Transcript
6eYArb6gHxo • STUDI KELAYAKAN IPAL DOMESTIK SESI 1
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/ProjectBIndonesia/.shards/text-0001.zst#text/0081_6eYArb6gHxo.txt
Kind: captions
Language: id
ini nantinya akan diselenggarakan dua
sesi yaitu pada sesi pertama dari pukul
00 hingga pukul
11.00 kemudian dilanjut lagi di sesi
kedua yaitu pukul 13.00 hingga pukul
15.00 training online kita hari ini
merupakan training online yang kelima
nih yang diselenggarakan oleh butik da
ulang Project Indonesia serta bekerja
sama dengan jurusan Teknik Lingkungan
Universitas
islamones acara training onl kita P hari
ini topik penyusunan dokumen studi
kelayakan perencanaan Ipal atau
instalasi pengolahan air limbah domestik
yang akan disampaikan oleh pemateri kita
pada hari ini yaitu bapak Dr Muhamad
sonitiawan STMT baik eh selanjutnya
bapak ibu hadirin yang terhormat Izinkan
saya mengucapkan selamat datang dan juga
memberikan salam hormat saya kepada
pemateri kita pada hari ini yaitu bapak
druhamad SMT lalu kepada bapak Dr hijrah
Purnama Putra SML selaku founder dari
butik daur ulang Project B Indonesia
sekaligus sekretaris jurusan Teknik
Lingkungan Universitas Islam Indonesia
eh dan juga tidak lupa kepada bapak ibu
peserta training online pada hari yang
berbahagia ini sebelum masuk ke materi
training online kita saya ee mohon izin
mengingatkan kepada Bapak Ibu sekalian
untuk dapat mengisi daftar hadir atau
presensi yang EE sudah dikirimkan oleh
admin kami di kolom Chat Zoom ya Bapak
Ibu sekalian kemudian Dengan hormat saya
meminta kesediaan Bapak Ibu sekalian
untuk dapat menonaktifkan mikrofon
selama kegiatan ini berlangsung supaya
kita semua dapat menikmati materi yang
disampaikan dengan baik baik eh
selanjutnya mungkin sebelum kita masuk
ke acara inti kita yaitu penyampaian
materi akan ada sambutan dari bapak Dr
IR hijrah Purnama Putra smeng selaku
founder dari butik daur ulang projek B
Indonesia sekaligus sekretaris jurusan
Teknik Lingkungan Universitas Islam
Indonesia baik mungkin langsung saja
waktu dan layar kami
persilakan baik Terima kasih Mbak Nisa
mudah-mudahan suara saya sudah terdengar
dengan jelas ya Eh asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh bismillah
walhamdulillah wasalatu wasalamu ala
rasulillah
eh Selamat pagi salam sejahtera untuk
kita semuanya yang kami hormati ee
pemateri pada kesempatan hari ini ee
Pak Dr Soni ya Eh terima kasih sekali
atas eh berkenannya untuk eh sharing
ilmu pada kesempatan pagi hari ini Bapak
Ibu para peserta eh training online
penyusunan dokumen studi kelayakan
perencanaan Ipal domestik yang juga
sudah bergabung ya dalam kegiatan rutin
yang diadakan oleh jurusan Teknik
Lingkungan ya Eh Universitas Islam
Indonesia dan eh butik daur ulang
Project B Indonesia Mbak Nisa dan
teman-teman yang sudah menyelenggarakan
kegiatan ini secara teknis dengan ee
sangat baik ya pastinya kita bersyukur
Bapak Ibu pada kesempatan hari ini kita
dalam kondisi yang sehat yang
bersemangat walaupun kita berada di ee
rumah mungkin ya mungkin Sebagian ada
yang di kantor mungkin di kampus ya Tapi
tetap juga semangatnya adalah ee
semangat kita belajar bersama ini ah
rangkaian training online untuk ee seri
yang kedua seri yang pertama kemarin
sudah kita selesaikan untuk bicara
tentang rencana induk gitu ya pada saat
ini kita bicara lanjutannya adalah studi
kelayakan ya Dan studi kelayakan begitu
dihubungkan dengan berbagai macam
infrastruktur pengolaan lingkungan eh
tentunya sangat banyak Eh tergantung
dari infrastruktur tersebut nah di tahap
pertama ini kita bahas tentang ee
infrastruktur pengolahan air limbah
setelah 2 minggu yang lalu kita
selesaikan tentang studi kelayakan yang
berhubungan dengan iplt instalasi
pengolahan lumpur tinja ee hari ini kita
akan mendengarkan terkait dengan
bagaimana FS eh perencanaan Ipal
domestik G ya jadi ee sebenarnya satu
kesatuan keseluruhan termasuk acara di
du Minggu yang EE yang akan datang yang
berhubungan dengan ee Sewer ya yaitu
jaringan ee air limbah jadi karena
menggunakan ee misalnya Ipal e terpusat
ya atau spal DT begitu ya Ee terpadu
eh yang membutuhkan jaringan jadi
jaringannya juga dihubungkan dengan ee
kelayakan Git Nah dari ee video tadi
disampaikan oleh EE panitia kita
terlihat Bapak Ibu ASN sepertinya yang
agak mendominasi di eh kesempatan pagi
hari ini gitu ya mungkin Bapak Ibu eh eh
mungkin sebagian ya bukan sebagai
penyusun tapi harapannya ikut
mensupervisi ya kegiatan-kegiatan yang
dilakukan oleh pihak ketiga yang
berhubungan dengan perencanaan ee FS ini
gitu ya Nah mudah-mudahan ee
kegiatan-kegiatan seperti ini dapat
bermanfaat bagi Bapak Ibu semuanya dan
Bapak Ibu nanti dapat menuliskan
berbagai macam Masukan ya terkait dengan
materi selanjutnya ataupun teknis dari
acara ini mudah-mudahan eh jurusan
Teknik Lingkungan terus men-support
kegiatan kita dan secara teknis dapat
dilakukan oleh butik daur ulang Project
B Indonesia nah sekali lagi selamat
mengikuti mudah-mudahan bermanfaat ya
Dengan mengucapkan
Bismillahirrahmanirrahim acara training
online penyusunan dokumen ee studi
kelayakan perencanaan Ipal domestik ini
pada hari Sabtu ee ee pada hari ini hari
Sabtu
27 ya Eh 20 berapa hari ini saya sampai
lupa 29 Maaf 29 Juni jam 00 nanti sesi
yang kedua ada di jam . resmi untuk
dibuka mudah-mudahan bermanfaat bagi
Bapak Ibu semuanya dan saya tidak
berpanjang kata agar materi segera kita
dengarkan dari pematerinya dan Bapak Ibu
silakan untuk berpartisipasi
semaksimal mungkin Terima kasih semua
pihak yang telah terlibat Terima kasih
Pak Soni dan Bapak Ibu semuanya dan
mudahmudahan eh semuanya diberikan
kelancaran dalam kita belajar Sekian
dari saya mohon maaf jika ada kekurangan
wabillahi Taufik walhidah
wasalamualaikum warahmatullah
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih
untuk Bapak hij yang telah memberikan
sambutannya dan sekaligus membuka acara
pada pagi hari ini baik eh Bapak Ibu
sekalian kami dari panitia juga
melakukan live streaming melalui YouTube
channel kami yaitu di Project B
Indonesia jadi semisal selama acara
training online ini berlangsung mungkin
ada Bapak Ibu sekalian yang terkendala
di dalam Zoom itu tidak perlu khawatir
karena Bapak Ibu sekalian juga tetap
bisa mengikuti training online ini
melalui YouTube channel kami yaitu di
Project B Indonesia eh selanjutnya
seperti biasanya Nih Bapak Ibu sekalian
hari ini kami juga menyiapkan berbagai
macam doorp spesial untuk Bapak Ibu
sekalian yang beruntung tu doorpres ini
diberikan berdasarkan tiga pertanyaan
terbaik dan dua Story Instagram terunik
selama training online ini berlangsung
untuk pemenang tiga pertanyaan terbaik
nantinya akan kami umumkan di akhir
acara sesi du nanti Sedangkan untuk
pemenang du Story Instagram terunik akan
kami Hubungi langsung melalui DM
Instagram Nah jadi bagi Bapak Ibu
sekalian yang ingin bertanya selama
training online ini berlangsung itu
dapat sekali langsung memberikan
pertanyaannya melalui kolom chat dengan
format nama kemudian pertanyaan yang
ingin ditanyakan dan nantinya akan kami
pilih tiga penanya terbaik untuk
memenangkan D spesial dari
kami baik mungkin tanpa berlama-lama
lagi kita akan langsung lanjut ke acara
inti kita yaitu penyampaian materi namun
sebelum itu Mari kita simak terlebih
dahulu CV dari pemateri kita berikut ini
[Musik]
Iya baik itu tadi sekilas mengenai
pemateri kita pada hari ini selanjutnya
mungkin untuk eisiensi waktu jika Bapak
Soni sudah siap kita mungkin bisa
langsung saja untuk mulai penyampaian
materinya begitu ya Pak ya waktunya
Nanti kurang lebih mungkin sekitar
sampai jam 1030 begitu Pak Baik langsung
saja tanpa berlama-lama lagi tempat dan
layar kami
persilakan baik terima kasih eh ibu
moderator Bismillah asalamualaikum
warahmatullahi
wabarakatuh Selamat pagi Bapak Ibu Eh ya
Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih
kepada rekan-rekan dari UII dan butik
daur ulang e p Pak Hijr atas eh
undangannya untuk Sharing ya
Eh ya mungkin saya coba share screen
dulu ya Bapak Ibu salam kenal semuanya
Eh saya surprise karena cukup ramai yang
datang 238 eh dan
EE Kalau lihat dari statistiknya lebih
banyak eh ke ASN ya dan eh apa ke
masyarakat umum ya jadi jadi e ya cukup
senang saya eh karena banyak yang
tertarik dengan
Eh Topik ini ya saya maohon izin share
screen ya Bapak Ibu
ya ya ini saya saya mohon maaf belum
bisa share e materinya ya Baru tadi pagi
share materi karena Kebetulan kami ini
di perguruan tinggi sekarang lagi
disibukkan dengan kurikulum baru
mahasiswa jadi sampai kemarin juga masih
harus bantu-bantu ya jadi saya baru
sempat itu kemaru kemarin ya Mulai
menggarap materinya ya Ee jadi saya
mohon maaf ya mungkin nanti eh Mbak
Anisa bisa share ke Bapak Ibu semuanya
materi pdf-nya ya Eh Sebelum saya mulai
mohon izin bapak ibu jadi eh memang di
randon saya lihat e ada sesi tanya jawab
ya eh di jam berapa jam 10.30 sampai jam
11. ya tapi kalau dengan saya silakan
Bapak Ibu ya Jadi kalau misalkan ada Ada
yang ingin ditanyakan saya pikir ee
jangan ditunda silakan langsung
ditanyakan ya bisa melalui chat atau
nanti Open Mic gitu ya nanti dibantu
Mbak untuk memfasilitasi pertanyaan
Bapak Ibu jadi sekali lagi bapak ibu
silakan ya Jadi kalau misalkan ada yang
ingin ditanyakan eh lebih baik segera
gitu ya Jangan ditunda sampai di akhir
nanti lupa atau malah engakak jadi
enggak bertanya gitu ya Oke Baik Eh
Topik hari ini terkait dengan studi
kelayakan atauib ya Bapak Ibu ya Dan ini
Memang agak saya agak surprise ketika
diminta eh e training terkait dengan ini
ya ini bagi saya training yang jarang
dilakukan secara publik ya Biasanya kita
di bimbingan teknis bimte eh di balai
Wiyung Surabaya itu beberapa kali memang
dilakukan ya Eh Bimtek terkait dengan
studi kelayakan tapi kalau di weinar
jarang sekali ya dilakukan Saya cukup
surprise dan harus mempersiapkan materi
eh lebih baik ya dibandingkan dengan
sebelum-el sebelumnya jadi agak saya ee
Butuh Waktu cukup lama tapi tadi saya
sudah share ke panitia Ya silakan ee
nanti bisa di-share keerta ke Bapak Ibu
semuanya nah seperti tadi P kata Pak
Hijrah ya Bapak Ibu Ya kalau kita
berbicara visibility tud ini kan series
ya eh Kemarin atau 2 minggu yang lalu ya
2 minggu yang lalu ya S minggu atau 2
minggu yang lalu ya Eh Pak Awaludin dari
UII juga eh sudah memberikan eh materi
terkait dengan studi pelajakan di PLT ya
hari ini tentang Ipal dan nanti
eh akan ada
eh topik yang sama ya studi kelayakan
tapi terkait dengan eh Sage ya atau
kalau kita merujuk pada permain pupn
nomor 4 tahun 2017 masuk dalam spaldt
subsistem pengumpul ya harusnya
subsistem pengumpul dulu baru Ipal ya
tapi ya baguslah saya di tengah ya jadi
saya eh khawatir kalau training training
saya ini ditaruhnya di awal gitu ya Jadi
agak grogi Sekarang aja jujur saya Ma
jam . belajar lagi gitu ya
Oke Baik ee ya saya izin memperkenalkan
diri lagi bapak ibu silakan Bapak Ibu
bisa memanggil saya dengan Sony ya Eh
dan Bapak Ibu kalau eh Ma lagi mampir ke
Bandung silakan bisa bertemu dengan saya
di eh ITB ya ITB itu kita sekarang ada
dua kampus eh di Bandungnya ya
Eh itu ada di Ganesa ya di Dago ada juga
yang di Jatinangor Bapak Ibu jadi kalau
di di Ganesa itu ada di Prodi teknik
lingkungan kalau di Jatinangor kami ada
rekayasa infrastruktur lingkungan ya
jadi saya sedikit banyak cerita dulu ya
Bapak Ibu Ya saya senang eh ketika eh
banyak yang melakukan atau mengadakan
kegiatan-kegiatan webinar seminar atau
eh training workshop gitu ya terkait
dengan air limbah domestik ya karena air
limbah domestik ini jadi isu yang
sangat-sangat krusial di Indonesia ya
Jadi yang menurut saya masih challenging
atau masih banyak tantangan yang harus
kita hadapi yang kita hadapi saat ini ya
eh dan
eh kami di di ITB Sendiri ya eh sejak ee
mungkin berapa L sat dekade yang laluah
Ya itu sudah memecah atau melahirkan
program studi yang memang spesifik untuk
membahas tentang sanitasi bapak ibu jadi
eh teknik lingkungan di ITB itu Eh
sekarang ada teknik lingkungan dan ada
rekayasa infrastruktur lingkungan gitu
ya Nah kalau teknik lingkungan memang ee
lebih ke ee general dan lebih banyak
banyak berbicara tentang industri ya Eh
sedangkan
ee di di rekasa infrastruktur lingkungan
sudah banyak berbicaranya spesifikbicara
tentang eh sanitasi Jadi Bapak Ibu kalau
yang mau tertarik S2 atau S3 terkait
dengan
eh apa bidangnya air Limba domestik ya
bisa eh ke eh namanya kita punya program
eh pasc sarjananya itu adalah pias ya eh
perencanaan infrastruktur air dan
sanitasi n silakan Bapak Ibu ee Saya
punya beberapa materi yang mungkin
menarik bagi Bapak Ibu ee bisa bisa
kontak saya gitu ya Eh ini kontak email
dan nomor handphone saya gitu ya
Oke saya lanjut ya Bapak Ibu Ya ini
