STUDI KELAYAKAN PERENCANAAN IPLT SESI 2
9CpZsj5goiQ • 2024-06-15
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
baik langsung saja tempat dan layar kami
persilakan
baik Terima kasih Mbak
Anisa Bapak Ibu yang EE kami hormati
kita ee lanjutkan lagi ya Ee untuk
diskusinya tadi jadi mungkin Sebagian
ada yang
EE puasa tapi sebagian ada yang mungkin
harus besok gitu ya jadi ini memang ee
ee waktunya siang gitu dan menjadi
tantangan juga bagi saya ee saya akan
coba untuk ini untuk agak pelan-pelan
gitu yaah tadi mungkin terlalu cepat
Saya mohon maaf tapi eh pemirsa gitu ya
kita rehat dulu sejenak gitu ya kalau
kata Pak Karni gitu ya di ILC G tapi ini
bukan ILC Bapak Ibu Ya kita kita lanjut
lagi Setelah rehat rehat dulu sejenak
tadi ya Nah eh tapi ee mungkin yang baru
bergabung atau ee ee baru sempat ikut di
sensi ini jadi tadi kita sudah Ee
mendiskusikan ya Eh bagaimana eh review
terhadap e sistem pengelolaan air limbah
ee domestik setempat itu di mana ee
pengololan air limbah domestik setempat
itu ee merupakan ee strategi ya Eh salah
satu upaya untuk e mencapai akses
sanitasi yang eh minimal dan juga aman
di mana Eh terdiri dari eh user
interface kemudian pengolahan sementara
berupa tangkiptik kemudian dilanjutkan
ke pengangkutan menggunakan truk tinja
dan harus diolah di eh sistem pengolahan
akhir terpusat yaitu di
eh iplt seperti itu nah eh kemudian eh
sebagai upaya untuk jestifikasi ya
apakah EE iplt ini layak atau tidak Ee
Kita harus melakukan ee kajian ya Ee
kajian ataupun studi kelayakan studi
kelayakannya ee kelayakan teknis
kelayakan Ekonomi keuangan dan juga
ee aspek-aspek lain seperti nanti
kelembagaan risiko lingkungan dan juga
ee peraturan yang EE berlaku seperti itu
Nah tadi ee saya sudah Ee kita sudah
mendiskusikan ya ee ee terkait dengan ee
kelayakan teknis untuk e menentukan e
kapasitas ee lumpur tinja ya Ee saya
coba simulasikan berdasarkan dari jumlah
penduduk yang akan dilayani dan juga eh
berdasarkan dari e volume tangikeptik
nah saya sudah menyiapkan eh Excel yang
nanti bagi yang mendaftar ya yang
mendaftar bisa untuk ee melakukan
simulasi jadi ini ee studi kasus untuk
penentuan kapasitasi iplt nanti misalkan
Bapak Ibu ingin merubah ee tingkat
layanannya nanti bisa di disesuaikan di
Lembar Excel tersebut mudah-mudahan bisa
ee membantu sebagai gambaran awal
bagaimana kita ee menentukan kapasitas e
dari iplt perlu saya tegaskan lagi bahwa
eh seringkiali gitu ya Tadi ada beberapa
pertanyaan yang EE muncul eh saya
elaborasi sedikit misalkan eh terakhir
apa
eh nya itu di tahun 2018 gitu sementara
sampai sekarang tidak ada ee lagi gitu
ya Ee kemudian akan dilakukan
pembangunan iplt gitu ya E belum ada FS
dan lain-lain gitu nah eh kalau memang
eh diperlukan Masih Ada Waktu itu bisa
juga dilakukan review gitu ya terhadap
eh rispalnya untuk melihat e
perkembangan misalkan eh zona eh
kemudian melihat bagaimana ee ee
prioritas pengembangan yang ada kondisi
ini gitu ya bisa dilakukan tetapi kalau
misalkan Ee tidak bisa dilakukan mungkin
bisa dengan cara ee real dem survei ya
Ee memang dilakukan survei gitu terhadap
ee kebutuhan terhadap pelayanan lumpur
tinja berapa tangki septik yang
diperlukan misalnya ya Eh kemudian
misalnya tadi
eh berapa
eh berapa banyak yang sudah Ee
tersambung dengan espal eh terpusat
misalnya atau e rencana kerja rencana
kerja jadi bisa bisa dilakukan dan EE
yang paling penting adalah ee penentuan
kapasitas ini tidak dilakukan atas dasar
e mumpung bisa dibangun gitu karena iplt
e ataupun instalasi pengolahan yang
laintur sanitasi itu harus
eh keandalannya itu dilihat tidak hanya
dari bangunannya saja tapi dari
keandalan operasionalnya juga nah
sekarang kita akan e mencoba untuk
mendiskusikan e kelayakan teknis eh
terkait dengan lokasi ya Bapak Ibu ya
lokasi dari eh iplt jadi eh kalau tadi
berapa besar kapasitas iplt-nya Sekarang
kita akan membandingkan
alternatif-alternatif ya Eh terhadap eh
lokasi yang e paling sesuai seperti itu
nah eh ini saya Tampilkan ya tadi dari
gimana ya Dari dari Bantul tadi ya Ada
pertanyaan ya eh eh warga Kelurahan
triulyo mungkin ya tolak pembangunan
iplt karena di dekat perumahannya ya ini
kalau udah emak-emak itu ya lawan
emak-emak kita kalah gitu ya apalagi ini
kami warga sekitar menolak keras
ipltal kemudian di e Tulungagung ya
ditolak Warga 5 tahun iplt mangkra gitu
ya jadi karena ini sudah terbangun ya
Secara keandalan bangunan Saya rasa
sudah oke gitu tapi karena tidak
beroperasi ya dia tidak andal gitu ya
Nah ada juga misalkan di ee Ipal komunal
gitu ya di kota Belitar ya itu ditolak
gitu sehingga ee dinas ee permukimannya
pu pekerjaan umumnya Perumahan rakyatnya
melakukan ee penghentian sementara jadi
ini rail nyata di lapangan jadi eh apa
eh sindrom nimbi gitu ya eh atau ee
Not in my Backyard ya pokoknya yang
penting jangan di dekat eh eh belakang
rumah saya atau di dekat halaman saya
ini masih Ee menjangkiti kita semua kita
enggak mau kalau ee di dekat kita itu
ada eh infrastruktur yang yang bau gitu
ya yang seperti sampah ataupun iplt jadi
Eh ini menjadi penting bagi kita untuk
melakukan kajian agar lokasi yang
disarankan nanti dalam ee DD itu memang
benar-benar layak seperti itu tapi
secara umum ya lokasi eplt itu
diletakkan di lokasi yang kurang
strategis secara ekonomi atau umumnya
diletakkan di satu kawasan dengan TPA
seperti itu tapi masalahnya Eh kalau
kita lihat data gitu ya di Bantul
misalnya TPA piungan gitu ya awalnya
dulu ya enggak RAM gitu ya Tapi ketika
jadi TPA ya makin ramai makin ramai gitu
ya mungkin e menggunakan pepatah ada
gula ada semut mungkin ya jadi semakin
ramai semakin ramai Padahal kita ee
seharusnya penegakan di rtunya juga
harus tegas ya Ada zona penyangga dan
lain-lain ya Nah karena melihat e
fenomena yang terjadi ini maka aspek
sosial itu menjadi penting untuk di
pertimbangkan ya patihan utama di dalam
analisis kelayakan untuk memilih lokasi
iplt tersebut gitu ya jadi eh aspek
pentingnya eh pemilihan lokasi iplt ini
yang yang menj secara hierarkis ya Jadi
yang paling atas itu paling penting yang
pertama tentu eh lokasi iplt itu harus
menjamin Efisiensi dan efektivitas eh
lokasi terhadap pelayanan dan
operasional iplt jangan sampai e lokasi
tersebut dipilih eh ternyata e
mengganggu efektivitas e baik itu
operasional maupun e pelayanan Kemudian
