STUDI KELAYAKAN PERENCANAAN IPLT SESI 2
9CpZsj5goiQ • 2024-06-15
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id baik langsung saja tempat dan layar kami persilakan baik Terima kasih Mbak Anisa Bapak Ibu yang EE kami hormati kita ee lanjutkan lagi ya Ee untuk diskusinya tadi jadi mungkin Sebagian ada yang EE puasa tapi sebagian ada yang mungkin harus besok gitu ya jadi ini memang ee ee waktunya siang gitu dan menjadi tantangan juga bagi saya ee saya akan coba untuk ini untuk agak pelan-pelan gitu yaah tadi mungkin terlalu cepat Saya mohon maaf tapi eh pemirsa gitu ya kita rehat dulu sejenak gitu ya kalau kata Pak Karni gitu ya di ILC G tapi ini bukan ILC Bapak Ibu Ya kita kita lanjut lagi Setelah rehat rehat dulu sejenak tadi ya Nah eh tapi ee mungkin yang baru bergabung atau ee ee baru sempat ikut di sensi ini jadi tadi kita sudah Ee mendiskusikan ya Eh bagaimana eh review terhadap e sistem pengelolaan air limbah ee domestik setempat itu di mana ee pengololan air limbah domestik setempat itu ee merupakan ee strategi ya Eh salah satu upaya untuk e mencapai akses sanitasi yang eh minimal dan juga aman di mana Eh terdiri dari eh user interface kemudian pengolahan sementara berupa tangkiptik kemudian dilanjutkan ke pengangkutan menggunakan truk tinja dan harus diolah di eh sistem pengolahan akhir terpusat yaitu di eh iplt seperti itu nah eh kemudian eh sebagai upaya untuk jestifikasi ya apakah EE iplt ini layak atau tidak Ee Kita harus melakukan ee kajian ya Ee kajian ataupun studi kelayakan studi kelayakannya ee kelayakan teknis kelayakan Ekonomi keuangan dan juga ee aspek-aspek lain seperti nanti kelembagaan risiko lingkungan dan juga ee peraturan yang EE berlaku seperti itu Nah tadi ee saya sudah Ee kita sudah mendiskusikan ya ee ee terkait dengan ee kelayakan teknis untuk e menentukan e kapasitas ee lumpur tinja ya Ee saya coba simulasikan berdasarkan dari jumlah penduduk yang akan dilayani dan juga eh berdasarkan dari e volume tangikeptik nah saya sudah menyiapkan eh Excel yang nanti bagi yang mendaftar ya yang mendaftar bisa untuk ee melakukan simulasi jadi ini ee studi kasus untuk penentuan kapasitasi iplt nanti misalkan Bapak Ibu ingin merubah ee tingkat layanannya nanti bisa di disesuaikan di Lembar Excel tersebut mudah-mudahan bisa ee membantu sebagai gambaran awal bagaimana kita ee menentukan kapasitas e dari iplt perlu saya tegaskan lagi bahwa eh seringkiali gitu ya Tadi ada beberapa pertanyaan yang EE muncul eh saya elaborasi sedikit misalkan eh terakhir apa eh nya itu di tahun 2018 gitu sementara sampai sekarang tidak ada ee lagi gitu ya Ee kemudian akan dilakukan pembangunan iplt gitu ya E belum ada FS dan lain-lain gitu nah eh kalau memang eh diperlukan Masih Ada Waktu itu bisa juga dilakukan review gitu ya terhadap eh rispalnya untuk melihat e perkembangan misalkan eh zona eh kemudian melihat bagaimana ee ee prioritas pengembangan yang ada kondisi ini gitu ya bisa dilakukan tetapi kalau misalkan Ee tidak bisa dilakukan mungkin bisa dengan cara ee real dem survei ya Ee memang dilakukan survei gitu terhadap ee kebutuhan terhadap pelayanan lumpur tinja berapa tangki septik yang diperlukan misalnya ya Eh kemudian misalnya tadi eh berapa eh berapa banyak yang sudah Ee tersambung dengan espal eh terpusat misalnya atau e rencana kerja rencana kerja jadi bisa bisa dilakukan dan EE yang paling penting adalah ee penentuan kapasitas ini tidak dilakukan atas dasar e mumpung bisa dibangun gitu karena iplt e ataupun instalasi pengolahan yang laintur sanitasi itu harus eh keandalannya itu dilihat tidak hanya dari bangunannya saja tapi dari keandalan operasionalnya juga nah sekarang kita akan e mencoba untuk mendiskusikan e kelayakan teknis eh terkait dengan lokasi ya Bapak Ibu ya lokasi dari eh iplt jadi eh kalau tadi berapa besar kapasitas iplt-nya Sekarang kita akan membandingkan alternatif-alternatif ya Eh terhadap eh lokasi yang e paling sesuai seperti itu nah eh ini saya Tampilkan ya tadi dari gimana ya Dari dari Bantul tadi ya Ada pertanyaan ya eh eh warga Kelurahan triulyo mungkin ya tolak pembangunan iplt karena di dekat perumahannya ya ini kalau udah emak-emak itu ya lawan emak-emak kita kalah gitu ya apalagi ini kami warga sekitar menolak keras ipltal kemudian di e Tulungagung ya ditolak Warga 5 tahun iplt mangkra gitu ya jadi karena ini sudah terbangun ya Secara keandalan bangunan Saya rasa sudah oke gitu tapi karena tidak beroperasi ya dia tidak andal gitu ya Nah ada juga misalkan di ee Ipal komunal gitu ya di kota Belitar ya itu ditolak gitu sehingga ee dinas ee permukimannya pu pekerjaan umumnya Perumahan rakyatnya melakukan ee penghentian sementara jadi ini rail nyata di lapangan jadi eh apa eh sindrom nimbi gitu ya eh atau ee Not in my Backyard ya pokoknya yang penting jangan di dekat eh eh belakang rumah saya atau di dekat halaman saya ini masih Ee menjangkiti kita semua kita enggak mau kalau ee di dekat kita itu ada eh infrastruktur yang yang bau gitu ya yang seperti sampah ataupun iplt jadi Eh ini menjadi penting bagi kita untuk melakukan kajian agar lokasi yang disarankan nanti dalam ee DD itu memang benar-benar layak seperti itu tapi secara umum ya lokasi eplt itu diletakkan di lokasi yang kurang strategis secara ekonomi atau umumnya diletakkan di satu kawasan dengan TPA seperti itu tapi masalahnya Eh kalau kita lihat data gitu ya di Bantul misalnya TPA piungan gitu ya awalnya dulu ya enggak RAM gitu ya Tapi ketika jadi TPA ya makin ramai makin ramai gitu ya mungkin e menggunakan pepatah ada gula ada semut mungkin ya jadi semakin ramai semakin ramai Padahal kita ee seharusnya penegakan di rtunya juga harus tegas ya Ada zona penyangga dan lain-lain ya Nah karena melihat e fenomena yang terjadi ini maka aspek sosial itu menjadi penting untuk di pertimbangkan ya patihan utama di dalam analisis kelayakan untuk memilih lokasi iplt tersebut gitu ya jadi eh aspek pentingnya eh pemilihan lokasi iplt ini yang yang menj secara hierarkis ya Jadi yang paling atas itu paling penting yang pertama tentu eh lokasi iplt itu harus menjamin Efisiensi dan efektivitas eh lokasi terhadap pelayanan dan operasional iplt jangan sampai e lokasi tersebut dipilih eh ternyata e mengganggu efektivitas e baik itu operasional maupun e pelayanan Kemudian