saya bosan gitu ya melihat gentong itu kok apa namanya polos gitu ya saya gambar-gambar gitu ya ini yang latar belakang ini ya gentong-gentong ini banyak banget ini ya selanjutnya ee Ini karya saya ini juga saya membuat ee sepatu itu ya Ini ini kotak pensil ini untuk sahabat saya ini kemudian ini before after ini ya ya sebelum sebelum saya olah ini seperti ini ya sesudah itu menjadi kotak yang cantik kotak sepatu gitu ya Ini emas batangan saya yang pertama gitu ya emas batangan saya yang pertama begitu senangnya saya ini setengah gram itu Ya waktu itu harganya rp560.000 saya figura itu ya saya pamerkan pada orang-orang Ini loh saya bisa loh ini kompos saya sabun cair goodie bag semuanya produksi sendiri ya komposnya sudah ISN sudah Ee nomor izin usaha sudah ada sabun cairnya juga goodb ini ya karena saya senang gambar gitu ya ya Jadi ya orang-orang senang gitu loh mendapatkan sesuatu yang menarik ada banyak itu sudah pejabat-pejabat ada Pak Lurah pak camat itu sudah menerima gitu ya ini kotak pensil dengan benang dari tas jadi ini kotak susu saya jadikan kotak pensil ya Dan ini ee Inovasi saya ini benang hitam putih itu saya yang bikin sendiri G ya Saya memintalnya dari tas kresek itu ya tas kresek ada juga yang dari eh steroform steroform itu sudah saya olah untuk e hiasan kotak pensil saya Eh ibu bapak bisa mengunjungi eh Instagram saya gitu nah ini kotak pensil dari limbah karton isolasi ini ee kalau isolasi itu sudah habis itu ya ditumpuk-tumpuk itu ya jadi tinggi kan nah saya jadikan kotak pensil nih nih seperti ini ini sudah habis ini untuk souvenir itu ya Nah ini jenis-jenis kotak sampah inovatif nih Ini di rumah saya kotak sampah saya tuh seperti ini kotak ini kotak yang ber warna-warni itu ya menarik dan ini adalah ee mangkok Jenang itu ya Jadi bertumpuk-tumpuk gitu ya kalau seminggu ya Senin sampai Jumat gitu ya Senin sampai Jumat itu saya menumpuk seperti ini sekitar berapa ya 10 gitu ya 10 mangkok ituu 10 mangkok ee 10 mangkok dan ini ee Ini satu blender itu langsung saya saya putaran itu ya Ini khusus untuk apa ee kulit telur ini prless tadi yang saya ngomongkan kemudian ini siap-siap ini untuk parcel lebaran t tahun baru ini dan ini pembuatan kompos inovatif SNI dan nib gitu ya ni di rumah saya kalau seminggu sekali saya seperti ini ya pakai gentong ini ya Ini khusus kalau yang kecil-kecil khusus untuk segmen saya orang-orang yang tidak punya lahan luas serta ini sabun cair sabun ekoenzim berisn jadi ekoenzim di tempat saya itu jernih jernih banget karena tidak pakai molase sehingga bisa jernih kalau pakai molase kan cokelat gitu ya Nah ini perilaku saya ee sampah plastik itu saya cuci saya keringkan di ur gitu ya ya saya cemur terus saya pilah-pilah untuk yang berwarna yang tidak berwarna ini siap-siap untuk Kebang sampah gitu ya ini Kalau banyak itu Ya saya tidak punya banyak waktu itu nih ini yang terjadi di ee dalam keseharian saya itu ya Banyak yang bilang ee bu Sinta apa enggak punya kok punya banyak waktu tuh ya Banyak lah ya I kuncinya ya tadi mencicil mencicil mencicil terus jadi sehingga load pekerjaan itu menjadi sedikit itulah yang membuat ee saya ee bisa melakukan banyak hal begitu mbak Anisa ini sudah 1031 itu ya Mbak Mbak Anisa Iya baik ee itu tadi penyampaian materi dari pemateri kita pada hari ini yaitu ibu Sinta yang sangat luar biasa sekali ya Bapak Ibu sekalian kalau kita lihat-lihat juga ternyata sudah ada banyak sekali nih Bu pertanyaan dari bapak ibu peserta webinar yang telah dikirimkan di kolom chat nih tapi mungkin sebelum masuk ke acara selanjutnya saya ingin menginformasikan