Transcript
RnId6AlONP0 • APLIKASI ZERO WASTE INDEX DALAM SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/ProjectBIndonesia/.shards/text-0001.zst#text/0071_RnId6AlONP0.txt
Kind: captions Language: id memandu acara ini dari pukul 00 hingga pukul 11.00 malam webinar kita pada hari ini merupakan webinar kelima nih yang diselenggarakan oleh butik ulang pro Indonesia di tahun 2024 Sekaligus merupakan webinar penutup sebelum libur lebaran Il acara webinar kita pada hari ini mengusung tema aplikasi Ind dalam sistem pengelolaan sampah yang akan disampaikan oleh pemateri kita pada hari ini yaitu bapak acara ini disenggan oleh butik dorong Indonesia yang bekerja sama dengan Universitas Islam Indonesia baik eh selanjutnya Bapak Ibu hadir yang terhormat Izinkan saya mengucapkan selamat datang dan juga memberikan salam hormat saya kepada pemateri kita pada hari ini yaitu bapak Fajri mmt lalu kepada bapak Dr putraer dari titik ulang projek di Indonesia sekaligus sekretaris jurusan Teknik Lingkungan Universitas Isat Indonesia dan juga tidak lupa kepada bapak ibu peserta webinar pada hari yang berbahagia ini eh sebelum masuk ke materi webinar kita saya mohon izin untuk mengingatkan Bapak Ibu sekalian untuk dapat mengisi daftar hadir atau presensi di Link yang telah admin kami kirimkan di kolom chat kemudian Dengan hormat saya juga ingin meminta kesediaan Bapak Ibu sekalian untuk dapat menonaktifkan mikrofon selama kegiatan ini berlangsung sup kita semua dapat menikmati materi yang disampan dengan baik selanjutnya sebelum kita masuk ke acarau p Mat akanik dari bapar jurusan tek linganiversit isiks sudah terdengar dengan jelas ya Ee Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh bismillah walhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah ee Selamat pagi Bapak Ibu semuanya salam sejahtera untuk kita semuanya tentunya puji syukur alhamdulillah pada kesempatan hari ini kita masih bisa bertemu di bulan yang baik ini ee untuk belajar bersama gitu ya Ee yang saya hormati pastinya Pak Fajri Mulia eresa ee terima kasih atas waktunya berkenan di hari Sabtu untuk membersamai kita semuanya Bapak Ibu para peserta ee webinar aplikasi zeros index ya dalam sistem pengolahan sampah Terima kasih juga sudah berkenan untuk hadir gitu ya mendaftarkan diri menurut informasi panitia kurang lebih ada 345 ya yang mendaftar gitu tapi mungkin masih proses untuk bergabung atau sebagian mengikuti via Zoom tapi biasanya 91 atau 15 nanti baru di atas angka 100 biasanya gitu terima kasih juga tim Mbak Anisa Git ee yang telah apa bekerja sangat baik ya dalam mempromosikan ee webinar-webinar dengan berbagai macam topik ya Bapak Ibu Sebelum kita mulai izin saya untuk memberikan sambutan sebentar ya Ee terkait dengan zeros index ini Eh masjri ya saya sebut Pak kadang Mas gitu ya karena memang sangat masih sangat muda tapi pengalamannya sudah sangat banyak bapak ibu terutama sangat aktif meneliti dengan topik eh zeros ya topik yang berbasis masyarakat dan berbagai macam teknologi ee tepat guna ya yang berhubungan dengan pengelolaan sampah ya Ee tema ZERO WS indek ini sendiri Kita angkat karena di jurusan teknik lingkungan Universitas Islam Indonesia saat ini sedang mencoba untuk merreview ee kurikulum dan isu sustainability itu menjadi isu yang kita tangkap sebagai ee isu yang masih perlu digali ya dan dikembangkan salah satunya menjadi ee eh kurikulum yang sangat baik kita sampaikan kepada ee para mahasiswa begitu ya nah salah satunya adalah yang berhubungan dengan bagaimana keberlanjutan dalam ee sistem pengelolaan sampah yang ada di Indonesia gitu ya kalau ee Bapak Ibu menyimak di periode sebelumnya gitu ya ada ee webinar juga tentang index sustainability gitu ya Nah ini mungkin akan ada kelanjutan dengan Zero index kita lihat nanti kita akan menyimak paparan dari Pak Fajri Apakah ini juga bisa menilai terkait dengan kinerja berbagai macam bentuk ee aktivitas yang sudah berjalan begitu ya ataupun yang belum berjalan dan dapat dinilai ee Bagaimana performa kinerja yang akan dihadirkan dalam ee perencanaan kegiatan tersebut dan alangkah baiknya ya kalau ee saat kita memulai atau bahkan saat kita belum memulai kegiatan tersebut kita sudah bisa mengetahui ya kendala apa gitu ya kemudian performa apa yang harus ditingkatkan dan seterusnya mudah-mudahan kegiatan kita nanti dalam desain baik itu berbasis masyarakat ya kemudian berbasis kawasan ataupun berbasis akhir ya E skala pengolahan akhir itu bisa lebih berkelanjutan gitu ya jadi enggak sia-sia perencanaan harapannya begitu mudah-mudahan ini bisa membantu itu pemahaman penambahan wawasan kita terkait berbagai macam isu pengolaan sampah khususnya yang ada di Indonesia mungkin itu menjadi kontribusi dari jurusan Teknik Lingkungan kemudian Project B Indonesia ingin membersamai Bapak Ibu semuanya dalam menambah wawasan kita bersama ee tentunya dalam pelaksanaan ini banyak masih kekurangan yang perlu ditingkatkan mudah-mudahan nanti Tim Mbak Anisa ee pada saat ee apa namanya ee setelah Idul Fitri nanti bisa menambah ee isu-isu yang lain yang lebih menarik ya mungkin ee dengan semangat yang baru Nah mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan dalam ee sambutan ini sekali lagi terima kasih Bapak Ibu Terima kasih Pak Fajri dan tim dan serta jurusan Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia eh saya akhiri wabillahi taufik wal hiidayah wasalamualaikum warahmatullah wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih untuk Bapak Hijra yang telah memberikan sambutannya dan sekaligus membuka acara pada pagi hari ini Baik ee Bapak Ibu sekalian kami dari panitia juga melakukan live streaming melalui YouTube channel kami yaitu di Project B Indonesia jadi semisal selama acara webinar ini berlangsung mungkin ada Bapak Ibu sekalian yang terkendala di dalam Zoom itu tidak perlu khawatir karena Bapak Ibu sekalian tetap bisa mengikuti webinar ini melalui YouTube channel kami yaitu di Project B Indonesia selanjutnya seperti biasanya Nih Bapak Ibu sekalian hari ini kami juga menyiapkan berbagai macam spesial untuk Bapak Ibu sekalian yang beruntung ini diberik Berdasarkan pertanyaan terbaik dan Story Instagram terunik S ini berangs Kemudian untuk pemenang pertanyaan terbaik nantinya akan kami umumkan di akhir acara Sedangkan untuk pemenang Instagram terunik akan kami hungs mahagapak I yang pertanya selama webinar ini berlangsung dapat sekali langsung memberikan pertanyaannya melalui kolom chat dengan format nama kemudian pertanyaan yang ingin ditanyakan dan nantinya akan kami pilih tiga penanya terbaik untuk memenatan do spesial dari kami baik eh mungkin tanpa berlama-lama lagi kita akan langsung lanjut ke acara inti kita yaitu penyampaian materi namun sebelum itu Mari kita simak terlebih dahulu Sisi dari pemateri kita berikutnya [Musik] Iya baik itu tadi sekilas mengenai pemateri kita pada hari ini selanjutnya kita mungkin akan sedikit menyapa pemateri kita terlebih dahulu niham asamualaikum selamat pagi bapakj waalaikumsalam warahmatullah Mbak an ya Iya bak bapak gimana kabarnya hari ini Pak alhamdulillah baik alhamdulillah kalau begitu baik mungkin untuk efisiensi waktu kita mungkin bisa langsung saja untuk mulai penyampaian materinya begitu ya Pak Ya baik untuk peny suara saya sudah cukup terjelas sudah Cup jelasak untuk penyampaian materinya nanti e waktunya kurang lebih samp sekitar J 10.30 begitu ya Pak ya Oke Baik ee mungkin langsung saja tanpa berlama-lama lagi tempat dan layar kami persilakan saya izin Share screen Ya baik Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi salam sejahtera bagi kita semua eh perkenalkan kembali nama sayaj Ini kesempatan kedua ya saya mengisi webinar dari eh Terima kasih atas kesempatannya dari Pak hijrah pakbi dan juga jajarannya eh karena dipercaya kembali ya untuk memberikan materi eh 2 tahun yang lalu Kalau tidak salah saya memberikan materi tentang analisis risiko lingkungan ya Nah pada kali ini kesempatan kali ini Eh ini adalah salah satu topik riset yang saya jugaami selain analisis risiko lingkungan di TP dan fasilitas persampahan yaitu adalah bagaimana mengembangkan indeksasi dalam pengelolaan sampah ya Nah Pada kesempatan kali ini tema besarnya adalah aplikasi Zero index dalam sistem pengelolaan sampah namun dalam eh penyampaiannya saya akan menjelaskan juga beberapa materi ya tentang eh prinsip dasar Zer sejarahnya dan yang lain sebagainya Terima kasih juga kepada para audiens ya yang sudah bergabung di tengah bulan Ramadan ya Ee masih semangat mengikuti dan juga hari Sabtu ya Ee mudah-mudahan bisa mendapatkan manfaat ya ini sekilas lagi ee CV saya atau profil saya ya ee tadi SM S1 sampai S3 sudah di ee tampilkan oleh oleh EE moderator lalu ee penelitian saya itu kurang lebihnya Adalah fokus di analisis risiko lingkungan di TPA baik itu logam berat emerging polutan yaitu mikroplastik pcbis kemudian ee petalat ee kemudian ee banyak hal lain yang sekarang ini sedang berkembang mungkin ke depannya parasetamol BPA ya Nah itu ee adalah salah satu fokus saya yang kedua adalah bagaimana mengelola sampah berbasis makroorganisme ya mungkin jika diberikan kesempatan kembali saya juga akan ee bisa juga memaparkan tentang bagaimana mengelola sampah berbasis makroorganisme kalau selama ini kan mikroorganisme ya atau sekarang juga sudah mulai eh Hype ya pengelolaan sampah berbasis magot ya Black shoulder Fly itu salah satu dari yang berbasis makro organisme namun penelitian Saya tidak hanya terbatas di magot saja banyak makroorganisme jenis-jenis lain ya kemudian juga pengembangan studi timbulan sampah indeksasi dan manajemen data serta pemetaan dalam pengelolaan sampah nah tiga hal ini yang menjadi fokus dari penelitian saya yang juga pastinya akan eh saling beririsan ya dengan Pak hijrah Pak yebi Pak Kasam Pak Bu V ya eh Kami sering berkolaborasi bersama dalam melakukan riset ya di UII bidang spesialisasi saya juga menggeluti di bidang K3 karena risiko itu tidak luput ya dari ee ilmu K3 juga lalu juga tata lingkungan lpjk ini Pu ya pupr tentang infrastruktur eh lingkungan terutama di TPA kemudian saya juga ee sama dengan Pak Hijr sebenarnya juga menggeluti di sociio preneer ya tapi ya Sampai sekarang masih belum aktif ya saya punya eh apa organisasi namanya zeroest Indonesia ya walaupun eh sudah banyak ya yang punya nama yang serupa gitu tapi eh saya yang memegang kami yang memegang