Transcript
RnId6AlONP0 • APLIKASI ZERO WASTE INDEX DALAM SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/ProjectBIndonesia/.shards/text-0001.zst#text/0071_RnId6AlONP0.txt
Kind: captions
Language: id
memandu acara ini dari pukul
00 hingga pukul 11.00
malam webinar kita pada hari ini
merupakan webinar kelima nih yang
diselenggarakan oleh butik ulang pro
Indonesia di tahun 2024 Sekaligus
merupakan webinar penutup sebelum libur
lebaran
Il acara webinar kita pada hari ini
mengusung tema aplikasi Ind dalam sistem
pengelolaan sampah yang akan disampaikan
oleh pemateri kita pada hari ini yaitu
bapak acara ini disenggan oleh butik
dorong Indonesia yang bekerja sama
dengan Universitas Islam Indonesia baik
eh selanjutnya Bapak Ibu hadir yang
terhormat Izinkan saya mengucapkan
selamat datang dan juga memberikan salam
hormat saya kepada pemateri kita pada
hari ini yaitu bapak Fajri mmt lalu
kepada bapak Dr
putraer dari titik ulang projek di
Indonesia sekaligus sekretaris jurusan
Teknik Lingkungan Universitas Isat
Indonesia dan juga tidak lupa kepada
bapak ibu peserta webinar pada hari yang
berbahagia ini
eh sebelum masuk ke materi webinar kita
saya mohon izin untuk mengingatkan Bapak
Ibu sekalian untuk dapat mengisi daftar
hadir atau presensi di Link yang telah
admin kami kirimkan di kolom
chat kemudian Dengan hormat saya juga
ingin meminta kesediaan Bapak Ibu
sekalian untuk dapat menonaktifkan
mikrofon selama kegiatan ini berlangsung
sup kita semua dapat menikmati materi
yang disampan dengan
baik selanjutnya sebelum kita masuk ke
acarau p Mat
akanik dari
bapar jurusan tek linganiversit
isiks sudah terdengar dengan jelas ya Ee
Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum
warahmatullahi
wabarakatuh bismillah walhamdulillah
wasalatu wasalamu ala rasulillah
ee Selamat pagi Bapak Ibu semuanya salam
sejahtera untuk kita semuanya tentunya
puji syukur alhamdulillah pada
kesempatan hari ini kita masih bisa
bertemu di bulan yang baik ini ee untuk
belajar bersama gitu ya Ee yang saya
hormati pastinya Pak Fajri Mulia eresa
ee terima kasih atas waktunya berkenan
di hari Sabtu untuk membersamai kita
semuanya Bapak Ibu para peserta
ee webinar aplikasi zeros index ya dalam
sistem pengolahan sampah Terima kasih
juga sudah berkenan untuk hadir gitu ya
mendaftarkan diri menurut informasi
panitia kurang lebih ada
345 ya yang mendaftar gitu tapi mungkin
masih proses untuk bergabung atau
sebagian mengikuti via Zoom tapi
biasanya
91 atau
15 nanti baru di atas angka 100 biasanya
gitu terima kasih juga tim Mbak Anisa
Git ee yang telah apa
bekerja sangat baik ya dalam
mempromosikan ee webinar-webinar dengan
berbagai macam topik ya Bapak Ibu
Sebelum kita mulai izin saya untuk
memberikan sambutan sebentar ya Ee
terkait dengan zeros index ini Eh masjri
ya saya sebut Pak kadang Mas gitu ya
karena memang sangat masih sangat muda
tapi pengalamannya sudah sangat banyak
bapak ibu terutama sangat aktif meneliti
dengan topik eh zeros ya topik yang
berbasis masyarakat dan berbagai macam
teknologi ee tepat guna ya yang
berhubungan dengan pengelolaan sampah ya
Ee tema ZERO WS indek ini sendiri Kita
angkat karena di jurusan teknik
lingkungan Universitas Islam Indonesia
saat ini sedang mencoba untuk merreview
ee kurikulum dan isu sustainability itu
menjadi isu yang kita tangkap sebagai ee
isu yang masih perlu digali ya dan
dikembangkan salah satunya menjadi ee eh
kurikulum yang sangat baik kita
sampaikan kepada ee para mahasiswa
begitu ya nah salah satunya adalah yang
berhubungan dengan bagaimana
keberlanjutan dalam ee sistem
pengelolaan sampah yang ada di Indonesia
gitu ya kalau ee Bapak Ibu menyimak di
periode sebelumnya gitu ya ada
ee webinar juga tentang index
sustainability gitu ya Nah ini mungkin
akan ada kelanjutan dengan Zero index
kita lihat nanti kita akan menyimak
paparan dari Pak Fajri Apakah ini juga
bisa menilai terkait dengan kinerja
berbagai macam bentuk ee aktivitas yang
sudah berjalan begitu ya ataupun yang
belum berjalan dan dapat dinilai ee
Bagaimana performa kinerja yang akan
dihadirkan dalam ee perencanaan kegiatan
tersebut dan alangkah baiknya ya kalau
ee saat kita memulai atau bahkan saat
kita belum memulai kegiatan tersebut
kita sudah bisa mengetahui ya kendala
apa gitu ya kemudian performa apa yang
harus ditingkatkan dan seterusnya
mudah-mudahan kegiatan kita nanti dalam
desain baik itu berbasis masyarakat ya
kemudian berbasis kawasan ataupun
berbasis akhir ya E skala pengolahan
akhir itu bisa lebih berkelanjutan gitu
ya jadi enggak sia-sia perencanaan
harapannya begitu mudah-mudahan ini bisa
membantu itu pemahaman penambahan
wawasan kita terkait berbagai macam isu
pengolaan sampah khususnya yang ada di
Indonesia mungkin itu menjadi kontribusi
dari jurusan Teknik Lingkungan kemudian
Project B Indonesia ingin membersamai
Bapak Ibu semuanya dalam menambah
wawasan kita bersama ee tentunya dalam
pelaksanaan ini banyak masih kekurangan
yang perlu ditingkatkan mudah-mudahan
nanti Tim Mbak Anisa ee pada saat ee apa
namanya ee setelah Idul Fitri nanti bisa
menambah ee isu-isu yang lain yang lebih
menarik ya mungkin ee dengan semangat
yang baru Nah mungkin itu saja yang bisa
saya sampaikan dalam ee sambutan ini
sekali lagi terima kasih Bapak Ibu
Terima kasih Pak Fajri dan tim dan serta
jurusan Teknik Lingkungan Universitas
Islam Indonesia
eh saya akhiri wabillahi taufik wal
hiidayah wasalamualaikum warahmatullah
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh
Terima kasih untuk Bapak Hijra yang
telah memberikan sambutannya dan
sekaligus membuka acara pada pagi hari
ini Baik ee Bapak Ibu sekalian kami dari
panitia juga melakukan live streaming
melalui YouTube channel kami yaitu di
Project B Indonesia jadi semisal selama
acara webinar ini berlangsung mungkin
ada Bapak Ibu sekalian yang terkendala
di dalam Zoom itu tidak perlu khawatir
karena Bapak Ibu sekalian tetap bisa
mengikuti webinar ini melalui YouTube
channel kami yaitu di Project B
Indonesia selanjutnya seperti biasanya
Nih Bapak Ibu sekalian hari ini kami
juga menyiapkan berbagai macam spesial
untuk Bapak Ibu sekalian yang
beruntung ini diberik Berdasarkan
pertanyaan terbaik dan Story Instagram
terunik S ini berangs Kemudian untuk
pemenang pertanyaan terbaik nantinya
akan kami umumkan di akhir acara
Sedangkan untuk pemenang Instagram
terunik akan kami hungs
mahagapak I yang pertanya selama webinar
ini berlangsung dapat sekali langsung
memberikan pertanyaannya melalui kolom
chat dengan format nama kemudian
pertanyaan yang ingin ditanyakan dan
nantinya akan kami pilih tiga penanya
terbaik untuk memenatan do spesial dari
kami baik eh mungkin tanpa berlama-lama
lagi kita akan langsung lanjut ke acara
inti kita yaitu penyampaian materi namun
sebelum itu Mari kita simak terlebih
dahulu Sisi dari pemateri kita
berikutnya
[Musik]
Iya baik itu tadi sekilas mengenai
pemateri kita pada hari ini selanjutnya
kita mungkin akan sedikit menyapa
pemateri kita terlebih dahulu
niham asamualaikum selamat pagi bapakj
waalaikumsalam warahmatullah Mbak an ya
Iya bak bapak gimana kabarnya hari ini
Pak alhamdulillah baik alhamdulillah
kalau begitu baik mungkin untuk
efisiensi waktu kita mungkin bisa
langsung saja untuk mulai penyampaian
materinya begitu ya Pak Ya baik untuk
peny suara saya sudah cukup
terjelas sudah Cup jelasak untuk
penyampaian materinya nanti e waktunya
kurang lebih samp sekitar J 10.30 begitu
ya Pak ya Oke Baik ee mungkin langsung
saja tanpa berlama-lama lagi tempat dan
layar kami
persilakan saya izin Share
screen
Ya baik Bismillahirrahmanirrahim
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Selamat pagi salam sejahtera
bagi kita semua
eh perkenalkan kembali nama
sayaj Ini kesempatan kedua ya saya
mengisi webinar dari
eh Terima kasih atas kesempatannya dari
Pak hijrah pakbi dan juga jajarannya eh
karena dipercaya kembali ya untuk
memberikan materi eh 2 tahun yang lalu
Kalau tidak salah saya memberikan materi
tentang analisis risiko lingkungan ya
Nah pada kali ini kesempatan kali ini
Eh ini adalah salah satu topik riset
yang saya
jugaami selain analisis risiko
lingkungan di TP dan fasilitas
persampahan yaitu adalah bagaimana
mengembangkan indeksasi dalam
pengelolaan sampah ya Nah Pada
kesempatan kali ini tema besarnya adalah
aplikasi Zero index dalam sistem
pengelolaan sampah namun dalam eh
penyampaiannya saya akan menjelaskan
juga beberapa materi ya tentang
eh prinsip dasar Zer sejarahnya dan yang
lain
sebagainya Terima kasih juga kepada para
audiens ya yang sudah bergabung di
tengah bulan Ramadan ya
Ee masih semangat mengikuti dan juga
hari Sabtu ya
Ee mudah-mudahan bisa mendapatkan
manfaat
ya ini sekilas lagi
ee CV saya atau profil saya ya ee tadi
SM S1 sampai S3 sudah di
ee tampilkan oleh oleh EE moderator lalu
ee penelitian saya itu kurang lebihnya
Adalah fokus di analisis risiko
lingkungan di TPA baik itu logam berat
emerging polutan yaitu mikroplastik
pcbis kemudian ee petalat ee kemudian ee
banyak hal lain yang sekarang ini sedang
berkembang mungkin ke depannya
parasetamol BPA ya Nah itu ee adalah
salah satu fokus saya yang kedua adalah
bagaimana mengelola sampah berbasis
makroorganisme ya mungkin jika diberikan
kesempatan kembali saya juga akan
ee bisa juga memaparkan tentang
bagaimana mengelola sampah berbasis
makroorganisme kalau selama ini kan
mikroorganisme ya atau sekarang juga
sudah mulai
eh Hype ya pengelolaan sampah berbasis
magot ya Black shoulder Fly itu salah
satu dari yang berbasis makro organisme
namun penelitian Saya tidak hanya
terbatas di magot saja banyak
makroorganisme jenis-jenis lain ya
kemudian juga pengembangan studi
timbulan sampah indeksasi dan manajemen
data serta pemetaan dalam pengelolaan
sampah nah tiga hal ini yang menjadi
fokus dari penelitian saya yang juga
pastinya akan eh saling beririsan ya
dengan Pak hijrah Pak yebi Pak Kasam Pak
Bu V ya eh Kami sering berkolaborasi
bersama dalam melakukan riset ya di
UII bidang spesialisasi saya juga
menggeluti di bidang K3 karena risiko
itu tidak luput ya dari ee ilmu K3 juga
lalu juga tata lingkungan lpjk ini Pu ya
pupr tentang infrastruktur
eh lingkungan terutama di TPA kemudian
saya juga ee sama dengan Pak Hijr
sebenarnya juga menggeluti di sociio
preneer ya tapi ya Sampai sekarang masih
belum aktif ya saya punya
eh apa organisasi namanya zeroest
Indonesia ya walaupun eh sudah banyak ya
yang punya nama yang serupa gitu tapi eh