sedikit saja Selamat bergabung jadi
sebagai engineer ya E kita akan berada
pada posisi untuk merubah dunia itu kata
kata Henry petrski ya jadi eh engineer
ya Eh menjadi bagian untuk membuat
perubahan di di dunia gitu ya khususnya
kalau dalam konteks ini adalah
pengelolaan air domestik
oke nah Ini pendahuluan ya saya mungkin
agak panjang Bapak Ibu Ya bicara
pendahuluan ya Jadi agak e mohon maaf
agak Kalau agak sedikit boring ya Eh
nantinya ya Eh kenapa air liimbah
domestik ya karena ini topiknya adalah
visibility study maka menjadi penting
ketika pola pikir why-nya
itu harus dipahami terlebih dahulu Bapak
Ibu karena berbeda dengan tahapan
Project Selanjutnya ya ketika kita
berbicara detail engineering desain
Bapak Ibu tidak lagi menganalisis dampak
lingkungan dan lain-lainnya gitu ya Jadi
sebetulnya tahapan krusial itu adalah
visibility study nah memang di di air
limbah domestik itu visibility stud itu
enggak Eh sebagian tidak dilakukan Bapak
Ibu ini sebagai informasi awal saja ya
Eh kalau kita bicara studi kelayakan ya
atau proek-proek yang terkait dengan
infrastruktur lingkungan atau
infrastruktur sanitasi a lib domestik
dalam hal ini maka be banyak masih
banyak hal masih banyak yang eh tidak
dilakukan visibility study ya khususnya
yang dibiayai oleh APBN langsung ya Nah
memang kalau misalkan dia under misalkan
jaika atau under eh usaid atau
lembaga-lembaga internasional lainnya
memang visibility stud itu eh dilakukan
gitu Ya nah tapi kalau dia di khususnya
yang
spaldt skala permukiman gitu ya kita
jarang melakukan eh visibility study ya
Nah memang padahal ini tahap yang sangat
krusial Bapak Ibu jadi sekali lagi ini
tahap penting sebetulnya karena di
sinilah kita mempelajari dari aspek
kajian teknisnya ya ee teknologi apa
yang layak gitu ya yang paling tepat
untuk menghadapi tantangan yang ada di
lapangan di case tadi kita perlu dicatat
bahwa setiap daerah di Indonesia itu
punya tantangan yang berbeda-beda Bapak
Ibu ya karakteristik air limbah
domestiknya saja mungkin berbeda-beda ya
khususnya apalagi kalau bicara mungkin e
2 minggu yang lalu pakaludin sudah
bicara instalasi pengolaan lumpur tinja
ya Nah itu lumpur tinjanya sendiri
setiap daerah itu bisa berbeda-beda
bapak ibu jadi eh sangat-sangat apa
kalau bahasa saya adalah spes sekali
jadi e studi itu perlu dilakukan
sebetulnya jadi tidak bisa tipikal satu
teknologi bisa dipakai untuk di daerah
yang lain belum tentu karena kekuatan
atau kelebihan kelemahan masing-masing
daerah itu berbeda-beda gitu ya Nah
kenapa pertanyaannyabah domestik itu
harus menjadi perhatian kita ya kita
mulai dari air bersih ya Apa betul kita
kekurangan atau kehabisan air bersih
gitu ya Coba kita lihat dulu sumber air
bersih kita Bapak Ibu dari total Global
water atau total air yang ada di dunia
itu Bapak Ibu 96,5% itu air laut itu
yang tidak banyak disadari banyak orang
yang mengatakan bahwa kita kan Indonesia
kayak air apa yang gak ada yang daerah
manaak ada air mungkin okah daerah Timur
beberapa NTT gitu ya itu mungkin
kekurangan air tapily daerah di
Indonesia kalau kita jalan Sungai itu
selalu ada gitu ya air itu mudah untuk
kita temui ya berbeda sama tem-an yang
adatropisararatropus Timur tengahitu
yaungk kesan dengan air tapi di di kita
apa Yang tapi dengan berlimpahnya air
kita saja itu tuh sebetulnya hanya
2,5% air keseluruhan kita ya Nah dari
2,5% itu saja ya itu sebagian itu berupa
S gitu Bapak Ibu jadi tidak bisa kita
pakai ya dan itu itu permasalahnya dan
30%nya adalah ground water Bapak Ibu
jadi hanya 1,2% dari 25% fres water itu
yang kita bisa pakai yang berupa dia
Surf water gitu ya
1,2% ini inilah yang dia dibagi jadi
ground Ice ya Jadi ya itulah yang salah
satunya di di apa SS yang ada di
eh apa puncak Jayawijaya dan dan
lain-lainnya gitu ya 20,9% itu berupa di
danau ya ada di danau dan yang kita
sering manfaatin ya yang berasal dari
dari sungai itu hanya
0,49% ya Bapak Ibu jadi kecil sekali
gitu ya jadi kita tuh sebetulnya enggak
kaya dengan air Nah ini nanti kita lihat
permasalahannya adalah sungai kita tuh
seperti ini gitu Sungai kita tuh dalam
kondisi yang sangat bermasalah ya
Bandung yang sudah kerja keras sekalipun
Bapak Ibu Bandung itu kita punya Citarum
ya Ee Sungai terkotor beberapa tahun
yang lalu di apa didaulat sebagai Sungai
terkotor di dunia gitu ya tapi kita
sudah kerja keras untuk memperbaiki dan
itu signifikan sekarang sudah jauh lebih
baik tapi
kemarin tiba-tiba ramai kan di media
sosial bahwa sungai di Citarum itu
tertumpuk sampah gitu ya sampahnya
memenuhi permukaan dari dari apa dari su
itu jadi problem ya jadi problem kita
Nah itulah air yang cuman 0,49% tadi
bapak ibu jadi eh
sebentar saya ini dulu ya Jadi yang
hanya 4 0,4% itu kondisinya ya seperti
ini Bapak
Ibu ya Nah itu Yang sekarang kita sedang
hadapi sekarang Itulah kenapa nanti kita
berbicara tentang semangat semua orang
semua sektor itu untuk memperbaiki
sumber daya air kita ya Nah ke
depan konsumsi atau ee penggunaan air
bersih kita itu meningkat sampai bahkan
tiga kali lipat beberapa literatur
mengatakan gitu ya meningkat pak ya dari
jumlah penduduk kita meningkat e
industri kita meningkat ya ya dan itu
menyebabkan kebutuhan air kita semakin
meningkat gitu ya nah ini kalau dari
dari
eh world water development report ya
Jadi ada prediksi kita akan meningkat ya
sekian kali lipat ya jadi eh
sangat-sangat tinggi sekali peningkatan
e kebutuhan air kita gitu ya
dibandingkan dengan
eh apa eh jumlah penduduk kita yang juga
terus meningkat gitu ya jadi kita akan
terus water withraw kita akan tinggi
sekali Bapak Ibu nah ini belum lagi
ditambah katanya energi kita mau jadi
energi air gitu ya gimana kita mau
dapatin energi hidrogen kalau e jadi
nanti hidrogen bapak ibu kalau bapak ibu
sering ikut kalau misalkan kita
trainingnya di offline ini ya training
offl ini dan Bapak Ibu pas dikasih
botol-botol kemasan air minum kemasan
kalau biasanya habis seminar atau work
itu banyak sisa ya nanti mungkin 10
tahun 20 tahun ke depan itu gak akan ada
sisa Karena itu barang mahal kena bisa
jadiahak
kendar W ya itu itu sesuatu yang ke
depan yang harus kita hadapi dan kita
hadapi sekarang water krisis Indonesia
termasuk high sebetulnya kenapa tapi itu
bukan karena kita tidak ada air Bapak
Ibu ya berbeda sama teman-teman Timur
Tengah kalau teman- Timur Tengah mungkin
exely karena memang iklim mereka seperti
itu tapi kalau kita kita tuh di hutan
tropis kita gak punya tahun yang
betul-betul kering Arya setiap tahun
kita selalu ada hujanu ya Hujan kita000
ratanya 3000 mm per tahun bandingkan
sama negara-negara subtropis
negara-negara subtropis itu hanya punya
mungkin 500 sampai 800 mm per tahun jadi
jauh bedanya Ya nah tapi kenapa kita
dikategorikan sebagai high 40 sampai 80%
ya karena tadi bukan terkait dari sisi
kuantitas tapi terkait dengan kualitas
kita punya masalah dengan kualitas gitu
ya Nah itu yang jadi perhatian kita akan
terus naik ya Nah ini water k gitu ya
tadi water semakin naik sumber dayanya
tetap gitu ya kita akan ada konflik
terkait dengan air ya Ini pasti akan
mulai e di Indonesia pasti akan mulai ya
beberapa eh mungkin sekian tahun ke
depan kita akan ada konflik karena air
ya Dan saya pikir di beberapa daerah ini
terjadi Bapak Ibu ya di eh di Mesir ituu
sama negara bagi negara-negara Afrika
Afrika Utara yang lainnya itu sudah
konflik masalah air karena ada negara
yang e di upstreamnya dari Sungai Nil
itu akan membendung buat bendungan dan
akan mempengaruhi sungai nil yang
mengarah ke Mesir gitu nah itu jadi
konflik akhirnya ya Nah ini kurang lebih
gambarannya yaah ini mungkin saya
lewatkan ya Nah ini salah satunya ya
tadi karena memang eh water quality kita
Bapak Ibu nah pertanyaan sebetulnya
water quality kita tuh Dari mana sumber
air limbahnya Apakah dari industri
Apakah dari domestik Apakah dari
peternakan misalkan ya Nah itu jadi jadi
eh pertanyaan kita sebetulnya jawabannya
mungkin dari semuanya gitu ya eh
industri kita mungkin masih banyak yang
nakal gitu ya masih discharge dia ke
sungai e nakal gitu ya langsung atau
baku mutunya e kadang-kadang mungkin
memenuhi kadang-kadang enggak gitu ya
domestik Ya pasti kalau domestik ya
nanti kita lihat datanya ya peternakan
Wah peternakan juga Sama ya Eh mungkin
flashing bekas kotoran langsung masuk ke
badan air sehingga naikin bod-nya
organiknya jadi naik dan lain-lainnya
nah ini ininya ya nah eh dari datanya
teman-teman klh memang faktanya 50
sampai 60% sumber air limbah itu dari
sumber pencemar dari di sungai-sungai
kita itu datangnya dari domestik Bapak
jadi Bapak Ibu bisa bayangkan kalau kita
fokus di R5 domestik saja kita sudah
sebetulnya
sudah memberikan kontribusi untuk
peningkatan kualitas air sungai
signifikan sebetulnya Kalau lihat dari
data statistik ini ya ya Jadi kalau
kalau kita Cum hand misalkan di Ciliwung
saja kita fokus di saja 84% beban dari
limbah domestik itu berkontribusi ke
sungai cilu sungai yang lain juga sama
Kenapa karena kita masih punya masalah
di pengelolan air limbah kita ya itu
yang sekarang dikejar oleh pemerintah ya
eh pr bersama kita adalah bagaimana
caranya kita membangun infrastruktur E
atau meningkatkan infrastruktur sanitasi
kita ya ini sama ya E data statiknya
banyak statusnya adalah eh sungai yang
betul-betul
eh tercemar berat gitu ya hi polu gitu
ya Nah itu ee terjadi di Bandung Kami
juga sama bapak ibu ya di Bandung itu ya
kalau bapak lihat sebelah kanan ini
adalah sungai eh cikapundung ya ini
adalah sungai cikapundung yang Ya
seperti itulah perata kenyataannya di
sepanjang sungai itu ya lima domestik
itu e langsung masuk gitu ya langsung
masuk ke dalam e Sungai nah ini Jadi PR
kita ya Nah belum lagi penengkatan ya
urbanisation development terus meningkat
ya Jakarta dari tahun 2000 sampai 2025
Bapak Ibu bisa bayangkan Bagaimana tahun
2050 tuh Ya nantinya Seperti apa nanti
Jakarta mungkin Jakarta itu sudah
meliputi Bogor gitu jadi satu kota gitu
bukan Bogor udah enggak ada lagi sudah
jadi satu kota Jakarta gitu Ya saking
besarnya eh metropolitannya
Jakarta Nah ini tantangan bersama Pak
jadi indeks kita itu sebetulnya masih
bermasalah eh tentang air limbah
domestik ya eh eh apa kualitas
lingkungan kita ya Nah ini yang jadi eh
konsen kita biar kita bisa eh fokus
salah satunya di domestiknya Itulah
kenapa Eh penting untuk melakukan
visibility study bapak ibu ya Nanti
kaitannya
eh visibility study itu scientific
report kalau bagi saya ya Eh scientific
report yang betul-betul memposisikan
dari sisi teknis ya dari sisi lingkungan
dari sisi keuangan ya finansial ekonomi
itu kita lihat Apa betul Kita
teknologinya Seperti apa dan jangan
karena kebanyakan infrastruktur beberapa
ya itu kadang-kadang ikut hanya ikut
jadi Wah ini ee teknologinya a ya Oh ya
sudah tidak pakai diadopsi juga di
daerah lain itu sebetulnya belum tentu
Bapak Ibu ya Jadi kita tidak bisa ee
langsung mengikutkan teknologi dari
daerah lain ke daerah kita karena
challenge atau tantangannya berbeda-beda
nah ini yang harus e dipahami oleh kita
semua gitu ya
oke nah dulu kita ada punya dulu e mdg
ya mdg kita tuh sukses walaupun selisih
0 Kom sekian ya persen ya
Eh ya walaupun kalau Strik Git ya tidak
tercapai tapi bagi saya sih signifikan
atau progresif sekali ya capaian kita ya
naik itu harus diapresiasi dulu kita
hanya fokus di eh akses sanitasinya
Bapak Ibu nah tapi kalau sekarang kita
sudah tidak lagi berbicara tentang hanya
akses saja tapi kita bicara sesuatu yang
lebih makro ya kita bicara tentang
kualitas sumber daya air kita tadi yang
cerita-cerita tadi waktudraw segala
macam itu itu adalah challenge sampai
2030 walaupun ini UN ya United Nation
atau PBB sudah ngasih eh apa
kekhawatiran ya bahwa sdjs itu tidak
akan tercapai Pak jadi ada statement itu
sebetulnya yang buat Ah ini ee apa kerja
keras kita ee memang enggak mudah gitu
ya Eh tantangannya enggak mudah ee baik
Apalagi kita punya sempat covid gitu ya
sekarang krisis ekonomi ee pasti
anggaran-anggaran tu ee ee apa di
dialokasi ke sektor yang lain gitu ya ya
ini sdgis Bapak Ibu kita punya akses
sanitasi ya tapi dalam konteks yang
sesuatu yang lebih makro
ya Nah sedikit review ya ee sekali lagi
bapak ibu ya kalau misalkan ada
pertanyaan langsung ngacung gitu ya Eh
nanti saya coba persilakan Open
Mic ini review sedikit ya Bapak Ibu ya
jadi air limb domestik itu kita punya
dua regulasi yang menyebut air limbah
domestik secara langsung dan punya
definisinya ya Yang pertama adalah e
permen lhk nomor 68 tahun 2016 tentang
Baku Muto a domestik ini permen yang
dulu lahirnya cukup kontroversial ya Eh
Khususnya ketika ini terbit yang protes
duluan atau yang kaget itu adalah
teman-teman pupr karena ada baku mutuh