merek dari eh Zero West Indonesia itu dan sudah terdaftar di eh Dirjen eh djki ya kekayaan intelektual itu kami sudah eh daftarkan ke kemhumham kemudian pengalaman kerja eh internship di proyek jalan tol eh founder zeroest Indonesia yang tadi saya sudah bilang kemudian 2015 saya menjadi dosen teknik lingkungan tidak terasa di UII ya Tidak terasa sudah berusia sudah hampir ini tahun kees9 saya eh mengajar Ya di UII 2017 sampai 18 sempat menjadi kepala laboratorium sampah dan B3 2022 saya diamanahi menjadi manajer lab iso dan juga laboratorium kualitas lingkungan di mana mengkoordinasi lima laboratorium yang ada di jurusan teknik lingkungan 2016 sempat menjadi konsultan di berbagai eh eh apa proek ya Ee sampai sekarang ya eh dari mulai pupr kemudian giz ya Jerman kemudian master plan pengelolaan sampah ews TPA dan TPS 3R fs-nya termasuk eh yang saat ini sedang dikerjakan adalah bagaimana mengevaluasi pengelolaan sampah kota yyakarta ya Eh ini kontak saya silakan bagi yang ingin eh berkolaborasi ya ataupun eh sharing-sharing e insyaallah saya bisa dihubungi di ee kontak tersebut Oke ini adalah garis besar pembahasan Pada kesempatan kali ini eh akan dibagi menjadi tiga bagian besar ya Eh yang pertama adalah pengantar Zero WS index bagaimana itu nanti dihubungkan dengan sejarah dari Zero WS itu sendiri pengertian Zero W serta urgensi dari indeksasinya kemudian prinsip eh bagian kedua itu adalah prinsip dasar dari Zero index ya kemudian Bagaimana metodologinnya yang tertarik menghitung Zero index itu ya Dan juga bagaimana pengaplikasiannya ya dan yang ke bagian ketiga itu pengembangan ke di masa yang akan datang ini mau diarahkan ke mana mengingat tadi Pak hijrah juga sudah menyinggung ada juga perhitungan sustainability index ya Nah Zero West index ini apakah saling memakan saling kontra atau saling eh beririsan 100% beririsan ataukah saling mendukung nah itu nanti juga akan kelihatan ya nanti setelah ini kita lanjut lagi kita pengantar dulu ya Bapak Ibu sekalian ee teman-teman yang saya hormati dan cintai eh sejarah Zero ya Nah sebenarnya zeroest ini bukan barang baru ya Bapak Ibu sekalian jadi ini sudah diwariskan dari nenek moyang kita dari peradaban kuno itu manusia sebenarnya itu mengikuti apa yang dikehendaki alam dan alam sendiri mekanisme alam itu adalah sebenarnya mekanisme Zero wte ya makanya kita tidak pernah melihat ya salah satu inspirasi saya meneliti ee pengelolaan sampah berbasis makroorganisme karena saya melihat bahwa mekanisme alam itu tidak akan pernah mempunyai sampah walaupun mereka menghasilkan sampah menghasilkan seperti hutan tropis yang sangat lebat di Kalimantan di Papua misalkan kita tidak pernah lihat TPA sampah di hutan ya padahal setiap harinya berapa ribu ton sampah daun gitu ya sampah-sampah yang dihasilkan dari alam itu berapa ribu Ton itu hutan yang lebat seperti itu ya daun-daun yang berguguran kita coba hitung saja daun yang berguguran di halaman rumah kita udah berapa ya ee apalagi yang ada di hutan gitu tapi kok enggak pernah kita lihat TPA ada di hutan gitu ya mungkin kalau dilihat tutupan lahan dari kegiatan manusia terhadap lahan yang ada di dunia ini masih lebih banyak lahan kosong ya di dunia ini dibandingkan dengan e lahan yang dihuni manusia tapi kenapa manusia yang menempati lahan kecil malah membuang sampah menghasilkan TPA gitu ya tapi malah alam enggak gitu nah ternyata pas dilihat-lihat memang alam itu punya mekanisme untuk menjadikan ee sampah limbah itu menjadi Zero waste ya secara alamiah alam akan melakukan komosting secara alami melakukan pengelolaan berbasis makroorganisme sampah-sampah daun itu diolah semua oleh makroorganisme oleh mikroorganisme ya pengurai segala macam nah itu yang diambil oleh nenek moyang kita apa yang mereka ee aktivitas yang mereka lakukan itu mereka ambil dari alam Oh alam itu tidak membuang sampah tidak menghasilkan sampah diolah lagi nah sayangnya itu ada yang missing link ya ada yang hilang gitu ya dari sejarah budaya kuno sampai ke masyarakat modern yang awal itu agak sedikit kok ada missing link gitu ya nah coba kita lihat ya di slide selanjutnya nah ini Zero itu sebenarnya sudah ada konsepnya itu ya makanya tidak pernah ada e satu orang yang didedikasikan atau Kalau teori kan teori Apun itu itu ada orangnya yang menemukan Einstein teori relativitas dan yang lain sebagainya ya tapi Zer ini tidak ada yang satu orang yang mengeluarkan bahwa dia adalah pencetus zerest Enggak karena memang zerest ini sudah ada Jauh sebelum adanya peradaban modern ini cuma kita rec saja kita panggil kembali apa yang sudah dilakukan oleh para nenek moyang kita Nah ya jadi salah satu cara terbaik untuk melakukan perilaku Zero tanya kakek nenek kita gitu ya tanyalah mungk kalau yang nya bahkan buyut gitu ya bagaimana mereka mengelola lingkungan dulunya gitu ya Nah ini salah satunya adalah suku aztek di Meksiko ya mereka mengubah kompos menjadi pupuk tanaman dan mengubah kotoran manusia itu menjadi pewarna kain karena mereka percaya bahwa Ee yait tidak ada yang menjadi limbah yang dibuang benar-benar ke alam gitu ya mereka menggunakan kembali gitu ya apa yang EE mereka buang mereka olah kemudian mereka proses kembali ini salah satu peradaban kuno ya yang ada di Amerika eh di Meksiko ya dan Amerika Selatan kemudian bangsa Romawi ya mereka menyimpan sampah keluar dari kota disimpan sampahnya tidak dibuang seperti kita di landfield di timbun enggak mereka menyimpan sampah keluar dari kota untuk di digunakan kembali ya sampah-sampah tersebut dalam kegiatan konstruksi apa yang dilakukan masyarakat modern sekarang Coba kita lihat Banyak sampah yang diolah ya jadi konstruksi juga ya plastik dijadikan bahan aspal bahan beton gitu ya itu sebenarnya sudah dilakukan oleh bangsa Romawi dulu gitu mereka mendaur ulang sampahnya di beberapa jenis sampah tentunya ya untuk kegiatan konstruksi baru dan untuk perbaikan infrastruktur memang ya memang zaman dulu itu mungkin sampahnya belum sekompleks sekarang Nah cuma harusnya dasar pemikiran itu yang diambil maksudnya kalau sampahnya Kompleks berarti kita harus mendaur ulangnya juga lebih kompleks lagi kita harus bertanggung jawab kalau dulu enggak dikenal plastik ya sekarang dengan adanya plastik Kita juga harus lebih Advance lagi dalam mendaur ulangnya gitu kita harus bertanggung jawab kalau enggak bisa mendaur ulangnya jangan bikin plastik kalau gitu ya itu bangsa Romawi itu yang mereka lakukan ya salah satu contoh kita ee Ini lagi ya kita lanjut lagi ini adalah orang Jepang Nah Orang Jepang itu selama berabad-abad mereka menyempurnakan teknik merobek-robek teknik melipat-lipat ya origami gitu ya dan menggunakan kembali lembaran kertas yang sudah di ee pakai ya itu mereka gunakan kembali itu sudah dari berabad-abad lamanya orang Jepang seperti itu sehingga dasar yang seperti itu dipakai masyarakat mereka yang sekarang mereka tidak lupa dengan tradisinya ya Ee dan yang di daur ulang sekarang bukan cuma kertas saja sekarang di Jepang berbagai macam eh apa namanya sampah dan juga jenisnya nah ini penduduk asli am ya yang asli ya yang natifnya suku Indian mereka juga sama mereka mempertahankan dedikasi tradisional mereka untuk menggunakan setiap bagian dari hewan yang dibunuh untuk diambil dagingnya itu itu bagian lain yang tidak dipakai itu mereka gunakan ulang apa kayak misalkan gigi tanduk Apa itu kan yang dipakai di pernak-pernik di topinya di apa itu kan bagian tulang hewan gitu ya atau apa Nah itu mereka mereka pakai gitu jangan sampai ada yang terbuang di alam itu juga itu dilakukan oleh penduduk asli Amerika gitu yang itu ternyata missing link mungkin karena penduduk yang sekarang kan memang tidak asli ya tidak asli dari Amerika sehingga ada missing link di situ tapi kenapa kita ikut juga kita tuh enggak ada penduduk asli penduduk pendatang ya kita di Indonesia ya asli dari dulu ya di sini gitu itu seharusnya tidak ada itu missing link Ee Kita harusnya mencari gitu ya ini tugas ee Pak yebi juga ini apa eh keahlian pak yebi ya di di disertasinya Bagaimana budaya yang dulu itu itu bisa destarikan sampai sekarang gitu ya budaya untuk ee mengelola sampah mengurangi sampah dan mengguna ulang ya Nah apa missing linknya itu ternyata pada saat abad ke-19 ini missing linknya ya mungkin dari abad 0 atau abad sebelum masehi sampai ke abad 18 masih baik-baik saja ya Tapi semenjak abad 19 Adanya revolusi industri menjadi titik peradaban modern semakin berkembang produk-produk semakin banyak mulai dikenal adanya plastik mulai dikenal adanya senjata militer mulai dikenal kertas mulai dikenal logam yang berbasis logam bahan-bahan logam mulai kendaraan elektronik segala macam mulai berkembang ya sampai sekarang Ah ada kendaraan konvensional berbasis BBM ditemukan lagi kendaraan berbasis listrik Nah itu saya belum bisa membayangkan itu betapa banyaknya nanti ee sampah yang dari kendaraan misalkan orang-orang konversi semua ee akan Berapa banyak gu ya sampah kemudian ee handphone laptop semua berkembang TV kulkas segala macam ya semenjak adanya kebangkitan ya dari konsumerisme Ya semua berbasis konsumen apa konsumsi ya maka di saat yang bersamaan juga penelitian dan gerakan lingkungan itu semakin berkembang karena dengan adanya industri itu semakin eh apa menyebabkan polusi semakin menyebabkan sampah di mana-mana polusi udara polusi air gitu ya Nah tepatnya pada abad 20 ya di tahun 1980 Nah inilah mungkin satu salah satu orang yang benar-benar eh konsepnya itu sangat mendat Zero sehingga banyak yang eh menetapkan bahwa Daniel knep inilah yang memperkenalkan terminologi Zero West itu ya Di Amerika ya tepatnya di berkley California beliau adalah ahli ya memang di bidang recycling ya tapi juga beliau sebenarnya sosiologis ya seorang sosiologis bukan orang teknik lingkungan ya karena teknik lingkungan di tahun -an masih baru-baru berkembang ya Nah setelah adanya gerakan lingkungan ya dari grass rot ya adanya buku silent spring ya di Amerika ada buku yang EE memang itu yang menyebabkan gerakan lingkungan itu semakin berkembang ya mulailah ee kebijakan-kebijakan pemerintah mengarah kepada ee Bagaimana mengurangi sampah gitu ya bagaimana mengelola sampah gitu ya Di tahun-tahun itu baru mulai ya di tahun -an Nah dari agenda-agenda yang berbasis kebijakan akhirnya dengan adanya sosial media ini dengan sangat cepat berganti lagi Jadi sekarang tidak hanya berbasis kebijakan ya Ee hanya di