saya yang memegang kami yang memegang
merek dari eh Zero West Indonesia itu
dan sudah terdaftar di eh Dirjen eh djki
ya kekayaan intelektual itu kami sudah
eh daftarkan ke
kemhumham kemudian pengalaman kerja eh
internship di proyek jalan tol eh
founder zeroest Indonesia yang tadi saya
sudah bilang kemudian 2015 saya menjadi
dosen teknik lingkungan tidak terasa di
UII ya Tidak terasa sudah berusia sudah
hampir ini tahun kees9 saya eh mengajar
Ya di UII
2017 sampai 18 sempat menjadi kepala
laboratorium sampah dan B3 2022 saya
diamanahi menjadi manajer lab iso dan
juga laboratorium kualitas lingkungan di
mana mengkoordinasi lima laboratorium
yang ada di jurusan teknik lingkungan
2016 sempat menjadi konsultan di
berbagai eh eh apa proek ya Ee sampai
sekarang ya eh dari mulai pupr kemudian
giz ya Jerman kemudian master plan
pengelolaan sampah ews TPA dan TPS 3R
fs-nya termasuk eh yang saat ini sedang
dikerjakan adalah bagaimana mengevaluasi
pengelolaan sampah kota yyakarta ya
Eh ini kontak saya silakan bagi yang
ingin
eh
berkolaborasi ya ataupun eh
sharing-sharing e insyaallah saya bisa
dihubungi di ee kontak tersebut
Oke ini adalah garis besar pembahasan
Pada kesempatan kali ini eh akan dibagi
menjadi tiga bagian besar ya Eh yang
pertama adalah pengantar Zero WS index
bagaimana itu nanti dihubungkan dengan
sejarah dari Zero WS itu sendiri
pengertian Zero W serta urgensi dari
indeksasinya kemudian prinsip eh bagian
kedua itu adalah prinsip dasar dari Zero
index ya kemudian Bagaimana
metodologinnya yang tertarik menghitung
Zero index itu ya Dan juga bagaimana
pengaplikasiannya ya dan yang ke bagian
ketiga itu pengembangan ke di masa yang
akan datang ini mau diarahkan ke mana
mengingat tadi Pak hijrah juga sudah
menyinggung ada juga perhitungan
sustainability index ya Nah Zero West
index ini apakah saling memakan saling
kontra atau saling eh beririsan 100%
beririsan ataukah saling mendukung nah
itu nanti juga akan kelihatan ya nanti
setelah
ini kita lanjut lagi
kita pengantar dulu ya Bapak Ibu
sekalian ee teman-teman yang saya
hormati dan cintai eh sejarah Zero ya
Nah sebenarnya zeroest ini bukan barang
baru ya Bapak Ibu sekalian jadi ini
sudah diwariskan dari nenek moyang kita
dari peradaban kuno itu manusia
sebenarnya itu mengikuti apa yang
dikehendaki alam dan alam sendiri
mekanisme alam itu adalah sebenarnya
mekanisme Zero wte ya makanya kita tidak
pernah melihat ya salah satu inspirasi
saya meneliti ee pengelolaan sampah
berbasis
makroorganisme karena saya melihat bahwa
mekanisme alam itu tidak akan pernah
mempunyai sampah walaupun mereka
menghasilkan sampah menghasilkan seperti
hutan tropis yang sangat lebat di
Kalimantan di Papua misalkan kita tidak
pernah lihat TPA sampah di hutan ya
padahal setiap harinya berapa ribu ton
sampah daun gitu ya sampah-sampah yang
dihasilkan dari alam itu berapa ribu Ton
itu hutan yang lebat seperti itu ya
daun-daun yang berguguran kita coba
hitung saja daun yang berguguran di
halaman rumah kita udah berapa ya
ee
apalagi yang ada di hutan gitu tapi kok
enggak pernah kita lihat TPA ada di
hutan gitu ya mungkin kalau dilihat
tutupan lahan dari kegiatan manusia
terhadap lahan yang ada di dunia ini
masih lebih banyak lahan kosong ya di
dunia ini dibandingkan dengan e lahan
yang dihuni manusia tapi kenapa manusia
yang menempati lahan kecil malah
membuang sampah menghasilkan TPA gitu ya
tapi malah alam enggak gitu nah ternyata
pas dilihat-lihat memang alam itu punya
mekanisme untuk menjadikan
ee sampah limbah itu menjadi Zero waste
ya secara alamiah alam akan melakukan
komosting secara alami melakukan
pengelolaan berbasis makroorganisme
sampah-sampah daun itu diolah semua oleh
makroorganisme oleh
mikroorganisme ya pengurai segala macam
nah itu yang diambil oleh nenek moyang
kita apa yang mereka
ee aktivitas yang mereka lakukan itu
mereka ambil dari alam Oh alam itu tidak
membuang sampah tidak menghasilkan
sampah diolah lagi nah sayangnya itu ada
yang missing link ya ada yang hilang
gitu ya dari sejarah budaya kuno sampai
ke masyarakat modern yang awal itu agak
sedikit kok ada missing link gitu ya nah
coba kita lihat ya
di slide
selanjutnya nah ini Zero itu sebenarnya
sudah ada konsepnya itu ya makanya tidak
pernah ada e satu orang yang
didedikasikan atau Kalau teori kan teori
Apun itu itu ada orangnya yang menemukan
Einstein teori relativitas dan yang lain
sebagainya ya tapi Zer ini tidak ada
yang satu orang yang mengeluarkan bahwa
dia adalah pencetus zerest Enggak karena
memang zerest ini sudah ada Jauh sebelum
adanya peradaban modern ini cuma kita
rec saja kita panggil kembali apa yang
sudah dilakukan oleh para nenek moyang
kita Nah
ya jadi salah satu cara terbaik untuk
melakukan perilaku Zero tanya kakek
nenek kita gitu ya tanyalah mungk kalau
yang nya bahkan buyut gitu ya bagaimana
mereka mengelola lingkungan dulunya gitu
ya Nah ini salah satunya adalah suku
aztek di Meksiko ya mereka mengubah
kompos menjadi pupuk tanaman dan
mengubah kotoran manusia itu menjadi
pewarna
kain karena mereka percaya bahwa Ee yait
tidak ada yang menjadi limbah yang
dibuang benar-benar ke alam gitu ya
mereka menggunakan kembali gitu ya apa
yang EE mereka buang mereka olah
kemudian mereka proses
kembali ini salah satu peradaban kuno ya
yang ada di Amerika eh di Meksiko ya dan
Amerika Selatan kemudian bangsa Romawi
ya mereka menyimpan sampah keluar dari
kota disimpan sampahnya tidak dibuang
seperti kita di landfield di timbun
enggak mereka menyimpan sampah keluar
dari kota untuk di digunakan kembali ya
sampah-sampah tersebut dalam kegiatan
konstruksi apa yang dilakukan masyarakat
modern sekarang Coba kita lihat Banyak
sampah yang diolah ya jadi konstruksi
juga ya plastik dijadikan bahan aspal
bahan beton gitu ya itu sebenarnya sudah
dilakukan oleh bangsa Romawi dulu gitu
mereka mendaur ulang sampahnya di
beberapa jenis sampah tentunya ya untuk
kegiatan konstruksi baru dan untuk
perbaikan
infrastruktur memang ya memang zaman
dulu itu mungkin sampahnya belum
sekompleks sekarang Nah cuma harusnya
dasar pemikiran itu yang diambil
maksudnya kalau sampahnya Kompleks
berarti kita harus mendaur ulangnya juga
lebih kompleks lagi kita harus
bertanggung jawab kalau dulu enggak
dikenal plastik ya sekarang dengan
adanya plastik Kita juga harus lebih
Advance lagi dalam mendaur ulangnya gitu
kita harus bertanggung jawab kalau
enggak bisa mendaur ulangnya jangan
bikin plastik kalau gitu ya itu bangsa
Romawi itu yang mereka lakukan ya salah
satu contoh kita ee Ini lagi ya
kita lanjut lagi ini adalah orang Jepang
Nah Orang Jepang itu selama berabad-abad
mereka menyempurnakan teknik
merobek-robek teknik melipat-lipat ya
origami gitu ya dan menggunakan kembali
lembaran kertas yang sudah di ee pakai
ya itu mereka gunakan kembali itu sudah
dari berabad-abad lamanya orang Jepang
seperti itu sehingga dasar yang seperti
itu dipakai masyarakat mereka yang
sekarang mereka tidak lupa dengan
tradisinya ya Ee dan yang di daur ulang
sekarang bukan cuma kertas saja sekarang
di Jepang berbagai macam
eh apa namanya sampah dan juga
jenisnya nah ini penduduk asli am ya
yang asli ya yang natifnya suku Indian
mereka juga sama mereka mempertahankan
dedikasi tradisional mereka untuk
menggunakan setiap bagian dari hewan
yang dibunuh untuk diambil dagingnya itu
itu bagian lain yang tidak dipakai itu
mereka gunakan ulang apa kayak misalkan
gigi tanduk Apa itu kan yang dipakai di
pernak-pernik di topinya di apa itu kan
bagian tulang hewan gitu ya atau apa Nah
itu mereka mereka pakai gitu jangan
sampai ada yang terbuang di alam itu
juga itu dilakukan oleh penduduk asli
Amerika gitu yang itu ternyata missing
link mungkin karena penduduk yang
sekarang kan memang tidak asli ya tidak
asli dari Amerika sehingga ada missing
link di situ tapi kenapa kita ikut juga
kita tuh enggak ada penduduk asli
penduduk pendatang ya kita di Indonesia
ya asli dari dulu ya di sini gitu itu
seharusnya tidak ada itu missing link Ee
Kita harusnya mencari gitu ya ini tugas
ee Pak yebi juga ini apa eh keahlian pak
yebi ya di di disertasinya Bagaimana
budaya yang dulu itu itu bisa
destarikan sampai sekarang gitu ya
budaya untuk ee mengelola sampah
mengurangi sampah dan mengguna ulang
ya
Nah apa missing linknya itu ternyata
pada saat abad ke-19 ini missing linknya
ya mungkin dari abad 0 atau abad sebelum
masehi sampai ke abad 18 masih baik-baik
saja ya Tapi semenjak abad 19 Adanya
revolusi industri menjadi titik
peradaban modern semakin berkembang
produk-produk semakin banyak mulai
dikenal adanya plastik mulai dikenal
adanya senjata militer mulai dikenal
kertas mulai dikenal logam yang berbasis
logam bahan-bahan logam mulai kendaraan
elektronik segala macam mulai berkembang
ya sampai sekarang Ah ada kendaraan
konvensional berbasis BBM ditemukan lagi
kendaraan berbasis listrik Nah itu saya
belum bisa membayangkan itu betapa
banyaknya nanti ee sampah yang dari
kendaraan misalkan orang-orang konversi
semua
ee akan Berapa banyak gu ya sampah
kemudian ee handphone laptop semua
berkembang TV kulkas segala macam ya
semenjak
adanya kebangkitan ya dari
konsumerisme Ya semua berbasis konsumen
apa konsumsi
ya maka di saat yang bersamaan juga
penelitian dan gerakan lingkungan itu
semakin berkembang karena dengan adanya
industri itu semakin
eh apa menyebabkan polusi semakin
menyebabkan sampah di mana-mana polusi
udara polusi air gitu ya Nah tepatnya
pada abad 20 ya di tahun 1980 Nah inilah
mungkin satu salah satu orang yang
benar-benar
eh konsepnya itu sangat mendat Zero
sehingga banyak yang
eh menetapkan bahwa Daniel knep inilah
yang memperkenalkan terminologi Zero
West itu ya Di Amerika ya tepatnya di
berkley California beliau adalah ahli ya
memang di bidang recycling ya tapi juga
beliau sebenarnya sosiologis ya seorang
sosiologis bukan orang teknik lingkungan
ya karena teknik lingkungan di tahun -an
masih baru-baru berkembang
ya Nah setelah adanya gerakan lingkungan
ya dari grass rot ya adanya buku silent
spring ya di Amerika ada buku yang EE
memang itu yang menyebabkan gerakan
lingkungan itu semakin berkembang ya
mulailah
ee kebijakan-kebijakan pemerintah
mengarah kepada
ee Bagaimana mengurangi sampah gitu ya
bagaimana mengelola sampah gitu ya Di
tahun-tahun itu baru mulai ya di tahun
-an Nah dari agenda-agenda yang berbasis
kebijakan akhirnya dengan adanya sosial
media ini dengan sangat cepat berganti
lagi Jadi sekarang tidak hanya berbasis