yang kedua kita harus e melihat aspek
kemudahan ya keterjangkauan dari eh apa
lumpur-lumpur tinja sumber
timbulan-lumpur tinja di eh lokasi
timbulan menuju ke iplt karena Eh kalau
kaitannya dengan biaya operasional gitu
ya semakin jauh eh iplt-nya dan semakin
e tentu biaya operasionalnya ee misalkan
untuk e bahan bakar gitu ya itu semakin
besar kemudian harus dipastikan bahwa
lokasinya aman terhadap bencana ya
terutama banjir bebas lokasi banjir ya
eh kemudian e daerah rawan patahan dan
rawan longsor ya kalau kita lihat salah
satu di eh iplt ke di Batu ya di Malang
gitu ya dibuat eh undak-undakan karena
daerah Batu itu memang dataran tinggi
gitu ya jadi ee diperkuat eh apa eh
dengan talut-talut gitu ya punggungnya
supaya eh menahan terjadinya longsor
gitu dan kita juga harus eh memikirkan
Bagaimana eh iplt-nya itu memiliki
potensi untuk dikembangkan ya karena ee
penduduk Indonesia ini ee cukup banyak
ya dan berkembang juga cepat Gitu Ee
kita ada banyak ee apa ee pengalaman
untuk mencari lahan Ya untuk iplt itu
sulit karena di kanan kirinya sudah Ee
terjadi ee perkembangan yang luar biasa
nah sehingga dari aspek penting untuk
pemilihan lokasi tersebut ada ee di
dalam buku panduan Oh ya buku panduannya
nanti ee saya juga ikan ya yang dari ee
dijan Cipta Karya Bagaimana kriteria
penentu untuk memilih lokasi iplt ya
misalkan ee jarak tempuh gitu ya sarana
pengangkutan gitu ya kemiringan lokasi
ya jarak tempuh ini tentu sudah jelas ya
Bagi semakin ee dekat jarak tempuhnya
dari wilayah pelayanan tentu akan
semakin efisien gitu pemiringan lokasi
mungkin lebih kepada ee hidrolika ya Ee
agar dalam proses e pengolahan Gitu Ee
tidak perlu menggunakan pompa Jadi kalau
iplt itu biasanya ee menerima ee input
lumpur tinja dari Teruk tinja gitu ya Ee
dia harus naik ke atas dulu ke RAM gitu
ya Ee ke area yang lebih tinggi kemudian
akan menggelontorkan lumpur tinjanya ee
sehingga lumpur tinjanya akan ee
mengalir gitu ya Ee melewati unit-unit
pengolahan gitu secara hidrolis ya
Secara
gravitasi tata guna lahan
jaraknya jarak ini menjadi penting ini
jarak lokasi PLT dengan badan air
penerima kalau jaraknya itu terlalu
e jauh gitu ya tentu kita harus
memberikan apa E pipa ya untuk
mengalirkan air ya sementara e dari sisi
biaya mungkin bisa ya masih bisa di
ditle tapi kalau dari sisi sosial
misalnya Ternyata harus melewati lahan
warga rumah warga ya maka konflik nya
risikonya cukup besar gitu ya Nah ini ee
ee Bapak Ibu bisa lihat ya di buku
panduan sudah ada misalkan dari jarak
tempuh ke wilayah pelayanan itu subup
kriterianya kalau di atas 15 kilo
nilainya 3 tapi kalau 10 sampai 15 kilo
itu masih 5 dan Kalau lebih kurang dari
3 km itu nilainya 11 nah di setiap ee
ini di setiap ee kriteria ini akan
diberi ikan e pembobotan ya bobot ini ee
kalau di sini ditetapkan gitu ya Tapi
bisa juga sebenarnya kita ee sesuaikan
berdasarkan dari e kebutuhan ee atau
hal-hal yang menjadi preferensi ee dari
user pengguna ataupun e pemrakarsa
misalnya eh pemprakarsa eh menentukan e
apa membuat yang paling utama adalah
dukungan masyarakat gitu ya kalau
dukungan masyarakatnya itu didukung ini
bobotnya mungkin dib 10 gitu ya tidak
dua atau t sehingga kalau didukung itu
yang paling besar tapi kalau perlu
negosiasi ini mungkin e bnya jadi eh
kecil seperti itu nah kemudian dari dari
e Bob dan eh penilaian dari setiap
subkriteria kita bisa menjumlahkan gitu
ya Eh kalau nilainya itu e ada di dalam
rentang 335 sampai 205 itu artinya e
lokasinya dapat diterima
bapak ibu mohon izin di sini hujan
mudah-mudahan Sinyalnya tidak bermasalah
ya kemudian kalau lokasinya itu ee nilai
totalnya ee antara 205 sampai 150 itu
masih dapat dipertimbangkan Tetapi kalau
nilainya itu di bawah 150 gitu ya itu
tidak dapat diterima ini merupakan ee
kriteria pemilan lokasi PLT berdasarkan
ee buku panduan sekarang ini ee langsung
ke studi kasus ya Jadi Bapak Ibu ee saya
coba tampilkan di sini ya ini adalah
salah satu ee ini ee iplt ya yang ada di
Kabupaten ee Ini Mojokerto gitu ya Ee
ini adalah ee sampah yang saat ini ee
TPA yang aktif gitu ya dan sementara
yang di bagian sini yang hijau ini ee
merupakan ee sel gitu ya sampah yang EE
sudah Ee tidak aktif atau sudah ditutup
seper seperti itu Nah ini ee lokasi ini
gitu ya Eh karena direncanakan ee ke
depan itu ee tpa-nya sudah tidak
beroperasi gitu ya atau sebagian
lahannya tersedia untuk iplt maka ee Ini
digunakan sebagai alternatif eh satu
gitu ya Nah sedangkan di Alternatif
kedua ini sebenarnya ee hanya berdekatan
gitu ya berdekatan saja tidak begitu
jauh ee sehingga di Alternatif 2 itu di
luar dari
ee TPA gitu ya tapi masih ee berdekatan
nah tapi yang menjadi ee perlu
pertimbangan juga kalau kita lihat
alternatif dua ini gitu ya ini sudah
berhimpitan ini dengan ee rumah
perumahan warga gitu ya Nah ini menjadi
ee pertimbangan kita di dalam
ee memberikan pembobotan gitu ya nah
coba kita pakai kriteria yang pertama
tadi ya kriterianya misalkan e tadi ada
banyak kriteria ya saya coba simulasikan
ini ee berdasarkan jarak ke badan air
penerima jarak badan air penerima ini
menjadi penting Bapak Ibu misalkan dari
ee lokasi yang EE tersedia ya di
Alternatif 1 ini jaraknya ke sini ee
sekitar
ee 741 e me ya 741 m ini harus ke badan
air ya karena nanti ee iplt Ini kan
ee akan membuang limbahnya ya atau
olahan ya Nah izinnya itu tentu harus
dibuang ke aliran badan air yang EE
memang statusnya badan air bukan
misalkan irigasi gitu ya atau ee bahkan
malah ada yang dibuang ke eh drainase
gitu ya tapi ee kalau misalkan itu ee
bisa ya Bisa pakai ee di Cross seperti
ini atau memang diikutkan kepada ee
saluran yang sudah ada yang penting
ujungnya ini nanti bisa me masuk ke
badan air gitu ya kalau tidak ada ya
terpaksa kita harus membuat ee apa
jaringan jadi di Alternatif sat itu
lebih jauh sementara alternatif dua itu
lebih dekat gitu ya Nah kemudian dari
sisi waktu tembuh terjauh ya tadi kan ee
kita ee di dalam kriteria itu ada rasi
apa ee jarak yang paling jauh ya Semakin
Dekat Semakin baik nah yang paling jauh
yang dilayani ini ada di radio eh ya di
radius ya 10 sampai 15 KM ya Jadi
sebenarnya masih bagus ini dengan jarak
tempuh e 50 menit Jadi ada di e
lingkaran ini ya sementara eh yang
paling dekat itu radius eh kecil dari 3
km di sini ya Eh itu waktunya waktu
tempuhnya adalah 6 menit menuju ke