terlebih dahulu kepada para peserta yang menginginkan materi pada webinar kita pada hari ini itu dat eh request materi terlebih dahulu eh melalui Link yang telah admin kami kirim kan di kolom Chat Zoom ya Bapak Ibu sekalian kemudian ee mungkin sebelum kita masuk ke sesi tanya jawab kita akan melakukan sesi foto bersama terlebih dahulu untuk sesi foto bersama kali ini saya akan dibantu oleh admin kami silakan admin Halo apakah suara saya terengar jelas sudah Oh iya untuk bapak ibu dimohon untuk menghitupkan kameranya ya langsung saja 1 2 3 slide 2 1 2 3 l 3 1 2 3 SL 4 1 2 3 baik demikian untuk sesi foto bersama kami kembalikan kepada Terima kasih baik Terima kasih untuk admin yang telah membantu sesi foto bersama kita pada hari ini kemudian eh Selanjutnya kami juga ingin meminta kesediaan Bapak Ibu sekalian untuk dapat mengisi kuesioner yang linknya sudah di-share di kolom chat supaya kegiatan kami selanjutnya bisa lebih baik lagi jadi ee bagi Bapak Ibu sekalian bisa memberikan saran dan juga masukannya di link kuesioner tersebut Kemudian untuk acara selanjutnya yaitu kita masuk ke sesi tanya jawab dan di sini Kita juga sudah bantu untuk eh merangkumkan pertanyaan dari Bapak Ibu sekalian yang telah Bapak Ibu Tuliskan di kolom Chat Zoom Kemudian untuk ibu Sinta Saya mungkin nanti akan membacakan pertanyaan nya terlebih dahulu kemudian bisa langsung dijawab begitu ya Bu ya untuk pertanyaan pertama ini ada pertanyaan dari bapak selamat Yahya ada dua pertanyaanb yang pertama Bagaimana menangani dampak psikologis dari kepedulian lingkungan Terutama ketika seseorang atau masyarakat merasa terbebani oleh tanggung jawab terhadap lingkungan utamanya pengelolaan sampah Kemudian yang kedua bagaimana kita sudah memilah-milah sampahnya terus pengangkut atau tukang lampahnya disatukan lagi Bagaimana sebaiknya sikap kita seperti itu Ibu mungkin bisa langsung dijawab ya Terima kasih Mbak Anisa Terima kasih untuk Bapak Slamet Yahya ee Bagaimana menangani dampak psikologis ya Terutama ketika seorang masyarakat merasa terbebani oleh tanggung jawab terhadap lingkungannya ee Berarti kan ada ada tetangga kita yang suka mengeluh toh Waduh kok begini ya Kok begitu ya gitu ya Nah kalau merasa terbebani begitu nah itu berarti anu apa kita gampangannya aja sih gampangannya kita bisa memberi nasihat pertanyaannya adalah Apakah nasihat kita itu akan di didengarkan oleh tetangga kita tidak tidak karena apa Karena tetangga kita itu tuh memang ingin didengarkan keluhannya ya didengarkan aja gitu loh Lah terus Nah dengan ee biasanya itu dalam proses konseling itu ya orang yang EE keluhannya ter didengarkan terus gitu tuh bebannya itu menjadi berkurang meskipun persoalan tidak selesai nah terus kalau barulah kalau mereka itu tanya loh terus Pak Bu Terus gimana ya caranya mengolah sampah Oh ya baru kita masuk gitu ya jadi sulit bagi e orang-orang kalau memang sudah menolak gitu ya untuk berubah perilakunya itu ya Jadi yang EE untuk yang nomor satu ini jawabannya adalah nganu didengarkan keluhannya kemudian jadikan diri kita itu sebagai suri toladan ya kalau saya mengolah sampahnya tuh seperti ini jadi saya merasa tidak terbebani gitu ya kemudian kalau ee tukang sampahnya itu menyatukan lagi itu ya tong sampahnya itu isinya campur-campur lagi padahal kita sudah milah-milah gitu ya Ee sebaiknya sikap kita bagaimana gitu loh sikap kita perilaku kita yang bagus yaitu memilah-milah tetap tapi disatukan oleh tukang sampah berarti yang bermasalah adalah bukan kita tetapi tukang sampahnya yang dipentingkan adalah perilaku kita sudah terbentuk perilaku kita sudah