amonia secara nasional ya karena amonia
itu sebetul sudahah lama ya jadi jadi
apa jadi eh acuan ya tapi itu di Jakarta
Bapak Ibu jadi Jakarta itu kota yang
sudah punya parameter amonia sejak dulu
ya nah tapi secara nasional itu
diterapkan jadi eh dan e pupr punya
punya apa
punya pembangunan infrastruktur
anaerobik waktu itu semuanya ya apa
anaerobik buffle reakor aerobik filter
anaerobik filter Wah itu banyak banget
dari Sabang sampai meruk kita bangun
sanimas-sanimas kita gitu ya Jadi kalau
ada amonia enggak mungkin pakai
anaerobik Bapak Ibu jadi pasti pakai
tambahan aerobik ya Nanti kita diskusi
di teknologi pilihan-pilihan teknologi
gitu ya Nah kalau dari permen lhk air
limbah domestik itu punya definisi eh
sebagai berikut Bapak Ibu jadi lebih
general sebetulnya dibuat oleh
teman-teman ke lhk ya air limbah yang
berasal dari aktivitas hidup sehari-hari
manusia yang berhubungan dengan paian
air jadi lebih lebih lebih general Apun
pemakaian air itulah yang dihasilkan
Makanya kalau kita lihat persamaan debit
air limbah domestik itu kan eh 60 sampai
80% dari pemakaian air bersih ya Nah
itulah definisi dari domestik Nah kita
juga punya Peraturan Menteri Pekerjaan
Umum dan Perumahan Rakyat nomor 4 tahun
2017 tentang penyelenggaraan sistem
pengan domestik ya kalau bapak ibu baca
dokumen ini tebal Bapak Ibu kalau saya
enggak salah 300 sampai 500 dulu ya kita
buatnya ya Nah elimba domestik itu
adalah elimba yang berasal dari usaha
dan atau kegiatan permukiman Rumah Makan
perkantoran disebutin tuh ya si
objek-objeknya disebutkan perkantoran
perniagaan apartemen dan asrama ya Nah
itu disebutkan ya ya ituu definisi dari
ee permain pupr sama enggak sama aja
Bapak Ibu ya Ee definisinya sama saja
Nah kalau kita lihat lagi ee definisi
nomenklatur yang lainnya ya E kita kenal
Li ada yang namanya black water dan grey
water ya black water itu adalah tinja
grey water itu adalah ee ya termasuk
dapur ya Bapak Ibu ya Ini penting untuk
dipahami karena Coba bapak ibu cek rumah
masing-masing ya rumah-rumah kita gitu
ya kalau dari dapur itu akhirnya
mengalir ke mana tuh
ya kebanyakan pemahaman tukang-tukang
kita ya di Indonesia itu ketika mereka
lagi bangun dapur gitu ya pembuangannya
pasti diarahin ke drainase bapak ibu
dialirin
keas ya Itu itu yang diketahui sama
teman-teman tukang ya jadi pasti akan
defaultnya pasti akan mereka alirkan
atau pipanya pasti tidak ke e pengolahan
setempat ya tapi dia langsung keinas nah
kenapa seperti itu ya D pemahaman
dulunya seperti itu ya Bapak Ibu Ya saya
waktu bangun rumah juga Sama tuh sempat
ribut sama tukangnya karena saya bilang
Pak ini yang gre water tolong masukin ke
pengolahan ya K Gak bisa Pak biasanya
gre water itu masuk ke drinase dibuang
langsung wah ini bilang RAM juga ya
danap Banyak coba Bapak Ibu
perhatikanenen kitaar khususnya di
pemukiman ya itu ketika siang hari atau
pagi pagi sama sore itu pasti akan ada
air air yang ngalir walaupun tidak hujan
Nah itu adalah air gre water karena dia
ya apagi Yang banyak busa-busanya segala
macam ya dari pencucian gitu ya Nah itu
karena memang Bapak Ibu bukan karena
dimasukkan Nah kalau kita merujuk ke
permen PR nomor 4 tahun 2017 maka drenas
itu enggak boleh jadi pembuangan air
limbah Bapak
Ibu Bapak Ibu baca permen Pur nomor 4
tahun 2017 itu tidak boleh jadi drainas
itu hanya untuk mengalirkan air hujan
jadi dia gak boleh mengalirkan dari grey
water Jadi mau enggak mau grey water itu
harus masuk ke dalam pengolan
kita Oke ya Nah ini adalah
eh apa nomenklatur dari permen pupr
nomor 4 tahun 2017 ya Bapak Ibu Ya
kemarin eh Pak waludin sudah memberikan
pembahasan terkait dengan eh spald
tempat sebetulnya ya subsistem
pengolahan khususnya pengolahan lumpur
ya atau lumpur tinja gitu ya nah jadi
ada spald setempat ada spalde terpusat
jadi sistem pengelolaan air limbah
domestik setempat dan sistem pengelolaan
air limbah domestik terpusat dibagi dua
masing-masing ini ada
a subsistem kalau setempat ada subsistem
pengelolaan setempat ada subsistem
pengangkutan ada subsistem pengolahan
kalau terpusat subsistem pelayanan
pengumpulan dan pengolahan nah ini ini
ini dulu yang harus dipahami Nah kalau
kalau
di training kita hari ini kita akan
fokusnya di sini Bapak
Ibu ya Nah nanti yang pengumpul ini pak
ini nanti ya saya gak tahu saya lupa
seminggu minggu ke depan ini Pak Nah
kemarin yang Pak Awaludin di sesi minggu
yang lalu itual terkait
denganitu ya jadi studi kelayakan memang
ke arah sana ya walaupun kalau yang
terpusat biasanya ini satu dokumen Bapak
Ibu ya ini ya ini satu dokumen biasanya
tapi tring ini dipisahkan karenaang
banyak banget ya kalau saya harusetnya
saya masuk juga ya jaringanipa di materi
saya tapi gak banyak Cum sekedar biar
nyambung aja gitu Bapak Ibu karena agak
susah kalau dipisahkan sebetulnya
yaahiantiuknya itu adaak
oke ya Saya lanjut ya Bapak
Ibu Nah lagi-lagi ada istilah onsite
atau offside ya kalau onsite itu spalds
offsite itu eh spal DT tapi tadi saya
harus mengkelarkan eh definisi ini
karena definisi masih banyak yang keliru
ya Eh spal DS spal DT sekarang spal DT
lah ya spal DT itu sebetulnya di
definisinya berdasarkan jumlah KK Bapak
Ibu jadi onsite itu lebih kecil dari 10
KK Bapak Ibu jadi kalau sampai 10 KK itu
bisa kita sebut sebagai onset tapi kalau
lebih dari 10 KK itu kategorinya adalah
offside atau spal DT Jadi kalau ada Ipal
bapak ibu ada tangkptik besar gitu ya
Dan itu dialirkan dari eh 20 KK misalkan
atau 30 KK itu kategori sudahal DT nah
itu nanti
eh apa eh Apakah wajib pakai studi kayak
kan enggak bapak ibu ya Nanti ada
kategori-kategorinya sebetulnya yang
mana yang harus menggunakan studi kayak
Jadi Bapak Ibu bayangin kalau kalau
siapa si e 30 40 KK ini kita bangun Ipal
harus pakai
visibil Jadi manggil ahli teknik
lingkungan ahli ekonomi ahli sipil
semuanya dipanggilak mungkin jadinya
terlalu mahal untuk itu ya Nah itu juga
yang buat apa hampir infrastruktur di
limbah itu memang tidak punya
e karena kita lebih banyak sebetulnya
membangun skalskala permukiman bukan
yang skala perkotaan besar ya kalau yang
skala perkotaan besar seperti yang
sedang dibangun oleh DKI Jakarta
Palembang misalkan ya Nah memang itu
harus pasti punya dia
merekaityinya Karena itu adalah kegiatan
yang betul-betul besar skalanya ya oke
ya ini mungkin nanti saya yakin
pakaludin atau nanti pak bisa jelasin ya
Bapak Ibu ini mungkin saya lewatin nah
ini iplt kemarin sudah dibahas ya saya
yakin iplt ini lebih
sebetulnyaadapusat bapak ibu jadi eh
bagi saya spalds itu lebih complicated
lebih rumit sebetulnya dibandingkan
dengan e spald terpusat Bapak Ibu karena
dinamikanya jauh lebih banyak gitu ya
Mulai dari tangki septik yang enggak
enggak sesuai standar gitu ya metode
penyedotannya gitu ya truk tangkinya
jarak radius ritasi itu lebih komple
bentuk kelembagaan iplt-nya itu sendiri
Makanya banyak banyak iplt di Indonesia
yang masih punya masalah dengan
operasional iplt-nya karena memang
challengnya beda tantangannya berbeda ya
mungkin saya lewatin ya nah ini e contoh
untuk yang di Denpasar ya
eh di Denpasar nah ini adalah e spal DT
skala permukiman ya Eh kalau dulu ada
istilah komunal ya tapi sekarang tidak
dipakai lagi eh
nomenklaturnya 11 sampai 100 rumah
kurang lebih ya skala kawasan 200 sampai
2000 rumah ya ini contohnya Ini di
Bekasi Bapak Ibu kalau ee sempat ada di
Bekasi ini Bekasi ee dulu E saya ikut
mendesain ini ini masih buffel reaktor
Bapak Ibu karena masih 2014 2015 Kalau
enggak salah ya saya desain ini ya ee
belum ada permen lhk nomor 68 tahun 2016
ya jadi masih pakai anaerobik Nah
sekarangak sudah enggak bisa lagi pakai
teknologi ini ini itu bagian dari bapak
ibu juga nanti ketika melakukan
visibility tadi ada target acuan evluen
kita evluen kita itu harus mengacu pada
68 2016 permain HK ya Nah itu sudahah
enggak mungkin lagi Eh opsi teknologi
menggunakan anaerobik saja untuk yang
skala-skala permukiman ya mungkin 100
200 KK itu sudah enggak memungkinkan
lagi ya jadi pasti akan menggunakan
teknologi yang kombinasi ya minimal ya
Eh anaerobik dan aerobik atau Ya sudah
sekalian saja pakai aerobik misalkan
walaupunnya jadi relatif mahal nanti itu
bagian yang harus
dievaluasi ada skala perkotaan ya skala
perkotaan ini sudah banyak di proeknya
ya sekarang ya eh kami di Bandung sudah
punya cukup lama sebetulnya Bandung
punya bahkan kita sudah punya jaringan
perpipaan itu dari zaman Belanda
sebetulnya bapak ibu ya Ada ada beberapa
infrastruktur e pipa kami yang di
Bandung Itu yang sudah memang dibangun
dari zaman Belanda jadi Sudah lama
bahkan Kami punya Ipal terluas di
Indonesia walaupun persentase pelayanan
masih rendah ya Bagi saya menurut saya
masih rendah dibandingkan sama dsdp
misalkanpar Bandung masih rela
rendah nah ini Bandung bapak ibu ya Ini
buat waasan saja ya Bandung itu kita
punya inl ya kemudian ini kita punya ini
i yang dikelola pemerintah yang e
menggunakan SKR PAM satu-satunya saya
pikir ini ya di Indonesia yang punya
skram yang domestik ya bapakbu Nah ini
skram kita ya nanti kita jelasin Apa itu
skram ya ini kemudian pengolan sampahnya
kita punya gre Chamber ya eh enggak
semua Ipal punya gre Chamber eh selain
di Bandung kita denpar juga sekarang
punya gre Chamber ya Nah kita pakai
anaerobik Bapak Ibu anaerobik P ya Jadi
kita punya lahan yang sampai .000 hetar
untuk mengelola eh sori kita punya lahan
80 hektar untuk mengelola 80.000 m³ per
hari besar sekali Bapak Ibu jadi kalau
ditukar guring sama Sumarekon mau pasti
mereka
tuh jadi Sumarekon gitu ya Jadi kalau
orang yang enggak tahu e bahwa e belum
pernah ke ke Ipal bojongs itu pasti akan
bilang ini eh tambak ikan mungkin ya
atau atau sawah atau ya cuman e Embung
gitu ya padahal itu adalah Ipal gitu ya
ya J saya kasih lihat e tampak atasnya
nah ini tampak atasnya Bapak Ibu jadi
kalau kalau mau lihat Ipal domestiknya
Kota Bandung itu ya Ini nih Bapak Ibu
jadi besar sekali Kami punya Ipal yang
besar banget ya ini besar sekali ini
ipalnya tuh
ya jadi paling ini kantornya Bapak Ibu
nah ini anaerobik anaerobiknya ini
fakultatif gitu ya kemudian ada
maturasinya ya Nah ini inilah Sungai
Citarum ya Sungai Citarum jadi nanti si
Ipal kami itu akan dischar ke sungai
Citarum Nah inilah kan jadi kalau
dibandingkan dengan dsdp atau Jogja ya
eh eh atau mana lagi Eh Jambi misalkan
atau Aceh itu Eh ya ini kita besar
sekali sebetulnya ya karena kita masih
menggunakan teknologi yang yang lama ya
menggunakan anaerobik dengan waktu
tinggal yang mungkin sampai 1 bulan gitu
waktu tinggal air itu saya pikir enggak
mungkin lagilah e kita menggunakan
anaerobik ya dengan harga tanah yang
semakin mahal
e apa kota-kota atau daerah Urban kita
yang sudah semakin penduduknya semakin
masif gitu ya E areanya sudah
pembangunan sudah semakin masif
rasa-rasanya kita akan sulit menggunakan
teknologi yang anaerobik dengan waktu
tinggal 20 sampai 30 hari gitu jadi
besar sekali kapasitasnya Makanya
sekarang Eh Minimal kita akan
menggunakan
eh aerobic gitu ya Eh pengolahannya
nanti ini bagian dari e visibilityud
yang harus kita analisis ini buanding
Bapak Ibu ya Jadi kita perah kita punya
case jadi di Indonesia itu lengkap
sebetulnya cas kita punya Ipal yang
besar kita yang e konvensional kita yang
puny canggih Sekalipun kita sekarang
sudah punya Bapak Ibu jadi variasi untuk
belajar untuk belajar tentang bagaimana
Ipal itu beroperasi itu sebetulnya kita
sudah banyak cas
tadinya ya Nah ini jadi kalau
dibandingkan Ipal di luar negeri kita
kecil Bapak Ibu tadi Bandung yang paling
besar ada 80.000 m k per hari
dibandingin dengan di cicago gitu ya itu
kita kecil sekali sebetulnya tapi coba
Bapak Ibu Lihat Mereka sebetulnya sudah
Advance ya sudahudah Eh teknologi sudah
Advance ya ee atau ini di Harbor ya
eh di baston ya sama ya sudah sudahah
canggih juga bisa sampai 4,5 juta m kbik
per hari Jadi enggak ada apa-apanyaal
kita gitu
ya kemudian ada e baagong ya di Cina
gitu ya ini juga sama besar ya
kapasitasnya kemudian di sini di
Hongkong ini eh Green building ya bahkan
sudah cantik sekali e bangunannya jadi
sudah enggak biasa Dar ipal-ipalnya Jadi
Bapak Ibu bisa lihat ehbetul e modern eh
ipalnya ya
ini ada di Kairo ya ini baru ni Eh
ipalnya ya Eh relatif baru dan ini sudah
teknologi sudah Advance Ya sudah lumpur
aktif eh teknologinya sudah eh eh apa
cukup tinggi gitu ya kemudian ini ada
yang di Jerman Kalau Jerman ini sudah
cukup tua ya Eh jadi di Jerman Kalau
Jerman sudah cukup lama mereka punyai
pali-pali yang bagus ya Eh bahkan eh apa
slajnya atau lumpurnya atau energi yang
dihasilkan dari gas metan yang
dihasilkan dari ee lumpur ya itu di
digunakan untuk menggenerate risik ya
menghasilkan listrik ee Jadi mereka
punya
pembangkitnya nah kurang lebih seperti
itu Ini ada yang nunjuk tangan Mau ee