kebijakan ya Ee hanya di sebagai
peraturan hanya sebagai kebijakan di
negara-negara Barat hanya sebagai paper
ataupun naskah akademik tapi berubah
menjadi Lifestyle itu di eh tandai
dengan adanya eh seorang eh apa ya Eh
konent kreator namanya bea Johnson ya
Nah ini dia mempopulerkan bagaimana
hidup tanpa sampah di rumah nah di situ
mulai ituh di eh facebook-nya di
Instagramnya itu dia memperkenalkan gitu
bagaimana dia hidup dari ee di rumah
tanpa sampah atau bahkan sangat minim
satu toples Mungkin dia hidup misalkan S
1 sampai 3 bulan Dia ee apa ee
sehari-hari kehidupan sehari-hari hanya
menghasilkan satu toples sampah dia dia
perkenalkan itu
bagaimana menggantikan sedotan plastik
menjadi sedotan yang bisa dipakai
berulang-ulang dari metal ya dari logam
kemudian dia enggak pakai lagi kantong
plastik pakainya kantong belanja Gitu
gitulah ya sekarang ini sedang sangat
marak gitu ya aktivis aktivis Zero
sekarang Justru lebih ke sosial media ya
bagaimana Zero Lifestyle gitu ya
bagaimana hidup minim sampah termasuk ya
yang kemarin mengisi di Project B saya
termasuk yang juga mengikuti ya
webinar-webinar Project B eh yang
sebelumnya ini kan yang Ramadan minim
sampah gitu ya Nah itu termasuk eh
Lifestyle itu gerakan-gerakan itu
termasuk Zero ws ya yang berbasis
Lifestyle nah sekarang itu sedang
populer-populernya ya Ee gerakan-gerakan
yang seperti itu gerakan-gerakan di
sosial media termasuk sekarang pandawara
ya Eh itu Lifestyle itu bagaimana
ee menjadikan menyadarkan orang-orang
banyak gitu
ya
Oke lanjut lagi
Oke berbicara panjang tentang Zero W ya
mungkin nanti bisa dieplore lagilah
banyak sekali contoh-contoh ya termasuk
gaya hidup minimalism itu juga termasuk
ya dari salah satu gerakan Zero juga itu
minimalism
ee walaupun ya saya tidak apa ya saya
termasuk orang yang realistis ya kita
apalagi masyarakat Urban memang sulit
sekali untuk menerapkan eh gaya Zero WS
ini tapi setidaknya semaksimal apa yang
kita bisa gitu ya kalau kita sudah bisa
sudah berada di waktu yang tepat ee
dalam artian kita siap gitu ya why not
kita bisa Zero ws ya tapi memang tidak
semua orang bisa melakukan sesempurna
itu nol sampah tapi bagaimana kita
semaksimal mungkin ya Zero W ini bukan
berarti benaran nol sampahnya ya tapi
itu merupakan cita-cita ya sebenarnya
Nah berbicara panjang dari tadi Zero was
Zero was Zero was nah Apa itu Zero W itu
gitu ya definisinya gitu ya jadi ada
beberapa apa yang sudah mendefinisikan
arti Zero was ini salah satunya adalah
Zero was New Zealand trust ya ini adalah
salah satu gerakan Zero pertama di dunia
ya
yang mempopulerkanlah istilah Zero West
bergerak satu negara ya itu di New
Zealand ya Eh mungkin di Australia juga
di 201 juga ada gerakan juga no was pocy
ya itu juga Daniel KN tadi juga yang
membantu pemerintah Australia untuk itu
Indonesia juga sempat ya punya kebijakan
Indonesia bebas sampah 2020 ya walaupun
itu tidak ya itu tadi semangatnya yang
diambil ya walaupun kita sampai sekarang
bahkan malah nambah banyak ya sampah
tapi semangatnya itu yang diambil ya dan
sampai saat ini gerakan zeroest itu
kalau
eh Bapak Ibu eh dan teman-teman sekalian
Eh ketik saja di tiktok di Instagram di
Facebook ketik saja Zero itu hampir
semua negara hampir semua kota di dunia
yang maju itu sudah punya gerakan
misalkan Zero waste Berlin Zero was
Paris Zero was London Zero was Toronto
Zero was Washington Zero New York
udah menjamur di mana-mana bahkan di
Indonesia sendiri sendi bahkan sampai
Zero West probolingo saya pernah melihat
Ya itu bisa sampai ke situ juga gitu ya
gerakan-gerakan zeroest ini ternyata
sudah menjamur eh secara organik ya
tanpa adanya
eh apa walaupun ada katanya Zero waste
International Aliance ya aliansi Zero W
sedunia gitu ya tapi tidak ada
presidennya siapa kita enggak tahu gitu
ya dan juga
eh pokoknya ini mengalir secara organik
karena memang mungkin ya itu dasar sifat
manusia kita itu memang seperti itu gitu
ee sifat alamiah manusia itu seperti itu
jadi ketika ada gerakan di sosial media
kita jadi tergerak sangat jadi merasa
relevan gitu ya Nah ini adalah salah
satu gerakan ya zeroest New Zealand ini
yang mendefinisikan Zero itu Ya
pelan-pelan kita definisikan ya ini agak
ini soalnya bahasa Inggris ya Karena
saya takut Eh kalau di ke on kan itu
malah rancu ya kata-katanya Nah a new
goal that se to redesign ya suatu tujuan
baru padahal sebenarnya enggak sih Saya
kurang setuju tujuan baru ya tapi
mungkin tujuan baru untuk masyarakat
postmodern mungkin ya tapi eh itu
merupakan tujuan lama yang didaur ulang
ya Eh tujuan lama oleh para pendahulu
kita itu
eh yang mencari yang melakukan atau
berusaha untuk melakukan desain kembali
terhadap suatu ee jalan ya yang
menggunakan resource ya sumber daya dan
eh juga
eh material flow
ya melalui Society melalui masyarakat
karena ini enggak bisa Zero WS itu
enggak bisa dilakukan oleh sendiri satu
pihak pemerintah doang misalkan ya
Biarinlah pemerintah yang ngolah sampah
enggak bisa ini harus melalui Society
yang
EE menggunakan ataupun ee memakai whole
system approach ya suatu
eh apa namanya eh pendekatan yang whole
system menyeluruh sistem yang
menyeluruh nah ini adalah
ya merupakan pendekatan yang both of eh
bothot ya Eh n of pipe solution ya
solusi di bagian hilir ya yang
memaksimalkan recycling dan juga waste
minimization dan juga desain eh prinsip
desain yang memastikan bahwa produk itu
bisa di daur ulang bisa di
eh apa diperbaiki dipakai ulang didaur
ulang nah itu jadi ada dua mazhab ya
tidak hanya mazhab di mana Oke kita
bikin dulu produk yang ramah lingkungan
gitu ya jangan diolah yang sekarang udah
jadi limbah udah jadi sampah ya biarin
aja enggak Zero was ini pendekatannya
dua yang n of pip yang udah terlanjur
jadi produk itu kita olah juga yang
terlanjur belum merubah produknya itu
juga harus diolah sekarang enggak bisa
kita nunggu semua produk itu bisa ee
diguna ulang di apa enggak bisa kita
nunggu itu harus berjalan beriringan ya
Nah ini makanya whole system approach ya
yang memastikan bahwa ini bisa kembali
ke Nature ke alam ataupun kembali ke
marketplace dijual
kembali dan Zero ini ya
itu bertujuan ya
untukyempurnakan ya desain industri ya
jadi kita enggak bisa melihat lagi bahwa
alam itu adalah sebagai ee tempat akhir
dari suatu material enggak boleh lagi
kita enggak boleh lagi menganggap
Sudahlah kan bisa dibuang Itu di TPA
udah enggak bisa kalau pakai konsep Zero
kita menganggap semua barang itu entah
itu dia bisa kembali ke alam secara
eh apa secara aman Atau Dia di jual
kembali ke market place nah dua itu
kalau menurut si new eh zeroest New
Zealand
ya Nah kalau menurut usepa 2023 mereka
juga makukan definisi konservasi ya dari
semua sumber daya ya dalam artian untuk
menciptakan produksi yang bertanggung
jawab konsumsi yang bertanggung jawab
juga bagaimana melakukan ee guna ulang
Rus dan merecover semua produk
packagingnya juga materialnya dari
produk itu juga tanpa nah ini harus
digaris bawahi burning tanpa discharge
jadi tanpa membakar tanpa membuang ke
lingkungan ya itu ke tanah ke air ke
udara yang dapat
mengancam lingkungan dan juga kesehatan
manusia nah ini menurut
usepa ya ada dua yang diaris bawah ini
bur juga termasuk Z ya dan without
dischar gak ada TPA no landf ya atau Zer
Land itualah inti dari gerakan Zer
menurut usepa
Amerika
Nah jadi saya melihat di sini luar biasa
Zero waste campaign mode itu ya
mode campaign kampanye dari zeroest ini
luar biasa sekarang ini ya karena adanya
sosial media karena adanya berbagai
macam kanal kemudian sekarang juga
influencer yang punya banyak
ee pengikut gitu ya itu juga sekarang
punya banyak
Eh baik itu yang melihat baik itu yang
eh apa namanya dia itu juga memfollow
melihat dan juga
eh mengikuti ya Eh apa yang dilakukan si
influencernya dan banyak jumlahnya
jutaan pandawara itu sekali lihat yang
melihat itu puluhan juta bahkan atau
mungkin sekarang sudah ratusan saya
enggak tahu saya enggak main tiktok
soalnya Tapi terakhir saya lihat itu
sudah puluhan yang puluhan juta ya bukan
puluhan orang yang melihat luar biasa ya
sekarang ini bagaimana Zero W itu ada
tiga hal dari sisi Zero yang campaign
mode ya mode campaign nah community di
masyarakat enterprise development dan
juga
advokasi eh polisy kebijakan dan juga
komunikasi dan media ini yang paling
luar biasa ini Ya Zero communication dan
media ini luar biasa
e Nah tapi di Indonesia terutama Zero W
yang di mazhabnya educational itu kurang
di mana bagaimana Zero was industry
industri itu bagaimana diraining
diberikan
eh apa kesepahaman bagaimana mereka dari
awal produk mereka itu bisa ramah
lingkungan bisa Ee gimana caranya botol
itu enggak jadi sampah gitu enggak jadi
limbah bagaimana mereka mendesain produk
HP misalkan tapi komponennya itu enggak
tersia-sia bisa terbuang tapi bisa di
daur ulang lagi gitu ya Nah itu adalah
harusnya di industri educational di
industri rnd-nya itu harus main di situ
gitu ya Nah itu tidak akan eh bagus
ketika tidak ada dari zeroest University
Education Nah jadi harusnya universitas
dengan industri itu Sinergi ya dari
Universitas meresarch ya tentang
bahan-bahan yang bisa didaur ulang apa
segala macam sehingga industri bisa juga
mengadopsi sehingga produknya semakin
berkembang ya kemudian juga Zero was
research dan development yang di luar
University lembaga-lembaga gitu ya ya
asosiasi atau apa yang melakukan pusat
penelitian pusat riset gitu ya itu
harusnya juga ke arah Zero ws ya Nah ini
yang harusnya ada koordinasi ada koneksi
ada Sinergi antara yang
berkampanye dengan yang
educasional Nah di sini kami terutama di
UII eh teknik lingkungan itu coba juga
ee meningkatkan kesadaran di bidang yang
edukasi ini termasuk kami mengembangkan
yang Zero was index itu agar kesadaran
orang di dunia akademisi itu bisa
semakin aware ya dengan eh Zero ini
karena ini di sisi kampanynya itu sudah
luar biasa tapi timpang di sisi edukasi
edukasi dalam hal bukan sosialisasi ya
tapi pengembangan ya bagaimana
mengembangkan nah di dunia Ya ini masuk
ke yang agak-agak berbau riset ya mohon
maaf sebelumnya Kalau yang bukan
berkecimpung di bidang riset tapi
Sebagai tambahan wawasan saja bahwa
zeroest ini sudah banyak diteliti Ya
sudah lumayan banyak ya Konsep zeroes
ini yang meneliti ini adalah salah satu
penelitian-penelitian saya coba bagi
menjadi beberapa topik ada yang meneliti
tentang successful Bagaimana suatu
negara suatu kota itu menerapkan Zero
wte Ya sudah banyak ada yang namanya