memilah-mila itu suatu hal yang bagus perkara tukang sampah itu menyatukan lagi itu adalah permasalahannya dia nah yang saya eh dengar dari di tpst gitu ya itu eh dan di bank sampah memang kelihatannya itu disatukan lagi itu ya dicampur-campur tapi ternyata Mere kalau kita itu sudah memilah-milah dengan misalnya memakai tas kresek itu membuat mereka menjadi lebih mudah juga memilahnya sampai di tpst sampai di bank sampah itu dipilah-pilah lagi itu gara-gara kita memilah dengan tas kresek itu tuh menjadi mudah bagi mereka untuk mengolahnya gitu ya jadi jangan khawatir Pak Selamat yah ya dengan ee sampah kita yang disatukan lagi oleh tukang sampah itu tidak itu tidak semudah begitu Gitu begitu mbak Anisa Baik terima kasih untuk ibu Sinta untuk jawabannya Kemudian untuk mempersingkat waktu kita langsung lanjut lagi ke Pertanyaan selanjutnya ya Bu ya ini ada pertanyaan yang hampir serupa eh yang pertama Bagaimana cara mengajak masyarakat untuk bisa merubah perilaku dan bisa mengelola sampah kemudian selanjutnya ada bagaimana caranya merubah perilaku masyarakat agar lebih peduli lingkungan khususnya dengan pilah-pilah dan olah sampah dari rumah seper Itu Baik terima kasih mak ini pak Tri Sina ini adalah contoh pertanyaan yang klasik Kenapa saya katakan klasik karena pada hampir semua webinar pada hampir semua pelatihan seminar dari lokal sampai internasional ini pertanyaan seperti ini selalu muncul tidak saya salahkan tetapi ini menjadi ee bahan pelajaran juga bagi saya ya bahwa orang itu lebih suka lebih suka mengubah perilaku orang lain daripada mengubah perilaku diri sendiri jadi probabilitas ataupun kemungkinan kita mengubah perilaku orang lain atau masyarakat untuk bisa mengolah sampah untuk peduli lingkungan itu probabilitasnya tuh kecil banget Kenapa ya karena kita bukan penguasa kita mungkin juga tidak punya dana yang berlebih kita sebagai individu tidak punya lembaga itu ya Coba bayangkan kalau ee ini barusan ini tadi pagi tetangga saya itu tuh membakar sampah asapnya masuk di rumah itu ya apa saya marah-marah gitu ya ya ini Apakah saya harus menyadarkan pak bu bu Jangan bakar sampah asapnya ke sini loh gitu ya ya Sekali lagi kalau itu saya sangat bisa sangat bisa untuk menegur tetangga Bu Jangan gitulah ini sudah ditulis loh di undang-undang guu ya nih kalau anu kena sanksi loh Pak Bu Git ya saya bisa itu ya tetapi sekali lagi ee kesehatan mental saya itu harus saya jaga itu ya Jadi yang saya lakukan untuk cara seperti itu saya mengubah mengubah perilaku saya sendiri agar ee saya menjadi nyaman caranya Bagaimana ya caranya Kebetulan saya punya ee kipas angin yang besar gitu ya ya sudahud saya Setel aja itu asapnya terus pergi gitu ya jadi ee memang membutuhkan ee yang pertama hati besar dan kreativitas juga gitu ya untuk menerima menerima tetangga kita yang perilakunya lucu-lucu seperti itu sangat tidak gampang tetapi bagi saya itu adalah kesempatan bagi saya untuk belajar lagi gitu ya jadi ee Saya tidak ingin mengubah perilaku masyarakat tetapi saya dengan cara menegur tetapi saya ingin mengubah perilaku masyarakat dengan cara saya memberi Suri toladan itu yang saya lakukan dalam kehidupan sehari-hari gitu memberi Suri tooladan tidak hanya dengan melalui ee media sosial tetapi juga kalau ketemu ya saya beri parsel ini loh parsel saya kalau pas lebaran Natal tahun baru ataupun ketemu teman lama saya beri itu ya kan hemat ini loh ini karya saya ini tuh kompos Hah kompos Gimana caranya nah masuklah saya dengan ee apa mengubah persepsi mereka terhadap sampah bahwa sampah adalah hal yang sangat berharga begitu mbak Anisa Iya