sebagai peraturan hanya sebagai kebijakan di negara-negara Barat hanya sebagai paper ataupun naskah akademik tapi berubah menjadi Lifestyle itu di eh tandai dengan adanya eh seorang eh apa ya Eh konent kreator namanya bea Johnson ya Nah ini dia mempopulerkan bagaimana hidup tanpa sampah di rumah nah di situ mulai ituh di eh facebook-nya di Instagramnya itu dia memperkenalkan gitu bagaimana dia hidup dari ee di rumah tanpa sampah atau bahkan sangat minim satu toples Mungkin dia hidup misalkan S 1 sampai 3 bulan Dia ee apa ee sehari-hari kehidupan sehari-hari hanya menghasilkan satu toples sampah dia dia perkenalkan itu bagaimana menggantikan sedotan plastik menjadi sedotan yang bisa dipakai berulang-ulang dari metal ya dari logam kemudian dia enggak pakai lagi kantong plastik pakainya kantong belanja Gitu gitulah ya sekarang ini sedang sangat marak gitu ya aktivis aktivis Zero sekarang Justru lebih ke sosial media ya bagaimana Zero Lifestyle gitu ya bagaimana hidup minim sampah termasuk ya yang kemarin mengisi di Project B saya termasuk yang juga mengikuti ya webinar-webinar Project B eh yang sebelumnya ini kan yang Ramadan minim sampah gitu ya Nah itu termasuk eh Lifestyle itu gerakan-gerakan itu termasuk Zero ws ya yang berbasis Lifestyle nah sekarang itu sedang populer-populernya ya Ee gerakan-gerakan yang seperti itu gerakan-gerakan di sosial media termasuk sekarang pandawara ya Eh itu Lifestyle itu bagaimana ee menjadikan menyadarkan orang-orang banyak gitu ya Oke lanjut lagi Oke berbicara panjang tentang Zero W ya mungkin nanti bisa dieplore lagilah banyak sekali contoh-contoh ya termasuk gaya hidup minimalism itu juga termasuk ya dari salah satu gerakan Zero juga itu minimalism ee walaupun ya saya tidak apa ya saya termasuk orang yang realistis ya kita apalagi masyarakat Urban memang sulit sekali untuk menerapkan eh gaya Zero WS ini tapi setidaknya semaksimal apa yang kita bisa gitu ya kalau kita sudah bisa sudah berada di waktu yang tepat ee dalam artian kita siap gitu ya why not kita bisa Zero ws ya tapi memang tidak semua orang bisa melakukan sesempurna itu nol sampah tapi bagaimana kita semaksimal mungkin ya Zero W ini bukan berarti benaran nol sampahnya ya tapi itu merupakan cita-cita ya sebenarnya Nah berbicara panjang dari tadi Zero was Zero was Zero was nah Apa itu Zero W itu gitu ya definisinya gitu ya jadi ada beberapa apa yang sudah mendefinisikan arti Zero was ini salah satunya adalah Zero was New Zealand trust ya ini adalah salah satu gerakan Zero pertama di dunia ya yang mempopulerkanlah istilah Zero West bergerak satu negara ya itu di New Zealand ya Eh mungkin di Australia juga di 201 juga ada gerakan juga no was pocy ya itu juga Daniel KN tadi juga yang membantu pemerintah Australia untuk itu Indonesia juga sempat ya punya kebijakan Indonesia bebas sampah 2020 ya walaupun itu tidak ya itu tadi semangatnya yang diambil ya walaupun kita sampai sekarang bahkan malah nambah banyak ya sampah tapi semangatnya itu yang diambil ya dan sampai saat ini gerakan zeroest itu kalau eh Bapak Ibu eh dan teman-teman sekalian Eh ketik saja di tiktok di Instagram di Facebook ketik saja Zero itu hampir semua negara hampir semua kota di dunia yang maju itu sudah punya gerakan misalkan Zero waste Berlin Zero was Paris Zero was London Zero was Toronto Zero was Washington Zero New York udah menjamur di mana-mana bahkan di Indonesia sendiri sendi bahkan sampai Zero West probolingo saya pernah melihat Ya itu bisa sampai ke situ juga gitu ya gerakan-gerakan zeroest ini ternyata sudah menjamur eh secara organik ya tanpa adanya eh apa walaupun ada katanya Zero waste International Aliance ya aliansi Zero W sedunia gitu ya tapi tidak ada presidennya siapa kita enggak tahu gitu ya dan juga eh pokoknya ini mengalir secara organik karena memang mungkin ya itu dasar sifat manusia kita itu memang seperti itu gitu ee sifat alamiah manusia itu seperti itu jadi ketika ada gerakan di sosial media kita jadi tergerak sangat jadi merasa relevan gitu ya Nah ini adalah salah satu gerakan ya zeroest New Zealand ini yang mendefinisikan Zero itu Ya pelan-pelan kita definisikan ya ini agak ini soalnya bahasa Inggris ya Karena saya takut Eh kalau di ke on kan itu malah rancu ya kata-katanya Nah a new goal that se to redesign ya suatu tujuan baru padahal sebenarnya enggak sih Saya kurang setuju tujuan baru ya tapi mungkin tujuan baru untuk masyarakat postmodern mungkin ya tapi eh itu merupakan tujuan lama yang didaur ulang ya Eh tujuan lama oleh para pendahulu kita itu eh yang mencari yang melakukan atau berusaha untuk melakukan desain kembali terhadap suatu ee jalan ya yang menggunakan resource ya sumber daya dan eh juga eh material flow ya melalui Society melalui masyarakat karena ini enggak bisa Zero WS itu enggak bisa dilakukan oleh sendiri satu pihak pemerintah doang misalkan ya Biarinlah pemerintah yang ngolah sampah enggak bisa ini harus melalui Society yang EE menggunakan ataupun ee memakai whole system approach ya suatu eh apa namanya eh pendekatan yang whole system menyeluruh sistem yang menyeluruh nah ini adalah ya merupakan pendekatan yang both of eh bothot ya Eh n of pipe solution ya solusi di bagian hilir ya yang memaksimalkan recycling dan juga waste minimization dan juga desain eh prinsip desain yang memastikan bahwa produk itu bisa di daur ulang bisa di eh apa diperbaiki dipakai ulang didaur ulang nah itu jadi ada dua mazhab ya tidak hanya mazhab di mana Oke kita bikin dulu produk yang ramah lingkungan gitu ya jangan diolah yang sekarang udah jadi limbah udah jadi sampah ya biarin aja enggak Zero was ini pendekatannya dua yang n of pip yang udah terlanjur jadi produk itu kita olah juga yang terlanjur belum merubah produknya itu juga harus diolah sekarang enggak bisa kita nunggu semua produk itu bisa ee diguna ulang di apa enggak bisa kita nunggu itu harus berjalan beriringan ya Nah ini makanya whole system approach ya yang memastikan bahwa ini bisa kembali ke Nature ke alam ataupun kembali ke marketplace dijual kembali dan Zero ini ya itu bertujuan ya untukyempurnakan ya desain industri ya jadi kita enggak bisa melihat lagi bahwa alam itu adalah sebagai ee tempat akhir dari suatu material enggak boleh lagi kita enggak boleh lagi menganggap Sudahlah kan bisa dibuang Itu di TPA udah enggak bisa kalau pakai konsep Zero kita menganggap semua barang itu entah itu dia bisa kembali ke alam secara eh apa secara aman Atau Dia di jual kembali ke market place nah dua itu kalau menurut si new eh zeroest New Zealand ya Nah kalau menurut usepa 2023 mereka juga makukan definisi konservasi ya dari semua sumber daya ya dalam artian untuk menciptakan produksi yang bertanggung jawab konsumsi yang bertanggung jawab juga bagaimana melakukan ee guna ulang Rus dan merecover semua produk packagingnya juga materialnya dari produk itu juga tanpa nah ini harus digaris bawahi burning tanpa discharge jadi tanpa membakar tanpa membuang ke lingkungan ya itu ke tanah ke air ke udara yang dapat mengancam lingkungan dan juga kesehatan manusia nah ini menurut usepa ya ada dua yang diaris bawah ini bur juga termasuk Z ya dan without dischar gak ada TPA no landf ya atau Zer Land itualah inti dari gerakan Zer menurut usepa Amerika Nah jadi saya melihat di sini luar biasa Zero waste campaign mode itu ya mode campaign kampanye dari zeroest ini luar biasa sekarang ini ya karena adanya sosial media karena adanya berbagai macam kanal kemudian sekarang juga influencer yang punya banyak ee pengikut gitu ya itu juga sekarang punya banyak Eh baik itu yang melihat baik itu yang eh apa namanya dia itu juga memfollow melihat dan juga eh mengikuti ya Eh apa yang dilakukan si influencernya dan banyak jumlahnya jutaan pandawara itu sekali lihat yang melihat itu puluhan juta bahkan atau mungkin sekarang sudah ratusan saya enggak tahu saya enggak main tiktok soalnya Tapi terakhir saya lihat itu sudah puluhan yang puluhan juta ya bukan puluhan orang yang melihat luar biasa ya sekarang ini bagaimana Zero W itu ada tiga hal dari sisi Zero yang campaign mode ya mode campaign nah community di masyarakat enterprise development dan juga advokasi eh polisy kebijakan dan juga komunikasi dan media ini yang paling luar biasa ini Ya Zero communication dan media ini luar biasa e Nah tapi di Indonesia terutama Zero W yang di mazhabnya educational itu kurang di mana bagaimana Zero was industry industri itu bagaimana diraining diberikan eh apa kesepahaman bagaimana mereka dari awal produk mereka itu bisa ramah lingkungan bisa Ee gimana caranya botol itu enggak jadi sampah gitu enggak jadi limbah bagaimana mereka mendesain produk HP misalkan tapi komponennya itu enggak tersia-sia bisa terbuang tapi bisa di daur ulang lagi gitu ya Nah itu adalah harusnya di industri educational di industri rnd-nya itu harus main di situ gitu ya Nah itu tidak akan eh bagus ketika tidak ada dari zeroest University Education Nah jadi harusnya universitas dengan industri itu Sinergi ya dari Universitas meresarch ya tentang bahan-bahan yang bisa didaur ulang apa segala macam sehingga industri bisa juga mengadopsi sehingga produknya semakin berkembang ya kemudian juga Zero was research dan development yang di luar University lembaga-lembaga gitu ya ya asosiasi atau apa yang melakukan pusat penelitian pusat riset gitu ya itu harusnya juga ke arah Zero ws ya Nah ini yang harusnya ada koordinasi ada koneksi ada Sinergi antara yang berkampanye dengan yang educasional Nah di sini kami terutama di UII eh teknik lingkungan itu coba juga ee meningkatkan kesadaran di bidang yang edukasi ini termasuk kami mengembangkan yang Zero was index itu agar kesadaran orang di dunia akademisi itu bisa semakin aware ya dengan eh Zero ini karena ini di sisi kampanynya itu sudah luar biasa tapi timpang di sisi edukasi edukasi dalam hal bukan sosialisasi ya tapi pengembangan ya bagaimana mengembangkan nah di dunia Ya ini masuk ke yang agak-agak berbau riset ya mohon maaf sebelumnya Kalau yang bukan berkecimpung di bidang riset tapi Sebagai tambahan wawasan saja bahwa zeroest ini sudah banyak diteliti Ya sudah lumayan banyak ya Konsep zeroes ini yang meneliti ini adalah salah satu penelitian-penelitian saya coba bagi menjadi beberapa topik ada yang meneliti tentang successful Bagaimana suatu negara suatu kota itu menerapkan Zero wte Ya sudah banyak ada yang namanya desa di Jepang itu Desa