desa di Jepang itu Desa Zero wte benaran
mereka satu desa itu tidak menghasilkan
sampah tanpa adanya insenerator itu ada
yang seperti itu ya desa di Jepang ya
jadi di sini Mereka meneliti kisah-kisah
sukses ya dari suatu gerakan zerote yang
ada di dunia itu sudah berapa paper itu
bisa dihitung sendiri itu sudah belasan
ya paper yang
EE Eh ini apa e paper yang e membahas
tentang itu ini e lingkupnya baru sampai
2018 ya Eh apalagi sampai 2024 ini
semakin banyak yang berbicara tentang
scientificnya Bagaimana teori dasar
zero-nya apa itu Zero prinsipnya
Bagaimana Nah itu juga sudah banyak
paper yang meneliti ya kemudian ada yang
eh meneliti tentang learning dan
evolving Bagaimana pembelajaran Zero
kemudian juga bagaimana Zero ini
berkembang ya berkembang eh dari masa ke
masa ya E itu juga ada yang meneliti
kemudian juga ada yang
meneliti kontroversial dalam challenging
statuso ya bagaimana Zer ini ada yang
menjadikan itu cuma slogan gitu ya cuma
sebagai slogan pahal dia
insenerasi ya ya walaupun ini masih
perdebatan Kalau saya masih di tipe yang
moderat Yang penting dia nol sampah
enggak ke TPA itu masih saya anggap Zero
lah gak apa-apa makanya masih
kontroversi artinya masih pro dan kontra
ya yang penting itu dulu nanti kalau
burningnya tapi burningnya harus
dipastikan e pembakaran itu aman dulu ya
baru dikatakan itu Zero ya Nah ini ada
kontroversial ada yang
nah ini penelitian tentang Zero index ya
ini Eh sebagian besar ini oleh zaman ya
peneliti dari austral Atik zaman
Walaupun dia juga meneliti tentang
hal-hal lain di atasnya itu tadi ya
zaman juga banyak ya eh beliau yang
paling banyak ya meneliti tentang Zero
was ini nah miserable ini bagaimana
mengembangkan perhitungan Zero waste
indek Zer itu itu bagaimana
mengembangkannya yang kita akan bahas
kali ini ini sudah jam 10 tapi kita
belum belum ke intinya yang Zero waste
ya metodologi tapi setelah ini ya kita
langsung bahas ada yang meneliti tentang
socially dan culturally beneficial Jadi
bagaimana gerakan itu secara sosial
bagaimana Secara pendekatan kultural ya
Ee manfaatnya Seperti apa itu juga sudah
banyak yang
melakukan lanjut
lagi Nah ini baru ke yang utamanya
ya ya ini secara sekilas saja bahwa
siklus hidup atau life cycle ya dari
Zero itu sebenarnya harusnya
pendekatannya holistik yang mencakup
dari mulai ekstraksi dan pemrosesan
sumber daya dari mulai dia ditambang ya
ini lagi isunya lagi hangat ya
penambangan timah Yai kasus korupsi
besar Nah itu dimulai dari situ harusnya
Zero was-nya Gimana caranya tambang itu
bisa minim ataupun sampai Zero eh sampah
ya limbah kemudian sampai ke desain
produk ya bagaimana mendesain produk
supaya dia minim limbah di Jepang sudah
ada yang meneliti
botol plastik itu dibuatnya dari jagung
serat jagung sehingga ketika ini bisa
dimasak bisa jadi Pop
ada yang militi seperti itu sehingga
enggak ada botol plastik yang EE dibuang
gitu ya ataupun ada yang kantong plastik
berbasis misalkan dari kulit singkong
dari kulit apa
ee serat jagung apalah itu ya
Ee itu yang Kalau dibuang ke lingkungan
dia terdegradasi gitu menjadi kompos
gitu Nah yang seperti itu desain produk
itu harus ee dikembangkan lagi di Jepang
juga
ee mungkin sudah ada di beberapa produk
kita tapi masih sangat minim sekali
botol plastik itu ya misalkan ini ini
saya enggak ini saya iniin labelnya ya
jangan saya enggak promosi ini di Jepang
itu ada di sini tuh ya eh enggak
kelihatan ya Nah ini ee di Jepang itu
ada bagaimana mereka memberikan desain
si labelnya ini tuh itu ada jalur untuk
di bisa diobek jadi orang tuh ngerobek
lah el tu cuma tinggal di tarik secara
perlahan-lahan itu labelnya sudah copot
sehingga nanti yang label akan dipilah
yang botol pet-nya terpilah nah seperti
itu itu harus dimulai dari pabrik enggak
bisa dari konsumen gitu ya lalu di
manufakturnya di pabriknya ya tentunya
itu penting ya E limbah-limbah atau
sampah yang dari manufaktur Karena tidak
semua bahan mentah itu akan menjadi
produk pas akan tersisa gitu ya Kemudian
dari konsumsi ya di kita ya Tapi sebelum
konsumsi Sebenarnya ada lagi nih
manufaktur ini mungkin termasuk
packaging dan transportasi ya
Eh bagaimana suatu produk itu dusnya
gitu ya kan kalau untuk
mendistribusikannya butuh dus ya
biasanya nah dusnya itu gimana supaya
tidak supaya minim dus gitu ya Nah
kemudian dikonsumsi ya di kita di
produkuse ya Bagaimana di konsumen itu
bisa melakukan sebisa mungkin mendaur
ulang gitu ya melakukan guna ulang dan
yang lain sebagainya lalu di tempat End
Of Life itu bagaimana juga dia tidak
terbuang ke TPA atau yang sudah jadi TPA
kita lakukan landfield mining gitu ya
supaya dia tidak tertimbun
selama-lamanya di alam tapi dipergunakan
kembali gitu ya Nah
kemudian balik lagi ke material
Extraction jadi ee ya itu pengambilan
material berarti kan yang dari
pembuangan tadi Nah terusmenerus itu
siklusnya akan terus berkembang sehingga
nanti di semua e cakupan itu dia minim
sampah atau nol sampah bahkan Zero was
ya jadi gak bisa kita ngelihat hanya di
konsumen saja ggak bisa ya kita harus
pendekatannya holistik dari mulai dia
dari bahan mentah ditambang diekstraksi
itu sampai ke eh konsumen dan
pembuangan itu prinsipnya ya prinsip
dari Zero waste
eh kemudian ini tadi saya juga sudah
bahas ya sebenarnya orang-orang memahami
konsep Zero waste itu caranya
berbeda-beda ada orang yang mengklaim
sudah mencapai Zero W Wah ini kampus
Saya sudah Zero wte tapi pas dilihat dia
masih pakai insenerasi Ya wajar enggak
apa-apa itu pro kontra ya Tapi asalkan
kalau dia dia dia masih buang ke TPA
terus dia bilang Zero nah itu yang
enggak boleh ya tapi insenerasi ini juga
ada quote on quotnya dia harus e aman ya
emisinya itu harus aman ke lingkungan gu
ya Nah ini masih kontroversi konsepnya
masih beda-beda Ya nah tapi yang penting
satu kesamaannya adalah tidak ada sampah
yang ke TPA lagi itu Zero mungkin dalam
waktu dekat eh kota Jogja gitu ya Ee
mungkin akan mengikuti Bantul Kabupaten
Sleman ee itu juga akan menjadi kota
Zero wte karena TPA piungan kan tutup ya
sebentar lagi ya atau sudah tutup bahkan
ya Eh itu berarti kan tidak ada yang
dibuang ke TPA gitu ya tapi harus
dipastikan semua terlayani sampah baru
bisa mengklaim bahwa kota saya Zero
waste gitu Nah itu dan juga kalau pakai
insenerator harus dipastikan
inseneratornya itu memenuhi lingkungan
dan harus tidak berhenti sampai situ
pokoknya tujuannya adalah sampai
benar-benar free dari landfiill free
dari TPA free dari insenerator itu
sebenarnya baru benar-benar Real Zero W
ya Nah ini adalah perhitungannya Nah
kita masuk ke perhitungan Zero was index
yang dikembangkan oleh Atik uzaman tadi
ya 2014 dia membuat buat konsep seperti
ini bagaimana cara menghitungnya simpel
sebenarnya sederhana tapi mungkin tidak
terpikirkan oleh banyak orang ya Sayang
tidak
dimanfaatkan perhitungan Zero ini adalah
Jumlah dari ya sampah yang dikelola
ya Zer index adalah Jumlah dari sampah
yang dikelola kalau di Indonesia dikenal
dengan kalau pengelolaan itu ada
pengurangan sama penanganan
yaah tapi ini enggak enggak ngenal itu
ya ya ini berarti dikelola ini total
jumlahnya ya semuanya pengurangan baik
itu pengurangan baik itu penanganan nah
total sampah yang
dikelola ya jumlah dari total sampah
yang dikelola artinya apa nanti akan ada
jumlah plastik total yang dikelola ada
jumlah kertas yang dikelola sampah
organik yang dikelola gitu ya Nah ini
total sampah yang dikelola dikalikan dan
dengan
substitution
Factor jadi masing-masing kertas dia
punya substitution Factor atau faktor
substitusi ya nanti akan saya
perlihatkan angka-angkanya di mana tidak
100% plastik yang dibuang oleh
masyarakat itu akan didaur ulang pasti
akan ada misalkan yang tercecer gitu ya
eh dia masuk PPS kemudian tercecer
enggak keambil sama pemulung 100% cuma
80%
dia masuk TPS 3R tidak terpilah 100% ada
yang ketinggalan gitu ya Pasti ada yang
kayak gitu Jadi itu yang namanya
substition Factor atau kita kalau di
teknik lingkungan biasa sebut recovery
Factor
ya kemudian dibagi dengan total sampah
yang
dihasilkan dapatlah Zer indek
artinya kalau ini sampah yang
dikelolanya sama dengan sampah yang
dihasilkan misalkan sampah yang dikelola
10 ton apa sampah yang dihasilkan juga
10 ton jadi dari 10 ton sampah sudah
diolah atau dikelola 10 ton ya berarti
Zero W indeknya udah 1 gitu ya 100% gitu
eh jadi semakin besar dia pengelolaan
sampahnya total yang dikelola semakin
besar juga Zero w indeknya nah ini kalau
menarik kalau ini kita labelkan kepada
kabupaten kota kita di Indonesia kita
hitung gitu ya zeroest indeksnya Aceh
sudahah seberapa Aceh bisa provinsinya
berapa nanti kabupatennya juga kita
nilai berapa gitu bahkan ke kecamatannya
kalau Kabupaten pengin tahu kinerja
pengelolaan sampah di kecamatan
kecamatannya dari Kecamatan bisa ke
kelurahan dan desa gitu ya Desa zeroes
indeksnya Sudah berapa bahkan di
penelitian saya itu kampus kantor G itu
bisa dihitung semua Zero W indeknya ya
Sehingga terpetakat di situ oh daerah
mana yang harus kita dahulukan ini
karena dia e masih jauh indeksnya
misalkan sehingga terjadinya
eh prioritas dan pemerataan gitu ya di
Indonesia nah ini cara ngitungnya Bapak
Ibu sekalian ya Dan
teman-teman kita lihat dulu dia itu di
apa makan sampahnya kalau yang dicycle
atau didaur ulang itu adalah paper
ya glass ataupun kaca metal plastik dan
daur ulang yang berbasisnya mix ya E
Jadi kalau misalkan ada barang
elektronik misalkan yang didaur ulang
dia mix berarti karena barang elektronik
itu ada kertasnya ada eh plastiknya ada
metalnya ya Nah itu tinggal kita kalikan
dengan efisiensi dari faktor tadi faktor
substitusi
tadi kertas kalau semuanya didaur ulang
kita pakai angka sat berarti dari 10 ton
kertas misalkan efisiensinya satu ya
berarti ya 10 ton itu yang di eh daur
ulang ya tapi kita bisa juga pakai angka
misalkan mau yang moderat misalkan Oh
enggak 100% e ee kertas itu didaur ulang
ada yang kececer ada yang misalkan
kertas nasi sudah kotor itu sudah enggak
diterima lagi di pemulung dia jadinya
residu nah faktor inilah yang
eh bermain dan Gimana cara menentukannya
Pak Fajri untuk e angka ini dari
penelitian tentunya kita harus
bisa apa makanya penelitian itu harus
detail gitu ya harus detail sehingga
kita tahu paper yang ee didaur ulang
kertas yang didaur ulang kertas yang
tidak terdaur ulang jadi residu berapa
gitu ya saya yakin tidak 100% ini pasti
kertas itu ee ya Tergantung tempat sih
Tapi kalau skalanya kota dia tidak akan