bertanya barang kali mbak nisan enggak
apa-apa iya boleh kalau Bu ee bu Wati
bisa langsung disampaikan aja
pertanyaannya secara singkat ya
Halo Bu Wati kalau ee kalau misalnya
Belum ada bu Wati Mungkin kita bisa ke
bapak Isa Hafiz
dulu
Oh belum bisa unmute mungkin admin bisa
dibantu
admin ya itu yang lain dulu kali ya Bi
waktunya enggak habis oh iya boleh
mungkin saya coba jawab yang dari chat
dulu ya kali ya E yang mana ya banyak
banyak sekali
Memang dari mana
nih Apakah P berarti P terbuka Iya Pak
Dia terbuka memang jadi kalau P itu
punya cas menarikak dan menarik
agakcetulnya ada industri ini di konks
dulu ya menggunakan Pon juga tapi
ditutup sama dia saya bilang kenapa
ditutup ya Takut hujan Masuk Biarin aja
enggak apa-apa sebetulnya E tapi ada ada
beberapa daerah yang ee rekan-rekan di
daerah yang berpikir bahwa ketika ada
hujan ya harus enggak boleh ada hujan
masuk ke dalam Ipal Bapak Ibu kalau
enggak boleh ada hujan yang masuk ke
dalam Ipal kita maka Ipal bojongsang itu
menghasilkan 80 hektar kalau dikali
dengan curah hujan sekian itu besar
sekali ee air hujan yang atau kalau mau
di ditutup ya 80 hektar itu gimana cara
kita nutup ee Ipal sebesar itu jadi
sebetulnya Enggak ada masalah
ee
apaagi atau mungkin ditampung dulu kali
yanya waktunya enggak cukup Iya Pak
kalau misalnya pertanyaan yang di chat
nanti kita ada di sesi sendiri aja pak
Mungkin ini yang pertanyaan secara live
aja dulu oke oke oke ya Eh nah ini tahap
perencanaan atau instasi pengolahan El
Li domestik ya Bapak Ibu ya
Eh saya coba eh apa studi kelayakan ya
jadi di kelayakan itu tadi saya sudah
sempat cerita ya Ee ini tuh di di elimba
domestik sebetulnya jarang dilakukan
walaupun saya ingat saya e ketika kita
nyusun eh pedoman teknis terinci ya
diskusi ini muncul Bapak Ibu kenapa sih
kalau bapak ibu baca pedoman teknis
terinci ya eh kebetulan eh saya menyusun
pedomannya gitu ya Nah pedoman teknis
terinci itu kalau bapak ibu lihat
metodologinya tahapan pekerjaannya itu
adalah salah satu adalah pemilihan
alternatif teknologi sebetulnya enggak
boleh ada itu jadi Ded itu enggak boleh
dihabiskan waktunya untuk menentukan
atau mencari alternatif terbaik karena
Ded itu berat Bapak Ibu enger Des itu
kerjaannya banyak banget gitu ya Eh
besar sekali dan butuh konsentrasi
memang fokus di perencanaannya saja nah
seharusnya itu larinya ke visibility
stud nah tapi memang kebanyakan tadi eh
apa eh proek-proek yang terkait dengan
air Li domestik yang dibawahi atau di
didanai oleh eh pemerintah itu
kebanyakan tidak eh tidak tidak
melakukan visibility stud ya ya kecuali
yang dibiayai oleh eh apa
lembaga-lembaga internasional ya eh
jaika atau yang lainnya itu biasanya
mereka mewajibkan adanya eh visibility
study makanya Bapak Ibu kalau lihat ada
dokumen publik ya Bapak Ibu bisa
browsing di Google ya visibility study
DKI Jakarta itu bapak ibu bisa melihat
Bagaimana eh mereka mempersiapkan kota
Jakarta bahkan itu dari tahun '89 tuh
sudah ada Bu Bapak Ibu visibility study
untuk eh di Jakarta itu sudah lama sudah
lama sekali gitu ya tapi baru terwujud
beberapa tahun terakhir ini ya Nah Apa
itu studi kelayakan gitu ya jadi studi
kelayakan itu adalah untuk mengetahui
kelayakan ya itu ee sesuai judulnya saja
ya kelayakan dari sisi mana dari sisi
teknis keuangan ekonomi dan lingkungan
Ya kurang sebetulnya e terminologinya ya
Jadi kita pasti akan menjadi jadi yang
dilakukan visibilitas tadi itu adalah
kita tahu daerah pelayarannya di mana
kondisi daerah pelayanannya Seperti apa
Daerah perencanaannya seperti apa E
penduduknya Seperti apa kotanya seperti
apa infrastrukturnya seperti apa
lingkungannya Seperti apa maka kita
lakukan oh ada opsi a b c misalkan ya
minimal tig lah ya atau mau L juga boleh
gitu ya silakan dianalisis kalau pakai
teknologi ini seperti Apa konsekuensi
logisnya beda-beda dari setiap
masing-masing teknologi itu pasti punya
konsekuensi logis beda-beda Bapak Ibu Ya
kalau misalkan mauakai anaerobik kayak
Kota Bandung ya Bapak Ibu harus siap
dengan area yang sangat luas sekali tapi
biaya operationnya
rendah tapi areanya luas sekali ya biaya
Operation rendah tapi pemeliharaannya
tinggi Karen apaa karena Kota Bandung
itu enggak punya slat ya walaupun eh apa
pengurasan lumpur lumpur di anaerobiknya
itu eh lama ya durasinya lama tapi kalau
sudah waktunya dikuras mereka pakai ini
bu ekskavator itu Bapak Ibu jadi pakai
ekskavator Jadi mereka buat Pulau dulu
nanti digali jadi eh cukup cukup besar
eh kegiatan pemeliharaannya ya nah eh
studi kelayakan wajib disusun
berdasarkan rencana induk jadi harus
punya rencana induk dulu jadi Bapak Ibu
enggak mungkin merencanakan visibility
stadi tanpa ada rencana induk karena
acumannya harus dari rencana induk ya
dan dari rencana itu kan ada tuh dari
macam banyak zona gitu ya Katakanlah
Jakarta Jakarta punya 15 Zona kan yang
ada yang prioritas dan ada yang belum
prioritas ya karena nanti akan
mempengaruh pada durasi kegiatan nah
zona prioritas yang harus direncanakan
gitu ya kemudian kegiatan pengembangan
pada zona prioritas Nah itu adalah eh
studi kelayakan Bapak Ibu ya Nah ada
kriterianya jadi dapat berupa ya jadi
studi kelayakan dan justifikasi teknis
Bapak Ibu ya Jadi kalau studi kelayakan
ya harus 100.000 jiw lah gitu ya jadi
cakupan pelayannya r.000 Jadi kalau yang
20 KK 30 KK yang kalau pakai studi
kelayakan eh Habis Waktu kita untuk e
studi kelayakan gitu ya jadi itu
justifikasi teknis namanya ya jadi ee
cukup dengan justifikasi teknis dan
biaya ya ya Nah itu biasanya teman-teman
daerah atau dari pemerintah cukup yang
ngelakuin ya ya Enggak usah Ya ee enggak
usah sampai enggak dibutuh ahli banget
gitu ya untuk melakuin tapi kalau ST
dikelayakan karena ee mencakup banyak
aspek maka harus melibatkan ee berbagai
ee ahli gitu ya kompetensinya
berbeda-beda Nah kalau kita lihat siklus
Project Bapak Ibu ya Nah ini siklus
projectnya ya ini ideal ya saya saya
harus memberikan note bahwa ini adalah
sangat ideal jadi
ada ada ada pertama survei gu ya Eh
kemudian ada perencanaan perencanaan itu
selalu dimulai dari rencana induk Bapak
Ibu jadi selalu dimulai dari sini
rencana induknya harus keluar dulu
misalkan Bapak Ibu dari kabupaten A atau
kota A Bapak ibbu harus punya rencana
induk dulu rencana induk itu ada
dokumennya sendiri namanya rispal gitu
ya Ada Ada proyek eh proyeksi layanan
ada pemilihan sistem ada yang mau pakai
setempatkah atau yang terpusatkah yang
setempat pasti pakai iplt terpusat juga
pasti akan ada butuh iplt Bapak Ibu
karena kita yang skala-skala kecilnya
skala kemukiman kita butuh penyedotan
lumpur lumpurnya juga nah penyedotan
lumpur itu ee pasti akan masuk ke iplt
kita gitu ya jadi harus harus hati-hati
ketika merencanakan rencana induk ya
pentahapan pembangunan jadi harus
dikasih tuh jadi rencana induk itu oke
ee sampai 2030 kita mau bangun apa 2035
kita mau bangun apa 2040 mau bangun apa
Nah kadang-kadang kita yang lemah itu di
rencana induk sebetulnya ya konsistensi
terhadap Master plan-nya yaah tapi tadi
ya tantangannya banyak banget tuh di
daerah ya masalah biayaalah masalah ah
eh prioritas dan lain-lainnya ya tapi
harapannya adalah rencana induk itu bisa
bisa dijalankan ya secara konsisten
sehingga upaya perbaikan lingkungan
khususnya sumber daya air yang tadi kita
bahas Tadi bisa bisa dijalankan gitu ya
kemudian ada studi kelayakan ya ya studi
kelayakan itu ya Ini yang kita bahas
gitu ya jadi kajian teknis dipilih tuh
teknologinya ada teknologi a b ada
anaerobik aerobik segala macam banyak Bu
teknologinya banyak bapak ibu banyak
sekali teknologi itu ya jangan terpaku
pada tetangga ya misalkan Ah si
Kabupaten a pakai teknologi ee apa
canggih nih Advance masa kita enggakah
jangan kayak gitu Jadi Bapak Ibu harus
kaji betul e kajian eh teknisnya seperti
apa karena konsekuensinya pasti akan
berbeda ya dari ekonomi gitu ya Eh
ekonominya Seperti apa kalau
masyarakatnya memang
Ee tidak sanggup untuk membayar
retribusi eh dengan mahal karena biaya
eh teknologinya mahal gitu ya Maka
jangan gunakan teknologi itu Nah itu
salah satu kajian yang harus dilakukan
ya pentingnya kajian itu adalah nanti
terkait dengan
eh biaya yang harus kita jalankan ya
yang kita dapatkan dan yang kita
jalankan gitu ya kemudian ada kajian
keuangan ya Eh ini repitasi Bapak Ibu ya
Kajian keuangan dari daerah kalau
daerahnya eh dapat mungkin dari ada
lembaga yang e apa dan dari lembaga
tertentu ya apakah lembag yang mau
memberikan uang untuk ee eh apa dengan
ide teknologinya A atau teknologi B
teknologi C Nah itu juga harus jadi
pertimbangan itu yang dikaji dalam studi
kelayakan jadi secaraak e secara general
inilah yang dikaji Bapak Ibu Bapak Ibu
punya daerah studinya kotanya apa Bapak
tahu kotanya di mana Eh kondisi kondisi
kotanya Seperti apa teknologi yang bisa
memungkinkan Apa jadi ekonominya Seperti
apa keuangannya Seperti apa itu yang
dilakukan di studi kelayakan bapak ibu
nantiak baru nentuin kalau menggunakan
alternatif a konsekuensinya Seperti apa
ketika menggunakan alternatif b maka
konsekuensinya apa dan seterus dan
seterusnya ya Nah kalau sudah dari situ
punya punya opsi Oh Ternyata teknologi a
yang bagus dengan segala pertimbangan
ini teknologi a diputuskan baru eh
desain detailnya ya atau perencanaan
teknis terincinya atau detail
engineering Des yang akan menghasilkan
dokumen detail engineering Des nah ini
sebetulnya urutan idealnya bapak ibu
sekali lagi urutan idealnya Ya nah tapi
e beberapa hal kita enggak ideal untuk
beberapa banyak hal ya di tapi saya
Besar harapan yang Saya dengar eh FS ini
akan eh dijalankan untuk semua kegiatan
Elba domestik dengar-dengar ya
dengardengar eh dari beberapa kolega ya
kalau misalkan itu jadi betul-betul jadi
ya n itu betul-betul ee tahapan yang
sangat krusial sekali karena itu
scientific study ya Yang nanti bapak ibu
bisa tahu sebetulnya dari sisi kajian
dari sisi teknis Ekonomi keuangan
seperti apa sih ee peluang-peluang yang
ada gitu ya tantangan-tantangan yang ada
Nah setelah perencanaan baru perizinan
ya tadi ada yang nanyain slo segala
macam nah ini agak susah kalau ee apakah
EE pertek juga diterapkan Dimah domestik
nanti silakan tanya ee regulatornya
Bapak Ibu saya Ee tidak berani untuk
menjawab itu Ya silakan bapak ibu tanya
ke regulator eh ke klhk dalam hal ini ya
Ee terkait dengan itu saya pikir
ee biasanya ya kalau yang projek-projek
yang adaa pemerintah ee eh enggak
terlalu ribet lah ya dari sisi eh
dokumen-dokumen perizinan ya Bahkan
AMDAL pun
eh pasti akan dimudahkan oleh
teman-teman klhk kemudian ada penyiapan
lahan konstruksi ya Nah konstruksinya
adalah dari 2kumen Ded ya Operasi
pengembangan dan seterusnya nah ini
adalah tahapan dari eh siklus projectnya
ya siklus Project yang ada di eh
infrastruktur eh khususnya air limbah ya
oke ya Eh ada Pak Hendri
bertanya pak
ee mungkin admin bisa dibantu untuk
unmute ya nih di dikunci sama panitia
Iya bisa kalau enggak bisa saya lanjut
dulu kali ya Iya Pak sepertinya dilanjut
aja dulu karena sepertinya belum bisa
Oke saya lanjut ya Nah kalau ruang
lingkup studi kelayak itu apa Nah inilah
Bapak Ibu ya tadi ya sudah sudah kita
siang Samat siang
Ibu itu ada Oh ini baru bisa nih ini
dengan Bu siapa
sayaat
si ini
[Musik]
sebenarnyaanya terkait dengan kebijakan
atau mungkin persyaratan memang yang
harus diwajibkan ini ini kasusnya
ini di perahanah
dibuatkan ee Ipal eh terpadu ya namun
nah ini eh kasusnya itu kami di NTT
kebanyakan itu mungkin hampir semua ya
perumahan itu tidak ada Ipal e
terpadunya nah ini dibuat septik tank
masing-masing nah ini apakah ada
regulasi yang mengikat mungkin
dari yang mengikat untuk mewajibkan
semua e perumahan-perumahan yang akan
dibangun itu untuk mewajibkan ee
memiliki IP terpadu Kemudian yang kedua
terkait dengan
ee mungkin Pemukiman yang yang
EE pribadi ya memang mungkin ee sekarang
ini memang untuk membangun satu Ipal
untuk ee kawasan kawasan perkotaan atau
kawasan yang lebih luas itu mungkin
agaksah ya Nah ini mungkin ee bisa di
ee ditindak lanjuti dengan
kebijakan-kebijakan atau ee
ketentuan-ketentuan yang memang mungkin
dari sistem ipalnya sendiri atau desain
ipalnya yang istilahnya ee standar
standar yang bisa disosialisasikan atau
di Sampaikan ke masyarakat saat
pembangunan ee pemukiman atau Perumahan
Mungkin itu saja dari saya terima kasih
Pak Baik terima kasih buati
pertanyaannya itu sebetul menggambarkan
eh semua daerah Bupati eh isunya ya
Eh sepengetahuan saya ya Bu Wati ya
sepengetahuan Saya dari dari sisi
regulasi pusat itu tidak punya yang ee
oke pemukiman wajib menggunakan ee skala
permukiman gitu ya Artinya yang dia eh
tanda kutip komunal tadi Kalau
nomenklatur yang lama ya itu enggak ada
bu bu bu Wati ya Nah tapi di situlah