yang kedua kita harus e melihat aspek kemudahan ya keterjangkauan dari eh apa lumpur-lumpur tinja sumber timbulan-lumpur tinja di eh lokasi timbulan menuju ke iplt karena Eh kalau kaitannya dengan biaya operasional gitu ya semakin jauh eh iplt-nya dan semakin e tentu biaya operasionalnya ee misalkan untuk e bahan bakar gitu ya itu semakin besar kemudian harus dipastikan bahwa lokasinya aman terhadap bencana ya terutama banjir bebas lokasi banjir ya eh kemudian e daerah rawan patahan dan rawan longsor ya kalau kita lihat salah satu di eh iplt ke di Batu ya di Malang gitu ya dibuat eh undak-undakan karena daerah Batu itu memang dataran tinggi gitu ya jadi ee diperkuat eh apa eh dengan talut-talut gitu ya punggungnya supaya eh menahan terjadinya longsor gitu dan kita juga harus eh memikirkan Bagaimana eh iplt-nya itu memiliki potensi untuk dikembangkan ya karena ee penduduk Indonesia ini ee cukup banyak ya dan berkembang juga cepat Gitu Ee kita ada banyak ee apa ee pengalaman untuk mencari lahan Ya untuk iplt itu sulit karena di kanan kirinya sudah Ee terjadi ee perkembangan yang luar biasa nah sehingga dari aspek penting untuk pemilihan lokasi tersebut ada ee di dalam buku panduan Oh ya buku panduannya nanti ee saya juga ikan ya yang dari ee dijan Cipta Karya Bagaimana kriteria penentu untuk memilih lokasi iplt ya misalkan ee jarak tempuh gitu ya sarana pengangkutan gitu ya kemiringan lokasi ya jarak tempuh ini tentu sudah jelas ya Bagi semakin ee dekat jarak tempuhnya dari wilayah pelayanan tentu akan semakin efisien gitu pemiringan lokasi mungkin lebih kepada ee hidrolika ya Ee agar dalam proses e pengolahan Gitu Ee tidak perlu menggunakan pompa Jadi kalau iplt itu biasanya ee menerima ee input lumpur tinja dari Teruk tinja gitu ya Ee dia harus naik ke atas dulu ke RAM gitu ya Ee ke area yang lebih tinggi kemudian akan menggelontorkan lumpur tinjanya ee sehingga lumpur tinjanya akan ee mengalir gitu ya Ee melewati unit-unit pengolahan gitu secara hidrolis ya Secara gravitasi tata guna lahan jaraknya jarak ini menjadi penting ini jarak lokasi PLT dengan badan air penerima kalau jaraknya itu terlalu e jauh gitu ya tentu kita harus memberikan apa E pipa ya untuk mengalirkan air ya sementara e dari sisi biaya mungkin bisa ya masih bisa di ditle tapi kalau dari sisi sosial misalnya Ternyata harus melewati lahan warga rumah warga ya maka konflik nya risikonya cukup besar gitu ya Nah ini ee ee Bapak Ibu bisa lihat ya di buku panduan sudah ada misalkan dari jarak tempuh ke wilayah pelayanan itu subup kriterianya kalau di atas 15 kilo nilainya 3 tapi kalau 10 sampai 15 kilo itu masih 5 dan Kalau lebih kurang dari 3 km itu nilainya 11 nah di setiap ee ini di setiap ee kriteria ini akan diberi ikan e pembobotan ya bobot ini ee kalau di sini ditetapkan gitu ya Tapi bisa juga sebenarnya kita ee sesuaikan berdasarkan dari e kebutuhan ee atau hal-hal yang menjadi preferensi ee dari user pengguna ataupun e pemrakarsa misalnya eh pemprakarsa eh menentukan e apa membuat yang paling utama adalah dukungan masyarakat gitu ya kalau dukungan masyarakatnya itu didukung ini bobotnya mungkin dib 10 gitu ya tidak dua atau t sehingga kalau didukung itu yang paling besar tapi kalau perlu negosiasi ini mungkin e bnya jadi eh kecil seperti itu nah kemudian dari dari e Bob dan eh penilaian dari setiap subkriteria kita bisa menjumlahkan gitu ya Eh kalau nilainya itu e ada di dalam rentang 335 sampai 205 itu artinya e lokasinya dapat diterima bapak ibu mohon izin di sini hujan mudah-mudahan Sinyalnya tidak bermasalah ya kemudian kalau lokasinya itu ee nilai totalnya ee antara 205 sampai 150 itu masih dapat dipertimbangkan Tetapi kalau nilainya itu di bawah 150 gitu ya itu tidak dapat diterima ini merupakan ee kriteria pemilan lokasi PLT berdasarkan ee buku panduan sekarang ini ee langsung ke studi kasus ya Jadi Bapak Ibu ee saya coba tampilkan di sini ya ini adalah salah satu ee ini ee iplt ya yang ada di Kabupaten ee Ini Mojokerto gitu ya Ee ini adalah ee sampah yang saat ini ee TPA yang aktif gitu ya dan sementara yang di bagian sini yang hijau ini ee merupakan ee sel gitu ya sampah yang EE sudah Ee tidak aktif atau sudah ditutup seper seperti itu Nah ini ee lokasi ini gitu ya Eh karena direncanakan ee ke depan itu ee tpa-nya sudah tidak beroperasi gitu ya atau sebagian lahannya tersedia untuk iplt maka ee Ini digunakan sebagai alternatif eh satu gitu ya Nah sedangkan di Alternatif kedua ini sebenarnya ee hanya berdekatan gitu ya berdekatan saja tidak begitu jauh ee sehingga di Alternatif 2 itu di luar dari ee TPA gitu ya tapi masih ee berdekatan nah tapi yang menjadi ee perlu pertimbangan juga kalau kita lihat alternatif dua ini gitu ya ini sudah berhimpitan ini dengan ee rumah perumahan warga gitu ya Nah ini menjadi ee pertimbangan kita di dalam ee memberikan pembobotan gitu ya nah coba kita pakai kriteria yang pertama tadi ya kriterianya misalkan e tadi ada banyak kriteria ya saya coba simulasikan ini ee berdasarkan jarak ke badan air penerima jarak badan air penerima ini menjadi penting Bapak Ibu misalkan dari ee lokasi yang EE tersedia ya di Alternatif 1 ini jaraknya ke sini ee sekitar ee 741 e me ya 741 m ini harus ke badan air ya karena nanti ee iplt Ini kan ee akan membuang limbahnya ya atau olahan ya Nah izinnya itu tentu harus dibuang ke aliran badan air yang EE memang statusnya badan air bukan misalkan irigasi gitu ya atau ee bahkan malah ada yang dibuang ke eh drainase gitu ya tapi ee kalau misalkan itu ee bisa ya Bisa pakai ee di Cross seperti ini atau memang diikutkan kepada ee saluran yang sudah ada yang penting ujungnya ini nanti bisa me masuk ke badan air gitu ya kalau tidak ada ya terpaksa kita harus membuat ee apa jaringan jadi di Alternatif sat itu lebih jauh sementara alternatif dua itu lebih dekat gitu ya Nah kemudian dari sisi waktu tembuh terjauh ya tadi kan ee kita ee di dalam kriteria itu ada rasi apa ee jarak yang paling jauh ya Semakin Dekat Semakin baik nah yang paling jauh yang dilayani ini ada di radio eh ya di radius ya 10 sampai 15 KM ya Jadi sebenarnya masih bagus ini dengan jarak tempuh e 50 menit Jadi ada di e lingkaran ini ya sementara eh yang paling dekat itu radius eh kecil dari 3 km di sini ya Eh itu waktunya waktu tempuhnya adalah 6 menit