lokasi IP tentu eh karena lokasinya
berdekatan maka eh waktu tempuh terjauh
dan juga ee jarak tempuhnya ini ee bisa
ini ya sangat ee sama gitu ya tidak
menjadikan perbedaan nah yang
EE membedakan ini ya Ini dari aspek ee
dukungan masyarakat dukungan masyarakat
ini di dalam FS juga ee dilakukan ee
survei gitu ya dilakukan ee apa kajian
gitu ya untuk melihat apakah masyarakat
tadi itu ee setuju ya ee dengan
dibangunnya iplt di lokasi tersebut nah
setuju atau tidak itu kita perlu
memotretnya eh dengan ini Ya dengan pair
gitu ya Eh tidak harus memaksa gitu ya
Ee kadang ada setuju masyarakat itu
setuju dengan syarat dan ketentuan yang
berlaku Pak saya setuju Kalau dibangun
iplt ini dari
72% ya atau sekitar mungkin ya 18an
orang gitu ya itu setuju asal asal
iplt-nya tidak bau pak misalkan gitu ya
tapi 28% ini sertamerta menolak dengan
berbagai alasan mungkin ya kalau kita
lihat di lokasi kedua E ini iplt-nya ee
apa ee semuanya itu menolak ya 93% itu
menolak yang menerima itu hanya 7% gitu
ya Nah ini berarti lokasinya
ee alternatif du ini meskipun dia ee
lokasinya jauh dari TPA gitu ya Ee
lokasinya cukup gitu ya tetapi karena
mungkin berdekatan dengan ee Perumahan
warga yang sudah ada gitu ya Ee sehingga
ee menjadi Riskan ini aspek sosialnya
kalau dibangun di Alternatif kedua Nah
untuk itu kita perlu ini melakukan ya Eh
apa pembobotan gitu ya Eh terhadap eh
pemilihan lokasi iplt ini ya lokasi iplt
ini ee misalkan ee di lokasi ee
alternatif sat gitu ya kita lakukan ee
penilaian tadi dengan bobot
misalnya ternyata dia 5 sampai 10 km ya
waktu tempuhnya ya Sehingga nilainya
tuuh misalnya yang paling terjauh ya
sama jadi dari dari kedua ee lokasi ini
Baik alternatif 1 maupun alternatif 2
itu ee secara umum ee sama yang
membedakan adalah ee dari dukungan
masyarakat ini Bapak Ibu dukungan
masyarakat di ee IPL LT alternatif
lokasi 1 itu masyarakatnya mendukung
gitu ya Sehingga poinnya di sini ee 10
ya sementara di sini dukungan
masyarakatnya ee dia perlu negosiasi
gitu kita tidak bisa mengatakan ditolak
secara langsung gitu ya tapi ee mungkin
perlu dinegosiasikan antara
ee
apa pemakarsa gitu ya dengan ee
masyarakat gitu nah jadi kalau dari dari
skornya itu di Alternatif sat maupun dua
sebenarnya semuanya ee menunjukkan ee
atau tergolong kepada
ee kelayakan yang dapat diterima tapi
kita juga harus menyampaikan bahwa ee di
lokasi kedua itu ee ada ee perlu
negosiasi karena sebagian besar
masyarakat itu menolak seperti itu atau
mungkin bisa kita state juga bahwa dari
hasil ini ee tidak direkomendasikan
karena mengingat misalkan ya kan sedang
ada yang ini ya kondisi apa viral gitu
ya di salah satu eh apa daerah gitu ya
kalau masuk ke situ bisa dirampok atau
apa gitu ya Nah mungkin dari dari sisi
itu ya E apa eh dari sisi sosial eh
budayanya itu bisa menjadi pertimbangan
nah ini e perlu di di highlight dalam
eh eh FS gitu ya Nah contoh gitu ya ini
kasi satu tadi gitu ya Ee luas luas
areanya ini luas areanya 2.300 m² nah ee
Nanti bisa kita ploting juga gitu ya
kita ploting eh berdasarkan dari eh
rangkaian eh opsi teknologi Jadi
sebenarnya ee pemilihan lokasi ini juga
tidak lepas dari ee nanti pemilihan opsi
teknologi yang akan dilakukan di PLT
karena ee bisa jadi ee satu teknologi
yang kita pilih itu me membutuhkan lahan
yang EE cukup luas seperti itu Nah
sehingga ketika dioverlay misalkan kita
menggunakan ee slat seersion Chamber
gitu ya abr ya fakultatif maturasi ini
sistem kolam gitu ya
Eh lokasinya itu masih ee mencukupi gitu
ya dengan ee ada ee zona penyangga gitu
ya dan di sini juga sudah dihighlight ya
ada
eh zona pengembangan ya tahap dua yang
akan di bangun di sini kemudian ini
nanti disiapkan untuk ee pengembangan di
tahap kedua ini ee salah satu contoh
yang bagus ya ee atau ee studi kasus ya
untuk yang EE lokasi alternatif gitu ya
jadi di sini tadi lokasi alternatif tadi
ini masih punya dlh Mungkin gitu ya Ee
lokasinya ee Tanah kosong gitu ya E di
sini e bekas ee tumpukan sampah tapi
sudah nonaktif gitu ya karena sudah
pindah menuju ke ee sampah yang saat ini
gitu nah ini juga bisa di dilakukan ya
dilakukan ee overlay ya Ee denah ya
kesesuaian dari rangkaian teknologi yang
ada dan juga dilakukan ee opsi
pengembangan ya kalau nanti dikembangkan
gitu nah Cuma masalahnya adalah ini
permukiman ya daerah sini sudah Ee
permukiman dan di sebelah sini ee sawah
seperti itu Nah ini menjadi ee apa
ee pertimbangan ya Nah Saya mengundang
dari bapak ibu boleh ya Mbak Anisa ee
kira-kira ee pernah ada dapat kasus
enggak yang ditolak oleh warga ee karena
ee lahan iplt-nya ee bermasalah seperti
itu kalau ada mungkin bisa berbagi
silakan eh resen ada yang Eh resen
mungkin Oke belum ada ya baik ee kalau
begitu Ee kita lanjutkan saja ya ee
Bapak Ibu ee jadi dari dari pemilihan
kapasitas kemudian pemilihan lokasi itu
kita sudah bisa memberikan berbagai
alternatif gitu Jadi tidak hanya satu
alternatif saja yang dikaji ada skenario
A skenario B skenario C ada lokasi yang
sesuai di lokasi satu lokasi dua lokasi
ketiga nah dari situ nanti akan ee di
nilai ya Secara teknis layak atau tidak
Bapak Ibu yang EE saya hormati kita
sekarang lanjut ke bagian kedua
Nggih yang tadi itu sebenarnya ee masih
bagian satu di bagian kedua ini agak
cukup panjang ya Ee karena Ee kita akan
membahas ee sebenarnya eh
alternatif-alternatif teknologi apa yang
sesuai ee di dalam ee pengolahan
lumurtinja di iplt gitu
Nah ya kita coba lihat ya ini tadi yang
sudah makan siang gitu ya E makan siang
apa ya gitu kira-kira misalnya Oh saya
makan siang
eh siomai gitu ya makan siang ya itu
ternyata bisa menyebabkan ya menyebabkan
E ini tinja ya Mohon maaf ini Kalau
jorok tapi dari tadi kita ngomongin
tinja ini sebenarnya gitu ya jadi e
tinja itu ternyata ada skalanya gitu ya
kalau e sembelit itu bentuknya keras
gitu ya normal ini eh bentuknya seperti
ini gitu ya kalau kurang serat nah ini
lebih agak cair gitu ya Nah kalau ada
peradangan itu e mungkin diare gitu ya
jadi tinja itu Serupa tapi tak sama ya
ini Eh tapi sama ya kita kalau bisa kita
konotasikan gitu ya tinja ya limbah
kakus ya tinja atau veses atau fekal
limbah kakus dan lumpur tinja ini juga
serupa tapi tak sama gitu tadi ada
pertanyaan ya dari ee
ee apa ee peserta tadi Pak saya dari ee
pabrik kelapa sawit ya Kalau enggak
salah ya pabrik kelapa sawit eh akan