pentingnya rencana induk jadi buwati
harus punya rencana induk buwati kalau
misalkan sudah punya rencana induk
konsisten saja ke sana Jadi kalau
daerahnya memang direncanakan sebagai
spalal DT ya skala permukiman maka
eh aturan daerah yang harusnya bisa
digunakan untuk mempertegas eh para
developer-developer rumah ini sebetulnya
itu kesempatan bagus tapi saya note
sekali lagi ee Bapak Ibu sebetulnya
enggak harus menggunakan spaldt tangptik
itu untuk beberapa wilayah adalah
pilihan yang terbaik Bapak Ibu untuk
beberapa case ya Bapak Ibu ya
Eh untuk di beberapa case daerah ya
khususnya di daerah-daerah yang mungkin
ee ee apa kalau kita bangun jaran
perpipaan jadi mahal gitu ya atau jarak
rumahnya terlalu jauh kalau dibangun Jar
perpipaan jadi mahal maka pilihan
tangisptik itu adalah yang terbaik
sebetulnya nah sekali lagi sangat
tergantung sama rencana induknya Bapak
Ibu kalau di pusat sebetulnya hanya
meng-guide Bapak Ibu harus punya rencana
induk gitu ya pengetahuan saya ya Bapak
Ibu Ya nanti eh ee silakan Bapak Ibu
bisa konsultasi ke teman-teman pupr tapi
pengetahuan Saya pupr hanya membuat
Framework dari Eh bagaimana kebijakan
itu harus dibangun mulai dari rencana
induk ee studi kelayakan sampai ke
percanaaan teknis terinci Nah untuk
kalau misalkan ada kebijakan lain dari
itu maka kebijakan itu adalah kebijakan
di daerah yang harus diperkuat itu
adalah kebijakan di daerah karena setiap
daerah
beda-beda mungkin itu Bupati
ya Ada lagi ya suara suaranya enggak
kedengaran Bu
Nur suaranya enggak kedengaran Bu Nur
suaranya belum masuk nih Bu Nur
Oke Eh mungkin saya lewatin nanti Bu Nur
bisa dicoba lagi ya Sambil nanti
langsung di eh apa dicut aja ya
oke ya Nah ini ruang lingkup studi
kelajakan Bapak Ibu ya berdasarkan e
pedoman teknis terinci teknis studi
kelayakan ee spell dijen eh 2016 ya
sebetulnya ee di permen pupr 2016 sudah
ada ya ini ini sudah muncul di permen
pupr nomor 4 tahun 2017 ya
Eh jadi ketentuan kelayakan ya tadi
sudah kita diskusikan ya Ada proyek a
BCD itu teknis ekonomi keuangannya
Seperti apa layak apabila di biaya PBS
yang tidak berbunga dan seterus dan
seterus dan seterusnya jadi ada
kriteria-kriteria itu bapak ibu yang
harus dipenuhi ya kemudian kalau kita
lihat lagi ya Ee sebelah kiri Ini ya
dari diagram ini ya
ee dan dari rencana induk ya ini kan
rencana induk ya makanya tadi bupti
harus punya rencana induk duluti jadi
rencana induk Nah itulah yang nanti yang
Buti jadikan e acuan untuk melakukan
perencanaan Memang rencana induk itu apa
ya
Eh pegangan sekali Bapak Ibu jadi kalau
bapak ibu belum punya rencana Ind
khususnya yang e dari eh dari dinas
ya segera dibuat ya jadi segera dibuat
kalau perlu diupdate diupdate Bapak Ibu
Eh di-update lagi karena mungkin
tantangannya berbeda ya beberapa daerah
mungkin sudah berubah eh ee apa eh visi
misinya gitu ya jadi harus diubah lagi
rencana induknya silakan saja gitu ya
Nah kemudian baru Analisis terhadap eh
kriteria kelayakannya Ya baik dari sisi
kelayakan teknis maupun kelayakan
ekonominya gitu ya melakukan kajian Ada
kajian kelembagaan ya Ada kajian
lingkungannya kajian sosial ada kajian
pengaturan baru rencana pelaksanaan dan
seterus jadi ee ee tahapan studi
kelayakan itu kurang lebih seperti itu
Bapak Ibu jadi tetap rencana induk itu
adalah Acuan dari eh eh studi visibility
study atau studi kelajakan Bapak Ibu
jadi Bapak Ibu harus punya e rencana
induk dulu nah ini studi kelajakan ya
tadi ada yang lengkap ada yang sederhana
atau justifikasi teknis ee dan biaya ya
kalau nah ahlinya banyak bapak ibu itu
yang saya bilang kalau enggak mungkin
ipal-ipal yang e skala permukiman juga
diwajibkan oleh eh apa eh visibility
study ya karena banyak sekali harus itu
teknik lingkungan Teknik Sipil karena
ada kajian hidrologi air permukaan
service dan EE ground water masa kita
harus eh high hidrologi dan geohidrologi
juga gitu ya kemudian pasti ada sosial
ekonomi ada keuangan ada kelembagaan ada
AMDAL bahkan sampai kajiannya ke arah
sana gitu ya Walaupun memang belum
berbicara Dokumen Amdal ya tapi eh sudah
mengarah ke sana kalau misalkan skala
proeknya besar ya E daerah yang
terganggu itu e besar ya mencakup kota
misalkan gitu
ya Nah ini definisi saya ambil dari
permen pupr nomor 4 tahun 2017 Bapak Ibu
ee ini sebentar lagi informasinya akan
diganti ya ee diperbaik ee di-update ya
regulasinya E tapi saya enggak tahu
kapan ya
Ee rencana induk ya jadi eh ada rencana
induk kemudian ada studi kelayakan ya
jadi E menjadi acuan untuk mengetahui
tingkat kelayakan dari usulan
pengembangan spal DT jadi spal DT itu
spal DT itu enggak kita enggak akan tahu
kalau dia layak atau tidak kalau kita
tidak melakukan kajian studi kelayakan
ya Jadi Bapak Ibu kalau mau layak atau
enggak seperti kata tadi bu Wati gitu ya
saya mau jadi pakai Ipal eh eh apa E
terpusat semua gitu ya Nah apakah memang
itu layak yang jadi yang terbaik nah
sebetulnya harus dikaji ya Bapak Ibu ya
jadi belum tentu
ee apa terpusat itu jadi satu-satunya
solusi ya di beberapa banyak case eh
domestik eh pengolaan domestik ya itu
yang setempat yang atau spalds itu jadi
pilihan terbaik
ya Nah ini persiapan studi kelayakan ya
Jadi ada ee pengkajian kelayakan teknis
ya Nah inimasuk dari rencana teknisnya
seperti apa kehandal Seperti apa Nanti
konstruksinya kayak apa gitu ya kalau
nanti ee 2 minggu lagi pak Andik akan
bicara mungkin ee kalau misal jaringan
perpipaan Apakah dia nanti digali ya
Open TR atau dia akan menggunakan eh apa
bor gitu ya untuk jaringan perpipaannya
atau seperti
apa termasuk nanti e dia apakah di
permukaan atau dia nanti di bawah tanah
gitu ya Eh si konstruksinya ya Apakah
beton atau seperti apa Nah itu juga yang
harus dikaji ya Eh secara konstruksi ya
karena nanti Ee kita tahu debitnya kita
tahu daerah daerah daerah lokasi ipalnya
nanti akan ada di mana Nah maka kita
akan lihat ee paling memungkinkan secara
konstruksi menggunakan metode konstruksi
seperti ini Nah itu adalah eh eh kajian
e kelayakan teknisnya ya Kemudian
Kemudian operasional lagi-lagi Bapak Ibu
jangan eh eh apa mengikuti tetangga gitu
ya karena tetangga kabupaten atau kota
yang menggunakan teknologi yang Advance
misalkan ya maka kita juga harus
menggunakan teknologi yang Advance Nah
itu enggak Belum tentu jadi eh dikaji
saja gitu ya apa kalau memang dia e
memungkinkan yang konvensional Saran
saya sih konvensional saja gitu ya
Secara teknis sebetulnya konvensional
itu sama eh kemampuannya memiliki
kemampuan yang sama ya Eh Bandung itu
bagus Bapak Ibu hasil ipalnya ya cuman
ya tadi e masalahnya eh besarnya gitu ya
Eh dan kebutuhan lahannya besar sekali
gitu ya jadi rasa-rasanya untuk banyak
kota di Indonesia susah gitu ya kemudian
SDM ya Ee keb air dan energinya juga
jadi perhatihan kemudian ada analisis
resiko lingkungan ya sebelah kanannya ya
Ee ini semuanya dikaji Bapak Ibu jadi ee
eh sal salah nah ini ya analisis risiko
ini semuanya dikaji Apakah punya dampak
udara apalagi sekarang sudah ngomongi eh
Zero emission Nah itu sudah masuk itu ya
Eh ada eh silakan Bu Nur silakan sudah
bisa didengar Pak bisa Bu Nur jelas
sekali Iya Bismillahirrahmanirrahim
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh suara
emak-emak nih pak Soni
ee saya menanyakan kalau sudah pakai
teknologi untuk safety tank di rumah
pakai biofil itu apakah ada pemeliharaan
yang harus diperhatikan ya Pak ya Ee itu
satu kemudian tadi Bapak menyampaikan ee
pakai yang konvensional rencana kalau
Biasanya kita di musala atau di masjid
itu kan airnya terbuang ke drainase yang
tadi Bapak sampaikan kan drainase Itu
kan peruntukannya untuk air hujan bukan
air yang dari kegiatan manusia seperti
contohnya ee air yang kita gunakan untuk
wudu yang biasanya juga tercampur dengan
sabun tercampur dengan ee seumpama kita
Mohon maaf batuk apa segala keluar Daha
apa segala itu apakah lebih baik
dikelola
dengan konvensional dialirkan saja
dengan sistem W atau harus diolah juga
Pak Soni itu aja Pak Soni dua yang Nanti
bisa kita membuat masing-masing punya
tanggung jawab untuk menjaga air kita
tetap berkelanjutan Terima kasih Terima
kasih Bu Nur Pertanyaan bagus ya Eh
biilter Apakah ada eh perawatan Iya
pasti ada perawatan Bu eh biofilter ini
eh sebetulnya Septi tank Bapak Ibu cuman
eh dia dimodifikasi dia menggunakan
media ya media filter biasanya honeikom
atau sejenis yang lain ya biobol atau
yang lain eh dan biasanya sudah
dilengkapi oleh eh proses aerasi karena
teknologi eh tuntutan 68 2016-nya
biasanya vendor-vendor eh pabrikasi
pengolahan setempat ini sudah melengkapi
dengan dengan eh airasinya tapi enggak
juga sih masih ada vendor yang hanya
anaerobik saja ya Eh I masih butuh
perawatan Bapak Ibu jadi e pasti akan
ada penyedotan lumpur tinjanya jadi
enggak enggak enggak ee artinya dia
tiba-tiba hilang gitu ya lumpurnya engak
ya pasti dia butuh penyedotan Um Pera eh
pertanyaan keduanya musala musala tetap
kategorinya ada limbah Bapak Ibu jadi
tetap harus diolah nah diolahnya boleh
menggunakan ttik ya tapi sayang saya
lebih setuju dengan metodenya Bu Nur
tadi bisa menggunakan wet Land ya Ya
kami di Salman ITB itu bahkan sudah
dicycle bapak ibu dengan Ada fatwa halal
sah gitu ya eh wudunya gitu ketika
dicycle sudah diolah
eh itu sederhana hanya filtrasi dan
lain-lainnya ya Eh sama desinfektan eh
tentunya ya kemudian baru bisa dipakai
lagi tapi saya enggak tahu ya masih
aktif atau tidak kurang lebih itu
menggambarkan eh pengolahan untuk di
musala atau di masjid gitu ya Eh jadi
kategorinya sama eh itu adalah R Liah
Oke saya lanjut ya Bapak Ibu nah
kemudian di sini ada yang ketiga ada
penanyaan kelayakan eh ekonomi ya mang
dianalisisaku Bu Jadi kalau Project
ee proeknya itu layak enggak secara
ekonomi gitu ya jangan ee ya tetap kita
harus menganalisis Bapak Ibu ya Ee di
sini setidaknya analisis eh kelayakan
keuangan ya ekonomi dan manfaat
sebetulnya nanti manfaat itu ada manfaat
yang eh eh table sama intable ya Jadi
ada yang memang eh apa E impact
lingkungan yang kadang-kadang sulit
untuk kita hitung itu harusnya kita bisa
kalkulasi ya nah kurang lebih ini ya
tapi ini saya ambil dari dokumen yang
lama ya Bapak Ibu eh studi kelayakan
lengkap Eh pada umumnya memuat informasi
perencanaan sistem yang ada ini
berdasarkan apa
berdasarkan berdasarkan rencana induk ya
perkaraan debit yang mau diolah kita
sudah punya rencana induk ada zona
saudesia kita mau spal DT di sini Kita
sudah hitung kita bisa hitung eh
perkiraan debitnya Oh daerah ini akan
berkembang 10 20 30 tahun ke depan itu
proyeksi penduduknya sekianah kita akan
ee dapat perkiraan debitnya kemudian
data karakteristik gitu ya kondisi
sosial ekonomi ee kelembagaan program
pengembangan dan strategi analisis
dampak lingkungan rencana operasi dan
pemeleraan biaya investasi dan
seterusnya analisis keuangan baru kajian
sumber pembiayaan nah ini penting ini
kajian pembiayaan ini pembiayaan dari
mana ya nanti termasuk nanti ee
mempengaruhi terhadap kelembagaannya ya
Jadi kalau misalkan dia dibiayai oleh
negara ya itu berbeda sama ketika dia
dibiayai oleh
eh laga-lembaga
internasional ya
oke eh Saya lanjut ya Bapak Ibu ya oke
nah kalau kita bicara kajian kelayakan
ya tadi sudah secara general Bicara apa
itu studi kelayakan Nah sekarang di
dalam studi kelayakan atau visibilit
tadi itu ada namanya kajian kelayakan
Bapak Ibu jadi Ada kajian kelayakan itu
terkait dengan teknisnya ipalnya atau
nanti 2 minggu lagi itu Pak dengan Pak
Andik itu akan berbicara tentang eh
jaringan pipanya Apakah pipanya eh
menggunakan Material apa berapa
dimensinya nanti metode konstruksinya
Seperti apa gitu ya dan lain-lainnya ya
Nah itu eh di dalam kajian ini harus
dianalisis secara mendalam ya Nah kalau
kita lihat dari permen pupr nomor 4
tahun 2017 eh Mohon maaf ini bukan
permen puup nomor 4 2017 ini adalah
pedoman teknis terinci ya Bapak Ibu ya
dulu saya buat eh untuk pedoman teknis
terinci ya diagram ini masih cukup
relevan dipakai ya walaupun eh nanti
akan ada kemungkinan untuk di-update
gitu ya kurang lebih tadi yang namanya
studi kelayakan untuk e spaldt ya inilah
semuanya sebetulnya yang akan dianalisis
ya Jadi ada subsistem pengumpulan itu ad
J jaringanipaan ya dianalisis jenis
pip termasuk trasya atau alternatif
jalur perpipaannya pipa induknya itu
pakai jalur a jalur B jalur C misalkan
mana yang paling e eisi Arya e ituik
dari sisi maupun dari sisiakupan layanan
Jadi kalau a hanya 50% dari penduduk aja
yang teraj nih jalur B ternyata bisa
sampai 90% maka saya ambil yang B tapi
gimana ada ada biaya biaya pasti akan
lebih tinggi misalkan nah itu
pilihan-pilihan yang mungkin nanti akan
ee dikaji di dalam studi kelajakan ya
Nah kemudian ada ipalnya jadi dari sini