menuju ke lokasi IP tentu eh karena lokasinya berdekatan maka eh waktu tempuh terjauh dan juga ee jarak tempuhnya ini ee bisa ini ya sangat ee sama gitu ya tidak menjadikan perbedaan nah yang EE membedakan ini ya Ini dari aspek ee dukungan masyarakat dukungan masyarakat ini di dalam FS juga ee dilakukan ee survei gitu ya dilakukan ee apa kajian gitu ya untuk melihat apakah masyarakat tadi itu ee setuju ya ee dengan dibangunnya iplt di lokasi tersebut nah setuju atau tidak itu kita perlu memotretnya eh dengan ini Ya dengan pair gitu ya Eh tidak harus memaksa gitu ya Ee kadang ada setuju masyarakat itu setuju dengan syarat dan ketentuan yang berlaku Pak saya setuju Kalau dibangun iplt ini dari 72% ya atau sekitar mungkin ya 18an orang gitu ya itu setuju asal asal iplt-nya tidak bau pak misalkan gitu ya tapi 28% ini sertamerta menolak dengan berbagai alasan mungkin ya kalau kita lihat di lokasi kedua E ini iplt-nya ee apa ee semuanya itu menolak ya 93% itu menolak yang menerima itu hanya 7% gitu ya Nah ini berarti lokasinya ee alternatif du ini meskipun dia ee lokasinya jauh dari TPA gitu ya Ee lokasinya cukup gitu ya tetapi karena mungkin berdekatan dengan ee Perumahan warga yang sudah ada gitu ya Ee sehingga ee menjadi Riskan ini aspek sosialnya kalau dibangun di Alternatif kedua Nah untuk itu kita perlu ini melakukan ya Eh apa pembobotan gitu ya Eh terhadap eh pemilihan lokasi iplt ini ya lokasi iplt ini ee misalkan ee di lokasi ee alternatif sat gitu ya kita lakukan ee penilaian tadi dengan bobot misalnya ternyata dia 5 sampai 10 km ya waktu tempuhnya ya Sehingga nilainya tuuh misalnya yang paling terjauh ya sama jadi dari dari kedua ee lokasi ini Baik alternatif 1 maupun alternatif 2 itu ee secara umum ee sama yang membedakan adalah ee dari dukungan masyarakat ini Bapak Ibu dukungan masyarakat di ee IPL LT alternatif lokasi 1 itu masyarakatnya mendukung gitu ya Sehingga poinnya di sini ee 10 ya sementara di sini dukungan masyarakatnya ee dia perlu negosiasi gitu kita tidak bisa mengatakan ditolak secara langsung gitu ya tapi ee mungkin perlu dinegosiasikan antara ee apa pemakarsa gitu ya dengan ee masyarakat gitu nah jadi kalau dari dari skornya itu di Alternatif sat maupun dua sebenarnya semuanya ee menunjukkan ee atau tergolong kepada ee kelayakan yang dapat diterima tapi kita juga harus menyampaikan bahwa ee di lokasi kedua itu ee ada ee perlu negosiasi karena sebagian besar masyarakat itu menolak seperti itu atau mungkin bisa kita state juga bahwa dari hasil ini ee tidak direkomendasikan karena mengingat misalkan ya kan sedang ada yang ini ya kondisi apa viral gitu ya di salah satu eh apa daerah gitu ya kalau masuk ke situ bisa dirampok atau apa gitu ya Nah mungkin dari dari sisi itu ya E apa eh dari sisi sosial eh budayanya itu bisa menjadi pertimbangan nah ini e perlu di di highlight dalam eh eh FS gitu ya Nah contoh gitu ya ini kasi satu tadi gitu ya Ee luas luas areanya ini luas areanya 2.300 m² nah ee Nanti bisa kita ploting juga gitu ya kita ploting eh berdasarkan dari eh rangkaian eh opsi teknologi Jadi sebenarnya ee pemilihan lokasi ini juga tidak lepas dari ee nanti pemilihan opsi teknologi yang akan dilakukan di PLT karena ee bisa jadi ee satu teknologi yang kita pilih itu me membutuhkan lahan yang EE cukup luas seperti itu Nah sehingga ketika dioverlay misalkan kita menggunakan ee slat seersion Chamber gitu ya abr ya fakultatif maturasi ini sistem kolam gitu ya Eh lokasinya itu masih ee mencukupi gitu ya dengan ee ada ee zona penyangga gitu ya dan di sini juga sudah dihighlight ya ada eh zona pengembangan ya tahap dua yang akan di bangun di sini kemudian ini nanti disiapkan untuk ee pengembangan di tahap kedua ini ee salah satu contoh yang bagus ya ee atau ee studi kasus ya untuk yang EE lokasi alternatif gitu ya jadi di sini tadi lokasi alternatif tadi ini masih punya dlh Mungkin gitu ya Ee lokasinya ee Tanah kosong gitu ya E di sini e bekas ee tumpukan sampah tapi sudah nonaktif gitu ya karena sudah pindah menuju ke ee sampah yang saat ini gitu nah ini juga bisa di dilakukan ya dilakukan ee overlay ya Ee denah ya kesesuaian dari rangkaian teknologi yang ada dan juga dilakukan ee opsi pengembangan ya kalau nanti dikembangkan gitu nah Cuma masalahnya adalah ini permukiman ya daerah sini sudah Ee permukiman dan di sebelah sini ee sawah seperti itu Nah ini menjadi ee apa ee pertimbangan ya Nah Saya mengundang dari bapak ibu boleh ya Mbak Anisa ee kira-kira ee pernah ada dapat kasus enggak yang ditolak oleh warga ee karena ee lahan iplt-nya ee bermasalah seperti itu kalau ada mungkin bisa berbagi silakan eh resen ada yang Eh resen mungkin Oke belum ada ya baik ee kalau begitu Ee kita lanjutkan saja ya ee Bapak Ibu ee jadi dari dari pemilihan kapasitas kemudian pemilihan lokasi itu kita sudah bisa memberikan berbagai alternatif gitu Jadi tidak hanya satu alternatif saja yang dikaji ada skenario A skenario B skenario C ada lokasi yang sesuai di lokasi satu lokasi dua lokasi ketiga nah dari situ nanti akan ee di nilai ya Secara teknis layak atau tidak Bapak Ibu yang EE saya hormati kita sekarang lanjut ke bagian kedua Nggih yang tadi itu sebenarnya ee masih bagian satu di bagian kedua ini agak cukup panjang ya Ee karena Ee kita akan membahas ee sebenarnya eh alternatif-alternatif teknologi apa yang sesuai ee di dalam ee pengolahan lumurtinja di iplt gitu Nah ya kita coba lihat ya ini tadi yang sudah makan siang gitu ya E makan siang apa ya gitu kira-kira misalnya Oh saya makan siang eh siomai gitu ya makan siang ya itu ternyata bisa menyebabkan ya menyebabkan E ini tinja ya Mohon maaf ini Kalau jorok tapi dari tadi kita ngomongin tinja ini sebenarnya gitu ya jadi e tinja itu ternyata ada skalanya gitu ya kalau e sembelit itu bentuknya keras gitu ya normal ini eh bentuknya seperti ini gitu ya kalau kurang serat nah ini lebih agak cair gitu ya Nah kalau ada peradangan itu e mungkin diare gitu ya jadi tinja itu Serupa tapi tak sama ya ini Eh tapi sama ya kita kalau bisa kita konotasikan gitu ya tinja ya limbah kakus ya tinja atau veses atau fekal limbah kakus dan lumpur tinja ini juga serupa tapi tak sama gitu tadi ada pertanyaan ya dari ee ee apa ee peserta tadi Pak saya dari ee pabrik kelapa sawit ya Kalau enggak salah ya pabrik kelapa