membuang lumpur tinja ya dari eh septik
tank gitu ya Nah lumpur tinja dari
septik tank itu belum diolah ya belum
diolah ee di iplt gitu Jadi kalau kalau
itu di ee manfaatkan gitu ya ee eh
mungkin ee itu tidak E menyalahi aturan
gitu ya karena eh lumpur tinja itu harus
diolah dulu distabilisasi dulu
didegradasi dulu karena kandungan bahan
organiknya masih tinggi dan belum stabil
sehingga berpotensi menyebabkan
pencemaran gitu ya nah jadi eh yang bisa
yang bisa di di apa di ee kalau misalkan
dimanfaatkan langsung gitu ya mungkin
bisa dilakukan kajian Git tetapi terus
tetap harus mengurus izin pembuangannya
gitu ya eh jadi ada persetujuan
teknisnya gitu ya apakah e akan
menimbulkan Eh bagaimana sebaran
pencemarnya gitu ya bagaimana beban e
lingkungan yang terjadi gitu bisa
dimodelkan gitu ya bisa dikaji gitu e
untuk melihat besaran dampak yang
ditimbulkan nah saya helek lagi bahwa
tinja itu adalah sama-sama tahu ya Yang
ini tadi ya produk buangan kita kemudian
Kalau black water itu air limbah yang
bersentuhan langsung dengan urin dan
tinja gitu ya Dan ini yang dialirkan
menuju ke toilet tadi Kalau lumpur tinja
itu adalah akumulasi lumpur Jadi bukan
bukan dari tinjanya tapi sudah lumpur
yang terakumulasi di dalam atau di dasar
ee tangki septik tadi sehingga lumpur
tinja ini masih mengandung bahan organik
dan bakteri patogen gitu ya Nah kalau
kita lihat ee laju timbulannya ya Ee
untuk limbah kakus black water ya kalau
sistemnya itu terpisah di mana ee tangki
septik Tadi hanya menerima dari e toilet
saja itu sekitar 5 sampai 40 liter per
orang Per hari itu adalah limbah
kakusnya Tetapi kalau sistemnya
tercampur dari e menerima dari Flor
drain kamar mandi gitu ya Eh itu e bisa
45 sampai 150 Lit per orang per hari
kalau kita bandingkan dengan lumpur
tinja atau stage ya yang akumulasi e
lumpur dari proses yang terjadi di dalam
tangki septik tadi yang ada di dasar
tangki septik itu di Indonesia
ditetapkan dalam Permen PU itu sebesar
0,5 l per orang Per hari ya Dan timbulan
ini disebutkan bahwa lumpur basah ya
lumpur dan air dari tangki septik
seperti itu Nah ini yang EE perlu kita
ee pahami ya Bapak Ibu ya Eh bahwa Eh
ini
tadi lumpur tinja gitu ya itu tidak sama
dengan limbah kakus ini saya eh
highlight sekali lagi Serupa tapi tidak
sama tadi ya jadi ee tinja gitu ya itu
ada tinja air seni air gelontor air
sabun gitu ya ini kita anggap sebagai
black water karena air tadi air buangan
tadi bersentuhan langsung dengan si
tinja atau vekal ini nah ini akan masuk
ke dalam ee tangki septik gitu ya Nah
yang menjadi lumpur tinja itu adalah
limbah kakus yang ada di bawah sini ya
yang sudah ter ee sebagian
terdekomposisi ya
Eh yang terjadi di dalam eh tangki
septik tetapi karena tangki septik itu
sifatnya pengolahan awal gitu ya Ee dan
hanya proses sedimentasi di sini kita
lihat 60 sampai 70% padatannya akan
mengendap dan terakumulasi di dasar
tangki ya artinya kalau misalkan ini
terakumulasi di tahun pertama ini
terakumulasi di tahun kedua di sini
tahun terakumulasi di tahun ketiga gitu
ya Ee tinja-tinja yang masuk tinja-tinja
yang masuk ini sudah tidak mempunyai
ruang lagi untuk terakumulasi gitu ya
sementara yang di sini proses
degradasinya itu mungkin berjalan lambat
gitu sehingga ketika ketika ada yang
masuk gitu ya Ee harusnya kalau tangki
ee apa tangki septiknya itu kedap gitu
ya ini akan me melimpah gitu tapi karena
bocor gitu ya Nah mungkin dia eh tidak
melimpah seperti itu nah eh di
sedimentasi utamanya yang kedua
biodegradasi ya sebagian senyawa tadi ee
akan diuraikan oleh mikroba-mikroba
anaerobik tapi ini bagiannya sangat
kecil sekali gitu ya stabilisasi ya
terjadi ee endapan ya bahan organik
terjadi mineralisasi dan juga ada proses
pengentalan Jadi kalau ee Bapak Ibu
lihat gitu ya
Ee Apa jenis e lumpur tinja itu ee ada
banyak ya ada yang e bentuknya kental
gitu ya ada yang EE selari gitu ya Ee
itu mungkin diambilnya di bagian tengah
sini gitu ya atau di bagian sini tapi
kalau di bagian bawah gitu ya bisa jadi
dia sangat ee apa ee terakumulasi gitu
kalau sudah sangat lama mungkin saja ya
Ee Jadi tergantung masuknya ya mungkin
saja dia akan keras gitu ya Ee kalau
sumbernya itu terus-menerus ada berarti
bakterinya ini ee bisa hidup gitu ya
tapi kalau sumbernya intermiten atau
tidak secara terus-menerus mungkin saja
bisa terjadi keras gitu ya Nah ini yang
ee eh kita lihat kita coba lihat ya Ini
ada studi karakteristik lumpur tinja
dari berbagai tangki septik di uganda ya
di Afrika misalkan ini kalau kita lihat
tangki septiknya warnanya kecoklatan ya
ini warnanya hitam gitu ya ini warnanya
hitam gitu ya dari tiga ini kalau kita
lihat misalkan e antara cokelat dan
hitam ya pod-nya kita bandingkan ya Eh
sor cod-nya yang coklat cod-nya 700-an
ini codnya 6700 gitu ya Nah sementara
kalau kita lihat VSS SS ini menunjukkan
ee volatil ya ee atau
ee secara secara simpel bisa kita
sebutkan e VSS ini biasanya organik gitu
jadi padatan yang organik yang mudah ee
menguap itu tadi volatil itu sekitar
395 di sini volatil organiknya banyak
banget gitu ya Eh bisa 10 kali lipatnya
kalau kita lihat lagi Eh ini
Eh volumenya 20 m³ yang di sini
volumenya
ee 10 m³ ya sudah pernah di apa di kuras
100% Gitu ya kapan ya padahal 1,eng
tahun yang lalu dikurasnya ini Empat ee
eh sori eh 1,eng bulan yang lalu di sini
4 tahun ee 4 bulan yang lalu gitu ya
jadi ini ee sangat dipengaruhi oleh EE
karakteristik ee ee Sori aktivitas dari
ee masing-masing yang membentuk ee lumur
tinja mungkin dari aktivitas ee makan
dari si e penghuninya kemudian mungkin
ada eh kebocoran ya Tutup dari
tangiptiknya tidak
ee kedap gitu ya Atau mungkin juga dari
ee penggunaan sabun dan lain-lain ini
sangat mempengaruhi dari ee
karakteristik dari lumpur
tinja kita coba bandingkan ya Bapak Ibu
Ya ini saya ee Tampilkan e data ini COD
jadi COD itu ee menunjukkan ukuran
kekuatan dari air limbah ya atau ee
kebutuhan oksigen ee untuk mengoksidasi
ee bahan-bahan ee ee organik maupun
anorganik ee menggunakan ee oksidator
kimia ya jadi di dikurskan kira-kira
kebutuhan oksigennya berapa sih gitu
Bapak Ibu Tolong perhatikan yang warna
merah ya warna merah warna merah ini
adalah ee air limbah domestik Bapak Ibu
kalau kita lihat air limbah domestik itu
di literatur itu paling tinggi berapa
sih 1000 ya Bahkan itu mungkin ya 500-an