itu masuk Ipal Bapak Ibu Ya dari sini
itu adalah masuk Ipal gitu ya Ada
pengolahan tahap pertama ada pengolahan
tahap kedua ada pengolahan tahap ketiga
ada pengolahan lanjutan ya Nah kalau
pengolahan tahap pertama itu ada sumur
pengumpul inlet walaupun posisi ini sama
posisi ini sangat tergantung sama desain
dulu saya buat ini sebetulnya saya kasih
note Bapak Ibu Eh itu agak rumitnya
engineering Bapak Ibu ya Jadi kalau
engineering itu sebetulnya sangat-sangat
eh fleksibel ya dinamis sekali ya Bisa
saja kita enggak butuh
semuanya bisa saja e cas-nya seperti itu
Jadi ada di berapa case ya saya cerita
ada salah satu
ee area dulu tambang sebetulnya sekarang
jadi kota gitu Ya nah tapi perusahaan
tambangnya itu membangun ee fasilitas
instalasi pengolahan air limbah nah dia
enggak pakai yang namanya Sumber
pengumpul dia enggak pakai eh saringan
signifikan gitu ya Jadi dia langsung
pipa langsung masuk ke dalam tangki
besar ya e jadi itu dulu desa namanya ya
E Desa Tapi sekarang sudah jadi kota
tahun tahun 90 dibangunnya jadi desa di
Kalimantan yang sudah punya pengolaan
Advance itu adalah namanya Desa Sangata
bapak ibu kalau bapak ibu dari Sangata
Bapak Ibu bisa main ke eh Desa Sangata
mereka punya 12 eh instalasi pengan air
libah yang Advance saya kategorikan
sebagai Advance karena itu enggak ada di
daerah lain ya Nah kemudian ada Chamber
ya adaisasi Ada pengend pertama nah
kemudian baru masuk ke proses tahap kedu
tahap ini adalah proses biologi ini yang
sering kali dijadikan alternatif karena
teknologin banyak sekali bak banyak
sekali tekninya sekang berkembang
macam-mamanya adaov ada ada supply chain
teknologi atau apalagi eh membran
reaktor dan lain-lainnya banyak sekali
teknologinya berkembang Ya nah tapi itu
yang yang harus dikaji e Apakah memang
tepat untuk situasi casnya Bapak Ibu itu
yang dilakukan kelayakannya ya kemudian
ada tahap berikutnya ya ini desinfeksi
dannya kemudian ada pengolahan lumpur ya
jadi fasenya cuman itu aja ada tahap
pertama tahap kedua yang harus
dianalisis ya teknologi-teknologinya apa
saja tahaptig
kemudian ada pengolahan pengolahan
lumpur ya Nah ini yang banyak sekali ee
Saya pikir kita enggak akan cukup
waktunya bahas dari semuanya jadi dari
kemarin pagi itu saya agak kebingungan
Aduh ini gimana ya nyusun slide-nya
eh karena kalau mau masuk ke ke dokumen
nanti takutnya terlalu eh dokumen sekali
ya sedangkan substansi dari ide atau
pola pikir dari perencanaannya atau
analisisnya itu malah enggak dapat tapi
kalau mau dikaji semuanya untuk waktu
dua sesi ini rasa-rasa saya enggak cukup
jadi ee saya generalendalnya saja ya
bapak ibu ya Nanti silakan kalau
misalkan ada yang mau didiskusikan Ee
kita bisa didiskusikan lebih lanjut gitu
ya atau nanti bisa ditanya ke Pak Andik
jadi sekens gitu ya jadi nanti pak Andik
beban pertanyaan jauh lebih banyak oke
ya Nah ini kriteria kajian kelayakan ya
jadi rencana teknik operasionalnya
Seperti apa kebutuhan lahannya beda-beda
Bapak Ibu kalau mau pakai anaerobik yang
kayak Kota Bandung Wah habis itu ya
Jakarta misalkan Jakarta Kami mau yang
murah operasionalnya enggak pakai
listrik enggak pakai power konsumsi
airnya enggak besar ah Kami mau kayak
Bandung pakai apa Pakai area 80 hektar
mau ditaruh di mana Jakarta ya kalau
kata developer Jakarta mending bangun
menara tinggi kita kontrakin gitu kita
sewain itu lebih menghasilkan ya jadi
itu tantangannya ya Jadi Bapak Ibu e
kebutuhan lahan itu jadi penting gitu ya
nanti ngaruh ke
e teknologi yang yang tat yang yang kita
akan ambil gitu ya kemudian ada
kebutuhan air dan energieri lagi ya Eh
kalau mau hemat yaerobik tapi kebutuhan
lahannya besar Nah itu ada plus minus ya
Nah itu enggak mudah nanti mengkajinya
Bapak Ibu Ya apalagi Belum ada pasti ada
kepentingan-kepentingan lainnya tu dari
sisi pemerintahnya Wah ini nanti e kalau
di sini nanti masyarakatnya marah bla
blaa baunya gimana nah itu nanti masalah
sosialnya harus juga jadi pertimbangan
kemudahan dan kehandalan konstruksi Wah
kalau Kalau kayak Bandung itu bapak ibu
itu enggak ada perkerasan Bapak Ibu yang
yang proses biologinya ya kalau yang eh
awal-awalnya pengumpulnya pompa kemudian
GD Chamber itu ada ya itu ada perkerasan
beton Ya tapi kalau proses biologinya
itu enggak ada kita jadi cuman digali
aja kayak pon-pon gitu ya kayak pon-pon
eh tanpa perkerasan gitu ya jadi eh itu
mudah lah dari sisi konstruksi tapi tadi
Plus minusnya ada Bapak Ibu kemudahan
operasional mudah banget kalau Kota
Bandung tapi kalau bandingin misal Den
pasar Den pasar itu agak rumit ya karena
betul-betul Advance ya pengoperasian
pemeliharaannya kemudahan suku candang
Nah itu bagian kalau di yang di Denpasar
mungkin agak sulit ya nyari belt filter
press gitu karena mereka pakai bel
filter PR untuk mengeringkan lumpurnya
ya pasti nyari suku cadangnya itu susah
ya tapi kalau Bandung Apa suku cadangnya
Bandung itu ya paling pompa gitu ya E
pompa kemudian mungkin motor gitu untuk
gerakin pembersih dari g chambernya gitu
dan lain-lainnya tapi kalau yang lainnya
gak ada ya
umur teknis Eh nah ini juga sama Bandung
Unggul Unggul sekali ya karena mungkin
umur teknisnya akan panjang gitu karena
kita enggak terlalu rumit gitu ya sumber
daya manusianya kita juga enggak terlalu
e perlu yang tahu sampai kalau di proses
lumpur aktif Nanti kita diskusi ya Apa
itu teknologi numpor aktif Oh ini harus
tahu e berapa rasio bakterinya gitu ya
Eh apa E FM rasionya Seperti apa svi
indeksnya berapa Wah itu nanti e perlu
training segala macam ya jadi Kebutuhan
sumber dayanya spesial ya Nah ini
tahapannya Bapak Ibu ya jadi ee tahapan
pengkajian kelayakan teknis jadi mulai
dari rencana kegiatan pengembangan
spaldt-nya jadi balik lagi bapak ibu
bapak ibu harus punya rencana Jadi Bapak
Ibu enggak tiba-tiba kita lakuin studi
kelanakan yuk di RT sekian RW sekian
Kecamatan sekian gitu ya misalkan ya
atau di daerah kota Kabupaten sekian
kita kita adainibility tadi yuk gitu Nah
itu jangan lakukan seperti itu tapi
mulai dari pembuatan rencana khususnya
rencana induk ya kemudian baru
pengumpulan data daerah daerahnya itu
seperti apa misalkan ada enggak sudah
ada enggak zona prioritas yang diate di
dalam rencana induk misalkan Ya
topografinya seperti apa Apakah dia di
lereng misalkan kayak di Bandung kan
enak banget Bapak Ibu di Bandung itu e
jaringan perpipaannya gravitasi gitu ya
nanti lebih enak Jakarta gimana Jakarta
tuh pompanya banyak bapak ibu atau kalau
enggak pompanya banyak Nanti jaringan
pipanya dalam sekali itu mereka tuh
gosip-gosipnya dalam sekali itu
kejar-kejaran sama MRT juga mungkin ya
jadi dia dalam sekali Nah itu yang harus
dikaji kualitas sungainya Seperti apa
wah ini kalau kualitas sungai kota-kota
besar Indonesia bermasalah semua ya jadi
pasti kita butuh pengolahan air limbah
yang mumpuni sehingga mereduksi beban
polutan di sungai kita kualitas air Tan
Seperti apa E saya pikir hampir semua di
kota-kota Indonesia punya masalah dengan
air tanah ya Bandung juga kita punya
masalah di air tanah rencana penataan
wilayahnya kependudukannya Seperti apa
nanti proyeksi penduduknya Seperti apa
proyeksi si Pembangunan perkotaannya
seperti apa Apakah dia akan ee
berkembang Gitu ya Ke arah mana
berkembangnya jadi kita harus bisa ee
cenayang ke arah sana gitu ya harus bisa
memprediksi eh rencana-rencana
pertumbuhan eh perkotaannya gitu ya Nah
baru setelah itu baru kita kita sudah
tahu proyeksi penduduk eh kita sudah
tahu rencana pembangunannya kita tahu
rencana eh pertumbuhan eh sor estimasi
pertumbuhan penduduknya maka kita bisa
hitung debitnya timbulannya berapa nanti
tahun selesai dibangun misalkan kan
besok ee tahun depan dibangun maka e
2026 2027 itu akan selesai estimasi
debitnya berapa nanti ketika 10 tahun
berikutnya itu berapa debitnya 10 tahun
berikutnya nanti debitnya berapa itu
bisa kita prediksi ya itu ada metodenya
kita prediksi dan itu perlu nanti karena
kita butuh tahu sebetulnya kapasitas
saya ambil contoh seperti ini Bapak Ibu
Bandung itu hanya ee total capacitynya
itu 80.000 m³ per hari bapak ibu tapi
sekarang itu hanya mungkin 56 r.000 saja
yang sudah masuk ke ke ipalnya yang
lainnya belum Bapak Ibu kita masih masih
cukup rendah sebetulnya ee penyambungan
air limbah kita ya dibandingkan dengan
teman-teman dsdp ya dari Denpasar ya
Denpasar eh rasa-rasanya sudah 60 70%
atau jangan-jangan sekarang sudah 80% ya
saya enggak tahu ya tapi progresif
sekali teman-teman di Den pasar ya Nah
setelah debit baru kita hitung
karakteristik eh analisis karakteristik
Elim domestiknya nanti ada dua metod lah
ya walaupun ini perdebatan ya nanti kita
coba diskusikan ya bagaimana cara kita
menentukan karakteristik Arba domestik
ya Nah setelah itu baru analisis kondisi
sosial ekonomi baru pelaksanaan kajian
ee ee kajian kelayakannya Ya baik dari
sisi sosialnya seperti apa teknisnya
seperti apa e eh ekonomi dan keuangannya
Seperti apa ya Nah ini contoh saya ambil
dari dokumen risel dkiage management
Bapak Ibu ya jadi Sudah ada zonanya jadi
ada 15 eh zona pengembangan ya jadi
sebelah sebelah kiri ini ee eh spal ee
yang Z ya itu adalah spal dt-nya jadi
dibagi zona Kenapa dibagi zona enggak
mungkin Bapak Ibu Jakarta itu relatif
flat kalau enggak
dibangunang enggak dibangun seperti ini
jadi susah jaringan perpipaannya ya Eh
mungkin kalau nanti bangun pipanya jadi
besar pipanya besar-besar e Bapak Ibu
bisa bayangkan gitu ya kemacetannya
pasti akan besar sekali jadi makanya
mungkin dari sisi pertimbangan itu
mereka membuatnya jadi zona-zon si ya
Nah kalau yang sebelah kanan ini ada eh
iplt jadi tetap butuh it Bapak Ibu jadi
karena pelayanannya enggak
100% ya nah lagi-lagi kok ada yang
enggak 100% sangat tergantung dengan
rencana induk Bapak Ibu
jadi dibuat dulu ya oke
ya oke Saya lanjut dulu nah ini
contohnya gitu ya Eh pelayanannya ya
jadi dibagi mana zona prioritasnya
ternyata zona prioritas itu adalah ada
satu Misalkan ya
Eh zona 6 4 5 8 dan setus dan seterusnya
gitu ya itu penentuan zonanya jadi kita
fokus ke sana pembangunannya Jadi sampai
sekian tahun itu kita akan fokus ke
pembangunan zona 1 2568 misalkan saya
ambil dari eh dsda Jakarta ini ya Jadi
kurang lebih pola pikirnya seperti itu
mau di Manap pun jadi Bapak Ibu enggak
mungkin menyelesaikan satu masalah A5
domestik jeblek langsung semuanya gitu
Jadi tetap basisnya adalah rencana
jangka pendek menengah dan panjang ya
nah jadi ee prioritasnya ya Nah itu yang
harus disampaikan di dalam ee dokumen
atau dokumen rencana induknya gitu ya
oke ya ini sudah oke Ada pertanyaan
Bapak
Ibu terny masih panjang nih
mudah-mudahan sempat
ya ada yang mauanyakan atau
ya Nah ini Penentuan domesk Bapak Ibu ya
Jadi Bapak Ibu bisa baca Bagaimana cara
menentukanbitmbah domk itu dari buku
pedoman teknisinu
Apa yang harus dilakukan adalah tahap
pertamanya kalau jadi ini adalah
berdasarkan jiwa ya Bapak Ibu ya jadi
dulu kami memprediksi Gimana caranya e
menentukan eh debit ya Jadi ada metode
yang menggunakan jumlah jiwa ada
menggunakan
eh bangunan ya karena jumlah jiwanya
kita tidak ketahui ada yang menggunakan
area Kenapa ada yang area Bapak Ibu
misalkan saya ambil contoh ya Bapak Ibu
di kawasan industri itu mereka gak tahu
mau bangun apa ya Jadi mereka adalah
biasanya mereka sudah punya satuan liter
per hektar per hari Jadi punya timbulan
itu mereka mereka punya standar sendiri
gitu ya Nah itu yang mereka pakai untuk
menghitung berapa air limbah yang
dihasilkan dari setiap kawasan Nah itu
Tinggal dihitung aja jadi dari proyeksi
kemudian kita hitung 60 sampai 80%nya 60
S 0% Angka berapa biasanya
80%nya ya kondisi puncaknya ya kemudian
baru dihit ada debitaktor puncaknya dan
lainainnya
biasanya Eh kalau Ipal Kalau ini kan
untuk pipa ya ya sama sebetulnya Bapak
Ibu pasti kita akan berdaskan dari dari
jaringan perpipaan Karen desnya dari
jaringan perpipaan ya libahnya kan nanti
dari jaringan perpipaan ya Nah ini
kurang lebih Bapak Ibu ya Jadi
asumsinya ada dua car saya sampaikan ya
ada yang kita bisa menggunakan minum ya
minum bisa menggunakan pendekatan dari
literatur ya dari SM ini caan pling ya
itu mengeluarkan standar pemakaian air
bersih kalau rumah tinggal itu 120 nah
ini biasanya setiap kota itu beda-beda
bapak ibu l dari mana caranya kita bisa
tahu nah bapak ibu bisa mengakses data
teman-teman dari PDAM sebetulnya Jadi
Bapak Ibu punya data PDAM sebetulnya
berapa sih pemakaian air bersih di kota
Bapak Ibu Bapak Ibu bisa analisis dari
data eh teman-teman dari PDAM itu jauh
lebih baik sebetulnya dibandingkan ambil
data yang terlalu kasar menggunakan
asumsi-asumsi yang ada di tabel ini
sebetulnya ya data yang tambel ini pun
masih ada perdebatannya gitu ya E
dinilai terlalu kecil gitu ya Ee Tapi
sayangnya riset kita terkait dengan ini