sawit eh akan membuang lumpur tinja ya dari eh septik tank gitu ya Nah lumpur tinja dari septik tank itu belum diolah ya belum diolah ee di iplt gitu Jadi kalau kalau itu di ee manfaatkan gitu ya ee eh mungkin ee itu tidak E menyalahi aturan gitu ya karena eh lumpur tinja itu harus diolah dulu distabilisasi dulu didegradasi dulu karena kandungan bahan organiknya masih tinggi dan belum stabil sehingga berpotensi menyebabkan pencemaran gitu ya nah jadi eh yang bisa yang bisa di di apa di ee kalau misalkan dimanfaatkan langsung gitu ya mungkin bisa dilakukan kajian Git tetapi terus tetap harus mengurus izin pembuangannya gitu ya eh jadi ada persetujuan teknisnya gitu ya apakah e akan menimbulkan Eh bagaimana sebaran pencemarnya gitu ya bagaimana beban e lingkungan yang terjadi gitu bisa dimodelkan gitu ya bisa dikaji gitu e untuk melihat besaran dampak yang ditimbulkan nah saya helek lagi bahwa tinja itu adalah sama-sama tahu ya Yang ini tadi ya produk buangan kita kemudian Kalau black water itu air limbah yang bersentuhan langsung dengan urin dan tinja gitu ya Dan ini yang dialirkan menuju ke toilet tadi Kalau lumpur tinja itu adalah akumulasi lumpur Jadi bukan bukan dari tinjanya tapi sudah lumpur yang terakumulasi di dalam atau di dasar ee tangki septik tadi sehingga lumpur tinja ini masih mengandung bahan organik dan bakteri patogen gitu ya Nah kalau kita lihat ee laju timbulannya ya Ee untuk limbah kakus black water ya kalau sistemnya itu terpisah di mana ee tangki septik Tadi hanya menerima dari e toilet saja itu sekitar 5 sampai 40 liter per orang Per hari itu adalah limbah kakusnya Tetapi kalau sistemnya tercampur dari e menerima dari Flor drain kamar mandi gitu ya Eh itu e bisa 45 sampai 150 Lit per orang per hari kalau kita bandingkan dengan lumpur tinja atau stage ya yang akumulasi e lumpur dari proses yang terjadi di dalam tangki septik tadi yang ada di dasar tangki septik itu di Indonesia ditetapkan dalam Permen PU itu sebesar 0,5 l per orang Per hari ya Dan timbulan ini disebutkan bahwa lumpur basah ya lumpur dan air dari tangki septik seperti itu Nah ini yang EE perlu kita ee pahami ya Bapak Ibu ya Eh bahwa Eh ini tadi lumpur tinja gitu ya itu tidak sama dengan limbah kakus ini saya eh highlight sekali lagi Serupa tapi tidak sama tadi ya jadi ee tinja gitu ya itu ada tinja air seni air gelontor air sabun gitu ya ini kita anggap sebagai black water karena air tadi air buangan tadi bersentuhan langsung dengan si tinja atau vekal ini nah ini akan masuk ke dalam ee tangki septik gitu ya Nah yang menjadi lumpur tinja itu adalah limbah kakus yang ada di bawah sini ya yang sudah ter ee sebagian terdekomposisi ya Eh yang terjadi di dalam eh tangki septik tetapi karena tangki septik itu sifatnya pengolahan awal gitu ya Ee dan hanya proses sedimentasi di sini kita lihat 60 sampai 70% padatannya akan mengendap dan terakumulasi di dasar tangki ya artinya kalau misalkan ini terakumulasi di tahun pertama ini terakumulasi di tahun kedua di sini tahun terakumulasi di tahun ketiga gitu ya Ee tinja-tinja yang masuk tinja-tinja yang masuk ini sudah tidak mempunyai ruang lagi untuk terakumulasi gitu ya sementara yang di sini proses degradasinya itu mungkin berjalan lambat gitu sehingga ketika ketika ada yang masuk gitu ya Ee harusnya kalau tangki ee apa tangki septiknya itu kedap gitu ya ini akan me melimpah gitu tapi karena bocor gitu ya Nah mungkin dia eh tidak melimpah seperti itu nah eh di sedimentasi utamanya yang kedua biodegradasi ya sebagian senyawa tadi ee akan diuraikan oleh mikroba-mikroba anaerobik tapi ini bagiannya sangat kecil sekali gitu ya stabilisasi ya terjadi ee endapan ya bahan organik terjadi mineralisasi dan juga ada proses pengentalan Jadi kalau ee Bapak Ibu lihat gitu ya Ee Apa jenis e lumpur tinja itu ee ada banyak ya ada yang e bentuknya kental gitu ya ada yang EE selari gitu ya Ee itu mungkin diambilnya di bagian tengah sini gitu ya atau di bagian sini tapi kalau di bagian bawah gitu ya bisa jadi dia sangat ee apa ee terakumulasi gitu kalau sudah sangat lama mungkin saja ya Ee Jadi tergantung masuknya ya mungkin saja dia akan keras gitu ya Ee kalau sumbernya itu terus-menerus ada berarti bakterinya ini ee bisa hidup gitu ya tapi kalau sumbernya intermiten atau tidak secara terus-menerus mungkin saja bisa terjadi keras gitu ya Nah ini yang ee eh kita lihat kita coba lihat ya Ini ada studi karakteristik lumpur tinja dari berbagai tangki septik di uganda ya di Afrika misalkan ini kalau kita lihat tangki septiknya warnanya kecoklatan ya ini warnanya hitam gitu ya ini warnanya hitam gitu ya dari tiga ini kalau kita lihat misalkan e antara cokelat dan hitam ya pod-nya kita bandingkan ya Eh sor cod-nya yang coklat cod-nya 700-an ini codnya 6700 gitu ya Nah sementara kalau kita lihat VSS SS ini menunjukkan ee volatil ya ee atau ee secara secara simpel bisa kita sebutkan e VSS ini biasanya organik gitu jadi padatan yang organik yang mudah ee menguap itu tadi volatil itu sekitar 395 di sini volatil organiknya banyak banget gitu ya Eh bisa 10 kali lipatnya kalau kita lihat lagi Eh ini Eh volumenya 20 m³ yang di sini volumenya ee 10 m³ ya sudah pernah di apa di kuras 100% Gitu ya kapan ya padahal 1,eng tahun yang lalu dikurasnya ini Empat ee eh sori eh 1,eng bulan yang lalu di sini 4 tahun ee 4 bulan yang lalu gitu ya jadi ini ee sangat dipengaruhi oleh EE karakteristik ee ee Sori aktivitas dari ee masing-masing yang membentuk ee lumur tinja mungkin dari aktivitas ee makan dari si e penghuninya kemudian mungkin ada eh kebocoran ya Tutup dari tangiptiknya tidak ee kedap gitu ya Atau mungkin juga dari ee penggunaan sabun dan lain-lain ini sangat mempengaruhi dari ee karakteristik dari lumpur tinja kita coba bandingkan ya Bapak Ibu Ya ini saya ee Tampilkan e data ini COD jadi COD itu ee menunjukkan ukuran kekuatan dari air limbah ya atau ee kebutuhan oksigen ee untuk mengoksidasi ee bahan-bahan ee ee organik maupun anorganik ee menggunakan ee oksidator kimia ya jadi di dikurskan kira-kira kebutuhan oksigennya berapa sih gitu Bapak Ibu Tolong perhatikan yang warna merah ya warna merah warna merah ini adalah ee air limbah domestik Bapak Ibu kalau kita lihat air limbah domestik itu di literatur itu paling tinggi berapa sih 1000 ya Bahkan itu