Zero wte benaran mereka satu desa itu tidak menghasilkan sampah tanpa adanya insenerator itu ada yang seperti itu ya desa di Jepang ya jadi di sini Mereka meneliti kisah-kisah sukses ya dari suatu gerakan zerote yang ada di dunia itu sudah berapa paper itu bisa dihitung sendiri itu sudah belasan ya paper yang EE Eh ini apa e paper yang e membahas tentang itu ini e lingkupnya baru sampai 2018 ya Eh apalagi sampai 2024 ini semakin banyak yang berbicara tentang scientificnya Bagaimana teori dasar zero-nya apa itu Zero prinsipnya Bagaimana Nah itu juga sudah banyak paper yang meneliti ya kemudian ada yang eh meneliti tentang learning dan evolving Bagaimana pembelajaran Zero kemudian juga bagaimana Zero ini berkembang ya berkembang eh dari masa ke masa ya E itu juga ada yang meneliti kemudian juga ada yang meneliti kontroversial dalam challenging statuso ya bagaimana Zer ini ada yang menjadikan itu cuma slogan gitu ya cuma sebagai slogan pahal dia insenerasi ya ya walaupun ini masih perdebatan Kalau saya masih di tipe yang moderat Yang penting dia nol sampah enggak ke TPA itu masih saya anggap Zero lah gak apa-apa makanya masih kontroversi artinya masih pro dan kontra ya yang penting itu dulu nanti kalau burningnya tapi burningnya harus dipastikan e pembakaran itu aman dulu ya baru dikatakan itu Zero ya Nah ini ada kontroversial ada yang nah ini penelitian tentang Zero index ya ini Eh sebagian besar ini oleh zaman ya peneliti dari austral Atik zaman Walaupun dia juga meneliti tentang hal-hal lain di atasnya itu tadi ya zaman juga banyak ya eh beliau yang paling banyak ya meneliti tentang Zero was ini nah miserable ini bagaimana mengembangkan perhitungan Zero waste indek Zer itu itu bagaimana mengembangkannya yang kita akan bahas kali ini ini sudah jam 10 tapi kita belum belum ke intinya yang Zero waste ya metodologi tapi setelah ini ya kita langsung bahas ada yang meneliti tentang socially dan culturally beneficial Jadi bagaimana gerakan itu secara sosial bagaimana Secara pendekatan kultural ya Ee manfaatnya Seperti apa itu juga sudah banyak yang melakukan lanjut lagi Nah ini baru ke yang utamanya ya ya ini secara sekilas saja bahwa siklus hidup atau life cycle ya dari Zero itu sebenarnya harusnya pendekatannya holistik yang mencakup dari mulai ekstraksi dan pemrosesan sumber daya dari mulai dia ditambang ya ini lagi isunya lagi hangat ya penambangan timah Yai kasus korupsi besar Nah itu dimulai dari situ harusnya Zero was-nya Gimana caranya tambang itu bisa minim ataupun sampai Zero eh sampah ya limbah kemudian sampai ke desain produk ya bagaimana mendesain produk supaya dia minim limbah di Jepang sudah ada yang meneliti botol plastik itu dibuatnya dari jagung serat jagung sehingga ketika ini bisa dimasak bisa jadi Pop ada yang militi seperti itu sehingga enggak ada botol plastik yang EE dibuang gitu ya ataupun ada yang kantong plastik berbasis misalkan dari kulit singkong dari kulit apa ee serat jagung apalah itu ya Ee itu yang Kalau dibuang ke lingkungan dia terdegradasi gitu menjadi kompos gitu Nah yang seperti itu desain produk itu harus ee dikembangkan lagi di Jepang juga ee mungkin sudah ada di beberapa produk kita tapi masih sangat minim sekali botol plastik itu ya misalkan ini ini saya enggak ini saya iniin labelnya ya jangan saya enggak promosi ini di Jepang itu ada di sini tuh ya eh enggak kelihatan ya Nah ini ee di Jepang itu ada bagaimana mereka memberikan desain si labelnya ini tuh itu ada jalur untuk di bisa diobek jadi orang tuh ngerobek lah el tu cuma tinggal di tarik secara perlahan-lahan itu labelnya sudah copot sehingga nanti yang label akan dipilah yang botol pet-nya terpilah nah seperti itu itu harus dimulai dari pabrik enggak bisa dari konsumen gitu ya lalu di manufakturnya di pabriknya ya tentunya itu penting ya E limbah-limbah atau sampah yang dari manufaktur Karena tidak semua bahan mentah itu akan menjadi produk pas akan tersisa gitu ya Kemudian dari konsumsi ya di kita ya Tapi sebelum konsumsi Sebenarnya ada lagi nih manufaktur ini mungkin termasuk packaging dan transportasi ya Eh bagaimana suatu produk itu dusnya gitu ya kan kalau untuk mendistribusikannya butuh dus ya biasanya nah dusnya itu gimana supaya tidak supaya minim dus gitu ya Nah kemudian dikonsumsi ya di kita di produkuse ya Bagaimana di konsumen itu bisa melakukan sebisa mungkin mendaur ulang gitu ya melakukan guna ulang dan yang lain sebagainya lalu di tempat End Of Life itu bagaimana juga dia tidak terbuang ke TPA atau yang sudah jadi TPA kita lakukan landfield mining gitu ya supaya dia tidak tertimbun selama-lamanya di alam tapi dipergunakan kembali gitu ya Nah kemudian balik lagi ke material Extraction jadi ee ya itu pengambilan material berarti kan yang dari pembuangan tadi Nah terusmenerus itu siklusnya akan terus berkembang sehingga nanti di semua e cakupan itu dia minim sampah atau nol sampah bahkan Zero was ya jadi gak bisa kita ngelihat hanya di konsumen saja ggak bisa ya kita harus pendekatannya holistik dari mulai dia dari bahan mentah ditambang diekstraksi itu sampai ke eh konsumen dan pembuangan itu prinsipnya ya prinsip dari Zero waste eh kemudian ini tadi saya juga sudah bahas ya sebenarnya orang-orang memahami konsep Zero waste itu caranya berbeda-beda ada orang yang mengklaim sudah mencapai Zero W Wah ini kampus Saya sudah Zero wte tapi pas dilihat dia masih pakai insenerasi Ya wajar enggak apa-apa itu pro kontra ya Tapi asalkan kalau dia dia dia masih buang ke TPA terus dia bilang Zero nah itu yang enggak boleh ya tapi insenerasi ini juga ada quote on quotnya dia harus e aman ya emisinya itu harus aman ke lingkungan gu ya Nah ini masih kontroversi konsepnya masih beda-beda Ya nah tapi yang penting satu kesamaannya adalah tidak ada sampah yang ke TPA lagi itu Zero mungkin dalam waktu dekat eh kota Jogja gitu ya Ee mungkin akan mengikuti Bantul Kabupaten Sleman ee itu juga akan menjadi kota Zero wte karena TPA piungan kan tutup ya sebentar lagi ya atau sudah tutup bahkan ya Eh itu berarti kan tidak ada yang dibuang ke TPA gitu ya tapi harus dipastikan semua terlayani sampah baru bisa mengklaim bahwa kota saya Zero waste gitu Nah itu dan juga kalau pakai insenerator harus dipastikan inseneratornya itu memenuhi lingkungan dan harus tidak berhenti sampai situ pokoknya tujuannya adalah sampai benar-benar free dari landfiill free dari TPA free dari insenerator itu sebenarnya baru benar-benar Real Zero W ya Nah ini adalah perhitungannya Nah kita masuk ke perhitungan Zero was index yang dikembangkan oleh Atik uzaman tadi ya 2014 dia membuat buat konsep seperti ini bagaimana cara menghitungnya simpel sebenarnya sederhana tapi mungkin tidak terpikirkan oleh banyak orang ya Sayang tidak dimanfaatkan perhitungan Zero ini adalah Jumlah dari ya sampah yang dikelola ya Zer index adalah Jumlah dari sampah yang dikelola kalau di Indonesia dikenal dengan kalau pengelolaan itu ada pengurangan sama penanganan yaah tapi ini enggak enggak ngenal itu ya ya ini berarti dikelola ini total jumlahnya ya semuanya pengurangan baik itu pengurangan baik itu penanganan nah total sampah yang dikelola ya jumlah dari total sampah yang dikelola artinya apa nanti akan ada jumlah plastik total yang dikelola ada jumlah kertas yang dikelola sampah organik yang dikelola gitu ya Nah ini total sampah yang dikelola dikalikan dan dengan substitution Factor jadi masing-masing kertas dia punya substitution Factor atau faktor substitusi ya nanti akan saya perlihatkan angka-angkanya di mana tidak 100% plastik yang dibuang oleh masyarakat itu akan didaur ulang pasti akan ada misalkan yang tercecer gitu ya eh dia masuk PPS kemudian tercecer enggak keambil sama pemulung 100% cuma 80% dia masuk TPS 3R tidak terpilah 100% ada yang ketinggalan gitu ya Pasti ada yang kayak gitu Jadi itu yang namanya substition Factor atau kita kalau di teknik lingkungan biasa sebut recovery Factor ya kemudian dibagi dengan total sampah yang dihasilkan dapatlah Zer indek artinya kalau ini sampah yang dikelolanya sama dengan sampah yang dihasilkan misalkan sampah yang dikelola 10 ton apa sampah yang dihasilkan juga 10 ton jadi dari 10 ton sampah sudah diolah atau dikelola 10 ton ya berarti Zero W indeknya udah 1 gitu ya 100% gitu eh jadi semakin besar dia pengelolaan sampahnya total yang dikelola semakin besar juga Zero w indeknya nah ini kalau menarik kalau ini kita labelkan kepada kabupaten kota kita di Indonesia kita hitung gitu ya zeroest indeksnya Aceh sudahah seberapa Aceh bisa provinsinya berapa nanti kabupatennya juga kita nilai berapa gitu bahkan ke kecamatannya kalau Kabupaten pengin tahu kinerja pengelolaan sampah di kecamatan kecamatannya dari Kecamatan bisa ke kelurahan dan desa gitu ya Desa zeroes indeksnya Sudah berapa bahkan di penelitian saya itu kampus kantor G itu bisa dihitung semua Zero W indeknya ya Sehingga terpetakat di situ oh daerah mana yang harus kita dahulukan ini karena dia e masih jauh indeksnya misalkan sehingga terjadinya eh prioritas dan pemerataan gitu ya di Indonesia nah ini cara ngitungnya Bapak Ibu sekalian ya Dan teman-teman kita lihat dulu dia itu di apa makan sampahnya kalau yang dicycle atau didaur ulang itu adalah paper ya glass ataupun kaca metal plastik dan daur ulang yang berbasisnya mix ya E Jadi kalau misalkan ada barang elektronik misalkan yang didaur ulang dia mix berarti karena barang elektronik itu ada kertasnya ada eh plastiknya ada metalnya ya Nah itu tinggal kita kalikan dengan efisiensi dari faktor tadi faktor substitusi tadi kertas kalau semuanya didaur ulang kita pakai angka sat berarti dari 10 ton kertas misalkan efisiensinya satu ya berarti ya 10 ton itu yang di eh daur ulang ya tapi kita bisa juga pakai angka misalkan mau yang moderat misalkan Oh enggak 100% e ee kertas itu didaur ulang ada yang kececer ada yang misalkan kertas nasi sudah kotor itu sudah enggak diterima lagi di pemulung dia jadinya residu nah faktor inilah yang eh bermain dan Gimana cara menentukannya Pak Fajri untuk e angka ini dari penelitian tentunya kita harus bisa apa makanya penelitian itu harus detail gitu ya harus detail sehingga kita tahu paper yang ee didaur ulang kertas yang didaur ulang kertas yang tidak terdaur ulang jadi residu berapa gitu ya saya yakin tidak 100% ini pasti kertas itu ee ya Tergantung tempat sih Tapi kalau skalanya kota dia tidak akan 100% ya Nah kemudian ini kaca