lah untuk cod-nya tapi kalau kita lihat
ya data ini ya menunjukkan kalau lumpur
tinja itu cod-nya lebih tinggi daripada
eh air limbah
domestik ya Bapak Ibu bisa lihat di sini
ya Bahkan di sini ada yang sampai 100
kali lipatnya ya 100.000 ya 10 kali
lipatnya itu sudah biasa ya data yang
menunjukkan Nah kalau kita lihat juga ee
VSS per tssnya atau eh kita bisa bilang
VSS ini yang organik ya TSS ini adalah
padatan yang tersuspensinya kalau
semakin tinggi VSS per tssnya berarti e
dia eh semakin biradabah seperti itu ya
kalau di limbah domestik itu Eh ya
sekitar 0,8 tetapi di
eh itu ba ada yang
0,5 gitu ya Bahkan di sini ada juga yang
mendekati sat gitu jadi sangat
bervariasi kalau kita lihat lagi ya E
bagaimana e variasi berdasarkan ee apa
area gitu ya negara yang warna ungu ini
dari Hanoi dari Vietnam Vietnam ini
warna ungu ya warna ungu ini di area
sini kemudian Jepang gitu ya di area
sini melebar tapi lebih rendah Apakah
orang Jepang suka makan Susi gitu ya
Sehingga e apa e tinjanya itu e
menghasilkan e yang tidak begitu eh apa
tidak begitu kuat karakteristiknya atau
bagaimana Nah kalau kita lihat di uganda
ya di kampala ini sangat bervariasi
sekali ya lokasinya sangat bervariasi
sekali Nah ini juga e bisa
kita lihat bahwa satu e lumpur tinja itu
karakteristiknya sangat bervariasi
sekali tergant dari aktivitas dan juga
faktor-faktor yang mempengaruhi dari e
septik tanknya kemudian kita juga sudah
tahu bahwa ee air limbah e domestik itu
tidak maksudnya tidak sekuat lumpur
tinja atau lumpur tinja ini kandungannya
bahan organiknya ini lebih besar
dibandingkan e limbah domestik Nah kalau
ini kita hanya buang ke sungai gitu ya
atau kita buang sembarangan atau ini
bocor ini sebenarnya
eh apa polusinya itu lebih besar
dibandingkan ee limbah
domestik kita lihat ya Ini nah kalau
dari dari apa dari tampilannya Bapak Ibu
sudah bisa mengira-ngira ini ya ini
tampilannya gitu ya yang EE terlihat ya
Bapak Ibu Ya ini tinja yang segar ya
masih segar ini tipe a ini masih segar
ini kalau kita lihat mungkin masih ada
butir-butirannya gitu ya Ee warnanya itu
ee hijau kecoklat-coklatan gitu ya Nah
sementara yang ini tipe B ini ee kalau
kita lihat itu sudah berwarna hitam gitu
ya kita lihat ya tinja segar gitu ya Nah
tinja segar ini kalau kita lihat di sini
ini mungkin ya tinja ya
Eh black water ya E limbah kakus yang
mungkin baru saja ya mungkin ee yang ada
di sini gitu baru baru di baru ee diolah
gitu ya atau waktu tinggalnya masih
sebentar tapi kalau yang hitam Mungkin
dia sudah lama kita lihat Bagaimana
karakteristiknya perbandingan antara
kedua
Eh limbah tinja tersebut gitu ya tipe a
ini konsentrasinya pencemarannya sangat
tinggi ini karena belum semuanya
terdegradasi cod-nya r.000 sampai
r50.000 tapi tipe B ini 15.000 nah ini
di bandingkan dengan limbah domestik ya
paling tinggi 2.500 ya 500 sampai 2.500
ya COD per bod-nya ya lebih tinggi ya
COD per bod-nya kemudian ts-nya dan
kalau kita lihat Bapak Ibu yang EE perlu
kita perhatikan adalah amonia amonia
kalau limbah domestik sebagai
perbandingan itu hanya 30 sampai 70 tapi
kalau tipe B misalnya yang paling rendah
itu 1.000 jadi
ee berapa kali lipat gitu ya
Ee berapa eh hampir e 100 kali lipat
gitu ya
eh atau 50 kali lipat gitu ya dari ee
ee limbah domestik Jadi kalau ini kita
buang ya kalau ini kita buang ke
lingkungan maka akan terjadi utrofikasi
Bapak Ibu karena E ini merupakan e
kandungan amonia yang nitrogennya itu
dimanfaatkan oleh tanaman sebagai Pupu
ya Sehingga Alga itu akan memenuhi badan
air seperti itu kondisinya menjadi
geutrofik kemudian kalau kita bandingkan
ya Eh sebagai e sanitasi tadi tentu ya
karena kita menampung kotoran kita ya
kotoran kita dalam perut itu
ee Tempat tinggal dari berbagai
mikroorganisme patogen dan juga telur
cacingnya ini sekitar 20.000 sampai
60.000 kalau di limbah domestik itu
hanya 2.000 saja nah kondisi seperti ini
sebenarnya menjadi ee apa ya pemikiran
kita bersama seharusnya ee Bapak Ibu ee
di terutama di daerah-daerah gitu ya
lebih bisa masif lagi mensosialisasikan
ya bahwa ee yang namanya lumpur tinja
itu lebih eh secara karakteristik itu
lebih tinggi beban pencemarnya
dibandingkan dengan limbah domestik Nah
untuk kondisi yang EE seperti ini gitu
ya kondisi lumpur tinja yang segar gitu
ya atau lumpur tinja yang EE sudah e
terolah gitu ya ini ee bisa menggunakan
dua pendekatan yang berbeda ya kalau ee
e air ee Sori ee lumpur tinjanya tadi
masih ee ee segar gitu ya masih segar
ini sebaiknya ya atau tipe a tadi ya
tipe a ini sebaiknya itu diolah ee
menggunakan sistem yang dengan ada
pemisahan padatan dan cairan jadi nanti
ee padatannya itu akan diolah di unit
stabilisasi lumpur pengeringan lumpur
gitu ya sementara cairannya itu akan
diolah di pengolahan cairan J pengolahan
cairan itu bisa bisa menggunakan sistem
kolam atau sistem yang lain tapi kalau
lumpur tinjanya itu itu sudah Ee
sebagian sudah terolah Ya seperti yang
tpb ini gitu ya mungkin sudah lama
proses stabilisasinya di tangki septik
ini kita bisa menggunakan E sistem
pengolahan ee tanpa ini ya tanpa padatan
tanpaemalan padatan dan cairan jadi ee
dimasukkan ke dalam stabilisasi lumpur
gitu ya kemudian nanti ee masuk ke kolam
stabilisasi gitu ya lumpurnya dipekatkan
air olahannya dikembalikan ke badan air
ya kemudian lumpurnya distabilisasi lagi
menggunakan eh proses anaerobik misalnya
untuk mendapatkan
eh lumpur kering yang sudah stabil ya
Jadi ini e dua dua opsi Jadi Bapak Ibu
nanti pada saat melakukan apa eh kajian
kelayakan gitu ya E perlu juga didukung
dengan data-data eh karakteristik dari e
lumpur tinjanya gitu e lumpur tinja yang
ada bagaimana kalau misalkan tidak
dilakukan sebenarnya tidak tidak masah
tapi yang paling penting Nanti pada saat
ee perancangan Ded ya jadi Ded Bapak Ibu
mungkin dalam FS kajian itu bisa di ee
sebutkan bahwa ada kemungkinan lumpur
tinjanya itu tipe a Ada kemungkinan tipe
B kemudian ee disarankan itu menggunakan
ee dua tipe ya mau itu peremisahan
lumpur atau ee tanpa pemisahan lumpur
tapi secara fleksibilitas ya menggunakan
ee pemisahan padatan ini sebenarnya
keuntungannya lebih lebih banyak seper
seperti itu Nah kita lanjutkan lagi
bapak ibu ee tujuan dari ee pengolahan
lumpur tinja kita tahu ya bahwa lumpur
tinja tadi padatannya itu hanya 2% gitu
ya sementara kalau kita kalau kita ingin