mungkin ya 500-an lah untuk cod-nya tapi kalau kita lihat ya data ini ya menunjukkan kalau lumpur tinja itu cod-nya lebih tinggi daripada eh air limbah domestik ya Bapak Ibu bisa lihat di sini ya Bahkan di sini ada yang sampai 100 kali lipatnya ya 100.000 ya 10 kali lipatnya itu sudah biasa ya data yang menunjukkan Nah kalau kita lihat juga ee VSS per tssnya atau eh kita bisa bilang VSS ini yang organik ya TSS ini adalah padatan yang tersuspensinya kalau semakin tinggi VSS per tssnya berarti e dia eh semakin biradabah seperti itu ya kalau di limbah domestik itu Eh ya sekitar 0,8 tetapi di eh itu ba ada yang 0,5 gitu ya Bahkan di sini ada juga yang mendekati sat gitu jadi sangat bervariasi kalau kita lihat lagi ya E bagaimana e variasi berdasarkan ee apa area gitu ya negara yang warna ungu ini dari Hanoi dari Vietnam Vietnam ini warna ungu ya warna ungu ini di area sini kemudian Jepang gitu ya di area sini melebar tapi lebih rendah Apakah orang Jepang suka makan Susi gitu ya Sehingga e apa e tinjanya itu e menghasilkan e yang tidak begitu eh apa tidak begitu kuat karakteristiknya atau bagaimana Nah kalau kita lihat di uganda ya di kampala ini sangat bervariasi sekali ya lokasinya sangat bervariasi sekali Nah ini juga e bisa kita lihat bahwa satu e lumpur tinja itu karakteristiknya sangat bervariasi sekali tergant dari aktivitas dan juga faktor-faktor yang mempengaruhi dari e septik tanknya kemudian kita juga sudah tahu bahwa ee air limbah e domestik itu tidak maksudnya tidak sekuat lumpur tinja atau lumpur tinja ini kandungannya bahan organiknya ini lebih besar dibandingkan e limbah domestik Nah kalau ini kita hanya buang ke sungai gitu ya atau kita buang sembarangan atau ini bocor ini sebenarnya eh apa polusinya itu lebih besar dibandingkan ee limbah domestik kita lihat ya Ini nah kalau dari dari apa dari tampilannya Bapak Ibu sudah bisa mengira-ngira ini ya ini tampilannya gitu ya yang EE terlihat ya Bapak Ibu Ya ini tinja yang segar ya masih segar ini tipe a ini masih segar ini kalau kita lihat mungkin masih ada butir-butirannya gitu ya Ee warnanya itu ee hijau kecoklat-coklatan gitu ya Nah sementara yang ini tipe B ini ee kalau kita lihat itu sudah berwarna hitam gitu ya kita lihat ya tinja segar gitu ya Nah tinja segar ini kalau kita lihat di sini ini mungkin ya tinja ya Eh black water ya E limbah kakus yang mungkin baru saja ya mungkin ee yang ada di sini gitu baru baru di baru ee diolah gitu ya atau waktu tinggalnya masih sebentar tapi kalau yang hitam Mungkin dia sudah lama kita lihat Bagaimana karakteristiknya perbandingan antara kedua Eh limbah tinja tersebut gitu ya tipe a ini konsentrasinya pencemarannya sangat tinggi ini karena belum semuanya terdegradasi cod-nya r.000 sampai r50.000 tapi tipe B ini 15.000 nah ini di bandingkan dengan limbah domestik ya paling tinggi 2.500 ya 500 sampai 2.500 ya COD per bod-nya ya lebih tinggi ya COD per bod-nya kemudian ts-nya dan kalau kita lihat Bapak Ibu yang EE perlu kita perhatikan adalah amonia amonia kalau limbah domestik sebagai perbandingan itu hanya 30 sampai 70 tapi kalau tipe B misalnya yang paling rendah itu 1.000 jadi ee berapa kali lipat gitu ya Ee berapa eh hampir e 100 kali lipat gitu ya eh atau 50 kali lipat gitu ya dari ee ee limbah domestik Jadi kalau ini kita buang ya kalau ini kita buang ke lingkungan maka akan terjadi utrofikasi Bapak Ibu karena E ini merupakan e kandungan amonia yang nitrogennya itu dimanfaatkan oleh tanaman sebagai Pupu ya Sehingga Alga itu akan memenuhi badan air seperti itu kondisinya menjadi geutrofik kemudian kalau kita bandingkan ya Eh sebagai e sanitasi tadi tentu ya karena kita menampung kotoran kita ya kotoran kita dalam perut itu ee Tempat tinggal dari berbagai mikroorganisme patogen dan juga telur cacingnya ini sekitar 20.000 sampai 60.000 kalau di limbah domestik itu hanya 2.000 saja nah kondisi seperti ini sebenarnya menjadi ee apa ya pemikiran kita bersama seharusnya ee Bapak Ibu ee di terutama di daerah-daerah gitu ya lebih bisa masif lagi mensosialisasikan ya bahwa ee yang namanya lumpur tinja itu lebih eh secara karakteristik itu lebih tinggi beban pencemarnya dibandingkan dengan limbah domestik Nah untuk kondisi yang EE seperti ini gitu ya kondisi lumpur tinja yang segar gitu ya atau lumpur tinja yang EE sudah e terolah gitu ya ini ee bisa menggunakan dua pendekatan yang berbeda ya kalau ee e air ee Sori ee lumpur tinjanya tadi masih ee ee segar gitu ya masih segar ini sebaiknya ya atau tipe a tadi ya tipe a ini sebaiknya itu diolah ee menggunakan sistem yang dengan ada pemisahan padatan dan cairan jadi nanti ee padatannya itu akan diolah di unit stabilisasi lumpur pengeringan lumpur gitu ya sementara cairannya itu akan diolah di pengolahan cairan J pengolahan cairan itu bisa bisa menggunakan sistem kolam atau sistem yang lain tapi kalau lumpur tinjanya itu itu sudah Ee sebagian sudah terolah Ya seperti yang tpb ini gitu ya mungkin sudah lama proses stabilisasinya di tangki septik ini kita bisa menggunakan E sistem pengolahan ee tanpa ini ya tanpa padatan tanpaemalan padatan dan cairan jadi ee dimasukkan ke dalam stabilisasi lumpur gitu ya kemudian nanti ee masuk ke kolam stabilisasi gitu ya lumpurnya dipekatkan air olahannya dikembalikan ke badan air ya kemudian lumpurnya distabilisasi lagi menggunakan eh proses anaerobik misalnya untuk mendapatkan eh lumpur kering yang sudah stabil ya Jadi ini e dua dua opsi Jadi Bapak Ibu nanti pada saat melakukan apa eh kajian kelayakan gitu ya E perlu juga didukung dengan data-data eh karakteristik dari e lumpur tinjanya gitu e lumpur tinja yang ada bagaimana kalau misalkan tidak dilakukan sebenarnya tidak tidak masah tapi yang paling penting Nanti pada saat ee perancangan Ded ya jadi Ded Bapak Ibu mungkin dalam FS kajian itu bisa di ee sebutkan bahwa ada kemungkinan lumpur tinjanya itu tipe a Ada kemungkinan tipe B kemudian ee disarankan itu menggunakan ee dua tipe ya mau itu peremisahan lumpur atau ee tanpa pemisahan lumpur tapi secara fleksibilitas ya menggunakan ee pemisahan padatan ini sebenarnya keuntungannya lebih lebih banyak seper seperti itu Nah kita lanjutkan lagi bapak ibu ee tujuan dari ee pengolahan lumpur tinja kita tahu ya bahwa lumpur tinja tadi padatannya itu hanya 2% gitu ya sementara kalau