Eh logam tinggal kita kalikan aja Misalkan kertas 10 ton ee kaca 10 ton ee enggak Kalau kaca biasanya 1 ton ya kalau papernya 10 ton ya Ee metal 1 ton misalkan plastiknya juga 10 ton tinggal dikalikan ini Virgin materialnya kemudian yang kompos juga sama nah kompos ini dia efisiensinya memang segini gitu ya Enggak mungkin 10 ton sampah organik dia jadi 10 ton kompos pasti ada air di situ kadar airnya yang terbuang ya Nah ini ee eisi ya segini kemudian insenerator itu tidak dipertimbangkan sebagai faktor substitusi artinya diinenerasi sebanyak Apun dia tidak akan menambah indeks dari Zero W karena tidak dianggap sebagai kegiatan Zero inerator itu misalkan di kota ada recyclingnya ada eh total ini 20 ton komposting 20 ton insenerasinya 100 ton sebanyak apapun instasi 100 ton akan dikalikan 0 dan akan jadi no0 juga dia tidak akan menambah indeks Zero wte-nya ya landfiel juga sama kalau dia masuk ke landfiel dia juga tidak akan menambah eh Zero wte indexnya ya Nah kayak gitu dan menariknya lagi Zero WS ini kita bisa menghitung energi yang tersimpan ya efisiensi energi yang tersimpan karena kita melakukan kegiatan-kegiatan ini kegiatan daur ulangosting insenerasi juga ada ya Land ada tapi sedikit karena dianggap ya paling Land mining itu energinya sedikit yang bisa di dapatkan ya Nah ya ini kita bisa kalkulasi juga nanti saya akan Perlihatkan ya kemudian pengurangan gas rumah kaca ya co2ival per tonnya Kita juga bisa hit dari Zero index ini kemudian water saving ya itu juga bisa kita hitung Berapa air yang hemat ketika Si sampah ini didaur ulang dibandingkan kalau dia jadi sampah di TPA terus suatu suatu pabrik membuat ya kertas baru membuat plastik baru membuat gelas baru itu kan butuh butuh energi butuh energi butuh emisi juga membutuh air Nah makanya di sini ee Dia ee apa namanya di sini juga e Apa butuh water savingnya juga itu e ada penyimpanannya ada penghematannya tapi di sini ada pengecualian nih kalau mendaur ulang plastik dia bukan penghematan air tapi malah pemborosan air hanya di sini saja perbedaannya Mungkin ada yang bisa ini bisa menjelaskan kenapa kalau mendaur ulang plastik dia bukan saving air tapi malah dia mengeluarkan atau mengkonsumsi lebih banyak air untuk daur ulang plastik Kalau mungkin saya minta izin e panitia kalau ada yang bisa jawab itu mungkin dikasih door price juga ya Nah ini adalah air yang disimpan sebagai contoh nih seb kalau ada yang e r hand silakan atau nanti kalau R bisa diunmute sama panitia ya Atau mau di kolom komentar boleh juga ya Eh misalkan ya 1 ton paper 1 ton kertas ya Kalau dia larinya ke landfi Berarti si perusahaan kertas yang memproduksi kertas dia harus memakai air ya pelan-pelan ini ya 2,91 KL air per tonnya per tonnya kertas tapi kalau di daur ulang ya itu malah menghemat air tadi bukan 2,91 mungkin di pabrik 5 k ton per 5 KL per ton eh dikurangi dengan kalau dia didaur ulang ya sekitar kolit per ton sehingga dapat angka 2,91 ini ya Eh tapi masih surplus gitu ya masih dia masih menghemat air tapi kalau plastik dia lebih boros kalau didaur ulang gitu ya ketimbang kalau plastik itu di ee produksi ulang dari minyak mentah kan plastik itu minyak mentah ya Eh Virgin materialnya ya material awalnya kenapa oh ini udah ada yang ini ya Karena untuk daurang plastik butuh air untuk cuci ya benar ini ya untuk cuci ya E berbagai macam prosesnya itu itu nah ya Ini udah tapi yang duluan ini Pak Prabowo ya yang duluan ya Nah betul itu karena proses pencuciannya bukan hanya untuk bahannya tapi karena dari TPS 3R itu ya sudah ini makanya kalau di Jepang itu botol plastik mengalahkan kain jemuran ya karena di Jepang itu justru dihimbau Bagaimana masyarakat sebelum Membuang plastik itu harus dicuci dulu sama kayak memperlakukan piring seperti biasa dan dijemur gak boleh dalam keadaan basah dijemur di kain jemuran makanya saya juga heran loh kok isinya botol plastik kalau di Jepang ya Enggak cuma kain ada juga kainnya tapi botol plastik plastik-plastik itu mereka jemur karena apa untuk ya menghemat air yang ada di recycling centernya kalau mereka ya ada semacam bank sampah induknya lah atau tps3r yang bisa mengolah plastiknya ya karena itu untuk mencucinya itu justru dia membutuhkan banyak air ya betul sekali Pak S Prabowo tadi ya Eh terima kasih atas eh ininya jawabannya Kayaknya udah pada expert ini k saya ini harus sharing-sharing ini kalau nanti ya saya menantikan sesi tanya jawab Nah ini salah satunya Bapak Ibu ini bukannya saya apa ya narsis atau apa ya tapi ini kenyataannya bahwa karya ilmiah saya yang paling banyak disitasi ituru yang tentang Z indek ini gitu ya jadi menarik gitu eh tentang Zero indek ini saya meneliti bagaimana Zero W index ini diterapkan dalam kampus kami di ftsp saja tapi belum UII secara menyeluruh ya kita sudah menghitung baik itu real Zero indexnya maupun potensinya jika ada pengelolaan sampah yang baik di ftsp itu kita juga ukur ya dan hemat air Berapa Nah ini paper-nya ya Eh evaluation saya bersama Pak Kasam dan juga mahasiswa sekarang sudah jadi eh salah satu pegawai negeri di Jambi ya di dlh atau di pupr di pu-nya ya saya lupa Dinas PU eh kami menghitung ya Zero index ya Jadi kami meneliti di sini Zero index Nah tadi yang saya bilang bukan hanya skala kota skala Eh Kabupaten skala provinsi bahkan Indonesia kita bisa hitung Zero West Indonesia itu udah berapa sih gitu ya Eh bahkan di kampus pun bisa penelitian terbaru saya kemarin di dlhk ya dlhk di e provinsi Jogjakarta kita juga hitung Zero indeknya kemudian di pesantren pernah juga kita hitung Zero index tapi belum publish ya mungkin dalam waktu dekat kemudian juga ya tempat-tempat lainnya kita juga bandara itu kita hitung juga waktu dulu adcipto masih beroperasi ya Nah ini contohnya di ftsp kita sudah memanage 29 kilo plastik per harinya eh 23 papernya 29 hanya ini logam kaca itu belum kita daur ulang dulu ya ini penelitian du itu Du kitaat m osting vermikompost 146 KG Nah sekarang ya sayangnya ini ya tadi ini adalah Zero waste index tapi ada sustainability index menjaga keberlanjutan program ya sayangnya ini belum berlanjut ini yang organiknya kita malah belum ya Sekarang malah berkurang nah total Zero indexnya ini yang masuk ke landfiel ini 300 kg sehingga dari total 500 kilo kita mengelola sekian dapatlah Zero w indeksnya nya 0,26 dari angka 1 nah Artinya kita bisa nanti menyusun Master plan-nya Oke tahun sekian 0,26 tapi tahun 2030 harus 0,5 misalkan sampai ke 1 Nantinya di 2000 berapa lah entah itu ya Nah dari situ kita juga bisa tahu bahwa ada nah ini 24 ini dari 29 yang dihasilkan hanya 24 yang dijual ke lapak ya karena tadi Ya enggak semua sampah plastik itu akan eh tercover ya ada yang tercecer ada yang enggak kepilah gitu ya sama kertas plastik juga Sama ya organik dia enggak semuanya jadi pupuk kompos tapi dia jadi eh kebanyakan jadi kadar air ya kadar airnya Lalu ada total energi nah ini kita bisa menghitung dari kegiatan recycling kita bisa menghasilkan energi sekian Jou Meg J sekian megga J itu bisa dihitung dari Zero indek berapa gas rumah kaca yang kita kurangkan CO2 ekivalen Nah itu bisa kita hitung juga ya ada berapa puluh ya ini 17 + 22 + 36 ya sekitar berapa Tapi sayangnya kita juga menghasilkanas rumah kaca dari kegiatan pembuangan ke landfi sehingga masih minus ya 55 total air Nah total air yang bisa disaving 85 Lit air liter air ya tapi plastik karena kita daur ulang karena nilainya minus kita malah ee boros air 271 Lit tapi dari kompos kita hemat dari landfiel kita tidak menyimpan air sehingga masih minus ini minus 121 l ini juga ada penelitian dari pak Wahyu ini juga Pak Wahyu salah satu pembicara yang juga sering ya mengisi di ee Project di Indonesia eh bahwa Beliau juga menghitung Zero indek persis sama pakai eh apa pakai eh apa namanya perhitungan Zero indek yang dari atikus zaman ya beliau membuat di satu provinsi kalau tadi saya di satu fakultas ini satu provinsi bahwa zeroest indek provinsi Bali itu di angka 0,09 dari 1 ya masih tinggian ftsp Ya wajar karena ini satu provinsi ya Bapak Ibu Nah di sini juga bahkan satu provinsi itu bisa kita ketahui ya berapa yang dikelola ya berapa yang eh disubstitusi berapa energi yang disubstitusi ya berapa greenh gas dan juga Berapa air yang disimpan ya di Bali airnya juga masih minus GG masih minus tapi ada energi di sini Yang plus surplus dan juga ini tapi ini tahun 2020 ya sekarang mungkin Bali sudah ada thmal proses ini masih nol ya Nah Beliau juga bikin nih dari masing-masing kota dan kabupaten sehingga kita bisa e memetakan oh Kabupaten ini masih kecil ini dulu kota ini dan pasar masih lebih kecil Buleleng kita bisa prioritaskan Oh ini dulu nih yang di ee diintervensi ya kebijakannya yang ini sudah bagus ini yang bisa diadopsi ya Kenapa dia bisa Bagus Jembrana itu bisa direplikasi di eh kabupaten dan kota sekitarnya juga kita bisa melakukan perhitungan nanti untuk ee tahun selanjutnya itu berkembangnya sejauh mana lagi Ya Nah ini masuk sesi terakhir ini sisa 10 menit ya mudah-mudahan saya bisa menuntaskan ya ada satu paper menarik juga ya dari Indonesia juga ini Eh bagaimana Zero index ini diteliti ya ternyata Zero index ini itu sangat bergantung sekali dari lokal ya eer ini menunjuk seperti itu sehingga ini masih ada ruang untuk mengembangkan Zero index versi Indonesia ini pengembangan ke depannya karena yang tadi itu masih penelitian-penelitian tadi itu masih menggunakan Zero index dengan pendekatan yang di Australia aaman tadi ya Nah yang sekarang bisa ada ruang untuk mengembangkan Zer index yang ada di Indonesia artinya apa ini ada sebuah Zer Ind yang embangkan oleh ini ada kekurangannya bersifat hanya menginformasikan jumlah sampah yang terkelola di TPA bersifat parsial tidak melihat aspek ekonomi legislasi lingkungan ya kemudian ada lagi Zero index ini masih banyak kekurangannya hasil indeks sangat bergantung kualitas data bersifatnya masih parsial tidak mempertimbangkan Zero management ekonomi lingkungan indikator hanya mempertimbangkan aspek teknis dan juga pengembangannya tidak melibatkan para pemangku kepentingan tapi hanya perorangan si atikus zaman itu sendiri ya Lalu ada lagi ini yang mengembangkan juga indeks yang lain westar index juga masih banyak kekurangan ya perhitungan Kompleks belum bisa diadaptasi parsial karena ini di kebanyakan di negara maju ya yang dilakukan ya Ada biological treatment was Energy downycling Apa itu masih terlalu rumit Nah