ee membuangnya menggunakannya atau
memanfaatkannya di
ee sebagai penutup gitu ya kandungan
padatan solidnya itu harus 30 mg/ liter
ini ya Eh sehingga ini ee harus di kaya
seperti itu bahan organiknya tinggi gitu
ya Dan ini harus diolah ya lumpurnya Ee
Sori padatannya tadi 2% menjadi 15% gitu
ya ternyata saya yang sudah ngantuk
Bapak Ibu ya ya Ee 2% menjadi 15% gitu
ya dan stabil patogennya rendah
sementara bahan organik yang ada di
dalam evluen gitu ya Eh ini tadi harus
Eh sekitar 30 mg/l 100 ini sama dengan e
p68 2006 16 ya Eh bakumutu evluennya nah
ini Eh kalau kita lihat kandungannya ini
lebih besar dibandingkan eh limbah
domestik ya jadi lumpur tinja lebih
besar dari limbah domestik berarti
pengolahannya di iplt ini Seharusnya eh
ya bebannya lebih besar gitu ya
dibandingkan dari ee ipal-ipal domestik
yang ada nah ada juga eh upaya yang
dilakukan dengan codigestion gitu ya ya
di diolah bersama-sama antara
ee IP apa tinjanya lumpuk tinjanya
dengan limbah domestik
Oke Bapak Ibu ee Mungkin ada yang
bertanya tadi ya ada yang bertanya tadi
Mungkin Boleh dong ee apa eh silakan di
Rais hand saja mungkin silakan
Ya silakan ada ada yang ingin bertanya
resen saya kasih kesempatan bapak ibu
oke silakan Mbak Tina Melinda Ya
silakan
Iya asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh selamat siang Mohon izin
suara saya sudah terdengar Ya silakan
Pak eh mau tanya Pak kalau misalkan yang
tadi masalah pembobotan itu ada nilai
yang di kolom 8 yang terdahulu bukan
yang pembobotan 10 15 ada kan pembobotan
ada Del Nah ya di kolom 8 7 6 itu apakah
eh pembobotan ini ada dasarnya atau kita
bisa berdasarkan eh apa gitu Saya pengin
tahu itu dasarnya kita bobot 8 7 6 5 itu
apakah ada dasarnya atau gimana Pak Baik
eh terima kasih Bu Tina ya Eh
pertanyaannya jadi bobot ini kalau untuk
pemilihan teknologi jadi misalkan ada
teknologi 1 2 3 nanti di di belakang
saya sampaikan itu bisa kita pilih
berdasarkan preferensi atau kebutuhan
kita gitu loh tapi kalau misalkan ini
ini adalah lokasi iplt gitu ya lokasi
iplt itu sudah dibuat oleh
eh apa ee ada ada pedomannya gitu ya
pedomannya ini untuk ee menentukan
kriteria ini tadi ya kriteria Apakah dia
diterima atau tidak diterima tetapi
pembobotan ini tadi ini berdasarkan
hierarkinya ya hierarkinya kalau kita
lihat di sini kan efisiensi efektivitas
lokasi kemudian transportasi gitu ya
Lokasi aman lalu potensi dikembangkan
ini jadi ee semakin ke atas ini semakin
penting gitu loh jadi di sini yang
paling penting ya paling penting berarti
dia delapan gitu ya delapan karena jarak
tempuh ini menjadi bobot yang paling
besar kemiringan lahan Kenapa karena
efisiensi dari ee efektivitas eh lokasi
dan operasional dari iplt gitu sehingga
ee kalau kita lihat ini semakin ke bawah
itu secara hierarki semakin Ee tidak
penting seperti itu jadi ee itu ya Ee
kalau kalau ditanya ee logisnya di situ
eh kalau ee untuk kesesuaian lokasi iplt
karena ini sudah ada di buku panduan eh
kita gunakan ini saja ya kita gunakan
ini saja yang paling menjadi apa eh
pertimbangan utama adalah jarak tempuh
dan EE waktu e kemiringan lahan dan
waktu gitu ya kalau yang lain itu itu ee
kalau misalkan ini bobot yang untuk
pemilihan teknologi Nanti akan saya
sampaikan juga itu bisa Kita sesuaikan
gitu tapi totalnya mungkin harus 100%
seperti itu Bagaimana Bu Tina Iya itu
dia mak eh yang untuk lokasi iplt dulu
ini untuk lokplp itu kan kalau kita
hitung itu kan enggak 100 yang EE mohon
maaf mohon izin yang bobotnya ini saja
tapi kalau untuk yang skor Itu sudah
tapi untuk pembobotannya ini aja yang
saya pengin tahu apakah nanti ketika
kami misalkan kita nih ditanya n kan itu
dasarmu kalau saya taruh enggak usah Del
saya taruh 10 apa dasarnya apa boleh
enggak Nah itu kalau yang tadi
Eh dasarnya adalah ketika kita itu
adalah memang yang paling penting kita
lihat hierarkinya Oke cuma ee
penilaiannya itu dasarnya apa memang
sudah ada dasarnya di mana dasarnya
ataukah memang kita memang Oh ini adalah
eh berdasarkan adjustment-nya kita
sendiri bahwa kita membobot ini kasih
delan ini kasih tu ini kasih En atau
seperti itu kenapa gak saya harus kasih
nilai 10 gitu Kalau merasa itu penting
jadi seperti itu baik jadi untuk
kriteria pen lokasi ini sudah disebutkan
di e buku utama ya pedoman perencanaan
gitu ya Eh saya sendiri e tidak terlibat
dalam penulisan buku ini gitu Tapi kalau
kita secara justifikasi ini ya Eh teknis
gitu ya kita bisa melihat bahwa eh alur
pikirnya Kenapa ee jarak ini menjadi
yang utama itu karena kepentingan dari
secara hierarkis itu tadi sehingga ee
saya sarankan gitu ya amannya gitu ya ya
karena sudah ada di dalam peraturan
sudah ada di dalam norma standar yang
bisa kita Acu ya kita gunakan ini saja
gitu ya Mulai dari 8 7 6 5 gitu karena
kesesuaian lokasinya tadi sudah ada
rentang nilainya masing-masing untuk
lokasi dapat diterima dapat
dipertimbangkan ataupun lokasi yang
tidak dapat diterima Kanya demikian ya
Bu ya
Oke ee mudah-mudahan ee terjawab jadi
ee apa ee ini kita mengikuti ee aturan
berdasarkan ee pertimbangan logisnya
tadi Eh hierarki dari ee apa eh
kepentingan dan EE tujuan dari
efektivitas pengolahan di dalam iplt
seperti itu Nah ini ee kalau kita lihat
gitu ya Ee Sebenarnya saya Saya ingin
menampilkan video gitu ya tetapi ee
sepertinya ee bisa di dicari di YouTube
saja jadi alur dari dari e pengelolaan
yang ada di iplt ee pengolahan yang ada
di iplt tadi di awal saya sampaikan
bahwa iplt itu fungsinya untuk ee
melakukan stabilisasi ya terhadap eh
lumpur tinja yang karakteristiknya tadi
sangat ee bervariasi dengan bahan
organik yang cukup tinggi ya kandungan
padatan yang tinggi tapi airnya juga
banyak gitu ya dan ada ee kandungan
mikroorganisme juga kandungan ee
nitrogen amonia yang tinggi untuk itu
supaya bisa diolah gitu ya Ee dari
pengangkutan itu akan dilakukan ee
penerimaan ya mengumpulkan lumpur tinja
e dari kendaraan penyedot lumpur tinja
gitu ya Nah ini menjadi penting di sini
dilakukan pengecekan gitu ya Ee Supaya
apa supaya ee jangan-jangan gitu ya ee
kalau sumber limbahnya itu bisa jadi
beracun gitu ya atau kandungan minyaknya
tinggi atau ph-nya sangat rendah gitu ya
bisa jadi yang dibuang di situ Itu bukan
lumpur tinja ini ini ee perlu kita ee
lakukan Pengecekan di sini ya di
penerimaan lumpur tinja bak penerima Nah
di sini nanti akan mengalirkan ya Eh