kita kalau kita ingin ee membuangnya menggunakannya atau memanfaatkannya di ee sebagai penutup gitu ya kandungan padatan solidnya itu harus 30 mg/ liter ini ya Eh sehingga ini ee harus di kaya seperti itu bahan organiknya tinggi gitu ya Dan ini harus diolah ya lumpurnya Ee Sori padatannya tadi 2% menjadi 15% gitu ya ternyata saya yang sudah ngantuk Bapak Ibu ya ya Ee 2% menjadi 15% gitu ya dan stabil patogennya rendah sementara bahan organik yang ada di dalam evluen gitu ya Eh ini tadi harus Eh sekitar 30 mg/l 100 ini sama dengan e p68 2006 16 ya Eh bakumutu evluennya nah ini Eh kalau kita lihat kandungannya ini lebih besar dibandingkan eh limbah domestik ya jadi lumpur tinja lebih besar dari limbah domestik berarti pengolahannya di iplt ini Seharusnya eh ya bebannya lebih besar gitu ya dibandingkan dari ee ipal-ipal domestik yang ada nah ada juga eh upaya yang dilakukan dengan codigestion gitu ya ya di diolah bersama-sama antara ee IP apa tinjanya lumpuk tinjanya dengan limbah domestik Oke Bapak Ibu ee Mungkin ada yang bertanya tadi ya ada yang bertanya tadi Mungkin Boleh dong ee apa eh silakan di Rais hand saja mungkin silakan Ya silakan ada ada yang ingin bertanya resen saya kasih kesempatan bapak ibu oke silakan Mbak Tina Melinda Ya silakan Iya asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh selamat siang Mohon izin suara saya sudah terdengar Ya silakan Pak eh mau tanya Pak kalau misalkan yang tadi masalah pembobotan itu ada nilai yang di kolom 8 yang terdahulu bukan yang pembobotan 10 15 ada kan pembobotan ada Del Nah ya di kolom 8 7 6 itu apakah eh pembobotan ini ada dasarnya atau kita bisa berdasarkan eh apa gitu Saya pengin tahu itu dasarnya kita bobot 8 7 6 5 itu apakah ada dasarnya atau gimana Pak Baik eh terima kasih Bu Tina ya Eh pertanyaannya jadi bobot ini kalau untuk pemilihan teknologi jadi misalkan ada teknologi 1 2 3 nanti di di belakang saya sampaikan itu bisa kita pilih berdasarkan preferensi atau kebutuhan kita gitu loh tapi kalau misalkan ini ini adalah lokasi iplt gitu ya lokasi iplt itu sudah dibuat oleh eh apa ee ada ada pedomannya gitu ya pedomannya ini untuk ee menentukan kriteria ini tadi ya kriteria Apakah dia diterima atau tidak diterima tetapi pembobotan ini tadi ini berdasarkan hierarkinya ya hierarkinya kalau kita lihat di sini kan efisiensi efektivitas lokasi kemudian transportasi gitu ya Lokasi aman lalu potensi dikembangkan ini jadi ee semakin ke atas ini semakin penting gitu loh jadi di sini yang paling penting ya paling penting berarti dia delapan gitu ya delapan karena jarak tempuh ini menjadi bobot yang paling besar kemiringan lahan Kenapa karena efisiensi dari ee efektivitas eh lokasi dan operasional dari iplt gitu sehingga ee kalau kita lihat ini semakin ke bawah itu secara hierarki semakin Ee tidak penting seperti itu jadi ee itu ya Ee kalau kalau ditanya ee logisnya di situ eh kalau ee untuk kesesuaian lokasi iplt karena ini sudah ada di buku panduan eh kita gunakan ini saja ya kita gunakan ini saja yang paling menjadi apa eh pertimbangan utama adalah jarak tempuh dan EE waktu e kemiringan lahan dan waktu gitu ya kalau yang lain itu itu ee kalau misalkan ini bobot yang untuk pemilihan teknologi Nanti akan saya sampaikan juga itu bisa Kita sesuaikan gitu tapi totalnya mungkin harus 100% seperti itu Bagaimana Bu Tina Iya itu dia mak eh yang untuk lokasi iplt dulu ini untuk lokplp itu kan kalau kita hitung itu kan enggak 100 yang EE mohon maaf mohon izin yang bobotnya ini saja tapi kalau untuk yang skor Itu sudah tapi untuk pembobotannya ini aja yang saya pengin tahu apakah nanti ketika kami misalkan kita nih ditanya n kan itu dasarmu kalau saya taruh enggak usah Del saya taruh 10 apa dasarnya apa boleh enggak Nah itu kalau yang tadi Eh dasarnya adalah ketika kita itu adalah memang yang paling penting kita lihat hierarkinya Oke cuma ee penilaiannya itu dasarnya apa memang sudah ada dasarnya di mana dasarnya ataukah memang kita memang Oh ini adalah eh berdasarkan adjustment-nya kita sendiri bahwa kita membobot ini kasih delan ini kasih tu ini kasih En atau seperti itu kenapa gak saya harus kasih nilai 10 gitu Kalau merasa itu penting jadi seperti itu baik jadi untuk kriteria pen lokasi ini sudah disebutkan di e buku utama ya pedoman perencanaan gitu ya Eh saya sendiri e tidak terlibat dalam penulisan buku ini gitu Tapi kalau kita secara justifikasi ini ya Eh teknis gitu ya kita bisa melihat bahwa eh alur pikirnya Kenapa ee jarak ini menjadi yang utama itu karena kepentingan dari secara hierarkis itu tadi sehingga ee saya sarankan gitu ya amannya gitu ya ya karena sudah ada di dalam peraturan sudah ada di dalam norma standar yang bisa kita Acu ya kita gunakan ini saja gitu ya Mulai dari 8 7 6 5 gitu karena kesesuaian lokasinya tadi sudah ada rentang nilainya masing-masing untuk lokasi dapat diterima dapat dipertimbangkan ataupun lokasi yang tidak dapat diterima Kanya demikian ya Bu ya Oke ee mudah-mudahan ee terjawab jadi ee apa ee ini kita mengikuti ee aturan berdasarkan ee pertimbangan logisnya tadi Eh hierarki dari ee apa eh kepentingan dan EE tujuan dari efektivitas pengolahan di dalam iplt seperti itu Nah ini ee kalau kita lihat gitu ya Ee Sebenarnya saya Saya ingin menampilkan video gitu ya tetapi ee sepertinya ee bisa di dicari di YouTube saja jadi alur dari dari e pengelolaan yang ada di iplt ee pengolahan yang ada di iplt tadi di awal saya sampaikan bahwa iplt itu fungsinya untuk ee melakukan stabilisasi ya terhadap eh lumpur tinja yang karakteristiknya tadi sangat ee bervariasi dengan bahan organik yang cukup tinggi ya kandungan padatan yang tinggi tapi airnya juga banyak gitu ya dan ada ee kandungan mikroorganisme juga kandungan ee nitrogen amonia yang tinggi untuk itu supaya bisa diolah gitu ya Ee dari pengangkutan itu akan dilakukan ee penerimaan ya mengumpulkan lumpur tinja e dari kendaraan penyedot lumpur tinja gitu ya Nah ini menjadi penting di sini dilakukan pengecekan gitu ya Ee Supaya apa supaya ee jangan-jangan gitu ya ee kalau sumber limbahnya itu bisa jadi beracun gitu ya atau kandungan minyaknya tinggi atau ph-nya sangat rendah gitu ya bisa jadi yang dibuang di situ Itu bukan lumpur tinja ini ini ee perlu kita ee lakukan Pengecekan di sini ya di penerimaan lumpur tinja bak