jadi ya ada ruang ya ini saya langsung persingkat saja masih ada ruang untuk mengembangkan Zero was index berdasarkan eh ciri kekhasan Indonesia di mana Nanti Mungkin kita bisa adopsi walaupun datanya masih ee kurang berkualitas ya si PSN itu tapi saya yakin itu merupakan langkah yang terobosan yang sangat bagus langkah awal yang bagus untuk perhitungan indeksasi sampah ke depannya sehingga kita bisa setara dengan air quality index yang sudah ada ya air quality index itu kan sudah e mapan itu ya seluruh dunia itu Eh sudah bisa dipakai nah eh minimal ini di Indonesia Zero index ya indeksasi di persampahan itu bisa Bagus sehingga kita bisa memetakkan kinerja sampah pengelolaan sampah kita itu sudah sampai mana gitu ya apa yang kekurangannya itu bisa kita petakkan dengan baik ya dan bisa kita lakukan sesuai dengan di sini ya konteks lokal ya memberikan konteks lokal memberikan adaptasi Zero itu secara maksimal ya beberapa tahun terakhir banyak indeks terkait zeroest dikembangkan namun ya sering kali tidak dapat digunakan di wilayah atau negara lainnya ayo kita bareng-barengab kita bikin indek e sampah ya yang khusus untuk Indonesianya nah ini tadi kaitannya dengan suability Ind Bagaimana mungk ya mungk di pembicara sebelumnya dari INS kalau gak salah ya itu juga di webinar Project juga membahas tentang suability index nah suab Ind itu sudah punyauangnya sendiab dia lihatnya lebih ke proses ya prosesnya apa misalkan tenaga kerja di TPS 3R kualitas apa apaapa gitu ya yang ada di prosesnya Nah itu supaya menjaga ujungnya adalah outputnya si Zero indeknya itu bisa paling tidaknya tetap stagnan tidak turun ya tidak dinamik naik turun paling tidaknya bisa eh landai tapi Ak bisa naik terus gitu itu peran dari sustainability index tapi peran Zero index juga penting sebagai output hasil gambaran hasil kinerja pengelolaan sampah dari suatu kota ya itu juga penting menurut saya Jadi sebenarnya ini bisa Sinergi antara sustainability index dengan Zero Ind nah membuat Zer Ind versi Indonesia kita tinggal lihat tuh data sipsn ada data timbulan fasilitas persentase pelayanan pengurangan penanganan presentasenya berapa fasilitasnya ada berapa TPS 3R apaapa banyak sekali di situ bank sampah itu sudah sangat lengkap sebenarnya tinggal menjaga kualitas datanya ya Sehingga data itu bisa dikatakan ee Kredibel ya dan bagaimana menyamakan persepsi untuk menentukan baseline data sampah mendiang dari Prof hri Damanhuri ya Eh salah satu ahli sampah kita sangat kehilangan beliau ya beliau sempat di akhir-akhir dari hayatnya itu pernah saya lihat webinarnya beliau menyampaikan itu data di Indonesia data timbulan sampah itu harus dirapihkan disamakan Bagaimana cara menentukan baseline datanya sehingga dengan ada baseline data yang kuat kita bisa menghitung indeksasi dengan lebih akurat yang kedua nanti dari indeks Zero Indeks ini kita bisa menghitung ada berapa sih masyarakat yang melakukan Zero lifeestyle dan partisipasi masyarakat itu seberapa besar dalam memilah Apa itu masuk dalam kriteria Zer index Ya itu bisa dimasukkan ya kemudian berapa seberapa lengkap ya peratur pemintah sampai dari mulai provinsi sampai ke perangkat desa bahkan itu bisa kita hitung indeksnya kelengkapan lembaga jangan-jangan sudah ada BUMD atau masih UPT atau masih apa itu bisa kita indekan juga ya Sesuai dengan Indonesia kemudian kapasitas apbd-nya dan terutama persentase ya APBD besenteukorahnyaah bisa jadi bagian perhitungan dari zeros index sehingga kita bisa dapat zeros indek yang khas Indonesianya gitu ya Nah ini yang mungkin kita bisa garap bareng-bareng atau mungkin ada yang mau meneliti silakan kan masing-masing punya hak untuk ee melakukan teori dan juga pengembangan ya Ee tinggal nanti siapa yang akan eh ataupun yang lebih banyak dipakai gitu ya ataupun bisa berkolaborasi itu juga bagus ya Nah seperti itu kurang lebihnya ini referensi yang saya pakai beberapa ya dalam penyampaian ini kurang lebihnya mohon maaf masih ada 3 menit ya tapi ya kita sudahi dulu saja saya persilakan jika ada yang ingin ditanyakan atau di kolom chat sebenarnya sudah ada beberapa pertanyaan saya kembalikan lagi ke panitia Billahi Taufik walhidayah wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh baik itu tadi penyampaian materi dari pemateri kita pada hari ini yaitu bapak Fajri yang sangat luar biasa sekali ya Bapak Ibu sekalian Terus kalau kita lihat-lihat juga ternyata sudah ada banyak sekali nih pertanyaan dari bapak ibu peserta webinar di kolom chat nih tapi sebelum masuk ke acara selanjutnya saya ingin menginformasikan terlebih dahulu kepada para peserta yang mungkin menginginkan materi pada webinar kita pada hari ini itu dapat request materi terlebih dahulu melalui Link yang telah admin kami kirimkan di kolom Chat Zoom ya Bapak Ibu sekalian kemudian selanjutnya mungkin sebelum kita masuk ke sesi tanya jawab kita akan melakukan sesi foto bersama terlebih dahulu untuk sesi foto bersama kali ini saya akan dibantu oleh admin kami silakan admin Hal halo hal apakah suar terdengar Kak sudah terdengar Oh dimohon Bapak Ibu untuk menghidupkan kameranya ya untuk knya nanti seperti ini kami ambil ya sat du t lagi s Dua t Terima kasih Bapak Ibu yang sudah berkenan untuk di sesi foto bersama ini kam Kembalikan ke terima kas Iya baik Terima kasih untuk Ad yang telah membantu sesio bersama kita P hari ini kemudian Selanjutnya kami juga ingin meminta kesediaan Bapak Ibu sekalian untuk dapnya sudah diat supnya bisa lebih baik lagi Jadi bagi Bapak Ibu sekalian bisa memberikan saran dan juga masukannya di link kuesioner tersebut Kemudian untuk acara selanjutnya yaitu kita masuk ke sesi tanya jawab dan di sini kami juga sudah bantu untuk merangkumkan pertanyaan dari Bapak Ibu sekalian yang telah Bapak Ibu Tuliskan di kolom chat baik eh Kemudian untuk eh Bapak nanti saya akan membacakan pertanyaan kemudian bisa langsung dijawab begitu ya Pak ya I untuk pertanyaan pertama ini ada pertanyaan dari bapak pertanyaannya ja kita melaksanakan Z secara bagaimana nanti dengan dampak yang terjadikait dengan produk-produk UMKM maupun industri yang sebagian besar kemasannyaah sekali pakaiitu ya pertanyaan yang sangat bagus dan menarik ya makadi ada mazabadi yang harus ya jadi eh mazhab Zero Academy tadi yang ada di dunia edukasi di dunia kampus di dunia r& industri itu harus segera penetrasi ke UMKM Bagaimana mengkonversi ya Eh produk produk UMKM kemasan UMKM maupun industri itu supaya bisa segera convert konversi ya jadi harus ada koneksi gitu ya bagaimana juga industri itu harus punya kemauan untuk berubah gitu ya untuk menggunakan penelitian-penelitian tapi mungkin industri belum ada penelitian atau belum menerapkan karena juga belum tahu gitu di Universitas tuh sudah ada gitu ya padahal saya lihat di PKM mahasiswa saja sudah banyak sekali itu penelitian tentang bagaimana plastik ramah lingkungan produk-produk ramah lingkungan itu banyak sekali yang enggak pernah habis-habis ya Nah itu mungkin yang e kurang koneksi tadi gitu ya Jadi bukan Lifestyle zeroest lifestyle-nya yang harus ditekan enggak boleh lagi kita ini bukan tapi sektor industri UMKM ini yang harus mengejar eh si campaign tentang zeroest Lifestyle ini gitu ya kalau tidak kita juga akan menjadi negara konsumen lagi jadi apa Jadi produk-produk yang berulang kali pakai itu kita malah impor gitu ya belinya dari luar negeri ya ujung-ujungnya juga ekonomi lagi Sebenarnya dan ada kontroversi di sini bahwasanya zerowest Lifestyle ini juga akan menimbulkan banyak limbah juga akhirnya gitu ya karena Ee Kita harus membeli produk baru yang benar-benar baru gitu ya yang juga justru menghasilkan apa walaupun dia bisa pakai berulang-ulang ya tapi juga itu menyebabkan konsumerisme juga gitu ya tetap konsumsi juga gitu tapi ya itu bukan itu yang harus kita tekan tapi ya bagaimana industri kita dalam negeri UMKM kita itu bisa segera berubah dan Universitas peneliti itu juga segera mengkoneksikan diri dengan industri UMKM sehingga mereka bisa segera eh berbenah diri ya jadi ee ya dua-dua ini harus tetap jalan gitu ya Kalau menurut saya tapi ini pertanyaan yang sangat bagus baik kemudian kita lanjut lagi ke Pertanyaan selanjutnya ya Pak ya ini ada pertanyaan dari ibu eh peraturan tentang sampah sudah ada sosialisasi dan edukasi kepada warga sudah dijalankan tetapi warga belum mampu melaksanakan terutama di daerah pedesaan ini untuk sampah anorganik yang tidak dimanfaatkanung pejabat yang di atas ke desa bisa turun secara berkala dan menilai Apakah sudah terlaksana dengan baik atau tidak pertanyaannya Bagaimana supaya permasalahan sampah dapat tercapai sesuai harapan seperti itu bapak oke Ya ini merupakan PR yang eh pr besar ya PR besar kita adalah justru di perdesaan karena cakupan layanan kita itu belum menjangkau pedesaan rasio elektrifikasi kita sudah 99% sudah terjangkau itu desa-desa tapi kenapa rasio pelayanan sampah belum padahal dua-duanya sama-sama penting listrik untuk kehidupan Sampah juga dihasilkan oleh semua orang bukan cuma di kota ya Jadi ini yang memang PR terbesar dan memang itu merupakan perjal bagian dari perjalanan negara berkembang ya sampai nanti saatnya GDP kita sudah cukup besar tapi juga perlu willingness juga dari pemerintah bahwa menyisihkan sebagian APBN kita APBD kita untuk pengelolaan sampah sehingga daerah Desa pun itu terlayani oleh pengelolaan sampah Saya pernah tanya itu ke ke salah satu konsultan eh Kanada dia tinggalnya benar-benar di pedesaan di Kanada Nova scotia namanya saya juga pernah ke desa-desa di Kyoto yang benar-benar dia itu di pegunungan yang jauh itu terjangkau oleh fasilitas ee pengangkutan ataupun pengumpulan sampah nah ini PR kita memang ee yang harus di ini karena apa sosialisasi edukasi itu akan kurang efektif tanpa adanya ee intervensi ataupun kehadiran yang dirasakan oleh masyarakat kehadiran pemerintah gitu yang dihadirkan untuk masyarakat tanpa itu enggak enggak akan jalan dan saya termasuk orang yang percaya bahwa semakin bagus ekonomi kita maka pengelolaan sampah juga akan semakin bagus sehingga ini ya ini merupakan periode transisi menurut saya sampai Indonesia benar-benar Memang nanti jadi negara maju Nanti secara efektif kalau masyarakat desa terlayani oleh pengelolaan sampah maka pejabat Apun pejabat desa itu turun berkala itu akan akan efektif sosialisasi edukasi karena mereka merasa terlayani Nah itu itu dulu jadi menjadikan sampah