prereatment ini fungsinya untuk
menyiapkan ya Eh agar eh lumpur tinja
tadi bisa diolah di tahapan-tahapan eh
selanjutnya jadi ee karena ee
pengolahannya menggunakan ee saluran
menggunakan pompa ya Ee tentu kalau ada
partikel-partikel ukuran besar gitu ya
Ee ada padatan pasir itu harus di ee
singkirkan jadi di prereatment ini bisa
dilakukan penyaringan menggunakan screen
ya Eh penyisihan partikel-partikel Grid
pasir gitu ya perangkap lemak dan juga
di e stabilkan debitnya melalui bak
ekualisasi ini ini pilihannya bisa non
mekanis bisa mekanis gitu ya kalau non
mekanis Ya tentu eh tidak ada moving
part-nya gitu ya biasanya bentuk
bangunannya ya sederhana dibuat dari
beton gitu ya tapi kalau mekanis ini eh
biasanya ee ukurannya lebih komact gitu
ya tapaknya itu lebih kecil tetapi
efektivitasnya juga cukup lebih tinggi
biasanya kapasitas pengololannya juga
cukup besar gitu tetapi Ee Kita harus
siap dengan ee kebutuhan listrik biaya
opasional perawatan dan juga eh skill
operator yang e lebih ee tinggi gitu nah
kemudian tadi saya sampaikan ee kalau
lumpur tinjanya itu
eh ee sudah sepenuhnya terolah di tangki
septik ini kita bisa langsung ee tanpa
adanya pengolahan cairan dan padatan
gitu ya pemisahan tetapi ee kalau
misalkan ini belum gitu ya kita bisa ee
melakukan ee pemekatan gitu ya pemekatan
supaya apa supaya pengolahannya itu
lebih optimal gu kalau kandungan
padatannya itu tidak banyak sementara
bahan-bahan organiknya tadi itu kan
asalnya nature-nya dari lumpur tinja
gitu yaah nanti tidak akan terolah
dengan baik jadi misalkan kita pilih
pemekatan menggunakan graviti tickener
gitu ya Nah dari graviti tickener ini
ini bisa mengalir menuju ke Oke e
pengolahan cairan ya pengolan cairan
melalui proses pilihannya ada anaerobik
ada aerobik ya kemudian ada ada
penghilangan patogen sementara
pengolahan padatannya itu bisa
menggunakan pengeringan lumpur langsung
gitu ya diweringnya atau menggunakan
mekanis juga ada atau nanti Selanjutnya
dilakukan pemanfaatan lumpu seperti itu
Nah sementara eh
eh kalau misalkan eh ada juga unit-unit
yang bisa secara Hybrid ya secara
langsung memekatkan ya untuk memisahkan
padatan dan cairan gitu ya sekaligusab
ASI lumpurnya ya contohnya anaerobic
digester gitu ya tangki imhof atau SSC
SL reparation Chamber jadi lumpur yang
keluar dari gravi tickener di sini ini
masih belum stabil tapi lumpur yang
dihasilkan dari anerobic digester
tangkihof atau slion Chamber ini sudah
bisa langsung
dikeringkan seperti itu Nah sementara
lumpur yang di Gravity tickener itu
harus diolah di dalam proses pengolahan
padatan ya ataupun ee
misalkan digester gitu ya atau proses eh
stabilisasi lumpur terlebih dahulu nah
ini adalah tipikal dari eh instalasi
pengolahan lumpur tinja ya Eh kalau kita
lihat di sini ada High yang menyebutkan
ini pengolahan cairan dan ini pengolahan
padatan yang berwarna coklat
pengolahannya Kenapa anaerobik diawali
anaerobik ya karena naturenya kalau
proses anaerobik itu e berjalan sangat
lambat gitu ya Tetapi dia bisa
menyisihkan bahan organik yang lebih
tinggi dibandingkan proses aerobik gitu
cuma proses anaerobik ini perlu dipoles
ya karena eh proses anaerobik dia tidak
bisa menurunkan
eh mencapai baku mutu sampai level
rendah misalkan dari COD 2000 gitu ya
ini bisa turun e menggunakan aerobik
anerobik menjadi ee COD 500 gitu tapi
sampai COD di bawah 500 tidak bisa
sehingga ee ini perlu proses ee
anaerobik eh aerobik ya dari COD 500 itu
bisa menjadi COD misalkan eh 100 seperti
itu jadi eh secara secara Nature
bakterinya berbeda kalau anerobik itu
tidak membutuhkan oksigen bahkan bisa
menghasilkan eh biogas gitu ya sementara
yang aerobik itu eh perlu menambahkan
oksigen bisa secara erasi alamiah
ataupun dengan dengan ee bantuan ee
aerasi e menggunakan airator nah tapi
yang sering dilakukan di Indonesia ya
itu atau dipilih adalah kolam Anaerob
dan EE kolam fakultatif ya kemudian ada
kolam maturasi dan wet l seperti itu
ee oke kita lanjutkan ya nah eh kita eh
harus ee bisa ee melihat gitu ya Ee
mempertimbangkan tujuan ya pengolahan
dan dan pemanfaatan lumpur tinja di
dalam ee merumuskan alternatif teknologi
e di dalam iplt nah kemudian kita bisa
menginventarisir pilihan-pilihan unit
itu kemudian mempertimbangkan efisiensi
penyisihannya dari setiap pilihan
teknologi kita kembangkan opsi
rangkaiannya ee pengolahan iplt-nya dan
kita bisa menghitung luas area ee
pengolahan ee lumpur tinjanya akhirnya
kita nanti ee menentukan mana teknologi
yang terbaik eh di dalam e eh sistem
yang kita usulkan dah eh selanjutnya di
akhir di eh kajian e kelayakan teknis
kita akan e menjelaskan ya kenapa kita
memilih E sistem a b c d eh tergantung
dari
eh multiriteria aspek-aspek Yang eh kita
e gunakan seperti itu Jadi yang pertama
yang saya lakukan e yang perlu kita
lakukan ya kita menentukan sasaran
pengolahan kita untuk apa ya sasaran
pengololan padatannya untuk
pemanfaatankah atau
eh hanya untuk landfiel atau
eh misalkan akan dilakukan eh
eh apa insenerasi atau digunakan
pirolisis untuk e mendapatkan energi
misalnya tentu eh kebutuhan ini akan e
dijawab e dengan eh rangkaian teknologi
yang berbeda jadi saya contohkan di awal
tadi kalau kita mau motong kue hanya
sekedar motong kue kita tidak tidak
perlu menggunakan pisau yang sangat
tajam gitu ya kita bisa menggunakan
pisau dapur tidak perlu menggunakan
golok atau yang lain gitu Tapi kalau
sasaran pengolahan cairan misalnya
bod-nya Apakah di bawah 30 atau atau
akan dilakukan pengolahan lanjutan
misalnya ya
Ee ini juga bisa di dilakukan ee pilihan
teknologi yang sesuai nah itu yang
pertama jadi Aspek penting yang pertama
Bapak Ibu dalam memilih teknologi itu
harus merumuskan alternatifnya
sasaran apa sasarannya sasaran
pengolahannya apa ini Aspek penting yang
pertama ya sasaran pengolahan Aspek
penting yang kedua Bapak Ibu harus
mengetahui ya Informasi Teknologi ya Eh
informasi teknologi di sini Misalkan
contoh ya Eh terkait dengan eh slat
Separation Chamber atau SSC jadi SSC ini
eh proses pemengatan secara fisik ya
bisa memisahkan padatan dan cairan jadi
seperti ee bak pengering lumpur gitu ya
lumpur tinjai ee di dalam SSC ini ada
hamparan filter gitu ya susunan dari
media eh batu gitu ya eh atau media yang
pori pori-pori gitu ya Ada susunannya
lalu di bawahnya ada pipa underdrain
kemudian eh lumpur tinja itu dihamparkan