penerima Nah di sini nanti akan mengalirkan ya Eh prereatment ini fungsinya untuk menyiapkan ya Eh agar eh lumpur tinja tadi bisa diolah di tahapan-tahapan eh selanjutnya jadi ee karena ee pengolahannya menggunakan ee saluran menggunakan pompa ya Ee tentu kalau ada partikel-partikel ukuran besar gitu ya Ee ada padatan pasir itu harus di ee singkirkan jadi di prereatment ini bisa dilakukan penyaringan menggunakan screen ya Eh penyisihan partikel-partikel Grid pasir gitu ya perangkap lemak dan juga di e stabilkan debitnya melalui bak ekualisasi ini ini pilihannya bisa non mekanis bisa mekanis gitu ya kalau non mekanis Ya tentu eh tidak ada moving part-nya gitu ya biasanya bentuk bangunannya ya sederhana dibuat dari beton gitu ya tapi kalau mekanis ini eh biasanya ee ukurannya lebih komact gitu ya tapaknya itu lebih kecil tetapi efektivitasnya juga cukup lebih tinggi biasanya kapasitas pengololannya juga cukup besar gitu tetapi Ee Kita harus siap dengan ee kebutuhan listrik biaya opasional perawatan dan juga eh skill operator yang e lebih ee tinggi gitu nah kemudian tadi saya sampaikan ee kalau lumpur tinjanya itu eh ee sudah sepenuhnya terolah di tangki septik ini kita bisa langsung ee tanpa adanya pengolahan cairan dan padatan gitu ya pemisahan tetapi ee kalau misalkan ini belum gitu ya kita bisa ee melakukan ee pemekatan gitu ya pemekatan supaya apa supaya pengolahannya itu lebih optimal gu kalau kandungan padatannya itu tidak banyak sementara bahan-bahan organiknya tadi itu kan asalnya nature-nya dari lumpur tinja gitu yaah nanti tidak akan terolah dengan baik jadi misalkan kita pilih pemekatan menggunakan graviti tickener gitu ya Nah dari graviti tickener ini ini bisa mengalir menuju ke Oke e pengolahan cairan ya pengolan cairan melalui proses pilihannya ada anaerobik ada aerobik ya kemudian ada ada penghilangan patogen sementara pengolahan padatannya itu bisa menggunakan pengeringan lumpur langsung gitu ya diweringnya atau menggunakan mekanis juga ada atau nanti Selanjutnya dilakukan pemanfaatan lumpu seperti itu Nah sementara eh eh kalau misalkan eh ada juga unit-unit yang bisa secara Hybrid ya secara langsung memekatkan ya untuk memisahkan padatan dan cairan gitu ya sekaligusab ASI lumpurnya ya contohnya anaerobic digester gitu ya tangki imhof atau SSC SL reparation Chamber jadi lumpur yang keluar dari gravi tickener di sini ini masih belum stabil tapi lumpur yang dihasilkan dari anerobic digester tangkihof atau slion Chamber ini sudah bisa langsung dikeringkan seperti itu Nah sementara lumpur yang di Gravity tickener itu harus diolah di dalam proses pengolahan padatan ya ataupun ee misalkan digester gitu ya atau proses eh stabilisasi lumpur terlebih dahulu nah ini adalah tipikal dari eh instalasi pengolahan lumpur tinja ya Eh kalau kita lihat di sini ada High yang menyebutkan ini pengolahan cairan dan ini pengolahan padatan yang berwarna coklat pengolahannya Kenapa anaerobik diawali anaerobik ya karena naturenya kalau proses anaerobik itu e berjalan sangat lambat gitu ya Tetapi dia bisa menyisihkan bahan organik yang lebih tinggi dibandingkan proses aerobik gitu cuma proses anaerobik ini perlu dipoles ya karena eh proses anaerobik dia tidak bisa menurunkan eh mencapai baku mutu sampai level rendah misalkan dari COD 2000 gitu ya ini bisa turun e menggunakan aerobik anerobik menjadi ee COD 500 gitu tapi sampai COD di bawah 500 tidak bisa sehingga ee ini perlu proses ee anaerobik eh aerobik ya dari COD 500 itu bisa menjadi COD misalkan eh 100 seperti itu jadi eh secara secara Nature bakterinya berbeda kalau anerobik itu tidak membutuhkan oksigen bahkan bisa menghasilkan eh biogas gitu ya sementara yang aerobik itu eh perlu menambahkan oksigen bisa secara erasi alamiah ataupun dengan dengan ee bantuan ee aerasi e menggunakan airator nah tapi yang sering dilakukan di Indonesia ya itu atau dipilih adalah kolam Anaerob dan EE kolam fakultatif ya kemudian ada kolam maturasi dan wet l seperti itu ee oke kita lanjutkan ya nah eh kita eh harus ee bisa ee melihat gitu ya Ee mempertimbangkan tujuan ya pengolahan dan dan pemanfaatan lumpur tinja di dalam ee merumuskan alternatif teknologi e di dalam iplt nah kemudian kita bisa menginventarisir pilihan-pilihan unit itu kemudian mempertimbangkan efisiensi penyisihannya dari setiap pilihan teknologi kita kembangkan opsi rangkaiannya ee pengolahan iplt-nya dan kita bisa menghitung luas area ee pengolahan ee lumpur tinjanya akhirnya kita nanti ee menentukan mana teknologi yang terbaik eh di dalam e eh sistem yang kita usulkan dah eh selanjutnya di akhir di eh kajian e kelayakan teknis kita akan e menjelaskan ya kenapa kita memilih E sistem a b c d eh tergantung dari eh multiriteria aspek-aspek Yang eh kita e gunakan seperti itu Jadi yang pertama yang saya lakukan e yang perlu kita lakukan ya kita menentukan sasaran pengolahan kita untuk apa ya sasaran pengololan padatannya untuk pemanfaatankah atau eh hanya untuk landfiel atau eh misalkan akan dilakukan eh eh apa insenerasi atau digunakan pirolisis untuk e mendapatkan energi misalnya tentu eh kebutuhan ini akan e dijawab e dengan eh rangkaian teknologi yang berbeda jadi saya contohkan di awal tadi kalau kita mau motong kue hanya sekedar motong kue kita tidak tidak perlu menggunakan pisau yang sangat tajam gitu ya kita bisa menggunakan pisau dapur tidak perlu menggunakan golok atau yang lain gitu Tapi kalau sasaran pengolahan cairan misalnya bod-nya Apakah di bawah 30 atau atau akan dilakukan pengolahan lanjutan misalnya ya Ee ini juga bisa di dilakukan ee pilihan teknologi yang sesuai nah itu yang pertama jadi Aspek penting yang pertama Bapak Ibu dalam memilih teknologi itu harus merumuskan alternatifnya sasaran apa sasarannya sasaran pengolahannya apa ini Aspek penting yang pertama ya sasaran pengolahan Aspek penting yang kedua Bapak Ibu harus mengetahui ya Informasi Teknologi ya Eh informasi teknologi di sini Misalkan contoh ya Eh terkait dengan eh slat Separation Chamber atau SSC jadi SSC ini eh proses pemengatan secara fisik ya bisa memisahkan padatan dan cairan jadi seperti ee bak pengering lumpur gitu ya lumpur tinjai ee di dalam SSC ini ada hamparan filter gitu ya susunan dari media eh batu gitu ya eh atau media yang pori pori-pori gitu ya Ada susunannya