100% ya Nah kemudian ini kaca Eh logam
tinggal kita kalikan aja Misalkan kertas
10 ton ee kaca 10 ton ee enggak Kalau
kaca biasanya 1 ton ya kalau papernya 10
ton ya Ee metal 1 ton misalkan
plastiknya juga 10 ton tinggal dikalikan
ini Virgin
materialnya kemudian yang kompos juga
sama nah kompos ini dia efisiensinya
memang segini gitu ya Enggak mungkin 10
ton sampah organik dia jadi 10 ton
kompos pasti ada air di situ kadar
airnya yang terbuang ya Nah ini ee eisi
ya segini kemudian insenerator itu tidak
dipertimbangkan sebagai faktor
substitusi artinya diinenerasi sebanyak
Apun dia tidak akan menambah indeks dari
Zero W karena tidak dianggap sebagai
kegiatan Zero inerator itu misalkan di
kota ada recyclingnya ada eh total ini
20 ton komposting 20 ton insenerasinya
100 ton sebanyak apapun instasi 100 ton
akan dikalikan 0 dan akan jadi no0 juga
dia tidak akan menambah indeks Zero
wte-nya ya landfiel juga sama kalau dia
masuk ke landfiel dia juga tidak akan
menambah eh Zero wte indexnya ya Nah
kayak gitu dan menariknya lagi Zero WS
ini kita bisa menghitung energi yang
tersimpan ya efisiensi energi yang
tersimpan karena kita melakukan
kegiatan-kegiatan ini
kegiatan daur ulangosting insenerasi
juga ada ya Land ada tapi sedikit karena
dianggap ya paling Land mining itu
energinya sedikit yang bisa
di dapatkan ya Nah ya ini kita bisa
kalkulasi juga nanti saya akan
Perlihatkan ya kemudian pengurangan gas
rumah kaca ya co2ival per tonnya Kita
juga bisa hit dari Zero index
ini kemudian water saving ya itu juga
bisa kita hitung Berapa air yang hemat
ketika Si sampah ini didaur ulang
dibandingkan kalau dia jadi sampah di
TPA terus suatu suatu pabrik membuat ya
kertas baru membuat plastik baru membuat
gelas baru itu kan butuh butuh energi
butuh energi butuh emisi juga membutuh
air Nah makanya di sini
ee Dia
ee apa namanya di sini juga
e Apa butuh water savingnya juga itu e
ada penyimpanannya ada penghematannya
tapi di sini ada pengecualian nih kalau
mendaur ulang plastik dia bukan
penghematan air tapi malah pemborosan
air hanya di sini saja perbedaannya
Mungkin ada yang bisa ini bisa
menjelaskan kenapa kalau mendaur ulang
plastik dia bukan saving air tapi malah
dia mengeluarkan atau mengkonsumsi lebih
banyak air untuk daur ulang
plastik Kalau mungkin saya minta izin e
panitia kalau ada yang bisa jawab itu
mungkin dikasih door price juga
ya Nah ini adalah air yang disimpan
sebagai contoh nih seb kalau ada yang e
r hand silakan atau nanti kalau R bisa
diunmute sama panitia ya Atau mau di
kolom komentar boleh juga ya Eh misalkan
ya 1 ton paper 1 ton kertas ya Kalau dia
larinya ke
landfi Berarti si perusahaan kertas yang
memproduksi kertas dia harus memakai air
ya pelan-pelan ini ya
2,91 KL air per tonnya per tonnya kertas
tapi kalau di daur
ulang
ya itu malah menghemat air tadi bukan
2,91 mungkin di pabrik 5 k ton per 5 KL
per ton eh dikurangi dengan kalau dia
didaur ulang ya sekitar kolit per ton
sehingga dapat angka 2,91 ini ya
Eh tapi masih surplus gitu ya masih dia
masih menghemat air tapi kalau plastik
dia lebih boros kalau didaur ulang gitu
ya
ketimbang kalau plastik itu di
ee produksi ulang dari minyak mentah kan
plastik itu minyak mentah ya Eh Virgin
materialnya ya material awalnya
kenapa oh ini udah ada yang ini
ya Karena untuk daurang plastik butuh
air untuk cuci ya benar ini ya untuk
cuci ya E berbagai macam prosesnya itu
itu nah ya Ini udah tapi yang duluan ini
Pak Prabowo ya yang duluan ya Nah betul
itu karena proses pencuciannya bukan
hanya untuk bahannya tapi karena dari
TPS 3R itu ya sudah ini makanya kalau di
Jepang itu botol plastik mengalahkan
kain jemuran ya karena di Jepang itu
justru dihimbau Bagaimana masyarakat
sebelum Membuang plastik itu harus
dicuci dulu sama kayak memperlakukan
piring seperti biasa dan dijemur gak
boleh dalam keadaan basah dijemur di
kain jemuran makanya saya juga heran loh
kok isinya botol plastik kalau di Jepang
ya Enggak cuma kain ada juga kainnya
tapi botol plastik plastik-plastik itu
mereka jemur karena apa untuk ya
menghemat air yang ada di recycling
centernya kalau mereka ya ada semacam
bank sampah induknya lah atau tps3r yang
bisa mengolah plastiknya ya karena itu
untuk mencucinya itu justru dia
membutuhkan banyak air ya betul sekali
Pak S Prabowo tadi ya Eh terima kasih
atas eh ininya
jawabannya Kayaknya udah pada expert ini
k saya ini harus sharing-sharing ini
kalau nanti ya saya menantikan sesi
tanya jawab Nah ini salah satunya Bapak
Ibu ini bukannya saya apa ya narsis atau
apa ya tapi ini kenyataannya bahwa karya
ilmiah saya yang paling banyak disitasi
ituru yang tentang Z indek ini gitu ya
jadi menarik gitu eh tentang Zero indek
ini saya meneliti bagaimana Zero W index
ini diterapkan dalam kampus kami di ftsp
saja tapi belum UII secara menyeluruh ya
kita sudah menghitung baik itu real Zero
indexnya maupun potensinya jika ada
pengelolaan sampah yang baik di ftsp itu
kita juga ukur ya dan hemat air Berapa
Nah ini paper-nya ya
Eh evaluation saya bersama Pak Kasam dan
juga mahasiswa sekarang sudah jadi
eh salah satu pegawai negeri di Jambi ya
di dlh atau di pupr di pu-nya ya saya
lupa Dinas PU
eh kami menghitung ya Zero index ya Jadi
kami meneliti di sini Zero index Nah
tadi yang saya bilang bukan hanya skala
kota skala Eh Kabupaten
skala provinsi bahkan Indonesia kita
bisa hitung Zero West Indonesia itu udah
berapa sih gitu ya Eh bahkan di kampus
pun bisa penelitian terbaru saya kemarin
di dlhk ya dlhk di e provinsi Jogjakarta
kita juga hitung Zero indeknya kemudian
di pesantren pernah juga kita hitung
Zero index tapi belum publish ya mungkin
dalam waktu dekat kemudian juga ya
tempat-tempat lainnya kita juga bandara
itu kita hitung juga waktu dulu adcipto
masih beroperasi
ya Nah ini contohnya di ftsp kita sudah
memanage 29 kilo plastik per
harinya eh 23 papernya 29 hanya ini
logam kaca itu belum kita daur ulang
dulu ya ini penelitian
du itu Du kitaat m osting vermikompost
146 KG Nah sekarang ya sayangnya ini ya
tadi ini adalah Zero waste index tapi
ada sustainability index menjaga
keberlanjutan program ya sayangnya ini
belum berlanjut ini yang organiknya kita
malah belum ya Sekarang malah berkurang
nah total Zero indexnya ini yang masuk
ke landfiel ini 300 kg sehingga dari
total 500 kilo kita mengelola sekian
dapatlah Zero w indeksnya nya 0,26 dari
angka 1 nah Artinya kita bisa nanti
menyusun Master plan-nya Oke tahun
sekian 0,26 tapi tahun 2030 harus 0,5
misalkan sampai ke 1 Nantinya di 2000
berapa lah entah itu ya Nah dari situ
kita juga bisa tahu bahwa ada nah ini 24
ini dari 29 yang dihasilkan hanya 24
yang dijual ke lapak ya karena tadi Ya
enggak semua sampah plastik itu akan eh
tercover ya ada yang tercecer ada yang
enggak kepilah gitu ya sama kertas
plastik juga Sama ya organik dia enggak
semuanya jadi pupuk kompos tapi dia jadi
eh kebanyakan jadi kadar air ya kadar
airnya Lalu ada total energi nah ini
kita bisa menghitung dari kegiatan
recycling kita bisa menghasilkan energi
sekian Jou Meg J sekian megga J itu bisa
dihitung dari Zero indek berapa gas
rumah kaca yang kita kurangkan CO2
ekivalen Nah itu bisa kita hitung juga
ya ada berapa puluh ya ini 17 + 22 + 36
ya sekitar berapa Tapi sayangnya kita
juga
menghasilkanas rumah kaca dari kegiatan
pembuangan ke landfi sehingga masih
minus ya 55 total air Nah total air yang
bisa disaving 85 Lit air liter air ya
tapi plastik karena kita daur ulang
karena nilainya minus kita malah ee
boros air
271 Lit tapi dari kompos kita hemat dari
landfiel kita tidak menyimpan air
sehingga masih minus ini minus 121
l ini juga ada penelitian dari pak Wahyu
ini juga Pak Wahyu salah satu pembicara
yang juga sering ya mengisi di ee
Project di Indonesia eh bahwa Beliau
juga menghitung Zero indek persis sama
pakai eh apa pakai
eh apa namanya perhitungan Zero indek
yang dari atikus zaman ya beliau membuat
di satu provinsi kalau tadi saya di satu
fakultas ini satu provinsi bahwa zeroest
indek provinsi Bali itu di angka
0,09 dari 1 ya masih tinggian ftsp Ya
wajar karena ini satu provinsi ya Bapak
Ibu Nah di sini juga bahkan satu
provinsi itu bisa kita ketahui ya berapa
yang
dikelola ya berapa yang
eh
disubstitusi berapa energi yang
disubstitusi ya berapa greenh gas dan
juga
Berapa air yang disimpan ya di Bali
airnya juga masih minus GG masih minus
tapi ada energi di sini Yang plus
surplus dan juga ini tapi ini tahun 2020
ya sekarang mungkin Bali sudah ada thmal
proses ini masih nol
ya Nah Beliau juga bikin nih dari
masing-masing kota dan kabupaten
sehingga kita bisa e memetakan oh
Kabupaten ini masih kecil ini dulu kota
ini dan pasar masih lebih kecil Buleleng
kita bisa prioritaskan Oh ini dulu nih
yang di ee diintervensi ya kebijakannya
yang ini sudah bagus ini yang bisa
diadopsi ya Kenapa dia bisa Bagus
Jembrana itu bisa direplikasi di
eh kabupaten dan kota
sekitarnya juga kita bisa melakukan
perhitungan nanti untuk
ee tahun selanjutnya itu berkembangnya
sejauh mana lagi
Ya Nah ini masuk sesi terakhir ini sisa
10 menit ya mudah-mudahan saya bisa
menuntaskan
ya ada satu paper menarik juga ya dari
Indonesia juga ini Eh bagaimana Zero
index ini diteliti ya ternyata Zero
index ini itu sangat bergantung sekali
dari lokal ya eer ini menunjuk seperti
itu sehingga ini masih ada ruang untuk
mengembangkan Zero index versi Indonesia
ini pengembangan ke depannya karena yang
tadi itu masih penelitian-penelitian
tadi itu masih menggunakan Zero index
dengan pendekatan yang di Australia
aaman tadi ya Nah yang sekarang bisa ada
ruang untuk mengembangkan Zer index yang
ada di Indonesia artinya apa ini ada
sebuah Zer Ind yang embangkan oleh ini
ada kekurangannya
bersifat hanya menginformasikan jumlah
sampah yang terkelola di TPA bersifat
parsial tidak melihat aspek ekonomi
legislasi lingkungan ya kemudian ada
lagi Zero index ini masih banyak
kekurangannya hasil indeks sangat
bergantung kualitas data bersifatnya
masih parsial tidak mempertimbangkan
Zero management ekonomi lingkungan
indikator hanya mempertimbangkan aspek
teknis dan juga pengembangannya tidak
melibatkan para pemangku kepentingan
tapi hanya perorangan si atikus zaman
itu sendiri
ya Lalu ada lagi ini yang mengembangkan
juga indeks yang lain westar index juga
masih banyak kekurangan ya perhitungan
Kompleks belum bisa diadaptasi parsial
karena ini di kebanyakan di negara maju
ya yang dilakukan ya Ada biological
treatment was Energy downycling Apa itu