baik Terima kasih untuk ibu Sinta untuk jawabannya mungkin kita langsung lanjut lagi ke Pertanyaan selanjutnya ini ada pertanyaan dari ibu Asri Bagaimana tingkat efektivitas merubah perilaku warga masyarakat dalam pengelolaan sampah lebih efektif melalui punishment atau reward Ibu Asri ini ya Ibu Asri atau bapak Asri ya Iya eh begini mengenai punish and reward eh berkaca dengan apa yang terjadi di mana di Singapura gitu ya kan Singapura itu disebut fine City kan kota yang menarik dan juga kota denda itu fine itu denda itu fine City jadi kalau kita meletakkan sampah sembarangan itu langsung didenda di Singapura gitu ya membuat orang itu takut gitu ya jadi orang Indonesia kalau datang ke Singapura wuh peduli banget itu ya pembersih banget sampai di Cengkareng ya sampai di Cengkareng itu ya eh langsung barber-barber itu ya di jalan itu enggak masalah gitu ya jadi di sini ee Bagaimana tingkat efektivitas mengubah perilaku warga masyarakat dalam pengeluaran sampah lebih efektif melalui punishment atau reward dalam semua dalam semua pelatihan mengenai pelatihan apapun Baik pelatihan psikologi motivasi ataupun pengelolaan sampah itu hanya sekitar 2% aja itu yang yang yang mau mencontoh ee perilaku-perilaku yang diberikan pada saat pelatihan sedikit banget bahkan kurang gitu ya nah terus ee di dalam ee buku-buku yang saya baca memang Anu kenapa ini tu terjadi ya karena tidak ada punishment itu Jadi kalau melalui punishmen maka orang-orang itu tuh lebih cenderung lebih tunduk lebih manut lebih tunduk pada peraturan Kalau tidak ada punishment ya biasa aja gitu ya Oleh karena itu di Singapore ya karena ada punishment ya orang-orang ya tunduk itu ya tapi enggak ada reward gitu loh Nah di sini yang EE karena saya sebagai individu tidak punya tidak punya kekuasaan dan tidak punya reward yang berlebih itu ya ya saya tidak bisa mengubah secara efektif banget Kecuali Kecuali pada mahasiswa saya jadi kalau mahasiswa saya yang ikut psikologi lingkungan itu tuh Ee mereka taat taat ikut vogging ikut menjadi nasabah bank sampah ikut before after membuat kompos dan perilaku yang bagus-bagus itu kenapa ya karena kalau enggak melakukannya nilainya jelek nanti psikologi lingkungan artinya saya mempunyai kuasa gitu loh jadi ee sekali lagi ee punishment lebih efektif daripada reward Meskipun demikian di dalam mengajar saya juga ee memberi reward tetapi eh tidak wajib gitu loh Kalau Anda mengerjakan ya berarti saya kasih hadiah gitu ya ternyata ya mereka mau juga ada yang mau ada yang enggak gitu ya rewardnya untuk apa kegiatan ya Misalnya ikut kerja bakti membersihkan selokan secara mandiri dan sebagainya Nah itu nganu nanti mendapatkan eh reward di dalam pernilaian psikologi lingkungan jadi memang eh tingkat sosial ini ya sosial buday ya mengubah perilaku itu sangat sangat-sangat sulit itu ya sangat sulit jadi melalui punishment memang lebih efektif Nah siapa yang siapa yang melakukan punishment ini sebaiknya pemerintah Memang melalui sebuah sistem gitu ya kalau di Jepang punishmentnya itu berupa sampahnya enggak diangkut gitu loh sampahnya enggak diangkut jadi misalnya Senin Itu khusus untuk organik terus Terus kalau Selasa ee apa plastik aja gitu ya Dan mereka sudah dipilah-pilah ketika kita tidak manut warga tidak manut dicampur gitu ya ya punishmennya berupa sampahnya enggak diangkut seperti itu gitu Mbak Nisa semoga berkenan ya ibu atau bapak Asri semoga terjawab Ya udah ya Bu Asri untuk jawabannya kemudian ee mungkin kita langsung lanjut lagi ke Pertanyaan selanjutnya ini ada pertanyaan dari Ibu Dewi Handayani Bagaimana Ibu menanggapi kondisi