lalu di bawahnya ada pipa underdrain kemudian eh lumpur tinja itu dihamparkan di sini sebelum masuk ke SSC disaring terlebih dahulu sehingga ee partikel ukuran besarnya terjaring gitu ya kemudian secara ee hidrolik secara gravitasi ee lumpur tinjya akan mengalir gitu ya Ee melewati ee apa melewati ee memenuhi media nah kemudian ee secara alamiah ya di bagian atas itu adalah eh supernatan atau mungkin ee cairan ya Atau mungkin itu cairan ya yang ee di digunakan Mohon maaf ini ya Jadi ini adalah ee seperti cairan yang EE tertinggal di atas sementara yang di bagian bawah itu adalah lumpurnya lama-kelamaan gitu ya lama-kelamaan ya cairan ini akan ee Tiris gitu ya akan e terinfiltrasi ya melewati media-medianya sehingga di bagian atas ini kelama-kelamaan e e apa eh kandungan airnya akan ber kurang nah sehingga ee ee lumpur yang di bagian bawah sini tadi lumpur di bagian bawah ini nah ini nanti bisa dipindahkan ya Ee menuju ke ee bak pengering lumput jadi ee Ini sebenarnya ee cukup ee sederhana ya Ee dan teknologi ini banyak di diterapkan di Indonesia ya Jadi kalau kita lihat ee potongan menyampingnya seperti ini ya ada lapisan ee pasir ya dan batu kriikil dan ada ee ee underdin-nya Nah kalau kita lihat di sini ini adalah ee ee bentuk ee salah satu SSC gitu ya yang mungkin belum sebagian kering gitu ya tapi ini sudah kering nah ini adalah proses melakukan unloading menuju ke BAK SSC gitu dan ini adalah proses eh pembongkaran ya memindahkan apa eh ee lumpur yang sudah setengah kering ke ee kolam ee bak pengering lumpur nah ini ada inovasi ya di SSC Blitar dia menggunakan ee kayak conveyoryor mekanis gitu ya jadi ee operatornya itu tidak perlu naik lewat tangga gitu ya tapi tinggal dari sini di dicangkul gitu ya lalu dihamparkan dan secara ee mekanis dia akan bisa mengalir atau ee terbawa menuju ke ee ini ke Mak penger lumkut Nah jadi Bapak Ibu itu perlu ya selanjutnya Aspek penting Bapak Ibu perlu ya yang ketiga ya Eh yang kedua Bapak Ibu perlu mencari informasi ya informasi teknologinya informasi dari teknologi yang eh akan di eh gunakan gitu ya Nah ini ada beapa ada banyak e pedoman yang bisa diacu gitu ya Eh ini tapi saya ambilkan dari materi di ee perencanaan lumur tinja ya kalau di teknik lingkungan ini dipelajari ya dengan mata kuliah tersendiri nah kemudian ee Selain itu Aspek penting yang ketiga gitu ya ini ee kita harus melihat faktor kritis jadi misalkan di sini tadi Faktor kritisnya apa ya Ee kalau menggunakan eh SSC eh operatornya harus banyak gitu meskipun ini simpel gitu ya dan perlu waktu tunggu pengeringan misalnya tapi kalau misalkan pengin dilakukan dengan cepat gitu ya Ee ini bisa menggunakan ee sistem apa sistem mekanis gitu ya tapi E sistem mekanis ini lumpur yang diolah gitu ya itu masih perlu diigest ya tidak tidak bisa kering Nah jadi Ee Kita tentukan faktor kritisnya gitu ya faktor kritis dari ee masing-masing ee teknologi yang ada ya Nah kemudian ee setelah itu aspek yang keempat ya Bapak Ibu perlu melihat ya kapasitas dan efisiensi dari pengolahan ya jadi misalkan ini ee contoh untuk eh eh pemekatan lumpur ya pemekatan lumpur Itu pilihannya bisa deesti non mekanis bisa tanpa degation atau mekanis saja dan ini adalah degation saja tapi Non mekanis mekanis itu maksudnya Eh ada moving part ya menggunakan eh mesin seperti itu kalau kita berharap bahwa dry Solid yang dihasilkan itu tinggi 25% di atas 25% maka pilihan kita Adah Solid Separation Cham ya Ini karena kita lihat kapasitas pengolahannya yang cocok adal sekitar 0 100 m per tapi kalau misalkan kapasit lebih dari itu luas lahan yang dibutuhkan akan semak k juga perlu melihat bahwa biaya pengolahannya itu semakin meningkat semakin besar dengan kapasitas pengolahan kalau Bapak Ibu tidak masalah dengan apa eh dry Solid yang in dihasilkan Mungkin cukup 6 sampai 10% gitu ya dan bisa diterapkan untuk e kapasitas yang rendah 0 sampai 50 misalnya ya mungkin 10 m³ perh hari ya bisa langsung menggunakan anaerobik gitu ya bisa menggunakan inhof tank tapi bapak ibu juga harus pertimbangkan ada ee apa ee aspek-aspek penting ya Ee kapasitas efisensi pengolahan dan titik kritis yang EE membersamai dari ee karakteristik masing-masing ee pengolahan Bagaimana dengan ee unit pemisahan padatan cairan seperti mekanik gitu ya screw press bed filter press dan lain-lain gitu ya Nah ini optimum kalau kita gunakan dengan kapasitas yang cukup besar tetapi kapasitas di bawah ee 100 m k per hari itu di bawah mungkin di bawah 60 m k per hari itu kurang e optimal nah saya juga sudah berikan e buku panduannya nanti Bapak Ibu bisa e pelajari ya saya tidak akan menyampaikan semua Bapak Ibu tetapi di sini ada teknologi pengolahan padatan dari sini juga oke mungkin ini ya Eh kalau B codnya itu lebih kecil dari sat jadi misalkan bod COD lebih kecil dari 1 itu apa ee ee lebih kecil dari 0,1 misalkan nilai bod-nya nilai bod-nya adalah eh 10 sementara nilai cod-nya adalah eh COD adalah 100 ini artinya kalau kita paksakan mengolah biologis dengan proses biologis maka yang tersisihkan hanya 10 saja sementara sisanya ini masih ee dalam bentuk COD sehingga kita tidak tidak perlu memaksakan kalau nilai bod dibanding cod-nya itu kecil dari 0,1 artinya kemungkinan limbahnya adalah Eh non biodegradable seperti itu tapi kalau bod-nya lebih besar dari sat Oke gitu ya kalau bod eh cod-nya itu 0,3 atau 0,4 ya ini kita bisa menggunakan proses eh anaerobik aerobik tapi kalau bod-nya e dengan amonianya tinggi ini harus dikombinasikan ya antara anaerobik aerobik ya dan anaerobik lagi kenapa karena amonia ini tidak akan bisa hilang hanya dengan proses eh eh anaerobik saja karena amonia itu nature-nya amonium harus diubah menjadi eh nitrit diubah lagi menjadi nitrat dan ini semuanya Eh bakterinya membutuhkan oksi oksigen jadi ini prosesnya adalah aerobik nah Bapak Ibu ee Ini ada Berbagai opsi teknologi yang yang bisa dipilih gitu ya kalau kita lihat ee semakin yang kecil yang cocok gitu ya itu abr stabilisasi itu cukup versatile ya bisa dari e debit kecil sampai cukup sedang gitu ya tapi kalau kolam erasi itu kita harus menggunakan yang EE cara ee apa eh secara optimum kondisi optimum itu sekitar 200-an m³ per hari karena biaya pengolahan nya kebutuhan aeratornya itu cukup besar kalau ee yang dihasilkan itu eh apa eh
Resume
Categories