di sini sebelum masuk ke SSC disaring
terlebih dahulu sehingga ee partikel
ukuran besarnya terjaring gitu ya
kemudian secara ee hidrolik secara
gravitasi ee lumpur tinjya akan mengalir
gitu ya Ee melewati ee apa melewati
ee memenuhi media nah kemudian ee secara
alamiah ya di bagian atas itu adalah eh
supernatan atau mungkin ee cairan
ya Atau mungkin itu cairan ya yang ee di
digunakan Mohon maaf
ini ya Jadi ini adalah ee seperti cairan
yang EE tertinggal di atas sementara
yang di bagian bawah itu adalah
lumpurnya lama-kelamaan gitu ya
lama-kelamaan ya cairan ini akan
ee Tiris gitu ya akan e terinfiltrasi ya
melewati media-medianya sehingga di
bagian atas ini kelama-kelamaan e e apa
eh kandungan airnya akan ber kurang nah
sehingga ee ee lumpur yang di bagian
bawah sini tadi lumpur di bagian bawah
ini nah ini nanti bisa dipindahkan ya Ee
menuju ke ee bak pengering lumput jadi
ee Ini sebenarnya ee cukup ee sederhana
ya Ee dan teknologi ini banyak di
diterapkan di Indonesia ya Jadi kalau
kita lihat
ee potongan menyampingnya seperti ini ya
ada lapisan ee pasir ya dan batu kriikil
dan ada ee ee underdin-nya Nah kalau
kita lihat di sini ini adalah ee
ee bentuk ee salah satu SSC gitu ya yang
mungkin belum sebagian kering gitu ya
tapi ini sudah kering nah ini adalah
proses melakukan unloading menuju ke BAK
SSC gitu dan ini adalah proses eh
pembongkaran ya memindahkan apa
eh
ee lumpur yang sudah setengah kering ke
ee kolam ee bak pengering lumpur nah ini
ada inovasi ya di SSC Blitar dia
menggunakan ee kayak conveyoryor mekanis
gitu ya jadi
ee operatornya itu tidak perlu naik
lewat tangga gitu ya tapi tinggal dari
sini di dicangkul gitu ya lalu
dihamparkan dan secara ee mekanis dia
akan bisa mengalir atau ee terbawa
menuju ke ee ini
ke Mak penger lumkut Nah jadi Bapak Ibu
itu perlu ya selanjutnya Aspek penting
Bapak Ibu perlu ya yang ketiga ya Eh
yang kedua Bapak Ibu perlu mencari
informasi ya informasi teknologinya
informasi dari teknologi yang eh akan di
eh gunakan gitu ya Nah ini ada beapa ada
banyak e pedoman yang bisa diacu gitu ya
Eh ini tapi saya ambilkan dari materi di
ee perencanaan lumur tinja ya kalau di
teknik lingkungan ini dipelajari ya
dengan mata kuliah tersendiri nah
kemudian ee Selain itu Aspek penting
yang ketiga gitu ya ini ee kita harus
melihat faktor kritis jadi misalkan di
sini tadi Faktor kritisnya apa ya Ee
kalau menggunakan
eh SSC eh operatornya harus banyak gitu
meskipun ini simpel gitu ya dan perlu
waktu tunggu pengeringan misalnya tapi
kalau misalkan pengin dilakukan dengan
cepat gitu ya Ee ini bisa menggunakan ee
sistem apa sistem mekanis gitu ya tapi E
sistem mekanis ini lumpur yang diolah
gitu ya itu masih perlu diigest ya tidak
tidak bisa kering Nah jadi Ee Kita
tentukan faktor kritisnya gitu ya faktor
kritis dari ee masing-masing ee
teknologi yang ada ya Nah kemudian ee
setelah itu aspek yang keempat ya Bapak
Ibu perlu melihat ya kapasitas dan
efisiensi dari pengolahan ya jadi
misalkan ini
ee contoh untuk eh eh pemekatan lumpur
ya pemekatan lumpur Itu pilihannya bisa
deesti non mekanis bisa tanpa degation
atau mekanis saja dan ini adalah
degation saja tapi Non mekanis mekanis
itu maksudnya Eh ada moving part ya
menggunakan eh mesin seperti itu
kalau kita berharap bahwa dry Solid yang
dihasilkan itu tinggi 25% di atas 25%
maka pilihan kita Adah Solid Separation
Cham ya Ini karena kita lihat kapasitas
pengolahannya yang cocok adal sekitar 0
100 m per tapi kalau misalkan kapasit
lebih dari itu luas lahan yang
dibutuhkan akan
semak
k juga perlu melihat bahwa biaya
pengolahannya itu semakin meningkat
semakin besar dengan kapasitas
pengolahan kalau Bapak Ibu tidak masalah
dengan apa
eh dry Solid yang in dihasilkan Mungkin
cukup 6 sampai 10% gitu ya dan bisa
diterapkan untuk e kapasitas yang rendah
0 sampai 50 misalnya ya mungkin 10 m³
perh hari ya bisa langsung menggunakan
anaerobik gitu ya bisa menggunakan inhof
tank tapi bapak ibu juga harus
pertimbangkan ada ee apa ee aspek-aspek
penting ya Ee kapasitas efisensi
pengolahan dan titik kritis yang EE
membersamai dari ee karakteristik
masing-masing ee pengolahan Bagaimana
dengan ee unit pemisahan padatan cairan
seperti mekanik gitu ya screw press bed
filter press dan lain-lain gitu ya Nah
ini optimum kalau kita gunakan dengan
kapasitas yang cukup besar tetapi
kapasitas di bawah ee
100 m k per hari itu di bawah mungkin di
bawah 60 m k per hari itu kurang e
optimal nah saya juga sudah berikan e
buku panduannya nanti Bapak Ibu bisa e
pelajari ya saya tidak akan menyampaikan
semua Bapak Ibu tetapi di sini ada
teknologi pengolahan padatan dari sini
juga oke mungkin ini ya Eh kalau B
codnya itu lebih kecil dari sat jadi
misalkan bod COD lebih kecil dari 1 itu
apa ee ee lebih kecil dari 0,1 misalkan
nilai bod-nya nilai bod-nya adalah eh 10
sementara nilai cod-nya adalah
eh COD adalah 100 ini artinya kalau kita
paksakan mengolah biologis dengan proses
biologis maka yang tersisihkan hanya 10
saja sementara sisanya ini masih ee
dalam bentuk COD sehingga kita tidak
tidak perlu memaksakan kalau nilai bod
dibanding cod-nya itu kecil dari 0,1
artinya kemungkinan limbahnya adalah Eh
non biodegradable seperti itu tapi kalau
bod-nya lebih besar dari sat Oke gitu ya
kalau bod eh cod-nya itu 0,3 atau 0,4 ya
ini kita bisa menggunakan proses eh
anaerobik aerobik tapi kalau bod-nya e
dengan amonianya tinggi ini harus
dikombinasikan ya antara anaerobik
aerobik ya dan anaerobik lagi kenapa
karena amonia ini tidak akan bisa hilang
hanya dengan proses eh eh anaerobik saja
karena amonia itu nature-nya amonium
harus diubah menjadi eh nitrit diubah
lagi menjadi nitrat dan ini semuanya Eh
bakterinya membutuhkan oksi oksigen jadi
ini prosesnya adalah aerobik nah Bapak
Ibu ee Ini ada Berbagai opsi teknologi
yang yang bisa dipilih gitu ya kalau
kita lihat ee semakin yang kecil yang
cocok gitu ya itu abr stabilisasi itu
cukup versatile ya bisa dari e debit
kecil sampai cukup sedang gitu ya tapi
kalau kolam erasi itu kita harus
menggunakan yang EE cara ee apa eh
secara optimum kondisi optimum itu
sekitar 200-an m³ per hari karena biaya
pengolahan nya kebutuhan aeratornya itu
cukup besar kalau ee yang dihasilkan itu
eh apa eh 
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:12:17 UTC
Categories
Manage