Jogja yang darurat sampah di mana Banyak sampah di setiap di setiap sudut jalan karena penampungan tidak maksimal Apa langkah konkret yang bisa dilakukan terhadap hal ini Se itu ya ya Ibu Dewi Handayani Wah ini ibu yang keren Ini Ibu t teman saya nih menanggapi kondisi Jogja yang darurat sampah nih ya memprihatinkan juga ya sudut jalan tuh penuh itu ya ya artinya ee ini memang pemerintah Pemerintah belum bisa membuat sebuah sistem yang EE efektif sehingga ee masyarakat itu tuh Tunduk G loh jadi sebetulnya bisa saja pemerintah memaksa masyarakat mengubah perilaku dengan cara misalnya hari Senin adalah ee misalnya hari untuk mengangkut sampah organik kalau yang bukan organik ya tidak usah diambil gitu nah hal-hal semacam ini yang belum bisa dilakukan memang Nah kenapa kok belum bisa dilakukan Sekali lagi sekali lagi orang-orang menunggu pemimpin lah pemimpinnya Bagaimana E pemimpinnya itu banyak juga yang anu banyak yang tidak berperilaku Pro lingkungan hidup ee ibu dan bapak yang lain bisa ngetes bisa ngetes pada ee banyak orang-orang yang berkecimpung dalam lingkungan hidup hiup ini tanya aja sehari-hari buat kompos enggak menjadi nasabah Bang sampah enggak gitu ya jawabannya cuma ketawa aja gitu ya pemimpin-pemimpin kita banyak yang begitu Jadi kita masyarakat itu akan mengalami namanya ituh disonansi kognitif disonansi kognitif itu artinya segala perilaku dan omongan itu tidak seiring sejalan loh katanya pemimpin itu anu kita harus Pro lingkungan hidup harus reduce reuse recycle Lah kok dia kok enggak ya Gitu ya jadi kita tuh pemimpin apa toh ini gu ya Ah pemimpinnya aja begitu Kok jadi eh tidak akan selesai tidak akan selesai kalau kita e menghadapi kondisi Jogja seperti itu tuh dengan menyalahkan pemimpin itu tidak akan selesai artinya apao Ya seperti tadi yang saya katakan memilih pemimpin berarti kita menuntut orang lain menuntut pemimpin untuk sempurna padahal banyak banget loh pemimpin yang tidak sempurna nah mengapa tidak kita aja gitu ya jadi saya sering ee ya sedih ya ya ketawa lucu itu aja kalau melihat sampah ber tebaran di Jogja ini lah ini berarti ee pemimpinnya yang enggak bisa menjadi suri tooladan atau orang-orangnya yang tidak mau atau enggan untuk berperilaku berbeda berbeda itu mengolah sampah itu berbeda loh dan itu suatu hal yang outstanding yang luar biasa ya sering ditertawakan orang G loh Kita kan enggak mau toh ditertawakan orang aneh itu banyak loh yang bilang buinta itu aneh itu ya ya karena mengolah sampah itu ya ya supaya tidak dikatakan aneh Ya Sudahlah enggak usah mengolah sampah apa gitu Po ya Ya janganlah jadikan diri kita sebagai pemimpin meskipun itu dalam skala kecil kita tidak bisa dalam skala besar kondisi Jogja tapi paling tidak rumah kita itu nol minim sampah gitu loh begitu Ibu Dewi Handayani Mbak Anis Iya baik Terima kasih untuk ibu untuk jawabannya mungkin kita langsung lanjut lagi ya Bu ya ke Pertanyaan selanjutnya ini ada dari bapak kita itu sudah terki budaya-budaya instandaya ser cepat sehinggaupadaya nenekyang kita yaitu budaya berproses dan Tuhan punilaiat manusia dari prosesnya tetapi tidak meninggalkan budaya proses itu sendiri seperti itu ibu ya Terima kasih bapak Mardi eh budaya ini ya budaya budaya pengelolaan sampah ya bapak Mardi ee saya harus katakan dengan sangat menyesal bahwa bangsa Indonesia itu tidak mempunyai budaya bersih Lah kok bisa nah itu eh dari literatur yang saya baca itu ee bangsa Indonesia orang-orang masyarakat Indonesia itu tuh baru mengenal budaya bersih Setelah diperintahkan oleh pemerintah Belanda jadi zaman penjajahan dulu Mengapa pada