Eh saya rasanya belum banyak yang
melakukan ya jadi e mungkin ke depan
harus kita
lakukan ya Nah tadi dari domestik saja
ya barubaru dari airimba domestik Nah
tapi di jaringan perpipaan Nah itu
memang kenapa saya bilang aba domest eh
jaringan perpipaan itu agak susah di
dipisahkan ya dengan Ipal ya Nah Diba
domestik di jaringan perpipaannya itu
enggak hanya air domestik yang masuk
Bapak Ibu jadi bisa saja ada infiltrasi
permukaan ya jadi infiltrasi permukaan
itualah infiltrasi yang masuk melalui
main Bapak Ibu dari m itu karena itu Gak
rapat ya gak kedap jadi air itu pas
masuk Nah itu kita hit Jadi Bapak Ibu
bisa menggunakan persamaan ini ya cr* QR
Q itu-rata dari air limbah yang tadi
Bapak Ibu hit crisi
0,10,3ah I
menggunakan infiltrasi itu ada sangat
mungkin misalkan ya di kota Bandung itu
di daerah selatan Ya itu sudah
menggunakan pipanya pipa beton Bapak Ibu
jadi udah beton gitu ya Nah potensi
bocor itu pasti ada Bapak Ibu Nah itu
harus kita antisipasi sebagai perencana
sebagai engineer kita harus antisipasi
adanya air yang masuk melalui jaringan
perpipaan kita maka kita hitung
menggunakan persamaan
l/1000 QR Dib Dik QR ya l inial panjang
pipanya ya QR itu rata-rata yang tadi
dihitung ya Nah kurang lebih
persamaannya ini Bapak Ibu ya nah jadi Q
total itu adalah Q Elba domestik
ditambah debit air infiltrasi yang ada
dua infiltrasi permukaan dan infiltrasi
saluran
Oke saya lanjut ya Nah ini contohnya
jadi proyekip penduduk ya jadi dari
Jakarta ya saya ambil contoh ya eh eh ya
saya ambil Jakarta karena Jakarta
datanya enak ya lengkap cukup lengkap ya
untuk dianalisis ee kami yang di kampus
sih ee lebih enak ee melihat nya ya Eh
mereka sudah punya analisis sampai 2030
tuh ya Jadi sampai 20 ee30 kepadatannya
180 orang per hektar nah Apakah semua
dilayani enggak Bapak Ibu itu yang tadi
tergantung sama perencanaan Bapak Ibu
enggak mungkin semuanya kita bisa layani
jadi pasti ada cakupan layanan Cage ya
Bandung saja mungkin 30 40%nya tidak
dilayani oleh jaringan perpipaan ya Eh
dan pasar juga sama masih cukup tinggi
yang Ee tidak dilayani oleh jaringan
perpipaannya ya maka kita harus tentuin
berapa R cakupan layanannya ya Nah itu
tergantung sama perencanaan Bapak Ibu di
rencana induk jadi rencana induknya juga
harus dianalisis secara mendalam berapa
persen yang akan menggunakan jaringan
perpipaan di visibility stud ini juga
bisa sebetulnya ya misalkan tadi yang
saya bilang jaringan perpipaan itu kalau
misalkan menggunakan trase yang pertama
kita bisa mencakup lebih banyak orang
dibandingkan dengan tras yang kedua
misalkan maka kita menggunakan eh yang
kedua Tapi dengan konsekuensi cost kita
akan lebih tinggi Nah itu dianalisis
saja nanti pengambilan kep ususannya e
tinggal
dianalisis nah ini jaringan peripipaan
ya Eh Saya terusin dulu aja kali atau
mau dilanjut sesi du ya
Eh kalau misalnya emang sudah ini
sebenarnya waktunya sampai 10.30 Pak
cuma kita kasih tambahan waktu sampai
1040 deh Pak enggak apa-apa oke ya wis
ingetin saya ya Iya baik Pak oke nah Ini
conanya Bapak IB Jadi kalau eh saya
lanjutin ke pipa ya mohon izin saya ee
singgung sedikit pipa ya Bapak Bapak Ibu
ya Nah pipa ini Eh ada ada dua ada tiga
ya jenisnya ada smallbard Sewer ada
limbah dangkal atau shellow Sewer ada
convensional Sewer ya kalau yang di
Jakarta itu konvensional kalau Bandung
itu konvensional kalau yang skala
permukiman seperti contoh yang sebelah
foto ini ya Bapak Ibu ya Nah Foto ini
itu adalah smallbard Sewer atau S Sewer
ya Eh saya lupa persisnya
ya Nah harus jadi Div visibilitas tadi
itu bapak ibu kan sudah punya topografi
Ya kan Bapak Ibu sudah punya eh utilitas
ya punya semua informasi kota itu bapak
ibu harus masukkan ke dalam satu
satu sistem informasi geografis itu ya
Nah karakteristik morfologi dari sebuah
daerah perencanaan itu akan mempengaruhi
jenis pengaliran a domestiknya apakah
dia menggunakan pressure ya atau
menggunakan pompa atau dia menggunakan
gravitasi contoh misalkan di Bandung di
Bandung itu kami punya e elevasi yang
mudah ya dari utara sampai Selatan tu
dia lereng jadi mudah tapi ada di di
selatannya itu udah enggak punya lagi
elevasi untuk gravitasi akhirnya kita
pompa Bapak Ibu ke ipalnya jadi ke
saluran terbuka menuju ipalnya ya Nah
ini penting menentukan memahami
eh apa topografi dari daerah perencanaan
untuk menentukan karena masing-masing
punya konsekuensi lagi itu nanti ya
misalkan kalau aliran bertekanan kita
butuh rumah pompa kita butuh Listrik
kita butuh alat-alat elekrikal dan
lain-l lainnya artinya Apa artinya nanti
cost kita akan Mahal biaya investasinya
nambah biaya operation-nya nambah biaya
ee perawatan juga nambah Ya nah tapi
kalau misalkan enggak pipanya jadi dalam
banget nanti gimana gitu ya Nah nanti
itu yang di dalam visibility tadi ini
dianalisis Bapak Ibu Nah contoh Bandung
bapak ibu ya Bandung itu kita punya
punya pompa di selatan ya Eh mungkin
daerah sinilah ya saya lupa ya Dari sini
kita punya punya pompa ya punya pompa ee
punya apaa jadi dari selatan ini
gravitasi semuanya Bapak Ibu jadi dari
dari atas itu gravitasi semuanya ya Dar
tapi di bagian bawah sebelum masuk ke
Ipal Bojo soang kita punya pompa punya
dua pompa kalau saya salah enggak salah
ya nah sama di Den pasar juga sama ya
denpar itu yang dari kuteya ya dari Kute
itu ada pumping station Kemudian dari
Sanur juga ada pumping station Nah dari
denparnya enggak ada karena ini natural
eh gravitasi semuanya Ya nah tapi yang
sebelah kiri kanannya karena relatif
sudah datar elevasinya agak lebih tinggi
wtp-nya maka dia perlu pumping ya Nah
itu harus disiapin Bapak Ibu bagian
Nanti yang punya konsekuensi ketika
dianalisis dalam visibilityud Bapak Ibu
harus keluarkan opsi-opsi itu bisa saja
kalau misalkan ini terlalu mahal dari
sisi kapital dan e Operation cost maka
udahlah dan pasar aja dilayaninya ya
Tapi nanggung B ada kebijakan-kebijakan
itu yang mungkin nanti dianalisis di
dalam stud
kelajakan ya Nah ini adalah kriteria
desainnya ya kalauipa gravitasi
kanan ya Ee mungkin saya enggak akan
bahas Nanti Pak Andik yang akan
menjelaskan lebih banyak ya saya lewatin
Bapak Ibu ya Nah ini karakteristik
elimba domestik Bapak Ibu ya kita punya
permen pupr eh permen lhk 68 2016 ya Ada
PH bod COD TSS amonia ya sekarang 10 mg
per liter dan total coliform Nah ada dua
ini kalau ngomongin data karakteristik
ini agak drama sebetulnya Bapak Ibu Ya
ada data primer yang bisa kita pakai
data primer atau data sekunder
sebetulnya data primer itu Bapak Ibu
harus sampling nah samplingnya di mana
Kan ipalnya belum jadi nah bisa jadi
Ipal existing Ipal permukiman yang
Isting Bapak Ibu bisa ambil atau dari
tangki septik walaupun Memang agak rumit
tuh ngambil data eh apa air Liba dari
tangki septik dari inlet tangki septik
lagi ya kan itu kan di bawah tanah tuh
jadi agak susah sebetulnya ngambilnya Ya
tapi ini
Eh kalau di pedoman teknis terinci di
perencanaan detail engineering design ya
eh di dokumen pedoman teknis itu kita
mengeluarkan statement bahwa ini harus
data primer teman-teman p biasanya minta
datanya data primer ya Tapi menurut saya
untuk visibility tadi bisa saja
menggunakan eh data sekunder ya dari
kajian literatur nah kajian literatur
ini banyak bapak ibu banyak sekali
sebetulnya ya Eh asumsi-asumsinya banyak
ya Nah ini yang saya ambil ini dari jaik
ya Bapak Ibu bisa lihat ya Ini saya
ambil dari jaik kualitas influennya
hanya 200 mg/ Bapak Ibu suspend solidnya
pun hanya 200 mg/ jadi relatif kecil
sebetulnya kok kecil banget ya bisa jadi
karena dia mengasumsikan ada air yang
masuk Gu Jadi terencerkan gitu ya jadi
enggak terlalu besar kalau dia skala
permukiman saya enggak confiden untuk
menggunakan angka 200 ya mungkin better
kalau misalkan menggunakan eh 300 sampai
500 mg/liter Ya nah tapi kalau untuk
Jakarta misalkan ya karena banyak kantor
ya Eh saya pikir 200 eh realistis ya
angka yang mungkin moderat gitu ya Nah
evluennya juga sama ee punya target
walaupun eh di Permen PU permen lhk-nya
e bod itu kan 30 mg/lit tapi mereka
lebih tinggi targetnya adalah 20 mg/l
tss-nya sampai 20 mg/l juga nah ini
adalah literatur Bapak Ibu jadi Bapak
Ibu bisa pakai sebetulnya ya Ada enggak
data literatur yang lain ada nah ini
datanya lama betul ya sudah lama ini
waktu saya tugas akhir skripsi masih
pakai data ini saya enggak tahu apakah
eh teman-teman pupr masih memperbolehkan
menggunakan data ini tapi kita enggak
punya data lainnya kami di ITB juga
sudah melakukan Saya yakin UII juga
sudah punya ee data-data ee apa yang
dilakukan studi oleh mahasiswa ya
mungkin perlu perlu waktu untuk ee duduk
bareng untuk mengumpulkan kemudian kita
men-state bahwa itu adalah angka-angka
yang bisa kita pakai Ya tapi ini bisa
dipakai bapak ibu jadi yang kalau high
income 43,9 gram per orang Per hari
midle income-nya 31 low income-nya 26,8
oke ya nah ini kalau rentangnya ya
rentangnya 100300 Ee tapi diberapa cases
bisa sampai 500 ya Bapak Ibu ya domestik
ini ya lagi-lagi sangat tergantung sama
daerah sebetulnya daerahnya mungkin
kalau bapak ibu jalan ke Padang mungkin
bod-nya akan lebih tinggi eh apa
eh minyaknya mungkin lebih lebih besar
gitu ya E saya cerita saya riset di
Bandung sama denpar itu punya
karakteristik yang berbeda Bapak Ibu e
limbah domestiknya berbeda ya jadi eh
mungkin karena kalau di Denpasar
makanannya laut gitu ya kalau di Bandung
makannya lalapan gitu ya punya Kar
aristinya berbeda jadi ya itu penting
Kenapa waktu itu kami dengan teman-teman
pupr eh meminta berharap eh data-data
karakteristi data primer sebetulnya
karena biar bisa merepresentasikan
daerah perencanaannya ya oke
ya oke pemili kita dulu Iya tapi kalau
misalnya ini masih ada 4 menit lagi Pak
boleh mungkinesi pertanyaan aja kali ya
Oh
baik silakan bapak
ya izin Pak eh saya jalin kebetulan
sekarang Lagi fokus untuk mendap
mendaftarkan trl ke klhk terkait dengan
teknologi yang kita buat teknologi Ini
teknologi e apa namanya dari Jepang
Kebetulan saya dulu eh bantu pakaka
meriset itu itu terkait dengan RBC akan
tetapi kendala yang dihadapi kita ketika
eh mlkan e teknologi ini itu ada e
karakteristik baku mutu yang eh berbeda
antara Jepang dengan Indonesia sebagai
contoh eh untuk eh total Col itu kan
kalau di Indonesia berdasar per 68 2016
itu 3.000 per10 ML artinya setiap ini
kanas eh apa namanya eh limbahnya sangat
ketat dibandingkan dengan Jepang gitu
loh Pak Nah itu sehingga E ketika itu
diaplikasikan ke Indonesia kita sudah
pasal 94 unit di ial domestiuh Indonesia
Pak akan tetapi ee ketika diminta oleh
EE klhk ya itu menjadi apa sebuah
permasalahan karena ee standar yang kita
yang dibuat oleh teman-teman Pak Tanaka
ee dan kita itu menggunakan standar
desain dari Jepang gitu loh Pak
Nah sepertinya terputus ya
Iya ulangi ya
Pak halo iya silakan silakan silakan Pak
jadi saya ulangi Pak jadi Ee Kita
mauakkan alat nih teknologi dari dari
dari Jepang RBC Pak tapi kendala yang
terjadi adalah
ee dari ke LK itu minta lhu ketika kita
sandingan lhu ee antara para baku mutu
yang ada di Indonesia dengan Jepang itu
berbeda desainnya Pak Pak jadi sebagai
contoh kemarin sempat diskusi dengan ee
Orang klhk Bila Indonesia menetapkan ee
3.000 e total kform per 10 mili ee itu
maka ee teknologi ee yang kita buat
harus menambahkan unit e berupa ee
desinfektannya Pak Heeh klorin Nah kalau
andai kata klorin dinaikkan menjadi ee
untuk memuduh sekian ribu karena di
Jepang kan cuma 3.000 tuh pak gak ada
ininya 3.000 per mgr gitu Pak
jadi eh dampak yang akan terjadi ketika
dinaikkan desinfektannya maka eh klorid
itu akan berpengaruh pada air air
permukaan Pak yaitueb E menyebabkan
kanker Nah itu cara mensiasati seperti
apa Pak karena ada perbedaan antara
bakuu yang ada di Jepang yang menjadi
dasar tolak desain kita eh dengan baku
mutu yang ada di Indonesia Pak kita
sudah memasang teknologi RBC latis 3
dimensi itu
94 provinsi Pak eh sor 94 kabupaten kota
Pak itu jadi Kendal itu karena Ee kita
selaku ee apa namanya penggiat penyusun
ee pertek segala macam kan sayang kalau
andai kata kita masukkan teknologi orang
lain Pak kita masukkan teknologi kita
sendiri gitu loh Pak Nah untuk itu kita
trlkan lah ke klhk nah sampai saat ini
kendalanya itu Pak karena desain yang
dibuat oleh pak pak Tanak dan tim itu
tidak sama bakutunya batasan butunya
dengan Indonesia mohon Inya Pak seperti
apatinya Pak eh dengan Pak siapa ya
saya jalin Pak alumni lingkungan UI 99
Oke Pak jan eh pendapat saya sih Bapak
tetap harus menyesuaikan dengan
regulasinya di Indonesia Pak jadi
teknologi yang dari luar Apun itu ya
Bapak Ibu mau dari Jepang atau dari yang
lain tetap harus disesuaikan lagi
berarti kararena eh mungkin dari Jepang
dia adalahluen standarnya adluen memang