masih terlalu rumit Nah jadi ya ada
ruang ya ini saya langsung persingkat
saja masih ada
ruang untuk mengembangkan Zero was index
berdasarkan
eh ciri kekhasan Indonesia di mana Nanti
Mungkin kita bisa adopsi walaupun
datanya masih ee kurang berkualitas ya
si PSN itu tapi saya yakin itu merupakan
langkah yang terobosan yang sangat bagus
langkah awal yang bagus untuk
perhitungan indeksasi sampah ke depannya
sehingga kita bisa setara dengan air
quality index yang sudah ada ya air
quality index itu kan sudah e mapan itu
ya seluruh dunia itu Eh sudah bisa
dipakai nah eh minimal ini di Indonesia
Zero index ya indeksasi di persampahan
itu bisa Bagus sehingga kita bisa
memetakkan kinerja sampah pengelolaan
sampah kita itu sudah sampai mana gitu
ya apa yang kekurangannya itu bisa kita
petakkan dengan baik ya dan bisa kita
lakukan sesuai dengan di sini ya konteks
lokal ya memberikan konteks lokal
memberikan adaptasi Zero itu secara
maksimal ya beberapa tahun terakhir
banyak indeks terkait zeroest
dikembangkan namun ya sering kali tidak
dapat digunakan di wilayah atau negara
lainnya ayo kita bareng-barengab
kita bikin indek e sampah ya yang khusus
untuk
Indonesianya nah ini
tadi kaitannya dengan suability Ind
Bagaimana mungk ya mungk di pembicara
sebelumnya dari INS kalau gak salah ya
itu juga di webinar Project juga
membahas tentang suability index nah
suab Ind itu sudah
punyauangnya
sendiab dia lihatnya lebih ke proses ya
prosesnya apa misalkan tenaga kerja di
TPS 3R kualitas apa apaapa gitu ya yang
ada di prosesnya Nah itu supaya menjaga
ujungnya adalah outputnya si Zero
indeknya itu bisa paling tidaknya tetap
stagnan tidak turun ya tidak dinamik
naik turun paling tidaknya bisa
eh landai tapi Ak bisa naik terus gitu
itu peran dari sustainability index tapi
peran Zero index juga penting sebagai
output hasil gambaran hasil kinerja
pengelolaan sampah dari suatu kota ya
itu juga penting menurut saya Jadi
sebenarnya ini bisa Sinergi antara
sustainability index dengan Zero
Ind nah membuat Zer Ind versi Indonesia
kita tinggal lihat tuh data sipsn ada
data timbulan
fasilitas persentase
pelayanan pengurangan penanganan
presentasenya berapa fasilitasnya ada
berapa TPS 3R apaapa banyak sekali di
situ bank sampah itu sudah sangat
lengkap sebenarnya tinggal menjaga
kualitas datanya ya Sehingga data itu
bisa dikatakan
ee Kredibel ya
dan bagaimana menyamakan persepsi untuk
menentukan baseline data sampah mendiang
dari Prof hri Damanhuri ya Eh salah satu
ahli sampah kita sangat kehilangan
beliau ya beliau sempat di akhir-akhir
dari hayatnya itu pernah saya lihat
webinarnya beliau menyampaikan itu data
di Indonesia data timbulan sampah itu
harus dirapihkan disamakan Bagaimana
cara menentukan baseline datanya
sehingga dengan ada baseline data yang
kuat kita bisa menghitung indeksasi
dengan lebih
akurat yang kedua nanti dari indeks Zero
Indeks ini kita bisa menghitung ada
berapa sih masyarakat yang melakukan
Zero lifeestyle dan partisipasi
masyarakat itu seberapa besar dalam
memilah Apa itu masuk dalam kriteria Zer
index Ya itu bisa dimasukkan ya kemudian
berapa seberapa lengkap ya peratur
pemintah sampai dari mulai provinsi
sampai ke perangkat desa bahkan itu bisa
kita hitung indeksnya kelengkapan
lembaga jangan-jangan sudah ada BUMD
atau masih UPT atau masih apa itu bisa
kita indekan juga ya Sesuai dengan
Indonesia kemudian kapasitas apbd-nya
dan terutama persentase ya APBD
besenteukorahnyaah bisa jadi bagian
perhitungan dari zeros index sehingga
kita bisa dapat zeros indek yang khas
Indonesianya gitu ya Nah ini yang
mungkin kita bisa garap bareng-bareng
atau mungkin ada yang mau meneliti
silakan kan masing-masing punya hak
untuk ee melakukan teori dan juga
pengembangan ya Ee tinggal nanti siapa
yang akan eh ataupun yang lebih banyak
dipakai gitu ya ataupun bisa
berkolaborasi itu juga bagus ya Nah
seperti itu kurang lebihnya ini
referensi yang saya pakai beberapa ya
dalam penyampaian ini kurang lebihnya
mohon maaf masih ada 3 menit ya tapi ya
kita sudahi dulu saja saya persilakan
jika ada yang ingin ditanyakan atau di
kolom chat sebenarnya sudah ada beberapa
pertanyaan saya kembalikan lagi ke
panitia Billahi Taufik walhidayah
wasalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh baik itu tadi
penyampaian materi dari pemateri kita
pada hari ini yaitu bapak Fajri yang
sangat luar biasa sekali ya Bapak Ibu
sekalian Terus kalau kita lihat-lihat
juga ternyata sudah ada banyak sekali
nih pertanyaan dari bapak ibu peserta
webinar di kolom chat nih tapi sebelum
masuk ke acara selanjutnya saya ingin
menginformasikan terlebih dahulu kepada
para
peserta yang mungkin menginginkan materi
pada webinar kita pada hari ini itu
dapat request materi terlebih dahulu
melalui Link yang telah admin kami
kirimkan di kolom Chat Zoom ya Bapak Ibu
sekalian kemudian selanjutnya mungkin
sebelum kita masuk ke sesi tanya jawab
kita akan melakukan sesi foto bersama
terlebih dahulu untuk sesi foto bersama
kali ini saya akan dibantu oleh admin
kami silakan
admin
Hal
halo hal apakah suar terdengar
Kak sudah terdengar
Oh dimohon Bapak Ibu untuk menghidupkan
kameranya ya untuk knya nanti seperti
ini kami ambil
ya
sat du
t lagi s Dua
t
Terima kasih Bapak Ibu yang sudah
berkenan untuk di sesi foto bersama ini
kam Kembalikan ke terima
kas Iya baik Terima kasih untuk Ad yang
telah membantu sesio bersama kita P hari
ini kemudian Selanjutnya kami juga ingin
meminta kesediaan Bapak Ibu sekalian
untuk
dapnya sudah diat
supnya bisa lebih baik lagi Jadi bagi
Bapak Ibu sekalian bisa memberikan saran
dan juga masukannya di link kuesioner
tersebut Kemudian untuk acara
selanjutnya yaitu kita masuk ke sesi
tanya jawab dan di sini kami juga sudah
bantu untuk merangkumkan pertanyaan dari
Bapak Ibu sekalian yang telah Bapak Ibu
Tuliskan di kolom
chat baik eh Kemudian untuk eh Bapak
nanti saya akan membacakan pertanyaan
kemudian bisa langsung dijawab begitu ya
Pak ya I untuk pertanyaan pertama ini
ada pertanyaan dari bapak pertanyaannya
ja kita melaksanakan
Z secara bagaimana nanti dengan dampak
yang terjadikait dengan produk-produk
UMKM maupun industri yang sebagian besar
kemasannyaah sekali
pakaiitu ya pertanyaan yang sangat bagus
dan menarik ya makadi ada mazabadi yang
harus ya jadi eh mazhab Zero Academy
tadi yang ada di dunia edukasi di dunia
kampus di dunia r& industri itu harus
segera penetrasi ke UMKM Bagaimana
mengkonversi ya Eh produk produk UMKM
kemasan UMKM maupun industri itu supaya
bisa segera convert konversi ya jadi
harus ada koneksi gitu ya bagaimana juga
industri itu harus punya kemauan untuk
berubah gitu ya untuk menggunakan
penelitian-penelitian tapi mungkin
industri belum ada penelitian atau belum
menerapkan karena juga belum tahu gitu
di Universitas tuh sudah ada gitu ya
padahal saya lihat di PKM mahasiswa saja
sudah banyak sekali itu penelitian
tentang
bagaimana plastik ramah lingkungan
produk-produk ramah lingkungan itu
banyak sekali yang enggak pernah
habis-habis ya Nah itu mungkin yang e
kurang koneksi tadi gitu ya Jadi bukan
Lifestyle zeroest lifestyle-nya yang
harus ditekan enggak boleh lagi kita ini
bukan tapi sektor industri UMKM ini yang
harus mengejar eh si campaign tentang
zeroest Lifestyle ini gitu ya kalau
tidak kita juga akan menjadi negara
konsumen lagi jadi apa Jadi
produk-produk yang berulang kali pakai
itu kita malah impor gitu ya belinya
dari luar negeri ya ujung-ujungnya juga
ekonomi lagi Sebenarnya dan ada
kontroversi di sini bahwasanya zerowest
Lifestyle ini juga akan menimbulkan
banyak limbah juga akhirnya gitu ya
karena Ee Kita harus membeli produk baru
yang benar-benar baru gitu ya yang juga
justru
menghasilkan apa walaupun dia bisa pakai
berulang-ulang ya tapi juga itu
menyebabkan konsumerisme juga gitu ya
tetap konsumsi juga gitu tapi ya itu
bukan itu yang harus kita tekan tapi ya
bagaimana industri kita dalam negeri
UMKM kita itu bisa segera berubah dan
Universitas peneliti itu juga segera
mengkoneksikan diri dengan industri UMKM
sehingga mereka bisa segera
eh berbenah diri ya jadi
ee ya dua-dua ini harus tetap jalan gitu
ya Kalau menurut saya tapi ini
pertanyaan yang sangat
bagus
baik kemudian kita lanjut lagi ke
Pertanyaan selanjutnya ya Pak ya ini ada
pertanyaan dari ibu
eh peraturan tentang sampah sudah ada
sosialisasi dan edukasi kepada warga
sudah dijalankan tetapi warga belum
mampu melaksanakan terutama di daerah
pedesaan ini untuk sampah anorganik yang
tidak
dimanfaatkanung pejabat yang di atas ke
desa bisa turun secara berkala dan
menilai Apakah sudah terlaksana dengan
baik atau tidak pertanyaannya Bagaimana
supaya permasalahan sampah dapat
tercapai sesuai harapan seperti itu
bapak
oke Ya ini merupakan PR yang
eh pr besar ya PR besar kita adalah
justru di perdesaan karena cakupan
layanan kita itu
belum
menjangkau pedesaan rasio elektrifikasi
kita sudah 99% sudah terjangkau itu
desa-desa tapi kenapa rasio pelayanan
sampah belum padahal dua-duanya
sama-sama penting listrik untuk
kehidupan Sampah juga dihasilkan oleh
semua orang bukan cuma di kota ya Jadi
ini yang memang PR terbesar dan memang
itu merupakan perjal bagian dari
perjalanan negara berkembang ya sampai
nanti
saatnya GDP kita sudah cukup besar tapi
juga perlu willingness juga dari
pemerintah bahwa menyisihkan sebagian
APBN kita APBD kita untuk pengelolaan
sampah sehingga daerah Desa pun itu
terlayani oleh pengelolaan sampah Saya
pernah tanya itu ke ke salah satu
konsultan eh Kanada dia tinggalnya
benar-benar di pedesaan di Kanada Nova
scotia namanya saya juga pernah ke
desa-desa di Kyoto yang benar-benar dia
itu di pegunungan yang jauh itu
terjangkau oleh fasilitas ee
pengangkutan ataupun pengumpulan sampah
nah ini PR kita memang ee yang harus di
ini karena apa sosialisasi edukasi itu
akan kurang efektif tanpa adanya
ee intervensi ataupun kehadiran yang
dirasakan oleh masyarakat kehadiran
pemerintah gitu yang dihadirkan untuk
masyarakat tanpa itu enggak enggak akan
jalan dan saya termasuk orang yang
percaya bahwa semakin bagus ekonomi kita
maka pengelolaan sampah juga akan
semakin bagus sehingga ini ya ini
merupakan periode transisi menurut saya
sampai Indonesia benar-benar Memang
nanti jadi negara maju Nanti secara
efektif kalau masyarakat desa terlayani
oleh pengelolaan sampah maka pejabat
Apun pejabat desa itu turun berkala itu
akan akan efektif sosialisasi edukasi
karena mereka merasa terlayani Nah itu