saat itu terjadi ee penyakit menular kolera dan PES itu ya Nah kenapa bisa terjadi karena sampah banyak bertebaran Oleh karena itu ee pemerintah Belanda mengharuskan ee orang-orang untuk mengumpulkan sampah dan membuang ke sebuah tempat ya pada masa waktu itu kan masih banyak ee apa tempat-tempat yang longgar ya Ya sudah diletakkan aja di hutan-hutan begitu dan itu kota Menjadi bersih artinya nya apa artinya masyarakat Indonesia memang harus diajari gu ya cara untuk hidup bersih budaya hidup bersih itu memang kita memang belum tertanam gitu itu pertama kedua ee pada zaman purba itu di peninggalan-peninggalan di Aceh itu Ya ada apa peninggalan tempat makam manusia purba itu ya ditemukan ee nganu di antara tulang belulang di antara tempat ee mangkok makanan gitu tuh ada sisa makanan gitu ya itu kan ee anu ya kerjanya orang arkeologi itu ya ya itu mengatakan ee sampah makanan itu berserak-serak artinya pada masa lampau pun juga orang-orang itu belum belum menyadari artinya kebersihan itu sedihnya itu itu yang nomor dua yang nomor tiga nomor tiga budaya hidup bersih memang Ee tidak budaya namanya sini memuliakan sampah itu jauh banget dari pemikiran kita karena apa dan dari segi bahasa sampah itu adalah sesuatu hal yang buruk sampah masyarakat itu ya contohnya itu adalah untuk orang-orang yang Yah terpinggirkan itu ya artinya sampah adalah hal-hal yang buruk Nah kita sebagai orang modern sangat tidak suka dengan hal-hal yang buruk itu Ya saya juga tidak suka dengan hal-hal yang buruk itu halhal saya suka dengan barang barang bagus gitu ya jadi eeem apa Bagaimana mengubah mengubah menghargai proses ee sehingga kita bisa menikmati hasil yang bagus menghargai proses mm Saya tidak ingin saya saya mempelajari mahasiswa saya yang sangat suka dengan budaya instan instan instan jadi di rumah saya Saya melakukan banyak eksperimen Bagaimana caranya saya yang pemalas ini secara instan bisa mengolah sampah gitu loh cepat gitu loh sehingga bersih gitu loh Nah dalam bayangan saya G ya dalam bayangan saya saya tuh sering melihat ee penjual es buah itu loh penjual es buah itu kan di depan nya tuh banyak stoples buah-buah yang dipotong itu tuh nah seperti itu jugalah kalau saya punya sampah maka inggredien ingredien itu apa jenenge rempah ee campuran-campurannya itu tuh saya ambil satu persatu satu 2 3 cepat cepat cepat cepat saya bikin nah saya campur-campur jadilah itu e adonan kompos itu loh nah jadi itu cara saya untuk e mengatasi ataupun membuat kompos secara instan kompos itu memang ee maksud saya adonan kompos itu membutuhkan waktu untuk menjadi kompos memang tetapi paling tidak karena Bu ee adonan kompos itu sudah saya beri berbagai macam ramuan sudah saya tutup simpan sudah mungkin sebulan 2 bulan saya tengok ya sudah jadi kompos sendiri gitu Saya sudah bahkan saya pun sudah lupa gitu meskipun itu seharusnya 14 Hari panen itu ya lebih dari itu tuh gitu ya jadi caranya adalah ee saya menyelidiki daya instan itu bagaimana caranya supaya sampah itu secara instan saya olah langsung gitu jadi ee Saya tidak tidak menyalahkan budaya instan tetapi saya mengiringi budaya yang sekarang ini sedang berlangsung yaitu budaya instan jadi pengolahan sampah pun Seharusnya juga bisa instan gitu karena memang pertanyaan semacam ini juga klasik harus proses proses orang enggak sabarak bar enggak sabar jadi kalau bapak Mardi pengin segera dapat kompos Pak dalam waktu 24 jam ada Pak itu mesin itu komposter ee yang memakai listrik itu ya mungkin pak idrah nanti bisa menjelaskan ya Pakai mesin itu jadi besarnya itu seperti rest cooker itu loh Pak jadi ee