dari proses biologi gitu ya makanya dia
gak
terlalung kurang tahu ya standar yang
digunakan ya tapi kalau di Indonesia kan
standarnya adalah standar yang keluar
dari Ipal
karena jadi standarnya yang keluar dari
Ipal bapak ibu jadi eh sebetulnya
ditambah saja dimodif saja ya apa kalau
misalkan tidak mau kelar ya Bapak Ibu
bisa Eh P Jar bisa menggunakan teknologi
desinfect yang lain gitu ya bisa
menggunakan UV sekarang teknologi UV
saya pikir berkembang eh pesat gitu ya
Dan itu jauh lebih less Toxic gitu ya
dibandingkan dengan eh desinfektan
desinfektan sebetulnya baik-baik saja
kalau misalkan dia pada dosis yang tepat
sebetulnya jadi enggak ada masalah
dengan itu eah saya pikir dimodif saja
sih Pak jadi ee saya ee percaya bahwa
teman-teman trl konteksnya itu adalah
untuk eh keluar ya ketika itu di eh eh
main teknologi atau teknologi utamanya
itu tetap menggunakan yang Jepang yang
di bawah adalah rotating biological
contactornya kemudian ada tambahan untuk
eh menyisihkan dari si total coliformnya
itu enggak apa-apa sih untuk prl Enggak
ada masalah sih
Iya baik mungkin seperti itu ya Pak
jalin
mungkinas sebelum kita masuk ke sesi
tanya jawabnya kita akan melakukan sesi
foto bersama dulu begitu ya
Pak silakan untuk untuk admin bisa
membantu untuk sesi foto bersama kita
kali
ini
teraih
sudahengukak
ikan any Baik saya
tunggu saya mulai ya Sat 2
3 sat dua
t Baik terima kasih untuk Bapak Ibu yang
sudah meluangkan waktunya saya
kembalikan ke
Terima kasih baik Terima kasih untuk
admin yang telah membantu sesi foto
bersama kita pada hari ini kemudian
selanjutnya juga saya ingin meminta
kesediaan Bapak Ibu sekalian untuk dapat
mengisi kuesioner yang linknya sudah
di-share di kolom chat supaya kegiatan
kami selanjutnya bisa lebih baik lagi
Kemudian untuk acara selanjutnya yaitu
kita masuk ke sesi tanya jawab nih pak
tapi mungkin eh kali ini kita memberikan
kesempatan untuk yang sudah bertanya
secara le Le Eh lewat chat zoom begitu
Pak Ya sudah kami rangkum juga melalui
eh PowerPoint ini akan saya Tampilkan
terlebih
dahulu Iya baik ee mungkin nanti saya
akan membacakan pertanyaannya terlebih
dahulu kemudian bisa langsung dijawab
begitu ya Pak ya ini ada pertanyaan dari
Kak Akbar eh studi kelayakan itu
dilakukan pada suatu sistem spalde atau
pada suatu komponen instalasi atau
jaringan seperti itu bapak ya ini Mas
Ariza
oke eh Makasih Mas Ariza sebetulnya
eh Harusnya kita tidak
mengkotak-kotakkan Apakah dia masuk
spalde atau atau instalasi jaringan ya
konsep berpikir dari studi kelayakan itu
adalah
eh meng lakukan kajian
terhadap satu kegiatan itu layak atau
tidak dari sisi teknis
ee lingkungan ee keuangan ee ekonominya
ya itu Itu itu yang itu itu pola
pikirnya sebetulnya Jadi sebetulnya
eh kita gak boleh menutup kemungkinan
bahwa hanya instalasi atau jaringannya
saja karena saya yakin ada k-kes seperti
itu sih di Indonesia ya kalau di
Indonesia tu unik pasti ada seperti itu
ya eh dia hanya jaringannya saja atau
instalasinya saja maka harusnya
e dilakukan cuman tadi poinnya gini
kalau dia hanya jaringan atau instalasin
t ketika kita menentukan instalasi e
jaringan jaringan perpipaan kan kita
harus tahu dulu tuh instalasinya di mana
gitu ya menempatin si posisi
instalasinya ada di mana gitu ya kalau
kita posisi instalasinya saja kita tidak
tahu di mana maka ya kita enggak bisa
menentukan jaringan perpipaannya akan
akan seperti apa mungkin itu Eh mas ya
Jadi kalau konsep eh berpikirnya dari
studi kelayakan harusnya tidak di
kotaknya harusnya lebih fleksibel ya
tapi dalam kontak spald e rasa-rasanya
memungkinkan tapi tadi ya eh enggak
mungkin rasanya kita melakukan kajian
kayakan jaringan perpipaan tanpa tahu
instalasi pengolahannya di
mana Ya baik terima kasih untuk Bapak
Sony untuk jawabannya kemudian mungkin
kita langsung lanjut lagi ke Pertanyaan
selanjutnya ini ada pertanyaan dari
Bapak David Eh pertanyaannya berapa
jangka waktu pengerjaan visibility study
pada umumnya cob B Pak
eh beberapa case bisa sampai enam bulan
lebih bahkan ya 6 sampai 8 bulan cukup
lama dan tergantung skop atau ee area
studinya Ya saya pikir kalau untuk
Jakarta ya Eh itu mungkin akan lama ya
proses visibility studinnya
ya Ya baik kemudian kita langsung lanjut
lagi ke Pertanyaan selanjutnya ini ada
pertanyaan dari bapak mahrisul ada dua
pertanyaan yang pertama Apakah ada dasar
hukum yang mengatur secara teknis
tentang limbah domestik dapat dilakukan
dengan studi kelayakan misalnya harus
ada jumlah kuantitas jumlah rumah atau
jumlah Limah yang sudah bisa dihitung
Kemudian yang kedua ee Bagaimana cara
menghitung jumlah limbah dalam jumlah RT
yang menghasilkan limbah seperti itu
bapak eh sebentar saya enggak terlalu
nangkap yang pertama ini Adakah dasar
hukum yang mengatur secara teknis
tentang limbah domestik dapat dilakukan
dengan stundit kelayakan
eh Bapak Pakak Pak Samsul bisa baca
permen pupr nomor 4 tahun 2017 bak jadi
di situ ada mengatur eh
perihal tentang studi kelayakan mana
yang EE bisa menggunakan e mana yang
harus dilakukan studi kelayakan dan mana
yang e dia tidak harus menggunakan studi
kelayakan eh pakul bisa baca per 17
Gimana cara menghitung jumlah limbah e
dalam jumlah RT yang menghasilkan limbah
e mungkin debit ya mungkin saya saya
e yang saya tangkap ini mungkin hitung
debit ya Hitung debit tadi Pak Samsul
kita bisa menghitung dari pemakaian air
ya Ada ada banyak sebetulnya metode yang
bisa dipakai ya yang paling umum kita
gunakan adalah dengan pendekatan ee
jumlah jiwa ya jumlah jumlah orang ya Ee
dari proyeksi penduduk khususnya atau
bisa menggunakan dari bangunan dari jadi
asumsi e timbulan bangunannya ya jadi
dari bangunan itu akan keluar yang
namanya penduduk ekivalen biasanya ya Ee
itu bisa kita pakai sebetulnya Bapak Ibu
bisa baca pedoman teknis terinci spaldt
Bagaimana cara menghitung debit ada di
buku harusnya
e buku pedomanpedoman teknis rinci itu
dibagi jadi buku utama buku a buku B
buku C buku d buku F jadi Bapak Ibu bisa
baca buku a buku Anya itu tentang
jaringan perpipaan di sana ada ada
metode Bagaimana cara menghitung
debitnya cukup detail dan ada
contohennya ya Jadi Bapak Ibu bisa bisa
ambil karena gak mungkin
sayaih tadi di di training kali ini
mungk begitu Pak mudah-mudahan
menjawab ba untuk bapak untuk jawabannya
kemudian kita langsung lanjut lagi nih
pak ke Pertanyaan selanjutnya ini ada
pertanyaan dari bapak R selama ini
perhitungan air limbah hanya
distandarkan 70 sampai 80% dari
kebutuhan air bersih Apakah ada
ketentuan yang lebih khusus untuk
penentuan presentasi ini misalnya pusat
perbelanjaan 75% perhotelan 70% atau
ditentukan sendiri oleh konsultan yang
mengerjakan seperti itu bapak Oke ini
ini perdebatan yang akan selalu terjadi
kita menentukan eh debit eh atau faktor
tim bulan ya 70 atau sampai 80 salah
enggak Kalau saya menentukan 72 enggak
salah Bapak Ibu kalau secara prinsip
metodologinya enggak salah jadi
Sayangnya kita enggak punya dasar Kenapa
70 Kenapa 75 Kenapa 78 e 80 gitu kita
engak punya dasar sebetulnya angka ini
sudah ada beberapa yang menggugat
sebetulnya dari bahkan kolega saya di di
di kampus sudah mempertanyakan Apa iya
80% jangan-jangan 90% untuk apartemen
misalkan karena Departemen e semuanya
jadi Ay limbah misalkan ya jadi Sudah
ada ee pemikiran ke sana sayangnya riset
kita belum sampai sana Jadi saya enggak
Ee tidak bisa memberikan ee kalau
ditanya ada enggak data yang mensate 75%
ini secara resmi data yang resmi
dikeluarkan oleh institusi pemerintah
enggak ada nah kalau tapi kalau Eh Pak
Radian eh baca jurnal ya dari perguruan
tinggi saya yakin banyak di kampus di
kami di TL ITB juga sudah beberapa
mahasiswa yang melakukan riset tim
buulan ini sebetulnya berapa sih
timbulan ee air limbah dari air bersih
sekali lagi bapak ibu 7080% ini ee
memang masih sekarang ee beberapa orang
sudah memperdebatkannya ya Ee jadi tidak
ada acuan jadi salah enggak Bapak Ibu
pakai 70 enggak juga gitu ya tapi eh
worst case kita selalu menggunakan
prinsip eh eh worst case ya walaupun k
worst case nanti overdign ya ada ada
potensi overdain gitu ya jadi ya itu ee
perdebatan yang masih masih timbul
ketika kita menetapkan 70 sampai
80% begitu Pak radiar Iya baik Terima
kasih untuk Bapak Soni untuk jawabannya
kemudian kita lanjut lagi nih pak
Pertanyaan selanjutnya ini ada
pertanyaan dari
bapakarudin Bagaimana cara menghitung
jumlah sambungan rumah yang terlayani
dalam suatu sistem
spaldeak
eh ini dalam konteks apa dalam kalau
konteksnya konteks perencanaan maka
Bapak Ibu harus punya data infrastruktur
kotanya termasuk rumah
rumah permukimannya jadi harus survei
survei lapangan jadi enggak bisa pakai
Eh pakai peta data dari badan informasi
geospasial misalkan enggak bisa Bapak
Ibu harus survei Bah eh bahkan kalau
sekarang teknologi Drone pun Bapak Ibu
harus konfirmasi atau klarifikasi di
lapangan jadi harus benar-benar survei
Berapa jumlah eh sambungan rumah yang
akan terlayani dari rencana yang
dilakukan studi kelayakannya tapi kalau
konteksnya sudah dikonstruksi ya mau
enggak mau Harus disurvei eh dari data
ya ee Saya yakin ee yang sudah punya
spal DT ee ee apa pasti punya punya data
sambungan rumah ya eh rasa-rasanya
enggak mungkin enggak enggak punya ya
Bandung punya Pak kami punya data Berapa
banyak sambungan rumah dan di mana
posisinya dan
lain-lain Iya baik eh terima kasih untuk
Bapak Soni untuk jawabannya kemudian
mungkin satu pertanyaan terakhir untuk
sesi eh sesi sat pada hari ini ini ada
pertanyaan dari bapak honwan ada
pertanyaan yang pertama instansi mana
yang seharusnya memastikan FS dilakukan
bagaimana itu dilakukan yang kedua Balai
teknologi sanitasi atau BTS mengeluarkan
sertifikasi untuk Ipal pabrikan
sementara klhk untuk uji evluen ini
bagaimana keterkaitannya seperti itu
bapak oke yang nomor satu yang
memastikan FS dilakukan tentu yang eh
dari yang akan ee Siapa pemilik proeknya
ya Jadi kalau misalkan dia di pemerintah
ya pemerintah ee pemerintah daerah nya
ya kalau di ee penunap pusatnya ya
harusnya di ee apa di teman-teman dari
ee pupr yang memastikan bahwa FS itu
dilakukan karena biasanya FS ini yang
punya kepentingan nanti eh eh salah
satunya adalah eh yang nanti membiayai
ya Karena kan dia harus lihat tuh eh
layak enggak gitu ya dari sisi teknisnya
Seperti apa Kenapa dasar pertimbangan
teknologinya Seperti apa dari keuangan
dan ekonominya Seperti apa manfaat
lingkungannya Seperti apa itu itu
harusnya ee Apa diperlukan bagi bagi
institusi yang nanti mengerjakan atau
membiayai proek ini yang kedua B ya BTS
punya sertifikasi untuk I pabrikan Iya
eh kita juga punya trl tadi ya yang
pakadin tadi
ya Eh keterkaitannya kalau kalau BTS
sertifikasi kepada produk ya Pak kalau
klhk eh yang ujiluen ini eh Harusnya
bukan ke produk ya karena itu pemenuhan
baku mutu ya Eh itu tugas sudah tinya
klhk untuk melakukan ee apa pengawasan
terkait dengan ee ipal-ipal yang ada di
Indonesia ya Jadi mereka memastikan
bahwa ipal-ipal yang ada di Indonesia
itu ee sudah sesuai jadi bentuknya
pengawasan kalau kalau BTS harusnya
bentuknya sertifikasi ya Ee jadi ee ke
produknya bukan ke eh ke eluen bahwa
eluen itu sebagai bagian yang yang
dinilai dalam sertifikasi itu lain hal
Pak begitu Pak
Irawan Iya baik itu tadi pertanyaan dari
bapak honi Irawan sekaligus menjadi
pertanyaan penutup dari sesi tanya jawab
kita pada sesi pertama training online
ini saya ucapkan terima kasih untuk
Bapak Sony yang sudah membantu menjawab
pertanyaan dari bapak ibu peserta
training online kemudian eh bagi Bapak
Ibu sekalian yang mungkin masih memiliki
berbagai macam pertanyaan mengenai
penyusunan dokumen studi kelayakan
perencanaan Ipal atau instalasi
pengolahan air limbah domestik itu bisa
disimpan dulu pertanyaannya untuk sesi
kedua training online kita pada hari ini
yang nantinya akan dilanjutkan lagi pada
pukul 13.00 hingga pukul 15.00 nanti
Selain itu kami juga ingin mengingatkan
kepada Bapak Ibu sekalian untuk dapat
mengisi kuesioner yang linknya sudah
di-share di kolom chat supaya kegiatan
kami selanjutnya bisa lebih baik lagi
dan Sekali lagi saya izin mengingatkan
ee kepada Bapak Ibu sekalian yang
mungkin menginginkan materi sekaligus
sertifikat dan kemarin mungkin ee belum
sempat untuk request itu dapat request
terlebih dahulu melalui Link yang juga
sudah dikirimkan oleh admin kami melalui
Chat Zoom Akhir kata saya selaku MC
sekaligus moderator pada sesi pertama
pada hari ini mohon maaf
sebesar-besarnya apabila selama memandu
acara ini mungkin terdapat kesalahan
kata ataupun perbuatan saya Anana pamit
undur diri wasalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh sampai
bertemu lagi di sesi kedua training
online kita di jam 13.00 Nanti Terima
kasih kasih bapak-bapak sampai
ketemu for