itu sebagai akses universal yang merupakan hak dasar warga negara itu penting menurut saya merupakan hak juga dapat air bersih hak untuk dapat elektrifikasi elektrik apa listrik termasuk pengelolaan sampah itu juga harusnya dimasukkan dalam hak dasar karena itu dasar sanitasi ya Ee masyarakat sehingga nanti intervensi apapun nanti ketika sudah dilayani ada masyarakat yang masih buang sampah sembarangan membakar itu bisa kita hukum dengan baik karena sudah dilayani kok malah melanggar gitu kalau sekarang kan enggak masyarakat enggak dilayani sampah tapi kita menghukum mereka Loh kenapa menghukum saya saya aja enggak tahu ini sampahnya harus dia ke manain nah gitu sekarang itu tapi ya itu memang kemampuan kita sekarang enggak bisa menjangkau sampai pedesaan tuh belum bisa semua tempat sehingga ini perlahan-lahan akan naik-naik yang yang harus dipastikan adalah bagaimana pemerintah daerah masing-masing itu bisa menaikkan layanannya dari tahun ke tahun e jadi tingkat pelayanannya itu harus diambah ya ditambah ditambah lagi e rasio pelayanannya dan kalau bisa memang sampah jadi hak universal oleh semua warga negara pengelolaan sampah itu itu ee supaya permasalahan sampah itu bisa mencapai harapannya kayak gitu jadi ya sekarang bersabar dulu saja ya Ee sampai nanti ya tapi dengan usaha juga maksimal semaksimal mungkin yang bisa kita lakukan ya seperti itu Menurut sayaik kemud eh mungkin kita langsung lanjut lagi ke Pertanyaan selanjutnya ini ada pertanyaan dari ibu pertanyaannya Bagaimana statement yang menyatakan bahwa girw itu hanya sebuah slogan karena Apun namanya tentang sampah yang terpenting adalah bagaimana pengolahan sampahnya seperti itu bapak Iya betul sekali ya Eh sebenarnya memang Zer itu saya bukan mengatakan slogan ya tapi W itu adalah cita-cita mungkin lebih ke situ ya mungkin sekarang karena kita masih jauh dari kata Zero West jadinya hanya sekedar slogan kelihatannya tapi itu merupakan cita-cita yang sangat mulia ya sebenarnya yang harus kita capai gitu ya untuk keberlangsungan keberlanjutan bumi kita yang tercinta ini ya jadi eh memang zeroes itu memang eh karena keadaannya sekarang ini di Indonesia ya memang terkesannya jadi hanya sebuah slogan jadinya nah pengolahan sampah ya memang karena tadi semakin besar pengolahan sampahnya itu akan semakin membuat besar zeronya jadi memang yang penting pengolahan Memang nanti dia akan berefek juga pada zero-nya dengan adanya pengolahan sampah nah pengolahan ini juga akan berhasil ketika memilah masyarakat memilah akan berhasil membuat masyarakat memilah dengan melayani mereka ya melakukan pelayanan sampah kepada mereka kita enggak bisa ee nyuruh masyarakat untuk memilah G Ayo pilah sampah tapi residunya enggak kita ambil enggak kita layani itu belum bisa menurut saya sehingga itu harus Sinergi dari hulu ke hilir memang ya Sehingga hilirnya tercapailah Zero W itu itu cita-citanya pengolahannya dengan harus penting itu juga penting tapi menurut saya juga ee Bagaimana intervensi ke masyarakatnya juga penting karena masyarakat semakin memilah semakin gampang mengolahnya mengolah dengan teknologi apa tinggal karena sampahnya sudah terpilah sudah Enak gitu ya Nah kemudian masyarakat baru mau memilah ketika kita dilayani oleh pengelolaan sampah jaringan sistem pengelolaan sampah jadi itu yang terpenting juga ya jadi semuanya penting menurut saya sehingga nanti tercapai ya saat ini memang terkesan slogan tapi diharapkan di masa yang akan datang dia akan berubah menjadi cita-cita yang eh akan terpenuhi gitu seperti itu pakah Baik terima kasih untuk bapakadri untuk jawabannya kemudian kita langsung lanjut lagi ke Pertanyaan selanjutnya ini ada pertanyaan dariapak Ramadan 2024 terjadi pertambahan sekitar 20% per harinya terutama makanan yang terbuang seperti sisa ee terbong sia-sia ketika takdil sehingga sampai-sampai Indonesia juara penghasil sampah makanan nomor dua di dunia setelah Arab Saudi langkah-langkah Apa yang perlu dilakukan dalam meminimalisir sampah di bulan Ramadan dalam upaya menuju zerowest di Ramadan padahal jauh-jauh sudah dilakukan sosialisasi terkait minimal sampah di setiap masjid seperti itu Pakak Oke terima kasih pertanyaannya sangat bagus ya terutama kita sekarang sedang Ramadan memang mengejutkan ya Eh secara surprisingly ya Eh kita makan dua kali sehari Sahur sama buka puasa saja ya tapi sampahnya malah lebih banyak dibandingkan di hari-hari di mana kita itu makan tiga kali sehari itu kan aneh sebenarnya tapi itulah Kenyataannya memang benar jadi itu ter ee eh tercermin dari sampah yang ada di TPA itu kan ditimbang itu di jembatan timbang memang romadan lebih besar dibandingkan hari-hari biasa makanya saya kalau sampling timbulan sampah enggak mau di Ramadan karena dia akan deviasi gitu ya nah bagaimana caranya ini betul sekali kita penghasil sampah nomor du dan eh apa menyakitkannya lagi itu nomor satunya Arab Saudi ya Negara Islam semua gituar dengan penduduk muslim ya padahal kita di Islam diajarkan dilarang tabzir berbuat tabzir atau kita sering disbut dulu dari kecil mubazir jangan ini mubazir mubazir itu kan kalimat dasarnya tabzir ya dari kata tabzir Artinya berlebih-lebihan kita enggak boleh berlebih-lebihan gitu ya Nah langkah-langkah meminimalisir sampah terutama yang sampah biasanya takjil gitu ya itu yang kesatu itu adalah dengan melihat tren ya misalkan ya Ee dikonsistenkan saja gitu trennya misalkan dari tahun ke tahun itu kan dari awal Ramadan sampai akhir biasanya menurun tuh jumlahnya yang ikut ini karena ada yang pulang kampung ada yang libur gitu ya Nah berarti nanti penyediaan takjilnya diatur misalkan 15 hari pertama itu 30 porsi tapi ee selanjutnya itu dikurangkan secara bertahap 20 gitu 15 Misalkan seperti itu bisa kita lakukan e biasanya panitia Masjid jauh lebih berpengalaman itu ya untuk mengukur itu tapi enggak bisa 100% mengurangi kan ee pasti tetap ada sisa atau bahkan ada yang Takut kurang ya Ee kadang kurang tapi kalau bersisa gimana ya kita lakukan langkah ee Bagaimana memitigasinya yaitu kalau ada berlebih kita harus Salurkan ke mana gitu Misalkan ke yatim piatu kita kerja sama gitu ya ke mana gitu ya ke yang membutuhkan sekarang sudah banyak gerakan menjual makanan sisa bukan berarti sisa yang sudah dimakan loh ya sisa dari yang sudah dijual itu di Itali gerakannya itu bahkan mulainya jadi restoran pizza misalkan dia bikin 100 porsi sehari ada 20 porsi yang tersisa itu dijual lagi kan Belum dimakan bukan makanan sisa yang sudah dimakan maksudnya Nah itu juga bisa kita lakukan lalu tentunya edukasi ke ee masyarakatnya Bagaimana makanan yang sudah diambil itu harus dihabiskan ambil se adanya saja jangan berlebihan itu juga edukasi harus dilakukan ya jadi bertingkat itu dari mulai si konsumen atau si E ini masjidnya ya kemudian juga e bertingkat ke Bagaimana mengatur porsinya yang disediakan kemudian juga bagaimana nanti ketika ada sisa itu harus Dik manakan itu juga bisa dilakukan nah seperti itu sih kalau dari saya Iya baik seperti itu ya bapak Heri semoga pertanyaan sudah terjawab kemudian kita langsung lanjut lagi ke Pertanyaan selanjutnya ini ada pertanyaan dari bapak Muhammad Husin ada dua pertanyaan nih Pak Yang pertama apa kelebihan atau keuntungan besar Pak Zer dari konsep-konsep pengelolaan sampah yang lain Kemudian yang kedua apa bedanya zwi dengan metodeyc assment atau LC itu oke terima kasih pak Muhammad Hin ya bagus juga ini pertanyaannya yang kesatu itu kelebihan konsep Zero sebenarnya Zero itu ya sebenarnya konsep mengelola sampah jadi Apun konsep sampah konsep tentang mengelola sampah itu ujungnya ke Zero jadi e eh Zero West ini adalah usaha yang paling maksimal dalam pengelolaan sampah jadi kelebihannya itu dia itu memang sulit untuk tercipta benar-benar Zero wte tapi ya ini kelebihannya karena dia usaha maksimal sehingga orang memaksimalkan dengan berbagai cara gitu ya kalau konsep pengelolaan sampah yang parsial dia enggak maksimal jadinya gitu keuntungan besarnya itu adalah ya konsep Zero waste ini memaksa orang untuk bisa benar-benar ee memaksimalkan diri gitu Nah itu kelebihan Zero waste ya Kalau menurut saya Karena memang terkesannya jadi muluk-muluk ya tapi ya Ee emang ini maksimalnya manusia bisa lakukan ya ya itu konsep Zero W ini gitu Itu kelebihannya kalau menurut saya ya yang kedua bedanya zwi dengan life cycle sama siklusnya sama kayak tadi dari ekstraksi sampai disposal sama cuma bedanya Zero W index ini dia memperhatikannya hanya si limbah padat atau sampahnya saja tapi kalau life cycle assessment dia memperhatikan airnya juga kemudian ada emisi yang dikeluarkan gitu Ya jejak karbon jejak-jejak karbon lainnya ee penggunaan energi gitu ya kalau zwi fokus di hasil sampahnya saja hasil sampah dari setiap life cycle tadi itu berapa hanya sampahnya jadi kalau bisa disimpulkan zwi ini adalah Bagian kecil dari lca Kalau lca lebih komprehensif membicarakan semuanya ya seperti itu pak Muhammad Hus baik kemudian kita mungkin langsung lanjut lagi ke Pertanyaan selanjutnya ya Pak ya ini ada pertanyaan dari ibuari jika yang dipaparkan adalah zerowest dari mulai produksi atau pabrik yang menghasilkan sampah Bagaimana kegiatan zerowest rumah tangga yang sampai saat ini nilai pengguna dan pengkonsumsi semakin meningkat jika kita penggiat di lapangan makin kesulitan untuk melakukan Z itu Ini apa Ya maksudnya ya jika yang dipaparkan Zer dari mulai produksi atau pabri sampah bagaimanaampai saat ini nilai pengguna dan pengumsi semakin meningkat jika kita penggiat di lapangan masih kesulitan untuk melakukan zeros apa ya ini maksudnya Ya Bagaimana kegiatan Z sampai saat ini nilai oke Ya mungkin Maksudnya itu di rumah tangga ya Zero rumah tangga ya yang tingkat pengguna dan juga pengkonsumsinya masih eh yang terus meningkat sementara penggiat di lapang itu masih kesulitan untuk melakukan Zero Ya memang ini secara bertahap ya Mbak atau bu Riska Wulandari ya Eh kita memang tidak bisa tadi langsung benar-benar Zero W tapi apa yang kita bisa lakukan di setiap tahapan kalau produksi Biarlah si pabrik si industri yang melakukan itu si pabrik gitu ya ekstraksi penambang Biarlah mereka yang ini nah di kita di rumah tangga kita yang sebisa mungkin saya sendiri saya akui saya belum bisa 100% Zero waste ya tapi dengan dua anak yang masih kecil 1 tahun 3 tahun memproduksi popok kita masih belum tahu popok itu ke mana gitu Ya tahu tapi sulit untuk membagi