ampas-ampas makanan itu tuh kulit-kulit itu kita masukkan ke situ jegrek terus dipasang listrik jegrek langsung ee dalam waktu Sebentar itu sudah jadi kompos itu dia mengering mengering dan bisa untuk kompos ya Ada ada anunya Pak pengorbanannya Pak ya itu harganya mahal gitu ya harganya mahal kalau pengin cepat ya Mahal kalau enggak ingin cepat seperti saya 14 Hari ya harganya tidak sampai r.000 pak beitu mbak an Iya baik Terima kasih untuk ibu untuk jawabannya Mungkin pertanyaan dari bapak ini sekaligus menjadi pertanyaan penutup nih Bu dari sesi tanya jawab kita pada hari ini saya ucapkan terima kasih untuk pemateri kita pada hari ini yaitu ibu yang telah membantu menjawab pertanyaan-pertanyaannya sekaligus bersama dengan Bapak Ibu peserta webinar pada hari ini kemudian ee terima kasih juga untuk bapak ibu sekalian yang sudah aktif bertanya dan Mohon maaf sekali Apabila ada pertanyaan yang belum terjawab karena waktu kita yang sangat terbatas sekali ya Bapak Ibu sekalian Semoga di lain kesempatan kita masih bisa bertemu kembali dan pertanyaan-pertanyaan dari Bapak Ibu sekalian bisa terjawab di sesi yang akan datang baik eh kemudian seperti janji saya di awal tadi saya juga sudah mengantongi nih nama-nama pemenang yang beruntung pada pagi ini untuk mendapatkan spesial dari kami berikut untuk nama-nama pemenang yang beruntung untuk mendapatkan spesial dari butik daur ulang proelamat untuk bapakamah ibu dan jug Bapak jadi bagi ketigaemen silakungisa konfmi ke nomor yang tertera di layar Kami tunggu untuk konfirmasi pemenangnya ya Bapak Ibu sekalian baik eh kita telah sampai di penghujung acara nih Bapak Ibu sekalian dan Alhamdulillah hari ini kita sudah belajar banyak sekali melalui webinar psikologi inovasi dalam pengelolaan sampah yang disampaikan oleh pemateri kita pada hari ini yaitu ibu aronda tiinta banyak sekali ilmu yang kita dapatkan pada saat penyampaian materi yang disampaikan oleh pemateri kita pada hari ini semoga ilmu-ilmu tersebut bisa bermanfaat untuk kita semua baik eh Selain itu kami juga ingin mengingatkan nih Untuk Bapak Ibu sekalian untuk dapat mengisi kuesioner yang linknya sudah di-share di kolom chat supaya kegiatan kami selanjutnya bisa lebih baik lagi dan Sekali lagi saya juga izin mengingatkan kepada Bapak Ibu sekalian yang EE mungkin menginginkan materi sekaligus sertifikat dan kemarin mungkin belum sempat request itu dapat mengisi Link yang sudah dikirimkan juga oleh admin kami di kolom chat terakhir saya ucapkan terima kasih kepada pemateri kita pada hari ini yaitu ibu Dr arondati Sinta Ma yang telah menyempatkan waktunya untuk berbagi dan juga sharing materi bersama kami pada pagi hari ini lalu saya juga mengucapkan terima kasih kepada bapak Dr hijrah pernama Putra SMA selaku founder dari butik da ulang Project B Indonesia sekaligus sekretaris jurusan program studi teknik lingkungan Universitas Islam Indonesia dan juga eh tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada panitia dan juga peserta yang telah berkontribusi dan sangat antusias sekali selama webinar ini berlangsung Semoga kita semua masih bisa bertemu di webinar-webinar selanjutnya yang akan diselenggarakan tahun depan ya Bapak Ibu sekalian Akhir kata saya selaku MC sekaligus moderator memohon maaf sebesar-besarnya apabila selama memandu acara ini mungk terdapat kesalahan kata ataupun perbuatan saya pamit unduramualaikum warahmatullahi wabarakatuhih Waalaikumsalam Warahmatullahi wabarakatuhih Terima kasih Bapak Ibu semuanya kitaemu lagi di webinar berik nya Makasih Bu Sinta terimasihasih ketemu lagi Bu sintaasihima Kasih Bu