itu dulu jadi menjadikan sampah itu
sebagai akses universal yang merupakan
hak dasar warga negara itu penting
menurut saya merupakan hak juga dapat
air bersih hak untuk dapat elektrifikasi
elektrik apa listrik termasuk
pengelolaan sampah itu juga harusnya
dimasukkan dalam hak dasar karena itu
dasar sanitasi ya Ee masyarakat sehingga
nanti intervensi apapun nanti ketika
sudah dilayani ada masyarakat yang masih
buang sampah sembarangan membakar itu
bisa kita hukum dengan baik karena sudah
dilayani kok malah melanggar gitu kalau
sekarang kan enggak masyarakat enggak
dilayani sampah tapi kita menghukum
mereka Loh kenapa menghukum saya saya
aja enggak tahu ini sampahnya harus dia
ke manain nah gitu sekarang itu tapi ya
itu memang kemampuan kita sekarang
enggak bisa menjangkau sampai pedesaan
tuh belum bisa semua tempat sehingga ini
perlahan-lahan akan naik-naik yang yang
harus dipastikan adalah bagaimana
pemerintah daerah masing-masing itu bisa
menaikkan
layanannya dari tahun ke tahun e jadi
tingkat pelayanannya itu harus diambah
ya ditambah ditambah lagi e rasio
pelayanannya dan kalau bisa memang
sampah jadi hak universal oleh semua
warga negara pengelolaan sampah itu itu
ee supaya permasalahan sampah itu bisa
mencapai harapannya kayak gitu jadi ya
sekarang bersabar dulu saja ya Ee sampai
nanti ya tapi dengan usaha juga maksimal
semaksimal mungkin yang bisa kita
lakukan
ya seperti itu Menurut
sayaik kemud eh mungkin kita langsung
lanjut lagi ke Pertanyaan selanjutnya
ini ada pertanyaan
dari
ibu pertanyaannya Bagaimana statement
yang menyatakan bahwa girw itu hanya
sebuah slogan karena Apun namanya
tentang sampah yang terpenting adalah
bagaimana pengolahan sampahnya seperti
itu
bapak Iya betul sekali ya Eh sebenarnya
memang Zer itu saya bukan mengatakan
slogan ya tapi W itu adalah cita-cita
mungkin lebih ke situ ya mungkin
sekarang karena kita masih jauh dari
kata Zero West jadinya hanya sekedar
slogan kelihatannya tapi itu merupakan
cita-cita yang sangat mulia ya
sebenarnya yang harus kita capai gitu ya
untuk keberlangsungan keberlanjutan bumi
kita yang tercinta ini ya jadi eh memang
zeroes itu memang
eh karena keadaannya sekarang ini di
Indonesia ya memang terkesannya jadi
hanya sebuah slogan jadinya
nah pengolahan sampah ya memang karena
tadi semakin besar pengolahan sampahnya
itu akan semakin membuat besar zeronya
jadi memang yang penting pengolahan
Memang nanti dia akan berefek juga pada
zero-nya dengan adanya pengolahan sampah
nah pengolahan ini juga akan berhasil
ketika memilah masyarakat memilah akan
berhasil membuat masyarakat memilah
dengan melayani mereka ya melakukan
pelayanan sampah kepada mereka kita
enggak bisa ee nyuruh masyarakat untuk
memilah G Ayo pilah sampah tapi
residunya enggak kita ambil enggak kita
layani itu belum bisa menurut saya
sehingga itu harus Sinergi dari hulu ke
hilir memang ya Sehingga hilirnya
tercapailah Zero W itu itu cita-citanya
pengolahannya dengan harus penting itu
juga penting tapi menurut saya juga ee
Bagaimana intervensi ke masyarakatnya
juga penting karena masyarakat semakin
memilah semakin gampang mengolahnya
mengolah dengan teknologi apa tinggal
karena sampahnya sudah terpilah sudah
Enak gitu ya Nah kemudian masyarakat
baru mau memilah ketika kita dilayani
oleh pengelolaan sampah jaringan sistem
pengelolaan sampah jadi itu yang
terpenting juga ya jadi semuanya penting
menurut saya sehingga nanti tercapai ya
saat ini memang terkesan slogan tapi
diharapkan di masa yang akan datang dia
akan berubah menjadi cita-cita yang
eh akan terpenuhi
gitu seperti itu
pakah Baik terima kasih untuk bapakadri
untuk jawabannya kemudian kita langsung
lanjut lagi ke Pertanyaan selanjutnya
ini ada pertanyaan
dariapak Ramadan 2024 terjadi
pertambahan sekitar 20% per harinya
terutama makanan yang terbuang seperti
sisa ee terbong sia-sia ketika takdil
sehingga sampai-sampai Indonesia juara
penghasil sampah makanan nomor dua di
dunia setelah Arab Saudi langkah-langkah
Apa yang perlu dilakukan dalam
meminimalisir sampah di bulan Ramadan
dalam upaya menuju zerowest di Ramadan
padahal jauh-jauh sudah dilakukan
sosialisasi terkait minimal sampah di
setiap masjid seperti itu Pakak Oke
terima kasih pertanyaannya sangat bagus
ya terutama kita sekarang sedang Ramadan
memang mengejutkan ya Eh
secara surprisingly ya Eh kita makan dua
kali sehari Sahur sama buka puasa saja
ya tapi sampahnya malah lebih banyak
dibandingkan di hari-hari di mana kita
itu makan tiga kali sehari itu kan aneh
sebenarnya tapi itulah Kenyataannya
memang benar jadi itu ter ee eh
tercermin dari sampah yang ada di TPA
itu kan ditimbang itu di jembatan
timbang memang romadan lebih besar
dibandingkan hari-hari biasa makanya
saya kalau sampling timbulan sampah
enggak mau di Ramadan karena dia akan
deviasi gitu ya nah bagaimana caranya
ini betul sekali kita penghasil sampah
nomor du dan eh apa menyakitkannya lagi
itu nomor satunya Arab Saudi ya Negara
Islam semua gituar dengan penduduk
muslim ya padahal kita di Islam
diajarkan dilarang tabzir berbuat tabzir
atau kita sering disbut dulu dari kecil
mubazir jangan ini mubazir mubazir itu
kan kalimat dasarnya tabzir ya dari kata
tabzir Artinya berlebih-lebihan kita
enggak boleh berlebih-lebihan gitu ya
Nah langkah-langkah meminimalisir sampah
terutama yang sampah biasanya takjil
gitu ya itu yang kesatu itu adalah
dengan melihat tren ya misalkan ya
Ee dikonsistenkan saja gitu trennya
misalkan dari tahun ke tahun itu kan
dari awal Ramadan sampai akhir biasanya
menurun tuh jumlahnya yang ikut ini
karena ada yang pulang kampung ada yang
libur gitu ya Nah berarti nanti
penyediaan takjilnya diatur misalkan 15
hari pertama itu 30 porsi tapi
ee selanjutnya itu dikurangkan secara
bertahap 20 gitu 15 Misalkan seperti itu
bisa kita lakukan e biasanya panitia
Masjid jauh lebih berpengalaman itu ya
untuk mengukur itu tapi enggak bisa 100%
mengurangi kan ee pasti tetap ada sisa
atau bahkan ada yang Takut kurang ya Ee
kadang kurang tapi kalau bersisa gimana
ya kita lakukan langkah
ee Bagaimana memitigasinya yaitu kalau
ada berlebih kita harus Salurkan ke mana
gitu Misalkan ke yatim piatu kita kerja
sama gitu ya ke mana gitu ya ke yang
membutuhkan sekarang sudah banyak
gerakan menjual makanan sisa bukan
berarti sisa yang sudah dimakan loh ya
sisa dari yang sudah dijual itu di Itali
gerakannya itu bahkan mulainya jadi
restoran pizza misalkan dia bikin 100
porsi sehari ada 20 porsi yang tersisa
itu dijual lagi kan Belum dimakan bukan
makanan sisa yang sudah dimakan
maksudnya Nah itu juga bisa kita lakukan
lalu tentunya edukasi ke ee
masyarakatnya Bagaimana makanan yang
sudah diambil itu harus dihabiskan ambil
se adanya saja jangan berlebihan itu
juga edukasi harus dilakukan ya jadi
bertingkat itu dari mulai si konsumen
atau si E ini masjidnya ya kemudian juga
e bertingkat ke Bagaimana mengatur
porsinya yang disediakan kemudian juga
bagaimana nanti ketika ada sisa itu
harus Dik manakan itu juga bisa
dilakukan nah seperti itu sih kalau dari
saya Iya baik seperti itu ya bapak Heri
semoga pertanyaan sudah terjawab
kemudian kita langsung lanjut lagi ke
Pertanyaan selanjutnya ini ada
pertanyaan dari bapak Muhammad Husin ada
dua pertanyaan nih Pak Yang pertama apa
kelebihan atau keuntungan besar Pak Zer
dari konsep-konsep pengelolaan sampah
yang lain Kemudian yang kedua apa
bedanya zwi dengan metodeyc assment atau
LC itu oke terima kasih pak Muhammad Hin
ya bagus juga ini pertanyaannya yang
kesatu itu kelebihan konsep Zero
sebenarnya Zero itu ya sebenarnya konsep
mengelola sampah jadi Apun konsep sampah
konsep tentang mengelola sampah itu
ujungnya ke Zero jadi e eh Zero West ini
adalah usaha yang paling maksimal dalam
pengelolaan sampah jadi kelebihannya itu
dia itu memang sulit untuk tercipta
benar-benar Zero wte tapi ya ini
kelebihannya karena dia usaha maksimal
sehingga orang memaksimalkan dengan
berbagai cara gitu ya kalau konsep
pengelolaan sampah yang parsial dia
enggak maksimal jadinya gitu keuntungan
besarnya itu adalah ya konsep Zero waste
ini memaksa orang untuk bisa benar-benar
ee memaksimalkan diri gitu Nah itu
kelebihan Zero waste ya Kalau menurut
saya Karena memang terkesannya jadi
muluk-muluk ya tapi ya Ee emang ini
maksimalnya manusia bisa lakukan ya ya
itu konsep Zero W ini gitu Itu
kelebihannya kalau menurut saya ya yang
kedua bedanya zwi dengan life cycle sama
siklusnya sama kayak tadi dari ekstraksi
sampai disposal sama cuma bedanya Zero W
index ini dia memperhatikannya hanya si
limbah padat atau sampahnya saja tapi
kalau life cycle assessment dia
memperhatikan airnya juga kemudian ada
emisi yang dikeluarkan gitu Ya jejak
karbon jejak-jejak karbon lainnya ee
penggunaan energi gitu ya kalau zwi
fokus di hasil sampahnya saja hasil
sampah dari setiap life cycle tadi itu
berapa hanya sampahnya jadi kalau bisa
disimpulkan zwi ini adalah Bagian kecil
dari lca Kalau lca lebih komprehensif
membicarakan semuanya ya seperti itu pak
Muhammad
Hus baik kemudian kita mungkin langsung
lanjut lagi ke Pertanyaan selanjutnya ya
Pak ya ini ada pertanyaan dari
ibuari jika yang dipaparkan adalah
zerowest dari mulai produksi atau pabrik
yang menghasilkan sampah Bagaimana
kegiatan zerowest rumah tangga yang
sampai saat ini nilai pengguna dan
pengkonsumsi semakin meningkat jika kita
penggiat di lapangan makin kesulitan
untuk melakukan Z
itu Ini apa Ya maksudnya ya jika yang
dipaparkan Zer dari mulai produksi atau
pabri sampah
bagaimanaampai saat ini nilai pengguna
dan pengumsi semakin
meningkat jika kita penggiat di lapangan
masih kesulitan untuk melakukan zeros
apa ya ini maksudnya
Ya Bagaimana kegiatan Z sampai saat ini
nilai oke Ya mungkin Maksudnya itu di
rumah tangga ya Zero rumah tangga ya
yang tingkat pengguna dan juga
pengkonsumsinya masih eh yang terus
meningkat sementara penggiat di lapang
itu masih kesulitan untuk melakukan Zero
Ya memang ini secara bertahap ya Mbak
atau bu Riska Wulandari ya Eh kita
memang tidak bisa tadi langsung
benar-benar Zero W tapi apa yang kita
bisa lakukan di setiap tahapan kalau
produksi Biarlah si pabrik si industri
yang melakukan itu si pabrik gitu ya
ekstraksi penambang Biarlah mereka yang
ini nah di kita di rumah tangga kita
yang sebisa mungkin saya sendiri saya
akui saya belum bisa 100% Zero waste ya
tapi dengan dua anak yang masih kecil 1
tahun 3 tahun memproduksi popok kita
masih belum tahu popok itu ke mana gitu