waktunya segala macam jadi saya hanya memilah Apa yang bisa saya lakukan gitu ya seperti kardus makanan botol plastik organik dan yang lainnya itu bisa berusaha dipilah tapi tetap ada residu gitu ya jadi ee memang ee kegiatan Zero rumah tangga ini sebisa kita saja karena ee kegiatan ini membutuhkan waktu dan saya lihat memang ee yang bisa melakukan ini pekerja lepas yang enggak terkait dengan waktu itu masih memungkinkan tapi kayak kalau ada rumah tangga dua-duanya kerja Bapak ibunya kerja gitu ya itu akan sulit sebenarnya benar-benar Zero waste gitu di rumah gitu Jadi apa yang bisa kita lakukan yang penting kita tidak membakar sampah membuang sampah sembarangan kemudian mengurangi sampah kita yang menuju ke TPA gitu ya membatasi konsumsi kita gitu Itu yang bisa kita lakukan ya itu yang dilakukan terlebih dahulu seperti itu jadi penggiat lapangan ya kalau bisa ya usahakan yang semaksimal yang bisa kita lakukan G aja Iya baik seperti itu ya Ibu Riska semoga pertanyaannya sudah terjawab kemudian kita langsung lanjut lagi ke Pertanyaan selanjutnya ini ada pertanyaan dari bapak s Prabowo kalau di pemerintah menggunakan indikator capaian sampah terolah di fasilitas pengolahan dan rumah tangga yang yang terlayani dan materi bapak bisa mendukung untuk menghitung target-target pada indikator rpjpd Apakah Virgin material itu sama dengan pengkuki sampah Oke terima kasih Pak S Prabowo ya ya eh Memang penelitian kita itu akan diarahkan untuk membantu pemerintah memetakan eh capaian sampah yang sudah ada saat ini memang dengan data yang terbatas dipsn yang belum 100% akurat ya masih sangat terbatas makanya kami mohon dibantu Bagaimana sipsn ini bisa di ee ukur bisa dilaporkan bisa seakurat mungkin itu ya yang juga mungkin kita juga eh bersedia gitu untuk melakukan Bagaimana misalkan melakukan baseline data sampah yang bagus gitu ya bisa setara semua sama se-indonesia persepsi baseline sampah kita itu kemudian juga pelaporan mengenai pengurangan misalkan itu masih banyak hal-hal yang ee bolong-bolong di situ ya pelaporan pengurangan sampah ada yang double counting ngukurnya berulang itu harus disamakan tadi ada yang EE inikan juga ya memberemberi komentar pengurangan dan penanganan itu harus benar-benar didefinisikan Jangan sampai ada yang dihitung bersama atau ada yang tidak terhitung di pengurangan dan penanganan bahkan gitu Nah itu harus kita rapihkan ya itu amanat dari mendiang profesor ini yahuri sebenarnya eh beliau sudah puluhan tahun berkecimpung di dunia persampahan nah ini sangat bisa mendukung Ya saya sangat setuju target-target indikator rpjpd kemudian indikator yang benas juga bisa gitu ya Eh dan Virgin material ini itu sama dengan timbulan sampah Bapak Virgin material ini gitu ya timbulan yang dihitung per komposisinya ya per komposisi tap posisinya dibagi menjadi komposisi yang bisa didaur ulang eh komposisi yang dia itu larinya ke landfiill ke TPA mix nah selama ini kita kan selalu polos untuk menghitung plastik plastik aja gitu ya komposisi sampah plastikplastik aja kertas gitu ya organik gitu misalkan di kota tanpa mempertimbangkan plastik-plastik mana yang bisa didaur ulang kemudian plastik mana yang masuk ya ke residu plastik mana kertas-kertas mana yang masuk ke itu itu belum pernah belum dilakukan Nah itu riset-riset saya saya coba sedetail mungkin eh untuk mengukur komposisi sampah itu sedetail mungkin saya pernah ya baru kemarin saya ke Kyoto itu eh belajar tentang bagaimana menghitung komposisi sampah mereka melakukan eh perhitungan komposisi itu dibagi menjadi 200 komposisi bayangkan Bapak Ibu jadi timbulan sampah itu disampling kemudian dibagi menjadi 200-an komposisi sampah sehingga mereka bisa tahu tisu berapa tulang tulangnya berapa sayurnya berapa gitu Ya itu sangat detail nah sehingga itu bisa eh data itu sangat berharga sepertinya Pak Prabowo dari tadi resen juga ini mungkin atau kita lanjut dulu Sepertinya kita lanjut dulu ya Pak Yaa waktunya juga terbatas gu mungkin kita lanjut ke pertanyaan Selanjutnya lagi Pak ini ada pertanyaan dari bapak Sambas pertanyaannya Bagaimana mengaplikasikan konsep zeroest di Indonesia dengan kondisi masih mengakui adanya sangah residu yang dibuang ke TPA atau di insinerasi sementara dari sudut pandang zerest indek insenerasi dan landf tidak dapat dihitung efisiensi substitusi materialnya seperti itu bapak Oke terima kasih Pak Sambas Nah makanya kita pakai eh pengembangan Zero W yang khas Indonesia Kalau menurut saya insenerasi itu boleh saja dihitung ke Zero index tapi kita harus memastikan emisinya itu memenuhi baku mutu nah itu yang dihitung sebagai suatu yang eh dianggap Zero indek yang masuk ke zeros indek e kalaupun masih mau mengadopsi yang ini yang artikus zaman ya tidak apa-apa jadi insenerasi tidak dihitung efisiensi ya tidak apa-apa tapi kan di situ akan terhitung efisiensi energinya masih tetap terhitung untuk yang insenerasi sehingga kita masih dapat kesimpulan bahwa walaupun dia enggak masuk zeros indek dia masuk ke substitusi energi di untuk insenerasi jadi ya Saya rasa m ya enggak apa-apa kalau kalau Konsep zeroest ini mau masih mau memakai ee yang dari literatur luar negeri ya kayak gitu imbasnya zeroest kita akan selalu kecil karena insenerasi dan TPA itu tidak diakui kan dalam perhitungan zeroas indeks tapi kalau pengin mengadopsi sendiri ya karena level negara kita masih jauh dengan level negara maju gitu sehingga dilakukan bertahap misalkan Zero West indek-nya masih masukan insenerasi yang memenuhi baku mutu Saya rasa itu titik tengahnya insenerasi yang dalam tanda kurung memenuhi baku mutu gitu tapi kalau insenerasi yang dilakukan asal-asalan serampangan itu jangan dihitung Zer Ind Nah itu masih bisa kalau kita mau mengembangkan seperti itu ya seperti itu bapakoga pertanyaannya sudah terjawab kemudian mungk lanjut ke satu pertanyaan terakhir nih pak Oke dari bapak eh berdasarkan konsep Zer ini berarti yang diperhitungkan adalah Bagaimana masyarakat mengelola sampahnya sendiri atau masuk dalam kategori sampah yang terkurangi apa yang perlu dipersiapkan oleh Indonesia untuk meningkatkan peran masyarakat dalam pengelolaan sampah karena saat ini masih meskipun sudah sampai ke konsep 9 pertanyaan yang bagus juga Pakal ya Eh kalau menurut saya meningkatkan peran serta masyarakat itu juga tidak lepas dari lima aspek pengelolaan sampah lembaganya harus diperkuat peraturannya harus diperkuat teknis aspek teknis operasionalnya pelayanannya tadi ya yang saya tekankan itu juga harus kuat sehingga masyarakat mau berperan ketika mereka merasa dilayani gitu ya kemudian juga aspek ee pembiayaannya juga harus bagus karena untuk sosialisasi itu butuh biaya ya yang paling penting Menurut saya kita harus satu suara mengenai Jenis sampah Ya udah sampah Kalau menurut saya sih tiga aja cukup organik anorganik sama residu ah organik daur ulang atau mau disebutnya boleh juga sama residu udah sosialisasi itu sama satu dari Aceh sampai Papua sampai saat ini kan orang bingung pembagian sampah gimana sih gitu Ya kita harus ngapain dulu nih untuk yang paling umumnya ya udah ketiga itu yang paling umum memilah itu nanti dari yang daur ulang terpilah lagi menjadi beberapa macam itu terserah bank sampahnya TPS 3r-nya gitu ya tapi ee Menurut saya kita harus satu suara dulu untuk sosialisasi ke masyarakat itu minimal kayak gimana gitu se-indonesia harus sama satu persepsi kalau sekarang kan enggak masyarakat bingung gitu k gimana sih pengelolaan sapa di Indonesia Itu Nah gitu sih kalau menurut saya Iya baik itu tadi pertanyaan terakhir dari Bapak Faisal sekaligus menjadi pertanyaan penutup dari Ses tanya jawab kita pada hari ini saya ucapkan terima kasih untuk pemateri kita pada hari ini yaitu bapak yang telah membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan eh sekaligus juga sharing bersama dengan Bapak Ibu peserta webinar kemudian Terima kasih juga untuk bapak ibu yang sudah ak bertanya dan Mohon maaf sekali Apabila mungk ada pertanyaan yang belum terjawab karena waktu kita yang sangat terbatas sekali ya Bapak Ibu sekalian baik seperti janji saya di awal tadi nih saya juga sudah mengantongi nih nama-nama pemenang yang beruntung pada pagi hari ini untuk mendapatkan D spesial dari kami untuk Bapak Ibu sekalian bagi ketiga pemenang beruntung ini bisa dapat langsung menghubungi kontak admin kami yang tertera di layar selamat unuk yaitu yang pert ada Kemudian yang kedua ada Bapak Sean dan yang ketiga ada Bapak Muhamad H silakan bagi pemenang untuk dapat langsungubungi ad Untuk konfirmasi hadiah Iya baik kita sudah sampai ni di akhir acara ni Bapak Ibu sekalian dan Alhamdulillah hari ini kita sudah belajar banyak sekali melalui webineng dis hari ini yaitu bapak Fajri banyak sekali ilmu yang kita dapatkan pada saat penyampaian materi yang disampaikan oleh pemateri kita pada hari ini semoga ilmu-ilmu tersebut dapat bermanfaat untuk kita semua baik Selain itu kami juga ingin mengingatkan nih Bagi Bapak Ibu sekalian untuk dapat mengisi kuesioner yang linknya sudah di-share di kolom chat supaya kegiatan kami selanjutnya bisa lebih baik lagi dan sekali lagi Saya inzin mengingatkan juga nih kepada bagi eh Bapak Ibu sekalian yang mungkin eh menginginkan materi sekaligus sertifikat dan kemarin mungkin belum sempat request itu dapat mengisi Link yang juga sudah oleh admin kami Bapak Ibu sekalian terakhir saya ucapkan terima kasih kepada pemateri kita pada hari ini yaitu bapak yang telah menyatkan waktunya untuk berag danaar materi bersama kami pagi hari ini sayaa mengucapkan terima kasih kepada bapak Dr hijrah purnra S selaku founder dari butik da ulang projek Indonesia sekaligus sekretaris jurusan program studi teknik lingkungan Universitas Islam Indonesia dan juga tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada panitia dan juga peserta yang telah berkontribusi dan sangat antusias sekali selama webinar ini berlangsung sampai ketemu lagi di webinar-webinar selanjutnya setelah lebaran tentunya dengan tema-tema yang lebih menarik lagi Akhir kata saya selaku MC sekaligus moderator memohon maaf sebesar-besarnya apabila selama memandu acara ini mungkin terdapat eh kesalahan kata ataupun perbuatan sayaana pamitjur diri wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih Bapak Ibu sekalian Waalaikumsalam Warahmatullahi wabar Terima kasih Mas Fajri dan Bapak Ibu semuanya Makasih Pak Hijra Pak semua yaoke izin live