Ya tahu tapi sulit untuk membagi
waktunya segala macam jadi saya hanya
memilah Apa yang bisa saya lakukan gitu
ya seperti kardus makanan botol plastik
organik dan yang lainnya itu bisa
berusaha dipilah tapi tetap ada residu
gitu ya jadi ee memang ee kegiatan Zero
rumah tangga ini sebisa kita saja karena
ee kegiatan ini membutuhkan waktu dan
saya lihat memang ee yang bisa melakukan
ini pekerja lepas yang enggak terkait
dengan waktu itu masih memungkinkan tapi
kayak kalau ada rumah tangga dua-duanya
kerja Bapak ibunya kerja gitu ya itu
akan sulit sebenarnya benar-benar Zero
waste gitu di rumah gitu Jadi apa yang
bisa kita lakukan yang penting kita
tidak membakar sampah membuang sampah
sembarangan kemudian mengurangi sampah
kita yang menuju ke TPA gitu ya
membatasi konsumsi kita gitu Itu yang
bisa kita lakukan ya itu yang dilakukan
terlebih dahulu seperti itu jadi
penggiat lapangan ya kalau bisa ya
usahakan yang semaksimal yang bisa kita
lakukan G
aja Iya baik seperti itu ya Ibu Riska
semoga pertanyaannya sudah terjawab
kemudian kita langsung lanjut lagi ke
Pertanyaan selanjutnya ini ada
pertanyaan dari bapak s Prabowo kalau di
pemerintah menggunakan indikator capaian
sampah terolah di fasilitas pengolahan
dan rumah tangga yang yang terlayani dan
materi bapak bisa mendukung untuk
menghitung target-target pada indikator
rpjpd Apakah Virgin material itu sama
dengan pengkuki
sampah
Oke terima kasih Pak S Prabowo
ya ya
eh Memang penelitian kita itu akan
diarahkan untuk membantu pemerintah
memetakan
eh capaian sampah yang sudah ada saat
ini memang dengan data yang terbatas
dipsn yang belum 100% akurat ya masih
sangat terbatas makanya kami mohon
dibantu Bagaimana sipsn ini bisa di
ee ukur bisa dilaporkan bisa seakurat
mungkin itu ya yang juga mungkin kita
juga eh bersedia gitu untuk melakukan
Bagaimana misalkan melakukan baseline
data sampah yang bagus gitu ya bisa
setara semua sama se-indonesia persepsi
baseline sampah kita itu kemudian juga
pelaporan mengenai pengurangan misalkan
itu masih banyak hal-hal yang ee
bolong-bolong di situ ya pelaporan
pengurangan sampah ada yang double
counting ngukurnya berulang itu harus
disamakan tadi ada yang EE inikan juga
ya memberemberi komentar pengurangan dan
penanganan itu harus benar-benar
didefinisikan Jangan sampai ada yang
dihitung bersama atau ada yang tidak
terhitung di pengurangan dan penanganan
bahkan gitu Nah itu harus kita rapihkan
ya itu amanat dari mendiang profesor
ini yahuri sebenarnya eh beliau sudah
puluhan tahun berkecimpung di dunia
persampahan nah ini sangat bisa
mendukung Ya saya sangat setuju
target-target indikator rpjpd kemudian
indikator yang benas juga bisa gitu ya
Eh dan Virgin material ini itu sama
dengan timbulan sampah Bapak Virgin
material ini gitu ya timbulan yang
dihitung per komposisinya ya per
komposisi tap posisinya dibagi menjadi
komposisi yang bisa didaur ulang eh
komposisi yang dia itu larinya ke
landfiill ke TPA mix nah selama ini kita
kan selalu polos untuk menghitung
plastik plastik aja gitu ya komposisi
sampah plastikplastik aja kertas gitu ya
organik gitu misalkan di kota tanpa
mempertimbangkan plastik-plastik mana
yang bisa didaur ulang kemudian plastik
mana yang masuk ya ke residu plastik
mana kertas-kertas mana yang masuk ke
itu itu belum pernah belum dilakukan Nah
itu riset-riset saya saya coba sedetail
mungkin eh untuk mengukur komposisi
sampah itu sedetail mungkin saya pernah
ya baru kemarin saya ke Kyoto itu
eh belajar tentang bagaimana menghitung
komposisi sampah mereka melakukan
eh perhitungan komposisi itu dibagi
menjadi 200 komposisi bayangkan Bapak
Ibu jadi timbulan sampah itu disampling
kemudian dibagi menjadi 200-an komposisi
sampah sehingga mereka bisa tahu tisu
berapa tulang tulangnya berapa sayurnya
berapa gitu Ya itu sangat detail nah
sehingga itu bisa
eh data itu sangat
berharga sepertinya Pak Prabowo dari
tadi resen juga ini mungkin atau kita
lanjut dulu
Sepertinya kita lanjut dulu ya Pak Yaa
waktunya juga terbatas gu mungkin kita
lanjut ke pertanyaan Selanjutnya lagi
Pak ini ada pertanyaan dari bapak Sambas
pertanyaannya Bagaimana mengaplikasikan
konsep zeroest di Indonesia dengan
kondisi masih mengakui adanya sangah
residu yang dibuang ke TPA atau di
insinerasi sementara dari sudut pandang
zerest indek insenerasi dan landf tidak
dapat dihitung efisiensi
substitusi materialnya seperti itu bapak
Oke terima kasih Pak Sambas Nah makanya
kita pakai eh pengembangan Zero W yang
khas Indonesia Kalau menurut saya
insenerasi itu boleh saja dihitung ke
Zero index tapi kita harus memastikan
emisinya itu memenuhi baku mutu nah itu
yang dihitung sebagai suatu yang eh
dianggap Zero indek yang masuk ke zeros
indek e kalaupun masih mau mengadopsi
yang ini yang artikus zaman ya tidak
apa-apa jadi insenerasi tidak dihitung
efisiensi ya tidak apa-apa tapi kan di
situ akan terhitung efisiensi energinya
masih tetap terhitung untuk yang
insenerasi sehingga kita masih dapat
kesimpulan bahwa walaupun dia enggak
masuk zeros indek dia masuk ke
substitusi energi di untuk
insenerasi jadi ya Saya rasa
m ya enggak apa-apa kalau kalau Konsep
zeroest ini mau masih mau memakai ee
yang dari literatur luar negeri ya kayak
gitu imbasnya zeroest kita akan selalu
kecil karena insenerasi dan TPA itu
tidak diakui kan dalam perhitungan
zeroas indeks tapi kalau pengin
mengadopsi sendiri ya karena level
negara kita masih jauh dengan level
negara maju gitu sehingga dilakukan
bertahap misalkan Zero West indek-nya
masih masukan insenerasi yang memenuhi
baku mutu Saya rasa itu titik tengahnya
insenerasi yang dalam tanda kurung
memenuhi baku mutu gitu tapi kalau
insenerasi yang dilakukan asal-asalan
serampangan itu jangan dihitung Zer Ind
Nah itu masih bisa kalau kita mau
mengembangkan seperti itu
ya seperti itu bapakoga pertanyaannya
sudah terjawab kemudian mungk lanjut ke
satu pertanyaan terakhir nih pak Oke
dari bapak eh berdasarkan konsep Zer ini
berarti yang diperhitungkan adalah
Bagaimana masyarakat mengelola sampahnya
sendiri atau masuk dalam kategori sampah
yang terkurangi apa yang perlu
dipersiapkan oleh Indonesia untuk
meningkatkan peran masyarakat dalam
pengelolaan sampah karena saat ini masih
meskipun sudah sampai ke konsep
9 pertanyaan yang bagus juga Pakal ya Eh
kalau menurut saya meningkatkan peran
serta masyarakat itu juga tidak lepas
dari lima aspek pengelolaan sampah
lembaganya harus diperkuat peraturannya
harus
diperkuat teknis aspek teknis
operasionalnya pelayanannya tadi ya yang
saya tekankan itu juga harus kuat
sehingga masyarakat mau berperan ketika
mereka merasa dilayani gitu ya kemudian
juga aspek ee pembiayaannya juga harus
bagus karena untuk sosialisasi itu butuh
biaya ya yang paling penting Menurut
saya kita harus satu suara mengenai
Jenis sampah Ya udah sampah Kalau
menurut saya sih tiga aja cukup organik
anorganik sama residu ah organik daur
ulang atau mau disebutnya boleh juga
sama residu udah sosialisasi itu sama
satu dari Aceh sampai Papua sampai saat
ini kan orang bingung pembagian sampah
gimana sih gitu Ya kita harus ngapain
dulu nih untuk yang paling umumnya ya
udah ketiga itu yang paling umum memilah
itu nanti dari yang daur ulang terpilah
lagi menjadi beberapa macam itu terserah
bank sampahnya TPS 3r-nya gitu ya tapi
ee Menurut saya kita harus satu suara
dulu untuk sosialisasi ke masyarakat itu
minimal kayak gimana gitu se-indonesia
harus sama satu persepsi kalau sekarang
kan enggak masyarakat bingung gitu k
gimana sih pengelolaan sapa di Indonesia
Itu Nah gitu sih kalau menurut
saya
Iya baik itu tadi pertanyaan terakhir
dari Bapak Faisal sekaligus menjadi
pertanyaan penutup dari Ses tanya jawab
kita pada hari ini saya ucapkan terima
kasih untuk pemateri kita pada hari ini
yaitu bapak yang telah membantu menjawab
pertanyaan-pertanyaan eh sekaligus juga
sharing bersama dengan Bapak Ibu peserta
webinar kemudian Terima kasih juga untuk
bapak ibu yang sudah ak bertanya dan
Mohon maaf sekali Apabila mungk ada
pertanyaan yang belum terjawab karena
waktu kita yang sangat terbatas sekali
ya Bapak Ibu sekalian baik seperti janji
saya di awal tadi nih saya juga sudah
mengantongi nih nama-nama pemenang yang
beruntung pada pagi hari ini untuk
mendapatkan D spesial dari kami untuk
Bapak Ibu sekalian bagi ketiga pemenang
beruntung ini bisa dapat langsung
menghubungi kontak admin kami yang
tertera di layar selamat
unuk yaitu yang pert
ada Kemudian yang kedua ada Bapak Sean
dan yang ketiga ada Bapak Muhamad H
silakan bagi pemenang untuk dapat
langsungubungi ad Untuk konfirmasi
hadiah Iya baik kita sudah sampai ni di
akhir acara ni Bapak Ibu sekalian dan
Alhamdulillah hari ini kita sudah
belajar banyak sekali melalui
webineng
dis hari ini yaitu bapak Fajri banyak
sekali ilmu yang kita dapatkan pada saat
penyampaian materi yang disampaikan oleh
pemateri kita pada hari ini semoga
ilmu-ilmu tersebut dapat bermanfaat
untuk kita semua baik Selain itu kami
juga ingin mengingatkan nih Bagi Bapak
Ibu sekalian untuk dapat mengisi
kuesioner yang linknya sudah di-share di
kolom chat supaya kegiatan kami
selanjutnya bisa lebih baik
lagi dan sekali lagi Saya inzin
mengingatkan juga nih kepada bagi eh
Bapak Ibu sekalian yang mungkin eh
menginginkan materi sekaligus sertifikat
dan kemarin mungkin belum sempat request
itu dapat mengisi Link yang juga sudah
oleh admin kami Bapak Ibu
sekalian terakhir saya ucapkan terima
kasih kepada pemateri kita pada hari ini
yaitu
bapak yang telah menyatkan waktunya
untuk berag danaar materi bersama kami
pagi hari ini sayaa mengucapkan terima
kasih kepada bapak Dr hijrah purnra S
selaku founder dari butik da ulang
projek Indonesia sekaligus sekretaris
jurusan program studi teknik lingkungan
Universitas Islam
Indonesia dan juga tidak lupa saya
ucapkan terima kasih kepada panitia dan
juga peserta yang telah berkontribusi
dan sangat antusias sekali selama
webinar ini
berlangsung sampai ketemu lagi di
webinar-webinar selanjutnya setelah
lebaran tentunya dengan tema-tema yang
lebih menarik lagi Akhir kata saya
selaku MC sekaligus moderator memohon
maaf sebesar-besarnya apabila selama
memandu acara ini mungkin terdapat eh
kesalahan kata ataupun perbuatan sayaana
pamitjur diri wasalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih
Bapak Ibu sekalian Waalaikumsalam
Warahmatullahi
wabar Terima kasih Mas Fajri dan Bapak
Ibu
semuanya Makasih Pak
Hijra Pak
semua yaoke izin
live